04 Penatar Cara Menentukan Anak Berkesulitan Belajar Spesifik

ANALISIS KONTRIBUSI MARGIN GUNA MENENTUKAN PRIORITAS PENGEMBANGAN PRODUK DALAM KONDISI KETIDAKPASTIAN PADA PT. SUMBER YALASAMUDRA DI MUNCAR BANYUWANGI

 5  260  94

EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) TERHADAP SIKAP MASYARAKAT DALAM PENANGANAN KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS (Studi Di Wilayah RT 05 RW 04 Kelurahan Sukun Kota Malang)

... bulan setelah kursus pertolongan pertama selesai anak- anak itu diuji dalam sebuah skenario di mana mereka harus memberikan pertolongan kepada korban tidak sadar pada kecelakaan sepeda. setelah 7 bulan anak- anak tersebut ditindak lanjuti oleh observasi partisipan. Dua bulan setelah kursus selesai 70% dari anak- anak ini dapat menilai kesadaran dengan benar ... langkah-langkah pertolongan pertama, juga. Mengajar pertolongan pertama juga menyebabkan perilaku aktif membantu dan meningkatkan empati pada anak- anak. Penelitian Ini menunjukkan bahwa anak- anak 4-5 tahun dapat belajar dan menerapkan pertolongan pertama dasar . Penelitian Bollig et.al (2011) jika dibandingkan dengan penelitian ini memiliki tujuan yang ... benar, manajemen jalan nafas yang benar) dengan benar. Banyak dari anak- anak ini menunjukkan kemampuan mereka dalam melakukan skenario pertolongan pertama. Meskipun beberapa 13 peserta menunjukkan rasa takut akan kegagalan dalam skenario pengujian. Dalam kelompok pengujian informal anak- anak ini bisa melakukan langkah-langkah pertolongan pertama, juga.
 30  323  31

Studi Kualitas Air Sungai Konto Kabupaten Malang Berdasarkan Keanekaragaman Makroinvertebrata Sebagai Sumber Belajar Biologi

... termasuk dalam pembelajaran biologi di kelas X SMA. KD 3.8 (Kurikulum 2013) menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan hewan ke dalam filum berdasarkan pengamatan anatomi dan morfologi serta mengaitkan peranannya dalam kehidupan. Sumber belajar yang selama ini digunakan dalam materi ini adalah media pembelajaran yang disajikan secara terpisah, ... mentolerir perubahan tersebut akan mati. Hal ini dapat dijadikan indikasi dalam menentukan kualitas lingkungan secara menyeluruh. Makroinvertebrata merupakan organisme yang hidupnya melekat pada substrat maupun dasar perairan yang dapat digunakan sebagai indikator untuk menentukan kualitas air, karena makro invertebrata merupakan biota perairan yang yang ... makroinvertebrata................................................................. 21 2.5 Syarat hasil penelitian sebagai sumber belajar .................................. 28 2.6 Macam-Macam media Pembelajaran ................................................. 29 2.7 Modul sebagai Sumber belajar. .......................................................... 30 2.7. Kerangka konsep .................................................................................
 16  137  28

PENYESUAIAN SOSIAL SISWA REGULER DENGAN ADANYA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD INKLUSI GUGUS 4 SUMBERSARI MALANG

... melayani semua siswa tanpa terkecuali. Dengan adanya ABK yang turut dalam pembelajaran bersama anak reguler, maka hal ini tentu berdampak pula bagi anak- anak reguler. Kebijakan sekolah yang menggabungkan anak- anak regular dengan ABK dalam satu lingkungan pembelajaran membuat anak- anak regular bereaksi untuk menyesuaikan diri dengan ABK tersebut. Menurut ... umumnya sekolah-sekolah regular dimana siswa-siswanya adalah anak- anak normal yang tidak mengalami kebutuhan khusus dalam pendidikannya. Hal ini sudah berjalan sangat lama dan menjadi kebiasaan umum bahwa anakanak biasanya belajar di sekolah umum, sementara anak- anak berkebutuhan khusus (ABK)/difabel belajar di SLB. Isu pendidikan untuk semua (education for ... yang menyenangkan, seperti kesediaan untuk membantu anak- anak ABK. Penyesuaian yang tidak baik akan menimbulkan masalah seperti bersikap agresif atau menarik diri dari pergaulan dengan anakanak ABK. Dengan adanya penyesuaian sosial yang baik pada siswa reguler maka dapat membantu kelancaran proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Begitu pula sebaliknya.
 51  315  26

STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM MEWUJUDKAN MALANG KOTA LAYAK ANAK (MAKOLA) MELALUI PENYEDIAAN FASILITAS PENDIDIKAN

... tangan, KHA mendeskripsikan hak-hak anak secara detail, menyeluruh dan maju Karena KHA memposisikan anak sebagai dirinya sendiri dan hak anak sebagai bagian manusia yang harus dibantu perjuangannya besama-sama oleh orang dewasa. Lihat: Muhammad & Zulchaina. 1999. Aspek Hukum Perlindungan Anak dalam Perspektif Konvensi Hak Anak. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti. ... Daerah Pengembangan Kota Layak Anak Kota Malang tahun 2013. Kebijakan dan peraturan tersebut juga dilandasi dengan Melihat Kondisi anak di Kota Malang terkait dengan pembangunan Malang kota layak anak menunjukkan bahwa kondisi anak seperti anak jalanan di Kota Malang paling 6 Republika News, Malang Raih Penghargaan Kota layak anak, diakses dari http://www.kompasiana.com/m_yunus/ruang-publik-ramah-sosial-di-taman-kota-malang.html pada ... publik di Malang bagi anak- anak di dasari dengan 31 indikator kota layak anak yang merupakan penjabaran dari 5 kluster hak-hak anak terlepas dari penguatan kelembagaan yang tertera dalam peraturan mentri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Indikator KLA dibuat dalam rangka untuk mengukur kabupaten/kota menjadi layak anak. Kementerian Pemberdayaan
 46  303  39

MOTIVASI BERTINDAK KRIMINAL PADA REMAJA(STUDI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK BLITAR)

... aini), yang telah memberi semangat dan dukungan untuk menyelesaikan skripsi ini. 7. Kepada Murobbiyah-murobbiyahku atas bimbingannya selama ini dalam belajar belajar tentang kehidupan ini dan khususnya belajar dakwah Islam. DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ......................................................................................................i LEMBAR ... aini), yang telah memberi semangat dan dukungan untuk menyelesaikan skripsi ini. 7. Kepada Murobbiyah-murobbiyahku atas bimbingannya selama ini dalam belajar belajar tentang kehidupan ini dan khususnya belajar dakwah Islam. DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ......................................................................................................i LEMBAR ... DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK BLITAR) SKRIPSI Diajukan Kepada Universitas Muhammadiyah Malang sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Oleh: SUMA’RUFA 06810232 FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2010 MOTIVASI BERTINDAK KRIMINAL PADA REMAJA (STUDI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK BLITAR) SKRIPSI Oleh: SUMA’RUFA 06810232 FAKULTAS
 2  87  22

PENGARUH PERMAINAN KONSTRUKTIF DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK TUNARUNGU

... Sebagian besar interaksi teman sebaya selama masa anak- anak melibatkan permainan. Biasanya setiap anak berinteraksi dengan teman sebayanya melalui berbagai permainan. Setiap anak pasti memiliki minat dalam suatu permainan, baik pada anak yang normal ataupun pada anak yang tidak normal (cacat), karena dunia anak- anak adalah dunia bermain. Permainan adalah ... sejalan dengan perkembangan anak yang selalu terus menerus berkembang. akan tetapi perkembangan kreativitas pada anak- anak tidak akan berjalan dengan sendirinya tanpa ada dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar anak tersebut. oleh karena itu, anak- anak harus melatih dan mengembangkan kreativitas yang ada pada dirinya secara optimal, sehingga membentuk ... Kreativitas bisa tampil dini dalam kehidupan anak dan terlihat pada saat anak bermain. Kehidupan bermain adalah kehidupan anak- anak. Bermain memberikan kesempatan pada anak untuk untuk mengekspresikan dorongan-dorongan kreatifnya, juga kesempatan untuk merasakan obyek-obyek dan tantangan untuk menemukan sesuatu dengan cara- cara baru. Untuk mencapai tujuan tersebut
 6  116  29

