Rps Pend Agama

Pembaruan pendidikan islam KH. A. Wahid Hasyim ( Menteri Agama RI 1949-1952)

... memajukan pendidikan agama Islam yang sampai sekarang kita rasakan, seperti masuknya pelajaran agama di sekolah-sekolah umum, masuknya pelajaran umum di Madrasah, mendirikan lembaga pendidikan keguruan; Pendidikan Guru Agama (PGA) dan terlebih lagi terciptanya Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) yang kemudian sekarang menjadi Institut Agama Islam ... 58 BAB IV PEMBARUAN PENDIDIKAN ISLAM KH. A. WAHID HASYIM A. Pembaruan Pendidikan Islam 1. Mendirikan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri ............... 62 2. Memasukkan Pendidikan Agama di Sekolah Umum .............. 73 3. Pendidikan Guru Agama ......................................................... 78 B. Respon Terhadap Pembaruan Pendidikan Islam KH. ... Departemen Agama adalah bidang pendidikan Islam. Pembinaan pendidikan Agama tersebut yang secara formal institusional di percayakan kepada Departemen Agama dan Departemen Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayan oleh karena itu dikeluarkanlah berbagai peraturan bersama berupa kebijakan antar kedua departemen tersebut untuk mengelola pendidikan agama di sekolah-sekolah
 8  96  117

Upaya guru PAI dalam mengembangkan kreativitas siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam Kelas VIII SMP Nusantara Plus Ciputat

... KAJIAN TEORI A. Guru Agama Islam ....................................................................... 9 1. Pengertian Guru Agama Agama Islam ............................... 9 a. Pengertian Guru Agama Agama Islam ........................... 9 b. Persyaratan Guru Agama Agama Islam .......................... 10 c. Tugas Guru Agama Agama Islam .................................. 12 d. ... berhak memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Islam (S. Pd. I) dalam bidang Pendidikan Agama Islam. v ABSTRAK Faiqotul Hikmah (NIM: 109011000086). Upaya Guru PAI dalam Mengembangkan Kreativitas Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII SMP Nusantara Plus Ciputat. Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah ... .............................................. 22 e. Faktor Pendukung dan Penghambat Kreativitas .............. 25 3. Pengertian Pendidikan Agama Islam di SMP ............................. 28 a. Tujuan Pendidikan Agama islam di SMP ................................ 28 b. Ruang Lingkup Pendidikan Agama Islam di SMP .... 28 4. Penelitian Yang Relevan
 36  215  84

Hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar pendidikan agama islam siswa kelas V di sdn kedaung kaliangke 12 pagi

... dan Tujuan Penilaian Hasil Belajar………………. 19 3. Pendidikan Agama Islam BAB III a. Pengertian Pendidikan Agama Islam…………………….. 21 b. Dasar Pendidikan Agama Islam………………………….. 22 c. Tujuan Pendidikan Agama Islam………………………… 24 d. Fungsi Pendidikan Agama Islam…………………………. 24 e. Aspek-aspek Pendidikan Agama Islam…………………… 24 METODOLOGI PENELITIAN A. ... mangajar. 3. Pendidikan Agama Islam a. Pengertian Pendidikan Agama Islam Pendidikan agama diartikan sebagai usaha untuk mempertkuat iman dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama yang dianut oleh peserta didik yang bersangkutan dengan memperhatikan tuntunan untuk menghormati agama lain dalam hubungan kerukunan antar umat beragama dan ... mendapatkan pendidikan. Ayat 2: Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. b) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia 1. PP NO 47 Tahun 2008 tentang wajib belajar. 24 BAB II Fungsi dan Tujuan Pasal 2 ayat 1, dan 2.37 2. PP NO 55 Tahun 2007 tentang pendidika agama dan pendidikan keagamaan. BAB II Pendidikan Agama
 5  87  71

