BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH 4.1. TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN - BAB 4

Gratis

0
0
30
10 months ago
Preview
Full text
BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH 4.1. TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN Penentuan prioritas pembangunan daerah mempertimbangkan beberapa hal seperti kebijakan pembangunan nasional, Pemerintah Provinsi, kesepakatan antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat, prediksi perkembangan ekonomi nasional yang dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi global serta perkembangan ekonomi regional. Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan pembangunan daerah serta memberikan arahan yang lebih jelas bagi perencanaan pembangunan yang lebih. Untuk lebih jelasnya, proses penetapan prioritas pembangunan daerah tahun 2015 dilakukan dengan melihat berbagai aspek. 4.2. PRIORITAS PEMBANGUNAN Prioritas pembangunan daerah tahun 2015 pada dasarnya adalah gambaran prioritas pembangunan tahun rencana yang diambil dan dikaitkan dengan program pembangunan daerah (RPJMD).Prioritas Pembangunan Kabupaten Bekasi Tahun 2015 masih tetap diutamakan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yaitu sektor pendidikan dan kesehatan. Namun demikian pembangunan sektor lain juga tetap menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bekasi. 4.2.1 Tema dan Prioritas Pembangunan Pemerintah Tahun 2015 Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas sampai dengan saat ini tengah menyiapkan rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Saat ini RPJMN yang menjadi pedoman pembangunan adalah RPJMN 2010-2014. Maka untuk tema dan prioritas Pembangunan Pemerintah Tahun 2015 masih berpedoman kepada Tema dan Prioritas Pembangunan Tahun 2014 RPJMN memuat strategi pembangunan nasional, kebijakan umum, program kementerian lembaga, kerangka ekonomi makro, arah kebijakan fiskal hingga tata ruang wilayah. Pelaksanaan RKP Tahun 2015 masih mengikuti arah dan kebijakan yang digariskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 dengan visi Indonesia Tahun 2014 yaitu “Indonesia yang Sejahtera, Demokratis dan Berkeadilan”.IV-1 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. Tema pembangunan nasional dalam RKP Tahun 2015 masih sama dengan Tema Pembangunan Nasional Tahun 2014 yaitu “Memantapkan Perekonomian Nasional Bagi Peningkatan Kesejahteraan Rakyat yang Berkeadilan ”Tema pembangunan tahun 2015 beserta semua prakarsa-prakarsa yang menyertainya dijabarkan kedalam unsur-unsur pokok tema RKP Nasional Tahun 2015, sebagai berikut :I. Pemantapan Perekonomian Nasional; a. Peningkatan Daya Saing b. Peningkatan Ketahanan Ekonomi c. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang inklusif II. Peningkatan Kesejahteraan Rakyat yang berkeadilan; a. Pembangunan SDM b. Penurunan Kemiskinan dan Pengangguran c. Mitigasi Bencana d. Peningkatan Kesejahteraan Rakyat Lainnya III. Pemeliharaan Stabilitas Sosial dan Politik a. Membaiknya Kinerja Birokrasi dan Pemberantasan Korupsi b. Memantapkan penegakan hukum, pertahanan dan pelaksanaan Pemilu 2014. Sebagai penjabaran visi dan misi pembangunan nasional yang tertuang dalam RPJMN 2010-2014, maka sasaran pembangunan tahun 2015 akan dikelompokkan dalam tiga bagian yakni: 1) Sasaran Pembangunan Ekonomi Dan Kesejahteraan, 2) Sasaran Perkuatan Pembangunan Demokrasi, dan (3) Sasaran Penegakan Hukum. Tabel 4.1 Sasaran Utama Pembangunan Nasional RPJMN 2010-2014 NO. PEMBANGUNAN SASARAN SASARAN PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN RAKYAT 1 Ekonomi a) Pertumbuhan Ekonomi Rata-rata 6,3 -6,8 persen pertahun Sebelum tahun 2014 tumbuh 7% b) Inflasi Rata-rata 4 –6 persen pertahun c) Tingkat Pengangguran (terbuka) 5 –6 persen pada akhir tahun 2014 d) Tingkat Kemiskinan 8 -10 persen pada akhir tahun 2014 2 Pendidikan Status Awal (2008) Target tahun 2014 IV-2 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. 3. a) Meningkatnya rata-rata lama sekolah penduduk berusia 15 tahun 7,50 8,25 ke atas (tahun) b) Menurunnya angka buta aksara penduduk berusia 15 tahun ke atas 5,97 4,18 (persen) c) Meningkatnya APM SD/SDLB/ 95,14 96,0 MI/Paket A (persen) d) Meningkatnya APM SMP/SMPLB/ 72,28 76,0 MTs/Paket B (persen) e) Meningkatnya APK SMA/SMK/ 64,28 85,0 MA/Paket C (persen) f) Meningkatnya APK PT usia 19-23 21,26 30,0 tahun (persen) g) Menurunnya disparitas partisipasi dan kualitas pelayanan pendidikan antarwilayah, gender, dan sosial ekonomi, serta antarsatuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat Kesehatan Status Awal (2008) Target tahun 2014 a) Meningkatnya umur harapan hidup 70,7 72,0 (tahun) b) Menurunnya angka kematian ibu melahirkan per 100.000 kelahiran 228 118 hidup c) 4. 5. Menurunnya angka kematian bayi per 1.000 kelahiran hidup d) Menurunnya prevalensi kekurangan gizi(gizi kurang dan gizi buruk) pada anak balita (persen) Pangan a) Produksi Padi b) Produksi Jagung c) Produksi Kedelai d) Produksi Gula e) Produksi Daging Sapi Energi a) Peningkatan kapasitas pembangkit listrik b) Meningkatnya rasio elektrifikasi c) Meningkatnya produksi minyak bumi 34 24 18,4 15,0 Tumbuh 3,22 persen pertahun Tumbuh 10,02 persen pertahun Tumbuh 20,05 persen pertahun Tumbuh 12,55 persen pertahun Tumbuh 7,30 persen pertahun 3.000 MW Pada tahun 2014 mencapai 80 persen Pada tahun 2014 mencapai 1,01 juta barrel per hari d) Peningkatan pemanfaatan energi Pada tahun 2014 mencapai 5.000 MW panas bumi 6. Infrastruktur a) Pembangunan Jalan Lintas Hingga tahun 2014 mencapai sepanjang Sumatera, Jawa, Kalimantan, 19.370 km Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua b) Pembangunan jaringan prasarana Selesai tahun 2014 IV-3 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. dan penyediaan sarana transportasi antar-moda dan antar-pulau yang terintegrasi sesuai dengan Sistem Transportasi Nasional dan Cetak Biru Transportasi Multimoda c) Penuntasan pembangunan Jaringan Selesai sebelum tahun 2013 Serat Optik di Indonesia Bagian Timur d) Perbaikan sistem dan jaringan Selesai tahun 2014 transportasi di 4 kota besar (Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan) SASARAN PERKUATAN PEMBANGUNAN DEMOKRASI 1. Meningkatnya kualitas demokrasi Pada tahun 2014 Indeks Demokrasi Indonesia Indonesia berkisar 73. SASARAN PEMBANGUNAN PENEGAKAN HUKUM 1 Tercapainya suasana dan kepastian Indeks Persepsi Korupsi (IPK) tahun 2014 keadilan melalui penegakan hukum (rule sebesar 5,0 of law) dan terjaganya ketertiban umum. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 telah menggariskan bahwa Visi Pembangunan 2010-2014 adalah Terwujudnya Indonesia yang Sejahtera, Demokratis, dan Berkeadilan. Untuk mewujudkan visi ini juga telah ditetapkan 3 (tiga) misi yang harus diemban yakni :Misi 1 Melanjutkan Pembangunan Menuju Indonesia yang Sejahtera Misi 2 Memperkuat Pilar-Pilar Demokrasi Misi 3 Memperkuat Dimensi Keadilan di Semua Bidang Untuk melaksanakan misi ini telah ditetapkan 11 Prioritas Nasional dan 3 Prioritas nasional lainnya sebagai berikut :Prioritas 1 Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Prioritas 2 Pendidikan Prioritas 3 Kesehatan Prioritas 4 Penanggulangan Kemiskinan Prioritas 5 Ketahanan Pangan Prioritas 6 Infrastruktur Prioritas 7 Iklim Investasi dan Iklim Usaha Prioritas 8 Energi Prioritas 9 Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana Prioritas 10 Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar dan Pascakonflik Prioritas 11 Kebudayaan, Kreativitas, dan Inovasi Teknologi IV-4 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. Prioritas Lainnya Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Prioritas Lainnya Bidang Perekonomian Prioritas Lainnya Bidang Kesejahteraan Rakyat 4.2.2 Tema dan Prioritas Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 Sesuai dengan Rancangan RKPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2015, Tema Pembangunan Daerah Jawa Barat Tahun 2015 yaitu “Meningkatkan Kualitas Hasil Pembangunan untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat Jawa Barat”.Prioritas pembangunan Provinsi Jawa Barat untuk tahun 2015 ditujukan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, Pembangunan Tahun 2015, merupakan tahun kedua dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2013-2018 pada tahapan memantapkan pembangunan secara menyeluruh, sebagai persiapan untuk mencapai kemandirian masyarakat Jawa Barat dalam segala bidang. Dengan visi 2013 –2018 adalah :Jawa Barat Maju dan Sejahtera untuk Semua” Dengan melaksanakan 5 (lima) misi sebagai berikut :1. Membangun Masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing 2. Membangun Perekonomian yang Kokoh dan Berkeadilan 3. Meningkatkan Kinerja Pemerintahan, Profesionalisme Aparatur dan Perluasan Partisipasi Publik 4. Mewujudkan Jawa Barat yang nyaman dan Pembangunan Infrastruktur strategis yang berkelanjutan 5. Meningkatkan Kehidupan Sosial, Seni dan Budaya, Peran Pemuda dan Olah Raga serta Pengembangan Pariwisata dalam Bingkai Kearifan Lokal Isu Strategis merupakan permasalahan yang berkaitan dengan fenomena atau belum dapat diselesaikan pada tahun sebelumnya dan memiliki dampak jangka panjang bagi keberlanjutan pelaksanaan pembangunan, sehingga perlu diatasi secara bertahap. Adapun isu strategis pembangunan daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2015, yaitu :1. Aksesibilitas dan kualitas pendidikan pada semua jenjang masih rendah 2. Aksesibilitas pelayanan kesehatan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat masih kurang 3. Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional Tahun 2016 serta sarana prasarana olahraga di Kabupaten /Kota IV-5 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. 4. Pertumbuhan Penduduk dan Persebarannya tidak merata 5. Cakupan dan Kualitas Pelayanan Infrastruktur Dasar dan Strategis, moda transportasi, serta permukiman masih kurang 6. Ketahanan Energi dan Kualitas Air Baku 7. Kualitas Lingkungan Hidup dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang 8. Kecepatan dan Ketepatan Penanganan Bencana dan adaptasi masyarakat terhadap bencana 9. Efektivitas tata kelola pemerintahan daerah 10. Reformasi birokrasi berbasis profesionalisme dan kesejahteraan serta keseimbangan kualitas SDM lintas pemerintahan 11. Kerjasama dan Pengembangan untuk percepatan pembangunan berbasis multipihak dalam negeri dan luar negeri 12. Pengelolaan Aset Daerah 13. Kualitas Demokrasi 14. Perlindungan Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) 15. Penegakan dan Harmonisasi Produk Hukum 16. Pembangunan di wilayah perbatasan antar provinsi dan antar perbatasan kabupaten/kota 17. Kualitas Infrastruktur dasar pedesaan /kelurahan dan kualitas sarana dan prasarana pemerintahan desa 18. Perekonomian dan daya beli masyarakat 19. Penanganan Pengangguran, ketenagakerjaan dan kemiskinan 20. Ketahanan Pangan 21. Pelestarian Budaya, sarana seni dan budaya, serta destinasi wisata. A. Prioritas Sektoral Prioritas pembangunan Tahun 2015 diarahkan pada penuntasan prioritas pembangunan sektoral dan prioritas pembangunan kewilayahan, dimana prioritas pembangunan sektoral (Common Goals) membutuhkan sinergitas lintas bidang dan OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, antar tingkatan pemerintahan baik pusat, kabupaten/kota maupun desa/kelurahan dan antar pelaku pembangunan baik pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat, serta perwilayahan pembangunan. Prioritas pembangunan yang dikelompokan dalam 10 (sepuluh) Common Goals adalah: 1. Meningkatkan Aksesibilitas dan mutu pendidikan IV-6 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. a. Jabar bebas putus jenjang sekolah b. Peningkatan pelayanan pendidikan non formal plus kewirausahaan dengan sasaran usia 15 tahun keatas c. Pendidikan berkebutuhan khusus d. Peningkatan relevansi dan kualitas pendidikan tinggi e. Peningkatan fasilitas pendidikan dan kompetensi tenaga dan kompetensi tenaga pendidik 2. Meningkatkan Aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan a. Penanganan pelayanan kesehatan dasar di puskesmas, puskesmas PONED dan pemenuhan sumber daya kesehatan b. Pemenuhan pelayanan kesehatan dasar ibu dan anak c. Peningkatan layanan Rumah Sakit Rujukan dan Rumah Sakit Jiwa d. Pemberantasan penyakit menular dan penyakit tidak menular serta peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat 3. Mengembangkan infrastruktur wilayah, energi dan air baku a. Penanganan kemacetan lalu lintas di metropolitan Bodebek-Karpur dan Bandung Raya b. Infrastruktur strategis di koridor Bandung-Cirebon, Cianjur-Sukabumi-Bogor, JakartaCirebon, Bandung-Tasikmalaya serta Jabar Selatan c. Infrastruktur jalan dan perhubungan d. Infrastruktur sumber daya air dan irigasi strategis e. Kawasan industri terpadu, infrastruktur permukiman dan perumahan f. Jabar mandiri energi perdesaan untuk listrik dan bahan bakar kebutuhan domestic g. Pemenuhan kecukupan air baku dan pengembangan infrastruktr air bersih perkotaan dan perdesaan di Jawa Barat 4. Meningkatkan Ekonomi Non Pertanian a. Peningkatan budaya masyarakat bekerja, perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha UMKM b. Perkuatan peran BUMD dalam pembangunan dan mewujudkan Jawa Barat sebagai tujuan investasi c. Pengembangan skema pembiayaan alternatif d. Pengembangan industri manufaktur e. Pengembangan industri kreatif dan wirausahawan muda kreatif IV-7 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. 