Pengaruh konflik kerja dan stres kerja t

Gratis

0
0
4
1 year ago
Preview
Full text

  Nama : Ilhamsyah Nim : 2015.08.1.0051

Pengaruh konflik kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan (PT PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Wilayah VIII Surabaya))

  BAB I I.1 Latar belakang Sumber Daya Manusia adalah faktor kunci dalam mencapai tujuan organisasi. Bentuk dan tujuan organisasi, berbagai visi dirancang untuk kepentingan manusia dimana dalam pelaksanaan misinya dikelola dan diurus oleh manusia. Ini berarti, bahwa manusia merupakan sumber daya strategis dalam semua aktivitas organisasi. Untuk itu, sumber daya manusia perlu direncanakan, dirumuskan strategi-strategi yang relevan dengan tujuan yang telah ditetapkan, serta konsisten dalam mengimplementasikannya secara kontinyu sehingga dapat meningkatnya kinerja (performance) organisasi dimana sumber daya manusia tersebut berada. Perencanaan sumber daya manusia strategis perlu dilakukan dengan baik dan benar.

  Perencanaan Strategis kaitannya dengan sumber daya manusia (SDM) yang dimaksudkan adalah perencanaan SDM yang harus memperhatikan faktor lain selain SDM

  

(human) misalnya faktor keuangan (finance), sehingga dapat bersinergi dalam mencapai

  tujuan organisasi. Apabila pengelolaan sumber daya manusia dilaksanakan secara profesional, diharapkan sumber daya manusia dapat bekerja secara produktif. Pengelolaan tersebut dimulai sejak perekrutan, seleksi, pengklasifikasian, penempatan sesuai dengan kemampuan, pelatihan (trainning) dan pengembangan karier serta pemberhentian. Umumnya kinerja karyawan didalam suatu perusahaan tidak selalu mengalami peningkatan, terkadang kinerja karyawan mengalami penurunan. Hal ini disebabkan dengan adanya beberapa faktor yang dapat menyebabkan kinerja karyawan menurun, antara lain stres kerja dan konflik kerja yang terjadi didalam perusahaan dan harus dihadapi oleh karyawan tersebut (Yuliawan, 2012:11).

  Stres di lingkungan kerja dapat terjadi pada setiap level manajemen mulai dari top of management sampai pada karyawan biasa dan memberikan pengaruh buruk terhadap kinerja individu yang berdampak negatif terhadap kinerja perusahaan. Menurut Anatan dan Ellitan (2007:54), konflik di tempat kerja, pemberian beban kerja yang terlalu berlebihan terhadap karyawan dapat menimbulkan stres yang berkepanjangan, yaitu kondisi atau keadaan yang tidak menyenangkan yang dihadapi oleh setiap orang baik secara fisik maupuin mental. Konflik kerja tinggi dalam suatu perusahaan akan membuat karyawan tidak memiliki rasa senang dan tidak memiliki kesadaran untuk menjadi bagian dari perusahaan. Hal tersebut meningkatkan keinginan untuk mengundurkan diri. Keaadaan pada saat konflik kerja tinggi ini dapat mengakibatkan kinerja karyawan akan menurun (Hon & Chan, 2013).

  PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk merupakan lembaga keuangan perbankan yang terbentuk melalui merger dari 4 (empat) bank pemerintah yaitu Bank Dagang Negara, Bank Bumi Daya, Bank Eksport Import, dan Bank Pembangunan Indonesia (BAPINDO). PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk merupakan Bank yang terus berusaha untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawannya agar kinerja karyawan yang mereka berikan pada nasabah meningkat. Hal ini menjelaskan bahwa salah satu strategi yang dapat menunjang keberhasilan bisnis dalam sektor perbankan adalah berusaha menawarkan kualitas jasa dengan kualitas pelayanan tinggi yang nampak dalam kinerja atau performa dari layanan yang ada, seperti dengan memberikan rangsangan balas jasa yang menarik dan menguntungkan.

  Sebagai manusia biasa, karyawan pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk tentunya dihadapkan dengan kondisi dilematis. Di satu sisi mereka harus bekerja untuk focus pada visi perusahaan yaitu memberi kepuasan bagi pelanggan sementara disisi lain mereka memiliki kebutuhan dan keinginan yang perlu mendapat perhatian dari perusahaan. Kondisi tentunya akan menimbulkan stres kerja.

  Oleh sebab itu penting bagi perusahaan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Wilayah X Makassar untuk memenuhi kebutuhan karyawan dan menciptakan kenyamanan kerja sehingga sangat tidak mungkin untuk terkena stres. Stres pekerjaan dapat diartikan sebagai tekanan yang dirasakan karyawan karena tugas-tugas pekerjaan tidak dapat mereka penuhi. Artinya, stres muncul saat karyawan tidak mampu memenuhi apa yang menjadi tuntutan-tuntutan pekerjaan.

  Berdasarkan uraian diatas, maka penulis tertarik untuk mengangkat judul “Pengaruh Konflik kerja dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Wilayah VIII Surabaya” I.2 Identifikasi masalah Kinerja (performance) adalah cacatan outcome yang dihasilkan dari fungsi suatu pekerjaan atau kegiatan tertentu selama suatu periode waktu tertentu. Kinerja karyawan didalam suatu perusahaan tidak selalu mengalami peningkatan, terkadang kinerja karyawan mengalami penurunan (Yuliawan, 2012:11). Hal ini disebabkan dengan adanya beberapa faktor yang dapat menyebabkan kinerja karyawan menurun antara lain stres kerja dan konflik yang terjadi didalam perusahaan dan harus dihadapi oleh karyawan tersebut. Karyawan yang bekerja pada perusahaan surat kabar dalam pencapaian target perusahaan memiliki beban kerja yang tinggi, bekerja dengan tidak mengenal waktu yang mana akan dapat menimbulkan masalah tersendiri bagi karyawan.

