Manajemen Pemerintahan

ANALISIS ELEMEN-ELEMEN BRAND EQUITY PADA PRODUK KARTU SELULER PRABAYAR SIMPATI, IM3, DAN JEMPOL (Studi Kasus Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Jember)

... JEMPOL (Studi Kasus Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Jember) SKRIPSI Oleh : Sigit Suryo Nugroho NIM 030810201166 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS JEMBER 2007 i ANALISIS ELEMEN-ELEMEN BRAND EQUITY PADA PRODUK KARTU SELULER PRABAYAR SIMPATI, IM3, DAN JEMPOL (Studi Kasus Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas ... MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS JEMBER 2007 ii SURAT PERNYATAAN Saya yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : Sigit Suryo Nugroho NIM : 030810201166 Jurusan : Manajemen Fakultas : Ekonomi Judul Skripsi : Analisis Elemen-Elemen Brand Equity Pada Produk Kartu Seluler Prabayar Simpati, IM3, dan Jempol (Studi Kasus Mahasiswa Jurusan Manajemen ... Brand Equity Pada Produk Kartu Seluler Prabayar Simpati, IM3, dan Jempol (Studi Kasus Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Jember) Nama Mahasiswa : Sigit Suryo Nugroho NIM : 030810201166 Jurusan : Manajemen Konsentrasi : Manajemen Pemasaran Disetujui tanggal : 17 September 2007 Pembimbing I Pembimbing II Sri Wahyu Leli
 2  59  20

ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Property dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)

... .............................................................................................. 5 2.2 Manajemen Laba ........................................................................................... 8 2.2.1 Manajemen Laba (Earnings Management) .................................. 8 2.2.2 Pola Manajemen Laba .................................................................. 12 2.2.3 Pengukuran Manajemen Laba .................................................... 13 2.3 ... PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA) Oleh GORBY VIRGORY ALDHI 090810301244 Pembimbing: Dosen Pembimbing I : Indah Purnamawati, SE, M.Si, Ak. Dosen Pembimbing II : Drs. Imam Mas’ud, MM, Ak. vi JUDUL SKRIPSI ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN ... bahwa variabel leverage berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara variabel manajemen laba sebagai variabel bebas dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Kata kunci : manajemen laba, discretionary accrual, nilai perusahaan viii Gorby Virgory Aldhi Jurusan Akuntansi,
 43  380  21

MANAJEMEN PEMROGRAMAN PADA STASIUN RADIO SWASTA (Studi Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)

... MANAJEMEN? ?PEMROGRAMAN PADA STASIUN RADIO SWASTA(Studi  Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)  Oleh: MUHAMMAD NASIR ( 01220166 )  Communication science  Dibuat: 2007­06­04 , dengan 3 file(s).  Keywords:? ?Manajemen? ?Pemrograman, Stasiun Radio Swasta  ABSTRAK  Beragam cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui program on air  maupun off air. Program yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus pada program berita, budaya, musik dan sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat program acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar dan dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio pada format­format program untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di masa sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu, dalam upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara. Dan penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program demi program termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun ... cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui program on air  maupun off air. Program yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus pada program berita, budaya, musik dan sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat program acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar dan dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio pada format­format program untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di masa sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu, dalam upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara. Dan penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program demi program termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu program acara radio terdapat fungsi? ?manajemen? ?yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan dan penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok dan  membentuk ketentuan dalam hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut dalam bentuk konsep. Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara ditujukan pada orang­orang yang  berkompeten dalam? ?manajemen? ?pemrograman acara Garus (station manager, programmer dan  penyiar).  Program acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik dan lancar) sambil membawa visi dan misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu pada fungsi? ?manajemen? ?yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi dan misi acara, menentukan acara dan jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara dan mendatangkan pemateri. Dan Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu? ?manajemen? ?program acara tidak hanya membuat program itu bisa menarik dan bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai program acara yang sama. ... penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu program acara radio terdapat fungsi? ?manajemen? ?yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan dan penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok dan  membentuk ketentuan dalam hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut dalam bentuk konsep. Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara ditujukan pada orang­orang yang  berkompeten dalam? ?manajemen? ?pemrograman acara Garus (station manager, programmer dan  penyiar).  Program acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik dan lancar) sambil membawa visi dan misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu pada fungsi? ?manajemen? ?yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi dan misi acara, menentukan acara dan jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara dan mendatangkan pemateri. Dan Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu? ?manajemen? ?program acara tidak hanya membuat program itu bisa menarik dan bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai program acara yang sama.
 25  168  2

