Manajemen Pemasaran Produk

ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN DAN PENDAPATAN USAHATANI ANGGUR (Studi Kasus di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo)

... Probolinggo………………………... 48 Rata-rata Biaya Pemasaran dan Keuntungan Pemasaran Anggur Red Prince pada Saluran Pemasaran III di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo…………… 49 Rata-rata Biaya Pemasaran dan Keuntungan Pemasaran Anggur Alphonso lavalle pada Saluran Pemasaran III di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo…………… 50 Rata-rata Biaya Pemasaran dan Keuntungan Pemasaran Anggur ... Probolinggo…………… 47 Rata-rata Biaya Pemasaran dan Keuntungan Pemasaran Anggur Alphonso lavalle pada Saluran Pemasaran II di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo…………… 47 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 xii Tabel Judul Halaman 13 Rata-rata Biaya Pemasaran dan Keuntungan Pemasaran Anggur Belgie pada Saluran Pemasaran II di Kecamatan Wonoasih ... (lanjutan)………………………………... 73 Perhitungan Margin Pemasaran dan Efisiensi Pemasaran Anggur Jenis Red Prince di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo Tahun 2005………………….. 74 Perhitungan Margin Pemasaran dan Efisiensi Pemasaran Anggur Jenis Alphonso lavalle di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo Tahun 2005………………….. 76 Perhitungan Margin Pemasaran dan Efisiensi Pemasaran Anggur
 51  466  17

ANALISIS KONTRIBUSI MARGIN GUNA MENENTUKAN PRIORITAS PENGEMBANGAN PRODUK DALAM KONDISI KETIDAKPASTIAN PADA PT. SUMBER YALASAMUDRA DI MUNCAR BANYUWANGI

 5  265  94

ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Property dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)

... .............................................................................................. 5 2.2 Manajemen Laba ........................................................................................... 8 2.2.1 Manajemen Laba (Earnings Management) .................................. 8 2.2.2 Pola Manajemen Laba .................................................................. 12 2.2.3 Pengukuran Manajemen Laba .................................................... 13 2.3 ... PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA) Oleh GORBY VIRGORY ALDHI 090810301244 Pembimbing: Dosen Pembimbing I : Indah Purnamawati, SE, M.Si, Ak. Dosen Pembimbing II : Drs. Imam Mas’ud, MM, Ak. vi JUDUL SKRIPSI ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN ... bahwa variabel leverage berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara variabel manajemen laba sebagai variabel bebas dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Kata kunci : manajemen laba, discretionary accrual, nilai perusahaan viii Gorby Virgory Aldhi Jurusan Akuntansi,
 46  422  21

PENERAPAN METODE SIX SIGMA UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PRODUK PAKAIAN JADI (Study Kasus di UD Hardi, Ternate)

... yang terjadi di UD. Hardi ini adalah tingginya tingkat kecacatan (Defect) produk pakaian jadi meskipun perusahaan sudah menerapkan pengendalian yang terkendali. Dari hasil pengamatan, pada proses produksinya ditemukan adanya ketidakstabilan proses mengakitbatkan terjadinya cacat pada produk jadi (kaos oblong) berupa Cacat Deck, Cacat Obrasan, Cacat Kotor, Cacat ... KUALITAS PRODUK PAKAIAN JADI (Study Kasus di UD Hardi, Ternate) Oleh: Ahmad M. Iqbal ( 02540007 ) Industrial Engineering Dibuat: 2009-10-05 , dengan 8 file(s). Keywords: Kualitas, Defect, Six Sigma DMAIC, Kapabilitas Kualitas merupakan jaminan yang harus diberikan dan dipenuhi oleh perusahaan untuk para konsumen termasuk kualitas dari suatu produk. ... Cacat Lubang. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengidentifikasikan cacat (defect) yang terdapat pada produk pakaian jadi, factor- factor penyebabnya, mengukur kemampuan proses (kapabilitas) dan memberikan usulan untuk memperbaiki kualitas produk dengan menggunakan metode Six Sigma DMAIC, yaitu suatu metode yang berfokus pada cacat, menstabilkan
 24  203  2