  I.3 Batasan masalah

  1. Konflik di perusahaan terjadi dalam berbagai bentuk dan corak, yang merintangi hubungan individu dengan kelompok. Adanya perbedaan pandangan diantara setiap orang berpotensi menyebabkan terjadinya pergeskan, sakit hati dan lain-lain.

  2. Stres kerja adalah suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir, dan kondisi seseorang dalam melaksanakan pekerjaan. Stres terjadi ketika kemampuan dari seorang individu yang tidak mampu dengan beban kerja yang diembannya.

  3. Kinerja pada dasarnya merupakan apa yang di lakukan atau tidak di lakukan karyawan sehingga mempengaruhi seberapa banyak mereka memberi kontribusi kepada perusahaan.

  I.4 Rumusan masalah

  1. Apakah stres kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Wilayah VIII Surabaya?

  2. Apakah konflik kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Wilayah VIII Surabaya?

  3. Apakah stres kerja dan konflik kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Wilayah VIII Surabaya?

  I.5 Tujuan penelitian Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan di PT.

  2. Untuk mengetahui pengaruh konflik kerja terhadap kinerja karyawan di PT.

  Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Wilayah VIII Surabaya?

  3. Untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan konflik kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Wilayah VIII Surabaya?

  I.6 Manfaat masalah Hasil penelitian ini diharapkan memiliki manfaat teoritis dan praktis sebagai berikut:

  1. Manfaat Teoritis a. Memberikan sumbangan terhadap kajian Psikologi industri organisasi.

  2. Manfaat Praktis Memberikan gambaran kepada pihak instansi PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk a.

  Kantor Wilayah VIII Surabaya agar dapat meningkatkan perilaku yang baik bagi para atletnya.

Dokumen baru

Tags

Predictive Effects Of Temperament On Motivation Pengaruh Stres Kerja Dan Beban Kerja Ter Biodata Calon Mahasiswa Baru Universitas Pedoman Ukk2015 Yunus Draf Kumpulan Contoh Judul Artikel Dan Makala Draf Pedoman Ukk Per Manajemen Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hami Pedoman Perkuliahan Pendidikan Sosial Budaya Kma 103 Pemenuhan Beban Kerja Guru Pengaruh Kecerdasan Emosional Dan Kecerd Karakteristik Kalsinasi Bijih Laterit Da Pengaruh Kecerdasan Intelektual Kecerdasan Spiritual Pengaruh Kecepatan Angin Terhadap Tingka Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Terhad Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Relaksasi Autogenik Short Term Effects Of Organic Amendment Peran Psikoterapi Islam Melalui Kelompok Dzikir Untuk Meningkatkan Imunitas Konflik Kerja Dan Stres Kerja Pengaruh Konflik Terhadap Stres Kerja Da
Show more

Dokumen yang terkait

Keanekaragaman Makrofauna Tanah Daerah Pertanian Apel Semi Organik dan Pertanian Apel Non Organik Kecamatan Bumiaji Kota Batu sebagai Bahan Ajar Biologi SMA
25
316
36
FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis Isi Pada Sinetron Munajah Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)
27
309
2
Analisis Sistem Pengendalian Mutu dan Perencanaan Penugasan Audit pada Kantor Akuntan Publik. (Suatu Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan)
136
695
18
DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM IKLAN Studi Semiotika pada Iklan "Mama Suka", "Mama Lemon", dan "BuKrim"
132
699
21
KONSTRUKSI MEDIA TENTANG KETERLIBATAN POLITISI PARTAI DEMOKRAT ANAS URBANINGRUM PADA KASUS KORUPSI PROYEK PEMBANGUNAN KOMPLEK OLAHRAGA DI BUKIT HAMBALANG (Analisis Wacana Koran Harian Pagi Surya edisi 9-12, 16, 18 dan 23 Februari 2013 )
64
565
20
PENERAPAN MEDIA LITERASI DI KALANGAN JURNALIS KAMPUS (Studi pada Jurnalis Unit Aktivitas Pers Kampus Mahasiswa (UKPM) Kavling 10, Koran Bestari, dan Unit Kegitan Pers Mahasiswa (UKPM) Civitas)
105
442
24
Pencerahan dan Pemberdayaan (Enlightening & Empowering)
0
64
2
KEABSAHAN STATUS PERNIKAHAN SUAMI ATAU ISTRI YANG MURTAD (Studi Komparatif Ulama Klasik dan Kontemporer)
5
102
24
GANGGUAN PICA(Studi Tentang Etiologi dan Kondisi Psikologis)
4
75
2
Efek Hipokolesterolemik dan Hipoglikemik Patigarut Butirat
2
94
12
Analisis Pertumbuhan Antar Sektor di Wilayah Kabupaten Magetan dan Sekitarnya Tahun 1996-2005
3
59
17
Analisis tentang saksi sebagai pertimbangan hakim dalam penjatuhan putusan dan tindak pidana pembunuhan berencana (Studi kasus Perkara No. 40/Pid/B/1988/PN.SAMPANG)
8
102
57
Diskriminasi Daun Gandarusa (Justicia gendarrusa Burm.f.) Asal Surabaya, Jember dan Mojokerto Menggunakan Metode Elektroforesis
0
61
6
IbM Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut Petani Kakao Kecamatan Bangsalsari
5
96
57
Identifikasi Jenis Kayu Yang Dimanfaatkan Untuk Pembuatan Perahu Tradisional Nelayan Muncar Kabupaten Banyuwangi dan Pemanfaatanya Sebagai Buku Nonteks.
26
324
121
Show more