Konsep Sistem Sistem Informasi Manajemen

Analisis Konsep Peningkatan Standar Mutu Technovation Terhadap Kemampuan Bersaing UD. Kayfa Interior Funiture Jember.

... mengkoordinasikan sistem pemasaran, sistem pemesanan, dan komponen-komponen lain dari sistem produksi UD. Kayfa Interior Furniture Jember yang dapat membuat informasi keinginan calon konsumen dan konsumen dapat diakses dengan cepat dan akurat serta diikuti dengan keekonomisan biaya. Keberhasilan menggunakan dan mengelola teknologi informasi, atau dengan ... suatu sistem produksi. Selalu ada fungsi operasi dalam semua bidang usaha. Sistem produksi adalah wahana yang dipakai dalam mengubah masukan-masukan (input) sumberdaya untuk menciptakan barang dan jasa yang bermanfaat. Mengetahui posisi sistem produksi yang penting ini, maka sudah seharusnya setiap pemilik perusahaan memberi perhatian intensif serta memanajemen sistem ... canggihnya teknologi informasi, pencarian dan penerapan konsep dan strategi bisnis baru telah menjadi sesuatu yang lazim dilakukan oleh pemilik UD. Kayfa Interior Furniture Jember. Upaya ini perlu terus dilaksanakan agar perusahaan mampu memenangkan persaingan atau mempertahankan keunggulan produknya atas kompetitorkompetitornya. Pada kenyataannya teknologi informasi telah
 2  192  9

ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Property dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)

... .............................................................................................. 5 2.2 Manajemen Laba ........................................................................................... 8 2.2.1 Manajemen Laba (Earnings Management) .................................. 8 2.2.2 Pola Manajemen Laba .................................................................. 12 2.2.3 Pengukuran Manajemen Laba .................................................... 13 2.3 ... PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA) Oleh GORBY VIRGORY ALDHI 090810301244 Pembimbing: Dosen Pembimbing I : Indah Purnamawati, SE, M.Si, Ak. Dosen Pembimbing II : Drs. Imam Mas’ud, MM, Ak. vi JUDUL SKRIPSI ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN ... bahwa variabel leverage berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara variabel manajemen laba sebagai variabel bebas dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Kata kunci : manajemen laba, discretionary accrual, nilai perusahaan viii Gorby Virgory Aldhi Jurusan Akuntansi,
 45  398  21

SISTEM OTOMATISASI SONAR (LV MAX SONAR EZ1) DAN DIODA LASER PADA KAPAL SELAM

... tiga bagian dari kapal selam yang sangat berkaitan untuk bermanuver di dalam air yaitu, sistem navigasi untuk mengetahui objek yang berada didepan kapal, sistem ballas merupakan sistem yang memungkinkan untuk bisa melayang dan mengapung kapal selam, dan yang terakhir sistem arah kemudi yang berarti dapat mengendalikan kapal untuk melakukan perubahan arah ... tiga bagian dari kapal selam yang sangat berkaitan untuk bermanuver di dalam air yaitu, sistem navigasi untuk mengetahui objek yang berada didepan kapal, sistem ballas merupakan sistem yang memungkinkan untuk bisa melayang dan mengapung kapal selam, dan yang terakhir sistem arah kemudi yang berarti dapat mengendalikan kapal untuk melakukan perubahan ... sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir yang berjudul : ? ?SISTEM OTOMATISASI SONAR (LV MAX SONAR E1) DAN DIODA LASER PADA KAPAL SELAM “ Didalam tulisan ini disajikan pokok-pokok pembahasan yang meliputi pendahuluan, landasan teori, perancangan sistem, implementasi dan pengujian sistem. Penulis menyajikan laporan tugas akhir ini dengan sebaikbaiknya
 14  209  17

ANALISIS SISTEM TEBANG ANGKUT DAN RENDEMEN PADA PEMANENAN TEBU DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PABRIK GULA DJOMBANG BARU

