Hadits Arba In Nawawi Tiga Puluh Empat

Analisis Komparasi Internet Financial Local Government Reporting Pada Website Resmi Kabupaten dan Kota di Jawa Timur The Comparison Analysis of Internet Financial Local Government Reporting on Official Website of Regency and City in East Java

... atau mengakses salinan dari laporan keuangan pemerintah kota atau kabupaten. Poin G. +1 poin jika berkas individu yang menyediakan laporan cetak ukurannya kurang dari 3MB. Poin H. +1 poin jika mempunyai mesin pencari untuk menemukan konten yang dibutuhkan ataupun laporan keuangan pemerintah daerah. Poin I. +1 poin jika website resmi pemerintah daerah atau ... 2016 Undang-Undang Nomor 14 Tahun Keterbukaan Informasi Publik. 2008. Verawaty. 2014. Analisa Komparasi Indeks Internet Financial Reporting Pemerintah Daerah di Indonesia. Seminar Nasional Akuntansi 17 Universitas Mataram 2014. Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2001. Telematika (Telekomunikasi, Media dan Informatika). Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003. ... antara Pemerintah kota dan Kabupaten di Jawa Timur. Kata kunci :e-government, internet financial local government reporting, indeks aksesbilitas, konten, ketepatan waktu, pemanfaatan teknologi, user support. Abstract This study aims to compare the quality off reporting disclosure of Internet Financial Local Government Reporting that being uploaded
 18  754  7

PENGARUH KOMPOSISI KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN TIGA HIBRID TANAMAN ANGGREK Dendrobium sp.

... : 0ppm : 10ppm (Auksin : Sitokinin : Gibberellin), K2 = 5ppm : 10ppm : 0ppm (Auksin : Sitokinin : Gibberellin), K3 = 5ppm : 5ppm : 5ppm (Auksin : Sitokinin : Gibberellin). Faktor II adalah Hibrid Anggrek Dendrobium (A), terdiri dari 3 level yaitu A1 = Dendrobium Buranavade, A2 = Dendrobium Redhill/Srisopon x Kristen Ann, A3 = Dendrobium Elina Jayewardene ... x Veratrifolium. Hasil Penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan komposisi konsentrasi zat pengatur tumbuh dengan hibrid anggrek Dendrobium sp. Terhadap luas daun. Kombinasi perlakuan K1A2 (Auksin 5ppm + Sitokinin 0ppm + Gibberellin 10ppm + Den. Redhill/Srisopon x Den. Kristen Ann) dapat meningkatkan luas daun sebesar 198,58cm2. Perlakuan ... pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan tiga hibrid tanaman anggrek Dendrobium sp. Penelitian ini dilakukan di Greenhouse Fakultas Pertanian UMM dengan ketinggian tempat 564 m dpl. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 17 Mei sampai tanggal 14 Agustus 2006. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial, dengan 2 faktor dengan 3 kali ulangan,
 10  146  1

EFEKTIFITAS BERBAGAI KONSENTRASI DEKOK DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Colletotrichum capsici SECARA IN-VITRO

... just use it as a mixture into their cooking. Actually, kemangi leaf has many uses those are stimulating circulation of blood, clearing a face with acne and solving fallen hair. Besides, it can be used to cure stomachaehe such as slight stomach upset,vomiting, fever and influenza. It also can be medicine to cnol an infection (Anonymous,2001). Kemangi leaf ... result of the research indicater that there is an influence of giving dekok kemangi leaf toward the differences from blocked zona at Colletotrichum capsic from Duncan analysis 5%, it is obtained that each of concentrations indicates the differences and the treatment of dekok kemangi leaf at 10% concentration gives the most effective influence to hamper ... hilled in kemangi leaf showed it’s activiti as a strong fungisida. Eugenol can prevent premature ejaculation of semen, analgesic and anastetik (Winarto,2003). This research purposer to know the influence of giving dekok kemangi leaf (Ocimum basilicum) and an exact concentration to hamper the growth of Colletotrichum capsici. Parameter that is used in this
 3  146  1

AN ANALYSIS OF GRAMMATICAL ERRORS IN WRITING DESCRIPTIVE PARAGRAPH MADE BY THE SECOND YEAR STUDENTS OF SMP MUHAMMADIYAH 06 DAU MALANG

