Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa kelas XII IPS pada materi jurnal khusus perusahaan dagang

Gratis

0
10
307
2 years ago
Preview
Full text

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE

  Yang selalu memberikan inspirasi dan kekuatan untuk selalu berkarya, berkarya dan berkarya. (Ratih Anggraini) PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalamkutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah.

Teman, sahabat, keluarga yang menyayangi dan mendo’akan dengan setulus hati

  Dan orangyang berilmu adalah orang yang tahu kapan ia harus berbicara dan kapan pula ia harus diam. (Ratih Anggraini) PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalamkutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah.

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

  Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma:Nama : Ratih AnggrainiNomor Mahasiswa : 091334032 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada PerpustakaanUniversitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul: TEAMS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPEGAMES TOURNAMENT (TGT) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKANPEMAHAMAN DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XII IPS PADA MATERI JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG. Dengan demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XII IPS PADA MATERI JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG

  Penelitian dilaksanakan di kelas XII IPS 1 SMA N 11 YogyakartaRatih Anggraini Universitas Sanata Dharma2013 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) peningkatan pemahaman siswa pada materi pembelajaran jurnal khusus perusahaan dagangmelalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT; (2) peningkatan motivasi belajar pada materi pembelajaran jurnal khusus perusahaan dagang melaluipenerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. (2-tailed) = 0,000 < α = 0,05); (2) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikanpada materi jurnal khusus perusahaan dagang (rerata sebelum penelitian = 52,7, dan rerata sesudah penelitian = 59,93; sig.

STUDENT’S LEARNING

  ix Skripsi dengan judul“Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman dan Motivasi Belajar Siswa Kelas XII IPS Pada Materi Jurnal Khusus Perusahaan Dagang” ini disusun untuk memenuhi syarat dalam memperoleh gelar sarjana Pendidikan Akuntansi di Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. MbakFatma yang super perhatian, Mas Whisnu yang super jenius dan perfecsionist,Mas Iim yang dermawan, Mbak Ana yang luar biasa hebat, Mas Ashif yang xi 12.

Tournament (TGT) ……………………............. ........................................

  Rendahnya motivasi belajar ditandai dengan minimnya antusiasme siswa saatpelajaran berlangsung, seperti: mengantuk saat guru sedang menerangkan, 2 melakukan aktifitas yang tidak produktif dan rendahnya ketertiban siswa dalam pembelajaran. Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh beberapafaktor, yaitu: kurangnya kreatifitas guru dalam merancang pembelajaran bagi siswa, mata pelajaran tersebut terdapat pada jam terakhir yang manasiswa sudah lelah dan kehilangan semangat mengikuti kegiatan pembelajaran serta pembawaan guru yang terlalu serius sehingga suasanapembelajaran menjadi tegang, dan lain-lain.

B. Batasan Masalah

  Masalah yang sering terjadi dalam proses pembelajaran adalah tidak tepatnya metode pembelajaran yang diterapkan guru di dalam kelas. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peningkatan pemahaman dan motivasi 4 belajar siswa kelas XII IPS SMA N 11 Yogyakarta pada materi jurnal khusus perusahaan dagang melalui penerapan model pembelajarankooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT)?

E. Manfaat Penelitian

  Bagi GuruPenelitian ini diharapkan bermanfaat bagi para guru dalam memilih dan menerapkan model pembelajaran tipe TGT untuk meningkatkanmotivasi belajar dan pemahaman siswa kelas XII IPS 1 SMA N 11Yogyakarta pada materi jurnal khusus. Jadi dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas adalah suatu proses pencermatan terhadap masalah-masalah di dalam kelasdalam upaya untuk pemecahan masalah dan peningkatan kualitas pembelajaran melalui serangkaian tindakan yang dirancang untukmeningkatkan kemantapan rasional dari tindakan-tindakan seorang guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di dalam kelas.

