Penerapan Metode Eksperimen untuk MeningkatkanKemampuan Kerja Sama dan Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas V SD N 1 Kebondalem Lor Klaten SKRIPSI

Gratis

0
0
181
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Penerapan Metode Eksperimen untuk MeningkatkanKemampuan Kerja Sama dan Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas V SD N 1 Kebondalem Lor Klaten SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun oleh: Wahyu Nur Cahyo 101134214 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Penerapan Metode Eksperimen untuk MeningkatkanKemampuan Kerja Sama dan Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas V SD N 1 Kebondalem Lor Klaten SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun oleh: Wahyu Nur Cahyo 101134214 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERSEMBAHAN Untuk Allah SWT.. Semoga Engkau selalu memberkahi segala apa yang aku lakukan Untuk orang tuaku, bapak dan ibu, terimaskasih atas semua doa dan kesabarannya Sahabat dan teman-teman yang selalu mejadi tempat berbagi segala keluh kesah, tempat tumpahnya rasa, asa, dan juga cerita Untuk almamaterku.. iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO HIDUP Karena sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (QS. Al- Insyirah :5-6)” “NEVER PUT IT OFF UNTIL TOMORROW WHAT YOU CAN DO TODAY” –Cahyo “Hidup itu adalah proses. Proses itu perubahan dan perubahan itu yang menandakan bahwa kita hidup” “Slow Progress is stil progress. Keep believing” v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan atau daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertandatangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Wahyu Nur Cahyo NIM : 101134214 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah yang berjudul: “Penerapan Metode Eksperimen untuk Meningkatkan Kemampuan Kerja Sama dan Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas V SD N 1 Kebondalem Lor Klaten” Berserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan daya, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikan di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalty kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Abstrak Penerapan Metode Eksperimen untuk Meningkatkan Kemampuan Kerja Sama dan Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas V SD N 1 Kebondalem Lor Klaten. Cahyo, W.N. 2014. Pengetahuan dalam IPA merupakan gabungan dari enam keterampilan yang berbeda yang didapatkan siswa dengan cara saling bekerja sama. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan kerja sama dan prestasi belajar siswa kelas V SD N 1 Kebondalem Lor Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dengan subyek penelitian siswa kelas V SD N 1 Kebondalem Lor yang berjumlah 20 orang. Ada 2 siklus dalam penelitian ini, dimana pada siklus I terdapat 2 kali pertemuan dan siklus II ada 1 kali pertemuan. Instrumen yang digunakan untuk penelitian ini adalah lembar observasi, lembar penilaian teman sejawat yang digunakan untuk mengukur kemampuan kerja sama, dan tes tertulis yang digunakan untuk mengukur tingkat prestasi belajar. Kriteria keberhasilan prestasi belajar yang ditentukan dalam penelitian ini adalah apabila siswa mampu mencapai nilai KKM yaitu 60. Peningkatan kemampuan kerja sama didasarkan pada lima aspek yang ditentukan. Hasil tindakan pada siklus I menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar yaitu 60 % siswa tuntas mencapai KKM dengan nilai rata-rata 64.25 dan pada siklus II ada peningkatan lagi yaitu sebanyak 90% siswa dapat mencapai KKM dengan nilai rata-rata 73.50. Peningkatan kemampuan kerja sama meningkat yaitu pada siklus I 50 % meningkat menjadi 75.1 % pada siklus II. Kata kunci : Kemampuan Kerja Sama, Prestasi Belajar, Metode Eksperimen. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT Cahyo, W.N. 2014. The Implementation of Experiment Method to Improve the Cooperation Ability and Science Achievement of Student of Class V SD N 1 Kebondalem Lor Klaten. Science is a combination of six different skils that acquired students by doing cooperation. This study aimed to determine the students’ cooperation ability and achievement of class V SD N 1 Kebondalem Lor in Academic Year 2013/2014. The method which was used in this research was Classroom Action Research, with the fifth grade students of SD N 1 Kebondalem Lor as the participants, which totaled 20 people. There were two cycles in this study, in which there were two meetings in the first cycle and one meeting in the second cycle. The instruments used in this study were the observation sheet, peer assessment sheet that was used to measure the ability of cooperation, and written test to measure the students’ rate in terms of learning achievement. Learning achievement criteria would be determined, when the students were able to achieve the score of school passing grade. The school passing grade was 60. Then, five aspects would be determined based on the improvement of the students’ cooperation ability. In the first cycle of action, research showed 60% students achieved the passing grade with an average score of 64.25. In the second cycle, there were 90% students achieved the passing grade with average score of 73.50. The improvement of cooperation ability in the first cycle was 50 %. Moreover, it increased to 75.1 % in the second cycle. Keywords: Cooperation Ability, Achievement, Experiment Methods ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Bismillahirahmanirrahim… Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan segala berkat, rahmat, dan ninikmat sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi berjudul “Penerapan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Kemampuan Kerja Sama dan Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas V SD N 1 Kebondalem Lor Klaten”. Tersusunya tugas akhir ini tidak lepas dari dukungan dan bantuan dari berbagai pihak, untuk itu penulis mengucapkan terima kasih banyak atas dukungannya kepada: 1. Kedua orang tua dan semua keluargaku yang telah memberi semangat, doa, dan kepercayaannya. 2. Bapak Rohanndi, Ph. D. selaku dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 3. Romo G. Ari Nugrahanta, S.J., S.S., BST., MA. Selaku kepala program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar 4. Bapak Drs.Antonius Tri Priantoro, M. For. Sc dan Ibu Laurensia Aptik Evanjeli, M.A. selaku dosen pembimbing tugas akhir atas segala bimbingan, saran, dan kesabarannya bagi penulis dalam menyelesaikan tugas akhir ini. 5. Seluruh siswa SD N Kebondalem Lor, kelas V B pada khususnya, guru, dan staff yang telah membantu selama penulis melakukan penelitian. 6. Sahabat-sahabatku di FKM BUDI UTAMA, Komunitas Stand Up Comedy USD, Mas Wahyu, Mas Gigih, dan teman-teman di Campus Ministry, terima kasih atas saran dan canda tawanya. 7. Teman-teman kelompok PPL di SD N 1 Kebodalem Lor yang telah ikut membantu penulis dalam melaksanakan penelitian. 8. Seluruh pihak yang tidak mungkin satu per satu yang telah membantu dalam bentuk apapun kepada penulis dalam menyelesaikan tugas akhir ini. x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Dengan rendah hati penulis menyadari bahwa tugas akhir ini masih jauh dari sempurna, maka dari itu penulis sangat mengharapkan saran dan kritikan yang membangun guna perbaikan tugas akhir ini. Akhir kata, semoga tugas akhir ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. Terimakasih. xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL .......................................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING .................................................. ii HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................................ iii HALAMAN PERSEMBAHAN ......................................................................................... iv HALAMAN MOTTO HIDUP ............................................................................................ v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ............................................................................. vi LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS ............................................. vii ABSTRAK ......................................................................................................................... viii ABSTRACT ....................................................................................................................... ix KATA PENGANTAR ....................................................................................................... x DAFTAR ISI ...................................................................................................................... xii DAFTAR TABEL .............................................................................................................. xvi DAFTAR BAGAN .......................................................................................................... xvii DAFTAR GAMBAR ........................................................................................................ xviii DAFTAR LAMPIRAN ..................................................................................................... xix BAB I. PENDAHULUAN ................................................................................................ 1 1.1. Latar Belakang Masalah .............................................................................................. 1 1.2. Rumusan Masalah ....................................................................................................... 5 1.3. Tujuan Penelitian ........................................................................................................ 6 1.4. Manfaat Penelitian ...................................................................................................... 6 1.5. Definisi Operasional .................................................................................................... 7 BAB II. TINJAUAN PUSTAKA ..................................................................................... 9 2.1. Kerja Sama .................................................................................................................. 9 2.1.1. Pengertian Kerja Sama ...................................................................................... 9 2.1.2. Ciri-ciri Kerja Sama .......................................................................................... 9 2.1.3. Tujuan Kerja Sama ............................................................................................ 10 2.1.4. Indikator Perilaku Kerja Sama .......................................................................... 11 2.2. Metode Eksperimen .................................................................................................... 12 xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2.2.1. Pengertian Metode Eksperimen ........................................................................ 12 2.2.2. Hal-hal yang Diperhatikan dalam Pelaksanaan Metode Eksperimen ............... 13 2.2.3. Tujuan Penggunaan Metode Eksperimen ......................................................... 13 2.2.4. Kelebihan dan Kekurangan Metode Eksperimen .............................................. 14 2.3. Ilmu Pengetahuan Alam di SD .................................................................................... 15 2.3.1. Pengertian Ilmu Pengetahuan Alam ................................................................... 15 2.3.2. Ilmu Pengetahuan Alam Sebagai Proses ........................................................... 16 2.3.3. Ilmu Pengatahuan Alam Sebagai Produk ......................................................... 16 2.4. Materi Mendeskripsikan Sifat Cahaya ........................................................................ 17 2.4.1. Cahaya dapat Merambat Lurus ......................................................................... 17 2.4.2 Cahaya dapat Menembus Benda Bening ........................................................... 17 2.4.3. Cahaya dapat Dipantulkan ................................................................................ 17 2.4.4. Cahaya dapat Dibiaskan .................................................................................... 18 2.4.5. Cahaya dapat Diuraikan .................................................................................... 19 2.5. Belajar ......................................................................................................................... 20 2.6. Prinsip-prinsip Belajar ................................................................................................ 21 2.7 Prestasi Belajar ............................................................................................................. 22 2.7.1. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar ......................................... 22 2.7.2. Faktor Stimuli Belajar ....................................................................................... 23 2.7.3. Faktor Metode Belajar ...................................................................................... 24 2.7.4. Faktor Individual ............................................................................................... 25 2.8. Hasil Penelitian yang Relevan .................................................................................... 26 2.8.1. Penelitian yang Berhubungan Dengan Prestasi Belajar IPA ............................ 26 2.8.2. Penelitian Tentang Kerja Sama ......................................................................... 27 2.8.3. Penelitian Tentang Kerja Sama dan Prestasi Belajar ........................................ 28 2.9. Kerangka Berpikir ....................................................................................................... 30 2.10. Hipotesis Tindakan .................................................................................................... 31 BAB III. METODE PENELITIAN ................................................................................. 32 3.1. Jenis Penelitian ............................................................................................................ 32 3.2. Setting Penelitian ........................................................................................................ 33 3.2.1. Lokasi dan Waktu Penelitian ............................................................................ 33 xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3.2.2. Subyek Penelitian .............................................................................................. 34 3.2.3. Obyek Penelitian ................................................................................................ 34 3.3. Desain Penelitian ......................................................................................................... 34 3.3.1. Persiapan ........................................................................................................... 34 3.3.2. Rencana Tindakan Tiap Siklus ......................................................................... 35 3.4. Instrumen Penelitian .................................................................................................... 39 3.4.1. Tes ..................................................................................................................... 39 3.4.2. Non Tes .............................................................................................................. 42 3.5. Teknik Pengumpulan Data .......................................................................................... 48 3.5.1. Tes ..................................................................................................................... 48 3.5.2. Non Tes ............................................................................................................. 48 3.6. Teknik Analisa Data .................................................................................................... 49 3.6.1. Tes ..................................................................................................................... 49 3.6.2. Non Tes ............................................................................................................. 49 3.7. Indikator Keberhasilan ................................................................................................ 49 3.7.1. Tes ..................................................................................................................... 49 3.7.2. Non Tes ............................................................................................................. 51 BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ............................................... 52 4.1. Hasil Penelitian ........................................................................................................... 52 4.1.1. Siklus I .............................................................................................................. 52 4.1.2. Siklus II ............................................................................................................. 57 4.2. Pembahasan ................................................................................................................. 61 4.2.1. Peningkatan Prestasi Belajar ............................................................................. 61 4.2.2. Peningkatan Kemampuan Kerja Sama .............................................................. 69 BAB V. PENUTUP ........................................................................................................... 73 5.1. Kesimpulan ................................................................................................................. 73 5.2 Keterbatasan Penelitian ............................................................................................... 74 5.2. Saran ............................................................................................................................ 74 DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................... 76 LAMPIRAN ...................................................................................................................... 79 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 3.1 Kisi-kisi Soal Siklus I ........................................................................................ 39 Tabel 3.2 Kisi-kisi Soal Siklus II ....................................................................................... 40 Tabel 3.3 Hasil Validitas Soal Siklus I .............................................................................. 40 Tabel 3.4 Hasil Validitas Soal Siklus II ............................................................................. 41 Tabel 3.5 Hasil Uji Reliabilitas Soal Siklus I .................................................................... 41 Tabel 3.6 Hasil Uji Reliabilitas Soal Siklus II ................................................................... 42 Tabel 3.7 Pedoman Reliabilitas .......................................................................................... 42 Tabel 3.8 Kisi-kisi Lembar Observasi ............................................................................... 43 Tabel 3.9 Kisi-kisi Lembar Penilaian Teman Sejawat ....................................................... 45 Tabel 3.10 Indikator Keberhasilan Tes .............................................................................. 50 Tabel 3.11 Indikator Keberhasilan Non Tes ...................................................................... 51 Tabel 4.1 Data Awal Kondisi Siswa .................................................................................. 61 Tabel 4.2 Nilai Hasil Evaluasi Siklus I .............................................................................. 62 Tabel 4.3 Perbandingan Kondisi Awal dan Siklus I .......................................................... 62 Tabel 4.4 Nilai Hasil Evaluasi Siklus II ............................................................................. 63 Tabel 4.5 Perbandingan Prestasi Belajar Siklus I dan Siklus II ......................................... 64 Tabel 4.6 Perbandingan Nilai Akhir Siklus I dan Siklus II ............................................... 65 Tabel 4.7 Data Perbandingan Nilai Prestasi di Kondisi Awal, Siklus I, dan Siklus II ...................................................................................................................... 67 Tabel 4.8 Peningkatan Kemampuan Kerja Sama Siswa Siklus I ....................................... 69 Tabel 4.9 Peningkatan Kemampuan Kerja Sama Siswa Siklus II ..................................... 70 Tabel 4.10 Data Perbandingan Kemampuan Kerja Sama di Kondisi Awal, Siklus I, dan Siklus II .................................................................................................................... 71 xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR BAGAN Bagan 4.1 Diagram Perbandingan Nilai Prestasi di Kondisi Awal, Siklus I, dan Siklus II ......................................................................................................... 67 Bagan 4.2 Diagram Perbandingan Kemampuan Kerja Sama di Kondisi Awal, Siklus I, dan Siklus II .......................................................................................... 72 xvi

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Contoh Pemantulan Cahaya pada permukaan datar ......................................... 17 Gambar 2. Contoh Pemantulan Cahaya pada Permukaan yang Tidak Rata ...................... 18 Gambar 3. Contoh Pembiasan Cahaya ............................................................................... 18 Gambar 4. Contoh Penguraian Cahaya dengan Spectrum ................................................. 19 Gambar 5. Contoh Penguraian Cahaya melalui Peristiwa Pelangi .................................... 19 Gambar 6. Skema Penelitian-penelitian yang Relevan ....................................................... 29 Gambar 7. Model PTK menurut John Elliot ...................................................................... 32 xvii

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Surat-surat yang Berkaitan dengan Penelitian ................................................. 80 Lampiran 2 Silabus ............................................................................................................ 82 Lampiran 3 RPP Siklus I Pertemuan Pertama .................................................................... 88 Lampiran 4 RPP Siklus I Pertemuan Kedua ...................................................................... 97 Lampiran 5 RPP Siklus II ................................................................................................ 103 Lampiran 6 Soal Evaluasi dan Kunci Jawaban Siklus I ................................................... 111 Lampiran 7 Soal Evaluasi dan Kunci Jawaban Siklus II ................................................. 115 Lampiran 8 Penilaian soal Evaluasi Siklus I dan II ......................................................... 118 Lampiran 9 Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas ............................................................... 122 Lampiran 10 Penilaian Kerja Sama Siklus I Pertemuan Pertama ..................................... 131 Lampiran 11 Penilaian Kerja Sama Siklus I Pertemuan Kedua ........................................ 141 Lampiran 12 Penilaian Kerja Sama Siklus II .................................................................... 151 Lampiran 13 Nilai Pengamatan Kemampuan Kerja Sama Siklus I Pertemuan Pertama ............................................................................................................................. 161 Lampiran 14 Nilai Pengamatan Kemampuan Kerja Sama Siklus I Pertemuan Kedua .............................................................................................................................. 162 Lampiran 15 Nilai Pengamatan Kemampuan Kerja Sama Siklus II ................................ 163 Lampiran 16 Foto Kegiatan Belajar Siswa ...................................................................... 164 xviii

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dalam KTSP (2006) merupakan salah satu dari lima mata pelajaran pokok yang dibelajarkan di tingkat pendidikan dasar. Pengetahuan yang terdapat di dalam IPA merupakan pengetahuan yang didapat seseorang melalui serangkaian keterampilan. Iskandar (2011) menyebutkan setidaknya ada enam (6) keterampilan dalam IPA, yaitu; mengamati, mengukur, menarik kesimpulan, mengendalikan variabel, merumuskan hipotesa, dan mengintepretasikan data. IPA juga bukan hanya suatu kumpulan pengetahuan mengenai benda dan makhluk hidup saja, melainkan juga memerlukan kerja sama di antara para pelaku, cara berpikir, dan cara memecahkan masalah (Winaraputra dalam Samtowa, 2010). Pada kegiatan pembelajaran sudah semestinya siswa diberi suatu kesempatan untuk dapat menggali sendiri pemahaman mereka. Siswa dikatakan sudah belajar apabila ada perubahan kemampuan kognitif, sikap dan perilaku yang diakibatkan dari pengalaman yang ia lakukan (Suyono dan Hariyanto, 2011). Salah satu tolok ukur perubahan kognitif siswa adalah apabila siswa dapat menunjukkan nilai yang bagus. Nilai yang didapat siswa itu merupakan cerminan dari prestasi belajarnya sedangkan perubahan sikap dan perilaku salah satu caranya bisa dilihat dari cara siswa melakukan kerja sama. Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup sendiri, karena manusia adalah makhluk sosial yang keberadaannya selalu bergantung pada orang 1

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 lain. Dalam melakukan segala pekerjaan pun manusia tak pernah lepas dari bantuan orang lain dengan cara saling bekerjasama. Kerja sama sangat dibutuhkan bagi kehidupan manusia, karena kerja sama masuk ke dalam segala aspek kehidupan manusia baik itu di lingkungan keluarga, organisasi masyarakat, maupun di lingkungan sekolah (Lie, 2008). Kerja sama dilakukan paling sedikit oleh dua orang dimana ada di antara kedua orang itu terdapat suatu interaksi, terdapat komunikasi, ada reaksi dari dari komunikasi tersebut, ada hubungan timbal balik di antara dua orang atau lebih yang melakukan kerja sama (Restyowati dan Naqiyah, 2009). Pada umumnya dua orang atau lebih dikatakan melakukan suatu kerja sama apabila di antara mereka saling aktif dalam melakukan tugas yang diberikan kepada mereka, setiap anggota kelompok juga memiliki tanggungjawab agar anggota kelompok yang lain mendapatkan suatu informasi yang relevan, setiap anggota kelompok bisa menghargai keputusan yang diambil, menghargai setiap saran yang masuk, mengusahakan partisipasi semua anota kelompok, dan memberdayakan semua anggota kelompok (Isjoni, 2010). Dalam lingkungan sekolah misalnya, kerja sama sangat penting bagi kehidupan siswa. Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam adalah salah satu mata pelajaran di SD yang sangat menekankan pentingnya kerja sama guna mencapai tujuan yang telah ditentukan bersama. Pada kenyataannya kerja sama untuk mengerjakan sesuatu belum dibiasakan pada diri siswa-siswi di SD N 1 Kebondalem Lor Klaten. Dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi nilai siswa yang dilakukan pada tanggal 19 September 2013 didapatkan bahwa mayoritas siswa di SD N 1 Kebondalem Lor

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 masih sulit untuk bisa menerapakan kebiasaan bekerja sama dalam berbagai hal. Misalnya saja dalam mengerjakan tugas dari suatu pelajaran. Data awal kemampuan kerja sama di dapat ketika observasi dilakukan di kelas V pada mata pelajaran IPA, di kelas itu terlihat masih banyak siswa yang terlihat asyik mengerjakan tugas sendiri, tidak mampu melibatkan teman lain, dan tidak mencerminkan adanya interaksi yang positif di antara anggota kelompok. Secara keseluruhan rata-rata kemampuan kerja sama siswa kelas V adalah 33 %. Menurut hasil wawancara dengan guru kelas V, siswa-siswa di kelasnya memang agak susah apabila diminta untuk mengerjakan tugas secara berkelompok. Siswa yang pandai cenderung dominan dalam mengerjakan tugas-tugas sementara itu siswa yang kurang pandai cenderung bersikap diam dikarenakan tidak dilibatkan dalam mengerjakan tugas. Hal ini terlihat saat masih banyak siswa yang kurang pandai justru meninggalkan kelompoknya saat diskusi sedang berlangsung. Senada dengan yang diungkapkan guru kelas, kepala sekolah SD N 1 Kebondalem Lor pun mengatakan bahwa memang susah untuk membuat siswa mau melakukan kerja sama dengan baik. Ketika tanya jawab dilakukan kepada siswa yang pandai, siswa itu menjawab kalau sedang diskusi atau melakukan kerja kelompok dia lebih suka mengerjakan sendiri. Hal ini dikarenakan apabila dia mengerjakan sendiri maka pekerjaan itu akan lebih cepat selesai. Berbeda dengan yang dikatakan oleh siswa yang dinilai kurang pandai. Menurut siswa yang kurang pandai, siswa yang pandai memang tidak mau mengajak mereka untuk belajar bersama mengerjakan tugas kelompok. Alhasil siswa yang kurang pandai pun memilih untuk ramai atau meninggalkan kelompok.

