Feedback

Instrumen Pk Guru Bk Konselor

ANALISIS YURIDIS TENTANG PENYELESAIAN SENGKETA MEREK AIR MINUM MINERAL "AQUA-versus-INDOQUALITY" (Studi Putusan Mahkamah Agung RI No. 04.PK/N/HaKI/2004)

 1  60  91

Pengaruh mutu mengajar guru terhadap prestasi belajar siswa bidang ekonomi di SMA Negeri 14 Tangerang

... perantara dalam belajar 5) Guru adalah sebagai pembimbing, untuk membawa anak didik ke arah kedewasaan 6) Guru sebagai penghubung antara sekolah dan masyarakat 7) Sebagai penegak disiplin 8) Guru sebagai administrator dan manajer 9) Pekerjaan guru sebagai profesi 10) Guru sebagai perencana kurikulum 11) Guru sebagai pemimpin 12) Guru sebagai sponsor dalam ... Menjadi Guru Profesional, h. 11 22 Moh. Uzer Usman, Menjadi Guru Profesional, h. 12 Sumber Belajar Evaluator Fasilitator PERAN GURU Organisator Manager Demonstrator Motivator Administrator Bagan. 1 Peran Guru2 3 Pada dasarnya terdapat seperangkat tugas yang harus dilaksanakan oleh guru berhubungan dengan profesinya sebagai pengajar. Tugas guru ini ... dari perilaku guru yang tampak sangat berarti”.29 Sedangkan menurut Zakiyah Darajat bahwa kompetensi adalah kewenangan atau kecakapan untuk menentukan atau memutuskan suatu hal.30 Menurut Moh. Uzer Usman mengungkapkan bahwa kompetensi guru merupakan “Kemampuan dan kewenangan guru dalam melaksanakan profesi keguruannya”.31 Artinya bahwa guru yang piawai
 10  105  84

Upaya guru PAI dalam mengembangkan kreativitas siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam Kelas VIII SMP Nusantara Plus Ciputat

... sebagainya.1 Guru memang menempati kedudukan yang terhormat di masyarakat. Kewibawaanlah yang menyebabkan guru dihormati, sehingga masyarakat tidak meragukan figur guru. Masyarakat yakin bahwa gurulah yang dapat mendidik anak didik mereka agar menjadi orang yang berkepribadian mulia. Dengan kepercayaan yang diberikan masyarakat, maka di pundak guru diberikan ... Jadi, “kode etik guru? ?? diartikan sebagai “aturan tata susila keguruan”. Berbicara mengenai “Kode Etik Guru Indonesia” berarti kita membicarakan guru di Negara kita. Berikut akan dikemukakan kode etik guru Indonesia sebagai hasil rumusan kongres PGRI XIII pada tanggal 2125 November 1973 di Jakarta, terdiri dari Sembilan item, yaitu: 1) Guru berbakti membimbing ... II KAJIAN TEORI A. Guru Agama Islam ....................................................................... 9 1. Pengertian Guru Agama Agama Islam ............................... 9 a. Pengertian Guru Agama Agama Islam ........................... 9 b. Persyaratan Guru Agama Agama Islam .......................... 10 c. Tugas Guru Agama Agama Islam
 20  144  0

Komunikasi antarpribadi antara guru dan murid dalam memotivasi belajar di Sekolah Dasar Annajah Jakarta

... laki-laki dan 4 murid perempuan, dan jumlah untuk guru yang mengajar terdapat 27 guru dan untuk dikelas 6 terdapat 4 guru yang mengajar dikelas tersebut. 2. Berdasarkan latar belakang masalah yang dikemukakan di atas, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah : a. Bagaimana yang dilakukan oleh guru dalam memotivasi belajar murid? b. Bagaimana ... sehari-hari, baik antara guru dengan murid. Dari latar belakang di atas, penulis mengangkat sebuah judul yaitu ”Komunikasi Antarpribadi Antara Guru dan Murid dalam Memotivasi Belajar di Sekolah Dasar Annajah Jakarta” B. Batasan dan Rumusan Masalah 1. Pembatasan masalah dalam penelitian ini hanya menganalisis Bentuk Komunikasi Antarpribadi Antara Guru Dengan Murid ... orang tua yang di maksud di dalam lembaga sekolah adalah guru, dimana guru sangat berperan penting terhadap muridnya 6 Imam Abi Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim Ibn Al-Mughirah bin Bardizbah Al-Bukhari, Shahih Bukhari juz 7 (Darul Fikri 1994), hlm. 268. 5 karena apa yang diajarkan oleh guru akan menjadi acuan atau patokan oleh murid-muridnya. Dan
 7  67  92

