Makalah Teori Dan Analisis Produksi

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN MESIN HYDRA PULPER KAPASITAS 92KG/JAM

... pembuatan peta, hiasan dinding, pembuatan undangan dan lain- lain. Tetapi masih banyak yang menggunakan tenaga manusia untuk membuat kertas tersebut menjadi bubur maka dengan adanya mesin hydra pulper ini mampu mengatasi masalah tersebut. Cara kerja mesin ini adalah Sebelum motor dinyalakan masukan terlebih dahulu kertas dan air kedalam tabung penghancur melalui ... mentrasmisikan daya dan putaran melalui V-Belt kemudian akan ditersukan ke pulley yang melekat pada poros dan langsung memutar poros dimana seluruh permukaannya sudah terdapat pisau-pisau penghancur. Pada saat poros dan pisau penghancur berputar maka terjadi perputaran yang menyebabkan kertas yang ada didalamnya akan ikut berputar dan otomatis akan tercacah ... yang menyebabkan kertas yang ada didalamnya akan ikut berputar dan otomatis akan tercacah oleh pisau-pisau tersebut dan dikarenakan jumlah pisau lebih dari satu dan penempatannya yang dibuat tegak lurus, maka kertas tersebut akan tercacah dan hancur menjadi bubur kertas. ABSTRACT Paper represent one of the garbage able to be exploited to in recycle become
 20  197  1

PENGUJIAN PADAT TEBAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN FASE FINGERLING IKAN SIDAT (Anguilla spp)

... Sukabumi. Bandung. 32 Rahmawati F. N. S. B. I. Simanjuntak., U. Susilo, dan B. Haryadi. 2002. Studi Profil Hormon FSH dan LH Selama Siklus Reproduksi Pada Ikan Sidat (Anguilla spp) dan Tingkat Kematangan Gonad. Sains Akuatik. 10 (2) Sarwono, 2010. Budi Daya Belut dan Sidat. Penebar Swadaya. Suitha M., I., dan Suhaeri A. 2008. Budidaya Sidat. Agromedia Pustaka. Jakarta Sasongko ... Pendamping yang telah memberikan masukan dan arahan selama penyelesaian laporan akhir, juga yang selalu memotifasi dan menginspirasi, terimakasih banyak saya sampaikan. 7) Pak Hariyadi, S.Pi., M.Si. selaku Kepala Laboratorium Perikanan yang telah memberikan masukan dan arahan 8) Sujud sembah dan rasa hormat kepada Ibu Nursiyah dan Bapak Sukardi tercinta yang ... dibeberapa negara seperti Jepang, Cina, Belanda, Jerman, dan Italia karena memiliki rasa yang unik dan tinggi kandungan protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam dagingnya. Negara konsumen terbesar ikan sidat adalah Jepang, yang mengkonsumsi ikan sidat sekitar 120.000 ton setiap tahunnya, sedangkan produksi dalam negerinya hanya sekitar 18% (Sasongko,
 10  134  19

TEPUNG LIDAH BUAYA (Aloe vera) SEBAGAI IMMUNOSTIMULANT DALAM PAKAN TERHADAP LEVEL HEMATOKRIT DAN LEUKOKRIT IKAN MAS (Cyprinus carpio)

... perlakuan dosis Tepung Lidah Buaya (Aloe vera) yang berbeda dan satu kontrol tanpa Aloe vera. Dosis yang digunakan adalah Tepung Lidah Buaya 0 gr/ kg pakan, 5 gr/kg pakan, 10 gr/kg pakan, dan 15 gr/kg pakan. Pemberian Immunostimulant Tepung Lidah Buaya tidak memberikan pengaruh nyata pada level Hematokrit dan Leukokrit Darah Ikan Mas. Kondisi kualitas air pada ... mengetahui pengaruh Penambahan Tepung Lidah Buaya (Aloe vera) dalam pakan terhadap Level Hematokrit dan Leukokrit Ikan Mas (Cyprinus carpio). Untuk Mengetahui Dosis Terbaik Penambahan Tepung Lidah Buaya (Aloe vera) Dalam Pakan Terhadap Level Hematokrit dan Leukokrit Ikan Mas (Cyprinus carpio). Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap ... IMMUNOSTIMULANT DALAM PAKAN TERHADAP LEVEL HEMATOKRIT DAN LEUKOKRIT IKAN MAS (Cyprinus carpio). Oleh: IRMA SUCIARNI ( 03930016 ) Animal Fishery Dibuat: 2008-08-11 , dengan 3 file(s). Keywords: HEMATOKRIT, LEUKOKRIT Penelitian Tentang Pengaruh Penambahan Tepung Lidah Buaya (Aloe vera) Dengan Dosis yang Berbeda Terhadap Level Hematokrit dan Leukokrit Darah Ikan Mas. Penelitian
 27  195  2

ANALISIS EKSPOR INDUSTRI KERAJINAN ROTAN DI SENTRA INDUSTRI KERAJINAN ROTAN KABUPATEN CIREBON JAWA BARAT

... perkembangan volume dan nilai ekspor kerajinan rotan di Kabupaten Cirebon dari bulan Januari 2001-Juli 2005 mengalami penurunan. Trend perkembangan volume dan nilai ekspor kerajinan rotan di Kabupaten Cirebon ke negara USA, Jepang dan Afrika Selatan mengalami penurunan, sedangkan trend volume dan nilai ekspor kerajinan rotan ke negara Italia dan Australia ... dalam penelitian ini adalah dari Disperindag, Asmindo, BPS dan instansi-instansi terkait yang dapat mendukung penelitian ini. Metode Analisa data yang digunakan adalah analisis trend perkembangan ekspor (untuk melihat trend volume dan nilai ekspor kerajinan rotan dari bulan Januari 2001-Juli 2005 dan memperoleh gambaran seberapa besar trend / kecenderungan ... dapat dilihat antara lain dari meningkatnya volume produksi dan ekspor (untuk pasar luar negeri). Dalam kondisi perekonomian yang sedang lesu, yang mana daya beli masyarakat menurun, pasar ekspor industri rotan merupakan pilihan yang sangat penting. Cirebon yang terkenal dengan julukan sebagai kota udang, saat ini sangat tidak tepat. Hal tersebut dikarenakan
 10  96  2

