Contoh Makalah

Contoh Makalah 10+ Contoh Makalah, Cara Membuat Makalah yang Baik dan Benar

Halo teman-teman semua. Pasti Anda pernah mendengar tentang kata "makalah" kan ?

Hampir semua siwa pernah ditugaskan untuk membuat makalah di sekolah oleh guru-guru. Kata makalahnya sudah sangat akrab sama semua siswa. Akan tetapi, bukan semua siswa telah tahu cara membuatnya yang tepat. Setelah ini, 123dok.com akan memberikan teman-teman semua cara membuat makalah yang paling baik dan benar.

I. Pengertian makalah

1. Definisi makalah

Berdasar Kamus Besar Bahasa Indonesia, makalah diartikan dalam dua hal. Yang pertama adalah tulisan resmi tentang suatu pokok yang dimaksudkan untuk dibacakan di muka umum di suatu persidangan dan yang sering disusun untuk diterbitkan. Yang kedua didefinisikan sebagai karya tulis pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau perguruan tinggi.

Secara umum, makalah sering dibuat untuk dipresentasikan pada suatu seminar, sidang, atau dikusi.

Makalah memiliki ciri-ciri yang bisa dikenali. Pertama-tama, makalah berisi menjabarkan tentang seberapa besar pemahaman siswa atau mahasiswa mengenai suatu permasalahan. Khususnya, makalah dapat menggambarkan kemampuan seorang pemakalah dalam meramu berbagai teori dan informasi menjadi satu kesatuan yang utuh. Oleh sebab itu, makalah yang dibuat harus benar-benar tersusun dengan sempurna oleh pemakalah dengan cara selalu memperhatikan EYD, tata bahasa, etika menulis, etika mengutip, serta cara menyimpulkan gagasan dalam makalah tersebut juga harus diperhatikan. Tambahannya, isi makalahnya tentang gabungan dari beberapa referensi yang telah di filter sesuai dengan topik bahasan.

Definisi makalah

2. Fungsi makalah

Makalah memiliki banyak fungsi, beberapa fungsi utama itulah

  • Melatih penulis agar mampu menyusun karya ilmiah secara benar dan cermat
  • Memperluas wawasan keilmuan bagi penulisnya
  • Memberikan sumbangan pemikiran baik berupa konsep teoretis maupun konsep praktis
  • Memberikan manfaat bagi perkembangan konsep keilmuan maupun pemecahan masalah.

3. Jenis makalah

Secara umum, makalah dapat dibagi menjadi 3 kelompok besar.

  • Makalah Deduktif: sebuah makalah yang berdasarkan pada kajian teoritis dan relevan dengan permasalahan yang sedang dibahas.
  • Makalah Induktif: merupakan suatu makalah yang ditulis berdasarkan data yang empiris dan bersifat objektif berdasar pada apa yang diperoleh dari lapangan. Namun makalah ini tetap relevan sesuai dengan pembahasan.
  • Makalah Campuran: makalah ini disusun sesuai kajian toritis dan juga data empiris. Makalah campuran dibagi menjadi 6 jenis lagi yaitu: akalah ilmiah, makalah kerja, makalah kajian, makalah posisi, makalah analisis, makalah tanggapan.

II. Susunan kerangka makalah dan cara membuat makalah yang benar dan baik

1. Susunan kerangka makalah

Ada beberapa poin dan unsur dalam struktur makalah yang harus terpenuhi untuk membuat makalah yang baik dan benar, beberapa diantaranya yang harus dan wajib dalam makalah ada delapan poin, sebagai berikut ini poin-poin yang akan saya susun pada contoh makalah beberapa diantaranya.

  • Cover (Sampul Depan)
  • Kata Pengantar
  • Daftar Isi
  • Bab I Pendahuluan
  • Bab II Pembahasan
  • Bab III Penutup
  • Daftar Pustaka
  • Lampiran

Susunan kerangka makalah

Contoh Daftar Isi

2. Perhatian ketika membuat makalah

Pertama-tama, jangan Anda lupa lakukan penelitian dan analisis. Awali proses dengan meneliti topik yang telah Anda pilih. Buat catatan seiring Anda menemukan poin-poin menarik dan telusuri apa yang menarik.

