Peningkatan minat dan prestasi belajar IPS dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas IV SD Kanisius Condongcatur Yogyakarta tahun pelajaran 2011/2012.

Gratis

0
0
155
2 years ago
Preview
Full text

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJIPERNYATAAN KEASLIAN KARYA

Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalamkutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 14 Januari 2013Penulis Fitri Ari Murti LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma:Nama : Fitri Ari MurtiNomor Mahasiswa : 081134086 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada PerpustakaanUniversitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul: PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR IPS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS IV SD KANISIUS CONDONGCATUR

YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012

  Subyek penelitian ini berjumlah 25 siswa pada siklus 1 dan 24 siswa pada siklus 2 dari 26 siswa. Pengumpulan data prestasi belajar siswa diperoleh dari hasil evaluasi pada siklus 1 dan siklus 2, sedangkan pengumpulan data minat siswa diperoleh dari lembarpengamatan dan lembar kuesioner.

KATA PENGANTAR

  Puji syukur peneliti haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala penyertaan dan berkatNya sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi yangberjudul “ Peningkatan Minat dan Prestasi Belajar IPS dengan MenggunakanModel Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw pada Siswa Kelas IV SD KanisiusCondongcatur Yogyakarta Tahun Pelajaran 2011/2012 ” ini dengan baik. Sahabatku: Brigita Krisnilasari Yulianto dan Yohanes Babtista Ibnu Pranowo yang telah membantu dan menemani peneliti dalam kegiatan perkuliahanmaupun penyusunan skripsi 13.

BAB I PENDAHULUAN Bab ini akan membahas mengenai latar belakang, identifikasi masalah

A. Latar Belakang Masalah

  Pengetahuan merupakan bagian dari perkembangan yang membuatmanusia terus berpikir untuk berkembang, bahkan rasa ingin tahu yang dimiliki anak sekarang sudah sampai pengetahuan yang mendunia, sehinggaperlu diberi batasan pengertian mana yang baik dan yang tidak baik untuk dikonsumsi anak. Pembelajaran kooperatif tipe Jigsawjuga melatih siswa untuk bertanggung jawab atas bagian materi yang diberikan untuk disampaikan pada anggota lain, berani berbicara di depanorang banyak, kejujuran, dan melatih siswa untuk aktif mencari tahu sendiri jawaban dari permasalahan yang diberikan guru, sehingga pembelajaran tidaklagi berpusat pada guru tetapi berpusat pada siswa.

G. Manfaat Penelitian

  Untuk guru:Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw diharap dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan pembelajaran serta dapatdikembangkan untuk mata pelajaran lain demi perkembangan minat dan prestasi belajar siswa. Untuk siswa:Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw diharapkan mampu membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran IPSkhususnya dalam kompetensi dasar mengenal pentingnya koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

H. Batasan Pengertian

  Prestasi belajar adalah penilaian hasil usaha kegiatan belajar yang dinyatakan dalam bentuk simbol, angka, huruf maupun kalimat yangdapat mencerminkan hasil yang sudah dicapai oleh setiap anak dalam periode tertentu. Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw merupakan model pembelajaran kooperatif dimana siswa belajar dalam kelompok kecilyang terdiri 4-6 anak secara heterogen dan bekerja sama saling ketergantungan yang positif dan bertanggung jawab atas ketuntasanbagian materi pelajaran yang harus dipelajari dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota kelompok lain.

