Pengaruh shopping enjoyment, pengalaman pembelian dan gender pada minat beli produk fashion di Online Shop - USD Repository

Gratis

0
1
117
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGARUH SHOPPING ENJOYMENT, PENGALAMAN PEMBELIAN DAN GENDER PADA MINAT BELI PRODUK FASHION DI ONLINE SHOP Skripsi Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen Disusun Oleh: Brigitta Adelina Avianti NIM : 082214035 PROGRAM STUDI MANAJEMEN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO DAN PERSEMBAHAN Great minds discuss ideas, average minds discuss events and small minds discuss people – Eleanor Roosevelt. Minds are like parachutes; they only function when open – Thomas Dewar. Skripsi ini dipersembahkan untuk kedua orangtua tercinta. iv

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Yang bertanda tangan di bawah ini, saya menyatakan bahwa skripsi dengan judul: “Pengaruh Shopping Enjoyment, Pengalaman Pembelian Dan Gender Pada Minat Beli Produk Fashion Di Online Shop”. Dengan ini saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat keseluruhan atau sebagian tulisan orang lain yang saya ambil dengan cara menyalin atau meniru dalam bentuk rangkaian kalimat atau simbol yang menunjukkan gagasan atau pendapat atau pikiran penulisan lain yang saya akui seolah-olah sebagai tulisan saya sendiri dan tidak terdapat bagian atau keseluruhan tulisan yang saya salin, tiru atau yang diambil dari tulisan orang lain tanpa memberikan pengakuan pada penulis aslinya. Yogyakarta, 30 Oktober 2014 Penulis, Brigitta Adelina Avianti v

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma : Nama : Brigitta Adelina Avianti NIM : 082214035 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul : “Pengaruh Shopping Enjoyment, Pengalaman Pembelian dan Gender Pada Minat Beli Produk Fashion di Online Shop.” Beserta perangkat yang diperlukan. Dengan demikian saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma untuk menyimpan, mengalihkan, dalam bentuk media lain, mengolahnya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas dan mempublikasikan di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta izin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal : 30 Oktober 2014 Yang menyatakan (Brigitta Adelina Avianti) vi

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis persembahkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat, rahmat dan kasih-Nya penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi dengan judul “PENGARUH SHOPPING ENJOYMENT, PENGALAMAN PEMBELIAN DAN GENDER PADA MINAT BELI PRODUK FASHION DI ONLINE SHOP”. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Unversitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulisan skripsi ini tidak akan terlaksana dan terselesaikan dengan baik tanpa bantuan, dukungan serta kerjasama dari berbagai pihak yang dengan tulus dan rela mengorbankan waktu dan pikiran untuk membimbing penulis sampai penulisan skripsi ini dapat terselesaikan. Untuk itu penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada: 1. Bapak Dr. Herry Maridjo M.Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma. 2. Bapak Dr. Lukas Purwoto, S.E., M.Si., selaku Ketua Program Studi Manajemen Universitas Sanata Dharma. 3. Ibu Ike Janita Dewi, S.E., M.B.A., Ph. D, selaku dosen pembimbing I, yang telah banyak memberikan bimbingan, koreksi dan saran dalam penulisan skripsi ini. 4. Ibu Dra. Diah Utari Bertha Rivieda, M. Si, MS., selaku dosen pembimbing II, yang dengan bijaksana memberikan bimbingan, koreksi dan saran selama penyusunan hingga terselesaikannya skripsi ini. vii

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Ekonomi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang telah memberikan bekal ilmu pengetahuan dan pengalaman hidup selama penulis menempuh kuliah. 6. Segenap karyawan Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma. 7. Kedua orang tua penulis, FX. Budiman dan Anastasia Supriyantini yang selalu memberikan dukungan doa, kasih sayang, nasehat dan memberikan penghidupan yang layak bagi penulis. 8. Saudara-saudariku yang memberikan masukan-masukan yang berguna bagi terwujudnya pembuatan skripsi ini. 9. Teman-teman di Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma yang telah memberikan doa dan dorongan dalam pembuatan skripsi ini. 10. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, terima kasih atas dukungan semangat, dukungan doa serta terimakasih atas bantuannya dalam menyelesaikan skripsi ini. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki penulis. Untuk itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca untuk menyempurnakan tulisan ini. Yogyakarta, 30 Oktober 2014 Brigitta Adelina Avianti NIM: 082214035 viii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ........................................................................................ i LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING .................................................. ii HALAMAN PENGESAHAN .......................................................................... iii HALAMAN PERSEMBAHAN ....................................................................... iv HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ..................................... v HALAMAN PERNYATAAN PUBLIKASI .................................................... vi HALAMAN KATA PENGANTAR ................................................................ vii HALAMAN DAFTAR ISI ............................................................................... ix HALAMAN DAFTAR TABEL ....................................................................... xii HALAMAN DAFTAR GAMBAR .................................................................. xiii HALAMAN DAFTAR LAMPIRAN ............................................................... xiv HALAMAN ABSTRAK .................................................................................. xv BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ................................................................. 1 B. Rumusan Masalah .......................................................................... 5 C. Pembatasan Masalah ...................................................................... 5 D. Tujuan Penelitian ............................................................................ 5 E. Manfaat Penelitian .......................................................................... 6 ix

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II. KAJIAN PUSTAKA A. Landasan Teori ............................................................................... 7 1. Online Shopping ....................................................................... 7 2. Segmentasi Pasar ...................................................................... 9 3. Minat Beli ................................................................................. 18 B. Penelitian Sebelumnya ................................................................... 22 C. Perumusan Hipotesis ...................................................................... 24 1. Shopping Enjoyment ………………………………………………. 24 2. Pengalaman Pembelian ………………………………………. 25 3. Gender ………………………………………………………... 28 BAB III. METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian ............................................................................... 31 B. Subjek dan Objek Penelitian .......................................................... 31 C. Populasi dan Sampel....................................................................... 32 D. Teknik Pengambilan Sampel .......................................................... 33 E. Variabel Penelitian ......................................................................... 33 1. Identifikasi Variabel ................................................................. 33 2. Definisi Variabel ...................................................................... 33 3. Operasional Variabel ................................................................ 34 F. Skala Penilaian ............................................................................... 35 G. Teknik Pengumpulan Data ............................................................. 36 H. Teknik Pengujian Instrumen........................................................... 37 1. Uji Validitas.............................................................................. 37 2. Uji Reliabilitas .......................................................................... 38 I. Teknik Analisis Data ..................................................................... 38 BAB IV. GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN A. Sejarah Perkembangan E Commerce .............................................. 45 x

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI B. Perkembangan E Commerce........................................................... 46 C. Model – model E Commerce ………………………………………….. 47 D. Kunci sukses dalam E Commerce …………………………………… 48 E. Masalah E Commerce ………………………………………….. ......... 48 F. Aplikasi Bisnis …………………………………………………… 49 G. Fashion Online Shop ……………………………………………… 49 BAB V. ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Uji Instrumen .................................................................................. 50 1. Validitas .................................................................................... 50 2. Reliabilitas ................................................................................ 51 B. Hasil Penelitian …………………………………………………… 51 1. Analisis Deskriptif Karakteristik Responden ........................... 51 2. Deskriptif Hasil Penelitian ……………………………………. 54 C. Analisis Kuantitatif ......................................................................... 56 D. Uji Asumsi Klasik .......................................................................... 56 1. Uji Normalitas ……………………………………………….. 57 2. Uji Heterokedastisitas ……………………………………….. 57 3. Uji Multikolinieritas ………………………………………… 58 E. Hasil Analisis Regresi .................................................................... 59 F. Pembahasan .................................................................................... 64 BAB VI. KESIMPULAN DAN IMPLIKASI PENELITIAN A. Kesimpulan ..................................................................................... 66 B. Implikasi Hasil Penelitian............................................................... 66 DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................... 68 xi

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel V.1 Rangkuman Tes Validitas................................................................ 50 Tabel V.2 Rangkuman Hasil Uji Reliabilitas .................................................. 51 Tabel V.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin .................... 52 Tabel V.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia .................................... 52 Tabel V.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Pengeluaran Perbulan ........ 53 Tabel V.6 Uang yang Dibelanjakan Untuk Membeli Produk Fashion secara Online ............................................................................................. 53 Tabel V.7 Distribusi Jawaban Responden Mengenai Variabel Shopping Enjoyment………………………………………………………………… 54 Tabel V.8 Distribusi Jawaban Responden Mengenai Variabel Pengalaman Pembelian …………………………………...……… 55 Tabel V.9 Distribusi Jawaban Responden Mengenai Variabel Minat Beli …………………………………...…… ....................... 55 Tabel V.10 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test ....................................... 57 Tabel V.11 Uji Multikolinieritas…………………………………...………… 58 Tabel V.12 Rangkuman Hasil Regresi Linier Berganda .................................. 60 Tabel V.13 Uji Sampel t Berpasangan Gender ................................................ 63 xii

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar V.1 Uji Heterokedastisitas .................................................................. 58 xiii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN 1 Kuesioner ……………………………………. 70 LAMPIRAN 2 Karakteristik Responden …………………….. 74 LAMPIRAN 3 Variabel Responden …………………………. 78 LAMPIRAN 4 Validitas dan Reliabilitas…………………….. 82 LAMPIRAN 5 Frequencies …………………………………. 87 LAMPIRAN 6 Uji Regresi ………………………………….. 92 LAMPIRAN 7 Uji Beda …………………………………….. 100 xiv

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK PENGARUH SHOPPING ENJOYMENT, PENGALAMAN PEMBELIAN DAN GENDER PADA MINAT BELI PRODUK FASHION DI ONLINE SHOP Brigitta Adelina Avianti Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 2014 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Shopping Enjoyment, Pengalaman Pembelian Dan Gender Pada Minat Beli Produk Fashion di Online Shop. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasinya adalah mahasiswa yang berada di Yogyakarta. Jumlah sampel sebanyak 100 responden dipilih dengan teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah frekuensi dan uji regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Shopping enjoyment berpengaruh positif pada minat beli konsumen produk fashion di online shop (2) Pengalaman pembelian berpengaruh positif pada minat beli konsumen produk fashion di online shop (3) Tidak terdapat perbedaan dalam minat beli yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan untuk produk fashion secara online. Kata kunci : shopping enjoyment, pengalaman pembelian, gender, minat beli, online shop xv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT THE EFFECTS OF SHOPPING ENJOYMENT, PURCHASE EXPERIENCE AND GENDER ON INTENTION TO SHOP FOR FASHION PRODUCTS ONLINE Brigitta Adelina Avianti Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 2014 This research aims to determine the effects of shopping enjoyment, purchase experience and gender on intention to shop for fashion products online. This research used quantitative research methods. The research is all students who lives in Yogyakarta. The sample size is 100 respondents, whom are picked up under accidental sampling techniques. The data collection technique used is questionnaire. The data analysis techniques used are frequency and regression analysis to test the data collected. The result of the analysis shows that: (1) Shopping enjoyment has a positive effect on consumers to shop products fashion online (2) Purchase experience has a positive effect on consumers to shop products fashion online (3) There is no difference on shopping fashion products online between man and woman. Keywords : shopping enjoyment, purchase experience, gender, intention to shop, online shop xvi

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat termasuk internet ternyata membawa dampak yang besar bagi segala aspek, tidak terkecuali perkembangan dunia bisnis dan pemasaran. Sekarang sudah sangat banyak orang yang memanfaatkan internet sebagai media pemasaran dan bisnis. Hal ini tidak aneh mengingat jumlah pengguna internet yang terus bertumbuh pesat dapat menjadi sebuah pasar yang potensial untuk dimasuki para pebisnis. Di lain pihak, praktik e-commerce dan e-bussiness ternyata mempunyai banyak keuntungan baik bagi perusahaan ataupun konsumen. Internet telah berkembang hingga saat ini, terlebih dengan semakin banyaknya sekolah dan instansi pendidikan lainnya yang mewajibkan muridnya untuk mengenal internet dan juga banyak jejaring sosial dan online shop yang membuat masyarakat banyak yang menjadikan internet sebagai suatu kebutuhan. Dari berkembangnya internet banyak hal baru yang timbul dari berkembangnya internet tersebut, salah satunya adalah pembelian atau belanja barang ataupun jasa secara online. Berbelanja secara online telah menjadi alternatif cara pembelian barang ataupun jasa, penjualan secara online berkembang dari segi pelayanan, efektivitas, keamanan dan juga popularitas (Laohapensang, 2009). 1

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 Online shopping adalah pembelian yang dilakukan via internet sebagai media pemasaran dengan menggunakan website seperti katalog. Contoh dari online shopping antara lain, kutukutubuku.com, plasa21.com, ada juga yang menawarkan online shopping melalui blog seperti starjunior.wordpress.com dan melalui jaringan pertemanan kaskus, twitter dan facebook, seperti Ichi sepatu lukis, Serba Murah shop dan Yorista K-pop. Kelebihan online shop adalah selain pembeli dapat melihat desain produk yang sudah ada konsumen juga dapat merequest desain hingga pembayaran secara online (Ollie, 2008). Dewasa ini, semakin banyak peritel produk pakaian yang menggunakan internet untuk mempromosikan dan menjual produknya. Dengan banyaknya bisnis fashion di online shop maka tidak menutup kemungkinan konsumen dalam berbelanja berorientasi pada beberapa faktor yang mempengaruhi niat berbelanja fashion di online shop. Penelitian ini menguji apakah orientasiorientasi konsumen dalam berbelanja pakaian (brand/fashion consciousness, shopping enjoyment, price consciousness, convenience/time consciousness, shopping confidence, in home shopping tendency), pengalaman pembelian produk pakaian secara online dan gender secara signifikan mempengaruhi niat belanja produk fashion secara online. Penggunaan layanan pembelian lewat internet (online shopping) di Indonesia meningkat drastis. Hampir 70% pengguna internet di Indonesia yang berpartisipasi dalam survei global online pada maret 2010 menyatakan mereka berencana melakukan belanja online dan hanya sepertiganya yang mengaku tidak pernah melakukan belanja online. Hal ini menguatkan hasil

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 survei Nielsen Global Online, sebagai indeks pengukur tingkat pengguna pada media online, pada 2007 yang menyatakan bahwa 51% pengguna internet di Indonesia pernah belanja online setelah sebelumnya pada tahun 2005 hanya 4% pembeli dari populasi pengguna internet (Wijaya, 2008). Pemanfaatan layanan pembelian melalui internet, selain menghadirkan banyak keuntungan bagi pemasar, juga menghadirkan banyak keuntungan bagi konsumen online. Keuntungan bagi konsumen online antara lain memberikan kenyamanan. Pelanggan tidak perlu bergelut dengan lalu lintas, tidak perlu mencari tempat parkir dan berjalan dari toko ke toko. Konsumen dapat membandingkan merek, memeriksa harga dan memesan barang dagangan 24 jam sehari dari mana saja. Informasi tentang produk perusahaan dan pesaing sangat diperlukan. Konsumen sering berinteraksi dengan situs penjual untuk mencari informasi produk atau jasa yang benar-benar konsumen inginkan, kemudian memesan atau mengunduh informasi di tempat. Ternyata bisnis internet juga mengalami surut tidak terkecuali di Indonesia, bahkan banyak pakar bisnis yang menyatakan bahwa grafik bisnis di internet tengah menurun, akan tetapi pada kenyataannya bisnis di internet tetap marak karena masih banyak orang yang yakin bahwa bisnis ini tetap menjanjikan. Semakin maraknya bisnis di internet tentu saja hal ini akan mengakibatkan persaingan di dalam bisnis online semakin ketat, hal ini mengharuskan toko online untuk memperhatikan faktor-faktor yang dapat

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 terus membuat toko fashion online dapat bertahan, tumbuh dan berkembang, dalam hal ini toko fashion online semakin dituntut agar bergerak lebih cepat dalam hal menarik konsumen. Toko fashion online perlu mencermati perilaku konsumen dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumennya. Proses jual beli yang dapat dilakukan melalui e-commerce tidak terlepas dari pemasaran. E-commerce tidak dapat dipisahkan dari product, price, place, promotion yang disebut sebagai marketing mix. Meskipun dengan harga yang tinggi nilai penjualan tetap tinggi berbeda dengan hukum ekonomi yang ada, dapat disimpulkan bahwa posisi buyer sebagai pengambil keputusan pembelian tidak melihat harga sebagai satusatunya penentu mereka dalam melakukan keputusan pembelian. Banyak pengaruh dalam menentukan keputusan pembelian pada konsumen. Yang penulis angkat adalah pengaruh shopping enjoyment, pengalaman dalam pembelian dan gender. Penulis lebih mengutamakan pengaruh-pengaruh tersebut karena ketiga pengaruh tersebut merupakan pengaruh terbesar dalam menentukan keputusan pembelian khususnya pada toko online. Berdasarkan uraian diatas maka penulis memutuskan untuk melakukan penelitian dengan judul “PENGARUH SHOPPING ENJOYMENT, PENGALAMAN PEMBELIAN DAN GENDER PADA MINAT BELI PRODUK FASHION DI ONLINE SHOP”.

