MANAJEMEN PENYIARAN SMART FM MEDAN DALAM MENGGUNAKAN MUSIK AUDIOPHILE

Gratis

0
0
83
1 year ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

  Acara yang dibuat oleh stasiunradio bisa dikemas dalam bentuk yang berbeda-beda, namun sebahagian besar dari semua acara tersebut adalah memperkenalkan dan mempromosilkan lagu-laguyang sedang top dan hits dan juga lagu-lagu baru, sedangkan siaran berita adalah sebagian kecil dari semua penyiaran atau dapat di katakan sebagai selingan. Adapun pokok permasalahannya adalah : bagaimana profesionalisme manajemen Smart FM khususnya manajemen penyiaran dalam memanage lagu-lagu produksi Audiophile record yang akan disiarkan sebagai selingan sehingga dapat dibuktikan bahwa musik juga adalah faktor pendukung tercapainya visiSmart FM dan tetap menjadi identitas bagi Smart FM di Medan.

1.4 Konsep dan Teori

  Wahyudi (1994:39), manajemen penyiaran adalah manajemen yang diterapkan dalam organisasi penyiaran, yaitu organisasi yang mengelola siaran,yang juga berarti sebagai “motor penggerak” organisasi penyiaran dalam usaha pencapaian tujuan bersama melalui penyelenggaraan siaran. Dengan demikian, organisasi terdiri atas dua bagian, yaitu bagian dan hubunganMenurut Talcott Parsons (1960), organisasi adalah unit sosial (atau pengelompokan manusia) yang sengaja di bentuk dan di bentuk kembali dengan 6) penuh pertimbangan dalam rangka mencapai tujuan-tujuan tertentuSedangkan pengorganisasian (organizing) merupakan proses penyusunan struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan organisasi, sumber daya - sumber daya yang7) dimilikinya, dan lingkungan yang melingkupinya.

5) Geoge R. Terry, The Social Psychology of organization, 2nd. ed., John Wiley and sons, New York, 1978

  Wahyudi (1994), siaran adalah rangkaian mata acara dalam bentuk suara dan atau gambar yang dapat di terima oleh khalayak denganpesawat penerima radio atau televisi, dengan atau tanpa alat bantu, melalui pemancar gelombang elektromagnetik, kabel, serat optik atau media lainnya. Radio adalah siaran pengiriman suatu atau suara melalui udara, tetapi menurut Gouzali Saydan dalam kamus istilah Telekomonikasi mengatakan radioadalah suatu alat kominikasi yang dipancarkan melalui udara yang dapat mentransfer gelombang Elektromaknetik dengan frekuensi 3 KHz sampi dengan300 KHz, beliau juga mengatakan bahwa radio merupakan seperangkat elektromagnetik untuk penyaluran informasi tanpa saluran kawat.

7) T. Hani Handoko, MANAJEMEN edisi II, ( BPFE-Yogyakarta, 1984), hal 167

  Tetapi Audiophile yang dimaksudkan disini adalah sebuah Recording Company diAmerika yang mengaransemen ulang lagu-lagu yang pernah hits menjadi musik yang bergaya Jazz dan juga mengaransemennya menjadi lagu-lagu bergaya folk song Amerika lainnya seperti country, blues dan juga akustik. Lagu - lagu yang di produksi oleh Audiophile Recording yang dimiliki oleh radio Smart FM saat ini adalah berkisar 1500 lagu dan Smart FM sendirimenyebutnya sebagai musik Audiophile atau lagu Audiophile.

1.4.2 Teori

  Karena dalam tulisan ini penulis mengambil musik sebagai pokok pembahasan yaitu musik Audiophile, maka penulis memilih teori ini sebagai salah Radio Smart FM adalah sebuah perusahaan radio yang berbentuk organisasi modern, karena dapat diamati bahwa dalam perusahaan ini terdapat tim-tim kerja yang bekerjasama untuk mencapai satu tujuan. Karena radio adalah bagian dari bidang komunikasi, dan karena musik merupakan Keadaan bahwa musik yang merupakan salah satu komponen penting dalam kegiatan komunikasi oleh radio Smart FM.

