HUKUM ADAT SEBAGAI SALAH SATU INPUT PEMB (2)

 0  0  30  2018-09-16 23:02:17 Report infringing document

HUKUM ADAT SEBAGAI SALAH SATU INPUT PEMBANGUNAN HUKUM NASIONAL (TELAAH DARI SUDUT PENDEKATAN SISTEM)

  HUKUM ADAT SEBAGAI SALAH SATU INPUT PEMBANGUNAN HUKUM NASIONAL (TELAAH DARI SUDUT PENDEKATAN SISTEM) Dengan diproklamasikannya Indonesia sebagai negara merdeka (17 Agustus 1945 yang silam), maka di Indonesia lahir tata hukum baru, yaitu tata hukum nasional yangmencerminkan cita- cita hukum Indonesia dan menjadi sarana bagi, masyarakat Indonesia untuk menanggulangi masalah-masalah aktual yang dihadapinya. Hal ini bisa berartisebab sebagai Negara yang baru merdekatentu saja (bisa dimaklumi) belum dapat begitu saja(seketika itu juga) membuat tata hukum yang baru sama sekali, melainkan dengan berdasarkan Pasal II Aturan Peralihan UUD 1945 (yang lahir sehari setelah proklamasi),sistem hukum yang pluralistis jaman penjajahan masih berlaku bagi negara Indonesia yang sudah merdeka ini.

I. Pendahuluan

  Dengan diproklamasikannya Indonesia sebagai negara merdeka (17 Agustus 1945 yang silam), maka di Indonesia lahir tata hukum baru, yaitu tata hukum nasional yangmencerminkan cita- cita hukum Indonesia dan menjadi sarana bagi, masyarakat Indonesia untuk menanggulangi masalah-masalah aktual yang dihadapinya. Hal ini bisa berartisebab sebagai Negara yang baru merdekatentu saja (bisa dimaklumi) belum dapat begitu saja(seketika itu juga) membuat tata hukum yang baru sama sekali, melainkan dengan berdasarkan Pasal II Aturan Peralihan UUD 1945 (yang lahir sehari setelah proklamasi),sistem hukum yang pluralistis jaman penjajahan masih berlaku bagi negara Indonesia yang sudah merdeka ini.

II. Hukum Adat dan Hukum Modern

  Karena tidak dianjurkan untuk mengutamakan rujukan hukum adat atau hukum klasik colonial, maka hukum nasional pada masa orde baru tersebutdikualifikasi sebagai hukum nasional sebagai hukum nasional modern, yang boleh dikatakan tidak sekedar mengikuti arah perkembangan sejarah hukum yang telah berlangsung diIndonesia melainkan menetapkan sendiri secara khusus arah perkembangan itu. Sedangkan arah pembangunan hukum pada PJP II ialah menghasilkan produk hukum nasional yang mampu mengatur tugas umum pemerintah dan penyelenggaraanpembangunan nasional, didukung oleh aparatur hukum yang bersih dan berwibawa, penuh pengabdian, sadar dan taat hukum, mempunyai rasa keadilan sesuai dengan kemanusiaan,serta professional, efisien dan efektif, dilengkapi dengan sarana dan prasarana hukum.

IV. Hukum Adat dalam Pembangunan Hukum Nasional

  Dalam seminar Hukum Adat dan Pembinaan Hukum Nasional, dirumuskan bahwaHukum Adat merupakan salah satu sumber yang penting untuk memperoleh bahan-bahanPembangunan Hukum Nasional yang menuju kepada unifikasi hukum yang dan yang terutama akan dilakukan melalui pembuatan peraturan perundangan, dengan tidakmengabaikan timbul/tumbuhnya dan berkembangnya hukum kebiasaan dan pengadilan dalamPembinaan Hukum. Golongan yang menentang Hukum Adat, yang memandang Hukum Adat, sebagia hukum yang sudah ketinggalan jaman yang harus segera ditinggalkan dan digantin denganperaturan-peraturan hukum yang lebih modern .

