Sistem Informasi Manajemen Konsep Docx

Analisis Konsep Peningkatan Standar Mutu Technovation Terhadap Kemampuan Bersaing UD. Kayfa Interior Funiture Jember.

... mengkoordinasikan sistem pemasaran, sistem pemesanan, dan komponen-komponen lain dari sistem produksi UD. Kayfa Interior Furniture Jember yang dapat membuat informasi keinginan calon konsumen dan konsumen dapat diakses dengan cepat dan akurat serta diikuti dengan keekonomisan biaya. Keberhasilan menggunakan dan mengelola teknologi informasi, atau dengan ... suatu sistem produksi. Selalu ada fungsi operasi dalam semua bidang usaha. Sistem produksi adalah wahana yang dipakai dalam mengubah masukan-masukan (input) sumberdaya untuk menciptakan barang dan jasa yang bermanfaat. Mengetahui posisi sistem produksi yang penting ini, maka sudah seharusnya setiap pemilik perusahaan memberi perhatian intensif serta memanajemen sistem ... canggihnya teknologi informasi, pencarian dan penerapan konsep dan strategi bisnis baru telah menjadi sesuatu yang lazim dilakukan oleh pemilik UD. Kayfa Interior Furniture Jember. Upaya ini perlu terus dilaksanakan agar perusahaan mampu memenangkan persaingan atau mempertahankan keunggulan produknya atas kompetitorkompetitornya. Pada kenyataannya teknologi informasi telah
 2  190  9

ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Property dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)

... .............................................................................................. 5 2.2 Manajemen Laba ........................................................................................... 8 2.2.1 Manajemen Laba (Earnings Management) .................................. 8 2.2.2 Pola Manajemen Laba .................................................................. 12 2.2.3 Pengukuran Manajemen Laba .................................................... 13 2.3 ... PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA) Oleh GORBY VIRGORY ALDHI 090810301244 Pembimbing: Dosen Pembimbing I : Indah Purnamawati, SE, M.Si, Ak. Dosen Pembimbing II : Drs. Imam Mas’ud, MM, Ak. vi JUDUL SKRIPSI ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN ... bahwa variabel leverage berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara variabel manajemen laba sebagai variabel bebas dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Kata kunci : manajemen laba, discretionary accrual, nilai perusahaan viii Gorby Virgory Aldhi Jurusan Akuntansi,
 43  387  21

SISTEM OTOMATISASI SONAR (LV MAX SONAR EZ1) DAN DIODA LASER PADA KAPAL SELAM

... tiga bagian dari kapal selam yang sangat berkaitan untuk bermanuver di dalam air yaitu, sistem navigasi untuk mengetahui objek yang berada didepan kapal, sistem ballas merupakan sistem yang memungkinkan untuk bisa melayang dan mengapung kapal selam, dan yang terakhir sistem arah kemudi yang berarti dapat mengendalikan kapal untuk melakukan perubahan arah ... tiga bagian dari kapal selam yang sangat berkaitan untuk bermanuver di dalam air yaitu, sistem navigasi untuk mengetahui objek yang berada didepan kapal, sistem ballas merupakan sistem yang memungkinkan untuk bisa melayang dan mengapung kapal selam, dan yang terakhir sistem arah kemudi yang berarti dapat mengendalikan kapal untuk melakukan perubahan ... sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir yang berjudul : ? ?SISTEM OTOMATISASI SONAR (LV MAX SONAR E1) DAN DIODA LASER PADA KAPAL SELAM “ Didalam tulisan ini disajikan pokok-pokok pembahasan yang meliputi pendahuluan, landasan teori, perancangan sistem, implementasi dan pengujian sistem. Penulis menyajikan laporan tugas akhir ini dengan sebaikbaiknya
 14  208  17

ANALISIS SISTEM TEBANG ANGKUT DAN RENDEMEN PADA PEMANENAN TEBU DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PABRIK GULA DJOMBANG BARU