MANAJEMEN PEMROGRAMAN PADA STASIUN RADIO SWASTA (Studi Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)

... MANAJEMEN? ?PEMROGRAMAN PADA STASIUN RADIO SWASTA(Studi  Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)  Oleh: MUHAMMAD NASIR ( 01220166 )  Communication science  Dibuat: 2007­06­04 , dengan 3 file(s).  Keywords:? ?Manajemen? ?Pemrograman, Stasiun Radio Swasta  ABSTRAK  Beragam cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui program on air  maupun off air. Program yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus pada program berita, budaya, musik dan sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat program acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar dan dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio pada format­format program untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di masa sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu, dalam upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara. Dan penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program demi program termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun ... cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui program on air  maupun off air. Program yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus pada program berita, budaya, musik dan sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat program acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar dan dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio pada format­format program untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di masa sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu, dalam upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara. Dan penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program demi program termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu program acara radio terdapat fungsi? ?manajemen? ?yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan dan penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok dan  membentuk ketentuan dalam hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut dalam bentuk konsep. Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara ditujukan pada orang­orang yang  berkompeten dalam? ?manajemen? ?pemrograman acara Garus (station manager, programmer dan  penyiar).  Program acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik dan lancar) sambil membawa visi dan misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu pada fungsi? ?manajemen? ?yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi dan misi acara, menentukan acara dan jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara dan mendatangkan pemateri. Dan Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu? ?manajemen? ?program acara tidak hanya membuat program itu bisa menarik dan bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai program acara yang sama. ... penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu program acara radio terdapat fungsi? ?manajemen? ?yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan dan penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok dan  membentuk ketentuan dalam hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut dalam bentuk konsep. Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara ditujukan pada orang­orang yang  berkompeten dalam? ?manajemen? ?pemrograman acara Garus (station manager, programmer dan  penyiar).  Program acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik dan lancar) sambil membawa visi dan misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu pada fungsi? ?manajemen? ?yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi dan misi acara, menentukan acara dan jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara dan mendatangkan pemateri. Dan Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu? ?manajemen? ?program acara tidak hanya membuat program itu bisa menarik dan bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai program acara yang sama.
 29  196  2

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TENTANG DESAIN KEMASAN PRODUK DENGAN INTENSI MEMBELI

... baru yang bergerak di bidang ini sehingga secara tidak langsung akan memunculkan produk- produk baru di masyarakat. Banyaknya produk- produk baru yang bermunculan saat ini, maka sebenarnya akan terjadi persaingan dalam memasarkan produk yang sejenis. Berikut ini contoh beberapa produk makanan ringan berbahan baku coklat yang saling bersaing di pasaran, yakni ... membeli suatu produk. Sebagaimana pendapat Klimchuk dan Krasovec (2006:49) bahwa tujuan desain kemasan bisa diarahkan untuk menampilkan atribut unik sebuah produk serta memperkuat penampilan estetika dan nilai produk. 5 Hasil penelitian seorang psikolog pemasaran, Louis Cheskin di tahun 1930-an menunjukkan bahwa pada desain kemasan suatu produk juga ... ........ 19 C. Produk 1. Pengertian Produk. ........................................................................ 21 2. Tingkatan Produk. ....................................................................... ......... 21 3. Jenis Produk Berdasarkan Wujud............................................... ......... 22 4. Jenis Produk Berdasarkan
 9  119  22