1.5 Metode Penelitian

  Kerja yang esensial untuk melakukan aktivitas penelitian dalam disiplinEtnomusikologi yaitu kerja lapangan (Field Work) dan kerja laboratorum (Desk Work ), Nettle (1964 : 62-64) kerja lapangan meliputi pemilihan informasi pendekatan dan pengambilan data, pengumpulan data, latar belakang pelaku sosial ataupun mempelajari seluruh perilaku yang berkaitan dengan pemakaian musik. Penulis tidak membatasi Data-data yang diperlukan dari lapangan ditulis dalam buku yang memuat tentang pertanyaan-pertanyaan yang telah dibuat pada saat wawancara, jawabandan informasi ditulis sesuai dengan urutan pertanyaan yang ditanyakan penulis.

1.5.2.1 Wawancara

  Wawancara (interview) menurut Soeharto (1995:67) adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan secaralangsung oleh pewawancara (pengumpul data) kepada responden (informan) dan jawaban-jawaban responden akan dicatat atau direkam dengan alat perekam (tape recorder ). Wawancara adalah satu-satunya teknik yang digunakan untuk memperoleh data tentang kejadian yang tidak dapat diamati sendiri secara langsung.

1.5.2.2 Observasi

  Observasi atau pengamatan dapat berarti kegiatan untuk melakukan pengukuran dengan menggunakan indera penglihatan yang juga berarti tidakmengajukan pertanyaan-pertanyaan (Soeharto1995:69). Pengamatan terlibat dipakai untuk menunjukan penelitian yang berisikan adanya interaksi sosial secara terus menerusantara peneliti dengan masyarakat yang diteliti.

1.5.3 Kerja Laboratorium

  Dalam kerja aboratorium, semua data yang diperoleh dari peneliti lapangan dan studi kepustakaan akan di analisa selanjutnya akan dilakukan penyelesaianagar sesuai dengan pembahasan sehingga menghasilkan suatu tulisan yang baik. Setelah semua data dikumpulkan, dan diklasifikasikan kemudian data-data tersebut dimodifikasikan dan diformulafikasikan sedemikian rupa agar data-datayang akan digunakan nanti tidak rancu untuk menghindari tumpang tindih, yang menimbulkan kesimpangsiuran.

BAB II SEJARAH DAN STRUKTUR RADIO SMART FM

2.1. Sejarah Singkat Radio Smart FM

  Smart FM adalah sebuah radio siaran yang ada di Indonesia yang penyiaranya hingga saat tulisan ini dibuat adalah tersebar diseluruh kota besar diindonesia yaitu Jakarta, Manado, Makasar, Banjarmasin, Palembang, Balikpapan,Semarang, Surabaya, Pekan Baru dan Medan Smart FM pertama sekali disiarkan di Manado pada tanggal 20 Mei 1996. Sebuah motto yang dianut oleh Smart FM yang juga membawa perbedaan dari radio-radio siaran lainya karena memaparkan suatu identitas bagi Smart FMyaitu sebagai radio berita yang berbunyi “ They Call it News, Knowledge, Bussinis Information,Wisdom and Inspiration, but we call it SMART !

2.4. Progam Radio

  Smart FM juga merupakan radio yang mampu memberikan keuntungan kepada para mitranya dari asosiasi yang berhasil dibangun SmartFM dengan para pakar, birokrat, pebisnis dan masyarakat dimana Smart FM berada. Selain itu juga ada Golden Hit’s to Remember yaitu lagu-lagu yang memberikan inspirasi yang bermakna yang biasa dibawakan oleh narasumber yang merupakan orang-orang terpilih atau orang-orang yang pentingdan ternama di kota Medan.

2.5. Acara Siaran

  Business Information Siaran dari Smart FM sarat dengan informasi terkini mengenai peluang bisnis, perkembangan bisnis denganindikator pembaharuan (updating) perdagangan mata uang dan pergerakan kapital market, sehingga pada saatmelakukan proses bisnis para pendengar Smart FM akan merasa mendapatkan informasi yang baik dan tidak ragu-ragu dalam mengambil keputusan bisnis. Musik –musik yang disiarkan oleh Smart FM sekitar tujuh puluh persen adalah lagu-lagu yang di produksi oleh Audiophile record yang di lisensi kepadaperusahaan radio Smart FM Indonesia, selebihnya adalah lagu-lagu dalam negri yang pernah hits di tahun delapanpuluhan dan juga lagu-lagu berbahasa Mandarin.

