H A G A B M E L A D A P N A M A J N I P H A L M U J N A U P M E R E P M A J N I P N A T A P A D N E P A D A H R E T A H A S U A M A L N A D N A K N A B R E P R A W U L G N A T A M A C E K R A W U L G N A S E D I D T A K A R A Y S A M H A G N E T A W A J G

Gratis

0
0
110
7 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGARUH JUMLAH PINJAMAN PADA PROGRAM SIMPAN PINJAM PEREMPUAN JUMLAH PINJAMAN PADA LEMBAGA PERBANKAN DAN LAMA USAHA TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA NGLUWAR KECAMATAN NGLUWAR KABUPATEN MAGELANG JAWA TENGAH SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Ekonomi Oleh: Tria Oktarina NIM : 091324023 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI BIDANG KEAHLIAN KHUSUS PENDIDIKAN EKONOMI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGARUH JUMLAH PINJAMAN PADA PROGRAM SIMPAN PINJAM PEREMPUAN JUMLAH PINJAMAN PADA LEMBAGA PERBANKAN DAN LAMA USAHA TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA NGLUWAR KECAMATAN NGLUWAR KABUPATEN MAGELANG JAWA TENGAH SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Ekonomi Oleh: Tria Oktarina NIM : 091324023 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI BIDANG KEAHLIAN KHUSUS PENDIDIKAN EKONOMI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN Puji dan Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan berkat dan rahmatNya, penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan tepat waktu. Kupersembahkan karya ini untuk: 1. Tuhan Yang Maha Esa yang selalu mambantu dam memberikan kesehatan kekuatan penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini. 2. Kedua Orang Tua ku, Bapak S. Hartono dan Ibu Nurhanisyah yang selalu memberikan semangat, motivasi, kasih sayang serta Do’a yang tiada hentihentinya dihaturkan untuk mendukung penulis dalam menyelesaikan skripsi ini 3. Kakak ku tersayang Dwi Agustina yang telah mendukung dan memberikan semangat kepada penulis. 4. Anaku tersayang Darma Ayu Nugraheni sebagai motivasi dan semangat penulis untuk segera menyelesaikan penulisan skripsi ini. 5. Terima kasih kepada Keluarga besar Pendidikan Ekonomi Sanata Dharma yang telah membantu, membimbing, dan menuntun penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi. iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOT T O * Lakukakan sesuatu yang biasa dengan cara yang luar biasa * * Jangan membuang kesempatan dengan melihat kebalakang * * Rahasia kesuksesan adalah konsisten terhadap tujuan * * Meraih kesuksesan itu sulit namun lebih sulit lagi apabila kita tidak sukses * v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 21 Februari 2014 Tria Oktarina vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Tria Oktarina Nomor Mahasiswa : 091324023 Demi majunya ilmu pengetahuan dan pendidikan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul: “Jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Jawa Tengah ”. Dengan demikian saya memberikan karya ilmiah kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di Internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan yang saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal : 21 Februari 2014 Yang menyatakan Tria Oktarina vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK Pengaruh Jumlah Pinjaman pada Program Simpan Pinjam Perempuan, Pinjaman pada Lembaga Perbankan dan Lama Usaha terhadap Pendapatan Masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Jawa Tengah Tria Oktarina Universitas Sanata Dharma 2014 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan, dengan responden pemilik usaha di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Jawa Tengah Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksplanatif yang dilakukan pada bulan september – oktober 2013. Jumlah sampel 80 responden, pengambilan sampel menggunakan tehnik “Proporsional Stratified Random Sampling”. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner. Uji prasyarat meliputi uji normalitas, uji linieritas dan uji asumsi klasik yang meliputi uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Teknik analisis data dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan : (1) Ada pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan terhadap pendapatan (sign value=0,004< α=0,05). (2) Ada pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan ( sign value= 0,000< α=0,05). (3) Ada pengaruh lama usaha terhadap pendapatan ( sign value=0,032<α 0,05). Pengaruh paling besar adalah pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan. Koefisien determinan ( R2) sebesar 0,512 dapat diartikan bahwa jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha dapat menjelaskan variabel pendapatan sebesar 51,2 %. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT THE INFLUENCE OF LOAN AMOUNT IN WOMEN’S SAVING AND LOANING PROGRAM, BANK LOAN, AND BUSINESS PERIOD TO THE INCOME OF THE SOCIETY IN NGLUWAR VILLAGE, NGLUWAR DISTRCT, MAGELANG REGENCY, CENTRAL JAVA Tria Oktarina Sanata Dharma UniversityYogyakarta 2014 This study aimed to analyze the influence of loan amount in women’s saving and loaning program, bank loan, and business period to the income of the respondents, who were the business owners in Ngluwar village, Ngluwar district, Magelang regency, Central Java. This study was an explanatory research conducted in September to October 2013. There were 80 sample respondents selected by using “proportional stratified random sampling” technique. The data were collected through questionnaires. The prerequisite test included the normality test, linearity and classical assumption tests that consisted of multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation tests. The data were then analyzed by using multiple linear regressions. The results showed that: (1) there was an influence of loan amount in women's saving and loaning program to the respondents’ income (sign value = 0.004 < α = 0.05); (2) there was an influence of loan amount to the income (sign value = 0.000 < α = 0.05); and (3) there was also an influence of business period to the respondents’ income (sign value = 0.032 < α = 0.05). The biggest influence was found in the amount of bank loan towards the respondents’ income. The determinant coefficient (R2) of 0.512 could mean that the loan amount in women's saving and loaning program, the loan amount of the bank, and the business period could explain 51.2 % of the income variable. ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan yang maha Esa yang telah melimpahkan segala berkat dan rahmatNya sehinggga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul Pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan Jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Dalam penyusunan skripsi ini penulis memperoleh banyak bantuan, semangat, dan doa yang sangat mendukung penulis dalam penyelesaian skripsi ini. Penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. Bapak Rohandi, Ph. D. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 2. Bapak Indra Darmawan, S.E., M.Si. selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 3. Bapak Indra Darmawan, S.E., M.Si dan Bapak Y.M.V Mudayen S.Pd., M.Sc selaku dosen pembimbing dalam menyelesaikan skripsi. 4. Bapak dan Ibu Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi serta para staf karyawan USD Yogyakarta yang telah memberikan bimbingan dan pelayanan selama penulis belajar di USD. 5. Masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Jawa Tengah yang telah memberikan ijin dan bantuan kepada penulis dalam melaksanakan penelitian. x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6. Kedua orang tua ku, Bapak S. Hartono dan Ibu Nurhanisyah yang selalu memberikan doa, kasih sayang, dukungan baik moril maupun material, serta semangat kepada penulis. 7. Kakak ku Dwi Agustina yang telah mendukung dan memberikan semangat kepada penulis. 8. Neneku dan Saudara-saudaraku, yang sangat aku sayangi. 9. Sahabat-Sahabatku yang sangat aku cintai Bartholomea Teja, Maria Reni, Diana Pramesti, Ratna Perwitasari, Tri Prawiyati, Dwi Haryanti, Widyawanti, Desi Irawati, Widyastutik, Caterina Citra, Febriana Eliana, Yuliana, Hanun, dan teman-teman PE semuanya yang tidak bisa disebutkan satu persatu. 10. Anaku tersayang Darma Ayu Nugraheni sebagai motivasi untuk segera menyelesaikan skripsi ini. 11. Semua pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan kepada penulis yang tidak dapat di sebut satu per satu. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis senantiasa menerima kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan skripsi ini. Akhir kata, penulis penulis berharap semoga skripsi ini dapat berguna bagi semua pihak yang berkepentingan. Penulis Tria Oktarina xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ............................................................................. i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ....................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ................................................................. iii HALAMAN PERSEMBAHAN .............................................................. iv HALAMAN MOTTO ............................................................................. v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA .................................................. vi LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS.................................. .. vii ABSTRAK ................................................................................................. viii ABSTRACT ................................................................................................. ix KATA PENGANTAR ............................................................................... x DAFTAR ISI ............................................................................................. . xii DAFTAR TABEL ....................................................................................... xv BAB I PENDAHULUAN ....................................................................... 1 A. Latar Belakang ............................................................................ 1 B. Identifikasi Masalah........................................................................ 5 B. Rumusan Masalah ........................................................................... 6 C. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional................................ 7 D. Tujuan Penelitian ....................................................................... 8 E. Manfaat Penelitian ........................................................................... 9 xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II TINJAUAN PUSTAKA ............................................................. 10 A. Deskripsi Teori............................................................................ 10 1. Pendapatan ........................................................................ 10 2. Simpan Pinjam Perempuan................................................ 12 3. Pinjaman pada kredit UKM ............................................... 16 4. Lama Usaha ..................................................................... 22 B. Kerangka Berpikir dan HIpotesis...................................................... 24 1. Kerangka Berpikir....................................................................... 24 2. Hipotesis..................................................................................... 25 BAB III METODE PENELITIAN .......................................................... 27 A. Jenis Penelitian ............................................................................ 27 B. Tempat dan Waktu Penelitian ...................................................... 27 C. Populasi, dan Sampel .................................................................. 28 D. Instrumen Penelitian .................................................................... 29 E. Teknik pengumpulan data ............................................................ 30 F. Teknik Analisis data......................................................................... 31 1. Uji Prasyarat ..................................................................... 31 2. Uji Asumsi Klasik ............................................................ 32 3. Uji Model ........................................................................ 34 4. Uji Hipotesis ..................................................................... 36 BAB IV HASIL TEMUAN LAPANGAN DAN PEMBAHASAN .......... 43 A. Gambaran Umum Tempat Penelitian ................................... 43 B. Analisis Data ....................................................................... 48 1. Analisis Diskriptif.............................................................. 48 a. Diskriptif Jumlah pinjaman pada program SPP............. 48 b.Diskriptif Jumlah pinjaman pada perbankan.................. 50 c. Diskriptif Laaama Usaha................................................ 51 d. Diskriptif Pendapatan.................................................... 53 xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2. Analisis Data..................................................................... 54 a. Pengujian Prasyarat....................................................... 54 1) uji normalitas................................................................ 54 2) uji linieritas................................................................... 55 b. Pengujian Asumsi Klasik.............................................. 56 1) uji multikolinieritas....................................................... 57 2) uji heteroskedastisitas.................................................. 58 3) uji autokorelasi............................................................. 59 c. Pengujian Model........................................................... 60 1) koefisien determinan.................................................... 60 2) uji f............................................................................... 61 d. Pengujian Hipotesis...................................................... 63 C. Pembahasan ......................................................................... 67 1. Pengaruh Jumlah pinjaman pada program SPP terhadap pendapatan ........................................................ 67 2. Pengaruh Jumlah pinjaman pada perbankan terhadap pendapatan ........................................................ 70 3. Pengaruh Lama Usaha terhadap pendapatan .................... 72 4. Pengaruh Jumlah pinjaman pada program SPP, Jumlah pinjaman pada perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan ........................................................ 74 BAB V KESIMPULAN,KETERBATASAN DAN SARAN .................. 76 1. Kesimpulan .................................................................... 76 2. Keterbatasan Penelitian ................................................... 77 3. Saran .............................................................................. 78 DAFTAR PUSTAKA............................................................................... LAMPIRAN - LAMPIRAN xiv 79

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel IV.1 Distribusi frekuensi jumlah pinjaman pada program SPP........ 49 Tabel IV.2 Distribusi Frekuensi jumlah pinjaman pada perbankan ........... 51 Tabel IV.3 Distribusi frekuensi lama usaha .............................................. 52 Tabel IV.4 Distribusi frekuensi pendapatan.............................................. 53 Tabel IV.5 Hasil Uji Normalitas .............................................................. 54 Tabel IV.6 Hasil Uji Linieritas ................................................................. 55 Tabel IV.7 Hasil Uji Multikolinieritas ..................................................... 57 Tabel IV.8 Hasil Uji Heteroskedastisitas .................................................. 58 Tabel IV.9 Hasil Uji Autokorelasi................................................................ 59 Tabel IV.10 Rangkuman hasil uji Asumsi Klasik ..................................... 60 Tabel IV.11 Hasil koefisien determinan ................................................... 61 Tabel IV.12 Hasil Uji F............................................................................ 62 Tabel IV.13 Hasil pengujian Hipotesis 1-3 ............................................... 63 Tabel IV.14 Hasil pengujian Hipotesis ke 4 ............................................. 65 xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendapatan merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan seseorang. Pendapatan akan menentukan kesejahteraan hidup seseorang. Pendapatan dalam hal ini tidak terlepas dari jenis pekerjaan atau usaha yang seseorang miliki. Tinggi rendahnya pendapatan seseorang juga tergantung pada besar kecilnya usaha yang tengah dijalankan mereka. Usaha yang seseorang geluti selalu membutuhkan pengembangan apabila usaha tersebut akan dibuat maju. Kemajuan suatu usaha tentunya erat hubungannya dengan pengembangan sumber daya yang ada, baik dalam hal modal maupun sumber daya manusianya. Untuk mengembangkan sumberdaya manusia, si pemilik usaha dapat mengikuti pelatihan atau studi terkait bidang usaha mereka. Sementara untuk mengembangkan sumber daya modal yang ada, kebanyakan mereka membutuhkan suntikan modal dari pinjaman lembaga perbankan ataupun pinjaman dari pemerintah Lembaga perbankan dan Pemerintah sudah sekian lama membentuk suatu program untuk membantu berkembangnya usaha kecil dan menengah yang dijalankan oleh masyarakat. Nampaknya baik lembaga perbankan maupun pemerintah sudah menyadari bahwa pinjaman modal merupakan sumber daya yang dibutuhkan oleh masyarakat guna meningkatkan usaha mereka. Program pemberian pinjaman semacam ini pada awalnya dikembangkan oleh Muhamad Yunus seorang bankir sekaligus seorang ekonom dari Bangladesh. 1

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 Yunus mengembangkan konsep kredit mikro, yaitu pengembangan pinjaman skala kecil untuk usahawan miskin yang tidak mampu meminjam dari bank umum. Muhamad Yunus mengimplementasikan gagasan ini dengan mendirikan Grameen Bank. Bank yang ia dirikan memberikan layanan kredit mikro (kredit kecil untuk rakyat miskin) untuk membantu klien membangun kredit dan keuangan swasembada. Pada tahun 2006 Yunus dan Grameen menerima Hadiah Nobel Perdamaian "untuk usaha mereka melalui kredit mikro untuk menciptakan pembangunan ekonomi dan sosial dari bawah". Tambahan modal usaha tidak dapat dipungkiri memang sangat dibutuhkan oleh kebanyakan masyarakat. Sebagai contoh, modal tambahan juga diharapkan oleh penduduk di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Di daerah ini sebagian besar masyarakatnya bermatapencaharian sebagai wiraswasta baik dalam bidang perdagangan maupun industri rumahan. Tentu bukan rahasia lagi bahwa bagi wiraswasta faktor yang mempengaruhi pendapatan diantaranya adalah peningkatan usaha yang secara tidak langsung dipengaruhi oleh modal yang ada. Modal itulah yang menjadi permasalahan masyarakat di desa Ngluwar untuk mengembangkan usahanya, karena masyarakat di wilayah tersebut tergolong dalam golongan masyarakat menengah kebawah. Mengingat bahwa usaha masyarakat sangat perlu dikembangkan di desa Ngluwar, khususnya untuk memacu naiknya pendapatan masyarakat, pemerintah ikut turun tangan membantu dengan mengeluarkan program PNPM Mandiri. Salah satu program yang ada di dalamnya adalah program Simpan Pinjam Perempuan (SPP). SPP merupakan kredit untuk para perempuan yang mempunyai

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 suatu usaha. Program ini sangat diminati oleh masyarakat di desa Ngluwar karena syarat untuk pengajuan pinjaman mudah dan bunga yang ditawarkan sangat rendah yaitu 1,5 % dan pada akhir peminjaman akan dikembalikan 0,4 % dari jumlah pembayaran bunga. Di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang terdapat 387 pengusaha (Sumber BAPPEDA Kabupaten Magelang tahun 2010) . Dari 387 pengusaha tersebut 200 lebih diantaranya pengusaha dengan jenis kelamin perempuan. Jumlah peminjam pada program Simpan Pinjam Perempuan di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang 155 yang tersebar pada 40 kelompok di masing – masing dusun yang ada di desa Ngluwar (Sumber Data Pengurus Program PNPM Mandiri Desa Ngluwar tahun 2013). Selain dari pihak pemerintah lembaga perbankan juga berkeinginan membantu para pengusaha dalam mengembangkan usahanya yaitu dengan membuat program kredit usaha kecil menengah. Kredit usaha kecil menengah adalah kredit bagi masyarakat yang memiliki suatu usaha dengan bunga kredit yang sangat rendaha. Dari lembaga perbankan yaitu BRI dan BPD yang ada di desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar kabupaten Magelang keduanya mempunyai program Kredit usaha kecil menengah. Jumlah peminjam di BRI untuk kecamatan Ngluwar mencapai 349 orang (Sumber Kantor BRI Unit Ngluwar tahun 2013). Sedangkan untuk peminjam di BPD Ngluwar untuk wilayah desa Ngluwar berjumlah 52 orang (Sumber Kantor BPD Ngluwar tahun 2013). Banyaknya jumlah peminjam membuktikan bahwa penambahan modal usaha yang bersumber dari kredit lembaga perbankan sangat dibutuhkan oleh masyarakat di desa Ngluwar.