BAB II KAJIAN PUSTAKA Bab ini akan membahas mengenai kajian pustaka, penerapan pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, penelitian- penelitian terdahulu yang relevan, kerangka berfikir, dan hipotesis. A. Kajian Teori

a. Pengertian Minat

  Menurut Fryer dalamNurkancana & Sumartana (1983:224) minat adalah gejala psikis yang berkaitan dengan obyek atau aktivitas yang menstimulir perasaansenang pada individu. Hurlock dalam Dewi (2011:8) mengemukakan minat merupakan sumber motivasi yang mendorong orang untukmelakukan apa yang mereka inginkan bila mereka bebas memilih.

b. Faktor-faktor yang mendasari timbulnya minat

  Faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa di dalam kelas menurut Aritonang dalam Puspitasari (2012:14), ”(1) cara mengajar guru, (2) karakter guru, (3) suasana kelas tenang dan nyaman, (4)fasilitas belajar yang digunakan”. Prestasi Belajar Prestasi belajar adalah penilaian hasil usaha kegiatan belajar yang dinyatakan dalam bentuk simbol, angka, huruf maupun kalimat yang dapatmencerminkan hasil yang sudah dicapai oleh setiap anak dalam periode tertentu (Tirtonegoro dalam Prasetyaningtyas, 2010:25).

4. Pembelajaran Kooperatif

  Para siswa memilih topik yang ingin dipelajari mengikuti investigasi yang mendalam terhadap berbagai subtopikyang telah dipilih, kemudian menyiapkan dan menyajikan suatu laporan di depan kelas secara keseluruhan. Slavin (2008:8) ikut berpendapat bahwa dalam model pembelajaran kooperatif para siswa akan duduk bersamadalam kelompok yang beranggotakan empat orang untuk menguasai materi yang disampaikan oleh guru.

5. Model Jigsaw

  Lie dalam Rusman (2010:218) jugamengungkapkan bahwa pembelajaran kooperatif model Jigsaw ini merupakan model belajar kooperatif dengan cara siswa belajar dalamkelompok kecil yang terdiri dari empat sampai enam orang secara heterogen dan siswa bekerja sama saling ketergantungan positif danbertanggung jawab secara mandiri. Menurut Arends dalam Emildadiany (2008) model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah suatu tipe pembelajaran kooperatif yang terdiri dari beberapa anggota dalam satu kelompok yang bertanggung jawab atas penguasaan bagian materi belajar dan mampu mengajarkanmateri tersebut kepada anggota lain dalam kelompoknya.

a. Karakteristik model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw

  2) Setiap siswa juga memiliki tanggung jawab pada siswa yang lain dalam kelompoknya, disamping tanggung jawab terhadap dirimereka sendiri dalam mempelajari materi yang diberikan.3) Siswa haruslah berpandangan bahwa semua anggota di dalam kelompoknya memiliki tujuan yang sama. Berdasarkan uraian di atas, dapat dikatakan bahwa ciri-ciri atau karakteristik dari pembelajaran Jigsaw adalah sebagai berikut: 1) Kelompok dibentuk dari siswa yang memiliki kemampuan tinggi, sedang dan rendah.

b. Keunggulan dan Kelemahan Model Jigsaw 1) Keunggulan Model Jigsaw

  Menurut Johnson & Johnson dalam Maran (2007: 44) beberapa keunggulan model Jigsaw adalah sebagai berikuta) Model Jigsaw akan memotivasi belajar siswa dan mengaktifkan siswa dalam mengikuti pelajaran. c) Model Jigsaw membentuk sikap siswa menjadi bijaksana, menghargai dan menerima pendapat orang lain, tidak mudahmenyalahkan orang lain tanpa bukti atau data-data yang lengkap.

2) Kelemahan Model Jigsaw

  a) Permasalahan-permasalahan yang akan dipecahkan dalam kelompok merupakan tanggung jawab bersama dalamkelompok dan disamping itu juga guru sebaiknya memberikan tugas pada siswa secara individu. b) Guru merencanakan tugas dengan baik yaitu dengan membuat lembar kegiatan siswa yang disusun untuk memperlancar danmempermudah siswa memahami materi.

B. Penerapan Pembelajaran

  Peneliti meminta masukan untukpembagian kelompok dan cara mengkondusifkan kelas dan didapat masukkan dari guru bahwa pembagian kelompoknya harus tersebar merata berdasarkansiswa yang pandai-pandai dan yang kurang pandai. Siswa yang pandai dijadikan ketua untuk masing-masing kelompok dan siswa yang kurang pandaimendapat undian berupa gulungan kertas tersebut, sehingga tidak ditemukan satu kelompok yang pandai semua dan pembagiannya merata.