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 B. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian di atas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut: 1. Apakah shopping enjoyment berpengaruh pada minat beli konsumen produk fashion di online shop? 2. Apakah pengalaman pembelian berpengaruh pada minat beli konsumen produk fashion di online shop? 3. Apakah gender berpengaruh pada minat beli konsumen produk fashion di online shop? C. Pembatasan Masalah Penelitian ini akan meneliti relationship between variables dimana intention to shop for fashion product online khususnya shopping enjoyment, pengalaman pembelian dan gender pada minat beli produk fashion di online shop. Responden pada penelitian ini adalah para mahasiswa di Kota Yogyakarta (DIY). D. Tujuan Penelitian 1. Untuk mengetahui pengaruh shopping enjoyment pada minat beli produk fashion di online shop. 2. Untuk mengetahui pengaruh pengalaman pembelian pada minat beli produk fashion di online shop.

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 3. Untuk mengetahui pengaruh gender pada minat beli produk fashion di online shop. E. Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: 1. Bagi peneliti a. Peneliti dapat menerapkan ilmu ekonomi khususnya dalam bidang manajemen pemasaran yang telah diperoleh selama perkuliahan. b. Sebagai media untuk menambah wawasan pengetahuan mengenai pengaruh shopping enjoyment, pengalaman pembelian dan gender pada minat beli produk fashion di online shop. 2. Bagi pihak toko online shop Agar pemilik toko online shop mengetahui seberapa besar pengaruh shopping enjoyment, pengalaman pembelian dan gender pada minat beli produk fashion di online shop dan untuk membantu memutuskan strategi yang akan diambil untuk meningkatkan pembelian konsumen. 3. Bagi akademisi Dengan penelitian ini diharapkan penulis dapat menerapkan ilmu yang penulis peroleh selama belajar di bangku kuliah sekaligus mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai permasalahan yang diteliti.

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN PERUMUSAN HIPOTESIS A. Kajian Pustaka 1. Online shopping Dengan adanya internet mempermudah aktivitas banyak orang, salah satunya adalah berbelanja. Orang tak perlu lagi keluar rumah dan berbelanja di swalayan, supermarket, plaza, butik ataupun pasar. Orang cukup duduk di depan komputer atau malah sekarang bisa lewat ponsel, memilih dan memesan barang kesukaannya, jual beli barang via internet, disebut e-commerce atau online shopping (Ollie, 2008). Terdapat empat kategori dalam istilah e-commerce (Bearden et al., 2001), yaitu: a. Bussiness to Customer (B2C), pelaku bisnis melakukan penjualan barang dan jasa kepada konsumen akhir. b. Business to Business (B2B), melibatkan penjualan produk dan layanan antar perusahaan. Pemasar B2B menggunakan situs web B2B, e-mail, catalog produk online, jaringan perdagangan online dan sumber daya online lainnya untuk menjangkau pelanggan bisnis baru, melayani pelanggan yang ada dengan lebih efektif dan memperoleh efisiensi pembelian serta harga yang lebih baik. c. Consumer to Consumer (C2C), konsumen dapat melakukan transaksi jual beli atau pertukaran informasi barang atau jasa secara langsung 7

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 dengan konsumen lainnya, melibatkan konsumen yang menjual secara langsung ke konsumen. Transaksi ini terjadi di dalam naungan sebuah situs web. Contohnya seperti situs web eBay, amazon.com dan kaskus.co.id yang memungkinkan orang menjual barang mereka ke konsumen lain atau dengan melelangnya kepada penawar tertinggi. d. Consumer to Business (C2B), konsumen individu menjual produk atau jasa kepada pelaku bisnis. Menurut Meier dan Stormer (2009), mekanisme perdagangan di sistem eCommerce dijelaskan melalui rantai nilai dalam eCommerce sebagai berikut: a. eProducts dan eServices, mengatur organisasi produk elektronik dan layanan menggunakan bentuk-bentuk yang cocok untuk bidang bisnis. b. eProcurement, adalah proses pengadaan yang meliputi strategi dan operasional yang dilakukan dengan menggunakan sarana elektronik. c. eMarketing, meneliti pemasaran yang cocok untuk pasar elektronik dan menunjukkan bisnis yang mungkin untuk dijalin dengan pelanggan online. d. eContracting, berkaitan dengan standar prosedur, tanda tangan digital, dan sertifikasi situs terkait dengan penerimaan kerja kontrak yang legal. e. eDistribution, menjelaskan distribusi produk digital dan jasa sebagai bagian dari alur yang komprehensif.

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 f. ePayment, membahas berbagai mata uang elektronik yang digunakan, termasuk skema akuntansi dan metode tersebut membuatnya mungkin untuk membayar jumlah kecil yang melibatkan hanya beberapa sen (pi-copayment), sedang dalam jumlah beberapa uang (micropayment), dan jumlah yang lebih besar lagi (macropayment). g. eCustomer Relationship Management, pada bagian ini berkaitan dengan aspek-aspek mendasar hubungan pelanggan dalam bisnis elektronik. Fokus pada produk bergeser ke manajemen pelanggan. Rangkaian proses rantai nilai eCommerce yang telah disebutkan adalah rangkaian proses yang harus dilakukan. Manajemen menemui sebuah tantangan khusus, karena saluran komunikasi yang berbeda harus dievaluasi dan harus diteliti strategi yang cocok digunakan untuk pelanggan online. 2. Segmentasi Pasar Segmentasi pasar terdiri dari kelompok besar yang dapat diidentifikasi dalam sebuah pasar dengan keinginan, daya beli, lokasi geografis, dan perilaku pembeli yang serupa. Segmentasi pasar merupakan pendekatan yang berada di titik tengah antara pemasaran massal dan pemasaran individual. Pembeli pada masing-masing segmen diasumsikan cukup serupa dalam hal keinginan dan kebutuhan walaupun tidak ada dua pembeli yang benar-benar serupa. Menurut Kotler (2002:292), segmentasi pasar adalah suatu usaha untuk meningkatkan ketepatan pemasaran perusahaan. Berikutnya

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 Rismiati dan Suratno (2001:90) mendefinisikan bahwa segmentasi pasar adalah usaha pemisahan pasar pada kelompok-kelompok pembeli menurut jenis-jenis produk tertentu dan yang memerlukan bauran pemasaran sendiri (kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat serba macam/heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar/segmen pasar yang bersifat homogen). Lamb (2001:280) mendefinisikan segmentasi pasar sebagai suatu proses membagi sebuah pasar ke dalam segmen-segmen atau kelompok-kelompok yang bermakna, relatif serupa, dan dapat diidentifikasi. Segmentasi pasar ini merupakan suatu falsafah yang berorientasi pada konsumen. Jadi, perusahaan yang berorientasi pada konsumen akan membagi pasarnya ke dalam segmen-segmen pasar tertentu di mana masing-masing segmen bersifat homogen. Homogenitas masing-masing segmen tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan-perbedaan dalam kebiasaan membeli, cara penggunaan barang, kebutuhan pemakai, motif pembelian, tujuan pembelian, dan sebagainya. Hal yang sama dikemukakan oleh Smith yang kemudian dikutip oleh Angipora (1999:82) bahwa segmentasi pasar adalah pembagian dari pasar secara keseluruhan dalam kelompok-kelompok sesuai dengan kebutuhan dan ciri-ciri konsumen. Dengan penerapan segmentasi pasar, perusahaan yang memproduksi dan memasarkan suatu produk dapat melakukannya dalam jangka waktu yang panjang dengan biaya per unit yang lebih rendah. Usaha penyimpanan dan pengangkutannya lebih efisien. Selain itu, biaya

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 periklanan per unitnya juga lebih rendah untuk satu macam produk dibandingkan bila mempromosikan beberapa macam produk. Segmentasi pasar sangat bermanfaat bagi setiap perusahaan yang menerapkan karena segmentasi pasar dapat membuat kinerja suatu pemasaran lebih efektif dan efisien. Menurut Tjiptono (2002:70), segmentasi pasar memiliki 3 (tiga) macam pola yang berbeda, yaitu: a. Preferensi Homogen Menunjukkan suatu pasar di mana semua konsumennya mempunyai preferensi yang relatif sama terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Pasar tidak menunjukkan segmen alami. b. Preferensi Tersebar Dalam pola ini, preferensi pelanggan sangat beraneka ragam dan berbeda-beda. Berbeda dengan preferensi homogen, preferensi tersebar menunjukkan bahwa pilihan konsumen tersebut tersebar di seluruh bidang. Merek pertama yang memasuki pasar kemungkinan mengambil posisi di tengah sehingga menarik sebagian besar orang. Merek yang berada di tengah akan meminimumkan jumlah total ketidakpuasan konsumen. Pesaing kedua dapat berlokasi di sebelah merek pertama dan bertempur untuk mendapatkan pangsa pasar atau dapat berlokasi di sudut untuk menyerang kelompok pelanggan yang tidak puas terhadap merek yang berada di tengah. Jika beberapa merek ada dalam pasar maka perusahaan kemungkinan akan mengambil

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 posisi di seluruh bidang dan menunjukan perbedaan-perbedaan yang nyata untuk memenuhi perbedaaan preferensi konsumen. c. Preferensi Terkelompok Preferensi Terkelompok merupakan pola yang menunjukkan bahwa konsumen memiliki preferensi yang berkelompok-kelompok. Konsumen yang berada dalam kelompok yang sama juga memiliki kesamaan preferensi. Artinya konsumen yang berada dalam kelompok yang sama cenderung memiliki selera yang sama terhadap suatu produk. Bagi perusahaan yang pertama kali beroperasi di pasar memiliki 3 (tiga) pilihan untuk memasuki preferensi ini, antara lain : 1) Perusahaan dapat menempatkan diri di tengah dengan harapan dapat menarik semua kelompok yang ada. 2) Perusahaan dapat menempatkan produk pada segmen pasar yang terbesar dan dinamakan pemasaran terpusat. 3) Perusahaan dapat mengembangkan beberapa merek dan masingmasing diposisikan pada segmen yang berbeda-beda. Pada umumnya dapat dikatakan bahwa perusahaan akan lebih berhasil apabila membagi-bagi dan kemudian memilih salah satu atau beberapa bagian/ segmen pasar tertentu untuk dijadikan sasaran dan kemudian dilayani dengan lebih baik. Cara ini lebih menjamin keberhasilan daripada hanya melayani konsumen dengan cara seadanya. Perusahaan yang mengadakan segmentasi terhadap pasarnya dapat menempuh cara yang berbeda. Metode tersebut juga berbeda dari satu produk ke produk

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 lainnya. Salah satu cara yang penting dalam mengadakan segmentasi pasar adalah dengan membagi pasar ke dalam beberapa jenis karena terdapat perbedaan antara masing-masing jenis pasar tersebut maka program pemasaran perusahaan (produk, harga, distribusi, dan promosi) juga berbeda tergantung pasar yang akan dituju oleh perusahaan. Seperti yang dikemukakan oleh Sofjan Assauri (2004:155) bahwa segmentasi pasar konsumen dapat dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa variabel, yaitu : a. Segmentasi berdasarkan geografis Kriteria geografis dipergunakan dalam segmentasi pasar karena mengingat potensi pasar bagi produk perusahaan dapat dipengaruhi oleh lokasi pasar di mana faktor biaya operasi dan besarnya permintaan dari masing-masing wilayah berbeda-beda. Segmentasi geografis mengharuskan pembagian pasar menjadi unit-unit geografis yang berbeda seperti negara, negara bagian, wilayah, provinsi, kota, atau lingkungan. Perusahaan dapat memutuskan untuk beroperasi dalam satu atau sedikit wilayah geografis atau beroperasi dalam seluruh wilayah tetapi memberikan perhatian pada variasi lokal dalam kebutuhan dan preferensi geografis. Segmentasi pasar ini dilakukan dengan mengelompokkan konsumen menjadi bagian pasar menurut skala wilayah atau letak geografis.