Konsep kecerdasan ruhani guru dalam pembentukan karakter peserta didik menurut kajian tafsir Qs. 3/Ali-‘Imran: 159

... dapat tampil sebagai guru- guru bangsa yang mencerahkan. Demikian sekelumit problematika guru, baik guru di masyarakat maupun guru di lembaga pendidikan formal. Ternyata menjadi guru, tidaklah cukup memiliki kompetensi kognitif, dan berwawasan intelektualitas semata. Fachruddin Saudagar dan Ali Udrus menjelaskan bahwa kompetensi guru meliputi: kompetensi ... dimiliki oleh setiap guru, akan terwujud dalam bentuk penguasaan pengetahuan dan profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai guru. Artinya guru bukan saja harus pintar tetapi juga pandai mentrasfer (mengajarkan) ilmunya kepada peserta didik.5 Sejak belajar di bangku sekolah dasar hingga tingkat menengah, telah muncul istilah ? ?guru galak” (guru killer). ... sendiri. Cita-cita menjadi guru adalah panggilan jiwa. Guru laksana cahaya penerang di kegelapan malam pada setiap lintasan sejarah peradaban umat manusia. Dunia berhutang budi kepada guru. Namun tidak semua orang yang pandai itu mampu mengajarkan pengetahuannya dengan baik kepada orang lain. Hal ini disebabkan ia tidak memiliki kompetensi sebagai pengajar (guru) . Kompetensi
 2  79  103

PROGRAM BK SAKETI 2 07 08

... B Perempuan 41 - Jumlah 31 32 22 25 110 KELAS IX No. 1. 2. Laki-Laki 43 Total Jumlah Jumlah 41 43 84 b. Guru Jumlah Guru SMP Negeri 2 Saketi sebagai berikut : No. 1. 2. 3. Jenis Guru Guru PN Kepala Sekolah ( Guru Pembimbing ) 1 Guru Mata Pelajaran 6 Guru Pembimbing 1 Jumlah 8 GB 12 12 GTT 1 1 Jumlah 1 19 1 21 c. Kayawan Pegawai Tata Usaha berjumlah ... Keterampilan : - ruang Ruang BK : 1 ruang Musholla : 1 bangunan Ruang Kantor Guru : 1 ruang Ruang Kantor TU : 1 ruang Ruang UKS : 1 ruang B. RENCANA PELAKSANAAN Guru Pembimbing sebelum melaksanakan tugas kegiatan Bimbingan konseling diwajibkan menyusun program kegiatan yang dilengkapi dengan berbagai kelengkapan instrumen. Program Bimbingan ... Tahunan Seluruh kegiatan tersebut di atas seorang Guru Pembimbing tentu tidak dapat bekerja sendiri, tetapi perlu adanya kerja sama / koordinasi dan keikutsertaan dari pihak lain. Khususnya Wali Kelas dan Guru Bidang Studi serta pihak-pihak lain. BAB IV MEKANISME KERJA A MEKANISME KERJA GURU MATA PELAJARAN – WALI KELAS GURU PEMBIMBING DAN KEPALA SEKOLAH Dalam
 5  68  18

PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KINERJA PADA PRAKTIKUM SISTEM DAN LINGKUNGAN

... Hal ini disebabkan sebagian besar guru tidak paham mengenai instrumen asesmen kinerja dan belum pernah membuat instrumen asesmen kinerja (Wulan, 2007; Amelia dkk., 2015; Novalia dkk., 2015; Oktriawan dkk., 2015). Fakta tersebut diperkuat dengan penelitian pendahuluan pada tiga sekolah di kota Bandar Lampung dengan responden sebanyak tiga guru dan 60 ... demikian guru dapat dengan mudah mengases kinerja siswa. Berdasarkan uraian diatas, perlu dikembangkan instrumen asesmen kinerja yang sederhana, efisien sehingga mudah diagunakan oleh guru. Mengingat belum ada yang melakukan pengembangan instrumen asesmen kinerja pada praktikum sistem dan lingkungan, maka dalam penelitian ini akan dilakukan pengembangan instrumen ... penelitian............................................................. 30 D. Instrumen Penelitian................................................................................ 31 1. 2. 3. 4. Instrumen pada tahap penelitian dan pengumpulan data.................... Instrumen pada tahap pengembangan................................................. Instrumen pada tahap uji keterlaksanaan
 9  69  61