B. Pembelajaran Kooperatif

  Menurut Slavin (Isjoni dan Ismail,2008:150) pembelajaran kooperatif adalah suatu model pembelajaran di mana kelompok belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompokkecil yang berjumlah empat orang secara kolaboratif sehingga dapat merangsang siswa lebih bergairah dalam belajar. Jadi pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran dengan membentuk kelompok kecil dengan memperhatikankeanekaragaman anggota kelompok sebagai wadah bagi siswa untuk bekerja sama dan memecahkan suatu permasalahan melalui interaksisosial, memberikan kesempatan pada peserta didik untuk berpikir kritis 12 dan mandiri dalam mempelajari sesuatu, dan belajar menjadi nara sumber yang bagi teman-teman yang lain.

C. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament ( TGT)

  Kegiatan ini berlangsung sebagai berikut: para siswa 18 yang berada di meja turnamen secara bergantian mengambil nomor kartu (pengambilan nomor kartu berdasarkan urutan yang telahdisepakati bersama) dan menjawab pertanyaan sesuai dengan nomor kartu yaitu pertanyaan-pertanyaan yang sesuai denganmateri yang telah dipelajari. Apabila ada siswa yang mengambil nomor kartu tidak bisa menjawab pertanyaan, maka pertanyaanbisa dilempar ke teman yang lain dalam satu meja turnamen sesuai dengan urutan yang telah disepakati, dan yang menjawab denganbenar berhak menyimpan kartu tersebut.

Games Gamesnya terdiri atas pertanyaan-pertanyaan yang kontennya

  relevan yang dirancang untuk menguji pengetahuan siswa yang diperolehnya. Games tersebut dimainkan di atas meja dengan tigaorang siswa, yang masing-masing mewakili tim yang berbeda.

Tournament

  Hakikat motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal pada siswa-siswa yang sedang belajar untuk mengadakan perubahantingkah laku, pada umumnya dengan beberapa indikator atau unsur yang mendukung (Uno, 2007:23). Motivasi dapat berperan dalam penguatan belajar apabila seorang anak yang belajar dihadapkanpada suatu masalah yang memerlukan pemecahan, dan hanya dapat dipecahkan berkat bantuan hal-hal yang pernah dilaluinya.

G. Kerangka Teoritik

  Akan ada tiga kelompok terbaik yang dipilih oleh guru sesuai dengan skor yang diperoleh oleh masing-masing kelompok.3) Peneliti bersama dengan guru mitra menyusun dan menyiapkan instrumen pengumpulan data yang berupa:a) Kuesioner motivasi belajar sebelum/sesudah Instrumen (kuesioner) bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi siswa sebelum dan sesudah menggunakan metode TGT. Cakupan pengamatan yang dilakukan meliputi kesiapan siswa untuk melaksanakan pembelajaran denganmetode TGT, keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran, interaksi siswa dalam kelompok, partisipasi siswa selama prosespembelajaran dengan metode TGT berlangsung, dan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran.

Visi, Misi dan Tujuan SMA Negeri 11 Yogyakarta

  Dengan KTSP, kepala sekolah, para guru, Muatan kurikulum SMA Negeri 11 Yogyakarta meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya sesuai dengan standarKompetensi dan Kompetensi Dasar yang ditetapkan oleh BNSP, dan muatan lokal yang dikembangkan oleh daerah dan sekolah serta kegiatanpengembangan diri. Tugas-tugasnya sebagai berikut :1) Menyusun program pembinaan kesiswaan, OSIS, program, dan jadwal pembinaan siswa secara berkala dan terinci serta laporanpelaksanaan hubungan masyarakat secara berkala.2) Melaksanakan bimbingan, pengarahan, pengendalian kegiatan siswa, pemilihan calon siswa teladan dan calon penerimaansiswa.3) Membina dan melaksanakan koordinasi, keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, dan kekeluargaan.

