Surat Perjanjian

Contoh surat perjanjian

I. Pengertian Surat Perjanjian

1. Definisi Surat Perjanjian

Surat perjanjian adalah surat yang berisi suatu kesepakatan bersama yang mengikat pihak-pihak tertentu untuk melakukan tindaka atau perbuatan hukum yang telah disepakati bersama. Surat perjanjian yang sah harus disetujui oleh seluruh pihak yang terlibat didalam perjanjian tersebut. Jika salah satu tidak setuju maka perjanjian yang tertuang didalamnya tidak sah untuk dilakukan. Terdapat 2 jenis surat perjanjian, yakni surat perjanjian autentik yang disaksikan oleh pejabat pemerintahan dan surat perjanjian dibawah tangan yang tidak disaksikan oleh pejabat pemerintahan. Surat ini termasuk jenis surat resmi.

2. Tujuan Surat Perjanjian

  • Untuk menciptakan ketenangan bagi kedua belah pihak yang berjanji karena terdapatnya kepastian didalam surat perjanjian.
  • Untuk mengetahui secara jelas batas hak dan kewajiban pihak yang berjanji.
  • Untuk menghindari terjadinya perselisihan.
  • Untuk bahan penyelesaian perselisihan atau perkara yang mungkin timbul akibat suatu perjanjian.

3. Struktur Surat Perjanjian

Surat Perjanjian memiliki 4 bagian yang tertentu, yaitu:

3.1 Judul Surat Perjanjian

Ada atau tidaknya judul dalam sebuah surat perjanjian memang tidak menentukan sah atau tidaknya sebuah surat perjanjian, namun judul menjadi identitas bagi surat perjanjian itu sendiri. Hanya dengan membaca judul, orang akan mendapatkan gambaran mengenai jenis surat perjanjian tersebut. Oleh sebab itu, ketika membuat surat perjanjian, pastikan ada judul surat yang jelas dan memiliki korelasi antara judul dan isi perjanjiannya.

Contohnya, disertakan judul “SURAT PERJANJIAN SEWA TANAH”. Hal tersebut berguna untuk mengetahui tujuan dari surat tersebut dibuat.

Ada 2 poin penting dalam penulisan judul yaitu gunakan huruf kapital dan ditulis ditengah- tengah. Kalau Anda menggunakan komputer, gunakan jenis bold (tulisan tebal).

3.2 Pembuka Surat Perjanjian

Salah satu hal yang penting di dalam surat adalah kalimat pembuka surat. Kalimat itu berfungsi sebagai pengantar isi surat yang mengajak pembaca untuk memper­hatikan pokok surat. Untuk menyampaikan hal itu, harus dituntut meng­guna­kan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tambahannya, bagian ini harus ada tempat dan waktu membuatnya.

3.3 Komparisi

Bagian komparisi berisi keterangan-keterangan mengenai para pihak dalam perjanjian, atau atas permintaan siapa perjanjian tersebut dibuat. Berisikan identitas lengkap pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian yang akan dibuat.

3.4 Premis atau recital

Premis merupakan keterangan pendahuluan dan uraian singkat para pihak mengenai perjanjian tersebut. Premis dapat dijelaskan pula sebagai latar belakang yang menjelaskan mengapa perikatan tersebut dibuat di antara para pihak yang tersebut pada bagian komparisi.

2.5 Isi Surat Perjanjian

Isi perjanjian biasanya berupa pasal-pasal yang memuat ketentuan-ketentuan yang diperjanjikan atau disepakati bersama. Isi dari perjanjian haruslah urut, tegas, memiliki keterpaduan dan kesatuan, serta lengkap menjelaskan kondisi atau suatu hal yang diperjanjikan.

2.6 Penutup Surat Perjanjian

Pada bagian penutup, harus ditegaskan bahwa surat perjanjian yang dibuat merupakan alat bukti yang dapat dipergunakan di kemudian hari jika terjadi sengketa/konflik. Disebutkan pula pada bagian penutup mengenai tempat pembuatan perjanjian dan para pihak yang menandatangani perjanjian, serta disebutkan saksi-saksi yang terlibat dalam pembuatan perjanjian. Terakhir, yang tidak boleh dilupakan pada bagian penutup tentunya adalah tanda tangan para pihak.