Peran Guru dan Perpustakaan Sekolah terhadap Peningkatan Literasi Informasi Siswa dalam Pendidikan Agama Islam

... mengamalkan ajaran agamanya, yang dilaksanakan sekurang-kurangnya melalui mata pelajaran pada semua jalur, jenjang dan jenis pendidikan. Pendidikan agama merupakan pendidikan yang mutlak diajarkan dan diberikan kepada setiap warga masyarakat. Pendidikan Agama Islam perlu dibelajarkan kepada siswa dengan pendekatan yang efektif. Di antaranya dengan 3 pendekatan ... luhur pendidikan nasional dan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia tersebut, penting dilaksanakannya pendidikan agama sebagai pondasi dasar terwujudnya manusia penerus bangsa yang memiliki keluhuran akhlak dan keteguhan iman. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 16 Tahun 2010 menjelaskan bahwa pendidikan agama adalah pendidikan ... Magister Pendidikan (M.Pd) pada Program Magister (S2) Pendidikan Agama Islam. iv LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING TESIS Pembimbing dari Nama NIM Jurusan/Prodi Judul Tesis : Suci Nurpratiwi : 21140110000023 : Magister Pendidikan Agama Islam : Peran Guru dan Perpustakaan Sekolah terhadap Peningkatan Literasi Informasi Siswa dalam Pendidikan Agama Islam dengan
 14  109  166

LKP : Rancang Bangun Aplikasi Pendataan Guru Pendidikan Agama Kristen.

... Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan agama. Dibidang pelayanan, Pengawas Pendidikan Agama Kristen (PAK) merasa kesulitan untuk melakukan pendataan guru – guru agama kristen yang tersebar di Surabaya, baik yang memiliki status guru Pendidikan Agama Kristen yang tidak tetap (GTT) dan guru Pendidikan Agama Kristen yang memiliki status pegawai negeri ... kualitas kehidupan beragama. 2. Meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama. 3. Meningkatkan kualitas raudhatul athfal, madrasah, perguruan tinggi agama, pendidikan agama, dan pendidikan keagamaan. 4. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji. 5. Mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang bersih dan berwibawa. (Keputusan Menteri Agama Nomor 2 Tahun ... pegawai negeri sipil (PNS). Hal ini disebabkan oleh proses pendataan yang masih manual, baik dalam melakukan proses inputan data guru Pendidikan Agama Kristen maupun pengolaan data lainnya yang berhubungan dengan kegiatan guru Pendidikan Agama Kristen. Hal ini menyebabkan proses pengolaan data guru Pendidikan Agama Kristen yang membutuhkan waktu yang lama, serta
 3  15  55

MODEL-MODEL SOSIALISASI AGAMA ORANG TUA KEPADA ANAK : STUDI KASUS MASYARAKAT DI DUSUN KALIKAJAR KECAMATAN KALIKAJAR KABUPATEN WONOSOBO

 0  11  95

PENDAHULUAN PERSEPSI IKLAN PRODUK SEKSUALITAS (IKLAN KONDOM) KAJIAN PERBEDAAN AGAMA DAN GENDER.

... (2007), menyatakan bahwa ketaatan beragama akan berpengaruh terhadap komunikasi pemasaran. Ketaatan beragama memegang peran penting terhadap pembentukan perilaku sosial dan individu. Perbedaan kehidupan beragama juga mempengaruhi cara hidup, pola makan dan berinteraksi bermasyarakat pada diri seseorang misalnya pengaruh agama dan 2 pola makan dapat dihubungkan ... dan 2 pola makan dapat dihubungkan dengan adanya larangan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman tertentu. Sebagai contoh. penganut agama Muslim tidak makan daging babi, penganut agama Hindu tidak makan daging sapi. Agama juga mempengaruhi peran dan aturan gender dalam beberapa budaya. Di beberapa negara Islam, misalnya antara pria dan wanita harus ... tidak etis ketika dikomunikasikan pemasar secara terbuka. Pengaruh agama dan gender pada iklan produk-produk seksualitas merupakan sesuatu yang harus tetap dipelajari. Dengan mempelajari akan memperkecil kesenjangan dengan pengetahuan yang benar melalui kajian kepercayaan religius, seperti agama Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu dan Budha. Berdasarkan
 1  9  8

