Review Jurnal

Contoh Review Jurnal

I. Pengertian Review Jurnal

1. Definisi Review Jurnal

Review adalah evaluasi publikasi, layanan, atau pertunjukan seni.

Jurnal adalah sebuah laporan peneliti tentang hasil penelitian yang telah dilakukan secara ilmiah. Pada dasarnya, sebagian besar jurnal dapat dipertanggungjawabkan keilmiahannya tergantung dari metode yang dipakai dalam pembuatan dan penyusunan laporan jurnal penelitian.

Dari 2 definisi di atas, dapat memahami bahwa review jurnal adalah sebuah text yang dibuat untuk memberikan tinjauan kepada suatu jurnal, yang bertujuan untuk mengetahui kelebihan, kekurangan, serta kualitas yang dimiliki oleh suatu jurnal.

Review jurnal pada umumnya memiliki tujuan agar memberikan sedikit informasi, gambaran dan gagasan tentang suatu jurnal yang telah dibuat.

2. Cara Mereview Jurnal

2.1 Pilih jumlah halaman 

Langkah yang pertama untuk melakukan review jurnal adalah dengan memilih jumlah halaman dimana Anda harus menerangkan. Biasanya, jumlah halamannya jangan terlalu banyak karena banyak halaman akan menyulitkan Anda kreatif dan bingung sendiri. 

2.2 Baca dengan teliti jurnal yang harus direview

Sepertinya lakukan membaca jurnalnya secara hati-hati akan membuat Anda lebih mudah mereviewnya. Itulah akan memudahkan Anda memahami hal-hal dalam jurnal.

2.3 Cari point yang penting dalam jurnal 

Pada langkah ini Anda harus membaca dan mencari poin penting yang terkandung dalam jurnal tersebut.

2.4 Menulis bagian pembuka

Buatlah pembukaan jurnal seperti Anda membuat kata pengantar dalam makalah. Pembukaan jurnal bisa ada ucapan puji syukur, shalawat dan salam serta ucapan terima kasih kepada pihak yang terkait selama pembuatan review.

2.5 Buatlah daftar isi

Dengan adanya daftar isi dapat memudahkan semua orang yang ingin membaca hasil review Anda, menjadikannya mudah untuk dipahami dan di samping itu akan menjadi ciri khas dan pelengkap tersendiri.

2.6 Buatlah keterangan jurnal

Dalam membuat keterangan jurnal, hal yang terpenting itulah Anda harus menuliskan keterangan sesuai dengan jurnal aslinya. Keterangan tersebut dapat berisi tentang Judul Jurnal, Penerbit dan tahun terbit Jurnal, Nama Penulis, Email Penulis. Tulislah dengan rinci dan jangan ada kata yang Anda tinggalkan, dengan tujuan Anda dikatakan mereview secara rinci dan detail.

2.7 Memperkenalkan Jurnal

Perekenalkanlah jurnal yang Anda bahas dengan menuliskan bahwa betapa bagusnya jurnal tersebut untuk dibaca, di samping itu Anda dapat memperkanlan siapa penulis jurnal tersebut dari sisi prestasi dan penghargaan yang telah didapatkannya. Buatlah sebagus mungkin  dengan kata-kata yang membuat minat para pembaca semakin bertambah.

2.8 Metodelogi pembuatan jurnal

Pada langkah ini, Anda harus menuliskan Metodelogi yang digunakan dalam pembuatan jurnal. Hal ini akan menambah kesan profesional bagi pembaca.

2.9 Tulislah Sumber Jurnal

Tuliskan sumber jurnal itu Anda dapat dari mana dan bagaimana cara Anda mendapatkan jurnal tersebut. Menulis sumber jurnal sangat penting, agar membantu pembaca mengetahui darimana sumber jurnal tersebut, sehingga para pembaca juga bisa membaca jurnalnya secara langsung.

2.10 Menulis bagian isi

Anda menulis secara singkat dan padat apa yang dalam jurnal tersebut. Dengan mencatat poin-poin penting yang Anda temukan pada Jurnal, sehingga yang akan Anda lakukan pada poin-poin ini. Anda kumpulkan dan catat dengan membuat penjabaran sedikit, buatlah isinya secara padat serta mudah dipahami oleh pembaca.