... 2002. Introduction to Research in Education: Fourth Edition. USA: Wadsworth Thomson Learning, Inc. Azar, Schrampfer Betty. 1989. Understanding and Using English Grammar. Second Edition. USA. New Jersey: Prentice-Hall, Inc. Byrne, Donn. 1984. Teaching Writing Skills: Fifth edition. Essex: Longman Group Ltd. Brown, H. D. 1980. Principles of Learning and ... Byrne, writing is translating thought into language that requires some components like grammar, vocabulary, mechanic and rhetoric. The combination of these components makes the skill of writing a complex one (1984). Students find it difficult to express and combine their opinion in written in a good arrangement and good structure, particularly in term ... characteristics of the learner linguistic system at a given stage of learning (Brown, 2000: 217). 6 3. Descriptive writing: kind of writing to convey our dominant impression at a person, a place or even to a reader in order that they are able to use their sense about something (Martin, 1980). Descriptive writing is a strategy for presenting a verbal portrait
 42  245  18

AN ANALYSIS ON GRAMMATICAL ERROR IN WRITING MADE BY THE TENTH GRADE OF MULTIMEDIA CLASS IN SMK MUHAMMADIYAH 2 MALANG

... the difference in linguistic structure between Indonesia and English. It means that the students have difficulties in learning English grammar. Learning English in the tenth Multimedia class at SMK Muhammadiyah 2 Malang is conducted in all skills, such as speaking, reading, listening and writing. According the writer’s observation in teaching writing, students ... about middle in writing paragraph and 21 students who forgot about closing in writing paragraph. In proofreading symbol identification and correction there were 6 (12,2 %) error in insert; 25 (51,1%) error in capitalize16 (32,6%) error in make lower case. In the component of grammar there were 8 (19,6%) error in using nouns; 1 (2,4%) error in pronouns; ... grammatical error in writing. Grammatical error is big problem in writing subject Hartanti (stated in Novita 2003). In vocational school, students should already know about grammar or structure in writing but in reality they still make many errors when making paragraph. In study English the students must pay attention in grammar. Indonesian students,
 21  216  20

DEKONSTRUKSI HOST DALAM TALK SHOW DI TELEVISI (Analisis Semiotik Talk Show Empat Mata di Trans 7)