PENGEMBANGAN PROGRAM ACARA CHATZONE(Studi Terhadap Manajemen Program Acara di Stasiun Televisi Lokal Agropolitan Televisi Kota Batu)

... PENGEMBANGAN PROGRAM ACARA CHATZONE(Studi Terhadap  Manajemen? ?Program Acara di Stasiun Televisi LokalAgropolitan Televisi  Kota Batu)  Oleh: Soegeng Poernomo ( 03220288 )  Communication Science  Dibuat: 2009­04­02 , dengan 3 file(s).  Keywords: Pengembangan Program Acara,? ?Manajemen? ?Program Acara  ABSTRAK  Penelitian ini di latar belakangi oleh munculnya acara ChatZone di Stasiun ATV Batu Malang  sebagai trend center acara sejenis di beberapa televisi lokal di Malang. Pada awalnya, acara ini  bekerjasama dengan beberapa operator seluler. Karena dalam perkembangannya pihak ATV  merasa merugi, maka untuk beberapa saat acara dihentikan. Akan tetapi beberapa saat kemudian  muncul tawaran dari TelkomFlexy untuk bekerjasama dalam program acara ini. Mulai saat itu  perkembangan acara ChatZone itu sendiri juga mendulang keuntungan tersendiri bagi stasiun  ATV. Oleh karena itu, penelitian ini tertarik untuk mengetahui bagaimana pengembangan  program acara ChatZone di stasiun televisi lokal Agropolitan Televisi (ATV).  Menurut Widodo (2003), atribut­atribut yang dianggap berkontribusi terhadap kinerja usaha  pengembangan produk acara yaitu kualitas produk (Mempengaruhi pangsa pasar dan  menentukan harga yang ingin dibayar oleh pelanggan untuk produk tersebut), biaya produk  (Menentukan berapa besar laba yang dihasilkan oleh perusahaan pada volume penjualan dan  haraga penjualan tertentu), waktu pengembangan produk (Menentukan kemampuan perusahaan  dalam berkompetisi, menunjukkan daya tanggap perusahaan terhadap perubahan teknologi,  sehingga menentukan kecepatan perusahaan untuk menerima pengembalian ekonomis dari usaha  yang dilakukan tim pengembangan), biaya pengembangan (Merupakan salah satu komponen  yang penting dari investasi
 0  32  2

MANAJEMEN BERITA TELEVISI PADA MEDIA NUSANTARA CITRA (MNC) NEWS CENTER BIRO SURABAYA (Studi Pada Pengelola Berita Lokal di RCTI, TPI, dan Global TV

