Analisis dan Desain Pada Struktur Baja Dengan Sistem Rangka Bresing Konsentrik Biasa (SRBKB) dan Sistem Rangka Bresing Konsentrik Khusus (SRBKK).

Gratis

8
13
93
2 years ago
Preview
Full text

DAFTAR NOTASI

  R Faktor modifikasi respon V Gaya geser dasar rencana V Gaya geser terfaktor V Kuat geser nominalu NGaya tekan terfaktor n NGaya tekan nominal u Beban kritis elastik kolom pada arah lentur pada bidang goyangan n Ncrs Nisbah poisson DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Denah Bangunan ………………….…………………………. 130 LAMPIRAN 1 DENAH BANGUNAN LAMPIRAN 2 PRELIMINARY DESIGNL2.1 Preliminary Pelat Lantai .

1. Balok (As B2’ – C2’ lt.1) Beban Mati

  250Z = 16843,0933 kgm = 168430933 Nmm V A= ½ q L = ½ 3158,08 . Z x x 12 max= = ek = 748581,9244 mm 3 Diambil profil : (IWF 250.125.6.9)Z x = ( ½ h – C x ).

2. Balok (As A2’ – B2’ lt.1) Beban Mati

  Berat sendiri balok (mis: IWF 400.200.7.11) = 56,6 kg/mBerat sendiri HCS(t=12cm) =0,12.2400 kg/m³.70%.4m = 806,4 kg/m q = 813 kg/m DL 2 Finishing, ME, Ducting = 104 kg/m . 4m = 1000 kg/m LL q = 1.4 ( q q ) = 1,4 (1229) = 1720,6 kg/m ult1 DL + SDL q = 1.2 (q q ) + 1.6 q + ult2 SDL SDL LL = 1.2 (1229) + 1.6 (1000)= 3074,8 kg/m Q = q ek ult2.

1. Balok (As B2-B3 lt.1) Beban Mati

  Berat sendiri balok (mis: IWF 600 x 200) =106 kg/m q = 106 kg/m DL Berdasarkan perhitungan pembebanan, beban diding yang bekerja pada 2 balok, 334 kg/m x 3,5m =1169 kg/m q =1169 kg/m SDL Beban yang bekerja pada balok akibat balok (As B’2 –B’3 lt.1)P = 12632,32 kg + 9224,4 kg = 21856,72 kg q = 1.4 (q + q ) ult DL SDL = 1,4 (1275) = 1785 kg/m 12 1 1 1 M * ( ) max ek * * , 8 * q * * P * 8 * ( 1785 ) 64 21856 72 8= = + + 12 4 12 4= 53233,44 kgm = 532334400 Nmm M = Ø . (Kolom As A-3 lt. 1-5) Beban yang bekerja pada kolom akibat kolom lantai 4, 3, 2 dan 1 V = 1,2 (540,8) x 4 ult balok =2595,84kgBeban yang bekerja pada kolom lantai akibat pelat lantai 4,3,2,dan 1 2 Berat sendiri pelat beton (t = 0,12m) = 0,12x2400 x 70% = 201,6 kg/m 2 q = 201,6kg/m Pelat V = (1,2 (DL+SDL) + 1,6 LL) x luas ult pelat = {(1,2 (201,6 + 104) + 1,6 .

2 W = 137 kg/m

  I x = 40300 cm 4 S x (Modulus Penampang Elastis) = 2300 cm 3 . , , → memenuhi LAMPIRAN 3 BROSUR P.

A. Pemodelan Gedung

  Mendefinisikan penampang balok dan kolom bangunan yaitu: Define − Frame Section − Add/Wide Flange − input data penampang − klik OK Gambar L.4.8 Definisi Balok, Kolom Gambar L.4.9 Input Data Balok, Kolom 7. Pilih Slab kemudian klik Modify/Show Section, input data pelat kemudian klik OK Gambar L.4.12 Membuat Beban Dengan Tugas Akhir ini, perencanaan beban gempa dihitung berdasarkan SNI 03-1726-2002 dengan menggunakan dua tipe bangunan yang sama tetapi bentuk bresingnya berbeda.

B. Pemodelan Beban Gravitasi

  Beban gravitasi yang diperhitungkan adalah: Beban Mati Tambahan (SDL) = 104 kg/m Beban Hidup (LL) = 250 kg/mAdapun langkah-langkah memasukkan data beban pada ETABS yaitu : 1. Beban pada balok dengan cara : Select balok yang akan menerima beban dinding – Assign – Frame/Line Load – Distributed – Pilih jenisbeban yang akan digunakan – OK.

C. Pusat Massa

  Lantai dan atap dimodelkan menjadi rigid diapragm yang berarti massa dipusatkan pada satu titik. ehingga beban lateral yang diterima dipusat massa tiap lantai.

D. Melakukan Analisis (run model)

  Pendek 1174982 139680 0.000 264370.95 memenuhi 0.000 0.919 memenuhi7566.6 1780145 21086.41 27390.25 3E-05 27669.92 B. Pendek 1174982 139680 0.000 264370.95 memenuhi 0.000 0.878 memenuhi7566.6 1780145 21086.41 27390.25 3E-05 27669.92 B.

Dokumen baru

Download (93 Halaman)
Gratis

Dokumen yang terkait

Studi Perbandingan Respon Bangunan Dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Dengan Bangunan Yang Menggunakan Sistem Rangka Berpengaku Konsentrik Dan Dengan Bangunan Yang Menggunakan Metalic Yielding Damper Akibat Beban Gempa.
2
68
180
Optimasi Perencanaan Rangka Menara Air Struktur Baja Pada Ketinggian 15 M Untuk Kapasitas 25 M3
94
322
225
Nalisa Perbandingan dan Profil Tunggal dan Profil Majemuk Pada Konstruksi Rangka Baja (Studi Literatur)
1
53
127
Perencanaan Beberapa Tipe Jembatan Rangka Baja Dibandingkan Dengan Rangka Baja Australia pada Jembatan Tanjung Selamat Medan
16
133
121
Studi Perbandingan Struktur Rangka Atap Baja untuk Berbagai Type
15
123
122
Perencanaan Struktur Gedung Beton Bertulang Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) Dan Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM)
6
104
101
AnatomiI Sistem Saraf dan Peranannya Dalam Regulasi Kontraksi Otot Rangka
4
60
15
Analisis Optimasi Profil Rangka Baja Dalam Perencanaan Bangunan Industri
14
73
182
Perencanaan Variasi Rangka Baja Pada Jembatan Tanjung Selamat Medan
4
48
149
Analisis Sistem Rangka Pembagi Utama Pada Divisi Acces PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Tangerang
0
8
43
Desain Elemen Struktur Baja Dengan Menggunakan SAP2000
2
6
1
Studi Perbandingan Perilaku Profil Baja WF dan HSS Sebagai Bresing pada SCBF Akibat Beban Lateral dengan Program Bantu Finite Element Analysis
1
0
6
Modifikasi Perencanaan Struktur Gedung Apartemen Brooklyn Alam Sutera Menggunakan Struktur Komposit Baja-Beton dengan Sistem Rangka Berpengaku Eksentris
1
4
6
Aplikasi Visualisasi 3D Pada Struktur Sistem Rangka Manusia Berbasis Android
0
0
10
BAB II STUDI PUSTAKA 2.1 Baja - Kajian Perilaku Struktur Rangka Berpengaku Eksentrik Tipe-D Dengan Inovasi Pengaku Badan Pada Elemen Link
0
0
37
Show more