Benih Padi Unggul Agri Malco

PENGARUH BENTUK DAN DOSIS PUPUK NPK MAJEMUK SUSULAN PADA VIABILITAS BENIH KEDELAI (Glycine max (L.) Merill) VARIETAS DERING 1 PASCASIMPAN TIGA BULAN

... viabilitas potensial benih (Sadjad, 1994). Perkecambahan benih mempunyai hubungan erat dengan viabilitas benih dan jumlah benih yang berkecambah dari sekumpulan benih yang merupakan indeks viabilitas benih. Konsep periodisasi viabilitas benih Steinbauer-Sadjad menerangkan hubungan antara viabilitas benih dan periode hidup benih. Periode hidup benih dibagi menjadi ... yang berbeda. II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Viabilitas benih Viabilitas benih diartikan sebagai kemampuan benih untuk tumbuh menjadi kecambah. Istilah lain untuk viabilitas benih adalah daya kecambah benih, persentase kecambah benih atau daya tumbuh benih. Viabilitas benih merupakan daya kecambah benih yang dapat ditunjukkan melalui gejala metabolisme ... mendeteksi vigor benih dan daya simpan (DS) benih kedelai. Vigor benih dapat dideteksi secara dini dari membran sel yang dapat diukur melalui konduktivitas kebocoran benih. Benih yang memiliki kebocoran elektrolit tinggi dianggap memiliki vigor rendah, sedangkan yang kebocoran elektrolitnya rendah adalah benih bervigor tinggi (ISTA, 2007). Penyimpanan benih memberikan
 4  55  53

Kemungkinan-Kemungkinan Menyeleksi Pejantan untuk Dijadikan Bibit Unggul di Indonesia

... 21.1877 FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN INSTITUT PERTANIAN B O G O R ENDANG SUPARDI (I? 21, 1.077 ) , Ken1unglsi.nan-ke1nunekjnan-;l4eny e3.eks.i. Pe;jantan u n t u k D i j a d i k a n Bib%-t Unggul d i I n d o n e s i a . ( D i halvah bimbingan P r o f . D r , Soebadi. ParLodihard j o ) , - S1ir.i p:,:i i n i d i t u l i s b e x t u juan untuk rnenC;unC;leaplcan ... liepada analcnya un.tuk meninglca1;kan h a s i l dan mutunya ('Ytil-dan Yatim, 1903). Dapat p u l a d i k a t a - kan s e b a g a l t i n d a l ~ a np e m i l i h a n t e r n a k unggul s e r t a penyingh i r a n t e r n a k p o t e n s i rendali (Mulyadi, Sumadi, Supriyono dan Puspori.ni, L903), I
 0  30  20

Evaluasi respons pertumbuhan benih ikan lele, Clarias batrachus L., pada berbagai tingkat konsumsi pakan dan suhu media

 6  41  132

Pengaruh Perlakuan Nitrogen Cair dan Priming terhadap Viabilitas Benih Kemiri (Aleurites moluccana Willd.)

 1  19  68

Pengaruh Pemupukan Silikat (Si02 ) Terhadap Tingkat Serangan Wereng Satang Coklat (Nilaparvata Lugens Stal) Pada Tiga Varietas Padi (Pelita 1-1, Ir 36 Dan Membramo)

 2  49  48

Pengaruh Kadar Air Awal Benih dan Periode Konservasi terhadap Viabilitas Benih Duku (Lansium domesticum Correa) pada Ruang Simpan Terbuka dan Ruang AC

