Tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori - USD Repository

Gratis

0
1
300
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI TINGKAT KEPUASAN SISWA DAN GURU TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PERAGA MATEMATIKA BERBASIS METODE MONTESSORI SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar disusun oleh: Yosevin Melisa Dambariana 101134048 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI TINGKAT KEPUASAN SISWA DAN GURU TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PERAGA MATEMATIKA BERBASIS METODE MONTESSORI SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar disusun oleh: Yosevin Melisa Dambariana 101134048 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN Skripsi ini peneliti persembahkan kepada: 1. Tuhan Yesus Kristus yang telah memberikan segala berkat dan pertolongan selama proses penyusunan skripsi 2. Ayahku Adam Yohanes Seilatu dan Ibuku Stevani Ambarwati tercinta yang selalu mendukung 3. Adikku tercinta Andreas Bee Gees Alviano yang menjadi teman terbaik dalam hidupku 4. Ibu Catur Rismiati dan Ibu Andri Anugrahana yang menjadi penyemangat dalam penyelesaian skripsi ini 5. Sahabatku Fransiska Adhita Kimaningrum, Ratna Mutia Noviani, Lorensia Elita, Kristina Susanti, Fransiska Dhean Meilani dan Deliana Ciciliawati yang selalu ada dalam suka dan duka 6. Anggraeni Yokta Anafi, Bayu Yudianta, Tarsisius Ferry Koko, Kristina Setya Hastuti, Darti Oktaviani, Maya Safitri, dan Sri Winarsih yang membantu dalam penyelesaian skripsi ini 7. Teman-teman kelompok studi skripsi yang mewarnai canda tawa dalam proses penyelesaian skripsi ini 8. Galih Hema, Meta Kusumawati, Gendis Ayuningtyas, Adam Stiantoro, Novean Rahardjo dan Paskasius yang memberika kecerian ditengah proses penyelesaian skripsi ini 9. Teman-teman kelas A yang menjadi sahabat memberi dukungan selama 8 semester belajar bersama 10. Siswa kelas IV SD Bopkri Demanggan III dan siswa kelas III SD Kanisus Sengkan yang membantu penyelesaian skripsi ini iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO "The good you do today may be forgotten tomorrow. Do good anyway." _Mother Theresa_ “Everyone can rise above their circumstances and achieve success if they are dedicated to and passionate about what they do.” _Nelson Mandela_ “Tuhan menaruhmu ditempat sekarang bukan karena kebetulan, orang hebat tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesukaran, tantangan dan air mata” _Dahlan Iskan_ “Hidup adalah film terbaik sepanjang masa karena semua terekam tak pernah mati” _R.R dan The Upstair_ “Don’t say no if you never try” _Yosevin Melisa D_ v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK TINGKAT KEPUASAN SISWA DAN GURU TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PERAGA MATEMATIKA BERBASIS METODE MONTESSORI Oleh: Yosevin Melisa Dambariana 101134048 Latar belakang masalah ini adalah kemampuan matematika siswa Indonesia yang rendah karena manajemen pengelolaan pendidikan. Salah satu bentuk manajemen pendidikan adalah sarana dan prasarana yang berupa alat peraga. Alat peraga Montessori yang memiliki kualitas dapat menimbulkan sikap positif yaitu kepuasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori khususnya alat peraga “geometri stick box”. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode sensus. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yaitu kuesioner kinerja dan kepentingan. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas III SD Kanisius Sengkan Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014. Siswa berjumlah 80 orang dan guru berjumlah 2 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah Penilaian Acuan Norma (PAN) tipe II dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan siswa terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori cukup (rata-rata skor total = 124,175). Atribut yang menunjukkan kepuasan siswa adalah mudah mengerti matematika, membantu mengerjakan soal ,mudah mengerjakan, memperbaiki kesalahan. menemukan jawaban benar, bahan yang kuat dan digunakan berulang kali. Tingkat kepuasan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori cukup (rata-rata total = 147, 5). Atribut yang menunjukkan kepuasan guru adalah mudah memahami konsep matematika, bentuk yang menarik, warna yang menarik, bermacam warna, ukuran dari pendek ke panjang, kunci jawaban, bahan dapat ditemukan dilingkungan, bahan yang sering dilihat, bahan yang kuat dan, digunakan berulang kali, ukuran dari kecil ke besar, permukaan dari halus ke kasar, tidak mudah rusak dan mudah dibersihkan. Kata kunci : tingkat kepuasan, alat peraga matematika, metode Montessori, PAN tipe II, Importance Performance Analysis. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT THE LEVEL STUDENTS’ AND TEACHERS’S SATISFACTION TOWARD THE USE OF MATHEMATIC TEACHING AID BASED ON MONTESSORI METHOD By: Yosevin Melisa Dambariana Students’ Number: 101134048 The background of this is the low level of mathematic skill’s Indonesia students because of education managements. One of education managements is infrastructure management as the teaching aid. The teaching aid of Montessori that has good quality to create a positive attitude is satisfaction. This research aims to determine the level students and teachers’ satisfaction toward the use of Montessori based teaching aid. This research is quantitative descriptive with census method especially teaching aid “geometri stick box”. Data collection technique that is used by the researcher is performance questionnaire and importance. The subjects of this research are students and teachers in third grade of Kanisius Sengkan Elementary School in Yogyakarta in the year 2013/2014. The numbers of students are 80 people and the teachers are 2 people. Data analysis technique that is used is PAN type II and Importance Performance Analysis (IPA). The analysis result that uses PAN type II showing the level students’ satisfaction toward the use of mathematics prop based on Montessori is fair (total score =124,175). The attributes that show students’ satisfaction are easy to understand math, help to work on the assignments, easy to work on the assignments, revise the mistake, find out the correct answer, and have strong material that is used repeatedly. The level of students’ satisfaction towards the use of mathematics prop based on Montessori is fair (total score = 147, 5). The attributes that show teachers’ satisfaction are easy to understand math concept, having interesting shape and color, colorful, having size starts from short to long, key answer, materials can be found around the environment, materials are visible frequently, having strong materials, used repeatedly, size from small to large, from subtle to rough surface, not easily broken and easy to clean. Keywords: level of satisfaction, teaching aid, Montessori Method, PAN type II, Importance Performance Analysis ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang memberikan berkat dan rahmatnya kepada peneliti sehingga dapat menyelesaikan skripsi dengan judul: “TINGKAT KEPUASAN SISWA DAN GURU TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PERAGA MATEMATIKA BERBASIS METODE MONTESSORI” ini dengan baik. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Peneliti menyadari bahwa penulisan skripsi tidak akan terwujud tanpa bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu peneliti mengucapkan terima kasih kepada: 1. Rohandi, Ph.D. selaku dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma 2. Gregorius Ari Nugrahanta, SJ., SS., BST., MA., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma. 3. Catur Rismiati, S.Pd., M.A., Ed.D selaku dosen pembimbing I, yang memberikan arahan, dukungan, semangat, serta sumbangan pemikiran dalam penyelesaian skripsi ini 4. Andri Anugrahana, S.Pd, M.Pd. selaku dosen pembimbing II, yang telah memberikan saran, masukan, ide dan kritik serta bimbingan dalam penyelesaian skripsi ini. 5. Guru kelas III SD Kanisius Sengkan tahun pelajaran 2013/2014 yang telah memberikan waktu dan bantuan 6. Pihak SD Bopkri Demanggan III yang senang hati memberikan kesempatan untuk bekerja sama 7. Ayah, Ibu dan Adik yang memberikan dukungan, semangat dan doa yang selalu menyertai 8. Sahabat yang memberikan keceriaan dan ketenangan dalam penyelesaian skripsi x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ........................................................................................... HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING .............................................. HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................. HALAMAN PERSEMBAHAN ......................................................................... MOTTO ............................................................................................................... PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ............................................................. LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ........................... ABSTRAK ........................................................................................................... ABSTRACT .......................................................................................................... KATA PENGANTAR ......................................................................................... DAFTAR ISI ........................................................................................................ DAFTAR TABEL ............................................................................................... DAFTAR GAMBAR ........................................................................................... DAFTAR LAMPIRAN ....................................................................................... BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ................................................................................... B. Identifikasi Masalah ......................................................................................... C. Batasan Masalah ............................................................................................... D. Rumusan Masalah ............................................................................................ E. Tujuan Penelitian .............................................................................................. F. Manfaat Penelitian ............................................................................................ G. Definisi Operasional ......................................................................................... BAB II KAJIAN TEORI A. Kajian Pustaka .................................................................................................. 1. Montessori ................................................................................................... 2. Matematika ................................................................................................... 3. Alat Peraga ................................................................................................... 4. Alat peraga Geometri Stick Box Montessori ............................................... 5. Tingkat Kepuasan ......................................................................................... B. Penelitian yang Relevan ................................................................................... C. Kerangka Berpikir ............................................................................................ D. Hipotesis .......................................................................................................... BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian ................................................................................................ B. Tempat dan Waktu Penelitian ......................................................................... C. Populasi dan Sampel ........................................................................................ D. Variabel Penelitian ......................................................................................... E. Teknik Pengumpulan Data ............................................................................... F. Instrumen Pengumpulan Data ........................................................................ G. Uji Validitas dan Reliabilitas ......................................................................... xii i ii iii iv v vi vii viii ix x xii xiv xvii xix 1 6 6 7 7 7 8 11 11 15 17 19 23 34 41 43 44 45 45 46 46 50 53

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI H. Prosedur Analisis Data ................................................................................... I. Teknik Analisis Data ...................................................................................... J. Jadwal Penelitian ............................................................................................ BAB IV DESKRIPSI, HASIL PENELITIAN, DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Penelitian ........................................................................................ B. Hasil Penelitian ............................................................................................... C. Pembahasan ..................................................................................................... BAB V KESIMPULAN, KETERBATASAN PENELITIAN DAN SARAN A. Kesimpulan ....................................................................................................... B. Keterbatasan Penelitian .................................................................................. C. Saran ................................................................................................................. DAFTAR REFERENSI ...................................................................................... xiii 93 94 100 102 103 179 192 194 195 196

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 1.1 Hasil Penilaian PISA Tahun 2012 ........................................................ 3 Tabel 2.1 Penggabungan Indikator Tingkat Kepuasan ......................................... 33 Tabel 2.2 Indikator Tingkat Kepuasan terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ................................................................ 34 Tabel 3.1 Alternatif Jawaban Skala Likert pada Kuesioner Kinerja untuk Siswa 48 Tabel 3.2 Alternatif Jawaban Skala Likert pada Kuesioner Kepentingan untuk Siswa..................................................................................................... 49 Tabel 3.3 Alternatif Jawaban Skala Likert pada Kuesioner Kinerja untuk Guru.. 49 Tabel 3.4 Alternatif Jawaban Skala Likert pada Kuesioner Kepentingan untuk Guru ...................................................................................................... 50 Tabel 3.5 Kisi-kisi Kuesioner Kinerja dan Kepentingan Siswa dan Guru untuk expert judgement .................................................................................. 51 Tabel 3.6 Penjabaran Indikator Kuesioner Kinerja dan Kepentingan Siswa dan Guru untuk Expert Judgement .............................................................. 51 Tabel 3.7 Rangkuman Skor Expert Judgement Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Siswa dan Guru .................................................... 54 Tabel 3.8 Rangkuman Komentar Expert Judgement Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Siswa dan Guru ..................................................... 56 Tabel 3.9 Perbandingan Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Siswa dan Guru Sebelum dan Sesudah Expert Judgement .................................... 58 Tabel 3.10 Rangkuman Hasil Face Validity Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Siswa ..................................................................... 61 Tabel 3.11 Perbandingan Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Siswa Sebelum dan Sesudah Face Validity Siswa .......................................... 63 Tabel 3.12 Rangkuman Hasil Face Validity Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Guru ...................................................................... 66 Tabel 3.13 Perbandingan Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Guru Sebelum dan Sesudah Face Validity Guru ........................................... 68 Tabel 3.14 Kuesioner Penelitian Kinerja dan Kepentingan Guru ......................... 70 Tabel 3.15 Perbandingan Validitas Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Siswa..................................................................................................... 82 Tabel 3.16 Klasifikasi Tingkat Reliabilitas Instrumen ......................................... 85 Tabel 3.17 Perbandingan Reliabilitas Total Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Siswa .......................................................................................... 89 Tabel 3.18 Rangkuman Hasil Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Siswa .......... 90 Tabel 3.19 Kuesioner Penelitian Kinerja dan Kepentingan Siswa ....................... 92 Tabel 3.20 Klasifikasi Tingkat Kepuasan Siswa dan Guru berdasarkan PAN Tipe II ................................................................................................... 95 Tabel 3.21 Jadwal Penelitian................................................................................. 100 Tabel 4.1 Klasifikasi Tingkat Kepuasan Siswa berdasarkan PAN Tipe II ........... 105 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel 4.2 Klasifikasi Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ................................ Tabel 4.3 Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ............................................ Tabel 4.4 Penilaian Siswa terhadap Kinerja Indikator Auto-education ................ Tabel 4.5 Penilaian Siswa terhadap Kepentingan Indikator Auto-education ........ Tabel 4.6 Penilaian Siswa terhadap Kinerja Indikator Menarik ........................... Tabel 4.7 Penilaian Siswa terhadap Kepentingan Indikator Menarik ................... Tabel 4.8 Penilaian Siswa terhadap Kinerja Indikator Bergradasi ....................... Tabel 4.9 Penilaian Siswa terhadap Kepentingan Indikator Bergradasi ............... Tabel 4.10 Penilaian Siswa terhadap Kinerja Indikator Auto-correction ............. Tabel 4.11 Penilaian Siswa terhadap Kepentingan Indikator Auto-correction ..... Tabel 4.12 Penilaian Siswa terhadap Kinerja Indikator Kontekstual ................... Tabel 4.13 Penilaian Siswa terhadap Kepentingan Indikator Kontekstual ........... Tabel 4.14 Penilaian Siswa terhadap Kinerja Indikator Life................................. Tabel 4.15 Penilaian Siswa terhadap Kepentingan Indikator Life ........................ Tabel 4.16 Penilaian Siswa terhadap Kinerja Indikator Workmanship................. Tabel 4.17 Penilaian Siswa terhadap Kepentingan Indikator Workmanship ........ Tabel 4.18 Perhitungan Rata-rata Penilaian Pelaksanaan Kinerja dan Kepentingan pada Indikator Tingkat Kepuasan Siswa ......................... Tabel 4.19 Persebaran Pernyataan Kuesioner Siswa pada Diagram Kartesius untuk Setiap Indikator Tingkat Kepuasan ............................................ Tabel 4.20 Persebaran Pernyataan Kuesioner Tingkat Kepuasan Siswa pada Diagram Kartesius untuk Keseluruhan Indikator Tingkat Kepuasan ... Tabel 4.21 Konsistensi Persebaran Pernyataan dalam Kuadran pada Kuesioner Tingkat Kepuasan Siswa ...................................................................... Tabel 4.22 Klasifikasi Tingkat Kepuasan Guru berdasarkan PAN Tipe II........... Tabel 4.23 Klasifikasi Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ................................ Tabel 4.24 Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ............................................ Tabel 4.25 Penilaian Guru terhadap Kinerja Indikator Auto-education ............... Tabel 4.26 Penilaian Guru terhadap Kepentingan Indikator Auto-education ....... Tabel 4.27 Penilaian Guru terhadap Kinerja Indikator Menarik........................... Tabel 4.28 Penilaian Guru terhadap Kepentingan Indikator Menarik .................. Tabel 4.29 Penilaian Guru terhadap Kinerja Indikator Bergradasi ....................... Tabel 4.30 Penilaian Guru terhadap Kepentingan Indikator Bergradasi .............. Tabel 4.31 Penilaian Guru terhadap Kinerja Indikator Auto-correction............... Tabel 4.32 Penilaian Guru terhadap Kepentingan Indikator Auto-correction ...... Tabel 4.33 Penilaian Guru terhadap Kinerja Indikator Kontekstual ..................... Tabel 4.34 Penilaian Guru terhadap Kepentingan Indikator Kontekstual ............ Tabel 4.35 Penilaian Guru terhadap Kinerja Indikator Life .................................. Tabel 4.36 Penilaian Guru terhadap Kepentingan Indikator Life ......................... xv 106 107 110 111 111 112 113 114 114 115 116 117 118 118 119 120 121 131 135 139 143 145 145 146 147 148 149 149 150 151 152 153 153 154 155

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel 4.37 Penilaian Guru terhadap Kinerja Indikator Workmanship .................. Tabel 4.38 Penilaian Guru terhadap Kepentingan Indikator Workmanship ......... Tabel 4.39 Perhitungan Rata-rata Penilaian Pelaksanaan Kinerja dan Kepentingan pada Indikator Tingkat Kepuasan Guru .......................... Tabel 4.40 Persebaran Pernyataan Kuesioner Guru pada Diagram Kartesius untuk Setiap Indikator Tingkat Kepuasan ............................................ Tabel 4.41 Persebaran Pernyataan Kuesioner Tingkat Kepuasan Guru pada Diagram Kartesius untuk Keseluruhan Indikator Tingkat Kepuasan ... Tabel 4.42 Konsistensi Persebaran Pernyataan dalam Kuadran pada Kuesioner Tingkat Kepuasan Guru ........................................................................ xvi 156 156 157 168 172 175

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Geometri Stick Material Montessori ............................................................... Gambar 2.2 Geometri Stick Box ......................................................................................... Gambar 2.3 Penggunaan Geometri Stick Box dalam Mengajarkan Materi Jenis Sudut .... Gambar 2.4 Penggunaan Geometri Stick Box dalam Mengajarkan Materi Jenis Sudut dengan Kartu Soal ............................................................................................ Gambar 2.5 Penggunaan Geometri Stick Box dalam Mengajarkan Materi Besar Sudut dengan Kartu Soal .................................................................................. Gambar 2.6 Pengaruh Harapan terhadap Kepuasan ............................................................ Gambar 2.7 Diagram Kartesius ........................................................................................... Gambar 2.8 Literature Map ................................................................................................ Gambar 3.1 Diagram Kartesius ........................................................................................... Gambar 4.1 Diagram Kartesius Indikator Auto-education Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ........................................................................................................ Gambar 4.2 Diagram Penggunaan Kartesius Indikator Menarik Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ........................................................................................................ Gambar 4.3 Diagram Kartesius Indikator Bergradasi Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ........................................................................................................ Gambar 4.4 Diagram Kartesius Indikator Auto-correction Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ........................................................................................................ Gambar 4.5 Diagram Kartesius Indikator Kontekstual Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ........................................................................................................ Gambar 4.6 Diagram Kartesius Indikator Life Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ............... Gambar 4.7 Diagram Kartesius Indikator Workmanship Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ........................................................................................................ Gambar 4.8 Diagram Kartesius Keseluruhan Indikator Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ........................................................................................................ Gambar 4.9 Diagram Kartesius Indikator Auto-education Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ........................................................................................................ Gambar 4.10 Diagram Kartesius Indikator Menarik Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ............... xvii 19 20 21 22 22 24 29 40 99 124 125 126 127 128 129 130 134 161 162

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Gambar 4.11 Diagram Kartesius Indikator Bergradasi Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ........................................................................................................ Gambar 4.12 Diagram Kartesius Indikator Auto-correction Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ........................................................................................................ Gambar 4.13 Diagram Kartesius Indikator Kontekstual Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ........................................................................................................ Gambar 4.14 Diagram Kartesius Indikator Life Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ............... Gambar 4.15 Diagram Kartesius Indikator Workmanship Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ........................................................................................................ Gambar 4.16 Diagram Kartesius Keseluruhan Indikator Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori ........................................................................................................ xviii 163 164 165 166 167 171

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Surat Keterangan Melakukan Uji Validitas dan Reliabilitas ........................... Lampiran 2 Surat Ijin Penelitian ......................................................................................... Lampiran 3 Surat Keterangan Selesai Penelitian ................................................................ Lampiran 4 Hasil Expert Judgement ................................................................................... Lampiran 5 Hasil Face Validity Kuesioner untuk Siswa .................................................... Lampiran 6 Hasil Face Validity Kuesioner untuk Guru ..................................................... Lampiran 7 Contoh Jawaban Responden (Siswa) pada Uji Coba Kuesioner Kinerja ........ Lampiran 8 Contoh Jawaban Responden (Siswa) pada Uji Coba Kuesioner Kepentingan ..................................................................................................... Lampiran 9 Data Mentah Hasil Uji Coba Kuesioner Kinerja ............................................. Lampiran 10 Data Mentah Hasil Uji Coba Kuesioner Kepentingan................................... Lampiran 11 Output Validitas Uji Coba Kuesioner Kinerja............................................... Lampiran 12 Output Validitas Uji Coba Kuesioner Kepentingan ...................................... Lampiran 13 Output Reliabilitas Uji Coba Kuesioner Kinerja ........................................... Lampiran 14 Output Reliabilitas Total Kuesioner Kepentingan......................................... Lampiran 15 Contoh Jawaban Responden (Siswa) pada Kuesioner Kinerja...................... Lampiran 16 Contoh Jawaban Responden (Siswa) pada Kuesioner Kepentingan ............. Lampiran 17 Contoh Jawaban Responden (Guru) pada Kuesioner Kinerja ....................... Lampiran 18 Contoh Jawaban Responden (Guru) pada Kuesioner Kepentingan............... Lampiran 19 Data Mentah Hasil Penelitian Kuesioner Kinerja untuk Siswa ..................... Lampiran 20 Data Mentah Hasil Penelitian Kuesioner Kepentingan untuk Siswa ............ Lampiran 21 Data Mentah Hasil Penelitian Kuesioner Kinerja untuk Guru ...................... Lampiran 22 Data Mentah Hasil Penelitian Kuesioner Kepentingan untuk Guru .............. Lampiran 23 Foto Penelitian ............................................................................................... xix 200 201 202 203 209 213 217 222 227 230 232 237 242 246 250 255 260 263 266 271 276 277 278

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN Pada bab I ini dijelaskan latar belakang masalah, identifikasi masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian dan manfaat penelitian. Peneliti juga menjelaskan tentang definisi operasional untuk menghindari kesalahan penafsiran dalam penelitian yang dilakukan. A. Latar Belakang Masalah Pendidikan memiliki peran pada setiap orang untuk membuka wawasan tentang berbagai ilmu pengetahuan dan memberikan ide dasar dan inspirasi yang lengkap tentang ilmu pengetahuan (Tantang, 2012: 55). Ilmu pengetahuan yang dipelajari dapat diperoleh melalui lembaga pendidikan yaitu sekolah. Pendidikan Indonesia mengatur sistem pendidikan nasional termasuk lembaga pendidikan. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 pasal 1 ayat 1 mengenai sistem pendidikan nasional menyatakan bahwa “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”. Pengembangan potensi siswa dapat diberikan melalui pemberian mata pelajaran di sekolah. Mata pelajaran di sekolah dasar meliputi bahasa Indonesia, pendidikan kewarganegaraan, ilmu pengetahuan sosial, ilmu pengetahuan alam, matematika, agama, bahasa Inggris, dan muatan lokal (Badan Nasional Standar Pendidikan (BSNP), 2006: 22). Salah satu mata pelajaran yang diajarkan adalah matematika. Matematika adalah “ilmu yang melatih kemampuan berpikir, 1

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 mengungkapkan pendapat, menyelesaikan masalah dan mendukung perkembangan teknologi . Matematika memiliki manfaat yang penting maka perlu diberikan sejak sekolah dasar (Susanto, 2013 : 184-185). Matematika di sekolah dasar melatih kemampuan siswa untuk berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan bekerja sama (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional, 2006: 134). Kemampuan matematika siswa Indonesia pada realitanya belum memenuhi standar yang diharapkan. PISA (Programme for International Student Assement) memamparkan bahwa kemampuan matematika siswa Indonesia berada pada peringkat 64 dari 65 negara dengan skor 375 dapat dilihat pada tabel 1.1. PISA berada dibawah Organization Education Corporation Development (OECD,2012). PISA adalah lembaga yang melakukan penilaian dengan survei sejak tahun 2000 hingga penilaian terakhir dilakukan tahun 2012. PISA melakukan penilaian setiap tiga tahun sekali. PISA melakukan survei terhadap kemampuan membaca, matematika, dan sains terhadap 65 negara termasuk Indonesia.

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 Tabel 1.1 Hasil Penilaian PISA Tahun 2012 Sumber: www.oecd.org Tabel 1.1 menunjukkan bahwa kemampuan matematika siswa Indonesia berada pada peringkat rendah. Skor yang diperoleh Indonesia adalah 375 sedangkan rata-rata skor adalah 494. Skor yang diperoleh Indonesia berada dibawah rata-rata, Indonesia tertinggal 119 dari skor rata-rata. Mulyasa (2007: 39-52) mengatakan komponen dalam manajemen pendidikan yaitu kurikulum, tenaga kependidikan, kesiswaan, keuangan, sarana dan prasarana, hubungan sekolah dengan masyarakat dan layanan khusus. Firman Syah (Kompas. 8 Januari 2013) selaku presiden asosiasi guru matematika di Indonesisa mengemukakan “Guru besar Universitas Hongkong mengatakan Indonesia berada pada peringkat yang rendah karena kurikulum yang masih lemah, keterampilan guru-guru yang masih rendah, dan lingkungan sekolah yang belum mendukung”. Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan pendidikan

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 Indonesia mengenai manajemen pendidikan. Salah satu permasalahan manajemen pendidikan adalah mengenai sarana dan prasarana. Keberhasilan dan kegagalan belajar siswa terhadap kontribusi manajemen pendidikan adalah 32% (Rohiat, 2008: 15). Penyebab manajemen pendidikan yang masih rendah adalah penggunaan sarana dan fasilitas belajar yang masih kurang (Sukmadinta, 2010: 203). Hal itu didukung dengan penggunaan satu buku teks pelajaran yang dijadikan bahan utama pembelajaran (Hayat dan Yusuf, 2010: 304). Indonesia perlu meningkatkan kualitas dalam manajemen pendidikan khusunya dalam manjemen sarana dan prasarana. Daryanto (2013: 143) menjelaskan bahwa salah satu aspek manajemen sarana dan prasarana adalah barang berfungsi langsung seperti media pembelajaran. Media pendidikan atau pembelajaran dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI, 2008:892) adalah adalah “alat yang digunakan dalam proses pengajaran atau pembelajaran”. Alat peraga adalah “alat bantu dalam pengajaran untuk memperagakan sesuatu supaya apa yang diajarkan mudah dimengerti anak didik” (KBBI, 2008:37). Pengertian media pendidikan dengan alat peraga dapat dijelaskan bahwa alat peraga merupakan bagian dari media pendidikan. Alat peraga memiliki manfaat untuk pemahaman konsep anak didik. (KBBI, 2008:37). Heruman (2008: 1) menyatakan bahwa dalam proses pembelajaran matematika yang memiliki konsep abstrak diperlukan alat bantu yang berupa alat peraga. Suharjana (2009: 3) mendukung bahwa penggunaan alat peraga dapat membantu menanamkan konsep yang abstrak menjadi konkret. Alat

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 peraga matematika dapat membantu pemahaman konsep yang abstrak dalam pembelajaran. Pembelajaran matematika dengan menggunakan alat peraga dapat ditemukan dalam metode Montessori. Alat peraga Montessori memiliki karakteristik yaitu auto-education, menarik, bergradasi, dan auto-correction (Montessori, 2002: 170-176). Alat peraga Montessori yang diciptakan oleh tokoh pendidikan Maria Montessori. Alat peraga Montessori sudah dipergunakan pada beberapa sekolah di Indonesia. Alat peraga tersebut memiliki kualitas dan karakteristik yang baik. Anak yang menggunakan alat peraga Montessori dapat menunjukkan perasaan gembira. Yamin menjelasakan (2009: 180-181) bahwa penggunaan alat peraga memiliki manfaat meningkatkan sikap positif siswa. Sikap positif terhadap pelayanan proses belajar mengajar yang diterima sesuai dengan harapan atau kebutuhan disebut kepuasan (Sopiatin, 2010: 33) Adisaputro (2010: 67) berpendapat bahwa kepuasan adalah “perasaan senang atau kecewa dari hasil membandingkan antara kinerja atau produk yang dipersepsikan dengan harapannya”. Kepuasan dalam konteks pendidikan adalah perasaan positif yang timbul setelah mendapat pelayanan pendidikan. Kepuasan jika diartikan dalam konteks penelitian ini adalah penilaian guru dan siswa terhadap kinerja alat peraga yang digunakan dengan harapan mereka. Kepuasan guru dan siswa terhadap alat peraga yang digunakan bermanfaat karena mereka dapat menggunakan alat peraga tersebut dan menyarankan kepada orang lain. Hasil pengukuran tingkat kepuasan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki alat peraga Montessori. Peneliti tertarik untuk melakukan penelitian

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 mengukur tingkat kepuasan guru dan siswa pada alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Peneliti mengambil judul penelitian “Tingkat Kepuasan Siswa dan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika berbasis Metode Montessori”. B. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah peneliti mengidentifikasi bahwa kemampuan matematika rendah karena manajemen pendidikan. Salah satu komponen manajemen pendidikan adalah sarana dan prasarana yang dapat berupa alat peraga. Alat peraga Montessori memiliki kualitas dan karakteristik yang baik. Penggunaan alat peraga Montessori dapat menunjukkan bahwa siswa merasa gembira. Penggunaan alat peraga dapat menimbulkan sikap positif. Sikap positif terhadap kinerja alat peraga yang diterima dengan harapan atau kebutuhan menimbulkan kepuasan siswa dan guru. C. Batasan Masalah Penelitian ini dibatasi pada tingkat kepuasan siswa dan guru kelas III SD Kanisius Sengkan Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014 terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Alat peraga yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat peraga geometri stick box. Geometri stick box digunakan pada mata pelajaran matematika dengan standar kompetensi memahami unsur dan sifat-sifat bangun datar sederhana. Kompetensi dasar mengidentifikasi berbagai jenis dan besar sudut. Penelitian ini menggunakan dua kuesioner yaitu kuesioner kinerja dan kepentingan. Pengukuran tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 Montessori dengan 7 indikator yaitu auto-education, menarik, bergradasi, autocorrection, kontekstual, life dan workmanship. D. Rumusan Masalah Berkaitan dengan permasalahan yang terjadi atas penggunaan alat peraga dan dengan adanya alat peraga matematika berbasis metode Montessori, maka peneliti bermaksud mengukur kepuasan dengan merumuskan masalah menjadi: 1. Bagaimana tingkat kepuasan siswa terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori? 2. Bagaimana tingkat kepuasan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori? E. Tujuan Penelitian Adapun tujuan penelitian kuantitatif deskriptif yang dilakukan oleh peneliti meliputi: 1. Mengetahui tingkat kepuasan siswa terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori 2. Mengetahui tingkat kepuasan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori F. Manfaat Penelitian Peneliti melihat kembali perumusan masalah dan tujuan penelitian ini. Penelitian dengan jenis kuantitatif deskriptif yang dilakukan, memberikan manfaat bagi beberapa pihak, di antaranya:

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 1. Bagi siswa Siswa dalam penelitian ini dapat mengemukakan pendapat atau memberikan penilaian mengenai kepuasan penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. 2. Bagi guru Guru dalam penelitian ini mendapat wawasan baru untuk menggunakan alat peraga matematika berbasis metode Montessori dalam pembelajaran. Guru juga dapat mengemukakan pendapat atau memberikan penilaian mengenai kepuasan atas penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. 3. Bagi sekolah Sekolah dalam penelitian ini dapat mempertimbangkan penggunaan alat peraga yang digunakan dalam pembelajaran. Sekolah juga dapat menambah koleksi alat peraga matematika. 4. Bagi peneliti Peneliti mendapat pengalaman baru tentang mengukur tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. G. Definisi Operasional Sebagai upaya menghindari kesalahan penafsiran pada penelitian ini, peneliti menggunakan tiga belas batasan pengertian sebagai berikut: 1. Tingkat kepuasan adalah tingkatan perasaan dengan membandingkan hasil kerja alat peraga sesuai dengan harapan siswa dan guru.

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 2. Kepentingan adalah harapan siswa dan guru terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. 3. Kinerja adalah perasaan siswa dan guru terhadap hasil atau cara kerja alat peraga matematika berbasis metode Montessori. 4. Penilaian Acuan Norma (PAN) adalah teknik analisis yang digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan guru dan siswa secara umum berdasarkan rata-rata dan simpangan baku. 5. Importance and Performance Analysis (IPA) adalah teknik analisis yang digunakan untuk mengetahui pernyataan yang dianggap siswa dan guru puas atau tidak puas. 6. Alat peraga adalah alat bantu dalam pengajaran untuk memeragakan sesuatu yang mengandung ciri-ciri dari konsep yang dipelajari 7. Matematika adalah ilmu yang bertujuan meningkatkan daya pikir, pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan kontribusi kemajuan teknologi 8. Pembelajaran matematika di sekolah dasar adalah kegiatan pembelajaran matematika di sekolah dasar yang bertujuan memahami konsep matematika dan mengaplikasi dalam kehidupan nyata. 9. Alat peraga matematika adalah alat bantu yang memiliki ciri konsep dengan membantu pemahaman konsep abstrak menjadi konkret.. 10. Metode Montessori adalah metode pembelajaran Maria Montessori dengan pembelajaran menggunakan alat peraga yang melatih sistem otot, sistem syaraf dan panca indera

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 11. Alat peraga geometri stick box adalah alat peraga yang digunakan untuk memahami konsep jenis sudut dan besaran sudut. 12. Siswa adalah anak kelas III SD Kanisus Sengkan Yogyakarta yang menggunakan alat peraga geometri stick box untuk memahami materi sudut pada mata pelajaran matematika. 13. Guru adalah pengajar kelas III SD Kanisius Sengkan Yogyakarta yang menggunakan alat peraga geometri stick box untuk memahami materi sudut pada mata pelajaran matematika.

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II KAJIAN TEORI Kajian teori membahas kajian pustaka, penelitian yang relevan, kerangka berpikir dan hipotesis yang mendasari pelaksanaan penelitian. Berikut ini penjelasan tiap sub bab. A. Kajian Pustaka Kajian pustaka pada skripsi ini berisi penjelasan Montessori, matematika, alat peraga, alat peraga geometri stick box, dan tingkat kepuasan. Peneliti juga memberikan penjelasan indikator tingkat kepuasan alat peraga matematika berbasis metode Montessori untuk mengukur kepuasan siswa dan guru pada sub bab tingkat kepuasan. 1. Montessori Peneliti menjelaskan riwayat Montessori, metode Montessori dan karakteristik Montessori. Peneliti menjelaskan pula alat peraga Montessori berbasis metode Montessori untuk menjelaskan alat peraga matematika berbasis metode Montesori yang dimaksud peneliti: a. Riwayat Montessori Maria Montessori lahir pada tanggal 31 Agustus 1870 di kota Chiaravalle, provinsi Ancona, Italia Utara (Magini, 2013: 7). Montessori tertarik terhadap dunia pendidikan ketika menjadi asisten dokter di salah satu klinik psikiatri. Sekolah pertama yang didirikan oleh Montessori adalah Casa dei Bambini yang dibuka pada tahun 1907. Casa dei Bambini menggunakan metode khusus yang dirancang oleh Montessori. Montessori menggunakan metode pendidikannya 11

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 terinspirasi dari penemuan Edward Séguin (1812-1881) dan Jean Marc Gaspard Itard (1775-1838) tentang keberhasilannya membimbing anak-anak berkebutuhan khusus secara mental maupun fisik. Montessori melakukan penelitian selama 2 tahun di Casa dei Bambini pada anak usia 3-6 tahun yang hidup di lingkungan kumuh. Di Casa dei Bambini Montessori memulai eksperimen selama dua tahun untuk mengasuh anak-anak yang orang tuanya tidak dapat mengasuh karena bekerja (Magini, 2013:22). Hasil eksperimen yang dilakukan Montessori di luar dugaan, berhasil. Montessori mengembangkan metode mengajar aktivitas, sensorial, membaca, menulis dan matematika pada anak keterbelakangan mental yang disamakan dengan anak normal. Montessori (2002: 41) menjelaskan bahwa metode ekperimennya dapat mengoptimalkan sistem otot, sistem syaraf dan panca indera pada anak level vegetative ke level intelektual. Ide-ide Montessori berkembang dan menjadi daya tarik para pendidik, psikolog dan masyarakat umum (Lillard dalam Crain, 2007: 99). b. Metode Montessori Metode pembelajaran Montessori menggunakan sistem otot, sistem syaraf dan panca indera (Montessori, 2002: 41). Crain (2007:99) menjelaskan bahwa metode Montessori adalah belajar membimbing anak mandiri berdasarkan kedewasaan masing-masing. Montessori mengajarkan konsep dasar dari bahasa, matematika dan biologi terhadap anak. Guru dalam pembelajaran metode Montessori disebut dengan directris. Metode Montessori menggunakan alat peraga memiliki cara kerja terstruktur

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 (nomenklatur). Cara kerja terstruktur yang dapat diilustrasikan dengan mengenalkan bilangan angka dengan manik-manik. Directris menunjukkan manik satu dengan kartu angka satu, manik dua dengan kartu angka dua sampai manik lima. Directris menanyakan mana manik satu dan meminta anak untuk menunjukkan dilakukan secara berulang. Directris menunjukkan manik dan meminta anak untuk menyebutkan. Directris melakukan secara berulang-ulang hingga anak dapat menyebutkan dan melakukan dengan benar. Anak dalam pembelajaran dapat menyebutkan dan melakukan dengan baik akan bermakna bagi siswa (Lillard dalam Crain, 2005). Pembelajaran akan bermakna jika sesuai dengan konteks anak. Anak diberi kebebasan bertangung jawab seperti memilih alat peraga dan belajar bersama dengan anak berbeda kelas. Anak akan menggali kemampuan yang dimiliki dengan menggunakan alat peraga. c. Karakteristik Alat Peraga Metode Montessori Montessori (Montessori, 2002: 170-176) menjelaskan alat peraga memiliki karakteristik yaitu menarik, memiliki gradasi rangsangan yang rasional, memiliki pengendalian kesalahan (auto-correction) sehingga siswa mengetahui bila membuat kesalahan, siswa dimungkinkan melakukan pendidikan diri (autoeducation) sehingga anak belajar dengan mandiri dan atau dengan sedikit campur tangan guru.. Alat peraga Montessori dapat menarik perhatian siswa dari bentuk, warna, ukuran yang dimiliki alat peraga tersebut. Bentuk alat peraga yang belum pernah siswa lihat menjadi ketertarikan siswa menggunakan alat peraga tersebut. Karakteristik alat peraga Montessori memiliki gradasi rangsangan yang rasional. Gradasi alat peraga dapat berupa gradasi warna, bentuk, ukuran, dan

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 gradasi umur. Gradasi umur artinya alat peraga tersebut dapat digunakan oleh tingkatan umur berbeda. Karakteristik alat peraga Montessori memiliki pengendali kesalahan (auto-correction). Pengendali kesalahan alat peraga dapat berupa kunci jawaban atau ketika mempergunakan alat peraga terjadi kesalahan kemudian anak dapat mengetahui dan memperbaiki. Alat peraga Montessori memiliki budaya yang berbeda dengan Indonesia. Alat peraga tersebut perlu disesuaikan dengan pembelajaran dan materi yang diberikan. Alat peraga Montessori dapat dikembangkan/dibuat dengan mereplikasi dengan bahan-bahan pembuat alat peraga yang dapat ditemukan di lingkungan. Hal ini yang dilakukan Montessori yang mempergunakan bahanbahan sederhana yang ada dilingkungan anak. Konteks lingkungan dapat digunakan sebagai sumber belajar sebagai alat bantu pembelajaran. d. Alat Peraga Matematika berbasis Metode Montessori Alat peraga Montessori melatih kepekaan indera dan ketrampilan fisik siswa (Montessori:2013). Karakteristik yang dimiliki alat peraga Montessori menarik, bergradasi, auto-correction, dan auto-education (Montessori, 2002:174176). Peneliti menambahkan karakteristik kontekstual perlu penyesuaian dalam memberikan materi pembelajaran dan terinspirasi hal yang telah dilakukan Montessori. Alat peraga matematik berbasis metode Montessori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu alat peraga geometri stick box. Karakteristik alat peraga matematika berbasis metode Montessori dalam penelitian ini adalah autoeducation, menarik, bergradasi, auto-correction, dan kontekstual. Peneliti

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 menyimpulkan bahwa alat peraga matematika berbasis metode Montessori adalah alat peraga yang digunakan dalam kegiatan belajar matematika yang memiliki karakteristik alat peraga Montessori yaitu auto-education, menarik, bergradasi, auto-correction, kontekstual. 2. Matematika Subbab matematika menjelaskan mengenai pengertian matematika dan pembelajaran matematika di sekolah dasar serta manfaat alat peraga matematika. Peneliti juga menjelaskan pembelajaran matematika di sekolah dasar meliputi tujuan, ruang lingkup dan pentingnya pembelajaran matematika di sekolah dasar. a. Matematika Susanto (2010:185) berpendapat bahwa matematika adalah “salah satu disiplin ilmu yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir dan berargumentasi, memberikan kontribusi dalam penyelesaian masalah sehari-hari dan dalam dunia kerja, serta memberikan dukungan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi”. Matematika (BSNP, 2006) adalah ilmu yang secara menyeluruh mendasari perkembangan teknologi modern dan memiliki peran penting dalam memajukan daya pikir manusia. Hudojo (2001:45) menyatakan bahwa matematika adalah sebuah ilmu yang memerlukan cara bernalar secara deduktif, formal dan abstrak. Pendapat Hudojo dan BSNP terangkum dalam pendapat Susanto. Peneliti meyimpulkan bahwa matematika adalah ilmu yang bertujuan meningkatkan daya pikir, pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan kontribusi kemajuan teknologi.

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 b. Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Matematika memiliki peranan penting bagi setiap orang dalam kehidupan. Susanto (2013) menjelaskan bahwa mata pelajaran matematika merupakan ilmu dasar yang sebaiknya dimiliki. Pendapat Susanto didukung Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 22 Tahun 2006 menjelaskan bahwa matematika membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis dan analitis. Penguasaan matematika menjadi hal penting dalam kehidupan yang semakin bersaing. Pembelajaran matematika penting diberikan sejak usia dini, maka pembelajaran matematika di sekolah dasar menjadi hal penting. Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) (Susanto, 2013:189) menyatakan bahwa ada lima tujuan pembelajaran matematika di sekolah dasar. Tujuan pertama yaitu pemahaman konsep matematika, keterkaitan antarkonsep, dan penerapan konsep matematika. Tujuan kedua yaitu melatih nalar, manipulasi matematika dalam generalisasi, pembuktian, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika. Tujuan ketiga, pemecahan masalah yang meliputi pemahaman masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model, dan menafsirkan solusi yang diperoleh. Tujuan keempat dari pembelajaran matematika agar siswa mampu mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk menjelaskan keadaan atau masalah. Tujuan kelima agar siswa memiliki sikap menghargai penggunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Kurikulum 2004 menyatakan bahwa ada tiga ruang lingkup dalam matematika, yaitu bilangan, geometri dan pengukuran, pengolahan data.

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 c. Manfaat Alat Peraga Matematika Suharjana (2009: 4) menyatakan bahwa ada tujuh manfaat alat peraga matematika yaitu (a) memudahkan siswa dalam pemahaman konsep matematika, (b) memberikan pengalaman baru bagi siswa, (c) memotivasi siswa untuk mempelajari matematika, (d) membantu siswa yang berpikir lambat untuk menyelesaikan tugas, (e) memperkaya program pembelajaran bagi siswa yang lebih pandai, (f) memudahkan pemahaman konsep yang abstrak, (g) mempermudah menyelesaikan soal, dan (h) dapat digunakan di mana pun. Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008: 37) menjelaskan bahwa “alat bantu dalam pengajaran untuk memperagakan sesuatu supaya apa yang diajarkan mudah dimengerti anak didik”. Penjelasan KBBI terangkum dalam pendapat Suharjana, peneliti menyimpulkan bahwa manfaat alat peraga matematika memudahkan siswa, memberi pengalaman, memotivasi, membantu pemahaman konsep, memperbanyak program belajar, pemahaman konsep abstrak, mempermudah menyelesaikan soal dan dapat digunakan dimanapun. 3. Alat Peraga Peneliti memaparkan pengertian dan manfaat alat peraga. Berikut penjelasan untuk setiap sub bab. a. Pengertian Alat Peraga Alat peraga (KBBI, 2008: 37) adalah “alat bantu dalam pengajaran untuk memeragakan sesuatu supaya apa yang telah diajarkan mudah dimengerti anak didik”. Estiningsih dalam Suharjana (2009: 3) menambahkan pengertian alat peraga adalah “media pembelajaran yang mengandung ciri-ciri dari konsep yang

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 dipelajari. KBBI (2008:892) menjelaskan bahwa media pendidikan/pembelajaran adalah alat dan bahan yang digunakan dalam proses pengajaran atau pembelajaran. Perbedaan pendapat Estiningsih menjelaskan bahwa alat peraga adalah media pembelajaran sedangkan dalam KBBI menjelaskan bahwa alat peraga adalah bagian dari media pembelajaran berbeda. Peneliti merangkum dari pendapat KBBI dan Estiningsih bahwa alat peraga adalah alat bantu dalam pengajaran untuk memeragakan sesuatu yang mengandung ciri-ciri dari konsep yang dipelajari. Kesimpulan peneliti didukung oleh Arsyad (dalam Widiyatmoko, 2012: 53) bahwa alat peraga dalam pembelajaran menjadi sarana komunikasi dan interaksi antara guru dengan siswa dalam proses pembelajaran. b. Manfaat Alat Peraga Pengertian alat peraga (KBBI, 2008: 37) adalah “alat bantu dalam pengajaran untuk memeragakan sesuatu supaya apa yang telah diajarkan mudah dimengerti anak didik”. Alat peraga memiliki manfaat untuk membantu siswa mengerti materi. Suharjana (2009: 4) menjelaskan ada 8 manfaat penggunaan alat peraga yaitu (1) pemahaman konsep, (2) memberikan pengalaman, (3) memotivasi siswa, (4) membantu siswa yang lamban, (5) mempermudah abstraksi, (6) menghemat waktu, (7) menunjang kegiatan di luar kelas dan (8) menambah program belajar siswa pandai. Manfaat alat menurut KBBI sudah terangkum oleh pendapat Suharjana. Pemahaman konsep dengan mempermudah abstraksi memiliki kesamaan untuk memahami konsep. Sudjana (2002) menjelaskan bahwa alat peraga dalam kegiatan belajar mengajar memiliki beberapa manfaat. Pertama, alat peraga bermanfaat

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 mengefektifkan kegiatan belajar mengajar. Kedua, alat peraga merupakan bagian dari seluruh proses belajar mengajar. Ketiga, alat peraga memudahkan mencapai tujuan dan isi pelajaran. Keempat, alat peraga mempercepat proses belajar mengajar dan membantu peserta didik dalam menangkap pengertian yang diberikan guru. Kelima, alat peraga diutamakan untuk mempertinggi mutu belajar mengajar. Peneliti dapat menyimpulkan berdasarkan KBBI, Suharjana dan Sudjana bahwa manfaat alat peraga adalah memahami konsep, memberi pengalaman, memotivasi, membantu siswa lamban, menghemat waktu, memudahkan pencapaian tujuan pelajaran, menunjang kegiatan diluar kelas dan menambah program belajar siswa pandai. 4. Alat Peraga Geometri Stick box Alat peraga geometri stick box adalah alat peraga Montessori yang direplikasi dan dimodifikasi. Alat tersebut pengembangan dari alat peraga geometri stick material Montessori. Gambar 2.1 Geometri Stick Material Montessori Geometri stick material digunakan untuk kelas dasar untuk pembelajaran mengenai garis yakni sudut, bangun dan analisis bentuk (Nienhius, 2012).

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 Pengembangan yang dilakukan adalah bahan yang digunakan kayu yang berasal dari Indonesia, penutup box digunakan sebagai papan kerja, tambahan laci untuk menyimpan kartu soal dan jarum pentul. Alat peraga yang digunakan dalam penelitian ini dinamakan geometri stick box. Alat peraga tersebut digunakan pada standar kompetensi memahami unsur dan sifat-sifat bangun datar sederhana. Kompetensi dasar mengidentifikasi berbagai jenis dan besar sudut. Materi mengidentifikasi jenis sudut dan besar sudut pada kelas III semester 2. Gambar 2.2 Geometri Stick Box Gambar 2.2 menunjukkan gambar alat peraga geometri stick box. Alat peraga tersebut terdiri dari papan kerja, stick, segitiga siku-siku, jarum pentul, kartu huruf, kartu angka, kartu nama sudut, kartu jenis sudut, kartu soal berserta kunci jawaban. Geometri stick box berbentuk balok memiliki penutup yang berfungsi sebagai papan kerja. Alat tersebut memiliki laci untuk menyimpan jarum pentul, kartu soal dan kartu jenis sudut. Stick digunakan untuk membentuk kaki sudut dan sebagai jarum yang dibentuk pada suatu jam. Kartu huruf digunakan untuk memberi nama pada sudut

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 yang dibentuk. Kartu angka digunakan untuk mengurutkan sudut yang dibentuk dari terkecil atau terbesar. Kartu jenis sudut digunakan untuk memberi nama jenis sudut. Jarum pentul digunakan untuk menahan stick agat tidak bergeser. Papan kerja memiliki dua sisi berfungsi untuk membuat sudut dan menghitung besar sudut yang dibentuk oleh jam. Penggunaan geometri stick box untuk mengajarkan materi mengidentifikasi jenis sudut dengan papan kerja, dua stick berbeda warna, jarum pentul, dan kartu huruf. Gambar 2.3 Penggunaan Geometri Stick Box dalam Mengajarkan Materi Mengidentifikasi Jenis Sudut Gambar 2.3 menunjukkan penggunan alat peraga untuk mengajarkan materi mengidentifikasi sudut. Siswa diminta membuat sudut yang ingin mereka buat dengan stick, jarum pentul, kartu huruf dan segitiga siku-siku. Siswa mengambil segitiga siku-sku untuk mengidentifikasi jenis sudut yang dibentuk. Sudut lancip jika besar sudut yang dibentuk lebih kecil dari segitiga siku-siku, tumpul jika besar sudut yang dibentuk lebih dari segitiga siku-siku dan siku-siku jika besar sudut yang dibentuk sama besar dengan segitiga siku-siku.

