Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema bersatu dalam keberagaman untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository

Gratis

0
0
372
2 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENGACU KURIKULUM 2013 SUBTEMA BERSATU DALAM KEBERAGAMAN UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Oleh: Maria Imakulata Wea Mogi NIM: 101134123 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENGACU KURIKULUM 2013 SUBTEMA BERSATU DALAM KEBERAGAMAN UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Oleh: Maria Imakulata Wea Mogi NIM: 101134123 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI SKRIPSI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENGACU KURIKULUM 2013 SUBTEMA BERSATU DALAM KEBERAGAMAN UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Oleh: Maria Imakulata Wea Mogi NIM: 101134123 Telah disetujui oleh: Pembimbing I Tanggal 21 Mei 2014 Drs. Puji Purnomo, M.Si. Pembimbing II Tanggal 21 Mei 2014 Galih Kusumo, S.Pd., M.Pd. ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI SKRIPSI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENGACU KURIKULUM 2013 SUBTEMA BERSATU DALAM KEBERAGAMAN UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Dipersiapkan dan disusun oleh: Maria Imakulata Wea Mogi NIM: 101134123 Telah dipertahankan di depan panitia penguji Pada tanggal 18 Juni 2014 dan dinyatakan memenuhi syarat Susunan Panitia Penguji Nama Lengkap Tanda Tangan Ketua : G. Ari Nugrahanta, S.J., S.S., BST., MA. ………………..... Sekretaris : Catur Rismiati, SPd., M.A., Ed.D. ………………..... Anggota : Drs. Puji Purnomo, M.Si. ………………..... Anggota : Galih Kusumo, S.Pd., M.Pd. ………………..... Anggota : G. Ari Nugrahanta, S.J., S.S., BST., M.A. ………………..... Yogyakarta, 18 Juni 2014 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Dekan, Rohandi, Ph.D. iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN Karya ini penulis persembahkan kepada: Tuhan Yesus Kristus yang senantiasa memberikan berkatNya sehingga penulis mampu untuk menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Bapak Arnoldus Gou dan Ibu Nona Wenefrida yang telah memberikan doa dan semangat kepada penulis sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi ini. Oma Yovita dan nenek Germana yang juga memberikan doa, dukungan juga semangat kepada penulis sehingga penulis mampu untuk tetap menyelesaikan skripsi ini. Kakak Fransiskus Dismas yang juga ikut menyemangati penulis sehingga mendorong penulis juga untuk mengerjakan skripsi ini. Abang Yosafat Barona Valentino yang sudah meluangkan waktu untuk membantu penulis, memberikan semangat juga perhatiannya untuk penulis selama menyelesaikan skripsi. Almamater Universitas Sanata Dharma Yogyakarta serta para pendidik yang berkecimpung di dalam program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang telah banyak memberikan pengetahuan akademik kepada penulis. iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. (Mat 6:34) Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil (Lukas 1:37) I give thanks to Christ Jesus our Lord, who was given me strength for my work. I thank Him for considering me worthy and appointing me to serve Him. (1 Timothy 1:12 GNBDC) v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian orang lain, kecuali yang telah saya sebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 18 Juni 2014 Penulis Maria Imakulata Wea Mogi vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Maria Imakulata Wea Mogi Nomor Mahasiswa : 101134123 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul: PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENGACU KURIKULUM 2013 SUBTEMA BERSATU DALAM KEBERAGAMAN UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR. Beserta perangkat yang diperlukan. Dengan demikian, saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk apa saja, mendistribusikan secara terbatas dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Yogyakarta, 18 Juni 2014 Yang menyatakan Maria Imakulata W.M. vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK Mogi, Maria Imakulata Wea. (2014). Pengembangan Bahan Ajar Mengacu Kurikulum 2013 Subtema Bersatu dalam Keberagaman untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma. Bahan ajar merupakan kebutuhan penting bagi para guru maupun siswa. Kurikulum di Indonesia saat ini menggunakan Kurikulum 2013. Saat ini, belum begitu banyak ketersediaan bahan ajar mengacu Kurikulum 2013, materi pembelajaran cenderung luas dan penilaian belum spesifik. Penelitian ini difokuskan pada pembuatan bahan ajar Kurikulum 2013 subtema Bersatu dalam Keberagaman untuk siswa kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan modifikasi dari Kemp dan Borg and Gall. Tujuan penggunaan metode ini adalah mengetahui (1) prosedur pengembangan, (2) kualitas produk bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD. Langkah-langkah pengembangan metode ini adalah (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi, (5) revisi desain, (6) ujicoba desain, (7) revisi desain sampai menghasilkan produk final. Subjek penelitian ini adalah 10 siswa kelas IV SD Kristen Kalam Kudus (SKKK) Yogyakarta. Penelitian dilaksanakan akhir Agustus 2013 sampai awal Mei 2014, tahun ajaran 2013/2014. Instrumen penelitian ini adalah pedoman wawancara dan kuesioner. Wawancara dilakukan dengan guru kelas IV dan kepala SKKK Yogyakarta untuk analisis kebutuhan. Kuesioner untuk validasi kualitas bahan ajar oleh satu pakar Kurikulum 2013, dua guru kelas IV SD pelaksana Kurikulum 2013 juga digunakan untuk melihat persepsi siswa kelas IV. Hasil penelitian ini adalah bahan ajar Kurikulum 2013 Subtema Bersatu dalam Keberagaman untuk siswa kelas IV SD memiliki kualitas sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran Kurikulum 2013 berdasarkan validasi pakar Kurikulum 2013, guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 dan siswa kelas IV. Skor rerata produk menunjukkan 4,67 dan termasuk dalam kategori “sangat baik” ditinjau dari aspek (1) tujuan dan pendekatan, (2) desain dan pengorganisasian, (3) isi, (4) topik, dan (5) metodologi. Kata kunci: Penelitian dan pengembangan, bahan ajar, Kurikulum SD 2013 viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT Mogi, Maria Imakulata Wea. (2014). The Development of Teaching Materials Referring to Curriculum 2013 with the sub-theme Bersatu dalam Keberagaman for the Primary School Students of Grade IV. A Thesis. Yogyakarta: Primary School Teacher Education Study Program Sanata Dharma University. Teaching materials are important needs for both teachers and students. There are still few teaching materials referring to Curriculum 2013. Moreover, the contents of the materials are too wide and the grading systems are still unspecific. This research focused on the making of the teaching materials referring to Curriculum 2013 with the sub-theme Bersatu dalam Keberagaman for the primary schools students of grade IV. This research employed the research and development method modified from Kemp and Borg and Gall’s. The purpose of employing this method was to identify (1) the development procedures and (2) the quality of the teaching materials referring to Curriculum 2013 with the sub-theme Bersatu dalam Keberagaman for the primary schools students of grade IV. The steps taken in employing this method were (1) the potency and problems, (2) the data gathering, (3) the design of the product, (4) the validation, (5) the design revision, (6) the design trial, and (7) the design revision to the final product. The subjects of this research were 10 SD Kristen Kalam Kudus (SKKK) Yogyakarta students of grade IV. The research was conducted in the end of August 2013 to the end of May 2014, in the academic year of 2013/2014. The instruments employed in this research were interview guidelines and questionnaires. The writer conducted the interviews, which were used for the needs analysis, with the teacher of the grade IV students and the principal of the SKKK Yogyakarta. The questionnaires were used to validate the quality of the teaching materials by the experts of Curriculum 2013 and two teachers of grade IV students, who implement Curriculum 2013. The questionnaires were also used to perceive the grade IV students’ perception of the available teaching materials. The results of this research were the teaching materials referring to Curriculum 2013 with the sub-theme Bersatu dalam Keberagaman for the primary schools students of grade IV, which have the fine quality and are worthy of being employed in the learning activities employing Curriculum 2013 based on the validation done by the experts of Curriculum 2013, the teachers of the grade IV students, who implement Curriculum 2013, and the SKKK Yogyakarta students of grade IV. The average score of the product was 4.67 and it was categorized as “fine” reviewed from several aspects, i.e. (1) the purpose and approach, (2) the design and organization, (3) the content, (4) the topics, and (5) the methodology. Keywords: research and development, teaching materials, Curriculum 2013 of Primary School ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah memberikan berkat dan kasihNya sehingga skripsi yang berjudul Pengembangan Bajan Ajar Mengacu Kurikulum 2013 Subtema Bersatu dalam Keberagaman Untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar dapat diselesaikan dengan baik. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Penulis menyadari bahwa selesainya skripsi ini karena adanya bimbingan, bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati dan penuh cinta perkenankanlah penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bimbingan, bantuan dan dukungan secara langsung maupun tidak langsung dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini. Ucapan terima kasih ini penulis sampaikan kepada: 1. Rohandi, Ph D., selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. 2. Rm. Gregorius Ari Nugrahanta, S.J., S.S., BST., M.A., selaku Kaprodi PGSD dan dosen penguji, yang telah memberikan saran untuk peneliti. 3. Catur Rismiati, S.Pd., M.A., Ed.D., selaku Wakaprodi PGSD. 4. Drs. Puji Purnomo, M.Si., selaku dosen pembimbing I yang telah membimbing, memotivasi dan mendorong penulis untuk menyelesaikan skripsi ini. x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5. Galih Kusumo, S.Pd., M.Pd., selaku dosen pembimbing II yang telah membimbing dan menuntun penulis untuk menyelesaikan skripsi ini. 6. Rusmawan, S.Pd., M.Pd., selaku validator Kurikulum 2013 yang telah memberikan kontribusi dan bantuan dalam penelitian pengembangan ini. 7. Lily Halim, S.Pd., selaku kepala SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta yang telah memberikan izin untuk melakukan penelitian di sekolah. 8. Maria Widiana, S.Pd., dan Widiastuti, S.Pd. Jas., M.Pd. selaku validator pembelajaran Kurikulum 2013 dan guru kelas IV SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta yang telah memberikan kontribusi dan bantuan dalam penelitian ini. 9. Bapak/ Ibu guru SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta yang telah menerima, memberikan waktu dan tempat untuk melakukan penelitian serta memberikan semangat kepada penulis untuk menyelesaikan penelitian ini. 10. Siswa-siswi kelas IV B dan IV C SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta tahun ajaran 2013/ 2014 yang telah memberikan waktu dan kerjasama yang baik selama penelitian berlangsung serta turut memberikan doa dan semangat kepada peneliti dalam menyelesaikan penelitian ini. 11. Para dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang telah memberikan ilmunya untuk mendidik penulis selama kuliah. 12. Keluarga penulis, Bapak Arnoldus Gou dan Ibu Nona Wenefrida, Oma Yovita, Nenek Germana serta Kakak Fransiskus Dismas yang telah xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI memberikan dukungan serta doa kepada penulis dalam menjalani penelitian sampai akhirnya skripsi ini selesai. 13. Abang Yosafat Barona Valentino, terima kasih atas bantuan, perhatian dan semangat yang telah diberikan kepada penulis dari awal penelitian sampai skripsi ini selesai. 14. Pak Andi, Driya dan Cece Diana yang telah membantu penulis dalam melakukan penelitian dan melancarkan penelitian ini dari persiapan sampai tahap penyelesaian sehingga penelitian dapat terlaksana. 15. Teman-teman kost Cenderawasih, Olivya, Kiki, Lili, dokter Claudia dan Oma yang telah turut menyemangati peneliti untuk menyelesaikan skripsi ini. 16. Teman-teman Cana Community, Mba Ita, Mba Nita, Koko Anton, Mas Dio, Yuni, Ana, Iaa, Karini, Maria A.P., Rindi, Pak Jalur dan semua anggota komunitas Cana yang turut memberikan semangat kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 17. Teman-teman PPL SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta, Marsel, Cahyo dan Anggun yang telah memberikan semangat dan berbagi pengalaman kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 18. Teman-teman satu perjuangan skripsi payung Kurikulum 2013 serta teman-temanku PGSD 2010 kelas C, banyak suka duka yang telah dilalui bersama, dan itu menjadi pengalaman yang begitu indah dan sulit terlupakan bagi penulis. xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19. Teman-teman satu perjuangan skripsi payung untuk tema 1 Indahnya Kebersamaan, Anggun dan Fajar, yang telah bekerjasama dengan penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 20. Dan segenap pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang dengan caranya masing-masing memberikan dukungan dan perhatian, terima kasih untuk semuanya. Semoga berkat Tuhan selalu menyertai kehidupan kita. Semoga karya penelitian skripsi ini dapat memberikan manfaat dan berguna bagi banyak pihak. Penulis menyadari karya ini masih banyak kekurangan, untuk itu saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan. Penulis xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL .............................................................................................. i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ................................................. ii HALAMAN PENGESAHAN .............................................................................. iii HALAMAN PERSEMBAHAN........................................................................... iv HALAMAN MOTTO ............................................................................................ v LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ............................................ vi LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ........................... vii ABSTRAK .......................................................................................................... viii ABSTRACT ........................................................................................................... ix KATA PENGANTAR ........................................................................................... x DAFTAR ISI ....................................................................................................... xiv DAFTAR GAMBAR ........................................................................................ xviii DAFTAR LAMPIRAN ...................................................................................... xix BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................... 1 1.1 Latar Belakang ......................................................................................... 1 1.2 Rumusan Masalah .................................................................................... 6 1.3 Tujuan Penelitian ..................................................................................... 7 1.4 Manfaat Penelitian ................................................................................... 7 1.5 Batasan Istilah .......................................................................................... 8 1.6 Spesifikasi Produk.................................................................................... 9 BAB II KAJIAN PUSTAKA .............................................................................. 11 2.1 Kajian Pustaka ........................................................................................ 11 2.1.1 Kurikulum 2013 .............................................................................. 11 2.1.1.1 Rasional dan Elemen Perubahan Kurikulum 2013 ............. 11 2.1.1.1.1 Rasional Perubahan Kurikulum 2013 ................. 11 2.1.1.1.2 Elemen Perubahan Kurikulum 2013.................... 18 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2.1.1.2 Pendekatan Tematik Integratif ...................................................... 26 2.1.1.2.1 Arti Pendekatan Tematik Integratif ................................. 26 2.1.1.2.2 Tujuan Pendekatan Tematik Integratif ........................... 26 2.1.1.2.3 Ciri-ciri Pendekatan Tematik Integratif ........................... 30 2.1.1.2.4 Karakteristik Pendekatan Tematik Integratif ................... 33 2.1.1.2.5 Model Pembelajaran Tematik Integratif .......................... 37 2.1.1.3 Pendekatan Saintifik....................................................................... 40 2.1.1.3.1 Arti Pendekatan Saintifik................................................. 40 2.1.1.3.2 Langkah Pendekatan Saintifik ......................................... 41 2.1.1.4 Penilaian Otentik ............................................................................ 48 2.1.1.4.1 Pengertian Penilaian Otentik ........................................... 48 2.1.1.4.2 Jenis-jenis Penilaian Otentik ........................................... 50 2.1.1.5 Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal ................................ 53 2.1.1.5.1 Pengertian Pendidikan Karakter ...................................... 53 2.1.1.5.2 Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal ............................. 55 2.1.2 Model Pengembangan Bahan Ajar.................................................. 57 2.1.2.1 Bahan Ajar ..................................................................................... 57 2.1.2.2 Model Pengembangan Bahan Ajar .............................................. 60 2.2 Penelitian yang Relevan ......................................................................... 64 2.3 Kerangka Berpikir .................................................................................. 68 2.4 Pertanyaan Penelitian ............................................................................. 70 BAB III METODE PENELITIAN .................................................................... 71 3.1 Jenis Penelitian ....................................................................................... 77 3.2 Prosedur Pengembangan ........................................................................ 77 3.3 Jadwal Penelitian.................................................................................... 77 3.4 Uji Coba Produk..................................................................................... 77 3.4.1 Desain Uji Coba .............................................................................. 77 3.4.2 Subjek Uji Coba Lapangan ............................................................. 77 3.4.3 Instrumen Penelitian........................................................................ 77 3.4.4 Teknik Pengumpulan Data .............................................................. 81 xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3.4.5 Teknik Analisis Data ....................................................................... 91 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN................................... 86 4.1 Hasil Penelitian ...................................................................................... 86 4.1.1 Data Analisis Kebutuhan................................................................. 86 4.1.2 Deskripsi Produk Awal ................................................................... 91 4.1.2.1 Silabus ......................................................................................... 92 4.1.2.2 RPP................................................................................................. 93 4.1.2.3 Kerangka Bahan Ajar .................................................................. 94 4.1.2.4 Bahan Ajar ................................................................................... 94 4.1.3 Data Uji Coba dan Revisi Produk ................................................. 101 4.1.3.1 Data Validasi Pakar Kurikulum 2013 dan Revisi Produk ......... 102 4.1.3.2 Data Validasi Guru Kelas IV dan Revisi Produk ...................... 105 4.1.3.3 Data Validasi Lapangan dan Revisi Produk .............................. 109 4.1.4 Kajian Produk Akhir ..................................................................... 114 4.1.4.1 Sampul Halaman Depan ............................................................ 114 4.1.4.2 Isi ............................................................................................... 115 4.1.4.3 Penilaian dan Kunci Jawaban .................................................... 117 4.1.4.4 Daftar Pustaka ........................................................................... 117 4.2 Pembahasan .......................................................................................... 117 BAB V PENUTUP ............................................................................................. 122 5.1 Kesimpulan .......................................................................................... 122 5.2 Keterbatasan Penelitian ........................................................................ 123 5.3 Saran..................................................................................................... 124 DAFTAR REFERENSI .................................................................................... 125 LAMPIRAN ....................................................................................................... 128 xvi

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 1. Perbedaan Esensial KTSP 2006 dan Kurikulum 2013........................... 23 Tabel 2. Tema-Tema Pembelajaran Tematik Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar ....................................................................................................... 37 Tabel 3. Jadwal Penelitian ................................................................................... 76 Tabel 4. Konversi Data Kuantitatif ke Data Kualitatif Skala Lima Menurut Sukardjo .................................................................................................. 83 Tabel 5. Kriteria Skala Lima Menurut Sukardjo ................................................ 102 Tabel 6. Komentar Pakar Kurikulum 2013 dan Revisi Produk ......................... 103 Tabel 7. Komentar Guru Kelas IV dan Revisi Produk....................................... 106 Tabel 8. Komentar Siswa Kelas IV dan Revisi .................................................. 113 Tabel 9. Perolehan Skor Validasi Produk .......................................................... 121 xvii

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Bagan Model Desain Pembelajaran Kemp......................................... 60 Gambar 2. Bagan Kerangka Berpikir. .................................................................. 69 Gambar 3. Prosedur Pengembangan Penelitian Borg and Gall ............................ 71 Gambar 4. Modifikasi Prosedur Pengembangan Penelitian .................................. 73 xviii

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1. Hasil Wawancara Survei Kebutuhan Guru Kelas IV dan Kepala SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta ........................................................ 134 Lampiran 2. Jaring-jaring Tema .......................................................................... 134 Lampiran 3. Silabus Pembelajaran Tematik Kurikulum 2013 ............................ 136 Lampiran 4. Jaring-jaring Subtema 3 Bersatu dalam Keberagaman................... 169 Lampiran 5. Jaring-jaring Harian ........................................................................ 171 Lampiran 6. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) .................................... 178 Lampiran 7.Instrumen Validasi Kualitas Bahan Ajar Mengacu Kurikulum SD 2013 Untuk Siswa Kelas IV Oleh Pakar Kurikulum SD 2013 .............. 318 Lampiran 8.Instrumen Validasi Kualitas Bahan Ajar Mengacu Kurikulum SD 2013 Untuk Siswa Kelas IV Oleh Guru Kelas IV ................................. 330 Lampiran 9.Instrumen Penelitian Persepsi Siswa Terhadap Kualitas Bahan Ajar Mengacu Kurikulum SD 2013 Untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar ...................................................................................................... 330 Lampiran 10. Rekapitulasi Hasil Validasi Pakar Kurikulum SD 2013 ............... 336 Lampiran 11. Rekapitulasi Hasil Validasi Guru Kelas IV Pelaksana Kurikulum SD 2013 ...................................................................................................... 339 Lampiran 12. Rekapitulasi Hasil Validasi Lapangan Persepsi 10 Siswa SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta ..................................................................... 345 Lampiran 13. Rekapitulasi Hasil Validasi dan Uji Lapangan ............................. 347 Lampiran 14. Surat Izin Penelitian...................................................................... 348 Lampiran 15. Surat Keterangan Melakukan Penelitian ...................................... 349 Lampiran 16. Foto-foto Kegiatan........................................................................ 350 Lampiran 17. Biodata Penulis ............................................................................. 351 Lampiran 18. Bahan Ajar (dicetak terpisah) ....................................................... 352 xix

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sebuah lembaga pendidikan, baik dari tingkat dasar hingga tingkat perguruan tinggi memiliki bentuk proses belajar-mengajar yang berbeda satu sama lain. Namun, pada dasarnya, semua lembaga pendidikan mengacu kepada satu hal yang sama, yaitu kurikulum. Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidkan Nasional dikatakan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. Undang-Undang tersebut memiliki batasan bahwa dalam kurikulum terdapat dua aspek penting yang menjadi dasar. Aspek pertama adalah kurikulum dijadikan sebagai pegangan atau patokan bagi guru dalam proses belajar mengajar. Aspek kedua adalah kurikulum sebagai aturan dalam penentuan isi dan cara pelaksanaan proses belajar mengajar (Sanjaya, 2008:8). Kurikulum yang digunakan dalam lembaga pendidikan perlu digunakan dengan baik agar tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya dapat tercapai. Kurikulum terbaru yang saat ini tengah dipergunakan di beberapa lembaga pendidikan adalah Kurikulum 2013. Implementasi Kurikulum 2013 akan menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, afektif, melalui penguatan sikap, keterampilan dan pengetahuan yang terintegrasi (Mulyasa, 1

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 2013:99). Kurikulum 2013 akan membuat para pelajar menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran. Dalam kurikulum, peranan jenis bahan ajar menjadi penting untuk menunjang proses belajar mengajar. Isi kurikulum atau bahan ajar adalah segala sesuatu yang ditawarkan kepada siswa sebagai pembelajar dalam kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan (Hidayat, 2013:62). Kurikulum memerlukan bahan ajar yang baik untuk diterapkan bagi siswa. Taba (dalam Hidayat, 2013:63) mengemukakan bahwa kriteria untuk memilih isi materi kurikulum haruslah menggambarkan pengetahuan yang sebenarnya, sesuai dengan kehidupan sosial dan budaya siswa, seimbang antara luas dan dalamnya materi, mencakup berbagai macam tujuan, sesuai dengan kemampuan dan pengalaman siswa dan sesuai kebutuhan juga minat siswa. Apabila semua unsur tersebut diperhatikan dalam penyusunannya, maka bahan ajar yang dihasilkan dapat menunjukkan bahwa bahan ajar tersebut baik dan dapat diterapkan di sebuah sekolah. Uraian materi pokok pada bahan ajar menjadi dasar pengambilan dan penentuan materi ajar dalam setiap kegiatan pembelajaran di kelas oleh guru (Hidayat, 2013:62). Guru memegang peranan penting dalam menentukan materi pokok dalam suatu bahan ajar yang akan digunakan oleh siswa dalam pembelajaran. Bagi calon guru hendaknya perlu mempelajari untuk menyusun bahan ajar yang baik sehingga bila siswa mempelajari bahan ajar tersebut, siswa mampu memahaminya dan tujuan pembelajaran yang diharapkan oleh guru dapat tercapai.

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 Bahan ajar pada Kurikulum 2013 disusun dengan memperhatikan pendekatan tematik integratif. Pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif menggunakan tema-tema tertentu (Trianto, 2010:78). Tema-tema dalam pembelajaran dengan jenis pendekatan tersebut digunakan untuk mewadahi berbagai jenis materi pembelajaran dari mata pelajaran yang berbeda-beda. Tematema yang digunakan dalam pembelajaran dengan pendekatan ini dimaksudkan untuk membuat pemahaman siswa menjadi lebih jelas. Maka, diperlukan sifat kreativitas dalam diri guru dalam menyusun bahan ajar yang menggabungkan beberapa materi pembelajaran dalam satu tema. Isi dari bahan ajar yang digunakan dalam Kurikulum 2013 ini menuai berbagai macam komentar yang muncul dari para pendidik. Kurikulum yang dibahas secara lebih mendalam dalam penelitian ini adalah Kurikulum SD. Peneliti melakukan wawancara dengan guru kelas IV dan kepala sekolah dari suatu sekolah dasar yang telah menerapkan pembelajaran Kurikulum 2013. Wawancara dilakukan dengan guru kelas IV dan kepala SD Kristen Kalam Kudus (SKKK) Yogyakarta. Informasi yang didapatkan bahwa bahan ajar yang digunakan dalam Kurikulum 2013 secara keseluruhan dapat dikatakan masih belum dikatakan sempurna secara keseluruhan. Guru kelas IV dan kepala SKKK Yogyakarta melihat materi dalam Kurikulum SD lebih sederhana dan lebih mengutamakan siswa sebagai pembelajar yang aktif. Pendekatan sains dalam Kurikulum 2013 yang diketahui oleh kedua narasumber adalah adalah proses belajar mengarahkan para pembelajar memiliki keterampilan layaknya seorang

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 saintis di mana terdapat kegiatan seperti mengamati, melakukan eksperimen, diskusi sampai kegiatan mengambil kesimpulan. Guru kelas IV dan kepala SKKK Yogyakarta juga mengutarakan bahwa pendidikan karakter dalam Kurikulum 2013 pada dasarnya sangat baik untuk membentuk pribadi siswa. Informasi lain yang didapat adalah mengenai penilaian otentik, guru kelas IV maupun kepala sekolah menjelaskan penilaian otentik begitu terlihat dari proses pembelajaran Kurikulum 2013. Penilaian menekankan adanya proses dan juga hasil yang diperoleh siswa. Kesulitan-kesulitan dalam pembelajaran Kurikulum 2013 juga kerap kali dialami oleh para guru saat menerapkan Kurikulum 2013. Guru kelas IV SKKK Yogyakarta menyadari begitu banyak jawaban siswa atas pertanyaan yang ada pada bahan ajar. Beliau cenderung tidak tahu bagaimana mengarahkan jawaban siswa atas pertanyaan berupa pendapat yang cenderung begitu luas. Kesulitan lainnya yang ditemukan adalah materi yang ada di bahan ajar kurang urut dan membuat siswa kurang begitu memahami secara runtut. Materi dalam satu tema juga cenderung terlalu banyak dan belum mendalam. Kepala SKKK mengutarakan bahwa kesulitan lainnya adalah isi bahan ajar agar cenderung bertele-tele. Kunci jawaban untuk setiap pertanyaan bahan ajar juga belum tersedia. Kepala sekolah pun juga menambahkan bahwa waktu pelatihan untuk Kurikulum 2013 ini cenderung terlalu singkat. Pelatihan yang singkat membuat guru sedikit mengalami kebingungan saat menerapkannya. Penilaian yang ada pun juga sulit, karena guru perlu mengajar dan menilai secara langsung.

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 Guru kelas IV dan kepala SKKK Yogyakarta menganggap bahwa Kurikulum 2013 masih perlu disempurnakan. Penyempurnaannya pada bagian kegiatan pembelajaran dan materi pada bahan ajar. Narasumber juga mengutarakan masih diperlukan adanya suplemen dalam bahan ajar Kurikulum 2013, terutama dalam hal pembuatan soal dan penjelasan materi yang lebih mendalam. SKKK Yogyakarta telah mampu secara mandiri mengembangkan bahan ajar sesuai dengan Kurikulum 2013. Pihak SKKK Yogyakarta menggunakan materi yang diberikan oleh pemerintah dan mengembangkannya dengan memperjelas materi. Bahan ajar Kurikulum 2013 menurut guru kelas IV dan kepala sekolah sudah cukup sesuai dengan budaya lokal yang ada, namun belum begitu mendalam. Kurikulum 2013 identik dengan penanaman karakter dalam diri siswa. Berbagai karakter dalam Kurikulum 2013 yang ada memiliki makna positif bagi pribadi siswa sehingga perlu dikembangkan dan ditanamkan dalam pembelajaran. Setiap pembelajaran dapat menanamkan karakter yang berbeda-beda dalam diri siswa. Pembelajaran yang dialami oleh siswa pun menjadi lebih bermakna, karena siswa dapat berkembang baik secara pengetahuan maupun karakter yang dimilikinya. Saran yang disampaikan oleh guru kelas IV dan kepala sekolah terkait dengan bahan ajar Kurikulum 2013 adalah pada isi bahan ajar sendiri. Isi dalam bahan ajar yang menurut beliau perlu diperbaiki yaitu isi pertanyaan, bentuk

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 kegiatan dalam pembelajaran dan cakupan materi. Bahan ajar yang digunakan oleh para siswa hendaknya sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Berdasarkan hasil wawancara dari kepala sekolah dan guru kelas IV SKKK Yogyakarta menunjukkan bahwa bahan ajar Kurikulum SD 2013 yang sekarang telah digunakan dalam pembelajaran, masih perlu disempurnakan. Beberapa bagian seperti materi, bentuk soal serta penilaiannya masih perlu dilengkapi dan dibuat menjadi lebih jelas. Maka, diharapkan bahan ajar yang disusun untuk siswa dapat menunjang pemahaman siswa akan materi. Oleh karena itu, dalam penelitian ini penulis ingin mengembangkan bahan ajar mengacu kepada Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, dapat dibuat rumusan masalah. Rumusan masalah dalam peneliti dapat dibentuk menjadi dua rumusan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1.2.1 Bagaimana prosedur pengembangan bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar? 1.2.2 Bagaimana kualitas produk bahan ajar yang dikembangkan mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar?

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 1.3 Tujuan Penelitian Permasalahan dari penelitian ini dapat ditentukan tujuan kegiatan penelitian. Penelitian ini dimaksudkan untuk mencapai dua tujuan. Berdasarkan permasalahan di atas maka tujuan kegiatan ini adalah sebagai berikut. 1.3.1 Memaparkan prosedur pengembangan bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 subtema Bersatu dalam Keberagaman untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. 1.3.2 Mendeskripsikan kualitas produk bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 subtema Bersatu dalam Keberagaman untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. 1.4 Manfaat Penelitian Kegiatan penelitian ini memiliki manfaat tidak bagi peneliti saja namun juga orang lain. Setiap manfaat mampu memberikan dampak yang baik bagi orang lain yang menggunakan penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi: 1.4.1 Bagi Mahasiswa Mahasiswa yang menekuni bidang pendidikan erat hubungannya dengan penggunaan bahan ajar. Penelitian ini diharapkan dapat membuat mahasiswa calon guru memiliki informasi lebih mengenai pembuatan bahan ajar. Mahasiswa juga diharapkan semakin terampil dalam mengolah bahan ajar, khususnya bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar berdasarkan penelitian yang dilakukan.

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 1.4.2 Bagi Guru Guru erat juga hubungannya dengan bahan ajar. Bahan ajar digunakan para guru dalam menyampaikan materi kepada para siswa. Penelitian ini diharapkan mampu membuat guru memperoleh dan menggunakan bahan ajar yang mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. 1.4.3 Bagi Siswa Para siswa dalam proses pembelajaran di sekolah umumnya menggunakan bahan ajar dengan berbagai macam bentuk. Penelitian ini menghasilkan produk berupa bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk Kelas IV. Maka, para siswa diharapkan memperoleh bahan ajar tambahan mengacu Kurikulum 2013 serta beragam latihan soal di dalamnya. 1.4.4 Bagi Sekolah Sekolah merupakan hal penting bagi kehidupan para siswa. Banyak hal yang dapat dipelajari di sekolah. Penelitian ini dapat bermanfaat bagi sekolah dalam memperoleh bahan ajar lain yang mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. 1.5 Batasan Istilah 1.5.1 Pendekatan tematik integratif adalah proses pembelajaran yang menggabungkan beberapa tema berbeda dari berbagai macam materi pembelajaran untuk menghasilkan satu tema yang akan dipelajari sehingga membuat pemahaman siswa menjadi lebih luas.

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 1.5.2 Pendekatan saintifik adalah keterampilan sainstis, mencoba, mengolah, proses diantaranya pembelajaran kegiatan menyajikan, yang memuat mengamati, menanya, menyimpulkan dan mengkomunikasikan. 1.5.3 Penilaian otentik adalah pemberian skor terhadap hasil pekerjaan siswa yang melibatkan seluruh kemampuan siswa, mulai dari pengetahuan, keterampilan dan sikap. 1.5.4 Pendidikan karakter adalah pendidikan yang menanamkan nilai akhlak dan nilai positif yang berkaitan dengan diri sendiri dan sesama dalam diri pembelajar. 1.5.5 Bahan ajar adalah bagian dari buku ajar yang dikembangkan dari setiap tema dan subtema yang terdiri dari unsur: Tema, Subtema, KI, KD, indikator, tujuan pembelajaran, uraian materi, kegiatan belajar, refleksi, aksi/tindakan siswa, rangkuman materi, penilaian, tindak lanjut, daftar kata penting, dan daftar pustaka. 1.6 Spesifikasi Produk Penelitian ini memiliki spesifikasi produk. Spesifikasi produk dalam penelitian ini ada enam hal yang dihasilkan. Adapun spesifikasi produk yang akan dihasilkan adalah sebagai berikut. 1.6.1 Bahan ajar disusun dengan memperhatikan keutuhan perkembangan pribadi siswa (karakter, keterampilan, dan intelektual) yang nampak dalam perumusan indikator dan tujuan pembelajaran.

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 1.6.2 Bahan ajar disusun dengan pendekatan tematik integratif. 1.6.3 Bahan ajar disusun berbasis aktivitas siswa dengan menerapkan pendekatan sains. 1.6.4 Bahan ajar berbasis budaya lokal. 1.6.5 Penilaian dalam bahan ajar menggunakan penilaian otentik. 1.6.6 Bahan ajar disusun sesuai dengan ketentuan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Kajian Pustaka 2.1.1 Kurikulum 2013 2.1.1.1 Rasional dan Elemen Perubahan Kurikulum 2013 Setiap lembaga pendidikan menggunakan kurikulum untuk diterapkan di sekolah. Menurut UUSP No. 20 Tahun 2003 (dalam Siregar dan Nara, 2010:62) kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Pengertian kedua ahli tersebut menunjukkan bahwa kurikulum merupakan program yang direncanakan untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Selain itu, menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidkan Nasional dikatakan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. Undang-Undang tersebut memiliki batasan bahwa dalam kurikulum terdapat dua aspek penting yang menjadi dasar. Aspek pertama adalah kurikulum dijadikan sebagai pegangan atau patokan bagi guru dalam proses belajar mengajar. Aspek kedua adalah kurikulum sebagai aturan dalam penentuan isi dan cara pelaksanaan proses belajar mengajar (Sanjaya, 2008:8). Kurikulum yang digunakan dalam lembaga pendidikan perlu

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 digunakan dengan baik agar tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya dapat tercapai. Penjelasan UUSP dan UU dapat disimpulkan bahwa kurikulum merupakan program terencana, yang didalamnya terdapat isi dan bahan ajar yang digunakan oleh guru dan diterapkan oleh siswa melalui proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Untuk menerapkan kurikulum, maka diperlukan peran guru dan siswa. Guru menerapkan program-program yang ada dalam kurikulum dan siswa melaksanakan apa yang telah diprogramkan, sehingga apa yang menjadi tujuan bersama dapat tercapai Kurikulum terbaru yang saat ini dipergunakan di beberapa lembaga pendidikan adalah Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 diterapkan baik dari tingkat SD sampai SMA/ SMK pada kelas tertentu. Implementasi Kurikulum 2013 akan menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, afektif, melalui penguatan sikap, keterampilan dan pengetahuan yang terintegrasi (Mulyasa, 2013:99). Kurikulum 2013 berbasis kompetensi memfokuskan pada pemerolehan kompetensi-kompetensi tertentu oleh peserta didik (Mulyasa, 2013:68). Kegiatan pembelajaran perlu diarahkan untuk membantu siswa dalam mencapai sekurangkurangnya tingkat kompetensi minimal. Kompetensi yang ingin dicapai merupakan pernyataan tujuan yang ingin dicapai siswa, menggambarkan hasil belajar pada aspek pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap (Mulyasa, 2013:69). Aspek-aspek tersebut menjadi dasar penilaian bagi guru atas proses belajar yang telah dilakukan oleh siswa.

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 Pengembangan Kurikulum 2013 merupakan langkah lanjutan pengembangan kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang telah diterapkan tahun 2004 dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang mencakup kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan secara terpadu (Kemendikbud, 2013:66). Kurikulum 2013 telah mengembangkan berbagai macam aspek kompetensi dari KBK dan KTSP. Aspek yang berkaitan dengan sikap, pengetahuan dan keterampilan kemudian diterapkan dalam setiap pembelajaran dengan menggunakan Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 menyempurnakan kurikulum-kurikulum yang sudah diterapkan sebelumnya di lembaga pendidikan. 2.1.1.1.1 Rasional Pengembangan Kurikulum 2013 Pengembangan Kurikulum 2013 dilakukan bukan berarti tanpa ada tujuan. Pengembangan Kurikulum 2013 dilakukan karena adanya berbagai macam hal yang melatarbelakanginya. Kurikulum 2013 ini dilakukan karena adanya berbagai tantangan, diantaranya adalah tantangan internal dan eksternal, penyempurnaan pola pikir, penguatan tata kelola kurikulum, pendalaman dan perluasan materi (Kemendikbud, 2013:72). Tantangan Kurikulum 2013 berasal dari adanya tantangan internal. Tantangan internal berasal dari dalam kondisi pendidikan di Indonesia. Tantangan internal lainnya terkait juga kondisi Sumber Daya Manusia (SDM) bangsa Indonesia sendiri yang umumnya masih dalam usia produktif (Kemendikbud, 2013:72). Tantangan internal ini merupakan tantangan yang harus dihadapi agar

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 kelak bangsa Indonesia dapat unggul dari segi pendidikan dan juga kehidupan bangsa. Tantangan internal yang pertama adalah terkait dengan kondisi pendidikan di Indonesia. Kondisi pendidikan di Indonesia saat ini diharapkan dapat mencapai delapan standar pendidikan (Kemendikbud, 2013:73). Delapan standar pendidikan yang dimaksud adalah standar pengelolaan, standar biaya, standar proses, standar penilaian, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar isi, standar sarana dan prasarana dan standar kompetensi lulusan. Kurikulum 2013 ini diharapkan penerapannya mampu mencapai kedelapan standar pendidikan tersebut, sehingga pembelajaran dapat terlaksana sesuai dengan standar pendidikan yang telah ditetapkan. Tantangan internal lainnya adalah kondisi sumber daya manusia bangsa Indonesia. bahwa jumlah dan kualitas sumber daya manusia (SDM) saat ini masih jauh dari harapan. Hal ini juga diperjelas oleh Kemendikbud (2013:73) yang menyatakan bahwa usia produktif bangsa Indonesia melimpah, apabila memiliki kompetensi dan keterampilan akan menjadi modal pembangunan yang luar biasa. Kurikulum 2013 yang akan diterapkan diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang akan memiliki kompetensi dan keterampilan, sehingga menjadi SDM yang berkualitas. Tantangan lain dalam Kurikulum 2013 adalah tantangan eksternal. Tantangan eksternal ini berkaitan dengan tantangan masa depan, kompetensi yang diperlukan di masa depan, persepsi masyarakat, perkembangan pengetahuan dan pedagodi dan berbagai fenomena negatif yang mengemuka (Kemendikbud,

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 2013:74). Tantangan eksternal ini memiliki pengaruh terhadap pengembangan Kurikulum 2013. Penyempurnaan pola pikir berkaitan dengan tujuan dari pendidikan itu sendiri. Pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masa depan akan terwujud dengan perubahan pola pikir (Kemendikbud, 2013:74). Beberapa hal yang perlu disempurnakan antara lain adalah dari pembelajaran yang diharapkan mulai berpusat pada siswa, pembelajaran menjadi interaktif atau dua arah, siswa menjadi lebih dapat berinteraksi dan bertukar pikiran satu sama lain, siswa menjadi aktif melakukan dan pembelajaran menjadi lebih dekat dengan dunia nyata. Hal lainnya yang perlu disempurnakan antara lain adalah pembelajaran berbasis dalam kelompok, penggunaan media pembelajaran diharapkan menjadi lebih beragam, usaha untuk belajar dimiliki oleh semua siswa, pemikiran siswa menjadi lebih kritis, pembelajaran menjadi lebih otonom dan siswa menjadi lebih percaya diri sendiri dan siswa dapat saling bertukar pengetahuan. Hal penting lainnya dalam Kurikulum 2013 ini adalah ilmu pengetahuan tidak lagi terbatas pada satu disiplin ilmu saja, tetapi menjadi disiplin ilmu jamak. Siswa tidak lagi mempelajari satu ilmu saja dan terpisah dari ilmu pengetahuan lain, namun siswa dapat mempelajari berbagai macam ilmu yang digabungkan dalam satu tema pembelajaran. Penyempurnaan pola pikir dan penggunaan pendekatan baru dilakukan dalam perumusan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Perumusan SKL di dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) 2004 dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 diturunkan dari Standar Isi harus diubah menjadi

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 perumusan yang diturunkan dari kebutuhan (Kemendikbud, 2013: 75). Kurikulum 2013 kini merumuskan Standar Isi berdasarkan kesiapan siswa, tujuan pendidikan nasional dan kebutuhan siswa. Penguatan tata kelola Kurikulum 2013 (Kemendikbud, 2013:75) berbeda dengan kurikulum sebelumnya. Kurikulum 2013 penyusunannya dimulai dengan menetapkan standar kompetensi lulusan berdasarkan kesiapan siswa, tujuan pendidikan nasional dan kebutuhan siswa. Satuan pendidikan dan pendidik tidak lagi menyusun silabus pembelajaran, pendidik diberi kesempatan mengembangkan langsung proses pembelajaran di sekolah. Silabus pembelajaran disusun dalam tingkat nasional. Penguatan tata kelola Kurikulum 2013 ini juga dilaksanakan dengan menyusun buku pegangan guru dan buku pegangan siswa. Buku pegangan guru memiliki peran penting karena guru merupakan salah satu pelaksana kurikulum. Maka, diharapkan dengan adanya buku pegangan guru, guru mampu mengatur sendiri bagaimana pengelolaan media belajar untuk siswa agar pembelajaran dapat terlaksana sebagaimana ditetapkan dalam kurikulum. Peran lain yang tidak kalah penting adalah pemantauan dari pusat dan daerah, untuk dapat melihat bagaimana pengimplementasian kurikulum di lapangan. Pendalaman dan perluasan materi juga menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan untuk pengembangan Kurikulum 2013. Hasil analisis PISA 2009 (Kemendikbud, 2013:77) menjelaskan bahwa kemampuan siswa Indonesia dalam penguasaan pembelajaran mencapai level 3 dari 6 level kemampuan yang dirumuskan. Level 1 sampai 3 berkaitan dengan pengetahuan secara teoritis. Level

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 ini masih termasuk kategori rendah. Sementara level 4 sampai 6 berkaitan dengan kemampuan menerapkan dan menyampaikan alasan. Negara lain seperti Taiwan, Korea, Singapore, Hongkong dan Jepang mampu mencapai level 4 sampai 6 yang termasuk kategori tinggi (Kemendikbud, 2013:77). Hasil dari analisis PISA 2009, dapat dijadikan sebagai alasan perlunya mengembangkan kurikulum yang menuntut para siswa di Indonesia untuk dapat melebihi dari kemampuan mengingat atau hafalan. Kurikulum 2013 akan meluaskan materi yang dianggap penting dalam upaya menghasilkan lulusan yang dapat bersaing di dunia internasional. Hal lain yang dilakukan adalah dengan mengevaluasi materi yang dianggap penting untuk dilakukan dan juga meniadakan materi yang dianggap kurang sesuai dengan kebutuhan peserta didik (Kemendikbud, 2013:80). Kegiatan untuk evaluasi dan pendalaman materi ini diharapkan mampu menghasilkan materi yang relevan dengan kebutuhan para siswa yang prosesnya menggunakan Kurikulum 2013. Banyaknya tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan Kurikulum 2013, membuat Kurikulum 2013 harus mampu membekali para siswa dengan berbagai kompetensi. Kompetensi-kompetensi yang dapat dikembangkan antara lain kemampuan berkomunikasi, kemampuan berpikir jernih dan kritis, kemampuan mempertimbangkan segi moral permasalahan, kemampuan menjadi warga yang bertanggung jawab, kemampuan mengerti dan toleran dalam perbedaan, kemampuan hidup dalam masyarakat yang menglobal, memiliki minat yang luas dalam kehidupan, memiliki kesiapan bekerja, memiliki kecerdasan sesuai minat, dan memiliki rasa tanggung jawab dalam lingkungan (Mulyasa,

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 2013:64). Penjelasan ahli tersebut menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 akan dipadatkan dengan berbagai macam kompetensi untuk membentuk para siswa yang berkompeten, baik dari segi pengetahuan dan juga sikap serta keterampilan. Banyak para ahli mengungkapkan bahwa Kurikulum 2013 menitikberatkan pada perubahan dari berbagai aspek. Kusuma (2013:8) juga mengutarakan bahwa pengembangan Kurikulum 2013 dilakukan seiring dengan tuntutan perubahan dalam berbagai aspek kehidupan dan melaksanakan amanah UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. Perubahan Kurikulum 2013 ini didasarkan pada adanya beberapa kompetensi yang harus dicapai oleh para siswa dalam pembelajaran sesuai dengan adanya UU dan Peraturan Presiden mengenai hal tersebut. Kurikulum 2013 ini pun diharapkan mampu menanamkan kompetensi-kompetensi yang positif dalam diri siswa. 2.1.1.1.2 Elemen Perubahan Kurikulum 2013 Elemen perubahan perubahan Kurikulum 2013 berkaitan dengan standar kompetensi lulusan, standar proses, standar isi dan standar penilaian (Kemendikbud, 2013:97). Pengembangan kurikulum mempengaruhi langsung keempat standar tersebut, karena standar tersebut berkaitan dengan proses pembelajaran yang dilaksanakan langsung oleh guru dan siswa. Setiap standar memiliki elemen perubahan tersendiri sesuai dengan satuan pendidikan, baik SD/MI,SMP/ MTs, maupun SMA/SMK/MA/MAK.

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 Elemen perubahan pada kompetensi lulusan SD adalah adanya peningkatan dan keseimbangan soft skill dan hard skill yang meliputi kompetensi sikap, keterampilan dan pengetahuan (Kemendikbud, 2013:97). Kurikulum 2013 akan menekankan aspek sikap, keterampilan dan pengetahuan. Siswa tidak lagi ditekankan pada pengetahuan saja, tetapi mampu terampil dan unggul dalam sikap kehidupan sehari-hari. Elemen perubahan lain pada Kurikulum 2013 adalah ada standar proses dalam pendidikan. Proses pembelajaran di SD semula berfokus pada kegiatan eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi, kini ditekankan pada kegiatan yang mengarah pada kemampuan seorang saintis. Kegiatan pembelajaran meliputi kegiatan mengamati, menanya, mengolah, menalar, menyajikan, menyimpulkan dan mencipta. Proses belajar dapat dilangsungkan di kelas, sekolah dan masyarakat. Guru tidak lagi menjadi sumber utama pembelajaran dan sikap tidak saja diajarkan secara verbal, namun juga melalui contoh dari pelaksanaan kehidupan sehari-hari. Pembelajaran di SD kini menggunakan tematik dan terpadu (Kemendikbud, 2013:98). Kegiatan pembelajaran pada Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan ilmiah (scientific approach) dalam semua mata pelajaran (Kemendikbud, 2013:214). Pendekatan ilmiah ini kerap digunakan dalam bidang keilmuwan. Maksud dari pendekatan ilmiah ini adalah agar para siswa memiliki kemampuan seperti halnya saintis. Kegiatan seperti yang dilakukan saintis akan menggunakan keterampilan fisik dan juga mental dari diri siswa. Semiawan (1965:19) menjelaskan bahwa

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 pendekatan proses akan menggunakan berbagai kemampuan seperti kemampuan konsep, kemampuan sikap dan keterampilan memproseskan perolehan. Kemampuan dimiliki tersebut seperti layaknya saintis. Kegiatan-kegiatan dalam pembelajaran yang bersifat saintifik antara lain adalah mengamati, menghitung, mengukur, mengklasifikasi, mencari hubungan ruang/ waku, membuat hipotesis, merencanakan penelitian, mengendalikan variabel, menafsirkan data, menyusun hipotesis, meramalkan itu semua terjadi atau tidak., menerapkan kemampuan menerapkan dan mengkomunikasikan. Bentuk kegiatan pembelajaran mengarah kepada kemampuan yang biasa dilakukan oleh saintis, maka pembelajaran dikenal dengan pendekatan ilmiah (scientific approach). Proses belajar dilangsungkan di kelas, sekolah atau masyarakat. Kurikulum 2013 menekankan aspek keterampilan, sikap dan pengetahuan. Maka, proses belajar tidak saja dapat dilakukan di kelas, tapi juga di luar kelas. Kegiatan belajar yang dilaksanakan di berbagai tempat tidak saja kelas, dapat membuat siswa mampu memperoleh banyak hal yang dapat dipelajari. Hal lain yang berubah pada standar proses adalah guru tidak lagi menjadi sumber utama pembelajaran. Siswa dapat memperoleh banyak pengetahuan dengan mencari tahu sendiri, baik dengan menanya ataupun mencari informasi langsung dengan menggunakan berbagai macam media informasi seperti buku, narasumber atau media internet. Pembelajaran efektif dan bermakna, perlu melibatkan siswa karena mereka adalah pusat dari kegiatan pembelajaran dan pembentukan kompetensi juga karakter (Mulyasa, 2013:103). Siswa menjadi pusat utama pembelajaran, maka siswalah yang harus mencari tahu sendiri akan

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 berbagai macam sumber informasi yang berkaitan dengan pembelajaran, dan guru bukanlah sumber utama dari pembelajaran tersebut. Kurikulum 2013 pada standar proses juga membuat elemen perubahan pada sikap dari para siswa. Sikap yang diterapkan kini pun adalah sikap spiritual, sikap individu dan juga sosial. Siswa tidak lagi sekedar belajar untuk memperoleh hasil namun juga untuk melatih cara bersikap siswa dengan Tuhan, melalui sikap bersyukur dan juga sikap kepada sesama, seperti bekerjasama dan rela berkorban. Sikap untuk diri sendiri pun juga ditanamkan, seperti sikap disiplin ataupun sikap teliti. Standar isi menjadi bagian yang cukup mendapat banyak perubahan dalam Kurikulum 2013. Perubahan dalam standar isi antara lain proses pembelajaran tematik terpadu dalam semua mata pelajaran, jumlah mata pelajaran inti menjadi enam mata pelajaran, dan pembelajaran bersifat holistik berbasis sains (Kemendikbud, 2013:98). Setiap aspek yang berubah dari standar isi, dapat mempengaruhi proses pembelajaran yang berlangsung. Aspek yang berubah dari standar isi, antara lain adalah pembelajaran tematik terpadu. Beberapa hal dari pembelajaran tematik antara lain menggunakan tema untuk menggabungkan beberapa materi pembelajaran dan dimungkinkan disepakati bersama dengan siswa. Tema yang ada diintegrasikan dengan kurikulum yang berlaku, dengan memperhatikan dimensi sikap, pengetahuan dan keterampilan (Kemendikbud, 2013:190). Kurikulum 2013 menekankan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan, maka pembelajaran yang ada menggabungkan beberapa materi pembelajaran yang digabungkan dengan satu

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 tema. Penggabungan dengan tema ini dimaksudkan agar siswa dapat belajar secara menyeluruh, sehingga pemahaman siswa menjadi lebih luas. Standar isi yang mengalami perubahan antara lain adalah jumlah mata pelajaran. Jumlah mata pelajaran inti di SD yang menerapkan Kurikulum 2013 kini menjadi enam mata pelajaran. Mata pelajaran yang dimaksud antara lain adalah PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Materi IPA dan IPS berdiri sendiri, dan digabungkan dalam satu tema. Pembelajaran dalam Kurikulum 2013 bersifat holistik berbasis sains (alam, sosial dan budaya) (Kemendikbud, 2013:98). Semua materi pembelajaran digabungkan dalam satu tema, sehingga siswa dapat belajar secara menyeluruh mengenai satu hal. Penggabungan materi pembelajaran tersebut dapat juga melatih bagaimana alam, sosial dan budaya perlu berperan dalam pembelajaran. Pembelajaran yang secara menyeluruh, dapat mengembangkan kemampuan siswa antara lain seperti kegiatan mengamati, menanya, mengolah, menalar, menyajikan, menyimpulkan dan mencipta. Standar lain yang mengalami perubahan selain standar proses dan standar isi adalah standar penilaian. Standar penilaian kini berbasis kompetensi, tidak lagi didasarkan pada hasil saja tetapi juga proses dan mendorong pemanfaatan portofolio (Kemendikbud, 2013:98). Penilaian pembelajaran menggunakan Kurikulum 2013 akan menghasilkan nilai yang nyata dari diri siswa. Penilaian akan bersifat lebih otentik, karena didasarkan pada apa yang didapat oleh siswa baik dari segi pengetahuan, sikap atau bahkan perilaku. Penilaian dalam

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 Kurikulum 2013 mendorong penggunaan penilaian portofolio. Penilaian portofolio merupakan kumpulan tugas-tugas yang dikerjakan oleh siswa (Mulyasa, 2013:148). Penilaian portofolio menjadi kumpulan bukti otentik dari adanya hasil kerja siswa. Guru dan siswa dapat saling berdiskusi untuk menentukan penilaian dari hasil kerja yang dikumpulkan. Semua penjelasan yang ada berkaitan dengan elemen perubahan Kurikulum 2013 menunjukkan bahwa elemen-elemen yang mengalami perubahan dalam Kurikulum 2013 adalah standar kompetensi lulusan, standar proses, standar isi dan standar penilaian. Berbagai macam elemen yang mendapat perubahan dalam Kurikulum 2013 mempengaruhi proses pembelajaran. Pembelajaran yang mengacu Kurikulum 2013 akan menekankan keempat elemen ini, sehingga akan terlihat perbedaan dengan pembelajaran yang menggunakan kurikulum sebelumnya. Berikut ini adalah tabel perbedaan esensial KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) dan Kurikulum 2013 (Kemendikbud, 2013:99). Tabel 1. Perbedaan Esensial KTSP 2006 dan Kurikulum 2013 KTSP 2006 Mata pelajaran tertentu Kurikulum 2013 mendukung Tiap mata kompetensi tertentu semua pelajaran mendukung kompetensi (sikap, keterampilan, pengetahuan) Mata pelajaran dirancang berdiri sendiri Mata pelajaran dirancang terkait satu dan memiliki kompetensi dasar sendiri dengan yang lain dan memiliki

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 kompetensi dasar yang diikat oleh kompetensi inti tiap kelas Bahasa Indonesia sejajar dengan mata Bahasa Indonesia sebagai penghela pelajaran lain mata pelajaran lain (sikap dan keterampilan berbahasa) Tiap mata pelajaran diajarkan dengan Semua pendekatan berbeda mata dengan pelajaran pendekatan diajarkan yang sama (saintifik) Tiap jenis konten pembelajaran diajarkan Bermacam jenis konten pembelajaran terpisah diajarkan terkait dan terpadu satu sama lain Konten ilmu diintegrasikan penggerak pengetahuan dan konten dijadikan pembelajaran lainnya Tematik untuk kelas I-III Tematik integratif untuk kelas I-VI Tabel perbedaan esensial di atas menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dari penyusunan materi pembelajaran sampai pelaksanaan pengajaran. Kurikulum 2013 membuat setiap mata pelajaran turut mengembangkan berbagai macam kompetensi dalam diri siswa. Kompetensi yang dikembangkan mulai dari kompetensi sikap, keterampilan dan pengetahuan.