... Mekanis…..………………………….. Lampiran 9. Biaya Total Sistem Tebang Manual………….…...…………….. Lampiran 10. Biaya Total Sistem Tebang Mekanis………………………….. Lampiran 11. Penerimaan Sistem Tebang Manual…………………………… Lampiran 12. Penerimaan Sistem Tebang Mekanis………………………….. Lampiran 13. Pendapatan Sistem Tebang Manual…………………………… Lampiran 14. Pendapatan Sistem TebangMekanis…………………………… Lampiran ... Penelitian…………………………………………. Lampiran 2. Identitas Responden…………………………………………….. Lampiran 3. Biaya Tenaga Kerja Sistem Tebang Manual..…………………... Lampiran 4. Biaya Tenaga Kerja Sistem Tebang Mekanis.…………………... Lampiran 5. Kebutuhan Saprodi Sistem Tebang Manual…………………….. Lampiran 6. Kebutuhan Saprodi Sistem Tebang Mekanis……………………. Lampiran 7. Penggunaan Biaya Tetap Manual…...…....................................... Lampiran ... Pendapatan Sistem TebangMekanis…………………………… Lampiran 16. Hasil Analisis Riil Sistem Tebang Manual..…………………... Lampiran 17. Hasil Analisis Konversi Sistem Tebang Manual..……………... Lampiran 18. Hasil Analisis Rill Sistem Tebang Mekanis.…………………... Lampiran 19. Hasil Analisis Konversi Sistem Tebang Mekanis.…………….. Lampiran 20. Pendapatan Usahatani Tebu dengan
 29  277  27

MANAJEMEN PEMROGRAMAN PADA STASIUN RADIO SWASTA (Studi Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)

... MANAJEMEN? ?PEMROGRAMAN PADA STASIUN RADIO SWASTA(Studi  Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)  Oleh: MUHAMMAD NASIR ( 01220166 )  Communication science  Dibuat: 2007­06­04 , dengan 3 file(s).  Keywords:? ?Manajemen? ?Pemrograman, Stasiun Radio Swasta  ABSTRAK  Beragam cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui program on air  maupun off air. Program yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus pada program berita, budaya, musik dan sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat program acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar dan dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio pada format­format program untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di masa sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu, dalam upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara. Dan penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program demi program termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun ... penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu program acara radio terdapat fungsi? ?manajemen? ?yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan dan penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok dan  membentuk ketentuan dalam hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut dalam bentuk? ?konsep.  Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara ditujukan pada orang­orang yang  berkompeten dalam? ?manajemen? ?pemrograman acara Garus (station manager, programmer dan  penyiar).  Program acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik dan lancar) sambil membawa visi dan misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu pada fungsi? ?manajemen? ?yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi dan misi acara, menentukan acara dan jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara dan mendatangkan pemateri. Dan Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu? ?manajemen? ?program acara tidak hanya membuat program itu bisa menarik dan bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai program acara yang sama. ... cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui program on air  maupun off air. Program yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus pada program berita, budaya, musik dan sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat program acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar dan dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio pada format­format program untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di masa sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu, dalam upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara. Dan penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program demi program termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu program acara radio terdapat fungsi? ?manajemen? ?yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan dan penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok dan  membentuk ketentuan dalam hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut dalam bentuk? ?konsep.  Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara ditujukan pada orang­orang yang  berkompeten dalam? ?manajemen? ?pemrograman acara Garus (station manager, programmer dan  penyiar).  Program acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik dan lancar) sambil membawa visi dan misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu pada fungsi? ?manajemen? ?yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi dan misi acara, menentukan acara dan jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara dan mendatangkan pemateri. Dan Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu? ?manajemen? ?program acara tidak hanya membuat program itu bisa menarik dan bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai program acara yang sama.
 26  176  2

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN DALAM PROSES PEMBERIAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) (StudiKasusPada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Oro-Oro Dowo Malang)