PERBEDAAN TINGKAH LAKU LEKAT PADA IBU ANTARA ANAK TUNGGAL DAN ANAK BUNGSU

... yang signifikan antara anak tunggal dan anak bungsu ( t = 2,263 < Sig = 0,050) yaitu anak tunggal memiliki tingkat tingkah laku lekat lebih tinggi (X1= 130,50) dibandingkan anak bungsu (X2 = 123,54). Disarankan kepada para ibu yang memiliki anak tunggal untuk memberikan kasih sayang dan perhatian kepada anak- anaknya yang tidak berlebihan dan melatih anak untuk ... ANTARAANAK TUNGGAL DAN ANAK BUNGSU Oleh: Lusi Wulandari (01810292) Psychology Dibuat: 2006-07-12 , dengan 3 file(s). Keywords: Anak tunggal, anak bungsu, tingkah laku lekat Kecenderungan anak tunggal dan anak bungsu mendapatkan pola asuh yang berbeda dari orang tua dan anggota keluarga yang lain akan membentuk perilaku tertentu masing-masing anak. Perhatian ... tunggal dan anak bungsu . Dengan variabel (I) adalah anak tunggal dan anak bungsu, variabel (2) adalah tingkah laku lekat. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa-siswi TK Alhidayah I&II Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar yang memiliki ibu tidak bekerja, berstatus sebagai anak tunggal dan anak bungsu serta berusia 3-6 tahun sebanyak 56 anak. Penyebaran
 3  71  2

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN BEBAS TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA KESUSILAAN DENGAN KORBAN ANAK (Putusan Nomor 24/Pid.Sus/A/2012/PN.Pso)

... Tahun 1997 Tentang Pengadilan Anak sedangkan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban dilakukan melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Terjadi benturan atau pertentangan upaya perlindungan hukum antara anak sebagai pelaku dan anak sebagai korban di dalam UU Pengadilan Anak dan UU Perlindungan Anak tersebut. Di satu sisi melindungi ... HUKUM 2013 ii MOTTO Cara suatu masyarakat memperlakukan anak tidak hanya mencerminkan kualitas rasa iba, hasrat untuk melindungi dan memperhatikan anak, namun juga mencerminkan kepekaannya akan rasa keadilan, komitmennya pada masa depan dan peranan penting anak sebagai penerus generasi bangsa. 1 1 Javier Perez de Cuellar, 1987, dalam buku Peradilan Anak di Indonesia, ... Tidak sedikit anak- anak yang menjadi pelaku tindak pidana, termasuk tindak pidana kesusilaan. Dalam beberapa kasus tindak pidana kesusilaan terdapat putusan hakim berupa putusan bebas sehingga pihak korban merasa dirugikan. Hukum tetap wajib menjamin perlindungan terhadap anak yang sedang dalam proses hukum. Perlindungan hukum terhadap anak sebagai pelaku
 6  75  16

ANALISIS YURIDIS TENTANG PENYELESAIAN SENGKETA MEREK AIR MINUM MINERAL "AQUA-versus-INDOQUALITY" (Studi Putusan Mahkamah Agung RI No. 04.PK/N/HaKI/2004)

 1  60  91

INTENSI ORANG TUA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK MENIKAHKAN ANAK PEREMPUAN DI BAWAH USIA 20 TAHUN DI KECAMATAN PAKEM KABUPATEN BONDOWOSO