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 b. Segmentasi berdasarkan demografis Dalam segmentasi demografis, pasar dibagi menjadi kelompokkelompok berdasarkan variabel-variabel demografis seperti usia, ukuran keluarga, siklus kehidupan keluarga, jenis kelamin, penghasilan, pekerjaan, agama, ras, generasi kewarganegaraan, dan kelas sosial. Variabel-variabel demografis adalah dasar yang paling populer untuk membedakan kelompok-kelompok pelanggan. Satu alasan adalah bahwa keinginan, preferensi, dan tingkat pemakaian konsumen sangat berhubungan dengan variabel-variabel demografis. c. Segmentasi berdasarkan psikografis Segmen pasar ini dilakukan dengan mengelompokkan konsumen atau pembeli menjadi bagian pasar menurut variabel-variabel pola atau gaya hidup (life style) dan kepribadian (personality). d. Segmentasi berdasarkan perilaku Segmentasi menurut perilaku adalah pengelompokkan pasar yang didasarkan kepada tingkah laku para pembeli yang dibagi dalam kelompok-kelompok yang berbeda berdasarkan pengetahuan, sikap, pemakaian, atau tanggapan mereka terhadap hasil produksi sesungguhnya atau sikap pelengkapnya antara lain dikelompokkan dalam rata-rata pemakaian, tingkat kesiapan, manfaat yang dicari, kepekaan terhadap faktor pasar, dan loyalitas terhadap merek. Segmentasi merupakan suatu proses membagi-bagi suatu pasar yang heterogen ke dalam kelompok-kelompok pembeli atau konsumen yang

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 memiliki ciri-ciri/sifat yang homogen dan dapat berarti bagi perusahaan (Assauri, 1999:134). Segmen pasar tersebut akan dinilai dan dipertimbangkan untuk dipilih menjadi pasar sasaran yang dituju melalui usaha-usaha pemasaran perusahaan. Dengan segmentasi pasar, perusahaan dapat menentukan dan membandingkan kesempatan pasar yang ada serta dapat melakukan penyesuaian pada produk atau program pemasaran dan penentuan anggaran usaha pemasaran sesuai dengan segmen pasar tersebut. Pada umumnya dapat dikatakan bahwa perusahaan akan lebih berhasil apabila membagi-bagi dan kemudian memilih salah satu atau beberapa bagian/segmen pasar tertentu untuk dijadikan sasaran dan kemudian dilayani dengan lebih baik. Cara ini lebih menjamin keberhasilan daripada hanya melayani konsumen dengan cara seadanya. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk melakukan segmentasi pasar, namun tidak semua segmentasi bisa berjalan efektif. Kebijakan pemasaran harus dapat menentukan gambaran yang jelas dan terarah mengenai apa yang akan dilakukan oleh perusahaan dalam menggunakan setiap kesempatan atau peluang-peluang yang ada pada beberapa pasar sebagai sasaran penjualan. Untuk dapat mencapai penjualan perusahaan yang maksimal maka penentuan kebijakan pemasaran harus didasarkan pada analisis lingkungan perusahaan baik lingkungan internal maupun lingkungan eksternal sehingga dapat diketahui keunggulan dan kelemahan perusahaan. Dengan demikian, perlu dilakukan analisis market share atau

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 pangsa pasar sebagai unsur ukuran atau kriteria tentang keberhasilan suatu perusahaan dalam mengejar tujuan dan sasaran yang diinginkan. Untuk dapat mempertahankan kelangsungan hidup dan eksistensi maka salah satu upaya yang ditempuh oleh perusahaan adalah meningkatkan volume penjualan produknya. Perusahaan tentu harus peka terhadap setiap perubahan yang terjadi di lingkungan eksternal karena perubahan tersebut bisa saja sangat memengaruhi penjualan perusahaan. Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti perkembangan dan kemajuan teknologi yang tentunya akan membuka kesempatan bagi para pesaing untuk merebut pasar sehingga menciptakan keadaan yang kompetitif. Melalui pangsa pasar, perusahaan dapat mengetahui pasar mana yang memiliki potensi baik bagi perusahaan itu sendiri serta pasar mana yang berpotensi direbut oleh pesaing. Hal ini sangat bermanfaat bagi perusahaan karena perusahaan dapat menyusun rencana yang tepat untuk mempertahankan pasar atau bahkan mengekspansi pasar guna meningkatkan volume penjualannya. Sofjan Assauri (1999:95) mengemukakan bahwa pangsa pasar adalah besarnya bagian atau luasnya total pasar yang dapat dikuasai oleh suatu perusahaan yang biasanya dinyatakan dengan persentase. Perusahaan yang menaikkan pangsa pasar (market share) umumnya berkinerja lebih baik dari para pesaingnya dalam tiga area yaitu kegiatan produk baru, kualitas produk, dan pengeluaran pemasaran (Kotler, 1997:25).

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 Kegiatan perusahaan yang dilaksanakan untuk meningkatkan market share harus diarahkan kepada pelanggan guna mendorong mereka melakukan pembelian serta menarik para calon pembeli. Hal ini juga berguna untuk menjaga loyalitas pelanggan agar tidak beralih ke produk lain. Apabila perusahaan mampu menarik calon pembeli dan mampu menjaga loyalitas pelanggannya maka pangsa pasarnya pun akan meningkat. Sofjan Assauri (2004:379) berpendapat dalam analisis pangsa pasar kemungkinan kesimpulan yang dapat diperoleh adalah : a. Asumsi bahwa pengaruh kekuatan dari luar perusahaan terhadap seluruh perusahaan dengan dampak yang sama tidaklah selalu benar. b. Asumsi bahwa hasil prestasi pemasaran perusahaan harus dikaitkan dengan rata-rata prestasi seluruh perusahaan tidak selalu benar. c. Jika perusahaan memasuki pasar industri maka pangsa pasar dari setiap perusahaan yang ada akan menurun. Segmentasi yang akurat adalah segmentasi yang diawali dengan riset pasar. Karena itu kemampuan melakukan riset dan segmentasi tentu membutuhkan kecerdasan dan kemampuan dalam melakukan antisipasi dan perencanaan kedepan. Segmentasi pasar adalah sebuah cara bagaimana memandang pasar secara kreatif, perlu secara kreatif mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang yang muncul di pasar (Hermawan Kertajaya). Segmentasi pasar itu sangat penting di dalam bisnis dan pemasaran, tetapi juga tidak boleh

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 membagi-bagi pasar terlalu kecil, segmentasi pasar tetaplah suatu hal yang harus dipelajari dalam membangun usaha. Peranan segmentasi dalam marketing : a. Memungkinkan untuk lebih fokus, tidak terlalu jauh/melenceng dari target. b. Mendapatkan input mengenai peta kompetisi dan posisi di pasar. c. Merupakan basis bagi untuk mempersiapkan strategi marketing selanjutnya. d. Faktor kunci mengalahkan pesaing dengan memandang pasar dari sudut unik dan cara yang berbeda. 3. Minat Beli Terdapat beberapa pengertian minat beli, diantaranya adalah sebagai berikut: Menurut Assael (2002), minat beli merupakan kecenderungan konsumen untuk membeli suatu merek atau mengambil tindakan yang berhubungan dengan pembelian yang diukur dengan tingkat kemungkinan konsumen melakukan pembelian. Menurut Kinnear dan Taylor (1996), minat beli adalah tahap kecenderungan responden untuk bertindak sebelum keputusan membeli benar-benar dilaksanakan. Suatu produk dikatakan telah dikonsumsi oleh konsumen apabila produk tersebut telah diputuskan oleh konsumen untuk dibeli. Keputusan untuk membeli dipengaruhi oleh nilai produk yang dievaluasi. Bila

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 manfaat yang dirasakan lebih besar dibanding pengorbanan untuk mendapatkannya, maka dorongan untuk membelinya semakin tinggi. Sebaliknya bila manfaatnya lebih kecil dibanding pengorbanannya maka biasanya pembeli akan menolak untuk membeli dan umumnya beralih mengevaluasi produk lain yang sejenis. Pada kebanyakan orang, perilaku pembelian konsumen seringkali diawali dan dipengaruhi oleh banyaknya rangsangan (stimuli) dari luar dirinya, baik berupa rangsangan pemasaran maupun rangsangan dari lingkungannya. Rangsangan tersebut kemudian diproses dalam diri sesuai dengan karakteristik pribadinya, sebelum akhirnya diambil keputusan pembelian. Karakteristik pribadi konsumen yang dipergunakan untuk memproses rangsangan tersebut sangat komplek, dan salah satunya adalah motivasi konsumen untuk membeli. Menurut Ferdinand (2006), minat beli dapat diidentifikasi melalui indikator-indikator sebagai berikut: a. Minat transaksional, yaitu kecenderungan seseorang untuk membeli produk. b. Minat refrensial, yaitu kecenderungan seseorang untuk mereferensikan produk kepada orang lain. c. Minat preferensial, yaitu minat yang menggambarkan perilaku seseorang yang memiliki prefrensi utama pada produk tersebut. Preferensi ini hanya dapat diganti jika terjadi sesuatu dengan produk prefrensinya.

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 d. Minat eksploratif, minat ini menggambarkan perilaku seseorang yang selalu mencari informasi mengenai produk yang diminatinya dan mencari informasi untuk mendukung sifat-sifat positif dari produk tersebut. Ada banyak faktor yang mempengaruhi minat beli, menurut Jerome dan Wiliam (2008) ada 3 faktor umum yang mempengaruhi minat beli yakni promosi, kualitas jasa, dan citra produk. Tanpa promosi keberadaan produk kurang mendapat perhatian dari konsumen atau bahkan pelanggan tidak tahu sama sekali mengenai produk tersebut. Konsumen yang tidak mengetahui sebuah produk akan memperkecil atau meniadakan kemungkinan untuk membeli produk. Untuk itu perusahaan perlu melakukan promosi agar dapat mengkomunikasikan/memperkenalkan produknya kepada para konsumen,dan dapat menimbulkan minat beli konsumen. Sedangkan kualitas jasa merupakan sesuatu yang dipersepsikan oleh konsumen. Konsumen akan menilai kualitas sebuah jasa yang dirasakan berdasarkan apa yang mereka deskripsikan dalam benak mereka. Konsumen akan beralih ke penyedia jasa lain yang lebih mampu memahami kebutuhan spesifik pelanggan dan memberikan layanan yang lebih baik, Tjiptono dan Chandra (2011). Pemasar perlu meningkatkan kualitas jasa untuk mengembangkan loyalitas pelanggannya karena produk yang berkualitas rendah akan menanggung risiko pelanggan tidak

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 setia. Jika kualitas diperhatikan, maka loyalitas pelanggan akan lebih mudah diperoleh. Seseorang yang mempunyai ketertarikan tinggi terhadap suatu produk tidak akan berpikir panjang untuk membeli dan menggunakan produk tertentu dan akan menjadi konsumen yang loyal. Kemampuan menjaga konsumen yang loyal dan relasi bisnis, mempertahankan atau bahkan memperluas pangsa pasar, memenangkan suatu persaingan, mempertahankan posisi yang menguntungkan, dan menumbuhkan minat beli konsumen tergantung pada citra produk yang melekat pada konsumen. Menurut Eni Heruwati (2011) faktor lain yang mempengaruhi minat beli adalah daya tarik sumber, keahlian sumber, dan kredibilitas. Sumber memiliki daya tarik dalam berbagi cara, yang menarik berbagai khalayak sasaran untuk melakukan keputusan pembelian (Shimp, 2003:465). Daya tarik bukan hanya berarti daya tarik fisik, meskipun daya tarik bisa menjadi atribut yang sangat penting tetapi meliputi sejumlah karakteristik yang dapat dilihat khalayak dalam diri pendukung, kecerdasan, sifat-sifat kepribadian, gaya hidup, dan keatletisan postur tubuh. Keahlian sumber dapat mengacu mengenai informasi yang disampaikan oleh sumber pesan, dengan cara mempersepsikan produk yang dibawakan. Hal ini menunjang keterkaitan dengan produk atau merek yang mereka wakili Mahony dan Meenaghan (dalam Eni, 2010), sehingga mampu menarik minat atau keputusan pembelian. Dalam

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 menyampaikan pesan iklan kepada konsumen, maka selebriti yang digunakan adalah mereka yang mempunyai keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang terkait dengan produk atau merek yang mereka wakili sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dan dipercaya oleh konsumen. Kredibilitas sumber dapat dipercaya dan dianggap memiliki wawasan tentang isu tertentu, seperti kehandalan merek, akan menjadi orang yang paling mampu meyakinkan orang lain untuk mengambil suatu tindakan keputusan pembelian menurut Shimp (dalam Eni, 2010). Para pemasang iklan memanfaatkan nilai kepercayaan dengan memilih para pendukung yang secara luas dipandang sebagai jujur, dapat dipercaya, dan dapat diandalkan. B. Penelitian Sebelumnya 1. Ratih Puspa Nirmala dan Ike Janita Dewi (2011) melakukan penelitian dengan judul “The Effects of Shopping Orientations, Consumer Innovativeness, Purchase Experience, and Gender on Intention to Shop for Fashion Products Online” dari hasil pengujian didapatkan hasil: a. Orientasi belanja (kenikmatan belanja, kesadaran harga, kecenderungan belanja di rumah), inovasi konsumen, pengalaman pembelian online untuk produk-produk fashion dan jenis kelamin, berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli konsumen untuk berbelanja produk-produk fashion online.

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 b. Perempuan cenderung memiliki niat lebih tinggi untuk berbelanja produk-produk fashion online dibandingkan laki-laki. 2. Lana Sularto (2004) pernah melakukan penelitian tentang pengaruh privasi, kepercayaan, dan pengalaman terhadap minat beli konsumen melalui internet. Adapun untuk teknik analisa yang digunakan adalah teori perilaku terencana, dari hasil pengujian didapatkan hasil : a. Jika konsumen telah mulai memiliki pengalaman dengan internet, maka mereka cenderung akan melakukan pembelian pertamanya melalui internet, semakin konsumen berpengalaman dengan pembelian melalui internet maka konsumen akan mulai mempercayai metode pembelian melalui internet. b. Privasi dan kepercayaan pada internet memperngaruhi perilaku pembelian melalui internet. 3. Mujiyana (2009) yang melakukan penelitian tentang Pengaruh Penerapan Periklanan di Internet dan Pemasaran melalui e-mail terhadap Pemrosesan Informasi dan Keputusan Pembelian oleh Konsumen. Adapun untuk teknik analisa yang digunakan adalah bersifat deskriptif dan kuantitatif, dari hasil pengujian didapatkan hasil: a. Hasil analisis dan pembahasan menunjukan bahwa berdasarkan sudut pandang para pengguna internet, program periklanan melalui internet, secara signifikan berpengaruh positif terhadap pemrosesan informasi, namun tidak dengan pemasaran melalui e-mail yang tidak terbukti

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 atau tidak didukung dengan fakta bahwa akan mempengaruhi pemrosesan informasi. b. Persepsi pengguna internet mengenai program periklanan melalui internet dan pemasaran melalui e-mail menunjukkan bahwa program periklanan melalui internet terbukti belum dapat mempengaruhi keputusan pembelian produk oleh konsumen secara langsung maupun tidak langsung melalui pemrosesan informasi. c. Calon konsumen tidak terbukti berpengaruh terhadap keputusan pembelian melalui internet. C. Perumusan Hipotesis 1. Shopping Enjoyment Shopping Enjoyment atau kenikmatan berbelanja adalah kecenderungan konsumen dalam menikmati berbelanja (Seock dan Bailey dalam Ratih dan Dewi, 2011). Berdasarkan hal tersebut dapat dinyatakan bahwa kenikmatan berbelanja merupakan bagian dari gaya hidup individu dengan menekankan pada kegiatan berbelanja individu dan dapat menggambarkan perasaan individu ketika melakukan kegiatan berbelanja. Pada dasarnya kenikmatan berbelanja yang dimiliki oleh individu berkaitan dengan gaya hidup yang dimiliki individu secara umum. Orientasi berbelanja dapat menunjukkan kebutuhan individu atas produk dan jasa yang sesuai dengan motivasi dan gaya berbelanjanya sehingga

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 menimbulkan minat beli konsumen yang disertai dengan adanya potensi untuk setiap produk berhasil dijual secara online. H1 : Shopping enjoyment berpengaruh positif pada minat beli konsumen produk fashion di online shop. 2. Pengalaman pembelian Orientasi kenyamanan konsumen dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun dalam konteks belanja online orientasi kenyamanan konsumen dibentuk oleh dua dimensi, yaitu dimensi waktu dan energi (McEnally dan Brown, 1998). Dimensi waktu merujuk kepada tekanan atas keterbatasan waktu belanja yang dimiliki konsumen. Sedangkan dimensi energi berkaitan dengan besarnya usaha yang dikeluarkan dalam berbelanja (Marquis, 2005). Konsumen dengan orientasi kenyamanan dalam berbelanja memiliki ciri-ciri, yaitu senang jika bisa menghemat waktu belanja, senang jika bisa bebas menentukan waktu belanja tanpa terbatas oleh hari libur, jam malam toko sudah tutup dan keterbatasan waktu lainnya. Selain itu konsumen dengan orientasi kenyamanan biasanya selalu berusaha agar dapat meminimalisir usaha untuk pergi mengunjungi toko dan meminimalisir perbuatan menjengkelkan yang mungkin di dapat dari orang lain ketika berbelanja di toko seperti perilaku sales promotion girl yang terlalu memaksa, konsumen lain yang tidak mau mengantri, buruknya pelayanan yang diberikan dan sebagainya.