ANALISIS SISTEM TEBANG ANGKUT DAN RENDEMEN PADA PEMANENAN TEBU DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PABRIK GULA DJOMBANG BARU

... Teknologi dan Informasi) pada tahun 2014/2015 dan sebagai co. Trainer P2KK UMM ditahun yang sama. vii KATA PENGANTAR Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi dengan judul ? ?Analisis Sistem Tebang Angkut dan Rendemen ... bagi penulis dan menyadarkan bahwa proses tidak akan mengkhianati hasil. 14. D’ BELGY (Bestiani MustikaNingsih, Endang Ratnasari, Lavin Dwi Saputra, Galang Styachi, dan Yessica Kurniawati) yang telah memberi warna tersendiri selama dibangku perkuliahan dan menjadi patner sekaligus sahabat terbaik dari semester 1 hingga selamanya. 15. DPW dan DPP Partai ... Control (QC), Pengolahan, Instalasi, Administrasi dan Keuangan (AKU) serta Sumberdaya Manusia (SDM). Manajemen perusahaan dituntut untuk mampu berproduksi secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan faktor-faktor produksi perusahaan secara tepat sehingga dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan kualitas dan kuantitas yang diharapkan dengan tujuan yang
 29  277  27

ANALISIS HUBUNGAN STATUS EKONOMI DENGAN KEJADIAN GANGGUAN SALURAN PERNAFASAN PADA PEKERJA TAMBANG BELERANG DI KAWAH IJEN, BANYUWANGI

... pada bidang keperawatan komunitas sebagai bahan kajian upaya preventif dan promotif dalam meningkatkan layanan kesehatan. 1.4.4 Sebagai Dasar Penelitian selanjutnya Hasil penelitian dapat digunakan sebagai bahan informasi bagi penelitianlain yang akan mengembangkan topik yang berkaitan dengan status ekonomi dan keselamatan dan kesehatan kerja. ANALISIS ... gaaess,. Untuk yang kusayangi dan yang kuhormati para dosen ku, dosen pembimbingku dan almamaterku untuk dedikasinya yang sedemikian besar bagi kampus dan dunia pendidikan terutama pada ilmu keperawatan. Pak Yoyok sebagai pembimbing 1 ku yang sudah membimbing dan membantu proses penyelesaian skripsi ini dengan masukan ilmu dan arahannya. Bu Nurlailatul ... cerita, sejuta kenangan, pengorbanan, dan perjalanan untuk dapatkan masa depan yang ku inginkan atas restu dan dukungan yang kalian berikan. Terima kasih banyak buat bapak yang selama ini menjadi motivator terhebat dalam hidupku, menjadi teladan, dan selalu menghiburku meski lewat telepon, semoga bapak cepat sembuh dan bisa melihat kebanggannya ini sukses
 9  155  23

HUBUNGAN IMPLEMENTASI PERAWAT TENTANG PATIENT SAFETY DENGAN RESIKO CEDERA PADA INFANT DAN TODDLER

... pakaian putih, alat – alat yang digunakan, dan lingkungan sosial antar sesama pasien. Dengan adanya stressor tersebut, distress yang dapat dialami anak adalah gangguan tidur, pembatasan aktivitas, perasaan nyeri, dan suara bising, sedangkan 4 distress psikologis mencakup kecemasan, takut, marah, kecewa, sedih, malu, dan rasa bersalah (Wong, 2008). Menurut ... Cedera Pada Infant dan Toddler ……………………… 76 DAFTAR PUSTAKA Bulechek. (2013). Nursing interventions classification (NIC). United state of America: elsever mosby. Hidayat. (2009). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika. Hidayat. (2008). Pengantar Ilmu Kesehatan Anak Untuk Pendidikan Kebidanan. Jakarta: Salemba ... kesehatan dan pencegahan penyakit, dengan falsafah yang utama yaitu, asuhan keperawatan yang berpusat pada keluarga dan perawatan yang terapeutik. Selama proses asuhan keperawatan dijalankan, keluarga dianggap 3 sebagai mitra bagi perawat dalam rangka mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Dua konsep yang mendasari dalam kerjasama orang tua dan perawat
 30  230  22

UJI AKTIVITAS TONIKUM EKSTRAK ETANOL DAUN MANGKOKAN( Polyscias scutellaria Merr ) dan EKSTRAK ETANOL SEDIAAN SERBUK GINSENG TERHADAP DAYA TAHAN BERENANG MENCIT JANTAN (Musmusculus)

... I, dan Bapak Ahmad Shobrun Jamil, S.Si, MP. selaku Dosen Pembimbing II disela kesibukan beliau masih bisa meluangkan waktu untuk membimbing dan memberi pengarahan dan dorongan moril sampai terselesaikannya skripsi ini. 3. Ibu Siti Rofida,S.Si.,M.Farm.,Apt dan Bapak Drs. H. Ahmad Inoni, Apt. selaku Dosen Penguji yang telah banyak memberikan saran dan ... kerja keras, dan v kasih sayangnya untuk membuat anak-anaknya bahagia serta mendapatkan ilmu yang bermanfaat. 15. Buat adik tersayang Alief Faris Kurniawan yang selalu dirindukan memotivasi penulis untuk jadi yang lebih baik lagi dan memberikan dukungan dalam penulisan. 16. Buat Dewi Ariani yang telah menemani dan selalu memberi motivasi dan nasehat ... perkuliahan dan selalu mendorong untuk segera meneylesaikan skripsi ini Fadillah Titisari, Agustina Rahayu, Pradana Agus, Eflin Norma Furqia, Nehru Marino, Dian Artha Kw, Shella Alifa dan Laily Amy. 18. Sahabat kelompok skripsi Nehru Marino Awal sebagai partner kerjasama yang selalu kompak menemani kemanapun kita pergi, memberikan motivasi dan masukan
 32  278  24