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 Kurikulum 2013 juga memiliki perbedaan yang esensial pada tiap kompetensi dasar di tiap mata pelajaran yang berkaitan dengan kompetensi inti. Setiap mata pelajaran memiliki kompetensi inti yang sama untuk setiap kelasnya. Kesamaan dari kompetensi inti ini dimaksudkan karena tujuan yang ingin dicapai untuk tiap mata pelajaran adalah sama yaitu untuk mendukung semua kompetensi baik dari sisi sikap, keterampilan maupun pengetahuan. Aspek lainnya yang menjadi perbedaan dari KTSP dan Kurikulum 2013 adalah bahasa Indonesia kini tidak sejajar dengan mata pelajaran lainnya. Posisi bahasa Indonesia kini sebagai penghela atau penarik mata pelajaran lainnya. Sikap dan keterampilan bahasa Indonesia kini lebih ditekankan melalui mata pelajaran lainnya. Pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran Kurikulum 2013 adalah pendekatan saintifik. Pendekatan pembelajaran pada KTSP dapat bervariasi. Namun, dalam pembelajaran dengan Kurikulum 2013, pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah saintifik. Pendekatan saintifik mengarahkan siswa untuk mampu memiliki kemampuan layaknya seorang saintis yang melakukan kegiatan mengamati, menanya, mencoba, menarik kesimpulan sampai mengkomunikasikan. Pembelajaran pada Kurikulum 2013 yang juga membedakannya dengan KTSP adalah pembelajaran diajarkan dengan terpadu antarmata pelajaran. Satu topik pembelajaran dapat diajarkan melalui mata pelajaran yang digabungkan menjadi satu sehingga tidak terlihat lagi terpisah-pisah antarmata pelajaran. selain itu, pembelajaran tematik integratif diterapkan untuk kelas I-VI mengacu

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 Kurikulum 2013. Sementara itu, pada saat pembelajaran menggunakan KTSP, pembelajaran tematik dilakukan di kelas I-III. KTSP dan Kurikulum 2013 memiliki perbedaan yang begitu mendasar. Kurikulum 2013 ingin mengembangkan pembelajaran yang menggunakan satu topik yang sudah terkait antarmata pelajaran, menggunakan pendekatan santifik yang menuntut siswa untuk berpikir secara urut dan juga mendidik para siswa baik dari segi kompetensi sikap, keterampilan maupun pengetahuan. 2.1.1.2 Pendekatan Tematik Integratif 2.1.1.2.1 Arti Pendekatan Tematik Integratif Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran yang dirancang dengan tema-tema tertentu (Trianto, 2010:78). Model pembelajaran jenis ini mengaitkan beberapa materi pelajaran tertentu yang kemudian dipelajari lewat satu tema. Satu tema dapat dipelajari oleh lebih dari satu mata pelajaran. Contoh penggabungan materi pembelajaran tematik, tema “Kegiatanku”, tema ini dapat dipelajari pada materi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) mengenai jenis-jenis kegiatan, dapat dipelajari di mata pelajaran Bahasa Indonesia membuat jadwal sehari-hari mengenai kegiatan, ataupun di mata pelajaran Matematika dalam membuat waktu untuk melakukan kegiatan. Tema tersebut dapat dipelajari dari berbagai mata pelajaran, tergantung keterkaitan yang dibuat dalam setiap mata pelajaran. Hal ini menjadi tugas guru untuk dapat mengaitkannya. Pembelajaran tematik sebagai suatu pendekatan belajar mengajar yang melibatkan beberapa mata pelajaran dalam satu tema untuk memberikan

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 pengalaman bermakna bagi siswa (Karli, 2006:73). Pembelajaran tematik menggunakan beberapa mata pelajaran yang berada dalam tema yang sama. Penggabungan beberapa mata pelajaran ini bertujuan membuat siswa belajar menjadi lebih kompleks sehingga pemahaman siswa tidak hanya pada satu materi saja. Kemendikbud juga mengungkapkan bahwa pembelajaran tematik terpadu berawal dari penggunaan tema yang dipilih oleh guru sesuai dengan kebutuhan siswa (Kemendikbud, 2013:196).Tema menjadi pusat hal yang menjadi pemersatu dari berbagai mata pelajaran yang dikaitkan. Para siswa yang mendapat pembelajaran tematik terpadu akan mengalami pembelajaran yang utuh karena adanya tema yang menjadi tumpuan utama yang menjadi pengait dari beberapa materi pembelajaran dari berbagai muatan pembelajaran. Kesimpulan yang dapat ditarik dari pengertian beberapa ahli mengenai pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang menggunakan beberapa mata pelajaran dalam pengajarannya. Penggabungan mata pelajaran haruslah dalam satu tema, karena untuk mempermudah pemahaman siswa dalam mempelajarinya. Penggabungan berbagai materi pelajaran dalam satu tema ini juga dilakukan dengan maksud agar siswa mampu belajar lebih banyak dan tidak terbatas pada satu mata pelajaran saja. 2.1.1.2.2 Tujuan Pendekatan Tematik Integratif Pendekatan tematik integratif merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkan di pendidikan dasar. Pendekatan tematik

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 integratif memiliki tujuan tertentu. Adapun tujuannya diantaranya adalah menekankan keterlibatan siswa dalam proses belajar aktif, memberi kesempatan kepada siswa untuk menghubungkan konsep-konsep yang telah dipelajari dan menekankan penerapan konsep belajar dengan melakukan sesuatu (Permanasari, 2009:28). Pembelajaran tematik bertujuan untuk menekankan keterlibatan siswa dalam proses belajar aktif. Pembelajaran tematik mengaitkan beberapa materi dalam beberapa mata pelajaran. Bentuk pembelajaran seperti ini dapat diterapkan oleh guru dengan menciptakan berbagai macam kegiatan belajar. Kegiatan belajar yang bermacam-macam akan mampu membuat siswa aktif di dalam pembelajaran. Pendekatan tematik integratif yang diterapkan dalam pembelajaran akan mampu memberi kesempatan kepada siswa untuk menghubungkan konsep-konsep yang telah dipelajari. Para siswa akan belajar berbagai macam hal dari pembelajaran tematik, maka hal ini akan membuat siswa mempelajari berbagai macam konsep pembelajaran. Berbagai macam konsep belajar yang dipahami oleh siswa ini kemudian dapat memberi kesempatan kepada siswa untuk saling menghubungkan berbagai macam konsep yang telah dipelajari tersebut. Satu kegiatan belajar dapat membuat siswa menerapkan berbagai macam konsep. Tujuan lainnya dari penggunaan pendekatan tematik integratif ini adalah penerapan konsep belajar dengan melakukan sesuatu. Pembelajaran tematik integratif menggabungkan beberapa materi antarmata pelajaran. Kegiatan belajar menjadi lebih beranekaragam. Kegiatan belajar yang diterapkan oleh guru dan

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 siswa tidak terbatas pada pemberian materi pembelajaran saja namun siswa juga dapat merasakan langsung pembelajaran dengan melakukan sesuatu. Siswa mempelajari suatu materi pembelajaran tidak sekedar dengan mempelajari teorinya saja, namun juga kepada praktiknya. Kemendikbud juga memaparkan beberapa tujuan pembelajaran dengan pendekatan tematik terpadu atau dapat dikatakan tematik integratif. Adapun tujuan-tujuan pembelajaran pendekatan tematik terpadu (2013:198) adalah a) mudah memusatkan perhatian pada satu topik, b) memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam, dan c) budi pekerti serta moral siswa dapat ditumbuh kembangkan dengan mengangkat sejumlah nilai budi pekerti sesuai dengan situasi dan kondisi. Tujuan-tujuan dari pembelajaran dengan pendekatan tematik terpadu yang telah dipaparkan berguna bagi pribadi siswa. Tujuan pendekatan tematik terpadu adalah mudah memusatkan perhatian pada satu topik. Topik dalam pembelajaran tematik terpadu menggunakan satu topik dengan berbagai macam materi yang dipelajari di dalamnya. Siswa dapat memusatkan pembelajarannya pada satu topik namun dari satu topik pembelajaran, siswa akan belajar banyak hal yang saling berkaitan. Tujuan pendekatan tematik selanjutnya adalah siswa mampu memiliki pemahaman materi lebih mendalam. Satu topik pembelajaran dapat mengkombinasikan berbagai macam materi. Kombinasi materi yang ada dalam pembelajaran dapat membuat siswa mempelajari banyak hal. Hal yang banyak dipelajari oleh siswa dalam pembelajaran dapat membuat siswa mempelajari lebih dalam dan lebih luas.

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 Budi pekerti dan moral siswa dapat ditumbuh kembangkan, adalah tujuan yang juga dapat dicapai dari pendekatan tematik terpadu. Pembelajaran dengan pendekatan tematik terpadu membuat siswa lebih banyak mempelajari materi pembelajaran dan melakukan kegiatan belajar. Beragamnya kegiatan belajar yang dilakukan oleh siswa mampu membuat siswa mengembangkan nilai budi pekerti di dalamnya. Guru memiliki peran penting untuk membuat kegiatan belajar menjadi lebih penuh makna bagi siswa, baik dari segi materi maupun penanaman nilai budi pekerti. Tujuan pendekatan tematik integratif yang ada menunjukkan bahwa pendekatan tematik integratif memiliki tujuan yang membangun pribadi siswa dalam belajar. Berbagai macam tujuan yang ada turut juga membuat guru bukan lagi menjadi pribadi utama yang merupakan sumber pembelajaran. Sumber belajar bagi siswa dalam pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif dapat berupa kegiatan belajar yang dilakukan siswa sendiri atau juga kelompok belajarnya. Tujuan pendekatan tematik integratif memiliki dampak yang positif bagi diri siswa, maka pendekatan tematik integratif dapat pula diterapkan dalam pembelajaran. 2.1.1.2.3 Ciri-ciri Pendekatan Tematik Integratif Pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif memiliki ciri-ciri (Kemendikbud, 2013:198) sebagai berikut.a) berpusat pada anak b) memberikan pengalaman langsung pada anak, c) pemisah antara mata pelajaran tidak begitu jelas, d) menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran dalam satu proses

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 pembelajaran, e) bersifat luwes, f) hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dengan minat dan kebutuhan anak. Ciri pertama pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif adalah berpusat pada anak (Kemendikbud 2013:197). Pembelajaran tematik menggabungkan beberapa matapelajaran dalam satu topik pembelajaran. Pembelajaran dengan model seperti ini membuat siswa yang belajar dapat memusatkan perhatiannya pada pembelajaran. Siswa akan lebih banyak melakukan kegiatan belajar sehingga siswa aktif dalam belajar. Ciri kedua dari pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif adalah memberikan pengalaman langsung kepada anak (Kemendikbud, 2013:197). Pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif membuat siswa banyak mengalami kegiatan belajar secara langsung. Kegiatan belajar seperti ini membuat siswa banyak mendapat pengalaman. Ciri ketiga dari pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif adalah pemisah antara mata pelajaran tidak begitu jelas (Kemendikbud, 2013:197). Pembelajaran dengan pendekatan tematik ntegratif memadukan berbagai macam mata pelajaran dengan satu topik. Satu topik pembelajaran menjadi bahan pembelajaran yang utama di mana melalui topik tersebut, siswa dapat mempelajari mata pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan tanpa terpisah-pisah. Ciri keempat dari pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif adalah menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran dalam satu proses pembelajaran (Kemendikbud, 2013:198). Pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 memadukan berbagai macam konsep pembelajaran dalam satu pembelajaran. Misalnya saja, dalam satu hari pembelajaran akan mempelajari mengenai bunyi. Materi pembelajaran mengenai bunyi tersebut berkaitan dengan percobaam IPA dan pembuatan laporan Bahasa Indonesia. Konsep pembelajaran IPA dan Bahasa Indonesia digabungkan dalam satu kali pembelajaran melalui percobaan IPA mengenai bunyi. Ciri kelima dari pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif adalah bersifat luwes (Kemendikbud, 2013:168). Luwes dalam pembelajaran tematik integratif memiliki arti bahwa keterpaduan antarmata pelajaran terlihat landai. Beberapa materi dalam beberapa mata pelajaran melebur menjadi satu topik pembelajaran. Pembelajaran yang dilakukan dengan tidak memisahkan pembelajaran untuk setiap mata pelajaran. Ciri terakhir dari pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif menurut Kemendikbud (2013:198) adalah hasil pembelajaran berkembang sesuai dengan minat dan kebutuhan anak. Pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif menilai setiap kegiatan belajar siswa, mulai dari proses sampai hasil akhir. Penilaian yang dilakukan dalam bentuk kegiatan belajar seperti ini membuat hasil pembelajaran yang didapatkan oleh siswa sesuai dengan kebutuhan dan minatnya karena penilaian dilakukan sesuai dengan yang dilakukan siswa. Ciri lainnya dari pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif adalah menekankan keterlibatan siswa secara aktif baik kognitif maupun skill dalam proses pembelajarannya dan learning by doing (Karli, 2009:73). Pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif merupakan pembelajaran

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 dengan menggabungkan beberapa materi antarmata pelajaran. Pembelajaran dengan bentuk kegiatan belajar yang beranekaragam dapat membuat siswa aktif baik dalam berpikir atau melakukan. Konsep learning by doing menjadi salah satu konsep pembelajaran yang dapat dilakukan pada pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif. Konsep learning by doing dapat membuat siswa merasa senang di dalam belajar. Konsep learning by doing mengajak setiap siswa aktif melakukan suatu kegiatan belajar. Ciri-ciri di atas telah menunjukkan bahwa pendekatan tematik integratif pada dasarnya mengajak siswa untuk aktif. Setiap siswa akan dapat belajar baik secara teori maupun prakteknya. Kegiatan belajar yang lebih banyak melibatkan siswa untuk melakukan dapat membuat pengalaman belajar suswa menjadi lebih banyak. 2.1.1.2.4 Karakteristik Pendekatan Tematik Integratif Pembelajaran tematik integratif mempunyai karakteristik dalam prosesnya. Adapun karakteristik tersebut adalah (Depdiknas, 2006 dalam Trianto, 2010:91): 1) pengalaman dan kegiatan belajar relevan dengan tingkat perkembangan kognitif siswa SD, 2) kegiatan dalam pelaksanaan pembelajaran bertolak dari minat dan kebutuhan siswa, 3) kegiatan belajar akan lebih bermakna dan berkesan bagi siswa sehingga hasil belajar akan lebih tahan lama, 4) membantu mengembangkan keterampilan berpikir siswa, 5) menyajikan kegiatan belajar yang bersifat pragmatis sesuai dengan permasalahan yang ditemui siswa dalam lingkungannya, dan 6) mengembangkan keterampilan sosial siswa.

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 Penyusunan materi dan juga kegiatan dalam pembelajaran tematik sesuai dengan tingkat perkembangan siswa SD. Tahap perkembangan kognitif siswa SD masih berada dalam tahap operasional konkret. Tahap ini menjelaskan bahwa siswa mempelajari hal-hal yang konkret atau nyata dan pemahamannya masih sangat dekat dengan lingkungan. Kegiatan dalam pembelajaran tematik berawal dari minat dan kebutuhan siswa. Proses penyusunan kegiatan mengharuskan guru untuk dapat menyusun kegiatan di mana siswa akan mampu belajar dengan nyata sesuai dengan minat dan kebutuhannya. Maka, penting untuk proses pembelajaran ini disesuaikan dengan minat dan kebutuhan agar siswa merasa senang dalam belajar. Kegiatan belajar akan mengesankan bagi siswa karena materi dalam pembelajaran tematik dekat dengan kehidupan siswa sehingga siswa akan lebih mudah memahami materi pelajaran tersebut dan mampu menerapkannya. Hal ini membuat siswa menjadi merasa berkesan karena pengalaman belajar yang telah dilaluinya. Siswa yang merasa terkesan akan pembelajaran dapat membuat pemahaman materi yang dipelajari siswa akan bertahan lebih lama. Pengembangan keterampilan berpikir dapat dimiliki oleh siswa selama mengikuti pembelajaran tematik. Pembelajaran tematik menggunakan berbagai macam materi pembelajaran, maka pemikiran siswa pun diajak untuk mampu berpikir dalam taraf yang luas. Siswa dapat saling bertukar informasi dengan siswa ataupun guru. Menyajikan kegiatan pembelajaran pragmatis sesuai dengan permasalahan yang ditemui siswa di lingkungan. Kegiatan pembelajaran dalam pembelajaran

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 tematik yang dirancang oleh guru disesuaikan dengan permasalahan yang sering ditemui siswa, hal ini dilakukan agar siswa menjadi lebih mudah dalam mempelajari materi. Adanya permasalahan ini membuat siswa juga menjadi lebih konkret dalam mempelajari materi tersebut, karena siswa sering menjumpainya dalam kehidupan sehari-hari. Pengembangan keterampilan sosial juga menjadi salah satu karakteristik dalam pembelajaran tematik. Materi pembelajaran tematik yang menggabungkan beberapa materi pembelajaran dalam satu tema, dapat membuat siswa menjadi lebih terampil dalam mengembangkan keterampilan sosial yang ada. Dalam pembelajaran tematik, siswa dapat mempelajari teori tertentu dan kemudian mempraktekkannya. Saat siswa mempraktekkannya ini membuat siswa mampu menggunakan berbagai macam keterampilannya. Karli (2009:74) mengungkapkan bahwa pembelajaran tematik di SD dilakukan karena siswa SD berpikir secara holistik, senang bermain, dan berpikir operasional konkret. Pendapat Karli tersebut dapat dikembangkan menjadi karakteristik dalam pembelajaran tematik, yaitu a) mengembangkan keterampilan berpikir holistik siswa, b) memuaskan rasa ingin tahu siswa, c) terdapat kegiatan permainan dan e) kegiatan pembelajaran mendukung pemikiran siswa dalam taraf operasional konkret. Pembelajaran tematik dapat mengembangkan keterampilan berpikir holistik siswa. Siswa SD berpikir secara keseluruhan, maka pembelajaran tematik ini disusun dengan menggabungkan beberapa materi pembelajaran dalam satu

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 tema. Adanya penggabungan materi ini mendukung siswa berpikir secara keseluruhan sehingga siswa mudah memahami materi pembelajaran. Pembelajaran tematik menggunakan kegiatan permainan dalam pembelajarannya. Siswa SD pada umumnya masih senang bermain, maka pembelajara tematik ini juga digabungkan dengan permainan. Adanya permainan dapat membuat siswa tertarik untuk belajar dan tanpa disadari melalui permainan, siswa telah belajar banyak hal. Pembelajaran tematik menggunakan materi pembelajaran yang sesuai dengan taraf perkembangan kognitif siswa tahap operasional konkret. Materi dalam pembelajaran tematik disusun sesuai dengan perkembangan kognitif siswa dalam tahap operasional konkret. Materi yang sesuai dengan perkembangan kognitif siswa akan mampu membuat siswa menjadi paham akan materi yang diajarkan. Pendapat dari kedua ahli di atas menunjukkan karakteristik pembelajaran tematik adalah pembelajaran tematik dilaksanakan sesuai dengan tingkat perkembangan siswa yang berada dalam tahap operasional konkret. Maka, materi pembelajaran tematik akan disusun dari permasalahan-permasalahan yang umumnya ditemui siswa di lingkungan. Pembelajaran tematik juga mengembangkan keterampilan berpikir siswa, karena materi pembelajaran dikaitkan dengan beberapa mata pelajaran, sehingga siswa berpikir dan belajar tidak terbatas pada materi tertentu saja. Siswa akan mampu berpikir secara luas akan apa yang dipelajarinya.

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 2.1.1.2.5 Model Pembelajaran Tematik Integratif Model pembelajaran tematik integratif dapat dilakukan dengan beberapa tahapan. Tahapan-tahapan dalam pembelajaran tematik integratif yaitu pertama, guru harus mengacu pada tema, kedua guru melakukan analisis SKL, KI, KD dan indikator dengan memperhatikan materi dari standar isi, ketiga membuat hubungan antara KD, indikator dan tema, keempat membuat jaringan KD dan indikator, kelima menyusun silabus tematik dan keenam membuat RPP dengan pendekatan saintifik (Kemendikbud, 2013:200). Setiap tahapan dalam model pembelajaran tersebut memiliki perbedaan yang mendasar. Pertama, pembelajaran tematik integratif mengacu pada tema. Kurikulum 2013 telah menetapkan beberapa tema yang akan digunakan dalam pembelajaran di SD, khusus untuk kelas I dan IV. Tema-tema yang akan dipelajari untuk kelas I ada sekitar 8 tema, dan untuk kelas IV ada sekitar 9 tema. Berikut ini adalah penjabarannya. Tabel 2. Tema-tema Pembelajaran Tematik Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar (Kemendikbud, 2013:203) KELAS I KELAS IV 1. Diriku 1. Indahnya Kebersamaan 2. Kegemaranku 2. Selalu Berhemat Energi 3. Kegiatanku 3. Peduli Makhluk Hidup 4. Keluargaku 4. Berbagai Pekerjaan. 5. Pengalamanku 5. Menghargai Jasa Pahlawan 6. Lingkungan Bersih dan Sehat 6. Indahnya Negeriku

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 7. Benda, Binatang dan Tanaman di Sekitar 8. Peristiwa alam 7. Cita-citaku 8. Daerah Tempat Tinggalku 9. Makanan Sehat dan Bergizi Kedua, guru melakukan analisis SKL, KI, KD dan indikator. Tema yang sudah ada, kemudian dilanjutkan dengan menganalisis SKL, KI, KD dan indikator yang ditetapkan dalam Kurikulum 2013 (Kemendikbud, 2013). SKL, KI, KD dan indikator dibuat dari mata pelajaran yang sudah ditetapkan untuk diajarkan. SD memiliki delapan mata pelajaran, yang akan diajarkan. Mata pelajaran yang akan diajarkan adalah PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Keterampilan dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan serta agama yang sifatnya tata krama, budi pekerti dan akhlak mulia. Indikator kemudian disusun berdasarkan kriteria dari pembuatan indikator. Ketiga, guru membuat hubungan antara KD, indikator dan tema. KD yang sudah ditetapkan dan indikator yang sudah disusun dibuat hubungannya dengan tema yang sudah ditentukan. Format pemetaan KD, indikator dan tema dapat dibuat agar lebih mudah dalam proses penyajian pembelajaran dengan memberikan tanda cek (√) pada hasilnya (Kemendikbud, 2013:203). Format pemetaan ini akan membantu guru dalam membuat kegiatan selanjutnya dengan membuat jaringan KD dan indikator. Keempat, guru menyusun silabus tematik terpadu. Silabus tematik terpadu disusun untuk pembelajaran dalam satu tema. Silabus tematik integratif memuat beberapa hal seperti jaringan KD, indikator, inti kegiatan pembelajaran, penilaian, alokaso waktu dan sumber pembelajaran serta media yang digunakan

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 (Kemendikbud, 2013:204). Silabus tematik integratif akan membantu untuk melihat bagaimana proses pembelajaran tersebut akan dilakukan dalam beberapa minggu dalam satu tema. Silabus pada Kurikulum 2013 dikembangkan secara mandiri oleh para guru atau berkelompok dalam sebuah sekolah/ madrasah atau beberapa sekolah, kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) atau Pusat Kegiatan Guru (PKG) dan Dinas Pendidikan (Amri, 2013:50). Silabus yang dimiliki oleh setiap satuan pendidikan tidaklah sama, semua guru dalam tingkat satuan pendidikan dapat mengembangkan silabus secara mandiri, sesuai dengan karakteristik peserta didik maupu budaya lokal sekolah. Pengembangan silabus yang ada tetaplah perlu mengembangkan kompetensi-kompetensi dalam diri siswa baik berupa pengetahuan, keterampilan maupun sikap. Kelima, guru menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tematik terpadu. RPP tematik terpadu menggambarkan proses pembelajaran yang utuh dengan berbagai konsep muatan pelajaran yang digabungkan dalam satu tema (Kemendikbud, 2013:204). RPP tematik terpadu menggabungkan beberapa muatan pelajaran, lengkap dengan indikator, langkah pembelajaran dan juga penilaian yang akan digunakan untuk satu hari. RPP tematik terpadu menggunakan pembelajaran yang menggunakan keterampilan saintifik dan penilaian yang otentik. RPP dalam Kurikulum 2013 dapat disusun untuk setiap kompetensi dasar yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih dan guru dapat merancang penggalan RPP untuk setiap pertemuan yang disesuaikan dengan penjadwalan di satuan pendidikan (Amri, 2013:50). Penyusunan RPP dapat dilaksanakan per satu kali pertemuan atau lebih sesuai

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 dengan kesepakatan dalam satuan pendidikan. Penggalan dalam RPP pun juga dapat disesuaikan dengan jadwal di satuan pendidikan. Maka, guru menjadi salah satu pelaksana Kurikulum 2013 yang terpenting di mana harus memadukan berbagai macam kompetensi dasar yang ada dalam Kurikulum 2013 dan berbagai mata pelajaran yang ada ke dalam bentuk silabus dan RPP. 2.1.1.3 Pendekatan Saintifik 2.1.1.3.1 Arti Pendekatan Saintifik Kurikulum 2013 menekankan proses pembelajaran yang menanamkan keterampilan saintifik dalam diri siswa. Keterampilan saintifik ini adalah siswa diajak untuk memiliki keterampilan layaknya seorang ilmuwan, seperti mengamati, menanya, menalar, mencoba, menyajikan, menyimpulkan dan mengkomunikasikan. Proses pembelajaran yang menekankan keterampilan saintifik ini akan membuat siswa menjadi aktif dalam pembelajaran dan sekaligus menjadi subjek utama dalam proses belajar. Proses pembelajaran dengan menerapkan pendekatan saintifik bermaksud memberikan pemahaman kepada siswa untuk mengenal dan memahami materi dengan pendekatan ilmiah (Kemendikbud, 2013:205). Siswa yang mempelajari materi pembelajaran dengan pendekatan ilmiah ini membuat siswa mendapatkan informasi tidak dari guru saja, tetapi juga berasal dari mana saja dan kapan saja. Proses pembelajaran yang semacam ini mengarahkan siswa untuk memperoleh informasi secara mandiri.

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 Pendekatan saintifik menerapkan keterampilan saintis dalam pembelajaran. Pendekatan saintifik dapat juga diartikan sebagai pendekatan keterampilan proses. Pendekatan keterampilan proses (Semiawan dkk, 1985:18) membuat siswa untuk belajar menemukan dan mengembanghkan sendiri fakta dan konsep serta menumbuhkan dan mengembangkan sikap dan nilai dari pembelajaran. Proses pembelajaran tersebut mencirikan seperti seorang saintis. Banyak keterampilan atau kemampuan yang ditanamkan dari diri siswa dengan pembelajaran yang menggunakan keterampilan proses. Keterampilan yang ditanamkan dari pembelajaran dengan keterampilan proses adalah keterampilan observasi, menghitung, mengukur, mengklasifikasi, mencari hubungan ruang/ waku, membuat hipotesis, merencanakan eksperimen, mengendalikan variabel, interpretasi data, menyimpulkan, mengaplikasi dan mengkomunikasi. Berbagai keterampilan yang ada dari pembelajaran akan membuat siswa belajar menjadi semakin aktif. 2.1.1.3.2 Langkah Pendekatan Saintifik Pendekatan ilmiah (scientific appoach) dalam pembelajaran semua mata pelajaran meliputi menggali informasi melalui pengamatan, bertanya, percobaan, kemudian mengolah data atau informasi, menyajikan data atau informasi, dilanjutkan dengan menganalisis, menalar, kemudian menyimpulkan, dan mencipta (Kemendikbud, 2013:214). Proses pembelajaran dengan pendekatan ilmiah ini dilakukan secara berurutan. Namun, pembelajaran ini juga menerapkan nilai-nilai atau sifat-sifat ilmiah.

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 Pertama, kegiatan mengamati dapat membuat siswa mengetahui makna dari proses pembelajaran dengan adanya media obyek secara nyata (Kemendikbud, 2013:216). Proses mengamati menggunakan media nyata untuk dapat diamati oleh indera siswa. Kegiatan mengamati akan membuat siswa dapat terlibat langsung di dalam pembelajaran. Kedua, kegiatan menanya menjadi langkah pendekatan saintifik selanjutnya. Kegiatan menanya dimaksudkan untuk memperoleh tanggapan verbal (Kemendikbud, 2013:217). Pembelajaran akan efektif bila terjadi interaksi baik antara guru ataupun siswa. Siswa yang menjawab pertanyaan menandakan bahwa siswa tersebut menanggapi pembelajaran yang dilakukan hari itu dengan menyampaikannya melalui bahasa lisan. Siswa memperhatikan apa yang diajarkan pada hari itu. Semakin sulit pertanyaan yang dilontarkan guru, dapat pula menunjukkan semakin tinggi tingkat kemampuan berpikir siswa yang mampu menjawab pertanyaan tersebut. Ketiga, kegiatan menalar dalam pembelajaran yang mengacu Kurikulum 2013 menandakan bahwa siswa diajarkan untuk lebih aktif daripada guru. Penalaran adalah proses berpikir yang logis dan sistematis atas fakta yang diamati untuk memperoleh pengetahuan (Kemendikbud, 2013:221). Kegiatan menalar membuat pemikiran siswa yang telah didapat selama pembelajaran dihubungkan dengan pengalaman-pengalaman yang dimiliki sebelumnya. Hasil dari penghubungan ini akan membuat siswa memperoleh pengetahuan. Keempat, kegiatan mencoba, yang dilakukan oleh siswa dapat berupa eksperimen sederhana. Siswa harus memiliki keterampilan proses untuk dapat

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 mengembangkan pengetahuan tentang alam sekitar dan mampu menggunakan metode juga sikap ilmiah untuk memecahkan masalah dalam kehidupan seharihari (Kemendikbud, 2013:236). Kegiatan eksperimen dalam pembelajaran yang menggunakan Kurikulum 2013 menunjukkan bahwa kegiatan ini menuntut siswa untuk banyak melakukan kegiatan. Kegiatan eksperimen inilah yang nantinya akan mengasah keterampilan proses siswa. Kelima, kegiatan mengolah, yang mengkondisikan siswa untuk belajar bekerjasama dengan siswa lain. Situasi belajar yang kolaboratif akan mampu membuat siswa berinteraksi dengan empati, saling menghormati dan menerima kekurangan juga kelebihan siswa lain (Kemendikbud, 2013:237). Kegiatan mengolah mengajak para siswa untuk mengerjakan tugas bersama-sama dan saling membantu satu sama lain. Sikap kerjasama inilah yang kemudian dapat membantu siswa untuk belajar berempati, menghormati dan menerima kekurangan juga kelebihan siswa lainnya. Keenam, kegiatan menyimpulkan yang merupakan tindak lanjut dari kegaitan mengolah. Kegiatan menyimpulkan dapat dilakukan bersama-sama dalam satu kelompok atau dikerjakan sendiri setelah mengolah informasi (Kemendikbud, 2013:238). Kegiatan ini menjadi penting dilakukan agar siswa juga belajar bagaimana informasi yang telah didapat ditindak lanjuti dengan kegiatan menyimpulkan. Kesimpulan yang telah didapat kemudian akan menjadi pemahaman yang mendalam bagi diri siswa karena siswa mampu menyimpulkan sendiri dari kegiatan belajar yang telah dilakukan.

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 Ketujuh, kegiatan menyajikan dapat disajikan dalam bentuk laporan tertulis dan dapat dijadikan sbagai bahan untuk portofolio (Kemendikbud, 2013: 238). Guru dapat meminta siswa untuk membuat laporan tertulis dari apa yang telah dipelajarinya selama beberapa hari. Guru dapat memberitahukan terlebih dahulu kepada siswa bagaimana proses pembuatannya. Segala hasil pekerjaan siswa dari kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan juga dapat dikumpulkan dan dijadikan sebagai bahan penilaian oleh guru. Kumpulan dari hasil kerja siswa dalam beberapa hari, menjadi bukti otentik yang dapat membantu guru untuk menilai hasil kerja siswa. Kedelapan, kegiatan mengkomunikasikan dilakukan pada kegiatan akhir untuk mengkomunikasikan hasil pekerjaan yang telah disusun baik individu ataupun kelompok (Kemendikbud, 2013:238). Kegiatan mengkomunikasikan dilakukan oleh siswa dengan menyampaikan hasil pekerjaannya atas pembelajaran yang telah dilakukan hari itu. Guru dapat bertugas untuk mengklarifikasi jika ada jawaban dari siswa yang kurang tepat. Kegiatan mengkomunikasikan dapat membuat guru ataupun siswa lain untuk belajar menghargai orang lain yang tengah menyampaikan hasil karyanya. Siswa lain juga dapat belajar dari hasil pekerjaan yang disampaikan oleh siswa lainnya. Pendekatan keterampilan sains dapat diartikan pula sebagai pendekatan keterampilan proses. Pendekatan keterampilan proses menerapkan berbagai macam keterampilan-keterampilan ilmiah di dalam kegiatannya. Penerapanpenerapan keterampilan ilmiah inilah yang kemudian dapat dikatakan sebagai pendekatan ilmiah atau pendekatan keterampilan proses.

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 Semiawan, dkk. (1985:18) mengungkapkan, keterampilan proses menjadi keterampilan ilmiah yang dapat mengembangkan hasil belajar dalam tingkat pengetahuan, keterampilan dan sikap. Keterampilan proses pun hampir sama halnya dengan keterampilan saintifik. Keterampilan proses meliputi kegiatan observasi, menghitung, pengukuran, klasifikasi, mencari hubungan/ waktu, membuat hipotesis, merencanakan penelitian, pengendalian variabel, interpretasi data, membuat kesimpulan, peramalan, menerapkan dan mengkomunikasikan. Kegiatan observasi akan melibatkan berbagai indera untuk melihat, mendengar, merasa atau mencium (Semiawan, dkk., 1985:19). Siswa akan menjadi aktif untuk mengamati setiap hal yang ditugaskan dalam pembelajaran, karena banyaknya indera yang digunakan. Kegiatan observasi akan melatih siswa untuk memilih hal yang penting dan yang tidak penting. Kegiatan menghitung identik dengan biasanya dilibatkan dalam pembelajaran matematika, namun dalam pembelajaran ilmu pengetahuan, ilmu sosial dan bahasa Indonesia, dapat pula dikembangkan (Semiawan, 1985:20). Kegiatan menghitung ini identik dengan kemampuan ilmuwan dalam melakukan berbagai eksperimen. Kegiatan menghitung akan semakin komplek dijenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kegiatan pengukuran dilakukan juga oleh seorang ilmuwan. Keterampilan mengukur penting dalam kerja ilmiah (Semiawan, 1985:21). Pengukuran dilakukan biasanya dengan membandingkan luas, kecepatan, suhu dan volume atau sebagainya.

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 Kegiatan klasifikasi adalah kemampuan yang juga dimiliki oleh seorang ilmuwan. Kegiatan ini penting dilakukan dalam kerja ilmiah. Pembuatan klasifikasi perlu memperhatikan dasar klasifikasi, seperti menurut suatu ciri khusus, tujuan atau kepentingan tertentu (Semiawan, 1985:22). Pembuatan klasifikasi dapat membuat siswa terlatih untuk menggolongkan beberapa data berdasarkan kriteria tertentu. Kegiatan mencari hubungan/ waktu juga menjadi keterampilan yang diperlukan dalam kinerja ilmiah. Siswa dapat dilatih mampu mengenal bentuk dan arah. Siswa juga dapat dilatih melihat hubungan waktu dengan belajar membuat urutan kejadian, membuat jam sederhana dan sebagainya yang berkaitan dengan waktu. Kegiatan membuat hipotesis juga merupakan keterampilan yang mendasar dari kerja ilmiah. Guru dapat melatih siswa untuk membuat hipotesis sederhana (Semiawan, 1985:25). Siswa dapat diajak untuk melakukan eksperimen dan membuat hipotesis sederhana atau dugaan sementara mengenai hasil dari eksperimen. Kegiatan merencanakan penelitian atau eksperimen adalah usaha untuk menguji suatu hal melalui kegiatan penyelidikan praktis. Guru dapat melatih siswa untuk melakukan eksperimen sederhana (Semiawan, 1985: 26). Eksperimen sederhana dapat dimulai dengan membuat perencanaan, agar dengan perencanaan semua dapat berjalan dengan lancar. Perencanaan yang telah selesai, kemudian dilanjutkan dengan melakukan eksperimen sederhana.

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 Kegiatan pengendalian variabel adalah kegiatan untuk mengontrol dan memperlakukan variabel eksperimen atau penelitian (Semiawan, 1985:29). Eksperimen yang telah dilakukan dapat dilakukan dengan dua macam cara untuk membandingkan hasil dari eksperimen. Kegiatan semacam ini dapat membuat siswa untuk mengetahuinya secara langsung. Kegiatan interpretasi data dilakukan dengan mengumpulkan data dari eksperimen yang telah dilakukan (Semiawan, 1985:29). Para guru dapat melatih siswa untuk menginterpretasi data dari eksperimen sederhana. Penginterpretasian data dapat dibuat dengan menggunakan tabel, grafik, histogram atau diagram. Kegiatan membuat kesimpulan sementara dilakukan setelah melakukan eksperimen dan mengumpulkan data (Semiawan, 1985:30). Kesimpulan yang diambil bukan kesimpulan akhir. Kesimpulan yang didapat sini adalah kesimpulan sementara yang dibuat dalam waktu tertentu. Kegiatan peramalan merupakan kegiatan memprediksikan suatu hal. Guru dapat melatih siswa untuk memprediksikan suatu hal dari eksperimen sederhana yang telah dilakukan oleh siswa (Semiawan, 1985:31). Kegiatan peramalan ini berasal dari data-data yang telah diperoleh siswa dari eksperimen yang dilakukan. Kegiatan menerapkan adalah juga kegiatan bagian dari kinerja ilmiah. Guru dapat melatih siswa menerapkan konsep yang telah dimiliki untuk memecahkan masalah tertentu (Semiawan, 1985:32). Guru dapat melatih siswa untuk menerapkan berbagai macam konsep yang dimiliki sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang akan digunakan oleh guru.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 Kegiatan mengkomunikasikan juga menjadi kegiatan akhir yang digunakan dalam kinerja ilmiah. Guru dapat melatih siswa untuk mengkomunikasikan suatu hasil eksperimen menggunakan gambar, tabel atau membuat karangan serta memuat berbagai pajangan hasil karya di ruang kelas (Semiawan, 1985:33). Keterampilan mengkomunikasikan dapat membuat siswa menjadi terlatih untuk menyampaikan hasil dari eksperimen yang dilakukan. Pendekatan saintifik atau pendekatan keterampilan proses dapat diartikan sebagai proses pembelajaran dengan mengutamakan keterampilan proses dalam diri siswa. Kegiatan keterampilan proses inilah yang kemudian akan membuat siswa mampu belajar menerapkan konsep atau fakta yang telah dipelajari. Siswa dapat belajar baik secara pengetahuan, keterampilan ataupun sikap. Pembelajaran yang mencakup ketiga indikator ini dapat dilakukan dengan pendekatan saintifik melalui kegiatan mengamati, menanya, menalar, mencoba, menyajikan, menyimpulkan dan mengkomunikasikan. 2.1.1.4 Penilaian Otentik 2.1.1.4.1 Pengertian Penilaian Otentik Penilaian dalam Kurikulum 2013 haruslah sesuai dengan tujuan Kurikulum 2013. Penilaian tidak didasarkan dalam bentuk tes yang mengukur keberhasilan pembelajaran tetapi juga penilaian yang dapat merefleksikan secara komprehensif kemampuan siswa baik pengetahuan, keterampilan dan sikap (Triana, 2013:3). Penilaian dalam Kurikulum 2013 menunjukkan bahwa untuk menilai keberhasilan siswa tidak sekedar dalam bentuk tes saja tetapi juga bentuk

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 nontes sehingga penilaian dapat dilakukan secara menyeluruh pada kompetensi yang dimiliki oleh siswa. Penilaian otentik merupakan penilaian yang penting untuk diterapkan dalam pembelajaran. Hal penting dari penilaian otentik ini adalah penilaian ini berisi pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil belajar peserta didik untuk ranah sikap, keterampilan dan pengetahuan (Kemendikbud, 2013: 246). Penilaian otentik berisi data-data nyata berupa hasil belajar siswa baik dari aspek sikap, keterampilan ataupun pengetahuan yang dimiliki oleh siswa. Penjelasan mengenai penilaian otentik tersebut dapat menunjukkan bahwa penilaian erat kaitannya dengan hasil, baik yang berupa data angka ataupun data deskripsi, karena penilaiannya tidak didasarkan pada salah satu aspek saja. Sementara itu, menurut Nurgiyantoro (2008:251) penilaian otentik adalah penilaian yang menilai proses dan hasil secara langsung, Seluruh tampilan siswa dalam kegiatan belajar dapat dinilai secara objektif, apa adanya dan tidak hanya didasarkan pada penilaian akhir saja. Penilaian otentik akan mampu memberikan hasil yang begitu nyata, karena didasarkan dari proses dan hasil belajar yang didapatkan oleh siswa selama pembelajaran. Jenis penilaian seperti ini dapat membuat siswa juga merasa lebih diperhatikan oleh guru dari setiap perilaku pembelajaran dan hasil belajar yang diperolehnya, karena adanya penilaian yang dilakukan setiap hari. Nurgiyantoro (2011:23) juga menambahkan bahwa penilaian otentik menekankan kemampuan peserta didik untuk mendemonstrasikan pengetahuan yang dimiliki secara bermakna dan nyata. Penilaian otentik menunjukkan

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 bagaimana kemampuan siswa yang menunjukkan tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang dialami. Pembelajaran yang dialami oleh siswa yang dinilai dengan penilaian otentik menghasilkan para siswa yang unggul baik dari pembelajaran yang bersifat teori sampai praktik. Pengertian Nurgiyantoro menunjukkan bahwa penilaian otentik adalah bentuk pemberian skor terhadap hasil pekerjaan siswa yang melibatkan seluruh kemampuan siswa, mulai dari pengetahuan, sikap ataupun keterampilan. Penilaian otentik dapat menjadi bukti nyata dari kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan oleh siswa. Perkembangan siswa dalam pembelajaran pun juga dapat dipantau dengan menggunakan penilaian otentik. Penilaian otentik memiliki hubungan yang kuat dengan pendekatan ilmiah dalam pembelajaran dengan tuntutan Kurikulum 2013. Penilaian otentik relevan dengan pembelajaran tematik terpadu dalam pembelajaran khususnya untuk SD atau untuk mata pelajaran yang sesuai (Kemendikbud, 2013: 246). Penilaian otentik dapat melihat bagaimana perkembangan yang dihasilkan oleh siswa dalam pembelajaran. Seluruh aspek kemampuan siswa baik dari pengetahuan, sikap ataupun keterampilan dapat dilihat dari penilaian otentik, maka dapat dikatakan sesuai dengan pembelajaran tematik terpadu yang menggabungkan dengan berbagai macam mata pelajaran dengan materi yang berbeda dalam satu tema. 2.1.1.4.2 Jenis-jenis Penilaian Otentik Penilaian otentik dapat mengukur kemampuan sikap, keterampilan dan pengetahuan dari diri siswa. Jenis-jenis penilaian otentik (Kemendikbud,

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 2013:239) diantaranya adalah a) penilaian kinerja, b) penilaian proyek, c) penilaian portofolio, d) penilaian tertulis. Bentuk penilaian lainnya yang dapat digunakan dalam pembelaran dengan Kurikulum 2013 adalah penilaian diri. Setiap bentuk penilaian dapat disesuaikan dengan kompetensi siswa yang akan dinilai. Penilaian kinerja akan menilai proses siswa dalam pembelajaran. Cara guru menilai hasil belajar siswa dapat menggunakan cara-cara seperti daftar cek, catatan anekdot, skala penilaian, memori atau ingatan dan penilaian diri (Kemendikbud, 2013: 249). Kriteria untuk penilaian kinerja dapat dilakukan dengan menanyakan terlebih dahulu kepada siswa. Guru dan siswa kemudian memutuskan aspek penilaian yang akan digunakan. Penilaian proyek merupakan kegiatan penilaian terhadap tugas yang harus diselesaikan oleh peserta didik menurut periode tertentu (Kemendikbud, 2013: 249). Penilaian proyek dimulai dari jangka waktu tertentu. Dalam jangka waktu tertentu tersebut, siswa melakukan tahap perencanaan, persiapan hingga pelaksanaan untuk melakukan tugas tertentu. Pada saat yang seperti itulah, guru kemudian memberikan penilaian kepada siswa. Penilaian portofolio merupakan penilaian atas hasil kerja siswa secara perorangan atau kelompok dalam satu periode tertentu (Kemendikbud, 2013: 250). Penilaian portofolio dapat membuat guru menjadi tahu bagaimana perkembangan prestasi belajar siswa di sekolah. Guru dan siswa memiliki bukti otentik berupa hasil kerja siswa. Guru juga menjadi lebih mudah untuk memantau hasil belajar siswa.

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 Penilaian tertulis dapat berbentuk pilihan ganda, pilihan benar-salah, yatidak, menjodohkan, dan sebab-akibat. Penilaian tertulis dapat juga seperti isian, jawab singkat, dan uraian (Kemendikbud, 2013: 253). Soal-soal dalam penilaian tertulis ini harus mampu mengukur setiap indikator dari pembelajaran. Maka, jenis dari penilaian tertulis dapat dikombinasikan dengan jenis penilaian lainnya seperti penilaian kinerja. Penilaian otentik mengutamakan penilaian pada proses yang dialami oleh siswa. Jenis penilaian ini tidak sekedar mengukur hasil akhir siswa namun juga proses. Penilaian portofolio adalah kumpulan karya siswa secara sengaja, terencana dan sistemik yang kemudian dianalisis secara cermat untuk menunjukkan perkembangan kemajuan siswa setiap waktu (Nurgiyantoro, 2011:37). Penilaian portofolio membuat kemampuan yang dimiliki oleh siswa dapat terlihat jelas baik dari hasil yang diperoleh maupun kinerja yang telah dilakukan. Jenis penilaian lain yang dapat mengembangkan karakter kejujuran dalam diri siswa adalah dengan mengembangkan penilaian diri. Penilaian diri adalah penilaian dengan cara meminta siswa untuk menilai kelebihan dan kekurangan dalam hal pencapaian kompetensi pembelajaran (Kemendikbud, 2013:9). Hasil dari penilaian diri dapat diketahui kompetensi yang sudah dicapai oleh siswa melalui pembelajaran yang telah dilakukan. Instrumen yang digunakan dalam penilaian diri adalah daftar cek ataupun dengan skala penilaian. Penilaian diri dapat membantu pengembangan karakter jujur dalam diri siswa.

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 Jenis penilaian otentik yang dapat digunakan dalam pembelajaran mengacu Kurikulum 2013 dapat disimpulkan antara lain meliputi penilaian kinerja, penilaian proyek, penilaian portofolio, penilaian tertulis dan penilaian diri. Masing-masing penilaian akan menilai bagaimana proses dan juga hasil yang didapat oleh siswa selama pembelajaran. Kurikulum 2013 menekankan pendidikan yang berbasis pada kemampuan keterampilan, sikap dan pengetahuan. Penilaian yang baik digunakan pun adalah penilaian yang bersifat nyata dan dapat menilai seluruh kemampuan siswa dari ketiga aspek tersebut. 2.1.1.5 Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal 2.1.1.5.1 Pengertian Pendidikan Karakter Pendidikan karakter adalah pendidikan yang menanamkan hal-hal yang baik dan menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik dalam diri siswa, sehingga siswa mampu bertindak berdasarkan nilai yang menjadi kepribadiannya (Nurgiyantoro, 2011:6). Pendidikan karakter mendidik anak untuk mampu berpikir dan bertindak sebagaimana nilai-nilai baik yang ditanamkan dalam dirinya. Sementara itu pendidikan karakter menurut Listyarti (2012:3) adalah upaya pembimbingan perilaku siswa agar mengetahui, mencintai dan melakukan kebaikan. Pendidikan karakter ini akan membuat bagaimana siswa tidak sekedar mengetahui kebaikan saja, namun pengetahuan tersebut tertanam dalam pikiran dan juga hati siswa. Apabila hal yang sudah baik tertanam dalam pikiran dan hati siswa, maka siswa pun akan mampu melakukannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal.

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 Pengertian pendidikan karakter juga diutarakan oleh Lickona (dalam Listyarti, 2012:8) bahwa pendidikan karakter adalah perihal sekolah karakter di mana sekolah adalah tempat terbaik untuk menanamkan karakter. Pengertian di atas menunjukkan bahwa ada hal yang menjadi dasar yaitu totalitas psikologis yang mencakup potensi individu (kognitif, afektif dan psikomotorik) dan fungsi totalitas sosiokultural dalam konteks interaksi dalam keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat. Totalitas psikologis dan sosiokultural pendidikan karakter dapat dikelompokkkan. Pengelompokkan totalitas psikologis dan sosiokultural pendidikan karakter dikelompokkkan sebagai berikut. a) Olah hati, olah pikir, olah rasa/ karsa dan olahraga, b) beriman dan bertakwa, jujur, amanah, adil, bertanggung jawab, berempati, berani mengambil resiko, pantang menyerah, rela berkorban, dan berjiwa patriotik, c) ramah, saling menghargai, toleran, peduli, suka menolong, gotong-royong, nasionalis, kosmopolit, mengutamakan kepentingan umum, bangga menggunakan bahasa dan produk Indonesia, dinamis, kerja keras dan beretos kerja, d) bersih dan sehat, disiplin, sportif, tangguh, andal, berdaya tahan, bersahabat, kooperatif, determinatif, kompetitif, ceria, gigih, cerdas, kritis, kreatif, inovatif, ingin tahu, berpikir terbuka, produktif, berorientasi IPTEKS (Ilmu Pengetahuan Teknologi, dan Seni) dan reflektif. Berbagai macam karakter ditanamkan dalam diri siswa lewat pendidikan. Semua karakter memiliki pengaruh yang baik dalam diri siswa. Pendapat-pendapat yang telah dikemukakan oleh para ahli dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter adalah proses penanaman segala bentuk

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 sifat-sifat kebaikan dalam diri siswa agar siswa mengetahui, mengerti dan dapat melaksanakan sifat baik tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter membuat siswa tahu akan pengaruh karakter baik dan juga tahu bagaimana melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Siswa yang tahu akan pengaruh penanaman karakter dan sudah tahu bagaimana menerapkan perilaku tersebut menunjukkan bahwa pendidikan karakter melalui pembelajaran telah berhasil dilakukan. Salah satu hal yang mendasari pendidikan karakter adalah pada diri siswa ditanamkan rasa bangga menggunakan bahasa dan produk Indonesia. Karakter tersebut menunjukkan bagaimana budaya lokal perlu dipelajari serta dipertahankan keberadaannya dalam pembelajaran. Pembelajaran Kurikulum 2013 menanamkan karakter tersebut dalam diri siswa. Penanaman karakter rasa bangga menggunakan bahasa dan produk Indonesia dapat dikembangkan melalui pembelajaran berbasis budaya lokal. 2.1.1.5.2 Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal Salah satu bentuk pendidikan karakter adalah pendidikan berbasis kebudayaan lokal. Budaya lokal erat kaitannya dengan kebudayaan suatu daerah yang bersumber dari hidup masyarakat itu sendiri (Wagiran, 2012:331). Budaya lokal melekat pada suatu daerah, namun bila dalam perjalanannya daerah tersebut mengalami perubahan, maka budaya lokal daerah tersebut pun sewaktu-waktu dapat berubah. Budaya lokal dapat dikembangkan dalam suatu pembelajaran karena adanya nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 Nilai-nilai berharga yang berkaitan dengan nilai spiritual, nilai adat, nilai moral dan lain sebagainya. Nilai-nilai tersebut baik diajarkan kepada setiap siswa dalam pembelajaran. Nilai-nilai tersebut menjadi potensi pengembangan pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Dunia pendidikan yang mengetahui hal ini hendaknya segera merancang dan menentukan model yang tepat untuk mengembangkan kearifan lokal (Wagiran, 2010:333). Pendidikan dapat menjadi salah satu cara untuk dapat mengembangkan nilai budaya pada diri siswa. Siswa dapat berlajar sekaligus ikut melestarikan nilai kebudayaan yang dimiliki. Suwito (dalam Wagiran, 2010) mengemukakan salah satu pilar pendidikan kearifan lokal, diantaranya pendidikan harus mengembangkan ranah moral, spiritual bukan hanya ranah kognitif dan psikomotorik. Pendapat Suwito menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis budaya lokal juga dapat mengembangkan kompetensi moral dan spiritual. Kearifan lokal dapat diartikan juga sebagai kebijakan lokal yang dimiliki, dihormati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat (Sofyan, 2010:7). Pembelajaran dengan menanamkan pada kebudayaan lokal menandakan bahwa dalam proses pembelajaran terdapat beberapa kegiatan atau nilai yang mengandung budaya-budaya lokal untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter menjadi salah satu upaya penting untuk mewujudkan kebudayaan tetap lestari. Pembelajaran yang menanamkan nilai kebudayaan lokal di dalamnya akan membuat siswa menjadi semakin lebih

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 mengenal kebudayaan daerah yang dimilikinya serta mampu melakukan upaya untuk mempertahankan kebudayaan tersebut. Pendapat kedua ahli di atas menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis budaya lokal akan mampu membuat siswa belajar dari aspek sikap spiritual dan sikap sosial atau individu, tidak hanya terkait dengan pengetahuan atau keterampilan. Siswa yang mendapat pembelajaran seperti itu juga akan memunculkan nilai kepeduliannya pada budaya daerah yang dimiliki. Siswa pun juga diharapkan mampu mengembangkan karakter yang berbasis budaya lokal. 2.1.2 Model Pengembangan Bahan Ajar 2.1.2.1 Bahan Ajar Peranan bahan ajar memiliki peran penting dalam pendidikan, khususnya pada pendidikan dasar. Bahan ajar dapat membantu para siswa khususnya siswa sekolah dasar karena siswa sekolah dasar tidak sekedar mereproduksi ingatan dalam bentuk penyampaian lisan tetapi dengan membaca bahan ajar (Setiyorini, 2013:29). Bahan ajar berisi informasi-informasi tertulis. Bahan ajar menjadi alat bantu bagi siswa dalam belajar, karena pemikiran siswa sekolah dasar adalah konkret. Maka, adanya bahan ajar mampu membantu siswa memahami suatu materi pembelajaran baik dari tulisan ataupun gambar. Bahan ajar adalah isi yang meliputi pengetahuan (fakta, konsep, prinsip dan prosedur), keterampilan, dan sikap atau dapat diartikan sebagai nilai (Prastowo, 2012: 43). Penjelasan ahli menunjukkan bahwa bahan ajar tersebut dapat berbentuk berbagai macam media, asalkan memuat tiga unsur tersebut yaitu

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 pengetahuan, keterampilan dan nilai. Bahan ajar tersebut diberikan kepada peserta didik agar dapat dipelajari dan dapat mengembangkan tiga aspek tersebut dalam diri masing-masing siswa. Iskandarwassid dan Suhendar (2009: 171) menjelaskan bahwa bahan ajar adalah seperangkat informasi yang harus diserap peserta didik melalui pembelajaran yang menyenangkan. Bahan ajar memuat berbagai macam informasi dan informasi tersebut akan membuat siswa menjadi banyak belajar. Informasi tersebut pun tidak hanya terkait dengan aspek pengetahuan saja. Informasi yang ada pun dapat juga melatih siswa untuk mengembangkan aspek keterampilan dan juga sikap baik sikap spiritual maupun sikap sosial. Penjelasan dari para ahli dapat penulis rangkum menjadi bahan ajar adalah materi pembelajaran yang berisi informasi untuk diajarkan kepada siswa dalam rangka mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap siswa. Kompetensi yang dikembangkan ini berawal dari adanya indikator-indikator yang ditetapkan oleh guru. Indikator ini dimunculkan dari adanya materi-materi yang akan diajarkan. Bahan ajar berbasis Kurikulum 2013 memiliki unsur-unsur sebagai berikut yaitu jaring-jaring tema, jaring-jaring subtema, jaring-jaring pembelajaran harian, kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, uraian materi, kegiatan belajar, refleksi, tindakan siswa, rangkuman materi, penilaian, tindak lanjut, glosarium dan daftar pustaka. Kurikulum 2013 memuat pembelajaran berbasis tematik integratif. Bahan ajar berbasis Kurikulum 2013 untuk kelas IV ini mengembangkan empat aspek utama yaitu aspek pengetahuan, aspek keterampilan, aspek karakter sosial/ sesama

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 dan karakter religius. Muatan pelajaran pada bahan ajar berbasis Kurikulum 2013 untuk kelas IV ini yaitu PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya dan PenjasOrkes Pembelajaran Kurikulum 2013 akan menekankan karakter-karakter pada diri siswa. Karakter yang dijadikan sebagai prioritas penanaman di SD antara lain ada 25 karakter. Karakter yang diprioritaskan adalah 1) kereligiusan, 2) kejujuran, 3) kecerdasan, 4) tanggung jawab, 5) kebersihan dan kesehatan, 6) kedisiplinan, 7) tolong-menolong, 8) berpikir logis, kritis, kreatif dan inovatif, 9) kesantunan, 10) ketangguhan, 11) kedemokratisan, 12) kemandirian, 13) keberanian mengambil resiko, 14) berorientasi pada tindakan, 15) berjiwa kepemimpinan, 16) kerja keras, 17) percaya diri, 18) keingintahuan, 19) cinta ilmu, 20) kesadaran akan hak dan kewajiban diri dan orang lain, 21) kepatuhan terhadap aturan-aturan sosial, 22) menghargai karya dan prestasi orang lain, 23) kepedulian terhadap lingkungan, 24) nasionalisme, 25) menghargai keberagaman. Diantara beberapa butir nilai, nilai-nilai pokok yang menjadi tujuan utama penanaman pada diri siswa. Nilainilai tersebut diantaranya 1) nilai karakter dalam hubungannya dengan Tuhan (kereligiusan), 2) nilai karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri, 3) nilai karakter dalam hubungannya dengan sesama, 4) nilai karakter dalam hubungannya dengan lingkungan, 5) nilai kebangsaan. 2.1.2.2 Model Pengembangan Bahan Ajar Model yang mengakomodasi pengembangan perangkat pembelajaran adalah model yang dikembangkan Kemp. Model pengembangan perangkat pembelajaran oleh Kemp dapat digambarkan seperti di bawah ini :

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 Evaluasi sumatif Pokok bahasan, tugas dan tujuan umum Karakteristik siswa Uji awal Revisi Revisi Isi mata ajar dan analisis tugas Evaluasi Sasaran pengajaran Pelayanan penunjang Sumber pengajaran Kegiatan belajar mengajar Evaluasi formatif Gambar 1. Model Desain Pembelajaran Kemp yang direvisi (Rusman, 2010:181) Unsur pengembangan perangkat pembelajaran menurut model Kemp (dalam Rusman, 2010:169-183), yaitu, unsur pertama, menentukan pokok bahasan dan tujuan umum, pokok bahasan menjadi dasar dalam pembelajaran dan menggambarkan ruang lingkup pembelajaran. Tujuan umum menjadi tujuan yang harus dicapai secara menyeluruh. Tujuan umum cenderung belum menggambarkan perilaku yang sesifik (Rusman, 2010:170). Unsur kedua adalah karakteristik siswa, Pemahaman akan karakteristik siswa mampu memahami akan kemampuan yang sudah dicapai siswa saat ini dalam pembelajaran (Rusman, 2010:170). Pemahaman akan karakteristik siswa

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 juga diperlukan agar guru menjadi tahu langkah yang harus dilakukan setelah mengetahui kemampuan yang telah dicapai siswa setelah mengalami pembelajaran. Unsur ketiga yaitu isi mata ajar dan analisis tugas. Unsur ini memuat penyusunan tujuan pembelajaran khusus. Tujuan pembelajaran khusus merupakan penjabaran dari tujuan umum yang sudah ditetapkan (Rusman, 2010:170). Tujuan pembelajaran khusus akan menjadi lebih sempit dan jelas akan apa yang dimaksud. Tujuan pembelajaran khusus dapat pula disebut sebagai tujuan pembelajaran dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang mengandung ABCD (Audience, Behavior, Condition, Degree) untuk setiap tujuannya. Setiap tujuan pembelajaran khusus yang disusun akan menggunakan audience yang adalah siswa, behavior adalah bentuk kemampuan belajar yang dipelajari siswa, condition adalah perilaku belajar yang dialami siswa untuk mencapai kemampuan tertentu dan degree adalah tingkatan minimal yang harus dicapai oleh siswa. Unsur keempat yaitu sasaran pengajaran. Sasaran pengajaran berkaitan dengan bahan pelajaran. Materi pembelajaran harus sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditentukan (Rusman, 2010:175). Materi pembelajaran yang disusun sesuai dengan tujuan pembelajaran dapat memenuhi kebutuhan siswa akan pembelajaran tersebut. Materi satu pembelajaran dapat dikaitkan dengan materi dari pembelajaran lain sejauh materi memiliki kesamaan bahasan, sehingga pemahaman siswa menjadi luas. Unsur kelima yaitu proses belajar mengajar. Unsur ini terkait dengan penjajakan terhadap siswa. Tujuan dari kegiatan penjajakan ini adalah menguji

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 perencanaan yang disusun pada langkah-langkah sebelumnya (Rusman, 2010:176). Penjajakan terhadap siswa ini dapat membuat guru kembali menyusun rencana pokok bahasan dan tujuan belajar bila dalam kenyataannya belum dapat mencapai tujuan belajar dan sesuai dengan minat belajar siswa. Kegiatan belajar dapat berbentuk pembelajaran bersama-sama di kelas, belajar mandiri ataupun interaksi antara guru dan siswa (Rusman, 2010:178). Kegiatan belajar disampaikan secara utuh mulai dari pendahuluan, inti dan penutup. Unsur keenam yaitu sumber pengajaran, di mana unsur ini berkaitan dengan media. Kegiatan belajar dapat berbentuk pembelajaran bersama-sama di kelas, belajar mandiri ataupun interaksi antara guru dan siswa (Rusman, 2010:178). Kegiatan belajar disampaikan secara utuh mulai dari pendahuluan, inti dan penutup. Kegiatan pembelajaran juga memerlukan media pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan perlu dipertimbangkan mulai dari bentuk, fungsi, jumlah sampai biaya yang dikeluarkan. Fungsi yang terpenting dari media pembelajaran itu adalah bagaimana media pembelajaran mampu membuat siswa terbantu dalam memahami materi yang diajarkan. Unsur ketujuh yaitu menentukan pelayananan penunjang yang meliputi tenaga ahli dan pembantu, pengadaan bahan, fasilitas, peralatan dan penjadwalan waktu (Rusman, 2010: 181). Pelayanan penunjang tersebut digunakan mulai dari awal penyusunan desain sampai berakhirnya proses belajar mengajar. Keberadaan pelayanan penunjang membantu guru dalam mewujudkan proses belajar mengajar yang utuh untuk siswa.