... SRI LESTARI. Pengaruh Kadar Air Awal Benih dan Periode Konservasi terhadap Viabilitas Benih Duku (Lansium rlomesticum Correa) pada Ruang Simpan Terbuka dan Ruang AC. (Dibimbing oleh FAlZA C. SUWARNO). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar air awal benih dan periode konservasi terhadap viabilitas benih duku (Lnnsiz~mdomesticum Correa) ... daya berkecambah, kecepatan tumbuh dan kadar air benih. Percobaan penyimpanan benih duku pada ruang terbuka menunjukkan bahwa interaksi antara kadar air awal benih dan periode konservasi tidak berpengaruh nyata terhadap semua tolok ukur yang diamati kecuali potensi tumbuh maksimum. Benih ... kadar air awal benih yang terdiri atas dua taraf yaitu kadar air 46%-50% (Al) dan kadar air 41%-45% (A2). Faktor kedua (anak petak) adalah periode konservasi terdiri atas tiga taraf yaitu 0 minggu (Bl), 2 minggu (B2) dan 4 minggu (B3). Tolok ukur yang diamati adalah potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, kecepatan tumbuh dan kadar air benih. Percobaan
 2  25  54

Kondisi dan Permasalahan Pengolahan Padi di Indonesia

... penggilingan padi di Indonesia sebanyak 11O.Ei-l1 unit, yang terdiri dari penggilingan padi besar, penggilingan padi kecil, Rice Milling Unit (RMU), penggilingan padi engelberg, Huller dan penyosoh. Data-data tersebut rnemberikan gambaran bahwa potensi Lokakarya Nasional "Upaya Peningkatan Nilai Tambah Pengolahan Padi" penggilingan padi di lndonesia ... pengolahan padi. Tulisan ini mencoba memberikan gambaran tentang kondisi dan permasalahan pengolahan padi di Indonesia serta rnembandingkan tingkat teknologi pengolahan padi di Thailand sebagai negara pehgekspor beras terbesar di dunia. PENGOLAWAN PAD! D3 THAILAND A. Teknologi dan Kapasitas Pengolalaan Padi Pada umumnya pengolahan padi yang ada ... Pengolahan Padi" Hanya sebagian pengusaha industri batu bata dan genteng memanfaatkan sebagai bahan baku pembakaran. Lain halnya dengan hasil samping pada perusahaan pengolahan padi di Thailand dimana perusahaan pengolahan padi juga dapat menghasilkan berbagai macam produk lainnnya. Sebagai contohnya adalah salah satu perusahaan pengolahan padi di Thailand,
 1  19  21

Strategi Berbiak Burung Pecuk Padi Hitam (Phalacrocorax sulcirostris) di Suaka Marga Satwa Pulau Rambut Teluk Jakarta

 0  19  213

Rekayasa suplemen protein pada ransum sapi pedaging berbasis jerami dan dedak padi

... jerami padi di daerah persawahan padi banyak yang tidak termanfaatkan sebagai pakan sapi. Akibatnya, masih banyak terlihat adanya pembakaran jerami padi di daerah persawahan padi. Penggunaan jerami padi sebagai pakan mempunyai keterbatasan karena nilai protein dan nilai cernanya rendah, selain itu juga kurang palatabel. Kandungan dinding sel jerami padi ... produksi jerami padi di Indonesia. Berdasarkan data tersebut, menunjukkan bahwa jerami padi di Indonesia sebagai produk samping hasil pertanian di daerah persawahan padi, tersedia dalam jumlah yang cukup banyak. Disisi lain, sebaran jumlah sapi di berbagai propinsi di Indonesia masih rendah, sehingga terdapat kesenjangan antara ketersediaan jerami padi dengan ... Dedak Padi. Dibimbing oleh SURYAHADI, TOTO TOHARMAT dan RIZAL SYARIEF. Potensi jerami padi di Indonesia melimpah, namun pemanfaatannya sebagai pakan ternak sapi masih rendah, karena adanya keterbatasan input teknologi yang aplikatif. Peternak di daerah sekitar lahan persawahan pada umumnya hanya menggunakan pakan tambahan pada jerami padi berupa dedak padi.
 3  30  253

Karakteristik Fisik Berondong Jagung Unggul Nasional (Zea mays, L) Diolah Dengan Teknik Puffing Pemanasan Konveksi Suhu Tinggi dan Teknologi Oven Gelombang Mikro