5. Meningkatkan Ekonomi Pertanian a. Jabar sebagai sentra produksi benih/bibit nasional b. Pengembangan agribisnis, forest business, marine business dan agroindustri c. Perlindungan lahan pertanian berkelanjutan, pemenuhan 13 juta ton GKG dan swasembada protein hewani d. Jawa Barat bebas rawan pangan e. Meningkatnya dukungan infrastruktur (jalan, jembatan dan irigasi) di sentra produksi pangan. 6. Meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup dan kebencanaan a. Konservasi dan rehabilitasi kawasan lindung 45% b. Pengendalian pencemaran limbah industri, limbah domestik dan pengelolaan sampah regional c. Penanganan bencana longsor dan banjir 7. Meningkatkan pengelolaan seni, budaya dan wisata serta kepemudaan a. Pengembangan Fasilitas Olahraga dan kepemudaan b. Pelestarian seni budaya tradisional dan benda cagar budaya di Jawa Barat c. Gelar Karya dan kreativitas seni budaya di Jawa Barat d. Pengembangan destinasi wisata 8. Meningkatkan ketahanan keluarga dan kependudukan a. Peningkatan ketahanan keluarga dan program keluarga berencana b. Peningkatan pemberdayaan perempuan dan ekonomi keluarga c. Peningkatan pengelolaan kependudukan 9. Menanggulangi kemiskinan, penyandang masalah kesejahteraan sosial dan keamanan a. Pengurangan kemiskinan b. Peningkatan rehabilitasi sosial, jaminan sosial dan perlindungan sosial terhadap PMKS c. Peningkatan ketentraman dan keamanan masyarakat 10. Modernisasi Pemerintahan dan Pembangunan Perdesaan a. Modernisasi pemerintahan dan profesionalisme aparatur b. Peningkatan kualitas komunikasi organisasi dan komunikasi publik c. Penataan sistem hukum dan penegakan hukum d. Kerjasama program pembangunan dan pendanaan multipihak e. Peningkatan kualitas perecanaan, pengendalian dan akuntabilitas pembangunan serta pengelolaan asset dan keuangan IV-8 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. f. Peningkatan sarana dan prasarana Pemerintahan dan Desa B. Prioritas Kewilayahan Prioritas Kewilayahan merupakan sasaran pembangunan berdimensi kewilayahan di Jawa Barat, dalam rangka mewujudkan pembangunan secara berkelanjutan dan berkeadilan. Pembangunan kewilayahan yang dilaksanakan untuk mengatasi kesenjangan kesejahteraan masyarakat antar wilayah, baik antar kabupaten dan kota maupun antara wilayah perkotaan dan perdesaan, melalui kebijakan pembangunan kewilayahan. Berkaitan dengan kebijakan otonomi daerah tersebut, wewenang penyelenggaraan penataan ruang oleh pemerintah dan pemerintah daerah yang mencakup kegiatan pengaturan, pembinaan, pelaksanaan, dan pengawasan penataan ruang didasarkan pada pendekatan wilayah dengan batasan wilayah administratif. Mengacu kepada Peraturan Daerah Nomor 22 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Barat Tahun 2009-2029, Provinsi Jawa Barat terbagi ke dalam 6 (enam) Wilayah Pengembangan (WP) yaitu: 1. WP Bodebekpunjur WP Bodebekpunjur meliputi Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kawasan Puncak di Kabupaten Cianjur. Sektor unggulan yang dikembangkan adalah pelayanan kesehatan, sarana prasarana pendidikan, pangan, irigasi, persampahan, kawasan lindung, infrastruktrur ketenagalistrikan, pengembangan sumber daya energi, mitigasi bencana, investasi padat karya, infrastruktur, pengendalian pencemaran air, penataan daerah otonom. 2. WP Sukabumi WP Sukabumi (Kabupaten dan Kota Sukabumi dan Kabupaten Cianjur),Sektor Unggulan difokuskan pada pelayanan kesehatan, sarana prasarana pendidikan, pangan, irigasi, persampahan, kawasan lindung, infrastruktrur ketenagalistrikan, pengembangan sumber daya energi, mitigasi bencana, investasi padat karya, infrastruktur, pengendalian pencemaran air, transportasi dan penataan daerah otonom. 3. WP Ciayumajakuning WP Ciayumajakuning meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang. Sektor unggulan yang dikembangkan adalah agribisnis, agroindustri, perikanan, pertambangan, dan pariwisata. 4. WP Bandung Raya WP Bandung Raya meliputi Kabupaten dan Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi dan sebagian Kabupaten Sumedang. Sektor unggulan yang dikembangkan adalah pertanian, perkebunan, perikanan tangkap, pariwisata, industri pengolahan, industri kerajinan, pencemaran dan pertambangan mineral. IV-9 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. 5. WP Priangan Timur -Pangandaran WP Priangan Timur –Pangandaran meliputi Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis, Kabupaten Garut dan Kabupaten Pangandaran) Sektor unggulan yang dikembangkan adalah peternakan, pertanian, perkebunan, perikanan tangkap, mitigasi bencana, pariwisata berbasis biodiversity, industri pengolahan, bisnis kelautan, dan pertambangan mineral. 6. WP Purwasuka WP Purwasuka meliputi Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang dan Kabupaten Karawang) Sektor unggulan yang dikembangkan adalah pertanian, pangan, holtikultura, irigasi, infrastruktur ketenagalistrikan, industri kreatif, perdagangan, daerah otonom dan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan di wilayah pesisir. 