Makalah Bimbingan Konseling

MAKALAH PENGANTAR ILMU EKONOMI

... atas karunianya, sehingga penyusunan makalah ini dapat berjalan dengan lancar dan baik. Saya berterimakasih kepada setiap pihak yang terlibat dan membantu saya dalam penyusunan makalah ini. Makalah Mata kuliah Pengatar ilmu komunikasi kali ini mengangkat topik mengenai Permintaan dan penawaran tenaga kerja di Indonesia. Makalah ini disusun sedemikian rupa ... Indonesia . Demikian satu dua kata yang bisa saya sampaikan kepada pembaca makalah ini. Jika ada kesalahan baik dalam penulisan maupun kutipan, saya terlebih dahulu memohon maaf dan saya juga berharap semua pihak dapat memakluminya. Semoga semua pihak dapat menikmati dan mengambil esensi dari makalah ini. Terima kasih. Majalengka, 18 Maret 2017 Penyusun AIM ... Bagaimanakah penentuan upah di berbagai bentuk pasar tenaga kerja ? ฀ Apakah fungsi dan manfaat pasar tenaga kerja ? C. Tujuan Mengenai materi makalah ini yaitu pasar tenaga kerja, maka tujuan pembuatan makalah ini adalah : 1. Untuk mengetahui tentang permintaan dan penawaran tenaga kerja di Indonesia 2. Sebagai referensi belajar bagi mahasiswa,
 3  53  23

PENINGKATAN KEAKTIFAN SISWA TERHADAP KEGIATAN KEPRAMUKAAN MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK DISKUSI KELOMPOK PADA SISWA KELAS VII F SMP NEGERI 1 DEMAK TAHUN 2012 2013

... kepramukaan dapat diatasi dengan berbagai layanan yang ada dalam Bimbingan dan Konseling tidak terkecuali dengan bimbingan kelompok. Melihat dari pemaparan diatas peneliti ingin menggunakan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok untuk meningkatkan keaktifan kepramukaan. Karena bimbingan kelompok dianggap yang paling sesuai dengan permasalahan ... Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi Kelompok Pada Siswa Kelas VII F SMP Negeri 1 Demak Tahun 2012/2013. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I Prof. Dr. Sugiyo, M.Si. dan Pembimbing II Dra. Ninik Setyowani, M.Pd. Kata kunci: keaktifan siswa terhadap kegiatan kepramukaan, bimbingan kelompok, ... tingkat keaktifan siswa terhadap kegiatan kepramukaan meningkat setelah mendapatkan bimbingan kelompok teknik diskusi kelompok. Adapun saran yang dapat peneliti sampaikan adalah agar pihak sekolah memberikan waktu bimbingan konseling kepada guru pembimbing agar dapat memberikan bimbingan kelompok teknik diskusi kelompok. vii viii DAFTAR ISI Halaman HALAMAN
 4  71  216

Konseling Gizi Pada Ibu Dari Balita Gizi Buruk di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok dalam Upaya Perbaikan Gizi Balita

... balita secara umum. Pelaksanaan Konseling Konseling gizi pada ibu dari balita gizi buruk dilakukan seminggu sekali selama satu bulan dan berlangsung selama kurang lebih dua jam setiap pertemuan. Konseling dilakukan dengan cara mendatangi rumah tempat tinggal ibu dan balita sasaran (home visit). Pemilihan metode pemberian konseling tersebut dilakukan berdasarkan hasil ... mengerti tentang konsep pengasuhan anak. Respon Ibu terhadap Konseling Respon ibu dalam memperhatikan materi konseling mengalami peningkatan. Pada minggu pertama, terdapat satu responden yang menolak kedatangan konselor karena tidak bersedia diberikan konseling dengan alasan keterbatasan waktu. Penolakan konseling hanya terjadi pada minggu pertama, sedangkan ... 8. Klasifikasi status gizi balita sebelum dan setelah konseling Indeks BB/U Klasifikasi Status Gizi Gizi lebih Gizi baik Gizi kurang Gizi buruk Baku WHONHCS > 2 SD -2 SD s/d + 2 SD -3 SD s/d - 2 SD < - 3 SD Total Sebelum Konseling n % 8 100 8 100 Setelah Konseling n % 4 50 4 50 8 100 Program konseling gizi pada ibu dari balita gizi buruk di Kelurahan Pengasinan
 0  15  15

