PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI dan BISNIS UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA KATA PENGANTAR - Marketing Information System TELKOM

Gratis

0
0
61
1 year ago
Preview
Full text

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

  Begitu pula dengan PT Dirgantara Indonesia dan juga PT TELKOM yang masing- masing bergerak di bidang pelayanan jasa transportasi penerbangan dan pelayanan jasatelekomunikasi bagi masyarakat luas yang dalam kegiatan usahanya menggunakan suatu sistem informasi manajemen yang mana dengan adanya sistem informasi manajemen ini dapatmengantisipasi perubahan yang terjadi dalam lingkungan bisnis pada saat ini. Industri ini menjadi penting artinya bagi pembangunan ekonomiIndonesia mengingat negeri yang terbentang dari Sabang sampai Marauke ini memiliki wilayah yang luas dan secara alamiah terdiri dari beribu-ribu pulau dengan kondisi geografis besertakesulitan yang berbeda-beda sehingga membutuhkan sarana transportasi yang memadai.

BAB 2 LANDASAN TEORI Pemasaran merupakan area fungsional pertama yang menunjukan minat pada SIM. Setelah konsep SIM muncul,para pemasar menyesuaikannya ke area aplikasi mereka dan disebut

  Subsistem yang digunakan adalah subsistem input yang merupakan pengumpulan data dan informasi dari dalam perusahaan dan lingkungan. Subsistem output mengarahkan kebutuhan informasi dari empat unsurebauran pemasaran (produk, tempat, promosi dan harga) datambah intelejensi kesempatan.

2.1 Definisi

  Adapun mengenai pengertian sistem informasi dapat dilihat pada penjelasan dibawah ini dibawah ini : Pengertian Data Data adalah bahan yang akan diolah atau diproses yang bisa berupa angka-angka,huruf-huruf, simbol-simbol yang menunjukan suatu situasi dan lain-lain yang berdiri sendiri atau merupakankenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Scott, dalam buku ‘Prinsip-prinsip SIM’ adalah : ‘Sistem Informasi Manajemen adalah serangkaian Sub-sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu yang mampumentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar criteria mutu yang telahditetapkan’.

4. Memasukkan input

  Banyaknya organisasi yang gagal membangun SIM karena, Kurang organisasi yang wajar Kurangnya perencanaan yang memadai Kurang personil yang handal Kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruhpersonil yang terlibatSIM berhubungan dengan pengolahan informasi yang didasarkan oleh computer (user) yang menghasilkan sebuah informasi. 5 Sub Sistem Tempat Berbagai saluran distribusi yang digunakan perusahaan untuk menyalurkan produknya ke konsumen merupakan unsur tempat dalam bauran pemasaranProduk atau material bisa mengalir melalui suatu saluran yang mencakup pemasok, perusahaan manufaktur, pedagang besar, pengecer dan konsumenArus uang adalah kebalikannya dan saluran informasi menyediakan arus dua arah yang menghubungkan semua peserta.

2.2 Komponen Sistem Informasi Pemasaran

  Model system informasi pemasaran banyak digunakan untuk menghasilkan laporankeperluan anggaran operasi, strategi penentuan harga produk, evaluasi produk baru, pemilihan lokasi fasilitas, evaluasi penghapusan produk lama, penunjukansalesman, penentuan rute pengiriman yang paling optimal, pemilihan medeia iklan yang paling efektif dan untuk persetujuan kredit. Komponen Output PemasaranTiap subsistem output menyediakan informasi tentang subsistem itu sebagai bagian dari bauran subsistem produk yang menyediakan informasi mengenaikegiatan periklanan perusahaan dan penjualan langsung.

2.3 Subsistem Sistem Informasi Pemasaran

  Subsistem Penellitian Pemasaran (Riset Pemasaran) Subsistem penelitian pemasaran merupakan system yang berhubungan dengan pengumpulan, pencatatan dan analisis data pelanggan dan calon pelanggan. Subsistem Intelejen Pemasaran Tiap arena fungsional bertanggung jawab untuk menghubungkan perusahaan dengan elemen-elemen tertentu di lingkungan pemasaran yang memilikitanggunng jawab utama pad pelenggan dan pesaing.

a) Siklus hidup produk

b) Model evaluasi produk baru

  Tugas manajemen pemasaran adalah mengembangkan strategi dan taktik Keputusan untuk mengembangkan produk baru harus dipertimbangkan secara matang dan dengan dasar keuangan yang baik dan dibuat oleh eksekutif. Jika perusahaan memiliki SIA (Sistem Informasi Akuntansi) yang baik, tersedia data biaya yang akurat, sehingga tugas subsistem harga menjadilebih mudah dan mendukung penentuan harga berdasarkan biaya.