... pengkondisian awal yang optimum untuk pembuatan popcorn dari biji jagung unggul nasional. 2. Menganalisis dua teknik puffing yaitu metode pemanasan konveksi suhu tinggi dan metode gelombang mikro dalam proses pembuatan popcorn dari varietas jagung unggul nasional. 3. Menentukan varietas jagung unggul nasional terbaik untuk popcorn berdasarkan karakteristik fisik ... jenis bersari bebas dan 44 jenis hibrida. Beberapa jagung varietas unggul nasional yang telah dikembangkan adalah Bisma, Arjuna, Lamuru, dan Sukmaraga sebagai jagung berbiji kuning dan sebagai varietas unggul protein tinggi adalah Srikandi Kuning dan Srikandi Putih. Deskripsi beberapa varietas unggul jagung nasional dapat dilihat pada Lampiran 1. Komposisi ... JAGUNG VARIETAS UNGGUL NASIONAL Jagung hibrida adalah tanaman jagung yang tergolong spesies yang mempunyai variabilitas genetik yang sangat besar dan mampu menghasilkan genotip baru yang dapat beradaptasi terhadap lingkungan yang bervariasi (Sudjana et al,1991). Menurut Syuryawati (2005), sejak tahun 1956, Indonesia telah melepas jagung unggul sebanyak
 6  99  265

Sisntesis Silikon Karbida (SiC) dari Silika Sekam Padi dan Karbon Kayu dengan Metode Reaksi Fasa Padat

... tersedia cukup melimpah adalah sekam padi. Sekam padi adalah bagian terluar dari butir padi yang merupakan hasil sampingan saat proses penggilingan padi. Sekitar 20% dari bobot butir padi adalah sekam padi dan kurang lebih 15% dari komposisi sekam adalah abu sekam yang selalu dihasilkan setiap kali pembakaran sekam padi (Harsono H, 2002) . Abu sekam mengandung ... mendapatkan karbon adalah mengisolasi karbon dari kayu dan silika dapat diisolasi dari sekam padi. Sekam padi dapat dijadikan sebagai bahan dasar untuk mensintesis SiC seperti yang dilakukan pertama kali oleh Cultler (1973). Sejak itu penelitian SiC berbasis sekam padi telah dilakukan oleh banyak ahli dengan berbagai cara diantaranya Mansour dan Hanna (1979); ... IPB SIINTESIS SILIKON N KARBIIDA (SiC) DARI S SILIKA SEKAM PADI DA AN KARB BON KAY YU DENG GAN REAKSII FASA PADAT M METODE P SUPARM MAN SEKOLA AH PASC CASARJA ANA IN NSTITUT T PERTA ANIAN BO OGOR BOGO OR 2010 0 Judul Tesis Nama NIM : Sintesis Silikon Karbida (SiC) dari Silika Sekam Padi dan Karbon Kayu dengan Metode Reaksi Fasa Padat : Suparman :
 7  33  155

Pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan gurame yang diberi pakan alami yang disuplementasi hormon pertumbuhan rekombinan

 0  11  1

Karakter Vegetatif Dan Reproduktif Tanaman Mutan Padi Sensitif Aluminium

... ini bertujuan mempelajari karakter vegetatif dan reproduktif tanaman mutan padi sensitif Al yang berasal dari padi cv. Hawara Bunar (HB) yang toleran Al. Biji mutan padi HB generasi ke 2 (M2) ditapis dengan teknik hidroponik berdasarkan karakter Root Re-Growth (RRG). Kecambah padi umur 5 hari ditumbuhkan pada kultur hara minimum dengan cekaman Al 15 ... sensitif terhadap cekaman Al. Padi Hawara Bunar adalah kultivar padi lokal yang toleran terhadap Al. Melalui pelaksanaan penelitian ini, diharapkan akan diperoleh padi kultivar Hawara Bunar yang sensitif Al yang selanjutnya dapat digunakan untuk mempelajari mekanisme toleransi Al dan sumber isoline gen toleransi Al pada tanaman padi. Tujuan Penelitian ini ... ini bertujuan mempelajari karakter vegetatif dan reproduktif tanaman mutan padi sensitif Al yang berasal dari padi cv. Hawara Bunar (HB) yang toleran Al. Biji mutan padi HB generasi ke 2 (M2) ditapis dengan teknik hidroponik berdasarkan karakter Root Re-Growth (RRG). Kecambah padi umur 5 hari ditumbuhkan pada kultur hara minimum dengan cekaman Al 15
 1  16  29