2.11 Menulis kesimpulan

Tuliskan apa yang Anda dapat dari jurnal tersebut, ambil sebanyak mungkin hal yang posifitnya dan paparkan sedikit tentang kekurangan. Kesimpulan harus menarik dan padat makna, hal ini akan membantu hasil review yang Anda buat terkesan bagus.

2.12 Membuat penutup review

Langkah terakhir yang jangan Anda tinggalkan adalah menulis penutup. Dalam menulis penutup Anda dapat menyampaikan kepada pembaca ucapan terima kasih telah membaca hasil review Anda, dan meminta baik saran maupun kritik hasil review jurnal Anda. Anda juga bisa menambah cara kontak Anda sendiri untuk pembaca bisa mengirimkan saran dan kritik. 

Langkah-langkah membuat review jurnal

3. Format Review Jurnal 

Sebenarnya format review jurnal sangat sederhana. Dalam bagian cara membuat review jurnal di atas, telah ada bagian-bagian utama punya sebuah review jurnal. Berikut inilah format review jurnal yang Anda bisa berkonsultasi 

FORMAT REVIEW JURNAL 

Judul

Nama Jurnal

Volume dan Halaman

Tahun

Penulis

Reviewer

Tanggal

Tujuan Penelitian

Subjek Penelitian

Metode penelitian

Definisi Operasional Variabel Dependent

Cara & Alat Ukur Variable Dependent

Definisi Operasional Independent

Langkah Penelitian

Hasil Penelitian

Kekuatan Penelitian

Kelemahan Penelitian

Kesimpulan

 

II. Contoh Review Jurnal

1. Contoh Review Jurnal Intervensi Person-Centered Therapy 

Judul

A Person-centered Approach to Studying the Linkages among Parent–Child Differences in Cultural Orientation, Supportive Parenting, and Adolescent Depressive Symptoms in Chinese American Families.

Jurnal

Journal Youth Adolescence

Volume & Halaman

Vol. 37, Hal. 36-49

Tahun

2008

Penulis

Scott R. Weaver & Su Yeong Kim

Reviewer

SRI UTAMI HALMAN (1171040009)

Tanggal

24 Desember 2013

Tujuan Penelitian

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik bagaimana orientasi budaya Tionghoa, orang tua imigran dan anak-anak mereka dapat berinteraksi untuk menghasilkan peningkatan gejala depresi di kalangan remaja melalui lingkungan pengasuhan yang kurang mendukung.

Subjek Penelitian

Subjek penelitian ini adalah 451 keluarga Amerika Cina yang berada di California Utara berpartisipasi di penelitian masa sekarang. Remaja (53,8% perempuan) berusia rata-rata 13 tahun (SD = 0,73) pada gelombang pertama dan 17,05 tahun (SD = 0.80) pada gelombang kedua. Anak-anak remaja yang terutama (75%) kelahiran US. Kebanyakan orang tua (87% dari ayah, 90% dari ibu) yang kelahiran asing. Rata-rata usia pada saat imigrasi adalah 30,45 tahun (SD = 10.03) untuk ayah dan 28,30 tahun (SD = 8.80) untuk ibu. Lama waktu di AS rata-rata 17,46 tahun (SD = 9.73) untuk ayah dan 15,74 tahun (SD = 8.36) untuk para ibu. Mayoritas dari kedua ayah (63,1%) dan ibu (68,4%) melaporkan mencapai sekolah tinggi atau tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Kisaran pendapatan tahunan keluarga rata-rata adalah $30,001-$45,000, meskipun distribusi pendapatan ditunjukkan variabilitas yang cukup besar, dengan 13% melaporkan kurang dari $15.000 dan 6,2% melaporkan lebih dari $105.000. Sebagian besar remaja (85%) tinggal dengan kedua orang tua, dengan 10,7% hidup dengan hanya ibu mereka, 1,2% hidup dengan hanya ayah mereka, dan remaja yang tersisa tinggal di konfigurasi struktur keluarga lainnya.

Metode penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuesioner. Kuesioner ini diberikan pada remaja dan orang tua keturunan China Amerika.

Definisi Operasional Variabel Dependent

Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Adolescents’ cultural orientation (orientasi budaya remaja).

