Analisis Pengukuran Kinerja Perbankan Dengan Metode Balanced Scorecard

PERANCANGAN MESIN PEMERAS TEBU KAPASITAS 800 KG/JAM DENGAN ROLL BERGERIGI

... merusak sel-sel batang tebu dengan sedemikian rupa hingga nira keluar atau terpisah dengan bagian tebu lainnya. Salah satunya adalah dengan cara melakukan penekanan terhadap batang tebu tersebut. Berdasarkan metode tersebut pada mesin pemeras tebu ini digunakan roll yang saling berpasangan guna melakukan penekan terhadap batang tebu. Dengan memanfaatkan putaran yang ... kelemahan dari rancangan tersebut yaitu dengan menggunakan roll yang polos, dimana roll polos banyak mempengaruhi kinerja mesin pemeras tebu tersebut karena sering terjadinya slip pada pemeras tebu, di karenakan tidak adanya cengkraman yang kuat dari roll tersebut. Maka penulis merancang alat atau mesin pemeras tebu dengan cara kerja mesin yang optimal, ... dosen pembimbing I yang telah banyak memberikan bimbingan dan pengarahan dengan sabar dan bijaksana serta memberikan dorongan dari awal hingga akhir penulisan tugas akhir ini. 6. Bapak Murjito, ST, M.T selaku dosen pembimbing II yang telah banyak memberikan bimbingan dan pengarahan dengan sabar dan bijaksana serta memberikan dorongan penulisan tugas akhir
 73  399  13

ANALISIS EKSPOR INDUSTRI KERAJINAN ROTAN DI SENTRA INDUSTRI KERAJINAN ROTAN KABUPATEN CIREBON JAWA BARAT

... mendukung penelitian ini. Metode Analisa data yang digunakan adalah analisis trend perkembangan ekspor (untuk melihat trend volume dan nilai ekspor kerajinan rotan dari bulan Januari 2001-Juli 2005 dan memperoleh gambaran seberapa besar trend / kecenderungan naik atau turun), dengan rumus Y = a + bx, analisa yang kedua adalah dengan menggunakan metode regresi ... ekspor kerajinan rotan dengan thitung = 2,316 < ttabel = 1,638 pada taraf kesalahan ( = 0,10 ), sedangkan untuk nilai kurs Rupiah terhadap Dollar dengan thitung = -2,195 > ttabel = 0,978 pada taraf kesalahan ( = 0,20 ) yang artinya nilai kurs Rupiah terhadap Dollar berpengaruh secara nyata terhadap nilai ekspor. Nilai inflasi dengan uji t dihasilkan ... kecenderungan naik atau turun), dengan rumus Y = a + bx, analisa yang kedua adalah dengan menggunakan metode regresi linier berganda dengan rumus Log Y = Log 0 + 1 Log X1 + 1 Log X2 + 3 Log X3 + e. analisa yang ketiga adalah dengan analisa laju pertumbuhan yaitu untuk meramalkan perkembangan ekspor masa yang akan datang. Hasil Penelitian menunjukan bahwa
 11  98  2

ANALISIS SISTEM TEBANG ANGKUT DAN RENDEMEN PADA PEMANENAN TEBU DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PABRIK GULA DJOMBANG BARU

... METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penentuan Lokasi Penelitian ........…………...…..…………….….. 3.2 Metode Pengambilan Sampel dan Pengumpulan Data .…………………… 3.2.1 Metode Pengambilan Sampel ............................................................... 3.2.2 Metode Pengumpulan Data .................................................................. 3.3 Metode Analisis ... TebangMekanis…………………………… Lampiran 16. Hasil Analisis Riil Sistem Tebang Manual..…………………... Lampiran 17. Hasil Analisis Konversi Sistem Tebang Manual..……………... Lampiran 18. Hasil Analisis Rill Sistem Tebang Mekanis.…………………... Lampiran 19. Hasil Analisis Konversi Sistem Tebang Mekanis.…………….. Lampiran 20. Pendapatan Usahatani Tebu dengan Asumsi Harga Gula sama.. Lampiran ... efisien dengan memanfaatkan faktor-faktor produksi perusahaan secara tepat sehingga dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan kualitas dan kuantitas yang diharapkan dengan tujuan yang diharapkan dengan biaya seminimal mungkin. Diera globalisasi ini hampir disemua lini produksi menggunakan mesin untuk meningkatkan produktivitas. Begitu juga dengan
 34  299  27

ANALISIS HUBUNGAN STATUS EKONOMI DENGAN KEJADIAN GANGGUAN SALURAN PERNAFASAN PADA PEKERJA TAMBANG BELERANG DI KAWAH IJEN, BANYUWANGI

... 14 orang (24.1%) penambang belerang dengan status ekonomi atas, 13 orang (22.4%) mengalami gangguan pernafasan ringan, 1 orang (1.7%) mengalami gangguan saluran pernafasan sedang. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa status ekonomi memiliki hubungan yang signifikan dengan gangguan saluran pernafasan. Hasil analisis dengan Chi-Square didapatkan P value ... tambang belerang tradisional Kawah Ijen, Banyuwangi. 3. Adakah hubungan antara status ekonomi dengan gangguan saluran pernafasan pada kelompok tambang tradisional Kawah Ijen, Banyuwangi 1.3 1.3.1 Tujuan Penelitian Tujuan Umum Menganalisis hubungan antara status ekonomi dengan tingkat keparahan kejadian gangguan saluran pernafasan pada penambang tradisional ... selanjutnya Hasil penelitian dapat digunakan sebagai bahan informasi bagi penelitianlain yang akan mengembangkan topik yang berkaitan dengan status ekonomi dan keselamatan dan kesehatan kerja. ANALISIS HUBUNGAN STATUS EKONOMI DENGAN KEJADIAN GANGGUAN SALURAN PERNAFASAN PADA PEKERJA TAMBANG BELERANG DI KAWAH IJEN BANYUWANGI SKRIPSI Oleh : JB. DEWI PUTRI
 9  158  23