HUBUNGAN ANTARA SIKAP TERHADAP INOVASI PRODUK DENGAN LOYALITAS MEREK

... yang positif terhadap inovasi produk dapat menciptakan perilaku selanjutnya yang mengarah pada loyalitas merek. Maka penelitian ini mengambil sikap terhadap inovasi produk sebagai variabel bebas dan loyalitas merek sebagai variabel terikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap terhadap inovasi produk dengan loyalitas merek. ... sikap terhadap inovasi produk dan skala loyalitas merek. Dari hasil analisis data dengan menggunakan teknik analisis product moment, diperoleh hasil r = 0,348 dan p = 0,000, yang berarti ada hubungan positif yang signifikan antara sikap terhadap inovasi produk dengan loyalitas merek. Berarti, semakin positif sikap terhadap inovasi produk maka semakin tinggi ... HUBUNGAN ANTARA SIKAP TERHADAP INOVASI PRODUKDENGAN LOYALITAS MEREK Oleh: GANDA WIJAYA ( 01810066 ) Psychology Dibuat: 2007-04-17 , dengan 3 file(s). Keywords: Sikap, Inovasi Produk, Loyalitas Merek Studi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan komunikasi, sehingga menyebabkan telepon
 2  79  2

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN SEPEDA MOTOR HONDA MELALUI PENDEKATAN BOSTON CONSULTING GROUP PADA PT. MPM MOTOR DI JEMBER

... MOTOR DI JEMBER. NAMA : GILANG DWI A. W. NIM : 070810291027 JURUSAN : MANAJEMEN KONSENTRASI : MANAJEMEN PEMASARAN Pembimbing I Pembimbing II Drs.H.Abdul Halim, M.Si NIP.19501221 197801 1001 Dra. Lilik Farida, M. Si NIP. 19631128 198902 2001 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Prof . Dr. Hj. Isti Fadah, M.Si NIP. 19661020 199002 2 001 iii PERSEMBAHAN Atas ... ........................................................................................... 9 2.1.1 Pemasaran ........................................................................................ 9 2.1.2 Manajemen Pemasaran .................................................................. 10 2.1.3 Strategi pemasaran dan persaingan ............................................... ... ELALUI PENDEKATAN BOSTON CONSULTING GROUP PADA PT. M PM M OTOR DI JEM BER Yang dipersiapkan dan disusun oleh: Nama : Gilang Dwi A W. NIM : 070810291027 Jurusan : Manajemen Konsentrasi : Manajemen Pemasaran Telah dipertahankan di depan tim penguji pada tanggal: 11 Febuari 2013 dan dinyatakan telah memenuhi syarat untuk diterima sebagai kelengkapan guna memperoleh
 7  83  18

DIVERSIFIKASI PRODUK MAKANAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) BERBASIS INOVASI DI KOTA BLITAR

... hari libur. Pada musim tersebut produk mengalami penjualan lebih banyak dari biasanya. Produk akan mengalami penurunan penjualan ketika bulan puasa, tidak ada pesanan, dan selera konsumen menurun. Diversifikasi produk tidak akan tergantung pada satu jenis produknya saja tetapi perusahaan juga dapat mengandalkan jenis produk yang lain. Produk makanan UMKM bersifat ... Organisasi Perusahaan Ibu Prajitno…………………….. 69 4.4 Diversifikasi Produk Wajik Kletik……………………………….. 101 4.5 Diversifikasi Produk Madu Mongso……………………………… 103 4.6 Diversifikasi Produk Sambal Pecel………………………………. 104 4.7 Inovasi Teknologi………………………………………………… 105 4.8 Diversifikasi Produk Rempeyek…………………………………. 107 4.9 Alat Penggiling Dodol………………………………….. ... yang tidak tahan lama. Oleh karena itu, pengemasan produknya perlu diperhatikan agar produk tidak cepat rusak sebelum tanggal kadaluwarsa. ix x PRAKATA Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Diversifikasi Produk Makanan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Berbasis
 4  86  17

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan manajemen mutu terpadu pada Galih Bakery,Ciledug,Tangerang,Banten

