Visi Menjadi Perusahaan Efek yang terpercaya dan

Gratis

0
0
62
7 months ago
Preview
Full text

PT YULIE SEKURINDO, Tbk.

  Dan itu semua sesungguhnya merupakan hasil sinergi antara kerja keras, komitmen danjerih payah serta dedikasi yang telah dicurahkan oleh seluruh jajaran manajemen dalam mewujudkan pertumbuhanPerseroan, dengan dukungan dan kerjasama yang diperoleh dari seluruh nasabah, mitra usaha dan pemegang saham yang telah terjalin dengan baik selama ini. Akhir kata, terima kasih kepada seluruh karyawan atas upaya-upaya yang dilakukan sepanjang tahun yang penuh tantangan ini, kepada nasabah atas keyakinannya akan kemajuan yang kami capai dalam meningkatkan standarpelayanan, kepada mitra usaha atas dukungan mereka dan terakhir kepada pemegang saham atas kepercayaan yang diberikan kepada kami.

JOHNLIN YUWONO

OEY RIVERA WIJAYA

  Bergabung dengan Perseroan dengan jabatan terakhir sebagai Komisaris sejak tahun 2005 sampai sekarang. Menyelesaikan pendidikan Diploma Akademi Akuntansi pada tahun 1981 dan Sarjana Ekonomi di Universitas Terbuka (UT) pada tahun 1997.

RUSMADY HANSA

  Untuk meningkatkan kesejahteraan, Perseroan memberikan berbagai fasilitas – fasilitas seperti pemberian gaji yang telah sesuai dengan ketentuan Upah Minimum Regional (UMR) tingkat propinsi, Tunjangan Hari Raya (THR),Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek), asuransi kesehatan, memfasilitasi acara rekreasi karyawan bersama, santunan bagi keluarga yang meninggal, pemberian cuti tahunan dan cuti melahirkan, pemberian insentif,kompensasi dan bonus bagi karyawan. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2011 Perseroan memilikikaryawan sebanyak 21 orang yang keseluruhannya merupakan karyawan tetap, adapun jumlah karyawanPerseroan yang memiliki izin perorangan di pasar modal adalah sebagai berikut : Wakil Perantara Wakil Penjamin Wakil Manajer TotalPedagang Efek Emisi Efek Investasi 12 4 2 18 Struktur Organisasi Berikut ini adalah struktur organisasi Perseroan pertanggal 31 Desember 2011.

A. PERTUMBUHAN PENDAPATAN USAHA

KOMISI PERANTARA PERDAGANGAN EFEK

  Pendapatan komisi dari transaksi perantara perdagangan efek Perseroan pada tahun 2011 adalah sebesarRp 1.434 juta mengalami penurunan sebesar Rp 223 juta atau 13,45 % dibanding tahun 2010 yang tercatat sebesar Rp 1.657 juta. Pendapatan bunga Perseroan pada tahun 2011 adalahsebesar Rp 710 juta mengalami penurunan sebesar Rp 125 juta atau 14,95 %, dibanding tahun 2010 yang tercatat sebesar Rp 835 juta, hal ini disebabkan penurunan jumlah reverse repo yang diberikan akibat adanyareverse repo yang telah jatuh tempo dan tidak diperpanjang kembali.

JASA PENJAMINAN EMISI DAN PENJUALAN EFEK

B. PERTUMBUHAN BEBAN USAHA

  Pendapatan jasa penjaminan emisi Perseroan padatahun 2011 adalah sebesar Rp 183 juta mengalami kenaikan sebesar Rp 147 juta atau 403,69 %, dibanding tahun 2010 yang tercatat sebesar Rp 36 juta, hal ini disebabkan semakin banyaknya porsi penjaminan yangditanggung Perseroan dalam rangka keikutsertaan dalam sindikasi penjaminan emisi efek. Beban usaha Perseroan pada tahun 2011 adalah sebesar Rp 2.759 juta dimana terjadi penurunan sebesar Rp 180 juta atau 6,13 % dibanding tahun 2010 yang tercatat sebesar Rp 2.940 juta.