... Mekanis…..………………………….. Lampiran 9. Biaya Total Sistem Tebang Manual………….…...…………….. Lampiran 10. Biaya Total Sistem Tebang Mekanis………………………….. Lampiran 11. Penerimaan Sistem Tebang Manual…………………………… Lampiran 12. Penerimaan Sistem Tebang Mekanis………………………….. Lampiran 13. Pendapatan Sistem Tebang Manual…………………………… Lampiran 14. Pendapatan Sistem TebangMekanis…………………………… Lampiran ... Penelitian…………………………………………. Lampiran 2. Identitas Responden…………………………………………….. Lampiran 3. Biaya Tenaga Kerja Sistem Tebang Manual..…………………... Lampiran 4. Biaya Tenaga Kerja Sistem Tebang Mekanis.…………………... Lampiran 5. Kebutuhan Saprodi Sistem Tebang Manual…………………….. Lampiran 6. Kebutuhan Saprodi Sistem Tebang Mekanis……………………. Lampiran 7. Penggunaan Biaya Tetap Manual…...…....................................... Lampiran ... Pendapatan Sistem TebangMekanis…………………………… Lampiran 16. Hasil Analisis Riil Sistem Tebang Manual..…………………... Lampiran 17. Hasil Analisis Konversi Sistem Tebang Manual..……………... Lampiran 18. Hasil Analisis Rill Sistem Tebang Mekanis.…………………... Lampiran 19. Hasil Analisis Konversi Sistem Tebang Mekanis.…………….. Lampiran 20. Pendapatan Usahatani Tebu dengan
 30  288  27

MANAJEMEN PEMROGRAMAN PADA STASIUN RADIO SWASTA (Studi Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)