G. Siswa Satuan Pendidikan SMA N 11 Yogyakarta

  Jumlah calon siswa yang mendaftar dengan jumlah calon siswa yang diterima 99 2010/2011 213 100% 99 H. SMA Negeri 11 Yogyakarta terletak di antara beberapa PerguruanTinggi baik negeri maupun swasta antara lain Universitas Gajah Mada,Universitas Negeri Yogyakarta, dan beberapa perguruan tinggi lainnya.

Sarana dan Prasarana

Gedung Sekolah

  IPA : 3 BaikRuang Lab Bahasa : 1 BaikRuang Perpustakaan : 2 BaikRuang Aula : 1 BaikMasjid : 1 BaikRuang Osis : 1 BaikLapangan Olah Raga : 2 BaikRuang Multimedia : 2 BaikRuang BK : 1 BaikRuang UKS : 1 BaikRuang Koperasi : 1 Baik Kegiatan guru secara umum adalah mengajar di dalam kelas dimulai pada jam pelajaran pertama sampai berakhir jam pelajaran,yaitu pada hari Senin sampai Kamis. Fasilitas Pendidikan dan Latihan Untuk menunjang proses belajar mengajar yang efektif dan efisien, fasilitas yang disediakan SMA N 11 Yogyakarta antara lain : 1.

SMA N 11 Yogyakarta”. Perpustakaan ini memiliki koleksi yang cukup banyak. Selain menyediakan buku-buku pengetahuan umum

  Dari tabel tersebut dapat dilihat bahwa persentase siswa yang memiliki pemahaman sangat tinggi adalah 9 siswa (30%), persentase siswa yang memilikipemahaman tinggi adalah 9 siswa (30%), persentase siswa yang memiliki pemahaman sedang adalah 8 siswa(26,67%), persentase siswa yang memiliki pemahaman rendah adalah 3 siswa (10%), sedangkan persentasepemahaman siswa yang memiliki pemahaman sangat rendah adalah 1 siswa (3,33%). Guru mengamati kegiatan kelas selama proses belajar mengajar Pada akhir kegiatan belajar mengajar, guru dan siswa membuat rangkuman hasil belajar dan mengajak siswa untukmelakukan refleksi.2) Observasi terhadap siswa Observasi terhadap siswa dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan tindakan aktivitas kegiatan siswa selama prosespembelajaran pada PTK.

B. Analisis Data

  Persentase siswa yang memiliki motivasi belajar dengan kriteria sangat tinggi tidak mengalamipeningkatan, persentase siswa yang memiliki motivasi belajar dengan kriteria tinggi mengalami peningkatan sebesar 46,66% TGT, sedangkan persentase siswa yang memiliki motivasi belajar dengan kriteria sangat rendah mengalami penurunan sebesar 10% setelah menggunakan metode TGT. Persentasesiswa yang memiliki pemahaman dengan kriteria rendah mengalami penurunan setelah menggunakan model pembelajarankooperatif tipe TGT yaitu sebesar 10%, sedangkan persentase siswa yang memiliki motivasi belajar dengan kriteria sangat rendahmengalami perubahan yaitu sebesar 3,33% setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT.

C. Saran

  Peneliti merekomendasikan metode TGT untuk digunakan guru dalam pembelajaran akuntansi terutama pada materi jurnal khusus karenametode ini sangat menarik dan menyenangkan untuk diterapkan pada siswa. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan adalah memperhatikan setiap waktu dalam proses pembelajaran dengan cermat, kreativitas dalammembuat media pembelajaran, kelengkapan perangkat pembelajaran, soal untuk mengukur pemahaman yaitu pre-test dan post test sertaprosedur pembelajaran agar penelitian berjalan lancar.

Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams-Games-Tournament (TGT) .” Skripsi

  Pd.) ( Ratih Anggraini) 155 INSTRUMEN OBSERVASI AKTIVITAS SISWA DI KELAS SEBELUM PENERAPAN METODE TEAMS GAMES TOURNAMENT Nama pengamat :Hari dan tanggal observasi :Lama observasi :Orang dan atau peristiwa yang diamati :Tingkat kelas (semester) subyek :Tujuan observasi : No Aspek yang diamati Ya Tidak Keterangan 1 Siswa siap mengikuti proses pembelajaran 2 Siswa memperhatikan penjelasan guru 3 Siswa menanggapi pembahasan pelajaran. Fasilitas di dalam kelasmendukung proses pembelajaran No Deskripsi Ya Tidak Keterangan ( Ratih Anggraini) 166HASIL OBSERVASI AKTIVITAS GURU DI KELAS SAAT PENERAPAN METODE TGT untuk sungguh-sungguh mengikuti metode TGT √ Jika ada siswa yang 10 Guru berinteraksi dengan siswa di dalam kelompok √ Pada awal pembelajaran.

Stopwatch

  Manfaat penelitian ini yaitu untuk memotivasi siswa dalam belajar dengan menggunakan metode pembelajaran baru dan untuk meningkatkan kualitas prosespembelajaran yang nantinya dapat meningkatkan mutu sekolah. Pertimbangkan baik-baik setiap pernyataan dalamkaitannya dengan materi pembelajaran dan tentukan kebenarannya sesuai dengan situasi yang anda alami!

KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG”

  Ada keinginan mengikuti dan menguasai pelajaran setelahmenggunakan metode kooperatif tipe TGT 190Lampiran 5 InstrumenRefleksi 191Instrumen Refleksi Kesan Guru Mitra terhadap Perangkat Pembelajaran dan Metode Teams Games TournamentNo Uraian Komentar 1 Kesan guru terhadap komponen pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran dengan menggunakanmetode teams games tournament. Keseluruhan siswa berpendapat bahwa keuntungan yang dicapai ketikapembelajaran menggunakan metode TGT adalah lebih memahami materi karenabelajar tidak terlalu tegang, dan semua siswa berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran 4 Menurut anda, hal-hal mana saja yang masihperlu ditingkatkan dan diperbaiki dalampembelajaran kooperatif tipe TGT?

Jurnal pembelian

  Jurnal pembelian adalah jurnal khusus yang berguna untuk mencatat pembelian barang dagangan dan barang lainnya secara kredit. Maka bagian akuntansi Toko Jaya akan mencatat transaksi tersebut ke dalam jurnal pembelian dengan jurnal sebagai berikut : Pembelian Rp 150.000 Utang Dagang Rp 150.000 Apabila Toko Jaya membeli barang lainnya secara kredit berupa peralatan yang dibutuhkan oleh tokonya, maka toko Jaya akan mencatattransaksi tersebut sebagai berikut : Misalnya Pada tanggal 15 Agustus Toko Jaya membeli etalase kepada Toko Koya sebesar Rp 100.000 secara kredit.

Jurnal Pengeluaran Kas

  Kemudian bagian akuntansi toko Jaya akan mencatat transaksi tersebut ke dalam jurnalpengeluaran jas dengan jurnal sebagai berikut : 205Peralatan Rp 800.000 Kas Rp 800.000 Jurnal pengeluaran kas tidak hanya ditandai dengan pembelian barang dagangan secara tunai. Maka bagian akuntansi Toko Jaya akan mencatat transaksi tersebut ke dalam jurnalpengeluaran kas dengan jurnal sebagai berikut : Utang Dagang Rp 150.000 Pot.

Jurnal Penjualan

  Jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat penjualan barang dagangan secara kredit. Dalam hal ini, Toko Jaya akan memberi bukti transaksi berupa faktur penjualan tembusan atau copy kepada IbuMinarti dan menyimpan bukti transaksi yang asli.

Jurnal Penerimaan kas

  Jurnal Penerimaan kas adalah jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat transaksi penerimaan kas (uang tunai) atau setara dengan uangtunai. Bagian akuntansi toko Jaya akan mencatat transaksi tersebut ke dalam jurnal penerimaan kas dengan jurnal sebagai berikut : Kas Rp 50.000 Penjualan Rp 50.000 Jurnal penerimaan kas juga mencatat penerimaan uang/kas dari pelunasan piutang.

