OPTIMASI KOMBINASI KARBOPOL 940 DAN HPMC (Hydroxypropyl Methyl Cellulose) GEL ANTISEPTIK TANGAN EKSTRAK DAUN SURUHAN (Peperomia pellucida Linn.) DAN UJI AKTIFITASNYA TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa dan Bacillus cereus - repo

Gratis

0
2
12
1 year ago
Preview
Full text

  Ann C.Smith dan Marise A.Hussey. 23 Agustus 2011. Microbelibrary for gram positive . (diunduh 22 Juli 2014). Tersedia adacrobelibrary. org/ component/ resource/ gram-stain/2864-gram-stain-gram-positive-rods. Adji, M., Suryadi, H., dan Ariyanti, D. 2007. Uji Efektivitas Antimikroba

  Beberapa Merek Dagang Pembersih Tangan Antiseptik. Majalah Kefarmasian. Vol. IV No. 1. ISSN : 1693-9883. Allen, L.V. 2002. The Art Science and Technology of Pharmaceutical

  nd Compounding 2 Ed. American Pharmaceutical Association Washington D.C. pp. 301 -324.

  Amstrong, N.A. dan James, K.C. 1996. Pharmaceutical Experimental Design and

  Interpretation . Taylor & Francis Ltd. London hal. 132 – 137.

  Anief, M. (1997). Ilmu Meracik Obat. Yogjakarta. Gajah Mada University Press. Ansel, Howard, C. 1989. Pengantar bentuk Sediaan Farmasi. Edisi IV Diterjemahkan oleh. Farida Ibrahim. Universitas Indonesia. Press. Jakarta.

  Arikumalasari, Dewantari, Wijayanti. 2013. Optimasi HPMC Sebagai Gelling

  Agent Dalam Formula Gel Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia magnostana L.). Jurnal Farmasi Udayana.2013 ; 2(3);145-51.

  Atlas , R.M. 1984. Microbiology Fundamentals and Aplication Second Edition.

  Macmillan Publishing Company. New York . Aulton, M. 1998. Pharmaceutics : The Science of Dosage Form Design. London.

  Curcil Livingstone. Edirbed.nevergicus). Belfas ; The Faculty of Engineering of The Queenland University. Barry, B.W. 1983. Dermatological Formulation Percutaneous Absorption. Basel : Marcel Dekker Inc. New York. Bergquist, S.A.M. Gertsson, et.al. 2005. Flavonoids In Baby Spinach (Spinacia

  oleracea L.) : Changes During Plant Gowth AndStorage. Journal of Agicultural and Food Chemistry 53: 945 -9464.

  Bojo AC, Albano-Garcia E, Poscidio GN. 1994. The Antibacterial Activity of Peperomia pellucida (L) HBK (Piperaceae) .ape.com.

  Diakses 30 Oktober 2006. Bolton, S. 1997. Pharmaceutical Statistic Practical and Clinical Application Third Ed. Marcel Dekker Ink. New York 592-595. Bonang, Gerard dan Koeswardono, Enggar S. 1982. Mikrobiologi Kedokteran Untuk Laboratorium dan Klinik . Penerbit ; PT. Gramedia . Jakarta. Breed, R.S., E.G.D. Murray, dan Nathan R.S. 2001.

Bergey’s Manual of Determinative of Baacteriology 7th ed . The Williams and Wilkins

  Company Baltimore. Brooks, Geo.F.,J.S. Bulel dan S.J. Merse. 2004. Microbiologi Kedokteran, diterjemahkan oleh Hartanto, dkk. Jakarta. Penerbit Buku Kedokteran

  EGC. Brooks, F.G.. Bulel dan S.J. Merse. A.S. 2005. Microbiologi Kedokteran, Jakarta.

  Salemba. Colome, J., Cano, R,J., Kabinski, A.M. and Grady, D.V. 1986. Laboratory Exercise in Microbiology . New York : West Publising Company.

  Cowan, M. 1999. Plant Product as Antimikrobial Agent. Clinical Microbiology Reviws. 12 (4). 564-582. Dalimartha, S. 2006. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 4. Jakarta. Puspa Swara, Anggota IKAPI. Davis & Stou. 1971. Disc Plate Method Of Microbiological Antibiotic Essay.