... MANAJEMEN? ?PEMROGRAMAN PADA STASIUN RADIO SWASTA(Studi  Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)  Oleh: MUHAMMAD NASIR ( 01220166 )  Communication science  Dibuat: 2007­06­04 , dengan 3 file(s).  Keywords:? ?Manajemen? ?Pemrograman, Stasiun Radio Swasta  ABSTRAK  Beragam cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui program on air  maupun off air. Program yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus pada program berita, budaya, musik dan sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat program acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar dan dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio pada format­format program untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di masa sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu, dalam upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara. Dan penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program demi program termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun ... penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu program acara radio terdapat fungsi? ?manajemen? ?yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan dan penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok dan  membentuk ketentuan dalam hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut dalam bentuk? ?konsep.  Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara ditujukan pada orang­orang yang  berkompeten dalam? ?manajemen? ?pemrograman acara Garus (station manager, programmer dan  penyiar).  Program acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik dan lancar) sambil membawa visi dan misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu pada fungsi? ?manajemen? ?yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi dan misi acara, menentukan acara dan jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara dan mendatangkan pemateri. Dan Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu? ?manajemen? ?program acara tidak hanya membuat program itu bisa menarik dan bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai program acara yang sama. ... cara dibuat oleh stasiun radio untuk menjaring pendengar baik melalui program on air  maupun off air. Program yang ditawarkan masing­masing stasiun radio berbeda satu dengan  yang lainnya bergantung dari segmen pendengar yang dikehendaki. Hal ini terlihat dari format  atau gaya siaran yang berbeda, serta fokus acara yang disajikan oleh masing­masing stasiun yang  berbeda misalnya ada yang berfokus pada program berita, budaya, musik dan sebagainya.  Menjadi sangat penting bagi pembuat program acara untuk membuat format acara yang bisa  disukai, didengar dan dipilih oleh masyarakat. Hal ini juga harus diperhatikan oleh stasiun­  stasiun radio pada format­format program untuk mengambil out­put yang sesuai dengan  kebutuhan pendengar. Ketika para pengelola stasiun penyiaran radio merencanakan untuk  beroperasi, salah satu faktor yang perlu menjadi kajian khusus adalah cara menetapkan target  pendengar. Apalagi di masa sekarang ini, kompetisi sedemikian tinggi target pendengar menjadi  prioritas. Oleh karena itu, dalam upaya pencapaian target pendengar tersebut dilakukan  Programming atau penataan acara. Dan penataan itu sendiri merupakan sebuah proses mengatur  program demi program termasuk penjadwalannya sehingga terbentuk station format dengan  tujuan menciptakan image stasiun penyiaran radio.  Untuk memproduksi suatu program acara radio terdapat fungsi? ?manajemen? ?yang memiliki 4  fungsi pokok yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Planning merupakan  kegiatan yang menentukan berbagai tujuan dan penyebab tindakan­tindakan selanjutnya.  Organizing merupakan kegiatan yang membagi pekerjaan diantara anggota kelompok dan  membentuk ketentuan dalam hubungan­hubungan yang diperlukan. Actuating merupakan  kegiatan menggerakkan anggota­anggota kelompok untuk melaksanakan pekerjaan sesuai  dengan tugas masing­masing. Controlling merupakan kegiatan menyesuaikan antara pelaksanaan  dan rencana­rencana yang telah ditentukan.  Penelitian ini dilakukan di Radio Visi Inti Suara FM Banyuwangi, Jalan Letjen S. Haryono  no.59, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Tukangkayu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini  menggunakan dasar pendekatan kualitatif, untuk mendeskripsikan jawaban terhadap  permasalahan penelitian secara detail seperti yang diungkapkan nara sumber serta ingin mencari  makna dibalik cerita detail tersebut dalam bentuk? ?konsep.  Dengan tehnik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara ditujukan pada orang­orang yang  berkompeten dalam? ?manajemen? ?pemrograman acara Garus (station manager, programmer dan  penyiar).  Program acara Garus merupakan acara musik atau lagu yang bergenre ethnic yaitu menyajikan  lagu­lagu daerah (lagu Osing) yang dibawakan oleh seorang penyiar yang bisa berbahasa Osing  deles (dengan baik dan lancar) sambil membawa visi dan misi yaitu nguri­nguri (mengangkat)  kebudayaan daerah yang hampir punah karena pengaruh modernisasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kerja pemrograman acara Garus mengacu pada fungsi? ?manajemen? ?yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : Planning (perencanaan), berupa:  memilih nama acara, visi dan misi acara, menentukan acara dan jadwal, promosi, target  audience. Organizing berupa: kerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan, Dinas Pariwisata  Banyuwangi, penyiar. Actuating kegiatannya berupa : menentukan penyiar, menentukan format  acara, bentuk acara dan mendatangkan pemateri. Dan Controlling berupa klasifikasi pendengar,  tingkat persaingan.  Suatu? ?manajemen? ?program acara tidak hanya membuat program itu bisa menarik dan bisa dipilih  oleh pendengar melainkan ada hal yang sangat komplek yaitu persaingan dengan radio siaran  lain, karena acara Garus merupakan acara yang menyuguhkan lagu­lagu daerah dimana semua  stasiun radio yang ada di kota Banyuwangi juga mempunyai program acara yang sama.
 29  188  2

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN DALAM PROSES PEMBERIAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) (StudiKasusPada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Oro-Oro Dowo Malang)

... Jakarta. Kasmir. 2002. Manajemen Perbankan. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta. Kuncoro., Mudrajad., dan Suhardjono. 2002. Manajemen Perbankan. BPFE. Yogyakarta. Mulyadi. 2001. Sistem Akuntansi. Ediai Ketiga. Salemba Empat. Jakarta. Mulyadi. 2002. Auditing. Edisi kesatu. Salemba Empat. Jakarta. Muhammad., Wibowo. 2011. Sistem Informasi Manajemen. UPP STIM ... ................................................................................... 7 1. SistemPengendalian Intern .......................................................... 7 1.1 Pengertian Sistem Pengendalian Intern .................................... 7 1.2 TujuanUmumSistemPengendalian Intern ................................ 7 1.3 ElemenUtamaSistemPengendalian Intern Bank....................... ... PemberianKredit Usaha Rakyat ................................... 51 2. SistemPengendalian Internal Kredit Usaha Rakyat ..................... 52 2.1 SistemPengendalian Internal ProsedurPermohonanKredit Usaha Rakyat ........................................................................... 52 2.2 SistemPengendalian Internal ProsedurPencairanKredit Usaha Rakyat
 150  639  25

Analisis Sistem Pengendalian Mutu dan Perencanaan Penugasan Audit pada Kantor Akuntan Publik. (Suatu Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan)

