Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian produk rokok pada mahasiswi di Yogyakarta : studi kasus pada mahasiswi di Kecamatan Depok, Yogyakarta.

Gratis

2
6
99
2 years ago
Preview
Full text

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN

  Puji syukur kepada Allah Bapa yang bertahta di kerajaanNya atas cinta kasih serta berkat yang senantiasa diberikan sehingga penulis dapatmenyelesaikan skripsi dengan judul “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Produk Rokok Pada Mahasiswi Di Yogyakarta”. The Pondok Melati’s girls… Ka Dinz yang selalu memberikan support yang gak ada matinya, Ci Yuni dan Ko Bengs yang tiap kali mengajak aku ziarahbiarpun nyasar (ooowww…), Mba Grace buat ‘facialnya’ tiap malam hehehe…., Keke’J-LO’ teman sepeguruan moga cepet nyusul aku id girl,Putty, Chubby, Cesca, Della, Olonk, Jenonk, Mba Izma, Dede, Yeni, Becty,Chika, Dini, Bulan, Laras dll.

13. Teman-teman dan sahabat yang jauh di mata tapi dekat di hati, Alex, Ugiiik

  Yanti mnz, Danik yang selalu sibuk sama Lsm,Yance, dan Aditya yang ikutan isti, hehehe…. Penulis menyadari bahwa hasil karya penulisan ini jauh dari sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun.

A. Latar Belakang

  Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sikap dalam pengambilan keputusan pembelian produkrokok: Faktor lingkungan eksternal faktor referensi, gaya hidup, budaya, status sosial ekonomi, dan teman), Faktor internal perusahaan (harga, rasa, merek,kemasan, dan jenis produk yang ditawarkan). Demikian pula dari cara mengkonsumsi produk-produk yang ditawarkan, seperti halnya rokok yang merupakan suatu produk yang lazimnya sudah banyak dikonsumsi oleh para masyarakat, dan salah satukonsumen yang termasuk didalamnya adalah mahasiswa.

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah faktor-faktor marketing mix mempengaruhi pengambilan keputusan pembelian rokok pada konsumen mahasiswi?

2. Apakah ada perbedaan persepsi mahasiswi terhadap atribut-atribut

marketing mix berdasarkan uang saku per bulan?

C. Batasan Masalah

  Penelitian dilakukan terhadap mahasiswi di Yogyakarta dalam wilayah, Kecamatan Depok Sleman, Yogyakarta. Faktor pertimbangan dalam pengambilan keputusan pembelian produk rokok meliputi (Kotler, 1997: 9): 1.

b. Price (harga)

  1. Harga terjangkau 2.

c. Place (tempat)

  1. Pedagang besar 2.

d. Promotion (promosi)

  1. Koran/majalah 2.

D. Tujuan Penelitian

  Sehingga data yang ada dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam hal peningkatan penjualan, dengan mengetahui faktormana yang paling penting dalam menentukan keputusan pembelian rokok pada konsumen mahasisiwi. Manfaat bagi PenelitiBagi peneliti diharapkan dapat menjadi tolak ukur dalam pembelajaran mengenai kemampuan dalam memahami dan menganalisa konsumen,khususnya berkenaan dengan analisa faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan pembelian rokok konsumen mahasiswiYogyakarta.

BAB IV. ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Bab ini berisikan tentang pengujian instrumen, pengolahan data dan analisa data yang meliputi pengujian terhadap hipotesis penelitian. BAB V. KESIMPULAN, SARAN, DAN KETERBATASAN Bab ini mengemukakan kesimpulan, saran, dan keterbatasan penelitian

LANDASAN TEORI

A. Pengertian Pemasaran

  Pemasaran merupakan salah satu aktivitas pokok yang dilakukan oleh perusahaan dalam usahanya untuk mempertahankan kelangsungan hidupusahanya, berkembang, dan memperoleh laba perusahaan. Pengertian pemasaran menurut Kotler(1995: 8), (2002: 9) adalah proses sosial dan manajerial dimana seseorang atau kelompok memperolehkebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan, dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain.

B. Konsep Pemasaran

  Tujuan dari konsep pemasaran adalah untuk memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan pembeli atau konsumen. Secara definitif dapat dikatakan bahwa (Swastha, 1984: 17) konsep pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasankebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan.