C. Penelitian-penelitian yang Relevan

  Peningkatan prestasi belajar siswa ditandai dengan nilai rata-rata ulangan kelas pada kondisi awal58,89 meningkat pada akhir siklus pertama yaitu 64,42 dan pada akhir siklus kedua mencapai 75,38. Hasil penelitian-penelitian di atas mengemukakan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan pemahamandan prestasi belajar siswa, dan bentuk pembelajaran kooperatif dapat juga meningkatkan minat belajar siswa.

D. Kerangka Berpikir

  Penggunaan pembelajaran yang seperti dijelaskan di atas perlu dilakukan inovasi dan perbaikan untuk menstimulus minat dan sikap belajarsiswa, sehingga prestasi belajar IPS siswa bisa sesuai dengan yang diharapkan. Jika model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yang melibatkan setiap siswa dalampembelajaran diterapkan, minat dan prestasi belajar siswa Kelas IV SDKanisius Condongcatur pada mata pelajaran IPS semester genap tahun ajaran 2011/2012 diharapkan akan meningkat.

E. Hipotesis Tindakan

  Penggunaan model kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan minat pada siswa kelas IV SD Kanisius Condongcatur tahun pelajaran2011/2012. Penggunaan model kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar pada siswa kelas IV SD Kanisius Condongcatur tahun pelajaran2011/2012.

BAB II I METODE PENELITIAN Bab ini membahas jenis penelitian, setting penelitian, rencana tindakan

A. Jenis Penelitian

  Menurut Kasbolah (2011:11) penelitiantindakan kelas adalah penelitian yang memerlukan tindakan untuk menanggulangi masalah dalam bidang pendidikan dan dilaksanakan dalamkawasan kelas atau sekolah untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Peneliti menggunakan model penelitian Kurt Lewin yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, yang digambarkan dalambagan sebagai berikut: 1.

SIKLUS II

  Skema Model Penelitian (adaptasi dari Arikunto dalam Nugroho, 2011: 24)Penelitian ini dilakukan 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Masing-masing pertemuan dilaksanakan selama 1-2 jam pelajarandengan rentang waktu tiap jam pelajaran adalah 40 menit.

B. Setting Penelitian

  Subjek PenelitianSubjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Kanisius Condongcatur yang terdiri dari 26 siswa dengan komposisi 13 siswa laki-laki dan 13 siswaperempuan. Objek PenelitianObjek penelitian adalah minat dan prestasi belajar siswa Kelas IV SDKanisius Condongcatur terhadap mata pelajaran IPS tentang mengenal pentingnya koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatdengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw.

C. Rencana Penelitian

   Setiap anggota kelompok diberi bahan diskusi yang berbeda- beda, kemudian masing-masing anggota kelompok berkumpul dengan anggota kelompok lain yang mendapat bahan diskusi yang sama (kelompok ahli). Kesesuaian secara jelas, namun 3 kelompok ahli informasi yang diberikanmenyampaikan tidak lengkap, dan dengan hasil diskusi menggunakan bahasa yangkepada kelompok baku kepada kelompok asal asal Kelompok ahlimenyampaikan hasil diskusi tidak lengkap, dan denganmenggunakan bahasa yang baku kepada kelompok asal, 2 namun menjelaskannyaterbata-bata sehinga informasi kurang ditangkapdengan baik oleh kelompok asal.