2.6. Program Siaran

  Kita mengenal siaran radio dalam berbagai macam program dan format, hiburan dan informasi, single talk dan diskusi, berita dan pengumuman dan lainsebagainya. Demikian juga Smart FM dalam mengkemas pesan-pesan dan tujuan yang akan disampaikan kepada audiens sedemikian rupa kedalam suatu format programsiaran.

2.7. Format Siaran

  Format yang ketiga adalah kombinasi dari dua format yang pertama yang dinamakan dengan News Talk atau Talk News. Dengan pertimbangan dari penelitian ini penulis mengamati bahwa SmartFM termasuk ke dalam format All News dan dapat membuat suatu penggolongan dari penggemar Smart FM yang sebahagian besar adalah kaum profesional.

BAB II I DESKRIPSI MUSIK AUDIOPHILE DAN PENYIARAN LAGU DI RADIO SMART FM

3.1. Pengertian Audiophile

  Audiophile adalah sebuah recording company di Amerika yang khusus mengaransemen ulang lagu – lagu yang pernah hits ke menjadi beraliran Jazz dan juga memproduksi lagu-lagu rakyat Amerika seperti Country, Blues bahkan Akustik dan Klasik. Audiophile ini adalah perusahaan rekaman yang berkembang di Amerika yang banyak memunculkan penyanyi- penyanyi baru di Amerika tetapi juga banyak menggunakan penyanyi solo atau kelompok yang sudah dikenal olehmasyarakat bahkan masyarakat international seperti Rod Stewart seorang penyanyi yang beraliran pop tetapi yang juga menyayikan lagu-lagu Jazz dalam rekaman Audiophile seperti lagu “ What A Wonderfull World “.

3.2. Kesepakatan Audiophile dengan Smart FM

  Smart FM sendirimemastikan bahwa hanya radio inilah yang mempunyai hak siar dalam menyiarkan lagu-lagu Audiophile dan meyiarkanya di radio Smart FM diseluruhindonesia. Olehkarena itu suatu stasiun penyiaran radio harus yakin bahwa musik yang disiarkan 8) dengan perwakilan pemegang hak ciptaHal tersebutlah yang mendasari keyakinan perusahaan radio Smart FM atas perjanjian antara perusahaan radio Smart FM Indonesia dengan perusahaan Audiophile Recording di Amerika.

3.3. Lisensi Lagu-Lagu Audiophile yang Dimiliki Smart FM

  Sementara dengan berjalannya waktu telah bermunculan pula stasiun- stasiun radio yang mulaimengkhususkan siaran siaranya misalnya ada satu stasiun radio yang hanya di khususkan untuk menyiarkan lagu-lagu dangdut saja. Dan saat ini Smart FM memiliki sekitar 1500 buah lagu yang di lisens i oleh Audiophile recording untuk disiarkan oleh Radio Smart FM diseluruh Indonesia.

3.4. Program Lagu

  Dalam format program siaran pada hari jumat , 29 Juni 2007 kita dapat mengamati lagu lagu yang disiarkan dalam program penyiaran Smart FMseharian penuh Jika diamati dengan menguraikan yaitu : 1. 09 : 43 : 30 M2400398 - Jhon Steven – Here, There, And Every where 4.

3.4.1. Persentasi Program Penyiaran Lagu

  Dalam program penyiaran pada hari kamis, jumat dan sabtu tanggal 28-30 Juni 2007, dapat di golongkan ke dalam beberapa pokok acara siaran. Pada hari kamis, 28 Juni 2007 : 15 Kali Acara Siaran 11 Kali Acara Siaran 5 Kali Acara Siaran 19 Kali Acara Siaran 15 Kali Acara Siaran 8 Kali Acara Siaran 20 Kali Acara Siaran 10 Kali Acara Siaran 5 Kali Acara Siaran 45 Kali Acara SiaranJika diamati dari program penyiaran hari kamis, jumat dan sabtu, persentasi program penyiaran musik sepanjang hari di radio Smart FM adalahsekitar 30 persen dari semua program penyiaran.

3.4.2. Persentase Penyiaran Lagu Audiophile

  Lagu Audiophile yang disiarkan pada hari jumat, 29 juni 2007 adalah : 1. 22 : 51 : 32 S3M00465 - Emily – Tenessee Walt Dari keseluruhan penyiaran lagu maka disimpulkan persentasi penyiaran lagu Audiophile adalah sekitar 70 persen dan 30 persen lagi adalahpenyiaran lagu-lagu yang berbahasa Mandarin dan sebagian lagu-lagu dalam negeri.