  Journal Of Microbiology Vo. 22. No. 4 Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1995. Materia Medika Indonesia

Jilid IV. Jakarta. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, p.92-98.

  Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1981. Pemanfaatan Tanaman Obat.

  Jakarta. Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan. Departemen Kesehatan Republik Indonesia p. 19, 38,43. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 1985. Cara pembuatan Simplisia.

  Jakarta. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 1995. Farmakope Indonesia Edisi IV . Jakarta. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

  Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 1978. Formularium Nasional Edisi kedua . Jakarta. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2000. Parameter Standar Umum

  . Jakarta. Departemen Kesehatan Republik

  Ekstrak Tumbuhan Obat Indonesia. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2008. Farmakope Herbal Indonesia Edisi Kesatu. Jakarta. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. D jajadisastra, J.A. Mun’in, dan Dessy, N.P. 2009. Formulasi Gel Topikal Dari

  Ekstrak Neril Folium Dalam Sediaan Anti Jerawat . Jurnal Farmasi Indonesia 4 (4) : 210 -216.

  Djide dan Sartini. 2008. Dasar-Dasar Mikrobiologi Farmasi. Lephas, Makasar. Dinata, A. 2011. Basmi Lalat dengan Jeruk Manis. http// kesehatankompasiana. com/alternatif/2011/11/06/basmi-lalat-dengan-jerukmanis/.Diakses pada tanggal 15 Agustus 2014

  Dwidjoseputro, D. 1998. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Malang. Djambatan. Effendi, I. 1997. Studi pendahuluan Tumbuhan Mangrove Sebagai Antibakteri Terhadap Bakteri Penyakit Udang Vibrio Parahaemolyticus dan V .

  Harveyi. Abstrak Mikrobiologi Laut Srasiun Kelautan Dumai.

  Erawati, T., Rosita, N., Hendroprasetyo, W., Juwita, W. 2005. Pengaruh Jenis Basis Gel Dan Penambahan NACl (0,5% b/b) Terhadap Intensitas ECHO Gelombang Ultrasonik Sediaan Gel Untuk Pemeriksaan USG (Acoustic Coupling Agent). Majalah Farmasi Airlangga 5 (2).

  Estiasih T, Ahmadi. 2011. Teknologi Pengolahan Pangan, edisi 1 cetakan 2, Jakarta. Bumi Aksara. Fajar Ardi Desiyanto dan Siti Nur Djannah. 2013. Efektivitas Mencuci Tangan

  Menggunakan Cairan Pemberish Tangan Antiseptik (Hand Sanitizer) Terhadap Jumlah Angka Kuman. Fakultas Kesehatan Masyarakat ,

  Univeritas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Kesmas. Vol. 7, No. 2 September 2013 pp. 55

  • – 112 ISSN : 1978-0575. Garg. A., D. Aggarwal, S. Garg, and A.K. Sigla 2002. Spreading of Semisolid

  Formulation. An Update Pharmaceutical Technology. September ; 84 102.

  Ganiyat K. Oloyede, patricia A, Oncha and Banidele B. Olaniran. 2011

  Phytochemical, Toxicity, Antimicrobial and Antioxidant Screnning of Leaf Extracts of Peperomia pellucida from Nigeria . Natural Product/Medical

  Chemmistry Unit. Departemen of Chemistry University of Ibadan. Nigeria. Advance in Enviromental Biology, 5 (12) : 3700 -3709 ISSN 1995 - 0756.

  Gibson, J.M., 1996, Mikrobiologi dan Patologi Modern untuk Perawatan, 12, Jakarta. Penerbit Buku Kedokteran EGC.

  Girou, E, Loyeau,S, Legrand,P, Oppein,F, Buisson,CB. (2002). Efficacy of

  Handrubbing with an Alcohol Based Solution versus Standard Handwashing with Antiseptic Soap : randomised clinical trial. BMJ 325 :

  362-5 Gould D, Brooker C. 2005. Mikrobiologi Terapan Untuk Perawat. Jakarta : EGC Gupta, S., 1990, Mikrobiologi Dasar, diterjemahkan oleh Suryawidjaya, J.E.

  Jakarta. Penerbit Binarupa Aksara. Harbone, J.B. 1987. Metode Fitokimia Cara Modern Menganalisis Tumbuhan Ed.2. diterjemahkan oleh Padmawinata K. Penerbit ITB. Bandung.