4. Jenis-jenis Surat Perjanjian

Termasuk surat perjanjian itu sendiri, yang setidaknya memiliki 2 jenis, yaitu:

  • Perjanjian dibawah tangan : perjanjian yang tidak disaksikan oleh pejabat pemerintah.
  • Perjanjian Autentik : perjanjian yang disaksikan oleh pejabat pemerintah.

Jenis surat perjanjian

II. Contoh Surat Perjanjian

1. Contoh Surat Perjanjian Kerjasama

Perjanjian kerjasama atau ada nama yang lain MoU adalah bukti tertulis yang menunjukkan adanya kenginan dari dua pihak atau lebih untuk berkolaborasi. Dalam perjanjian kerjasama biasanya berisi deskripsi dari sebuah projek yang akan dilakukan disertai dengan bentuk kontribusi masing-masing pihak.

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA USAHA PERTANIAN KOMODITAS SAYUR-SAYURAN

Nomor: 04-RM/Kerma/IV/2019

Pada hari ini, Kamis tanggal 08 bulan Mei, tahun 2019 bertempat di Kota Yogyakarta, telah ditandatangani perjanjian kerjasama antara :

Nama               : Jeon Jungkook
No KTP             : 320945004630004
Alamat             : Jasmin Town House Blok E 10 Jalan Terusan Jakarta Raya – Antapani Yogyakarta

Bertindak atas nama pribadi, selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA

Nama               : Park Jimin
No KTP            : 3209832004680008
Alamat             : Kp. Rancabali RT 02/17, Desa Wangi, Kec. Ranca Bango, kota Surakarta 

Bertindak atas nama pribadi, selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.

PIHAK PERTAMA adalah pribadi yang bermaksud untuk berinvesstasi kepada PIHAK KEDUA. PIHAK KEDUA adalah petani dan pedagang Tomat dan Sayuran yang mempunyai jaringan pemasok dan pembeli. PIHAK KEDUA mempunyai merk dagang Pancake Farm.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA dengan ini mengikat suatu perjanjian kerjasama dengan kondisi sebagai berikut:

PASAL 1
MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan tujuan perjanjian kerjasama ini adalah PARA PIHAK sepakat untuk melakukan kerjasama usaha trading  tomat dan sayuran lainnnya

PASAL 2
OBJEK PERJANJIAN

Objek Perjanjian kerjasama ini adalah berupa pengelolaan permodalan untuk pemasaran Tomat  dan sayuran lainnya

 


PASAL 3
RUANG LINGKUP

Ruang lingkup perjanjian kerjasama ini adalah:

  1. PARA PIHAK sepakat bahwa dalam kerjasama ini membagi kewajiban, dimana PIHAK PERTAMA menyediakan permodalan sebesar 40.000.000,00 (empat puluh juta Rupiah).
  2. Dan PIHAK KEDUA akan mengoptimalkan kemampuan, pengalaman dan jaringan usaha

PASAL 4
HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK

PIHAK PERTAMA berkewajiban:

  • Menyediakan dana sebesar 40.000.000,00 (empat puluh juta Rupiah) untuk pengelolaan usaha.
  • Memberikan kewenangan kepada pihak kedua untuk mengatur pembiayaan budidaya dan pemasaran tomat dan sayuran lainnya.

PIHAK PERTAMA berhak :

  • Menerima bagi hasil setara 2,5% (dua koma lima persen) dari total modal yaitu sebesar Rp 625.000,00 (enam ratus dua puluh lima ribu Rupiah) setiap bulan.

PIHAK KEDUA berkewajiban :

  • Melakukan pengelolaan pemasaran tomat dan sayuran lainnya
  • Mentransfer bagi hasil kepada PIHAK PERTAMA setiap tanggal 5, yang dimulai sejak tanggal 5 Januari 2019 sampai perjanjian ini berakhir.
  • Mengembalikan total modal dari PIHAK PERTAMA (Rp 40.000.000,00) pada saat perjanjian ini berakhir

PIHAK KEDUA berhak :

  • Mendapat kewenangan untuk mengatur biaya operasional.
  • Menerima keuntungan dari pengelolaan budidaya tomat dan sayuran lainnya

PASAL 5
PELAKSANAAN

  • Dana disiapkan PIHAK PERTAMA
  • Dana dikeluarkan sesuai dengan keperluan PIHAK KEDUA untuk pemasaran dan biaya operasional lainnya

PASAL 6
BAGI HASIL

PIHAK PERTAMA  mendapatkan bagi hasil sebesar 2,5% dari total modal.