PENGARUH KONSELING PADA QUALITY OF LIFE PENDERITA DIABETES MELLITUS DI KECAMATAN KASIHAN BANTUL

... diukur lagi sambil ksh konseling, terus terakhir diukur lagi. 6. Analisis Data Data yang sudah direkapitulasi dari hasil wawancara & konseling, kadar glukosa darah dianalisa dengan menggunakan metode statistik : Uji t berpasangan Untuk menguji apakah ada perbedaan kadar glukosa darah antara 2 kelompok sebelum konseling dan sesudah konseling. Pada penelitian ... jam 12-14 am Insulin Analog B. Konseling Konseling dapat didefinisikan sebagai menyediakan informasi obat secara lisan maupun tertulis kepada pasien atau perwakilannya atau menyediakan tujuan penggunaan yang tepat, saran terhadap efek samping, penyimpanan, pengaturan pola makan, modifikasi gaya hidup (Palaian dkk, 2006). 11 Konseling yang dilakukan farmasis ... hasil dan outcome tertentu dapat diidentifikasi serta dikarakteristik (Charles,2006). Manfaat dari konseling : A. Bagi pasien Hal yang paling penting yang diutamakan farmasis dalam memberikan konseling adalah untuk membantu meningkatkan kualitas hidup pasien. Konseling diperlukan sebab terdapat “drug misadventures” yaitu terdiri dari efek samping obat,
 1  9  29

PENDAHULUAN PEMBANGUNAN APLIKASI SISTEM PAKAR BIMBINGAN KONSELING MENGGUNAKAN DATA HASIL PROGRAM ATP.

... Aplikasi Sistem Pakar Bimbingan Konseling dapat digunakan jika ada data CSV hasil dari program ATP (Aplikasi Tugas Perkembangan). 2. Aplikasi Sistem Pakar Bimbingan Konseling merupakan aplikasi untuk Guru Bimbingan Konseling Sekolah Menengah Pertama (SMP). 3. Aplikasi Sistem dibangun dengan Pakar Bimbingan menggunakan metode Konseling forward chaining. I.4 Tujuan ... mempersingkat waktu Sistem analisis Pakar guru ini Bimbingan dapat Konseling, memaksimalkan diharapkan waktu guru Bimbingan Konseling dalam mendampingi siswa-siswanya. 2 I.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, masalah yang akan dihadapi dalam pembangunan aplikasi ini adalah: 1. Bagaimana membangun aplikasi sistem pakar Bimbingan Konseling menggunakan ... siswa. Beberapa aplikasi pernah dikembangkan terkait dengan Bimbingan Konseling seperti Internet Application for Guidance and Counseling dikembangkan oleh Susanto pada tahun 2008 serta Aplikasi Teknologi Komputer Untuk Bimbingan dan Konseling pada tahun 2006 oleh Trianto. Aplikasi Tugas Perkembangan (ATP) juga dikembangkan untuk kebutuhan Bimbingan Konseling. Program ATP dibuat untuk
 2  13  6

TINJAUAN PUSTAKA PEMBANGUNAN APLIKASI SISTEM PAKAR BIMBINGAN KONSELING MENGGUNAKAN DATA HASIL PROGRAM ATP.

... diperlukan dalam layanan Bimbingan dan Konseling (Triyanto, 2006). Salah satu penelitian Bimbingan Konseling juga dilakukan oleh Carey pada tahun 2004. Menurutnya, Web dan teknologi yang terkait menciptakan sebuah revolusi dalam praktek bimbingan mengidentifikasi untuk bagaimana meningkatkan bimbingan potensi konseling praktek konseling. teknologi cara Untuk berbasis di web dan sekolah. dapat digunakan kompetensi memanfaatkan web, Carey guru sepenuhnya guru bimbingan konseling ... layanan Bimbingan dan Konseling bermakna positif. Jenis kelamin juga memiliki pengaruh yang signifikan pada sikap siswa terhadap layanan Bimbingan dan Konseling. Hasil lebih lanjut mengungkapkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara sikap siswa laki-laki dan perempuan di sekolah pedesaan dan perkotaan terhadap pelayanan Bimbingan dan Konseling. ... revolusi dalam praktek bimbingan mengidentifikasi untuk bagaimana meningkatkan bimbingan potensi konseling praktek konseling. teknologi cara Untuk berbasis di web dan sekolah. dapat digunakan kompetensi memanfaatkan web, Carey guru sepenuhnya guru bimbingan konseling sekolah perlu mengembangkan basis penelitian yang mengidentifikasi menggunakan praktek-praktek teknologi untuk terbaik mempromosikan dalam praktek konseling sekolah. Selain itu, perlu mengembangkan dan menyebarluaskan standar guru standar penggunaan bimbingan konseling 10 teknologi dalam dan praktek konseling sekolah. melakukan Disini, identifikasi konseling sekolah inisiatif pembangunan mendukung upaya saat pihak sekolah kompetensi ini dan berbasis reformasi juga guru bimbingan mengembangkan web yang berbasis harus luas standar sebuah untuk dalam konseling
 0  9  8