  Harbone, J.B. 1996. Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan . diterjemahkan oleh Kosasih Padmawinata . Penerbit ITB.

  Bandung. Hariana, H.A. 2006. Tumbuhan Obat dan Khasiatnya, seri 3 Agrisehat. Penebar Swadaya, Jakarta.

  Harry, RG. 1975

  . Harry’s Cometicology. Vol . ke-1. Ed ke-6. London : Leonard Hill Books an InterText Publishir.

  Hartiwi. 2001. Pengaruh Waktu Pemanasan dan Kombinasi Ekstrak Jahe, Kunit, Kencur dan Temulawak Terhadap Daya Tangkap Radikal Bebas (DPPH) .

  UGM. Yogyakarta. Herdiana, Y. 2007 . Formulasi Gel Undesilenil Fenilalanin dalam Aktivitas

  Sebagai Pencerah Kulit . Karya Ilmiah. Fakultas Farmasi Unipad Jatinangor.

  Hernandes, S.E.D., Mello, A.C., Ana, J.J.S., Cassiolato, V., Garcia, L.B. et al., 2004. The Effectiveness of Alcohol Gel and Other Hand-Cleansing Agents

  Againts Importants Nosocaomial Pathogen. Brazillian Journal of Microbiology 35(1), 33-39.

  Hermawan,A., Hana, W. dan Wiwiek, T. 2007. Pengaruh Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan Metode Diffusi Disk . Surabaya : Unair.

  Heyne, K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia Jilid II. Yayasan Sarana Wana Jaya. Jakarta. Holt, et al. (1994).

  Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology 9th Edition.

  USA: Williams and Wilkins Baltimore Irsyad, Muhammad, 2013. Standardisasi Ekstrak Etanol Tanaman Katumpangan

  Air (Peperomoa pellucida L. Kunth [Skripsi] , Jakarta Fakultas

  Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Islam, MT., Rodri’guez-Hornedo N., Ciotti, S. & Ackermann, C., 2004

  Rheological Characterization of Topical Carbormer Gels Neutralize to Different pH . Pharmaceutical Research, 21 (7), 1192-1199.

  Islamudin Ahmad. 2015. Penentuan Nilai Persentase Eritema Dan Pigmentasi Ekstrak Herba Suruhan (Peperomia Pellucida L.) Secara In Vitro. Jurnal

  Sains dan Kesehatan . Vol 1. No. 2. P-ISSN: 2303-0267, e-ISSN: 2407- 6082.

  Jawetz, E.Melnick, J.L. dan Adelberg, E.A. 1986. Microbiogi Untuk Profesi Kesehatan . Penerbit : ECC. Jakarta. Jawetz, E.Melnick, J.L. dan Adelberg, E.A. 1996. Microbiogi Kedokteran.

  Penerbit : Salemba Medika. Jakarta. J awetz, Melnick and Adelberg’s. 2005. Microbiogi Kedokteran, diterjemahkan oleh Mudihardi, E. Kuntaman, Wasito, E.b. Mertaniasih, N.M. Harsono, S. Dan Alim Sardjono, L.. Penerbit : Salemba Medika. Jakarta. Juliantina, Citra, Nirwani, Nurmasitoh, dan Bowo, 2009. Manfaat Sirih Merah

  (Piper Crocatum) Sebagai Agen Anti Bakterial Terhadap Bakteri Gram Positif dan Gram Negatif. Tidak Diterbitkan. Laporan Penelitian.

  Yogyakarta. Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

  36. Jutono, J., Soedarsono, S., Hartadi, S., Kabirun, S., Suhadi, D., Soesanto. 1980. Pedoman Praktikum Mikrobiologi Umum . Departemen Mikrobiologi Fakultas Pertanian UGM. Yogyakarta. Karenina Ully Kristanti, M.I. 2014. Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak

  Tanaman Suruhan (Peperomia pellucida L.) Terhadap Pertumbuhan Escherichia coli Dan Bacillus cereus Secara In-Vitro Serta Kaitannya Dengan Pembelajaran Biologi SMA Kelas X. [Skripsi] , Salatiga, Universitas Satya Dharma.

