Perkembangan Agama Islam Pada Masa Kerajaan Majapahit

HUBUNGAN IMPLEMENTASI PERAWAT TENTANG PATIENT SAFETY DENGAN RESIKO CEDERA PADA INFANT DAN TODDLER

... Faktor Risiko Terjadinya Cedera Pada Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Berita Kedokteran Masyarakat, 2007;23(3):131-141 BAB I LATAR BELAKANG 1.1 Latar Belakang Anak merupakan individu yang berada dalam satu rentang perubahan perkembangan yang dimulai dari bayi hingga remaja. Masa anak merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang dimulai dari bayi ... Safety dengan Resiko Cedera pada infant dan toddler.” 1.2 Rumusan Masalah Adakah hubungan implementasi perawat tentang patient safety dengan resiko cedera pada infant dan toddler. 1.3 Tujuan 1.3.1 Tujuan Umum Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui Hubungan implementasi perawat tentang patient safety dengan resiko cedera pada infant dan toddler. 1.3.2 Tujuan ... ............................... 2.2 Patient safety pada anak ........................................................................... 2.2.1 Pertumbuhan dan Perkembangan ........................................... 2.2.2 Tahap Pencapaian Tumbuh Kembang Anak ....................... 2.2.3 Patient safety pada anak berdasarkan sasaran Patient safety .................................................................... 2.2.4
 27  216  22

PENGARUH TERAPI TERTAWA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH SISTOLIK PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KLUB SENAM SASANA SUMBERSARI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO MALANG

... sebagai edukator khususnya pada klien hipertensi dalam upaya pemberian terapis. E. Keaslian Penelitian 1. Nugraheni (2004) meneliti tentang pengaruh terapi tertawa terhadap depresi pada usia lanjut”. Perbedaan pada penelitian ini dengan penelitian yang telah dilakukan adalah pengaruh yang dihasilkan dari terapi tertawa.. Pada penelitian ini hanya meneliti ... pembuluh darah jantung dan untuk otot jantung. Penyakit ini telah menjadi masalah utama dalam kesehatan mesyarakat yang ada di Indonesia maupun di beberapa negara yang ada di dunia. Pada tahun 2000 diperkirakan dari 693 juta kasus di antara lain adalah hipertensi dan akan meningkat pada tahun 2025 menjadi 1,15 milyar (Nugraheni, 2004). Penyebab penyakit ... Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Klub Senam Sasana Sumbersari Kelurahan Sumbersari Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo Malang”. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam mengidentifikasi pengaruh terapi tertawa terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi tersebut. 4 B. Rumusan Masalah Apakah ada pengaruh
 26  214  24

EFEKTIVITAS FISIOTERAPI DADA TERHADAP PENGELUARAN SEKRET PADA BRONKITIS KRONIS DI RUMAH SAKIT PARU BATU

... penyusunan skripsi, dan tak lupah pulah marilah kita haturkan shalawat dansalam kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa kita dari jaman kegelapan menuju alam terang penderang, yaitu agama Islam. Skripsi dengan judul ”Efektivitas Fisioterapi Dada Terhadap Pengeluaran Sekret Pada Bronkitis Kronis Di Rumah Sakit Paru Batu”. Skripsi ini dibuat untuk ... Posisi postural drainaspada bronkus apilal lobus anterior kanan dan kiri………………………………………………………...11 Gambar 1.3 Posisi postural drainasepada bronkus apikal lobus posterior kanan dan kiri………………………………………………………………11 Gambar 1.4.Posisi postural drainase pada bronkus anterior kanan dan kiri.................12 Gambar 1.5.Posisi postural drainase pada bronkus lobus ... .........12 Gambar 1.6.Posisi postural dainase pada bronkus kanan tengah........................ .........13 Gambar 1.7.Posisi postural drainase pada lobus kanan dan kiri bawah...... ........13 Gambar 1.8.Posisi postural drainase pada bronkus lateral kanan bawah......... .........14 Gambar 1.9.Posisi potural drainase pada bronkus lateral kiri bawah.........................14 Gambar
 16  133  24

STUDI PENGGUNAAN ACE-INHIBITOR PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) (Penelitian dilakukan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan)

... ...........................................................27 Tabel V.1 Distribusi Jenis Kelamin pada Pasien CKD ................................44 Tabel V.2 Distribusi Usia pada Pasien CKD................................................44 Tabel V.3 Distribusi Status pada Pasien CKD .............................................44 Tabel V.4 Distribusi klasifikasi Stage pada Pasien CKD.............................45 Tabel ... 693–705doi: 10.1097/CCM.0b013e318275873. Anonim, 2015. Chemical Structure of Captopril, http://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/captopril#section=2DStructure. [Diakses pada 15 Oktober 2015] Anonim, 2015. Chemical Structure of Perindopril, http://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/captopril#section=2DStructure. [Diakses pada 15 Oktober 2015] Anonim, 2015. Chemical Structure of Quinapril, http://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/captopril#section=2DStructure. [Diakses pada 15 Oktober 2015] Anonim, 2015. Chemical Structure of Ramipril, http://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/captopril#section=2DStructure. ... kronik sebagian besar disebabkan oleh glomerulonefritis kronis tetapi pada saat ini diabetes melitus dan hipertensi merupakan penyebab utama dan diikuti oleh glomerolonefritis serta penyakit kistik ginjal (Suwitra 2001). Patofisiologi penyakit ginjal kronik pada awalnya tergantung pada penyakit yang mendasarinya, termasuk diabetes, hipertensi, infeksi,
 12  120  28

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) SEBAGAI ADJUVAN TERAPI CAPTOPRIL TERHADAP KADAR RENIN PADA MENCIT JANTAN (Mus musculus) YANG DIINDUKSI HIPERTENSI

... Indonesia pada umur ≥18 tahun sebesar 26,5 %. Oleh sebab itu, hipertensi menjadi masalah kesehatan yang penting di seluruh dunia karena prevalensinya yang tinggi dan terus meningkat. Mekanisme patofisiologis utama hipertensi berhubungan dengan aktivasi sistem saraf simpatik, Renin-Angiotensin-Aldosteron System (RAAS) dan vakularisasi. RAAS berperan penting pada ... hipertropi jantung dan respon simpatis sehingga dapat bersinergi membantu mekanisme penurunan tekanan darah dan renin pada terapi hipertensi. Sistem RAAS yang terkait pada mekanisme pengaturan tekanan darah akan terpengaruh dengan adanya peran senyawa kimia pada ekstrak temulawak sebagai adjuvan terapi captopril. Hal ini secara tidak langsung akan mempengaruhi kadar ... orang dewasa di Amerika Serikat menderita hipertensi yang akan meningkat sebesar 7,2% pada tahun 2030 (American Heart Association, 2013) dan prevalensi hipertensi di Indonesia pada umur ≥18 tahun sebesar 26,5 % (KEMENKES, 2013). Oleh sebab itu, hipertensi menjadi masalah kesehatan yang penting di seluruh dunia karena prevalensinya yang tinggi dan terus
 28  220  30

STUDI PENGGUNAAN ANTITOKSOPLASMOSIS PADA PASIEN HIV/AIDS DENGAN TOKSOPLASMOSIS SEREBRAL (Penelitian dilakukan di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang)