Jurnal umum

  Kemudian catatlah transaksi tersebut ke dalam jurnalkhusus dengan menggunakan lembar jawaban yang sudah disediakan di bawah ini(PERLU DIPERHATIKAN BAHWA YANG MENCATAT TRANSAKSITERSEBUT ADALAH BAGIAN AKUNTANSI TOKO MODIS, MAKASETIAP KELOMPOK MEMPOSISIKAN KELOMPOKNYA SEBAGAI TOKOMODIS) 210 211 212 Tanggal Jurnal Pengelompokkan jurnal 213SOAL PRE-TEST 1. 216 (1) Pengembalian barang yang dibeli(2) Pembelian kredit barang dagangan(3) Penjualan kredit barang dagangan(4) Penerimaan kembali barang yang dijual Transaksi yang dicatat pada jurnal umum adalah...

LEMBAR JAWABAN PRE-TEST

Nama :Kelas :Isilah dengan memberi tanda (X) ! 1 a b c d e 2 a b c d e 3 a b c d e4 a b c d e 5 a b c d e6 a b c d e 7 a b c d e8 a b c d e 9 a b c d e 10 a b c d e 219SOAL GAMES (MAKE A MACH)

Toko Etalase FAKTUR

  Afandi Gejayan Sleman copySuplier Etalase Tanggal 2 Des 2011 No Faktur 345 SM Di Jual kepada : Toko kue Anyelir Syarat pembayaran 2/10 n/30A. M Sangaji No.

Toko Kue Flower FAKTUR

  50YogyakartaPerusahaan dagang kue Tanggal 4 Des 2011 No Faktur 456 PJ kepada : Ibu Minarti Syarat pembayaran 2/10 n/30Jenis Kue Kue Ulang tahun Kuantitas 10 kueHarga satuan Rp 100.000 Total HargaRp 1.000.000 (Dengan huruf) Satu juta rupiahPenerima ______________ Dibukukan oleh ___________Bagian penjualan _____________ Toko Kue AnyelirJl. 50YogyakartaPerusahaan dagang kue Tanggal 3 Des 2011 No Faktur 458 PJ Di Jual kepada : CV ASMARA Syarat pembayaran 2/10 n/30Jenis Kue Kue Tradisional Kuantitas 300 kueHarga satuan Rp 5.000 Total HargaRp 1.500.000 (Dengan huruf) Satu Juta Lima Ratus ribu rupiahPenerima ______________ Dibukukan oleh ___________Bagian penjualan _____________ 221Toko Kue AnyelirJl.

KUITANSI

  BKK-01 Di bayarkan kepada : TOKO KUE FLOWER Uang sejumlah : Empat ratus tiga puluh lima ribu rupiah(dengan huruf) Untuk Membayar : Pembelian kue-kue modern (Melunasi hutang kepada tokoFlower dengan nomor faktur 355 SM Terbilang : Rp 435.000 Yogyakarta, 27 Desember 2011Bagian Keuangan ____________________ Dibukukan oleh ____________________Toko Kue Anyelir A. BKM-01 Di terima dari : IBU MINARTI Uang sejumlah : Satu Juta Rupiah(dengan huruf) Untuk Membayar : Pembelian kue ulang tahun (Pelunasan piutang dari IbuMinarti no faktur 456 PJ) Terbilang : Rp 1.000.000 Yogyakarta, 24 Desember 2011Bagian Keuangan ____________________ Dibukukan oleh ____________________ 223Toko Kue Flower Jl.

POTONGAN JAWABAN GAME MAKE A MACTH

  Berikut ini transaksi yang terjadi pada TOKO MELATI(1) Pembelian barang dagangan tunai(2) Penjualan barang dagangan tunai(3) Penjualan kredit barang dagangan(4) Pengembalian barang karena rusak 237 Transaksi yang dicatat pada JURNAL UMUM adalah... Semua salah Berdasarkan bukti transaksi di atas, bagian akuntansi Ibu Anjani akan mencatat transaksi pada tanggal 23 Agustus 2012 tersebut ke dalam jurnal...

