Feedback

Perbaikan Sistem Kerja

Penerapan Metode Statistiqal Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Dalam Perbaikan Kualitas Produk di PT. Tirta Sibayakindo

... Personalia. Jam kerja di PT.Tirta Sibayakindo dibagi dalam 2 kelompok yaitu tenaga kerja non shift dan tenaga kerja shift. 1. Sistem Non Shift Sistem non shift berlaku bagi tenaga kerja di bagian staf dan administrasi kantor dengan jam kerja. Tabel 2.1.akan ... PT.Tirta Sibayakindo 2. Sistem Shift Sistem shift terdiri dari 3 shift dengan jam kerja. Tabel 2.2.akan memperlihatkan jam kerja Shift di PT.Tirta Sibayakindo. Tabel 2.2. Jam Kerja Shift No Shift Jam Kerja Aktif Istirahat Jam Kerja Aktif 1I 00.00-04.00 04.00-05.00 ... Karyawan di PT.Tirta Sibayakindo bekerja enam hari dan libur pada hari Minggu, hari besar agama dan hari libur nasional .Sistem kerja 3 Shift berotasi Universitas Sumatera Utara mingguan. Bila jam kerja melebihi dari jam kerja biasa yang akan disebabkan
 20  172  145

Perbaikan Rancangan Infant Incubator dengan Mengintegrasikan Metode Kano, Quality Function Deployment dan Value Engineering di RSU Kabanjahe

... Model Kano digunakan untuk mendapatkan kategori atribut produk sebagai prioritas perbaikan. Penelitian menunjukkan bahwa kategori attractive digunakan sebagai prioritas perbaikan yaitu Fungsi tambahan tempat tabung oksigen dan ukuran lubang pintu 15 cm. ... Model Kano digunakan untuk mendapatkan kategori atribut produk sebagai prioritas perbaikan. Penelitian menunjukkan bahwa kategori attractive digunakan sebagai prioritas perbaikan yaitu Fungsi tambahan tempat tabung oksigen dan ukuran lubang pintu 15 cm. ... Industri, khususnya program studi Reguler S1, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara. Judul dari tugas sarjana ini adalah ? ?Perbaikan Rancangan Infant Incubator dengan Mengintegrasikan Metode Kano, Quality Function Deployment dan Value Engineering di
 1  65  91

Usulan Perbaikan Mutu Produk Obat Kaplet Dengan Metode Statistical Quality Control dan Fault Tree Analysis Pada PT. Mutiara Mukti Farma

... Jawab................................ II-7 2.5.2. Tenaga Kerja dan jam kerja Perusahaan......................... II-18 2.6. Sistem Pengupahan dan Fasilitas Lainnya ................................. II-19 2.6.1. Sistem Pengupahan......................................................... ... merupakan metode kerja yang telah sesuai dengan standar dan tidak mengalami perubahan. Universitas Sumatera Utara 3. Proses produksi dan mesin-mesin/peralatan yang digunakan tidak mengalami kerusakan. 1.5. Sistematika Penulisan Tugas Sarjana Sistematika ... dengan pihak customer dan perusahaan-perusahaan lain. – Mengkoodinir tenaga kerja perusahaan seperti pembagian kerja dan lainnya. – Melakukan penambahan atau pengurangan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan. 5. Manajer Akuntansi – Melaksanakan
 4  71  145

Semantik Suksesi Sistem Informasi Berdasarkan Populasi Teks

... informasi. Suksesi sistem informasi berkaitan dengan pengukuran tentang hal-hal yang berkaitan dengan sistem informasi, terutama faktor organisasi di mana sistem informasi itu akan digunakan, atau beberapa butir permintaan berkaitan dengan sistem informasi ... informasi. Suksesi sistem informasi berkaitan dengan pengukuran tentang hal-hal yang berkaitan dengan sistem informasi, terutama faktor organisasi di mana sistem informasi itu akan digunakan, atau beberapa butir permintaan berkaitan dengan sistem informasi ... Suksesi Sistem Informasi   Studi tentang suksesi sistem informasi telah dilakukan sejak 1980-an, tetapi studi monumental dicatatkan ketika studi menghasilkan kontribusi pengukuran kinerja sistem informasi, yaitu untuk mencapai satu model sistem informasi
 1  47  95

