PENGEMBAGNAN BAHAN AJAR IPA TERPADU PADA TEMA KELISTRIKAN PADA MAKHLUK HIDUP DENGAN MENGGUNAKAN METODE FOUR STEP TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT (4STMD).

Gratis

15
30
45
1 year ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Belajar merupakan suatu bagian dari proses pendidikan yang terus menerus

  Dari ketiga aspek tersebut bahan ajar merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan oleh para gurusebagai pengajar dan pendidik karena pada dasarnya dalam proses belajar merupakan proses pengolahan bahan ajar yang didapatkan oleh siswa,sebagaimana dikatakan oleh Sagala (2009, hlm. 12) bahwa dalam implementasinya belajar merupakan kegiatan individu untuk memperolehpengetahuan, perilaku dan keterampilan dengan cara mengolah bahan ajar. sistem saraf merupakan bahasan materi biologi yang mana dalam fenomena penjalaransaraf ini terdapat tumpang tindih (overlaping) dengan konsep kelistrikan pada bahasan fisika serta terdapat juga tumpang tindih (overlaping) dengan konsepkimia yaitu adanya senyawa neurotransmitter sebagai impuls kimiawi, yang mana ini merupakan hormon yang dihasilkan oleh neuron yang neurotransmitter digetarkan celah sinapsis (Priadi, 2009).

C. Rumusan Masalah

  Bagaimana tahap strukturisasi dari pengembangan bahan ajar IPA terpadu tema kelistrikan pada makhluk hidup yang dikembangkan dengan metode 4STMD? Tujuan Penelitian Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar IPA terpadupada tema “Kelistrikan pada Makhluk Hidup” dengan menggunakan metode Four Step Teaching Material Development (4STMD) yang mencakuptahap seleksi, strukturisasi, kategorisasi dan reduksi didaktis serta melihat bagaimana implementasi bahan ajar yang dihasilkan.

E. Manfaat Penelitian

  Bagi guru, sebagai bahan ajar yang memenuhi standar kurikulum serta dapat digunakan untuk membantu mengajarkan IPA secara terpadu dan mudahdipahami oleh siswa. Lembaga pendidikan, produk dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan ajar acuan yang dapat digunakan dalam pembelajaran IPAsecara umum, dan metode dalam pengembangan bahan ajar ini dapat menjadi acuan untuk mengembangkan bahan ajar pada bidang studi lainnya.

F. Struktur Organisasi Tesis

  Bab II kajian pustaka berisi tentang kajian teoritis yang mendukung penelitian yang mencakup teori tentang bahan ajar, bahan ajar ipa terpadu, bahan ajar ipaterpadu dan kemampuan berpikir integrasi pengetahuan, teori pengembangan bahan ajar dengan metode Four Step Teaching Material Development(4STMD), materi tema kelistrikan pada makhluk hidup, penelitian yang relevan. Bab III metode penelitian menyajikan tentang desain penelitian serta paparan metode yang digunakan dalam penelitian ini yang mencakup desainpenelitian, subjek penelitian, definisi operasional, instrumen penelitian, prosedur penelitian, teknik pengumpulan data dan analisa data.

5. Bab V merupakan bagian terakhir dari penulisan tesis ini yang mencakup simpulan, implikasi dan rekomendasi

Deti Lotaningrat, 2015PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU PADA TEMA KELISTRIKAN PADA MAKHLUK HIDUP DENGAN MENGGUNAKAN METODE FOUR STEP TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT (4STMD)Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB II I METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan metode riset dan pengembangan atau R&D

  Akker (1999, dalam Ali, 2011, hlm. 393) mengungkapkan riset dan pengembangan dapat dilakukan dalampengembangan perangkat pembelajaran, untuk kepentingan pendidikan dan pelatihan.utama yaitu proses pengembangan bahan ajar dengan menggunakan metode Four Step Teaching Material Development ( 4STMD) yang dikembangkan olehAnwar (2014), dan evaluasi hasil pengembangan. Pengembangan bahan ajar IPA adalah pengkajian dan penyusunan secara teoritik suatu bahan ajar berupa seperangkat materi yang disusun secarasistematis yang digunakan untuk membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dan kemungkinan siswa untukbelajar (Depdiknas, 2008) yang fokus pada materi IPA.berkaitan dengan materi kelistrikan dan makhluk hidup pada konteks kajian IPA bidang fisika, kimia, biologi, bumi dan antariksa.

