Analisis faktor-faktor yang menyebabkan loyalitas konsumen terhadap rumah makan : studi kasus di Rumah Makan Depot Laris-i Jl. Nologaten Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta - USD Repository

Gratis

0
0
151
7 months ago
Preview
Full text

  

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN LOYALITAS

KONSUMEN TERHADAP RUMAH MAKAN

Studi Kasus di Rumah Makan Depot Laris–i Jl. Nologaten Catur Tunggal, Depok,

Sleman ,Yogyakarta

  

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi

Program Studi Manajemen

  

Oleh:

Yulius Dwi Prasojo

NIM: 07 2214 080

  

PROGRAM STUDI MANAJEMEN JURUSAN MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN LOYALITAS

KONSUMEN TERHADAP RUMAH MAKAN

Studi Kasus di Rumah Makan Depot Laris–i Jl. Nologaten Catur Tunggal, Depok,

Sleman ,Yogyakarta

  

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi

Program Studi Manajemen

  

Oleh:

Yulius Dwi Prasojo

NIM: 07 2214 080

  

PROGRAM STUDI MANAJEMEN JURUSAN MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  MOTTO DAN PERSEMBAHAN

”Kesuksesan seseorang adalah hasil dari kerja keras yang mereka

lakukan, bukan dari hasil pemberian orang lain”

(Penulis)

  “Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil”

  

(Mario Teguh)

“Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas. Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan,

tidak dapat menyamainya”

  

(Amsal 13 : 13-15)

“Lupakanlah masa lalu, jadikanlah masa lalu itu sebagai

tolak ukur untuk meraih masa depan yang lebih cemerlang”

(Penulis)

  

Karya Sederhana Ini Kupersembahkan Bagi :

Tuhan Yesus Kristus dan Bunda Maria yang selalu mendampingi, menyertaiku melalui berkat dan kuasa cinta-Nya.

   Bapak, Alm. Ibu tercinta serta Kakakku dan Istrinya ( Mas Eko dan Mbak Yanti ) atas curahan segala cinta, kasih sayang, perhatian, doa dan didikannya selama ini.

   Pakdhe, Bulek, Mbokde beserta seluruh keluarga yang selalu memberi dukung.

   Almamaterku yang Tercinta Universitas Sanata

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

FAKULTAS EKONOMI

JURUSAN MANAJEMEN-PROGRAM STUDI MANAJEMEN

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS

  

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya menyatakan bahwa Skripsi dengan judul:

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN LOYALITAS

KONSUMEN TERHADAP RUMAH MAKAN

  

Studi Kasus di Rumah Makan Depot Laris–i Jl. Nologaten Catur Tunggal, Depok,

Sleman ,Yogyakarta

Dan diajukan untuk diuji pada tanggal 27 Maret 2012 adalah hasil karya saya

Dengan ini, saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa dalam skripsi ini tidak

terdapat keseluruhan atau sebagian tulisan orang lain yang saya ambil dengan cara

menyalin, atau meniru dalam bentuk rangkaian kalimat atau symbol yang

menunjukkan gagasan atau pendapat atau pemikiran dari penulis lain yang saya

aku seolah-olah sebagai tulisan saya sendiri, dan atau tidak terdapat bagian atau

keseluruhan tulisan yang saya salin, saya tiru, atau saya ambil dari tulisan orang

lain tanpa memberikan pengakuan (disebutkan dalam referensi) pada penulis

aslinya.

Bila dikemudian hari terbukti bahwa saya ternyata melakukan tindakan tersebut

maka saya bersedia menerima sanksi yaitu skripsi ini digugurkan dan gelar

akademik yang saya peroleh (S.E.) dibatalkan serta diproses sesuai dengan aturan

perundang-undangan yang berlaku (UU No. 20 Tahun 2003, pasal 25 dan pasal

70).

  Yogyakarta, 31 Maret 2012 Yang membuat pernyataan, Yulius Dwi Prasojo

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN

PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIK

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma:

Nama : Yulius Dwi Prasojo Nomor Mahasiswa : 072214080

Demi kepentingan perkembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada

perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul :

  

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN LOYALITAS

KONSUMEN TERHADAP RUMAH MAKAN

beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan

kepada Perpustakaan Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam

bentuk media lain, mengelola dalam pangkalan data, mendistribusikannya

diinternet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa meminta ijin dari

saya maupun memberikan royalti kepada saya selama masih mencantumkan nama

saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal 31 Maret 2012 Yang menyatakan Yulius Dwi Prasojo

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Segala puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa,

karena berkat limpahan kasih dan karunia-Nya sehingga skripsi dengan judul

Analisis Faktor-faktor yang Menyebabkan Loyalitas Konsumen terhadap Rumah

Makan” Studi Kasus di Rumah Makan Depot Laris–i Jl. Nologaten Catur Tunggal,

Depok, Sleman ,Yogyakarta. Penulisan skripsi ini ditulis sebagai salah satu syarat

untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Program Studi Manajemen,

Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  Penulis menyadari bahwa tanpa adanya bantuan, dukungan, dan bimbingan

dari berbagai pihak, skripsi ini tidak akan terselesaikan dengan baik. Untuk itu

penulis ingin secara khusus menyampaikan ucapan terimakasih dengan tulus

kepada:

  1. Dr. Ir. P. Wiryono P,S.J. selaku Rektor Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  2. Drs. Y.P. Supardiyono, M. Si., Akt., Q.I.A., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma.

  3. Bapak V. Mardi Widyadmono, S.E., M.B.A., selaku Ketua Program studi Manajemen Universitas Sanata Dharma.

  4. Drs. Theodorus Sutadi, M.B.A., selaku Dosen Pembimbing I yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk memberikan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  bimbingan, kritik, saran yang sangat berharga, dan motivasi serta solusi sehingga skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik.

  5. Dra. Yuliana Rini Hardanti, M.Si., selaku Dosen Pembimbing II yang telah bersedia untuk memberikan bimbingan dan pengarahan sehingga skripsi ini dapat terselesaikan.

  6. Seluruh dosen dan staf sekretariat Fakultas Ekonomi yang telah membagi ilmu yang dimiliki dan membimbing mahasiswa agar memiliki keunggulan akademik & humanistik.

  7. Pemilik / pemimpin perusahaan beserta karyawan-karyawan Rumah Makan Depot Laris-i yang menerima saya untuk melakukan penelitian di tempat tersebut.

  8. Semua responden yang membantu saya untuk mengisikan kuesioner yang saya berikan.

  9. Ayah, Alm. Ibuku dan Kakakku. Terimakasih atas semua cinta, kasih sayang, perhatian, doa, didikan dan semangat yang telah penulis dapatkan.

  10. Elisabeth Dwi Aryani istri dari kakakku yang selalu memberi dukungan selama ini.

  11. Pakdhe, Bulek dan Mbokdhe beserta keluarga. Terima kasih untuk dukungannya selama ini.

  12. Teman-temanku di Sanata Dharma yang banyak memberi ide, saran, maupun gangguan. Anisa, Erika, Siwi, Disti, Ani, Brian, Adnan, Billi, Mega, Iwan, Berniq, Edo, Ryan, Tokrat, Dedi, Nicho, Tri, Tomas, dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  13. Teman-teman seperjuangan Man ‘07.

  14. Teman-teman Bacox Warrior Man’07 dan Black Horse.

  15. Teman-teman selama KKP. Ocha, Ester, Alex dan Aan.

  16. Teman-teman MPT. Yuan, Elen, Edo, Dita, Berniq dll.

  Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih banyak kekurangan karena

keterbatasan dan pengalaman yang dimiliki penulis. Oleh karena itu, penulis

sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca guna

menyempurnakan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan menjadi

bahan masukan bagi rekan-rekan dalam menyusun skripsi.

  Yogyakarta, 25 Januari 2012 Penulis Yulius Dwi Prasojo NIM: 072214080

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ............................................................................................ i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING.................................................... ii

HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................. iii

HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN ................................................ iv

HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS .............................. v

HALAMAN LEMBAR PERNYATAAN PUBLIKASI ...................................... vi

HALAMAN KATA PENGANTAR................................................................... vii

HALAMAN DAFTAR ISI .................................................................................. x

HALAMAN DAFTAR TABEL........................................................................ xiii

HALAMAN DAFTAR GAMBAR ................................................................... xiv

HALAMAN DAFTAR LAMPIRAN ................................................................ xv

HALAMAN ABSTRAK...... ............................................................................ xvi

HALAMAN ABSTRACT ..... ........................................................................... xvii

  

BAB I PENDAHULUAN ................................................................................... 1

A. Latar Belakang ........................................................................................ 1 B. Rumusan Masalah .................................................................................... 4 C. Pembatasan Masalah ................................................................................ 4 D. Tujuan Penelitian ..................................................................................... 5 E. Manfaat Penulisan .................................................................................... 5

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

BAB II KAJIAN PUSTAKA .............................................................................. 8

A. Landasan Teori ........................................................................................ 8 B. Penelitian- penelitian Sebelumnya .......................................................... 27 C. Kerangka Konseptual Penelitian ............................................................. 29 D. Hipotesis ................................................................................................ 30

BAB III METODE PENELITIAN ..................................................................... 31

A. Jenis Penelitian ...................................................................................... 31 B. Subyek dan Obyek.................................................................................. 31 C. Waktu dan Lokasi Penelitian .................................................................. 31 D. Variabel Penelitian ................................................................................. 31 E. Definisi Operasional............................................................................... 32 F. Populasi dan Sampel............................................................................... 35 G. Teknik Pengambilan Sampel .................................................................. 37 H. Sumber Data........................................................................................... 37 I. Teknik Pengumpulan Data...................................................................... 38 J. Teknik Pengujian Instrumen ................................................................... 38 K. Teknik Analisis Data .............................................................................. 41

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ............................................. 48

A. Sejarah Rumah Makan Depot Laris-i ...................................................... 48 B. Lokasi Perusahaan ................................................................................. 48

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  E. Penjelasan Masing-masing Jabatan ........................................................ 51

  F. Personalia .............................................................................................. 52

  G. Pembagian Waktu Kerja ........................................................................ 53

  H. Daftar Menu yang ada di Rumah Makan Depot Laris-i .......................... 53

  

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN ........................................... 60

A. Analisis Uji Validitas dan Reliabilitas ................................................... 60 B. Karakteristik Responden ........................................................................ 63 C. Analisis Data ......................................................................................... 70 D. Pembahasan .......................................................................................... 91

BAB VI KESIMPULAN, SARAN, DAN KETERBATASAN .......................... 95

A. Kesimpulan ........................................................................................... 95 B. Saran ..................................................................................................... 96 C. Keterbatasan .......................................................................................... 97

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................... 99

LAMPIRAN ................................................................................................... 102

  

DAFTAR TABEL

Tabel Judul Halaman

  

V.9 Hasil Uji Multikolinieritas .................................................................. 71

  2 ) .................................................. 90

  V.14 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R

  

V.13 Hasil Uji t ........................................................................................... 78

  

V.12 Hasil Uji F ......................................................................................... 76

  

V.11 Hasil Uji Regresi Linier Berganda ...................................................... 75

  

V.10 Hasil Uji Normalitas ........................................................................... 73

  V.8 Hasil Perhitungan Karakteristik Reasponden Berdasarkan Rata-rata Membeli atau Mengunjungi Rumah Makan Depot Laris-i dalam Waktu Satu Bulan........................................................................................... 69

  

V.1 Hasil Uji Validitas .............................................................................. 61

  V.7 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan Penghasilan atau Uang Saku dalam satu bulan ....................................................... 68

  

V.6 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasar Pekerjaan ......... 66

  V.5 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasar Pendidikan Terakhir .............................................................................................. 65

  

V.4 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasar Umur ............... 64

  

V.3 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasar Jenis Kelamin .. 63

  

V.2 Hasil Uji Reliabilitas .......................................................................... 62

  

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

DAFTAR GAMBAR

Gambar Judul Halaman

  

II.1 Konsep Kepuasan Pelanggan ........................................................... 24

  

II.2 Kerangka Konseptual ....................................................................... 29

  

IV.1 Struktur Organisasi Rumah Makan Depot Laris-i ............................. 50

  

V.1 Hasil Uji Heteroskedastisitas ............................................................ 72

  

V.2 Hasil Uji Normalitas ......................................................................... 74

  

V.3 Daerah penerimaan dan penolakan H Uji F ..................................... 77

  

V.4 Daerah penerimaan dan penolakan H variabel Produk ..................... 80

  

V.5 Daerah penerimaan dan penolakan H variabel Harga ...................... 82

  

V.6 Daerah penerimaan dan penolakan H variabel Pelayanan ................ 85

  

V.7 Daerah penerimaan dan penolakan H variabel Fasilitas ................... 87

  

V.8 Daerah penerimaan dan penolakan H variabel Lokasi ..................... 89

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Judul Halaman

  

Lampiran 1 Surat Ijin Penelitian dan Kuesioner Penelitian ......................... 102

Lampiran 2 Deskripsi Responden ............................................................... 108

Lampiran 3 Tabulasi Data Penelitian .......................................................... 111

Lampiran 4 Uji Validitas dan Reliabilitas ................................................... 116

Lampiran 5 Uji Asumsi Klasik ................................................................... 122

Lampiran 6 Uji Regresi Linier Berganda .................................................... 126

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

ABSTRAK

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN LOYALITAS

KONSUMEN TERHADAP RUMAH MAKAN

  

Studi Kasus di Rumah Makan Depot Laris–i Jl. Nologaten Catur Tunggal, Depok,

Sleman ,Yogyakarta

Yulius Dwi Prasojo

Universitas Sanata Dharma

  

Yogyakarta

2012

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor seperti produk, harga,

pelayanan, fasilitas dan lokasi berpengaruh terhadap loyalitas konsumen rumah

makan baik secara simultan dan parsial. Metode pengumpulan data yang

digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuesioner. Penelitian ini dilakukan

di Rumah Makan Depot Laris-i Jl. Nologaten Catur Tunggal, Depok, Sleman

,Yogyakarta. Dengan jumlah responden yang di ambil dalam penelitian ini sebanyak

100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan oleh penulis dalam

penelitian ini adalah Accidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan

dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan

program SPSS 17.0. Dari hasil penelitian di ketahui bahwa faktor produk, harga,

fasilitas, dan lokasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap loyalitas

konsumen rumah makan, sedangkan faktor pelayanan secara parsial tidak

berpengaruh signifikan terhadap loyalitas rumah makan. Untuk faktor produk,

harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi secara simultan berpengaruh signifikan

  2

terhadap loyalitas rumah makan. Hasil analisis koefisien determinasi (R )

menunjukkan bahwa faktor produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi

berpengaruh sebesar 39,6% terhadap loyalitas konsumen rumah makan,

sedangkan sisanya sebesar 60,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak

dimasukkan dalam model penelitian ini.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

ABSTRACT

ANALYSIS ON THE FACTORS THAT CAUSE CONSUMER LOYALTY

TO A RESTAURANT

A Case Study at Depot Laris-i at Nologaten Catur Tunggal Street, Depok, Sleman,

Yogyakarta

  

Yulius Dwi Prasojo

Sanata Dharma University

Yogyakarta

2012

  

This research aimed to know whether the factors such as product, price, service,

facility and location affect to the consumer loyalty of a restaurant simultaneously and

partially . The data gathering method that was used in this research was questionnaire

method. This research took place at Depot Laris-i Restaurant at Nologaten Catur

Tunggal Street, Depok, Sleman, Yogyakarta. The respondents of this research were

100 respondents. The sampling gathering technique that the researcher used in this

research was Accidental Sampling. The data analysis technique that was used in this

research was multiple linear regression by using SPSS 17.0 program. From this

research, it was found that the product, the price, the facility, and the location

partially affected to the consumer loyalty of the restaurant. On the other hand, the

service partially did not affect to the consumer loyalty of the restaurant

significantly. Then, the factors of the product, the price, the service, the facility,

and the location simultaneously affected to the consumer loyalty to the restaurant

  2

significantly. The result of coefficient determination analysis (R ) showed that the

factor of product, price, service, facility, and location affected 39,6% to the

consumer loyalty of the restaurant. Then, the rest 60,4% was affected by other

variables that was not included in the model of this research.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Sejak dahulu makanan merupakan hal yang paling penting atau paling utama

  dalam kehidupan dan menempati urutan teratas dalam pemenuhan kebutuhan manusia, sehingga masalah pangan dikategorikan ke dalam kebutuhan primer atau kebutuhan pokok. Dengan alasan itu, manusia tidak dapat melepaskan kebutuhannya untuk makan karena hanya dengan makan manusia dapat terus melangsungkan hidupnya. Persaingan antara perusahaan yang satu dengan yang lain memang cukup mengkawatirkan bagi para pengusaha.

  Di Yogyakarta ada banyak rumah makan yang menawarkan produk atau jasa yang sama antara rumah makan yang satu dengan yang lain. Dengan adanya kesamaan produk yang sejenis setiap perusahaan pasti memiliki cara atau strategi untuk bersaing dengan perusahaan yang lain. Perusahaan harus memanfaatkan fungsi penting dalam perusahaan yaitu pelaksanaan pemasaran yang lebih baik dari para pesaingnya agar tetap bisa bertahan. Perusahaan-perusahaan tersebut mencurahkan pengabdian yang penuh untuk memahami dan memuaskan kebutuhan konsumen di pasar yang didefinisikan dengan baik. Para pemilik perusahaan memotivasi semua orang/karyawan yang ada di dalam organisasi untuk menghasilkan nilai yang unggul bagi pelanggan mereka, yang bisa menghasilkan tingkat kesetiaan pelanggan yang tinggi.