... gondii. Penyakit ini merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting karena memiliki dampak sosial-ekonomi yang berkaitan dengan biaya perawatan penderita, retardasi mental, hidrosefalus, keguguran pada ibu hamil dan kerugian ekonomi pada peternak akibat keguguran pada hewan ternak. Toksoplasmosis juga penyakit yang mematikan pada penderita imunosupresif seperti ... antitoksoplasmosis pada paasien HIV/AIDS disertai dengan toksoplasmosis serebral di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. 4 5 1.2. Rumusan Masalah Bagaimana pola penggunaan obat antitoksoplasmosis pada pasien Toksoplasmosis Serebral HIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Dr.Saiful Anwar Malang ? 1.3. Tujuan Penelitian 1. Mengetahui pola penggunaan obat antitoksoplasmosis pada ... dalam asuhan kefarmasian terkait dengan kepatuhan pasien dalam menggunakan obat antitoksoplasmosis pada pasien HIV/AIDS disertai dengan Toksoplasmosis Serebral. 4. Meningkatkan kualitas pelayanan pada instalasi farmasi terutama pada kasus penggunaan obat antitoksoplasmosis pada pasien HIV/AIDS disertai dengan Toksoplasmosis Serebral. 5
 6  137  25

FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis Isi Pada Sinetron Munajah Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)

... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN  PROTAGONIS? ?PADA? ?SINETRON (Analisis Isi? ?Pada? ?Sinetron Munajah  Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis dan Protagonis  Televisi? ?pada? ?saat ini sangat berpengaruh? ?pada? ?kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet) dan dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I dan koder II.  Teknik analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta dan cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%) dan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%) dan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis dan protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta dan cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in ... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN  PROTAGONIS? ?PADA? ?SINETRON (Analisis Isi? ?Pada? ?Sinetron Munajah  Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis dan Protagonis  Televisi? ?pada? ?saat ini sangat berpengaruh? ?pada? ?kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet) dan dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I dan koder II.  Teknik analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta dan cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%) dan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%) dan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis dan protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta dan cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in ... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN  PROTAGONIS? ?PADA? ?SINETRON (Analisis Isi? ?Pada? ?Sinetron Munajah  Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis dan Protagonis  Televisi? ?pada? ?saat ini sangat berpengaruh? ?pada? ?kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet) dan dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I dan koder II.  Teknik analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta dan cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%) dan karakter antagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%) dan karakter protagonis? ?pada? ?sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis dan protagonis? ?pada? ?sinetron munajah cinta dan cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in with of human life. Type display highest of his  displaying hour is sinetron, because sinetron become the especial target because potency of  amount of its audience is big goodly. In a sinetron of there are assorted of specified role.  This research type is Analysis Fill the (content analysis) technique of data intake used by  documentation technique seenly display the sinetron munajah cinta in RCTI and cinta fitri in  SCTV is later transferred by into compact disk (CD), is here in after collected with the cooding  sheet and assisted with two people koder that is koder I and koder II.  Analysis technique weared in this research is use the technique analyse the frequency  distribution. Data used by in the form of every scene which is there are in displaying sinetron  munajah cinta and cinta fitri in including into categorisation which have been specified. Later to  analyse the data used testedly is reliabilitas used by formula Holsty.  Inferential that frequency apparition of character of antagonis at sinetron munajah cinta counted  24 times (66%) and character of antagonis at sinetron cinta fitri counted 12 times (33%). While  frequency apparition of character of protagonis at sinetron munajah cinta counted 15 times  (45%) and character of protagonis at sinetron cinta fitri 18 times (55%). There by frequency apparition of character of antagonis and of protagonis at sinetron munajah cinta and cinta fitri  predominated by character of protagonist.
 24  132  2

MANAJEMEN PEMROGRAMAN PADA STASIUN RADIO SWASTA (Studi Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)

... cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui program on air  maupun off air. Program yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus? ?pada? ?program berita, budaya, musik dan sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat program acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar dan dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio? ?pada? ?format­format program untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di? ?masa? ?sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu, dalam upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara. Dan penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program demi program termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun ... penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu program acara radio terdapat fungsi manajemen yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan dan penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok dan  membentuk ketentuan dalam hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut dalam bentuk konsep. Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara ditujukan? ?pada? ?orang­orang yang  berkompeten dalam manajemen pemrograman acara Garus (station manager, programmer dan  penyiar).  Program acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik dan lancar) sambil membawa visi dan misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu? ?pada fungsi manajemen yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi dan misi acara, menentukan acara dan jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara dan mendatangkan pemateri. Dan Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu manajemen program acara tidak hanya membuat program itu bisa menarik dan bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai program acara yang sama. ... cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui program on air  maupun off air. Program yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus? ?pada? ?program berita, budaya, musik dan sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat program acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar dan dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio? ?pada? ?format­format program untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di? ?masa? ?sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu, dalam upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara. Dan penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program demi program termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun
 24  165  2

PENILAIAN MASYARAKAT TENTANG FILM LASKAR PELANGI Studi Pada Penonton Film Laskar Pelangi Di Studio 21 Malang Town Squere

