405Kb Kx2R 3 Daftar Isi

FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis Isi Pada Sinetron Munajah Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)

... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN  PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis? ?Isi? ?Pada Sinetron Munajah  Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis dan Protagonis  Televisi pada saat ini sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis? ?Isi? ?(content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet) dan dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I dan koder II.  Teknik analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta dan cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis pada sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%) dan karakter antagonis pada sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis pada sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%) dan karakter protagonis pada sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis dan protagonis pada sinetron munajah cinta dan cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in ... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN  PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis? ?Isi? ?Pada Sinetron Munajah  Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis dan Protagonis  Televisi pada saat ini sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis? ?Isi? ?(content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet) dan dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I dan koder II.  Teknik analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta dan cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis pada sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%) dan karakter antagonis pada sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis pada sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%) dan karakter protagonis pada sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis dan protagonis pada sinetron munajah cinta dan cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in ... FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN  PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis? ?Isi? ?Pada Sinetron Munajah  Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)  Oleh: Dwi Mardiani ( 03220323 )  Communication Science  Dibuat: 2009­01­23 , dengan 3 file(s).  Keywords: Kemunculan Karakter, Antagonis dan Protagonis  Televisi pada saat ini sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Jenis tayangan yang paling  tinggi jam penayangannya adalah sinetron, karena sinetron menjadi sasaran utama karena potensi  jumlah penontonnya yang lumayang besar. Didalam sebuah sinetron terdapat berbagai macam  peran yang sudah ditetapkan.  Jenis penelitian ini adalah Analisis? ?Isi? ?(content analysis) teknik pengambilan data yang  digunakan adalah teknik dokumentasi dengan melihat tayangan sinetron munajah cinta di RCTI  dan cinta fitri di SCTV kemudian ditransfer kedalam compact disk (CD), selanjutnya  dikumpulkan dengan mengunakan lembar koding (cooding sheet) dan dibantu dengan dua orang  koder yaitu koder I dan koder II.  Teknik analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengguanakan teknik analisis distribusi  frekuensi. Data yang digunakan berupa setiap scene yang terdapat dalam tayangan sinetron  munajah cinta dan cinta fitri di masukkan ke dalam kategorisasi yang telah ditetapkan. Kemudian  untuk analisis data yang digunakan secara uji reliabilitas dengan mengguanakan rumus Holsty.  Dapat disimpulkan bahwa frekuensi kemunculan karakter antagonis pada sinetron munajah cinta  sebanyak 24 kali (66%) dan karakter antagonis pada sinetron cinta fitri sebanyak 12 kali (33%).  Sedangkan frekuensi kemunculan karakter protagonis pada sinetron munajah cinta sebanyak 15  kali (45%) dan karakter protagonis pada sinetron cinta fitri 18 kali (55%). Dengan demikian  frekuensi kemunculan karakter antagonis dan protagonis pada sinetron munajah cinta dan cinta  fitri didominasi oleh karakter protagonis.  Television at the moment very having an in
 26  178  2

ANALISIS ISI LIRIK LAGU-LAGU BIP DALAM ALBUM TURUN DARI LANGIT

... ANALISIS ISI LIRIK LAGU-LAGU BIP DALAM ALBUMTURUN DARI LANGIT Oleh: FERRY BUDI PRASTYAWAN ( 99220273 ) Communication Science Dibuat: 2006-04-27 , dengan 3 file(s). Keywords: ANALISIS ISI LIRIK LAGU Perkembangan dunia musik di Indonesia semakin menampakkan relevansinya ... kancah permusikan semakin memacu kreativitas musisi untuk bersaing secara sehat dengan mengutamakan kualitas lagu dan aransemen musiknya. Diantaranya grup musik itu adalah BIP merupakan salah satu grup musik yang dikenal kritis dalam menyikapi hal- hal yang terjadi disekitarnya. Memilih lagu- lagu BIP sebagai focus penulisan analisis isi tak lepas dari pemikiran bahwa ... Indonesia terhadap seni musik adalah sangat minimnya peran televisi dalam memasyarakatkan musik-musik yang bernilai tinggi. Selama ketiga faktor-faktor tersebut masih tetap dipertahankan, maka perkembangan dan apresiasi seni musik yang baik sulit terwujud. Metode yang digunakan adalah analisis isi. Tipe penelitian ini adalah tipe diskriptif kualitatif. Satuan
 22  179  2

FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATAN DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Analisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung Milik Komnas FBPI

... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis? ?Isi? ?pada Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik dan metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis? ?isi.  Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis? ?Isi? ?pada Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik dan metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis? ?isi.  Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of ... FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATANDALAM IKLAN  LAYANAN MASYARAKATAnalisis? ?Isi? ?pada Empat Versi ILM Televisi  Tanggap Flu BurungMilik Komnas FBPI  Oleh: Kenyo Primagati  Communication Science  Dibuat: 2010­12­21 , dengan 6 file(s).  Keywords: Pemeliharaan Kesehatan, Iklan Layanan Masyarakat Televisi  ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan di media online seperti www.republika.co.id,  www.antaranews.com dan www.okezone.com yang memberitakan dua kasus flu burung pada  awal tahun 2010. Kasus pertama pada tanggal 23 Februari menimpa seorang ibu rumah tangga di  Malang dan kasus kedua menimpa seorang balita di Pekanbaru pada tanggal 28 April. Dua kasus  baru tersebut menyatakan bahwa flu burung masih berbahaya di kehidupan masyarakat Indonesia  meskipun dahulu telah dikampanyekan melalui iklan layanan masyarakat televisi (ILM televisi)  tentang langkah­langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tertular virus flu  burung. Salah satunya adalah ILM Televisi Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI yang  memiliki empat versi. Komnas FBPI itu sendiri merupakan sebuah komite yang berinisiatif  menangani kasus flu burung. Namun akibat pemberitaan dua kasus baru maka komitmen  Komnas FBPI terbantahkan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah  frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan yang terkandung pada empat versi ILM televisi  Tanggap Flu Burung milik Komnas FBPI dengan rumusan masalah penelitian yang berbunyi  “Berapakah frekwensi pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI?”  Pemeliharaan kesehatan merupakan suatu cara atau upaya penanggulangan dan pencegahan  gangguan kesehatan. Penanggulangan merupakan cara untuk menangani gangguan kesehatan,  sedangkan pencegahan merupakan cara untuk menjauhkan diri dari gangguan kesehatan.  Informasi pemeliharaan kesehatan sangat penting disampaikan dan diketehui oleh masyarakat  luas terutama bagi wilayah atau negara yang sedang mengalami wabah penyakit berbahaya.  Informasi berupa pesan pemeliharaan kesehatan dapat disampaikan melalui ILM Televisi secara  menarik namun singkat dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima, memahami serta  mempraktekannya dalam kehidupan mereka sehari­hari agar terhindar dari gangguan penyakit.  Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan perangkat statistik dan metode penelitian  yang digunakan adalah metode analisis? ?isi.  Metode ini hanya menganalisis pesan yang tampak  dalam objek penelitian. Ruang lingkupnya adalah seluruh scene dalam ILM Televisi Tanggap  Flu Burung milik Komnas FBPI yang berjumlah 24 scene (total scene pada empat versi). Satuan  ukurnya adalah setiap frekwensi kemunculan adegan/scene yang mengandung kategori  penanggulangan dan pencegahan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan pemeliharaan kesehatan pada Empat Versi ILM  Televisi Tanggap Flu Burung telah diketemukan mengandung pesan pemeliharaan kesehatan  sebanyak 15 scene (62,5%) dari 24 scene. Pesan pemeliharaan kesehatan pada kategori  penanggulangan muncul sebanyak 7 kali (29,17%) dengan indikasi pemeriksaan sebanyak 2 kali  (8,33%), indikasi pengobatan sebanyak 3 kali (12,5%) dan indikasi pelaporan sebanyak 2 kali  (8,33%). Sedangkan pada kategori pencegahan muncul sebanyak 18 kali (75%) dengan indikasi pembersihan sebanyak 7 kali (29,17%) dan indikasi menjaga kontak sebanyak 11 kali (45,83%).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung  Milik Komnas FBPI banyak mengandung pesan pemeliharaan kesehatan, meskipun pesan  tersebut lebih banyak muncul pada kategori pencegahan.  Atas hasil di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan metode lain agar  pesan pada kategori penanggulangan dapat lebih banyak diketemukan. Selain itu disarankan pula  kepada Komnas FBPI untuk memberikan pesan pemeliharaan kesehatan yang lebih banyak pada  kategori penanggulangan atau seimbang dengan kategori pencegahan.  ABSTRACT  The research is based from many news in online media like www.republika.co.id,  www.antaranews.com and www.okezone.com which information that two cases bird flu at first  2010. The first case on February 23, the bird flu had been attacking a housewife in Malang and  second case is attacked a toddler on April 28 in Pekanbaru. The newly cases it declare that bird  flu still dangerous in Indonesia while it had been campaigning with use television PSA about the  effective steps to lessen risk from the bird flu attack long times ago. One of them Television PSA  Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI who have four version. The Komnas FBPI is a commitee  who has initiative for handle the bird flu case. But, because of the two case that so the  commitment of Komnas has unaccepted. Based on it, the researcher would have to know how  much the frequency of health preserve message which on four version television PSA Tanggap  Flu Burung by Komnas FBPI with the formulate research question “How much the frequency  health preserve message on Four Version Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas  FBPI?”  The health preserve is the way or tacling effort and preventive of health trouble. The tacling is  the way to handling health trouble and preventive is the way to far from the health trouble.  Infomation health preserve is important to inform and knowing from the society the first for zone  or country who had been attacking by dangerous disease. The information which have health  preserve message can inform with the television PSA like interesting but simple and clear so the  society can accepting and understanding and to practice it on their life everyday that striking  from the health trouble.  The type of the research is use descriptive type with using statistic tool and the method research  is used content analysis method. This method just analyse message on in research object. The  scope in here is all of scene in Television PSA Tanggap Flu Burung by Komnas FBPI which 24  scene (total scene from the four version). The unit of measure is every frequency of appearance  from the scene which on have a tacling and preventive category.  The result research shown that the health preserve message on Four Version Television PSA  Tanggap Flu Burung is have health preserve message is 15 scene (62,5%) from 24 scene. The  health preserve message on tacling category is 7 times (29,17%) with checkup indication as  much 2 times (8,33%), medication indication is 3 times (12,5%) and reporting indication is 2  times (8,33%). Meanwhile for the preventive category is show up 18 times (75%) with the  cleansing of
 9  136  3