  Tujuan operasi rumah makan adalah untuk mencari laba atau keuntungan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  juga ingin membuat para konsumen puas dengan apa yang ditawarkan oleh rumah makan tersebut. Upaya tersebut bisa dilakukan dengan meningkatkan kreatifitas para karyawan agar produk-produk yang dihasilkan berkualitas. Selain ketrampilan, kualitas atau mutu dari masakan juga harus diperhatikan guna memuaskan konsumennya. Semua upaya yang dilakukan tersebut guna menumbuhkan loyalitas di pihak konsumen. Pelanggan atau konsumen merupakan faktor yang paling utama berpengaruh terhadap keberlangsungan suatu perusahaan, jika perusahaan tidak mampu menunjukkan dan membuktikan keunggulan yang dimilikinya maka lambat laun perusahaan akan kehilangan pangsa pasarnya, sebab konsumen tentunya akan ragu dalam

memilih produk yang tidak memiliki keunggulan atau kualitas menunjang.

  Loyalitas konsumen terhadap suatu produk akan turut menentukan pola pembelian ulang oleh para konsumen terhadap produk tersebut. Sebaliknya pola pembelian kembali yang dilakukan oleh para konsumen akan menunjukkan suatu loyalitas konsumen terhadap suatu produk tersebut.

  Setelah konsumen membeli dan menikmati produk, barang atau jasa tersebut, ia akan menilai apakah konsumen merasa puas atau tidak setelah menikmati atau mengkonsumsi produk tersebut. Bila ia merasa puas dan senang maka akan melakukan pengkonsumsian kembali terhadap produk tersebut dan jika ia tidak puas ia tidak akan melalukan pengkonsumsian kembali. Hal ini membuktikan bahwa kepuasan seorang konsumen dapat membuat konsumen menjadi loyal terhadap suatu produk. Loyalitas konsumen dipengaruhi oleh

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Atribut-atribut itulah yang mempengaruhi perilaku konsumen terhadap perusahaan atau produk dari perusahaan.

  Rumah makan merupakan salah satu kebutuhan bagi para konsumen yang menginginkan makanan siap saji jika konsumen tidak sempat untuk memasak sendiri. Rumah makan sangat banyak bertebaran dimana-mana baik dari rumah makan yang menjual menu makanan dengan harga yang mahal hingga rumah makan yang menjual menu makanan dengan harga sederhana dan dapat di jangkau oleh semua kalangan. Setiap konsumen pasti memiliki pilihan rumah makan yang sesuai dengan apa yang konsumen inginkan. Banyak konsumen yang berpindah-pindah dari rumah makan yang satu ke rumah makan yang lain tetapi ada juga yang setia ( loyal ) terhadap rumah makan tersebut.

  Perusahaan yang baik harus mampu mempertimbangkan berbagai hal yang menjadi keinginan para konsumen, sebab setiap konsumen atau manusia memiliki minat, kebutuhan dan daya beli yang berbeda-beda antara konsumen yang satu dengan konsumen yang lainnya. Mereka akan mengkonsumsi suatu produk atau barang dalam jumlah yang banyak jika harganya sesuai dengan

yang ditawarkan, berkualitas, dan dapat menarik perhatian para konsumen.

  Proses pengambilan keputusan tidak akan berakhir dengan terjadinya transaksi pembelian. Evaluasi pasca pembelian juga menentukan apakah konsumen merasa puas atau tidak setelah mengkonsumsi barang atau jasa tersebut sehingga mempengaruhi perilaku selanjutnya. Jika konsumen

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kembali lagi (setia) terhadap perusahaan tersebut. Bila konsumen tidak puas ia akan meninggalkan perusahaan tersebut dan berpaling ke perusahaan lain.

  Loyalitas konsumen tercipta karena adanya hubungan yang baik dan harmonis antara konsumen dengan perusahaan ( rumah makan ) dan hubungan yang baik dan harmonis itu tercipta karena adanya rasa puas dari para konsumen atau pelanggan yang loyal terhadap perusahaan.

  Berdasarkan fenomena atau kejadian di atas, penulis ingin melakukan penelitian dengan judul ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP RUMAH MAKAN “Studi Kasus di Rumah Makan Depot Laris-i Jl. Nologaten Catur Tunggal, Depok, Sleman ,Yogyakarta”.

  B. RUMUSAN MASALAH Bertitik tolak dari gambaran umum yang telah diungkapkan pada latar belakang masalah maka timbul keinginan untuk meneliti :

  1. Apakah faktor seperti produk, harga, pelayanan, fasilitas, dan lokasi secara simultan berpengaruh terhadap loyalitas konsumen rumah makan?

  2. Apakah faktor seperti produk, harga, pelayanan, fasilitas, dan lokasi secara parsial berpengaruh terhadap loyalitas konsumen rumah makan? C. PEMBATASAN MASALAH Dalam penelitian ini penulis membatasi masalah agar masalah dalam penelitian ini tidak terlalu luas dan dapat menjawab permasalahan yang ada, maka masalah akan dibatasi pada :

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

1. Atribut yang akan diteliti yaitu: a. Variabel pertama yang akan diteliti adalah produk.

  b. Variabel kedua yang akan diteliti adalah harga.

  c. Variabel ketiga yang akan diteliti adalah pelayanan.

  d. Variabel kempat yang akan diteliti adalah fasilitas.

  e. Variabel kelima yang akan diteliti adalah lokasi.

2. Responden yang akan diteliti adalah para konsumen yang sedang makan atau pernah makan di Rumah Makan Depot Lari-i, minimal 3 (tiga) kali.

  D. TUJUAN PENELITIAN Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui:

  1. Untuk mengetahui apakah faktor produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi secara simultan berpengaruh terhadap loyalitas konsumen rumah makan.

  2. Untuk mengetahui apakah faktor produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi secara parsial berpengaruh terhadap loyalitas konsumen rumah makan.

  E. MANFAAT PENELITIAN

Penelitian ini diharapkan akan membawa manfaat bagi pihak-pihak seperti:

  1. Bagi Perusahaan Penelitian ini dapat menjadi masukan bagi perusahaan dalam bidang pemasaran mengenai faktor-faktor yang menyebabkan loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i sehingga pemilik perusahaan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Bagi Universitas Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan bagi mahasiswa dalam bidang pemasaran dan dapat berguna bagi bahan pertimbangan serta acuan dalam penulisan karya ilmiah selanjutnya.

  3. Bagi Penulis Memberikan kesempatan bagi penulis untuk menerapkan pengetahuan dan ilmu yang di dapat selama kuliah di Universitas Sanata Dharma serta menjadi salah satu syarat untuk memperoleh gelar kesarjanaan strata satu.

F. SISTEMATIKA PENELITIAN

  BAB I. PENDAHULUAN Bab ini mengemukakan tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan penelitian.

  BAB II. KAJIAN PUSTAKA Bab ini mengemukakan tentang kajian teori, hasil penelitian yang relevan, dan kerangka berfikir yang mendukung penelitian dilakukan.

  BAB III. METODOLOGI PENELITIAN Bab ini berisi tentang jenis penelitian, subyek dan obyek penelitian, waktu dan lokasi penelitian, variabel penelitia, definisi operasional, populasi dan sampel, teknik pengambilan sampel, sumber data,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  teknik pengumpulan data, teknik pengujian instrument dan teknik analisis data.

  BAB IV. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN Berisi tentang sejarah perusahaan, lokasi perusahaan, manajemen sumber daya manusia, struktur organisasi dan informasi lain tentang perusahaan.

  BAB V. ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Bab ini berisi tentang pengujian instrument penelitian, karakteristik responden, analisis data, dan pembahasan. BAB V. KESIMPULAN, SARAN, DAN KETERBATASAN Berisi tentang kesimpulan yang diambil dari hasil penelitian, saran yang diberikan oleh peneliti kepada pihak perusahaan, serta pernyataan penulis akan keterbatasan penelitian yang dilakukan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. LANDASAN TEORI

  1. Pengertian Pemasaran Definisi pengertian pemasaran menurut beberapa ahli. Menurut Kotler dan Amstrong (2006:6) mendefinisikan Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial dimana pribadi atau organisasi memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertukaran nilai dengan yang lain.

  Menurut Wiliam J. Stanton dalam Dharmesta dan Handoko (2008:4) Pemasaran adalah suatu system keseluruhan dari kegiatan-kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.

  Menurut Asosiasi Pemasaran Amerika dalam Kotler dan Keller (2007:6) “Pemasaran adalah suatu fungsi organisasi dan seperangkat proses untuk menciptakan, mengomunikasikan, dan menyerahkan nilai kepada pelanggan dan mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan para pemilik sahamnya.

  Dari definisi di atas menunjukkan bahwa pemasaran merupakan serangkaian prinsip untuk memilih pasar sasaran (target market),

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  pemuas keinginan, memberikan nilai kepada konsumen dan laba bagi perusahaan. Pemasaran merupakan konsep kunci keberhasilan suatu bisnis dimana pemasaran dengan memperhatikan keinginan dan kebutuhan pemenuhan pelanggan untuk tercapainya, kepuasan memberi dampak positif bagi perusahaan, di era persaingan bisnis yang begitu canggih dewasa ini.

  Pemasaran merupakan salah satu bidang fungsional yang sangat penting dalam suatu organisasi bisnis sebagai penunjang utama, bagi kelangsungan hidup operasional suatu dunia usaha. Pemahaman pemasaran bagi pihak pemasaran sangat penting dalam rangka pengenalan kebutuhan dan keinginan pelanggan, penentuan pasar sasaran mana yang dapat dilayani dengan sebaik-baiknya oleh perusahaan, serta merancang produk, jasa dan program yang tepat untuk melayani pasar tersebut.

  2. Manajemen Pemasaran Dharmaseta dan Handoko (2008:4) mendefinisikan manajemen pemasaran adalah penganalisaan, perencanaan dan pengawasan program- program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasaran yang dituju dengan maksud untuk mencapai tujuan perusahaan.

  Kotler dan Keller (2007:6) manajemen pemasaran adalah sebagai seni dan ilmu memilih pasar sasaran dan mendapatkan, menjaga, dan menumbuhkan pelanggan dengan menciptakan, menyerahkan dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Berdasarkan definisi tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen pemasaran adalah suatu kegiatan yang sangat kompleks dan kuat yang memerlukan perhatian dari pimpinan perusahaan atau organisasi agar tujuan organisasi perusahaan dapat tercapai. Manajemen pemasaran merupakan suatu tindakan yang dilakukan oleh perusahaan yang ditujukan untuk mengatur proses pertukaran.

  3. Konsep Pemasaran Dharmmesta dan Handoko (2008 : 6-8) Konsep Pemasaran adalah sebuah filsafah bisnis yang menyataknan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan. Ada tiga unsur pokok konsep pemasaran adalah:

  a. Orientasi pada konsumen Perusahan yang benar-benar ingin memperhatikan konsumen harus: 1) Menentukan kebutuhan pokok (basic need) dari pembeli yang akan dilayani dan dipenuhi.

  2) Menentukan kelompok pembeli yang akan di jadikan sasaran penjualan.

  

3) Menentukan produk dan program pemasarannya.

4) Mengadakan penelitian pada konsumen, untuk mengukur, meneliti, dan menafsirkan keinginan, sikap, serta perilaku merek.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  5) Menetukan dan melaksan akan strategi yang paling baik, apakah menitik beratkan pada mutu yang tinggi, harga yang murah, atau model yang menarik.

b. Pengyusunan kegiatan pemasaran secara integral (integrated

  marketing) Pengintegrasian kegiatan pemasaran berarti bahwa setiap orang dan setiap bagian dalam perusahaan turut berkecimpung dalam suatu usaha yang terkoordinir untuk memberikan kepuasan konsumen, sehingga tujuan perusahaan dapat direalisir.

  c. Kepuasan Konsumen (Consumer Satisfaction) Faktor yang akan menentukan apakah perusahaan dalam jangka panjang akan mendapat laba, ialah banyak sedikitnya kepuasan konsumen yang dapat dipenuhi. Ini tidaklah berarti bahwa perusahaan harus berusaha memaksimisasikan kepuasan konsumen, tetapi perusahaan harus mendapat laba dengan cara memberikan kepuasan kepada konsumen.

  4. Pengertian Jasa Jasa secara tradisional sulit didefinisikan. Yang lebih menyulitkan lagi adalah kenyataan bahwa cara menciptakan dan mengirimkan jasa kepada pelanggan sering sulit di pahami, karena banyak masukan dan keluaran yang tidak nyata.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lovelock dan Wringht (2007:5) menjelaskan jasa menjadi 2 yaitu:

  a. Jasa adalah tindakn atau kinerja yang ditawarkan suatu pihak kepada pihak lainnya. Walaupun prosesnya mungkin terkait dengan produk fisik, kinerjanya pada dasarnya tidak nyata dan biasanya tidak menghasilkan kepemilikan atas faktor-faktor produksi.

  b. Jasa adalah kegiatan ekonomi yang menciptakan dan memberikan manfaat bagi pelanggan pada waktu dan tempat tertentu, sebagai hasil dari tindakan mewujudkan perubahan yang diingikan dalam diri atau atas nama penerima jasa tersebut.

  Kotler ,1994 dalam Tjiptono ( 2000:6) jasa adalah setiap tindakan atau perbuatan yang dapat ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya bersifat intangible (tidak berwujud fisik) dan tidak menghasilkan kepemilikan sesuatu. Produksi jasa bisa berhubungan dengan produk fisik maupun jasa.

  Payne, Andrian (2000:8) jasa merupakan suatu kegiatan yang memiliki beberapa unsur ketakberwujudan (intangibility) yang berhubungan dengannya, yang melibatkan beberapa interaksi dengan konsumen atau dengan properti dalam kepemilikannya, dan tidak menghasilkan trafer kepemilikan. Perubahan kondisi mungkin saja terjadi dan produksi jasa bisa saja berhubungan atau bisa pula tidak berkaitan dengan produk fisik.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  5. Karakteristik Jasa Payne, Andrian (2000:9) menyebutkan empat karakteristik yang paling sering dijumpai dalam jasa adalah:

a. Tidak berwujud : jasa bersifat abstrak dan tidak berwujud.

  b. Heterogenitas : jasa merupakan variabel non-standar dan sangat bervariasi.

  c. Tidak dapat dipisahkan : jasa umumnya dihasilkan dan dikonsumsi pada saat yang bersamaan, dengan partisipasi konsumen dalam proses tersebut.

  d. Tidak tahan lama : jasa tidak mungkin disimpan dalam persediaan.

  6. Perilaku Konsumen Dharmesta dan Handoko (2008:10) Perilaku konsumen (consumer behavior) didefinisikan sebagai kegiatan-kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan mempergunakan barang- barang dan jasa-jasa, termasuk di dalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut.

  Menurut Peter J. Paul dan jerry C. Olson ( 1999:6-9 ) Prilaku konsumen merupakan interaksi dinamis antara pengaruh dan kognisis, prilaku dan kejadian di sekitar lingkungan di mana manusia melakukan aspek pertukaran dalam kehidupan mereka, paling tidak ada tiga ide penting dalam definisi di atas: (1) perilaku konsumen adalah dinamis (2) perilaku konsumen melibatkan interaksi (3) perilaku konsumen

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Perilaku konsumen adalah dinamis, ini berarti bahawa seorang konsumen, grup konsumen, serta masyarakat luas selalu berubah dan bergerak sepanjang waktu. Perilaku konsumen melibatkan interaksi, berarti memahami konsumen dan mengembangkan strategi pemasaran yang tepat kita harus memahami apa yang mereka pikirkan dan mereka rasakan, apa yang mereka lakukan, dan serta di mana yang mempengaruhui serta dipengaruhui oleh apa yang dipikirkan, dirasa dan dilakukan konsumen. Perilaku konsumen melibatkan pertukaran, dalam hal ini definisi perilaku konsumen tetap konsisten dengan definisi pemasaran yang sejauh ini melibatkan pertukaran.

  Dari definissi di atas dilihat ada dua hal penting dari prilaku konsumen yaitu proses pengembalian keputusan dan kegiatan fisik yang semuanya ini melibatkan individu dalam menilai, mendapatkan dan mempergunakan barang-barang dan jasa secara ekonomis. Dengan kata lain prilaku konsumen adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku konsumen dalam arti tindakan-tindakan yang dilakukan untuk membeli suatu barang atau jasa tertentu.

  7. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prilaku Pembelian Konsumen Dalam memahami perilaku konsumen perlu dipahami siapa konsumen, sebab dalam suatu lingkungan yang berbeda akan memiliki

penelitian, kebutuhan, pendapat, sikap dan selera yang berbeda.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Untuk menentukan kepuasan pembelian suatu produk biasannya perilaku konsumen dipengaruhui oleh beberapa faktor sebagai berikut (Kotler dan Armstrong, 2006:203-218).

  a. Faktor Budaya Faktor budaya memilki pengaruh yang luas dan mendalam terhadap perilaku. Peran budaya, sub budaya, dan kelas sosial pembeli sangatlah penting.

  1) Budaya Budaya mempunyai pengaruh yang luas dan terdalam terhadap perilaku konsumen sehingga perilaku konsumen ditentukan oleh kebudayaan yang tercermin dalam cara hidup, kebiasaan dan tradisi dalam permintaan terhadap bermacam-macam barang dan jasa di pasar.

