ASPEK KEJIWAAN TOKOH DALAM NOVEL SEBELAS PATRIOT KARYA ANDREA HIRATA TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA

Gratis

1
2
116
1 year ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Atas kehendak-Nya penulis dapatmenyelesaikan skripsi dengan judul ”ASPEK KEJIWAAN TOKOH DALAM NOVEL SEBELAS PATRIOT KARYA ANDREA HIRATA (TINJAUANPSIKOLOGI SASTRA.” Skripsi ini disusun untuk memenuhi sebagian dari persyaratan untuk mendapatkan gelar Sarjana pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan SastraIndonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas MaretSurakarta. selaku Pembimbing I dan Pembimbing II yang telah memberikan pengarahan dan bimbingan dalam penyusunan skripsi ini; 5.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sastra merupakan suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang

  Sebagaimanaungkapan Andre Harjana (1991: 10) bahwa sastra sebagai pengungkapan baku dari apa yang telah disaksikan orang dalam kehidupan, apa yang telah dialamiorang tentang kehidupan, apa yang telah direnungkan, dan dirasakan orang mengenai segi-segi kehidupan. Novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata ini sangat menarik untuk diteliti karena banyak mengandung nilai Sehubungan dengan hal di atas, maka akan diteliti aspek kejiwaan tokoh dalam novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata menggunakan tinjauan psikologisastra dengan judul “Aspek Kejiwaan Tokoh Pribumi dalam Novel Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata: Tinjauan Psikologi Sastra ”.

B. Rumusan Masalah

Sesuai uraian yang telah dikemukakan sebelumnya, maka dapat dirumuskan permasalahannya sebagai berikut.

1. Bagaimanakah pendekatan struktural yang terdapat dalam novel Sebelas

Patriot karya Andrea Hirata?commit to user

D. Manfaat Penelitian

  Menjadi tolok ukur untuk memahami dan mendalami karya sastra pada umumnya dan karya sastra novel Sebelas Patriot pada khususnya. Penelitian yang baik haruslah memiliki tujuan yang baik dan jelas serta memiliki arah dan tujuan yang tepat.

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA BERPIKIR A. Penelitian yang Relevan dan Kajian Teori 1. Penelitian yang Relevan Terdapat beberapa penelitian lain yang mempunyai kemiripan dan

  Dari beberapa penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pada setiap hasil suatu karya sastra yang berbentuk novel sangat penting untuk diteliti commit to user 7 dalam ceritanya. Namun, disini peneliti lebihmengarahkan penelitiannya kepada aspek kejiwaan tokoh yang terdapat pada sebuah novel karya Andrea Hirata dengan menggunakan pendekatanpsikologi sastra yaitu potret jiwa seseorang atau proses jiwa atau tokoh pada cerita novel tersebut.

2. Hakikat Novel a. Pengertian Novel

  Novel merupakan sebuah karya fiksi menawarkan sebuah dunia yang berisi model kehidupan yang diidealkan, dunia imajinatif, yangdibangun melalui berbagai unsur intrinsiknya seperti peristiwa, plot, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, dan lain-lain yang kesemuanya tentusaja juga bersifat imajinatif (Burhan Nurgiyantoro, 2007: 4). Berdasarkan berbagai pendapat di atas peneliti menyimpulkan bahwa novel adalah suatu jenis karya sastra yang berbentuk prosa fiksidalam ukuran yang panjang dan luas yang menceritakan konflik-konflik kehidupan manusia yang dapat mengubah nasib tokohnya.

b. Fungsi Novel

  Sebagaimana yang dikatakanWellek dan Warren (dalam Burhan Nurgiyantoro, 2005: 3) membaca sebuah karya fiksi adalah menikmati cerita dan menghibur diri untuk commit to user 10 Menurut Jakob Sumardjo dan Saini K. M (1998: 89) fungsi novel sebagai berikut: (1) karya sastra (novel) memberi kesadaran padapembacanya tentang suatu kebenaran, (2) karya sastra (novel) juga memberikan kepuasan batin, hiburan ini adalah hiburan intelektual, (3)karya sastra (novel) dapat memberikan kita sebuah penghayatan yang mendalam tentang apa yang diketahui.