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 Keputusan pembelian merupakan salah satu komponen utama dari perilaku konsumen. Suatu keputusan melibatkan pilihan di antara dua atau lebih alternatif tindakan atau perilaku. Pengertian mengenai perilaku konsumen oleh perusahaan selaku produsen begitu penting dan perlu diperhatikan lebih lanjut. Dalam memahami perilaku konsumen, terdapat banyak pengaruh yang mendasari seseorang dalam mengambil keputusan pembelian suatu produk atau merek. Pada kebanyakan orang, perilaku pembelian konsumen seringkali diawali dan dipengaruhi oleh banyaknya rangsangan (stimulus) dari luar dirinya, baik berupa rangsangan pemasaran maupun rangsangan dari lingkungan yang lain. Rangsangan tersebut kemudian diproses (diolah) dalam diri, sesuai dengan karakteristik pribadinya, sebelum akhirnya diambil keputusan pembelian. Karakteristik pribadi konsumen yang dipergunakan untuk memproses rangsangan tersebut sangat komplek, dan salah satunya adalah motivasi konsumen untuk membeli. Konsep pemasaran merekomendasikan kepada para pemasar untuk memberikan kepuasan kepada konsumennya. Untuk dapat memuaskan mereka, perusahaan harus mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen tersebut. Termasuk di dalamnya motif yang mendasari mengapa seseorang membeli suatu produk, dimana mereka membeli kapan mereka membeli, berapa yang mereka beli, pada tingkat harga berapa mereka mau membeli produk tersebut. Perilaku konsumen

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 tersebut dipengaruhi oleh dua variabel penting yaitu karakateristik pembeli dan proses pengambilan keputusan pembelian. Diawali dengan tahap mencari atau mengenali kebutuhan, konsumen akan beranjak pada tahap kedua yaitu pencarian informasi. Informasi yang mereka cari seputar produk, merek dan juga produsen produk tersebut. Informasi-informasi yang terkumpul akan dievaluasi pada tahap berikutnya. Sebagai output dari tahap ketiga adalah keputusan pembelian. Ketika telah melakukan pembelian dan mengkonsumsi produk yang dibeli, mereka akan mengevaluasi baik produk maupun pelayanan yang mereka terima dalam proses pembelian. Hasil evaluasi yang positif akan mendorong mereka untuk melakukan pembelian ulang di masa yang akan datang. Namun evaluasi yang negatif akan memotivasi mereka untuk tidak lagi mengkonsumsi produk tersebut. Dimensi untuk mengukur keputusan pembelian yang diambil oleh konsumen antara lain (Sulistyawati, 2010): a. Benefit Association Kriteria benefit association menyatakan bahwa konsumen menemukan manfaat dari produk yang akan dibeli dan menghubungkannya dengan karakteristik merek. b. Frekuensi pembelian Ketika konsumen membeli produk tertentu dan ia merasa puas dengan kinerja produk tersebut, maka ia akan sering membeli kembali produk tersebut kapanpun ia membutuhkannya.

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 Pengalaman sebelumnya dalam berbelanja mempengaruhi perilaku belanja pada masa depan. Pengalaman pembelian melalui internet mempengaruhi niat untuk mencari informasi dan membeli produk pada media tersebut. Jayawardhena et al. (2007) menunjukkan bahwa pengalaman belanja online sebelumnya akan memiliki pengaruh yang signifikan untuk berbelanja lagi di kemudian hari. Dengan kata lain, jika seseorang pernah membeli produk online maka pengalaman akan mempengaruhi mereka untuk membeli produk secara online. Selain itu, hasil penelitian yang dilakukan oleh Ranganathan dan Jha (2007) dalam (Ratih dan Dewi, 2011) menunjukkan bahwa pengalaman berbelanja melalui online di masa lalu memiliki pengaruh yang kuat untuk melakukan pembelian online di kemudian hari. H2 : Pengalaman pembelian berpengaruh positif pada minat beli produk fashion di online shop. 3. Gender Dalam penelitian ini, kata gender digunakan untuk menggantikan kata jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gender berpengaruh terhadap minat beli konsumen pada produk fashion di online shop (Jayawardhena et al. 2007 dalam Ratih dan Dewi, 2011). Penelitian ini menunjukkan bahwa pria muda dengan penghasilan

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 rumah tangga yang tinggi akan lebih mungkin untuk terlibat dengan belanja di internet. Berbeda dengan Vijayasaranthy (2003), penelitian lain menunjukkan bahwa wanita lebih mungkin untuk berbelanja produk pakaian secara online daripada pria (Girard et al. 2003; Goldsmith and Flynn (2004) dalam Ratih dan Dewi, 2011). Girard et al. (2003) menunjukkan bahwa gender merupakan prediktor yang paling umum untuk preferensi belanja online. Secara khusus, lebih banyak pria menyukai berbelanja online untuk buku, komputer pribadi, telepon seluler dan televisi sedangkan wanita lebih banyak memilih berbelanja online untuk pakaian dan parfum. Sebuah studi oleh Kim and Kim (2004) dalam Ratih dan Dewi (2011) juga menunjukkan bahwa gender adalah prediktor signifikan dalam menentukan minat beli konsumen dalam berbelanja online untuk pakaian, perhiasan atau aksesoris. Konsumen wanita menunjukkan minat membeli produk online yang lebih besar pada produk pakaian , perhiasan atau aksesoris dibandingkan pria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pria cenderung membeli CD, DVD, buku, komputer dan produk elektronik sedangkan wanita cenderung lebih membeli pakaian, sepatu, pakaian dalam dan aksesoris (Allegra Strategies;IMRG; in Jayawardhena et al. 2007 dalam jurnal “The Effect of Shoping Orientations, Consumers Inovativeness, Purchase Experience, and Gender On Intention to Shop for Fashion Products Online”)

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 H3 : Wanita cenderung memiliki minat beli berbelanja produk fashion di online shop daripada pria.

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis metode yang dipakai adalah metode penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau partisipan tertentu, teknik pengambilan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan (Sugiyono, 2008). B. Subjek dan Objek Penelitian 1. Subjek Penelitian Subjek yang dimaksud adalah orang-orang yang dijadikan responden yang akan ditanyai untuk memperoleh informasi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa sebagai konsumen pengguna online shop produk fashion di Kota Yogyakarta. 2. Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah variabel yang diteliti atau sesuatu yang bisa diukur. Objek dari penelitian ini adalah : a. Shopping enjoyment b. Pengalaman pembeliaan c. Gender 31

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 d. Minat beli konsumen C. Populasi dan Sampel 1. Populasi Menurut Sugiyono (2008), populasi adalah wilayah generalisasi terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang berada di Kota Yogyakarta. 2. Sampel Menurut Sugiyono (2008), sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Dalam penelitian ini digunakan 100 responden sebagai sampel yang dipilih dan berlokasi di beberapa daerah di Yogyakarta yaitu mahasiswa yang bertempat tinggal di Jalan Seturan, Jalan Gejayan dan Condongcatur. Alasan pemilihan pengambilan sampel tersebut adalah untuk mewakili daerah di Yogyakarta, maka dalam melakukan penelitian, penulis memilih beberapa batasan kota di Yogyakarta sebagai responden dalam penelitian ini dengan anggapan anggota sampel ini mempunyai ciri-ciri yang berhubungan erat dengan anggota populasi. Adapun jumlah sampel tersebut diperoleh dari perhitungan yang dikemukakan oleh Wibisono (Riduwan 2004:66) jika populasinya tidak diketahui secara pasti.

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 3. Teknik Pengambilan Sampel Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling. Accidental Sampling adalah pengambilan sampel dengan menentukan sampel berdasarkan kebetulan yang ditemui atau siapapun yang dipandang oleh peneliti cocok sebagai sumber data (Sumarni dan Wahyuni, 2006:78). Peneliti mengumpulkan data langsung dari setiap mahasiswa yang dijumpainya, sampai jumlah yang diharapkan terpenuhi. D. Variabel Penelitian 1. Variabel Variabel adalah segala sesuatu yang dapat membedakan atau mengubah nilai (Kuncoro, 2003). Nilai dapat berbeda pada waktu yang berbeda untuk objek atau orang yang sama. Dalam penelitian ini ada beberapa variabel yang akan diteliti yaitu shopping enjoyment, pengalaman pembelian dan gender pada minat beli produk fashion di online shop. Dalam persamaan regresi linier berganda hipotesisnya yaitu variabel independennya yaitu shopping enjoyment (X1), pengalaman pembelian (X2) dan gender (X3). Variabel dependennya adalah minat beli (Y). 2. Definisi Konseptual a. Shopping enjoyment (X1) konsumen pada minat beli produk fashion di online shop. Indikator shopping enjoyment yaitu kesadaran merek.

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 b. Pengalaman pembelian (X2) konsumen pada minat beli produk fashion di online shop. Indikator pengalaman pembelian yaitu pengalaman berbelanja melalui online di masa lalu memiliki pengaruh yang kuat untuk melakukan pembelian online di kemudian hari (Ratih dan Dewi, 2011). c. Gender (X3) pada minat beli produk fashion di online shop. Indikator gendernya adalah pria dan wanita. d. Minat Beli (Y) adalah keputusan dalam menggunakan daya gunanya untuk membeli, keputusan untuk membeli diambil oleh pembeli. Indikator minat beli di sini yaitu frekuensi melakukan pembelian, kecenderungan untuk membeli produk dan perilaku seseorang yang selalu mencari informasi mengenai produk yang diminatinya. 3. Operasionalisasi Variabel Definisi operasional pada penelitian adalah unsur penelitian yang terkait dengan variabel yang terdapat dalam judul penelitian atau yang tercakup dalam paradigma penelitian sesuai dengan hasil perumusan masalah. Teori ini dipergunakan sebagai landasan atau alasan mengapa suatu yang bersangkutan memang bisa mempengaruhi variabel tak bebas atau merupakan salah satu penyebab ( J.Supranto,2003 hal 322). Operasional variabel yang dipakai adalah :. a. Jenis kelamin konsumen apakah laki-laki atau perempuan yang melakukan online shopping.

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 b. Shopping enjoyment dioperasionalkan sebagai berikut (Ratih dan Dewi, 2011): a) Berbelanja online membuat saya menjadi gembira b) Saya menikmati aktivitas berbelanja melalui internet c) Saya menikmati dalam menghabiskan waktu saya untuk mencari produk melalui internet c. Pengalaman pembelian dioperasionalkan sebagai berikut (Ratih dan Dewi, 2011): Saya merasa mempunyai pengalaman pembelian melalui media internet. 1) Minat beli dioperasionalkan sebagai berikut Ferdinand (2006) : 1) Saya menggunakan internet untuk mencari informasi produk fashion. 2) Saya akan membeli produk fashion di online shop 3) Saya senang membicarakan dengan orang lain mengenai produk fashion di online shop 4) Saya akan merekomendasikan / menyarankan produk fashion di online shop kepada keluarga dan teman. E. Skala Penelitian Skala pengukuran merupakan kesepakatan yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan panjang pendeknya interval yang ada dalam alat ukur, sehingga alat ukur tersebut bila digunakan dalam pengukuran akan

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 menghasilkan data kuantitatif (Sugiyono, 2008). Dalam penelitian ini menggunakan skala Likert, yaitu skala yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial (Sugiyono, 2008). Skala Likert mempunyai gradasi dari sangat positif sampai sangat negatif pada umumnya menggunakan 5 angka penelitian yaitu: 1. Sangat Setuju diberikan skor :5 2. Setuju diberikan skor :4 3. Ragu diberikan skor :3 4. Tidak Setuju diberikan skor :2 5. Sangat Tidak Setuju diberikan nilai skor : 1 F. Teknik Pengumpulan Data Data yang dicari berkaitan dengan shopping enjoyment, pengalaman pembelian, gender dan minat beli konsumen. Data ini diperoleh dengan cara kuesioner, dimana kuesioner tersebut merupakan teknik pengumpulan data yang efisien bila peneliti yang mengetahui dengan pasti variabel yang akan diukur dan mengetahui apa yang bisa diharapkan dari responden (Sugiyono, 2008). Kuesioner penelitian ini akan diberikan kepada responden yang pernah berkunjung di website toko fashion online shop dan melakukan pembelian.