HUBUNGAN IMPLEMENTASI PERAWAT TENTANG PATIENT SAFETY DENGAN RESIKO CEDERA PADA INFANT DAN TODDLER

... Analisa Hubungan Implementasi Perawat Tentang Patient Safety Dengan Resiko Cedera Pada Infant dan Toddler ……………………… 76 DAFTAR PUSTAKA Bulechek. (2013). Nursing interventions classification (NIC). United state of America: elsever mosby. Hidayat. (2009). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika. Hidayat. (2008). ... kebutuhan yang spesifik dengan cara membina hubungan terapeutik dengan anak atau keluarga melalui perannya sebagai pembela, pemulih / pemelihara kesehatan, koordinator, kolaborator, pembuat keputusan etik dan perencana kesehatan. Fokus dalam pelaksanaan pelayanan keperawatan anak adalah peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit, dengan falsafah yang ... Perawat tentang Patient Safety dengan Resiko Cedera pada infant dan toddler.” 1.2 Rumusan Masalah Adakah hubungan implementasi perawat tentang patient safety dengan resiko cedera pada infant dan toddler. 1.3 Tujuan 1.3.1 Tujuan Umum Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui Hubungan implementasi perawat tentang patient safety dengan resiko cedera pada
 33  249  22

STUDI PENGGUNAAN SPIRONOLAKTON PADA PASIEN SIROSIS DENGAN ASITES (Penelitian Di Rumah Sakit Umum Dr. Saiful Anwar Malang)

... yang dikaitkan dengan data klinik di RSU Dr. Saiful Anwar Malang. Cara pengolahan data pada penelitian ini yaitu dengan melakukan rekapitulasi pasien sirosis dengan asites pada Rekam Medik Kesehatan (RMK). Penelitian ini merupakan penelitian observasional. Rancangan penelitian ini bersifat deskriptif yaitu berupa studi retrospektif dengan metode consecutive sampling ... sirosis dengan asites di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang dan mengkaji hubungan terapi spironolakton terkait dosis yang diberikan, rute pemberian, frekuensi pemberian, interval pemberian, dan lama pemberian yang dikaitkan dengan data klinik di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Metode: Penelitian ini bersifat observational yaitu berupa studi retrospektif dengan metode ... sampling pada pasien sirosis dengan asites periode Januari sampai dengan Desember 2013. Hasil & Kesimpulan: Penggunaan spironolakton tunggal sebanyak 3 pasien (6%). Penggunaan spironolakton yang dikombinasikan dengan furosemid sebanyak 49 pasien (94%). Penggunaan spironolakton yang paling dominan yaitu spironolakton peroral dengan dosis 1x100mg/hari sebanyak
 13  132  24

OPTIMASI SEDIAAN KRIM SERBUK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DENGAN BASIS VANISHING CREAM

... Evaluasi sediaan meliputi tipe emulsi, organoleptis, pH, daya sebar, viskositas, aseptabilitas dan efektivitas antioksidan. Tahap awal dilakukan uji tipe emulsi dengan metode pengenceran dan dengan metode pewarnaan menggunakan methylene blue dan Sudan III. Hasil uji ketiga formula menunjukkan bahwa krim serbuk daun kelor termasuk dalam tipe krim m/a. Selanjutnya ... sediaan krim serbuk daun kelor dengan kadar 10%, 15% dan 20% serta menentukan kadar berapakah penggunaan serbuk daun kelor yang dapat memberikan karakteristik fisik, kimia, aseptabilitas dan efektivitas antioksidan yang terbaik terhadap sediaan dalam basis vanishing cream. Pada penelitan ini dibuat sediaan dengan 3 macam formula dengan bahan pembuatan basis ... bapak H. Sri Yadi dan mama Hj. Aisyah Gasim yang dengan penuh kasih sayang, ketulusan dan kesabaran selalu memberikan sepenuhnya semangat, nasihat, dukungan moral dan materi, serta yang paling utama adalah doa yang berlimpah sehingga saya dapat menjalani studi farmasi dengan baik dan menyelesaikan skripsi ini dengan lancar. 2. Ibu Dra. Esti Hendradi M.Si.,
 55  246  22

AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DENGAN METODE BIOAUTOGRAFI

... Golongan Senyawa Alkaloid dengan KLT………. 51 5.5.1 xii 5.5.2 Identifikasi Golongan Senyawa Flavonoid dengan KLT…….... 51 5.5.3 Identifikasi Golongan Senyawa Antrakinon dengan KLT….…. 52 5.5.4 Identifikasi Golongan Senyawa Polifenol dengan KLT…….…. 53 5.5.5 Identifikasi Golongan Senyawa Terpenoid dengan KLT...……. 54 5.5.6 Pengukuran Nilai Rf ... memiliki aktivitas antibakteri, metode ini merupakan gabungan antara metode dari KLT dengan respon dari mikroorganisme yang diuji berdasarkan aktivitas biologis dari suatu ekstrak yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri (Choma, 2010). Analisis kualitatif kandungan senyawa kimia fraksi etil asetat daun kelor dilakukan dengan metode KLT. Dari penelitian ... diekstraksi dengan menggunakan pelarut etil asetat yang diharapkan dapat menarik senyawa-senyawa yang bersifat polar, semipolar dan nonpolar dari tanaman. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode bioautografi untuk mengetahui diagonal zona hambat dari fraksi etil asetat daun kelor dengan menggunakan plat KLT. Metode bioautografi adalah metode sederhana
 54  252  32