  • Tsai dan Chentsova (Weaver & Kim, 2008) menyatakan bahwa mode diferensial dan tingkat akulturasi dapat mengakibatkan perbedaan orangtua dan anak dalam budaya orientasi, yang didiartikan sebagai sejauh mana individu dipengaruhi dan secara aktif terlibat dalam tradisi, norma, dan praktik budaya tertentu. 
  • Portes (Weaver & Kim, 2008) menjelaskan bahwa orang tua imigran dan anak-anak mereka baik pengalaman kekuatan asimilasi, anak-anak sering berasimilasi di tingkat yang lebih cepat dari orang tua mereka, hak ini disebut dengan disonan akulturasi.

 

Cara & Alat Ukur Variable Dependent

Cara dan alat yang digunakan untuk mengukur variabel dependen yaitu:

  • Cara yang digunakan untuk mengukur variabel dependen yaitu melakukan perekrutan untuk indikator remaja keturunan Cina-Amerika. Penelitian dibagi dua gelombang, gelombang pertama pada tahun 2002 dan gelombang kedua 2006.
  • Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Kuesioner yang digunakan terdiri atas dua versi, yaitu versi bahasa Inggris dan versi bahasa China.

 

Definisi Operasional Variabel Independen

Variabel independen dalam penelitian ini adalah person centered approach.

Pendekatan berpusat pada orang telah dianggap mampu keuntungan untuk meneliti tentang remaja dan keluarga (Bergman 2001;Mandara 2003). Aspek utama dari pendekatan berpusat pada orang adalah penekanan pada pemahaman terhadap individu secara keseluruhan, bukan pada karakteristik individu atau variabel itu sendiri. Kekuatan dari pendekatan berpusat pada orang adalah kemampuannya untuk mengakomodasi non-linearities dan interaksi yang tidak dapat dengan mudah terwakili dalam berpusat variabel model (Bergman, 2001).

 

Langkah-langkah Terapi

Langkah-langkah yang digunakan dalam proses penelitian ini adalah:

1. Tahun 2002 dilakukan perekrutan di tujuh sekolah menengah di daerah metropolitan utama California utara dengan bantuan dari administrator sekolah (dipilih berdasarkan kriteria).

2. Meminta persetujuan dari keluarga mengenai penelitian tersebut.

3.  Peserta diberi paket kuesioner yang akan dikumpulkan dua sampai tiga minggu setelah surat oleh staf penelitian diterima peserta.

4.  Melakukan studi tingkat lanjut pada tahun 2006.

5.  Membagikan dua versi kuesioner kepada peserta, yaitu kuesioner dalam bahasa China dan bahasa Inggris.

 

Hasil Penelitian

Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memberikan beberapa dukungan untuk gagasan bahwa disonansi generasi berhubungan dengan dukungan orangtua dan tingkat kebersamaan simtomatologi depresi. Secara umum, memiliki orangtua dengan profil bicultural tampaknya paling menguntungkan jika remaja sama memiliki profil bicultural. Hal yang perlu diperhatikan dalam penelitian ini bukan ibu atau ayah bicultural, melainkan kombinasi dari sebuah biculturally orangtua dan remaja. Konfigurasi ini mungkin optimal, karena melibatkan jarak minimal antara orangtua dan anak di kedua budaya China dan Amerika saat masih berada pada lingkungan keluarga yang memiliki aspek nilai-nilai budaya dan tradisi Cina serta sama dihargainya oleh orang tua dan anak.

Kekuatan Penelitian

Kekuatan penelitian ini adalah alat yang digunakan dalam penelitian berupa kuesioner cukup mudah digunakan oleh subjek penelitian sehingga dalam pengambilan datanya tidak dibutuhkan waktu yang lama seperti pada metode kualitatif.

Kelemahan Penelitian

Kelemahan penelitian ini adalah rentan waktu penelitian yang digunakan pada wave 1 ke wave2 cukup jauh, yaitu 4 tahun sehingga subjek yang dapat ikut pada wave 2 hanya 80%.