Potensi Oligochitosan, Vitazyme, dan Biofertilizer dalam Meningkatkan Efisiensi Pemupukan, Pertumbuhan, dan Produksi Padi (Oryza sativa L.)

... perendaman, pemeraman dan penyemaian benih. Seleksi benih dilakukan dengan cara merendam benih ke dalam air garam 10%. Benih yang tenggelam adalah benih yang akan disemai. Benih selanjutnya dicuci dan direndam selama satu malam. Benih yang telah direndam kemudian ditiriskan dan diperam selama dua malam hingga berkecambah. Penyemaian benih untuk penelitian dilakukan pada ... perendaman, pemeraman dan penyemaian benih. Seleksi benih dilakukan dengan cara merendam benih ke dalam air garam 10%. Benih yang tenggelam adalah benih yang akan disemai. Benih selanjutnya dicuci dan direndam selama satu malam. Benih yang telah direndam kemudian ditiriskan dan diperam selama dua malam hingga berkecambah. Penyemaian benih untuk penelitian dilakukan pada ... 2006). Tanaman Padi Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan berupa rumput berumpun. Tanaman ini berasal dari dua benua, yaitu Asia dan Afrika Barat dengan iklim tropis hingga subtropik. Padi termasuk ke dalam famili Graminae (Poaceae) yang terdi atas dua subspesies, yaitu Indica dan Sinica. Padi dapat dibedakan menjadi dua tipe yaitu padi kering
 2  11  62

Pemanfaatan Frekuensi Bunyi untuk Menduga Kadar Air dan Vigor Benih Jagung (Zea mays L.)

... yang mendukung tetapi juga oleh mutu benih. Mutu benih dibedakan menjadi tiga macam, yaitu mutu genetik yang ditunjukkan oleh tingkat kemurnian benih, mutu fisiologis dengan tingkat viabilitas benih dan mutu fisik dengan tingkat kebersihan benih (Sadjad 1993). Pengujian terhadap mutu benih perlu dilakukan sebelum benih siap dilepas ke pasaran. Pengujian ... dapat melihat atau menunjukkan kadar air dan mutu benih berdasarkan tingkat komposisi kimia yang terkandung dalam benih. Frekuensi bunyi benih bermutu baik akan berbeda dengan benih yang bermutu kurang baik. Misalnya, benih hidup akan berbeda frekuensi bunyinya dengan benih mati. Sadjad (1994) menyatakan benih hidup mampu menghasilkan energi pada organ ... yang mempengaruhi vigor benih adalah kondisi lingkungan selama perkembangan benih, kondisi genetik benih dan lingkungan penyimpanan. Faktor genetik meliputi tingkat kekerasan benih, vigor tanaman induk, daya tahan terhadap kerusakan meknik dan komposisi kimia benih. Kadar Air Kadar air benih merupakan faktor dominan dalam proses deteriosasi benih, menyusul
 1  18  32

Penentuan Masak Fisiologi dan Metode Pengujian Viabilitas Benih Kemangi (Ocimum americanum L.)

