Sistem Manajemen Produksi Dan Keuangan Pada Perusahaan X

UJI AKTIVITAS TONIKUM EKSTRAK ETANOL DAUN MANGKOKAN( Polyscias scutellaria Merr ) dan EKSTRAK ETANOL SEDIAAN SERBUK GINSENG TERHADAP DAYA TAHAN BERENANG MENCIT JANTAN (Musmusculus)

... rahmat, nikmat dan hidayahnya kepada umatnya, Rasulullah SAW, yang sudah menuntun kita menuju jalan yang lurus. 2. Bapak Drs. Herra Studiawan, MS. Apt, selaku Dosen Pembimbing I, dan Bapak Ahmad Shobrun Jamil, S.Si, MP. selaku Dosen Pembimbing II disela kesibukan beliau masih bisa meluangkan waktu untuk membimbing dan memberi pengarahan dan dorongan moril ... didapat dilakukan skrining fitokimia untuk mendeteksi adanya kandungan senyawa golongan triterpenoid/steroid, glikosida saponin, flavonoid, polifenol dan tanin pada ekstrak daun mangkokan (Polyscias scutellaria Merr) dan ekstrak sediaan serbuk ginseng. Kemudian dilanjutkan dengan uji aktivitas tonikum pada mencit. Uji ini dilakukan terhadap hewan uji mencit ... Test. ix ABSTRACT The tonic activity test on the ethanol extract of "Mangkokan" leaves ( Polyscias scutellaria Merr ) and ethanol extract of ginseng powder toward swimming endurance on male mice (Musmusculus) This research is to know about the tonic effect of ethanol extract of "mangkokan" leaves ( Polyscias scutellaria Merr ) and ethanol extract
 43  293  24

OPTIMASI FORMULASI dan UJI EFEKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN KRIM EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L) dalam BASIS VANISHING CREAM (Emulgator Asam Stearat, TEA, Tween 80, dan Span 20)

... terimakasih yang tiada hingganya kepada: 1. Dra.Uswatun Chasanah.,M.Kes.,Apt sebagai Pembimbing I dan Dian Ermawati, M.Farm.,Apt sebagai Pembimbing II yang dengan tulus ikhlas dan penuh kesabaran, membimbing dan memberi dorongan moral maupun materi kepada saya sehingga skripsi ini dapat diselesaikan. 2. Siti Rofida, S.Si., M.Farm.,Apt. dan Engrid Juni Astuti, ... studi farmasi dan Laboratorium Biomedik, Mbak Evi, Mbak Bunga, Mbak Susi, Mas Ferdi, Mas Dani, Pak Joko terimakasih atas segala bentuk bantuan dan kerja samanya selama penelitian. 14. Sahabat terbaik dan seperjuangan Wati, Reska, Zelly, Eros, Idha, dan Mbk Iwul, terimakasih atas bantuan & keceriaan kalian dalam segala hal serta motivasinya dan dukungan ... Activity of Ocimum sanctum Extract Against Gram Positive and Gram Negative Bacteria. American Journal of Food Technology, Hal.336-341 Kumalaningsih, S., 2006. Antioksidan Alami. Jakarta. Trubus Agrisarana. Hal.16-22 xvi Molyneux P., 2004. The Use of The Stable Free Radical Diphenylpicryl-hydrazyl (DPPH) for Estimating Antioxidant Activity. Wiltshire:
 90  394  23

STUDI PENGGUNAAN ACE-INHIBITOR PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) (Penelitian dilakukan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan)

... di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan yaitu captopril 2x2 5 mg (PO) sebanyak 2 pasien (9%), captopril 3x1 2,5 mg (PO) sebanyak 1 pasien (5%), dan lisinopril 2x1 0 mg (PO) sebanyak 5 pasien (22%), lisinopril 1x1 0 mg (PO) sebanyak 13 pasien (59%), dan lisinopril 1x5 mg (PO) sebanyak 1 pasien (5%). Penggunaan lisinopril lebih banyak yaitu ... tetapi pada saat ini diabetes melitus dan hipertensi merupakan penyebab utama dan diikuti oleh glomerolonefritis serta penyakit kistik ginjal (Suwitra 2001). Patofisiologi penyakit ginjal kronik pada awalnya tergantung pada penyakit yang mendasarinya, termasuk diabetes, hipertensi, infeksi, mengurangi suplai darah ke ginjal, obstruksi saluran kemih dan ... sebanyak 1 pasien (5%). Penggunaan kombinasi yang paling banyak yaitu kombinasi 3 obat antihipertensi sebanyak 10 pasien (47%) (Lisinopril 1x1 0 mg (PO), diuretik furosemide 1x2 0 mg (IV) dan amlodipin 1x1 0 mg (PO)). vii ix DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL...........................................................................................i HALAMAN
 15  130  28

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) SEBAGAI ADJUVAN TERAPI CAPTOPRIL TERHADAP KADAR RENIN PADA MENCIT JANTAN (Mus musculus) YANG DIINDUKSI HIPERTENSI

... antiinflamasi dan antioksidan sehingga dapat membantu kerja captopril dalam menurunkan tekanan darah. Mekanisme antiinflamasi dan antioksidan terjadi karena adanya senyawa kimia curcumin pada temulawak yang mampu memperbaiki endotelium, menghambat oxidative stress, memperbaiki fungsi ginjal dan organ lain sehingga menurunkan resistensi vaskuler dan menghambat ... Contents, Antioxit and Anti-Inflammatory Activities of Curcuma xanthorrhiza RoxB. and Curcuma domestica Val. Promising Lines From Sukabumi of Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Kimia Unesa, ISBN : 978-979-028-550-7. Oktaviana, P.R. 2010. Kajian Kadar Kurkuminoid, Total Fenol Dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) Pada Berbagai ... hipertensi berhubungan dengan aktivasi sistem saraf simpatik, Renin-Angiotensin-Aldosteron System (RAAS) dan vakularisasi. RAAS berperan penting pada sistem endokrin sebagai pengatur volume dan tekanan darah. Renin adalah salah satu bagian penting dari RAAS yang diekskresikan dari sel juxtaglomerular di ginjal dan berfungsi mengubah angiotensinogen
 35  245  30

STUDI PENGGUNAAN ANTITOKSOPLASMOSIS PADA PASIEN HIV/AIDS DENGAN TOKSOPLASMOSIS SEREBRAL (Penelitian dilakukan di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang)

... oleh Toxoplasma gondii. Toxoplasma gondii dapat ditemukan pada manusia, hewan mamalia dan unggas sebagai hospes antara. Infeksi laten dari Toxoplasma gondii pada pasien HIV/AIDS biasanya bermanifestasi sebagai toksoplasmosis serebral. Penyakit ini ditandai dengan nyeri kepala, demam, gangguan psikomotor dan perilaku, seizure. Tujuan pengobatan pada pasien HIV/AIDS ... pirimetamin dengan dosis Loading Dose ( 1x2 00 mg) per oral Maintanance Dose ( 1x5 0 mg) per oral dan ditambahkan dengan klindamisin ( 4x6 00 mg) per oral yaitu sebanyak 1 pasien (5%), kombinasi pirimetamin dengan dosis Loading Dose ( 1x2 00 mg) per oral Maintanance Dose ( 2x2 5 mg) per oral dan ditambahkan dengan klindamisin ( 4x6 00mg) per oral yaitu sebanyak 2 pasien ... pasien, menghambat dan membunuh parasit Toxoplasma gondii. Terapi yang digunakan merupakan kombinasi Pirimetamin ditambah dengan Klindamisin. Digunakan Pirimetamin karena obat ini mampu menembus ke dalam parenkim otak meskipun mengalami peradangan. Sedangkan Klindamisin merupakan antibiotik yang dapat membunuh parasit Toxoplasma gondii pada Cairan Serebrospinal. Tujuan
 12  152  25

FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis Isi Pada Sinetron Munajah Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)

... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS? ?DAN? ? PROTAGONIS? ?PADA? ?SINETRON (Analisis Isi? ?Pada? ?Sinetron Munajah  Cinta di RCTI? ?dan? ?Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis? ?dan? ?Protagonis  Televisi? ?pada? ?saat ini sangat berpengaruh? ?pada? ?kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan? ?cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet)? ?dan? ?dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I? ?dan? ?koder II.  Teknik analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta? ?dan? ?cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%)? ?dan? ?karakter antagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%)? ?dan? ?karakter protagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?dan? ?protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta? ?dan? ?cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in ... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS? ?DAN? ? PROTAGONIS? ?PADA? ?SINETRON (Analisis Isi? ?Pada? ?Sinetron Munajah  Cinta di RCTI? ?dan? ?Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis? ?dan? ?Protagonis  Televisi? ?pada? ?saat ini sangat berpengaruh? ?pada? ?kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan? ?cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet)? ?dan? ?dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I? ?dan? ?koder II.  Teknik analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta? ?dan? ?cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%)? ?dan? ?karakter antagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%)? ?dan? ?karakter protagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?dan? ?protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta? ?dan? ?cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in ... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS? ?DAN? ? PROTAGONIS? ?PADA? ?SINETRON (Analisis Isi? ?Pada? ?Sinetron Munajah  Cinta di RCTI? ?dan? ?Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis? ?dan? ?Protagonis  Televisi? ?pada? ?saat ini sangat berpengaruh? ?pada? ?kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan? ?cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet)? ?dan? ?dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I? ?dan? ?koder II.  Teknik analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta? ?dan? ?cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%)? ?dan? ?karakter antagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%)? ?dan? ?karakter protagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?dan? ?protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta? ?dan? ?cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in
 26  174  2

MANAJEMEN PEMROGRAMAN PADA STASIUN RADIO SWASTA (Studi Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)

... penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu program acara radio terdapat fungsi? ?manajemen? ?yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating,? ?dan? ?Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan? ?dan? ?penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok? ?dan? ? membentuk ketentuan dalam hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan? ?rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut dalam bentuk konsep. Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi? ?dan? ?dokumentasi. Wawancara ditujukan? ?pada? ?orang­orang yang  berkompeten dalam? ?manajemen? ?pemrograman acara Garus (station manager, programmer? ?dan? ? penyiar).  Program acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik? ?dan? ?lancar) sambil membawa visi? ?dan? ?misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu? ?pada fungsi? ?manajemen? ?yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi? ?dan? ?misi acara, menentukan acara? ?dan? ?jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara? ?dan? ?mendatangkan pemateri.? ?Dan? ?Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu? ?manajemen? ?program acara tidak hanya membuat program itu bisa menarik? ?dan? ?bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai program acara yang sama. ... cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui program on air  maupun off air. Program yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus? ?pada? ?program berita, budaya, musik? ?dan? ?sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat program acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar? ?dan? ?dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio? ?pada? ?format­format program untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di masa sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu, dalam upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara.? ?Dan? ?penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program demi program termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu program acara radio terdapat fungsi? ?manajemen? ?yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating,? ?dan? ?Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan? ?dan? ?penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok? ?dan? ? membentuk ketentuan dalam hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan? ?rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut dalam bentuk konsep. Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi? ?dan? ?dokumentasi. Wawancara ditujukan? ?pada? ?orang­orang yang  berkompeten dalam? ?manajemen? ?pemrograman acara Garus (station manager, programmer? ?dan? ? penyiar).  Program acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik? ?dan? ?lancar) sambil membawa visi? ?dan? ?misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu? ?pada fungsi? ?manajemen? ?yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi? ?dan? ?misi acara, menentukan acara? ?dan? ?jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara? ?dan? ?mendatangkan pemateri.? ?Dan? ?Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu? ?manajemen? ?program acara tidak hanya membuat program itu bisa menarik? ?dan? ?bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai program acara yang sama. ... penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu program acara radio terdapat fungsi? ?manajemen? ?yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating,? ?dan? ?Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan? ?dan? ?penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok? ?dan? ? membentuk ketentuan dalam hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan? ?rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut dalam bentuk konsep. Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi? ?dan? ?dokumentasi. Wawancara ditujukan? ?pada? ?orang­orang yang  berkompeten dalam? ?manajemen? ?pemrograman acara Garus (station manager, programmer? ?dan? ? penyiar).  Program acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik? ?dan? ?lancar) sambil membawa visi? ?dan? ?misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu? ?pada fungsi? ?manajemen? ?yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi? ?dan? ?misi acara, menentukan acara? ?dan? ?jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara? ?dan? ?mendatangkan pemateri.? ?Dan? ?Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu? ?manajemen? ?program acara tidak hanya membuat program itu bisa menarik? ?dan? ?bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai program acara yang sama.
 29  188  2

PENILAIAN MASYARAKAT TENTANG FILM LASKAR PELANGI Studi Pada Penonton Film Laskar Pelangi Di Studio 21 Malang Town Squere