MANAJEMEN PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MELALUI PENDAMPINGAN PENDEKATAN KOLABORATIF DI SD SMART INSANI

... pendidik. 1.6.2. Subjek penelitian: guru, dan peserta didik. Terdapat empat tingkat kelas yakni kelas 1, 2, 3, dan 4 dengan jumlah guru 22 orang. Fokus pendampingan guru adalah guru kelas yang direkrut terbaru dan mereka belum pernah didampingi. Guru- guru tersebut adalah ANK, AA, RW, dan NI dan peserta didik di kelas di mana guru tersebut mengajar. 1.6.3. ... Pembelajaran Guru “C” Siklus 2 .... 20 Lampiran 20 Format Flanders Pembelajaran Guru “D” Siklus 2 .... 21 Lampiran 21 Format Flanders Pembelajaran Guru “A” Siklus 3 .... 22 Lampiran 22 Format Flanders Pembelajaran Guru “B” Siklus 3 .... 23 Lampiran 23 Format Flanders Pembelajaran Guru “C” Siklus 3 .... 24 Lampiran 24 Format Flanders Pembelajaran Guru “D” ... setiap kompetensi. Sebagai contoh untuk guru yang menguasai kompetensi pedagogik dapat disebut dengan guru efektif, guru yang baik, atau guru yang memiliki keterampilan kognitif. Dengan kata lain penggunaan istilah tersebut terkadang tumpang tindih, seperti diuraikan di bawah ini. Guru profesional akan menampilkan kualitasnya. Ketika guru menampilkan kualitas yang
 1  64  122

POTRET PEMAHAMAN GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP KURIKULUM 2013 (STUDI KASUS DI SD MUHAMMADIYAH 11 SEMARANG

... dikuasai oleh guru. 2.2 Kompetensi Guru Guru adalah jabatan profesi, untuk itu seorang guru harus mampu melaksanakan tugasnya secara profesional. Menurut Sujanto (2007:33), guru profesional adalah guru yang menguasai mata pelajaran dengan baik dan mampu membelajarkan siswa secara optimal, menguasai semua kompetensi yang dipersyaratkan bagi seorang guru. Dalam ... memadai. Apa jadinya seorang guru yang asosial, baik terhadap teman sejawat, peserta didik maupun lingkungannya? 4. Kompetensi manajerial atau kepemimpinan. Pada diri gurulah sesungguhnya terdapat teladan yang diharapkan dapat dicontoh oleh peserta didiknya. Guru sebagai ujung tombak penerapan kurikulum, diharapkan bisa menyiapkan dan membuka diri terhadap ... Daryanto (2013:14) mengemukakan empat prasyarat agar seorang guru dapat memenuhi kemampuan profesional. Masing-masing adalah kemampuan guru mengolah atau menyiasati kurikulum, kemampuan guru mengaitkan materi kurikulum dengan lingkungan, kemampuan guru memotivasi siswa untuk belajar sendiri dan kemampuan guru untuk mengintegrasikan berbagai bidang studi/ mata pelajaran
 1  36  151

ANALISISKUALITAS KOMPETENSI GURU SMK ADMINISTRASI PERKANTORAN DI KOTA DAN KABUPATEN PEKALONGAN

... Indikator fasilitas Pendukung, Pelathan Guru, Kompetensi professional Guru, Guru Profesional, Sertifikasi Guru ..................................... 39 Tabel 4.1 Keadaan Guru SMK AP berdasarkan Jenis Kelamin .................... 40 Tabel 4.2 Keadaan Guru SMK AP berdasarkan Golongan Kepangkatan..... 41 Tabel 4.3 Keadaan Guru SMK AP berdasarkan Tingkat ... Kualitas Kompetensi Guru Indikator Kompetensi Profesional Guru .................................................... 62 4.2.5. Analisis Kualitas kompetensi Guru Indikator Guru Profesional ......................................................................... 63 4.2.6. Analisis Kualitas Kompetensi Guru Indikator Sertifikasi Guru .. 64 BAB V PENUTUP ... Kompetensi Guru Guru SMK Administrasi Perkantoran di Kota dan Kabupaten Pekalongan”.Skripsi.Jurusan Pendidikan Ekonomi. Fakultas Ekonomi.Universitas Negeri Semarang.Pembimbing Drs. Marimin S. Pd M.Pd. Kata kunci :Fasilitas pendukung, Pelatihan-pelatihan guru, Supervisi akademik, kompetensi Profesional guru, Guru Profesional, Sertifikasi guru. Mutu pendidikan
 4  45  76