SENSUALITAS DALAM FILM HOROR DI INDONESIA(Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Azis)

... (penonton), maka disini peneliti tertarik untuk melakukan studi terhadap sensualitas yang ditunjukkan dalam perfilman Indonesia saat ini, khususnya pada film horor. Penelitian ini mengambil judul Sensualitas dalam Film Horor di Indonesia (Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Aziz.). Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui bentukbentuk sensualitas ... Perawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Ruang lingkup penelitian ini adalah film horor yang berjudul Tali Pocong Perawan karya Arie Azis dengan unsur pesan yang mengandung sensualitas. Penelitian ini peneliti menggunakan unit analisis ekspresi, sedangkan satuan ukur yang digunakan adalah ... SENSUALITAS DALAM FILM HOROR DI INDONESIA(Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Azis) Oleh: Ratih Rakasiwi ( 05220268 ) Communication Science Dibuat: 2010-03-31 , dengan 3 file(s). Keywords: Kata Kunci: Film,
 33  219  2

Pengaruh kualitas aktiva produktif dan non performing financing terhadap return on asset perbankan syariah (Studi Pada 3 Bank Umum Syariah Tahun 2011 – 2014)

... ......................................................................................... iv DAFTAR ISI ........................................................................................................ vii DAFTAR TABEL .............................................................................................. xii DAFTAR GAMBAR ........................................................................................... xiii BAB ... ada.4 Sumber utama pendapatan bank berasal dari aktiva produktif. Muhammad mendefinisikan kualitas aktiva produktif adalah kondisi yang menggambarkan kualitas kolelktabilitas dan kinerja dari seperangkat aset bank yang telah diinvestasikan dalam rangka memperoleh laba.5 Dendawijaya mendefinisikan aktiva produktif merupakan semua aktiva dalam rupiah dan valuta asing ... mengantisipasi resiko dalam penanaman dana, memantau kualitas, kolektabilitas aset serta untuk memantau kondisi aktiva produktif dalam keadaan yang sehat. Ada banyak cara yang digunakan dalam mengukur kinerja aktiva produktif, salah satunya menggunakan rasio keuangan yang terdapat pada kualitas aktiva produktif dapat diukur dengan rasio Penyisihan Penghapusan
 6  69  0

Konsep kecerdasan ruhani guru dalam pembentukan karakter peserta didik menurut kajian tafsir Qs. 3/Ali-‘Imran: 159

... November 2014/Shafar 1436 H Hormat Penulis ABUBAKAR SAHBUDIN NIM: 18100110000067 xi DAFTAR ISI SURAT PERNYATAAN KARYA ILMIAH LEMBAR PERSETUJUAN BIMBINGAN SKRIPSI LEMBARAN PENGESAHAN PEMBIMBING SKRIPSI LEMBARAN PENGESAHAN PENGUJI SKRIPSI ABSTRAKSI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I BAB II ii iii iv v vi vii xii : PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah B. ... Ruhani 4. Dinamika Ruhani dan Jiwa yang Tenang 5. Pengertian dan Fungsi Guru 6. Hubungan Guru dan Peserta Didik 7. Definisi dan Hakikat Karakter 8. Landasan Hukum Pendidikan Karakter 9. Tentang Tafsir dan Surat Ali-„Imran a. Definisi dan Keutamaan Tafsir d. Tentang Surat Ali-„Imrān B. Hasil Penelitian yang Relevan 9 9 10 12 15 20 21 22 23 24 24 25 26 BAB ... Penelitian C. Fokus Penelitian D. Prosedur Penelitian xii 27 28 29 29 BAB IV : KECERDASAN RUHANI PERSPEKTIF QUR‟ANI A. Tafsir QS. 3/Ali-„Imran: 159 B. Analisis Komparatif Tafsir QS. 3/Ali-„Imran: 159 C. Analisis Kandungan QS. 3/Ali-„Imran: 159 1. Lemah Lembut dan Tidak Berlaku Keras… 2. Memaafkan 3. Memohon Ampunan Allah bagi Mereka 4. Bermusyawarah 5. Tekad
 9  93  103