BENTUK PENYAJIAN DAN FUNGSI MUSIK DALAM UPACARA THAU CHIT PADA AGAMA KHONGHUCU DI YAYASAN BUDI MULIA KECAMATAN LUBUK PAKAM KABUPATEN DELI SERDANG.

... Indonesia, terdapat enam agama yang telah diakui oleh peraturan perundangundangan no.1 tahun 1965 yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha, dan Khonghucu. Agama Khonghucu merupakan kebudayaan yang berasal dari Cina. Pada agama Khonghucu, musik sangat berperan dalam setiap upacara keagamaan, seperti; kelahiran, pernikahan, dan kematian. Agama Khonghucu sedikit ... Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Supranto. 2004. Metedologi Penelitian Kependidikan. Bandung: Publishing House. Surakhmad, Winarno. 1982. Pengantar Penelitian Ilmiah. Bandung: Tarsito. Suyanto, dkk. Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta: Kencana. 83 Tampubolon, Dian P. N. 2009. Peranan Musik Dalam Ritual Agama Hindu ... itu bergeser menjadi suatu ajaran yang dapat kita kenali dengan istilah ajaran agama. Agama merupakan peraturan yang bertujuan untuk mencapai kehidupan manusia ke arah dan tujuan tertentu. Agama juga dapat disebut sebagai hasil dari suatu kebudayaan, dengan kata lain agama diciptakan oleh manusia dengan akal budinya serta dengan adanya kemajuan dan perkembangan
 1  15  25

PERKEMBANGAN AGAMA ISLAM DI KECAMATANBERASTAGI KABUPATEN KARO MASA ORDE BARU (1980-2010).

... Berastagi mayoritas memeluk agama Kristen akan tetapi hubungan agama Kristen dan Islam di Berastagi baik saling menghormati 3 hal ini dilihat dari hubungan silaturahmi yang baik. Islam mulai bertambah dikarnakan banyaknya pendatang-pendatang dari luar daerah yang beragama Islam yang juga membantu dalam hal pengembangan agama Islam di Berastagi. Memasuki ... .......................... 36 Jumlah Agama Islam di Kecamatan Berastagi.......................... 49 Jumlah Masjid dan Mushola di Kec Berastagi .......................... 50 Data Mesjid, Mushollah, Sarana Pendidikan Agama Islam Dan Tanah Wakaf..................................................................... 53 vii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... Rukun Tetangga........................................................................................ 27 Jumlah Penduduk Dan Kepadatan Penduduk Menurut Desa / Kelurahan .............................................................................. 28 Bayaknya Penduduk, Rumah Tangga, dan Rata-rata anggota Rumah Tangga........................................................................................ 29 Jumlah Penduduk Menurut Jenis
 0  9  23

PROSES PENYELESAIAN SENGKETA PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA WALI NIKAH ORANG TUA ANGKAT Proses Penyelesaian Sengketa Pembatalan Perkawinan Karena Wali Nikah Orang Tua Angkat (Studi Kasus Di Pengadilan Agama Klaten).