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 Kurangnya kemampuan kerja sama di antara siswa-siswa di SD N 1 Kebondalem Lor ini tentu saja berdampak pada prestasi belajar yang dicapainya. Guru kelas mengatakan bahwa pada semester gasal 40% siswa mencapai KKM, tetapi pada semester genap dari tahun ke tahun ada beberapa materi pelajaran yang dinilai sangat susah. Pada 2 tahun belakang pada materi pelajaran IPA tentang mendeskripsikan sifat-sifat cahaya hanya sedikit siswa yang mampu mencapai KKM yang ditentukan oleh pihak sekolah yakni 60, ungkap beliau saat dilakukan wawancara pada tanggal 19 September 2013. Guru kelas V mengatakan belum mempunyai cara khusus untuk mengatasi problematika ini. Selama ini beliau hanya menggunakan metode ceramah, karena dinilai saat dijelaskan siswa-siswanya lebih tenang dan memperhatikan. Rendahnya kemampuan kerja sama dan prestasi belajar IPA di SD N 1 Kebondalem Lor ini memang sangat memprihatikan, maka dari itu peneliti berusaha untuk menawarkan suatu solusi yang bertujuan untuk mengatasi problematika ini. Peneliti menawarkan suatu metode pembelajaran yang inovatif yaitu metode eksperimen. Metode eksperimen ini cocok sekali diterapkan dalam pembelajaran IPA, karena dalam metode belajar ini melibatkan siswa dengan mengalami dan membuktikan sendiri proses dan hasil percobaan (Sumantri, 1988). Ketika siswa dapat membuktikan sendiri suatu percobaan pada saat yang bersamaan siswa itu sedang membangun sendiri pengetahuannya dan ketika siswa sudah mendapat pengetahuannya sendiri, siswa akan cenderung susah lupa akan pengetahuannya yang telah dia dapatkan tersebut. Selain bermanfat terhadap peningkatan prestasi belajar, ternyata metode eksperimen ini juga bertujuan untuk

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 melatih siswa merancang, melaksanakan, dan melaporkan hasil percobaan secara berkelompok yang tentu saja akan berdampak langsung pada kemampuan kerja sama siswa-siswanya (Dimyati, 1991/1992). Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan kemampuan kerja sama dan prestasi belajar IPA kelas V di SD N 1 Kebondalem Lor dengan menggunakan metode eksperimen ini hanya dibatasi pada materi mendeskripsikan sifat-sifat cahaya. Materi ini ini masuk dalam standar kompetensi 6. Menerapkan sifat-sifat cahaya melalui kegiatan membuat suatu karya/model dan kompetensi dasar 6.1 Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya. 1.2 RUMUSAN MASALAH 1.2.1 Bagaimana proses penerapan metode eksperimen dalam upaya meningkatkan kemampuan kerja sama dan prestasi belajar IPA siswa kelas V SD N 1 Kebondalem Lor semester genap tahun ajaran 2013/2014? 1.2.2 Apakah penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan kemampuan kerja sama siswa kelas V SD N 1 Kebondalem Lor semester genap tahun ajaran 2013/2014? 1.2.3 Apakah penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas V SD N 1 Kebondalem Lor semester genap tahun ajaran 2013/2014?

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 1.3 TUJUAN PENELITIAN 1.3.1 Mengetahui proses penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan kemampuan kerja sama dan prestasi belajar IPA siswa kelas V SD N 1 Kebondalem Lor semester genap tahun ajaran 2013/2015 1.3.2 Meningkatkan kemampuan kerja sama siswa kelas V SD N 1 Kebondalem Lor semester genap tahun ajaran 2013/2014 dengan menggunakan metode eksperimen. 1.3.3 Meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas V SD N 1 Kebondalem Lor semester genap tahun ajaran 2013/2014 dengan menggunakan metode eksperimen. 1.4 MANFAAT PENELITIAN 1.4.1 Bagi siswa, penelitian ini bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan kerja sama dan prestasi belajar mereka dalam berbagai pelajaran. Penelitian ini juga bermanfaat untuk menambah pengalaman siswa karena mereka bisa melibatkan diri langsung dalam melakukan percobaan. 1.4.2 Bagi guru, penelitian ini bermanfaat untuk memberikan suatu alternatif dalam melakukan kegiatan belajar mengajar yakni dengan suatu metode belajar inovatif yang lebih bisa memberi kesempatan kepada siswa untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. 1.4.3 Bagi peneliti, penelitian ini bermanfaat untuk membuka wawasan baru tentang keefektivitasan suatu metode belajar inovatif.

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 1.5 DEFINISI OPERASIONAL 1.5.1 Kerja sama adalah keadaan dimana dua orang atau lebih terlibat dalam suatu interaksi dan komunikasi yang mempunyai tujuan tertentu yang disepakati bersama. 1.5.2 Kemampuan kerja sama adalah kemampuan yang dimiliki dua orang atau lebih dalam melakukan kerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu dimana dua orang atau lebih itu saling aktif dalam melakukan tugas yang diberikan kepada mereka, setiap anggota kelompok juga memiliki tanggungjawab agar anggota kelompok yang lain mendapatkan suatu informasi yang relevan, setiap anggota kelompok bisa menghargai keputusan yang diambil, menghargai setiap saran yang masuk, dan memberdayakan semua anggota kelompok. 1.5.3 Belajar adalah perubahan kemampuan kognitif dan sikap akibat dari pengalaman. 1.5.4 Prestasi belajar IPA adalah prestasi yang berkaitan dengan aspek pengetahuan dan sikap yang merupakan dampak langsung dari pengalaman pada pelajaran IPA yang diukur dengan nilai yang didapat siswa dari hasil pengerjaan pada lembar evaluasi. 1.5.5 Metode eksperimen adalah metode yang termasuk ke dalam salah satu jenis metode belajar inovatif yang memungkinkan siswa untuk bisa terlibat langsung dalam membuktikan bagaimana suatu peristiwa bisa terjadi. 1.5.6 Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya adalah salah satu materi pembelajaran IPA yang ada di Kelas V dan diajarkan pada semester genap.

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 1.5.7 Siswa SD adalah siswa kelas V SD N 1 Kebondalem Lor yang berjumlah 20 orang pada tahun ajaran 2013/2014.

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kerja Sama 2.1.1 Pengertian Kerja Sama Kerja sama dalam artikel Pembagian Kerja, Motivasi dan Kemampuan Kerja sama terhadap Efektivitas Kerja Pegawai (Hikmawati, 2012) merupakan aktivitas dua orang atau lebih untuk melakukan kegiatan bersama yang mempunyai suatu tujuan tertentu. Lie (2008) mengatakan bahwa kerja sama merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup, tanpa adanya kerja sama tidak akan individu, keluarga, organisasi, atau sekolah. Saefullah (2005) menyatakan bahwa kerja sama adalah kumpulan dua orang atau lebih yang saling berinteraksi dan saling mempengaruhi yang memiliki suatu tujuan tertentu yang dipahami bersama. Kerja sama menurut kamus besar bahasa Indonesia (2005) adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh beberapa orang (lembaga, pemerintah, dsb) untuk mencapi tujuan bersama. Jadi, teori tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa kerja sama adalah keadaan dimana dua orang atau lebih terlibat dalam suatu interaksi dan komunikasi yang mempunyai tujuan tertentu yang disepakati bersama. 2.1.2 Ciri-ciri Kerja sama Menurut Restyowati dan Naqiyah dalam artikel penelitian Penerapan Teknik Permainan Kerja Sama dalam Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan 9

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 Kemampuan Interaksi Sosial Pada Siswa (2009) menyatakan bahwa kerja sama memiliki ciri-ciri yaitu: a) Kerja sama dapat berlangsung apabila dilakukan minimal 2 orang b) Dalam kerja sama harus ada kontak sosial sebagai tahapan pertama dari sebuah interaksi c) Dalam kerja sama harus ada komunikasi sebagai pengantar interaksi d) Harus ada reaksi dari pihak lain atas komunikasi tersebut e) Harus ada hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi antara satu dengan yang lainnya f) Harus ada interaksi yang bersifat dinamis, positif, dan berkesinambungan g) Dalam interaksi cenderung menghasilkan penyesuaian bagi subyeksubyek yang menjalin interaksi h) Berpedoman pada norma-norma yang berlaku sebagai acuan dalam interaksi 2.1.3 Tujuan Kerja sama Kerja sama bertujuan untuk menjalankan berbagai pekerjaan yang terkait dengan pencapaian tujuan kelompok atau organisasi. Komunikasi menjadi sebuah kunci bagi anggota kelompok untuk bisa saling menjalankan tugasnya, berinteraksi, dan bekerja sama dengan baik (Saefullah, 2005). Kerja sama dalam proses pembelajaran bertujuan agar siswa mampu mengutarakan ide melalui penyampaian pendapat untuk mendapat hasil tertentu (Isjoni, 2010). Arends (2008) menambahkan bahwa kerja sama dalam proses pembelajaran sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang memungkinkan

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 siswa untuk saling membantu dalam mengerjakan tugas sehingga prestasi belajar yang diperoleh meningkat. Dari ketiga teori tersebut dapat disimpulkan bahwa tujuan kerja sama dalam pembelajaran adalah memudahkan siswa dalam mengerjakan suatu pekerjaan agar mencapai hasil yang diharapkan bersama. 2.1.4 Indikator Perilaku Kerja sama Pada umumnya, menurut Isjoni (2010), kerja sama ditunjukkan dengan adanya beberapa perilaku seperti: a) Anggota kelompok melakukan tugas yang diberikan kepadanya dengan baik, mendukung keputusan kelompok, dan mengusahakan agar anggota yang lain mendapat informasi yang relevan dan bermanfaat. b) Anggota kelompok dapat mengungkapkan harapan positif tentang orang lain dalam hal kemampuan dan peran yang diharapkan. Selain itu setiap kelompok juga perlu berkontribusi aktif dalam kelompok dan menghargai hasil apapun yang telah dicapai. c) Anggota kelompok juga harus bisa mengusahakan partisipasi atau keterlibatan semua angota kelompok. Setiap anggota juga perlu belajar dari angota lain, seperti meminta idea tau pendapat untuk membantu membuat keputusan bersama. d) Setiap anggota kelompok secara terbuka memberi pujian kepada orang lain yang berkinerja baik, mendorong dan memberdayakan orang lain. e) Setiap anggota kelompok dapat bertindak untuk menciptakan suasana kerja sama yang akrab dan moral kerja sama yang baik dalam kelompok.

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 Lundren (dalam Isjoni, 2010) menyebutkan beberapa indikator yang menunjukkan adanya perilaku kerja sama: a) Setiap anggota kelompok dapat menggunakan kesepakatan bersama untuk memutuskan sesuatu dengan menggunakan alasan yang benar b) Setiap anggota kelompok dapat menghargai kontribusi ide dari masingmasing anggota kelompok dalam menyelesaikan pekerjaan c) Setiap anggota kelompok mampu mengambil giliran secara adil dan berbagi tugas d) Setiap anggota kelompok selalu berada di dalam kelompoknya selama kegiatan berlangsung e) Setiap anggota kelompok mampu mengerjakan tugas yang sudah dibebankan kepada mereka sampai tuntas f) Setiap anggota kelompok mendorong adanya partisipasi anggota kelompok lain selama kegiatan berlangsung g) Setiap anggota kelompok mampu menghormati adanya perbedaan kemampuan dari masing-masing anggota kelompok h) Setiap anggota kelompok aktif bertanya dalam selama kegiatan berlangsung 2.2 Metode Eksperimen 2.2.1 Pengertian Metode Eksperimen Sumantri (1999) mengatakan bahwa metode eksperimen adalah cara penyajian kegiatan pembelajaran dimana di dalam kegiatan pembelajaran itu

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 melibatkan siswa dengan mengalami dan membuktikan sendiri proses dan hasil percobaan. Menurut Suparno (2007) metode eksperimen adalah metode mengajar yang mengajak siswa untuk melakukan percobaan sebagai pembuktian dengan memperhatikan beberapa tahap pelaksanaan seperti, percobaan awal, pengamatan, hipotesa awal, verifikasi, dan evaluasi. Dari kedua teori ini peneliti mendapatkan pengertian bahwa metode eksperimen adalah metode mengajar yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk bisa membangun pemahamannya akan suatu konsep secara mandiri dengan cara membuktikan proses dan hasil percobaan. 2.2.2 Hal-hal yang Diperhatikan dalam Pelaksanaan Metode Eksperimen Menurut Roestiyah (2001) ada beberapa hal yang harus diperhatikan guru dalam melaksanakan metode eksperimen ini di dalam kelas, yaitu: a) Siswa harus aktif mengadakan percobaan, maka jumlah media belajar yang digunakan siswa harus mencukupi b) Kondisi media belajar yang digunakan harus bersih dan baik agar percobaan yang dilakukan siswa bisa berhasil dengan baik dan menyakinkan c) Perlu ada waktu yang cukup bagi siswa untuk melakukan percobaan d) Harus ada petunjuk yang jelas mengenai langkah-langkah percobaan 2.2.3 Tujuan Penggunaan Metode Ekperimen Dimyati (1991/1992) mengemukakan tujuan pemakaian metode eksperimen, yaitu: a) Mengajarkan kepada siswa mengenai fakta yang berhasil dikumpulkan melalui pengamatan

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 b) Mengajarkan kepada siswa mengenai cara menarik kesimpulan dari fakta c) Melatih siswa untuk merancang, melaksanakan, dan melaporkan hasil percobaan Trianto (2010) menambahkan tujuan penggunaan metode eksperimen yaitu agar siswa mampu mencari dan menemukan sendiri berbagai jawaban dari persoalan yang dihadapinya dengan percobaan dan melatih siswa untuk berpikir ilmiah. 2.2.4 Kelebihan dan Kekurangan dari Metode Eksperimen Djamarah (2000) dan Rostiyah (2001) mengemukakan beberapa macam kelebihan dan kekurangan dari penggunaan metode eksperimen, diantaranya yaitu: a) Metode eksperimen melatih siswa menggunakan metode ilmiah dalam menghadapi sutu permasalahan, sehingga siswa tidak mudah begitu saja percaya pada sesuatu tanpa mencoba untuk membuktikannya b) Siswa menjadi lebih aktif dalam berbuat dan berfikir c) Selain mendapatkan pengalaman langsung mengenai bagaimana sesuatu bisa terjadi, siswa juga memperoleh pengalaman praktis dalam menggunakan alat-alat percobaan d) Siswa dapat membuktikan sendiri kebenaran dari suatu teori e) Siswa belajar bagaimana melaksanakan tahap-tahap berpikir ilmiah f) Tidak mencukupinya media pembelajaran atau alat-alat percobaan mengakibatkan tidak semua siswa mendapat kesempatan untuk melakuakn percobaan atau eksperimen

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 g) Jika kegiatan eksperimen memerlukan jangka waktu yang lama, maka siswa harus menanti untuk melanjutkan kegiatan pembelajaran h) Metode eksperimen ini lebih sesuai untuk menyajikan materi-materi di bidang ilmu dan teknologi. i) Kurangnya pesiapan dan pengalaman siswa juga dapat menimbulkan kesulitan saat siswa melakukan kegiatan eksperimen 2.3 Ilmu Pengetahuan Alam di SD 2.3.1 Pengertian Ilmu Pengetahuan Alam Purnell’s: Concise Dictionary of Science (dalam Iskandar, 2001) menyatakan bahwa Ilmu Pengetahuan Alam adalah pengetahuan manusia yang luas yang didapatkan dengan cara observasi dan eksperimen yang sistematik, serta dijelaskan dengan bantuan aturan, hukum, prinsip, teori, dan hipotesis. Menurut Webster’s: New Collegiate Dictionary (dalam Iskandar, 2001) IPA adalah pengetahuan tentang alam dan gejala-gejalanya. James Conant (dalam Samatowa, 2010) menjelaskan bahwa IPA atau sains sebagai sebuah deretan konsep serta skema konseptual yang berhubungan satu sama lain dan yang tumbuh sebagai hasil dari eksperimentasi dan observasi. Winaraputra (dalam Samtowa, 2010) juga menambahkan bahwa IPA merupakan kumpulan pengetahuan tentang benda atau makhluk hidup, tetapi memerlukan kerja, cara berpikir, dan cara memecahkan masalah. Berdasarkan teori-teori tersebut dapat disimpulkan bahwa IPA adalah pengetahuan mengenai benda atau makhluk hidup dan berbagai gejala alam yang di dapat melalui serangkaian kegiatan observasi dan eksperimen yang terstruktur.

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 2.3.2 Ilmu Pengetahuan Alam Sebagai Proses Menurut Iskandar (2011) keterampilan proses IPA adalah ketrampilan yang dilakukan oleh para ilmuwan diantaranya adalah: a) Mengamati, dalam IPA merupakan proses pengumpulan informasi menggunakan panca indra dan atau menggunakan instrumen untuk membantu pengumpulan informasi. b) Mengukur, merupakan proses membandikan suatu objek dengan alat ukur yang sesuai. c) Menarik kesimpulan, merupakan proses yang timbul setelah melakukan observasi dan berdasarkan pengetahuan yang dimiliki. d) Mengendalikan variable, merupakan proses pengaturan variable sehingga menimbulkan suatu perbedaan hasil. e) Merumuskan hipotesa, merupakan proses menyusun suatu pernyataan berdasarkan alasan yang merupakan jawaban sementara untuk masalah. f) Menginterpretasikan data, merupakan proses penganalisaan data yang diperoleh dan disusun dengan cara menentukan pola keterhubungannya pada data keseluruhan. 2.3.3 Ilmu Pengetahuan Alam sebagai Produk Produk dalam IPA menurut Iskandar (2011) merupakan kumpulan hasil kegiatan empirik dan analitik yang dilakukan oleh para ilmuwan selama berabadabad. Bentuk produk IPA adalah fakta yang merupakan hasil dari kegiatan empirik dalam IPA, konsep, prinsip, dan teori IPA yang merupakan hasil dari kegiatan analitik dalam IPA.

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 2.4 Materi Mendeskripsikan Sifat Cahaya 2.4.1 Cahaya Merambat Lurus Bukti bahwa cahaya itu merambat lurus dapat dilihat salah satunya dengan cara menyalakan sebuah lampu laser, dimana sorot lampu laser itu diarahkan ke suatu titik yang melewati kepulan asap, misalnya asap dari pembakaran obat nyamuk, ketika sinar laser melewati kepulan asap itu akan terlihat berkas sinar laser yang berbentuk garis lurus. Hal itu yang membuktikan bahwa cahaya itu merambat lurus (Tim Bina IPA, 2010). 2.4.2 Cahaya Menembus Benda Bening Ada dua benda yang dapat menerima cahaya, yaitu benda gelap dan benda bening. Benda gelap adalah benda yang hanya menerima cahaya dan tidak dapat tembus cahaya. Benda bening adalah benda yang dapat menerima cahaya dan dapat ditembus cahaya (Tim Bina IPA, 2010). 2.4.3 Cahaya dapat dipantulkan Cahaya yang mengenai benda tertentu dapat dipantulkan, pemantulan cahaya itu sangat dipengaruhi oleh bentuk permukaan benda yang terkena cahaya (Tim Bina IPA, 2010). Gambar 1. Contoh pemantulan cahaya pada permukaan datar

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 Gambar 2. Contoh pemantulan cahaya pada permukaan yang tidak rata 2.4.4 Cahaya dapat dibiaskan Cahaya dapat mengalami pembiasan bila melalui dua medium yang berbeda. Hukum pembiasan menyebutkan bila cahaya masuk ke medium yang tingkat kerapatannya lebih kecil maka cahaya akan dibiaskan menjauhi garis normal. Bila cahaya masuk ke medium yang tingkat kerapatannya lebih besar maka akan dibiaskan mendekati garis normal (Tim Bina IPA, 2010). Gambar 3. contoh pembiasan cahaya

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 2.4.5 Cahaya dapat diuraikan Sifat cahaya yang terakhir adalah cahaya dapat diuraikan. Salah satu peristiwa yang membuktikan bahawa cahaya dapat diuraikan adalah dengan adalanya pelangi. Pelangi berasal dari penguraian sinar cahaya matahari yang tampak berupa sinar berwarna putih yang mengenai butiran-butiran air yang kemudian menguraikan cahaya putih itu menjadi tujuh warna (Tim Bina IPA, 2010). Gambar 4. Contoh penguraian cahaya dengan spectrum Gambar 5. Contoh penguraian cahaya melalui peristiwa pelangi.

