Sistem Manajemen Aset Pada Gereja X

HUBUNGAN IMPLEMENTASI PERAWAT TENTANG PATIENT SAFETY DENGAN RESIKO CEDERA PADA INFANT DAN TODDLER

... Konsep Implementasi ……………………………………………. 2.4.1 Definisi Implementasi ……………………………………... Halaman i ii iii iv vi vii viii xi xii xiii xiv 1 6 6 6 7 9 9 9 15 25 31 32 32 34 35 36 40 43 54 54 54 55 55 2.4.2 Melaksanakan Implementasi Kperawatan Pada Pasien Dengan Gangguan Keselamatan dan Keamanan ………… BAB III KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN 3.1 ... .................................................................... 2.2.4 Atraumatic care sebagai aplikasi patient safety pada anak................................................................ 2.3 Resiko cedera pada anak toddler………………………………… 2.3.1 Pengertian resiko cedera…………………………………. 2.3.2 Upaya yang dilakukan untuk mengatasi trauma / cedera pada anak di rumah sakit………………………………….. 2.4 Konsep Implementasi ... Mosby. Undang - Undang tentang patient safety di akses di http://www.hukor.depkes.go.id/up_prod_permenkes/PMK%20No.%201691%20ttg%20Keselama tan%20Pasien%20Rumah%20Sakit.pdf pada tanggal 7 Desember 2012 Jurnal adverse events and near miss reporting in the NHS http://jpepsy.oxfordjournals.org/content/29/4/273.full pada tanggal 10 Juli 2012 di akses di Dhamayanti, M. 2008. Overview Adolescent Health Problems And Services. http://www.idai.or.id/remaja/artikel.asp?q=200994155149.
 31  232  22

PENGARUH TERAPI TERTAWA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH SISTOLIK PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KLUB SENAM SASANA SUMBERSARI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO MALANG

... tekanan darah sistolik pada penderita hipertensi. Metode : Design penelitian yang digunakan yaitu quasi Experimental atau eksperimen semu. Sampel yang digunakan berjumlah lima belas responden untuk kelompok intervensi dengan metode purposive sampling. Pada kelompok intervensi, terapi dilakukan selama 1 minggu dengan frekuensi 3 x seminggu. Analisa data ... sebagai edukator khususnya pada klien hipertensi dalam upaya pemberian terapis. E. Keaslian Penelitian 1. Nugraheni (2004) meneliti tentang pengaruh terapi tertawa terhadap depresi pada usia lanjut”. Perbedaan pada penelitian ini dengan penelitian yang telah dilakukan adalah pengaruh yang dihasilkan dari terapi tertawa.. Pada penelitian ini hanya meneliti ... Laughter relaxes tense muscles, blood vessels dilate to accelerate the flow of blood the body. Laughter also play a role in lowering levels of stress hormones and cortisol epinephrine. Goal of this research is to see effectivity of laughter therapy ini decreasing systolic blood pressure Methods : Design study that used is quasi exsperimental or quasi-experiments.
 32  232  24

STUDI PENGGUNAAN ACE-INHIBITOR PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) (Penelitian dilakukan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan)

... di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan yaitu captopril 2x2 5 mg (PO) sebanyak 2 pasien (9%), captopril 3x1 2,5 mg (PO) sebanyak 1 pasien (5%), dan lisinopril 2x1 0 mg (PO) sebanyak 5 pasien (22%), lisinopril 1x1 0 mg (PO) sebanyak 13 pasien (59%), dan lisinopril 1x5 mg (PO) sebanyak 1 pasien (5%). Penggunaan lisinopril lebih banyak yaitu ... sebanyak 1 pasien (5%). Penggunaan kombinasi yang paling banyak yaitu kombinasi 3 obat antihipertensi sebanyak 10 pasien (47%) (Lisinopril 1x1 0 mg (PO), diuretik furosemide 1x2 0 mg (IV) dan amlodipin 1x1 0 mg (PO)). vii ix DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL...........................................................................................i HALAMAN ... ........................................................................................................ix DAFTAR ISI ...................................................................................................... .x DAFTAR TABEL ...............................................................................................xiv DAFTAR GAMBAR ..........................................................................................xv DAFTAR
 15  129  28

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) SEBAGAI ADJUVAN TERAPI CAPTOPRIL TERHADAP KADAR RENIN PADA MENCIT JANTAN (Mus musculus) YANG DIINDUKSI HIPERTENSI

... bahwa pemberian ekstrak temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.) sebagai adjuvan terapi captopril dapat menurunkan kadar renin pada mencit jantan yang diinduksi hipertensi. Kata Kunci : Hipertensi, Renin, Captopril, Temulawak, Curcumin viii ADMINISTRATION EFFECT OF TEMULAWAK EXTRACT (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) AS ADJUVANT IN CAPTOPRIL THERAPY TO RENIN ... of the Antinociceptive Activity and Acute Oral Toxicity of Standardized Ethanolic Extract of the Rhizome of Curcuma xanthorrhiza Roxb. Molecules, Vol 15, pp. 2925-2934. Devaraj, S., Ismail, S., Ramanathan, S., Yam, M.F. 2014. Investigation of Antioxit and Hepatoprotective Activity of Standardized Curcuma xanthorrhiza Rhizome in Carbon Tetrachloride-Induced ... Contents, Antioxit and Anti-Inflammatory Activities of Curcuma xanthorrhiza RoxB. and Curcuma domestica Val. Promising Lines From Sukabumi of Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Kimia Unesa, ISBN : 978-979-028-550-7. Oktaviana, P.R. 2010. Kajian Kadar Kurkuminoid, Total Fenol Dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) Pada Berbagai
 34  243  30

STUDI PENGGUNAAN ANTITOKSOPLASMOSIS PADA PASIEN HIV/AIDS DENGAN TOKSOPLASMOSIS SEREBRAL (Penelitian dilakukan di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang)

... oleh Toxoplasma gondii. Toxoplasma gondii dapat ditemukan pada manusia, hewan mamalia dan unggas sebagai hospes antara. Infeksi laten dari Toxoplasma gondii pada pasien HIV/AIDS biasanya bermanifestasi sebagai toksoplasmosis serebral. Penyakit ini ditandai dengan nyeri kepala, demam, gangguan psikomotor dan perilaku, seizure. Tujuan pengobatan pada pasien HIV/AIDS ... pirimetamin dengan dosis Loading Dose ( 1x2 00 mg) per oral Maintanance Dose ( 1x5 0 mg) per oral dan ditambahkan dengan klindamisin ( 4x6 00 mg) per oral yaitu sebanyak 1 pasien (5%), kombinasi pirimetamin dengan dosis Loading Dose ( 1x2 00 mg) per oral Maintanance Dose ( 2x2 5 mg) per oral dan ditambahkan dengan klindamisin ( 4x6 00mg) per oral yaitu sebanyak 2 pasien ... dengan biaya perawatan penderita, retardasi mental, hidrosefalus, keguguran pada ibu hamil dan kerugian ekonomi pada peternak akibat keguguran pada hewan ternak. Toksoplasmosis juga penyakit yang mematikan pada penderita imunosupresif seperti AIDS. Toxoplasma gondii dapat ditemukan pada manusia, hewan mamalia dan unggas sebagai hospes antara. Kucing merupakan
 12  150  25

FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis Isi Pada Sinetron Munajah Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)

... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN  PROTAGONIS? ?PADA? ?SINETRON (Analisis Isi? ?Pada? ?Sinetron Munajah  Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis dan Protagonis  Televisi? ?pada? ?saat ini sangat berpengaruh? ?pada? ?kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet) dan dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I dan koder II.  Teknik analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta dan cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%) dan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%) dan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis dan protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta dan cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in ... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN  PROTAGONIS? ?PADA? ?SINETRON (Analisis Isi? ?Pada? ?Sinetron Munajah  Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis dan Protagonis  Televisi? ?pada? ?saat ini sangat berpengaruh? ?pada? ?kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet) dan dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I dan koder II.  Teknik analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta dan cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%) dan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%) dan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis dan protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta dan cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in ... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN  PROTAGONIS? ?PADA? ?SINETRON (Analisis Isi? ?Pada? ?Sinetron Munajah  Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis dan Protagonis  Televisi? ?pada? ?saat ini sangat berpengaruh? ?pada? ?kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet) dan dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I dan koder II.  Teknik analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta dan cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%) dan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%) dan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis dan protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta dan cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in with of human life. Type display highest of his  displaying hour is sinetron, because sinetron become the especial target because potency of  amount of its audience is big goodly. In a sinetron of there are assorted of specified role.  This research type is Analysis Fill the (content analysis) technique of data intake used by  documentation technique seenly display the sinetron munajah cinta in RCTI and cinta fitri in  SCTV is later transferred by into compact disk (CD), is here in after collected with the cooding  sheet and assisted with two people koder that is koder I and koder II.  Analysis technique weared in this research is use the technique analyse the frequency  distribution. Data used by in the form of every scene which is there are in displaying sinetron  munajah cinta and cinta fitri in including into categorisation which have been specified. Later to  analyse the data used testedly is reliabilitas used by formula Holsty.  Inferential that frequency apparition of character of antagonis at sinetron munajah cinta counted  24 times (66%) and character of antagonis at sinetron cinta fitri counted 12 times (33%). While  frequency apparition of character of protagonis at sinetron munajah cinta counted 15 times  (45%) and character of protagonis at sinetron cinta fitri 18 times (55%). There by frequency apparition of character of antagonis and of protagonis at sinetron munajah cinta and cinta fitri  predominated by character of protagonist.
 25  169  2

MANAJEMEN PEMROGRAMAN PADA STASIUN RADIO SWASTA (Studi Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)

... MANAJEMEN? ?PEMROGRAMAN? ?PADA? ?STASIUN RADIO SWASTA(Studi  Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)  Oleh: MUHAMMAD NASIR ( 01220166 )  Communication science  Dibuat: 2007­06­04 , dengan 3 file(s).  Keywords:? ?Manajemen? ?Pemrograman, Stasiun Radio Swasta  ABSTRAK  Beragam cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui program on air  maupun off air. Program yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus? ?pada? ?program berita, budaya, musik dan sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat program acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar dan dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio? ?pada? ?format­format program untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di masa sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu, dalam upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara. Dan penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program demi program termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun ... cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui program on air  maupun off air. Program yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus? ?pada? ?program berita, budaya, musik dan sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat program acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar dan dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio? ?pada? ?format­format program untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di masa sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu, dalam upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara. Dan penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program demi program termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun ... penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu program acara radio terdapat fungsi? ?manajemen? ?yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan dan penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok dan  membentuk ketentuan dalam hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut dalam bentuk konsep. Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara ditujukan? ?pada? ?orang­orang yang  berkompeten dalam? ?manajemen? ?pemrograman acara Garus (station manager, programmer dan  penyiar).  Program acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik dan lancar) sambil membawa visi dan misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu? ?pada fungsi? ?manajemen? ?yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi dan misi acara, menentukan acara dan jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara dan mendatangkan pemateri. Dan Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu? ?manajemen? ?program acara tidak hanya membuat program itu bisa menarik dan bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai program acara yang sama.
 28  184  2

PENILAIAN MASYARAKAT TENTANG FILM LASKAR PELANGI Studi Pada Penonton Film Laskar Pelangi Di Studio 21 Malang Town Squere

... PENILAIAN MASYARAKATTENTANG FILM LASKAR PELANGIStudi? ?Pada? ? Penonton Film Laskar Pelangi Di Studio 21 Malang Town Squere  Oleh: IMAN PUJIONO ( 04220153 )  Communication Science  Dibuat: 2009­06­30 , dengan 2 file(s).  Keywords: Respon, Masyarakat, Film  ABSTRAK  Film sudah menjadi salah satu bagian dari kehidupan manusia.? ?Pada? ?zaman modem film mustahil  dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Film dapat mencerminkan pesan dirinya sebagai saluran  mekanin untuk merupakan pesan­pesan tertentu dari untuk manusia. Film merupakan  perwujudan dari seluruh realitas kehidupan dunia yang begitu luas dalam masyarakat. Oleh  karenanya film mampu menumbuhkan imanjinasi, ketegangan, ketakutan, benturan emosional  khalayak penonton seolah­olah mereka ikut merasakan jadi bagian dalam cerita film tersebut.  Selain itu pesan isi film dapat menimbulkan aspek, kritik sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan,  norma kehidupan dan hiburan bagi khalayak penonton.  Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan adalah analisis data Domain yakni analisis  data yang digunakan untuk memperoleh gambaran yang bersifat umum dan relative menyeluruh  tentang apa yang tercakup di suatu fokus atau pokok permasalahan yang telah diteliti, Faisal  (1990:9).  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, alasan masyarakat yang menonton di studio 21  Matos karena tertarik dengan cerita Film Laskar Pelangi yaitu ingin mengetahui Film Laskar  pelangi, Ketertarikan responden dalam melihat film Laskar pelangi disebabkan oleh beberapa hal  antara lain karena cerita filmnya, Masyarakat menyukai acara film laskar Pelangi karena suka  melihat film Laskar Pelangi, penilaian responden dalam melihat masyarakat yang menonton film  Laskar Pelangi di studio 21 Matos film Laskar Pelangi bagus,alasan masyarakat tentang film  Laskar Pelangi disebabkan karena tayangan Film Laskar Pelangi menurut responden adalah  bagus, Pengetahuan masyarakat tentang jadwal film Laskar Pelangi di studio 21 Matos diberi  tahu teman, Penilaian masyarakat tentang pemain film Laskar Pelangi karena pemain film Laskar  Pelangi pemberani, Penilaian masyarakat bahasa narator film Laskar Pelangi sudah bagus,  Penilaian masyarakat tentang penggunaan bahasa belitung di film Laskar Pelangi adalah menarik  dan manfaat masyarakat menonton
 14  144  2

APRESIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAP TAYANGAN CERIWIS DI TRANS TV (Studi Pada Ibu Rumah Tangga RW 6 Kelurahan Lemah Putro Sidoarjo)

... APRESIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAPTAYANGAN CERIWIS DI  TRANS TV(Studi? ?Pada? ?Ibu Rumah Tangga RW 6 Kelurahan Lemah Putro  Sidoarjo)  Oleh: Bagus Permadi ( 01220114 )  Communication Science  Dibuat: 2007­03­30 , dengan 3 file(s).  Keywords: Apresiasi dan Ibu Rumah Tangga  Program hiburan dan saat ini banyak disukai oleh masyarakat. Dari sekian banyak stasiun televisi  yang menayangkan, penulis lebih tertarik? ?pada? ?TRANS TV (Transformasi Televisi). Hal ini  dikarenakan menurut data yang ada TRANS TV merupakan Media Pendatang Potensial 2002  dan Televisi Terbaik versi majalah Cakram. Salah satunya tayangan hiburan yang menarik  perhatian peneliti adalah Ceriwis. Acara ini menghadirkan suasana variatif, penuh canda dan  informatif bersama Indie Barends & Indra Bekti. Program ini dipilih karena acara ini menarik, di  setiap episodenya selalu terdapat keceriaan di setiap episodenya.  Sasaran dalam penelitian ini yaitu ibu­ibu rumah tangga, karena ibu rumah tangga dianggap  sebagai khalayak yang memiliki waktu luang yang banyak, terutama ibu rumah tangga yang  murni tidak bekerja. Penelitian ini dilakukan di lingkungan Rukun Warga 06 Kelurahan Lemah  Putro Sidoarjo. Berdasarkan uraian diatas rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana apresiasi Ibu Rumah Tangga terhadap tayangan Ceriwis. Adapun tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui bagaimana apresiasi ibu rumah tangga RW 06 terhadap tayangan  Ceriwis.  Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uses and Gratification. Hal ini dikarenakan  khalayak aktif memilih media yang didasarkan? ?pada? ?asas manfaat dan kepuasan. Audience yang  aktif akan memilih mana media yang harus dipilih untuk memuaskan kebutuhannya, dan bila  tertarik suatu acara tertentu, dia akan mengikuti terus acara tersebut dan kebutuhannya akan  terpuaskan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan  kualitatif. Penelitian ini difokuskan? ?pada? ?: apresiasi ibu rumah tangga terhadap tayangan ceriwis,  apresiasi ibu rumah tangga terhadap format acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap pembawa  acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap bintang tamu. Sumber informasi dalam penelitian ini  terdiri dari 5 orang yaitu, ibu Maria, ibu Ilma, Ibu Ida, Ibu Zaenal, ibu Lia.Teknik pengumpulan  data menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Data­data yang diperoleh dianalisis  dengan menggunakan proses induksi­interpretasi­konseptualisasi. Teknik keabsahan data melalui  pengecekan anggota (member chek).  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, apresiasi ibu­ibu rumah tangga terhadap tayangan  Ceriwis cukup bagus. Hal ini ditunjukkan dengan pendapat mereka tentang format acara (jam  tayang, durasi, setting studio, tema atau episode harian, keunikan), pembawa acara, dan bintang  tamunya. Meskipun pendapat mereka bervariasi, tetapi mereka menyatakan bahwa tayangan  tersebut adalah tayangan yang menarik dan menghibur. Selain itu, dengan diperkuat adanya  bentuk penghargaan ibu­ibu rumah tangga terhadap Ceriwis yaitu berupa pengamalan atau  penerapan informasi berupa tips – tips dan pengetahuan dalam kehidupan sehari ... APRESIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAPTAYANGAN CERIWIS DI  TRANS TV(Studi? ?Pada? ?Ibu Rumah Tangga RW 6 Kelurahan Lemah Putro  Sidoarjo)  Oleh: Bagus Permadi ( 01220114 )  Communication Science  Dibuat: 2007­03­30 , dengan 3 file(s).  Keywords: Apresiasi dan Ibu Rumah Tangga  Program hiburan dan saat ini banyak disukai oleh masyarakat. Dari sekian banyak stasiun televisi  yang menayangkan, penulis lebih tertarik? ?pada? ?TRANS TV (Transformasi Televisi). Hal ini  dikarenakan menurut data yang ada TRANS TV merupakan Media Pendatang Potensial 2002  dan Televisi Terbaik versi majalah Cakram. Salah satunya tayangan hiburan yang menarik  perhatian peneliti adalah Ceriwis. Acara ini menghadirkan suasana variatif, penuh canda dan  informatif bersama Indie Barends & Indra Bekti. Program ini dipilih karena acara ini menarik, di  setiap episodenya selalu terdapat keceriaan di setiap episodenya.  Sasaran dalam penelitian ini yaitu ibu­ibu rumah tangga, karena ibu rumah tangga dianggap  sebagai khalayak yang memiliki waktu luang yang banyak, terutama ibu rumah tangga yang  murni tidak bekerja. Penelitian ini dilakukan di lingkungan Rukun Warga 06 Kelurahan Lemah  Putro Sidoarjo. Berdasarkan uraian diatas rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana apresiasi Ibu Rumah Tangga terhadap tayangan Ceriwis. Adapun tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui bagaimana apresiasi ibu rumah tangga RW 06 terhadap tayangan  Ceriwis.  Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uses and Gratification. Hal ini dikarenakan  khalayak aktif memilih media yang didasarkan? ?pada? ?asas manfaat dan kepuasan. Audience yang  aktif akan memilih mana media yang harus dipilih untuk memuaskan kebutuhannya, dan bila  tertarik suatu acara tertentu, dia akan mengikuti terus acara tersebut dan kebutuhannya akan  terpuaskan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan  kualitatif. Penelitian ini difokuskan? ?pada? ?: apresiasi ibu rumah tangga terhadap tayangan ceriwis,  apresiasi ibu rumah tangga terhadap format acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap pembawa  acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap bintang tamu. Sumber informasi dalam penelitian ini  terdiri dari 5 orang yaitu, ibu Maria, ibu Ilma, Ibu Ida, Ibu Zaenal, ibu Lia.Teknik pengumpulan  data menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Data­data yang diperoleh dianalisis  dengan menggunakan proses induksi­interpretasi­konseptualisasi. Teknik keabsahan data melalui  pengecekan anggota (member chek).  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, apresiasi ibu­ibu rumah tangga terhadap tayangan  Ceriwis cukup bagus. Hal ini ditunjukkan dengan pendapat mereka tentang format acara (jam  tayang, durasi, setting studio, tema atau episode harian, keunikan), pembawa acara, dan bintang  tamunya. Meskipun pendapat mereka bervariasi, tetapi mereka menyatakan bahwa tayangan  tersebut adalah tayangan yang menarik dan menghibur. Selain itu, dengan diperkuat adanya  bentuk penghargaan ibu­ibu rumah tangga terhadap Ceriwis yaitu berupa pengamalan atau  penerapan informasi berupa tips – tips dan pengetahuan dalam kehidupan sehari ... APRESIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAPTAYANGAN CERIWIS DI  TRANS TV(Studi? ?Pada? ?Ibu Rumah Tangga RW 6 Kelurahan Lemah Putro  Sidoarjo)  Oleh: Bagus Permadi ( 01220114 )  Communication Science  Dibuat: 2007­03­30 , dengan 3 file(s).  Keywords: Apresiasi dan Ibu Rumah Tangga  Program hiburan dan saat ini banyak disukai oleh masyarakat. Dari sekian banyak stasiun televisi  yang menayangkan, penulis lebih tertarik? ?pada? ?TRANS TV (Transformasi Televisi). Hal ini  dikarenakan menurut data yang ada TRANS TV merupakan Media Pendatang Potensial 2002  dan Televisi Terbaik versi majalah Cakram. Salah satunya tayangan hiburan yang menarik  perhatian peneliti adalah Ceriwis. Acara ini menghadirkan suasana variatif, penuh canda dan  informatif bersama Indie Barends & Indra Bekti. Program ini dipilih karena acara ini menarik, di  setiap episodenya selalu terdapat keceriaan di setiap episodenya.  Sasaran dalam penelitian ini yaitu ibu­ibu rumah tangga, karena ibu rumah tangga dianggap  sebagai khalayak yang memiliki waktu luang yang banyak, terutama ibu rumah tangga yang  murni tidak bekerja. Penelitian ini dilakukan di lingkungan Rukun Warga 06 Kelurahan Lemah  Putro Sidoarjo. Berdasarkan uraian diatas rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana apresiasi Ibu Rumah Tangga terhadap tayangan Ceriwis. Adapun tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui bagaimana apresiasi ibu rumah tangga RW 06 terhadap tayangan  Ceriwis.  Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uses and Gratification. Hal ini dikarenakan  khalayak aktif memilih media yang didasarkan? ?pada? ?asas manfaat dan kepuasan. Audience yang  aktif akan memilih mana media yang harus dipilih untuk memuaskan kebutuhannya, dan bila  tertarik suatu acara tertentu, dia akan mengikuti terus acara tersebut dan kebutuhannya akan  terpuaskan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan  kualitatif. Penelitian ini difokuskan? ?pada? ?: apresiasi ibu rumah tangga terhadap tayangan ceriwis,  apresiasi ibu rumah tangga terhadap format acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap pembawa  acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap bintang tamu. Sumber informasi dalam penelitian ini  terdiri dari 5 orang yaitu, ibu Maria, ibu Ilma, Ibu Ida, Ibu Zaenal, ibu Lia.Teknik pengumpulan  data menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Data­data yang diperoleh dianalisis  dengan menggunakan proses induksi­interpretasi­konseptualisasi. Teknik keabsahan data melalui  pengecekan anggota (member chek).  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, apresiasi ibu­ibu rumah tangga terhadap tayangan  Ceriwis cukup bagus. Hal ini ditunjukkan dengan pendapat mereka tentang format acara (jam  tayang, durasi, setting studio, tema atau episode harian, keunikan), pembawa acara, dan bintang  tamunya. Meskipun pendapat mereka bervariasi, tetapi mereka menyatakan bahwa tayangan  tersebut adalah tayangan yang menarik dan menghibur. Selain itu, dengan diperkuat adanya  bentuk penghargaan ibu­ibu rumah tangga terhadap Ceriwis yaitu berupa pengamalan atau  penerapan informasi berupa tips – tips dan pengetahuan dalam kehidupan sehari
 8  102  2

FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATAN DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Analisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung Milik Komnas FBPI

... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung? ?pada? ? awal tahun 2010. Kasus pertama? ?pada? ?tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru? ?pada? ?tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung? ?pada? ?empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik dan metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene? ?pada? ?empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan? ?pada? ?kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul? ?pada? ?kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan? ?pada? ?kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak? ?pada? ? kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung? ?pada? ? awal tahun 2010. Kasus pertama? ?pada? ?tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru? ?pada? ?tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung? ?pada? ?empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik dan metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene? ?pada? ?empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan? ?pada? ?kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul? ?pada? ?kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan? ?pada? ?kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak? ?pada? ? kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung? ?pada? ? awal tahun 2010. Kasus pertama? ?pada? ?tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru? ?pada? ?tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung? ?pada? ?empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik dan metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene? ?pada? ?empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan? ?pada? ?kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul? ?pada? ?kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan? ?pada? ?kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak? ?pada? ? kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of
 8  134  3

SENSUALITAS DALAM FILM HOROR DI INDONESIA(Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Azis)

... ditampilkan kepada masyarakat, sehingga tema besar yang ditawarkan oleh film tersebut kalah menariknya. Berkaitan dengan beberapa uraian diatas yang menimbulkan berbagai interpretasi bagi audiens (penonton), maka disini peneliti tertarik untuk melakukan studi terhadap sensualitas yang ditunjukkan dalam perfilman Indonesia saat ini, khususnya pada film horor. ... mengambil judul Sensualitas dalam Film Horor di Indonesia (Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Aziz.). Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui bentukbentuk sensualitas dan seberapa besar adegan sensualitas yang ada dalam film horor di Indonesia yang terdapat pada film Tali Pocong Perawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ... SENSUALITAS DALAM FILM HOROR DI INDONESIA(Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Azis) Oleh: Ratih Rakasiwi ( 05220268 ) Communication Science Dibuat: 2010-03-31 , dengan 3 file(s). Keywords: Kata Kunci: Film, Sensualitas ABSTRAK Peneliti
 33  215  2

MOTIF MAHASISWA BANYUMASAN MENYAKSIKAN TAYANGAN POJOK KAMPUNG DI JAWA POS TELEVISI (JTV)Studi Pada Anggota Paguyuban Mahasiswa Banyumasan di Malang