4.2.3. Tema dan Prioritas Pembangunan Daerah Kabupaten Bekasi Tahun 2015 Prioritas pembangunan daerah yang menjadi dasar penetapan Revisi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2015 ditetapkan berdasarkan capaian kinerja pembangunan tahun sebelumnya, isu-isu strategis pembangunan, kondisi terkini, permasalahan dan tantangan yang dihadapi dengan mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintah dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2015. Pengukuran terhadap Indikator Makro pembangunan daerah pada Tahun 2012-2017 disajikan pada tabel berikut :Tabel 4.2 Target Indikator Makro pembangunan daerah pada Tahun 2012-2017 NO (1) BIDANG/MISI/INDIKATOR 2012 (3) 2013 (4) TAHUN 2014 2015 (5) 6) 2) I BIDANG SOSIAL BUDAYA MISI MENINGKATKAN PELAYANAN KEBUTUHAN DASAR MASYARAKAT 1: Indeks Pembangunan 74.37 74.98 75.59 76.20 1 Manusia (IPM) Rata-rata Lama Sekolah 8.71 8.85 8.99 9.13 2 (RLS) 3 Angka Melek Huruf (AMH) 94.82 95.15 95.47 95.79 Angka Kematian Bayi 39.1 38.16 37.22 36.28 4 (AKB) 5 Jumlah Kematian Ibu 34 33 32 31 Angka Harapan Hidup 6 69.95 70.24 70.53 70.82 (AHH) 7 Persentase (Penduduk 6.11 6.09 6.07 6.05 2016 (7) 2017 (8) 76.81 77.42 9.27 9.41 96.11 96.44 35.34 34.4 30 29 71.11 71.41 6.03 6.01 IV-10 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. NO BIDANG/MISI/INDIKATOR 1) 2) 2012 (3) 2013 (4) TAHUN 2014 2015 (5) 6) 2016 (7) 2017 (8) Miskin MISI 3: MENGEMBANGKAN POTENSI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF Jumlah grup kesenian Per 320 320 330 350 400 450 10.000 penduduk Persentase Peningkatan 2 20 30 40 40 50 60 Jumlah Kunjungan Wisata II BIDANG EKONOMI MISI MENINGKATKAN PELAYANAN KEBUTUHAN DASAR MASYARAKAT 1: Persentase (Tingkat 1 Partisipasi Angkatan 63.45 64.69 65.91 67.06 68.17 69.35 Kerja MISI MENINGKATKAN DAYA SAING DAERAH DALAM BIDANG PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN 2: DAN PERTANIAN Laju Pertumbuhan 1 6.26 6.3 6.34 6.38 6.42 6.46 Ekonomi 2 Indeks Daya Beli 65.65 66.46 67.27 68.09 68.90 69.71 PDRB per kapita atas 122,643,5 137,532, 154,228, 172,952, 193,948, 217,494, 3 dasar Harga Berlaku 55.41 483.03 926.47 318.15 729.57 105.34 MISI MENGEMBANGKAN POTENSI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF 3: Persentase (Koperasi 1 67.5 72.6 79 85 90.5 Aktif BIDANG FISIK DAN III PRASARANA MISI 1 :MENINGKATKAN PELAYANAN KEBUTUHAN DASAR MASYARAKAT Persentase (1 Pelayanan air minum 30 35 40 45 50 55 perkotaan MELAKSANAKAN PEMBANGUNAN YANG BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN MISI 4 :LINGKUNGAN Persentase (Jalan 1 Kabupaten dalam 56.23 65 72.25 80 87.5 95 Kondisi Baik Persentase (Ruang 2 Terbuka Hijau (RTH) 13.84 13.9 14 14.5 15 15.5 perkotaan 3 Kualitas Lingkungan :Air (Sungai Cikedokan, Sungai Sadang &Sungai Cikarang) BOD (mg/l) Baku Mutu 5.75 5.75 5.7 5.65 5.6 5.6 6 mg/l 1 IV-11 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. NO BIDANG/MISI/INDIKATOR 1) 2) COD (mg/l) Baku Mutu 50 mg/l -pH (baku mutu 6-9) Udara (Perkotaan Cikarang) SO2 (µ g/Nm3) Baku mutu (900 µ g/Nm3) Pb (Baku mutu 2 µ g/Nm3) Persentase (4 penanganan sampah APARATUR DAN ADM. IV BIDANG PEMERINTAHAN 2012 (3) 2013 (4) TAHUN 2014 2015 (5) 6) 2016 (7) 2017 (8) 49.9 49.9 49.85 49.8 49.8 49.8 6-9 6-9 6-9 6-9 6-9 6-9 400 400 400 400 390 390 1 1 1 0.9 0.9 0.9 60 62.7 65.2 67.7 70.2 72.7 MISI 5 :MEWUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG PARTISIPATIF, RESPONSIF, AKUNTABEL, TRANSPARAN DAN PROFESIONAL Indeks Kepuasan 1 73 74 75 77 82 Masyarakat 83 Catatan :1) Persentase Penduduk Miskin pada Tahun 2012 berdasarkan data kemiskinan BPS 2010 2) Definisi perkotaan dalam indikator makro ini adalah Ibukota Kabupaten Bekasi. Berdasarkan PP No. 82 Tahun 1998 tentang Pemindahan Ibukota Kabupaten Daerah Tingkat II Bekasi, Ibukota Kabupaten Bekasi adalah wilayah yang saat ini dikategorikan sebagai lima kecamatan, yaitu Cikarang Pusat, Cikarang Barat, Cikarang Timur dan Cikarang Selatan dengan luas 24.764 Ha. 3) Indeks Kepuasan Masyarakat, mutu pelayanan dikategorikan :TIDAK BAIK” 25,00 –43,75 KURANG BAIK” 43,76 –62,50 BAIK” 62,51 –81,25 SANGAT BAIK” 81,26 –100 Dalam upaya mewujudkan sasaran indikator makro pembangunan daerah dimaksud, dengan memperhatikan isu-isu strategis dan capaian kinerja pembangunan tahun sebelumnya, serta memperhatikan Rancangan RKP dan RKPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Bekasi memformulasikan prioritas pembangunan yang bersifat implementatif. Hal ini didasarkan pertimbangan bahwa dalam konteks otonomi daerah, peranan dan fungsi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di satu sisi berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat, di sisi lain mempunyai kapasitas keuangan yang sangat terbatas sehingga dalam menetapkan prioritas pembangunan perlu disusun secara rinci sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penyelenggaraan pembangunan daerah pada tahun 2015 IV-12 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. merupakan tahun ketiga dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Tahun 2012–2017, dengan tema “Meningkatkan Kualitas Pembangunan Melalui Penguatan Sektor Industri, Perdagangan, Pertanian dan Pariwisata dalam Rangka Percepatan Pertumbuhan Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Bekasi”.Dengan tema pembangunan daerah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi menetapkan 10 (sepuluh) prioritas pembangunan daerah yang akan dilaksanakan pada tahun 2015, terdiri dari :1. Aksesibilitas terhadap kualitas sektor pendidikan; 2. Aksesibilatas terhadap kualitas Sektor Kesehatan; 3. Pengembangan sektor industri, perdagangan dan pertanian; 4. Pengembangan budaya lokal dan destinasi pariwisata; 5. Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran; 6. Peningkatan kualitas infrastruktur wilayah; 7. Peningkatan kemandirian pangan; 8. Peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penanggulangan bencana; 9. Peningkatan iklim investasi dan dunia usaha; 10. Peningkatan kinerja pemerintahan daerah Guna mewujudkan pembangunan daerah yang komprehensif dan sinergis, perlu arahan yang jelas mengenai fokus dan sasaran prioritas pembangunan daerah pada tahun 2015 dengan uraian sebagai berikut :I. Prioritas 1 :Peningkatan aksesibilitas terhadap kualitas sektor pendidikan 1. Sasaran 1 :Meningkatnya mutu dan kesempatan pendidikan Output 1 Terwujudnya pendidikan dasar gratis Output 2 Terwujudnya rintisan pendidikan gratis sampai jenjang SMA/SMK Output 3 Terwujudnya rintisan wajib belajar 12 tahun Ouput 4 Terwujudnya upaya peningkaan pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan luar biasa Output 5 Terwujudnya peningkatan