... studi. vii   6. Bapak Drs. H. Wahid Afani, M.S.I dan para staff di Pengadilan Agama Klaten yang telah membantu penulis dalam melakukan penelitian skripsi ini 7. Om Haryanto yang telah menbantu dan mempermudah proses penelitian yang telah dilakukan oleh penulis di Pengadilan Agama Klaten. 8. Bapak H. Suwardi dan Ibu. Endang Heridiyanti orang tua ku tercinta ... ini nerupokln easasan. rumusan, dan penelitian saya sendirii tanpa bantue pihak hin, kecuali aaha. dai Dosen Pembiibing Sldpsi. Dalam karya lulis ini tidlk terdlpal karya !t!u pendapar yanB ielah dilulis alau dipublikasikm omns lain, ksuali ecaB tenulis densa. jelas dicantunrlm sebasai aam dalanr nask.h densan disebutkm nma lengamg dmjudulbuku aslinyadd ... sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “PROSES PENYELESAIAN SENGKETA PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA WALI NIKAH ORANG TUA ANGKAT” (Studi Kasus di Pengadilan Agama Klaten). Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar kesarjanaan jenjang strata-1 pada Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dalam penyusunan
 3  12  14

EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) TERHADAP KEBERHASILAN SISWA KELAS IV Efektivitas Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Terhadap Keberhasilan Siswa Kelas IV Di MI Al-Islam Kartasura.

... EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) TERHADAP KEBERHASILAN SISWA KELAS IV DI MI AL-ISLAM KARTASURA SKRIPSI Diajukan kepada Program Studi Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk Memenuhi Salah Satu Syarat guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I.) Disusun ... risearch) yang menghasilkan data deskripsi dengan membuat gambaran yang sistematis. Subjek penelitian yaitu populasi yang dapat mewakili sampel yaitu seluruh siswa kelas IV dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berjumlah 5 orang. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah mengadakan obsevasi di kelas ... Surakarta untuk Memenuhi Salah Satu Syarat guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I.) Disusun oleh: RIRIN WULANDARI NIM: G000100134 NIRM: 10/X/02.2.1/T/4443 FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2014 i MOTTO   Bacalah
 0  4  13

PENDAHULUAN Stereotype Islam Sebagai Agama Teroris ( Studi Semiotika Komunikasi Mengenai Representasi Islam Sebagai Agama Teroris dalam Film Four Lions).

... didalam skripsinya yang berjudul Kekerasan Antar Umat Beragama (Studi Semiotika Tentang Kekerasan Antar Umat Beragama di Indonesia dalam Film Novel Tanpa Huruf R) yang mengkaji tentang islam dan mengangkat seputar kekerasan yang terjadi di Indonesia saja. Dan lebih pada konflik antar umat beragama yang terdapat dalam film novel tanpa huruf R dan dari ... membangun sebuah stigma negatif yang berimbas pada munculnya stereotype mengenai umat muslim dan agama islam. Munculnya stereotype tentang islam dan terorisme ini tidak lain dibangun melalui pesan-pesan yang dibawa oleh media massa. Sehingga islam adalah agama yang keras dan identik dengan terorisme dikarenakan adanya pelekatan atribut-atribut yang disematkan ... saja, tidak pada agama. Sawitra menyimpulkan bahwa tanda yang dibangun dalam Film Crash adalah bagaimana permasalah yang muncul dalam masyarakat multiras di Los Angles sangat berbenturan antara satu ras dengan yang lainnya. Sehingga penulis menganggap bahwa untuk masalah SARA dalam film Four Lions ini, penulis lebih tertarik mengangkat pada masalah agamanya
 4  17  44

UPAYA MENGEMBANGKAN NILAI MORAL AGAMA MELALUI BERCERITA PADA ANAK KELOMPOK A DI TK PERTIWI Upaya Mengembangkan Nilai Moral Agama Melalui Bercerita Pada Anak Kelompok A Di TK Pertiwi Jelobo I Wonosari Klaten Tahun Pelajaran 2013 / 2014.