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 Unsur kedelapan adalah evaluasi. Evaluasi digunakan untuk menilai tujuan belajar dari aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan (Rusman, 2010:183). Evaluasi ini dapat membantu guru untuk melihat pencapaian yang diraih siswa setelah mengikuti pembelajaran. Unsur uji awal dilaksanakan setelah perancangan pembelajaran selesai dilakukan. Dalam uji awal akan terlihat bagaimana keefektifan dari rancangan pembelajaran. Unsur selanjutnya adalah evaluasi formatif yang digunakan untuk menilai perancangan pembelajaran yang telah dibuat. Penilaian formatif dilakukan selama pengembangan dan uji coba. Hasil dari penilaian formatif ini digunakan sebagai acuan untuk melengkapi kekurangan atau memperbaiki kesalahan dari rancangan pembelajaran yang telah dibuat. Unsur selanjutnya adalah evaluasi sumatif. Evaluasi sumatif merupakan kegiatan mengukur pencapaian tujuan utama pada akhir pembelajaran. Unsur yang juga ada dalam teori Kemp adalah adanya revisi. Menurut Kemp dalam Rusman (2010:81), pengembangan perangkat pembelajaran merupakan satu lingkaran yang kontinum. Semua unsur pada gambar lingkaran model desain pembelajaran Kemp menunjukkan hubungan satu sama lain. Lingkaran model Kemp menunjukkan ada kelebihan dari model pembelajaran tersebut yaitu adanya kegiatan revisi tiap komponen bila terdapat kekurangan atau kesalahan dalam tahap tersebut.

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 2.2 Penelitian yang Relevan Penelitian yang relevan yang digunakan oleh peneliti adalah dari bentuk pengembangan produk yang dibuat. Ketiga penelitian di bawah menunjukkan adanya produk berupa bahan ajar. Bahan ajar diperuntukkan oleh siswa sekolah dasar. Berikut ini adalah beberapa penelitian yang relevan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti. Pertama, penelitian yang relevan dengan penelitian penulis adalah penelitian oleh Yohanna Priska Apriyani (2013) dengan judul penelitian “Pengembangan Bahan Ajar yang Terintegrasi dengan Pendidikan Karakter Untuk Keterampilan Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD Kelas IV Semester Gasal “. Penelitian yang dilakukan oleh Yohana ini menghasilkan produk berupa bahan ajar. Bahan ajar mata pelajaran Bahasa Indonesia aspek keterampilan membaca untuk kelas IV. Produk bahan ajar yang telah dihasilkan telah divalidasi oleh pakar pembelajaran Bahasa Indonesia, pakar pendidikan karakter, 2 guru Bahasa Indonesia kelas IV, dan siswa SD kelas IV SDN Pakem 4. Produk bahan ajar kemudian direvisi berdasarkan penilaian dari para pakar, guru dan siswa. Skor yang dihasilkan dari rerata produk adalah 4,33 dan termasuk dalam kategori “sangat baik” dari aspek tujuan dan pendekatan, desain dan pengorganisasian, isi, keterampilan bahan ajar, topik dan metodologi. Penelitian pertama di atas relevan dengan penelitian yang dilakukan peneliti. Penelitian di atas menghasilkan produk berupa bahan ajar. Produk berupa bahan ajar tersebut melalui tahap dari validasi pakar dan validasi lapangan. Hasil

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 akhir penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar masuk ke dalam kategori “sangat baik” berdasarkan penilaian dengan skala lima menurut Sukardjo. Hal yang sedikit berbeda dari penelitian di atas adalah produk penelitian berupa bahan ajar diperuntukkan untuk siswa kelas IV mata pelajaran Bahasa Indonesia aspek keterampilan membaca. Bahan ajar digunakan untuk mengembangkan satu keterampilan dari diri siswa. Kedua, penelitian dilakukan oleh Abidin (2012) dengan judul “Model Penilaian Otentik dalam Pembelajaran Membaca Pemahaman Berorientasi Pendidikan Karakter”. Artikel yang ditulis oleh Abidin dalam Jurnal Pendidikan Karakter menunjukkan bagaimana penilaian otentik menjadi salah satu saluran penerapan pendidikan karakter dalam kegaiatan belajar membaca pemahaman. Penilaian otentik memandu beberapa aktivitas belajar di mana setiap aktivitas mengandung beberapa penanaman karakter. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan penilaian otentik dalam pembelajaran membaca mampu meningkatkan kemampuan membaca dan mengukur kemampuan membaca siswa yang sesungguhnya dan membangun karakter siswa (Abidin, 2012:176). Penilaian otentik dilakukan pada tahap pramembaca sampai pascabaca. Penilaian dilakukan untuk melihat perkembangan siswa selama pembelajaran dan karakter yang tertanam dalam diri siswa. Artikel penelitian di atas relevan dengan penelitian yang dilakukan peneliti, karena artikel tersebut membahas penilaian otentik dan karakter siswa. Abidin (2012:176) menunjukkan bahwa penilaian otentik selain mampu mengukur kemampuan siswa yang sesungguhnya, juga mampu mengembangkan karakter

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 dalam diri siswa. Penelitian yang dilakukan peneliti adalah menghasilkan bahan ajar di mana bahan ajar tersebut menggunakan penilaian otentik dan menanamkan pendidikan karakter dalam diri siswa. Ketiga, penelitian dilakukan oleh Mohammad Harijanto (2007) dengan judul penelitian “Pengembangan Bahan Ajar Untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Program Pendidikan Pembelajar Sekolah Dasar”. Penelitian ini menghasilkan bahan ajar untuk mahasiswa DII-PGSD UT. Bahan ajar dalam penelitian ini berisi materi-materi pembelajaran selama perkuliahan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Produk bahan ajar diujicobakan kepada ahli rancangan pembelajaran, ahli isi pembelajaran, ahli media pembelajaran, dan mahasiswa. Hasil evaluasi ahli rancangan pembelajaran, ahli isi pembelajaran dan ahli media pembelajaran menunjukkan kualitas bahan ajar sangat layak/ baik/ tepat/ jelas/ sesuai/ logis/ memadai/ menarik/ memotivasi dengan persentase 90%-100%. Bahan ajar yang sudah divalidasi dan menunjukkan hasil sangat layak, maka bahan ajar dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas belajar. Penelitian di atas relevan dengan penelitian yang dilakukan peneliti karena dalam penelitian menghasilkan produk berupa bahan ajar. Bahan ajar divalidasi dan diujicoba lapangan terbatas. Namun, bahan ajar yang dihasilkan diperuntukkan bagi mahasiswa DII PGSD UT. Materi dalam bahan ajar merupakan materi salah satu mata kuliah Pembelajaran Kelas Rangkap. Ketiga contoh penelitian relevan di atas menghasilkan produk berupa bahan ajar. Bahan ajar yang dihasilkan mengalami tahap validasi oleh pakar, sampai

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 tahap ujicoba lapangan terbatas. Bahan ajar yang telah divalidasi, kemudian direvisi dan diujicobakan. Hasil dari ujicoba menunjukkan penilaian terhadap bahan ajar. Bahan ajar yang menunjukkan kualitas baik akan layak untuk digunakan dan sebaliknya. Penelitian relevan di atas sebagian besar menghasilkan bahan ajar untuk satu mata pelajaran tertentu dan menggunakan kurikulum pembelajaran lama. Pembelajaran di SD saat ini menggunakan dengan Kurikulum 2013. Peneliti belum menemukan hasil produk berupa bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD. Kurikulum 2013 baru saja diterapkan di Indonesia dan terbatas untuk beberapa sekolah dan kelas. Pelaksanaan kurikulum di seluruh sekolah dan jenjang pendidikan yaitu Juli 2013 untuk kelas I dan kelas IV terbatas pada sejumlah SD/ MI (30%) dan dipilih 30% SD dari setiap kabupaten/ kota di setiap provinsi (Kemendikbud, 2013:93). Pelaksanaan Kurikulum 2013 menunjukkan bahwa ini adalah tahun pertama implementasi kurikulum tersebut, dan data di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa kelemahan dalam bahan ajar Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD. Hasil dari beberapa penelitian relevan di atas menunjukkan belum banyak tersedia produk bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk kelas IV yang menggunakan penilaian otentik dan menanamkan pendidikan karakter dalam diri siswa. Hasil inilah yang kemudian mendorong peneliti untuk meneliti pengembangan bahan ajar yang mengacu Kurikulum 2013. Bahan ajar yang akan dikembangkan adalah bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 subtema Bersatu dalam Keberagaman untuk siswa kelas IV SD.

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 2.3 Kerangka Berpikir Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang saat ini mulai perlahan diterapkan dalam institut pendidikan. Kurikulum 2013 memiliki proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik yaitu terdapat beberapa langkah mengamati, menanya, menalar, mencoba, mengolah, menyajikan, menyimpulkan dan mengkomunikasikan. Langkah-langkah yang mengacu pendekatan saintifik ini tidak selalu dilakukan secara berurutan, terutama dalam pembelajaran tematik. (Kemendikbud, 2013:233) Kurikulum 2013 menitikberatkan pada pengembangan kompetensi pengetahuan, sikap religius dan sikap sosial/ individu juga keterampilan. Segala kompetensi atau aspek-aspek tersebut perlu ditanamkan dalam diri siswa. Siswa pun juga diharapkan berkembang kompetensinya melalui kegiatan pembelajaran yang menerapkan Kurikulum 2013. Pemikiran siswa dalam pembelajaran perlahan diarahkan semakin kompleks dan memandang suatu hal tidak hanya dari satu perspektif saja. Pembelajaran tematik integratif yang mengacu Kurikulum 2013 ini dapat membuat siswa mempelajari suatu materi secara lebih luas. Pembelajaran mengacu Kurikulum 2013 dan memperhatikan kompetensikompetensi seperti pengetahuan, keterampilan, sikap spiritual, dan sikap sosial/ individu akan diintegrasikan ke dalam silabus, RPP dan bahan ajar. Bahan ajar diharapkan mampu membuat siswa yang mempelajarinya tidak hanya dari segi pengetahuan saja, namun juga aspek lainnya seperti keterampilan, sikap spiritual dan sikap sosial atau individu. Bahan ajar Kurikulum 2013 untuk kelas IV saat ini

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 masih ada terlihat cukup kurang, karena penerapan Kurikulum 2013 yang belum cukup lama. Peneliti bermaksud untuk mengembangkan bahan ajar yang mengacu Kurikulum 2013. Bahan ajar yang dikembangkan diperuntukkan bagi siswa IV dengan subtema Bersatu dalam Keberagaman. Bahan ajar yang disusun ini nantinya akan memudahkan guru dalam mempersiapkan pembelajaran yang menggunakan Kurikulum 2013. Bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 yang telah disusun, kemudian divalidasi oleh para ahli dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Bahan ajar juga diujicoba kepada siswa dan diberikan instrumen berupa kuesioner hasil persepsi siswa terhadap bahan ajar. Hasil kuesioner yang telah diisi oleh para ahli dan siswa menunjukkan penilaian akhir terhadap bahan ajar yang dibuat oleh peneliti. Peneliti kemudian merevisi bahan ajar berdasarkan penilaian kuesioner yang ada sehingga dapat dihasilkan bahan ajar yang baik yang mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD subtema Bersatu dalam Keberagaman. Kerangka berpikir peneliti, dapat digambarkan dengan bagan berikut. Kurikulum SD 2013 Tema 1 Subtema Bersatu dalam Keberagaman Pemetaan indikator Pengumpulan materi Penyusunan pembelajaran Gambar 2. Bagan Kerangka Berpikir Bahan Ajar

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 2.4 Pertanyaan Penelitian Pertanyaan penelitian yang dirumuskan oleh peneliti adalah sebagai berikut. 2.4.1 Bagaimana ciri-ciri produk bahan ajar subtema Bersatu dalam Keberagaman mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar yang dikembangkan? 2.4.2 Bagaimana prosedur penelitian pengembangan bahan ajar subtema Bersatu dalam Keberagaman mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar? 2.4.3 Bagaimana kualitas bahan ajar subtema Bersatu dalam Keberagaman mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar menurut pakar Kurikulum 2013? 2.4.4 Bagaimana kualitas bahan ajar subtema Bersatu dalam Keberagaman mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar menurut guru kelas IV SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta? 2.4.5 Bagaimana kualitas bahan ajar subtema Bersatu dalam Keberagaman mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar menurut hasil uji coba produk pada siswa kelas IV SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta?

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis Penelitian R & D (Research and Development). Penelitian ini dilakukan di kelas IV SKKK Yogyakarta. Penelitian ini menghasilkan produk dalam bentuk bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk kelas IV SD. Materi bahan ajar yang dibuat mengenai Tema 1 Indahnya Kebersamaan, dengan subtema 3 Bersatu dalam Keberagaman. Penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan Borg and Gall. Adapun prosedurnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Potensi dan masalah Pengumpulan data Revisi produk Desain produk Revisi produk Ujicoba pemakaian Validasi desain Revisi desain Ujicoba produk Produk massal Gambar 3.Prosedur Pengembangan Borg and Gall (Sugiyono, 2010:409) Langkah pengembangan Borg and Gall terdiri atas 10 langkah. Langkah dimulai dari potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk dan 71

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 produk massal.Dalam penelitian pengembangan, prosedur pengembangan tersebut dilakukan dengan urut. Produk massal yang dihasilkan dalam penelitian pun merupakan pengembangan dari produk yang sudah ada sebelumnya. 3.2 Prosedur Pengembangan Prosedur pengembangan meliputi langkah-langkah penelitian yang dilakukan. Prosedur pengembangan penelitian yang dilakukan peneliti ini menghasilkan produk akhir berupa bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk kelas IV SD. Langkah pengembangan produk dalam penelitian menggunakan model pengembangan pengembangan Borg Kemp and dalam Gall Trianto dalam (2011:179) Sugiyono dan (2010:409). langkah Prosedur pengembangan dalam penelitian ini terdiri atas 7 langkah. Peneliti menggunakan 7 prosedur pengembangan dikarenakan keterbatasan waktu dalam melakukan penelitian. Penelitian ini tidak mengambil seluruh langkah yang ada berdasarkan teori Kemp dan Borg and Gall. Prosedur pengembangan disesuaikan dengan penelitian yang diambil untuk mengembangkan bahan ajar. Prosedur pengembangan dimulai dari potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba desain, revisi desain dan yang terakhir menghasilkan produk uji coba terbatas. Pada bagian revisi desain berdasarkan teori Borg and Gall peneliti menambahkan langkah-langkah pengembangan perangkat pengembangan pembelajaran milik produk Kemp. dengan Adapun teori langkah pengembangan penelitian yang runtut dan lebih banyak memaparkan penjelsan

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 yang adalah hasil modifikasi dari teori Kemp dan Borg and Gall dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Langkah 1 Potensi dan Masalah Analisis Kebutuhan Wawancara Langkah 2 Hasil Wawancara Pengumpulan Data Kajian Dokumen Langkah 3 Desain Produk (Prototipe) Sumber Belajar Tema KI Evaluasi KD Pendekatan Saintifik Subtema Pemetaan Indikator Tujuan Pembelajaran Urutan Isi Strategi Langkah 4 Validasi Desain Langkah 5 Revisi Desain Langkah 6 Evaluasi Formatif 2 Ujicoba Desain Langkah 7 Revisi Desain Produk uji coba terbatas Evaluasi Formatif 1

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 Langkah pertama adalah potensi dan masalah. Langkah ini perlu dilakukan dengan menunjukkan data nyata. Peneliti perlu mencari tahu akan masalah yang terjadi pada penggunaan produk tersebut di kehidupan nyata. Peneliti melakukan analisis kebutuhan sebagai pijakan awal untuk menentukan potensi dan masalah. Analisis kebutuhan peneliti lakukan dengan mengadakan wawancara dengan guru kelas IV SD pelaksana Kurikulum 2013 dan juga kepala SKKK Yogyakarta pada tanggal 31 Agustus 2013. Analisis kebutuhan ini peneliti lakukan agar mengetahui kebutuhan guru mengenai bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk kelas IV SD. Langkah kedua yang dilakukan adalah pengumpulan data. Langkah ini dilakukan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber agar mendukung desain produk yang akan dihasilkan. Data yang dikumpulkan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah data hasil wawancara, kajian dokumen, buku-buku pelajaran terbitan Kemendikbud dan penerbit lain yang mengacu Kurikulum 2013 untuk kelas IV, internet, majalah atau lingkungan anak. Langkah ketiga yang dilakukan adalah desain produk. Desain produk ini menggabungkan teori dari Kemp. Informasi atau data yang diperoleh oleh peneliti digunakan untuk mendesain produk. Desain produk yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah menentukan tema, menggunakan Kompetensi Inti (KI) yang sudah ada dan menentukan Kompetensi Dasar (KD) yang ada dalam Kurikulum 2013 untuk kelas IV, jaring-jaring indikator subtema, tujuan pembelajaran, urutan kegiatan pembelajaran yang memiliki ciri khas pendekatan saintifik, evaluasi berupa soal harian, penilaian harian dengan mencakup penilaian

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap serta sumber belajar baik dari buku teks maupun sumber informasi lainnya. Langkah keempat adalah validasi desain. Validasi desain adalah kegiatan untuk menilai produk yang telah dibuat. Validasi desain pada penelitian ini dilakukan oleh seorang pakar Kurikulum 2013, 2 guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 dan 10 siswa kelas IV SKKK Yogyakarta. Validasi desain akan membuat peneliti menjadi tahu akan kelebihan dan kekurangan dari bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk kelas IV SD. Validasi desain adalah evaluasi formatif 1, yaitu penilaian terhadap hasil desain sementara, yang kemudian dapat direvisi kembali. Langkah kelima adalah revisi desain. Bahan ajar yang telah divalidasi oleh pakar Kurikulum 2013 dan guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 kemudian dilakukan revisi. Perbaikan isi dari bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk kelas IV SD ini dilakukan oleh peneliti berdasarkan penilaian dari pakar Kurikulum 2013, guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 dan siswa kelas IV berupa saran dan kritik yang ada dalam lembar kuesioner. Langkah keenam adalah ujicoba desain. Peneliti melakukan kegiatan uji coba pada 10 orang siswa kelas IV SKKK Yogyakarta. Peneliti juga melakukan validasi lapangan dengan memberikan lembar kuesioner kepada 10 orang siswa kelas IV. Validasi lapangan dilakukan peneliti untuk mengetahui penilaian siswa terhadap bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD. Tahap ujicoba desain ini termasuk ke dalam evaluasi formatif 2, yaitu evaluasi untuk menilai produk akhir yang telah dihasilkan.

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 Langkah ketujuh adalah revisi desain. Kegiatan revisi desain adalah perbaikan produk yang telah diujicoba sebelumnya. Kegiatan revisi dilakukan setelah melihat hasil yang diujicobakan berdasarkan masukan dari siswa yang ikut dalam uji coba produk. Hasil dari revisi desain adalah produk uji coba terbatas berupa bahan ajar Kurikulum 2013 untuk kelas IV tema 1 Indahnya Kebersamaan Subtema 3 Bersatu dalam Keberagaman. 3.3 Jadwal Penelitian Penelitian dilakukan akhir Agustus 2013 sampai akhir Mei 2014. Adapun jadwal penelitiannya dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Tabel 3. Jadwal Penelitian Tahun 2013 No. Kegiatan Bulan 8 1. Bimbingan dengan dosen pembimbing 2. Analisis kebutuhan 3. Pengumpulan data 4. 5. 6. 7. 8. 9. Tahun 2014 Penyusunan bahan ajar dan proposal skripsi Validasi bahan ajar oleh pakar Kurikulum 2013 Validasi bahan ajar oleh guru kelas IV Analisis data dan revisi Uji coba lapangan terbatas dan validasi siswa Analisis data dan revisi 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 10. Pembahasan 11. Ujian skripsi 12 Revisi skripsi dan bahan ajar 13 Pembuatan artikel 3.4 Uji Coba Produk 3.4.1 Desain Uji Coba Uji coba produk adalah bagian yang penting dalam pembuatan produk. Hasil uji coba ingin menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan adalah produk yang terbaik. Uji coba produk dilakukan untuk mengumpulkan data dan menentukan kualitas bahan ajar. Desain uji coba untuk bahan ajar dilakukan sebanyak dua tahap. Tahap pertama adalah uji validasi produk, tahap kedua adalah tahap uji lapangan. Uji validasi produk dilakukan oleh pakar Kurikulum 2013 dan guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013. Uji validasi lapangan terbatas diberikan kepada 10 siswa kelas IV SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta untuk melihat keefektifan dari bahan ajar Kurikulum 2013 untuk kelas IV yang telah dibuat oleh peneliti. 3.4.2 Subjek Uji Coba Lapangan Subjek uji coba lapangan dalam penelitian pengembangan adalah 10 orang siswa kelas IV semester genap SKKK Yogyakarta tahun ajaran 2013/ 2014. 3.4.3 Instrumen Penelitian Penelitian pengembangan peneliti ini menggunakan instrumen pengumpulan data berupa pedoman wawancara dan kuesioner. Pedoman

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 wawancara digunakan untuk mewawancarai kepala sekolah dan guru kelas IV SD Kristen Kalam Kudus yang telah dilakukan tanggal 31 Agustus 2013. Hasil wawancara dari guru kelas IV dan kepala sekolah ini digunakan untuk menganalisis kebutuhan guru dan siswa terhadap bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD. Kuesioner disusun berdasarkan indikator-indikator bahan ajar yang baik untuk memvalidasi bahan ajar yang dibuat oleh peneliti. Indikator-indikator dalam kuesioner disusun berdasarkan referensi dengan memberikan tanda cek sebagai evaluasi dan seleksi. Querence checklist for evaluation and selection (Cunningsworth, 1995:3-4) terdiri atas a) aims and approaches, b) desaign and organization, c) language content, d) topic, e) methodology. Indikator-indikator kuesioner pada bagian tujuan dan pendekatan mengenai kesesuaian isi bahan ajar dengan tujuan pembelajaran, isi bahan ajar dengan kurikulum yang digunakan, isi bahan ajar mempermudah materi pembelajaran, isi bahan ajar dengan kebutuhan siswa, sumber belajar yang baik bagi siswa dan kesempatan guru menggunakan berbagai variasi dalam mengajar (Cunningsworth, 1995:3). Penentuan indikator-indikator pada kuesioner ini dibuat dengan maksud agar bahan ajar yang disusun memiliki tujuan dan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan kurikulum yang digunakan saat ini. Indikator-indikator yang ada dimasukkan ke dalam kuesioner yang dilengkapi dengan penilaian skala lima oleh Sukardjo. Bagian kedua pada kuesioner berkaitan dengan desain dan organisasi. Desain dan organisasi berkaitan dengan komponen-komponen dalam bahan ajar,

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 organisasi isi, materi bahan ajar, penyusunan bahan ajar berkaitan dengan tata letak dan tata bahasa juga berkaitan dengan kesesuaian dengan karakteristik siswa (Cunningsworth, 1995:3). Bagian kuesioner yang kedua berkaitan dengan desain dan pengaturan dari bahan ajar, mulai dari bentuk sampai bahasa penulisan. Bagian ketiga pada kuesioner berkaitan dengan isi dari bahan ajar. Indikator-indikator kuesioner yang terkait dengan isi bahan ajar adalah kesesuaian level belajar dengan karakteristik siswa dan materi-materi pada bahan ajar (Cunningsworth, 1995:3). Pada bagian isi bahan ajar, penentuan indikator didasarkan pada penelitian yang dilakukan. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti berkaitan dengan pengembangan bahan ajar Kurikulum 2013, maka indikator disesuaikan dengan kriteria bahan ajar yang mengacu pada Kurikulum 2013. Adapun indikator-indikator kuesioner bagian isi disusun berdasarkan keterpaduan antarmata pelajaran, langkah-langkah pendekatan saintifik, teknik penilaian otentik, dan karakter yang akan ditanamkan dalam diri siswa. Bagian keempat kuesioner berkaitan dengan topik bahan ajar yang digunakan. Indikator-indikator kuesioner pada bagian topik berisi materi pembelajaran menarik untuk siswa, memperkaya pengalaman siswa, kesesuaian lingkungan sosial dan budaya siswa dan perkembangan kognitif siswa (Cunningsworth, 1995:4). Indikator-indikator untuk topik pada kusioner ini menunjukkan bagaimana isi bahan ajar itu sesuai dengan pembelajaran dan lingkungan belajar siswa. Bagian kelima kuesioner berkaitan dengan metodologi. Cunningsworth (1995:4) memaparkan bahwa metodologi berkaitan dengan cara penggunaan

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 bahan ajar yang berpusat pada diri siswa, menyenangkan untuk siswa, membuat siswa aktif dan memfasilitasi beragam gaya belajar siswa. Cunningsworth menunjukkan bahwa bahan ajar juga memperhatikan cara penyusunannya agar dihasilkan bahan ajar yang baik. Kuesioner yang kedua diberikan kepada 10 siswa kelas IV pada uji coba bahan ajar. Kuesioner terdiri atas 20 pernyataan. Penyebaran kuesioner kepada 10 siswa kelas IV untuk melihat bagaimana persepsi siswa terhadap bahan ajar yang telah dibuat. Indikator-indikator kuesioner didasarkan pada ciri khas dari Kurikulum 2013. Pembelajaran dengan Kurikulum 2013 berkaitan dengan langkah-langkah saintifik (Kemendikbud, 2013:86) di mana terdapat kegiatan bertanya, mencoba, menarik kesimpulan, mempraktikkan sikap atau karakter, memperhatikan lingkungan siswa dan mengaitkan beberapa mata pelajaran. Kuesioner pertama diberikan kepada seorang pakar Kurikulum 2013 dan dua guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 untuk memvalidasi bahan ajar peneliti. Kuesioner kedua diberikan kepada 10 siswa kelas IV untuk melihat bagaimana persepsi siswa terhadap bahan ajar peneliti. Setiap kuesioner dilengkapi dengan penilaian menggunakan skala lima Sukardjo. Data yang diperoleh peneliti dari hasi uji coba yang telah dilakukan berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Data kuantitatif diperoleh dari hasil validasi pakar Kurikulum 2013, guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 dan siswa kelas IV SD. Data kualitatif diperoleh dari kritik dan saran pakar Kurikulum 2013, guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 dan siswa kelas IV SD. Data kuantitatif

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 disajikan dalam bentuk skala nilai satu sampai dengan lima, berdasarkan penilaian skala lima menurut Sukardjo. 3.4.4 Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah wawancara, kajian dokumen dan pengisian kuesioner. Peneliti melakukan wawancara kepada guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 dan kepala sekolah. Wawancara dilakukan untuk menganalisis kebutuhan terhadap bahan ajar Kurikulum 2013 untuk kelas IV. Wawancara yang dilakukan oleh peneliti merupakan wawancara terstruktur. Peneliti membuat pedoman pertanyaan terkait dengan isi bahan ajar dan penggunaan bahan ajar Kurikulum 2013 dalam pelaksanaannya saat ini. Peneliti mendapatkan data tertulis dari hasil wawancara. Data yang telah peneliti peroleh, kemudian disusun untuk mendapatkan informasi mengenai kebutuhan guru akan pengembangan bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD. Data wawancara ini pun kemudian dapat mendorong peneliti untuk mengembangkan produk yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Pengumpulan data dengan kuesioner dilakukan dengan dua tahap. Tahap pertama adalah pengisian kuesioner untuk validasi pakar. Tahap kedua adalah pengisian kuesioner ketika validasi lapangan. Kuesioner untuk validasi pakar diisi oleh seorang pakar Kurikulum 2013 dan dua guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 yaitu dari SKKK Yogyakarta. Kuesioner yang diisi ini berkaitan dengan penilaian terhadap kualitas bahan ajar. Kuesioner validasi lapangan diisi oleh 10

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 82 siswa kelas IV SKKK Yogyakarta berkaitan dengan persepsi siswa terhadap bahan ajar Kurikulum 2013 3.4.5 Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah kuantitatif dan kualitatif. Data kualitatif dalam penelitian ini adalah hasil wawancara kepala sekolah dan guru pelaksana Kurikulum 2013 terkait dengan komentar dan saran. Data tersebut kemudian dianalisis untuk dijadikan sebagai pedoman merevisi bahan ajar Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD. Data kuantitatif diperoleh dari hasil kuesioner yang dibagikan saat validasi produk dan uji coba produk di lapangan. Data penelitian dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif. Skor penilaian yang dihasilkan dalam lembar kuesioner, kemudian dikategorikan menggunakan skala penilaian. Skala penilaian terhadap bahan ajar yang dikembangkan adalah, sangat baik (5), baik (4), cukup baik (3), kurang baik (2), sangat kurang baik (1). Skor yang didapat dikonversikan menjadi data kualitatif skala lima, mengunakan acuan Sukardjo (2008:101). Adapun untuk lebih jelasnya mengenai skala penilaian berupa skala lima Sukardjo dapat dilihat pada tabel berikut.

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 Tabel 4. Konversi Data Kuantitatif ke Data Kualitatif Skala Lima Menurut Sukardjo (2008:101) Interval Kategori X > 𝑋𝑖 + 1,80 SBi Sangat Baik 𝑋𝑖 - 0,60 SBi < X ≤ 𝑋𝑖 + 0,60 SBi Cukup Baik 𝑋𝑖 + 0,60 SBi < X ≤ 𝑋𝑖 + 1,80 SBi 𝑋𝑖 - 1,80 SBi < X ≤ 𝑋𝑖 - 0,60 SBi X ≤ 𝑋𝑖 - 1,80 SBi Baik Kurang Baik Sangat Kurang Baik Keterangan: 1 Rerata ideal (𝑋𝑖 ) : 2 (skor maksumal ideal + skor minimal ideal) Simpangan baku ideal : 6 (skor maksumal ideal - skor minimal ideal) X : Skor Aktual 1 Data-data kuantitatif yang berupa skor penilaian bahan ajar saat validasi lapangan dan uji coba produk dihitung menggunakan rumus konversi di atas. Penentuan rumus kualitatif pengembangan diterapkan dengan konversi sebagai berikut. Diketahui: Skor maksimal ideal :5 Skor minimal ideal :1 Rerata ideal (𝑋𝑖 ) : 2 (5+1) = 3 1 1 Simpangan baku ideal (SBi) : 6 (5-1) = 0,67

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 Ditanyakan: Interval skor kategori sangat baik, baik, cukup baik, kurang baik dan sangat kurang baik. Jawaban: Kategori sangat baik = X > 𝑋𝑖 + 1,80 SBi = X > 3 + (1,80 – 0,67) = X > 3 + (1,21) = X > 4,21 Kategori baik = 𝑋𝑖 + 0,60 SBi < X ≤ 𝑋𝑖 + 1,80 SBi = 3 + (0,60 . 0,67) < X ≤ 3 + (1,80 . 0,67) = 3 + 0,40 < X ≤ 3 + (1,21) = 3,40 < X ≤ 4,21 Kategori cukup baik = 𝑋𝑖 - 0,60 SBi < X ≤ 𝑋𝑖 + 0,60 SBi = 3 - (0,60 . 0,67) < X ≤ 3 + (0,60 . 0,67) = 3 - 0,40 < X ≤ 3 + (0,40) = 2,60 < X ≤ 3,40 Kategori kurang baik = 𝑋𝑖 - 1,80 SBi < X ≤ 𝑋𝑖 - 0,60 SBi = 3 - (1,80 . 0,67) < X ≤ 3 - (0,60 . 0,67) = 3 – (1,21) < X ≤ 3 – (0,40) = 1,79 < X ≤ 2,60

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 Kategori sangat kurang baik = X ≤ 𝑋𝑖 - 1,80 SBi = X ≤ 3 - (1,80 . 0,67) = X ≤ 3 - (1,21) = X ≤ 1,79

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Data Analisis Kebutuhan Analisis kebutuhan diperoleh dari kepala sekolah dan guru kelas IV SKKK Yogyakarta. Hasil analisis kebutuhan membantu peneliti melihat sejauh mana bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 diketahui oleh para guru yang telah melaksanakan pembelajaran Kurikulum 2013. Data dari analisis kebutuhan ini akan menjadi patokan untuk peneliti memperoleh gambaran pelaksanaan bahan ajar Kurikulum 2013 untuk kelas IV diterapkan di sekolah. Analisis kebutuhan dilakukan dengan kegiatan wawancara dengan kepala sekolah dan guru kelas IV Sekolah Dasar yang telah menggunakan bahan ajar dan melaksanakan pembelajaran Kurikulum 2013. Wawancara dilakukan dengan kepala sekolah dan guru kelas IV. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu, 31 Agustus 2013 pukul 08.30 di SKKK Yogyakarta. Peneliti menggunakan wawancara teknik terstruktur, karena sebelumnya peneliti telah merencanakan dan mengkoordinasikan waktu wawancara dengan pihak yang terkait dalam hal ini adalah kepala sekolah dan guru kelas IV SKKK Yogyakarta dan juga peneliti telah menyediakan pedoman wawancara. Pedoman pertanyaan wawancara untuk kepala sekolah dan guru kelas IV sudah disusun peneliti dan dapat dilihat pada lampiran 1. Data hasil wawancara menjadi pedoman bagi peneliti untuk menyusun produk berupa bahan ajar mengacu 86

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 Kurikulum 2013 subtema Bersatu dalam Keberagaman untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Pedoman pertanyaan wawancara terdiri atas sebelas pertanyaan terkait dengan penggunaan Kurikulum 2013 dan pelaksanaannya di sekolah. Hasil dari kegiatan wawancara dengan guru kelas IV dan kepala sekolah adalah bahwa baik guru maupun kepala sekolah melihat materi dalam Kurikulum 2013 lebih sederhana dan lebih mengutamakan siswa sebagai pembelajar yang aktif sehingga siswa mandiri dan guru lebih berperan sebagai fasilitator. Pendekatan sains dalam Kurikulum 2013 yang diketahui oleh kedua narasumber adalah adalah proses belajar mengarahkan para pembelajar memiliki keterampilan layaknya seorang saintis di mana terdapat kegiatan seperti mengamati, melakukan eksperimen, diskusi sampai kegiatan mengambil kesimpulan. Pendekatan sains dalam Kurikulum 2013 membuat siswa aktif dalam proses pembelajaran. Guru kelas IV dan kepala sekolah juga mengutarakan bahwa pendidikan karakter dalam Kurikulum 2013 pada dasarnya sangat baik untuk membentuk pribadi siswa. Banyaknya pembelajaran yang melibatkan siswa untuk melakukan suatu kegiatan dapat melatih siswa untuk disiplin, menghargai, teliti atau sikap positif lainnya. Namun menurut guru kelas IV, banyaknya karakter yang ingin diwujudkan dalam pembelajaran Kurikulum 2013 tidak sebanding dengan waktu yang digunakan untuk melaksanakan pembelajaran. Hal ini mengakibatkan tidak semua karakter dapat ditanamkan secara mendalam dalam diri siswa. Informasi lain yang didapat adalah baik guru kelas IV maupun kepala sekolah menjelaskan penilaian otentik begitu terlihat dari proses pembelajaran Kurikulum 2013. Guru

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 dituntut untuk menilai siswa tidak sekedar dari hasil saja, tetapi juga dari proses yang dilakukan oleh siswa. Kesulitan-kesulitan dalam pembelajaran Kurikulum 2013 juga kerap kali dialami oleh para guru saat menerapkannya. Guru kelas IV menyadari begitu banyak jawaban siswa atas pertanyaan yang ada pada bahan ajar. Beliau cenderung tidak tahu bagaimana mengarahkan jawaban siswa atas pertanyaan berupa pendapat yang cenderung begitu luas, sehingga beliau juga tidak dapat menyalahkan secara langsung jawaban yang diutarakan oleh siswa. Kesulitan lainnya yang ditemukan adalah materi yang ada di bahan ajar kurang urut dan membuat siswa kurang begitu memahami secara runtut. Materi dalam satu tema juga cenderung terlalu banyak dan belum mendalam, sehingga membuat beliau perlu membuat panduan sendiri. Kunci jawaban untuk setiap pertanyaan bahan ajar juga belum tersedia, sehingga beliau tidak mempunyai panduan untuk menilai jawaban siswa. Hal yang juga membuat beliau sulit dalam menerapkan pembelajaran Kurikulum 2013 adalah saat beliau harus melakukan dua kegiatan secara langsung untuk mengajar dan menilai untuk satu kegiatan. Kegiatan ini membuat beliau sulit konsentrasi. Beliau juga mengutarakan sulit untuk mengelola kelas yang ada, karena banyaknya kegiatan yang dipelajari dan dilakukan dalam satu hari. Kepala sekolah pun juga menambahkan bahwa waktu pelatihan untuk Kurikulum 2013 ini terlalu singkat. Penilaian yang ada pun juga sulit, karena cukup rumit. Isi dari bahan ajar yang ada cenderung bertele-tele karena bentuk kegiatan yang harus dilakukan dan diselesaikan oleh siswa.

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 Guru kelas IV dan kepala sekolah menganggap bahwa Kurikulum 2013 perlu disempurnakan pada bagian kegaiatan pembelajaran yang perlu dibuat menjadi lebih sederhana, disesuaikan dengan alokasi waktu yang disediakan di sekolah. Selain itu, materi yang ada pada bahan ajar juga baiknya membuat siswa paham akan materi yang diajarkan meskipun sedikit, dibandingkan dengan banyaknya materi yang dipelajari namun kurang membuat siswa paham akan materi yang diajarkan. Guru kelas IV dan kepala sekolah menganggap bahwa masih diperlukan adanya suplemen dalam bahan ajar Kurikulum 2013, terutama dalam hal pembuatan soal dan penjelasan materi yang lebih mendalam. Suplemen bahan ajar Kurikulum 2013 akan membantu para guru agar tidak terpaku pada buku pembelajaran Kurikulum 2013 yang disediakan oleh pemerintah. SKKK Yogyakarta telah mampu secara mandiri mengembangkan bahan ajar sesuai dengan Kurikulum 2013. Pihak SKKK Yogyakarta menggunakan materi yang diberikan oleh pemerintah dan mengembangkannya dengan memperjelas materi. Hal lain yang dikembangkan dari bahan ajar Kurikulum 2013 adalah pihak sekolah membuat bentuk soal yang beragam dan disesuaikan dengan jawaban yang dapat ditemukan oleh siswa. Bahan ajar Kurikulum 2013 menurut guru kelas IV dan kepala sekolah sudah cukup sesuai dengan budaya lokal yang ada, namun belum begitu mendalam. Pemahaman dari narasumber terhadap berbagai karakter yang akan dikembangkan oleh Kemendikbud cukup baik. Berbagai karakter yang ada memiliki makna positif bagi pribadi siswa sehingga perlu dikembangkan dan

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 ditanamkan dalam pembelajaran. Karakter yang merupakan karakter dasar bagi diri siswa akan lebih diutamakan untuk diajarkan pada siswa. Saran yang disampaikan oleh guru kelas IV dan kepala sekolah terkait dengan bahan ajar Kurikulum 2013 yang tersedia adalah pertanyaan diperjelas sehingga jawaban nantinya dapat ditentukan bagaimana kriteria yang benar dan salah. Selain itu, bentuk kegiatan dalam pembelajaran hendaknya disesuaikan dengan alokasi waktu yang ada dan cakupan materi agar dibuat lebih dalam serta penggunaan kunci jawaban agar diberikan dengan benar dan jelas dalam bahan ajar yang ada. Berdasarkan hasil wawancara untuk analisis kebutuhan terhadap kepala sekolah dan guru kelas IV SD pelaksana Kurikulum 2013 dapat disimpulkan bahwa guru kelas IV dan kepala SKKK Yogyakarta masih memiliki pemahaman yang cenderung kurang untuk pelaksanaan Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 masih membingungkan para pelaksana Kurikulum 2013 di SD. Hal ini terbukti dari adanya bahan ajar yang digunakan para guru pelaksana Kurikulum 2013 masih memiliki kekurangan, mulai dari bentuk soal yang begitu luas untuk menuntut jawaban dari siswa, kunci jawaban yang belum tersedia serta materi yang belum begitu mendalam untuk dipelajari. Alasan inilah yang menjadi dasar bagi peneliti untuk mengembangkan produk berupa bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk kelas IV Sekolah Dasar.

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 4.1.2 Deskripsi Produk Awal Produk yang dihasilkan peneliti dalam penelitian ini adalah berupa bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk kelas IV Sekolah Dasar dengan spesifikasi subtema Bersatu dalam Keberagaman. Penelitian pengembangan ini diawali dengan menentukan satu tema dari sembilan tema yang telah ada di Kurikulum 2013. Tema yang dipilih adalah tema 1 Indahnya Kebersamaan. Pemilihan tema yang sudah dilakukan, kemudian dilanjutkan dengan penentuan subtema yang sesuai dengan tema yang dipilih. Peneliti menentukan subtema Bersatu dalam Keberagaman. Penentuan tema dan subtema yang dilakukan kemudian dilanjutkan dengan membuat jaring-jaring tema untuk satu subtema untuk satu minggu dengan muatan pelajaran yaitu Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn), Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PenjasOrkes). Jaring-jaring subtema Bersatu dalam Keberagaman terdiri atas kompetensi dasar yang telah dipilih sesuai dengan isi dari subtema yang ada. Jaring-jaring subtema satu minggu itu kemudian dibagi lagi menjadi jaring-jaring indikator per hari. Adapun jaring-jaring harian terdiri atas kompetensi dasar dan indikator dengan muatan pelajaran yang sesuai dengan pembelajaran yang akan dilakukan. Indikator yang terdapat dalam jaring-jaring tersebut mengandung indikator pengetahuan, indikator keterampilan, indikator sikap sosial atau individu dan indikator spiritual.

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 92 Proses perumusan indikator dilanjutkan dengan pembuatan silabus tematik integratif untuk kelas IV per subtema. Silabus tematik mengandung kompetensi dasar per mata pelajaran, indikator per mata pelajaran, kegiatan pembelajaran yang mengandung muatan pelajaran yang dapat digabungkan dan penilaian serta alokasi waktu yang digunakan dalam satu minggu juga daftar referensi yang dipakai. Kolom kegiatan pembelajaran diisi mengenai kegiatan belajar yang dilaksanakan selama enam hari kegiatan pembelajaran dalam satu minggu. Penyusunan produk awal selanjutnya adalah dengan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Penyusunan RPP Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik pada kegiatan pembelajarannya. Kegiatan selanjutnya setelah RPP selesai adalah dengan menyusun kerangka bahan ajar berdasarkan silabus dan RPP. Kerangka bahan ajar yang ada kemudian dikembangkan menjadi bahan ajar dengan materi yang telah ditentukan sebelumnya pada RPP dan silabus. Bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 yang disusun oleh peneliti memperhatikan penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Penggunaan EYD pada bahan ajar dimulai dari penyusunan indikator, tujuan pembelajaran maupun dalam isi bahan ajar itu sendiri. 4.1.2.1 Silabus Silabus adalah perangkat perencaaan pelaksanaan pembelajaran dalam satu minggu. Silabus menjadi pedoman peneliti untuk menyusun secara lebih rinci dalam RPP. Komponen-komponen dalam silabus antara lain adalah (1)

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 kompetensi dasar per mata pelajaran, (2) indikator per mata pelajaran, (3) kegiatan pembelajaran dan penilaian, (4) alokasi waktu dan (5) sumber belajar. 4.1.2.2 RPP Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah seperangkat kegiatan belajar mengajar antara siswa dan guru dalam bentuk dokumen tertulis yang akan dilakukan untuk mencapai indikator yang telah ditetapkan seperti pada silabus. RPP yang dibuat adalah RPP yang mengacu Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik. Komponen RPP Kurikulum 2013 antara lain adalah (1) komponen identitas RPP berupa nama satuan pendidikan, kelas, semester, muatan pelajaran, tema, subtema, urutan pembelajaran dan alokasi waktu. Komponen selanjutnya adalah (2) komponen penjabaran kompetensi inti (KI), pemetaan kompetensi dasar (KD) dengan indikator, (3) komponen tujuan pembelajaran, (4) materi pembelajaran, (5) pendekatan dan metode pembelajaran, (6) media, alat dan sumber pembelajaran, (7) langkah-langkah kegiatan pembelajaran, (8) penilaian dan (9) lampiran. RPP mengacu Kurikulum 2013 untuk kelas IV SD, khususnya dalam langkah kegiatan pembelajaran, ada tiga penggalan. Penggalan pertama dilakukan di awal kegiatan pembelajaran, penggalan kedua dilakukan setelah istirahat pertama dan penggalan ketiga dilakukan setelah istiraraht kedua. Pelaksanaan kegiatan di RPP lebih banyak menuntut siswa untuk lebih aktif dan guru berperan sebagai fasilitator. Kegiatan pembelajaran dalam RPP merupakan pembelajaran yang cukup detail, hal ini ditunjukkan dengan adanya penjabaran pendekatan saintifik pada kegiatan pembelajaran. Adapun penjabaran

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 94 kegiatan dengan menggunakan saintifik adalah kegiatan mengamati, menanya, menalar, mencoba, menyimpulkan menyajikan dan mengkomunikasikan. 4.1.2.3 Kerangka Bahan Ajar Kerangka bahan ajar dikembangkan berdasarkan RPP dan silabus yang telah disusun sebelumnya. Kerangka bahan ajar berisi beberapa komponen isi yang ada dalam bahan ajar. Isi dari kerangka bahan ajar berupa rancangan tampilan bahan ajar, urutan isi atau format bahan ajar dan gambar juga warna yang akan dipakai. 4.1.2.4 Bahan Ajar Bahan ajar yang dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan program Microsoft Office Word 2007. Karakter jenis font yang digunakan adalah Times New Roman. Ukuran font yang digunakan dalam bahan ajar adalah 12. Jenis dan ukuran font ini dipilih agar siswa lebih mudah untuk membaca bahan ajar. Penyusun menggunakan berbagai macam gambar untuk membuat siswa dapat melihat materi yang diajarkan agar siswa lebih paham. Gambar yang digunakan oleh penyusun adalah gambar yang merupakan kondisi asli dan juga gambar animasi. Penyusun bermaksud menunjukkan gambar asli pada isi bahan ajar kepada siswa agar siswa dapat melihat secara langsung kondisi yang sebenarnya. Pada bahan ajar yang disusun juga terdapat beberapa gambar animasi. Gambar animasi pada bahan ajar ini mempunyai maksud agar siswa menjadi

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 95 tertarik untuk mempelajari bahan ajar yang telah disusun, karena pada umumnya gambar animasi banyak menggunakan berbagai macam warna yang cerah seperti merah, kuning, hijau atau biru. Bahan ajar yang disusun juga dilengkapi dengan petunjuk pengerjaan. Petunjuk pengerjaan ini disusun dengan maksud agar siswa lebih mudah untuk mengerjakan berbagai macam soal latihan yang ada di dalamnya. Bahan ajar tersusun atas 6 pertemuan. Setiap pertemuan disusun sesuai dengan komponenkomponen dalam kerangka bahan ajar. Bahan ajar tersusun atas 140 halaman dan dicetak dalam ukuran A4 atau 21 x 29,7 cm. Isi bahan ajar dicetak dengan kertas HVS 80 gr. Bahan ajar terdiri atas beberapa komponen utama diantaranya adalah sampul depan, isi, penilaian dan kunci jawaban serta daftar referensi. Komponen tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut. (a) sampul depan, (b) isi, (c) penilaian dan kunci jawaban, (d) daftar referensi. Sampul depan menggunakan program Adobe Phtotoshop CS 6. Sampul halaman depan menunjukkan adanya tema 1 yaitu tema Indahnya Kebersamaan, subtema yang ketiga yaitu subtema Bersatu dalam Keberagaman. Nama penyusun buku juga dicantumkan di sampul depan. Bagian bawah dari sampul depan menunjukkan keterangan buku tematik terpadu Kurikulum 2013 dan ditujukan untuk siswa kelas IV SD/MI. Gambar pada sampul depan menunjukkan bahwa ada permainan tradisional yang dilakukan oleh sekelompok anak yang berbeda jenis kelamin, etnis dan agama, namun mereka tetap menunjukkan indahnya kebersamaan dalam permainan.

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 96 Isi bahan ajar terdiri atas enam pertemuan. Awal pertemuan, penyusun menunjukkan jaring-jaring tema dalam subtema Bersatu dalam Keberagaman. Setiap pertemuan terdapat jaring-jaring pemetaan indikator untuk satu hari dan tujuan pembelajaran. Kegiatan belajar di setiap pertemuan berkisar dengan kegiatan mengamati, menanya, menalar, mencoba, menyimpulkan, menyajikan dan mengkomunikasikan. Akhir pertemuan pembelajaran terdapat penyusunan doa syukur, penanaman sikap-sikap positif bermuatan karakter dalam diri siswa, refleksi, aksi siswa, rangkuman materi, glosarium, soal latihan dan tindak lanjut berupa kerjasama dengan orang tua. Berikut penjabaran dari setiap komponen dalam isi bahan ajar. Jaring-jaring pemetaan indikator harian, bagian ini menunjukkan pemetaan jaring-jaring indikator muatan pelajaran yang diajarkan dalam satu hari. Indikator yang dipetakan terdiri atas indikator pengetahuan, keterampilan, karakter individu dan sosial serta spiritual. Setiap indikator dilengkapi dengan penulisan nomor angka yang terdiri atas 3 digit untuk mempermudah orang membacanya. Kegiatan belajar, bagian ini menunjukkan kegiatan belajar yang harus dilakukan oleh siswa selama satu hari. Jumlah kegiatan belajar yang dapat dilakukan oleh siswa pun bervariasi, mulai dari 4 kegiatan belajar sampai 7 kegiatan belajar. Kegiatan belajar berisi kegiatan yang mengacu pada pendekatan saintifik, yaitu mulai dari kegiatan mengamati, menanya, menalar dan sebagainya sampai pada kegiatan menyajikan. Pada beberapa kegiatan belajar, disertakan

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97 dengan rangkuman singkat mengenai materi pembelajaran yang terkait dengan kegiatan belajar yang dilakukan. Kegiatan belajar yang ada pada bahan ajar juga mengandung penanaman karakter pada diri siswa. Penanaman karakter budaya lokal dalam diri siswa juga terdapat dalam isi bahan ajar. Hal ini ditunjukkan dengan beberapa adanya kegiatan belajar yang mengajak siswa untuk membuat beberapa karya yang khas dengan budaya lokal daerah maupun budaya lokal sekolah. Budaya lokal daerah yang digunakan adalah budaya lokal Jawa, sementara itu isi bahan ajar juga mengandung budaya lokal sekolah, di mana siswa diberi kesempatan untuk selalu menuliskan doa syukur di akhir pembelajaran. Penilaian pada kegiatan belajar juga dilakukan pada setiap kegiatan. Penilaian yang dilakukan berkaitan dengan penilaian kinerja maupun penilaian produk juga penilaian sikap siswa selama pembelajaran yang dilakukan dengan penilaian diri. Penilaian pada setiap kegiatan belajar siswa ini menunjukkan penilaian otentik yang digunakan dalam setiap pembelajaran. Kegiatan menyusun doa, kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh siswa di setiap pembelajaran, dengan maksud agar siswa dibiasakan untuk memiliki rasa syukur kepada Tuhan atas apa yang diperolehnya selama pembelajaran. Setiap siswa dapat menuliskan doa sesuai dengan agama yang dianutnya dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kegiatan menyusun doa ini disesuaikan dengan budaya lokal sekolah yang mengajarkan para siswa untuk selalu berdoa.

(118) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 98 Penanaman sikap-sikap positif bermuatan karakter, bagian ini mengajak kepada siswa untuk belajar menanamkan sikap-sikap positif yang telah dilakukan dalam pembelajaran, untuk terus diterapkan. Penanaman sikap-sikap positif ini diharapkan dapat membentuk karakter pada diri siswa. Setiap sikap positif yang ada dalam pembelajaran, ditulis dalam satu kolom untuk selalu diingat dan dilakukan oleh siswa. Refleksi, kegiatan refleksi dilakukan oleh siswa di akhir pembelajaran tiap pertemuan. Refleksi berisi beberapa pertanyaan yang membantu siswa untuk memaknai pembelajaran yang telah dipelajari. Kegiatan menulis refleksi ini juga memberi kesempatan kepada siswa untuk menceritakan perasaan yang dialami selama pembelajaran. Aksi siswa, kegiatan menuliskan aksi menjadi kegiatan untuk mengajak siswa mampu menunjukkan keinginannya dan tindakan nyata yang akan dilakukan setelah mengikuti pembelajaran yang dilakukan. Aksi siswa dilakukan pada akhir pertemuan pembelajara. Kegiatan aksi siswa yang akan dilakukan oleh siswa membantu guru untuk melihat bagaimana siswa memaknai pembelajaran itu sendiri. Rangkuman materi, bagian ini terletak di akhir pertemuan pembelajaran. Rangkuman materi berisi inti dari setiap materi pembelajaran yang dilakukan pada satu kali pertemuan. Rangkuman materi dapat membantu siswa untuk memahami lebih mendalam inti dari materi yang dipelajari. Glosarium, bagian ini berisi beberapa daftar kata sulit yang ditemui dalam pembelajaran. Daftar kata sulit tersebut diberi keterangan berisi arti dari kata

(119) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 99 tersebut. Jika siswa menemui beberapa kata sulit selama pembelajaran, maka siswa dapat membuka glosarium kemudian menemukan artinya. Soal latihan, bagian ini berisi beberapa soal yang terkait dengan materi yang telah diajarkan setelah pertemuan pembelajaran dilakukan. Bentuk dari soal latihan pada bahan ajar berbentuk pilihan ganda, isian singkat atau esai. Soal latihan yang ada pada bahan ajar berisi materi dari muatan pelajaran yang dipelajari pada setiap pertemuan. Tindak lanjut, bagian ini merupakan tugas rumah yang mengharuskan siswa bekerjasama dengan orang tua. Tindak lanjut diberikan pada akhir pertemuan pembelajaran dengan bantuan penjelasan guru. Bentuk dari kegiatan tindak lanjut berupa kegiatan mencari informasi untuk pertemuan pembelajaran selanjutnya. Kegiatan tindak lanjut dapat membantu siswa memahami materi pembelajaran yang akan dipelajari selanjutnya. Penilaian dan kunci jawaban merupakan komponen penting yang ada dalam bahan ajar. Penilaian dan kunci jawaban pada bahan ajar meliputi semua indikator yang ada pada jaring-jaring pemetaan indikator di setiap pertemuan. Indikator-indikator yang ada meliputi indikator pengetahuan, keterampilan, sikap sosial atau individu dan spiritual. Penilaian dan kunci jawaban untuk indikator pengetahuan menggunakan teknik tes. Bentuk teknik tes yang dilakukan adalah tes tertulis. Hasil dari jawaban siswa atas soal latihan yang dikerjakan kemudian dikoreksi dan dinilai berdasarkan kunci jawaban yang ada.