... dan produk kayu, serta produk mineral non-logam (Kusumo, 2008: 4). Salah satu sektor ekonomi UKM yang memiliki proporsi unit usaha terbesar adalah sektor industri pengolahan. Industri pengolahan memberikan nilai tambah (added value) pada produk primer, sehingga produk turunan yang dihasilkan mempunyai nilai tambah yang lebih dibandingkan dengan produk ... dibandingkan dengan produk non-olahan. Begitu pula halnya dengan produk pertanian, apabila diolah lebih lanjut maka akan mempunyai nilai tambah yang lebih dibandingkan produk pertanian non-olahan. Salah satu produk turunan dari produk pertanian adalah roti. Roti merupakan salah satu diantara berbagai macam produk turunan dari gandum. Secara sederhana roti dapat ... pengiriman produk ke pasar, meningkatkan hasil (yield) dan meningkatkan utilisasi kapasitas produksi serta memperbaiki kinerja penyampaian produk atau jasa (Nasution, 2005: 12). Salah satu cara untuk menciptakan, mempertahankan, dan meningkatkan mutu adalah dengan menerapkan sistem Manajemen Mutu Terpadu. Menurut Feigenbaum (1992: 5-6) sistem Manajemen
 5  141  90

Strategi Pemasaran;'Customer Delivered Value' Cabang Pegadaian Syariah Pondok Aren Dalam Membangun Kepuasan Kepuasan Nasabah

... penelitian yang dilakukan oleh saudara Lukman Ismail jurusan Manajemen Dakwah dalam judul "Strategi pemasaran 11 produk Mudharabah pada BN! Syariah cab. Fatmawati", pada tahun 2005 mcncoba mcnelaah stratcgi pcmasaran produk mudharobah dalam kcsclarasan antara scktor kcuangan dcngan sector riil mclalui produk pcmbiayaan modal kc1:ja dan usahan \'a. Dengan ... mentransforrnasikan susunan strategi menjadi program pemasaran perusahaan mesti membuat keputusan dasar mengenai pengeluaran, bauran dan alokasi pemasaran yang disesuaikan datam rencana jangka pendek dan jangka panjang perusahaan. Tingkat pengeluaran pemasaran dipertukan untuk rnencapai tujuan pemasaran dimana anggaran pemasaran sebagai wujudnya mesti dipersentasekan ... selanjutnya dengan mengelola segala resources pemasaran yang telah ada, yakni melalui realisasi dan evaluasi segala bentuk rencana pemasaran. Berkaitan dengan realisasi rencana pemasaran terdapat 3 tugas yang umumnya dijalankan oleh departemen pemasaran yakni: mengkoordinasikan pekerjaan dari semua staf pemasaran, bekerja sama antar fi.mgsi departemen,
 9  80  113

Efisiensi pemasaran kayu jenis sengon (paraserianthes falcataria) (studi kasus Hutan Rakyat Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor)

... kepuasan yang lebih tinggi kepada konsumen (Limbong, 1987;11) 2.1.3 Manajemen Pemasaran Definisi manajemen pemasaran menurut Khols (2002;17) adalah keragaaan dari semua aktivitas bisnis dalam upaya menyalurkan produk atau jasa mulai dari titik produksi sampai ke tangan konsumen. Manajemen pemasaran merupakan proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, ... Rp.334.920/m3. Total marjin pemasaran yang diperoleh dari saluran pemasaran kayu sengon Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor untuk saluran pemasaran 1, saluran pemasaran 2 dan saluran pemasaran 3 adalah masing-masing Rp Rp.548.661/m3, Rp.301.191/m3 dan Rp.657.619/m3. sehingga dipastikan bahwa marjin pemasaran tertinggi dihasilkan oleh saluran pemasaran 3 dan terendah ... dihasilkan oleh saluran pemasaran 3 dan terendah saluran pemasaran 2. Sehingga saluran pemasaran 2 dinilai lebih efisien dibandingkan saluran pemasaran lainnya. Persentase bagian yang diperoleh petani (farmer’s share) atas pemasaran kayu sengon saluran pemasaran 1, saluran pemasaran 2 dan saluran pemasaran 3 adalah masing 55,66%, 74,9% dan 50,67% dari
 14  87  118

Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Peningkatan Produktivitas sekolah : penelitian di SMK al-Amanah Serpong

 20  206  83

Mekanisme pengajuan klaim produk individu asuransi jiwa pada PT. MAA Life Assurance Syariah

