Kelor

Analisis Kandungan Kalsium, Kalium, dan Magnesium pada Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) Segar dan Direbus Secara Spektrofotometri Serapan Atom

... Rata-rata Kadar Kalsium pada Sampel Daun Kelor Segar dan Daun Kelor Rebus ................ Lampiran 18. Pengujian Beda Nilai Rata-rata Kadar Kalium pada Sampel Daun Kelor Segar dan Daun Kelor Rebus ................ Lampiran 19. Pengujian Beda Nilai Rata-rata Kadar Magnesium pada Sampel Daun Kelor Segar dan Daun Kelor Rebus ................ Lampiran ... kadar kalsium, kalium, dan magnesium antara daun kelor segar dan daun kelor yang direbus? 1.3 Hipotesis 1. Daun kelor segar dan direbus mengandung mineral kalsium, kalium, dan magnesium dalam jumlah tertentu. 2. Terdapat perbedaan kadar kalsium, kalium, dan magnesium antara daun kelor segar dan daun kelor yang direbus. 3 Universitas Sumatera Utara 1.4 ... 2004). Kelor juga mengandung magnesium bersama dengan zinc dan vitamin E yang mengambil bagian dalam mengurangi tekanan darah bersama dengan nutrisi lainnya (Krisnadi, 2015). Daun kelor sebagai sumber vitamin dan mineral dapat dikonsumsi dengan cara dimasak, atau dimakan mentah atau dikeringkan menjadi serbuk daun kelor. Selain dapat disayur, daun kelor
 12  118  131

Pengaruh Kadar Air, Dosis dan Lama Pengendapan Koagulan Serbuk Biji Kelor sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu

... 4-alfa-4-rhamnosyloxy- benzil-isothiocyanate yang terkandung dalam biji kelor. Z,at aktit itu mampu mengadsorbsi partikelaartikel air limbah. Dengan pengubahan bentuk menjadi bentuk yang lebih kecil, maka zat aktif dari biji kelor tersebut akan semakin banyak karena luas permukaan biji kelor semakin besar. Apabila kandungan afu di delam biji kelor besar, maka kemampuannya ... permukaan biji kelor tetapi tertutupi oleh air sehingga kelembaban biji kelor harus kecil t1 31. Metodologi Penefitian Perlalaran Pengambilan Sampel Diambil limbah cair '^hu sebanyak 3 liter, lalu limbah cair dimasukkan ke dalam wadah, kemudian limbah cair disiryan pada suhu 4 "C. Perlaluan Pengambilan Biji Kelor Diambil biji kelor yang sudah ... sudah tua secukupnya dan dikr4as kulitnya. Birji kelor yang sudah dikrpas kulitnya dihaluskan dengan blender. Serbuk biji kelor diayak dengan ayakan 50 dan 70 mesh, kemudian disimpan di dalam wadah pada suhu rurmgan (28 - 30 "c). Perlakuan Biji Kelor untuk Kadar Air 7 Vo dan Dosis 2000 mg Serbuk blji kelor ukuran 50 dan 7O mesh dikering*an di dalam
 3  117  9

Efektivitas Biji Kelor (Moringa oleifera) dalam Menurunkan Kadar Besi (Fe) dan Mangan (Mn) Air Sumur Gali di Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan Tahun 2012

... efektifitas koagulan biji kelor dalam menurunkan kadar Fe dan Mn air sumur gali di Kelurahan Besar mengingat banyaknya tanaman kelor yang ditemukan disana. Jenis penelitian yang digunakan adalahQuasyExperiment dengan rancangan penelitian Pre and Post Test Design. Sampel berupa air sumur yang diberi perlakuan dengan menambahkan koagulan biji kelordengan kadar ... adanya perbedaan yang signifikan antara perlakuan berbagai kadar koagulan biji kelor dalam menurunkan kadar Fe, namun untuk Mn tidak.Hasil uji BNT menunjukkan bahwa koagulan biji kelor yang dapat menurunkan kadar Fe paling besar adalah pada kadar 20 mg. Penggunaan koagulan biji kelor efektif untuk menurunkan kadar Fe, namun belum efektif untuk menurunkan ... Kadar Koagulan Biji Kelor terhadap Kadar Besi (Fe) Air Sumur ............................................................................. 59 5.3. Pengaruh Pemberian Berbagai Kadar Koagulan Biji Kelor terhadap Kadar Mangan (Mn) Air Sumur ..................................................................... 62 5.4. Kadar Koagulan Biji Kelor yang Paling
 14  132  84

Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) terhadap Perubahan Jumlah Trombosit pada Mencit yang Diberi Metotreksat

... sering menggunakan daun kelor sebagai obat penurun demam tinggi. Di India, jus daun kelor digunakan untuk menstabilkan tekanan darah dan ansietas (Wihastuti, dkk., 2007). Di Uganda, daun kelor dikenal sebagai tanaman yang mampu menyembuhkan sejumlah penyakit termasuk malaria dan gejala HIV/AIDS (Kasolo, et al., 2010). Di Filipina, daun kelor digunakan mengobati ... (Pandey, et al., 2012). 2.1.7 Khasiat Tumbuhan Pemanfaatan tanaman kelor cukup beragam. Kelor biasanya ditanam sebagai bahan sayur dan tanaman pagar. Selain itu, dapat pula dimanfaatkan sebagai pakan ternak sapi dan kambing. Kelor juga dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan. Akar kelor ampuh menyembuhkan nyeri, rematik, sariawan, dan asma. Kulit akar ... adalah untuk mengetahui karakteristik simplisia dan ekstrak etanol daun kelor serta pengaruh ekstrak etanol daun kelor terhadap perubahan jumlah trombosit pada mencit yang diberi metotreksat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, meliputi pembuatan ekstrak etanol daun kelor secara maserasi dengan pelarut etanol 96%, karakterisasi dan skrining
 14  122  94

Pengaruh Dosis, Lama Pengendapan Dan Ukuran Partikel Koagulan Serbuk Biji Kelor Sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu

... ................................................................... 49 Gambar C.1 Biji Kelor Sebelum Dikupas Kuiltnya............................................... LC-1 Gambar C.2 Biji Kelor Setelah Dikupas Kuiltnya ................................................. LC-1 Gambar C.3 Biji Kelor Setelah Diblender ............................................................. LC-2 Gambar C.4 Biji Kelor Setelah Dikeringkan ... biji kelor sebagai koagulan pada proses pengolahan limbah cair tahu mampu menurunkan kadar BOD tertinggi 131,22 mg/l dari 3250 mg/l pada penambahan larutan biji kelor 1 % sebanyak 12 ml, 5,372 mg/l dari 3250 mg/l pada penambahan larutan biji kelor 1 % sebanyak 15 ml, dan terendah 4,723 mg/l dari 3250 mg/l pada penambahan 10 ml larutan serbuk biji kelor ... Flowchart Perlakuan Biji Kelor. ........................................................... 30 Flowchart Perlakuan Biji Kelor untuk Kadar Air 9 % dan Dosis 2000 mg...................................................................................... 31 Flowchart Pengaruh Dosis, Lama Pengendapan dan Ukuran Partikel Koagulan Serbuk Biji Kelor terhadap Persentase
 1  65  82

Pengaruh Kadar Air, Dosis, Dan Lama Pengendapan Koagulan Serbuk Biji Kelor Sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu

... Utara 3.4.2 Perlakuan Biji Kelor Mulai Diambil biji kelor yang sudah tua secukupnya Biji kelor dikupas kulitnya Biji kelor dihaluskan dengan blender Serbuk biji kelor diayak dengan ayakan 70 mesh Serbuk biji kelor ukuran 70 mesh disimpan di dalam wadah pada suhu ruangan (28-30 oC) Selesai Gambar 3.3 Flowchart Perlakuan Biji Kelor 29 Universitas Sumatera ... dalam lemari es 3.3.2 Prosedur Perlakuan Biji Kelor 1. Diambil biji kelor yang sudah tua secukupnya 2. Kemudian dikupas kulitnya 3. Biji kelor yang sudah dikupas kulitnya dihaluskan dengan blender 24 Universitas Sumatera Utara 4. Serbuk biji kelor diayak dengan ayakan 70 mesh 5. Kemudian serbuk biji kelor ukuran 70 mesh disimpan di dalam wadah pada ... Sumatera Utara LAMPIRAN 3 DOKUMENTASI PENELITIAN Gambar L.3.1 Biji Kelor Sebelum Dikupas Kulitnya Gambar L.3.2 Biji Kelor Setelah Dikupas Kulitnya 66 Universitas Sumatera Utara Gambar L.3.3 Biji Kelor Setelah Diblender Gambar L.3.4 Biji Kelor Setelah Dikeringkan Gambar L.3.5 Biji Kelor Ketika Diayak 67 Universitas Sumatera Utara Gambar L.3.6
 5  90  89

Efektifitas Biji Kelor Untuk Menurunkan Kekeruhan Air

 1  42  57

Pemanfaatan Biji Kelor (Moringa Deifera) Sebagai Koagulan Pada Proses Koagulasi/ Flokulasi Dan Sedimentasi Limbah Cair Industri Pencucian Jeans

... biji kelor (moringa deifera) sebagai koagulan pada..., 2004. USU e-Repository © 2008 Khairul Amdani : pemanfaatan biji kelor (moringa deifera) sebagai koagulan pada..., 2004. USU e-Repository © 2008 Khairul Amdani : pemanfaatan biji kelor (moringa deifera) sebagai koagulan pada..., 2004. USU e-Repository © 2008 Khairul Amdani : pemanfaatan biji kelor ... biji kelor (moringa deifera) sebagai koagulan pada..., 2004. USU e-Repository © 2008 Khairul Amdani : pemanfaatan biji kelor (moringa deifera) sebagai koagulan pada..., 2004. USU e-Repository © 2008 Khairul Amdani : pemanfaatan biji kelor (moringa deifera) sebagai koagulan pada..., 2004. USU e-Repository © 2008 Khairul Amdani : pemanfaatan biji kelor ... biji kelor (moringa deifera) sebagai koagulan pada..., 2004. USU e-Repository © 2008 Khairul Amdani : pemanfaatan biji kelor (moringa deifera) sebagai koagulan pada..., 2004. USU e-Repository © 2008 Khairul Amdani : pemanfaatan biji kelor (moringa deifera) sebagai koagulan pada..., 2004. USU e-Repository © 2008 Khairul Amdani : pemanfaatan biji kelor
 1  32  118

Analisis Kandungan Kromium, Mangan dan Zink Pada Buah Kelor (Moringa oleifera Lam.) Secara Spektrofotometri Serapan Atom

... marangghi (Madura), moltong (Flores), kelo (Gorontalo), keloro (Bugis), Kawano (Padang), ongge (Bima) dan kelor (Jawa, Melayu, Sunda, Bali dan Lampung) (Tilong, 2012). 2.1.5 Nama asing Selama berabad-abad, tanaman kelor telah dibawa ke berbagai daerah, mulai dari wilayah sub tropis hingga tropis. Kini kelor dikenal di 82 negara dengan 210 nama yang berbeda, ... 2008). Tanaman kelor selain berkhasiat obat juga sebagai sumber gizi. Kandungan nutrisi dan senyawa yang terdapat pada tanaman kelor dapat dimanfaatkan untuk mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit seperti stimulan jantung, antitumor, antipiretik, antiepilepsi, antiinflamasi, diuretik dan antispasmodik (Kurniawan, 2013). Tanaman kelor juga diketahui ... melalui makanan (Almatsier, 2004). Tanaman kelor mengandung sejumlah mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Mineral yang terdapat dalam kelor adalah kalsium, kromium, mangan, magnesium, molybdenum, flour, besi, fosfor, kalium, natrium, selenium, sulfur dan zink (Kurniasih, 2013). Mineral yang bermanfaat dari buah kelor diantaranya adalah kromium, mangan
 0  30  111