  2) Sub Budaya Merupakan kebudayaan khusus yang ada, pada satu golongan masyarakat yang berbeda dengan golongan masyarakat lain maupun kebudayaan seluruh masyarakat mengenai beberapa bagian yang tidak pokok. Sub budaya terdiri dari kelompok kebangsaan, kelompok keagamaan, kelompok rasional dan wilayah geografis. 3) Kelas Sosial Pada dasarnya masyarakat kita dapat dikelompokan ke dalam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  a) Golongan atas, seperti: pengusaha-pengusaha kaya, pejabat- pejabat tinggi.

  b) Golongan menengah, seperti: karyawan instansi pemerintah, pengusaha golongan menengah.

  c) Golongan kebawah, seperti: buruh pabrik, pegawai rendah dan pedagang kecil.

  b. Faktor Sosial 1) Kelompok Referensi Merupakan kelompok-kelompok yang memberikan pengaruh langsung ataupun tidak langsung terhadap sikap dan perilaku seseorang. 2) Keluarga Keluarga merupakan kelompok yang paling kecil dalam struktur kehidupan masyarakat yang perlu diketahui karakteristik dan sifat-sifatnya oleh perusahaan, karena keluarga dapat memberikan pengaruh yang kuat terhadap perilaku pembeli. Anggota keluarga berfungsi sebagai inisiatif, yang memutusakan tetapi di lain waktu dapat sebagai pembeli maupun pemakai produk. 3) Peran dan Status Sebuah peranan terdiri dari aktivitas yang diperkirakan dilakukan seseorang yang sesuai dengan orang lain yang ada

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  pembelian. Maka pemasar perlu menyadari potensi produk yang menjadi simbol dari status.

  c. Faktor Pribadi 1) Usia dan Tahap Daur Hidup Selera dan konsumen seseorang dipengaruhui oleh usianya dan tahap siklus hidupnya seseorang akan memutuskan pembelian suatu produk dengan mempertimbangkan terlebih dahulu pada faktor usia, sehingga produk yang digunakan sesuai dengan usianya. 2) Pekerjaan Pekerjaan seseorang akan menjurus kepada kebutuhan dan keinginan tertentu akan barang dan jasa, secara umum para pemasar dapat mempelajari apakah kelompok kerja tertentu mempunyai perhatian di atas rata-rata terhadap produk jasa mereka. Mereka juga dapat memilih untuk mengkhususkan dalam pembuatan produk dan pelayanan jasa tertentu yang diperlukan oleh kelompok tertentu pula.

  3) Keadaan Ekonomi Lingkungan ekonomi seseorang akan sangat berpengaruh terhadap barang dan jasa yang dipertimbangkan dan dibeli oleh mereka. Lingkungan itu sendiri terdiri dari; pendapatan, tabungan dan kekayaan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4) Kepribadian dan Konsep Diri Konsep diri dan kepribadian setiap orang berbeda sehingga pandangan yang diberikan terhadap suatu hal akan berbeda pula. Hal tersebut dapat digunakan dalam segmentasi pasar, periklanan, pembungkusan, personal selling, pengembangan produk dan penyaluran. 5) Gaya Hidup Gaya hidup mencoba untuk menggambarkan suatu pola bereaksi dan berinteraksi seseorang di dunia. Seorang pemasar dapat mencari hubungan di antara suatu produk, merek dengan kelompok gaya hidup tertentu untuk mempersiapkan strategi pemasaran yang cocok dengan produk yang dihasilkan.

  d. Faktor Psikologis 1) Motivasi Merupakan suatu dorongan kebutuhan dan keinginan individu yang diarahkan pada tujuan untuk memperoleh kepuasan.

  Dengan mengetahui motif tersebut dapat dijadikan sebagai dasar pada program promosi perusahaan dan periklanan khusus.

  2) Presepsi Merupakan suatu proses seseorang dalam memilih, mengartikan, masukan informasi untuk menciptakan suatu gambaran tentang suatu perusahaan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3) Belajar Proses pembelian yang dilakukan oleh konsumen merupakan suatu proses belajar. Mereka sebelum melakukan proses pembelian, konsumen akan mempelajari sesuatu terlebih dahulu.

  4) Keyakinan dan Sikap Adalah suatu gagasan deskriptif yang dimiliki seseorang tentang suatu hal dan sikap merupakan kecenderungan yang dipelajari untuk bereaksi terhadap penawaran produk dalam masalah yang baik ataupun kurang baik secara konsekuen.

  8. Tahap-tahap dalam Proses Pengambilan Keputusan Dalam pengambilan keputusan merupakan suatu proses kegiatan pembelian yang tampak hanyalah satu tahap dari keseluruhan proses pembelian konsumen.

  Dharmmesta dan Handoko (2008:106-112) proses pengambilan keputusan melalui lima tahap yaitu :

a. Menganalisis Kebutuhan dan Keinginan.

  Penganalisaan kebutuhan dan keinginan ini ditujukan terutama untuk mengetahui adanya kebutuhan dan keinginan yang belum terpenuhi atau terpuaskan. Jika kebutuhan tersebut diketahui, maka konsumen akan segera memahami adanya kebutuhan yang belum segera dipenuhi atau masih ditunda pemenuhannya, serta kebutuhan- kebutuhan yang sama-sama harus sgera dipenuhi. Tahap ini adalah

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

b. Pencarian Informasi dan Penilaian Sumber – sumber.

  Pencarian informasi dapat bersifat aktif atau pasif, internal atau eksternal, pencarian informasi yang bersifat aktif dapat berupa kunjungan terhadap beberapa toko untuk membuat perbandingan harga dan kualitas produk, sedangkan pencarian informasi pasif hanya dengan membaca iklan di majalah atau surat kabar tanpa mempunyai tujuan khusus tentang gambaran produk yang diinginkan.

  Pencarian informasi internal tentang sumber – sumber pembelian dapat berasal dari komunikasi perorangan dan pengaruh perorangan yang terutama berasal dari komunikasi perorangan dan pengaruh perorangan yang terutama berasal dari pelopor opini.

  Sedangkan informasi eksternal berasal dari media masa dan sumber informasi dari kegiatan pemasaran perusahaan.

  c. Penilaian dan Seleksi terhadap Alternatif pembelian Meliputi dua tahap yaitu menetapkan tujuan pembelian dan menilai serta mengadakan seleksi terhadap alternatif pembelian berdasarkan tujuan pembelian.

  Tujuan pembelian bagi masing – masing konsumen tidak selalu sama, tergantung pada jenis produk dan kebutuhannya. Ada konsumen yang mempunyai tujuan pembelian untuk meningkatkan prestise, ada yang hanya sekedar ingin memenuhi kebutuhan jangka

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  d. Keputusan untuk Membeli Tahapan dalam proses pengambilan keputusan pembelian dimana konsumen benar – benar membeli produk. Keputusan untuk membeli atau tidak produk yang ditawarkan. Keputusan untuk membeli yang diambil oleh pembeli sebenarnya merupakan kesimpulan dari sejumlah keputusan, misalnya : keputusan tentang jenis produk, bentuk produk, jumlah produk dan sebagainya. Apabila produk yang dihasilkan perusahaan sesuai dengan apa yang diharapkan konsumen untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan, maka produk tersebut mampu menarik minat untuk membeli. Bila konsumen dapat dipuaskan maka pembelian berikutnya akan membeli merk tersebut lagi dan lagi.

  e. Perilaku Sesudah Pembelian Setelah melakukan pembelian produk, konsumen akan mengalami suatu tingkat kepuasan atau ketidakpuasan. Konsumen akan melakukan tindakan setelah kegiatan membeli dalam hal penggunaan produk tersebut sehingga harus diperhatikan oleh pemasar bahwa tugas pemasaran tidak berakhir ketika produk sudah

dibeli tetapi terus sampai pada periode setelah pembelian.

  9. Kepuasan Pelanggan Saat ini perhatian terhadap kepuasan pelanggan semakin diperhatikan dan tingkatkan oleh semua para pengusaha agar para

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Pihak-pihak yang paling banyak berhubungan langsung dengan kepuasan / ketidak puasan pelanggan adalah pemasar, konsumen, konsumeris, dan peneliti perilaku konsumen.

  Persaingan yang semakin ketat dalam dunia bisnis, di mana semakin banyak para produsen yang terlibat dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen, menyebabkan setiap perusahaan harus menetapkan orientasi pada kepuasan konsumen / pelanggan sebagai tujuan yang paling utama. Saat ini dapat diyakini bahwa kunci utama untuk memenangkan persaingan bisnis adalah memberikan nilai dan kepuasan kepada pelanggan melalui penyampaiaan produk dan jasa dengan harga bersaing.

  Semakin berkembangnya kemajuan jaman banyak para produsen yang menawarkan produk dan jasa, maka konsumen lebih memilih pilihan yang semakin banyak ditawarkan oleh perusahaan tersebut. Dengan demikian kekuatan tawar-menawar konsumen semakin banyak. Hak-hak konsumen pun mulai mendapat perhatian yang cukup besar, terutama aspek keamanan dalam pemakaian barang atau jasa tertentu.

  Kepuasan konsumen dapat menjadi dasar untuk menuju terwujudnya suatu konsumen yang loyal atau setia terhadap suatu produk, merek dan jasa.

  Mowen dan Minor (2002:89) Kepuasan konsumen adalah keseluruhan sikap yang ditunjukkan konsumen atas barang atau jasa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kotler dan Keller (2007:177) Kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan kinerja (hasil) produk yang dipikirkan terhadap kinerja (atau hasil) yang diharapkan.

  Tjiptono (2000:146) ada beberapa pakar yang memberikan definisi mengenai kepuasan / ketidakpuasan pelanggan, antara lain:

  1. Day ( dalam Tse dan Wilton, 1988) menyatakan bahwa kepuasan atau ketidakpuasan pelanggan adalah respon pelanggan terhadap evaluasi ketidak sesuaian / diskonfirmasi yang dirasakan antara harapan sebelumnya (atau norma kinerja lainnya) dan kinerja aktual produk yang dirasakan setelah pemakaian.

  2. Menurut Engel. Et al. (1990) mengungkapkan bahwa kepuasan pelanggan merupakan evaluasi purnabeli dimana alternatif yang dipilih sekurang-kurangnya memberikan hasil (outcome) sama atau melampaui harapan pelanggan, sedangkan ketidakpuasan pelanggan timbul apabila hasil yang diperoleh tidak memenuhi harapn pelanggan.

  3. Philip Kotler (1997) mengemukakan bahwa kepuasan konsumen adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang ia rasakan dibandingkan dengan harapannya. Secara konseptual, kepuasan pelanggan dapat digambarkan sebagai berikut:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Konsep Kepuasan Pelanggan Tujuan Perusahaan Kebutuhan dan Keinginan

  Pelanggan Produk Harapan Pelanggan

  Terhadap Produk Nilai P roduk Bagi

  Pelanggan 2001)

  Tingkat Kepuasan Pelanggan Gambar II.1 Konsep Kepuasan Pelanggan Fandi Tjiptono (1995) dalam Fandi Tjiptono (2000:147)

  Semakin berkualitas produk dan jasa yang diberikan kepada konsumen, maka kepuasan yang dirasakan oleh konsumen semakin tinggi. Bila kepuasan konsumen semakin tinggi, maka dapat menimbulkan keuntungan bagi badan usaha/perusahaan tersebut.

  Pelanggan yang merasakan kepuasan akan terus melakukan pembelian pada badan usaha/perusahaan tersebut. Demikian pula sebaliknya jika tanpa ada kepuasan, dapat mengakibatkan pelanggan pindah pada produk lain atau pesaing lain.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  10. Loyalitas Konsumen Loyalitas pelanggan merupakan reaksi atau akibat dari terciptanya kepuasan pelanggan sebagai implementasi dari keberhasilan pelayanan yang berkualitas dalam memenuhi harapan pelanggan. Pelanggan yang loyal adalah mereka yang antusiasme terhadap merek atau produk yang digunakannya. Pelanggan yang loyal kepada keputusan pembeliannya tidak lagi mempertimbangkan faktor–faktor yang berpengaruh dalam penentuan pilihan seperti tingkat harga, jarak, kualitas, dan atribut lainnya, karena telah tertanam dalam dirinya bahwa produk atau jasa yang dibeli sesuai dengan harapn dan mampu memenuhi kebutuhan (Pratiwi, 2010:28).

  Loyalitas nenujukkan kondisi dari durasi waktu tertentu dan masyarakat bahwa tindakan pembelian terjadi tidak kurang dari dua kali (Griffin, 2005:5).

  Loyalitas adalah kesetiaan konsumen dalam membeli barang dan jasa dengan melakukan pembelian ulang barang atau jasa tersebut secara terus menerus. Kebiasaan ini termotivasi dan sulit di ubah dalam pembelian barang atau jasa yang sama, sering berakar pada keterlibatan

yang tinggi (Peter dan Olsen 2000:89 dalam Rusliadi 2009:30).

  Dua aspek penting dalan loyalitas adalah sikap dan perilaku konsumen, mempertahan konsumen yang mempunyai sifat dan perilaku yang loyal lebih menguntungkan dibanding mencari konsumen baru.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  perusahaan terlebih dahulu menciptakan image yang positif terhadap atribut yang ditawarkannya (Rusliadi, 2009:30).

  Loyalitas secara umum dapat diartikan kesetiaan seseorang atas suatu produk, baik barang maupun jasa tertentu. Loyalitas konsumen merupakan manifestasi dan kelanjutan dari kepuasan konsumen dalam menggunakan fasilitas maupun jasa pelayanan yang diberikan oleh perusahaan, serta untuk tetap menjadi konsumen dari perusahaan tersebut

(Hatane Samuel dan Foedjiawati 2005 dalam Pratiwi 2010:29).

  a. Ciri-ciri Loyalitas Griffin, Jill (2005 : 31) mengatakan bahwa pelanggan yang loyal adalah orang yang:

  1. Melakukan pembelian berulang yang teratur

  2. Membeli antar lini produk dan jasa

  3. Mereferensikan ke orang lain

  

4. Menunjukkan kekebalan terhadap tarikan pesaing

  b. Tahap-tahap Loyalitas Griffin, Jill (2005 : 35) membagi tahap loyalitas menjadi tujuh tahapan yaitu:

  1. Tahap satu: suspect. Tersangka (suspect) adalah orang yang mugkin membeli produk atau jasa Anda.

  2. Tahap dua: prospek. Prospek adalah orang yang membutuhkan produk atau jasa Anda dan memiliki kemampuan membeli.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3. Tahap tiga: prospek yang diskualifikasi. Prospek yang diskualifikasi adalah prospek yang telah cukup Anda pelajari untuk mengetahui bahwa mereka tidak membutuhkan, atau tidak

memiliki kemampuan membeli, produk Anda.

  4. Tahap empat: pelanggan pertama kali. Pelanggan pertama kali adalah orang yang telah membeli dari anda satu kali.

  5. Tahap lima: pelanggan berulang. Pelanggan berulang adalah orang-orang yang telah membeli dari Anda dua kali atau lebih.

  6. Tahap enem: klien. Klien membeli apa pun yang Anda jual dan dapat ia gunakan.

  7. Tahap tujuh: penganjur (advocate). Seperti klien, pendukung membeli apa pun yang Anda jual dan dapat ia gunakan serta membelinya secara teratur.

B. PENELITIAN TERDAHULU

  1. Penelitian dilakukan oleh INDRATIN (2009) dengan judul “ Analisis Faktor-fakto Yang Mempengaruhi Konsumen Dalam Mengunjungi Resto di Kota Yogyakarta “ ( Studi kasus pada Sagan Resto Seafood & Lounge Jalan Colombo Nomor 35 Karang Malang Yogyakarta).

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor-faktor meliputi pelayan resto, suasana resto, tingkat harga makana, minuman dan variasinya serta lokasi resto mempengaruhi konsumen dalam mengunjungi resto di kota Yogyakarta, dan juga untuk mengetahui faktor

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  yang paling dominan mempengaruhi konsumen dalam mengunjungi resto.

  Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuesioner. Penelitian ini dilakukan di Sagan Resto Seafood & Lounge Jalan Colombo Nomor 35 Karang Malang Yogyakarta, dengan jumlah responden yang diambil sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan penulis adalah convinience sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis persentase dan analisis regresi linier berganda.

  Dari hasil penelitian diketahui bahwa faktor suasana resto dan lokasi resto signifikan mempengaruhi konsumen dalam mengunjungi resto, sedangkan faktor pelayanan resto, dan faktor tingkat harga makanan, minuman dan variasinya tidak signifikan mempengaruhi konsumen dalam mengunjungi resto. Berdasarkan hasil penelitian juga diketahui bahwa faktor yang paling dominan mempengaruhi konsumen dalam mengunjungi resto adalah faktor lokasi resto.

  2. Penelitian dilakukan oleh JUNSCEN COME BUNGA (2007) dengan judul “Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Loyalitas Konsumen Pada Minyak Pelumas Castrol (Studi Kasus : Pada Bengkel Kurnia Agung).

  Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui apakah secara simultah harga, kualitas, promosi dan kemasan berpengaruh terhadap

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  mengetahui faktor yang mempengaruhi loyalitas konsumen pada minyak pelumas Castrol.