PENGARUH BELAJAR KELOMPOK DAN BIMBINGAN BELAJAR SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SD MUHAMMADIYAH 22 SRUNI Pengaruh Belajar Kelompok Dan Bimbingan Belajar Sekolah Terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ipa Kelas atas SD Muhammadiyah 22

... layanan bimbingan belajar, layanan bimbingan belajar individu maupun kelompok yang diadakan sekolah maupun diluar sekolah agar efektif, efisien, dalam belajar dan dapat memperoleh prestasi belajar yang dapat dibanggakan. Bimbingan belajar sekolah yang dilaksanakan di kelas atas (IVB dan VB) dilakukan setelah pulang sekolah. Untuk kelas IVB bimbingan ... belajar kelompok dan standar deviasi yang dimiliki yakni 7,886. (2) Data bimbingan belajar sekolah yang diperoleh dengan angket yang terdiri dari 18 pertanyaan. Persebaran nilai data bimbingan belajar sekolah dapat dilihat pada gambar histogram bimbingan belajar berikut ini: Histogram Data Bimbingan Belajar Sekolah 7 Dari hasil analisis dan perhitungan ... meningkat prestasi belajar IPA. b. Pengaruh bimbingan belajar sekolah terhadap prestasi belajar Bimbingan belajar sekolah merupakan suatu program layanan bimbingan dari sekolah yang diberikan kepada siswa untuk membantu menyelesaikana masalah-masalah yang dihadapi siswa. Menurut Tohirin (2007: 12), mengemukakan bimbingan belajar sekolah merupakan bantuan sekolah
 0  5  11

MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA BERSIKAP TEGAS MENOLAK AJAKAN NEGATIF TEMAN MELALUI KONSELING KELOMPOK DI SMAN 11 MEDAN TA. 2013-2014.

... .......................................................................... 10 2.1.2 Konseling Kelompok ...................................................... 10 a. Pengertian Konseling Kelompok ................................. 10 b. Konseling Kelompok Pendekatan Eklektik ................. 11 c. Tujuan Konseling Kelompok Pendekatan Eklektik ..... 15 iv d. Tahap Kegiatan Konseling Kelompok Pendekatan Eklektik ... Rancangan Pelayanan Konseling Kelompok ............................. 86 Lampiran 4 Alat Penilaian Rancangan Layanan Konseling Kelompok ........ 90 Lampiran 5 Alat Penilaian Proses Layanan Konseling Kelompok ............... 92 Lampiran 6 Penilaian Hasil Layanan Bimbingan Kelompok (Laiseg) ......... 94 Lampiran 7 Penilaian Hasil Layanan Bimbingan Kelompok ... Bimbingan Kelompok (Laijapan) ...... 100 Lampiran 9 Penilaian Verbatim Konseling Kelompok ................................. 103 Lampiran 10 Evaluasi Diri Siswa .................................................................... 113 Lampiran 11 Daftar Hadir Layanan Bimbingan Kelompok ........................... 118 Lampiran 12 Daftar Hadir Layanan Konseling
 0  10  21

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SIMULASI TERHADAP KEMAMPUAN MENGELOLA EMOSI SISWA KELAS XI SMA KATOLIK BUDI MURNI-3 MEDAN T.A 2013/ 2014.