Modul TK J 147 edit rizkiM 3 mei PenambahanN

... 2016 v PPPPTK TK DAN PLB BANDUNG vi © 2016 DAFTAR ISI KATA SAMBUTAN ........................................................................................................iii DAFTAR ISI ..................................................................................................................vii DAFTAR GAMBAR ........................................................................................................ix DAFTAR ... Berkelanjutan di TK a. Pengertian Umum PKB b. Jumlah Angka Kredit pada PKB c. Presentasi Ilmiah d. Besaran Angka Kredit untuk Karya yang dilakukan Secara Bersama PPPPTK TK DAN PLB BANDUNG 4 © 2016 e. Ragam Jenis Publikasi Ilmiah/Karya Inovatif yang dapat dinilai f. Persyaratan Kegiatan PKB g. Jenis PKB E. Saran Cara Penggunaan Modul Untuk mengoptimalkan pemanfaatan ... yakni Permendikbud nomor 137/ 2014 pasal 18 dan Permendikbud nomor 146/2014. Dalam Standar PAUD dinyatakan bahwa Standar Penilaian merupakan kriteria tentang penilaian proses dan hasil pembelajaran anak dalam rangka pemenuhan standar tingkat pencapaian perkembangan sesuai tingkat usianya. Sejalan dengan itu Pedoman Penilaian lampiran Permendikbud nomor
 14  268  152

Pembangunan aplikasi e-learning sebagai sarana penunjang proses belajar mengajar di SMA Negeri 3 Karawang

... sudut pandang, diantaranya : [1] a. Sistem abstrak dan sistem fisik Sistem abstrak (abstract system) adalah sistem yang berisi gagasan atau konsep. Misalnya, sistem teologi yang berisi gagasan tentang hubungan manusia dan Tuhan. Sistem fisik (physical system) adalah sistem yang secara fisik dapat dilihat. Misalnya : sistem komputer, sistem komputer, ... Dashboard……………………………………………………………....50 BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM .......................................... 53 3.1 Analisis Sistem ........................................................................................ 53 3.1.1 Analisis Masalah ..................................................................................... 53 3.1.2 Analisis Prosedur yang ... 66 3.2.2 Analisis Perangkat Keras ........................................................................ 67 3.2.3 Analisis Pengguna Sistem ....................................................................... 69 3.2.4 Analisis Pengkodean ............................................................................... 72 3.2.5 Analisis Basis Data..................................................................................
 8  84  291

Topik hari ini minggu 3 Topik hari ini m

... Fisika Umum (MA 301) Topik hari ini (minggu 3) • Hukum Gerak • Momentum • Energi • Gerak Rotasi • Gravitasi Hukum Gerak Mekanika Klasik ► Menjelaskan hubungan antara gerak benda dan gaya yang bekerja padanya ► Kondisi ketika Mekanika Klasik tidak dapat diterapkan benda yang sangat ... ( ) ! ) ) ! $ $ " /! ' 0 $ & ( $( "( & (. ! $ ) $ $& $& $ ! * & & Jawab b $ $ ) ) ) ) Kekekalan Momentum ► Definisi: sebuah sistem terisolasi adalah sistem yang tidak dikenai gaya eksternal padanya Momentum dalam sebuah sistem terisolasi dimana terjadi peristiwa tumbukan adalah konstan Tumbukan merupakan kontak fisik antara dua benda (atau lebih) Kekekalan Momentum (lanjutan) Prinsip ... adalah kekal Jika energi total sebuah sistem tidak konstan, energi pasti telah berubah ke bentuk lain dengan mekanisme tertentu Diaplikasikan ke bidang lain selain FISIKA Daya ► Daya didefinisikan sebagai laju transfer (aliran) energi W P= = Fv t 2 Satuan SI adalah Watt (W) : W = J = kg • m s s2 USA & UK : hp (horsepower) : ft lb 1 hp = 550 = 746 W s kilowatt
 1  46  73

UPAYA PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV (EMPAT) SDN 3 TEGALSARI KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2011/2012

... ini dapat berguna bagi pembaca umumnya dan penulis khususnya. Bandar Lampung, Penulis Juli 2012 SUSWATI ii DAFTAR ISI Halaman Daftar Tabel............................................................................................. v Daftar Gambar ........................................................................................ vi BAB ... .................................................................................................... 48 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN iv DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman 1.1 Alur PTK Penggunaan Alat Peraga .................................................. 19 2.1 Alur Penelitian Tindakan Kelas ......................................................... 22 vi DAFTAR TABEL Tabel Halaman 1.1 Distribusi Frekuensi ... pengetahuan saya tidak berisi yang telah dipublikasikan atau ditulis oleh orang lain atau telah dipergunakan dan diterima sebagai persyaratan penyelesaian studi pada universitas atau institut lain. Demikian surat pernyataan ini dibuat dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Pringsewu, Juli 2012 Yang Membuat Pernyataan SUSWATI 1013119091 DAFTAR RIWAYAT
 20  100  52