... Jakarta. Kasmir. 2002. Manajemen Perbankan. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta. Kuncoro., Mudrajad., dan Suhardjono. 2002. Manajemen Perbankan. BPFE. Yogyakarta. Mulyadi. 2001. Sistem Akuntansi. Ediai Ketiga. Salemba Empat. Jakarta. Mulyadi. 2002. Auditing. Edisi kesatu. Salemba Empat. Jakarta. Muhammad., Wibowo. 2011. Sistem Informasi Manajemen. UPP STIM ... ................................................................................... 7 1. SistemPengendalian Intern .......................................................... 7 1.1 Pengertian Sistem Pengendalian Intern .................................... 7 1.2 TujuanUmumSistemPengendalian Intern ................................ 7 1.3 ElemenUtamaSistemPengendalian Intern Bank....................... ... PemberianKredit Usaha Rakyat ................................... 51 2. SistemPengendalian Internal Kredit Usaha Rakyat ..................... 52 2.1 SistemPengendalian Internal ProsedurPermohonanKredit Usaha Rakyat ........................................................................... 52 2.2 SistemPengendalian Internal ProsedurPencairanKredit Usaha Rakyat
 145  621  25

Analisis Sistem Pengendalian Mutu dan Perencanaan Penugasan Audit pada Kantor Akuntan Publik. (Suatu Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan)

... 423/KMK.06/2002 Tentang Jasa Akuntan Publik, Jakarta. Halim, Abdul, Ahmad Tjahjono, dan Muhammad Fakri Husein., 2002. SIstem Pengendalian Manajemen; Edisi Revisi, UPP AMP YKPN, Yogjakarta. Ikatan Akuntan Indonesia., 2001. PSPM No. 01 Sistem Pengendalian Mutu Kantor Akuntan Publik. Standar Profesional Akuntan Publik; per 1 Januari 2001, Salemba Empat, ... dan Rekan……………………………………………….. 57 B. Analisa Data 1a. Identifikasi Sistem Pengendalian Mutu pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………............ 58 b. Identifikasi Perencanaan Penugasan Audit Pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………….. 61 2a. Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Mutu pada Kantor Akuntan ... daya manusia pada KAP Jamaludin, Aria, 56 Sukimto dan Rekan Identifikasi penerapan sistem pengendalian mutu 59-60 pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan Identifikasi penerapan perencanaan penugasan 62 audit pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan Analisis penerapan sistem pengendalian mutu 66-75 pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan Analisis
 117  520  18

DAMPAK INVESTASI ASET TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP INOVASI DENGAN LINGKUNGAN INDUSTRI SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi Empiris pada perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2006-2012)

... pentingnya integrasi fungsi bisnis menjadi suatu sistem tunggal. Solusi untuk integrasi fungsi bisnis tersebut dinamakan sistem Enterprise Resource Planning (ERP). ERP memanfaatkan teknologi informasi secara efisien dan memungkinkan adanya pertukaran data dan informasi dengan dan pelanggan. Dalam perkembangan teknologi informasi, perusahaan dihadapkan pada situasi ... Jember ABSTRAK Sebuah tema baru dalam studi teknologi informasi tentang perilaku investasi yang menyatakan bahwa perusahaan dapat meningkatkan keselarasan antara investasi dengan strategi bisnis dan tujuan yang ingin dicapai, yang dalam hal ini adalah strategi diferensiasi atau inovasi. Pemanfaatan teknologi informasi dengan sistem informasi yang terintegrasi merupakan ... teknologi informasi dalam laporan keuangan tahunan dan sudah menerapkan sistem ERP. Analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis dengan metoda Moderating Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan industri berngaruh signifikan negatif terhadap hubungan antara investasi aset teknologi informasi
 6  101  22

Aplikasi keamanan informasi menggunakan teknik steganografi dengan metode Least Significant Bit (LSB) insertion dan RC4

... hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu. 2. Integrity Aspek ini menekankan bahwa informasi tidak boleh diubah tanpa seizin pemilik informasi. Informasi yang diterima harus sesuai dan sama persis seperti saat informasi dikirimkan. Jika terdapat perbedaan antara informasi atau data yang dikirim dengan yang diterima maka aspek integrity tidak tercapai. 3. ... tertentu umum Ketika informasi atau data terdeteksi maka akan mudah untuk diketahui Algoritma yang tangguh akan sulit untuk ditembus, harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal untuk dapat menghancurkannya Steganografi tidak merubah Kriptografi merubah struktur struktur informasi rahasia informasi rahasia 2.5. Aplikasi, informasi dan aplikasi keamanan informasi Perangkat ... “Keamanan teknologi informasi? ?? atau IT Security mengacu pada usaha-usaha mengamankan infrastruktur teknologi informasi dari tentunya, gangguan- gangguan berupa akses terlarang serta utilisasi jaringan yang tidak diizinkan. Berbeda dengan “keamanan informasi? ?? yang fokusnya justru pada data dan informasi, yang dalam hal ini tentunya data serta informasi milik
 29  161  221

Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Peningkatan Produktivitas sekolah : penelitian di SMK al-Amanah Serpong

 18  159  83

Pencarian solusi pada permasalahan sistem persamaan nonlinier menggunakan metode bat algorithm

... ALGORITHM PADA SISTEM PERSAMAAN NONLINIER Pada bab ini akan dibahas mengenai penerapan Bat Algorithm yang dimodifikasikan dengan metode Steepest Descent untuk menyelesaikan contoh kasus sistem persamaan nonlinier. Langkah awal adalah merubah sistem persamaan nonlinier menjadi permasalahan optimisasi. 4.1 Sistem Persamaan Nonlinier Sistem persamaan ... literatur yang bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi terkait persamaan nonlinier dan sistem persamaan nonlinier, metode optimasi Bat Algorithm, serta dilengkapi simulasi numerik terhadap beberapa contoh penggunaaan metode ini pada beberapa contoh kasus yang diberikan dengan bantuan software. Beberapa contoh kasus sistem persamaan nonlinier telah diselesaikan ... dari bentuk . Metode optimisasi ini cukup bisa diandalkan, selain untuk mengatasi permasalahan sistem persamaan nonlinier. Hubungan antara mencari solusi optimasi minimum dan solusi sistem persamaan nonlinier adalah disebakan oleh kenyataan bahwa suatu sistem yang didefinisikan sebagai (2.3) memiliki solusi pada , yaitu ketika fungsi didefinisikan
 2  73  0

Konsep kecerdasan ruhani guru dalam pembentukan karakter peserta didik menurut kajian tafsir Qs. 3/Ali-‘Imran: 159

... beberapa sumber data yang relevan dengan tema utama yaitu: Konsep Kecerdasan Ruhani Guru dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Menurut Kajian Tafsir QS. 3/Ali-„Imran: 159. D. Perumusan Masalah Dengan memahami hal-hal yang telah diuraikan, maka penulis mengajukan rumasan masalahnya, yaitu: bagaimana konsep kecerdasan ruhani guru dalam pembentukan karakter ... SAHBUDIN NIM: 18100110000067 JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2014 M/1436 H ABSTRAKSI Konsep Kecerdasan Ruhani Guru dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Menurut Kajian Tafsir QS. Ali-‘Imran: 159 Kata Kunci: Kecerdasan Ruhani, Guru, Karakter, Peserta Didik Kecerdasan ... menjadi penting (orang penting), maka ia harus tampil baik sekali (prima), sehingga ia menduduki derajat terhormat dalam masyarakat. Tujuan penelitian ini difokuskan untuk mengungkapkan konsep kecerdasan ruhani guru dalam pembentukan karakter peserta didik menurut kajian tafsir QS. Ali-‘Imran: 159. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research)
 5  89  103

Sistem Informasi Absensi Karyawan Di Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung

... kesatuan. Setiap sistem selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. 11 Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut suprasistem. b) Batas Sistem (Boundary) Batas sistem merupakan ... penelitian yang digunakan dalam sistem informasi absensi karyawan ini adalah metode penelitian deskriptif, sedangkan untuk pengembangan sistemnya menggunakan waterfall yang meliputi survey sistem, analisis sistem, desain sistem, pembuatan sistem, implementasi sistem, dan perawatan sistem yang diharapkan bisa membantu dalam pembangunan sistem kehadiran kerja ... sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. c) Lingkungan Luar Sistem (Environments) Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan ataupun merugikan sistem
 35  131  129

