CONTOH DOKUMEN 1 KURIKULUM 2013 UNTUK SDN MLARAK, BAJANG 1 DAN SIWALAN 1 rev

 2  3  53  2019-02-02 10:42:26 Report infringing document

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pemberlakuan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2004

  Tantangan EksternalTantangan eksternal antara lain terkait dengan arus globalisasi dan berbagai isu yang terkait dengan masalah lingkungan hidup,kemajuan teknologi dan informasi, kebangkitan industri kreatif dan budaya, dan perkembangan pendidikan di tingkat internasional. Oleh karena itu dalam Kurikulum 2013 dilakukan penguatantata kelola sebagai berikut:1) tata kerja guru yang bersifat individual diubah menjadi tata kerja yang bersifat kolaboratif;2) penguatan manajeman sekolah melalui penguatan kemampuan manajemen kepala sekolah sebagai pimpinan kependidikan (educational leader); dan3) penguatan sarana dan prasarana untuk kepentingan manajemen dan proses pembelajaran.

B. Tujuan Pengembangan Kurikulum

  Tujuan Pengembangan KTSP ini untuk memberikan acuan kepada kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan lainnya yang ada di sekolahdalam megembangkan program-program yang akan dilaksanakan. Selain itu, KTSP disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk :(a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,(b) belajar untuk memahami dan menghayati,(c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif,(d) belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain, dan(e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.

C. Prinsip Pengembangan Kurikulum

1. Prinsip Pengembangan KTSP 2006

  Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agarmenjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YangMaha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan,serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan jender.

2. Prinsip Pengembangan Kurikulum 2013:

  Selain itu sesuai dengan fungsi dan tujuan jenjang pendidikan dasar danpendidikan menengah serta fungsi dan tujuan dari masing-masing satuan pendidikan pada setiap jenjang pendidikan makapengembangan kurikulum didasarkan pula atas Standar KompetensiLulusan pendidikan dasar dan pendidikan menengah serta Standar Kompetensi satuan pendidikan. Oleh karena itu konten kurikulumharus selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, teknologi, dan seni; membangun rasa ingin tahu dan kemampuanbagi peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat hasil-hasil ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

D. Pengertian Istilah

  Kurikulum Sistem Pendidikan Nasional adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakansebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan.

3. Silabus

4. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

  Silabusmerupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikatorpencapaian kompetensi untuk penilaian. Contoh silabus terdapat pada lampiran Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuanpembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar.

BAB II VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH A. Tujuan Pendidikan Dasar Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan

  pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Misi Sekolah 1) Menyiapkan generasi unggul yang memiliki keselarasan dibidang IMTAQ dan IPTEK2) Melaksanakan pembelajaran yang kontekstual dan bernuansa PAIKEM3) Menyiapkan peserta didik yang aktif, kreatif,inovatif,memiliki keterampilan hidup, bekerja keras dan mampu bersaing dan berkompetensi di erateknologi 4) Menyiapkan peserta didik untuk menjadi warga masyarakat yang bisa menjadi penggerak pembangunan dan berkarakter D.

BAB II I STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Struktur Kurikulum

1. Struktur Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Tahun 2006

II III

  Ilmu Pengetahuan Sosial Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik pada satuan pendidikan dalamkegiatan pembelajaran. Susunan mata pelajaran tersebut terbagi dalam lima kelompok, yaitu kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;kewarganegaraan dan kepribadian; ilmu pengetahuan dan teknologi, estetika; jasmani, olahraga dan kesehatan.

2. Struktur Kurikulum Tahun 2013

  Struktur kurikulum terdiri atas sejumlah mata pelajaran, beban belajar, dan Kedua kelompok mata pelajaran tersebut (wajib dan pilihan) terutama dikembangkan dalam struktur kurikulum pendidikan menengah (SMA danSMK) sementara itu mengingat usia dan perkembangan psikologis peserta didik usia 7 – 15 tahun maka mata pelajaran pilihan belumdiberikan untuk peserta didik SD dan SMP. Disinilahkemampuan dasar/KD dari IPA dan IPS yang diorganisasikan ke mata pelajaran lain yang memiliki peran penting sebagai pengikat dan Berdasarkan sudut pandang psikologis, tingkat perkembangan peserta didik tidak cukup abstrak untuk memahami konten mata pelajaranmemberi dasar yang kuat untuk integrasi KD yang diorganisasikan dalam pembelajaran tematik.