... temuan motif yang  lebih khusus dari masing­masing domain tersebut. Antara lain pertama, dari  motif adanya kebutuhan akan informasi lokal Jawa Timur ditemukan motif  yang lebih khusus seperti: karena berdomisili di wilayah Jawa Timur­Malangdan ingin menambah wawasan ke­Jawa Timur­an. Kedua adalah dari motif  adanya kebutuhan akan sarana belajar bahasa Jawa Timuran ditemukan motif  yang lebih khusus seperti: ingin mempelajari logat Jawa Timuran dan ingin  mempelajari kosakata/istilah­istilah bahasa Jawa Timuran. Dan ketiga, dari  motif adanya kebutuhan akan hiburan ditemukan motif yang lebih khusus  seperti: karena penggunaan bahasa Jawa Timuran, karena adanya pantun dan  karena lingkungan.  Selain itu, hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya pola atau alur  pengerucutan dari motif yang bersifat umum menjadi motif yang lebih khusus.  Artinya, alasan informan menyaksikan tayangan Pojok Kampung dalam  penelitian ini berawal dari dorongan­dorongan (motif) yang bersifat umum  kemudian mengerucut kepada yang sifatnya lebih khusus sebagaimana telah  disebutkan sebelumnya. Dimana hal itu tercermin dari data primer (hasil  wawancara) dari informan penelitian.  Kesimpulan yang dapat ditarik dalam penelitian ini yaitu,? ?pada? ?dasarnya  mahasiswa Banyumasan atau anggota PAMAS Malang merupakan khalayak  yang aktif dalam menyaksikan tayangan Pojok Kampung di JTV. Hal itu terlihat  dari motif­motif yang diungkapkan, dimana motif­motif tersebut sesuai dengan  kebutuhan dan kepuasan yang ingin dicapai masing­masing informan dari  tayangan Pojok Kampung di JTV.  Realita di atas sesuai dengan asumsi teori uses and gratification, sehingga  diharapkan untuk selanjutnya agar mahasiswa Banyumasan dan mahasiswa  lainnya, khususnya anggota PAMAS Malang, dapat lebih memenuhi dan  memuaskan kebutuhannya masing­masing terkait motif mereka menyaksikan  tayangan Pojok Kampung di JTV. Diharapkan juga, dengan lebih terpenuhi dan  terpuaskannya kebutuhan informan tersebut, akan berdampak positif dalam  mendukung setiap kegiatannya baik dalam bidang akademis, organisasi ... MOTIF MAHASISWA BANYUMASAN MENYAKSIKAN TAYANGANPOJOK  KAMPUNG DI JAWA POS TELEVISI (JTV)Studi? ?Pada? ?Anggota  Paguyuban Mahasiswa Banyumasan di Malang  Oleh: Eri Yurianto ( 02220310 )  Communication Science  Dibuat: 2007­08­28 , dengan 3 file(s).  Keywords: Paguyuban  Televisi lokal saat ini bukan lagi hal yang baru bagi masyarakat di  Indoensia. Di Jawa Timur (Jatim) misalnya, ada telvisi lokal Jawa Pos Televisi  (JTV) yang disebut­sebut sebagai pioneer dalam dunia pertelevisian lokal di  Jatim. Khususnya adalah salah satu program acara paket berita berbahasa  daerah Jawa Timuran (Malangan/Suroboyoan), Pojok Kampung. Menariknya,  tayangan berbahasa daerah ini justru disiarkan di tengah masyarakat Jatim yang  memiliki pluralitas tinggi, dengan banyaknya masyarakat pendatang dari daerah  lain yang notabene belum tentu mengerti bahasa Jawa Timuran itu sendiri..  Salah satu daerah di Jatim yang memiliki kriteria di atas adalah Malang.  Khususnya di sini terkait banyaknya masyarakat pendatang, dengan tolok ukur  jumlah mahasiswa, baik di universitas negeri maupun swasta. Salah satu  mahasiswa pendatang tersebut adalah mahasiswa dari eks­karesidenan  Banyumas seperti kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara  (mahasiswa Banyumasan).  Kemudian terkait tayangan Pojok Kampung yang menggunakan bahasa  Jawa Timuran (Malangan/Suroboyoan), menjadi menarik ketika dikontraskan  dengan mahasiswa Banyumasan dengan bahasa Ngapak­nya yang berbeda  dengan bahasa Jawa Timuran ini. Karena dari situ muncul motif yang  mendasari mahasiswa Banyumasan dalam menyaksikan tayangan Pojok  Kampung di JTV, sesuai kebutuhan yang ingin dipenuhi dan dipuaskannya.  Berangkat dari fenomena tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut  tentang bagaimana motif mahasiswa Banyumasan di Malang menyaksikan  tayangan Pojok Kampung di JTV dengan melakukan studi? ?pada? ?anggota  Paguyuban Mahasiswa Banyumasan (PAMAS) di Malang.  Adapun tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  deskriptif, dengan metode kualitatif. Informan penelitian ini adalah mahasiswa  anggota PAMAS Malang yang pernah menyaksikan tayangan Pojok Kampung di  JTV. Penentuan informan dalam penelitian ini ditetapkan dengan melakukan pra  survey. Sedangkan dasar teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori  uses and gratification, yaitu teori tentang penggunaan dan pemuasan kebutuhan.  Hasil analisis dari penelitian ini menjelaskan bahwa, ada tiga motif utama  (domain) mahasiswa Banyumasan dalam menyaksikan tayangan Pojok Kampung  di JTV. Sedangkan berdasarkan analisis taksonomi diperoleh ... MOTIF MAHASISWA BANYUMASAN MENYAKSIKAN TAYANGANPOJOK  KAMPUNG DI JAWA POS TELEVISI (JTV)Studi? ?Pada? ?Anggota  Paguyuban Mahasiswa Banyumasan di Malang  Oleh: Eri Yurianto ( 02220310 )  Communication Science  Dibuat: 2007­08­28 , dengan 3 file(s).  Keywords: Paguyuban  Televisi lokal saat ini bukan lagi hal yang baru bagi masyarakat di  Indoensia. Di Jawa Timur (Jatim) misalnya, ada telvisi lokal Jawa Pos Televisi  (JTV) yang disebut­sebut sebagai pioneer dalam dunia pertelevisian lokal di  Jatim. Khususnya adalah salah satu program acara paket berita berbahasa  daerah Jawa Timuran (Malangan/Suroboyoan), Pojok Kampung. Menariknya,  tayangan berbahasa daerah ini justru disiarkan di tengah masyarakat Jatim yang  memiliki pluralitas tinggi, dengan banyaknya masyarakat pendatang dari daerah  lain yang notabene belum tentu mengerti bahasa Jawa Timuran itu sendiri..  Salah satu daerah di Jatim yang memiliki kriteria di atas adalah Malang.  Khususnya di sini terkait banyaknya masyarakat pendatang, dengan tolok ukur  jumlah mahasiswa, baik di universitas negeri maupun swasta. Salah satu  mahasiswa pendatang tersebut adalah mahasiswa dari eks­karesidenan  Banyumas seperti kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara  (mahasiswa Banyumasan).  Kemudian terkait tayangan Pojok Kampung yang menggunakan bahasa  Jawa Timuran (Malangan/Suroboyoan), menjadi menarik ketika dikontraskan  dengan mahasiswa Banyumasan dengan bahasa Ngapak­nya yang berbeda  dengan bahasa Jawa Timuran ini. Karena dari situ muncul motif yang  mendasari mahasiswa Banyumasan dalam menyaksikan tayangan Pojok  Kampung di JTV, sesuai kebutuhan yang ingin dipenuhi dan dipuaskannya.  Berangkat dari fenomena tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut  tentang bagaimana motif mahasiswa Banyumasan di Malang menyaksikan  tayangan Pojok Kampung di JTV dengan melakukan studi? ?pada? ?anggota  Paguyuban Mahasiswa Banyumasan (PAMAS) di Malang.  Adapun tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  deskriptif, dengan metode kualitatif. Informan penelitian ini adalah mahasiswa  anggota PAMAS Malang yang pernah menyaksikan tayangan Pojok Kampung di  JTV. Penentuan informan dalam penelitian ini ditetapkan dengan melakukan pra  survey. Sedangkan dasar teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori  uses and gratification, yaitu teori tentang penggunaan dan pemuasan kebutuhan.  Hasil analisis dari penelitian ini menjelaskan bahwa, ada tiga motif utama  (domain) mahasiswa Banyumasan dalam menyaksikan tayangan Pojok Kampung  di JTV. Sedangkan berdasarkan analisis taksonomi diperoleh
 20  161  2