... Dekonstruksi, Host Talk Show,? ?Empat? ?Mata  ABSTRAKSI  Perkembangan program acara televisi di Indonesia cukup beraneka ragam dan mengikuti  perkembangan zaman. Khususnya pada program acara talk show yang mengetengahkan berbagai  tema sampai pada pemilihan host dalam talk show. Host dalam talk show di televisi mempunyai  peran yang penting dalam membawakan acara talk show tersebut pada kelancaran hingga  kesuksesan acara hingga acara tersebut berakhir. Pada dasarnya konsep host telah mempunyai  konstruksi sendiri yang telah lama dipakai dalam dunia host televisi. Namun seiring dengan  kreativitas para kreator program televisi yang semakin berkembang dan memikirkan akan  originalitas sebuah acara khususnya acara talk show, maka konstruksi host itu sendiri telah  diubah atau dihancurkan dengan konsep host yang telah mereka buat sendiri. penghancuran  konsep host tersebut dilakukan oleh salah satu talk show popular di Indonesia yaitu? ?Empat? ?Mata  yang dipandu oleh komedian Tukul Arwana.  Dengan metode analisis semiotik yang mencari makna, tanda dan mitos dalam host? ?Empat? ?Mata  Tukul Arwana, peneliti berusaha menginterpretasikan penelitian tersebut hingga terbongkar  semua makna yang tersurat maupun tersirat, kemudian peneliti melakukan konsep dekonstruksi  untuk memberikan hasil oposisi yang berbeda sehingga terjadi adanya sebuah pembongkaran  hirarki dari oposisi konseptual yang didapat.  Tayangan? ?Empat? ?Mata merupakan salah satu talk show populer di Indonesia terbukti dengan  rating yang selalu tinggi bersaing dengan talk show lainnya. Tayangan? ?Empat? ?Mata yang  dicetuskan oleh Apollo, manajer produksi Trans 7 yang asli Filipina tersebut sangat  mengedepankan unsur komedi dalam menyajikannya. Membahas topik­topik yang sedang trend  di kalangan masyarakat serta menghadirkan bintang tamu­bintang tamu yang selalu  memeriahkan? ?Empat? ?Mata dalam setiap episodnya. Aksi kocak Tukul Arwana selaku host yang  selalu menghibur penonton di studio maupun di rumah dengan humor­humor kasar (slapstick)  yang Tukul tam­pilkan dalam setiap penampilannya.  Dekonstruksi host talk show ini menampilkan sebuah oposisi yang bertolak belakang satu sama  lainnya. Yaitu oposisi konsep host talk show? ?Empat? ?Mata dengan konsep host talk show lainnya.  Dari hasil oposisi tersebut menghasilkan adanya dekonstruksi pada personal (latar belakang  pendidikan, fisik, tutur kata, wajah, wawasan, penampilan, kemampuan bahasa, kemampuan  teknologi) dan relasi komunikasi host dengan bintang tamu. Dengan hasil tersebut maka telah  nampak hasil dari pembongkaran sebuah konsep host talk show di televisi. ... Dekonstruksi, Host Talk Show,? ?Empat? ?Mata  ABSTRAKSI  Perkembangan program acara televisi di Indonesia cukup beraneka ragam dan mengikuti  perkembangan zaman. Khususnya pada program acara talk show yang mengetengahkan berbagai  tema sampai pada pemilihan host dalam talk show. Host dalam talk show di televisi mempunyai  peran yang penting dalam membawakan acara talk show tersebut pada kelancaran hingga  kesuksesan acara hingga acara tersebut berakhir. Pada dasarnya konsep host telah mempunyai  konstruksi sendiri yang telah lama dipakai dalam dunia host televisi. Namun seiring dengan  kreativitas para kreator program televisi yang semakin berkembang dan memikirkan akan  originalitas sebuah acara khususnya acara talk show, maka konstruksi host itu sendiri telah  diubah atau dihancurkan dengan konsep host yang telah mereka buat sendiri. penghancuran  konsep host tersebut dilakukan oleh salah satu talk show popular di Indonesia yaitu? ?Empat? ?Mata  yang dipandu oleh komedian Tukul Arwana.  Dengan metode analisis semiotik yang mencari makna, tanda dan mitos dalam host? ?Empat? ?Mata  Tukul Arwana, peneliti berusaha menginterpretasikan penelitian tersebut hingga terbongkar  semua makna yang tersurat maupun tersirat, kemudian peneliti melakukan konsep dekonstruksi  untuk memberikan hasil oposisi yang berbeda sehingga terjadi adanya sebuah pembongkaran  hirarki dari oposisi konseptual yang didapat.  Tayangan? ?Empat? ?Mata merupakan salah satu talk show populer di Indonesia terbukti dengan  rating yang selalu tinggi bersaing dengan talk show lainnya. Tayangan? ?Empat? ?Mata yang  dicetuskan oleh Apollo, manajer produksi Trans 7 yang asli Filipina tersebut sangat  mengedepankan unsur komedi dalam menyajikannya. Membahas topik­topik yang sedang trend  di kalangan masyarakat serta menghadirkan bintang tamu­bintang tamu yang selalu  memeriahkan? ?Empat? ?Mata dalam setiap episodnya. Aksi kocak Tukul Arwana selaku host yang  selalu menghibur penonton di studio maupun di rumah dengan humor­humor kasar (slapstick)  yang Tukul tam­pilkan dalam setiap penampilannya.  Dekonstruksi host talk show ini menampilkan sebuah oposisi yang bertolak belakang satu sama  lainnya. Yaitu oposisi konsep host talk show? ?Empat? ?Mata dengan konsep host talk show lainnya.  Dari hasil oposisi tersebut menghasilkan adanya dekonstruksi pada personal (latar belakang  pendidikan, fisik, tutur kata, wajah, wawasan, penampilan, kemampuan bahasa, kemampuan  teknologi) dan relasi komunikasi host dengan bintang tamu. Dengan hasil tersebut maka telah  nampak hasil dari pembongkaran sebuah konsep host talk show di televisi. ... Dekonstruksi, Host Talk Show,? ?Empat? ?Mata  ABSTRAKSI  Perkembangan program acara televisi di Indonesia cukup beraneka ragam dan mengikuti  perkembangan zaman. Khususnya pada program acara talk show yang mengetengahkan berbagai  tema sampai pada pemilihan host dalam talk show. Host dalam talk show di televisi mempunyai  peran yang penting dalam membawakan acara talk show tersebut pada kelancaran hingga  kesuksesan acara hingga acara tersebut berakhir. Pada dasarnya konsep host telah mempunyai  konstruksi sendiri yang telah lama dipakai dalam dunia host televisi. Namun seiring dengan  kreativitas para kreator program televisi yang semakin berkembang dan memikirkan akan  originalitas sebuah acara khususnya acara talk show, maka konstruksi host itu sendiri telah  diubah atau dihancurkan dengan konsep host yang telah mereka buat sendiri. penghancuran  konsep host tersebut dilakukan oleh salah satu talk show popular di Indonesia yaitu? ?Empat? ?Mata  yang dipandu oleh komedian Tukul Arwana.  Dengan metode analisis semiotik yang mencari makna, tanda dan mitos dalam host? ?Empat? ?Mata  Tukul Arwana, peneliti berusaha menginterpretasikan penelitian tersebut hingga terbongkar  semua makna yang tersurat maupun tersirat, kemudian peneliti melakukan konsep dekonstruksi  untuk memberikan hasil oposisi yang berbeda sehingga terjadi adanya sebuah pembongkaran  hirarki dari oposisi konseptual yang didapat.  Tayangan? ?Empat? ?Mata merupakan salah satu talk show populer di Indonesia terbukti dengan  rating yang selalu tinggi bersaing dengan talk show lainnya. Tayangan? ?Empat? ?Mata yang  dicetuskan oleh Apollo, manajer produksi Trans 7 yang asli Filipina tersebut sangat  mengedepankan unsur komedi dalam menyajikannya. Membahas topik­topik yang sedang trend  di kalangan masyarakat serta menghadirkan bintang tamu­bintang tamu yang selalu  memeriahkan? ?Empat? ?Mata dalam setiap episodnya. Aksi kocak Tukul Arwana selaku host yang  selalu menghibur penonton di studio maupun di rumah dengan humor­humor kasar (slapstick)  yang Tukul tam­pilkan dalam setiap penampilannya.  Dekonstruksi host talk show ini menampilkan sebuah oposisi yang bertolak belakang satu sama  lainnya. Yaitu oposisi konsep host talk show? ?Empat? ?Mata dengan konsep host talk show lainnya.  Dari hasil oposisi tersebut menghasilkan adanya dekonstruksi pada personal (latar belakang  pendidikan, fisik, tutur kata, wajah, wawasan, penampilan, kemampuan bahasa, kemampuan  teknologi) dan relasi komunikasi host dengan bintang tamu. Dengan hasil tersebut maka telah  nampak hasil dari pembongkaran sebuah konsep host talk show di televisi.
 19  162  1

FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATAN DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Analisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung Milik Komnas FBPI

... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi pada? ?Empat? ?Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki? ?empat? ?versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada? ?empat? ?versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada? ?Empat? ?Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik dan metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada? ?empat? ?versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada? ?Empat? ?Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa? ?empat? ?versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news? ?in? ?online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife? ?in? ?Malang and  second case is attacked a toddler on April 28? ?in? ?Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous? ?in? ?Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on? ?in? ?research object. The  scope? ?in? ?here is all of scene? ?in? ?Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi pada? ?Empat? ?Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki? ?empat? ?versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada? ?empat? ?versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada? ?Empat? ?Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik dan metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada? ?empat? ?versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada? ?Empat? ?Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa? ?empat? ?versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news? ?in? ?online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife? ?in? ?Malang and  second case is attacked a toddler on April 28? ?in? ?Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous? ?in? ?Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on? ?in? ?research object. The  scope? ?in? ?here is all of scene? ?in? ?Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of indication is 7 times (29,17%) and kept contact indication is 11 times (45,83%).  With the result that so the conclusion is the four version Television PSA Tanggap Flu Burung by  Komnas FBPI is much have health preserve message, while the message it muchly shown? ?in? ? preventive category.  From the result so the researcher have to recommend to the next researcher for use other method  for the message on tacling category more can found. And the researcher recommend to Komnas FBPI for giving health preserve message far better on tacling category or balancing with the  preventive category. ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi pada? ?Empat? ?Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki? ?empat? ?versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada? ?empat? ?versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada? ?Empat? ?Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik dan metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis isi. Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada? ?empat? ?versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada? ?Empat? ?Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa? ?empat? ?versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news? ?in? ?online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife? ?in? ?Malang and  second case is attacked a toddler on April 28? ?in? ?Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous? ?in? ?Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on? ?in? ?research object. The  scope? ?in? ?here is all of scene? ?in? ?Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of
 8  134  3

AN ANALYSIS OF LANGUAGE CONTENT IN THE SYLLABUS FOR ESP COURSE USING ESP APPROACH THE SECRETARY AND MANAGEMENT PROGRAM BUSINESS TRAINING CENTER (BTC) JEMBER IN ACADEMIC YEAR OF 2000 2001

 3  94  76

Community Development In Productive Village Through Entrepreneurship Of Rosary

... of the Republic of Indonesia has launched the program of developing 132 productive villages in all 33 provinces in Indonesia, with the objective of creating job opportunities and employment in rural areas, as well as developing the villages through the products that have been produced. In the course of development of the 132 productive rural, Tutul ... Indonesia menunjukkan bahwa 2013 tercatat jumlah penduduk miskin di masyarakat masih dihadapkan dengan berbagai Indonesia mencapai 28,55 juta orang atau persoalan 11,47% atau permasalahan, seperti (www.bps.go.id). Data tersebut kemiskinan dan pengangguran yang hingga saat menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin ini jumlahnya kian meningkat. ... Berdasarkan di Indonesia mengalami peningkatan. Demikian data Badan Pusat Statistik (BPS) September juga tahun 2012 mencatat jumlah penduduk miskin Indonesia, kepala BPS Suryamin menjelaskan di Indonesia mencapai 28,07 juta orang dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di JURNAL KESEJAHTERAAN SOSIAL UNEJ 2015, I (1): 1-15 dengan tingkat pengangguran di Anandhita
 0  56  15