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 G. Uji Instrumen Penelitian Pada uraian tentang metode pengumpulan data telah diuraikan bahwa instrumen yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Menurut Sugiyono (2008), angket merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Angket yang digunakan untuk menggunakan shopping enjoyment, pengalaman pembelian, gender dan minat beli sebagai konsumen produk fashion di online shop di Kota Yogyakarta. Untuk menguji kelayakan penggunaan angket digunakan dua cara, yaitu uji validitas dan uji reliabilitas. Agar instrumen betul-betul memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas, maka perlu dilakukan uji instrumen penelitian. 1. Uji Validitas Uji validitas adalah alat untuk menguji apakah tiap-tiap butir benar-benar telah mengungkapkan faktor atau indikator yang ingin diselidiki. Semakin tinggi validitas suatu alat ukur semakin tepat alat ukur tersebut mengenai sasaran. Pengujian validitas terhadap kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan product moment dengan rumus sebagai berikut: keterangan : Rxy = koefisien korelasi setiap item

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 n = banyak responden x = nilai dari setiap item y = nilai seluruh item 2. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas adalah suatu derajat ketetapan, ketelitian dan keakuratan yang ditunjukkan oleh instrumen pengukuran. Analisis kehandalan bertujuan untuk menunjukkan bahwa item-item tersebut sudah reliabel sebagai indikator. Adapun rumus yang digunakan untuk menghitung uji reliabilitas ini adalah sebagai berikut: Keterangan : = reliabilitas instrumen = banyaknya pertanyaan atau soal = jumlah varian butir = varian total H. Teknik Analisis data Sebelum melakukan analisis regresi, supaya mendapatkan perkiraan yang tidak bias dan efisiensi maka dilakukan pengujian asumsi klasik yang harus dipenuhi, yaitu uji asumsi klasik, uji ini digunakan untuk menguji apakah

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 model regresi benar-benar menunjukkan hubungan yang signifikan dan representatif. Ada tiga pengujian dalam uji asumsi klasik, yaitu : 1. Uji Multikolinieritas Multikolinearitas adalah adanya suatu hubungan linear yang sempurna (mendekati sempurna) antara beberapa atau variabel bebas (Kuncoro dan Ridwan, 2007:98). Uji asumsi klasik jenis ini diterapkan untuk analisis regresi berganda yang terdiri atas dua atau lebih variabel bebas atau independen variabel (X1, X2, X3, ,….Xn), dimana akan diukur tingkat asosiasi (keeratan) hubungan atau pengaruh antar variabel bebas tersebut melalui besaran koefisien korelasi (r). Dikatakan terjadi multikolinearitas, jika koefisien korelasi antar variabel bebas (X1 dan X2, X2 dan X3, dan seterusnya) lebih besar dari 0,60. Dikatakan tidak terjadi multikolinearitas jika koefisien korelasi antar variabel bebas lebih kecil atau sama dengan 0,60 (r ≤ 0,60). 2. Uji Heteroskedastisitas Heteroskedastisitas muncul apabila kesalahan atau residual dari model yang diamati tidak memiliki varians yang konstan dari satu observasi ke observasi lainnya (Hanke dan Reitsch dalam Kuncoro, 2007:96). Artinya, setiap observasi mempunyai reliabilitas yang berbeda akibat perubahan dalam kondisi yang melatarbelakangi tidak terangkum dalam spesifikasi model.

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 Model regresi yang baik adalah homoskedastisitas atau tidak terjadi heteroskedastisitas. Cara mendeteksi kondisi heteroskedastisitas bisa dilakukan dengan membuat grafik dari residu yang dikuadrat sebagai sumbu tegak dan variabel bebas sebagai sumbu mendatar. Cara yang kedua dengan uji park dalam bentuk: Cara ketiga adalah dengan uji korelasi rank Spearman, dengan rumus sebagai berikut. Cara termudah untuk mengatasi heteroskedastisitas adalah dengan mentransformasi persamaan regresi ke dalam bentuk logaritma. 3. Uji Normalitas Uji ini bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel dependen dan variabel independen mempunyai distribusi data normal atau mendekati normal. 3. Teknik Analisis Regresi berganda Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh shopping enjoyment, pengalaman pembelian dan gender terhadap minat beli konsumen, yaitu dengan mengunakan model sebagai berikut: Y= a + + + +e Keterangan: Y = Minat beli konsumen (variabel dependen)

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 a = Konstant = Variabel shopping enjoyment (variabel independen) = Variabel pengalaman pembelian (variabel independen) = Variabel gender (variabel independen) = Koefisisen regresi variabel shopping enjoyment = Koefisien regresi variabel pengalaman pembelian = Koefisien regresi variabel gender = Standar eror a. Uji t (Uji Parsial) Uji t digunakan untuk mengetahui apakah masing-masing variabel independen mampu mempengaruhi variabel dependen. Langkah-langkah yang dilakukan dalam uji t yaitu (Sunyoto, 2009:152) : 1) Menentukan Ho dan Ha. Ho : b1 = 0, artinya tidak ada pengaruh shopping enjoyment pada minat beli. Ha : b1 > 0, artinya ada pengaruh shopping enjoyment pada minat beli. Ho : b1 = 0, artinya tidak ada pengaruh pengalaman pembelian pada minat beli. Ha : b2 > 0, artinya ada pengaruh pengalaman pembelian pada minat beli.

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 2) Menentukan level of significance (α): Dalam penelititan ini level of significance atau tingkat signifikannya sebesar 0,05 (5%) dengan derajat bebas (df) = n-2 dan n merupakan jumlah sampel penelitian. 3) Menentukan nilai thitung dengan rumus (Sunyoto, 2009:152): ti = Dimana: ti = t hitung koefisien i bi = koefisien regresi variabel i sbi= standar error dari i 4) Kriteria Penerimaan dan Penolakan Hipotesis Jika thitung ≥ ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jika thitung < ttabel maka H0 diterima dan Ha ditolak. b. Koefisien Determinasi Koefisien determinasi digunakan untuk mengukur besarnya pengaruh dari variabel independen (shopping enjoyment dan pengalaman pembelian) terhadap variabel dependen (minat beli). Adapun rumus yang digunakan adalah (Supranto dan Limakrisna, 2009:163) : R2 = Keterangan: R2 = koefisien determinasi

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 X1,2 = variabel independen (shopping enjoyment) Y = variabel dependen (minat beli) b1,2 = koefisien regresi c. Independent Sample t Test (Uji Beda) Teknik analisis dilaksanakan dengan menggunakan uji beda Ttest untuk menguji perbedaan minat beli mahasiswa berdasarkan gender. Uji beda T-test digunakan untuk menentukan apakah dua sampel yang tidak berhubungan memiliki nilai rata-rata yang berbeda. Uji beda T-test dilakukan dengan cara membandingkan perbedaan antara dua nilai rata-rata dengan standar error dari perbedaan rata-rata dua sampel. Standar error perbedaan dalam nilai rata-rata terdistribusi secara normal. Jadi tujuan uji beda Ttest adalah membandingkan rata-rata dua grup yang tidak berhubungan satu dengan yang lain (Ghozali, 2006 : 59). Perumusan hipotesis Ho = Tidak terdapat perbedaan minat beli berdasarkan gender. Ha = Ada perbedaan perbedaan minat beli berdasarkan gender. Dasar penerimaan atau penolakan Ho, adalah sebagai berikut (Trihendradi,2004 : 184): 1) Apabila nilai F signifikan yaitu kurang dari 0,05 (Sig.<0,05) maka Ho akan ditolak dan hipotesis alternatif akan diterima.

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 2) Apabila nilai F tidak signifikan yaitu lebih dari 0,05 (Sig.>0,05) maka Ho akan gagal ditolak dan hipotesis alternatif akan ditolak.

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN A. Sejarah perkembangan e-commerce Sejarah perkembangan e-commerce pertama kali bermula pada tahun 1990 Tim Berners-Lee menciptakan browser web World Wide Web yang mengubah jaringan telekomunikasi akademik menjadi sistem komunikasi untuk semua orang setiap hari secara mengglobal yang dikenal dengan nama internet. Pada awalnya penggunaan internet bertujuan komersial dilarang dengan keras. Ini dikarenakan adanya larangan commercial network traffic oleh National Science Foundation’s (NSFNET) yang merupakan backbone internet. Tahun 1991 NSF menghapus larangan untuk tujuan komersial dan saat itulah membuka jalan bagi electronic commerce (e-commerce). Hanya saja, tidak semua kebijakan mengenai komersial dicabut. Baru pada tanggal 30 April 1995, batasan komersial yang paling terakhir dicabut. Istilah perdagangan elektronik (e-commerce) telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti penggunaan EDI untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian secara elektronik. Kemudian istilah perdagangan elektronik berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunyai istilah yang lebih tepat dikatakan "perdagangan web", yaitu pembelian barang dan jasa melalui World Wide Web melalui serveraman 58 (HTTPS), protokol server khusus yang menggunakan enkripsi untuk merahasiakan data penting pelanggan. Jika menelusuri sejarah, maka perusahaan paling pertama yang mendirikan toko online adalah Pizza Hut. Mereka menyediakan fasilitas pemesanan online atau 45

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 pengiriman ke rumah untuk testing pada tahun 1994 di Santa Cruz, California. Pada tahun 2007 seluruh daerah sudah mendapatkan opsi dalam sistemnya. Berlanjut pada tahun 1995, Amazon muncul sebagai toko buku online. Belakangan perusahaan tersebut menyadari barang dagangan lainnya juga memiliki permintaan yang tinggi, sehingga pada akhirnya mengadakan perluasan dengan menjual berbagai komoditas. Pada akhir tahun 2000, banyak perusahaan Eropa dan Amerika menyediakan fasilitas pelayanan melalui World Wide Web. Semenjak saat itulah, orang mulai mengasosiasikan istilah “e-commerce” sebagai kemampuan untuk membeli berbagai produk melalui internet (Garry, 2010). B. Perkembangan e-commerce di Indonesia Di Indonesia, fenomena e-commerce ini sudah dikenal sejak tahun 1996 dengan munculmya situs http://http://www.sanur.com/sebagai toko buku online pertama. Kemudian, beberapa layanan e-commerce pun mulai bermunculan. Situs seperti astaga.com, mandirionline.com dan satunet.com sempat populer. Namun, krisis moneter yang menimpa Indonesia sekitar tahun 1998 memperburuk kemajuan bisnis e-commerce. Belakangan ini e-commerce kembali berkembang dan menyita perhatian penduduk Indonesia. Untuk pengguna internet di Indonesia, di tahun 2012, jumlah pengguna internet mencapai 55 juta orang. Jumlah tersebut tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 30,9 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sedangkan untuk belanja online, pada tahun 2009 di Indonesia baru ada 3 persen pengguna internet yang berbelanja secara online. Angka tersebut meningkat di tahun 2012 hingga mencapai 6 persen dari pengguna internet. Meningkatnya

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 transaksi e-commerce di Indonesia ini antara lain disebabkan oleh membaiknya pertumbuhan perekonomian di Indonesia (Setyowati, 2012). C. Model-Model E-Commerce di Indonesia 1. Iklan Baris, merupakan salah satu bentuk e-commerce yang tergolong sederhana, bisa dianggap sebagai evolusi dari iklan baris yang biasanya ditemui di koran-koran ke dalam dunia online. Penjual yang menggunakan social media atau forum untuk beriklan, biasanya tidak bisa langsung menyelesaikan transaksi pada website yang bersangkutan. Namun penjual dan pembeli harus berkomunikasi secara langsung untuk bertransaksi. Contoh iklan baris : Tokobagus, Berniaga, dan FJB-Kaskus. 2. Retail, merupakan jenis e-commerce yang dimana semua proses jual-beli dilakukan melalui sistem yang sudah diterapkan oleh situs retail yang bersangkutan. Oleh karena itu, kegiatan jual-beli di retail relatif aman, namun biasanya pilihan produk yang tersedia tidak terlalu banyak, atau hanya fokus ke satu-dua kategori produk. Contoh retail : Berrybenska, Zalora, dan Lazada. 3. Marketplace, bisa dianggap sebagai penyedia jasa mall online, namun yang berjualan bukan penyedia website, melainkan anggota-anggota yang mendaftar untuk berjualan di website marketplace yang bersangkutan. Marketplace umumnya menyediakan lapisan keamanan tambahan untuk setiap transaksi yang terjadi, seperti sistem pembayaran escrow atau lebih umum dikenal sebagai rekening bersama. Jadi setiap terjadi transaksi di dalam sistem marketplace tersebut, pihak marketplace akan menjadi pihak ketiga yang menerima pembayaran dan menjaganya hingga produk sudah

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 dikirimkan oleh penjual dan diterima oleh pembeli. Setelah proses pengiriman selesai, barulah uang pembayaran diteruskan ke pihak penjual. D. Kunci Sukses dalam E-Commerce Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk: 1. Menyediakan harga kompetitif 2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah. 3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas. 4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon. 5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian. 6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain. 7. Mempermudah kegiatan perdagangan E. Masalah E-Commerce 1. Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan. 2. Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 F. Aplikasi bisnis Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah: 1. E-mail dan Messaging 2. Content Management Systems 3. Dokumen, spreadsheet, database 4. Akunting dan sistem keuangan 5. Informasi pengiriman dan pemesanan 6. Pelaporan informasi dari klien dan enterprise 7. Sistem pembayaran domestik dan internasional 8. Newsgroup 9. On-line Shopping 10. Conferencing 11. Online Banking/Internet Banking 12. Product Digital/Non Digital 13. Online SEO G. Fashion online shop Merupakan jenis e-commerce yang hanya fokus ke satu kategori produk yaitu fashion. Contoh fashion online shop: Berrybenzka, Zalora, Lazada, Shopius, Kozorai, Mineola dan masih banyak yang lainnya. Perusahaan ini menyediakan segala hal yang berhubungan dengan fashion, mulai dari baju hingga ke aksesoris yang sering digunakan manusia dalam berbusana.

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V ANALISIS DATA A. Uji Instrumen Dalam penelitian ini digunakan program perhitungan komputer untuk melakukan uji validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan selama penelitian. Paket program yang digunakan yaitu SPSS. Data bersumber dari 100 responden yang kemudian digunakan untuk menguji validitas instrumen. 1. Validitas Uji validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik korelasi product moment pearson. Dikatakan valid apabila hasil uji mendekati angka kritis 5%. Tabel V.1 Rangkuman tes validitas variabel bebas Variabel Shopping Enjoyment (X1) Butir 1 2 3 1 2 3 4 Minat Beli (Y) r hitung 0,821** 0,828** 0,800** 0,685** 0,812** 0,813** 0,823** r tabel 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 Status Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber :Data Primer 2014 Berdasarkan Tabel V.1 dapat diketahui bahwa seluruh butir pertanyaan tentang semua item pernyataan mempunyai nilai signifikansi mendekati 5%, sehingga seluruh butir pertanyaan dikatakan valid. 50

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 2. Reliabilitas Uji reliabilitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis Cronbach Alpha. Suatu kuesioner dapat dikatakan reliabel apabila mempunyai alpha ≥ 0,6. Hasil uji reliabilitas disajikan pada Tabel V.2. Tabel V.2 Rangkuman hasil uji reliabilitas Variabel Shopping Enjoyment (X1) Minat beli (Y) Sumber Data Primer 2014 Alpha 0,749 0,790 Status Reliabel Reliabel Dari Tabel V.2 dapat dilihat bahwa seluruh butir pertanyaan mempunyai nilai alpha ≥ 0,6, sehingga dapat disimpulkan bahwa alat ukur tersebut dinyatakan reliable. B. Hasil Penelitian 1. Analisis deskriptif karakteristik responden Tujuan dari analisis deskriptif dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis data yang berhubungan dengan identitas responden yang meliputi jenis kelamin, usia, pengeluaran perbulan, pernah belanja fashion secara online, dan uang yang dibelanjakan untuk membeli produk fashion secara online.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 a. Jenis Kelamin Tabel V.3 Karakteristik Responden Bedasarkan Jenis Kelamin No Jenis Kelamin 1 Pria 2 Wanita Sumber: Data primer 2014 Jumlah 28 72 Presentase 28,0 72,0 Bedasarkan data Tabel V.3 tersebut responden didominasi oleh wanita yaitu sebanyak 72% atau sebanyak 72 orang, sedangkan responden pria sebanyak 28% atau 28 orang. b. Usia Tabel V.4 Karakteristik Responden Bedasarkan Usia No Usia 1 17 - 20 th 2 21 – 25 th 3 26 – 30 th Sumber: Data Diolah, 2014 Jumlah 16 58 26 Presentase 16,0 58,0 26,0 Bedasarkan data Tabel V.4 tersebut usia yang diperoleh responden didominasi oleh usia 21 – 25 th, sebanyak 58% atau 58 orang. Kemudian usia 26 – 30 th sebanyak 26% atau 26 orang dan untuk usia 17 – 20 th sebanyak 16% atau 16 orang.