Contoh Review Jurnal Intervensi Person-Centered Therapy

2. Contoh Review Skripsi

 

Oleh :

  1. Qo’idul Umam                         1414031001

JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI

FAKULTAS ILMU SOSIA

  UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

SINGARAJA 2015

Judul skripsi :  TINJAUAN GEOGRAFI EKONOMI TENTANG BUDIDAYA TANAMAN BUAH NAGA DAN KONSTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI DESA LOKAPAKSA KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG

Tahun              : 2014

Penulis            : ELIA NOVITA SARI

NIM                : 0914031059

Bab I Pendahuluan

No

Aspek yang dinilai

 

 

Kesesuaian

 

Ada

 

Tidak Ada

(1)

(2)

 

(3)

 

(4)

1

Latar belakang

 

Ada

 

 

Kondisi yang tidak stabil

 

Ada

Ket : Hal 3 paragraf   ke-3

Ex : Sebagai sumber daya yang banyak digunakan, tanah dapat mengalami pengikisan.

 

 

Dampak negatif

 

Ada

Ket : Hal 4 paragraf ke-1(alineake-1)

Ex: Prospek dari lahan basah bagi para petani dianggap kurang menguntungkan dan alasan lainnya adalah debit air sungai yang mengalami penurunan.....

 

 

Dampak positif apabila stabil

 

Ada

Ket : Hal 4 paragraf ke-3

Ex : banyak khasiat dan memberi manfaat yang besar bagi kesehatan tubuh manusia karena mengandung banyak vitamin dan mineral penting bagi tubuh.

 

 

Solusi / janji solusi

 

Ada

Ket : Hal 6 paragraf ke-2

 

 

2

Rumusan masalah

 

 

 

 

Penegasan masalah

 

 

 

Tidak ada

Bentuk rumusan masalah

 

Ada

Ket : Hal 7 paragraf ke-2

 

 

3

Tujuan

 

Ada

 

 

Relevansi dengan rumusan masalah

 

Ada

Ket : Hal 7 paragraf  ke-3

 

 

4

Manfaat

 

Ada

 

 

Teoritis

 

Ada

Ket : Hal 8 paragraf ke-1

 

 

Praktis

 

Ada

Ket : Hal 8 paragraf ke-2

 

 

             

Bab II Tinjauan Pustaka 

No

Aspek yang dinilai

 

Kesesuaian

 

Ada

 

Tidak Ada

(1)

(2)

 

(3)

 

(4)

1

Sumber

 

Ada

 

 

 

Buku teks

 

Ada

Ket : Hal 9 paragraf ke-1 dan alinea ke-1 Ex : Bintarto (dalam Suharyono, 1994: 15) mengemukakan bahwa....(Dan masih banyak lagi)

 

 

 

Hasil penelitian/jurnal

 

 

 

Tidak ada

Ket : Seharusnya diberkan sumber dari jurnal / hasil penelitian agar lebih memperkuat landasan dalam melakukan penelitian

2

Isi

 

Ada

 

 

 

Keterkaitan dengan variabel

 

 

 

Tidak ada

Ket : Dalam isi di BAB II Tinjauan Pustaka tidak memuat keterkaitan dengan variabel

 

Landasan teori

 

Ada

Ket : Hal 10 paragraf ke-2 alinea pertama

Ex: Wheeler dan Muller (dalam Muliahati, 2004: 4), memberi batasan mengenai bagian dari geografi ekonomi yaitu.......

 

 

 
Bab III Metode penulisan
 

No

Aspek yang dinilai

 

Kesesuaian

 

Ada

 

Tidak Ada

(1)

(2)

 

(3)

 

(4)

1

Lokasi

 

Ada

Ket : Hal 32 pada paragraf ke-2 kalimat terakhir

Ex: pola pemasaran dan sumbangan budidaya buah naga terhadap pendapatan rumah tangga petani di Desa Lokapaksa.