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 2.5 Belajar Ada banyak teori yang memberikan definisi tentang belajar, seperti Cronbach (dalam Suryabrata, 2004) yang mengatakan bahwa belajar ditampilkan melalui perubahan sikap sebagai akibat dari adanya pengalaman. Slameto (2010) menambahkan bahwa belajar adalah suatu proses atau usaha yang dilakukan oleh seseorang yang bertujuan untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang menyeluruh yang merupakan akibat dari pengalamannya sendiri dalam melakukan interaksi dengan lingkungannya. Syah (2008) mendefinisikan bahwa belajar merupakan suatu proses yang sangat fundamental dalam penyelenggaraan setiap jenis kegiatan dan jenjang pendidikan. Seorang siswa dikatakan berhasil atau pun gagal tergantung pada caranya berproses saat dia belajar. Suatu proses belajar dikatakan sebagai proses belajar yang baik apabila terjadi secara terus-menerus dan dimanapun siswa itu berada. Suyono dan Hariyanto (2011), mengungkapkan bahwa belajar merupakan proses dimana seseorang memperoleh pengetahuan, meningkatkan kemampuan, memperbaiki perilaku, dan mengokohkan kepribadian. Pendapat yang tidak jauh berbeda juga diungkapkan oleh Skinner (dalam Syah, 2003) yaitu belajar adalah perolehan perubahan tingkah laku yang relatif dan menetap sebagai akibat dari pengalaman dan latihan yang kontinyu. Hilgard (dalam Suryabrata, 2004) berkata bahwa belajar merupakan suatu proses dimana suatu kegiatan diubah atau berasal melalui suatu prosedur pendidikan. Dari berbagai macam teori belajar di atas maka dapat ditarik suatu kesamaan pengertian tentang belajar yaitu suatu aktifitas yang menyebabkan seseorang berproses baik dengan diri sendiri maupun dengan lingkungannya sehingga akan

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 menyebabkan perubahan dalam hal kemampuan kognitif dalam memahami sesuatu dan perubahan sikap. Penelitian ini membatasi definisi belajar hanya pada aspek kognitif dan afektif saja, karena menurut peneliti aspek ini merupakan aspek yang perlu ditingkatkan pada diri siswa. 2.6 Prinsip-prisip Belajar Hanafiah dan Cucu (2012), mengungkapkan bahwa belajar merupakan kegiatan sistematis dan berlangsung terus-menerus yang memiliki beberpa prinsip-prinsip sebagai berikut: a) Belajar berlangsung seumur hidup b) Proses belajar adalah proses yang kompleks tetapi terorganisir c) Proses belajar dimulai dari hal sedehana kemudian meningkat ke hal yang lebih kompleks d) Belajar dimulai dengan mengenal fakta yang dilanjutkan pada pengenalan konsep e) Belajar dimulai dari hal yang konkrit kemudian ke hal yang abstrak f) Belajar merupakan bagian dari perkembangan g) Belajar mencakup semua aspek kehidupan yang penuh dengan makna h) Proses belajar dapat berlangsung pada setiap tempat dan kapan saja i) Belajar tidak harus selalu dengan guru j) Proses belajar memerlukan adanya bimbingan dari orang lain

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 2.7 Prestasi Belajar Syah (2003) mengemukakan bahwa prestasi belajar adalah pengungkapan hasil belajar yang meliputi perubahan kemampuan kognitif dan sikap akibat dari suatu proses belajar yang dialami oleh siswa. Ahmadi dan Supriyono (1991) menambahkan bahwa prestasi belajar yang dicapai oleh seseorang merupakan hasil interaksinya dengan berbagai faktor, baik faktor dari dalam diri sendiri maupun faktor yang berasal dari luar diri. 2.7.1 Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar (Ahmadi dan Supriyono, 1991) a) Faktor yang berasal dari dalam diri sendiri 1. Faktor jasmaniah yang berkaitan dengan penggunaan panca indra yang dimiliki oleh seseorang 2. Faktor psikologis yang berkaitan dengan tingkat intelektual, bakat, sikap, kebiasaan, minat, motivasi, emosi, dan penyesuaian diri. 3. Faktor kematangan fisik maupun psikis b) Faktor yang berasal dari luar diri 1. Faktor sosial yang meliputi lingkungan keluarga, masyarakat, sekolah , dan kelompok 2. Faktor lingkungan yang mencakup segi fasilitas rumah, fasilitas belajar, dan iklim belajar. Ahmadi dan Supriyono (1991) menambahkan beberapa faktor lainnya yang dapat mempengaruhi prestasi belajar, diantaranya adalah:

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 2.7.2 Faktor stimuli belajar, yaitu segala hal yang ada di luar individu yang dapat mempengaruhi individu tersebut untuk mengadakan reaksi atau perbuatan belajar. Dalam hal ini ada beberapa hal yang bisa berpengaruh seperti: a) Panjangnya bahan pelajaran, semakin panjang bahan pelajaran yang akan dipelajari maka semakin panjang pula waktu yang diperlukan oleh seseorang untuk mempelajarinya. b) Kesulitan bahan pelajaran, setiap bahan pelajaran mengandung tingkat kesulitan yang berbeda. Semakin sulit bahan pelajaran untuk dipahami maka semakin panjang waktu yang dibutuhkan untuk mempelajarinya. Bahan pelajaran yang sulit ini dapat diatasi dengan cara menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan apa yang akan dipelajari. c) Berartinya bahan pelajaran, bahan pelajaran yang berarti adalah bahan pelajaran yang dapat dikenali oleh seseorang sehingga memungkinkan dia untuk belajar. 2.7.3 Faktor metode belajar, yaitu cara yang digunakan guru dalam membelajarakan siswa-siswanya. Hal ini sangat erat kaitannya dengan: a) Kegiatan berlatih dan praktek, kegiatan berlatih dapat diberikan baik secara kontinu ataupun secara terdistribusi. Kegiatan berlatih secara distribusi dinilai mampu menjamin terpeliharanya stamina dan kegairahan belajar. Kegiatan berlatih ini seringkali diikuti dengan kegiatan praktek langsung, umumnya metode yang digunakan guru

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 adalah metode eksperimen yang mengharuskan siswa untuk terlibat langsung dalam pembelajaran. b) Over learning dan Drill. Over learning dilakukan untuk mengurangi kelupaan dalam mengingat ketrampilan-ketrampilan yang pernah dipelajari tetapi untuk sementara waktu tidak dipraktekkan. Drill berlaku bagi kegiatan berlatih abstraksi. c) Pengenalan tentang hasil belajar, dengan mengetahui hasil belajar, seorang siwa dinilai akan lebih mampu meningkatkan hasil belajar selanjutnya. d) Penggunaan modalitet belajar, ada tiga macam modalitet belajar atau daya tangkap siswa terhadap pembelajaran: oral, visual, dan kinestektik. Guru yang baik haruslah mempertimbangkan jenis daya tangkap apa yang sesuai dengan siswa-siswanya. 2.7.4 Faktor individual yang meliputi: a) Kematangan yang terjadi akibat adanya perubahan-perubahan kuantitatif di dalam struktur jasmani disertai dengan perubahan kualitatif terhadap struktur tersebut. b) Faktor usia kronologis, semakin tua usia seseorang maka semakin meningkat pula kematangan berbagai fungsi fisiologisnya. Usia kronologis merupakan faktor penentu dari tingkat kemampuan belajar individu.

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 c) Faktor perbedaan jenis kelamin, dari fakta menunjukkan tidak ada perbedaan yang berarti antara pria dan wanita dalam hal tingkat intelegensi. d) Pengalaman sebelumnya, pengalaman yang diperoleh seseorang ikut mempengaruhi hal belajar yang bersangkutan, terutama pada transfer belajar. e) Kapasitas mental, merupakan potensi untuk mempelajari serta mengembangkan berbagai ketrampilan atau kecakapan. f) Motivasi, hal ini penting sekali dalam kegiatan belajar karena motivasi menggerakkan seseorang, mengarahkan tindakan, dan memilih tujuan belajar yang dirasa paling berguna bagi kehidupan. Slameto (2012) menambahkan beberapa hal yang dapat mempengaruhi prestasi belajar seseorang, antara lain: a) Faktor keluarga yang erat hubungannya dengan cara orang tua mendidik, hubungan antara orang tua dan anaknya, keadaan ekonomi keluarga, dan latar belakang kebudayaan. b) Faktor sekolah yang mencakup metode mengajar guru memanfaatkan sarana prasarana atau tidak, kurikulum, relasi guru dengan siswa, relasi antar siswa, disiplin sekolah, dan metode belajar c) Faktor masyarakat yang menyangkut keberadaan siswa dalam suatu komunitas masyarakat, kegiatan siswa dalam masytarakat, teman bergaul, dan bentuk kehidupan masyarakatnya.

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 Secara garis besar dapat dikatakan bahwa faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa antara lain ; faktor internal siswa menyangkut tingkat intelegensi, bakat, minat, dan motivasi siswa; faktor eksternal menyangkut bagaimana seorang guru membelajarkan siswa-siswanya apakah dengan metode konvensional atau dengan metode belajar yang inovatif, sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah, dan kurikulum yang digunakan sekolah; faktor masyarakat yang menyangkut teman bergaul, latar belakang budaya, tuntutan masyarakat. 2.8 Hasil Penelitian yang Relevan 2.8.1 Penelitian yang berhubungan dengan prestasi belajar IPA Edi (2011) meneliti tentang peningkatan prestasi belajar IPA melalui metode eksperimen. Tujuannya yaitu meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V SD N Bangunrejo 1 Semester 2 Tahun 2011 dalam materi mendeskripsikan sifat cahaya melalui metode eksperimen. Dalam penelitiannya didapatkan hasil bahwa dengan menerapkan metode eksperimen dalam kegiatan pembelajaran prestasi belajar siswa meningkat dari semula yang rata-rata hanya 61,96 meningkat menjadi 82,67. Kesimpulannya adalah pengunaan metode eksperimen dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa SD N Bangunrejo. Kusdaryanto (2012) meneliti hal yang serupa. Penelitian yang dilakukannya bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas V SD B 1 Selokerto Sempor pada materi sifat-sifat cahaya dengan menggunakan metode eksperimen berbasis pendekatan inkuiri. Penelitian ini mendapati hasil prosentase pencapaian KKM siswa kelas V SD N 1 Selokerto Sempor meningkat dari 45%

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 pada siklus pertama naik menjadi 84% pada siklus ke dua. Hal ini membuktikan bahawa metode eksperimen berbasis pendekatan inkuiri dapat meningkatkan prestasi belajar siswa SD N 1 Selokerto Sempor. 2.8.2 Penelitian tentang kerja sama Nurhidayati (2010) meneliti tentang menumbuhkan kemampuan kerja sama siswa autis dengan siswa non-autis. Penelitian ini dilakukan dengan 27ember metode belajar inovatif kepada anak autis agar dapat menumbuhkan kemampuan kerja samanya. Hasilnya adalah anak autis mampu menegmbangkan kemampuan kerja samanya dengan siswa non-autis dalam bentuk kerja sama secara umum, mengungkapkan harapan positif, menghargai masukan, 27ember dorongan, dan membangun semangat kelompok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan metode pembelajaran yang inovatif dapat meningkatkan kemampuan kerja sama siswa. Kadarwati (2012) meneliti tentang peningkatan kemampuan kerja sama siswa melalui model belajar inovatif yaitu model kooperatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerja sama siswa SMP N 2 Piyungan dengan menerapkan metode belajar inovatif. Hasil dari penelitian yang dia lakukan adalah adanya peningkatan prosentase nilai kemampuan kerja sama siswa SMP N 2 Piyungan. Pada siklus 1 prosentase kemampuan kerja samanya hanya 60% sedangkan pada siklus 2 prosentase nya naik menjadi 77%. Hal ini menunjukkan bahawa penerapan metode inovatif dapat meningkatkan kemampuan kerjasama siswa.

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 2.8.3 Penelitian tentang kerja sama dan prestasi belajar Pariz (2012) melakukan penelitian tentang peningkatan kemampuan kerja sama siswa dan hasil belajar siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Penelitiannya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerja sama siswa dan prestasi belajar siswa kelas XI pada mata diklat PLC. Hasil yang didapatkan adalah dengan menerapkan model belajar kontekstual prosentase kemampuan kerja sama siswa meningkat dari 44.6% menjadi 82.9% dan rata-rata prestasi belajar siswanya pun meningkat dari 66.7 menjadi 75.4. Hal ini menunjukkan bahwa peneraran metode belajar dapat meningkatkan kemampuan kerja sama dan prestasi belajar siswa. Dengan berdasar kepada lima (5) hasil penelitian diatas dapat diketahui bahwa Metode belajar yang inovatif dalam proses belajar mengajar tidak hanya terbukti mampu meningkatkan kemampuan kerja sama siswa-siswa tetapi juga dapat meningkatkan prestasi belajarnya.

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 Penelitian tentang kerjasama Nurhidayati (2010) Model pembelajaran inovatif - Kerjasama Kadarwati (2012) Model kooperatif Kerjasama Penelitian tentang metode eksperimen dan Prestasi belajar IPA Edi (2011) Metode eksperimen prestasi belajar IPA Kusdaryanto (2012) Metode eksperimen berbasis inkuiri prestasi belajar IPA Penelitian tentang Kemampuan kerja sama dan prestasi belajar Pariz (2012) Model pembelajaran kontekstual – Kemampuan kerja sama dan prestasi belajar Yang diteliti: Metode eksperimen – Kemampuan Kerja Sama dan Prestasi belajar IPA Gambar 6. Skema Penelitian-penelitan yang Relevan

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 2.9 Kerangka Berpikir IPA merupakan mata pelajaran yang hampir keseluruhan materinya adalah tentang pembuktian bagaimana suatu peristiwa terjadi. Sebagai seorang guru perlu suatu cara atau metode khusus yang digunakan dalam setiap kegiatan belajar mengajar agar dapat mengakomodir semua cakupan materi. Misalnya materi tentang sifat-sifat cahaya yang dibelajarakan di kelas V merupakan materi yang cukup sulit bagi siswa untuk bisa dipahami dengan baik. Hal ini biasanya dikarenakan ketidaktahuan guru dalam menyampaikan materi tersebut kepada siswa-siswanya. Seorang siswa perlu menemukan fakta tentang sifat-sifat cahaya itu secara mandiri untuk bisa memahami materi tentang sifat-sifat cahaya. Dengan cara menentukan fakta secara mandiri, siswa diharapkan lebih mudah dalam memahami materi tentang sifat-sifat cahaya. Salah satu cara yang dapat digunakan guru dalam membelajarkan materi itu adalah dengan metode eksperimen. Metode eksperimen dinilai tepat untuk mengakomodir siswa pemahaman siswa karena dalam metode ini siswa menggali dan menemukan fakta-fakta yang berkaitan dengan sifat-sifat cahaya secara mandiri yang nantinya berdampak langsung pada prestasi belajarnya. Dengan metode ini, siswa diakomodir untuk mencoba secara langsung suatu percobaan untuk membuktikan suatu fenomena. Metode ini selain bisa mengakomodir keterampilan siswa dalam menggali sebuah informasi juga dapat membantu meningkatkan kemampuan kerja sama diantara para siswa. Pada metode eksperimen ini, siswa juga dapat saling bekerjasama untuk bisa menemukan atau membuktikan sesuatu. Misalnya ada satu kelompok siswa,

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 beberapa siswa dalam kelompok itu melakukan percobaan sedangkan siswa lainnya mencatat hasil percobaan. Dengan diterapkannya metode eksperimen dalam pembelajaran IPA di SD N 1 Kebondalem Lor ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kerja sama yang dimiliki siswa dan juga akan berdampak langsung pada prestasi belajarnya. 2.10 Hipotesis Tindakan a) Penerapan metode eksperimen pada pembelajaran IPA tentang medeskripsikan sifat cahaya dapat meningkatkan kemampuan kerja sama siswa kelas V SD N 1 Kebondalem Lor. b) Penerapan metode eksperimen pada pembelajaran IPA tentang mendeskripsikan sifat cahaya dapat meningkatakan prestasi belajar siswa kelas V SD N 1 Kebondalem Lor.

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Menurut Aqib, dkk (2008) penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerja yang telah diusahakan sehingga dapat membuat prestasi belajar siswa-siswanya meningkat. Penelitian ini dilaksanakan dalam beberapa langkah yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Tahapan ini merupakan suatu siklus dan dapat dilihat pada gambar (Aqib, 2008): Pelaksanaan Perencanaan Siklus 1 Pengamatan Refleksi Pelaksanaan Siklus 2 Perencanaan Refleksi ? Gambar 7. Model PTK menurut John Elliot 32 Pengamatan

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 Menurut Hopkins (dalam Rochiati, 2007) ada beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan seorang guru dalam melaksanakan sebuah penelitian tindakan kelas, antara lain: a) Tugas pendidik yang utama adalah mengajar di kelas, dan kegiatan penelitian hendaknya tidak mengganggu tugas ini. b) Teknik-teknik pengumpulan data yang digunakan sebaiknya jangan terlalu banyak menyita waktu. c) Metode penelitian ini sebaiknya dapat diandalkan untuk mengembangkan kemampuan menyusun hipotesa kerja dan selanjutnya menyusun strategi untuk mengatasi persoalan. d) Permasalahan yang diangkat dalam penelitian hendaknya yang sebenarnya dihadapi di kelas, dan memerlukan penyelesaiannya. e) Memperhatikan prosedur etisnya sehingga tidak dilanggar 3.2 Setting Penelitian 3.2.1 Lokasi dan waktu penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD N 1 Kebondalem Lor Klaten yang terletak di desa Kebondalem Lor, kecamatan Prambanan, kabupaten Klaten. SD N 1 Kebondalem Lor ini terletak kurang lebih 3 km dari Candi Prambanan. Kondisi sekolah cukup nyaman untuk kegiatan belajar siswa-siswa karena letak sekolah yang agak jauh dari jalan raya. Penelitian dimulai pada bulan Februari 2014.

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 3.2.2 Subyek Penelitian Subyek dari penelitian ini adalah siswa-siswa kelas VB SD N 1 Kebondalem Lor. Siswa putra di kelas VB ini berjumlah 9 orang dan siswa putrinya berjumlah 11 orang. Mayoritas siswa kelas VB di SD N 1 Kebondalem Lor tergolong siswa dengan kemampuan rata-rata. Latar belakang pekerjaan orangtua siswa-siswa kelas VB mayoritas berprofesi sebagai buruh, pegawai negeri, dan wiraswasta. 3.2.3 Obyek Penelitian Obyek penelitian ini adalah kemampuan kerja sama siswa kelas VB SD N 1 Kebondalem Lor dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA, SK (Standar Kompetensi: 6. Menerapkan sifat-sifat cahaya melalui kegiatan membuat suatu karya/model dan KD (Kompetensi Dasar): 6.1 mendeskripsikan sifat-sifat cahaya, menggunakan metode eksperimen. 3.3 Desain Penelitian 3.3.1 Persiapan Sebelum melakukan penelitian tindakan kelas, peneliti terlebih dahulu melakukan beberapa persiapan, seperti; meminta izin kepada kepala sekolah SD N 1 Kebondalem Lor untuk melakukan kegiatan penelitian dan PPL, melakukan wawancara dengan guru, siswa kelas V, dan kepala sekolah, serta mempersiapkan segala kebutuhan yang akan digunakan dalam penelitian.

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 3.3.2 Rencana Tindakan tiap Siklus Siklus I Pertemuan pertama a) Rencana Tindakan Pada pertemuan pertama di siklus I, ada beberapa rencana tindakan yang akan dilakukan diantaranya setelah siswa mendengarkan mengenai tujuan pembelajaran yang akan dilakukan dan cara melakukan kegiatan percobaan, siswa akan dibagi dalam 5 kelompok kecil. Dalam setiap kelompok siswa melakukan percobaan untuk membuktikan sifat cahaya yaitu cahaya merambat lurus dan cahaya dapat menembus benda bening. Setelah selesai melakukan percobaan, siswa diminta untuk menuliskan hasil percobaan mereka, menjawab pertanyaan yang ada di dalam lembar kerja siswa, dan menyampaikan hasil pekerjaan mereka di depan siswa yang lain. Siswa yang lain dipersilakan untuk member pertanyaan, masukan, atau saran terhadap pekerjaan teman lainnya. Kemudian siswa dan guru merangkum kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. b) Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan. c) Pengamatan Peneliti melakukan observasi selama proses pembelajaran dengan memperhatikan cara siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar, sekaligus mengisi lembar observasi tentang kemampuan siswa dalam

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 bekerja sama, dan meneliti hasil pekerjaan siswa melalui lembar evaluasi yang dikerjakan siswa. d) Refleksi Peneliti melakukan refleksi dengan cara mengidentifikasi kesulitankesulitan apa saja yang dialami siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Refleksi ini akan dijadikan acuan untuk pertemuan ke dua di siklus I dengan tujuan agar siswa mampu mencapai kompetensi dasar yang ditentukan dan dapat mendapatkan gambaran murni dari nilai kemampuan kerja samanya. Siklus I Pertemuan kedua a) Rencana Tindakan Pada tindakan di siklus I pertemuan kedua, setelah siswa mendengarkan penjelasan dari guru mengenai tujuan pembelajaran dan cara melakukan percobaan, siswa dibagi ke dalam 5 kelompok kecil, kelompok yang terbentuk sama dengan pertemuan sebelumnya. Pada pertemuan kedua siklus I ini, siswa akan mencoba melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahaya dapat dibiaskan. Setiap kelompok, setelah selesai melakukan percobaan, diminta menuliskan hasil percobaan mereka lalu disampaikan di depan siswa lainnya. Siswa yang lain diberi kesempatan untuk bertanya, memberi masukan, atau saran terhadap kelompok yang berada di depan. Kemudian siswa dan guru bersama merangkum kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. Selanjutnya,

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 siswa mengerjakan soal evaluasi mengenai tiga sifat cahaya yang telah dipelajari. b) Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan sesuai dengan rencana tindakan seperti yang telah ditentukan. c) Pengamatan Peneliti melakukan observasi selama proses pembelajaran dengan memperhatikan cara siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar, sekaligus mengisi lembar observasi tentang kemampuan siswa dalam bekerja sama, dan meneliti hasil pekerjaan siswa melalui lembar evaluasi yang dikerjakan siswa. d) Refleksi Peneliti melakukan refleksi dengan cara mengidentifikasi kesulitankesulitan apa saja yang dialami siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Refleksi ini akan dijadikan acuan untuk mengadakan perbaikan kegiatan pembelajaran pada siklus II yang bertujuan agar siswa dapat mengatasi kesulitan belajar yang dialaminya selama kegiatanbelajar berlangsung, dapat mencapai kompetensi dasar yang ditentukan, dan dapat meningkatkan kemampauan kerja sama yang dimilikinya.