... menjadi benih yang siap panen. Selama proses pemasakan benih, terjadi perubahanperubahan tertentu dalam bakal benih dan bakal buah yang meliputi perubahan ukuran benih, kadar air, bobot kering, dan vigor benih. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya benih jarak pagar yang mengalami perubahan total klorofil dan fisiologi benih. Masak fisiologi benih jarak ... mutu benih. Informasi mengenai mutu suatu benih tentunya akan bermanfaat bagi produsen, penjual, atau pun konsumen benih (Priandoko dan Satriya 2011). Pengujian viabilitas adalah pengujian yang dapat dipakai untuk menilai suatu benih dapat dipasarkan atau membandingkan antar lot benih. Daya berkecambah benih memberikan informasi kepada pemakai benih ... pematangan, benih akan terus mengering. Lapisan gabus telah terbentuk pada dasar benih, hal ini akan memutus hubungan benih dengan tanaman induk, sehingga transpor asimilat benih akan terhenti dan benih akan mengalami kerontokan. Proses kemasakan benih mencakup perubahan-perubahan morfologi dan fisiologi yang berlangsung sejak fertilisasi sampai bakal benih
 0  10  37

Kajian perkembangan varietas unggul dan perbenihan kedelai(Glycine max (L) Merrill)

... untuk perbanyakan Benih Dasar. 2. Benih Dasar, BD (Foundation Seed, FS) yaitu benih yang diproduksi oleh Balai Benih (terutama BBI) dan proses produksinya diawasi dan disertifikasi oleh BPSB. 3. Benih Pokok, BP (Stock Seed, SS) yaitu benih yang diproduksi oleh Balai Benih atau pihak swasta yang telah terdaftar dan di awasi oleh BPSB. 4. Benih Sebar, BR ... Memperbanyak Benih Dasar dan Benih Pokok dan; ii). Memberikan informasi, latihan dan melakukan pertemuan dengan penyuluh pertanian, penangkar benih, petugas serta ahli benih. b). BBU dan BBP tugasnya memproduksi Benih Pokok dan Benih Sebar. Benih Pokok yang dihasilkan akan disebarkan kepada penangkar benih untuk diperbanyak menjadi Benih Sebar. Pada kondisi ... Berganda : Y = a + b1X1+b2X2+b3X3+.....+bnXn Keterangan : Y = Indek penggunaan benih unggul bersertifikat dinyatakan dalam dummy (benih bersertifikat dari varietas unggul D=3, benih tidak bersertifikat dari varietas unggul D=2, dan benih tidak bersertifikat bukan varietas unggul D=1). a = Nilai Y pada perpotongan antara garis linier dengan sumbu vertikal Y. b1,b2,b3
 2  28  75

Efektivitas Minyak Sereh, Garam, Zeolit, Dan Karbon Aktif Terhadap Kelangsungan Hidup Benih Ikan Patin Pangasius Sp Pada Transportasi Tertutup

... pasca-transportasi. 4. Hasil analisis ragam glukosa darah benih ikan patin 5. Hasil analisis ragam eritrosit benih ikan patin 6. Hasil analisis ragam leukosit benih ikan patin 7. Hasil analisis ragam hemoglobin benih ikan patin 8. Hasil analisis ragam hematokrit benih ikan patin 9. Hasil analisis ragam laju pertumbuhan harian (LPH) benih ikan patin 10. Hasil analisis ragam ... dari penyediaan benih yang merupakan faktor pembatas. Penyediaan benih dapat diperoleh dari alam dan panti-panti pembenihan. Usaha kegiatan pembenihan ikan patin tersebar di daerah Jawa Barat sedangkan usaha kegiatan pendederan dan pembesaran berada di daerah Sumatera, Kalimantan dan daerah Jawa lainnya (Sunarma 2007). Jarak antara lokasi kegiatan pembenihan ... Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Ikan Uji Ikan uji yang digunakan adalah benih ikan patin dengan panjang rata-rata 5,6±0,266 cm. Benih diperoleh dari penjual benih ikan atau pengepul di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Benih ikan di adaptasikan selama 7 hari sebelum penelitian. 4 Rancangan Penelitian Penelitian ini dilakukan
 1  24  52

Penyerapan Tenaga Kerja Sub Sektor Tanaman Pangan, Khususnya Usaha Tani Padi di Sulawesi Utara