Analisis kebutuhan filter pasif untuk mengurangi gangguan harmonisa dan perbaikan faktor daya menggunakan Second Order Damped (Studi Kasus Pada Transformator 400 kVA Di Politeknik Negeri Medan)

... baru yaitu sumber harmonisa dalam sistem dapat berinteraksi dengan kapasitor bank dan induktansi sistem, sehingga menimbulkan arus yang besar ketika terjadi resonansi. Resonansi timbul apabila reaktansi induktif dari sistem dan reaktansi kapasitif dari ... i Dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan sistem tenaga listrik khususnya permasalahan harmonisa dalam sistem 3 fasa, mengetahui cara mengurangi harmonisa serta meningkatkan faktor daya sistem. 1.6 Metodologi Penelitian Tahapan pada penelitian ... Utara 8 1.7 Sistematika Pembahasan Tesis ini disusun dengan sistematika sebagai berikut: Bab 1: Pendahuluan yang meliputi latar belakang, perumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, metodologi penelitian, sistematika pembahasan
 2  90  92

Pengaruh Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Produktifitas Kerja Karyawan

... melindungi tenaga kerja dari gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kondisi lingkungan kerja. c. Menyesuaikan tenaga kerja dengan pekerjaan atau pekerjaan dengan tenaga kerja. d. Meningkatkan produktifitas kerja. 2.1.8. Pengertian Produktifitas Kerja Produktifitas ... 1. Kebutuhan karyawan 2. Motivasi kerja 3. Kepuasan kerja 4. Disiplin kerja 5. Partisipasi kerja 4. Pemeliharaan tenaga kerja mencakup: a. Pemberhentian karyawan 2.1.2. Pengertian Keselamatan Kerja Perlindungan tenaga kerja meliputi beberapa aspek dan ... pelaksanaan pekerjaannya. 9 Pengertian keselamatan kerja menurut Suma’mur (1986:1) yaitu keselamatan kerja yang berkaitan dengan mesin, alat kerja, bahan dan proses pengolahan, landasan tempat kerja dan lingkungannya serta cara-cara melakukan pekerjaan. Anwar
 2  72  136

Usulan Perbaikan Mutu Produk Kertas Rokok (Cigarette Paper) Dengan Metode Statistical Quality Control (Sqc) Dan Failure Mode Effect Analysis (Fmea) Pada Pt. Pusaka Prima Mandiri

... Golongan staf adalah pekerja pada tingkat manajer, kepala bagian, dan pekerja yang tidak bekerja pada bagian produksi. Sedangkan, golongan karyawan adalah pekerja yang bekerja pada bagian produksi, termasuk satpam. Staf bekerja pada hari Senin sampai Jumat ... karyawan, jadwal kerja dibagi atas 3 shift/hari, dimana jam kerja pada hari Senin sampai Minggu adalah selama 7 jam/shift. Jadwal jam kerja karyawan dapat dilihat pada Tabel 2.2 Tabel 2.2 Jam Kerja Karyawan Shift Kerja Waktu Kerja Shift ... sesuai prosedur kerja dan mencapai hasil yang memuaskan. b. Kuantitas Kerja Karyawan mampu melaksanakan pekerjaannya lebih banyak dari rata-rata. c. Pengetahuan Kerja Karyawan mampu menguasai seluk beluk pekerjaannya dengan baik. d. Kepatuhan Kerja V-33 Karyawan
 6  93  125

Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (Smk3) Di Pt Madjin Crumb Rubber Factory Indrapura Kabupaten Batubara Tahun 2014

... dewasa ini karena masih tingginya angka kecelakaan kerja. SMK3 bertujuan menciptakan sistem keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, kondisi dan lingkungan kerja yang terintegrasi dalam rangka mencegah ... kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, pekerja/buruh, dan/atau serikat pekerja/serikat buruh, serta menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien untuk mendorong produktivitas. Keselamatan dan kesehatan kerja ... kesehatan kerja yang terencana, terukur, terstruktur, dan terintegrasi b. Mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, pekerja/buruh, dan/atau serikat pekerja/serikat buruh c. Menciptakan tempat kerja
 15  154  137

Rancangan Sistem Kerja Ergonomi Pada Manual Material Handling Di Pencetakan Batu Bata.