... MENGEMBANGKAN NILAI MORAL AGAMA MELALUI BERCERITA PADA ANAK KELOMPOK A DI TK PERTIWI JELOBO I WONOSARI KLATEN TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014 JURNAL PUBLIKASI Disusun Oleh : Vita Ardiana A520080036 PENDIDIKAN ANAK USIA DINI FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2013 2 UPAYA MENGEMBANGKAN NILAI MORAL AGAMA MELALUI BERCERITA ... yang menyatakan metode bercerita dapat mengembangkan nilai moral agama di Taman Kanak -Kanak pada kelompok A pada TK Pertiwi Jelobo I Wonosari Klaten Tahun Pelajaran 2013/2014. Terbukti diterima kebenarannya. Kata kunci: Metode Bercerita, Nilai Agama , Moral 3 4 5 A. PENDAHULUAN Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ... nilai agama moral menjadikan anak tertarik dan lebih antusias mengikuti pembelajaran, 2) bagi pendidik, dalam proses pembelajaran bercerita nilai agama moral ini guru lebih mudah menyampaikan pembelajaran kepada anak. 9 DAFTAR PUSTAKA Anggani, Sudono. (2000). Sumber Belajar dan Alat Permainan . Jakarta; PT. Grafindo Arifin. (2000). Filsafat Pendidikan
 2  11  9

UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa (Studi di SD Negeri II Bangsri Kecamatan Purwantoro Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2012/2013).

... UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA (Studi di SD Negeri II Bangsri Kecamatan Purwantoro Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2012/2013) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagaian Tugas Dan Syarat-syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S.Pd.I) Pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) Oleh: NUR ... pihak-pihak yang terkait dengan penelitian ini yaitu guru pendidikan agama Islam. Kemudian analisis pendekatan dengan berfikir secara induktif. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah upaya guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan motivasi belajar siswa ... sesuai dengan harapan guru dan orang tua. Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana upaya guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SD Negeri II Bangsri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan upaya guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SD Negeri II Bangsri. Sehingga nantinya
 0  3  16

PENDAHULUAN Proses Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Dengan Menggunakan Pendekatan Multiple Intelegence (MI) (Studi Deskriptif di SDIT Ulul Albab Kota Pekalongan Tahun 2012).

... awal dari lokasi penelitian yaitu tentang proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan pendekatan Multiple permasalahannya Intelegence sebagai berikut: (MI), sehingga “Bagaimanakah dapat dirumuskan proses pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan pendekatan Multiple Intelegence (MI) di SDIT Ulul Albab Pekalongan ... PAI dengan menggunakan pendekatan MI, pendidik/guru PAI dengan menggunakan pendekatan MI, peserta didik PAI, materi pembelajaran PAI, setrategi pembelajaran PAI serta evaluasi pembelajaran PAI dengan menggunakan pendekatan MI. 17 BAB III Gambaran Umum dan Implementai Multiple Intelligence dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam, yang terdiri ... Siswa. B. pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan pendekatan MI yang meliputi : tujuan pembelajaran PAI, materi pembelajaran PAI, setrategi pembelajaran PAI serta evaluasi pembelajaran PAI. BAB IV Analisis data tentang penerapan pendekatan Multiple Intelligence dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDIT Ulul Albab Pekalongan terdiri
 0  3  17

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG AGAMA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI WREDHA DHARMA BHAKTI KOTA SURAKARTA.

 2  4  9

86 PERANAN BADAN PENASIHATAN PEMBINAAN DAN PELESTARIAN PERKAWINAN (BP.4) DALAM PENYELESAIAN PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA SURAKARTA ( Studi di Kota Surakarta ).

... Anggaran Dasar BP.4 yang disahkan dengan keputusan menteri Agama Nomor 10 tahun 1992: Melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 85 tahun 1961. kemudian berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 30 tahun 1977 tentang Penegasan Pengakuan BP4 sebagai satu-satunya badan penunjang sebagian tugas Departement Agama dalam bidang Penasehatan, Perkawinan, Perselisihan, ... dengan proses perceraian Sebagai bahan pertimbangan dalam upaya pemecahan masalah yang di hadapi oleh BP.4 maupun aparat Pengadilan Agama dalam penyelesaian kasus perceraian F. METODE PENELITIAN 1. Metode Pendekatan Metode pendekatan adalah suatu pola pemikiran secara ilmiah dalam suatu peneletian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Yuridis Sosiologis ... hukum warisan dari agamanya dan anak-anak diasuh menurut hukum perwalian. b. Akibat dari putusan perkawinan yang di sebabkan suatu perceraian. Dalam pasal 39 ayat 1 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 disebutkan bahwa perceraian hanya dapat dilakukan di depan sidang pengadilan. Di sini yang di maksud dengan pengadilan yaitu Pengadilan Agama bagi yang beragama Islam
 0  5  27