dan pemerataan tenaga pendidik dan kependidikan Output 6 Meningkatnya IPM kabupaten untuk indikator rata-rata lama sekolah (RLS) 2. Sasaran 2 :Meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya pendidikan dasar dan menengah IV-13 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. Output 1 Terpeliharanya ruang kelas SD, SMP, SMA/SMK atau sederajat secara efektif Ouput 2 Tersedianya sarana dan prasarana pendukung pendidikan yang berkualitas Output 3 Meningkatnya kompetensi dan pemerataan guru dan tenaga kependidikan Output 4 Meningkatnya daya tampung siswa jenjang pendidikan SD/SMP/SMA/SMK Output 5 Terbangunnya USB untuk jenjang pendidikan SD/SMP/SMA/SMK Output 6 Terbangunnya RKB jenjang pendidikan SD/SMP/SMA/SMK Output 7 Meningkatnya IPM untuk indikator angka melek huruf (AMH) II. Prioritas 2 :Peningkatan Aksebilitas terhadap kualitas sektor kesehatan 1. Sasaran 1 :Output 1 Meningkatnya Pelayanan Kesehatan dasa dan Rujukan Terlayaninya pelayanan kesehatan ditingkat Puskesmas dengan penyakit dasar diantaranya penyakit yang berkaitan dengan kesehatan indera penglihatan dan akibat obat terlarang Output 2 Terwujudnya pelayanan yang terpadu bagi kalangan remaja di lingkungan puskesmas 2. Sasaran 2 :Meningkatnya status kesehatan dan gizi masyarakat, terutama kepada kelompok ibu, anak dan lansia Output 1 Terwujudnya pelayanan Puskesmas yang optimal dalam cakupan ibu hamil dan menyusui Output 2 Terlaksananya pelayanan gizi bagi ibu hamil dan menyusui serata makanan tambahan bagi keluarga miskin Output 3 Terlayaninya ibu hamil hingga melahirkan di Puskesmas Poned, sehingga dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi Output 4 Terlayaninya kebutuhan vitamin bagi ibu hamil dan luasnya cakupan rumah tangga yang mengkomsumsi makanan dan minuman yang higienis 3. Sasaran 3 :Meningkatnya ketersediaan, keterjangkauan, penggunaan dan mutu obat serta pengawasan obat dan makanan Output 1 Terwujudnya pelayanan kesehatan dengan persedian obat yang cukup bagi masyararkat yang sakit Output 2 Tersedianya sarana dan prasaranan bangunan kesehatan baik Rumah Sakit atau Puskesmas sebagai sarana pelayanan kesehatan Output 3 Terlayaninya masyarakat dengan obat kualitas terbaik dengan harga yang terjangkau IV-14 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. Output 4 Tersedianya data yang up to date bagi ketersedian obat sehingga ketersedian obat selalu terpantau 4. Sasaran 4 :Meningkatnya akses pelayanan kesehatan yang berkualitas, terutama pada kelompok penduduk miskin, daerah tertinggal dan daerah perbatasan Output 1 Terwujudnya pelayanan yang optimal di Puskesmas bagi masyarakat miskin, sehingga kebutuhan kesehatan mereka terpenuhi 5. Sasaran 5 :Meningkatnya kemandirian dan Kemitraan dalam peningkatan kesehatan Output 1 Tersosialisasinya Promosi kesehatan ditingkat Puskesmas oleh lembaga pemeritahan, baik kesehatan oleh puskesmas maupu tatanan birokrasi oleh Kecamatan hingga desa Output 2 Terwujudnya Pola Hidup Bersih dan Sehat oleh masyarakat dilingkungan kecamatan melalui program kesehatan masyarakat 6. Sasaran 6 :Berkurangnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular dan tidak menular, serta peningkatan kondisi kesehatan lingkungan Output 1 Terlaksananya pelayanan kesehatan dalam rangka mengurangi penyakit menular dengan ketersedian sarana dan prasarana yang menunjang Output 2 Terwujudnya masyarakat yang sehat dari penyakit menular dengan pelayanan yang optimal baik akibat makanan, minuman atau industri Output 3 Tersedianya obat dan pelayanan optimal untuk menanggulangi penyakit menular dengan pelayanan di tingkat dasar (puskesmas) 7. Sasaran 7 :Output 1 Meningkatnya kuantitas dan kualitas sumber daya kesehatan Tersedianya sumber daya medis dan meningkatnya kualitas sumber daya medis dengan jenjang pendidikan spesialis Output 2 Tersedianya aturan tentang standar pelayanan minimum bagi tenaga medis, agar pendistribusian sesuai kebutuhan 8. Sasaran 8 :Meningkatnya cakupan Keluarga Berencana, Kesehatan Reproduksi dan KIA melalui kelompok pemberdayaan masyarakat Output 1 Terlayaninya peserta KB dengan sarana dan prasarana yang memadai sehingga cakupan pelayanan mampu menjangkau wilayah yang lebih luas Output 2 Terwujudnya Program KB dengan indikator jumlah Akseptor baik laki-laki maupun Perempuan banyak yang mengikuti program KB IV-15 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. III. Prioritas 3 :Pengembangan budaya lokal dan destinasi pariwisata 1. Sasaran 1 :Meningkatnya potensi budaya lokal Output 1 Pelestarian dan Pengembangan nilai budaya lokal Output 2 Mengembangkan nilai-nilai tradisional untuk pengembangan budaya daerah atau budaya lokal Output 3 Meningkatkan apresiasi terhadap pertunjukan seni dan budaya daerah di masyarakat, pemerintah dan swasta Output 4 Meningkatkan sarana dan prasarana gelar seni budaya daerah Output 5 Pembinaan dan pelatihan seni budaya Kabupaten Bekasi Output 6 Pertunjukan seni dan budaya lokal Kabupaten Bekasi di tingkat nasional dan internasional Output 7 Revitalisasi dan inventarisasi seni budaya lokal 2. Sasaran 2 :Meningkatnya potensi pariwisata Output 1 Mengembangkan produk wisata unik dan potensial Output 2 Mengoptimalkan destinasi wisata yang sudah ada Output 3 Pembinaan dan pengembangan wisata kuliner Output 4 Sosialisasi Wisata Industri Output 5 Pembinaan Kelompok Usaha Pemuda Produkif (KUPP) bidang Pariwisata 3. Sasaran 3 :Meningkatnya program pengembangan kemitraan Output 1 Sosialisasi dan promosi pariwisata terhadap masyarakat dan dunia usaha Output 2 Pembinaan dan pengawasan usaha pariwisata Output 3 Sinergitas perencanaan pembangunan bidang pariwisata antara dunia usaha dan pemerintah daerah IV. Prioritas 4 :Pengembangan sektor industri, perdagangan dan pertanian 1. Sasaran 1 :Meningkatnya pembinaan industri kecil dan menegah Output 1 Terciptanya peningkatan industri kecil dan menengah Output 2 Terciptanya peningkatan IKM yang memanfaatkan aplikasi teknologi industri Output 3 Terlaksananya keterlibatan perusahaan dalam pengembangan cluster industri Output 4 Terciptanya peningkatan industri yang dikembangkan 2. Sasaran 2 :Meningkatnya Penataan struktur dan peningkatan kemampuan teknologi industri Output 1 Terlaksananya pelatihan iptek sistem produksi 3. Sasaran 3 :Meningkatnya