... penyimpanan. 2.3.3 Pekerja dan Jam Kerja Perusahaan Jumlah pekerja yang dibutuhkan agar usaha ini berjalan dapat dilihat pada Tabel 2.1: Tabel 2.1. Daftar Pekerja No Uraian Jumlah Pekerja 1 Pemilik 1 orang 2 Pekerja Stasiun Pengadukan 6 ... UKM Kilang Nainggolan dapat dilihat pada Gambar 2.1. Pemilik Pekerja stasiun pengadukan Pekerja stasiun pencetakan Pekerja stasiun penjemuran Pekerja stasiun pembakaran Pekerja stasiun penyimpanan Gambar 2.1. Struktur Organisasi UKM Kilang ... maksimalyang diakibatkan oleh sikap kerja yang bersifat statis dilakukan dengan perbaikan rancangan fasilitas kerja yang sesuai dengan antropometri tenaga kerja. Gambaran diatas menunjukan perlunya dilakukan evaluasi cara kerja operator. Diharapkan dari
 5  95  66

Pengaruh Sistem Informasi Manajemen Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai (Studi Pada Bagian Keuangan Kantor Dinas Bina Marga Medan)

... berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menggatikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada. Proses pengembangan sistem melewati beberapa tahapan dari mulai sistem itu direncakan sampai dengan sistem tersebut diterapkan, ... rela bekerja untuk mencapai tujuan pekerjaan. 4. Kepuasan Kerja Tingkat kesenangan yang dirasakan seseorang atas peran pekerjaannya dalam organisasi. Tingkat rasa puas individu bahwa mereka merasa dihargai karena pekerjaan mereka. 5. Beban pekerjaan ... rela bekerja untuk mencapai tujuan pekerjaan. d. Kepuasan Kerja Tingkat kesenangan yang dirasakan seseorang atas peran pekerjaannya dalam organisasi. Tingkat rasa puas individu bahwa mereka merasa dihargai karena pekerjaan mereka. e. Beban pekerjaan
 14  182  90

Rancangan Perbaikan Produktivitas Dalam Upaya Meningkatkan Profitabilitas Perusahaan Di Pabrik Teh Bah Butong Sidamanik

... reduksi biaya, mengelola pertumbuhan, bekerja lebih tangkas, bekerja lebih efektif, mengurangi aktivitas. Kata Kunci: Pengukuran Produktivitas, Indeks Produktivitas, Indeks Profitabilitas, Indeks Perbaikan Harga dan Perbaikan Produktivitas. Universita ... Perhitungan Indeks Perbaikan Harga ................................................ 5.4.1 Perhitungan Indeks Perbaikan Harga dari Input Tenaga Kerja ........................................................................... 5.4.2 Perhitungan Indeks Perbaikan ... Indeks Perbaikan Harga Tenaga Kerja .................................. 5.5.2 Pengukuran Produktivitas, Profitabilitas dan Indeks Perbaikan Harga Bahan Baku ...................................... 5.5.3 Pengukuran Produktivitas, Profitabilitas dan Indeks Perbaikan
 4  101  135

Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi Terhadap Prestasi Kerja Karyawan

... prestasi kerja karyawan, faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi kerja karywan, penilaian prestasi kerja karyawan, tujuan dan manfaat penilaian prestasi kerja, metode penilaian prestasi kerja karyawan, pengertian kepuasan kerja, dimensi kepuasan kerja, ... Utara BAB II LANDASAN TEORI A. Prestasi Kerja 1. Pengertian Prestasi Kerja Dalam melaksanakan kerjanya, karyawan menghasilkan sesuatu yang disebut dengan prestasi kerja. Prestasi kerja merupakan hasil kerja seseorang karyawan selama periode tertentu ... Utara 3. Penilaian Prestasi Kerja Untuk mengetahui tinggi-rendahnya prestasi kerja seseorang, perlu dilakukan penilaian prestasi kerja. Sikula (1981) mengatakan penilaian prestasi kerja adalah evaluasi yang sistematis terhadap pekerjaan yang telah dilakukan
 7  103  95

Perbaikan Kecacatan Produk dengan Pendekatan Fuzzy Multi Expert-Multi Criteria Decision Making (Fuzzy ME-MCDM) pada PT Mewah Indah Jaya