... ............................................. 34 C. Produk Yang Dihasilkan ............................................................................ 35 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Prosedur Pengajuan Klaim Asuransi Jiwa Produk Individu PT.MAA Life Assurance Syariah .............................................................. 45 B. Proses Pengambilan Keputusan Klaim Asuransi Jiwa Produk ... antara satu menanggung peserta dengan peserta lainnya (ta’awun) penanggung. 8. wakalah, Tidak ada pemisahan dana, Pada produk- produk saving life yang berakibat terjadinya dana pada terjadi pemisahan dana, yaitu hangus dana tabarru’ derma’ dan dana (untuk produk saving-life) peserta, sehingga tidak mengenal istilah dana hangus.. untuk term semuanya bersifat Sedangkan insurance tabarru’. 9. Investasi Bebas ... MEKANISME PENGAJUAN KLAIM PRODUK INDIVIDU ASURANSI JIWA PADA PT. MAA LIFE ASSURANCE SYARIAH Oleh: TETY ANGGRAENI 105046201733 KONSENTRASI ASURANSI SYARIAH PROGRAM STUDI MUAMALAH ( EKONOMI ISLAM ) FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1430 / 2010 MEKANISME PENGAJUAN KLAIM PRODUK INDIVIDU ASURANSI JIWA PADA
 6  82  87

Manajemen Masjid Ibnu Sina Pamulang dalam pengembangan kegiatan dakwah pada anak usia dini

... TEORITIS A. Manajemen 1. Pengertian Manajemen Kata Manajemen berasal dari bahasa Inggris dengan kata kerja “to manage” yang secara umum berarti mengurusi.84 Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata Manajemen berarti : a. Proses penggunaan sumber daya yang efektif untuk mencapai sasaran. b. Pimpinan yang bertanggung jawab atas jalannya perusahaan.85 Manajemen ... barang-barang produksi suatu lembaga atau perusahaan harus segera dipasarkan. Karena itu, pemasaran dalam manajemen ditetapkan sebagai 96 Hamzah Yaqub, Menuju Keberhasilan Manajemen dan Kepemimpinan (Bandung: Diponegoro, 1984), h. 31 61 salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Penguasaan pasar diperlukan guna menyebarluaskan hasil-hasil produksi ... dalam sumber lain fungsi-fungsi manajemen adalah sebagai berikut : a. Perencanaan. Fungsi manajemen yang pertama adalah merencanakan. Hal ini diasumsikan bahwa manajemen sudah diberi tugas untuk mencapai tujuan. b. Pengambilan keputusan, merupakan tugas manajemen lainnya. Semua orang akan melakukan fungsi ini baik dalam manajemen maupun di luar. Pengambilan
 8  138  83

Pengaruh Atribut Produk dan Kepercayaan Konsumen Terhadap Niat Beli Konsumen Asuransi Syariah PT.Asuransi Takaful Umum Di Kota Cilegon

... atribut adalah jantung dari sebuah produk yang dapat mencerminkan kegunaan sekaligus penampilan produk. Atribut produk yang baik akan menghasilkan hasil akhir yang dapat mempengaruhi persepsi konsumen. Konsumen akan merasa bahwa produk tersebut lebih memiliki kelebihan untuk dibandingkan produk lain sejenis, sehingga produk akan memiliki nilai tambah. Keberhasilan ... positif terhadap asuransi Islam itu sendiri. B. Atribut Produk 1. Pengertian Atribut Produk merupakan sesuatu yang melekat pada suatu produk. Atribut produk memegang peran yang sangat vital, karena atribut produk merupakan salah satu faktor yang dijadikan bahan pertimbangan oleh konsumen ketika akan membeli produk tersebut.Pada model sikap multi atribut dari ... terpercaya adalah jaminan atas konsistensi kinerja suatu produk dan menyediakan manfaat apapun yang dicari konsumen ketika membeli produk dari perusahaan tersebut. Kini telah hadir dalam lingkungan dunia perekonomiaan Indonesia konsep Islam dalam pemasaran produk. Walaupun sebenarnya etika Islam dalam kegiatan pemasaran sudah banyak dilakukan, khususnya dalam kegiatan
 6  95  0