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 Gambar 2.4 Penggunaan Geometri Stick Box dalam Mengajarkan Materi Mengidentifikasi Jenis Sudut dengan Kartu Soal Gambar 2.4 menunjukkan cara penggunaan alat peraga dalam mengajarkan materi mengidentifikasi jenis sudut dengan kartu soal. Siswa mengambil salah satu soal dari paket soal 3 dan segitiga siku-siku. Segitiga siku-siku diletakkan diatas soal untuk mengidentifkasi jenis sudut yang dibentuk. Sudut lancip jika besar sudut yang dibentuk lebih kecil dari segitiga siku-siku, tumpul jika besar sudut yang dibentuk lebih dari segitiga siku-siku dan siku-siku jika besar sudut yang dibentuk sama besar dengan segitiga siku-siku. Gambar 2.5 Penggunaan Geometri Stick Box dalam Mengajarkan Materi Besar Sudut dengan Kartu Soal

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 Gambar 2.5 menunjukkan cara penggunaan alat peraga dalam mengajarkan materi besar sudut dengan kartu soal. Siswa mengambil papan kerja dengan sisi jam, dua stick dengan warna yang berbeda, jarum pentul dan kartu soal. Siswa membentuk jam sesuai dengan kartu soal. Siswa menghitung besar sudut yang dibentuk dengan menghitung setiap kali berpindah membentuk sudut 300. Siswa menghitung besar sudut yang dibentuk. Siswa mencocokan dengan kunci jawaban yang berada di balik kartu soal. 5. Tingkat Kepuasan Kajian pustaka tingkat kepuasan menjelaskan pengertian tingkat kepuasan, manfaat tingkat kepuasan, pengukuran tingkat kepuasan, manfaat pengukuran tingkat kepuasan, karakteristik produk yang mempengaruhi tingkat kepuasan. Peneliti juga menjelaskan indikator tingkat kepuasan yang akan dilakukan. a. Pengertian Tingkat Kepuasan Supranto (2006:2) menyatakan bahwa tingkat kepuasan pelanggan tergantung terhadap mutu produk. Adisaputro (2010: 67) berpendapat bahwa kepuasan adalah “perasaan senang atau kecewa dari hasil membandingkan antara kinerja atau produk yang dipersepsikan dengan harapannya”. Kotler dan Keller (2009: 14) menambahkan bahwa kepuasan adalah “perasaan seseorang yang timbul

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 setelah membandingkan kinerja produk dengan ekspektasi mereka”. Pendapat Supranto, Adisaputro, Kotller dan Keller memiliki kesamaan yakni kepuasan adalah perasaan setelah membandingkan mutu produk dan sesuai dengan harapan atau ekspektasi. Mutu produk dalam penelitian ini adalah hasil kerja (kinerja) dari alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Harapan atau ekspektasi dalam penelitian ini adalah kepentingan dari alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Midie (dalam Sopiatin, 2010: 36) menggambarkan pengaruh harapan terhadap kepuasan. Gambar 2.6 Pengaruh Harapan terhadap Kepuasan Yang diharapkan Ideal Minimal yang didapat Yang selayaknya Gambar 2.6 menunjukkan bahwa semakin dekat harapan dengan ideal maka semakin besar terjadi kepuasan dan semakin dekat selayaknya dengan ideal maka semakin besar terjadinya kepuasan. Harapan siswa dan guru semakin dekat dengan ideal maka semakin besar terjadinya kepuasan. Kotler (2009: 14) menambahkan bahwa seseorang mengalami tingkat kepuasan, a) jika kinerja di bawah harapan maka seseorang akan merasa kecewa, tetapi b) jika kinerja sesuai dengan harapan maka seseorang akan

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 merasa puas dan c) bila kinerja bisa melebihi harapan maka seseorang akan merasakan sangat puas atau gembira (dalam Sunyoto, 2012: 223). Peneliti merangkum pendapat Supranto, Adisaputro, Kotler dan Keller dengan gambar 2.6 yaitu tingkat kepuasan adalah tingkatan perasaan (kecewa, puas, dan sangat puas) dengan setelah membandingkan hasil kerja alat peraga sesuai dengan harapan siswa dan guru. b. Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepuasan Ratnasari dan Aksa (2011:117-118) menjelaskan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan adalah kualitas produk, kualitas pelayanan, emosional, harga dan biaya. Pelanggan dalam konteks penelitian ini adalah siswa dan guru. Pertama, pelanggan akan merasa puas jika dari hasil evaluasi yang dilakukan produk tersebut berkualitas. Alat peraga dapat dikatakan puas jika sesuai dengan kebutuhan siswa dan guru. Kedua, kualitas pelayanan yang sesuai dengan harapan pelanggan maka pelanggan akan merasa puas. Kualitas pelayanan alat peraga dapat dikatakan puas jika sesuai dengan harapan siswa dan guru. Ketiga, pelanggan akan merasa puas ketika memiliki rasa percaya diri ketika memakai produk karena nilai sosial dari produk. Siswa dan guru puas jika percaya diri dalam mengerjakan soal matematika dengan menggunakan alat peraga. Guru dan siswa akan mempergunakan alat peraga tersebut kembali. Keempat, guru dan siswa tertarik dengan melihat alat peraga yang memiliki kualitas yang sama dengan alat peraga lain tetapi dengan harga yang lebih rendah. Siswa dan guru dikatakan puas jika memiliki alat peraga yang memiliki harga yang rendah tetapi memiliki kualitas yang

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 sama dengan alat peraga lain. Kelima, guru dan siswa dikatakan puas jika tidak mengeluarkan biaya tambahan atau waktu untuk mendapatkan alat peraga. Irawan (2004) menyebutkan lima faktor yang mempengaruhi kepuasan, yaitu kualitas produk, harga, service quality, emotional factor, biaya dan kemudahan. Faktor yang dikemukakan Ratnasari dan Aksa memilki kesamaan dengan pendapat yang dikemukaan Irawan, perbedaanya Irawan menambahkan kemudahan. Kemudahaan siswa dan guru untuk menemukan alat peraga tanpa sulit untuk membeli atau memesan . Peneliti meyimpulkan berdarsarkan pendapat Ratnasari dan Aksa sert Irawan bahwa faktor yang mempengaruhi kepuasan siswa dan guru adalah kualitas produk, kualitas pelayanan, emosional, harga, biaya dan kemudahan. c. Manfaat Tingkat Kepuasan Ratnasari dan Aksa (2011: 118) mengungkapkan bahwa manfaat kepuasan yaitu pelanggan akan menggunakan produk dan akan menyarankan kepada orang lain. Pelanggan dalam konteks penelitian ini, siswa dan guru akan mempergunakan alat peraga kembali dan menyarankan kepada orang lain untuk mempergunakan alat peraga. Adisaputro (2010: 71) menjelaskan hal yang sama yang diungkapkan Ratnasari dan Aksa bahwa manfaat kepuasan adalah dapat menarik, menjaga dan meningkatkan jumlah pelanggan dalam menggunakan produk. Ratnasari dan Aksa mengungkapkan bahwa manfaat kepuasaan menggunakan dan menyarankan kembali sedangkan pendapat Adisaputro

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 menambahkan menarik pengguna alat peraga. Pendapat Adisaputro sudah merangkum pendapat Ratnasari dan Aksa. Peneliti menyimpulkan bahwa manfaat kepuasan adalah menarik, mempergunakan dan menambah jumlah pelanggan dengan cara menyarankan kepada orang lain. d. Pengukuran Tingkat Kepuasan Kotler (dalam Tjiptono & Diana, 2003) menjelaskan empat metode yang dapat digunakan untuk mengukur kepuasan pengguna barang & jasa yaitu, sistem keluhan dan saran, pembelanja misterius, analisis kehilangan pelanggan dan survei kepuasan pelanggan. Pengukuran tingkat kepuasan dengan sistem keluhan dan saran dilakukan jika produk atau jasa beredar dalam jangka waktu yang cukup lama. Sistem keluhan dan saran adalah cara yang dilakukan dengan memberikan saran dan keluhan. Pembelanja misterius adalah sesorang yang bertugas untuk mencari kekuatan dan kelemahan produk atau jasa dan membeli produk atau jasa lain untuk mencari kekuatan dan kelemahan produk atau jasa lain. Analisis kehilangan pelanggan dengan cara menghubungi dan mencari tahu alasan tidak menggunakan produk atau jasa kembali. Survei kepuasan pelanggan dengan melakukan survei kepada pelanggan untuk menilai produk atau jasa tertentu menggunakan kuesioner atau wawancara. Penelitian ini menggunakan pengukuran kepuasan dengan survei kepada pelanggan. Tjiptono (2004: 148-150) pengukuran menggunakan metode survei dapat dilakukan dengan cara directly reported satisfaction, derived dissatisfaction, problem analysis dan importance-performance

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 analysis. Pertama, directly reported satisfaction yaitu pengukuran yang dilakukan dengan menanyakan menggunakan pertanyaan yang spesifik mengenai tingkat kepuasan. Kedua, derived dissatisfaction yaitu pengukuran yang dilakukan berkaitan dengan seberapa besar harapan pengguna terhadap atribut dan kinerja yang dirasakan. Ketiga, problem analysis yaitu pengukuran yang dilakukan dengan meminta pelanggan untuk menuliskan masalah yang berkaitan dengan produk yang diterima. Keempat, importanceperformance analysis yaitu pengukuran dengan membuat urutan (ranking) berbagai atribut berdasarkan derajat pentingnya setiap atribut tersebut dan seberapa baik kinerja produk. Peneliti mengukur kepuasan pelanggan dengan survei yang menggunakan metode importance-performance analysis. e. Importance Performance Analysis Importance Performance Analysis diperkenalkan oleh Martilla dan James pada tahun 1977 yang mengukur kepuasan pelanggan pada industri otomotif (Chan, 2005). Analisis tersebut berkembang tidak hanya pada industri otomotif, hal ini dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan oleh Hawes &Prough (1998), Dolinsky & Cuputo (1990) pada bidang kesehatan, pada bidang pariwisata oleh Bush & Ortinau (1986), Duke & Persia (1996) dan Uysal, Howard & Jamrozy (1991). Tahun 1998 berkembang pada bidang pendidikan dengan peneltian yang dilakukan Alberty & Mihalik (1989) mengenai adult evaluation dan Ross (1998) mengenai evaluasi pada fakultas. IPA untuk mengukur kepuasan pelanggan difokuskan pada kepentingan atau kinerja. Chan (2005: 22) menyatakan bahwa “consumer

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 satisfaction is a function of both expectations related to certain important atribut and judgments of attribute performance” yang artinya bahwa kepuasan pelanggan adalah memiliki fungsi yang berkaitan dengan atribut kepentingan dan atribut kinerja. Feng dan Jeng (2005) menambahkan kepentingan adalah gambaran tingkatan kepedulian pelanggan terhadap produk atau jasa dan kinerja adalah menggambarkan spesifikasi tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk atau jasa. Chan (2005: 24) menyatakan bahwa IPA adalah cara untuk mengevaluasi dengan menggunakan empat tahap yaitu (a) menentukan kisikisi atribut yang akan dievaluasi, (b) mengembangkan atribut dan melakukan survei, (c) mengolah data dan (d) mengelompokkan hasil dalam kisi-kisi untuk membantu menyimpulkan. Kisi-kisi atribut untuk kepentingan terwakili garis ( ) dan kinerja terwakili garis ( ) yang digambarkan pada kuadran. Gambar kuadran dapat dilihat pada gambar 2.7 berikut ini. Gambar 2.7 Diagram Kartesius Kepentingan Prioritas Utama I Prioritas Rendah III Pertahankan Prestasi II Berlebihan IV Kinerja

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 Gambar 2.7 menjelaskan bahwa diagram kartesisus yang terbagi oleh empat kuadran. Kuadran I menunjukkan bahwa tingkat kepentingan tinggi dan tingkat kinerja yang rendah, yang artinya memiliki prioritas utama. Atribut yang berada di kuadran I perlu meningkatkan kinerja. Kuadran II menunjukkan bahwa tingkat kepentingan dan kinerja tinggi, yang artinya perlu mempertahankan prestasi. Atribut yang berada di kaudran II perlu mempertahakan usaha saat ini dan kinerja. Kuadran III menunjukkan bahwa tingkat kepentingan dan kinerja rendah, yang artinya memiliki prioritas rendah. Atribut yang berada di kuadran III penyedia layanan membutuhkan sedikit perhatian pada atribut tersebut. Kuadran IV menunjukkan kepentingan rendah dan kinerja yang tinggi yang artinya berlebihan. Atribut pada kuadran IV, penyedia layanan dapat mengalokasi usaha pada kuadran lain. f. Manfaat Pengukuran Tingkat Kepuasan Tjiptono (2008) berpendapat bahwa manfaat sebagai umpan balik dan masukan untuk mengetahui hal-hal yang membuat pelanggan merasa tidak puas, sehingga dapat segera dilakukan perbaikan. Supranto (2006) menyatakan bahwa ada 3 manfaat pengukuran kepuasan. Pertama adalah untuk mengetahui cara kerja dari suatu produk yang akan memberi informasi terhadap kinerja produk tersebut. Tujuan untuk mengetahui cara kerja suatu produk dapat berguna untuk menentukan perubahan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan cara kerja produk tersebut. Kedua adalah untuk mengetahui bagian yang perlu dilakukan perubahan agar dapat memperbaiki kekurangan. Perubahan yang dilakukan pada hal-hal yang dianggap penting oleh pelanggan atau pengguna.Tujuan untuk

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 melakukan perbaikan agar dapat memuaskan pelanggan atau pengguna produk. Ketiga untuk perubahan yang dilakukan dipastikan mengarah pada perbaikan. Cara ini agar tidak terjadi penurunan kualitas produk. Sopiatin (2010:5) menjelaskan pengukuran tingkat kepuasan di bidang pendidikan bahwa tujuan pengukuran tingkat kepuasan siswa untuk memberikan gambaran kualitas proses mengajar di sekolah. Kualitas tersebut meliputi kualitas guru, ketersedian sarana dan prasarana sekolah, suasana belajar, kurikulum, yang dikelola oleh sekolah. Pendapat Tjiptono sudah terangkum dalam pendapat Supranto, peneliti menyimpulkan berdasarkan Supranto dan Sopianti bahwa manfaat melakukan pengukuran kepuasan untuk mengetahui cara kerja, melakukan perbaikan, perubahan ke arah yang lebih baik pada kualitas proses mengajar di sekolah. g. Karakteristik Produk yang Mempengaruhi Tingkat Kepuasan Karakteristik produk baru yang mempengaruhi tingkat kepuasan. Garvin Juran dan Gryna (Sethi, 2000) memaparkan bahwa aspek dari kualitas produk baru yaitu estetika (aesthetics), performansi (performance), keawetan (life), kualitas pengerjaan (workmanship) dan keamanan (safety). Estetika (aesthetics) berkaitan dengan pertimbangan pilihan secara individu. Performansi (performance) berkaitan dengan kemudahan seseorang dalam memperoleh barang tanpa mengeluarkan biaya untuk memperoleh barang tersebut. Keawetan (life) berkaitan dengan waktu pemakaian atau daya tahan produk tersebut. Kualitas pengerjaan (workmanship) berkaitan dengan hasil pembuatan suatu produk. Keamanan (safety) berkaitan dengan produk tersebut bebas dari bahaya.

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 Garvin (dalam Laksana 2008, 89-90) menjelaskan bahwa produk dikatakan berkualitas apabila memenuhi delapan dimensi kualitas produk, yaitu performansi (performance), keistimewaan tambahan (feature), kehandalan (reliability), daya tahan (durability), konformansi (conformance), kemampuan pelayanan (service ability), kualitas yang dirasakan (perceived quality) dan estetika (aesthetics). Pendapat Sethi sama dengan pendapat Garvin mengenai produk yang mempengaruhi kepuasan tetapi Garvin menambahkan keistimewaan tambahan (feature), kehandalan (reliability), daya tahan (durability), konformansi (conformance), kemampuan pelayanan (service ability), kualitas yang dirasakan (perceived quality). Keistimewaan tambahan (feature) berkaitan dengan pilihan-pilihan pengembangannya. Kehandalan (reliability) berkaitan dengan kemungkinan suatu produk berhasil dalam melaksanakan fungsinya. Konfirmasi (conformance) berkaitan dengan kesesuaian produk terhadap spesifikasi yang telah ditetapkan berdasarkan keinginan pengguna produk. Daya tahan (durability) berkaitan dengan masa pakai suatu produk atau daya tahan produk. Kemampuan pelayanan (service ability) berkaitan dengan kecepatan atau kesopanan, kompetensi, kemudahan dan akurasi dalam perbaikan. Kualitas yang dirasakan (perceived quality) berkaitan dengan perasaan pelanggan dalam menggunakan produk dan bersifat subjektif. Persepsi pelanggan terhadap produk semakin baik, maka semakin berkualitas produk tersebut menurut pelanggan tersebut. Peneliti menyimpulkan dari pendapat Garvin dan Sethi bahwa karakteristik produk yang mempengaruhi kepuasan adalah performansi (performance), keistimewaan

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 tambahan (feature), kehandalan (reliability), daya tahan (durability), konformansi (conformance), kemampuan pelayanan (service ability), kualitas yang dirasakan (perceived quality), estetika (estetict), keawetan (life), kualitas pengerjaan (workmanship) dan keamanan (safety). h. Indikator Tingkat Kepuasan Terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori “Alat Peraga Geometri Stick Box” Peneliti bersama kelompok studi menyusun indikator tingkat kepuasan terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Indikator yang disusun berdasarkan penggabungan karakteristik produk baru (Sethi, 2000), karakteristik kepuasan pengguna produk (Garvin, 2000) dan karakteristik alat peraga Montessori (Montessori, 2002) Tabel 2.1 Penggabungan Indikator Tingkat Kepuasan Karakteristik Alat Peraga Montessori Auto education1 Menarik2 Bergradasi3 Auto corretion4 Karakteristik Produk Lama Performansi (performance) 1 Keistimewaan tambahan(feature)3 Kehandalan (realibility)1 Daya tahan (durability)6 Kontekstual5 Konformasi (conformance)* Estetika (aesthetics)2 Kemampuan pelayanan (service ability)7 Kualitas yang dirasakan (perceiced quality)7 Karakteristik Produk Baru Estetika (aesthetics)2 Performansi (performance) 1 Keawetan (life)6 Kualitas pengerjaan (workmanship)7 Keamanan (safety)7 Tabel 2.1 menunjukkan penggabungan indikator tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Penggabungan setiap indikator karena memiliki kesamaan arti. Aesthetic digabung menjadi satu dengan menarik. Performance dan reliability digabung menjadi satu

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 dengan auto-education. Feature digabung menjadi satu dengan gradasi. Durability digabung menjadi satu dengan life. Service ability, perceived quality dan safety digabung menjadi satu dengan workmanship. Auto-correction dan kontesktual tetap berdiri sendiri karena tidak memiliki kesamaan arti dengan karakteristik yang lain. Tidak menggunakan karakteristik conformance karena karakteristik tersebut digunakan untuk produk yang memiliki standar atau patokan. Tabel 2.2 Indikator Tingkat Kepuasan Terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori No 1 2 3 4 5 6 7 Indikator Tingkat KepuasanAlat Peraga Montessori Auto education Menarik Bergradasi Auto corretion Kontekstual Life Workmanship Tabel 2.2 menunjukkan bahwa tujuh indikator tingkat kepuasan alat peraga matematika berbasis metode Montessori, yaitu auto-education, menarik, bergradasi, auto-correction, kontekstual, life, dan workmanship B. Penelitian yang relevan Peneliti memaparkan penelitian yang relevan mengenai penggunaan alat peraga matematika, penggunaan media, Montessori, dan pengukuran kepuasan. Penelitian ini mengukur tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Berikut ada enam penelitian yang dibahas pada sub bab ini.

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 Penelitian yang dilakukan Rathunde dan Csikszentmihalyi (2005) mengenai perbandingan motivasi dan kualitas dari pengalaman di sekolah Montessori dan sekolah biasa. Teknik analisis data menggunakan analisis multivariate. Teknik tersebut mengukur perbedaan beberapa variabel dan faktor dalam waktu yang bersamaan. Hasil penelitian adalah sekolah Montessori menunjukkan motivasi dari dalam lebih tinggi, berpotensi, energik, berpengalaman dalam aktivitas akademik di sekolah. Siswa sekolah Montessori sebanyak 40% melakukan kegiatan yang didasari minat dan motivasi dan siswa sekolah tradisonal sebanyak 24%. Sekolah biasa menunjukkan berpengalaman tetapi disertai dengan motivasi yang rendah. Siswa sekolah Montessori dan sekolah biasa memiliki pengalaman yang sama dalam bidang non-akademik. Penelitian yang dilakukan Wijayanti (2013) mengenai pengembangan alat peraga Montessori. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Tujuan penelitian Wijayanti untuk mengembangkan alat peraga Montessori untuk penjumlahan dan pengurangan untuk siswa kelas I SD Krekah Yogyakarta. Metode R&D dalam penelitian ini terdiri atas 4 tahap yaitu, (1) kajian standar kompetensi dan kompetensi dasar, (2) analisis kebutuhan dan pengembangan perangkat pembelajaran, (3) produksi alat peraga Montessori untuk penjumlahan dan pengurangan, dan (4) validasi dan revisi produk, sehingga dihasilkan produk alat peraga Montessori yang bersifat prototipe. Hasil penelitian adalah alat peraga Montessori dapat digunakan untuk melatih kemampuan penjumlahan dan pengurangan pada siswa kelas I yang memiliki lima karakteristik, yaitu menarik, bergradasi, auto-education, auto-correction, dan

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 kontekstual. Alat peraga memiliki kualitas “sangat baik” berdasarkan skor dari validator yaitu ahli pembelajaran matematika, ahli alat peraga, guru kelas I, dan siswa kelas I SD KrekahYogyakarta, serta peningkatan skor posttest siswa sebesar 73,44%. Miyono (2011) melakukan penelitian mengenai kepuasan dan loyalitas pelanggan pada Sekolah Dasar Swasta Unggul. Penelitian ini memiliki tujuan, yaitu : (1) mengetahui konsep penilaian konsumen terhadap merek, biaya pendidikan, kepuasan konsumen, dan loyalitas pelanggan terhadap lembaga pendidikan sekolah dasar swasta, (2) mengembangkan hubungan antara merek, kualitas pelayanan, harga, dan kepuasan pembentukan perilaku loyaitas pelanggan pada lembaga pendidikan, (3) mengetahui seberapa besar konstribusi pengaruh merek, kualitas pelayanan, harga, dan kepuasan terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan survei. Populasi dan sampel adalah orang tua siswa SD Al-Azhar 14, SD Hadayatullah, SD Nasima, SD PL Berbadus dan SD YSKI 01 Semarang yang berjumlah 200 orang. Sampel dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa (1) ekuitas merek secara signifikan berpengaruh pada kepuasan dan loyalitas pelanggan, (2) kualitas pelayanan secara signifikan berpengaruh terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan, (3) harga secara signifikan berpengaruh terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan, (4) kepuasan pelanggan secara signifikan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan, (5) ekuitas merek,harga dan kualitas pelayanan secara signifikan berpengaruh terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan, (6)

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 ekuitas merek, kualitas pelayanan, harga dan kepuasan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh kuat pada kepuasan dan loyalitas pelanggan adalah kualitas layanan yaitu 50.41%. Kualitas layanan, ekuitas merek dan harga mendukung peningkatan loyalitas pelanggan. Kemampuan sekolah untuk membangun hubungan yang baik antara staf dengan orang tua siswa dengan cara mendidik dengan baik sehingga kepuasan terhadap sekolah tinggi. Simpeh (2013) melakukan penelitian mengenai strategi pemeliharaan fasilitas gedung teater di Universitas Cape Peninsula. Tujuan penelitian Simpeh adalah mengembangkan prioritas dan keterlibatan strategi untuk memandu pemeliharaan kinerja perkuliahan teater untuk memastikan tingkat kinerja memenuhi kepuasan mahasiswa kemudian mempromosikan pengalaman belajar mereka. Penelitian Simpeh menggunakan penelitian campuran (mixed). Subjek penelitian ini adalah tiga kelas teater. Penelitian tersebut menggunakan pengumpulan data kuesioner, waawancara dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Importance Performance Analysis (IPA), dekriptitif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kinerja ruang kuliah teater mempengaruhi pengalaman belajar (2) pencahayaan, keamanan, ventilasi, dan kebersihan memiliki peringkat lebih tinggi dari keselamatan kebakaran, evakuasi dan estetika (3) kepentingan parameter memiliki kinerja lebih buruk dibandingkan pencahayaan, keamanan, ventilasi, kebersihan, keselamatan kebakaran, evakuasi dan performan pengontrol suara, (4) mahasiswa tidak terlibat dalam proses pemeliharaan ruang kuliah teater, (5) mahasiswa menganggap

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 keterlibatan mereka dalam pemeliharan ruang kuliah bergantung pada koordinator pemeliharaan. Usaha yang perlu dilakukan adalah meningkatkan sistem ventilasi dan suhu, kebakaran, keselamatan, evaluasi, kontrol suara tetapi tidak mengabaikan kinerja lainnya. Sugiarni (2012) melakukan penelitian mengenai peningkatan hasil belajar matematika dengan pemanfaatan alat peraga dengan materi operasi hitung campuran. Tujuan penelitian Sugiarni adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas II agar siswa dapat memahami konsep operasi hitung campuran. Jenis penelitian Sugiarni adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitiannya adalah 40 siswa kelas II SDN Suniarsih, kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal yang terdiri dari 25 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Sugiarni melakukan dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan terjadi yang lebih baik pada siklus II. Prestasi belajar siswa sebelum dilakukan perbaikan adalah 50,70. Prestasi belajar siswa pada siklus I adalah 60,50, sedangkan pada siklus II adalah 83,50. Penyebab prestasi belajar yang meningkat karena kegiatan apersepsi yang menarik melalui tanya jawab, melibatkan siswa dalam demonstrasi, mengaktifan siswa dalam tanya jawab, latihan pengerjaan soal, dan pemanfaatan alat peraga. Penelitian yang dilakukan Suryaningsih, Zainuddin, Kresnadi (2013) mengenai hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika dengan penggunaan alat peraga. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan kartu bertanda dalam pembelajaran matematika di kelas IV SDN 21 Teluk Pakedai. Metode penelitian yang digunakan deskriptif dan jenis penelitian

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil belajar pada siklus 1 rata-rata sebesar 67,5 dan rata–rata meningkat menjadi 97,5 pada siklus 2. Penelitian Suryaningsih, Zainuddin, Kresnadi memberikan kontribusi bahwa penggunaan alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian yang telah dilakukan relevan dengan penelitian yang akan dilakukan peneliti. Objek penelitian hampir sama dengan penelitian ini yaitu mengenai metode montessori, alat peraga dan kepuasan. Penelitian yang akan dilakukan peneliti lebih berfokus pada tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Literature map dapat dilihat pada gambar 2.8.

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 Gambar 2.8 Literature map Alat Peraga Montessori Wijayanti (2013) Pengembangan Alat Peraga Penjumlahan dan Pengurangan Ala Montessori untuk Siswa Kelas I SD Rathunde dan Csikszentmihalyi (2005): Middle School Students’s Motivation and Quality of Experience: A Comparison of Montessori and Traditional School Suryaningsih, Zainuddin & Kresnadi (2013) Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika dengan Penggunaan Alat Peraga. Tingkat Kepuasan Simpeh (2013) Current Maintenance Strategies of University Building Facilities in THE Western Cape, Souuth Africa Miyono(2011) Kepuasan dan loyalitas pelanggan SD Swasta Unggul Sugiarti (2012) Belajar Matematika dengan Memanfaatkan Media dan Alat Peraga “Tingkat Kepuasan Siswa dan Guru Terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori” Gambar 2.8 Literature map menunjukkan penelitian-penelitian yang sudah dilakukan mengenai alat peraga, Montessori dan kepuasan. Penelitian mengenai

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 Montessori dilakukan oleh Wahyuningsih (2013) dan Rathunde dan Csikszentmihalyi (2005). Penelitian mengenai alat peraga dilakukan oleh Sugiarti (2012) dan Suryaningsih, Zainuddin, Kresnadi (2013). Penelitian mengenai kepuasan dilakukan oleh Miyono (2011) dan Simpeh (2013). Penelitian yang dilakukan Wahyuningsih mengenai alat peraga Montessori memiliki kualitas sangat baik dan Rathunde dan Csikszentmihalyi yang meneliti mengenai motivasi dan pengalaman siswa Montessori dan non Montessori. Penelitian yang dilakukan Sugiarti dan Suryaningsih, Zainuddin, Kresnadi meneliti mengenai penggunaan alat peraga. Miyono dan Simpeh melakukan penelitian mengenai kepuasan fasilitas dan loyalitas terhadap pelayanan pendidikan. Variabel penelitian yang telah dilakukan seperti alat peraga matematika, alat peraga Montessori dan kepuasan belum ada penelitian mengenai tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. C. Kerangka Berpikir Kemampuan matematika yang diharapkan oleh pemerintah yaitu kemampuan siswa untuk berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan bekerja sama. Realitanya kemampuan siswa masih rendah dapat dilihat oleh hasil survei yang dilakukan PISA (Programme for International Student Assement). Hasil survei PISA tahun 2012 menunjukkan kemampuan matematika siswa Indonesia berada pada peringkat 64 dari 65 negara. Kemampuan matematika siswa Indonesia yang rendah dapat disebabkan oleh manajemen pendidikan.

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 Indonesia menetapkan tujuh komponen manajemen pendidikan yang harus dipenuhi yaitu kurikulum, tenaga kependidikan, kesiswaan, keuangan, sarana dan prasarana, hubungan sekolah dengan masyarakat dan layanan khusus. Penggunaan satu buku untuk pembelajaran utama disekolah salah satu penyebab rendahnya kemampuan matematika siswa Indonesia. Hal ini menunjukkan manajemen sarana dan prasarana perlu diperbaiki. Manajemen sarana dan prasarana salah satu aspeknya dalam bentuk barang langsung seperti media pembelajaran. Alat peraga adalah bagian dari media pembelajaran. Alat peraga memiliki manfaat sebagai alat untuk membantu siswa memahami konsep yang abstrak seperti materi dalam mata pelajaran matematika. Pembelajaran matematika menggunakan alat peraga dapat menggunakan alat peraga Montessori. Alat peraga Montessori memiliki karakteristik auto-education, menarik, bergradasi, dan auto-correction. Alat peraga juga memiliki manfaat untuk meningkatkan sikap positif. Sikap positif siswa dan guru terhadap pelayanan pendidikan disebut kepuasan. Kepuasan siswa dan guru sebagai pengguna alat peraga dapat dilihat dari kualitas alat tersebut. Pengukuran tingkat kepuasan di bidang pendidikan penting karena dapat memberikan gambaran mengenai kualitas pendidikan. Hasil pengukuran tingkat kepuasan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki alat peraga. Analisis data untuk mengukur kepuasan siswa dan guru secara umum menggunakan PAN tipe II. Teknik analisis Importance and Performance Analysis (IPA) digunakan untuk menganalisis lebih jauh tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori.

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 Penggunaan alat peraga tersebut bermanfaat bagi siswa untuk memahami konsep matematika yang abstrak. Penggunaan alat peraga tersebut bermanfaat bagi guru untuk memahami konsep matematika agar memudahkan guru dalam mengajar. Kinerja alat peraga matematika berbasis metode Montessori geometri stick box sesuai dengan harapan, dapat dikatakan siswa dan guru puas. Tingkat kepuasan siswa dan guru diklasifikasi tinggi menggunakan alat peraga matematika berbasis metode Montessori geometri stick box. D. Hipotesis Peneliti melihat kembali kajian teori, penelitian yang relevan dan kerangka berpikir yang dipaparkan, peneliti membuat hipotesis (kesimpulan sementara) bahwa: 1. Tingkat kepuasan siswa terhadap pengguna alat peraga matematika berbasis metode Montessori adalah tinggi. 2. Tingkat kepuasan guru terhadap pengguna alat peraga matematika berbasis metode Montessori adalah tinggi.

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 BAB III METODE PENELITIAN Bab III menjelaskan jenis penelitian, setting penelitian, teknik pengumpulan data, instrumen pengumpulan data, validitas dan reliabilitas instrumen, dan prosedur analisis data. Peneliti menyertakan juga jadwal penelitian untuk melihat kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam penelitian. Berikut penjelasan tiap sub bab. A. Jenis Penelitian Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode sensus. Penelitian deskriptif (Sukmadinata: 2012: 72) adalah jenis penelitian yang mendasar yang menggambarkan fenomena yang ada. Pendapat Sukmadinata memiliki persamaan dengan pendapat Arikunto (2005:234) bahwa penelitian deskriptif memiliki tujuan menggambarkan variabel, gejala atau keadaan. Pendapat Sukmadinata dan Arikunto didukung dengan pendapat Bungin (2008: 36) bahwa penelitian kuantitatif dengan format deskriptif bertujuan “menjelaskan, meringkas berbagai kondisi, berbagai situasi, atau berbagai variabel yang timbul dimasyarakat yang menjadi objek penelitian itu berdasarakan apa yang terjadi”. Bungin menambahkan bahwa format deskriptif ini dapat dilakukan dengan studi kasus dan survei. Effendi dan Tukiran (2012: 3) menambahkan bahwa penelitian survei adalah “penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok”. Peneliti tidak menggunakan populasi dan sampel tetapi peneliti 44

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 menggunakan seluruh populasi. Sensus adalah penelitian dengan menggunakan seluruh populasi (Effendi dan Tukiran: 3). Purwanto (2010: 221) berpendapat bahwa sebuah penelitian disebut sensus apabila data yang digunakan dari seluruh populasi. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. B. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Peneliti melakukan penelitian di SD Kanisisus Sengkan Yogyakarta yang beralamat di Jalan Kaliurang km 7 RT 002/10 Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta 55283 dengan telepon 0274-884667. Peneliti memilih SD Kanisius Sengkan Yogyakarta karena SD tersebut pada kelas III menggunakan alat peraga matematika berbasis metode Montessori pada pembelajaran matematika yaitu geometri stick box. 2. Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2013 s/d Juli 2014. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 15 Maret 2014 untuk penyebaran kuesioner kinerja dan kepentingan siswa. Penyebaran kuesioner kinerja dan kepentingan guru dilakukan pada tanggal 2 Mei 2014. Tahap pelaksanaan penelitian yang direncanakan terdapat dalam jadwal kegiatan penelitian. C. Populasi dan Sampel Sugiyono (2011:119) menjelaskan bahwa populasi adalah area generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang memiliki karakteristik yang ditetapkan peneliti untuk dianalisis kemudian menarik kesimpulan. Arikunto (2006:130)

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 menambahkan bahwa “sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi”.Populasi penelitian ini adalah 80 siswa dan 2 guru yang terdiri dari kelas III A dan III B SD Kanisius Sengkan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan anggota populasi sehingga penelitian ini disebut penelitian populasi. Metode penelitian ini menggunakan metode sensus, sensus adalah sebuah penelitian apabila data yang digunakan dari seluruh populasi (Purwanto, 2010: 221). Jadi penelitian ini disebut penelitian populasi dengan metode sensus. D. Variabel Sugiyono (2011: 63) menjelaskan bahwa variabel adalah suatu objek yang dipelajari untuk memperoleh informasi kemudian peneliti menarik kesimpulan. Variabel bebas adalah “variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi penyebab perubahan atau timbulnya variabel terikat” Sugiyono (2011: 64). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Variabel terikat adalah “variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas” (Sugiyono, 2011: 64). Variabel terikat dalam penelitian ini adalah tingkat kepuasan siswa dan guru. E. Teknik Pengumpulan Data Sukmadinata (2012: 216) memaparkan bahwa “teknik pengumpulan data dapat berupa wawancara, angket (kuesioner), observasi dan studi dokumenter”. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitan ini adalah kuesioner. Kuesioner adalah sebuah instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan cara memberi pertanyaan kepada responden (Sugiyono, 2012: 142).

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 Arikunto (2010:102) menjelaskan bahwa kuesioner adalah daftar pertanyaan yang diberikan yang memiliki tujuan agar orang tersebut dapat memberikan jawaban sesuai dengan permintaan pemberi kuesioner. Kuesioner ini digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Penelitian ini menggunakan kuesioner jenis pertanyaan tertutup, reponden disediakan alternatif jawaban oleh peneliti. Siswa dalam mengisi kuesioner dengan memberi tanda centang (√) pada tempat yang disediakan sedangkan guru melingkari alternatif jawaban yang disediakan. Peneliti menyusun kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Skala Likert (Sugiyono, 2012:92) adalah “skala yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, persepsi sesorang atau kelompok orang tentang fenomena sosial”. Alternatif jawaban menggunakan rentang 1 sampai 5. Penelitian ini menggunakan kuesioner kinerja dan kepentingan. Kedua kuesioner menggunakan rentang alternatif jawaban yang sama. Kuesioner kinerja digunakan untuk mengukur kinerja alat peraga yang digunakan. Kuesioner kepentingan digunakan untuk mengukur tingkat kepentingan pernyataan yang berkaitan dengan alat peraga matematika berbasis Montessori. Kuesioner kinerja digunakan alternatif jawaban berupa sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Rentang skor 1 sampai 5 memiliki alternatif jawaban yaitu skor 1 “sangat tidak setuju”, skor 2 “ tidak setuju”. skor 3 “kurang setuju”, skor 4 “setuju” dan skor 5 “ sangat setuju”. Kuesioner kepentingan digunakan alternatif jawaban menggunakan berupa sangat penting, penting, kurang penting, tidak penting, dan sangat tidak penting. Rentang

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 skor 1 sampai 5 memiliki alternatif jawaban yaitu skor 1 “sangat tidak penting”, skor 2 “ tidak penting”. skor 3 “kurang penting”, skor 4 “penting” dan skor 5 “ sangat penting”. Tabel 3.1 Alternatif Jawaban Skala Likert pada Kuesioner Kinerja untuk Siswa Alternatif Jawaban Skor Sangat Setuju (SS) 5 Setuju (S) 4 Kurang Setuju (KS) 3 Tidak Setuju (TS) 2 Sangat Tidak Setuju (STS) 1 Tabel 3.1 memperlihatkan bahwa alternatif jawaban kuesioner kinerja untuk siswa. Peneliti menegaskan kembali bahwa alternatif jawaban siswa untuk sangat setuju memiliki skor 5, setuju memiliki skor 4, kurang setuju memiliki skor 3, tidak setuju memiliki skot 2 dan sangat tidak setuju memilki skor 1. Peneliti menggunakan emoticon (gambar wajah) untuk alternatif jawaban. Tujuan alternatif jawaban menggunakan emoticon karena memudahkan siswa mengisi kuesioner. Peneliti memilih emoticon dengan warna yang sama agar tidak terjadi pemilihan jawaban dikarenakan warna emoticon.

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 Tabel 3.2 Alternatif Jawaban Skala Likert pada Kuesioner Kepentingan untuk Siswa Alternatif Jawaban Skor Sangat Penting (SP) 5 Penting (P) 4 Kurang Penting (KP) 3 Tidak Penting (TP) 2 Sangat Tidak Penting (STP) 1 Tabel 3.2 memperlihatkan bahwa bentuk alternatif jawaban pada kuesioner kinerja untuk siswa. Peneliti menegaskan kembali bahwa alternatif jawaban siswa untuk “sangat penting” memiliki skor 5, “penting” memiliki skor 4, “kurang penting” memiliki skor 3, “tidak penting” memiliki skot 2 dan “sangat tidak penting” memilki skor 1. Tabel 3.1 dengan tabel 3.2 menunjukkan bahwa perbedaan dalam alternatif jawaban untuk kuesioner kinerja dan kepentingan. Tabel 3.3 Alternatif Jawaban Skala Likert pada Kuesioner Kinerja untuk Guru Alternatif Jawaban Sangat Setuju (SS) Setuju (S) Kurang Setuju (KS) Tidak Setuju (TS) Sangat Tidak Setuju (STS) Skor 5 4 3 2 1 Tabel 3.3 menunjukkan bahwa alternatif jawaban skala Likert pada kuesioner kinerja untuk guru. Kuesioner kinerja untuk guru menggunakan alternatif jawaban “sangat setuju” (SS), “setuju” (S), “kurang setuju” (KS), “tidak

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 setuju” (TS), “sangat tidak setuju” (STS). Alternatif jawaban “sangat setuju” (SS) memiliki skor 5, “setuju” (S) memiliki skor 4, “kurang setuju” (KS) memiliki skor 3, “tidak setuju” (TS) memiliki skor 2, “sangat tidak setuju” (STS) memiliki skor 1. Tabel 3.4 Alternatif Jawaban Skala Likert pada Kuesioner Kepentingan untuk Guru Alternatif Jawaban Sangat Penting (SP) Penting (P) Kurang Penting (KP) Tidak Penting (TP) Sangat Tidak Penting (STP) Skor 5 4 3 2 1 Tabel 3.4 memperlihatkan bahwa alternatif jawaban skala Likert pada kuesioner kepentingan untuk guru. Kuesioner kinerja untuk guru menggunakan alternatif jawaban “sangat penting” (SP), “penting” (P), “kurang penting” (KP), “tidak penting” (TP), “sangat tidak penting” (STS). Alternatif jawaban “sangat penting” (SP) memiliki skor 5, “penting” (P) memiliki skor 4, “kurang penting” (KP) memiliki skor 3, “tidak penting” (TP) memiliki skor 2, “sangat tidak penting” (STS) memiliki skor 1. F. Instrumen Pengumpulan Data Instrumen penelitian adalah alat ukur yang digunakan untuk pengumpulan data (Purwanto, 2010: 8). Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Indikator yang digunakan peneliti untuk mengukur tingkat kepuasan guru dan siswa disusun peneliti bersama kelompok studi. Indikator yang digunakan adalah auto-education, menarik, bergradasi, autocorrection, kontekstual, life, dan workmanship.

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 Tabel 3.5 Kisi-Kisi Kuesioner Kinerja dan Kepentingan Siswa dan Guru untuk Expert judgement Objek Penelitian Tingkat kepuasan siswa dan guru Indikator Auto-education Menarik Bergradasi Auto-correction Kontekstual Life Workmanship No. Item 1, 2, 3, 4, 5, 6 1, 2, 3, 4 1, 2, 3, 4, 5 1, 2, 3, 4, 5 1, 2, 3, 4, 5 1, 2, 3, 4, 5, 6 1, 2, 3, 4, 5 Tabel 3.5 menunjukkan kisi-kisi kuesioner tingkat kepuasan kinerja dan kepentingan untuk siswa dan guru. Kisi-kisi kuesioner diperoleh penggabungan karakteristik yang telah dijelaskan pada bab II. Kisi-kisi kuesioner tersebut adalah auto-education, menarik, bergradasi, auto-correction, kontekstual, life, dan workmanship, dengan jumlah 36 pernyataan pada kuesioner. Kuesioner kinerja dan kuesioner kepentingan memiliki pernyataan yang sama. Penyusun pernyataan berdasarkan indikator yang telah disusun. Indikator auto-education dan life memiliki masing-masing enam pernyataan. Indikator menarik memiliki jumlah empat pernyataan. Indikator bergradasi, kontekstual, auto-correction dan workmanship masing-masing memiliki lima pernyataan. Penjabaran indikator kuesioner kinerja siswa dan guru dilihat pada tabel 3.6 berikut ini. Tabel 3.6 Penjabaran Indikator Kuesioner Kinerja dan Kepentingan Siswa dan Guru untuk Expert Judgement Indikator Auto-education 1. 2. 3. 4. 5. 6. Item Alat peraga memudahkan siswa untuk mengerti matematika Alat peraga membantu siswa menyelesaikan soal matematika Alat peraga dapat digunakan oleh siswa tanpa bantuan guru Alat peraga mudah digunakan Alat peraga membantu siswa dalam menjawab soal matematika Alat peraga membantu siswa menyelesaikan soal matematika tanpa bantuan guru

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 Indikator Menarik Bergradasi Auto-corretion Kontekstual Life Workmanship 1. 2. 3. 4. 1. 2. 3. 4. 5. 1. 2. 3. 4. 5. 1. 2. 3. 4. 5. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 1. 2. 3. 4. 5. Item Alat peraga mempunyai bentuk yang menarik Alat peraga memiliki warna yang menarik Alat peraga memiliki ukuran yang menarik Alat peraga memiliki cara penggunaan yang menarik Alat peraga bisa digunakan oleh semua siswa dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 Alat peraga mempunyai tingkatan warna dari muda ke tua Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari kecil ke besar Alat peraga mempunyai tingkatan tekstur dari halus ke kasar Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari pendek ke panjang Alat peraga dapat menunjukkan kesalahan jawaban siswa Alat peraga membantu siswa memperbaiki kesalahan Alat peraga membantu menemukan jawaban benar Alat peraga membantu menemukan kesalahan yang siswa buat Alat peraga memiliki kunci jawaban Alat peraga dibuat menggunakan bahan yang diketahui siswa Alat peraga menggunakan bahan yang bisa dItemukan di sekitar siswa Siswa sering melihat bahan pembuat alat peraga matematika Alat peraga pernah dilihat siswa Alat peraga sesuai dengan materi pembelajaran Alat peraga terbuat dari bahan yang kuat Alat peraga mudah dibawa kemana-mana Alat peraga ini dapat dipakai berkali-kali Alat peraga masih kuat ketika jarang digunakan Alat peraga tidak mudah rusak Alat peraga mudah dibersihkan Alat peraga mudah untuk diperbaiki Permukaan alat peraga halus Alat peraga menggunakan lem dan paku yang kuat Alat peraga ini tidak melukai siswa ketika digunakan Pemberian warna alat peraga rapi Tabel 3.6 memperlihatkan bahwa penjabaran indikator kuesioner tingkat kepuasan kinerja dan kepentingan untuk siswa dan guru. Indikator auto-education dijabarkan menjadi enam pernyataan. Indikator menarik dijabarkan menjadi empat pernyataan. Penjabaran indikator bergradasi menjadi lima pernyataan. Penjabaran indikator auto-correction menjadi lima pernyataan. Indikator kontekstual dijabarkan menjadi lima pernyataan. Indikator life dijabarkan menjadi enam pernyataan. Penjabaran indikator workmanship menjadi lima pernyataan. Pernytaan-pernyataan tersebut akan diuji validitas dan reliabilitas.

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 G. Uji Validitas dan Reliabilitas Peneliti menjelaskan validitas dan reliabilitas yang dilakukan. Validitas yang digunakan adalah content validity, face validity dan construk validity. Peneliti menyertakan reliabilitas untuk mengukur tingkat keajegan dari instrumen yang digunakan. 1. Uji Validitas Instrumen Validitas adalah “suatu alat pengukur menunjukkan sejauh mana alat itu mengukur apa yang ingin diukur (Effendi dan Tukiran, 2012: 124). Sugiyono (2012: 120) menambahkan bahwa instrumen dikatakan valid jika alat tersebut mengukur apa yang seharusnya diukur. Penelitian ini menggunakan validitas konstruk, validitas isi dan validias rupa (face validity). Berikut penjelasan validitas konstruksi, validitas isi dan validias rupa (face validity). a. Content Validity (Validitas isi) Sukmadinata (2012: 229) menjelaskan bahwa validitas isi adalah “berkenan dengan isi dan format instrumen”. Jogiyanto (2008) memperjelas bahwa validitas isi adalah”menunjukkan tingkat seberapa besar pernyataan instrumen yang mewakili konsep yang diukur”. Validitas isi dapat dilakukan dengan melakukan pengujian terhadap pernyataan melalui expert judgement. Peneliti memilih orang yang ahli (validator) yakni dosen Montessori, dosen matematika, guru dan kepala sekolah yang dianggap memiliki kompeten dalam penelitian ini. Expert judgement dilakukan dengan validator memberikan skor dan komentar untuk setiap pernyataan. Pedoman skoring dengan rentang 1 sampai 4. Skor 1

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 untuk “kurang sekali”, skor 2 untuk “kurang”, skor 3 untuk “baik” dan skor 4 untuk “baik sekali”. Peneliti menentukan kriteria perbaikan untuk hasil expert judgement. yakni rata-rata skor yang diperoleh 2,5. Skor expert judgement berada pada skor ≥2,5 maka item tersebut dapat digunakan dan akan dilakukan revisi jika validator memberikan komentar. Skor expert judgement kuesioner tingkat kepuasan kinerja dan kepentingan untuk siswa dan guru dapat dilihat pada tabel 3.7 berikut ini. Tabel 3.7 Rangkuman Skor Expert Judgement Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Siswa dan Guru Auto-education Menarik Bergradasi Auto- corretion Kontekstual Life 1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 Skor Dosen A Skor Dosen B Skor Guru A Skor Guru B 2 4 4 4 4 4 2 3 2 2 1 2 2 2 2 4 4 4 4 2 2 3 3 2 3 3 2 2 4 2 2 4 3 3 3 3 2 4 4 4 4 4 4 3 2 2 4 4 4 2 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 Skor Kepala Sekolah A 4 3 3 4 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 Skor Kepala Sekolah B 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 Rata-rata Indikator Jumlah Skor Validator 18 19 21 20 20 21 18 19 18 16 16 19 19 19 19 23 22 21 19 17 20 22 22 18 21 19 3,0 3,2 3,5 3,3 3,3 3,5 3,0 3,2 3,0 2,7 2,7 3,2 3,2 3,2 3,2 3,8 3,7 3,5 3,2 2,8 3,3 3,7 3,7 3,0 3,5 3,2

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 Workmanship Rata-rata 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 Skor Dosen A Skor Dosen B Skor Guru A Skor Guru B 1 3 2 3 1 2 3 1 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 Skor Kepala Sekolah A 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 2.67 3.33 3.17 3.97 3.33 Rata-rata Indikator Jumlah Skor Validator 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 17 20 18 20 18 19 20 19 21 18 2.94 19.33 2,8 3,3 3,0 3,3 3,0 3,2 3,3 3,2 3,5 3,0 3,0 Skor Kepala Sekolah B Tabel 3.7 memperlihatkan bahwa hasil skor expert judgement kuesioner tingkat kepuasan kinerja dan kepentingan untuk siswa dan guru. Rata-rata dari rata-rata skor adalah 3,0 tidak termasuk kedalam kriteria perbaikan. Rata-rata skor tertinggi adalah 3,8 pada indikator auto-correction pernyataan nomor 1. Rata-rata skor terendah adalah 2,7 pada indikator menarik item nomor 4 dan indikator bergradasi item nomor 1. Skor pemberian dari guru A pada indikator menarik untuk item keempat tidak memberikan skor dapat dilihat pada tabel 3.7. Pernyataan dilakukan perubahan berdasarkan komentar para validator. Contoh komentar kuesioner yang disebarkan kepada ahli dapat dlihat pada lampiran 4. Komentar expert judgement kuesioner tingkat kepuasan kinerja dan kepentingan untuk siswa dan guru dapat pada tabel 3.8 berikut ini.