  Karlina, Muslimin, dan Guntur.2008.Aktivitas Antibakteri Ekstrak Herba Krokot

  9Portulaca Oleracea L.) Terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia Coli ; 87 – 93. Khan, A., M. Rahman, and S. Islam. 2008. Neuropharmacological Effects of

  Peperomia pellucida Leaves in Mice. DARU.16 : 35

  • – 40
Khan, A., M. Rahman, and S. Islam. 2010. Isolation and Bioactive of a Xanthone Glycoside from Peperomia pellucida . Life Sciences and medical

  Research, Volume 2010 ; LSMR-1 Kinho, J., D. Arini, S. Tabba, H. Kamma, Y. Kafiar, S. Shabri, dan M.

  Karundeng. 2001. Tumbuhan Obat Tradisional di Sulawesi Utara Jilid I. Badan Penelitian Kehutanan , Manado.

  Koirewoa, Y. A., Fatimawali, dan Wiyono. W. I. 2009. Isolasi dan identifikasi senyawa flavonoid dalam daun beluntas (Plunchea indica L.).Program Studi Farmasi FMIPA UNSRAT. Manado

  Kusmiyati, Agustini, N.W.S. 2006. Uji Aktivitas Senyawa Antibakteri Dari

Miroalga Porphyridium cruetum, Biodiversitas , Volume 8 No. 1 p.48.

Kusumawarni, P., Supriyatna, dan Y. Susilawati. Aktivitas Antidiabetes Fraksi

  Etil Asetat dari Herba Sasaladaan (Peperomia pellucida (L) Kunth) dengan Metode Induksi Aloksan. Students E-Journals I : 1.

  Lachman L, Herbert AL, Joseph LK., 1994. Teori dan Praktek Farmasi Industri.

  Jilid II. Suyatmi S, Aisyah I, penerjemah. Jakarta: UI Press. Terjemahan dari: The Theory and Practice of Industrial Pharmacy Lathifah, Q.A. 2008. Uji Efektifitas Ekstrak Kasar Senyawa Antibakteri Pada Buah Belimbing Wuluh (Averhoa blimbi L.) Dengan Variasi Pelarut.

  [Skripsi]. UIN Malang. Lay, W.B. 1994. Analisa Mikroba di Laboratorium Edisi I. Jakarta. PT. Raja Grafindo Persada.

  Lieberman, A.H.M.R., Martin and S.B. Gilbert. 1989. Pharmaceutical Dosage Form Disperse System , Marcel Dekker Inc. New York. Loho, T., Utami, L., Efectivity Test of Antiseptic Solution 170 Triclosan Against

  Staphylococcum aureus, Escherichia coli, Enterococcus faecalis, and Psedomonas aeruginosa, Majalah Kedokteran Indonesia, 57(6), 175-178. Departemen Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Indonesia, Jakarta. 2007. Lovia S. 2007. Uji Efek Anti Hyperucemia Dari Fraksi Tanaman Peperomia

  pellucida (L.) Kunth Terhadap Kadar Asam Urat Serum dan Urin Mencit Putih Jantan [Skripsi] Padang. Jurusan Farmasi FMIPA Universitas

  Andalas. Lund, W. (Ed.). 1994 The Pharmaceutical Codex : Principles and Practice of

  th Pharmaceutics, 12 Edition. London : The Pharmaceutical Press.pp 134. Majumder, Pulak., Abraham, Priya., Satya V. 2011. Ethno-medicinal, Phytochemical and Pharmacological review of an amazing medicinal herb Peperomia pellucida (L.) HBK. Research Journal of Pharmaceutical.

  Biological and Chemical Vol. 2, Issue 358-364.

  Majumder, Pulak., 2011. Phytochemical and Pharmacognositical and Phycochemical Standardization of Pepromia pellucida (L.) HBK . Stem.

  International Journal of Comprehensive Pharmacy Vol. 8, (06) : 1-4. Majumder P., Kumar, K. V. Arun. 2011. Establishment of Quality Parameters and Pharmacognostic Evaluation of Leaves of Peperomia pellucida (L.) Hbk.

  International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences . Vol 3, Suppl 5. Kerala: Rajiv Gandhi Institute Of Pharmacy, India.