V. Pembangunan Hukum Nasiona Ditinjau dari Pendekatan Sistem

  Pada jaman modern seperti sekarang ini manusia dengan sengaja telah menciptakan dan menggerakkan sistem –sistem itu dengan tujuan yang sadar untukmembuat hidupnya kian efisien produltifitasnya kian meningkat dan komunikasinya kian efektif , lancar dan intensif(Soetandyo Wignjosoebroto, tanpa tahun,h. 12). Dengan demikian dalam proses pembentukan hukum nasional dengan contoh/ missal Hukum Adat sebagai inputnya untuk tujuan menghasilakan output HukumNasional yang mengabdi kepada kepentingan nasional, akan melibatkan berbagi subsistem-subsistem dalam masyarakat lainnya.

KEBENARAN JATI

  The inner system bisa mendominasisehingga mengakibatkan terjadinya masyarakat yang statis dan konservatif :dapat terjadi pula bahwa the outer system itulah yang mendominasi sehingga masyarakattampil sebagai masyarakat yang serba bergerak tanpa keberatan moral apapun; dan kemungkinannya yang lain ialah tejadinya dominasi yang berkesinambungansecara dinamik antara kedua sistem itu sehingga menghasilkan perubahan- perubahan yang terkendali. Tekan untuk ikut berubah pada the inner system akanmenimbulkan tegangan-tegangan dan kecemasan-kecemasan yang amat bmenggelisahkan atau bahkan menimbulkan konflik-konflik budaya yang Berdasarkan penjelasan dimuka, jelaslah bahwa dalam pembentukan hukum nasional akan dipengaruhi oleh politik, sebab kenyataannya memang di Indonesiapolitik masih diatas hukum , atau dapat dikatakan masih dalam taraf Represive Law.

IV. Langkah-langkah Pendekatan Sistem

  Pembangunan hukum merupakan suatu usaha yang tidak berdiri sendiri , melainkan yang perlu dilihat kehadirannya dalam suatu konteks tertentu , dalam hal Adanya berbagai sitem nilai itu penting dalam hubungan dengan penggunaan hukum untuk melakukan perubahan sosial, sebab kemajemukan itujuga menimbulkan kemajemukan yang, yaitu pada potsulat-potsulat hukum yang bersumberkan pada sistem nilai yang berbeda-beda diajarkan sebagai berikut :(Satjipto Rahardjo ,1979,h.230-231). Misalnyamencari asas-asas yang sama antara system Hukum Waris masing-masing suku atau system kekerabatan, sehingga asas-asas itu bisa menjadi bagian Hukum Setelah diadakan penyajian alternatif terbaik tersebut maka dengan cara- cara dan prosedur pembuatan undang-undang, hal tersebut dibahas dan digodokoleh pembentuk undang-undang (pemerintah dan DPR), tentunya dengan melalui dengar pendapat dengan para ahli dibidang Hukum Waris dan instansi yang terkaitlainnya.

VII. Penutup

  Dari penjelasan-penjelasan di muka, terlihat bahwa memang Hukum Adat yang dibentuk pada situasi dan kondisi “Low Energy Society”, mempunyai Dalam tulisan ini hanya diberikan salah satu contoh aspek saja tentangHukum adat ke Hukum Nasional, yaitu mengenai Hukum lainnya (Adat) yang dapat diangkat menjadi Hukum Nasional dengan melalui proses tertentu; hal initergantung pada identifikasi kebutuhan. “DarI Hukum Kolonial ke Hukum Nasional : Suatu telaah Mengenai Transplatasi Hukum ke Negara – Negara yang TengahBerkembang, Khususnya Indonesia“.

Dokumen baru
Dokumen yang terkait
Tags
Salah Satu Unsur Hukum

Sistem Adat Perkawinan Nias Salah Satu P

Media Pembelajaran Sebagai Salah Satu Ko

Koperasi Sebagai Salah Satu Pelaku Indus

Aktor Politik Sebagai Salah Satu Kekuata

Pengajian Ibu Ibu Sebagai Salah Satu Proses

Mediasi Sebagai Salah Satu Bentuk Penyel

09 Rumah Tangga Sebagai Salah Satu Wadah

Menelaah Sastra Sebagai Salah Satu Unsur

Salah Satu Bahan Kuliah Pengantar Ilmu Hukum

HUKUM ADAT SEBAGAI SALAH SATU INPUT PEMB (2)

Gratis

Feedback