(120) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 100 Indikator keterampilan dinilai berdasarkan keterampilan yang dilakukan siswa selama pembelajaran. Penilaian keterampilan dilakukan dengan penilaian produk atau kinerja. Penilaian ini menggunakan rubrik tertentu yang disesuaikan dengan muatan pelajaran yang dipelajari oleh siswa. Siswa yang telah melakukan keterampilan kemudian akan mendapatkan nilai sesuai dengan pembagian nilai yang telah ditentukan, mulai dari sangat baik, baik, cukup atau perlu bimbingan. Indikator sikap individu atau sosial dinilai dengan menggunakan penilaian diri. Siswa menilai sikap siswa sendiri selama dalam pembelajaran. Guru menyediakan rubrik penilaian diri, kemudian siswa mengisi rubrik yang ada sesuai dengan sikap yang diterapkan selama pembelajaran. Kegiatan penilaian yang telah dilakukan oleh diri siswa sendiri kemudian dinilai oleh guru dan guru menentukan hasil dari penilaian sikap yang dilakukan oleh siswa. Hasil dari penilaian ini akan menggolongkan siswa menjadi siswa yang memiliki sikap sangat baik, baik, cukup atau kurang berdasarkan rubrik yang telah dibuat. Indikator sikap spiritual berkaitan dengan perilaku-perilaku siswa yang berhubungan dengan aspek kerohanian. Siswa melakukan kegiatan dalam pembelajaran yang berhubungan dengan aspek rohani. Perilaku ini kemudian diamati dan dinilai berdasarkan rubrik yang telah dibuat. Hasil dari penilaian indikator karakter spiritual yang diperoleh siswa akan menunjukkan siswa yang memiliki sikap spiritual yang sangat baik, baik, cukup dan perlu bimbingan. Hasil dari penilaian sikap spiritual dibuat dalam bentuk deskripsi. Komponen penting yang ada dalam bahan ajar, selain sampul depan, isi dan penilaian serta kunci jawaban adalah daftar referensi. Daftar referensi

(121) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 101 merupakan bagian penting yang menunjukkan sumber-sumber yang digunakan dalam bahan ajar. Sumber-sumber yang digunakan dapat berupa buku teks atau sumber dari internet. Referensi yang ada dapat membuat siswa yang ingin mencari tahu lebih dalam, dapat menemukan informasi lebih banyak berdasarkan keterangan yang dicantumkan dalam referensi pada bahan ajar. Bahan ajar yang dikembangkan dalam penelitian ini disusun mulai dari penggunaan sampul depan, isi materi bahan ajar, penilaian dan kunci jawaban serta daftar referensi. Setiap unsur yang ada di bahan ajar disesuaikan dengan perkembangan kognitif siswa, baik dari format penulisan serta isi dari materi bahan ajar itu sendiri. Bahan ajar yang telah disusun berdasarkan komponenkomponen penting di atas membuat materi dalam bahan ajar menjadi semakin utuh. Langkah selanjutnya adalah mengemas produk yang telah siap divalidasi. Produk berupa bahan ajar dicetak dalam bentuk buku. 4.1.3 Data Uji Coba dan Revisi Produk Produk berupa bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD kemudian dicetak dalam bentuk buku. Buku teks yang sudah jadi diberikan kepada seorang pakar Kurikulum 2013 dan kepada dua guru kelas IV yang telah melaksanakan pembelajaran menggunakan Kurikulum 2013 untuk melakukan validasi. Validasi yang dilakukan oleh seorang pakar Kurikulum 2013 dan dua guru kelas IV ini menunjukkan kualitas dan kelayakan dari bahan ajar yang dibuat.

(122) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 102 Validasi produk yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan program penyekoran skala lima menurut Sukardjo (2008:101) seperti berikut. Tabel 5. Kriteria Skala Lima Menurut Sukardjo (2008: 101) Interval Kategori 4,22 – 5 Sangat Baik 3,41 – 4,21 Baik 2,61 – 3, 40 Cukup 1,80 – 2,60 Kurang 1 - 1,79 Sangat Kurang 4.1.3.1 Data Validasi Pakar Kurikulum 2013 dan Revisi Produk Pakar Kurikulum 2013 yang melakukan validasi atas bahan ajar penelitian ini adalah Bapak Rusmawan, S.Pd., M.Pd. Validasi ini dilakukan pada 15 Maret 2014. Aspek yang dinilai dari bahan ajar ini adalah (1) tujuan dan pendekatan, (2) desain dan pengorganisasian, (3) isi, (4) topik dan (5) metodologi. Hasil validasi yang dilakukan oleh pakar Kurikulum 2013 menunjukkan bahwa seluruh aspek memperoleh skor rata-rata 4,70 dengan kategori “sangat baik”. Skor tersebut kemudian menyatakan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak untuk digunakan ujicoba lapangan dengan revisi sesuai saran. Hasil validasi yang dilakukan oleh pakar Kurikulum 2013 disertai dengan beberapa komentar berupa saran untuk perbaikan bahan ajar. Adapun komentar-komentar pakar Kurikulum 2013 menyangkut pengorganisasian, serta (2) isi. pada dua aspek yaitu (1) desain dan

(123) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 103 Pada aspek desain dan pengorganisasian, pakar memberi komentar pada bagian penggunaan bahasa tulis bahwa penggunaan kata-kata dalam bahan ajar masih perlu diperbaiki. Pada bagian isi terdapat beberapa komentar di mana khusus untuk teknik penilaian nontes, pakar berkomentar bahwa penilaian spiritual perlu memperhatikan indikator yang telah dibuat. Bagian pengembangan karakter, pakar berkomentar bahwa belum begitu nampak karakter yang akan dikembangkan. Komentar lainnya adalah pada bagian pemfasilitasan siswa untuk melakukan refleksi terhadap karakter bahwa karakter pada bahan ajar yang akan dibangun perlu direfleksikan bukan hanya sebatas pada spiritual. Komentar berupa saran dan revisinya dijabarkan dalam tabel seperti berikut. Tabel 6. Komentar Pakar Kurikulum 2013 dan Revisi No Komentar Pakar Kurikulum 2013 Revisi Desain dan Pengorganisasian Beberapa kata perlu diperbaiki Memperbaiki penggunaan kata dalam bahan ajar 1 Komentar Revisi Pembelajaran 2 (Kegiatan Percobaan) Pembelajaran 2 (Kegiatan - Mintalah temanmu untuk Percobaan) mengethukkam pensil ke sudut meja - lainnya. Mintalah temanmu untuk mengethukkam pensil ke sudut meja lainnya.

(124) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 104 Isi Memperbaiki penilaian spiritual Penilaian spiritual perlu memperhatikan dengan memperhatikan indikator indikator yang telah dibuat sebelumnya sehingga menjadi sesuai dengan indikatornya Komentar Penilaian spiritual Indikator 1.2.1 Bersyukur atas kebersamaan dalam Revisi Penilaian spiritual keberagaman di Indones Indikator Teknik 2 1.1.1 Bersyukur atas ala Penilaian diri yang Penilaian Instrumen diberik Tuhan Tugas Teknik Penilaian produk 1. Bacalah pernyataan yang ad Penilaian di dalam kolom dengan teliti Instrumen Buatlah doa syukur atas 2. berilah tanda cek (√) sesuai alam yang diberikan dengan sesuai dengan kondisi Tuhan! dan keadaan kalian sehari-hari Penilaian spiritual belum menyesuaikan indikator terlihat dari instrumen yang Penilaian spiritual menyesuaikan tidak sesuai. indikator, terlihat dari instrumen yang digunakan. Belum begitu nampak karakter yang Menampakkan karakter yang akan dikembangkan dipelajari dengan memberikan petunjuk sikap yang harus 3 Komentar dilakukan selama melakukan Lakukanlah kegiatan ini secara pembelajaran berkelompok! Tulis hasilnya pada lembar kerja yang disediakan gurumu! Revisi Laporkan hasilnya di depan kelas! Lakukanlah kegiatan ini secara berkelompok! Tulis hasilnya pada

(125) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 105 lembar kerja yang disediakan gurumu! Laporkan hasilnya di depan kelas! Lakukan dengan jujur, hati-hati dan tanggung jawab dalam percobaan! Karakter yang akan dibangun perlu Meningkatkan pengembangan direfleksikan bukan hanya terbatas pada karakter selain spiritual melalui spiritual kegiatan lain yang berhubungan dengan individu dan sosial 4 Komentar Revisi Buatlah sebuah doa syukur kepada Buatlah Tuhan atas kebersamaan, bahasa memperhatikan Indonesia yang kalian gunakan dan bahasa Indonesia yang baik dan lingkungan alam yang ada! benar (karakter spiritual) penghargaan! Percaya dirilah saat laporan dengan penggunaan sebagai bentuk memanfaatkan bahasa Indonesia untuk melaporkan hasil percobaan! 4.1.3.2 Data Validasi Guru Kelas IV dan Revisi Produk Validator yang dilakukan oleh guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 sebanyak 2 orang, yaitu Ibu Widiastuti, S.Pd. Jas., M.Pd. dan Ibu Maria Widiana, S.Pd. Kedua validator merupakan guru kelas IV yang telah menerapkan pembelajaran Kurikulum 2013 di SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta. Validasi oleh kedua guru dilakukan pada 17 Maret 2014. Aspek yang dinilai oleh guru kelas IV sama dengan aspek yang dinilai oleh pakar Kurikulum 2013. Aspek yang

(126) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 106 dinilai adalah (1) tujuan dan pendekatan, (2) desain dan pengorganisasian, (3) isi, (4) topik dan (5) metodologi. Hasil validasi dari guru pertama yaitu Widiastuti, S.Pd. Jas, M.Pd., 4,54 dengan kategori “Sangat Baik”. Bahan ajar memperoleh skor rara-rata tersebut dinyatakan bahwa bahan ajar layak untuk digunakan atau ujicoba lapangan dengan revisi sesuai saran yang disampaikan. Beberapa komentar guru pertama terkait dengan penilaian adalah pada aspek isi bahan ajar. Komentar lainnya diutarakan oleh guru kedua, Ibu Maria Widiana, S.Pd. Skor rara-rata validasi yang diperoleh adalah 4,89 dengan kategori “Sangat Baik”. Komentar yang diberikan pada bagian penggunaan tulisan pada bahan ajar. Komentar berupa saran dari kedua guru kelas IV serta revisinya dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 7. Komentar Guru kelas IV Pelaksana Kurikulum 2013 dan Revisi Komentar Guru kelas IV No 1 Revisi Pelaksana Kurikulum 2013 Perlu ditambahkan konsep Menambahkan konsep pembulatan pembulatan pada rangkuman materi Komentar Revisi Pembulatan dalam Pengukuran Pembulatan dalam Pengukuran Pengukuran selalu menghasilkan Pengukuran selalu menghasilkan bilangan yang beragam. Contoh dari bilangan yang beragam. Bilangan pembulatan, misalnya 23 dibulatkan kurang dari 5 = 1,2,3,4 dibulatkan ke menjadi 20. Selain itu, 46 dibulatkan bawah. Bilangan lebih dari 5 = menjadi 50. Berdasarkan informasi 5,6,7,8,9 dibulatkan ke atas. Contoh

(127) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 107 yang ada, maka pembulatan adalah dari pembulatan, misalnya 23 mengurangi atau menyederhanakan dibulatkan menjadi 20. Selain itu, 46 bilangan tertentu yang mendekati. dibulatkan menjadi 50. Pembulatan tersebut termasuk ke dalam pembulatan ke puluhan terdekat. Informasi yang ada di atas, maka dapat disimpulkan bahwa: pembulatan adalah mengurangi atau menyederhanakan bilangan ke bilangan tertentu yang mendekati Pengantar antarmapel sudah baik Membuat namun perlu dibuat keterkaitan antarmapel selandai selandai mungkin sehingga tidak mungkin terlihat antarpembelajaran dipelajari terpisah Komentar Laporan yang telah dibuat oleh Edo dan kawan-kawan pun akhirnya Revisi dikumpulkan kepada guru. Edo pun Salah satu sifat bunyi adalah bunyi kemudian mendapatkan tumpukkan dapat merambat melalui udara. Pak 2 kertas berisi cerita untuk dibagi- Wahyu adalah teman ayah Edo. Ia bagikan kepada teman dalam memiliki ladang cukup besar. Setiap kelompoknya. Tahukah kamu apa isi malam, terdengar dengan jelas suara cerita yang didapat Edo dan kawan- jangkrik dari ladang. Suara tersebut kawan? Kalian dapat membaca pada dapat teks cerita di bawah ini! terdengar merambat karena melalui udara. bunyi Lalu, bagaimanakah bentuk ladang Pak Kamu telah melihat tabulasi Wahyu? Tanaman apa saja yang ada pengukuran tanaman pada cerita di di sana? Bacalah cerita di bawah ini! atas. Dapatkah kamu membantu Pak Wahyu untuk membuat tabel Kamu telah melihat tabulasi

(128) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 108 pembulatannya? pengukuran tanaman pada cerita di atas. Dapatkah kamu membantu Pak Wahyu untuk membuat tabel pembulatannya? Dalam penilaian perlu diperhatikan Menyusun kembali penyajian bacaan penyajian bacaan sehari itu apakah sehari sehingga tidak terjadi sudah dibahas atau belum jadi bisa penilaian yang berulang kali dan jika dinilai jika sudah dibahas topik materinya sama, sebelumnya berbeda isi materinya Komentar Revisi Pembelajaran 3 Pembelajaran 4 dibuat Hasil karya kolase yang dibuat oleh Timbanglah berat badan 4 orang Siti juga dapat kalian lihat pada temanmu dan buatlah tabel gambar di samping. Alat dan bahan pengukuran dan pembulatannya pada tersebut antara lain adalah gunting, kotak di bawah ini! Cermat dan 3 penggaris dan kertas gambar. tanggung jawablah saat Panjang gunting Siti 16 cm. Panjang mengerjakan! penggaris Siti 30 cm. Ukuran kertas gambar, panjang 45 cm dan lebar 35 Kegiatan di pembelajaran 4 masih cm. Sekarang, catatlah benda yang berkaitan akan kalian gunakan dalam pengukuran, membuat pola kolase dan ukur dengan panjang masing-masing tersebut dan pengukuran buatlah dan namun membuat benda pengukuran dalam berat tabulasi pembulatan bilangannya! Kegiatan pembelajaran 3 berkaitan dengan tabulasi pengukuran dengan tabulasi ini diubah tabulasi

(129) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 109 Ada beberapa kesalahan dalam Memperbaiki tulisan pengetikan pengetikan 4 Komentar Revisi Pembelajaran 2 (Kegiatan Pembelajaran 2 (Kegiatan Percobaan) Percobaan) - Mintalah temanmu untuk - Mintalah temanmu untuk mengethukkam pensil ke mengetukkan pensil ke sudut sudut meja lainnya. meja lainnya. 4.1.3.3 Data Validasi Lapangan dan Revisi Produk Produk berupa bahan ajar yang telah divalidasi oleh pakar Kurikulum 2013 dan guru kelas IV kemudian dilanjutkan dengan validasi lapangan. Validasi lapangan dilakukan oleh 10 orang siswa kelas IV SKKK Yogyakarta sebagai subjek uji coba dalam penelitian. Validasi lapangan ini dilakukan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap bahan ajar yang telah disusun oleh peneliti. Kegiatan uji coba produk bahan ajar dilakukan selama 3 kali pertemuan, yaitu mulai 11,12 dan 15 April 2014. Pada saat ujicoba selama 3 kali pertemuan, peneliti tidak mengajarkan seluruh materi secara utuh kepada siswa karena keterbatasan waktu. Dalam 1 kali pertemuan mengajar, peneliti mengajarkan materi 3 pertemuan pada bahan ajar. Peneliti mengajarkan secara singkat materimateri yang ada, kemudian memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab secara lisan soal latihan yang ada di buku. Siswa juga dilibatkan untuk melakukan beberapa kegiatan yang ada dalam bahan ajar seperti praktikum atau

(130) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 110 membuat prakarya, sehingga siswa dapat merasakan secara langsung kegiatan yang ada dalam bahan ajar. Pada akhir uji coba penelitian, subjek ujicoba diberikan lembar kuesioner untuk menilai bahan ajar yang telah digunakan. Lembar kuesioner yang diisi oleh 10 siswa kelas IV SKKK Yogyakarta menunjukkan persepsi siswa terhadap bahan ajar. Siswa memberikan tanda cek pada kolom nilai yang mewakili penilaiannya terhadap bahan ajar, mulai dari angka 1 sampai 5. Adapun kegiatan ujicoba yang lebih lengkap, dapat dijelaskan sebagai berikut. Pertemuan pertama, peneliti memperlihatkan bahan ajar Kurikulum 2013 kelas IV Tema 1 Indahnya Kebersamaan, Subtema 3 Bersatu dalam Keberagaman. Pertemuan pertama dilakukan pada Jumat, 12 April 2014 pukul 13.00-14.10 di ruang kelas IV A SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta. Peneliti menjelaskan secara singkat keperluan peneliti mengajak 10 siswa kelas IV untuk belajar dengan menggunakan bahan ajar yang telah disusun peneliti. 10 siswa kelas IV duduk menurut kelompok, dan peneliti membagi menjadi 3 kelompok. Setiap kelompok mendapat 1 bahan ajar dari peneliti. Peneliti mengajak para siswa untuk melihat sampul halaman depan bahan ajar yang disusun. Beberapa siswa menyampaikan komentarnya terhadap sampul yang telah dibuat oleh peneliti. Komentar tersebut menunjukkan ada yang menilai positif dan ada juga yang menilai masih perlu perbaikan. Peneliti kemudian mengajak siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran 1. Para siswa diajak untuk menyanyi bersama, mengamati gambar, membaca laporan dan berdiskusi bersama mengenai konsep pembulatan.

(131) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 111 Para siswa cukup cepat dalam menerima informasi yang disampaikan, karena sebelumnya siswa telah mempelajari materi tersebut di kelas. Peneliti pun kemudian menunjuk beberapa siswa membacakan doa syukur lisan terkait dengan pembelajaran yang dilakukan. Soal-soal latihan yang ada dalam bahan ajar diujikan secara lisan kepada siswa. Semua siswa mampu menjawab dengan benar soal yang diujikan. Peneliti melanjutkan ke pembelajaran hari 2. Pada pembelajaran hari 2, peneliti kembali mengajak siswa mengamati gambar, melakukan percobaan mengenai bunyi, menyimpulkan percobaan, membaca cerita, dan mendiskusikan cara melakukan tabulasi pembulatan. Peneliti juga mengajak siswa membacakan doa syukur lisan terkait dengan pembelajaran yang dilakukan. Soal-soal latihan yang ada dalam bahan ajar juga kembali diujikan secara lisan kepada siswa. Semua siswa juga telah memahami isi materi dengan baik. Pertemuan kedua, peneliti lakukan pada 12 April 2014 pukul 09.00-11.20. Peneliti melakukan pembelajaran ke 3 dan 4. Peneliti menerapkan pembelajaran ketiga terlebih dahulu. Para siswa mengamati gambar terlebih dahulu dan mendiskusikan kembali tentang gambar yang dimaksud dan mencoba membuat gambar untuk karya kolase. Kegiatan berdiskusi ini dikolaborasikan dengan kegiatan menghitung. Para siswa yang telah selesai, kemudian melanjutkan dengan kegiatan membaca dan mendiskusikan satu topik mengenai mitigasi bencana alam. Peneliti melanjutkan mengajar dengan materi di pembelajaran ke 4. Pada pembelajaran ini, peneliti mengajak untuk melihat kembali gambar. Siswa diajak

(132) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 112 untuk membuat suatu hasil karya kolase berdasarkan pola yang telah digambarnya. Kemudian, siswa membuat suatu peraturan sederhana mengenai bencana alam yang terjadi di Indonesia. Kegiatan membuat peraturan sederhana pun dilanjutkan dengan menyebutkan secara langsung berat badan dari masingmasing siswa untuk menghitung dan mengklasifikasikan pembulatan. Pembelajaran 3 dan 4 membuat siswa cukup antusias karena adanya kegiatan membuat hasil karya. Siswa juga cukup cepat dalam menerima dan menjawab pertanyaan terkait dengan materi. Siswa sudah menguasai materi tersebut sebelumnya. Di setiap akhir pembelajaran 3 dan 4, siswa membacakan doa syukur secara lisan dan menjawab lisan soal latihan yang ada di akhir tiap materi. Pada akhir pertemuan mengajar ketiga, siswa melakukan pembelajaran di pembelajaran 6. Siswa menyusun mading bertemakan batik dengan menempelkan berbagai macam hasil pekerjaan yang telah dilakukan di pembelajaran 1 sampai pembelajaran 5. Siswa menyelesaikan mading tersebut secara berkelompok. Kemudian, tiap perwakilan siswa menilai mading kelompok lain dengan memberikan tanda raut wajah senyum ataupun sedih. Setiap siswa kemudian diberi lembar kuesioner untuk melihat persepsi siswa terhadap bahan ajar yang telah dibuat. Kuesioner untuk siswa terdiri atas 20 item pernyataan mengenai pendapat dan kualitas bahan ajar yang disusun oleh peneliti dan diujicoba oleh peneliti selama 3 kali pertemuan. Siswa Memberikan penilaian pada kuesioner dengan memberikan nilai rentang 1 sampai 5.

(133) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 113 Validasi lapangan yang dilakukan oleh 10 orang siswa kelas IV SKKK Yogyakarta menunjukkan hasil skor rata-rata adalah 4,61 dengan kategori “Sangat Baik”. Siswa memberikan komentar terhadap kualitas bahan ajar yang telah disusun oleh peneliti. Berbagai komentar tersebut memberikan saran kepada peneliti untuk memperbaiki bahan ajar agar menjadi lebih baik lagi. Komentar berupa saran dari 10 orang siswa dan revisinya dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 8. Komentar Siswa Kelas IV dan Revisi No 1 Komentar Siswa kelas IV Revisi Cover bukunya gambarnya Memperbaiki tampilan sampul halaman kurang keren masih potong- depan bahan ajar agar gambar tidak pecah potong 2 Gambar harus lebih bagus 3 Gambarnya kurang keren Memilih gambar yang lebih menarik perhatian siswa dan berwarna Memilih gambar yang lebih menarik perhatian siswa Hasil dari validasi lapangan yang telah dilakukan ada beberapa yang perlu dilakukan revisi, khususnya pada bagian isi. Peneliti perlu memperbaiki beberapa penulisan yang masih salah dalam bahan ajar. Beberapa hal juga tidak dilakukan revisi khususnya pada bagian sampul depan halaman bahan ajar, karena gambar untuk sampul depan bahan ajar sudah cukup mewakili isi dari materi bahan ajar dengan tema Indahnya Kebersamaan dan subtema Bersatu dalam Keberagaman.

(134) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 114 4.1.4 Kajian Produk Akhir Produk akhir yang dihasilkan oleh peneliti berupa bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD. Produk akhir yang dibuat oleh peneliti telah mengalami beberapa revisi mulai dari pakar Kurikulum 2013, dua validator guru kelas IV dan 10 siswa kelas IV sebagai subjek ujicoba penelitian. Revisi yang banyak dilakukan oleh peneliti berdasarkan saran dari pakar Kurikulum 2013 dan dua guru kelas IV adalah pada bagian desain dan pengorganisasian juga pada bagian isi, untuk penggunaan kalimat dalam bahan ajar yang masih perlu menggunakan kalimat yang baik dan benar. Revisi lain yang juga dilakukan oleh peneliti berdasarkan saran dari siswa adalah pada bagian isi, khususnya untuk penulisan kalimat yang masih belum tepat. Komponen-komponen dalam bahan ajar yang menjadi produk akhir dari penelitian adalah sampul halaman depan, isi, penilaian dan kunci jawaban serta daftar pustaka. Setiap komponen tidak seluruhnya mengalami revisi. Revisi terbanyak dilakukan pada bagian isi juga penilaian dan kunci jawaban. Berikut penjelasan dari setiap komponen bahan ajar. 4.1.4.1 Sampul Halaman Depan Sampul halaman depan bahan ajar yang disusun oleh peneliti tidak mengalami perubahan yang terlalu banyak. Gambar dari sampul halaman depan sudah mewakili isi dari materi yang ada pada bahan ajar juga tema dan subtema bahan ajar itu sendiri. Sampul halaman depan menggambarkan kegiatan anakanak yang sedang bermain, karena pada umumnya anak-anak senang bermain dan

(135) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 115 kegiatan bermain itu sendiri dapat membuat anak merasakan indahnya kebersamaan dan juga persatuan diantara anak-anak yang pada dasarnya beragam. Bahan ajar juga menerangkan pembelajaran tematik terpadu yang ditujukan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Revisi sampul halaman depan bahan ajar dilakukan dengan menambahkan logo dari Kurikulum 2013. Adanya penambahan logo ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dibuat oleh peneliti merupakan bahan ajar mengacu Kurikulum 2013. Penambahan logo juga membuat bahan ajar menjadi lebih variatif. Sampul halaman depan dan belakang dibuat dengan bantuan program komputer. Program yang digunakan adalah Adobe Photoshop CS6. Sampul halaman depan dan belakang bahan ajar kemudian dicetak dengan ukuran A4 80gr. 4.1.4.2 Isi Isi dari perubahan bahan ajar cukup mengalami perubahan. Perubahanperubahan yang dilakukan adalah pada pemakaian bahasa pengetikan disempurnakan. Isi dari salah satu materi pembelajaran mengenai konsep pembulatan ditambahkan. Pembelajaran yang mengaitkan beberapa materi dalam beberapa mata pelajaran dibuat selandai mungkin. Pelandaian materi antarmata pelajaran dibuat agar pembelajaran menjadi lebih mudah untuk dipelajari karena kesinambungan yang ada pada materi. Isi dari bahan ajar merupakan bagian yang begitu penting, maka peneliti cukup banyak membuat perubahan pada isi bahan ajar. Perubahan lain yang juga penting adalah pada bagian kolom aksi siswa. Bagian aksi siswa menunjukkan apa

(136) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 116 yang dapat dilakukan oleh siswa setelah siswa mempelajari materi di pertemuan tersebut. Penggunaan bahasa dalam kolom aksi siswa, penulis mengubah menjadi lebih sederhana sesuai dengan bahasa Indonesia yang dapat dimengerti oleh anak usia kelas IV SD. Isi bahan ajar menggunakan pendekatan saintifik, yaitu mulai dari kegiatan mengamati, menanya, menalar dan sebagainya sampai pada kegiatan menyajikan. Pada beberapa kegiatan belajar, disertakan dengan rangkuman singkat mengenai materi pembelajaran yang terkait dengan kegiatan belajar yang dilakukan. Kegiatan belajar yang ada pada bahan ajar juga mengandung penanaman karakter pada diri siswa. Penanaman karakter terlihat dari adanya setiap petunjuk soal yang mengandung karakter, mulai dari mengajak siswa untuk bersikap teliti, bekerjasama maupun untuk berhati-hati. Penanaman karakter budaya lokal dalam diri siswa juga terdapat dalam isi bahan ajar. Hal ini ditunjukkan dengan beberapa adanya kegiatan belajar yang mengajak siswa untuk membuat beberapa karya yang khas dengan budaya lokal daerah maupun budaya lokal sekolah. Budaya lokal daerah yang digunakan adalah budaya lokal Jawa, sementara itu isi bahan ajar juga mengandung budaya lokal sekolah, di mana siswa diberi kesempatan untuk selalu menuliskan doa syukur di akhir pembelajaran. Penilaian pada kegiatan belajar juga dilakukan pada setiap kegiatan. Penilaian yang dilakukan berkaitan dengan penilaian kinerja maupun penilaian produk juga penilaian sikap siswa selama pembelajaran yang dilakukan dengan penilaian diri. Penilaian pada setiap kegiatan belajar siswa penilaian otentik yang digunakan dalam setiap pembelajaran. ini menunjukkan

(137) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 117 4.1.4.3 Penilaian dan Kunci Jawaban Bagian penilaian dan kunci jawaban mendapat perubahan pada bagian indikator sikap sosial dan individu juga indikator spiritual. Pada penilaian indikator sikap sosial dan individu, peneliti mengubah kriteria penilaian. Sebelumnya kategori kriteria penilaian sikap adalah sangat baik, baik, cukup dan kurang, diganti menjadi kategori sangat baik, baik, cukup dan perlu bimbingan. Pada penilaian indikator spiritual, yang mendapat perubahan adalah pada isi dari penilaian itu sendiri. Peneliti menyusun penilaian spiritual berdasarkan indikator yang telah disusun. Penilaian spiritual tetap dilakukan dengan rubrik penilaian diri dan mengkategorikan penilaian siswa menjadi kategori sangat baik, baik, cukup dan perlu bimbingan. 4.1.4.4 Daftar Pustaka Daftar pustaka yang digunakan oleh peneliti tidak mendapat perubahan. Peneliti memisahkan sumber yang diperoleh dari buku teks dan juga sumber internet. Peneliti menyusun sumber dari buku teks berdasarkan abjad. Sumber dari internet dicantumkan dengan alamat website yang digunakan dan juga mencantumkan tanggal mengakses informasi tersebut. 4.2 Pembahasan Bahan ajar yang telah divalidasi, telah diujicobakan dan dilakukan validasi lapangan berkaitan, kemudian dilakukan revisi berdasarkan penilaian yang telah dilakukan. Hasil revisi bahan ajar Kurikulum 2013 yang disusun peneliti menjadi

(138) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 118 desain produk uji coba terbatas berupa bahan ajar Kurikulum 2013 untuk kelas IV SD. Desain produk bahan ajar yang telah direvisi menjadi produk bahan ajar yang telah layak untuk digunakan sebagai bahan ajar Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD karena telah lolos dari validasi seorang pakar Kurikulum 2013 dan guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013. Kedua guru yang telah menjadi validator terhadap produk bahan ajar dalam penelitian ini mengemukakan bahwa bahan ajar begitu berbeda dengan buku Kurikulum 2013 yang digunakan saat ini. Hal ini ditandai dengan banyaknya gambar yang ada dalam bahan ajar, kelengkapan kunci jawaban serta bentuk penilaian. Kedua guru kelas IV SKKK Yogyakarta mengungkapkan bahwa beliau masih memerlukan suplemen bahan ajar Kurikulum 2013 untuk kelas IV dan produk bahan ajar dari penelitian ini dapat menambah sumber belajar. Elemen perubahan perubahan Kurikulum 2013 berkaitan dengan standar kompetensi lulusan, standar proses, standar isi dan standar penilaian (Kemendikbud, 2013:97). Kurikulum 2013 menghasilkan lulusan yang berkompeten baik dari aspek spiritual, sikap sosial pengetahuan maupun keterampilan. Siswa menjadi berkompeten baik dari pengetahuan dan juga keterampilan serta sikapnya. Standar proses berkaitan dengan proses belajar siswa yang menggunakan pendekatan saintifik. Standar isi berkaitan dengan pembelajaran tematik terpadu dan penilaian yang menggunakan penilaian otentik. Produk bahan ajar yang dikembangkan dalam penelitian ini telah disusun sesuai dengan elemen perubahan pada Kurikulum 2013. Bahan ajar telah disusun dengan menguraikan indikator-indikator pada setiap mata pelajaran baik dari

(139) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 119 sikap spiritual, sikap sosial atau individu, pengetahuan maupun keterampilan. Hal ini juga nampak dari adanya kegiatan belajar. Kegiatan belajar yang ada pada bahan ajar tidak sekedar menuntut pemahaman dan keterampilan siswa namun juga menanamkan karakter yang baik dalam diri siswa. Produk bahan ajar pun juga telah disusun dengan pendekatan saintifik. Kegiatan belajar memuat kegiatan mengamati, menanya, mencoba, mengolah sampai kepada mengkomunikasikan. Jenis-jenis kegiatan belajar tersebut membuat siswa dapat menjadi lebih aktif belajar. Penekanan kegiatan belajar pun menjadi lebih kepada proses yang dilakukan oleh siswa. Standar isi pada kelas IV yang telah menggunakan Kurikulum 2013 menekankan pembelajaran tematik terpadu. Kemendikbud juga mengungkapkan bahwa pembelajaran tematik terpadu berawal dari penggunaan tema yang dipilih oleh guru sesuai dengan kebutuhan siswa (Kemendikbud, 2013:196).Tema menjadi pusat hal yang menjadi pemersatu dari berbagai mata pelajaran yang dikaitkan. Para siswa yang mendapat pembelajaran tematik terpadu akan mengalami pembelajaran yang utuh karena adanya tema yang menjadi tumpuan utama yang menjadi pengait dari beberapa materi pembelajaran dari berbagai muatan pembelajaran. Bahan ajar yang dikembangkan dalam penelitian pun telah memadukan berbagai macam materi mata pelajaran dengan satu tema yang dapat menaungi semua materi di setiap pembelajaran. Standar penilaian menjadi salah satu elemen perubahan terakhir dalam Kurikulum 2013. Penilaian dalam Kurikulum 2013 menggunakan penilaian otentik. Menurut Nurgiyantoro (2008:251) penilaian otentik adalah penilaian yang

(140) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 120 menilai proses dan hasil secara langsung, Seluruh tampilan siswa dalam kegiatan belajar dapat dinilai secara objektif, apa adanya dan tidak hanya didasarkan pada penilaian akhir saja. Penilaian otentik akan mampu memberikan hasil yang begitu nyata, karena didasarkan dari proses dan hasil belajar yang didapatkan oleh siswa selama pembelajaran. Jenis penilaian seperti ini dapat membuat siswa juga merasa lebih diperhatikan oleh guru dari setiap perilaku pembelajaran dan hasil belajar yang diperolehnya, karena adanya penilaian yang dilakukan setiap hari. Produk bahan ajar dalam penelitian ini telah dilengkapi dengan penilaian yang mencakup semua aspek, baik dari sikap spiritual, sikap sosial atau individu, pengetahuan maupun keterampilan. Pada bahan ajar juga telah disertakan kunci jawaban serta rubrik penilaian. Rubrik penilaian membantu untuk menentukan sejauh mana siswa memahami materi pembelajaran, apakah sudah sangat baik, baik, cukup atau perlu bimbingan. Penyusunan produk bahan ajar dalam penelitian ini telah menggunakan beberapa elemen perubahan dalam Kurikulum 2013. Elemen perubahan Kurikulum 2013 dijadikan sebagai acuan bagi peneliti dalam menyusun produk. Produk bahan ajar yang telah disusun dalam penelitian ini kemudian dapat menjadi suplemen bahan ajar. Suplemen bahan ajar ini dapat digunakan baik bagi guru maupun siswa kelas IV SKKK Yogyakarta dalam pembelajaran. Peneliti menggunakan 10 siswa kelas IV sebagai subjek ujicoba penelitian. Hasil dari kelayakan produk bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD ditunjukkan dengan tabel skor rata-rata dari validasi di bawah ini

(141) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 121 Tabel 9. Perolehan Skor Validasi Produk Bahan Ajar No Penilaian Skor Kategori 1 Pakar Kurikulum 2013 4,70 “Sangat Baik” 2 Guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 4,71 “Sangat Baik” 4,61 “Sangat Baik” 3 10 siswa kelas IV SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta Total 14,02 Rata-rata 4,67 Kategori “Sangat Baik” Hasil penilaian pada tabel menunjukkan bahwa penilaian pakar Kurikulum 2013 memperoleh skor 4,70 dengan kategori “Sangat Baik”. Penilaian guru kelas IV terhadap bahan ajar memperoleh skor 4,71 dengan kategori “Sangat Baik”. Hasil validasi 10 siswa kelas IV SKKK Yogyakarta juga menunjukkan skor 4,61dengan kategori “Sangat Baik”. Peneliti menjumlahkan dan menghitung ratarata hasil seluruh validasi produk yang dilakukan oleh pakar Kurikulum 2013, guru kelas IV dan 10 siswa kelas IV SKKK Yogyakarta menunjukkan hasil ratarata skor adalah 4,67 dengan kategori “Sangat Baik”. Hasil validasi akhir produk menunjukkan bahwa bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 subtema Bersatu dalam Keberagaman untuk siswa kelas IV SD telah memiliki kualitas sangat baik dan layak untuk digunakan sebagai bahan ajar.

(142) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V PENUTUP Bab penutup dari penelitian ini berisi (1) kesimpulan, (2) keterbatasan penelitian dan (3) saran. Kesimpulan merupakan hasil akhir dari serangkaian kegiatan penelitian yang dilakukan. Pada bab penutup ini juga terdapat beberapa keterbatasan penelitian yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti juga menyertakan saran kepada siapa saja yang membaca penelitian ini agar dapat memperbaiki pda penelitian selanjutnya. 5.1 Kesimpulan Kegiatan penelitian yang telah dilakukan menghasilkan beberapa hal yang menunjukkan berhasil atau tidaknya penelitian. Hal-hal yang telah didapat selama penelitian dapat dirangkum menjadi kesimpulan. Maka, berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan sebagai berikut. 5.1.1 Bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 Subtema Bersatu dalam Keberagaman untuk siswa kelas IV SD dikembangkan dengan prosedur penelitian yang mengkombinasikan antara teori Kemp dan Borg and Gall. Adapun langkah-langkah sebagai berikut (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi, (5) revisi desain, (6) uji coba desain, (7) revisi desain. Hasil dari penelitian ini berupa produk uji coba terbatas berupa bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 subtema Bersatu dalam Keberagaman untuk siswa kelas IV SD. 122

(143) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 123 5.1.2 Bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 Subtema Bersatu dalam Keberagaman untuk siswa kelas IV SD dikembangkan dengan kualitas sangat baik dan layak digunakan untuk pembelajaran tematik integratif Kurikulum 2013 berdasarkan validasi pakar Kurikulum 2013, guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 dan siswa kelas IV SKKK Yogyakarta. Hasil dari validasi pakar Kurikulum 2013, guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 dan siswa kelas IV SKKK Yogyakarta menunjukkan skor rerata produk adalah 4,67 dan termasuk kategori “Sangat Baik” ditinjau dari aspek (1) tujuan dan pendekatan, (2) desain dan pengorganisasian bahan ajar, (3) isi bahan ajar, (4) topik bahan ajar dan (5) metodologi. 5.2 Keterbatasan Penelitian Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini mempunyai keterbatasan. Keterbatasan yang ada dalam penelitian ini antara lain sebagai berikut. 5.2.1 Wawancara untuk analisis kebutuhan hanya dilakukan kepada kepala sekolah dan guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 SKKK Yogyakarta. 5.2.2 Responden pada uji coba lapangan terbatas berjumlah 10 siswa kelas IV SD. 5.2.3 Isi bahan ajar terbatas untuk 1 subtema dalam 1 tema pembelajaran Kurikulum 2013 untuk kelas IV SD. 5.2.4 Penelitian yang dilakukan peneliti terbatas pada pengembangan bahan ajar Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD.

(144) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 124 5.3 Saran Saran untuk penelitian pengembangan terkait dengan bahan ajar Kurikulum 2013 adalah sebagai berikut. 5.3.1 Wawancara untuk analisis kebutuhan sebaiknya dilakukan dengan beberapa kepala sekolah dan guru kelas IV pelaksana Kurikulum 2013 dan siswa kelas IV SD agar lebih tahu akan kebutuhan siswa terhadap bahan ajar Kurikulum 2013. 5.3.2 Responden untuk ujicoba lapangan sebaiknya lebih dari 10 siswa kelas IV SD agar hasil validasi lebih akurat. 5.3.3 Isi bahan ajar disusun lebih dari satu subtema dalam satu tema, sehingga terlihat kesinambungan materi pembelajaran antarsubtema dalam satu tema. 5.3.4 Penelitian yang dilakukan peneliti diperdalam dengan melakukan uji keefektifan pada produk bahan ajar.

(145) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI REFERENSI Abidin, Y. 2012. Model Penilaian Otentik dalam Pembelajaran Membaca Pemahaman Berorientasi Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 2 (2), 164-178. Amri, S. 2013. Pengembangan dan Model Pembelajaran dalam Kurikulum 2013. Jakarta: PT Prestasi Pustakarya. Anissa, W. 2012. Model Pembelajaran Membaca Permulaan Berbasis Kearifan Lokal dalam Pendidikan Keaksaraan di Kabupaten Subang. Jurnal Pakar Pendidikan, 10 (2), 179-193. Apriyani, Y. F. 2013. Pengembangan Bahan Ajar yang Terintegrasi dengan Pendidikan Karakter Untuk Keterampilan Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD Kelas IV Semester Gasal. Skripsi. Tidak dipublikasikan. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Cunningsworth, A. 1995. Choosing your Coursebook. New Hampshire's seacoast: Macmillan Heinemann. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Klinik Pembelajaran http://pjjpgsd.dikti.go.id/file.php/1/repository/dikti/Revisi_Bahan_Ajar_Ce tak/BAC_Pengkur_SD/UNIT-4_PERKEMBANGAN_ KURIKULUM_.pdf Harijanto, M. 2007. Pengembangan Bahan Ajar Untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Program Pendidikan Pembelajar Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika. 02 (1), 216-226. Hidayat, S. 2013. Pengembangan Kurikulum Baru. Bandung: Rosda. Iskandarwasid & Suhendar, D. 2009. Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: PT Remaja Rosda Karya. Karli, H. 2006. Penerapan Pembelajaran Tematik. Jakarta: Grafindo Persada. Karli, H. 2009. Pembelajaran Tematik dan Pembelajaran Fragmented di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Penabur. 8 (13), 71-79. Kusuma, D.C. 2013. Analisis Komponen-komponen Pengembangan Kurikulum 2013 pada Bahan Uji Publik Kurikulum 2013. Jurnal Analisis Komponenkomponen Pengembangan Kurikulum 2013. Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Indonesia, 8. 125

(146) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 126 Kemendikbud. 2013. Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013 SD Kelas IV. Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kemendikbud. 2013. Teknik Penilaian Kurikulum 2013 di SD. Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kemendikbud. 2013. Kurikulum 2013: Panduan Teknis Penilaian di Sekolah Dasar. Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Listyarti, R. 2012. Pendidikan Karakter dalam Metode Aktif, Inovatif dan Kreatif. Jakarta: Erlangga. Mulyasa. 2013. Kurikulum 2013.Bandung: Rineka Cipta. Nurgiyantoro, B. 2008. Penilaian Otentik. Jurnal Cakrawala Pendidikan, (3), 250261. Nurgiyantoro, Burhan. 2011. Penilaian Otentik dalam Pembelajaran Bahasa. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Permanasari, G. 2009. Pembelajaran Tematik dengan Metode Kepala Bernomor Terstruktur untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Biologi Siswa Kelas VII A Semester Genap SMP Negeri 8 Surakarta Tahun Ajaran 2007/2008. Skripsi.Tidak dipublikasikan. Surakarta: Universitas Sebelas Maret. Prastowo, A. 2012. Panduan Kreatif Memuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Divapress. Rusman. 2010. Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Sanjaya, W. 2008. Kurikulum dan Pembelajaran: Teori dan Praktik Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Prenada Media Group. Semiawan, dkk. 1985. Pendekatan Keterampilan Proses. Jakarta: Gramedia. Setiyorini, N. D. 2013. Analisis Kesesuaian Buku Ajar Kelas IV SD/MI Tema Peduli Terhadap Mahluk Hidup dengan Kurikulum 2013. Skripsi. Tidak dipublikasikan. Semarang: IAIN Walisongo. Setyosari, P. 2010. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Kencana.

(147) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 127 Siregar, E. dan Nara, H. 2010. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia. Sofyan, M. 2010. Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal; Telaah Pemikiran KH. Abdurrahman Wahid. Skripsi. Tidak dipublikasikan. Semarang: IAIN Walisongo. Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sukardjo. 2008. Kumpulan Materi Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Prodi Teknologi Pembelajaran, Pps UNY. Triana, D. D. 2013. Penilaian Kinerja dalam Pembelajaran Seni Budaya: Implementasi Kurikulum 2013. Yetti, E. dan Marliana, N.L. (ed.), Kurikulum 2013 serta Implementasi KKNI di Perguruan Tinggi. Universitas Negeri Jakarta, Jakarta. Halaman 1-14. Trianto. 2010. Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik Usia TK/SD. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif- Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Wagiran, dkk. 2010. Pengembangan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Hamemayu Hayuning Bawana. Jurnal Pendidikan Karakter, 2 (3). 329339.

(148) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN Lampiran 1. Hasil Wawancara Survei Kebutuhan Guru Kelas IV dan Kepala SD Kristen Kalam Kudus Guru Kelas IV SD No. 1 Daftar Pertanyaan Sejauh Jawaban Pertanyaan pemahaman Lebih sederhana materinya dibandingkan terhadap dengan kurikulum sebelumnya, lebih mana Bapak/Ibu mengutamakan keaktifan siswa dan guru Kurikulum SD 2013? sebagai fasilitator. Selain itu guru juga dituntut untuk menghargai pendapat siswa. 2 Sejauh mana Bapak/Ibu pemahaman Proses terkait pendekatan sains belajar lebih banyak meliputi dengan kegiatan mengamati, percobaan, diskusi, dalam mengambil kesimpulan. pembelajaran? 3 Sejauh mana Bapak/Ibu pemahaman Karakter yang ditanamkan berjumlah 18. terkait dengan Setiap pembelajaran harus dibidik akan penilaian otentik? menuju karakter yang seperti apa. Setiap mata pelajaran mengembangkan sikap berbeda-beda. Namun, jumlahnya yang banyak dan waktu yang sedikit menjadi sulit untuk mencapai semua karakter yang diharapkan. 4 Sejauh mana Bapak/Ibu pemahaman Penilaian yang digunakan menilai siswa terkait dengan baik dari hasil dan juga prosesnya. pendidikan karakter? 5 Kesulitan-kesulitan apa yang Bapak/Ibu alami - Jawaban siswa cenderung bingung dalam untuk dibawa ke arah yang seperti apa melaksanakan Kurikulum SD karena pertanyaan yang menanyakan 128

(149) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 129 2013? Mengapa? pendapat cenderung luas. Jika pendapat siswa salah, guru perlu mengarahkan jawaban ke arah yang benar. - Siswa tidak tahu akan bahan yang dipelajari karena anak merumuskan sendiri yang telah ia pelajari di sekolah - Setiap hari ada kegiatan percobaan - Materinya loncat-loncat karena menyesuaikan tema sehingga materi yang sebelumnya banyak menjadi dikurangkan. Hal ini membuat siswa sulit memahami materi - Materi dalam satu tema terlalu banyak dan belum mendalam sehingga guru perlu membuat panduan sendiri - Penilaian berbentuk rubrik memakan waktu lama untuk menilai siswa - Kunci jawaban ada beberapa yang belum lengkap - Waktu guru tersita banyak untuk mengoreksi pekerjaan siswa di buku untuk mengejar agar buku pelajaran dapat dibawa pulang oleh siswa - Guru kesulitan mengelola kelas sehingga diperlukan asisten guru - Mengajar dan menilai perlu dilakukan dalam satu kegiatan dan hal itu menyulitkan guru karena selain mengajar guru juga perlu menilai siswa secara perorangan

(150) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 130 6 Menurut Bapak/Ibu apakah Masih perlu disempurnakan karena terlalu bahan ajar Kurikulum SD banyak kegiatan yang dilakukan dalam 1 2013 masih perlu kali disempurnakan? Mengapa? 7 Apakah Bapak/Ibu pertemuan namun materi yang dipelajari tidak mendalam. masih Menurut guru perlu perbaikan karena bahan memerlukan suplemen bahan ajar masih terdapat beberapa kesalahan ajar Kurikulum SD 2013? khususnya dalam pembuatan soal dan untuk penjelasan materi belum mendalam. 8 Apakah Bapak/Ibu mampu Mampu dan tidak mampu harus mampu mengembangkan secara karena buku yang sudah tersedia masih mandiri bahan ajar sesuai membingungkan dengan Kurikulum SD 2013? dan perlu mempergunakan bahan ajar lain untuk menunjang pemahaman anak. 9 Apakah bahan ajar Kurikulum Sejauh SD 2013 sesuai Sejauh mana Bapak/Ibu cukup sesuai meskipun dengan memberatkan dalam prosesnya baik bagi budaya lokal sekolah? 10 ini siswa dan guru. pemahaman Karakter yang ingin dikembangkan sudah terkait dengan cukup bagus. Semua karakter bersifat jenis-jenis karakter yang akan positif bagi siswa dan perlu dikembangan dikembangkan oleh dan guru perlu aktif dalam menanamkan Kementerian Pendidikan dan karakter-karakter tersebut. Kebudayaan Nasional? 11 Saran apa yang dapat - Pertanyaan perlu diperjelas supaya Bapak/Ibu berikan terkait dapat menentukan jawaban yang benar dengan bahan ajar Kurikulum dan salah SD 2013 yang sudah tersedia! - Kegiatan disesuaikan yang ingin dengan dilakukan waktu yang tersedia - Catatan materi dan kunci jawaban baiknya diberikan yang benar dan jelas

(151) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 131 dalam buku guru Kepala Sekolah No. 1 Daftar Pertanyaan Jawaban Pertanyaan pemahaman Pada dasarnya bagus, karena siswa Bapak/Ibu terhadap Kurikulum “belajar untuk belajar sendiri”. Siswa menemukan sendiri tanpa diberi tahu. SD 2013? Sejauh mana Siswa yang awalnya diberi penjelasan oleh guru, sekarang lebih ditekankan untuk menjelaskan lewat kegiatan presentasi di kelas. 2 Sejauh mana Bapak/Ibu pemahaman Proses melibatkan antara lain terkait dengan pengamatan, mengkonstruksi, melakukan sains dalam eksperimen dan mengambil kesimpulan pendekatan pembelajaran? semuanya baik dan sesuai dengan perkembangan kognitif siswa SD. Siswa menjadi aktif dalam proses pembelajaran. 3 Sejauh Bapak/Ibu mana pemahaman Dalam pembelajaran yang diterapkan terkait penilaian otentik? dengan dengan pendekatan sains akan secara tidak langsung menumbuhkan karakter dalam diri siswa. Dalam suatu percobaan yang dilakukan siswa, siswa dapat belajar untuk disiplin, menghargai dan sebagainya. 4 Sejauh Bapak/Ibu mana pemahaman Penilaian yang digunakan menilai siswa terkait dengan baik dari hasil dan juga prosesnya. pendidikan karakter? Penilaian bentuk ini agak sulit untuk dilakukan guru karena dalam kesempatan yang sama, guru berperan sebagai fasilitator dan juga perlu menilai proses dan hasil siswa.

(152) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 132 5 Kesulitan-kesulitan apa yang - Waktunya pelatihan kurikulum 2013 Bapak/Ibu ini cenderung sedikit alami dalam melaksanakan Kurikulum SD - Penilaian yang digunakan sulit untuk 2013? Mengapa? dilakukan karena rumit - Buku guru dan siswa cenderung bertele-tele karena bentuk kegiatan yang banyak untuk dilakukan dan diselesaikan oleh siswa. 6 Menurut Bapak/Ibu apakah Masih perlu disempurnakan terutama bahan ajar Kurikulum SD 2013 pada alur pembelajarannya yang saat ini masih perlu disempurnakan? masih Mengapa? membingungkan dan juga kedalaman materi yang perlu ditambah, agar siswa menjadi lebih paham. 7 Apakah Bapak/Ibu masih Ya, agar proses pembelajaran tidak memerlukan suplemen bahan terpaku pada buku yang disediakan ajar Kurikulum SD 2013? 8 Apakah Bapak/Ibu mengembangkan mandiri bahan pemerintah saja. mampu Ya, jika mengikuti semua materi yang ada secara di buku, maka belum tentu selesai untuk ajar sesuai dilakukan semua dalam waktu yang telah dengan Kurikulum SD 2013? ditetapkan. Kegiatan yang sekiranya penting untuk dilakukan, ya dilakukan. Namun jika tidak perlu, maka tidak dilakukan. 9 Apakah bahan ajar Kurikulum Ya sudah sesuai, namun memang belum SD 2013 sesuai dengan budaya mendalam pada materi. lokal sekolah? 10 Sejauh mana pemahaman Karakter yang ingin dikembangkan sudah Bapak/Ibu terkait dengan jenis- cukup bagus. Karakter-karakter yang jenis karakter dikembangkan yang akan menjadi dasar, akan lebih banyak oleh dikembangkan dibanding karakter lain.