FENOMENA INDUSTRI JASA (JASA SEKS) TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU SOSIAL ( Study Pada Masyarakat Gang Dolly Surabaya)

... service industry (sex services) be an alternative that can be expected to be a source of income. The presence of the service industry (sex services) or who are often assumed to society as a brothel prostitution, of course, will take effect on social behavior changes in society. This is given the vast area of the service industry (sex services) and the ... berdomisili membaur dengan perumahan penduduk. Berdasar pada fenomena tersebut penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan topik Fenomena Industri Jasa (Jasa Seks) Terhadap Perubahan Perilaku Sosial (Study Pada Masyarakat Gang Dolly Surabaya), dengan rumusan masalah bagaimana fenomena industri jasa (jasa seks) pada Mayarakat Gang Dolly Surabaya? Dan bagaimana ... Commercial Sex Workers (CSWs) is domiciled mingle with housing residents. Based on these phenomena the authors are interested to do research on the topic Phenomenon Industrial Services (Services Sex) on Change of Social Behaviour (Study On the Community Gang Dolly Surabaya), with the formulation of the problem of how phenomenon services industry (sex services)
 63  356  2

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN DALAM PROSES PEMBERIAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) (StudiKasusPada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Oro-Oro Dowo Malang)

... dalam penelitian ini adalah: 1. Untuk menganalisis Sistem Pengendalian Internal pada pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Oro-Oro Dowo Malang. 2. Untuk menganalisis bagaimana kesesuaian pelaksanaan Sistem Pengawasan Intern dengan elemen-elemen Sistem Pengawasan Intern pada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Oro-Oro Dowo ... Apakah pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern yang diterapkan pada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Oro-Oro Dowo Malang sudah dapat dikatakan baik? 2. Apakah penerapan Sistem Pengendalian Intern dalam proses pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Oro-Oro Dowo Malang telah sesuai dengan Pedoman Standart Sistem Pengendalian ... usaha. Berdasarkan uraian tersebut, penulis mencoba membahas dan menganalisa sistem pengendalian intern pada proses pemberian Kredit Usaha Rakyat yang dilaksanakan pada Bank Rakyat Indonesia dengan mengangkat judul “Analisis Sistem Pengendalian Intern Dalam Proses Pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Oro-Oro Dowo Malang” B. Rumusan
 149  629  25

Analisis Sistem Pengendalian Mutu dan Perencanaan Penugasan Audit pada Kantor Akuntan Publik. (Suatu Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan)

... sistem pengendalian mutu 59-60 pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan Identifikasi penerapan perencanaan penugasan 62 audit pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan Analisis penerapan sistem pengendalian mutu 66-75 pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan Analisis penerapan perencanaan penugasan audit 76-76 pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto ... Daya Manusia pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan   Rekan………………. 4. Struktur Organisasi pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………. 55 55 5. Tanggung Jawab Tingkat Organisasi Pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan……………………………………………….. 57 B. Analisa Data 1a. Identifikasi Sistem Pengendalian ... Data 1a. Identifikasi Sistem Pengendalian Mutu pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………............ 58 b. Identifikasi Perencanaan Penugasan Audit Pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………….. 61 2a. Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Mutu pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto
 129  553  18

ANALISIS PROSPEKTIF SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PT MUSTIKA RATU Tbk

... ....................................................................................... ix ABSTRAK ........................................................................................................... x ABSTRACT ......................................................................................................... xi I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang...................................................................................... ... Laporan Keuangan, Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN. Wibisono. 2006, Manajemen Kinerja Konsep, Desain, dan Teknik Meningkatkan Daya Saing Perusahaan, Penerbit Erlangga: Jakarta Anthony, Govindarajan. 2005, Management Control System, PT Salemba Empat Patria: Jakarta Kasmir. 2010. “Pengantar Manajemen Keuangan”. Jakarta. Kencana. Harahap S. ... PLN(Persero) APJ Malang mengalami peningkatan. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan nilai proyeksi penjualan sebesar Rp 2,652,977,924,151 pada tahun 2015 dari sebesar Rp 1,638,110,670,436 pada tahun 2015, peningkatan juga terbukti pada nilai proyeksi neraca dari tahun 2013 sebesar Rp 790,251,098,624 menjadi sebesar Rp 1,400,998,923,829. Sedangkan tambahan dana
 242  1113  22

DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM IKLAN Studi Semiotika pada Iklan "Mama Suka", "Mama Lemon", dan "BuKrim"