... 18 2. Layanan Bimbingan Kelompok ............................................... 21 2.1 Pengertian Bimbingan Kelompok ............................................ 21 2.2 Tujuan Bimbingan Kelompok .................................................. 24 2.3 Manfaat Layanan Bimbingan Kelompok ................................. 26 2.4 Tahap Kegiatan Bimbingan ... upaya bimbingan dan konseling yang bersifat pengembangan dan pencegahan, agar siswa memiliki kemampuan mengelola emosi yang baik dan tidak terjerumus ke dalam perilaku yang maladaptif. Upaya bantuan yang dapat diberikan untuk membantu siswa mengembangkan perilaku efektif untuk mengelola emosinya yaitu dengan layanan bimbingan kelompok. Layanan bimbingan ... terhadap perkembangan ilmu dan pendidikan khususnya Bimbingan dan Konseling untuk membantu siswa dalam pengelolaan emosinya. b. Sebagai pijakan untuk mengembangkan penelitian-penelitian yang menggunakan layanan bimbingan kelompok. 2. Manfaat Praktis a. Bagi penulis, dapat memperoleh pengalaman dalam menerapkan layanan bimbingan kelompok. b. Bagi konselor, dapat
 1  10  25

PENGARUH PEMBERIAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA BIDANG STUDI KIMIA KELAS X SMA NEGERI 1 KABANJAHE TAHUN AJARAN 2011/2012.

... dirasakan perlunya pelayanan bimbingan dan konseling disamping kegiatan pengajaran.dalam tugas pelayanan yang luas ,bimbingan konseling disekolah adalah pelayanan untuk semua murid yang mengacu pada keseluruhan perkembangan mereka. Berdasarkan penjelasan diatas,maka pendidikan tidak terlepas dari istilah membimbing atau memberikan bimbingan. Bimbingan merupakan ... Teori............................................................................. 8 1. Bimbingan Kelompok ............................................................. 8 1.1. Pengertian Bimbingan Kelompok .................................... 8 1.2. T ujuan Bimbingan Kelompok.......................................... 9 1.3. Jenis-jenis Bimbingan Kelompok..................................... 10 1.4. Manfaat Bimbingan Kelompok ... Siti,2009, Konsep Dasar Bimbingan Kelompok, Bandung: Revika Aditama M .A.Sadirman, 2011, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta : Rajawali Pers M udjiono dan Dimyati, 2009, Belajar dan Pembelajaran, Jakarta : Rineka Cipta Nurihsan,Achmad Juntika ,Bimbingan Dan Konseling, Bandung: Revika Aditama Prayitno,1995, Layanan Bimbingan dan konseling Kelompok
 0  2  22

PENERAPAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAMI DI SMP MUHAMMADIYAH 4 SURAKARTA.

... fungsi bimbingan konseling Islami, faktor-faktor bimbingan konseling Islami Bab 2 Bimbingan Konseling Islami, Memuat tentang definisi bimbngan konseling Islami, bimbingan dan konseling Islami, fungsi bimbingan konseling Islami, faktor – faktor bimbingan konseling Islami, penerapan bimbingan konseling Islami Bab 3 Gambaran Umum Sekolah dan Penerapan Bimbingan ... Mengetahui pelaksanaan bimbingan dan konseling di SMP Muhammadiyah 4 Surakarta. Manfaat Penelitian Untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan bimbingan konseling yang Islami di SMP Muhammadiyah 4 Surakarta. 7 5. Kajian Pustaka Johan Wijaya (1988) dalam bukunya yang berjudul Psikologi Bimbingan Konseling. Bimbingan konseling merupakan bagian dari program bimbingan ... program bimbingan di sekolah sebagai salah satu jenis pelayanan bimbingan konseling yang tidak dapat dilaksanakan dengan baik tanpa jalinan yang erat, dengan pelayanan bimbingan lainya. Peran konseling dalam proses bimbingan di sekolah tergantung pada beberapa faktor yaitu : 1. Tafsiran konseling sebagai suatu kegiatan profesional 2. Keadaan konselor
 1  6  15

PEMAHAMAN PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP DAN INTENSITAS BIMBINGAN MORAL OLEH ORANG TUA PENGARUHNYA TERHADAP KESADARAN BAHAYA PERILAKU MENYIMPANG PADA REMAJA DI KABAYANAN II DESA MULUR KECAMATAN BENDOSARI KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2008.