STUDI PENGGUNAAN ANTITOKSOPLASMOSIS PADA PASIEN HIV/AIDS DENGAN TOKSOPLASMOSIS SEREBRAL (Penelitian dilakukan di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang)

... pada pasien HIV/AIDS dengan Toksoplasmosis Serebral terkait dengan dosis, rute, interval pemberian telah sesuai dengan literatur. Saran yang dapat penulis sampaikan adalah diperlukan penelitian dengan metode prospektif agar penliti dapat mengamati kondisi pasien dan permasalahan terkait terapi obat secara langsung, dapat berinteraksi dengan pasien, dokter ... setelah pasien mengeluh sakit kemudian dikombinasi dengan pemberian pirimetamin dengan dosis muatan 200 mg satu kali dilanjutkan dengan dosis 50-75 mg per hari dan leukovorin dengan dosis 10-20 mg per hari (WHO,2007). Di Eropa, pasien toksoplasmosis serebral dengan infeksi HIV/AIDS diberikan pengobatan terapi dengan antitoksoplasmosis, yaitu pirimetamin ( ... banyak adalah dalam bentuk sediaan dengan dosis (1x960 mg) per oral yaitu sebanyak 16 vii pasien (73%). Penggunaan Antitoksoplasmosis yang digunakan oleh pasien HIV/AIDS dengan Toksoplasmosis Serebral adalah kombinasi pirimetamin dengan dosis Loading Dose (1x200 mg) per oral Maintanance Dose (1x75 mg) per oral dan ditambahkan dengan klindamisin (4x600 mg)
 13  156  25

UJI EFEKTIVITAS BENZALKONIUM KLORIDA KONSENTRASI 0,001% DENGAN pH 5 (Terhadap Aktivitas Bakteri Staphylococcus aureus)

... klorida konsentrasi 0,001% dengan pH 5 sebagai pengawet terhadap aktivitas bakteri Staphylococcus aureus. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian uji efektivitas ini adalah metode cawan sebar dengan menanamkan bakteri Staphylococcus aureus ke Nutrien agar. Sebelum menanamkan bakteri terlebih dahulu mengencerkan bakteri dengan NaCl 0,9%, lalu inokulasi ... benzalkonium klorida 0,001% dengan pH 5. Pada uji efektivitas terlebih dahulu dilakukan adalah membuat suspensi bakteri dengan cara swab biakan koloni bakteri menggunakan ose lalu encerkan dengan larutan NaCl 0,9% steril. Encerkan suspensi tersebut hingga mendapat kekeruhan yang kemudian dibandingkan dengan standar McFarland yang sebanding dengan jumlah mikrobanya ... klorida dengan konsentrasi 0,001% terhadap aktivitas Staphylococcus aureus dengan pH 5. 1.2. Rumusan Masalah Bagaimana efektivitas benzalkonium klorida dengan konsentrasi 0,001% terhadap aktivitas Staphylococcus aureus dengan pH 5? 1.3. Tujuan Penilitian Adapun tujuan dari penilitian ini adalah : Untuk mengetahui bagaimana efektivitas benzalkonium klorida dengan konsentrasi
 9  154  21

HASIL PENELITIAN KETERKAITAN ASUPAN KALORI DENGAN PENURUNAN STATUS GIZI PADA PASIEN RAWAT INAP DI BANGSAL PENYAKIT DALAM RSU DR SAIFUL ANWAR MALANG PERIODE NOVEMBER 2010

... 2003). Selain itu respon terhadap terapi juga menurun sehingga masa penyembuhan lebih lama, memperpanjang masa rawat inap (masa rawat inap pasien dengan malnutrisi 90 kali lebih lama dibanding dengan pasien dengan gizi baik), biaya rumah sakit bertambah, dan secara umum meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas pasien (Dinarto et al, 2002). Mengingat ... ................................................................... 18 2.3.3.1 Pengukuran Antropometri ............................................ 19 2.3.3.2 Pemeriksaan Laboratorium ........................................... 21 2.3.3.3 Bioelectical Impedance Spectroscopy .......................... 22 2.3.3.4 Pengukuran Energi ....................................................... 22 2.3.3.5 ... tidak sedikit hambatan dan masalah yang senantiasa penulis temui, akan tetapi dengan semangat dan dorongan dari berbagai pihak, akhirnya karya tulis akhir ini dapat penulis selesaikan. Penulis menyadari bahwa karya tulis akhir ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati penulis mohon maaf dan mengharap saran dan kritik yang
 7  169  21

ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN DAN EFISIENSI ANTARA BERAS POLES MEDIUM DENGAN BERAS POLES SUPER DI UD. PUTRA TEMU REJEKI (Studi Kasus di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang)