A DESCRIPTIVE STUDY ON THE TENTH YEAR STUDENTS’ RECOUNT TEXT WRITING ABILITY AT MAN 2 SITUBONDO IN THE 2012/2013 ACADEMIC YEAR

... select information to be used in their writing. Besides, writing is a complex chore that does not only involve five aspects (grammar, mechanics, content, vocabulary, and organization) but also has several writing process in this case, pre writing, drafting, and revising. Therefore, the students need time to follow the process in writing. So, writing should be ... of writing. In the context of English teaching as a foreign language, writing has an important role. Hirsch (in Hughey et al, 1983:6) states that, writing is an efficient tool to facilitate and reinforce other language skills. Reading, vocabulary and grammar are employed in the act of writing. When the students are actively engaged in the writing process, ... their emotionally, (3) the students can make information writing that inform to someone about something important for example healthy tips and so on, (4) the students also can make humor writing, to entertain. 3 Most Indonesian students who should master the foreign language face difficulties in writing English. In fact, Indonesian and English are very different
 5  113  17

A DISCOURSE ANALYSIS ON “SPA: REGAIN BALANCE OF YOUR INNER AND OUTER BEAUTY” IN THE JAKARTA POST ON 4 MARCH 2011

... play an important role in making the text coherent and unified. In the grammatical cohesive devices, we find that reference appear more often than others. It means that reference play important role in making the text coherent and unified. In the lexical cohesive devices, we find that repetition occurs more often than others. In conclusion, reference ... University. Language is not only in the form of spoken but also in written. Newspaper is included into part of linguistic system. For sure, it donates a journalistic text that can be analyzed through discourse theory which consists of grammatical and lexical analyses. This thesis is entitled Spa: Regain Balance of Your Inner and Outer Beauty in The Jakarta Post ... A DISCOURSE ANALYSIS ON “SPA: REGAIN BALANCE OF YOUR INNER AND OUTER BEAUTY” IN THE JAKARTA POST ON 4 MARCH 2011 THESIS Written by AFIFI LAYLI SHOFA NIM 070110101012 ENGLISH DEPARTMENT FACULTY OF LETTERS JEMBER UNIVERSITY 2011 A DISCOURSE ANALYSIS ON “SPA: REGAIN BALANCE OF YOUR INNER AND OUTER BEAUTY” IN THE JAKARTA POST ON 4 MARCH 2011 THESIS A
 9  105  13

EVALUASI IN VITRO ANTIOKSIDAN SENYAWA FENOL BIJI MELINJO (Gnetum gnemon L.) SELAMA PROSES PENGOLAHAN EMPING MELINJO BERDASARKAN SNI 01-3712-1995

... e aktivitas antioksidan. j j j j . e e e ne ne ne ne .bu.n .bu.n .bu.n .bu.n u u u u b b b b i i i i l l l l i i i i i i i i Saat ini biji melinjo banyak dikonsumsi dalam bentuk emping melinjo yang telah idgigil ig il idgigil idgigil /:d :p//:d :p//:d :p//:d / / / / //dig / / p p p t t t t t t hhtt hhtt proses pengolahan. hhtt mengalami Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan senyawa d ca.cid.id penggolahan menjadi emping ca.cid.id ca.cid.imelinjo ca.cid.id ... .id . j e ne .bu.n u b i l i i idgigil :p//:d / / p t t hhtt RINGKASAN ca.cid.id ca.cid.id ca.cid.id ca.cid.id a a a a . . . . j j j j e e e e Evaluasi In Vitro u Senyawa Fenol Bijiun Melinjo n nej. nej. nej. (Gnetum gnemon iL.) nej. .bu.n .bAntioksidan .b.u .bu.n u u u b b b b . i i i i l l l l i i i i ili ig ili idgigilPengolahan idgigBerdasarkan idgigili Selama :/Proses Emping Melinjo SNI 01-3712-1995.; /:d /:d /:d /:d / / : : / / / //dig / / / p p p t t t tp ht ... meliputihpenyangraian, terhadap pengeringan dan h penggorengan. Kemudian mengekstraksi senyawa fenol pada setiap proses pengolahan biji melinjo d d d .cid.id aktivitas antioksidan .senyawa Evaluasi aj.ca aj.ca.ci .id menjadi emping melinjo. aj.ca.ci .id fenol ditentukan ej.aj.ca.ci .id . . j j j e e e e nemetode DPPH (tahap isesudah ne ne ninisiasi .bu.n .bu.n .bu.n .bu.n u u u u b b b b i i i i l l l l dengan menggunakan radikal bebas) dan i i i i i i i idgigil ig
 4  109  16