C. Manajemen Pemasaran

  Proses pertukaran sering melibatkan sejumlah besar kerja dan ketrampilan dibidang pemasaran dimana semua kegiatan didalamnyamembutuhkan pengelolaan yang baik agar dicapai usaha pemasaran yang sukses. Menurut Kotler (Kotler, 1995:16), manajemen pemasaran adalah analisis, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian atas program yangdirancang atau menciptakan, membangun dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan maksud mencapai tujuan organisasi.

D. Perilaku Konsumen

  Tugas pemasaran disini adalah melemparkan produknya agar dapat diterima oleh daya serap pasar, artinya strategi pemasaran yang dilakukan atau Adapun definisi dari perilaku konsumen itu sendiri menurut Swasta dan Handoko (1985:9), perilaku konsumen adalah kegiatan-kegiatan individuyang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan mempergunakan barang-barang dan jasa, termasuk di dalamnya proses pengambilan keputusanpada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut. Dari definisi tersebut mengandung 2 elemen penting: yaitu proses pengambilan keputusan dan kegiatan fisik yang semua ini melibatkan individudalam menilai, mendapatkan dan menggunakan barang dan jasa.

E. Model Perilaku Konsumen

  Untuk memahami perilaku konsumen, pemasar perlu mempelajari siapa yang membeli, bagaimana konsumen membeli, kapan konsumenmembeli, di mana konsumen membeli, mengapa konsumen membeli, dan bagaimana tanggapan konsumen terhadap rangsangan pemasaran yangdilakukan perusahaan. Perusahaan yang memahami benar tanggapan konsumen terhadap cirri produk, harga, pesan, iklan, dan sebagainya akanmempunyai keuntungan yang lebih besar dibanding pesaing-pesaingnya.

F. Bauran Pemasaran (marketing mix)

  Bauran pemasaran merupakan salah satu konsep utama dalam pemasaran modern. Pengertian bauran pemasaran menurut Kotler danAmstrong (2001: 48) yaitu: Bauran pemasaran adalah “perangkat alat pemasaran taksis yang dapat dikendalikan yaitu produk, harga, distribusi dan promosi yang dipadukanoleh perusahaan untuk menghasilkan respon yang diinginkan dalam proses sasaran”.

1. Product (produk)

  Adapun definisi dari produk yaitu: Produk adalah “segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli, dipergunakan atau dikonsumsi dan yangdapat memuaskan keinginan dan kebutuhan. Saluran distribusi dapat didefinisikan sebagai berikut:Saluran distribusi adalah “serangkaian organisasi yang saling tergantung yang terlibat dalam proses untuk menjadikan suatu produk atau jasa yangsiap untuk digunakan atau dikonsumsi” (Kotler, 2000: 140).

G. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

Perilaku tiap konsumen berbeda-beda, hal ini dikarenakan adanya banyak faktor yang mempengaruhi keputusan tiap-tiap konsumen tersebut,seperti faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen(Kotler,1997: 162):

1. Faktor Kebudayaan

  Jadi seorang anak yang tumbuh menjadi dewasa akan mempelajari ataudiharapkan mengikuti nilai-nilai: prestasi dan keberhasilan, kegiatan, efisiensi dan praktis, kemajuan, kesenangan hidup duniawi,individualisme, kemerdekaan, kesenangan hidup ekstern, kemanusiaan dan bersemangat muda, kesegaran jasmani dan kesehatan. Kelas sosial merupakan bagian dari relatif hubungan dan selalu ada di dalam masyarakat yang tersusun secara hirarkis dan para anggotanyamemiliki nilai-nilai kepentingan dan perilaku yang sama.

2. Faktor Sosial Terdiri dari kelompok referensi, keluarga, peran dan status sosial

  Kelompok ReferensiKelompok referensi adalah kelompok yang mempunyai pengaruh langsung (tatap muka) atau tidak langsung terhadap sikap dan perilakuseseorang. KeluargaKeluarga adalah organisasi konsumen yang paling penting di dalam masyarakat.

c. Peran dan Status Sosial

  Posisi seseorang dalam tiap kelompok dapat ditentukan dari segi peran dan status. Suatu peran terdiri kegiatan yang diharapkan untukdilakukan seseorang sesuai dengan orang-orang yang disekelilingnya.