HUBUNGAN PEMANFAATAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN DAN SIKAP SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 BATANGHARI NUBAN LAMPUNG TIMUR

... ........................................................................................ vii DAFTAR ISI ............................................................................................ iii DAFTAR TABEL .................................................................................... vi DAFTAR GAMBAR............................................................................... vii DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................... ... 56 C. Variabel Penelitian, Definisi Konseptual Variabel, Definisi Operasional, dan Pengukuran ........................................... 57 1. Variabel Penelitian .................................................................. 57 2. Definisi Konseptual Variabel ................................................... 57 3. Definisi Operasional Variabel.................................................. ... 70 a. Analisis Validitas Angket .................................................. 70 b. Analisis Reliabilitas Angket ............................................... 70 B. Gambaran Umum Lokasi Penelitian .............................................. 75 1. Sejarah SMP Negeri 3 Batanghari Nuban ................................ 75 2. Visi dan Misi SMP Negeri
 23  123  93

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU ANTARA PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO-VISUAL DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN GRAFIS KELAS VII SMP NEGERI 3 TERBANGGI BESAR LAMPUNG TENGAH TAHUN PELAJARAN 2014/2015

... 2015 Penulis, Lusiana Simamora DAFTAR ISI Halaman DAFTAR ISI. .......................................................................................... i DAFTAR TABEL................................................................................... iv DAFTAR GAMBAR .............................................................................. vi DAFTAR LAMPIRAN ... sampai dengan tanggal 17 September 2013 penulis melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tanjung Jati Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat dan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMP Negeri 1 Tanjung Jati Pesisir Selatan Pesisir Barat. PERSEMBAHAN Puji Tuhan, dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa ku persembahkan karya sederhanaku ... ................................................................................... Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel ............. 1. Variabel Penelitian ................................................................ 2. Definisi Operasional Variabel ............................................... Teknik Pengumpualan Data ....................................................... 1.
 3  48  68

HUBUNGAN PERHATIAN ORANGTUA DAN MANAJEMEN WAKTU BELAJAR DI RUMAH DENGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IPS SMA NEGERI 3 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

... (Y)................... 94 DAFTAR ISI Halaman DAFTAR ISI .......................................................................................... i DAFTAR TABEL .................................................................................. iv DAFTAR GAMBAR .............................................................................. vii DAFTAR LAMPIRAN........................................................................... viii I. PENDAHULUAN A. ... Penelitian.................................................................... 1. Kisi-kisi Instrumen Perhatian Orangtua ................................. 2. Kisi-kisi Instrumen Manajemen Waktu Belajar di Rumah .................................................................... I. Hasil Validitas dan Reliabilitas Instrumen.................................. J. Teknik Analisis Data ................................................................... 1. ... ..................................................................... D. Definisi Operasional Variabel ..................................................... 1. Definisi Operasional Perhatian Orangtua (X1) ....................... 2. Definisi Operasional Manajemen Waktu Belajar Di Rumah (X2) ........................................................... 3. Definisi Operasional Prestasi Belajar (Y)
 8  85  89

PENGEMBANGAN SINYAL LAMPU 3 WARNA UNTUK ALAT BANTU KELINCAHAN FOOTWORK PADA KLUB PB.MANDIRI PATI TAHUN 2015

... prototype.................... 53 3. Kisi-kisi instrumen penelitian atlet kelompok kecil ............................... 54 4. Kisi-kisi instrumen penelitian atlet kelompok besar............................... 54 5. Klasifikasi Presentase ......................................................................... 57 6. Hasil pengisian kuisioner dari ahli prototype ... ...................................................................................... vii DAFTAR ISI ................................................................................................... ix DAFTAR TABEL ............................................................................................ xi DAFTAR GAMBAR ........................................................................................ xii DAFTAR LAMPIRAN ... Berdasarkan definisi 9 pengertian - pengertian diatas yang dikemukakakn oleh beberapa ahli, maka latihan didefinisikan sebagai peran aktif yang sistematis dalam latihan yang bertujuan untuk meningkatkan fisik dalam rangka meningkatkan penampilan berolahraga. Beberapa pendapat penulis simpulkan, Latihan fisik adalah suatu kegiatan fisik menurut cara
 1  56  122

PENINGKATAN INTENSITAS WARNA KUNING TELUR DAN KADAR OMEGA 3 PADA BURUNG PUYUH YANG DIBERI PAKAN UNDUR UNDUR LAUT (Emerita sp)