B. Muatan Kurikulum Muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

  Muatan kurikulum meliputi 8 mata pelajaran, 3 muatan lokal, dan pengembangan diri. Mata Pelajaran di SDN ................................

a. Pendidikan Agama ( Pendidikan Agama dan Budi Pekerti)

Pendidikan Agama di SD /MI bertujuan untuk :1)Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan,dan pengembangan pengetahuan penghayatan, pengalaman,danpembiasaan serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembangkeimanan dan ketakwaannya kepada Alloh SWT; 2)Mewujudkan manusia Indonesia yang taat beragama dan berakhlaq mulia yaitu manusia yang berpengetahuan, rajin beribadah, cerdas,produktif, jujur, adil etis, berdisiplin , bertoleransi ( tasammuh), menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalam komunitas sekolah.

b. Pendidikan Kewarganegaraan ( Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan)

  Ilmu Pengetahuan Alam Mata Pelajaran IPA di SD/ MI bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut :1) Memperoleh keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dasarkan keberadaan, keindahan, dan keteraturan alamciptaanNya.2) Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep–konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Seni Budaya dan Keterampilan (Seni Budaya dan Prakarya) Mata pelajaran Seni Budaya dan keterampilan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut :1) Memahami konsep dan pentingnya seni budaya dan ketrampilan2) Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya dan ketrampilan.3) Menampilkan kreativitas melalui seni budaya dan ketrampilan4) Menampilkam peran serta dalam seni budaya dan ketrampilan dalam tingkat lokal , regional, maupul global.

2. Muatan Lokal

a. Bahasa Jawa

  Memahami bahasa jawa dari segi bentuk,  makna dan fungsi serta menggunakan dengan tepat untuk bermacam–macam tujuan, keperluan dan keadaan di sekolah, di rumah di masayarakat dengan baik dan benar. Memiliki kemampuan menggunakan bahasa  jawa yang baik dan benar untuk meningkatkan ketrampilan, kemampuan intelektual (berfikir kreatif, menggunakan akal sehat, menerapkan kemampuan yang berguna, menggeluti konsep abstrak, dan memecahkan masalah).

3. Pengembangan Diri

  Pengembangan diri bertujuan memeberikankesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan Penilaian pengembangan diri dilakukan secara kualitatif, tidak kuantitatif seperti pada mata pelajaran. Program pencinta mata pelajaran dilakukan dengan cara penyusunanProgram (Standar kompetensi dan Kompetensi Dasar yang dikembangkan, Materi Pokok, Indikator, Kegiatan Pembelajaran,Alokasi Waktu, Penilaian, dan Sumber Belajar).

a. Kegiatan Ektrakurikurer

Pengembangan diri yang dipilih berupa kegiatan ekstrakurikuler meliputi beragam kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakatsiswa, terdiri atas: 1) Ekstra Krikuler Wajib a) Pramuka b) Bahasa Inggris – English Club2) Ekstra Krikuler Pilihan a) Pencak Silat b) Marching Band c) Usaha Kesehatan Sekolah d) Kepemimpinan e) ....................

b. Kegiatan Pembiasaan

Guna mengembangkan nilai religi,nilai-nilai sportifitas kehidupan berbangsa dan bernegara pembentukan karakter siswadilakukan melalui :

1) Pembiasaan Rutin

  Adalah kegiatan yang dilakukan secara reguler, baik di kelas maupun di sekolah. Pembentukan karakter melaluiadalah sebagai berikut: 2) Terprogram Adalah kegiatan yang diprogramkan dan direncanakan baik pada tingkat kelas maupun tingkat sekolah.