F. Analisis Data

Peningkatan prestasi belajar siswa dalam penelitian ini diukur dengan teknik tes pilihan ganda sebanyak 15 soal tiap siklus. Setiapjawaban benar bernilai 1 (satu), akumulasi nilai evaluasi sebagai berikut: Total nilai= jumlah jawaban benar x 2

3 Soal evaluasi dipersiapkan dengan tes validitas dan reliabilitas

  Reliabilitas Metode Alpha Cronbach Alpha Tingkat Reliabilitas 0,00-0,20 Kurang Reliabel0,21-0,40 Agak Reliabel0,41-0,60 Cukup Reliabel0,61-0,80 Reliabel0,81-1,00 Sangat Reliabel Uji validitas dan reliabilitas soal evaluasi siklus 1 dilaksanakan di kelas V SD Kanisius Ganjuran sebanyak 30 soal pilihan ganda dan ujivaliditas dan reliabilitas soal evaluasi dilaksanakan di SD Kanisius Minggir pada bulan Januari 2012 sebanyak 30 soal pilihan ganda. Penggunaan lembarpengamatan menggunakan skala nilai, yaitu daftar yang memuat sejumlah pernyataan, gejala atau perilaku yang dijabarkan dalam bentuk skala ataukategori yang bermakna nilai dari yang terrendah sampai yang tertinggi.

4 Rentang skor:

  Indikator Keberhasilan Indikator keberhasilan yang digunakan pada PTK ini adalah pencapaian rata-rata ulangan kelas di akhir siklus. Prestasi belajar 7065% 7370% 6559,1% Kegiatan penelitian dilakukan pada tahun 2012 dengan pemetaan sebagai berikut:Tabel 12.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini akan membahas mengenai pra penelitian, hasil penelitian, dan pembahasan. A. Pra Tindakan Sebelum melakukan penelitian, peneliti terlebih dahulu melakukan

  Menurut siswa pada kegiatan wawancara terpisah mengatakan bahwa guru menghabiskan sebagian besar kegiatan belajar denganmenggunakan metode ceramah, banyak mencatat, banyak menghafal dan interaksi guru dengan siswa kurang sehingga siswa merasa bosan danmalas untuk mengikuti pelajaran. Lembar kuesioner tersebut bertujuan untuk melihat minat belajar siswa, sedangkan untuk kondisiawal prestasi belajar siswa, peneliti menggunakan nilai ulangan tahun lalu dengan Kompetensi Dasar (KD) yang sama dari data yang dimiliki gurusebelumnya.

B. Hasil Penelitian

  Pelaksanaan penelitian dilaksanakaan dengan 2 siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berjudul “Peningkatan Minat dan Prestasi Belajar IPS dengan ModelPembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw Siswa Kelas IV SD KanisiusCondongcatur Yogyakarta Tahun Pelajaran 2011/2012 ” dilaksanakan selama dua minggu.

1. Pelaksanaan Siklus 1

a. Perencanaan (Planning)

b. Pelaksanaan Tindakan (Acting) 1) Pertemuan 1

  Siswa dibagi dalam 5 kelompok dengan menggunakan kertas gulungan yang berisi nomor kelompok, untuk siswa yang pandaitidak mengambil gulungan kertas tersebut namun menjadi ketua masing-masing kelompok. Kondisi kelas yang sangat ramai dan siswanya yang sangat susah diatur membuat kegiatan pembelajaran berlangsung lama,sehingga tugas yang peneliti berikan ada sebagian kelompok yang belum selesai mengerjakan dan terpaksa untuk PR.

2) Pertemuan 2

  Kemudian siswa yang mendapat soal yang sama dengan kelompok lain bergabung menjadi satu dan didiskusikan bersamakelompok baru tersebut (kelompok ahli/ tim ahli). A 4 3 4 4 4 4 2 2 2 2 32 8 T 2 3 4 3 3 4 4 2 2 3 2 27 6.75 T 22.

d. Refleksi (Reflection)

  Kondisi awal siswa berminat ada 5 siswa dari 22 siswa, sedangkan pada siklus 1 siswa yang berminat ada 16 siswa dari 25 siswa dan 6 siswa belum tuntas KKM. Waktu yang diberikan melebihi batas jam pelajaran karenasiswanya susah dikendalikan dan waktu yang diberikan padapertemuan pertama adalah 1 x 40 menit 5 Siswa kurang memperhatikan penjelasan peneliti, sehinggamasih banyak siswa yang bingung dan terus bertanya pada peneliti.