... MANAJEMEN? ?BERITA TELEVISI PADA MEDIA NUSANTARA CITRA  (MNC) NEWS CENTER BIRO SURABAYA (Studi Pada Pengelola Berita  Lokal di RCTI, TPI, dan Global TV)  Oleh: Astika Purbawati ( 03220093 )  Communication Science  Dibuat: 2008­11­05 , dengan 3 file(s).  Keywords:? ?Manajemen? ?Berita, MNC  Saat ini beberapa stasiun televisi swasta di Indonesia membuka kantor cabang (biro) di daerah­  daerah untuk memudahkan peliputan berita yang ada di daerah­daerah. Seperti, SCTV, RCTI,  Global TV, TPI, Metro TV, TV One, dan antv. Beberapa dari televisi tersebut bahkan juga  melakukan siaran lokal di daerah. Seperti SCTV, RCTI, TPI, dan Global TV yang melakukan  siaran di daerah Jawa Timur yang berpusat di Surabaya. RCTI, TPI, dan Global TV ini tergabung  dalam Media Nusantara Citra (MNC), yang merupakan perusahaan media gabungan terbesar di  Indonesia yang juga menaungi media cetak (Koran Seputar Indonesia, tabloid Genie,  Mom&Kiddie, dan Realita) dan radio (Trijaya, ARH, Dangdut, Women Radio). Karena itulah  peneliti tertarik untuk meneliti tentang MNC, khususnya MNC yang melakukan siaran lokal di  daerah, yaitu MNC News Center Biro Surabaya. Penelitian ini adalah untuk mengetahui  begaimana penerapan? ?manajemen? ?berita di MNC News Center Biro Surabaya, karena tentunya  tidak mudah meliput berita untuk tiga stasiun televisi sekaligus. Selain itu, peneliti juga ingin  mengetahui apakah ada perbedaan berita yang disiarkan oleh RCTI, TPI, dan Global TV pada  siaran lokalnya.  Teori yang digunakan adalah teori? ?manajemen? ?klasik, yang menekankan ketrampilan seorang  manajer dalam suatu perusahaan. Keterampilan manajer ini dapat dianalisa melalui fungsi  manajemen? ?seperti planning, staffing, directing, dan controlling. Dalam penelitian ini, peneliti  menggunakan fungsi? ?manajemen? ?milik George R. Terry, yaitu, planning, organizing, actuating,  dan controlling. Fungsi? ?manajemen? ?inilah yang digunakan peneliti, untuk meneliti? ?manajemen? ? berita di MNC News Center Biro Surabaya.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Responden penelitian  diambil melalui teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu. Dari 21 orang yang  memenuhi kriteria terpilih 5 orang sebagai the best people or ... grup untuk diwawancarai. Teknik  pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, pengamatan, dan dokumentasi.  Hasil penelitian ini pada permasalah pertama tentang penerapan? ?manajemen? ?berita, menunjukkan  bahwa Produser memegang peranan penting dalam melakukan? ?manajemen? ?berita, mulai dari  planning hingga controlling dilakukan atas wewenang produser. Peneliti kemudian memberi  nama pada? ?manajemen? ?berita di MNC News Center Biro Surabaya, yaitu? ?manajemen? ?determinasi  produser yang terkendali. Yang berati bahwa meskipun segala sesuatunya dilakukan atas  perintah produser, namun, tetap akan di kontrol oleh atasan. Fungsi? ?manajemen? ?POAC yang  diterapkan di MNC news centre biro Surabaya sangat efektif untuk meliput suatu berita.  Pada permasalahan yang kedua, yaitu perbedaan berita di RCTI, TPI dan Global dalam siaran  lokal, dapat disimpulkan bahwa pembeda berita untuk tiga televisi hanya pada format penyajiaan  beritanya saja. Dan ketika ada satu peristiwa yang memang sangat penting atau angle yang kuat  hanya satu, maka tidak bisa di pungkuri bila berita yang disiarkan tiga stasiun berita tersebut akan sama. Setiap televisi pasti memiliki ciri khas masing­masing, dan kesamaan berita yang  ditayangkan oleh tiga televisi tersebut, dapat mengakibatkan tiga televisi kehilangan ciri khas  beritanya.  Now some private sector television stations in Indonesia opens office of branch ( bureau) in  areas to facilitate pervasion of the news in areas. Like, SCTV, RCTI, Global of TV, TPI, Metro  TV, TV ONE, and antv. Some of the televisions even also does local broadcast in area. Like  SCTV, RCTI, TPI, and Global TV doing broadcast in East Java area focusing in Surabaya.  RCTI, TPI, and this Global TV merged into Media Nusantara Citra ( MNC), which is the biggest  aliance media company in Indonesia also shades print media ( Newspaper In Around Indonesia,  tabloid Genie, Mom&Kiddie, and Realita) and radio ( Trijaya, ARH, Dangdut, Women Radio).  Because that is researcher interests to check about MNC, especially MNC doing local broadcast  in area, ... MANAJEMEN? ?BERITA TELEVISI PADA MEDIA NUSANTARA CITRA  (MNC) NEWS CENTER BIRO SURABAYA (Studi Pada Pengelola Berita  Lokal di RCTI, TPI, dan Global TV)  Oleh: Astika Purbawati ( 03220093 )  Communication Science  Dibuat: 2008­11­05 , dengan 3 file(s).  Keywords:? ?Manajemen? ?Berita, MNC  Saat ini beberapa stasiun televisi swasta di Indonesia membuka kantor cabang (biro) di daerah­  daerah untuk memudahkan peliputan berita yang ada di daerah­daerah. Seperti, SCTV, RCTI,  Global TV, TPI, Metro TV, TV One, dan antv. Beberapa dari televisi tersebut bahkan juga  melakukan siaran lokal di daerah. Seperti SCTV, RCTI, TPI, dan Global TV yang melakukan  siaran di daerah Jawa Timur yang berpusat di Surabaya. RCTI, TPI, dan Global TV ini tergabung  dalam Media Nusantara Citra (MNC), yang merupakan perusahaan media gabungan terbesar di  Indonesia yang juga menaungi media cetak (Koran Seputar Indonesia, tabloid Genie,  Mom&Kiddie, dan Realita) dan radio (Trijaya, ARH, Dangdut, Women Radio). Karena itulah  peneliti tertarik untuk meneliti tentang MNC, khususnya MNC yang melakukan siaran lokal di  daerah, yaitu MNC News Center Biro Surabaya. Penelitian ini adalah untuk mengetahui  begaimana penerapan? ?manajemen? ?berita di MNC News Center Biro Surabaya, karena tentunya  tidak mudah meliput berita untuk tiga stasiun televisi sekaligus. Selain itu, peneliti juga ingin  mengetahui apakah ada perbedaan berita yang disiarkan oleh RCTI, TPI, dan Global TV pada  siaran lokalnya.  Teori yang digunakan adalah teori? ?manajemen? ?klasik, yang menekankan ketrampilan seorang  manajer dalam suatu perusahaan. Keterampilan manajer ini dapat dianalisa melalui fungsi  manajemen? ?seperti planning, staffing, directing, dan
 2  37  2