BAB IV MANAJEMEN

4.1. Manajemen

  Terkait dengan manajemen Smart FM dalam memanfaatkan fungsi musik maka perlu pula adanya suatu pembahasan tentang manajemen radio Smart FMlebih luas sehingga tidak terjadi suatu ketimpangan di dalam pembahasan ini. Dengan kata lain manajemen itu memang terdapat dan terjadi dimana-mana, baik di dalam suatu organisasi yang besar maupun yang kecil.

4.1.1. Struktur Organisasi dan Pembagian Tugas

  Radio Median Indah Suarahandalan ( Smart FM Medan )Uraian tugas dan tanggung jawab masing-masing jabatan yang ada pada Smart FM Medan adalah sebagai berikut : 1. Sebagai koordinator dalam hal-hal yang berkaitan dengan perusahaan dengan pihak luar atau sebagai Public Relation ( PR )bagi perusahaan yang membuat dan mengelola database klien.

5. Busines Partner

  Merupakan lini depan penjualan yang berhubungan dengan klien yang terlibat dalam sebuah “ Moment of Truth “ (MOTH) yangdapat merefleksikan citra positif perusahaan, melalui kecakapan dan keterampilan, kesopanan dan keramahtamahan. Secara aktif melakukan penawaran-penawaran untuk in house awareness , dan berkoordinasi dengan Head of Busines dalam menentukan joint promotion yang layak dieksekusi.

9. Staff Head Aasisten 2

  Menangani telepon yang masuk dari klien ataupun penelepon yang ingin menanyakan informasi maupun mencari orang-orang yang dituju. Melakukan tugas dan tanggung jawab sebagai pembawa acara berita dan non berita, dan talkshow sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Head of Product.

4.1.2. Keuangan dan Pembiayaan

  Penulis mengamati bahwa radio Smart FM adalah radio yang dapat digolongkan sebagai radio publik walaupun tidak dapat digolongkan sebagai radiononkomersial, karena Smart FM adalah termasuk kepada golongan radio komersial. Hal tersebut dapat diamati, bahwa walaupun radio ini menyiarkan hal-hal yang edukatif dan selalu menyeleksi setiap program yang akan disiarkannya, tetapi tetap menerima program-program iklan produk tertentu yang memberikan 9) biaya pemasukan bagi perusahaan.

4.1.2.1. Pemasukan

  Seminar ataupunprogram motivasi yang diadakan oleh motivator Smart FM misalnya seminar Bisnis oleh James Gwee yang di setiap seminarnya di dukungoleh sponsor ataupun contoh-contoh seminar dan penyuluhan motivasi lainnya , yang termasuk kedalam program. Konsep yang termasuk didalamnya adalah iklan talk show, atau penyiaran iklan sejenisnya, dalam setiap penyiaran iklan, seperti biasanyaperusahaan produk yang membuat iklan akan membayar pajak kepada perusahaan radio yang menyiarkan iklannya dapat diamati bahwa SmartFM sangat selektif memilih iklan-iklan yang akan disiarkannya.

4.1.2.2. Pengeluaran

Pengeluaran keuangan perusahaan Smart FM secara umum adalah penggajian pegawai serta biaya operasional.

4.1.3. Manajemen Penyiaran

  Mengingat siaran dapat mengubah sikap, pendapat dan tingkah-laku individu/kelompok, maka penerapan manajemen penyiaran harus mampumengarahkan setiap siaran yang dihasilkan dan di sajikan kepada khalayak 10) merupakan penjabaran dari nilai-nilai Pancasila. Manajemen penyiaran di Smart FM yang akan di bahas akan mencakup sistem informasi penyiaran serta penyiaran musik dan pengembanganya.

4.1.3.1. Manajemen Sistem Informasi Penyiaran

  Radio Smart FM sedikit berbeda dengan stasiun radio lainnya yang lebih ke arah interaktif antara penyiar dengan pendengar dan jugapermintaan lagu-lagu Smart FM lebih kearah yang serius, yaitu acara ataupun pemilihan lagu di dominasi oleh pengasuh siaran yang tergabung kedalam timkerja. Bagaimana sebuah iklan , lagu, kapsul maupun berita yang telah dikemas yang berasal dari berbagai sumber dapat di kumpulkan dan diatur sedemikian rupahingga dapat disiarkan dan didengarkan oleh pendengar.