Kedua, seiring Anda mengerjakan penelitian, pertanyaan-pertanyaan apa yang Anda temukan? Pola-pola apa yang Anda sadari? Apa reaksi dan hasil pengamatan Anda sendiri? Dalami diri Anda untuk menemukan tesis-benang yang menyatukan semua bagian.

Ketiga, Format Ukuran Kertas dan Sampul Pembuatan Makalah.

Isi makalah menggunakan Kertas A4.

Model huruf: Times New Roman

Ukuran huruf: 12

Jarak spasi : 1,5

Margin.

Atas : 4 cm, Bawah : 3 cm, kanan : 3 cm, dan kiri : 4 cm.

Keempat Anda harus tahu apa yang diinginkan oleh sang guru biar mendapat nilai terbaik.

Kelima: ingat cek tata bahasa dan kesalahan dalam makalah banyak kali.

3. Langkah-langkah membuat makalah yang baik dan benar

Makalah merupakan karya tulis yang bentuknya formal. Oleh karena itu, semua kata dan kalimat yang terdapat dimakalah haruslah mengikuti kaidah EYD yang baik dan benar. 

Langkah-Langkah membuat Makalah:

  • Sebelum memulai membuat makalah maka anda wajib mempelajari dan menganalisa topik yang akan ditulis.
  • Menyusun pola pikir.
  • Mengumpulkan bahan-bahan materi.

Dalam menulis sebuah makalah kita dituntut untuk:

  • Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
  • Menyusun kalimat agar lebih mudah dipahami
  • Singkat, padat, dan jelas dalam uraian
  • Rangkaian uraian yang berkaitan

Langkah-langkah membuat makalah baik dan benar

III. Contoh makalah

1. Contoh Makalah Yang Sederhana

 MAKALAH

MANFAAT KOMPUTER

Nama             : Ganang Yuliantoro

NIM                : 12003173

PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN 2013 

Jalan Kapas No.9, Semaki, Umbul Harjo Yogyakarta 55165

Telp dan Fax Terpusat » Telp. : (0274) 563515, 511829, 511830, 379418, 371120

Fax. : (0274) 564604

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Komputer merupakan alat elektronik modern yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengerjakan pekerjaan kantor, multimedia, bahkan sebagi hiburan. Dewasa ini perkembangan komputer semakin berkembang dan masih akan terus berkembang tanpa batas. Kita sebagai manusia mau tidak mau harus mengikuti perkembangan kemajuan teknologi khususnya bidang komputerisasi agar kita tidak termakan oleh alat yang kita buat sendiri.

Sampai Saat ini komputer hampir dapat dijumpai di setiap kantor pemerintah, perusahaan, sekolah, atau bahkan rumah tangga. Perkembangan teknologi komputer yang pesat, khususnya di bidang perangkat lunak, membuat computer menjadi semakin user friendly dan telah menjadikannya suatu kebutuhan bagi kalangan tertentu, misalnya kalangan bisnis untuk meraup keuntungan. Dalam melakukan pekerjaan mereka sangat tergantung pada komputer. Komputer tidak lagi hanya digunakan sebagai pengganti mesin tik ataupun alat untuk hitung, namun teknologi komputer ini juga banyak digunakan dalam membantu pembuatan keputusan penting.

 2. Rumusan Masalah

Rumusuan masalah dalam makalah ini adalah :

Apa itu Komputer?

Komponen-komponen dasar Komputer.

Manfaat-manfaat Komputer.

BAB II

PEMBAHASAN

1. Pengertian komputer

Dalam bahasa inggris komputer disebut to compute yang berarti orang yang sedang menghitung, sedangkan dalam bahasa latin disebut dengan computare yang berarti menghitung. Komputer seperti yang telah kita ketahui merupakan sebuah alat elektronik yang mampu memiliki banyak fungsi dan mampu melakukan banyak tugas.