2. Pelaksanaan Penelitian Siklus 2

  Materi yangakan diajarkan pada pertemuan 3 adalah tugas dan wewenang perangkat organisasi koperasi, macam-macam koperasi,perbedaan koperasi dengan badan usaha lainnya, tujuan didirikan koperasi sekolah, perangkat organisasi koperasisekolah dengan model pembelajaran Jigsaw secara berkelompok Kegiatan awal yang dilakukan adalah apersepsi untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa tentang koperasi. selama kegiatan diskusi peneliti bersama guru kelas dan 1 teman peneliti berkelilingmengamati kegiatan diskusi yang dilakukan siswa, dan memberikan penilaian terhadap kegiatan diskusi tersebut.

2) Pertemuan 4

  Tabulasi Hasil Observasi Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Siklus 2Ket ObserverKlp Nama Total Nilai Guru TemanPeneliti kelas sejawat J 20 20 18 58 St 9.67 L 20 19 16 55 St 9.17 B 16 16 14 46 T 1 7.67 Y 15 16 15 46 T 7.67 R 18 17 13 48 T 8 A 19 20 19 58 St 2 9.67 2 32 8 T 2 M 2 4 2 2 2 2 3 2 2 2 22 5.5 C 3 B 3 4 3 2 4 4 7 No NamaNo. item Total skorNilai K et 1 2 3 4 5 6 8 3 9 10 1 Y 3 2 4 3 4 4 4 4 0-2,50 Sangat rendah (Sr)2,51-4,50 Rendah (R)4,51-6,50 Cukup (C)6,51-8,50 Tinggi (T) 4 3 2 2 3 3 26 6.5 C 6 K 4 4 2 3 4 4 3 3 3 4 36 9 St 3 3 3 2 3 3 3 34 8.5 T 4 D 3 2 2 3 2 3 2 2 2 2 23 5.75 C 5 R 3 8,51-10 Sangat tinggi (St)Tabel 21.

d. Refleksi (Reflection) Pelaksanaan siklus 2 pada hasil kedua sudah berjalan optimal

  peningkatan, dibuktikan dengan jumlah rata-rata minat kelas pada siklus 1 sebesar 7.73 (25 siswa yang berminat dari 25 siswa)meningkat menjadi 7.82 (24 siswa yang berminat dari 24 siswa) di siklus 2 dan untuk prestasi belajarnya dari 70.5 di siklus 1 meningkatmenjadi 73.12 di siklus 2. Peningkatan ini terjadi karena siswa sudah mulai memahami maksud dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan,sehingga mempercepat pemahaman siswa untuk mempelajari bahan materi yang diajarkan, dan karena dalam 2 siklus tersebut terusmengalami peningkatan jadi peneliti memutuskan untuk menghentikan penelitian dikarenakan penelitiannya sudah mencapai kriteriaketuntasan yang ditetapkan oleh peneliti selama 2 siklus berturut-turut.

3. Hasil Penelitian Siklus 1 dan Siklus 2

  3.75 5.17 8.33 8.25 7.75 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Kondisi Awal Penerapan jigsaw siklus 1 Penerapan jigsaw siklus 2 Minat Siklus 1 Minat Siklus 2 1. Perbandingan hasil prestasi belajar siklus 1 dan siklus 2 No.

C. Pembahasan

Berikut ini adalah pembahasan hasil PTK dalam penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk meningkatkan minat dan prestasibelajar siswa kelas IV SD Kanisius Condongcatur pada mata pelajaran IPS, khususnya materi mengenal pentingnya koperasi dalam meningkatkankesejahteraan masyarakat:

1. Peningkatan Minat Belajar

  Berdasarkan hasil pengamatan dan kuesioner minat yang diperoleh sebelum pelaksanaan penelitian didapat data minat kondisi awal sebesar22,72% (5 siswa) berminat tinggi dan 77,28% (17 siswa) berminat rendah dari 22 siswa dalam mengikuti kegiatan belajar. Peningkatan minat ini terjadi karena siswa sudah mengalami kegiatan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada pertemuan sebelumnya,sehingga tidak terjadi kebingungan antar siswa mengenai pembelajaran yang akan dilakukan.