... Yang Maha Esa. Pengertian anak menurut pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yang dimaksud anak menurut undang-undang tersebut adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun termasuk anak yang masih dalam kandungan. Menurut UNICEF (2005), pernikahan anak adalah pernikahan anak- anak dan remaja di bawah ... perkawinan anak adalah penyatuan dua orang, resmi atau tidak resmi, minimal satu di antaranya berada di bawah 18 tahun. Pasangan anak dianggap tidak mampu memberikan persetujuan bebas dan penuh karena masih dalam kategori anak- anak, yang berarti bahwa perkawinan anak adalah pelanggaran hak asasi manusia dan hak-hak anak (UNFPA, 2012). Pernikahan anak merupakan ... Maha Esa (UU No. 1 Tahun 1974 pasal 1). Pengertian anak menurut pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yang dimaksud anak menurut undang-undang tersebut adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun termasuk anak yang masih dalam kandungan. Perkawinan anak adalah ikatan lahir batin yang terbentuk pada
 9  96  107

Kekerasan rumah tangga terhadap anak dalam prespektif islam

... •1 5 orang tuanya secara spesifik. Analisa tersebut akan kami uraikan sebagai berikut: 1. Faktor-Faktor apa yang menyebabkan kekerasan terhadap anak dalam rumah tangga? 2. Bagaimana bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak dalam rumah tangga. 3. Bagaimana kekerasan dalam rumah tangga menurut agama Islam? 4. Bagaimanakah dampak terhadap anak (korban) kekerasan ... Tangga terhadap anak, Bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak dalam rumah tangga, Sebab-sebab timbulnya kekerasan terhadap anak dalam rumah tangga, Solusi islam dalam megatasi kekerasan terhadap anak dalam rumah tangga. BAB III: Pandangan Islam menyikapi kekerasan dalam rumah tangga. Terdiri dari tuntunan Islam bagi orang tua dalam mendidik anak, anak dan harta ... .................................................. 34 C. Perlakukan Kekerasan Terhadap Anak di Dalam Islam ............ 36 1. Membunuh Anak ............................................................... 36 2. Perbedaan Pemberian Kepada Anak- anak .......................... 37 vi BAB IV GAMBARAN UMUM PELAKU DAN KORBAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DALAM RUMAH TANGGA BAB V A. Identitas Keluarga
 7  66  74

Upaya mengurangi kecemasan belajar matematika siswa dengan penerapan metode diskusi kelompok teknik tutor sebaya: sebuah studi penelitian tindakan di SMP Negeri 21 Tangerang

... modifikasi dari cara belajar kelompok. Perbedaannya, pada cara berkelompok belum ada penekanan secara khusus tentang siapa yang menjadi tutor bagi temannya. Masalah ini dapat dilihat dari hasil evaluasi belajar yang menunjukkan siswa berhasil dalam kelompok, namun tidak berhasil pada saat evaluasi belajar secara individu. Karena dalam belajar kelompok, ... oleh Sumiati bahwa “pembelajaran merupakan proses memberi pengalaman belajar kepada siswa sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai dengan berbagai cara. ”27 Karena pembelajaran merupakan proses yang dilakukan untuk membantu para siswa untuk mengoptimalkan belajarnya. “Pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik.”28 ... daripada tingkah laku yang sedia ada sebelum aktifitas pembelajaran. Secara luas dapat dibedakan bahwa belajar adalah proses yang dilakukan oleh siswa secara individu dan pembelajaran adalah proses yang sengaja dilakukan agar kegiatan belajar siswa lebih optimal. Menurut Usman, “...proses pembelajaran merupakan suatu proses yang mengandung serangkaian
 17  160  88

Pengaruh mutu mengajar guru terhadap prestasi belajar siswa bidang ekonomi di SMA Negeri 14 Tangerang

