Feedback

Pentingnya Program Staffing Dan Directing Dalam Implementasi Strategi

HUBUNGAN IMPLEMENTASI PERAWAT TENTANG PATIENT SAFETY DENGAN RESIKO CEDERA PADA INFANT DAN TODDLER

... dalam rangka mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Dua konsep yang mendasari dalam kerjasama orang tua dan perawat ini adalah memfasilitasi keluarga untuk aktif terlibat dalam asuhan keperawatan anaknya dirumah sakit dan memberdayakan kemampuan keluarga baik dari aspek pengetahuan, keterampilan maupun sikap dalam melaksanakan perawatan anaknya ... digunakan, dan lingkungan sosial antar sesama pasien. Dengan adanya stressor tersebut, distress yang dapat dialami anak adalah gangguan tidur, pembatasan aktivitas, perasaan nyeri, dan suara bising, sedangkan 4 distress psikologis mencakup kecemasan, takut, marah, kecewa, sedih, malu, dan rasa bersalah (Wong, 2008). Menurut Shaw et.al (2005) dalam Yully ... I yang telah memberikan bimbingan, arahan, dan motivasi dalam penyusunan skripsi ini. 4. Solichati, S.Kep.Ns, selaku Dosen Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan, arahan, dan motivasi dalam penyusunan skripsi ini 5. Dr.Budi Winarno, MM selaku Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi terimakasih atas bantuan dan dukungannya sehingga dapat memudahkan saya
 24  206  22

STUDI KANDUNGAN BORAKS DALAM BAKSO DAGING SAPI DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN BANGIL – PASURUAN

... digunakan dalam pengawetan pangan terbagi dalam dua kelompok; komponen makanan biasa seperti gula dan garam, dan berbagai bahan khusus yang mencegah atau memperlambat kerusakan pangan (Winarno, 1994 dan Hermana, 1991). Beberapa bahan atau zat yang sering disalahgunakan dalam pengolahan makanan karena bersifat toksis antara lain boraks, formalin dan rhodamine ... memberi semangat dan dukungan khususnya Sahabatku dela, tiara, rhima, myrna, titi, hendra, syifa. terima kasih atas segala kebersamaan dikala suka dan duka, dan saling memberi semangat dikala putusasa, menemani dan saling membantu sama lain selama ini. 12. Mbak Susi, Mas Ferdi dan Mas Bowo selaku laboran, terima kasih atas semua bantuan waktu dan tenaga selama ... lontong, bakso, dan mie basah, namun dapat merusak sistem saraf pusat dan serebrospinal. Gejala keracunan boraks adalah pusing, badan malas, depresi, delirium, muntah, diare, kram, kejang, koma, kolaps dan sianosis (Yuliariti, 2007 dan Khamid, 2006). Boraks adalah senyawa dengan nama kimia Natrium Tetraborat (NaB4O7), berbentuk padat, jika terlarut dalam air
 12  146  17

UJI AKTIVITAS TONIKUM EKSTRAK ETANOL DAUN MANGKOKAN( Polyscias scutellaria Merr ) dan EKSTRAK ETANOL SEDIAAN SERBUK GINSENG TERHADAP DAYA TAHAN BERENANG MENCIT JANTAN (Musmusculus)

... Ketua Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang yang telah memberikan motivasi dan iv kesempatan penulis belajar di Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang. 6. Ibu Sovia Basuki selaku Kepala Laboratorium Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang yang telah membantu, mengarahkan dan memberikan kemudahan sarana dan ... memberikan dukungan dalam penulisan. 16. Buat Dewi Ariani yang telah menemani dan selalu memberi motivasi dan nasehat sampai skripsi ini terselesaikan. 17. Sahabat- sahabat masa perkuliahan dan selalu mendorong untuk segera meneylesaikan skripsi ini Fadillah Titisari, Agustina Rahayu, Pradana Agus, Eflin Norma Furqia, Nehru Marino, Dian Artha Kw, Shella Alifa dan Laily ... para bapak dan ibu dosen Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang, yang telah memberikan waktunya untuk mengajarkan ilmu-ilmu yang sangat bermanfaat. 13. Staff Tata Usaha Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang terima kasih karena telah banyak membantu dalam hal administrasi. 14. Orang tua tercinta, Ayah Edy Susanto dan Ibu
 26  225  24

OPTIMASI FORMULASI dan UJI EFEKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN KRIM EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L) dalam BASIS VANISHING CREAM (Emulgator Asam Stearat, TEA, Tween 80, dan Span 20)

... penyusunan dan penyelesaian skripsi ini. 12. Teman sebimbingan dalam penelitian ini, Dzati, Nafisah dan Akbar terimakasih atas semangat, bantuan dan dukungannya selama ini. 13. Laboran-laboran Laboratorium program studi farmasi dan Laboratorium Biomedik, Mbak Evi, Mbak Bunga, Mbak Susi, Mas Ferdi, Mas Dani, Pak Joko terimakasih atas segala bentuk bantuan dan ... kebutuhan dan keinginan saya. Sehingga membantu dalam proses penyelesaian skripsi ini. 10. Untuk Mama Endang, Papa Sunarto, yang selalu memotifasi dan memberikan semangat serta telah sabar menunggu kelulusan saya. Terimakasih 11. Hanan, Prima, dan Eci teman seperjuangan dalam penelitian dari awal sampai akhir. Terimakasih atas bantuan, keceriaan ,dan semangat ... Winarsi, M.S dalam buku Antioksidan Alami dan Radikal Bebas menyatakan bahwa senyawa fenolik seperti flavonoid mempunyai aktivitas antioksidan yang menghambat penggumpalan keping sel darah, merangsang produksi nitrit oksida, dan berperan melebarkan pembuluh 1 2 darah. Antioksidan juga merupakan senyawa yang dapat menghambat reaksi radikal bebas dalam tubuh
 64  299  23

ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN DAN EFISIENSI ANTARA BERAS POLES MEDIUM DENGAN BERAS POLES SUPER DI UD. PUTRA TEMU REJEKI (Studi Kasus di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang)

... I  yang  telah  memberikan petunjuk? ?dan? ?bimbingan? ?dalam? ?penyusunan skripsi ini.  4.  Rahmad Pulung SP, MP selaku Dosen Pembimbing II yang telah memberikan  petunjuk? ?dan? ?bimbingan? ?dalam? ?penyusunan skripsi ini. 5.  Ayahanda  dan? ? Ibunda  tersayang  yang  sudah  mengasuh,  mendidik  dan? ? mencurahkan segenap perhatian? ?dan? ?kasih sayangnya.  6.  Bapak H. Suprianto selaku pemilik usaha dagang Penggilingan padi yang telah  memberikan informasi? ?dan? ?data­data penelitian.  7.  ... rahmad  dan? ? hidayah­Mu  aku  bisa  menyelesaikan  karya  terakhirku  dalam? ? pendidikan  strata  satu  (S1).  Semoga  selama  aku  menimba  ilmu  di  sangkar  mas  ini  dapat  bermanfaat  bagi  diri  dan? ? orang disekitarku kelak.  Karya ini kupersembahkan untuk:  orang yang selalu mencintai, menyayangi? ?dan? ?mensupport selama  ini.  (Kedua Orang Tua? ?dan? ?Kakekku)  Semua Keluarga Besar? ?dan? ?Almamaterku KATA PENGANTAR  Assalamualaikum Wr. Wb.  Puji  ... Bapak H. Suprianto selaku pemilik usaha dagang Penggilingan padi yang telah  memberikan informasi? ?dan? ?data­data penelitian.  7.  Geng Villa sengkaling B2 yang selalu membantu mengatasi semua kesulitanku  terutama si Kembar Aa’ Bela? ?dan? ?Aa’ Emsi,? ?dan? ?DJ. Kentunk  8.  Nia Fakultas Ekonomi yang selalu menemaniku? ?dalam? ?bimbingan.  9.  Some One ”Me2” yang selalu buat aku tetap semangat? ?dan? ?tabah atas musibah  yang menimpaku Thank’s for all  10.
 17  132  16

FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis Isi Pada Sinetron Munajah Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)

... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS? ?DAN? ? PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis Isi Pada Sinetron Munajah  Cinta di RCTI? ?dan? ?Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis? ?dan? ?Protagonis  Televisi pada saat ini sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan? ?cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet)? ?dan? ?dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I? ?dan? ?koder II.  Teknik analisis yang dipakai? ?dalam? ?penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat? ?dalam? ?tayangan sinetron  munajah cinta? ?dan? ?cinta fitri di masukkan ke? ?dalam? ?kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis pada sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%)? ?dan? ?karakter antagonis pada sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis pada sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%)? ?dan? ?karakter protagonis pada sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?dan? ?protagonis pada sinetron munajah cinta? ?dan? ?cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in ... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS? ?DAN? ? PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis Isi Pada Sinetron Munajah  Cinta di RCTI? ?dan? ?Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis? ?dan? ?Protagonis  Televisi pada saat ini sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan? ?cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet)? ?dan? ?dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I? ?dan? ?koder II.  Teknik analisis yang dipakai? ?dalam? ?penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat? ?dalam? ?tayangan sinetron  munajah cinta? ?dan? ?cinta fitri di masukkan ke? ?dalam? ?kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis pada sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%)? ?dan? ?karakter antagonis pada sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis pada sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%)? ?dan? ?karakter protagonis pada sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?dan? ?protagonis pada sinetron munajah cinta? ?dan? ?cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in ... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS? ?DAN? ? PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis Isi Pada Sinetron Munajah  Cinta di RCTI? ?dan? ?Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis? ?dan? ?Protagonis  Televisi pada saat ini sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan? ?cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet)? ?dan? ?dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I? ?dan? ?koder II.  Teknik analisis yang dipakai? ?dalam? ?penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat? ?dalam? ?tayangan sinetron  munajah cinta? ?dan? ?cinta fitri di masukkan ke? ?dalam? ?kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis pada sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%)? ?dan? ?karakter antagonis pada sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis pada sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%)? ?dan? ?karakter protagonis pada sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?dan? ?protagonis pada sinetron munajah cinta? ?dan? ?cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in
 21  123  2

DEKONSTRUKSI HOST DALAM TALK SHOW DI TELEVISI (Analisis Semiotik Talk Show Empat Mata di Trans 7)