  Penelitian ini dilaksanakan di bengkel Kunia Agung, Jl. Ring Road Utara No.21 Maguwoharjo, Depok Sleman Yogyakarta. Subyek penelitian ini adalah konsumen pengguna oli Castrol yang telah menggunakan oli Castrol lebih dari tiga kali. Sampel yang diambil sebanyak 100 responden. Obyek yang diteliti meliputi harga, kualitas, promosi, kemasan dan loyalitas konsumen. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda yang bertujuan menjawab tujuan penelitian.

  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh dari faktor harga, kualitas, promosi dan kemasan baik secara parsial maupun simultan terhadap loyalitas konsumen pada minyak pelumas Castrol.

  C. KERANGKA KONSEPTUAN PENELITIAN Berdasarkan pada landasan teori dan penelitian terdahulu, maka dapat disusun suatu kerangka pemikiran sebagai berikut:

  Produk

  X1 Harga

  X2 Loyalitas konsumen Pelayanan Rumah Makan

  X3 Y Fasilitas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Keterangan : Hubungan Parsial Hubungan Simultan Gambar II.2 Kerangka Konseptual

  D. HIPOTESIS Hipotesis dalam penelitian ini adalah: Ho = Faktor produk, harga, pelayanan fasilitas, dan lokasi tidak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot

  Laris-i Yogyakarta. H = Faktor produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi

  1 berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB III METODE PENELITIAN A. JENIS PENELITIAN Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi kasus, yaitu penelitian pada

  konsumen yang membeli dan pernah membeli di Rumah Makan Depot Laris-i Jl. Nologaten Catur Tunggal, Depok, Sleman ,Yogyakarta, sehingga kesimpulan hasil penelitian hanya berlaku pada obyek yang akan diteliti, tidak berlaku umum.

B. SUBYEK DAN OBYEK

  1. Subyek Penelitian : Semua konsumen yang membeli dan pernah membeli di Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

  2. Obyek Penelitian : Faktor yang menyebabkan loyalitas konsumen rumah makan yang meliputi produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi.

C. WAKTU DAN LOKASI PENELITIAN

  1. Lokasi : Rumah Makan Depot Laris-i Jl. Nologaten Catur Tunggal, Depok, Sleman ,Yogyakarta.

  2. Waktu : November 2011

  D. VARIABEL PENELITIAN Variabel penelitian terdiri dari dua macam yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu variabel terikat (dependent variable) atau variabel yang tergantung dari variable lainnya yang selanjutnya dinyatakan dengan simbol Y dan variabel bebas (independent variable) atau variabel yang tidak

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  bergantung pada variable lainnya yang selanjutnya dinyatakan dengan simbol

X. Variable-variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah :

  1. Variabel Terikat (dependent variable), yaitu loyalitas konsumen Rumah

Makan, didekati dengan frekuensi kunjungan selama satu bulan.

  2. Variabel Tidak Terikat (independent variable), yaitu :

  a. Produk (X1)

  b. Harga (X2)

  c. Pelayanan (X3)

  d. Fasilitas (X4)

  e. Lokasi (X5)

  E. DEFINISI OPERASIONAL Untuk menyatakan pengertian tentang variabel yang diukur. Maka dalam penelitian ini adalah keputusan konsumen dalam memilih Rumah Makan Depot Laris-i, yaitu:

  1. Produk Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke suatu pasar untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan ( Kotler, 1997:52). Dengan indikator sebagai berikut:

  a. Apakah rasa produk makanan dan minuman yang di tawarkan sesuai dengan yang di inginkan konsumen.

  b. Apakah produk yang dijual memiliki kualitas produk yang baik.

  c. Macam-macam produk yang ditawarkan kepada konsumen, yaitu

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Harga Harga adalah sejumlah nilai yang ditukarkan konsumen dengan manfaat dari memiliki atau menggunakan produk atau jasa yang lainnya ditetapkan oleh pembeli atau penjual untuk satu harga yang sama terhadap semua pembeli (Tjiptono, 2001 dalam Mandasari, 2011:22). Dengan indikator sebagai berikut:

  a. Kesesuaian antara harga makanan dan minuman yang dibayar konsumen dengan yang tertera di daftar menu makan dan minuman.

  b. Apakah tingkat harga minuman dan makanan terjangkau oleh seluruh konsumen.

  c. Kesesuaian antara tingkat harga makanan dan minuman dengan tingkat kepuasan yang dirasakan oleh konsumen.

  d. Tingkat harga makanan dan minuman sesuai dengan standar harga rumah makan.

  3. Pelayanan Pelayanan adalah setiap kegiatan, atau manfaat yang ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain dan pada dasarnya tidak berwujud dan tidak menghasilkan kepemilikan sesuatu. Namun secara umum, pelayanan berarti menyediakan segala apa yang dibutuhkan oleh orang lain (Kotler, 2000 dalam Mandasari, 2011:16).

  Dengan indikator sebagai berikut:

  a. Keramahan dan kesopanan karyawan terhadap konumen, yaitu

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  b. Kecepatan karyawan dalam melayani konsumen.

  c. Keteraturan karyawan dalam melayani konsumen, yaitu apakah karyawan melayani konsumen dengan teratur sesuai dengan urutan.

  d. Kesiapan karyawan untuk membantu jika konsumen mengalami kesulitan.

  4. Fasilitas Fasilitas adalah penyediaan perlengkapan-perlengkapan fisik untuk memberi kemudahan kepada konsumen untuk melaksanakan aktifitas- aktifitas sehingga kebutuhan konsumen dapat dipenuhi (Sulastyono, 1999 dalam Mandasari, 2011:29) Dengan indikator sebagai berikut: a. Apakah ruangan rumah makan selalu bersih.

  b. Apakah ruangan rumah makan selalu tertata rapi.

  c. Apakah ruangan rumah makan cukup luas.

  d. Apakah tersedia toilet dalam rumah makan.

  e. Apakah ada musik dalam rumah makan.

  5. Lokasi Lokasi adalah dimana perusahaan harus bermarkas dan melakukan operasi (Lupiyoadi 2001 dalam Mandasari, 2011:25). Dengan indikator sebagai berikut: a. Lokasi mudah dijangkau oleh konsumen.

  b. Tidak jauh dari tempat tinggal konsumen.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  d. Tidak jauh dari tempat aktivitas konsumen.

  e. Dekat dengan pusat keramaian sehingga memudahkan konsumen bila ingin melakukan aktivitas yang lain.

  6. Loyalitas Konsumen Loyalitas adalah kesetiaan konsumen dalam membeli barang dan jasa dengan melakukan pembelian ulang barang atau jasa tersebut secara terus menerus. Kebiasaan ini termotivasi dan sulit di ubah dalam pembelian barang atau jasa yang sama, sering berakar pada keterlibatan yang tinggi (Peter dan Olsen, 2000:89 dalam Rusliadi, 2009:30).

  Dengan indikator sebagai berikut: a. Melakukan pembelian berulang secara teratur.

  b. Mereferensikan kepada orang lain.

  c. Menunjukkan kekebalan terhadap terikan dari pesaing-pesaing.

  

d. Melakukan pembelian produk yang lain di tempat yang sama.

F. POPULASI DAN SAMPEL

  1. Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2011:61). Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen pria dan wanita yang membeli dan pernah membeli di Rumah Makan Depot Laris-i. Populasi dalam penelitian ini adalah populasi yang bersifat tidak

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  terbatas (infinite), yaitu populasi yang tidak diketahui berapa jumlah pastinya.

  2. Sampel Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Sugiyono, 2011:62).

  Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari rumus sampel infinite, yaitu: n = (Z

  2 .p.q)/d

  2 n = ((1,96)

  2 (0,5)(0,5))/(0,1)

  2 n = 96,04 Dimana: n = Jumlah sampel p = Estimator porsi populasi q = 1-p Z = Harga standar normal D = Penyimpangan yang ditoleransi Maka, jmlah sampel yang diambil untuk penelitian ini adalah sebanyak 96,04 dibulatkan menjadi 100. 100 responden tersebut merupakan konsumen yang sedang membeli dan pernah membeli di

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  G. TEKNIK PENGAMBILAN SAMPEL Dalam penelitian ini, teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Accidental sampling adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono, 2011:67).

  H. SUMBER DATA

Jenis data yang diperoleh dikelompokkan menjadi dua, yaitu :

  1. Data Primer Data primer adalah data yang langsung diperoleh dari responden/obyeknya. Pada penelitian ini data primer diperoleh dari hasil pengisian kuesioner untuk mengetahui produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi di Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta yang menyebabkan loyalitas konsumen.

  2. Data Sekunder Data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung, baik berupa keterangan maupun literatur yang ada hubungannya dengan penelitian yang sifatnya melengkapi atau mendukung data primer. Dalam penelitian ini data sekunder diperoleh dari dokumentasi berupa buku- buku yang berhubungan dengan masalah yang diteliti dalam penelitian ini.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  I. TEKNIK PENGUMPULAN DATA Dalam suatu penelitian ilmiah, metode pengumpulan data dimaksudkan untuk memperoleh bahan-bahan yang relevan, akurat, dan, terpercaya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah :

  1. Kuesioner Metode pengumpulan data dilakukan dengan alat bantu berupa kuesioner, yang mana jawaban responden diukur dengan menggunakan skala Likert. Dengan skala Likert, maka variabel yang diukur dijabarkan menjadi indikator variabel, kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pertanyaan atau pernyataan. Jawaban setiap instrumen yang menggunakan skala Likert mempunyai gradasi dari sangat positif sampai negatif yang dapat berupa kata-kata dan untuk keperluan analisis kuantitatif, maka jawaban itu dapat diberi skor. Dengan gradasi jawaban: Sangat setuju (SS) diberi skor 5 Setuju (S) diberi skor 4 Netral (N) diberi skor 3 Tidak setuju (TS) diberi skor 2 Sangat tidak setuju (STS) diberi skor 1

  J. TEKNIK PENGUJIAN INSTRUMENT Teknik pengujian instrumen dapat dilakukan dengan melakukan pengujian validitas dan reliabilitas.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1. Uji Validitas Tujuan dilakukan uji validitas adalah untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut (Ghozali, 2011:52).

  Mengukur validitas dapat dilakukan dengan melakukan korelasi antar skor butir pertanyaan dengan total skor konstruk atau variabel.

  Yaitu dengan membandingkan nilai r hitung dengan r tabel untuk degree of freedom (df)= n-2, dalam hal ini n adalah jumlah sampel penelitian (Ghozali, 2011:53).

  Uji validitas digunakan untuk menghitung korelasi antara masing- masing pernyataan dengan skor total dengan rumus korelasi product moment (Sugiyono, 2011:228). n xyx y

         rxy

  2

  2

  2

  2

  n x x n y y  

         

      Dimana, r = Koefisien korelasi setiap item xy y = Nilai total item x = Nilai dari setiap item n = Jumlah sampel Dengan taraf signifikan > r dan nilai

  (α)= 5%, apabila r hitung tabel positif maka butir atau pertanyaan atau indikator tersebut dinyatakan valid.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variable atau konstruk. Suatu kuesioner dinyatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu (Ghozali, 2011:47). Kehandalan yang menyangkut kekonsistenan jawaban jika diujikan berulang pada sampel yang berbeda.

  Cara mencari reliabilitas untuk keseluruhan item adalah dengan mengkoreksi angka korelasi yang diperoleh menggunakan rumus Alfa Cronbach (Suharsimi Arikunto 1993) dalam Muhidin dan Abdurahman (2009:38) yaitu:

  2 ∑

  = 1 −

  11

  2 − 1 Dimana, r = Reliabilitas Instrumen

  11 k = Banyaknya butir pertanyaan

  2 = Jumlah variabel butir ∑

  2 = Varian total Reliabilitas kurang dari 0,6 adalah kurang baik, sedangkan 0,7 diterima dan di atas 0,8 adalah baik.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  > r tabel maka Dengan taraf signifikan (α)= 5%, apabila r hitung kuesioner sebagai alat ukur dikatakan memenuhi syarat reliabilitas.

K. TEKNIK ANALISIS DATA

8. Uji Asumsi Klasik

  a. Uji Multikolinearitas Ghozali (2011:105-106) Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antara variabel bebas (independen). Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabel independen. Jika variabel independen saling berkorelasi, maka variabel-variabel ini tidak ortogonal. Variabel ortogonal adalah variabel independen yang nilai korelasi antar sesama variabel independen sama dengan nol. Untuk mendeteksi ada atau tidaknya multikolinearitas di dalam model regresi adalah sebagai berikut:

  2

  a. Nilai R yang dihasil oleh suatu estimasi model regresi empiris sangat tinggi, tetapi secara individu variabel-variabel independen banyak yang tidak signifikan mempengaruhi variabel dependen.

  b. Menganalisis matrik korelasi variabel-variabel independen. Jika antara variabel independen ada korelasi yang cukup tinggi (umumnya di atas 0,90), maka hal ini merupakan indikasi adanya multikolonieritas. Multikolinearitas dapat disebabkan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  karena adanya efek kombinasi dua atau lebih variabel independen.

  c. Multikolinearitas dapat juga dilihat dari (1) nilai tolerance dan lawannya (2) variance inflation factor (VIF). Kedua ukuran ini menunjukkan setiap variabel independen manakah yang dijelaskan oleh variabel independen lainnya. Dalam pengertian sederhana setiap variabel independen menjadi variabel dependen (terikat) dan regresi terhadap variabel independen lainnya.

  Tolerance mengukur variabilitas variabel independen yang terpilih yang tidak dijelaskan oleh variabel independen lainnya.

  Jadi nilai tolerance yang rendah sama dengan nilai VIF tinggi ( karena VIF = 1/Tolerance). Nilai cutoff yang umum dipakai untuk menunjukkan adanya multikolinearitas adalah nilai Tolerance

  ≤ 0,10 atau sama dengan nilai VIF ≥10. Setiap penilaian harus menentukan tingkat kolinearitas yang masih dapat ditolerir.

  b. Uji Heteroskedastisitas Ghozali (2011:139) Uji heterokedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jika variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap, maka disebut homokedastisitas dan jika berbeda maka disebut

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  heterokedastisitas. Model regresi yang baik adalah yang terdapat homokedastisitas atau tidak tejadi heterokedastisitas.

  Cara untuk mengetahui ada tidaknya heterokedastisitas adalah dengan melihat grafik plot antara nilai prediksi variabel terikat (dependen) yaitu ZPRED dengan residualnya SRESID. Deteksi ada tidaknya heterokedastisitas dapat dilakukan dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplot antara SRESID dan ZPRED dimana sumbu Y adalah Y yang telah diprediksi, dan sumbu X yang telah diprediksi, sumbu X adalah residual (Y prediksi – Y sesungguhnya) yang telah di-studentized (Ghozali, 2011:139).

  Dasar analisisnya adalah sebagai berikut :

  a. Jika ada pola tertentu seperti titik-titik yang ada membentuk pola tertentu yang teratur (bergelombang, melebar kemudian menyempit), maka mengindikasikan telah terjadi heterokedastisitas.

  b. Jika tidak ada pola yang jelas serta titik-titik yang menyebar di atas dan di bawah angka nol pada sumbu Y, maka tidak terjadi heterokedastisitas.

  c. Uji Normalitas Ghozali (2011:160-161) Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variable pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Seperti diketahui bahwa uji t dan F

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kalau asumsi ini dilanggar maka uji statistic menjadi tidak valid untuk jumlah sampel kecil.

  Cara untuk mendeteksi apakah residual berdistribusi normal atau tidak yaitu dengan analisis grafik salah satu cara termudah untuk melihat normalitas residual adalah dengan melihat grafik histogram yang membandingkan antara data observasi dengan distribusi yang mendekati distribusi normal. Namun demikian hanya dengan melihat histogram hal ini dapat menyesatkan khususnya untuk jumlah sampel yang kecil. Metode yang lebih handal adalah dengan melihat normal probability ploy yang membandingkan distribusi kumulatif dari distri busi normal. Distribusi normal akan membentuk suatu garis lurus diagonal, dan ploting data residual normal, maka garis yang menggambarkan data sesungguhnya akan mengikuti garis diagonalnya.

  9. Analisis Regresi Linear Berganda Tujuan dari analisis linear berganda adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh variable independen terhadap variable dependen.