Perancangan Sistem Informasi Akademik Pada SMK Bina Siswa 1 Gununghalu

 27  176  1

Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Laporan Keuangan Arus Kas Pada PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir Cabang Bandung Dengan Menggunakan Software Microsoft Visual Basic 6.0 Dan SQL Server 2000 Berbasis Client Server

... observasi. Metode pengembangan sistem yang penulis gunakan adalah metodologi yang berorientasi pada proses, data dan keluaran. Struktur pengembangan sistem yang penulis gunakan adalah Waterfall. Perancangan sistem informasi yang digunakan adalah diagram konteks, data flow diagram, bagan alir sistem. Penulis membuat perancangan sistem informasi akuntansi laporan ... Client Server vii 96 BAB IV PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI LAPORAN KEUANGAN ARUS KAS 4.1 Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Laporan Keuangan Arus Kas Berdasarkan penelitian pada PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir Cabang Bandung yang dilakukan Penulis, dapat disimpulkan bahwa analisis sistem yang berjalan pada sistem informasi akuntansi laporan keuangan ... kebutuhan- kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Kamus data berfungsi membantu pelaku sistem untuk mengartikan aplikasi secara lebih detail dan mengelompokkan data yang digunakan dalam sebuah sistem. Untuk lebih jelas dapat dilihat dari pada gambar sebagai berikut: Tabel 4.2 Kamus Data Usulan (2005: 725) 109 4.3 Bagan Alir Sistem Usulan Bagan alir sistem
 30  144  203

Sistem Informasi Akademik Pada Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bandung

... Penelitian No Kegiatan Analisis 1 Sistem 2 Desain Sistem 3 Coding 4 Testing 5 Maintenance Pembuatan 6 Laporan Maret 2011 April 2011 Mei 2011 Juni 2011 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Dasar Sistem Definisi sistem menurut Jogianto HM (2001 : 12) Analisis Dan Desain Sistem Informasi. Andi Offset. Yogyakarta. ? ?Sistem adalah kumpulan dari komponen ... tersebut sudah tidak berguna lagi. 3. Relevan Informasi harus mempunyai manfaat bagi si penerima, sebab informasi ini yang akan digunakan untuk pengambilan suatu keputusan dalam pemecahan suatu permasalahan yang ekonomis, efisien dan dapat dipercaya. 2.3 Konsep Dasar Sistem Informasi ? ?Sistem informasi merupakan suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri ... computer. Sistem Informasi Akademik ini Diharapkan akan memudahkan pengolahan data Siswa dan Guru sehingga dapat diperoleh hasil yang Cepat, Tepat, Akurat, Efektif dan Efisien. Sistem informasi adalah serangkaian subsistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat
 15  111  139

Rancangan media informasi tentang makanan tradisional Peyeum Bandung

 2  62  1

Sistem Informasi Penjualan Dan Pembelian Di Bengkel Aditya Motor

... diatasi. Jogiyanto (2008 : 13) 2.3.2. Sistem Informasi Manajemen Sistem informasi manajemen (management information system) atau sering dikenal dengan singkatan (MIS) merupakan penerapan sistem informasi di dalam organisasi untuk mendukung informasi- informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen. SIM (system informasi manajemen) didefinisikan oleh ... data untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian. 3. Menurut Frederick H. Wu Sistem informasi manajemen adalah kumpulan dari sistem- sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen. 4. Menurut Gordon B. Davis Sistem informasi manajemen adalah sistem manusia atau mesin ... yang menyediakan informasi untuk mendukung operasi manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dari suatu organisasi. Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi manajemen adalah: 1. Kumpulan dari interaksi sistem- sistem informasi. 2. Menghasilkan informasi yang berguna bagi semua tingkatan. Jadi sistem informasi manajemen adalah seperangkat
 32  100  131