LABA (RUGI) USAHA

LABA (RUGI) BERSIH

  Peningkatan rasio aset lancar terhadap liabilitas lancar tersebut disebabkan karena penurunan liabilitas lancar pada tahun 2011 sebesar Rp 3.599 juta atau 59,34 % jika dibandingkan dengantahun 2010, yang disebabkan antara lain oleh adanya penurunan atas utang lembaga kliring dan penjaminan serta utang nasabah – pihak ketiga. SusunanKomite Audit Perseroan pada tanggal 31 Desember 2011 adalah sebagai berikut : Ketua : Oey Rivera WijayaAnggota : Victor SianiparAnggota : Deddy Gunawan Komite Audit juga berkewajiban untuk memperhatikan risiko-risiko yang dihadapiPerseroan dan pelaksanaan Manajemen Risiko oleh Direksi, kemudian melakukan investigasi danmelaporkan kepada Dewan Komisaris mengenai keluhan-keluhan yang muncul terhadap Perseroandan menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi.

VICTOR SIANIPAR

  Sekretaris PerusahaanSekretaris Perusahaan telah melaksanakan tugasnya antara lain mengikuti perkembanganpasar modal khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di bidang pasar modal, memberikanpelayanan kepada masyarakat atas setiap informasi yang berkaitan dengan kondisi Perseroan,memberi masukan kepada Direksi dalam mematuhi ketentuan pasar modal, serta sebagai penghubungantara Perseroan dengan Bapepam & LK, Bursa Efek Indonesia, KPEI, KSEI dan masyarakat. Pada tanggal 27 Juni 2011 bertempat di HotelMega Anggrek – Jakarta Barat, Perseroan telah melaksanakan Paparan Publik (Public Expose) yangmenjelaskan perkembangan kinerja Perseroan, kebijakan yang telah dan akan diambil serta prospekusaha.

DEDDY GUNAWAN

  Komite Audit berfungsi membantu Dewan Komisaris melaksanakan tanggung jawab pengawasan dalam hal-hal yang terkaitdengan laporan keuangan dan efektifitas proses audit internal dan eksternal, dengan tujuan untuk memastikan kelayakan pengendalian internal serta kualitas dan integritas laporan keuangan Perseroan. Tidak terdapat temuan ataupun hal-hal yang menyebabkan Komite Audit berkesimpulan bahwa Perseroan telah melakukan kegiatan yang dapat dipandang sebagai unsur tindakan pelanggaran hukum ataupunpenyimpangan dari peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal dan peraturan lainnya sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan.

PT YULIE SEKURINDO TBK LAPORAN KUANGAN DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

31 DESEMBER 2011 DENGAN ANGKA PERBANDINGAN TAHUN 2010 (MATA UANG RUPIAH INDONESIA)

  PT YULIE SEKURINDO TBK LAPORAN KEUANGAN DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN 31 DESEMBER 2011 DENGAN ANGKA PERBANDINGAN TAHUN 2010 (DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)Daftar Isi HalamanLaporan Auditor IndependenLaporan Posisi Keuangan .................................................................................................................... 5 Catatan atas Laporan Keuangan .........................................................................................................

31 DESEMBER 2011 DENGAN ANGKA PERBANDINGAN TAHUN 2010 (DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) Catatan 2011 2010 ASET

Kas dan setara kas 2c, 4 25.535.552.239 25.491.548.052Deposito berjangka 2c, 5 9.068.000.000 8.991.000.000Portofolio efek - bersih 2b, 6 6.212.421.202 1.493.688.392Deposito pada lembaga kliring dan penjaminan 2c, 7 611.085.571 578.187.110Piutang lembaga kliring dan penjaminan 2g, 8 1.476.194.500 3.962.840.500Piutang nasabah - pihak ketiga 2d, 2g, 9 34.151.481 1.148.478.066Efek beli dengan janji jual kembali 2h, 10 7.020.439.795 10.892.542.475Piutang lain-lain 38.344.337 43.772.877Biaya dibayar di muka 2e 16.998.241 24.104.075Penyertaan pada bursa efek 2f, 12 135.000.000 135.000.000Aset pajak tangguhan - bersih 2m, 16 93.693.609 70.182.945Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutansebesar Rp 3.500.953.942 pada tahun 2011 danRp 3.378.712.535 pada tahun 2010 2k, 2l, 13 109.220.052 204.179.339 Aset lain-lain7.290.000 7.290.000

JUMLAH ASET

50.358.391.027 53.042.813.831Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. 1

31 DESEMBER 2011 DENGAN ANGKA PERBANDINGAN TAHUN 2010 (DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) Catatan 2011 2010 LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITAS

Hutang lembaga kliring dan penjaminan 2g, 14 737.188.000 3.591.951.000Hutang nasabah - pihak ketiga 2g, 15 976.991.620 1.773.468.269Hutang pajak 2m, 16 27.807.507 44.894.894Biaya harus dibayar 17 36.384.205 54.524.638Hutang lain-lain 18 11.379.421 7.571.885Estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan 2q, 28 675.878.030 592.238.968

JUMLAH LIABILITAS

2.465.628.783 6.064.649.654 EKUITAS Modal saham - nilai nominalRp 200 per sahamModal dasar - 540.000.000 sahamModal ditempatkan dan disetor penuh - 255.000.000 saham 19 51.000.000.000 51.000.000.000Tambahan modal disetor - bersih 2o, 20 353.366.883 353.366.883Kenaikan (penurunan) bersih nilai portofolio efek yang tersedia untuk dijual 2b, 6 (550.325.497 ) (710.183.307)Defisit Telah ditentukan penggunaannya untuk dana cadangan umum 300.000.000 300.000.000Belum ditentukan penggunaannya (3.210.279.142 ) (3.965.019.399)

JUMLAH EKUITAS

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 50.358.391.027 53.042.813.831

47.892.762.244 46.978.164.177 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. 2 TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2011 DENGAN ANGKA PERBANDINGAN TAHUN 2010 (DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) Catatan 2011 2010 PENDAPATAN USAHA Komisi perantara perdagangan efek 2n, 22 1.434.378.795 1.657.369.585Bunga 2h, 2n, 23 710.395.115 835.223.852Jasa penjaminan emisi dan penjualan efek 2n, 24 183.350.208 36.401.426Keuntungan (kerugian) atas perdagangan efek - bersih 2n, 25 192.000 (221.618.500)Jumlah Pendapatan Usaha 2.328.316.118 2.307.376.363

BEBAN USAHA

Gaji dan kesejahteraan karyawan 2n 981.388.895 942.570.113Beban kantor 2n 472.713.880 614.237.669Sewa 2i, 11, 30 306.000.000 276.000.000Perjalanan dinas dan transportasi 2n 305.661.644 273.198.018Telekomunikasi dan informasi 2n 177.276.379 196.473.190Penyusutan 13 122.241.408 103.504.067Perbaikan dan pemeliharaan 2n 95.048.846 112.448.949Beban imbalan kerja karyawan 2q, 28 83.639.062 66.248.390Lain-lain 2n 215.527.935 354.902.820Jumlah Beban Usaha 2.759.498.049 2.939.583.216

RUGI USAHA

(431.181.931 ) (632.206.853) PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN Pendapatan bunga 2n, 26 1.014.885.413 949.406.958Selisih kurs - bersih 2j 156.027.973 (851.864.999)Beban keuangan 2n, 27 (14.800.779 ) (24.304.326)Lain-lain - bersih 6.298.917 208.021Jumlah Penghasilan Lain-lain - Bersih 1.162.411.524 73.445.654

LABA (RUGI) SEBELUM MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN

731.229.593 (558.761.199) MANFAAT (BEBAN)PAJAK PENGHASILAN 2m, 16 Pajak tangguhan23.510.664 (968.112.703) LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 754.740.257 (1.526.873.902) Pendapatan komprehensif lain Kenaikan (penurunan) bersih nilai portofolio efek yang tersedia untuk dijual 2b, 6 159.857.810 (1.285.543.626) LABA (RUGI) KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 914.598.067 (2.812.417.528) LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR 3 (11) 2p Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. 3

TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2011 DENGAN ANGKA PERBANDINGAN TAHUN 2010 (DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)

Kenaikan Saldo Laba (Defisit) Saldo 31 Desember 2009 51.000.000.000 353.366.883 575.360.319 (2.438.145.497 ) 300.000.000 49.790.581.705 Saham Bersih untuk Dijual Penggunaannya Cadangan Umum Ekuitas Modal Modal Disetor - yang Tersedia Belum Ditentukan Untuk Dana Jumlah Tambahan Portofolio Efek Penggunaannya (Penurunan) Bersih Nilai Telah Ditentukan Saldo 31 Desember 2010 51.000.000.000 353.366.883 (710.183.307) (3.965.019.399 ) 300.000.000 46.978.164.177 - 159.857.810 754.740.257 - - Laba komprehensif Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. 4 TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2011 DENGAN ANGKA PERBANDINGAN TAHUN 2010 (DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) Catatan 2011 2010 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan komisi perantara perdagangan efek 1.434.378.795 1.657.369.585 3.292.650.000Penerimaan jasa penjamin emisi dan penjualan efek 183.350.208 36.401.426Penerimaan (pembayaran) lembaga kliring dan penjaminan (368.117.000) 3.334.300.500Penerimaan (pembayaran) dari (kepada) nasabah 317.849.936 (4.432.333.089)Penjualan (pembelian) portofolio efek (4.558.875.000) (851.527.997)Penerimaan (pembayaran) efek beli dengan janji jual kembali 3.872.102.680 119.999.200Penerimaan bunga 1.600.773.288 1.507.595.315Penerimaan (pembayaran) pajak - bersih (17.087.387) (17.514.083)Pembayaran beban usaha (2.686.893.586) (2.776.495.842)Penerimaan (pembayaran) dari operasi lainnya - bersih 293.804.373 (231.983.143)Kas Bersih yang Diperoleh dari Aktivitas Operasi 71.286.307 1.638.461.872