... mendorong motivasi belajar kelas j) Guru sebagai perannya, perlu memiliki keterampilan cara bertanya yang dapat merangsang kelas berpikir dan cara memecahkan masalah k) Guru sebagai pengganjar, perlu memiliki keterampilan cara memberikan penghargaan terhadap anak- anak yang berprestasi l) Guru sebagai evaluator, perlu memiliki keterampilan cara menilai anak- anak secara ... sumber belajar d. Melaksanakan program pengajaran 1) Menciptakan iklim belajar mengajar yang tepat 2) Mengatur ruangan belajar 3) Mengelola interaksi belajar mengajar e. Menilai hasil dan proses belajar mengajar yang telah dilaksanakan 1) Menilai prestasi murid untuk kepentingan pengajaran 2) Menilai proses belajar mengajar yang telah dilaksanakan.35 Demikian ... Meningkatkannya.................................................25 B. Prestasi Belajar? ??…………………………………………………..29 1. Pengertian Prestasi Belajar? ??…………………………………..29 2. Cara Mengetahui Prestasi Belajar Siswa………………………30 3. Indikator Prestasi Belajar? ??…………………………………....32 4. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar. ..................32 5. Usaha-usaha Peningkatan Prestasi Belajar. .................................33 C.
 10  109  84

Status sosial ekonomi orang tua dan hasil belajar matematika siswa si MI Lanatusshibyan 01 Waru Jaya Parung bogor

... demikian, mereka mempunyai kesempatan yang lebih banyak untuk memberikan kebutuhan anaknya dalam proses belajar yang sedang dijalaninya. Dengan terpenuhinya kebutuhan itu, akan menumbuhkan semangat anak untuk belajar, sehingga anak berkonsentrasi dalam belajar. Hal ini memungkinkan anak akan memperoleh prestasi yang lebih baik. Lain halnya dengan siswa yang ... keras sarana belajar dan akan memberikan dorongan keberhasilan prestasi anak di sekolah. Usaha untuk mencapai keberhasilan siswa dalam meningkatkan prestasi belajar secara efektif, diperlukan berbagai usaha untuk dapat dilakukan oleh orang tua, diantaranya dengan menyediakan fasilitas belajar, mengawasi kegiatan dan penggunaan waktu belajar anak, mengenal ... kesulitankesulitan anak dan menolong anak mengatasi kesulitannya dalam belajar. Dengan perhatian yang penuh dan bimbingan yang intensif dari orang tua, maka prestasi belajar anak akan meningkat dan dapat meraih keberhasilan dalam belajar. Maka faktor ekonomi keluarga yang cukup akan memberikan kesempatan mencurahkan perhatian yang optimal untuk kepentingan belajar bagi
 5  105  76

Hubungan kecerdasan emosional dengan hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi di kelas X SMA Darussalam Ciputat Tangerang Selatan

... .......................... 13 B. Hasil Belajar Siswa ………………………………………… 19 a. Konsep Hasil Belajar ……………………………………. 19 b. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar …….. 22 c. Sasaran Dan Obyek Penilaian …………………………… 27 d. Jenis Alat Penilaian Hasil Belajar ………………………. 28 e. Fungsi Dan Tujuan Penilaian Hasil Belajar …………….. 29 C. Hakikat Belajar Ekonomi ......................................................... ... anggota.35 B. Hasil Belajar Siswa 1. Konsep Hasil Belajar Hasil belajar dapat dijelaskan dengan memahami dua kata yang membentuknya, yaitu “hasil” dan ? ?belajar? ??. Pengertian hasil (Product) menunjuk pada suatu perolehan akibat dilakukannya aktivitas atau proses yang mengakibatkan berubahnya input secara fungsional. Sedangkan pengertian belajar menurut beberapa ... Kelas (X) Gambar 2. Histogram Distribusi Frekuensi Hasil Belajar Ekonomi (Y) xv DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN 1 Kuesioner Variabel Kecerdasan Emosional LAMPIRAN 2 Instrumen Skala Kecerdasan Emosional LAMPIRAN 3 Nilai Rapor Hasil Belajar Siswa LAMPIRAN 4 Wawancara Guru LAMPIRAN 5 Wawancara Murid LAMPIRAN 6 Uji Validitas Butir Kecerdasan Emosional LAMPIRAN
 11  91  101