... pandangan hidup. Kemudian uraian mengenai moral yang mencakup: pengertian moral, cakupan moral/ruang lingkup moral, bimbingan moral, pihak-pihak yang berperan dalam bimbingan moral, peran orang tua dalam bimbingan moral dan pengertian intensitas bimbingan moral oleh orang tua. Terahkir adalah uraian tentang tinjauan tentang perilaku menyimpang yang berisi ... Pancasila sebagai pandangan hidup, dan bimbingan moral orang tua. Namun jika dikaji lebih dalam masih banyak lagi faktor luar yang mempengaruhinya. Berdasarkan latar belakang masalah dan identifikasi permasalahan di atas, maka peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian tentang pemahaman Pancasila sebagai pandangan hidup dan intensitas bimbingan moral orang tua ... Dalam proses pencarian jati dirinya memerlukan bimbingan dari lingkungan sekitar. Menurut Horrock sebagaimana dikutip oleh Ali dan Mohammad (2004:146) “lingkungan merupakan faktor yang besar pengaruhnya bagi perkembangan nilai, moral, dan sikap individu”. 4 Ruang lingkup lingkungan terkecil dalam kegiatan bimbingan dan pendidikan adalah keluarga. Menurut
 2  5  11

PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA.

... bidang keilmuan bimbingan dan konseling. Penelitian ini pun diharapkan dapat bermanfaat dalam rangka pengembangan program bimbingan belajar yang dapat dipergunakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP). 2. Manfaat Praktis Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pihak-pihak berikut. a. Bagi guru bimbingan dan konseling atau konselor, hasil perumusan program bimbingan ... Rekomendasi Rekomendasi penelitian ditujukan kepada Guru Bimbingan dan Konseling/ Konselor dan peneliti selanjutnya sebagai berikut. 1. Bagi Guru Bimbingan dan Konseling/ konselor. a. Program Bimbingan Belajar untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa sebaiknya dilaksanakan secara berkelanjutan dimulai dari Kelas VII dan Kelas VIII agar siswa memiliki motivasi berprestasi sejak dini. b. Bimbingan ... sebelum diberikan bimbingan belajar (berupa program bimbingan belajar) dan melakukan tes akhir setelah bimbingan belajar diberikan. Sebelum diberikan bimbingan belajar, motivasi berprestasi siswa Kelas IX Bilingual SMPN 13 Kota Bandung diungkap dengan menggunakan instrumen non-tes berupa angket. Angket ini merupakan pra-tes. Setelah bimbingan belajar
 0  5  26

IMPLEMENTASI MODEL BIM3INGAN EKOLOGIS DALAM LAYANAN BIMBINGAN KARIR Dl SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 12 : Studi Kolaboratif dengan Personil Bimbingan di SMKN 12 Bandung.

... Penelitian D. Tujuan F'enelitian E. Manfaat F. Metode Penelitian G. Subjek Penelitian KERANGKA DALAM KONSEPTUAL 5 . 5 ...., F'enelitian BIMBINGAN 1 ..., i Q —r . . . . / a 13 TENTANG MODEL KARIR PADA BIMBINGAN EKOLOGIS SEKOLAH MENENGAH A. Konsep Bimbingan Ekologis , B. Konsep Bimbingan Karir C. Pengembangan Program Bimbingan Karir d; D. Penelitian—penelitian Yang Relevan .... £3Ho x i 14 SMK -53 36 PENELITIAN x A. Pengembangan ... kemampuan dan SMK belum Mereka masih tentang dunia masih cemas untuk bingung mendapat pekerjaan. Model bimbingan Syamsu Yusuf (1998), dan konseling dan konseling (bimbingan ekologis) ditemukan oleh merupakan representatif dari upaya nataan lingkungan perkembangan bimbingan yang atau belajar dengan siswa. pendekatan Model ekologis ini dirancang ... layanan bimbingan karir apa yang telah dilaksanakan selama ini bagi siswa SMKN 12 Bandung? 4. Apa faktor-faktor penghambat atau pendukung (sistem support) dalam penerapan model bimbingan ekologis dalam layanan bimbingan karir di SMKN 12 Bandung? 5. Berdasarkan model bimbingan ekologis yang telah dikem bangkan oleh Syamsyu (1998), layanan bimbingan
 1  2  51

EFEKTIVITAS TEKNIK KONSELING KELUARGA INTEGRATIF UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENGASUHAN ANAK OLEH ORANG TUA SISWA SMP.