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS

Perolehan aset tetap 13 (27.282.120) (31.128.200)Kas Bersih yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi (27.282.120) (31.128.200) 44.004.187 1.607.333.672

DAMPAK BERSIH PERUBAHAN NILAI TUKAR ATAS KAS DAN SETARA KAS

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 25.491.548.052 23.884.214.380 KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 25.535.552.239 25.491.548.052Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

1. U M U M

  Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia(“SAK”), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan StandarAkuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan-peraturan serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan adalah selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan untuk tahun yangberakhir pada tanggal 31 Desember 2010, kecuali bagi penerapan beberapa PSAK yang telah direvisi yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2011 seperti yang telah diungkapkan padaCatatan ini.

1. Aset Keuangan

  Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (perdaganganyang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan setara kas, deposito berjangka, portofolio efek - bersih, deposito pada lembaga kliring dan penjaminan, piutang lembaga kliring danpenjaminan, piutang nasabah - pihak ketiga, efek beli dengan janji jual kembali, piutang lain- lain, penyertaan pada bursa efek dan aset lain-lain.

1. Aset Keuangan (lanjutan)

  Pengukuran setelah pengakuan awal (lanjutan) Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan, yang tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Aset keuangan tersedia untuk dijual adalah aset keuangan non-derivatif yang ditetapkan sebagai tersedia untuk dijual atau yang tidak diklasifikasikan dalam tiga kategorisebelumnya.

2. Liabilitas Keuangan

  55 (Revisi 2006) dapat dikategorikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, hutang lain-lain, atauderivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif, mana yang sesuai. Saling Hapus dari Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukumuntuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan terdapat maksud untuk meyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan kewajibannyasecara bersamaan.

h. Transaksi Repo/Reverse Repo (lanjutan)

  Pembelian efek dengan janji dijual kembali ( reverse repo ) diakui sebagai piutang yang disajikan sebagai akun “Efek Beli dengan Janji Jual Kembali” dan dinyatakan dalam laporan keuangansebesar nilai penjualan kembali setelah memperhitungkan bunga yang belum diamortisasi dan piutang lain yang timbul atas perjanjian tersebut. Selisih antara harga beli dengan harga jualkembali merupakan pendapatan bunga.

i. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

  Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan atau tidak dengan persyaratan dan kondisi yang sama dengan pihak ketiga, telah diungkapkan dalamcatatan atas laporan keuangan. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uangasing disesuaikan ke dalam Rupiah berdasarkan kurs rata-rata Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) k. Aset Tetap (lanjutan)

  Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasarpengenaan pajak aset dan liabilitas. Pajak tangguhan ditentukan dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan dan yang akan diterapkan padasaat aset pajak tangguhan yang bersangkutan direalisasi atau pada saat liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) n. Pengakuan Pendapatan dan Beban Pendapatan

  Biaya Emisi Efek Ekuitas Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran umum saham Perusahaan kepada masyarakat dicatat dan disajikan sebagai pengurang terhadap tambahan modal disetor - agiosaham yang berasal dari penawaran perdana saham tersebut. 24 (Revisi 2004) mengenai Imbalan Kerja yang mewajibkan Perusahaan mengakui seluruh imbalan kerja yangdiberikan melalui program atau perjanjian formal dan informal, peraturan perundang-undangan atau peraturan industri yang mencakup imbalan pasca kerja, imbalan kerja jangka pendek danjangka panjang lainnya, pesangon, pemutusan hubungan kerja dan imbalan berbasis ekuitas.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) r. Provisi