Post-Test

  Guru membagi siswa dalam kelompok belajar yang telah 5 menit disusun bersama peneliti, kemudian mempersilahkan siswaduduk secara berkelompok di tempat yang telah ditentukan 3. 7 Guru membagikan soal post-test dan kuisioner motivasi 10 menit 8 Kegiatan penutup10 menit Guru mengajak siswa untuk menyimpulkan materi-materi yang telah dipelajari dan melakukan refleksi bersama.

A. Prosedur Games

  Guru memastikan siswa sudah berada di dalam kelompoknya masing- masing dan siap untuk masuk pada permainan. Pelanggaran yang kedua kalinya akan diberikankartu MERAH dan kelompok tidak diperkenankan melanjutkan mengerjakan nomor soal yang bersangkutan.

A. Prosedur Tournament

  Siswa yang paling cepat menyerahkan bendera kepada fasilitator berhak menjawab soal tersebut dengan menuliskan jawaban ke lembar jawab yangtersedia di depan kelas. Jika tidak belum ada jawaban yang benar atau ternyata tidak ada yang berani menginvestasikan uangnya di depan kelas, maka soal akan dilewati danlanjut pada soal berikutnya.

B. Aturan Tournament

  Yang bertanggung jawab atas soal yang ditampilkan pada layar adalah siswa yang dipanggil nomor urutnya. Pelanggaran yang kedua kalinya akan diberikan kartu MERAH dan kelompok tidak diperkenankan melanjutkanmengerjakan nomor soal yang bersangkutan.

AKUMULASI NILAI Nama oRANGE Merah bIRU kUNIN hIJAU uNGU

kelompokG Skor 6000 2000 5000 6000 8000 6000games 1 (1000) (1000) 2 (1000)(1000) 31000 4 (1000) (1000) 51000 6 (1000) 1000 7 (1000) (1000) 8 (1000) (1000) 91000 10(1000) 11 1000 12 (1000) TOTAL 3000 2000 3000 5000 7000 5000Iii i ii 282Lampiran 14 Surat-surat 283 284 285

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Upaya Peningkatkan Hasil Belajar Kimia Siswa Melalui Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Pada Konsep Sistem Koloid
0
7
280
Peningkatan hasil belajar kimia siswa dengan mengoptimalkan gaya belajar melalui model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) penelitian tindakan kelas di MAN 11 Jakarta
0
27
232
Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams-Games Tournament) terhadap pemahaman konsep matematika siswa
1
8
185
Pengaruh kombinasi model pembelajaran kooperatif tipe Teams-Games-Tournament (TGT) dengan make a match terhadap hasil belajar biologi siswa
2
8
199
Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqih di MTs Islamiyah Ciputat
1
40
0
Pengaruh kombinasi model pembelajaran kooperatif tipe teams-games-tournament (tgt) dengan make a match terhadap hasil belajar biologi siswa (kuasi eksperimen pada Kelas XI IPA Madrasah Aliyah Negeri Jonggol)
0
5
199
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi
1
3
310
Penerepan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas VIII-3 SMPN 3 Kota Tangerang Selatan 2015/2016 Dalam Pelajaran IPA
0
4
10
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa kelas XII IPS pada materi jurnal khusus perusahaan dagang.
0
0
240
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan sosial siswa pada materi jurnal penyesuaian.
0
2
334
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X pada materi pemindahbukuan (posting) jurnal ke dalam buku besar.
0
0
186
Implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament pada materi jurnal penyesuaian sebagai upaya meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa
0
0
376
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan sosial siswa pada materi jurnal penyesuaian
0
2
332
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI JURNAL PENYESUAIAN
0
8
321
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS-GAMES-TOURNAMENT (TGT) PADA MATERI PEMBELAJARAN JURNAL UMUM SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA
0
3
289
Show more