... Kerja dan Jam Kerja Tenaga kerja pada PT. Mewah Indah Jaya terdiri dari tenaga kerja tetap dan tenaga kerja outsourcing. Tenaga kerja yang termasuk tenaga kerja tetap antara lain kepala bidang, staf dan supervisor. Tenaga kerja yang termasuk tenaga kerja ... 78 Pembagian jam kerja tenaga kerja pada PT. Mewah Indah Jaya adalah sebagai berikut: 1. Operator bagian pelat Jadwal kerja karyawan bagian pelat terbagi dalam satu shift kerja yang dapat dilihat pada Tabel 2.2. Tabel 2.2. Jadwal Kerja Karyawan ... Jaya 2.3.4. Sistem Pengupahan dan Fasilitas Lainnya Sistem pengupahan di PT. Mewah Indah Jaya didasarkan pada jenis tenaga kerja. Gaji tenaga kerja outsourcing diberikan setiap dua minggu sekali. Besarnya upah ditentukan berdasarkan jumlah hari kerja. Gaji
 2  55  216

Sistem Penjualan Properti Berbasis E-Commerce

... Utara BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Perancangan Sistem Perencanaan sistem dilakukan setelah mendapat gambaran dengan jelas apa yang harus dikerjakan pada sistem baru yang akan diterapkan. Dalam membangun sebuah situs perancangan sistem merupakan tahap ... 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Perancangan Sistem 3.2 Perancangan Struktur Web 3.3 Entity Relationship Diagram (ERD) 3.4 Desain Database 3.5 Flowchart BAB 4 IMPLEMENTASI SISTEM 4.1 Pengertian Implementasi Sistem 4.2 Komponen-Komponen Kebutuhan Sistem 4.2.1 ... implementasi sistem ini adalah: a. Menyelesaikan desain sistem yang telah disetujui sebelumnya. b. Memastikan bahwa pemakai(user) dapat mengoperasikan sistem baru c. Menguji apakah sistem baru tersebut sesuai dengan pemakai d. Memastikan bahwa konversi ke sistem
 19  159  84

Rancangan Perbaikan Sistem Produktivitas Dengan Menggunakan Metodetotal Productivity Model Pada PT Mutiara Mukti Farma (MUTIFA) Deli Serdang

... 5.21 Perhitungan Perubahan Produktivitas Total………………………... 5.22 Rancangan Perbaikan Sistem Produktivitas Material…………….... 5.23 Perbandingan Kondisi Aktual Dengan Rancangan Perbaikan Sistem 65 66 66 67 67 68 69 72 83 84 Universitas Sumatera Utara DAFTAR ... yang berjudul“RANCANGAN PERBAIKAN SISTEM PRODUKTIVITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE TOTAL PRODUCTIVITY MODEL PADA PT MUTIARA MUKTI FARMA (MUTIFA) DELI SERDANG”.Penelitianiniberupayamemberikan kontribusibagiperusahaandenganrancanganperbaikanproduktivitas. Penulismengucapkanterimakasihkepada ... Dan Tanggung Jawab .................................... 27 3.4 Jumlah Tenaga Kerja Dan Jam Kerja. ......................................... 33 Universitas Sumatera Utara 3.5 Sistem Pengupahan Dan Fasilitas Lainnya .................................
 5  87  110

Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) DENGAN Kejadian Kecelakaan Kerja Di Treat And Ship Operations – Facility Operations PT Chevron Pacific Indonesia Duri

... PUSTAKA 2.1. Kecelakaan Kerja 2.1.1. Pengertian Kecelakaan Kerja 8 2.1.2. Penyebab Kecelakaan Kerja 9 2.1.3. Teori Penyebab Kecelakaan Kerja 10 2.1.4. Klasifikasi Kecelakaan Kerja 12 2.1.5. Dampak Kecelakaan Kerja 14 2.1.6. ... terciptanya suatu sistem keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, pekerja/buruh, dan/atau serikat pekerja/serikat buruh. Universitas Sumatera Utara Setiap tahun ribuan kecelakaan terjadi di tempat kerja yang menimbulkan ... 78 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berperan penting dalam mengurangi angka kejadian kecelakaan kerja dan mencegah gangguan kesehatan akibat pekerjaan, khususnya pada pekerjaan yang menggunakan mesin bersuhu
 20  122  134