1. Tahap Pendahuluan

  Tahap PerencanaanTahap perencanaan meliputi:  Penentuan tema bahan ajar Membuat pemetaan konsep bahan ajar IPA Merancang instrumen penelitian Merancang instrumen analisis data Rancangan penelitian Deti Lotaningrat, 2015PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU PADA TEMA KELISTRIKAN PADA MAKHLUK HIDUP DENGAN MENGGUNAKAN METODE FOUR STEP TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT (4STMD) 47 b. Tahap pelaksanaanMeliputi proses pengembangan bahan ajar IPA tema kelistrikan pada makhluk hidup dengan menggunakan metode 4STMD  Tahap seleksi Tahap strukturisasi Tahap karakterisasi Tahap reduksi didaktis Uji kelayakan dan implementasi bahan ajar c.

TAHAP III PELAKSANAAN

  Pengolahan Bahan Ajar Dengan Four Step Teaching Material Development (4STMD) 1. SeleksiPengkajian Mengambil Nilai- Pemilihan Buku Kompilasi Materi Validasi MateriStandar isi pada nilai terkait materi Teks IPA Kurikulum IPA Dasar/UmumPengembangan Memilih konsep Instrumen Validasi Analisis Apek Nilai Draft KumpulanIndikator (KI/KD Indikator sesuai tuntutan Terkait materi IPAMateri 1 konsep,Nilai) Indikator 2.

3. Karakterisasi

Pengembangan instrumen Identifikasi konsep sulit Uji coba dilapanganInstrumen Karakterisasi Konsep-konsep Sulit Karakteristik Konsep (Abstrak, Kompleks, Rumit)

4. Reduksi Didaktik (RD)

Kisi-kisi Reduksi Penyusunan Draft Bahan Reduksi Didaktik Uji Coba EfektifitasBahan Ajar 3 Didaktik Konsep dan Kelayakan BahanAjar Ajar

TAHAP IV PENYUSUNAN

Analisis dan Saran dan Penyusunan Pembahasan Kesimpulan LaporanDeti Lotaningrat, 2015PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU PADA TEMA KELISTRIKAN PADA MAKHLUK HIDUP DENGAN MENGGUNAKAN METODE FOUR STEP TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT (4STMD) 49Deti Lotaningrat, 2015PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU PADA TEMA KELISTRIKAN PADA MAKHLUK HIDUP DENGAN MENGGUNAKAN METODE FOUR STEP TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT (4STMD)

F. Teknik Pengumpulan dan Analisa Data 1

  Tabel 3.2. Berikut adalah teknik pengumpulan data dalam pengembangan bahan ajar dengan menggunakan metode 4STMD secara keseluruhan.

2. Teknik analisa data a

  Pengembangan bahan ajar dengan menggunakan 4STMDData hasil validasi atau reviu ahli setiap tahap pengembangan bahan ajar dianalisis dengan melihat prosentase persetujuan ahli pada setiaphasil penyusunan bahan ajar dalam setiap tahapannya. Konsep yang dikembangkan dikategorikan ke Deti Lotaningrat, 2015PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU PADA TEMA KELISTRIKAN PADA MAKHLUK HIDUP DENGAN MENGGUNAKAN METODE FOUR STEP TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT (4STMD) 51 dalam konsep yang sulit jika skor jawaban benar pada konsep yang diujikan kurang dari setengah dari total responden.

2 S t = Varian total

  1993:154) Deti Lotaningrat, 2015PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU PADA TEMA KELISTRIKAN PADA MAKHLUK HIDUP DENGAN MENGGUNAKAN METODE FOUR STEP TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT (4STMD) 55 4)Daya Diskriminasi atau Indeks Daya Beda (IDB) Butir Soal Daya diskriminasi item atau indeks daya beda (IDB) adalah kemampuan item dalam membedakan antara siswa yang mempunyaikemampuan tinggi dan siswa yang mempunyai kemampuan rendah. Hal ini dilakukan sebagaipembanding terhadap kemampuan berpikir integrasi siswa dengan menggunakan bahan ajar yang dikembangkan dengan metode 4STMDdan yang menggunakan bahan ajar yang biasa digunakan oleh siswa di sekolah (BSE).

BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI A. SIMPULAN Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dalam penelitian ini dapat

  Pada tahap seleksi ditentukan KD yang akan dikembangkan dalam pengembangan bahan ajar yaitu KD 3.5 pada kelas IX Sekolah MenengahPertama (SMP) dengan 7 indikator yang dikembangkan serta dihasilkan nilai- nilai terkait konsep pada bahan ajar. Uji kelayakan bahan ajar menurut ahli dihasilkan sebesar 97,86% pernyataan positif terhadap bahan ajar, berdasarkan ini bahan ajar yang dikembangkanmemiliki kategori “ sangat baik”.