  PSAK revisi ini diterapkan secara prospektif dan menetapkan pengakuan dan pengukuran liabilitas diestimasi, liabilitas kontinjensi dan asetkontinjensi serta memastikan informasi memadai telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan untuk memungkinkan para pengguna memahami sifat, waktu dan jumlah yang terkaitdengan informasi tersebut. Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian kewajibantersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dibuat.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) t. Standar Akuntansi Revisi Yang Telah Diterbitkan Namun Belum Efektif Berlaku Efektif berlaku pada atau setelah tanggal 1 Januari 2012

  PSAK ini mensyaratkan pengungkapan dalam laporan keuangan yang memungkinkan para pengguna untuk mengevaluasi signifikansi instrumen keuangan atas posisi dan kinerjakeuangan; dan jenis dan besarnya risiko yang timbul dari instrumen keuangan yang mana entitas terekspos selama periode dan pada akhir periode pelaporan, dan bagaimana entitasmengelola risiko-risiko tersebut. Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansiPerusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:Klasifikasi Aset dan Liabilitas KeuanganPerusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan definisi yang ditetapkan PSAK No.

3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN (lanjutan) Estimasi dan Asumsi

  Nilai tercatat dari aset keuangan pada nilai wajar dalam laporan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 adalah sebesar Rp 50.138.479.127 dan Rp 52.744.347.472 (Catatan 32), sedangkan nilai tercatat liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember2011 dan 2010 adalah sebesar Rp 1.761.943.246 dan Rp 5.427.515.792 (Catatan 32). Pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010, akun ini jugatermasuk deposito kontrak opsi saham sebesar Rp 6.337.357 dan Rp 6.299.456 yang ditempatkan pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, sebagai agunan untuk pelaksanaan transaksi kontrak opsisaham, sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan oleh KPEI.

10. EFEK BELI DENGAN JANJI JUAL KEMBALI

  Perusahaan melakukan transaksi pembelian dengan janji jual kembali dengan pihak ketiga atas efek saham yang diperdagangkan di bursa efek. Perjanjian Jatuh Tempo Perolehan Kembali Diterima Tercatat ini adalah sebagai berikut: 2011 Bunga yang Tanggal Tanggal Harga Harga Jual Masih Harus Nilai 1.

11. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

  Total kompensasi personil manajemen kunci (dewan komisaris dan direksi) dalam Perusahaan: 2011 2010 Imbalan kerja jangka pendek (dalam jutaan Rupiah) 214 178Jumlah dalam tabel di atas merupakan jumlah yang diakui sebagai biaya selama periode pelaporan sehubungan dengan kompensasi yang diberikan kepada personil manajemen kunci tersebut. PENYERTAAN PADA BURSA EFEK Pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010, akun ini merupakan penyertaan saham pada PT BursaEfek Indonesia (BEI), yang merupakan salah satu persyaratan Perusahaan sebagai anggota bursa, dengan jumlah sebesar Rp 135.000.000.

16. PERPAJAKAN

  Taksiran rugi fiskal pada tahun 2010 tersebut adalah sesuai dengan jumlah dalam SPT tahun 2010 yang telah dilaporkankepada Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Rekonsiliasi antara manfaat (beban) pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku dari laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan dengan manfaat(beban) pajak penghasilan seperti yang tercantum dalam laporan laba rugi komprehensif untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut: b.

e. Perubahan undang-undang pajak penghasilan

  TAMBAHAN MODAL DISETOR - BERSIH Akun ini merupakan agio saham, yang merupakan selisih antara jumlah harga jual dengan jumlah nilai nominal saham yang diterbitkan sehubungan dengan penawaran umum saham Perusahaan kepadamasyarakat (Catatan 1b), setelah dikurangi dengan seluruh biaya yang berhubungan dengan penawaran umum saham Perusahaan tersebut. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING Pada tanggal 17 Mei 2005, Perusahaan menandatangani perjanjian sewa menyewa ruangan kantor yang terletak di Plaza ASIA (dahulu Plaza ABDA) untuk kegiatan usaha Perusahaan dengan PT JejeYutrindo Utama (pihak berelasi) (lihat Catatan 11) dengan jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal 1 Juli 2005 sampai dengan tanggal 20 Juni 2006 dan terakhir telah diperpanjang sampaidengan tanggal 30 Juni 2013.