OPTIMASI FORMULASI dan UJI EFEKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN KRIM EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L) dalam BASIS VANISHING CREAM (Emulgator Asam Stearat, TEA, Tween 80, dan Span 20)

... studi farmasi dan Laboratorium Biomedik, Mbak Evi, Mbak Bunga, Mbak Susi, Mas Ferdi, Mas Dani, Pak Joko terimakasih atas segala bentuk bantuan dan kerja samanya selama penelitian. 14. Sahabat terbaik dan seperjuangan Wati, Reska, Zelly, Eros, Idha, dan Mbk Iwul, terimakasih atas bantuan & keceriaan kalian dalam segala hal serta motivasinya dan dukungan ... 2012) Menururt Dr. Hery Winarsi, M.S dalam buku Antioksidan Alami dan Radikal Bebas menyatakan bahwa senyawa fenolik seperti flavonoid mempunyai aktivitas antioksidan yang menghambat penggumpalan keping sel darah, merangsang produksi nitrit oksida, dan berperan melebarkan pembuluh 1 2 darah. Antioksidan juga merupakan senyawa yang dapat menghambat reaksi radikal ... kelulusan saya. Terimakasih 11. Hanan, Prima, dan Eci teman seperjuangan dalam penelitian dari awal sampai akhir. Terimakasih atas bantuan, keceriaan ,dan semangat selama penyusunan dan penyelesaian skripsi ini. 12. Teman sebimbingan dalam penelitian ini, Dzati, Nafisah dan Akbar terimakasih atas semangat, bantuan dan dukungannya selama ini. 13. Laboran-laboran
 87  374  23

Keanekaragaman Makrofauna Tanah Daerah Pertanian Apel Semi Organik dan Pertanian Apel Non Organik Kecamatan Bumiaji Kota Batu sebagai Bahan Ajar Biologi SMA

... apel, produktivitas, dan produksi apel. Tahun 2005 jumlah tanaman apel 2.604.829 pohon dan yang produktif sebesar 2.204.800 pohon dengan produktivitas 28,02 kg/pohon sehingga diperoleh total produksi apel sebesar 1.235.569,92 kuintal, 1 2 sedangkan pada tahun 2010 produktivitas apel hanya 17 kg/pohon, jumlah tanaman menghasilkan sebesar 1.974.366 pohon dan produksi ... semi organik dan pertanian apel non organik Kecamatan Bumiaji Kota Batu. 5. Menganalisis kelimpahan setiap jenis makrofauna tanah yang ditemukan di pertanian semi organik dan pertanian non organik Kecamatan Bumiaji Kota Batu? 6. Menganalisis indeks kesamaan makrofauna tanah pada pertanian apel semi organik dan pertanian apel non organik dan Kecamatan ... tanah di daerah pertanian apel semi organik dan pertanian apel non organik Kecamatan Bumiaji Kota Batu sebagai bahan ajar biologi SMA. 1.4 Manfaat Penelitian Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat secara teoritik dan praktis, berikut penjabaran manfaat teoritik dan praktis. 1. Manfaat teoritik Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan
 20  154  36

ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN DAN EFISIENSI ANTARA BERAS POLES MEDIUM DENGAN BERAS POLES SUPER DI UD. PUTRA TEMU REJEKI (Studi Kasus di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang)

... LPEM­FEUI.  Jakarta.  Yuliandri S.W, Tri. 2004.? ?Analisis? ?Pengolahan Tempe Ke Kripik Tempe. Fakultas Pertanian,  UMM. Malang (Skripsi).  Walpole,  Ronald  E  dan? ? Myers,  Raymond  H,  1986.  Ilmu  Peluang  dan? ? Statistika  Untuk  Insinyur? ?dan? ?Ilmuwan. ITB. Bogor.  Walpole, Ronald E? ?dan? ?Myers, Raymond H, 2000. Probabilitas? ?dan? ?Statistika Untuk Teknik  dan? ?Sains. PT. Prenhallindo. Jakarta. ... ...43  5.4 Pengadaan Gabah.................................................................................................................... 43  5.5? ?Analisis? ?Biaya .........................................................................................................................44  5.6 Total Rata­rata Biaya...............................................................................................................45  5.7? ?Analisis? ?Penerimaan, Pendapatan? ?dan? ?Efisiensi.Beras Poles Medium....................................47  5.8? ?Analisis? ?Penerimaan, Pendapatan? ?dan? ?Efisiensi Beras Poles Super........................................48  5.9 Perbandingan Nilai Efisiensi antara Beras Poles Medium Dengan Beras  Poles Super..............................................................................................................................50  5.10 Uji Hipotesa...........................................................................................................................51  BAB VI KESIMPULAN? ?DAN? ?SARAN.....................................................................................52  6.1 Kesimpulan..............................................................................................................................52  6.2 Saran........................................................................................................................................54  DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................................55  LAMPIRAN DAFTAR TABEL  Tabel 1  : Komposisi Zat Makanan Pada Buah Padi............................................................16  Tabel 2  :Kebutuhan Beberapa Produk Pangan Tahun 2035? ?dan? ? Kemampuan ? ?Produksi? ?Tahun 2001......................................................................26  Tabel 3  : Kebutuhan Beras Penduduk Indonesia: 1971­2091.............................................27  Tabel 4  : Distribusi Pegawai Menurut Umur......................................................................38  Tabel 5  : Distribusi Pegawai Menurut Jenis Kelamin.........................................................38  Tabel 6  : Distribusi Pegawai Menurut Tingkat Pendidikan................................................39  Tabel 7  : Distribusi Pegawai Menurut Jenis Pekerjaan.......................................................40  Tabel 8  : Biaya Tetap Per Proses? ?Produksi. ........................................................................44  Tabel 9  : Biaya Variable Per Proses? ?Produksi. ...................................................................45  Tabel 10  : Rata­Rata Biaya Total Beras Poles Medium Dengan Beras  Poles Super...........................................................................................................46  Tabel 11  : Rata­rata Penerimaan? ?dan? ?Pendapatan Beras Poles Medium  Di UD. PUTRA TEMU REJEKI..........................................................................47  Tabel 12  : Rata­rata Penerimaan? ?dan? ?Pendapatan Beras Poles Super  Di UD. PUTRA TEMU REJEKI.........................................................................48 DAFTAR LAMPIRAN  Lampiran 1  :  Jumlah Biaya Bahan Baku? ?Dan? ?Penerimaan Beras Poles Medium  Lampiran 2  : Jumlah Penerimaan Menir, Bekatul? ?Dan Sekam Beras Poles   Medium  Lampiran 3  :  Daftar  Jumlah  Dan? ? Biaya  Kemasan  Beras  Poles  Medium  Label  Merk  Nongkosewu  Lampiran 4  : Total Biaya Per Proses? ?Produksi? ?Beras Poles Medium  Lampiran 5  : Total Penerimaan Per Proses? ?Produksi? ?Beras Poles Medium  Lampiran 6  : Jumlah Biaya Per Proses? ?Produksi? ?Beras Poles Medium  Lampiran 7  : Total Pendapatan Beras Poles Medium  Lampiran 8  : Jumlah Biaya Bahan Baku? ?Dan? ?Penerimaan Beras Poles Super  Lampiran 9  : Jumlah Penerimaan Menir, Bekatul? ?Dan? ?Sekam Beras Poles Super  Lampiran ... : Total Biaya Per Proses? ?Produksi? ?Beras Poles Super  Lampiran 12  : Jumlah Biaya Per Proses? ?Produksi? ?Beras Poles Super  Lampiran 13  : Total Penerimaan Per Proses? ?Produksi Beras Poles Super  Lampiran 14  : Total Pendapatan Beras Poles Super  Lampiran 15  :  Biaya  Penyusutan  Beras  Poles  Medium  Dan? ? Beras  Poles  Super  Per  Proses  Produksi? ? Lampiran 16 
 18  148  16

FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis Isi Pada Sinetron Munajah Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)

... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS? ?DAN? ? PROTAGONIS PADA SINETRON  (Analisis? ?Isi Pada Sinetron Munajah  Cinta di RCTI? ?dan? ?Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis? ?dan? ?Protagonis  Televisi pada saat ini sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah? ?Analisis? ?Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan? ?cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet)? ?dan? ?dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I? ?dan? ?koder II.  Teknik? ?analisis? ?yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik? ?analisis? ?distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta? ?dan? ?cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk? ?analisis? ?data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis pada sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%)? ?dan? ?karakter antagonis pada sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis pada sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%)? ?dan? ?karakter protagonis pada sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?dan? ?protagonis pada sinetron munajah cinta? ?dan? ?cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in ... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS? ?DAN? ? PROTAGONIS PADA SINETRON  (Analisis? ?Isi Pada Sinetron Munajah  Cinta di RCTI? ?dan? ?Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis? ?dan? ?Protagonis  Televisi pada saat ini sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah? ?Analisis? ?Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan? ?cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet)? ?dan? ?dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I? ?dan? ?koder II.  Teknik? ?analisis? ?yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik? ?analisis? ?distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta? ?dan? ?cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk? ?analisis? ?data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis pada sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%)? ?dan? ?karakter antagonis pada sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis pada sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%)? ?dan? ?karakter protagonis pada sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?dan? ?protagonis pada sinetron munajah cinta? ?dan? ?cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in ... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS? ?DAN? ? PROTAGONIS PADA SINETRON  (Analisis? ?Isi Pada Sinetron Munajah  Cinta di RCTI? ?dan? ?Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis? ?dan? ?Protagonis  Televisi pada saat ini sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah? ?Analisis? ?Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan? ?cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet)? ?dan? ?dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I? ?dan? ?koder II.  Teknik? ?analisis? ?yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik? ?analisis? ?distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta? ?dan? ?cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk? ?analisis? ?data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis pada sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%)? ?dan? ?karakter antagonis pada sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis pada sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%)? ?dan? ?karakter protagonis pada sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis? ?dan? ?protagonis pada sinetron munajah cinta? ?dan? ?cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in
 24  150  2

DEKONSTRUKSI HOST DALAM TALK SHOW DI TELEVISI (Analisis Semiotik Talk Show Empat Mata di Trans 7)