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 Tabel 3.8 Rangkuman Komentar Expert Judgement Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Siswa dan Guru No 1. 2. 3. Validator/ Rangkuman Komentar Indikator Dosen A (MONTESSORI) Auto-education Item dibuat lebih menekankan pada auto-education bahwa siswa dapat mendidik dirinya sendiri dengan menggunakan material tersebut. Item lebih baik mengunakan subyek “saya” dan tidak langsung berkaitan dengan atribut yang diukur. Menarik Itemnya sebaiknya dibuat lebih spesifik atau diperjelas kalimatnya sehingga tidak ambigu. Lebih baik mengunakan subyek “saya” dan tidak langsung berkaitan dengan atribut yang diukur. Pergunakan kalimat yang mudah dipahami oleh siswa. Bergradasi Penyataan sudah baik dengan ciri-ciri bergradasi alat peraga Montessori, akan tetapi lebih diperhatikan lagi alat peraga Montessori yang akan digunakan. Tidak semua alat peraga memiliki gradasi yang sama. Auto-correction Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa terutama siswa kelas bawah. Kontekstual Itemnya sebaiknya dibuat lebih spesifik atau diperjelas kalimatnya, sehingga tidak ambigu. Sesuaikan dengan bahan- bahan yang terdapat di lingkungan sekitar rumah maupun sekolah. Sebaiknya ditambahkan mengenai pengecatan alat peraga. Life Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa. Item “mudah dibawa ke mana-mana” belum tentu daya tahannya bagus. Item “alat peraga masih kuat ketika jarang digunakan” membutuhkan waktu yang lama untuk siswa dan guru mengetahuinya. Penyataan lainnya, seperti mudah dibersihkan belum tentu tahan lama. Workmanship Sesuaikan dengan bahan alat peraga yang telah dibuat apakah menggunakan lem dan paku. Komentar keseluruhan: Perlu diperjelas mengenai apakah ini deskriptor dari indikator atau sudah item. Deskripsi sudah bagus, hanya perlu diperjelas mengenai kalimat agar tidak ambigu atau bermakna ganda kemudian disesuaikan dengan konteks siswa dan guru. Dosen B (MATEMATIKA) AutoPemilihan kata dalam item seperti kata “mengerti” diubah menjadi education kata “memahami” dan kata “digunakan” diubah menjadi “dioperasikan”. Menarik Item “alat peraga memiliki cara penggunaan yang menarik”diubah menjadi “alat peraga memiliki cara penggunaan yang khas”. Bergradasi Perhatikan gradasi umur. AutoPemilihan kata siswa dalam item sebaiknya diubah menjadi saya. correction Alat peraga Montessori tidak semuanya memiliki kunci jawaban. Kontekstual Item “alat peraga pernah dilihat oleh siswa” tidak harus dipakai. Life Pemilihan kata diperbaiki menjadi“alat peraga tidak mudah lapuk saat disimpan”. Workmanship Item yang dibuat tidak baku. Komentar keseluruhan: secara umum item yang dibuat sudah baik. Hanya perlu perbaikan beberapa kalimat. Guru Kelas A Autoeducation

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 No 4. 5. 6. Validator/ Indikator Menarik Rangkuman Komentar Item nomor 2 diubah dengan variasi warna dan item nomor 4 diperbaiki susunan kalimatnya. Bergradasi AutoBeberapa item perlu diperjelas . correction Kontekstual Life Workmanship Perlu perbaikan untuk beberapa kalimat. Komentar keseluruhan: Alat peraga matematika dapat dibuat, digunakan, didapat dari lingkungan sekitar siswa. Jadi item yang dibuat berdasarkan indikator sudah sesuai dengan fakta yang ada dan dapat dipahami oleh siswa oeh guru. Guru Kelas B Autoeducation Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual Life Workmanship Komentar keseluruhan: Secara umum, instrumen kuesioner yang dibuat sudah bagus. Kepala Sekolah A AutoItem yang dibuat sudah baik education Menarik Item yang dibuat sudah baik Bergradasi Item yang dibuat sudah baik AutoItem yang dibuat sudah baik correction Kontekstual Item yang dibuat sudah baik Life Item yang dibuat sudah baik Workmanship Item yang dibuat sudah baik Komentar keseluruhan: Kepala Sekolah B Autoeducatio Secara umum pernyataan yang dibuat sudah baik tetapi ada satu item n perlu diperbaiki. Menarik Secara umum pernyataan yang dibuat sudah baik. Bergradasi Secara umum pernyatana yang dibuat sudah baik tetapi ada satu item perlu diperbaiki. Autocorrectio Secara umum pernyataan yang dibuat sudah baik. n Kontekstual Secara umum pernyataan yang dibuat sudah baik tetapi ada satu item perlu diperbaiki. Life Secara umum pernyataan yang dibuat sudah baik. Workmanship Secara umum pernyataan yang dibuat sudah baik. Komentar keseluruhan:Penggunaan alat peraga Montessori dapat membantu berpikir lebih konkrit.

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 Tabel 3.8 memperlihatkan komentar expert judgement kuesioner tingkat kepuasan kinerja dan kepentingan untuk siswa dan guru. Validator secara umum memberikan komentar cukup baik. Komentar dosen A dan dosen B untuk perbaikan yang dilakukan untuk semua pernyataan dengan mengganti subjek “siswa” menjadi “saya”. Dosen A menambakan untuk memperjelas setiap pernyataan agar mudah dipahami siswa dan guru. Pernyataan pada indikator workmanship yakni “alat peraga menggunakan lem dan paku yang kuat” diubah menjadi dua pernyataan. Guru kelas A tidak memberikan komentar pada indikator bergradasi, kontekstual dan life. Guru B tidak memberkan komentar pada semua indikator. Peneliti melakukan perbaikan item berdasarkan komentar yang diberikan validator dapat dilihat pada tabel 3.9 berikut ini. Tabel 3.9 Perbandingan Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Siswa dan Guru Sebelum dan Sesudah Expert Judgement Item Sebelum Expert judgement Indikator Auto-Education 1. Alat peraga memudahkan siswa untuk mengerti matematika 2. Alat peraga membantu siswa menyelesaikan soal matematika 3. Alat peraga dapat digunakan oleh siswa tanpa bantuan guru 4. Alat peraga mudah digunakan 5. Alat peraga membantu siswa dalam menjawab soal matematika 6. Alat peraga membantu siswa menyelesaikan soal matematika tanpa bantuan guru Menarik 1. Alat peraga mempunyai bentuk yang menarik 2. Alat peraga memiliki warna yang menarik 3. Alat peraga memiliki ukuran yang menarik 4. Alat peraga memiliki cara penggunaan yang menarik Item Sesudah Expert judgement Indikator 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Alat peraga memudahkan saya untuk mengerti matematika Alat peraga membantu saya menyelesaikan soal matematika Alat peraga dapat digunakan oleh saya tanpa bantuan orang lain Alat peraga mudah digunakan Alat peraga memudahkan saya menjawab soal matematika Alat peraga membantu sayamengerjakan soal matematika tanpa bantuan orang lain Alat peraga mempunyai bentuk yang menarik 8. Alat peraga memiliki warna yang menarik 9. Alat peraga memiliki ukuran yang pas 10. Alat peraga menarik daripada alat peraga lain

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 Item Sebelum Expert judgement Indikator Bergradasi 1. Alat peraga bisa digunakan oleh semua siswa kelas 1 sampai kelas 6 2. Alat peraga mempunyai tingkatan warna dari muda ke tua 3. Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari kecil ke besar 4. Alat peraga mempunyai tingkatan tekstur dari halus ke kasar 5. Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari pendek ke panjang Auto-Correction 1. Alat peraga dapat menunjukkan kesalahan jawaban siswa 2. Alat peraga membantu siswa memperbaiki kesalahan 3. Alat peraga membantu menemukan jawaban yang benar 4. Alat peraga membantu menemukan kesalahan yang siswa buat 5. Alat peraga memiliki kunci jawaban Konstekstual 1. Alat peraga dibuat menggunakan bahan yang diketahui siswa 2. Alat peraga menggunakan bahan yang bisa dItemukan di sekitar siswa 3. Siswa sering melihat bahan pembuat alat peraga matematika 4. Alat peraga ini pernah dilihat siswa 5. Alat peraga sesuai dengan materi pembelajaran Life 1. Alat peraga terbuat dari bahan yang kuat 2. Alat peraga mudah dibawa kemana-mana 3. Alat peraga dapat dipakai berkali-kali 4. Alat peraga masih kuat ketika jarang digunakan 5. Alat peraga tidak mudah rusak 6. Alat peraga mudah dibersihkan Workmanship 1. Alat peraga mudah diperbaiki 2. Permukaan alat peraga halus 3. Alat peraga menggunakan lem dan paku yang kuat 4. Alat peraga ini tidak melukai siswa ketika digunakan 5. Pemberian warna alat peraga rapi Item Sesudah Expert judgement Indikator 11. Alat peraga bisa digunakan oleh siswa kelas 1 sampai kelas 6 12. Alat peraga mempunyai bermacam-macam warna 13. Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari kecil ke besar 14. Alat peraga mempunyai tingkatan tekstur dari halus ke kasar 15. Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari pendek ke panjang 16. Alat peraga dapat menunjukkan kesalahan jawaban saya 17. Alat peraga membantu saya memperbaiki kesalahan 18. Alat peraga membantu saya menemukan jawaban yang benar 19. Alat peraga membantu menemukan kesalahan yang saya buat 20. Alat peraga memiliki kunci jawaban 21. Alat peraga dibuat menggunakan bahan yang saya ketahui 22. Alat peraga menggunakan bahan yang bisa dItemukan di sekitar saya 23. Alat peraga terbuat dari bahan yang sering dilihat saya 24. Alat peraga ini pernah saya lihat 25. Alat peraga sesuai dengan materi pembelajaran 26. 27. 28. 29. Alat peraga terbuat dari bahan yang kuat Alat peraga mudah dibawa Alat peraga dapat digunakan berulang kali Alat peraga masih kuat ketika jarang digunakan 30. Alat peraga tidak mudah rusak 31. Alat peraga mudah dibersihkan 32. Alat peraga mudah diperbaiki 33. Alat peragamemiliki permukaan yang halus 34. Alat peraga dilem dengan kuat 35. Alat peraga dipaku dengan kuat 36. Alat peraga tidak melukai saya ketika digunakan 37. Alat peraga dicat dengan rapi

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 Tabel 3.9 memperlihatkan perbandingan kuesioner tingkat kepuasan kinerja dan kepentingan untuk siswa dan guru sebelum dan sesudah expert judgement. Pernyataan setelah dilakukan expert judgement memiliki penomoran yang baru dapat dilhat pada tabel 3.9. Subjek pernyataan setelah dilakukan perbaikan menjadi “saya”. Perbaikan kalimat dilakukan pada nomor item 3, 6, 9, 12, 21, 23, 27, 28, 33, dan 37. Pernyataan nomor 3 dan 6 kata “guru” diubah menjadi “orang lain”. Pernyataan nomor 9 kata “ukuran menarik” diubah menjadi “ukuran yang pas”. Pernyataan nomor 12 kata “tingkatan warna dari muda ke tua” diubah menjadi “bermacam-macam warna”. Pernyataan nomor 23 kata “ diketahui siswa” diubah menjadi “saya ketahui”. Pernyataan nomor 27 kata “kemanakemana” tidak digunakan. Pernyataan nomor 28 kata “ dipakai berkali-kali” diubah menjadi “digunakan berulang kali”. Pernyataan nomor 33 dan 37 susunan kata dalam kalimat diubah. Sebelum dilakukan expert judgement berjumlah 36 pernyataan, setelah dilakukan perbaikan menjadi 37 pernyataan karena pada perubahan item untuk indikator workmanship. Jumlah pernyataan pada kuesioner kinerja dan kuesioner kepentingan untuk siswa dan guru sesudah expert judgement mengalami perubahan menjadi 37 pernyataan. b. Face validity (Validitas Muka) Face validity (validitas rupa) adalah “menguji “rupa” suatu alat pengukur tampaknya mengukur apa yang diukur”(Effendi dan Tukiran, 2012:133). Peneliti bersama kelompok studi melakukan face validity untuk siswa dan guru. 1) Face Validity kuesioner untuk siswa

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 Face validity dilakukan terhadap siswa kelas I, II, III, IV dan V. Tujuan dilakukan face validity adalah untuk mengetahui pernyataan pada kuesioner dapat dipahami oleh siswa dengan tingkatan kelas berbeda. Contoh lembar face validity kuesioner untuk siswa dapat dilihat pada lampiran 5. Hasil face validity kuesioner tingkat kepuasan Kinerja dan kepentingan untuk siswa dapat dilhat pada tabel 3.10 berikut ini. Tabel 3.10 Rangkuman Hasil Face Validity Kuesioner Tingkat Kepuasan Kinerja dan Kepentingan untuk Siswa No 1. Validator/ Indikator Siswa Kelas 1 Autoeducation Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual Life Workmanship 2. Siswa Kelas 2 Autoeducation Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual Life Workmanship 3. Siswa Kelas 3 Komentar Siswa tidak paham dengan “alat peraga”. Siswa merasa kebingungan dengan beberapanya. Siswa harus diberi penjelasan terlebih dahulu dengan contoh konkret sebelum mengisi kuesioner. Siswa kelas I perlu didampingi ketika mengisi kuesioner ini dan diberi penjelasan secara detail. Siswa masih bingung dengan beberapa item yang seperti tekstur alat peraga Siswa masih bingung dengan beberapa item yang ada karena mereka tidak paham dengan alat peraga sehingga perlu pendampingan. Siswa masih bingung dengan beberapa item yang ada karena mereka tidak paham dengan alat peraga sehingga perlu pendampingan. Siswa masih bingung dengan beberapa item yang ada karena mereka tidak paham dengan alat peraga sehingga perlu pendampingan. Siswa masih bingung dengan beberapa item yang ada karena mereka tidak paham dengan alat peraga sehingga perlu pendampingan. Siswa tidak paham dengan “alat peraga”. Siswa merasa kebingungan dengan beberapanya. Siswa harus diberi penjelasan terlebih dahulu dengan contoh konkret sebelum mengisi kuesioner. Siswa perlu didampingi ketika mengisi kuesioner ini dan diberi penjelasan secara detail. Siswa masih bingung dengan beberapa item yang seperti tekstur alat peraga Siswa masih bingung dengan beberapa item yang ada karena mereka tidak paham dengan alat peraga sehingga perlu pendampingan. Siswa masih bingung dengan beberapa item yang ada karena mereka tidak paham dengan alat peraga sehingga perlu pendampingan. Siswa masih bingung dengan beberapa item yang ada karena mereka tidak paham dengan alat peraga sehingga perlu pendampingan. Siswa masih bingung dengan beberapa item yang ada karena mereka tidak paham dengan alat peraga sehingga perlu pendampingan.

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 No Validator/ Indikator Autoeducation Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual Life Workmanship 4. Siswa Kelas 4 Autoeducation Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual Life Workmanship 5. Komentar Siswa perlu pendampingan ketika mengisi kuesioner karena tidak paham dengan “alat peraga”. Siswa baru paham setelah pendamping melalui cerita-cerita konkrit.Siswa harus diberikan contoh dahulu kemudian menanyakan alat peraga yang menarik. Siswa sulit memahami item Item 11 karena dia belum pernah merasakan kelas 4-5. Siswa bingung dengan kata “tekstur”. Supaya siswa dapat memahaminya dengan baik, harus menjelaskannya dengan menggunakan benda konkrit. Secara umum siswa sudah paham dengan item ini jika diberi penjelasan terlebih dahulu. Secara perlu pendampingan dengan memberikan contoh konkrit kepada siswa. Pada penyataan Item 22siswa dimnta untuk mengingat dan melihat kembali benda-benda yang ada di sekitarnya yang dibuat untuk alat peraga. Secara umum siswa sudah paham dengan item ini jika diberi penjelasan terlebih dahulu. Secara umum siswa sudah paham jika beri penjelasan terlebih dahulu. Siswa harus diberi penjelasan terlebih dahulu mengenai pengertian alat peraga karena siswa tidak paham dengan alat peraga. Secara umum siswa sudah paham dengan item ini jika diberi penjelasan terlebih dahulu tentang alat peraga. Siswa harus diberi penjelasan terlebih dahulu dengan contoh tentang alat peraga. Siswa tidak paham dengan item “memperbaiki kesalahan”. Kesalahan yang dimaksud adalah kesalahan dalam hal apa. Siswa tidak paham dengan item “materi pembelajaran”. Materi pembelajaran dimaksud dalam hal apa. Secara umum siswa sudah paham dengan item ini jika diberi penjelasan terlebih dahulu. Secara umum siswa sudah paham jika beri penjelasan terlebih dahulu. Siswa Kelas 5 Autoeducation Siswa harus diberi penjelasan terlebih dahulu mengenai pengertian alat peraga karena siswa tidak paham dengan alat peraga. Menarik Secara umum siswa sudah paham dengan item ini jika diberi penjelasan terlebih dahulu tentang alat peraga. Siswa harus diberi penjelasan terlebih dahulu dengan contoh tentang alat peraga. Siswa tidak paham dengan item “memperbaiki kesalahan”. Kesalahan yang dimaksud adalah kesalahan dalam hal apa.. Siswa merasa kebingungan dengan item pada Item 22. Susunan kalimat perlu diperbaiki. Secara umum siswa sudah paham dengan item ini jika beri penjelasan terlebih dahulu. Secara umum siswa sudah paham jika beri penjelasan terlebih dahulu. Bergradasi Autocorrection Kontekstual Life Workmanship

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 Tabel 3.10 memperlihatkan hasil face validity kuesioner tingkat kepuasan kinerja dan kepentingan untuk siswa. Hasil face validity memperlihatkan bahwa siswa kelas I, II, III, IV dan V tidak paham terhadap kata “alat peraga”. Siswa kelas I sampai V dapat memahami pernyataan setelah diberikan contoh. Kata dalam pernyataan seperti “tekstur”, “memperbaiki kesalahan”, “materi pembelajaran”. Hasil face validty yang dilakukan siswa dalam mengisi kuesioner didampingi agar dapat memahami pernyataan. Perubahan pernyataan setelah dilakukan face validity siswa dapat dilihat pada tabel 3.11 berikut ini. Tabel 3.11 Perbandingan Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Siswa Sebelum dan Sesudah Face Validity Siswa Item Sebelum Face Validity Siswa Indikator Auto-Education 1. Alat peraga memudahkan saya untuk mengerti matematika 2. Alat peraga membantu saya menyelesaikan soal matematika 3. Alat peraga dapat digunakan oleh saya tanpa bantuan orang lain 4. Alat peraga mudah digunakan 5. Alat peraga memudahkan saya menjawab dalam soal matematika 6. Alat peraga membantu sayamengerjakan soal matematika tanpa bantuan orang lain Menarik 7. Alat peraga mempunyai bentuk yang menarik 8. Alat peraga memiliki warna yang menarik 9. Alat peraga memiliki ukuran yang pas 10. Alat peraga menarik daripada alat peraga lain Bergradasi 11. Alat peraga bisa digunakan oleh siswa kelas 1 sampai kelas 6 12. Alat peraga mempunyai bermacammacam warna 13. Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari kecil ke besar Item Sesudah Face Validity Siswa Indikator Auto-Education 1. Alat peraga memudahkan saya untuk mengerti matematika 2. Alat peraga membantu saya mengerjakan soal matematika 3. Alat peraga dapat saya gunakan tanpa bantuan orang lain 4. Alat peraga mudah digunakan 5. Alat peraga memudahkan saya mengerjakan soal matematika 6. Alat peraga membantu saya mengerjakan soal matematika tanpa bantuan orang lain Menarik 7. Alat peraga mempunyai bentuk yang menarik 8. Alat peraga memiliki warna yang menarik 9. Alat peraga memiliki ukuran yang pas 10. Alat peraga menarik daripada alat peraga lain Bergradasi 11. Alat peraga bisa digunakan oleh siswa kelas 1 sampai siswa kelas 6 12. Alat peraga mempunyai bermacam-macam warna 13. Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari kecil ke besar

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 14. Alat peraga mempunyai tingkatan tekstur dari halus ke kasar 15. Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari pendek ke panjang Auto-Corretion 16. Alat peraga dapat menunjukkan kesalahan jawaban saya 17. Alat peraga membantu saya memperbaiki kesalahan 18. Alat peraga membantu saya menemukan jawaban yang benar 19. Alat peraga membantu menemukan kesalahan yang saya buat 20. Alat peraga memiliki kunci jawaban 14. Alat peraga mempunyai permukaan dari halus ke kasar 15. Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari pendek ke panjang Auto-Corretion 16. Alat peraga dapat menunjukkan kesalahan jawaban saya 17. Alat peraga membantu saya memperbaiki kesalahan dalam mengerjakan soal matematika 18. Alat peraga membantu saya menemukan jawaban yang benar 19. Alat peraga membantu menemukan kesalahan yang saya buat 20. Alat peraga memiliki kunci jawaban Konstekstual Konstekstual 21. Alat peraga dibuat menggunakan bahan yang saya ketahui 21. Alat peraga dibuat menggunakan bahan yang saya ketahui 22. Alat peraga menggunakan bahan yang bisa dItemukan di sekitar saya 22. Alat peraga menggunakan bahan yang bisa saya temukan di lingkungan sekitar 23. Alat peraga terbuat dari bahan yang sering dilihat saya 23. Alat peraga terbuat dari bahan yang sering saya lihat 24. Alat peraga ini pernah saya lihat 24. Alat peraga ini pernah saya lihat 25. Alat peraga sesuai dengan materi pembelajaran 25. Alat peraga sesuai dengan materi yang saya pelajari Life Life 26. Alat peraga terbuat dari bahan yang kuat 27. Alat peraga mudah dibawa 26. Alat peraga terbuat dari bahan yang kuat 28. Alat peraga dapat digunakan berulang kali 29. Alat peraga masih kuat ketika jarang digunakan 28. Alat peraga dapat digunakan berulang kali 30. Alat peraga tidak mudah rusak 30. Alat peraga tidak mudah rusak 31. Alat peraga mudah dibersihkan 31. Alat peraga mudah dibersihkan Workmanship Workmanship 32. Alat peraga mudah diperbaiki 32. Alat peraga mudah diperbaiki 33. Alat peragamemiliki permukaan yang halus 34. Alat peraga dilem dengan kuat 33. Alat peraga memiliki permukaan yang halus 27. Alat peraga mudah dibawa 29. Alat peraga digunakan masih kuat 34. Alat peraga dilem dengan kuat ketika jarang

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 35. Alat peraga dipaku dengan kuat 35. Alat peraga dipaku dengan kuat 36. Alat peraga tidak melukai saya ketika digunakan 36. Alat peraga tidak melukai saya ketika digunakan 37. Alat peraga dicat dengan rapi 37. Alat peraga dicat dengan rapi Tabel 3.11 memperlihatkan perbandingan kuesioner tingkat kepuasan kinerja dan kepentingan untuk siswa sebelum dan sesudah face validity siswa. Perbaikan yang dilakukan pada nomor item 2, 3, 5, 14, 17, 22, dan 25. Pernyataan nomor 2 kata “menyelesaikan” diganti “mengerjakan. Pernyataan nomor 3 susunan kata dalam kalimat diubah. Pernyataan nomor 5 kata “menjawab” diubah menjadi “mengerjakan”. Pernyataan nomor 14 kata “tingkatan tesktur” diubah menjadi “permukaan yang halus ke kasar”. Pernyataan nomor 17 ditambah dengan “ dalam mengerjakan soal matematika”. Pernyataan nomor 22 diubah susuan kata dalam kalimat agar dapat dipahami siswa. Pernyataan nomor 25 kata “materi pembelajaran” diubah menjadi “materi yang saya pelajari”. Pernyataan kuesioner yang telah dilakukan face validity adalah kuesioner yang akan dilakukan validitas konstruk. 2) Face Validity kuesioner untuk guru Face validity guru dilakukan terhadap guru kelas I, II, III, IV, dan V. Face validity guru dilakukan bertujuan untuk mengetahui pernyataan pada kuesioner dapat dipahami oleh guru dengan tingkatan kelas berbeda. Contoh lembar face validity kuesioner untuk guru dapat dilihat pada lampiran 6. Hasil face validity kuesioner tingkat kepuasan kinerja dan kepentingan untuk guru dapat dilhat pada tabel 3.12 berikut ini.

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 Tabel 3.12 Rangkuman Hasil Face Validity Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Guru No 1. Validator/ Indikator Guru Kelas 1 Autoeducation Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual Life Workmanship 2. Secara keseluruhan sudah baik, tetapi ada beberapa Item yang perlu ditambahkan kata dan diganti. Item 3 “alat peraga dapat digunakan tanpa bantuan orang lain”. Item berikutnya tambahkan dapat dan hilangkan kata saya. Secara umum item sudah baik, tetapi Item yang menyatakan kata “pas” di perjelas lagi. Item nomor 10 diganti “alat peraga lebih menarik dibandingkan alat peraga lain” Kata “bisa” diganti “dapat” dan kata “bermacam-macam” diganti “bermacam”. Item berikutkan di sesuaikan dengan spefikasi alat peraga. Ada beberapa pernyaatan yang sudah dapat dipahami guru akan tetapi ada beberap item diperjelas lagi maksudnya, seperti kesalahan apa yang dimaksud. Item nomor 18 kata “menemukan” diganti “mengetahui”. Secara umum sudah baik. Kata “bisa” diganti kata “dapat”. Item 25 ditambahkan kata “yang saya terangkan”. Secara umum guru dapat memahami item. Item sudah dapat dipahami oleh guru, tetapi pada Item nomor 33 dalam penggunaan kata “permukaan” harus konsisten dengan kata “tekstur” pada Item nomor 14. Pada Item nomor 34 kata “dilem” diganti “direkatkan”. Guru Kelas 2 Autoeducation Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual Life Workmanship 3. Rangkuman Komentar Secara umum guru sudah mampu memahami item. Kata “mengerti” diganti “memahami” dan kata “digunakan” diganti “dipergunakan”. Secara umum guru paham dengan pernyatataan pada indikator ini, tetapi harus konsisten dengan penggunaan kata “memiliki” atau “mempunyai”. Secara umum item baik, tetapi kata “bisa” sebaiknya diganti “dapat”. Secara umum guru dapat memahami item pada indikator ini, tetapi perlu diperjelas lagi kesalahan seperti apa yang dimaksudkan. Guru dapat memahami item pada indikator ini, tetapi harus konsisten dengan penggunaan kata “bisa” atau “dapat” dan pada penggunaan kata “saya”. Guru paham dengan item pada indikator ini. Item nomor 29 perlu diperbaiki susunan kalimatnya. Guru tidak dapat memahami item nomor 32 dan 33. Kata “ dicat” sebaiknya diganti “ diwarnai”. Guru Kelas 3 Autoeducation Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual Life Kata “menyelesaikan” dan “menjawab” diganti dengan kata “mengerjakan” . Kata “oleh” sebaiknya tidak digunakan pada Item nomor 3. Pada Item nomor 4 sebaiknya ditambah dengan kata “saya”. Konsisten dalam menggunakan kata “mempunyai” atau “memiliki”. Guru dapat memahami item pada indikator ini, tetapi pada Item nomor 11 lebih baik diubah “ Alat peraga dapatdigunakan untuk memahami konsep materi matematika dari kelas 1 sampai 6. Guru dapat memahami item pada indikator ini, tetapi pada Item nomor 16 sebaiknya diganti “ alat peraga mempunyai pengendali kesalahan”. Kata “bisa” sebaiknya diganti dengan kata “dapat”, sedangkan pada Item nomor 14 sebaiknya diganti “alat peraga pernah dilihat saya”. Guru dapat memahami item pada indikator ini.

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 No 4. Validator/ Indikator Workmanship Guru Kelas 4 Autoeducation Menarik Bergradasi 5. Rangkuman Komentar Secara umum guru dapat memahami item pada indikator ini, tapi ada beberapa item yang masih perlu diperjelas. Secara umum guru dapat memahami item pada indikator ini. Pada Item nomor 1 dan 3 masih perlu perbaikan. Secara umum guru dapat memahami item pada indikator ini. Autocorrection Kontekstual Secara umum item sudah baik dan dapat dipahami oleh guru, namun perlu perbaikan pada Item nomor 11. Secara umum pernytaan sudah baik, tetapi ada beberapa item yang perlu diperbaiki. Secara umum item sudah baik dan dapat dipahami oleh guru. Life Secara umum item sudah baik dan dapat dipahami oleh guru. Workmanship Secara umum item sudah baik dan dapat dipahami oleh guru. Guru Kelas 5 Autoeducation Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual Item nomor 3 susunan kalimatnya perlu diperbaiki. Item nomor 6 sebaiknya ditambahkan kata “dapat” setelah kata “alat peraga”, sedangkan item yang lain sudah baik. Item nomor 9 kata “pas” diganti dengan kata “proporsional”, sedangkan Item yang lain sudah baik. Item pada indikator ini sudah baik. Item pada indikator ini sudah baik. Life Item nomor 23 sebaiknya diganti “ alat peraga terbuat dari bahan yang sering saya lihat”, sedangkan item lainnya sudah baik. Item pada indikator ini sudah baik. Workmanship Item pada indikator ini sudah baik. Tabel 3.12 memperlihatkan hasil face validity kuesioner tingkat kepuasan kinerja dan kepentingan untuk guru. Secara umum, guru memberikan komentar untuk konsistensi penggunaan kata, dan perubahan kata agar lebih mudah dipahami. Guru kelas I memberikan komentar untuk konsistensi terhadap penggunaan kata “dapat”, penggunaan kata “tekstur” atau “permukaan” dan penggunaan kata “bisa” atau “dapat”. Perubahan kata “bermacam-macam” diubah menjadi “bermacam”, kata “menemukan” diubah menjadi “mengetahui”, “dilem” diubah menjadi “direkatkan”. Guru kelas II memberi komentar untuk perubahan

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 kata “ mengerti” menjadi “memahami”, “memiliki” menjadi “mempunyai” dan kata “dicat” menjadi “diwarnai”. Guru kelas III memberikan komentar perubahan kata “menyelesaikan” dan “menjawab” menjadi “mengerjakan”. Pernyataan nomor 11 dan nomor 16 diubah agar mudah dipahami. Guru kelas IV memberikan komentar terhadap pernyataan untuk semua indikator baik. Guru kelas V memberi komentar perubahan kata “pas” menjadi “proposional”. Perbandingan kuesioner tingkat kepuasan kinerja dan kepentingan untuk guru sebelum dan sesudah face validity guru dapat dilihat pada tabel 3.13 berikut ini. Tabel 3.13 Perbandingan Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Guru Sebelum dan Sesudah Face Validity Guru Item Sebelum Face Validity Guru Item Sesudah Face Validity Guru Indikator Auto-Education 1. Alat peraga memudahkan saya untuk mengerti matematika 2. Alat peraga membantu saya menyelesaikan soal matematika 3. Alat peraga dapat digunakan oleh saya tanpa bantuan orang lain 4. Alat peraga mudah digunakan 5. Alat peraga memudahkan saya menjawab soal matematika 6. Alat peraga membantu sayamengerjakan soal matematika tanpa bantuan orang lain Indikator Auto-Education 1. Alat peraga memudahkan saya memahami konsep matematika 2. Alat peraga membantu saya mengerjakan soal matematika 3. Alat peraga dapat saya gunakan tanpa bantuan orang lain. 4. Alat peraga mudah saya gunakan. 5. Alat peraga memudahkan saya mengerjakan soal matematika 6. Alat peraga membantu sayamengerjakan soal matematika tanpa bantuan orang lain. Menarik 7. Alat peraga mempunyai bentuk yang menarik Menarik 7. Alat peraga mempunyai bentuk yang menarik 8. Alat peraga memiliki warna yang menarik 9. Alat peraga memiliki ukuran yang pas 10. Alat peraga menarik daripada alat peraga lain Bergradasi 11. Alat peraga bisa digunakan oleh siswa kelas 1 sampai kelas 6 8. Alat peraga mempunyai warna yang menarik 9. Alat peraga mempunyai ukuran yang proporsional 10. Alat peraga lebih menarik daripada alat peraga lain Bergradasi 11. Alat peraga dapat digunakan untuk memahaminkonsep materi matematika dari kelas 1 sampai kelas 6

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 Item Sebelum Face Validity Guru Item Sesudah Face Validity Guru Indikator 12. Alat peraga mempunyai bermacam-macam warna 13. Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari kecil ke besar 14. Alat peraga mempunyai tingkatan tekstur dari halus ke kasar 15. Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari pendek ke panjang Auto-Corretion 16. Alat peraga dapat menunjukkan kesalahan jawaban saya 17. Alat peraga membantu saya memperbaiki kesalahan Indikator 12. Alat peraga mempunyai bermacammacam warna 13. Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari kecil ke besar 14. Alat peraga mempunyai permukaan dari halus ke kasar 15. Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari pendek ke panjang Auto-Corretion 16. Alat peraga dapat menunjukkan kesalahan jawaban saya 17. Alat peraga membantu saya memperbaiki kesalahan dalam mengerjakan soal matematika 18. Alat peraga membantu saya menemukan jawaban yang benar 18. Alat peraga membantu saya menemukan jawaban yang benar 19. Alat peraga membantu menemukan kesalahan yang saya buat 20. Alat peraga memiliki kunci jawaban Konstekstual 21. Alat peraga dibuat menggunakan bahan yang saya ketahui 22. Alat peraga menggunakan bahan yang bisa dItemukan di sekitar saya 29. Alat peraga masih kuat ketika jarang digunakan 30. Alat peraga tidak mudah rusak 31. Alat peraga mudah dibersihkan 19. Alat peraga membantu menemukan kesalahan yang saya buat 20. Alat peraga memiliki kunci jawaban Konstekstual 21. Alat peraga dibuat menggunakan bahan yang saya ketahui 22. Alat peraga menggunakan bahan yang dapat saya temukan di lingkungan sekitar. 23. Alat peraga terbuat dari bahan yang sering saya lihat. 24. Alat peraga ini pernah saya lihat 25. Alat peraga sesuai dengan materi pembelajaran Life 26. Alat peraga terbuat dari bahan yang kuat 27. Alat peraga mudah dibawa 28. Alat peraga dapat digunakan berulang kali 29. Alat peraga tetap kuat ketika jarang digunakan 30. Alat peraga tidak mudah rusak 31. Alat peraga mudah dibersihkan Workmanship 32. Alat peraga mudah diperbaiki 33. Alat peragamemiliki permukaan yang halus 34. Alat peraga dilem dengan kuat 35. Alat peraga dipaku dengan kuat 36. Alat peraga tidak melukai saya ketika digunakan 37. Alat peraga dicat dengan rapi Workmanship 32. Alat peraga mudah saya perbaiki 33. Alat peragamemiliki permukaan yang halus 34. Alat peraga direkatkan dengan kuat 35. Alat peraga dipaku dengan kuat 36. Alat peraga tidak melukai saya ketika digunakan 37. Alat peraga dicat dengan rapi 23. Alat peraga terbuat dari bahan yang sering dilihat saya 24. Alat peraga ini pernah saya lihat 25. Alat peraga sesuai dengan materi pembelajaran Life 26. Alat peraga terbuat dari bahan yang kuat 27. Alat peraga mudah dibawa 28. Alat peraga dapat digunakan berulang kali

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 Tabel 3.13 memperlihatkan bahwa perbandingan kuesioner tingkat kepuasan kinerja dan kepentingan untuk guru sebelum dan sesudah face validity guru. Pernyataan diperbaiki berdasarkan face validity yang telah dilakukan. Perbaikan item dilakukan pada nomor 1, 2, 3, 5, 9, 10, 11, 14, 17, 22, 23, 29, 32, dan 34. Tabel 3.14 Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Penelitian Guru Indikator Autoeducation Menarik Bergradasi Autocorrection Pernyataan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. Kontekstual Life Workmanship 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. Alat peraga memudahkan saya memahami konsep matematika Alat peraga membantu saya mengerjakan soal matematika Alat peraga dapat saya gunakan tanpa bantuan orang lain Alat peraga mudah saya gunakan Alat peraga memudahkan saya mengerjakan soal matematika Alat peraga membantu sayamengerjakan soal matematika tanpa bantuan orang lain Alat peraga mempunyai bentuk yang menarik Alat peraga mempunyai warna yang menarik Alat peraga mempunyai ukuran yang proporsional Alat peraga lebih menarik daripada alat peraga lain Alat peraga dapat digunakan untuk memahamikonsep materi matematika dari kelas 1 sampai kelas 6 Alat peraga mempunyai bermacam-macam warna Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari kecil ke besar Alat peraga mempunyai permukan dari halus ke kasar Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari pendek ke panjang Alat peraga dapat menunjukan kesalahan jawaban saya Alat peraga membantu saya memperbaiki kesalahan dalam mengerjakan soal matematika Alat peraga membantu saya menemukan jawaban yang benar Alat peraga membantu menemukan kesalahan yang saya buat Alat peraga memiliki kunci jawaban Alat peraga dibuat menggunakan bahan yang saya ketahui Alat peraga menggunakan bahan yang dapat saya temukan di lingkungan sekitar Alat peraga terbuat dari bahan yang sering sayalihat Alat peraga ini pernah saya lihat Alat peraga sesuai dengan materi pembelajaran Alat peraga terbuat dari bahan yang kuat Alat peraga mudah dibawa Alat peraga dapat digunakan berulang kali Alat peraga tetap kuat ketika jarang digunakan Alat peraga tidak mudah rusak Alat peraga mudah dibersihkan Alat peraga mudah saya perbaiki

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 Indikator Pernyataan 33. 34. 35. 36. 37. Alat peragamemiliki permukaan yang halus Alat peraga direkatkan dengan kuat Alat peraga dipaku dengan kuat Alat peraga tidak melukai saya ketika digunakan Alat peraga dicat dengan rapi Tabel 3.14 menunjukkan bahwa pernyataan yang digunaka untuk kuesioner kinerja dan kepentingan guru. Pernyataan tersebut diberikan kepada guru kelas III SD Kanisius Sengkan Yogyakarta. Jumlah pernyataan yang digunakan adalah 37 pernyataan. Setiap indikator memiliki jumlah pernyataan tidak sama. Indikator auto-education dijabarkan menjadi 6 pernyataan. Indikator menarik dijabarkan menjadi 4 pernyataan. Indikator bergradasi dijabarkan menjadi 5 pernyataan. Indikator auto-correction dijabarkan menjadi 5 pernyataan. Indikator kontesktual dijabarkan menjadi 5 pernyataan. Indikator life dan workmanship dijabarkan menjadi 6 pernyataan. Contoh kuesioner kinerja dan kepentingan diberikan kepada guru kelas III SD Kanisus Sengkan Yogyakata dapat dilihat pada lampiran 17 dan 18. C. Construct Validity (Validitas konstruk) Validitas konstruk adalah “menunjukkan seberapa baik hasil-hasil yang diperoleh dari penggunaan suatu alat ukur sesuai dengann teori-teori yang digunakan untuk mendefinisikan suatu konstruk” (Jogiyanto, 2008: 59). Validitas konstruk untuk mengukur konstruk pada penelitian ini yaitu 7 indikator tingkat kepuasan guru dan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Ketujuh indikator tersebut adalah auto-education, menarik,

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 bergradasi, auto-correction, kontekstual, life dan workmanship. Cara melakukan validitas alat pengukur dibatasi penyusunan skala dengan valditas konstruk (Effendi danTukiran, 2012: 133). Peneliti melakukan uji validitas konstruk kepada siswa kelas IV SD Bopkri Demangan III berjumlah 30 siswa. Uji coba dilakukan pada tanggal 19 Februari 2014. Peneliti melakukan uji validitas konstruk pada kelas IV karena pertimbangan waktu agar ketika kelas III SD Kanisius Sengkan selesai menggunakan alat peraga matematika berbasis metode Montessori kuesioner siap digunakan. Peneliti melakukan uji coba alat peraga geometri stick box Montessori sebelum melakukan uji coba kuesioner. Uji coba tersebut bertujuan agar siswa mendapat pengalaman menggunakan alat papan geometri stick box sehingga mudah dalam mengisi kuesioner. Tujuan dari uji coba instrumen untuk mencari taraf validitas dan taraf reliabilitas kuesioner tingkat kepuasan siswa terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Contoh jawaban responden (siswa) pada ujicoba kuesioner kinerja dapat dilihat pada lampiran 7. Contoh jawaban responden (siswa) pada uji coba kuesioner kepentingan pada lampiran 8. Penelitian ini tidak melakukan validitas konstruk pada guru karena kuesioner dapat diisi oleh guru yang pernah menggunakan alat peraga geometri stick box. Peneliti mengalami kesulitan untuk mengumpulkan guru sebanyak 30 orang yang dapat menggunakan alat peraga geometri stick box. Alat peraga

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 geometri stick box merupakan modifikasi alat peraga dari tokoh Montessori. Peneliti mengalami kesulitan untuk melakukan validitas konstruk. Data hasil uji empiris diolah menggunakan Microsoft Excel dan Statistical Product and Service Solution (SPSS) 20.0 untuk mengetahui validitas dari masing-masing pernyataan yang digunakan Perhitungan hasil dari validitas konstruk dapat dilakukan dengan menggunakan jenis statistika korelasi Product Moment, baik melalui perhitungan manual ataupun melalui SPSS 20.0. Rumus korelasi Product Moment dengan simpangan Pearson sebagai berikut (Arikunto dalam Taniredja & Mustafidah, 2012:143): rxy = Keterangan : rxy = koefisien korelasi antara variabel x dan variabel y N =jumlah subjek = jumlah perkalian antara skor x dan skor y = jumlah total skor x = jumlah skor y = kuadrat dari x = kuadrat dari y Peneliti melakukan perhitungan hasil validitas empiris menggunakan jenis statistika korelasi Product Moment melalui SPSS 20.0 dengan pertimbangan waktu pengerjaan yang lebih singkat. Output SPSS akan diperoleh setelah data

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 diolah. Cara menentukan valid atau tidaknya suatu item adalah dengan membandingkan r hitung lebih besar dengan r tabel. r tabel untuk jumlah siswa 30 dengan taraf signifikansi 5% adalah 0,361 sedangkan pada taraf signifikansi 1% adalah 0,463 (Sugiyono, 2011: 613). Cara menentukan valid dapat dengan melihat koefisien validitas sangat signifikan dengan tanda ** pada output SPSS memiliki tingkat kepercayaan sebesar 99% (Tanidireja dan Mustafidah, 2012: 97). Tanda * pada output SPSS memiliki tingkat kepercayaan 95%. Berikut output SPSS kinerja dan kepentingan Item-item kuesioner siswa. Hasil perhitungan validitas kinerja pada indikator auto-education menunjukkan bahwa terdapat 6 item yang valid. Enam item dinyatakan valid karena r hitung dibandingkan dengan r tabel 5% lebih besar. Enam item juga dinyatakan valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1% dan tanda * yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 95% dengan taraf kesalahan 5%. Item nomor 1 memiliki nilai koefisien validitas 0,426*. Item nomor 2 memiliki nilai koefisien validitas sebesar 0,793**. Item nomor 3 memiliki nilai koefisien validitas sebesar 0,843**. Item 4 memiliki nilai koefisien validitas sebesar 0,482**. Item 5 memiliki nilai koefisiesn korelasi 0,763**. Item 6 memiliki nilai koefisien validitas 0,749**. Item nomor 1 sampai 6 memiliki hubungan yang positif dengan total skor yang artinya item-item tersebut construct yang sama dengan total skor sebagaimana seharusnya untuk unsur penyusun indikator auto-education. Hasil output SPSS 20.0 validitas kinerja indikator auto-education dapat dilihat pada lampiran 11.