sentra dan wisata industri IV-16 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. Output 1 Terciptanya industri yang ikut berpartisipasi dalam wisata industri 4. Sasaran 4 :Terwujudnya kondisi perdagangan yang kondusif dan sistem perdagangan yang berkualitas Output 1 Terciptanya pasar tradisional yang direvitalisasi Output 2 Terciptanya peningkatan kapasitas pasar daerah Output 3 Terciptanya peningkatan kerja sama investasi 5. Sasaran 5 :Output 1 Terwujudnya perlindungan konsumen dan keamanan perdagangan Terwujudnya angka penurunan kasus pelanggaran UU perlindungan konsumen Output 2 Tercapainya angka penurunan dan jenis barang kadaluarsa yang beredar per tahun Output 3 Terlaksananya pembangungan jejaring dengan eksportir Output 4 Terciptanya pengawasan yang dilakukan terhadap barang beredar per tahun 6. Sasaran 6 :Output 1 Meningkatnya investasi Terciptanya peningkatan dokumen perencanaan pembangunan penanaman modal Output 2 Terlaksananya koordinasi perencanaan pembangunan penanaman modal Output 3 Terciptanya peningkatan promosi dan kerjasama investasi dengan dilaksanakannya koordinasi perencanaan pembangunan penanaman modal Output 4 Terlaksananya promosi investasi 7. Sasaran 7 :Meningkatnya produktivitas pertanian Output 1 Terwujudnya UPJA unggulan yang diberdayakan Output 2 Terlaksananya pelatihan wanita tani Output 3 Terlaksananya penerapan tekhnologi produktivitas padi Output 4 Terlaksananya penerapan tekhnologi produktivitas sayuran Output 5 Terlaksananya penerapan tekhnologi Produktivitas tanaman obat-obatan Output 6 Terwujudnya produktivitas buah-buahan Output 7 Terwujudnya produktivitas padi Output 8 Terwujudnya produktivitas palawija Output 9 Terwujudnya Produktivitas sayuran Output 10 :Terwujudnya Produktivitas tanaman obat-obatan Output 11 :Tersedianya sarana &prasarana produktivitas holtikultura IV-17 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. Output 12 :Tersedianya sarana &prasarana produktivitas padi Output 13 :Tersedianya sarana &prasarana produktivitas perkebunan 8. Sasaran 8 :Output 1 Meningkatnya sumber indikator daya pertanian Terlaksananya SDM aparatur/penyuluh yang mengikuti pelatihan peningkatan kemampuan dan keterampilan Output 2 Terlaksananya pembinaan kelompok tani dan nelayan Output 3 Terlaksananya pelatihan penanganan pasca panen komoditas holtikultura Output 4 Terpromosikannya produk hasil pertanian Output 5 Terlaksananya SDM petani/nelayan yang mengikuti pelatihan peningkatan kemampuan dan keterampilan Output 6 Terlaksananya penerapan teknologi pertanian/perkebunan yang diapdosi Output 7 Terlaksananya penerapan teknologi peternakan yang diapdosi Output 8 Tersedianya Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) yang dilengkapi /perbaiki fasilitasnya Output 9 Tersedianya Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) yang direncanakan/dibangun Output 10 :Tersedianya sarana dan prasarana informasi penyuluhan Output 11 :Terlaksananya pendampingan rehabilitasi WISMP pertanian Output 12 :Tersedianya data perkebunan dan kehutanan Output 13 :Tersedianya informasi P2BN Output 14 :Tersedianya informasi penanggulangan OPT di Kabupaten Bekasi Output 15 :Tersedianya informasi penggunaan pupuk bersubsidi Output 16 :Tersedianya informasi PUAP 9. Sasaran 9 :Tersedianya sarana dan prasarana pertanian, perikanan dan peternakan Output 1 10. Sasaran 10 :Output 1 Tersedianya sarana dan prasarana pertanian, perikanan dan peternakan Peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir Terciptanya pemberdayaan ekonomi dan masyarakat pesisir berbentuk Poklashar (kelompok pengolah dan pemasar tangkap) Output 2 Terlaksananya pembinaan rumah tangga perikanan 11. Sasaran 11 :Terwujudnya optimalisasi lahan dan berkembangnya komoditas andalan Output 1 Terlaksananya usaha pertanian pengembangan populasi bibit holtikultura Output 2 Terlaksananya usaha pertanian pengembangan populasi buah-buahan IV-18 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. Output 3 Terlaksananya usaha pertanian pengembangan populasi tanaman perkebunan Output 4 Terlaksananya usaha pertanian pengembangan jamur Output 5 Terlaksananya usaha pertanian pengembangan tanaman hias 12. Sasaran 12 :Output 1 Terwujudnya peningkatan produktivitas peternakan Terlaksananya pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak berupa jumlah kelompok peternak berkualitas (Tenaga medis) Output 2 Terlaksananya pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak dengan banyaknya jumlah ternak yang terobati Output 3 Terlaksananya peningkatan teknologi bidang peternakan Output 4 Tercapainya hasil produksi daging yang meningkat Output 5 Tercapainya hasil produksi susu yang meningkat Output 6 Tercapainya hasil produksi telur yang meningkat Output 7 Terlaksananya pameran teknologi dan produksi peternakan 13. Sasaran 13 :Pengembangan dan pemantapan kelembagan bidang perikanan Output 1 Terciptanya peningkatan rumah tangga perikanan (Perikanan budidaya) Output 2 Terciptanya peningkatan produksi tangkapan petani nelayan 14. Sasaran 14 :Pengembangan pengelolaan dan produk pemasaran produk pemasaran produk perikanan dan hasil laut Output 1 Terwujudnya optimalisasi pengelolaan dan pemasaran produk perikanan dan hasil laut V. Prioritas 5 :Peningkatan kemandirian pangan 1. Sasaran 1 :Meningkatnya ketahanan Pangan Output 1 Terwujudnya ketersediaan pangan utama Output 2 Terciptanya PPH/mutu konsumsi pangan VI. Prioritas 6 :Peningkatan Iklim Investasi Dan Dunia Usaha 1. Sasaran 1 :Berkembangnya koperasi, usaha kecil dan menengah yang bergerak dalam usaha sektor jasa dan perdagangan penunjang industri dan agribisnis Output 1 Tercapainya peningkatan kualitas kelembagaan koperasi yang aktif Output 2 Tercapainya peningkatan kualitas kelembagaan koperasi dengan adanya jumlah pertumbuhan dan jenis usaha koperasi IV-19 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. Output 3 Tercapainya peningkatan kualitas kelembagaan koperasi dengan adanya Tersedianya sarana dan prasarana media informasi publik 2. Sasaran 2 :Output 1 3. Sasaran 3 :peningkatan pembinaan industri kecil dan menengah Terlaksananya pembinaan UMKM dan koperasi Berkembangnya sistem kewirausahaan dan keunggulan kompetitif UMKM Output 1 Tercapainya peningkatan kelembagaan UMKM yang berkualitas standartisasi, akreditasi