... Dekonstruksi, Host Talk Show, Empat Mata  ABSTRAKSI  Perkembangan program acara televisi di Indonesia cukup beraneka ragam? ?dan? ?mengikuti  perkembangan zaman. Khususnya pada program acara talk show yang mengetengahkan berbagai  tema sampai pada pemilihan host dalam talk show. Host dalam talk show di televisi mempunyai  peran yang penting dalam membawakan acara talk show tersebut pada kelancaran hingga  kesuksesan acara hingga acara tersebut berakhir. Pada dasarnya konsep host telah mempunyai  konstruksi sendiri yang telah lama dipakai dalam dunia host televisi. Namun seiring dengan  kreativitas para kreator program televisi yang semakin berkembang? ?dan? ?memikirkan akan  originalitas sebuah acara khususnya acara talk show, maka konstruksi host itu sendiri telah  diubah atau dihancurkan dengan konsep host yang telah mereka buat sendiri. penghancuran  konsep host tersebut dilakukan oleh salah satu talk show popular di Indonesia yaitu Empat Mata  yang dipandu oleh komedian Tukul Arwana.  Dengan metode? ?analisis? ?semiotik yang mencari makna, tanda? ?dan? ?mitos dalam host Empat Mata  Tukul Arwana, peneliti berusaha menginterpretasikan penelitian tersebut hingga terbongkar  semua makna yang tersurat maupun tersirat, kemudian peneliti melakukan konsep dekonstruksi  untuk memberikan hasil oposisi yang berbeda sehingga terjadi adanya sebuah pembongkaran  hirarki dari oposisi konseptual yang didapat.  Tayangan Empat Mata merupakan salah satu talk show populer di Indonesia terbukti dengan  rating yang selalu tinggi bersaing dengan talk show lainnya. Tayangan Empat Mata yang  dicetuskan oleh Apollo, manajer? ?produksi? ?Trans 7 yang asli Filipina tersebut sangat  mengedepankan unsur komedi dalam menyajikannya. Membahas topik­topik yang sedang trend  di kalangan masyarakat serta menghadirkan bintang tamu­bintang tamu yang selalu  memeriahkan Empat Mata dalam setiap episodnya. Aksi kocak Tukul Arwana selaku host yang  selalu menghibur penonton di studio maupun di rumah dengan humor­humor kasar (slapstick)  yang Tukul tam­pilkan dalam setiap penampilannya.  Dekonstruksi host talk show ini menampilkan sebuah oposisi yang bertolak belakang satu sama  lainnya. Yaitu oposisi konsep host talk show Empat Mata dengan konsep host talk show lainnya.  Dari hasil oposisi tersebut menghasilkan adanya dekonstruksi pada personal (latar belakang  pendidikan, fisik, tutur kata, wajah, wawasan, penampilan, kemampuan bahasa, kemampuan  teknologi)? ?dan? ?relasi komunikasi host dengan bintang tamu. Dengan hasil tersebut maka telah  nampak hasil dari pembongkaran sebuah konsep host talk show di televisi. ... DEKONSTRUKSI HOST DALAM TALK SHOW DI TELEVISI (Analisis? ? Semiotik Talk Show Empat Mata di Trans 7)  Oleh: Rita Martasari ( 03220046 )  Communication Science  Dibuat: 2008­03­31 , dengan 3 file(s).  Keywords: Dekonstruksi, Host Talk Show, Empat Mata  ABSTRAKSI  Perkembangan program acara televisi di Indonesia cukup beraneka ragam? ?dan? ?mengikuti  perkembangan zaman. Khususnya pada program acara talk show yang mengetengahkan berbagai  tema sampai pada pemilihan host dalam talk show. Host dalam talk show di televisi mempunyai  peran yang penting dalam membawakan acara talk show tersebut pada kelancaran hingga  kesuksesan acara hingga acara tersebut berakhir. Pada dasarnya konsep host telah mempunyai  konstruksi sendiri yang telah lama dipakai dalam dunia host televisi. Namun seiring dengan  kreativitas para kreator program televisi yang semakin berkembang? ?dan? ?memikirkan akan  originalitas sebuah acara khususnya acara talk show, maka konstruksi host itu sendiri telah  diubah atau dihancurkan dengan konsep host yang telah mereka buat sendiri. penghancuran  konsep host tersebut dilakukan oleh salah satu talk show popular di Indonesia yaitu Empat Mata  yang dipandu oleh komedian Tukul Arwana.  Dengan metode? ?analisis? ?semiotik yang mencari makna, tanda? ?dan? ?mitos dalam host Empat Mata  Tukul Arwana, peneliti berusaha menginterpretasikan penelitian tersebut hingga terbongkar  semua makna yang tersurat maupun tersirat, kemudian peneliti melakukan konsep dekonstruksi  untuk memberikan hasil oposisi yang berbeda sehingga terjadi adanya sebuah pembongkaran  hirarki dari oposisi konseptual yang didapat.  Tayangan Empat Mata merupakan salah satu talk show populer di Indonesia terbukti dengan  rating yang selalu tinggi bersaing dengan talk show lainnya. Tayangan Empat Mata yang  dicetuskan oleh Apollo, manajer? ?produksi? ?Trans 7 yang asli Filipina tersebut sangat  mengedepankan unsur komedi dalam menyajikannya. Membahas topik­topik yang sedang trend  di kalangan masyarakat serta menghadirkan bintang tamu­bintang tamu yang selalu  memeriahkan Empat Mata dalam setiap episodnya. Aksi kocak Tukul Arwana selaku host yang  selalu menghibur penonton di studio maupun di rumah dengan humor­humor kasar (slapstick)  yang Tukul tam­pilkan dalam setiap penampilannya.  Dekonstruksi host talk show ini menampilkan sebuah oposisi yang bertolak belakang satu sama  lainnya. Yaitu oposisi konsep host talk show Empat Mata dengan konsep host talk show lainnya.  Dari hasil oposisi tersebut menghasilkan adanya dekonstruksi pada personal (latar belakang  pendidikan, fisik, tutur kata, wajah, wawasan, penampilan, kemampuan bahasa, kemampuan  teknologi)? ?dan? ?relasi komunikasi host dengan bintang tamu. Dengan hasil tersebut maka telah  nampak hasil dari pembongkaran sebuah konsep host talk show di televisi. ... Dekonstruksi, Host Talk Show, Empat Mata  ABSTRAKSI  Perkembangan program acara televisi di Indonesia cukup beraneka ragam? ?dan? ?mengikuti  perkembangan zaman. Khususnya pada program acara talk show yang mengetengahkan berbagai  tema sampai pada pemilihan host dalam talk show. Host dalam talk show di televisi mempunyai  peran yang penting dalam membawakan acara talk show tersebut pada kelancaran hingga  kesuksesan acara hingga acara tersebut berakhir. Pada dasarnya konsep host telah mempunyai  konstruksi sendiri yang telah lama dipakai dalam dunia host televisi. Namun seiring dengan  kreativitas para kreator program televisi yang semakin berkembang? ?dan? ?memikirkan akan  originalitas sebuah acara khususnya acara talk show, maka konstruksi host itu sendiri telah  diubah atau dihancurkan dengan konsep host yang telah mereka buat sendiri. penghancuran  konsep host tersebut dilakukan oleh salah satu talk show popular di Indonesia yaitu Empat Mata  yang dipandu oleh komedian Tukul Arwana.  Dengan metode? ?analisis? ?semiotik yang mencari makna, tanda? ?dan? ?mitos dalam host Empat Mata  Tukul Arwana, peneliti berusaha menginterpretasikan penelitian tersebut hingga terbongkar  semua makna yang tersurat maupun tersirat, kemudian peneliti melakukan konsep dekonstruksi  untuk memberikan hasil oposisi yang berbeda sehingga terjadi adanya sebuah pembongkaran  hirarki dari oposisi konseptual yang didapat.  Tayangan Empat Mata merupakan salah satu talk show populer di Indonesia terbukti dengan  rating yang selalu tinggi bersaing dengan talk show lainnya. Tayangan Empat Mata yang  dicetuskan oleh Apollo, manajer? ?produksi? ?Trans 7 yang asli Filipina tersebut sangat  mengedepankan unsur komedi dalam menyajikannya. Membahas topik­topik yang sedang trend  di kalangan masyarakat serta menghadirkan bintang tamu­bintang tamu yang selalu  memeriahkan Empat Mata dalam setiap episodnya. Aksi kocak Tukul Arwana selaku host yang  selalu menghibur penonton di studio maupun di rumah dengan humor­humor kasar (slapstick)  yang Tukul tam­pilkan dalam setiap penampilannya.  Dekonstruksi host talk show ini menampilkan sebuah oposisi yang bertolak belakang satu sama  lainnya. Yaitu oposisi konsep host talk show Empat Mata dengan konsep host talk show lainnya.  Dari hasil oposisi tersebut menghasilkan adanya dekonstruksi pada personal (latar belakang  pendidikan, fisik, tutur kata, wajah, wawasan, penampilan, kemampuan bahasa, kemampuan  teknologi)? ?dan? ?relasi komunikasi host dengan bintang tamu. Dengan hasil tersebut maka telah  nampak hasil dari pembongkaran sebuah konsep host talk show di televisi.
 18  160  1