ANALISIS KEMAMPUAN OPTIMUM BIJI KELOR (Moringa oleifera) DALAM MENGKOAGULASI LIMBAH CAIR LABORATORIUM KIMIA

... menambahkan suatu koagulan yakni koagulan alami biji kelor (Moringa oleifera). Biji kelor memiliki kandungan protein cukup tinggi, sehingga dapat digunakan sebagai koagulan. Pemanfaatan biji kelor sebagai koagulan dilakukan dalam penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui massa dan waktu pengendapan optimum biji kelor dalam mengkoagulasi limbah cair laboratorium, ... ANALISIS KEMAMPUAN OPTIMUM BIJI KELOR (Moringa oleifera) DALAM MENGKOAGULASI LIMBAH CAIR LABORATORIUM KIMIA SKRIPSI Oleh IKRIMA NIM 091810301017 JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS JEMBER 2014 ANALISIS KEMAMPUAN OPTIMUM BIJI KELOR (Moringa oleifera) DALAM MENGKOAGULASI LIMBAH CAIR LABORATORIUM ... ........................................................................ 3 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ....................................................................... 4 2.1 Kelor. ............................................................................................. 4 2.2 Biji Kelor sebagai Koagulan Alami .............................................. 5 2.3 Koagulasi dan Flokulasi ................................................................
 0  17  8

AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN KELOR ( Moringa Oleifera Lamk.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DENGAN METODE BIOAUTOGRAFI

... dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri adalah tanaman kelor (Moringa oleifera). Secara empiris tanaman kelor banyak dimanfaatkan sebagai antibakteri (Rockwood,2013). Tanaman kelor banyak mengandung senyawa aktif yaitu flavonoid, terpenoid, tanin, saponin dan alkaloid (Patel et al, 2014). Serbuk daun kelor ditimbang 250 gram untuk dilakukan ektraksi menggunakan ... Flowers. World Journal of Pharmaceutical Research, Vol. 4 No. 2. p. 18 – 25. Krisnadi, A Dudi. 2012. Tak Kenal Maka Tak Sayang “Mengenal Kelor? ??. Herbal Kelorina. Krisnadi, A Dudi. 2015. Kelor Super Nutrisi. Maret 2015. http://kelorina.com/ebook.pdf. Diakses tanggal 29 September 2015. Kusumaningtyas, E., Astuti, E., Darmono. 2008. Sensitivitas Metode Bioautografi Kontak ... sering dimanfaatkan adalah tanaman kelor (Moringa oleifera). Kelor (Moringa oleifera) termasuk salah satu tanaman obat dari famili Moringaceae, yang merupakan tanaman asli dari India dan banyak dimanfaatkan untuk kepentingan pengobatan (Oluduro, 2012). Salah satunya adalah sebagai antimikroba ( Rockwood, 2013). Pada daun kelor mengandung senyawa fitokimia seperti
 1  12  27

AKTIVITAS ANTIFUNGI FRAKSI ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP JAMUR Candida albicans DENGAN METODE BIOAUTOGRAFI

... Candida dalam Rongga Mulut. Majalah Kedokteran FK UKI, Vol. 28 No. 1, hal. 41-42. Krisnadi, A.D., 2015. Kelor Super Nutrisi. Blora: Pusat Informasi dan Pengembangan Tanaman Kelor Indonesia. Kurniawan, D., 2015. Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.) terhadap Candida albicans Secara In Vitro. Pontianak: Naskah Publikasi ... etanol daun kelor (Moringa oleifera). 2. Untuk mendapatkan data diagonal zona hambat dari golongan senyawa fraksi etanol daun kelor (Moringa oleifera) terhadap jamur Candida albicans dengan metode bioautografi. 1.4 Manfaat Penelitian Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah: 1. Memberikan informasi tentang golongan senyawa pada fraksi etanol daun kelor (Moringa ... infeksi telinga, dan kudis, (Krisnadi, 2015). Kelor juga memiliki khasiat untuk mengobati alergi, pegal linu, rematik, dan luka bernanah, serta mencegah terjadinya hipertensi, menurunkan kadar kolesterol tubuh, menurunkan kadar gula darah, dan menurunkan kadar asam urat (Utami dan Puspaningtyas, 2013). Tanaman kelor telah banyak digunakan oleh masyarakat
 5  36  24