... ................................................................................ v DAFTAR ISI ............................................................................................. vii DAFTAR TABEL ....................................................................................... x DAFTAR GAMBAR .................................................................................. xi DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................... xii BAB ... tersebar sangat luas, yaitu di sepanjang pesisir laut Atlantik sampai Peru dan Chile, serta di dipesisir laut Pasifik sampai Amerika Utara dan Selatan (Pechenik 1991). Di pesisir laut Amerika, Emerita sp tersebar dari Alaska sampai Baja, California. Di Indonesia sebaran Emerita sp belum banyak diketahui. Di pesisir selatan Kabupaten Kebumen kelimpahan ... mengekstrak etil ester asam 24 lemak. Setelah disentrifugasi, lapisan atas siap untuk dianalisis menggunakan kromatografi gas dengan volume penyuntikan 0,2 µl. a. Kondisi alat kromatografi gas Kondisi analisa alat GC yang digunakan seperti yang dilakukan untuk analisis asam lemak di Laboratorium Kimia dan Biokimia PAU Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM yaitu
 5  73  58

Masalah Seleksi Calon Peserta Program S-2 dan S-3

... perlunya untuk mengadakan pemikiran dan tindakan bersama agar pelaksanaan proses seleksi di lingkungan fakultas - fakultas pascasarjana lainnya dapat dilakukan secara lebih efisien. PERM ASALAHAN Masalah yang dihadapi dalam bidang ini pada dasarnya mencakup tiga ha1 yaitu penentuan unsur-unsur proses seleksi yang akan diiaksanakan, penentuan materi ... peningkatan biaya, dilain pihak ha1 ini dapat meningkatkan probabilita keberhasilan para calon peserta jika dilaksanakan dengan baik. Dengan dernikian maka masalah yang dihadapi disini adalah masalah optimisasi. Mengenai penentuan materi yang akan dipergunakan dalam proses seleksi, pada dasarnya pilihan yang harus dipertimbangkan adalah testinglujian kemampuan seorang ... tersebut dipercayakan kepada Dekan Fakultas pengirim, dan ternyata bahwa para calon dibiarkan untuk bekerja sama dalam menyusun pertanyaan yang diajukan dalam ujian. Hal ini dapat disirnpulkan dari persamaan yang cukup menyolok dalam perumusan jawaban yang diberikan oleh para calon yang mengikutinya. PEMBAHASAN - Diantara unsur unsur proses seleksi y a
 0  42  12

Teknik Inkuiri dalam Menyimak Berita sebagai Strategi Meningkatkan Belajar Bahasa Jawa dalam Problem Based Learning (Classroom Action Research) Pada Siswa Kelas VII C SMP Negeri 3 Semarang Tahun

... vii DAFTAR ISI ....................................................................................................... xi DAFTAR TABEL .............................................................................................. xiv DAFTAR BAGAN .............................................................................................. xvi DAFTAR ... dalam menyimak, yaitu sebagai berikut. 1. Faktor Fisik Kondisi fisik seorang penyimak merupakan faktor penting yang turut menentukan keefektifan serta kualitas keaktifannya dalam menyimak. Kesehatan serta kesejahteraan fisik merupakan suatu modal penting yang turut menentukan bagi setiap penyimak. Lingkungan fisik juga berpengaruh terhadap keefektifan dalam menyimak ... ............................................. 46 Tabel 2. Daftar Penilaian Pemahaman Isi Berita ................................................. 47 Tabel 3. Kategori Penilaian Menyimak Berita Sesuai Indikator .......................... 47 Tabel 4. Kriteria Penilaian Aspek Menyimak Berita Sesuai Indikator ................ 48 Tabel 5. Daftar Penilaian Setiap Indikator Menyimak
 0  44  183

PENGARUH PENGGUNAAN PASIR BERWARNA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF (PENGENALAN SAINS) ANAK USIA 3 4 TAHUN DI PAUD PERMATA BUNDA KABUPATEN SRAGEN

... ..................................................................................... 83 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. 84 xi LAMPIRAN DAFTAR TABEL Tabel Halaman 3.1 Kisi-kisi Instrumen Variabel Media Pasir Berwarna ............ 57 3.2 Kisi-kisi Instrumen Variabel Perkembangan Kognitif Anak Usia 3-4 Tahun ... ............................................................................................... viii DAFTAR ISI .............................................................................................. ix DAFTAR TABEL ..................................................................................... xiv DAFTAR GAMBAR ................................................................................. xv DAFTAR GRAFIK ................................................................................... ... kesempatan untuk mencapai tujuan pembelajaran semakin besar. Tujuan ini akan menentukan bagian isi yang mana yang harus mendapatkan perhatian pokok dalam media pelajaran. 19 4. Organisasi Isi Pembelajaran akan lebih mudah jika isi dan prosedur atau keterampilan fisik yang akan dipelajari diatur atau diorganisasikan ke dalam urutan yang bermakna. Peserta
 17  172  120

BAB 3 DASAR TEORI SIMULASI GELOMBANG AIR DENGAN METODE FINITE VOLUME BERBASIS PEMROGRAMAN PARALEL GPU CUDA.