3. Faktor Pribadi

  Seorang mahasiswi dengan uang saku sedikit akan mengkonsumsi ataumembeli rokok yang harganya lebih murah tanpa memperdulikan rasa dan mutunya enak dan tidaknya atau bisa jadi dia akan membeli rokok c. Kepribadian dan Konsep DiriSetiap orang mempunyai kepribadian yang berbeda-beda yang akan mempengaruhi perilaku pembeli.

4. Faktor Psikologi

  BelajarBelajar menggambarkan perubahan-perubahan dalam perilaku individu yang timbul dari pengalaman melalui dorongan, rangsangan, isyarattanggapan, dan penguatan suatu rangsangan dari dalam yang kuat yang memaksa tindakan. Sikap dibentukmelelui informasi yang diperoleh seseorang yaitu dari pengalaman masa lalu tentang suatu produk dan dari adanya hubungan degankelompok tersebut, misalnya keluarga, kerabat kerja, kelompok social, dan lain-lain.

H. Tipe-tipe Perilaku Pembeli

  Pembuatan keputusan yang dilakukan konsumen berbeda-beda dengan tipe keputuan pembeli. Perilaku pembeli yang kompleksHal ini terjadi jika mereka semakin terlibat dalam kegiatan membeli dan menyadari perbedaan penting diantra beberapa merek produk yang ada danbiasanya produk yang akan dibeli itu mahal, dan amat berkesan.

3. Perilaku membeli berdasarkan kebiasaan

4. Perilaku pembeli yang mencari keragaman Keterlibatan konsumen rendah tetapi perbedaan merek dianggap berarti

  Perilaku membeli berdasarkan kebiasaan terjadi di bawah kondisi keterlibatan konsumen yang rendah dan perbedaan yang besar. Bilakonsumen membeli merek yang sama, biasanya lebih merupakan kebiasaan ketimbang loyalitas yang tinggi terhadap merek.

I. Keputusan Pembelian

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum konsumen sampai pada keputusan pembelian suatu produk.

1. Motif dalam Pembelian

  Ada 4 macam motif pembelian (Swastha dan Handoko, 1997: 77-79): Yaitu motif yang menimbulkan perilaku pembelian terhadap kategori- kategori umum pada suatu produk. Motif pembelian selektifYaitu motif yang mempengaruhi kepuasan tentang model dan merek dari kelas-kelas produk atau macam penjualan yang dipilih untuk suatupembelian.

2. Proses Pembelian

  Proses pembelian terdiri dari tahap-tahap yang dimuli dengan pengenalan terhadap kebutuhan dankeinginan serta tidak berhenti setelah pembelian dilakukan. Proses pengambilan keputusan tersebut merupakan sebuah pendekatanpenyelesaian masalah yang terdiri atas 5 tahap (Swastha dan Handoko, 2000: 94).

b. Pencarian Informasi

  Seorang konsumen yang sudah tertarik mungkin mencari lebih banyak informasi tetapi mungkin juga tidak. Bila dorongan konsumen kuat danproduknya dapat memuaskan ada dalam jangkauan, konsumen kemungkinan akan membelinya.

c. Evaluasi Alternatif

  Bagaimanakonsumen mengevaluasi alternatif barang yang akan dibeli. Pada umumnya, keputusan membeli konsumen adalah membeli merek yang paling disukai, tetapi dua faktor dapat muncul antara niat untukmembeli dan keputusan untuk membeli.

e. Tingkah Laku Pasca Pembelian

  Tahap dimana ketika konsumen mengambil tindakan lebih lanjut setelah membeli berdasarkan pada rasa puas atau tidak puas. Setelahmembeli produk, konsumen akan merasa puas atau tidak puas serta akan terlibat dalam tingkah laku pasca pembelian yang menarikperhatian pemasaran.