OPTIMASI SEDIAAN KRIM SERBUK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DENGAN BASIS VANISHING CREAM

... berbahan dasar kelor diantaranya teh kelor, kapsul kelor dan sampo kelor (Krisnadi, 2012). Dalam daun kelor terdapat senyawa antioksidan kuat yaitu zeatin yang kadarnya antara 0,05-200 µg dari 1 g daun kelor segar (Hakim, 2010). Di beberapa daerah tertentu seperti di Flores (NTT) dan Madura, masyarakat menggunakan tepung daun kelor yang dicampurkan dengan ... tanaman kelor bisa dimakan dan mengandung senyawa penting yang bermanfaat bagi tubuh. Untuk bagian daun kelor banyak dimanfaatkan khususnya di kamboja, Filiphina, India selatan dan Afrika. Di Indonesia sendiri sudah ada tempat khusus budidaya kelor yang juga telah memproduksi tepung kelor premium dan berbagai produk kesehatan berbahan dasar kelor diantaranya teh ... PUSTAKA.........................................................................5 2.1 Tanaman Kelor ..................................................................................5 2.1.1 Sejarah Tanaman Kelor ...........................................................5 2.1.2 Klasfikasi Tanaman Kelor .......................................................6 2.1.3 Deskripsi Umum Tanaman Kelor ...........................................6 2.1.4
 52  236  22

AKTIVITAS ANTIFUNGI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk.) TERHADAP JAMUR Candida albicans DENGAN METODE BIOAUTOGRAFI

... lagi. Selain itu tanaman yang berkhasiat sebagai antifungi adalah kelor. Kelor merupakan tanaman yang sangat dikenal di Indonesia. Tanaman ini berasal dari India. Kelor termasuk dalam famili Moringaceae dan memiliki nama botani Moringa oleifera, Lamk. atau Moringa pterygosperma, Gaertn. Kelor dapat berkembang biak dengan baik pada daerah dataran rendah ... apa saja yang terdapat dalam fraksi etil asetat daun kelor (Moringa oleifera)? 2. Berapa diagonal zona hambat dari golongan senyawa fraksi etil asetat daun kelor (Moringa oleifera)? 1.3 Tujuan Penelitian 1.3.1 Tujuan Umum Mendapatkan informasi mengenai golongan senyawa dari fraksi etil asetat daun kelor (Moringa oleifera) yang berpotensi sebagai antifungi terutama ... daerah dataran rendah sampai daerah yang mempunyai ketinggian tanah 300 – 500 meter di atas permukaan laut (Thomas, A. N. S, 1992). Di daerah Madura, kelor juga digunakan sebagai sayur yang berkuah, selain itu kelor juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit (Tilong, 2012). Seluruh bagian tanaman ini dapat digunakan sebagai obat beriberi,
 1  20  28

AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DENGAN METODE BIOAUTOGRAFI

... 1-11. Krisnadi, A Dudi. (2012). Tak Kenal Maka Tak Sayang “Mengenal Kelor? ??. HERBAL Sabtu, KELORINA. 25 September 2012. http://kelorina.com/blog/tak-kenal-maka-tak-sayang/. Diakses tanggal 06 September 2015. Krisnadi, A Dudi. (2015). Kelor Super Nutrisi. Maret 2015. http://kelorina.com/ebook.pdf. Diakses tanggal 27 September 2015. Kuldikole, ... TINJAUAN PUSTAKA………………………………………………. 6 Tinjauan Pustaka Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.)………….... 6 2.1.1 Klasifikasi Tanaman……………………………………………. 6 2.1.2 Nama Daerah…………………………………………………… 6 2.1.3 Morfologi Tanaman Kelor? ??…………………………………… 7 2.1.4 Kandungan Golongan Senyawa pada Daun Kelor (Moringa 2.1 2.1.5 2.2 oleifera)……………………………………………………...… 8 Manfaat ... obat modern ditemukan dan dipasarkan. Salah satu contohnya adalah tanaman kelor (Moringa oleifera) (Imas, 2014). Tanaman kelor (Moringa oleifera) yang berasal dari famili moringaceae ini dapat digunakan sebagai obat karena memiliki nilai gizi yang tinggi. Selain itu, tanaman kelor mengandung sumber mineral dan protein 1 yang baik serta vitamin 2 A,
 50  240  32

AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI n-HEKSANA DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP Staphyloccus aureus DENGAN METODE BIOAUTOGRAFI

... SKRIPSI TRI RAHMI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI n-HEKSANA DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP Staphyloccus aureus DENGAN METODE BIOAUTOGRAFI PROGRAM STUDI FARMASI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2016 Lembar Pengesahan AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI n-HEKSANA DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP Staphyloccus aureus DENGAN ... Inc, Appleton & Lange. p.743-745. Kar, Ashutosh. 2007. Farmakognosi & Farmakobioteknologi, Ed. 2. Jakarta : EGC Krisnadi, A. D., 2015. Moringa oleifera. Majalah Kelor Super Nutrisi Ed. Revisi. Kelorina. Kusumaningtyas, E., Astuti, E., Darmono. 2008. Sensitivitas Metode Bioautografi Kontak dan Agar Overlay dalam Penentuan Senyawa Antikapang. Jurnal Ilmu ... yang selalu istiqamah membantu perjuangan beliau dalam mensyiarkan ajaran Islam di muka bumi ini. Sehingga tugas akhir yang berjudul “AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI n-HEKSANA DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP Staphylococcus aureus DENGAN METODE BIOAUTOGRAFI” dapat diselesaikan. Tugas akhir ini merupakan syarat terakhir yang harus ditempuh untuk menyelesaikan
 2  29  19

Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera, Lamk) terhadap Pertumbuhan dan Serangan Hama Bibit Kopi Robusta (Coffea canephora, Pierre)

... gizi tanaman kelor. ............................................. 2 Rangkuman F-hitung pengaruh ekstrak biji kelor (Moringa oleifera, Lamk) terhadap pertumbuhan bibit kopi robusta (Coffea canephora, Pierre)....................................................... 3 Halaman 10 28 Rangkuman hasil rata-rata pengamatan pengaruh ekstrak biji kelor (Moringa ... penggunaan bahan kimia tersebut mendorong usaha untuk mencari bahan alami yang bisa digunakan sebagai zat pengatur tumbuh dan pestisida nabati, salah satunya yaitu biji kelor. Biji kelor memiliki kandungan tryptophan (Fuglie, 2001) yang berfungsi sebagai zat pengatur tumbuh. Selain itu Moringa oleifera memiliki kandungan saponin (Orgenetics, 2005). ... hama (Hasanuddin, 2008). Sehubungan dengan hal tersebut maka aplikasi ekstrak biji kelor diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman kopi dan juga mengendalikan serangan hama pada tanaman vi kopi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh aplikasi biji kelor terhadap pertumbuhan tanaman kopi dan serangan hama tanaman kopi Penelitian
 0  14  15

KARAKTERISTIK MIE BASAH DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG JAGUNG KUNING DAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL

... peningkatan radikal. Di Afrika dan Asia, daun kelor direkomendasikan sebagai suplemen yang kaya zat gizi untuk ibu menyusui dan anak pada masa pertumbuhan. Terdapat beberapa julukan untuk pohon kelor, diantaranya The Miracle Tree, Tree for Life dan Amazing Tree (Fuglie, 2001). Julukan tersebut muncul karena bagian pohon kelor mulai dari daun, buah, biji, bunga, ... memiliki manfaat yang luar biasa. Pohon kelor sendiri sudah dikenal di Indonesia, khususnya di daerah pedesaan, tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal. Pohon kelor hanya ditanam sebagai pagar hidup, ditanam di sepanjang ladang atau tepi sawah dan berfungsi sebagai tanaman penghijau (Simbolan dkk, 2008). Daun kelor biasanya hanya dikonsumsi sebagai ... berasal dari daun kelor yang kini sudah beredar di pasaran diantaranya teh, minyak, sayuran kaleng dan minuman suplemen. Potensi yang terkandung dalam daun kelor diantaranya selain mengandung khlorofil juga tinggi kandungan vitamin C, β-karoten, mineral, serta senyawa antioksidan seperti quercetin. Sehingga senyawa bioaktif yang ada pada daun kelor dapat
 2  26  92

KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI HUTAN MANGROVE PANTAI KELOR TAMAN NASIONAL BALURAN

... ............................. 6 3.1 Lokasi Pantai Kelor Taman Nasional Baluran .................................... 15 3.2 Skema peletakan sumbu utama, garis transek, dan plot di Pantai Kelor Taman Nasional Baluran ................................................ 16 DAFTAR TABEL Halaman 4.1 Komposisi jenis Gastropoda Hutan Mangrove Pantai Kelor Taman Nasional Baluran ... GASTROPODA DI HUTAN MANGROVE PANTAI KELOR TAMAN NASIONAL BALURAN Oleh Fajar Cipto Tarigan NIM.101810401029 Pembimbing Dosen Pembimbing Utama : Drs. Moh. Imron Rosyidi, M.Sc Dosen Pembimbing Anggota : Dra. Susantin Fajariyah, M.Si PENGESAHAN Skripsi berjudul “Keanekaragaman Gastropoda di Hutan Mangrove Pantai Kelor Taman Nasional Baluran” telah ... penelitian menunjukkan bahwa hutan mangrove di Pantai Kelor Taman Nasional Baluran memiliki kondisi lingkungan dengan rata-rata suhu 29,31oC, pH 7,40, salinitas yaitu 30,57, dan ditemukan variasi substrat diantaranya yaitu pasir, batu, dan lumpur. Pada lingkungan tersebut, di hutan mangrove Pantai Kelor Taman Nasional Baluran ditemukan 40 spesies Gastropoda
 0  3  17

Penggunaan serbuk biji kelor (moringa oleifera) sebagai koagulan dan flokulan dalam perbaikan kualitas air limbah dan air tanah

... ....... 62 11. Buah Kelor Muda ................................................................................... 84 12. Buah Kelor Tua ...................................................................................... 84 13. Biji Kelor Muda ..................................................................................... 84 14. Biji Kelor Tua ... PENGGUNAAN SERBUK BIJI KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI KOAGULAN DAN FLOKULAN DALAM PERBAIKAN KUALITAS AIR LIMBAH DAN AIR TANAH INDRA RANI YULIASTRI PROGRAM STUDI KIMIA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2010 M/ 1432 H PENGGUNAAN SERBUK BIJI KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI KOAGULAN ... Biji Kelor Tua ........................................................................................ 84 15. Serbuk Biji Kelor ................................................................................... 84 16. Larutan Kelor ......................................................................................... 84 17. PAC ........................................................................................................ 84 18.
 4  26  102

Pemanfaatan aktivitas antioksidan ekstrak daun kelor (moringa oleifera) dalam sediaan hand and body cream