... berikut. 1. Pre-Processor Tahap ini berisi masukan (input) dari permasalahan aliran fluida, antara lain:  Pendefinisian domain komputasi, yaitu pendefinisian ruang geometri yang diinginkan.  Pembuatan/generate grid /mesh.  Pemilihan fenomena yang akan dimodelkan.  Pendefinisian atribut-atribut fluida.  Penentuan kondisi-kondisi batas yang diinginkan. 2. Solver Dengan ... relasi sisi ke elemen, permukaan (surface), sentroid suatu elemen, sentroid suatu sisi, area, dan arah normal (Moukalled, et al., 2016). Titik (point) atau simpul (vertices) merupakan tingkat paling dasar yang merepresentasikan lokasi dalam ruang geometri. Sebuah elemen dikelilingi dan dibatasi/disekat oleh beberapa sisi (face). Tiap-tiap sisi pada ... biasanya tiap-tiap sisi yang terdapat pada suatu segitiga seluruhnya digunakan bersama-sama oleh dua segitiga yang saling berdekatan. Dengan kata lain, pada dua buah segitiga yang saling berdekatan, masing-masing segitiga memiliki sebuah sisi yang saling berhimpit dan menyatu, sehingga kedua sisi tersebut dapat dinyatakan sebagai sebuah sisi yang digunakan secara
 1  14  32

BAB 3 LANDASAN TEORI SISTEM INFORMASI LALU LINTAS ANGKUTAN UDARA PT.ANGKASA PURA I(PERSERO) YOGYAKARTA BERBASIS WEB.

... data yang lebih berarti yang dibutuhkan manajer untuk menjalankan tanggung jawabnya. 3. Decision Support System(DSS) Decision Suppot System(DSS) merupakan sistem informasi pada level manajemen dari suatu organisasi yang mengombinasikan data dan model analisis canggih atau peralatan data analisis untuk mendukung pengambilan keputusan yang semi terstruktur dan ... keputusan. dari sistem informasi, terlebih dahulu kita harus mengerti dua kata yang menyusunnya yaitu sistem dan informasi. Setelah mengetahui definisi awal kata-kata yang menyusun, “Sistem kita bisa Informasi” mengetahui itu definisi sendiri. dari Definisi kata sistem informasi adalah pengaturan orang, data, proses, dan information technology(IT)/teknologi informasi yang berinteraksi ... diartikan sebagai sebuah program menyimpan ataupun disimpan, data yang me-manage tersebut dapat berfungsi data. Setelah diambil, untuk data diproses, atau ditampilkan menjadi satu kesatuan informasi ke pengguna atau user. Struktur atau cara penyimpanan data dalam basis data bisa beragam yang akan mempengaruhi bagaimana informasi ditampilkan ataupun di-update. Data disimpan
 2  10  13

HUBUNGAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MAKANAN KONTINENTAL SISWA KELAS XI JASA BOGA DI SMK NEGERI 3 PADANGSIDIMPUAN T.A 2015/2016.

... Lubis NIM. 5103342030 iii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .................................................................................... i DAFTAR ISI .................................................................................................. ii DAFTAR TABEL……………………………………………………………. iv DAFTAR GAMBAR…………………………………………………………. v DAFTAR LAMPIRAN………………………………………………………. ... .............................................................. 54 DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 55 DAFTAR LAMPIRAN............................................................................. 57 iii DAFTAR TABEL Tabel 1. Populasi penelitian …………………………………………… 29 Tabel 2. Kisi-kisi instrumen penelitian kemandirian ... Penelitian Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. Hasil analisis tingkat kecenderungan kemandirian belajar tergolong cukup sebanyak 32 orang (96,96 %). 2. Hasil analisis tingkat kecenderungan hasil belajar makanan kontinental tergolong tinggi sebanyak 22 orang (66,66 %). 3. Berdasarkan hasil analisis korelasi product moment pada taraf
 3  19  24

DAFTAR PUSTAKA Aberg, J.A., Lacy, C.F, Amstrong, L.L, Goldman, M.P, and Lance, L.L., 2009, Identifikasi Drug Related Problems (Drps) Potensial Pada Pasien Asma Di Instalasi Rawat Inap Rsud Dr. Moewardi Tahun 2015.

... 55 DAFTAR PUSTAKA Aberg, J.A., Lacy, C.F, Amstrong, L.L, Goldman, M.P, and Lance, L.L., 2009, Drug Information Handbook, 17th Edition , Lexi-Comp American Pharmachist Association. Adams, ... T.L. & Baker, D.E., 2003, Cytochrome P450 Drug Interactions CYP1A2 CYP2C9 CYP2C19 CYP2D6. Therapeutic Research, (May), pp.2–5. Lorensia, A., Canggih, B. & Wijaya, R.I., 2013, Analisis Adverse Drug Reactions pada Pasien Asma di Suatu Rumah Sakit, Surabaya. Jurnal Farmasi Indonesia , 6(3), pp.142–150. Nastional Asthma Education and Prevention Program, 2007,
 1  24  4

DAFTAR PUSTAKA Al-Fandi, Haryanto. 2011. Desain Pembelajaran Yang Demokratis & Humanis. Implementasi Pendidikan Karakter Demokratis Dan Disiplin Dalam Pembelajaran Penjasorkes Pada Siswa Di SD Negeri 1 Kemiri Boyolali.