... 423/KMK.06/2002 Tentang Jasa Akuntan Publik, Jakarta. Halim, Abdul, Ahmad Tjahjono, dan Muhammad Fakri Husein., 2002. SIstem Pengendalian Manajemen; Edisi Revisi, UPP AMP YKPN, Yogjakarta. Ikatan Akuntan Indonesia., 2001. PSPM No. 01 Sistem Pengendalian Mutu Kantor Akuntan Publik. Standar Profesional Akuntan Publik; per 1 Januari 2001, Salemba Empat, ... dan Rekan……………………………………………….. 57 B. Analisa Data 1a. Identifikasi Sistem Pengendalian Mutu pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………............ 58 b. Identifikasi Perencanaan Penugasan Audit Pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………….. 61 2a. Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Mutu pada Kantor Akuntan ... daya manusia pada KAP Jamaludin, Aria, 56 Sukimto dan Rekan Identifikasi penerapan sistem pengendalian mutu 59-60 pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan Identifikasi penerapan perencanaan penugasan 62 audit pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan Analisis penerapan sistem pengendalian mutu 66-75 pada KAP Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan Analisis
 132  565  18

DAMPAK INVESTASI ASET TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP INOVASI DENGAN LINGKUNGAN INDUSTRI SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi Empiris pada perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2006-2012)

... pentingnya integrasi fungsi bisnis menjadi suatu sistem tunggal. Solusi untuk integrasi fungsi bisnis tersebut dinamakan sistem Enterprise Resource Planning (ERP). ERP memanfaatkan teknologi informasi secara efisien dan memungkinkan adanya pertukaran data dan informasi dengan dan pelanggan. Dalam perkembangan teknologi informasi, perusahaan dihadapkan pada situasi ... Jember ABSTRAK Sebuah tema baru dalam studi teknologi informasi tentang perilaku investasi yang menyatakan bahwa perusahaan dapat meningkatkan keselarasan antara investasi dengan strategi bisnis dan tujuan yang ingin dicapai, yang dalam hal ini adalah strategi diferensiasi atau inovasi. Pemanfaatan teknologi informasi dengan sistem informasi yang terintegrasi merupakan ... teknologi informasi dalam laporan keuangan tahunan dan sudah menerapkan sistem ERP. Analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis dengan metoda Moderating Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan industri berngaruh signifikan negatif terhadap hubungan antara investasi aset teknologi informasi
 7  106  22

Pengaruh model learning cycle 5e terhadap hasil belajar siswa pada konsep sistem ekskresi

... learning cycle 5E terhadap hasil belajar siswa pada sistem ekskresi. Oleh karena itu dengan penggunaan model learning cycle 5E ini diharapkan dapat menjadikan siswa lebih tertarik untuk memperhatikan pelajaran biologi khususnya pada materi sistem ekskresi, serta lebih mudah dalam memahami konsep- konsep sistem ekskresi yang bersifat abstrak dan rumit, ... Cholistyana (109016100021). Pengaruh Model Learning Cycle 5E Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Konsep Sistem Ekskresi (Kuasi Eksperimen di MAN 11 Jakarta). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model learning cycle 5E terhadap hasil belajar siswa pada konsep sistem ekskresi. Penelitian ini dilakukan di MAN 11 Jakarta tahun pelajaran 2013-2014. ... belajar siswa pada sistem ekskresi?” E. Tujuan Penelitian Berdasarkan masalah yang telah dikemukakan, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model learning cycle 5E terhadap hasil belajar siswa pada konsep sistem ekskresi. 6 F. Manfaat Penelitian Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah: 1. Sebagai informasi bagi peneliti
 10  124  269

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan manajemen mutu terpadu pada Galih Bakery,Ciledug,Tangerang,Banten