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 Siklus II a) Rencana Tindakan Pada siklus II setelah mendengarkan tujuan pembelajaran dan cara melakukan percobaan dari guru, siswa diminta untuk membentuk 5 kelompok kecil yang sama dengan pertemuan sebeliumnya. Kegiatan percobaan pada siklus II yang akan dilakukan siswa adalah membuktikan bahwa cahaya dapat dipantulkan dan dapat diuraikan. Kegiatan pembuktian cahaya dapat diuraikan akan dilakukan di luar kelas. Setelah selesai melakukan kegiatan percobaan siswa diminta untuk menuliskan hasil percobaan dan menyampaikan hasilnya di depan kelas. Siswa yang lain diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan, memberi masukan atau saran, dan menmberi sanggahan. Setelah itu siswa dan guru bersama-sama membuat rangkuman dari kegiatna pembelajaran yang telah dilakukan. Siswa melanjutkan kegiatan dengan mengerjakan soal evaluasi mengenai dua sifat cahaya yang sudah dipelajari. b) Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan. c) Pengamatan Selama proses belajar mengejar berlangsung, peneliti melakukan observasi dengan mengisi lembar observasi untuk mengetahui kemampuan kerja sama siswa. Peneliti juga melakukan penilaian

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 terhadap lembar evaluasi siswa untuk melihat ketercapaian kompetensi dasar dan peningkatan kemampuan kerja sama siswa. d) Refleksi Peneliti melakukan identifikasi atau melihat kesulitan yang dialami siswa selama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar untuk ditindaklanjuti pada tahapan berikutnya. 3.4 Instrumen Penelitian Dalam penelitian ini digunakan dua macam instrumen penelitian, yaitu tes yang digunakan untuk mengukur prestasi belajar siswa dan non tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan kerjasama siswa. 3.4.1 Tes Penelitian ini menggunakan instrumen tes yang digunakan untuk mengukur prestasi belajar yang dicapai siswa dengan mengerjakan soal yang diberikan di akhir siklus I. Soal berupa pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 20 soal untuk siklus I dan 10 soal sebagai evaluasi di siklus II. Tabel 3.1 Kisi-Kisi Soal Siklus I No Indikator 1. Menjelaskan pengertian cahaya 2. Menjelaskan sumber-sumber cahaya 3. Mendeskripsikan sifat cahaya merambat lurus 4. Menyebutkan contoh peristiwa cahaya yang merambat lurus 5. Membedakan antara benda bening dan benda gelap 6. Mendeskripsikan sifat cahaya yang mampu menembus benda bening Nomor Soal 1, 13, 17, 18, 2, 10 3, 19, 16 4 7, 12 5, 11, 20

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 7. Mendeskripsikan sifat cahaya yang dapat dibiaskan 8. Menyebutkan contoh pembiasan dalam kehidupan sehari-hari 6, 8 9, 14, 15 Di akhir siklus dua juga dilakukan evaluasi dengan memberikan soal pilihan ganda yang berjumlah 10 soal. Tabel 3.2 Kisi-Kisi Soal Siklus II No. 1. 2. 3. 4. Indikator Mendeskripsikan sifat cahaya yang dapat dipantulkan Menyebutkan peristiwa pemantulan cahaya yang terjadi di kehidupan sehari-hari Mendeskripsikan sifat cahaya yang dapat diuraikan Menyebutkan contoh penguraian cahaya yang terjadi di kehidupan sehari-hari Nomor Soal 1,4,10 6, 9 3, 5, 8 2, 7 Sebelum lembar tes diujicobakan ke siswa kelas VB SD N 1 Kebondalem Lor, terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Uji validitas dan reliabilitas soal tes dilakukan di SD N Gentan. Hal ini dikarenakan karakteristik siswa di SD N Gentan dinilai hampir sama dengan siswa di SD N 1 Kebondalem Lor. Sugiyono (2010) berpendapat bahwa suatu soal dikatakan valid apabila memiliki r.hitung di atas r.tabel yaitu 0.30. Tabel 3.3 Hasil Validitas Soal Siklus I No. Item 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. r. hitung .000 .000 .152 .315 .588 .270 .628 .332 .521 .322 r.tabel 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 keterangan Tidak Valid Tidak Valid Tidak Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Valid

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. .390 .424 .322 .560 .475 -.100 .519 -.017 .396 .643 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 Valid Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Tabel 3.4 Hasil Validitas Soal Siklus II No. Item 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. r. hitung .322 .508 .618 .000 .706 .026 .659 .356 .144 .700 r. tabel 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 0.30 Keterangan Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Hasil uji validitas yang dilakukan pada soal siklus I didapatkan 14 aitem soal yang valid dari total 20 soal. Sedangkan pada siklus II didapatkan 7 aitem soal yang valid dari total 10 soal. Uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan cronbach alpha untuk mengetahui tingkat kereliabelan dari soal (Arikunto, 1999). Tabel 3.5 Hasil Uji Reliabilas Soal Siklus I Cronbach's Alpha 0.606 Cronbach's Alpha Based on Standardized Items 0.807 N of Items 14 Dari data di atas diketahui bahwa tingkat kereliabelan soal siklus I adalah 0.606 dengan jumlah soal yang reliabel adalah 14 soal.

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 Tabel 3.6 Hasil Uji Reliabilitas Soal Siklus II Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items 0.507 N of Items 0.816 7 Dari data di atas, tingkat keriabelan soal siklus dua adalah sebesar 0.507 dengan jumlah soal yang reliabel ada 7 soal. Tingkat reliabilas soal diukur dengan menggunakan pedoman sebagai berikut (Arikunto, 1999): Tabel 3.7 Pedoman Reliabilitas No. 1. 2. 3. 4. 5. Tingkat Reliabilitas 0.80 – 1.00 0.60 – 0.79 0.40 – 0.59 0.20 – 0.39 0.00 – 0.19 Kriteria Penilaian Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Jadi, soal pada siklus I termasuk ke dalam kriteria tingkat kereliabelan yang tinggi dan soal pada siklus II termasuk dalam kriteria tingkat kereliabelan yang cukup. 3.4.2 Non Tes Instrumen penilaian non tes digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan kerjasama siswa. Dalam penelitian ini, kemampuan kerjasama siswa diukur menggunakan lembar observasi dan penilaian teman sejawat. Lembar observasi digunakan ketika kegiatan pembelajaran berlangsung di kelas dan penilaian teman sejawat diisi oleh siswa sendiri untuk menilai temannya.

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 Tabel 3.8 Kisi-kisi Lembar Observasi No. Aspek Kerja Sama No. Absen Penilaian 1 2 3 4 1. Mengambil giliran dan berbagi tugas 2. Memberi kontribusi dalam kelompok 3. Mengusahakan partisipasi anggota 4. Keberadaan dalam kelompok 5. Menciptakan suasana kerja sama Kriteria pemberian nilai: a) Aspek 1: 1 = apabila siswa tidak mau menerima tugas yang diberikan 2 = apabila siswa mau menerima tugas yang diberikan 3 = apabila siswa mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 4 = apabila siswa mau menerima tugas yang diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas b) Aspek 2: 1 = apabila siswa tidak berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok 2 = apabila siswa berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok 3 = apabila siswa berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok tapi tidak ikut menyempurnakan pekerjaan kelompok

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 4 = apabila siswa berkontribusi dalam kelompok dan ikut menyempurnakan pekerjaan kelompok c) Aspek 3: 1 = apabila siswa tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami kelompoknya 2 = apabila siswa tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompoknya 3 = apabila siswa peduli terhadap kesulitan kelompok tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompoknya itu 4 = apabila siswa peduli terhadap kesulitan kelompok dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompoknya itu d) Aspek 4: 1 = apabila siswa tidak bersama kelompoknya selama kegiatan belajar berlangsung 2 = apabila siswa bersama dengan kelompoknya selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 3 = apabila siswa bersama dengan kelompoknya selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok yang diberikan 4 = apabila siswa bersama dengan kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengejakan tugas yang diberikan e) Aspek 5: 1 = apabila siswa tidak pernah bertanya dan berpendapat dalam kegiatan diskusi kelompok 2 = apabila siswa hanya sekali bertanya dan berpendapat dalam kegiatan diskusi kelompok

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 3 = apabila siswa aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat dalam kegiatan diskusi kelompok 4 = apabila siswa aktif bertanya dan berpendapat (lebih dari sekali) dalam kegiatan diskusi kelompok Tabel 3.9 Lembar Penilaian Teman Sejawat No. Aspek Kerja Sama No. Absen Penilaian 1 2 3 4 1. Mengambil giliran dan berbagi tugas 2. Memberi kontribusi dalam kelompok 3. Mengusahakan partisipasi anggota 4. Keberadaan dalam kelompok 5. Menciptakan suasana kerja sama Kriteria pemberian nilai: a) Aspek 1: 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau menerima tugas yang diberikan 2 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan 3 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 4 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 b) Aspek 2: 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak melakukan apa-apa 3 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak ikut menyempurnakannya 4 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok dan ikut menyempurnakannya c) Aspek 3: 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami oleh kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu peduli tapi tidak ikut membantu kesulitan yang dialami kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu peduli dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompok d) Aspek 4: 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 2 = apabila teman satu kelompokmu bersama dengan kelompok selama kegiatan berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 3 = apabila teman satu kelompokmu bersama dengan kelompok selama kegiatan berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas kelompok e) Aspek 5: 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak pernah aktif bertanya dan brpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 2 = apabila teman satu kelompokmu hanya sekali bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 3 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 4 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya dan berpendapat (lebih dari sekali) saat kegiatan kerja kelompok berlangsung Instrumen non tes ini telah di expert judgement oleh dua orang dosen, ada beberapa hal yang mengalami perubahan selama dilakukan expert judgement diantaranya di bagian kriteria pemberian nilai pada lembar observasi dan lembar penilaian teman sejawat. Pada lembar observasi hal yang mengalami perubahan ialah dibagian subyek atau sasaran pengobservasian, sedangkan pada lembar penilaian teman sejawat hal yang mengalami perubahan adalah struktur kalimat yang harus disesuaikan dengan karakteristik siswa.

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 3.5 Teknik Pengumpulan Data Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah dengan: 3.5.1 Tes Tes menurut Arikunto (1999) adalah suatu cara atau alat yang pengumpulan data yang berisi serangkaian pertanyaan atau latihan yang digunakan untuk mengukur keterampilan, pengetahuan, kecerdasan, kemampuan, atau bakat yang dimiliki oleh seseorang atau kelompok. Fungsi tes sendiri menurut Arikunto (1999) adalah untuk mengukur kemampuan yang ada pada diri seseorang atau pun sekelompok orang. Jenis tes yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini adalah tes tertulis. Tes ini digunakan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa dan diberikan kepada siswa saat kegiatan evaluasi berlangsung. 3.5.2 Non tes Pengumpulan data untuk nontes menggunakan dua macam teknik, yaitu: a) Lembar Observasi Observasi menurut Nasution (dalam Sugiyono, 2010) suatu teknik pengumpulan data tentang suatu masalah dengan berbagai macam cara seperti memperhatikan secara akurat dan mencatat berbagai fenomena yang muncul untuk mendapatkan suatu pemahaman atau pembuktian terhadap informasi yang diperoleh sebelumnya. Pada penelitian ini lembar observasi digunakan peneliti untuk mengamati dan mengetahui kemampuan kerja sama siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 b) Lembar penilaian teman sejawat Lembar penilaian teman sejawat adalah salah satu bentuk alat pengumpul data yang termasuk ke dalam jenis skala nilai yang memuat pernyataan-pernyataan guna menjabarkan gejala atau perilaku ke dalam skala yang bermakna nilai mulai dari nilai terendah hingga nilai tertinggi (Supratiknya, 2012). Peneliti menggunakan lembar penilaian teman sejawat untuk mengetahui dan mendapatkan data tentang kemampuan kerja sama siswa yang berasal dari siswa sendiri. 3.6 Teknik Analisis Data 3.6.1 Tes Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisa data berupa tes menggunakan statistik deskriptif yaitu dengan menghitung mean atau rata-rata dari nilai atau skor soal-soal yang dikerjakan siswa saat kegiatan evaluasi baik siklus I maupun II. 3.6.2 Non Tes Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisa data berupa non test juga mengunakan statistik deskriptif yakni mengambil nilai rata-rata dari hasil penilaian yang didapat dari lembar observasi dan lembar penilaian teman sejawat. 3.7 Indikator Keberhasilan 3.7.1 Tes Penelitian ini dikatakan berhasil apabila siswa-siswa mampu mencapai nilai rata-rata atau lebih dari target yang telah ditetapkan.

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 Tabel 3.10 Indikator Keberhasilan Tes Variabel Indikator Prestasi belajar siswa dalam materi mendeskripsikan sifat-sifat cahaya Nilai ratarata hasil tes siswa Prosentase jumlah siswa yang mencapai KKM Kondisi awal 57.2 Kondisi pada akhir siklus Siklus I Siklus II 62 72 40 % 60 % 75 % Nilai akhir siswa didapatkan dari lembar evaluasi siswa yang diberikan pada setiap akhir siklus. Nilai tes siswa dijabarkan sebagai berikut: a) Nilai siklus I Pilihan ganda = jumlah jawaban benar x 5 = nilai evaluasi siklus I Nilai siklus I dicari dcngan rumus : ∑ Dimana: ∑n = jumlah nilai evaluasi siklus I N = jumlah siswa b) Nilai siklus II Pilihan ganda = jumlah jawaban benar x 10 = nilai evaluasi siklus II Nilai siklus II dicari dcngan rumus: ∑ Dimana: ∑n = jumlah nilai evaluasi siklus I N = jumlah siswa

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 3.7.2 Non Tes Penelitian ini dikatakan berhasil apabila siswa mampu mencapai atau melebihi target presentase kemampuan kerja sama yang telah ditentukan. Tabel 3.11 Indikator Keberhasilan Non Tes Variabel Indikator Kondisi awal Kemampuan Kerja sama siswa Mengambil giliran dan berbagi tugas Memberi kontribusi dalam kelompok Mengusahakan partisipasi anggota Keberadaan dalam kelompok 35 % Kondisi pada akhir siklus Siklus I Siklus II 50% 60 % 40 % 40 % 50 % 30 % 45 % 50 % 40 % 60 % 70 % Menciptakan suasana kerja sama 20 % 40 % 50 % 33 % 47 % 56 % Rata-rata Pada setiap indikator dihitung prosentasenya dari jumlah keseluruhan siswa, dengan menggunakan rumus: Prosentase Dimana : n = jumlah nilai pada tiap aspek N = jumlah nilai maksimal pada tiap aspek

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan 3 kali pertemuan, dimana setiap siklusnya terdiri dari 4 tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. 4.1.1 Siklus I a) Perencanaan Perencanaan awal yang dilakukan adalah melihat kembali dokumendokumen nilai siswa pada tahun pelajaran sebelumnya dan melakukan beberapa wawancara dengan guru mata pelajaran IPA dan kepala sekolah untuk mendapatkan gambaran mengenai sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi mendeskripsikan sifat cahaya dan sejauh mana kemampuan kerja sama yang dimiliki siswa. Peneliti melaksanakan penelitian pada siklus I ini selama dua kali pertemuan dengan menerapkan metode eksperimen atau percobaan. Metode ini dinilai cocok karena membuat siswa dapat membangun pemahamannya sendiri dan dapat melatih kemampuan kerja sama yang dimilikinya. Peneliti kemudian menyusun silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), soal evaluasi, lembar observasi, lembar penilaian teman sejawat, lembar kerja siswa, dan mempersiapkan alat-alat yang akan digunakan untuk percobaan. Pada siklus I pertemuan pertama materi yang disampaikan 52

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 adalah sifat cahaya yang dapat merambat lurus dan sifat cahaya yang dapat menembus benda bening. Pada siklus I pertemuan ke dua materi yang disampaikan adalah sifat cahaya yang dapat dibiaskan. b) Pelaksanaan kegiatan 1. Siklus I pertemuan pertama Tindakan siklus I pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 5 Februari 2014. Subyek yang digunakan yaitu siswa kelas V B SD N 1 Kebondalem Lor yang berjumlah 20 siswa. Peneliti bekerja sama dengan guru mata pelajaran dalam menyampaikan materi pembelajaran. Materi pembelajaran yang disampaikan pada siklus I pertemuan pertama adalah sifat cahaya yang dapat mereambat lurus dan sifat cahaya yang dapat dipantulkan. Peneliti menggunakan metode eksperimen dengan tujuan agar siswa dapat membuktikan sendiri bahwa cahaya dapat merambat lurus dan dapat menembus benda bening. Pada kegiatan pembelajaran, siswa dibagi menjadi 5 kelompok kecil yang beranggotakan 4 orang siswa. Setiap kelompok memperoleh alat dan bahan yang akan digunakan untuk melakukan percobaan seperti gelas kaca, obat nyamuk, korek api, senter, mika putih, dan karton. Siswa juga mendapatkan lembar kerja siswa yang berisi petunjuk pelaksanaan percobaan. Siswa dalam kelompok melakukan proses pembuktian dengan metode eksperimen dibawah bimbingan guru. Siswa melakukan serangkaian kegiatan percobaan dengan cara bekerja sama, ada pembagian di masing-masing

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 kelompok, seperti ada siswa yang bertugas melakukan percobaan, siswa yang lain membatu dengan cara membacakan petunjuk percobaan, siswa lainnya mengerjakan soal yang ada pada lembar kerja siswa. Setelah siswa selesai melakukan percobaan dan mengerjakan soal yang ada pada lembar kerja siswa, setiap kelompok diminta untuk menyampaikan hasil percobaan yang telah mereka lakukan. Kelompok lain yang belum mendapatkan tugas untuk member masukan, saran, bertanya, ataupun menyanggah pada hasil percobaan yang sedang di sampaikan. Kemudian guru dan siswa bersama-sama membahas hasil percobaan, meluruskan jawaban yang belum benar, dan membuat kesimpulan atas kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan hari ini. 2. Siklus I pertemuan kedua Tindakan pada siklus I pertemuan kedua ini dilaksanakan pada tanggal 8 Februari 2014. Seperti pada pertemuan pertama, pada pertemuan ini siswa masih bekerja dalam kelompok mereka untuk memuktikan bahwa cahaya dapat dibiaskan. Tujuan dari siklus I pertemuan kedua ini adalah agar siswa dapat membuktikan secara langsung bagaimana terjadinya proses pembiasan cahaya dan lebih memantapkan kemampuan kerja sama yang telah mereka tunjukan pada pertemuan sebelumnya. Sebelum siswa memulai membuktikan proses pembiasan cahaya terlebih dahulu siswa menyiapkan alat-alat yang akan digunakan untuk melakukan percobaan seperti gelas kaca, pensil, penggaris, dan air. Masing-masing kelompok memperoleh lembar

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 kerja siswa dan dikerjakan sesuai denganhasil percobaan yang mereka lakukan. Kemudian setelah selesai melakukan pecobaan setiap kelompok diminta menyampaikan hasil percobaan kelompok mereka. Kelompok lain diminta memberi pertanyaan, saran, mapupun pendapat lainnya. Kemudian siswa dan guru bersama-sama membuat kesimpulan atas kegiatan pembelajaran hari ini dan pembelajaran dilanjutkan dengan mengerjakan soal evaluasi siklus I. c) Pengamatan Pada siklus I pertemuan pertama ketika siswa dibentuk menajdi beberapa kelompok kecil ada beberapa siswa yang menolak untuk bergabung di dalam kelompoknya. Namun, setelah diberi penjelasan siswa tersebut akhirnya mau bergabung di dalam kelompoknya dan ikut melaksanan kegiatan pembelajaran dari awal sampai akhir. Selama kegiatan pembelajaran berlangsung siswa terlihat sangat bersemangat mengikuti kegiatan pembelajaran. Tetapi ada beberapa kelompok yang para anggotanya kurang dapat bekerja sama dengan bukti bahwa mereka sibuk sendiri bermain dengan alat-alat percobaan yang diberikan. Pada pertemuan kedua di siklus I, siswa lebih kondusif. Beberapa siswa yang pada pertemuan sebelumnya tidak ikut bekerja sama dalam melakukan percobaan, pada pertemuan kedua ini sudah terlihat aktif ikut bekerja sama. Hal ini mungkin terjadi karena pada pertemuan sebelumnya siswa diminta mengisi lembar penilaian teman sejawat yang berguna untuk mengetahui sejauh mana kontibusi teman satu kelompoknya dalam

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 melaksanakan kegiatan percobaan. Pada pertemuan kedua di siklus I ini juga banyak siswa yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan ketika ada kelompok yang sedang menyampaikan hasil pekerjaannya. d) Hasil pengamatan Setelah data pada siklus I berhasil didapatkan, data itu kemudian diolah untuk mengetahui tingkat keberhasilan tindakan. Data dari siklus I ini akan dibandingkan dengan data awal yang didapat dari hasil dokumentasi pada nilai-nilai ulangan siswa pada materi mendeskripsikan sifat-sifat cahaya pada tahun ajaran 2012/2013 dan data kemampuan kerja sama yang diperoleh dari hasil wawancara dengan guru mata pelajaran dan kepala sekolah. e) Refleksi Berdasakan hasil pengamatan yang dilakukan pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung, peneliti berdiskusi dengan guru mata pelajaran dan observer dan memutuskan: 1. Ada beberapa siswa yang tidak mau ikut bekerja sama dalam melakukan percobaan karena tidak suka dengan teman satu kelompoknya. Kemudian setelah diberi penjelasan siswa tersebut akhirnya mau mengikuti kegian percobaan selanjutnya. 2. Ada beberapa siswa yang masih belum dapat memahami materi pembelajaran yang disampaikan karena hanya sibuk sendiri bermain dengan alat percobaan yang disediakan.