ANALISIS RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH (RPS) DI CENDEKIA LEADERSHIP SCHOOL BANDUNG.

... SEKOLAH (RPS) DI CENDEKIA LEADERSHIP SCHOOL BANDUNG SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Departemen Administrasi Pendidikan Oleh: DEVI SHINTIA 1103915 DEPARTEMEN ADMINISTRASI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2015 ANALISIS RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH (RPS) DI ... the RPS. The aims of this research were to discover: 1) an overview regarding process of constructing RPS, 2) an overview about the criteria in constructing RPS, 3) an overview regarding the roles and functions of stakeholder in constructing RPS, 4) an overview regarding supporting factors and obstacle in constructing RPS, 5) an overview the use of RPS ... SEKOLAH (RPS) D I CEND EKIA LEAD ERSHIP SCHOOL BAND UNG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu e. Prinsip-prinsip Perencanaan Pendidikan ...................................... 20 f. Pendekatan Perencanaan Pendidikan ............................................. 21 3. Konsep Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) .................................
 2  10  59

DAFTAR PUSTAKA Tinjauan Yuridis Tentang Perkawinan Anak Di Bawah Umur Dan Akibat Hukumnya (Studi Kasus di Pengadilan Agama Sukoharjo).

... Hukum Perkawinan Indonesia Menurut Perundangundangan, Hukum Adat dan Hukum Agama , cet.1, Bandung : Mandar Maju. _________, 2003, Hukum Perkawinan Indonesia Menurut Perundangan, Hukum Adat, Hukum Agama , Bandung : Mandar Maju. Lubis, Sulaikin, dkk, 2005, Hukum Acara Perdata Peradilan Agama Di Indonesia, Jakarta: Prenada Media. Mertokusumo, Sudikno dan Pitlo, ... hukum, http://ikaagustini.blogspot.com/2011/02/pengertian-subjek-hukumobjek-hukum-dan.html, diunduh pada hari Kamis tanggal 2 Februari 2012 pukul : 13.43 WIB. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Penelitian Hukum Pendekatan Peraturan Perundang-undangan, http://riau.kemenag.go.id/index.php?a=artikel&id=10119, diunduh pada hari Kamis tanggal 1 Maret 2012 pukul : 21.00 WIB. Kuliah Online, ... Indonesia , Jakarta : Airlangga University Press. Prodjodikoro, Wirjono, 1984, Hukum perkawinan Di Indonesia, Jakarta : Sumur Bandung. Rasyid, Roihan A, 1998, Hukum Acara Peradilan Agama, cet. VI, Jakarta : Raja Grafindo Persada. Saleh, K. Wantjik, 1976, Indonesia. Hukum Perkawinan Indonesia, Jakarta : Ghalia Setyowati, Soemitro Irma, 1990, Aspek Hukum
 0  1  4

PENUTUP Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Melalui Metode Pembiasaan Pada Siswa SMP Muhammadiyah 8 Surakarta Tahun Pelajaran 2011/2012.