 


PASAL 7
JANGKA WAKTU

Perjanjian kerjasama ini berlaku untuk jangka waktu 1  (dua) tahun, terhitung mulai tanggal 2 Juni 2019 sampai dengan tanggal 2 Juni  2020.

PASAL 8
BERAKHIRNYA PERJANJIAN

PARA PIHAK sepakat bahwa Perjanjian Kerjasama ini berakhir bila mana :

  1. Jangka waktu Perjanjian Kerjasama ini telah berakhir dan tidak diperpanjang lagi.
  2. Salah satu pihak tidak memenuhi salah satu ketentuan dalam pasal-pasal serta ayat-ayat Perjanjian Kerjasama ini.
  3. Force Majeur yang menyebabkan tidak mungkin dilaksanakannya kembali Perjanjian Kerjasama ini.

PASAL 9
PERSELISIHAN

Apabila dikemudian hari timbul perselisihan dalam pelaksanaan Perjanjian Kerjasama ini, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan melalui jalan musyawarah dan mufakat.

PASAL 10
KETENTUAN LAIN-LAIN

  1. Ketentuan yang tidak tercantum dalam perjanjian harus dicantumkan dalam perjanjian terpisah yang disepakati oleh PARA PIHAK atas dasar niat baik.
  2. Setiap addendum pada perjanjian ini harus dituangkan secara tertulis dan ditandatangani oleh PARA PIHAK.
  3. Perjanjian ini ditujukan bagi pihak-pihak yang tercantum dalam perjanjian ini dan pihak lain yang ditujukan dan disepakati oleh PARA PIHAK, serta tidak dapat dialihkan kepada pihak lain tanpa kesepakatan PARA PIHAK.
  4. PARAH PIHAK sepakat untuk menjaga kerahasiaan ini, kecuali bila dinyatakan untuk dibuka berdasarkan hukum yang berlaku.

PASAL 11
PENUTUP

  1. Perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua) asli masing-masing sama bunyinya di atas kertas bermaterai cukup serta mempunyai kekuatan hukum yang sama setelah ditandatangani PARA PIHAK.
  2. Perjanjian ini berlaku efektif sejak tanggal ditandatangani bersama oleh PARA PIHAK.

 


Hal-hal yang tidak atau belum diatur dalam Perjanjian Kerjasama ini akan diatur kemudian oleh PARA PIHAK berdasarkan kesepakatan bersama.

Yogyakarta, 08  Mei 2019

PIHAK PERTAMA                                                                  PIHAK KEDUA

 

(Jeon Jungkook)                                                                (Park Jimin)

Saksi-saksi:

  1. Vivian Travia
  2. Lina Tinia

2. Contoh Surat Perjanjian Hutang

Dalam suatu perjanjian hutang piutang, maka tentu ada pihak pemberi pinjaman dan pihak yang meninjam. Pihak peminjam akan berperan memberikan pinjaman kepada peminjam berupa uang dalma jumlah tertentu. Pinjaman yang diberikan juga bisa dengan bunga atau tanpa bunga.

SURAT PERJANJIAN HUTANG

Pada hari ini Rabu, 19 Juni 2019, kami yang bertanda tangan di bawah ini setuju mengadakan Perjanjian Utang Piutang yaitu :

Nama : Herawati Asyanto
NIK : 0987654
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Alamat : Jl. Kenari No. 789, Bandung

Untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

Nama : Ahmad Hakim
NIK : 12345678
Pekerjaan : PNS
Alamat : Jl. Persekutuan No. 345, Bandung

Untuk selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Maka melalui surat perjanjian ini disetujui oleh Kedua Belah Pihak ketentuan-ketentuan sebagaimana tercantum di bawah ini :