  Maksum Radji, Herman Suryadi dan Desi Ariyani. 2007. Uji Efektivitas

  Antimikroba Beberapa Merek Dagang Pembersih Tangan Antiseptik. Lao

  Majalah Ilmu Kefarmasian Vo. IV. No. 1 April 2007, 1-6 ISSN : 1693- 9883. Manoi, Feri. 2006. Pengaruh Cara Pengeringan Terhadap Mutu Simplisia Sambiloto . Bul.Littro.Vo.XVII No. I. 2006 1-5. Mappa T, Hosea Jaya Edy, Novel Kojong. 2013. Formulasi Gel Ekstrak Daun

  Sasaladahan (Peperomia pellucida (L). H.B.K.) Dan Uji Efektivitasnya Terhadap Luka Bakar Pada Kelinci (Orytplagus Cuniculus ). Program

  Studi Farmasi FMIPA Unsrat Manado. Pharmacom Jurnal Ilmiah Farmasi- Unsrat Vol. 2 No. 02. Mei 2013 ISSN 2302-2493. Martin, A. Swabrick, J., dan Cammarata, A. 1990. Farmasi Fisik. Edisi II diterjemahkan oleh Yoshita . Jakarta UI Press. Melani, D., Purwanti, T. & Soerati, W. 2005 Korelasi Kadar Propilenglikol

  Dalam Basis dan Pelepasan Dietilammonium Diklofenak dari Basis Gel Carbopol ETD 2020 , Majalah Farmasi Airlangga, 5 (1), 1-6. th

  Montgomery C. Douglas. 2005. Design and Analysis of Experiment. 6 edition New York ; John Willy and Sons. Mishra MP. Peperomia pellucida, an amazing Wild Medical Herb. Ecosensorium,

  Org. Nafila Salma, Jessy Paendong, Lidya I. Momuat, Sariyana Togubu. 2013.

  Antihiperglikemik Ekstrak Tumbuhan Suruhan (Peperomia pellucida [L.] Kunth) Terhadap Tikus Wistar (Ruttus novergicus L.) Yang diinduksi Sukrosa. Program Studi Kimia FMIPA Universitas Sam Ratulang. Jurnal Ilmiah Sains Vo. 13 No. 2, Oktober 2013. Naim, Rachman. 2002. Senyawa Antimikroba dari Tanaman. http://www. kompas. com/kompas-cetak/0409/15sorotan/1265264.htm diakses pada tanggal 13 September 2006.

  Noer, S. F. 2011. Pengaruh Kadar Etanol dalam Sediaan Gel Antiseptika

  Terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella thyposa. Program Studi Farmasi MIPA Universitas Islam Makassar. Makassar. ILTEK Vol. 6 No.

  12. Nurachman, Z. 2002. Artoindonesianin Untuk Antitumor. PT Kompas Cyber Media. Jakarta.

  Nwokocha, C.R. D.U. Owu., K. Kinloke., J. Murray., R. Delggoda., K. Thaxter.,

  G. McCalla., and L. Young. 2012 . Possible Mechanism of Action of the

  Hypotensive Effet of Peperomia pellucida and Interaction between Human Cytochrome P450 Enzymes . Medical and Aromatic Plants I : 1-5.

  Oleyede, Ganiyat K., Onocha Patricia A., Olaniran Bamidele B. 2011

  Phytochemical, Toxicity, Antimicrobial and Antioxidant Screening of Leaf Extract Peperomia pellucida from Nigeria . Advanced in Enviromental .

  Biology Chemistry 5(12) : 3700 – 3709. Panjaitan, E. N., Saragih, A., Purba, D. 2012. Formulasi Gel Dari Ekstrak

  Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe). Journal of

  Pharmaceutics and Pharmacology, 2012 Vol. 1 (1): 9-20 Pelczar, M.J., dan Chan, E.C.S. 1986. Dasar-Dasar Mikrobiologi Jilid I. Jakarta. UI Press. Poeloengan M, Andriani, Susan, Komala I & Hasnita M. 2007. Uji Daya

  Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Batang Bungur (Largerstoremia spiciosa sp.Pers) Terhadap Staphy-lococcus aureus dan Eschericia coli secara In Vitro, Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. 776 - 782

  Pramono, S. 2005. Penanganan Pasca Panen dan Pengaruhnya terhadap Efek

  Terapi Obat Alami. Dlm Seminar Nasional Tumbuhan Obat Indonesia

  XXVIII. Balai Penelitian Tanaman Rempah & Obat Bogor. 15

  • –16 September 2006 Pratiwi, S. T. (2008). Mikrobiologi Farmasi. Penerbit Erlangga. Yogyakarta. Pratami, Hema Anggita, Ety Apriliana dan Prambudi Rukmono. 2013 Identifikasi