3. Struktur Keputusan Pembelian

  Profil Produk Rokok Beberapa jenis produk rokok yang beredar di pasaran sekarang ini, antara lain: mild yaitu jenis rokok dengan kadar tar atau nikotin rendah;kretek yaitu rokok dengan bahan campuran (cengkeh tanpa filter); kretek filter yaitu jenis rokok yang menggunakan cengkeh dan filter. Penjualan rokok di daerah Yogyakarta sendiri memiliki tingkat penjualan yang tinggi dari berbagai jenis rokok yang ditawarkan.

METODE PENELITIAN

  MenurutSugiono (1999 : 7) penelitian expost facto adalah penelitian yang dilakukan untuk meneliti peristiwa yang telah terjadi dan kemudian merunut ke belakanguntuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menimbulkan kejadian tersebut. Waktu Penelitian dan Lokasi Penelitian Penelitian dilakukan dari bulan Februari sampai April 2007 dengan penyebaran kuesioner terhadap mahasiswi perokok yang berada di wilayahKecamatan Depok, Sleman, Yogyakarta.

D. Variabel Penelitian

1. Variabel dependen

  Variabel dependen dalam penelitian ini adalah keputusan pembelian produk rokok. Variabel independen dalam penelitian ini adalah faktor-faktor marketing mix (produk, harga, tempat dan promosi) yang mempengaruhi pengambilan keputusan pembelian.

E. Definisi Operasional

Agar peneliti dapat memenuhi sasaran penelitian, dibutuhkan sejumlah data yang disebut juga variabel penelitian. Variabel yang digunakan untukmemperoleh informasi yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

1. Keputusan pembelian dalam penelitian ini didefinisikan sebagai jumlah bungkus rokok yang dikonsumsi dalam waktu satu bulan

  Rasa merupakan suatu jaminan mutu rokok, yang terdiri dari berbagai bahan-bahan racikan (tembakau, cengkeh, dan campuran lain) menjadikankeunggulan suatu produk rokok tersebut. Pedagang besar adalah pedagang yang menjual rokok dalam jumlah besar yang langsung diambil dari pabrik.

1. Data Primer

  Data primer adalah data yang diperoleh dengan penyebaran kuesioner yang digunakan untuk meminta pendapat responden mengenaifaktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian produk rokok. bagian II pertanyaan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian rokok antara lain kemasan, harga, merek, rasa,jenis produk, iklan, saluran distribusi, dan kualitas.

Bagian II I pertanyaan tentang keputusan merokok

2. Data Sekunder

Diperoleh dari studi kepustakaan mengenai teori-teori yang berkaitan dengan perilaku konsumen dan keputusan pembelian.

G. Metode Pengukuran Data

  Menurut Hadi (1991: 114), dalam uji validitas Taraf nyata = 5% Tujuan dari pengujian reliabilitas kuesioner adalah untuk menguji apakah kuesioner yang dibagikan responden benar-benar dapat diandalkansebagai alat pengukur. Pengujian ini hanya dilakukan pada butir pertanyaan yang sudah diuji validitasnya dan telah dinyatakan sebagaibutir yang valid.

1. Analisis Regresi

Untuk menguji masalah pertama, maka peneliti menggunakan model analisis regresi berganda (Multiple Linier Regression Model). Modelpersamaan regresi yang digunakan adalah: Y = a + b 1 X 1 + b 2 X 2 + b 3 X 3 + b 4 X 4 + e Keterangan:Y = Keputusan pembelian a = Konstantab = Koefisien regresi X = Produk 1 X 2 = Harga X 3 = Tempat X 4 = Promosi e = Error

a. Uji t

  Uji t untuk mengetahui pengaruh secara parsial produk (X ), harga 1 (X 2 ), tempat (X 3 ), dan promosi (X 4 ) terhadap keputusan pembelian Kriteria penerimaan hipotesis adalah sebagai berikut:1) Jika nilai P value (Sig.) < α=0,05, maka Ha diterima. Tujuan dari uji nilaiF ini adalah untuk membuktikan secara statistik bahwa keseluruhan koefisien regresi yang digunakan dalam analisis ini signifikan danmenentukan nilai variabel dependen.

c. Koefisien Determinasi (Adjusted R )

  Koefisien determinasi merupakan suatu alat untuk mengukur besarnya persentase pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. 2 2 ( Oi − Ei ) χ = ∑Ei Keterangan:χ2 = statistik chi-squareOi = frekuensi yang diobservasiEi = frekuensi yang diharapkan (ekspektasi) Tabel III.1.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Karakteristik Responden