... kehadirat  Allah  SWT  yang  telah  memberikan  rahmat  dan  hidatahnya,  sehingga  penulis  dapat  menyelesaikan  skripsi  dengan? ? lancar  dengan? ? judul  ? ?ANALISIS? ? KOMPARATIF  PENDAPATAN  DAN  EFISIENSI  ANTARA  BERAS  POLES  MEDIUM  DENGAN? ?BERAS POLES SUPER DI UD. PUTRA TEMU REJEKI” (Studi Kasus di Desa  Belung  Kecamatan  Poncokusumu  Kabupaten  Malang).  ... Malang  Fakultas Pertanian Jurusan Agribisnis. Ya  Allah  sujud  syukur  aku  dihadapan­Mu  hanya  dengan? ? ridlo  dan kuasa­Mu aku bisa menjalani hidup terutama masa menimba ilmu  di sangkar mas ini berjalan? ?dengan? ?lancar. Tiada kata yang dapat  aku  ucapkan  selain  kata  Alhamdulillah  Ya  Robbi  karena  hanya  dengan? ? rahmad  dan  hidayah­Mu  aku  bisa  menyelesaikan  karya  terakhirku  ... Kebijakan Pemerintah dalam Ketahanan Pangan dan Prediksi  Kebutuhan Pangan......................................................................................................... 23  2.3 Kerangka Pemikiran............................................................................................................... 28  2.4 Hipotesa..................................................................................................................................29  BAB III? ?METODE? ?PENELITIAN........................................................................................... 30  3.1? ?Metode? ?Penentuan Lokasi ..................................................................................................... 30  3.2? ?Metode Pengumpulan Data......... ..........................................................................................
 21  192  16

FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis Isi Pada Sinetron Munajah Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)

... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN  PROTAGONIS PADA SINETRON  (Analisis? ?Isi Pada Sinetron Munajah  Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 ,? ?dengan? ?3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis dan Protagonis  Televisi pada saat ini sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah? ?Analisis? ?Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi? ?dengan? ?melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan? ?dengan? ?mengunakan lembar koding (cooding sheet) dan dibantu? ?dengan? ?dua orang  koder yaitu koder I dan koder II.  Teknik? ?analisis? ?yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik? ?analisis? ?distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta dan cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk? ?analisis? ?data yang digunakan secara uji reliabilitas? ?dengan? ?mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis pada sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%) dan karakter antagonis pada sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis pada sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%) dan karakter protagonis pada sinetron cinta fitri 18 kali (55%).? ?Dengan? ?demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis dan protagonis pada sinetron munajah cinta dan cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in ... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN  PROTAGONIS PADA SINETRON  (Analisis? ?Isi Pada Sinetron Munajah  Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 ,? ?dengan? ?3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis dan Protagonis  Televisi pada saat ini sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah? ?Analisis? ?Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi? ?dengan? ?melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan? ?dengan? ?mengunakan lembar koding (cooding sheet) dan dibantu? ?dengan? ?dua orang  koder yaitu koder I dan koder II.  Teknik? ?analisis? ?yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik? ?analisis? ?distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta dan cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk? ?analisis? ?data yang digunakan secara uji reliabilitas? ?dengan? ?mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis pada sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%) dan karakter antagonis pada sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis pada sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%) dan karakter protagonis pada sinetron cinta fitri 18 kali (55%).? ?Dengan? ?demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis dan protagonis pada sinetron munajah cinta dan cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in ... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN  PROTAGONIS PADA SINETRON  (Analisis? ?Isi Pada Sinetron Munajah  Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 ,? ?dengan? ?3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis dan Protagonis  Televisi pada saat ini sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah? ?Analisis? ?Isi (content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi? ?dengan? ?melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan? ?dengan? ?mengunakan lembar koding (cooding sheet) dan dibantu? ?dengan? ?dua orang  koder yaitu koder I dan koder II.  Teknik? ?analisis? ?yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik? ?analisis? ?distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta dan cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk? ?analisis? ?data yang digunakan secara uji reliabilitas? ?dengan? ?mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis pada sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%) dan karakter antagonis pada sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis pada sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%) dan karakter protagonis pada sinetron cinta fitri 18 kali (55%).? ?Dengan? ?demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis dan protagonis pada sinetron munajah cinta dan cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in
 27  191  2

DEKONSTRUKSI HOST DALAM TALK SHOW DI TELEVISI (Analisis Semiotik Talk Show Empat Mata di Trans 7)