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 Hasil perhitungan validitas kepentingan pada indikator auto-education menunjukkan bahwa terdapat 6 item yang valid. Enam item dinyatakan valid karena r hitung dibandingkan dengan r tabel 5% lebih besar. Enam item dinyatakan valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1% dan tanda * yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 95% dengan taraf kesalahan 5%. Item nomor 1 memiliki nilai koefisien validitas 0,364*. Item nomor 2 memiliki nilai koefisien validitas 0,518**. Item nomor 3 memiliki nilai koefisien validitas 0,735**. Item nomor 4 memiliki nilai koefisien validitas 0,362*. Item nomor 5 memiliki nilai koefisien validitas 0,704**. Item nomor 6 memiliki nilai koefisien validitas 0,883**. Keenam item tersebut memiliki hubungan yang positif dengan total skor artinya item-item tersebut construct yang sama dengan total skor sebagaimana seharusnya untuk unsur penyusun indikator auto-education. Hasil output SPSS 20 validitas kepentingan indikator auto-education dapat dilihat pada lampiran 12. Hasil perhitungan validitas kinerja pada indikator menarik menunjukkan bahwa terdapat 4 item yang valid. Empat item dinyatakan valid karena r hitung dibandingkan dengan r tabel 5% lebih besar. Empat item juga dinyatakan valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1%. Item nomor 7 memiliki nilai koefisien validitas 0,916**. Item nomor 8 memiliki nilai koefisien validitas 0,847**. Item nomor 9 memiliki nilai koefisien validitas 0,760**. Item nomor 10 memiliki nilai koefisien validitas 0,847**. Item nomor 7 sampai10 memiliki hubungan yang positif dengan total skor yang artinya item-item tersebut construct yang sama dengan total skor

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 sebagaimana seharusnya untuk unsur penyusun indikator menarik. Hasil output SPSS 20.0 validitas kinerja indikator menarik dapat dilihat pada lampiran 11. Hasil perhitungan validitas kepentingan pada indikator menarik menunjukkan bahwa semua item dinyatakan valid. Empat item dinyatakan valid karena r hitung dibandingkan dengan r tabel 5% lebih besar. Empat item dinyatakan valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1%. Item nomor 7 memiliki nilai koefisien validitas .803**. Item nomor 8 memiliki nilai koefisien validitas 0,866**. Item nomor 9 memiliki nilai koefisien validitas 0,619**. Item nomr 10 memiliki nilai koefisien validitas 0,766**. Keempat item tersebut memiliki hubungan yang positif dengan total skor artinya item-item tersebut construct yang sama dengan total skor sebagaimana seharusnya untuk unsur penyusun indikator menarik. Hasil output SPSS 16 validitas kepentingan indikator menarik dapat dilihat pada lampiran 12. Hasil perhitungan validitas kinerja pada indikator bergradasi menunjukkan bahwa empat item dinyatakan valid dan satu item tidak valid. Empat item dinyatakan valid karena r hitung dibandingkan dengan r tabel 5% lebih besar. Keempat item dinyatakan juga valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1%. Item nomor 11 memiliki nilai koefisien validitas 0,341 yang artinya item tersebut tidak valid karena dibandingkan r tabel 5% yaitu 0,361 . Item nomor 12 memiliki nilai koefisien validitas 0,829**. Item nomor 13 memiliki nilai koefisien validitas 0,720**. Item nomor 14 memiliki nilai koefisien validitas 0,916** dan item nomor

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 15 memiliki nilai koefisien validitas 0,871**. Item nomor 12, 13, 14 dan 15 tersebut memiliki hubungan yang positif dengan total skor artinya item-item tersebut construct yang sama dengan total skor sebagaimana seharusnya untuk unsur penyusun indikator bergradasi. Hasil output SPSS 20 validitas kinerja indikator bergradasi dapat dilihat pada lampiran 11. Hasil perhitungan validitas kepentingan pada indikator bergradasi menunjukkan bahwa semua item dinyatakan valid. Lima item dinyatakan valid karena r hitung dibandingkan dengan r tabel 5% lebih besar. Lima item dinyatakan valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1%. Item nomor 11 memiliki nilai koefisien validitas 0,516**. Item nomor 12 memiliki nilai koefisien validitas 0,881**. Item nomor 13 memiliki nilai koefisien validitas 0,904**. Item nomor 14 memiliki nilai koefisien validitas 0,568**. Item nomor 15 memiliki nilai koefisien validitas 0,749**. Item nomor 11, 12, 13, 14 dan 15 tersebut memiliki hubungan yang positif dengan total skor artinya item-item tersebut construct yang sama dengan total skor sebagaimana seharusnya untuk unsur penyusun indikator bergradasi.Hasil output SPSS 20 validitas kepentingan indikator bergradasi dapat dilihat pada lampiran 12. Hasil perhitungan validitas kinerja pada indikator auto-correction menunjukkan bahwa semua item dinyatakan valid. Lima item dinyatakan valid karena r hitung dibandingkan dengan r tabel 5% lebih besar. Lima item dinyatakan juga valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1%. Item nomor 16 memiliki nilai

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 koefisien validitas 0,909**. Item nomor 17 memiliki nilai koefisien validitas 0,712**. Item nomor 18 memiliki nilai koefisien validitas 0,741**. Item nomor 19 memiliki nilai koefisien validitas 0,490**. Item nomor 20 memiliki nilai koefisien validitas 0,725** . Item nomor 16, 17, 18, 19 dan 20 tersebut memiliki hubungan yang positif dengan total skor artinya item-item tersebut construct yang sama dengan total skor sebagaimana seharusnya untuk unsur penyusun indikator autocorrection. Hasil output SPSS 20.0 validitas kinerja indikator auto-correction dapat dilihat pada lampiran 11. Hasil perhitungan validitas kepentingan pada indikator auto-correction menunjukkan bahwa semua item dinyatakan valid. Lima item dinyatakan valid karena r hitung dibandingkan dengan r tabel 5% lebih besar. Lima item juga dinyatakan valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1%. Item nomor 16 memiliki nilai koefisien validitas 0,763**. Item nomor 17 memiliki nilai koefisien validitas 0,654**. Item nomor 18 memiliki nilai koefisien validitas 0,553**. Item nomor 19 memiliki nilai koefisien validitas 0,631** dan item nomor 20 memiliki nilai koefisien validitas 0,783**. Item nomor 16, 17, 18, 19 dan 20 tersebut memiliki hubungan yang positif dengan total skor artinya item-item tersebut construct yang sama dengan total skor sebagaimana seharusnya untuk unsur penyusun indikator auto-correction Hasil output SPSS 20.0 validitas kepentingan indikator autocorrection dapat dilihat pada lampiran 12 . Hasil perhitungan validitas kinerja pada indikator kontekstual menunjukkan bahwa item 21, 22, 23 dan 24 dinyatakan valid. Empat item dinyatakan valid

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 karena r hitung dibandingkan dengan r tabel 5% lebih besar. Empat item juga dinyatakan valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1%. Item nomor 21 memiliki nilai koefisien validitas 0,783**. Item nomor 22 memiliki nilai koefisien validitas 0,811**. Item nomor 23 memiliki nilai koefisien validitas 0,837**. Item nomor 24 memiliki nilai koefisien validitas 0,851** . Item nomor 25 memiliki nilai korelasi 0,147, yang artinya item tersebut tidak valid. Tidak valid karena r hitung nomor 25 lebih kecil dibandingkan dengan r tabel 5%. Item nomor 21, 22, 23 dan 24 tersebut memiliki hubungan yang positif dengan total skor artinya item-item tersebut construct yang sama dengan total skor sebagaimana seharusnya untuk unsur penyusun indikator kontekstual. Hasil output SPSS 20.0 validitas kinerja indikator kontekstual dapat dilihat pada lampiran 11. Hasil perhitungan validitas kepentingan pada indikator kontekstual menunjukkan bahwa semua item dinyatakan valid. Lima item dinyatakan valid karena r hitung dibandingkan dengan r tabel 5% lebih besar. Lima item juga dinyatakan valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1% dan taraf signifikansi 95% dan taraf kesalahan 5%. Item nomor 21 memiliki nilai koefisien validitas 0,888**. Item nomor 22 memiliki nilai koefisien validitas 0,7740**. Item nomor 23 memiliki nilai koefisien validitas 0,908**. Item nomor 24 memiliki nilai koefisien validitas 0,808**. Item nomor 25 memiliki nilai koefisien validitas 0,396* . Item nomor 21, 22, 23, 24 dan 25 tersebut memiliki hubungan yang positif dengan total skor artinya item-item tersebut construct yang sama dengan total skor sebagaimana

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 seharusnya untuk unsur penyusun indikator kontekstual. Hasil output SPSS 16 validitas kepentingan indikator kontekstual dapat dilihat pada lampiran 12. Hasil perhitungan validitas kinerja pada indikator life menunjukkan bahwa semua item dinyatakan valid. Enam item dinyatakan valid karena r hitung dibandingkan dengan r tabel 5% lebih besar Enam item juga dinyatakan valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1%. Item nomor 26 memiliki nilai koefisien validitas 0,852**. Item nomor 27 memiliki nilai koefisien korelasi 0,851**. Item nomor 28 memiliki nilai koefisien validitas 0,631**. Item nomor 29 memiliki nilai koefisien validitas 0,862**. Item nomor 30 memiliki nilai koefisien validitas 0,846**. Item nomor 31 memiliki nilai koefisien validitas 0,873**. Item nomor 26, 27, 28, 29, 30 dan 31 tersebut memiliki hubungan yang positif dengan total skor artinya itemitem tersebut construct yang sama dengan total skor sebagaimana seharusnya untuk unsur penyusun indikator life. Hasil output SPSS 20.0 validitas kinerja indikator life dapat dilihat pada lampiran 11. Hasil perhitungan validitas kepentingan pada indikator life menunjukkan bahwa semua item dinyatakan valid. Enam item dinyatakan valid karena r hitung dibandingkan dengan r tabel 5% lebih besar. Enam item juga dinyatakan valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1%. Item nomor 26 memiliki nilai koefisien validitas 0,762**. Item nomor 27 memiliki nilai koefisien validitas 0,726**. Item nomor 28 memiliki nilai koefisien validitas 0,655**. Item nomor 29 memiliki nilai koefisien validitas 0,812**. Item nomor 30 memiliki nilai koefisien validitas 0,876**. Item

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 nomor 31 memiliki nilai koefisien validitas 0,791**. Item nomor 26, 27, 28, 29, 30 dan 31 tersebut memiliki hubungan yang positif dengan total skor artinya itemitem tersebut construct yang sama dengan total skor sebagaimana seharusnya untuk unsur penyusun indikator life. Hasil output SPSS 20.0 validitas kepentingan indikator life dapat dilihat pada lampiran 12. Hasil perhitungan validitas kinerja pada indikator workmanship menunjukkan bahwa semua item dinyatakan valid. Enam item dinyatakan valid karena r hitung dibandingkan dengan r tabel 5% lebih besar Enam item juga dinyatakan valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1%. Item nomor 32 memiliki nilai koefisisen korelasi 0,904**. Item nomor 33 memiliki nilai koefisisen korelasi 0,888**. Item nomor 34 memiliki nilai korelasi 0,862**. Item nomor 35 memiliki nilai koefisisen korelasi 0,906**, Item nomor 36 memiliki nilai koefisisen korelasi 0,753**. Item nomor 37 memiliki nilai koefisisen korelasi 0,762**. Item nomor 32, 33, 34, 35, 36 dan 37 tersebut memiliki hubungan yang positif dengan total skor artinya item-item tersebut construct yang sama dengan total skor sebagaimana seharusnya untuk unsur penyusun indikator workmanship. Hasil output SPSS 20 validitas kinerja indikator workmanship dapat dilihat pada lampiran 11. Hasil perhitungan validitas kepentingan pada indikator workmanship menunjukkan bahwa semua item dinyatakan valid. Enam item dinyatakan valid karena r hitung dibandingkan dengan r tabel 5% lebih besar Enam item juga dinyatakan valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 82 signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1%. Item nomor 32 memiliki nilai koefisien validitas .850**. Item nomor 33 memiliki nilai koefisien validitas 0,758**. Item nomor 34 memiliki nilai koefisien validitas 0,739**. Item nomor 35 memiliki nilai korelasi 0,831**, Item 36 memiliki nilai koefisien validitas 0,785** dan nomor item 37 memiliki nilai koefisien validitas 0,745**. Item nomor 32, 33, 34, 35, 36 dan 37 tersebut memiliki hubungan yang positif dengan total skor artinya item-item tersebut construct yang sama dengan total skor sebagaimana seharusnya untuk unsur penyusun indikator workmanship. Hasil output SPSS 20.0 validitas kepentingan indikator workmanship dapat dilihat pada lampiran 12. Perbandingan validitas kuesioner kinerja dan kuesioner kepentingan untuk siswa tertera pada tabel 3.15 berikut ini. Tabel 3.15 Perbandingan Validitas Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Siswa Indikator Auto-education Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual No. Item Item 1 Item 2 Item 3 Item 4 Item 5 Item 6 Item 7 Item 8 Item 9 Item 10 Item 11 Item 12 Item 13 Item 14 Item 15 Item 16 Item 17 Item 18 Item 19 Item 20 Item 21 Validitas Tingkat Tingkat Kepentingan Kinerja 0,364* 0,426* 0,518** 0,793** 0,735** 0,843** 0,362* 0,482** 0,704** 0,763** 0,883** 0,749** 0,803** 0,916** 0,866** 0,847** 0,619** 0,760** 0,766** 0,847** 0,516** 0,341 0,881** 0,829** 0,904** 0,720** 0,568** 0,916** 0,749** 0,871** 0,763** 0,909** 0,654** 0,712** 0,553** 0,741** 0,631** 0,491** 0,783** 0,725** 0,888** 0,783** r tabel 5% Keterangan 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 Indikator Life Workmanship No. Item Item 22 Item 23 Item 24 Item 25 Item 26 Item 27 Item 28 Item 29 Item 30 Item 31 Item 32 Item 33 Item 34 Item 35 Item 36 Item 37 Validitas Tingkat Tingkat Kepentingan Kinerja 0,740** 0,811** 0,908** 0,837** 0,808** 0,851** 0,396* 0,147 0,762** 0,852** 0,726** 0,851** 0,655** 0,631** 0,812** 0,862** 0,876** 0,846** 0,791** 0,873** 0,850** 0,904** 0,756** 0,888** 0,739** 0,862** 0,831** 0,906** 0,785** 0,753** 0,745** 0,762** r tabel 5% Keterangan 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tabel 3.15 menunjukkan hasil perbandingan validitas kuesioner kinerja dan kuesioner kepentingan untuk siswa untuk setiap indikator. Item 11 dan Item 25 tidak valid pada kuesioner kinerja. Item dinyatakan valid karena memiliki tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 99% dengan taraf kesalahan 1% dan tanda ** yang memiliki arti valid pada taraf signifikansi 95% dengan taraf kesalahan 5%. Item yang tidak memiliki tanda * atau ** adalah item yang tidak valid. Item yang tidak valid berada di kuesioner kinerja pada nomor 11 dan 25. Penyataan nomor 11 adalah item yang berada pada indikator bergradasi dengan nilai koefisien validitas sebesar 0,341. Item nomor 11 adalah alat peraga bisa digunakan oleh siswa kelas 1 sampai siswa kelas 6, tidak dilakukan uji reliabilias. Item tersebut tidak dilakukan uju reliabilitas karena untuk mengukur tingkat kepuasan kedua item pada kuesioner kinerja dan kepentingan valid. Indikator kontekstual kuesioner kinerja pada item nomor 25 tidak dilakukan uji reliabilitas

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 karena tidak valid dengan nilai koefsien korelasi sebesar 0,147. Item pada item nomor 25 adalah “alat peraga sesuai dengan materi yang saya pelajari”. 2. Uji Reliabilitas Instrumen Validitas yang dilakukan oleh peneliti bertujuan untuk mengetahui layak tidaknya Item item digunakan dalam mengukur tingkat kepuasan guru dan siswa setelah dilakukan uji validitas maka dilakukan uji reliabilitas. Reliabilitas adalah “indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau diandalkan”(Effendi dan Tukiran , 2012: 141). Peneliti melakukan reliabilitas terhadap 37 item-item kuesioner. Item-Item yang telah dihitung validitas dalam SPSS 20. Peneliti menggunakan rumus koefisien alpha dari Cronbach (Jogiyanto, 2008:50). Berikut rumus koefisien Cronbach alpha: Notasi: Peneliti dalam menghitung reliabilitas menggunakan SPSS 20.0 dengan mempertimbangkan keterbatasan waktu penelitian. Penelitian ini menggunakan item nomor 11 dan 25 karena item tersebut tidak valid. tidak Uji reliabilitas pada kuesioner dapat diketahui dengan melihat nilai Cronbach’s Alpha

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 setelah data tersebut diolah menggunakan SPSS 20.0. Masidjo (1995) mengklasifikasikan tingkat reliabilitas ke dalam lima klasifikasi: Tabel 3.16 Klasifikasi Tingkat Reliabilitas Instrumen Interval Koefisien Reliabilitas 0,91 – 1,00 0,71 – 0,90 0,41 – 0,70 0,21 – 0,40 Negatif – 0,20 Klasifikasi Sangat tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat rendah Tabel 3.16 menunjukkan klasifikasi tingkat reliabilitas instrumen. Tingkat reliabilitas instrumen dibagi menjadi 5 kategori, yaitu sangat tinggi, tinggi, cukup, rendah, dan sangat rendah. Kategori sangat tinggi memiliki interval 0,91 – 1,00. Kategori tinggi memiliki interval 0,71 – 0,90. Kategori cukup bernilai 0,41 – 0,70. Kategori rendah memiliki interval 0,21 – 0,40. Kategori sangat rendah memiliki interval negatif – 0,20. Hasil uji reliabilitas kuesioner kinerja menunjukkan bahwa reliabilitas total indikator auto-education termasuk dalam kategori tinggi. Koefisien reliabilitas total kinerja indikator auto-education pada kuesioner siswa reliabilitas 0,761. Reliabilitas dihitung menggunakan semua item indikator auto-education, yaitu item 1, item 2, item 3, item 4, item 5 dan item 6. Output reliabilitas kinerja indikator auto-education dapat dilihat selengkapnya pada lampiran 13. Hasil uji reliabilitas kuesioner kepentingan menunjukkan bahwa reliabilitas total indikator auto-education termasuk dalam kategori cukup. Koefisien reliabilitas total kepentingan indikator auto-education pada kuesioner siswa adalah 0,675. Reliabilitas dihitung menggunakan semua item indikator

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 auto-education, yaitu item 1, item 2, item 3, item 4, item 5 dan item 6. Output reliabilitas kepentingan indikator auto-education dapat dilihat selengkapnya pada lampiran 14. Hasil uji reliabilitas kuesioner kinerja menunjukkan bahwa reliabilitas total indikator menarik termasuk dalam kategori tinggi. Koefisien reliabilitas total kinerja indikator menarik pada kuesioner siswa adalah 0,865. Reliabilitas dihitung menggunakan semua item indikator menarik, yaitu item 7, item 8, item 9 dan item 10. Output reliabilitas kinerja indikator menarikdapat dilihat selengkapnya pada lampiran 13. Hasil uji reliabilitas kuesioner kepentingan menunjukkan bahwa reliabilitas total indikator menarik termasuk dalam kategori tinggi. Koefisien reliabilitas total kepentingan indikator menarik pada kuesioner siswa adalah 0,768. Reliabilitas dihitung menggunakan semua item indikator menarik, yaitu item 7, item 8, item 9, dan item 10. Output reliabilitas kepentingan indikator menarik dapat dilihat selengkapnya pada lampiran 14. Hasil uji reliabilitas kuesioner kinerja menunjukkan bahwa reliabilitas total indikator bergradasi termasuk dalam kategori tinggi. Koefisien reliabilitas total kinerja indikator bergradasi pada kuesioner siswa adalah 0,879. Reliabilitas dihitung menggunakan item 12, item 13, item 14 dan item 15, tidak menyertakan item 11 karena item tersebut tidak valid. Output reliabilitas kinerja indikator bergradasi dapat dilihat selengkapnya pada lampiran 13. Hasil uji reliabilitas kuesioner kepentingan menunjukkan bahwa reliabilitas total indikator bergradasi termasuk dalam kategori tinggi. Koefisien

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 reliabilitas total kepentingan indikator bergradasi pada kuesioner siswa adalah 0,790. Reliabilitas dihitung menggunakan item indikator bergradasi, yaitu item 12, item 13, item 14 dan item 15. Peneliti tidak menyertakan item nomor 11 karena item tersebut pada kuesioner kinerja tidak valid. Output reliabilitas kepentingan indikator bergradasidapat dilihat selengkapnya pada lampiran 14. Hasil uji reliabilitas kuesioner kinerja menunjukkan bahwa reliabilitas total indikator auto-correction termasuk dalam kategori tinggi. Koefisien reliabilitas total kinerja indikator auto-correction pada kuesioner siswa adalah 0,750. Reliabilitas dihitung menggunakan semua item indikator auto-correction, yaitu item 16, item 17, item 18, item 19, dan item 20. Output reliabilitas kinerja indikator auto-correction dapat dilihat selengkapnya pada lampiran 13 Hasil uji reliabilitas kuesioner kepentingan menunjukkan bahwa reliabilitas total indikator auto-correction termasuk dalam kategori cukup. Koefisien reliabilitas total kepentingan indikator auto-correction pada kuesioner siswa adalah 0,696. Reliabilitas dihitung menggunakan semua item indikator auto-correction, yaitu item16, item 17, item 18, item 19, dan item 20. Output reliabilitas kepentingan indikator auto-correction dapat dilihat selengkapnya pada lampiran 14. Hasil uji reliabilitas kuesioner kinerja menunjukkan bahwa reliabilitas total indikator kontekstual termasuk dalam kategori tinggi. Koefisien reliabilitas total kinerja indikator kontekstual pada kuesioner siswa adalah 0,848. Reliabilitas dihitung menggunakan empat item indikator kontekstual, yaitu item 21, item 22, item 23, dan item 24, tidak menyertakan item 25 karena item tersebut tidak valid.

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 Output reliabilitas kinerja indikator kontekstual dapat dilihat selengkapnya pada lampiran 13 Hasil uji reliabilitas kuesioner kepentingan menunjukkan bahwa reliabilitas total indikator kontekstual termasuk dalam kategori tinggi. Koefisien reliabilitas total kepentingan indikator kontekstual pada kuesioner siswa adalah 0,822. Reliabilitas dihitung menggunakan empat item indikator kontekstual, yaitu item 21, item 22, item 23, dan item 24. Output reliabilitas kepentingan indikator kontekstual dapat dilihat selengkapnya pada lampiran 14 Hasil uji reliabilitas kuesioner kinerja menunjukkan bahwa reliabilitas total indikator life termasuk dalam kategori tinggi. Koefisien reliabilitas total kinerja indikator life pada kuesioner siswa adalah 0,904. Reliabilitas dihitung menggunakan semua item indikator life, yaitu item 26, item 27, item 28, item 29, item 30 dan item 31. Output reliabilitas kinerja indikator life dapat dilihat selengkapnya pada lampiran 13. Hasil uji reliabilitas kuesioner kepentingan menunjukkan bahwa reliabilitas total indikator life termasuk dalam kategori tinggi. Koefisien reliabilitas total kepentingan indikator life pada kuesioner siswa adalah 0,864. Reliabilitas dihitung menggunakan semua item indikator kontekstual, yaitu item 26, item 27, item 28, item 39, item 30, dan item 31. Output reliabilitas kepentingan indikator lifed apat dilihat selengkapnya pada lampiran 14. Hasil uji reliabilitas kuesioner kinerja menunjukkan bahwa reliabilitas total indikator workmanship termasuk dalam kategori sangat tinggi. Koefisien reliabilitas total kinerja indikator workmanship pada kuesioner siswa adalah

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 0,920. Reliabilitas dihitung menggunakan semua item indikator workmanship, yaitu item 32, item 33, item 34, item 35, item 36 dan item 37. Output reliabilitas kinerja indikator workmanship dapat dilihat selengkapnya pada lampiran 13. Hasil uji reliabilitas kuesioner kepentingan menunjukkan bahwa reliabilitas total indikator workmanship termasuk dalam kategori tinggi. Koefisien reliabilitas total kepentingan indikator workmanship pada kuesioner siswa adalah 0,871. Reliabilitas dihitung menggunakan semua item indikator kontekstual, yaitu item 32, item 33, item 34, item 35, item 36 dan item 37. Output reliabilitas kepentingan indikator workmanship dapat dilihat selengkapnya pada lampiran 14. Perbandingan reliabilitas total kinerja dan kepentingan kuesioner untuk siswa dapat dilihat pada tabel 3.17 Tabel 3.17 Perbandingan Reliabilitas Total Kuesioner Kinerja dan Kepentingan untuk Siswa No 1 2 3 4 5 6 7 Indikator Auto-education Menarik Bergradasi Auto-correction Kontekstual Life Workmanship Reliabilitas Total Kinerja / klasifikasi Kepentingan / klasifikasi 0,761 / Tinggi 0,675 / Cukup 0,865 / Tinggi 0,768/ Tinggi 0,879 / Tinggi 0,790 / Tinggi 0,750/ Tinggi 0,696 / Cukup 0,848 / Tinggi 0,822 / Tinggi 0,904 / Tinggi 0,864 / Tinggi 0,920 / Sangat Tinggi 0,871 / Tinggi Tabel 3.17 menunjukkan perbandingan reliabilitas total kinerja dan kepentingan kuesioner untuk siswa. Reliabiitas keseluruhan indikator-indikator tersebut termasuk dalam kategori cukup, tinggi dan sangat tinggi berdasarkan klasifikasi reliabilitas. Koefisien reliabilitas total paling tinggi pada kuesioner kinerja adalah 0,920 yang terdapat pada indikator workmanship, sedangkan

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 koefisien reliabilitas total paling tinggi pada kuesioner kepentingan adalah 0,871 yang terdapat pada indikator workmanship. Koefisien reliabilitas total pada setiap indikator dapat meningkat apabila salah satu item dari indikator tersebut dihapus. Penghapus tersebut dengan pertimbangan bahwa item harus memiliki reliabilitas total yang paling tinggi dan seimbang antara kuesioner kinerja dengan kuesioner kepentingan. Rangkuman hasil validitas dan reliabilitas dapat dilihat pada tabel 3.18 Tabel 3.18 Rangkuman Hasil Validitas dan Reliabilitas Validitas Indikator Autoeducation Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual No. Item Item 1 Item 2 Item 3 Item 4 Item 5 Item 6 Tingkat Kinerja Tingkat Kepentingan 0,426* 0,364* 0,793** 0,518** 0,843** 0,735** 0,482** 0,362* 0,763** 0,704** 0,749** Reliabilitas Auto-education Item 7 0,916** 0,803** Item 8 0,847** 0,866** Item 9 0,760** 0,619** Item 10 0,847** 0,766** Reliabilitas Menarik Item 11 0,341 0,516* Item 12 0,829** 0,881** Item 13 0,720** 0,904** Item 14 0,916** 0,568** Item 15 0,871** 0,749** Reliabilitas Bergradasi Item 16 0,909** 0,763** Item 17 0,712** 0,654** Item 18 0,741** 0,553** Item 19 0,491** 0,631** Item 20 0,725** 0,783** Reliabilitas Auto-correction Item 21 0,783** 0,888** Item 22 0,762** 0,852** Item 23 0,726** 0,851** Item 24 0,655** 0,631** Item 25 0,812** 0,862** Reliabilitas Tingkat Tingkat Kinerja (if Kepentingan item deleted) if item deleted) 0,774 0,689 0,693 0,651 0,688 0,607 0,769 0,696 0,695 0,590 0,713 0,477 0,761 0,675 0,771 0,679 0,841 0,624 0,865 0,797 0,826 0,719 0,865 0,768 Tidak Valid Tidak Valid 0,871 0,712 0,883 0,697 0,800 0,855 0,821 0,762 0,879 0,813 0,586 0,662 0,749 0,642 0,687 0,679 0,788 0,663 0,690 0,579 0,750 0,696 0,834 0,804 0,810 0,872 0,786 0,797 0,796 0,871 Tidak Valid Tidak Valid

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 Validitas Indikator No. Item Tingkat Kinerja Tingkat Kepentingan Reliabilitas Kontekstual 0,852** 0,762** 0,851** 0,726** 0,631** 0,655** Life 0,862** 0,812** 0,846** 0,876** 0,873** 0,791** Reliabilitas Life Item 32 0,904** 0,850** Item 33 0,888** 0,756** Item 34 0,862** 0,739** Workmanship Item 35 0,906* 0,831** Item 36 0,753** 0,785** Item 37 0,762** 0,745** Reliabilitas Workmanship Item 26 Item 27 Item 28 Item 29 Item 30 Item 31 Reliabilitas Tingkat Tingkat Kinerja (if Kepentingan item deleted) if item deleted) 0,873 0,873 0,880 0,843 0,880 0,849 0,914 0,860 0,880 0,834 0,884 0,813 0,876 0,840 0,904 0,864 0,894 0,831 0,898 0,859 0,907 0,863 0,894 0,836 0,920 0,846 0,918 0,857 0,920 0,871 Tabel 3.18 menunjukkan rangkuman hasil validitas dan reliabilitas kuesioner kinerja dan kepentingan siswa, serta reliabilitas total dan reliabilitas if item deleted. Output uji reliabilitas if item deleted dapat dilihat pada lampiran 13 dan lampiran 14 Item nomor 11 dan 25 tidak valid maka tidak dilakukan uji reliabilitas. Item nomor 11 berada pada indikator bergradasi dan item nomor 25 berada pada indikator kontekstual. Item yang valid tidak digunakan dalam instrumen penelitian ini. Peneliti menghapus item nomor 4 dan 9 dengan pertimbangan agar reliabilitas total dapat meningkat. Item nomor 4 dan 9 dihapus karena koefisien cronbach’s alpha if item deleted pada kuesioner kinerja dan kepentingan lebih tinggi daripada reliabilitas total. Penghapusan item nomor 4 terdapat pada indikator auto-education adalah alat peraga mudah digunakan. Item nomor 9 berada pada indikator menarik adalah alat peraga memiliki ukuran yang pas. Penghapusan tersebut meningkatkan

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 92 koefisien reliabilitas total pada indikator auto-education dan menarik. Koefisien reliabilitas total pada indikator auto-education dan menarik meningkat. Koefisien reliabilitas indikator auto-education menjadi 0,769 dan 0,696. Koefisien reliabilitas indikator menarik menjadi 0,865 dan 0,797. Peneliti melakukan penghapusan karena penyataan yang tidak valid dan untuk meningkatkan koefisien reliabilitas. Item yang digunakan dalam instrumen penelitian ini adalah 33 item karena peneliti menghapus 4 item. Item kuesioner setelah dilakukan penghapusan digunakan pada kuesioner kinerja dan kepentingan. Peneliti memperbaiki urutan penomoran yang dapat dilihat pada tabel 3.19. Tabel 3.19 Kuesioner Penelitian Kinerja dan Kepentingan Siswa Indikator Auto-education Menarik Bergradasi Auto-correction Kontekstual Life 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. Item Alat peraga memudahkan saya untuk mengerti matematika Alat peraga membantu saya mengerjakan soal matematika Alat peraga dapat saya gunakan tanpa bantuan orang lain Alat peraga memudahkan saya mengerjakan soal matematika Alat peraga membantu saya mengerjakan soal matematika tanpa bantuan orang lain Alat peraga mempunyai bentuk yang menarik Alat peraga memiliki warna yang menarik Alat peraga menarik daripada alat peraga lain Alat peraga mempunyai bermacam-macam warna Alat peraga mempnnyai tingkatan ukuran dari kecil ke besar Alat peraga mempunyai permukaan dari halus ke kasar Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari pendek ke panjang Alat peraga dapat menunjukkan kesalahan jawaban saya Alat peraga membantu saya memperbaiki kesalahan dalam mengerjakan soal matematika Alat peraga membantu saya menemukan jawaba yang benar Alat peraga membantu menemukan kesalahan yang saya buat Alat peraga memiliki kunci jawaban Alat peraga dibuat menggunakan bahan yang saya ketahui Alat peraga menggunakan bahan yang bisa saya temukan di lingkungan sekitar Alat peraga terbuat dari bahan yang sering saya lihat Alat peraga ini pernah saya lihat Alat terbuat dari bahan yang kuat Alat peraga mudah dibawa Alat peraga dapat digunakan berulang kali Alat peraga masih kuat ketika jarang digunakan

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 Indikator Workmanship 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. Item Alat peraga tidak mudah rusak Alat perga mudah dibersihkan Alat peraga mudah diperbaiki Alat peraga memiliki permukaan ynag halus Alat peraga dilem dengan kuat Alat peraga dipaku dengan kuat Alat peraga tidak melukai saya ketika digunakan Alat peraga dicat dengan rapi Tabel 3.19 menunjukkan item kuesioner kinerja dan kepentingan yang digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan siswa terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas. Jumlah item pada kuesioner ada 33 item. Jumlah item setiap indikator berbeda-beda, yaitu 5 item pada indikator auto-education, 3 item pada indikator menarik, 4 item pada indikator bergradasi, 5 item pada indikator auto-correction, 4 item pada indikator kontekstual, 6 item pada indikator life, dan 6 item pada indikator workmanship. H. Prosedur Analisis Data Penelitian ini menggunakan empat langkah dalam melakukan prosedur analisis data. Tahap pertama yang dilakukan peneliti adalah melakukan penggabungan karakteristik alat peraga Montessori, karakteristik produk menurut Garvin (Laksana, 2008: 89-90) dan Sethi (2002). Penggabungan karakteristik dilakukan untuk menentukan indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Tahap kedua, indikator yang telah disusun dijabarkan menjadi pernyataan. Pernyataan disusun untuk kuesioner kinerja dan kepentingan. Pernyataan

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 94 kuesioner kinerja dan kepentingan sama. Pernyataan yang telah dijabarkan diuji validitas isi, face validity, validitas konstruk dan reliabilitas. Validitas isi dilakukan melalui expert judgement untuk kuesioner siswa dan guru. Face validity dilakukan untuk siswa dan guru. Kuesioner guru tidak dilakukan validitas konstruk. Tahap ketiga, kuesioner siswa dan guru disebarkan. Data yang diperoleh diolah dengan bantuan Microsoft Excel. Data tersebut akan digunakan untuk menentukan rata-rata kinerja dan kepentingan. Caranya dengan mengalikan jumlah responden yang memilih alternatif jawaban dengan skor alternatif jawaban tersebut. Tahap keempat dengan mengklasifikasikan tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pengklasifikasian dilakukan dengan PAN tipe II. Penentuan klasifikasi dengan rata-rata dan simpangan baku. Peneliti menempatkan (memplotting) pernyataan pada kuadran. Penempatan dilakukan dengan melihat rata-rata kinerja dan kepentingan. I. Teknik Analisis Data Penelitian ini menggunakan teknik analisis Penilaian Acuan Norma (PAN) tipe II dan Importance and Performance Analiysis (IPA) untuk menjawab rumusan masalah bagaimana tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. PAN tipe II digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa dan guru secara umum dan IPA digunakan mengetahui sejauh mana tingkat kepuasan siswa dan guru

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 95 terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montesori pada penggunaan alat peraga geometri stick box. 1. Penilaian Acuan Norma (PAN) tipe II PAN tipe II adalah penilaian terhadap skor yang diperoleh dengan membandingkan peroleh skor responden lain dengan menggunakan rata-rata dan simpangan baku (Masidjo, 1995:160). Teknik analisis ini menggunakan skor kuesioner kinerja. PAN tipe II digunakan dalam penelitian ini dengan cara membandingkan skor kuesioner kinerja dengan responden lain dalam populasi. Hasil analisis menggunakan PAN tipe II menggambarkan tingkat kepuasan siswa dan guru dalam populasi tersebut. Tabel 3.20 Klasifikasi Tingkat Kepuasan Siswa dan Guru Berdasarkan PAN Tipe II Ketentuan Hitung Di atas M + 2S M + 1S dan M + 2S M – 1S dan M + 1S M – 2S dan M – 1S Di bawah M – 2S Klasifikasi Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Tabel 3.20 menunjukkan klasifikasi tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori menggunakan PAN tipe II. Pengklasifikasi tingkat kepuasan siswa dan guru ada lima yaitu sangat tinggi, tinggi, cukup, rendah, dan sangat rendah. Ketentuan hitung untuk menetukan klasifikasi menngunakan rata-rata dan simpangan baku. Perolehan skor kuesioner kinerja siswa dan guru diklasifikasi menggunakan PAN tipe II.

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 96 Masidjo (1995: 166) menjelaskan bahwa batas atas setiap klasifikasi merupakan batas bawah dari klasifikasi atasnya. Klasifikasi sangat tinggi jika berada diatas M+2S. Batas atas setiap klasifikasi dikurangi satu. M+1S adalah batas bawah klasifikasi sangat tinggi. M+2S adalah batas bawah klasifikasi tinggi. M-1S adalah batas bawah klasifikasi cukup. M-2S adalah batas bawah klasiifikasi rendah. Klasifikasi sangat rendah jika berada dibawah M-2S. 2. Importance and Performance Analysis (IPA) Teknik analisis data Importance and Performance Analysis (IPA) disebut juga analisis kuadran yang dicetuskan oleh Martilla dan James pada tahun 1977, kemudian diperkenalkan oleh Magal dan Lovenburg. Chan (2005: 24) menyatakan bahwa IPA adalah cara untuk mengevaluasi dengan menggunakan empat tahap yaitu (a) menentukan kisi-kisi atribut yang akan dievaluasi, (b) mengembangkan atribut dan melakukan survei, (c) mengolah data dan (d) mengelompokkan hasil dalam kisi-kisi untuk membantu menyimpulkan. Tahap pertama melakukan pengumpulan kisi-kisi atribut untuk pernyataan yang dievaluasi. Peneliti bersama kelompok studi melakukan penyusunan indikator tingkat kepuasan berdasarkan teori yang terkait dengan mengaitkan atribut-atribut yang ada pada alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Penyusunan indikator tingkat kepuasan selengkapnya dapat dilihat pada bab II. Tahap kedua adalah mengembangkan atribut dan melakukan survei. Peneliti bersama kelompok studi menjabarkan kisi-kisi berdasarkan tahap pertama yang dilakukan. Pernyataan dalam kuesioner menggunakan dua skala Likert yang berbeda dengan rentang yang sama yaitu 1 sampai 5. Skala Likert pertama

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97 digunakan untuk memperoleh data dari siswa dan guru mengenai pentingnya suatu produk yaitu alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Skala Likert kedua digunakan untuk memperoleh data dari siswa dan guru mengenai kinerja alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Skala Likert pada penelitian ini selengkapnya dapat dilihat pada sub bab teknik pengumpulan data di bab III. Tahap ketiga adalah mengolah data siswa dan guru. Nilai rata-rata setiap reponden dipasangkan pada setiap atribut yang diukur pada skala kepentingan dan skala kinerja. Skor nilai tingkat kinerja alat peraga dengan kepentingan siswa dan guru dilakukan dengan cara mengalikan jumlah responden yang memilih alternatif jawaban dengan skor setiap alternatif jawaban tersebut. Perhitungan skor yang diperoleh pada setiap indikator tingkat kepuasan dinilai dengan rumus : Penilaian tingkat kinerja (SSx5), (Sx4), (KSx3), (TSx2), (STSx1) Keterangan: SS = Jumlah responden yang memilih sangat setuju S = Jumlah responden yang memilih setuju KS = Jumlah responden yang memilih kurang setuju TS = Jumlah responden yang memilih tidak setuju STS = Jumlah responden yang memilih sangat tidak setuju Penilaian tingkat kepentingan (SPx5), (Px4), (KPx3), (TPx2), (STPx1)

(118) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 98 Keterangan: SP = Jumlah responden yang memilih sangat penting P = Jumlah responden yang memilih penting KP = Jumlah responden yang memilih kurang penting TP = Jumlah responden yang memilih tidak penting STP = Jumlah responden yang memilih sangat tidak penting Tahap keempat adalah meletakan hasil (pernyataan) pada diagram kartesius untuk membantu dalam pengambilan keputusan.Tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori kemudian dijelaskan menggunakan diagram kartesius. Wardhani (2006: 48) menjelaskan bahwa diagram kartesius adalah suatu bangun yang dibagi menjadi empat kuadran dan dibatasi oleh dua buah garis yang berpotongan tegak lurus pada titik ( , ). adalah rata-rata skor pada indikator kinerja dan adalah rata-rata skor pada indikator kepentingan. Urutan prioritas faktor kepuasan tersebut terletak dalam kuadran. Diagram kartesius berdasarkan tingkat kepentingan dan kinerja dan prioritas faktor kepuasan dapat dilihat pada gambar 3.1.

(119) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 99 Gambar 3.1 Diagram Kartesius Kepentingan Prioritas Utama I Prioritas Rendah III Pertahankan Prestasi II Berlebihan IV Kinerja Gambar 3.1 menunjukkan diagram kartesius tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Diagram kartesius terbagi ke dalam empat kuadran yaitu I, II, III dan IV. Pembagian empat kuadran berdasarkan rata-rata skor kinerja ( ) dan rata-rata skor kepentingan ( ). Kuadran I adalah pernyataan yang perlu dilakukan perbaikan karena pernyataan tersebut menunjukkan tingkat kepentingan tinggi dan tingkat kinerjanya rendah sehingga terjadi ketidakpuasan. Kuadran I adalah prioritas utama. Prioritas utama artinya perlu dilakukan perbaikan dengan mempertahankan pernyataan yang penting. Kuadran II adalah pernyataan yang memiliki tingkat kepentingan tinggi dan tingkat kinerjanya juga tinggi, maka terjadi kepuasan. Kuadran II adalah dipertahankan. Pernyataan yang berada pada kuadran II dianggap penting siswa dan guru serta sesuai dengan kinerja yang diharapkan mereka.

(120) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 100 Kuadran III adalah pernyataan yang memiliki tingkat kepentingan rendah dan tingkat kinerja rendah, maka terjadi ketidakpuasan. Kuadran III adalah prioritas rendah. Pernyataan yang berada pada kuadran III mennjukkan perlu pertimbangan terhadap kualitas alat peraga tersebut. Kuadran IV adalah pernyataan yang memiliki tingkat kepentingan rendah tetapi tingkat kinerja tinggi, maka terjadi kepuasan. Kuadran IV adalah berlebihan. Pernyataan yang berada pada kuadran IV menunjukkan bahwa tanpa diberikan perlakuan atau perhatian sudah menunjukkan kepuasan. J. Jadwal penelitian Tabel 3.21 Jadwal Penelitian No Kegiatan 1. 2. 3. Penyusunan proposal Konsultasi proposal Revisi Proposal Penyusunan instrumen penelitian Uji coba instrumen penelitian Menganalisis hasil uji coba instrumen penelitian Pengambilan data penelitian Menganalisis data penelitian Pembahasan Ujian Skripsi Revisi laporan skripsi Pengumpulan skripsi 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11 12 Sep Okt Nov Des RencanaPelaksanaan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Peneliti membuat jadwal kegiatan penelitian yang akan dilakukan. Peneliti menyusun proposal pada bulan September, Oktober dan November 2013. Peneliti menyusun bab I pada bulan September, bab II pada bulan Oktober dan bab III Jul

(121) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 101 pada bulan November 2013. Konsultasi bab I dilakukan pada bulan Oktober, bab II pada bulan November dan bab III pada bulan Desember. Peneliti melakukan revisi terhadap bab I, II dan III pada bulan November dan Desember 2013. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner. Peneliti menyusun kuesioner pada bulan Desember 2013 dan Januari 2014. Penyusunan kuesioner dilakukan dari pembuatan kisi-kisi kuesioner, expert judgement, face validity dan validitas konstruk yang dilakukan pada bulan Februari dan Maret 2014. Expert judgement dilakukan untuk kuesioner guru dan siswa. Face validity siswa dilakukan untuk siswa kelas I sampai kelas V dan face validity guru dilakukan untuk guru kelas I sampai kelas V. Validitas konstruk dilakukan untuk kuesioner siswa. Peneliti melakukan analisis hasil uji coba instrumen penelitian pada bulan Maret 2014. Pengambilan data penelitian untuk siswa dilakukan pada bulan Maret 2014 dan guru pada bulan Mei 2014. Analisis data penelitian siswa dilakukan pada bulan April 2014 sedangkan untuk guru dilakukan pada bulan Mei 2014. Setelah melakukan pegambilan data, peneliti membahas data tersebut pada bulan April dan Mei 2014. Peneliti mempertahankan skripsi didepan penguji pada bulan Juni 2014. Setelah itu, peneliti melakukan revisi dan mengumpulkan skripsi pada bulan Juni dan Juli 2014.

(122) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pembahasan tentang seluruh hasil penelitian terdapat pada bagian ini. Berikut ini adalah hasil penelitian berupa tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. A. Deskripsi Penelitian Penelitian kuantitatif deskriptif yang dilakukan oleh peneliti yang berjudul “Tingkat kepuasan guru dan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori”. Alat peraga matematika berbasis metode Montessori yang digunakan dalam penelitian ini adalah geometri stick box. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2013 sampai Juli 2014. Pengambilan data dilaksanakan tanggal 15 Maret 2014 untuk kuesioner siswa dan tanggal 2 Mei 2014 untuk kuesioner guru. Tempat penelitian adalah SD Kanisius Sengkan beralamat di jalan kaliurang km 7 Condongcatur, Depok, Sleman Yogyakarta. Penelitian dilakukan dalam satu hari untuk kuesioner siswa dan guru. Siswa sebagai subjek penelitian berjumlah 80 yang terdiri 38 siswa lakilaki dan 42 siswa perempuan. Siswa berada pada dua kelas yaitu kelas III A dan kelas III B. Guru sebagai subjek penelitian berjumlah 2. Guru tersebut merupakan guru kelas III A dan kelas III B. Peneliti memberikan penjelasan cara mengisi kuesioner kepada siswa Hasil face validty siswa bahwa siswa paham terhadap pernyataan tetapi memerlukan pendampingan dalam mengisi kuesioner. Peneliti dibantu kelompok studi mendampingi siswa dalam mengisi kuesioner. Pendampingan yang 102

(123) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 103 diberikan dengan membacakan pernyataan-pernyataan. Siswa mengisi kuesioner dengan waktu kurang lebih 90 menit. Peneliti memberikan kuesioner kepada guru kelas III A dan III B sebagai subjek penelitian. Guru kelas III A dan guru kelas III B telah menggunakan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. yaitu geometri stick box. Peneliti menyebarkan kuesioner kepada seluruh anggota populasi Peneliti menggunakan seluruh anggota populasi disebut metode sensus. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner tertutup. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner kinerja dan kuesioner kepentingan. Kuesioner kinerja untuk mengukur hasil kerja alat peraga. Kuesioner kepentingan untuk mengukur harapan terhadap alat peraga. Kuesioner kinerja dan kuesioner kepentingan menggunakan pernyataan sama tetapi berbeda pada alternatif jawaban. Kuesioner tersebut menggunakan skala Likert dengan rentang alternatif jawaban 1 sampai 5. Siswa dan guru setelah mengisi kuesioner, peneliti menganalisis jawaban menggunakan PAN tipe II dan Importance Performance Analysis (IPA). Penggunaan PAN tipe II untuk mengukur tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. IPA untuk mengukur pernyataan yang dianggap puas dan tidak puas terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. B. Hasil Penelitian Hasil data penelitian berasal dari kuesioner yang diberikan kepada siswa dan guru kelas III SD Kanisius Sengkan Yogyakarta. Pernyataan kuesioner yang digunakan peneliti berjumlah 33 untuk siswa dan 37 untuk guru. Pernyataan

(124) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 104 tersebut memiliki indikator auto-education, menarik, bergradasi, auto-correction, kontekstual, life dan workmanship. Analisis kuesioner tingkat kepuasan siswa terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode montessori menggunakan PAN tipe II dan Importance Performance Analysis (IPA). 1. Analisis Kuesioner Tingkat Kepuasan Siswa Terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Penelitian ini menggunakan teknik analisis PAN tipe II dan IPA untuk mengetahui bagimana tingkat kepuasan siswa terhadap pengggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Teknik analisis data dengan PAN tipe II menggunakan data kuesioner kinerja. Data yang digunakan pada teknik analisis IPA adalah kuesioner kinerja dan kuesioner kepentingan. a. Analisis Kuesioner Tingkat Kepuasan Siswa dengan Menggunakan PAN tipe II Analisis data menggunakan PAN tipe II bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa secara umum. Data yang digunakan untuk menganalisis tingkat kepuasan siswa menggunakan kusioner kinerja. PAN tipe II menentukan klasifikasi kepuasan siswa dengan rata-rata (mean) dan simpangan baku (standar deviasi). Klasifikasi tingkat kepuasan siswa dapat diklasifikasi menjadi lima yaitu sangat tinggi, tinggi, cukup, rendah dan sangat rendah. Tingkat kepuasan siswa dikatakan cukup jika perolehan skor sebesar M - 1S (Masidjo, 1995:153). Klasifikasi tingkat kepuasan siswa dapat dilihat pada tabel 4.1 berikut ini.

(125) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 105 Tabel 4.1 Klasifikasi Tingkat Kepuasan Siswa berdasarkan PAN Tipe II Ketentuan Hitung Di atas M + 2S M + 1S dan M + 2S M – 1S dan M + 1S M – 2S dan M – 1S Di bawah M – 2S Klasifikasi Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Tabel 4.1 memperlihatkan klasifikasi tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori menggunakan PAN tipe II. Penentuan klasifikasi pada tabel 4.1 berdasarkan rata-rata dan simpangan baku. Mean (M) adalah rata-rata dari perolehan skor siswa, standar deviasi (S) adalah simpangan baku dari perolehan skor siswa. Batas atas setiap klasifikasi merupakan batas bawah dari klasifikasi atasnya, maka batas atas setiap klasifikasi dikurangi satu (Masidjo, 1995: 166). Kepuasan siswa termasuk klasifikasi sangat tinggi jika total skor yang diperoleh diatas M + 2S. Kepuasan siswa termasuk klasifikasi tinggi jika total skor yang diperoleh diantara M + 1S dan M + 2S. Kepuasan siswa termasuk klasifikasi cukup jika total skor yang diperoleh diantara M - 1S dan M - 1S. Kepuasan siswa termasuk klasifikasi rendah jika total skor yang diperoleh M – 2S dan M – 1S. Kepuasan siswa termasuk klasifikasi sangat rendah jika total skor yang diperoleh dibawah M – 2S. Cara perhitungan untuk mencari klasifikasi tingkat kepuasan siswa terhadap penggunaan alat peraga berbasis metode Montessori dengan rata-rata (M) dan simpangan baku (S). Rata-rata skor yang diperoleh dari 80 siswa yaitu 127,18 dan standar deviasi yaitu 17,35.

(126) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 106 Klasifikasi tingkat kepuasan siswa sangat tinggi memiliki batas bawah sebesar 127,18 + (2 x 17,35) = 158,8 dibulatkan menjadi 159. Klasifikasi tingkat kepuasan siswa tinggi memiliki batas bawah sebesar 127,18 + (1 x 17,35) = 141,53 dibulatkan menjadi 142. Klasifikasi tingkat kepuasan siswa cukup memiliki batas bawah sebesar 127, 18 – (1 x 17,35) = 106,83 dibulatkan menjadi 107. Klasifikasi tingkat kepuasan siswa rendah memiliki batas bawah sebesar (127,18 – ( 2 x 17,35) = 89,48 dibulatkan menjadi 89. Pengklasifikasi tingkat kepuasan siswa terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori dapat dilihat pada tabel 4.2. Tabel 4.2 Klasifikasi Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Tingkat Kepuasan Diatas 159 142 – 159 107 – 141 89 – 106 Dibawah 89 Klasifikasi Sangat tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat rendah Tabel 4.2 memperlihatkan klasifikasi tingkat kepuasan siswa terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Klasifikasi tingkat kepuasan siswa dengan populasi 80 siswa yang memiliki rata-rata 127, 18 dan standar deviasi 17,35 adalah skor diatas 159 termasuk klasifikasi sangat tinggi. Klasifikasi tingkat kepuasan siswa yang termasuk tinggi dengan skor 142159. Klasifikasi tingkat kepuasan siswa yang termasuk cukup dengan skor 107141. Klasifikasi tingkat kepuasan siswa yang termasuk rendah dengan skor 89 106. Klasifikasi tingkat kepuasan siswa yang termasuk sangat rendah dengan skor dibawah 89. Peneliti membandingkan total skor yang diperoleh setiap siswa

(127) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 107 dengan klasifikasi kepuasan menurut Masidjo (1965:163) untuk mengukur tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori Tabel 4.3 Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Responden Total Skor Klasifikasi Tingkat Kepuasan 1 138 2 121 Cukup Cukup 3 112 Cukup 4 109 Cukup 5 149 Tinggi 6 102 Rendah 7 122 Cukup 8 127 Cukup 9 144 Tinggi 10 136 Cukup 11 118 Cukup 12 113 Cukup 13 116 Cukup 14 128 Cukup 15 147 Tinggi 16 113 Cukup 17 116 Cukup 18 101 Rendah 19 132 Cukup 20 117 Cukup 21 142 Tinggi 22 121 Cukup 23 146 Tinggi 24 98 Rendah 25 124 Cukup 26 116 Cukup 27 116 Cukup 28 126 Cukup 29 145 Tinggi 30 145 Tinggi

(128) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 108 Responden Total Skor Klasifikasi Tingkat Kepuasan 31 119 Cukup 32 134 Cukup 33 94 Rendah 34 129 Cukup 35 135 Cukup 36 133 Cukup 37 117 Cukup 38 122 Cukup 39 127 Cukup 40 115 Cukup 41 128 Cukup 42 116 Cukup 43 136 Cukup 44 152 Tinggi 45 123 Cukup 46 136 Cukup 47 119 Cukup 48 143 Tinggi 49 117 Cukup 50 133 Cukup 51 138 Cukup 52 129 Cukup 53 117 Cukup 54 110 Cukup 55 124 Cukup 56 131 Cukup 57 119 Cukup 58 146 Tinggi 59 146 Tinggi 60 142 Tinggi 61 121 Cukup 62 154 Tinggi 63 147 Tinggi 64 121 Cukup 65 128 Cukup 66 147 Tinggi 67 128 Cukup

(129) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 109 Responden Total Skor Klasifikasi Tingkat Kepuasan 68 127 Cukup 69 97 Rendah 70 85 Sangat Rendah 71 108 Cukup 72 112 Cukup 73 114 Cukup 74 135 Cukup 75 82 Sangat Rendah 76 119 Cukup 77 147 Tinggi 78 98 Rendah 79 137 Cukup 80 57 Sangat Rendah Rata-rata 124.175 Cukup Tabel 4.3 menunjukkan tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Tabel 4.3 menunjukkan bahwa tidak ada siswa puas dengan klasifikasi sangat tinggi, 13 siswa puas dengan klasifikasi tinggi, 58 siswa puas dengan klasifikasi cukup, 6 siswa puas dengan klasifikasi rendah, dan 3 siswa puas dengan klasifikasi sangat rendah. Rata-rata dari skor total adalah 124,175 dan jika dibandingkan dengan klasifikasi Masidjo (1995:153) termasuk ke dalam klasifikasi cukup. Persentase jumlah siswa puas dengan klasifikasi cukup adalah 66, 25 %. Peneliti menyimpulkan bahwa siswa puas terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori dengan klasifikasi cukup. b. Analisis Kuesioner Tingkat Kepuasan Siswa dengan Menggunakan IPA Penggunaan analisis data IPA digunakan untuk mengetahui lebih jauh tingkat kepuasan siswa terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode

(130) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 110 Montessori untuk alat peraga geometri stick box. Data yang dianalisis dari kuesioner kinerja dan kepentingan. Indikator pada kuesioner kinerja maupun kuesioner kepentingan berjumlah tujuh indikator yaitu auto-education, menarik, bergradasi, auto-correction, kontekstual, life dan workmanship. Hasil pengolahan data kuesioner kinerja dan kepentingan ketujuh indikator dapat dilihat pada tabel 4.4 sampai 4,17 berikut ini. Tabel 4.4 Penilaian Siswa terhadap Kinerja Indikator Auto-Education No Pernyataan 1 alat peraga memudahkan saya untuk mengerti matematika 2 alat peraga membantu saya mengerjakan soal matematika alat peraga dapat saya gunakan tanpa bantuan orang lain alat peraga memudahkan saya mengerjakan soal matematika alat peraga membantu saya mengerjakan soal matematika tanpa bantuan orang lain 3 4 5 Total STS TS KS S SS Total Nilai 0 0 4 16 60 376 0 0 8 27 45 357 6 4 16 32 22 300 0 0 6 32 42 356 6 3 20 30 21 297 12 7 54 137 190 1686 Tabel 4.4 menunjukkan bahwa penilaian siswa terhadap kinerja indikator auto-education. Indikator auto-education berjumlah 5 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kinerja alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 1 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 5 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.4. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kinerja pada diagram kartesius. Penilaian siswa terhadap kepentingan indikator auto-education tertera pada tabel 4.5.