2. Pengertian komputer menurut para ahli :

  1. Oxford English Dictionary (OED2) edisi ke-2

Computer sebagai suatu perangkat yang digunakan untuk menghitung atau mengendalikan operasi-operasi yang dinyatakan dalam bentuk numeric atau logika.

  1. Menurut Sanders (1985)

Computer adalah system elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan agar secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang telah tersimpan dalam memori.

  1. Menurut V.C hamacher dalam bukunya “Computer Organization”

Computer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi.

 2. Komponen-Komponen Dasar Komputer

Komponen komputer di bagi atas 3 sistem yang tidak bisa dipisahkan, yaitu :

Hardware (Perangkat Keras)

Processing Device

Input Device

Output Device

Storage Device

Software (Perangkat Lunak)

Operating System

Application Program

Language Program

Brainwere (Orang Yang Mengoperasikan Komputer)

 3. Manfaat Komputer

Manfaat komputer dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak dan sangat membantu, mempermudah, mempecepat pekerjaan-pekerjaan manusia, diantaranya adalah:

  1. Bidang Pendidikan

Dengan adanya komputer mempermudah bagi pegawai administrasi sekolah untuk membuat kurikulum pengajaran, jadwal pelajaran sekolah, membuat daftar nama siswa, membuat daftar nilai siswa, membuat absen siswa, membuat perhitungan gaji pegawai dan membuat perencanaan pengajaran bagi guru-guru sekolah.

Mengakses Informasi Pendidikan lewat Internet. Seiring perkembangan jaman Internet telah merambah sekolah-sekolah setingkat kecamatan, sehingga akses informasi pun semakin mudah diperoleh untuk kemajuan pendidikan tiap-tiap sekolah.

  1. Bidang Kesehatan

Mempermudah Dokter dan Perawat dalam memonitor kesehatan pasien monitor detak jantung pasien lewat monitor komputer, aliran darah, memeriksa organ dalam pasien dengan sinar X. Dengan teknologi modern bisa memonitor, bahkan menggantikan fungsi organ dalam seperti Jantung, Paru-paru dan Ginjal. Itu merupakan teknologi kesehatan yang digabungkan dengan teknologi Informasi dan Komputer.

  1. Bidang Transportasi

Dengan komputer semua jadwal dan jalur penerbangan yang transit dibandara bisa di program dan dijadwalkan dengan komputer. Untuk menerbangkan sendiri pesawat dilengkapi dengan peralatan komputer. Bahkan setelah mencapai ketinggian tertentu pesawat bisa di terbangkan otomatis dengan pilot otomatis yang sudah diprogram di dalam kmputer.

Dengan komputer, narigasi kapal laut bisa ditentukan koordinat dan arah gerak kapal. Demikian juga penjualan tiket di Bandara, Stasiun, dan Terminal Bus di layani dengan cepat menggunakan komputer.

  1. Bidang Jasa Pengiriman Barang

Kantor Pos bisa mengirimkan dokumen pengiriman barang lebih cepat dan akurat. Dengan adanya komputer dan internet orang tidak lagi menunggu berhari-hari menerima surat, cukup lewat email saja lebih cepat dalam sekejap, jadi dunia menjadi semakin sempit dalam arti bisa diakses sedemikian cepatnya.

  1. Bidang Jasa Percetakan

Percetakan koran, majalah, buku-buku, semua dikerjakan dengan mesin yang di operasikan oleh komputer sehingga dalam waktu singkat bisa mencetak buku atau majalah atau koran dalam jumlah ratusan bahkan jutaan exemplar, bisa menghemat waktu dan biaya.

  1. Bidang Industri Perfilman

Semua efek-efek di dunia akting, animasi, dan penyotingan adegan film semua di rekam dengan perangkat elektronik yang dihubungkan dengan komputer. Animasinya juga di kembangkan mempergunakan animasi yang dibuat dengan aplikasi komputer. Sebagai contoh film-film Hollywood berjudul TITANIC itu sebenarnya tambahan animasi untuk menggambarkan kapal raksasa yang pecah dan tenggelam, sehingga tampak menjadi seolah-olah mirip dengan kejadian nyata.