FENOLOGI KEDELAI BERDASARKAN KRITERIA FEHR-CAVINESS PADA DELAPAN PERSILANGAN SERTA EMPAT TETUA KEDELAI (Glycine max. L. Merrill)

... berbagai industri, dan bahan pakan ternak, yang sangat penting peranannya ditinjau dari segi sosial ekonomi. Peningkatan permintaan terhadap produksi kedelai terus meningkat tetapi hingga saat ini produksi kedelai di Indonesia belum dapat mengimbangi laju peningkatan kebutuhan yang diperlukan. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ... commodity in Indonesia after rice for vegetable protein source, raw material for various industries, and animal feed ingredients which has very important role in economic aspect. The demand of soybean is still high but the production in Indonesia is lower than consumption needed. The way to increase the productivity of soybean is cross breeding program ... 195901021988021002 vii RINGKASAN Fenologi Kedelai Berdasarkan Kriteria Fehr-Caviness Pada Delapan Persilangan Serta Empat Tetua Kedelai (Glycine max. L. Merrill). Ari Istanti. 101510501145. 2014. Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jember. Kedelai merupakan bahan pangan penting di Indonesia sesudah padi yang menjadi sumber protein nabati,
 0  43  16

HE APPLICATION OF PROFESSION ETHICS FOR SUPPORTING THE WORKING PERFORMANCE OF CUSTOMER SERVICE STAFF IN PT BRI RAMBIPUJI JEMBER

... blessing, mercy and guidance, so I was able to finish the job training report entitled The Application of Profession Ethics for Supporting The Working Performance of Customer Service Staff in PT BRI Rambipuji Jember I realize that this report is still far from being perfect, so that some critics and suggestions are greatly needed for better writing in ... uncertain about their financial. They can deposit their money in the bank safely and also they sometimes will get something special about their deposit. The bank will give the loan to the people who want to begin their business, so it means that the bank has big part in the nation developing for economy. The bank service will be running, when they have ... ETHICS FOR SUPPORTING THE WORKING PERFORMANCE OF CUSTOMER SERVICE STAFF IN PT BRI RAMBIPUJI JEMBER THE JOB TRAINING REPORT By Ahmad Ridwan NIM 080103101007 ENGLISH DIPLOMA III PROGRAM FACULTY OF LETTERS UNIVERSITY OF JEMBER 2011 THE APPLICATION OF PROFESSION ETHICS FOR SUPPORTING THE WORKING PERFORMANCE OF CUSTOMER SERVICE STAFF IN PT BRI RAMBIPUJI
 2  92  12

IMPROVING CLASS VIII C STUDENTS’ LISTENING COMPREHENSION ACHIEVEMENT BY USING STORYTELLING AT SMPN I MLANDINGAN SITUBONDO IN THE 2010/2011 ACADEMIC YEAR

... action. The main data about the students’ listening comprehension were collected by using listening test and class observation in each cycle. The supporting data were collected by conducting interview and documentation. The result of the mean score of listening test by using storytelling with mimes, gestures, voices and varying intonation in cycle I was ... the subjects were active in joining the listening lesson by using storytelling. It means that the target observation requirement in this research had been achieved in cycle II. Based on the result, it could be conclude that the use of storytelling could improve the students’ listening comprehension achievement in terms of finding specific information. Then, ... participation in joining the listening lesson by using storytelling. The result of the observation in cycle I was 30% (meeting I) and 40% (meeting II) of the subject were active. It means that target of vi participation in this research (70%) had not been achieved. The result of the observation in cycle II was 56,6% (meeting IV) and 76,6% (meeting V) of
 7  116  12

Improving the Eighth Year Students' Tense Achievement and Active Participation by Giving Positive Reinforcement at SMPN 1 Silo in the 2013/2014 Academic Year

... material reinforcement and the researcher wanted to increase the students’ response during the teaching learning process of tenses. It based on the theory saying that continuously reinforced responses are acquired faster than intermittently reinforced response (Ormrod, 1990:58). Immediate reinforcement was used in this research to administer the reinforcement ... suggestions to the following people. 1. The English Teacher Based on the research result, it is suggested to the English teacher to give positive reinforcement as reinforcement in teaching learning process. Giving positive reinforcement can increase the students’ response and also their participation during the teaching learning process. It is suggested ... used for the teaching learning process and one meeting was for the tense test. The first meeting in each cycle was used to teach simple past tense and the second meeting for each cycle was used to teach about past continuous tense. In order to improve the students’ tense achievement and their active participation during the teaching learning process of
 7  129  3

JI DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK POLIFENOL BIJI KAKAO Escherichia coli SECARA IN VITRO