(131) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 111 Tabel 4.5 Penilaian Siswa terhadap Kepentingan Indikator Auto-Education No Pernyataan Skor Pernyataan Total Nilai STP TP KP P SP 0 0 3 15 62 379 1 0 5 29 45 357 2 alat peraga memudahkan saya untuk mengerti matematika alat peraga membantu saya mengerjakan soal matematika alat peraga dapat saya gunakan tanpa bantuan orang lain 2 9 16 30 23 303 3 alat peraga memudahkan saya mengerjakan soal matematika alat peraga membantu saya mengerjakan soal matematika tanpa bantuan orang lain 0 1 6 27 46 358 1 5 22 25 27 312 4 15 52 126 203 1709 1 4 5 T Total Tabel 4.5 menunjukkan penilaian siswa terhadap kepentingan indikator auto-education. Indikator auto-education berjumlah 5 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja alat peraga geometri stick box. Pernyataan 1 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 3 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.5. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kepentingan pada diagram kartesius. Penilaian siswa terhadap kinerja indikator menarik tertera pada tabel 4.6. Tabel 4.6 Penilaian Siswa terhadap Kinerja Indikator Menarik No Pernyataan 6 7 Skor Total Nilai Pernyataan alat peraga mempunyai bentuk yang menarik alat peraga memiliki warna yang menarik STS TS KS S SS 5 11 23 26 15 275 5 10 23 22 20 282

(132) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 112 Skor No Pernyataan Total Nilai Pernyataan alat peraga menarik daripada alat peraga lain 8 Total STS TS KS S SS 12 7 24 27 10 256 22 28 70 75 45 813 Tabel 4.6 menunjukkan bahwa penilaian siswa terhadap kinerja indikator menarik. Indikator menarik berjumlah 3 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kinerja alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 7 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 8 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.6. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kinerja pada diagram kartesius. Penilaian siswa terhadap kepentingan indikator menarik tertera pada tabel 4.7. Tabel 4.7 Penilaian Siswa terhadap Kepentingan Indikator Menarik No Pernyataan Skor Pernyataan STP TP KP P SP Total Nilai 6 alat peraga mempunyai bentuk yang menarik 5 9 18 25 23 292 7 alat peraga memiliki warna yang menarik 6 16 15 29 14 269 8 alat peraga menarik daripada alat peraga lain 9 11 22 18 20 269 20 36 55 72 57 830 Total Tabel 4.7 menunjukkan penilaian siswa terhadap kepentingan indikator menarik. Indikator menarik berjumlah 3 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box semakin

(133) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 113 tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 6 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan 7 dan pernyataan nomor 8 memiliki total nilai sama. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada tabel 4.7. Total nilai digunakan untuk menentukan rata-rata kepentingan pada diagram kartesius. Penilaian siswa terhadap kinerja indikator menarik tertera pada tabel 4.8. Tabel 4.8 Penilaian Siswa terhadap Kinerja Indikator Bergradasi No Pernyataan 9 10 11 12 Skor Pernyataan alat peraga mempunyai bermacam-macam warna alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari kecil ke besar alat peraga mempunyai permukaan dari halus ke kasar alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari pendek ke panjang Total Total Nilai STS TS KS S SS 5 10 25 24 16 276 6 6 14 31 23 299 9 4 27 27 13 271 5 4 22 27 22 297 25 24 88 109 74 1143 Tabel 4.8 menunjukkan bahwa penilaian siswa terhadap kinerja indikator bergradasi. Indikator bergradasi berjumlah 4 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kinerja alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 10 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 11 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.8. Total nilai tersebut digunakan untuk menetukan rata-rata kinerja pada diagram bergradasi. Penilaian siswa terhadap kepentingan indikator bergradasi tertera pada tabel 4.9.

(134) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 114 Tabel 4.9 Penilaian Siswa terhadap Kepentingan Indikator Bergradasi No Pernyataan Skor Pernyataan STP TP KP P SP Total Niali 9 alat peraga mempunyai bermacam-macam warna 10 12 19 24 15 262 10 alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari kecil ke besar 3 5 15 22 35 321 11 alat peraga mempunyai permukaan dari halus ke kasar 7 12 20 35 6 261 alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari pendek ke panjang 3 7 21 25 24 300 23 36 75 106 80 1144 12 Total Tabel 4.9 menunjukkan penilaian siswa terhadap kepentingan indikator bergradasi. Indikator menarik berjumlah 4 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 10 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 11 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada tabel 4.9. Total nilai tersebut digunakan untuk menentukan rata-rata kepentingan pada diagram kartesius. Penilaian siswa terhadap kinerja indikator auto-correction tertera pada tabel 4.10. Tabel 4.10 Penilaian Siswa terhadap Kinerja Indikator Auto-correction No Pernyataan 13 14 15 Skor Pernyataan alat peraga dapat menunjukan kesalahan jawaban saya alat peraga membantu saya memperbaiki kesalahan dalam mengerjakan soal matematika alat peraga membantu saya menemukan jawaban yang benar Total Nilai STS TS KS S SS 7 6 10 31 26 303 1 2 7 26 44 350 0 0 7 35 38 351

(135) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 115 No Pernyataan 16 17 Skor Pernyataan alat peraga membantu menemukan kesalahan yang saya buat alat peraga memiliki kunci jawaban Total Total Nilai STS TS KS S SS 7 5 5 39 24 308 3 2 14 30 31 324 18 15 43 161 163 1636 Tabel 4.10 menunjukkan bahwa penilaian siswa terhadap kinerja indikator auto-correction. Indikator auto-correction berjumlah 5 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kinerja alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 14 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 13 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.10. Total nilai tersebut digunakan untuk menetukan rata-rata kinerja pada diagram kartesius. Penilaian siswa terhadap kepentingan indikator auto-correction tertera pada tabel 4.11. Tabel 4.11 Penilaian Siswa terhadap Kepentingan Indikator Auto-correction No Pernyataan 13 14 15 16 17 Skor Pernyataan Total Nilai STP TP KP P SP alat peraga dapat menunjukan kesalahan jawaban saya alat peraga membantu saya memperbaiki kesalahan dalam mengerjakan soal matematika alat peraga membantu saya menemukan jawaban yang benar alat peraga membantu menemukan kesalahan yang saya buat 9 6 10 22 33 304 2 1 8 23 46 350 0 0 3 25 52 369 9 4 8 32 27 304 alat peraga memiliki kunci jawaban 2 6 9 23 40 333 22 17 38 125 198 1660 Total

(136) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 116 Tabel 4.11 menunjukkan penilaian siswa terhadap kepentingan indikator auto-correction. Indikator auto-correction berjumlah 5 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja alat peraga geometri stick box.Pernyataan nomor 14 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 13 dan pernyataan nomor 16 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada tabel 4.11. Total nilai tersebut digunakan untuk menentukan rata-rata kepentingan pada diagram kartesius Penilaian siswa terhadap kinerja indikator kontekstual tertera pada tabel 4.12 Tabel 4.12 Penilaian Siswa terhadap Kinerja Indikator Kontekstual No Pernyataan 18 19 20 21 Skor STS TS KS S SS Total Nilai 7 6 20 26 21 288 10 6 21 29 14 271 8 10 22 25 15 269 10 3 14 32 21 291 35 25 77 112 71 1119 Pernyataan alat peraga dibuat menggunakan bahan yang saya ketahui alat peraga menggunakan bahan yang bisa saya temukan di lingkungan sekitar alat peraga terbuat dari bahan yang sering saya lihat alat peraga ini pernah saya lihat Total Tabel 4.12 menunjukkan bahwa penilaian siswa terhadap kinerja indikator kontekstual. Indikator kontekstual berjumlah 4 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kinerja alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 21 memiliki total nilai paling tinggi,

(137) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 117 sedangkan pernyataan nomor 20 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.12. Total nilai tersebut digunakan untuk menentukan rata-rata kinerja pada diagram kartesius Penilaian siswa terhadap kepentingan indikator kontekstual tertera pada tabel 4.13. Tabel 4.13 Penilaian Siswa terhadap Kepentingan Indikator Kontekstual No Pernyataan 18 19 20 21 Pernyataan STP TP Skor KP P SP Total Nilai alat peraga dibuat menggunakan bahan yang saya ketahui alat peraga menggunakan bahan yang bisa saya temukan di lingkungan sekitar 3 13 16 30 18 287 11 7 22 24 16 267 alat peraga terbuat dari bahan yang sering saya lihat alat peraga ini pernah saya lihat 7 5 7 6 26 27 22 24 18 18 277 284 26 33 91 100 70 1115 Total Tabel 4.13 menunjukkan penilaian siswa terhadap kepentingan indikator kontekstual. Indikator kontekstual berjumlah 4 pernyataan, Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 18 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 19 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada tabel 4.13. Total nilai tersebut digunakan untuk menetukan rata-rata kepentingan pada diagram kartesius. Penilaian siswa terhadap kinerja indikator kontekstual tertera pada tabel 4.14.

(138) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 118 Tabel 4.14 Penilaian Siswa terhadap Kinerja Indikator Life No Pernyataan Skor Pernyataan Total STS TS KS S SS 22 alat peraga terbuat dari bahan yang kuat 4 6 13 27 30 313 23 alat peraga mudah dibawa 5 9 20 24 22 289 24 alat peraga dapat digunakan berulang kali 3 2 10 37 28 325 25 alat peraga masih kuat ketika jarang digunakan 5 5 10 33 27 312 26 alat peraga tidak mudah rusak 4 7 13 33 23 304 27 alat peraga mudah dibersihkan 4 5 14 34 23 307 25 34 80 188 153 1850 Total Tabel 4.14 menunjukkan bahwa penilaian siswa terhadap kinerja indikator life. Indikator life berjumlah 6 pernyataan..Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kinerja alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 24 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 23 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.14. Total nilai tersebut digunakan untuk menentukan ratarata kinerja pada diagram kartesius. Penilaian siswa terhadap kepentingan indikator life tertera pada tabel 4.15. Tabel 4.15 Penilaian Siswa terhadap Kepentingan Indikator Life No Pernyataan 22 Skor Pernyataan alat peraga terbuat dari bahan yang kuat Total STS TS KS S SS 3 6 15 28 28 312

(139) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 119 No Pernyataan Skor Pernyataan Total STS TS KS S SS 23 alat peraga mudah dibawa 5 6 27 25 17 283 24 alat peraga dapat digunakan berulang kali 0 2 12 31 35 339 25 alat peraga masih kuat ketika jarang digunakan 3 6 16 29 26 309 26 alat peraga tidak mudah rusak 3 4 17 25 31 317 27 alat peraga mudah dibersihkan 3 5 23 25 24 302 17 29 110 163 161 1862 Total Tabel 4.15 menunjukkan penilaian siswa terhadap kepentingan indikator life. Indikator kontekstual berjumlah 6 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 25 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 23 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada tabel 4.15. Total niali tersebut digunakan untuk menetukan rata-rata kepentingan pada diagram kartesius. Penilaian siswa terhadap kinerja indikator workmanship tertera pada tabel 4.16. Tabel 4.16 Penilaian Siswa terhadap Kinerja Indikator Workmanship No Pernyataan Skor Pernyataan STS TS KS S SS Total Nilai 28 alat peraga mudah diperbaiki 10 5 22 23 20 278 29 alat peraga memiliki permukaan yang halus 7 10 25 22 16 270 30 alat peraga dilem dengan kuat 4 12 19 25 20 285 31 alat peraga dipaku dengan kuat 11 5 14 28 22 285 32 alat peraga tidak melukai saya ketika digunakan 6 4 16 22 32 310 33 alat peraga dicat dengan rapi 7 6 20 26 21 288 45 42 116 146 131 1716 Total

(140) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 120 Tabel 4.16 menunjukkan bahwa penilaian siswa terhadap kinerja indikator workmanship. Indikator workmanship memiliki jumlah 6 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kinerja alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 32 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 28 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.16. Total nilai tersebut digunakan untuk menentukan rata-rata kinerja pada diagram kartesius. Penilaian siswa terhadap kepentingan indikator workmanship tertera pada tabel 4.17. Tabel 4.17 Penilaian Siswa terhadap Kepentingan Indikator Workmanship No Pernyataan Skor Pernyataan STP TP KP P SP Total Nilai 28 alat peraga mudah diperbaiki 8 11 24 26 11 261 29 alat peraga memiliki permukaan yang halus 12 10 27 18 13 250 30 alat peraga dilem dengan kuat 14 8 10 27 21 273 31 alat peraga dipaku dengan kuat 7 6 18 30 19 288 32 alat peraga tidak melukai saya ketika digunakan 8 7 17 24 24 289 33 alat peraga dicat dengan rapi 6 7 13 25 29 304 55 49 109 150 117 1665 Total Tabel 4.17 menunjukkan penilaian siswa terhadap kepentingan indikator workmanship. Indikator workmanship berjumlah 6 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja alat peraga geometri

(141) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 121 stick box. Pernyataan nomor 33 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 28 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada tabel 4.17. Total nilai tersebut digunakan untuk menentukan rata-rata kepentingan pada diagram kartesius. Perhitungan rata-rata penilaian pelaksanaan kinerja dan kepentingan pada indikator tingkat kepuasan siswa tertera pada tabel 4.18. Tabel 4.18 Perhitungan Rata-rata Penilaian Pelaksanaan Kinerja dan Kepentingan pada Indikator Tingkat Kepuasan Siswa No. Pernyataan Kata Kunci Kinerja (X) Kepent ingan (Y) 376 379 4.70 4.74 357 357 4.46 4.46 300 303 3.75 3.79 356 358 4.45 4.48 297 312 3.71 3.90 337.2 341.8 4.22 4.27 275 292 3.44 3.65 282 269 3.53 3.36 256 269 3.20 3.36 271 276.7 3.39 3.46 276 262 3.45 3.28 299 321 3.74 4.01 271 261 3.39 3.26 297 300 3.71 3.75 285.8 286 3.57 3.58 Auto-education 1 alat peraga memudahkan saya untuk mengerti matematika 2 alat peraga membantu saya mengerjakan soal matematika Mudah mengerti matematika Membantu mengerjakan soal 3 alat peraga dapat saya gunakan tanpa bantuan orang lain Digunakan tanpa bantuan 4 5 Mudah mengerjakan alat peraga memudahkan saya mengerjakan soal matematika alat peraga membantu saya Mengerjakan soal tanpa mengerjakan soal matematika tanpa bantuan bantuan orang lain Rata-rata Auto-education Menarik 6 alat peraga mempunyai bentuk yang menarik Bentuk menarik 7 alat peraga memiliki warna yang menarik Warna menarik 8 Menarik daripada alat alat peraga menarik daripada alat peraga lain peraga lain Rata-rata Menarik Bergradasi alat peraga mempunyai bermacam9 macam warna alat peraga mempunyai tingkatan 10 ukuran dari kecil ke besar alat peraga mempunyai permukaan 11 dari halus ke kasar alat peraga mempunyai tingkatan 12 ukuran dari pendek ke panjang Rata-rata Bergradasi Bermacam warna Ukuran kecil ke besar Permukaan halus ke kasar Ukuran pendek ke panjang

(142) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 122 No. Pernyataan Kata Kunci Kinerja (X) Kepent ingan (Y) 303 304 3.79 3.80 350 350 4.38 4.38 Auto-correction Menunjukkan kesalahan 13 alat peraga dapat menunjukan kesalahan jawaban saya 14 alat peraga membantu saya memperbaiki kesalahan dalam mengerjakan soal matematika 15 alat peraga membantu saya menemukan jawaban yang benar Menemukan jawaban benar 351 369 4.39 4.61 16 alat peraga membantu menemukan kesalahan yang saya buat Menemukan kesalahan yang dibuat 308 304 3.85 3.80 17 alat peraga memiliki kunci jawaban Kunci jawaban 324 333 4.05 4.16 327.2 332 4.09 4.15 288 287 3.60 3.59 271 267 3.39 3.34 269 277 3.36 3.46 291 284 3.64 3.55 279.8 278.8 3.5 3.48 313 312 3.91 3.90 Mudah dibawa 289 283 3.61 3.54 325 339 4.06 4.24 Memperbaiki kesalahan Rata-rata Auto-correction Kontekstual 18 19 20 21 alat peraga dibuat menggunakan bahan yang saya ketahui alat peraga menggunakan bahan yang bisa saya temukan di lingkungan sekitar alat peraga terbuat dari bahan yang sering saya lihat alat peraga ini pernah saya lihat Bahan yang diketahui Bahan bisa ditemukan dilingkungan Bahan yang sering dilihat Pernah dilihat Rata-rata Kontekstual Life 22 alat peraga terbuat dari bahan yang kuat 23 alat peraga mudah dibawa Bahan yang kuat 24 alat peraga dapat digunakan berulang kali Digunakan berulang kali 25 alat peraga masih kuat ketika jarang digunakan Kuat ketika jarang digunakan 312 309 3.90 3.86 26 alat peraga tidak mudah rusak Tidak mudah rusak 304 317 3.80 3.96 Mudah dibersihkan 307 302 3.84 3.78 308.3 310.3 3.85 3.88 278 261 3.48 3.26 270 250 3.38 3.13 Dilem 285 273 3.56 3.41 Dipaku 285 288 3.56 3.60 310 289 3.88 3.61 288 304 3.60 3.80 Rata-rata Workmanship 286 277.5 3.58 3.47 Rata-rata seluruh indikator 301,85 302,83 3,77 3,79 27 alat peraga mudah dibersihkan Rata-rata Life Workmanship 28 alat peraga mudah diperbaiki Mudah diperbaiki Permukaan halus 29 alat peraga memiliki permukaan yang halus 30 alat peraga dilem dengan kuat 31 alat peraga dipaku dengan kuat 32 alat peraga tidak melukai saya ketika digunakan Tidak melukai 33 alat peraga dicat dengan rapi Dicat

(143) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 123 Tabel 4.18 menunjukkan perhitungan rata-rata penilaian kinerja dan kepentingan indikator tingkat kepuasan siswa terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Penggunaan diagram kartesius untuk menganalisis setiap indikator tingkat kepuasan. Rata-rata setiap indikator menentukan letak dua garis ( , ) pada diagram kartesius. kinerja dan adalah rata-rata skor adalah rata-rata skor kepentingan. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan indikator auto-education yaitu 4,22 dan 4,27. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan indikator menarik yaitu 3,39 dan 3,46. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan indikator bergradasi yaitu 3,57 dan 3,58. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan indikator auto-correction yaitu 4,09 dan 4,15. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan indikator kontekstual yaitu 3,5 dan 3,48. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan indikator life yaitu 3,85 dan 3,88. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan indikator workmanship yaitu 3,58 dan 3,47. Diagram kartesius berguna untuk melihat letak penempatan data yang telah dianalisis tersebut dan dapat dilihat pada gambar 4.1 sampai sampai gambar 4.7. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan seluruh indikator yaitu 3,77 dan 3,79 digunakan untuk diagram kartesius seluruh indikator dapal dilihat pada gambar 4.8.

(144) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 124 Gambar 4.1 Diagram Kartesius Indikator Auto-education Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.1 menunjukkan persebaran 5 pernyataan indikator autoeducation pada diagram kartesius tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pernyataan indikator auto-education tersebar pada empat kuadran. Pernyataan nomor 1, 2, dan 4 berada di kuadran II. Pernyataan-pernyataan tersebut adalah (1) mudah mengerti matematika, (2) membantu mengerjakan soal, (4) mudah mengerjakan soal. Pernyataan nomor 3 dan 5 berada di kuadran III. Pernyataan (3) digunakan tanpa bantuan, (5) mengerjakan soal tanpa bantuan. Tidak ada pernyataan yang berada di kuadran I dan kuadran IV dapat dilihat pada gambar 4.1.

(145) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 125 Gambar 4.2 Diagram Kartesius Indikator Menarik Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.2 menunjukkan persebaran 3 pernyataan indikator menarik pada diagram kartesius tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pernyataan indikator menarik tersebar pada empat kuadran. Pernyataan nomor 6 berada di kuadran II, pernyataan tersebut adalah (6) bentuk menarik. Pernyataan nomor 8 berada di kuadran III, pernyataan tersebut (8) menarik daripada alat peraga lain. Pernyataan nomor 7 berada di kuadran IV, pernyataan tersebut adalah (7) warna menarik. Tidak ada pernyataan yang berada di kuadran I dapat dilihat pada gambar 4.2.

(146) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 126 Gambar 4.3 Diagram Kartesius Indikator Bergradasi Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.3 menunjukkan persebaran 4 pernyataan indikator bergradasi pada diagram kartesius tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pernyataan indikator bergradasi tersebar pada empat kuadran. Pernyataan nomor 10 dan 12 berada di kuadran II, pernyataan tersebut adalah (10) ukuran kecil ke besar dan (12) ukuran pendek ke panjang. Pernyataan nomor 9 dan 11 berada di kuadran III, pernyataan tersebut adalah (9) bermacam warna (11) permukaan halus ke kasar. Tidak ada pernyataan yang berada di kuadran I dan kuadran IV dapat dilihat pada gambar 4.3.

(147) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 127 Gambar 4.4 Diagram Kartesius Indikator Auto-correction Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.4 menunjukkan persebaran 5 pernyataan indikator autocorrection pada diagram kartesius tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pernyataan indikator auto-correction tersebar pada empat kuadran. Pernyataan nomor 17 berada di kuadran I, pernyataan tersebut adalah (17) kunci jawaban. Pernyataan 14 dan pernyataan 15 berada di kuadran II, pernyataan tersebut adalah (14) memperbaiki kesalahan dan (15) menemukan jawaban yang benar. Pernyataan nomor 13 dan 16 berada di kuadran III, pernyataan tersebut adalah (13) menunjukkan kesalahan dan (16)

(148) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 128 menemukan kesalahan yang dibuat. Tidak ada pernyataan yang berada di kuadran IV dapat dilihat pada gambar 4.4. Gambar 4.5 Diagram Kartesius Indikator Kontekstual Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.5 menunjukkan persebaran 4 pernyataan indikator kontekstual pada diagram kartesius tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pernyataan indikator konteksual tersebar pada empat kuadran. Pernyataan nomor 18 dan 21 berada di kuadran II, pernyataan tersebut adalah (18) bahan yang diketahui dan (21) pernah dilihat. Pernyataan nomor 19 dan 20 berada di kuadran III, pernyataan tersebut adalah (19) bahan bisa ditemukan dilingkungan dan (20) bahan yang sering dilihat. Tidak ada pernyataan yang berada di kuadran I dan kuadran IV dapat dilihat pada gambar 4.5.

(149) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 129 Gambar 4.6 Diagram Kartesius Indikator Life Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.6 menunjukkan persebaran 6 pernyataan indikator life pada diagram kartesius tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pernyataan indikator life tersebar pada empat kuadran. Pernyataan nomor 26 berada di kuadran I, pernyataan tersebut adalah (26) tidak mudah rusak. Pernyataan nomor 22 dan 24 berada di kaudran II, pernyataan tersebut adalah (22) bahan yang kuat dan (24) digunakan berulang kali. Pernyataan nomor 23 dan 27 berada di kuadran III, pernyataan tersebut adalah mudah dibawa dan mudah dibersihkan. Pernyataan nomor 25 berada di kuadran IV, pernyataan tersebut adalah (25) kuat ketika jarang digunakan.

(150) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 130 Gambar 4.7 Diagram Kartesius Indikator Workmanship Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.7 menunjukkan persebaran 6 pernyataan indikator workmanship pada diagram kartesius tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pernyataan indikator workmanship tersebar pada empat kuadran. Pernyataan nomor 31 berada di kuadran I, pernyataan tersebut adalah (31) dipaku. Pernyataan nomor 32 dan 33 berada di kuadran II, pernyataan tersebut adalah (32) tidak melukai dan (33) dicat. Pernyataan nomor 28, 29 dan 30 berada di kuadran III, pernyataan tersebut adalah (28) mudah diperbaiki, (29)

(151) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 131 permukaan halus dan (30) dilem. Tidak ada pernyataan di kuadran IV dapat dilihat pada gambar 4.7. Tabel 4.19 Persebaran Pernyataan Kuesioner Siswa pada Diagram Kartesius untuk Setiap Indikator Tingkat Kepuasan Kuadran Kata Kunci Indikator 1. 2. Autoeducation 3. 4. 5. 6. 7. Menarik 8. 9. 10. Bergradasi 11. 12. 13. Autocorrection 14. Mudah mengerti matematika Membantu mengerjaka n soal Digunakan tanpa bantuan Mudah mengerjaka n soal Mengerjaka n soal tanpa bantuan Bentuk menarik Warna menarik Menarik daripada alat peraga lain Bermacam warna Ukuran kecil dan besar Permukaan halus dan kasar Ukuran pendek dan panjang Menunjukk an kesalahan Memperbai ki kesalahan I (Prioritas Utama) II (Pertahankan Prestasi) III (Prioritas Rendah) IV (Berlebihan) √ √ ♣ √ ♣ √ ♯ ♣ ♣ √ ♣ √ ♣ √ Not Applicable (NA)

(152) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 132 Kuadran Indikator Kontekstual Life Workmanship Kata Kunci 15. Menemuka n jawaban benar 16. Menemuka n kesalahan yang dibuat 17. Kunci jawaban 18. Bahan yang diketahui 19. Bahan bisa ditemukan di lingkungan 20. Bahan yang sering dilihat 21. Pernah dilihat 22. Bahan yang kuat 23. Mudah dibawa 24. Digunakan berulang 25. Kuat ketika jarang digunaka 26. Tidak mudah rusak 27. Mudah dibersihkan 28. Mudah diperbaiki 29. Permukaan halus 30. Dilem 31. Dipaku 32. Tidak melukai 33. Dicat I (Prioritas Utama) II (Pertahankan Prestasi) III (Prioritas Rendah) √ IV (Berlebihan) Not Applicable (NA) ♯ ♣ ☼ √ ♣ ♣ √ √ ♣ √ ♯ ☼ ♣ ♣ ♣ ♣ ☼ √ √ Total 3 14 14 2 0 Persentase 9,09% 42,42% 42,42% 6,06% 0%

(153) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 133 Tabel 4.19 menunjukkan rangkuman persebaran pernyataan kuesioner siswa pada diagram kartesius untuk setiap indikator tingkat kepuasan. Rangkuman persebaran pernyataan kuesioner siswa diperoleh dari diagram kartesius dalam setiap indikator tingkat kepuasan. Diagram kartesius dalam setiap indikator dapat dilihat pada gambar 4.4 sampai gambar 4.7. Pernyataan tersebar pada empat kuadran diagram kartesius yaitu kuadran I, II, III dan IV. Peneliti menggunakan lima simbol yang bertujuan untuk memudahkan peneliti menganalisis data pada setiap kuadran. Simbol tersebut yaitu simbol ☼ mewakili kuadran I, simbol √ mewakili kuadran II, simbol ♣ mewakili kuadran III, simbol # mewakili kuadarn IV dan simbol • mewakili pernyataan yang not applicable. Simbol ☼ diberikan pada setiap pernyataan yang berada pada kuadran I. Pernyataan dengan simbol tersebut memiliki tingkat kepentingan tinggi tetapi tingkat kinerja terhadap alat peraga masih rendah. Jumlah pernyataan yang berada di kuadran I adalah 3 pernyataan yaitu pernyataan nomor 17, 26, dan 31. Pernyataan tersebut memiliki persentase 9,09%. Simbol √ diberikan pada setiap pernyataan yang berada pada kuadran II. Pernyataan dengan simbol tersebut memiliki tingkat kepentingan tinggi dan tingkat kinerja tinggi. Jumlah pernyataan yang berada di kuadran II adalah 14 pernyataan yaitu pernyataan nomor 1, 2, 4, 6, 10,12, 14, 15, 18, 21, 22, 24, 32, dan 33. Pernyataan tersebut memilki persentase 42,42%. Simbol ♣ diberikan pada setiap pernyataan yang berada pada kuadran III. Pernyataan dengan simbol tersebut memiliki tingkat kepentingan rendah dan tingkat kinerja yang rendah. Jumlah pernyataan yang berada pada kuadran III

(154) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 134 adalah 14 pernyataan yaitu pernyataan nomor 3, 5, 8, 9, 11, 13, 16, 19, 20, 23, 27, 28, 29 dan 30. Pernyataan tersebut memilki persentase 42,42%. Simbol ♯ diberikan setiap pernyataan berada pada kuadran IV. Pernyataan tersebut memiliki tingkat kepentingan rendah tetapi tingkat kinerja tinggi. Jumlah pernyataan yang terdapat pada kuadran IV adalah 2 pernyataa yaitu pernyataan nomor 7 dan 25. Pernyataan tersebut memiliki persentase 6,06%. Simbol • diberikan pada setiap pernyataan yang not applicable artinya tingkat kepuasan atau tingkat kepentingan moderate. Tidak ada pernyataan yang not applicable. Pernyataan memiliki persentase 0%. Gambar 4.8 Diagram Kartesius Keseluruhan Indikator Tingkat Kepuasan Siswa terhadap Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori

(155) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 135 Gambar 4.8 menunjukkan persebaran 33 pernyataan secara keseluruhan pada diagram kartesius. Pernyataan yang berada di kuadran I adalah pernyataan nomor 3, 5, 10, 13 dan 33. Pernyataan yang berada di kuadran II adalah pernyataan nomor 1, 2, 4, 14, 15, 16, 17, 18, 21, 22, 24, 25, dan 26. Pernyataan nomor 6, 7, 8, 9, 11, 12, 18, 19, 20, 21, 23, 24, 25, 26, 28, 29. 30, dan 31 berada di kuadran III. Pernyataan nomor 32 berada di kuadran IV. Diagram kartesius setiap indikator dan seluruh indkator tingkat kepuasan siswa terdapat perbedaan letak persebaran pernyataan. Perbedaan tersebut dapat dilihat pada gambar 4.1 sampai 4.7 dengan gambar 4.8. Penyebab terjadinya perbedaan persebaran karena ratarata skor kinerja dan kepentingan setiap indikator dengan keseluruhan berbeda. Rangkuman persebaran pernyataan dapat dilihat pada tabel 4.20. Tabel 4.20 Persebaran Pernyataan Kuesioner Tingkat Kepuasan Siswa pada Diagram Kartesius untuk Keseluruhan Indikator Tingkat Kepuasan Kuadran Indikator Autoeducation Menarik Kata Kunci 1. Mudah mengerti matematika 2. Membantu mengerjaka n soal 3. Digunakan tanpa bantuan 4. Mudah mengerjaka n soal 5. Mengerjaka n soal tanpa bantuan 6. Bentuk menarik 7. Warna I (Prioritas Utama) II (Pertahankan Prestasi) III (Prioritas Rendah) √ √ ☼ √ ☼ ♣ ♣ ♣ IV (Berlebihan) Not Applicable

(156) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 136 Kuadran Indikator Bergradasi Autocorrection Kontekstual Life Kata Kunci menarik 8. Menarik daripada alat peraga lain 9. Bermacam warna 10. Ukuran kecil dan besar 11. Permukaan halus dan kasar 12. Ukuran pendek dan panjang 13. Menunjukk an kesalahan 14. Memperbai ki kesalahan 15. Menemuka n jawaban benar 16. Menemuka n kesalahan yang dibuat 17. Kunci jawaban 18. Bahan yang diketahui 19. Bahan bisa ditemukan di lingkungan 20. Bahan yang sering dilihat 21. Pernah dilihat 22. Bahan yang kuat 23. Mudah dibawa 24. Digunakan berulang 25. Kuat ketika jarang digunaka 26. Tidak I (Prioritas Utama) II (Pertahankan Prestasi) III (Prioritas Rendah) ♣ ♣ ☼ ♣ ♣ ☼ √ √ √ √ ♣ ♣ ♣ ♣ √ ♣ √ √ √ IV (Berlebihan) Not Applicable

(157) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 137 Kuadran Indikator Kata Kunci 27. 28. 29. Workmanship 30. 31. 32. 33. mudah rusak Mudah dibersihkan Mudah diperbaiki Permukaan halus Dilem Dipaku Tidak melukai Dicat I (Prioritas Utama) II (Pertahankan Prestasi) III (Prioritas Rendah) IV (Berlebihan) Not Applicable • ♣ ♣ ♣ ♣ # ☼ Total 5 11 15 1 1 Presentase 15,15% 33,33% 45,46% 3,03% 3,03% Tabel 4.20 menunjukkan rangkuman persebaran pernyataan kuesioner siswa pada diagram kartesius untuk semua indikator tingkat kepuasan. Rangkuman persebaran pernyataan kuesioner siswa diperoleh dari gambar diagram kartesius 4.8. Pernyataan tersebar pada empat kuadran diagram kartesius yaitu kuadran I, II, III dan IV. Peneliti menggunakan empat simbol yang bertujuan untuk memudahkan peneliti menganalisis data pada setiap kuadran. Lima simbol tersebut yaitu simbol ☼ mewakili kuadran I, simbol √ mewakili kuadran II, simbol ♣ mewakili kuadran III, simbol # mewakili kuadran IV dan simbol • mewakili pernyataan yang not applicabel. Simbol ☼ diberikan pada setiap pernyataan yang berada pada kuadran I. Pernyataan dengan simbol tersebut memiliki tingkat kepentingan tinggi tetapi tingkat kinerja terhadap alat peraga masih rendah. Jumlah pernyataan yang berada di kuadran I adalah 5 pernyataan yaitu pernyataan nomor 3, 5, 10, 13 dan 33. Pernyataan tersebut memiliki presentase 15,15%.

(158) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 138 Simbol √ diberikan pada setiap pernyataan yang berada pada kuadran II. Pernyataan dengan simbol tersebut memiliki tingkat kepentingan tinggi dan tingkat kinerja tinggi. Jumlah pernyataan yang berada di kuadran II adalah 11 pernyataan yaitu pernyataan nomor 1, 2, 4, 14, 15, 16,17, 22, 24, 25, dan 26. Pernyataan tersebut memilki presentase 33,33%. Simbol ♣ diberikan pada setiap pernyataan yang berada pada kuadran III. Pernyataan dengan simbol tersebut memiliki tingkat kepentingan rendah dan tingkat kinerja yang rendah pula. Jumlah pernyataan yang berada pada kuadran III adalah 15 pernyataan yaitu pernyataan nomor 6, 7, 8, 9, 11, 12, 18, 19, 20, 21, 23, 28, 29, 30 dan 31. Pernyataan tersebut memilki presentase 45,45%. Simbol # diberikan setiap pernyataan berada pada kuadran IV. Pernyataan tersebut memiliki tingkat kepentingan rendah tetapi tingkat kinerja tinggi. Jumlah pernyataan yang terdapat pada kuadran IV adalah 1 pernyataan yaitu pernyataan nomor 32. Pernyataan tersebut memiliki presentase 3,03%. Simbol • diberikan pada setiap pernyataan yang not applicable yang artinya tingkat kinerja atau tingkat kepentingan moderate. Pernyataan nomor 27 berada pada garis batas kuadran I dan II. Pernyataan tersebut memiliki presentase 3,03%. Persebarab pernyataan dalam kuadran pada diagram kartesius secara keseluruhan berbeda dengan persebaran diagram kartesius setiap indikator. Perbedaan persebaran pernyataan dapat dilihat tabel 4.19 dan tabel 4.20. Pernyataan yang terdapat dalam kuadran yang sama (diagram kartesius setiap

(159) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 139 indikator dengan diagram kartesius secara keseluruhan) adalah pernyataan yang konsisten. Konsistensi persebaran pernyataan dapat dilihat pada tabel 4.21. Tabel 4.21 Konsistensi Persebaran Pernyataan pada Kuesioner Tingkat Kepuasan Indikator Autoeducation Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual Life Worhmanship Kata Kunci 1. Mudah mengerti matematika 2. Membantu mengerjakan soal 3. Digunakan tanpa bantuan 4. Mudah mengerjakan soal 5. Mengerjakan soal tanpa bantuan 6. Bentuk menarik 7. Warna menarik 8. Menarik daripada alat peraga lain 9. Bermacam warna 10. Ukuran kecil ke besar 11. Permukaan halus ke kasar 12. Ukuran panjang ke pendek 13. Menunjukkan kesalahan 14. Memperbaiki kesalaham 15. Menemukan jawaban benar 16. Menemukan kesalahan yang dibuat 17. Kunci jawaban 18. Bahan yang diketahui 19. Bahan bisa ditemukan 20. Bahan yang sering dilihat 21. Pernah dilihat 22. Bahan yang kuat 23. Mudah dibawa 24. Digunakan berulang kali 25. Kuat ketika jarang digunakan 26. Tidak mudah rusak 27. Mudah dibersihkan 28. Mudaj diperbaiki 29. Pemukaan halus 30. Dilem 31. Dipaku 32. Tidak melukai 33. Dicat Total Tidak Kosisten I (III.I) Konsisten II III IV √ √ √ (III.I) (III,II) (III,IV) √ √ (II, I) √ (II,III) (III, I) √ √ (III,II) (I, II) (II,III) √ √ (II.III) √ √ (IV, II) (I, II) (III, NA) (I,II) (II,IV) (II,I) 17 √ √ √ √ 0 7 9 0 Tabel 4.21 menunjukkan konsistensi persebaran pernyataan pada kuesioner tingkat kepuasan siswa. Pernyataan konsisten merupakan pernyataan yang berada dalam kuadran sama pada diagram kartesius setiap indikator dengan

(160) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 140 diagram kartesius secara keseluruhan. Pernyataan tidak konsisten merupakan pernyataan yang berada dalam kuadran berbeda pada diagram kartesius setiap indikator dengan diagram kartesius secara keseluruhan. Pernyataan tidak konsisten sebanyak 17 pernyataan (51,51%). Pernyataan konsisten sebanyak 16 pernyataan (48.48%). Pernyataan yang tidak konsisten sebanyak tujuh belas pernyataan, yaitu pernyataan nomor 3, 5, 6, 7, 10, 12, 13, 16, 17, 18, 21, 25, 26, 27, 31, 32, dan 33. Pernyataan tersebut tidak konsisten karena berada dalam kuadran yang berbeda pada diagram kartesius setiap indikator dengan diagram kartesius secara keseluruhan. Perbedaan letak pernyataan dalam kuadran dapat dilihat pada tabel 4.21 kolom 3. Pernyataan yang tidak konsisten, peneliti menduga disebabkan jumlah responden yang kurang banyak. Indikator auto-education memiliki tiga pernyataan yang konsisten, yaitu pernyataan nomor 1, 2 dan 4. Pernyataan nomor 1, 2, dan 4 berada di kuadran II. Kuadran II berarti tingkat kepentingan tinggi dan kinerja tinggi. Siswa menganggap penting dan puas dengan pernyataan nomor (1) mudah mengerti matematika, (2) membantu mengerjakan soal, dan (4) mudah mengerjakan soal. Indikator menarik memiliki satu pernyataan yang konsisten, yaitu pernyataan nomor 6. Pernyataan nomor 6 berada di kuadran III. Pernyataan tersebut adalah (6) bentuk menarik berada di kuadran III. Kuadran III berarti tingkat kepentingan rendah dan kinerja rendah. Siswa menganggap pernyataan nomor 6, tidak penting dan kenyataannya siswa tidak puas.

(161) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 141 Indikator bergradasi memiliki dua pernyataan yang konsisten, yaitu pernyataan nomor 9 dan 11. Pernyataan nomor 9 dan 11 berada di kuadran III. Pernyataan tersebut adalah (9) bermacam warna dan (11) permukaan halus ke kasar. Kuadran III berarti tingkat kepentingan rendah dan kinerja rendah. Siswa menganggap pernyataan nomor 6 dan 11, tidak penting dan kenyataannya siswa tidak puas. Indikator auto-correction memiliki dua pernyataan yang konsisten, yaitu nomor 14 dan 15. Pernyataan nomor 14 dan 15 berada di kuadran II. Pernyataan tersebut adalah (14) memperbaiki kesalahan dan (15) menemukan jawaban benar. Kuadran II berarti tingkat kepentingan tinggi dan kinerja tinggi. Siswa menganggap pernyataan nomor 14 dan 15 penting dan puas Indikator kontekstual memiliki dua pernyataan yang konsisten, yaitu nomor 19 dan 20. Pernyataan nomor 19 dan 20 berada di kuadran III. Pernyataan tersebut adalah (19) bahan bisa ditemukan dilingkungan dan (20) bahan yang sering dilihat. Kuadran III berarti tingkat kepentingan rendah dan kinerja rendah. Siswa menganggap pernyataan nomor 19 dan 20, tidak penting dan kenyataannya siswa tidak puas. Indikator life memiliki tiga pernyataan yang konsisten, yaitu nomor 22, 23 dan 24. Pernyataan nomor 22 dan 24 berada di kuadran II. Pernyataan tersebut adalah (22) bahan yang kuat dan (24) digunakan berulang kali. Kuadran II berarti tingkat kepentingan tinggi dan kinerja tinggi. Siswa menganggap penting dan puas dengan pernyataan nomor 22 dan 24. Pernyataan nomor 23 berada di kuadran III. Pernyataan nomor 23 adalah mudah dibawa. Kuadran III berarti

(162) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 142 tingkat kepentingan rendah dan kinerja rendah. Siswa menganggap pernyataan nomor 23, tidak penting dan kenyataannya siswa tidak puas. Indikator workmanship memiliki tiga pernyataan yang konsisten, yaitu nomor 28, 29 dan 30. Pernyataan nomor 28, 29 dan 30 berada di kuadran III. Pernyataan tersebut adalah (28) mudah diperbaiki, (29) permukaan halus dan (30) dilem. Kuadran III berarti tingkat kepentingan rendah dan kinerja rendah. Siswa menganggap pernyataan nomor 28, 29 dan 30, tidak penting dan kenyataannya siswa tidak puas. Pernyataan yang konsisten dari seluruh indikator adalah pernyataan nomor 1, 2, 4, 8, 9, 11, 14, 15, 19, 20, 22, 23, 24, 28, 29 dan 30. Pernyataan nomor 1, 2, dan 4 mewakili indikator auto-education. Pernyataan nomor 8 mewakili indikator menarik. Pernyataan nomor 9 dan 11 mewakili indikator bergradasi. Pernyataan nomor 14 dan 15 mewakili indikator auto-correction. Pernyataan nomor 19 dan 20 mewakili indikator kontekstual. Pernyataan nomor 22, 23, dan 24 mewakili indikator life. Pernyataan nomor 28, 29, dan 30 mewakili indikator workmanship. Pernyataan tersebut dianggap mampu mewakili pengukuran tingkat kepuasaan siswa terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. 2. Analisis Kuesioner Tingkat Kepuasan Guru Terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Penelitian ini menggunakan teknik analisis PAN tipe II dan Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui tingkat kepuasan guru terhadap

(163) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 143 pengggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Teknik analisis data dengan PAN tipe II menggunakan data kuesioner kinerja. Data yang digunakan pada teknik analisis IPA adalah kuesioner kinerja dan kuesioner kepentingan. a. Analisis Kuesioner Tingkat Kepuasan Guru dengan Menggunakan PAN tipe II Analisis data menggunakan PAN tipe II bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan guru secara umum. Data yang digunakan untuk menganalisis tingkat kepuasan siswa menggunakan kusioner kinerja. . Penilaian Acuan Norma (PAN) tipe II menentukan batas lulus yang dikaitkan dengan Mean (M) dan standar deviasi (S). Batas lulus atau passing score tingkat kepuasan guru ditentukan sebesar M – 1S maka klasifikasi tingkat kepuasan cukup (Masidjo, 1995: 153). Pengklasifikasi tingkat kepuasan siswa dan guru dapat dilihat pada tabel 4.20 berikut ini. Tabel 4.22 Klasifikasi Tingkat Kepuasan Guru berdasarkan PAN Tipe II Ketentuan Hitung Di atas M + 2S M + 1S dan M + 2S M – 1S dan M + 1S M – 2S dan M – 1S Di bawah M – 2S Klasifikasi Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Tabel 4.22 memperlihatkan klasifikasi tingkat kepuasan guru terhadap alat peraga matematika berbasisi metode Montessori menggunakan PAN tipe II. Penentuan klasifikasi pada tabel 4.20 berdasarkan rata-rata dan simpangan baku.

(164) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 144 Mean (M) adalah rata-rata dari perolehan skor siswa, standar deviasi (S) adalah simpangan baku dari perolehan skor siswa. Batas atas setiap klasifikasi merupakan batas bawah dari klasifikasi atasnya, maka batas atas setiap klasifikasi dikurangi satu (Masidjo, 1995: 166). Kepuasan guru termasuk klasifikasi sangat tinggi jika total skor yang diperoleh diatas M + 2S. Kepuasan guru termasuk klasifikasi tinggi jika total skor yang diperoleh diantara M + 1S dan M + 2S.. Kepuasan guru termasuk klasifikasi cukup jika total skor yang diperoleh diantara M - 1S dan M - 1S. Kepuasan guru termasuk klasifikasi rendah jika total skor yang diperoleh M – 2S dan M – 1S. Kepuasan guru termasuk klasifikasi sangat rendah jika total skor yang diperoleh dibawah M – 2S. Cara perhitungan untuk mencari klasifikasi tingkat kepuasan guru terhadap penggunaan alat peraga berbasis metode Montessori dengan rata-rata dan simpangan baku. Rata-rata skor yang diperoleh dari 2 guru yaitu 147,5 dan standar deviasi yaitu 24,75. Klasifikasi tingkat kepuasan guru sangat tinggi memiliki batas bawah sebesar 147,5 + (2 x 24,75) = 197. Klasifikasi tingkat kepuasan guru tinggi memiliki batas bawah sebesar 147,5 + (1 x 24,75) = 172,25 dibulatkan menjadi 172. Klasifikasi tingkat kepuasan guru cukup memiliki batas bawah sebesar 147, 5 – (1 x 24,75) = 122,75 dibulatkan menjadi 123. Klasifikasi tingkat kepuasan guru rendah memiliki batas bawah sebesar (147,5 – ( 2 x 24,75) = 98. Pengklasifikasi tingkat kepuasan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori dapat dilihat pada tabel 4.21.

(165) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 145 Tabel 4.23 Klasifikasi Tingkat Kepuasan Guru Terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Tingkat Kepuasan Diatas 197 172-197 123-171 98-122 Di bawah 98 Klasifikasi Sangat tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat rendah Tabel 4.23 memperlihatkan klasifikasi tingkat kepuasan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori menggunakan PAN tipe II. Klasifikasi tingkat kepuasan guru yang memiliki rata-rata 147, 5 dan simpangan baku 24,75 adalah skor diatas 197 termasuk klasifikasi sangat tinggi. Klasifikasi tingkat kepuasan guru yang termasuk tinggi dengan skor 172-197. Klasifikasi tingkat kepuasan guru yang termasuk cukup dengan skor 123-171. Klasifikasi tingkat kepuasan guru yang termasuk rendah dengan skor 98 - 122. Klasifikasi tingkat kepuasan guru yang termasuk sangat rendah dengan skor dibawah 98. Peneliti membandingkan total skor yang diperoleh setiap guru dengan klasifikasi kepuasan menurut Masidjo (1965:163) untuk mengukur tingkat kepuasan guru terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Tingkat kepuasan guru terhadap alat peraga matematika Montessori dapat dilihat pada tabel 4.22. Tabel 4.24 Tingkat Kepuasan Guru Terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Responden 1 2 Rata-rata Total Skor 165 130 147,5 Klasifikasi Tingkat Kepuasan Cukup Cukup Cukup

(166) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 146 Tabel 4.24 menunjukkan tingkat kepuasan guru terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Tabel 4.22 menunjukkan bahwa kepuasan kedua responden guru dengan klasifikasi cukup. Rata-rata dari skor total adalah 147,5 dibandingkan dengan klasifikasi Masidjo (1995:153) termasuk ke dalam klasifikasi cukup. Peneliti menyimpulkan bahwa guru puas terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori dengan klasifikasi cukup. b. Analisis Kuesioner Tingkat Kepuasan Guru dengan Menggunakan IPA Penggunaan analisis data IPA digunakan untuk mengetahui lebih jauh tingkat kepuasan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori untuk alat peraga geometri stick box. Data yang dianalisis dari kuesioner kinerja dan kepentingan. Indikator pada kuesioner kinerja maupun kuesioner kepentingan berjumlah tujuh indikator yaitu auto-education, menarik, bergradasi, auto-correction, kontekstual, life dan workmanship. Hasil pengolahan ketujuh indikator pada datakuesioner kinerja dan kuesioner kepentingan guru dapat dilihat pada tabel 4.23 sampai 4.36. Tabel 4.25 Penilaian Guru terhadap Kinerja Indikator Auto-Education No Pernyataan 1 Alat peraga memudahkan saya memahami konsep matematika Alat peraga membantu saya mengerjakan soal matematika Alat peraga dapat saya gunakan tanpa bantuan orang lain Alat peraga mudah saya gunakan Alat peraga memudahkan saya mengerjakan soal matematika Alat peraga membantu sayamengerjakan soal matematika tanpa bantuan orang lain 2 3 4 5 6 Total STS TS KS S SS Total Nilai 0 0 0 1 1 9 0 0 1 1 0 7 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 7 7 0 1 0 1 0 6 0 0 0 1 1 3 1 5 0 1 43 7

(167) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 147 Tabel 4.25 menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap kinerja indikator auto-education. Indikator auto-education berjumlah 6 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kinerja alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 1 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 5 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.23. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kinerja pada diagram kartesius. Penilaian guru terhadap kepentingan indikator auto-education tertera pada tabel 4.26. Tabel 4.26 Penilaian Guru terhadap Kepentingan Indikator Auto-Education No Pernyataan 1 Alat peraga memudahkan saya memahami konsep matematika Alat peraga membantu saya mengerjakan soal matematika Alat peraga dapat saya gunakan tanpa bantuan orang lain Alat peraga mudah saya gunakan Alat peraga memudahkan saya mengerjakan soal matematika Alat peraga membantu sayamengerjakan soal matematika tanpa bantuan orang lain 2 3 4 5 6 Total STP TP KP P SP Total Nilai 0 0 0 1 1 9 0 0 1 1 0 7 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 7 7 0 1 0 1 0 6 0 0 1 1 3 1 5 0 1 7 43 0 Tabel 4.26 menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap kepentingan indikator auto-education. Indikator auto-education berjumlah 6 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 1 memiliki total nilai paling tinggi,

(168) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 148 sedangkan pernyataan nomor 5 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.24. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kepentingan pada diagram kartesius. Penilaian guru terhadap kinerja indikator menarik tertera pada tabel 4.27. Tabel 4.27 Penilaian Guru terhadap Kinerja Indikator Menarik No 7 8 9 10 Total Pernyataan Alat peraga mempunyai bentuk yang menarik Alat peraga mempunyai warna yang menarik Alat peraga mempunyai ukuran yang proporsional Alat peraga lebih menarik daripada alat peraga lain STS TS KS S SS Total Nilai 0 0 0 1 1 9 0 0 0 1 1 9 0 0 1 1 0 7 0 0 1 1 0 1 1 4 0 2 6 31 Tabel 4.27 menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap kinerja indikator menarik. Indikator menarik berjumlah 4 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 7 dan 8 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 10 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.27. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kinerja pada diagram kartesius. Penilaian guru terhadap kepentingan indikator menarik tertera pada tabel 4.28.