... 1ih a t F'angan/k:tiususnya usatiatani keragaan padi , sub- peranan p a d i d a l a m kemampuannya m e n y e r a p t e n a g a k e r j a ingin penyerapan mengetati~li f a k t o r - f a k t o r yang dan mempengaruhi t e n a g a ker.ja s e c a r a m i k r o pada t i n g k a t i!sahatani padi. Penelitian s e b a g a i contr:btl i n i m ... s b:uosien Lokasi , t.::oef i s i e n P e n g g a n d a T e n a g a t:er ja d a n A n a l i s i s R e g r e s i Li n i er Herganda. R e r d a s a r kan bahwa basis. usatiatani penguJian padi yang d i l a k u k a n , d i S ~ i l a w e s i Utara I n i t e r l itiat d a r i b e s a r n y a t::uosien maka diperoleh merupaL::an L8:tk:asi yang D i s a m p i ... ~ s i e n LoL:asi besar d a r i satu. sub-sektor sek:tnr pangan .juga . merupakan S e b a g a i m a n a t l a l n y a d i S u l a w e s i Utara, usatiatani yang sektar padi . di 1::abupaten Hinahasa, iner~tpal:an s e k : t o r b a s i s . meinber i k a n dampak: dampai::nya dapat pengganda .tenaga l e b i ti yang rjainpak Sebagai d
 0  6  89

Permintaan Tenaga Kerja dalam Usaha Tani Padi Sawah di Kabupaten Padang Pariaman

... petani, kerja pelengkap lahan, alat julo-j~klo, jumlah anggota ii keluarga usia kerja dan status garapan lahan ~tsahatani padi sawah aebayai variabel rksogen. Hasil naga penelitian menunjukkan bahwa permintaan kerja Padang dalam usahatani padi 'sawah di Pariaman dipengaruhi oleh: penggunaan benih, pupuk zat Tingkat Kabupaten upah buatan, luas lahan, te- riil, penggunaan perangsang ... Squares). Variabel yang diikut sertakan dalam penaksirad adalah berupa; usahatani metode tersebut jumlah tenaga kerja yang digqnakan dalam padi sawah dan tingkat upah sebagai variabel endogen, serta harga gabah, jumlah penggunaan benih, pupuk buatan, pestisida, luas lahan, pupuk cair/zat perangsang tumbuh, alat pengolah perontok gabah, kelembagaan ... r m i a n tani Padi Sawah. Dengan Tenage Kerj: Komisi !?:?am L'saha Pembimbing DR. IR. LUTFI IBRAHIM NASOETION Sebagai Ketua, PROF. DR. LAINS, SE, MA dan DR. IMRAN MANAN, MA, MA ALFIAN Sebagai Ang- gota. penelitian Tujuan ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan tenaga dalam usahatani padi sawah. kerja Penel-itian
 1  11  132

Pengaruh Bantuan Pinjaman Langsung Masyarakat terhadap Pendapatan dan Efisiensi Usahatani Padi Sawah di Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur

... pengembangan padi di Kabupaten PPU. Keadaan ini membuat petani padi berupaya mencari tambahan modal melalui pinjaman dari pihak lain. Salah satu sumber modal yang dapat dimanfaatkan oleh petani padi sawah di Kabupaten PPU yaitu Bantuan Pinjaman Langsung Masyarakat (BPLM), sehingga perlu dikaji bagaimana peran BPLM terhadap permodalan petani padi sawah ... Petani Contoh Usahatani Padi Sawah di Kabupaten Penajam Paser Utara Tahun 2007..................................................... 101 7. Data Pendugaan Fungsi Produksi Usahatani Padi Sawah di Kabupaten Penajam Paser Utara Tahun 2007................................... 103 8. Data Pendugaan Efek Inefisiensi Teknis Usahatani Padi Sawah di Kabupaten ... daerahnya sebagai lumbung padi di Kalimantan Timur. Perkembangan produksi tanaman pangan di Kabupaten PPU selama lima tahun terakhir menunjukkan kecenderungan produksi tanaman pangan meningkat secara nominal terutama komoditas padi sawah. Perkembangan berbagai komoditas tanaman pangan secara rinci disajikan pada Tabel 1. Tabel 1. Produksi Padi dan Palawija
 1  12  127

