Full text

(1)

LAPORAN IMBAL JASA RATA - RATA KOTOR YANG DIBAYAR HERBALIFE KE DISTRIBUTOR

INDONESIA TAHUN 2012.

Orang menjadi Distributor Herbalife karena berbagai alasan. Sebagian besar (73%) terutama bergabung dengan kami untuk mendapatkan harga grosir atas produk yang dinikmati mereka beserta keluarga. Sebagian lagi ingin memperoleh penghasilan paruh waktu, ingin mencoba penjualan langsung karena biaya permulaan untuk menjalankan bisnis Herbalife yang rendah (Paket Bisnis Internasional sebesar Rp 443.000,00) dan jaminan uang kembali(2). Yang lainnya tertarik dengan Herbalife karena mereka ingin menjadi bos bagi diri mereka sendiri dan menerima imbalan berdasarkan kemampuan dan kerja keras mereka.

Apapun motivasinya, menjadi seorang Distributor Herbalife ibarat menjadi anggota dari sebuah klub kebugaran: hasilnya tergantung waktu, tenaga dan pengabdian yang Anda curahkan. Siapa pun yang ingin menjadi distributor aktif perlu memahami realitas penjualan langsung. Perlu kerja keras. Tidak ada jalan pintas menjadi kaya, tidak ada jaminan untuk berhasil. Namun, bagi mereka yang mencurahkan waktu dan energi untuk membangun sebuah basis pelanggan yang stabil, lalu membimbing dan melatih orang lain untuk melakukan hal yang sama, terbuka peluang untuk berkembang dan memperoleh penghasilan yang menarik baik untuk paruh waktu maupun penuh waktu. Selain itu, tidak seperti bisnis lain, hanya dibutuhkan biaya yang rendah pada saat Anda mulai menjadi Distributor Herbalife. Tidak ada keharusan bagi seorang Distributor untuk mengeluarkan banyak uang untuk mendapatkan alat bantu penjualan ataupun bahan lainnya. Bahkan, kebijakan perusahaan Herbalife tidak mendorong penggunaan alat bantu penjualan tersebut, terutama dalam bulan-bulan awal menjadi Distributor.

Sebagian besar Distributor Independen Herbalife (79%) belum mensponsori Distributor lainnya dan oleh karena itu disebut sebagai Distributor "single-level". Distributor single-level mendapat manfaat dari pembelian produk Herbalife dengan harga yang lebih disukai untuk konsumsi mereka beserta keluarga, dan bagi banyak orang ini merupakan satu-satunya manfaat yang mereka cari. Sebagian mungkin juga menjual produk-produk ini untuk mendapatkan keuntungan dan keuntungan ini tidak termasuk dalam salah satu angka imbal jasa di bawah ini.

Beberapa Distributor (21%) telah memutuskan untuk mensponsori orang lain agar menjadi Distributor Herbalife. Dengan cara itu, mereka mungkin berusaha untuk membangun dan memelihara sendiri organisasi penjualan yang terdiri dari Distributor downline mereka. Mereka tidak mendapatkan bayaran apapun untuk mensponsori Distributor baru. Mereka hanya dibayar berdasarkan penjualan produk ke Distributor downline mereka untuk dikonsumsi mereka sendiri atau untuk dijual eceran ke konsumen lain. Peluang imbal jasa multilevel ini diuraikan dalam Rencana Penjualan & Pemasaran Herbalife, yang disediakan bagi semua Distributor secara online di www.id.Myherbalife.com.

Bagi calon Distributor yang ingin mengambil keputusan, kami menyediakan bagan berikut yang menyajikan berbagai imbal jasa rata-rata kotor yang dibayar Herbalife kepada para Distributor. Angka di bawah belum termasuk keuntungan eceran/grosir yang dilakukan Distributor dalam menjual produk Herbalife dan angka-angka ini juga tidak termasuk biaya yang dikeluarkan oleh Distributor dalam beroperasi atau mempromosikan bisnisnya. Biaya untuk bisnis ini bisa sangat bervariasi. Ini bisa mencakup biaya iklan atau promosi, contoh produk, pelatihan, sewa, perjalanan, biaya telepon dan Internet, dan biaya lainnya. Imbal jasa yang diterima oleh para Distributor pada bagan ini bukan menggambarkan imbal jasa kotor yang seharusnya jika ada, yang akan diterima Distributor tertentu. Angka ini tidak harus dianggap sebagai jaminan atau perkiraan atas imbal jasa atau keuntungan kotor Anda yang nyata. Keberhasilan bersama Herbalife diperoleh hanya dari upaya-upaya yang sukses dalam menjual produk, yang tentunya memerlukan kerja keras, ketekunan dan kepemimpinan. Keberhasilan Anda akan tergantung pada seberapa efektif Anda menjalankan latihan-latihan ini.

Bagan imbal jasa di bawah ini menunjukkan bahwa 83.273 Distributor (94%) tidak menerima pembayaran dari Herbalife selama tahun 2012. Namun, bagan ini tidak mencantumkan jumlah uang yang diterima oleh Distributor dari penjualan produk Herbalife ke konsumen lain.

Selain itu, bagan ini juga tidak mencantumkan manfaat kepada para Distributor yang membeli produk Herbalife sesuai harga yang disukai untuk konsumsi mereka beserta keluarga. Berdasarkan survei perusahaan, 73%(1) orang menjadi Distributor terutama karena manfaat ini.

(2)

Distributor Single-Level (Tanpa Downline)

Peluang Ekonomi

Distributor*

Imbal jasa ekonomi untuk Distributor single-berupa harga grosir yang diterima pada

produk yang dikonsumsi oleh Distributor beserta keluarganya termasuk peluang untuk

menjual eceran produk ini ke konsumen bukan Distributor. Tidak ada pembayaran imbal

jasa yang dilakukan perusahaan dan karena itu tidak dicantumkan dalam daftar ini. Jumlah %

Selan imbalan ekonomi bagi Distributor single-level di atas, yang tidak tercantum dalam

bagan ini, para Distributor Non-Supervisor yang mempunyai downline, dapat memenuhi

syarat untuk menerima pembayaran dari Herbalife atas produk yang dibeli oleh

downline-nya secara langsung dari Herbalife.

Sebanyak 120 dari 542 Distributor yang memenuhi syarat, telah memperoleh

pembayaran tersebut pada tahun 2012.

Total pembayaran rata-rata pada 120 orang Distributor sebesar (IDR) 929.540 Jumlah %

Supervisor dan Supervisor ke atas ** Dengan Downline

Peluang Ekonomi

Distributor Semua Supervisor dan Supervisor ke atas dengan Downline

Bagan ini tidak

>2.000.000.000 27 0,3% 4.048.884.353

1,000.000.001 – 2.000.000.000 37 0,4% 1.471.126.284

* Sebanyak 3.262 dari 70.599 Distributor single-level adalah Supervisor ke atas tanpa downline.

(3)

51,8% dari para Supervisor sejak 1 Februari 2011, yang telah ditetapkan kembali per 1 Februari 2012 (termasuk 38,1% dari para Distributor yang baru pertama kali menjadi Supervisor).

Pada umumnya, para Distributor yang memperoleh keuntungan lebih dari Rp 2.000.000.000 pada tahun 2012 telah mencapai level Herbalife’s President's Team. Selama tahun 2012, 19 Distributor Indonesia bergabung dalam level President's Team. Mereka rata-rata sudah 11 tahun sebagai Distributor Herbalife sebelum mencapai level President’s Team, dengan waktu terlama 14 tahun dan terpendek kurang dari tiga tahun.

Gambar

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Download now (3 pages)