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KREATIVITAS MENGAJAR GURU DAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENGANTAR AKUNTANSI SISWA KELAS X PADA JURUSAN AKUNTANSI SMK CUT NYA DIEN SEMARANG

... mengajar guru dan lingkungan teman sebaya berpengaruh positif terhadap prestasi belajar berdasarkan analisis parsial maupun simultan. Saran yang diajukan (1) persepsi siswa tentang kreativitas mengajar guru dalam indikator terapkan teknik pemecahan masalah dan guru dapat menumbuhkan antusias belajar siswa harus ditingkatkan (2) guru diharapkan dapat ... atau angka nilai yang diberikan oleh guru. Prestasi belajar yang tinggi mengindikasikan bahwa seorang siswa telah dapat menyerap ilmu yang diajarkan guru dengan baik, begitu juga sebaliknya prestasi belajar yang rendah mengindikasikan bahwa siswa masih kurang dalam menyerap ilmu yang diberikan guru. Bagi seorang guru informasi tentang prestasi belajar ... tes yang telah diadakan oleh guru dan diikuti oleh setiap siswa. Prestasi belajar pengantar akuntansi yang belum optimal dapat disebabkan karena berbagai hal, misalnya: guru kurang memanfaatkan perangkat pembelajaran yang ada, kurangnya inovasi penggunaan metode pembelajaran yang beragam dan lain sebagainya. Biasanya guru hanya menggunakan metode pembelajaran
 2  69  172

KEMAMPUAN GURU MEMBERI PENGUATAN DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KTSP DI SD KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG

... ini pengaruh dari rendahnya profesionalitas guru di Indonesia 6 dapat dilihat dari kelayakan guru mengajar. Menurut Balitbang Depdiknas, guruguru yang layak mengajar untuk tingkat SD baik negeri maupun swasta ternyata hanya 28,94%. Guru SMP negeri 54,12%, swasta 60,99%, guru SMA negeri 65,29%, swasta 64,73%, guru SMK negeri 55,91 %, swasta 58,26 %. ... bakatnya. Untuk membentuk manusia-manusia yang berkualitas ini tak luput dari peran guru yang berkompeten. Kompetensi yang dimiliki guru harus diseimbangkan pula dengan keterampilan dasar mengajar guru. Sanjaya (2011:32) yang mengutarakan keterampilan dasar mengajar bagi guru diperlukan agar guru dapat melaksanakan perannya dalam pengelolaan proses pembelajaran, ... ........................................................................................... 48 2.1.5.3 Kinerja Guru. ........................................................................................ 50 2.1.5.4 Kompetensi Guru (8 Ketrampilan Dasar Guru) ................................... 50 2.1.5.5 Keterampilan Guru Memberi Penguatan ............................................. 55 2.1.5.6 Guru Profesional .................................................................................. 59 2.1.5.7
 0  30  173

UPAYA GURU DALAM MENGATASI HAMBATAN PEMBELAJARAN IPS TERPADU di SMP NEGERI 1 AMBARAWA (TAHUN AJARAN 2011 2012)

... Praktis 1. Bagi Guru : a. Meningkatkan kualitas guru dalam merencanakan melaksanakan prosesbelajarmengajardalam pelajaran IPS terpadu. b. Membantu guru dalam pencapaian tujuan pelaksanaan pembelajaran IPS terpadu. c. Mengidentifikasi faktor penghambat di dalam pelaksanaan pembelajaran IPS terpadu. d. Menganalisis sejauh mana optimalisasi guru dalam ... mendapatkan masukan empiris. Kurikulum ini disebut Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Mulyasa, (2005:39-40). Sejak Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) diperkenalkan oleh Pusat Kurikulum kepada sekolah pada sekitar tahun 2004, salah satu inovasi yang disertakan di dalam KBK tersebut adalah model pembelajaran IPA Terpadu dan IPS Terpadu untuk jenjang SMP. ... satuan pendidikan (Mulyasa,2007:10). Tantangan bagi guru IPS pada satuan pendidikan MTs/SMP adalah memadukan 4 (empat) mata pelajaran IPS sekaligus dalam pembelajaran. Mata Pelajaran yang dipadukan adalah Sejarah, Ekonomi, Geografi dan Sosiologi. Di sebagian kalangan guru, IPS terpadu hanya diartikan bahwa guru harus mengajar empat mata pelajaran itu saja,
 3  60  131