... ....................................................... Konseling Keluarga di Sekolah……………………………........... 1. Kedudukan Konseling Keluarga dalam Pendidikan Formal.... 2. Strategi Konseling Keluarga di Sekolah.................................. 3. Keterampilan Konseling Keluarga di Sekolah......................... Teknik Konseling Keluarga Integratif………………………........ 1. Keluarga Dalam Pandangan Konseling ... sekolah. Oleh 11 karena itu, pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah menjadi tanggung jawab bersama antara personil sekolah, yaitu kepala sekolah, guru, konselor, dan pengawas. Kegiatan bimbingan dan konseling mencakup banyak aspek dan saling kait mengkait, sehingga tidak memungkinkan jika layanan bimbingan dan konseling hanya menjadi tanggung jawab ... masyarakat kita, lembaga sosial yang memberikan layanan konseling keluarga masih sangat jarang. Sekolah memiliki peran strategis dengan adanya layanan bimbingan dan konseling di sekolah dapat membantu orang tua menyadari tentang pentingnya memahami dan menguasai pengasuhan yang berkualitas. Layanan bimbingan dan konseling merupakan bagian yang integral dari keseluruhan
 2  4  64

PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA MELALUI STRATEGI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK : Studi Eksperimen di SMAN 16 Bandung Tahun Pelajaran 2009/2010.

... siswa yang menunjukkan gejala kurang percaya diri. Di samping itu, guru Bimbingan dan Konseling mempunyai keterbatasan dalam memberikan 85 layanan bimbingan secara klasikal. Hal ini disebabkan tidak terjadwalnya kegiatan layanan Bimbingan dan Konseling secara reguler. Layanan bimbingan klasikal diberikan hanya sesekali ketika ada jam kosong atau guru mata ... kekurangannya. 2. Bimbingan kelompok merupakan proses pemberian bantuan kepada konseli (siswa) melalui situasi atau kegiatan kelompok. 87 3. Strategi bimbingan kelompok merupakan panduan pelaksanaan bimbingan kelompok yang berisi rasionel, tujuan, sasaran, teknik, materi, alokasi waktu, prosedur pelaksanaan, dan evaluasi yang dibuat guru Bimbingan dan Konseling ... menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok yang telah dilakukan lebih efektif untuk meningkatkan aspek toleransi dibandingkan aspek lainnya. 144 145 B. Rekomendasi Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa rekomendasi yang dapat penulis sampaikan adalah sebagai berikut. 1. Bagi guru Bimbingan dan Konseling. Guru Bimbingan dan Konseling diharapkan dapat lebih mengintensifkan
 0  2  41

KONTRIBUSI BIMBINGAN ORANGTUA DAN GURU TERHADAP PERILAKU KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI: Studi Deskriptif Analitis terhadap Perilaku Kemandirian Anak Taman Kanak-kanak Kelompok B di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang.

... ) X2 Keterangan: X1 = Bimbingan Orangtua X2 = Bimbingan Guru Y = Perilaku Kemandirian Anak 11 C. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk memdapatkan gambaran aktual tentang bimbingan orangtua, bimbingan guru, dan perilaku kemandirian anak Taman Kanak-kanak. Selain itu, juga untuk memperoleh data empirik tentang besarnya pengaruh bimbingan ... variabel, yaitu bimbingan orangtua (X1), bimbingan guru (X2), dan perilaku kemandirian anak Taman Kanak-kanak (Y). Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu data tentang bimbingan orangtua, bimbingan guru, dan perilaku kemandirian anak usia dini di Taman Kanak-kanak di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. 66 Alat pengumpulan data tentang bimbingan ... ....................................... 4. Bentuk-bentuk Bimbingan Orangtua .......................... C. Bimbingan Guru dalam Mengembangkan Perilaku Kemandirian Anak Usia Dini .......................................... 1. Penegrtian Bimbingan Guru ....................................... 2. Tujuan dan Fungsi Bimbingan .................................... 3.
 1  17  56

KONTRIBUSI BIMBINGAN ORANG TUA DAN GURU TERHADAP PERILAKU KOGNITIF ANAK USIA DINI : Studi Deskriptif Analisis terhadap Perilaku Kognitif Anak Usia Dini Pada Taman Kanak-Kanak Kelompok B di Kecamatan Palabuhan Ratu Sukabumi.