(153) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 133 Kementerian Pendidikan dan Namun karakter tersebut dikombinasikan Kebudayaan Nasional? juga dengan karakter yang dimiliki pendidikan Kristen. 11 Saran apa Bapak/Ibu yang berikan dapat terkait Memperdalam materi ajar agar siswa lebih memahami. dengan bahan ajar Kurikulum - Membuat kegiatan pembelajaran tidak SD 2013 yang sudah tersedia! bertele-tele

(154) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 2. Jaring-jaring Tema 134

(155) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 135

(156) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 3 SILABUS PEMBELAJARAN TEMATIK KURIKULUM 2013 Satuan Pendidikan : SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta Kelas : IV Tema 1 : Indahnya Kebersamaan Mata Pelajaran dan Indikator Kompetensi Kegiatan pembelajaran dan Alokasi Penilaian Waktu Sumber Belajar Dasar MINGGU 1 PPKn Pengetahuan 3.3.1 Menyebutkan bentuk-bentuk karakteristik individu 6x35 Pembelajaran 1  Siswa mengamati gambar menit  Gambar peristiwa  Lirik lagu “Bagimu 3.3.2 Memberi contoh karakteristik 136 alam yaitu

(157) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI individu yang ada di lingkungan sekolah Negeri” dampak gempa bumi membaca cerita  Peta Indonesia karakteristik individu di lingkungan tentang peristiwa alam dan  Lirik sekolah perbedaan 3.4.1 Menyebutkan macam-macam agama masing-masing yang ada di lingkungan kelas dalam cerita tersebut 3.3.3 Menjelaskan manfaat keberagaman 3.4.2 Menyebutkan nama tempat ibadah   Siswa Siswa cara Denah  Kotak/Box dalam  Teka-teki silang yang  Origami dan kitab suci dari masing-masing agama kelompok 3.4.3 Menyebutkan macam-macam suku beranggotakan bangsa yang ada di lingkungan kelas masing-masing individu di 3.4.4 Menganalisis karakteristik dari tiap dalam suku bangsa (fisik, rumah adat, pakaian mendapatkan tugas untuk adat) mencari mengenai orang, kelompok informasi nama tempat Keterampilan ibadah dan kitab suci dari 4.4.1 Membuat mind maping tentang satu agama keragaman agama di lingkungan kelas 4.4.2 Membuat tabel tentang keragaman  daerah  tokoh 6 lagu “Gambang Suling“ berdoa dibagi 137 Siswa mendiskusikan arti

(158) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 138 suku bangsa dan karakteristik fisiknya dari peristiwa alam, cara 4.4.3 Menemukan suku bangsa yang ada bersyukur atas keselamatan di Indonesia (melalui gambar, dan buku/bacaan, kolom Acak kata dan teka perbedaan agama teki silang)  cara menghargai Siswa membaca cerita yang 4.4.4 Mengelompokkan gambar-gambar didalamnya rumah adat dan pakaian adat pada tiap persoalan suku bangsa diselesaikan tentang KPK Karakter Individu/ Sosial  terdapat yang harus Siswa mengisi LKS tentang 2.4.1 Berani menunjukkan perilaku peristiwa alam yang terjadi bersatu di masyarakat/ di lingkungan di sekolah mengerjakan 2.4.2 Percaya diri dalam menunjukkan perhitungan perilaku bersatu di lingkungan sekolah melibatkan dua bilangan 2.4.3 Tolong menolong dengan teman  Indonesia soal KPK yang Siswa membuat mind map sebagai wujud perilaku bersatu tentang Karakter Spiritual agama secara individu 1.2.1 Bersyukur atas kebersamaan dalam dan keberagaman

(159) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 139 keberagaman sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa di lingkungan sekolah Penilaian 1.2.2 Menerima anugerah persatuan Pengetahuan : tertulis dalam keberagaman sebagai anugerah Keterampilan : produk Tuhan yang Maha Esa di lingkungan Sikap : penilaian diri sekolah Bahasa Pengetahuan Indonesia 3.1.1 Menjelaskan isi dari laporan tentang Pembelajaran 2  3.1.2 Menemukan gagasan utama dari tiap Siswa menyanyikan lagu menit “Bagimu Negeri” bunyi  Siswa membuat tabel paragraf dalam laporan tentang bunyi keragaman suku dan Keterampilan mendata daerah asal dan 4.1.1 Mengamati berbagai contoh laporan suku bangsa yang masing- tentang bunyi masing teman dalam satu 4.1.2 Membuat ringkasan tentang laporan kelas bunyi Karakter Individu/ Sosial 2.1.1 Menghargai hasil percobaan bunyi  6x35 Siswa mencari informasi lain melalui membaca cerita

(160) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 140 yang dilakukan oleh orang lain tentang keragaman suku 2.1.2 Percaya diri dalam memaparkan bangsa (yang di dalamnya hasil percobaan bunyi membahas juga tentang Karakter Spiritual KPK) 1.1.1 Bersyukur atas bahasa Indonesia Matematika  Siswa secara berkelompok yang dimiliki melalui doa membuat prakarya berupa 1.1.2 Mengakui kebesaran Tuhan atas gambar peta Indonesia pada adanya bahasa Indonesia kartas gambar, lalu kertas Pengetahuan gambar tersebut ditempel 3.7.1 Menyebutkan arti kelipatan pada sterofom, kemudian persekutuan siswa membuat bendera 3.7.2 Menyebutkan arti KPK kecil yang diberi tulisan 3.7.3 Menunjukkan jenis-jenis cara nama suku dan siswa menentukan KPK memasang bendera tersebut 3.7.4 Menghitung KPK melibatkan dua pada peta. (mencoba) bilangan yang hasilnya kurang dari 40 3.10.1 Mengukur panjang dan lebar dengan menggunakan atribut pengukuran  Siswa menempel gambar dan menuliskan sebab dan

(161) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 141 3.10.2 Menghitung keliling persegi akibat dari masing-masing panjang dengan menggunakan atribut peristiwa alam pengukuran Keterampilan Penilaian 4.1.1 Mendemonstrasikan perhitungan Pengetahuan : tertulis KPK melibatkan dua bilangan Keterampilan : produk 4.1. 3 Menggunakan salah satu cara Sikap penyelesaian perhitungan KPK melibatkan dua bilangan 4.8.1 Mengamati posisi suatu tempat/benda Pembelajaran 3  sedang memainkan alat tempat/benda 2.1.2 Tertib dalam melakukan prosedur musik  dalam mengerjakan operasi hitung Siswa menjodohkan asal daerah dan pakaian adat operasi hitung campuran 2.1.3 Tolong-menolong dengan teman Siswa mengamati gambar tentang anak-anak yang 4.8.2 Menggambarkan peta posisi suatu Karakter Individu/ Sosial : penilaian diri daerah.  Siswa membaca cerita 6x35 menit

(162) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI “Semut dan Kepompong”. campuran 2.4.1 Disiplin dalam membuat dan IPA  Siswa menganalisis sifat mengikuti jadwal kegiatan yang yang dimiliki oleh masing- menggunakan prinsip KPK masing tokoh dalam cerita 2.4.2 Menghargai hasil perhitungan teman tersebut. lain dalam menggunakan prinsip KPK 142  Siswa melakukan percobaan Pengetahuan untuk menyelidiki sumber 3.5.1 Menjelaskan arti bunyi bunyi. (mencoba) 3.5.2 Memberi contoh sumber-sumber bunyi Penilaian 3.5.3 Menganalisis sifat-sifat bunyi Pengetahuan : tertulis Keterampilan Keterampilan : produk 4.4.1 Mempresentasikan hasil diskusi Sikap : penilaian diri tentang sumber-sumber bunyi 4.4.2 Mempraktekkan percobaan untuk mengetahui sifat-sifat bunyi 4.4.3 Mendemonstrasikan hasil percobaan mengenai sifat-sifat bunyi Pembelajaran 4  Siswa menyanyikan lagu daerah “Gambang Suling“ 6x35 menit

(163) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 143 Karakter Individu/ Sosial Siswa mengamati gambar 2.1.1 Bersikap jujur dalam melakukan tentang alat musik percobaan tradisional 2.1.2 Menghargai hasil percobaan yang  Siswa menjodohkan dihasilkan teman lain gambar alat musik Karakter Spiritual tradisional dengan asal 1.1.1 Bersyukur atas alam yang diberikan daerahnya Tuhan IPS   Siswa membuat tabel 1.1.2 Mengakui keragaman alam yang ada tentang alat musik di Indonesia tradisional di Indonesia Pengetahuan  Siswa melakukan 3.3.1 Menyebutkan pengertian peristiwa percobaan tentang sumber alam bunyi “membuat gitar 3.3.2 Menjelaskan jenis-jenis peristiwa sederhana” alam di Indonesia  Siswa mengamati laporan 3.3.7 Menjelaskan penyebab terjadinya tentang hasil percobaan banjir sumber bunyi 3.3.8 Menjelaskan akibat terjadinya banjir

(164) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 144 3.3.9 Menyebutkan cara-cara mencegah  Siswa mencari gagasan banjir utama dari tiap paragraf Keterampilan dalam laporan tentang 4.3.1 Mengisi daftar pengertian peristiwa bunyi alam  Siswa membaca percakapan 4.3.2 Mengumpulkan gambar-gambar antara Siti dan Bapaknya jenis peristiwa alam di Indonesia tentang manfaat dari Karakter Individu/ Sosial keberagaman kebudayaan 2.3.1 Bertanggung jawab atas peran diri yang ada di lingkungan sendiri di lingkungan kelas 2.3.2 Santun dalam melakukan interaksi sosial dengan lingkungan dan teman Karakter Spiritual 1.3.1 Bersyukur atas karunia Tuhan 1.3.2 Menyadari adanya karunia atas penciptaan manusia dan lingkungannya SBdP Penilaian Pengetahuan : tertulis Keterampilan : produk Sikap : penilaian diri Pengetahuan 3.5.1 Mengurutkan alur membuat karya Pembelajaran 5 5x35

(165) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 145 media kreatif  Siswa mengamati gambar menit 3.5.2 Menjelaskan alur cara membuat tentang peristiwa banjir di media karya kreatif Indonesia Keterampilan  4.4.1 Membuat karya seni tiga dimensi dari bahan alam Siswa berlatih gerak dasar berjalan  Siswa melakukan 4.4.2 Mengkreasikan karya seni tiga penjelajahan dengan misi dimensi dengan menggunakan bahan untuk alam sampah di daerah sekitar Karakter Individu/ Sosial sekolah 2.3.3 Peduli terhadap alam dalam berkelompok. Penjelajahan berkarya seni dilakukan 2.3.4 Menghargai hasil karya teman lapangan terdekat. Karakter Spiritual  mengumpulkan secara menuju ke Siswa menggambarkan peta 1.1.1 Bersyukur atas keindahan karya seni posisi dari sekolah kalian yang dibuat sebagai anugerah yang menuju diberikan Tuhan terdekat 1.1.2 Menghargai ciri khas keindahan ke lapangan dengan

(166) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 146 PenjasOrkes karya seni dan karya kreatif masing- memperhatikan arah mata masing daerah sebagai anugerah Tuhan angin. Pengetahuan  Siswa mengerjakan soal 3.2.2 Menjelaskan pengaruh aktivitas yang ada pada kotak harta fisik pada pertumbuhan dan karun perkembangan tubuh Matematika yaitu keliling 3.2.3 Menjelaskan pengaruh pengaruh persegi panjang. berupa soal istirahat terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh Penilaian Keterampilan Pengetahuan : tertulis 4.1.1 Mempraktikkan bentuk aktivitas Keterampilan : produk jalan Sikap : penilaian diri 4.1.3 Mempraktikkan gerak dasar jalan melalui permainan Karakter Individu/ Sosial  2.1.1 Kerjasama dengan teman saat melaksanakan tugas kelompok 2.1.2 Tanggung jawab dalam 5x35 Pembelajaran 6 Siswa mengamati gambar menit tentang kebersamaan  Siswa mengisi teka-teki silang tentang keberagaman

(167) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 147 melaksanakan tugas Karakter Spiritual di Indonesia  Siswa membaca percakapan 1.1.1 Bersyukur atas kemampuan yang tentang perbedaan yang ada dimiliki oleh tubuh di Indonesia 1.1.2 Menghargai kemampuan yang  dimiliki oleh tubuh Siswa mengerjakan soal KPK  Siswa membaca bacaan tentang perbedaan yang ada di Indonesia  Siswa menuliskan sikap- sikap yang patut dilakukan dalam menghargai perbedaan suku, agama, dan adat istiadat orang lain.  Siswa membuat origami dari kertas  Siswa tentang membuat slogan indahnya

(168) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 148 kebersamaan dan dituliskan pada origami tersebut. Penilaian Pengetahuan : tertulis Keterampilan : produk Sikap : penilaian diri MINGGU 2 PPKn Pengetahuan Pembelajaran 1 3.3.1 Menyebutkan bentuk-bentuk  Siswa karakteristik sifat 3.3.2 Menyebutkan bentuk-bentuk - Lagu, gambar tempat lagu 6 x 35 menyanyikan ”Satu Nusa Satu Bangsa”  Siswa mengamati gambar menit ibadah, berbagai bencana alam - Buku karakteristik fisik tempat ibadah 5 agama besar Terpadu 3.3.3 Menyebutkan macam-macam agama di Indonesia. 2013. yang ada di lingkungan kelas  Siswa membaca cerita gambar Tematik Kurikulum Kementrian Pendidikan dan tentang Siti, Ester dan teman Kebudayaan Republik dan kitab suci dari masing-masing agama sekelasnya yang mempunyai Indonesia 2013 3.3.5 Menyebutkan macam-macam suku bentuk fisik dan sifat yang 3.3.4 Menyebutkan nama tempat ibadah bangsa yang ada di lingkungan kelas - Gambar suku, alat musik, rumah ada

(169) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 149 3.3.6 Memberi contoh karakteristik individu yang ada di lingkungan sekolah berbeda-beda.  Siswa - Berbagai jenis aat mengamati musik dan 3.3.7 Menjelaskan manfaat keberagaman mencatat karakteristik individu di lingkungan fisik dan sifat yang dimiliki Terpadu sekolah oleh teman sekelasnya. 2013. 3.3.8 Menganalisis karakteristik dari tiap suku bangsa (fisik, rumah adat, pakaian adat, alat musik tradisional)  Siswa keanekaragaman membaca cerita tentang jenis-jenis pekerjaan.  Siswa melakukan wawancara Keterampilan tentang jenis-jenis pekerjaan 4.3.1 Mempresentasikan hasil kerja sama orang tua dari teman sekelas. dalam kelompok  Siswa mencari gambar - Buku Buku Tematik Kurikulum Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2013 - Lagu, gambar tarian - Buku Buku Tematik 4.3.2 Membuat laporan tertulis hasil kerja berbagai bencana alam yang Terpadu sama dengan teman pernah terjadi di Indonesia 2013. 4.4.4 Mengelompokkan gambar-gambar beserta waktu dan tempat Pendidikan rumah adat dan pakaian adat pada tiap terjadinya. (mencoba) Kebudayaan Republik suku bangsa 4.4.5 Mengumpulkan data-data identitas sosial ekonomi di lingkungan sekolah  Siswa menempel gambar yang telah dicari pada lembar Kurikulum Kementrian dan Indonesia 2013 - Peralatan percobaan penyerapan bunyi

(170) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 150 4.4.6 Membuat tabel tentang pengelompokkan kesamaan identitas sosial ekonomi di lingkungan sekolah 4.4.7 Menjodohkan gambar alat musik tradisional dengan asal daerahnya yang tersedia. (menyajikan)  Siswa menyanyikan 6 x 35 lagu menit “Menghitung FPB”  Siswa mencari FPB dengan 2013. Kurikulum Kementrian Pendidikan cara memfaktorkan. dan Kebudayaan Republik alat musik tradisional Penilaian Karakter Individu/Sosial Pengetahuan : tertulis 2.4.1 Berani menunjukkan perilaku Keterampilan : produk bersatu di masyarakat/ di lingkungan Sikap Indonesia 2013 : penilaian diri sekolah 2.4.2 Percaya diri dalam menunjukkan Pembelajaran 2 perilaku bersatu di lingkungan sekolah  Guru menyuruh 6 x 35 siswa menit 2.4.3 Menghargai sikap untuk menyebutkan contoh benda- mewujudkan persatuan yang dilakukan benda oleh teman lain mengeluarkan bunyi. 1.1.1 Bersyukur atas kebersamaan dalam - Buku Buku Tematik Terpadu 4.4.8 Membuat tabel tentang keragaman Karakter Spiritual - Dekak-dekak yang dapat  Siswa membaca pengertian

(171) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 151 keberagaman agama, suku bangsa, pakaian tradisional dan rumah adat penyerapan bunyi.  Siswa bersama dengan sebagai anugerah kelompoknya 1.1.2 Menerima anugerah persatuan percobaan penyerapan bunyi dalam keberagaman agama suku bangsa,  Masing-masing melakukan kelompok pakaian tradisional dan rumah adat membuat daftar sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa tidak baku dalam bentuk di lingkungan sekolah tabel kemudian menuliskana Bahasa Pengetahuan kosakata bakunya. Indonesia 3.1.3 Menjelaskan pengertian kosakata  Siswa kosakata mengamati guru baku dan tidak baku dalam laporan melakukan percobaan cara tentang bunyi mencari FPB dangan alat peraga dekak-dekak. 3.1.4 Menemukan penggunaan kosakata  Masing-masing baku dan tidak baku dalam laporan membandingkan tentang bunyi mencari Keterampilan 4.1.3 Memilih kosakata baku dan tidak FPB pemfaktoran. kelompok cara dengan

(172) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 152 baku dalam laporan bunyi 4.1.4 Mendaftar jenis kosakata baku dan tidak baku dalam laporan bunyi Karakter Individu/Sosial Penilaian Pengetahuan : tertulis Keterampilan : produk Sikap : penilaian diri 2.1.1 Menghargai hasil percobaan bunyi yang dilakukan oleh orang lain 2.1.2 Percaya diri dalam memaparkan hasil percobaan bunyi 6 x 35  Siswa menyanyikan lagu”Ampar-ampar Pisang.”  Siswa Matematika membaca Pengetahuan tentang 3.8.1 Menyebutkan arti faktor Gambyong. persekutuan dua bilangan 3.8.2 Menyebutkan arti FPB satu tarian menentukan FPB guru. Keterampilan tari  Siswa mempraktikkan salah berdasarkan bilangan yang hasilnya kurang dari 40 bacaan keunikan 3.8.3 Menunjukkan jenis-jenis cara 3.8.4 Menghitung FPB melibatkan dua menit Pembelajaran 3  Siswa daerah petunjuk bersama dari dengan kelompok membuat sebuah

(173) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 153 4.1.2 Mendemonstrasikan perhitungan kreasi FPB melibatkan dua bilangan mendiskusikan 4.14 Menggunakan salah satu cara gerakannya. perhitungan FPB melibatkan dua tarian daerah  Setiap dan keunikan kelompok bilangan mendiskusikan bentuk-bentuk Karakter Spiritual mitigasi 1.1.1 Bersyukur atas kemampuan untuk berhitung yang telah dimiliki dalam terjadinya bencana alam. yang dilakukan menanggulangi melakukan operasi hitung IPA 1.1.2 Menghargai kemampuan yang Penilaian dimiliki Pengetahuan : tertulis Pengetahuan Keterampilan : produk 3.5.4 Menjelaskan penyerapan bunyi Sikap : penilaian diri 3.5.5 Memberi penyerapan bunyi 6 x 35 Keterampilan Pembelajaran 4 4.4.3Mempraktekkan penyerapan bunyi  Siswa menyebutkan berbagai menit 4.4.4 Mendemonstrasikan hasil percobaan mengenai penyerapan bunyi macam keanekaragaman di

(174) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 154 Karakter Individu/Sosial 2.1.1 Bersikap jujur dalam melakukan  Siswa mengamati gambar percobaan keanekaragaman 2.1.2 Bersikap teliti dalam melakukan bangsa, alat musik dan rumah percobaan adat yang menjadi ciri khas 2.1.3 Bersikap hati-hati dalam bangsa Indonesia. melakukan percobaan suku  Siswa mendiskusikan nama- 2.1.4 Menghargai hasil percobaan yang nama suku bangsa rumah dihasilkan teman lain adat dan alat musik yang Karakter Spiritual menjadi cirri khas bangsa 1.1.1 Bersyukur atas alam yang diberikan Indonesia. Tuhan IPS Indonesia.  Siswa membuat sebuah tari 1.1.2 Mengakui keragaman alam yang bertema ada di Indonesia mereka Pengetahuan menceritakan makna tarian 3.3.2 Menjelaskan jenis-jenis peristiwa yang mereka buat. alam di Indonesia 3.3.3 Memberi contoh jenis-jenis peristiwa dengan sendiri kreasi kemudian  Siswa melakukan percobaan

(175) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 155 alam yang pernah terjadi di Indonesia secara berkelompok 3.3.4 Menyebutkan tempat dan waktu membunyikan alat-alat musik peristiwa alam yang pernah terjadi di daerah serta mencari sumber Indonesia bunyi 3.3.6 Menjelaskan mitigasi yang dapat tersebut. dari alat cara musik dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia Penilaian 3.3.7 Menjelaskan penyebab terjadinya Pengetahuan : tertulis banjir Keterampilan : produk 3.3.8 Menjelaskan akibat terjadinya Sikap : penilaian diri banjir Keterampilan Pembelajaran 5 4.3.2 Mengumpulkan gambar-gambar  Siswa membaca jenis peristiwa alam di Indonesia tentang 4.3.3 Mengumpulkan data hasil peristiwa olahraga. alam yang pernah terjadi di Indonesia 4.3.4 Menggunakan bahan referensi tertentu untuk memperoleh informasi  Siswa cidera menyanyikan “Apuse.” 5 x 35 bacaan menit dalam lagu

(176) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 156 mengenai tempat dan waktu peristiwa  Setiap kelompok membuat alam yang pernah terjadi di Indonesia kreasi berbagai bentuk pola 4.3.6 Membuat slogan sederhana berupa gerak himbauan mengenai mitigasi yang dapat iringan lagu daerah. dilakukan manusia dalam setiap peristiwa  Siswa berirama mempelajari dengan jenis- alam yang terjadi di Indonesia jenis pola lantai dalam seni 4.3.7 Menceritakan bentuk-bentuk tari. mitigasi bencana  Siswa memperagakan Karakter Individu/Sosial berbagai bentuk pola lantai 2.3.1 Peduli dengan teman lain dalam seni tari. 2.3.2 Tanggung jawab terhadap peran yang dimiliki Penilaian Karakter Spiritual Pengetahuan : tertulis 1.3.1 Bersyukur atas karunia Tuhan YME Keterampilan : produk yang telah menciptakan manusia dan Sikap : penilaian diri lingkungannya Pembelajaran 6 5 x 35 menit

(177) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 157  Siswa menyebutkan berbagai contoh bencana alam yang pernah terjadi di Indonesia. SBdP Pengetahuan 3.4.1 Mengenal tarian-tarian di  Siswa membaca bacaan tentang banjir. Indonesia  Laporan hasil diskusi. 3.4.2 Menyebutkan jenis-jenis tarian  Siswa mambaca pengertian daerah 3.4.3 Menjelaskan makna gerakan tarian “Slogan”.  Masing-masing daerah membuat Keterampilan sebagai 4.9.1 Memperagakan gerak tari yang bencana alam contoh contoh bermakna mengacu pada gaya tari daerah Penilaian 4.9.2 Mengkreasikan gerak tari mengacu Pengetahuan : tertulis gaya tari daerah Keterampilan : produk 4.10.1 Memperagakan makna gerak Sikap dalam bentuk tari daerah berdasarkan ruang gerak kelompok slogan mitigasi : penilaian diri

(178) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 158 4.10.2 Mengkreasikan gerak tari bermakna dengan mengacu pada gaya tari daerah berdasarkan ruang gerak 4.11.1 Menggambarkan makna gerak dalam bentuk tari daerah berdasarkan pola lantai 4.11.2 Mempraktikkan makna gerak dalam bentuk tari daerah berdasarkan pola lantai 4.12.1 Memperagakan makna gerak dalam bentuk tari bertema daerah berdasarkan pola lantai 4.12.2 Mengkreasikan makna gerak dalam bentuk tari bertema daerah berdasarkan pola lantai Karakter Individu/Sosial 2.1.1 Berani mengekspresikan diri dalam melakukan karya seni

(179) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 159 2.1.2 Percaya diri dalam mengekspresikan diri dalam karya seni 2.1.3 Tolong-menolong dalam melakukan karya seni Karakter Spiritual 1.1.1 Bersyukur atas keindahan karya seni yang dibuat sebagai anugerah yang diberikan Tuhan. 1.1.2 Menghargai ciri khas keindahan karya seni dan karya kreatif masingmasing daerah sebagai anugerah Tuhan. PenjasOrkes Pengetahuan 3.4.1 Menyebutkan arti cidera. 3.4.2 Menjelaskan penyebab terjadinya jenis-jenis cidera Keterampilan 4.5.1 Menirukan pola gerak dasar berirama

(180) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 160 bertema budaya dengan ketukan 4.5.2 Memperagakan pola gerak dasar berirama bertema budaya Karakter Individu/Sosial 2.1.1 Kerjasama dengan teman saat melaksanakan tugas kelompok 2.1.2 Tanggung jawab dalam melaksanakan tugas Karakter Spiritual 1.1.1 Bersyukur atas kemampuan yang dimiliki oleh tubuh 1.1.2 Menghargai kemampuan yang dimiliki oleh tubuh MINGGU 3 PPKn Pengetahuan Pembelajaran 1 3.4.1Menyebutkan arti keberagaman  3.4.2Menjelaskan keberagaman di lingkungan sekolah Siswa dan guru bernyayi 6 x 35 lagu “Bangun Pemudi menit  Lagu “Bangun Pemudi Pemuda”

(181) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Pemuda” 3.4.3 Memberi contoh bentuk persatuan di lingkungan sekolah  Siswa  mengamati gambar 3.4.4 Menjelaskan pentingnya bersatu yang diberikan oleh guru bagi kehidupan manusia mengenai para siswa sedang Keterampilan bekerja bakti 4.3.2 Mempraktekkan kegiatan yang 161 Gambar, alat dan bahan percobaan perambatan bunyi  Buku IPS Tim Bina Karya Guru.  Siswa secara berkelompok 2013. IPS menerapkan prinsip kerja sama dengan mencari teman dalam keberagaman di lingkungan keberagaman sekolah dalam kelompok Kurikulum 2013. Siswa menganalisis bentuk Jakarta: Erlangga. 4.3.3 Mempraktekkan kegiatan yang  tahu informasi yang Terpadu Untuk ada SD/MI Kelas IV menerapkan prinsip kerja sama dengan dan penulisan  Gambar kolase teman dalam keberagaman di lingkungan laporan bunyi dalam cerita  Gambar mading sekolah dan Karakter Individu/ Sosial pembuatan 2.4.1 Berani menunjukkan perilaku dengan diskusi bersatu di masyarakat/ di lingkungan sekolah 2.4.2 Menghargai sikap untuk  langkah menuliskan laporan bagan bunyi Siswa secara berkelompok menuliskan arti pembulatan batik

(182) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 162 mewujudkan persatuan yang dilakukan dalam bahan ajar oleh teman lain berdasarkan penjelasan pada 2.4.3Menghargai sikap untuk bahan ajar mewujudkan persatuan yang dilakukan Penilaian oleh teman lain Pengetahuan : tertulis Karakter Spiritual Keterampilan : produk 1.2.1 Bersyukur atas kebersamaan dalam Sikap : penilaian diri keberagaman di Indonesia Matematika 6 x 35 Pengetahuan Pembelajaran 2 3.3.1Menyebutkan arti pembulatan dalam  hasil pengukuran 3.3.2 Memberi contoh pembulatan dalam menit Siswa mengamati salah satu gambar percobaan IPA  dalam kelompok pengukuran mempraktekkan percobaan 3.3.3 Mengklasifikasikan bentuk-bentuk perambatan bunyi pembulatan dalam pengukuran  Siswa Siswa secara berkelompok Keterampilan bekerja sama untuk membuat 4.14.1 Mengukur panjang dengan laporan menggunakan pembulatan percobaan bunyi

(183) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 163 4.14.2 Memindahkan hasil catatan pembulatan pengukuran panjang atau yang dilakukan  Siswa mengukur panjang berat ke dalam tabel benda-benda yang digunakan 4.14.3 Mengukur panjang atau berat untuk percobaan bunyi dengan menggunakan pembulatan menggunakan alat ukur Karakter Individu/Sosial 2.2.1 Cermat dalam melakukan tabulasi Penilaian pengukuran Pengetahuan : penilaian tertulis 2.2.2 Bertanggung jawab terhadap hasil Keterampilan : penilaian produk tabulasi pengukuran Sikap : penilaian diri 2.2.3 Kerjasama dalam melakukan tabulasi pengukuran Pembelajaran 3 6 x 35  menit Siswa mengamati gambar kolase pulau di Indonesia IPA Pengetahuan 3.5.1Menjelaskan perambatan bunyi 3.5.2Memberi contoh media perambatan bunyi yang ditunjukkan oleh guru  Siswa secara kelompok mengamati gambar-gambar

(184) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 164 3.5.3Menjelaskan bentuk perambatan kolase lainnya dan bunyi melalui benda padat, cair dan gas menentukan apakah gambar Keterampilan tersebut termasuk kolase dan 4.4.1Mempraktekkan perambatan bunyi menganalisis bahan dasar melalui benda cair, pada, gas yang digunakan 4.4.2Menulis hasil percobaan mengenai  Siswa secara berkelompok perambatan bunyi melalui benda cair, mendiskusikan peristiwa padat, gas alam yang pernah terjadi di Karakter Individu/ Sosial pulau tersebut dan 2.1.1Bersikap jujur dalam melakukan pengaruhnya pada kehidupan percobaan dalam LKS 2.1.2Bersikap hati-hati dalam melakukan Penilaian percobaan Pengetahuan : penilaian tertulis 2.1.3Bertanggung jawab saat melakukan Keterampilan : penilaian produk percobaan Sikap : penilaian diri Karakter Spiritual 1.1.1Bersyukur atas alam yang diberikan Tuhan Pembelajaran 4 6 x 35 menit

(185) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 165 IPS Pengetahuan  3.3.5 Menjelaskan pengaruh peristiwa alam terhadap kehidupan manusia Siswa mengamati gambar peta pulau Indonesia  Tiap siswa membuat karya 3.3.6Menjelaskan mitigasi yang dapat kolase berupa pulau-pulau di dilakukan manusia dalam setiap peristiwa Indonesia alam yang terjadi di Indonesia gambar Keterampilan  pada kertas Siswa secara berkelompok 4.3.6Membuat peraturan sederhana membuat berupa himbauan mengenai mitigasi yang sederhana berupa himbauan dapat dilakukan manusia dalam setiap untuk peristiwa alam yang terjadi di Indonesia alam yang mempengaruhi 4.3.7 Menceritakan bentuk-bentuk kehidupan manusia mitigasi dapat dilakukan manusia dalam  1 mitigasi peraturan peristiwa Siswa secara berkelompok setiap peristiwa alam yang terjadi di membaca cerita yang ada Indonesia dalam LKS dan menentukan Karakter Individu/ Sosial jenis 2.3.1 Peduli dengan teman lain pengukuran panjang dalam 2.3.2 Tanggung jawab terhadap peran pembulatan dalam

(186) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 166 yang dimiliki tabel Karakter Spiritual Penilaian 1.3.1 Bersyukur atas karunia Tuhan YME Pengetahuan : penilaian tertulis yang telah menciptakan manusia dan Keterampilan : penilaian produk lingkungannya Sikap : penilaian diri 1.3.2Menghayati karunia Tuhan YME SBdP yang telah menciptakan manusia dan Pembelajaran 5 lingkungannya  Pengetahuan  Siswa mengamati gambar 5 x 35 seri mengenai aktivitas lari menit Siswa secara berkelompok 3.2.1 Menyebutkan pengertian kolase membentuk barisan yang 3.2.2 Memberi contoh bentuk kolase terdiri atas 4 orang. Keterampilan  Tiap siswa berada dalam 4.2.1 Membuat karya kolase posisi yang telah ditentukan 4.2.2 Membuat karya kolase dengan dan melakukan permainan bahan plastik lari estafet Karakter Individu/ Sosial 2.3.1 Disiplin terhadap alam melalui  Tiap siswa melakukan

(187) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 167 karya seni gerakan pendinginan yang 2.3.2 Tanggung jawab terhadap alam dipimpin oleh guru melalui karya seni Penilaian 2.3.3 Peduli terhadap alam dalam Pengetahuan berkarya seni tertulis Karakter Spiritual Keterampilan : produk dan : penilaian 1.1.1 Bersyukur atas keindahan karya seni kinerja yang dibuat sebagai anugerah yang Sikap : penilaian diri diberikan Tuhan PenjasOrkes 1.1.2 Menghayati kebesaran Tuhan atas Pembelajaran 6 adanya karya seni sebagai anugerah  5 x 35 menit Setiap kelompok mengamati Tuhan gambar mading batik pada Pengetahuan bahan ajar pembelajaran 6 4.1.1 Mempraktikkan bentuk aktivitas lari  Siswa secara berkelompok 4.1.2 Mempraktikkan gerak dasar lari mulai melalui permainan sesuai dengan pola yang Keterampilan diinginkan 3.2.1 Menjelaskan pengaruh aktivitas  pembuatan mading Siswa secara berkelompok

(188) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 168 fisik pada pertumbuhan dan bekerja perkembangan tubuh mading 3.2.2 Menjelaskan pengaruh istirahat  sama membuat Kelompok lain memberikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan komentar tubuh pembuatan mading dengan Karakter Individu/ Sosial menuliskan pada selembar 2.1.1 Kerjasama dengan teman saat kertas dan memasukkannya melaksanakan tugas kelompok pada 2.1.2 Tanggung jawab dalam disediakan melaksanakan tugas kelompok 2.1.3 Menghargai hasil permainan yang karya mading atas kotak hasil yang telah oleh dekat tiap dengan dilakukan oleh kelompok lain Penilaian Karakter Spiritual Pengetahuan : penilaian tertulis 1.1.1 Bersyukur atas kemampuan yang Keterampilan : penilaian produk dimiliki oleh tubuh Sikap 1.1.2 Menghargai kemampuan yang dimiliki oleh tubuh : penilaian diri

(189) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 4. Jaring-Jaring Subtema 3. Bersatu dalam Keberagaman Pemetaan Kompetensi Dasar 1 dan 2 PPKn 1.2 Menghargai kebersamaan dalam keberagaman sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar 2.4 Menunjukkan perilaku bersatu sebagai wujud keyakinan bahwa tempat tinggal dan lingkungannya sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) IPA 1.1 Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; obyektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap Seni Budaya dan Prakarya 1.1 Mengagumi ciri khas keindahan karya seni dan karya kreatif masing-masing daerah sebagai anugrah Tuhan 2.3 Menunjukkan perilaku disiplin, tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam sekitar melalui berkarya seni Bahasa Indonesia 1.1 Menerima anugerah Tuhan Yang Maha Esa berupa bahasa Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah 2.1 Memiliki kepedulian terhadap gaya, gerak, energi panas, bunyi, cahaya, dan energi alternatif melalui pemanfaatan bahasa Indonesia Tema 1 Indahnya Kebersamaan Subtema 3 Bersatu dalam Keberagaman Matematika 2.2 Menunjukkan perilaku cermat dan teliti dalam melakukan tabulasi pengukuran panjang daun-daun atau bendabenda lain menggunakan pembulatan (dinyatakan dalam cm terdekat 169 PenjasOrkes 1.1 Menghargai tubuh seluruhperangkat gerak kemampuannya sebagai Tuhan yang tidak ternilai 2.1 Menunjukkan kerjasama, toleransi, menerima kekalahan kemenangan, sportif tanggungjawab,menghargai perbedaan dengan dan anugrah disiplin, belajar dan dan IPS 1.3 Menerima karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya 2.3. Menunjukkan perilaku santun, toleran dan peduli dalam melakukan interaksi sosial dengan lingkungan dan teman sebaya

(190) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 170 Pemetaan Kompetensi Dasar 3 dan 4 PPKn 3.4 Memahami arti bersatu dalam keberagaman di rumah, sekolah dan masyarakat 4.3 Bekerjasama dengan teman dalam keberagaman di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat Bahasa Indonesia 3.1 Menggali informasi dari teks laporan hasil pengamatan tentang gaya, gerak, energi panas, bunyi dan cahaya dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku 4.1 Mengamati, mengolah, menyajikan teks laporan hasil pengamatan tentang gaya, gerak, energy panas, bunyi, cahaya dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis degan memilih dan memilah kosakata baku Seni Budaya dan Prakarya 3.2 Mengenal gambar alam benda, dan kolase 4.2 Membuat karya seni kolase dengan berbagai bahan IPA 3. 5 Memahami sifat-sifat bunyi melalui pengamatan dan keterkaitannya dengan indera pendengaran 4.4 Menyajikan hasil percobaan atau observasi tentang bunyi Matematika 3.3 Memahami aturan pembulatan dalam membaca hasil pengukuran dengan alat ukur 4.14 Menyajikan hasil pengukuran panjang atau berat berdasarkan pembulatan yang disajikan dalam bentuk tabel sederhana Tema 1 Indahnya Kebersamaan Subtema 3 Bersatu dalam Keberagaman IPS 3.3 Memahami manusia dalam hubungannya dengan kondisi geografis di sekitarnya 4.3 Menceritakan manusia dalam hubungannya dengan lingkungan geografis tempat tinggalnya PenjasOrkes 3.2 Memahami pengaruh aktivitas fisik dan istirahat terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh 4.1 Mempraktikkan kombinasi gerak dasar untuk membentuk gerakan dasar atletik jalan dan lari yang dilandasi konsep gerak melalui permainan dan atau tradisional

(191) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 5. Jaring-jaring Indikator Harian Subtema 3 Bersatu dalam Keberagaman PPKn Pengetahuan 3.4.1Menyebutkan arti keberagaman 3.4.2 Menjelaskan keberagaman di lingkungan sekolah Keterampilan 4.3.3 Mempraktekkan kegiatan yang menerapkan prinsip kerja sama dengan teman dalam keberagaman di lingkungan sekolah Karakter Individu/Sosial 2.4.1 Berani menunjukkan perilaku bersatu di masyarakat/ di lingkungan sekolah 2.4.3Menghargai sikap untuk mewujudkan persatuan yang dilakukan oleh teman lain Karakter Spiritual 1.2.1 Bersyukur atas kebersamaan dalam keberagaman di Indonesia Pembelajaran 1 Matematika Pengetahuan 3.3.1Menyebutkan arti pembulatan dalam hasil pengukuran 3.3.2 Memberi contoh pembulatan dalam pengukuran Keterampilan 4.14.2 Memindahkan hasil catatan pembulatan pengukuran panjang atau berat ke dalam tabel Karakter Individu/Sosial 2.2.1 Cermat dalam melakukan tabulasi pengukuran 2.2.2 Bertanggung jawab terhadap hasil tabulasi pengukuran 2.2.3 Kerjasama dalam melakukan tabulasi pengukuran Bahasa Indonesia Pengetahuan 3.1.5 Menganalisis kriteria penulisan laporan yang baik 3.1.6 Mendesain kerangka laporan tentang bunyi Keterampilan 4.1.5 Membentuk bagan laporan percobaan Karakter Individu/ Sosial 2.1.2 Menghargai pemanfaatan bahasa Indonesia yang dilakukan oleh teman 2.1.3Percaya diri dalam memanfaatkan bahasa Indonesia Karakter Spiritual 1.1.1 Bersyukur atas bahasa Indonesia yang dimiliki 171

(192) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 172 PPKn Pengetahuan 3.4.3Memberi contoh bentuk persatuan di lingkungan sekolah 3.4.3Menjelaskan pentingnya bersatu bagi kehidupan manusia Keterampilan 4.3.1 Mempresentasikan hasil kerja sama dalam kelompok 4.3.3Mempraktekkan kegiatan yang membutuhkan kerja sama Karakteri Individu/ Sosial 2.4.1Berani menunjukkan perilaku bersatu di lingkungan sekolah 2.4.2Menghargai sikap untuk mewujudkan persatuan yang dilakukan oleh teman lain Karakter Spiritual 1.1.2 Menghayati anugerah Tuhan atas kebhinekatunggalikaan dan keragaman yang ada di Indonesia Matematika Pengetahuan 3.3.3Mengklasifikasikan bentuk-bentuk pembulatan dalam pengukuran Keterampilan 4.14.3Membuat tabel hasil pembulatan dari pengukuran Karakter Individu/Sosial 2.2.1Cermat dalam melakukan tabulasi pengukuran 2.2.2Bertanggung jawab terhadap hasil tabulasi pengukuran Pembelajaran 2 IPA Pengetahuan 3.5.1Menjelaskan perambatan bunyi 3.5.2Memberi contoh media perambatan bunyi 3.5.3Menjelaskan bentuk perambatan bunyi melalui benda padat, cair dan gas Keterampilan 4.4.1Mempraktekkan perambatan bunyi melalui benda cair, pada, gas 4.4.2Menulis hasil percobaan mengenai perambatan bunyi melalui benda cair, padat, gas Karakter Individu/ Sosial 2.1.1Bersikap jujur dalam melakukan percobaan 2.1.2Bersikap hati-hati dalam melakukan percobaan 2.1.3Bertanggung jawab saat melakukan percobaan Karakter Spiritual 1.1.1Bersyukur atas alam yang diberikan Tuhan Bahasa Indonesia Pengetahuan 3.1.7 Menjelaskan cara penulisan laporan yang baik Keterampilan 4.1.6 Membuat laporan mengenai percobaan bunyi Karakter Individu/Sosial 2.1.2Menghargai pemanfaatan bahasa Indonesia yang dilakukan teman 2.1.3Percaya diri dalam memanfaatkan bahasa Indonesia Karakter Spiritual 1.1.2 Mengakui kebesaran Tuhan atas adanya bahasa Indonesia

(193) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 173 Matematika Pengetahuan 3.3.2Memberi contoh pembulatan dalam pengukuran Keterampilan 4.14.1Mengukur panjang dengan menggunakan pembulatan 4.14.3Membuat tabel hasil pembulatan dari pengukuran Karakter Individu/ Sosial 2.2.1Cermat dalam melakukan tabulasi pengukuran 2.2.2Bertanggung jawab terhadap hasil tabulasi pengukuran Pembelajaran 3 IPS Pengetahuan 3.3.5Menjelaskan pengaruh peristiwa alam terhadap kehidupan manusia Keterampilan 4.3.5Melaporkan catatan pengaruh peristiwa alam terhadap kehidupan manusia Karakter Individu/ Sosial 2.3.1 Peduli dengan teman lain 2.3.2Tanggung jawab terhadap peran yang dimiliki Karakter Spiritual 1.3.1 Bersyukur atas karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya Seni Budaya dan Prakarya Pengetahuan 3.2.1Menyebutkan pengertian kolase Keterampilan 4.2.1Membuat pola karya kolase Karakter Individu/ Sosial 2.3.2Tanggung jawab terhadap alam melalui karya seni 2.3.3Peduli terhadap alam dalam berkarya seni Karakter Spiritual 1.1.1Bersyukur atas keindahan karya seni yang dibuat sebagai anugerah yang diberikan Tuhan

(194) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 174 IPS Pengetahuan 3.3.6Menjelaskan mitigasi yang dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia Keterampilan 4.3.6Membuat peraturan sederhana berupa himbauan mengenai mitigasi yang dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia Karakter Individu/ Sosial 2.3.1 Peduli dengan teman lain 2.3.2 Tanggung jawab terhadap peran yang dimiliki Karakter Spiritual 1.3.2Menghayati karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya Pembelajaran 4 Matematika Pengetahuan 3.3.3.Mengklasifikasikan bentuk-bentuk pembulatan dalam pengukuran Keterampilan 4.14.3Membuat tabel hasil pembulatan dari pengukuran Karakter Individu/ Sosial 2.2.1 Cermat dalam melakukan tabulasi pengukuran 2.2.2Bertanggung jawab terhadap hasil tabulasi pengukuran Seni Budaya dan Prakarya Pengetahuan 3.2.2 Memberi contoh bentuk kolase Keterampilan 4.2.2 Membuat karya kolase dengan bahan plastik Karakter Individu/ Sosial 2.3.1 Disiplin terhadap alam melalui karya seni 2.3.2 Tanggung jawab terhadap alam melalui karya seni 2.3.3 Peduli terhadap alam dalam berkarya seni Karakter Spiritual 1.1.2 Menghayati kebesaran Tuhan atas adanya karya seni sebagai anugerah Tuhan

(195) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 175 PenjasOrkes Pengetahuan 3.2.1Menjelaskan pengaruh aktivitas fisik pada pertumbuhan dan perkembangan tubuh 3.2.2Menjelaskan pengaruh pengaruh istirahat terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh Keterampilan 4.1.1 Mempraktikkan bentuk aktivitas lari 4.1.2Mempraktikkan gerak dasar lari melalui permainan Karakter Individu/Sosial 2.1.1Kerjasama dengan teman saat melaksanakan tugas kelompok 2.1.2Bersikap sportif pada hasil pertandingan dengan teman 2.1.3Menghargai hasil permainan yang dilakukan oleh kelompok lain Karakter Spiritual 1.1.1Bersyukur atas kemampuan yang dimiliki oleh tubuh 1.1.2Menghayati anugerah Tuhan atas kemampuan yang dimiliki tubuh Pembelajaran 5 IPS Pengetahuan 3.3.6Menjelaskan mitigasi yang dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia Keterampilan 4.3.7Menceritakan bentuk-bentuk mitigasi dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia Karakter Individu/Sosial 2.3.1 Peduli dengan teman lain 2.3.2Tanggung jawab terhadap peran yang dimiliki Karakter Spiritual 1.3.1Bersyukur atas karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya 1.3.2Menghayati karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya Seni Budaya dan Prakarya Pengetahuan 3.2.1 Menyebutkan pengertian kolase Keterampilan 4.2.2 Membuat karya kolase dengan bahan plastik Karakter Individu/Sosial 2.3.2 Tanggung jawab terhadap alam melalui karya seni 2.3.3 Peduli terhadap alam dalam berkarya seni Karakter Spiritual 1.1.1Bersyukur atas keindahan karya seni yang dibuat sebagai anugerah yang diberikan Tuhan 1.1.2Menghayati kebesaran Tuhan atas adanya karya seni sebagai anugerah Tuhan

(196) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 176 PPKn Pengetahuan 3.4.1Menyebutkan kembali arti keberagaman 3.4.2Menjelaskan keberagaman di lingkungan sekolah 3.4.3Memberi contoh bentuk persatuan di lingkungan sekolah 3.4.4Menjelaskan pentingnya bersatu bagi kehidupan manusia Keterampilan 4.3.3Mempraktekkan kegiatan yang menunjukkan kerjasama di lingkungan sekolah Karakter Individu/ Sosial 2.4.1Berani menunjukkan perilaku bersatu di lingkungan sekolah 2.4.2Menghargai sikap untuk mewujudkan persatuan yang dilakukan oleh teman lain Karakter Spiritual 1.2.1Bersyukur atas keberagaman yang ada di lingkungan sekolah 1.2.2Menghayati anugerah Tuhan atas kebersamaan dalam keberagaman yang ada di Indonesia Matematika Pengetahuan 3.3.1Menyebutkan arti pembulatan dalam hasil pengukuran 3.3.2Memberi contoh pembulatan dalam pengukuran 3.3.3Mengklasifikasikan bentukbentuk pembulatan dalam pengukuran Keterampilan 4.14.3Mengukur panjang atau berat dengan menggunakan pembulatan Karakter Individu/ Sosial 2.2.1Cermat dalam melakukan tabulasi pengukuran 2.2.2Bertanggung jawab terhadap hasil tabulasi pengukuran panjang Pembelajaran 6 Bahasa Indonesia Pengetahuan 3.1.5Menganalisis kriteria penulisan laporan yang baik 3.1.6Mendesain kerangka laporan tentang bunyi Keterampilan 4.1.1Membentuk bagan laporan percobaan 4.1.2 Membuat laporan percobaan Karakter Individu/ Sosial 2.1.1Menghargai pemanfaatan bahasa Indonesia yang dilakukan oleh teman 2.1.2Percaya diri dalam memanfaatkan bahasa Indonesia Karakter Spiritual 1.1.1Bersyukur atas bahasa Indonesia yang dimiliki 1.1.2 Menghayati anugerah Tuhan berupa bahasan Indonesia

(197) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 177 Seni Budaya dan Prakarya Pengetahuan 3.2.1Menyebutkan pengertian kolase 3.2.2Memberi contoh bentuk kolase Keterampilan 4.2.1Membuat pola karya kolase 4.2.2Membuat karya kolase Karakter Individu/ Sosial 2.3.1Disiplin terhadap alam melalui karya seni 2.3.2Tanggung jawab terhadap alam melalui karya seni 2.3.3Peduli terhadap alam dalam berkarya seni Karakter Spiritual 1.1.1Bersyukur atas keindahan karya seni yang dibuat sebagai anugerah yang diberikan Tuhan 1.1.2Menghayati kebesaran Tuhan atas adanya karya seni sebagai anugerah Tuhan Pembelajaran 6 IPA Pengetahuan 3.5.1 Menjelaskan perambatan bunyi 3.5.2 Memberi contoh media perambatan bunyi 3.5.3 Menjelaskan bentuk perambatan bunyi melalui benda padat, cair dan gas Keterampilan 4.4.1 Mempraktekkan perambatan bunyi melalui benda cair, pada, gas 4.4.2 Menulis hasil percobaan mengenai perambatan Karakakter Individu/ Sosial 2.1.1 Bersikap jujur dalam melakukan percobaan 2.1.2 Bersikap hati-hati dalam melakukan percobaan 2.1.3 Bertanggung jawab saat melakukan percobaan bunyi melalui benda cair, padat, gas Karakter Spiritual 1.1.1 Bersyukur atas alam yang diberikan Tuhan 1.1.2 Menghayati kebesaran Tuhan akan adanya alam dan jagad raya PenjasOrkes Pengetahuan 3.2.1 Menjelaskan pengaruh aktivitas fisik pada pertumbuhan dan perkembangan tubuh 3.2.2 Menjelaskan pengaruh istirahat terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh Keterampilan 4.1.2 Mempraktikkan bentuk aktivitas lari 4.1.4 Mempraktikkan gerak dasar lari melalui permainan Karakter Individu/Sosial 2.1.1Kerjasama dengan teman saat melaksanakan tugas kelompok 2.1.2Bersikap sportif pada hasil pertandingan dengan teman 2.1.3Menghargai hasil permainan yang dilakukan oleh kelompok lain Karakter Spiritual 1.1.1Bersyukur atas kemampuan yang dimiliki oleh tubuh 1.1.2Menghayati anugerah Tuhan atas kemampuan yang dimiliki tubuh IPS Pengetahuan 3.3.5Menjelaskan pengaruh peristiwa alam terhadap kehidupan manusia 3.3.6 Menjelaskan mitigasi yang dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia Keterampilan 4.3.7 Menceritakan bentuk-bentuk mitigasi dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia Karakter Individu/ Sosial 2.3.1Peduli dengan teman lain 2.3.2Tanggung jawab terhadap peran yang dimiliki Karakter Spiritual 1.3.1Bersyukur atas karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya 1.3.2Menghayati karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya

(198) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 6. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SD Kristen Kalam Kudus Kelas/ Semester : IV/ 1 Mata Pelajaran : PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika Tema/ Sub Tema : Indahnya Kebersamaan/ Bersatu dalam Keragaman Pembelajaran ke- :1 Alokasi Waktu : 6 x 35 menit A. Kompetensi Inti (KI) 1. Menerima, menghargai, dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan mencoba [mendengar, melihat, membaca] serta menanya berdasarkan rasa ingin tahu secara kritis tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia 178

(199) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 179 B. Kompetensi Dasar dan Indikator No. Mata Kompetensi Dasar Indikator Pelajaran 1. PPKn 1.2 Menghargai kebersamaan dalam 1.2.1 Bersyukur atas keberagaman sebagai anugerah keberagaman yang ada Tuhan Yang Maha Esa di di lingkungan sekolah lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar 2.4 Menunjukkan perilaku bersatu 2.4.1 Berani sebagai wujud keyakinan bahwa menunjukkan perilaku tempat tinggal dan lingkungannya bersatu di lingkungan sebagai bagian dari wilayah Negara sekolah Kesatuan Republik Indonesia 2.4.2 Menghargai sikap (NKRI) untuk mewujudkan persatuan yang dilakukan oleh teman lain 3.4 Memahami arti bersatu dalam 3.4.1 Menyebutkan arti keberagaman di rumah, sekolah dan keberagaman masyarakat 3.4.2 Menjelaskan keberagaman di lingkungan sekolah 4.3 Bekerjasama dengan teman 4.3.1 Mempraktekkan dalam keberagaman di lingkungan kegiatan yang rumah, sekolah, dan masyarakat membutuhkan kerjasama 2. Bahasa 1.1 Menerima anugerah Tuhan 1.1.1 Bersyukur atas Indonesia Yang Maha Esa berupa bahasa bahasa Indonesia yang Indonesia yang dikenal sebagai dimiliki melalui doa

(200) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 180 bahasa persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah 2.1 Memiliki kepedulian terhadap 2.1.2 Menghargai gaya, gerak, energi panas, bunyi, bentuk pemanfaatan cahaya, dan energi alternatif kepedulian energi melalui pemanfaatan bahasa bunyi dalam Indonesia pemanfaatan yang dilakukan orang lain 2.1.3 Percaya diri dalam memanfaatan bahasa Indonesia mengenai bunyi 3.1 Menggali informasi dari teks 3.1.4 Menganalisis laporan hasil pengamatan tentang kriteria penulisan gaya, gerak, energi panas, bunyi laporan yang baik dan cahaya dengan bantuan guru 3.1.5 Mendesain dan teman dalam bahasa Indonesia kerangka laporan lisan dan tulis dengan memilih dan tentang bunyi memilah kosakata baku 4.1 Mengamati, mengolah, 4.1.1 Membentuk menyajikan teks laporan hasil bagan laporan pengamatan tentang gaya, gerak, percobaan energi panas, bunyi, cahaya dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis degan memilih dan memilah kosakata baku

(201) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 181 3. Matematika 2.2 Menunjukkan perilaku cermat 2.2.1 Cermat dalam dan teliti dalam melakukan tabulasi melakukan tabulasi pengukuran panjang daun-daun pengukuran panjang atau benda-benda lain 2.2.2 Bertanggung menggunakan pembulatan jawab terhadap hasil (dinyatakan dalam cm terdekat tabulasi pengukuran panjang 3.3 Memahami aturan pembulatan 3.3.1 Menyebutkan arti dalam membaca hasil pengukuran pembulatan dalam hasil dengan alat ukur pengukuran 3.3.2 Memberi contoh pembulatan dalam pengukuran 4.14 Menyajikan hasil pengukuran 4.14.2 Memindahkan panjang atau berat berdasarkan hasil catatan pembulatan yang disajikan dalam pembulatan bentuk tabel sederhana pengukuran panjang atau berat ke dalam tabel C. Tujuan Pembelajaran 1. PPKn 3.4.1.1 Siswa mampu menyebutkan arti keberagaman dengan menggunakan kalimat sendiri melalui kegiatan tanya jawab. 3.4.2.1 Siswa mampu menjelaskan keberagaman di lingkungan sekolah dengan menyertakan 1 contoh melalui kegiatan pengamatan. 4.3.1.1 Siswa mampu mempraktekkan1 bentuk kegiatan yang memerlukan kerja sama melalui kegiatan kelompok.

(202) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 182 2.4.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap berani dalam menunjukkan perilaku bersatu di lingkungan sekolah melalui kegiatan diskusi dalam kelompok. 2.4.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap menghargai untuk mewujudkan persatuan yang dilakukan oleh teman lain melalui kegiatan diskusi kelompok. 1.2.1.1 Siswa mampu bersyukur atas keberagaman yang ada di lingkungan sekolah minimal dengan menyusun doa melalui kegiatan diskusi kelompok. 2. Bahasa Indonesia 3.1.1.1 Siswa mampu menganalisis kriteria penulisan laporan yang baik dengan menunjukkan hasil analisisnya melalui kegiatan diskusi kelompok. 3.1.2.1 Siswa mampu mendesain kerangka laporan tentang bunyi minimal dengan satu desain melalui kegiatan diskusi kelompok. 4.1.1.1 Siswa mampu membentuk bagan laporan percobaan dengan berdasarkan hasil analisis cerita melalui kegiatan diskusi kelompok. 2.1.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap menghargai bentuk pemanfaatan kepedulian energi bunyi dalam pemanfaatan yang dilakukan orang lain melalui kegiatan presentasi hasil percobaan. 2.1.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap percaya diri dalam memanfaatan bahasa Indonesia melalui kegiatan presentasi hasil percobaan. 1.1.1.1 Siswa mampu bersyukur atas bahasa Indonesia yang dimiliki dengan menyusun 1 doa melalui kegiatan diskusi kelompok.

(203) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 183 3. Matematika 3.3.1.1 Siswa mampu menyebutkan arti pembulatan dalam hasil pengukuran dengan menggunakan kata-kata sendiri melalui kegiatan tanya jawab. 3.3.2.1 Siswa mampu memberikan 2 contoh pembulatan dalam pengukuran melalui kegiatan persentasi hasil pengukuran. 4.14.2.1 Siswa mampu memindahkan hasil catatan pembulatan pengukuran panjang ke dalam tabel tanpa bantuan guru melalui kegiatan diskusi kelompok. 2.2.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap cermat dalam melakukan tabulasi pengukuran panjang melalui kegiatan menalar bacaaan. 2.2.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap bertanggung jawab terhadap hasil tabulasi pengukuran panjang melalui kegiatan presentasi hasil pengukuran. D. Materi Pembelajaran PPKn : Keragaman di Lingkungan Sekolah Bahasa Indonesia : Penyusunan Laporan Percobaan Matematika : Pembulatan dalam Pengukuran Ringkasan materi (terlampir) E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Tematik Integratif dan Saintifik Metode : Pengamatan, diskusi, tanya jawab, ceramah F. Media Alat Dan Sumber Pembelajaran 1. Media :gambar, lagu “Bangun Pemudi Pemuda” 2. Alat/ Bahan : alat tulis 3. Sumber Belajar :

(204) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 184 Nurcholis, H, dan Mafrukhi..2013. Bahasa Indonesia Untuk SD/MI Kelas IV. (hal. 43-47) Beny, Y. dan Murtini. 2010. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD/ MI Kelas IV. Jakarta: Pusat Perbukuan. (hal 32-34) G. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Penggalan 1 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (15 menit)  Doa, presensi  Apersepsi : Siswa menjawab pertanyaan guru terkait dengan orang-orang Indonesia  Motivasi : Siswa dan guru bernyayi lagu “Bangun Pemudi Pemuda”  Orientasi : Siswa menjawab pertanyaan guru terkait isi lagu “Apa isi dari lagu tersebut?” Guru menyampaikan tujuan pembelajaran b. Kegiatan Inti (62 menit)  Siswa mengamati gambar yang diberikan oleh guru mengenai para siswa sedang bekerja bakti (mengamati)  Siswa diberi kesempatan untuk bertanya akan gambar yang ada mengenai keragaman yang ada pada gambar (menanya)  Siswa secara berkelompok mencari tahu informasi keberagaman yang ada dalam kelompok (menalar)  Siswa membuat bagan mengenai keberagaman yang ada di gambar tersebut c. Kegiatan Akhir (3 menit)  Siswa diberi kesempatan untuk beristirahat  Guru memberikan nasehat kepada siswa untuk berhati-hati selama istirahat  Doa istirahat

(205) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 185 Penggalan 2 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (3 menit)  Doa setelah istirahat  Guru menanyakan kegiatan siswa selama istirahat  Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mempersiapkan dirinya dalam menerima pelajaran b. Kegiatan Inti (74 menit)  Siswa membaca sebuah cerita yang berada dalam bahan ajar pembelajaran 1 mengenai contoh laporan bunyi yang ada di dalamnya  Siswa menganalisis bentuk dan langkah penulisan laporan bunyi dalam cerita dan menuliskan bagan pembuatan laporan bunyi dengan diskusi (mencoba)  Siswa mendiskusikan panjang garputala dan pembulatan bilangan  Siswa secara berkelompok menuliskan arti pembulatan dalam bahan ajar berdasarkan penjelasan pada bahan ajar (mencoba) c. Kegiatan Penutup (3 menit)  Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk beristirahat  Guru memberikan nasehat kepada siswa untuk berhati-hati selama istirahat  Doa istirahat Penggalan 3 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (3 menit)  Doa setelah istirahat  Guru menanyakan kegiatan siswa selama istirahat  Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mempersiapkan dirinya dalam menerima pelajaran b. Kegiatan Inti (27 menit)  Setiap kelompok menyampaikan hasil pekerjaannya

(206) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 186  Siswa lain menanggapi hasil pekerjaan temannya  Siswa dan guru bertanya jawab akan bentuk-bentuk keragaman yang ada di sekolah, pengertian pembulatan dan langkah pembuatan laporan  Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah dilakukan dan makna dari pembelajaran hari itu untuk menghargai bentuk keragaman yang ada, cermat dan bersyukur atas apa yang Tuhan berikan (menyimpulkan)  Siswa mengumpulkan hasil pekerjaannya berupa laporan bunyi di depan kelas (menyajikan)  Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Jika ada siswa yang masih mengalami kesalahan dalam konsep, maka guru membenarkan. Namun, jika sudah benar, maka guru memberikan penguatan. (mengkomunikasikan)  Guru meminta setiap kelompok menuliskan sebuah doa sebagai wujud syukur pada Tuhan pada bahan ajar c. Kegiatan Penutup (20 menit)  Guru merangkum kegiatan pembelajaran dari awal dengan meminta siswa menuliskan kesimpulan pada buku  Siswa melakukan refleksi atas pembelajaran hari ini  Guru memberikan soal harian  Guru memberikan tindak lanjut pada siswa untuk membawa bahan dan alat yang diperlukan dalam percobaan IPA dan mencatat keberagaman di lingkugan tempat tinggal  Doa penutup, salam

(207) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 187 H. Penilaian 1. Jenis/ teknik penilaian Aspek Penilaian Jenis Teknik Pengetahuan Tes Tertulis Keterampilan Non tes Penilaian produk dan kinerja Sikap Non tes Penilaian diri 2. Bentuk instrumen dan instrumen : terlampir 3. Pedoman penskoran : terlampir I. Lampiran-lampiran  Penilaian  Soal harian  Lagu Bangun Pemudi Pemuda

(208) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 188 PENILAIAN PERTEMUAN 1 A. Muatan Pelajaran : PPKn 1. Pengetahuan 3.4.1Menyebutkan arti keberagaman Indikator 3.4.2 Menjelaskan keberagaman di lingkungan sekolah Tes tertulis Teknik Penilaian Soal Instrumen  Apa yang dimaksud dengan keberagaman?  Berikan contoh dari keragaman yang ada di lingkungan sekolah yang terdapat dalam cerita di atas! Kunci Jawaban  Keberagaman adalah berbagai jenis perbedaan yang ada. Keberagaman ada dalam lingkungan sekitar, mulai dari lingkungan rumah, sekolah dan juga masyarakat. Jenis-jenis keberagaman yang ada di lingkungan antara lain keberagaman fisik, keberagaman sifat, keberagaman jenis pekerjaan, keberagamaan adat istiadat, keberagaman agama, keberagaman bahasa dan lain-lain. Keberagaman tersebut menunjukkan adanya berbagai macam jenis perbedaan yang ada di lingkungan.  Keberagaman yang ada di cerita adalah warna kulit, rambut, tinggi badan, etnis dan sifat. Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No. 1. 2. Kriteria Penilaian Siswa mampu menyebutkan pengertian keberagaman dalam 3 kalimat. Siswa mampu menyebutkan pengertian keberagaman dalam 2 kalimat Siswa mampu menyebutkan pengertian keberagaman dalam 1 kalimat Siswa mampu menyebutkan 3 contoh dengan benar Siswa mampu menyebutkan 2 contoh dengan benar Siswa mampu menyebutkan 1 contoh dengan benar Skor 3 2 1 3 2 1

(209) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 189 2. Keterampilan 4.3.3 Mempraktekkan kegiatan yang menerapkan prinsip kerja Indikator sama dengan teman dalam keberagaman di lingkungan sekolah Penilaian kinerja Teknik Penilaian Instrumen Tugas Bagaimana dengan keberagaman yang ada di kelas atau sekolahmu? Diskusikan dengan temanmu dan catatlah hasilnya pada tabel di bawah ini! Tugas 1: Praktek Diskusi 4 Baik sekali Ketentuan (A) 3 Baik (B) 2 Cukup (C) 1 Perlu No. bimbingan (D) 1 Kemampuan Siswa mampu Mempraktekkan Mempraktikkan Siswa belum mempraktek- mempraktekkan kegiatan kegiatan yang mampu kan kegiatan kegiatan dengan jelas hasilnya benar mempraktikkan dengan jelas kegiatan dan hasilnya kerjasama benar 3. Karakter individu/ sosial 2.4.1 Berani menunjukkan perilaku bersatu di masyarakat/ di Indikator lingkungan sekolah 2.4.3Menghargai sikap untuk mewujudkan persatuan yang dilakukan oleh teman lain Penilaian diri Teknik Penilaian Tugas Instrumen Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu!