  Responden yang berusia 20 tahun berjumlah 10 orang, responden yangberusia 21 tahun sebanyak 14 orang, responden yang berusia 22 tahun sebanyak 11 orang, responden yang berusia 23 tahun sebanyak 34 orang,responden yang berusia 24 tahun sebanyak 26 orang, dan responden yang berusia 25 tahun sebanyak 5 orang. Tempat Pembelian RokokNo Tempat Pembelian Rokok Jumlah Persentase 1 Warung 81 81% 2 Swalayan 19 19%Jumlah 100 100% Sumber: data primer diolahUmumnya responden membeli rokok di warung yaitu sebesar 81%, hal ini dimungkinkan karena jumlah warung yang banyak dan jaraknya yangdekat.

11. Media Mengenal Rokok

  Media Mengenal Rokok 1 Iklan TV 32 32% 2 Iklan Spanduk 8 8% 3 Teman 60 60%Jumlah 100 100% Sumber: data primer diolahResponden terbanyak adalah yang tertarik mengkonsumsi rokok karena teman sebesar 60%. Karena iklan televisi sebesar 32%, dan karenaiklan spanduk sebesar 8%.

12. Konsumsi Rokok per Hari

  Konsumsi Rokok per HariNo Konsumsi Rokok per Hari Jumlah Persentase 1 > 24 batang 10 10% 2 13-18 batang 15 15%3 7-12 batang 48 48% 4 1-6 batang 27 27% Jumlah 100 100%Sumber: data primer diolah Sebesar 48% responden mengkonsumsi rokok 7-12 batang perharinya. Kemudian sebesar 27% responden mengkonsumsi 1-6 batang perharinya.sebesar 15% responden merokok 13-18 batang perhari, dan hanya 610% saja responden yang merokok besar dari 24 batang sehari.

B. Uji Coba Instrumen

  Hasil Uji Validitas Faktor-Faktor Marketing Mix 0,361Valid 0,361Valid X110,662 0,361Valid X120,597 0,361Valid X130,575 Sumber: Data primer diolahDari tabel di atas terlihat bahwa semua item pertanyaan untuk variabel bukti langsung menunjukkan nilai r bt lebih besar dari nilai r tabel,sehingga dapat disimpulkan bahwa semua item pertanyaan tersebut valid. Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Variabel Koefisien Alpha Kesimpulan Faktor-faktor marketing mix 0,916 ReliabelKeputusan pembelian 0,836 Reliabel Sumber: Data primer diolahTabel di atas menunjukkan bahwa variabel penelitian yang terdiri dari faktor-faktor marketing mix dan keputusan pembelian mempunyaikoefisien alpha yang lebih besar dari 0,60, sehingga dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kuesioner tersebut adalah reliabel.

C. Uji Prasyarat

1. Uji Normalitas

  Uji normalitas dilakukan untuk menguji apakah semua variabel yang digunakan dalam analisis mempunyai sebaran data yang berdistribusinormal atau tidak. Oleh karena semuavariabel penelitian mempunyai nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05(p>0,05), maka dapat dinyatakan bahwa semua variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah berdistribusi normal.

2. Uji Linieritas

  Hasil Uji Linieritas Variabel F hitung p Produk 1,647 0,088Harga 1,971 0,090Tempat 1,256 0,272Promosi 1,911 0,068 Sumber: Data primer diolahHasil uji linieritas untuk menguji hubungan antara variabel produk dengan keputusan pembelian diperoleh nilai F hitung sebesar 1,647 dengansignifikansi 0,088. Oleh karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05(p>0,05), maka dapat dinyatakan bahwa hubungan antara produk dengan keputusan pembelian adalah linier.

D. Hasil Pengujian Hipotesis

1. Pengujian Hipotesis 1 Pengujian hipotesis pertama menggunakan analisis regresi berganda

  Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif Produk (X 1 ), Harga (X 2 ), Tempat (X 3 ), dan Promosi (X 4 ) terhadap Keputusan Pembelian Rokok (Y). Pembuktian hipotesis ini berdasarkan pada signifikansi yang diperoleh dalam penelitian ini, apabila signifikansinya kurang dari 0,050 makahipotesis tersebut diterima.