... dalam Penerapan Manajemen Mutu Terpadu Menurut Hessel dalam Nasution (2005: 366-367), ada beberapa hambatan dalam melaksanakan Total Quality Management, antara lain: 1. Kurangnya komitmen manajemen puncak Hal ini ditunjukkan dengan dukungan manajemen puncak hanya berpengaruh signifikan pada ? ?manajemen arus proses”. Hal ini menggambarkan manajemen belum ... ke dalam sebuah penelitian dengan judul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Manajemen Mutu Terpadu Pada Galih Bakery”. 1.2. Perumusan Masalah Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan di atas, maka permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: a. Bagaimana penerapan sistem Manajemen Mutu Terpadu pada Galih Bakery? b. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi penerapan Manajemen Mutu ... dengan menggunakan data, maka manajemen dan tim dalam organisasi dapat memfokuskan usahanya pada situasi tertentu yang vital. Konsep kedua, variasi atau variabilitas kinerja 14 manusia. Data statistik dapat memberikan gambaran mengenai variabilitas yang merupakan bagian yang wajar dari setiap sistem organisasi. Dengan demikian, manajemen dapat memprediksikan
 4  126  90

Kesesuaian konsep islam dalam praktik kerjasama bagi hasil petani desa Tenggulun Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan Jawa Timur

... penulis sebagai peneliti terhadap permasalahan sistem bagi hasil yang ada di pedesaan, khususnya di Desa Tenggulun kecamatan Solokuro kabupaten Lamongan Jawa Timur. b) Bagi petani Menambah pengetahuan dan informasi mengenai sistem pertanian yang baik menurut konsep syari’ah, sehingga dapat mengembangkan sistem pertanian di masyarakat menjadi lebih baik. c) ... luas Menambah wawasan secara umum mengenai perjanjian kerja sama di bidang pertanian dan sistem bagi hasil pertanian yang baik menurut konsep syari’ah. d) Bagi pembaca Menambah informasi tentang sektor pertanian, terutama dalam sistem bagi hasil yang baik sesuai konsep syari’ah dan mengetahui transaksi pertanian yang banyak dipraktekan masyarakat pedesaan, ... teknik penulisan, serta sistematika penulisan. BAB II: KERANGKA TEORI Bab ini berisi tinjauan pustaka yang berkaitan dengan teori dalam pembahasan skripsi, diantaranya: gharar, „urf, konsep Islam dalam sistem kerjasama bagi hasil yang menjabarkan tentang sistem bagi hasil kerjasama dalam pertanian, pengertian dan dasar hukum sistem bagi hasil kerjasama
 0  75  111

Aplikasi keamanan informasi menggunakan teknik steganografi dengan metode Least Significant Bit (LSB) insertion dan RC4

... hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu. 2. Integrity Aspek ini menekankan bahwa informasi tidak boleh diubah tanpa seizin pemilik informasi. Informasi yang diterima harus sesuai dan sama persis seperti saat informasi dikirimkan. Jika terdapat perbedaan antara informasi atau data yang dikirim dengan yang diterima maka aspek integrity tidak tercapai. 3. ... tertentu umum Ketika informasi atau data terdeteksi maka akan mudah untuk diketahui Algoritma yang tangguh akan sulit untuk ditembus, harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal untuk dapat menghancurkannya Steganografi tidak merubah Kriptografi merubah struktur struktur informasi rahasia informasi rahasia 2.5. Aplikasi, informasi dan aplikasi keamanan informasi Perangkat ... “Keamanan teknologi informasi? ?? atau IT Security mengacu pada usaha-usaha mengamankan infrastruktur teknologi informasi dari tentunya, gangguan- gangguan berupa akses terlarang serta utilisasi jaringan yang tidak diizinkan. Berbeda dengan “keamanan informasi? ?? yang fokusnya justru pada data dan informasi, yang dalam hal ini tentunya data serta informasi milik
 30  165  221

Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Peningkatan Produktivitas sekolah : penelitian di SMK al-Amanah Serpong

 20  181  83

Manajemen Masjid Ibnu Sina Pamulang dalam pengembangan kegiatan dakwah pada anak usia dini