KOMPETENSI PROFESIONAL DAN PEDAGOGIK GURU BIOLOGI SMA NEGERI DI KABUPATEN BANJARNEGARA

... ada tiga tugas dan tanggung jawab guru, yakni (1) guru sebagai pengajar, (2) guru sebagai pembimbing, dan (3) guru sebagai administrator kelas. Ketiga tugas guru tersebut merupakan tugas pokok profesi guru. Guru sebagai pengajar lebih menekankan kepada tugas dalam merencanakan dan melaksanakan pengajaran. Guru sebagai pembimbing memberi tekanan kepada ... geografis, latar belakang siswa dan guru ataupun kelengkapan sarana dan prasarana. Guru biologi yang mengajar di SMA Negeri di kabupaten Banjarnegara berjumlah 21 orang. Dari jumlah guru biologi tersebut 8 diantaranya adalah guru PNS yang telah lulus sertifikasi profesi, 10 guru PNS yang belum lulus sertifikasi profesi dan 3 guru yang masih wiyata bakti. ... belajar dan guru yang mengajar. Antara kegiatan ini terjalin interaksi yang saling menunjang dimana peran guru sangat diperlukan di dalamnya. Guru memiliki banyak tugas, baik yang terikat oleh dinas maupun di luar dinas, dalam bentuk pengabdian. Guru merupakan profesi/jabatan atau pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru. Tugas guru sebagai
 1  30  95

KEYAKINAN TUGAS GURU DAN PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI GURU SD NEGERI DI KECAMATAN WANASARI KABUPATEN BREBES

... motivasi berprestasi guru, dapat dipertanyakan sebagai berikut : Apakah guru dalam melaksanakan tugasnya sudah maksimal ? Apakah guru mempunyai kemauan yang kuat untuk melaksanakan tugasnya ? Apakah guru merasa optimis dalam usahanya mencapai keberhasilan pengajaran ? Apakah guru berkemauan untuk mengembangkan kemampuannya ? Apakah guru senang dalam melaksanakan tugasnya ... melaksanakan tugasnya ? 6 Apakah guru mempunyai kepastian melaksanakan tugas-tugas dengan baik ? Apakah guru dalam melaksanakan tugas membuat program ? Apakah guru mengerti membuat perencanaan pengajaran dengan cermat ? Apakah guru menggunakan metode mengajar dengan tepat ? Apakah guru melaksanakan evaluasi belajar sesuai dengan prosedur ? Bagaimana guru berinteraksi ... adalah guru. Guru sebagai pelaksana pendidikan dan pengajaran yang terdepan harus mampu mengembangkan kemampuan secara optimal. Dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, guru berpedoman pada kurikulum dan aturan yang berlaku sesuai dengan jenjang dan strata sekolah yang menjadi bidang tugasnya. Moh.Uzer Usman (2004 : 3) mengungkapkan bahwa ? ?Guru harus
 2  36  169

Peran Guru dan Perpustakaan Sekolah terhadap Peningkatan Literasi Informasi Siswa dalam Pendidikan Agama Islam

... 4 Lampiran 5 Lampiran 6 Lampiran 7 Lampiran 8 Lampiran 9 Lampiran 10 Lampiran 11 Lampiran 12 Instrumen wawancara guru ............................................................... 103 Instrumen wawancara perpustakaan .................................................. 112 Instrumen wawancara siswa .............................................................. ... secara tertutup. Paham-paham ekstrim maupun nilai-nilai intoleransi dapat saja diajarkan oleh guru- guru agama di dalam kelas. Data yang ditunjukkan oleh PPIM berdasarkan penelitian terhadap guru PAI yang berada di 11 kabupaten kota di Indonesia menyatakan bahwa guru PAI memiliki sikap intoleran pada non-muslim dan muslim minoritas, terdapat temuan bahwa ... begitu, guru- guru tersebut bisa saja mengajarkan paham yang mereka yakini kebenarannya kepada siswa. Selain itu, berdasarkan survey yang dilakukan oleh Lembaga Kajian Islam dan Perdamaian LIPI yang dipimpin oleh Prof. Dr. Bambang Pranowo—juga seorang guru besar sosiologi Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta—pada Oktober 2010 hingga Januari 2011 mengungkapkan
 8  68  166

ANALISIS PENGARUH MOTIVASI KERJA, DISIPLIN KERJA, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA GURU SMK NEGERI 1 KENDAL.