... Body Cream Kelor ................................ 89 Lampiran 3. Lembar Uji Organoleptik Hand and Body Cream Kelor ......... 90 Lampiran 4. Perhitungan Kadar Air Sampel Daun Kelor ............................. 92 Lampiran 5. Perhitungan Rendemen Ekstrak Daun Kelor ............................ 93 Lampiran 6. Uji Aktivitas Antioksidan Daun Kelor ..................................... ... dari daun kelor (Moringa oleifera) yaitu sebagai sediaan hand and body cream. 3. Memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat terkait pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bahan aktif dalam pembuatan hand and body cream. 6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kelor (Moringa oleifera) Kelor awalnya banyak tumbuh di India, namun kini kelor banyak ditemukan ... ..................................................................................... 33 3.3.1. Persiapan Sampel Daun kelor (Moringa oleifera).......................... 33 3.3.2. Analisa Kadar Air Sampel Daun kelor (AOAC, 1984) .................. 33 3.3.3. Proses Ekstraksi Daun Kelor .......................................................... 34 3.3.4. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Kelor .............................. 34 3.3.5.
 6  70  136

PENGARUH PERENDAMAN TELUR MENGGUNAKAN LARUTAN DAUN KELOR TERHADAP KUALITAS INTERNAL TELUR AYAM RAS

... tersebut, daun kelor merupakan salah satu tanaman yang mengandung tanin. Hasil penelitian Rohyani et al. (2015) menunjukkan bahwa daun kelor mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, streroid, saponin, tanin, dan terpenoid. Menurut Foild et al. (2007), kandungan tanin dalam daun kelor sebanyak 1.4%. Daun kelor segar mengandung 5% saponin sedangkan daun kelor yang ... menunjukkan bahwa daun kelor mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, streroid, saponin, tanin, dan terpenoid. Menurut Foild et al. (2007), kandungan tanin dalam daun kelor sebanyak 1.4%. Daun kelor segar mengandung 5% saponin sedangkan daun kelor yang telah diekstraksi dengan alkohol mengandung saponin sebesar 0,2%. Tanin pada daun kelor berperan sebagai ... mengandung tanin adalah daun kelor. Tanaman ini sudah akrab dalam kehidupan masyarakat. Masyarakat telah memanfaatkan daun kelor untuk sayur dan sebagai obat berbagai penyakit. Tanaman ini banyak tumbuh dan subur di kebun atau pinggir jalan. Masyarakat juga banyak yang menanam kelor disekitar rumah sebagai tanaman obat keluarga. Daun kelor memiliki banyak
 1  6  53

Kajian Toksikopatologi Ekstrak Eter Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.) pada Mencit Putih (Mus musculus albinus)

 0  7  63

Kajian Toksikopatologi Pemberian Ekstrak Etanol Daun kelor (Moringa oleifera Lamk) pada Mencit (Mus musculus).

 0  8  85

Kajian potensi biji kelor (Moringa oleifera) sebagai koagulan

... Fitokimia Biji Kelor dan Biji Kelor Berkulit Pengujian fitokimia biji kelor dan biji kelor berkulit dilakukan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terdapat di dalam contoh. Hasil pengujian ini secara lengkap dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2 Hasil pengujian fitokimia biji kelor dan biji kelor berkulit Biji Biji Parameter Kelor Kelor Berkulit Alkaloid + + A. ... Fitokimia Biji Kelor dan Biji Kelor Berkulit Pengujian fitokimia biji kelor dan biji kelor berkulit dilakukan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terdapat di dalam contoh. Hasil pengujian ini secara lengkap dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2 Hasil pengujian fitokimia biji kelor dan biji kelor berkulit Biji Biji Parameter Kelor Kelor Berkulit Alkaloid + + A. ... triterpenoid. Hasil pengujian fitokimia biji kelor dan biji kelor berkulit dapat dilihat pada Lampiran 3. 120.00 100.00 80.00 60.00 40.00 20.00 0.00 5 6 7 8 9 pH Biji kelor Biji kelor berkulit Gambar 5 Kurva hubungan antara pH dan persen penurunan kekeruhan padapenetapan pH optimum untukkoagulan biji kelor dan biji kelor berkulit. Proses koagulasi air
 0  5  80

Dokumen yang terkait


Feedback