... PENILAIAN MASYARAKATTENTANG FILM LASKAR PELANGIStudi? ?Pada? ? Penonton Film Laskar Pelangi Di Studio 21 Malang Town Squere  Oleh: IMAN PUJIONO ( 04220153 )  Communication Science  Dibuat: 2009­06­30 , dengan 2 file(s).  Keywords: Respon, Masyarakat, Film  ABSTRAK  Film sudah menjadi salah satu bagian dari kehidupan manusia.? ?Pada? ?zaman modem film mustahil  dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Film dapat mencerminkan pesan dirinya sebagai saluran  mekanin untuk merupakan pesan­pesan tertentu dari untuk manusia. Film merupakan  perwujudan dari seluruh realitas kehidupan dunia yang begitu luas dalam masyarakat. Oleh  karenanya film mampu menumbuhkan imanjinasi, ketegangan, ketakutan, benturan emosional  khalayak penonton seolah­olah mereka ikut merasakan jadi bagian dalam cerita film tersebut.  Selain itu pesan isi film dapat menimbulkan aspek, kritik sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan,  norma kehidupan? ?dan? ?hiburan bagi khalayak penonton.  Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan adalah analisis data Domain yakni analisis  data yang digunakan untuk memperoleh gambaran yang bersifat umum? ?dan? ?relative menyeluruh  tentang apa yang tercakup di suatu fokus atau pokok permasalahan yang telah diteliti, Faisal  (1990:9).  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, alasan masyarakat yang menonton di studio 21  Matos karena tertarik dengan cerita Film Laskar Pelangi yaitu ingin mengetahui Film Laskar  pelangi, Ketertarikan responden dalam melihat film Laskar pelangi disebabkan oleh beberapa hal  antara lain karena cerita filmnya, Masyarakat menyukai acara film laskar Pelangi karena suka  melihat film Laskar Pelangi, penilaian responden dalam melihat masyarakat yang menonton film  Laskar Pelangi di studio 21 Matos film Laskar Pelangi bagus,alasan masyarakat tentang film  Laskar Pelangi disebabkan karena tayangan Film Laskar Pelangi menurut responden adalah  bagus, Pengetahuan masyarakat tentang jadwal film Laskar Pelangi di studio 21 Matos diberi  tahu teman, Penilaian masyarakat tentang pemain film Laskar Pelangi karena pemain film Laskar  Pelangi pemberani, Penilaian masyarakat bahasa narator film Laskar Pelangi sudah bagus,  Penilaian masyarakat tentang penggunaan bahasa belitung di film Laskar Pelangi adalah menarik  dan? ?manfaat masyarakat menonton ... PENILAIAN MASYARAKATTENTANG FILM LASKAR PELANGIStudi? ?Pada? ? Penonton Film Laskar Pelangi Di Studio 21 Malang Town Squere  Oleh: IMAN PUJIONO ( 04220153 )  Communication Science  Dibuat: 2009­06­30 , dengan 2 file(s).  Keywords: Respon, Masyarakat, Film  ABSTRAK  Film sudah menjadi salah satu bagian dari kehidupan manusia.? ?Pada? ?zaman modem film mustahil  dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Film dapat mencerminkan pesan dirinya sebagai saluran  mekanin untuk merupakan pesan­pesan tertentu dari untuk manusia. Film merupakan  perwujudan dari seluruh realitas kehidupan dunia yang begitu luas dalam masyarakat. Oleh  karenanya film mampu menumbuhkan imanjinasi, ketegangan, ketakutan, benturan emosional  khalayak penonton seolah­olah mereka ikut merasakan jadi bagian dalam cerita film tersebut.  Selain itu pesan isi film dapat menimbulkan aspek, kritik sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan,  norma kehidupan? ?dan? ?hiburan bagi khalayak penonton.  Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan adalah analisis data Domain yakni analisis  data yang digunakan untuk memperoleh gambaran yang bersifat umum? ?dan? ?relative menyeluruh  tentang apa yang tercakup di suatu fokus atau pokok permasalahan yang telah diteliti, Faisal  (1990:9).  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, alasan masyarakat yang menonton di studio 21  Matos karena tertarik dengan cerita Film Laskar Pelangi yaitu ingin mengetahui Film Laskar  pelangi, Ketertarikan responden dalam melihat film Laskar pelangi disebabkan oleh beberapa hal  antara lain karena cerita filmnya, Masyarakat menyukai acara film laskar Pelangi karena suka  melihat film Laskar Pelangi, penilaian responden dalam melihat masyarakat yang menonton film  Laskar Pelangi di studio 21 Matos film Laskar Pelangi bagus,alasan masyarakat tentang film  Laskar Pelangi disebabkan karena tayangan Film Laskar Pelangi menurut responden adalah  bagus, Pengetahuan masyarakat tentang jadwal film Laskar Pelangi di studio 21 Matos diberi  tahu teman, Penilaian masyarakat tentang pemain film Laskar Pelangi karena pemain film Laskar  Pelangi pemberani, Penilaian masyarakat bahasa narator film Laskar Pelangi sudah bagus,  Penilaian masyarakat tentang penggunaan bahasa belitung di film Laskar Pelangi adalah menarik  dan? ?manfaat masyarakat menonton ... PENILAIAN MASYARAKATTENTANG FILM LASKAR PELANGIStudi? ?Pada? ? Penonton Film Laskar Pelangi Di Studio 21 Malang Town Squere  Oleh: IMAN PUJIONO ( 04220153 )  Communication Science  Dibuat: 2009­06­30 , dengan 2 file(s).  Keywords: Respon, Masyarakat, Film  ABSTRAK  Film sudah menjadi salah satu bagian dari kehidupan manusia.? ?Pada? ?zaman modem film mustahil  dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Film dapat mencerminkan pesan dirinya sebagai saluran  mekanin untuk merupakan pesan­pesan tertentu dari untuk manusia. Film merupakan  perwujudan dari seluruh realitas kehidupan dunia yang begitu luas dalam masyarakat. Oleh  karenanya film mampu menumbuhkan imanjinasi, ketegangan, ketakutan, benturan emosional  khalayak penonton seolah­olah mereka ikut merasakan jadi bagian dalam cerita film tersebut.  Selain itu pesan isi film dapat menimbulkan aspek, kritik sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan,  norma kehidupan? ?dan? ?hiburan bagi khalayak penonton.  Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan adalah analisis data Domain yakni analisis  data yang digunakan untuk memperoleh gambaran yang bersifat umum? ?dan? ?relative menyeluruh  tentang apa yang tercakup di suatu fokus atau pokok permasalahan yang telah diteliti, Faisal  (1990:9).  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, alasan masyarakat yang menonton di studio 21  Matos karena tertarik dengan cerita Film Laskar Pelangi yaitu ingin mengetahui Film Laskar  pelangi, Ketertarikan responden dalam melihat film Laskar pelangi disebabkan oleh beberapa hal  antara lain karena cerita filmnya, Masyarakat menyukai acara film laskar Pelangi karena suka  melihat film Laskar Pelangi, penilaian responden dalam melihat masyarakat yang menonton film  Laskar Pelangi di studio 21 Matos film Laskar Pelangi bagus,alasan masyarakat tentang film  Laskar Pelangi disebabkan karena tayangan Film Laskar Pelangi menurut responden adalah  bagus, Pengetahuan masyarakat tentang jadwal film Laskar Pelangi di studio 21 Matos diberi  tahu teman, Penilaian masyarakat tentang pemain film Laskar Pelangi karena pemain film Laskar  Pelangi pemberani, Penilaian masyarakat bahasa narator film Laskar Pelangi sudah bagus,  Penilaian masyarakat tentang penggunaan bahasa belitung di film Laskar Pelangi adalah menarik  dan? ?manfaat masyarakat menonton
 14  144  2

APRESIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAP TAYANGAN CERIWIS DI TRANS TV (Studi Pada Ibu Rumah Tangga RW 6 Kelurahan Lemah Putro Sidoarjo)

... APRESIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAPTAYANGAN CERIWIS DI  TRANS TV(Studi? ?Pada? ?Ibu Rumah Tangga RW 6 Kelurahan Lemah Putro  Sidoarjo)  Oleh: Bagus Permadi ( 01220114 )  Communication Science  Dibuat: 2007­03­30 , dengan 3 file(s).  Keywords: Apresiasi? ?dan? ?Ibu Rumah Tangga  Program hiburan? ?dan? ?saat ini banyak disukai oleh masyarakat. Dari sekian banyak stasiun televisi  yang menayangkan, penulis lebih tertarik? ?pada? ?TRANS TV (Transformasi Televisi). Hal ini  dikarenakan menurut data yang ada TRANS TV merupakan Media Pendatang Potensial 2002  dan? ?Televisi Terbaik versi majalah Cakram. Salah satunya tayangan hiburan yang menarik  perhatian peneliti adalah Ceriwis. Acara ini menghadirkan suasana variatif, penuh canda? ?dan? ? informatif bersama Indie Barends & Indra Bekti. Program ini dipilih karena acara ini menarik, di  setiap episodenya selalu terdapat keceriaan di setiap episodenya.  Sasaran dalam penelitian ini yaitu ibu­ibu rumah tangga, karena ibu rumah tangga dianggap  sebagai khalayak yang memiliki waktu luang yang banyak, terutama ibu rumah tangga yang  murni tidak bekerja. Penelitian ini dilakukan di lingkungan Rukun Warga 06 Kelurahan Lemah  Putro Sidoarjo. Berdasarkan uraian diatas rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana apresiasi Ibu Rumah Tangga terhadap tayangan Ceriwis. Adapun tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui bagaimana apresiasi ibu rumah tangga RW 06 terhadap tayangan  Ceriwis.  Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uses and Gratification. Hal ini dikarenakan  khalayak aktif memilih media yang didasarkan? ?pada? ?asas manfaat? ?dan? ?kepuasan. Audience yang  aktif akan memilih mana media yang harus dipilih untuk memuaskan kebutuhannya,? ?dan? ?bila  tertarik suatu acara tertentu, dia akan mengikuti terus acara tersebut? ?dan? ?kebutuhannya akan  terpuaskan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan  kualitatif. Penelitian ini difokuskan? ?pada? ?: apresiasi ibu rumah tangga terhadap tayangan ceriwis,  apresiasi ibu rumah tangga terhadap format acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap pembawa  acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap bintang tamu. Sumber informasi dalam penelitian ini  terdiri dari 5 orang yaitu, ibu Maria, ibu Ilma, Ibu Ida, Ibu Zaenal, ibu Lia.Teknik pengumpulan  data menggunakan angket, wawancara,? ?dan? ?dokumentasi. Data­data yang diperoleh dianalisis  dengan menggunakan proses induksi­interpretasi­konseptualisasi. Teknik keabsahan data melalui  pengecekan anggota (member chek).  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, apresiasi ibu­ibu rumah tangga terhadap tayangan  Ceriwis cukup bagus. Hal ini ditunjukkan dengan pendapat mereka tentang format acara (jam  tayang, durasi, setting studio, tema atau episode harian, keunikan), pembawa acara,? ?dan? ?bintang  tamunya. Meskipun pendapat mereka bervariasi, tetapi mereka menyatakan bahwa tayangan  tersebut adalah tayangan yang menarik? ?dan? ?menghibur. Selain itu, dengan diperkuat adanya  bentuk penghargaan ibu­ibu rumah tangga terhadap Ceriwis yaitu berupa pengamalan atau  penerapan informasi berupa tips – tips? ?dan? ?pengetahuan dalam kehidupan sehari ... APRESIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAPTAYANGAN CERIWIS DI  TRANS TV(Studi? ?Pada? ?Ibu Rumah Tangga RW 6 Kelurahan Lemah Putro  Sidoarjo)  Oleh: Bagus Permadi ( 01220114 )  Communication Science  Dibuat: 2007­03­30 , dengan 3 file(s).  Keywords: Apresiasi? ?dan? ?Ibu Rumah Tangga  Program hiburan? ?dan? ?saat ini banyak disukai oleh masyarakat. Dari sekian banyak stasiun televisi  yang menayangkan, penulis lebih tertarik? ?pada? ?TRANS TV (Transformasi Televisi). Hal ini  dikarenakan menurut data yang ada TRANS TV merupakan Media Pendatang Potensial 2002  dan? ?Televisi Terbaik versi majalah Cakram. Salah satunya tayangan hiburan yang menarik  perhatian peneliti adalah Ceriwis. Acara ini menghadirkan suasana variatif, penuh canda? ?dan? ? informatif bersama Indie Barends & Indra Bekti. Program ini dipilih karena acara ini menarik, di  setiap episodenya selalu terdapat keceriaan di setiap episodenya.  Sasaran dalam penelitian ini yaitu ibu­ibu rumah tangga, karena ibu rumah tangga dianggap  sebagai khalayak yang memiliki waktu luang yang banyak, terutama ibu rumah tangga yang  murni tidak bekerja. Penelitian ini dilakukan di lingkungan Rukun Warga 06 Kelurahan Lemah  Putro Sidoarjo. Berdasarkan uraian diatas rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana apresiasi Ibu Rumah Tangga terhadap tayangan Ceriwis. Adapun tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui bagaimana apresiasi ibu rumah tangga RW 06 terhadap tayangan  Ceriwis.  Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uses and Gratification. Hal ini dikarenakan  khalayak aktif memilih media yang didasarkan? ?pada? ?asas manfaat? ?dan? ?kepuasan. Audience yang  aktif akan memilih mana media yang harus dipilih untuk memuaskan kebutuhannya,? ?dan? ?bila  tertarik suatu acara tertentu, dia akan mengikuti terus acara tersebut? ?dan? ?kebutuhannya akan  terpuaskan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan  kualitatif. Penelitian ini difokuskan? ?pada? ?: apresiasi ibu rumah tangga terhadap tayangan ceriwis,  apresiasi ibu rumah tangga terhadap format acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap pembawa  acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap bintang tamu. Sumber informasi dalam penelitian ini  terdiri dari 5 orang yaitu, ibu Maria, ibu Ilma, Ibu Ida, Ibu Zaenal, ibu Lia.Teknik pengumpulan  data menggunakan angket, wawancara,? ?dan? ?dokumentasi. Data­data yang diperoleh dianalisis  dengan menggunakan proses induksi­interpretasi­konseptualisasi. Teknik keabsahan data melalui  pengecekan anggota (member chek).  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, apresiasi ibu­ibu rumah tangga terhadap tayangan  Ceriwis cukup bagus. Hal ini ditunjukkan dengan pendapat mereka tentang format acara (jam  tayang, durasi, setting studio, tema atau episode harian, keunikan), pembawa acara,? ?dan? ?bintang  tamunya. Meskipun pendapat mereka bervariasi, tetapi mereka menyatakan bahwa tayangan  tersebut adalah tayangan yang menarik? ?dan? ?menghibur. Selain itu, dengan diperkuat adanya  bentuk penghargaan ibu­ibu rumah tangga terhadap Ceriwis yaitu berupa pengamalan atau  penerapan informasi berupa tips – tips? ?dan? ?pengetahuan dalam kehidupan sehari ... APRESIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAPTAYANGAN CERIWIS DI  TRANS TV(Studi? ?Pada? ?Ibu Rumah Tangga RW 6 Kelurahan Lemah Putro  Sidoarjo)  Oleh: Bagus Permadi ( 01220114 )  Communication Science  Dibuat: 2007­03­30 , dengan 3 file(s).  Keywords: Apresiasi? ?dan? ?Ibu Rumah Tangga  Program hiburan? ?dan? ?saat ini banyak disukai oleh masyarakat. Dari sekian banyak stasiun televisi  yang menayangkan, penulis lebih tertarik? ?pada? ?TRANS TV (Transformasi Televisi). Hal ini  dikarenakan menurut data yang ada TRANS TV merupakan Media Pendatang Potensial 2002  dan? ?Televisi Terbaik versi majalah Cakram. Salah satunya tayangan hiburan yang menarik  perhatian peneliti adalah Ceriwis. Acara ini menghadirkan suasana variatif, penuh canda? ?dan? ? informatif bersama Indie Barends & Indra Bekti. Program ini dipilih karena acara ini menarik, di  setiap episodenya selalu terdapat keceriaan di setiap episodenya.  Sasaran dalam penelitian ini yaitu ibu­ibu rumah tangga, karena ibu rumah tangga dianggap  sebagai khalayak yang memiliki waktu luang yang banyak, terutama ibu rumah tangga yang  murni tidak bekerja. Penelitian ini dilakukan di lingkungan Rukun Warga 06 Kelurahan Lemah  Putro Sidoarjo. Berdasarkan uraian diatas rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana apresiasi Ibu Rumah Tangga terhadap tayangan Ceriwis. Adapun tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui bagaimana apresiasi ibu rumah tangga RW 06 terhadap tayangan  Ceriwis.  Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uses and Gratification. Hal ini dikarenakan  khalayak aktif memilih media yang didasarkan? ?pada? ?asas manfaat? ?dan? ?kepuasan. Audience yang  aktif akan memilih mana media yang harus dipilih untuk memuaskan kebutuhannya,? ?dan? ?bila  tertarik suatu acara tertentu, dia akan mengikuti terus acara tersebut? ?dan? ?kebutuhannya akan  terpuaskan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan  kualitatif. Penelitian ini difokuskan? ?pada? ?: apresiasi ibu rumah tangga terhadap tayangan ceriwis,  apresiasi ibu rumah tangga terhadap format acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap pembawa  acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap bintang tamu. Sumber informasi dalam penelitian ini  terdiri dari 5 orang yaitu, ibu Maria, ibu Ilma, Ibu Ida, Ibu Zaenal, ibu Lia.Teknik pengumpulan  data menggunakan angket, wawancara,? ?dan? ?dokumentasi. Data­data yang diperoleh dianalisis  dengan menggunakan proses induksi­interpretasi­konseptualisasi. Teknik keabsahan data melalui  pengecekan anggota (member chek).  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, apresiasi ibu­ibu rumah tangga terhadap tayangan  Ceriwis cukup bagus. Hal ini ditunjukkan dengan pendapat mereka tentang format acara (jam  tayang, durasi, setting studio, tema atau episode harian, keunikan), pembawa acara,? ?dan? ?bintang  tamunya. Meskipun pendapat mereka bervariasi, tetapi mereka menyatakan bahwa tayangan  tersebut adalah tayangan yang menarik? ?dan? ?menghibur. Selain itu, dengan diperkuat adanya  bentuk penghargaan ibu­ibu rumah tangga terhadap Ceriwis yaitu berupa pengamalan atau  penerapan informasi berupa tips – tips? ?dan? ?pengetahuan dalam kehidupan sehari
 8  105  2

FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATAN DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Analisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung Milik Komnas FBPI

... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com? ?dan? ?www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung? ?pada? ? awal tahun 2010. Kasus pertama? ?pada? ?tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang? ?dan? ?kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru? ?pada? ?tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung? ?pada? ?empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan? ?dan? ?pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan? ?dan? ?diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat? ?dan? ?jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik? ?dan? ?metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene? ?pada? ?empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan? ?dan? ?pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%)? ?dan? ?indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan? ?pada? ?kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%)? ?dan? ?indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul? ?pada? ?kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan? ?pada? ?kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak? ?pada? ? kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com? ?dan? ?www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung? ?pada? ? awal tahun 2010. Kasus pertama? ?pada? ?tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang? ?dan? ?kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru? ?pada? ?tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung? ?pada? ?empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan? ?dan? ?pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan? ?dan? ?diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat? ?dan? ?jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik? ?dan? ?metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene? ?pada? ?empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan? ?dan? ?pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%)? ?dan? ?indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan? ?pada? ?kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%)? ?dan? ?indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul? ?pada? ?kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan? ?pada? ?kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak? ?pada? ? kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com? ?dan? ?www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung? ?pada? ? awal tahun 2010. Kasus pertama? ?pada? ?tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang? ?dan? ?kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru? ?pada? ?tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung? ?pada? ?empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan? ?dan? ?pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan? ?dan? ?diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat? ?dan? ?jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik? ?dan? ?metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene? ?pada? ?empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan? ?dan? ?pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%)? ?dan? ?indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan? ?pada? ?kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%)? ?dan? ?indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul? ?pada? ?kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan? ?pada? ?kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak? ?pada? ? kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of
 9  136  3

SENSUALITAS DALAM FILM HOROR DI INDONESIA(Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Azis)

... dikarenakan sifat bawaan pemeran utama perempuan yang terkenal dengan tingkah laku yang manja dan kata-kata yang berirama menggoda terhadap lawan jenisnya. Sementara kategori lainnya yaitu merayu sebanyak 26 detik dan indikasi mendesah sebanyak 14 detik. Sedangkan pada Indikasi Non Verbal adalah1350 detik, kategori yang memiliki durasi paling banyak adalah ... mengambil judul Sensualitas dalam Film Horor di Indonesia (Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Aziz.). Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui bentukbentuk sensualitas dan seberapa besar adegan sensualitas yang ada dalam film horor di Indonesia yang terdapat pada film Tali Pocong Perawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ... mengandung sensualitas. Penelitian ini peneliti menggunakan unit analisis ekspresi, sedangkan satuan ukur yang digunakan adalah durasi kemunculan struktur kategori yang dihitung berdasarkan detik. Dari keseluruhan tayangan film Tali Pocong Perawan didapat bahwa Sensualitas pada Indikasi Verbal adalah 95 detik, yang paling sering muncul adalah kategori berkata
 33  219  2

MOTIF MAHASISWA BANYUMASAN MENYAKSIKAN TAYANGAN POJOK KAMPUNG DI JAWA POS TELEVISI (JTV)Studi Pada Anggota Paguyuban Mahasiswa Banyumasan di Malang