Penerapan strategi produk dalam upaya meningkatkan penjualan pada CV.Suka Setia Putra Jaya Rancaekek

 9  55  47

Manajemen sumber daya manusia

 11  73  1

Sistem Pemasaran Dan Pemesanan Barang Dengan Metode Customer Relationship Management Berbasis Web Pada PT.Yoshindo Indoensia Technology Jakarta

... Flowmap laporan Pemasaran ................................................................. 58 Gambar 3.6. ERD Sistem Pemasaran dan Pemesanan Barang ................................... 62 Gambar 3.7. Diagram Konteks.... ............................................................................... 64 Gambar 3.8. DFD Level 1 Sistem Pemasaran dan Pemesanan ... 3.77. Tampilan Lihat Komentar Forum ...................................................... 139 Gambar 3.78. Tampilan Form Ubah Produk. ............................................................ 140 Gambar 3.79. Tampilan Form Tambah Produk … ................................................... 140 Gambar 3.80. Tampilan Form Ubah Kategori .......................................................... ... 4.10. Pengujian Login Pelanggan .............................................................171 Tabel 4.11. Pengujian Tambah Data produk .......................................................172 Tabel 4.12. Pengujian Hapus Data produk. .........................................................173 Tabel 4.13. Pengujian Tambah Data Kategori ....................................................173 Tabel
 11  67  215

MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER SANTRI (Studi Kualitatif di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Margodadi Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus)

... termasuk alumni Pondok Pesantren. Kata kunci: Fungsi manajemen, manajemen, pendidikan karakter, Pondok Pesantren ii MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER SANTRI (Studi Kualitatif Di Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Margodadi Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus) Oleh Muklasin (1423012015) Tesis PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU ... 11). 13 Menurut Hoghton dalam Ihsmat (1996) yang dimaksud manajemen adalah Manajemen adalah suatu aktivitas yang melibatkan proses pengarahan, pengawasan dan pengarahan segenap kemampuan untuk melakukan suatu aktifitas dalam suatu organisasi (Ihsmat, 1996: 13). Mengacu pada pengertian manajemen di atas, manajemen berarti suatu proses untuk mencapai tujuan ... satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkannya manajemen secara baik agar tujuan pendidikan pesantren dapat secara efektif dan efisien mencapai tujuan. Melihat pentingnya pembaharuan dalam dunia pesantren terkait dengan manajemen pendidikan pesantren, penulis tertarik melakukan penelitian manajemen pendidikan karakter santri di Pondok Pesantren
 11  70  94

MANAJEMEN PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MELALUI PENDAMPINGAN PENDEKATAN KOLABORATIF DI SD SMART INSANI

... adalah kajian pustaka selengkapnya meliputi manajemen pendidikan, manajemen sumber daya pendidik, supervisi, pendampingan, penelitian tindakan, dan kompetensi pedagogik. 2.1.1. Manajemen Pendidikan 2.1.1 Fungsi-fungsi Manajemen Pendidikan Para ahli, dalam literatur manajeman, telah banyak mengemukakan proses manajemen. Imron (2003:5) mengemukakan bahwa ... dengan menggunakan berbagai label, misalnya fungsi-fungsi manajemen dan abstraksi-abstraksi manajemen, para ahli mengemukakan di area proses manajemen dengan istilah yang relatif sama. Pendapat ahli tentang proses manajemen adalah (1) Fayol dalam Imron (2003:5) mengemukakan proses manajemen terdiri dari: planning, organizing, commanding, coordinating, ... PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2016 DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman 2.1. Diagram Proses Manajemen ................................................ 15 2.2. Diagram Proses Manajemen Pendidikan ............................. 16 2.3. Diagram Sintesa Proses Manajemen Pendampingan ........... 16 2.4. Kerangka Pikir ......................................................................
 1  66  122

Kinerja Aparatur Dalam Pelayanan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (Simrs) Di Kota Bandung (Suatu Studi Pada Rumah Sakit Jiwa Bandung Dan Rumah Sakit TNI AU Dr.Salamun Bandung)