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 Baik program SPP ataupun KUKM sangat memfasilitasi perkembangan usaha masyarakat karena kedua program tersebut membuka kesempatan yang luas bagi masyarakat yang memiliki usaha untuk mendapatkan pinjaman dana sebagai modal bagi pengembangan usaha mereka. Dengan syarat yang mudah dan bunga yang rendah tentu kedua program ini sangat membantu masyarakat di desa Ngluwar. Secara logika tentunya dengan modal yang lebih banyak usaha yang dijalankan seseorang juga akan bertambah besar dan secara tidak langsung akan mempengaruhi pendapatan yang diterima oleh pemilik usaha. . Penulis dalam hal ini tertarik meneliti pengaruh jumlah pinjaman masyarakat terhadap pendapatan mereka. Penulis berupaya menemukan kaitan antara kedua hal tersebut mengingat dengan bertambahnya modal, usaha masyarakat akan lebih berkembang dan secara tidak langsung akan berpengaruh positif pada pendapatan mereka. Apabila memang ada pengaruh positif dari tambahan modal yang dipinjam baik dari lembaga perbankan atau pemerintah tentunya penulis juga akan meneliti seberapa besar peningkatan pendapatan mereka. Penulis berasumsi bahwa dengan memiliki pinjaman, disamping usaha masyarakat akan berkembang, pemilik usaha tentunya juga akan terpacu untuk mendapatkan pendapatan lebih agar dapat membayar hutang yang mereka dapatkan dari lembaga perbankan dan dari pemerintah. Kedua, penulis berupaya meneliti pengaruh lama usaha masyarakat terhadap peningkatan pendapatan mereka. Peneliti ingin mengetahui apakah lama usaha memang menjamin tingginya pendapatan masyarakat atau dengan kata lain apakah lama usaha masyarakat berbanding lurus dengan pendapatan mereka.

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 Sering suatu usaha dinilai memiliki nama atau telah dikenal apabila usaha yang dijalankan sudah memiliki usia beberapa tahun. Apabila usaha seseorang telah dikenal masyarakat maka pelanggan pun tentunya sudah ada dan hal ini sedikit banyak menjamin adanya pendapatan bagi usaha tersebut. Namun demikian tidak menutup kemungkinan usaha yang baru didirikan juga dapat menarik banyak pelanggan dikarenakan keunggulan produk yang dihasilkan maupun kualitas pelayanan yang diberikan oleh si pemilik usaha. Dalam kasus semacam ini pendapatan besar pun dapat diraih oleh pemilik usaha yang baru menjalankan bisnisnya. Dengan mengetahui kaitan semacam ini tentunya akan didapatkan gambaran jelas antara lama usaha dan pendapatan masyarakat. B. Identifikasi Masalah Kredit usaha kecil menengah atau simpan pinjam perempuan pada program PNPM Mandiri sangat diminati oleh para pemilik usaha karena menurut para pemilik usaha kredit usaha kecil menengah ini tidak memerlukan jaminan, syarat – syaratnya mudah dan bunganya relative rendah. Program tersebut dirasa sangat membantu kelancaran usaha mereka. Program Kredit Usaha Kecil menengah yang diadakan oleh lembaga perbankan juga diminati para pengusaha untuk mengembangkan usahanya. Lama usaha juga menjadi faktor penting dalam kelancaran dan peningkatan pendapatan. Jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan dan jumlah pinjaman pada lembaga perbankan serta lama usaha sangat mempengaruhi peningkatan pendapatan para pengusaha. Akan tetapi pendapat tersebut belum tentu kebenarannya. Untuk itu penelitian ini dilaksanakan untuk meneliti benar tidaknya pendapat tersebut. Dari permasalahan diatas

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 variabel yang digunakan adalah Jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, Jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha sebagai variabel X dan pendapatan masyarakat sebagai variabel Y C. Rumusan masalah Dalam penelitian yang berjudul Pengaruh Jumlah Pinjaman pada Program Simpan Pinjam Perempuan Jumlah Pinjaman pada Lembaga Perbankan dan Lama Usaha Terhadap Pendapatan Masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Jawa Tengah Terdapat beberapa rumusan masalah diantarannya : 1. Bagaimana pengaruh Jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang? 2. Bagaimana pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang ? 3. Bagaimana pengaruh lama usaha terhadap pendapatan mayarakat di Desa Ngluwar kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang? 4. Bagaimana pengaruh Jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan Jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang?

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 D. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel penelitian adalah objek penelitian yang bervariasi atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian. Dalam penelitian ini variabel yang akan diteliti adalah : 1. Jumlah pinjaman pada program Simpan Pinjam Perempuan yaitu Jumlah pinjaman yang dipinjam oleh pemilik usaha pada program Simpan Pinjam Perempuan dalam kurun waktu 1 tahun. Pada variabel jumlah pinjaman pada program Simpan Pinjam Perempuan cara pengukurannya dengan menuliskan berapa jumlah uang yang dipinjam pada program Simpan Pinjam Perempuan. 2. Jumlah pinjaman pada Lembaga Perbankan yaitu Jumlah pinjaman pada Lembaga Perbankan yang dipinjam seseorang pada lembaga perbankan terutama pada program Kredit Usaha Kecil Menengah pada kurun waktu tertentu antara 1 sampai 5 tahun. Pada variabel jumlah pinjaman pada Lembaga Perbankan cara pengukuran dilakukan dengan menuliskan berapa uang yang dipinjam pada lembaga perbankan . 3. Lama usaha merupakan lama seseorang menjalankan usaha dihitung mulai seseorang tersebut membuka usahanya sampai pada waktu penelitian dilaksanakan. Pada variabel lama usaha cara pengukurannya dengan menuliskan berapa tahun usaha tersebut telah dijalankan.

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4. 8 Pendapatan masyarakat Pendapatan masyarakat adalah penerimaan masyarakat yang berupa uang yang diperoleh dalam menjalankan usahanya (pendapatan kotor) dalam waktu 1 tahun . Pada variabel pendapatan masyarakat pengukuran dilakukan dengan menuliskan jumlah pendapatan usaha selama 1 tahun. E. Tujuan Penelitian Tujuan penulisan makalah ini untuk menganalisis : 1. Pengaruh Jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang. 2. Pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang. 3. Pengaruh lama usaha terhadap pendapatan mayarakat di Desa Ngluwar kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang. 4. Pengaruh Jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan Jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang.

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 F. Manfaat penelitian Manfaat penulisan makalah ini antara lain : 1. Manfaat Praktis Memberikan informasi terkait pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan masyarakat. 2. Manfaat Teoritik Menambah reverensi yang membahas topik Simpan Pinjam Perempuan pada program PNPM Mandiri dan Kredit Usaha Kecil menengah pada Lembaga Perbankan. 3. Manfaat Pedagogis Melatih kemampuan penulis dalam melakukan penelitian

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Diskripsi Teori 1. Pendapatan a. Pengertian Pendapatan Pendapatan adalah penghasilan yang diterima oleh seorang karyawan. Pendapatan yang diterima adalah dalam bentuk uang, dimana uang adalah merupakan alat pembayaran atau alat pertukaran (Samuelson dan Nordhaus, 1997). Selanjutnya, pendapatan juga dapat di definisikan sebagai jumlah seluruh uang yang diterima oleh seseorang atau rumah tangga selama jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun), pendapatan terdiri dari upah, atau penerimaan tenaga kerja, pendapatan dari kekayaan seperti sewa, bunga dan deviden, serta pembayaran transfer atau penerimaan dari pemerintah seperti tujangan sosial atau asuransi pengangguran (Samuelson dan Nordhaus, 1997). Adapun menurut Lipsey pendapatan terbagi dua macam, yaitu pendapatan perorangan dan pendapatan disposable. Pendapatan perorangan adalah pendapatan yang dihasilkan oleh atau dibayarkan kepada perorangan sebelum dikurangi dengan pajak penghasilan perorangan. Sebagian dari pendapatan perorangan dibayarkan untuk pajak, sebagian ditabung oleh rumah tangga yaitu pendapatan perorangan dikurangi dengan pajak penghasilan. Pendapatan disposible merupakan jumlah pendapatan saat ini yang dapat di belanjakan atau 10

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 ditabung oleh rumah tangga ; yaitu pendapatan perorangan dikurangi dengan pajak penghasilan (Lipsey, 1991). Sedangkan menurut Gilarso pendapatan atau penghasilan adalah sebagai balaskarya. Pendapatan sebagai balas karya terbagi dalam enam kategori, yaitu upah/gaji yang merupakan balas jasa untuk pekerjaan yang dilaksanakan dalam hubungan kerja dengan orang/instansi lain (sebagai karyawan yang dibayar), laba usaha sendiri yaitu balas karya untuk pekerjaan yang dilakukan sebagai pengusaha yang mengorganisir produksi, mengambil keputusan tentang kombinasi faktor produksi serta menanggungresikonya sendiri entah sebagai petani/ tukang/pedagang dan sebagainya, laba perusahaan (perseroan) atau laba yang diterima atau diperoleh perusahaan yang berbentuk atau badan hokum, sewa atas jasa yang diterima oleh pemilik atas penggunaan hartanya seperti tanah, rumah atau barang-barang tahan lama, penghasilan campuran yaitu penghasilan yang diperoleh dari usaha seperti ; petani, tukang, warungan, pengusaha kecil, dan sebagainya disebut bukan laba, melainkan terdiri dari berbagai kombinasi unsur-unsur pendapatan, serta bunga atau balas jasa untuk pemakaian faktor produksi uang (Gilarso, 1998) Pass dan Lowes, berpendapat bahwa pendapatan adalah uang yang diterima oleh seseorang dan perusahaan dalam bentuk gaji, upah, sewa, bunga, laba, dan lain sebagainya bersamasama dengan tunjamgan pengangguran, uang pensiun, dan lain sebagainya.

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 b. Jenis Pendapatan 1) Pendapatan Operasional, Pendapatan operasional merupakan pendapatan atas semua pendapatan yang merupakan hasil langsung dari kegiatan usaha 2) Pendapatan non operasional , Pendapatan non operasional adalah pendapatan yang diperoleh bukan dari kegiatan operasional ( kegiatan pokok ) 2. Simpan Pinjaman Perempuan a. Pengertian Simpan Pinjam Perempuan PNPM Mandiri adalah program nasional penanggulangan kemiskinan terutama yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Pengertian yang terkandung mengenai PNPM Mandiri adalah : 1) PNPM Mandiri adalah program nasional dalam wujud kerangka kebijakan sebagai dasar dan acuan pelaksanaan programprogram penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat. PNPM Mandiri dilaksanakan melalui harmonisasi dan pengembangan sistem serta mekanisme dan prosedur program, penyediaan pendampingan dan pendanaan stimulan untuk mendorong prakarsa dan inovasi masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan yang berkelanjutan.

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2) Pemberdayaan masyarakat adalah upaya 13 untuk menciptakan/meningkatkan kapasitas masyarakat, baik secara individu maupun berkelompok, dalam memecahkan berbagai persoalan terkait upaya peningkatan kualitas hidup, kemandirian dan kesejahteraannya. Pemberdayaan masyarakat memerlukan keterlibatan yang besar dari perangkat pemerintah daerah serta berbagai pihak untuk memberikan kesempatan dan menjamin keberlanjutan berbagai hasil yang dicapai. b. Tujuan PNPM 1) Tujuan Umum PNPM Mandiri Meningkatnya kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin secara mandiri. 2) Tujuan Khusus PNPM Mandiri: a) Meningkatnya partisipasi seluruh masyarakat, termasuk masyarakat miskin, kelompok perempuan, komunitas adat terpencil dan kelompok masyarakat lainnya yang rentan dan sering terpinggirkan ke dalam proses pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan. b) Meningkatnya kapasitas kelembagaan masyarakat yang mengakar, representatif dan akuntabel. c) Meningkatnya kapasitas pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama masyarakat miskin melalui kebijakan, program dan penganggaran yang berpihak pada masyarakat miskin (pro-poor)

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI d) 14 Meningkatnya sinergi masyarakat, pemerintah daerah, swasta, asosiasi, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat dan kelompok perduli lainnya untuk mengefektifkan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan. e) Meningkatnya keberadaan dan kemandirian masyarakat serta kapasitas pemerintah daerah dan kelompok perduli setempat dalam menanggulangi kemiskinan di wilayahnya f) Meningkatnya modal sosial masyarakat yang berkembang sesuai dengan potensi sosial dan budaya serta untuk melestarikan kearifan lokal. c. Klasifikasi PNPM PNPM Mandiri Pedesaan dapat diklasifikasikan atas 4 jenis kegiatan yang meliputi, 1) Kegiatan pembangunan atau perbaikan prasarana dasar yang dapat memberikan manfaat jangka pendek ataupun jangka panjang secara ekonomi bagi masyarakat miskinatau rumah tangga miskin 2) Peningkatan bidang pelayanan kesehatan dan pendidikan termasuk kegiatan pelatihan pengembangan keterampilan masyarakat, 3) Kegiatan peningkatan kapasitas/keterampilan kelompok usaha ekonomi terutama bagi kelompok usaha yang berkaitan dengan produksi berbasis sumberdaya lokal. 4) Penambahan permodalan Simpan Pinjam Perempuan

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 (Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia, 2010). Simpan Pinjam Perempuan (SPP) ini merupakan kegiatan penambahan modal untuk kelompok perempuan yang mempunyai kegiatan simpan pinjam. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan simpan pinjam perdesaan, kemudahan akses pendanaan usaha skala mikro, pemenuhan kebutuhan pendanaan sosial dasar, dan memperkuat kelembagaan kegiatan kaum perempuan serta mendorong pengurangan rumah tangga miskin dan penciptaan lapangan kerja. Dengan adanya program SPP diharapkan mampu membantu masyarakat dalam peningkatan usaha. d. Syarat peminjaman pada Simpan Pinjam Perempuan Penetapan persyaratan pinjaman ini tertuang dalam Perjanjian Pinjaman, yaitu sebagai berikut: 1) Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) 2) Mengisi Perjanjian Tanggung renteng (Surat pernyataan jika ada anggota kelompok yang tidak membayar angsuran pokok dan bunga pinjaman, maka secara kelompok dan bersama-sama akan melunasinya) 3) Anggota membayar tepat waktu 4) Anggota membayar menghadiri pertemuan kelompok 5) Setiap anggota wajib membayar uang social