PENGARUH SIKLUS BASAH - KERING TERHADAP KUAT TEKAN BEBAS CAMPURAN KAPUR KARBIT DAN ABU SEKAM PADI DENGAN DAN TANPA SERTA PLASTIK

 0  11  26

Karakteristik Produk Pirolisis dari Sekam Padi, Tongkol Jagung dan Serbuk Gergaji Kayu dengan Menggunakan Katalis Zeolit

... Padi Tanaman padi merupakan tanaman semusim yang termasuk golongan rumput-rumputan (Graminae) dengan klasifikasi sebagai berikut: Genus : Oryza Linn Famili : Gramineae (poaceae) Spesies : Oriza sativa L dan Oryza glaberima steund Sedangkan sub spesies Oryza sativa L adalah Indica (pada bulu) dan Sinica (padi cere) dahulu padi Japonica. Padi ... Indonesia adalah beras. Menurut BPS (2009), Indonesia memiliki sawah seluas 12,84 juta hektar yang menghasilkan padi sekitar 63,84 juta ton. Kadar sekam padi terhadap berat padi keseluruhan sekitar 15 - 20% (Widowati, 2001). Ini berarti limbah sekam padi yang dihasilkan bangsa Indonesia sekitar Produksi jagung 8,2 –10,9 ton/tahun. di Indonesia setiap tahunnya ... dari asap cair dan gas hasil pirolisis sekam padi, kayu glugu, dan kayu jati. 2. Mengetahui sifat-sifat fisik asap cair dari pirolisis sekam padi, kayu glugu, dan kayu jati. 3. Mengetahui pengaruh variasi bahan baku, perbandingan katalis, dan suhu pada yield asap cair, char, dan gas hasil proses pirolisis sekam padi, kayu glugu, dan kayu jati. BAB II
 3  12  22

Kontribusi Pendapatan Tenaga Kerja Wanita Terhadap Pendapatan Keluarga Tani Padi Sawah (Oryza sativa L.) (Kasus : Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai)