c. Ciri-ciri Novel

  Lebih lanjut Brooks (Henry Guntur Tarigan, 2003: 165)menyimpulkan bahwa ciri-ciri novel meliputi; (1) novel bergantung pada tokoh, (2) novel menyajikan lebih dari satu impresi, (3) novel menyajikanlebih dari satu efek, dan (4) novel menyajikan lebih dari satu emosi. Wellek dan Warren (1990: 280) berpendapat bahwa kritikus yang menganalisis novel pada umumnya membedakan tiga unsur pembentuknovel yaitu: alur, penokohan dan latar, sedangkan yang terakhir ini bersifat simbolis dan dalam teori modern disebut atmosphere (suasana) dan tone(nada).

d. Jenis Novel

  Pengalaman dan permasalahankehidupan yang ditampilkan dalam novel jenis ini disorot dan diungkapkan sampai ke inti hakikat kehidupan yang bersifat universal. Pengarang untuk dapat disebut kreatif harus mampu menyuguhkan bidang garapan lain dari yang lain, sedangkan pengarang-pengarang yanghanya mengulang problem cerita yang sudah digarap menggunakan cara penggarapan yang relatif sama disebut pengarang pop dan karya merekakurang mendapat tempat di mata para kritikus sastra.

e. Unsur-unsur Novel

  Cerita rekaan dibangun oleh dua unsur pokok yakni, apa yang diceritakan dan teknik (metode) penceritaan. Unsur-unsur itu membangun suatukesatuan, kebulatan dan regulasi diri atau membangun sebuah struktur dalam sebuah karya sastra.

3. Hakikat Pendekatan Struktural

  Konflik yang membangun cerita dari awalsampai akhir bermula dari tokoh-tokoh karena memiliki watak atau kepentingan yang berbeda.1) Tokoh Protagonis dan Tokoh AntagonisTokoh protagonis adalah tokoh yang merupakan pengejawantahan norma-norma, nilai-nilai yang ideal bagi manusia. Sudut pandangpersona ketiga commit to user 27 merujuk pada cara atau pandangan yang digunakan pengarang sebagaisarana untuk menyajikan tokoh, tindakan, latar, dan berbagai peristiwa yang membentuk cerita dalam sebuah karya fiksi kepada pembaca (BurhanNurgiyantoro, 2005: 248) Sudut pandang adalah bagian dari unsur intrinsik dalam karya sastra.

4. Pendekatan Psikologi Sastra

  Pendekatan psikologi sastra yang diterapkan dalam penelitian ini adalah psikologi yang lebih menekankan pada penyelidikan hal-hal umumpada semua jiwa dan tokoh yang terdapat dalam karya sastra. Menurut Atar Semi (dalam Suwardi Endraswara, 2008: 12) ada beberapa kelebihan penggunaan psikologi sastra yaitu (1) sangat sesuai untukmengkaji secara mendalam aspek perwatakan, (2) dengan pendekatan ini dapat memberikan umpan balik kepada penulis tentang permasalahanperwatakan yang dikembangkannya, dan (3) sangat membantu dalam menganalisis karya sastra dan dapat membantu pembaca dalam memahamikarya sastra.

5. Teori Psikoanalisis

  Bila yang mendominasi adalah super ego,maka yang terlihat orang tersebut cenderung merepresi sebagian besar keinginannya untuk menjadi orang yang selalu taat pada norma dan adatistiadat yang berlaku di lingkungannya. Mekanisme yang dilakukan individu dalam hal iniadalah ego, untuk meredakan kecemasan dengan jalan menekan dorongan atau keinginan yang menjadi sebab kecemasan tersebut kealam tak sadar.2) Proyeksi adalah mekanisme yang dipergunakan untuk mengubah ketakutan neurotis dan ketakutan moral menjadi ketakutan realistis.

B. Kerangka Berpikir

  Novel tersebut dianalisisdengan menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan tujuan dapat commit to user 40 mengetahui kondisi kejiwaan, pergolakan jiwa yang dialami, serta konflikbatin tokoh dalam novel tersebut secara lebih tuntas. Analisis dengan menggunakan pendekatan ini digunakan karena isi novel ini lebih menggambarkan konflik batin yang dialami pada setiaptokohnya.

BAB II I METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian sastra yang objeknya berupa novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata, dengan tebal 112 halaman, diterbitkan

  Bentuk dan Strategi Penelitian Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu data yang dikumpulkan akan berwujud kata-kata dalam kalimat yang mempunyai artilebih dari sekedar angka atau jumlah yang bertujuan untuk mendeskripsikan commit to user C. Langkah-langkah pengumpulan data, yaitu 1) membaca novel karya Andrea Hirata yaitu novel Sebelas Patriot secara berulang-ulang untuk memahami isi secara utuh, 2) melakukan studi pustaka, yaitu membaca buku-buku tentang struktural sastra, psikologi sastra, serta buku-buku lain yang menunjang penelitian ini, dan 3)mencatat hal-hal penting yang menggambarkan mengenai aspek kejiwaan tokoh dan struktur novel dalam novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata.