MANAJEMEN STRATEGI RADIO LOKAL SEBAGAI MEDIA HIBURAN (Studi Komparatif pada Acara Musik Puterin Doong (PD) di Romansa FM dan Six To Nine di Gress FM di Ponorogo)

... Penerbit UMM Kasali, rhenald. 2003 .manajemen Publik Relation. Jakarta : PT. Pustaka Utama Grafiti. 11 Lawrence R, Jouch dan William F, Glueck. 1988 .Manajemen Strategi dan Kebijakan Perusahaan.Jakarta :Erlangga Moleong, Lexy, J. 2000. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung :PT. Remaja Rosdakarya Morissan, M.A. 2008. Cetakan III. Manajemen Media Penyiaran.Jakarta :Kencana ... belum sempurna dan terasa hampa bagi pendengarnya. Dibalik berdirinya sebuah radio itu didalamnya ada peran penting manajemen strategi. Manajemen strategi merupakan satu cara mensistematisasi berbagai keputusan bisnis yang paling penting. Manajemen strategi membantu dan mendidik para manager agar menjadi pengambil keputusan yang baik dalam membantu meningkatkan ... :Erlanggsa Ruslan, Rosady. 2002 .Manajemen Public Relation dan Media Komunikasi. Jakarta :PT. Raja Grafindo Persada Stokkink, Theo. 1996. The professional Radio Presenter (Penyiaran Radio Profesional).Yogyakarta :Kanisius Sugiyono, Prof, Dr. 2010.Metode Penelitian Pendidikan Kualitatif. Bandung : Alfabeta Sunarto. 1999. Manajemen strategi.Malang : STIE
 0  56  21

HUBUNGAN ANTARA SPIRITUALITAS DAN MANAJEMEN STRES PADA INDIVIDU PARUH BAYA

... permasalahan. Manajemen Stres Menurut Lazurus, manajemen stres merupakan usaha untuk keluar dari permasalahan serta mencari solusi dari setiap permasalahan atau situasi yang penuh tekanan (Goliszek, 2005). Sedangkan menurut Robins (2004) menjelaskan manajemen stres merupakan alternatif pada seseorang dalam mengelola stres yang diterima. Indikator manajemen ... dengan subjek sebanyak 120 orang. Hasil penelitianmenunjukkan ada hubungan positif antara spiritualitas dan manajemen stres (r = 0,435; p = 0.000 < 0,01). Spiritualitas mempengaruhi manajemen stres sebesar 29,5 % (r² = 0,295). Kata Kunci: Spiritualitas, Manajemen Stres, Individu Paruh Baya Spirituality is one psychological aspect which showed the meaning ... ....................................... 19 LAMPIRAN 2 Skala Try Out Spiritualitas dan Skala Manajemen Stres .......................................... 25 LAMPIRAN 3 Hasil Analisis Validitas dan reliabilitas Skala Spiritualitas dan manajemen stres ... 29 LAMPIRAN 4 Skala Turun Lapang Spiritualitas dan manajemen stres ........................................... 32 LAMPIRAN
 2  20  56

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan manajemen mutu terpadu pada Galih Bakery,Ciledug,Tangerang,Banten

... dalam Penerapan Manajemen Mutu Terpadu Menurut Hessel dalam Nasution (2005: 366-367), ada beberapa hambatan dalam melaksanakan Total Quality Management, antara lain: 1. Kurangnya komitmen manajemen puncak Hal ini ditunjukkan dengan dukungan manajemen puncak hanya berpengaruh signifikan pada ? ?manajemen arus proses”. Hal ini menggambarkan manajemen belum ... bertahan dan berkembang. Penerapan Manajemen Mutu Terpadu berkaitan pada teknik pengendalian mutu serta unsur-unsur Manajemen Mutu Terpadu. 2. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan Manajemen Mutu Terpadu pada Galih Bakery dengan Metode DELPHI. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan Manajemen Mutu Terpadu pada Galih ... yaitu hubungan dengan pelanggan (customer chain), dukungan manajemen puncak, manajemen sumber daya manusia, hubungan dengan pemasok (supply chain) dengan sikap kerja karyawan. Kelima dimensi infrastruktur tersebut harus dibenahi dengan sebaik-baiknya. 3. Partial quality management Implementasi Manajemen Mutu Terpadu masih bersifat parsial yang berorientasi
 4  108  90

Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Peningkatan Produktivitas sekolah : penelitian di SMK al-Amanah Serpong

 17  149  83

Manajemen Masjid Ibnu Sina Pamulang dalam pengembangan kegiatan dakwah pada anak usia dini

... TEORITIS A. Manajemen 1. Pengertian Manajemen Kata Manajemen berasal dari bahasa Inggris dengan kata kerja “to manage” yang secara umum berarti mengurusi.84 Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata Manajemen berarti : a. Proses penggunaan sumber daya yang efektif untuk mencapai sasaran. b. Pimpinan yang bertanggung jawab atas jalannya perusahaan.85 Manajemen ... dalam sumber lain fungsi-fungsi manajemen adalah sebagai berikut : a. Perencanaan. Fungsi manajemen yang pertama adalah merencanakan. Hal ini diasumsikan bahwa manajemen sudah diberi tugas untuk mencapai tujuan. b. Pengambilan keputusan, merupakan tugas manajemen lainnya. Semua orang akan melakukan fungsi ini baik dalam manajemen maupun di luar. Pengambilan ... Penelitian………………………………………….5 E. Tinjauan Pustaka……………………………………………….8 F. Sistematika Penulisan…………………………………………..9 BAB II TINJAUAN TEORITIS A. Manajemen 1. Pengertian Manajemen? ??…………………………………11 2. Unsur-unsur Manajemen? ??……………………………….13 3. Fungsi-fungsi Manajemen? ??……………………………...15 B. Masjid 1. Pengertian Masjid………………………………………...19 2. Fungsi Masjid……………………………………………..21 3. Peranan
 4  102  83

Partisipasi Politik Perempuan : Studi Kasus Bupati Perempuan Dalam Pemerintahan Dalam Kabupaten Karanganyar

... tatanan sistem politik dan pemerintahan di Indonesia, sampai pada diselenggarakannya otonomi daerah pada awal Januari 2001 yang berbarengan dengan dirumuskan dan ditetapkannya UU No. 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Daerah, setidaknya dapat diambil suatu pelajaran yang sangat berharga terutama dalam hal partisipasi publik didalam pemerintahan. Hingga sampai ... perpolitikan. Sebagai konkretisasi penyetaraan gender, perempuan bahkan dapat memegag peranan penting dalam sebuah kepemerintahan. Hal itu sebagaimana yang tercermin dari kepemimpinan Hj. Rina Iriani Ratnaningsih, S.Pd., M.Hum., dalam pemerintahan kabupaten Karanganyar. Tujuan dipilihnya judul penelitian tentang partisipasi Politik Perempuan yang mengambil ... Gejala yang memperlihatkan kemampuan perempuan dalam menekan perasaan dan bersikap profesional dalam menyusun program kepemerintahan. Dalam penelitian ini, penulis akan membahas (1) Bagaimana partisipasi politik perempuan dalam kepemerintahan Kabupaten Karanganyar, (2) Bagaimana isu gender mempengaruhi strategi politik yang dibuat oleh Bupati Karanganyar. Hasil
 3  97  88

Manajemen sumber daya manusia

 9  59  1

Asas asas pemerintahan yang baik

... Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB) A. Sejarah Terbentuknya Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB) Sejak dianutnya konsepsi welfare staat dan menimbulkan adanya kekuasaan freies Ermessen, timbulah suatu kekhawatiran ... Publique. Di Belgia disebut dengan Aglemene Rechtsbeginselen. Di Jerman dikenal sebagai Verfassung Prinzipien. Di Indonesia dikenal dengan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB). Di Belanda, asas-asas umum pemerintahan yang baik (ABBB) dipandang sebagai norma hukum tidak tertulis, namun tetap harus ditaati oleh pemerintah. Diatur dalam Wet AROB (Administrative ... Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB) 1. Ridwan HR Pemahaman mengenai AAUPB tidak hanya dapat dilihat dari segi kebahasaan saja namun juga dari segi sejarahnya, karena asas ini timbul dari sejarah juga. Dengan bersandar pada kedua konteks ini, AAUPB dapat dipahami sebagai asasasas umum yang dijadikan dasar dan tatacara dalam penyelenggaraan pemerintahan
 0  34  8

PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA PADA BIRO TATA PEMERINTAHAN UMUM SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI LAMPUNG