... Dekonstruksi, Host Talk Show, Empat Mata  ABSTRAKSI  Perkembangan program acara televisi di Indonesia cukup beraneka ragam dan mengikuti  perkembangan zaman. Khususnya pada program acara talk show yang mengetengahkan berbagai  tema sampai pada pemilihan host dalam talk show. Host dalam talk show di televisi mempunyai  peran yang penting dalam membawakan acara talk show tersebut pada kelancaran hingga  kesuksesan acara hingga acara tersebut berakhir. Pada dasarnya konsep host telah mempunyai  konstruksi sendiri yang telah lama dipakai dalam dunia host televisi. Namun seiring? ?dengan? ? kreativitas para kreator program televisi yang semakin berkembang dan memikirkan akan  originalitas sebuah acara khususnya acara talk show, maka konstruksi host itu sendiri telah  diubah atau dihancurkan? ?dengan? ?konsep host yang telah mereka buat sendiri. penghancuran  konsep host tersebut dilakukan oleh salah satu talk show popular di Indonesia yaitu Empat Mata  yang dipandu oleh komedian Tukul Arwana.  Dengan? ?metode? ?analisis? ?semiotik yang mencari makna, tanda dan mitos dalam host Empat Mata  Tukul Arwana, peneliti berusaha menginterpretasikan penelitian tersebut hingga terbongkar  semua makna yang tersurat maupun tersirat, kemudian peneliti melakukan konsep dekonstruksi  untuk memberikan hasil oposisi yang berbeda sehingga terjadi adanya sebuah pembongkaran  hirarki dari oposisi konseptual yang didapat.  Tayangan Empat Mata merupakan salah satu talk show populer di Indonesia terbukti? ?dengan? ? rating yang selalu tinggi bersaing? ?dengan? ?talk show lainnya. Tayangan Empat Mata yang  dicetuskan oleh Apollo, manajer produksi Trans 7 yang asli Filipina tersebut sangat  mengedepankan unsur komedi dalam menyajikannya. Membahas topik­topik yang sedang trend  di kalangan masyarakat serta menghadirkan bintang tamu­bintang tamu yang selalu  memeriahkan Empat Mata dalam setiap episodnya. Aksi kocak Tukul Arwana selaku host yang  selalu menghibur penonton di studio maupun di rumah? ?dengan? ?humor­humor kasar (slapstick)  yang Tukul tam­pilkan dalam setiap penampilannya.  Dekonstruksi host talk show ini menampilkan sebuah oposisi yang bertolak belakang satu sama  lainnya. Yaitu oposisi konsep host talk show Empat Mata? ?dengan? ?konsep host talk show lainnya.  Dari hasil oposisi tersebut menghasilkan adanya dekonstruksi pada personal (latar belakang  pendidikan, fisik, tutur kata, wajah, wawasan, penampilan, kemampuan bahasa, kemampuan  teknologi) dan relasi komunikasi host? ?dengan? ?bintang tamu.? ?Dengan? ?hasil tersebut maka telah  nampak hasil dari pembongkaran sebuah konsep host talk show di televisi. ... Dekonstruksi, Host Talk Show, Empat Mata  ABSTRAKSI  Perkembangan program acara televisi di Indonesia cukup beraneka ragam dan mengikuti  perkembangan zaman. Khususnya pada program acara talk show yang mengetengahkan berbagai  tema sampai pada pemilihan host dalam talk show. Host dalam talk show di televisi mempunyai  peran yang penting dalam membawakan acara talk show tersebut pada kelancaran hingga  kesuksesan acara hingga acara tersebut berakhir. Pada dasarnya konsep host telah mempunyai  konstruksi sendiri yang telah lama dipakai dalam dunia host televisi. Namun seiring? ?dengan? ? kreativitas para kreator program televisi yang semakin berkembang dan memikirkan akan  originalitas sebuah acara khususnya acara talk show, maka konstruksi host itu sendiri telah  diubah atau dihancurkan? ?dengan? ?konsep host yang telah mereka buat sendiri. penghancuran  konsep host tersebut dilakukan oleh salah satu talk show popular di Indonesia yaitu Empat Mata  yang dipandu oleh komedian Tukul Arwana.  Dengan? ?metode? ?analisis? ?semiotik yang mencari makna, tanda dan mitos dalam host Empat Mata  Tukul Arwana, peneliti berusaha menginterpretasikan penelitian tersebut hingga terbongkar  semua makna yang tersurat maupun tersirat, kemudian peneliti melakukan konsep dekonstruksi  untuk memberikan hasil oposisi yang berbeda sehingga terjadi adanya sebuah pembongkaran  hirarki dari oposisi konseptual yang didapat.  Tayangan Empat Mata merupakan salah satu talk show populer di Indonesia terbukti? ?dengan? ? rating yang selalu tinggi bersaing? ?dengan? ?talk show lainnya. Tayangan Empat Mata yang  dicetuskan oleh Apollo, manajer produksi Trans 7 yang asli Filipina tersebut sangat  mengedepankan unsur komedi dalam menyajikannya. Membahas topik­topik yang sedang trend  di kalangan masyarakat serta menghadirkan bintang tamu­bintang tamu yang selalu  memeriahkan Empat Mata dalam setiap episodnya. Aksi kocak Tukul Arwana selaku host yang  selalu menghibur penonton di studio maupun di rumah? ?dengan? ?humor­humor kasar (slapstick)  yang Tukul tam­pilkan dalam setiap penampilannya.  Dekonstruksi host talk show ini menampilkan sebuah oposisi yang bertolak belakang satu sama  lainnya. Yaitu oposisi konsep host talk show Empat Mata? ?dengan? ?konsep host talk show lainnya.  Dari hasil oposisi tersebut menghasilkan adanya dekonstruksi pada personal (latar belakang  pendidikan, fisik, tutur kata, wajah, wawasan, penampilan, kemampuan bahasa, kemampuan  teknologi) dan relasi komunikasi host? ?dengan? ?bintang tamu.? ?Dengan? ?hasil tersebut maka telah  nampak hasil dari pembongkaran sebuah konsep host talk show di televisi. ... DEKONSTRUKSI HOST DALAM TALK SHOW DI TELEVISI (Analisis? ? Semiotik Talk Show Empat Mata di Trans 7)  Oleh: Rita Martasari ( 03220046 )  Communication Science  Dibuat: 2008­03­31 ,? ?dengan? ?3 file(s).  Keywords: Dekonstruksi, Host Talk Show, Empat Mata  ABSTRAKSI  Perkembangan program acara televisi di Indonesia cukup beraneka ragam dan mengikuti  perkembangan zaman. Khususnya pada program acara talk show yang mengetengahkan berbagai  tema sampai pada pemilihan host dalam talk show. Host dalam talk show di televisi mempunyai  peran yang penting dalam membawakan acara talk show tersebut pada kelancaran hingga  kesuksesan acara hingga acara tersebut berakhir. Pada dasarnya konsep host telah mempunyai  konstruksi sendiri yang telah lama dipakai dalam dunia host televisi. Namun seiring? ?dengan? ? kreativitas para kreator program televisi yang semakin berkembang dan memikirkan akan  originalitas sebuah acara khususnya acara talk show, maka konstruksi host itu sendiri telah  diubah atau dihancurkan? ?dengan? ?konsep host yang telah mereka buat sendiri. penghancuran  konsep host tersebut dilakukan oleh salah satu talk show popular di Indonesia yaitu Empat Mata  yang dipandu oleh komedian Tukul Arwana.  Dengan? ?metode? ?analisis? ?semiotik yang mencari makna, tanda dan mitos dalam host Empat Mata  Tukul Arwana, peneliti berusaha menginterpretasikan penelitian tersebut hingga terbongkar  semua makna yang tersurat maupun tersirat, kemudian peneliti melakukan konsep dekonstruksi  untuk memberikan hasil oposisi yang berbeda sehingga terjadi adanya sebuah pembongkaran  hirarki dari oposisi konseptual yang didapat.  Tayangan Empat Mata merupakan salah satu talk show populer di Indonesia terbukti? ?dengan? ? rating yang selalu tinggi bersaing? ?dengan? ?talk show lainnya. Tayangan Empat Mata yang  dicetuskan oleh Apollo, manajer produksi Trans 7 yang asli Filipina tersebut sangat  mengedepankan unsur komedi dalam menyajikannya. Membahas topik­topik yang sedang trend  di kalangan masyarakat serta menghadirkan bintang tamu­bintang tamu yang selalu  memeriahkan Empat Mata dalam setiap episodnya. Aksi kocak Tukul Arwana selaku host yang  selalu menghibur penonton di studio maupun di rumah? ?dengan? ?humor­humor kasar (slapstick)  yang Tukul tam­pilkan dalam setiap penampilannya.  Dekonstruksi host talk show ini menampilkan sebuah oposisi yang bertolak belakang satu sama  lainnya. Yaitu oposisi konsep host talk show Empat Mata? ?dengan? ?konsep host talk show lainnya.  Dari hasil oposisi tersebut menghasilkan adanya dekonstruksi pada personal (latar belakang  pendidikan, fisik, tutur kata, wajah, wawasan, penampilan, kemampuan bahasa, kemampuan  teknologi) dan relasi komunikasi host? ?dengan? ?bintang tamu.? ?Dengan? ?hasil tersebut maka telah  nampak hasil dari pembongkaran sebuah konsep host talk show di televisi.
 21  173  1