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 Jumlah pinjaman pada setiap kelompok minimal Rp. 5.000.000,- dan maksimal Rp. 30.000.000,-. Bunga pada program Simpan Pinjam Perempuan yaitu 1,5 % dan pada akhir pembayaran akan dikembalikan 0,4 % dari jumlah pembayaran bunga. Jangka peminjaman sekitar 1 tahun. Dalam satu kelompok peminjam minimal terdiri dari 3 orang dan maksimal terdiri dari 10 orang. 3. Pinjaman Pada Kredit Usaha Kecil Menengah a. Pengertian Pinjaman Pinjaman dapat diartikan sebagai barang atau jasa yang menjadi kewajiban pihak yang satu untuk dibayarkan kepada pihak lain sesuai dengan perjanjian tertulis ataupun lisan, yang dinyatakan atau diimplikasikan serta wajib dibayarkan kembali dalam jangka wak tutertentu . Dalam ruang lingkup pendanaan bagi perusahaan pembiayaan maka pinjaman adalah merupakan sejumlah dana yang dipinjamkan oleh suatu lembaga keuangan dan debitur wajib mengembalikannya dalam suatu jangka waktu tertentu melalui angsuran pembayaran berupa pokok pinjaman ditambah dengan bunga pinjaman. Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga.Thomas Suyatno, dkk mengemukakan bahwa : "Penyediaan kredit bank-bank yang semula mengandalkan kredit likuiditas Bank Indonesia, secara bertahap dialihkan menjadi penyediaan kredit biasa oleh perbankan dan lembaga-lembaga keuangan lain yang didasarkan atas dana yang dihimpun dari masyarakat"

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 (Thomas Suyatno, dkk, 2003) Dalam bukunya Hukum Perbankan di Indonesia, M. Djumhana mengemukakan bahwa : "Berjalannya kegiatan perkreditan akan lancar apabila adanya suatu saling mempercayai dari semua pihak yang terkait dalam kegiatan tersebut. Kegiatan itu pun dapat terwujud hanyalah apabila semua pihak terkait mempunyai integritas moral. b. Fungsi Kredit Ada beberapa fungsi kredit diantaranya adalah sebagai berikut : 1) Kredit dapat meningkatkan arus tukar menukar barang dan jasa. Apabila uang belum tersedia kredit akan membantu melancarkan lalu lintas pertukaran barang dan jasa. 2) Kredit merupakan alat yang dipakai untuk memanfaatkan Idle Fund Dalam kehidupan ekonomi . Ada beberapa pihak yang kelebihan dan dan ada beberapa pihak yang kekurangan dana. Kredit menjadi jalan untuk menyeimbangkan antara keduanya. Pihak yang kelebihan dana dan tidak dapat memanfaatkan dana tersebut sehingga dananya menjadi idle, sementara pihak lain mempunyai usaha tetapi tidak memiliki dana yang cukup untuk mengembangkan usahanya, sehingga memerlukan dana. Apabila yang mempunyai kelebihan dana meminjamkann uangnya untuk kelompok yang memiliki usaha tetapi tidak mempunyai cukup dana maka uang tersebut akan efektif, karena dana dimanfaatkan oleh yang benar – benar membutuhkan dana.

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 3) Kredit dapat menciptakan alat pembayaran yang baru , sebagai contoh adalah kredit rekening Koran yang diperikan oleh pihak bank kepada usahawan. Pada dasarnya pada saat bank telah melakukan perjamjiam kredit rekening Koran, pada saat itu debitur telah memiliki hak untuk menarik dana tersebut secara tunai dari rekening gironya. Kredit seperti ini bisa dianggap sebagai alat pembayaran yang baru. 4) Kredit sebagai alat pengendali harga Pemberian kredit yang ekspansif akan mendorong meningkatnya jumlah uang yang beredar, dan peningkatan jumlah uang yang beredar tersebut akan mendorong kenaikan harga. Sebaliknya pembatasan kredit akan berpengaruh pada jumlah uang yang beredar dan keterbatasan uang yang beredar di masyarakat memiliki dampak pada penurunan harga. 5) Kredit dapat mengaktifkan dan meningkatkan menfaat ekonomi yang ada Apabila bank memberikan kredit produktif yaitu kredit modal kerja dan investasi, maka pemberian kredit tersebut akan memiliki dampak pada kenaikan makroekonomi. Hal tersebut disebabkan karena pihak pengusaha akan menmproduksi barang dan meningkatkan volume perdagangan. Semua itu akan mempunyai dampak pada kenaikan potensi ekonomi. c. Manfaat Kredit Manfaat kredit dapat digolongkan sebagai berikut : 1) Manfaat kredit bagi Bank

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 a) Kredit yang diberikan bank kepada nasabah akan mendapat balas jasa berupa bunga b) Pendapatan bunga bank berpengaruh pada peningkatan produktifitas bank. Hal ini dapat tercermin pada perolehan laba. c) Pemberian kredit kepada nasabah secara sinergi akan memasarkan produk lain seperti produk dana dan produk jasa. d) Kegiatan kredit dapat mendorong peningkatan kemampuan pegawai untuk lebih memahami secara perinci aktifitas usaha para debitur di berbagai sektor usaha. Dengan demikian para pegawai menjadi terlatih dan mempunyai keahlian dalam beberapa usaha nasabah. Hal ini menjadi asset bagi bank. 2) Manfaat kredit bagi debitur a) Meningkatkan usaha nasabah, Kredit yang diberikan bank dapat digunakan untuk memperluas volume usaha, sehingga usaha nasabah meningkat b) Biaya kredit bank ( provisi dan atministrasi ) pada umumnya murah c) Bank menawarkan berbagai jenis kredit sehingga debitur dapat menikmati fasilitas lainnya yang ditawarkan oleh bank. Fasilitas lain yang dapat dinikmati oleh debitur antara lain letter of credit, transfer, bank garansi, dan fasilitas yang lain. d) Jangka waktu kredit disesuaikan dengan kebutruhan dan kemampuan debitur dalam memnbayar kembali kredit tersebut

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 sehingga debitur dapat menginstimasikan keunagannya dengan tepat. 3) Manfaat kredit bagi pemerintah a) Kredit dapat digunakan sebagai alat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi b) Kredit bank dapat digunakan sebagai alat pengendali moneter c) Kredit bank dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat d) Secara tidak langsung kredit bank dapat meningkatkan pendapatan Negara yaitu pendapatan pajak. 4) Manfaat kredit bagi masyarakat luas a) Mengurangi tingkat pengangguran,kredit yang diberikan untuk perusahaan dapat menyebabkan adanya tambahan tenaga kerja karena adanya peningkatan volume produksi tentu akan menambah jumlah tenaga kerja b) Melibatkan masyarakat yang memiliki profesi tertentu misalnya akuntan, notaries, appraisal independen dan asuransi . Pihak pihak tersebut diperlukan oleh bank untuk mendukung kelancaran kredit c) Penyimpanan dana akan menambah bunga lebih tinggi dari bank apabila bank dapat meningkatkan keuntungannya.

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 d) Memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggunakan palayanan jasa perbankan misalnya letter of credit, bank garansi, transfer, kliring, insako dan layanan jasa lainnya. Jenis kredit dilihat dari sudut jaminannya dibagi menjadi 2 (dua), yaitu : kredit tanpa jaminan (Unsecured Loan) dan kredit dengan agunan (Secured Loan). Dalam perkembangannya tidak semua bank telah menerapkan kredit tanpa jaminan, namun setahun terakhir ini telah muncul suatu kredit tanpa jaminan yang disebut Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa jaminan.Usaha Kecil Menengah atau yang sering disingkat UKM merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian suatu negara maupun daerah, begitu juga dengan negara Indonesia. UKM ini sangat memiliki peranan penting dalam lajunya perekonomian masyarakat. UKM ini juga sangat membantu negara atau pemerintah dalam hal penciptaan lapangan kerja baru dan lewat UKM juga banyak tercipta unit unit kerja baru yang menggunakan tenaga-tenaga baru yang dapat mendukung pendapatan rumah tangga. Selain dari itu UKM juga memiliki fleksibilitas yang tinggi jika dibandingkan dengan usaha yang berkapasitas lebih besar. UKM ini perlu perhatian yang khusus dan di dukung oleh informasi yang akurat, agar terjadi link bisnis yang terarah antara pelaku usaha kecil dan menengah dengan elemen daya saing usaha, yaitu jaringan pasar Kredit UKM merupakan salah satu instrumen pengembangan usaha yang selalu mendapat porsi dan perhatian besar dalam suatu negara karena

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 dengan adanya kucuran kredit UKM kepada sektor perekonomian akan menggerakkan perekonomian secara baik. Pertumbuhan suatu negara selalu akan terkait dengan pertumbuhan ekonomi sektor riil yang rata-rata ditopang oleh pera pelaku Usaha Kecil, Mikro dan Menengah. Para pelaku bisnis UKM dan Bisnis Mikro sangat membutuhkan bimbingan / training UKM dan akses permodalan UKM agar pengembangan usahanya dapat dilakukan secara maksimal. 4. Lama Usaha a. Pengertian Wirausaha Wirausaha berasal dari kata wira yang artinya utama, gagah, berani dan telaten dan kata usaha yang berarti kegiatan atau bekerja, jadi wirausaha adalah orang – orang yang mempunyai kemampuan melihat dan melihat peluang bisnis, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan mengambil tindakan yang tepat serta memastikan keberhasilan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu orang yang pandai atau berbakat mengenali produk, ,menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkan dan mengatur permodalannya. b. Ciri –Ciri Wirausaha antara lain : 1) Berfikir teliti, inovatif dan berpandangan kreatit. 2) Mengambil resiko dan percaya pada diri sendiri 3) Berorientasi ke depan

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4) 23 Mengutamakan prestasi, tata uji, tekun, dan tidak mudah menyerah 5) Jujur, bertanggung jawah dan teguh dalam pendirian 6) Memiliki etos kerja yang tinggi c. Permasalahan yang dihadapi wirausaha diantaranya : 1) Kurangnya modal usaha 2) Kurangnya manajemen pelaksankan kegiatan 3) Salah memilih lokasi usaha 4) Produk kurang berkwalitas dan kurang diminati Lama usaha merupakan berapa lama seseorang melakukan atau menjalan usaha dari awal mendirikan usaha sampai dengan waktu sekarang. Lama usaha biasanya dihitung dalam satuan tahun. 1. Hasil Penelitian Sebelumnya Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Rino Desanto W,.S.E Pusat penelitian dan pengabdian masyarakat Politeknik Madiun. Desember 2007 dengan judul ’’ Pengaruh Pemberian Kredit terhadap Tingkat pendapatan Industri Kota Madiun’’ menunjukan : a. Modal Industri kecil di Kota Madiun sangat bervariasi b. Pada Industri dengan modal sangat kecil, bantuan kredit sangat berarti dalam menaikan modal. c. Secara umum menunjukan industri kecil pendapatannya meningkat setelah memperoleh bantuan kredit

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 d. Ada korelasi antara tingkat pendapatan sebelum dan sesudah memperoleh kredit e. Hasil pengujian hipotesis dengan df = 16 pada taraf signifikasi _= 0,05 ternyata t hitung > ttabel artinya ada pengaruh pemberian kredit terhadap tingkat pendapatan . B. Kerangka Berpikir dan Hipotesis 1. Kerangka Berpikir Dalam menjalankan usaha pemilik usaha ingin mendapatkan keuntungan yang maksimal atau dengan kata lain pendapatan yang maksimal. Peningkatan pendapatan dapat dilakukan dengan memperluas produktifitas yang mana untuk memperluas produktifitas tersebut diperlukan tambahan modal. Dalam hal ini penambahan modal baik yang berupa jumlah pinjaman pada program Simpan Pinjam Perempuan (SPP) , Jumlah pinjaman pada Lembaga Perbankan mampu meningkatkan produktifitas yang a ka n meningkatkan pendapatan. Lama Usaha. juga berpengaruh pada usaha seseorang biasanya semakin lama usaha dijalankan maka perkembangan usaha semakin maju dan pendapatanpun semakin lama semakin meningkat. Diharapkan semakin lama pengusaha dalam menjalankan usahanya akan berpengaruh positif dalam peningkatan pendapatan.

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 Dapat digambarkan sebagai berikut : Jumlah Pinjaman pada program SPP PENDAPATAN MASYARAKAT Jumlah Pinjaman pada Lembaga Perbankan Lama Usaha 2. Hipotesis Berdasarkan latar belakang yang telah tertulis diatas, penulis membuat hipotesis sebagai berikut : a. Ada pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang b. Ada pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang c. Ada pengaruh lama usaha terhadap pendapatan mayarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 d. Ada pengaruh Jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, Jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian eksplanatif yaitu penelitian yang dilakukan untuk menemukan penjelasan tentang mengapa suatu kejadian atau gejala terjadi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah gambaran mengenai sebab akibat. B. Tempat dan Waktu penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian dilakukan di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Tempat tersebut dijadikan tempat penelitian dengan alasan : a. Tempat tersebut merupakan tempat dimana penulis bertempat tinggal sehingga akan memberi kemudahan dalam pelaksanaan penelitian, mempersingkat waktu penelitian dan menghemat biaya penelitian. b. Ditempat tersebut sebagian besar memiliki usaha baik dalam sekala kecil maupun menengah sehingga peneliti dapat memperoleh sampel baik dari pengusaha kecil maupun menengah dengan latar belakang kepemilikan jumlah modal yang berbeda. 2. Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan pada bulan September - Oktober 2013. 27

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 C. Populasi dan Sampel Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Populasi penelitian ini adalah masyarakat di di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang memiliki usaha yaitu 387 orang . Sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang akan diteliti. Pada penelitian ini sampel yang digunakan adalah Sampel random atau acak yaitu sampel diambil secara acak. Peneliti menganggap bahwa semua sempel adalah sama dan mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih. Dalam menentukan jumlah sampel peneliti menggunakan rumus Slovin ( Danang Sunyoto,2011 : 21 ) N n= 1+ ( N x e2 ) 387 n= 387 387 = 1+ ( 3,87 x 0,102 ) = 1+( 387 x 0,01) 4,87 = 79,47 ( 80 ) Keterangan n = Banyaknya Sampel N= Banyaknya populasi e= Presentaei kesalahan ( 10 % ) Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian adalah 80 orang. Teknik yang digunakan adalah Proporsional Stratified Random sampling yaitu teknik yang digunakan apabila populasi berada dalam kelompok berbeda dan jumlahnya proporsional dengan asumsi setiap kelompok

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 mempunyai karakteristik yang homogen. Semua golongan harus terwakili menjadi sampel penelitian secara proporsional. D. Instrumen Penelitian 1. Variabel Variabel penelitian adalah objek penelitian yang bervariasi atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian. Dalam penelitian ini variabel yang akan diteliti adalah: a. Jumlah pinjaman pada program Simpan Pinjam Perempuan Jumlah pinjaman pada program Simpan Pinjam Perempuan yang dipinjam oleh pemilik usaha. Satuan ukur pada variabel ini adalah uang ( rupiah ) b. Jumlah pinjaman pada Lembaga Perbankan Jumlah pinjaman pada Lembaga Perbankan yang dipinjam oleh pemilik usaha. Pada variabel ini menggunakan satuan ukur uang ( rupiah ) . c. Lama usaha Lama seseorang melakukan suatu usaha atau berwiraswasta. Pada variabel ini satuan hitung yang digunakan adalah tahun d. Pendapatan Pendapatan pemilik usaha pada setiap bulan. Pada variabel ini menggunakan satuan ukur uang ( rupiah ) 2. Skala pengukuran Skala pengukuran dalam penelitian ini yaitu:

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI n Y ( Pendapatan ) X1 (Jumlah X2 Jumlah X3 (Lama pinjaman pada pinjaman pada Usaha ) program SPP) lembaga 30 perbanka) 1 2 3 4 5 6 7 8 …. …. E. Tehnik Pengumpulan Data Untuk memperoleh data yang diperlukan dipakai tehnik pengumpulan data dengan angket / kuesioner. Angket / kuesioner Yaitu metode pengumpulan data dengan menggunakan daftar pertanyaan tertulis yang diberikan kepada pemilik usaha untuk disi dengan jawaban yang sesuai dengan pernyataan.