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 c. Pengeluaran perbulan Tabel V.5 Karakteristik Responden Bedasarkan Pengeluaran perbulan No 1 2 3 Pengeluaran perbulan Rp. 500.000 – Rp. 750.000 Rp. 751.000 – Rp. 1.000.000 > Rp. 1.000.000 Sumber: Data primer 2014 Jumlah 31 43 26 Presentase 31,0 43,0 26,0 Bedasarkan data Tabel V.5 tersebut responden didominasi oleh pengeluaran perbulan Rp. 751.000 – Rp. 1.000.000 sebanyak 43% atau sebanyak 43 orang, sedangkan responden dengan pengeluaran perbulan Rp. 500.000 – Rp. 750.000 sebanyak 31% atau 31orang dan untuk pengeluaran > Rp. 1.000.000 sebanyak 26% atau 26 orang. d. Uang yang dibelanjakan untuk membeli produk secara online Tabel V.6 Karakteristik responden bedasarkan uang yang dibelanjakan setiap kali belanja untuk membeli produk secara online No 1 2 3 Uang yang dibelanjakan untuk membeli produk secara online < Rp. 100.000 Rp. 101.000 – Rp. 150.000 > Rp. 150.000 Sumber: Data primer 2014 Jumlah Presentase 31 22 47 31,0 22,0 47,0 Bedasarkan data Tabel V.6 tersebut responden didominasi oleh uang yang dibelanjakan untuk membeli produk fashion secara online > Rp. 150.000 sebanyak 47% atau sebanyak 47 orang. Sedangkan responden dengan uang yang dibelanjakan untuk

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 membeli produk fashion secara online < Rp. 100.000 sebanyak 31% atau 31 orang dan untuk uang yang dibelanjakan untuk membeli produk fashion secara online Rp. 101.000 – Rp. 150.000 sebanyak 26% atau 26 orang. 2. Deskripsi Variabel Penelitian Dalam mendeskripsikan variabel penelitian, nilai rata-rata masing-masing responden pada masing-masing variabel dikelompokkan (kategorisasi) dalam 5 kelas, berdasarkan norma yang telah dijelaskan pada Bab III. a. Shopping Enjoyment (X1) Distribusi jawaban responden mengenai variabel Shopping Enjoyment (X1) dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel V.7 Distribusi Jawaban Responden Mengenai Variabel Shopping Enjoyment Item X1.1 X1.2 X1.3 Shopping enjoyment Sumber: Data primer 2014 Mean 3,8100 3,9000 3,9200 3,8767 Std. Deviation 0,59789 0,61134 0,63054 0,50063 Berdasarkan Tabel V.7, dapat dilihat bahwa dari 100 responden yang memberi tanggapan terhadap item-item pernyataan variabel Shopping Enjoyment, ditemukan item X1.3 memiliki nilai rata – rata tertinggi (3,9200) dibandingkan item-item pernyataan lainnya. Sedangkan item X1.1 (3,8100) merupakan item dengan nilai rata-rata paling rendah dan rata-rata dari keseluruhan item sebesar 3,8767 dengan standar deviasi sebesar (0,50063)

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 b. Pengalaman pembelian (X2) Distribusi jawaban responden mengenai variabel pengalaman pembelian (X2) dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel V.8 Distribusi Jawaban Responden mengenai Variabel Pengalaman Pembelian Item Pengalaman pembelian Mean Std. Deviation 3,7500 0,71598 Sumber: Data primer 2014 Berdasarkan Tabel V.8, dapat dilihat bahwa dari 100 responden yang memberi tanggapan terhadap item-item pernyataan variabel pengalaman pembelian, mempunyai nilai rata-rata sebesar 3,7500 dengan nilai standar deviasi sebesar 0,71598 c. Minat Beli (Y) Distribusi jawaban responden mengenai variabel minat beli (Y) dapat dilihat melalui tabel berikut. Tabel V.9 Distribusi Jawaban Responden mengenai Variabel Minat beli Item Y1.1 Y1.2 Y1.3 Y1.4 Minat beli Mean Std. Deviation 4,2600 0,69078 4,0300 0,68836 3,4700 0,70288 3,3600 0,74563 3,7800 0,55423 Sumber: Data primer 2014 Berdasarkan Tabel V.9, dapat dilihat bahwa dari 100 responden yang memberi tanggapan terhadap item-item pernyataan variabel minat beli

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 ditemukan item Y1.1 merupakan item yang memiliki nilai rata-rata paling tinggi (4,2600) di antara item-item variabel minta beli lainnya, sedangkan item Y1.4 merupakan item paling rendah (3,3600) di antara item-item variabel minta beli lainnya, dan nilai rata-rata untuk variabel minat beli sebesar 3,7800 dengan nilai standar deviasi sebesar 0,55423. C. Analisis Kuantitatif Analisis kuantitatif ditujukan untuk menguji hipotesis ada tidaknya pengaruh shopping enjoyment, pengalaman pembelian, dan gender terhadap minat beli produk fashion di online shop. Pengujian hipotesis dilakukan dengan teknik analisis regresi linier berganda menggunakan program komputer SPSS for Windows Release 19. D. Uji Asumsi Klasik Untuk menentukan analisis statistik yang akan digunakan dalam penelitian ini, maka dilakukan pengujian untuk membuktikan independensi masing-masing variabel bebas yang diteliti. Berdasarkan pengolahan data dengan menggunakan program SPSS 19.0 for windows, dapat dilakukan pengujian sebagai berikut.

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 1. Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan terhadap nilai total jawaban responden menggunakan One Sample Kolmogorov- Smirnov Test dengan signifikan sebesar 5%. Tabel V.10 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test N Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. Unstandardiz ed Residual 100 0,0000000 0,33860744 0,077 0,077 -0,059 0,775 0,586 Berdasarkan hasil pengujian pada table V. 10, hasil pengujian One Sample Kolmogorov- Smirnov Test menghasilkan asymptotic significance ≥ 0,05 (0,586 ≥ 0,05). Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model regresi telah memenuhi asumsi kenormalan. 2. Uji Heteroskedastisitas Uji heterokedastisitas dilakukan untuk menguji apakah dalam sebuah regresi terjadi ketidaksamaan varian residual dari satu pengamatan ke pengamatan lain. Model regfresi yang baik adalah non heteroskedatis. Dasar pengambilan keputusan adalah dengan melihat ada tidaknya pola tertentu antara Y yang diprediksi dengan residual.

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 a) Jika ada pola tertentu seperti titik – titik yang ada membentuk suatu pola tertentu yang teratur maka terjadi heteroskedatis. b) Jika ada pola yang jelas serta titik – titik menyebar di atas dan di bawah angka 0, maka tidak terjadi heteroskedatis. Berdasarkan hasil pengolahan SPSS 19.0 for windows didapatkan kurva pengujian heteroskedastisitas Gambar V. 1 Uji Heteroskedastisitas Dari hasil gambar V.1 grafik antara nilai sumbu Y (Nilai Y yang diprediksi) dan sumbu X (nilai residual) menunjukkan pola yang tidak jelas serta titik menyebar di atas dan di bawah sumbu Y secara tidak teratur sehingga menunjukkan tidak terjadinya heteroskedastisitas. 3. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas dilakukan untuk menguji apakah ada model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas. Model regresi yang baik adalah non multikolinear. Analisis ini ditentukan oleh besarnya nilai VIF (Varians Inflation Factor) dan Tolerance. Pedoman suatu model

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 regresi yang bebas multikoliearitas adalah mempunyai nilai VIF yang tidal lebih dari 10 dan mempunyai angka tolerance tidak kurang dari 0,1. Berdasarkan hasil pengolahan SPSS 19.0 for windows didapatkan nilai VIF (Varians Inflation Factor) dan Tolerance untuk masing-masing variabel bebas pada tabel berikut ini: Tabel V.11 Uji Multikolinieritas Collinearity Statistics Model 1 (Constant) Shopping enjoyment Pengalaman Pembelian a. Dependent Variable: minat beli Tolerance 0,839 0,839 VIF 1,192 1,192 Berdasarkan tabel V.11 di atas dapat diketahui bahwa besarnya nilai VIF (Varians Inflation Factor) dari masing-masing variabel independen memiliki nilai VIF tidak lebih dari 10 dan tolerance tidak kurang dari 0,1. Semakin tinggi nilai nilai VIF maka semakin tidak setuju nilai tolerance sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel tidak menunjukkan adanya multikolinearitas. 1. Hasil Analisis Regresi Berganda Bedasarkan hasil analisis menggunakan SPSS maka diperoleh hasil analisis regresi sebagai berikut:

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 Tabel V.12 Rangkuman Hasil Regeresi Linier Berganda Variabel Koef. Independen Regresi (Constant) 0,917 Shopping enjoyment 0,222 Pengalaman Pembelian 0,534 Variabel dependen: Minat beli (Y) thitung t sign 3,275 2,964 10,178 0,001 0,004 0,000 Keputusan Signifikan Signifikan Adjust R2 = 0,619 Fhitung = 81.436 p = 0,000 a. Persamaan regresi Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda pada Tabel V.12 diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y = 0,917 + 0,222X1 + 0,534X2 1) Konstanta (a) Pada persamaan di atas nilai konstanta diperoleh sebesar 0,917 (positif) yang berarti bahwa jika skor pada kedua variabel shopping enjoyment, pengalaman pembelian, dan jenis kelamin/gender sama dengan nol maka minat beli akan sebesar 0,917. 2) Koefisien Regresi Shopping Enjoyment (b1) Nilai shopping enjoyment pada persamaan di atas diperoleh sebesar 0,222 yang berarti positif searah dan jika skor pada variabel shopping enjoyment meningkat maka minat beli akan meningkat dan sebaliknya apabila skor variabel shopping

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 enjoyment turun maka minat beli akan turun, dengan asumsi variabel lain sama dengan nol atau dalam keadaan konstan. 3) Koefisien regresi pengalaman pembelian (b2) Nilai pengalaman pembelian pada persamaan di atas diperoleh sebesar 0,534 yang berarti positif searah dan jika skor pada variabel pengalaman pembelian meningkat maka minat beli akan meningkat dan sebaliknya apabila skor variabel pengalaman pembelian turun maka minat beli akan turun, dengan asumsi variabel lain sama dengan nol atau dalam keadaan konstan. b. Uji t (t test) Yaitu untuk mengetahui tingkat signifikasi dari pengaruh variabel independen secara keseluruhan terhadap variabel dependen. 1) Variabel Shopping Enjoyment (X1) a) Ho : Tidak ada pengaruh Shopping Enjoyment (X1) terhadap Minat Beli (Y) Ha : Ada pengaruh Shopping Enjoyment (X1) terhadap Minat Beli (Y) b) t tabel = t (a) ; (n – 1 – k) Dimana, k = jumlah variabel n = jumlah sampel c) Terima Ha, jika t hitung < t tabel Tolak Ho, jika t hitung > t tabel d) Kesimpulan

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 Karena nilai thitung > ttabel 2,964 > 1,6602: maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga hipotesis 1 terbukti yang berarti ada pengaruh yang positif antara variabel Shopping Enjoyment (X1) dengan Minat Beli (Y). 2) Variabel Pengalaman Pembelian (X2) a) Ho : Tidak ada pengaruh pengalaman pembelian (X2) terhadap minat beli (Y) Ha : Ada pengaruh pengalaman pembelian (X2) terhadap minat beli (Y) b) ttabel = t (a) ; (n – 1 – k) Dimana, k = jumlah variabel n = jumlah sampel c) Terima Ha, jika t hitung < t tabel Tolak Ho, jika t hitung > t tabel d) Kesimpulan Karena thitung > ttabel 10,178 > 1,6602: maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga hipotesis 2 terbukti yang berarti ada pengaruh yang positif antara variabel pengalaman pembelian (X2) dengan minat beli (Y). 3) Variabel jenis kelamin/gender (X3) Uji t sampel berpasangan digunakan untuk menguji perbedaaan nilai atau skor dalam suatu variabel penelitian. Dalam penelitian ini, variabel yang diuji adalah variabel jenis kelamin (X3) yaitu

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 perbedaan sikap antara laki – laki dan perempuan dalam minat beli. Tabel V. 13 Uji Sampel t berpasangan gender Levene's Test for Equality of Variances Minat Equal variances beli assumed F 0,350 t-test for Equality of Means Sig. (2Sig. t df tailed) 0,556 0,064 98 0,949 Equal variances not assumed 0,070 59,537 Dari hasil analisa tabel V.13 yang dilakukan dengan bantuan program SPSS, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) > 0,05 yaitu sebesar 0,556. Dari temuan ini, maka diperoleh hasil bahwa tidak terdapat perbedaan sikap antara laki – laki dan perempuan dalam melakukan minat beli. c. Koefisien determinasi (R2) Ditemukan pula koefisien determinasi (R2) sebesar 0,619 sesuai yang tertera pada Tabel V.12, yang berarti bahwa sekitar 61,9% variasi pada variabel minat beli mampu diterangkan oleh kedua variabel yaitu shopping enjoyment dan pengalaman pembelian secara serentak atau simultan sedangkan sisanya yaitu sebesar 38,1% diterangkan oleh variasi lain di luar model. 0,945

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 E. Pembahasan Hasil pengujian hipotesis pertama ditemukan bahwa shopping enjoyment berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli. Hal ini berarti bahwa ketika konsumen merasa senang dalam berbelanja (nyaman) maka minat beli akan meningkat. Penelitian ini mendukung penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Ratih Puspa Nirmala dan Ike Janita Dewi (2011) melakukan penelitian dengan judul “The Effects of Shopping Orientations, Consumer Innovativeness, Purchase Experience, and Gender on Intention to Shop for Fashion Products Online” dengan hasil orientasi belanja (kenikmatan belanja, kesadaran harga, kecenderungan belanja di rumah), inovasi konsumen, pengalaman pembelian online untuk produk-produk fashion, dan jenis kelamin berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli konsumen untuk berbelanja produk-produk fashion online. Hasil pengujian hipotesis kedua ditemukan bahwa pengalaman pembelian berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli. Hal ini berarti bahwa ketika konsumen pernah melakukan pembelian maka minat beli akan meningkat. Penelitian ini mendukung penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Lana Sularto (2004) tentang pengaruh privasi, kepercayaan, dan pengalaman terhadap minat beli konsumen melalui internet. Adapun hasil pengujian didapatkan hasil jika konsumen telah mulai memiliki pengalaman dengan internet, maka mereka cenderung akan melakukan pembelian pertamanya

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 melalui internet, semakin konsumen berpengalaman dengan pembelian melalui internet maka konsumen akan mulai mempercayai metode pembelian melalui internet. Hasil pengujian hipotesis ketiga wanita lebih cenderung memiliki minat beli berbelanja produk fashion di online shop daripada pria dan hipotesis ini ditolak. Hal ini berarti bahwa wanita dan pria sama-sama mempunyai minat beli yang sama dalam berbelanja produk fashion di online shop. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna media internet tidak berdasarkan oleh jenis kelamin pria maupun wanita. Oleh karena itu maka pengunjung situs produk fashion juga tidak terbatas berdasarkan jenis kelamin. Penelitian ini mendukung penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Ratih dan Dewi (2011) melakukan penelitian dengan judul “The Effects of Shopping Orientations, Consumer Innovativeness, Purchase Experience, and Gender on Intention to Shop for Fashion Products Online” dengan hasil perempuan cenderung memiliki niat lebih tinggi untuk berbelanja produk-produk fashion online dibandingkan laki-laki.