... temuan motif yang  lebih khusus dari masing­masing domain tersebut. Antara lain pertama, dari  motif adanya kebutuhan akan informasi lokal Jawa Timur ditemukan motif  yang lebih khusus seperti: karena berdomisili di wilayah Jawa Timur­Malangdan ingin menambah wawasan ke­Jawa Timur­an. Kedua adalah dari motif  adanya kebutuhan akan sarana belajar bahasa Jawa Timuran ditemukan motif  yang lebih khusus seperti: ingin mempelajari logat Jawa Timuran? ?dan? ?ingin  mempelajari kosakata/istilah­istilah bahasa Jawa Timuran.? ?Dan? ?ketiga, dari  motif adanya kebutuhan akan hiburan ditemukan motif yang lebih khusus  seperti: karena penggunaan bahasa Jawa Timuran, karena adanya pantun? ?dan? ? karena lingkungan.  Selain itu, hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya pola atau alur  pengerucutan dari motif yang bersifat umum menjadi motif yang lebih khusus.  Artinya, alasan informan menyaksikan tayangan Pojok Kampung dalam  penelitian ini berawal dari dorongan­dorongan (motif) yang bersifat umum  kemudian mengerucut kepada yang sifatnya lebih khusus sebagaimana telah  disebutkan sebelumnya. Dimana hal itu tercermin dari data primer (hasil  wawancara) dari informan penelitian.  Kesimpulan yang dapat ditarik dalam penelitian ini yaitu,? ?pada? ?dasarnya  mahasiswa Banyumasan atau anggota PAMAS Malang merupakan khalayak  yang aktif dalam menyaksikan tayangan Pojok Kampung di JTV. Hal itu terlihat  dari motif­motif yang diungkapkan, dimana motif­motif tersebut sesuai dengan  kebutuhan? ?dan? ?kepuasan yang ingin dicapai masing­masing informan dari  tayangan Pojok Kampung di JTV.  Realita di atas sesuai dengan asumsi teori uses and gratification, sehingga  diharapkan untuk selanjutnya agar mahasiswa Banyumasan? ?dan? ?mahasiswa  lainnya, khususnya anggota PAMAS Malang, dapat lebih memenuhi? ?dan? ? memuaskan kebutuhannya masing­masing terkait motif mereka menyaksikan  tayangan Pojok Kampung di JTV. Diharapkan juga, dengan lebih terpenuhi? ?dan? ? terpuaskannya kebutuhan informan tersebut, akan berdampak positif dalam  mendukung setiap kegiatannya baik dalam bidang akademis, organisasi ... temuan motif yang  lebih khusus dari masing­masing domain tersebut. Antara lain pertama, dari  motif adanya kebutuhan akan informasi lokal Jawa Timur ditemukan motif  yang lebih khusus seperti: karena berdomisili di wilayah Jawa Timur­Malangdan ingin menambah wawasan ke­Jawa Timur­an. Kedua adalah dari motif  adanya kebutuhan akan sarana belajar bahasa Jawa Timuran ditemukan motif  yang lebih khusus seperti: ingin mempelajari logat Jawa Timuran? ?dan? ?ingin  mempelajari kosakata/istilah­istilah bahasa Jawa Timuran.? ?Dan? ?ketiga, dari  motif adanya kebutuhan akan hiburan ditemukan motif yang lebih khusus  seperti: karena penggunaan bahasa Jawa Timuran, karena adanya pantun? ?dan? ? karena lingkungan.  Selain itu, hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya pola atau alur  pengerucutan dari motif yang bersifat umum menjadi motif yang lebih khusus.  Artinya, alasan informan menyaksikan tayangan Pojok Kampung dalam  penelitian ini berawal dari dorongan­dorongan (motif) yang bersifat umum  kemudian mengerucut kepada yang sifatnya lebih khusus sebagaimana telah  disebutkan sebelumnya. Dimana hal itu tercermin dari data primer (hasil  wawancara) dari informan penelitian.  Kesimpulan yang dapat ditarik dalam penelitian ini yaitu,? ?pada? ?dasarnya  mahasiswa Banyumasan atau anggota PAMAS Malang merupakan khalayak  yang aktif dalam menyaksikan tayangan Pojok Kampung di JTV. Hal itu terlihat  dari motif­motif yang diungkapkan, dimana motif­motif tersebut sesuai dengan  kebutuhan? ?dan? ?kepuasan yang ingin dicapai masing­masing informan dari  tayangan Pojok Kampung di JTV.  Realita di atas sesuai dengan asumsi teori uses and gratification, sehingga  diharapkan untuk selanjutnya agar mahasiswa Banyumasan? ?dan? ?mahasiswa  lainnya, khususnya anggota PAMAS Malang, dapat lebih memenuhi? ?dan? ? memuaskan kebutuhannya masing­masing terkait motif mereka menyaksikan  tayangan Pojok Kampung di JTV. Diharapkan juga, dengan lebih terpenuhi? ?dan? ? terpuaskannya kebutuhan informan tersebut, akan berdampak positif dalam  mendukung setiap kegiatannya baik dalam bidang akademis, organisasi ... MOTIF MAHASISWA BANYUMASAN MENYAKSIKAN TAYANGANPOJOK  KAMPUNG DI JAWA POS TELEVISI (JTV)Studi? ?Pada? ?Anggota  Paguyuban Mahasiswa Banyumasan di Malang  Oleh: Eri Yurianto ( 02220310 )  Communication Science  Dibuat: 2007­08­28 , dengan 3 file(s).  Keywords: Paguyuban  Televisi lokal saat ini bukan lagi hal yang baru bagi masyarakat di  Indoensia. Di Jawa Timur (Jatim) misalnya, ada telvisi lokal Jawa Pos Televisi  (JTV) yang disebut­sebut sebagai pioneer dalam dunia pertelevisian lokal di  Jatim. Khususnya adalah salah satu program acara paket berita berbahasa  daerah Jawa Timuran (Malangan/Suroboyoan), Pojok Kampung. Menariknya,  tayangan berbahasa daerah ini justru disiarkan di tengah masyarakat Jatim yang  memiliki pluralitas tinggi, dengan banyaknya masyarakat pendatang dari daerah  lain yang notabene belum tentu mengerti bahasa Jawa Timuran itu sendiri..  Salah satu daerah di Jatim yang memiliki kriteria di atas adalah Malang.  Khususnya di sini terkait banyaknya masyarakat pendatang, dengan tolok ukur  jumlah mahasiswa, baik di universitas negeri maupun swasta. Salah satu  mahasiswa pendatang tersebut adalah mahasiswa dari eks­karesidenan  Banyumas seperti kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga? ?dan? ?Banjarnegara  (mahasiswa Banyumasan).  Kemudian terkait tayangan Pojok Kampung yang menggunakan bahasa  Jawa Timuran (Malangan/Suroboyoan), menjadi menarik ketika dikontraskan  dengan mahasiswa Banyumasan dengan bahasa Ngapak­nya yang berbeda  dengan bahasa Jawa Timuran ini. Karena dari situ muncul motif yang  mendasari mahasiswa Banyumasan dalam menyaksikan tayangan Pojok  Kampung di JTV, sesuai kebutuhan yang ingin dipenuhi? ?dan? ?dipuaskannya.  Berangkat dari fenomena tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut  tentang bagaimana motif mahasiswa Banyumasan di Malang menyaksikan  tayangan Pojok Kampung di JTV dengan melakukan studi? ?pada? ?anggota  Paguyuban Mahasiswa Banyumasan (PAMAS) di Malang.  Adapun tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  deskriptif, dengan metode kualitatif. Informan penelitian ini adalah mahasiswa  anggota PAMAS Malang yang pernah menyaksikan tayangan Pojok Kampung di  JTV. Penentuan informan dalam penelitian ini ditetapkan dengan melakukan pra  survey. Sedangkan dasar teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori  uses and gratification, yaitu teori tentang penggunaan? ?dan? ?pemuasan kebutuhan.  Hasil analisis dari penelitian ini menjelaskan bahwa, ada tiga motif utama  (domain) mahasiswa Banyumasan dalam menyaksikan tayangan Pojok Kampung  di JTV. Sedangkan berdasarkan analisis taksonomi diperoleh
 20  163  2

FENOMENA INDUSTRI JASA (JASA SEKS) TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU SOSIAL ( Study Pada Masyarakat Gang Dolly Surabaya)

... industri jasa (jasa seks) pada Mayarakat Gang Dolly Surabaya? Dan bagaimana bentuk perubahan perilaku sosial masyarakat Gang Dolly Surabaya? Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif yang bermaksud untuk memahami dasar suatu fenomena dan relevansinya dimasa sekarang, dengan subjek penelitian terdiri dari PSK dan masyarakat Gang Dolly ... service industry (sex services) be an alternative that can be expected to be a source of income. The presence of the service industry (sex services) or who are often assumed to society as a brothel prostitution, of course, will take effect on social behavior changes in society. This is given the vast area of the service industry (sex services) and the ... dan masyarakat Gang Dolly yang berkompeten dengan topik penelitian, dengan menggunakan teknik purposif sampling dalam penentuan sampelnya, sedangkan penggalian data dilakukan dengan metode interview, observasi dan dokumentasi, dan lokasi penelitian di Gang Dolly Surabaya, dengan penggunaan teknik analisa data deskriftif kualitatif. Abstract The more the collapsed
 63  358  2

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN DALAM PROSES PEMBERIAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) (StudiKasusPada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Oro-Oro Dowo Malang)

... tidak berjalan dengan lancar dan pada kenyataannya tidak pernah lepas dari adanya kredit bermasalah. Menurut Kuncoro (2002:68) Bank adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya adalah menghimpun dana dan menyalurkannya kembali dana tersebut ke masyarakat dalam bentuk kredit serta memberikan jasa-jasa dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang. Maka ... cukup berkembang dan diminati para pelaku usaha. Berdasarkan uraian tersebut, penulis mencoba membahas dan menganalisa sistem pengendalian intern pada proses pemberian Kredit Usaha Rakyat yang dilaksanakan pada Bank Rakyat Indonesia dengan mengangkat judul “Analisis Sistem Pengendalian Intern Dalam Proses Pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pada PT. Bank ... PengawasanOlehManajemendanKulturPengendalian ................ 63 b. IdentifikasidanPenilaianResiko .................................................. 64 c. KegiatanPengendaliandanPemisahanFungsi .............................. 65 d. InformasidanKomunikasi ........................................................... 70 e. KegiatanPemantauandanTindakanKoreksiPenyimpangan
 150  639  25

Analisis Sistem Pengendalian Mutu dan Perencanaan Penugasan Audit pada Kantor Akuntan Publik. (Suatu Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan)

... Aria, Sukimto dan 55 Rekan Sumber daya manusia pada KAP Jamaludin, Aria, 56 Sukimto dan Rekan Identifikasi penerapan sistem pengendalian mutu 59-60 pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan Identifikasi penerapan perencanaan penugasan 62 audit pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan Analisis penerapan sistem pengendalian mutu 66-75 pada KAP Jamaludin, ... Identifikasi Sistem Pengendalian Mutu pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………............ 58 b. Identifikasi Perencanaan Penugasan Audit Pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………….. 61 2a. Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Mutu pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………….. 65 b. ... sayangnya selama ini kepada peneliti. 8. Akbar Berryan yang telah memberikan bantuan, dukungan dan doa kepada peneliti selama penelitian hingga penyelesaian skripsi ini. 9. Kevin Muhammad. R yang telah memberikan dukungan dan bantuan kepada peneliti.   10. Teman-teman di Kantor Akuntan Publik yang telah membantu dan memberikan semangat pada peneliti dari
 133  566  18