2 R = 0,404

  Persamaan regresi diperoleh dari koefisien regresi pada Tabel 18, maka persamaannya adalah:Y = 1,674+ 0,202X 1 + 0,274X 2 + 0,166X 3 + 0,197X 4 Persamaan di atas dapat dijelaskan apabila nilai X 1 , X 2 , X 3 , X 4 dan X 5 adalah sebesar nol, maka nilai Y akan sebesar 1,674, jika nilai X 1 naik sebesar satu satuan dan nilai X yang lain konstan, maka nilai Y akan naik sebesar 0,202 satuan. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif variabel produk, harga, tempat, dan promositerhadap Keputusan Pembelian terhadap Rokok sebesar 40,4%, sedangkan sisanya sebesar 59,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.

2. Pengujian Hipotesis 2

  χProduk 3,985 0,679Harga 7,130 0,309Tempat 6,774 0,342Promosi 5,535 0,477 Sumber: Data primer diolah 2 Hasil uji Chi Square terhadap atribut produk diperoleh nilai χ hitung sebesar 3,985 dengan signifikansi 0,679. 2 Hasil uji Chi Square terhadap atribut harga diperoleh nilai χ hitung sebesar 7,130 dengan signifikansi 0,309.

E. Pembahasan

1. Pengaruh Marketing Mix Terhadap Keputusan Pembelian Rokok

  Semakin tinggi kualitas rasa maka konsumen dalam hal ini mahasiswi yang membeli rokok akan merasa puas dan Faktor kemasan juga mempengaruhi keputusan pembelian, wadah yang praktis dan menarik cenderung banyak diminati. Hasil ini menunjukkan bahwa produk, harga, tempat, dan promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian rokok pada mahasiswi di Yogyakartasebesar 40,4%, sehingga dapat dinyatakan bahwa 40,4% dari faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian rokok adalah berasal dari variabelproduk, harga, tempat, dan promosi dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

  Faktor-faktor marketing mix (produk, harga, tempat, dan promosi) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian rokok olehmahasiswa di Yogyakarta. Faktor produk adalah sebagai faktor terpenting yang menjadi pertimbangan mahasiswi dalam pengambilan keputusanuntuk membeli rokok.

2. Tidak ada perbedaan persepsi mahasiswi terhadap atribut-atribut

marketing mix (produk, harga, tempat, dan promosi) berdasarkan besarnya uang saku per bulan.

B. Keterbatasan Penelitian

  Penelitian ini hanya mengambil sampel hanya mahasiswa yang berada di daerah Depok Sleman Yogyakarta, padahal semakin luas wilayah sampelhasil yang dicapai dapat lebih optimal. Mendesain promosi dalam bentuk yang dapat menimbulkan kesan merek yang kuat, misalnya merek A untuk mereka yang pemberani atau merek Buntuk mereka yang senang nikotin rendah.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ROKOK PADA MAHASISWI DI YOGYAKARTA

  Sehubungan tujuan tersebut diatas saya membutuhkan bantuan saudari untuk dapat menjadi responden dalam mengisi kuesioner penelitian inisebagaimana yang terlampir di bawah ini serta dengan etika penelitian, saya akan menjaga kerahasiaan jawaban Anda. Bantuan Anda sangat besar artinya bagi penelitian saya ini, karena tanpa bantuan saudari dalam penelitian dan penulisan skripsi ini tidak akan selesaidengan baik.

I. Data Demografis

  Petunjuk: Di bawah ini terdapat beberapa pernyataan yang mengungkap data tentang Anda dan hal yang berhubungan dengan kebiasaan merokok. Isilah/berilah tanda SILANG (X) pada pilihan yang tersedia.

4. Uang saku/bulan :

  lebih dari Rp 1.000.000 b. Rp 750.001 – 1.000.000 c.

5. Kapan pertama kali anda mulai merokok?

  a. SMP b.

6. Berapa lama anda sudah mengkonsumsi rokok?

a. kurang dari 1 tahun

b. 1 – 3 tahun

c. lebih dari 3 tahun

7. Karena alasan apa yang membuat anda pertama kali merokok?

  a. Ikutan teman c.