2. Peningkatan Prestasi Belajar

  Hasil prestasi belajar siswa kompetensi dasar mengenal pentingnya koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat padasiswa kelas IV tahun ajaran 2010/2011 menunjukkan rata-rata sebesar 65, dengan jumlah siswa yang tidak tuntas KKM sebanyak 6 dari 22 siswa. Setelah pelaksanaan penelitian menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw rata-rata nilai pada siklus 1 adalah sebesar 70.5 dengan jumlah siswa yang tidak tuntas KKM sebanyak 6 dari 25 siswa.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang sudah dilaksanakan pada

  Hal ini ditunjukkan oleh adanya peningkatan minat belajar siswa pada kondisi awal sebanyak 5 dari 22siswa menjadi 16 siswa pada siklus 1 dari 25 siswa, dan 22 siswa pada siklus 2 dari 24 siswa. Hal ini ditunjukkan oleh adanya peningkatan prestasi belajar siswa dari 72.72% siswa (16 dari 22 siswa)pada kondisi awal menjadi 76% (19 dari 25 siswa) pada siklus 1, dan 91.61% (22 dari 24 siswa) pada siklus 2.

B. Saran

  Untuk siswa:Siswa sebaiknya menaruh minat yang lebih dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, sehingga pembelajaran yang diajarkan dapat dipahamisiswa dengan baik. Untuk peneliti lain:Diharapkan untuk para peneliti lain yang akan datang dapat lebih baik lagi dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran kooperatif tipe Jigsawkhususnya dalam pengelolaan kelas.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

  Mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi, dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi B. Indikator Competence: 84Conscience: - Mampu menyebutkan arti dari lambang koperasi dengan percaya diri.

D. Tujuan Pembelajaran

  Pendekatan dan Metode Pendekatan: PPR dan EEKMetode : G. Nilai Kemanusiaan H.

1. Pertemuan 1 (1 jam pelajaran)

   Apakah kalian sudah pernah berbelanja di koperasi? Apa saja barang-barang yang disediakan di koperasi? Kegiatan Akhir (10 menit)  Apakah saya sudah mampu menyusun bagan koperasi? Apakah saya sudah mampu menunjukkan rasa percaya diri saat mengerjakan tugas? Apakah saya sudah mampu membantu teman saya yang sedang mengalami kesulitan?

2. Pertemuan 2 (2 jam pelajaran)

  Kegiatan Inti (60 menit)Eksplorasi 88kelompok lain yang mendapat bahan diskusi yang sama sebagai kelompok ahli.  Apakah saya sudah mampu menyebutkan dan menjelaskan sendi- sendi koperasi? Apakah saya sudah mampu menyebutkan dan menjelaskan sendi- sendi koperasi dengan cermat? Apakah saya sudah mampu merumuskan tindak lanjut setelah belajar tentang koperasi?

3. Pertemuan 3 (1 jam pelajaran)

   Siapa yang tahu modal koperasi berasal dari mana?  Apakah saya sudah mampu menyebutkan modal dan usaha koperasi? Apakah saya sudah mampu menunjukkan minat untuk mengikuti pelajaran? Apakah saya sudah mampu bekerja sama dengan orang lain?

4. Pertemuan 4 (2 jam pelajaran)

  92  Apakah saya sudah mampu menyebutkan dan menjelaskan macam-macam koperasi berdasarkan jenis usaha dan anggotanya? Apakah saya sudah mampu bertanggung jawab terhadap hasil jawabannya? Apakah saya sudah mampu membantu teman yang sedang mengalami kesulitan? Aksi:C1= Siswa sudah mampu menyebutkan dan menjelaskan macam-macam koperasi berdasarkan jenis usaha dan anggotanya?