BAB 3 PROFIL PERUSAHAAN

1. PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK 1 Sekilas Telkom

  Sampai dengan 31 Desember 2008 jumlah pelanggan TELKOM tumbuh 37% dari tahun sebelumnya sebanyak 68,6 juta pelanggan yang terdiri dari pelanggan telepon tidak bergerakkabel sejumlah 8,6 juta, pelanggan telepon tidak bergerak nirkabel sejumlah 12,7 juta pelanggan dan 65,3 juta pelanggan jasa telepon bergerak. Sejalan dengan lahirnya NEW TELKOM Indonesia, berbekal semangat positioning baruLife Confident manajemen dan seluruh karyawan TELKOM berupaya mempersembahkan profesionalitas kerja, serta produk dan layanan terbaik bagi pelanggan dan stakeholders.

2. Sejarah TELKOM

  2001 KOM membeli 35% saham Telkomsel dari PT Indosat sebagai bagian dari implementasi restrukturisasi industri jasa telekomunikasi di Indonesia, yang ditandaidengan penghapusan kepemilikan bersama dan kepemilikan silang antara TELKOM dengan Indosat. Masa KSO ditetapkan selama 15 tahun dan pada akhir masa KSO seluruh hak, kepemilikan dan kepentinganmitra KSO yang berkaitan dengan sarana, atau jaringan baru dan semua pekerja yang sedang berjalan dialihkan pada PT.

3. Kredo TELKOM

Arti KredoTELKOM selalu fokus kepada pelanggan TELKOM selalu memberikan pelayanan yang prima dan mutu produk yang tinggi serta  harga yang kompetitif TELKOM selalu melaksanakan segala sesuatu melalui cara-cara yang terbaik (Best  Practices). TELKOM selalu menghargai karyawan yang proaktif dan inovatif, dalam peningkatan 

4. Logo Telkom Arti Logo telkom

   Warna biru tua dan biru muda bergradasi melambangkan teknologi telekomunikasi  tinggi/ canggih yang terus berkembang dalam suasana masa depan yang gemilang. Garis-garis tebal dan tipis yang mengesankan gerak pertemuan yang beraturan  menggambarkan sifat komunikasi dan kerjasama yang selaras secara berkesinambungan dan dinamis.

5. Budaya Perusahaan ( Corporate Culture )

  THE TELKOM WAY 135 sebagai budaya korporasi yang dikembangkan TELKOM merupakan bagian terpenting dari upaya perusahaan untuk meneguhkan hati, merajut pikiran,dan menyerasikan langkah semua Insan TELKOM dalam menghadapi persaingan bisnis InfoCom. Reward the WinnersTHE TELKOM WAY 135 adalah hasil penggalian dari perjalanan TELKOM dalam mengarungi lingkungan yang terus berubah, dan dikristalisasi serta dirumuskan dengandirangsang oleh berbagai inspirasi dari perusahaan lain dan berbagai tantangan dari luar.

6. Kegiatan Usaha PT Telkom

  Komposisi pendapatan jasa yang meliputi : biaya pasang,biaya abonemen (langganan) bulanan dan biaya pemakaian telepon untuk panggilan lokal dan jarak jauh, pelayanan jasa telepon dalam negeri juga termasukpenyediaan telepon umum, baik kartu maupun koin.2) Jasa interkoneksi kepada penyelenggara telekomunikasi lain merupakan jasa telekomunikasi karena adanya penyelenggara sambungan telekomunkas olehpihak lain, seperti PT. Jasa satelit merupakan jasa yang disediakan oleh PT Telkom, dari penyewaan transponden satelit dan dimulai tahun 1996 beralih pada Satelindo, namun PTTelkom terus melanjutkan jasa stasiun bumi untuk hubungan telekomunikasi melalui sistem satelit komunikasi.4) Jasa lainnya adalah meliputi jasa internet (TELKOMNet@instan), e-mail, calling 5) TELKOMFIexi, yang merupakan layanan jasa telekomunikasi tanpa kabel (wireless) dengan teknologi berbasis CDMA (Code Division Multiple Access).