(210) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 190 Format Penilaian Diri Nama siswa: …………….. Kelas/ No.Absen:…../…… Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Aspek Penilaian Ya Tidak Sikap berani 1 Saya memiliki semangat dalam melakukan perilaku bersatu di lingkungan sekolah 2 Saya memiliki kemauan untuk melakukan perilaku bersatu di lingkungan sekolah 3 Saya melakukan perilaku bersatu di lingkungan sekolah dengan cepat tanpa pikir panjang 4 Saya senang saat melakukan perilaku bersatu di sekolah dengan cepat Sikap menghargai 1 Saya memberikan pujian pada perilaku bersatu yang dilakukan oleh teman 2 Saya ikut memelihara perilaku bersatu yang dilakukan teman 3 Saya meneruskan perilaku bersatu yang dilakukan teman di lingkungan sekolah 4 Saya ikut merasa senang pada teman yang melakukan perilaku bersatu di sekolah Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0 Rubrik penilaian dan pedoman penskoran Baik sekali Baik Kriteria 4 3 Memenuhi 4 Memenuhi 3 Sikap aspek aspek berani penilaian penilaian Memenuhi 4 Memenuhi 3 Sikap aspek aspek menghargai penilaian penilaian Cukup 2 Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian

(211) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 191 4. Karakter Spiritual 1.2.1 Bersyukur atas kebersamaan dalam keberagaman di Indikator Indonesia Penilaian produk Teknik Penilaian Buatlah doa syukur atas keberagaman yang ada di lingkungan Instrumen sekitarmu! Rubrik penilaian Karakter Spiritual dan pedoman penskoran Baik sekali Baik Cukup Kriteria 4 3 2 Isi doa mengandung ucapan Memenuhi Memenuhi syukur, ada harapan yang 3 unsur 2 unsur disampaikan, kalimat di susun dari 4 dari 4 menggunakan bahasa komponen komponen Isi doa Indonesia yang benar, doa terdiri atas sama dengan atau lebih dari 3 kalimat (memenuhi 4 komponen) Kurang 1 Memenuhi 1 unsur dari 4 komponen B. Muatan Pelajaran : Bahasa Indonesia 1. Pengetahuan 3.1.5 Menganalisis kriteria penulisan laporan yang baik Indikator 3.1.6 Mendesain kerangka laporan tentang bunyi Tes tertulis Teknik Penilaian Instrumen  Menurutmu, bagaimana isi dari penulisan laporan percobaan yang dibuat oleh Ni Luh? Tulislah bagian-bagian laporan yang harus ada dalam laporan Ni Luh!  Apa saja hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan laporan percobaan? Kunci Jawaban  Bagian-bagian dari laporan percobaan - Judul - Identitas pengamatan ( tempat, waktu, pengamat) - Alat dan bahan - Cara kerja - Hasil pengamatan

(212) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 192  Pertanyaan dan jawaban Kesimpulan Hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan laporan adalah penggunaan bahasa baku, pembuatan catatan dari hasil pengamatan yang dilakukan dan pembuatan kerangka laporan. 2. Keterampilan 4.1.5 Membentuk bagan laporan percobaan Indikator Penilaian produk Teknik Penilaian Tugas Diskusikanlah informasi yang kamu dapatkan dari laporan Instrumen dalam cerita tersebut dan catat hasilnya! Tugas 2 No Kriteria 1 Isi materi bagan 2 Gambar bagan : Membuat bagan laporan percobaan Baik sekali Baik 4 3 Terdapat 5 isi materi Terdapat 4 pada bagan isi materi pada bagan Memenuhi 4 Memenuhi komponen (tidak ada 3 dari 4 coretan, tulisan dapat komponen dibaca, ada jarak antar bagan, bersih) Cukup 2 Terdapat 3 isi materi pada bagan Memenuhi 2 dari 4 komponen Kurang 1 Terdapat 12 isi materi pada bagan Memenuhi 1 dari 4 komponen 3. Karakter individu/ sosial 2.1.2 Menghargai pemanfaatan bahasa Indonesia yang Indikator dilakukan oleh teman 2.1.3 Percaya diri dalam memanfaatkan bahasa Indonesia Penilaian diri Teknik Penilaian Tugas Instrumen Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu!

(213) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 193 Format Penilaian Diri Nama siswa : …………….. Kelas/ No.Absen:…../…… Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Aspek Penilaian Ya Tidak Sikap menghargai 1 Saya memberikan pujian pada penggunaan bahasa Indonesia yang dilakukan oleh teman 2 Saya ikut memelihara hasil pekerjaan teman lain yang memanfaatkan bahasa Indonesia 3 Saya merasa senang saat teman dapat memanfaatkan bahasa Indonesia dengan baik 4 Saya mendengarkan teman lain yang berbicara di depan kelas Sikap percaya diri 1 Saya berani tampil di kelas untuk menyampaikan hasil pekerjaan dalam bahasa Indonesia 2 Saya berani menerima ketika dikritik oleh orang lain dalam menyampaikan hasil pekerjaan dalam bahasa Indonesia 3 Saya memiliki cara pandang yang positif terhadap apa yang saya kerjakan 4 Saya yakin dengan apa yang saya kerjakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0 Rubrik penilaian karakter individu/ sosial Baik sekali Baik Kriteria 4 3 Memenuhi 4 Memenuhi 3 Sikap aspek aspek menghargai penilaian penilaian Memenuhi 4 Memenuhi 3 Sikap aspek aspek percaya diri penilaian penilaian Cukup 2 Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian

(214) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 194 4. Karakter spiritual 1.2.1 Bersyukur atas kebersamaan dalam keberagaman di Indikator Indonesia Penilaian produk Teknik Penilaian Buatlah doa syukur atas kebersamaan yang kamu rasakan Instrumen di Indonesia! Rubrik penilaian Karakter Spiritual dan pedoman penskoran Baik sekali Baik Cukup Kurang Kriteria 4 3 2 1 Memenuhi 4 komponen (Isi doa Memenuhi Memenuhi Memenuhi mengandung ucapan syukur 3 dari 4 2 dari 4 1 dari 4 kebersaman, ada harapan yang komponen komponen komponen disampaikan, kalimat di susun Isi doa menggunakan bahasa Indonesia yang benar, doa terdiri atas sama dengan atau lebih dari 3 kalimat) C. Muatan Pelajaran : Matematika 1. Pengetahuan 3.3.1Menyebutkan arti pembulatan dalam hasil pengukuran Indikator 3.3.2 Memberi contoh pembulatan dalam pengukuran Tes Teknik Penilaian Soal Instrumen Apa yang dimaksud dengan pembulatan? Tulislah pembulatannya berdasarkan hasil pengukuran dalam cerita tersebut ! Kunci Jawaban  Pembulatan adalah penambahan bilangan ataupun pengurangan bilangan dalam jumlah tertentu. Contohnya 153 cm dibulatkan menjadi 150 cm. 149 cm dibulatkan menjadi 150 cm. Jika angka satuan kurang dari 5 maka dibulatkan ke bilangan di bawahnya. Namun, jika angka satuan sama dengan atau lebih dari 5 maka bilangan dibulatkan ke atas.

(215) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 195 2. Keterampilan 4.14.2 Memindahkan hasil catatan pembulatan pengukuran Indikator panjang atau berat ke dalam tabel Penilaian produk Teknik Penilaian Buatlah tabel dari hasil catatan pembulatan di atas! Instrumen Tugas 3 : Membuat tabulasi pengukuran Baik sekali Baik No Kriteria 4 3 Catatan dipindah Catatan sesuai dengan dipindah Hasil tabel dan jawaban sesuai 1 pemindahan benar dengan pembulatan tabel dan jawaban salah Memenuhi 4 Memenuhi komponen (tidak 3 dari 4 ada coretan, komponen tulisan dapat Gambar 2 dibaca, bersih, tabel jumlah kolom & baris tabel sesuai dengan jawaban) Cukup 2 Catatan dipindah tidak sesuai tabel dan jawaban benar Memenuhi 2 dari 4 komponen Kurang 1 Catatan tidak dipindah sesuai tabel dan jawaban salah Memenuhi 1 dari 4 komponen 3. Karakter individu/ sosial 2.2.1 Cermat dalam melakukan tabulasi pengukuran Indikator 2.2.2 Bertanggung jawab terhadap hasil tabulasi pengukuran 2.2.3 Kerjasama dengan teman dalam melakukan tabulasi pengukuran Teknik Penilaian Penilaian diri Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada Instrumen pada dirimu!

(216) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 196 Format Penilaian Diri Nama siswa : …………….. Kelas/ No.Absen :…../…… Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Sikap cermat Aspek Penilaian Ya Tidak 1 2 Saya berhati-hati dalam melakukan tabulasi pengukuran Saya melakukan tabulasi pengukuran sesuai dan urut dengan langkah yang diminta guru 3 Saya mengoreksi hasil tabulasi pengukuran yang telah dilakukan lebih dari 1 kali 4 Saya sabar dalam melakukan tabulasi pengukuran Sikap tanggung jawab 1 Saya melakukan tabulasi pengukuran sesuai dengan tugas yang diberikan 2 Saya mengumpulkan hasil tabulasi pengukuran setelah selesai dikerjakan 3 Saya memiliki peran dalam kelompok saat melakukan diskusi terkait tabulasi pengukuran 4 Saya meminta hak setelah selesai melakukan kewajiban melakukan tabulasi pengukuran Sikap kerjasama 1 Saya saling membantu dengan teman kelompok untuk melakukan tabulasi pengukuran 2 Saya memiliki pembagian tugas dalam kelompok untuk melakukan tabulasi pengukuran 3 Saya mengerjakan tugas tabulasi pengukuran sesuai dengan pembagian yang saya dapat 4 Saya mau menjelaskan cara tabulasi pengukuran ketika teman tidak tahu sampai ia paham Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0 Rubrik penilaian karakter individu/ soaial Baik sekali Baik Kriteria 4 3 Memenuhi 4 Memenuhi 3 Sikap cernat aspek aspek Cukup 2 Memenuhi 2 aspek Kurang 1 Memenuhi 1 aspek

(217) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 197 Sikap tanggung jawab Sikap kerjasama penilaian Memenuhi 4 aspek penilaian Memenuhi 4 aspek penilaian Lagu pembukaan penilaian Memenuhi 3 aspek penilaian Memenuhi 3 aspek penilaian penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian

(218) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 198 SOAL HARIAN Bacalah cerita di bawah ini! Ni Luh, Tirta dan Nathanael menggunakan waktu istirahat di sekolah untuk bermain bersama. Mereka sering memainkan permainan engklek. Ni Luh, Tirta dan Nathanael saling menghargai perbedaan yang ada. Tirta adalah siswa yang berasal dari daerah Palembang. Tubuh Tirta cukup tinggi, yaitu sekitar 147 cm dan jika dilakukan pembulatan pada bilangan tersebut maka tingginya menjadi 150 cm. Tirta adalah siswa yang sabar dan baik. Nathanael adalah siswa yang berasal dari Ambon. Nathanael senang sekali membantu teman yang kesulitan dalam belajar dan juga jujur. Tubuh Tirta lebih tinggi dibanding dengan Nathanael. Tinggi Nathanael yaitu sekitar 138 cm dan jika dilakukan pembulatan pada bilangan tersebut maka tingginya menjadi 140 cm. Ni Luh adalah siswi yang berasal dari daerah Bali. Tinggi badan Ni Luh adalah sekitar 135 cm dan jika dilakukan pembulatan pada bilangan tersebut maka tingginya menjadi 140 cm. Ni Luh adalah siswi yang rajin dan juga ramah. Walaupun banyak perbedaan diantara mereka, mereka tetap bermain bersama dengan rukun. Mereka pun menghentikan permainan ketika jam istirahat selesai. Mereka melanjutkan kegiatan pembelajaran IPA untuk melakukan percobaan dan pengamatan terhadap bunyi. Mereka diminta untuk mengumpulkan 8 botol bekas dan diisi dengan air berwarna dalam ukuran yang berbeda-beda, kemudian mereka diminta untuk meniup mulut botol tersebut dan mendengarkan suara yang muncul. Air yang tinggi dalam botol, akan menghasilkan nada yang tinggi. Ketinggian air yang rendah dalam botol pun menghasilkan nada yang rendah. Kesimpulannya, meniup dari atas mulut botol dapat membuat udara di dalam botol menjadi bergetar

(219) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 199 Jawablah pertanyaan di bawah ini berdasarkan cerita di atas! 1. Apa yang dimaksud dengan keberagaman? ………………………………………………………………………… 2. Berikan contoh dari keragaman yang ada di lingkungan sekolah pada cerita di atas! ………………………………………………………………………… 3. Menurutmu, bagian apa saja yang harus ada pada laporan percobaan Ni Luh? ………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… 4. Apa saja hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan laporan percobaan? ………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… 5. Apa yang dimaksud dengan pembulatan? Buatlah tabulasi pengukuran dan pembulatan bilangan dari tinggi badan Ni Luh, Tirta dan Nathanael pada cerita di atas!

(220) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 200 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SD Kristen Kalam Kudus Kelas/ Semester : IV/ 1 Tema/ Sub Tema : Indahnya Kebersamaan/ Bersatu dalam Keberagaman Pembelajaran ke- :2 Alokasi Waktu : 6 x 35 menit A. Kompetensi Inti (KI) 1. Menerima, menghargai, dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan mencoba [mendengar, melihat, membaca] serta menanya berdasarkan rasa ingin tahu secara kritis tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia B. Kompetensi Dasar dan Indikator No. 1. Mata Pelajaran PPKn Kompetensi Dasar Indikator 1.2 Menghargai kebersamaan 1.2.1 Bersyukur atas dalam keberagaman sebagai kebersamaan dalam anugerah Tuhan Yang Maha Esa keberagaman di

(221) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 201 di lingkungan rumah, sekolah dan Indonesia masyarakat sekitar 1.2.2 Menghargai bentuk kebersamaan dalam keberagaman di lingkungan sekolah 2.4 Menunjukkan perilaku 2.4.1 Berani bersatu sebagai wujud keyakinan menunjukkan perilaku bahwa tempat tinggal dan bersatu di lingkungan lingkungannya sebagai bagian sekolah dari wilayah Negara Kesatuan 2.4.2 Menghargai sikap Republik Indonesia (NKRI) untuk mewujudkan persatuan yang dilakukan oleh teman lain 3.4 Memahami arti bersatu dalam 3.4.3 Memberi contoh keberagaman di rumah, sekolah bentuk persatuan di dan masyarakat lingkungan sekolah 4.3 Bekerjasama dengan teman 4.3.2 Mempraktekkan dalam keberagaman di kegiatan yang lingkungan rumah, sekolah, dan menerapkan prinsip kerja masyarakat sama dengan teman dalam keberagaman di lingkungan sekolah 2. Bahasa 1.1 Menerima anugerah Tuhan 1.1.2 Mengakui Indonesia Yang Maha Esa berupa bahasa kebesaran Tuhan atas Indonesia yang dikenal sebagai adanya bahasa Indonesia bahasa persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah 2.1 Memiliki kepedulian terhadap 2.1.1 Menghargai bentuk gaya, gerak, energi panas, bunyi, pemanfaatan kepedulian

(222) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 202 cahaya, dan energi alternatif energi bunyi dalam melalui pemanfaatan bahasa pemanfaatan yang Indonesia dilakukan orang lain 2.1.2 Percaya diri dalam memanfaatan bahasa Indonesia mengenai bunyi 3.1 Menggali informasi dari teks 3.1.3 Menjelaskan cara laporan hasil pengamatan tentang penulisan laporan gaya, gerak, energi panas, bunyi dan cahaya dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku 4.1 Mengamati, mengolah, 4.1.2 Membuat laporan menyajikan teks laporan hasil mengenai percobaan pengamatan tentang gaya, gerak, bunyi energy panas, bunyi, cahaya dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis degan memilih dan memilah kosakata baku 3. Matematika 2.2 Menunjukkan perilaku cermat 2.2.1 Cermat dalam dan teliti dalam melakukan melakukan tabulasi tabulasi pengukuran panjang pengukuran panjang daun-daun atau benda-benda lain 2.2.2 Bertanggung jawab menggunakan pembulatan terhadap hasil tabulasi (dinyatakan dalam cm terdekat pengukuran panjang 3.3 Memahami aturan 3.3.3 Mengklasifikasikan

(223) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 203 pembulatan dalam membaca hasil bentuk-bentuk pengukuran dengan alat ukur pembulatan dalam pengukuran 4.14 Menyajikan hasil 4.14.3 Mengukur panjang pengukuran panjang atau berat atau berat dengan berdasarkan pembulatan yang menggunakan disajikan dalam bentuk tabel pembulatan sederhana 4. IPA 1.1 Bertambah keimanannya 1.1.1 Bersyukur atas alam dengan menyadari hubungan yang diberikan Tuhan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah 2.1.1 Bersikap jujur (memiliki rasa ingin tahu; dalam melakukan obyektif; jujur; teliti; cermat; percobaan tekun; hati-hati; bertanggung 2.1.2 Bersikap hati-hati jawab; terbuka; dan peduli dalam melakukan lingkungan) dalam aktivitas percobaan sehari-hari sebagai wujud 2.1.3 Bertanggung jawab implementasi sikap saat melakukan percobaan 3. 5 Memahami sifat-sifat bunyi 3.5.1 Menjelaskan melalui pengamatan dan perambatan bunyi keterkaitannya dengan indera 3.5.2 Memberi contoh pendengaran media perambatan bunyi

(224) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 204 3.5.3 Menjelaskan bentuk perambatan bunyi melalui benda padat, cair dan gas 4.4 Menyajikan hasil percobaan 4.4.1 Mempraktekkan atau observasi tentang bunyi perambatan bunyi melalui benda cair, pada, gas 4.4.2 Menulis hasil percobaan mengenai perambatan bunyi melalui benda cair, pada, gas C. Tujuan Pembelajaran 1. PPKn 3.4.3.1 Siswa mampu memberi contoh bentuk persatuan di lingkungan sekolah minimal 2 contoh melalui kegiatan tanya jawab 4.3.2.1 Siswa mampu mempraktekkan kegiatan yang menerapkan prinsip kerja sama dalam keberagaman di lingkungan sekolah minimal 1 contoh kegiatan melalui percobaan IPA. 2.4.1.1 Siswa mampu bersikap berani dalam menunjukkan perilaku bersatu di lingkungan sekolah minimal 1 sikap berani melalui kegiatan diskusi dalam kelompok. 2.4.1.2 Siswa mampu menghargai sikap untuk mewujudkan persatuan yang dilakukan oleh teman lain melalui kegiatan diskusi kelompok minimal dengan memperhatikan saat diskusi. 1.2.1.2 Siswa mampu menghargai bentuk kebersamaan dalam keberagaman di lingkungan sekolah minimal dengan menunjukkan satu sikap menghargai melalui kegiatan diskusi kelompok.

(225) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 205 2. Bahasa Indonesia 3.1.3.1 Siswa mampu menjelaskan cara penulisan laporan dengan membuat kerangka melalui kegiatan tanya jawab. 4.1.2.1 Siswa mampu membuat laporan mengenai percobaan bunyi dengan menyertakan gambar melalui kegiatan diskusi kelompok. 2.1.1.1 Siswa mampu menghargai bentuk pemanfaatan kepedulian energi bunyi dalam pemanfaatan yang dilakukan orang lain minimal dengan tidak mengejek melalui kegiatan presentasi hasil percobaan. 2.1.2.1 Siswa mampu percaya diri dalam memanfaatan bahasa Indonesia mengenai bunyi dengan tampil di depan kelas melalui kegiatan presentasi hasil percobaan. 1.1.2.1 Siswa mampu mengakui kebesaran Tuhan atas adanya bahasa Indonesia dengan menyusun doa melalui kegiatan membaca. 3. Matematika 3.3.3.1 Siswa mampu mengklasifikasikan bentuk-bentuk pembulatan dalam pengukuran dengan menyertakan satu contoh melalui kegiatan diskusi kelompok. 4.14.3.1 Siswa mampu memindahkan hasil catatan pembulatan pengukuran panjang ke dalam tabel tanpa bantuan guru melalui kegiatan diskusi kelompok 2.2.1.1 Siswa mampu bersikap cermat dalam melakukan tabulasi pengukuran panjang tanpa melihat buku catatan melalui kegiatan menalar bacaaan. 2.2.2.1 Siswa mampu bertanggung jawab terhadap hasil tabulasi pengukuran panjang minimal dengan menyertakan alasan pemilihan jawaban melalui kegiatan presentasi hasil pengukuran.

(226) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 206 4. IPA 3.5.1.1 Siswa mampu menjelaskan perambatan bunyi dengan menggunakan kata-kata sendiri melalui kegiatan tanya jawab hasil percobaan. 3.5.2.1 Siswa mampu memberi contoh media perambatan bunyi minimal dengan memberikan dua contoh melalui kegiatan tanya jawab. 3.5.3.1 Siswa mampu menjelaskan bentuk perambatan bunyi melalui benda padat, cair dan gas minimal dengan menggunakan satu contoh melalui kegiatan tanya jawab. 4.4.1.1 Siswa mampu mempraktekkan perambatan bunyi melalui benda cair, pada, gas minimal dua kegiatan perambatan dengan benar melalui kegiatan percobaan. 4.4.2.1 Siswa mampu menulis hasil percobaan mengenai perambatan bunyi melalui benda cair, pada, gas dengan membuat laporan percobaan melalui kegiatan percobaan. 2.1.1.1 Siswa mampu bersikap jujur dalam melakukan percobaan minimal 1 perilaku melalui diskusi dalam percobaan. 2.1.2.1 Siswa mampu bersikap hati-hati dalam melakukan percobaan minimal 1 perilaku melalui diskusi dalam percobaan. 2.1.3.1 Siswa mampu bertanggung jawab saat melakukan percobaan minimal 1 perilaku melalui diskusi dalam percobaan. 1.1.1.1 Siswa mampu bersyukur atas alam yang diberikan Tuhan dengan menyusun doa melalui kegiatan pengamatan. D. Materi Pembelajaran PPKn : Perilaku Bersatu Bahasa Indoenesia : Membuat Laporan Percobaan Bunyi

(227) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 207 Matematika : Pembulatan dalam Pengukuran IPA : Perambatan Bunyi Ringkasan materi (terlampir) E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Tematik Integratif dan Saintifik Metode : Pengamatan, diskusi, tanya jawab, ceramah, percobaan F. Media Alat Dan Sumber Pembelajaran 1. Media :gambar, cerita 2. Alat/ Bahan : Alat tulis, bahan percobaan bunyi 3. Sumber Belajar : Haryanto. 2013. Sains Untuk SD/MI Kelas IV Berdasarkan Kurikulum 2013. Jakarta: Erlangga. (hal:35) Wilujeng, D., dkk. 2013. Pembelajaran Tematik Terpadu dengan Pendekatan Saintifik untuk SD/MI Kelas IV. Jakarta: Esis. (hal 69, 85 dan 233) G. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Penggalan 1 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (15 menit) - Doa, absensi - Apersepsi : Guru bertanya jawab dengan siswa terkait dengan materi yang telah dipelajari sebelumnya mengenai pembuatan bagan laporan - Orientasi : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran mengenai percobaan IPA yang akan dilakukan b. Kegiatan Inti (62 menit)

(228) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 208 - Siswa mengamati salah satu gambar percobaan IPA (mengamati) - Siswa bertanya jawab dengan guru terkait gambar-gambar tersebut mengenai sikap yang diperlukan dalam percobaan itu (menanya) - Siswa mengamati dambar-gambar lainnya dalam kelompok dan mengerjkan LKS (menalar) - Siswa mempersiapkan alat dan bahan untuk kegiatan perambatan bunyi berdasarkan petunjuk di LKS - Siswa dalam kelompok mempraktekkan percobaan perambatan bunyi (mencoba) - Siswa secara berkelompok bekerja sama untuk membuat laporan percobaan bunyi yang dilakukan (mengolah) c. Kegiatan Akhir (3 menit)  Siswa diberi kesempatan untuk beristirahat  Siswa diberi nasehat olah guru untuk berhati-hati  Doa istirahat Penggalan 2 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (3 menit)  Siswa menjawab pertanyaan guru terkait kegiatan selama istirahat  Siswa mendengarkan guru terkait jegiatan selanjutnya  Siswa diberi kesempatan untuk bertanya tentang hal yang tidak dimengerti b. Kegiatan Inti (74 menit)  Siswa mengukur panjang benda-benda yang digunakan untuk percobaan bunyi menggunakan alat ukur (mencoba)  Siswa mencatat hasil pengukuran dan mengklasifikasikan jenis pembulatan tersebut  Siswa menulis laporan tentang percobaan bunyi

(229) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 209  Siswa membuat daftar bentuk persatuan yang telah dilakukan dalam kelompok pada LKS terkait dengan sikap dalam melakukan percobaan c. Kegiatan Penutup (3 menit)  Siswa diberi kesempatan untuk beristirahat  Siswa diberi nasehat olah guru untuk berhati-hati  Doa istirahat Penggalan 3 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (3 menit)  Doa setelah istirahat  Siswa menjawab pertanyaan guru terkait kegiatan istirahat yang dilakukan  Siswa diberi kesempatan untuk mempersiapkan pelajaran b. Kegiatan Inti (27 menit)  Setiap kelompok menyampaikan hasil pekerjaannya  Siswa lain menanggapi hasil pekerjaan temannya  Siswa dan guru bertanya jawab akan hasil percobaan IPA mengenai bentuk perambatan bunyi dan media perambatannya  Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah dilakukan dan makna dari pembelajaran hari itu untuk selalu bersikap yang baik selama melakukan percobaan dan mewujudkan bentuk persatuan dalam kelompok selama melakukan percobaan atau diskusi (menyimpulkan)  Siswa mengumpulkan hasil pekerjaannya berupa laporan bunyi di depan kelas dan LKS yang telah dikerjakan (menyajikan)  Siswa diberi kesemoatan untuk bertanya. (mengkomunikasikan)  Setiap kelompok menuliskan sebuah doa sebagai wujud syukur pada Tuhan pada bahan ajar

(230) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 210 c. Kegiatan Penutup (20 menit)  Siswa bersama guru merangkum kegiatan pembelajaran dari awal dengan meminta siswa menuliskan kesimpulan pada buku  Siswa melakukan refleksi atas pembelajaran hari ini  Siswa melakukan post test berupa evaluasi tertulis  Siswa mendapat tindak lanjut untuk mencari tahu informasi mengenai kolase dan menulis informasi yang didapatkan  Doa penutup, salam H. Penilaian 1. Jenis/ teknik penilaian Aspek Penilaian Jenis Teknik Sikap Non tes Penilaian diri Keterampilan Non tes Penilaian produk dan kinerja Pengetahuan Tes Tertulis 2. Bentuk instrumen dan instrumen : terlampir 3. Pedoman penskoran \ I. Lampiran  Penilaian  Soal harian : terlampir

(231) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 211 PENILAIAN Pertemuan 2 A. Muatan Pelajaran : PPKn 1. Pengetahuan Indikator Teknik Penilaian Instrumen 3.4.3 Memberi contoh bentuk persatuan di lingkungan sekolah 3.4.4 Menjelaskan pentingnya bersatu bagi kehidupan manusia Tes tertulis Soal  Berikan contoh bentuk persatuan di lingkungan sekolahmu! Mengapa hal itu harus dilakukan?  Suatu saat ketika sedang mengerjakan ulangan matematika. Meymey kesulitan untuk menjawab beberapa soal. Tanpa sepengetahuan guru, Ester pun membantu Memey dengan memberikan jawaban soal ulangan matematika itu dengan menuliskannya pada selembar kertas dan diberikannya kepada Memey yang duduk di depannya. Menurutmu, apakah tindakan Ester merupakan contoh dari perilaku bersatu dengan teman? Jelaskan alasanmu! Tindakan apa yang seharusnya dilakukan Ester? Kunci Jawaban  Contoh dari perilaku bersatu di lingkungan sekolah kerja bakti di lingkungan sekolah dan lomba antar kelas dalam rangka kemerdekaan RI. Persatuan adalah suatu kondisi di mana setiap manusia hidup saling rukun satu sama lain dan tidak ada konflik yang terjadi. Semua manusia mempunyai tujuan bersama yang harus dicapai. Kegiatan untuk menciptakan persatuan harus dilakukan agar kondisi yang tercipta dalam lingkungan menjadi rukun satu sama lain.  Menurut saya, tindakan Ester tersebut adalah tindakan yang kurang tepat. Persatuan dalam persahabatan yang dijalin Ester dan Meymey kurang tepat untuk digunakan dalam hal kecurangan seperti menyontek. Kegiatan yang semacam ini dapat membuat pihak Meymey dan Ester saling rugi. Meymey tidak dapat berkembang karena kemampuannya sendiri,

(232) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 212 sementara kemampuan Ester tidak akan berkembang karena ia tidak mengajari temannya saat belajar bersama, ia hanya mengandalkan kecurangannya untuk memberikan contekkan pada Meymey.Meymey dan Ester harus mampu mewujudkan perilaku bersatu dalam hal yang positif. Pedoman penskoran dan rubrik penilaian No. 1. 2. Kriteria Penilaian Siswa mampu menyebutkan 2 contoh dan menyertakan alasan Siswa mampu menyebutkan 1 contoh namun tidak menyertakan alasan Siswa tidak mampu menyebutkan contoh dan alasan Skor 3 Siswa mampu menjawab dengan menyertakan alasan logis Siswa mampu menjawab pertamyaan dan alasan namun kurang logis Siswa mampu menjawab pertanyaan tanpa menyertakan alasan 3 2 1 2 1 2. Keterampilan Indikator Teknik Penilaian Instrumen 4.3.1 Mempresentasikan hasil kerja sama dalam kelompok 4.3.3 Mempraktekkan kegiatan yang membutuhkan kerja sama Penilaian Kinerja Tugas  Laporkan hasilnya di depan kelas!  Lakukanlah kegiatan ini secara berkelompok dan tulis hasilnya pada lembar kerja yang disediakan gurumu! Tugas 1: Praktek kegiatan kerjasama N o Kriteria 1 Praktek 2 Pembawa an diri Baik sekali 4 Mempraktekk an kegiatan dengan benar dan jelas Saling membantu Baik 3 Mempraktekk an kegiatan benar namun kurang jelas Saling membantu Cukup 2 Mempraktikk an kegiatan salah namun jelas Tidak saling membantu Kurang 1 Mempraktikk an kegiatan salah dan tidak jelas Tidak saling membantu

(233) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 213 dan peran seimbang namun peran mendominasi namun perannya seimbang dan mendominasi 3. Karakter individu/ sosial Indikator Teknik Penilaian Instrumen 2.4.1 Berani menunjukkan perilaku bersatu di masyarakat/ di lingkungan sekolah 2.4.3Menghargai sikap untuk mewujudkan persatuan yang dilakukan oleh teman lain Penilaian diri Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! Rubrik penilaian aspek karakter individu/ sosial Nama siswa: …………….. Kelas/ No.Absen:…../…… Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Sikap berani Aspek Penilaian 1 Saya memiliki semangat dalam melakukan perilaku bersatu di lingkungan sekolah 2 Saya memiliki kemauan untuk melakukan perilaku bersatu di lingkungan sekolah 3 Saya melakukan perilaku bersatu di lingkungan sekolah dengan cepat tanpa pikir panjang 4 Saya senang saat melakukan perilaku bersatu di sekolah dengan cepat Sikap menghargai 1 Saya memberikan pujian pada perilaku bersatu yang dilakukan oleh teman 2 Saya ikut memelihara perilaku bersatu yang dilakukan teman 3 Saya meneruskan perilaku bersatu yang dilakukan teman di lingkungan sekolah 4 Saya ikut merasa senang pada teman yang melakukan perilaku bersatu di sekolah Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0 Ya Tidak

(234) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 214 Rubrik penilaian karakter individu/ sosial Baik sekali 4 Memenuhi 4 Sikap aspek berani penilaian Memenuhi 4 Sikap aspek menghargai penilaian Kriteria Baik 3 Memenuhi 3 aspek penilaian Memenuhi 3 aspek penilaian Cukup 2 Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian 4. Karakter Spiritual Indikator Teknik Penilaian Instrumen 1.2.1 Bersyukur atas kebersamaan dalam keberagaman di Indonesia Penilaian produk Buatlah doa syukur atas kebersamaan yang kalian rasakan dalam kelas hari ini! Rubrik penilaian karakter spiritual dan pedoman penskoran Baik sekali Baik Cukup Kriteria 4 3 2 Isi doa mengandung ucapan Memenuhi Memenuhi syukur, ada harapan yang 3 unsur 2 unsur disampaikan, kalimat di susun dari 4 dari 4 menggunakan bahasa komponen komponen Isi doa Indonesia yang benar, doa terdiri atas sama dengan atau lebih dari 3 kalimat (memenuhi 4 komponen) Kurang 1 Memenuhi 1 unsur dari 4 komponen

(235) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 215 B. Muatan Pelajaran : Bahasa Indonesia 1. Pengetahuan Indikator Teknik Penilaian Instrumen 3.1.7 Menjelaskan cara penulisan laporan yang baik Tes tertulis Soal Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatan laporan percobaan secara acak. Silahkan susun langkah-langkah pembuatan laporan ini dengan benar! - Judul percobaan - Alat dan bahan - Tujuan percobaan - Pertanyaan - Cara kerja - Jawaban - Simpulan percobaan - Referensi Kunci Jawaban Susunan laporan percobaan yang benar adalah a. Judul percobaan b. Tujuan percobaan c. Alat dan bahan d. Cara kerja e. Pertanyaan f. Jawaban g. Simpulan percobaan h. Referensi Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No 1 Kriteria Penilaian Siswa mampu menyusun seluruh langkah percobaan dengan benar Siswa mampu menyusun 4 langkah percobaan dengan benar Siswa mampu menyusun 1-3 langkah percobaan dengan benar Skor 3 2 1

(236) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 216 2. Keterampilan Indikator Teknik Penilaian Instrumen 4.1.6 Membuat laporan mengenai percobaan bunyi Penilaian produk Apa hasil dari percobaan di atas? Buatlah laporan hasil percobaan tersebut! Tugas 2: Bagan laporan percobaan No. Ketentuan 1 4 Baik sekali Sesuai contoh, urut Hasil pembuatan dan hasil sesuai bagan percobaan 3 Baik Sesuai contoh, urut namun hasil tidak sesuai percobaan 2 Cukup Urut, tidak sesuai contoh dan tidak sesuai percobaan 1 Perlu bimbingan Tidak sesuai contoh, tidak urut dan tidak sesuai dengan percobaan 3. Karakter individu/ sosial 2.1.2Menghargai pemanfaatan bahasa Indonesia yang Indikator dilakukan teman 2.1.3Percaya diri dalam memanfaatkan bahasa Indonesia Penilaian diri Teknik Penilaian Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada Instrumen dirimu!

(237) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 217 Penilaian diri Nama siswa: …………….. Kelas/ No.Absen:…../…… Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Aspek Penilaian Sikap menghargai 1 Saya memberikan pujian pada penggunaan bahasa Indonesia yang dilakukan oleh teman 2 Saya ikut memelihara hasil pekerjaan teman lain yang memanfaatkan bahasa Indonesia 3 Saya merasa senang saat teman dapat memanfaatkan bahasa Indonesia dengan baik 4 Saya mendengarkan teman lain yang berbicara di depan kelas Sikap percaya diri 1 Saya berani tampil di kelas untuk menyampaikan hasil pekerjaan dalam bahasa Indonesia 2 Saya berani menerima ketika dikritik oleh orang lain dalam menyampaikan hasil pekerjaan dalam bahasa Indonesia 3 Saya memiliki cara pandang yang positif terhadap apa yang saya kerjakan 4 Saya yakin dengan apa yang saya kerjakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia Ya Tidak Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0 Rubrik penilaian karakter individu/ sosial Baik sekali 4 Memenuhi 4 Sikap aspek berani penilaian Memenuhi 4 Sikap aspek menghargai penilaian Kriteria Baik 3 Memenuhi 3 aspek penilaian Memenuhi 3 aspek penilaian Cukup 2 Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian

(238) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 218 4. Karakter Spiritual Indikator Teknik Penilaian Instrumen 1.1.2 Mengakui kebesaran Tuhan atas adanya bahasa Indonesia Penilaian produk Buatlah doa syukur atas adanya bahasa Indonesia yang telah kalian gunakan selama ini! Rubrik penilaian karakter spiritual dan pedoman penskoran Baik sekali Baik Cukup Kriteria 4 3 2 Isi doa mengandung ucapan Memenuhi Memenuhi syukur, ada harapan yang 3 unsur 2 unsur disampaikan, kalimat di susun dari 4 dari 4 menggunakan bahasa komponen komponen Isi doa Indonesia yang benar, doa terdiri atas sama dengan atau lebih dari 3 kalimat (memenuhi 4 komponen) C. Muatan Pelajaran Kurang 1 Memenuhi 1 unsur dari 4 komponen : Matematika 1. Pengetahuan Indikator 3.3.3Mengklasifikasikan bentuk-bentuk pembulatan dalam pengukuran Teknik Tes tertulis Penilaian Instrume n Soal Tentukan klasifikasi pembulatan atas pengukuran panjang pada tabel di bawah ini! Lingkarilah pilihan jawaban yang benar pada kolom jawaban! Jika jawaban salah, maka tulislah pembenarannya! Jawaba Jenis n Benar Pembulata Hasil Hasil Jawaba n Pengukura Pembulata n ( ke atas/ n n bawah) 12,5 cm 13 cm Benar/ Salah 21, 3 cm 22 cm Benar/

(239) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 219 13,6 cm 13 cm Salah Benar/ Salah Kunci Jawaban Hasil Pengukura n Hasil Pembulata n 12,5 cm 13 cm 21, 3 cm 22 cm 13,6 cm 13 cm Jawaban Benar 13 cm Jenis Pembulata n ( ke atas/ bawah) Ke atas 21 cm Ke bawah 14 cm Ke atas Jawaban Benar/ Salah Benar/ Salah Benar/ Salah Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No 1 Kriteria Penilaian Siswa mampu mengisi 3 pertanyaan dalam tabel dengan benar Siswa mampu mengisi 2 pertanyaan dalam tabel dengan benar Siswa mampu mengisi 1 pertanyaan dalam tabel dengan benar Skor 3 2 1 2. Keterampilan Indikator 4.14.3 Membuat tabel hasil pembulatan dari pengukuran Teknik Penilaian produk Penilaian Instrumen Tugas Catatlah tabel pembulatan dari hasil tabel pengukuran yang telah ada!

(240) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 220 Tugas 3: Membuat tabel pembulatan dari data yang telah ada Baik sekali Baik Cukup No Kriteria 4 3 2 Siswa Siswa Siswa mampu mampu mampu membuat membuat membuat tabel tabel tabel pembulatan pembulatan pembulatan Tabel sesuai soal, sesuai soal, sesuai soal 1 pembulatan hasilnya hasilnya pengukuran benar dan benar yang ada, tidak ada namun ada hasilnya coretan coretan salah, dan ada coretan Kurang 1 Siswa membuat tabel pembulatan tidak sesuai soal, hasilnya salah dan ada coretan 3. Karakter individu/ sosial 2.2.1 Cermat dalam melakukan tabulasi pengukuran Indikator 2.2.2 Bertanggung jawab terhadap hasil tabulasi pengukuran Penilaian diri Teknik Penilaian Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada Instrumen dirimu! Format Penilaian Diri Nama siswa : …………….. Kelas/ No. Absen:…../…… Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Aspek Penilaian Sikap cermat 1 Saya berhati-hati dalam melakukan tabulasi pengukuran 2 Saya melakukan tabulasi pengukuran sesuai dan urut dengan langkah yang diminta guru 3 Saya mengoreksi hasil tabulasi pengukuran yang telah dilakukan lebih dari 1 kali 4 Saya sabar dalam melakukan tabulasi pengukuran Ya Tidak

(241) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 221 Sikap tanggung jawab 1 Saya melakukan tabulasi pengukuran sesuai dengan tugas yang diberikan 2 Saya mengumpulkan hasil tabulasi pengukuran setelah selesai dikerjakan 3 Saya memiliki peran dalam kelompok saat melakukan diskusi terkait tabulasi pengukuran 4 Saya meminta hak setelah selesai melakukan kewajiban melakukan tabulasi pengukuran Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0 Rubrik penilaian karakter individu/ sosial Kriteria Sikap cernat Sikap tanggung jawab Baik sekali 4 Memenuhi 4 aspek penilaian Memenuhi 4 aspek penilaian D. Muatan Pelajaran Baik 3 Memenuhi 3 aspek penilaian Memenuhi 3 aspek penilaian Cukup 2 Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian : IPA 1. Pengetahuan Indikator Teknik Penilaian Instrumen 3.5.1 Menjelaskan perambatan bunyi 3.5.2 Memberi contoh media perambatan bunyi 3.5.3 Menjelaskan bentuk perambatan bunyi melalui benda padat, cair dan gas Tes tertulis Soal Kegiatan apa yang ada ada gambar di atas? Media rambat apa yang digunakan dalam gambar tersebut? Apa hasil dari kegiatan tersebut? Jelaskan jawabanmu

(242) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 222 Kunci Jawaban Kegiatan yang ada pada gambar di atas adalah pembuatan telepon kaleng. Media rambatnya adalah tali yang berbentuk benda padat. Hal yang terjadi, dengan membicarakan sesuatu dan mendengar sesuatu saat kedua tali telepon sederhana itu ditegangkan maka kita dapat mendengar suara teman kita yang berada di kaleng lain dan berbicara sesuatu lewat kaleng tersebut sehingga teman lain yang mendengar di kaleng ujung dapat mendengarkan apa yang kita bicarakan. Hal ini dapat terjadi karena adanya getaran bunyi yang merambat melalui media tali. Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No Kriteria Penilaian 1. Siswa mampu menyebutkan kegiatan pada gambar dan jenis kegiatan dengan benar dan menyertakan alasan yang logis Siswa mampu menyebutkan kegiatan pada gambar dan jenis kegiatan dengan benar tanpa disertakan alasan yang logis Siswa tidak mampu menyebutkan kegiatan pada gambar dan jenis kegiatan dengan benar dan alasan kurang logis Skor 3 2 1 2. Keterampilan Indikator Teknik Penilaian Instrumen 4.4.1 Mempraktekkan perambatan bunyi melalui benda cair, pada, gas 4.4.2 Menulis hasil percobaan mengenai perambatan bunyi melalui benda cair, padat, gas Penilaian kinerja & produk   Lakukanlah kegiatan ini secara berkelompok dan tulis hasilnya pada lembar kerja yang disediakan gurumu! Apa hasil dari percobaan di atas? Buatlah laporan hasil percobaan tersebut!

(243) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 223 Tugas 4: Percobaan IPA 1 No. Ketentuan Perlu bimbingan Siswa Siswa Siswa mampu Siswa belum mampu mampu melakukan mampu melakukan melakukan urut dengan melakukan urut dengan urut dengan petunjuk, urut dengan petunjuk, petunjuk, belum petunjuk, menggunakan menggunakan menggunakan belum 1 Cara kerja semua bahan semua bahan semua bahan menggunakan dan alat, dan alat, dan alat dan bahan dan melibatkan namun belum belum alat, belum semua melibatkan melibatkan melibatkan anggota semua semua semua kelompok anggota anggota anggota kelompok kelompok kelompok 2 Hasil penulisan 4 Baik sekali 3 Baik 2 Cukup Cara menulis sesuai petunjuk, sesuai hasil praktikum, dan lengkap Cara menulis sesuai petunjuk, sesuai hasil praktikum, namun belum lengkap Cara menulis sesuai petunjuk, namun belum sesuai hasil praktikum, dan kurang lengkap Cara menulis belum sesuai petunjuk, belum sesuai hasil praktikum, dan belum lengkap 3. Karakter individu/ sosial Indikator Teknik Penilaian Instrumen 2.1.1 Bersikap jujur dalam melakukan percobaan 2.1.2 Bersikap hati-hati dalam melakukan percobaan 2.1.3 Bertanggung jawab saat melakukan percobaan Penilaian diri Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu!

(244) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 224 Format Penilaian Diri Nama siswa : …………….. Hari/ Tanggal:…../…… Kelas : IV Tema/ Subtema : Indahnya Kebersamaan/ Bersatu dalam Keberagaman Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Aspek Penilaian Ya Tidak Sikap jujur 1 Saya menuliskan apa adanya ketika melakukan percobaan 2 Saya mengatakan apa adanya ketika menyampaikan hasil percobaan 3 Saya melakukan percobaan sesuai dengan langkah dari guru 4 Saya senang mengatakan sesuatu yang benar dari percobaan saya kepada teman Sikap hati-hati 1 Saya berkonsentrasi dalam melakukan percobaan 2 Saya memiliki sabar dalam melakukan percobaan 3 Saya melakukan percobaan urut sesuai dengan langkah yang ada 4 Saya mau untuk mengulang percobaan jika salah langkah Sikap tanggung jawab 1 Saya melakukan percobaan sesuai dengan tugas yang diberikan 2 Saya mengumpulkan hasil percobaan setelah selesai dikerjakan 3 Saya memiliki peran dalam kelompok saat melakukan diskusi dalam percobaan 4 Saya meminta hak setelah saya selesai melakukan kewajiban melakukan percobaan Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0 Rubrik penilaian karakter individu/ sosial Kriteria Sikap jujur Baik sekali 4 Memenuhi 4 aspek penilaian Baik Cukup 3 2 Memenuhi 3 Memenuhi 2 aspek penilaian aspek penilaian Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian

(245) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 225 Sikap hatihati Sikap tanggung jawab Memenuhi 4 aspek penilaian Memenuhi 3 Memenuhi 2 aspek penilaian aspek penilaian Memenuhi 4 aspek penilaian Memenuhi 3 Memenuhi 2 aspek penilaian aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian 4. Karakter Spiritual Indikator Teknik Penilaian Instrumen 1.1.1 Bersyukur atas alam yang diberikan Tuhan Penilaian produk Buatlah doa syukur atas alam yang diberikan Tuhan! Rubrik penilaian Karakter Spiritual dan pedoman penskoran Baik sekali Baik Cukup Kriteria 4 3 2 Isi doa mengandung ucapan Memenuhi Memenuhi syukur, ada harapan yang 3 unsur 2 unsur disampaikan, kalimat di susun dari 4 dari 4 menggunakan bahasa komponen komponen Isi doa Indonesia yang benar, doa terdiri atas sama dengan atau lebih dari 3 kalimat (memenuhi 4 komponen) Kurang 1 Memenuhi 1 unsur dari 4 komponen SOAL HARIAN 1. Berikan contoh bentuk persatuan di lingkungan sekolahmu! Mengapa hal itu harus dilakukan? ………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… 2. Bacalah teks di bawah ini! Suatu saat ketika sedang mengerjakan ulangan matematika. Meymey kesulitan untuk menjawab beberapa soal. Tanpa sepengetahuan guru, Ester pun membantu Memey dengan memberikan

(246) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 226 jawaban soal ulangan matematika itu dengan menuliskannya pada selembar kertas dan diberikannya kepada Memey yang duduk di depannya. Menurutmu, apakah tindakan Ester merupakan contoh dari perilaku bersatu dengan teman? Jelaskan alasanmu! Tindakan apa yang seharusnya dilakukan Ester? ………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… 3. Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatan laporan percobaan secara acak. Silahkan susun langkah-langkah pembuatan laporan ini dengan benar! a. Judul percobaan b. Alat dan bahan c. Tujuan percobaan d. Pertanyaan e. Cara kerja f. Jawaban g. Simpulan percobaan 4. Tentukan klasifikasi pembulatan atas pengukuran panjang pada tabel di bawah ini! Lingkarilah pilihan jawaban yang benar pada kolom jawaban! Jika jawaban salah, maka tulislah pembenarannya!

(247) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 227 Hasil Hasil Pengukuran Pembulatan Jawaban Jawaban Jenis Benar Pembulatan ( ke atas/ bawah) 12,5 cm 13 cm Benar/ Salah 21, 3 cm 22 cm Benar/ Salah 13,6 cm 13 cm Benar/ Salah 5. Amati gambar di bawah ini! Kegiatan apa yang ada ada gambar di atas? Media rambat apa yang digunakan dalam gambar tersebut? Apa hasil dari kegiatan tersebut? Jelaskan jawabanmu! ………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………

(248) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 228 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SD Kristen Kalam Kudus Kelas/ Semester : IV/ 1 Tema/ Sub Tema : Indahnya Kebersamaan/ Bersatu dalam Keberagaman Pembelajaran ke- :3 Alokasi Waktu : 6 x 35 menit A. Kompetensi Inti (KI) 1. Menerima, menghargai, dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan mencoba [mendengar, melihat, membaca] serta menanya berdasarkan rasa ingin tahu secara kritis tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain 4. Menyajikan pengetahuan factual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

(249) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 229 B. Kompetensi Dasar dan Indikator No. Mata Kompetensi Dasar Indikator Pelajaran 1. Matematika 2.2 Menunjukkan perilaku cermat 2.2.1 Cermat dalam dan teliti dalam melakukan tabulasi melakukan tabulasi pengukuran panjang daun-daun atau pengukuran panjang benda-benda lain menggunakan 2.2.2 Bertanggung pembulatan (dinyatakan dalam cm jawab terhadap hasil terdekat tabulasi pengukuran panjang 3.3 Memahami aturan pembulatan 3.3.2 Memberi contoh dalam membaca hasil pengukuran pembulatan dalam dengan alat ukur pengukuran 4.14 Menyajikan hasil pengukuran 4.14.1 Mengukur panjang atau berat berdasarkan panjang dengan pembulatan yang disajikan dalam menggunakan bentuk tabel sederhana pembulatan 4.14.3 Membuat tabel hasil pembulatan dari pengukuran panjang 2. IPS 1.3 Menerima karunia Tuhan YME 1.3.1 Bersyukur atas yang telah menciptakan manusia karunia Tuhan dan lingkungannya 2.3. Menunjukkan perilaku santun, 2.3.1 Peduli dengan toleran dan peduli dalam melakukan teman lain interaksi sosial dengan lingkungan 2.3.2 Tanggung jawab dan teman sebaya terhadap peran yang dimiliki 3.3 Memahami manusia dalam 3.3.5 Menjelaskan

(250) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 230 hubungannya dengan kondisi pengaruh peristiwa geografis di sekitarnya alam terhadap kehidupan manusia 4.3 Menceritakan manusia dalam 4.3.5 Melaporkan hubungannya dengan lingkungan catatan pengaruh geografis tempat tinggalnya peristiwa alam terhadap kehidupan manusia 3. Seni 1.1 Mengagumi ciri khas keindahan 1.1.1 Bersyukur atas Budaya dan karya seni dan karya kreatif masing- keindahan karya seni Prakarya masing daerah sebagai anugrah yang dibuat sebagai Tuhan anugerah yang diberikan Tuhan 2.3 Menunjukkan perilaku disiplin, 2.3.2 Tanggung jawab tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam melalui terhadap alam sekitar melalui karya seni berkarya seni 2.3.3 Peduli terhadap alam dalam berkarya seni 3.2 Mengenal gambar alam benda, 3.2.1 Menyebutkan dan kolase pengertian kolase 4.2 Membuat karya seni kolase 4.2.1 Membuat pola dengan berbagai bahan karya kolase C. Tujuan Pembelajaran Matematika 3.3.2.1 Siswa mampu memberi 1 contoh pembulatan dalam pengukuran melalui kegiatan presentasi hasil pekerjaan kelompok.

(251) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 231 4.14.1.1 Siswa mampu mengukur panjang benda dengan tepat menggunakan pembulatan melalui kegiatan diskusi kelompok 4.14.3.1 Siswa mampu membuat 1 tabel hasil pembulatan dari pengukuran panjang melalui kegiatan diskusi kelompok. 2.2.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap cermat dalam melakukan tabulasi pengukuran panjang melalui kegiatan membaca cerita 2.2.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap bertanggung jawab terhadap hasil tabulasi pengukuran panjang melalui kegiatan mempresentasikan hasil pekerjaan IPS 3.3.5.1 Siswa mampu menjelaskan pengaruh peristiwa alam terhadap kehidupan manusia dengan memberikan contoh melalui kegiatan tanya jawab. 4.3.5.1 Siswa mampu melaporkan 2 catatan pengaruh peristiwa alam terhadap kehidupan manusia melalui kegiatan presentasi hasil pekerjaan kelompok. 2.3.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap peduli dengan teman lain melalui kegiatan diskusi kelompok 2.3.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap tanggung jawab terhadap peran yang dimiliki dalam kegiatan diskusi kelompok 1.3.1.1 Siswa mampu bersyukur atas karunia Tuhan melalui kegiatan diskusi dengan menyusun 1 doa. Seni Budaya & Prakarya 3.2.1.1 Siswa mampu menyebutkan pengertian kolase dengan menggunakan kata-kata sendiri melalui kegiatan tanya jawab 4.2.1.1 Siswa mampu membuat 1 pola karya kolase melalui kegiatan menggambar

(252) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 232 2.3.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 tanggung jawab terhadap alam melalui karya seni dengan kegiatan diskusi kelompok. 2.3.3.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap peduli terhadap alam dalam berkarya seni melalui kegiatan diskusi kelompok. 1.1.1.1 Siswa mampu bersyukur atas keindahan karya seni yang dibuat sebagai anugerah yang diberikan Tuhan dengan menyusun 1 doa melalui kegiatan diskusi kelompok. D. Materi Pembelajaran Matematika : Pembulatan dalam Pengukuran Seni Budaya & Prakarya : Kolase IPS : Pengaruh Peristiwa Alam dalam Kehidupan Manusia Ringkasan materi (terlampir) E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Tematik Integratif dan Saintifik Metode : Pengamatan, diskusi, tanya jawab, ceramah F. Media Alat Dan Sumber Pembelajaran 1. Media : gambar 2. Alat/ Bahan : alat tulis, kertas gambar 3. Sumber Belajar : Tim Bina Karya Guru. 2013. IPS Terpadu Untuk SD/MI Kelas IV Kurikulum 2013. Jakarta: Erlangga. G. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Penggalan 1 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (15 menit) - Doa, absensi - Apersepsi

(253) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 233 o Siswa menjawab pertanyaan guru terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya o Siswa menjawab pertanyaan guru terkait informasi mengenai kolase yang telah didapatnya - Orientasi : Siswa mendengarkan tujuan pembelajaran b. Kegiatan Inti (62 menit)  Siswa mengamati gambar kolase pulau di Indonesia yang ditunjukkan oleh guru (mengamati)  Siswa bertanya jawab dengan guru terkait dengan gambar kolase (menanya)  Siswa bertanya jawab dengan guru mengenai gambar pulau di Indonesia pada kolase yang ada  Siswa secara kelompok mengamati gambar-gambar kolase lainnya dan menentukan apakah gambar tersebut termasuk kolase dan menganalisis bahan dasar yang digunakan (menalar)  Siswa secara berkelompok mendiskusikan peristiwa alam yang pernah terjadi di pulau tersebut dan pengaruhnya pada kehidupan dalam LKS (menalar) c. Kegiatan Akhir (3menit)  Siswa diberi kesempatan untuk beristirahat  Siswa diberi nasehat olah guru untuk berhati-hati  Doa istirahat Penggalan 2 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (3 menit)  Doa setelah istirahat  Siswa menyampaikan kegiatan selama istirahat  Siswa diberi kesempatan untuk mempersiapkan dirinya menerima pelajaran b. Kegiatan Inti (74 menit)

(254) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 234  Tiap siswa membuat pola karya kolase berupa pulau-pulau di Indonesia pada kertas gambar (mencoba)  Siswa secara berkelompok mengukur benda-benda di sekitar dan membuat tabulasi pembulatan pengukuran (mencoba)  Siswa menuliskan peristiwa alam yang pernah terjadi di pulau tersebut dan dampaknya  Siswa secara berkelompok menyelesaikan pekerjaan LKS c. Kegiatan Penutup (3 menit)  Siswa diberi kesempatan untuk beristirahat  Siswa mendengarkan nasihat guru untuk berhati-hati selama istirahat  Doa istirahat Penggalan 3 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (3 menit)  Doa setelah istirahat  Siswa menjawab pertanyaan guru terkait kegiatan selama istirahat  Siswa diberi kesempatan untuk mempersiapkan dirinya menerima pelajaran b. Kegiatan Inti (27 menit)   Setiap kelompok menyampaikan hasil pekerjaannya Siswa lain menanggapi hasil pekerjaan temannya  Siswa dan guru bertanya jawab akan pembulatan dalam pengukuran, pengaruh peristiwa alam terhadap kehidupan manusia dan kolase  Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah dilakukan dan makna dari pembelajaran hari itu untuk bertanggung jawab akan hasil pekerjaan yang telah dibuat dan berani dalam berinteraksi dengan teman (menyimpulkan)  Siswa mengumpulkan hasil pekerjaannya berupa pola kolase di depan kelas dan LKS yang telah dikerjakan (menyajikan)

(255) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 235  Siswa diberi kesempatan untuk bertanya. Jika ada siswa yang masih mengalami kesalahan dalam konsep, maka guru membenarkan. Namun, jika sudah benar, maka guru memberikan penguatan. (mengkomunikasikan)  Setiap kelompok menuliskan sebuah doa sebagai wujud syukur pada Tuhan di sebuah kertas dan menaruhnya pada sebuah tempat c. Kegiatan Penutup (20 menit)  Siswa bersama guru merangkum kegiatan pembelajaran dari awal dengan meminta siswa menuliskan kesimpulan pada buku  Siswa melakukan refleksi atas pembelajaran hari ini  Siswa melakukan post test berupa soal harian  Siswa mendapat tindak lanjut pada siswa untuk membawa bahan dan alat untuk membuat kolase seperti gunting, lem, plastik bungkus makanan dan alat tulis, mencatat peristiwa alam yang pernah terjadi di lingkungannya dan berat badan dan tinggi anggota keluarga  Doa penutup, salam H. Penilaian 1. Jenis/ teknik penilaian Aspek Penilaian Jenis Teknik Sikap Non tes Penilaian diri Keterampilan Non tes Penilaian produk Pengetahuan Tes Tertulis 2. Bentuk instrumen dan instrumen : terlampir 3. Pedoman penskoran I. Lampiran-lampiran  Penilaian  Soal harian : terlampir

(256) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 236 PENILAIAN A. Muatan Pelajaran : Matematika 1. Pengetahuan Indikator Teknik Penilaian 3.3.2 Memberi contoh pembulatan dalam pengukuran Tes tertulis Soal  Buatlah pembulatan pengukuran pada tinggi badan kelompok Nathan!  Tentukan panjang benda di bawah ini dan pembulatannya! Instrumen Kunci Jawaban  No 1 2 3 4 5 Pembulatan pengukuran tinggi badan kelompok Nathan Nama Siswa Tinggi Badan (cm) Nathanael Memey Siti Ester Ni Luh Gambar Gambar 1 Gambar 2 145 147 142 144 141 Panjang benda (cm) 12,5 13,5 Pembulatan (cm) 150 150 140 140 140 Pembulatan (cm) 13 14

(257) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 237 Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No. 1. 2. Kriteria Penilaian Siswa mampu menjawab 5 soal pembulatan dengan benar Siswa mampu menjawab 3-4 soal pembulatan dengan benar Siswa mampu menjawab 1-2 soal pembulatan dengan benar Siswa mampu menjawab 2 soal pengukuran panjang dan pembulatan dengan benar Siswa mampu menjawab 1 soal pengukuran panjang dan pembulatan dengan benar Siswa tidak mampu menjawabsoal pengukuran panjang dan pembulatan dengan benar Skor 3 2 1 3 2 1 2. Keterampilan Indikator Teknik Penilaian Instrumen 4.14.1 Mengukur panjang dengan menggunakan pembulatan 4.14.3 Membuat tabel hasil pembulatan dari pengukuran Produk Tugas  Ukurlah panjang benda-benda di sekitar kalian! Buatlah tabel hasil pengukuran dan pembulatannya!  Bantulah Siti untuk mencatat benda-benda yang telah diukurnya dan pembulatan bilangan dari pengukuran yang telah dilakukan. Tugas 1: Praktek mengukur Baik sekali 4 Langkah kerja sesuai contoh, alat ukur benar, hasil benar No Kriteria 1 Mengukur panjang 2 Siswa Tabel mampu pembulatan membuat tabel Baik 3 Langkah kerja sesuai contoh, alat ukur benar, namun hasil salah Siswa mampu membuat tabel Cukup 2 Langkah kerja sesuai contoh namun alat ukur dan hasil salah Siswa mampu membuat tabel pembulatan sesuai soal Kurang 1 Langkah kerja belum sesuai contoh, alat ukur dan hasil salah Siswa membuat tabel pembulatan

(258) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 238 pembulatan sesuai soal, hasilnya benar dan tidak ada coretan pembulatan sesuai soal, hasilnya benar namun ada coretan pengukuran yang ada, hasilnya salah, dan ada coretan tidak sesuai soal, hasilnya salah dan ada coretan 3. Karakter individu/ sosial Indikator Teknik Penilaian Instrumen 2.2.1 Cermat dalam melakukan tabulasi pengukuran 2.2.2 Bertanggung jawab terhadap hasil tabulasi pengukuran Penilaian diri Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! Rubrik penilaian aspek karakter individu/ sosial Nama siswa: …………….. Kelas/ No.Absen:…../…… Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Aspek Penilaian Ya Tidak Sikap cermat 1 Saya berhati-hati dalam melakukan tabulasi pengukuran 2 Saya melakukan tabulasi pengukuran sesuai dan urut dengan langkah yang diminta guru 3 Saya mengoreksi hasil tabulasi pengukuran yang telah dilakukan lebih dari 1 kali 4 Saya sabar dalam melakukan tabulasi pengukuran Sikap tanggung jawab 1 Saya melakukan tabulasi pengukuran sesuai dengan tugas yang diberikan 2 Saya mengumpulkan hasil tabulasi pengukuran setelah selesai dikerjakan 3 Saya memiliki peran dalam kelompok saat melakukan diskusi terkait tabulasi pengukuran 4 Saya meminta hak setelah selesai melakukan kewajiban melakukan tabulasi pengukuran Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0

(259) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 239 Rubrik penilaian karakter inidvidu/ sosial Kriteria Sikap cermat Sikap tanggung jawab Baik sekali 4 Memenuhi 4 aspek penilaian Memenuhi 4 aspek penilaian B. Muatan Pelajaran Baik 3 Memenuhi 3 aspek penilaian Memenuhi 3 aspek penilaian Cukup 2 Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian : IPS 1. Pengetahuan Indikator Teknik Penilaian Instrumen 3.3.5Menjelaskan pengaruh peristiwa alam terhadap kehidupan manusia Tes tertulis Soal Pagi ini, koran yang dibaca Pak Edo, yang merupakan ayah Nathan, terdapat gambar seperti di atas. Menurutmu, peristiwa alam apa yang akan terjadi apabila terdapat kondisi seperti gambar di atas? Tentukan pengaruhnya bagi kehidupan manusia! Jelaskan alasanmu! Kunci Jawaban Peristiwa alam yang akan terjadi pada gambar tersebut adalah banjir, karena terdapat banyak pemukiman penduduk di bantaran sungai. Hal tersebut dapat menghambat aliran air di sungai tersebut. Pemukiman penduduk yang ada di bantaran sungai juga dapat membuat penduduk tersebut lebih sering untuk membuang sampah ke sungai, dan membuat aliran sungai jg menjadi terhambat, kotor dan bau. Hal inilah yang kemudian menjadi penyebab terjadinya banjir.