... Biro Tata Pemerintahan Umum Biro Tata Pemerintahan Umum terdiri dari 4 (empat) bagian. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat Bagan Susunan Organisasi berikut ini : Kepala Biro Tata Pemerintahan Umum Bagian Pemerintahan Umum Bagian Pertanahan Bagian Adm. Kependudukan & Catatan Sipil Bagian Bina Dekonsentrasi & Tugas Pembantuan Subbag Adm. Pemerintahan Umum Subbag Penataan ... Biro Tata Pemerintahan Umum mempunyai tugas menyiapkan bahan dan materi penyusunan, perumusan, kebijakan, pembinaan, koordinasi, penyelenggaraan pemerintahan umum di bidang pemerintahan umum, pertanahan, administrasi kependudukan dan catatan sipil serta bina dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Untuk menjalankan tugas tersebut maka Biro Tata Pemerintahan Umum ... Gelar MAGISTER MANAJEMEN Pada Program Pascasarjana Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2011 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman 1. Kerangka Pemikiran Pengaruh Motivasi terhadap Kinerja pada Biro Tata Pemerintahan
 10  42  138

GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA DESA KUBULIKU JAYA KECAMATAN BATU TULIS KABUPATEN LAMPUNG BARAT DALAM PELAKSANAAN PEMERINTAHAN DESA

... 2004: 5). Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 200 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah menyatakan bahwa dalam sistem pemerintahan daerah, desa merupakan desentralisasi dari sistem pemerintahan. Pemerintah desa dalam menjalankan pemerintahannya merupakan subsistem penyelenggaraan pemerintah daerah, yang memiliki kewenangan ... GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA DESA KUBULIKU JAYA KECAMATAN BATU TULIS KABUPATEN LAMPUNG BARAT DALAM PELAKSANAAN PEMERINTAHAN DESA Oleh Sri Wahyuni Skripsi Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Mencapai Gelar SARJANA ILMU PEMERINTAHAN Pada Jurusan Ilmu Pemerintahan FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS LAMPUNG BANDARLAMPUNG 2013 ABSTRACT LEADERSHIP ... secara berdaya guna dan berhasil guna sesuai dengan perkembangan pemerintahan. Pemerintah desa menyelenggarakan pemerintahan dan mengelola segala urusan sesuai dengan aspirasi dan keinginan masyarakat setempat. Hal ini menunjukkan bahwa proses demokratisasi telah bergulir sampai pada tingkat Pemerintahan Desa. Sehubungan dengan hal tersebut, maka pada
 9  67  69

Tugas Manajemen Industri Red Cliff 2

... untuk menyerang. Rencana Operasional : menyebarkan wabah penyakit 5. Bagaimana pengorganisasiannya? Cao cao : persekutuan Vice roy : struktur pengorganisasiannya lebih terstruktur. 6. Unsur-unsur manajemen yang ada? Planning, organizing, leadership, controlling, actuating.
 0  47  1

HUBUNGAN PERHATIAN ORANGTUA DAN MANAJEMEN WAKTU BELAJAR DI RUMAH DENGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IPS SMA NEGERI 3 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

... berhubungan dengan prestasi belajar yaitu faktor memanajemen waktu belajar. Faktor memanajemen waktu belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah sikap siswa dalam mengatur atau menjadwalkan waktu belajar di rumah. Hal ini didukung dengan pendapat Myron (2007: 14) menyatakan siswa dengan keterampilan manajemen waktu yang baik cenderung memiliki rata-rata ... dan signifikan antara perhatian orangtua dan manajemen waktu belajar dengan prestasi belajar geografi, koefesien korelasi (R) 0,773, (2) ada hubungan positif dan signifikan antara perhatian orangtua dengan prestasi belajar geografi, koefesien korelasi (r) 0,665, (3) ada hubungan positif dan signifikan antara manajemen waktu belajar dengan prestasi belajar ... Orangtua.................................................. 76 5. Histogram Manajemen Waktu Belajar di Rumah ..................... 86 6. Histogram Prestasi Belajar Geografi ........................................ 92 7. Uji Normalitas Nilai Residual Hubungan Perhatian Orangtua (X1), Manajemen Waktu Belajar di Rumah (X2), dan Prestasi Belajar Geografi
 7  79  89

MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER SANTRI (Studi Kualitatif di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Margodadi Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus)