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 3. Masih ada beberapa siswa yang masih kesulitan dalam memahami petujuk pelaksanaan percobaan sehingga berpengaruh pada pemahamannya mengenai materi pembelajaran. 4. Pemahaman siswa secara rata-rata meningkat jika dibandingkan dengan kondisi awal siswa. indikator keberhasilan tes diakhir siklus I pun dapat tercapai bahkan lebih yaitu 64.25 Berdasarkan refleksi pada siklus I masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki antara lain, keterlibatan siswa dalam kelompoknya, petunjuk soal, dan petunjuk percobaan yang kurang mampu dipahami siswa. Oleh karena itu peneliti belum merasa puas dengan hasil yang didapatkan, maka akan dilaksanakan perbaikan pembelajaran siklus I pada pembelajaran di siklus ke II. 4.1.2 Siklus II a) Perencanaan Setelah mengetahui hasil dari kegiatan pembelajran yang dilakukan di sikklus I, maka peneliti mulai merencanakan kegiatan di siklus II. Ada satu pertemuan di silkus II ini, dimana materi yang akan dipelajari siswa adalah sifat cahaya yang dapat dipantulkan dan cahaya yang dapat diuraikan. Peneliti menggunakan metode belajar yang sama yaitu metode eksperimen untuk lebih meningkatkan kemampuan kerja sama dan prestasi belajar siswa yang sudah di capai siswa pada siklus I. Dalam rangka lebih meningkatkan kemampuan kerja sama dan prestasi belajar itu, peneliti menyusun rencana pelakasanaan pembelajaran (RPP), soal evaluasi, Lembar kerja Siswa, lembar observasi, lembar penilaian teman sejawat,

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 dan alat-alat serta media yang akan digunakan dalam melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahaya dapat dipantulkan dan diuraikan. b) Pelaksanaan kegiatan Pelaksanaan siklus II ini dilakukan pada tanggal 12 Februari 2014. Pada pertemuan ini siswa dibagi kembali menjadi 5 kelompok kecil, dimana kelompok yang dibentuk masih sama seperti pada siklus I, hal ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampuan kerja sama yang dimiliki siswa-siswa. Pada pertemuan ini materi yang dibahas adalah sifat cahaya yang dapat dipantulkan. Dengan menggunakan metode eksperimen, siswa diharapkan mampu membuktikan sendiri apa yang dimaksud dengan cahaya yang dipantulkan dan bagaimana bentuk bayangan yang dapat dihasilkan dari adanya peristiwa pemantulan cahaya tersebut. Pada kegiatan percobaan ini, siswa diminta mendengarkan dan membaca petunjuk percobaan, bekerja sama dalam melakukan pembuktian dan mengerjakan soal-soal yang ada pada lembar kerja siswa yang telah dibagikan ke masing-masing kelompok. Setelah kegiatan percobaan membuktikan cahaya dapat dipantulkan sudah selesai, selanjutnya siswa diajak keluar kelas untuk melakukan percobaan selanjutnya yaitu cahaya dapat diuraikan. Siswa-siswa melakukan pembuktian bahwa cahaya dapat diuraikan dengan melakukan percobaan sederhana dengan menggunakan balon sabun. Seperti pada percobaan sebelumnya, di percobaan ini siswa

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 juga diminta untuk berbagi tugas untuk menyelesaikan tugas yang ada pada lembar kerja siswa. Setelah siswa selesai melakukan percobaan membuktikan cahaya dapat diuraikan, siswa diminta kembali ke dalam kelas untuk mempresentasikan hasil pekerjaan mereka dalam membuktikan bahawa cahaya dapat dipantulkan dan dapat diuraikan. Saat ada kelompok yang sedang mempresentasikan hasil pekerjaan kelompoknya, siswa lainnya diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan, komentar, pertanyaan, maupun sanggahan. Selanjutnya, siswa dan guru bersama-sama membahas hasil percobaan dan menarik kesimpulan. Lalu siswa diminta mengerjakan soal evaluasi siklus II berupa pilihan ganda. c) Pengamatan Pada siklus II ini, siswa-siswa kelas V B nampak lebih bisa dikondusifkan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran jika dibandingkan dengan siklus I. Siswa lebih bisa menunjukkan kerja sama dengan teman satu kelompoknya, lebih bisa membagi tugas dalam melakukan percobaan dan mengerjakan soal yang ada di lembar kerja siswa,dan lebih antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Hal ini secara tidak langsung berdampak pada meningkatnya nilai kemamapuan kerja sama yang mereka miliki. Secara keseluruhan kegiatan pembelajaran berjalan lancar dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan siswa pun sudah mengearah pada tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 d) Hasil pengamatan Pengukuran tingkat keberhasilan siklus II dilakukan dengan pengamatan pada kemampuan kerja sama siswa dan tes evaluasi untuk mengetahui sejauh mana peningkatan prestasi belajar siswa. e) Refleksi Pada pembelajan di siklus ke II ini kondisi siswa lebih kondusif, siswa merasa antusias dalam mengikuti semua kegiatan pembelajaran dari awal hingga akhir. Selama kegiatan pembelajaran pun siswa terlihat sudah mampu saling bekerja sama dengan teman satu kelompoknya dengan baik, mampu membagi tugas dengan adil, sangat berbeda jauh dengan apa yang terjadi pada siklus I. Pada siklus II ini siswa juga lebih mudah dalam memahami petunjuk pengerjaan soal dan petunjuk melakukan percobaan. Saat presentasi pun ada peningkatan keaktifan dari siswa dalam memberi masukan, saran, maupun pertanyaan pada kelompok yang sedang menyampaikan hasil percobaan kelompok mereka. Berdasarkan hasil dari refleksi dari siklus II, peneliti memutuskan untuk menghentikan kegiatan penelitian di akhir siklus II. Hal ini disebabkan karena, muatan materi mendeskripsikan sifat cahaya telah dipelajari semua, nilai ratarata siswa telah mengalami peningkatan dari kondisi awal, siklus I, dan siklus II, presentase kemampuan kerja sama siswa juga telah mengalami peningkatan dari kondisi awal, siklus I, dan siklus II.

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 4.2 Pembahasan Pada bagian ini peneliti mencoba untuk mengkaji dan mengkritisi hasil penelitian yang telah dilakukan selama siklus I dan siklus II. Dimana hasil dari pengkajian dapat diuraikan menjadi hal-hal berikut: 4.2.1 Peningkatan Prestasi Belajar a) Peningkatan Prestasi Belajar di Siklus I Tabel 4.1 Data Awal Kondisi Siswa No. absen Nama 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. Jumlah Rata-rata nilai Prosentase ketuntasan A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T Nilai 60 55 55 56 50 55 57 75 61 52 54 56 55 66 65 69 35 70 20 78 1144 57.2 Ketuntasan KKM Tuntas Tidak tuntas Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ 8 12 40 % 60 % Tabel di atas merupakan data awal nilai rata-rata siswa dalam materi mendeskripsikan sifat-sifat cahaya. Dari data di atas diketahui bahwa hanya ada 8 siswa atau 40 % siswa yang mampu mencapai nilai KKM yang ditentukan sekolah yaitu 60.

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 Berikut adalah nilai hasil siklus I: Tabel 4.2 Nilai Hasil Evaluasi Siklus I No. absen Nama Nilai Tuntas 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. Jumlah Rata-rata nilai Prosentase ketuntasan A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T 55 50 65 80 80 45 70 70 70 80 50 55 85 60 40 85 55 85 65 40 1285 64.25 Ѵ Ѵ Ѵ Ketuntasan Tidak tuntas Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ 12 Ѵ 8 60 % 40 % Tabel di atas menunjukkan nilai siswa setelah pelaksanaan tindakan siklus I. Dari tabel tersebut dapat diketahui bahwa jumlah siswa yang mencapai KKM adalah 12 orang atau sekitar 60 % dari total siswa keseluruhan. Tabel 4.3 Perbandingan Kondisi Awal dan Siklus I Data Kondisi awal Siklus I Jumlah siswa Nilai Jumlah skor Rata-rata kelas 20 1144 57.2 20 1285 64.25 Ketuntasan KKM Jumlah Prosentase siswa yang tuntas 8 40 % 12 60 %

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 Tabel di atas menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari kondisi awal dan siklus I. Dari tabel tersebut jumlah siswa yang mampu mencapai KKM juga meningkat dari 8 orang di kondisi awal menjadi 12 orang pada siklus I. b) Peningkatan Prestasi Belajar di Siklus II Tabel 4.4 Nilai Hasil Evaluasi Siklus II No. absen Nama 1. A 2. B 3. C 4. D 5. E 6. F 7. G 8. H 9. I 10. J 11. K 12. L 13. M 14. N 15. O 16. P 17. Q 18. R 19. S 20. T Jumlah Rata-rata nilai Prosentase ketuntasan Nilai 30 40 70 80 90 60 70 80 80 90 60 80 80 90 70 100 70 80 90 60 1470 73.50 Ketuntasan KKM Tuntas Tidak tuntas Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ 2 18 90 % 10 % Tabel di atas menunjukkan nilai siswa di akhir pelaksanaan siklus II. Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa jumlah siswa yang mencapai KKM adalah 18 orang atau sekitar 90 % dari total siswa secara keseluruhan.

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 Tabel 4.5 Perbandingan Prestasi Belajar Siklus I dan Siklus II Data Siklus I Siklus II Jumlah siswa 20 20 Nilai Jumlah skor Rata-rata kelas 1285 1470 64.25 73.50 Ketuntasan KKM Jumlah Prosentase siswa yang tuntas 12 60 % 18 90 % Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa ada peningkatan nilai rata-rata yang dicapai siswa yaitu 64,25 pada siklus I menjadi 73,50 pada siklus II. Jumlah presentase siswa yang mencapai KKM pun bertambah dari siklus I sebanyak 60 % menjadi 90 % di akhir siklus II. Berdasarkan hasil evaluasi siklus I dan II, didapatkan kesimpulan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa yang mencapai KKM yaitu: n = N2 – N1 n = 90 % - 60% n = 30 % Dimana: n = kenaikan prosentase siswa yang mencapai KKM N1 = prosentase siswa yang mencapai KKM pada siklus I N2 = prosentase siswa yang mencapai KKM pada siklus II Terdapat peningkatan sebanyak 30% siswa yang mencapai KKM dari siklus I ke siklus II. Sedangkan nilai rata-rata yang dicapai siswa juga terdapat peningkatan yaitu: n = N2 – N1 n = 73.50 – 64.25 n = 9.25

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 Dimana: n = peningkatan nilai rata-rata siswa N1 = nilai rata-rata siswa pada siklus I N2 = nilai rata-rata siswa pada siklus II Tabel 4.6 Perbandingan Nilai Akhir Siklus I dan Siklus II No. Nama Nilai siklus I 1. A 55 2. B 50 3. C 65 4. D 80 5. E 80 6. F 45 7. G 70 8. H 70 9. I 70 10. J 80 11. K 50 12. L 55 13. M 85 14. N 60 15. O 40 16. P 85 17. Q 55 18. R 85 19. S 65 20. T 40 Jumlah 1285 Rata-rata Nilai 64.25 Prosentase ketuntasan Ketuntasan KKM Tuntas Tidak Tuntas Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ 12 8 60 % 40 % Nilai siklus II 30 40 70 80 90 60 70 80 80 90 60 80 80 90 70 100 70 80 90 60 1470 73.50 Ketuntasan KKM Tuntas Tidak Tuntas Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ 18 2 90 % 10 % Data kondisi awal siswa menunjukkan bahwa hanya 40 % siswa atau sekitar 8 orang siswa yang mampu mencapai nilai KKM yang ditentukan sekolah yaitu 60. Sedangkan sisanya, sebanyak 12 orang siswa, tidak dapat mencapai nilai KKM. Ada perbandingan cukup jauh antara siswa yang mencapai nilai tertinggi yaitu 78 dengan siswa yang mendapat nilai terendah yaitu 20. Hal ini bisa terjadi mungkin

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 dikarenakan siswa yang telah mencapai KKM mempunyai kemampuan yang lebih dalam memahami materi yang sedang diajarkan oleh guru walaupun hanya dengan menggunakan metode ceramah saja. Sedangkan siswa yang yang tidak mampu mencapai KKM kemungkinan mempunyai daya tangkap yang kurang jika materi pembelajaran hanya disampaikan melalui ceramah. Siswa dinilai akan lebih paham mengenai materi pembelajaran apabila siswa secara langsung terlibat aktif dalam membuktikan adanya suatu peristiwa. Metode eksperimen adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan guru untuk bisa mengajak siswa terlibat langsung dalam membuktikan terjadinya suatu peristiwa. Dari data hasil evaluasi siswa yang dilakukan pada siklus I menunjukkan bahwa adanya peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM yaitu sebanyak 12 orang atau sekitar 60 % jika dibandingkan dengan kondisi awal siswa. Hal ini berarti pada siklus I sebanyak 12 siswa sudah mampu memahami materi pembelajaran yang sedang diajarkan, nilai rata-rata yang dicapai pun sudah melebihi nilai KKM yaitu sebesar 64.25. Dari data ini dapat simpulkan bahwa dengan metode eksperimen yang melibatkan siswa secara langsung dalam memahami materi pembelajaran mengenai sifat-sifat cahaya dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V B SD N 1 Kebondalem Lor. Pada data siklus II menunjukkan adanya peningkatan jumlah siswa yang dapat mencapai KKM, sebanyak 18 orang atau 90 % siswa mampu memperoleh nilai melebihi KKM yang ditentukan. Nilai rata-ratanya pun meningkat jika dibandingkan dengan siklus I yaitu 73.50. Hal ini dipengaruhi oleh tingkat kondusifitas siswa dalam mengikuti kegiatan belajar, kesriusan siswa mengikuti

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 jalannya kegiatan belajar, dan kemauan mereka dalam mencoba membuktikan secara langsung percobaan yang mereka lakukan. Data perbandingan nilai ratarata siswa dari kondisi awal, siklus I, dan siklus II dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 4.7 Data Perbandingan Nilai Prestasi di Kondisi Awal, Siklus I, dan Siklus II Data Kondisi awal Siklus I Siklus II Nilai Jumlah siswa Jumlah nilai 20 1144 20 20 1285 1470 Ketuntasan KKM Rata-rata Jumlah siswa kelas mencapai KKM 57.2 8 64.25 73.50 12 18 Prosentase 40% 60% 90% Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari diagram batang di bawah ini: Bagan 4.1 Diagram Perbandingan Nilai Prestasi di Kondisi Awal, Siklus I, dan Siklus II 80 70 60 50 Kondisi Awal 40 Siklus I 30 Siklus II 20 10 0 Kondisi Awal Siklus I Siklus II

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 Pada siklus I hasil nilai evaluasi dan prosentase siswa yang mencapai KKM sudah meningkat jika dibandingkan kondisi awal siswa yaitu dari 40 % menjadi 60 %. Pada siklus ke II terjadi peningkatan kembali prosentase siswa yang mencapai KKM yaitu sebesar 90%. Nilai rata-rata yang dicapai siswa pun meningkat dari kondisi awal yaitu 57.2 meningkat pada siklus I menjadi 64.25 dan meningkat lagi pada siklus II yaitu 73.50. Dari data yang diperoleh pada siklus II, data ditarik kesimpulan bahwa penelitian telah mencapai target yang diharapkan dan penelitian dinyatakan cukup pada siklus II. Hasil pembahasan mengenai penggunaan metode eksperimen yang dapat meningkatkan prestasi siswa ini sejalan dengan penelitian-penelitian yang serupa yang telah dilakukan sebelumnya. Edi (2011) menyebutkan bahwa dengan penggunaan metode eksperimen, prestasi belajar siswa SD N Bangun rejo meningkat dari rata-rata 61.96 menjadi 82.67. Kusdaryanto (2012) mengatakan dengan menggunakan metode eksperimen ini prosentase pencapaian KKM siswa di SD N 1 Selokerto meningkat dari 45 % menjadi 84 %. Hasil pembahasan ini juga sesuai dengan teori bahwa dengen menerapkan metode eksperimen, siswa mampu membangun pemahamannya sendiri melalui serangkaian kegiatan percobaan. Oleh karena siswa membangun pemahamannya sendiri, maka pemahamannya itu akan tersimpan lebih lama yang berdampak pada meningkatnya prestasi belajar pada diri siswa.

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 4.2.2 Peningkatan Kemampuan Kerja Sama a) Peningkatan Kemampuan Kerja Sama Siklus I Tabel 4.8 Peningkatan Kemampuan Kerja Sama Siswa Siklus I Variabel Kemampuan kerja sama Indikator Mengambil giliran dan berbagi tugas Memberi kontribusi dalam kelompok Mengusahakan partisipasi anggota Keberadaan dalam kelompok Menciptakan suasana kerja sama Rata-rata Kondisi awal 35 % Kondisi siklus I 52 % 40 % 46 % 30 % 48 % 40 % 60 % 20 % 44 % 33 % 50 % Tabel di atas menunjukkan peningkatan prosentase kemampuan kerja sama di masing-masing indikator pada kondisi awal dan akhir siklus I.Prosentase akhir kondisi awal kemampuan kerja sama siswa adalah 33 % sedangkan prosentase pada akhir siklus I adalah 50 %. b) Peningkatan Kemampuan Kerja Sama Siklus II Tabel 4.9 Peningkatan Kemampuan Kerja Sama Siklus II Variabel Kemampuan kerja sama Rata-rata Indikator Mengambil giliran dan berbagi tugas Memberi kontribusi dalam kelompok Mengusahakan partisipasi anggota Keberadaan dalam kelompok Menciptakan suasana kerja sama Kondisi siklus I 52 % Kondisi siklus II 85 % 46 % 68 % 48 % 60 % 60 % 92.5 % 44 % 70 % 50 % 75.1 % Data pada tabel di atas menunjukkan adanya peningkatan di masing-masing indikator kemampuan kerja sama pada siklus I dan siklus II. Prosentase akhir

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 kemampuan kerja sama pada siklus I adalah sebesar 50 %, sedangkan pada akhir siklus II meningkat menjadi 75.1 %. Pada awal sebelum dilakukan tindakan, peneliti melakukan wawancara dan observasi untuk mengetahui tingkat kemampuan kerja sama yang dimiliki siswa, hasil wawancara menunjukkan bahwa kemampuan kerja sama yang dimiliki siswa masih rendah yaitu 33 % saja. Hal ini bisa diakibatkan karena kebanyakan siswa yang sudah dapat memahami pembelajaran dengan baik tidak mau mengajari teman mereka yang masih mengalami kesulitan dalam memahami materi pembelajaran. Penyampaian materi pembelajaran menggunakan metode ceramah juga semakin memperkecil kemampuan kerja sama siswa karena siswa hanya bekerja secara individu saja. Setelah dilakukan tindakan, kemampuan kerja sama siswa mengalami peningkatan dari kondisi awal yaitu 33 % meningkat pada siklus I menjadi 50 % dan meningkat lagi pada siklus II yaitu 75.1 %, kemampuan kerja sama ini diukur melalui 5 aspek yang berbeda yaitu mengambil giliran dan berbagi tugas, memberi kontribusi dalam kelompok, mengusahakan partisipasi anggota, keberadaan dalam kelompok, dan menciptakan suasana kerja sama. Adanya peningkatan kemampuan kerja sama siswa ini didapatkan dari adanya serangkaian tindakan yang diwujudkan dalam kegiatan pembelajaran yang berorientasi pada pembuktian secara langsung yaitu dengan melakukan percobaan pembuktian sifat-sifat cahaya melalui metode eksperimen. Hasil pembahasan mengenai penggunaan metode belajar inovatif, seperti metode eksperimen, dapat meningkatkan kemampuan kerja sama ini sejalan dengan penelitian-penelitian yang dilakukan sebelumnya. Pada penelitian yang dilakukan Kadarwati (2012)

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 mengenai penggunaan model pembelajaran kooperatif, kemampuan kerja sama siswa meningkat dari 60% menjadi 77%. Penelitian yang dilakukan Nurhidayati (2011) pada siswa yang autis pun menunjukkan hasil yang sama bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran inovatif kemampuan kerja sama siswa autis meningkat, yang ditunjukkan dengan kemampuan untuk mengungkapkan harapan positif, menghargai masukan, memberi dorongan, dan membangun semangat kerja kelompok. Tabel 4.10 Data Perbandingan Kemampuan Kerja Sama di Kondisi Awal, Siklus I, dan Siklus II Variabel Kemampuan kerja sama Indikator Jumlah siswa 20 Mengambil giliran dan berbagi tugas Memberi 20 kontribusi dalam kelompok Mengusahakan 20 partisipasi anggota Keberadaan 20 dalam kelompok Menciptakan 20 suasana kerja sama Prosentase akhir ketuntasan kemampuan kerja sama Kondisi awal 35 % Siklus I Siklus II 52 % 85 % 40 % 46 % 68 % 30 % 48 % 60 % 40 % 60 % 92.5 % 20 % 44 % 70 % 33 % 50 % 75.1% Dari tabel di atas dapat diketahui adanya peningkatan kemampuan kerja sama di masing-masing indikator pada kondisi awal, siklus I, dan siklus II. Tabel di atas juga menunjukkan nilai rata-rata kemampuan kerja sama siswa pada kondisi awal,

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 siklus I, dan siklus II. Untuk lebih jelasnya, peningkatan kemampuan kerja sama siswa dapat dilihat dari diagram batang di bawah ini: Bagan 4.2 Diagram Perbandingan Kemampuan Kerja Sama di Kondisi Awal, Siklus I, dan Siklus II 80% 70% 60% 50% Kondisi Awal 40% Siklus I 30% Siklus II 20% 10% 0% Kondisi Awal Siklus I Siklus II

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Dari hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan di SD N 1 Kebondalem Lor tentang mendeskripsikan sifat-sifat cahaya pada kelas V B semester genap tahun pelajaran 2013/2014 dapat ditarik kesimpulan, diantaranya: a) Proses penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan kemampuan kerja sama dan prestasi belajar IPA siswa kelas V SD N 1 Kebondalem Lor semester genap tahun ajaran 2013/2014, dengan cara melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan percobaan. Dari serangkaian kegiatan percobaan mulai dari percobaan awal, pengamatan, hipotesa awal, verifikasi, dan evaluasi, siswa mampu membangun pengetahuannya sendiri yang berdampak pada prestasi belajarnya dan mampu berdinamika dalam kelompok yang berdampak pada kemampuannya dalam bekerja sama. b) Penerapan metode eksperiman dapat meningkatkan kemampuan kerja sama siswa kelas V SD N 1 Kebondalem Lor semester genap tahun ajaran 2013/2014 dengan prosentase kondisi awal kemampuan kerja sama yaitu 33% meningkat pada siklus I menjadi 50 % dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 75.1 %. c) Penerapan metode ekperimen meningkatkan nilai prestasi belajar IPA siswa kelas V SD N 1 Kebondalem Lor semester genap tahun ajaran 73

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 2013/2014 dengan nilai rata-rata di kondisi awal adalah 57.2 meningkat menjadi 64.25 pada siklus I, dan di akhir siklus II meningkat menjadi 73.50. 5.2 Keterbatasan Penelitian Beberapa hal yang merupakan keterbatasan dari penelitian ini antara lain: a) Dari segi pelaksanaan penelitian, peneliti mengalami sedikit kendala dalam melakukan penilaian terhadap kemampuan kerja sama siswa selama kegiatan penelitian berlangsung. Hal ini disebabkan karena kondisi kelas yang sangat ramai, hal ini secara tidak langsung menyebabkan beberapa siswa yang kurang mengerti mengenai apa yang harus ia lakukan dalam kelompok dan kurang mampu dalam memahami perintah yang telah diberikan. Saat kegiatan penelitian berlangsung beberapa siswa juga lebih asyik bermain dengan alat-alat percobaan yang digunakan, bukan menggunakannya sebagaimana mestinya. b) Penelitian ini juga sedikit terkendala dari kurangnya sarana dan prasarana yang digunakan untuk melakukan percobaan. Beberapa alat percobaan yang disediakan di sekolah dan peneliti kurang bisa mencukupi untuk melaksanakan kegiatan percobaan, sehingga siswa harus secara bergantian untuk bisa melakukan percobaan. 5.3 Saran a) Guru hendaknya berusaha untuk memberi penjelasan terlebih dahulu mengenai langkah-langkah melakukan percobaan, hal ini dimaksudkan karena beberapa siswa belumlah terlalu terbiasa dengan kegiatan

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen. Pemberian penjelasan bertujuan agar siswa benar-benar paham dan mengerti mengenai apa yang akan ia lakukan dalam melakukan percobaan. b) Guru sebaiknya selalu mendampingi siswa saat kegiatan percobaan berlangsung, hal ini dikarenakan daya tangkap siswa dalam memahami petunjuk percobaan yang berbeda-beda. c) Selama proses pembelajaran berlangsung hendaknya, guru melibatkan siswa secara lebih aktif, agar pemahaman yang dibentuk oleh siswa sendiri mengenai materi yang sedang dipelajari juga semakin meningkat. d) Bagi peneliti maupun guru yang lain yang ingin menerapakan metode eksperimen, ada baiknya melakukan uji coba terhdapan percobaan yang akan dilakukan terlebih dahulu, agar ketika kegiatan itu dilakukan ketika penelitian hasil yang didapatkan bisa maksimal.