c. Kegiatan Keteladanan

Adalah kegiatan yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja yang lebih mengutamakan pemberian contoh dari guru dan pengelolapendidikan yang lain kepada siswanya.1) Membudayakan kebersihan dan kesehatan pada semua warga sekolah2) Mentaati tatatertib yang berlaku di sekolah3) Memberi contoh berpakaian rapih dan bersih4) Memberi contoh tepat waktu dalam segala hal5) Memberi contoh penampilan sederhana6) Menanamkan budaya membaca7) Memberi contoh tidak merokok dilingkungan sekolah8) Memuji hasil kerja siswa yang baik 1) Peringatan Hari Kemerdekaan RI2) Peringatan Hari Pahlawan

e. Pengembangan Potensi dan Ekpresi Diri

4. Pengaturan Beban Belajar

  Beban belajar merupakan keseluruhan kegiatan yang harus diikuti peserta didik dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahunpembelajaran. Beban belajar di Kelas I, II, III, IV, dan V dalam satu semester 5 35 Pengembangan dan Potensi dan Ekspresi Diri yang dikembangkan di SDN .......................

b. Beban Belajar Kurikulum Tahun 2013

5. Ketuntasan Belajar

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL TAHUN PELAJARAN 2016/2017

  Bahasa Jawa 75 75 75 75 75 75 75 75 7 Seni Budaya dan Ketrampilan-SBDP 75 75 75 75 2 Pendidikan Kewarganegaraan-PPKn 75 75 75 75 75 75 1 Pendidikan Agama (PA danPB) 75 VI IV V III I II No. Beban belajar dalam satu tahun pelajaran paling sedikit 36 minggu dan paling banyak 40 minggu.

6. Penentuan Kenaikan Kelas dan Kelulusan

  Siswa dinyatakan naik kelas setelah menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada dua semester di kelas yang diikuti. 1) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dalam dua semester pada kelas untuk tahun pelajaran yang diikuti.dengan KKM yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.3) Mencapai nilai sikap minimal baik berdasarkan kriteria penilaian sikap yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.4) Nilai ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan minimal BAIK.

c. Penentuan Kelulusan

  mencapai tingkat Kompetensi yang dipersyaratkan, dengan ketentuan kompetensi sikap (spiritual dan sosial) termasuk kategoribaik dan kompetensi pengetahuan dan keterampilan minimal sama dengan KKM yang telah ditetapkan; 3. lulus ujian akhir sekolah/madrasah; dan 4.

7. Pendidikan Kecakapan Hidup (Live Skill)

  Pendidikan kecakapan hidup dalam perkembangannya terintegrasi dengan semua mata pelajaran. Aspek kecakapan hidup yangdikembangkan meliputi kecakapan personal, kecakapan sosial, kecakapan intelektual dan kecakapan vokasional untuk bekerja atau usaha mandiri.

a. Kecakapan personal (personal skill) Kecapakan personal mencakup kesadaran diri dan berpikir rasional

  Pada tataran yang lebih tinggi, peserta didik akan semakin memahami posisi drinyadi lingkungan kelasnya, sekolahnya, desanya, kotanya, dan seterusnya, minat, bakat, dan sebagainya. Kerjasama yang dimaksudkan adalah bekerjasamaadanya saling pengertian dan membantu antar sesama untuk mencapai tujuan yang baik, hal ini agar peserta didik terbiasa dandapat membangun semangat komunitas yang harmonis.

8. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global

  Mengintegrasikan mata pelajaran umum dengan mata pelajaran Bahasa Inggris c. Mensertifikasi kemampuan IT guru dan peserta didik.

KELAS KOMPETENSI DASAR

III Mengenal software pengolah gambar Mengunakan ikon pemadu gambar Membuat dan mengolah gambar secara kreatif V Mengenal software pengolah kata (word prossesing) dengan menu standar Mengunakan ikon menu standar Mengggunakan fungsi ikon menu standar Mengintegrasikan gambar dengan teks VI Mengenal software pengolah kata dengan ikon pendukung Mengunakan fungsi ikon-ikon pendukung Merancang teks dengan mengintegra-sikan gambar, tabel dan grafik pada dokumen

9. Pendidikan Budaya dan Karakter bangsa

  20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkanpotensi peserta didik untuk memiliki kecerdasan, kepribadian dan akhlak mulia. Toleransi, kedamaian dan kesatuanSembilan karakter ini yang akan menjadi penekanan dalam pelaksanaan pendidikan yang dikembangkan menjadi 18 nilai, yaitu : 1.