  1. PIHAK PERTAMA telah menerima uang tunai sebesar Rp.900.000.000,- (Sembilan Ratus Juta Rupiah) dari PIHAK KEDUA yang dimana uang tunai tersebut adalah hutang atau pinjaman.
  2. PIHAK PERTAMA bersedia memberikan barang jaminan yakni Kendaraan Bermotor berupa mobil, yang nilainya dianggap sama dengan uang pinjaman kepada PIHAK KEDUA.
  3. PIHAK PERTAMA berjanji akan melunasi uang pinjaman KEPADA PIHAK KEDUA dengan tenggang waktu selama 6 (Enam) bulan terhitung dari ditandatanganinya Surat Perjanjian ini.
  4. Apabila nantinya dikemudian hari ternyata PIHAK PERTAMA tidak dapat membayar hutang tersebut, maka PIHAK KEDUA memiliki hak penuh atas barang jaminan baik untuk dimiliki pribadi maupun untuk dijual kepada orang lain.
  5. Surat Perjanjian ini dibuat dalam 2 (Dua) Rangkap bermaterai cukup dan masing-masing rangkap mempunyai kekuatan hukum yang sama, masing-masing untuk PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA.

Surat Perjanjian dibuat dan ditandatangani oleh Kedua Belah Pihak secara sadar dan tanpa tekanan dari Pihak manapun di Jakarta pada hari, tanggal dan bulan seperti tersebut di atas.

Demikianlah surat perjanjian utang-piutang ini dibuat bersama di depan saksi-saksi, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani dan untuk dijadikan sebagai pegangan hukum bagi masing-masing pihak.

Bandung, 19 Juni 2019.

Pihak Pertama,                                                         Pihak Kedua,

 

 

Herawati Asyanto.                                                    Ahmad Hakim.

3. Contoh Surat Perjanjian jual beli

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI MOBIL

Pada hari ini Minggu, tanggal 21 April 2019 (21-04-2019)

Kami yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama                             : Taufan Haryono

Tempat/Tgl Lahir             : Blitar, 16 Februari 1997

Pekerjaan                       : Karyawan Swasta

Alamat                           : Dusun Jati Mulyo Rt. 24 Rw.14 Selo Puro Blitar

Selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama atau Pihak Penjual yang memiliki sebuah mobil panter warna biru atas nama Wiwid Dwi Cahyono  Th. 1994 Plat Nomor : AG 1065 RD cara jual beli. Terlampir (Surat pernyataan jual beli)

Nama                             : Susi Syanti

Tempat/Tgl Lahir            : Bandung, 22 Agustus 1992

Pekerjaan                      : Dosen

Alamat                          : Jl. Raya Sukoharjo, Wonogiri Km 38 Wonogiri

Selanjutnya disebut Pihak Kedua atau Pihak Pembeli.

Selanjutnya Pihak Pertama dan Pihak Kedua dengan ini menyatakan bahwa mereka telah saling setuju dan mufakat untuk mengadakan perjanjian jual beli dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

Pasal 1

Pihak Pertama dengan ini menyatakan telah menjual kepada Pihak Kedua yang dengan ini menyatakan telah membeli dari Pihak Pertama, atas :

  • Sebuah mobil Panter warna biru atas nama Taufan Haryono 2000 Plat Nomor : AG 1008 RD cara jual beli
  • Yang keadaan dan batas batasnya telah diketahui oleh kedua belah pihak, sehingga tidak perlu diuraikan lebih lanjut dalam perjanjian ini.

Pasal 2

Jual beli dilakukan dengan harga sebesar : Rp. 60.000.000,- (Enam Puluh juta Rupiah) dengan pembayaran kontan.

Pasal 3 

Pihak Pertama menjamin kepada Pihak Kedua :

  • Bahwa Pihak Pertama adalah satu satunya yang berhak menjual Mobil
  • Bahwa Mobil tersebut tidak dalam sengketa, sitaan dan tidak dibebani dengan hak apapun juga.

Pasal 4 

Hak menggunakan dan memiliki mobil tersebut diatas beralih dari Pihak Pertama kepada Pihak Kedua pada saat seluruh pembayaran dinyatakan lunas dan Pihak Pertama berkewajiban menyerahkan semua tanda bukti hak kepada Pihak Kedua dengan dibuktikan dengan tanda terima dan kwitansi tersendiri.