... PENILAIAN MASYARAKATTENTANG FILM LASKAR PELANGIStudi? ?Pada? ? Penonton Film Laskar Pelangi Di Studio 21 Malang Town Squere  Oleh: IMAN PUJIONO ( 04220153 )  Communication Science  Dibuat: 2009­06­30 , dengan 2 file(s).  Keywords: Respon, Masyarakat, Film  ABSTRAK  Film sudah menjadi salah satu bagian dari kehidupan manusia.? ?Pada? ?zaman modem film mustahil  dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Film dapat mencerminkan pesan dirinya sebagai saluran  mekanin untuk merupakan pesan­pesan tertentu dari untuk manusia. Film merupakan  perwujudan dari seluruh realitas kehidupan dunia yang begitu luas dalam masyarakat. Oleh  karenanya film mampu menumbuhkan imanjinasi, ketegangan, ketakutan, benturan emosional  khalayak penonton seolah­olah mereka ikut merasakan jadi bagian dalam cerita film tersebut.  Selain itu pesan isi film dapat menimbulkan aspek, kritik sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan,  norma kehidupan dan hiburan bagi khalayak penonton.  Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan adalah analisis data Domain yakni analisis  data yang digunakan untuk memperoleh gambaran yang bersifat umum dan relative menyeluruh  tentang apa yang tercakup di suatu fokus atau pokok permasalahan yang telah diteliti, Faisal  (1990:9).  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, alasan masyarakat yang menonton di studio 21  Matos karena tertarik dengan cerita Film Laskar Pelangi yaitu ingin mengetahui Film Laskar  pelangi, Ketertarikan responden dalam melihat film Laskar pelangi disebabkan oleh beberapa hal  antara lain karena cerita filmnya, Masyarakat menyukai acara film laskar Pelangi karena suka  melihat film Laskar Pelangi, penilaian responden dalam melihat masyarakat yang menonton film  Laskar Pelangi di studio 21 Matos film Laskar Pelangi bagus,alasan masyarakat tentang film  Laskar Pelangi disebabkan karena tayangan Film Laskar Pelangi menurut responden adalah  bagus, Pengetahuan masyarakat tentang jadwal film Laskar Pelangi di studio 21 Matos diberi  tahu teman, Penilaian masyarakat tentang pemain film Laskar Pelangi karena pemain film Laskar  Pelangi pemberani, Penilaian masyarakat bahasa narator film Laskar Pelangi sudah bagus,  Penilaian masyarakat tentang penggunaan bahasa belitung di film Laskar Pelangi adalah menarik  dan manfaat masyarakat menonton ... PENILAIAN MASYARAKATTENTANG FILM LASKAR PELANGIStudi? ?Pada? ? Penonton Film Laskar Pelangi Di Studio 21 Malang Town Squere  Oleh: IMAN PUJIONO ( 04220153 )  Communication Science  Dibuat: 2009­06­30 , dengan 2 file(s).  Keywords: Respon, Masyarakat, Film  ABSTRAK  Film sudah menjadi salah satu bagian dari kehidupan manusia.? ?Pada? ?zaman modem film mustahil  dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Film dapat mencerminkan pesan dirinya sebagai saluran  mekanin untuk merupakan pesan­pesan tertentu dari untuk manusia. Film merupakan  perwujudan dari seluruh realitas kehidupan dunia yang begitu luas dalam masyarakat. Oleh  karenanya film mampu menumbuhkan imanjinasi, ketegangan, ketakutan, benturan emosional  khalayak penonton seolah­olah mereka ikut merasakan jadi bagian dalam cerita film tersebut.  Selain itu pesan isi film dapat menimbulkan aspek, kritik sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan,  norma kehidupan dan hiburan bagi khalayak penonton.  Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan adalah analisis data Domain yakni analisis  data yang digunakan untuk memperoleh gambaran yang bersifat umum dan relative menyeluruh  tentang apa yang tercakup di suatu fokus atau pokok permasalahan yang telah diteliti, Faisal  (1990:9).  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, alasan masyarakat yang menonton di studio 21  Matos karena tertarik dengan cerita Film Laskar Pelangi yaitu ingin mengetahui Film Laskar  pelangi, Ketertarikan responden dalam melihat film Laskar pelangi disebabkan oleh beberapa hal  antara lain karena cerita filmnya, Masyarakat menyukai acara film laskar Pelangi karena suka  melihat film Laskar Pelangi, penilaian responden dalam melihat masyarakat yang menonton film  Laskar Pelangi di studio 21 Matos film Laskar Pelangi bagus,alasan masyarakat tentang film  Laskar Pelangi disebabkan karena tayangan Film Laskar Pelangi menurut responden adalah  bagus, Pengetahuan masyarakat tentang jadwal film Laskar Pelangi di studio 21 Matos diberi  tahu teman, Penilaian masyarakat tentang pemain film Laskar Pelangi karena pemain film Laskar  Pelangi pemberani, Penilaian masyarakat bahasa narator film Laskar Pelangi sudah bagus,  Penilaian masyarakat tentang penggunaan bahasa belitung di film Laskar Pelangi adalah menarik  dan manfaat masyarakat menonton
 11  130  2

APRESIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAP TAYANGAN CERIWIS DI TRANS TV (Studi Pada Ibu Rumah Tangga RW 6 Kelurahan Lemah Putro Sidoarjo)

... APRESIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAPTAYANGAN CERIWIS DI  TRANS TV(Studi? ?Pada? ?Ibu Rumah Tangga RW 6 Kelurahan Lemah Putro  Sidoarjo)  Oleh: Bagus Permadi ( 01220114 )  Communication Science  Dibuat: 2007­03­30 , dengan 3 file(s).  Keywords: Apresiasi dan Ibu Rumah Tangga  Program hiburan dan saat ini banyak disukai oleh masyarakat. Dari sekian banyak stasiun televisi  yang menayangkan, penulis lebih tertarik? ?pada? ?TRANS TV (Transformasi Televisi). Hal ini  dikarenakan menurut data yang ada TRANS TV merupakan Media Pendatang Potensial 2002  dan Televisi Terbaik versi majalah Cakram. Salah satunya tayangan hiburan yang menarik  perhatian peneliti adalah Ceriwis. Acara ini menghadirkan suasana variatif, penuh canda dan  informatif bersama Indie Barends & Indra Bekti. Program ini dipilih karena acara ini menarik, di  setiap episodenya selalu terdapat keceriaan di setiap episodenya.  Sasaran dalam penelitian ini yaitu ibu­ibu rumah tangga, karena ibu rumah tangga dianggap  sebagai khalayak yang memiliki waktu luang yang banyak, terutama ibu rumah tangga yang  murni tidak bekerja. Penelitian ini dilakukan di lingkungan Rukun Warga 06 Kelurahan Lemah  Putro Sidoarjo. Berdasarkan uraian diatas rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana apresiasi Ibu Rumah Tangga terhadap tayangan Ceriwis. Adapun tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui bagaimana apresiasi ibu rumah tangga RW 06 terhadap tayangan  Ceriwis.  Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uses and Gratification. Hal ini dikarenakan  khalayak aktif memilih media yang didasarkan? ?pada? ?asas manfaat dan kepuasan. Audience yang  aktif akan memilih mana media yang harus dipilih untuk memuaskan kebutuhannya, dan bila  tertarik suatu acara tertentu, dia akan mengikuti terus acara tersebut dan kebutuhannya akan  terpuaskan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan  kualitatif. Penelitian ini difokuskan? ?pada? ?: apresiasi ibu rumah tangga terhadap tayangan ceriwis,  apresiasi ibu rumah tangga terhadap format acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap pembawa  acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap bintang tamu. Sumber informasi dalam penelitian ini  terdiri dari 5 orang yaitu, ibu Maria, ibu Ilma, Ibu Ida, Ibu Zaenal, ibu Lia.Teknik pengumpulan  data menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Data­data yang diperoleh dianalisis  dengan menggunakan proses induksi­interpretasi­konseptualisasi. Teknik keabsahan data melalui  pengecekan anggota (member chek).  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, apresiasi ibu­ibu rumah tangga terhadap tayangan  Ceriwis cukup bagus. Hal ini ditunjukkan dengan pendapat mereka tentang format acara (jam  tayang, durasi, setting studio, tema atau episode harian, keunikan), pembawa acara, dan bintang  tamunya. Meskipun pendapat mereka bervariasi, tetapi mereka menyatakan bahwa tayangan  tersebut adalah tayangan yang menarik dan menghibur. Selain itu, dengan diperkuat adanya  bentuk penghargaan ibu­ibu rumah tangga terhadap Ceriwis yaitu berupa pengamalan atau  penerapan informasi berupa tips – tips dan pengetahuan dalam kehidupan sehari ... APRESIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAPTAYANGAN CERIWIS DI  TRANS TV(Studi? ?Pada? ?Ibu Rumah Tangga RW 6 Kelurahan Lemah Putro  Sidoarjo)  Oleh: Bagus Permadi ( 01220114 )  Communication Science  Dibuat: 2007­03­30 , dengan 3 file(s).  Keywords: Apresiasi dan Ibu Rumah Tangga  Program hiburan dan saat ini banyak disukai oleh masyarakat. Dari sekian banyak stasiun televisi  yang menayangkan, penulis lebih tertarik? ?pada? ?TRANS TV (Transformasi Televisi). Hal ini  dikarenakan menurut data yang ada TRANS TV merupakan Media Pendatang Potensial 2002  dan Televisi Terbaik versi majalah Cakram. Salah satunya tayangan hiburan yang menarik  perhatian peneliti adalah Ceriwis. Acara ini menghadirkan suasana variatif, penuh canda dan  informatif bersama Indie Barends & Indra Bekti. Program ini dipilih karena acara ini menarik, di  setiap episodenya selalu terdapat keceriaan di setiap episodenya.  Sasaran dalam penelitian ini yaitu ibu­ibu rumah tangga, karena ibu rumah tangga dianggap  sebagai khalayak yang memiliki waktu luang yang banyak, terutama ibu rumah tangga yang  murni tidak bekerja. Penelitian ini dilakukan di lingkungan Rukun Warga 06 Kelurahan Lemah  Putro Sidoarjo. Berdasarkan uraian diatas rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana apresiasi Ibu Rumah Tangga terhadap tayangan Ceriwis. Adapun tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui bagaimana apresiasi ibu rumah tangga RW 06 terhadap tayangan  Ceriwis.  Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uses and Gratification. Hal ini dikarenakan  khalayak aktif memilih media yang didasarkan? ?pada? ?asas manfaat dan kepuasan. Audience yang  aktif akan memilih mana media yang harus dipilih untuk memuaskan kebutuhannya, dan bila  tertarik suatu acara tertentu, dia akan mengikuti terus acara tersebut dan kebutuhannya akan  terpuaskan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan  kualitatif. Penelitian ini difokuskan? ?pada? ?: apresiasi ibu rumah tangga terhadap tayangan ceriwis,  apresiasi ibu rumah tangga terhadap format acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap pembawa  acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap bintang tamu. Sumber informasi dalam penelitian ini  terdiri dari 5 orang yaitu, ibu Maria, ibu Ilma, Ibu Ida, Ibu Zaenal, ibu Lia.Teknik pengumpulan  data menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Data­data yang diperoleh dianalisis  dengan menggunakan proses induksi­interpretasi­konseptualisasi. Teknik keabsahan data melalui  pengecekan anggota (member chek).  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, apresiasi ibu­ibu rumah tangga terhadap tayangan  Ceriwis cukup bagus. Hal ini ditunjukkan dengan pendapat mereka tentang format acara (jam  tayang, durasi, setting studio, tema atau episode harian, keunikan), pembawa acara, dan bintang  tamunya. Meskipun pendapat mereka bervariasi, tetapi mereka menyatakan bahwa tayangan  tersebut adalah tayangan yang menarik dan menghibur. Selain itu, dengan diperkuat adanya  bentuk penghargaan ibu­ibu rumah tangga terhadap Ceriwis yaitu berupa pengamalan atau  penerapan informasi berupa tips – tips dan pengetahuan dalam kehidupan sehari ... APRESIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAPTAYANGAN CERIWIS DI  TRANS TV(Studi? ?Pada? ?Ibu Rumah Tangga RW 6 Kelurahan Lemah Putro  Sidoarjo)  Oleh: Bagus Permadi ( 01220114 )  Communication Science  Dibuat: 2007­03­30 , dengan 3 file(s).  Keywords: Apresiasi dan Ibu Rumah Tangga  Program hiburan dan saat ini banyak disukai oleh masyarakat. Dari sekian banyak stasiun televisi  yang menayangkan, penulis lebih tertarik? ?pada? ?TRANS TV (Transformasi Televisi). Hal ini  dikarenakan menurut data yang ada TRANS TV merupakan Media Pendatang Potensial 2002  dan Televisi Terbaik versi majalah Cakram. Salah satunya tayangan hiburan yang menarik  perhatian peneliti adalah Ceriwis. Acara ini menghadirkan suasana variatif, penuh canda dan  informatif bersama Indie Barends & Indra Bekti. Program ini dipilih karena acara ini menarik, di  setiap episodenya selalu terdapat keceriaan di setiap episodenya.  Sasaran dalam penelitian ini yaitu ibu­ibu rumah tangga, karena ibu rumah tangga dianggap  sebagai khalayak yang memiliki waktu luang yang banyak, terutama ibu rumah tangga yang  murni tidak bekerja. Penelitian ini dilakukan di lingkungan Rukun Warga 06 Kelurahan Lemah  Putro Sidoarjo. Berdasarkan uraian diatas rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana apresiasi Ibu Rumah Tangga terhadap tayangan Ceriwis. Adapun tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui bagaimana apresiasi ibu rumah tangga RW 06 terhadap tayangan  Ceriwis.  Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uses and Gratification. Hal ini dikarenakan  khalayak aktif memilih media yang didasarkan? ?pada? ?asas manfaat dan kepuasan. Audience yang  aktif akan memilih mana media yang harus dipilih untuk memuaskan kebutuhannya, dan bila  tertarik suatu acara tertentu, dia akan mengikuti terus acara tersebut dan kebutuhannya akan  terpuaskan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan  kualitatif. Penelitian ini difokuskan? ?pada? ?: apresiasi ibu rumah tangga terhadap tayangan ceriwis,  apresiasi ibu rumah tangga terhadap format acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap pembawa  acara, apresiasi ibu rumah tangga terhadap bintang tamu. Sumber informasi dalam penelitian ini  terdiri dari 5 orang yaitu, ibu Maria, ibu Ilma, Ibu Ida, Ibu Zaenal, ibu Lia.Teknik pengumpulan  data menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Data­data yang diperoleh dianalisis  dengan menggunakan proses induksi­interpretasi­konseptualisasi. Teknik keabsahan data melalui  pengecekan anggota (member chek).  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, apresiasi ibu­ibu rumah tangga terhadap tayangan  Ceriwis cukup bagus. Hal ini ditunjukkan dengan pendapat mereka tentang format acara (jam  tayang, durasi, setting studio, tema atau episode harian, keunikan), pembawa acara, dan bintang  tamunya. Meskipun pendapat mereka bervariasi, tetapi mereka menyatakan bahwa tayangan  tersebut adalah tayangan yang menarik dan menghibur. Selain itu, dengan diperkuat adanya  bentuk penghargaan ibu­ibu rumah tangga terhadap Ceriwis yaitu berupa pengamalan atau  penerapan informasi berupa tips – tips dan pengetahuan dalam kehidupan sehari
 5  91  2

FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATAN DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Analisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung Milik Komnas FBPI

... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung? ?pada? ? awal tahun 2010. Kasus pertama? ?pada? ?tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru? ?pada? ?tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung? ?pada? ?empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik dan metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene? ?pada? ?empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan? ?pada? ?kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul? ?pada? ?kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan? ?pada? ?kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak? ?pada? ? kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung? ?pada? ? awal tahun 2010. Kasus pertama? ?pada? ?tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru? ?pada? ?tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung? ?pada? ?empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik dan metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene? ?pada? ?empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan? ?pada? ?kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul? ?pada? ?kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan? ?pada? ?kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak? ?pada? ? kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung? ?pada? ? awal tahun 2010. Kasus pertama? ?pada? ?tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru? ?pada? ?tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung? ?pada? ?empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik dan metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene? ?pada? ?empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan? ?pada? ?kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan? ?pada? ?kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul? ?pada? ?kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan? ?pada? ?kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak? ?pada? ? kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of
 6  125  3