X. Penilaian Indikator Penilaian Pencapaian Teknik Bentuk Contoh Instrumen Kompetensi Instrumen Competence:

  Koperasi berasal dari manfaat didirikan(terlampir) kata co dan operare. Lambang koperasi dan kewajibanditetapkan pada anggota koperasitahun… 94 a.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJIMATERI PEMBELAJARAN

A. Sendi-sendi Koperasi Koperasi Indonesia didirikan pada tanggal 12 Juli 1960 oleh Drs. Moh

  Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnyauntuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial. Hak anggota Adapun hak seorang anggota adalah sebagai berikut.1) Menghadiri, berpendapat, dan memberikan suara dalam rapat anggota.2) Memilih atau dipilih menjadi pengurus atau pengawas.3) Memberikan pendapat atau saran kepada pengurus dan pengawas di luar rapat anggota.4) Memanfaatkan koperasi dan mendapat pelayanan yang sama antar sesama anggota.5) Mendapat keterangan mengenai perkembangan koperasi menurut ketentuan dalam anggaran dasar.

B. Organisasi Koperasi Organisasi koperasi terdiri atas rapat anggota, pengurus, dan pengawas

  Modal pinjaman dapat berasal dari:1) Anggota,2) Koperasi lainnya,3) Bank dan lembaga keuangan lainnya,4) Penerbitan obligasi dan surat hutang lainnya, dan 5) Sumber lain yang sah. Untuk mengembangkan usaha koperasi, pemerintah memberikan dorongan dalam bentuk kesempatan usaha yang seluas-luasnya,memantapkan menjadi koperasi yang sehat, tangguh dan mandiri, mengupayakan tata hubungan saling menguntungkan dengan badan usaha,membudayakan koperasi dalam masyarakat.

E. Macam-macam Koperasi

  Ada bermacam-macam bentuk koperasi. Pengelompokan jenis koperasi bisa dilakukan berdasarkan jenis usaha dan keanggotaan koperasi.

1. Macam-macam koperasi berdasarkan jenis usaha

  Dilihat dari jenis usahanya, koperasi dapat dibedakan menjadi tiga, yakni koperasi konsumsi, koperasi kredit, dan koperasi produksi. Contoh kebutuhan pokok yang disediakan adalahberas, gula, kopi, tepung, dan sebagainya.

c. Koperasi produksi

  Misalnya koperasi membantu menyediakanbahan baku untuk kerajinan, menyediakan bibit dan pupuk untuk petani, dan lain-lain. Anggota koperasi produksi dalam bidang pertaniandapat menjual hasil bumi padi, jagung, kacang, kedelai, dan lain-lain kekoperasi.

2. Macam-macam koperasi berdasarkan keanggotaan

  Koperasi sekolah Koperasi sekolah adalah koperasi yang didirikan di lingkungan sekolah Anggota-anggotanya terdiri atas siswa sekolah. Pengurus dan pengelola koperasi sekolah dilakukan oleh para siswa di bawah bimbingan kepala sekolah dan guru-guru.

F. Perbedaan Koperasi dan Badan Usaha Lain

  Sebutkan lambang-lambang koperasi dan jelaskan arti dari setiap lambang! Rantai melambangkan persahabatan yang kekal Gigi roda melambangkan usaha/karya yang terus menerus Kapas dan padi melambangkan kemakmuran yang diusahakan dan harus dicapai oleh koperasi Timbangan melambangkan keadilan social Bintang dan perisai melambangkan pancasila Pohon beringin melambangkan sifat kemasyarakatan berkepribadian Indonesia yang kokoh dan berakar. Hak anggota Menghadiri, berpendapat, dan memberikan suara dalam rapat anggota Memilih atau dipilih menjadi pengurus atau pengawas Memberikan pendapat atau saran kepada pengurus dan pengawas di luar rapat anggota Memanfaatkan koperasi dan mendapat pelayanan yang sama antar sesama anggota 111 Mendapat keterangan mengenai perkembangan koperasi menurut ketentuan dalam anggaran dasar.