Aplikasi Pengenalan Amatematika Dasar Untuk Anak Usia Dini Berbasis Multimedia

... berbagai jenjang usia, termasuk pada jenjang anak usia dini. Pada tahap bayi, kanak-kanak awal, dan usia bermain, anak biasanya lebih suka bermain daripada belajar secara formal dan serius. Hal ini menyebabkan anak susah menerima pelajaran, termasuk pelajaran matematika. Bagaimanapun juga, pada tahap tersebut anak perlu bermain ϭ agar mendapatkan kesempatan ... terdapat kesalahan proses dan secara fungsional mengeluarkan hasil ouput yang sesuai dengan yang diharapkan. V. Kesimpulan Dan Saran 1. Kesimpulan a. Dengan adanya aplikasi ini anak anak pada tahap kanak – kanak awal, dan usia bermain yang biasanya lebih suka bermain daripada belajar secara formal dan serius, dapat tetap belajar tanpa merusak waktu bermain ... matematika yang memungkinkan anak untuk dapat memecahkan masalah di masa yang akan datang. Terdapat delapan tahapan usia manusia yakni bayi, kanak-kanak awal, usia bermain, usia sekolah, remaja, dewasa awal, dewasa, dan dewasa akhir. Pada tahap bayi, kanak-kanak awal, dan usia bermain, anak biasanya lebih suka bermain daripada belajar secara formal dan serius.
 11  79  39

Mari Belajar Seni Rupa Kelas 7 Tri Edy Margono dan Abdul Aziz 2010

... ditunjang wawasan seni, tokoh seni, kerja mandiri yang mendorong siswa lebih aktif secara mandiri, serta soal-soal kerja kelompok untuk melatih siswa bekerjasama dan menyelesaikan masalah secara kelompok. Ringkasan juga diberikan pada setiap bab. Sebagai pengukur ketuntasan belajar, siswa diberikan uji kompetensi pada setiap bab dan siswa pun diajak lebih ... kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 49 Tahun 2009 tanggal 12 Agustus 2009. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Kementerian Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan ... siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu,
 6  146  204

Evaluasi dan hasil belajar matematika

... PENDIDIKAN/BSNP Penilaian hasil belajar 1. Standar penentuan kenaikan kelas 2. Standar penentuan kelulusan Sistem sekolah terhadap peserta didik 3. Sistem kredit/ beban belajar 4. Sistem kenaikan kelas (grade) Pendekatan yang dilakukan dalam sistem kenaikan kelas 5. Menentukan kriteria siswa 6. Menerapkan prinsip kenaikan secara otomatis 7. Menggunakan ... nasional: perkembangan dan KONSEP DASAR PENDIDIKAN NASIONAL 1. 2. 3. 4. 5. Pendidikan merupakan usaha sadar Pendidikan harus dilakukan secara terencana Pendidikan harus dapat mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran yang kondusif Pendidik harus melibatkan perserta didik untuk aktif mengembangakan potensi diri Pendidik harus megarahkan perserta ... DAN HASIL BELAJAR MATEMATIK A Febri ferdiansyah BAB II Standar Penilaian Dalam Perspektif Standar Nasional Pendidikan Standar Penilaian Dalam Perspektif Standar Nasional Pendidikan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Konsep
 11  77  12

UPAYA PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV (EMPAT) SDN 3 TEGALSARI KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2011/2012

... pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 3 Hal ini dapat dilihat dari persentase aktivitas pembelajaran pada siklus I 55% kemudian pada siklus II menjadi 65% dan pada siklus III proses belajar siswa mencapai 85%. Demikian juga pada hasil belajar siklus I, persentase ketuntasan belajar ... jawab. Proses pembelajaran yang dirancangkan dan diatur untuk membantu peserta didik untuk mengembangkan dirinya kearah yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional inilah yang disebut pembelajaran yang menarik. 15 2. Aktivitas Belajar Keberhasilan siswa dalam belajar tergantung pada aktivitas yang dilakukannya selama proses pembelajaran. Aktivitas belajar ... yang mendukung pencapaian tujuan dalam kegiatan proses pembelajaran. 3. Hasil Belajar Dengan berakhirnya suatu proses pembelajaran maka siswa memperoleh suatu hasil belajar yaitu yang bekaitan dengan tingkat kemampuan dan penguasaan yang dicapai oleh siswa setelah mengikuti pembelajaran. Hasil belajar merupakan suatu hal yang berkaitan dengan kemampuan
 15  81  52

MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA REALIA DI KELAS III SD NEGERI I MATARAM KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN TANGGAMUS TAHUN PELAJARAN 2011/2012

... dengan konsep lain yang telah dipahaminya. Sesuai dengan tahapan perkembangan anak, karakteristik cara anak belajar, konsep belajar dan pembelajaran bermakna, maka kegiatan pembelajaran bagi anak kelas awal SD sebaiknya dilakukan dengan Pembelajaran tematik. Pembelajaran tematik adalah pembelajaran tepadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata ... dari serangkaian tes yang dilaksanakan setelah siswa mengikuti proses pembelajaran. B. Pengertian Model Pembelajaran Tematik Model pembelajaran tematik merupakan pendekatan pembelajaran yang diperuntukkan bagi pembelajaran di SD kelas rendah. Pembelajaran tematik tidak mengenalkan anak dengan istilah mata pelajaran. Anak dikenalkan dengan istilah tema,yang ... model pembelajaran tematik adalah siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dan menemukan sendiri berbagai pengetahuan yang terlatih untuk dapat dipelajarinya melalui pembelajaran yang lebih menekankan pada keterlibatan siswa dalam proses belajar secara aktif dalam proses pembelajaran. D. Langkah- Langkah Model Pembelajaran Tematik Pembelajaran
 15  108  83

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN PEMANFAATAN SARANA BELAJAR DI SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN AKUNTANSI KEUANGAN SISWA KELAS XI AKUNTANSI SMK WIYATA KARYA NATAR TAHUN PELAJARAN 2010/2011

... mempengaruhi hasil belajar yang baik bagi siswanya, dengan pemanfaatan sarana belajar yang tepat dapat 4 memberikan hasil yang optimal bagi siswa dalam menyerap materi yang disampaikan dan akan mampengaruhi hasil belajar siswa. Sarana belajar disekolah sebagai penunjang proses pembelajaran terdiri dari ruang belajar yang mendukung kegiatan pembelajaran, ... bahwa hasil belajar merupakan hasil dari suatu interaksi tindak belajar dan tindak mengajar. Dilihat dari sisi siswa hasil belajar merupakan berakhirnya penggal dan puncak ☎✆ proses belajar, sedangkan dari sisi guru tindak mengajar diakhiri dengan proses evaluasi hasil belajar. Ouput yang diharapkan dari proses belajar adalah prestasi belajar (Brahim 2007:39). ... dapat disimpulkan, bahwa hasil belajar merupakan hasil yang didapat dari hasil tes yang dinyatakan dalam skor setelah melalui proses pembelajaran. Maka berhasil atau tidaknya proses pembelajaran dapat dilihat dari hasil belajar/ prestasi belajar. Proses pembelajaran dapat dikatakan berhasil apabila bahan pelajaran dapat dikuasai anak didik diatas 65%, hal
 9  93  78

PENGGUNAAN BAHAN AJAR LEAFLET DENGAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SISTEM GERAK MANUSIA (Studi Quasi Eksperimen pada Siswa Kelas XI IPA1 SMA Negeri 1 Bukit Kemuning Semester Ganjil T