ANALISIS ISI LIRIK LAGU-LAGU BIP DALAM ALBUM TURUN DARI LANGIT

... dengan menggunakan analisis isi menunjukkan bahwa tema human interest berkaitan dengan aspek emosional dan menyentuh perasaan pribadi seseorang, makna tema politik dan pemerintahan berkaitan dengan kuasa dan wibawa, makna tema ekonomi berkaitan dengan kegiatan- kegiatan ekonomi, makna tema moral manusia berkaitan dengan perilaku dan sikap dalam masyarakat ... seni musik lebih mengutamakan pada perasaan dan kecenderungan selera yang berkembang tanpa memahami dan mengapresiasikan musik itu sebagai ilmu. Ada beberapa sebab yang mempengaruhi hal-hal tersebut di atas antara lain, pertama adalah kurangnya pendidikan musik yang sungguh-sungguh di sekolah-sekolah formal. Dan kedua bahwa musik-musik yang dibuat oleh ... digunakan adalah analisis isi. Tipe penelitian ini adalah tipe diskriptif kualitatif. Satuan ukur penelitian ditentukan dengan jumlah bait lagu. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca keseluruhan teks lagu, mendengarkan lagu dan melakukan pencatatan terhadap tema- tema lagu serta melalui studi pustaka. Analisa data dilakukan dalam bentuk analisis domain. Berdasarkan
 21  177  2

FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATAN DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Analisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung Milik Komnas FBPI

... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com? ?dan? ?www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang? ?dan? ?kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan? ?dan? ?pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan? ?dan? ?diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat? ?dan? ?jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik? ?dan? ?metode penelitian  yang digunakan adalah metode? ?analisis? ?isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan? ?dan? ?pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%)? ?dan? ?indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%)? ?dan? ?indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com? ?dan? ?www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang? ?dan? ?kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan? ?dan? ?pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan? ?dan? ?diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat? ?dan? ?jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik? ?dan? ?metode penelitian  yang digunakan adalah metode? ?analisis? ?isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan? ?dan? ?pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%)? ?dan? ?indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%)? ?dan? ?indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com? ?dan? ?www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang? ?dan? ?kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan? ?dan? ?pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan? ?dan? ?diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat? ?dan? ?jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik? ?dan? ?metode penelitian  yang digunakan adalah metode? ?analisis? ?isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan? ?dan? ?pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%)? ?dan? ?indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%)? ?dan? ?indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of
 8  131  3

SENSUALITAS DALAM FILM HOROR DI INDONESIA(Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Azis)

... Film Horor di Indonesia (Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Aziz.). Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui bentukbentuk sensualitas dan seberapa besar adegan sensualitas yang ada dalam film horor di Indonesia yang terdapat pada film Tali Pocong Perawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi dengan pendekatan deskriptif ... dikarenakan sifat bawaan pemeran utama perempuan yang terkenal dengan tingkah laku yang manja dan kata-kata yang berirama menggoda terhadap lawan jenisnya. Sementara kategori lainnya yaitu merayu sebanyak 26 detik dan indikasi mendesah sebanyak 14 detik. Sedangkan pada Indikasi Non Verbal adalah1350 detik, kategori yang memiliki durasi paling banyak ... penelitian ini adalah film horor yang berjudul Tali Pocong Perawan karya Arie Azis dengan unsur pesan yang mengandung sensualitas. Penelitian ini peneliti menggunakan unit analisis ekspresi, sedangkan satuan ukur yang digunakan adalah durasi kemunculan struktur kategori yang dihitung berdasarkan detik. Dari keseluruhan tayangan film Tali Pocong Perawan didapat
 30  208  2

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN DALAM PROSES PEMBERIAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) (StudiKasusPada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Oro-Oro Dowo Malang)