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 DAFTAR PUSTAKA Ahmadidan, A. dan W. Supriyono. 1991. Psikologi belajar. Jakarta: PT Rineka Cipta Aqib, Z. dan E. Diniati. 2008. Penelitian tindakan kelas. Bandung: CV. Yrama Widya Arends, R. 2008. Learning to teach edisi ke tujuh. Yogyakarta: Pustaka Belajar Arikunto, S. 1999. Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara. Dimyati, M. dan Moedjiono. 1991/1992. Strategi belajar mengajar. Jakarta: Depdiknas Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan Djamarah, B. 2000. Guru dan anak didik dalam interaksi edukatif. Jakarta: PT. Rineka Cipta Hanafiah, N. dan C. Suhana. 2009. Konsep strategi pembelajaran. Bandung: Refika Aditama Hikmawati, A, H. Sawiji, & A. Subarno. 2012. Pembagian kerja, motivasi kerja dan kemampuan kerjasama terhadap efekyivitas kerja pegawai. Laporan Penelitian tidak diterbitkan. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Isjoni, 2010. Pembelajaran kooperatif meningkatkan kecerdasan komunikasi antar peserta didik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Iskandar, S. M. 2001 . Pendidikan ilmu pengatahuan alam. Jakarta: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Lie, A. 2008. Cooperrative learning: mempraktikkan cooperative learning di ruang-ruang kelas. Jakarta: PT. Grasindo Restyowati, D. dan N. Naqiyah. 2009. Penerapan teknik permainan kerja sama dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial pada siswa. Penelitian tidak diterbitkan. Jawa Timur: Universitas Negari Surabaya Roestiyah. 2001. Strategi belajar mengajar: salah satu unsur pelaksanaan strategi belajar mengajar: teknik penyajian. Jakarta: Rineka Cipta Saefullah, K. 2005. Manajemen: kerja sama. Jakarta: Prenada Media Group

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 Samatowa, U. 2010. Pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jakarta: Indeks Slameto. 2012. Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta Sugiyono. 2010. Metode penelitian pendidikan: pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta Sumantri, M. 1999. Kurikulum dan pengajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Suparno, P. 2007. Metode penelitian pendidikan fisika. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Supratiknya. 2012. Penilaian hasil belajar dengan teknik nontes. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Suryabrata, S. 2004. Psikologi belajar. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada Suyono dan Hariyanto. 2011. Belajar dan pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya Syah, M. 2003. Psikologi belajar. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada Tim Bina IPA. 2010. IPA: Ilmu pengetahuan alam kelas V SD. Jakarta: Yudhistira. Trianto. 2010. Mengembangkan model pembelajaran tematik. Jakarta: PT. Prestasi Pustakaraya Wiriaatmadja, R. 2007. Metode penelitian tindakan kelas. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Penelitian Terdahulu: Edi, M. A. 2011. Peningkatan prestasi belajar IPA melalui metode eksperimen materi sifat-sifat cahaya siswa kelas V SD N Bangunrejo 1 semester 2 tahun 2011. Universitas Sanata Dharma Kadarwati, A. 2012. Upaya meningkatkan kemampuan kerjasama peserta didik melalui pembelajaran kooperatif teknik make a match dengan tema mekanisme pendengaran di SMP N 2 Piyungan. Universitas Negeri Yogyakarta Kusdaryanto, T. 2012. Peningkatan prestasi belajar IPA siswa kelas V dalam materi sifat-sifat cahaya menggunakan metode eksperimen berbasis

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 pendekatan inkuiri di SD N 1 Selokerto Sempor semester II TA 2010/2011. Unviversitas Sanata Dharma Nurhidayati, L. 2010. Pembelajaran matematika untuk topik bilangan bulat bagi siswa autis untuk menumbuhkan kerjasama dengan siswa lain. Universitas Sanata Dharma Pariz, A. R. 2012. Penerapan pembelajaran kontekstual dalam upaya meningkatkan kerjasama dan hasil belajar siswa kelas XI mata diklat PLC SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 LAMPIRAN

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 Lampiran 1

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 82 Lampiran 2 SILABUS PEMBELAJARAN Nama Sekolah : SD Negeri 1 Kebondalem Lor Mata Pelajaran : IPA Kelas :V Semester : 2 (genap) Alokasi Waktu : 8 x 35 menit Standar Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi : 6. Menerapkan sifat-sifat cahaya melalui kegiatan membuat suatu karya/model Materi Pokok dan Uraian Materi Kompetensi Dasar 6.1.Mendeskripsi-kan sifat-sifat cahaya A. Kognitif: Cahaya Dan Sifat-Sifatnya 1. Menjelaskan 1. Cahaya dapat pengertian cahaya merambat lurus 2. Menjelaskan sumber- 2. Cahaya dapat sumber cahaya menembus benda 3. Mendeskripsikan bening 3. Cahaya dapat sifat cahaya Penilaian Pengalaman Belajar Pertemuan I 1. Memahami peta konsep tentang cahaya 2. Melakukan pembuktikan sifat cahaya: Jenis Tagihan Bentuk Instrumen Contoh Instrumen 1. Lebar observasi dan lembar penilaian teman 1. Diantara bendabenda berikut, manakah yang Alokasi Waktu 3 JP Tugas Individu dan Kelompok Sumber / Bahan/ Alat Sumber: 1. Sulisty anto, Heri dan Edi Wiyon

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 merambat lurus dibiaskan 4. Menyebutkan contoh 4. Cahaya dapat peristiwa cahaya dipantulkan yang merambat lurus 5. Cahaya 5. Membedakan antara diuraikan benda bening dan benda gelap 6. Mendeskripsikan sifat cahaya yang mampu menembus benda bening 7. Mendeskripsikan sifat cahaya yang dapat dibiaskan 8. Menyebutkan contoh pembiasan dalam kehidupan seharihari 9. Mendeskripsikan sifat cahaya yang dapat dipantulkan 10. Menyebutkan peristiwa pemantulan cahaya dalam kehidupan sehari-hari 11. Mendeskripsika n sifat cahaya yang dapat diuraikan Dapat merambat lurus - Dapat menembus benda bening - Dapat dibiaskan 3. Mengerjakan LKS, soal evaluasi, mengisi lembar penilaian teman sejawat - dapat Pertemuan II 1. Melakukan apersepsi tentang materi 3 sifat cahaya yang sudah dipelajari 2. Melakukan pembuktian sifat cahaya: - Dapat dipantulkan - Dapat diuraikan 3. Memahami bayangan yang terjadi pada cermin datar 4. Mengerjakan soal LKS, soal evaluasi, sejawat 2. Soal pilihan ganda a. b. c. d. termasuk sumber cahaya… Lampu, senter, lensa Senter, 2 JP lensa, kaca Lensa, lilin, matahari Matahari , lilin, senter 2. o. 2008. Ilmu Penge tahua n Alam 5 SD/MI. Jakart a: Pusat Perbu kuan, Depart emen Pendid ikan. Tim Bina IPA. 2010. IPA: Ilmu penge tahua n alam kelas V SD.

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 12. Menyebutkan contoh penguraian cahaya dalam kehidupan seharihari B. Afektif : 1. Bekerja sama dalam melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahaya merambat lurus 2. Bekerja sama dalam melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahaya menembus benda bening 3. Bekerja sama dalam melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahaya dapat dibiaskan 4. Bekerja sama dalam melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa dan mengisi lembar penilaian teman sejawat. Jakart a: Yudhis tira Alat: Senter, obat nyamuk, laser, mika plastic, kertas origami berbagai warna, kresek, pensil, penggaris, gelas, air, cakram warna, benang nilon, selang air, pulpen.

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 cahaya dapat dipantulkan 5. Bekerja sama dalam melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahaya dapat diuraikan C. Psikomotor: 1. Mengkomunikasikan pekerjaan kelompok di depan kelas Kompetensi Dasar Membuat suatu karya/model, misalnya periskop atau lensa dari bahan sederhana dengan menerapkan sifat-sifat cahaya. A. Kognitif 1. Menentukan model yang akan dibuat dengan menerapkan sifat-sifat cahaya, misal periskop, atau lensa sederhana. 2. Memilih dan menentukan berbagai alat/bahan yang sesuai. 3. Menggunakan bahan/benda yang Karya berteknologi sederhana 1. Membuat kaca pembesar dari bahan-bahan bekas yang masih bisa dipakai 2. Membuat periskop sederhana Tugas Individu dan Kelompok 1. Laporan unjuk kerja 1. Lembar penilaia n karya siswa 3 jp Sumber: 1. Sulisty anto, Heri dan Edi Wiyon o. 2008. Ilmu Penge tahua n

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 sesuai. 4. Membuat karya/model yang sesuai dengan rancangan. 5. Menguji cara kerja model yang dibuat. 6. Memodifikasi hasil rancangan untuk menghasilkan karya/model yang terbaik. 7. Menerapkan prinsip keselamatan kerja. 2. B. Afektif 1. Percaya diri pada saat mendemonstrasikan cara menggunakan karya C. Psikomotorik 1. Mendemostrasikan cara penggunaan karya yang dibuat di depan kelas Alat: Alam 5 SD/MI. Jakart a: Pusat Perbu kuan, Depart emen Pendid ikan. Tim Bina IPA. 2010. IPA: Ilmu penge tahua n alam kelas V SD. Jakart a: Yudhis tira .

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 kardus bekas bungkus pasta gigi, potongan kertas, cermin, gunting, lem, karton, penggaris

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 Lampiran 3 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus 1 pertemuan pertama Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Kebondalem Lor Kelas :VB Semester : II (genap) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Alokasi Waktu : 2 x 35 menit A. Standar Kompetensi 6. Menerapkan sifat-sifat cahaya melalui kegiatan membuat suatu karya/model. B. Kompetensi Dasar 6.1 Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya C. Indikator 1. Kognitif 13. Menjelaskan pengertian cahaya 14. Menjelaskan sumber-sumber cahaya 15. Mendeskripsikan sifat cahaya merambat lurus 16. Menyebutkan contoh peristiwa cahaya yang merambat lurus 17. Membedakan antara benda bening dan benda gelap 18. Mendeskripsikan sifat cahaya yang mampu menembus benda bening 2. Afektif 6. Bekerja sama dalam melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahaya merambat lurus 7. Bekerja sama dalam melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahaya menembus benda bening 3. Psikomotorik 2. Mengkomunikasikan pekerjaan kelompok di depan kelas

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 D. Tujuan 1. Kognitif a. Siswa mampu menjelaskan pengertian cahaya tanpa membaca buku secara individu b. Siswa secara kelompok mampu menjelaskan sumber-sumber cahaya minimal dua (2) macam sumber cahaya c. Siswa secara berkelompok mampu mendeskripsikan sifat cahaya merambat lurus tanpa membaca buku d. Siswa dalam kelompok mampu memberi minimal dua (2) contoh peristiwa cahaya yang merambat lurus e. Siswa dalam kelompok mampu membedakan antara benda gelap dan benda bening dengan menyebutkan minimal dua (2) contoh benda f. Siswa dalam kelompok mampu mendeskripsikan cahaya menembus benda bening tanpa membaca buku 2. Afektif a. Siswa dalam kelompok dapat bekerja sama dalam melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahaya merambat lurus sesuai petunjuk yang disediakan b. Siswa dalam kelompok dapat bekerja sama dalam melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahaya menembus benda bening sesuai petunjuk yag disediakan c. Siswa dalam kelompok dapat bekerja sama melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahaya dapat dibiaskan sesuai dengan petunjuk yang disediakan 3. Psikomotorik a. Siswa dalam kelompok dapat mengkomunikasikan pekerjaan kelompoknya di depan kelas minimal satu macam pembuktian sifat ca

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 E. Metode dan Model Pembelajaran 1. Metode : Eksperimen 2. Model : Pembelajaran Kooperatif F. Sub Materi Pokok Pembelajaran 6. Sifat-sifat cahaya 1) Cahaya dapat merambat lurus 2) Cahaya dapat menembus benda bening G. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan A. Kegiatan Awal 1. Siswa mengucapakan salam, doa, presensi 2. Siswa melakukan apersepsi mengenai alat indra yang dibimbing oleh guru 3. Siswa mendengarkan penjelasan tentang tujuan pembelajaran hari ini tentang sifat-sifat cahaya. Alokasi Waktu 10 menit 45 menit B. Kegiatan Inti  Eksplorasi 1. Siswa bertanya jawab dengan guru mengenai sumbersumber cahaya 2. Siswa diberi penjelasan mengenai kegiatan belajar yang akan dilakukan dalam kelompok 3. Siswa dibagi kedalam lima kelompok 4. Siswa dibagikan LKS yang dikerjakan secara berkelompok 5. Siswa menerima media yang akan digunakan dalam mengerjakan tugas yang ada di LKS 6. Siswa melakukan eksperimen yang bertujuan untuk membuktikan sifat-sifat cahaya sesuai dengan petunjuk dalam LKS  Elaborasi 1. Siswa secara berkelompok mengkomunikasikan hasil pekerjaan mereka di depan teman-teman yang lain

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 2. Siswa yang lain menanggapi dan atau mengoreksi peke rjaan yang sudah dilakukan oleh kelompok yang pertama kali membacakan hasil diskusinya.  Konfirmasi 1. Siswa mengajukan pertanyaan kepada guru tentang hal yang belum mereka pahami. 2. Siswa dan guru membuat kesimpulan mengenai materi pembelajaran yang telah dipelajari sebagai penguatan. 15 menit C. Kegiatan Akhir 1. Siswa mengerjakan soal evaluasi 2. Dengan bimbingan guru, siswa merefleksi apa yang telah dipelajari hari ini. 3. Siswa mendapat tugas untuk belajar tentang dua sifat cahaya lainnya 4. Siswa berdoa dan memberikan salam. H. Sumber dan Media Pembelajaran 1. Sumber Belajar: a. Tim Bina IPA. 2010. IPA: Ilmu pengetahuan alam kelas V SD. Jakarta: Yudhistira. 2. Media Pembelajaran: a. Alat-alat yang dapat digunakan untuk membuktikan cahaya merambat lurus, seperti: senter, laser, obat nyamuk b. Alat-alat yang dapat digunakan untuk membuktikan cahaya menembus benda bening, seperti: mika plastik, senter, kertas-kertas berwarna I. Sumber dan Media Pembelajaran 1. Sumber Belajar: a. Tim Bina IPA. 2010. IPA: Ilmu pengetahuan alam kelas V SD. Jakarta: Yudhistira.

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 92 2. Media Pembelajaran: a. Alat-alat yang dapat digunakan untuk membuktikan cahaya merambat lurus, seperti: senter, laser, obat nyamuk b. Alat-alat yang dapat digunakan untuk membuktikan cahaya menembus benda bening, seperti: mika plastik, senter, kertas-kertas berwarna

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 Lembar Kerja Siswa Siklus I pertemuan pertama Cahaya : Merambat Lurus Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Kebondalem Lor Kelas :VB Semester : II (genap) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Alokasi Waktu : 3 x 35 menit A. Indikator 1. Menjelaskan pengertian cahaya 2. Menjelaskan sumber-sumber cahaya 3. Mendeskripsikan sifat cahaya merambat lurus 4. Menyebutkan contoh peristiwa cahaya yang merambat lurus B. Petunjuk Pengerjaan 1. Kerjakan soal di bawah ini secara berkelompok 2. Kerjakan dengan menggunakan bolpoin berwarna hitam atau biru 3. Perhatikan petunjuk yang diberikan guru C. Kegiatan Siswa 1. Kegiatan belajar 1 Siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk melakukan percobaan pembuktian cahaya merambat lurus 2. Kegiatan belajar 2 - Alat dan bahan percobaan: a. Korek api b. Obat nyamuk c. Senter atau laser - Langkah percobaan

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 94 a. Nyalakan korek api dan bakar lah obat nyamuk. b. Tunggu sampai asap yang dihasilkan obat nyamuk cukup banyak. c. Lalu, arahkan sinar laser atau senter kea rah kepulan asap yang dihasilkan oleh obat nyamuk. d. Amati apa yang terjadi. 3. Kegiatan belajar 3 Jawablah soal-soal berikut. a. Apakah yang terjadi ketika sinar lampu laser diarahkan ke kepulan asap obat nyamuk? b. Apakah yang terjadi ketika sinar lampu laser tidak diarahkan ke kepulan asap obat nyamuk? c. Apa kesimpulan dari percobaan ini? d. Sebutkan 2 contoh peristiwa cahaya yang merambat lurus dalam kehidupan sehari-hari!

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 95 Cahaya: Menembus Benda Bening Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Kebondalem Lor Kelas :VB Semester : II (genap) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Alokasi Waktu : 3 x 35 menit A. Indikator 1. Membedakan antara benda benung dan benda gelap 2. Mendeskripsikan sifat cahaya yang mampu menembus benda bening B. Petunjuk Pengerjaan 1. Kerjakan soal di bawah ini secara berkelompok 2. Kerjakan dengan menggunakan bolpoin berwarna hitam atau biru 3. Perhatikan petunjuk yang diberikan guru C. Kegiatan Siswa 1. Kegiatan belajar 1 Siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk melakukan percobaan pembuktian cahaya menembus benda bening 2. Kegiatan belajar 2 - Alat dan bahan percobaan: a. Mika plastik b. Senter c. Kertas-kertas berwarna - Langkah percobaan a. Letakkan satu kertas berwarna putih di atas meja b. Diatas kertas putih itu letakkan kertas berwarna dengan posisi sejajar. Lalu sorotlah kertas berwarna itu dengan senter lalu lihat apa yang terjadi pada kertas putih. c. Lakukan percobaan diatas dengan kertas yang berwarna lain dan juga dengan mika plastik.

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 96 3. Kegiatan belajar 3 Kerjakan soal berikut. a. Salinlah tabel berikut dan isilah sesuai dengan hasil pengamatan kalian No. Benda Keterangan b. Apakah terdapat perbedaan yang terjadi pada kertas berwarna putih saat sinar laser diarahkan ke setiap kertas berwarna dan mika plastik? c. Apa kesimpulanmu dari kegiatan ini?

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97 Lampiran 4 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus 1 pertemuan kedua Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Kebondalem Lor Kelas :VB Semester : II (genap) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Alokasi Waktu : 2 x 35 menit A. Standar Kompetensi 6. Menerapkan sifat-sifat cahaya melalui kegiatan membuat suatu karya/model. B. Kompetensi Dasar 6.1 Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya C. Indikator 1. Kognitif a. Mendeskripsikan sifat cahaya yang dapat dibiaskan b. Menyebutkan contoh pembiasan dalam kehidupan sehari-hari 2. Afektif a. Bekerja sama dalam melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahaya dapat dibiaskan 3. Psikomotorik a. Mengkomunikasikan pekerjaan kelompok di depan kelas D. Tujuan 1. Kognitif a. Siswa dalam kelompok mampu mendeskripsikan sifat cahaya yang dapat dibiaskan tanpa membaca buku b. Siswa dalam kelompok mampu menyebutkan minimal dua (2) contoh pembiasan dalam kehidupan sehari-hari

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 98 2. Afektif a. Siswa dapat bekerja sama melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahya dapat dibiaskan sesuai dengan petunjuk yang diberikan 3. Psikomotorik a. Siswa dalam kelompok dapat mengkomunikasikan pekerjaan kelompoknnya di depan kelas minimal satu macam pembuktian sifat cahaya E. Metode dan Model Pembelajaran 1. Metode : Eksperimen 2. Model : Pembelajaran Kooperatif F. Sub Materi Pokok Pembelajaran 6. Sifat-sifat cahaya 1) Cahaya dapat dibiaskan G. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Alokasi Waktu 10 menit A. Kegiatan Awal 1. Siswa mengucapakan salam, doa, presensi 2. Siswa melakukan apersepsi mengenai alat indra yang dibimbing oleh guru 3. Siswa mendengarkan penjelasan tentang tujuan pembelajaran hari ini tentang sifat-sifat cahaya. 40 menit B. Kegiatan Inti  Eksplorasi 1. Siswa bertanya jawab dengan guru mengenai sumbersumber cahaya 2. Siswa diberi penjelasan mengenai kegiatan belajar yang akan dilakukan dalam kelompok 3. Siswa dibagi kedalam lima kelompok 4. Siswa dibagikan LKS yang dikerjakan secara berkelompok 5. Siswa menerima media yang akan digunakan dalam

(118) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 99 mengerjakan tugas yang ada di LKS 6. Siswa melakukan eksperimen yang bertujuan untuk membuktikan sifat-sifat cahaya sesuai dengan petunjuk dalam LKS  Elaborasi 1. Siswa secara berkelompok mengkomunikasikan hasil pekerjaan mereka di depan teman-teman yang lain 2. Siswa yang lain menanggapi dan atau mengoreksi pekerjaan yang sudah dilakukan oleh kelompok yang pertama kali membacakan hasil diskusinya.  Konfirmasi 1. Siswa mengajukan pertanyaan kepada guru tentang hal yang belum mereka pahami. 2. Siswa dan guru membuat kesimpulan mengenai materi pembelajaran yang telah dipelajari sebagai penguatan. 20 menit C. Kegiatan Akhir 1. Siswa mengerjakan soal evaluasi 2. Dengan bimbingan guru, siswa merefleksi apa yang telah dipelajari hari ini. 3. Siswa mendapat tugas untuk belajar tentang dua sifat cahaya lainnya 4. Siswa berdoa dan memberikan salam. H. Sumber dan Media Pembelajaran 1. Sumber Belajar: a. Tim Bina IPA. 2010. IPA: Ilmu pengetahuan alam kelas V SD. Jakarta: Yudhistira. 2. Media Pembelajaran: a. Alat-alat yang dapat digunakan untuk membuktikan cahaya dapat dibiaskan, seperti: pensil, penggaris, gelas, koin dan air

(119) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 100

(120) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 101 Lembar Kerja Siswa Siklus I pertemuan kedua Cahaya dapat dibiaskan Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Kebondalem Lor Kelas :VB Semester : II (genap) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Alokasi Waktu : 2 x 35 menit A. Indikator 1. Mendekripsikan sifat cahaya yang dapat dibiaskan 2. Menyebutkan contoh pembiasan dalam kehidupan sehari-hari B. Petunjuk Pengerjaan 1. Kerjakan soal di bawah ini secara berkelompok 2. Kerjakan dengan menggunakan bolpoin berwarna hitam atau biru 3. Perhatikan petunjuk yang diberikan guru C. Kegiatan Siswa 1. Kegiatan belajar 1 Siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk melakukan percobaan pembuktian cahaya dapat dibiaskan 2. Kegiatan belajar 2 - Alat dan bahan percobaan: a. Gelas bening b. Pensil c. Penggaris d. Air - Langkah percobaan a. Ambilah gelas lalu isilah air sampai penuh b. Lalu masukkan pensil atau penggaris ke dalam gelas tersebut c. Amati apa yang terjadi

(121) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 102 3. Kegiatan belajar 3 Jawablah pertanyaan ini. a. Bagaimana bentuk pensil atau penggaris yang terlihat dari samping gelas? b. Mengapa hal ini bisa terjadi? c. Apa kesimpulan kalian dari percobaan ini?