... ..................39 B. Bimbingan Orang tua .........................................................................45 1. Konsep Bimbingan Orang Tua ......................................................45 2. Aspek-Aspek Bimbingan Orang Tua ............................................46 3. Langkah-Langkah Bimbingan Orang Tua .....................................51 C. Bimbingan ... secara operasional pada penelitian ini yaitu : 14 1. Bimbingan orang tua Bimbingan orang tua adalah segenap curahan kasih dan sayang yang diberikan oleh ayah dan ibu untuk pengembangan kepribadian yang dimiliki anak dengan cara memberikan didikan, bimbingan dan perawatan kepada anak-anaknya. Bimbingan tersebut dapat membantunya dengan cara: a) keteladanan ... reliabilitas bimbingan orang tua sebesar 0,697. hal ini berarti korelasi berada pada kategori sangat kuat karena r hitung lebih besar dibandingkan dengan r tabel yaitu 0,697 > 0,444. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bimbingan orang tua reliabel. 99 3. Berdasarkan tabel instrumen bimbingan guru di atas, dari 78 item instrumen bimbingan guru,
 0  1  65

Kumpulan Makalah KBI X subtema 3 0 Diplomasi Kebahasaan sebagai Upaya Jati Diri dan Pemartabatan Bangsa

... Tenggara akan berintegrasi menjadi masyarakat ASEAN. Makalah ini merupakan hasil telaah dari aspek politik, dan bahasa yang merupakan gagasan untuk merealisasikan bahasa Indonesia sebagai embrio bahasa ASEAN. Metode yang digunakan yakni kajian teoretik dari perspektif hubungan internasional. Kesimpulan dari makalah ini menitikberatkan pada peluang, tantangan, ... pertanyaan ini tidak bisa hanya sekedar di jawab tanpa melakukan telaah lebih lanjut terhadap upaya pengguliran wacana bahasa ASEAN di berbagai forum publik. Lebih lanjut dalam makalah ini akan dibahas peluang dan tantangan bahasa Indonesia sebagai embrio bahasa ASEAN menuju Komunitas ASEAN 2015. Kajian ini sangat menarik mengingat Indonesia memiliki kekuatan ... seluruh negara anggota ASEAN untuk merumuskan bahasa ASEAN, kemudian merekomendasikannya ke forum pertemuan pemimpin negara ASEAN sebagai prasyarat politik. Rekomendasi Melalui makalah ini, penulis memberikan usulan kongkrit yang dapat dijalankan dalam rangka mendorong agar wacana tersebut dapat ditindaklanjuti. - - - Mendorong pakar bahasa dari seluruh
 3  28  174

MENGURANGI PERILAKU AGRESIF VERBAL MELALUI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT PADA SISWA KELAS VIII-H SMP N 19 SEMARANG.

... Verbal Melalui Konseling Behavioral Dengan Teknik Behavior Contract Pada Siswa Kelas VIII-H SMP N 19 Semarang”. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Semarang. Dosen Pembimbing I: Dr. Imam Tadjri, M.Pd dan Pembimbing II: Dra. Sinta Saraswati, M.Pd., Kons. Kata Kunci: Perilaku agresif verbal, konseling behavioral, ... perilaku siswa kelas VIII-H SMP N 19 Semarang yang mengalami perilaku agresif verbal setelah dalakukan konseling behavioral dengan teknik behavior contract. Berdasar hasil penelitian, peneliti memberikan saran a) guru pembimbing hendaknya melanjutkan pelaksanaan konseling serta dapat membantu mengurangi perilaku agresif verbal siswa yang tinggi, b) peneliti ... analisis data deskriptif persentase dan uji wilcoxon. Hasil pre test menunjukkan bahwa terdapat 6 siswa yang memiliki perilaku agresif verbal dengan kategori tinggi. Setelah dilakukan konseling behavioral dengan teknik behavior contract, 6 siswa tersebut menunjukkan hasil pos test yang menurun yaitu perilaku agresif verbal berada pada kategori sangat rendah.
 2  3  1

Pengembangan Modul Bimbingan Karir untuk Meningkatkan Konsep Diri dan Keputusan Karir Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) cover 1