Rumus persamaan regresi linear berganda (Sugiyono, 2011:276):

Y= a+ b

  X +b X +b X +b X +b

  X

  1

  1

  2

  2

  3

  3

  

4

  4

  5

  5 Keterangan : Y = Keputusan Berkunjung X = Produk

  ₁

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  X

  Keterangan: R² = Koefisien determinasi N = Ukuran/jumlah sampel k = Jumlah variabel independen

     k n R k R

  2

  2

  1

  

1

   

  X ₃ = Pelayanan

  hitung Pengujian dengan F hitung tujuannya untuk mengetahui apakah variabel bebas (independen) secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat (dependen). Adapun rumus yang digunakan untuk mencari F hitung adalah sebagai berikut (Priyatno, 2008:81):

  5 = Koefisien regresi Lokasi

  4 = Koefisien regresi Fasilitas b

  3 = Koefisien regresi Pelayanan b

  2 = Koefisien regresi Harga b

  5 = Lokasi a = Bilangan konstanta bı = Koefisien regresi Produk b

  X

  4 = Fasilitas

10. Melakukan Uji Hipotesis

a. Uji Hipotesis F

  Fh =  

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kriteria Pengujian: Jika F , maka H ditolak dan H diterima hitung ≥ F tabel

  1 Jika F < F , maka H diterima dan H ditolak hitung tabel

  1 Hipotesis untuk F adalah : hitung H = Faktor produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi secara simultan tidak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen

  Rumah Makan. H = Faktor produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi secara

  1 simultan berpebgaruh berterhadap loyalitas konsumen Rumah Makan.

b. Uji Hipotesis t

  hitung Tujuan pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah variabel bebas (independen) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat (dependen). Adapun rumus yang digunakan untuk mencari t adalah sebagai berikut (Priyatno, 2008:83-84): hitung

b

t = hitung

  

Sb

Keterangan : b = Koefisien regresi variabel Sb = Standar error variabel Kriteria Pengujian : Uji t dan t dengan 5% hitung tabel

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  < t tabel maka H diterima dan H

  Y = Variabel dependen

  n x = Variabel independen i b = Koefisien regresi n

  Y x b Y x b Y x b Y x b Y x b R Keterangan :

  1

  1

  2

  2

  3

  3

  Jika t hitung

  4

  5

  5

  2

            

  Koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui persentase sumbangan pengaruh variabel independen yaitu atribut produk (X1), harga (X2), pelayanan (X3), fasilitas (X4) dan lokasi (X5) secara simultan terhadap loyalitas konsumen rumah makan (Y). Adapun rumus

koefisien determinasi/korelasi berganda (Sugiyono, 2011:286).

  2 R

  11. Koefisien Determinasi/Uji

  1 = Faktor produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi secara parsial berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan.

  H

  1 ditolak Hipotesis untuk t hitung adalah : H = Faktor produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi secara parsial tidak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan.

  4

2 Y

2 R = Koefisien determinasi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

BAB IV

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN A. SEJARAH BERDIRINYA PERUSAHAAN Rumah Mkan Depot Laris-i berdiri di Yogyakarta pada bulan April 2006, perusahaan atau rumah makan tersebut didirikan oleh seorang Ibu Maria Veronika Johari. Ibu Maria Veronika Johari berasal dari Bangka Belitung, dia di Yogyakarta mendirikan Rumah Makan Depot Laris-i. Rumah makan tersebut tidak memiliki cabang lain di wilayah Yogyakarta. Rumah makan yang didominasi oleh warna merah dan hitam ini berada dalam sebuah bangunan dengan konsep sederhana yang unik yang akan menciptakan kenyamanan bagi para konsumen yang membeli ke tempat tersebut.

  B. LOKASI PERUSAHAAN Rumah Makan Depot Laris-i terletak di Jl. Nologaten Catur Tunggal, Depok, Sleman ,Yogyakarta. Lokasi tersebut dipilih karena merupakan lokasi yang strategis kerena berada di dekat pusat keramaian, kampus, dan area kost bagi mahasiswa.

  C. MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA Manajemen pengelolaan Sumber Daya Manusi (SDM) di Rumah Makana Depot Laris-i tidak terlepas dari proses rekruitmen karyawan. System rekruitmen yang diterapkan di Rumah Makan Depot Laris-i selama ini dilakukan dengan cara dari teman keteman atau dari orang dalam perusahaan sendiri. Dari dalam perusahaan melalui relokasi SDM yang ada baik berupa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  menempatkan orang yang tepat pada tempat yang tepat. Sebelum karyawan baru yang diterima di Rumah Makan Depot Laris-i bekerja, mereka terlebih dahulu mengikuti Training selama 3 bulan yang di adakan oleh Rumah Makan Depot Laris-i. Training tersebut bertujuan agar para karyawan baru bisa bekerja sesuai dengan apa yang menjadi tanggung jawab mereka atau melaksanakan tugas yang dipercayakan kepada mereka selama bekerja di Rumah Makan Depot Laris-i.

  D. STRUKTUR ORGANISASI Perusahaan dalam menjalankan usahanya mempunyai satu tujuan. Agar tujuan dari perusahaan dapat tercapai, maka perlu adanya pembagian tugas dan wewenang yang jelas. Pembagian tugas dan wewenang dalam perusahaan dapat dilihat dalam struktur organisasi perusahaan. Dengan adanya struktur organisasi dalam perusahaan, maka tugas dan wewenang setiap bagian dalam perusahaan dapat diketahui sehingga semua pihak yang terlibat dalam perusahaan dapat mengetahui tugas-tugas dan kepada siapa harus mempertanggungjawabkan tugas-tugasnya. Struktur organisasi yang jelas akan mendukung keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuan.

  Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya sehari-hari Rumah Makan Depot Laris-i memiliki tingkatan-tingkatan dalam perusahaan atau struktur organisasi yang terbagi menjadi beberapa bagian. Hal ini dumaksud agar dalam kegiatan operasionalnya para karyawan dapat bekerja semaksimal mungkin tanpa terjadi tumpang tindih tugas dan wewenang.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Berikut ini merupakan struktur organisasi di Rumah Makan Depot Laris-i tampak pada gambar IV.1 dibawah ini.

  

Gambar IV.1

Struktur Organisasi Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta

Owner Supervisor

  

Depot Depot Pembelanjaan Depot Depot

Masak Keuang Minuman Servis

an

  Lorotan Pengantaran Jus Minuman Bakaran Gorengan Kasir Order

  / ambil kotoran

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

E. PENJELASAN MASING-MASING JABATAN 1. Owner : Pemilik Perusahaan (Pemilik Rumah Makan Depot Laris-i).

  2. Supervisor : Bertanggung jawab terhadap semua kegiatan didalam rumah makan yang dilakukan oleh semua karyawan.

  3. Depot Masak : Bertanggung jawab atas tersedianya masakan di Rumah Makan.

  4. Bakaran : Mertanggung jawab terhadap pesanan konsumen yang sifatnya bakaran.

  5. Gorengan : Bertang jawab terhadap pesanan konsumen yang sifatnya gorengan.

  6. Depot Keuangan : Bertanggung jawab terhadap keuangan perusahaan (pengeluaran dan pemasukan).

  7. Kasir : Bertanggung jawab terhadap proses pembayaran dan transaksi harian.

  8. Order : Bertanggung jawab terhadap jumlah pesanan yang dipesan oleh konsumen.

  9. Pembelanjaan : Bertanggung jawab terhadap penyediaan kebutuhan bahan masakan.

  10. Depot Minum : Bertanggung jawab atas semua tersedianya bahan minuman di Rumah Makan.

  11. Jus : Bertanggung jawab terhadap penyediaan pesanan minuman dari konsumen yang berupa jus.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  12. Minuman : Bertanggung jawab terhadap penyediaan pesanan minuman dari konsumen yang bukan jus.

  13. Depot Servis : Bertanggung jawab terhadap pelayanan yang dilakukan karyawan.

  14. Pengantaran : Bertanggung jawab terhadap pengantaran pesanan makanan yang dipesan konsumen.

  15. Lorotan / Ambil Kotoran : Bertanggung jawab terhadap kotoran atau

piring dan gelas kotor yang ada di meja dan membersihkannya.

  F. PERSONALIA Aspek personalia perlu untuk direncanakan, diorganisasikan, di arahkan, dikoordinasi dan diawasi dengan baik. Personalia ini antara lain terdiri dari pengadaan karyawan, pelatihan dan pengembangan karyawan. Bila aspek tersebut dikelola dengan baik maka tujuan perusahaan dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan, salah satu faktor yang dapat menunjang produktifitas yang tinggi adalah adanya suasana kerja yang terbatas dari gangguan stress pada karyawan yang akan sangat mendukung tercapainya tingkat produktivitas yang tinggi. Pimpinan perusahaan di tuntut untuk dapat mengelola karyawan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan karyawan maupun tujuan perusahaan, hal tersebut berguna untuk mengelola konflik yang terjadi pada karyawan sehingga tidak akan mengganggu pencapaian tujuan perusahaan.

  Jumlah tenaga kerja atau karyawan yang ada di Rumah Makan Depot

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  G. PEMBAGIAN WAKTU KERJA Di Rumah Makan Depot Laris-i terdapat pembagian kerja karyawan yang telah disesuaikan dengan jam masing-masing karyawan. Jam kerja karyawan tersebut terbagi menjadi 3 bagian, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Shif pagi terdiri dari 2 karyawan yang jam kerjanya di mulai dari jam 10.00 sampai 18.00.

  2. Shif ful terdiri dari 11 karyawan yang jam kerjanya dimulai dari jam 7.00 sampai 22.00.

  3. Shif sore terdiri dari 3 karyawan yang jam kerjanya dimulai dari jam 15.00 sampai 22.00.

  H. DAFTAR MENU YANG ADA DI RUMAH MAKAN DEPOT LARIS-I Berikut ini merupakan daftar menu yang ada di Rumah Makan Depot Laris-i. Ayam bakar / goring / rica Rp 6.000 Nila bakar / goreng RP 8.000 Bawal bakar / goreng Rp 7.000 Kembung bakar / goreng Rp 6.000 Lele bakar / goreng Rp 5.000 Pepes ayam Rp 6.000 Pepes kembung Rp 4.500 Gurame bakar / goreng Rp 23.000 Telur bakar Rp 3.500

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tempe / tahu bakar Rp 1.500 Tempe / tahu goreng Rp 1.000 Udang kriuk Rp 5.000 Wader goreng Rp 5.000 Ca kangkung Rp 4.000 Ca sawi Rp 4.000 Oseng tempe + kacang panjang Rp 2.000 Terong goring Rp 2.000 Sayur sop Rp 1.000 Sayur asem Rp 1.000 Nasi putih / uduk Rp 2.500 Otak-otak ikan bakar / goreng Rp 2.300 Bakso tuna bakar / goreng Rp 2.300 Nugget bakar / goreng Rp 2.500 Sosis bakar / goreng Rp 2.300 Tempura bakar / goreng Rp 2.300 Rolade ayam bakar / goreng Rp 2.500 Sate usus bakar / goreng Rp 2.300 Ati-ampela bakar / goring Rp 2.300 Tempe / tahu bacem bakar / goring Rp 1.500 Es teh / teh hangat Rp 1.500 Es jeruk / jeruk hangat Rp 2.000

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Es teh / teh hangat tawar Rp 1.000 Es campur Rp 5.000 Es cincau Rp 3.000 Es teh tarik / teh tarik hangat Rp 3.500 Es lemontea / lemontea hangat Rp 4.000 Es milo / milo hangat Rp 4.000 Es coffemix / coffemix hangat Rp 4.000 Es extrajoss Rp 2.000 Es extrajoss + susu Rp 4.000 Susu + jahe hangat RP 4.000 Susu putih / coklat Rp 1.500 Aqua botol RP 1.500 Soft drink Rp 2.500 Frestea Rp 5.000 Soda gembira Rp 5.000 Jus alpukat Rp 6.000 Jus mangga Rp 4.000 Jus strawberry Rp 4.000 Jus sirsak Rp 4.000 Jus jambu Rp 4.000 Jus belimbing Rp 4.000 Jus jagung Rp 4.000

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Jus mocca Rp 4.000 Jus wortel + leci Rp 4.000 Jus sayur + leci Rp 4.000 Jus papaya + jeruk Rp 3.000 Jus wortel Rp 3.000 Jus sayur Rp 3.000 Jus jeruk Rp 3.000 Jus rosella Rp 3.000 Jus tomat Rp 3.000 Jus apel Rp 3.000 Jus nanas Rp 3.000 Jus sawo Rp 3.000 Jus semangka Rp 3.000 Jus melon Rp 3.000 Jus timun Rp 3.000 Pudding Rp 2.500 Manisan rosella Rp 2.000 Buah semangka Rp 1.000 Buah nanas Rp 1.000 Buah papaya Rp 1.000 Buah melon Rp 1.500 Peyek kacang Rp 2.000

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kerupuk kaleng Rp 1.000/3 Paket Khusus Makan di Tempat : Ayam bakar / goreng / rica + nasi + lalapan + sambel = Rp 8.000 Nila bakar / goreng + nasi + lalapan + sambel = Rp 10.000 Bawal bakar / goreng + nasi + lalapan + sambel = Rp 9.000 Kembung bakar / goreng + nasi + lalapan + sambel = Rp 8.000 Lele bakar / goreng + nasi + lalapan + sambel = Rp 7.000 Pepes ayam + nasi + lalapan + sambel = Rp 8.000 Pepes kembung + nasi + lalapan + sambel = Rp 8.000 Pepes tuna + nasi + lalapan + sambel = Rp 4.500 Telur bakar + nasi + lalapan + sambel = Rp 5.500 Telur goring + nasi + lalapan + sambel = Rp 5.000 Tempe / tahu bakar + nasi + lalapan + sambel = Rp 4.000 Tempe / tahu goreng + nasi + lalapan + sambel = Rp 3.500 Tersedia : - Sambel bawang (silahkan pesan di kasir)

  • Sambel korek (silahkan pesan di kasir)
  • Sambel terasi mentah (silahkan pesan di kasir)
  • Sambel terasi mateng (tersedia di meja)

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Menu Paketan di Laris-i : Paket H-emat Paket C-ukup 5 + 140 ribu 5 + 150 ribu 10 ayam bakar / goreng / rica 10 ayam bakar / goring / rica 10 nasi putih 10 nasi putih 10 lalapan + sambel 10 lalapan + sambel 2 tempe goreng 1 gurame bakar 3 ca kangkung 2 tempe goreng 3 terong goreng 2 tahu goreng 10 es jeruk / jeruk hangat 2 ca kangkung 10 puding 10 es teh / teh hangat 10 puding Paket N-yuss Paket M-antap 165 ribu 5 + 175 ribu 10 ayam bakar / goreng / rica 5 nila bakar / goreng

10 nasi putih 5 ayam bakar / goreng

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1 gurame bakar 10 lalapan + sambel 2 tempe goreng 1 gurame bakar 2 tahu goreng 3 ca kangkung 2 ca kangkung 10 puding 10 es campur / soda gembira 10 jus ( semangka / melon / nanas / tomat / sawo / apel / rosella)

  Nasi box “ Laris-i ”

Ayam bakar / goreng / rica + nasi + lalapan + sambel = Rp 9.000

Nila bakar / goreng + nsai + lalapan + sambel = Rp 11.000

Pengen +sayur ( oseng tempe / oseng sawi / orak-arik ) ??? = Rp + 1.000

Pengen +buah ( semangka / papaya / nanas / melon ) ??? = Rp + 1.500

Pengen +pudding ??? = Rp + 2.000

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Pada bab ini, peneliti akan mengemukakan dan menganalisis data-data yang

  

diperoleh dari penelitian melalui kuesioner yang telah dibagikan kepada 100 responden

konsumen Rumah Makan Depot Laris-i, yang berguna untuk mengetahui karakteristik

responden atau profil konsumen Rumah Makan Depot Laris-i sehingga dapat diketahui

dengan menggunakan metode presentase, sedangkan pengujian hipotesis dilakukan

dengan menggunakan metode regresi linier berganda melalui atau menggunakan program

SPSS17.0.

A. PENGUJIAN TERHADAP ANALISIS UJI

  VALIDITAS DAN RELIABILITAS Sebelum melakukan pengumpulan dan pengolahan data, peneliti melakukan pengujian instrument terlebih dahulu, yaitu pengujian validitas dan reliabilitas. Dengan menggunakan alat ukur instrument yang valid dan reliabel dalam proses pengumpulan data, maka diharapkan hasil penelitian akan menjadi valid dan reliabel. Pengujian validitas dan reliabilitas dilakukan pada keseluruhan sampel (100 responden atau konsumen). Dalam melakukan pengujian instrument penelitian ini peneliti menggunakan alat bantu komputer dengan program SPSS 17.0.

  1. Uji Validitas Uji validitas dilakukan dengan menggunakan rumus Pearson product moment, yaitu dengan mengkorelasikan setiap item dengan skor

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  n–2). Untuk responden yang berjumlah 100, dapat diperoleh derajat bebas df sebesar 100 – 2 = 98. Untuk df = 98 dan nilai alpha 5% (1 ekor), diperoleh nilai r tabel sebesar 0,196. Hasil uji validitas dapat dilihat pada tabel V.1 berikut ini:

  Tabel V.1 Hasil Uji Validitas Variabel Item

  Pertanyaan Nilai r hitung Nilai r tabel Keterangan Produk (X1)

  X1.1 0,559 0,196 Valid X1.2 0,432 0,196 Valid X1.3 0,423 0,196 Valid Harga (X2) X2.1 0,520 0,196 Valid X2.2 0,480 0,196 Valid X2.3 0,233 0,196 Valid X2.4 0,405 0,196 Valid

  Pelayanan (X3) X3.1 0,447 0,196 Valid X3.2 0,531 0,196 Valid X3.3 0,570 0,196 Valid X3.4 0,405 0,196 Valid

  Fasilitas (X4) X4.1 0,479 0,196 Valid X4.2 0,428 0,196 Valid X4.3 0,228 0,196 Valid X4.4 0,393 0,196 Valid X4.5 0,394 0,196 Valid Lokasi (X5) X5.1 0,498 0,196 Valid X5.2 0,484 0,196 Valid X5.3 0,209 0,196 Valid X5.4 0,580 0,196 Valid X5.5 0,555 0,196 Valid Loyalitas (Y) Y1 0,559 0,196 Valid

  Y2 0,465 0,196 Valid Y3 0,544 0,196 Valid Y4 0,499 0,196 Valid

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Untuk dapat dinyatakan valid, nilai korelasi harus lebih besar dari 0,196. Apabila r hitung ≥ r tabel maka butir pernyataan atau indikator dinyatakan valid atau layak digunakan dalam pengambilan data. dari hasil uji validitas pada tabel V.1 memperlihatkan bahwa hasil nilai r hitung

  ≥ r tabel pada semua butir pertanyaan dalam variabel adalah valid.