  Mikroorganisme Pada Tangan Tenaga Medis dan Paramedis di Unit Perinatologi Rumah Sakit Abduk Moeloek Bandar Lampung . Bagian

  MikrobiologiFakultas Kedokteran Universitas Lampung. ISSN 2337-3776. Quinones, D. & Ghaly, E.S. 2008. Formulatio and Characterization of Nystatin

  Gel. PRHSJ (San Juab, PR.) Vol. 27 No. 1 Rachmawati F.J. ,Triyana SY. 2008. Perbandingan Angka Kuman pada Cuci Tangan dengan Beberapa Standarisasi Pembersih Tangan di Lab.

  Mikrobiologi . Logika : 26 – 31.

  Radji, M. (2011). Mikrobiologi. Buku Kedokteran . Jakarta. ECG. Ramadhalia. 2007. Pengaruh Pemberian Ekstrak Peperomia pellucida (L.) Kunth

  Terhadap Embrio Mencit Putih (Musmusculus) L . [Skripsi]. Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Andalas. Padang.

  Rasidy, G. 2006. Manfaat Penggunaan Antiseptik Kombinasi Alkohol-

  Chlorhexidine Gluconate-Emolien Dibandingkan Dengan Chlorhrexidine Gluconate Terhadap Jumlah Bakteri Pada Tangan Perawat Di Perinatologi

  ICU Anak NICU RSCM

  anuari 2011. Robinson, Trevor. 1995. Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi. Penerbit ITB.

  Bandung. Rosenbach, A. J. F. 1884. Mikro-organismen bel den Wund-infections- krankhelten des Menschen . JF Bergmann.

  Rowe, R. C., Sheskey, P.J., and Owen, S.C., 2006. Handbook of Pharmaceutical

  Excipient , Fifth Edition, 89-90, Pharmaceutical Press and American Pharmacists Association, Washington USA.

  Said, Ahmad 2007. Khasiat dan Manfaat Temulawak. PT. Sinar Wadja Lestari. Sandora Tj, Taveras EM. Shih MC, Resnick EA, Lee GM, Ross-Degnan D, et al.

  2004 Hand Sanitizer Reduces Illness Transmission in the Home [Abstrak

  nd

  106] . In ; Abstracts of the 42 Annual Meeting of The Infection Disease Society of America . Boston, Nassachusetts . Sept 30

  • – Ot 3. Alexandria (VA). Infectious Disease Society of America.

  Sandora Tj, Taveras EM. Shih MC, Resnick EA, Lee GM, Ross-Degnan D, Goldman DA. (2005). A Randomized, Controlled Trial of A Multifaceted

  Intervention Including Alcohol-Based Hand Sanitizer and Hand Hygiene Education to Reduce Illness Transmission in the Home . Pediatric.Sep : 116

  (3) : 587 - 594. Sari, Retno dan Isadiartuti, D. 2006. Studi Efektivitas Sediaan Gel Antiseptik

  Tangan Ekstrak Daun Sirih (Piper betle Linn.). Majalah Farmasi Indonesia. 17(4). 163-169. Sari, Retno., Dewi I. and Noorma R., 2004. Pemanfaatan Sirih sebagai Sediaan

  Hand Gel Antiseptic : I. Studi Formulasi, Laporan Penelitian, Fakultas Farmasi,Universitas Airlangga.

  Schlegel, H.G. dan K. Schmidt. 1994. Mikrobiologi Umum Edisi ke-6.

  Diterjemahkan oleh Tedjo Baskoro. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.

  Septiani S, Wathoni N, Mita SR. Formulasi Sediaan Masker Gel Antioksidan dari

  Ekstrak Etanol Biji Melinjo (Gnetum gnemon Linn). Jurnal Universitas

  Padjadjaran. 2011 : I(1) : 4 – 24. Bandung. Setiawati, I.H. 2009. Karakterisasi Mutu Fisika Kimia Gelatin Kulit Ikan Kakap

  Merah (Lutjanus Sp.) Hasil Proses Perlakuan Asam [Skripsi]. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan FPIK Institut Pertanian Bogor. Bogor.