... dalam penyusunan skripsi ini. 3. Dra. Salmah Lilik, M.Si. sebagai dosen pembimbing II yang selalu memberikan bimbingan dan pengarahan, dalam penyusunan skripsi ini. 4. Segenap Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UNS yang telah memberikan bimbingan tentang penyusunan skripsi ini. 5. Kepala SMK Bhinneka Karya Surakarta yang telah memberikan ijin penelitian ... Ayu Astarika Sanjaya ii PENGEMBANGAN MODUL BIMBINGAN KARIR UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI DAN KEPUTUSAN KARIR SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) Oleh: NINDYA AYU ASTARIKA SANJAYA K3110045 Skripsi Diajukan untuk memenuhi syarat guna mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Bimbingan dan Konseling Jurusan Ilmu Pendidikan FAKULTAS KEGURUAN ... penelitian ini diterima, yang berarti implementasi modul bimbingan karir efektif untuk meningkatkan konsep diri dan keputusan karir siswa SMK. Simpulan dari penelitian ini adalah implementasi modul bimbingan karir layak dan efektif untuk meningkatkan konsep diri dan keputusan karir siswa SMK. Kata kunci: modul bimbingan karir, konsep diri, keputusan karir viii ABSTRACT Nindya
 0  3  18

23.3.3 UN32 KP 2015 PEMBERHENTIAN DAN PENUGASAN DOSEN KONSELOR PUSAT PENGEMBANGAN BIMBINGAN DAN KIMSELING MAHASISWA P2BKM PADA LP3 UM

... Konselor Pusat Pengembangan Bimbingan dan Konseling Mahasiswa (P2BKM) pada Lembaga Pengembangan, Pendidikan, dan Pembelajaran (LP3) Universitas Negeri Malang telah berakhir, maka perlu menugasi dosen sebagai penggantinya; c. bahwa dalam rangka meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar mahasiswa, layanan bimbingan dan konseling dipandang perlu untuk ... Konselor Pusat Pengembangan Bimbingan dan Konseling Mahasiswa (P2BKM) pada Lembaga Pengembangan, Pendidikan, dan Pembelajaran (LP3) Universitas Negeri Malang; d. bahwa berdasarkan huruf a) b, dan c di atas, perlu menetapkan Keputusan Rektor tentang Pemberhentian dan Penugasan Dosen Konselor Pusat Pengembangan Bimbingan dan Konseling Mahasiswa (P2BKM) ... PEMBERHENTIAN DAN PENUGASAN DOSEN KONSELOR PUSAT PENGEMBANGAN BIMBINGAN DAN KONSELING MAHASISWA (P2BKM) PADA LEMBAGA PENGEMBANGAN, PENDIDIKAN, DAN PEMBELAJARAN (LP3) UNIVERSITAS NEGERI MALANG KESATU KEDUA KETIGA Memberhentikan dengan hormat para dosen sebagai Dosen Konselor Pusat Pengembangan Bimbingan dan konseling Mahasiswa (P2BKM) pada Lembaga pengembangan,
 0  0  5

16. Makalah dalam Konferensi Internasional Sains dan Teknologi Alam Melayu dengan judul:”Melacak Titik Temu Alam Pikiran Jawa d

... MELACAK TITIK TEMU ALAM PIKIRAN JAWA DAN MALAYSIA MELALUI SASTRA BANDINGAN LOCAL LITERARY KNOWLEDGE Oleh Suwardi FBS Universitas Negeri Yogyakarta Makalah Konferensi Internasional Sains dan Teknologi Alam Melayu 14-18 Desember 2010 Di Universitas Kebangsaan Malaysia Diakui atau tidak, sampai saat ini belum ada ilmuwan yang
 0  0  14

Materi Bimbingan Teknis PTP Tanggal 1 - 3 Maret 2016

 1  1  5

Contoh Makalah Bahasa Arab Baik dan Benar | Ilmupendidikan88 cover

... menyusun makalah ini sebaik mungkin. Akan tetapi kami sadar, tak ada gading yang tak retak, begitu juga pada makalah ini yang belum sempurna. Oleh karena itu, semua kritik dan saran demi perbaikan makalah ini akan kami sambut dengan senang hati. Akhir kata, kami ucapkan terima kasih kepada dosen dan teman-teman yang telah mendukung terselesainya makalah ... hidayah-Nya, makalah yang berjudul, ”Islam Itu Suci” sebagai tugas yang diberikan dosen pengampu mata kuliah Bahasa Arab dapat terselesaikan dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh penulis. Kami sebagai penulis berusaha agar makalah yang kami buat ini memiliki arti penting dan sesuai dengan materi yang telah di berikan. Penyajian dalam makalah ini ... MAKALAH ISLAM ITU SUCI Diajukan untuk memenuhi dan melengkapi salah satu tugas kelompok pada mata kuliah Bahasa Arab Dosen pengampu: ________________ Disusun oleh : Jurusan
 2  5  3

Dokumen yang terkait


Feedback