a. Risiko Pencabutan Izin Usaha

  Faktor suku bunga pasar dan kestabilan nilai tukar mata uang valuta asing, merupakan acuan yang dapat menentukan hargaefek, akibatnya pendapatan Perusahaan yang berasal dari komisi perdagangan efek dan jasa penjaminan emisi efek dapat berubah-ubah dengan fluktuasi yang signifikan. Dalam mengatasifenomena tersebut, Perusahaan berusaha memberikan informasi dan riset kepada nasabah untuk menerapkan strategi yang tepat, agar baik pada saat indeks menurun maupun indeks menguatnasabah tetap memperoleh return, menjaga dan memelihara sistem perdagangan ( remote trading ), jaringan dan sarana dan prasarana perdagangan lainnnya agar berjalan lancar.

d. Risiko Modal (lanjutan)

  Jika hal ini tidak dipantau dan disesuaikan, tingkat modal kerja sesuai peraturan dapat berada di bawah jumlah minimum yang ditetapkan oleh regulator, yang dapat mengakibatkanberbagai sanksi mulai dari denda sampai dengan penghentian sebagian atau seluruh dengan penghentian sebagian atau seluruh kegiatan usaha. Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau disajikan dalam jumlah tercatat baik karena jumlah tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnyaatau karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal.

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (62 Halaman)
Gratis

Tags

Visi Dan Misi Perusahaan Soby Pernyataan Visi Dan Misi Perusahaan Analisa Visi Dan Misi Perusahaan Visi Dan Misi Perusahaan Apple Visi Misi Perusahaan Terhadap Pencapaian Visi Contoh Pernyataan Visi Dan Misi Perusahaan Visi Dan Misi 10 Perusahaan Global Perusahaan Efek 4 Perusahaan Asuransi Jiwa Terpercaya Di Broker Forex Terpercaya Dan Yang Bagus D
Show more

Dokumen yang terkait

Profil Mutasi H-RAS Ekson 2, 3, 4 pada Karsinoma Urotelial Buli dan Papillary Urothelial Neoplasm of Low Malignant Potential di RSHS Bandung Periode 2010-2015
0
0
5
Analisis Ekspresi CD117 dan Ki-67 pada Tumor Phyllodes
0
2
6
Indeks Mitosis dan Indeks Proliferasi Ki-67 Lebih Tinggi pada Karsinoma Sel Basal Tipe Agresif Dibandingkan Tipe Non Agresif
0
0
6
Hubungan Ekspresi Ki-67 dan Tipe Stroma Peritumoral dengan Varian Histopatologik Karsinoma Sel Basal
0
0
8
Minyak Ikan dari Limbah Pengalengan Ikan Berpotensi Menurun- kan Ekspresi Penanda Inflamasi pada Proses Keganasan Kolon Mencit yang Diinduksi Azoksimetan dan Dextran Sodium Sulfate
0
0
6
Perbedaan Ekspresi Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR) pada Malignant Peripheral Nerve Sheath Tumor Derajat Tinggi dan Rendah serta Hubungannya dengan Faktor Prognostik
0
1
6
Ekspresi E-cadherin dan p63 pada Karsinoma Sel Skuamosa Kulit dan Pseudoepitheliomatous Hyperplasia
0
0
8
Ekspresi H19 dan Insulin-Like Growth Factor 2 (IGF2) pada Tumor Epitel Permukaan Ovarium Tipe Serosum dan Musinosum
0
0
8
Perbandingan antara Klasifikasi Jepang dan Sistem TNM dalam Menentukan Stadium Keganasan Sigmoid dan Rektum di RSCM- RSF (Laporan Pendahuluan)
0
0
5
Ekspresi E-cadherin dan MMP-1 pada Adenokarsinoma Kolorek- tal dengan dan Tanpa Metastasis KGB
0
0
8
Ekspresi Ki-67 pada Karsinoma Sebasea Palpebra dengan Penye- baran Pagetoid dan Diferensiasinya
0
0
7
Analisa Ekspresi E-cadherin dan MMP-2 pada Karsinoma Sel Skuamosa Laring
0
0
8
Ekspresi Epidermal Growth Factor Reseptor (EGFR) dan B-Cell LeukemiaLymphoma-2 (BCL-2) pada Subtipe Histopatologik
0
1
7
Ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor dan Peningkatan Microvessel Density pada Karsinoma Nasofaring Tidak
0
0
6
Hubungan Ekspresi NFκβp65 dan HIF-1α pada Karsinoma Tiroid Papiler dan Karsinoma Tiroid Folikuler
0
1
7
Show more