(122) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 103 Lampiran 5 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus 2 Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Kebondalem Lor Kelas :VB Semester : II (genap) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Alokasi Waktu : 2 x 35 menit A. Standar Kompetensi 6. Menerapkan sifat-sifat cahaya melalui kegiatan membuat suatu karya/model. B. Kompetensi Dasar 6.1 Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya C. Indikator 1. Kognitif a. Mendeskripsikan sifat cahaya yang dapat dipantulkan b. Menyebutkan peristiwa pemantulan cahaya dalam kehidupan sehari-hari c. Mendeskripsikan sifat cahaya yang dapat diuraikan d. Menyebutkan contoh penguraian cahaya dalam kehidupan seharihari 2. Afektif a. Bekerja sama dalam melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahaya dapat dipantulkan b. Bekerja sama dalam melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa cahaya dapat diuraikan 3. Psikomotorik a. Mengkomunikasikan pekerjaan kelompok di depan kelas

(123) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 104 D. Tujuan 1. Kognitif a. Siswa dalam kelompok mampu mendeskripsikan sifat cahaya yang dapat dipantulkan tanpa membaca buku b. Siswa dalam kelompok mampu menyebutkan minimal dua (2) contoh peristiwa pemantulan cahaya dalam kehidupan sehari-hari tanpa membaca buku c. Siswa dalam kelompok dapat mendeskripsikan sifat cahaya dapat diuraikan tanpa membaca buku d. Siswa dalam kelompok mampu menyebutkan minimall satu (1) buah contoh penguraian cahaya yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari 2. Afektif a. Siswa dalam kelompok mampu bekerja sama melakukan pembuktian sifat cahaya dapat dipantulkan sesuai instruksi yang diberikan b. Siswa dalam kelompok mampu bekerja sama melakukan pembuktian bahwa cahaya dapat diuraikan sesuai instruksi yang diberikan 3. Psikomotorik a. Siswa dalam kelompok mampu mengkomunikasikan pekerjaan kelompoknya dengan bahasa yang jelas di depan kelas E. Metode dan Model Pembelajaran 3. Metode : Eksperimen 4. Model : Pembelajaran Kooperatif F. Sub Materi Pokok Pembelajaran 6. Sifat-sifat cahaya 1) Cahaya dapat dipantulkan 2) Cahaya dapat diuraikan

(124) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 105 G. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Alokasi Waktu 10 menit A. Kegiatan Awal 1. Siswa mengucapakan salam, doa, presensi 2. Siswa melakukan apersepsi mengenai materi pembelajaran pada hari sebelumnya yang dibimbing oleh guru 3. Siswa mendengarkan penjelasan tentang tujuan pembelajaran hari ini tentang sifat-sifat cahaya. 45 menit B. Kegiatan Inti  Eksplorasi 1. Siswa diberi penjelasan mengenai kegiatan belajar yang akan dilakukan dalam kelompok 2. Siswa dibagi ke dalam lima kelompok yang sama dengan hari sebelumnya 3. Siswa dibagikan LKS yang dikerjakan secara berkelompok 4. Siswa menerima media yang akan digunakan dalam mengerjakan tugas yang ada di LKS 5. Siswa melakukan eksperimen yang bertujuan untuk membuktikan sifat-sifat cahaya sesuai dengan petunjuk dalam LKS  Elaborasi 1. Siswa secara berkelompok mengkomunikasikan hasil pekerjaan mereka di depan teman-teman yang lain 2. Siswa yang lain menanggapi dan atau mengoreksi pekerjaan yang sudah dilakukan oleh kelompok yang pertama kali membacakan hasil diskusinya.  Konfirmasi 1. Siswa mengajukan pertanyaan kepada guru tentang hal yang belum mereka pahami. 2. Siswa dan guru membuat kesimpulan mengenai materi pembelajaran yang telah dipelajari sebagai penguatan.

(125) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 106 15 menit C. Kegiatan Akhir 1. Siswa mengerjakan soal evaluasi 2. Dengan bimbingan guru, siswa merefleksi apa yang telah dipelajari hari ini. 3. Siswa berdoa dan memberikan salam. H. Sumber dan Media Pembelajaran 1. Sumber Belajar: a. Tim Bina IPA. 2010. IPA: Ilmu pengetahuan alam kelas V SD. Jakarta: Yudhistira. 2. Media Pembelajaran: a. Alat-alat yang dapat digunakan untuk membuktikan cahaya dapat dipantulkan, seperti: senter dan cermin b. Alat-alat yang dapat digunakan untuk membuktikan cahaya dapat diuraikan, seperti: balon sabun, alat peniup. I. Penilaian 1. Penilaian Kognitif a. Jenis : Tes b. Bentuk : Tes tertulis yang diambil daari soal evaluasi 2. Penilaian Afektif a. Jenis : Non tes b. Bentuk : Lembar observasi dan lempbar penilaian teman sejawat

(126) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 107 Lembar Kerja Siswa Siklus 2 Cahaya :dapat Dipantulkan Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Kebondalem Lor Kelas :VB Semester : II (genap) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Alokasi Waktu : 2 x 35 menit A. Indikator 1. Mendekripsikan sifat cahaya yang dapat dipantulkan 2. Menyebutkan contoh pemantulan cahaya dalam kehidupan sehari-hari B. Petunjuk Pengerjaan 1. Kerjakan soal di bawah ini secara berkelompok 2. Kerjakan dengan menggunakan bolpoin berwarna hitam atau biru 3. Perhatikan petunjuk yang diberikan guru C. Kegiatan Siswa 1. Kegiatan belajar 1 Siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk melakukan percobaan pembuktian cahaya dapat dipantulkan. 2. Kegiatan belajar 2 - Alat dan bahan percobaan: a. Senter b. Sendok c. Cermin - Langkah percobaan a. Ambilah sebuah cermin, lalu nyalakan senter b. Arahkan sinar lampu senter atau laser itu ke cermin lalu amati apa yang terjadi. c. Lihatlah bayangan wajahmu dalam cermin, lalu peganglah telinga kirimu dan amati apa yang terjadi pada bayanganmu.

(127) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 108 d. Lihatlah bayanganmu dalam bagian dalam sendok. Amati apa yang terjadi e. Lihatlah bayanganmu pada bagian luar sendok. Amati apa yang terjadi 3. Kegiatan belajar 3 Jawablah pertanyaan berikut. a. Apa yang terjadi ketika senter diarahkan ke cermin? b. Ketika kalian memegang telinga sebelah kiri maka bayangan kalian di cermin akan memegang telinga sebelah… c. Bagaimana bentuk bayangan kalian pada cermin datar? d. Apa yang terjadi ketika kalian melihat bayangan kalian pada bagian dalam sendok? Bagaimana bentuk bayangannya? e. Apa yang terjadi ketika kalian melihat bayangan kalian pada bagian luar sendok? Bagaimana bentuk bayangannya?

(128) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 109 Cahaya : dapat Diuraikan Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Kebondalem Lor Kelas :VB Semester : II (genap) Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Alokasi Waktu : 2 x 35 menit A. Indikator 1. Mendekripsikan sifat cahaya yang dapat diuraikan 2. Menyebutkan contoh penguraian cahaya dalam kehidupan sehari-hari B. Petunjuk Pengerjaan 1. Kerjakan soal di bawah ini secara berkelompok 2. Kerjakan dengan menggunakan bolpoin berwarna hitam atau biru 3. Perhatikan petunjuk yang diberikan guru C. Kegiatan siswa 1. Kegiatan belajar 1 Siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk melakukan percobaan pembuktian cahaya dapat diuraikan 2. Kegiatan belajar 2 - Alat dan bahan percobaan: a. Air sabun b. sedotan - Langkah percobaan 1: a. Ambilah air sabun secukupnya. b. Aduklah sedikit hingga busanya keluar c. Masukkan sedotan kedalam busa air sabun tersebut, angkat lalu tiuplah hingga membentuk balon sabun. d. Amati apa yang terjadi pada balon sabun tersebut 3. Kegiatan belajar 3. Jawablah pertanyaan berikut. a. Pada percobaan diatas, apa yang yang terlihat pada balon sabun?

(129) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 110 b. Adakah warna yang terlihat dalam balon sabun tersebut? c. Warna apa sajakah yang terlihat? d. Apa yang dimaksud dengan penguraian cahaya? Carilah lah contoh lain mengenai peristiwa terjadinya penguraian cahaya dalam kehidupan sehari-hari!

(130) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 111 Lampiran 6 Soal Evaluasi Siklus I 1. Sumber cahaya adalah… a. Sesuatu yang dapat dipantulkan b. Sesuatu yang dapat bergerak sendiri c. Sesuatu yang dapat memancarkan cahaya sendiri d. Sesuatu yang berwarna-warni 2. Diantara benda-beda berikut, manakah yang termasuk sumber cahaya… a. Lampu, senter, lensa c. Lensa, lilin, matahari b. Senter, lensa, kaca d. Matahari, lilin, senter 3. Apabila ada sebuah cahaya yang mengenai kepulan asap dan cahaya itu membentuk suatu garis lurus merupakan bukti bahwa… c. Cahaya dapat dipantulkan a. Cahaya merambat lurus d. Cahaya dapat menembus benda b. Cahaya dapat dibiaskan bening 4. Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melihat peristiwa cahaya merambat lurus, seperti… c. Cahaya lilin pada malam hari a. Cahaya senter yang mengenai cermin d. Adanya pelangi b. Cahaya matahari yang menembus genting kaca 5. Apabila nyala senter diarahkan pada sebuah plastic transparan maka nyala senter itu akan diteruskan. Hal ini merupakan bukti bahwa… a. Cahaya dapat menembus benda c. Cahaya dapat dibiaskan bening d. Cahaya dapat diuraikan b. Cahaya dapat dipantulkan 6. Ketika kita memasukkan uang koin ke dalam gelas yang penuh air, koin tersebut akan kelihatan lebih besar, ini merupakan bukti adanya… a. Pemantulan cahaya c. Pembelokan cahaya b. Penguraian cahaya d. Pembiasan cahaya 7. Benda-benda adalah benda yang tidak dapat ditembus oleh cahaya, kecuali… a. Karton, pensil, dan tempat c. Kaca, mika putih, lensa pensil d. Papan tulis, meja, dan kursi b. Kayu, besi, dan buku 8. Apakah yang dimaksud dengan pembiasan cahaya…

(131) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 112 c. Apabila cahaya tidak a. Apabila cahaya merambat merambat lurus melalui zat yang d. Apabila cahaya merambat memiliki tingkat kerapatan melalui zat yang sama yang sama b. Apabila cahaya merambat melalui zat yang memiliki tingkat kerapatan yang berbeda 9. Apabila sebuah pensil dimasukkan ke dalam segelas air, maka pensil itu akan terlihat… a. Tipis c. Lurus b. Patah d. Bengkok 10. Matahari disebut sebagai sumber cahaya, karena… a. Matahari dapat memancarkan c. Matahari bersuhu panas cahaya d. Matahari dapat membuat mata b. Matahari dapat muncul dan silau tenggelam 11. Kita dapat melihat sinar matahari melalui jendela kaca karena… a. Kaca termasuk benda mudah c. Kaca termasuk benda keras pecah d. Kaca termasuk benda b. Kaca termasuk benda bening mengkilap 12. Yang dimaksud benda gelap adalah benda yang apabila dikenai cahaya benda tersebut akan… a. Terbakar c. Memantulkan cahaya b. Menyerap cahaya d. Membiaskan cahaya 13. Yang dimaksud dengan cahaya adalah… c. Partikel yang sangat kecil yang a. Gelombang yang merambat merambat sangat cepat lambat d. Partikel yang sangat kecil yang b. Gelombang yang merambat merambat lambat 14. Gambar disamping menunjukkan adanya peristiwa… a. Pemantulan cahaya b. Pembelokan cahaya c. Pembiasan cahaya d. Pelengkungan cahaya

(132) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 113 15. Peristiwa uang koin yang terlihat lebih besar dari aslinya seperti gambar disamping, merupakan salah satu contoh nyata terjadinya… a. Pembiasan cahaya b. Pemisahan cahaya c. Pelepasan cahaya d. Penyerapan cahaya 16. Perhatikan gambar disamping. Apa yang akan terjadi jika karton B digeser ke kiri atau ke kanan… a. Nyala lilin tidak dapat terlihat b. Nyala lilin dapat dilihat c. Nyala lilin dipantulkan d. Nyala lilin diuraikan 17. Seseorang bisa melihat suatu benda yang ada di sekitarnya karena orang adanya… a. Pembiasan c. Perambatan b. Cahaya d. Lampu 18. Pada waktu siang hari kita dapat melihat matahari, hal ini dapat karena matahari merupakan… a. Sumber cahaya c. Sumber panas b. Benda angkasa d. Sumber listrik 19. Kita dapat melihat sinar matahari dari jendela kaca karena sinar matahari dapat… a. Menyilaukan mata c. Merambat lurus b. Membuat panas d. Memantulkan cahaya 20. Gelas bening dapat ditembus cahaya, hal ini membuktikan bahwa cahaya… a. Merambat lurus c. Dapat dibiaskan b. Dapat dipantulkan d. Menembus benda bening

(133) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 114 Kunci Jawaban Soal Evaluasi Siklus I 1. C 2. D 3. A 4. B 5. A 6. D 7. D 8. B 9. B 10. A 11. B 12. B 13. C 14. C 15. A 16. A 17. B 18. A 19. C 20. D

(134) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 115 Lampiran 7 Soal Evaluasi Siklus II 1. Yang termasuk sifat cahaya adalah… a. Cahaya dapat dipanaskan c. Cahaya dapat dipantulkan b. Cahaya dapat dipatahkan d. Cahaya dapat diukur 2. Peristiwa adanya pelangi adalah bukti bahwa cahaya dapat… a. Diuraikan c. Dipantulkan b. Disebarkan d. Dipanaskan 3. Yang dimaksud dengan penguraian cahaya adalah… a. Penguraian cahaya putih c. Penguraian cahaya menjadi satu warna menjadi hitam b. Penguraian cahaya putih d. Penguraian cahaya menjadi berbagai warna menjadi putih 4. Apa yang akan terjadi jika kita mengarahkan cahaya ke sebuah cermin datar… a. Cahaya akan dipantulkan c. Cahaya akan dipanaskan b. Cahaya akan diuraikan d. Cahaya akan diteruskan 5. Urutan warna pelangi adalah… c. Ungu, biru, merah, a. Merah, kuning, hijau, kuning, hijau, jingga biru, ungu , jingga d. Kuning, jingga, merah, b. Merah, jingga, kuning, biru, hijau, ungu hijau, biru, ungu 6. Ketika kita berdiri di depan sebuah cermin, kita dapat melihat bayangan kita sendiri. Hal ini merupakan bukti bahwa cahaya… a. Dapat diteruskan c. Dapat dibalikkan b. Dapat diuraikan d. Dapat dipantulkan 7. Contoh nyata adanya penguraian cahaya adalah… c. Adanya pelangi a. Adanya fatamorgana d. Adanya pembiasan b. Adanya penantulan cahaya cahaya 8. Penguraian cahaya dapat dilakukan dengan menggunakan… a. Cakram warna b. Lampu senter c. Lilin d. Kaca spion

(135) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 116 9. Adanya bayangan ketika kita melihat dalam kaca spion adalah bukti bahwa cahaya… a. Dapat dipantulkan b. Dapat diuraikan c. Dapat dibiaskan d. Dapat diteruskan 10. Yang dimaksud dengan pemantulan cahaya adalah… a. Perubahan arah rambat cahaya kembali ke asalnya setelah menumbuk suatu medium b. Perubahan arah rambat cahaya karena adanya pemanasan c. Perubahan arah rambat cahaya karena perbedaan tingkat kerapatan d. Perubahan arah rambat cahaya karena adanya pembiasan

(136) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 117 Kunci Jawaban Soal Evaluasi Siklus II 1. C 2. A 3. B 4. A 5. B 6. D 7. C 8. A 9. A 10. A

(137) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 118 Lampiran 8 Penilaian Soal Evaluasi Siklus I dan II

(138) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 119

(139) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 120

(140) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 121

(141) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 122 Lampiran 9

(142) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 123

(143) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 124

(144) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 125

(145) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 126

(146) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 131 Lampiran 10 Penilaian Kerja Sama Siklus I Pertemuan Pertama Lembar Observasi Tim Kuning Petunjuk penggunaan lembar instrumen penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang nampak pada siswa saat kegiatan diskusi sedang berlangsung No Aspek 1 Mengambil giliran dan berbagi tugas Nama Siswa Arifin Penilaian 1 2 3 Ѵ Ѵ Dwi Novi Ѵ Ѵ Difa 2 Memberi kontribusi dalam kelompok Ѵ Arifin Dwi Ѵ Novi Ѵ Difa Ѵ Pemberian nilai 4 4 = apabila siswa mau menerima tugas yang diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 3 = apabila siswa mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 2 = apabila siswa mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila siswa tidak mau menerima tugas yang diberikan 4 = apabila siswa berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok dan ikut menyempurnakan pekerjaan kelompok 3 = apabila siswa berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok tapi tidak ikut menyempurnakan pekerjaan kelompok 2 = apabila siswa berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok 1 = apabila siswa tidak berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok

(147) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 132 3 Mengusahakan partisipasi anggota Ѵ Arifin Dwi Ѵ Novi Ѵ Ѵ Difa 4 Keberadaan di dalam kelompok 5 Menciptakan suasana kerja sama Ѵ Arifin Dwi Ѵ Novi Ѵ Difa 4 = apabila siswa peduli terhadap kesulitan kelompok dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompoknya itu 3 = apabila siswa peduli terhadap kesulitan kelompok tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompoknya itu 2 = apabila siswa tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompoknya 1 = apabila siswa tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami kelompoknya Ѵ Ѵ Arifin Dwi Ѵ Novi Ѵ Difa Ѵ 4 = apabila siswa bersama dalam kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas yang diberikan 3 = apabila siswa bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok yang diberikan 2 = apabila siswa bersama dengan kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila siswa tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila siswa aktif bertanya dan berpendapat (lebih dari sekali) dalam kegiatan diskusi kelompok 3 = apabila siswa aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat dalam diskusi kelompok 2 = apabila siswa hanya sekali bertanya dan berpendapat dalam kegiatan diskusi kelompok 1 = apabila siswa tidak pernah bertanya dan berpendapat dalam kegiatan diskusi kelompok

(148) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 133 Lembar Penilaian teman sejawat Nama penilai : Difa Petunjuk penggunaan lembar instrument penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang Nampak pada teman satu kelompokmu saat kegiatan diskusi sedang berlangsung. No Aspek No. Penilaian Pemberian nilai Absen 1 2 3 4 Mengambil giliran dan 7 1 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang berbagi tugas diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 17 Ѵ 2 Memberi kontribusi dalam kelompok 5 Ѵ 7 Ѵ 17 Ѵ 5 3 Mengusahakan partisipasi 7 Ѵ Ѵ yang diberikan 3 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 2 = apabila tema satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau menerima tugas yang diberikan 4 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok dan ikut menyempurnakannya 3 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak ikut menyempurnakannya 2 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu peduli dan mau membantu

(149) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 134 anggota 4 Keberadaan di dalam kelompok 17 Ѵ 5 Ѵ 7 Ѵ 17 Ѵ 5 5 Menciptakan suasana kerja sama Ѵ 7 Ѵ 17 Ѵ 5 Ѵ kesulitan yang dialami kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu peduli tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami oleh kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya dan berpendapat(lebih dari sekali) saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 3 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlansung 2 = apabila teman satu kelompokmu hanya sekali bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak pernah aktif bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung kegiatan diskusi kelompok

(150) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 135 Lembar Penilaian teman sejawat Nama penilai : Novi Petunjuk penggunaan lembar instrument penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang Nampak pada teman satu kelompokmu saat kegiatan diskusi sedang berlangsung. No Aspek No. Penilaian Pemberian nilai Absen 1 2 3 4 Mengambil giliran dan 5 1 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang berbagi tugas diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 7 Ѵ Ѵ 19 2 Memberi kontribusi dalam kelompok 5 Ѵ 7 Ѵ 19 Ѵ yang diberikan 3 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 2 = apabila tema satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau menerima tugas yang diberikan 4 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok dan ikut menyempurnakannya 3 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak ikut menyempurnakannya 2 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok

(151) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 136 3 4 5 Mengusahakan partisipasi anggota Keberadaan di dalam kelompok Menciptakan suasana kerja sama 5 Ѵ 7 Ѵ 19 Ѵ 5 Ѵ 7 Ѵ 19 Ѵ 5 Ѵ 7 Ѵ 19 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu peduli dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu peduli tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami oleh kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya dan berpendapat(lebih dari sekali) saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 3 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlansung 2 = apabila teman satu kelompokmu hanya sekali bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak pernah aktif bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung kegiatan diskusi kelompok

(152) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 137 Lembar Penilaian teman sejawat Nama penilai : Arifin Petunjuk penggunaan lembar instrument penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang Nampak pada teman satu kelompokmu saat kegiatan diskusi sedang berlangsung. No Aspek No. Penilaian Pemberian nilai Absen 1 2 3 4 Mengambil giliran dan 19 1 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang berbagi tugas diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 17 yang diberikan Ѵ 7 2 Memberi kontribusi dalam kelompok Ѵ 19 Ѵ 17 Ѵ 7 Ѵ 3 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 2 = apabila tema satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau menerima tugas yang diberikan 4 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok dan ikut menyempurnakannya 3 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak ikut menyempurnakannya 2 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok

(153) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 138 3 Mengusahakan partisipasi anggota Ѵ 19 Ѵ 17 7 4 5 Keberadaan di dalam kelompok Menciptakan suasana kerja sama Ѵ 19 Ѵ 17 Ѵ 7 Ѵ 19 Ѵ 17 Ѵ 7 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu peduli dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu peduli tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami oleh kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya dan berpendapat(lebih dari sekali) saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 3 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlansung 2 = apabila teman satu kelompokmu hanya sekali bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak pernah aktif bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung kegiatan diskusi kelompok