... termasuk alumni Pondok Pesantren. Kata kunci: Fungsi manajemen, manajemen, pendidikan karakter, Pondok Pesantren ii MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER SANTRI (Studi Kualitatif Di Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Margodadi Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus) Oleh Muklasin (1423012015) Tesis PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU ... 11). 13 Menurut Hoghton dalam Ihsmat (1996) yang dimaksud manajemen adalah Manajemen adalah suatu aktivitas yang melibatkan proses pengarahan, pengawasan dan pengarahan segenap kemampuan untuk melakukan suatu aktifitas dalam suatu organisasi (Ihsmat, 1996: 13). Mengacu pada pengertian manajemen di atas, manajemen berarti suatu proses untuk mencapai tujuan ... penelitian-penelitian sebelumnya yang juga membahas permasalahan yang sama terkait dengan manajemen pendidikan pesantren. Sebagaimana penelitian yang diadakan di Pondok Pesantren Darul Hikmah Kutoarjo Jawa Tengah, melihat bahwa pesantren dalam penerapan manajemennya menggunakan Manajemen By Objektive (MBO) dengan tahapan-tahapan seperti perencanaan, pengorganisasian,
 9  61  94

MANAJEMEN PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MELALUI PENDAMPINGAN PENDEKATAN KOLABORATIF DI SD SMART INSANI

... adalah kajian pustaka selengkapnya meliputi manajemen pendidikan, manajemen sumber daya pendidik, supervisi, pendampingan, penelitian tindakan, dan kompetensi pedagogik. 2.1.1. Manajemen Pendidikan 2.1.1 Fungsi-fungsi Manajemen Pendidikan Para ahli, dalam literatur manajeman, telah banyak mengemukakan proses manajemen. Imron (2003:5) mengemukakan bahwa ... dengan menggunakan berbagai label, misalnya fungsi-fungsi manajemen dan abstraksi-abstraksi manajemen, para ahli mengemukakan di area proses manajemen dengan istilah yang relatif sama. Pendapat ahli tentang proses manajemen adalah (1) Fayol dalam Imron (2003:5) mengemukakan proses manajemen terdiri dari: planning, organizing, commanding, coordinating, ... PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2016 DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman 2.1. Diagram Proses Manajemen ................................................ 15 2.2. Diagram Proses Manajemen Pendidikan ............................. 16 2.3. Diagram Sintesa Proses Manajemen Pendampingan ........... 16 2.4. Kerangka Pikir ......................................................................
 1  66  122

Kinerja Aparatur Dalam Pelayanan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (Simrs) Di Kota Bandung (Suatu Studi Pada Rumah Sakit Jiwa Bandung Dan Rumah Sakit TNI AU Dr.Salamun Bandung)

... informasi Manajemen Rumah Sakit di Kota Bandung? 3. Bagaimana responsivitas aparatur dalam pelayanan Sistem informasi Manajemen Rumah Sakit di Kota Bandung? 4. Bagaimana responsibilitas aparatur dalam pelayanan Sistem informasi Manajemen Rumah Sakit di Kota Bandung? 5. Bagaimana akuntabilitas aparatur dalam pelayanan Sistem informasi Manajemen ... produktifitas aparatur dalam pelayanan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di Kota Bandung. 2. Untuk mengetahui kualitas layanan aparatur dalam pelayanan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di Kota Bandung. 7 3. Untuk mengetahui responsivitas aparatur dalam pelayanan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di Kota Bandung. 4. Untuk mengetahui ... dalam penyelenggaraan pemerintahan atau negara, sebagai alat untuk mencapai tujuan organisasi. Aspek-aspek administrasi itu terutama ialah kelembagaan atau organisasi dan kepegawaian” (Handayaningrat,1982:154). Kinerja aparatur pemerintahan daerah pada era otonomi harus lebih ditingkatkan, terutama dengan adanya aplikasi di bidang teknologi pemerintahan yang
 5  77  345

PERAN SUMBER DAYA MANUSIA KOPERASI (SDMK) DALAM ASPEK MANAJEMEN PENILAIAN KESEHATAN KOPERASI

... Kesehatan Koperasi Karyawan Pura Group yang diolah, 2013 Tabel diatas memperlihatkan aspek manajemen merupakan aspek dengan penilaian yang paling rendah. Kelima poin didalam aspek manajemen, yakni manajemen umum, kelembagaan, manajemen permodalan, manajemen aktiva dan manajemen likuiditas tidak mencapai skor maksimum. Hal ini mengindikasikan bahwa Koperasi ... Aspek Manajemen Dalam Penilaian Kesehatan Koperasi Menurut Hasibuan (2009:1) menyatakan bahwa pentingnya sebuah manajemen “...untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Manajemen yang baik 19 akan memudahkan terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat. Dengan manajemen, daya guna dan hasil guna unsur-unsur manajemen akan dapat ditingkatkan.” Manajemen ... Manajemen umum; (b) Kelembagaan; (c) Manajemen permodalan; (d) Manajemen aktiva, dan (e) Manajemen likuiditas. Didalam aspek ini dapat dikaitkan secara langsung seberapa besar peran Sumber Daya Manusia Koperasi terutama pada poin manajemen umum dan kelembagaan. Sedangkan poin lainnya adalah tentang bagaimana suatu manajemen Koperasi berperan dalam meningkatkan
 6  113  268