  1. Bidang Industri Rekaman

Bahwa untuk menghasilkan suara yang bagus perlu pengaturan perekam dan modifikasi suara dengan media komputer, serta mencetak lagu-lagunyapun di bantu dengan sistem komputer. Untuk mencetak album kedalam VCD atau DVD perlu bantuan pogram komputer untuk memproses pembuningan atau pembakaran CD sehingga bisa merekam suara dengan kualitas sangat tinggi.

  1. Bidang Olah Raga

Pertandingan sepak bola piala dunia di tayangkan oleh satelite yang di hubungkan dengan pesawat penerima di bumi kemudian dipancarkan ke seluruh satelit pemancar TV di belahan bumi, sehingga acara olah raga sedunia itu bisa dinikmati oleh semua orang.

  1. Sarana Informasi

Dengan adanya komputer (yang terhubung internet) kita bisa mencari banyak informasi. Mulai berita agama, olahraga, bisnis, travel, produk terbaru, perdagangan maupun politik.

  1. Sebagai Alat Hiburan

Dahulu alat hiburan kita hanyalah Radio, tape, televisi dan jalan-jalan untuk mengetahui kondisi dan situasi dari satu wilayah. Dengan komputer kita dapat mengghibur dirikita dengan berbagai fasilitas yang terdapat pada komputer antara lain, mendengarkan musik, bermain game, menonton video melalui kaset VCD/DVD, chating dengan teman dll.

  1. Sebagai Sarana Usaha

Selain sebagai sarana hiburan, komputer juga dapat dipergunakan sebagai alat untuk melakukan banyak usaha yang mendatangkan penghasilan bagi kita antara lain; membuka usaha rental komputer, usaha warnet, usaha percetakan, usaha kursus komputer, membuat usaha desain website, dll.

  1. Sebagai Sarana Kontrol

Dibeberapa universitas, sekolah, pabrik, perhotelan, dan perusahaan banyak komputer dipergunakan sebagai sarana untuk mengontrol atau mengoperasikan sistem seperti; mengontrol kamera security, mengontrol peralatan video editing, pengontrolan jaringan network, dll.

BAB III

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. Elemen dari sistem computer terdiri dari manusianya (brainware), perangkat lunak (software), set instruksi (instruction set), dan perangkat keras (hardware). Ketiga elemen tersebut tidak dapat dipisahkan.

Dengan adanya komputer kita dapat memperoleh banyak manfaat, antara lain mempermudah mendapatkan informasi, membuat usaha untuk mencari keuntungan, mendapatakan hiburan serta mepercepat pekerjan-pekerjaan manusia.

 2. Saran

Kita harus lebih mendalami lagi tentang teknologi komputer, kita harus selalu mengikuti perkembangan teknologi yang semakin maju ini, agar kita bisa memanfaatkan teknologi tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Makalah Yang Sederhana

2. Contoh Makalah Yang Lengkap

BAB I

PENDAHULUAN

Makanan merupakan kebutuhan utama manusia untuk hidup, tumbuh dan berkembang. Tanpa makanan tubuh manusia akan menjadi lemas dan kurang bergairah dalam menjalankan aktivitasnya. Pemberian makanan yang bergizi utamanya dapat menjamin pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada anak sebaiknya frekuensi makan lebih sering dibanding orang dewasa. Hal ini disebabkan ukuran lambung anak relatif kecil, padahal mereka membutuhkan lebih banyak energi per-kg berat badannya untuk pertumbuhan. Salah satu cara adalah memberikan makan siang. Pada siang hari waktunya makan siang anak – anak masih berada di sekolah jadi diselenggarakan makan siang di sekolah (Utami, 2013).

Penyelenggaraan makanan adalah rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan menu sampai dengan pendistribusian makanan kepada konsumen dalam rangka pencapaiana status yang optimal melalui pemberian makanan yang tepat dan termasuk kegiatan pencatatan, pelaporan, dan evaluasi bertujuan untuk mencapai status kesehatan yang optimal melalui pemberian makan yang tepat (Depkes, 2003).