Pasal 5

Mengenai segala sesuatu yang timbul dari perjanjian ini dengan segala akibatnya akan diselesaikan secara musyawarah dan apabila tidak mencapai mufakat maka para pihak telah memilih tempat kedudukan hukum yang umum dan tetap di kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Surakarta, di Surakarta.

Saksi-saksi dari perjanjian ini adalah:

  1. Inggrid bertempat tinggal di Jl. Persatuan, No.44 Wonogiri
  2. Jasmin bertempat tinggal di Jl. Raya Sukoharjo, Wonogiri Km 38 Wonogiri
  3. Delfi Aryanna bertempat tinggal di Jl. Raya Sukoharjo, Wonogiri Km 38 Wonogiri

Demikian perjanjian ini dibuat dengan sadar dan sesungguhnya untuk menjadi bukti yang sah bagi para pihak.

 

Pihak PERTAMA,                                                         Pihak KEDUA,



Taufan Haryono                                                       Susi Syanti 

Saksi-saksi :

  1. Inggrid : ………………………………………………
  2. Jasmin : ………………………………………………
  3. Delfi Aryanna : …………………………………..

4. Contoh Surat Perjanjian sewa rumah

SURAT PERJANJIAN SEWA – MENYEWA RUMAH UNTUK USAHA

Pada hari ini, Kamis 21 November 2018, telah diadakan perjanjian sewa – menyewa antara kedua belah pihak sebagai berikut:

Nama : Mujiono
Alamat : Jl. Contoh Surat Perjanjian No. 214, Cibinong Bogor
Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil
No.KTP : 002718947
Selanjutnya dalam perjanjian ini dapat disebut Pihak Pertama.

Nama : Sulamun
Alamat : Jl. Contoh Surat Resmi No. 99, Cibinong Bogor
Pekerjaan : Wiraswasta
No.KTP : 714209721
Selanjutnya dalam perjanjian ini dapat disebut Pihak Kedua.

Atas sebuah obyek RUMAH yang terletak di Jl. Surat Kuasa No. 339, Cibinong Bogor yang selanjutnya disebut sebagai obyek sewa dengan kondisi sebagai berikut :

• Pihak pertama meminjamkan obyek sewa untuk dijadikan tempat usaha kepada pihak kedua selama 2 (dua) tahun terhitung sejak tanggal 21 November 2013 s/d 21 November 2015.
• Pihak pertama akan menerima uang sewa sebesar Rp. 15.000.000,-(lima belas juta Rupiah) per-tahun yang dibayarkan di muka untuk 1 (satu) tahun oleh pihak kedua.
• Kemudian, pihak kedua akan menempati sementara obyek tersebut selama 1 (satu) tahun.
• Pihak kedua akan membayar iuran lingkungan dan mematuhi peraturan lingkungan sesuai dengan ketetapan yang berlaku di lingkungan.
• Pihak kedua tidak diperkenankan merubah bentuk bangunan rumah tanpa ijin tertulis dari pihak pertama.
• Pihak kedua tidak diperkenankan untuk menjadikan obyek sewa sebagai perkumpulan organisasi ataupun menjadikan obyek sewa sebagai sarana peribadatan.
• Pihak kedua akan membayar tagihan listrik dari PLN dan akan membayar seluruh tagihan sampai bulan terakhir masa sewa.
• Bukti pembayaran tagihan harus diserahkan pihak kedua kepada pihak pertama selambat-lambatnya 30 hari sejak tanggal jatuh tempo pembayaran bulan tersebut.
• Pihak kedua tidak berhak menyerahkan hak untuk menempati obyek sewa kepada pihak lain kecuali atas persetujuan pihak pertama.
• Apabila pihak kedua lalai dalam pembayaran tagihan selama 3 (tiga) bulan berturut-turut atau menyerahkan hak untuk menempati obyek sewa pada pihak lain maka pihak pertama akan menarik hak penggunaan rumah sewa dari pihak kedua tanpa kompensasi apapun.
• Apabila dalam kondisi terpaksa pihak pertama harus membatalkan perjanjian ini secara sepihak maka pihak kedua berhak untuk memperoleh penggantian uang sewa sebesar Rp. 2.000.000,-(dua juta rupiah) untuk setiap bulan yang belum digunakan.