(169) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 149 Tabel 4.28 Penilaian Guru terhadap Kepentingan Indikator Menarik No 7 8 9 10 Pernyataan Alat peraga mempunyai bentuk yang menarik Alat peraga mempunyai warna yang menarik Alat peraga mempunyai ukuran yang proporsional Alat peraga lebih menarik daripada alat peraga lain Total STP TP KP P SP Total Nilai 0 0 0 1 1 9 0 0 0 1 1 9 0 0 1 1 0 7 0 0 1 1 0 1 1 4 0 2 6 32 Tabel 4.28 menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap kepentingan indikator menarik. Indikator menarik berjumlah 4 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 7 dan 8 memiliki total nilai paling tinggi, sedangkan pernyataan nomor 10 memiliki total nilai paling rendah. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.28. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kepentingan pada diagram kartesius. Penilaian guru terhadap kinerja indikator bergradasi tertera pada tabel 4.29. Tabel 4.29 Penilaian Guru terhadap Kinerja Indikator Bergradasi No Pernyataan 11 Alat peraga dapat digunakan untuk memahamikonsep materi matematika dari kelas 1 sampai kelas 6 Alat peraga mempunyai bermacammacam warna Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari kecil ke besar 12 13 STS TS KS S SS Total Nilai 0 0 0 1 1 9 0 0 0 1 1 9 0 0 0 2 0 8

(170) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 150 No Pernyataan 14 Alat peraga mempunyai permukan dari halus ke kasar Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari pendek ke panjang 15 Total STS TS KS S SS Total Nilai 0 0 0 2 0 8 0 0 0 0 0 0 1 7 1 3 34 9 Tabel 4.29 menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap kinerja indikator bergradasi. Indikator bergradasi berjumlah 5 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kinerja alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 11, 12 dan 15 memiliki total nilai sebesar 9, sedangkan pernyataan nomor 13 dan 14 memiliki total nilai sebesar 8. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.29. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kinerja pada diagram kartesius. Penilaian guru terhadap kepentingan indikator bergradasi tertera pada tabel 4.30. Tabel 4.30 Penilaian Guru terhadap Kepentingan Indikator Bergradasi No Pernyataan STP TP KP P SP 11 Alat peraga dapat digunakan untuk memahamikonsep materi matematika dari kelas 1 sampai kelas 6 Alat peraga mempunyai bermacammacam warna Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari kecil ke besar Alat peraga mempunyai permukan dari halus ke kasar Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari pendek ke panjang 0 0 0 2 0 Total Nilai 8 0 0 0 2 0 8 0 0 0 2 0 8 0 0 0 2 0 8 0 0 0 2 0 8 0 0 0 10 0 40 12 13 14 15 Total

(171) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 151 Tabel 4.30 menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap kepentingan indikator bergradasi. Indikator bergradasi berjumlah 5 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 7 sampai 15 memiliki total nilai sama yaitu 8. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.30. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kepentingan pada diagram kartesius. Penilaian guru terhadap kinerja indikator auto-correction tertera pada tabel 4.31. Tabel 4.31 Penilaian Guru terhadap Kinerja Indikator Auto-Correction No Pernyataan 16 Alat peraga dapat menunjukan kesalahan jawaban saya Alat peraga membantu saya memperbaiki kesalahan dalam mengerjakan soal matematika Alat peraga membantu saya menemukan jawaban yang benar Alat peraga membantu menemukan kesalahan yang saya buat Alat peraga memiliki kunci jawaban 17 18 19 20 Total STP TP KP P SP Total Nilai 0 0 1 1 0 7 0 0 1 1 0 7 0 0 1 1 0 7 0 0 0 0 0 0 1 0 4 1 1 5 0 1 1 7 9 28 Tabel 4.31 menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap kinerja indikator auto-correction. Indikator auto-correction berjumlah 5 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kinerja alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 20 memiliki total nilai paling tinggi yaitu 9, dan pernyataan nomor 16, 17, 18 dan 19 memiliki total nilai yang sama yaitu 7. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel

(172) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 152 4.31. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kinerja pada diagram kartesius. Penilaian guru terhadap kepentingan indikator autocorrection tertera pada tabel 4.32. Tabel 4.32 Penilaian Guru terhadap Kepentingan Indikator Auto-Correction No Pernyataan 16 Alat peraga dapat menunjukan kesalahan jawaban saya Alat peraga membantu saya memperbaiki kesalahan dalam mengerjakan soal matematika Alat peraga membantu saya menemukan jawaban yang benar Alat peraga membantu menemukan kesalahan yang saya buat Alat peraga memiliki kunci jawaban 17 18 19 20 Total STP TP KP P SP Total Nilai 0 0 0 2 0 8 0 0 0 2 0 8 0 0 0 1 1 9 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 7 1 1 3 9 9 34 Tabel 4.32 menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap kepentingan indikator auto-correction. Indikator auto-correction berjumlah 5 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 18, 19 dan 20 memiliki total nilai sama yaitu 9. Pernyataan nomor 16 dan 17 memiliki total nilai yang sama yaitu 8 Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.32. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan ratarata kepentingan pada diagram kartesius. Penilaian guru terhadap kinerja indikator kontekstual tertera pada tabel 4.33.

(173) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 153 Tabel 4.33 Penilaian Guru terhadap Kinerja Indikator Kontekstual No Pernyataan 21 Alat peraga dibuat menggunakan bahan yang saya ketahui Alat peraga menggunakan bahan yang dapat saya temukan di lingkungan sekitar Alat peraga terbuat dari bahan yang sering sayalihat. Alat peraga ini pernah saya lihat Alat peraga sesuai dengan materi pembelajaran 22 23 24 25 Total STP TP KP P SP Total Nilai 0 0 1 0 1 8 0 0 0 1 1 9 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 9 9 0 0 0 0 1 2 1 4 0 4 7 35 Tabel 4.33 menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap kinerja indikator kontekstual. Indikator kontekstual berjumlah 5 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kinerja alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 22, 23 dan 24 memiliki total nilai paling tinggi yaitu 9, dan pernyataan nomor 25 memiliki total nilai terendah yaitu 7. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.33. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kinerja pada diagram kartesius. Penilaian guru terhadap kepentingan indikator kontekstual tertera pada tabel 4.34. Tabel 4.34 Penilaian Guru terhadap Kepentingan Indikator Kontekstual No Pernyataan 21 Alat peraga dibuat menggunakan bahan yang saya ketahui Alat peraga menggunakan bahan yang dapat saya temukan di lingkungan sekitar Alat peraga terbuat dari bahan yang sering sayalihat. 22 23 STP TP KP P SP Total Nilai 0 0 0 1 1 9 0 0 0 1 1 9 0 0 0 1 1 9

(174) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 154 No 24 25 Pernyataan Alat peraga ini pernah saya lihat Alat peraga sesuai dengan materi pembelajaran Total STP TP KP P SP 0 0 2 0 0 Total Nilai 6 0 0 0 0 0 2 1 4 1 4 9 33 Tabel 4.34 menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap kepentingan indikator kontekstual. Indikator kontekstual berjumlah 5 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 21, 22, 23, dan 25 memiliki total nilai sama yaitu 9. Pernyataan nomor 24 memiliki total nilai yaitu 6 Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.34. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kepentingan pada diagram kartesius. Penilaian guru terhadap kinerja indikator life tertera pada tabel 4.35. Tabel 4.35 Penilaian Guru terhadap Kinerja Indikator Life No Pernyataan STP TP KP P SP 26 27 28 29 Alat peraga terbuat dari bahan yang kuat Alat peraga mudah dibawa Alat peraga dapat digunakan berulang kali Alat peraga tetap kuat ketika jarang digunakan Alat peraga tidak mudah rusak Alat peraga mudah dibersihkan 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 1 0 1 Total Nilai 9 7 9 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 2 0 1 1 4 1 1 1 4 8 9 9 51 30 31 Total Tabel 4.35 menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap kinerja indikator life. Indikator life berjumlah 6 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kinerja alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box.

(175) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 155 Pernyataan nomor 26, 30 dan 31 memiliki total nilai paling tinggi yaitu 9, dan pernyataan nomor 7 memiliki total nilai terendah yaitu 7. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.35. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kinerja pada diagram kartesius. Penilaian guru terhadap kepentingan indikator life tertera pada tabel 4.36. Tabel 4.36 Penilaian Guru terhadap Kepentingan Indikator Life No Pernyataan STP TP KP P SP 26 27 28 29 Alat peraga terbuat dari bahan yang kuat Alat peraga mudah dibawa Alat peraga dapat digunakan berulang kali Alat peraga tetap kuat ketika jarang digunakan Alat peraga tidak mudah rusak Alat peraga mudah dibersihkan 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 1 0 1 Total Nilai 9 7 9 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 2 2 6 1 0 0 3 9 8 8 50 30 31 Total Tabel 4.36 menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap kepentingan indikator life Indikator life berjumlah 6 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 26, 28, dan 29 memiliki total nilai tertinggi yaitu 9. Pernyataan nomor 27 memiliki total nilai terendah yaitu 6 Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.36. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kepentingan pada diagram kartesius. Penilaian guru terhadap kinerja indikator life tertera pada tabel 4.37.

(176) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 156 Tabel 4.37 Penilaian Guru terhadap Kinerja Indikator Workmanship No Pernyataan 32 33 34 35 36 37 Total Alat peraga mudah saya perbaiki Alat peragamemiliki permukaan yang halus Alat peraga direkatkan dengan kuat Alat peraga dipaku dengan kuat Alat peraga tidak melukai saya ketika digunakan Alat peraga dicat dengan rapi STP TP KP P SP 0 0 0 0 0 0 2 0 0 2 Total Nilai 8 10 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2 2 10 10 10 0 0 0 0 0 0 0 2 2 10 10 58 Tabel 4.37 menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap kinerja indikator workmanship. Indikator workmanship berjumlah 6 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kinerja alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kepentingan penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 33, 34, 35, 36 dan 37 memiliki total nilai paling tinggi yaitu 10, dan pernyataan nomor 7 memiliki total nilai yaitu 8. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.37. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kinerja pada diagram kartesius. Penilaian guru terhadap kepentingan indikator workmanship tertera pada tabel 4.38. Tabel 4.38 Penilaian Guru terhadap Kepentingan Indikator Workmanship No 32 33 34 35 36 Pernyataan Alat peraga mudah saya perbaiki Alat peragamemiliki permukaan yang halus Alat peraga direkatkan dengan kuat Alat peraga dipaku dengan kuat Alat peraga tidak melukai saya ketika STP TP KP P SP 0 0 0 2 0 Total Nilai 8 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2 2 2 0 0 0 0 8 8 8 8

(177) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 157 No Pernyataan STP TP KP P SP Total Nilai 0 0 0 0 0 0 2 10 0 0 8 48 digunakan 37 Alat peraga dicat dengan rapi Total Tabel 4.38 menunjukkan bahwa penilaian guru terhadap kepentingan indikator workmanship. Indikator workmanship berjumlah 6 pernyataan. Total nilai setiap pernyataan kuesioner tingkat kepentingan alat peraga geometri stick box jika semakin tinggi, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja penggunaan alat peraga geometri stick box. Pernyataan nomor 33 sampai 37 memiliki total nilai sama yaitu 8. Total nilai setiap pernyataan dapat dilihat pada kolom total nilai tabel 4.38. Total nilai setiap pernyataan digunakan untuk menentukan rata-rata kepentingan pada diagram kartesius. Perhitungan rata-rata penilaian pelaksanaan kinerja dan kepentingan pada indikator tingkat kepuasan guru dapat dilihat pada tabel 3.39 Tabel 4.39 Perhitungan Rata-rata Penilaian Pelaksanaan Kinerja dan Kepentingan pada Indikator Tingkat Kepuasan Guru No Indikator Auto-education 1 Alat peraga memudahkan saya memahami konsep matematika 2 3 4 5 Alat peraga membantu saya mengerjakan soal matematika Alat peraga dapat saya gunakan tanpa bantuan orang lain Alat peraga mudah saya gunakan Alat peraga memudahkan saya mengerjakan soal Kata Kunci Mudah memahami konsep matematika Membantu mengerjakan soal Digunakan tanpa bantuan Mudah digunakan Mudah mengerjakan soal Penilaian Kinerja Kepentingan 9 9 4.50 4.50 7 8 3.50 4.00 7 7 3.50 3.50 7 8 3.50 4.00 6 8 3.00 4.00

(178) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 158 No 6 Indikator matematika Alat peraga membantu sayamengerjakan soal matematika tanpa bantuan orang lain Penilaian Kinerja Kepentingan Kata Kunci Mengerjakan soal tanpa bantuan 7 7 Rata-rata Auto-education Menarik 7 Alat peraga mempunyai bentuk yang menarik 8 Alat peraga mempunyai warna yang menarik 9 Alat peraga mempunyai ukuran yang proporsional 10 Alat peraga lebih menarik daripada alat peraga lain Bentuk yang menarik Warna yang menarik Ukuran yang proporsional Menarik daripada alat peraga lain 12 13 14 15 Alat peraga mempunyai bermacam-macam warna Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari kecil ke besar Alat peraga mempunyai permukan dari halus ke kasar Alat peraga mempunyai tingkatan ukuran dari pendek ke panjang Memahami konsep matematika dari kelas 1 sampai kelas 6 Bermacam warna Ukuran dari kecil ke besar Permukaan dari halus ke kasar Ukuran dari pendek ke panjang Menunjukkan kesalahan Memperbaiki kesalahan Menemukan jawaban benar Menemukan kesalahan yang dibuat Kunci jawaban Bahan yang diketahui 3,92 4.50 4.50 9 9 4.50 4.50 7 7 3.50 3.50 6 7 3.00 3.50 3.88 4.00 8 9 4.00 4.50 9 9 4.50 4.50 9 8 4.50 4.00 9 8 4.50 4.00 9 9 4.50 4.50 4.40 4.30 7 8 3.50 4.00 7 8 3.50 4.00 7 9 3.50 4.50 7 9 3.50 4.50 9 9 4.50 4.50 3.70 4.30 4.00 4.50 Rata-rata Auto-correction Konstekstual 21 Alat peraga dibuat menggunakan bahan yang 3,58 9 Rata-rata Bergradasi Auto-correction 16 Alat peraga dapat menunjukan kesalahan jawaban saya 17 Alat peraga membantu saya memperbaiki kesalahan dalam mengerjakan soal matematika 18 Alat peraga membantu saya menemukan jawaban yang benar 19 Alat peraga membantu menemukan kesalahan yang saya buat 20 Alat peraga memiliki kunci jawaban 3.50 9 Rata-rata Menarik Bergradasi 11 Alat peraga dapat digunakan untuk memahamikonsep materi matematika dari kelas 1 sampai kelas 6 3.50 8 9

(179) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 159 No 22 23 24 25 Indikator saya ketahui Alat peraga menggunakan bahan yang dapat saya temukan di lingkungan sekitar Alat peraga terbuat dari bahan yang sering sayalihat Alat peraga ini pernah saya lihat Alat peraga sesuai dengan materi pembelajaran Penilaian Kinerja Kepentingan Kata Kunci Bahan dapat ditemukan di lingkungan Bahan yang sering dilihat Pernah dilihat Sesuai materi pembelajaran 9 9 4.50 4.50 9 9 4.50 4.50 9 6 4.50 3.00 7 9 3.50 4.50 4.20 4.20 Rata-rata Konstekstual Life 26 27 28 29 30 31 Alat peraga terbuat dari bahan yang kuat Alat peraga mudah dibawa Alat peraga dapat digunakan berulang kali Alat peraga tetap kuat ketika jarang digunakan Alat peraga tidak mudah rusak Alat peraga mudah dibersihkan Bahan yang kuat Mudah dibawa Digunakan berulang kali Kuat ketika jarang digunakan Tidak mudah rusak Mudah dibersihkan 9 9 4.50 4.50 7 7 3.50 3.50 9 9 4.50 4.50 8 9 4.00 4.50 9 8 4.50 4.00 9 8 4.50 4.00 4.25 4.17 Rata-rata Life Workmanship 32 Alat peraga mudah saya perbaiki 33 Alat peragamemiliki permukaan yang halus 34 Alat peraga direkatkan dengan kuat 35 Alat peraga dipaku dengan kuat 36 Alat peraga tidak melukai saya ketika digunakan 37 Alat peraga dicat dengan rapi Mudah diperbaiki Permukaan halus Direkatkan Dipaku Tidak melukai Dicat 9 8 4.50 4.00 9 8 4.50 4.00 7 8 3.50 4.00 7 8 3.50 4.00 7 8 3.50 4.00 4.00 3.92 3,99 4.00 4.00 4,12 8 8 Rata-rata Workmanship Rata-rata keseluruhan Tabel 4.39 menunjukkan perhitungan rata-rata penilaian kinerja dan kepentingan indikator tingkat kepuasan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Penggunaan diagram kartesius untuk menganalisis setiap indikator tingkat kepuasan. Rata-rata setiap indikator

(180) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 160 menentukan letak dua garis ( , ) pada diagram kartesius. kinerja dan adalah rata-rata skor adalah rata-rata skor kepentingan (Maman, 2008). Rata-rata skor kinerja dan kepentingan indikator auto-education yaitu 3,58 dan 3,92. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan indikator menarik yaitu 3,88 dan 4,00. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan indikator bergradasi yaitu 4,40 dan 4,30. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan indikator auto-correction yaitu 3,70 dan 4,30. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan indikator kontekstual yaitu 4,20 dan 4,20. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan indikator life yaitu 4,25 dan 4,17. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan indikator workmanship yaitu 3,92 dan 4,00. Diagram kartesius berguna untuk melihat letak penempatan data yang telah dianalisis tersebut dan dapat dilihat pada gambar 4.9 sampai sampai gambar 4.15. Rata-rata skor kinerja dan kepentingan secara keseluruhan yaitu 3,99 dan 4,12. Diagram kartesius berguna untuk melihat letak penempatan data yang telah dianalisis tersebut dan dapat dilihat pada gambar 4.16.

(181) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 161 Gambar 4.9 Diagram Kartesius Indikator Auto-Education Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.9 menunjukkan persebaran 6 pernyataan indikator autoeducation pada diagram kartesius tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pernyataan indikator auto-education tersebar pada empat kuadran Pernyataan indikator auto-education tersebar pada empat kuadran kartesius. Pernyataan nomor 2, 4, dan 5 berada di kuadran I. Pernyataan-pernyataan tersebut adalah (2) membantu mengerjakan soal, (4) mudah digunakan dan (5) mudah mengerjakan soal . Pernyataan nomor (1) mudah memahami konsep matematika berada di kuadran II. Pernyataan nomor 3 dan 6 berada di kuadran III. Pernyataan tersebut adalah (3) digunakan tanpa bantuan (6)

(182) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 162 mengerjakan soal tanpa bantuan. Tidak ada pernyataan yang berada di kuadran IV dapat dilihat pada gambar 4.9. Gambar 4.10 Diagram Kartesius Indikator Menarik Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.10 menunjukkan persebaran 4 pernyataan indikator menarik pada diagram kartesius tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pernyataan indikator menarik tersebar pada empat kuadran. Pernyataan nomor 7 dan 8 berada di kuadran II, pernyataan tersebut adalah (7) bentuk yang menarik dan (8) warna yang menarik. Pernyataan nomor 9 dan 10 berada di kuadran III, pernyataan tersebut adalah (9) ukuran yang proposional dan (10) menarik daripada alat peraga lain. Tidak ada pernyataan di kuadran I dan IV dapat dilihat pada gambar 4.10.

(183) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 163 Gambar 4.11 Diagram Kartesius Indikator Bergradasi Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.11 menunjukkan persebaran 5 pernyataan indikator bergradasi pada diagram kartesius tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pernyataan indikator bergradasi tersebar pada empat kuadran. Pernyataan nomor 11 berada di kuadran I, pernyataan tersebut adalah (11) memahami konsep matematika kelas 1 sampai kelas 6. Pernyataan nomor 12 dan 15 berada di kuadran II, pernyataan tersebut adalah (12) bermacam warna dan (15) ukuran dari pendek ke panjang. Pernyataan nomor 13 dan 14 berada di kuadran IV. Pernyataan tersebut adalah (13) ukuran dari kecil ke besar dan (14) permukaan halus ke kasar. Tidak ada pernyataan di kuadran III dapat dilihat pada gambar 4.11.

(184) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 164 Gambar 4.12 Diagram Kartesius Indikator Auto-Correction Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.12 menunjukkan persebaran 5 pernyataan indikator autocorrection pada diagram kartesius tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pernyataan indikator auto-correction tersebar pada empat kuadran. Pernyataan nomor 18 dan 19 berada di kuadran I, pernyataan tersebut adalah (18) menemukan jawaban benar dan (19) menemukan kesalahan yang dibuat. Pernyataan nomor 20 berada di kuadran II, pernyataan tersebut adalah (20) kunci jawaban. Pernyataan nomor 16 dan 17 berada di

(185) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 165 kuadran III. Pernyataan tersebut adalah (16) menunjukkan kesalahan dan (17) memperbaiki kesalahan. Tidak ada pernyataan di kuadran IV dapat dilihat pada gambar 4.12. Gambar 4.13 Diagram Kartesius Indikator Kontekstual Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.13 menunjukkan persebaran 5 pernyataan indikator kontekstual pada diagram kartesius tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pernyataan indikator kontekstual tersebar pada empat kuadran. Pernyataan nomor 21 dan 25 berada di kuadran I. Pernyataan tersebut adalah (21) bahan yang diketahui dan (25) sesuai materi pembelajaran. Pernyataan nomor 22 dan 23 berada di kuadran berada di kuadran II, pernyataan

(186) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 166 tersebut adalah (22) bahan dapat ditemukan dilingkungan dan (23) bahan yang sering dilihat. Pernyataan nomor 24 berada di kuadran IV. Pernyataan tersebut adalah (24) pernah dilihat. Tidak ada pernyataan di kuadran III dapat dilihat pada gambar 4.13. Gambar 4.14 Diagram Kartesius Indikator Life Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.14 menunjukkan persebaran 6 pernyataan indikator life pada diagram kartesius tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pernyataan indikator life tersebar pada empat kuadran. Pernyataan nomor 29 berada di kuadran I. Pernyataan tersebut adalah (29) kuat ketika jarang digunakan. Pernyataan nomor 26 dan 28 berada di kuadran

(187) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 167 berada di kuadran II, pernyataan tersebut adalah (26) bahan yang kuat dan (28) digunakan berulang kali. Pernyataan nomor 27 berada di kuadran III. Pernyataan tersebut adalah (27) mudah dibawa. Pernyataan nomor 30 dan 31 berada di kuadran IV. Pernyataan tersebut adalah (30) tidak mudah rusak dan (31) mudah dibersihkan. Gambar 4.15 Diagram Kartesius Indikator Workmanship Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.15 menunjukkan persebaran 6 pernyataan indikator workmanship pada diagram kartesius tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pernyataan indikator workmanship tersebar pada empat kuadran. Pernyataan nomor 32 sampai 37 berada di rata-rata

(188) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 168 kinerja ( ) dan rata-rata kepentingan ( ). Pernyataan tidak dapat teridentifikasi dalam kuadran I, II, III dan IV. Tabel 4.40 Persebaran Pernyataan Kuesioner Guru pada Diagram Kartesius untuk Setiap Indikator Tingkat Kepuasan Indikator Auto-education Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual Life Worhmanship Kata Kunci 1. Mudah memahami konsep matematika 2. Membantu mengerjakan soal 3. Digunakan tanpa bantuan 4. Mudah digunakan 5. Mudah mengerjakan soal 6. Mengerjakan soal tanpa bantuan 7. Bentuk yang menarik 8. Warna yang menarik 9. Ukuran yang proporsional 10. Menarik daripada alat peraga lain 11. Memahami konsep matematika dari kelas 1 sampai kelas 6 12. Bermacam warna 13. Ukuran dari kecil ke besar 14. Permukaan dari halus ke kasar 15. Ukuran dari pendek ke panjang 16. Menunjukkan kesalahan 17. Memperbaiki kesalahan 18. Menemukan jawaban benar 19. Menemukan kesalahan yang dibuat 20. Kunci jawaban 21. Bahan yang diketahui 22. Bahan dapat ditemukan dilingkungan 23. Bahan yang sering dilihat 24. Pernah dilihat 25. Sesuai materi pelajaran 26. Bahan yang kuat 27. Mudah dibawa 28. Digunakan berulang kali 29. Kuat ketika jarang digunakan 30. Tidak mudah rusak 31. Mudah dibersihkan 32. Mudah diperbaiki 33. Permukaan halus 34. Direkatkan Prioritas Utama I Pertahankan Prestasi II Kuadran Prioritas Rendah III Berlebihan IV Not Applicable √ ☼ ♣ ☼ ☼ ♣ √ √ ♣ ♣ ☼ √ ♣ ♣ √ ♣ ♣ ☼ ☼ ☼ √ √ √ ☼ √ √ ♯ ♣ ☼ ♯ ♯ • • •

(189) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 169 Indikator Kata Kunci 35. Dipaku 36. Tidak melukai 37. Dicat Total Persentase Prioritas Utama I Pertahankan Prestasi II Kuadran Prioritas Rendah III 9 24,32% 10 27,03% 7 18,92% Berlebihan IV 5 13,52% Not Applicable • • • 6 16,21% Tabel 4.40 menunjukkan rangkuman persebaran pernyataan kuesioner guru pada diagram kartesius untuk setiap indikator tingkat kepuasan. Rangkuman persebaran pernyataan kuesioner guru diperoleh dari diagram kartesius dalam setiap indikator tingkat kepuasan. Diagram kartesius dalam setiap indikator dapat dilihat pada gambar 4.9 sampai gambar 4.15. Pernyataan tersebar pada empat kuadran diagram kartesius yaitu kuadran I, II, III dan IV. Peneliti menggunakan lima simbol yang bertujuan untuk memudahkan peneliti menganalisis data pada setiap kuadran. Simbol tersebut yaitu simbol ☼ mewakili kuadran I, simbol √ mewakili kuadran II, simbol ♣ mewakili kuadran III, simbol # mewakili kuadrAn IV dan simbol • mewakili pernyataan yang berada di rata-rata kinerja ( ) dan ratarata kepentingan ( ). Simbol ☼ diberikan pada setiap pernyataan yang berada pada kuadran I. Pernyataan dengan simbol tersebut memiliki tingkat kepentingan tinggi tetapi tingkat kinerja terhadap alat peraga masih rendah. Jumlah pernyataan yang berada di kuadran I adalah 9 pernyataan yaitu pernyataan nomor 2, 4, 5, 11, 18, 19, 21, 25, dan 29. Pernyataan tersebut memiliki persentase 24,32%. Simbol √ diberikan pada setiap pernyataan yang berada pada kuadran II. Pernyataan dengan simbol tersebut memiliki tingkat kepentingan tinggi dan tingkat kinerja tinggi pula. Jumlah pernyataan yang berada di kuadran II adalah 10

(190) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 170 pernyataan yaitu pernyataan nomor 1, 7, 8, 12, 15, 20, 22, 23, 26 dan 28. Pernyataan tersebut memilki persentase 27,03%. Simbol ♣ diberikan pada setiap pernyataan yang berada pada kuadran III. Pernyataan dengan simbol tersebut memiliki tingkat kepentingan rendah dan tingkat kinerja yang rendah. Jumlah pernyataan yang berada pada kuadran III adalah 7 pernyataan yaitu pernyataan nomor 3, 6, 9, 10, 16,17 dan 27. Pernyataan tersebut memilki persentase 18,92%. Simbol ♯ diberikan setiap pernyataan berada pada kuadran IV. Pernyataan tersebut memiliki tingkat kepentingan rendah tetapi tingkat kinerja tinggi. Jumlah pernyataan yang terdapat pada kuadran IV adalah 5 pernyataan yaitu pernyataan nomor 13, 14, 24, 30, dan 31. Pernyataan tersebut memiliki persentase 13,52%. Simbol • diberikan pada setiap pernyataan not applicable yang artinya tingkat kinerja dan kepentingan moderate. Pernytaan nomor 34, 35, dan 36 berada pada garis batas I dan III, sedangkan pernyataan nomor 32, 33 dan 37 berada pada garis batas II dan IV. Pernyataan nomor 32, 33, 34, 35, 36, 37 memiliki presentase sebesar 16, 21%.

(191) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 171 Gambar 4.16Diagram Kartesius Keseluruhan Indikator Tingkat Kepuasan Guru terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika Berbasis Metode Montessori Gambar 4.16 menunjukkan persebaran 37 pernyataan secara keseluruhan pada diagram kartesius. Keterbatasan program SPSS 20 untuk penamaan pernyataan pada gambar 4.16 tidak dapat terlihat semua karena pernyataan berada pada letak yang sama. Program SPSS 20 dapat menampilkan penamaan pernyataan maksimal sebanyak 4 nomor. Penamaan pernyataan dapat diketahui peneliti pada saat pembuatan diagram kartesius. Peneliti mencatat secara manual. Pernyataan yang berada di kuadran I adalah pernyataan nomor 18, 19 dan 25. Pernyataan yang berada di kuadran II adalah pernyataan nomor 1, 7, 8, 11, 12, 15, 20, 21, 22, 23, 26, 28 dan 29. Pernyataan nomor 2, 3, 4, 5, 6, 9, 10, 16, 17, 27, 34, 35 dan 36 berada di kuadran III. Pernyataan nomor 13, 14, 30, 31, 32, 33 dan 37 berada di kuadran IV. Diagram kartesius setiap indikator dan seluruh indakator

(192) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 172 tingkat kepuasan guru terdapat perbedaan letak persebaran pernyataan. Perbedaan tersebut dapat dilihat pada gambar 4.8 sampai 4.15 dengan gambar 4.16. Penyebab terjadinya perbedaan persebaran karena rata-rata skor kinerja dan kepentingan setiap indikator dengan keseluruhan berbeda. Rangkuman persebaran pernyataan dapat dilihat pada tabel 4.39. Tabel 4.41 Persebaran Pernyataan Kuesioner Guru pada Diagram Kartesius untuk Keseluruhan Indikator Tingkat Kepuasan Indikator Auto-education Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual Life Kata Kunci 1. Mudah memahami konsep matematika 2. Membantu mengerjakan soal 3. Digunakan tanpa bantuan 4. Mudah digunakan 5. Mudah mengerjakan soal 6. Mengerjakan soal tanpa bantuan 7. Bentuk yang menarik 8. Warna yang menarik 9. Ukuran yang proporsional 10. Menarik daripada alat peraga lain 11. Memahami konsep matematika dari kelas 1 sampai kelas 6 12. Bermacam warna 13. Ukuran dari kecil ke besar 14. Permukaan dari halus ke kasar 15. Ukuran dari pendek ke panjang 16. Menunjukkan kesalahan 17. Memperbaiki kesalahan 18. Menemukan jawaban benar 19. Menemukan kesalahan yang dibuat 20. Kunci jawaban 21. Bahan yang diketahui 22. Bahan dapat ditemukan dilingkungan 23. Bahan yang sering dilihat 24. Pernah dilihat 25. Sesuai materi pelajaran 26. Bahan yang kuat 27. Mudah dibawa Prioritas Utama I Pertahankan Prestasi II Kuadran Prioritas Rendah III Berlebihan IV √ ♣ ♣ ♣ ♣ ♣ √ √ ♣ ♣ √ √ ♯ ♯ √ ♣ ♣ ☼ ☼ √ √ √ √ ☼ √ ♣ ♣ Not Applicable

(193) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 173 Indikator Worhmanship Kata Kunci 28. Digunakan berulang kali 29. Kuat ketika jarang digunakan 30. Tidak mudah rusak 31. Mudah dibersihkan 32. Mudah diperbaiki 33. Permukaan halus 34. Direkatkan 35. Dipaku 36. Tidak melukai 37. Dicat Total Persentase Prioritas Utama I Pertahankan Prestasi II √ Kuadran Prioritas Rendah III Berlebihan IV Not Applicable √ ♣ ♣ ♣ 3 8,11% 13 35,14% 14 37,83% ♯ ♯ ♯ ♯ ♯ 7 18,92% 0 0% Tabel 4.41 menunjukkan rangkuman persebaran pernyataan kuesioner guru pada diagram kartesius untuk semua indikator tingkat kepuasan. Rangkuman persebaran pernyataan kuesioner guru diperoleh dari gambar diagram kartesius 4.16. Pernyataan tersebar pada empat kuadran diagram kartesius yaitu kuadran I, II, III dan IV. Peneliti menggunakan lima simbol yang bertujuan untuk memudahkan peneliti menganalisis data pada setiap kuadran. Simbol tersebut yaitu simbol ☼ mewakili kuadran I, simbol √ mewakili kuadran II, simbol ♣ mewakili kuadran III, simbol # mewakili kuadran IV dan simbol • mewakili pernyataan yang berada di rata-rata kinerja ( ) atau rata-rata kepentingan ( ) . Simbol ☼ diberikan pada setiap pernyataan yang berada pada kuadran I. Pernyataan dengan simbol tersebut memiliki tingkat kepentingan tinggi tetapi tingkat kinerja terhadap alat peraga masih rendah. Jumlah pernyataan yang berada di kuadran I adalah 3 pernyataan yaitu pernyataan nomor 18, 19 dan 25. Pernyataan tersebut memiliki presentase 8,11%. Simbol √ diberikan pada setiap pernyataan yang berada pada kuadran II. Pernyataan dengan simbol tersebut memiliki tingkat kepentingan tinggi dan

(194) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 174 tingkat kinerja tinggi pula. Jumlah pernyataan yang berada di kuadran II adalah 13 pernyataan yaitu pernyataan nomor 1, 7, 8, 11, 12, 15, 20, 21, 22, 23, 26, 28 dan 29. Pernyataan tersebut memilki presentase 37,83%. Simbol ♣ diberikan pada setiap pernyataan yang berada pada kuadran III. Pernyataan dengan simbol tersebut memiliki tingkat kepentingan rendah dan tingkat kinerja yang rendah pula. Jumlah pernyataan yang berada pada kuadran III adalah 14 pernyataan yaitu pernyataan nomor 2, 3, 4, 5, 6, 9, 10, 16, 17, 24, 27. 34, 35 dan 36. Pernyataan tersebut memilki persentase 37,83%. Simbol # diberikan setiap pernyataan berada pada kuadran IV. Pernyataan tersebut memiliki tingkat kepentingan rendah tetapi tingkat kinerja tinggi. Jumlah pernyataan yang terdapat pada kuadran IV adalah 7 pernyataan yaitu pernyataan nomor 13, 14, 30, 31, 32 ,33 dan 37. Pernyataan tersebut memiliki persentase 18,92%. Simbol • diberikan pada setiap pernyataan yang not applicable yang artinya tingkat kinerja dan tingkat kepentingan moderate. Tidak ada pernyataan berada pada garis kuadran I, II, III dan IV. Persentase pernyataan tersebut 0%. Persebaran pernyataan dalam kuadran pada diagram kartesius secara keseluruhan berbeda dengan persebaran diagram kartesius setiap indikator. Perbedaan persebaran pernyataan dapat dilihat tabel 4.19 dan tabel 4.20. Pernyataan yang terdapat dalam kuadran yang sama (diagram kartesius setiap indikator dengan diagram kartesius secara keseluruhan) adalah pernyataan yang konsisten. Konsistensi persebaran pernyataan dapat dilihat pada tabel 4.21.

(195) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 175 Tabel 4.42 Konsistensi Persebaran Pernyataan pada Kuesioner Tingkat Kepuasan Guru Indikator Autoeducation Menarik Bergradasi Autocorrection Kontekstual Life Worhmanship Kata Kunci 1. Mudah memahami konsep matematika 2. Membantu mengerjakan soal 3. Digunakan tanpa bantuan 4. Mudah digunakan 5. Mudah mengerjakan soal 6. Mengerjakan soal tanpa bantuan 7. Bentuk yang menarik 8. Warna yang menarik 9. Ukuran yang proporsional 10. Menarik daripada alat peraga lain 11. Memahami konsep matematika dari kelas 1 sampai kelas 6 12. Bermacam warna 13. Ukuran dari kecil ke besar 14. Permukaan dari halus ke kasar 15. Ukuran dari pendek ke panjang 16. Menunjukkan kesalahan 17. Memperbaiki kesalahan 18. Menemukan jawaban benar 19. Menemukan kesalahan yang dibuat 20. Kunci jawaban 21. Bahan yang diketahui 22. Bahan dapat ditemukan dilingkungan 23. Bahan yang sering dilihat 24. Pernah dilihat 25. Sesuai materi pelajaran 26. Bahan yang kuat 27. Mudah dibawa 28. Digunakan berulang kali 29. Kuat ketika jarang digunakan 30. Tidak mudah rusak 31. Mudah dibersihkan 32. Mudah diperbaiki 33. Permukaan halus 34. Direkatkan 35. Dipaku 36. Tidak melukai 37. Dicat Total Persentase Tidak Konsistensi I Konsistensi II III √ (I,III) IV √ (I,III) (I,III) √ √ √ √ √ (I, II) √ √ √ √ (I,II) (IV,III) √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ (I,II) (NA,IV) (NA, IV) (NA, III) (NA, III) (NA, III) (NA, IV) 13 35,14% √ √ 3 10 7 4 8,11% 27,03% 18,92% 10,81% Tabel 4.21 menujukkan konsistensi persebaran pernyataan pada kuesioner tingkat kepuasan guru. Pernyataan konsisten merupakan pernyataan yang berada dalam kuadran sama pada diagram kartesius setiap indikator dengan diagram kartesius secara keseluruhan. Pernyataan tidak konsisten merupakan pernyataan

(196) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 176 yang berada dalam kuadran berbeda pada diagram kartesius setiap indikator dengan diagram kartesius secara keseluruhan. Pernyataan tidak konsisten sebanyak 13 pernyataan (35,14%). Pernyataan konsisten sebanyak 24 pernyataan (64.86%). Pernyataan yang tidak konsisten sebanyak tiga belas pernyataan, yaitu pernyataan nomor 2, 4, 5, 11, 21, 24, 29, 32, 33, 34, 35, 36 dan 37. Pernyataan tersebut tidak konsisten karena berada dalam kuadran yang berbeda pada diagram kartesius dengan indikator dengan diagram kartesius secara keseluruhan. Perbedaan letak pernyataan dalam kuadran dapat dilihat pada tabel 4.21 kolom 3. Pernyataan yang tidak konsisten, peneliti menduga disebabkan jumlah responden yang kurang banyak. Indikator auto-education memiliki tiga pernyataan yang konsisten, yaitu pernyataan nomor 1, 3 dan 6. Pernyataan nomor 1 berada di kuadran II. Kuadran II berarti tingkat kepentingan tinggi dan kinerja tinggi. Guru menganggap penting dan puas dengan pernyataan nomor (1) mudah memahami konsep matematika. Pernyataan nomor 3 dan 6 berada di kuadran III. Pernyataan tersebut adalah (3) digunakan tanpa bantuan dan (6) mengerjakan soal tanpa bantuan berada di kuadran III. Kuadran III berarti tingkat kepentingan rendah dan kinerja rendah. Guru menganggap pernyataan nomor 3 dan 6, tidak penting dan kenyataannya siswa tidak puas Indikator menarik memiliki empat pernyataan yang konsisten, yaitu pernyataan nomor 7, 8, 9 dan 10. Pernyataan nomor 7 dan 8 berada di kuadran II. Kuadran II berarti tingkat kepentingan tinggi dan kinerja tinggi. Guru

(197) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 177 menganggap penting dan puas pernyataan (7) bentuk yang menarik dan (8) warna yang menarik. Pernyataan nomor 9 dan 10 berada di kuadran III. Pernyataan tersebut adalah (9) ukuran yang proposional dan (10) menarik daripada alat peraga lain. Kuadran III berarti tingkat kepentingan rendah dan kinerja rendah. Guru menganggap pernyataan nomor 9 dan 10, tidak penting dan kenyataannya siswa tidak puas. Indikator bergradasi memiliki empat pernyataan yang konsisten, yaitu pernyataan nomor 12, 13, 14 dan 15. Pernyataan nomor 12 dan 15 berada di kuadran II. Kuadran II berarti tingkat kepentingan tinggi dan kinerja tinggi. Guru menganggap penting dan puas pernyataan (12) bermacam warna dan (15) ukuran dari pendek ke panjang. Pernyataan nomor 13 dan 14 berada di kuadran III. Pernyataan tersebut adalah (13) ukuran dari kecil ke besar dan (14) permukaan halus ke kasar. Kuadran IV berarti tingkat kepentunga rendah dan kinerja tinggi. Guru menganggap pernyataan nomor 13 dan 14, tidak penting dan kenyataannya guru puas. Indikator auto-correction memiliki lima pernyataan yang konsisten, yaitu nomor 16, 17, 18, 19 dan 20. Pernyataan nomor 18 dan 19 berada di kuadran I. Pernyataan tersebut adalah (18) menemukan jawaban benar dan (19) menemukan kesalahan yang dibuat. Kuadran I berarti kepentingan tinggi tetapi kinerja rendah. Guru menggangao pernyataan nomor 18 dan 19 penting tetapi tidak puas. Pernyataan nomor (20) kunci jawaban berada di kuadran II. Kuadran II berarti tingkat kepentingan tinggi dan kinerja tinggi. Guru menganggap pernyataan nomor 20 penting dan puas. Pernyataan nomor 16 dan 17 berada di kuadran III.

(198) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 178 Pernyataan tersebut adalah (16) menunjukkan kesalahan dan (17) memperbaiki kesalahan. Kuadran III berati tingkat kepuasan rendah dan kinerja rendah. Guru menganggap pernyataan nomor 16 dan 17, tidak penting dan kenyataannya guru tidak puas. Indikator kontekstual memiliki tiga pernyataan yang konsisten, yaitu nomor 22, 23 dan 25. Pernyataan nomor (25) sesuai materi pelajaran berada di kuadran I. Kuadran I berarti kepentingan tinggi tetapi kinerja rendah. Guru menggangap pernyataan nomor 18 dan 19 penting tetapi tidak puas. Pernyataan nomor 22 dan 23 berada di kuadran II. Pernyataan tersebut adalah (22) bahan yang dapat ditemukan dlingkungan dan (23) bahan yang sering dilihat). Kuadran III berarti tingkat kepentingan rendah dan kinerja rendah. Guru menganggap pernyataan nomor 22 dan 23, tidak penting dan kenyataannya guru tidak puas. Indikator life memiliki empat pernyataan yang konsisten, yaitu nomor 26, 27, 28, 30 dan 31. Pernyataan nomor 26 dan 28 berada di kuadran II. Pernyataan tersebut adalah (26) bahan yang kuat dan (28) digunakan berulang. Kuadran II berarti tingkat kepentingan tinggi dan kinerja tinggi. Guru menganggap penting dan puas dengan pernyataan nomor 26 dan 28. Pernyataan nomor 27 berada di kuadran III. Pernyataan nomor 27 adalah mudah dibawa. Kuadran III berarti tingkat kepuasan rendah dan kinerja rendah. Guru menganggap pernyataan nomor 27, tidak penting dan kenyataannya guru tidak puas. Pernyataan nomor 30 dan 31 berada di kuadran IV. Pernyataan tersebut adalah (30) tidak mudah rusak dan (31) mudah dibersihkan. Kuadran IV berarti tingkat kepentingan rendah namun kinerja

(199) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 179 tinggi. Guru menganggap tidak penting pernyataan nomor 31 tetapi kenyataannya guru puas. Indikator workmanship tidak memiliki pernyataan yang konsisten. Pernyataan yang konsisten dari seluruh indikator adalah pernyataan nomor 1, 3, 6, 7, 8, 9, 10, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 22, 23, 25, 26, 27, 28, 30 dan 31. Pernyataan nomor 1, 3, dan 6 mewakili indikator auto-education. Pernyataan nomor 7, 8, 9, 10 mewakili indikator menarik. Pernyataan nomor 12, 13, 14 dan 15 mewakili indikator bergradasi. Pernyataan nomor 16, 17, 18, 19 dan 20 mewakili indikator auto-correction. Pernyataan nomor 22, 23, 25 mewakili indikator kontekstual. Pernyataan nomor 26, 27, 28, 30 dan 31 mewakili indikator life. Tidak ada pernyataan yang mewakili indikator workmanship. Pernyataan tersebut dianggap mampu mewakili pengukuran tingkat kepuasaan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. C. Pembahasan Subbab berikut membahas hasil penelitian tingka kepuasan siswa dan guru terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori. 1. Pembahasan Analisis Kuesioner Tingkat Kepuasan Siswa Terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika berbasis Metode Montessori Hasil analisis menggunakan PAN tipe II menunjukkan bahwa tingkat kepuasan siswa terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis Montessori cukup. Hal ini sesuai dengan pendapat Kotler (Sunyoto, 2012: 223) mengenai tingkat kepuasan a) jika kinerja di bawah harapan maka seseorang akan merasa kecewa, tetapi b) jika kinerja sesuai dengan harapan maka seseorang akan merasa puas dan c) bila kinerja bisa melebihi harapan maka seseorang akan merasakan

(200) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 180 sangat puas atau gembira. Tingkat kepuasan siswa dengan klasifikasi cukup artinya bahwa kinerja alat peraga geometri stick box sesuai dengan harapan siswa dapat dikatakan bahwa siswa puas. Hal ini tidak sesuai dengan hipotesis penelitian yang mengatakan bahwa tingkat kepuasan siswa adalah tinggi. Hipotesis penelitian disusun berdasarkan penelitian relevan dan teori menunjukkan bahwa alat peraga Montessori memiliki kualitas sangat baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa teori mengenai alat peraga Montessori tidak sesuai dengan kenyataan yang berada di lapangan. Siswa puas terhadap alat peraga geometri stick box dapat diketahui dari pernyataan yang mendukung kepuasan siswa dengan analisis IPA. Hasil analisis menggunaka IPA dengan diagram kartesius menunjukkan bahwa terdapat 7 pernyataan pada kuadran II yaitu pernyataan nomor 1, 2 dan 4. Pernyataan pada kuadran II artinya alat peraga geometri stick box memiliki tingkat kepentingan dan kinerja tinggi sehingga siswa merasa puas. Siswa menilai bahwa alat peraga geometri stick box dapat mudah mengerti matematika, membantu mengerjakan soal dan mudah mengerjakan soal. Suharjana (2009: 3) menjelaskan bahwa alat peraga dalam pembelajaran matematika dapat mempermudah dalam memahami konsep-konsep dalam matematika. Hal ini sesuai bahwa alat peraga geometri stick box yang dapat memudahkan mengerti matematika, membantu mengerjakan soal, mudah mengerjakan dianggap penting oleh siswa dan siswa puas terhadap kinerja alat peraga.

(201) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 181 Pernyataan alat peraga geometri stick dapat memperbaiki kesalahan dan menemukan jawaban benar dinilai penting oleh siswa dan siswa puas. Montessori (2002: 170-176) bahwa karakteristik alat peraga Montessori adalah autoeducation, menarik, bergradasi, dan auto-correction. Hal ini sesuai dengan karakteristik alat peraga Montessori memilki auto-correction (pengendali kesalahan). Alat peraga yang memiliki pengendali kesalahan akan membantu siswa dalam pemahaman konsep (Suharjana, 2009: 4). Oleh karena itu, alat peraga geometri stick dapat memperbaiki kesalahan dan menemukan jawaban benar dinilai puas oleh siswa. Siswa mengemukakan pendapat bahwa alat peraga geometri stick box memiliki bahan yang kuat dan digunakan berulang kali dianggap penting dan siswa puas. Garvin (Laksana, 2008: 89-90) menjelaskan salah satu dimensi kualitas produk adalah daya tahan (durability) berkaitan dengan waktu penggunaan produk atau daya tahan. Alat peraga geometri stick box memiliki bahan yang kuat dapat memperlancar proses pembelajaran dan pemahaman konsep (Suharjana, 2009: 4). Alat peraga memiliki bahan yang kuat dan digunakan berulang kali dinilai siswa akan menghemat biaya (Ratnasari dan Aksa, 2011:118). Alat peraga tidak perlu dibeli secara berkala tetapi dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini menunjukkan siswa berpendapat alat peraga geometri stick box memiliki bahan yang kuat dan digunakan berulang kali dapat memperlancar proses pembelajaran dan pemahaman konsep serta menghemat biaya

(202) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 182 Alat peraga mudah mengerti matematika, membantu mengerjakan soal, mudah mengerjakan, memperbaiki kesalahan, menemukan jawaban benar, bahan yang kuat dan digunakan berulang kali adalah atribut-atribut yang terdapat pada alat peraga geometri stick box. Siswa mengemukakan pendapat bahwa atribut tersebut memiliki tingkat kepentingan dan kinerja tinggi. Siswa merasa puas dengan 7 atribut alat peraga geometri stick box. Kepuasan siswa terhadap alat peraga geometri stick box, memiliki manfaat siswa mempergunakan alat peraga tersebut kembali dan bahkan akan menyarankan kepada orang lain. Siswa berpendapat bahwa alat peraga geometri stick box memiliki tingkat kepentingan dan kinerja yang rendah sehingga siswa merasa tidak puas. Pernyataan yang siswa nilai memiliki kepentingan dan kinerja yang rendah pada pernyataan nomor (8) menarik daripada alat peraga lain (9) bermacam warna (11) permukaan halus ke kasar (19) bahan bisa ditemukan (20) bahan yang sering dilihat (23) mudah dibawa (28) mudah diperbaiki (29) permukaan halus (30) dilem. Pernyataan-pernyataan tersebut berada pada kuadran III. Pernyataan yang berada di kuadran III dianggap siswa tidak penting dan siswa tidak puas. Siswa menyatakan tidak penting jika alat peraga menarik daripada alat peraga lain. Kenyataannya alat peraga geometri stick box tidak memiliki aspek menarik dibandingkan dengan alat peraga lain. sehingga siswa tidak puas. Montessori (2002:170-176) menjelaskan bahwa salah satu karakteristik alat peraga adalah menarik. Hal ini tidak sesuai dengan pendapat siswa bahwa alat peraga menarik daripada alat peraga lain.