7. TIM MANAJEMEN TELKOM

  memiliki sebuahDewan Komisaris yang terdiri dari 1 (satu) ketua dan 4 (empat) anggota serta sebuah DewanDireksi yang beranggotakan 1 (satu) orang Presiden Direktur atau CEO dan 4 (empat) orang anggota Dewan Direksi lainnya yang memiliki fungsi dan tanggung jawab yang berbeda seperti DirekturSumber Daya dan Bisnis Pendukung/CIO, Direktur Bisnis Jaringan Telekomunikasi, Direktur Bisnis dan Jasa Telekom unikasi, dan Direktur Keuangan/CFO. Struktur organisasi yang terdapat pada PT Telkom adalah struktur organisasi yang berbentuk garis dan staff.

1. Visi dan Misi Telkom

2. Visi & Misi

3. Visi

  Telkom berupaya untuk menempatkan diri sebagai perusahaan InfoCom terkemuka di kawasan Asia 5. and Competitive Price and To Be the Role Model as the Best Managed Indonesian Corporation " dengan jaminan bahwa pelanggan akan mendapatkan layanan terbaik, berupa kemudahan, produk dan jaringan berkualitas, dengan harga kompetitif.

8. Telkom akan mengelola bisnis melalui praktek-praktek terbaik dengan mengoptimalisasikan

  sumber daya manusia yang unggul, penggunaan teknologi yang kompetitif, serta membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan saling mendukung secara sinergis. Data & Internet yaitu Leased Channel Service (TELKOM Link) Internet Service(TELKOMNet) VoIP Service (TELKOM Save & Global 017) SMS Service (fromTELKOMSEL, TELKOMFlexi & TELKOM SMS) 5.

9. Kelompok Bisinis Telkom :

  Sekilas Tentang Speedy Speedy adalah layanan akses internet dengan menggunakan akses kabel berbasis teknologiADSL dari PT Telkom yang diluncurkan di Jember pada tanggal 1 Juli 2006. Asymetric Digital Subscriber Line (ADSL) adalah perangkat aktif di jaringan akses pelanggan yang dipergunakan untuk mendukung implementasi layanan multimedia pada jaringanbroadband dengan menggunakan satu pair kabel tembaga.

11. Mobile Internet Classroom

  MIC (Mobile Internet Classroom) merupakan satu produk layanan internet keliling yang diberikan oleh PT Telkom Kandatel Jember untuk memberikan fasilitas akses internet gratiskepada masyarakat, khususnya bagi pelajar maupun mahasiswa dan juga sebagai sarana pembelajaran dan pengenalan internet praktis yang bersifat mobile dan wireless. Tujuan MIC ini adalah untuk sosialisasi internet keliling dan mendukung program TelkomInternet Goes To School (IG2S) dan juga sebagai semacam internet keliling yang siap melayani peminat dan para netter yang ada di Jember.

13. TELKOM FLEXI

  Dengan terminal yang terjangkau serta layanan FLEXITrendy dan FLEXIClassy konsumen akan dapat berkomunikasi secara flexible dengan mobilitas tinggi dan pulsa yang hemat. Selain menambah jumlah kota yang terjangkau oleh TELKOMFIexi, PT Telkom juga terus menerusmeningkatkan kualitas layanan disetiap kota dengan menambahkan perangkat-perangkat BTS(Base Transceiver Station) maupun receiver yang tidak lain ditujukan untuk memperkuat sinyal penerimaan TELKOMFIexi baik didalam rumah, didalam gedung perkantoran, tempat parkir,pusat-pusat perbelanjaan, maupun di jalan raya.

BAB IV APLIKASI MARKETING INFOIRMATION SYSTEM PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK

4.1 Sistem Informasi Pemasaran Produk Telkom

4.1.1 Market Research

  Sebelum merancang sebuah Produk Telkom sebagai salah satu perusahaan selular melakukan observasi dan market research untuk mengetahui ekspetasi masyarakat danlingkungan sekitar mengenai produk apa yang diinginkan oleh konsumen, salurang pemasaran yang akan digunakan oleh PT. Itu mungkin salah satu Marketing information system dalam memasarkan produk salah satunya Speedy kepada konsumen baik konsumen rumah tangga atau perusahaan berbasis ITmelalui mekanisasi sistem yang baik sehingga data yang masuk akurat.

4.2.2 Subsistem Jaringan Produk PT. Telekomunikasi Indonesia ( Speedy )

A. SPEEDY Eksisting

  SPEEDY saat ini ditujukan untuk melayani kebutuhan pelanggan untuk akses layanan broadband internet yang bersifat fixed. Sehingga dengan kondisi tersebut pelanggan diasumsikantidak bergerak dan hanya mengakses dari rumah yang telah dipasang modem SPEEDY (ADSL).