KOPERASI BADAN USAHA LAINNYA

  Modal dari simpanan anggota 3. Ada yang tidak berbadan hokum 5.

SOAL EVALUASI

  Mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi, dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten/kota dan provinsiKompetensi Dasar : c. Bintang dan perisai pada lambang koperasi … Usaha/karya yang terus menerus c.

1. Kata koperasi berasal dari …

3. Lambang koperasi ditetapkan pada …

b. 1950

a. Kemakmuran yang harus dicapai

  Memenuhi anggaran dasar dan anggaran rumah serta keputusan yang telah disepakati. Mewakili koperasi di dalam dan di luar pengadilan d.

14. Kepada siapa pengawas bertanggungjawab?

  Ketua koperasi c. Pengurus koperasi b.

15. Berapa lama masa jabatan pengurus koperasi?

  Mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi, dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten/kota dan provinsiKompetensi Dasar : 1.2 Mengenal pentingnya koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatNILAI: Nama/Kelas : __________________________________________________________ Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda (x) pada huruf a, b, c,atau d! Koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan orang-seorang, merupakan pengertian …a.

DOKUMENTASI PENELITIAN

Siswa dan peneliti melakukan apersepsi dengan tanya jawabPeneliti menuliskan materi tentang koperasi Siswa memperhatikan penjelasan peneliti Media pembelajaranSiswa menyusun bagan koperasi Hasil bagan koperasi oleh siswa Siswa menyimak penjelasan peneliti mengenai pembelajaran yang akandilakukan Siswa dibagi kelompokSiswa berdiskusi untuk membagi anggota ke dalam kelompok ahli Kelompok ahli berdiskusi mengenai soal yang diterimaSiswa kembali ke kelompok asal dan menjelaskan hasil diskusi dalamkelompok ahli Siswa mencatat hasil diskusi kelompok ahli

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Hubungan pembelajaran fisika menggunakan media komik dengan minat belajar siswa pada konsep zat dan wujudnya di SLTP Negeri 1 Jember siswa kelas I Cawu 1 tahun pelajaran 2000/2001
0
8
97
Perbandingan hasil belajar kimia siswa antara yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan TPS
2
6
151
Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada konsep rangka dan panca indera manusia: penelitian kuasi eksperimen di Kelas IV MI Al-Washliyah Jakarta
0
5
172
Upaya meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas II dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di Mi Al-Amanah Joglo Kembangan
0
6
103
Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation siswa kelas IV SD Negeri Sukamaju 3 Depok
0
6
189
pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe rotating exchange (RTE) terhadap minat belajar matematika siswa
3
51
76
Upaya peningkatan kreativitas belajar biologi siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw
0
7
116
Peningkatan hasil belajar siswa melalui model kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada mata pelajaran IPS Kelas IV MI Al-Karimiyah Jakarta
0
5
158
Peningkatan minat dan hasil belajar IPS siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif metode numbered heads together di SMP Nusantara plus Ciputat
1
6
201
Peningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS melalui model kooperatif tipe stad: penelitian tindakan kelas di SDN Grogol Selatan 02 Jakarta Selatan
0
4
162
Upaya meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Stad (Student Teams Achievement Division) pada pembelajaran IPS kelas IV MI Miftahul Khair Tangerang
0
13
0
Peningkatan prestasi belajar PAI melalui pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw siswa Kelas X SMAN 90 Jakarta
1
54
118
Meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS kelas IVA SD Negeri 1 Metro Barat menggunakan media audio visual tahun pelajaran 2012/2013.
0
5
42
Upaya meningkatkan motivasi, kreativitas, dan prestasi belajar IPA dengan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw
0
0
7
Upaya meningkatkan motivasi, kreativitas, dan prestasi belajar IPA dengan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw
0
0
5
Show more