... siswa dengan menegakkan disiplin, tata tertib dan antara sekolah. b. Kepada pendidik atau guru a. Para pendidik hendaknya dapat memanfaatkan akan sarana yang ada di dalam sekolah semaksimal mungkin, sehingga sarana yang ada benar-benar dapat tercipta lingkungan yang baik. b. Para pendidik hendaknya memberikan waktu dan perhatian kepada para siswa baik ... dengan komponen pendidikan yang ada baik itu guru, karyawan, maupun kepala sekolah dalam membina siswa-siswinya secara profesional sesuai dengan kemampuannya dengan mengutamakan kepentingan bersama. 2) Dapat selalu saling bekerjasama antar sekolah dengan orang tua wali murid dalam membina putra-putrinya untuk dapat mencapai tujuan pendidikan seperti ... dan media. Dari faktor-faktor tersebut terbagi menjadi dua yaitu faktor pendukungdan penghambat meliputi faktor dari dalam diri siswa seperi pembawaan, kecenderungan, perilaku dan pengalaman siswa, sedangkan dari luar seperti dari keluarga, sekolah, lingkungan dan media yang menjadi pendukung maupun penghmabat internalisasi nilai-nilai PAI melalui metode pembiasaan
 0  1  6

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT PERTAMA.

... kelemahan tentang pelaksanaan proses pendidikan agama Islam di sekolah-sekolah dewasa ini. Padahal kedudukan mata pelajaran PAI saat ini sangat strategis dalam pelaksanaan pendidikan di setiap jenjang pendidikan. Sebagaimana menurut Azra (1999:57), "bahwa kedudukan pendidikan mata pelajaran Pendidikan Islam (Pendidikan agama Islam) dalam berbagai tingkatannya, ... sekolah khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Pendidikan agama Islam bertujuan untuk membentuk perilaku dan kepribadian individu sesuai dengan prinsip-prinsip dan konsep Islam dalam mewujudkan nilai-nilai moral dan agama sebagai landasan pencapaian tujuan pendidikan nasional. Untuk mencapai tujuan pendidikan, ada dua sasaran pokok yang ... Pembelajaran Kooperatif pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama. Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk membentuk perilaku dan kepribadian individu sesuai dengan prinsip-prinsip dan konsep Islam dalam mewujudkan nilai-nilai moral dan agama sebagai landasan pencapaian tujuan pendidikan nasional. Akan tetapi, dalam
 1  6  47

PENERAPAN “LEARNING BY DOING” DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH MELALUI PENDEKATAN BELAJAR “PROBLEM SOLVING” Penelitian Tindakan Kelas dengan Tema : Perkembangan Agama dan Kebudayaan Islam di Indonesia pada Kelas XI IPA 4 SMA Negeri I Majalengka.

... I PENDAHULUAN A. Latar belakang Masalah B. Fokus dan Rumusan Masalah C. Klarifikasi Konsep 1. “Learning by Doing” 2. Pendekatan Belajar “Problem Solving” D. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1 1 13 14 14 16 17 BAB II LANDASAN TEORI A. Pengertian Teori Pendidikan B. Teori Pendidikan John Dewey (1859-1952) 1. Sumber-sumber Pandangan John Dewey tentang Pendidikan 2. ... penting, yaitu bagaimana budaya menjadi akar dan sumber bagi pendidikan, pendidikan bagi pembangunan, dan pendidikan menghadapi kehidupan global (Tilaar, 2000 : 145, Johnson, 1969 : 262-364). Proses pendidikan tidak bisa dilepaskan dari budaya yang berkembang dalam masyarakat. Karena pendidikan sendiri lahir sebagai refleksi budaya dan secara timbal ... yang muncul akibat percepatan ini. Jika penulis mencermati posisi pendidikan sejarah kaitannya dengan hakekat dari tujuan pendidikan nasional, maka pendidikan sejarah berada pada posisi dan peran yang strategis. Peran tersebut akan bermanfaat jika pendidikan sejarah memusatkan perhatian pada pendidikan 3 karakter dan mampu membentuk siswa menjadi manusia
 1  3  60

URGENSI KETERANGAN SAKSI TERHADAP PUTUSAN PERKARA PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA KELAS I B BUKITTINGGI.