... Penelitian………………………………...4 D. Metodologi Penelitian………………………………………….5 E. Tinjauan Pustaka……………………………………………….8 F. Sistematika Penulisan…………………………………………..9 BAB II TINJAUAN TEORITIS A. Manajemen 1. Pengertian Manajemen? ??…………………………………11 2. Unsur-unsur Manajemen? ??……………………………….13 3. Fungsi-fungsi Manajemen? ??……………………………...15 B. Masjid 1. Pengertian Masjid………………………………………...19 2. Fungsi ... dan manfaat penelitian, metodologi penelitian, tinjauan pustaka, dan sistematika penulisan. BAB II : TINJAUAN TEORITIS 56 Tentang manajemen Masjid Ibnu Sina Pamulang dalam pengembagnan kegiatan dakwah pada anak usia dini yang terdiri dari pengertian manajemen, unsur-unsur manajemen, fungsifungsi manajemen, pengertian masjid, fungsi masjid, peranan masjid, ... TEORITIS A. Manajemen 1. Pengertian Manajemen Kata Manajemen berasal dari bahasa Inggris dengan kata kerja “to manage” yang secara umum berarti mengurusi.84 Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata Manajemen berarti : a. Proses penggunaan sumber daya yang efektif untuk mencapai sasaran. b. Pimpinan yang bertanggung jawab atas jalannya perusahaan.85 Manajemen
 8  126  83

Perspektif hukum Islam terhadap konsep kewarganegaraan Indonesia dalam UU No.12 tahun 2006

... kewarganegaraan sistem politik Islam terkandung secara implisit dan dapat dipahami dari al-Quran dan al-Sunnah. Kewarganegaraan sistem politik Islami pertama-tama berdasarkan agama Islam, tetapi apakah ini berarti bahwa semua orang Islam secara otomatis menjadi warga negara sistem politik Islam atau orang bukan muslim tidak dapat menjadi warga negara sistem ... dapat menjadi warga negara sistem politik Islam ?11 Dalam hal konsep kewarganegaraan sistem politik Islam-pun masih banyak orang yang belum mengetahui bagaimana Islam mengatur hal tersebut. Meski pada kenyataannya mayoritas warga negara Indonesia adalah beragama Islam. Oleh karena itu, ada baiknya konsep kewarganegaraan Islam dimasukkan dalam pembahasan ... disebutkan di atas, terlihat bahwa semua hanya membahas mengenai konsep kewarganegaraan Indonesia dan itupun dalam Undang-Undang yang sudah tidak berlaku lagi pada saat ini. Akan tetapi, belum terdapat suatu kajian perbandingan yang spesifik mengenai konsep kewarganegaraan dalam sistem ketatanegaraan Islam dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun
 11  106  111

Pencarian solusi pada permasalahan sistem persamaan nonlinier menggunakan metode bat algorithm

... ALGORITHM PADA SISTEM PERSAMAAN NONLINIER Pada bab ini akan dibahas mengenai penerapan Bat Algorithm yang dimodifikasikan dengan metode Steepest Descent untuk menyelesaikan contoh kasus sistem persamaan nonlinier. Langkah awal adalah merubah sistem persamaan nonlinier menjadi permasalahan optimisasi. 4.1 Sistem Persamaan Nonlinier Sistem persamaan ... literatur yang bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi terkait persamaan nonlinier dan sistem persamaan nonlinier, metode optimasi Bat Algorithm, serta dilengkapi simulasi numerik terhadap beberapa contoh penggunaaan metode ini pada beberapa contoh kasus yang diberikan dengan bantuan software. Beberapa contoh kasus sistem persamaan nonlinier telah diselesaikan ... dari bentuk . Metode optimisasi ini cukup bisa diandalkan, selain untuk mengatasi permasalahan sistem persamaan nonlinier. Hubungan antara mencari solusi optimasi minimum dan solusi sistem persamaan nonlinier adalah disebakan oleh kenyataan bahwa suatu sistem yang didefinisikan sebagai (2.3) memiliki solusi pada , yaitu ketika fungsi didefinisikan
 2  76  0

Konsep kecerdasan ruhani guru dalam pembentukan karakter peserta didik menurut kajian tafsir Qs. 3/Ali-‘Imran: 159