PENARIKAN KESIMPULAN

  Data yang telah direduksimemberi gambaran yang jelas mengenai permasalahan yang dikaji yakni kalimat yang berhubungan dengan aspek kejiwaan tokoh, sertamempermudah peneliti untuk mencari kembali data yang diperoleh jika digunakan sewaktu-waktu. Penyajian DataPada tahap ini, peneliti menyusun data-data yang telah diperoleh kemudian mengklasifikasikan data tersebut berdasarkan rumusan masalah, kemudianpeneliti menyusun data tersebut dalam tabel, sehingga memudahkan peneliti maupun pembaca dalam memahami aspek kejiwaan tokoh yangterdapat pada novel.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data dan Hasil Penelitian 1. Analisis Struktural Novel Sebelas Patriot Pada novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata ini pembaca

  Dalam penceritaan novel Sebelas Patriot ini dapat diambil keterkaitan antara tema, tokoh, alur, latar, bahasa, amanat dan sudut pandang yang membentuk keterpaduan isi cerita dalam novel. Alasan pemilihan tema, tokoh, alur, latar, bahasa, amanat dansudut pandang untuk dianalisis pada novel Sebelas Patriot karya AndreaHirata adalah bahwa pada novel ini penggambaran pada setiap tokoh dan isi dari novel ini memiliki sebuah kehidupan yang begitu luar biasa.

a. Tema Tema adalah suatu gagasan atau ide yang mengilhami karya sastr

  Namun di sinihanya akan mendeskripsikan tokoh yang memiliki peran penting dalam cerita yaitu tokoh utama dan tokoh tambahan yang mempunyai peranpenting dalam jalannya cerita.1) Aku (Ikal)Berdasarkan keutamaan tokoh Aku (Ikal) merupakan tokoh utama yang protagonis. Hal ini dapat dilihat dari kutipan sebagai berikut: Ingatan pertama tentang Ayah tampak seperti gambar, yaitu pada suatu malam aku duduk di tengah sebuah ruangan dengandua anak lain, yang belakang hari nanti mereka adalah Trapani si pemalu dan Mahar si bergajul, dan kami menggoda seekorluak yang baru ditangkap sang tuan rumah, seorang pemburu tua (Andrea Hirata:1).

f. Sudut Pandang (Point of View)

  Hal ini dapat commit to user 1)Penulis bercerita tentang Ikal Kisah dalam Sebelas Patriot masih berkutat tentang Belitong, fragmen “Laskar Pelangi”, cita-cita Ikal kecil menjadi pemain sepakbola dan bermain untuk tim nasional, terutama sejak Ikal tahu jika sang ayah ternyata pernah menjadi pemain sepak bola zaman Belanda, danpernah menang melawan tim ambtenaar. Jika terpilih menjadi pemain junior kabupaten, aka nada seleksi lagiuntuk menjadi pemain junior provinsi, dan seorang tidak mungkin-walaupun ada katebelece dari ketua persatuan sepakbola internasional-bisa menjadi pemain junior PSSI, jika tidak menjadi pemain junior provinsi.

2. Kajian Psikologi Sastra dalam Novel Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata

  Id merupakan watak dasar pada Id adalah jembatan antara segi biologis dan psikis manusia yang berupa dorongan-dorongan atau nafsu-nafsu yang berisi ingin dipuaskan, termasuk di dalamnya naluri dan hasrat alamiah manusia, sehingga dikatakanbahwa id bekerja berdasarkan prinsip kesenangan (pleasure principle). Pembahasan aspek psikologi sastra atau proses kejiwaan dari para tokoh novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata, akan diteliti unsur psikologisastra dari tokoh-tokoh dalam cerita tersebut, dengan pelaksana perwatakan, yang digambarkan memiliki perkembangan atau konflik yang dipengaruhioleh faktor internal dan eksternal (lingkungan).

a) Proses Kejiwaan Tokoh Aku (Ikal)

  Prosesidentifikasi tersebut pertama-tama berlangsung secara sadar, dan selanjutnya irasional yaitu mampu memunculkan semangat dan proseskreatif yang ada dalam diri Ikal, ia mulai menggeluti kegemaran barunya yaitu sepak bola dan berlatih dengan memindahkan semua hal ke kiri. Kegagalan itu membuat Ikal semakin hancur, dan hal ini mendorong id dalam dirinya berperan menjadikan seorang yang takberguna dalam dirinya, sehingga ego dalam dirinya mulai muncul dan menimbulkan kateksis yaitu niatnya untuk melupakan karir bolanya danmengembalikan semua di kiri menjadi ke kanan.