dan sertifikasi) Output 2 Terlaksananya promosi produk UMKM per tahun melalui jaringan pemeran UMKM Output 3 Terciptanya peningkatan wirausaha UMKM baru per tahun 4. Sasaran 4 :Berkembangnya sistem pendukung usaha bagi UMKM Output 1 Terciptanya peningkatan wirausaha yang berdaya saing per tahun Output 2 Tersedianya akses permodalan bagi lembaga keuangan mikro per tahun Output 3 Tersedianya sarana dan prasarana bagi UMKM per tahun VII. Prioritas 7 :Penanggulangan Kemiskinan dan Pengangguran 1. Sasaran 1 :Meningkatnya pemberdayaan masyarakat Output 1 Terciptanya Optimalisasi Administrasi /pengelolaan aset desa Output 2 Terciptanya pembinaan dan fasilitasi pengelolaan keuangan desa Output 3 Terwujudnya pengembangan lembaga ekonomi pedesaan/ jumlah BUMDes Output 4 Terbentuknya pusat usaha ekonomi desa Output 5 Terciptanya peningkatan desa yg memenuhi asas good governance Output 6 Terlaksananya pembinaan dan Posyantek Output 7 Tersusunnya persentase penduduk di bawah garis kemiskinan Output 8 Terbentuknya kelompok binaan lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) Output 9 Terciptanya desa yang berstatus swasembada Output 10 :Tercapainya peningkatan pertumbuhan kelompok binaan Output 11 :Terciptanya kelompok masyarakat (lembaga kemasyarakatan aktif) 2. Sasaran 2 :Output 1 Meningkatnya kesempatan kerja dan perlindungan ketenagakerjaan Terwujudnya peningkatan perusahaan yang menyertakan jaminan kesehatan IV-20 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. Output 2 Terciptanya peningkatan pencari kerja yang terdaftar yang ditempatkan Output 3 Terciptanya peningkatan angka partisipasi angkatan kerja Output 4 Terciptanya kualitas dan produktivitas tenaga kerja yang berbasis kompetensi Output 5 Terciptanya kualitas dan produktivitas tenaga kerja yang berbasis masyarakat Output 6 Terciptanya kualitas dan produktivitas tenaga kerja yang berkewirausahaan Output 7 Tercapainya tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan Output 8 Tercapainya peningkatan suatu besaran kasus yang diselesaikan dengan perjanjian bersama Output 9 Terlaksananya pemeriksaan perusahaan Output 10 :Terlaksananya pengujian peralatan di perusahaan Output 11 :Tersedianya fasilitasi penyelesaian kasus ketenagakerjaan Output 12 :Tercapainya penurunan sengketa pengusaha pekerja Output 13 :Tercapainya penurunan jumlah perusahaan yang melanggar UU ketenagakerjaan VIII. Prioritas 8 :Peningkatan Kualitas Infrastruktur Wilayah 1. Sasaran 1 :Output 1 Terwujudnya permukiman asri, nyaman dan sehat Tersedianya Pos Pembantu Pemadam Kebakaran dan Lampu Penerangan Jalan Umum Output 2 Tertatanya kawasan permukiman kumuh pada tiap kecamatan Output 3 Tersedianya dokumen perencanaan pemukiman serta lingkungan perumahan yang sehat Output 4 Tersedianya MCK terbangun dan pemakaman umum pada tiap kawasan pemukiman 2. Sasaran 2 :Output 1 Terkendalinya tata ruang wilayah yang ramah lingkungan. Tersedianya dokumen peruntukan lahan, pemanfaatan ruang dan pengembangan sistem informasi geografi dan peta Output 2 3. Sasaran 3 :Tersedianya penggunaan sistem informasi geografi Termanfaatkannya lahan untuk pembangunan Output 1 Tersedianya tanah yang dibebaskan Output 2 Terlaksananya penanganan konflik pertanahan 4. Sasaran 4 :Peningkatan penyediaan prasarana dan fasilitas perhubungan dengan kuantitas dan kualitas yang memadai IV-21 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. Output 1 Tersedianya alat keselamatan pelayaran perairan darat, rambu perairan daratan, guard rail Output 2 Tersedianya APILL Output 3 Tersedianya fasilitas zona selamat sekolah, pemberhentian angkutan umum, pelabuhan/dermaga, perlintasan tidak sebidang dengan kereta api, terminal dan traffic management centre Output 4 Tersedianya marka jalan dan paku jalan serta rambu lalau lintas Output 5 Tersedianya buku/dokumen uji/plat uji kendaraan, perencanaan prasarana dan fasilitas perhubungan, potensi pendapatan, pengembangan sistem jaringan transportasi Output 6 Tersedianya monitoring dan monitoring perparkiran Output 7 Tertatanya koordinasi lintas sektoral Output 8 Tersedianya fasilitas pengujian kelayakan kendaraan Output 9 Tersedianya sumber daya manusia yang mengerti tentang pelayanan angkutan Output 10 :5. Sasaran 5 :Tertatanya karcis retribusi terminal Tersedianya infrastruktur Sumber Daya Air dan Irigasi yang handal untuk mendukung upaya konservasi dan pendayagunaan Sumber Daya Air Output 1 Tersedianya saluran drainase/gorong-gorong Output 2 Tersedianya turap/talud/bronjong Output 3 Tersedianya dokumen supervisi pembangunan gedung dan saluran air bersih serta dokumen penunjang konservasi dan pengelolaan sumber daya air Output 4 Tersedianya badung/pintu air/pompa, embung, sumur imbuhan (dalam dan dangkal),sumur pantau dan saluran irigasi Output 5 Terlaksananya normalisasi saluran pembuang/sungai/kali, penyediaan air bersih melalui sumur bor Output 6 Tersedianya alat-alat laboratorium dalam kondisi yang baik IX. Prioritas 9 :Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana 1. Sasaran 1 :Output 1 Terkelolanya lingkungan hidup dan konservasi sumber indikator Terlaksananya usaha (industri dan non industri) yang telah diawasi IV-22 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. Output 2 Tersedianya taman perkantoran, taman kkota, hutan kota, ruang terbuka hijau, pohon yang ditanam di Kabupaten Bekasi serta tersedianya lubang biopori Output 3 Terlaksananya pengelolaan sampah swadaya serta pengelolaan sampah terpadu Output 4 Tersedianya tempat pembuangan sampah Output 5 Tersedianya sekolah yang peduli lingkungan, usaha industri yang telah dilengkapi dengan Amdal, tersedianya perusahaan yang dilengkapi dokumen UKL/UPL Output 6 Tersedianya dokumen laporan penyusunan SSLHD, dokumen pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan Output 7 Tersedianya kualitas lingkungan air sungai dan udara serta kualitas dan akses informasi sumber daya alam dan lingkungan hidup 2. Sasaran 2 :Peningkatan pengawasan dan penertiban pertambangan Output 1 Tersedianya data acuan tentang pertambangan Output 2 Tersedianya usaha pertambangan yang terbina/memiliki ijin Output 3 Tersedianya data dan informasi kerusakan lingkungan hidup wilayah pesisir 3. Sasaran 3 :Peningkatan ketersediaan dan pemanfaatan energi yang