  Sheikh, Hasib, et al. 2013. Hypoglycemic, Anti-inflamatory and Analgesic Activity of Peperomia pellucida (L) (Piperaceae). Internaional Journal of

Pharmaceutical Science and Research, Vol. 4 (1) : 458 – 463

  Sio, Susie O., Cortes-Maramba, Nelia P., Sia, Isidro C. 2001. Antiphyperuricemic Effect of The Freeze-dried Aquous Extract of Peperomia pellucida (L) HBK (ulasimang bato) in Rats. Acta Medica Phillipina. 2001 ; 37 : 12-21.

  Siswandono, Bambang Soekardjo. 1995. Kimia Medisinal. Surabaya: Airlangga University Press. Siswandono dan Bambang Soekardjo. 2000. Kimia Medisinal. Jilid 2. Airlangga

  University Press. Surabaya Soetarno, S., dan I.S., Soediro, (1997). Standardisasi Mutu Simplisia dan Extrak Bahan Obat Tradisional , Presidium Temu Ilmiah Nasional Bidang Farmasi.

  Sudjana. 1989. Metode Statistika . Ed. 5. Bandung: PT. Tarsito. Supardi, Imam dan Sukamto. 1999. Mikrobiologi Dalam Pengolahan dan

  Keamanan Pangan . Bandung : Penerbit Alumni

  Suwondo, S.; Sidik, S.RS. and Soelarko, RM., 1991. Prosiding Seminar Sirih :

  Aktivitas Antibakteri Daun Sirih (Piper betle L.) terhadap Bakteri Gingivitis dan Bakteri Pembentuk Plak/Karies Gigi (Streptococcus mutans ), Yogyakarta.

  United States Departemen of Agriculture. Natural Resources Conservation Service .http://plants.usda.gov.java/profile?symbol=PEPE5.

  Tranggono, Rertno Iswari. dan F. Latifah. 2007. Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Jakarta. P.T. Gramedia. Tietjen, L. dkk . 2004. Panduan Pencegahan Infeksi untuk Fasilitas Pelayanan

  Kesehatan dengan Sumber Daya Terbatas . Jakarta. Yayasan Dewa Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

  Timotius, K.H. 1982. Mikrobiologi Dasar. Salatiga. Univeristas Kristen Satya Wacana. Tjitrosoepomo, Gembong. 1994. Taksonomi Tumbuhan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Todar, K. 2008. Bacillus cereus. Keracunan Makanan. www.texbookbacteriology. net diakses pada tanggal 5 Mei 2014

  Triana Hertiani dan Indah Purwantini . 2002. Majalah Farmasi Indonesia, 13(4),

  2002 193 Minyak Atsiri Hasil Destilasi Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper betle L.) Dari Beberapa Daerah Di Yogyakarta Dan Aktivitas Antijamur

  Terhadap Candida albicans Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada. Vyas,P., Galih., Patgirl, B.J. & P.K. 2011. Antimicrobial Activity of Ayurdedic

  Hand Sanitizer , International Journal of Pharmaceutical & Biological Archives, 2 (2) , 762-766.

  Voigt, R. 1994. Buku Pelajaran Teknologi Farmasi Edisi kelima diterjemahkan oleh Soedani, Noerono. PenerbitUniversitas Gadjah Mada Presss.

  Yogyakarta. Volk, W.A. dan Wheeler, M.F. 1993. Mikrobiologi Dasar, Jakarta. Erlangga.

  th

  Wade A. and P.J. Weller. 2003. Handbook of Pharmaceutical Excipients. 4 ed., The Pharmaceutical Press. London, 89-91, 97-99, 257-259, 297-299, 663- 664.

  Wei, S.L.Wee W., Siong, J.Y.F.;, dan Syamsumir D.F. 2011 Characterization of

  Anticancer, Antimicrobial, Antioxidant Properties and Chemical Composition of Peperomia pellucida Leaf Extract . Acta Meica Iranica 49

  (10) : 670 -674. Wijaya, S. dan S.W. Monica. 2004. Uji Efek Antiinflamasi Ektrak Herba Suruhan (Peperomia pellucida L.Kunt) pada Tikus Putih Jantan . Berk Penel.

  Hayati. 9 : 115

  • – 118
Wulandari, Suci. 2001. Pengaruh Mencuci Tangan Terhadap Jumlah Koloni

  Kuman Pada Paramedis di RSU Kota Semarang. [Skripsi] Jurnal FKM Undip E2A096053.