BAB IV KALENDER PENDIDIKAN Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran, minggu efektif

  Permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari Senin minggu ketiga bulanJuli, dan apabila hari tersebut merupakan hari libur, maka permulaan tahun pelajaran dimulai hari berikutnya yang bukan hari libur. Kegiatan pada hari-hari pertama masuk TK meliputi : Perkenalan dan sosialiasi Penjelasan kepada orang tua dan anak tentang Tata Tertib Sekolah dan hal- hal lain-lain yang menyangkut kegiatan belajar mengajar.

BAB VI PENUTUP Pendidikan perlu dikembalikan kepada prinsip dasarnya, yaitu

  Dengan Kurikulun Tingkat SatuanPendidikan lembaga pendidikan diharapkan dapat lebih mandiri dalam mengelola sumber daya yang ada secara efesien dan efektif untukpengembangan dalam rangka mewujudkan visi sekolah untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. disusun dengan melibatkan semua sumber daya ( stakeholder ) yang ada dibawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo melalui Pembina Teknis ( Pengawas TK/SD ) Kecamatan Mlarak , sertadengan bimbingan nara sumber dari Tim Pengembang KTSP DinasPendidikan Kabupaten Ponorogo, agar memiliki kualitas sesuai dengan yang diharapkan.

1. Kompetensi Inti

  Organisasi horizontal adalah keterkaitan antara kontenKompetensi Dasar satu mata pelajarandengan konten Kompetensi Dasar dari matapelajaran yang berbeda dalam satu pertemuan mingguan dan kelas yang samasehingga terjadi proses saling memperkuat. Memahami pengetahuan faktual dengan caramengamati [mendengar, melihat, membaca] danmenanya berdasarkan rasa ingin tahu tentangdirinya, makhluk ciptaanTuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yangdijumpainya di rumah dan di sekolah 4.

KELAS: II

  Menerima dan menjalankan ajaran agamayang dianutnya 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, santun, peduli, dan percaya diri dalamberinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) 3.

KELAS: III

  KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP KOMPETENSI INTI 2 (SIKAPSPIRITUAL) SOSIAL) 1. Menunjukkan perilaku dan menghargai ajaran jujur, disiplin, tanggungagama yang dianutnya jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalamberinteraksi dengan keluarga, teman, guru dantetangganya KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) 3.

KELAS: IV

  Menunjukkan perilaku jujur, dan menghargai ajaran disiplin, tanggung jawab,agama yang dianutnya santun, peduli, dan percaya diri dalamberinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dantetangganya KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) 3. Menunjukkan perilaku dan menghargai ajaran jujur, disiplin, tanggungagama yang dianutnya jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalamberinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dantetangganya serta cinta tanah air KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) 3.

KELAS: VI

  Memahami pengetahuan faktual dan konseptualdengan cara mengamati, menanya dan mencobaberdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya,makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, danbenda-benda yang dijumpainya di rumah, disekolah dan tempat bermain 4. Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptualdalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis,dalam karya yang estetis, dalam gerakan yangmencerminkan anak sehat, dan dalam tindakanyang mencerminkan perilaku anak beriman danberakhlak mulia 2.

3. PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATED (TERPADU)

  Pengintegrasian tersebut dilakukan dalam dua hal, yaitu integrasi sikap, keterampilan dan pengetahuan dalam prosespembelajaran dan integrasi berbagai konsep dasar yang berkaitan. Di sinilah Kompetensi Dasar dari IPA dan IPS yang diorganisasikan ke mata pelajaran lain memiliki peran pentingsebagai pengikat dan pengembang Kompetensi Dasar mata pelajaran lainnya.

5. PENILAIAN AUTENTIK

  Dalam rangka melaksanakan penilaian autentik yang baik, guru harus memahami secara jelas tujuan yang ingin dicapai. Untuk itu,guru harus bertanya pada diri sendiri, khususnya berkaitan dengan:(1) sikap, pengetahuan dan keterampilan apa yang akan dinilai; (2) fokus penilaian akan dilakukan, misalnya, berkaitan dengan sikap,pengetahuan dan keterampilan; dan (3) tingkat pengetahuan apa yang akan dinilai, seperti penalaran, memori, atau proses.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

CONTOH DOKUMEN 1 KURIKULUM 2013 UNTUK SDN MLA..

Gratis

Feedback