ramah lingkungan Output 1 Tersedianya masyarakat Pra KS –KS1 yang terlayani listrik Prioritas 10 :Peningkatan Kinerja Pemerintahan Daerah 1. Sasaran 1 :Meningkatnya kualitas dan kuantitas supporting sistem layanan publik Output 1 Tersedianya data SKPD yang telah memiliki SOP, SPM dan SPP (Standar Pelayanan Publik) Output 2 Peringkat Kompetensi Pelayanan Publik Tingkat Propinsi Output 3 Persentase tingkat implementasi SOP yang benar Output 4 Tersedianya data IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) unit pelayanan 2. Sasaran 2 :Output 1 Meningkatnya kualitas sumber daya pegawai melalui sistem diklat Tersedianya data jumlah Pegawai pindah/purna tugas yang difasilitasi, jumlah calon praja terseleksi, jumlah CPNS yang lulus diklat Prajabatan dan jumlah Ijin Belajar dan tugas belajar yang diterbitkan IV-23 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. Output 2 Tersedianya data jumlah pegawai yang telah mengikuti diklat teknis/fungsional sesuai dengan kalsifikasi yang dimiliki dan jumlah Pejabat Struktural yang telah mengikuti diklat struktural sesuai dengan eselon yang dijabat Output 3 Tersedianya data jumlah Jabatan Fungsional yang ditetapkan, Jumlah pegawai yang difasilitasi kenaikan status CPNS manjadi PNS, jumlah pegawai yang difasilitasi ujian dinas dan kenaikan pangkat, jumlah pegawai yang ditingkatkan kapasitasnya, jumlah pelaksanaan perekrutan CPNSD, jumlah pengembangan sistem kediklatan dan jumlah pegawai yang memenuhi standar kesehatan Output 4 Persentase Jumlah SK mutasi, DP3 yang dapat diselesaikan tepat waktu, Persentase tngkat kasus pelanggaran disiplin yang diselesaikan, dan Persentase berfungsinya sistem administrasi kepegawaian 3. Sasaran 3 :Terwujudnya pelayanan publik yang prima Output 1 Persentase pengembangan satuan pelayanan 4. Sasaran 4 :Meningkatnya penanggulangan masalah sosial kemasyarakatan Output 1 Tersedianya jumlah data bidang sosial budaya Output 2 Tersedianya jumlah desa dan sekolah yang mendapat pembinaan tentang desa dan sekolah sehat Output 3 Tersedianya peserta rakor Komisi Penanggulangan AIDS Daerah dan Badan Narkotika Kabupaten Output 4 Tersedianya data tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan Output 5 Tersedianya data jumlah khotib, majelis ta’lim, mubaligh, pengurus masjid, pondok pesantren yang dibina Output 6 Persentase tingkat partisipasi PNS di lingkungan Pemda dalam kegiatan keagamaan Output 7 5. Sasaran 5 :Persentase masyarakat yang buta baca tulis Al-Qur’an Tersedianya informasi yang akuntabel bagi unsur pimpinan masyarakat dan media massa Output 1 Tersedianya kerjasama dengan media massa Output 2 Persentase menara telekomunikasi BTS yang terkendali, Persentase sarana/prasarana komunikasi Pemda yang terawat, Persentase usaha internet dan telekomunikasi yang berizin dan persentase usaha posa dan jasa titipan yang berijin IV-24 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. 6. Sasaran 6 :Meningkatnya perencanaan antar dan perencanaan pembangunan, monitoring, dan evaluasi Output 1 Tersedianya data jumlah koordinasi dan dokumen perencanaan pembangunan Output 2 Tersedianya data jumlah MOU dan kerjasama yang disepakati dan persentase permohonan MOU dan kerjasama yang difasilitasi Output 3 Tersedianya dokumen Perencanaan Pembangunan Aparatur dan Administrasi Pemerintahan, Ekonomi dan Pendanaan Pembangunan, Sosial dan Budaya, dan Fisik dan Prasarana Wilayah 7. Sasaran 7 :Output 1 Meningkatnya akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah Tersedianya data Jumlah Aparatur yang mendapatkan Bimbingan Teknis dan Penyuluhan Hukum Output 2 Tersedianya data jumlah hasil evaluasi produk hukum daerah dan produk hukum yang dihasilkan Output 3 Tersedianya jumlah Rancangan Peraturan Daerah yang dibahas Output 4 Tersedianya jumlah Rancangan Perda Inisiatif yang diajukan dan Rangcangan Perda yang dibahas dalam Proledga (Program Legislasi Daerah) Output 5 Tersedianya Dokumen Perencanaan Lingkungan Setda Output 6 Peringkat Penilaian LPPD Kabupaten Bekasi dalam skala nasional dan kecamatan berprestasi dalam skala propinsi Output 7 Tersedianya data jumlah Laporan Pelaksanaan Inpres No. 5 Tahun 2004, jumlah LAKIP SKPD, jumlah PK (Penetapan Kinerja) SKPD dan jumlah penerbitan publikasi kegiatan DPRD Output 8 Tersedianya data jumlah pejabat yang menandatangani Pakta Integritas dan jumlah pejabat yang telah mengisi LHKPN Output 9 Tersedianya data jumlah rapat paripurna istimewa dan jumlah SDM pengawas yang mengikuti Diklat/Bintek peningkatan profesionalisme. 8. Sasaran 8 :Berkembangnya sistem dan perencanaan pemerintah dan manajemen pemerintah Output 1 Tersedianya data jumlah fasilitasi pelaksanaan HUT RI, jumlah pengaduan masyarakat yang ditangani, jumlah database pedoman pengelolaan BUMD, jumlah BUMD yang terbina dan jumlah dokumen analisa jabatan dan beban kerja yang terevaluasi IV-25 This PDF file is Created by trial version of Quick PDF Converter Suite. Please use purchased version to remove this message. Output 2 Tersedianya data peresentase ketepatan sasaran kebijakan perekonomian daerah, peningkatan ketahanan pangan, pertanian/perkebunan, partisipasi masyarakat dalam penggunakan hak pilihnya Output 3 Tersedianya data jumlah dokumen Analisa Jabatan dan Beban Kerja yang terevaluasi, jumlah pegawai mengikuti Bintek Anjab dan Analisa Beban Kerja, dan jumlah pegawai yang mengikuti bintek budaya kerja Output 4 Tersedianya data jumlah profil OPD tersusun, jumlah Urtug dan Tupoksi SKPD tersusun dan ketersediaan ULP Output 5 Tersedianya data jumlah segmen batas antar desa, dokumen pemekaran kecamatan, jumlah dokumen pelaksanaan kegiatan yang ditetapkan, dan jumlah database penyelenggaraan pemerintah daerah Output 6 9. Sasaran 9 :Tercapainya target Pendapatan Asli Daerah Peningkatan kualitas dan kuantitas sistem layanan publik Output 1 Indeks kepuasan masyarakat pada pelayanan Informasi Daerah Output 2 Indeks kepuasan Pengguna sarana LPSE 10. Sasaran 10 :Meningkatnya peran statistik dan penyempurnaan sistem perencanaan daerah Output 1 Tersedianya dokumen Evaluasi Program Perencanaan Pembangunan 11. Sasaran 11 :Meningkatnya pengelolaan Kearsipan Output 1 Tersedianya data jumlah pemeliharaan sarana dan prasarana kearsipan, jumlah sistem pengelol

Dokumen baru

Download (30 Halaman)
Gratis