... Dekonstruksi, Host Talk Show, Empat Mata  ABSTRAKSI  Perkembangan? ?program? ?acara televisi di Indonesia cukup beraneka ragam? ?dan? ?mengikuti  perkembangan zaman. Khususnya pada? ?program? ?acara talk show yang mengetengahkan berbagai  tema sampai pada pemilihan host? ?dalam? ?talk show. Host? ?dalam? ?talk show di televisi mempunyai  peran yang penting? ?dalam? ?membawakan acara talk show tersebut pada kelancaran hingga  kesuksesan acara hingga acara tersebut berakhir. Pada dasarnya konsep host telah mempunyai  konstruksi sendiri yang telah lama dipakai? ?dalam? ?dunia host televisi. Namun seiring dengan  kreativitas para kreator? ?program? ?televisi yang semakin berkembang? ?dan? ?memikirkan akan  originalitas sebuah acara khususnya acara talk show, maka konstruksi host itu sendiri telah  diubah atau dihancurkan dengan konsep host yang telah mereka buat sendiri. penghancuran  konsep host tersebut dilakukan oleh salah satu talk show popular di Indonesia yaitu Empat Mata  yang dipandu oleh komedian Tukul Arwana.  Dengan metode analisis semiotik yang mencari makna, tanda? ?dan? ?mitos? ?dalam? ?host Empat Mata  Tukul Arwana, peneliti berusaha menginterpretasikan penelitian tersebut hingga terbongkar  semua makna yang tersurat maupun tersirat, kemudian peneliti melakukan konsep dekonstruksi  untuk memberikan hasil oposisi yang berbeda sehingga terjadi adanya sebuah pembongkaran  hirarki dari oposisi konseptual yang didapat.  Tayangan Empat Mata merupakan salah satu talk show populer di Indonesia terbukti dengan  rating yang selalu tinggi bersaing dengan talk show lainnya. Tayangan Empat Mata yang  dicetuskan oleh Apollo, manajer produksi Trans 7 yang asli Filipina tersebut sangat  mengedepankan unsur komedi? ?dalam? ?menyajikannya. Membahas topik­topik yang sedang trend  di kalangan masyarakat serta menghadirkan bintang tamu­bintang tamu yang selalu  memeriahkan Empat Mata? ?dalam? ?setiap episodnya. Aksi kocak Tukul Arwana selaku host yang  selalu menghibur penonton di studio maupun di rumah dengan humor­humor kasar (slapstick)  yang Tukul tam­pilkan? ?dalam? ?setiap penampilannya.  Dekonstruksi host talk show ini menampilkan sebuah oposisi yang bertolak belakang satu sama  lainnya. Yaitu oposisi konsep host talk show Empat Mata dengan konsep host talk show lainnya.  Dari hasil oposisi tersebut menghasilkan adanya dekonstruksi pada personal (latar belakang  pendidikan, fisik, tutur kata, wajah, wawasan, penampilan, kemampuan bahasa, kemampuan  teknologi)? ?dan? ?relasi komunikasi host dengan bintang tamu. Dengan hasil tersebut maka telah  nampak hasil dari pembongkaran sebuah konsep host talk show di televisi. ... Dekonstruksi, Host Talk Show, Empat Mata  ABSTRAKSI  Perkembangan? ?program? ?acara televisi di Indonesia cukup beraneka ragam? ?dan? ?mengikuti  perkembangan zaman. Khususnya pada? ?program? ?acara talk show yang mengetengahkan berbagai  tema sampai pada pemilihan host? ?dalam? ?talk show. Host? ?dalam? ?talk show di televisi mempunyai  peran yang penting? ?dalam? ?membawakan acara talk show tersebut pada kelancaran hingga  kesuksesan acara hingga acara tersebut berakhir. Pada dasarnya konsep host telah mempunyai  konstruksi sendiri yang telah lama dipakai? ?dalam? ?dunia host televisi. Namun seiring dengan  kreativitas para kreator? ?program? ?televisi yang semakin berkembang? ?dan? ?memikirkan akan  originalitas sebuah acara khususnya acara talk show, maka konstruksi host itu sendiri telah  diubah atau dihancurkan dengan konsep host yang telah mereka buat sendiri. penghancuran  konsep host tersebut dilakukan oleh salah satu talk show popular di Indonesia yaitu Empat Mata  yang dipandu oleh komedian Tukul Arwana.  Dengan metode analisis semiotik yang mencari makna, tanda? ?dan? ?mitos? ?dalam? ?host Empat Mata  Tukul Arwana, peneliti berusaha menginterpretasikan penelitian tersebut hingga terbongkar  semua makna yang tersurat maupun tersirat, kemudian peneliti melakukan konsep dekonstruksi  untuk memberikan hasil oposisi yang berbeda sehingga terjadi adanya sebuah pembongkaran  hirarki dari oposisi konseptual yang didapat.  Tayangan Empat Mata merupakan salah satu talk show populer di Indonesia terbukti dengan  rating yang selalu tinggi bersaing dengan talk show lainnya. Tayangan Empat Mata yang  dicetuskan oleh Apollo, manajer produksi Trans 7 yang asli Filipina tersebut sangat  mengedepankan unsur komedi? ?dalam? ?menyajikannya. Membahas topik­topik yang sedang trend  di kalangan masyarakat serta menghadirkan bintang tamu­bintang tamu yang selalu  memeriahkan Empat Mata? ?dalam? ?setiap episodnya. Aksi kocak Tukul Arwana selaku host yang  selalu menghibur penonton di studio maupun di rumah dengan humor­humor kasar (slapstick)  yang Tukul tam­pilkan? ?dalam? ?setiap penampilannya.  Dekonstruksi host talk show ini menampilkan sebuah oposisi yang bertolak belakang satu sama  lainnya. Yaitu oposisi konsep host talk show Empat Mata dengan konsep host talk show lainnya.  Dari hasil oposisi tersebut menghasilkan adanya dekonstruksi pada personal (latar belakang  pendidikan, fisik, tutur kata, wajah, wawasan, penampilan, kemampuan bahasa, kemampuan  teknologi)? ?dan? ?relasi komunikasi host dengan bintang tamu. Dengan hasil tersebut maka telah  nampak hasil dari pembongkaran sebuah konsep host talk show di televisi. ... Dekonstruksi, Host Talk Show, Empat Mata  ABSTRAKSI  Perkembangan? ?program? ?acara televisi di Indonesia cukup beraneka ragam? ?dan? ?mengikuti  perkembangan zaman. Khususnya pada? ?program? ?acara talk show yang mengetengahkan berbagai  tema sampai pada pemilihan host? ?dalam? ?talk show. Host? ?dalam? ?talk show di televisi mempunyai  peran yang penting? ?dalam? ?membawakan acara talk show tersebut pada kelancaran hingga  kesuksesan acara hingga acara tersebut berakhir. Pada dasarnya konsep host telah mempunyai  konstruksi sendiri yang telah lama dipakai? ?dalam? ?dunia host televisi. Namun seiring dengan  kreativitas para kreator? ?program? ?televisi yang semakin berkembang? ?dan? ?memikirkan akan  originalitas sebuah acara khususnya acara talk show, maka konstruksi host itu sendiri telah  diubah atau dihancurkan dengan konsep host yang telah mereka buat sendiri. penghancuran  konsep host tersebut dilakukan oleh salah satu talk show popular di Indonesia yaitu Empat Mata  yang dipandu oleh komedian Tukul Arwana.  Dengan metode analisis semiotik yang mencari makna, tanda? ?dan? ?mitos? ?dalam? ?host Empat Mata  Tukul Arwana, peneliti berusaha menginterpretasikan penelitian tersebut hingga terbongkar  semua makna yang tersurat maupun tersirat, kemudian peneliti melakukan konsep dekonstruksi  untuk memberikan hasil oposisi yang berbeda sehingga terjadi adanya sebuah pembongkaran  hirarki dari oposisi konseptual yang didapat.  Tayangan Empat Mata merupakan salah satu talk show populer di Indonesia terbukti dengan  rating yang selalu tinggi bersaing dengan talk show lainnya. Tayangan Empat Mata yang  dicetuskan oleh Apollo, manajer produksi Trans 7 yang asli Filipina tersebut sangat  mengedepankan unsur komedi? ?dalam? ?menyajikannya. Membahas topik­topik yang sedang trend  di kalangan masyarakat serta menghadirkan bintang tamu­bintang tamu yang selalu  memeriahkan Empat Mata? ?dalam? ?setiap episodnya. Aksi kocak Tukul Arwana selaku host yang  selalu menghibur penonton di studio maupun di rumah dengan humor­humor kasar (slapstick)  yang Tukul tam­pilkan? ?dalam? ?setiap penampilannya.  Dekonstruksi host talk show ini menampilkan sebuah oposisi yang bertolak belakang satu sama  lainnya. Yaitu oposisi konsep host talk show Empat Mata dengan konsep host talk show lainnya.  Dari hasil oposisi tersebut menghasilkan adanya dekonstruksi pada personal (latar belakang  pendidikan, fisik, tutur kata, wajah, wawasan, penampilan, kemampuan bahasa, kemampuan  teknologi)? ?dan? ?relasi komunikasi host dengan bintang tamu. Dengan hasil tersebut maka telah  nampak hasil dari pembongkaran sebuah konsep host talk show di televisi.
 11  140  1