9. Merek yang dikonsumsi :

  a. Sampoerna b.

10. Rokok yang saya konsumsi adalah rokok dengan harg per bungkus :

  Rp 5.000,- b. Rp 6.500,- c.

11. Biasanya saya membeli rokok dengan jumlah yang per bungkusnya berisi :

  12 batang b. 16 batang c.

12. Tempat saya membeli rokok biasanya di:

  Iklan di spanduk c. Iklan di majalah d.

14. Berapa banyak rokok yang anda konsumsi dalam sehari?

  > 24 batang b. 19-24 batang c.

II. Pengukuran Variabel X

  Saya selalu mempertimbangkan faktor kualitas produk pada saat membeli dan mengkonsumsi rokok :SS S N TS STS Price (harga) 6. Saya selalu mempertimbangkan faktor harga yang terjangkau pada saat membeli dan mengkonsumsi rokok :SS S N TS STS 7.

III. Pengukuran Variabel Y

  Keputusan untuk membeli rokok atau tidak adalah keputusan saya sendiri, bukan karena desakan orang lain:SS S N TS STS 2. 43 5 100 52.0% 43.0% 5.0% 100.0%Count % of TotalCount % of TotalCount % of TotalCount % of TotalCount % of Total 4 1.0% 3.0% .0% 4.0% 100 100.0% .0% 100 100.0% Uang Saku * HargaN Percent N Percent N Percent Valid Missing Total 22 CasesUang Saku * Harga Crosstabulation 10 14 2 26 10.0% 14.0% 2.0% 26.0% 28 2 3 52 28.0% 22.0% 2.0% 52.0% 13 4 1 18 13.0% 4.0% 1.0% 18.0% 1 b.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan nasabah membuka rekening Tahapan Xpresi pada BCA Medan
2
64
90
Analisis perilaku konsumen pada pembelian produk tape kemasan berlabel (Studi kasus di kabupaten Jember)
0
5
133
Faktor-faktor yang mempengaruhi perlaku konsumen dalam keputusan pembelian ayam potong PT. Satwa Mirama Raya Jember
0
2
75
Analisis pengaruh promosi, kualitas produk dan brand image motor matic Honda terhadap keputusan pembelian serta dampaknya pada loyalitas pelanggan; studi kasus pengguna sepeda motor matic Honda di Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan
1
25
132
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian teh celup sariwangi : studi kasus pada masyarakat kota Bekasi
18
127
157
Analisis pengaruh pilihan merek, kualitas produk dan kepuasan pelanggan terhadap keputusan pembelian serta dampaknya pada loyalitas pelanggan : studi kasus pada mahasiswa UIN pengguna produk kosmetik sari ayu
3
14
139
Analissi Faktor-faktor yang mempengaruhi penetapan margin Murabahah untuk produk pembiayaan kepemilikan rumah : studi kasus btn syariah
0
3
82
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilakau konsumen terhadap keputusan pembelian mobil kijang : studi kasus pembelian mobil kijang di Karawang
1
5
124
Faktor-faktor yang mempengaruhi intensi membeli produk sabun muka pada pria
1
6
159
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian kopi bubuk kapal api : studi kasus pada masyarakat Kecamatan Ciputat Timur
2
34
169
Hubungan relijiusitas dan perilaku konsumen studi kasus terhadap pemakaian jilbab pada mahasiswi Fisip Uin Syarif Hidayatullah Jakarta
0
8
0
Faktor-faktor yang mempengaruhi realisasi kredit pada usaha agribisnis : Studi kasus pada Koperasi Kodanua, Jakarta Barat
4
42
105
Pengaruh motivasi dan ekuitas merjuk terhadap keputusan pembelian produk rinso (study kasus pada ibu rumah tangga di desa lembursitu sukabumi)
0
6
131
Pengaruh diferensiasi produk dan desain produk terhadap keputusan pembelian pada Galeri Elik Keramik Bandung
10
98
128
Pengaruh citra merek dan harga terhadap keputusan pembelian konsumen pada produk t-shirt artchitect di Bandung
8
85
90
Show more