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB VI KESIMPULAN DAN IMPLIKASI PENELITIAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis pada Bab V maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Shopping enjoyment berpengaruh positif pada minat beli konsumen produk fashion di online shop 2. Pengalaman pembelian berpengaruh positif pada minat beli konsumen produk fashion di online shop 3. Tidak terdapat perbedaan dalam minat beli yang dilakukan oleh lakilaki dan perempuan untuk produk fashion secara online B. Implikasi hasil penelitian Dari hasil penelitian yang telah dijabarkan pada bagian sebelumnya, maka berikut ini disajikan implikasi yang perlu dilakukan oleh sebuah perusahaan fashion online shop. 1. Implikasi manajerial Dari segi pemasaran dapat dilihat untuk meningkatkan minat beli konsumen maka yang perlu ditingkatkan adalah dalam hal ini shopping enjoyment dan pengalaman pembelian diantaranya adalah memberikan pelayanan ekstra dan mengutamakan kejujuran dalam berbagai hal guna untuk meningkatkan minat beli konsumen disertai 66

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 juga pengalaman pembelian karena dalam hal ini konsumen merasa bahwa pengalaman merupakan tolak ukur meningkatnya minat beli ulang yang dikarenakan kepuasan yang tinggi maka yang terjadi adalah loyalitas dan yang paling utama adalah pihak yang pengelola bisnis ritel online produk tidak terlalu berfokus pada gender karena baik laki-laki maupun perempuan memiliki kemungkinan yang sama dalam melakukan pembelian di online shop dan baik pria maupun wanita samasama menggunakan media internet pada kesehariannya. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa perusahaan dalam meningkatkan daya jualnya harus berpatokan terhadap kenyamanan, pengalaman dan tidak berpatokan terhadap gender dalam meningkatkan minat beli produk fashion di online shop. Karena ketiga hal ini mempunyai pengaruh yang sangat besar demi terciptanya minat beli sehingga perusahaan dalam melakukan kegiatannya untuk mencapai cita-cita perusahaan dapat terwujud. 2. Implikasi untuk penelitian lanjutan Implikasi bagi peneliti selanjutnya, yaitu dapat menggunakan variabelvariabel lain yang juga dapat dianggap mempengaruhi minat beli seperti citra merek, promosi, serta variabel-variabel pendukung lainnya. Pada penelitian selanjutnya, variabel jenis kelamin (gender) juga dapat dijadikan sebagai variabel pemoderasi terhadap minat beli, selain itu bagi peneliti selanjutnya agar memperluas daerah penelitian sehingga diperoleh hasil penelitian yang lebih akurat mengenai minat beli yang dilakukan oleh konsumen produk fashion di online shop.

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 DAFTAR PUSTAKA A.Shimp Terence. 2003. Periklanan Promosi. Jakarta: Erlangga. Assael, H. 2002. Consumer Behaviour and Marketing Action (4th ed). New York: Kent Publishing. Bearden, et al. 2001. Marketing: Principles and Perspectives (3rd ed.). New York: McGraw-Hill. Cannon, Joseph P., Perreault, William D., and E. Jerome, McCarthy. 2008. Pemasaran Dasar – Pendekatan Manajemen Global. Jakarta: Salemba Empat. Ferdinand, Augusty. 2006. Metode Penelitian Manajemen. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Heruwati, Eni. 2010. “Analisis Pengaruh Daya Tarik, Kredibilitas dan Keahlian Celebrity Endorser terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Yamaha Mio Studi pada Konsumen PT Harpindo Jaya Jl. Dr. Cipto No.61 Semarang,” Jurnal Manajemen Universitas Diponegoro, 28 (September). J. Supranto. 2003. Statistik Teori dan Aplikasi, Edisi Lima. Jakarta: Erlangga. Kuncoro, Engkos Achmad dan Riduwan. 2007. Cara Menggunakan dan Memaknai Analisis Jalur Path Analysis. Bandung: Alfabeta. Kuncoro, Mudrajad. 2003. Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi. Jakarta: Erlangga. Laohapensang, O. 2009. “Factors influencing internet shopping behaviour: a survey of consumers in Thailand,” Journal of Fashion Marketing and Management 13: 501 – 513. Ollie. 2008. Membuat Toko Online dengan Multiply. Jakarta: Media Kita. Puspa, Ratih dan Janita, Ike. 2011. “The Effect of Shopping Orientations, Consumers Inovativeness, Purchase Experience and Gender On Intention to Shop for Fashion Products Online,” GadjahMada International Journal Of Business, 13 (Januari – April 2011), 65 – 83. Riduwan. 2004. Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta. Sunyoto, Danang. 2009. Statistika Ekonomi Induktif. Jakarta. Indeks. Supranto dan Limakrisna, Nandan. 2007. Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran Untuk Memenangkan Persaingan Bisnis. Jakarta: Mitra Wacana Media. 68

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 Tjiptono, F., dan Chandra, G. 2011. Service, Quality & Satisfaction, Edisi Ketiga. Yogyakarta: Penerbit Andi. Trihendradi, C. 2013. Langkah Praktis Menguasai Statistika, Edisi Pertama. Yogyakarta: Andi Offset. Wijaya, Agoeng. 2008. “Belanja via Internet Meningkat”. www.tempo.co.id. 69

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 1 KUESIONER 70

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 Kepada Yth. Bapak/ Ibu/ Saudara/ i Pemakai Internet di Yogyakarta Dengan hormat, Saya Brigitta Adelina Avianti, mahasiswa dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen, sedang menyusun tugas akhir berupa skripsi dengan judul “PENGARUH SHOPPING ENJOYMENT, PENGALAMAN PEMBELIAN DAN GENDER PADA MINAT BELI PRODUK FASHION DI ONLINE SHOP”. Saya memilih pemakai internet di Yogyakarta sebagai subjek penelitian dan pengambilan data yang nanti akan saya olah lagi dalam skripsi saya. Untuk keberhasilan penelitian ini, saya mohon kesediaan Bapak/ Ibu/ Saudara/ i untuk mengisi daftar pertanyaan yang ada dengan jawaban yang sungguh-sungguh dan sejujurnya sesuai dengan keadaan yang Bapak/ Ibu/ Saudara/ i alami. Oleh karena itu, saya berharap agar semua pertanyaan dapat dijawab. Isi dari pertanyaan yang telah dijawab tersebut hanya digunakan untuk kepentingan sendiri (penyusunan skripsi) dan tidak akan berpengaruh dalam pekerjaan Bapak/ Ibu/ Saudara/ i. Jadi kerahasiaan dari jawaban Bapak/ Ibu/ Saudara/ i akan terjamin. Atas waktu dan kerjasama Bapak/ Ibu/ Saudara/ i dalam pengisian pertanyaan-pertanyaan ini saya ucapkan terima kasih. Hormat saya, Brigitta Adelina Avianti

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 KUESIONER Identitas Responden Nama : Jenis Kelamin : (boleh tidak diisi) Laki-laki / Perempuan *)coret salah satu 1.) Usia: a. 17 – 20 th b. 21 – 25 th c. 26 – 30 th d. >30 th 2.) Pengeluaran per bulan : a. Rp. 1.000.000 3.) Berapa uang yang dibelanjakan untuk membeli produk fashion secara online? a. Rp. 151.000 Petunjuk Pengisian Bapak/ Ibu/ Saudara/ i dimohon memberi tanda silang (X) pada kolom jawaban yang tersedia. Keterangan : SS S R TS STS : : : : : Sangat Setuju Setuju Ragu-ragu Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 No. 1. Pernyataan Berbelanja online membuat saya menjadi gembira Saya menikmati aktivitas berbelanja melalui internet Saya menikmati dalam menghabiskan waktu saya untuk mencari produk melalui internet SS S R TS STS No. 1. Pernyataan Saya merasa mempunyai pengalaman pembelian melalui media internet. SS S R TS STS No. 1. Pernyataan Saya menggunakan internet untuk mencari informasi produk fashion Saya akan membeli produk fashion di online shop Saya senang membicarakan dengan orang lain mengenai produk fashion di online shop Saya akan merekomendasikan / menyarankan produk fashion di online shop kepada keluarga dan teman SS S R TS STS 2. 3. 2. 3. 4.

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 2 KARAKTERISTIK RESPONDEN 74

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Pernah Pengeluaran belanja perbulan fashion Uang yang dibelanjakan b b b b b a b b c b c b b c c c b a b b b c c b c c d c d b c d d d b b b a a a a a b a a a b a a a a a b a a c c c c c a c c c a c c b b c a c b b c b c b b b a a b b a b b a a a b c c d c d c c c b b c c b c c b b b c a a b b a b a a a b a b a a a a b a a c c a a c a c c c a b a b b b b a b b Nama Jenis kelamin Usia Handoko 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 Dio 1 2 2 2 2 2 Andi Felin 19 restanti 20 21 Koro 22 23 24 25 26 27 28 29 Sari 30 31 32 33 34 35 36 37 1 2 2 2 1 1 1 1 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 1 2 2

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 2 2 1 1 Tari 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1 Ahmad 1 2 2 2 2 1 2 2 1 Tika 2 2 1 2 Melda 2 2 1 2 2 2 2 1 1 b a b b c b c a b c c c a b b b b b b b b b c b c b b c c c b b b b c b c b b b c b c c d c d b c d d d b b b b b c c b c c d c d b c d d d b b c c d c d c b b b a b b a a b a a a a a a a a a a b b a a a a b a a b a b b a a a b a a a a a b a c a a c c a b c c c b c c c c c a a c c c c a b b a c a a a a a a c c c c c a

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 1 2 2 2 1 Santi 2 2 Ida 2 1 1 1 Indah 1 2 a b b a b b c b c a b c c c a a b b c b c b b b c c b c c d c d b c d d d b b c c d c d c c b a a a a a a a a b b a a a b a a a a b b a a a b c b c b b c c a a c b c a b b b b a a c c

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 3 VARIABEL RESPONDEN 78

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 No. a1 a2 a3 Total a b c1 c2 c3 c4 Total c 1 3 3 3 9 3 4 5 4 3 2 14 3.5 2 3 4 4 11 3.666667 4 5 4 3 2 14 3.5 3 4 4 4 12 4 4 4 4 4 4 16 4 4 4 4 4 12 4 5 4 5 4 4 17 4.25 5 4 4 4 12 4 4 4 4 4 4 16 4 6 4 4 4 12 4 3 4 3 4 3 14 3.5 7 4 4 4 12 4 4 4 4 3 3 14 3.5 8 4 4 4 12 4 4 4 4 4 4 16 4 9 4 4 4 12 4 5 5 5 3 4 17 4.25 10 4 5 4 13 4.333333 5 4 5 4 4 17 4.25 11 3 4 4 11 3.666667 4 3 4 3 3 13 3.25 12 3 4 4 11 3.666667 3 4 3 3 3 13 3.25 13 5 5 5 15 5 5 5 5 5 5 20 5 14 4 4 4 12 4 4 5 4 3 3 15 3.75 15 5 5 5 15 5 5 5 5 5 5 20 5 16 3 3 3 9 3 3 4 3 3 3 13 3.25 17 4 4 4 12 4 3 5 3 3 3 14 3.5 18 4 4 5 13 4.333333 3 5 3 2 3 13 3.25 19 4 4 4 12 4 2 3 2 2 2 9 2.25 20 3 3 4 10 3.333333 3 4 3 3 3 13 3.25 21 4 4 4 12 4 4 5 4 3 4 16 4 22 4 4 4 12 4 4 5 4 3 3 15 3.75 23 4 3 4 11 3.666667 4 4 4 3 3 14 3.5 24 4 4 4 12 4 4 5 4 3 4 16 4 25 4 4 4 12 4 4 4 4 3 3 14 3.5 26 4 4 4 12 4 4 5 4 3 3 15 3.75 27 3 4 4 11 3.666667 5 5 5 5 4 19 4.75 28 3 5 5 13 4.333333 5 5 5 4 3 17 4.25 29 4 4 2 10 3.333333 4 4 4 4 3 15 3.75 30 4 5 4 13 4.333333 3 4 3 3 3 13 3.25 31 4 4 4 12 4 5 4 5 4 4 17 4.25 32 4 5 4 13 4.333333 4 5 4 4 4 17 4.25 33 4 4 4 12 4 4 5 4 4 2 15 3.75 34 4 4 4 12 4 5 5 5 3 3 16 4 35 4 4 4 12 4 4 4 4 2 3 13 3.25 36 5 4 5 14 4.666667 4 4 4 3 3 14 3.5 37 5 5 5 15 5 5 5 5 5 5 20 5 38 5 5 4 14 4.666667 4 4 4 3 3 14 3.5 39 4 4 5 13 4.333333 4 4 4 4 4 16 4 40 4 4 4 12 4 5 5 5 5 4 19 4.75