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 F. Tehnik Analisi Data Tehnik analisis data pada penelitian ini adalah tehnik analisis deskriptif. Analisis deskriptif merupakan bentuk analisis data penelitian untuk menguji generalisasi hasil penelitian yang didasarkan atas satu sempel.Analisis deskriptif dilakukan melalui pengujian hipotesis deskriptif. Hasil analisisnya adalah apakah hipotesis penelitian dapat digeneralisasikan atau tidak. Jika hipotesis nol ( Ho) diterima, berarti hasil penelitian dapat digeneralisasikan. Analisis deskriptif menggunakan satu variabel atau lebih tapi bersifat mandiri, oleh karena itu analisis ini tidak berbentuk perbandingan atau hubungan. 1. Uji Prasarat a. Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah ada data distribusi normal atau tidak sebaran data yang digunakan dalam penelitian. Dalam penelitian ini digunakan tehnik Kolmogorov-Smirnow dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) Mencari rata-rata skor dan standar devinisi Penyelesaian H0 = f (X) = Normal H1 = f (X) = Normal 2) Data disusun berurutan mulai dari yang terkecil diikuti dengan frekuensi masing-masing, Frekuensi komulatif (F), serta nilai Z dari masing-masing skor. 3) Probabilitas dibawah nilai Z dapat dicari pada tabel Z. Besaran a2 diperoleh dengan mencari selisih masing-masing baris F/n

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 dengan P ≤ Z, sedangkan besarnya a1 diperoleh dengan mencari selisih masing-masing barisn f/n dengan a2. 4) Membandingkan angka tertinggi dari a1 dengan tabel kolmogorov-smirnov 5) Kriteria pengujian adalah : Terima Ho jika a1 maksimum ≤ Dtabel Tolak Ho jika a1 maksimum > Dtabel b. Uji Linieritas Uji linieritas bertujuan untuk mengetahui hubungan linier antara variabel prediktor dengan variabel kriteriun. Untuk menghitung uji linieritas digunakan rumus : S2TC F = ( F hitung) di bandingkan dengan F tabel. S2G Interprensinya jika F hitung lebih kecil dari F tabel maka hubungan antar variabel akan linier, namun jika F hitung lebih besar dari F tabel maka hubungan antar variabel tidak linier. 2. Uji Asumsi Klasik a. Uji Multikolineritas Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas (independen). Dalam model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabel bebas. Uji Multikolinearitas dilakukan dengan melihat

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 nilai tolerance dan variance inflation factor (VIF) dari hasil analisis dengan menggunakan SPSS. Apabila nilai tolerance value lebih tinggi daripada 0,10 atau VIF lebih kecil daripada 10 maka dapat disimpulkan tidak terjadi multikolinearitas. b. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varians dan residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. jika varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap, maka disebut homoskedastisitas dan jika berbeda disebut heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah yang homoskedastisitas atau tidak terjadi heteroskedastisitas. Uji heteroskedastisitas dilakukan dengan menggunakan uji Glejser, yang dilakukan dengan meregresikan nilai absolut residual yang diperoleh dari model regresi sebagai variabel dependen terhadap semua variabel independen dalam model regresi. Apabila nilai koefisien regresi dari masing-masing variabel bebas dalam model regresi ini tidak signifikan secara statistik, maka dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas . c. Uji Autokorelasi Uji Autokorelasi bertujuan menguji apakah dalam suatu model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 t dengan kesalahan pada periode t-1 (sebelumnya) Jika terjadi korelasi maka dinamakan ada problem autokorelasi. Model regresi yang baik adalah regresi yang bebas dari autokorelasi Uji autokorelasi dilakukan dengan menggunakan uji = 5%. Apabila D-WDDurbin-Watson (D-W), dengan tingkat kepercayaan terletak antara -2 sampai +2 maka tidak ada autokorelasi. 3. Uji Model Pada penelitian ini peneliti menggunakan analisis regresi linier berganda . Persamaan regresinya adalah sebagai berikut : Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3 Untuk mencari koefisien regresi a, b1, b2, dan b3 digunakan persamaan simultan sebagai berikut : a. ∑ X1Y = b1 ∑ X12 + b2 ∑ X1X2 + b3 ∑ X1X2 b. ∑ X2Y = b1 ∑ X1X2 + b2 ∑ X22 + b3 ∑ X2X3 c. ∑ X3Y = b1 ∑ X1X3 + b2 ∑ X2X3 + b3 ∑ X32 a= Y – b1 X1 – b2 X2 – b3 X3 Ry(123) = b 1 ∑ X1 Y + b2 ∑ X2Y + b3 ∑ X3 Y a. Koefisien determinasi ( R 2) ∑ Y2 Koefisian determinasi merupakan perbandingan antara variabel Y yang dapat dijelaskan oleh variabel penjelas. Jika R2 semakin besar atau mendekati 1 maka model tepat untuk digunakan ( Variabel penjelas yang digunakan atau dipilih sudah dapat menjelaskan variabel Y )

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI b. 35 Uji F Uji F digunakan untuk mengetahui perbandingan antara variasi Y yang dapat dijelaskan oleh variabel di dalam model dibandingkan variabel yang dijelaskan oleh variabel di luar model . Prosedur uji statistiknya adalah sebagai berikut : 1) Menentukan formulasi hipotesis Ho = Pengambilan variabel jumlah pinjaman pada program simpan perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha tidak cukup tepat dalam menjelaskan variabel Y ( Variabel di luar model terhadap Y lebih kuat dibanding dengan variabel yang sudah dipilih ) Ha : Pengambilan variabel jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha sudah cukup tepat karena mampu menjelaskan variabel Y 2) Menentukan taraf nyata ( α ) dan F tabel Taraf nyata yang digunakan biasanya 5 % ( 0,05 ) Nilai F tabel memiliki derajat bebas ( db ), v1 = m – 1 ; v2 = n – m m = jumlah variabel n = jumlah sampel Fα; ( v1 )( v2) = …… 3) Menentukan kriteria pengujian Ho diterima ( Ha ditolak ) apabila Fo ≤ Fα; ( v1 )( v2)

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 Ho ditolak ( Ha diterima ) apabila Fo > Fα; ( v1 )( v2) 4) Menentukan nilai uji statistic ( nilai Fo ) R2 ( n – m -1 ) F = m( 1 – R2 ) 5) Membuat kesimpulan Menyimpulkan Ho diterima atau ditolak 4. Uji Hipotesis Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Uji t dalam menjawab rumusan masalah diantaranya : a. Bagaimana pengaruh Jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang? Prosedur uji statistiknya adalah sebagai berikut : 1) Merumuskan hipotesis Ho = Tidak ada pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Ha = Ada pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2) 37 Menentukan taraf nyata / level of significance = α sebesar = 5 % dengan : df = n – k dimana df = derajat kebebasan n = Jumlah sampel k = Banyaknya koefisien regresi + konstanta 3) Menentukan daerah keputusan yaitu daerah dimana hipotesis nol diterima atau tidak, untuk mengetahui kebenaran hipotesis digunakan kriteria sebagai berikut Ho diterima apabila –t (α / 2 : n – k ) ≤ t (α / 2 : n – k ), artinya tidak ada pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat. Ho ditolak apabila t hitung > t ( α / 2 : n – k ) artinya ada pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat. 4) Menentukan uji statistic : X – πo to = s n 5) Mengambil keputusan Keputusan bisa menolak Ho atau menerima Ho Nilai t tabel yang diperoleh dibandingkan nilai t hitung bila t hitung lebih besar dari t tabel, maka Ho ditolak sehingga

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 dapat disimpulkan bahwa variabel bebas berpengaruh pada variabel terikat Apabila t hitung lebih kecil dari t tabel maka menerima Ho sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas tidak berpengaruh terhadap variabel terikat b. Bagaimana pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang ? Prosedur uji statistiknya adalah sebagai berikut : 1) Merumuskan hipotesis Ho = Tidak ada pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Ha = Ada pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang 2) Menentukan taraf nyata / level of significance = α sebesar 5% Dengan df = n – k keterangan df = derajat kebebasan n = Jumlah sampel k = Banyaknya koefisien regresi + konstanta

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 3) Menentukan daerah keputusan yaitu daerah dimana hipotesis nol diterima atau tidak, untuk mengetahui kebenaran hipotesis digunakan kriteria sebagai berikut Ho diterima apabila –t (α / 2 : n – k ) ≤ t (α / 2 : n – k ), artinya tidak ada pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat. Ho ditolak apabila t hitung > t ( α / 2 : n – k ) artinya ada pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat 4) Menentukan uji statistic : X – πo to = s n 5) Mengambil keputusan Keputusan bisa menolak Ho atau menerima Ha Nilai t tabel yang diperoleh dibandingkan nilai t hitung bila t hitung lebih besar dari t tabel, maka Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas berpengaruh pada variabel terikat Apabila t hitung lebih kecil dari t tabel maka menerima Ho sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas tidak berpengaruh terhadap variabel terikat

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 c. Bagaimana pengaruh lama usaha terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang ? Prosedur uji statistiknya adalah sebagai berikut : 1) Merumuskan hipotesis Ho = Tidak ada pengaruh lama usaha terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Ha = Ada pengaruh lama usaha terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang 2) Menentukan taraf nyata / level of significance = α sebesar = 5 % dengan : df = n – k keterangan: df = derajat kebebasan n = Jumlah sampel k = Banyaknya koefisien regresi + konstanta 3) Menentukan daerah keputusan yaitu daerah dimana hipotesis nol diterima atau tidak, untuk mengetahui kebenaran hipotesis digunakan kriteria sebagai berikut Ho diterima apabila –t (α / 2 : n – k ) ≤ t (α / 2 : n – k ), artinya tidak ada pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat. Ho ditolak apabila t hitung > t ( α / 2 : n – k ) artinya ada pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4) 41 Menentukan uji statistic : X – πo to = s n 5) Mengambil keputusan Keputusan bisa menolak Ho atau menerima Ha Nilai t tabel yang diperoleh dibandingkan nilai t hitung bila t hitung lebih besar dari t tabel, maka Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas berpengaruh pada variabel terikat Apabila t hitung lebih kecil dari t tabel maka menerima Ho sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas tidak berpengaruh terhadap variabel terikat d. Bagaimana pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan ? Pada rumusan masalah ini penguji menggunakan uji F untuk menjawab rumusan masalah Prosedur Uji Statistiknya 1) Merumuskan formulasi Ha dan Ho Ho = Tidak ada pengaruh antara jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 Ha = Ada pengaruh antara jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan 2) Menentukan level of significant = 5 % dengan level of confidance sebesar 95 % dengan degree of freedom ( df ) = n – k 3) Menentukan uji statistic F= 4) R2 / k ( 1 – R2 ) / ( n – k – 1 ) Menentukan daerah penerimaan dan penolakan hipotesis dengan kriteria sebagai berikut : Ho ditolak jila F hitung < F tabel a, n-1 Ha ditolak jika F hitung > F tabel a,n-1 5) Menarik kesimpulan apakan Ho ditolah dan Ha diterima atau Ha diterima dan Ho ditolak .

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV HASIL TEMUAN LAPANGAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Tempat Penelitian Penelitian dilakukan di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Jawa Tengah . Kecamatan Ngluwar merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Magelang. Kecamatan Ngluwar terletak di sebelah paling selatan dan timur dari Kabupaten Magelang dan berbatasab langsung dengan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tepatnya berbatasan langsung dengan Kabupaten Sleman dan Kulon Progo. Desa Ngluwar adalah desa yang berada di pusat kota Kecamatan Ngluwar. Bisa dikatakan bahwa seluruh kantor – kantor penting seperti kantor Kecamatan, kantor Polisi, kantor Koramil, kantor UPT , beberapa klinik kesehatan seperti Puskesmas, BKIA,beberapa lembaga perbankan seperti BRI, BKK, BPD, BMT dan beberapa sekolahan dari tingkat TK sampai SMA. Selain itu di Desa Ngluwar terdapat pasar yang paling besar di Kecamatan Ngluwar yaitu pasar Gesikan. Desa Ngluwar memiliki jumlah penduduk 4.957 jiwa dengan jumlah usia produktif (antara 18-60 tahun) berjumlah 2.755 jiwa. Dari jumlah penduduk dalam usia produktif terdapat 387 pengusaha (pemilik suatu usaha) dan 200 diantaranya adalah pengusaha dengan jenis kelamin perempuan. (Sumber Bappeda Kabupaten Magelang tahun 2010) Letak Desa Ngluwar yang sangat strategis mendorong berkembangnya perekonomian bagi masyarakat di wilayah tersebut. Terutama bagi para pengusaha dalam menjalankan usahanya. Mereka memiliki peluang usaha 43

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 yang dapat memudahkan perkembangan usahanya terutama dari aspek lokasi pemasaran produk. Dari 200 pemilik usaha terdapat 200 pemilik usaha dengan jenis kelamin perempuan dan 80 diantaranya dijadikan sampel penelitian dalam penelitian ini. Dari 80 responden sebagian besar memiliki usaha dibidang industry makanan yaitu 25 orang atau 31.1%. terbanyak selanjutnya adalah pemilik usaha dengan jenis usaha pada took kelontong yaitu 17 orang atau sekitar 21,3% dan selanjutnya adalah pemilik usaha dibidang warung makanan yaitu 10 orang atau 12,5%. Kemudian terbanyak selanjutnya adalah pemilik usaha dengan jenis usaha pengrajin keranjang yaitu 9 orang atau 11,3%. Selebihnya adalah pemilik usaha dengan jenis usaha seperti londry,pedagang sayuran,penjahit,peternak lele,distribusi gas,distribusi air mineral. Industri makanan sangat berkembang di wilayah desa Ngluwar terutama industry makanan basah. Responden yang mempunyai usaha dibidang industry makanan basah ini berpendapat bahwa letak pasar terbesar di Kecamatan Ngluwar yang berada di Desa Ngluwar membuat mereka mudah memasarkan makanan yang mereka produksi. Biasanya makanan yang mereka buat dititipkan pada para pedagang yang ada di pasar tersebut. Begitu juga para pemilik usaha industry makanan kering seperti kue untuk – untuk cacing, kue ongkowolu, peyek, ceriping ketela,emping dan puyur. Mereka memasarkan produknya dengan menitipkan produk ke para pedagang yang ada dipasar maupun di took – took kelontong di wilayah Desa Ngluwar. Ada beberapa juga yang menjual makanannya ke wilayah diluar wilayah Desa

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 Ngluwar bahkan ada produk yang di jual sampai ke Kecamatan yang lain seperti sampai di Kecamatan Muntilan atau kecamatan yang ada disebelah utara kecamatan Ngluwar. Sedangkan pemilik usaha dengan jenis usaha toko kelontong juga banyak. Hal tersebut di dorong oleh letak desa Ngluwar yang strategis yaitu di pusat kota Kecamatan atau bisa dikatakan daerah yang paling ramai di Kecamatan Ngluwar. Sehingga tingkat penjualan tinggi atau usaha tersebut akan mudah berkembang. Sama halnya dengan pemilik usaha took kelontong , pemilik usaha dengan jenis usaha warung makan mengaku memilih terjun dalan usaha warung makan dengan alasnya strategisnya wilayah Desa Ngluwar. Yang mana banyak sekali perkantoran yang terletak di Desa Ngluwar. Usaha warung makan dianggap cocok dan mempunyai peluang untuk berkembang. Opset penjualan yang tinggi dikarenakan jumlah konsumen yang tinggi pula sehingga usaha ini mudah untuk berkembang. Selain ketiga usaha diatas ada satu usaha yang menjadi andalan di Desa Ngluwar khususnya di Dusun Garon di mana diwilayah ini mayoritas masyarakatnya mempunyai usaha dengan jenis usaha sebagai penggrajin keranjang. Responden di dusun ini mengaku bahwa usaha yang mereka jalani adalah usaha yang telah dilakukan secara turun temurun. Mereka memilih usaha dengan menjadi penggrajin keranjang karena diwilayah Kecamatan Ngluwar khususnya di desa Somokaton persisnya sebelah selatannya Desa Ngluwar terdapat beberapa pengusaha di bidang distribusi tembakau. Sehingga