c) Proses Kejiwaan Tokoh Pelatih Toharun

  Dan super ego yang begitu kuat dalam diri PelatihToharun digunakan mengingat masa lalu yang pernah dialami oleh sang ayah saat disiksa dan ditindas Belanda. Teknik yang diajarkan oleh PelatihToharun ini merupakan dorongan id dalam dirinya yang berperan menjadikan dia tegas dan disiplin, sehingga ego dalam dirinya mulaimuncul dan menimbulkan kateksis yaitu niatnya untuk membuat anak didiknya kuat dari menahan serangan musuh.

e) Proses Kejiwaan Tokoh Margarhita Vargas

  Nyonya Vargas biasa dipanggil, sangat kehilangan sosok yang sangat rajin dan bersemangatseperti Ikal. Hal inimerupakan ego yang muncul dari dalam dirinya dan menimbulkan kateksis yaitu harapan Ikal bekerja kembali.

3. Kesimpulan Analisis Psikologi Sastra dalam Novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata

  Dengan analisis penokohan tokoh-tokoh dalam novel tersebut maka dapat diperoleh gambaran mengenaiproses perkembangan kejiwaan dari masing-masing tokohnya yang dipengaruhi oleh faktor dari dalam dan faktor dari luar. Walaupun pengarangmenampilkan tokoh-tokoh yang memiliki karakter yang unik dan kompleks (lain dari yang lain).

B. Pembahasan 1. Struktur Novel Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata a. Tema

  Hal ini sesuai dengan pendapat Stanton dan Kenny (dalam BurhanNurgiyantoro, 2005: 67) bahwa tema merupakan hal penting dalam commit to user Berdasarkan dari hasil penelitian di atas tema yang terkandung dalam novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata adalah tentangperjuangan kaum pribumi untuk terlepas dari jajahan kompeni, pengorbanan seorang ayah, pengorbanan seorang anak, pengorbananmenjadi orang Indonesia, dan kegigihan menggapai mimpi-mimpi. Dalam cerita pertama yang dikisahkan adalah peristiwa yang terjadi pada waktu sekarang kemudian tokoh utama menceritakan kejadianyang dialami masa lalu, yaitu kejadian yang dialami di masa kecil tokoh utama dan sosok ayah Ikal.

2. Analisis Psikologi Sastra

Hasil penelitian berupa analisis psikologi sastra pada novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata, yaitu berpangkal dari pembahasan terhadap aspek penokohan yang terdapat dalam analisis struktural, sehingga dapat dikatakan bahwa analisis psikologi merupakan tindak lanjut dari analisisstruktural. Aspek psikologi sastra atau proses kejiwaan dari para tokoh novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata, akan diteliti unsur psikologisastra dari tokoh-tokoh dalam cerita tersebut, dengan pelaksana perwatakan, yang digambarkan memiliki perkembangan/ konflik yang commit to user

a. Proses Kejiwaan Ikal

  Adanya rasa cinta kepada sang ayah dan pada sepak bola yang ada dalam diri Ikal memberikan dorongan id nya untuk menyalurkan commit to user Usaha mengubah semua hal dari kanan ke kiri ini merupakan stimulus eksternal yang menyalurkan energi psikis pada id danmenggerakkan ego Ikal untuk melakukan proses identifikasi terhadap kebiasaan barunya, yaitu melakukan semua dengan bagian kiri. Prosesidentifikasi tersebut pertama-tama berlangsung secara sadar, dan selanjutnya irasional, yaitu mampu memunculkan semangat dan proseskreatif yang ada dalam diri Ikal, ia mulai menggeluti kegemaran barunya yaitu sepak bola dan berlatih dengan memindahkan semua halke kiri.

e. Proses Kejiwaan Margarhita Vargas

  Nyonya Vargas biasa dipanggil, sangat kehilangan sosok yang sangat rajin dan bersemangat seperti Ikal. Hal ini merupakan ego yang munculdari dalam dirinya dan menimbulkan kateksis yaitu harapan Ikal bekerja kembali.

3. Simpulan Analisis Proses Kejiwaan Tokoh

  Ia mampu mengatasi dorongan id nya dengan commit to user Tokoh selanjutnya yang memiliki karakter/penokohan yang kompleks yaitu Ayah Ikal. Hal ini telah memberikan tekanan/tegangan pada Id nya dan memunculkan dia menjadi pribadi yang pendiam dan tidak pernah menuntut.

BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil analisis terhadap objek kajian dengan mencermati

  Tema cerita yang tergambar dalam novel Sebelas Patriotini adalah perjuangan yang ceritanya berkisar seputar bola dimana seorang anak mencintai dunia sepak bola, karena terinspirasi oleh ayahnya yang dulumenjadi pemain sayap kiri yang berbakat alam luar biasa saat penjajahanBelanda. Secara keseluruhan unsur-unsur yang membangun struktur novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata salingterkait mempunyai perwatakan dan alur yang saling mendukung dan dapat menimbulkan keterkejutan bagi pembaca.

B. Implikasi

  Penelitian ini memiliki implikasi terhadap aspek lain yang relevan dan memiliki hubungan positif. Membuka wawasan akan beragamnya novel yang dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran, khususnya karya sastra novel.

3. Implikasi praktis a

  Memperkaya khasanah ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan penelitian sastra, sehingga peneliti lain akan termotivasi untukmelakukan penelitian yang nantinya dapat diaplikasikan dalam pembelajaran di sekolah. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk lebih mencermati sumber pembelajaran yang tepat bagi siswa.

C. Saran

  Saran kepada guru bahasa dan sastra IndonesiaPenelitian ini diharapkan dimanfaatkan sebagai alternatif bahan pengajaran teori dan apresisasi sastra, yaitu: membantu keterampilanberbahasa, meningkatkan pengetahuan budaya, mengembangkan cipta dan rasa, dan menunjang pembentukan watak anak. novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata adalah novel yang bagus dan berkualitas serta di dalamnya salain terdapat semangat juang yang tinggi juga banyak terdapat nilai sosial kepada masyarakat sehingga tidak ada salahnya jikamembaca novel tersebut.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

POTENSI BEBERAPA VARIETAS KEDELAI (Glycine max L.) BUDIDAYA SECARA ORGANIK DALAM SISTEM AGROFORESTRI Agus Priyanto H0708067 Pembimbing Utama Pembimbing Pendamping
0
0
45
LAPORAN TUGAS AKHIR TUGAS ASISTEN PRODUSER DALAM PEMBUATAN NASKAH PROGRAM ACARA BONITA SHOW DI PT TELEVISI SEMARANG INDONESIA ( TV BOROBUDUR )
0
1
76
EKSISTENSI WAYANG BEBER DALAM PELESTARIAN NILAI-NILAI BUDAYA JAWA DI PACITAN
0
1
67
SKRIPSI REPRESENTASI PLURALISME DALAM FILM ” ? ” (Studi Analisis Semiotika tentang Pluralisme dalam Film ” ? ”)
1
1
121
TINDAK TUTUR MENGELUH DALAM RUBRIK
0
0
89
TINDAK TUTUR DAN PELANGGARAN PRINSIP KESOPANAN DALAM KOLOM KOMENTAR ARTIKEL KOMPASIANA
0
1
141
KOHESI GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL FEATURE DALAM “PESONA ALAM DAN BUDAYA JOGJA: ANTOLOGI FEATURE BENGKEL SASTRA INDONESIA 2010”
0
0
118
TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA DAN NILAI PENDIDIKAN PADA NOVEL AYAHKU (BUKAN) PEMBOHONG KARYA TERE LIYE
0
2
90
TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI DI SMA N 1 TERAS BOYOLALI TAHUN AJARAN 20112012
0
2
106
KONSUMEN DALAM PENGGUNAAN PRODUK KARTU
0
0
137
PERLINDUNGAN BAGI NASABAH BANK DALAM PENGGUNAAN FASILITAS INTERNET BANKING ATAS TERJADINYA
0
0
76
PERANCANGAN ALAT PENGEMAS VAKUM UNTUK PRODUK OLAHAN JAMUR TIRAM DALAM RANGKA MENINGKATKAN NILAI JUAL DAN MASA PAKAI Skripsi
0
0
61
A TRANSLATION ANALYSIS OF PROPER NAMES IN THE CHILDREN FANTASY NOVEL “HOW TO TRAIN YOUR DRAGON”
1
2
131
TINJAUAN NOVEL AYAT-AYAT CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY (ANALISIS STRUKTURAL DAN ASPEK RELIGIUS)
0
0
103
EKSPLORASI GERAK TUBUH MANUSIA DALAM KARYA RELIEF
0
0
58
Show more