(203) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 183 Siswa menilai tidak penting jika alat peraga geometri stick box memiliki bermacam warna dan permukaan halus ke kasar. Kenyataan ada 10 warna berbeda dianggap siswa memiliki kinerja yang rendah yang artinya siswa tidak puas. Montessori (2002:170-176) berpendpat bahwa salah satu karakteristik alat peraga Montessori adalah gradasi rangsangan rasional. Hal ini menunjukkan bahwa tidak sesuai karakteristik gradasi bermacam warna dan permukaan halus dan kasar, maka siswa tidak puas. Siswa mengemukakan pendapat bahwa tidak penting bahan bisa ditemukan dilingkungan, bahan yang sering dilihat dan sering bahan pembuat. Siswa menilai tidak mengetahui bahan pembuat alat peraga geometri stick box. Irawan (2004) berpendapat bahwa salah satu karakteristik alat peraga yang dapat mempengaruhi kepuasan adalah kemudahan. Siswa menyatakan tidak mudah menemukan bahan pembuat alat peraga. Artinya siswa tidak puas terhadap alat peraga yang memiliki bahan bisa ditemukan dilingkungan, bahan yang sering dilihat dan sering bahan pembuat. Siswa menjelaskan tidak penting alat mudah dibawa. Kenyataanya alat peraga berat dan tidak mudah dibawa. Garvin (Laksana, 2008: 89-90) bahwa salah satu karakteristik produk mempengaruhi kepuasan adalah kualitas yang dirasakan. Artinya siswa merasa bahwa kualitas yang dirasakan tidak sesuai artinya siswa tidak puas. Siswa mengemukakan bahwa tidak penting alat peraga mudah diperbaiki, permukaan halus dan dilem. Garvin (Laksana, 2008: 89-90) bahwa salah satu karakteristik produk mempengaruhi kepuasan adalah workmanship. Siswa menilai

(204) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 184 bahwa karakteristik workmanship tidak penting dan tidak mudah diperbaiki, permukaan halus dan dilem. Hal ini menunjukkan bahwa siswa tidak puas terhadap alat peraga mudah diperbaiki, permukaan halus dan dilem. Alat peraga menarik daripada alat peraga lain, bermacam warna, permukaan halus ke kasar, bahan bisa ditemukan dilingkungan, bahan yang sering dilihat, mudah dibawa, mudah diperbaiki, permukaan halus dan dilem. Atributatribut tersebut merupakan prioritas rendah karena memiliki tingkat kepentingan dan kinerja rendah. Prioritas rendah menunjukkan bahwa perlu pertimbangan kembali tentang kualitas alat peraga tesrsebut. Ketidakpuasan siswa terhadap alat peraga geometri stick box, akan berdampak siswa tidak mempergunakan alat peraga tersebut kembali dan bahkan akan menyarankan kepada orang lain untuk tidak menggunakan. 2. Pembahasan Analisis Kuesioner Tingkat Kepuasan Guru Terhadap Penggunaan Alat Peraga Matematika berbasis Metode Montessori Hasil analisis menggunakan PAN tipe II menunjukkan bahwa tingkat kepuasan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis Montessori cukup. Hal ini sesuai dengan pendapat Kotler (Sunyoto, 2012: 223) mengenai tingkat kepuasan a) jika kinerja di bawah harapan maka seseorang akan merasa kecewa, tetapi b) jika kinerja sesuai dengan harapan maka seseorang akan merasa puas dan c) bila kinerja bisa melebihi harapan maka seseorang akan merasakan sangat puas atau gembira.Tingkat kepuasan guru dengan klasifikasi cukup artinya bahwa kinerja alat peraga geometri stick box sesuai dengan harapan guru dapat

(205) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 185 dikatakan bahwa guru puas. Hal ini tidak sesuai dengan hipotesis penelitian yang mengatakan bahwa tingkat kepuasan guru adalah tinggi. Hipotesis penelitian disusun berdasarkan penelitian relevan dan teori menunjukkan bahwa alat peraga Montessori memiliki kualitas sangat baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa teori mengenai alat peraga Montessori tidak sesuai dengan kenyataan yang berada di lapangan. Guru puas terhadap alat peraga geometri stick box dapat diketahui sejauh mana kepuasan guru dengan analisis IPA. Hasil anallisis menggunaka IPA dengan diagram kartesius menunjukkan bahwa terdapat 10 pernyataan pada kuadran II. Pernyataan pada kuadran II artinya alat peraga geometri stick box memiliki tingkat kepentingan dan kinerja tinggi sehingga guru merasa puas. Guru menyatakan bahwa alat peraga geometri stick box dapat mudah memahami konsep matematika. Suharjana (2009: 4) menjelaskan bahwa salah satu manfaat alat peraga adalah memahami konsep. Pendapat Suharjana didukung Hrdey (Susanto, 2013:31) menjelaskan bahwa salah satu kemampuan kerja guru dalam bentuk penguasaan materi pembelajaran yang akan diajarkan kepada peserta didik. Hal ini menunjukkan bahwa guru puas terhadap alat peraga mudah memahami konsep. Guru menganggap penting jika alat peraga memiliki bentuk yang menarik, warna yang menarik, bermacam warna dan ukuran dari pendek ke panjang. Guru menilai bahwa alat peraga yang memilki bentuk menarik, warna yang menarik, bermacam warna dan ukuran dari pendek ke panjang memiliki kepentingan dan kinerja yang tinggi. Karakteristik alat peraga Montessori dua diantaranya adalah

(206) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 186 menarik dan bergradasi (Montessori, 2002: 170-176). Karakteristik menarik dan bergradasi dapat menumbuhkan motivasi. Hanafiah dan Suhana (2012: 27) menjelaskan bahwa motivasi yang besar akan berpengaruh terhadap terjadinya proses pembelajaran secara aktif, kreatif, inovatif dan menyenangkan. Hal ini menunjukkan bahwa guru puas terhadap alat peraga memiliki bentuk yang menarik, warna yang menarik, bermacam warna dan ukuran dari pendek ke panjang. Guru berpendapat bahwa penting jika alat peraga memiliki kunci jawaban. Alat peraga geometri stick box memiliki kunci jawaban dianggap penting dan kinerja tinggi, sehingga guru puas. Hanafiah dan Suhana (2012: 109) menjelaskan bahwa guru memilik peran sebagai fasilitator. Alat peraga yang memiliki kunci jawaban akan memberikan kemudahan bagi guru sebagai pendidik dalam proses pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa guru puas terhadap alat peraga yang memiliki kunci jawaban. Guru menganggap penting jika alat peraga memiliki bahan dapat ditemukan dilingkungan dan bahan yang sering dilihat. Guru merasa puas karena menilai bahwa bahan alat peraga dapat ditemukan dan sering dilihat dianggap penting sesuai dengan harapan guru. Guru kemungkinan beranggapan jika bahan alat peraga berada dilingkungan dapat membuat alat peraga sendiri, yang artinya menghemat biaya. (Ratnasari dan Aksa, 2011:118). Guru menyatakan bahwa penting jika alat peraga memiliki bahan yang kuat dan digunakan berulang kali. Guru merasa puas karena menganggap alat peraga kuat dan dapat digunakan berulang kali memilki kinerja tinggi, sehingga guru

(207) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 187 puas. Alat peraga memiliki bahan yang kuat dan dapat digunakan berulang kali dapat menghemat biaya (Ratnasari dan Aksa, 2011:118). Alat peraga tidak perlu dibeli secara berkala tetapi dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Garvin (Laksana, 2008: 89-90) menjelaskan salah satu dimensi kualitas produk adalah daya tahan (durability) berkaitan dengan waktu penggunaan produk atau daya tahan. Hal ini menunjukkan bahwa guru puas terhadapa alat peraga geometri stick box memiliki bahan yang kuat dan digunakan berulang kali. Alat peraga dapat memmudahkan memahami konsep matematika, bentuk yang menarik, warna yang menarik, bermacam warna, ukuran dari pendek ke panjang, kunci jawaban, bahan dapat ditemukan dilingkungan, bahan yang sering dilihat, bahan yang kuat dan digunakan berulang kali adalah atribut-atribut yang terdapat pada alat peraga geometri stick box. Atribut-atribut tersebut perlu dipertahankan karena memiliki tingkat kepentingan kinerja tinggi. Siswa merasa puas dengan 10 atribut-atribut alat peraga geometri stick box. Kepuasan guru terhadap alat peraga geometri stick box akan berdampak guru mempergunakan alat peraga tersebut kembali dan bahkan akan menyarankan kepada orang lain. Guru beranggapan alat peraga geometri stick box memiliki tingkat kepentingan rendah tetapi kinerja alat peraga tersebut tinggi sehingga guru puas. Pernyataan yang dianggap guru memiliki tingkat kepentingan rendah dan tingkat kinerja tinggi pada pernyataan (13) ukuran dari kecil ke besar (14) permukaan dari halus ke kasar (30) tidak mudah rusak (31) mudah dibersihkan. Pernyataanpernyataan tersebut berada pada kuadran IV. Pernyataan yang dianggap guru tidak penting tetapi melebihi harapan guru sehingga guru puas.

(208) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 188 Guru menilai alat peraga memiliki ukuran dari kecil ke besar dan permukaan dari halus ke kasar tidak penting tetapi melebihi harapan guru. Estiningsih (Suharjana, 2009: 3) menyebutkan bahwa alat peraga merupakan media pembelajaran yang mengandung atau membawakan ciri-ciri dari konsep yang dipelajari. Ukuran stick dari kecil ke besar digunakan untuk membuat jarum jam pada papan kerja. Hal ini menunjukkan bahwa guru puas terhadap alat peraga memiliki ukuran dari kecil ke besar dan permukaan dari halus ke kasar. Guru menilai alat peraga tidak mudah rusak dan mudah dibersihkan melebihi harapan guru, sehingga guru puas. Guru berpendapat bahwa jika alat peraga tidak mudah rusak dan mudah dibersihkan dapat, guru tidak memerlukan biaya tambahan (Ratnasari dan Aksa, 2011:118). Oleh karena itu, guru puas terhadap alat peraga tidak mudah rusak dan mudah dibersihkan. Alat peraga dapat ukuran dari kecil ke besar, permukaan dari halus ke kasar, tidak mudah rusak dan mudah dibersihkan adalah atribut-atribut yang terdapat pada geometri stick box. Atribut-atribut tersebut berlebihan karena memiliki tingkat kepentingan rendah tetapi tingkat kinerja tinggi. Berlebihan artinya bahwa mengalokasikan perhatian kepada kuadran lain karena atribut di kuadran IV tanpa diberikan perhatian menunjukkan kepuasan. Guru puas dengan 4 atribut tersebut tetapi guru tidak menilai penting. Kepuasan guru terhadap alat peraga geometri stick box akan memiliki manfaat yaitu guru mempergunakan alat peraga tersebut kembali dan bahkan akan menyarankan kepada orang lain. Guru beranggapan alat peraga geometri stick box memiliki tingkat kepentingan tinggi dan kinerja alat peraga rendah sehingga guru tidak puas.

(209) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 189 Pernyataan yang dianggap guru memiliki tingkat kepentingan tinggi dan tingkat kinerja rendah pada pernyataan (18) menemukan jawaban benar (19) menemukan kesalahan yang dibuat (25) sesuai materi pelajaran. Montessori (2002: 170-176) menjelaskan bahwa salah satu karakteristik alat peraga Montessori adalah autocorreection. Hali ini menunjukkan bahwa yang diharapkan guru dan pendapat Montessori sama teapi kinerja alat tersebut rendah. Alat peraga menemukan jawaban benar, menemukan kesalahan yang dibuat dan sesuai materi pelajaran adalah aspek terdapat pada alat peraga geometri stick box. Aspel tersebut adalah prioritas utama karena memiliki tingkat kepentingan tinggi tetapi kinerja rendah. Prioritas utama artinya perlu dilakukan perbaikan dengan mempertahankan aspek tersebut. Guru merasa tidak puas dengan aspek tersebut. Ketidakpuasan guru akan berdampak guru tidak mempergunakan alat tersebut. Guru berpendapat bahwa alat peraga geometri stick box memiliki tingkat kepentingan dan kinerja alat peraga rendah sehingga guru tidak puas. Pernyataan yang dianggap guru memiliki tingkat kepentingan dan tingkat kinerja rendah pada pernyataan alat peraga dapat (3) digunakan tanpa bantuan (6) mengerjakan soal tanpa bantuan (9) ukuran yang proporsional (10) menarik daripada alat peraga lain (16) menunjukkan kesalahan (17) memperbaiki kesalahan (27) mudah dibawa. Pernyataan tersebut berada di kaudran III. Pernyataan yang bearada di kudran III dianggap tidak penting oleh guru dan guru tidak puas. Guru menganggap tidak penting jika alat peraga digunakan tanpa bantuan dan mengerjakan soal tanpa bantuan. Kenyataannya ketika guru menggunakan

(210) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 190 alat peraga membutuhkan orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa guru tidak puas terhadap alat peraga digunakan tanpa bantuan dan mengerjakan soal tanpa bantuan. Guru menyatakan bahwa tidak penting jika alat peraga ukuran yang proporsional dan menarik daripada alat peraga lain. Guru menilai bahwa alat peraga geometri stick box tidak memiliki ukuran yang proposional dan tidak memiliki aspek menarik dibandingkan dengan alat peraga lain. Kenyataannya bentuk alat peraga yang cukup besar dan tidak ada asepk menasrik sehingga guru tidak puas. Guru berpendapat bahwa tidak penting alat peraga dapat menunjukkan kesalahan dan memperbaiki kesalahan. Guru menilai tidak penting mengetahui kesalahan yang dibuat tanpa atau dengan alat peraga. Kenyataan alat peraga tidak dapat menunjukkan kesalahan yang dibuat guru. Guru berpendapat bahwa tidak penting jika alat peraga mudah dibawa. Guru menilai bahwa yang tidak penting alat peraga mudah dibawa. Kenyataanya alat peraga geometri stick box tidak mudah dibawa karena berat. Alat peraga dapat (3) digunakan tanpa bantuan (6) mengerjakan soal tanpa bantuan (9) ukuran yang proporsional (10) menarik daripada alat peraga lain (16) menunjukkan kesalahan (17) memperbaiki kesalahan (27) mudah dibawa adalah atribut-atribut yang terdapat pada alat peraga geometri stick box. Atribut-atribut tersebut adalah prioritas rendah karena memilki tingkat kepntingan dan kinerja rendah. Prioritas rendah menunjukkan bahwa atribut tersebut perlu dipertimbangkan kembali tentang kualitas alat peraga tersebut. Ketidakpuasan

(211) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 191 guru dapat berdampak bahwa guru tidak menggunakan alat peraga dan tidak menyarankan kepada orang lain.

(212) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V KESIMPULAN, KETERBATASAN DAN SARAN Peneliti melakukan penelitian untuk mengukur tingkat kepuasan guru dan siswa kelas III SD Kanisius Sengkan Yogyakarta terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. Pada bagian ini dijelaskan tentang kesimpulan, keterbatasan dan saran penelitian. A. Kesimpulan Kesimpulan tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap alat peraga berbasis metode Montessori 1. Tingkat kepuasan siswa terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori Tingkat kepuasan siswa terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori yaitu geometri stick box dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan siswa adalah cukup. Kepuasan siswa cukup tehadap alat peraga geometri stick box karena sesuai dengan harapan siswa. Siswa merasa puas didukung oleh atributatribut pada alat peraga geometri stick box. Atribut-atribut alat peraga geometri stick box yang perlu dipertahankan berada pada kuadran II. Atribut yang berada di kuadran II perlu dipertahankan karena tingkat kepentingan dan kinerja tinggi sehingga siswa puas. Atribut yang perlu dipertahankan adalah mudah mengerti matematika, membantu mengerjakan soal, mudah mengerjakan, memperbaiki kesalahan, menemukan jawaban benar, bahan yang kuat dan digunakan berulang kali. 192

(213) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 193 Atribut-atribut alat peraga geometri stick box yang memiliki prioritas rendah terdapat pada kuadarn III. Atribut yang berada pada kuadran III memiliki prioritas rendah karena memiliki tingkat kepentingan dan kinerja sehingga siswa tidak puas. Atribut yang prioritas rendah adalah menarik daripada alat peraga lain, bermacam warna, permukaan halus ke kasar, bahasn bisa ditemukan, bahan yang sering dilihat, mudah dibawa, mudah diperbaiki, permukaan halus dan dilem. 2. Tingkat kepuasan guru terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori Tingkat kepuasan guru terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori yaitu geometri stick box dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan siswa adalah cukup. Kepuasan guru cukup tehadap alat peraga geometri stick box karena sesuai dengan harapan guru. Guru merasa puas didukung oleh atributatribut pada alat peraga geometri stick box. Atribut-atribut alat peraga geometri stick box yang perlu dipertahankan berada pada kuadran II. Atribut yang berada di kuadran II perlu dipertahankan karena tingkat kepentingan dan kinerja tinggi sehingga guru puas. Atribut yang perlu dipertahankan adalah mudah memahami konsep matematika, bentuk yang menarik, warna yang menarik bermacam warna dan ukuran dari pendek ke panjang, kunci jawaban, bahan dapat ditemukan dilingkungan, bahan yang sering dilihat, bahan yang kuat dan digunakan berulang kali. Atribut-atribut alat peraga geometri stick box yang berlebihan berada pada kuadran IV. Atribut yang berada di kuadran IV tidak memerlukan perhatian menunjukkan kepuasan guru. Berlebihan karena tingkat kepentingan rendah dan

(214) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 194 kinerja tinggi sehingga guru puas. Atribut yang berlebihan adalah ukuran dari kecil ke besar, permukaan dari halus ke kasar, tidak mudah rusak dan mudah dibersihkan. Atribut-atribut alat peraga geometri stick box yang mejadi prioritas utama berada pada kuadran I. Atribut menjadi prioritas utama karena memiliki tingkat kepentingan tinggi dan kinerja rendah. Atribut yang berada di kuadran I memerlukan perhatian untuk diperbaiki karena menunjukkan ketidakpuasan guru. Atribut yang memerlukan perhatian adalah menemukan jawaban benar, menemukan kesalahan yang dibuat dan sesuai materi pelajaran. Atribut-atribut alat peraga geometri stick box yang menjadi prioritas rendah berada pada kuadran III. Atribut yang berada di kuadran memiliki tingkat kepentingan dan kinerja yang rendah. Atribut yang prioritas rendah adalah digunakan tanpa bantuan, mengerjakan soal tanpa bantuan, ukuran yang proporsional, menarik daripada alat peraga lain, menunjukkan kesalahan, memperbaiki kesalahan dan mudah dibawa. B. Keterbatasan Terlepas dari proses, hasil dan kesimpulan dalam penelitian, peneliti memiliki kekurangan dalam pelaksanaan penelitian kuantitatif deskriptif ini. Kekurangan-kekurangan yang menjadi keterbatasan dalam penelitian ini, sebagaimana berikut: 1. Penelitian ini adalah penelitian awal yang baru dapat mengetahui tingkat kepuasan siswa dan guru tanpa dapat mengetahui penyebab puas dan ketidakpuasan.

(215) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 195 2. Data yang diperoleh belum dapat memberikan gambaran secara penuh tingkat kepuasan siswa dan guru terhadap alat peraga berbasis metode Montessori karena jumlah responden yang terbatas yaitu 80 siswa dan 2 guru. 3. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang pertama kali dikembangkan maka tidak menutup kemungkinan penggunaan indikator kepuasan lain untuk dikembangkan lagi. 4. Peneliti belum dapat melakukan validitas konstruk untuk kuesioner guru karena keterbatasan waktu untuk mengumpulkan minimal 30 guru yang menggunakan alat peraga geometri stick box. C. Saran Berdasarkan keterbatasan dan kendala yang ditemui peneliti ketika melaksanakan penelitian, peneliti memberikan saran yang dapat dijadikan dasar untuk melakukan perbaikan pada penelitian-penelitian selanjutnya, antara lain: 1. Penggunaan wawancara dan observasi untuk mengetahui penyebab kepuasan dan ketidakpuasan terhadap alat peraga matematika berbasis metode Montessori 2. Jumlah responden dalam penelitian ini sebaiknya ditambahkan lagi agar data yang diperoleh memberikan gambaran secara penuh mengenai tingkat kepuasan terhadap penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori. 3. Pengembangan dan pengukuran kuesioner perlu dikembangkan secara komprehensif dengan karakteristik produk. mempertimbangkan beberapa indikator dan

(216) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR REFERENSI Adisaputro, G. 2010. Manajemen Pemasaran: Analisis untuk Perancangan Startegi Pemasaran. Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan Sekolah Ringgi Ilmu Manajemen YKPN. Arikunto, S. 2005. Manajemen Pendidikan. Jakarta: Rineka Pustaka. Arikunto, S. 2012. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Edisi ke-2. Jakarta: Bumi Aksara BNSP. 2007. Standar Isi (Kerangka Dasar dan Stuktur Kurikulum) Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Pembinaan Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar. Bungin, Burhan. 2005. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana Prenada Group Chan, P. 2005. Relevant Attributes In Assessment For Design Features Of Indoor Games Halls: The Application of Importance-Performance Analysis. In the School of Health Crain, W. 2007. Teori Perkembangan Konsep dan Aplikasi. Edisi ke-3. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Daryanto, &Rahardjo, M. 2012. Model Pembelajaran Inovatif. Gava Media: Yogyakarta Depdiknas. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat. Jakarta: Gramedia. ________. (2008). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi untuk Satuan pendidikan Dasar dan Menengah, Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Nomor 24 Tahun 2006 Tentang Pelaksanaan Peraturan Mendiknas Nomor 22 dan 23. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Pembinaan Taman KanakKanak dan Sekolah Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Efendi, H dan T, Tukiran.. 2012. Metode Penelitian Survei. Jakarta: LP3ES, Anggota Ikapi Feng, Cheng-Min. 2005. Analyzing Airline Service Improvement Strategy Through Importance and Performance Analysis. Journal of the Eastern Asia Society for Transportation Studies, Vol. 6, pp. 782 - 797, 2005 196

(217) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 197 Hanafiah, N dan Suhana. 2012. Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: Refika Aditama Hayat, B dan S. Yusuf. 2010. Mutu Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. Heruman. 2008. Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Hudojo, H. 1980. Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika. Malang: Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang. Jogiyanto. 2008. Pedoman Survei Kuesioner. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta Kotler, P. dan K.L Keller. 2013. Marketing Management. Edisi ke-14. England: Person Education Limited Laksana, F. 2008. Manajemen Pemasaran Pendekatan Praktis. Yogyakarta: Graha Ilmu Magini, A. P. 2013. Sejarah Pendekatan Montessori. Yogyakarta: Kanisius Masidjo. Ign. 1995. Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius. Miyono, N. 2011. Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan pada Sekolah Dasar Swasta Unggul di Semarang. Dinamika Sosial dan Ekonomi, 7, 148-163 Montessori, M. 2002. The Montessori method. New York: Schocken Books. Mulyasa. E. 2007.Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya. Nienhuis. (2013). Montessori. The Global Standard. www. nienhuis.com Nurfuadah, R. N. 2013. Penyebab Indeks Matematika Siswa RI Terendah di Dunia. Jakarta:Kampus Okezone OECD. 2012. What Student Know and Can Do: Student Performance In Reading, Mathematics And Science. OECD, PISA 2012. Diakses pada 18-Jan-14 13:40:32 www.oecd.org Purwanto. 2010. Instrumen Penelitian Sosial dan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

(218) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 198 Rathunde K. dan Csikszentmihalyi M. (2005). Middle School Students’ Motivation and Quality of Experience: A Comparison of Montessori and Traditiona School Enviroments. American Journal of Education, 341-370 Ratnasari, R.T dan M. Aksa. 2011. Teori dan Kasus Manajemen Pemasaran Jasa. Bogor: Ghalia Indonesia. Rohiat. (2008). Managemen Sekolah. Bandung: Refika Aditama. Ruseffendi. 1979. Pengajaran Matematika Modern. Bandung: Tarsito Sethi, R. 2000. New Product Quality and Product Development Teams. Journal of Marketing, Vol. 64, No. 2 (Apr., 2000) pp. 1-14. Simpeh, F. 2013. Thesis Submited in Fulfilment of The Requirements for The Degree of Master of Technology: Construction Management (Facility Management). Departemen of Construction Management and Quantity Surveying In The Faculty of Engineering at The Cape Peninsula University of Technology: Bellville. Sopiatin, P. 2010. Manajemen Belajar: Berbasis Kepuasan Siswa. Bogor: Ghalia Indonesia Sudjana, N. 2000. CBSA. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algeandra Sugiarni, S. 2012. Peningkatan Proses dan Hasil Belajar Matematika dengan Memanfaatkan Media dan Alat Peraga Materi Operasi Hitung Campuran. Dinamika, 3, 54-58. Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta. Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantittatif, Kualitatif, dan R&D . Bandung: Alfabeta Sugono, dkk. (2008) Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Suharjana, A. dkk. 2009. Pemanfaatan Alat Peraga Matematika dalam Pembelajaran di SD. Yogyakarta : Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPTK) Matematika. Sukmadinta, N. S. 2010. Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya

(219) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 199 Sukmadinata, N. S. 2012. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset. Sunyoto, D. 2012. Konsep Dasar Riset Pemasaran dan Perilaku Konsumen. Jakarta: Buku Seru. Susanto, A. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Edisi ke-1. Jakarta: Kencana Taniredja, T. &Mustafidah, H, 2012. Bandung:Remaja Rosdakrya Offset Metode Penelitian Pendidikan. Tantang. 2012. Ilmu Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia Tjiptono, F. 2004. Manajemen Jasa. Edisi Ke-3.Yogyakarta: Andi. Wardhani, E.K. 2006, “Pengukuran Tingkat Kepuasan Konsumen Jasa Penerbangan (Studi Kasus Kasus Pada Jasa Penerbangan Garuda Indonesia Semarang-Jakarta”. Jurnal Studi Manajemen & Organisasi. Volume 3, No. 1, http://ejournal.undip.ac.id//index.php/smo, Januari 2006 Warsini, N. L., Suniasih, W., &Wiarta. (2013). Penggunaan Alat Peraga Sederhaan pada OPerasi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V. Mimbar PGSD, 1, 1-10. Widiyatmoko, A. 2012, “Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Mengembangkan Alat Peraga IPA dengan Memanfaatkan Bahan Bekas Pakai”. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia. JPII 1 (1) (2012) 51-56, http://journal.unnes.ac.id/index.php/jpii, April 2012. Wijayanti, T. 2013. Pengembangan Alat Peraga Penjumlahan dan Pengurangan Ala Montessori untuk Siswa Kelas I SD Krekah Yogyakarta. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Yamin, M. 2009. Desain Pembelajaran Berbasis Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Gaung Persada Press Jakarta

(220) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 200 Lampiran 1 Surat Keterangan Melakukan Uji Validitas dan Reliabilitas

(221) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 201 Lampiran 2 Surat Ijin Penelitian

(222) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 202 Lampiran 3 Surat Keterangan Selesai Penelitian

(223) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 203 Lampiran 4 Hasil Expert Judgement

(224) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 204

(225) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 205

(226) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 206

(227) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 207

(228) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 208

(229) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 209 Lampiran 5 Hasil Face Validity Kuesioner untuk Siswa

(230) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 210

(231) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 211

(232) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 212

(233) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 213 Lampiran 6 Hasil Face Validity untuk Kuesioner Guru

(234) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 214

(235) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 215

(236) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 216

(237) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 217 Lampiran 7 Contoh Jawaban Responden (Siswa) pada Uji Coba Kuesioner Kinerja

(238) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 218

(239) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 219

(240) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 220

(241) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 221

(242) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 222 Lampiran 8 Contoh Jawaban Responden (Siswa) pada Uji Coba Kuesioner Kepentingan

(243) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 223

(244) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 224

(245) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 225

(246) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 226

(247) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 227 Lampiran 9 Data Mentah Hasil Uji Coba Kuesioner Kinerja Auto-education Menarik Bergradasi Auto-correction No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1 5 5 4 4 5 4 27 5 4 5 4 18 5 4 5 4 5 23 4 5 4 5 4 22 2 5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 5 20 1 5 5 4 4 19 3 3 5 4 4 19 3 5 4 1 3 2 5 20 5 1 5 5 0 5 5 1 2 4 17 3 4 2 5 3 17 4 5 5 5 3 5 5 28 1 1 1 4 7 5 1 2 1 1 10 5 5 5 5 5 25 5 5 4 3 5 4 2 23 4 5 3 1 13 5 4 4 1 2 16 4 1 4 5 5 19 6 3 4 4 4 4 4 23 4 4 4 3 15 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20 7 4 5 4 4 5 4 26 4 4 4 5 17 5 4 5 4 4 22 5 4 5 4 5 23 8 5 5 4 5 5 5 29 5 5 5 5 20 4 5 4 4 5 22 5 4 5 5 5 24 9 4 4 3 4 4 3 22 4 4 4 3 15 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20 10 4 4 4 4 4 4 24 4 4 4 4 16 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25 11 5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 5 20 5 4 4 4 5 22 5 5 5 4 5 24 12 5 4 2 5 5 2 23 2 1 5 1 9 1 1 5 1 3 11 5 5 5 5 5 25 13 5 4 4 4 4 4 25 3 3 3 3 12 5 3 5 5 5 23 4 4 4 4 4 20 14 4 5 5 4 5 5 28 3 3 4 3 13 5 2 4 3 4 18 4 4 5 5 5 23 15 5 5 5 5 5 5 30 5 4 5 5 19 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25 16 5 5 5 5 5 5 30 4 4 5 4 17 5 5 4 4 4 22 5 5 5 5 5 25 17 5 5 5 5 5 5 30 5 3 5 5 18 4 3 2 4 4 17 4 4 4 4 4 20 18 5 4 5 4 5 4 27 5 4 5 4 18 5 4 5 4 5 23 4 5 4 5 4 22 19 4 4 4 4 5 4 25 5 5 4 5 19 4 5 4 4 5 22 4 5 4 5 5 23 20 5 4 3 4 5 4 25 4 1 3 2 10 5 5 4 3 4 21 5 5 5 5 5 25 21 5 5 4 4 5 4 27 4 4 4 4 16 5 4 4 4 4 21 5 5 5 5 4 24 22 4 3 5 5 4 4 25 5 4 5 4 18 3 3 3 3 3 15 4 4 5 3 5 21 23 5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 5 20 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25 24 5 5 5 5 5 5 30 1 1 1 1 4 5 1 1 1 1 9 5 4 5 4 5 23 25 5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 5 20 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25 26 5 5 4 5 5 5 29 5 3 3 3 14 5 3 3 3 3 17 5 5 5 5 5 25 27 5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 5 20 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25 28 5 4 1 5 4 2 21 1 1 5 1 8 5 1 2 2 4 14 5 5 5 5 5 25 29 5 5 4 5 5 4 28 4 4 5 4 17 5 5 4 4 4 22 5 5 5 5 5 25 30 4 4 3 4 4 3 22 1 2 2 1 6 3 3 3 3 4 16 4 4 5 3 5 21

(248) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 228 Kontekstual Life No 21 22 23 24 25 Workmanship 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 6 7 8 9 0 1 2 3 4 5 6 7 2 1 5 4 5 4 5 23 4 5 4 5 4 5 7 2 4 5 4 5 4 5 2 2 5 5 5 5 5 25 5 4 4 3 4 5 5 2 4 3 1 5 5 5 2 3 5 5 4 4 5 23 4 5 3 5 5 5 7 7 3 2 5 4 5 4 5 5 8 1 1 1 1 2 1 7 1 4 1 1 1 1 5 9 1 2 5 1 1 1 1 2 5 4 5 5 4 5 23 2 3 4 5 2 5 1 2 4 3 5 4 2 5 2 6 4 4 4 3 4 19 4 4 4 2 3 3 0 2 3 3 4 4 4 4 2 7 4 5 4 4 5 22 4 4 5 4 5 5 7 5 4 4 4 5 22 5 4 5 5 5 5 9 5 4 5 4 5 4 4 4 4 4 4 20 3 3 4 3 4 4 1 5 4 4 4 5 5 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 5 5 4 3 3 3 4 4 4 3 5 2 4 18 4 4 5 5 5 4 7 5 5 5 5 5 5 1 5 1 1 5 13 5 5 5 5 2 5 7 3 3 3 3 5 5 3 4 4 4 3 18 4 4 4 3 4 4 3 5 5 5 5 5 5 2 3 3 3 5 16 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 2 5 3 5 5 4 4 5 23 5 5 5 5 5 5 0 3 4 4 4 5 5 5 5 5 4 5 24 5 5 5 5 5 5 0 5 4 5 5 5 5 3 5 5 5 5 23 5 5 5 5 5 5 0 5 5 5 5 5 5 4 5 4 5 4 22 5 4 5 4 5 5 8 0 3 5 5 5 5 5 5 2 18 9 3 3 17 5 2 3 16 1 2 3 15 0 2 2 14 2 3 2 13 0 2 2 12 1 3 2 11 7 2 2 10 7 2 2 9 2 2 2 8 3 0 2 4 5 4 5 4 5 7

(249) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 229 2 19 5 4 5 5 4 23 4 5 4 5 5 4 7 2 5 4 5 4 5 5 2 20 5 5 2 5 4 21 5 4 4 5 4 5 7 1 1 1 1 1 5 5 2 21 4 4 4 4 5 21 4 4 4 4 4 4 4 5 5 3 4 5 22 5 2 4 4 3 4 2 4 2 5 4 4 4 4 4 2 22 8 5 2 3 3 5 3 5 5 3 4 3 23 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 5 0 5 5 5 5 5 5 0 24 1 1 1 3 5 11 1 1 1 1 1 1 6 1 1 1 1 1 1 6 3 25 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 5 0 3 5 5 5 5 5 5 2 26 5 4 4 4 5 22 4 4 5 5 5 5 8 2 5 5 3 4 5 4 3 27 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 5 0 5 1 1 1 5 13 4 2 5 3 2 5 1 5 5 5 5 5 5 4 4 3 3 5 19 5 5 5 3 4 4 6 3 4 1 1 2 5 4 4 4 1 3 16 5 4 4 4 4 4 5 6 2 4 5 5 5 5 5 2 30 0 1 2 29 6 3 2 28 0 9 1 3 3 2 3 3 4 8

(250) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 230 Lampiran 10 Data Mentah Hasil Uji Coba Kuesioner Kepentingan Auto-education Menarik Auto-correction Bergradasi No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1 5 5 4 4 5 3 26 2 4 4 4 14 5 5 5 3 5 23 4 5 5 4 4 22 2 5 4 1 5 3 1 19 2 1 3 2 8 1 3 1 3 3 11 4 5 5 1 2 17 3 4 5 2 5 5 3 24 4 4 3 5 16 4 4 1 5 1 15 5 4 5 4 5 23 4 5 5 5 5 5 5 30 1 1 2 5 9 5 2 2 2 1 12 5 5 5 5 5 25 5 5 4 4 5 5 3 26 5 4 3 3 15 5 4 4 3 2 18 3 4 2 4 5 18 6 3 4 4 4 4 4 23 5 4 2 3 14 4 4 4 4 4 20 3 4 4 4 4 19 7 4 5 4 5 5 4 27 4 4 5 5 18 4 4 4 4 4 20 4 5 5 4 4 22 8 5 4 5 5 5 5 29 4 5 5 5 19 5 4 4 5 5 23 5 4 5 4 5 23 9 4 3 5 5 4 4 25 5 5 4 3 17 4 4 5 5 5 23 5 5 5 5 5 25 10 4 5 4 5 2 2 22 4 5 4 5 18 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25 11 5 5 4 5 4 4 27 3 1 5 2 11 3 1 2 4 4 14 5 5 5 4 5 24 12 5 5 2 5 5 2 24 2 2 5 2 11 2 2 4 2 5 15 5 5 5 4 5 24 13 5 5 5 4 4 4 27 5 5 5 5 20 5 5 5 4 5 24 1 5 5 5 5 21 14 5 5 5 4 5 5 29 3 3 4 3 13 5 3 3 4 4 19 5 5 5 4 5 24 15 5 5 4 4 5 5 28 5 5 5 5 20 5 4 5 3 4 21 5 5 5 5 5 25 16 5 5 4 4 5 5 28 5 4 4 4 17 5 5 4 3 4 21 5 5 5 5 5 25 17 5 4 4 4 4 5 26 2 2 5 5 14 5 2 2 2 5 16 2 4 5 4 5 20 18 3 4 4 3 4 3 21 3 4 5 3 15 4 5 5 4 5 23 5 3 4 4 5 21 19 5 4 3 4 3 3 22 2 5 5 2 14 4 5 4 3 5 21 3 5 5 4 5 22 20 4 4 5 4 5 4 26 3 4 2 3 12 4 3 3 3 3 16 5 5 4 4 5 23 21 5 5 5 5 5 5 30 5 4 4 5 18 5 5 5 5 5 25 5 4 5 5 4 23 22 5 5 4 5 5 4 28 5 5 4 4 18 5 3 3 3 3 17 5 5 5 5 5 25 23 5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 5 20 5 5 5 2 5 22 5 5 5 5 5 25 24 4 4 5 4 5 5 27 1 1 1 1 4 4 1 1 1 1 8 1 3 4 4 1 13 25 5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 5 20 5 5 5 2 5 22 5 5 5 5 5 25 26 5 5 5 4 5 5 29 4 3 3 5 15 5 3 3 3 3 17 5 5 5 5 5 25 27 5 5 4 4 5 5 28 3 1 5 1 10 3 1 2 4 4 14 5 5 5 5 5 25 28 5 4 1 3 4 1 18 5 1 5 1 12 5 1 3 1 2 12 4 5 5 5 5 24 29 5 5 5 4 5 4 28 4 4 5 4 17 5 4 4 3 5 21 5 5 5 5 5 25 30 5 4 5 3 4 2 23 1 1 1 1 4 3 1 1 2 3 10 4 5 5 5 5 24

(251) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 231 Life Kontekstual Workmanship No 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 1 5 5 4 5 5 24 4 5 5 3 5 5 27 4 3 4 5 3 5 24 2 5 3 2 5 5 20 5 5 3 3 3 2 21 5 5 5 5 5 5 30 3 4 2 4 5 2 17 5 1 5 1 5 5 22 5 1 1 5 4 5 21 4 2 2 1 2 5 12 1 2 5 1 1 1 11 1 1 1 1 2 2 8 5 5 4 3 1 5 18 2 3 3 1 2 3 14 4 5 1 5 4 5 24 6 4 4 4 3 4 19 4 4 4 1 4 3 20 3 3 4 4 4 4 22 7 3 3 3 3 4 16 5 4 4 4 4 4 25 4 4 5 4 5 3 25 8 4 4 5 4 5 22 5 5 5 4 5 5 29 5 5 4 5 4 5 28 9 5 5 5 5 4 24 3 3 4 3 3 3 19 4 3 3 3 4 4 21 10 3 4 4 5 5 21 5 4 5 4 5 4 27 4 5 4 5 5 5 28 11 1 4 2 1 4 12 2 5 5 3 4 5 24 5 1 4 5 5 4 24 12 2 2 2 2 5 13 5 5 5 5 4 5 29 2 2 5 5 2 5 21 13 4 5 5 5 5 24 4 4 5 4 4 5 26 5 4 3 3 5 3 23 14 3 3 3 4 5 18 4 4 4 5 5 4 26 4 4 4 5 5 5 27 15 4 5 4 3 5 21 5 5 5 5 5 5 30 5 4 5 5 5 5 29 16 5 5 5 3 5 23 5 5 5 5 5 5 30 5 4 5 5 5 4 28 17 3 3 4 5 5 20 4 4 5 5 5 5 28 5 5 4 3 5 3 25 18 5 4 3 5 4 21 5 4 5 4 3 3 24 5 3 5 3 5 4 25 19 4 5 3 5 4 21 4 4 5 4 5 4 26 4 3 5 4 4 4 24 20 1 2 2 3 5 13 4 4 4 4 4 4 24 4 3 4 4 5 3 23 21 4 4 4 4 5 21 4 4 4 4 5 4 25 4 4 4 4 4 4 24 22 4 4 4 4 5 21 5 4 5 5 5 3 27 5 4 4 4 5 5 27 23 5 5 5 5 5 25 5 2 5 2 2 2 18 2 2 2 2 2 2 12 24 1 1 1 2 5 10 1 2 1 2 1 1 8 1 1 1 1 1 1 6 25 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 5 5 5 30 26 4 5 3 3 5 20 5 5 5 5 5 5 30 3 3 4 4 5 3 22 27 1 4 1 1 1 8 5 5 5 3 3 3 24 3 4 3 3 5 1 19 28 1 1 1 1 5 9 4 4 5 4 4 1 22 3 1 1 4 5 5 19 29 5 5 4 4 5 23 4 5 5 3 3 5 25 4 5 4 5 5 5 28 30 3 4 1 1 3 12 5 4 5 5 5 4 28 3 1 2 3 3 2 14

(252) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 232 Lampiran 11 Output Validitas Uji Coba Kuesioner Kinerja Auto -education Correlations total total item1 item2 item3 item4 item5 item1 Pearson Correlation 1 Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation 30 .426* .019 30 .793** .000 30 .843** .000 30 .482** .007 30 .763** .000 30 .749** item2 item3 item4 item5 item6 .426* .793** .843** .482** .763** .749** .019 30 1 .000 30 .429* .018 30 1 .000 30 .017 .930 30 .493** .006 30 1 .007 30 .328 .077 30 .243 .195 30 .262 .162 30 1 .000 30 .260 .165 30 .620** .000 30 .639** .000 30 .421* .021 30 1 30 .279 .000 30 .188 .320 30 .615** .000 30 .675** .000 30 .011 .952 30 .279 .136 30 1 .136 30 30 30 .429* .018 30 .017 .930 30 .328 .077 30 .260 .165 30 .188 item6 Sig. (2-tailed) .000 .320 N 30 30 *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). 30 .493** .006 30 .243 .195 30 .620** .000 30 .615** .000 30 30 .262 .162 30 .639** .000 30 .675** 30 .421* .021 30 .011 .000 30 .952 30

(253) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 233 Menarik Correlations total item7 Pearson Correlation 1 total Sig. (2-tailed) N 30 Pearson Correlation .916** item7 Sig. (2-tailed) .000 N 30 Pearson Correlation .847** item8 Sig. (2-tailed) .000 N 30 Pearson Correlation .760** item9 Sig. (2-tailed) .000 N 30 Pearson Correlation .847** item10 Sig. (2-tailed) .000 N 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). item8 ** .916 .000 30 1 30 .716** .000 30 .650** .000 30 .741** .000 30 item9 ** .847 .000 30 .716** .000 30 1 30 .478** .008 30 .590** .001 30 item10 ** .847** .000 30 .741** .000 30 .590** .001 30 .526** .003 30 1 .760 .000 30 .650** .000 30 .478** .008 30 1 30 .526** .003 30 30 Bergradasi Correlations item11 item12 Pearson Correlation 1 .341 .829** total Sig. (2-tailed) .065 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .341 1 .159 item11 Sig. (2-tailed) .065 .402 N 30 30 30 Pearson Correlation .829** .159 1 item12 Sig. (2-tailed) .000 .402 N 30 30 30 Pearson Correlation .720** -.109 .491** item13 Sig. (2-tailed) .000 .567 .006 N 30 30 30 Pearson Correlation .916** .183 .692** item14 Sig. (2-tailed) .000 .333 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .871** .112 .650** item15 Sig. (2-tailed) .000 .555 .000 N 30 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). total item13 .720** .000 30 -.109 .567 30 .491** .006 30 1 30 .638** .000 30 .607** .000 30 item14 .916** .000 30 .183 .333 30 .692** .000 30 .638** .000 30 1 30 .846** .000 30 item15 .871** .000 30 .112 .555 30 .650** .000 30 .607** .000 30 .846** .000 30 1 30

(254) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 234 Auto-correction Correlations item16 item17 ** Pearson Correlation 1 .909 .712** total Sig. (2-tailed) .000 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .909** 1 .542** item16 Sig. (2-tailed) .000 .002 N 30 30 30 Pearson Correlation .712** .542** 1 item17 Sig. (2-tailed) .000 .002 N 30 30 30 Pearson Correlation .741** .696** .286 item18 Sig. (2-tailed) .000 .000 .125 N 30 30 30 Pearson Correlation .490** .352 .336 item19 Sig. (2-tailed) .006 .056 .069 N 30 30 30 Pearson Correlation .725** .701** .171 item20 Sig. (2-tailed) .000 .000 .365 N 30 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). total item18 .741** .000 30 .696** .000 30 .286 .125 30 1 30 -.033 .862 30 .786** .000 30 item19 .490** .006 30 .352 .056 30 .336 .069 30 -.033 .862 30 1 30 .101 .594 30 item20 .725** .000 30 .701** .000 30 .171 .365 30 .786** .000 30 .101 .594 30 1 30 Kontekstual Correlations total item21 item22 Pearson Correlation 1 .783** .811** total Sig. (2-tailed) .000 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .783** 1 .489** item21 Sig. (2-tailed) .000 .006 N 30 30 30 Pearson Correlation .811** .489** 1 item22 Sig. (2-tailed) .000 .006 N 30 30 30 Pearson Correlation .837** .595** .613** item23 Sig. (2-tailed) .000 .001 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .851** .530** .636** item24 Sig. (2-tailed) .000 .003 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .147 .016 .005 item25 Sig. (2-tailed) .440 .932 .981 N 30 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). item23 .837** .000 30 .595** .001 30 .613** .000 30 1 30 .633** .000 30 -.108 .569 30 item24 .851** .000 30 .530** .003 30 .636** .000 30 .633** .000 30 1 30 .101 .595 30 item25 .147 .440 30 .016 .932 30 .005 .981 30 -.108 .569 30 .101 .595 30 1 30

(255) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 235 Life Correlations total Pearson Correlation total item27 item28 item29 item30 item31 1 Sig. (2-tailed) N item26 item26 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N .852 item27 ** .000 .851 item28 ** .000 .631 item29 ** .000 .862 item30 ** .000 item31 ** .873** .000 .000 .846 30 30 30 30 30 30 30 .852** .000 30 .851** .000 30 .631** .000 30 .862** .000 30 .846** .000 30 .873** 1 30 .684** .000 30 .501** .005 30 .605** .000 30 .674** .000 30 .729** .684** .000 30 1 .501** .005 30 .432* .017 30 1 .605** .000 30 .680** .000 30 .438* .016 30 1 .674** .000 30 .742** .000 30 .386* .035 30 .661** .000 30 1 .729** .000 30 .627** .000 30 .488** .006 30 .814** .000 30 .633** .000 30 1 .000 .000 .000 .006 .000 .000 30 30 30 30 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). 30 .432* .017 30 .680** .000 30 .742** .000 30 .627** 30 .438* .016 30 .386* .035 30 .488** 30 .661** .000 30 .814** 30 .633** 30

(256) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 236 Workmanship total Pearson Correlation 1 total Sig. (2-tailed) N 30 Pearson Correlation .904** item32 Sig. (2-tailed) .000 N 30 Pearson Correlation .888** item33 Sig. (2-tailed) .000 N 30 Pearson Correlation .862** item34 Sig. (2-tailed) .000 N 30 Pearson Correlation .906** item35 Sig. (2-tailed) .000 N 30 Pearson Correlation .753** item36 Sig. (2-tailed) .000 N 30 Pearson Correlation .762** item37 Sig. (2-tailed) .000 N 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). Correlations item32 item33 .904** .888** .000 .000 30 30 1 .853** .000 30 30 .853** 1 .000 30 30 .754** .704** .000 .000 30 30 .804** .793** .000 .000 30 30 .594** .548** .001 .002 30 30 .567** .607** .001 .000 30 30 item34 .862** .000 30 .754** .000 30 .704** .000 30 1 30 .762** .000 30 .544** .002 30 .540** .002 30 item35 .906** .000 30 .804** .000 30 .793** .000 30 .762** .000 30 1 30 .587** .001 30 .626** .000 30 item36 .753** .000 30 .594** .001 30 .548** .002 30 .544** .002 30 .587** .001 30 1 30 .621** .000 30 item37 .762** .000 30 .567** .001 30 .607** .000 30 .540** .002 30 .626** .000 30 .621** .000 30 1 30

(257) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 237 Lampiran 12 Output Validitas Uji Coba Kuesioner Kepentingan Auto -education Correlations item1 item2 Pearson Correlation 1 .364* .518** total Sig. (2-tailed) .048 .003 N 30 30 30 Pearson Correlation .364* 1 .367* item1 Sig. (2-tailed) .048 .046 N 30 30 30 Pearson Correlation .518** .367* 1 item2 Sig. (2-tailed) .003 .046 N 30 30 30 Pearson Correlation .735** -.016 .097 item3 Sig. (2-tailed) .000 .932 .612 N 30 30 30 Pearson Correlation .362* .142 .251 item4 Sig. (2-tailed) .050 .455 .181 N 30 30 30 Pearson Correlation .704** .220 .351 item5 Sig. (2-tailed) .000 .244 .057 N 30 30 30 Pearson Correlation .883** .105 .281 item6 Sig. (2-tailed) .000 .580 .133 N 30 30 30 *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). total item3 .735** .000 30 -.016 .932 30 .097 .612 30 1 30 .012 .951 30 .341 .065 30 .730** .000 30 item4 .362* .050 30 .142 .455 30 .251 .181 30 .012 .951 30 1 30 .100 .601 30 .157 .408 30 item5 .704** .000 30 .220 .244 30 .351 .057 30 .341 .065 30 .100 .601 30 1 30 .580** .001 30 item6 .883** .000 30 .105 .580 30 .281 .133 30 .730** .000 30 .157 .408 30 .580** .001 30 1 30

(258) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 238 Menarik Correlations total item7 Pearson Correlation 1 .803** total Sig. (2-tailed) .000 N 30 30 Pearson Correlation .803** 1 item7 Sig. (2-tailed) .000 N 30 30 Pearson Correlation .866** .645** item8 Sig. (2-tailed) .000 .000 N 30 30 Pearson Correlation .619** .384* item9 Sig. (2-tailed) .000 .036 N 30 30 Pearson Correlation .766** .430* item10 Sig. (2-tailed) .000 .018 N 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). item8 .866** .000 30 .645** .000 30 1 30 .339 .067 30 .619** .000 30 item9 .619** .000 30 .384* .036 30 .339 .067 30 1 30 .255 .173 30 item10 .766** .000 30 .430* .018 30 .619** .000 30 .255 .173 30 1 30 Bergradasi Correlations item11 item12 Pearson Correlation 1 .516** .881** total Sig. (2-tailed) .004 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .516** 1 .420* item11 Sig. (2-tailed) .004 .021 N 30 30 30 Pearson Correlation .881** .420* 1 item12 Sig. (2-tailed) .000 .021 N 30 30 30 Pearson Correlation .904** .474** .773** item13 Sig. (2-tailed) .000 .008 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .568** .026 .447* item14 Sig. (2-tailed) .001 .891 .013 N 30 30 30 Pearson Correlation .749** .088 .515** item15 Sig. (2-tailed) .000 .644 .004 N 30 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). total item13 .904** .000 30 .474** .008 30 .773** .000 30 1 30 .289 .122 30 .700** .000 30 item14 .568** .001 30 .026 .891 30 .447* .013 30 .289 .122 30 1 30 .335 .071 30 item15 .749** .000 30 .088 .644 30 .515** .004 30 .700** .000 30 .335 .071 30 1 30