... beberapa sumber data yang relevan dengan tema utama yaitu: Konsep Kecerdasan Ruhani Guru dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Menurut Kajian Tafsir QS. 3/Ali-„Imran: 159. D. Perumusan Masalah Dengan memahami hal-hal yang telah diuraikan, maka penulis mengajukan rumasan masalahnya, yaitu: bagaimana konsep kecerdasan ruhani guru dalam pembentukan karakter ... SAHBUDIN NIM: 18100110000067 JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2014 M/1436 H ABSTRAKSI Konsep Kecerdasan Ruhani Guru dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Menurut Kajian Tafsir QS. Ali-‘Imran: 159 Kata Kunci: Kecerdasan Ruhani, Guru, Karakter, Peserta Didik Kecerdasan ... menjadi penting (orang penting), maka ia harus tampil baik sekali (prima), sehingga ia menduduki derajat terhormat dalam masyarakat. Tujuan penelitian ini difokuskan untuk mengungkapkan konsep kecerdasan ruhani guru dalam pembentukan karakter peserta didik menurut kajian tafsir QS. Ali-‘Imran: 159. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research)
 9  93  103

Sistem Informasi Penjualan, Pembelian Dan Persediaan Barang Pada Toko Sejati Bandung

 18  101  156

Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Yayasan (Sinpeya) Pada Balai Perguruan Putri (BPP) Pusat Bandung

... system produksi. b. Sistem Alamiah (Natural Sistem) dan Sistem Buatan Manusia (Human Made Sistem) . Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia. Sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia. c. Sistem Tertentu ( Deterministic Sistem) dan Sistem Tak Tentu (Probabilistic Sistem) . Sistem tertentu beroperasi dengan ... membatasi sebuah sistem membentuk “ sempadan “-nya (boundary). Sistem berada di dalam sempadan tersebut. MASUKAN SISTEM KELUARAN Gambar 2.2 Model Sistem sederhana (Sumber : www.ilmukomputer.com) subfile : konsep sistem Pada setiap sistem terdiri dari beberapa subsistem, dan pada subsistem terdiri atas beberapa sub-sub sistem. 18 Sebuah sistem harus ... manajemen didalam mengambil keputusan informasi tersebut diperoleh dari sistem informasi. Sesungguhnya yang dimaksud dengan sistem informasi tidak harus melibatkan komputer. Sistem informasi yang menggunakan komputer disebut sistem informasi berbasis computer (Computer-Based Information System atau CBIS) Sistem Informasi ini dapat didefinisikan dijelaskan
 7  73  187

Sistem Informasi Akademik Berbasis Website pada SMP Bunga Bangsa

... kesatuan dalam ruang lingkup database.. Maka dari itu dibuatlah sistem informasi akademik berbasis website yang menggunakan client server untuk mempermudah kinerja pada sistem informasi akademik pada SMP Bunga Bangsa. 5.2 Saran Agar sistem informasi ini berjalan dengan baik, maka aplikasi sistem informasi akademik dapat dikembangkan seiring dengan perkembangan ... hidayah-Nya, penyusunan skripsi yang berjudul ? ?Sistem Informasi Akademik Berbasis Website pada SMP Bunga Bangsa Bandung ” dapat diselesaikan dengan baik. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi sebagai syarat memperoleh gelar sarjana komputer bagi mahasiswa program S1 pada program studi Sistem Informasi jurusan Sistem Informasi, Universitas Komputer Indonesia. Penulis ... ...................................................................... 21 2.2.3 Kualitas Informasi ................................................................... 22 2.2.4 Nilai Informasi ........................................................................ 25 2.3 Sistem Informasi .............................................................................. 27 2.3.1 Pengertian Sistem Informasi ................................................... 27 2.3.1
 11  82  31