B. SPEEDY untuk Mobile Eksekutif (Mirip Hotspot )

  Cara mengakses WLAN Hotspot, pelanggan harus mempunyai user name dan password yang digunakan untuk identifikasi pembayaran ke operator. Proses pengaktifan untuk akses internet maka pelanggan harus mempunyai user name dan password yang dapat diperoleh dari operator SPEEDY.

4.3 KOMPONEN JARINGAN AKSES ADSL TELKOM

4.3.1 Pendahuluan & Perkembangan Jaringan Akses x-DSL

  Hal ini terlihat pada Gambar 1.1 di bawah ini yang merupakan evolusi dari layananjaringan akses x-DSL Secara khusus sesuai dengan perkembangan atau evolusinya, huruf “x” pada x-DSL dapat diganti dengan beberapa variannya ( dapat dilihat di gambar 1.2), antara lain: 1. Kecepatan transfer data yang berbeda untuk upstream dan downstream pada ADSL sangat sesuai dengan model internet, karena para pemakai internet sendiri cenderung menggunakan bandwidthyang masuk (downstream) lebih besar dibanding bandwidth yang keluar (upstream).

4.3.2 Teknologi ADSL

  Teknologi ADSL ini merupakanteknologi akses yang memungkinkan terjadinya komunikasi data, suara dan video secara bersamaan pada suatu media jaringan akses kabel tembaga. TELKOM bekerja sama dengan perusahaan penyediaMultimedia Akses yang khusus menyediakan perangkat DSLAM (Digital Subscriber LineAccess Multiplexer) sebagai modem ADSL yang dipasang di sentral telepon sehingga bisa melayani pelanggan.

4.3.4 Spesifikasi Teknologi ADSL

  Aplikasi dalam service ADSL memerlukan 1 pair kabel tembaga dengan menambah modem ADSL pada ujung jaringan pelanggan yang di dalamnya terdapat tiga kanal informasi,yaitu: 1. Kecepatan data yang dihasilkan pada teknologi ADSL sangat tergantung dari beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas jaringan, seperti: tahanan jaringan, banyaknya sambungandan interferensi antar kabel.

4.3.4 Pembagian Band Frekuensi dan Modulasi Sinyal ADSL

  Band frekuensi yang digunakan adalah seperti pada Gambar 3.3 Teknik modulasi sinyal yang digunakan pada ADSL ada dua macam, yaitu DMT(Discrete Multi Tone) dan CAP (Carrierless Amplitude Phase) [3]. Ide dasar dari DMT adalah membagi atau mengalokasikan bandwidth yang tersedia untuk transmisi data menjadi sub-subkanal dalam jumlah yang besar, sehingga mendapatkan kemampuan transmisi yang maksimal dari tiap sub kanal.

4.4.5 Konfigurasi Speedy

  Distribution Point (DP)DP memiliki kapasitas maksimum kabel tembaga hingga 20 pair, tergantung kebutuhan di suatu wilayah, yang nantinya dari DP ini akan dihubungkan ke tiang telepon terdekat. Kemudian dari DP, kabel tembaga dihubungkan ke Rumah Kabel (RK) dengan kapasitas maksimum hingga 1200 pair, dimana kabel tembaga yang terhubung dari DP hingga RK disebutsebagai “kabel sekunder”.

4. DSLAM

4.4 Arsitektur Jaringan Speedy

  Pada DSLAM yang berbasiskan Metro Ring, dapat menampung jumlah sambungan dengan besar sehingga jika dilihat dari segi ISP, menggunakan DSLAM Huaweidapat menghemat biaya. Yang artinya jika terdapat jaringan yang kongesti pada router yang digunakan, sambungan masih dapat dilakukan menggunakan line lainnya.

4.6 Bikin Wif di Rumah aakai Speedy

  Jika yang Anda beli hanyalah router yang ada access pointnya maka caranya adalah pastikan kabel telepohone connect ke modem lama, ambil satu kabel internet dan colokkan ujungyang satu ke modem asli bawaan Speedy dan ujung lainnya ke port Internet/WAN/WLAN yang ada pada router baru, lalu ambil kabel internet lainnya. Telekomunikasi menghasilkan output yang disebut sebagai market outlook berupa proyeksi produk di pasar hingga gambarankeinginan yang bisa digunakan sebagai data / informasi untuk melakukan pengembangan produk yang diinginkan.

BAB V PENUTUP

  Simpulan System informasi pemasaran mempunyai komponen yang sama dengan system informasi secara umum, yaitu komponen-komponen input, model, output, basis data, teknologi dan control. Jaringan dan komponen yang digunakan seusi dengan yang akan dihasilkannya.

Dokumen baru