Perancangan Dan Realisasi Sistem Modulasi Dan Demodulasi 8-QAM

... transmisi. Semua perkembangan sistem telekomunikasi baik dalam teknik penyambungan maupun teknik transmisi bertujuan untuk memperbaiki sistem yang menyangkut keandalan, penurunan biaya perawatan, miniaturisasi, efesiensi daya, serta peningkatan kecepatan bit data. Kecenderungan sistem komunikasi pada saat ini adalah makin maraknya penggunaan sistem digital yang ... pengujian dan analisa sebagai hasil akhir untuk mendapatkan suatu kesimpulan. 4 1.8 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan dari Tugas Akhir ini terdiri dari : BAB I Pendahuluan Dalam bab pertama ini membahas tentang latar belakang masalah, tujuan, batasan masalah dan sistematika penulisan. BAB II Dasar Teori Pada bab ini dibahas mengenai teori-teori ... register Rangkaian pembagi tiga 2.5 Modulasi 4-PAM Pada modulasi pulsa, pembawa informasi berupa deretan pulsa-pulsa. Pembawa yang berupa pulsa-pulsa ini kemudian dimodulasi oleh sinyal informasi, sehingga parameternya berubah sesuai dengan besarnya amplitudo sinyal pemodulasi (sinyal informasi) . Teknik modulasi pulsa mulai menggantikan system analog, karena beberapa
 9  63  68

Sistem Informasi Rekrutmen pada PT. EPCTO Dian Persada

... suatu subsistem atau bagian-bagian 9 dari sistem. Setiap subsistem mempunyai karakteristik dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. 2. Batasan Sistem Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan ... mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lainnya. Keluaran dari satu subsistem akan menjadi masukan untuk subsistem lainnya melalui penghubung, dengan penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainnya membentuk satu kesatuan. 10 5. Masukan Sistem Masukan Sistem adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat ... http://blog.its.ac.id/dyah03tc/2007/10/24/pengantar -sistem- informasi/ ) 2.1.1 Karakteristik Sistem Karakteristik-karakteristik yang dimiliki sistem menurut Al-Bahra Bin Ladjamudin (2005 : 4), antara lain: 1. Memiliki Komponen Sistem Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem
 13  60  17

Aplikasi pemrograman delphi 3.0 pada sistem penggajian pegawai di Home Industri Beautiful

 3  59  1

Pengaruh Implementasi Kebijakan Tentang Sistem Komputerisasi Kantor Pertahanan (KKP) Terhadap Kualitas Pelayanan Sertifikasi Tanah Di Kantor Pertanahan Kota Cimahi

... diatas, maka sistem tersebut merupakan suatu kumpulan atau grup dari subsistem/bagian/komponen apa pun baik fisik maupun non fisik yang saling berhubungan satu sama lainnya dan bekerja secara harmonis untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sedangkan pengertian sistem menurut Abdul Kadir dalam bukunya yang berjudul Pengenalan Sistem Informasi, yaitu : Sistem ... Pengertian Kualitas Pelayanan (Umum)……………….. 53 2.3 Sistem Komputer…………………………………….………. 62 2.3.1 Pengertian Sistem? ??………………………….…..….…. 62 2.3.1.1 Bentuk Umum Sistem? ??……………………….. 63 2.3.1.2 Karekteristik Sistem? ??……………………..….. 63 2.3.2 Pengertian Komputer……………………………….….. 64 2.3.3 Pengertian Sistem Komputer…………………………… 66 2.4 Pengertian Sertifikasi ... Pengguna……… 4.1.7 106 Kerjasama Tim Sistem KKP Sesuai Dengan Prosedur Pelaksanaan Agar Mendapatkan Hasil Yang Maksimal 4.1.9 106 Efektivitas Kepemimpinan Dinilai Dari Kerjasama Tim Sistem KKP Secara Jujur Dan Adil……………. 4.1.8 105 107 Komunikasi Organisasi Sistem KKP Jelas Dan Terfokus Pada Tujuan………………………………… 107 4.1.10 Sistem Informasi Managemen Kantor
 20  74  167

Pembangunan Aplikasi Augmented reality Sistem Eksresi Pada Manusia Dengan Menggunakan Leap Motion