MANAJEMEN PEMROGRAMAN PADA STASIUN RADIO SWASTA (Studi Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)

... cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui? ?program? ?on air  maupun off air.? ?Program? ?yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus pada? ?program? ?berita, budaya, musik? ?dan? ?sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat? ?program? ?acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar? ?dan? ?dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio pada format­format? ?program? ?untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di masa sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu,? ?dalam? ?upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara.? ?Dan? ?penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program? ?demi? ?program? ?termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu? ?program? ?acara radio terdapat fungsi manajemen yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating,? ?dan? ?Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan? ?dan? ?penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok? ?dan? ? membentuk ketentuan? ?dalam? ?hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan? ?rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut? ?dalam? ?bentuk konsep. Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi? ?dan? ?dokumentasi. Wawancara ditujukan pada orang­orang yang  berkompeten? ?dalam? ?manajemen pemrograman acara Garus (station manager, programmer? ?dan? ? penyiar).  Program? ?acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik? ?dan? ?lancar) sambil membawa visi? ?dan? ?misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu pada fungsi manajemen yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi? ?dan? ?misi acara, menentukan acara? ?dan? ?jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara? ?dan? ?mendatangkan pemateri.? ?Dan? ?Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu manajemen? ?program? ?acara tidak hanya membuat? ?program? ?itu bisa menarik? ?dan? ?bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai? ?program? ?acara yang sama. ... penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu? ?program? ?acara radio terdapat fungsi manajemen yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating,? ?dan? ?Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan? ?dan? ?penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok? ?dan? ? membentuk ketentuan? ?dalam? ?hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan? ?rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut? ?dalam? ?bentuk konsep. Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi? ?dan? ?dokumentasi. Wawancara ditujukan pada orang­orang yang  berkompeten? ?dalam? ?manajemen pemrograman acara Garus (station manager, programmer? ?dan? ? penyiar).  Program? ?acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik? ?dan? ?lancar) sambil membawa visi? ?dan? ?misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu pada fungsi manajemen yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi? ?dan? ?misi acara, menentukan acara? ?dan? ?jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara? ?dan? ?mendatangkan pemateri.? ?Dan? ?Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu manajemen? ?program? ?acara tidak hanya membuat? ?program? ?itu bisa menarik? ?dan? ?bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai? ?program? ?acara yang sama. ... cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui? ?program? ?on air  maupun off air.? ?Program? ?yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus pada? ?program? ?berita, budaya, musik? ?dan? ?sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat? ?program? ?acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar? ?dan? ?dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio pada format­format? ?program? ?untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di masa sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu,? ?dalam? ?upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara.? ?Dan? ?penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program? ?demi? ?program? ?termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun
 19  156  2