Sistem Informasi Pemesanan Dan Pembelian Barang Pada UD Memed Agensi

... oleh manusia. c. Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka Sistem merupakan sistem yang tidak behubungan dengan bagian luar sistem dan biasanya tidak berpengaruh oleh kondisi diluar sistem. Sedangkan sistem terbuka merupakan sistem yang berhubungan dengan bagian luar sistem. 12 2.1.4. Analisis Sistem Menurut Andri Kristanto (2008:5) untuk mencapai tujuan dari suatu sistem yang ... merupakan sesuatu yang membatasi sistem dalam mencapai tujuan sistem dan pemisah antara sistem dengan daerah diluar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem. 3. Kontrol Sistem Kontrol atau pengawasan sistem merupakan pengawasan terhadap pelaksanaan pencapaian tujuan dari sistem tersebut. Kontrol tersebut ... mata biasa dan biasanya sistem ini merupakan ide-ide atau pemikiran. Sedangkan sistem fisik merupakan sistem yang bisa dilihat secara mata biasa dan biasanya sering digunakan oleh manusia. b. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Sistem alamiah merupakan sistem yang terjadi karena pengaruh alam. Sedangkan sistem buatan merupakan sistem yang dirancang dan
 11  65  142

Sistem Informasi Absensi Karyawan Di Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung

... kesatuan. Setiap sistem selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. 11 Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut suprasistem. b) Batas Sistem (Boundary) Batas sistem merupakan ... penelitian yang digunakan dalam sistem informasi absensi karyawan ini adalah metode penelitian deskriptif, sedangkan untuk pengembangan sistemnya menggunakan waterfall yang meliputi survey sistem, analisis sistem, desain sistem, pembuatan sistem, implementasi sistem, dan perawatan sistem yang diharapkan bisa membantu dalam pembangunan sistem kehadiran kerja ... sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. c) Lingkungan Luar Sistem (Environments) Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan ataupun merugikan sistem
 36  136  129

Perancangan Sistem Informasi Akademik Pada SMK Bina Siswa 1 Gununghalu

 27  202  1

Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Laporan Keuangan Arus Kas Pada PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir Cabang Bandung Dengan Menggunakan Software Microsoft Visual Basic 6.0 Dan SQL Server 2000 Berbasis Client Server

... observasi. Metode pengembangan sistem yang penulis gunakan adalah metodologi yang berorientasi pada proses, data dan keluaran. Struktur pengembangan sistem yang penulis gunakan adalah Waterfall. Perancangan sistem informasi yang digunakan adalah diagram konteks, data flow diagram, bagan alir sistem. Penulis membuat perancangan sistem informasi akuntansi laporan ... Client Server vii 96 BAB IV PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI LAPORAN KEUANGAN ARUS KAS 4.1 Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Laporan Keuangan Arus Kas Berdasarkan penelitian pada PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir Cabang Bandung yang dilakukan Penulis, dapat disimpulkan bahwa analisis sistem yang berjalan pada sistem informasi akuntansi laporan keuangan ... kebutuhan- kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Kamus data berfungsi membantu pelaku sistem untuk mengartikan aplikasi secara lebih detail dan mengelompokkan data yang digunakan dalam sebuah sistem. Untuk lebih jelas dapat dilihat dari pada gambar sebagai berikut: Tabel 4.2 Kamus Data Usulan (2005: 725) 109 4.3 Bagan Alir Sistem Usulan Bagan alir sistem
 31  150  203

Sistem Informasi Akademik Pada Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bandung

... Penelitian No Kegiatan Analisis 1 Sistem 2 Desain Sistem 3 Coding 4 Testing 5 Maintenance Pembuatan 6 Laporan Maret 2011 April 2011 Mei 2011 Juni 2011 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Dasar Sistem Definisi sistem menurut Jogianto HM (2001 : 12) Analisis Dan Desain Sistem Informasi. Andi Offset. Yogyakarta. ? ?Sistem adalah kumpulan dari komponen ... tersebut sudah tidak berguna lagi. 3. Relevan Informasi harus mempunyai manfaat bagi si penerima, sebab informasi ini yang akan digunakan untuk pengambilan suatu keputusan dalam pemecahan suatu permasalahan yang ekonomis, efisien dan dapat dipercaya. 2.3 Konsep Dasar Sistem Informasi ? ?Sistem informasi merupakan suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri ... computer. Sistem Informasi Akademik ini Diharapkan akan memudahkan pengolahan data Siswa dan Guru sehingga dapat diperoleh hasil yang Cepat, Tepat, Akurat, Efektif dan Efisien. Sistem informasi adalah serangkaian subsistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat
 15  119  139

Dokumen yang terkait


Feedback