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 keranjang yang mereka buat gampang dipasarkan bahkan mereka selalu mempunyai pesanan sebelum mereka memproduksi keranjang – keranjang tembakau tersebut. Desa ngluwar terdiri dari 10 dusun diantaranya : 1. Dusun Ngluwar 2. Dusun Gesikan 3. Dusun Pucanggading 4. Dusun Demangan 5. Dusun Babadan 6. Dusun Karangkopek Wetan 7. Dusun Karangkopek Kulon 8. Dusun Gedok 9. Dusun Gadingan 10. Dusun Garon Kesepuluh desa tersebut mengelilingi pusat kota kecamatan Ngluwar sehingga banyak masyarakat memilih membuka lapangan usaha sendiri atau berwiraswasta. Banyaknya pemilik usaha dengan jenis kelamin perempuan ini dengan alasan mereka ingin menambah penghasilan suami dan alasan yang lainnya adalah melihat tempat tinggal mereka yang strategis, Mereka menyayangkan kalau peluang tersebut tidak digunakan sebaik – baiknya sehingga semangat untuk memiliki usaha sendiri pun muncul. Namun peluang mengenai strtegisnya wilayah desa Ngluwar tidak begitu saja membuat pemilik usaha mampu memjalankan usaha secara lancar. Ada masalah yang sering menghambat perkembangan usaha mereka salah satunya adalah modal

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 usaha baik modal di saat mendirikan usaha maupun dalam menjalankann dan mengembangkan usaha mereka. Sehingga pinjaman – pinjaman dana sangat diperlukan bagi masyarakat di Desa Ngluwar. Terutama dana atau pinjaman yang memiliki bunga pinjaman sangat rendah. Hal ini untuk mendorong perkembangan para pemilik usaha di Desa Ngluwar guna meningkatkan kesejahteraan yang akan berdampak pada peningkatan dalam aspek perekonomian. Peminjaman – peminjaman dilakukan baik pada lembaga perbankan maupun pada pemerintah. Pada lembaga perbankan pemilik usaha memilih meminjam pada BRI dan BPD karena kedua perbankan ini dinilai memiliki bunga yang lebih rendah dibandingkan bank – bank lain yang ada di wilayah Ngluwar. Sedangkan peminjaman pada pihak pemerintah dilakukan dengan pengajuan pinjaman pada program simpan pinjam perempuan ( SPP ). Program ini cukup diminati mengingat syarat peminjaman sangat mudah. Akan tetapi dalam pelaksanaanya banyak terjadi permasalahan – permasalahan yang harus dihadapi oleh pengurus program di Ngluwar. Permasalahan yang ada diantaranya kredit macet sehingga menghambat kelancaran program kredit karena harus diselesaikan dalam kelompok yang mana membutuhkan waktu yang lebih lama dari batas pembayaran, pembayaran tidak tepat waktu misalkan pembayaran harus dilakukan pada tanggal 10 namun dari kelompok pembayaran dilakukan pada tanggal diatas tanggal 10 misalkan tanggal 15 ataupun tanggal 20. Hal tersebut mempersulit pencatatan petugas dalam pembuatan laporan keuangan.

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 B. Analisis Data 1. Analisis Diskriptif a. Deskriptif Jumlah Pinjaman pada Program Simpan Pinjam Perempuan Pada variabel jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan peneliti meneliti berapa jumlah pinjaman yang dipinjam responden pada program simpan pinjam perempuan. Menurut responden jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan ini sangat bermanfaat bagi para pelaku usaha dan mempengaruhi pendapatan dari usaha mereka.Karena pada umumnya pinjaman tersebut digunakan untuk menambah modal usaha sehingga usaha dapat berkembang atau dengan kata lain dapat menambah omset penjualan dan pendapatanpun dapat meningkat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan jumlah pinjaman pada program simpan perempuan ini sangat diminati oleh para responden terbuktidari 80 responden hanya 9 orang yang tidak meminjam. Sedangkan jumlah pinjaman paling sedikit sebesar Rp. 300.000,- dan paling banyak sebesar Rp. 13.500.000,-. Jumlah pinjaman pada program simpan diklasifikasikan sebagai berikut : pinjam perempuan dapat

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 Tabel IV.1 Distribusi Frekuensi Jumlah Pinjaman pada Program Simpan Pinjam Perempuan Frequen cy Valid Tidak Percent Valid Cumulativ Percent e Percent 9 11,3 11,3 11,3 43 53,8 53,8 65,0 18 22,5 22,5 87,5 10 12,5 12,5 100,0 80 100,0 100,0 pinjam Rendah (100rb – 1,9 jt) Sedang (2 jt – 3,9 jt ) Tinggi ( 4jt - < 5,9 jt) Total Sumber : Data primer, diolah tahun 2013 Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa responden yang paling banyak adalah responden yang meminjam pinjaman dalam kategori sedang yaitu berjumlah 43 responden atau 53,8 % dari seluruh responden. Peminjam dalam katogori sedang adalah peminjam dengan jumlah pinjaman antara Rp.100.000,00 – 1.900.000,00. Banyaknya peminjam dengan jumlah tersebut dengan alasan responden tersebut dengan alasan responden baru saja menjalankan usahanya sehingga tidak berani meminjam dalam jumlah yang banyak. Selain itu karena sebagian besar responden memiliki usaha di bidang industri makanan ringan sehingga tidak perlu membutuhkan banyak modal untuk mengembangkan usahanya.

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 b. Diskriptif Jumlah Pinjaman pada Lembaga Perbankan Setelah melakukan penelitian peneliti dapat menengetahui bahwa jumlah pinjaman pada lembaga perbankan sangat mempengaruhi perkembangan usaha yang dilakukan oleh masyarakat di desa Ngluwar. Responden mengatakan pinjaman dari lembaga perbankan mereka gunakan untuk menambah modal usaha dengan harapn usaha mereka lebih berkembang dan akan berdampak positif pada pendapatan. Namun sejumlah responden berpendapat bahwa meminjam di bank itu memerlukan jaminan dan prosedur yang rumit sehingga sejumlah responden tidak meminjam di bank. Dari 80 responden 25 diantaranya tidak meminjam dengan alasan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian jumlah pinjaman terbesar sejumlah Rp. 150.000.000,- responden yang meminjam dengan jumlah tersebut merupakan responden yang baru saja menjalankan usahanya. Pinjaman tersebut digunakan untuk modal awal responden berfikir dengan jumlah pinjaman yang besar akan mempermudah dalam mengembangkan usahanya. Sedangkan pinjaman yang paling kecil sebesar Rp.1.000.000,-. Responden yang meminjam dalam jumlah ini berpendapat baihwa meminjam dalam jumlah sedikit karena responden tersebut belum lama menjalankan usahanya sehingga belum berani meminjam dalam jumlah yang banyak. Beragamnya jumlah pinjaman yang dipinjam para responden dapat dikelompokan sebagai berikut :

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 Tabel IV.2 Distribusi Frekuensi Jumlah Pinjaman pada Lembaga Perbankan Frequ ency Valid Percent Valid Cumulative Percent Percent Tidak pinjam 25 31,3 31,3 31,3 Rendah 28 35,0 35,0 66,3 22 27,5 27,5 93,8 5 6,3 6,3 100,0 80 100,0 100,0 ( 1 jt – 4,9 jt ) Sedang ( 5 jt – 9,9 jt ) Tinggi (10 jt -< 14,9jt) Total Sumber : Data primer, diolah tahun 2013 Dari hasil penelitian diketahuai jumlah paling banyak peminjam adalah jumlah peminjam dalam katagori rendah yaitu 28 orang atau sekitar 35 %. Peminjam dalam katogori rendah adalah peminjam dengan jumlah pinjaman antara Rp.1.000.000,- sampai Rp.4.900.000,00. Mereka memilik meminjam dengan jumlah tersebut dengan alasan jumlah tersebut dianggap relative sedang sehingga responden tidak begitu terbebani dalam melakukan pembayaran cicilan pinjaman tersebut. c. Diskriptif Lama Usaha Lama pemilik usaha menjalanakan usaha juga mempengaruhipendapatan, karena biasanya semakin lama pemilik usaha dalam menjalankan usahanya biasanya usaha tersebut semakin

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 berkembang yang pada akhirnya berpengaruh pada peningkatan pendapatan. Setelah melakukan penelitian dapat diketahui bahwa responden yang paling lama menjalankan usahanya selama 30 tahun. Lama pemilik usaha dalam menjalankan usahanya mereka dapat dilihat pada tabek berikut : Tabel IV.3 Distribusi Frekuensi Lama Usaha Valid Frequency 34 Percent 42,5 Cumulat Valid ive Percent Percent 42,5 42,5 Pendek ( 1 th – 6 th ) Sedang 21 26,3 26,3 (7 th – 12 th ) Tinggi/lama 25 31,3 31,3 ( 13 th - < 16) Total 80 100,0 100,0 Sumber : Data primer, diolah tahun 2013 Jumlah resonden terbanyak adalah 68,8 100,0 responden yang menjalankan usahanya dalam jangka waktu pendek yaitu antara 1 – 6 tahun. Responden pada kelompok ini berjumlah 34 responden atau 42,5%. Hal tersebut berkaitan dengan letak desa Ngluwar yang strategis yaitu letak desa Ngluwar di pusat kota kecamatan. Letak wilayah yang strategis memudahkan masyarakat dalam mengembangkan usahanya. Sehingga dalam waktu yang relative pendekpun usaha para responden sudah mampu berkembang dan bertahan.

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 d. Distribusi Pendapatan Pendapatan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha. Responden mengaku bahwa pinjaman baik dalam program simpan pinjam perempuan ataupun pinjaman pada lembaga perbankan sangat membantu masyarakat dalam menambah modal usaha mereka. Berdasarkan hasil penelitian pendapatan paling besar adalah responden dengan pendapatan sebesar Rp.780.000.000,- dan paling sedikit adalah Rp.1.440.000,- Pendapatan responden dapat dikatogorikan pada tabel dibawah ini : Tabel IV.4 Distribusi Frekuensi Pendapatan Valid Rendah (Kurang Dari 50 jt ) Sedang ( Antara 51 jt – 150 jt ) Tinggi (Lebih Dari 150 jt) Total Valid Cumulative Frequency Percent Percent Percent 54 67.5 67.5 67.5 20 25.0 25.0 92.5 7 7.6 7.6 100.0 80 100.0 100.0 Sumber : Data primer, diolah tahun 2013 Dari hasil penelitian dapat diketahui responden paling banyak adalah responden dengan jumlah pendapatan dalam katagori rendah responden. Responden dalam kategori berpendapatan rendah adalah responden dengan pendapatan dibawah Rp.50.000.000,- yaitu 52 orang atau 67,5%. Pendapatan yang masih dalam katogori rendah ini

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 disebabkan karena beberapa hal diantaranya masih sempitnya area pemasaran, usaha yang baru berjalan dan masalah pengetahuan responden tentang pengelolaan keuangan yanag masih minimal. 2. Analisis Data a. Pengujian Prasyarat 1) Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah ada data distribusi normal atau tidak sebaran data yang digunakan dalam penelitian. Dalam penelitian ini digunakan tehnik Kolmogorov-Smirnow. Jika nilai asymp,sig memiliki signifikasi lebih dari 0,005 maka distribusi dapat dikatakan normal, dan jika asymp.sig memiliki signifikasi lebih kecil dari 0,05 berarti distribusi tersebut tidak normal. Distribusi juga dikatakan normal apabila z hitung lebih kecil dari z tabel, dan apabila z hitung lebih besar dari z tabel dapat dikatakan distribusi tidak normal. Tabel IV.5 Hasil Uji Normalitas pinjaman pada program SPP 80 1720625,0000 1994830,24483 pinjaman pada perbankan 80 9756250,0000 24480293,51478 N Normal Me a n Parametersa,b Std. Deviation Most Absolute ,244 ,384 Extreme Positive ,244 ,384 Differences Negative -,194 -,345 Kolmogorov-Smirnov 1,185 1,430 Z Asymp. Sig. (2-tailed) ,214 ,183 a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. Sumber : Data primer, diolah tahun 2013 lama usaha 80 10,1625 7,88757 Pendapatan 80 62913000,0000 1,.04355E8 ,158 ,158 -,123 1,415 ,328 ,328 -,278 ,932 ,136 ,323

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa nilai sig jumlah pinjaman pada program Simpan Pinjam Perempuan ( X1 ) sebesar 0,214, Jumlah pinjaman pada Lembaga Perbankan ( X2 ) sebesar 0,183 Lama Usaha ( X3 ) sebesar 0,136 dan pendapatan ( Y ) sebesar 0,323. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Sig > 0,05 maka dapat dikatakan bahwa distribusi normal. Selain itu dari tabel diatas diketahui bahwa nilai Z pada jumlah pinjaman pada Program Simpan Pinjam Perempuan ( X1 ) sebesar 1,185, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan ( X2 ) sebesar 1,430. Lama Usaha ( X3 ) sebesar 1,415 dan pendapatan ( Y ) sebesar 0,932. Jika dibandingkann dengan Z tabel makan Z hitung < Z tabel, Itu artinya distribusi bersifat normal. 2) Uji Linieritas Uji linieritas bertujuan untuk mengetahui hubungan linier antara variabel prediktor dengan variabel kriteriun atau untuk melihat apakah model yang dibangun mempunyai hubungan yang linier atau tidak. Apabila sig ( Lierity ) lebih kecil dari 0,05 maka hubungan dikatakan linier. Sebeliknya apabila sig ( Lierity ) lebih besar dari 0,05 maka hubungan tidak linier. Tabel IV.6 Hasil Uji Linieritas Sum of Squares Pendapatan * Between (Combined) 2.447E17 pinjaman Groups Linearity 8.188E16 pada program Deviation 1.628E17 SPP from Linearity Within Groups 6.156E17 Total 8.603E17 Mean df Square F 12 2.039E16 2.219 1 8.188E16 8.912 11 1.480E16 1.611 67 9.188E15 79 Sumber : Data primer, diolah tahun 2013 Sig. .020 .004 .116

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 Sum of Me a n Squares df Square F Sig. Pendapatan Between (Combined) 6.543E17 18 3.635E16 10.760 .000 * pinjaman Groups Linearity 3.843E17 1 3.843E17 113.764 .000 pada Deviation 2.700E17 17 1.588E16 4.701 .000 perbankan from Linearity Within Groups 2.061E17 61 3.378E15 Total 8.603E17 79 Sumber : Data primer, diolah tahun 2013 Pendapatan Between * lama Groups usaha (Combined) Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total Sum of Squares 2.247E17 5.525E16 1.695E17 6.356E17 8.603E17 Mean df Square F 20 1.124E16 1.043 1 5.525E16 5.129 19 8.919E15 .828 Sig. .431 .027 .666 59 1.077E16 79 Sumber : Data primer, diolah tahun 2013 Pada tabel diketahui nilai sig pada variabel jumlah pinjaman pada Program Simpan Pinjam Perempuan sebesar 0,004. Dapat disimpulkan sig < 0,05 maka dapat dikatakan bahwa hubungan antara jumlah pinjaman pada Program Simpan Pinjam Perempuan dengan pendapatan bersifat linier. Pada variabel jumlah pinjaman pada Lembaga Perbankan sig sebesar 0,00 itu berarti sig < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hubungan antara jumlah pinjaman pada Lembaga Perbankan dengan pendapatan bersifat linier. Pada variabel lama usaha nilai sig sebesar 0.027. itu artinya sig < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hubungan antara lama usaha dan pendapatan bersifat linier. b. Pengujian Asumsi Klasik