... pelacakan telapak tangan di dalam sistem augmented reality. Studi kasus yang digunakan adalah mengimplementasikan sistem Augmented Reality sistem ekresi pada manusia secara real time. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latarbelakang di atas, maka didapat perumusan masalah yaitu bagaimana pembangunan aplikasi Augmented reality sistem eksresi pada manusia menggunakan ... siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas. 2. Sistem yang dibangun berbasis desktop 3. Animasi yang digunakan berupa animasi 3D organ – organ sistem ekresi pada manusia antara lain hati, ginjal, kulit dan paru - paru. 4. Menampilkan materi tentang penyakit dan kelainan – kelainan pada organ sistem ekresi. 5. Input pada sistem merupakan video dan yang diambil ... DAN PERANCANGAN SISTEM Bab yang berisi tentang kebutuhan perangkat lunak yang akan digunakan nanti, analisis sistem yang berjalan, analisis fungsionalitas sistem, analisis nonfungsionalitas, serta analisis basis data untuk mendefinisikan hal-hal yang diperlukan dalam tahapan pengembangan perangkat lunak. BAB 4 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM Bab ini
 20  91  73

PENGARUH KEMAMPUAN AWAL MATEMATIKADAN MOTIFBERPRESTASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

... tinggi. Konsep yang diajarkan pada suatu tingkat tertentu akan berhubungan dengan konsep sebelumnya. Seperti yang diungkapkan oleh Bruner (dalam Rusffendi,1980: 143) “Dalam matematika, setiap konsep berkaitan dengan konsep yang lain”. Jadi kemampuan awal matematika merupakan cerminan dari kesiapan siswa dan yang menjadi tolak ukur siswa dalam menerima konsep ... diukur dengan menggunakan angket. 4. Pemahaman Konsep Matematis Pemahman konsep adalah kemampuan memperoleh makna dari materi pembelajaran. Pemahaman konsep diukur dengan menggunakan tes. Adapun indikator pemahaman konsep matematis yang digunakan dalam penelitian ini adalah a. Menyatakan ulang suatu konsep. b. Mengklasifikasikan objek-objek menurut ... mempengaruhi pemahaman konsep. Dan hal tersebut juga perlu ditunjang dengan pendekatan pembelajaran yang harus sesuai sehingga siswa dapat dengan mudah memahami konsep yang diberikan. Berdasarkan data yang ada di SMP Yapindo Tulang Bawang untuk nilai bidang studi matematika, diperoleh informasi bahwa pada umumnya pemahaman konsep matematis yang dicapai
 8  73  14

PENGGUNAAN BAHAN AJAR LEAFLET DENGAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SISTEM GERAK MANUSIA (Studi Quasi Eksperimen pada Siswa Kelas XI IPA1 SMA Negeri 1 Bukit Kemuning Semester Ganjil T

... siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 1 Bukit Kemuning materi pokok Sistem Gerak. Kata kunci : Leaflet, Bahan Ajar, TPS, Aktivitas belajar, Hasil Belajar, Sistem Gerak. iii PENGGUNAAN BAHAN AJAR LEAFLET DENGAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SISTEM GERAK MANUSIA (Studi Quasi Eksperimen pada Siswa ... berbuat untuk menemukan sendiri konsep- konsep materi dalam pembelajaran dengan jalan berfikir (Think), berpasangan (Pair), dan mengemukakan pendapat (Share). 6. Penelitian ini dibatasi hanya pada satu kompetensi dasar yaitu KD 3.1 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan yang dapat terjadi pada sistem gerak manusia. F. Kerangka ... materi pokok Sistem Gerak Manusia. 2. H0 : Tidak ada pengaruh signifikan penggunaan bahan ajar leaflet dengan model pembelajaran TPS terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Sistem Gerak Manusia. H1 : Ada pengaruh signifikan penggunaan bahan ajar leaflet dengan model pembelajaran TPS terhadap hasil belajar siswa pada materipokok Sistem Gerak Manusia. 11 II.
 38  227  59

Dokumen yang terkait


Feedback