... Utara Lampiran 6. Curahan Jam Kerja Petani/Musim Tanam dalamUsahataniPadiSawah di DesaMelati II Curahan Tenaga Kerja Tiap Uraian Kegiatan Usahatani Padi Sawah (HKP) Nomor Persiapan Lahan Sampel 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 TKDK Persiapan Benih dan Penanaman TKLK TKDK Jumlah Tenaga Pemeliharaan TKLK TKDK Panen ... 6. Curahan Jam Kerja Petani/Musim Tanam dalamUsahataniPadiSawah di DesaMelati II Curahan Tenaga Kerja Tiap Uraian Kegiatan Usahatani Padi Sawah (HKP) Persiapan Lahan Nomor Sampel 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 TKDK Persiapan Benih dan Penanaman TKLK TKDK Jumlah Tenaga Pemeliharaan TKLK TKDK P W P W P W P W P 3,88 2,33 0,97 1,36 0,97 1,36 1,55 0,97 0,78 0,39 0,78 3,88 1,55 3,88 0,78 3,88 0,78 1,94 0,97 0,78 0,97 0,78 1,94 0,97 1,55 0,97 1,74 0,39 0,78 1,94 2,91 1,36 3,88 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 3,09 0,00 5,61 5,81 4,43 4,49 0,00 5,98 3,10 4,95 5,28 3,41 0,00 0,00 6,10 4,76 5,83 6,91 5,78 6,14 5,34 0,00 5,45 4,83 6,33 0,00 6,39 4,24 6,00 0,00 5,45 5,30 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 5,50 3,30 1,38 1,93 1,38 1,93 2,20 1,38 1,10 0,55 1,10 5,50 2,20 5,50 1,10 5,50 1,10 2,75 1,38 1,10 1,38 1,10 2,75 1,38 2,20 1,38 2,48 0,55 1,10 2,75 4,13 1,93 5,50 10,10 6,06 2,53 3,54 2,53 3,54 4,04 2,53 2,02 1,01 2,02 10,10 4,04 10,10 2,02 10,10 2,02 5,05 2,53 2,02 2,53 2,02 5,05 2,53 4,04 2,53 4,55 1,01 2,02 5,05 7,58 3,54 10,10 4,50 6,63 6,75 5,63 5,00 6,75 6,00 5,75 4,50 7,50 6,75 7,50 6,50 7,00 6,00 7,50 4,75 7,00 6,50 7,25 5,25 4,25 7,50 4,50 6,50 5,25 7,50 5,25 4,25 5,00 4,00 5,25 5,00 22,56 32,88 26,40 32,64 30,24 30,72 30,72 22,56 31,20 30,72 22,56 27,36 31,68 29,28 31,20 19,68 30,24 22,56 30,24 30,72 30,72 32,64 19,68 29,76 31,68 29,76 37,20 31,20 32,64 22,08 28,80 30,72 28,32 6,00 3,60 1,50 2,10 1,50 2,10 2,40 1,50 1,20 0,60 1,20 6,00 2,40 6,00 1,20 6,00 1,20 3,00 1,50 1,20 1,50 1,20 3,00 1,50 2,40 1,50 2,70 0,60 1,20 3,00 4,50 2,10 6,00 Panen ... Utara W 29,94 53,04 38,76 47,56 42,16 46,02 45,28 28,58 42,30 45,00 28,58 43,44 44,60 47,38 42,86 25,16 42,80 40,84 41,16 46,52 46,02 50,02 26,30 40,08 48,14 46,16 52,56 43,33 44,64 29,85 43,55 44,58 49,62 Sambungan Lampiran 6. Curahan Jam Kerja Petani/Musim Tanam dalamUsahataniPadiSawah di DesaMelati II Curahan Tenaga Kerja Tiap Uraian Kegiatan Usahatani Padi Sawah (HKP) Persiapan Lahan Nomor Sampel 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 Total Rataan TKDK Persiapan Benih dan Penanaman TKLK TKDK P W P W P 1,36 0,00 6,43 0,00 1,93 0,78 0,00 3,06 0,00 0,97 0,00 4,59 3,88 0,00 2,91 Pemeliharaan TKLK W Jumlah
 16  46  159

PERBANYAKANTANAMAN MELINJO (Gnetum gnemon) DENGAN TEKNIK CANGKOK DI KEBUN BENIH HORTIKULTURA TEJOMANTRI WONOREJO POLOKARTO SUKOHARJO

... Kemudian sejak April 1986 pengelola kebun Benih Hortikultura Tejomantri dipindahkan kepada UPTD Wilayah Surakarta di bawah Dinas Tanaman Pangan Provinsi Jawa Tengah yang berkembang menjadi Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Wilayah Surakarta di Tegalgondo. 1. Keadaan KBH Tejomantri a. Kondisi Geografis Kebun Benih Hortikultura Tejomantri di Desa ... Kebun Benih Hortikultura Tejomantri merupakan jenis tanah regosol dengan pH 6.5 – 7.5 dan mempunyai struktur tanah lepas-lepas. Tanah regosol bertekstur pasir, seperti tanah di Kebun Benih Hortikultura Tejomantri, memiliki perkapabilitas lebih cepat dan porositas lebih besar dibandingkan dengan jenis tanah yang lainnya. Tanah regosol di Kebun Benih ... terakhir maka tipe iklim Kebun Benih Hortikultura Tejomantri termasuk tipe iklim C atau agak basah. e. Luas Areal Luas Kebun Benih Hortikultura Tejomantri seluruhnya adalah 14,756 m2. (Gambar Denah Pada Lampiran 1) commit to user 16 digilib.uns.ac.id perpustakaan.uns.ac.id 2. Struktur Organisasi Mulai tahun 1996 Kebun Benih Hortikultura Tejomantri sepenuhnya
 0  19  28

Dokumen yang terkait


Feedback