... ini. 7. Papa dan mamaku tercinta, tersayang, dan terkasih yang selalu mendoakan danselalu memberikan dukungan dan semangat disaat aku sedih, susah, capek, malasataupunbahagia. i 8. Keduakakakku, Mbak IkadanMbak Kiki tercinta yang selalu mendukung aku. I love you guys. 9. Seseorang yang selalumengingatkanakuuntuksemangatmengerjakanskripsidan yang paling special ... guys. 12. Temensebimbingan Pak Setudan Pak Dhaniel yang selalusama-samaberjuang demi skripsidan target lulus Mei. Akhirnyakitabisalulusbareng. 13. Teman KKN yang pedulidanpernahkasihakusemangatUnadan Habib. Terimakasih. 14. Rekan-rekan dan semua pihak yang tidak mungkin saya sebut satu-persatu. Disadari bahwa dengan kekurangan dan keterbatasan yang dimiliki penulis, ... tidak berjalan dengan lancar dan pada kenyataannya tidak pernah lepas dari adanya kredit bermasalah. Menurut Kuncoro (2002:68) Bank adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya adalah menghimpun dana dan menyalurkannya kembali dana tersebut ke masyarakat dalam bentuk kredit serta memberikan jasa-jasa dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang. Maka
 145  622  25

Analisis Sistem Pengendalian Mutu dan Perencanaan Penugasan Audit pada Kantor Akuntan Publik. (Suatu Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan)

... memberikan dukungan dan bantuan kepada peneliti. 6. Bapak Jamaludin Iskak, Ak., M.Si., CPA selaku salah satu pimpinan pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan yang telah memberikan kesempatan, dukungan dan arahannya selama peneliti melakukan penelitian. 7. Bapak dan Mama tercinta yang telah memberikan doa, semangat dan segenap kasih ... Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………............ 58 b. Identifikasi Perencanaan Penugasan Audit Pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………….. 61 2a. Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Mutu pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………….. 65 b. Analisis Penerapan Perencanaan ... Aria, Sukimto dan Rekan………………………………… 75 3a. Interprestasi Hasil Analisis Perbandingan Penerapan Sistem Pengendalian Mutu Pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………………. 77 b. Interprestasi Hasil Analisis Perbandingan Penerapan Perencanaan Penugasan Audit Pada   Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………….. 81 V KESIMPULAN
 117  520  18

ANALISIS PROSPEKTIF SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PT MUSTIKA RATU Tbk

... perusahaan dalam memenuhi kewajiban. Sedangkan Sholihin (2010) menyatakan bahwa analisis prospektif adalah peramalan hasil pada masa yang akan datang, biasanya laba, arus kas, atau keduanya (Prospective Analysis). Analisis ini ditarik dari analisis akuntansi, analisis keuangan, serta analisis bisnis dan strategi. Output dari analisis prospektif adalah hasil ... manajemen, kapitalisasi sewa guna usaha operasi, investasi metode ekuitas, dan bentuk pendanaan di luar neraca (off-balance sheet financing) lainnya, dan sebagainya. analisis prospektif meliputi peramalan neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas. Analisis prospektif merupakan inti penilaian efek. Analisis prospektif bertujuan untuk: (1) Memproyeksikan laporan ... menyatakan bahwa bagian utama analisis laporan keuangan dan penilaian adalah peramalan laba. Dari perspektif analisis, evaluasi tingkat laba sangat terkait dengan peramalan laba. Hal ini disebabkan ramalan laba yang relevan melibatkan analisis komponen laba dan penilaiannya di masa depan. Peramalan laba mengikuti analisis komponen laba dan melibatkan pembuatan estimasi laba masa depan. Kita harus mempertimbangkan
 238  1089  22

DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM IKLAN Studi Semiotika pada Iklan "Mama Suka", "Mama Lemon", dan "BuKrim"

... Tabel 1. Tabel 5.1.1 : Tabel Analisis Iklan tepung bumbu “MamaSuka”… 47 2. Tabel 5.1.2 : Analisis penanda dan petanda denotatif…………..... 48 3. Tabel 5.1.3 : Analisis penanda dan petanda konotatif…………… 51 4. Tabel 5.2.1 : Tabel Analisis Iklan sabun cuci piring “Mama Lemon”……………………………………………. 74 5. Tabel 5.2.2 : Analisis penanda dan petanda denotatif..................... 74 6. Tabel ... petanda denotatif..................... 74 6. Tabel 5.2.3 : Analisis penanda dan petanda konotatif…………… 75 7. Tabel 5.3.1 : Tabel Analisis Iklan Detergent “BuKrim”…………. 88 8. Tabel 5.3.2 : Analisis penanda dan petanda denotatif..................... 88 9. Tabel 5.3.3 : Analisis penanda dan petanda konotatif…………… 89 Daftar Gambar 1. Gambar ... Pengenalan Teori Warna. Yogyakarta : Andi Offset. Nurudin. 2007. Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta : Rajawali Pers. Shaevitz, Marjorie Hansen. 1989. WANITA SUPER. Yogyakarta : Kanisius. Sholihati, Siti. 2007. Wanita dan Media Massa. Yogyakarta : Teras. Sobur, Alex. 2001. Analisis Teks Media : Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis
 122  556  21

REPRESENTASI CITRA PEREMPUAN DALAM IKLAN DI TELEVISI (ANALISIS SEMIOTIK DALAM IKLAN SAMSUNG GALAXY S7 VERSI THE SMARTES7 ALWAYS KNOWS BEST)

... Pustaka Hidayah. Danesi, Marcel. 2010. Pengantar Memahami Semiotika Media. Yogyakarta: Jalasutra. Darmaprawira, W. A, Sulasmi. 2002. Warna: ? ?Teori dan Kreatifitas Penggunaannya”. Bandung: ITB. Fakih, Mansour. 2004. Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Handayani, Trisakti dan Sugiarti 2002. Konsep dan Teknik Penelitian ... menjadi barang yang murah dan merupakan kebutuhan bagi masyarakat. Bukan saja menyajikan berita namun juga bisa menjadi media promosi, propaganda dan juga menjadi alat koreksi sosial. Realitas sosial, kebudayaan atau politik, kini di bangun berdasarkan model-model fantasi yang ditawarkan televisi, iklan, dan sinetron. Pandangan–pandangan diatas itu menunjukkan ... Penelitian Komunikasi, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Gitanyali. Bungin, Burhan. 2010. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana. _____________ 2011. Konstruksi Media Massa. Jakarta: Kencana. Bordieu, Pierre. 1998. Dominasi Maskulin. Yogyakarta, Jalasutra. Dagun, Save M. Dagun.1992. Maskulin dan Feminism. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Danang S, Anshori. 1997.
 124  422  19