  2. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variable atau konstruk. Suatu kuesioner dinyatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu (Ghozali, 2011:47). Reliabilitas kurang dari 0,6 adalah kurang baik, sedangkan 0,7 diterima dan di atas 0,8 adalah baik. Hasil uji reliabilitas ditunjukkan pada tabel V.2 dibawah ini:

  Tabel V.2 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Nilai Cronbach’s Alpha Keterangan Reliabel

  Produk (X1) 0,659 Harga (X2) 0,626 Reliabel Pelayanan (X3) 0,699 Reliabel Fasilitas (X4) 0,630 Reliabel Lokasi (X5) 0,696 Reliabel Loyalitas (Y) 0,748 Reliabel

  Sumber: Data primer yang diolah, 2011

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Hasil uji reliabilitas pada tabel V.2 memperlihatkan hasil bahwa nilai Cronbach’s Alpha pada semua butir pertanyaan dalam variabel adalah reliabel atau handal.

B. KARAKTERISTIK RESPONDEN

  1. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Berdasarkan hasil penelitian terhadap 100 responden, dapat diketahui karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin adalah: Tabel V.3

  Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin No. Jenis Kelamin Jumlah Persentase (%)

  1. Pria 54 54%

  2. Wanita 46 46% Jumlah 100 100% Sumber: Data primer yang diolah, 2011 Dari tabel karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa jumlah responden atau konsumen dengan jenis kelamin pria sebanyak 54 orang atau 54%, sedangkan dari jumlah responden dengan jenis kelamin wanita sebanyak 46 orang atau 46%. Jadi, secara umum tidak ada perbedaan yang mencolok antara pria dan wanita yang membeli dan pernah membeli di Rumah Makan Depot Laris-i.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Berdasarkan hasil dari penelitian terhadap 100 responden, diketahui karakteristik responden berdasarkan usia adalah.

  Tabel V.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Umur No. Umur Jumlah Persentase (%) 1. 12-18 Tahun

  6 6% 2. 19-25 Tahun 90 90% 3. 26-35 Tahun

  3 3% 4. 36-40 Tahun 1 1% 5 41-46 Tahun 0%

  6 47> Tahun 0% Jumlah 100 100% Sumber: Data primer yang diolah, 2011 Dari data tabel karakteristik responden berdasrkan usi dapat diketahui bahwa jumlah responden atau konsumen dengan usia 12-18 tahun sebanyak 6 orang atau 6%, konsumen dengan usia 19-25 tahun sebanyak 90 atau 90%,konsumen dengan usia 26-35 tahun sebanyak 3 orang atau 3%, konsumen dengan usi 36-40 tahun sebanyak 1 orang atau 1%, konsumen dengan usia 41-46 sebanyak 0 atau 0%, konsumen > 47 tahun sebanyak 0 atau 0%. Jadi dapat disimpulkan bahwa proporsi konsumen yang membeli dan pernah membeli di Rumah Makan Depot

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  responden atau konsumen dengan usia kurang dari atau sama dengan 25 tahun sebanyak 96%. Untuk usia 12 -18 adalah mahasiswa dan pelajar.

  Untuk usia 26-35 tahun adalah pegawai swasta, wiraswasta dan mahasiswa. Dapat dilihat bahwa para konsumen Rumah Makan Depot Laris-i mayoritas berumur antara 19-25 tahun adalah sebesar 90%.

  3. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir Berdasarkan hasil dari penelitian terhadap 100 responden, diketahui

karakteristik responden berdasarkan pendidikan terakhir adalah:

Tabel V.5

  Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir No. Pendidikan Terakhir Jumlah Persentase (%)

  1. SD 0%

  2. SMP 0%

  3. SMA 72 72%

  4. Diploma 4 4%

  5 Sarjana 24 24% Jumlah 100 100% Sumber: Data primer yang diolah, 2011 Dari data tabel karakteristik responden atau konsumen berdasarkan pendidikan terakhir dapat diketahui bahwa responden atau konsumen yang membeli dan pernah membeli di Rumah Makan Depot Laris-i dengan pendidikan terakhir sebagai SD sebanyak 0 orang atau 0%,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  pendidikan terakhir SMA sebanyak 72 orang atau 72%, konsumen dengan konsumen dengan pendidikan terakhir diploma sebanyak 4 orang atau 4%, konsumen dengan pendidikan terakhir sarjana sebanyak 24 orang atau 24%.

  Jadi dapat disimpulkan bahwa konsumen yang mempunyai pendidikan terakhir SD, SMP, Diploma jumlahnya relatif sedikit, yaitu sebesar 4%. Sedangkan konsumen yang mempunyai pendidikna terakhir SMA dan Sarjana jumlahnya relatif banyak, yaitu 96%. Dapat dilihat bahwa para konsumen Rumah Makan Depot Laris-i mayoritas pendidikan terakhir SMA dan Sarjana adalah sebesar 96%.

4. Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan

  Berdasarkan hasil penelitian dari 100 orang responden, diketahui karakteristik responden berdasarkan pekerjaan dapat dilihat, yaitu: Tabel V.6 Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan

  No. Pekerjaan Jumlah Persentase (%)

1. PNS 0%

  2. Pegawai Swasta 14 14%

  3. Wiraswasta 6 6%

  4. Pelajar 2 2%

  5 Mahasiswa 73 73%

6 TNI / POLRI 0%

  7 Lain-lain 5 5% Jumlah 100 100% Sumber: Data primer yang diolah, 2011

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Dari data tabel karakteristik responden berdasarkan pekerjan masing- masing dapat diketahui bahwa responden atau konsumen yang membeli dan pernah membeli di Rumah Makan Depot Laris-i dengan pekerjaan sebagai PNS sebanyak 0 orang atau 0%, konsumen dengan pekerjaan pegawai swasta sebanyak 14 orang atau 14%, konsumen dengan pekerjaan wiraswasta sebanyak 6 orang atau 6%, konsumen dengan pekerjaan pelajar sebanyak 2 orang atau 2%, konsumen dengan pekerjaan mahasiswa sebanyak 73 orang atau 73%, konsumen dengan pekerjaan lain-lain sebanyak 5 orang atau 5%. Jadi dapat disimpulkan bahwa konsumen yang mempunyai pekerjaan PNS, wiraswasta, pelajar, TNI/POLRI, lain-lain jumlahnya relatif sedikit, yaitu sebesar 13%. Sedangkan konsumen yang mempunyai pekerjaan sebagai pegawai swasta, mahasiswa jumlahnya relatif banyak, yaitu 87%. Dari data tabel juga terlihat bahwa sebagian besar segmen dari Rumah Makan Depot Laris-i adah para mahasiswa dan pegawai swasta.

  5. Karakteristik Responden Berdasarkan Penghasilan atau Uang Saku dalam satu bulan Berdasarkan hasil penelitian terhadap 100 orang responden diketahui karakteristik responden berdasrkan penghasilan atau uang saku dalam satu bulan, yaitu:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tabel V.7 Karakteristik Responden Berdasarkan Penghasilan atau Uang Saku dalam satu bulan Penghasilan atau Uang Jumlah Persentase (%)

  No. saku/bulan 1. < Rp 500.000

  25 25%

  2. Rp 500.000-Rp 1.000.000 50 50%

  3. Rp 1.000.000-Rp 1.500.000 14 14% 4. > Rp 1.500.000

  11 Jumlah 100 100% Sumber: Data primer yang diolah, 2011 Dari data tabel karakteristik responden berdasarkan penghasilan atau uang saku per bulan dapat diketahui bahwa responden atau konsumen

  Rumah Makan Depot Laris-i dengan penghasilan atau uang saku per bulan kurang dari < Rp 500.000 sebanyak 25 orang atau 25%, konsumen dengan penghasilan atau uang saku per bulan antara Rp 500.000-Rp 1.000.000 sebanyak 50 orang atau 50%, konsumen dengan penghasilan Rp 1.000.000-Rp 1.500.000 sebnayak 14 orang atau 14%, konsumen dengan penghasilan atau uang saku per bulan sebanyak 11 orang atau 11%. Jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar segmen dari Rumah Makan Depot Laris-i adalah mahasiswa yang berpenghasilan antara Rp 500.000-Rp1.000.000 per bulan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  6. Karakteristik Responden Berdasarkan Rata-rata Membeli atau Mengunjungi Rumah Makan Depot Laris-i dalam Waktu Satu Bulan Berdasarkan hasil dari penelitian terhadap 100 orang responden atau konsumen, diketahui karakteristik responden berdasarkan rata-rata membeli atau mengunjungi Rumah Makan Depot Laris-i dalam waktu satu bulan, yaitu:

  Tabel V.8 Karakteristik Responden Berdasarkan Rata-rata Membeli atau Mengunjungi Rumah Makan Depot Laris-i dalam Waktu Satu Bulan No. Frekuensi Datang Jumlah Persentase (%)

  1. < 3 kali 59 59% 2. 4-7 kali 35 35% 3. 8-10 kali

  4 4% 4. > 11 kali 2 2% Jumlah 100 100%

  Sumber: Data primer yang diolah, 2011 Dari data karakteristik responden berdasarkan rata-rata yang membeli atau berkunjung di Rumah Makan Depot Laris-i dalam waktu satu bulan dapat diketahui bahwa responden atau konsumen yang membeli di Rumah Makan Depot Laris-i sebanyak kurang dari 3 kali dalam satu bulan adalah 59 orang atau 59%, konsumen yang membeli di Rumah Makan Depot Laris-i sebanyak 4-7 kali dalam satu bulan adalah

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Laris-i sebanyak 8-10 kali dalam satu bulan adalah 4 orang atau 4%, konsumen yang membeli di Rumah Makan Depo Laris-i sebanyak lebih dari 11 kali dalam satu bulan adalah 2 orang atau 2%. Berdasarkan tabel diatas dapat disimpulkan bahwa dari 100 konsumen atau responden yang membeli di Rumah Mkan Depot Laris-i paling banyak dibawah 3 kali sebulan yaitu sebesar 59 orang dan paling sedikit adalah labih dari 11 kali sebulan yaitu sebanyak 2 orang. Oleh karena dalam waktu satu bulan hanya terdapat 2 konsumen yang membeli di Rumah Makan Depot Laris- i lebih dari 11 kali, maka dapat diasumsikan bahwa yang membeli di Rumah Makan Depot Laris-i bukan merupakan suatu rutinitas atau hobi bagi konsumen akan tetapi untuk tujuan-tujuan tertentu saja, misalnya untuk mencari variasi makanan yang berbeda dari menu sehari-hari para konsumen yang sering dikonsumsinya.

C. ANALISIS DATA

1. Uji Asumsi Klasik

  a. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antara variabel bebas (independen). Untuk mendeteksi adanya multikolinearitas, jika nilai Variance Inflation Factor (VIF) tidak lebih dari 10 maka terbebas dari multikolinearitas. Hasil nilai Variance Inflation Factor (VIF) dengan menggunakan SPSS 17.0 dapat dilihat dalam tabel V.9 di

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tabel V.9 Hasil Pengujian Multikolinearitas Variabel Tolerance

  VIF Keterangan Produk 0,661 1,512 Tidak Terjadi Multikolinearitas Harga 0,690 1,449 Tidak Terjadi Multikolinearitas Pelayanan 0,950 1,053 Tidak Terjadi Multikolinearitas Fasilitas 0,815 1,227 Tidak Terjadi Multikolinearitas Lokasi 0,804 1,244 Tidak Terjadi Multikolinearitas Sumber: Data primer yang diolah, 2011

  Dengan melihat hasil pengujian multikolinearitas di atas, diketahui bahwa tidak ada satupun dari variabel bebas yang mempunyai nilai tolerance lebih kecil dari 0,1. Begitu juga nilai VIF masing-masing variabel tidak ada yang lebih besar dari 10. Hal ini berarti bahwa variabel-variabel bebas yang digunakan dalam penelitian tidak menunjukkan adanya gejala multikolinearitas, yang berarti bahwa semua variabel tersebut dapat digunakan sebagai

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  b. Uji Heteroskedastisitas Hasil pengujian heteroskedastisitas dapat dilihat pada gambar

V.1 di bawah ini.

  Gambar V.1 Dari gambar diatas dapat dilihat untuk mengetahui ada tidaknya gejala heteroskedastisitas dapat dilakukan dengan menggunakan grafik heterokedastisitas antara nilai prediksi variabel dependen dengan variabel indepeden. Dari Scatter Plots diatas ini terlihat titik- titik menyebar secara acak serta tersebar baik diatas maupun dibawah angka 0 dan sumbu Y, hal ini dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi, sehingga model

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  c. Uji Normalitas Tabel V.10

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  PROD UK

HAR

GA

PELAYAN AN FASILIT AS LOKA SI LOYALIT AS

N 100 100 100 100 100 100

Normal Parameters a,,b

  Mean 12.2300 15.65

  00 15.1700 19.2000 17.8100 18.5100 Std. Deviation 1.58818 2.011

  96 2.25207 2.53062 3.20257 3.06329 Most Extreme Differences

  Absolute .126 .121 .102 .114 .120 .094 Positive .121 .121 .080 .096 .087 .067 Negative -.126 -.119 -.102 -.114 -.120 -.094

Kolmogorov-Smirnov Z 1.261 1.209 1.017 1.140 1.202 .939

  

Asymp. Sig. (2-tailed) .083 .107 .252 .148 .111 .341

a. Test distribution is Normal.

  b. Calculated from data Dari hasil perhitungan uji normalitas dengan One-Sample Kolmogorov- Smirnov Test diatas didapatkan signifikansi untuk produk (X1) sebesar 0,083; harga (X2) sebesar 0,107; pelayanan (X3) sebesar 0,252; fasilitas (X4) sebesar 0,148; lokasi (X5) sebesar 0,111 dan Loyalitas (Y) sebesar 0,341. Karena signifikansi seluruh variabel lebih dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data pada variabel X

  1 (produk), X

  2 (harga), X3 (pelayanan), X4 (fasilitas), X5 (lokasi) dan Y (Loyalitas) berdistribusi normal.

  Kenormalan juga dapat diuji dengan grafik normal probability plots yang diolah dengan menggunakan SPSS 17.0 dan menghasilkan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Gambar V.2 Gambar tersebut menunjukkan bahwa titik-titik residual model regresi sudah berdistribusi normal karena titik-titik tersebut yang menyebar di sekitar garis diagonal. Dengan demikian syarat kenormalan sebagai pengujian statistik menggunakan regresi dapat terpenuhi.

  2. Analisis Regresi Linier Berganda Tujuan dari Analisis Regresi Linier Berganda adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Dari hasil analisis ini maka dapat diketahui variabel yang menyebabkan Loyalitas konsumen terhadap Rumah Makan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tabel V.11 P Hasil Analisis Regresi Linier Berganda a Coefficients

  Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model B Std. Error Beta T Sig. 1 (Constant) .396 2.805 .141 .888 PRODUK .585 .185 .303 3.158 .002

  HARGA .309 .143 .203 2.159 .033 PELAYANAN -.126 .109 -.093 -1.158 .250 FASILITAS .241 .105 .199 2.298 .024 LOKASI .192 .083 .200 2.297 .024

  a. Dependent Variable: LOYALITAS Persamaan regresi linier berganda yang dihasilkan dari analisis data

  • diatas diperoleh persamaan Y = 0,396 + 0,585X + 0,309X - 0,126X

  1

  2

  3 0,241X + 0,192X .

  4

  5

3. Pengujian Hipotesis

  a. Pengujian Signifikansi dengan Uji F Pengujian dengan F tujuannya untuk mengetahui apakah

hitung

variabel bebas (independen) secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat (dependen).

  Dari hasil output analisis regresi dapat diketahui nilai F seperti pada tabel berikut ini:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tabel V.12 Hasil Uji F b ANOVA Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig. a

  1 Regression 395.788 5 79.158 13.955 .000 Residual 533.202 94 5.672 Total 928.990

  99

  a. Predictors: (Constant), LOKASI, PELAYANAN, FASILITAS, HARGA, PRODUK

  b. Dependent Variable: LOYALITAS Langkah-langkah untuk melakukan uji F adalah sebagai berikut: 1) Menentukan Hipotesis

  Ho: Tidak ada pengaruh secara signifikan antara produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta. H : Ada pengaruh secara signifikan antara produk, harga,

  1 pelayanan, fasilitas dan lokasi terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

  2) Menentukan tingkat signifikansi Tingkat signifikansi dalam penelitian ini menggunakan α = 5% atau 0,05.

3) Menentukan F

  hitung Berdasarkan F pada output Anova diperoleh F tabel hitung sebesar 13,955.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4) Menentukan F tabel

  Dengan menggunakan tingkat keyakinan 95%, α = 5% dengan df = n-k-1= 100-5-1= 94, maka deperoleh F tabel sebesar 2,311. 5) Kriteria pengujian Jika F , maka H ditolak dan H diterima hitung ≥ F tabel

  1 Jika F < F , maka H diterima dan H ditolak hitung tabel

  1 6) Membandingkan F dengan F hitung tabel

  Nilai F > F (13,955 > 2,311), maka H ditolak dan hitung tabel H diterima.