... URGENSI KtrTtrRA.NCAu\ SAKSI DALAIII PUTUSAN PERKAR{ PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA KILAS I B BUIOTTINGGI TESIS Oleh: RAHMADINA No. BP:08 21 2ll lm PROGRAM PASCASAzuANA LTNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2010 PUTI]SAN PI'RII-ARA URCENSI KETf, RANCA]! SAKSI ... dt ^lah (le1 qbdi lv: K€ncan4 Jakana,2006 t,hr'a'6l,z) T thv '.,tI'h.t.e Ircrar. ldrM:..0'" Ade Saprono. Mcto.le .Lh .t.ndh datan Andi Hanzxh, t)c,gtLt H kw Depanemcn Agama L tqk ga, Ccnal^ De*i, trda\ Ilnr Sosidl,Kopedis Wilayah A.ard l,iddha, chatiatndonesia, takana,I990 Rl, Hinr ran P.mhnan P.nntu * Lrt.JdDRdn Ddttn" P.tadllah
 0  0  6

Bab 5 Konsep dan fungsi bahasa seni dan agama

... dan simbol keagamaan. Misalnya, di dalam agama Islam di Indonesia terdapat seni kasidah yang berisi nyanyian memuji Tuhan dalam agama Islam, kaligrafi, dan qiraah atau seni membaca Al-Qur’an dengan lagu. Di dalam agama Kristen seni juga difungsikan untuk mendukung aktivitas keagamaan. Misalnya, dalam kapel Sistina di Roma sebagai pusat agama Katolik ... setiap agama mempraktikkan ritual dan mempunyai ajaran yang berbeda-beda bentuknya untuk menyembah Tuhan. Kepercayaan akan adanya konsep hari akhir, surga, dan neraka menyebabkan agama dianggap sebagai sistem yang harus diyakini oleh manusia. Menurut Koentjaraningrat, terdapat lima komponen keagamaan, yakni sistem keyakinan, umat agama, emosi keagamaan, sistem ... keagamaan, sistem ritus, dan upacara keagamaan serta peralatan ritus dan upacara yang memengaruhi suatu sistem keagamaan. Misalnya, suatu agama pasti akan memiliki suatu umat yang masing-masing individunya memiliki emosi keagamaan yang mempercayai akan keberadaan Tuhan. Selanjutnya, mereka akan mengadakan upacara atau ritual keagamaan secara kontinu dan berpola
 0  11  16

WACANA AGAMA DAN PERUBAHAN SOSIAL (Analisis Wacana Agama dan Perubahan Sosial pada Buku Prisma Pemikiran Gus Dur Edisi Tahun 2000).

... user ii perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user iii perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id MOTTO “Tidak penting apa pun agama dan sukumu, kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu” -Gus Dur- “Sebelum kita menjadi orang beragama, hendaknya kita terlebih dahulu menjadi manusia” -penulis- “Jika kegagalan diandaikan sebagai ... Nya.sehingga Penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Wacana Hubungan Agama dengan Perubahan Sosial (Analisis Wacana Hubungan Agama dengan Perubahan Sosial pada Buku Prisma Pemikiran Gus Dur)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagimana wacana agama dan perubahan sosial pada buku Prisma Pemikiran Gus Dur. Harapan dari penulis dari ... user ix perpustakaan.uns.ac.id BAB III digilib.uns.ac.id ANALISIS WACANA HUBUNGAN AGAMA DENGAN PERUBAHAN SOSIAL PADA BUKU PRISMA PEMIKIRAN GUS DUR A. Tematik Artikel Gus Dur pada Buku Prisma Pemikiran Gus Dur ................................................................................ 72 a) Peran Agama dalam Perubahan Sosial ..……....... 72 b) Pengaruh Agama Terhadap Perubahan Sosial .....
 1  2  17

Dokumen yang terkait


Feedback