4.1.3.2. Penyiaran Musik dan Pengembanganya 1. Penyiaran Musik

  Musik adapun lagu-lagu yang dimiliki oleh Smart FM dalam penyiarannya yaitu telah menggunakan sistem komputerisasi. Dalam pemilihan lagu-lagunya yaitu 70 persen lagu-lagu yang di lisensi oleh Audiophile record dan 30 persen lagu-lagu pilihan yang berbahasa mandarinatau pun lagu-lagu mandarin ataupun lagu- lagu dalam negeri, dilakukan oleh Staf Head Asisten I kemudian dalam pengaturan pemutaran lagunya dilakukan oleh operator.

4.1.3.2.2. Pengembangannya

  Setiap program yang disiarkan oleh radio-radio siaran termasuk Smart FM pasti akan mengalami suatu perubahan ke arah yang lebih maju demi mencapaivisi yaitu pembagunan, baik itu pembangunan masyarakat dan bangsa juga pembangunan dan kemajuan bagi perusahaan radio tersebut. Karena itu Smart FM pun memiliki pengembangan programnya terutama dalam hal ini adalah program musik.

4.1.4. Segmentasi Pendengar

  Dengan begitu, disimpulkanbahwa audiens itu memiliki kelompok ataupun penggolongan-penggolonganSmart FM sendiri dengan tak membatasi pendengarnya, menyebutkan bahwa pendengar Smart FM adalah kaum profesional seperti diungkapkan melaluiwww.smartfm.com, 2006: Bahwa Pendengar Smart FM adalah mereka yang gaul, fun, tetapi profesional dalam meniti karir, serta gigih mewujudkan mimpi dan idalismenya. Dari data yang dihimpun oleh Smart FM dalam www.smartfm.com,2006 : Audience Profiles Segmen Pendengar Berdasarkan Kelompok UsiaAge ShareGro up Primary 25-44 Tahun 70% Secondary 20-44 Tahun 10%40-60 Tahun 20% 22-44 Tahun 20-44 Tahun 40-60 Tahun Segmen PendengarBerdasarkan gender Gender Share Female 40 % Male 60% FemaleMale Slice 3 Slice 4 Share Pendengar SMART FM Berdasarkan S.

BAB V PENGGUNAAN DAN FUNGSI

5.1. Penggunaan dan Fungsi

  Untuk melihat radio Smart FM lebih jauh dalam Memanage lagu-lagu Audiophile di kota Medan sehingga dapat memanfaatkan fungsi musik tersebut serta dapat mendukung visi Smart FM sendiri, maka harus dilihat bagaimana penggunaan dan fungsinya. Etnomusikologi sudah selayaknya untuk tidak hanya sekedar mengetahui masalah yang dilandasi oleh pernyataan apaitu, tetapi yang lebih penting adalah apa yang dilakukan oleh masyarakat dan bagaimana masyarakat melakukannya.

5.1.1. Penggunaan

Dikaitkan dengan penggunaan, maka penggunaan musik Audiophile di Smart FM adalah sebagai selingan antara program yang satu denganyang lain, sebagai sarana hiburan bagi pendengar, dan sebagai pelengkap program yang mendukung penyiaran Smart FM, sebagai saranapenyampaian pesan, dan untuk mensosialisasikan musik Audiophile kepada masyarakat Medan.

5.1.1.1. Sebagai Selingan Antara Program yang Satu ke Program Lainya

  Setiap berita di Smart FM dapat dipastikan membawa pendengar Namun sekalipun Smart FM memfokuskan diri kepada program berita dan informasi, tidak dapat di pungkiri bahwa musik juga adalah bagian yang penting didalam penyiaran radio. Namun walaupun begitu kita dapat melihat bahwa musik yang hanya sebagai selingan tersebut memiliki arti yang penting jugabagi radio ini, dibuktikan bahwa lagu yang disiarkan bukanlah lagu yang pada umumnya tetapi yang hak siarnya dibeli secara khusus.