SENSUALITAS DALAM FILM HOROR DI INDONESIA(Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Azis)

... ditampilkan kepada masyarakat, sehingga tema besar yang ditawarkan oleh film tersebut kalah menariknya. Berkaitan dengan beberapa uraian diatas yang menimbulkan berbagai interpretasi bagi audiens (penonton), maka disini peneliti tertarik untuk melakukan studi terhadap sensualitas yang ditunjukkan dalam perfilman Indonesia saat ini, khususnya pada film horor. ... mengambil judul Sensualitas dalam Film Horor di Indonesia (Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Aziz.). Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui bentukbentuk sensualitas dan seberapa besar adegan sensualitas yang ada dalam film horor di Indonesia yang terdapat pada film Tali Pocong Perawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ... SENSUALITAS DALAM FILM HOROR DI INDONESIA(Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Azis) Oleh: Ratih Rakasiwi ( 05220268 ) Communication Science Dibuat: 2010-03-31 , dengan 3 file(s). Keywords: Kata Kunci: Film, Sensualitas ABSTRAK Peneliti
 29  190  2

MOTIF MAHASISWA BANYUMASAN MENYAKSIKAN TAYANGAN POJOK KAMPUNG DI JAWA POS TELEVISI (JTV)Studi Pada Anggota Paguyuban Mahasiswa Banyumasan di Malang

... MOTIF MAHASISWA BANYUMASAN MENYAKSIKAN TAYANGANPOJOK  KAMPUNG DI JAWA POS TELEVISI (JTV)Studi? ?Pada? ?Anggota  Paguyuban Mahasiswa Banyumasan di Malang  Oleh: Eri Yurianto ( 02220310 )  Communication Science  Dibuat: 2007­08­28 , dengan 3 file(s).  Keywords: Paguyuban  Televisi lokal saat ini bukan lagi hal yang baru bagi masyarakat di  Indoensia. Di Jawa Timur (Jatim) misalnya, ada telvisi lokal Jawa Pos Televisi  (JTV) yang disebut­sebut sebagai pioneer dalam dunia pertelevisian lokal di  Jatim. Khususnya adalah salah satu program acara paket berita berbahasa  daerah Jawa Timuran (Malangan/Suroboyoan), Pojok Kampung. Menariknya,  tayangan berbahasa daerah ini justru disiarkan di tengah masyarakat Jatim yang  memiliki pluralitas tinggi, dengan banyaknya masyarakat pendatang dari daerah  lain yang notabene belum tentu mengerti bahasa Jawa Timuran itu sendiri..  Salah satu daerah di Jatim yang memiliki kriteria di atas adalah Malang.  Khususnya di sini terkait banyaknya masyarakat pendatang, dengan tolok ukur  jumlah mahasiswa, baik di universitas negeri maupun swasta. Salah satu  mahasiswa pendatang tersebut adalah mahasiswa dari eks­karesidenan  Banyumas seperti kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara  (mahasiswa Banyumasan).  Kemudian terkait tayangan Pojok Kampung yang menggunakan bahasa  Jawa Timuran (Malangan/Suroboyoan), menjadi menarik ketika dikontraskan  dengan mahasiswa Banyumasan dengan bahasa Ngapak­nya yang berbeda  dengan bahasa Jawa Timuran ini. Karena dari situ muncul motif yang  mendasari mahasiswa Banyumasan dalam menyaksikan tayangan Pojok  Kampung di JTV, sesuai kebutuhan yang ingin dipenuhi dan dipuaskannya.  Berangkat dari fenomena tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut  tentang bagaimana motif mahasiswa Banyumasan di Malang menyaksikan  tayangan Pojok Kampung di JTV dengan melakukan studi? ?pada? ?anggota  Paguyuban Mahasiswa Banyumasan (PAMAS) di Malang.  Adapun tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  deskriptif, dengan metode kualitatif. Informan penelitian ini adalah mahasiswa  anggota PAMAS Malang yang pernah menyaksikan tayangan Pojok Kampung di  JTV. Penentuan informan dalam penelitian ini ditetapkan dengan melakukan pra  survey. Sedangkan dasar teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori  uses and gratification, yaitu teori tentang penggunaan dan pemuasan kebutuhan.  Hasil analisis dari penelitian ini menjelaskan bahwa, ada tiga motif utama  (domain) mahasiswa Banyumasan dalam menyaksikan tayangan Pojok Kampung  di JTV. Sedangkan berdasarkan analisis taksonomi diperoleh ... MOTIF MAHASISWA BANYUMASAN MENYAKSIKAN TAYANGANPOJOK  KAMPUNG DI JAWA POS TELEVISI (JTV)Studi? ?Pada? ?Anggota  Paguyuban Mahasiswa Banyumasan di Malang  Oleh: Eri Yurianto ( 02220310 )  Communication Science  Dibuat: 2007­08­28 , dengan 3 file(s).  Keywords: Paguyuban  Televisi lokal saat ini bukan lagi hal yang baru bagi masyarakat di  Indoensia. Di Jawa Timur (Jatim) misalnya, ada telvisi lokal Jawa Pos Televisi  (JTV) yang disebut­sebut sebagai pioneer dalam dunia pertelevisian lokal di  Jatim. Khususnya adalah salah satu program acara paket berita berbahasa  daerah Jawa Timuran (Malangan/Suroboyoan), Pojok Kampung. Menariknya,  tayangan berbahasa daerah ini justru disiarkan di tengah masyarakat Jatim yang  memiliki pluralitas tinggi, dengan banyaknya masyarakat pendatang dari daerah  lain yang notabene belum tentu mengerti bahasa Jawa Timuran itu sendiri..  Salah satu daerah di Jatim yang memiliki kriteria di atas adalah Malang.  Khususnya di sini terkait banyaknya masyarakat pendatang, dengan tolok ukur  jumlah mahasiswa, baik di universitas negeri maupun swasta. Salah satu  mahasiswa pendatang tersebut adalah mahasiswa dari eks­karesidenan  Banyumas seperti kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara  (mahasiswa Banyumasan).  Kemudian terkait tayangan Pojok Kampung yang menggunakan bahasa  Jawa Timuran (Malangan/Suroboyoan), menjadi menarik ketika dikontraskan  dengan mahasiswa Banyumasan dengan bahasa Ngapak­nya yang berbeda  dengan bahasa Jawa Timuran ini. Karena dari situ muncul motif yang  mendasari mahasiswa Banyumasan dalam menyaksikan tayangan Pojok  Kampung di JTV, sesuai kebutuhan yang ingin dipenuhi dan dipuaskannya.  Berangkat dari fenomena tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut  tentang bagaimana motif mahasiswa Banyumasan di Malang menyaksikan  tayangan Pojok Kampung di JTV dengan melakukan studi? ?pada? ?anggota  Paguyuban Mahasiswa Banyumasan (PAMAS) di Malang.  Adapun tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  deskriptif, dengan metode kualitatif. Informan penelitian ini adalah mahasiswa  anggota PAMAS Malang yang pernah menyaksikan tayangan Pojok Kampung di  JTV. Penentuan informan dalam penelitian ini ditetapkan dengan melakukan pra  survey. Sedangkan dasar teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori  uses and gratification, yaitu teori tentang penggunaan dan pemuasan kebutuhan.  Hasil analisis dari penelitian ini menjelaskan bahwa, ada tiga motif utama  (domain) mahasiswa Banyumasan dalam menyaksikan tayangan Pojok Kampung  di JTV. Sedangkan berdasarkan analisis taksonomi diperoleh ... MOTIF MAHASISWA BANYUMASAN MENYAKSIKAN TAYANGANPOJOK  KAMPUNG DI JAWA POS TELEVISI (JTV)Studi? ?Pada? ?Anggota  Paguyuban Mahasiswa Banyumasan di Malang  Oleh: Eri Yurianto ( 02220310 )  Communication Science  Dibuat: 2007­08­28 , dengan 3 file(s).  Keywords: Paguyuban  Televisi lokal saat ini bukan lagi hal yang baru bagi masyarakat di  Indoensia. Di Jawa Timur (Jatim) misalnya, ada telvisi lokal Jawa Pos Televisi  (JTV) yang disebut­sebut sebagai pioneer dalam dunia pertelevisian lokal di  Jatim. Khususnya adalah salah satu program acara paket berita berbahasa  daerah Jawa Timuran (Malangan/Suroboyoan), Pojok Kampung. Menariknya,  tayangan berbahasa daerah ini justru disiarkan di tengah masyarakat Jatim yang  memiliki pluralitas tinggi, dengan banyaknya masyarakat pendatang dari daerah  lain yang notabene belum tentu mengerti bahasa Jawa Timuran itu sendiri..  Salah satu daerah di Jatim yang memiliki kriteria di atas adalah Malang.  Khususnya di sini terkait banyaknya masyarakat pendatang, dengan tolok ukur  jumlah mahasiswa, baik di universitas negeri maupun swasta. Salah satu  mahasiswa pendatang tersebut adalah mahasiswa dari eks­karesidenan  Banyumas seperti kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara  (mahasiswa Banyumasan).  Kemudian terkait tayangan Pojok Kampung yang menggunakan bahasa  Jawa Timuran (Malangan/Suroboyoan), menjadi menarik ketika dikontraskan  dengan mahasiswa Banyumasan dengan bahasa Ngapak­nya yang berbeda  dengan bahasa Jawa Timuran ini. Karena dari situ muncul motif yang  mendasari mahasiswa Banyumasan dalam menyaksikan tayangan Pojok  Kampung di JTV, sesuai kebutuhan yang ingin dipenuhi dan dipuaskannya.  Berangkat dari fenomena tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut  tentang bagaimana motif mahasiswa Banyumasan di Malang menyaksikan  tayangan Pojok Kampung di JTV dengan melakukan studi? ?pada? ?anggota  Paguyuban Mahasiswa Banyumasan (PAMAS) di Malang.  Adapun tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  deskriptif, dengan metode kualitatif. Informan penelitian ini adalah mahasiswa  anggota PAMAS Malang yang pernah menyaksikan tayangan Pojok Kampung di  JTV. Penentuan informan dalam penelitian ini ditetapkan dengan melakukan pra  survey. Sedangkan dasar teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori  uses and gratification, yaitu teori tentang penggunaan dan pemuasan kebutuhan.  Hasil analisis dari penelitian ini menjelaskan bahwa, ada tiga motif utama  (domain) mahasiswa Banyumasan dalam menyaksikan tayangan Pojok Kampung  di JTV. Sedangkan berdasarkan analisis taksonomi diperoleh
 17  140  2