... terhadap kinerja pegawai /Guru b. Budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai /Guru c. Motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai /guru d. Disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai /Guru 4 KERANGKA KONSEPTUAL Motivasi Kerja (X1) H1 Disiplin Kerja (X2) H2 Pendidikan dan Pelatihan (X3) H3 H4 Kinerja Guru (Y) HIPOTESIS H1 ... adanya peningkatan pendidikan dan pelatihan yang diberikan kepada guru maka akan meningkatkan ketrampilan para guru sehingga dapat meningkatkan kinerja para guru. Sementara apabila didapat hasil negatif signifikan maka adanya peningkatan pendidikan dan pelatihan akan menurunkan kinerja para guru. Pada variabel ini para guru memberikan penilaian terendah mengenai setelah ... Terhadap Kinerja Guru Hasil uji – t antara motivasi kerja terhadap kinerja guru sebesar 2,025 dengan sig. 0,047. Nilai sig. lebih kecil (
 1  6  16

LKP : Rancang Bangun Aplikasi Pendataan Guru Pendidikan Agama Kristen.

... laporan data Sekolah. 29 Mengelola Data Guru PAK Petugas Pimpinan 1 Mulai User & Pass Tabel Karyawan Data Guru PAK Tidak Verifikasi User & pass Cocok Tabel Guru PAK Tabel Kecamatan Ya Menampilkan Data Guru PAK Menanda tangani untuk ACC Data Guru PAK Data Guru PAK (ACC) Tabel Sekolah Tampilan Data Guru PAK 2 NIP, Nama Sekolah,Nama, Jns Kelamin,Alamat, ... Orang Tua,Pendidikan, Masa Kerja Tabel Sekolah 3 N Menyimpan Dan Mencetak Laporan Data Guru PAK Data Guru PAK 1 2 Data Guru PAK (ACC) Melakukan Rekap Data Guru PAK DataGuru Guru Data PAK PAK N Mulai 3 Gambar 4.4 Sistem Flow Sistem Informasi laporan data Guru Agama Krister Surabaya. 30 4.2 Mendesain Sistem Desain sistem merupakan sebuah tahap ... Sekolah 5 Display Data Guru PAK Proses Cetak Laporan Guru PAK Daftar Sertifikasi Proses Data SImpan Data Guru PAK Guru PAK Laporan Daftar Sertifikasi Data Sertifikasi Petugas Pimpinan Gambar 4.6 DFD Level 0 Sistem Informasi Pendataan guru PAK 4 Guru PAK 33 4.2.3 Entity Relational Diagram Dibawah ini ERD dari sistem informasi pendataan guru PAK Surabaya, adalah
 2  9  55

STRATEGI NAHDLATUL WATHAN DALAM MEMENANGKAN TUAN GURU BAJANG MENJADI GUBERNUR NUSA TENGGARA BARAT PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH LANGSUNG TAHUN 2013

... Dekarismatisasi di Kekuatan karisma Tuan Guru akan Putrawan Lombok Nusa Tenggara memudar tatkala masyarakat Sasak (2015) Barat, (Studi tentang (Lombok) mulai berfikir rasional, Pudaranya Pesona Tuan keluar melewati wilayah kegitimasi Guru dalam Politik yang dimiliki oleh Tuan Guru, saat pemilihan umum 2014). Tuan Guru masuk ke dunia politik praktis ... melewati wilayah kegitimasi yang dimiliki oleh Tuan Guru, saat Tuan Guru masuk ke dunia politik praktis untuk memperoleh dan mempertahankan kekuasaan dengan berselingkuh dengan penguasa, dan faktor determinan seperi sikap hidup glamor, poligami dan meninggalkan kehidupan sufistik yang dilakukan oleh Tuan Guru itu sendiri. Penelitain keempat oleh Muhammad ... TGB di tetapkan sebagai Gubernur NTB karena berhasil mendapatkan suara tertinggi dan mengalahkan saingannya dalam pilkada NTB. Berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat diperoleh data bahwa pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang 5 memperoleh suara terbanyak adalah pasangan calon Tuan Guru Bajang
 3  41  123