ANALISIS ISI LIRIK LAGU-LAGU BIP DALAM ALBUM TURUN DARI LANGIT

... bahwa tema human interest berkaitan dengan aspek emosional dan menyentuh perasaan pribadi seseorang, makna tema politik dan pemerintahan berkaitan dengan kuasa dan wibawa, makna tema ekonomi berkaitan dengan kegiatan- kegiatan ekonomi, makna tema moral manusia berkaitan dengan perilaku dan sikap dalam masyarakat atau pemerintahan, makna cinta berkaitan ... lagu, mendengarkan lagu dan melakukan pencatatan terhadap tema- tema lagu serta melalui studi pustaka. Analisa data dilakukan dalam bentuk analisis domain. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan dapat diketahui bahwa ( 1) tema –tema dalam lirik lagu BIP di album Turun Dari Langit adalah tema human interest, tema politik dan Pemerintahan, tema ... pasar atau masyarakat itu sendiri. Sedangkan faktor yang ketiga yang mempengaruhi rendahnya pemahaman masyarakat Indonesia terhadap seni musik adalah sangat minimnya peran televisi dalam memasyarakatkan musik-musik yang bernilai tinggi. Selama ketiga faktor-faktor tersebut masih tetap dipertahankan, maka perkembangan dan apresiasi seni musik yang baik
 16  162  2

FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATAN DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Analisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung Milik Komnas FBPI

... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com? ?dan? ?www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang? ?dan? ?kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan? ?dan? ?pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan? ?dan? ?diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat? ?dan? ?jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya? ?dalam? ?kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik? ?dan? ?metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam? ?objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene? ?dalam? ?ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan? ?dan? ?pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%)? ?dan? ?indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%)? ?dan? ?indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com? ?dan? ?www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang? ?dan? ?kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan? ?dan? ?pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan? ?dan? ?diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat? ?dan? ?jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya? ?dalam? ?kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik? ?dan? ?metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam? ?objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene? ?dalam? ?ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan? ?dan? ?pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%)? ?dan? ?indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%)? ?dan? ?indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com? ?dan? ?www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang? ?dan? ?kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan? ?dan? ?pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan? ?dan? ?diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat? ?dan? ?jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya? ?dalam? ?kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik? ?dan? ?metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam? ?objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene? ?dalam? ?ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan? ?dan? ?pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%)? ?dan? ?indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%)? ?dan? ?indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of
 5  117  3

SENSUALITAS DALAM FILM HOROR DI INDONESIA(Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Azis)

... sensualitas yang ditunjukkan dalam perfilman Indonesia saat ini, khususnya pada film horor. Penelitian ini mengambil judul Sensualitas dalam Film Horor di Indonesia (Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Aziz.). Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui bentukbentuk sensualitas dan seberapa besar adegan sensualitas yang ada dalam film horor di Indonesia ... dikarenakan sifat bawaan pemeran utama perempuan yang terkenal dengan tingkah laku yang manja dan kata-kata yang berirama menggoda terhadap lawan jenisnya. Sementara kategori lainnya yaitu merayu sebanyak 26 detik dan indikasi mendesah sebanyak 14 detik. Sedangkan pada Indikasi Non Verbal adalah1350 detik, kategori yang memiliki durasi paling banyak ... Perawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Ruang lingkup penelitian ini adalah film horor yang berjudul Tali Pocong Perawan karya Arie Azis dengan unsur pesan yang mengandung sensualitas. Penelitian ini peneliti menggunakan unit analisis ekspresi, sedangkan satuan ukur yang digunakan
 26  177  2

PENGARUH GLOBAL WAR ON TERRORISM TERHADAP KEBIJAKAN INDONESIA DALAM MEMBERANTAS TERORISME

... Resolution 1373 2. Indonesia report of Resolution 1373 3. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang no 1 tahun 2002 4. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang no 2 tahun 2002 5. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 6. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2003 7. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2013 DAFTAR PUSTAKA BUKU Banyu.P, DR.Anak.A & Yani ,DR Yanyan.M. 2006. ... dilakukan di medan perang saja tetapi perang yang berjalan melalui bidang diplomatik yang membangun kerjasama dalam berbagai bidang dalam bertukar informasi, meningkatkan kinerja intelijen, dari segi financial mencegah dan membekukan dana dan asset teroris serta meningkatkan kerja sama domestik dan internasional guna mencegah praktik pencucian uang dan imigrasi ... Bambang Yudhoyono ....79 4.2.1 Menetapkan Undang-Undang dan Meratifikasi Konvensi internasional mengenai pemberantasan terorisme…………80 4.2.2. Memperluas Kerjasama Regional dan Internasional dalam pemberantasan terorisme ……………………………….…84 4.2.3. Pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.87 4.3. Analisa Implementasi? ??……………………………………………..89 4.3.1.
 44  204  37

STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM MEWUJUDKAN MALANG KOTA LAYAK ANAK (MAKOLA) MELALUI PENYEDIAAN FASILITAS PENDIDIKAN

... menjadi Kabupaten/Kota Layak Anak dan kemudian disingkat menjadi KLA. Dalam kebijakan tersebut digambarkan bahwa KLA merupakan upaya pemerintahan kabupaten/kota untuk mempercepat implementasi Konvensi Hak Anak (KHA) dari kerangka hukum ke dalam definisi, strategi, dan intervensi pembangunan seperti kebijakan, institusi, dan program yang layak anak 4. Perencanaan ... Anak Kota Layak Anak adalah sistem pembangunan kota yang mengintegrasikan komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat , keluarga dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan , program dan kegiatan untuk pemenuhan hak-hak anak.14 selain itu Kota Layak Anak menurut UNICEF adalah kota yang dapat menjamin hak anak sebagai warga kota untuk tidak dipandang sebelah mata. Sedangkan menurut Nirwono Joga (2007) Kota Layak Anak adalah sistem kota yang mengintegrasikan ... komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan swasta dalam menciptakan lingkungan kota yang berkelanjutan dan kondusif untuk anak dapat tumbuh, berkembang dan berpartisipasi kedalam masyarakat luas.15 Dari pendefinisian di atas, maka kota layak anak dapat disimplkan merupakan sebuah kota yang di dalamnya menjamin atas hak-hak anak mulai dari tumbuh dan
 42  281  39