... DAFTAR PUSTAKA Al-Fandi, Haryanto. 2011. Desain Pembelajaran Yang Demokratis & Humanis. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media. Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan ... 2014. “Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Di Sekolah Dasar”. Bahana Manajemen Pendidikan. Volume 2 Nomor 1, Juni 2014: 503 ‐ 831 Aulina, Choirun Nisak. 2013. “Penanaman Disiplin Pada Anak Usia Dini”. Pedagogia Vol 2 No 1 Februari 2013: 36-49 Ayun, Afa F. 2016. “Pendidikan Karakter Demokratis Di Kelas IV A SD Negeri I Jampiroso Temanggung”. Jurnal ... Journal of Social Sciences 2014, 1 (1) : 24-27 Darmadi, Hamid. 2014. Metode Penelitian Pendidikan Dan Sosial. Bandung: Alfabeta Darsono. 2016. “Pengelolaan Pendidikan Karakter Disiplin Dalam Pembelajaran Pkn Di SDN 4 Suru Kabupaten Grobogan”. Surakarta: UMS Daryanto dan Darmiatun. 2013. Implementasi Pendidikan Karakter Di Sekolah. Yogyakarta: Gava Media. Denis,
 0  13  5

PERBEDAAN GAIT PARAMETER PADA KONDISI FLEXIBLE FLAT FOOT DAN ARKUS KAKI Perbedaan Gait Parameter pada kondisi flexible flat foot dan arkus kaki normal anak usia 11-13 tahun di SD N 3 Cepu.

... Kebanyakan kondisi rigid flat foot dihubungkan dengan kondisi patologis yang membutuhkan penanganan khusus (Halabchi, 2013). Anak usia sekitar 11-13 tahun yang masih memiliki arkus kaki rata perlu mendapat perhatian, karena kondisi tersebut akan berlanjut dan menetap hingga dewasa. Ditandai hilangnya sebagian atau seluruh arkus longitudinal medial kaki. Kondisi ... kaki rata perlu mendapat perhatian, karena kondisi tersebut akan berlanjut dan menetap hingga dewasa. Banyak perubahan yang ditimbulkan oleh kondisi flat foot seperti mudah timbul kelelahan pada kaki dan perubahan lingkup gerak sendi tungkai bawah. Pendekatan lain yang bisa dipakai untuk menilai perubahan kondisi pada anak flat foot adalah gait parameter. Tujuan ... PERBEDAAN GAIT PARAMETER PADA KONDISI FLEXIBLE FLAT FOOT DAN ARKUS KAKI NORMAL ANAK USIA 11-13 TAHUN DI SD NEGERI 3 CEPU NASKAH PUBLIKASI DISUSUN UNTUK MEMENUHI PERSYARATAN DALAM MENDAPATKAN GELAR SARJANA FISIOTERAPI Disusun Oleh : Hapsari Cahyaningrum J120141035 PROGRAM STUDI S1 FISIOTERAPI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
 0  10  14

DAFTAR PUSTAKA Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Akseptor Kb Dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi Suntik Di Desa Kateguhan Kabupaten Boyolali.

... Yogyakarta: Pustaka Pelajar. BKKBN. 2013. Laporan Umpan Balik Hasil Pelaksanaan Sub sistem Percatatan dan Pelaporan Pelayanan KB. Diakses melalui http://bkkbn.go.id Desember 2014 Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana. 2013. Umpan Balik Hasil Pelaksanaan Program KB Nasional Kabupaten Boyolali. Boyolali: BP3AKB. Badan Pemberdayaan ... DAFTAR PUSTAKA Aldriana, N. 2013. Gambaran Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Pemakaian KB AKDR di Puskesmas Rambah Samo I. Jurnal Maternity and Neonatal, Vol 1, No 2, tahun 2013 Aminatul M. 2014. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi pada Akseptor KB Wanita di Tuwel. Jurnal Kesehatan. Surakarta: ... Klien KB Aktif Tentang Alat Kontrasepsi Di Desa Sambirejo. Kec Binjai. Kabupaten. Langkat. Jurnal KesMas. Vol. 3 No. 1 Januari 2010. Medan: Jurusan Kesehatan Masyarakat USU. Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian. Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. ________________. 2010. Prosedur Penelitian. Suatu Pendekatan Praktik (Edisi 6).
 0  16  4

Dokumen yang terkait


Feedback