(154) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 139 Lembar Penilaian teman sejawat Nama penilai : Dwi Petunjuk penggunaan lembar instrument penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang Nampak pada teman satu kelompokmu saat kegiatan diskusi sedang berlangsung. No Aspek 1 Mengambil giliran dan berbagi tugas No. Absen 19 Penilaian 1 2 3 2 Memberi kontribusi dalam kelompok 4 Ѵ Ѵ 17 5 Pemberian nilai Ѵ 19 Ѵ 17 Ѵ 5 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 3 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 2 = apabila tema satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau menerima tugas yang diberikan 4 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok dan ikut menyempurnakannya 3 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak ikut menyempurnakannya 2 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok

(155) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 140 3 Mengusahakan partisipasi anggota Ѵ 19 Ѵ 17 5 4 5 Keberadaan di dalam kelompok Menciptakan suasana kerja sama Ѵ 19 Ѵ 17 Ѵ 5 Ѵ 19 Ѵ 17 Ѵ 5 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu peduli dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu peduli tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami oleh kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya dan berpendapat(lebih dari sekali) saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 3 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlansung 2 = apabila teman satu kelompokmu hanya sekali bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak pernah aktif bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung kegiatan diskusi kelompok

(156) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 141 Lampiran 11 Penilaian Kerja Sama Siklus I Pertemuan Kedua Lembar Observasi Tim Kuning Petunjuk penggunaan lembar instrumen penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang nampak pada siswa saat kegiatan diskusi sedang berlangsung No 1 Aspek Mengambil giliran dan berbagi tugas Nama Siswa Arifin Penilaian 1 2 3 Arifin Ѵ Dwi Ѵ Novi Difa Ѵ 4 = apabila siswa berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok dan ikut menyempurnakan pekerjaan kelompok 3 = apabila siswa berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok tapi tidak ikut menyempurnakan pekerjaan kelompok 2 = apabila siswa berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok 1 = apabila siswa tidak berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok Ѵ Difa Memberi kontribusi dalam kelompok Ѵ 4 = apabila siswa mau menerima tugas yang diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 3 = apabila siswa mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 2 = apabila siswa mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila siswa tidak mau menerima tugas yang diberikan Ѵ Dwi Novi 2 Pemberian nilai 4 Ѵ Ѵ

(157) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 142 3 Mengusahakan partisipasi anggota Ѵ Arifin Ѵ Dwi Novi 4 Keberadaan di dalam kelompok Ѵ Difa Ѵ Arifin Ѵ Dwi Ѵ Ѵ Novi 5 Menciptakan suasana kerja sama Difa Ѵ Arifin Ѵ Ѵ Dwi Novi Difa Ѵ Ѵ 4 = apabila siswa peduli terhadap kesulitan kelompok dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompoknya itu 3 = apabila siswa peduli terhadap kesulitan kelompok tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompoknya itu 2 = apabila siswa tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompoknya 1 = apabila siswa tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami kelompoknya 4 = apabila siswa bersama dalam kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas yang diberikan 3 = apabila siswa bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok yang diberikan 2 = apabila siswa bersama dengan kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila siswa tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila siswa aktif bertanya dan berpendapat (lebih dari sekali) dalam kegiatan diskusi kelompok 3 = apabila siswa aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat dalam diskusi kelompok 2 = apabila siswa hanya sekali bertanya dan berpendapat dalam kegiatan diskusi kelompok 1 = apabila siswa tidak pernah bertanya dan berpendapat dalam kegiatan diskusi kelompok

(158) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 143 Lembar Penilaian teman sejawat Nama penilai : Arifin Petunjuk penggunaan lembar instrument penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang Nampak pada teman satu kelompokmu saat kegiatan diskusi sedang berlangsung. No Aspek No. Penilaian Pemberian nilai Absen 1 2 3 4 Mengambil giliran dan 19 1 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang berbagi tugas diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 17 yang diberikan Ѵ 2 Memberi kontribusi dalam kelompok 7 Ѵ 19 Ѵ 17 Ѵ 7 Ѵ 3 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 2 = apabila tema satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau menerima tugas yang diberikan 4 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok dan ikut menyempurnakannya 3 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak ikut menyempurnakannya 2 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok

(159) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 144 3 Mengusahakan partisipasi anggota Ѵ 19 Ѵ 17 7 4 5 Keberadaan di dalam kelompok Menciptakan suasana kerja sama Ѵ Ѵ 19 17 Ѵ 7 Ѵ Ѵ 19 17 Ѵ 7 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu peduli dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu peduli tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami oleh kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya dan berpendapat(lebih dari sekali) saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 3 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlansung 2 = apabila teman satu kelompokmu hanya sekali bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak pernah aktif bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung kegiatan diskusi kelompok

(160) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 145 Lembar Penilaian teman sejawat Nama penilai : Difa Petunjuk penggunaan lembar instrument penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang Nampak pada teman satu kelompokmu saat kegiatan diskusi sedang berlangsung. No 1 Aspek Mengambil giliran dan berbagi tugas No. Absen 7 Penilaian 1 2 3 Memberi kontribusi dalam kelompok 4 Ѵ Ѵ 17 2 Pemberian nilai 5 Ѵ 7 Ѵ 17 5 Ѵ Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 3 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 2 = apabila tema satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau menerima tugas yang diberikan 4 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok dan ikut menyempurnakannya 3 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak ikut menyempurnakannya 2 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok

(161) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 146 3 Mengusahakan partisipasi anggota 17 4 5 Keberadaan di dalam kelompok Menciptakan suasana kerja sama Ѵ 7 Ѵ 5 Ѵ 7 Ѵ 17 Ѵ 5 Ѵ 7 Ѵ 17 5 Ѵ Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu peduli dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu peduli tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami oleh kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya dan berpendapat(lebih dari sekali) saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 3 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlansung 2 = apabila teman satu kelompokmu hanya sekali bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak pernah aktif bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung kegiatan diskusi kelompok

(162) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 147 Lembar Penilaian teman sejawat Nama penilai : Novi Petunjuk penggunaan lembar instrument penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang Nampak pada teman satu kelompokmu saat kegiatan diskusi sedang berlangsung. No Aspek No. Penilaian Pemberian nilai Absen 1 2 3 4 Mengambil giliran dan 5 1 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang berbagi tugas diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 7 Ѵ yang diberikan 2 Memberi kontribusi dalam kelompok 19 Ѵ 5 Ѵ 7 Ѵ 19 Ѵ 3 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 2 = apabila tema satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau menerima tugas yang diberikan 4 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok dan ikut menyempurnakannya 3 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak ikut menyempurnakannya 2 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok

(163) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 148 3 4 5 Mengusahakan partisipasi anggota Keberadaan di dalam kelompok Menciptakan suasana kerja sama 5 Ѵ 7 Ѵ 19 Ѵ 5 Ѵ 7 Ѵ 19 Ѵ 5 Ѵ 7 Ѵ 19 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu peduli dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu peduli tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami oleh kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya dan berpendapat(lebih dari sekali) saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 3 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlansung 2 = apabila teman satu kelompokmu hanya sekali bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak pernah aktif bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung kegiatan diskusi kelompok

(164) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 149 Lembar Penilaian teman sejawat Nama penilai : Dwi Petunjuk penggunaan lembar instrument penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang Nampak pada teman satu kelompokmu saat kegiatan diskusi sedang berlangsung. No Aspek No. Penilaian Pemberian nilai Absen 1 2 3 4 Mengambil giliran dan 19 1 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang berbagi tugas diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 17 Ѵ yang diberikan Ѵ 5 2 Memberi kontribusi dalam kelompok 19 Ѵ Ѵ 17 5 Ѵ 3 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 2 = apabila tema satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau menerima tugas yang diberikan 4 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok dan ikut menyempurnakannya 3 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak ikut menyempurnakannya 2 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok

(165) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 150 3 4 5 Mengusahakan partisipasi anggota Keberadaan di dalam kelompok Menciptakan suasana kerja sama 19 Ѵ 17 Ѵ 5 Ѵ 19 Ѵ 17 Ѵ 5 Ѵ 19 Ѵ Ѵ 17 5 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu peduli dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu peduli tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami oleh kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya dan berpendapat(lebih dari sekali) saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 3 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlansung 2 = apabila teman satu kelompokmu hanya sekali bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak pernah aktif bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung kegiatan diskusi kelompok

(166) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 151 Lampiran 12 Penilaian Kerja Sama Siklus II Lembar Observasi Tim Kuning Petunjuk penggunaan lembar instrumen penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang nampak pada siswa saat kegiatan diskusi sedang berlangsung No Aspek 1 Mengambil giliran dan berbagi tugas Nama Siswa Arifin Penilaian 1 2 3 Ѵ Novi Memberi kontribusi dalam kelompok 4 Ѵ Ѵ Dwi 2 Pemberian nilai Difa Ѵ Arifin Ѵ Dwi Ѵ Novi Ѵ Difa Ѵ 4 = apabila siswa mau menerima tugas yang diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 3 = apabila siswa mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 2 = apabila siswa mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila siswa tidak mau menerima tugas yang diberikan 4 = apabila siswa berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok dan ikut menyempurnakan pekerjaan kelompok 3 = apabila siswa berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok tapi tidak ikut menyempurnakan pekerjaan kelompok 2 = apabila siswa berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok 1 = apabila siswa tidak berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan kelompok

(167) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 152 3 Mengusahakan partisipasi anggota Ѵ Arifin Ѵ Dwi Novi 4 Keberadaan di dalam kelompok Ѵ Difa Ѵ Arifin Ѵ Dwi Ѵ Ѵ Novi 5 Menciptakan suasana kerja sama Difa Ѵ Arifin Ѵ Ѵ Dwi Novi Difa Ѵ Ѵ 4 = apabila siswa peduli terhadap kesulitan kelompok dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompoknya itu 3 = apabila siswa peduli terhadap kesulitan kelompok tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompoknya itu 2 = apabila siswa tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompoknya 1 = apabila siswa tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami kelompoknya 4 = apabila siswa bersama dalam kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas yang diberikan 3 = apabila siswa bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok yang diberikan 2 = apabila siswa bersama dengan kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila siswa tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila siswa aktif bertanya dan berpendapat (lebih dari sekali) dalam kegiatan diskusi kelompok 3 = apabila siswa aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat dalam diskusi kelompok 2 = apabila siswa hanya sekali bertanya dan berpendapat dalam kegiatan diskusi kelompok 1 = apabila siswa tidak pernah bertanya dan berpendapat dalam kegiatan diskusi kelompok

(168) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 153 Lembar Penilaian teman sejawat Nama penilai : Arifin Petunjuk penggunaan lembar instrument penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang Nampak pada teman satu kelompokmu saat kegiatan diskusi sedang berlangsung. No Aspek No. Penilaian Pemberian nilai Absen 1 2 3 4 Mengambil giliran dan 19 1 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang berbagi tugas diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 17 yang diberikan Ѵ 7 2 Memberi kontribusi dalam kelompok Ѵ Ѵ 19 17 Ѵ 7 Ѵ 3 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 2 = apabila tema satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau menerima tugas yang diberikan 4 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok dan ikut menyempurnakannya 3 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak ikut menyempurnakannya 2 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok

(169) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 154 3 Mengusahakan partisipasi anggota Ѵ 19 Ѵ 17 7 4 5 Keberadaan di dalam kelompok Menciptakan suasana kerja sama Ѵ Ѵ 19 17 Ѵ 7 Ѵ 19 Ѵ 17 7 Ѵ Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu peduli dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu peduli tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami oleh kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya dan berpendapat(lebih dari sekali) saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 3 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlansung 2 = apabila teman satu kelompokmu hanya sekali bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak pernah aktif bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung kegiatan diskusi kelompok

(170) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 155 Lembar Penilaian teman sejawat Nama penilai : Difa Petunjuk penggunaan lembar instrument penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang Nampak pada teman satu kelompokmu saat kegiatan diskusi sedang berlangsung. No Aspek 1 Mengambil giliran dan berbagi tugas No. Absen 7 Penilaian 1 2 3 Memberi kontribusi dalam kelompok 4 Ѵ Ѵ 17 2 Pemberian nilai 5 Ѵ 7 Ѵ Ѵ 17 5 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 3 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 2 = apabila tema satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau menerima tugas yang diberikan 4 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok dan ikut menyempurnakannya 3 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak ikut menyempurnakannya 2 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok

(171) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 156 3 Mengusahakan partisipasi anggota Ѵ 7 Ѵ 17 Ѵ 5 4 Keberadaan di dalam kelompok 7 Ѵ Ѵ 17 5 5 Menciptakan suasana kerja sama Ѵ 7 Ѵ 17 Ѵ 5 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu peduli dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu peduli tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami oleh kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya dan berpendapat(lebih dari sekali) saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 3 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlansung 2 = apabila teman satu kelompokmu hanya sekali bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak pernah aktif bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung kegiatan diskusi kelompok

(172) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 157 Lembar Penilaian teman sejawat Nama penilai : Novi Petunjuk penggunaan lembar instrument penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang Nampak pada teman satu kelompokmu saat kegiatan diskusi sedang berlangsung. No Aspek No. Penilaian Pemberian nilai Absen 1 2 3 4 Mengambil giliran dan 5 1 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang berbagi tugas diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 7 Ѵ yang diberikan Ѵ 19 2 Memberi kontribusi dalam kelompok 5 Ѵ 7 Ѵ 19 Ѵ 3 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 2 = apabila tema satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau menerima tugas yang diberikan 4 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok dan ikut menyempurnakannya 3 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak ikut menyempurnakannya 2 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok

(173) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 158 3 4 Mengusahakan partisipasi anggota Keberadaan di dalam kelompok Ѵ 5 7 Ѵ 19 Ѵ 5 Ѵ Ѵ 7 5 Menciptakan suasana kerja sama 19 Ѵ 5 Ѵ 7 Ѵ 19 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu peduli dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu peduli tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami oleh kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya dan berpendapat(lebih dari sekali) saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 3 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlansung 2 = apabila teman satu kelompokmu hanya sekali bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak pernah aktif bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung kegiatan diskusi kelompok

(174) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 159 Lembar Penilaian teman sejawat Nama penilai : Dwi Petunjuk penggunaan lembar instrument penilaian teman sejawat : Berilah tanda checklist (√) pada perilaku yang Nampak pada teman satu kelompokmu saat kegiatan diskusi sedang berlangsung. No Aspek No. Penilaian Pemberian nilai Absen 1 2 3 4 Mengambil giliran dan 19 1 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang berbagi tugas diberikan dan membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas 17 Ѵ yang diberikan Ѵ 5 2 Memberi kontribusi dalam kelompok 19 Ѵ 17 Ѵ 5 Ѵ 3 = apabila teman satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan tapi tidak ikut membantu teman lain dalam menyelesaikan tugas yang diberikan 2 = apabila tema satu kelompokmu mau menerima tugas yang diberikan 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau menerima tugas yang diberikan 4 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok dan ikut menyempurnakannya 3 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak ikut menyempurnakannya 2 = apabila teman satu kelompokmu berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak berkontribusi dalam menyelesaikan tugas kelompok

(175) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 160 3 4 5 Mengusahakan partisipasi anggota Keberadaan di dalam kelompok Menciptakan suasana kerja sama 19 Ѵ 17 Ѵ 5 Ѵ 19 Ѵ 17 Ѵ 5 Ѵ 19 Ѵ Ѵ 17 5 Ѵ 4 = apabila teman satu kelompokmu peduli dan mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu peduli tapi tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu tidak mau membantu kesulitan yang dialami kelompok 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak peduli terhadap kesulitan yang dialami oleh kelompok 4 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung dan ikut mengerjakan tugas kelompok 3 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak ikut mengerjakan tugas kelompok 2 = apabila teman satu kelompokmu bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung tapi tidak melakukan apa-apa 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak bersama kelompok selama kegiatan belajar berlangsung 4 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya dan berpendapat(lebih dari sekali) saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 3 = apabila teman satu kelompokmu aktif bertanya tapi tidak pernah berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlansung 2 = apabila teman satu kelompokmu hanya sekali bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung 1 = apabila teman satu kelompokmu tidak pernah aktif bertanya dan berpendapat saat kegiatan kerja kelompok berlangsung kegiatan diskusi kelompok

(176) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 161 Lampiran 13 Nilai Pengamatan Kemampuan Kerja Sama Siklus I Pertemuan Pertama No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. Nama Deni Valen Putri Fani Arifin Calvin Dwi Ayu Eet Fara Irul Erni Gayuh Sifa Iqbal Andri Novi Lintang Difa Sigit Lembar Observasi 2.8 2.4 4 3.6 3 Nilai Penilaian Teman Sejawat 3.1 2.1 3.4 4 3.2 2 2 2.2 2.6 2.4 3.5 3.3 1.5 3.2 3 2.75 2.65 1.85 2.9 2.7 3.2 2.8 2.4 3.6 1.8 2.8 2.4 4 3.4 3.5 2.5 4 3.3 3.6 3.9 2.6 3.3 3.15 2.45 3.8 2.55 3.2 3.12 3.3 Nilai Akhir 2.95 2.25 3.7 3.8 3.1

(177) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 162 Lampiran 14 Nilai Pengamatan Kemampuan Kerja Sama Siklus I Pertemuan Kedua No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. Nama Deni Valen Putri Fani Arifin Calvin Dwi Ayu Eet Fara Irul Erni Gayuh Sifa Iqbal Andri Novi Lintang Difa Sigit Lembar Observasi 1.4 1.4 4 4 3.8 3.8 3.4 3.2 4 3.2 1.8 1.8 3.8 2.6 1.4 4 2.2 2.4 3.8 4 Nilai Penilaian Teman Sejawat 3.1 3.5 3.6 3.6 3.8 3.7 3.1 3.4 2.2 3.5 2.5 2.9 2.8 3.1 3.2 3.6 2.3 3.3 3.3 2.9 Nilai Akhir 2.25 2.45 3.8 3.8 3.8 3.75 3.25 3.3 3.1 3.35 2.15 2.35 3.3 2.85 2.3 3.8 2.25 2.85 3.55 3.45

(178) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 163 Lampiran 15 Nilai Pengamatan Kemampuan Kerja Sama Siklus II No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. Nama Deni Valen Putri Fani Arifin Calvin Dwi Ayu Eet Fara Irul Erni Gayuh Sifa Iqbal Andri Novi Lintang Difa Sigit Lembar Observasi 2.8 2.6 4 4 3.8 3 2.6 3.8 2.2 4 3.3 2.5 3.5 2.8 2.2 4 1.6 2.8 4 Nilai Penilaian Teman Sejawat 3.5 3.6 3.3 3.1 3.4 3.3 3.1 3.4 2.8 3.5 2.4 3.4 3.2 3.4 3.6 3.6 2.4 3.6 3.6 Nilai Akhir 3.15 3.1 3.65 3.55 3.6 3.15 2.85 3.6 2.5 3.75 2.85 2.95 3.35 3.1 2.9 3.8 2 3.2 3.8

(179) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 164 Lampiran 16 Foto Kegiatan Belajar Siswa Percobaan Cahaya Merambat Lurus Siswa melakukan percobaan cahaya merambat lurus Percobaan cahaya merambat lurus Siswa bekerja sama mengerjakan LKS

(180) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 165 Siswa melakukan percobaan cahaya menembus benda bening Percobaan Cahaya dapat dibiaskan Siswa bekerja sama membuktikan cahaya dapat dibiaskan Siswa mengerjakan soal evaluasi

(181) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 166 Siswa melakukan percobaan cahaya dapat dipantulkan Siswa bekerja sama melakukan percobaan Siswa melakukan percobaan cahaya dapat diuraikan Kegiatan belajar di luar ruang kelas

(182)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

PENDAHULUAN Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Metode Eksperimen Pada Siswa Kelas IV SD N III Tawangrejo, Jatipurno, Wonogiri Tahun Ajaran 2011/2012.
0
1
7
Perbedaan Pengaruh Penerapan Metode inquiri dan Eksperimen terhadap Hasil Belajar IPA ditinjau dari Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV SD di Dabin V Kecamatan Purwodadi Tahun Pelajaran 2012/2013.
0
0
1
Penerapan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Materi Pokok Gaya Bagi Siswa Kelas V MIN Pucung Ngantru Tulungagung - Institutional Repository of IAIN Tulungagung
0
0
6
Penerapan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Materi Pokok Gaya Bagi Siswa Kelas V MIN Pucung Ngantru Tulungagung - Institutional Repository of IAIN Tulungagung
0
0
16
Penerapan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Materi Pokok Gaya Bagi Siswa Kelas V MIN Pucung Ngantru Tulungagung - Institutional Repository of IAIN Tulungagung
0
0
21
Penerapan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Materi Pokok Gaya Bagi Siswa Kelas V MIN Pucung Ngantru Tulungagung - Institutional Repository of IAIN Tulungagung
0
0
45
Penerapan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Materi Pokok Gaya Bagi Siswa Kelas V MIN Pucung Ngantru Tulungagung - Institutional Repository of IAIN Tulungagung
0
0
3
Penerapan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Materi Pokok Gaya Bagi Siswa Kelas V MIN Pucung Ngantru Tulungagung - Institutional Repository of IAIN Tulungagung
0
1
4
Penerapan Model Pembelajaran Quantum Teaching untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V
0
0
7
Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V
0
0
10
Penerapan Metode Think Pair Share untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Materi Peran Serta dalam Pemilihan Organisasi di Sekolah pada Siswa Kelas V SD
0
0
12
1 Artikel Penelitian Metode Eksperimen dan Media Benda Nyata untuk Meningkatkan Prestasi Belajar dan Aktivitas Siswa
1
2
17
Peningkatan Prestasi Belajar Mapel IPA Melalui Metode Eksperimen
0
0
6
Penerapan Metode Guide Inquiry untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika pada Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Sukowiyono Tulungagung
0
0
10
Penerapan Model Pengajaran Berdasarkan Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Negeri 40 Pekanbaru
0
0
13
Show more