Pengaruh Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Efektivitas Kerja Karyawan (Studi Pada PT.PP.London Sumatra Indonesia,Tbk. Medan)

... arti sistem, subsistem, data, informasi, dan manajemen. Universitas Sumatera Utara 1. Sistem Dalam bukunya, Gordon B. Davis seperti dikutip oleh (H.Malayu, 2009 : 252 – 253) menyatakan sistem sebagai berikut : “ Sistem dapat abstrak atau fisis. Sistem ... saling bergantungan. Misalnya, sistem teologi adalah sistem teratur dari gagasan-gagasan tentang Tuhan, manusia, dan sebagainya. Sistem yang bersifat fisis adalah serangkaian unsur yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan. Sistem yang bersifat fisis, ... system is devided or factored into subsystem. Artinya : sistem dibagi atau dijadikan faktor-faktor atau unsur-unsur ke dalam subsistemsubsistem. Jadi, subsistem adalah bagian atau faktor/unsur dari sistem. Universitas Sumatera Utara 3. Data Informasi
 8  127  127

Prosedur Kerja dan Sistem Kerja pada Bidang Pelayanan Perijinan II di Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Medan

... memuaskan harus mampu melaksanakan sistem kerja melalui prosedur kerja dengan tepat, dapat dilakukan standarisasi dan pengendalian kerja dengan setepat–tepatnya, sedemikian besarnya prosedur kerja dan sisitem kerja didalam sistem kerja pada setiap badan usaha ... semakin pesat dewasa ini, maka prosedur kerja, dan sistem kerja memegang peranan penting bagi setiap instansi pemerintah dan juga badan–badan swasta, pelaksanaan sistem kerja diikuti dengan prosedur kerja. Prosedur kerja adalah suatu rangkaian metode yang ... memerlukan sistem kerja dan prosedur kerja yang tepat sehingga target-target yang telah ditentukan akan terlaksana. Pengetahuan tentang prosedur kerja dan sistem kerja pada Bidang Pelayanan Perijinan II tidak sepenuhnya dipahami oleh para karyawan sehingga pekerjaan
 1  72  71

Perbaikan Sistem Kerja Operator Pencetakan Paving Block Pada UKM Gunung Jati

... lain-lain. Biomekanika dapat digunakan dalam merancang sistem kerja dengan pertimbangan gerak tubuh manusia agar operator yang bekerja dapat bekerja dengan nyaman dan aman sehingga terciptanya sistem kerja dengan gerakan tubuh yang ergonomi. Dengan terciptanya ... tempat kerja, di rumah, dan tempat rekreasi. Ergonomi memberikan peranan penting dalam meningkatkan faktor keselamatan dan kesehatan kerja, mengurangi ketidaknyamanan visual dan postur kerja, desain suatu perkakas kerja untuk mengurangi kelelahan kerja, ... kondisi keamanan dan keselamatan kerja, berdasarkan criteria LI (lifting Indeks). Upaya untuk mengendalikan beban kerja maksimal yang diakibatkan oleh sikap kerja yang bersifat statis dilakukan dengan perbaikan rancangan fasilitas kerja yang sesuai dengan antropometri
 4  72  59

Perbaikan Rancangan Alat Laryngoscope dengan Metode Kansei Engineering, Quality Function Deployment (QFD), dan Value Engineering di RSU Dr. Pirngadi Medan

... metodologi sistematis berdasarkan rencana kerja standar. Proses Value Engineering adalah proses kreatif yang membawa nilai dan peningkatan kualitas. Proses ini mengidentifikasi kesempatan untuk mengurangi biaya yang tidak perlu atau meningkatkan tingkat kerja ... pemeliharaan, kinerja, kerja tim dan kreativitas. 1.2 Rumusan Masalah Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adanya keluhan kebutuhan emosional pengguna dalam penggunaan alat laryngoscope dan biaya produksi alat yang mahal, maka perlu dilakukan perbaikan rancangan ... pada bagian THT RSU. Dr. Pirngadi Medan Rumusan Masalah Perbaikan rancangan alat laryngoscope berdasarkan kebutuhan emosional pengguna dan mereduksi biaya alat Penetapan Tujuan Merancang perbaikan alat laryngoscope sesuai dengan kebutuhan emosional
 0  45  57

Dokumen yang terkait