 

 

2

Tahapan penulisan

 

Ada

Ket : Hal 32 paragraf ke-3(alinea ke-3) 

Ex: Penelitian deskriptif ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu:

 

 

3

Variabel

 

Ada

Ket : Hal 37 paragraf ke-1 (alinea ke-1)

Ex : Definisi operasional variabel akan menunjukkan

 

 

4

Teknik pengumpulan data

 

Ada

Ket : Hal 33 bagian nomor 1 & 2

Ex: (1) Pengumpulan Data Sekunder

(2)  Pengumpulan Data Primer

 

 

5

Teknik analisis data

 

Ada

Ket : Hal 33 bagian nomor 3

Ex : Tahap Analisis / Penyusunan Laporan Penelitian

 

 

 
Bab IV Hasil dan Pembahasan
 

No

Aspek yang dinilai

 

Kesesuaian

 

Ada

 

Tidak Ada

(1)

(2)

 

(3)

 

(4)

1

Hasil

 

Ada

 

 

 

Penyajian fakta

 

Ada

Ket : Hal 41 paragraf  4 (kalimat terakhir paragraf dan seterusnya)

Ex : Desa Lokapaksa menandakan bahwa, desa ini berada di daerah dengan iklim kering

 

 

 

Deskripsi subjek

 

 

 

Tidak ada

Ket: Seharusnya dalam pembahasan dijelaskan tentang subjeknya (petani) yang menjadi pelaku dalam penanaman buah naga tersebut

2

Pembahasan

 

Ada

 

 

 

Analisis dan interpretasi data

 

Ada

Ket : Hal 46 Penjelasan pada tabel 4.1 dan beberapa halaman selanjutnya masih ada

 

 

 

Perbandingan dengan teori (pustaka)

 

Ada

Ket : Hal 50 pada tabel 4.1 dan tabel 4.2 hal 51 dan penjelasannya 

 

 

 

Perbandingan dengan hasil penelitian lain

 

 

 

Tidak ada

 
BAB V Penutup


No

Aspek yang dinilai

 

Kesesuaian

 

Ada

 

Tidak Ada

(1)

(2)

 

(3)

 

(4)

1

Kesimpulan

 

Ada

 

 

 

Penyajian bagian terpenting

 

Ada

Ket : Hal 93 pada bagian paragraf  5.1.1 kalimat pertama dan seterusnya

 

 

 

Relevansi dengan rumusan masalah

 

Ada

Ket : Hal 93 dan 94 sudah jelas pada bagian 5.1.1 dan 5.1.2 yang dijelaskan masing-masing sub bab

 

 

2

Saran / Rekomendasi

 

Ada

 

 

 

Saran yang bersifat teoritis

 

Ada

Ket : Hal 94 pada bagian 5.2.1 (sudah dijelaskan)

 

 

 

Saran yang bersifat praktis / terapan

 

Ada

Ket : Hal 95 pada bagian 5.2.2(sudah dijelaskan)

 

 

 
3. Contoh Review Jurnal Internasional 

 

REVIEW JURNAL INTERNASIONAL

Judul Between Piety and Prudence:

State Syariah and the Regulation

of Islamic Banking in Indonesia

Jurnal Jurnal Internasional
Volume dan Halaman VOL 34:107
Tahun 2012
Penulis Tim Lindsey∗
Reviewer Adlina binti Hasan Basri
Tanggal 08-oktober-2017

 

Abstrak Jurnal yang berjudul Between Piety and Prudence: State Syariah and the Regulation of Islamic Banking in Indonesia ini berisi tentang sebuah negara dengan kependudukan  muslim terbanyak dan tentang peraturan peruntang undangan syariah diindonesi yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, akan pembentukan  lembaga Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Majelis Ulama Indonesia sebagai pengeluar fatwa tentang perbankan syariah yang ada di Indonesia.

Abstrak yang digunakan oleh penulis adalah bahasa inggris yang harus diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Secara keseluruhan isi dari abstrak ini langsung menuju ke topic bahasan yang dibahas dalam jurnal ini, sehingga memudahkan pembaca dalam memahami jurnal ini.

 

Pendahuluan Didalam paragraf pertama penulis menegaskan bahwa  pemerintah telah menjadi  pengambil inisiatif untuk memperluas’ perbankan Islam yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam dan, khususnya, tidak melibatkan pembayaran bunga. Bahkan, negara demokrasi baru yang muncul setelah jatuhnya Soeharto dan rezim Orde Baru yang otoriter pada tahun 1998 memiliki sistematis memperluas otoritas yang lebih dalam perbankan Islam . Pemerintah sukses  konsisten dalam upaya mengelola apa yang dikenal di Indonesia sebagai  Ekonomi syariah .