... : (http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/16736/1/log-okt2008-4%20(1).pdf) diakses pada tanggal 27 April pukul 12:24 (http://www.ghazwanunx.web.ugm.ac.id) diakses tanggal 29 April 2010 (http://abunavis.wordpress.com/2008/05/29/%E2%80%9Dmembaca%E2%80%9D-iklantelevisi-sebuah-perspektif-semiotika/) diakses pada tanggal 29 April 2010 pukul 11:15 (http://www.kabarindonesia.com) diakses pada tanggal 25 Mei 2010 (http://puslit.petra.ac.id) ... 2010 (http://blog.rawins.com/2010/04/perempuan-jawa.html) diakses pada tanggal 2 Juni 2010 pukul 11:10 (http://esterlianawati.wordpress.com/2008/04/09/perempuan-jawa-konco-wingking-atausigaraning-nyawa/) diakses pada tanggal 14 Juli 2010 pukul 13:10 (http://www.lkts.org/pelita-online/index.php?option=com_content&view=article&id=74:sisilain-perempuan-jawa&catid=79:juni-2008&Itemid=2) diakses pada tanggal ... 13:32 (http://pemoeda-pemoedie.blogspot.com/2008/01/psikologi-warna-pink.html) diakses pada tanggal 5 Oktober 2010 pukul 14.05 (http://pemoeda-pemoedie.blogspot.com/2008/01/psikologi-warna-orange.html) diakses pada tanggal 5 Oktober 2010 pukul 14.05 (http://pemoeda-pemoedie.blogspot.com/2008/01/psikologi-warna-putih.html) diakses pada tanggal 5 Oktober 2010 pukul 14.05 (http://pemoeda-pemoedie.blogspot.com/2008/01/psikologi-warna-biru.html)
 124  570  21

PENERIMAAN ATLET SILAT TENTANG ADEGAN PENCAK SILAT INDONESIA PADA FILM THE RAID REDEMPTION (STUDI RESEPSI PADA IKATAN PENCAK SILAT INDONESIA MALANG)

... PENERIMAAN ATLET SILAT TENTANG ADEGAN PENCAK SILAT INDONESIA PADA FILM THE RAID REDEMPTION (STUDI RESEPSI PADA IKATAN PENCAK SILAT INDONESIA MALANG) SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang Sebagai Persyaratan Untuk Mendapatkan Gelar Sarjana ... Penerimaan Atlet Silat Tentang Adegan Pencak Silat Indonesia Pada Film The Raid Redemption (Studi Resepsi Pada Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia Malang) Telah dipertahankan dihadapan Dewan Penguji Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Ilmu Komunikasi Dan dinyatakan LULUS Pada hari : Sabtu Tanggal : 3 April 2014 Tempat : 607 Mengesahkan Dekan ... rasa syukur akan ke-Esaan Nya yang telah memberi nikmat dan anugerah yang sangat indah pada waktunya, akhirnya peneliti dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul Penerimaan Atlet Silat Tentang Adegan Pencak Silat Indonesia Pada Film The Raid Redemption (Studi Resepsi Pada Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia Malang) ini dapat terselesaikan dengan
 42  310  21

PEMAKNAAN MAHASISWA TENTANG DAKWAH USTADZ FELIX SIAUW MELALUI TWITTER ( Studi Resepsi Pada Mahasiswa Jurusan Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Malang Angkatan 2011)

... 3. Cuplikan kultwit dakwah yang berada pada akun twitter Ustadz Felix Siauw ...................................................................... 34 Gambar 4. Lanjutan kultwit dakwah Ustadz Felix Siauw................................ 35 Gambar 5. Salah satu dakwah melalui gambar yang berada pada akun twitter @felixsiauw......................................................................... ... 36 Gambar 6. Dakwah melalui video yang berada pada akun Twitter @felixsiauw ....................................................................................... 36 Gambar 7. Twitter sebagai media dakwah Ustadz Felix Siauw .................... 49 Gambar 8. Salah satu dakwah yang ada pada akun twitter @felixsiauw dengan bahasa yang mudah dipahami ............................................................ ... : http://id.wikipedia.org/wiki/Twitter. Diakses pada tanggal 24 Januari 2014 Pukul 9:22 WIB http://bebmen.com/4027/statistik-internet-sosial-media-dan-mobile-diindonesia.html. Diakses pada tanggal 21 Maret 2014 Pukul 3:04 WIB http://writelonger.com/user/felixsiauw . Diakses pada tanggal 21 Maret 2014 pukul 5:02 WIB http://writelonger.com/user/Yusuf_Mansur . Diakses pada tanggal 21
 58  313  21

Representasi Nasionalisme Melalui Karya Fotografi (Analisis Semiotik pada Buku "Ketika Indonesia Dipertanyakan")

... terletak pada tingakatan kedua, dimana tingkatan pertama adalah sistem linguistik, sistem 19 Roland Bart hes, Imaji, M usik dan Teks, Analisis Semiologi at as Fot ografi, Iklan, Film, M usik, Al-Kit ab, Penulisan, dan Pembacaan Sert a Krit ik Sast ra , (Jalasut ra, Yogyakart a, 2010) p.1 21 kedua adalah sistem mitis yang mempunyai keunikannya. Sistem kedua ... karakter penikmat foto, kita kaji dan kemudian kita gali kecocokan pilihan mereka yang pada akhirnya membantu kekuatan pilihan pada karya kita. Sebaliknya kalau punctum, adalah fase penikmat tertarik pada sebuah foto. pemandang akan melakukan pengamatan secara kritis pada fase ini tanpa peduli fase studium-nya. Dalam punctum inilah terjadi gejala kenapa ... sebuah proses representasi ini tertuang dalam suatu bentuk “rekonstruksi” realita dari apa yang sedang terjadi menjadi apa yang direkam sampai pada proses mengkomunikasikannya. Representasi pada sebuah karya foto ini pada akhirnya membawa kita mengenal bahwa foto tidak pernah lepas dari subjektifitas dan objektifitas. Keberadaan sebuah foto tidak tergantung
 53  283  50

KONSTRUKSI MEDIA TENTANG KETERLIBATAN POLITISI PARTAI DEMOKRAT ANAS URBANINGRUM PADA KASUS KORUPSI PROYEK PEMBANGUNAN KOMPLEK OLAHRAGA DI BUKIT HAMBALANG (Analisis Wacana Koran Harian Pagi Surya edisi 9-12, 16, 18 dan 23 Februari 2013 )

... pengertiannya. http://www.korupsi-dan-pengertiannya.html diakses pada bulan Maret 2013 pada pukul 10:17 Handika Suryo. 2013. Masa orde baru berbanding dengan masa reformasi. http://masa-orde-baru-berbanding-dengan-masa-reformasi-540701/ (diakses pada bulan april, pada pukul 11:07) Anonim. Wikipedia Anas Urbaningrum http://id.m.wikipedia.org/wiki/Anas_Urbaningrum diakses pada bulan april pada pukul 12.05 ... Demokrat http://nasional.kompas.com/read/2013/02/23/14090477/Anas.Mundur.sebagai. Ketua.Umum.Partai.Demokrat diakses pada pukul 14.04 WIB Dwikisetiyawan.2013. http://dwikisetiyawan.wordpress.com diakses pada bulan mei 2013, pukul: 13.38 WIB Anonim.2013.teori pengaruh www.thekurangajar.wordpress.com diakses pada bulan mei 2013 Admin Liputan6.com. 2014. Korupsi2. http://m.liputan6.com/tag/korupsi/2 diakses pada 20 Januari 2014 pukul 10:58 admin ... mengaku dekat dengan Athiyyah Laila. 4 Pada tanggal 7 Februari 2013, Nazaruddin menyerahkan bukti tentang uang Rp 1,2 triliyun dari APBN 2010 yang digunakan Anas di Kongres Pemilihan Ketum Demokrat. Pada 19 Februari 2013 Firman Wijaya, kuasa hukum Anas, menyatakan Toyota Harier bukan hasil korupsi. Dan terakhir pada tanggal 22 Februari 2013, Anas resmi
 62  433  20