ANALISIS ISI LIRIK LAGU-LAGU BIP DALAM ALBUM TURUN DARI LANGIT

... tema diinterprestasikan dengan menggunakan analisis isi menunjukkan bahwa tema human interest berkaitan dengan aspek emosional dan menyentuh perasaan pribadi seseorang, makna tema politik dan pemerintahan berkaitan dengan kuasa dan wibawa, makna tema ekonomi berkaitan dengan kegiatan- kegiatan ekonomi, makna tema moral manusia berkaitan dengan perilaku dan sikap ... ANALISIS ISI LIRIK LAGU-LAGU BIP DALAM ALBUMTURUN DARI LANGIT Oleh: FERRY BUDI PRASTYAWAN ( 99220273 ) Communication Science Dibuat: 2006-04-27 , dengan 3 file(s). Keywords: ANALISIS ISI LIRIK LAGU Perkembangan dunia musik di Indonesia semakin menampakkan relevansinya dengan perkembangan dinamika jaman. Seiring dengan munculnya grup- ... dipertahankan, maka perkembangan dan apresiasi seni musik yang baik sulit terwujud. Metode yang digunakan adalah analisis isi. Tipe penelitian ini adalah tipe diskriptif kualitatif. Satuan ukur penelitian ditentukan dengan jumlah bait lagu. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca keseluruhan teks lagu, mendengarkan lagu dan melakukan pencatatan
 22  182  2

FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATAN DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Analisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung Milik Komnas FBPI

... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 ,? ?dengan? ?6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI? ?dengan? ?rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif? ?dengan? ?perangkat statistik dan? ?metode? ?penelitian  yang digunakan adalah? ?metode? ?analisis? ?isi.? ?Metode? ?ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%)? ?dengan? ?indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%)? ?dengan? ?indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan? ?demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti? ?dengan? ?metode? ?lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang? ?dengan? ?kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 ,? ?dengan? ?6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI? ?dengan? ?rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif? ?dengan? ?perangkat statistik dan? ?metode? ?penelitian  yang digunakan adalah? ?metode? ?analisis? ?isi.? ?Metode? ?ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%)? ?dengan? ?indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%)? ?dengan? ?indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan? ?demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti? ?dengan? ?metode? ?lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang? ?dengan? ?kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 ,? ?dengan? ?6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI? ?dengan? ?rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif? ?dengan? ?perangkat statistik dan? ?metode? ?penelitian  yang digunakan adalah? ?metode? ?analisis? ?isi.? ?Metode? ?ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%)? ?dengan? ?indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%)? ?dengan? ?indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan? ?demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti? ?dengan? ?metode? ?lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang? ?dengan? ?kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of
 9  140  3

SENSUALITAS DALAM FILM HOROR DI INDONESIA(Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Azis)

... pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Aziz.). Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui bentukbentuk sensualitas dan seberapa besar adegan sensualitas yang ada dalam film horor di Indonesia yang terdapat pada film Tali Pocong Perawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Ruang ... menariknya. Berkaitan dengan beberapa uraian diatas yang menimbulkan berbagai interpretasi bagi audiens (penonton), maka disini peneliti tertarik untuk melakukan studi terhadap sensualitas yang ditunjukkan dalam perfilman Indonesia saat ini, khususnya pada film horor. Penelitian ini mengambil judul Sensualitas dalam Film Horor di Indonesia (Analisis Isi pada ... SENSUALITAS DALAM FILM HOROR DI INDONESIA (Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Azis) Oleh: Ratih Rakasiwi ( 05220268 ) Communication Science Dibuat: 2010-03-31 , dengan 3 file(s). Keywords: Kata Kunci: Film, Sensualitas ABSTRAK Peneliti mengambil judul ini karena dalam
 33  220  2