• Begitu pula jika pihak kedua masih menempati obyek sewa setelah masa perjanjian berakhir maka pihak pertama berhak untuk memperoleh penggantian uang sewa sebesar Rp. 2.000.000,-(dua juta Rupiah) setiap bulannya ditambah deposit biaya listrik yang dihitung rata-rata selama 12 bulan terakhir.
• Pihak kedua harus memberikan pernyataan tertulis ketika akan mengosongkan obyek sewa setidaknya 30 hari sebelum rencana pengosongan obyek sewa.
• Surat perjanjian ini dibuat dua rangkap. Pihak pertama dan pihak kedua masing-masing memiliki surat perjanjian yang telah ditanda tangani bersama diatas materai.

Demikian surat perjanjian ini dibuat, agar dapat dipatuhi dan digunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK PERTAMA                                                     PIHAK KEDUA

5. Contoh Surat Perjanjian Kerja

Contoh Surat Perjanjian Kerja

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Contoh Surat Perjanjian Kerja

Contoh Surat Perjanjian Kerja

6. Contoh Surat Perjanjian kontrak rumah

SURAT PERJANJIAN KONTRAK RUMAH

Pada hari ini Jumat, 26 Mei 2019 yang bertanda tangan dibawah ini:

1. Lydia Ari, yang tinggal di Jl. RTM Raya, Kec. Cimanggis, Depok – Jawa Barat. Dan memiliki rumah yang di kontrakan di Jl. Puri Indah, Kec. Tugu, Depok – Jawa Barat. Selanjutnya akan disebut PIHAK PERTAMA.

2. Vita Artony, pengotrak rumah yang terletak di Jl. Puri Indah, Kec. Tugu, Depok – Jawa Barat yang berasal dari Komplek Kebagusan Indah Permai, Kec. Beji, Depok – Jawa Barat. Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

PASAL 1

Pihak pertama memberikan ijin kepada pihak kedua untuk menempati rumah kontrakan di Jl. Puri Indah, Kec. Tugu, Depok – Jawa Barat. Dengan perlengkapan sebagai berikut :

  1. …………..
  2. …………
  3. ………..
  4. ………….

Dengan masa kontrak selama 3 (empat) tahun, mulai dari hari Jumat tanggal 26 Mei 2019 sampai dengan tanggal 26 Mei 2022.

Dengan biaya kontrakan sebesar Rp. 1.950.000,- / bulan. (sejuta sembilan rarus ribu rupiah per bulan )

PASAL 2

Seluruh biaya yang ada dikontrakan (listrik, air, dll) dibebankan kepada pihak ke dua. Termasuk barang- barang pemilik kontrakan yang sudah ada didalamnya.

PASAL 3

Pihak kedua dilarang untuk melakukan sub kontrak kepada pihak lain di Jl. Puri Indah, Kec. Tugu, Depok – Jawa Barat.

PASAL 4

Pihak kedua sepakat untuk menjaga kebersihan dan memelihara rumah dengan baik.

PASAL 5

Segala perselisihan yang timbul akibat perjanjian ini akan diselesaikan oleh kedua belah pihak secara kekeluargaan.

Hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian ini akan ditetapkan kemudian hari secara musyawarah dan akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjanjian ini.

Demikian surat perjanjian kontrak rumah Jl. Puri Indah, Kec. Tugu, Depok – Jawa Barat ini disetujui pada hari Jumat tanggal 26 Mei 2001 dan surat perjanjian ini rangkap 2 (dua) serta mempunyai kekuatan hukum yang sah.

 

 

Pihak Kedua,

Tanda Tangan

Lydia Ari

  Depok, 26 Mei 2019

 

Pihak Pertama,

Tanda Tangan

 Vita Artony

     
Saksi I

 

Tanda Tangan
(nama lengkap)

 

Saksi II

Tanda tangan

(nama lengkap)

Referensi

https://karinov.co.id/surat-perjanjian-kerjasama-usaha/

http://detiklife.com/contoh-surat-perjanjian-sewa-rumah/

https://www.suratresmi.id/contoh-surat-perjanjian-hutang/

Download

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
76
1893
16
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
28
497
43
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
28
440
23
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
9
265
24
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
19
381
23
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
31
583
14
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
25
511
50
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
10
324
17
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
15
502
30
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
26
594
23