  1 7) Gambar Gambar V.3

  Daerah penerimaan dan penolakan H Uji F Daerah Penerimaan H Daerah Penolakan H 2,311 13,955 F

  8) Oleh karena F > F (13,955 > 2,311), maka H ditolak dan hitung tabel

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi secara simultan terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan. Jadi dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi secara simultan berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

  b. Pengujian Signifikansi dengan Uji t Tujuan pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah variabel bebas (independen) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat (dependen).

  

Tabel V.13

Hasil Uji t

1 ) .

  V Coefficients a

  Model Unstandardized Coefficients Standardized

  Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) .396 2.805 .141 .888 PRODUK .585 .185 .303 3.158 .002

  HARGA .309 .143 .203 2.159 .033 PELAYANAN -.126 .109 -.093 -1.158 .250 FASILITAS .241 .105 .199 2.298 .024 LOKASI .192 .083 .200 2.297 .024

a. Dependent Variable: LOYALITAS

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1). Variabel Produk

Langkah-langkah pengujian sebagai berikut:

a) Menentukan Hipotesis Ho: Tidak ada pengaruh secara signifikan antara produk terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

  H : Ada pengaruh secara signifikan antara produk

  1 terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

  b). Menentukan tingkat signifikansi Tingkat signifikansi  yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebesar 5% : 2 = 2,5% atau 0,025.

  c). Menentukan t hitung

  Berdasarkan tabel 5.12 hasil perhitungan regresi linier berganda pada output coefficients diperoleh t sebesar hitung 3,158.

  d). Menentukan t tabel

  Dengan menggunakan derajat kebebasan (dk) 2,5%, uji dua sisi dan df = n-k-1 (100-5- 1) = 94, α = 0,025, maka dapat diperoleh nilai t = t ; 94 = 1,985. tabel 0,025

  e). Kreteria Pengujian Jika t maka H ditolak dan H diterima hitung ≥ t tabel

  1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  f). Membandingkan t dengan t hitung tabel

  Nilai t > t (3,158 > 1,985) maka H ditolak dan hitung tabel

  H diterima

  1

  g) Gambar Gambar V.4 Daerah penerimaan dan penolakan H variabel produk pada taraf signifikansi 2,5%

  Daerah Penolakan Daerah Penerimaan Daerah Penolakan H H H . . .

  • 1,985 1,985 3,158

  h). Oleh karena t > t (3,158 > 1,985) maka H ditolak hitung tabel dan H diterima, artinya bahwa ada pengaruh secara

  1 signifikan antara produk terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan. Jadi dalam kasus ini dapat ditarik kesimpulan bahwa produk berpengaruh positif terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  semakin tinggi loyalitas konsumen di Rumah Makan Depot Laris-i Yoyakarta, dan sebaliknya semakin tidak berkualitas produk maka semakin rendah loyalitas konsumen di Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

  2). Variabel Harga

Langkah-langkah pengujian sebagai berikut:

a) Menentukan Hipotesis Ho: Tidak ada pengaruh secara signifikan antara harga terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

  H

  1 : Ada pengaruh secara signifikan antara harga terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot

  Laris-i Yogyakarta.

  b). Menentukan tingkat signifikansi Tingkat signifikansi  yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebesar 5% : 2 = 2,5% atau 0,025.

c). Menentukan t

  hitung Berdasarkan tabel 5.12 hasil perhitungan regresi linier berganda pada output coefficients diperoleh t hitung sebesar 2,159.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  d). Menentukan t tabel

  Dengan menggunakan derajat kebebasan (dk) 2,5%, uji dua sisi dan df = n-k-1 (100-5- 1) = 94, α = 0,025, maka dapat diperoleh nilai t tabel

  = t 0,025 ; 94 = 1,985.

  e). Kreteria Pengujian Jika t hitung ≥ t tabel maka H ditolak dan H

  1 diterima Jika t hitung

  < t tabel maka H diterima dan H

  1 ditolak

  f). Membandingkan t hitung dengan t tabel

  Nilai t hitung

  > t tabel

  (2,159 > 1,985) maka H ditolak dan H 1 diterima.

  g). Gambar Gambar V.5 Daerah penerimaan dan penolakan H variabel harga pada taraf signifikansi 2,5%

  Daerah Penolakan Daerah Penerimaan Daerah Penolakan H H H . .

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

h). Oleh karena t > t (2,159 > 1,985) maka H ditolak

  

hitung tabel

dan H diterima, artinya bahwa ada pengaruh secara

  1 signifikan antara harga terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan. Jadi dalam kasus ini dapat ditarik kesimpulan bahwa harga berpengaruh positif terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

  Artinya semakin terjangkau tingkat harga maka semakin tinggi loyalitas konsumen di Rumah Makan Depot Laris-i Yoyakarta, dan sebaliknya semakin tidak terjangkau harga maka semakin rendah loyalitas konsumen di Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta. 3). Variabel Pelayanan

Langkah-langkah pengujian sebagai berikut:

a). Menentukan Hipotesis Ho: Tidak ada pengaruh secara signifikan antara pelayanan terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

  H : Ada pengaruh secara signifikan antara pelayanan

  1 terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

  b). Menentukan tingkat signifikansi Tingkat signifikansi  yang digunakan dalam penelitian

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  c). Menentukan t hitung

  Berdasarkan tabel 5.12 hasil perhitungan regresi linier berganda pada output coefficients diperoleh t hitung sebesar -1,158.

  d). Menentukan t tabel

  Dengan menggunakan derajat kebebasan (dk) 2,5%, uji dua sisi dan df = n-k-1 (100-5- 1) = 94, α = 0,025, maka dapat diperoleh nilai t tabel

  = t 0,025 ; 94 = 1,985 atau -1,985.

  e). Kreteria Pengujian Jika t hitung

  ≥ t tabel maka H ditolak dan H

  1 diterima Jika t hitung

  < t tabel maka H diterima dan H

  1 ditolak

  f). Membandingkan t hitung dengan t tabel

  Nilai -t hitung

  < t

tabel

  (-1,158 < -1,985) maka H diterima dan H 1 ditolak.

  g). Gambar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Gambar V.6 Daerah penerimaan dan penolakan H variabel pelayanan pada taraf signifikansi 2,5%

  Daerah Penolakan Daerah Penerimaan Daerah Penolakan H H H . . .

  • 1,985 -1,158 1,985

h). Oleh karena -t < t (-1,158 < 1,985) maka H diterima

  

hitung tabel

dan H ditolak, artinya bahwa tidak ada pengaruh secara

  1 signifikan antara pelayanan terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan. Jadi semakin baik pelayanan Rumah Makan tidak semakin tinggi atau rendah loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

  4). Variabel Fasilitas

Langkah-langkah pengujian sebagai berikut:

a). Menentukan Hipotesis Ho: Tidak ada pengaruh secara signifikan antara fasilitas terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  H : Ada pengaruh secara signifikan antara fasilitas

  1 terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

  b). Menentukan tingkat signifikansi Tingkat signifikansi  yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebesar 5% : 2 = 2,5% atau 0,025.

  c). Menentukan t hitung

  Berdasarkan tabel 5.12 hasil perhitungan regresi linier berganda pada output coefficients diperoleh t sebesar hitung 2,298.

  d). Menentukan t tabel

  Dengan menggunakan derajat kebebasan (dk) 2,5%, uji dua sisi dan df = n-k-1 (100-5- 1) = 94, α = 0,025, maka dapat diperoleh nilai t = t ; 94 = 1,985. tabel 0,025

  e). Kreteria Pengujian Jika t maka H ditolak dan H diterima hitung ≥ t tabel

  1 Jika t &lt; t maka H diterima dan H ditolak hitung tabel

  1

  f). Membandingkan t dengan t hitung tabel

  Nilai t &gt; t (2,298 &gt; 1,985) maka H ditolak dan H hitung tabel

  1 diterima.

  g). Gambar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Gambar V.7 Daerah penerimaan dan penolakan H variabel fasilitas pada taraf signifikansi 2,5%

  Daerah Penolakan Daerah Penerimaan Daerah Penolakan H H H . . .

  • 1,985 1,985 2,298

h). Oleh karena t > t (2,298 > 1,985) maka H ditolak

  

hitung tabel

dan H diterima, artinya bahwa ada pengaruh secara

  1 signifikan antara fasilitas terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan. Jadi dalam kasus ini dapat ditarik kesimpulan bahwa fasilitas berpengaruh positif terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta. Artinya semakin baik fasilitas maka semakin tinggi loyalitas konsumen di Rumah Makan Depot Laris-i Yoyakarta, dan sebaliknya semakin tidak baik fasilitas maka semakin rendah loyalitas konsumen di Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  5). Variabel Lokasi

Langkah-langkah pengujian sebagai berikut:

a). Menentukan Hipotesis Ho: Tidak ada pengaruh secara signifikan antara lokasi terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

  H

  1 : Ada pengaruh secara signifikan antara lokasi terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot

  Laris-i Yogyakarta.

  b). Menentukan tingkat signifikansi Tingkat signifikansi  yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebesar 5% : 2 = 2,5% atau 0,025.

  c). Menentukan t hitung

  Berdasarkan tabel 5.12 hasil perhitungan regresi linier berganda pada output coefficients diperoleh t hitung sebesar 2,297.

  d). Menentukan t tabel

  Dengan menggunakan derajat kebebasan (dk) 2,5%, uji dua sisi dan df = n-k-1 (100-5- 1) = 94, α = 0,025, maka dapat diperoleh nilai t tabel

  = t 0,025 ; 94 = 1,985.

  e). Kreteria Pengujian Jika t hitung ≥ t tabel maka H ditolak dan H

  1 diterima

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  f). Membandingkan t dengan t hitung tabel

  Nilai t &gt; t (2,297 &gt; 1,985) maka H ditolak dan hitung tabel H diterima.

  1

  g). Gambar Gambar V.8 Daerah penerimaan dan penolakan H variabel lokasi pada taraf signifikansi 2,5%

  Daerah Penolakan Daerah Penerimaan Daerah Penolakan H H H . . .

  • 1,985 1,985 2,297

  h). Oleh karena t &gt; t (2,297 &gt; 1,985) maka H ditolak

hitung tabel

dan H diterima, artinya bahwa ada pengaruh secara

  1 signifikan antara lokasi terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan. Jadi dalam kasus ini dapat ditarik kesimpulan bahwa lokasi berpengaruh positif terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  loyalitas konsumen di Rumah Makan Depot Laris-i Yoyakarta, dan sebaliknya semakin tidak strategis lokasi maka semakin rendah loyalitas konsumen di Rumah Makan Depot Laris-i Yogyakarta.

  2

  4. Analisis Koefisien Determinasi (R ) Koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui persentase sumbangan pengaruh variabel independen yaitu produk (X ), harga (X ),

  1

  2 pelayanan (X ), fasilitas (X ) dan lokasi (X ) secara simultan terhadap

  3

  4

  5

variabel dependen yaitu loyalitas konsumen rumah makan (Y).

  Dari hasil analisis regresi linier berganda pada output model summary diperoleh hasil sebagai berikut:

  Tabel V.14 Model Summary

  Adjusted R Std. Error of the Model R R Square Square Estimate a

  1 .653 .426 .396 2.38167

  a. Predictors: (Constant), LOKASI, PELAYANAN, FASILITAS, HARGA, PRODUK Berdasarkan tabel diatas diperoleh angka Adjusted R Square sebesar 0,396 atau 39,6%. Hal ini menunjukkan bahwa persentase pengaruh variabel independen (produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi) terhadap variabel dependen (loyalitas konsumen rumah makan) sebesar 39,6%, sedangkan sisanya sebesar 60,4% dipengaruhi oleh variabel lain

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  D. PEMBAHASAN Setelah melakukan análisis data, maka langkah selanjutnya adalah dilakukan pembahasan sebagai berikut:

  1. Secara matematis hasil dari analisis regresi berganda tersebut dapat ditulis sebagai berikut Y = 0,396 + 0,585X + + 0,309X - 0,126X

  1

  2

  3 0,241X + 0,192X . Dapat dijelaskan bahwa Konstanta sebesar 0,396;

  4

  5 artinya jika produk (X ), Harga (X ), Pelayanan (X ), Fasilitas (X ) dan

  1

  2

  3

  4 Lokasi (X ) nilainya adalah 0, maka loyalitas (Y) nilainya adalah 0,396.

5 Koefisien regresi variabel produk (X ) sebesar 0,585; artinya jika

  1 variabel X , X , X , dan X nilainya tetap dan produk mengalami

  2

  3

  4

  

5

kenaikan 1%, maka loyalitas (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,585. Koefisien regresi variabel harga (X ) sebesar 0,309; artinya jika

  2 variabel X , X , X , dan X nilainya tetap dan harga mengalami kenaikan

  1

  3

  4

  5 1%, maka loyalitas (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,309.

  Koefisien regresi variabel pelayanan (X ) sebesar -0,126; artinya jika

  3 variabel X , X , X , dan X nilainya tetap dan pelayanan mengalami

  1

  2

  4

  5 kenaikan 1%, maka loyalitas (Y) akan mengalami penurunan sebesar - 0,126. Koefisien regresi variabel fasilitas (X ) sebesar 0,241; artinya jika

  4 variabel X , X , X , dan X nilainya tetap dan fasilitas mengalami

  1

  2

  3

  5 kenaikan 1%, maka loyalitas (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,241. Koefisien regresi variabel lokasi (X ) sebesar 0,192; artinya jika

  5 variabel X , X , X , dan X nilainya tetap dan lokasi mengalami kenaikan

  1

  2

  3

  4

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi secara simultan berpengaruh terhadap loyalitas konsumen rumah makan (Y) karena nilai F (13,955) &gt; F (2,311). Hal ini berarti bahwa produk, harga, hitung tabel pelayanan, fasilitas, dan lokasi telah mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan loyalitas konsumen terhadap rumah

makan. Sehingga hipotesis pertama dalam penelitian ini diterima.

  3. Berdasarkan dari hasil pengolahan data secara statistik menggunakan program SPSS, makan didapat data atau hasil bahwa faktor produk (X ),

  1 harga (X ), fasilitas (X ), dan lokasi (X ) secara parsial memiliki

  2

  4

  5 pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan (Y). Hal ini berarti bahwa loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i dilihat dari segi produk yang ada akan meningkat jika rasa produk makanan dan minuman yang ditawarkan sesuai dengan yang diinginkan konsumen, produk yang dijual memiliki kualitas produk yang baik, dan produk yang ditawarkan bermacam-macam. Dilihat dari segi harga yang ada loyalitas konsumen akan meningkat jika kesesuaian antara harga makanan dan minuman yang di bayar konsumen dengan yang tertera di daftar menu, tingkat harga makanan dan minuman terjangkau oleh konsumen, tingkat harga makanan dan minuman yang ditawarkan sesuai dengan tingkat kepuasan yang dirasakan konsumen dan tingkat harga makanan dan minuman yang ditawarkan sesuai standar harga rumah makan. Dilihat dari segi fasilitas yang ada loyalitas konsumen akan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  cukup luas, tersedia toilet, dan adanya alunan musik yang diputar. Dilihat dari segi lokasi yang ada loyalitas akan meningkat jika lokasi mudah di jangkau oleh konsumen, tidak jauh dari tempat tinggal konsumen (kost/rumah/kontrakan), tempat parkir yang memadahi/luas, lokasi tidak jauh dari tempat aktivitas konsumen (bersekolah/kuliah/bekerja), dan dekat dengan pusat keramaian. Hal-hal tersebut dapat mempengaruhi loyalitas konsumen di Rumah Makan Depot Laris-i cukup besar jika dikelola dengan benar dan baik oleh rumah makan atau perusahan tertentu. Berdasarkan dari hasil pengolahan data secara statistik menggunakan program SPSS, makan didapat data bahwa faktor pelayanan (X ) secara

  3 parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Lais-i. Artinya loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i tidak semakin tinggi atau rendah jika pelayanan semakin baik.

  Pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i dalam penelitian ini disebabkan karena dilihat dari profil konsumen yang datang ke Rumah Makan Depot Laris-i berdasarkan karakteristik usia konsumen menunjukkan proporsi yang masuk atau membeli di Rumah Makan Depot Laris-i banyak yang berusia muda yaitu dari usia kurang dari atau sama dengan 25 tahun sebanyak 96% di mana konsumen tersebut di dominasi oleh mahasiswa yang berpenghasilan atau uang saku per bulan anatara Rp 500.000

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  bahwa konsumen sudah biasa membeli atau makan di Rumah Makan Depot Laris-i, jadi pelayanan bukan merupakan hal yang paling penting bagi mereka. Pelayanan hanya dibutuhkan untuk mengantar dan menyediakan makanan saja. Semua pelayan juga hanya menggunakan pakaiain kasula. Sedangkan ditinjau dari menu makanan dan minuman yang ada atau yang ditawarkan di Rumah Makan Depot Laris-i adalah menu standar, sehingga tidak perlu ada pelayanan yang khusus. Walaupun pelayanan yang ada disana hanya sebatas itu, tetapi konsumen yang membeli atau loyal di Rumah Makan Depot Laris-i setiap hari tetap banyak atau ramai. Hal tersebut tidak mempengaruhi loyalitas konsumen untuk tetap terus membeli di Rumah Makan Depot Laris-i.