... JEMBER 2012 PERSEMBAHAN Skripsi ini saya persembahkan dengan penuh rasa hormat dan cinta untuk: 1. Orangtuaku tercinta, Ayahanda dan Ibunda yang telah memberikan dukungan, kasih sayang, doa, bimbingan, kerja keras, pengorbanan, dan cintanya yang tiada henti untukku selama ini; 2. Guru-guruku tercinta yang telah membimbing dan mendidik dengan penuh kesabaran ... cokelat. Pada awalnya, suku Maya-Amerika mengolah cokelat ini sebagai minuman pahit berkhasiat/jamu yang dipercaya sebagai penjaga stamina tubuh. Sejak itu, masyarakat luas mulai mengenal dan memanfaatkan khasiat biji kakao. Biji kakao ini ternyata memiliki kandungan polifenol total lebih tinggi dibandingkan dengan anggur maupun teh, baik teh hitam maupun ... Buah Kakao (Theobroma cacao) .............................................................. 5 2.2 Struktur Kimia Katekin dan Prosianidin/Leukosianidin ........................... 7 2.3 Struktur Kimia Tanin dan Antosianin (Sianidin) ...................................... 7 2.4 Bakteri E. coli ............................................................................................
 6  110  17

An Analysis of illocutionary acts in Sherlock Holmes movie

... internet world wide web. In this research, the writer finds that Sherlock Holmes uses all types of illocutionary acts: Assertives (Arguing, Asserting, Informing, Telling), Directives (Advising, Asking, Commanding, Entreating, Insisting, Inviting, Ordering, Requesting), Commissives (Promissing, Refusal), Expressives (Congratulating, Praising, Welcoming, ... such as informing, ordering, warning, undertaking, &c., i.e. utterances which have a certain (conventional) force. Thirdly, we may also perform perlocutionary acts: what we bring about or achieve by saying something, such as convincing, persuading, deterring, and even, saying, surprising or misleading. 1. Locutionary Acts According to Austin, locutionary ... Austin. For him, by saying something, we do something.17 Austin distinguishes a group of things we do in saying something, which together we sum up:18 by saying we perform a locutionary acts, which is roughly equivalent to uttering a certain sentence with a certain sense and reference, which again is roughly equivalent to ‘meaning’ in the traditional sense.
 23  135  96

An Identity Crisis In Hanrahan's Lost Girls And Love Hotels

... over natural desires and goals, they may easily experience guilt. 12 4. Industry vs. Inferiority (6 to 12 Years) In this stage, children begin school and are exposed to new social influence. They now learn to win recognition by producing things primarily as a means of attaining praise and obtaining the satisfaction derived from the successful completion task. ... character “ Sometimes, when I’m staring down a room of Japanese stewardesses -in- training, looking across a sea of shiny black coifs, a chorus line of stockinged legs, knees together, toes to the side, when I’m chanting ‘Sir, you are endangering yourself and other passengers!,’.…” (Hanrahan 2006: 3) Has interesting eyes “‘You have good eyes.’ Jiro ... day. 18 According to Erikson's stages, the beginning of the identity crisis is in the teenage years or adolescence, and only individuals who succeed in resolving the crisis will be ready to face future challenges in life. But the identity crisis may well be returning, as the changing world strongly makes adolescents to constantly redefine themselves.
 0  72  65

The Effectiveness of Computer-Assisted Language Learning in Teaching Past Tense to the Tenth Grade Students of SMAN 5 Tangerang Selatan

... Teaching Aids In conducting the teaching stages, teachers are recommended to use some aids to succeed their teaching stages meeting their goal. It is because the use of teaching aids is so important and useful in teaching and learning process. According to Sukartiwi,29 the importance of using aid in the teaching and learning process are: a. To increase ... teaching aid that is used is computer. 2. Stages in Grammar Teaching According to Harmer25, there are three major stages in teaching grammar i.e. introducing new language, practice, and communicative activities. These stages are in line with what Celce-Murcia & Hilles26 state about grammar teaching stages. They state that the teaching grammar stages include ... 141. 15 possible; providing on comprehensible and comprehensible input; using meaningful practice activities a wide range of activity; than production grammatically of perfect utterances and sentences Communicati Emphasizing on meaningful communication can result in ve language interaction; course syllabus ignoring grammar; emphasizing teaching includes
 4  88  138

Analysis On Students'Structure Competence In Complex Sentences : A Case Study at 2nd Year class of SMU TRIGUNA

... is a verb—any form of a verb: to explain, explained, to be explained, explaining, had explained, had been explained, had been explaining, having explaining, having explained, having been explained, being explained. A verb cluster is formed when modifiers or objects or both are joined to such verbs or verb phrases to form a unit.66 Though it has various ... when they follow a main clause because these subordinating words announce strong contrast.45 43 Ibid. Ibid. 45 Ibid, p 500 44 Adverb clauses always begin with a subordinating conjunction. Here is a list of common subordinating words: Table III Common Subordinating Words for Adverb Clauses Coordinating conjunctions After As though In order that So ... structure competence in constructing complex sentences. Its aim is to know the students’ competence in distinguishing various kinds of clauses, noun, adjective and adverb. Analyzing the students’ competence in certain skill, in this case is constructing complex sentences, she will get to know how far the curriculum aim, especially writing skill, has been
 6  92  53