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 1) Uji Multikolinieritas Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas (independen). Dalam model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabel bebas. Uji Multikolinearitas dilakukan dengan melihat nilai tolerance dan variance inflation factor (VIF) dari hasil analisis dengan menggunakan SPSS. Apabila nilai tolerance value lebih tinggi daripada 0,10 atau VIF lebih kecil daripada 10 maka dapat disimpulkan tidak terjadi multikolinearitas. Tabel IV.7 Hasil Uji Multikoliniaritas Model 1 (Constant) Standardized Collinearity Unstandardized Coefficients Coefficients Statistics B Std. Error Beta t Sig. Tolerance VIF - 15007535.046 -.469 .640 7045926.870 12.162 4.138 .232 2.939 .004 .987 1.013 pinjaman pada program SPP pinjaman pada 2.649 .339 .621 7.804 .000 perbankan lama usaha 2281666.632 1047154.865 .172 2.179 .032 a. Dependent Variable: Pendapatan Sumber : Data primer, diolah tahun 2013 .974 1.027 .986 1.015 Berdasarkan tabel diatas dapat disimpulkan bahwa nilai tolerance dari ketiga variabel yaitu jumlah pinjaman pada program Simpan Pinjam Perempuan ( 0,987 ), jumlah pinjaman pada Lembaga Perbankan ( 0,974 ) dan Lama Usaha ( 0,986 ) dapat disimpulkan bahwa nilai tolerance ketiga variabel lebih besar dari 0,1 . Sedangkan VIF dari ketiga variabel yaitu jumlah pinjaman pada Program Simpan Pinjam Perempuan ( 1,013 ), jumlah pinjaman pada Lembaga Perbankan (

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 1,027 ) dan Lama Usaha ( 1,015 ). Itu berarti nilai VIF ketiga variabel lebih kecil dari 10. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam model regresi tidak terjadi multikolinieritas atau antara variabel tidak terjadi kolerasi. 2) Uji Heteroskedostisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varians dan residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. jika varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap, maka disebut homoskedastisitas dan jika berbeda disebut heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah yang homoskedastisitas atau tidak terjadi heteroskedastisitas. Jika sig lebih besar dari 0,05 maka dapat dikatakan non heteroskedastisitas dan sebaliknya apabila sig lebih kecil dari 0,05 maka dapat dikatakan heteroskedastisitas. Tabel IV.8 Hasil Uji Heteroskedastisitas Unstandardized Coefficients Model 1 (Constant) B Std. Error 50694626.842 12309497. 531 pinjaman pada program SPP -1.319 3.393 pinjaman pada perbankan .093 -778339.716 lama usaha Standardized Coefficients Beta t Sig. 4.118 .000 -.045 -.389 .699 .278 .039 .335 .739 858366.85 4 -.106 -.907 .367 a. Dependent Variable: AbsResid Sumber : Data primer, diolah tahun 2013

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 Berdasarkan tabel diatas signifikasi dari ketiga variabel yaitu jumlah pinjaman pada program Simpan Pinjam Perempuan adalah 0,699, Jumlah pinjaman pada Lembaga Perbankan adalah 0,739 dan Lama usaha adalah 0,367. Itu berarti nilai sig > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam model regresi tidak terjadi heterokedastisitas atau non heterokedastisitas. 3) Uji Autokorelasi Uji Autokorelasi bertujuan menguji apakah dalam suatu model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pada periode t-1 (sebelumnya). Jika terjadi korelasi maka dinamakan ada problem autokorelasi. Model regresi yang baik adalah regresi yang bebas dari autokorelasi Uji autokorelasi dilakukan dengan menggunakan uji = 5%. Apabila D-WDDurbin-Watson (D-W), dengan tingkat kepercayaan terletak antara -2 sampai +2 maka tidak ada autokorelasi. Secara umum dapat diberi patokan sebagai berikut 1) dU < DW < 4 – dU maka dapat dikatakan tidak ada autokorelasi 2) DW < dL atau DW > 4 – dl maka dapat dikatakan terjadi autokorelasi Tabel IV.9 Hasil Uji Autukorelasi R Std. Error of Durbinthe Estimate Watson 72881504,342 2,084 32 a. Predictors: (Constant), lama usaha, pinjaman pada program SPP, pinjaman pada perbankan b. Dependent Variable: Pendapatan Sumber : Data primer, diolah tahun 2013 Model R R Square a 1 ,729 ,531 Adjusted Square ,512

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 Berdasarkan output diatas dapat diketahui bahwa nilai Durwoutren sebesar 2,084 dengan melihat tabel Durbin pada signifikasi 0.05 jumlah responden ( n ) = 80 dan jumlah variabel independen ( k ) = 3 di dapat dl = 1,560 du = 1,715 maka di dapat du < DW < 4 – du = ( 1,715 < 2,084 < 4-1,715) dapat disimpulkan bahwa dalam model regresi tidak terjadi masalah autokorelasi. 4. Rangkuman dari hasil Uji Asumsi Klasik Tabel IV.10 Rangkuman Hasil Uji Asumsi Klasik Uji Asumsi Klasik Kesimpulan Uji Multikolinearitas Tidak terjadi Uji Heteroskedastisitas Tidak terjadi Uji Autokorelasi Tidak terjadi c. Uji Model 1. Koefisien Determinan ( R2 ) Koefisian determinasi merupakan perbandingan antara variabel Y yang dapat dijelaskan oleh variabel penjelas. Jika R2 semakin besar atau mendekati 1 maka model tepat untuk digunakan ( Variabel penjelas yang digunakan atau dipilih sudah dapat menjelaskan variabel Y ).

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 Tabel IV.11 Hasil Koefisien Determinan Adjusted R Model R R Square Std. Error of the Estimate Square 1 .729a .531 72881504.34232 .512 a. Predictors: (Constant), lama usaha, pinjaman pada program SPP, pinjaman pada perbankan Sumber : Data Primer, diolah tahun 2013 Dari hasil penelitian diketahui R2 sebesar 51,2 dapat disimpulkan bahwa variabel X1, X2 dan X3 ( Jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, Jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha ) dapat menjelaskan variabel Y ( pendapatan ) sebesar 51,2 % . Sedangkan sisanya = 48,8 % ( 100 – 51,2 ) dijelaskan oleh faktor lain yang tidak terdapat di dalam model. 2. Uji F Uji F digunakan untuk menguji apakah model regresi yang kita gunakan baik atau signifikan ataukan tidak baik / non signifikan. Jika model signifikan maka model bisa digunakan dan sebaliknya apabila tidak signifikan maka model tidak baik digunakan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan formulasi penelitian sebagai berikut : Ho = Pengambilan variabel jumlah pinjaman pada program simpan perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha tidak cukup tepat dalam menjelaskan variabel Y ( Variabel di luar model terhadap Y lebih kuat dibanding dengan variabel yang sudah dipilih )

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 Ha : Pengambilan variabel jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha sudah cukup tepat karena mampu menjelaskan variabel Y. Apabila sig < 0,05 maka terima Ha dan tolak Ho sebaliknya apabila sig > 0,05 maka terima Ho dan tolak Ha. Tabel IV.12 Hasil Uji F Model Sum of Squares Df Mean Square 1 Regression 4.566E17 3 1.522E17 Residual 4.037E17 76 5.312E15 Total 8.603E17 79 F Sig. 28.655 .000a a. Predictors: (Constant), lama usaha, pinjaman pada program SPP, pinjaman pada perbankan b. Dependent Variable: Pendapatan Sumber : Data Primer, diolah tahun 2013 Berdasarkan output diatas nilai sig 0,00 itu artinya sig < 0,05 dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, atau dapat diartikan pengambilan variabel jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha sudah cukup tepat karena mampu menjelaskan variabel Y ( pendapatan )

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 d. Uji Hipotesis Tabel IV.13 Pengujian Hipotesis Rumusan Masalah 1-3 Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Model B Std. Error Beta t 1 (Constant) - 15007535,046 ,469 7045926.870 pinjaman pada program 12,162 4,138 ,232 2,939 SPP pinjaman pada 2,649 0,339 ,621 7,804 perbankan lama usaha 2281666,632 1047154,865 ,172 2,179 a. Dependent Variable: Pendapatan Sumber : Data primer, diolah tahun 2013 a. Pengaruh Jumlah Pinjaman pada program Simpan Pinjam Perempuan Dalam rumusan masalah ini terdapat hipotesis sebagai berikut : Ho = Tidak ada pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Ha = Ada pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Berdasarkan hasil uji hipotesis sig apabila sig < 0,05 dari data diatas dapat diketahui bahwa sig < 0.05 maka dapat disimpulkan Ho ditolah dan Ha diterima atau dapat dikatakan bahwa ada pengaruh antara jumlah pinjaman pada program Simpan Pinjam Perempuan terhadap Pendapatan. Sig. ,640 ,004 ,000 ,032

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 Pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjaman perempuan sebesar 12,162 artinya apabila jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan naik sebesar satu satuan maka pendapatannya akan naik meningkat sebesar 12,162. b. Pengaruh Jumlah Pinjaman pada Lembaga Perbankan Dalam rumusan masalah ini terdapat hipotesis sebagai berikut : Ho = Tidak ada pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Ha = Ada pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Berdasarkan hasil uji hipotesis dapar dilihat nilai sig yaitu 0.000 maka dapat disimpulkan jika sig < 0,05 maka dapat dikatakan Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga ada pengaruh antara jumlah Pinjaman pada Lembaga Perbankan dengan Pendapatan. Pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan sebesar 2,649 artinya apabila jumlah pinjaman pada lembaga perbankan naik sebesar satu satuan maka pendapatan akan naik meningkat sebesar 2,649. c. Pengaruh Lama Usaha terhadap Pendapatan Dalam rumusan masalah ini terdapat hipotesis sebagai berikut :

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 Ho = Tidak ada pengaruh lama usaha terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Ha = Ada pengaruh lama usaha terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Berdasarkan hasil uji hipotesis dapat nilai sig yaitu 0,032 itu artinya sig < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ho ditolak dan ha diterima atau dapat dikatakan ada pengaruh antara Lama Usaha dengan Pendapatan. Besarnya pengaruh lama usaha terhadap pendapatan sebesar 2281666,632 artinya apabila lama usaha meningkat satu satuan maka pendapatan akan meningkat sebesar 2281666,632. Tabel IV.14 Pengujian Hipotesis Rumusan Masalah ke 4 Sum of Me a n Model Squares df Square F Sig. 1Regressi 4.566E17 3 1.522E17 28.655 .000a on Residual 4.037E17 76 5.312E15 Total 8.603E17 79 a. Predictors: (Constant), lama usaha, pinjaman pada program SPP, pinjaman pada perbankan b. Dependent Variable: Pendapatan Adjusted R Std. Error of the Model R R Square Square Estimate 1 .729a .531 .512 72881504.34232 a. Predictors: (Constant), lama usaha, pinjaman pada program SPP, pinjaman pada perbanka Sumber : Data primer, diolah tahun 2013

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 d. Pengaruh Jumlah pinjaman pada Program Simpan Pinjam Perempuan, Jumlah Pinjaman pada Lembaga Perbankan dan Lama Usaha terhadap Pendapatan Dalam rumusan masalah ini terdapat hipotesis sebagai berikut : Ho = Tidak ada pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar, Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Jawa Tengah Ha = Ada pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ngluwar, Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Jawa Tengah Bedasarkan tabel nilai sig pada uji F adalah 0.000 itu berarti sig < 0,05 artinya ho ditolak dan ha diterima dengan begitu dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh antara Jumlah Pinjaman pada Program Simpan Pinjam Perempuan, Jumlah Pinjaman pada Lembaga Perbankan dan Lama Usaha terhadap Pendapatan. Besarnya R2 51,2% itu artinya variasi pendapatan masyarakat dapat dijelaskan oleh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha sebesar 51,2%.

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 C. Pembahasan 1. Pengaruh jumlah pinjaman pada program Simpan Pinjam Perempuan terhadap pendapatan Hasil pengujian hipotesis mengenai pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan terhadap pendapatan menunjukan bahwa ada pengaruh yang positif antara jumlah pinjamam pada program simpan perempuan terhadap pendapatan. Kesimpulan tersebut di dukung hasil perhitungan statistic yang menunjukan nilai sig sebesar 0,004 lebih kecil dari 0.05. Oleh karena itu Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan terhadap pendapatan. Pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan sebesar 12,162 artinya apabila jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan naik sebesar satu satuan maka pendapatannya akan naik meningkat sebesar 12,162. Berdasarkan analisis diskriptif jumlah peminjam pada program simpan pinjam perempuan sudah cukup banyak Dari 80 responden 71 diantaranya meminjam pada program ini. Banyaknya peminjam pada program simpan pinjam perempuan dikarenakan program ini merupakan program pinjaman tanpa jaminan. Syarat utama dalam melakukan pengajuan pinjaman hanyalah seseorang tersebut harus mempunyai suatu usaha. Disamping itu bunga yang rendah sebesar 1,5 % juga menjadi alasan beberapa responden untuk meminjam pada program simpan pinjam perempuan. Selain dua alasan diatas ada pula responden yang peralasan

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 memilih pinjam pada program ini karena syarat untuk pengajuan pinjaman sangat mudah. Syarat – syarat tersebut diantaranya :Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP), mengisi Perjanjian Tanggung renteng (Surat pernyataan jika ada anggota kelompok yang tidak membayar angsuran pokok dan bunga pinjaman, maka secara kelompok dan bersama-sama akan melunasinya), anggota membayar tepat waktu, anggota membayar menghadiri pertemuan kelompok, setiap anggota wajib membayar uang sosial. Berdasarkan analisis diskriptif juga dapat diketahui bahwa jumlah terbanyak adalah responden yang meminjam uang dalam katogori sedang yaitu peminjam dengan jumlah pinjaman antara Rp.100.000,00 – Rp. 1.900.000,00 yaitu berjumlah 43 responden atau 53,8%. Responden memilih meminjam uang dengan jumlah pinjaman antara tersebut dengan alasan bahwa usaha mereka baru berjalan atau mulai lancar sehingga tidak berani meminjaman pinjaman dalam jumlah yang banyak. Selain alasan itu sebagian besar responden merupakan pemilik usaha dengan jenis usaha industry makanan ringan sehingga tidak membutuhkan banyak pinjaman untuk mengembangkan usahanya. Sedangkan dari seluruh responden 9 responden tidak meminjam pada program simpan pinjam perempuan. Responden yang tidak meminjam pada program simpan pinjam perempuan berpendapat bahwa dalam mengajukan pinjaman pada program simpan pinjaman dibatasi yaitu maksimal Rp.5.000.000,00. Jumlah tersebut dianggap terlalu sedikit

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 bagi pemilik usaha yang usahanya sudah cukup berkembang. Selain itu alasan responden tidak mengajukan pinjaman pada program simpan pinjam perempuan karena dalam melakukan pengajuan pinjaman peminjam harus membentuk satu kelompok dengan jumlah anggota minimal tiga orang dan maksimal sepuluh orang. Bagi pemilik usaha yang usahanya telah berjalan lancar atau berkembang pesat mereka menganggap bahwa keharusan pembentukan kelompok membuat mereka harus mengorbankan waktunya untuk menghadiri pertemuan kelompok pada saat pembayaran pada setiap bulannya. Selain itu ada yang berpendapat bahwa bunga pinjaman sebesar 1,5% itu dianggap terlalu tinggi dibandingkan dengan bunga pinjaman yang di tawarkan di lembaga perbankan. Dari pengujian – pengujian yang telah diuraikan dapat disimpulkan bahwa jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan berpengaruh terhadap pendapatan. Atau dapat dikatakan bahwa jumlah pendapatan responden meningkat seiring dengan peningkatan jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan. Sedangkan besarnya pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan terhadap pendapatan sebesar 12,162. Jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan berpengaruh positif terhadap pendapatan karena dengan pemilik usaha melakukan peminjaman, modal usaha untuk mengembangkan usahanya bertambah. Modal yang

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 lebih banyak akan menambah produktifitas dan akan menambah omset penjualan yang mana akan berpengaruh positif terhadap pendapatan. 2. Pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan Berdasarkan hasil pengujian hipotesis mengenai pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan menunjukan bahwa ada pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan . Kesimpulan tersebut didukung oleh hasil perhitungan statistic yang menunjukan nilai sig sebesar 0.00 lebih kecil dari 0.05. Oleh karena itu Ho ditolah dan Ha diterima atau dapat dikatakan bahwa :Ada pengaruh antara jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan. Besarnya pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan sebesar 2,649 artinya apabila jumlah pinjaman pada lembaga perbankan naik sebesar satu satuan maka pendapatan akan naik meningkat sebesar 2,649. Berdasarkan hasil analisis diskriptif peminjam yang meminjam pada lembaga perbankan cukup banyak dari 80 responden 55 diantaranya meminjam pinjaman pada lembaga perbankan. Banyaknya peminjam pada lembaga perbankan disebabkan karena bunga yang ditawarkan khususnya pada program Kredit Usaha Rakyat sangat rendah apalagi setahun terakhir ini ada program pinjaman tanpa jaminan. Kebijakan ini diadakan dengan tujuan untuk membantu para pemilik usaha dalam mengembangkan usahanya.