(260) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 240 Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No 1 2. Kriteria Siswa mampu menyebutkan peristiwa alam dengan benar dan menyertakan alasan yang jelas Siswa mampu menyebutkan peristiwa alam dengan benar namun alasan yang disertakan belum jelas Siswa tidak mampu menyebutkan peristiwa alam dengan benar dan alasan tidak jelas Siswa mampu menyebutkan 3 peristiwa alam yang berpengaruh bagi kehidupan manusia dengan benar Siswa mampu menyebutkan 2 peristiwa alam yang berpengaruh bagi kehidupan manusia dengan benar Siswa mampu menyebutkan 1 peristiwa alam yang berpengaruh bagi kehidupan manusia dengan benar Skor 3 2 1 3 2 1 2. Keterampilan Indikator Teknik Penilaian Instrumen 4.3.5Melaporkan catatan pengaruh peristiwa alam terhadap kehidupan manusia Penilaian produk Carilah informasi mengenai perisitiwa alam yang pernah terjadi di pulau yang telah kalian gambar tersebut! Tentukan pengaruh peritiwa alam tersebut bagi kehidupan di lingkungan! Laporkan hasilnya di depan kelas! Tugas 2: Membuat laporan pengaruh peristiwa alam No. Ketentuan 1 Hasil laporan 4 Baik sekali 3 Baik Catatan dibuat sesuai dengan kejadian, tidak ada coretan dan bersih. Catatan dibuat sesuai dengan kejadian, tidak ada coretan namun kotor 2 Cukup 1 Perlu bimbingan Catatan Catatan dibuat dibuat sesuai belum sesuai dengan dengan kejadian kejadian, ada namun ada coretan dan coretan dan kotor kotor

(261) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 241 3. Karakter individu/ sosial 2.3.1 Peduli dengan teman lain Indikator 2.3.2 Tanggung jawab terhadap peran yang dimiliki Penilaian diri Teknik Penilaian Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada Instrumen pada dirimu! Penilaian diri Nama siswa: …………….. Kelas/ No.Absen:…../…… Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Aspek Penilaian Sikap peduli 1 Saya memotivasi teman lain yang melakukan pekerjaan 2 Saya menghormati teman lain yang sedang melakukan pekerjaan 3 Saya melakukan tindakan nyata untuk membantu teman lain dalam kelompok kesulitan dalam melakukan pekerjaan 4 Saya senang saat dapat membantu teman yang kesulitan Sikap tanggung jawab 1 Saya melakukan pekerjaan sesuai dengan tugas yang diberikan 2 Saya mengumpulkan hasil pekerjaan setelah selesai dikerjakan 3 Saya memiliki peran dalam kelompok saat melakukan diskusi 4 Saya meminta hak setelah saya selesai melakukan kewajiban Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, Ya Tidak jawaban “tidak” = skor 0 Rubrik penilaian karakter individu/ sosial Kriteria Sikap peduli Sikap tanggung jawab Baik sekali 4 Memenuhi 4 aspek penilaian Memenuhi 4 aspek penilaian Baik 3 Memenuhi 3 aspek penilaian Memenuhi 3 aspek penilaian Cukup 2 Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian

(262) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 242 4. Karakter Spiritual Indikator Teknik Penilaian Instrumen 1.3.1 Bersyukur atas karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya Penilaian produk Buatlah doa syukur atas ciptaan Tuhan berupa manusia dan lingkungan! Rubrik penilaian karakter spiritual dan pedoman penskoran Baik sekali Baik Cukup Kriteria 4 3 2 Isi doa mengandung ucapan Memenuhi Memenuhi syukur, ada harapan yang 3 unsur 2 unsur disampaikan, kalimat di susun dari 4 dari 4 menggunakan bahasa komponen komponen Isi doa Indonesia yang benar, doa terdiri atas sama dengan atau lebih dari 3 kalimat (memenuhi 4 komponen) C. Muatan Pelajaran Kurang 1 Memenuhi 1 unsur dari 4 komponen : Seni Budaya dan Prakarya 1. Pengetahuan Indikator Teknik Penilaian 3.2.1 Menyebutkan pengertian kolase Tes tertulis Instrumen Soal Lihat 4 gambar yang ada pada papan pengukur tinggi badan! Tentukan dari keempat gambar tersebut yang termasuk kolase! Lalu, mengapa gambar yang kamu pilih itu termasuk ke dalam bentuk kolase?

(263) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 243 Kunci Jawaban Gambar yang termasuk kolase adalah gambar nomor 1 dan 2. Gambar 1 dan 2 termasuk kolase karena kolase adalah seni menempelkan benda warna-warni ke sebuah permukaan gambar. Dalam gambar 1 dan 2, benda-benda warna-warni yang digunakan adalah cangkang telur dan juga kulit bawang merah dan putih. Benda-benda tersebut dibuat menjadi potongan kecil-kecil dan kemudian ditempelkan pada pola yang sudah digambar sebelumnya. Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No Kriteria Siswa mampu menunjukkan 2 contoh gambar kolase dengan benar dan menyertakan alasannya Siswa mampu menunjukkan 1 contoh gambar kolase dengan benar dan menyertakan alasannya Siswa tidak mampu menunjukkan contoh gambar kolase dengan benar dan menyertakan alasannya 1. Skor 3 2 1 2. Keterampilan Indikator Teknik Penilaian Instrumen 4.2.1 Membuat pola karya kolase Penilaian produk Dapatkah kamu membuat pola untuk kolase? Gambarkan pola yang kalian inginkan pada kotak di bawah ini! Tugas 3: Membuat pola karya kolase No Kriteria 1 Pola karya kolase Baik sekali 4 Pola dibuat sesuai dengan petunjuk soal, pola benar, bersih Baik 3 Pola dibuat sesuai dengan petunjuk soal, pola benar, namun kotor Cukup 2 Pola dibuat sesuai dengan petunjuk soal, pola salah dan kotor Kurang 1 Pola dibuat tidak sesuai dengan petunjuk soal, pola salah, dan kotor

(264) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 244 3. Karakter individu/ sosial 2.3.2 Tanggung jawab terhadap alam melalui karya seni Indikator 2.3.3 Peduli terhadap alam dalam berkarya seni Penilaian diri Teknik Penilaian Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada Instrumen dirimu! Format Penilaian Diri Nama siswa : …………….. Hari/ Tanggal :…../…… Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Aspek Penilaian Ya Tidak Sikap tanggung jawab 1 Saya membuat karya seni sesuai dengan tugas yang diberikan 2 Saya mengumpulkan hasil karya seni setelah selesai dikerjakan 3 Saya memiliki peran dalam kelompok saat melakukan diskusi untuk karya seni 4 Saya memanfaatkan bahan alam dengan bijak untuk karya seni Sikap peduli 1 Saya membantu teman lain dalam memelihara alam agar dapat dijadikan bahan dasar karya seni 2 Saya ikut memelihara alam agar dapat dijadikan bahan dasar karya seni 3 Saya melakukan tindakan nyata untuk memanfaatkan bahan alam sebagai karya seni 4 Saya senang saat dapat memanfaatkan bahan alam dengan bijak untuk karya seni Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0

(265) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 245 Rubrik penilaian Karakter Sosial/ Individu Kriteria Sikap tanggung jawab Sikap peduli Baik sekali 4 Memenuhi 4 aspek penilaian Memenuhi 4 aspek penilaian Baik 3 Memenuhi 3 aspek penilaian Memenuhi 3 aspek penilaian Cukup 2 Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian 4. Karakter Spiritual Indikator Teknik Penilaian Instrumen 1.1.1 Bersyukur atas keindahan karya seni yang dibuat sebagai anugerah yang diberikan Tuhan Penilaian produk Buatlah doa syukur atas anugerah Tuhan dalam keindahan karya seni! Rubrik penilaian Karakter Spiritual dan pedoman penskoran Baik sekali Baik Cukup Kriteria 4 3 2 Isi doa mengandung ucapan Memenuhi Memenuhi syukur, ada harapan yang 3 unsur 2 unsur disampaikan, kalimat di susun dari 4 dari 4 menggunakan bahasa komponen komponen Isi doa Indonesia yang benar, doa terdiri atas sama dengan atau lebih dari 3 kalimat (memenuhi 4 komponen) Kurang 1 Memenuhi 1 unsur dari 4 komponen

(266) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 246 SOAL HARIAN Bacalah cerita di bawah ini! Nathanael adalah seorang anak laki-laki kelas IV di SD Ayo Bersatu. Nathanael berasal dari Papua. Nathan adalah nama panggilannya. Ia bahagia sekali saat bersekolah di SD Ayo Bersatu, karena Nathan memiliki banyak teman yang berasal dari luar daerahnya. Teman Nathan antara lain ada Meymey yang beretnis Cina dan berasal dari Kalimantan Barat dan Siti yang berasal dari Semarang. Ester berasal dari Manado dan Ni Luh berasal dari Bali. Mereka sering bergabung dalam satu kelompok belajar. Siang itu di kelas, Pak Guru Wahyu sedang mengajarkan mengenai alat ukur tinggi badan. Saat itu, Pak Guru Wahyu meminta setiap siswa membentuk kelompok dan tiap kelompok terdiri atas 5 orang. Mereka saling bekerja sama mengukur tinggi badan masing-masing anggota kelompoknya. Berikut daftar tinggi badan mereka. No 1 2 3 4 5 Nama Siswa Tinggi Badan (cm) Nathanael 145 Memey 147 Siti 142 Ester 144 Ni Luh 141 Dalam papan tinggi badan tersebut, terlihat ada beberapa gambar yang unik yang dilihat mereka. Berikut ini adalah gambar unik yang mereka lihat pada papan pengukur tinggi badan. Nathan dan kawan-kawan merasa senang karena mereka dapat akrab dalam setiap kegiatan belajar yang dilakukan di kelas. Nathan pun merasa beruntung memiliki teman-teman seperti Memey, Siti, Ester dan Ni Luh.

(267) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 247 Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! 1. Buatlah tabulasi pengukuran dan pembulatan bilangan ke ratusan terdekat pada hasil pengukuran tinggi badan kelompok Nathan! 2. Tentukan panjang benda di bawah ini dan pembulatan bilangannya!

(268) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 248 3. Lihat 4 gambar yang ada pada papan pengukur tinggi badan! Tentukan dari keempat gambar tersebut yang termasuk kolase! Lalu, mengapa gambar yang kamu pilih itu termasuk ke dalam bentuk kolase? 4. Pagi ini, koran yang dibaca Pak Wahyu, terdapat gambar seperti di atas. Menurutmu, peristiwa alam apa yang akan terjadi apabila terdapat kondisi seperti gambar di atas? Tentukan pengaruhnya bagi kehidupan manusia! Jelaskan alasanmu! 5. Sebutkan 3 contoh peristiwa alam yang berpengaruh bagi kehidupan manusia!

(269) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 249 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SD Kristen Kalam Kudus Kelas/ Semester : IV/ 1 Tema/ Sub Tema : Indahnya Kebersamaan/ Bersatu dalam Keberagaman Pembelajaran ke- :4 Alokasi Waktu : 6 x 35 menit A. Kompetensi Inti (KI) 1. Menerima, menghargai, dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan mencoba [mendengar, melihat, membaca] serta menanya berdasarkan rasa ingin tahu secara kritis tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain 4. Menyajikan pengetahuan factual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia B. Kompetensi Dasar dan Indikator No. Mata Kompetensi Dasar Indikator Pelajaran 1. IPS 1.3 Menerima karunia 1.3.1 Bersyukur atas karunia Tuhan YME yang telah Tuhan menciptakan manusia dan menciptakan YME yang telah manusia dan

(270) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 250 lingkungannya lingkungannya 2.3. Menunjukkan perilaku 2.3.1 Peduli dengan teman santun, toleran dan peduli lain dalam melakukan interaksi 2.3.2 Tanggung jawab sosial dengan lingkungan terhadap peran yang dimiliki dan teman sebaya 3.3 Memahami manusia 3.3.6 Menjelaskan mitigasi dalam hubungannya yang dapat dilakukan manusia dengan kondisi geografis di dalam setiap peristiwa alam sekitarnya yang terjadi di Indonesia 4.3 Menceritakan manusia 4.3.6 dalam hubungannya sederhana berupa himbauan dengan lingkungan mengenai mitigasi yang dapat Membuat geografis tempat tinggalnya dilakukan peraturan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia 2. Matematika 2.2 Menunjukkan perilaku 2.2.1 Cermat dalam cermat dan teliti dalam melakukan melakukan tabulasi tabulasi pengukuran panjang pengukuran panjang daun- 2.2.2 Bertanggung daun atau benda-benda lain terhadap hasil jawab tabulasi menggunakan pembulatan pengukuran panjang (dinyatakan dalam cm terdekat) 3.3 Memahami pembulatan aturan 3.3.3. Mengklasifikasikan dalam bentuk-bentuk pembulatan membaca hasil pengukuran dalam pengukuran dengan alat ukur 4.14 Menyajikan hasil 4.14.3 Membuat tabel hasil pengukuran panjang atau pembulatan dari pengukuran

(271) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 251 berat berdasarkan panjang pembulatan yang disajikan dalam bentuk tabel sederhana 3. Seni Budaya 1.1 Mengagumi ciri khas 1.1.1 dan Prakarya keindahan karya seni dan keindahan karya seni yang karya masing kreatif daerah Bersyukur atas masing- dibuat sebagai anugerah yang sebagai diberikan Tuhan anugrah Tuhan 2.3 Menunjukkan perilaku 2.3.1 Disiplin terhadap alam disiplin, tanggung jawab melalui karya seni dan kepedulian terhadap 2.3.2 alam sekitar berkarya seni Tanggung jawab melalui terhadap alam melalui karya seni 2.3.3 Peduli terhadap alam dalam berkarya seni 3.2 Mengenal gambar alam 3.2.2 Memberi contoh bentuk benda, dan kolase kolase 4.2 Membuat karya seni 4.2.2 Membuat karya kolase kolase dengan berbagai dengan bahan plastik bahan C. Tujuan Pembelajaran IPS 3.3.6.1 Siswa mampu menjelaskan 1 bentuk mitigasi yang dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia melalui kegiatan diskusi 4.3.6.1 Siswa mampu membuat 1 peraturan sederhana berupa himbauan mengenai bentuk mitigasi yang dapat dilakukan

(272) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 252 manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia melalui kegiatan diskusi 2.3.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap peduli dengan teman lain melalui kegiatan diskusi kelompok 2.3.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap tanggung jawab terhadap peran yang dimiliki dalam kegiatan diskusi kelompok 1.3.1.1 Siswa mampu bersyukur atas karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya dengan menyusun 1 doa melalui kegiatan diskusi Matematika 3.3.3.1 Siswa mampu mengklasifikasikan 2 bentuk pembulatan dalam pengukuran panjang melalui kegiatan mengukur tinggi badan teman. 4.14.3.1 Siswa mampu membuat 1 tabel hasil pembulatan dari pengukuran tinggi badan teman melalui kegiatan diskusi kelompok. 2.2.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap cermat dalam melakukan tabulasi pengukuran panjang melalui kegiatan diskusi kelompok. 2.2.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap bertanggung jawab terhadap hasil tabulasi pengukuran panjang melalui kegiatan diskusi. Seni Budaya dan Prakarya 3.2.2.1 Siswa mampu memberi 1 contoh bentuk kolase melalui kegiatan diskusi kelompok. 4.2.2.1 Siswa mampu membuat 1 karya kolase dengan bahan plastik melalui kegiatan diskusi. 2.3.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 contoh sikap disiplin terhadap alam dalam berkarya seni melalui kegiatan membuat kolase.

(273) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 253 2.3.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 contoh sikap bertanggung jawab terhadap alam dalam berkarya seni melalui kegiatan membuat kolase. 2.3.3.1 Siswa mampu menunjukkan 1 contoh sikap peduli terhadap alam dalam berkarya seni melalui kegiatan membuat kolase dengan bahan plastik bekas bungkus makanan. 1.1.1.1 Siswa mampu bersyukur atas keindahan karya seni yang dibuat sebagai anugerah yang diberikan Tuhan dengan menyusun 1 doa melalui kegiatan diskusi kelompok. D. Materi Pembelajaran IPS : Bentuk Mitigasi Peristiwa Alam yang Membawa Pengaruh Bagi Kehidupan Manusia Matematika : Pembulatan dalam Pengukuran Seni Budaya & Prakarya : Membuat Kolase Ringkasan materi (terlampir) E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Tematik Integratif dan Saintifik Metode : Pengamatan, diskusi, tanya jawab, ceramah F. Media Alat Dan Sumber Pembelajaran 1. Media : cerita, gambar 2. Alat/ Bahan : alat tulis, bungkus makanan bekas, lem, gunting 3. Sumber Belajar : Tim Bina Karya Guru. 2013. IPS Terpadu Untuk SD/MI Kelas IV Kurikulum 2013. Jakarta: Erlangga.

(274) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 254 G. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Penggalan 1 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (15 menit) - Doa, absensi - Apersepsi o Guru bertanya jawab dengan siswa terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya o Guru menanyakan kelengkapan bahan dan alat pembuatan kolase dan pola yang telah dibuat. - Orientasi : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran b. Kegiatan Inti (62 menit)  Siswa mengamati gambar peta pulau Indonesia (mengamati)  Siswa bertanya jawab dengan guru terkait dengan langkah proses pembuatan kolase (menanya)  Siswa secara kelompok mendiskusikan cara pembuatan kolase yang tepat yang akan dilakukan saat itu (menalar)  Siswa diberi penjelasan mengenai proses pembuatan kolase yang akan digunakan.  Siswa menyiapkan bahan berupa plastik bekas yang telah dikumpulkan di rumah dan memotongnya menjadi potongan kecilkecil. c. Kegiatan Akhir (3menit)  Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk beristirahat  Guru memberikan nasehat kepada siswa untuk berhati-hati selama istirahat  Doa istirahat Penggalan 2 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (3 menit)  Doa setelah istirahat

(275) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 255  Guru menanyakan kegiatan siswa selama istirahat  Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mempersiapkan dirinya menerima pelajaran  Guru meminta siswa menyiapkan bahan dan alat pembuatan kolase di meja b. Kegiatan Inti (74 menit)  Tiap siswa membuat karya kolase berupa pulau-pulau di Indonesia pada kertas gambar (mencoba)  Siswa secara berkelompok membuat 1 peraturan sederhana berupa himbauan untuk mitigasi peristiwa alam yang mempengaruhi kehidupan manusia  Siswa berdiskusi untuk mengukur berat badan teman satu kelompok  Siswa secara berkelompok membaca cerita yang ada dalam LKS dan menentukan jenis pembulatan dalam pengukuran panjang dalam tabel  Siswa secara berkelompok menyelesaikan pekerjaan LKS berupa pengukuran  Siswa menganalisis kegiatan mitigasi yang perlu dilakukan dalam suatu daerah yang mengalami peristiwa alam tertentu c. Kegiatan Penutup (3 menit)  Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk beristirahat  Guru memberikan nasehat kepada siswa untuk berhati-hati selama istirahat  Doa istirahat Penggalan 3 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (3 menit)  Doa setelah istirahat  Guru menanyakan kegiatan siswa selama istirahat  Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mempersiapkan dirinya menerima pelajaran

(276) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 256 b. Kegiatan Inti (27 menit)  Setiap kelompok menyampaikan hasil pekerjaannya  Siswa lain menanggapi hasil pekerjaan temannya  Siswa dan guru bertanya jawab akan pembulatan dalam pengukuran, bentuk mitigasi atas peristiwa alam terhadap kehidupan manusia dan kolase yang telah dibuat  Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah dilakukan dan makna dari pembelajaran hari itu untuk bertanggung jawab akan hasil pekerjaan yang telah dibuat, cermat, peduli dan bertanggung jawab atas pekerjaan yang dilakukan. (menyimpulkan)  Siswa mengumpulkan hasil pekerjaannya berupa kolase di depan kelas dan LKS yang telah dikerjakan (menyajikan)  Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Jika ada siswa yang masih mengalami kesalahan dalam konsep, maka guru membenarkan. Namun, jika sudah benar, maka guru memberikan penguatan. (mengkomunikasikan)  Guru meminta setiap kelompok menuliskan sebuah doa sebagai wujud syukur pada Tuhan di sebuah kertas dan menaruhnya pada sebuah tempat c. Kegiatan Penutup (20 menit)  Guru merangkum kegiatan pembelajaran dari awal dengan meminta siswa menuliskan kesimpulan pada buku  Siswa melakukan refleksi atas pembelajaran hari ini  Guru memberikan post test berupa soal harian  Guru memberikan tindak lanjut pada siswa untuk membaca buku mengenai kegiatan permainan yang melibatkan aktivitas lari  Doa penutup, salam

(277) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 257 H. Penilaian 1. Jenis/ teknik penilaian Aspek Penilaian Jenis Teknik Pengetahuan Tes Tertulis Keterampilan Non tes Produk Sikap Non tes Penilaian diri 2. Bentuk instrumen dan instrumen : terlampir 3. Pedoman penskoran I. Lampiran  Penilaian  Bahan ajar pertemuan 4 : terlampir

(278) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 258 PENILAIAN PERTEMUAN 4 A. Muatan Pelajaran 1. Pengetahuan Indikator Teknik Penilaian Instrumen : Matematika 3.3.3. Mengklasifikasikan bentuk-bentuk pembulatan dalam pengukuran Tes tertulis Soal Buatlah tabel pengukuran dan pembulatan dari hasil pengukuran berat di bawah ini! Klasifikasikan jenis pembulatan yang telah dilakukan! a. 32 kg b. 76 kg c.54 kg Kunci Jawaban Berat (kg) Pembulatan Jenis pembulatan 32 30 Pembulatan ke bawah 76 80 Pembulatan ke atas 54 50 Pembulatan ke bawah Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No 1 Kriteria Penilaian Siswa mampu menjawab 3 klasifikasi pembulatan dengan benar Siswa mampu menjawab 2 klasifikasi pembulatan dengan benar Siswa mampu menjawab 1 klasifikasi pembulatan dengan benar Skor 3 2 1 2. Keterampilan 4.14.3 Membuat tabel hasil pembulatan dari pengukuran Indikator Teknik Penilaian Penilaian produk Instrumen Timbanglah berat badan 4 orang temanmu dan buatlah tabel pengukuran dan pembulatannya pada kotak di bawah ini!

(279) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 259 Tugas 1: Membuat tabel hasil pembulatan dari pengukuran Baik sekali Baik Cukup No Kriteria 4 3 2 1 Siswa mampu membuat tabel Tabel pembulatan pembulatan sesuai soal, hasilnya benar dan tidak ada coretan Siswa mampu membuat tabel pembulatan sesuai soal, hasilnya benar namun ada coretan Siswa mampu membuat tabel pembulatan sesuai soal pengukuran yang ada, hasilnya salah, dan ada coretan Kurang 1 Siswa membuat tabel pembulatan tidak sesuai soal, hasilnya salah dan ada coretan 3. Karakter individu/ sosial 2.2.1 Cermat dalam melakukan tabulasi pengukuran Indikator 2.2.2 Bertanggung jawab terhadap hasil tabulasi pengukuran Teknik Penilaian Penilaian diri Instrumen Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu!

(280) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 260 Rubrik penilaian aspek karakter individu/ sosial Nama siswa: …………….. Kelas/ No.Absen:…../…… Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Aspek Penilaian Ya Tidak Sikap cermat 1 2 3 4 Saya berhati-hati dalam melakukan tabulasi pengukuran Saya melakukan tabulasi pengukuran sesuai dan urut dengan langkah yang diminta guru Saya mengoreksi hasil tabulasi pengukuran yang telah dilakukan lebih dari 1 kali Saya sabar dalam melakukan tabulasi pengukuran Sikap tanggung jawab 1 Saya melakukan tabulasi pengukuran sesuai dengan tugas yang diberikan 2 Saya mengumpulkan hasil tabulasi pengukuran setelah selesai dikerjakan 3 Saya memiliki peran dalam kelompok saat melakukan diskusi terkait tabulasi pengukuran 4 Saya meminta hak setelah selesai melakukan kewajiban melakukan tabulasi pengukuran Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0 Rubrik penilaian karakter individu/ sosial Baik sekali Baik Kriteria 4 3 Memenuhi 4 Memenuhi 3 Sikap cermat aspek aspek penilaian penilaian Sikap Memenuhi 4 Memenuhi 3 tanggung aspek aspek jawab penilaian penilaian Cukup 2 Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian

(281) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 261 b. Muatan Pelajaran : IPS 1. Pengetahuan 3.3.6 Menjelaskan mitigasi yang dapat dilakukan manusia dalam Indikator setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia Tes tertulis Teknik Penilaian Instrumen Soal Gambar di atas merupakan peristiwa banjir. Banjir ini terjadi di Jakarta tahun 2007. Menurutmu, bentuk mitigasi seperti apa yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya peristiwa seperti gambar di atas! Jelaskan alasanmu! Kunci Jawaban Bentuk mitigasi bencana alam yang daoat dilakukan bila terjadi peristiwa alam dari gambar tersebut adalah - Membuang sampah pada tempatnya - Membuat resapan air dengan menanam tanaman di lingkungan - Mengurangi pengaspalan di bagian jalan dan mengganti dengan konblok agar air lebih mudah meresap 2. Keterampilan 4.3.6 Membuat peraturan sederhana berupa himbauan mengenai Indikator mitigasi yang dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia Teknik Penilaian Penilaian poduk Instrumen Provinsi DIY pernah mengalami letusan gunung Merapi di tahun 2010. Buatlah sebuah peraturan sederhana di daerah sekitar letusan gunung tersebut!

(282) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 262 Tugas 2: Membuat peraturan sederhana Baik sekali Baik Cukup Kurang No Kriteria 4 3 2 1 Peraturan yang Memenuhi Memenuhi Memenuhi dibuat sesuai 3 dari 4 2 dari 4 1 dari 4 dengan soal, komponen komponen komponen penggunaan Peraturan kalimat tepat, yang tidak ada 1. dibuat coretan dan tanda baca benar (memenuhi 4 komponen) 3. Karakter individu/ sosial 2.3.1 Peduli dengan teman lain Indikator 2.3.2 Tanggung jawab terhadap peran yang dimiliki Teknik Penilaian Penilaian diri Instrumen Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! Penilaian diri Nama siswa: …………….. Kelas/ No.Absen:…../…… Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Aspek Penilaian Ya Tidak Sikap peduli 1 2 Saya memotivasi teman lain yang melakukan pekerjaan Saya menghormati teman lain yang sedang melakukan pekerjaan 3 Saya melakukan tindakan nyata untuk membantu teman lain dalam kelompok kesulitan dalam melakukan pekerjaan 4 Saya senang saat dapat membantu teman yang kesulitan Sikap tanggung jawab 1 Saya melakukan pekerjaan sesuai dengan tugas yang diberikan 2 Saya mengumpulkan hasil pekerjaan setelah selesai dikerjakan 3 Saya memiliki peran dalam kelompok saat melakukan diskusi 4 Saya meminta hak setelah saya selesai melakukan kewajiban

(283) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 263 Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0 Rubrik penilaian Karakter Sosial/ Individu Baik sekali Baik Kriteria 4 3 Memenuhi 4 Memenuhi 3 Sikap aspek aspek peduli penilaian penilaian Sikap Memenuhi 4 Memenuhi 3 tanggung aspek aspek jawab penilaian penilaian Cukup 2 Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian 4. Karakter Spiritual 1.3.2 Menghayati karunia Tuhan YME yang telah menciptakan Indikator manusia dan lingkungannya Penilaian diri Teknik Penilaian Instrumen Buatlah doa syukur atas karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungan! Rubrik penilaian Karakter Spiritual dan pedoman penskoran Baik sekali Baik Cukup Kriteria 4 3 2 Isi doa Kurang 1 Isi doa mengandung Memenuhi Memenuhi Memenuhi ucapan syukur, ada 3 unsur dari 2 unsur dari 1 unsur dari harapan yang 4 komponen 4 komponen 4 komponen disampaikan, kalimat di susun menggunakan bahasa Indonesia yang benar, doa terdiri atas sama dengan atau lebih dari 3 kalimat (memenuhi 4 komponen)

(284) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 264 c. Muatan Pelajaran : Seni Budaya dan Prakarya 1. Pengetahuan 3.2.2 Memberi contoh bentuk kolase Indikator Teknik Penilaian Instrumen Tes tertulis Lihatlah gambar di samping!  Menurutmu, pola apa yang terbentuk dari karya seni tersebut? Apa bahan dasar yang digunakan untuk membut karya seni itu? Apakah gambar di samping menunjukkan bentuk kolase? Jelasan!  Perhatikan gambar di samping! Bila kamu diminta untuk membuat kolase seperti di atas, bahan dan alat apa yang akan kamu gunakan? Tentukan langkah-langkah pembuatannya! Kunci Jawaban  Pola yang dibuat adalah pola bunga. Bahan dasar yang digunakan adalah biji-bijian. Gambar tersebut merupakan bentuk kolase karena pada gambar tersebut menunjukkan contoh karya seni yang memadukan berbagai macam bahan dasar berwarna-warni untuk ditempelkan pada gambar berpola bunga.  Bahan dasar yang dapat digunakan antara lain cangkang telur, kulit bawang, biji-bijian dan kertas warna. Bahan lainnya yang digunakan adalah lem dan kertas gambar. Alat yang digunakan untuk membuat kolase antara lain, gunting, penggaris dan alat tulis. Langkah-langkah pembuatan antara lain adalah: - Siapkan bahan dan alat yang telah dibawa untuk membuat karya seni kolase - Siapkan pola kolase pada kertas gambar yang sudah dibuat sebelumnya berupa pola gambar - Potonglah bahan dasar menjadi bagian-bagian kecil untuk ditempelkan pada pola - Jika sudah selesai, beri lem pada pola yang telah kalian gambar di kertas gambar.

(285) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 265 - Tempelkan potongan plastik tersebut pada pola gambar. Tambahkan berbagai macam hiasan ataupun pewarnaan dengan menggunakan krayon atau pensil warna. Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No 1. 2. Kriteria Penilaian Siswa mampu menyebutkan bahan dan alat dengan benar dan langkah-langkah pembuatan kolase dengan benar Siswa mampu menyebutkan bahan dan alat dengan benar atau langkah-langkah pembuatan kolase dengan benar Siswa tidak mampu menyebutkan bahan dan alat dengan benar dan langkah-langkah pembuatan kolase dengan benar Siswa mampu menyebutkan pola, bahan dasar dan penjelasan dengan benar Siswa mampu menyebutkan pola, bahan dasar namun penjelasan belum tepat Siswa tidak mampu menyebutkan pola, bahan dasar dan penjelasan dengan benar Skor 3 2 1 3 2 1 2. Keterampilan 4.2.2 Membuat karya kolase dengan bahan plastik Indikator Teknik Penilaian Penilaian produk Instrumen Sekarang buatlah karya kolase plastik pada dengan menggunakan alat dan bahan yang telah kalian bawa! Tugas 3: Membuat kolase Baik sekali Kriteria No 4 Bahan dasar sesuai dengan yang di 1 Hasil kolase bawa, hasil bersih dan berwarnawarni Baik 3 Bahan dasar sesuai dengan yang di bawa, hasil bersih namun belum berwarnawarni Cukup 2 Bahan dasar sesuai dengan yang di bawa, namun hasil hasil kotor dan belum berwarnawarni Kurang 1 Bahan dasar belum sesuai dengan yang di bawa, hasil kotor dan belum berwarnawarni

(286) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 266 \ 3. Karakter individu/ sosial 2.3.1 Disiplin terhadap alam melalui karya seni Indikator 2.3.2 Tanggung jawab terhadap alam melalui karya seni 2.3.3 Peduli terhadap alam dalam berkarya seni Penilaian diri Teknik Penilaian Instrumen Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! Format Penilaian Diri Nama siswa : …………….. Kelas/ No.Absen:…../…… Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Aspek Penilaian Ya Tidak Sikap disiplin 1 Saya mengikuti aturan yang ditetapkan saat berkarya seni 2 Saya melakukan karya seni sesuai langkah yang ditetapkan dalam memanfaatkan bahan alam 3 Saya mengerjakan karya seni tepat waktu 4 Saya konsisten dengan apa yang saya kerjakan dalam karya seni Sikap tanggung jawab 1 Saya membuat karya seni sesuai dengan tugas yang diberikan 2 Saya mengumpulkan hasil karya seni setelah selesai dikerjakan 3 Saya memiliki peran dalam kelompok saat melakukan diskusi untuk karya seni 4 Saya memanfaatkan bahan alam dengan bijak untuk karya seni Sikap peduli 1 Saya membantu teman lain dalam memelihara alam agar dapat dijadikan bahan dasar karya seni 2 Saya ikut memelihara alam agar dapat dijadikan bahan dasar karya seni 3 Saya melakukan tindakan nyata untuk memanfaatkan bahan alam sebagai karya seni 4 Saya senang saat dapat memanfaatkan bahan alam dengan bijak untuk karya seni Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0

(287) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 267 Rubrik penilaian Karakter Sosial/ Individu Baik sekali 4 Memenuhi 4 aspek penilaian Memenuhi 4 aspek penilaian Memenuhi 4 aspek penilaian Kriteria Sikap disiplin Sikap tanggung jawab Sikap peduli Baik 3 Memenuhi 3 aspek penilaian Memenuhi 3 aspek penilaian Memenuhi 3 aspek penilaian Cukup 2 Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian 4. Karakter spiritual 1.1.1 Bersyukur atas keindahan karya seni yang dibuat sebagai Indikator anugerah yang diberikan Tuhan Penilaian diri Teknik Penilaian Instrumen Buatlah doa syukur atas anugerah Tuhan berupa karya seni! Rubrik penilaian karakter spiritual dan pedoman penskoran Baik sekali Baik Cukup Kriteria 4 3 2 Isi doa Kurang 1 Isi doa mengandung Memenuhi Memenuhi Memenuhi ucapan syukur, ada 3 unsur dari 2 unsur dari 1 unsur dari harapan yang 4 komponen 4 komponen 4 komponen disampaikan, kalimat di susun menggunakan bahasa Indonesia yang benar, doa terdiri atas sama dengan atau lebih dari 3 kalimat (memenuhi 4 komponen)

(288) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 268 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SD Kristen Kalam Kudus Kelas/ Semester : IV/ 1 Tema/ Sub Tema : Indahnya Kebersamaan/ Bersatu dalam Keberagaman Pembelajaran ke- :5 Alokasi Waktu : 5 x 35 menit A. Kompetensi Inti (KI) 1. Menerima, menghargai, dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan mencoba [mendengar, melihat, membaca] serta menanya berdasarkan rasa ingin tahu secara kritis tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain 4. Menyajikan pengetahuan factual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia B. Kompetensi Dasar dan Indikator No. 1. Mata Pelajaran PenjasOrkes Kompetensi Dasar Indikator 1.1 Menghargai tubuh dengan 1.1.1 Bersyukur atas seluruh perangkat gerak dan kemampuan yang kemampuannya sebagai anugrah dimiliki oleh tubuh

(289) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 269 Tuhan yang tidak ternilai 1.1.2 Menghargai kemampuan yang dimiliki oleh tubuh 2.1 Menunjukkan disiplin, 2.1.1 Kerjasama kerjasama, toleransi, belajar dengan teman saat menerima kekalahan dan melaksanakan tugas kemenangan, sportif dan kelompok tanggungjawab,menghargai 2.1.2 Tanggung perbedaan jawab dalam melaksanakan tugas 2.1.3 Menghargai hasil permainan yang dilakukan oleh kelompok lain 3.2 Memahami pengaruh aktivitas 3.2.1 Menjelaskan fisik dan istirahat terhadap pengaruh aktivitas pertumbuhan dan perkembangan fisik pada tubuh pertumbuhan dan perkembangan tubuh 3.2.2 Menjelaskan pengaruh istirahat terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh 4.1 Mempraktikkan kombinasi 4.1.1 Mempraktikkan gerak dasar untuk membentuk bentuk aktivitas lari gerakan dasar atletik jalan dan lari 4.1.2 Mempraktikkan yang dilandasi konsep gerak gerak dasar lari melalui permainan dan atau melalui permainan tradisional

(290) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 270 2. IPS 1.3 Menerima karunia Tuhan YME 1.3.1 Bersyukur atas yang telah menciptakan manusia karunia Tuhan YME dan lingkungannya yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya 2.3. Menunjukkan perilaku santun, 2.3.1 Peduli dengan toleran dan peduli dalam teman lain melakukan interaksi sosial dengan 2.3.2 Tanggung lingkungan dan teman sebaya jawab terhadap peran yang dimiliki 3.3 Memahami manusia dalam 3.3.6 Menjelaskan hubungannya dengan kondisi mitigasi yang dapat geografis di sekitarnya dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia 4.3 Menceritakan manusia dalam 4.3.7 Menceritakan hubungannya dengan lingkungan bentuk-bentuk geografis tempat tinggalnya mitigasi dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia 3. Seni Budaya 1.1 Mengagumi ciri khas keindahan 1.1.1 Bersyukur atas dan Prakarya karya seni dan karya kreatif keindahan karya seni masing-masing daerah sebagai yang dibuat sebagai anugrah Tuhan anugerah yang diberikan Tuhan 2.3 Menunjukkan perilaku disiplin, 2.3.2 Tanggung tanggung jawab dan kepedulian jawab terhadap alam

(291) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 271 terhadap alam sekitar melalui melalui karya seni berkarya seni 2.3.3 Peduli terhadap alam dalam berkarya seni 3.2 Mengenal gambar alam benda, 3.2.1 Menyebutkan dan kolase pengertian kolase 4.2 Membuat karya seni kolase 4.2.1 Membuat karya dengan berbagai bahan kolase C. Tujuan Pembelajaran Penjaskes 3.2.1.1 Siswa mampu menjelaskan 1 contoh pengaruh aktivitas fisik pada pertumbuhan dan perkembangan tubuh melalui kegiatan tanya jawab. 3.2.2.1 Siswa mampu menjelaskan 1 pengaruh istirahat terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh melalui kegiatan diskusi. 4.1.1.1 Siswa mampu mempraktikkan 1 bentuk aktivitas lari melalui kegiatan permainan estafet. 4.1.2.1 Siswa mampu mempraktikkan gerak dasar lari dalam 1 bentuk permainan dalam permainan estafet yang melibatkan kelompok. 2.1.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap bekerjasama dengan teman saat melaksanakan tugas kelompok. 2.1.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap tanggung jawab dalam melaksanakan tugas melalui kegiatan permainan estafet. 2.1.3.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap menghargai hasil permainan yang dilakukan oleh kelompok lain. 1.1.1.1 Siswa mampu bersyukur atas kemampuan yang dimiliki oleh tubuh dengan menyusun 1 doa melalui kegiatan diskusi.

(292) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 272 1.1.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap menghargai kemampuan yang dimiliki oleh tubuh melalui kegiatan permainan estafet. IPS 3.3.6.1 Siswa mampu menjelaskan 1 bentuk mitigasi yang dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia melalui kegiatan mempresentasikann penyusunan puzzle. 4.3.7.1 Siswa mampu menceritakan 1 bentuk mitigasi dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia melalui kegiatan mempresentasikan hasil pekerjaan penyusunan puzzle. 2.3.2.1 Siswa mampu bertanggung jawab terhadap alam melalui karya seni melalui kegiatan penyusunan puzzle. 2.3.3.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap peduli terhadap alam dalam berkarya seni melalui kegiatan penyusunan puzzle. 1.3.1.1 Siswa mampu bersyukur atas karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya dengan menyusun 1 doa melalui kegiatan diskusi. Seni Budaya dan Prakarya 3.2.1.1 Siswa mampu menyebutkan pengertian kolase dengan menggunakan contoh melalui kegiatan penyusunan puzzle. 4.2.1.1 Siswa mampu membuat 1 karya kolase dalam bentuk penyusunan puzzle melalui kegiatan permainan. 2.3.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap tanggung jawab terhadap alam dalam karya seni melalui kegiatan diskusi kelompok dalam menyusun puzzle. 2.3.3.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap peduli terhadap alam dalam berkarya seni melalui kegiatan diskusi kelompok menyusun puzzle.

(293) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 273 1.1.1.1 Siswa mampu bersyukur atas keindahan karya seni yang dibuat sebagai anugerah yang diberikan Tuhan dengan menyusun 1 doa melalui kegiatan diskusi kelompok. D. Materi Pembelajaran IPS : Mitigasi Bencana Alam Seni Budaya & Prakarya : Kolase PenjasOrkes : Aktivitas Fisik Ringkasan materi (terlampir) E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Tematik Integratif dan Saintifik Metode : Pengamatan, diskusi, tanya jawab, ceramah, permainan F. Media Alat Dan Sumber Pembelajaran 1. Media : puzzle bencana alam, gambar seri 2. Alat/ Bahan : alat tulis 3. Sumber Belajar : Sriwilujeng, D., dkk. 2013. Pembelajaran Tematik Terpadu dengan Pendekatan Saintifik Untuk SD/MI Kelas IV.Jakarta: Esis. Gambar seri mengenai lari estafet G. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Penggalan 1 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (15 menit) - Doa, absensi - Apersepsi o Siswa menjawab pertanyaan guru terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

(294) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 274 o Siswa menjawab pertanyaan guru terkait dengan informasi aktivitas fisik lari yang telah dicari oleh siswa sebelumnya - Orientasi : Siswa mendengarkan tujuan pembelajaran b. Kegiatan Inti (92 menit)  Siswa mengamati gambar seri mengenai aktivitas lari (mengamati)  Siswa bertanya jawab dengan guru terkait dengan pengaruh aktivitas fisik bagi perkembangan dan pertumbuhan tubuh (menanya)  Siswa secara kelompok mengamati aktivitas lari lainnya dan mendiskusikan jenis-jenis aktivitas lari dan pengaruhnya bagi tubuh manusia (menalar)  Tiap siswa melakukan pemanasan sebelum olahraga dengan dipimpin oleh guru.  Siswa secara berkelompok memperhatikan penjelasan guru mengenai aktivitas permainan lari estafet.  Guru mencontohkan aktivitas fisik lari estafet  Siswa secara berkelompok membentuk barisan yang terdiri atas 4 orang.  Tiap siswa berada dalam posisi yang telah ditentukan dan melakukan permainan lari estafet (mencoba)  Tiap siswa melakukan gerakan pendinginan yang dipimpin oleh guru  Siswa secara berkelompok mendiskusikan kegiatan lari estafet yang dilakukan pada LKS yang disediakan (mengolah) c. Kegiatan Akhir (3menit)  Siswa diberi kesempatan untuk beristirahat  Siswa mendengarkan nasehat untuk berhati-hati selama istirahat  Siswadiberi kesempatan mempersiapkan diri ke lapangan sehabis istirahat  Doa istirahat

(295) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 275 Penggalan 2 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (3 menit)  Doa setelah istirahat  Siswa menyampaikan kegiatan selama istirahat  Siswa diberi kesempatan untuk mempersiapkan dirinya mengikuti olahraga b. Kegiatan Inti (37 menit)   Setiap kelompok menyampaikan hasil pekerjaannya Siswa lain menanggapi hasil pekerjaan temannya  Siswa dan guru bertanya jawab akan aktivitas fisik lari dan bentuk istirahat yang dilakukan, pembulatan dalam pengukuran panjang dan kolase  Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah dilakukan dan makna dari pembelajaran hari itu untuk bertanggung jawab, sportif, berani dan peduli dengan teman (menyimpulkan)  Siswa mengumpulkan hasil pekerjaannya berupa susunan puzzle dan LKS (menyajikan)  Siswa diberi kesempatan untuk bertanya. Jika ada siswa yang masih mengalami kesalahan dalam konsep, maka guru membenarkan. Namun, jika sudah benar, maka guru memberikan penguatan. (mengkomunikasikan)  Siswa menuliskan sebuah doa sebagai wujud syukur pada Tuhan pada bahan ajar c. Kegiatan Penutup (25 menit)  Guru merangkum kegiatan pembelajaran dari awal dengan meminta siswa menuliskan kesimpulan pada buku  Siswa melakukan refleksi atas pembelajaran hari ini  Siswa melakukan post test berupa evaluasi tertulis  Siswa mendapat tindak lanjut pada untuk mengumpulkan hasil karya yang telah dibuat selama pembelajaran 1 hingga 5 dan

(296) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 276 mempelajari materi-materi dari pembelajaran 1sampai 5 sebagai persiapan evaluasi akhir mingguan dan membawa alat dan bahan untuk membuat mading (majalah dinding)  Doa penutup, salam H. Penilaian 1. Jenis/ teknik penilaian Aspek Penilaian Teknik Jenis Sikap Non tes Penilaian diri Keterampilan Non tes Produk dan kinerja Pengetahuan Tes Tertulis 2. Bentuk instrumen dan instrumen : terlampir 3. Pedoman penskoran I. Lampiran  Penilaian  Soal harian : terlampir

(297) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 277 PENILAIAN PERTEMUAN 5 a. Muatan Pelajaran 1. Pengetahuan Indikator Teknik Penilaian : PenjasOrkes 3.2.1Menjelaskan pengaruh aktivitas fisik pada pertumbuhan dan perkembangan tubuh 3.2.2Menjelaskan pengaruh pengaruh istirahat terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh Tes tertulis Soal  Instrumen  Ester sedang melakukan salah satu aktivitas fisik. Menurutmu, bentuk aktivitas fisik apa yang sedang dilakukan Ester? Apakah tujuan Ester melakukan hal tersebut? Bila Ester selesai melakukan hal tersebut, bentuk istirahat seperti apa yang dibutuhkan? Mengapa manusia perlu beristirahat? Jelaskan alasanmu! Kunci Jawaban  Aktivitas fisik yang dilakukan Ester adalah lari. Tujuan Ester melakukan hal tersebut adalah agar otot-otot menjadi lentur dan badan Ester menjadi sehat, karena mengeluarkan tenaga.  Bentuk istirahat yang dapat dilakukan adalah dengan duduk dan merenggangkan kaki agar mencegah terjadinya varises. Minum air mineral untuk mengganti cairan yang telah keluar banyak akibat aktivitas lari yang sudah dilakukan. Manusia perlu istirahat agar otot yang menegang akibat aktivitas yang dilakukan dapat menjadi lentur. Fisik yang lelah dapat kembali pulih. Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No. 1. Kriteria Penilaian Siswa mampu menjawab bentuk aktivitas fisik sesuai gambar dan tujuan yang dituliskan sesuai dengan gambar Siswa mampu menjawab bentuk aktivitas fisik sesuai gambar namun tujuan yang dituliskan belum sesuai dengan gambar Siswa tidak mampu menjawab bentuk aktivitas fisik sesuai gambar dan tujuan yang dituliskan tidak sesuai dengan gambar Skor 3 2 1

(298) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 278 2. 3. Siswa mampu menyebutkan bentuk aktivitas sesuai gambar dan menyertakan alasan sesuai konteks gambar Siswa mampu menyebutkan bentuk aktivitas sesuai gambar namun belum menyertakan alasan sesuai konteks gambar Siswa tidak mampu menyebutkan bentuk aktivitas sesuai gambar dan tidak menyertakan alasan sesuai konteks gambar Siswa mampu menyebutkan 2 aktivitas fisik dan pengaruhnya bagi perkembangan dan pertumbuhan manusia dengan benar Siswa mampu menyebutkan 1 aktivitas fisik dan pengaruhnya bagi perkembangan dan pertumbuhan manusia dengan benar Siswa tidak mampu menyebutkan aktivitas fisik dan pengaruhnya bagi perkembangan dan pertumbuhan manusia 3 2 1 3 2 1 2. Keterampilan 4.1.1 Mempraktikkan bentuk aktivitas lari Indikator 4.1.2Mempraktikkan gerak dasar lari melalui permainan Penilaian Kinerja Teknik Penilaian Tugas Instrumen Lakukanlah permainan “Kolase Berlari" bersama dengan teman sekelompokmu, maksimal empat orang dalam satu kelompok! Tugas 1: Mempraktikkan bentuk aktivitas lari Baik sekali Baik Cukup No Kriteria 4 3 2 Mempraktikk Mempraktikka Mempraktikka an lari sesuai n lari sesuai n lari sesuai dengan dengan contoh dengan contoh Praktik contoh guru, guru, guru, belum bentuk konsisten konsisten konsisten 1 aktivitas dilakukan dilakukan dilakukan dan lari dan sungguh- namun kurang kurang sungguh sungguhsungguhsungguh sungguh Kurang 1 Mempraktikka n lari belum sesuai dengan contoh guru, belum konsisten dilakukan dan kurang sungguhsungguh

(299) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 279 Tugas 2: Mempraktikkan bentuk aktivitas lari dalam permainan Baik sekali Baik Cukup Kurang No Kriteria 4 3 2 1 Mempraktikk Mempraktikk Mempraktikk Mempraktikk an gerak dasar an gerak dasar an gerak dasar an gerak dasar lari dalam lari dalam lari dalam lari dalam permainan permainan permainan permainan Praktik sesuai dengan sesuai dengan sesuai dengan belum sesuai dasar langkah yang langkah yang langkah yang dengan lari diminta guru, diminta guru, diminta guru, langkah yang 2 dalam konsisten konsisten belum diminta guru, permain dilakukan dan dilakukan konsisten konsisten an sungguhnamun kurang dilakukan dan dilakukan dan sungguh sungguhbelum belum sungguh sungguhsungguhsungguh sungguh 3. Karakter individu/ sosial 2.1.1 Kerjasama dengan teman saat melaksanakan tugas Indikator kelompok 2.1.2 Bersikap sportif pada hasil pertandingan dengan teman 2.1.3Menghargai hasil permainan yang dilakukan oleh kelompok lain Teknik Penilaian Penilaian diri Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada Instrumen dirimu! Rubrik penilaian aspek karakter individu/ sosial Nama siswa: …………….. Kelas/ No.Absen:…../…… Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Aspek Penilaian Ya Tidak Sikap kerjasama 1 2 3 4 Saya saling membantu dengan teman lain dalam kelompok saat permainan Saya memiliki pembagian tugas dalam kelompok dalam permainan Saya mengerjakan tugas sesuai dengan pembagian yang saya dapat dalam permainan Saya mau menjelaskan sesuatu ketika teman lain tidak tahu sampai ia paham

(300) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 280 Sikap sportif 1 Saya memberikan pujian pada teman lain yang memiliki hasil permainan yang baik 2 Saya ikut senang ketika teman lain mendapat hasil permainan yang baik 3 Saya mau menerima kekalahan dengan tidak bersikap iri terhadap hasil 4 Saya memotivasi teman lain yang mendapat hasil permainan kurang baik Sikap menghargai 1 Saya memberikan pujian pada permainan yang dilakukan oleh teman lain 2 Saya menghormati teman saat memiliki permainan yang kurang baik 3 Saya mendengarkan petunjuk guru untuk permainan ketika dijelaskan 4 Saya memperhatikan teman lain yang melakukan permainan Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0 Rubrik penilaian karakter individu/ sosial Baik sekali Baik Kriteria 4 3 Memenuhi 4 Memenuhi 3 Sikap aspek aspek kerjasama penilaian penilaian Memenuhi 4 Memenuhi 3 aspek aspek Sikap sportif penilaian penilaian Memenuhi 4 Memenuhi 3 Sikap aspek aspek menghargai penilaian penilaian Cukup 2 Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian 4. Karakter Spiritual 1.1.1Bersyukur atas kemampuan yang dimiliki oleh tubuh Indikator 1.1.2 Menghayati anugerah Tuhan atas kemampuan yang dimiliki tubuh Teknik Penilaian Penilaian produk Buatlah doa syukur atas anugerah kemampuan tubuh yang Instrumen kamu miliki!