5.1.1.4. Sebagai Sarana Penyampaian Pesan

  Dari beragam visi dan misi dari radio siaran, musik tentunya adalah salah satu faktor pendukung yang kuat untuk menarik perhatian dan mempengaruhuipendengarnya. Musik yang telah disusun kedalam program sedemikian rupa memiliki tujuan menarik pendengar yang menjiwai musik tersebut dan kemudianmengerti akan pesan yang disampaikan didalam musik tersebut.

5.1.1.5. Untuk Mensosialisasikan Audiophile Kepeda Masyarakat Medan

  Haltersebut hanya dapat di lakukan oleh Smart FM saja untuk saat ini, karena hanyaSmart FM sajalah satu-satunya radio yang mempunyai lisensi lagu-lagu Audiophile. Musik Audiophile yang pada umumnya asing ditelinga pendengar menjadi suatu hal yang biasa karena pendengar seiring membiasakan diri mendengar setiapmotivasi-motivasi ataupun setiap sajian-sajian menarik yang disajikan oleh SmartFM, akan tebiasa pula mendengar sajian-sajian musik Audiophile yang di siarkan oleh radio Smart FM.

5.1.2. Fungsi

  Dikaitkan dengan fungsi musik, musik Audiophile memiliki beberapa fungsi bagi Smart FM sendiri dan juga bagi masyarakat pendengarnya, bahkanlebih luas dari pada itu, yaitu sebagai identitas bagi Smart FM dan sebagai faktor 5.1.2.1. Hiburan yang tentunya tidak terlepas dari musik adalah faktor pendukung komunikasi pembangunan, hiburan ataupun musik yang baik yang setidaknyadipersiapkan dengan baik adalah hal yang di inginkan oleh setiap radio siaran dan akan mendukung visi yang umumnya dimiliki oleh radio siaran yaitupembangunan.

5.1.2.3. Sebagai Komunikasi Budaya dalam Konteks Globalisasi

  Musik Audiophile adalah salah satu sarana penyampaian pesan oleh radio yang menyiarkan kepada masyarakat yang mendengarkan. Musik Audiophile juga turut mengkomunikasikan pembangunan kepada masyarakat melalui pembangunan jiwa dan mengkomunikasikan budaya global karena musik yang disiarkan oleh Smart FM adalah musik-musik dengan budaya barat.

BAB VI PENUTUP 5.1. Rangkuman

  Radio Smart FM adalah radio publik yang juga adalah radio komersil, dimana radio ini walaupun memiliki siaran yang sarat dengan berita,informasi dan edukasi tetapi tetap saja memiliki iklan-iklan sebagai program komersial untuk mendapatkan biaya pemasukan bagi Smart FM. 5 Lagu-lagu Audiophile yang disiarkan di Smart FM adalah lagu-lagu yang di lisensi oleh Audiophile Record kepada perusahaan radio Smart FM Indonesia dan hanya radio inilah yang berhak menyiarkan lagu-lagu lisensi Audiophile Record di Indonesia, karena perusahaan radio Smart FM telah membeli hak siarnya dari Amerika, negara dimana Recording Company tersebut berada.

5.2 Kesimpulan

  Seturut dengan visi yang dimiliki oleh Smart FM tersebut, maka setiap program yang akan disiarkan di Smart FM melalui tahap perencanaan. Dapat dikatakan juga bahwa musik Audiophile ataupun lagu-lagu yang diproduksi oleh Audiophile Recoding ini telah menjadi identitas bagi Smart FM saat ini,karena radio ini telah membeli hak siarnya dari Amerika dan hanya Smart FM lah yang berhak menyiarkan lagu-lagu yang di lisensi Audiophile untuk saat ini.

DAFTAR PUSTAKA

  W 1986, Komunikasi dan Hubungan Masyarakat, Bina Aksara,JakartaKuswandi, Wawan,1996, Komunikasi Massa : Sebuah Analisis Media Televisi, Bineka Cipta, Jakarta. Munandar, Haris, 2003, Media Massa dan Masyarakat Modern, Kencana,JakartaDamanik, Wilda M., 2005, Siantar FM Dalam Mensosialisasikan Kontribusi Radio Lagu-Lagu Simalungun Di kota Siantar, Skripsi, USU.

DAFTAR SITUS

www.smartfm.com http://www.audiophile.comhttp://www.bbc.co.uk/info/purpose/what.shtml www.fun.easy.com/Berita_inovasi.php?param=Berita_inovasi

Dokumen baru