(259) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 239 Auto-correction Correlations item16 item17 ** Pearson Correlation 1 .763 .654** total Sig. (2-tailed) .000 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .763** 1 .363* item16 Sig. (2-tailed) .000 .049 N 30 30 30 Pearson Correlation .654** .363* 1 item17 Sig. (2-tailed) .000 .049 N 30 30 30 Pearson Correlation .553** .315 .515** item18 Sig. (2-tailed) .002 .090 .004 N 30 30 30 Pearson Correlation .631** .205 .210 item19 Sig. (2-tailed) .000 .278 .266 N 30 30 30 Pearson Correlation .783** .462* .388* item20 Sig. (2-tailed) .000 .010 .034 N 30 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). total item18 .553** .002 30 .315 .090 30 .515** .004 30 1 30 .190 .316 30 .144 .446 30 item19 .631** .000 30 .205 .278 30 .210 .266 30 .190 .316 30 1 30 .566** .001 30 item20 .783** .000 30 .462* .010 30 .388* .034 30 .144 .446 30 .566** .001 30 1 30 Kontekstual Correlations total item21 item22 Pearson Correlation 1 .888** .740** total Sig. (2-tailed) .000 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .888** 1 .689** item21 Sig. (2-tailed) .000 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .740** .689** 1 item22 Sig. (2-tailed) .000 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .908** .740** .652** item23 Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .808** .641** .378* item24 Sig. (2-tailed) .000 .000 .039 N 30 30 30 Pearson Correlation .396* .210 .028 item25 Sig. (2-tailed) .030 .265 .883 N 30 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). item23 .908** .000 30 .740** .000 30 .652** .000 30 1 30 .710** .000 30 .269 .150 30 item24 .808** .000 30 .641** .000 30 .378* .039 30 .710** .000 30 1 30 .212 .260 30 item25 .396* .030 30 .210 .265 30 .028 .883 30 .269 .150 30 .212 .260 30 1 30

(260) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 240 Life Correlations item26 item27 ** Pearson Correlation 1 .762 .726** total Sig. (2-tailed) .000 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .762** 1 .426* item26 Sig. (2-tailed) .000 .019 N 30 30 30 Pearson Correlation .726** .426* 1 item27 Sig. (2-tailed) .000 .019 N 30 30 30 Pearson Correlation .655** .509** .319 item28 Sig. (2-tailed) .000 .004 .086 N 30 30 30 Pearson Correlation .812** .547** .634** item29 Sig. (2-tailed) .000 .002 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .876** .628** .486** item30 Sig. (2-tailed) .000 .000 .006 N 30 30 30 Pearson Correlation .791** .432* .503** item31 Sig. (2-tailed) .000 .017 .005 N 30 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). total item28 .655** .000 30 .509** .004 30 .319 .086 30 1 30 .365* .047 30 .509** .004 30 .482** .007 30 item29 .812** .000 30 .547** .002 30 .634** .000 30 .365* .047 30 1 30 .665** .000 30 .477** .008 30 item30 .876** .000 30 .628** .000 30 .486** .006 30 .509** .004 30 .665** .000 30 1 30 .723** .000 30 item31 .791** .000 30 .432* .017 30 .503** .005 30 .482** .007 30 .477** .008 30 .723** .000 30 1 30

(261) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 241 Workmanship Correlations item32 item33 ** Pearson Correlation 1 .850 .758** total Sig. (2-tailed) .000 .000 N 30 30 30 Pearson Correlation .850** 1 .563** item32 Sig. (2-tailed) .000 .001 N 30 30 30 Pearson Correlation .758** .563** 1 item33 Sig. (2-tailed) .000 .001 N 30 30 30 Pearson Correlation .739** .515** .541** item34 Sig. (2-tailed) .000 .004 .002 N 30 30 30 Pearson Correlation .831** .628** .450* item35 Sig. (2-tailed) .000 .000 .013 N 30 30 30 Pearson Correlation .785** .768** .569** item36 Sig. (2-tailed) .000 .000 .001 N 30 30 30 Pearson Correlation .745** .574** .376* item37 Sig. (2-tailed) .000 .001 .040 N 30 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). total item34 .739** .000 30 .515** .004 30 .541** .002 30 1 30 .506** .004 30 .483** .007 30 .366* .046 30 item35 .831** .000 30 .628** .000 30 .450* .013 30 .506** .004 30 1 30 .532** .002 30 .836** .000 30 item36 .785** .000 30 .768** .000 30 .569** .001 30 .483** .007 30 .532** .002 30 1 30 .391* .032 30 item37 .745** .000 30 .574** .001 30 .376* .040 30 .366* .046 30 .836** .000 30 .391* .032 30 1 30

(262) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 242 Lampiran 13 Output Reliabilitas Uji Coba Kuesioner Kinerja Auto -education Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha N of Items Based on Standardized Items .761 .775 Scale Mean if Item Deleted item1 item2 item3 item4 item5 item6 21.87 22.03 22.53 22.10 21.93 22.37 6 Item-Total Statistics Scale Variance Corrected Itemif Item Deleted Total Correlation 9.016 .275 7.620 .710 5.292 .666 8.645 .310 7.375 .651 6.516 .559 Squared Multiple Correlation .338 .677 .761 .287 .707 .733 Cronbach's Alpha if Item Deleted .774 .693 .688 .769 .695 .713 Menarik Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha N of Items Based on Standardized Items .865 .866 Scale Mean if Item Deleted item7 item8 item9 item10 11.23 11.70 11.03 11.53 4 Item-Total Statistics Scale Variance Corrected Itemif Item Deleted Total Correlation 11.633 .848 12.424 .687 14.516 .620 12.189 .721 Squared Multiple Correlation .720 .520 .427 .560 Cronbach's Alpha if Item Deleted .771 .841 .865 .826

(263) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 243 Bergradasi Reliability Statistics Cronbach's Cronbach's Alpha Alpha Based on N of Items Standardized Items .879 .883 4 Item-Total Statistics Scale Mean if Scale Variance if Corrected Item- Squared Multiple Cronbach's Alpha Item Deleted Item Deleted Total Correlation Correlation if Item Deleted item12 11.37 10.447 .684 .495 .871 item13 11.27 11.651 .636 .425 .883 item14 11.63 9.964 .849 .768 .800 item15 11.13 11.154 .815 .730 .821 Item-Total Statistics Scale Variance Corrected Itemif Item Deleted Total Correlation 3.333 .840 3.490 .447 3.752 .564 4.599 .254 4.075 .583 Squared Multiple Correlation .732 .397 .708 .293 .701 Cronbach's Alpha if Item Deleted .586 .749 .687 .788 .690 Auto-correction Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha N of Items Based on Standardized Items .750 .765 Scale Mean if Item Deleted item16 item17 item18 item19 item20 18.33 18.40 18.20 18.23 18.17 5

(264) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 244 Kontekstual Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha N of Items Based on Standardized Items .848 .848 Scale Mean if Item Deleted item21 item22 item23 item24 11.53 11.47 11.80 11.90 4 Item-Total Statistics Scale Variance Corrected Itemif Item Deleted Total Correlation 11.085 .622 11.016 .682 10.028 .733 10.369 .711 Squared Multiple Correlation .400 .484 .538 .517 Cronbach's Alpha if Item Deleted .834 .810 .786 .796 Squared Multiple Correlation .660 .653 .291 .727 .628 .756 Cronbach's Alpha if Item Deleted .880 .880 .914 .880 .884 .876 Life Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha N of Items Based on Standardized Items .904 .902 Scale Mean if Item Deleted item26 item27 item28 item29 item30 item31 20.70 20.87 20.53 20.83 20.90 20.50 6 Item-Total Statistics Scale Variance Corrected Itemif Item Deleted Total Correlation 20.700 .777 20.947 .779 24.533 .517 19.868 .783 19.886 .757 20.810 .812

(265) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 245 Workmanship Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha N of Items Based on Standardized Items .920 .921 Scale Mean if Item Deleted item32 item33 item34 item35 item36 item37 20.20 20.33 20.40 20.37 19.83 19.70 6 Item-Total Statistics Scale Variance Corrected Itemif Item Deleted Total Correlation 28.648 .857 29.264 .835 27.421 .780 27.689 .854 32.006 .658 32.493 .677 Squared Multiple Correlation .796 .769 .642 .746 .481 .511 Cronbach's Alpha if Item Deleted .894 .898 .907 .894 .920 .918

(266) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 246 Lampiran 14 Output Reliabilitas Uji Coba Kuesioner Kepentingan Auto -education Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha N of Items Based on Standardized Items .675 .664 Scale Mean if Item Deleted item1 item2 item3 item4 item5 item6 21.33 21.43 21.93 21.63 21.50 22.17 6 Item-Total Statistics Scale Variance Corrected Itemif Item Deleted Total Correlation 9.678 .189 9.151 .374 6.478 .487 9.620 .167 7.776 .549 5.040 .728 Squared Multiple Correlation .154 .256 .561 .090 .394 .676 Cronbach's Alpha if Item Deleted .689 .651 .607 .696 .590 .477 Menarik Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha N of Items Based on Standardized Items .768 .763 Scale Mean if Item Deleted item7 item8 item9 item10 10.87 11.03 10.50 10.90 4 Item-Total Statistics Scale Variance Corrected Itemif Item Deleted Total Correlation 11.499 .631 9.964 .715 14.121 .386 11.679 .557 Squared Multiple Correlation .447 .562 .164 .386 Cronbach's Alpha if Item Deleted .679 .624 .797 .719

(267) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 247 Bergradasi Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha N of Items Based on Standardized Items .813 .806 4 Item-Total Statistics Scale Mean if Scale Variance if Corrected Item- Squared Multiple Cronbach's Alpha Item Deleted Item Deleted Total Correlation Correlation if Item Deleted item12 10.53 9.775 .736 .660 .712 item13 10.50 9.845 .765 .735 .697 item14 10.73 13.720 .406 .250 .855 item15 10.13 11.085 .638 .519 .762 Item-Total Statistics Scale Variance Corrected Itemif Item Deleted Total Correlation 4.533 .475 6.478 .506 6.792 .375 6.092 .412 5.059 .597 Squared Multiple Correlation .293 .376 .321 .347 .498 Cronbach's Alpha if Item Deleted .662 .642 .679 .663 .578 Auto-correction Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha N of Items Based on Standardized Items .696 .716 Scale Mean if Item Deleted item16 item17 item18 item19 item20 18.47 18.07 17.97 18.33 18.10 5

(268) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 248 Kontekstual Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha N of Items Based on Standardized Items .873 item21 item22 item23 item24 .874 Scale Mean if Item Deleted 10.43 10.20 10.70 10.47 4 Item-Total Statistics Scale Variance if Corrected ItemSquared Multiple Cronbach's Alpha Item Deleted Total Correlation Correlation if Item Deleted 12.392 .810 .666 .804 14.855 .637 .560 .872 12.562 .832 .696 .797 13.223 .653 .572 .871 Life Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha N of Items Based on Standardized Items .864 .864 Scale Mean if Item Deleted item26 item27 item28 item29 item30 item31 19.83 19.97 19.43 20.40 20.00 20.20 6 Item-Total Statistics Scale Variance Corrected Itemif Item Deleted Total Correlation 21.937 .644 23.068 .610 24.875 .546 20.248 .696 20.069 .804 20.717 .668 Squared Multiple Correlation .480 .464 .349 .587 .709 .583 Cronbach's Alpha if Item Deleted .843 .849 .860 .834 .813 .840

(269) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 249 Workmanship Reliability Statistics Cronbach's Cronbach's Alpha Alpha Based on N of Items Standardized Items .871 .876 6 Item-Total Statistics Scale Mean if Scale Variance Corrected Item- Squared Cronbach's Item Deleted if Item Deleted Total Multiple Alpha if Item Correlation Correlation Deleted item32 18.83 25.178 .778 .693 .831 item33 19.43 24.944 .622 .434 .859 item34 19.17 25.454 .599 .409 .863 item35 18.73 25.513 .751 .767 .836 item36 18.50 26.397 .690 .642 .846 item37 18.83 26.144 .624 .728 .857

(270) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 250 Lampiran 15 Contoh Jawaban Responden (Siswa) pada Kuesioner Kinerja

(271) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 251

(272) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 252

(273) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 253

(274) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 254

(275) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 255 Lampiran 16 Contoh Jawaban Responden (Siswa) pada Kuesioner Kepentingan

(276) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 256

(277) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 257

(278) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 258

(279) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 259

(280) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 260 Lampiran 17 Contoh Jawaban Responden (Guru) pada Kuesioner Kinerja

(281) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 261

(282) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 262

(283) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 263 Lampiran 18 Contoh Jawaban Responden (Guru) pada Kuesioner Kepentingan

(284) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 264

(285) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 265

(286) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 266 Lampiran 19 Data Mentah Hasil Kuesioner Kinerja pada Responden (Siswa) No No Item No Item No Item No Item Auto education Menarik Gradasi Auto corection 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 1 5 5 3 5 5 23 3 5 4 12 3 4 4 4 15 3 4 4 5 4 20 2 5 5 5 5 5 25 2 4 3 9 4 4 2 4 14 4 4 4 4 4 20 3 5 5 4 5 3 22 3 4 2 9 4 5 3 3 15 4 5 5 4 3 21 4 3 3 4 3 4 17 2 2 4 8 4 3 3 3 13 4 5 5 4 3 21 5 5 4 5 4 5 23 4 5 4 13 5 4 5 4 18 5 4 5 4 5 23 6 5 5 4 4 5 23 5 3 2 10 1 1 1 1 4 1 5 4 1 5 16 7 4 4 4 4 4 20 4 3 3 10 3 4 4 4 15 4 4 4 4 4 20 8 4 4 3 4 3 18 4 3 4 11 4 4 4 4 16 4 4 5 5 5 23 9 5 5 4 5 4 23 4 4 3 11 4 5 4 5 18 5 4 4 4 4 21 10 5 5 4 3 4 21 3 4 2 9 5 5 5 5 20 4 5 5 4 5 23 11 5 5 3 5 4 22 3 3 3 9 3 4 4 4 15 5 5 5 5 4 24 12 5 5 4 5 4 23 3 2 3 8 2 3 3 3 11 3 4 5 4 3 19 13 5 4 2 4 2 17 2 3 3 8 3 4 3 4 14 4 5 5 5 4 23 14 4 3 2 3 3 15 5 5 4 14 5 5 3 5 18 4 3 4 4 2 17 15 5 5 5 5 5 25 5 5 4 14 5 5 4 5 19 4 4 4 5 4 21 16 3 3 3 3 3 15 5 5 4 14 4 5 4 4 17 3 3 3 3 3 15 17 5 5 3 5 4 22 5 2 2 9 3 4 5 4 16 4 5 4 1 4 18 18 5 4 5 4 5 23 4 5 2 11 2 5 2 3 12 2 5 4 5 5 21 19 5 4 2 5 3 19 3 3 3 9 5 4 4 4 17 5 4 5 4 5 23 20 4 5 4 4 3 20 3 4 3 10 3 4 3 4 14 4 4 4 4 3 19 21 5 5 4 5 4 23 3 3 5 11 3 5 3 3 14 5 5 5 5 5 25 22 3 3 3 3 3 15 3 3 3 9 4 4 4 4 16 4 4 5 4 3 20 23 5 5 4 4 4 22 4 4 4 12 4 4 4 4 16 4 5 5 5 4 23 24 5 4 1 5 1 16 1 2 1 4 3 2 3 3 11 4 4 5 5 5 23 25 5 5 4 5 4 23 4 3 4 11 3 3 3 3 12 3 5 5 5 5 23 26 5 5 2 4 1 17 4 4 3 11 2 4 4 3 13 3 5 5 2 4 19 27 4 4 3 5 3 19 4 4 4 12 4 5 3 4 16 4 5 4 5 4 22 28 5 5 5 4 5 24 3 3 4 10 5 4 5 5 19 5 5 4 4 5 23 29 5 4 4 5 4 22 4 4 4 12 5 4 4 5 18 5 4 5 3 5 22 30 5 4 5 5 4 23 4 4 3 11 5 5 5 5 20 5 4 3 5 5 22 31 3 3 3 3 3 15 3 3 3 9 3 4 4 3 14 3 3 3 4 4 17 32 5 5 5 4 5 24 4 4 3 11 4 4 3 4 15 4 3 5 4 3 19 33 5 5 4 5 4 23 2 3 1 6 3 3 2 3 11 4 4 4 4 4 20

(287) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 267 No No Item No Item No Item No Item Auto education Menarik Gradasi Auto corection 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 34 5 3 3 4 3 18 5 5 5 15 5 4 4 5 18 2 5 5 1 5 18 35 5 4 3 4 3 19 5 5 5 15 5 5 5 5 20 5 5 4 4 1 19 36 5 5 3 5 4 22 3 3 4 10 3 5 4 4 16 5 4 4 4 5 22 37 5 4 5 4 4 22 3 3 4 10 3 4 3 5 15 1 2 4 5 3 15 38 4 5 4 5 5 23 3 4 4 11 5 4 4 4 17 1 5 4 3 4 17 39 5 4 4 5 5 23 4 4 4 12 3 4 4 4 15 4 5 4 4 5 22 40 5 5 5 5 4 24 4 4 4 12 2 3 3 3 11 4 3 4 1 3 15 41 4 5 4 4 4 21 5 5 3 13 4 3 3 5 15 2 1 5 2 4 14 42 4 4 3 4 4 19 3 3 3 9 3 3 3 3 12 4 4 4 4 4 20 43 5 4 4 5 4 22 4 3 4 11 3 3 4 4 14 5 5 4 4 4 22 44 5 5 5 4 5 24 5 5 5 15 4 5 5 5 19 5 4 5 5 4 23 45 4 4 4 4 3 19 3 3 4 10 4 3 3 3 13 4 4 4 4 4 20 46 5 5 4 5 4 23 4 4 4 12 4 3 4 3 14 5 5 5 4 5 24 47 4 4 4 4 5 21 4 4 3 11 4 4 1 1 10 3 2 3 2 2 12 48 5 5 1 5 2 18 5 5 2 12 5 1 5 5 16 5 5 5 5 5 25 49 5 5 3 5 3 21 3 3 3 9 3 3 3 3 12 4 4 5 5 3 21 50 5 4 4 5 4 22 4 5 4 13 3 5 3 4 15 1 5 5 4 4 19 51 4 4 3 4 5 20 4 2 4 10 3 4 4 4 15 4 5 4 4 5 22 52 5 4 5 5 4 23 4 5 1 10 3 5 5 3 16 4 5 4 3 4 20 53 4 3 3 4 4 18 1 3 3 7 3 3 4 4 14 5 5 4 4 4 22 54 5 5 1 4 1 16 2 3 1 6 3 2 3 2 10 2 4 4 4 4 18 55 4 4 5 4 4 21 3 2 5 10 4 5 4 5 18 5 4 4 4 4 21 56 5 5 5 5 4 24 4 4 3 11 4 4 4 3 15 3 5 3 4 4 19 57 5 4 4 4 3 20 2 1 1 4 2 2 2 3 9 4 5 4 4 1 18 58 5 4 4 5 5 23 5 5 4 14 5 4 3 4 16 4 5 5 2 5 21 59 5 4 5 5 4 23 5 5 5 15 4 5 5 4 18 4 5 4 5 4 22 60 5 5 4 5 3 22 3 5 5 13 2 4 5 2 13 3 5 5 1 5 19 61 5 5 4 5 3 22 4 5 3 12 3 4 3 2 12 1 5 5 4 5 20 62 5 5 4 5 4 23 5 4 5 14 4 5 4 5 18 5 5 5 4 5 24 63 5 5 5 5 5 25 4 4 4 12 3 3 3 3 12 4 4 4 4 5 21 64 5 5 1 4 1 16 4 5 3 12 4 2 1 1 8 5 5 5 4 3 22 65 5 5 3 4 3 20 4 4 3 11 4 4 3 3 14 4 4 5 4 4 21 66 5 5 5 5 5 25 5 5 4 14 4 4 4 5 17 5 5 5 3 4 22 67 4 4 5 4 3 20 2 3 1 6 3 4 4 3 14 3 5 4 4 5 21 68 5 5 1 5 3 19 5 5 1 11 5 5 5 5 20 1 5 5 5 5 21

(288) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 268 No No Item No Item No Item No Item Auto education Menarik Gradasi Auto corection 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 69 5 5 5 5 1 21 2 3 5 10 5 1 1 5 12 5 5 4 1 1 16 70 5 4 4 4 5 22 3 2 1 6 2 2 3 5 12 2 3 4 2 5 16 71 4 5 4 5 4 22 3 1 3 7 1 5 3 4 13 5 5 5 4 3 22 72 5 5 4 4 3 21 2 1 2 5 2 3 3 3 11 4 4 3 5 3 19 73 5 5 5 4 2 21 2 2 4 8 2 2 3 5 12 2 4 5 4 4 19 74 5 5 4 5 4 23 3 4 5 12 5 5 5 5 20 5 5 4 5 4 23 75 4 4 5 4 5 22 1 2 1 4 2 1 1 2 6 4 3 3 4 5 19 76 5 5 5 4 5 24 1 1 1 3 1 1 1 1 4 5 5 5 5 5 25 77 5 5 5 5 5 25 4 4 4 12 4 4 4 4 16 5 5 5 5 5 25 78 5 3 4 5 5 22 2 2 1 5 1 5 1 5 12 5 5 4 5 3 22 79 5 5 4 5 4 23 3 3 3 9 4 5 1 4 14 5 5 5 5 5 25 80 5 5 1 5 1 17 1 1 1 3 1 1 1 1 4 1 5 5 1 5 17 No Item No Item No Item Kontesktual Daya Tahan Workmanship No 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 1 4 3 4 5 16 5 4 5 4 4 5 27 4 4 4 4 4 5 25 2 4 2 2 2 10 2 2 4 4 4 2 18 5 4 4 4 4 4 25 3 3 2 2 3 10 2 3 4 2 2 5 18 1 3 2 2 5 4 17 4 5 3 2 5 15 1 3 5 5 2 5 21 1 3 4 2 2 2 14 5 4 5 4 5 18 4 5 4 5 4 5 27 4 5 4 5 4 5 27 6 2 1 1 5 9 4 5 4 4 5 4 26 1 1 5 1 5 1 14 7 4 4 4 4 16 4 3 3 4 3 3 20 3 4 4 4 3 3 21 8 3 4 3 4 14 4 3 4 4 4 3 22 4 4 3 4 4 4 23 9 5 4 4 4 17 4 5 5 5 5 4 28 5 3 5 4 5 4 26 10 2 1 4 4 11 5 4 5 4 3 4 25 4 5 5 5 3 5 27 11 3 3 3 3 12 3 3 4 4 3 3 20 3 4 3 2 1 3 16 12 3 3 3 3 12 3 3 3 3 4 4 20 4 3 3 3 4 3 20 13 5 4 4 4 17 2 2 4 4 3 4 19 3 3 3 3 3 3 18 14 5 5 5 5 20 5 4 5 4 5 4 27 3 3 1 1 4 5 17 15 3 3 3 5 14 5 4 5 5 4 5 28 5 4 4 5 4 4 26 16 4 2 2 4 12 4 4 3 3 4 4 22 2 4 3 3 3 3 18 17 4 3 3 4 14 3 2 4 4 3 5 21 1 3 2 3 4 3 16

(289) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 269 No Item No Item No Item Kontesktual Daya Tahan Workmanship No 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 18 4 2 1 2 9 2 2 2 2 2 2 12 3 2 2 2 2 2 13 19 5 4 4 4 17 4 5 4 4 4 4 25 4 3 4 4 4 3 22 20 4 3 5 3 15 4 4 3 3 4 4 22 3 1 3 3 4 3 17 21 5 5 5 5 20 5 4 5 3 5 3 25 3 3 5 5 5 3 24 22 5 4 3 4 16 5 3 4 5 5 3 25 4 3 3 3 4 3 20 23 4 4 4 4 16 5 5 5 5 4 5 29 4 5 4 5 5 5 28 24 1 2 3 4 10 3 2 4 2 2 5 18 3 1 2 3 4 3 16 25 4 3 3 1 11 4 4 4 4 4 5 25 3 2 3 3 4 4 19 26 2 1 3 4 10 5 4 5 1 5 4 24 5 2 2 4 5 4 22 27 3 3 3 4 13 2 4 4 3 4 4 21 2 2 2 1 3 3 13 28 5 5 5 5 20 5 5 5 5 4 5 0 5 5 5 5 5 5 30 29 4 4 5 5 18 4 5 4 5 4 5 27 4 5 4 4 5 4 26 30 2 5 4 5 16 3 5 5 4 5 4 26 5 4 5 4 5 4 27 31 4 4 4 3 15 3 4 4 5 4 4 24 4 4 5 3 4 5 25 32 3 3 4 5 15 4 3 5 4 4 5 25 4 3 4 4 5 5 25 33 3 1 1 3 8 2 2 4 2 2 2 14 2 3 1 1 3 2 12 34 3 3 4 4 14 3 3 5 5 5 4 25 3 5 2 1 5 5 21 35 4 4 4 1 13 5 3 5 5 5 4 27 3 3 1 5 5 5 22 36 4 5 4 4 17 5 3 4 4 4 3 23 3 3 4 5 4 4 23 37 5 3 3 5 16 4 3 4 4 3 3 21 4 3 3 2 3 3 18 38 4 3 5 4 16 4 2 4 5 5 3 23 3 2 2 1 3 4 15 39 4 4 4 1 13 4 3 4 4 4 4 23 4 2 2 4 3 4 19 40 3 3 3 3 12 3 4 4 4 3 3 21 3 3 3 4 3 4 20 41 5 3 3 4 15 4 4 5 4 3 5 25 5 5 4 5 2 4 25 42 4 4 3 3 14 3 4 3 4 4 4 22 4 3 4 3 3 3 20 43 5 5 4 4 18 4 3 4 5 5 5 26 4 3 3 4 5 4 23 44 4 3 4 3 14 5 5 5 5 5 5 30 5 4 5 5 4 4 27 45 3 4 3 4 14 4 4 4 4 4 4 24 4 3 4 4 4 4 23 46 3 4 3 4 14 4 4 4 4 4 4 24 4 4 3 4 5 5 25 47 5 5 5 5 20 5 5 5 5 5 5 30 2 2 2 3 3 3 15 48 5 5 5 5 20 5 5 5 5 5 5 30 1 5 5 5 1 5 22 49 3 3 3 3 12 3 3 5 3 4 4 22 4 3 4 3 3 3 20 50 5 4 5 4 18 4 4 4 4 5 4 25 5 4 4 1 5 2 21 51 5 5 5 4 19 5 4 4 4 4 4 25 5 4 4 4 5 5 27 52 5 4 3 3 15 5 4 4 4 4 4 25 3 4 3 3 3 4 20

(290) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 270 No Item No Item No Item Kontesktual Daya Tahan Workmanship No 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 53 3 4 3 4 14 4 3 4 4 3 3 21 3 4 4 4 3 3 21 54 3 4 4 3 14 5 4 3 3 4 4 23 4 4 4 5 5 1 23 55 5 5 5 1 16 5 1 3 4 1 4 18 1 3 3 4 5 4 20 56 3 4 4 4 15 4 3 3 4 4 4 22 3 4 3 5 5 5 25 57 4 4 5 4 17 4 5 5 5 4 5 28 5 2 5 4 4 3 23 58 5 2 5 5 17 5 5 4 1 5 5 25 5 5 5 5 5 5 30 59 4 4 5 4 17 4 5 4 5 3 4 25 4 5 4 4 5 4 26 60 5 5 5 5 20 5 4 5 5 4 4 27 5 5 5 4 4 5 28 61 4 4 2 5 15 5 3 2 4 5 3 22 1 2 3 4 5 3 18 62 4 3 4 4 15 5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 5 5 5 30 63 5 5 4 4 18 4 5 5 5 5 5 29 5 5 5 5 5 5 30 64 2 3 1 5 11 5 5 4 4 4 4 26 5 3 4 4 5 5 26 65 3 4 3 4 14 4 4 4 4 4 4 24 4 4 4 4 4 4 24 66 4 4 4 5 17 5 5 5 5 4 4 28 4 4 4 4 4 4 24 67 4 4 2 4 14 5 5 5 5 4 4 28 5 5 5 1 5 4 25 68 3 3 3 5 14 5 5 4 5 5 4 28 3 3 5 1 1 1 14 69 1 1 1 1 4 5 1 5 3 3 3 20 1 1 5 5 1 1 14 70 1 4 2 1 8 1 1 1 1 1 1 6 1 5 2 4 2 1 15 71 3 1 3 2 9 4 3 4 3 2 1 17 3 3 4 3 3 2 18 72 2 3 4 4 13 3 2 4 4 5 1 19 5 4 3 5 5 2 24 73 4 4 2 1 11 4 4 4 4 3 3 22 3 4 2 4 4 4 21 74 3 5 4 3 15 3 3 3 3 3 3 18 3 3 3 5 5 5 24 75 4 4 1 1 10 1 2 3 2 1 2 11 2 1 4 1 1 1 10 76 1 1 2 5 9 5 5 5 5 5 5 30 5 1 5 5 5 3 24 77 5 4 4 4 17 5 4 4 5 4 4 26 4 4 5 4 5 4 26 78 1 1 1 1 4 3 1 1 1 2 2 10 3 2 3 5 5 5 23 79 1 1 2 3 7 5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 5 5 4 29 80 1 1 1 1 4 1 1 1 1 1 1 6 1 1 1 1 1 1 6

(291) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 271 Lampiran 20 Data Mentah Hasil Kuesioner Kepentingan pada Responden (Siswa) No No Item No Item No Item No Item Auto education Menarik Gradasi Auto corection 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 1 5 5 4 4 5 23 4 4 5 13 5 5 4 4 18 4 3 5 4 5 21 2 4 5 5 4 4 22 3 3 3 9 5 5 3 5 18 5 5 4 5 5 24 3 5 5 4 5 5 24 4 4 3 11 3 5 4 5 17 3 5 5 4 3 20 4 4 3 3 3 4 17 4 4 3 11 4 5 3 4 16 5 5 5 4 4 23 5 5 4 5 4 3 21 3 4 5 12 4 5 4 5 18 4 4 4 4 5 21 6 5 5 5 4 4 23 1 1 2 4 1 2 1 1 5 2 5 4 2 4 17 7 4 4 4 4 4 20 4 3 4 11 3 4 4 4 15 4 4 4 4 4 20 8 5 4 4 5 4 22 4 4 4 12 3 5 4 5 17 5 5 4 4 5 23 9 5 4 4 5 4 22 4 4 3 11 4 5 4 5 18 4 4 5 5 5 23 10 5 5 4 5 5 24 4 4 3 11 5 5 4 5 19 5 5 5 4 5 24 11 5 5 4 5 4 23 4 4 4 12 4 5 4 5 18 5 5 5 5 4 24 12 5 4 3 4 5 21 3 2 2 7 2 3 2 3 10 3 4 5 3 3 18 13 5 4 2 4 3 18 3 4 3 10 3 3 4 3 13 1 5 5 4 5 20 14 5 4 2 4 3 18 5 5 3 13 5 5 3 5 18 4 4 4 4 3 19 15 5 5 5 5 5 25 5 5 5 15 4 5 4 5 18 4 4 5 4 4 21 16 5 3 4 4 4 20 5 4 4 13 5 5 4 5 19 3 3 4 3 2 15 17 5 5 4 5 4 23 3 4 3 10 4 5 4 3 16 5 5 5 5 3 23 18 5 4 2 3 5 19 2 2 2 6 2 5 2 2 11 3 4 5 3 4 19 19 4 5 2 5 2 18 5 4 5 14 4 5 4 4 17 5 4 5 5 5 24 20 4 5 4 5 3 21 2 2 3 7 2 4 4 3 13 2 4 4 3 2 15 21 5 4 3 5 3 20 3 3 3 9 3 5 3 3 14 5 5 5 5 5 25 22 5 4 3 4 3 19 3 2 3 8 3 4 2 3 12 4 5 4 2 2 17 23 5 4 4 4 4 21 3 3 3 9 5 5 4 5 19 4 5 5 5 4 23 24 5 4 2 5 2 18 1 1 1 3 1 1 2 5 9 4 5 5 5 4 23 25 5 5 5 5 5 25 5 5 5 15 4 4 4 4 16 5 5 5 5 5 25 26 5 4 2 5 1 17 4 4 2 10 4 5 2 4 15 1 5 5 1 5 17 27 5 5 3 4 4 21 4 4 3 11 4 4 3 4 15 5 4 5 4 5 23 28 5 5 4 5 5 24 4 5 5 14 5 5 5 4 19 5 5 5 5 5 25 29 5 5 4 5 4 23 5 5 5 15 5 4 4 4 17 5 5 3 4 5 22 30 5 4 5 4 4 22 3 4 4 11 5 5 5 4 19 5 5 5 4 5 24 31 3 3 4 3 4 17 5 5 4 14 3 5 4 5 17 3 4 4 5 5 21 32 5 5 5 3 3 21 5 5 5 15 4 5 4 5 18 4 3 4 3 3 17 33 5 5 4 4 4 22 2 2 3 7 2 3 2 2 9 4 5 5 4 4 22

(292) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 272 34 5 3 2 5 2 17 5 5 4 14 5 5 4 5 19 1 5 5 1 5 17 35 5 5 3 5 5 23 5 5 4 14 4 5 4 4 17 5 4 5 4 1 19 36 5 5 4 3 5 22 5 4 4 13 4 4 3 3 14 5 5 5 5 4 24 37 5 5 4 4 3 21 4 3 2 9 4 3 3 4 14 5 3 4 1 4 17 38 4 5 3 5 5 22 3 3 5 11 4 5 3 4 16 1 5 5 4 5 20 39 5 4 4 5 5 23 5 4 4 13 3 4 4 4 15 3 5 5 5 5 23 40 5 5 5 5 4 24 4 4 4 12 2 3 3 3 11 4 3 4 1 3 15 41 4 5 3 4 2 18 4 1 2 7 5 4 1 4 14 2 1 5 3 4 15 42 5 4 2 4 3 18 2 2 2 6 3 3 3 3 12 4 5 4 5 4 22 43 5 5 5 5 5 25 4 5 5 14 4 4 4 3 15 5 5 5 5 4 24 44 4 5 5 5 4 23 5 4 5 14 5 5 5 4 19 5 5 5 5 4 24 45 5 5 4 4 4 22 3 3 4 10 3 3 3 3 12 4 4 4 4 4 20 46 5 5 3 5 4 22 2 3 3 8 3 3 3 3 12 4 4 5 4 4 21 47 5 5 5 5 5 25 4 4 4 12 3 4 4 3 14 3 4 3 4 5 19 48 5 5 4 5 3 22 5 4 5 14 5 2 3 1 11 5 5 5 5 5 25 49 4 5 4 5 5 23 3 3 3 9 3 3 3 3 12 5 5 4 4 3 21 50 5 4 4 5 4 22 3 3 2 8 4 4 4 4 16 3 4 5 4 5 21 51 4 4 3 3 4 18 3 2 1 6 1 3 3 4 11 5 5 5 1 5 21 52 3 4 1 4 4 16 5 2 1 8 1 5 4 3 13 2 5 4 5 4 20 53 5 5 3 5 3 21 5 2 3 10 3 4 4 4 15 5 5 5 4 5 24 54 3 5 5 4 3 20 1 2 2 5 2 2 2 2 8 4 4 4 4 4 20 55 5 4 5 4 3 21 5 4 5 14 4 5 4 5 18 4 4 4 4 5 21 56 5 4 3 5 3 20 4 4 5 13 4 4 4 4 16 5 4 5 3 4 21 57 5 4 4 5 4 22 3 2 1 6 2 2 2 1 7 4 5 4 4 2 19 58 5 1 5 4 5 20 4 5 5 14 3 3 2 3 11 1 4 5 1 3 14 59 5 5 4 5 5 24 5 5 5 15 5 5 4 5 19 5 5 5 5 5 25 60 5 4 4 5 5 23 4 5 5 14 2 5 5 5 17 1 5 5 1 5 17 61 5 4 4 5 4 22 4 3 4 11 3 4 4 5 16 3 3 5 1 4 16 62 5 5 5 5 5 25 5 3 2 10 5 5 3 5 18 5 5 5 4 2 21 63 5 5 5 5 5 25 4 4 5 13 3 5 3 3 14 5 5 5 5 5 25 64 5 5 5 5 5 25 3 3 3 9 4 4 3 4 15 5 4 4 5 4 22 65 5 4 3 5 3 20 4 4 3 11 4 4 4 4 16 4 4 4 5 5 22 66 5 5 5 5 5 25 4 4 4 12 4 4 4 4 16 2 5 5 4 5 21 67 5 5 4 4 3 21 2 2 1 5 1 3 3 2 9 4 5 5 4 5 23 68 4 4 5 5 5 23 5 4 1 10 4 3 2 5 14 1 2 5 2 5 15 69 5 5 1 5 3 19 1 1 3 5 1 1 1 5 8 5 5 5 5 5 25 70 4 5 4 4 3 20 2 2 3 7 3 3 1 2 9 1 3 4 2 5 15 71 5 4 2 5 3 19 5 4 5 14 2 5 4 5 16 1 5 5 3 4 18 72 5 4 4 4 3 20 3 3 3 9 2 4 5 4 15 4 5 4 4 2 19

(293) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 273 73 4 5 4 4 3 20 2 2 2 6 2 4 5 4 15 4 5 5 4 5 23 74 5 5 5 5 5 25 5 5 4 14 1 1 1 2 5 5 5 5 5 3 23 75 4 5 3 5 3 20 4 1 1 6 1 2 2 3 8 5 4 3 1 1 14 76 4 4 5 4 4 21 1 2 4 7 1 4 3 3 11 2 5 4 4 5 20 77 5 5 5 5 5 25 4 4 4 12 4 4 4 3 15 5 5 5 4 5 24 78 5 3 5 5 5 23 2 2 1 5 2 5 2 3 12 3 1 5 5 5 19 79 5 5 3 5 5 23 5 3 5 13 3 5 1 5 14 5 5 5 5 5 25 80 5 5 3 2 2 17 3 1 1 5 1 3 1 2 7 5 3 5 5 5 23 No Item No Item No Item Kontesktual Daya Tahan Workmanship No 1 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 2 4 3 3 4 14 4 3 5 4 4 5 25 4 5 4 5 4 5 27 3 4 4 4 4 16 4 4 4 4 4 4 24 4 4 4 4 4 4 24 4 3 2 4 4 13 2 4 5 3 4 5 23 2 3 2 3 4 5 19 5 2 3 4 4 13 3 5 5 5 3 5 26 1 3 1 3 3 5 16 6 4 5 4 5 18 5 4 5 4 5 4 27 5 4 5 5 4 5 28 7 5 4 1 5 15 5 1 5 1 1 5 18 5 1 1 1 5 1 14 8 4 4 4 4 16 4 3 4 4 4 3 22 3 4 4 4 3 3 21 9 4 4 3 4 15 4 3 4 4 3 3 21 3 4 3 4 4 3 21 10 4 4 4 4 16 5 4 5 4 5 4 27 4 4 5 4 5 4 26 11 4 3 4 3 14 5 4 5 5 4 5 28 4 4 4 5 3 5 25 12 3 3 3 3 12 3 3 4 4 3 3 20 4 3 3 2 1 2 15 13 2 3 2 3 10 3 3 3 3 3 3 18 3 2 3 3 4 4 19 14 4 4 5 4 17 3 3 4 4 4 4 22 3 4 1 3 2 2 15 15 5 5 4 5 19 4 3 5 4 3 5 24 4 1 1 3 3 5 17 16 4 3 4 3 14 3 4 5 4 3 4 23 4 3 5 4 3 4 23 17 2 2 3 3 10 5 5 3 2 5 5 25 3 4 3 3 3 3 19 18 4 4 4 3 15 3 2 4 3 4 3 19 2 2 1 3 2 4 14 19 2 5 2 2 11 2 2 2 2 2 2 12 2 2 2 3 4 2 15 20 5 4 4 4 17 5 4 4 5 4 4 26 3 3 4 4 4 5 23 21 4 4 3 3 14 3 3 4 4 5 4 23 3 3 3 4 4 3 20 22 5 5 5 5 20 5 5 5 4 5 3 27 4 3 5 5 5 5 27 23 2 3 3 3 11 4 3 3 3 3 3 19 4 3 4 3 3 1 18 24 4 4 4 4 16 4 5 5 5 4 5 28 3 5 5 4 5 5 27 25 4 1 1 3 9 1 2 5 3 3 3 17 1 3 4 1 5 1 15 26 3 3 3 1 10 5 4 5 5 5 4 28 3 4 4 2 4 5 22

(294) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 274 27 2 1 2 5 10 5 4 4 3 5 3 24 4 2 2 5 4 5 22 28 4 4 3 4 15 4 4 4 5 4 4 25 4 5 4 3 4 3 23 29 5 5 5 5 20 5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 5 5 5 30 30 4 5 5 4 18 5 4 5 5 4 5 28 3 4 5 5 4 5 26 31 4 4 5 5 18 4 5 4 5 3 5 26 4 4 5 5 4 5 27 32 5 5 3 2 15 3 3 4 5 3 5 23 3 5 4 5 3 5 25 33 2 3 3 4 12 3 2 5 4 5 5 24 3 3 4 4 5 5 24 34 3 1 3 2 9 3 3 4 2 2 3 17 2 3 1 2 1 2 11 35 3 1 3 5 12 5 3 4 5 5 4 26 3 4 2 1 5 5 20 36 1 3 3 1 8 5 4 5 5 5 3 27 1 1 1 4 5 5 17 37 4 4 5 3 16 4 3 5 4 4 3 23 3 1 1 5 3 3 16 38 4 2 5 4 15 5 3 4 3 5 4 24 4 2 3 1 4 4 18 39 5 4 2 3 14 4 2 5 4 4 3 22 3 1 3 2 2 4 15 40 4 4 4 4 16 5 3 5 4 3 4 24 3 3 1 5 5 4 21 41 3 3 3 3 12 3 4 4 4 3 3 21 3 3 3 4 3 4 20 42 5 1 4 4 14 4 5 4 3 4 5 25 4 4 5 5 2 4 24 43 3 3 3 3 12 4 4 5 4 4 4 25 4 3 3 4 4 4 22 44 5 5 5 4 19 4 3 5 5 4 5 26 5 5 4 4 4 4 26 45 4 4 4 3 15 5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 5 5 4 29 46 3 4 3 4 14 4 4 4 4 3 4 23 4 3 4 4 4 4 23 47 3 3 3 3 12 4 4 5 4 4 5 26 5 4 4 3 4 4 24 48 4 2 1 5 12 5 5 5 5 5 2 27 1 3 4 4 5 2 19 49 2 1 5 5 13 5 5 5 5 5 3 28 1 1 5 5 1 5 18 50 3 3 3 3 12 4 3 3 3 3 3 19 3 3 4 3 3 3 19 51 4 5 5 5 19 5 5 4 5 5 1 25 4 2 5 3 3 3 20 52 4 5 4 4 17 4 3 4 4 5 5 25 5 4 4 4 3 4 24 53 3 4 4 1 12 1 4 5 4 5 4 23 4 2 2 4 2 3 17 54 5 4 3 4 16 5 4 5 5 4 4 27 3 2 4 4 4 4 21 55 2 3 3 3 11 4 4 3 5 5 3 24 3 2 5 4 5 1 20 56 5 5 5 5 20 3 3 3 3 3 3 18 2 3 4 4 5 2 20 57 3 3 4 3 13 4 3 4 3 5 3 22 5 3 5 4 3 4 24 58 2 2 2 3 9 2 1 3 3 1 1 11 2 3 1 3 1 3 13 59 5 1 5 5 16 4 4 4 1 5 5 23 5 5 4 2 5 5 26 60 4 5 5 5 19 5 5 5 4 4 5 28 4 5 5 4 2 5 25 61 5 5 5 5 20 3 4 3 5 5 5 25 2 5 2 3 4 5 21 62 4 3 4 5 16 5 3 3 2 4 3 20 4 3 5 5 5 5 27 63 5 5 5 5 20 5 5 5 5 5 5 30 4 3 5 4 5 5 26 64 3 4 4 4 15 5 4 5 5 5 4 28 4 3 4 4 5 5 25 65 2 2 4 3 11 4 5 4 4 5 4 26 4 5 2 4 5 5 25

(295) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 275 66 4 3 3 3 13 4 3 4 4 4 4 23 3 3 4 4 4 5 23 67 5 4 5 4 18 4 4 5 4 4 4 25 4 4 4 4 4 4 24 68 4 3 4 3 14 5 4 4 5 5 4 27 4 5 4 1 5 4 23 69 3 3 3 5 14 4 3 5 3 4 4 23 2 3 4 3 3 5 20 70 5 5 5 1 16 2 5 4 3 5 5 24 5 5 5 5 1 1 22 71 2 3 3 3 11 4 3 4 4 4 3 22 1 1 1 4 3 2 12 72 5 1 5 3 14 5 3 4 5 5 2 24 3 3 5 5 4 3 23 73 3 4 3 4 14 4 5 4 4 5 5 27 5 4 4 5 5 4 27 74 2 2 2 2 8 2 2 4 2 2 2 14 2 2 2 2 2 4 14 75 4 5 3 3 15 3 3 3 3 3 3 18 3 3 3 3 3 3 18 76 5 4 3 4 16 1 3 3 1 1 2 11 1 1 1 1 1 1 6 77 4 3 1 3 11 4 1 5 5 5 4 24 2 1 5 5 5 4 22 78 4 4 2 2 12 5 4 4 4 4 4 25 2 4 4 4 5 4 23 79 1 1 1 1 4 2 1 2 2 3 3 13 3 1 1 3 1 5 14 80 3 1 1 3 8 5 5 5 5 5 4 29 4 1 5 4 5 4 23 81 1 1 1 2 5 3 1 3 3 2 1 13 1 1 1 1 1 3 8

(296) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 276 Lampiran 21 Data Mentah Hasil Kuesioner Kinerja pada Responden (Guru) No No Item No Item No Item No Item Auto education Menarik Gradasi Auto corection 1 2 3 4 5 6 1 5 4 4 4 4 4 2 4 3 3 3 2 3 No . 7 8 9 10 25 5 5 3 4 18 4 4 4 2 11 12 13 14 15 17 4 5 5 5 5 14 4 4 4 4 4 16 17 18 19 20 24 4 4 4 4 5 21 20 3 3 3 3 4 16 No Item No Item No Item Kontesktual Daya Tahan Workmanship 1 2 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 5 5 5 5 3 3 4 4 4 4 2 3 1 9 2 6 2 7 2 8 2 9 3 0 3 1 5 3 5 5 5 5 4 4 4 3 4 4 2 8 2 3 3 2 3 3 3 4 3 5 3 6 3 7 5 5 4 4 4 5 4 4 3 3 3 3 2 7 2 0

(297) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 277 Lampiran 22 Data Mentah Hasil Kuesioner Kepentingan pada Responden (Guru) No No Item No Item No Item No Item Auto education Menarik Gradasi Auto corection 1 2 3 4 5 6 1 5 5 4 4 5 4 2 4 3 3 4 3 3 No. 7 8 9 10 27 5 5 3 4 20 4 4 4 3 11 12 13 14 15 17 5 5 4 4 5 15 4 4 4 4 4 16 17 18 19 20 23 4 4 5 5 5 23 20 4 4 4 4 4 20 No Item No Item No Item Kontesktual Daya Tahan Workmanship 1 21 22 23 24 25 2 5 5 5 3 5 4 4 4 3 4 26 27 28 29 30 31 23 5 3 5 5 4 4 19 4 4 4 4 4 4 32 33 34 35 36 37 26 4 4 4 4 4 4 24 24 4 4 4 4 4 4 24

(298) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 278 Lampiran 23 Foto-foto Penelitian

(299) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 279

(300) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 280

(301)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengaruh penggunaan alat peraga dakon terhadap hasil belajar matematika siswa
4
25
161
Pengaruh penggunaan alat peraga terhadap minat siswa dalam pelajaran matematika : studi ekpsperimen MI.Taufiqul Athfal Ciseeng - Bogor
0
14
105
Implementasi alat peraga pembagian berbasis metode Montessori pada pembelajaran matematika materi pembagian kelas II SD Kanisius Kenalan Magelang.
4
14
253
Persepsi guru dan siswa terhadap alat peraga bilangan pecahan berbasis metode Montesssori.
0
11
151
Persepsi guru dan siswa atas penggunaan alat peraga papan pin perkalian berbasis metode Montessori.
0
1
175
Pengembangan alat peraga pembelajaran matematika SD materi perkalian berbasis metode Montessori.
1
3
262
Pengembangan alat peraga penjumlahan dan pengurangan ala Montessori untuk siswa kelas I SD Krekah Yogyakarta - USD Repository
0
2
150
Pengembangan alat peraga perkalian ala Montessori untuk siswa kelas II SD Krekah Yogyakarta - USD Repository
1
5
133
Pengembangan alat peraga ala Montessori untuk keterampilan geometri matematika kelas III SDN Tamanan I Yogyakarta - USD Repository
0
1
132
Pengembangan alat peraga Montessori untuk keterampilan berhitung matematika kelas IV SDN Tamanan 1 Yogyakarta - USD Repository
0
0
136
Perbedaan prestasi belajar siswa atas penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori - USD Repository
0
1
292
Perbedaan prestasi belajar siswa atas penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori - USD Repository
0
0
381
Pengembangan alat peraga matematika untuk pembagian bilangan dua angka berbasis metode Montessori - USD Repository
0
6
178
Pengembangan alat peraga matematika untuk penjumlahan dan pengurangan berbasis metode Montessori - USD Repository
0
0
189
Perbedaan prestasi belajar siswa atas penggunaan alat peraga matematika berbasis metode Montessori - USD Repository
0
0
286
Show more