Penulis juga mengatakan Ketika Undang-Undang No 7 Tahun 1992 telah diresmikan tentang Perbankan disahkan Sejak itu perbankan Islam yang dari kecil telah berkembang di Indonesia  dari bagian  sektor keuangan, dan hukum tertentu-tujuan diperbankan  Syariah terus tumbuh, mencapai 6,5 juta pelanggan di tahun 2010.

Selanjutnya penulis juga menjelaskan Prinsip Perbankan syariah berdasarkan  pada larangan yang jelas dalam ayat 2: 278 dan 3: 130 dari Qur’an untuk mengambil atau menerima apa yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai riba.

Sehingga bagian Paragraf selanjutnya penulis menjelaskan bahwa lembaga Dewan syariah Nasional (DSN ) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) diikuti dua organisasi ulama Indonesia  yaitu Muhammadiyah, salah satu organisasi Muslim massa terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama ( ‘NU’), yang terbesar penerbitan fatwa organisasi di Indonesia, dan konon organisasi Islam terbesar didunia. Adalah sebuah pengembangan sistem regulasi untuk perbankan syariah di Indonesia dalam pengawasan diperbankan syariah.

Tujuan Artikel ini menawarkan  pengembangan sistem peraturan terhadap perbankan syariah di Indonesia dengan fokus pada perluasan kontrol negara. Dan kejelasan kontrak perbankan syariah yang dipilih  oleh bank syariah . Sejauh mana perbankan syariah Indonesia memiliki sebagian besar  kerangka kelembagaan dari perbankan konvensional
Pembahasan Pada pokok pembahasan penulis membagi sub pokok bahasan menjadi empat bagian, yaitu :

1. Lembaga Perbankan Syariah

Pada awalnya , hanya ada tiga bank  Umum Syariah di Indonesia: PT Bank Muamalat Indonesia (sejak 1992),  PT Bank  Syariah Mandiri (sejak tahun 1999), dan PT Bank Mega Syariah Indonesia (sejak 2004).sehingga pada tahun 2010 meningkat menjadi 10 lembaga. Sehingga Sejak April 2007, Bank Indonesia telah memberi izin unit-unit ini beroperasi dari cabang yang mempunyai bank induknya.  disebut ‘kantor penyaluran ‘ yang menyebabkan dua kali lipat dari unit cabang Usaha Syariah dan deposit.

2.  Peraturan Perbankan Islam di Indonesia

Unit Usaha Syariah’ (Unit Usaha Syariah) adalah sebuah divisi dari bank umum konvensional yang dioperasikan di bawah ‘prinsip-prinsip syariah.

Hal ini sering disebut sebagai perbankan ‘mitra’ Islam atau ‘pintu (peraturan  6 (m) Man, money, material,mechines, methode,mecine) dalam hukum perbankan 1992

3  Kinerja Perbankan Islam

Bank Indonesia mengklaim bahwa selama krisis ekonomi bencana yang dimulai pada tahun 1997 dan berlangsung selama sekitar lima tahun, perbankan syariah yang mengalami kekurangan lebih cepat pulih  daripada bank konvensional Secara umum, tingkat kredit bermasalah ( ‘NPL’) lebih rendah pada bank syariah, dilihat dari tingkat perkembangan aktiva pada tahun 2003 Rp 7,7 triliun (US $ 897 144 000) dan 2004 naik Rp 14,04 triliun (US $ 1 672 166 000) . Pada 2004  lembaga keuangan Syariah.

Seluruh total aset  bank di Indonesia I1,14%, akhir tahun 2006 menjadi 1,6% , pada 2007 naik lagi 1,7 % , tahun 2008 setinggi 1,98 %, pada tahun 2010 mencapai 3,1 % dan optimis mencapai kenaikan pad 2015 sebanyak  5,25 %.

4.  Pengembangan kerangka peraturan

Langkah formal untuk memberlakukan UU Perbankan 1992, dimana pemerintah mengaku  klaim secara implisit mengenali sistem perbankan syariah dengan memberikan ‘legalitas yayasan untuk pendirian ‘bank bagi hasil’. Pasal 5 Peraturan No 72 Tahun 1992 mengharuskan bank menerapkan keuntungan saham berbasis prinsip ‘(yaitu, bank syariah) harus memiliki Dewan Pengawas Syariah atau DPS. Sejak dibentuk pada tahun 1999, DSN-MUI telah mengeluarkan lebih dari 50 Fatwā

Perubahan UU No 7 Tahun 1992 tentang Perbankan (hukum perubahan Perbankan 1998’), adalah suatu DAS. Itu adalah UU pertama yang memberikan kewenangan negara untuk lembaga keuangan islam secara tegas.