Pengelolaan sumberdaya alam berbasis kemitraan untuk pembaruan tata-kelola pemerintahan desa

... mendukung, adanya kelembagaan yang kuat, dan adanya kondisi sosial ekonomi politik yang kondusif. selain itu revitalisasi adat ke dalam struktur pemerintahan desa seyogyanya pula menjadi dasar bagi pembaruan tata-kelola pemerintahan desa dan pada gilirannya mendorong pengelolaan sumberdaya alam pedesaan yang berkelanjutan. ... PUBLIKASI PUSAT STUDI PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN PEDESAAN PSP3 - LPPM IPB Judul : Pengelolaan Sumberdaya Alam Berbasis Kemitraan untuk Pembaruan Tata-Kelola Pemerintahan Desa Penulis : Leti Sundawati, Soni Trison Tahun : 2006 Abstrak Otonomi daerah telah memberikan dampak positif dan dampak negatif dalam pengelolaan sumberdaya alam
 7  21  1

Faktor-faktor risiko hipertensi pada peserta pelatihan pimpinan III dan IV di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepimpinan Pertanian Bogor

... DAN IV DI PUSAT PELATIHAN MANAJEMEN DAN KEPEMIMPINAN PERTANIAN BOGOR FERRY HAKI SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2013 PERNYATAAN MENGENAI TESIS DAN SUMBER INFORMASI Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis berjudulFaktor-Faktor Risiko Hipertensi pada Peserta Pelatihan Pimpinan III dan IV di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan ... tesis ini. Bogor, Januari 2013 Ferry Haki NIM I 151090121 RINGKASAN FERRY HAKI. Faktor-Faktor Risiko Hipertensi pada Peserta Pelatihan Pimpinan III dan IV di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian, Bogor.Dibimbing oleh HIDAYAT SYARIEF dan LILIK KUSTIYAH. Prevalensi hipertensi di Indonesia adalah cukup tinggi. Hipertensi yang berat dapat ... hidup dan status kesehatan). Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus kontrol. Responden penelitian ini adalah peserta pelatihan Pimpinan III dan IV di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian Bogor. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 terdiri dari 48 kasus yang hipertensi dan 48 kontrol. Analis data pada penelitian ini dengan
 1  20  94

Peran militer budak pada masa pemerintahan khalifah al-Mu’tashim 833-842 M

... kira-kira satu abad. Dalam kepemerintahan ternyata mereka masing-masing mempunyai basis militernya sendiri dalam pemerintahan pusat maupun daerah atau pinggiran. Bani Umayyah maupun pemerintahan Bani Abbasiyah tidak dapat memenuhi beberapa tuntutan masyarakat, banyak sebagian masyarakat meninggalkan baik dalam dinas kemeliteran maupun pemerintahan. Mereka lebih ... kekuatan baru dalam pemerintahan seperti kelompok oposisi, militer, maupun ahli dalam bidang hukum. Kelompok-kelompok ini telah berperan dalam kejadian dan pemerintahan yang cenderung melakukan koalisis. Kekuatan-kekuatan ini tidak mampu membentuk sebuah lembaga politik tersendiri sebagai bentuk ekspresi dari pemikiran dan kemampuan mengarahkan pemerintahan ... peranannya pun menjadi penting terutama pada masa khalifah al-Mu’tasim. Serta pengaruh militer budak yang dapat menguasai pemerintahan ketika al-Mu’tashim wafat dan mengambil alih pemerintahan khususnya pada dinasti Abbasiyah dalam pemerintahan al-Mu’tashim. BAB V merupakan kesimpulan dari apa yang telah diuraikan dalam bab-bab sebelumnya. Kesimpulam
 0  24  65

Sistem Informasi : Soal UTS Pengantar Manajemen 0001.

... Gasal Mata Kuliah : Pengantar Manajemen 1. Apa definisi manajemen menurut informasi yang anda peroleh dari riset di internet dan apa yang dimaksud dengan manajemen efektif dan apa perbedaan antara efektif dan efisien? (50%). 2. Menurut Fayol terdapat beberapa fungsi manajemen yang harus diperhatikan untuk dapat mengembangkan manajemen yang efektif dan
 1  79  1

Dokumen yang terkait


Feedback