... Dari sisi guru tindakan mengajar diakhiri dengan proses evaluasi belajar, sedangkan dari sisi siswa hasil belajar merupakan puncak proses belajar? ??. Hasil belajar merupakan suatu puncak proses pembelajaran. Suatu proses belajar mengajar dinyatakan berhasil jika memenuhi tujuan dari proses belajar mengajar tersebut. Hal tersebut sesuai dengan yang diungkapkan ... terhadap hasil belajar kognitif dan aktivitas belajar siswa. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pengaruh penggunaan bahan ajar leaflet. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar dan aktivitas belajar siswa. Y1 X Y2 Keterangan: X : Penggunaan bahan ajar leaflet; Y1 : Aktivitas belajar siswa, Y2 : Hasil belajar kognitif ... memotivasi siswa belajar Guru menyajikan informasi kepada siswa lewat bahan bacaan 22 Fase 3 Mengorganisasikan siswa dalam kelompokkelompok kooperatif Guru menjelaskan kepada siswa bagaimana cara membentuk kelompok belajar dan membantu setiap kelompok belajar agar melakukan transisi secara efisien Fase 4 Membimbing kelompok bekerja dan belajar Guru
 26  188  59

PENGARUH HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP TINGKAT APLIKASI NILAI KARAKTER SISWA KELAS XI DALAM LINGKUNGAN SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 SEPUTIH BANYAK KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN PELAJARAN 2012/2013

... dan agama. 2.1.2 Tinjauan Umum Tentang Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan 2.1.2.1 Konsep Hasil Belajar a. Pengertian Hasil Belajar Proses belajar dapat dikatakan berhasil apabila tujuan dari pemebelajaran sudah tercapai. Salah satu tujuan dari pembelajaran adalah meningkatkan hasil belajar siswa pada akhir kegiatan belajar sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal belajar yang ... ketuntasan minimal belajar yang telah ditetapkan. Pengertian hasil belajar diungkapkan oleh Anni (2004: 4) “Hasil belajar adalah perubahan perilaku yang diperoleh pembelajar setelah mengalami aktivitas belajar? ?? (http://www.sarjanaku.com/2011/03/pengertian-definisi-hasilbelajar.html). 32 Hasil belajar menurut Nawawi (1981: 100) adalah “Keberhasilan murid ... dengan bidang yang telah dipelajari. 4 Hakikatnya hasil belajar itu memiliki beberapa ciri tentang hasil belajar yang baik. Oleh karena itu, hasil belajar yang diperoleh siswa harus dapat menunjukkan ciri dari hasil belajar yang baik agar hasil belajar tersebut tidak hanya terfokus pada ranah kognitif saja, tetapi teraplikasikan dalam kehidupan nyata
 12  143  82

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 1 SINAR MULYA KECAMATAN BANYUMAS KAB. PRINGSEWU

... kemajuan belajar diperlukan disepanjang proses pembelajaran, maka assessment tidak dilakukan diakhir periode pembelajaran seperti pada kegiatan evaluasi hasil belajar tetapi dilakukan bersama dengan secara terintegrasi dari kegiatan pembelajaran. Karakteristik Authentic Assessment : a. b. c. d. e. f. Dilaksanaka selama dan sesudah proses pembelajaran ... mencapai tujuan belajar. Aktivitas yang dimaksudkan disini penekanannya adalah pada siswa, sebab dengan adanya aktivitas siswa dalam proses pembelajaran terciptalah situasi belajar aktif, belajar aktif adalah suatu system belajar mengajar yang menekankan keaktifan siswa 10 secara fisik, mental, intelektual dan emosional guna memperoleh hasil belajar khususnya ... lingkungannya. Anak usia sekolah dasar berada pada tahapan operasional konkret. Pada rentang usia tersebut anak mulai menunjukkan perilaku belajar sebagai berikut: a) Mulai memandang dunia secara objektif, bergeser dari satu aspek situasi ke aspek lain secara reflektif dan memandang unsur-unsur secara serentak, b) Mulai berpikir secara operasional, c) Mempergunakan
 21  114  68

Dokumen yang terkait


Feedback