ANALISIS PROSPEKTIF SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PT MUSTIKA RATU Tbk

... perusahaan yang mengalami penurunan yang disebabkan karena adanya inflasi bahan baku dan kemasan yang signifikan pada tahun 2008. Selain itu juga terjadi krisis keuangan global pada tahun 2008. PT. Mustika Ratu, Tbk. merupakan perusahaan yang bergerak dalam usaha memproduksi kosmetik. Dimana bidang perusahaan ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setiap ... 2009. Analisis Laporan Keuangan, Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN. Wibisono. 2006, Manajemen Kinerja Konsep, Desain, dan Teknik Meningkatkan Daya Saing Perusahaan, Penerbit Erlangga: Jakarta Anthony, Govindarajan. 2005, Management Control System, PT Salemba Empat Patria: Jakarta Kasmir. 2010. “Pengantar Manajemen Keuangan? ??. Jakarta. Kencana. Harahap ... Analisis Laporan Keuangan Sebagai Alat Perencanaan Laba pada PT Unilever Indonesia. UMM. Malang. Wild, J.J, K.R Subramayam, dan Robert F. Halsey. 2008. Financial Statement Analysis; Analisis Laporan Keuangan. Salemba Empat. Jakarta. Prastowo, D. 1995. Analisis Laporan Keuangan; Konsep dan Aplikasi. UPP AMP YKPN. Yogyakarta. Hanafi, Mamduh M, dan Abdul Halim.
 246  1121  22

DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM IKLAN Studi Semiotika pada Iklan "Mama Suka", "Mama Lemon", dan "BuKrim"

... IKLAN Studi Semiotika Roland Barthes pada Iklan “Mama Suka”, “Mama Lemon” dan “BuKrim” SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang Sebagai Persyaratan untuk Mendapatkan Gelar Sarjana (S-1) Oleh : Giacinta Andini 06220096 JURUSAN ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH ... Visual Judul Skripsi : DOMESTIFIKASI PEREMPUAN dalam IKLAN Studi Semiotika pada Iklan “Mama Suka”, “Mama Lemon”, dan “BuKrim” Telah dipertahankan di hadapan Dewan Penguji Skripsi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang Jurusan Ilmu Komunikasi Dan dinyatakan LULUS Pada Hari Tanggal Tempat : Selasa : 1 Februari 2011 : Ruang Dosen ... ilmunya kepada saya. 7. Ilmi Faidah dan Rosalina Anggi yang selalu memberikan semangat dalam proses pengerjaan skripsi ini. 8. Anggraeni Tisna Ayu dan R. Aj. Ayu Kusuma W. teman seperjuanganku, akhirnya kita bisa teman! 9. Yink2, terimakasi atas semangat dan dukunganya. 10. Trivinasari R. Terimakasih atas bimbingan jarak jauhnya. 11. Semua crew GedangSusu
 126  578  21

PENERIMAAN ATLET SILAT TENTANG ADEGAN PENCAK SILAT INDONESIA PADA FILM THE RAID REDEMPTION (STUDI RESEPSI PADA IKATAN PENCAK SILAT INDONESIA MALANG)

... PENGANTAR Alhamdulillahhirobbil’alamin Segala Puja dan Puji hanya milik Allah SWT, dengan segenap rasa syukur akan ke-Esaan Nya yang telah memberi nikmat dan anugerah yang sangat indah pada waktunya, akhirnya peneliti dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul Penerimaan Atlet Silat Tentang Adegan Pencak Silat Indonesia Pada Film The Raid Redemption (Studi Resepsi Pada Ikatan Pencak ... sebesar-besarnya kepada : 1. Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Bapak Drs. H. Muhadjir Efendi, MAP dan seluruh pembantu rektor UMM. 2. Bapak Dr. Asep Nurjaman, M.Si selaku dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Malang. viii 3. Bapak Sugeng Winarno, S.Sos. MA dan Bapak Jamroji, M.Comm selaku pembimbing I dan pembimbing ... persatu, yang telah banyak memberikan bantuan pada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Terimakasih atas semuanya yang telah mendukung dan mendoakan saya. Penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi peneliti khususnya dan pembaca pada umumnya. Malang, 3 Mei 2014 Penyusun, Noor Julviar Anggraini x DAFTAR ISI LEMBAR JUDUL LEMBAR PERSETUJUAN
 42  311  21

PEMAKNAAN MAHASISWA TENTANG DAKWAH USTADZ FELIX SIAUW MELALUI TWITTER ( Studi Resepsi Pada Mahasiswa Jurusan Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Malang Angkatan 2011)

... pacarnya, Dimas yang telah memberikan dukungan dan bantuannya. Kalian luar biasa dan terima kasih kepada kalian berdua. 9. Sahabat tercintaku : Hesti Setiawardani, S.Ikom, Arinda Hutamawati, S.Ikom, Damar Sari Wulan, S.Ikom dan yang tidak bisa penulis sebutkan satu-persatu. Terimakasih kalian yang telah menemani dan sama-sama berjuang di kota yang selalu ... Muhaiban, dan Ibu Istarsidah selaku teman kost dan bapak dan ibu kost yang selama 4 tahun ini banyak sekali membantu penulis dalam segala hal. Mohon maaf untuk kerepotan- kerepotan yang dibuat, semoga Bapak dan Ibu diberikan umur yang panjang dan selalu dirahmati Allah SWT. Amin. 13. Keluarga besar IKOM F 2010. Aldila, Rere, Risal, Fandim, Shandy, dan semuanya. ... : http://id.wikipedia.org/wiki/Twitter. Diakses pada tanggal 24 Januari 2014 Pukul 9:22 WIB http://bebmen.com/4027/statistik-internet-sosial-media -dan- mobile-diindonesia.html. Diakses pada tanggal 21 Maret 2014 Pukul 3:04 WIB http://writelonger.com/user/felixsiauw . Diakses pada tanggal 21 Maret 2014 pukul 5:02 WIB http://writelonger.com/user/Yusuf_Mansur . Diakses pada tanggal 21
 58  314  21

Representasi Nasionalisme Melalui Karya Fotografi (Analisis Semiotik pada Buku "Ketika Indonesia Dipertanyakan")

... yang sedang terjadi menjadi apa yang direkam sampai pada proses mengkomunikasikannya. Representasi pada sebuah karya foto ini pada akhirnya membawa kita mengenal bahwa foto tidak pernah lepas dari subjektifitas dan objektifitas. Keberadaan sebuah foto tidak tergantung utuh oleh apa dan siapa objeknya, tapi bagaimana subjek memandang sesuatu dan memberikan ... yang aktual dan membentuk sebuah citra di dalamnya. Foto membuat kita berimajinasi bahwa kita sedang berada dalam kondisi saat terjadinya berita tersebut terjadi. Kekuatan visual sebuah foto teribaratkan pembaca sedang hadir dan melihat secara langsung apa yang sedang diberitakan. Singkatnya, foto membuat imajinasi pembaca bisa lebih nyata dan menjadi ... konotasi. Derrida dengan pendekatan “dekonstruksi” dimana dia menahan kaitan antara penanda dan petanda untuk memperoleh makna lain dan makna baru. Dan masih banyak lagi mengenalkan kita pada suatu sistem yang sebenarnya ada selalu disekitar kita. Tergantung kita saat itu melihat dan memaknainya atau tidak. Bangunan struktur tanda dalam kehidupan sehari-hari tercipta
 53  283  50

KONSTRUKSI MEDIA TENTANG KETERLIBATAN POLITISI PARTAI DEMOKRAT ANAS URBANINGRUM PADA KASUS KORUPSI PROYEK PEMBANGUNAN KOMPLEK OLAHRAGA DI BUKIT HAMBALANG (Analisis Wacana Koran Harian Pagi Surya edisi 9-12, 16, 18 dan 23 Februari 2013 )

... mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan yang sedalamdalamnya kepada: 1. ALLAH SWT, yang selalu memberikan serta menjawab doaku 2. Mama dan Papa,orang tua yang selalu memberikan motivasi semangat, kesabaran serta jerih payah yang tidak dapat tergantikan oleh apapun. Saya selalu bangga dan bahagia terlahir dan dibesarkan oleh mama dan papa. 3. Mbak Devi, ... bulan Maret pukul 22.09 Anonim. 2012. Korupsi dan pengertiannya. http://www.korupsi -dan- pengertiannya.html diakses pada bulan Maret 2013 pada pukul 10:17 Handika Suryo. 2013. Masa orde baru berbanding dengan masa reformasi. http://masa-orde-baru-berbanding-dengan-masa-reformasi-540701/ (diakses pada bulan april, pada pukul 11:07) Anonim. Wikipedia Anas ... doa dan materi, serta kasih sayang untuk adik terkecil dan termanja. Ponakan terhebat, Azril, Attaya, Anin, Neyla, Arslan, Rayden, Raiza yang setia dengan kelucuannya member warna tersendiri dalam keluarga besar. 4. Kepada Damba Ardiego yang selalu memberikan semangat yang begitu banyak, mendukung aktifitas kuliah maupun pekerjaan. Selalu sabar dan perhatian
 63  438  20

PENGARUH PENGGUNAAN BLACKBERRY MESSENGER TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU MAHASISWA DALAM INTERAKSI SOSIAL (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Angkatan 2008 Universitas Muhammadiyah Malang)

... saya persembahkan kepada-Mu Ya Allah, atas segala nikmat, karunia dan anugerah yang telah Kau berikan kepada saya. Sehingga saya dapat menyelesaikan tugas akhir ini. Saya haturkan Sholawat dan salam kepada junjungan saya Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya dengan segala kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak- pihak yang ... pihak, terutama: 1. Mama dan Papa tersayang juga mas Gerry, adikku Raffy dan segenap keluarga besar di Tumpang dan Kendalpayak yang selalu memberi doa, motivasi, kasih sayang dan dukungan tiada henti selama ini. 2. Bapak Drs. Abdullah Masmuh, M.Si, selaku dosen pembimbing 1 yang telah memberikan bimibngan, arahan serta dukungan kepada penulis demi terselesaikan ... 05.45) (http://tekno.kompas.com/read/2011/10/28/16534635/Naik.13.Juta..Pengguna.Int ernet.Indonesia.55.Juta.Orang.diakses pada Rabu 8-2-2012 pukul 16.30WIB). (http://www.teknojurnal.com/2011/09/20/pertumbuhan-pelanggan-blackberrydi-indonesia -pada- tahun-2011/diakses pada rabu,8-2-2012 pukul 09.08 WIB). xviii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Komunikasi merupakan kebutuhan sehari-hari bagi seluruh umat manusia. Tiada hari tanpa berkomunikasi. Karena pada dasarnya
 127  487  26

PENERAPAN MEDIA LITERASI DI KALANGAN JURNALIS KAMPUS (Studi pada Jurnalis Unit Aktivitas Pers Kampus Mahasiswa (UKPM) Kavling 10, Koran Bestari, dan Unit Kegitan Pers Mahasiswa (UKPM) Civitas)

... kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada : 1. Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga peneliti bisa menyelesaikan skripsi ini. 2. Kedua orang tua yang selalu mendukung dan mendoakan, Bapak L.H.C. Andriansyah dan Ibu Naning Apsana. Serta Adik Fadhilah Azzah Syaharani, dan seluruh keluarga besar atas segala doa, dukungan moral, dan ... yang diberikan kepada masyarakat v kampusnya mempunyai nilai yang berbobot dan bermanfat.Maka dari itu, peeneliti tertarik untuk menggali pemahaman, sikap, dan perilaku jurnalis kampus UAPKM 10, Koran Bestari, dan UKPM Civitas, tentang media literasi. Keberhasilan penulis dalam menyelesaikan skripsi ini tidak lepas dari dukkungan dan dorongan dari ... diberikan kepada peneliti. 3. Bapak M. Himawan Sutanto, M.Si, selaku pembimbing I, yang senantiasa sabar memberikan bimbingan dan arahan kepada peneliti dalam menyusun skripsi ini. 4. IbuWidya Yutanti, selaku pembimbing II, yang senantiasa memberikan banyak sekali masukan kepada peneliti. 5. Bapak Nurudin, M.Si selaku dosen wali peneliti dan segenap
 102  400  24

PEMAKNAAN BERITA PERKEMBANGAN KOMODITI BERJANGKA PADA PROGRAM ACARA KABAR PASAR DI TV ONE (Analisis Resepsi Pada Karyawan PT Victory International Futures Malang)

... di TvOne V Mengerti tentang trading, paham istilahistilah dan peraturan trading V V V Memiliki pengalaman kerja minimal 5 tahun di bidang investasi berjangka V V V V X X 24 Edy Mulyanto V V V X X WinnaAyu Putri Bambang Tri V V V V V V V V V X Husor P V V V V X Suhartatik V V V V V Supriyadi V V V V V Brian Verdana V V V V X M Syarifuddin V V V V X Uchik V V V V X Septi Nurindah V V V V V Rachmad Ramadhan Mutia ... nilai barang dan sudah ada di Indonesia sejak masa penjajahan belanda dan mulai berkembang pada tahun 1995 saat pemerintah sudah mengaturnya dalam undang-undang, saat ini sudah banyak perusahaan dalam bidang komoditi berjangka yang ada di Indonesia, salah satu perusahaan tersebut adalah PT Victory International Futures, berdiri sejak tahun 2003 dan berkembang ... Syarifuddin V V V V X Uchik V V V V X Septi Nurindah V V V V V Rachmad Ramadhan Mutia Tania V V V V X V V V V X Herlina V V V X X Nino Setiawan Umi Suryaningsih V V V V V V V V V V Yusuf Eko Sucahyo Putut V V V V V V V V V X Denny T V V V V X Oscar V V V V X Alvin V V V V X Sumber : Olahan data peneliti 25 Keterangan
 18  204  45

STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PARTAI POLITIK PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2012 DI KOTA BATU (Studi Kasus Tim Pemenangan Pemilu Eddy Rumpoko-Punjul Santoso)

... telah banyak ix meluangkan waktunya untuk membantu penulisan dan pengambilan data lapangan. 6. Kedua orang tua tercinta Sudirman Fauzi dan Fully kasih Firmana serta segenap saudaraku (Arga, Putri) dan untuk istri dan anakku tercinta (Ulfa dan Elysia) yang selau menjadi spirit untuk menyelesaikan skripsi ini. 7. Keluarga besar di Sapeken dan di Malang ... beserta birokrasinya menyusun Undang-undang tentang bagaimana konsep demokrasi yang cocok untuk diterapkan di Indonesia sampai pada tahun sekarang undangundang tentang pemilu telah dibahas sebagai bentuk demokratis untuk di terapkan saat pemilihan nanti. Di antara pembahasan dan pendidikan politik yang perlu disosialisasikan 1 2 kepada masyarakat untuk membangun ... pasangan Eddy Rumpoko-Punjul Santoso pada pemilihan kepala daerah tahun 2012 di kota batu dan bentuk komunikasi politik tim pemenangan pasangan Eddy Rumpoko-Punjul Santoso pada pemilihan kepala daerah tahun 2012 di kota Batu. Sedangkan pada bab VI adalah penutup yang meliputi kesimpulan dan saran (secara akademis dan praktis).
 116  431  25

Dokumen yang terkait


Feedback