PENYESUAIAN SOSIAL SISWA REGULER DENGAN ADANYA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD INKLUSI GUGUS 4 SUMBERSARI MALANG

... menganalisis penampilan nyata siswa reguler dengan adanya siswa ABK di SD inklusi Gugus 4 Sumbersari Malang? b. Untuk mengetahui dan menganalisis penyesuaian diri terhadap kelompok siswa reguler dengan adanya siswa ABK di SD inklusi Gugus 4 Sumbersari Malang? 8 c. Untuk mengetahui dan menganalisis sikap sosial siswa reguler dengan adanya siswa ABK di SD inklusi ... wawancara peneliti dengan Guru Pendamping Khusus (GPK) di ketiga sekolah tersebut menunjukkan bahwa menjadi sekolah inklusi membutuhkan berbagai hal yang berbeda dengan sekolah lainnya yang bukan sekolah inklusi. Sebagaimana layaknya sekolah umum, SDN Sumbersari I, II, dan III Malang melaksanakan pembelajaran dengan sistem yang sama dengan sekolah umum. ... 25 Mei 1991 NIM : 09390281 Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Dengan ini menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa: 1. Skripsi dengan judul “Penyesuaian osial Siswa Reguler Dengan Adanya Anak Berkebutuhan Khusus Di SD Inklusi Gugus 4 Sumbersari Malang” adalah hasil karya saya, dan dalam naskah
 59  405  26

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN DALAM PROSES PEMBERIAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) (StudiKasusPada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Oro-Oro Dowo Malang)

... atau 1 2 tenaga kerja, dengan cara membuat perjanjian dengan Bank yang disuatu waktu harus dibayar kembali. Pemerintah meluncurkan kredit bagi UMKM yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan bekerja sama dengan Bank Umum sebagai penyalur dana tersebut. Adapun Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini memiliki tujuan untuk menambah modal usaha dari UMKM dengan cara memberikan ... tidak dikelola dengan baik dan juga disertai dengan adanya pengendalian dan pengawasan yang memadai, hal ini akan mengancam kelangsungan hidup Bank tersebut. Dalam memberikan kredit, Bank harus mempunyai kepercayaan terhadap calon debitur bahwa dana yang diberikan akan digunakan sesuai dengan tujuan dan nantinya akan dikembalikan sesuai dengan perjanjian ... “Peranan Analisis Laporan Keuangan, Penilaian Prinsip 5C Calon Debitur Dan Pengawasan Kredit Terhadap Efektivitas Pemberian Kredit Pada BPR Bank Pasar Kabupaten Temanggung”. Jurnal Nominal, Vol 1, No. 1, hlm:3. Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Bisnis. Alfabeta. Bandung. ii iii iv v vi vii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Seiring dengan
 154  658  25

Analisis Sistem Pengendalian Mutu dan Perencanaan Penugasan Audit pada Kantor Akuntan Publik. (Suatu Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan)

... Sukimto dan Rekan………………………………………….. 61 2a. Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Mutu pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………………….. 65 b. Analisis Penerapan Perencanaan Penugasan Audit Pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan………………………………… 75 3a. Interprestasi Hasil Analisis Perbandingan Penerapan Sistem ... Penugasan Audit…... 33 7. Unsur-Unsur Perencanaan Penugasan Audit……….. 43 METODE PENELITIAN A. Objek Penelitian………………………………………... 47 B. Jenis Penelitian…………………………………………. 47 C. Jenis dan Sumber Data…………………………………. 48 D. Teknik Pengumpulan Data……………………………... 48 E. Unit Analisis? ??…………………………………………. 50 F. Teknik Analisa Data……………………………………. 50 HASIL ...               KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. Wb. Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, maka peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul ? ?Analisis Sistem Pengendalian Mutu dan Perencanaan Penugasan Audit pada Kantor Akuntan Publik. (Suatu Studi
 136  589  18

ANALISIS PROSPEKTIF SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PT MUSTIKA RATU Tbk

... kewajiban. Sedangkan Sholihin (2010) menyatakan bahwa analisis prospektif adalah peramalan hasil pada masa yang akan datang, biasanya laba, arus kas, atau keduanya (Prospective Analysis). Analisis ini ditarik dari analisis akuntansi, analisis keuangan, serta analisis bisnis dan strategi. Output dari analisis prospektif adalah hasil yang diharapkan pada ... keuangan pada PT PLN (Persero) APJ Malang ditinjau dari analisis laporan keuangan. Dengan hasil analisis laporan keuangan yang telah dilakukan dengan menggunakan analisis common size dapat disimpulkan bahwa proyeksi laporan keuangan PT PLN(Persero) APJ Malang mengalami peningkatan. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan nilai proyeksi penjualan sebesar ... (2008) menyatakan bahwa bagian utama analisis laporan keuangan dan penilaian adalah peramalan laba. Dari perspektif analisis, evaluasi tingkat laba sangat terkait dengan peramalan laba. Hal ini disebabkan ramalan laba yang relevan melibatkan analisis komponen laba dan penilaiannya di masa depan. Peramalan laba mengikuti analisis komponen laba dan melibatkan pembuatan estimasi laba masa depan. Kita harus mempertimbangkan
 254  1144  22

REPRESENTASI CITRA PEREMPUAN DALAM IKLAN DI TELEVISI (ANALISIS SEMIOTIK DALAM IKLAN SAMSUNG GALAXY S7 VERSI THE SMARTES7 ALWAYS KNOWS BEST)