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 Responden yang paling banyak meminjam pinjaman pada lembaga perbankan ini adalah peminjam dengan jumlah pinjaman dalam katagori rendah yaitu dengan jumlah pinjaman antara Rp.1.000.000,00 – Rp.4.900.000,00 yaitu 28 responden atau 35%. Banyaknya peminjam yang meminjam pinjaman dengan jumlah pinjaman antara Rp.1.000.000,00 – Rp.4.900.000,00 ini beralasan bahwa jumlah tersebut tidak begitu banyak sehingga dalam melakukan pembayaran pada setiap bulannya peminjam tidak begitu begitu merasa berat atau tidak begitu banyak. Sedangkan peminjam yang paling sedikit adalah peminjam dengan katogari jumlah pinjaman tinggi yaitu pinjaman yang berjumlah lebih dari Rp. 5.000.000,00 yaitu hanya 10 responden atau 12,5 %. Menurut peminjam jumlah pinjaman yang sangat besar dapat memperlancar usaha mereka atau menjadi modal awal dalam usahanya ataupun memperbesar usahanya. Sedangkan dari seluruh responden 25 diantaranya tidak memimjam . Responden yang tidak meminjam pinjaman di lembaga perbankan ini beralasan bahwa untuk meminjam di lembaga perbankan dalam skala besar harus menggunakan jaminan seperti BPKB motor atau mobil, Sertifikat dan lainnya. Ada pula yang berpendapat bahwa pengajuan pinjaman pada lembaga perbankan harus melalui prosedur yang rumit. Dari pengajuan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa jumlah pinjaman pada lembaga perbankan mempunyai pengaruh terhadap pendapatan, artinya jumlah pendapatan responden akan meningkat

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 seiring dengan peningkatan jumlah pinjaman pada lenbaga perbankan. Jumlah pinjaman pada lembaga perbankan berpengaruh positif terhadap pendapatan karena dengan penambahan modal dari peminjaman pada lembaga perbankan pemilik usaha dapat lebih memperbesar usahanya, sehingga hasil produktifitas meningkat dan pendapatan dari penjualan produkpun semakin meningkat. Selain itu bunga pinjaman pada lembaga perbankan yang sangat ringan juga membuat pemilik usaha tidak begitu banyak mengeluarkan dana untuk pembayaran bunga pinjaman. Dengan begitu terbukti bahwa jumlah pinjaman pada lembaga perbankan berpengaruh positif terhadap pendapatan. 3. Pengaruh lama usaha terhadap pendapatan Berdasarkan pengujian hipotesis mengenai pengaruh lama usaha terhadap pendapatan menunjukan adanya pengaruh lama usaha terhadap pendapatan. Kesimpulan ini di dukung oleh hasil perhitungan statistic yang menunjukan sig sebesar 0.032 atau dapat dikatakan sig lebih kecil dari 0.05. sehingga Ho ditolak dan Ha diterima itu berarti Ada pengaruh antara lama usaha terhadap pendapatan. Pengaruh lama usaha terhadap pendapatan sebesar 2281666,632. Dapat diartikan bahwa apabila lama usaha meningkat satu satuan maka pendapatan akan naik sebesar 2281666,632. Berdasarkan hasil analisis diskriptif responden yang paling banyak adalah kelompok responden yang telah menjalankan usahanya dalam

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 katogori pendek, yaitu berjumlah 34 responden. Lama usaha dalam katogori pendek adalah lama usaha dalam jangka waktu antara 1 – 6 tahun. Sedangakan responden yang paling sedikit adalah responden dalam kategori sedang ( lama usaha antara 7 – 12 tahun ) yaitu 21 orang. Lama usaha terbukti berpengaruh terhadap pendapatan. Semakin seseorang lama dalam menjalankan usahanya maka pendapatan merekapun akan meningkat. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya karena pemilik usaha yang memiliki usaha lebih lama akan mempunyai pengalaman yang lebih dalam menjalankan usahanya. Misalkan dalam hal pengolahan produk, pemasaran produk dan penanggulangan resiko terjadinya kerugian. Dibandingkan responden yang masih menjalankan usahanya dalam waktu belum lama. Selain itu pemilik usaha yang telah menjalankan usaha dalam waktu lama pastinya usahanya sudah banyak dikenal banyak orang sehingga tidak perlu lagi melakukan pengenalan produk dari usahanya., cukupn lebih pada pengembangan usahanya dan meningkatkan lagi atas usahanya guna untuk mendapatkan peningkatan pendapatan. Berbeda dengan para pemilik usaha yang baru mendirikan usahanya mereka masih harus memperkenalkan produknya dan berusaha mencari konsumen sehingga hasil usahanya belum menentu. Dari pengujian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh lama usaha dengan pendapat yang mana dapat dikatakan

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 bahwa pemilik usaha yang dalam menjalankan usahanya lebih lama pendapatannya pun lebih tinggi dibandingkan dengan pemilik usaha yang baru menjalankan usahanya. Atau juga bisa dikatakan semakin lama pemilik usaha menjalankan usahanya maka pendapatannya pun akan lebih tinggi. 4. Pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha tewrhadap pendapatan Berdasarkan hasil pengujian hipotesis mengenai pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan. Menunjukan adanya pengaruh antara jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan. Pernyataan tersebut di dukung oleh hasil perhitungan statistic yang menunjukan nilai sig sebesar 0.00 yang artinya bahwa sig lebih kecil darin 0.05. Dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima itu artinya Ada pengaruh antara jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbangkan dan lama usaha terhadap pendapatan. Besarnya R2 51,2% itu artinya variasi pendapatan masyarakat dapat dijelaskan oleh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 sebesar 51,2%. Sedangkan 48,8 % lainnya dijelaskan oleh faktot – faktor yang lain misalnya besarnya modal awal, luasnya daerah pemasaran, omset penjualan dan promosi. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha secara bersama – sama mempengaruhi pendapatan.ketiga variabel berpengaruh positif terhadap pendapatan karena ketiga faktor tersebut dapat meningkatkan pendapatan secara sama –sama . Jumlah pinjaman baik pada program simpan pinjam perempuan maupun pada lembaga perbankan dapat menambah modal usaha untuk meningkatkan usaha, sehingga pendapatan pun meningkat karena dengan modal yang lebih banyak maka produktifitaspun meningkat dan tentu saja pendapatan dari penjualan pun meningkat. Peningkatan produktifitas yang berjalan semakin lama akan semakin menambah pendapatan pemilik usaha. Sehingga terbukti bahwa jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha berpengaruh positif terhadap pendapatan.

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V KESIMPULAN, KETERBATASAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data, pengujian hipotesis dan pembahasan masing – masing masalah penelitian yang telah diuraikan pada bab IV, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Dari hasil pengujian hipotesis yang pertama dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan terhadap pendapatan. Besarnya pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan terhadap pendapatan sebesar 12,162. Jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan berbengaruh positif terhadap pendapatan. Responden memilih meminjam pada program simpan pinjam perempuan karena meminjam pada program simpan pinjam perempuan tidak memerlukan jaminan. 2. Dari hasil pengujian hipotesis yang kedua dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan. Besarnya pengaruh jumlah pinjaman pada lembaga perbankan terhadap pendapatan sebesar 2,649. Responden berpendapat bahwa bunga pinjaman pada lembaga perbankan sangat ringan sehingga responden banyak yang memilih meminjam pada lembaga perbankan untuk mengembangkan usahanya. 3. Dari hasil pengujian hipotesis yang ketiga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh lama usaha terhadap pendapatan. Besarnya pengaruh lama usaha 76

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 terhadap pendapatan sebesar 2281666,632. Pemilik usaha yang lebih lama menjalankan suatu usaha akan lebih berpengalaman baik dalam peningkatan produktifitas, pemasaran dan penanggulangan resiko kerugian. Sehingga terbukti bahwa lama usaha berpengaruh terhadap pendapatan. 4. Dari hasil pengujian hipotesis yang keempat disimpulkan bahwa ada pengaruh jumlah pinjaman pada program simpan pinjam perempuan, jumlah pinjaman pada lembaga perbankan dan lama usaha terhadap pendapatan.Responden yang meminjam pada program simpan pinjam perempuan dan lembaga perbankan mendapat kemudahan untuk mengembangkan usahanya karena modal bertambah. Modal digunakan untuk menambah produktifitas dan penambahan produktifitas yang semakin lama akan membawa dampak positif terhadap pendapatan. B. Keterbatasan Dalam penelitian ini ada beberapa kelemahan yang menyebabkan temuan penelitian kurang menggambarkan keadaan yang sebenarnya, kelemahan tersebut diantanya : 1. Permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan program simpan pinjam perempuan seperti kredit macet, pembayaran tidak tepat waktu dan pembayaran tidak sesuai dengan angsuran. 2. Ketidakmampuan penulis mendapatkan catatan ataupun pembukuan laporan keuangan usaha dari pemilik usaha.

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 C. Saran Berdasarkan kesimpulan diatas maka peneliti memberikan saran yang mungkin dapat berguna bagi peningkatan pendapatan masyarakat. 1. Bagi Pemerintah Menetapkan aturan – aturan yang lebih bijaksana agar peminjam lebih tertib lagi dalam membayar angsuran pinjaman pada program simpan pinjam perempuan misalkan dengan memberikan denda apabila pembayaran tidak sesuai dengan ketentuan. 2. Bagi Pemilik Usaha Sebaiknya pemilik usaha mengupayakann agar pembayaran pinjaman dilakukan sesui dengan perjanjian karena hal itu akan mempermudah pemilik usaha untuk melakukan perpanjangan pinjaman. Selein itu, akan lebih mudah dalam pengelolaan keuangan apabila ada pembukuan atau catatan tentang keuangan sehingga pemilik usaha mengetahui perkembangan hasil usaha yang mereka jalankan.

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Buku Eeng Ahmad dkk.1997.Ekonomi Untuk SMA kelas 3.Bandung : Grafindo Media Pratama Ghozali, Imam.2006. Aplikasi Analisis Multivariate SPSS.Semarang:Universitas Diponegoro dengan program Hasan,Iqbal.2004.Analisis data penelitian dengan statistika.Jakarta: Bumi Aksara Hasan,Iqbal. 1999. Pokok – Pokok materi Statistika I ( Statistika Deskriptif ). Jakarta : Bumi Aksara Hendro.2010.Kewirausahaan untuk SMK dan SMA kelas X. Jakarta : Erlangga Ismail.2010.Manajemen perbankan.Jakarta: Kencana Prenada Media Group Lipsey.1991.Pengantar Makro Ekonomi. Jakarta: Erlangga Mamang Etta&Sopiah.2010.Metodelogi Penelitian.Yogyakarta: Bumi Aksara Prasetyo,Bambang.2005.Metode Penelitian Kuantitatif.Jakarta: PT Raja Grafinda Persada Samuelson&Nordhaus.1997.Ilmu Makro Ekonomi.Jakarta: Erlangga Sugiyono.2010.Statistika untuk penelitian.Bandung:Alfabeta Sumarsono,Sonny.2009. Teori dan Kebijakan Publik Ekonomi Sumber Daya Manusia.Jakarta : Graha Ilmu Suyatno,Thomas.2003.Hukum Perbankan.Bandung: PT Citra Aditya Bakti T ,Gilarso.2001.Pengantar Ilmu Ekonomi Makro. Yogyakarta : Kanisius Internet ________. 2009. Kredit Usaha Kecil dan Menengah-Solusi. Diakses di alamat http://kreditukm.blogspot.com/2009/05/kredit-usaha-kecil-danmenengah-solusi.html pada tanggal 1 Juni 2013 pukul 15.00 WIB. 79

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 ________. 2009. Kebijakan Pemberian Kredit. Diakses dialamat http://gudangmakalah.blogspot.com/2009/11/skripsi-kebijakanpemberian-kredit.html pada tanggal 1 juni 2013 pukul 16.15 WIB. ________. 2010. Penggunaan Dana Taufik. Diakses dialamat http://eprints.upnjatim.ac.id/2998/1/%289%29_Penggunaan_DanaTaufik.pdf pada tanggal 6 juni 2013 pukul 14.00 WIB.

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 1 SURAT IJIN PENELITIAN

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 2 KUESIONER PENELITIAN

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KUISIONER Kuisioner ini diajukan pada pemilik usaha di desa Ngluwar, kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang dengan tujuan mengumpulkan informasi tentang Pengaruh Jumlah Pinjaman pada Program Simpan Pinjam Perempuan, Jumlah Pinjaman pada Lembaga Perbankan dan Lama Usaha terhadap Pendapatan Masyarakat di Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang. A. Profil Pemilik Usaha 1. Nama : …………………………. 2. Alamat : …………………………. 3. Umur : …………………………. 4. Jenis Usaha : …………………………. B. Jawablah pertanyaan berikut : 1. Sudah berapa lama anda menjalankan usaha ? …………….. tahun 2. Dari mana modal dalam menjalankan usaha anda ? 3. Apakah anda meminjam uang pada program Simpan Pinjam Perempuan ? 4. Berapa jumlah pinjaman anda pada program Simpan Pinjam Perempuan ? 5. Apakah anda meminjam uang pada lembaga perbankan ? 6. Berapa jumlah pinjaman anda pada lembaga perbankan ? 7. Dalam melakukan peminjaman pada lembaga perbankan berapa tahun jatuh tempo pembayaran peminjaman tersebut ? 8. Berapa pendapatan anda dalam setiap satu bulan ?