Oktrizanita (2005) yang mengutip pendapat Moehji (1990) bahwa dalam penyelenggaraan makanan baik di institusi ataupun jasa boga, untuk kelancaran terselenggaranya kegiatan penyelenggaraan makanan tersebut secara baik dan cepat didukung juga oleh kecukupan dan kelengkapan peralatan dan perlengkapan yang tersedia. Kebutuhan akan peralatan dan perlengkapan dapur harus disesuaikan dengan arus kerja, unit kerja, menu, dan jumlah konsumen yang dilayani, serta macam pelayanan.

Menurut Spears dan Gregoire (2012), penyelenggaraan makanan terbagi menjadi dua macam yaitu komersial dengan orientasi pada profit dan non komersial atau institusi dengan orientasi pelayanan. Salah satu contoh penyelenggaraan makanan non komersial atau institusi adalah kantin sekolah.

Kantin sekolah adalah sebuah ruangan dalam sebuah sekolah yang dapat digunakan pengunjung untuk makan, baik makanan yang dibawa sendiri maupun yang dibeli di sana. Kantin sendiri harus mengikuti prosedur tentang cara mengolah dan menjaga kebersihan kantin. Makanan yang disediakan kantin haruslah bersih dan halal. Kebersihan makanan dan sanitasi penting untuk diingat bahwa makanan disajikan kepada konsumen harus dijaga dan dijamin kualitas demi keamanan pangan (Hutagalung, 2013).

Tujuan kepenulisan makalah ini adalah untuk memberikan gambaran dan evaluasi tentang penyelenggaraan makanan di kantin sekolah (lewat beberapa contoh), sekaligus memberikan saran ke depan dalam penyelenggaraan makanan di kantin institusi sekolah tersebut.

BAB II

PEMBAHASAN

Kantin Sekolah

Palacio dan Theis (2011) mengungkapkan bahwa tujuan utama penyelenggaraan makanan adalah menyajikan makanan agar konsumen merasa puas. Memuaskan klien ataupun pelanggan merupakan tujuan utama penyelenggaraan makanan yang tidak melihat latar belakang konsumen. Seperti halnya kantin sekolah yang sudah seharusnya memikirkan kepuasaan dari siswa siswi (konsumen) dari kantin tersebut.

Persyaratan kantin yang sehat menurut Kemendiknas (2011) adalah kantin menyediakan makanan yang bergizi yaitu makanan yang mengandung zat gizi yang diperlukan seorang anak untuk dapat hidup sehat dan produktif sehingga gizi yang baik dan cukup akan membantu pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal, dan akan meningkatkan kemampuan kecerdasan seorang anak. Selanjutnya, kantin harus menjaga kebersihan makanan dan penjamah makanan. Makanan yang tidak bersih dan tidak aman dapat menimbulkan keracunan dengan gejala seperti diare, mual, pusing dan dalam jangka panjang dapat menimbulkan penyakit. Kemudian, kantin menjaga keamanan pangan. Kondisi sanitasi dan higiene yang masih rendah, penggunaan bahan kimia berbahaya secara ilegal dalam proses pengolahan pangan, adanya kandungan cemaran mikroba dan kimia, dan penambahan bahan tambahan pangan yang melebihi ambang batas pada makanan jajanan anak sekolah akan sangat membahayakan kesehatan anak sekolah sehingga kantin yang sehat akan menjaga keamanan makanan yang dihidangkan. Kantin yang sehat harus memiliki sarana dan prasana yaitu tersedia sumber air bersih, tempat penyimpanan, tempat pengolahan, tempat penyajian dan ruang makan, fasilitas sanitasi, perlengkapan kerja dan tempat pembuangan limbah.

Penyelenggaraan Makanan

Pelaksanaan penyelenggaraan makanan merupakan kegiatan yang terdiri dari beberapa rangkaian yang memerlukan tenaga, biaya, peralatan dan bahan. Berikut ini merupakan rangkaian kegiatan pelaksanaan penyelenggaraan makanan (Utami, 2013).