FENOMENA INDUSTRI JASA (JASA SEKS) TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU SOSIAL ( Study Pada Masyarakat Gang Dolly Surabaya)

... berdomisili membaur dengan perumahan penduduk. Berdasar pada fenomena tersebut penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan topik Fenomena Industri Jasa (Jasa Seks) Terhadap Perubahan Perilaku Sosial (Study Pada Masyarakat Gang Dolly Surabaya), dengan rumusan masalah bagaimana fenomena industri jasa (jasa seks) pada Mayarakat Gang Dolly Surabaya? Dan bagaimana ... FENOMENA INDUSTRI JASA (JASA SEKS) TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU SOSIAL ( Study Pada Masyarakat Gang Dolly Surabaya) Oleh: ENI SETYOWATI ( 01240021 ) Sociology Dibuat: 2007-09-10 , dengan 3 file(s). Keywords: Dolly Semakin terpuruknya kondisi sosial ekonomi ... perilaku sosial masyarakat Gang Dolly Surabaya? Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif yang bermaksud untuk memahami dasar suatu fenomena dan relevansinya dimasa sekarang, dengan subjek penelitian terdiri dari PSK dan masyarakat Gang Dolly yang berkompeten dengan topik penelitian, dengan menggunakan teknik purposif sampling dalam penentuan
 53  309  2

Analisis Sistem Pengendalian Mutu dan Perencanaan Penugasan Audit pada Kantor Akuntan Publik. (Suatu Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan)

... Akuntansi Universitas Muhammadiyah yang telah membantu selama masa perkuliahan. 5. Bapak Dhaniel Syam, Drs., MM., Ak selaku dosen wali peneliti dimasa perkuliahan yang telah memberikan dukungan dan bantuan kepada peneliti. 6. Bapak Jamaludin Iskak, Ak., M.Si., CPA selaku salah satu pimpinan pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan ... sayangnya selama ini kepada peneliti. 8. Akbar Berryan yang telah memberikan bantuan, dukungan dan doa kepada peneliti selama penelitian hingga penyelesaian skripsi ini. 9. Kevin Muhammad. R yang telah memberikan dukungan dan bantuan kepada peneliti.   10. Teman-teman di Kantor Akuntan Publik yang telah membantu dan memberikan semangat pada peneliti dari ... sistem pengendalian mutu 59-60 pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan Identifikasi penerapan perencanaan penugasan 62 audit pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan Analisis penerapan sistem pengendalian mutu 66-75 pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan Analisis penerapan perencanaan penugasan audit 76-76 pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto
 105  460  18

ANALISIS PROSPEKTIF SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PT MUSTIKA RATU Tbk

... bahwa analisis prospektif adalah peramalan hasil pada masa yang akan datang, biasanya laba, arus kas, atau keduanya (Prospective Analysis). Analisis ini ditarik dari analisis akuntansi, analisis keuangan, serta analisis bisnis dan strategi. Output dari analisis prospektif adalah hasil yang diharapkan pada masa yang akan datang yang digunakan untuk mengestimasi ... mengambil judul skripsi “ANALISIS PROSPEKTIF SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PT. MUSTIKA RATU Tbk.” B. Rumusan Masalah Bagaimana posisi laba, dan neraca perusahaan PT. Mustika Ratu, Tbk. untuk tahun 2015 sampai dengan 2019? C. Batasan Masalah Penelitian ini hanya terbatas pada analisis peralaman laba dan neraca dilihat dari metode analisis prospektif ... ramalan laba yang relevan melibatkan analisis komponen laba dan penilaiannya di masa depan. Peramalan laba mengikuti analisis komponen laba dan melibatkan pembuatan estimasi laba masa depan. Kita harus mempertimbangkan interaksi antarkomponen dan kondisi usaha masa depan. 3 Analisis juga harus mempertimbangkan daya tahan dan stabilitas komponen
 204  952  22

DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM IKLAN Studi Semiotika pada Iklan "Mama Suka", "Mama Lemon", dan "BuKrim"

... 14.05 (http://pemoeda-pemoedie.blogspot.com/2008/01/psikologi-warna-biru.html) diakses pada tanggal 5 Oktober 2010 pukul 14.05 BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Perkembangan zaman telah membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Begitupula pada dunia teknologi dan informasi, perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia sampai dengan saat ini berkembang ... : (http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/16736/1/log-okt2008-4%20(1).pdf) diakses pada tanggal 27 April pukul 12:24 (http://www.ghazwanunx.web.ugm.ac.id) diakses tanggal 29 April 2010 (http://abunavis.wordpress.com/2008/05/29/%E2%80%9Dmembaca%E2%80%9D-iklantelevisi-sebuah-perspektif-semiotika/) diakses pada tanggal 29 April 2010 pukul 11:15 (http://www.kabarindonesia.com) diakses pada tanggal 25 Mei 2010 (http://puslit.petra.ac.id) ... 2010 (http://blog.rawins.com/2010/04/perempuan-jawa.html) diakses pada tanggal 2 Juni 2010 pukul 11:10 (http://esterlianawati.wordpress.com/2008/04/09/perempuan-jawa-konco-wingking-atausigaraning-nyawa/) diakses pada tanggal 14 Juli 2010 pukul 13:10 (http://www.lkts.org/pelita-online/index.php?option=com_content&view=article&id=74:sisilain-perempuan-jawa&catid=79:juni-2008&Itemid=2) diakses pada tanggal
 102  483  21

PENERIMAAN ATLET SILAT TENTANG ADEGAN PENCAK SILAT INDONESIA PADA FILM THE RAID REDEMPTION (STUDI RESEPSI PADA IKATAN PENCAK SILAT INDONESIA MALANG)

... kepada dua posisi, yaitu dominant hegemonik dan oposisional. Berawal dari fenomena yang telah dijelaskan, peneliti ingin melakukan penelitian tentang “PENERIMAAN ATLET SILAT TENTANG ADEGAN PENCAK SILAT INDONESIA PADA FILM THE RAID REDEMPTION” dengan menggunakan studi resepsi pada anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia wilayah Malang. 6 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan ... Penerimaan Atlet Silat Tentang Adegan Pencak Silat Indonesia Pada Film The Raid Redemption (Studi Resepsi Pada Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia Malang) Telah dipertahankan dihadapan Dewan Penguji Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Ilmu Komunikasi Dan dinyatakan LULUS Pada hari : Sabtu Tanggal : 3 April 2014 Tempat : 607 Mengesahkan Dekan ... rasa syukur akan ke-Esaan Nya yang telah memberi nikmat dan anugerah yang sangat indah pada waktunya, akhirnya peneliti dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul Penerimaan Atlet Silat Tentang Adegan Pencak Silat Indonesia Pada Film The Raid Redemption (Studi Resepsi Pada Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia Malang) ini dapat terselesaikan dengan
 34  267  21

PEMAKNAAN MAHASISWA TENTANG DAKWAH USTADZ FELIX SIAUW MELALUI TWITTER ( Studi Resepsi Pada Mahasiswa Jurusan Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Malang Angkatan 2011)

... http://writelonger.com/user/ aagym , http://writelonger.com/user/UstadNurMaulana) 5 Kajian dakwah yang mereka tuliskan pada akun twitternya sangatlah beragam yang terbagi pada tema-tema tertentu. Tergantung juga pada masalah sosial yang sakarang ramai dibicarakan pada media massa. Dari segi gaya bahasa yang mereka pakai terkesan berat. Namun mereka mempunya target ... Diakses pada tanggal 21 Maret 2014 pukul 5:09 WIB http://hapsarinarrative.blogspot.com/2011/12/analisis-resepsi.html. Diakses pada tanggal 3 April 2014 Pukul 11:00 WIB http://www.umm.ac.id/id/page/01030202/tarbiyah.html. Diakses pada tanggal 22 September 2014 Pukul 10:50 WIB http://www.umm.ac.id/id/page/01030202/6/visi-misi-dan-tujuan.html. Diakses pada tanggal ... diri seorang Da’i sebelum menyampaikan dakwahnya) dan media atau sarana langsung. Pada media yang langsung ini lebih membahas teknik penyampaian melalui perkataan, perbuatan, dan prilaku da’i yang dijadikan teladan oleh orang lain, sehingga mereka tertarik kepada agama Islam (Hamidi, 2010:15). Berdasarkan bentuknya, media komunikasi dakwah sangat banyak jumlahnya.
 47  270  21

Representasi Nasionalisme Melalui Karya Fotografi (Analisis Semiotik pada Buku "Ketika Indonesia Dipertanyakan")

... ada14. Semua foto adalah dari masa lalu, dan masa lalu itu tertahan. Tak bisa melaju ke masa kini. Setiap foto menyajikan dua pesan, pesan menyangkut peristiwa yang dipotret dan menyangkut sentakan diskontinuitas. Dalam aliran waktu, sebuah foto membekukan momen seolah-olah merupakan imaji yang tersimpan. Foto merupakan kajian masa lalu yang diwujudkan ... karakter penikmat foto, kita kaji dan kemudian kita gali kecocokan pilihan mereka yang pada akhirnya membantu kekuatan pilihan pada karya kita. Sebaliknya kalau punctum, adalah fase penikmat tertarik pada sebuah foto. pemandang akan melakukan pengamatan secara kritis pada fase ini tanpa peduli fase studium-nya. Dalam punctum inilah terjadi gejala kenapa ... ini. Dengan terselesaikannya Skripsi saya yang berjudul “Representasi Nasionalisme Melalui Karya Fotografi (Analisis Semiotik pada Buku “Ketika Indonesia Dipertanyakan)”, maka selesai sudah masa studi Strata 1 saya di kampus tercinta ini. Walaupun mungkin masih banyak terdapat kelemahan pada penelitian yang saya lakukan, Insyaallah skripsi ini menjadikan acuan saya guna mengembangkan
 51  247  50

KONSTRUKSI MEDIA TENTANG KETERLIBATAN POLITISI PARTAI DEMOKRAT ANAS URBANINGRUM PADA KASUS KORUPSI PROYEK PEMBANGUNAN KOMPLEK OLAHRAGA DI BUKIT HAMBALANG (Analisis Wacana Koran Harian Pagi Surya edisi 9-12, 16, 18 dan 23 Februari 2013 )