6. Implementasi bahan ajar dilakukan dengan uji efektifitas bahan ajar yang dikembangkan terhadap kemampuan berpikir integrasi pengetahuan siswa

  Hasil uji efektifitas dihasilkan nilai rata-rata yang lebih tinggi pada kelas yang menggunakan bahan ajar yang dikembangkan (60,19) dibandingkan denganskor rata-rata pada kelas yang menggunakan bahan ajar lain (45,9). Adapun pendapat siswa mengenai bahan ajar yang dikembangkan adalah sebesar 69, 89 % berdasarkan kriteria kelayakan bahan ajar dengan persentase tersebut bahanajar yang dikembangkan termasuk ke dalam kategori “baik”.

B. Implikasi dan Rekomendasi

  Proses reviu dalam setiap tahapan pengembangan bahan ajar dengan metode 4STMD harus melibatkan ahli lebih banyak lagi, serta melibatkan ahli di luar bidang IPA seperti bidang bahasa, grafika, dan desain, sehingga lebih banyaksaran dan masukan yang diberikan dan menjadikan bahan ajar lebih baik lagi. Melakukan uji coba bahan ajar secara bertahap dan melakukan pengendalian terhadap faktor eksternal dalam proses implementasi bahan ajar, agar dapatdiketahui dengan jelas faktor-faktor yang memungkinkan dapat mempengaruhi hasil implementasi bahan ajar yang dikembangkan.

DAFTAR PUSTAKA

  Deti Lotaningrat, 2015PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU PADA TEMA KELISTRIKAN PADA MAKHLUK HIDUP DENGAN MENGGUNAKAN METODE FOUR STEP TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT (4STMD)Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 112 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 65 Tahun 2013 TentangStandar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. IPA SMP di LPTKDeti Lotaningrat, 2015PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU PADA TEMA KELISTRIKAN PADA MAKHLUK HIDUP DENGAN MENGGUNAKAN METODE FOUR STEP TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT (4STMD)Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 113 Widodo, W., Suryanti., Mintohari.

Dokumen baru

Aktifitas terbaru

Download (45 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

EVALUASI PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING PADA HOME INDUSTRY SARANA BERSIH “LIMA”
1
8
34
ENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA POKOK BAHASAN PENGGOLONGAN MAKHLUK HIDUP MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI DENGAN MEDIA PUZZLE PADA SISWA KELAS III SDN KALIWINING 07 RAMBIPUJI JEMBER TAHUN PELAJARAN 20011/2012
0
5
18
BAHAN AJAR IPA TERPADU NOVITA fauzan asn
0
5
33
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERVISI SETS BERBANTUKAN OUTDOOR LEARNING PADA IPA KELAS V
0
23
24
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBICARA TINGKAT LANJUT PADA TEMA TEMPAT TINGGALKU BERBASIS MASALAH BAGI PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
0
26
37
OPTIMASI PENJADWALAN PEMBANGKIT TERMIS PADA SISTEM KELISTRIKAN LAMPUNG MENGGUNAKAN METODE PSO (Particle Swarm Optimization).
7
86
118
TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT OF STUDENTS’WORKSHEET OFLIVING CREATURE INTERACTION MATERIAL WITH ENVIRONMENTFOR STUDENTS CLASS VII AT JUNIOR HIGH SCHOOL SUB DISTRICT GUNUNG SUGIH PENGEMBANGAN BAHAN AJAR LEMBAR KERJA SISWA MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DEN
1
38
101
DEVELOPMENT OF INTERACTIVE TUTORIAL MULTIMEDIA TEACHING MATERIAL THROUGH SCIENTIFIC APPROACH IN AUDIO DIGITAL MANIPULATION MATERIAL AT STUDENT OF SMK PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTIMEDIA TUTORIAL INTERAKTIF DENGAN PENDEKATAN ILMIAH MATERI MANIPULASI AUDIO D
0
16
125
KEMAMPUAN KERJASAMA SISWA MENGGUNAKAN METODE DISKUSI DENGAN MEDIA GAMBAR PADA MATERI POKOK PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP
0
13
56
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM MATA PELAJARAN IPA TERPADU SMP KELAS VII
1
35
95
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI SUMBER DAYA ALAM UNTUK SISWA KELAS IV SD
0
7
25
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU UNTUK MENINGKATKAN LITERASI IPA SISWA KELAS IV KURIKULUM 2013
0
8
34
PENGEMBANGAN MODUL KEANEKARAGAMAN KUPU-KUPU GUNUNG ANDONG SEBAGAI MODUL BAHAN AJAR KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP DI SMPMTs
0
0
8
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PERENCANAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING PADA PERUSAHAAN MEBEL
1
1
9
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS IV PADA TEMA PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP MUATAN MATEMATIKA DAN IPS MELALUI PROBLEM BASED LEARNING
0
0
23
Show more