The correlation between listening skill and pronunciation accuracy : a case study in the firt year of smk vocation higt school pupita bangsa ciputat school year 2005-2006

... about listening from some experts. But the writer only chooses several of them which are important to talk about. “Listening is the process of becoming aware of the sound components and recognizing these components in sequences which have meaning.”3 Beside, listening involves more than just hearing or paying attention. It also involves thinking, language ability, ... in communicate to other. Without understanding input at the right level, any learning simply cannot begin. Listening is thus fundamental to pronunciation. 2. Listening Activities Although every oral communication situation is opportunity for developing listening skill and fostering good listening habits, on organized instructional program planned in detail ... 63188941963. 5 According to the first defining statement in Webster’s third new International Dictionary, “listening is to make a conscious effort to hear, attend closely, so as to hear or to pay close attention; take advice.”6 Referring to explanation above, the writer concludes that listening is vital in the language, because it provides the process of thinking,
 8  115  37

THE TRANSLATION PROCEDURES IN ‘THE 1945 CONTITUTION OF REPUBLIC OF INDONESIA’ DOCUMENT

... first in terms of meaning and secondly in term of syles.3 Newmark in Rudi Hartono states that translation is rendering the meaning of a text into another language in the way that the author intended the text.4 From these definitions the translation has the same term “equivalence”. The meaning, context, though, or message of both source of reproducing in ... amount. 27 in English grammar, the word closing in the source text is verb. While, the word mengurangi in the source text is mengambil (memotong) sebagian in Indonesia dictionary. 27 Ibid, p. 234-235. 29 In this corpus the translator uses modulation in translating the source text into the target text in order to the target language form. In this ... translation procedure in translating, because not only can increase the information about translation, but also apply in translation practice. The writer also would like to suggest that in 32 doing any translation, the most important thing is keep the meaning or the message of the source language remains the same when it is being translated into target language. As
 10  87  45

Peranan Hubungan Masyarakat (Humas) Mpr Ri Dalam Mensosialisasikan Empat Pilar Bangsa Tahun 2014

... akhir. Ini menunjukkan Nabiyullah Ibrahim AS adalah seseorang yang begitu mendalam cintanya akan tanah airnya. Para Nabiyullah senantiasa mencintai negeri yang didiaminya. Sebab jika negerinya rusak, penduduknya juga yang akan menderita. Dinas Pembinaan Mental TNI AD, Al Qur’an Terjemah Indonesia, (Jakarta: PT. Sari Agung, 1997), cet- XI, h. 35. 10 Dinas ... nanti. Jika hal ini sudah dilakukan, maka kemungkinan besar pesan yang ingin disampaikan akan tepat sasaran.Pada umumnya manajemen Humas berperan untuk melakukan beberapa tahapan-tahapan diantaranya 25 Perencanaan (planning), Pengorganisasian (organizing), Pengkomunikasian (communicating), Pengawasan (controlling) dan Penilaian (evaluating). Penulis ... dari organisasi tempat Humas bernanung, bukan tujuan pribadi Humas. Ciri berikutnya, sasaran yang dituju adalah publik di dalam dan publik di luar organisasi, artinya Humas bukan hanya berkonsentrasi penuh bekerja untuk ekstern, melainkan intern juga harus diperhatikan. Ini sangat penting dibina, karena apabila hubungan dalam organisasi saja tidak bisa dijalin,
 2  109  93

Existentialism of Jack in David Fincher’s Fight Club Film

... often experiencing the feeling of existential crisis or feeling that living without any purpose and meaning. From the feeling of searching what is the meaning of life and begin to find out how to live authentic, the existentialism seeds have risen. There are many films containing existentialism theme. First, Clockwork Orange (1971), the main character ... existence1 for the individual human being. He said, to exist means to be the certain kind of individual, an individual who struggles, who consider alternatives, who chooses, who decides, and the most important, who makes commitment.2 For Kierkegaard, to think about the terms of existence is to realize that we face individual choices, our thinking must deal ... Action Internal action is character’s minds and emotions that consist of secrets, unspoken thoughts, daydreams, aspirations, memories, fears, and fantasies. Indeed, the most obvious way in which the filmmaker reveals inner reality is by taking the viewer visually into the character’s mind so that we see or hear the things that the character imagines,
 5  69  55

Dokumen yang terkait


Feedback