Representasi Nasionalisme Melalui Karya Fotografi (Analisis Semiotik pada Buku "Ketika Indonesia Dipertanyakan")

... yang aktual dan membentuk sebuah citra di dalamnya. Foto membuat kita berimajinasi bahwa kita sedang berada dalam kondisi saat terjadinya berita tersebut terjadi. Kekuatan visual sebuah foto teribaratkan pembaca sedang hadir dan melihat secara langsung apa yang sedang diberitakan. Singkatnya, foto membuat imajinasi pembaca bisa lebih nyata dan menjadi ... pernah lepas dari subjektifitas dan objektifitas. Keberadaan sebuah foto tidak tergantung utuh oleh apa dan siapa objeknya, tapi bagaimana subjek memandang sesuatu dan memberikan makna. Dalam dunia fotografi, dikenal istilah ”to make” dan ”to take”. Kedua hal tersebut 15 berkenaan erat terhadap suatu subjektifitas dan perspektif seorang fotografer. ... subjektifitas dan objektifitas pembuatnya. Foto terlahir selalu merahimi kemauan fotografernya dalam mengolah pesan dan bentara realita yang sedang disaksikan oleh fotografer itu sendiri. E.2. Semiotika dan Fotografi E.2.1. Kesadaran Manusia akan Pemaknaan Tanda Dimanapun kita akan bertemu dengan tanda. Dalam bentuk apapun tanda selalu dibuat dan dimaknai
 52  276  50

KONSTRUKSI MEDIA TENTANG KETERLIBATAN POLITISI PARTAI DEMOKRAT ANAS URBANINGRUM PADA KASUS KORUPSI PROYEK PEMBANGUNAN KOMPLEK OLAHRAGA DI BUKIT HAMBALANG (Analisis Wacana Koran Harian Pagi Surya edisi 9-12, 16, 18 dan 23 Februari 2013 )

... mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan yang sedalamdalamnya kepada: 1. ALLAH SWT, yang selalu memberikan serta menjawab doaku 2. Mama dan Papa,orang tua yang selalu memberikan motivasi semangat, kesabaran serta jerih payah yang tidak dapat tergantikan oleh apapun. Saya selalu bangga dan bahagia terlahir dan dibesarkan oleh mama dan papa. 3. Mbak Devi, ... ..................................................................................... 49 70 77 89 91 DAFTAR PUSTAKA BUKU : Badara, Aris. 2012. Analisis Wacana Teori, Metode dan Penetapannya pada Wacana Media. Jakarta: Kencana Brown, Gillian dan George. 1996. Analisis Wacana. Jakarta: PT Gramedia Bungin, Burhan. 2010. Analisa Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada Cangara, ... ..................................................................................... Politik dan Media Massa ............................................................................................... Media Massa dan Korupsi ............................................................................................. Teori Hirarki (Pengaruh Isi Media) ................................................................................ Analisis
 62  425  20

PENERAPAN MEDIA LITERASI DI KALANGAN JURNALIS KAMPUS (Studi pada Jurnalis Unit Aktivitas Pers Kampus Mahasiswa (UKPM) Kavling 10, Koran Bestari, dan Unit Kegitan Pers Mahasiswa (UKPM) Civitas)

... kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada : 1. Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga peneliti bisa menyelesaikan skripsi ini. 2. Kedua orang tua yang selalu mendukung dan mendoakan, Bapak L.H.C. Andriansyah dan Ibu Naning Apsana. Serta Adik Fadhilah Azzah Syaharani, dan seluruh keluarga besar atas segala doa, dukungan moral, dan ... masyarakat v kampusnya mempunyai nilai yang berbobot dan bermanfat.Maka dari itu, peeneliti tertarik untuk menggali pemahaman, sikap, dan perilaku jurnalis kampus UAPKM 10, Koran Bestari, dan UKPM Civitas, tentang media literasi. Keberhasilan penulis dalam menyelesaikan skripsi ini tidak lepas dari dukkungan dan dorongan dari semua pihak. Melalui kesempatan ... Komunikasi Massa, Literasi Media dan Budaya. Jakarta: Salemba Humanika Bungin, Burhan. 2010. Analisis Data PenelitianKualitatif. Jakarta: PT Raja GrafindoPersada Creswall, John W. 2012. Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Emzir. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Jakarta: PT Raja
 96  382  24

PEMAKNAAN BERITA PERKEMBANGAN KOMODITI BERJANGKA PADA PROGRAM ACARA KABAR PASAR DI TV ONE (Analisis Resepsi Pada Karyawan PT Victory International Futures Malang)

... faktor “immediacy” dan kedua faktor “realism”. Faktor Immediacy mencakup pengertian langsung dan dekat. Langsung yang artinya pemirsa bisa melihat dan mendengar langsung sebuah peristiwa yang sedang berlangsung dan ditayangkan oleh televisi. Faktor Realism mengandung makna kenyataan. Suara dan imaji yang dinikmati pemirsa adalah nyata dan pemirsa seakan-akan ... sumber informasi, dan menghibur. Program acara televisi adalah mata acara yang disiarkan oleh stasiun televisi, baik harian, mingguan, tengah bulan, bulanan, triwulan, tengah tahun, dan tahunan (Wahyudi, 1994: 22). Adakalanya acara-acara tersebut diproduksi sendiri oleh masing-masing stasiun televisi dan terkadang juga membeli sebuah produksi audio visual ... aksi, gaya, dan music. Contoh : talkshow, konser music, dan variety show. BERITA (NEWS) adalah format tayangan televisi yang diproduksi berdasarkan informasi dan fakta atas kejadian atau peristiwa yang berlangsung pada kehidupan masyarakat sehari-hari. format ini memerlukan nilai-nilai factual dan actual yang disajikan dengan ketepatan dan kecepatan
 16  193  45

Dokumen yang terkait


Feedback