... informasi Manajemen Rumah Sakit di Kota Bandung? 3. Bagaimana responsivitas aparatur dalam pelayanan Sistem informasi Manajemen Rumah Sakit di Kota Bandung? 4. Bagaimana responsibilitas aparatur dalam pelayanan Sistem informasi Manajemen Rumah Sakit di Kota Bandung? 5. Bagaimana akuntabilitas aparatur dalam pelayanan Sistem informasi Manajemen ... adalah: 1. Untuk mengetahui produktifitas aparatur dalam pelayanan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di Kota Bandung. 2. Untuk mengetahui kualitas layanan aparatur dalam pelayanan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di Kota Bandung. 7 3. Untuk mengetahui responsivitas aparatur dalam pelayanan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di Kota ... Pelayanan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Kota Bandung”. 6 1.2 Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka untuk mempermudah arah dan proses pembahasan, peneliti mengidentifikasikan masalah sebagai berikut: 1. Bagaimana produktifitas aparatur dalam pelayanan Sistem informasi Manajemen Rumah Sakit di Kota
 5  82  345

Pembangunan Aplikasi Online Service Berbasis Android Untuk Produk Tozicozy pada Distro di Bandung

... yang dititipkan oleh pembuat pakaian, atau di produksi sendiri. Distro umumnya merupakan indusri kecil dan menengah yang sandang dengan merek independen yang dikembangkan kalangan muda. Produk yang di hasilkan oleh distro di usahakan untuk tidak di produksi secara masal agar mempertahankan sifat eksklusif suatu produk dan hasil kerajinan. Konsep distro ... pengelola barang produksi yang sudah di buat dan juga memberi tugas kepada pegawai sesuai dengan bidangnya masing masing. Mengawasi ketersediaan dan kelengkapan barang, baik setiap hari maupun even khusus. 3. Desainer 10 Posisi Desainer disini adalah untuk membuat design barang yang akan di produksi. 4. Produksi Mempunyai tugas untuk membuat produk yang ... pada saat ini produk dari ToziCozy sudah tersebar dibeberapa distro Indonesia hal ini membuktikan bahwa produk ToziCozy cukup diminati oleh pembeli. 2.1.1 Visi Dan Misi Distro ToziCozy Visi Distro ToziCozy adalah berusaha memberikan yang terbaik dalam bidang fashion untuk memuaskan konsumen. Misi Distro ToziCozy adalah : 1. Menjual produk yang berkualitas
 15  112  131

Analisa keseimbangan pasar dan reposisi strategi pemasaran kayu lapis

... perubahan terhadap kondisi pemasaran produk kayu Indonesia. Keberadaan asosiasi semacam BPB tersebut pada satu sisi amat bermanfaat bagi pengembangan pemasaran produk kayu Indonesia, yakni mampu mengorganisir kesatuan kepentingan dalam pemasaran produk 1) 2) Staf Laboratorium Politik Ekonomi dan Sosial Kehutanan, Jurusan Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan ... perubahan terhadap kondisi pemasaran produk kayu Indonesia. Keberadaan asosiasi semacam BPB tersebut pada satu sisi amat bermanfaat bagi pengembangan pemasaran produk kayu Indonesia, yakni mampu mengorganisir kesatuan kepentingan dalam pemasaran produk 1) 2) Staf Laboratorium Politik Ekonomi dan Sosial Kehutanan, Jurusan Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan ... Data volume pemasaran domestik diturunkan dari data produksi dan ekspor. Tahun Produksi 19 Proyeksi produksi kayu lapis dengan program CurveExpert menunjukkan bahwa tanpa upaya pembenahan yang serius dalam mengatasi suplai bahan baku, produksi kayu lapis kemungkinan hanya akan dapat bertahan hingga 10 tahun yang akan datang (2010). Persamaan proyeksi produksi
 2  26  20

Program Perluasan Jaringan Pemasaran Produk Roti Manis Pt. Fits Mandiri

 3  34  68

Dokumen yang terkait


Feedback