PENGARUH PENGGUNAAN BLACKBERRY MESSENGER TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU MAHASISWA DALAM INTERAKSI SOSIAL (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Angkatan 2008 Universitas Muhammadiyah Malang)

... 05.45) (http://tekno.kompas.com/read/2011/10/28/16534635/Naik.13.Juta..Pengguna.Int ernet.Indonesia.55.Juta.Orang.diakses pada Rabu 8-2-2012 pukul 16.30WIB). (http://www.teknojurnal.com/2011/09/20/pertumbuhan-pelanggan-blackberrydi-indonesia -pada- tahun-2011/diakses pada rabu,8-2-2012 pukul 09.08 WIB). xviii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Komunikasi merupakan kebutuhan sehari-hari bagi seluruh umat manusia. Tiada hari tanpa berkomunikasi. Karena pada dasarnya ... Penyiar. Yogyakarta : Andi xvii Non Buku : http://id.blackberry.com/services/blackberrymessenger/ (diakses pada Senin, 31 Oktober 2011 pukul 16.45 WIB) (http://komunikasi.umm.ac.id/home.php?c=0202031002&lang=id.diaksespadaSabtu, 21 Februari 2011, pukul 10:28 WIB) (http://www.umm.ac.id/page.php?c=01&c2=0101&c3=010101&lang=id.diaksespada Selasa,31 Januari ... saya persembahkan kepada-Mu Ya Allah, atas segala nikmat, karunia dan anugerah yang telah Kau berikan kepada saya. Sehingga saya dapat menyelesaikan tugas akhir ini. Saya haturkan Sholawat dan salam kepada junjungan saya Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya dengan segala kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak- pihak yang
 127  483  26

PENERAPAN MEDIA LITERASI DI KALANGAN JURNALIS KAMPUS (Studi pada Jurnalis Unit Aktivitas Pers Kampus Mahasiswa (UKPM) Kavling 10, Koran Bestari, dan Unit Kegitan Pers Mahasiswa (UKPM) Civitas)

... http://ukpmcivitas.blogspot.com/?m=1 xvi Profil Koran Bestari UMM, di akses 5 September 2013 (10:00) melalui http://bestari.umm.ac.id/index.php/tentang-bestari xvii BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Secara sederhananya media literasi atau yang juga dikenal dengan melek media adalah kemampuan untuk memilih, menggunakan, memahami, menganalisis, dan mengevaluasi media massa. Pada ... kritis terhadap informasi yang diterima dari media massa manapun. Hal tersebut akan berpengaruh pada hasil berita yang ditulisnya. Berita yang disajikan kepada sivitas akademika adalah bentuk tanggung jawab dari pengamalan Kode Etik Jurnalistik. Seperti pada Pasal 3 pada Kode Etik Jurnalistik yang berbunyi, “Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan ... memberikan semangat kepada peneliti untuk segera menyelesaikan skripsi ini. Serta juga memberikan masukan kepada peneliti tentang skripsi ini. vi 7. Sahabat dan teman baikku, Ekky Primary, Sukeipah, Vinda Yanuarizki, Fitria Ade, Prima Putra Wijaya, Vika Antiyawati, Fatmala Sari, Fendy Setiawan, terima kasih selalu memberikan semangat kepada peneliti. 8.
 101  397  24

PEMAKNAAN BERITA PERKEMBANGAN KOMODITI BERJANGKA PADA PROGRAM ACARA KABAR PASAR DI TV ONE (Analisis Resepsi Pada Karyawan PT Victory International Futures Malang)

... di bidang investasi berjangka V V V V X X 24 Edy Mulyanto V V V X X WinnaAyu Putri Bambang Tri V V V V V V V V V X Husor P V V V V X Suhartatik V V V V V Supriyadi V V V V V Brian Verdana V V V V X M Syarifuddin V V V V X Uchik V V V V X Septi Nurindah V V V V V Rachmad Ramadhan Mutia Tania V V V V X V V V V X Herlina V V V X X Nino Setiawan Umi Suryaningsih V V V V V V V V V V Yusuf ... Tania V V V V X V V V V X Herlina V V V X X Nino Setiawan Umi Suryaningsih V V V V V V V V V V Yusuf Eko Sucahyo Putut V V V V V V V V V X Denny T V V V V X Oscar V V V V X Alvin V V V V X Sumber : Olahan data peneliti 25 Keterangan : V = Memenuhi kategori X = Tidak memenuhi kategori Sesuai dengan tabel ... 10.15) http://www.vifcorps.com/our-products/foreign-exchange (diakses pada 5 juni 2014 pukul 7.32) http://www.vifcorps.com/our-products/index-futures (diakses pada 5 juni 2014 pukul 7.34) http://www.vifcorps.com/our-products/commodity (diakses pada 5 juni 2014 pukul 7.35) http://www.vifcorps.com/our-products/cfds#apa-itu-cfds (diakses pada 5 juni 2014 pukul 7.36) BAB
 18  201  45

STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PARTAI POLITIK PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2012 DI KOTA BATU (Studi Kasus Tim Pemenangan Pemilu Eddy Rumpoko-Punjul Santoso)

... komunikasi politik). Kemudian pada bab V merupakan pembahasan yang meliputi strategi komunikasi politik tim pemenangan pasangan Eddy Rumpoko-Punjul Santoso pada pemilihan kepala daerah tahun 2012 di kota batu dan bentuk komunikasi politik tim pemenangan pasangan Eddy Rumpoko-Punjul Santoso pada pemilihan kepala daerah tahun 2012 di kota Batu. Sedangkan pada bab VI adalah ... akan membahas bagaimana bentuk-bentuk komunikasi politik kepada masyarakat serta pemanfaatan atau penggunaan media Massa sebagai alat penyampaian pesan politik kepada masyarakat. Maka dari itu peneliti mengangkat topik dalam penelitian ini dengan judul: “Strategi komunikasi politik partai politik Pada Pemilahan kepala daerah tahun 2012 di Kota Batu (studi ... Eddy Rumpoko-Punjul Santoso pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2012 di Kota Batu? 2. Bagaimana Penerapan Komunikasi Politik Tim Pemenangan Pasangan Eddy Rumpoko-Punjul Santoso pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2012 di Kota Batu? C. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi strategi komunikasi politik pada pelaksanaan pemilu
 115  429  25

Dokumen yang terkait


Feedback