... History http://www.kompasgramedia.com/aboutkg/history di akses pada bulan bulan Maret pukul 22.09 Anonim. 2012. Korupsi dan pengertiannya. http://www.korupsi-dan-pengertiannya.html diakses pada bulan Maret 2013 pada pukul 10:17 Handika Suryo. 2013. Masa orde baru berbanding dengan masa reformasi. http:/ /masa- orde-baru-berbanding-dengan -masa- reformasi-540701/ (diakses pada bulan april, pada pukul 11:07) Anonim. ... Urbaningrum http://id.m.wikipedia.org/wiki/Anas_Urbaningrum diakses pada bulan april pada pukul 12.05 WIB Admin kompas.com. 2013. Anas mundur sebagai Ketua Umum Partai Demokrat http://nasional.kompas.com/read/2013/02/23/14090477/Anas.Mundur.sebagai. Ketua.Umum.Partai.Demokrat diakses pada pukul 14.04 WIB Dwikisetiyawan.2013. http://dwikisetiyawan.wordpress.com diakses pada bulan mei 2013, pukul: 13.38 ... pengaruh www.thekurangajar.wordpress.com diakses pada bulan mei 2013 Admin Liputan6.com. 2014. Korupsi2. http://m.liputan6.com/tag/korupsi/2 diakses pada 20 Januari 2014 pukul 10:58 admin suara merdeka. 2013. Peristiwa suara demokrat jeblok SBY diminta turun tangan. http:www.meddeka.com/peristiwa/suara demokrat-jeblok-sby-diminta-turuntangan (diakses pada 20 Januari 2014 pukul
 55  368  20

PENGARUH PENGGUNAAN BLACKBERRY MESSENGER TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU MAHASISWA DALAM INTERAKSI SOSIAL (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Angkatan 2008 Universitas Muhammadiyah Malang)

... saya persembahkan kepada-Mu Ya Allah, atas segala nikmat, karunia dan anugerah yang telah Kau berikan kepada saya. Sehingga saya dapat menyelesaikan tugas akhir ini. Saya haturkan Sholawat dan salam kepada junjungan saya Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya dengan segala kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak- pihak yang ... 05.45) (http://tekno.kompas.com/read/2011/10/28/16534635/Naik.13.Juta..Pengguna.Int ernet.Indonesia.55.Juta.Orang.diakses pada Rabu 8-2-2012 pukul 16.30WIB). (http://www.teknojurnal.com/2011/09/20/pertumbuhan-pelanggan-blackberrydi-indonesia -pada- tahun-2011/diakses pada rabu,8-2-2012 pukul 09.08 WIB). xviii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Komunikasi merupakan kebutuhan sehari-hari bagi seluruh umat manusia. Tiada hari tanpa berkomunikasi. Karena pada dasarnya ... murah. Sebelum bermunculan gadget canggih seperti sekarang, perkembangan komunikasi dimulai pada 400 SM yaitu era komunikasi tulisan. Contohnya manusia purba yang menulis atau menggambar di dinding goa untuk menyampaikan pesan atau tanda. Lalu berlanjut pada tahun 1452 di era komunikasi cetak. Pada zaman ini kertas sudah ada, dan koran mulai terbit. Berkembang
 107  433  26

PENERAPAN MEDIA LITERASI DI KALANGAN JURNALIS KAMPUS (Studi pada Jurnalis Unit Aktivitas Pers Kampus Mahasiswa (UKPM) Kavling 10, Koran Bestari, dan Unit Kegitan Pers Mahasiswa (UKPM) Civitas)

... kritis terhadap informasi yang diterima dari media massa manapun. Hal tersebut akan berpengaruh pada hasil berita yang ditulisnya. Berita yang disajikan kepada sivitas akademika adalah bentuk tanggung jawab dari pengamalan Kode Etik Jurnalistik. Seperti pada Pasal 3 pada Kode Etik Jurnalistik yang berbunyi, “Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan ... memberikan semangat kepada peneliti untuk segera menyelesaikan skripsi ini. Serta juga memberikan masukan kepada peneliti tentang skripsi ini. vi 7. Sahabat dan teman baikku, Ekky Primary, Sukeipah, Vinda Yanuarizki, Fitria Ade, Prima Putra Wijaya, Vika Antiyawati, Fatmala Sari, Fendy Setiawan, terima kasih selalu memberikan semangat kepada peneliti. 8. ... sebesar-besarnya kepada : 1. Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga peneliti bisa menyelesaikan skripsi ini. 2. Kedua orang tua yang selalu mendukung dan mendoakan, Bapak L.H.C. Andriansyah dan Ibu Naning Apsana. Serta Adik Fadhilah Azzah Syaharani, dan seluruh keluarga besar atas segala doa, dukungan moral, dan materiil yang diberikan kepada peneliti. 3.
 84  333  24

PEMAKNAAN BERITA PERKEMBANGAN KOMODITI BERJANGKA PADA PROGRAM ACARA KABAR PASAR DI TV ONE (Analisis Resepsi Pada Karyawan PT Victory International Futures Malang)

... penulis meneliti, bagaimana pemaknaan perkembangan komoditi berjangka pada tayangan Kabar Pasar di TvOne menurut karyawan PT Victory International Futures Malang. 3 B. Rumusan Masalah Berdasarkan paparan pada latar belakang, maka peneliti merumuskan masalah yaitu bagaimana pemaknaan berita perkembangan komoditi berjangka pada program acara kabar pasar di ... Berita Perkembangan Komoditi Berjangka Pada Program Acara Kabar Pasar Di TV One (Analisis Resepsi Pada Karyawan PT Victory International Futures)”, maka Fokus penelitian ini secara umum yaitu pemaknaan atau hasil intepretasi dari subjek penelitian yakni karyawan PT PT Victory International Futures Malang, mengenai berita perkembangan komoditi berjangka pada ... yang disusun untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang dengan judul : PEMAKNAAN BERITA PERKEMBANGAN KOMODITI BERJANGKA PADA PROGRAM ACARA KABAR PASAR DI TV ONE (Analisis Resepsi Pada Divisi Marketing PT Victory International Futures Malang) Tidak sedikit
 13  174  45

STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PARTAI POLITIK PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2012 DI KOTA BATU (Studi Kasus Tim Pemenangan Pemilu Eddy Rumpoko-Punjul Santoso)

... politik, dan perkembangan komunikasi politik di kota Batu juga tidak akan bisa terlepas dari sejarah panjang perkembangan komunikasi politik di Indonesia, dan perkembangan komunikasi politik tidak bisa lepas begitu saja setidaknya dari kerangka dasar ilmu komunikasi yang menurut laswell adalah siapa, mengatakan apa, dengan saluran apa, kepada siapa, ... di kantor Tim Pemenangan Eddy Rumpoko-Punjul Santoso. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas masalah yang menjadi pokok pembahasan penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Bagaimana Strategi Komunikasi Politik Tim Pemenangan Pasangan Eddy Rumpoko-Punjul Santoso pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2012 di Kota Batu? 2. Bagaimana ... komunikasi politik). Kemudian pada bab V merupakan pembahasan yang meliputi strategi komunikasi politik tim pemenangan pasangan Eddy Rumpoko-Punjul Santoso pada pemilihan kepala daerah tahun 2012 di kota batu dan bentuk komunikasi politik tim pemenangan pasangan Eddy Rumpoko-Punjul Santoso pada pemilihan kepala daerah tahun 2012 di kota Batu. Sedangkan pada bab VI adalah
 97  366  25

Dokumen yang terkait


Feedback