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 4 4 4 4 4 3 4 3 5 3 4 4 3 3 4 3 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 4 4 5 4 4 4 4 4 3 4 4 5 4 4 4 4 2 5 4 4 4 3 3 4 3 4 4 5 4 3 3 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 3 3 3 4 3 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 4 4 5 4 4 3 3 4 4 3 4 4 5 5 4 4 4 5 3 12 12 14 12 13 10 11 8 14 10 12 12 9 9 11 9 12 12 14 12 10 10 12 12 13 12 10 9 9 12 10 9 11 11 14 13 12 12 12 13 10 4 4 4.666667 4 4.333333 3.333333 3.666667 2.666667 4.666667 3.333333 4 4 3 3 3.666667 3 4 4 4.666667 4 3.333333 3.333333 4 4 4.333333 4 3.333333 3 3 4 3.333333 3 3.666667 3.666667 4.666667 4.333333 4 4 4 4.333333 3.333333 5 4 5 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3 4 3 3 3 4 3 4 3 4 4 3 2 4 4 3 5 4 5 4 4 3 4 3 5 4 4 4 4 4 4 3 5 4 5 4 5 4 4 5 5 4 4 3 4 5 4 4 3 4 5 4 3 2 5 5 5 5 4 5 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 5 5 5 4 5 4 4 5 4 4 4 3 4 3 4 5 4 4 3 4 4 4 5 5 4 4 3 5 3 5 3 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3 4 3 3 3 4 3 4 3 4 4 3 2 4 4 3 4 3 5 3 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 5 5 3 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 2 5 5 3 18 14 20 14 16 11 16 13 15 14 16 15 13 13 13 12 19 18 17 15 16 15 14 18 17 14 16 12 14 15 15 15 15 15 15 15 13 10 19 19 15 4.5 3.5 5 3.5 4 2.75 4 3.25 3.75 3.5 4 3.75 3.25 3.25 3.25 3 4.75 4.5 4.25 3.75 4 3.75 3.5 4.5 4.25 3.5 4 3 3.5 3.75 3.75 3.75 3.75 3.75 3.75 3.75 3.25 2.5 4.75 4.75 3.75

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 4 5 3 4 3 3 3 4 3 4 5 4 3 4 3 3 4 4 3 4 5 3 4 4 3 3 4 4 4 4 3 5 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 3 5 4 4 4 4 4 4 5 4 3 3 4 4 3 12 14 9 12 10 11 10 12 11 12 13 11 13 12 10 10 12 12 9 4 4.666667 3 4 3.333333 3.666667 3.333333 4 3.666667 4 4.333333 3.666667 4.333333 4 3.333333 3.333333 4 4 3 4 4 4 4 3 2 3 3 3 4 3 4 3 3 4 3 4 3 3 5 5 4 4 3 3 4 4 4 5 5 4 5 5 4 3 5 4 4 4 5 4 4 4 2 4 4 4 5 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 2 3 3 3 4 3 4 3 3 4 3 4 3 3 5 4 4 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 18 18 16 16 13 9 14 14 14 17 15 15 15 15 15 12 16 14 14 4.5 4.5 4 4 3.25 2.25 3.5 3.5 3.5 4.25 3.75 3.75 3.75 3.75 3.75 3 4 3.5 3.5

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 4 VALIDITAS DAN RELIABILITAS 82

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 CORRELATIONS /VARIABLES=X1.1 X1.2 X1.3 TotalX1 /PRINT=TWOTAIL NOSIG /MISSING=PAIRWISE. Correlations Correlations X1.1 X1.2 X1.3 TotalX1 ** ** X1.1 Pearson Correlation 1 .555 .468 .821** Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 N 100 100 100 100 X1.2 Pearson Correlation .555** 1 .477** .828** Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 N 100 100 100 100 X1.3 Pearson Correlation .468** .477** 1 .800** Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 N 100 100 100 100 ** ** ** TotalX1 Pearson Correlation .821 .828 .800 1 Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 N 100 100 100 100 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 CORRELATIONS /VARIABLES=Y1.1 Y1.2 Y1.3 Y1.4 TotalY /PRINT=TWOTAIL NOSIG /MISSING=PAIRWISE. Correlations Correlations Y1.1 Y1.2 Y1.3 ** Y1.1 Pearson Correlation 1 .451 .349** Sig. (2-tailed) .000 .000 N 100 100 100 ** Y1.2 Pearson Correlation .451 1 .555** Sig. (2-tailed) .000 .000 N 100 100 100 ** ** Y1.3 Pearson Correlation .349 .555 1 Sig. (2-tailed) .000 .000 N 100 100 100 ** ** Y1.4 Pearson Correlation .366 .549 .638** Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 N 100 100 100 ** ** TotalY Pearson Correlation .685 .812 .813** Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 N 100 100 100 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). Y1.4 .366** .000 100 .549** .000 100 .638** .000 100 1 100 .823** .000 100 TotalY .685** .000 100 .812** .000 100 .813** .000 100 .823** .000 100 1 100

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 RELIABILITY /VARIABLES=X1.1 X1.2 X1.3 /SCALE('ALL VARIABLES') ALL /MODEL=ALPHA. Reliability Scale: ALL VARIABLES Case Processing Summary N % Cases Valid 100 100.0 a Excluded 0 .0 Total 100 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .749 3

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 RELIABILITY /VARIABLES=Y1.1 Y1.2 Y1.3 Y1.4 /SCALE('ALL VARIABLES') ALL /MODEL=ALPHA. Reliability Scale: ALL VARIABLES Case Processing Summary N % Cases Valid 100 100.0 a Excluded 0 .0 Total 100 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .790 4

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 5 FREQUENCIES 87

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 STRING a b c (A20). RECODE X1 X2 Y (1.00 thru 1.79='Sangat rendah') (1.80 thru 2.59='Rendah') (3.40 thru 4.19='Tinggi') (4.20 thru 5.00='Sangat tinggi') (2.60 thru 3.39='Ragu ragu') INTO a b c. VARIABLE LABELS a 'Shopping enjoyment' /b 'Pengalaman pembelian' /c 'Minat beli'. EXECUTE. FREQUENCIES VARIABLES=a b c /ORDER=ANALYSIS. Frequencies Statistics Shopping Pengalaman enjoyment pembelian N Valid Missing 100 0 100 0 Minat beli 100 0 Frequency Table Shopping enjoyment Frequency Valid Ragu - ragu Sangat tinggi Tinggi Total 24 22 54 100 Percent Valid Percent 24.0 22.0 54.0 100.0 24.0 22.0 54.0 100.0 Cumulative Percent 24.0 46.0 100.0 Pengalaman pembelian Valid Ragu - ragu Rendah Sangat tinggi Tinggi Total Frequency 32 3 13 52 100 Percent Valid Percent 32.0 32.0 3.0 3.0 13.0 52.0 100.0 13.0 52.0 100.0 Cumulative Percent 32.0 35.0 48.0 100.0

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 Minat beli Frequency Valid Ragu - ragu 17 Rendah 3 Sangat tinggi 23 Tinggi 57 Total 100 Percent Valid Percent 17.0 17.0 3.0 3.0 23.0 23.0 57.0 57.0 100.0 100.0 Cumulative Percent 17.0 20.0 43.0 100.0 FREQUENCIES VARIABLES=X3 Usia Pengeluaran Belanja Uang /ORDER=ANALYSIS. Frequencies Statistics Jenis kelamin N Valid Missing 100 0 Usia Pengeluaran perbulan 100 0 Uang yang dibelanjakan untuk membeli produk fashion secara online 100 0 100 0 Frequency Table Jenis kelamin Valid Pria Wanita Total Frequency 28 72 100 Percent Valid Percent 28.0 28.0 72.0 72.0 100.0 100.0 Cumulative Percent 28.0 100.0

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 Usia Frequency Valid 17 - 20 th 16 21 – 25 th 58 26 – 30 th 26 Total 100 Percent Valid Percent 16.0 16.0 58.0 58.0 26.0 26.0 100.0 100.0 Cumulative Percent 16.0 74.0 100.0 Pengeluaran perbulan Valid Rp. 500.000 – Rp. 750.000 Rp. 751.000 – Rp. 1.000.000 > Rp. 1.000.000 Total Frequency 31 Percent Valid Percent 31.0 31.0 Cumulative Percent 31.0 43 43.0 43.0 74.0 26 100 26.0 100.0 26.0 100.0 100.0 Uang yang dibelanjakan untuk membeli produk fashion secara online Cumulative Frequency Percent Valid Percent Percent Valid < Rp. 100.000 31 31.0 31.0 31.0 Rp. 101.000 – Rp. 22 22.0 22.0 53.0 150.000 > Rp. 150.000 47 47.0 47.0 100.0 Total 100 100.0 100.0

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 DESCRIPTIVES VARIABLES /STATISTICS=MEAN STDDEV MIN MAX. Descriptives X1.1 X1.2 X1.3 TotalX1 Shopping enjoyment Pengalaman pembelian Y1.1 Y1.2 Y1.3 Y1.4 TotalY Minat beli Valid N (listwise) Descriptive Statistics Minimu Maximu N m m 100 3.00 5.00 100 2.00 5.00 100 2.00 5.00 100 8.00 15.00 100 2.67 5.00 100 2.00 5.00 100 100 100 100 100 100 100 2.00 2.00 2.00 2.00 9.00 2.25 5.00 5.00 5.00 5.00 20.00 5.00 Mean 3.8100 3.9000 3.9200 11.6300 3.8767 3.7500 Std. Deviation .59789 .61134 .63054 1.50188 .50063 .71598 4.2600 4.0300 3.4700 3.3600 15.1200 3.7800 .69078 .68836 .70288 .74563 2.21692 .55423

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 6 REGRESSION 92

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 REGRESSION /MISSING LISTWISE /STATISTICS COEFF OUTS R ANOVA COLLIN TOL /CRITERIA=PIN(.05) POUT(.10) /NOORIGIN /DEPENDENT Y /METHOD=ENTER X1 X2 /SCATTERPLOT=(*ZPRED ,*SRESID) /RESIDUALS HISTOGRAM(ZRESID) NORMPROB(ZRESID) /SAVE RESID. Regression Variables Entered/Removedb Variables Variables Model Entered Removed Method 1 Pengalaman . Enter pembelian, Shopping enjoyment a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: Minat beli Model Summaryb Adjusted R Std. Error of Model R R Square Square the Estimate a 1 .792 .627 .619 .34208 a. Predictors: (Constant), Pengalaman pembelian, Shopping enjoyment b. Dependent Variable: Minat beli ANOVAb Model 1 Sum of Squares df Mean Square F Regression 19.059 2 9.530 81.436 Residual 11.351 97 .117 Total 30.410 99 a. Predictors: (Constant), Pengalaman pembelian, Shopping enjoyment b. Dependent Variable: Minat beli Sig. .000a

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 94 Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients B Std. Error Beta .917 .280 .222 .075 .201 .534 .052 .689 Model 1 (Constant) Shopping enjoyment Pengalaman pembelian t 3.275 2.964 10.178 Sig. .001 .004 .000 a. Dependent Variable: Minat beli Coefficientsa Model 1 (Constant) Shopping enjoyment Pengalaman pembelian Collinearity Statistics Tolerance VIF .839 .839 1.192 1.192 a. Dependent Variable: Minat beli Collinearity Diagnosticsa Model Dimension 1 1 2 3 Eigenvalue 2.972 .020 .008 a. Dependent Variable: Minat beli Variance Proportions Condition Shopping Pengalaman Index (Constant) enjoyment pembelian 1.000 .00 .00 .00 12.269 .16 .09 .98 19.172 .84 .91 .01

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 95 Residuals Statisticsa Minimum Maximum 2.7994 4.6968 -2.235 2.089 .036 .103 Mean 3.7800 .000 .057 Std. Deviation .43877 1.000 .017 4.6741 3.7808 .43628 100 .80917 2.365 2.379 .81848 2.439 7.918 .118 .080 .00000 .000 -.001 -.00082 .000 1.980 .011 .020 .33861 .990 1.005 .34940 1.014 1.837 .017 .019 100 100 100 100 100 100 100 100 Predicted Value Std. Predicted Value Standard Error of Predicted Value Adjusted Predicted 2.8434 Value Residual -.69083 Std. Residual -2.019 Stud. Residual -2.031 Deleted Residual -.69877 Stud. Deleted Residual -2.065 Mahal. Distance .135 Cook's Distance .000 Centered Leverage .001 Value a. Dependent Variable: Minat beli N 100 100 100

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 96

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 98

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 99 NPAR TESTS /K-S(NORMAL)=RES_2 /MISSING ANALYSIS. NPar Tests One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardiz ed Residual N 100 a,b Normal Parameters Mean .0000000 Std. Deviation .33860744 Most Extreme Absolute .077 Differences Positive .077 Negative -.059 Kolmogorov-Smirnov Z .775 Asymp. Sig. (2-tailed) .586 a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 7 UJI BEDA 100

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 101 T-TEST GROUPS=X3(1 2) /MISSING=ANALYSIS /VARIABLES=Y /CRITERIA=CI(.95). T-Test Group Statistics Jenis kelamin Minat beli Pria Wanita N 28 72 Mean Std. Deviation 3.7857 .47975 3.7778 Std. Error Mean .09066 .58375 .06880 Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances F Minat beli Equal variances assumed Equal variances not assumed .350 Sig. .556 t-test for Equality of Means Sig. (2t df tailed) .064 98 .949 .070 59.537 .945 Independent Samples Test Minat beli Equal variances assumed Equal variances not assumed t-test for Equality of Means 95% Confidence Interval Mean of the Difference Differen Std. Error F ce Difference Lower Upper .350 .00794 .12406 -.23826 .25413 .00794 .11381 -.21975 .23563

(118)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Analisis niat pembelian produk melalui Online Shop pada Mahasiswa dengan pendekatan Theory Of Planned Behavior
0
4
48
Pengaruh iklan dan harga terhadap minat beli produk kopi torabika creamy latte.
2
36
142
Hubungan antara ethnosentrisme konsumen dan kecenderunga pembelian impulsif terhadap produk fashion impor pada remaja.
0
1
143
Pengaruh program diskon dan kepemilikan kartu anggota terhadap minat beli produk di Centro Yogyakarta.
0
4
107
Pengaruh in-store shopping environment dan positive emotion terhadap pembelian impulsif produk fashion elzatta di Ruko Sentra Tropodo Sidoarjo.
1
8
99
Pengaruh iklan, kualitas, dan harga produk Oli Top One terhadap minat beli konsumen : studi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
126
Analisis hubungan antara gaya hidup dan pendapatan dengan keputusan pembelian produk fashion Planet Surf : studi kasus pada konsumen produk fashion Planet Surf Malioboro Mall Yogyakarta - USD Repository
0
0
104
Pengaruh persepsi konsumen pada iklan TV terhadap minat beli konsumen : studi kasus pada iklan produk sabun mandi Lifebuoy dan iklan produk handphone Nokia - USD Repository
0
1
115
Pengaruh persepsi konsumen pada iklan TV terhadap minat beli konsumen : studi kasus pada iklan produk sabun mandi Lifebuoy dan iklan produk handphone Nokia - USD Repository
0
3
115
Pengaruh kualitas produk dan penayangan Moto-GP (sponsorship event) terhadap minat beli sepeda motor merek Yamaha - USD Repository
0
0
101
Pengaruh persepsi konsumen atas atribut toko terhadap minat beli konsumen - USD Repository
0
0
133
Pengaruh bauran pemasaran dan faktor demografis konsumen pada keputusan pembelian produk mie instan merek Sedaap - USD Repository
0
0
134
Faktor-faktor yang mempengaruhi minat beli ulang konsumen terhadap produk fashion : studi kasus pada konsumen Post Mode, Gejayan, Sleman, Yogyakarta - USD Repository
0
0
172
Pengaruh bauran pemasaran terhadap minat beli konsumen pada Apotek Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
138
Pengaruh komparatif sikap terhadap iklan soft dan hard copy pada minat beli konsumen - USD Repository
0
0
137
Show more