Penentuan Instrumen Persepsi Iklim Keselamatan Berdasarkan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit

... Seminar Nasional IENACO – 2015 ISSN: 2337 – 4349 PENENTUAN INSTRUMEN PERSEPSI IKLIM KESELAMATAN BERDASARKAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT 1,2 Arnes Faradilla1, Rini Dharmastiti2 Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas ... telah dikembangkan kuesioner dalam mengukur safety climate pada rumah sakit yaitu kuesioner iklim keselamatan rumah sakit (KIKRS). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian safety climate pada healthcare di Indonesia.Tujuan dari penelitian ini adalah ingin melihat hubungan antara safety climate dengan kepuasan pasien rawat inap ... (scientific knowledge and technical skill), efektivitas pelayanan (effectiveness) dan keamanan tindakan (safety). Sedangkan menurut Azwar (2007)kebutuhan pasien yang sering diharapkan adalah keamanan pelayanan, harga dalam memperoleh pelayanan, ketepatan dankecepatan pelayanan kesehatan. 580 Seminar Nasional IENACO – 2015 ISSN: 2337 – 4349 Keselamatan
 1  12  4

PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR DAN SENSE OF HUMOR GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN KEARSIPAN SISWA KELAS XISMK NEGERI 1 SIDIKALANG T.P.2016/2017.

... berlangsung. 4 Apte (dalam Afriyanti, 2015) mengungkapkan bahwa, “Untuk dapat mengamati, merasakan, atau mengungkapkan humor, seseorang memerlukan sense of humor”. Begitu pula halnya dengan guru. Sense of humor guru merupakan kemampuan seorang guru dalam menciptakan, mengapresiasikan, mengungkapkan dan menerima/menikmati kelucuan dalam menjalankan ... individu lain terluka secara fisik maupun psikis. Guru yang memiliki sense of humor yang baik, membuat kelas menjadi menarik. Untuk menerapkan terciptanya prestasi belajar yang optimal, guru sangat berperan penting. Seorang guru sangat diharapkan untuk melengkapi dirinya dengan berbagai keterampilan yang diharapkan dapat membantu dan menjalankan tugasnya ... di lapangan. Masih banyak guru yang belum memiliki keterampilan tersebut, baik keterampilan dalam pengelolaan kelas dan menyisipkan humor dalam proses pembelajaran. Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor yaitu kurangnya pelatihan yang diberikan kepada guru untuk menambah keterampilan yang ia miliki dan masih kurangnya kesadaran pada guru yang hanya sekadar menginformasikan
 9  43  33

CAMPUR KODE DAN ALIH KODE PERCAKAPAN GURU DAN SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII A DI SMP Campur Kode Dan Alih Kode Percakapan Guru Dan Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas Viii A Di Smp Negeri 1 Juwiring Kabupaten Klaten.

... Nugroho A310120265 CAMPUR KODE DAN ALIH KODE PERCAKAPAN GURU DAN SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII A DI SMP NEGERI 1 JUWIRING KABUPATEN KLATEN Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta April, 2017 Penelitian ini mengkaji campur kode dan alih kode percakapan guru dan siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia ... Kode Dan Alih Kode Percakapan Guru Dan Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII A Di Smp Negeri 1 Juwiring Kabupaten Klaten” untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan. Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berjasa dalam skripsi ini. 1. Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas ... dipersiapkan dan disusun oleh: ARIDWINUGROHO 4310t20265 Telah dipertahankan di depan Dewan penguji Pada hari Senin, 17 April 2017 dan dinyatakar telah memenuhi syarat Susunan Dewan Penguji 1. Prof. Dr. Abdul Ngalim, M.Hum 2. Drs. Yakub Nasucha, M.Hum 3. Drs. Andi Haris Prabawa, Ivi. Hum Surakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta Fakultas Keguruan
 3  12  13

DAFTAR PUSTAKA Problematika Guru Dalam Peningkatan Kompetensi Di SD Negeri 1 Simo.