Pada tanggal 16 Juli 2008, legalitas pengesahan UU nasional baru tentang perbankan  Syariah diajukan sejak September 2005 secara radikal mengubah kerangka peraturan yang ada untuk perbankan syariah. adalah konsolidasi hukum yang ada dimaksudkan untuk ‘merapikan’ konsistensi

Metodologi Metode  yang digunakan adalah pengumpulan data (kuantitatif) . Dalam penelitian ini menggunakan metode survey yang dilakukan terhadap data-data yang sudah diperoleh. Sehingga dalam penelitian ini dapat dicapai tujuan dari penelitan itu sendiri.
Kesimpulan Pada kesimpulan  penelitian penulis Setelah jatuhnya Soeharto dan rezim Orde Baru yang otoriter pada tahun 1998 dan dampak  krisis ekonomi pada tahun 1997. keuangan Islam mengembangkan lintasan sendiri. menggambar pada model dari tempat  di dunia Islam, pengusaha Indonesia yang dikembangkan lembaga keuangan baru ke tingkat di mana negara dipaksa untuk mengembangkan respon lebih akan peraturan canggih untuk mengejar ketinggalan. telah terutama dengan membawa keuangan Islam di bawah kendali struktur peraturan keuangan konvensional (UUS) , terutama Bank Indonesia memberlakukan sistem kehati-hatian pada bank. Aspek religius dari industri keuangan Islam di Indonesia ditangani melalui DSN-MUI, dengan DPS bersarang di setiap lembaga keuangan komersial, dan MUIsebagai panduan. Hasilnya adalah sistem dual peraturan . MUI yang disahkan negara adalah kunci untuk peraturan ‘IslamCity’ di lembaga-lembaga keuangan Islam di Indonesia, seperti Bank Indonesia adalah kunci peraturan ketat kegiatan komersial mereka.

Negara Indonesia akan memperhatian  kontrol atas administrasi dari setiap aspek tradisi hukum Islam di Indonesia di mana kekayaan adalah terlibat. Meskipun MUI telah menegaskan kemerdekaannya pada periode Soeharto di banyak daerah lain, pendekatan untuk keuangan Islam belum menantang kebijakan negara, dan sektor tersebut terus tumbuh pesat. Kontroversi atas manfaat komersial dari DPS , bagaimanapun, telah terputus-putus , dan ini mungkin menyarankan sebuah arena untuk ketegangan di masa depan.

Keunggulan Menurut pendapat saya :

*  Teori dan analisis yang tepat

* Bahasa yang digunakan oleh penulis adalah sederhana dan dapat dimengerti oleh pembaca .  sehingga mudah dipahami .

Saran

 

 

Menurut pendapat saya :

*  Cara penulisan Arab digunakan :

Pada saat argumentasi tentang prinsip yang dilarang  pada Al'Quran, sebaiknya penulis mencantumkan ayat atau terjemahan alquran sehingga pembaca dapat memahami maksud salah satu prinsip yang dilarang.

*  3 kontrak pembiayaan:

Pada saat kritikan atas 3 kontrak yang dikeluarkan oleh bank dalam Musyarakah,Mudharabah, dan Murabahah. Penulis sebaiknya memberi saran kepada bank untuk mengubah kontrak yang baik dan benar sesuai dengan nilai keislaman.

Referensi

http://qoidul.blogspot.com/2017/04/contoh-review-skripsi.html

https://www.ilmubahasa.net/2017/04/cara-mereview-jurnal-yang-baik-dan-benar-terbaru-2017.html 

https://linahasanweb.wordpress.com/2017/10/09/review-jurnal-internasional/

Download

Aktifitas terkini

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
69
1651
16
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
26
429
43
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
27
392
23
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
8
241
24
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
19
351
23
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
28
502
14
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
22
443
50
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
9
283
17
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
13
450
30
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
23
522
23