... merupakan ilmu dan metode analisis untuk mengkaji tanda. Semiotika sebagai suatu model dari ilmu pengetahuan sosial memahami dunia sebagai sistem hubungan yang memiliki unit dasar yang disebut dengan tanda. Berdasarkan fenomena di atas, peneliti tertarik melakukan penelitian tentang REPRESENTASI CITRA PEREMPUAN DALAM IKLAN DI TELEVISI (ANALISIS SEMIOTIK ... .......................................................... 47 IV.2.3 Analisis Adegan Ketiga Iklan Samsung Galaxy S7 versi The SmartesS7 Always Knows Best ........................................................... 50 IV.2.4 Analisis Adegan Keempat Iklan Samsung Galaxy S7 versi The SmartesS7 Always Knows Best ........................................................... 53 IV.2.5 Analisis Adegan Kelima ... ..................................................................................................... 37 IV.2 Analisis Data........................................................................................................... 42 IV.2.1 Analisis Adegan Pertama Iklan Samsung Galaxy S7 versi The SmartesS7 Always Knows Best. ............................................................................. 43 IV.2.2 Analisis Adegan Kedua Iklan
 129  435  19

Representasi Nasionalisme Melalui Karya Fotografi (Analisis Semiotik pada Buku "Ketika Indonesia Dipertanyakan")

... korelasi dengan kehidupan sehari-hari rakyat di desa tersebut, bagaimana yang seharusnya mereka adalah WNI yang mendapatkan fasilitas yang sama dengan WNI yang hidup di daerah lain. Kenyataan yang terjadi adalah mereka lebih memilih ketergantungan dengan negeri tetangga kita Malaysia. Sungguh ironi ketika hal ini pada akhirnya bertolak-belakang dengan ... Indonesia dan Malaysia. Awal mula perseteruan Indonesia dengan Malaysia, adalah sejak berdirinya Malaysia atas persemakmuran dari Inggris, Malaysia sudah memulai hubungan buruk dengan Indonesia. Saat itu, Inggris meminta Malaysia yang dulunya bernama Semenanjung Malaya digabungkan dengan bagian Kalimantan Utara dengan negara yang bernama Malaysia. Konflik perebutan ... juga dikelilingi dengan sebuah mitos. Manusia modern adalah konsumen juga produsen dari mitos itu sendiri. Mitos sendiri dibagi dalam tiga tahap, signifier, signified dan signification. Agar lebih mudah dipahami Barthes menggunakan istilah yang berbeda yaitu form sejajar dengan signifier, concept sejajar dengan signified dan signification dengan sign. Mitos
 53  295  50

KONSTRUKSI MEDIA TENTANG KETERLIBATAN POLITISI PARTAI DEMOKRAT ANAS URBANINGRUM PADA KASUS KORUPSI PROYEK PEMBANGUNAN KOMPLEK OLAHRAGA DI BUKIT HAMBALANG (Analisis Wacana Koran Harian Pagi Surya edisi 9-12, 16, 18 dan 23 Februari 2013 )

... ................................................................................ Analisis Wacana ........................................................................................................... Koran Harian Pagi Surya ............................................................................................... 9 9 12 14 16 17 31 35 BAB III METODE PENELITIAN A. B. C. D. E. Metode Penelitian ......................................................................................................... Waktu ... ..................................................................................... 49 70 77 89 91 DAFTAR PUSTAKA BUKU : Badara, Aris. 2012. Analisis Wacana Teori, Metode dan Penetapannya pada Wacana Media. Jakarta: Kencana Brown, Gillian dan George. 1996. Analisis Wacana. Jakarta: PT Gramedia Bungin, Burhan. 2010. Analisa Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada Cangara, ... adalah: Bagaimana konstruksi media tentang keterlibatan kasus korupsi Anas Urbaningrum dalam Koran Harian Pagi Surya jika dilihat dengan analisis wacana? 3. Tujuan Penelitian Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui konstruksi media sesuai dengan kerangka Van dijk terhadap kasus korupsi Anas Urbaningrum pembangunan olahraga di bukit Hambalang. 4. Manfaat
 63  450  20

PEMAKNAAN BERITA PERKEMBANGAN KOMODITI BERJANGKA PADA PROGRAM ACARA KABAR PASAR DI TV ONE (Analisis Resepsi Pada Karyawan PT Victory International Futures Malang)

... percetakan akan menerima informasi lebih lambat dibandingkan dengan yang berada didekat pusat penerbitan. 7 4. Memberi Rasa Kedekatan Televisi dijadikan media yang efektif dalam proses komunikasi. Karena tayangan program televisi secara umum disajikan dengan pendekatan yang persuasif kepada khalayaknya. Dengan menggunakan sapaan yang member kesan dekat, tidak ... menjadi elemen tambahan bagi pemberitaan tertentu. Berbagai berita artis hiburan banyk dibumbui dengan elemen seks. Berita politik impeachment presiden AS, Bill Clinton, banyak terkait dengan unsure seksnya. 15 h. Emosi (Emotion), Elemen ini kadang dinamakan dengan elemen human interest. Elemen ini menyangkut kisah yang mengandung kesedihan, kemarahan, ... talk show a. Magazine, diberi nama magazine karena topic atau tema yang disajikan mirip dengan topic-topik atau tema yang ada dalam suatu majalah. Magazine adalah program yang menampilkan informasi ringan namun mendalam atau dengan kata lain Magazine adalah Feature dengan durasi yang lebih panjang, Magazine lebih menekankan pada aspek menarik suatu informasi
 18  207  45

Dokumen yang terkait


Feedback