(301) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 281 Rubrik penilaian karakter spiritual dan pedoman penskoran Baik sekali Baik Cukup Kurang Kriteria 4 3 2 1 Isi doa mengandung Memenuhi Memenuhi Memenuhi ucapan syukur, ada 3 unsur dari 2 unsur dari 1 unsur dari harapan yang 4 komponen 4 komponen 4 komponen disampaikan, kalimat di susun menggunakan Isi doa bahasa Indonesia yang benar, doa terdiri atas sama dengan atau lebih dari 3 kalimat (memenuhi 4 komponen) b. Muatan Pelajaran : IPS 1. Pengetahuan 3.3.6 Menjelaskan mitigasi yang dapat dilakukan manusia dalam Indikator setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia Tes tertulis Teknik Penilaian Soal Instrumen  Bentuk mitigasi apa yang tepat dilakukan untuk mencegah terjadinya peristiwa seperti di samping! - Kunci Jawaban Membuat struktur bangunan yang tahan terhadap angin Tidak berdiri di dekat papan reklame Bertiarap saat berada di lapangan

(302) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 282 Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No Kriteria Penilaian Siswa mampu menyebutkan > 3 contoh bentuk mitigasi sesuai gambar Siswa mampu menyebutkan 2-3 contoh bentuk mitigasi sesuai 1 gambar Siswa mampu menyebutkan < 2 contoh bentuk mitigasi sesuai gambar Skor 3 2 1 2. Keterampilan 4.3.7 Menceritakan bentuk-bentuk mitigasi dapat dilakukan Indikator manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia Penilaian kinerja Teknik Penilaian Siswa berempat menjelaskan bentuk mitigasi dalam gambar Instrumen peristiwa alam tersebut Tugas 3: Menceritakan bentuk mitigasi Baik sekali Baik No Kriteria 4 3 Siswa mampu Siswa mampu menceritakan menceritakan bentuk bentuk mitigasi mitigasi sesuai sesuai peristiwa peristiwa Menceritaalam, lancar alam, lancar 1 kan bentuk dan semua namun belum mitigasi anggota semua kelompok anggota mendapat kelompok giliran mendapat menceritakan giliran menceritakan Cukup 2 Siswa mampu menceritakan bentuk mitigasi sesuai peristiwa alam, belum lancar dan belum semua anggota kelompok mendapat giliran menceritakan Kurang 1 Siswa menceritakan bentuk mitigasi belum sesuai peristiwa alam, terbatabata dan belum semua anggota kelompok mendapat giliran menceritakan

(303) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 283 3. Karakter individu/ sosial 2.3.1 Peduli dengan teman lain Indikator 2.3.2Tanggung jawab terhadap peran yang dimiliki Teknik Penilaian Penilaian diri Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada Instrumen dirimu! Penilaian diri Nama siswa: …………….. Kelas/ No.Absen:…../…… Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Aspek Penilaian Ya Tidak Sikap peduli 1 2 Saya memotivasi teman lain yang melakukan pekerjaan Saya menghormati teman lain yang sedang melakukan pekerjaan 3 Saya melakukan tindakan nyata untuk membantu teman lain dalam kelompok kesulitan dalam melakukan pekerjaan 4 Saya senang saat dapat membantu teman yang kesulitan Sikap tanggung jawab 1 Saya melakukan pekerjaan sesuai dengan tugas yang diberikan 2 Saya mengumpulkan hasil pekerjaan setelah selesai dikerjakan 3 Saya memiliki peran dalam kelompok saat melakukan diskusi 4 Saya meminta hak setelah saya selesai melakukan kewajiban Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0 Rubrik penilaian karakter individu/ sosial Baik sekali Baik Kriteria 4 3 Memenuhi 4 Memenuhi 3 Sikap aspek aspek peduli penilaian penilaian Sikap Memenuhi 4 Memenuhi 3 tanggung aspek aspek jawab penilaian penilaian Cukup 2 Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian

(304) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 284 4. Karakter spiritual 1.3.1Bersyukur atas karunia Tuhan YME yang telah Indikator menciptakan manusia dan lingkungannya 1.3.2 Menghayati karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya Penilaian produk Teknik Penilaian Buatlah doa syukur atas anugerah Tuhan berupa manusia dan Instrumen lingkungan yang ada! Rubrik penilaian karakter spiritual dan pedoman penskoran Baik sekali Baik Cukup Kurang Kriteria 4 3 2 1 Isi doa mengandung Memenuhi Memenuhi Memenuhi ucapan syukur, ada 3 unsur dari 2 unsur dari 1 unsur dari harapan yang 4 komponen 4 komponen 4 komponen disampaikan, kalimat di susun menggunakan Isi doa bahasa Indonesia yang benar, doa terdiri atas sama dengan atau lebih dari 3 kalimat (memenuhi 4 komponen) 2. Muatan Pelajaran : Seni Budaya dan Prakarya 1. Pengetahuan 3.2.1 Menyebutkan pengertian kolase Indikator Tes tertulis Teknik Penilaian Soal Tunjukkan gambar di bawah ini yang termasuk ke dalam kolase! Sebutkan alasanmu! Instrumen Gambar 1 Gambar 2

(305) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 285 Kunci Jawaban Keduanya termasuk ke dalam bentuk kolase. Hal ini dikarenakan di kedua gambar tersebut menggunakan bahan dasar yang ditempelkan pada sebuah lembaran kertas gambar. Bahan dasar tersebuut antara lain adalah biji buah dan kulit bawang. Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No Kriteria Penilaian Siswa mampu menunjukkan gambar yang termasuk kolase dengan benar dan menyertakan alasan sesuai konteks gambar 1. Siswa mampu menunjukkan gambar yang termasuk kolase dengan benar namun belum menyertakan alasan sesuai konteks gambar Siswa tidak mampu menunjukkan gambar yang termasuk kolase dengan benar dan tidak menyertakan alasan sesuai konteks gambar Skor 3 2 1 2. Keterampilan Indikator 4.2.2 Membuat karya kolase dengan bahan plastik Teknik Penilaian produk Penilaian Instrumen Tugas (Permainan Kolase Berlari) Orang 1 bertugas berlari membawa bahan dasar kertas warna kolase ke orang kedua. Orang 2 bertugas menerima bahan dasar yang didapat dari orang 1 dan memotong bahan dasar kertas warna tersebut menjadi potongan kecil-kecil. Orang 2 berlari menuju orang ketiga membawa potongan kertas warna dan kertas gambar. Orang 3 bertugas menerima potongan kertas warna dan kertas gambar, kemudian membuat pola pada kertas gambar. Orang 3 berlari menuju orang keempat membawa potongan kertas warna dan pola yang telah dibuat. Orang 4 bertugas menempelkan potongan-potongan kertas tersebut pada pola yang telah dibuat.

(306) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 286 Tugas 4: Membuat kolase No 1 Kriteria Hasil kolase Baik sekali Baik Cukup Kurang 4 3 2 1 Bahan dasar sesuai dengan yang di bawa, hasil bersih dan berwarnawarni Bahan dasar sesuai dengan yang di bawa, hasil bersih namun belum berwarnawarni Bahan dasar sesuai dengan yang di bawa, namun hasil hasil kotor dan belum berwarnawarni Bahan dasar belum sesuai dengan yang di bawa, hasil kotor dan belum berwarnawarni 3. Karakter individu/ sosial 2.3.1 Peduli dengan teman lain Indikator 2.3.2Tanggung jawab terhadap peran yang dimiliki Penilaian diri Teknik Penilaian Berilah tanda centang (√) kolom SS, S, TS, STS pada pilihan Instrumen sikap yang merupakan sikap nyatamu!

(307) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 287 Format Penilaian Diri Nama siswa : …………….. Hari/ Tanggal :…../…… Kelas : IV Tema/ Subtema : Indahnya Kebersamaan/ Bersatu dalam Keberagaman Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu! No Aspek Penilaian Sikap tanggung jawab 1 Saya melakukan pekerjaan sesuai dengan tugas yang diberikan 2 Saya mengumpulkan hasil pekerjaan setelah selesai dikerjakan 3 Saya memiliki peran dalam kelompok saat melakukan diskusi 4 Saya meminta hak setelah saya selesai melakukan kewajiban Sikap peduli 1 Saya memotivasi teman lain yang melakukan pekerjaan 2 Saya menghormati teman lain yang sedang melakukan pekerjaan 3 Saya melakukan tindakan nyata untuk membantu teman lain dalam kelompok kesulitan dalam melakukan pekerjaan 4 Saya senang saat dapat membantu teman yang kesulitan Keterangan: Jawaban “ya” = skor 1, jawaban “tidak” = skor 0 Rubrik penilaian karakter individu/ sosial Baik sekali Baik Kriteria 4 3 Sikap Memenuhi 4 Memenuhi 3 tanggung aspek penilaian aspek jawab penilaian Memenuhi 4 Memenuhi 3 Sikap peduli aspek penilaian aspek penilaian Cukup 2 Memenuhi 2 aspek penilaian Memenuhi 2 aspek penilaian Ya Tidak Kurang 1 Memenuhi 1 aspek penilaian Memenuhi 1 aspek penilaian

(308) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 288 4. Karakter Spiritual 1.1.1Bersyukur atas keindahan karya seni yang dibuat sebagai Indikator anugerah yang diberikan Tuhan 1.1.2Menghayati kebesaran Tuhan atas adanya karya seni sebagai anugerah Tuhan Penilaian produk Teknik Penilaian Buatlah doa syukur atas anugerah Tuhan dalam keindahan Instrumen karya seni! Rubrik penilaian Karakter Spiritual dan pedoman penskoran Baik sekali Baik Cukup Kurang Kriteria 4 3 2 1 Isi doa mengandung Memenuhi Memenuhi Memenuhi ucapan syukur, ada 3 unsur dari 2 unsur dari 1 unsur dari harapan yang 4 komponen 4 komponen 4 komponen disampaikan, kalimat di susun menggunakan Isi doa bahasa Indonesia yang benar, doa terdiri atas sama dengan atau lebih dari 3 kalimat (memenuhi 4 komponen)

(309) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 289 SOAL HARIAN Perhatikan gambar di bawah ini! 1.Ester sedang melakukan salah satu aktivitas fisik. Menurutmu, bentuk aktivitas fisik apa yang sedang dilakukan Ester? Apakah tujuan Ester melakukan hal tersebut? ___________________________________________________ ___________________________________________________ 2. Bila Ester selesai melakukan hal tersebut, bentuk istirahat seperti apa yang dibutuhkan? Mengapa manusia perlu beristirahat? Jelaskan alasanmu! ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ 3. Bentuk aktivitas fisik apa saja yang dapat dilakukan oleh manusia? Sebutkan manfaat yang dapat dihasilkan dari aktivitas fisik yang dilakukan! ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ 4. Bentuk mitigasi apa yang tepat dilakukan untuk mencegah terjadinya peristiwa seperti di samping? ______________________________________________________________ ______________________________________________________________ 5. Manakah gambar di bawah ini yang termasuk ke dalam kolase? Sebutkan alasanmu! Gambar 1 Gambar 2 ______________________________________________________________________ _________________________________________________________________

(310) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 290 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SD Kalam Kudus Kelas/ Semester : IV/ 1 Tema/ Sub Tema : Indahnya Kebersamaan/ Bersatu dalam Keragaman Pembelajaran ke- :6 Alokasi Waktu : 5 x 35 menit A. Kompetensi Inti (KI) 1. Menerima, menghargai, dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan mencoba [mendengar, melihat, membaca] serta menanya berdasarkan rasa ingin tahu secara kritis tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia B. Kompetensi Dasar dan Indikator No. 1. Mata Pelajaran PPKn Kompetensi Dasar 1.2 dalam Menghargai Indikator kebersamaan 1.2.1 Bersyukur atas keberagaman sebagai keberagaman yang ada anugerah Tuhan Yang Maha Esa di lingkungan sekolah

(311) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 291 di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar 2.4 Menunjukkan perilaku bersatu 2.4.1 Berani sebagai wujud keyakinan bahwa menunjukkan perilaku tempat tinggal dan lingkungannya bersatu di lingkungan sebagai Negara bagian dari Kesatuan wilayah sekolah Republik 2.4.2 Menghargai sikap Indonesia (NKRI) untuk mewujudkan persatuan yang dilakukan oleh teman lain 3.4 Memahami arti bersatu dalam 3.4.1 Menyebutkan arti keberagaman di rumah, sekolah keberagaman dan masyarakat 3.4.2 Menjelaskan keberagaman di lingkungan sekolah 3.4.3 Memberi contoh bentuk persatuan di lingkungan sekolah 3.4.4 Menjelaskan pentingnya bagi bersatu kehidupan manusia 4.3 Bekerjasama dengan teman 4.3.1 Mempraktekkan dalam keberagaman di lingkungan kegiatan yang rumah, sekolah, dan masyarakat menunjukkan kerjasama di lingkungan sekolah

(312) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 292 2. Bahasa 1.1 Menerima anugerah Tuhan 1.1.1 Bersyukur atas Indonesia Yang Maha Esa berupa bahasa bahasa Indonesia yang Indonesia yang dikenal sebagai dimiliki melalui doa bahasa persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah 2.1 Memiliki kepedulian terhadap 2.1.2 Menghargai gaya, gerak, energi panas, bunyi, bentuk pemanfaatan cahaya, dan melalui energi pemanfaatan alternatif kepedulian energi bahasa bunyi Indonesia dalam pemanfaatan yang dilakukan orang lain 2.1.3 Percaya diri dalam memanfaatan bahasa Indonesia mengenai bunyi 3.1 Menggali informasi dari teks 3.1.5 Menganalisis laporan hasil pengamatan tentang kriteria penulisan gaya, gerak, energi panas, bunyi laporan yang baik dan cahaya dengan bantuan guru 3.1.6 Mendesain dan teman dalam bahasa Indonesia kerangka laporan lisan dan tulis dengan memilih dan tentang bunyi memilah kosakata baku 4.1 Mengamati, mengolah, 4.1.1 menyajikan teks laporan hasil bagan pengamatan tentang gaya, gerak, percobaan energy panas, bunyi, cahaya dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis degan memilih kosakata baku dan memilah Membentuk laporan

(313) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 293 3. IPA 1.1 Bertambah dengan keimanannya 1.1.1 Bersyukur atas menyadari hubungan alam yang diberikan keteraturan dan kompleksitas alam Tuhan dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah 2.1.1 Bersikap jujur (memiliki rasa obyektif; ingin jujur; teliti; tekun; hati-hati; jawab; terbuka; tahu; dalam melakukan cermat; percobaan bertanggung 2.1.2 Bersikap hati-hati dan lingkungan) dalam sehari-hari sebagai peduli dalam melakukan aktivitas percobaan implementasi sikap wujud 2.1.3 Bertanggung jawab saat melakukan percobaan 3. 5 Memahami sifat-sifat bunyi 3.5.1 melalui pengamatan keterkaitannya dengan pendengaran Menjelaskan dan perambatan bunyi indera 3.5.2 Memberi contoh media perambatan bunyi 3.5.3 Menjelaskan bentuk perambatan bunyi melalui benda padat, cair dan gas 4.4 Menyajikan hasil percobaan 4.4.1 Mempraktekkan atau observasi tentang bunyi perambatan melalui pada, gas benda bunyi cair,

(314) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 294 4.4.2 Menulis percobaan mengenai perambatan melalui hasil bunyi benda cair, pada, gas 4. IPS 1.3 Menerima karunia Tuhan 1.3.1 Bersyukur atas YME yang telah menciptakan karunia Tuhan YME manusia dan lingkungannya yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya 2.3. Menunjukkan perilaku santun, 2.3.1 Peduli dengan toleran dan peduli dalam teman lain melakukan interaksi sosial dengan 2.3.2 Tanggung jawab lingkungan dan teman sebaya terhadap peran yang dimiliki 3.3 Memahami manusia dalam 3.3.5 hubungannya dengan Menjelaskan kondisi pengaruh geografis di sekitarnya peristiwa alam terhadap kehidupan manusia 3.3.6 Menjelaskan mitigasi yang dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia 4.3 Menceritakan manusia dalam 4.3.7 Menceritakan hubungannya dengan lingkungan bentuk-bentuk mitigasi geografis tempat tinggalnya dapat dilakukan manusia dalam setiap

(315) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 295 peristiwa alam yang terjadi di Indonesia 5. Matematika 2.2 Menunjukkan perilaku cermat 2.2.1 dan teliti dalam Cermat melakukan melakukan dalam tabulasi tabulasi pengukuran panjang daun- pengukuran panjang daun atau benda-benda menggunakan lain 2.2.2 Bertanggung pembulatan jawab terhadap hasil (dinyatakan dalam cm terdekat tabulasi pengukuran panjang 3.3 Memahami aturan pembulatan 3.3.1 Menyebutkan arti dalam membaca hasil pengukuran pembulatan dengan alat ukur dalam hasil pengukuran 3.3.2 Memberi contoh pembulatan dalam pengukuran 3.3.3 Mengklasifikasikan bentuk-bentuk pembulatan dalam pengukuran 4.14 Menyajikan hasil pengukuran 4.14.3 panjang atau berat berdasarkan panjang Mengukur atau berat pembulatan yang disajikan dalam dengan menggunakan bentuk tabel sederhana 6. Seni Budaya 1.1 Mengagumi pembulatan ciri khas 1.1.1 Bersyukur atas dan Prakarya keindahan karya seni dan karya keindahan karya seni kreatif masing-masing sebagai anugrah Tuhan daerah yang dibuat anugerah sebagai yang

(316) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 296 diberikan Tuhan 2.3 Menunjukkan disiplin, tanggung perilaku jawab 2.3.2 Tanggung jawab dan terhadap alam melalui kepedulian terhadap alam sekitar karya seni melalui berkarya seni 2.3.3 Peduli terhadap alam dalam berkarya seni 3.2 Mengenal gambar alam benda, 3.2.1 Menyebutkan dan kolase pengertian kolase 3.2.2 Memberi contoh bentuk kolase 4.2 Membuat karya seni kolase 4.2.1 Membuat pola dengan berbagai bahan karya kolase 4.2.2 Membuat karya kolase 7. PenjasOrkes 1.1 Menghargai tubuh dengan 1.1.1 Bersyukur atas seluruh perangkat gerak dan kemampuan yang kemampuannya sebagai anugrah dimiliki oleh tubuh Tuhan yang tidak ternilai 1.1.2 Menghargai kemampuan yang dimiliki oleh tubuh 2.1 Menunjukkan kerjasama, toleransi, menerima kekalahan kemenangan, disiplin, 2.1.1 sportif belajar dengan Kerjasama teman dan melaksanakan saat tugas dan kelompok tanggungjawab,menghargai 2.1.2 Bersikap sportif perbedaan pada pertandingan hasil dengan teman 2.1.3 Menghargai hasil

(317) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 297 permainan yang dilakukan oleh kelompok lain 3.2 Memahami pengaruh aktivitas 3.2.1 fisik dan istirahat Menjelaskan terhadap pengaruh aktivitas fisik pertumbuhan dan perkembangan pada pertumbuhan dan tubuh perkembangan tubuh 3.2.2 Menjelaskan pengaruh istirahat terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh 4.1 Mempraktikkan kombinasi 4.1.1 Mempraktikkan gerak dasar untuk membentuk bentuk aktivitas lari gerakan dasar atletik jalan dan lari 4.1.2 Mempraktikkan yang dilandasi melalui konsep permainan dan gerak gerak dasar lari melalui atau permainan tradisional C. Tujuan Pembelajaran PPKn 3.4.1.1 Siswa mampu menyebutkan kembali arti keberagaman dengan menyertakan 1 contoh melalui kegiatan membuat majalah dinding. 3.4.2.1 Siswa mampu menjelaskan keberagaman di lingkungan sekolah dengan menyertakan 1 contoh melalui kegiatan membuat majalah dinding. 3.4.3.1 Siswa mampu memberi 1 contoh bentuk persatuan di lingkungan sekolah

(318) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 298 3.4.4.1 Siswa mampu menjelaskan pentingnya bersatu bagi kehidupan manusia dengan menyertakan 1 contoh melalui kegiatan tanya jawab. 4.3.1.1 Siswa mampu mempraktekkan 1 bentuk kegiatan yang menunjukkan kerjasama di lingkungan sekolah dengan bekerja sama membuat pameran kelompok. 2.4.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap berani menunjukkan perilaku bersatu di lingkungan sekolah melalui kegiatan diskusi kelompok. 2.4.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap menghargai sikap untuk mewujudkan persatuan yang dilakukan oleh teman lain melalui kegiatan penilaian hasil karya teman. 1.2.1.1 Siswa mampu bersyukur atas keberagaman yang ada di lingkungan sekolah menyusun 1 doa melalui kegiatan diskusi kelompok. Bahasa Indonesia 3.1.5.1 Siswa mampu menganalisis kriteria penulisan laporan yang baik dalam 1 laporan percobaan melalui kegiatan penilaian hasil karya teman lain. 3.1.6 .1 Siswa mampu mendesain kerangka laporan tentang bunyi dari 1 laporan percobaan melalui kegiatan kegiatan penilaian hasil karya teman lain. 4.1.1.1 Siswa mampu membentuk 1 bagan laporan percobaan melalui kegiatan tanya jawab 2.1.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap menghargai bentuk pemanfaatan kepedulian energy bunyi dalam pemanfaatan yang dilakukan orang lain melalui kegiatan penilaian hasil karya orang lain 2.1.3.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap percaya diri dalam memanfaatan bahasa Indonesia mengenai bunyi melalui kegiatan mempresentasikan hasil karya.

(319) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 299 1.1.1.1 Siswa mampu bersyukur atas bahasa Indonesia yang dimiliki dengan menyusun 1 doa melalui kegiatan diskusi kelompok. Matematika 3.5.1.1 Siswa mampu menjelaskan perambatan bunyi dengan menyertakan 1 contoh perambatan melalui kegiatan menulis hasil karya kelompok untuk pameran. 3.5.2.1 Siswa mampu memberi 1 contoh media perambatan bunyi melalui melalui kegiatan menulis hasil karya kelompok untuk pameran. 3.5.3.1 Siswa mampu menjelaskan bentuk perambatan bunyi melalui benda padat, cair dan gasdengan menyertakan 1 contoh melalui melalui kegiatan menulis hasil karya kelompok untuk pameran. 4.4.1.1 Siswa mampu mempraktekkan 1 kegiatan perambatan bunyi melalui benda cair, pada, gas melalui kegiatan penulisan laporan percobaan. 4.4.2.1 Siswa mampu menulis 1 hasil percobaan mengenai perambatan bunyi melalui benda cair, pada, gas melalui kegiatan menulis hasil karya kelompok untuk pameran. IPA 3.5.1.1 Siswa mampu menjelaskan perambatan bunyi tanpa membuka buku catatan dengan kegiatan membuat majalah dinding. 3.5.2.1 Siswa mampu memberi 3 contoh media perambatan bunyi tanpa membuka buku catatan melalui kegiatan membuat majalah dinding. 3.5.3.1 Siswa mampu menjelaskan 3 bentuk perambatan bunyi melalui benda padat, cair dan gas tanpa membuka buku catatan melalui kegiatan membuat majalah dinding.

(320) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 300 4.4.1.1 Siswa mampu mempraktekkan perambatan bunyi melalui benda cair, pada, gas tanpa membuka buku catatan melalui kegiatan membuat majalah dinding. 4.4.2.1 Siswa mampu menulis 1 hasil percobaan mengenai perambatan bunyi melalui benda cair, pada, gas melalui kegiatan membuat majalah dinding. 2.1.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap jujur dalam melakukan percobaan melalui kegiatan membuat majalah dinding. 2.1.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1sikap hati-hati dalam melakukan percobaan melalui kegiatan membuat majalah dinding. 2.1.3.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap bertanggung jawab saat melakukan percobaan melalui kegiatan membuat majalah dinding. 1.1.1.1 Siswa mampu bersyukur atas alam yang diberikan Tuhan dengan menyusun 1 doa melalui kegiatan diskusi kelompok. IPS 3.3.5.1 Siswa mampu menjelaskan 1 pengaruh peristiwa alam terhadap kehidupan manusia melalui kegiatan membuat majalah dinding. 3.3.6.1 Siswa mampu menjelaskan 1 bentuk mitigasi yang dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia melalui melalui kegiatan membuat majalah dinding. 4.3.7.1 Siswa mampu menceritakan 1 bentuk-bentuk mitigasi dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia melalui melalui kegiatan membuat majalah dinding.

(321) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 301 2.3.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap peduli dengan teman lain melalui kegiatan membuat majalah dinding. 2.3.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap tanggung jawab terhadap peran yang dimiliki melalui kegiatan membuat majalah dinding. 1.3.1.1 Siswa mampu bersyukur atas karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya dengan menyusun 1 doa melalui kegiatan diskusi kelompok. Seni Budaya dan Prakarya 3.2.1.1 Siswa mampu menyebutkan pengertian kolase tanpa membuka buku catatan melalui kegiatan membuat majalah dinding. 3.2.2.1 Siswa mampu memberi 1 contoh bentuk kolase tanpa membuka buku catatan melalui kegiatan membuat majalah dinding. 4.2.1.1 Siswa mampu membuat 1 pola karya kolase melalui kegiatan membuat majalah dinding. 4.2.2.1 Siswa mampu membuat 1 karya kolase melalui kegiatan membuat majalah dinding. 2.3.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap tanggung jawab terhadap alam melalui karya seni melalui kegiatan membuat majalah dinding. 2.3.3.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap peduli terhadap alam dalam berkarya seni melalui kegiatan membuat majalah dinding. 1.1.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap bersyukur atas keindahan karya seni yang dibuat sebagai anugerah yang diberikan Tuhan melalui kegiatan menyusun doa.

(322) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 302 PenjasOrkes 3.2.1.1 Siswa mampu menjelaskan pengaruh aktivitas fisik pada pertumbuhan dan perkembangan tubuh tanpa membuka buku catatan melalui kegiatan tanya jawab. 3.2.2.1 Siswa mampu menjelaskan pengaruh istirahat terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh tanpa membuka buku catatan melalui kegiatan tanya jawab. 4.1.1.1 Siswa mampu mempraktikkan 1 bentuk aktivitas lari melalui kegiatan majalah dinding. 4.1.2. Siswa mampu mempraktikkan 1 gerak dasar lari melalui permainan melalui kegiatan melalui kegiatan membuat majalah dinding. 2.1.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap kerjasama dengan teman saat melaksanakan tugas kelompok melalui kegiatan membuat majalah dinding. 2.1.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap sportif pada hasil pertandingan melalui kegiatan membuat majalah dinding. 2.1.3.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap menghargai hasil permainan yang dilakukan oleh kelompok lain melalui kegiatan membuat majalah dinding 1.1.1.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap bersyukur atas kemampuan yang dimiliki oleh tubuh melalui kegiatan menyusun doa. 1.1.2.1 Siswa mampu menunjukkan 1 sikap menghargai kemampuan yang dimiliki oleh tubuh melalui kegiatan melalui kegiatan membuat majalah dinding. D. Materi Pembelajaran Majah dinding Ringkasan materi (terlampir)

(323) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 303 E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Tematik Integratif dan Saintifik Metode : Pengamatan, diskusi, tanya jawab, ceramah, percobaan F. Media Alat Dan Sumber Pembelajaran 1. Media : gambar. lagu “Di sini Senang di Sana Senang” 2. Alat/ Bahan : alat tulis, karton, pensil warna/ krayon 3. Sumber Belajar : mading batik G. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Penggalan 1 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (15 menit) - Doa, absensi - Motivasi : Siswa dan guru bernyayi lagu “Di Sini Senang Di Sana Senang” - Apersepsi : Siswa menjawab pertanyaan guru terkait dengan kegiatan yang telah dilakukan dari pembelajaran 1 hingga 5 - Orientasi : o Siswa mendengarkan guru bahwa setiap apapun yang dilakukan harus didahulukan dengan rasa senang o Siswa mendengarkan tujuan pembelajaran b. Kegiatan Inti (92 menit) - Setiap kelompok mengamati gambar mading batik pada bahan ajar pembelajaran 6 (mengamati) - Siswa bertanya jawab dengan guru kembali terkait dengan gambar (menanya) - Siswa secara kelompok mengamati gambar mading dan menjawab pertanyaan yang ada (menalar) - Siswa secara berkelompok mempersiapkan bahan dan alat untuk membuat mading

(324) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 304 - Siswa mencantumkan beberapa hasil pekerjaannya yang sudah dibuat sebelumnya dan disalin pada sebuah kertas untuk ditempel pada mading. Kertas juga dapat berupa informasi seputar pembelajaran yang mereka dapatkan dari hari 1-5. c. Kegiatan Akhir (3 menit)  Siswa mendengarkan nasihat guru untuk berhati-hati selama istirahat  Siswa mendengarkan informasi dari guru mengenai awal memulai pembuatan mading setelah istirahat 1 selesai  Doa istirahat Penggalan 2 a. Pendahuluan/ Kegiatan Awal (3 menit)  Doa setelah istirahat  Siswa menyampaikan kegiatan yang dilakukan nselama istirahat  Siswa diberi kesempatan untuk mempersiapkan diri memulai pembuatan mading b. Kegiatan Inti (30 menit)  Siswa secara berkelompok mulai pembuatan mading sesuai dengan pola yang diinginkan (mencoba)  Siswa secara berkelompok bekerja sama membuat mading (mengolah)  Tiap kelompok memaparkan hasil pembuatan mading kelompok di kelas  Kelompok lain memberikan komentar atas hasil pembuatan mading dengan menuliskan pada selembar kertas dan memasukkannya pada kotak yang telah disediakan oleh tiap kelompok dekat dengan karya mading  Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah dilakukan dan makna dari pembelajaran hari itu untuk

(325) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 305 bertanggung jawab, peduli dan menghargai setiap karya teman (menyimpulkan)  Siswa mengumpulkan karya mading di kelas (menyajikan)  Siswa diberi kesempatan untuk bertanya. Jika ada siswa yang masih mengalami kesalahan dalam konsep, maka guru membenarkan. Namun, jika sudah benar, maka guru memberikan penguatan. (mengkomunikasikan)  Setiap kelompok menuliskan sebuah doa sebagai wujud syukur pada Tuhan pada bahan ajar pembelajaran 6 c. Kegiatan Penutup (32 menit)  Siswa dan guru merangkum kegiatan pembelajaran  Siswa melakukan refleksi atas pembelajaran hari ini  Siswa mengerjakan soal formatif dari materi pembelajaran 1 hingga 5  Siswa mendapat tindak lanjut untuk mengumpulkan refleksi pembelajaran selama 1 minggu  Doa penutup, salam H. Penilaian 1. Jenis/ teknik penilaian Aspek Penilaian Jenis Teknik Sikap Non tes Penilaian diri Keterampilan Non tes Penilaian produk Pengetahuan Tes Tertulis 2. Bentuk instrumen dan instrumen : terlampir 3. Pedoman penskoran : terlampir I. Lampiran  Penilaian  Lagu “Di Sini Senang Di Sana Senang”  Soal harian

(326) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 306 PENILAIAN PERTEMUAN 6 b. Muatan Pelajaran : PPKn Pengetahuan Indikator 3.4.1 Menyebutkan kembali arti keberagaman 3.4.2 Menjelaskan keberagaman di lingkungan sekolah 3.4.3 Memberi contoh bentuk persatuan di lingkungan sekolah 3.4.4 Menjelaskan pentingnya bersatu bagi kehidupan manusia Teknik Tes tertulis Penilaian Soal Nathanael setiap minggu pergi gereja. Ni Luh setiap sore berdoa di Pura. Sementara Siti selalu rajin utuk sholat lima waktu. Informasi di atas menunjukkan adanya keberagaman dalam hal . .. a. bahasa b.fisik c. sifat d.agama Instrumen Perilaku bersatu di lingkungan sekolah harus diwujudkan oleh . . . a. guru b.siswa c. semua warga sekolah d.guru dan siswa  Berikanlah contoh perilaku bersatu yang dapat kamu

(327) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 307 wujudkan di lingkungan sekolah! Mengapa hal itu penting? Kunci Jawaban  D  C  Perilaku bersatu di lingkungan sekolah antara lain kerja bakti di sekolah, piket kelas bersama kelompok, berteman dengan teman yang berbeda agama atau suku, kerja kelompok mengerjakan tugas. Hal itu penting agar manusia dapat hidup berdampingan dengan rukun dan damai sehingga tidak ada lagi bentrokan karena perbedaan agama, suku adat atau ras. Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No 1. Kriteria Penilaian Siswa mampu menyebutkan 3 contoh dan menyertakan alasan yang benar Siswa mampu menyebutkan 2 contoh dan menyertakan alasan yang benar Siswa mampu menyebutkan 1 contoh dan menyertakan alasan yang benar c. Muatan Pelajaran : Bahasa Indonesia 6. Pengetahuan Indikator 3.1.5Menganalisis kriteria penulisan laporan yang baik 3.1.6 Mendesain kerangka laporan tentang bunyi Teknik Tes tertulis Penilaian Instrumen Soal Salah satu bagian dari laporan pengamatan yang termasuk bagian awal adalah . . . a. kesimpulan b.identitas pengamat c. cara kerja Skor 3 2 1

(328) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 308 d.tujuan pengamatan Bagian penting yang harus diperhatikan di akhir penulisan laporan adalah . . . a. tujuan b. cara kerja c. daftar pustaka d. identitas pengamat  Menurutmu, bagaimana kriteria pembuatan laporan yang baik! Kunci Jawaban  B  C  Kriteria pembuatan laporan yang baik adalah - Menggunakan bahasa tulis yang sesuai dengan EYD - Menggunakan tanda baca yang tepat - Pembuatan laporan haruslah sesuai dengan keadaan yang dilakukan/ terjadi - Memiliki bagian-bagian laporan yang lengkap, yaitu: o Judul o Identitas pengamatan (Tempat, waktu, pengamat) o Alat dan bahan o Cara kerja o Hasil pengamatan o Pertanyaan dan jawaban o Kesimpulan

(329) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 309 Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No 1. Kriteria Penilaian Siswa mampu menyebutkan 4 kriteria laporan yang baik dengan benar Siswa mampu menyebutkan 3 kriteria laporan yang baik dengan benar Siswa mampu menyebutkan 1-2 kriteria laporan yang baik dengan benar d. Muatan Pelajaran Skor : Matematika 1. Pengetahuan Indikator 3.3.1Menyebutkan arti pembulatan dalam hasil pengukuran 3.3.2Memberi contoh pembulatan dalam pengukuran 3.3.3Mengklasifikasikan bentuk-bentuk pembulatan dalam pengukuran Teknik Tes tertulis Penilaian Soal Pembulatan bilangan di bawah ini yang termasuk klasifikasi pembulatan bilangan ke bawah adalah . . . a. 36 40 b.21  25 c. 13  10 Instrumen d.46  45 Tinggi tanaman touge Ester di rumah adalah 4,3 cm. Maka, pembulatan yang tepat untuk tanaman touge Ester adalah . . . a. 4,5 cm b.4 cm c. 5 cm d.5,5 cm 3 2 1

(330) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 310 Tentukan pembulatan bilangan pada hasil pengukuran di bawah ini! Tentukan juga jenis pembulatan bilangan yang telah dilakukan! Hasil pengukuran Hasil pengukuran berat panjang (cm) (kg) 32 14 28 55 Kunci Jawaban  C  B Hasil Hasil pengukuran Pembulatan Jenis Pembulatan Jenis pengukuran panjang (cm) pembulatan (kg) pembulatan berat (kg) (cm) 32 30 Ke bawah 14 10 Ke bawah 28 30 Ke atas 55 60 Ke atas Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No 1. Kriteria Penilaian Siswa mampu melakukan 4 soal pembulatan dengan benar Siswa mampu melakukan 3 soal pembulatan dengan benar Siswa mampu melakukan 1-2 soal pembulatan dengan benar Skor 3 2 1

(331) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 311 e. Muatan Pelajaran : IPA 1. Pengetahuan Indikator 3.5.1 Menjelaskan perambatan bunyi 3.5.2 Memberi contoh media perambatan bunyi 3.5.3 Menjelaskan bentuk perambatan bunyi melalui benda padat, cair dan gas Teknik Tes tertulis Penilaian Soal Bila terjadi hujan yang disertai bunyi guntur, kita yang berada dalam rumah dapat mendengar bunyi tersebut. Hal ini menandakan bahwa bunyi dapat merambat melalui medium . . . a. padat b.cair c. air d.gas Instrumen Perambatan melalui benda padat dapat terjadi pada kegiatan di bawah ini yaitu. . . a. para astronot yang berbicara di ruang hampa udara b.berbicara dengan menggunakan kaleng yang dilubangi tengahnya dan diberi tali c. membenturkan kedua batu di dalam bejana berisi air d.berbicara dengan menggunakan kedua botol yang dilubangi bagian bawahnya Mengapa bunyi dapat merambat?

(332) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 312 Kunci Jawaban  D  B  Bunyi dapat merambat karena ada medium/ perantara yang menghantarkannya. Medium perambatan bunyi antara lain adalah padat, cair dan gas. Contoh dari perambatan bunyi melalui benda padat antara lain adalah telepon kaleng. Perambatan bunyi melalui benda cair antara lain adalah kedua batu yang dibenturkan di dalam air. Perambatan melalui benda gas antara lain adalah suara petir yang dapat didengar di daerah tertentu dapat didengar pula di daerah lainnya. Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No 1. Kriteria Penilaian Siswa mampu menjelaskan perambatan bunyi dan menyebutkan 3 contoh Siswa mampu menjelaskan perambatan bunyi dan menyebutkan 2 contoh Siswa mampu menjelaskan perambatan bunyi dan menyebutkan 1 contoh f. Muatan Pelajaran Skor 3 2 1 : IPS 1. Pengetahuan Indikator 3.3.5 Menjelaskan pengaruh peristiwa alam terhadap kehidupan manusia 3.3.6 Menjelaskan mitigasi yang dapat dilakukan manusia dalam setiap peristiwa alam yang terjadi di Indonesia Teknik Tes Penilaian Instrumen Soal

(333) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 313 Pengaruh peristiwa alam . . . dapat membuat seseorang terkena penyakit pes. a. kebakaran b. angin topan c. banjir d. letusan gunung api Mitigasi bencana alam yang tepat untuk peristiwa alam gempa bumi adalah . . . a. jika berada di dalam rumah, berlindung di bawah meja b. jika berada di lapangan, segera bertiarap c. jika berada di pantai, segera pergi ke tempat yang lebih tinggi d. jika berada di dalam rumah, berpegangan dengan tembok Mengapa manusia perlu melakukan mitigasi bencana dari peristiwa alam yang terjadi? Kunci Jawaban  C  A  Manusia perlu melakukan mitigasi bencana dari peristiwa alam yang terjadi agar manusia dapat waspada terhadap bencana yang terjadi. Manusia menjadi tahu apa yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan. Hal ini akan mengurangi jumlah korban dari bencana alam yang terjadi. Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No 1. Kriteria Penilaian Siswa mampu menjelaskan dalam 3 kalimat dengan benar Siswa mampu menjelaskan dalam 2 kalimat dengan benar Siswa mampu menjelaskan dalam 1 kalimat dengan benar Skor 3 2 1

(334) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 314 g. Muatan Pelajaran : PenjasOrkes 1. Pengetahuan 3.2.1 Menjelaskan pengaruh aktivitas fisik pada pertumbuhan Indikator dan perkembangan tubuh 3.2.2 Menjelaskan pengaruh istirahat terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh Tes tertulis Teknik Penilaian Soal Contoh aktivitas fisik di bawah ini, kecuali . . . a. lari b.duduk c. tidur d.jalan Lari merupakan aktivitas fisik yang paling banyak Instrumen menggunakan otot . . a. tangan b.kaki c. punggung d.kepala Mengapa manusia perlu melakukan aktivitas istirahat setelah melakukan aktivitas fisik? Kunci Jawaban  C  A  Manusia perlu melakukan aktivitas isitirhat agar tenaga yang telah digunakan selama beraktivitas dapat tergantikan dan pulih kembali

(335) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 315 sehingga dapat beraktivitas seperti semula. Badan juga akan terasa lebih segar. Manusia akan menjadi lebih bersemangat dalam melakukan aktivitas Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No 1. Kriteria Penilaian Siswa mampu menjelaskan dalam 3 kalimat dengan benar Siswa mampu menjelaskan dalam 2 kalimat dengan benar Siswa mampu menjelaskan dalam 1 kalimat dengan benar h. Muatan Pelajaran Skor 3 2 1 : Seni Budaya dan Prakarya 1. Pengetahuan Indikator 3.2.1 Menjelaskan pengaruh aktivitas fisik pada pertumbuhan dan perkembangan tubuh 3.2.2 Menjelaskan pengaruh istirahat terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh Teknik Tes tertulis Penilaian Soal Gambar di samping menunjukkan hasil karya seni, yaitu . . . a. melukis b. menggambar c. mewarnai d. kolase Instrumen Bahan yang dijadikan sebagai bahan dasar untuk membuat karya seni seperti pada gambar nomor 13 adalah . . . a. cangkang telur b. kertas warna c. daun pisang d. plastik bekas Langkah pertama yang harus dilakukan untuk membuat karya

(336) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 316 seni seperti gambar nomor soal 13 adalah . . . a. menggambar pola pada kertas gambar b. menempelkan potongan kecil bahan dasar c. menggunting bahan dasar yang digunakan menjadi potongan kecil d. menambahkan hiasan Sebutkan 3 contoh bahan dasar yang dapat digunakan untuk membuat kolase! Kunci Jawaban  D  B  A  3 contoh bahan dasar yang bisa digunakan untuk membuat kolase adalah kertas warna, biji-bijian dan kulit bawang. Kapas, kain perca atau cangkang telur. Rubrik penilaian dan pedoman penskoran No 1. Kriteria Penilaian Siswa mampu menyebutkan 3 contoh bahan dasar dengan benar Siswa mampu menyebutkan 2 contoh bahan dasar dengan benar Siswa mampu menyebutkan 1 contoh bahan dasar dengan benar Skor 3 2 1

(337) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 317 Tugas 1: Membuat majalah dinding No 1 Kriteria Baik sekali Baik Cukup Kurang 4 3 2 1 Isi mading Isi mading Isi mading Isi mading lengkap, lengkap, lengkap, belum sesuai sesuai belum sesuai lengkap, Hasil majalah perintah perintah perintah belum sesuai dinding guru dan guru namun guru dan perintah banyak hiasan belum guru dan hiasan sedikit banyak hiasan hiasan sedikit

(338) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 7. 318

(339) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 319

(340) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 320

(341) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 321

(342) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 8. 322

(343) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 323

(344) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 324

(345) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 325

(346) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 326

(347) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 327

(348) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 328

(349) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 329

(350) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 9. 330

(351) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 331

(352) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 332

(353) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 333

(354) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 334

(355) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 335

(356) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 10. REKAPITULASI HASIL VALIDASI PAKAR KURIKULUM SD 2013 No. Pernyataan 1 2 3 4 5 Tujuan dan Pendekatan 1 Bahan ajar sesuai dengan tujuan pembelajaran yang 1 akan dicapai 2 Bahan ajar sesuai dengan Kurikulum 2013 1 3 Bahan ajar mempermudah pemahaman materi 1 pembelajaran 4 Bahan ajar sesuai dengan kebutuhan siswa 1 5 Bahan ajar merupakan sumber belajar yang baik bagi 1 siswa dan guru 6 Bahan ajar memberikan kesempatan guru untuk 1 menggunakan beragam variasi dalam mengajar Desain dan pengorganisasian 1 Komponen dalam bahan ajar lengkap (KI, KD, indikator, tujuan, kegiatan belajar, rangkuman, 1 refleksi, aksi, glosarium, sumber bahan, penilaian, kunci jawaban/rubrik,) 2 Bahan ajar disusun dari materi yang sederhana ke yang 1 kompleks 3 Urutan materi bahan ajar telah disusun secara 1 sistematis 4 Ruang lingkup materi bahan ajar sesuai dengan waktu 1 yang tersedia 5 Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk belajar mandiri 1 6 Bahan ajar mudah dipahami 1 7 Tampilan fisik (warna, huruf, gambar/foto) dalam 336 1

(357) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 337 bahan ajar sesuai dengan perkembangan siswa dan menarik 8 Bahan ajar menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar 1 ISI 1 Kegiatan dalam bahan ajar sesuai dengan lingkungan 1 siswa (kontekstual) 2 Keterpaduan antar mata/muatan pelajaran terangkai 1 dengan baik dan perpindahannya datar/landai 3 Proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pendekatan sains (mengamati, bertanya, menalar, 1 mencoba, menyimpulkan, mengkomunikasikan) 4 Teknik penilaian menggunakan tes serta tersedia soal 1 dan kunci jawaban 5 Teknik penilaian menggunakan nontes serta tersedia rubrik penilaian yang benar 6 Bahan ajar mampu meningkatkan kreativitas siswa 7 Bahan ajar menuntut siswa untuk mampu berpikir 1 1 1 tingkat rendah sampai tingkat tinggi 8 Bahan ajar mencakup pengembangan karakter yang sesuai dengan tingkat perkembangan siswa 9 1 Jenis karakter yang dikembangkan dalam bahan ajar sesuai dengan karakter yang akan dikembangkan oleh 1 Kemendikbud RI 10 Bahan ajar mengandung contoh-contoh karakter yang baik 11 Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan karakter yang baik 12 Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk melakukan refleksi terhadap karakter yang dikembangkan 1 1 1

(358) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 338 13 Bahan ajar mengembangkan karakter yang terkait 1 dengan diri sendiri/sosial 14 Bahan ajar mengembangkan karakter spiritual 15 Instrumen penilaian dalam bahan ajar, mengukur 1 1 karakter yang akan dikembangkan dengan tepat Topik 1 Topik bahan ajar menarik bagi siswa 2 Topik bahan ajar membantu untuk mengembangkan 1 1 kesadaran dan memperkaya pengalaman siswa 3 Topik sesuai dengan lingkungan sosial dan budaya 1 siswa 4 Topik sesuai dengan perkembangan siswa 1 Metodologi 1 Bahan ajar dirancang dengan berpusat pada siswa dalam membangun pengetahuannya sendiri 1 (konstruktivis) 2 Bahan ajar dirancang menyenangkan bagi siswa 1 3 Bahan ajar membuat siswa aktif 1 4 Bahan ajar memfasilitasi beragam gaya belajar siswa 1 Jumlah 0 0 1 9 27 Jumlah x Skala Penilaian 0 0 3 36 135 Jumlah Total 174 Rerata (Jumlah total : jumlah item) 4,70 Keterangan Sangat Baik

(359) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 11. REKAPITULASI HASIL VALIDASI GURU KELAS IV KURIKULUM 2013 (1) No. Pernyataan 1 2 3 4 5 Tujuan dan Pendekatan 1 2 3 4 5 6 Bahan ajar sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai 1 Bahan ajar sesuai dengan Kurikulum 2013 1 Bahan ajar mempermudah pemahaman materi 1 pembelajaran Bahan ajar sesuai dengan kebutuhan siswa Bahan ajar merupakan sumber belajar yang baik bagi siswa dan guru Bahan ajar memberikan kesempatan guru untuk menggunakan beragam variasi dalam mengajar 1 1 1 Desain dan pengorganisasian Komponen dalam bahan ajar lengkap (KI, KD, 1 indikator, tujuan, kegiatan belajar, rangkuman, refleksi, aksi, glosarium, sumber bahan, penilaian, 1 kunci jawaban/rubrik,) 2 3 4 Bahan ajar disusun dari materi yang sederhana ke 1 yang kompleks Urutan materi bahan ajar telah disusun secara 1 sistematis Ruang lingkup materi bahan ajar sesuai dengan waktu yang tersedia 1 5 Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk belajar mandiri 1 6 Bahan ajar mudah dipahami 1 339

(360) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 340 Tampilan fisik (warna, huruf, gambar/foto) dalam 7 1 bahan ajar sesuai dengan perkembangan siswa dan menarik 8 Bahan ajar menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar 1 ISI 1 2 Kegiatan dalam bahan ajar sesuai dengan lingkungan siswa (kontekstual) Keterpaduan antar mata/muatan pelajaran terangkai dengan baik dan perpindahannya datar/landai 1 1 Proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah 3 1 pendekatan sains (mengamati, bertanya, menalar, mencoba, menyimpulkan, mengkomunikasikan) 4 5 6 7 8 Teknik penilaian menggunakan tes serta tersedia soal 1 dan kunci jawaban Teknik penilaian menggunakan nontes serta tersedia 1 rubrik penilaian yang benar Bahan ajar mampu meningkatkan kreativitas siswa Bahan ajar menuntut siswa untuk mampu berpikir tingkat rendah sampai tingkat tinggi 1 1 Bahan ajar mencakup pengembangan karakter yang 1 sesuai dengan tingkat perkembangan siswa Jenis karakter yang dikembangkan dalam bahan ajar 9 sesuai dengan karakter yang akan dikembangkan oleh 1 Kemendikbud RI 10 11 12 Bahan ajar mengandung contoh-contoh karakter yang baik Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan karakter yang baik Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk melakukan 1 1 1

(361) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 341 refleksi terhadap karakter yang dikembangkan 13 14 15 Bahan ajar mengembangkan karakter yang terkait 1 dengan diri sendiri/sosial Bahan ajar mengembangkan karakter spiritual 1 Instrumen penilaian dalam bahan ajar, mengukur 1 karakter yang akan dikembangkan dengan tepat Topik 1 Topik bahan ajar menarik bagi siswa 2 Topik bahan ajar membantu untuk mengembangkan 1 1 kesadaran dan memperkaya pengalaman siswa 3 Topik sesuai dengan lingkungan sosial dan budaya 1 siswa 4 Topik sesuai dengan perkembangan siswa 1 Metodologi 1 Bahan ajar dirancang dengan berpusat pada siswa dalam membangun pengetahuannya sendiri 1 (konstruktivis) 2 Bahan ajar dirancang menyenangkan bagi siswa 1 3 Bahan ajar membuat siswa aktif 1 4 Bahan ajar memfasilitasi beragam gaya belajar siswa 1 Jumlah 0 0 0 17 20 Jumlah x Skala Penilaian 0 0 0 68 100 Jumlah Total 168 Rerata (Jumlah total : jumlah item) 4,54 Keterangan Sangat Baik

(362) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 342 REKAPITULASI HASIL VALIDASI GURU KELAS IV KURIKULUM 2013 (2) No. Pernyataan 1 2 3 4 5 Tujuan dan Pendekatan 1 2 3 4 5 6 Bahan ajar sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai Bahan ajar sesuai dengan Kurikulum 2013 Bahan ajar mempermudah pemahaman materi pembelajaran Bahan ajar sesuai dengan kebutuhan siswa Bahan ajar merupakan sumber belajar yang baik bagi siswa dan guru Bahan ajar memberikan kesempatan guru untuk menggunakan beragam variasi dalam mengajar 1 1 1 1 1 1 Desain dan pengorganisasian Komponen dalam bahan ajar lengkap (KI, KD, 1 indikator, tujuan, kegiatan belajar, rangkuman, refleksi, aksi, glosarium, sumber bahan, penilaian, 1 kunci jawaban/rubrik,) 2 3 4 Bahan ajar disusun dari materi yang sederhana ke yang kompleks Urutan materi bahan ajar telah disusun secara sistematis Ruang lingkup materi bahan ajar sesuai dengan waktu yang tersedia 1 1 1 5 Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk belajar mandiri 1 6 Bahan ajar mudah dipahami 1 7 Tampilan fisik (warna, huruf, gambar/foto) dalam bahan ajar sesuai dengan perkembangan siswa dan 1

(363) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 343 menarik 8 Bahan ajar menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar 1 ISI 1 2 Kegiatan dalam bahan ajar sesuai dengan lingkungan 1 siswa (kontekstual) Keterpaduan antar mata/muatan pelajaran terangkai 1 dengan baik dan perpindahannya datar/landai Proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah 3 pendekatan sains (mengamati, bertanya, menalar, 1 mencoba, menyimpulkan, mengkomunikasikan) 4 5 6 7 8 Teknik penilaian menggunakan tes serta tersedia soal dan kunci jawaban Teknik penilaian menggunakan nontes serta tersedia rubrik penilaian yang benar Bahan ajar mampu meningkatkan kreativitas siswa Bahan ajar menuntut siswa untuk mampu berpikir tingkat rendah sampai tingkat tinggi Bahan ajar mencakup pengembangan karakter yang sesuai dengan tingkat perkembangan siswa 1 1 1 1 1 Jenis karakter yang dikembangkan dalam bahan ajar 9 sesuai dengan karakter yang akan dikembangkan oleh 1 Kemendikbud RI 10 11 12 13 Bahan ajar mengandung contoh-contoh karakter yang baik Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan karakter yang baik Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk melakukan refleksi terhadap karakter yang dikembangkan Bahan ajar mengembangkan karakter yang terkait 1 1 1 1

(364) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 344 dengan diri sendiri/sosial 14 15 Bahan ajar mengembangkan karakter spiritual 1 Instrumen penilaian dalam bahan ajar, mengukur 1 karakter yang akan dikembangkan dengan tepat Topik 1 Topik bahan ajar menarik bagi siswa 2 Topik bahan ajar membantu untuk mengembangkan 1 1 kesadaran dan memperkaya pengalaman siswa 3 Topik sesuai dengan lingkungan sosial dan budaya 1 siswa 4 Topik sesuai dengan perkembangan siswa 1 Metodologi 1 Bahan ajar dirancang dengan berpusat pada siswa dalam membangun pengetahuannya sendiri 1 (konstruktivis) 2 Bahan ajar dirancang menyenangkan bagi siswa 1 3 Bahan ajar membuat siswa aktif 1 4 Bahan ajar memfasilitasi beragam gaya belajar siswa 1 Jumlah 0 0 0 4 33 Jumlah x Skala Penilaian 0 0 0 16 165 Jumlah Total 181 Rerata (Jumlah total : jumlah item) 4,89 Keterangan Sangat Baik

(365) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 12. REKAPITULASI HASIL VALIDASI LAPANGAN PERSEPSI 10 SISWA SD KRISTEN KALAM KUDUS YOGYAKARTA TERHADAP KUALITAS BAHAN AJAR No. Pernyataan 1 2 1 Bahan ajar menggunakan bahasa yang digunakan mudah dipahami 2 Petunjuk dalam bahan ajar mudah dipahami 3 Ukuran dan jenis huruf dalam bahan ajar cukup jelas dan mudah dibaca siswa 4 Gambar dan foto dalam bahan ajar jelas dan menarik 5 Bahan ajar dapat mempermudah siswa dalam belajar mandiri 6 Bahan ajar disusun dari yang mudah ke yang sulit 7 Bahan ajar membuat siswa aktif dalam belajar 8 Bahan ajar membuat siswa senang dalam belajar 9 Bahan ajar menuntut siswa mengamati suatu objek 10 Bahan ajar menuntut siswa untuk bertanya 11 Bahan ajar menuntut siswa untuk mencoba 12 Bahan ajar menuntut siswa untuk menarik kesimpulan 13 Bahan ajar menuntut siswa menyampaikan kesimpulan pada temannya 14 Bahan ajar membantu siswa dalam mempraktikkan sifat/sikap pribadi (karakter) yang baik 15 Bahan ajar mengandung contoh-contoh sifat/sikap pribadi (karakter) yang baik 16 Bahan ajar sesuai dengan keadaan di lingkungan siswa 17 Bahan ajar sesuai dengan yang dibutuhkan siswa 18 Bahan ajar menghubungkan bahan dari berbagai mata pelajaran 19 Bahan ajar mengandung bentuk soal yang bermacam-macam 20 Bahan ajar mempermudah siswa dalam memahami materi pelejaran dalam rangka mencapai tujuan 345 3 1 4 1 5 8 2 1 1 7 9 1 1 2 4 7 5 3 1 3 3 2 4 3 1 1 4 6 8 6 6 9 9 1 2 8 2 8 1 9 1 3 6 1 3 3 6 7 1 1 8 1 3 6

(366) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 346 pembelajaran Jumlah Jumlah x Skala Penilaian Jumlah Total Rerata (Jumlah total : jumlah item) Keterangan 0 0 19 39 142 0 0 57 156 710 923 4,61 Sangat Baik

(367) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 13. Rekapitulasi Hasil Validasi dan Uji Lapangan Bahan Ajar No. Penilaian Skor Kategori 1 Pakar kurikulum 2013 4,70 “Sangat Baik” 2 Dua guru kelas IV Kurikulum 2013 4,71 “Sangat Baik” 3 10 siswa kelas IV 4,61 “Sangat Baik” Total 14,02 Rata-rata 4,67 Kategori “Sangat Baik” 347

(368) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 14. Surat Izin Penelitian 348

(369) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 15. Surat Keterangan Melakukan Penelitian 349

(370) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 16. Foto-foto Kegiatan Peneliti saat melakukan wawancara kepada guru kelas IV SKKK Yogyakarta Yogyakarta Peneliti saat melakukan ujicoba bahan ajar pada siswa kelas IV SKKK Yogyakarta Siswa mengerjakan tugas-tugas yang ada dalam bahan ajar Siswa menunjukkan bahan ajar Kurikulum 2013 di ujicoba hari terakhir 350

(371) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 17. Biodata Penulis Maria Imakulata Wea Mogi lahir di Jakarta, 30 November 1991, sebagai anak kedua dari dua bersaudara. Penulis menempuh pra pendidikan dasar di TK Santa Maria II Warakas dari tahun 1996 hingga 1998. Pendidikan dasar diperoleh oleh penulis di SD Strada St. Petrus Tanjung Priok dan ditamatkan oleh penulis pada tahun 2004. Selanjutnya, penulis menempuh pendidikan menengah pertama di SMP St. Fransiskus Xaverius Tanjung Priok hingga tahun 2007. Pendidikan menengah atas ditempuh oleh penulis pada tahun 2007 di SMA Budi Mulia Mangga Besar dan ditamatkan oleh penulis pada tahun 2010. Penulis tercatat sebagai mahasiswa aktif di Universitas Sanata Dharma (USD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dari tahun 2010. Selama berkuliah di USD, penulis pernah tergabung dalam kegiatan keorganisasian di sebuah komunitas bernama Cana Community dan menjabat sebagai Koordinator Seksi Lektor periode kepengurusan 2012/2013. Penulis juga pernah terlibat dalam beberapa kegiatan kepanitiaan, seperti Kepanitiaan Parade Gamelan Anak tahun 2011, Kepanitiaan Natal tahun 2010 dan 2011, Kepanitiaan Visualisasi Kisah Sengsara Yesus tahun 2011 dan 2012, dan Kepanitiaan Perayaan Ekaristi Awal Semester pada tahun ajaran 2011/2012. Masa pendidikan di USD diakhiri oleh penulis pada tahun 2014 dengan menulis sebuah skripsi berjudul “Pengembangan Bahan Ajar Mengacu Kurikulum 2013 Subtema Bersatu dalam Keberagaman Untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar”. 351

(372) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 18. Bahan Ajar (dicetak terpisah) 352

(373)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum SD 2013 subtema indahnya budaya Indonesia untuk kelas IV Sekolah Dasar.
0
0
248
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema Fungsi Makanan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar.
0
0
287
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema Barang dan Jasa untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar.
0
1
411
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema Ayo Cintai Lingkungan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar.
0
0
328
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema Ayo Cintai Lingkungan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar
0
11
326
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema kegigihan usahaku meraih cita-cita untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
249
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema meneladani sikap pahlawan bangsaku untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
236
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema bahan-bahan makanan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
287
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema jenis-jenis makanan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
255
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema keanekaragaman energi untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
279
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema hewan dan tumbuhan di lingkungan rumahku untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
243
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema keberagaman di Indonesia untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
313
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema jenis-jenis pekerjaan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
314
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema cita-citaku dengan lingkungan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
309
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema gaya dan gerak untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
268
Show more