  4. Berdasarkan hasil koefisien determinasi (Adjusted R Square) dari analisis regresi berganda antara produk, harga, pelayanan, fasilitas dan lokasi dengan loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i dalam satu bulan adalah sebesar 0,396 (39,6). Angka tersebut menunjukkan bahwa derajat pengaruh dari variabel produk (X ), variabel harga (X ), variabel

  1

  2 pelayanan (X ), variabel fasilitas (X ), dan variabel lokasi (X ), mampu

  3

  4

  5 menjelaskan variabel dependen, dalam hal ini loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i dalam satu bulan (Y) adalah sebesar 0,396 atau 39,6%, selebihnya yaitu 60,4% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak dapat dijelaskan dalam model penelitian ini.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB VI KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN A. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dikemukakan

  sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

  1. Produk, harga, pelayanan, fasilitas, dan lokasi secara simultan berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan, hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 13,955 lebih besar dari F tabel 2,311 (13,955&gt;2,311).

  2. Produk, harga, fasilitas, dan lokasi secara parsial berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan. Sedangkan pelayanan secara parsial

tidak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan.

  a. Produk secara parsial berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan, hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung variabel produk sebesar 3,158 lebih besar dari t tabel 1,985 (3,158&gt;1,985).

  b. Harga secara parsial berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan, hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung variabel harga sebesar 2,159 lebih besar dari t tabel 1,985 (2,159&gt;1,985).

  c. Pelayanan secara parsial tidak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan, hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung variabel pelayanan sebesar -1,158 lebih kecil dari t tabel

  1,985 (-1,158&lt;1,985).

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  d. Fasilitas secara parsial berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan, hal ini dibuktikan dengan nilai t variabel fasilitas hitung

sebesar 2,298 lebih besar dari t 1,985 (2,298&gt;1,985).

tabel

  e. Lokasi secara parsial berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan, hal ini dibuktikan dengan nilai t variabel lokasi hitung

sebesar 2,297 lebih besar dari t 1,985 (2,297&gt;1,985).

tabel

  B. SARAN Dari hasil penelitian, peneliti menyarankan kepada pihak Rumah Makan Depot Laris-i agar dapat meningkatkan loyalitas konsumen Rumah Makan Depot Laris-i. Adapun saran-saran yang ingin disampaikan yang berkaitan dengan kelima faktor yang mempengaruhi loyalitas konsumen Rumah Makan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa ada sekitar 60,4% yang disebabkan oleh variabel-variabel lain yang tidak termasuk dalam model.

  Oleh karena itu penelitian selanjutnya diharapkan bisa mengobservasi faktor-faktor lain yang belum diteliti dalam penelitian ini. Misalnya: promosi dan pesaing. Sehingga diperoleh informasi yang lebih lengkap lagi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas konsumen terhadap rumah makan.

  2. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa faktor produk, harga, fasilitas, dan lokasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan. Diantara faktor-faktor yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  variabel yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan dibanding dengan variabel lainnya menurut pendapat konsumen. Hal ini menandakan bahwa loyalitas konsumen Rumah Makan sebagian besar dipengaruhi oleh produk Rumah Makan tersebut. Oleh karena itu pihak Rumah Makan Depot Laris-i harus mampu menjaga atau mempertahankan mutu produk yang baik dan berkualitas, misalnya dengan menjaga kualitas produk, menjaga cita rasa produk, dan menu yang ditawarkan selalu bervariasi atau bermacam- macam. Selain faktor yang paling dominan, faktor-faktor lain seperti harga, fasilitas dan lokasi juga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen Rumah Makan. Oleh karena itu perusahaan juga harus tetap memperhatikan faktor-faktor yang lain seperti harga, fasilitas dan lokasi.

  Cara yang harus ditempuh yaitu dengan mempertahankan kebijakan harga yang ada, mempertahankan fasilitas yang ada, dan mampu memanfaatkan dengan baik lokasi yang strategis, misalnya dengan menyediakan tempat parkir yang lebih memadahi. Hasil dari penelitian ini kiranya mampu menjadi masukan bagi perusahaan untuk diterapkan pada Rumah Makan.

  C. KETERBATASAN PENELITIAN Penelitian ini tentu saja masih banyak terdapat kekurangan berupa keterbatasan-keterbatasan yang tidak mampu penulis hindari. Keterbatasan-

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1. Peneliti hanya mengambil sampel sebanyak 100 responden sehingga mungkin masih kurang mewakili populasi yang jumlahnya tak terbatas (infinite).

  2. Keterbatasan ruang lingkup penelitian, dimana jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus, sehingga kesimpulan yang diperoleh berdasarkan data dan analisis data yang ada tidak bisa digeneralisasikan untuk rumah makan-rumah makan di Yogyakarta di luar sampel yang diteliti oleh penulis.

  3. Meskipun penulis sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memperoleh data yang dapat dipercaya dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden, namun tidak menutup kemungkinan adanya hal-hal yang bersifat pribadi (privacy) dari responden yang harus tetap dihormati, sehingga dimungkinkan diperolah adanya data yang kurang sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya.

  4. Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan skripsi ini, karena keterbatasan kemampuan dan pengalaman penelitian yang dimiliki oleh penulis.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Bunga, Junscen Come. 2007. Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi

Loyalitas Konsumen Pada Minyak Pelumas Castrol “ Studi Kasus : Pada Bengkel Kurnia Agung”. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  

Dharmmesta, Basu Swastha dan Handoko, T. Hani. 2008. Manajemen Pemasaran

Analisis Perilaku Konsumen. Edisi Pertama. Yogyakarta: BPFE.

  

Ghozali, H. Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM

SPSS 19. Badan Penerbit Undip Semarang.

  

Griffin, Jill. 2005. Customer Loyalty Menumbuhkan dan Mempertahankan

Kesetiaan Pelanggan. Edisi revisi dan Terjemahan. Jakarta: Erlangga.

  

Indratin, 2009. Analisis Faktor-fakto Yang Mempengaruhi Konsumen Dalam

Mengunjungi Resto di Kota Yogyakarta “ Studi kasus pada Sagan Resto Seafood &amp; Lounge Jalan Colombo Nomor 35 Karang Malang Yogyakarta”.

  Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Kotler, Philip. 1997. Manajemen Pemasaran “Marketing Management 9e”

Analisi, Perencanaan, Implermentasi, dan Kontrol. Edisi Bahasa Indonesia.

  Jilid 2. Jakarta: PT Prenhallindo.

Kotler, Philip dan Gary Armstrong. 2006 (trj Bob Sabran). Prinsip-prinsip

Pemasaran. Edisi 12. Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Kotler, Philip dan Keller, Kevin Lane. 2007. Manajemen Pemasaran. Edisi 12.

  Jilid 1. Jakarta: Indeks.

Lovelock, Christopher H. dan Wringht, Lauren K. 2007. Manajemen Pemasaran

Jasa. Jakarta: Indeks.

  

Mandasari, Kartika. 2011. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Beli

Konsumen Dalam Memilih Jasa Perhotelan “Studi kasus pada Hotel GRASIA Semarang”. Universitas Diponegoro Semarang.

  

Mowen, John C. dan Minor Michael. 2002. Perilaku Konsumen. Edisi 5. Jilid 2.

  Jakarta: Erlangga.

Muhidin, Sambas Ali dan Abdurahman, Maman. (2009). Analisis Korelasi,

  

Regresi, Dan Jalur dalam Penelitian. Bandung: Penerbit CV Pustaka Setia

Payne, Andrian. 2000. The Essence Of Services Marketing Pemasaran Jasa.

  Yogyakarta: Penerbit Andi

Peter, J Paul dan Jerry C. Olson. 1999. Perilaku Konsumen dan Startegi

Pemasaran.Edisi 4. Jakarta: Erlangga.

  

Pratiwi, Dinar Ika. 2010. Analisi Pengaruh Harapan Pelanggan, Kualitas,

Produk, Kepuasan Pelanggan Terhadap Loyalitas Pelanggan Internet Flash Inlimited di Semarang. Universitas Diponegoro Semarang.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Priyatno, Duwi. 2008. Mandiri Belajar SPSS (Statistik Product and Service

solution) untuk Analisis Data dan Uji Statistik. Yogyakarta: Penerbit MediaKom

Rusliadi, Yanuar Setyawan. 2009. Pengaruh Kepuasan Konsumen Terhadap

Loyalitas “ Studi Kasus Pada Konsumen Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo”. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  Sugiyono. 2011. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta. Tjiptono, Fandy. 2000. Manajemen Jasa.Yogyakarta: Penerbit andi.

  LAMPIRAN I SURAT IJIN PENELITIAN DAN KUESIONER

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Yogyakarta,….November 2011 Kepada Yth : Bapak/Ibu/Saudara/Saudari Konsumen Rumah Makan Depot Laris-i Di Yogyakarta Dengan Hormat,

  Dengan segala kerendahan hati, perkenankanlah saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta: Nama : Yulius Dwi Prasojo NIM : 072214080 Fakultas/Jurusan : Ekonomi/ Manajemen Memohon kepada Bapak/ Ibu/ Saudara/ Saudari Konsumen rumah makan Depot Laris-i untuk meluangkan waktu sejenak untuk mengisi kuesioner.

  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun skripsi yang berjudul “ Analisis Faktor-faktor Yang Menyebabkan Loyalitas Konsumen Terhadap Rumah Makan” Studi Kasus di Rumah Makan Depot Laris-i Jl. Nologaten Catur Tunggal, Depok, Sleman ,Yogyakarta dan sebagai salah satu syarat untuk mengakhiri program studi saya.

  Keberhasilan penelitian ini sangat ditentukan oleh Bapak/ Ibu/ Saudara/ Saudari konsumen rumah makan Depot Laris-i dalam mengisi semua pertanyaan yang tersedia sebab penelitian ini ditujukan untuk penelitian ilmiah.

  Atas perhatian dan dukungan dari Bapak/ Ibu/ Saudara/ Saudari saya mengucapkan terima kasih.

  Hormat Saya, PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

KUESIONER

  A. IDENTITAS RESPONDEN Pada bagian ini Anda dimohon mengisi setiap pertanyaan dengan menggunakan tanda (X) mengenai identitas Anda.

  1. Jenis Kelamin :

  a. Pria

  b. Wanita

  2. Usia :

  a. 12 – 18 tahun

  d. 36 – 40 tahun

  b. 19 – 25 tahun

  e. 41 – 46 tahun

  c. 26 – 35 tahun

  f. &gt; 47 tahun

  3. Pendidikan Terakhir :

  a. SD

  d. Diploma

  b. SMP

  e. Sarjana

  c. SMA

  4. Pekerjaan :

  a. PNS

  e. Mahasiswa

  b. Pegawai Swasta

  f. TNI / POLRI

  c. Wiraswasta

  g. Lain-lain

  d. Pelajar

  5. Penghasilan per bulan / uang saku :

  a. &lt; Rp 500.000

  b. Rp 500.000-Rp 1.000.000

  c. Rp 1.000.000-Rp 1.500.000

  d. &gt;Rp 1.500.000

  6. Dalam jangka waktu satu bulan, berapa kali Anda rata-rata membeli atau berkunjung di Rumah makan Depot Laris-i.

  a. &lt; 3 kali

  b. 4 – 7 kali

  c. 8 – 10 kali

  d. &gt; 11 kal

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

B. URAIAN PERTANYAAN MENGENAI FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN ANDA MEMILIH RUMAH MAKAN DEPOT LARIS-i

  Berilah tanda (X) pada kolom yang tersedia sesuai dengan jawaban yang dipilih. Keterangan : SS = Sangat setuju S = Setuju N = Netral TS = Tidak setuju STS = Sangat tidak setuju

1. Faktor Dependen Loyalitas

  No Pernyataan SS S N TS STS

  1 Saya selalu makan di rumah makan Depot Laris-i dan mempromosikan Depot Laris-i ke orang lain.

  2 Saya merasa puas selama mengkonsumsi makan di rumah makan Depot Laris-i dan tidak akan berpindah ke rumah makan lain.

  3 Saya tetap membeli dan mengkonsumsi menu-menu yang lain di rumah makan Depot Laris-i.

  4 Saya telah membeli dan mengkonsumsi makanan di rumah makan Depot Laris-i lebih dari satu kali dalam satu bulan terakhir.

  5 Saya tetap membeli dan mengkonsumsi makanan di rumah makan Depot Laris-i

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

2. Faktor Independen Produk

  No Pernyataan SS S N TS STS

  1 Rasa produk makanan dan minuman yang ditawarkan rumah makan Depot Laris-i sesuai dengan yang diinginkan konsumen.

  2 Produk yang dijual di rumah makan Depot Laris-i memiliki kualitas produk yang baik.

  3 Produk yang ditawarkan di rumah makan Depot Laris-i bermacam-macam.

  Harga No Pernyataan SS S N TS STS

  1 Kesesuaian antara harga makanan dan minuman yang dibayar konsumen dengan yang tertera di daftar menu makanan dan minuman yang ada di rumah makan Depot Laris-i.

  2 Tingkat harga minuman dan makanan yang ditawarkan oleh pihak rumah makan Depot Laris-i terjangkau oleh seluruh konsumen.

  3 Tingkat harga makanan dan minuman yang ditawarkan sudah sesuai dengan tingkat kepuasan yang anda rasakan.

  4 Tingkat harga makanan dan minuman yang ditawarkan sesuai dengan standar harga rumah makan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Pelayanan No Pernyataan SS S N TS STS

  1 Sikap karyawan ramah dan sopan terhadap Anda.

  2 Jumlah karyawan mencukupi, sehingga Anda dilayani dengan cepat.

  3 Jika pengunjung sangat penuh, karyawan akan melayani Anda dengan teratur sesuai urutan.

  4 Jika Anda mengalami sedikit kesulitan, karyawan siap membantu.

  Fasilitas No Pernyataan SS S N TS STS

  1 Ruang rumah makan Depot Laris-i selalu bersih

  2 Ruang rumah makan Depot Laris-i selalu tertata rapi.

  3 Ruangan rumah makan Depot Laris-i cukup luas.

  4 Ada toilet di dalam rumah makan Depot Laris-i.

  5 Ada alunan musik yang diputar di dalam rumah makan Depot Laris-i.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lokasi No Pernyataan SS S N TS STS

1 Jalan menuju rumah makan Depot Laris-i mudah di jangkau oleh Anda.

  2 Anda merasa bahwa lokasi rumah makan Depot Laris-i tidak jauh dari tempat tinggal Anda (kost,rumah,kontrakan).

  3 Pihak rumah makan Depot Laris-i menyediakan tempat parkir yang memadahi bagi Anda.

  4 Anda merasa lokasi rumah makan Depot Laris-i tidak jauh dari tempat Anda bersekolah/kuliah/bekerja.

  5 Rumah makan Depot Laris-i terletak pada lokasi yang strategis karena dekat dengan pusat keramaian.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengaruh persepsi konsumen pada kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen jasa warnet : studi kasus pada jasa Warnet Merapi Online di Jl. Adisucipto No. 26 Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta.
0
4
130
Pengaruh strategi marketing mix terhadap loyalitas konsumen pada Rumah Makan Sambel Layah : studi kasus pada konsumen Sambel Layah Jl. Kaliurang 8.5 Sleman, Yogyakarta.
15
113
124
Analisis pengaruh kepuasan terhadap loyalitas konsumen pada Rumah Makan Tantene : studi kasus pada pelanggan di Rumah Makan Tantene.
0
3
108
Analisis sikap konsumen terhadap atribut produk air mineral merk Aqua : studi kasus di Dusun Papringan, Kelurahan Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
0
0
108
Analisis sikap konsumen terhadap atribut produk air mineral merk Aqua : studi kasus di Dusun Papringan, Kelurahan Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta - USD Repository
0
1
106
Analisis sikap konsumen terhadap atribut produk air mineral merk Aqua : studi kasus di Dusun Papringan, Kelurahan Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta - USD Repository
0
0
106
Pengaruh kualitas jasa dan kepuasan konsumen terhadap loyalitas konsumen : studi kasus pada perusahaan Priority Cargo Package di Yogyakarta - USD Repository
0
0
113
Pengaruh kepuasan terhadap loyalitas konsumen : studi kasus pada konsumen Mitra Elegance Celular - USD Repository
0
0
100
Pengaruh kepuasan terhadap loyalitas konsumen : studi kasus pada konsumen Mitra Elegance Celular - USD Repository
0
0
100
Analisis hubungan antara kepuasan konsumen dengan loyalitas konsumen terhadap produk : studi kasus pada Zianturi Guitar Equipment, Yogyakarta - USD Repository
0
0
142
Analisis kepuasan dan loyalitas konsumen gudeg : studi kasus warung makan gudeg ``Yu Djum`` Jl. Wijilan No. 31 - USD Repository
0
0
107
Pengaruh mutu produk dan layanan purna jual terhadap kepuasan pelanggan : studi kasus pada konsumen produk sepeda motor yamaha di wilayah Kelurahan Catur Tunggal, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta - USD Repository
0
0
142
Analisis faktor-faktor penentu loyalitas konsumen : studi kasus pada produk pembersih wajah di Mirota Godean, Yogyakarta - USD Repository
0
0
158
Pengaruh lokasi, pelayanan, dan harga terhadap loyalitas konsumen : studi kasus pada konsumen Hypermart Jl. Pahlawan Madiun - USD Repository
0
0
190
Analisis faktor-faktor yang menjadi alasan konsumen memilih angkutan kota di Yogyakarta : studi kasus pada konsumen angkutan kota di Yogyakarta - USD Repository
0
0
105
Show more