  • Penerimaan bahan makanan langsung

Penerimaan bahan makanan adalah bahan makanan di terima. Kemudian diterima oleh bagian penerimaan, dan penjual atau rekanan langsung mengirimkan ke bagian penyimpanan bahan kering ataupun bahan segar.

  • Penerimaan tidak langsung

Penerimaan tidak langsung adalah bahan makanan diterima oleh unit penerimaan dan petugas unit tersebut untuk menyalurkan bahan makanan tersebut ke berbagai penyimpanan.

Berdasarkan pernyataan tersebut dapat di simpulkan bahwa penerimaan bahan makanan sangatlah penting untuk pemeriksaan kualitas dan kuantitas bahan makanan yang diterima.

4) Persiapan Pengolahan Makanan

  • Pengolahan Bahan Makanan
  • Tempat pengolahan makanan

(2) Tenaga pengolah makanan atau penjamah makanan

(3) Cara pengolahan makanan

  • Penyajian Makanan

Evaluasi Penyelenggaraan Makanan di Kantin Sekolah

     Evaluasi menurut Arikunto dan Syafrudin (2004) adalah kegiatan untuk mengumpulkan informasi tentang bekerjanya sesuatu, yang selanjutnya informasi tersebut digunakan untuk menentukan alternatif yang tepat untuk mengambil sebuah keputusan. Evaluasi merupakan aktivitas untuk mengumpulkan informasi sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Pihak berwenang dalam menentukan keputusan diharapkan berdasar data atau informasi dari evaluator.

BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN

  1. Penyelenggaraan Makanan di Kantin Sekolah merupakan salah satu program yang diterapkan oleh sekolah dalam rangka menjalankan program penyelenggaraan makanan bagi siswa-siswinya, terutama saat mereka berada di sekolah.
  2. Tujuan penyelenggaraan makanan di sekolah tentunya untuk menyediakan asupan gizi bagi siswa-siswi agar mampu mengikuti program pembelajaran di sekolah dengan tubuh yang sehat dan bugar.
  3. Urutan penyelenggaraan makanan dimulai dari pembelian bahan makanan, penerimaan bahan makanan, penyimpanan bahan makanan, pengolahan bahan makanan, hingga setelah jadi dalam bentuk makanan kemudian didistribusikan ke konsumen dalam bentuk penyajian makanan.
  4. Evaluasi program penyelenggaraan makanan diperlukan agar dapat melihat bagaimanan sistem penyelenggaaraan makanan di sekolah, terutama di kantinnya, dapat berjalan dengan baik dan sesuai prosedur kelayakan, agar bisa menyajikan makanan yang sehat dan bergizi bagi siswa-siswi.
  5. Hasil evaluasi penyelenggaraan makanan di kantin dari beberapa sekolah (dari hasil studi literatur) menunjukkan bahwa setiap sekolah memiliki masalah masing-masing dalam program penyelenggaraan makanan di kantinnya, ada yang bermasalah dalam sanitasi dan higienitas, ada yang masih kurang dalam sumber daya manusia penyelenggara, masalah pada tingkat pendidikan dan pengetahuan tenaga penyelenggara, dan juga pada anggaran dananya.

SARAN

     Setiap sekolah diharapkan dapat merencanakan dengan baik tata kelola serta program penyelenggaraan makanan di kantinnya masing-masing, mulai dari anggaran dana, penyediaan sampai pengolahan bahan makanan, masalah sanitasi dan higienitas, tenaga penyaji atau pengelola, penyajian makanan, serta kenyamanan tempat, agar siswa-siswi dapat memperoleh fasilitas berupa asupan makanan yang sehat dan bergizi dengan layak dan maksimal.

Contoh Makalah Yang Lengkap

Referensi

https://www.bospedia.com/2018/04/pengertian-istilah-jenis-jenis-contoh-makalah.html

https://celticstown.com/contoh-makalah/#Contoh_Makalah_Mahasiswa_Lengkap

Download 

Aktifitas terkini

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
61
1247
16
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
23
349
43
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
23
291
23
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
5
200
24
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
17
275
23
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
26
367
14
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
20
334
50
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
7
195
17
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
13
347
30
KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung
19
391
23