  Wyatt, E., Sutter, S.H., & Drake, L.A., 2001. Dermatology Pharmacology in

  Goodman and Gilman’s The Pharmacological Basis of Therapeutics,

  Hrdman, J.G., Linbird, L.E., Gilman, A.G., (Editor, 10 th edition, 1801- 1803, New York, Mc Graw-Hill. Xu, S., N.Li., M.M. Ning, C.H. Zhou., Q.R. yang, and M.W. Wang. 2005.

  Bioactive Compounds from Peperomia pellucid . American Chemical Society and American of Pharmacognocy. 10 : 1.

  Yahendri, dan Yenny, W. S. (2012). Berbagai Bentuk Sediaan Topical Dalam Dermatologi . Padang: Jurnal Ilmu Kesehatan Kulit Dan Kelamin. 39(6): 425.

  Zat J.L. dan Kushla, G.P. 1996. Gels in Liebermans, H.A. Rieger, M.M. Banker, G.S. Pharmaceutical Dosage Forms : Disperse System. Vol. 2.2nd Edition. Marcel Dekker Inc. New York. Pp.339-421.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Manggis terhadap Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, Escherichia coli, dan Pseudomonas aeruginosa secara In vitro
0
53
68
Uji Aktivitas Antibakteri Kandungan Minyak Atsiri Staphylococcus aureus, Bacillus cereus, Bacillus subtilis, Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa dan Salmonella typhimorium dari Buah Bawang Hutan (Scorodocarpus borneensis .Becc)
4
16
94
UJI AKTIVITAS EKSTRAK KOMBINASI BATANG DAN DAUN SURUHAN (Piperumia pellucida L.H.B Kunth) SEBAGAI ANTI DIABETES PADA TIKUS PUTIH Frangki Atihuta
0
0
12
KAJIAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ANGKAK TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Bacillus cereus DAN Bacillus stearothermophillus
0
2
11
AKTIVITAS SEDIAAN GEL ANTISEPTIK TANGAN BERBAHAN AKTIF EKSTRAK FRAKSI ETANOL DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANENCENS JACK.) TERHADAP BEBERAPA BAKTERI PATOGEN Arsyik Ibrahim1 , Indah Woro Utami
0
0
7
GAMBARAN UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa ARTIKEL KARYA TULIS ILMIAH
1
7
39
FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI DAN AKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Pseudomonas aeruginosa SKRIPSI
0
0
14
BAB II TINJAUAN PUSTAKA - FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI DAN AKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Pseudomonas aeruginosa - repository perpustakaan
0
0
7
FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH MERAH DAN AKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Pseudomonas aeruginosa SKRIPSI
0
0
14
UJI SIFAT FISIS GEL ANTIACNE EKSTRAK DAUN GAMBIR (Uncaria gambir Roxb) DALAM BASIS KARBOPOL DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus
0
0
17
BAB II TINJAUAN PUSTAKA - UJI SIFAT FISIS GEL ANTIACNE EKSTRAK DAUN GAMBIR (Uncaria gambir Roxb) DALAM BASIS KARBOPOL DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus - repository perpustakaan
0
0
10
FORMULASI SEDIAAN GEL ANTISEPTIK TANGAN (HAND SANITIZER) EKSTRAK ETANOL DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum (L.) Merr. & L.M. Perry) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus - repository perpustakaan
0
0
19
FORMULASI SEDIAAN GEL ANTISEPTIK TANGAN (HAND SANITIZER) EKSTRAK ETANOL DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum (L.) Merr. & L.M. Perry) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus - repository perpustakaan
0
11
6
OPTIMASI KOMBINASI KARBOPOL 940 DAN HPMC (Hydroxypropyl Methyl Cellulose) GEL ANTISEPTIK TANGAN EKSTRAK DAUN SURUHAN (Peperomia pellucida Linn.) DAN UJI AKTIFITASNYA TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa dan Bacillus cereus
0
0
20
BAB II TINJAUAN PUSTAKA - OPTIMASI KOMBINASI KARBOPOL 940 DAN HPMC (Hydroxypropyl Methyl Cellulose) GEL ANTISEPTIK TANGAN EKSTRAK DAUN SURUHAN (Peperomia pellucida Linn.) DAN UJI AKTIFITASNYA TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa
0
1
22
Show more