PERANAN ELIT INFORMAL DALAM PENGEMBANGAN HOME INDUSTRI TAPE (Studi di Desa Sumber Kalong Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso)

... elit informal dalam pengembangan home industri, baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun pada tahap pengawasan diwujudkan dalam bentuk tenaga dan dalam bentuk uang sudah cukup baik. Karena dalam usaha- usahanya elit informal selalu memotivasi atau menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengembangan home industri tape, dan berupaya ... tape, dan berupaya secara kultural menawarkan dan menyelaraskan kepentingan masyarakat dengan kepentingan pemerintah. Adapun programprogram dari pembinaan antara lain meliputi kegiatan bimbingan dan penyuluhan, pengembangan pemasaran, serta pengembangan keterkaitan. Secara umum keterlibatan elit informal dalam perencanaan pengembangan home industri cukup ... tersebut muncul dari pemikiran bahwa eksisrensi elit informal di dalam masyarakat merupakan sosok manusia teladan berfenomena kultural, yang secara hakiki menjunjung tinggi nilai moral tertentu sehingga oleh masyarakat dijadikan patokan dalam suatu keberhasilan pengembangan home industri. Sedangkan fenomena sosial menunjukkan bahwa pengembangan home industri
 20  170  2

KEBIJAKAN BADAN PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN DAERAH (BAPEDALDA) KOTA JAMBI DALAM UPAYA PENERTIBAN PEMBUANGAN LIMBAH PABRIK KARET

... kurangnya SDM aparatur dalam pelaksanaan kebijakan, rendahnya keinginan masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan juga dunia usaha atau industri sering mengabaikan akan pentingnya penanganan dan pengendalian limbah. Proses pengawasan dan pengendalian lingkungan yang dilakukan Bapedalda Kota Jambi meliputi pemantauan dan penataan IPAL, pemantauan ... melakukan eksploitasi dan klasifikasi mengenai sesuatu atau pertanyaan sosial dengan jalan mendeskripsikan variabel yang dijabarkan melalui sejumlah indikator yang berkenaan dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan program kebijakan belum maksimal dan memenuhi sasaran ... padat, dan limbah gas yang mana kesemua limbah yang dihasilkan oleh industri pada dasarnya sangat berpotensi mencemari lingkungan dan dapat mengancam kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan secara tetap mengenai sifat, keadaan hubungan tertentu dalam
 82  516  2

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN DALAM PROSES PEMBERIAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) (StudiKasusPada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Oro-Oro Dowo Malang)

... OroOro Dowo Malang yang telah membantu saya dalam memperoleh data yang saya perlukan dalam penulisan skripsi ini. 7. Papa dan mamaku tercinta, tersayang, dan terkasih yang selalu mendoakan danselalu memberikan dukungan dan semangat disaat aku sedih, susah, capek, malasataupunbahagia. i 8. Keduakakakku, Mbak IkadanMbak Kiki tercinta yang selalu mendukung ... keuntungan kembali. Karena dalam hal ini seringkali pengembalian kredit yang disalurkan tidak berjalan dengan lancar dan pada kenyataannya tidak pernah lepas dari adanya kredit bermasalah. Menurut Kuncoro (2002:68) Bank adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya adalah menghimpun dana dan menyalurkannya kembali dana tersebut ke masyarakat dalam bentuk kredit ... sepengetahuan saya, di dalam Naskah Skripsi ini tidak ada terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik di suatu Perguruan Tinggi dan tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah diteliti atau diterbitkan oleh orang lain kecuali yang secara tertulis dikutip dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumber kutipan dan daftar
 123  520  25

Analisis Sistem Pengendalian Mutu dan Perencanaan Penugasan Audit pada Kantor Akuntan Publik. (Suatu Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan)

... memberikan dukungan dan bantuan kepada peneliti. 6. Bapak Jamaludin Iskak, Ak., M.Si., CPA selaku salah satu pimpinan pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan yang telah memberikan kesempatan, dukungan dan arahannya selama peneliti melakukan penelitian. 7. Bapak dan Mama tercinta yang telah memberikan doa, semangat dan segenap kasih ... syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, maka peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Analisis Sistem Pengendalian Mutu dan Perencanaan Penugasan Audit pada Kantor Akuntan Publik. (Suatu Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan)”. Didalam tulisan ini disajikan pokok-pokok bahasan yang ... dukungan dan bantuan dalam penyelesaian skripsi ini. 12. Untuk teman-teman yang telah membantu selama proses penyusunan skripsi khususnya untuk Yuda Aristiawan yang telah memberikan bantuan, semangat pada peneliti selama di Malang. 13. Teman-teman satu bimbingan yang telah memberikan bantuan dan kerja samanya selama penyusunan skripsi ini, dan juga
 95  423  18

DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM IKLAN Studi Semiotika pada Iklan "Mama Suka", "Mama Lemon", dan "BuKrim"

... membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Begitupula pada dunia teknologi dan informasi, perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia sampai dengan saat ini berkembang dengan pesat seiring dengan penemuan dan pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam bidang Informasi dan Komunikasi maka komunikasipun akhirnya tidak dapat ditawar lagi dan menjadi ... spesifik, reresentasi bias gender dalam aspek karakter yang diperlihatkan tersebut meliputi aspek fisik dan psikologis. Secara fisik, perempuan lebih direpresentasikan atas kecantikan tubuh, sedangkan lakilaki direpresentasikan dalam aspek kekuatan fisik. Dan kecantikan tubuh tersebut meliputi kecantikan wajah dan keindahan tubuh. Dalam aspek psikologis, bias ... meliputi menyuci, menyetrika, membersihkan dan mengatur rumah, menyiapkan, mengolah dan menghidangkan masakan, merawat, membimbing, megasuh menjaga, dan melindungi anak mulai dari dalam kandungan hingga beranjak besar; dan seorang perempuan (ibu) akan selalu ada di dalam setiap keadaan seorang anak dan keluarga. Pada konteks tersebut, figur perempuan lebih bermakna
 88  431  21

PROSES KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM SITUASI PERTEMUAN ANTAR BUDAYA STUDI DI RUANG TUNGGU TERMINAL PENUMPANG KAPAL LAUT PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYA

... tempat tersebut terjadi pertemuan banyak budaya yang berbeda. Komunikasi interpersonal adalah proses pengiriman dan penerimaan pesan antara dua orang atau diantara sekelompok kecil orang-orang dengan beberapa efek dan beberapa umpan balik seketika. Sedangkan komunikasi antarbudaya mengacu pada komunikasi antara orang-orang dari kultur yang berbeda antara ... komunikasi dengan orang lain dan ada juga yang tidak melakukan komunikasi dengan orang lain. Proses komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh sebagian orang di dalam ruang tunggu berada pada tahapan keterlibatan. Tahap ini adalah tahap pengenalan lebih jauh, ketika kita mengikatkan diri kita untuk lebih mengenal orang lain dan juga mengungkapkan diri ... Kalimantan, Bali, Sulawesi. Berkumpul dengan orang lain di ruang tunggu inilah yang memunculkan naluri untuk berinteraksi. Dalam berinteraksi membutuhkan suatu proses salah satunya adalah proses untuk berkomunikasi. Demikian pula yang terjadi dalam ruang tunggu pelabuhan tanjung perak, karena para calon penumpang tersebut adalah individu-individu yang memiliki
 76  458  2

REPRESENTASI CITRA PEREMPUAN DALAM IKLAN DI TELEVISI (ANALISIS SEMIOTIK DALAM IKLAN SAMSUNG GALAXY S7 VERSI THE SMARTES7 ALWAYS KNOWS BEST)

... pentingnya media dalam perubahan kehidupan manusia saat ini. Media televisi merupakan alat informasi yang ampuh dalam mengubah sikap dan perilaku pemirsa karena efek suara dan bentuk gambarnya secara nyata dapat disaksikan mata pemirsa di rumah. Televisi pada praktiknya memproduksi dan menyiarkan realitas sosial dalam bentuk simbol-simbol dalam berkomunikasi ... verbal dan nonverbal membuat pesan-pesannya sepersuasif mungkin, iklan sudah masuk dalam kategori pengintegrasi dalam tatanan signifikasi zaman modern yang dirancang untuk mempengaruhi sikap dan perilaku gaya hidup dengan secara sembunyi-sembunyi menganjurkan kepada bagaimana kita bisa memuaskan dorongan dan aspirasi terdalam melalui konsumsi (Danesi, ... murah dan merupakan kebutuhan bagi masyarakat. Bukan saja menyajikan berita namun juga bisa menjadi media promosi, propaganda dan juga menjadi alat koreksi sosial. Realitas sosial, kebudayaan atau politik, kini di bangun berdasarkan model-model fantasi yang ditawarkan televisi, iklan, dan sinetron. Pandangan–pandangan diatas itu menunjukkan betapa pentingnya
 100  336  19

KONSTRUKSI MEDIA TENTANG KETERLIBATAN POLITISI PARTAI DEMOKRAT ANAS URBANINGRUM PADA KASUS KORUPSI PROYEK PEMBANGUNAN KOMPLEK OLAHRAGA DI BUKIT HAMBALANG (Analisis Wacana Koran Harian Pagi Surya edisi 9-12, 16, 18 dan 23 Februari 2013 )

... mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan yang sedalamdalamnya kepada: 1. ALLAH SWT, yang selalu memberikan serta menjawab doaku 2. Mama dan Papa,orang tua yang selalu memberikan motivasi semangat, kesabaran serta jerih payah yang tidak dapat tergantikan oleh apapun. Saya selalu bangga dan bahagia terlahir dan dibesarkan oleh mama dan papa. 3. Mbak Devi, ... korupsi bermacam ragam pula, dan artinya sesuai pula darimana kita mendekati masalah itu. Bahkan korupsi sudah menjadi suatu budaya atau kultur di negara Indonesia Dalam hal diatas bisa saja manajemen yang kurang baik dan control yang kurang efektif serta efisien sering dipandang pula sebagai penyebab korupsi khususnya dalam arti bahwa hal yang demikian ... untuk karya ini. 5. Seluruh keluarga besar Mama dan Papa yang ikut mendoakan, memberikan motivasi untuk menyusun dan melakukan ujian ini sehingga berjalan dengan lancar. Terima kasih. 6. Bapak Nasrullah, M.Si, selaku dosen wali dan pembimbing I yang telah banyak memberikan bimbingan serta pengarahan dalam penyusunan skripsi ini. 7. Bapak M.Himawan
 52  332  20

PENGARUH PENGGUNAAN BLACKBERRY MESSENGER TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU MAHASISWA DALAM INTERAKSI SOSIAL (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Angkatan 2008 Universitas Muhammadiyah Malang)