... Standar Kompetensi Dan Kompetensi Kepribadian Guru Dalam Pendidikan (Instrumen Untuk Menjawab Salah Satu Persoalan Guru Di Indonesia). Volume II, No. 1. Diakses 23 Maret 2017 (http://docplayer.info/29690890-Standar-kompetensi-dan-kompetensikepribadian -guru- dalam-pendidikan -instrumen- untuk-menjawab-salahsatu-persoalan -guru- di-indonesia.html) pukul 08:39. Hasanah, ... Kompetensi Guru (Citra Guru Profesional). Bandung: Alfabeta. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2005. Depdiknas: Balai Pustaka. Keputusan Kongres XXI Persatuan Guru Republik Indonesia Tentang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PGRI Kunandar. 2010. Guru Profesional (Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan/KTSP Dan Sukses Dalam Sertifikasi Guru) . ... Pengembangan Profesi Guru. Bandung: CV Pustaka Setia Ibrahim. 2015. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta Ismail, Muh Ilyas. 2010. Kinerja dan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran. Lentera Pendidikan. Volume 13 No. 1. Diakses 23 Maret 2017 (http://s3.amazonaws.com/academia.edu.documents/32434648/04_Kinerj a_dan_Kompetisi _Guru_ _Muh_Ilyas_Ismail.pdf?AWSAccessKeyId=AKIAIWOWYYGZ2Y53U L3A&Expires=1490237782&Signature=nvDx88tYH%2BRKb6tkDE0Ga dNp04U%3D&response-contentdisposition=inline%3B%20filename%3D04_Kinerja_dan_Kompetisi_Gu ru_-_Muh_Ilya.pdf)
 0  9  5

PEMBERDAYAAN GURU DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 PANUNGGALAN Pemberdayaan Guru Di Sekolah Dasar Negeri 1 Panunggalan Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan.

... pemberdayaan Guru di SD Negeri 1 Panunggalan Grobogan, dilakukan dengan pola pemberdayaan administrasi pembelajaran guru secara kolektif atau kelompok. Kepala sekolah menggunakan pendekatan yang akrab karena dalam penyampaiannya kepada guru- guru terjadi dialog atau komunikasi dua arah. Berdasarkan studi dokumen yang dilakukan peneliti, hasil pemberdayaan guru ... perangkat pembelajaran yang disusun oleh guru pada awal tahun pelajaran berupa : silabus, program semester, pemetaan standar kompetensi dan kompetensi dasar, kriteria ketuntasan minimal, dan rencana pelaksanaan pembelajaran. Pemanfaatan hasil pemberdayaan Guru untuk meningkatkan kinerja guru dapat dilihat dari tingkat kehadiran guru baik di sekolah ataupun di ... Pemberdayaan Guru di SD Negeri 1 Panunggalan Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan.Tesis Sekolah Pasca Sarjana Universitas Muhamadiyah Surakarta 2016. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mendeskripsikan pola pelaksanaan pemberdayaan guru di SD Negeri 1 Panunggalan Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan dan mendiskripsikan hasil dari pemberdayaan guru di
 0  4  14

KINERJA GURU SMPN KOTA SURAKARTA (Kontribusi Kompetensi Profesional Guru, Motivasi, dan Persepsi tentang Kinerja Guru SMPN Kota Surakarta (Kontribusi Kompetensi Profesional Guru, Motivasi, dan Persepsi tentang Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kedisip

... kompetensi profesional, motivasi, dan persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru secara tidak langsung melalui kedisiplinan guru, 2) kompetensi profesional, motivasi, dan persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah terhadap kedisiplinan guru, dan 3) kedisiplinan guru terhadap kinerja guru. Penelitian ini termasuk penelitian ... Kinerja Guru ......................................................................12 2. Kedisiplinan Guru ..............................................................13 3. Kompetensi Profesional Guru ...........................................15 4. Motivasi Guru ...................................................................17 5. Persepsi Guru tentang ... Profesional Guru ..............47 Gambar 4.2 Diagram Batang Kategori Motivasi Guru ......................................48 Gambar 4.3 Diagram Batang Kategori Persepsi Guru ......................................50 Gambar 4.4 Diagram Batang Kategori Kedisiplinan Guru ................................51 Gambar 4.5 Diagram Batang Kategori Kinerja Guru
 0  3  19

Dokumen yang terkait