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 3 DATA PENELITIAN

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Nama 1 Ibu Romlah 2 Ibu Miftahul 3 Ibu S.Ahadiyah 4 Ibu Harjiyo 5 Ibu S.Maimunah 6 Ibu Khoiriyah 7 ibu Indah 8 Ibu Rohani 9 10 Ibu Etik Ibu Eny Setyowati 11 12 Ibu Nuryanti Ibu Sriharyanti 13 Ibu Sruprehatin 14 15 Ibu Suratmi Ibu Salamah 16 Ibu Animatul 17 Ibu H. Suryati 18 Ibu Islamiyah 19 Ibu Kaminah 20 Ibu Yayuk 21 22 23 24 Ibu Emi Ibu Mardani Ibu Suyanti Ibu Isti 25 Ibu Suryanti Jenis usaha Pengrajin kranjang Pengrajin kranjang Pengrajin kranjang Pengrajin kranjang Pengrajin kranjang Pengrajin kranjang Pengrajin kranjang Pengrajin kranjang Pinjaman pada program SPP Rp 1,000,000 Lama Usaha Pendapatan 15 Rp 12 Rp 1,440,000 12 Rp 5,400,000 30 Rp 5 Rp 15 Rp 12,000,000 10 Rp 12,000,000 3 Rp 18,000,000 10 Rp 108,000,000 10 Rp 15.000,000 20 7 Rp Rp 60,000,000 48,000,000 15 Rp 18.000,000 22 7 Rp 360,000,000 Rp 72,000,000 Rp 1,000,000 Rp 5,000,000 Rp 10,000,000 Rp Rp Rp Rp Rp - Rp 2,000,000 Rp Rp Rp - Rp 100,000,000 Rp 50,000,000 Rp 45,000,000 Rp 3,000,000 Rp Rp Rp 300,000 Rp 500,000 Rp 500,000 Rp 500,000 Rp 3,000,000 Rp 1,000,000 Rp 1,000,000 Toko Kelontong Rp 1,000,000 Toko Kelontong Jasa Transportasi Dagang Sayuran Pengrajin kranjang Industri Makanan Toko Kelontong Industri Makanan Industri Makanan Industri Makanan Industri Makanan Rp 5,000,000 Dagang Sayuran Industri Makanan Ternak Ayam Toko Kelontong Londry Dagang Keranjang Pinjaman pada Perbankan Rp Rp Rp - Rp 2,000,000 Rp 1,000,000 Rp 1,000,000 Rp 5,000,000 Rp 13,500,000 Rp 3,000,000 Rp 6,500,000 Rp 4,000,000 Rp 2,000,000 - Rp Rp Rp Rp - 2,000,000 Rp Rp Rp - 2,000,000 Rp Rp Rp - 8,000,000 5,000,000 5,000,000 36,000,000 33,000,000 7,200,000 1 Rp 3 Rp 230,400,000 1 Rp 240,000,000 3 Rp 24,000,000 10 Rp 18.000,000 14 8 5 2 Rp 60,000,000 Rp 288,000,000 Rp 48,000,000 Rp 24,000,000 6 Rp 7, 200,000 24,000,000

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Nama 26 Ibu S. Aminah 27 Ibu Asiyem 28 Ibu Marni 29 30 Ibu Galuh Ibu Endang 31 Ibu Asih 32 33 Ibu Ponirahayu Ibu Tri Lestari 34 35 36 37 38 Ibu Cris Ibu Lini Ibu Musilah Ibu Nurhanisyah Ibu Trimah 39 Ibu Minsholikah 40 41 42 43 Ibu Aslamiatun Ibu Widayati Ibu Inatuldhini Mbak Hasna 44 Ibu Dwi 45 46 47 Ibu Yuliana Ibu Sinto Ariyani Ibu Yuli 48 49 50 Ibu Sri widarti Ibu Yuliatiningsih Ibu Pandoyo 51 Ibu Hasiem 52 53 Ibu Rosiatun Ibu Dasiyem 54 Ibu Rianti 55 Inu Umiyatun Jenis Usaha Industri Makanan Industri Makanan Industri Makanan Industri Makanan Warung Makan Industri Makanan Industri Makanan Menjahit Industri Makanan Fotocopy Warung Makan Rias Pengantin Ternak lele Warung Makan Industri Makanan Toko Kelontong Warung Makan Warung Makan Pinjaman pada Program SPP Pinjaman pada Perbankan Rp 1,000,000 Rp 1,000,000 3 Rp 18,000,000 Rp 1,500,000 Rp 2,000,000 25 Rp 96,000,000 Rp 500,000 Rp 3,000,000 3 Rp 48,000,000 Rp Rp 500,000 - Rp Rp 5,000,000 1,500,000 15 6 Rp Rp 72,000,000 18.000,000 Rp 3,000,000 Rp 5,000,000 8 Rp 60,000,000 Rp Rp 2,000,000 Rp 20,000,000 Rp 2,000,000 10 15 Rp Rp 60,000,000 18,000,000 Rp Rp Rp Rp Rp Rp 2,000,000 Rp 100,000,000 Rp 2,000,000 Rp 10,000,000 Rp 3,000,000 Rp - 15 3 5 25 1 Rp 36,000,000 Rp 120,000,000 Rp 18,000,000 Rp 60,000,000 Rp 30,000,000 20 Rp 48,000,000 3 2 19 5 Rp Rp Rp Rp 36,000,000 24,000,000 36,000,000 48,000,000 5 Rp 54,000,000 2,000,000 1,500,000 1,000,000 2,000,000 Rp 1,500,000 Rp Rp 1,000,000 Rp 350,000 Rp 500,000 2,000,000 4,000,000 8,000,000 1,000,000 Lama Usaha Pendapatan Warung Makan Industri Makanan Toko Kelontong Toko Kelontong Industri Makanan Rp 5,000,000 Rp Rp Rp Rp Rp - Rp 5,000,000 Rp 5,000,000 Rp 5,000,000 Rp 5,000,000 Rp 30,000,000 Rp 150,000,000 20 9 30 Rp 48,000,000 Rp 72,000,000 Rp 780,000,000 Rp 500,000 Rp 2,000,000 30 Rp 18.000,000 Toko Kelontong Toko Kelontong Industri Makanan Industri Makanan Warung Makan Industri Makanan Industri Makanan Rp 500,000 Rp 1,000,000 Rp Rp 1,000,000 2,000,000 4 30 Rp Rp 24,000,000 18,000,000 Rp 2,000,000 2,500,000 23 Rp 120,000,000 Rp 2,000,000 Rp 2,000,000 Rp Rp Rp 5,000,000 10 11 Rp Rp 58,800,000 72,000,000 Rp 500,000 Rp 2,000,000 2 Rp 25,200,000 Rp 3,000,000 Rp 3,500,000 10 Rp 42,00,000

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Pinjaman pada SPP Simpanan pada Perbankan Lama Usaha Rp 1,000,000 Rp 1,500,000 Rp 1,000,000 Rp 1,500,000 Rp 60,000,000 Rp 2,000,000 4 4 8 Rp 36,000,000 Rp 288,000,000 Rp 12,000,000 Rp 1,000,000 Rp 5,000,000 3 Rp 18,000,000 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 10,000,000 Rp 7,000,000 Rp 5,000,000 Rp 2,000,000 Rp 5,000,000 Rp 2,500,000 Rp Rp Rp 4,000,000 Rp - 10 5 20 2 2 3 Rp Rp Rp Rp Rp Rp 60,000,000 28,800,000 30,000,000 18,000,000 24,000,000 15,000,000 15 Rp 90,000,000 10 4 Rp 7,200,000 Rp 30,000,000 1 Rp 8,400,000 Rp 3,000,000 Rp Rp Rp Rp 45,000,000 Rp - 20 Rp 36,000,000 3 Rp 15,600,000 13 Rp 48,000,000 10 2 Rp Rp 24,000,000 45,000,000 8 Rp 9,000,000 No Nama 56 57 58 59 Ibu Mujiyem Mbak Erna Dwi Ibu Wasilah Ibu Dwi Ratnaningsih 60 61 62 63 64 65 Ibu Yaimah Ibu Novi Ibu Zukroni Ibu Dasiah Ibu Tripurwanti Ibu Yulikah Jenis Usaha Industri Makanan Toko Kelontong Dagang Sayuran Distribusi gas LPG Distribusi air mineral Dagang Sayuran Toko Kelontong Warung Makan Salon Toko Mainan 66 Ibu Hermawatik Toko Kelontong Rp 1,000,000 67 68 Toko Kelontong Dagang Sayuran Rp 500,000 Rp 1,000,000 69 Ibu Jiyem Ibu Susi Ibu Umi Kamsiyah Rp 1,000,000 70 Ibu Sri Hartatik 71 Ibu Sumiyati 72 Ibu Yanuwasilah Toko Kelontong Industri Makanan Industri Makanan Industri Makanan 73 74 Ibu Magfiroh Ibu Sri Sutami Toko Kelontong Toko Kelontong Rp 2,500,000 Rp 5,000,000 75 Ibu Rohimah Rp 76 Ibu Erna 77 78 Ibu Novy Ibu Nurhayati Toko Kelontong Industri Makanan Toko baju Olahraga Dagang Sayuran 79 80 Ibu Yuniah Ibu Sulani Warung Makan Warung Makan Rp 500,000 Rp 1,000,000 2,000,000 500,000 1,000,000 1,000,000 1,000,000 1,000,000 Rp 2,000,000 Rp 2,000,000 Rp 3,000,000 500,000 Pendapatan Rp 1,000,000 Rp 2,000,000 6 Rp 36,000,000 Rp 1,000,000 Rp - Rp 10,000,000 Rp 5,000,000 Rp Rp 2,000,000 10 20 Rp Rp 60,000,000 60,000,000 15 2 Rp Rp 14,400,000 72,000,000

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 4 HASIL OLAH DATA

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Pengkategorian Data Penelitian No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 pinjaman pada program SPP Rendah Rendah Rendah Rendah Rendah Sedang Rendah Rendah Rendah Tinggi Sedang Rendah Rendah Tinggi Tinggi Sedang Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sedang Tidak pinjam Tidak pinjam Tidak pinjam Tidak pinjam Rendah Rendah Rendah Rendah Tidak pinjam Sedang Tidak pinjam Sedang Sedang Tidak pinjam Rendah Rendah Sedang Rendah Tidak pinjam Rendah pinjaman pada perbankan Tidak pinjam Tidak pinjam Tidak pinjam Rendah Tidak pinjam Tidak pinjam Tidak pinjam Rendah Tidak pinjam Tidak pinjam Sedang Sedang Tidak pinjam Sedang Sedang Tidak pinjam Tidak pinjam Tidak pinjam Tidak pinjam Tidak pinjam Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sedang Rendah Rendah Rendah Sedang Rendah Sedang Sedang Rendah Rendah Tinggi Rendah Sedang Rendah Tidak pinjam Rendah Rendah lama usaha Tinggi Sedang Sedang Tinggi Rendah Tinggi Sedang Rendah Sedang Sedang Tinggi Sedang Tinggi Tinggi Sedang Rendah Rendah Rendah Rendah Sedang Tinggi Sedang Rendah Rendah Rendah Rendah Tinggi Rendah Tinggi Rendah Sedang Sedang Tinggi Tinggi Rendah Rendah Tinggi Rendah Tinggi Rendah Rendah Pendapatan Sedang Rendah Rendah Sedang Rendah Rendah Rendah Rendah Tinggi Rendah Sedang Sedang Rendah Tinggi Tinggi Rendah Tinggi Tinggi Rendah Rendah Sedang Tinggi Sedang Rendah Rendah Rendah Tinggi Sedang Tinggi Rendah Sedang Sedang Rendah Sedang Tinggi Rendah Sedang Sedang Sedang Sedang Rendah

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 pinjaman pada program SPP Rendah Rendah Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Rendah Rendah Rendah Sedang Sedang Sedang Rendah Sedang Rendah Rendah Rendah Rendah Sedang Rendah Rendah Rendah Rendah Rendah Rendah Rendah Rendah Rendah Sedang Sedang Sedang Sedang Tinggi Rendah Rendah Rendah Tidak pinjam Rendah Rendah pinjaman pada perbankan Sedang Rendah Tidak pinjam Sedang Sedang Tinggi Rendah Rendah Rendah Rendah Tidak pinjam Sedang Rendah Rendah Rendah Tinggi Rendah Sedang Sedang Sedang Sedang Rendah Sedang Rendah Tidak pinjam Tidak pinjam Rendah Tidak pinjam Rendah Tidak pinjam Tidak pinjam Tidak pinjam Sedang Tidak pinjam Rendah Sedang Sedang Tidak pinjam Rendah lama usaha Tinggi Rendah Rendah Tinggi Sedang Tinggi Tinggi Rendah Tinggi Tinggi Sedang Sedang Rendah Sedang Rendah Rendah Sedang Rendah Sedang Rendah Tinggi Rendah Rendah Rendah Tinggi Sedang Rendah Rendah Tinggi Rendah Tinggi Sedang Rendah Sedang Rendah Sedang Tinggi Tinggi Rendah Pendapatan Sedang Sedang Sedang Sedang Tinggi Tinggi Rendah Rendah Rendah Tinggi Sedang Tinggi Sedang Sedang Sedang Tinggi Rendah Rendah Sedang Sedang Sedang Rendah Rendah Rendah Tinggi Rendah Sedang Rendah Sedang Rendah Sedang Rendah Sedang Rendah Sedang Sedang Sedang Rendah Tinggi

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 5 TABEL DURBIN WATSON

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(111)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

KEBERADAAN MODAL SOSIAL DAN STRATEGI P E N G E M B A N G A N T E R H A D A P P E N G E L O L A A N D A N A P U A P K E C A M A T A N U M B U L S A R I K A B U P A T E N J E M B E R
0
3
204
R E S P O N TA N A M A N C A B E M E R A H T E R H A D A P P U P U K N K M A J E M U K YA N G D I A P L I K A S I K A N S E C A R A L A N G S U N G M E L A L U I TA N A M A N
0
0
10
D IN A M IK A P E N G U A S A A N M A T E R I P E L A J A R A N IB A D A H S H A L A T F A R D L U P A D A S IS W A K E L A S IV D E N G A N S T R A T E G I M E M B E N T U K K E L O M P O K B E L A J A R DI SD N E G E R I D E R S A N S A R I 02 T A H U N
0
1
103
U K A L I R E P A P U A S A N I M N T B I D E U G N E D H A R A D R E B M A M E D N A T A M A C E K I R A S G N U N U G N A H A R U L E K R A S A K A M A T O K I N I C O P A R
0
0
78
P E N G A R U H K E P E M I M P I N A N DAN DISIPLIN K E R J A T E R H A D A P K I N E R J A K A R Y A W A N PADA P T M U L I A J A Y A P A L E M B A N G SKRIPSI
0
2
101
U J I K A N D U N G A N UNSUR H A R A M A K R O (FfPK) D E N G A N P E N A M B A H A N R A G I T A P E T E R H A D A P U R I N E MANUSIA DAN P E N G A J A R A N N Y A DI SMA N E G E R I 4 P A L E M B A N G
0
1
119
K E B I J A K A N H U K U M PIDANA D A L A M M E N A N G G U L A N G I T I N D A K PIDANA P E R P A J A K A N M E N U R U T U N D A N G - U N D A N G N0.28 T A H U N 2007 T E N T A N G P E R P A J A K A N
0
0
83
I B M I B R E TI R E T A M E T S I S O K E M A L A D P U D I H K U L H K A M N A G N U B U H A W S I S I S A L E K V N A G N A L B M O J I R E G E N D S L U T N A B N A P A T N U G N A B
0
0
128
N A T A K G N I N E P N A G N A L I B N A G N A R U G N E P I S A R E P O N A K I A S E L E Y N E M N A R A J A L E B M E P L E D O M N A K A N U G N E M T A L U B E P I T F I T A R E P O K
0
0
199
N A T A K G N I N E P L A N R U J N A R A J A L E B M E P I R E T A M A D A P A W S I S L E D O M N A P A R E N E P I U L A L E M N A I A U S E Y N E P E P I T F I T A R E P O K N A R A J A L E B M E P
0
0
271
A D A P M U M U L A N R U J I R E T A M I S N A T N U K A N A R A J A L E P N A R A J A L E B M E P L E D O M N A P A R E N E P I U L A L E MK E P I T F I T A R E P O
0
1
261
K U T N U P A D A H R E T A W S I S R A J A L E B I S A T S E R P N A D T A N I M S U S U H K L A N R U J I R E T A M G N A G A D N A H A S U R E P
0
0
217
M A R G O R P N A S U R U J L A I S O S N A U H A T E G N E P U M L I N A K I D I D N E P N A K I D I D N E P U M L I N A D N A U R U G E K S A T L U K A F A M R A H D A T A N A S A T I S R E V I N U A T R A K A Y G O Y
0
0
216
H U R A G N E P H R E T L A K O L K U R E J A G R A H N A D R O P M I H A L M U J P A D AI D G N A Y R O P M I K U R E J I L E B I D N E M U S N O K N A M E L S N E T A P U B A K O P E D N A T A M A C E K A T R A K A Y G O Y
0
1
126
P L A N R E T N I R O T I D U A J R E N I K P A D A H R E T A J R E K N A M A L A G N E P
0
0
134
Show more