... interaksi sosial dan seberapa besar pengaruh Blackberry Messenger terhadap perubahan perilaku mahasiswa dalam interaksi sosial. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori determinasi teknologi dan teori uses and gratifications. Teori determinasi teknologi mengasumsikan bahwa teknologi membentuk individu bagaimana cara berpikir, berperilaku dalam masyarakat. ... masyarakat. Sedangkan teori uses and gratifications mengatakan bahwa akan pengguna media mempunyai banyak alternatif dalam menggunakan media sesuai kebutuhan untuk memuaskan kebutuhannya. Peneliti menggunakan metode penelitian survei. Pada umumnya yang merupakan unit analisa dalam penelitian survei adalah individu dan data pokok yang didapat dalam survei ... baik, menjadi tempat berbagi kesal, marah dan senang. Terima kasih untuk tahun-tahun terindah bersama di UMM. Dan sahabatku Eneke yang telah menghibur disaat saya sedang galau. 8. Aulia, yang telah sama-sama berusaha menyelesaikan skripsi ini bersama. Terima kasih atas informasi seputar skripsi, motivasi, bantuan dan solidaritas menanti bimbingan. Juga
 100  406  26

PENERAPAN MEDIA LITERASI DI KALANGAN JURNALIS KAMPUS (Studi pada Jurnalis Unit Aktivitas Pers Kampus Mahasiswa (UKPM) Kavling 10, Koran Bestari, dan Unit Kegitan Pers Mahasiswa (UKPM) Civitas)

... kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada : 1. Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga peneliti bisa menyelesaikan skripsi ini. 2. Kedua orang tua yang selalu mendukung dan mendoakan, Bapak L.H.C. Andriansyah dan Ibu Naning Apsana. Serta Adik Fadhilah Azzah Syaharani, dan seluruh keluarga besar atas segala doa, dukungan moral, dan ... khususnya mengenai pemahaman media literasi dari segi sikap dan perilaku di kalangan jurnalis kampus. b. Manfaat Praktis Bagi Penulis Sebagai sarana dalam mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan yang didapat dalam bidang ilmu komunikasi, khususnya mengenai pemahaman media literasi dari segi sikap dan perilaku di kalangan jurnalis kampus. 6 Bagi Masyarakat Memudahkan ... masyarakat v kampusnya mempunyai nilai yang berbobot dan bermanfat.Maka dari itu, peeneliti tertarik untuk menggali pemahaman, sikap, dan perilaku jurnalis kampus UAPKM 10, Koran Bestari, dan UKPM Civitas, tentang media literasi. Keberhasilan penulis dalam menyelesaikan skripsi ini tidak lepas dari dukkungan dan dorongan dari semua pihak. Melalui kesempatan
 76  299  24

PEMAKNAAN BERITA PERKEMBANGAN KOMODITI BERJANGKA PADA PROGRAM ACARA KABAR PASAR DI TV ONE (Analisis Resepsi Pada Karyawan PT Victory International Futures Malang)

... lagi ditayangkan dan diganti program tayangan berita lain. Kabar Pasar dari TvOne ditayangkan 2 kali dalam sehari, yaitu pukul 9.30 WIB dan pukul 15.00 WIB untuk siaran live dengan menyajikan informasi bisnis, ekonomi, dan berita berdampak ekonomi, dalam tayangan ini juga disajikan informasi mengenai kurs mata uang dan indeks saham dalam dan luar negeri ... nilai barang dan sudah ada di Indonesia sejak masa penjajahan belanda dan mulai berkembang pada tahun 1995 saat pemerintah sudah mengaturnya dalam undang-undang, saat ini sudah banyak perusahaan dalam bidang komoditi berjangka yang ada di Indonesia, salah satu perusahaan tersebut adalah PT Victory International Futures, berdiri sejak tahun 2003 dan berkembang ... dua faktor dalam media massa audio visual, yakni faktor “immediacy” dan kedua faktor “realism”. Faktor Immediacy mencakup pengertian langsung dan dekat. Langsung yang artinya pemirsa bisa melihat dan mendengar langsung sebuah peristiwa yang sedang berlangsung dan ditayangkan oleh televisi. Faktor Realism mengandung makna kenyataan. Suara dan imaji yang
 13  164  45

STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PARTAI POLITIK PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2012 DI KOTA BATU (Studi Kasus Tim Pemenangan Pemilu Eddy Rumpoko-Punjul Santoso)

... Taufiq, Hidayah dan Inayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan Skripsi ini dengan baik. Sholawat serta salam semoga tetap tercurah dan terlimpah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya dan seluruh umat dan pengikutnya semoga tetap dalam iman dan Islam. Dalam menyelesaikan Skripsi ini, banyak pihak yang terlibat dan berjasa untuk ... pendekatan dan jenis penelitian, sampling dan unit analisi dan sumber data penelitian, lokasi penelitian dan waktu penelitian,teknik pengumpulan data, teknik analisis data, dan teknik keabsahan data. Bab IV membahas mengenai paparan data dan temuan penelitian yang 12 meliputi paparan data, strategi tim pemenangan Eddy Rumpoko dan Punjul Santosa (konsep strategi ... penulisan dan pengambilan data lapangan. 6. Kedua orang tua tercinta Sudirman Fauzi dan Fully kasih Firmana serta segenap saudaraku (Arga, Putri) dan untuk istri dan anakku tercinta (Ulfa dan Elysia) yang selau menjadi spirit untuk menyelesaikan skripsi ini. 7. Keluarga besar di Sapeken dan di Malang yang membantu memberikan konstribusi baik pikiran dan semangat. 8.
 87  337  25

Dokumen yang terkait