bab 1 5 spam ms

RP. 50,000

0
1
40
1 month ago
Preview
Full text
BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang
  Desa Mimi Baru Distrik Jagebob merupakan dataran yang memiliki ketinggian rata-rata 16 meter di atas permukaan air laut dengan pertambahan penduduk 4% per tahunnya, dengan tingkat jumlah penduduk pada tahun 2018 sebesar 1490 jiwa. Pertumbuhan penduduk yang terus berkembang Perumahan Permata Residence Kecamatan Cileungsi memerlukan sistem penyediaan air minum yang memadai dan dapat menghasilkan air yang berkualitas. Dengan demikian direncanakan sistem penyediaan air minum dengan proyeksi 10 tahun mendatang yaitu hingga tahun 2027.
  Menyediakan suatu sistem penyediaan air yang sanggup memenuhi kebutuhan air dalam jumlah yang cukup merupakan suatu hal yang penting di Kecamatan Cileungsi. Dalam pengembangan penyediaan air bagi masyarakat, jumlah dan mutu air merupakan prioritas utama. Kedua faktor tersebut memiliki unsur fungsional yang saling terkait. Unsur-unsur fungsional tersebut, antara lain :
  a. Sumber air baku Yaitu sumber-sumber yang layak dimanfaatkan dan memenuhi standar baku mutu, misalnya danau, waduk, rawa, sungai, dan air tanah.
  b. Penampungan Sarana untuk menampung air dan pada umumnya terletak pada atau dekat sumber air.
  c. Penyaluran Sarana untuk menyalurkan air dari tampungan ke sarana-sarana pengolahan.
  d. Pengolahan Sarana yang dipergunakan untuk memperbaiki atau merubah mutu air sehingga air layak untuk dikonsumsi.
  e. Penyaluran dan Penampungan
  Sarana untuk menyalurkan air yang sudah diolah kesarana-sarana penampungan sementara serta kesatu atau beberapa titik distribusi.
  f. Distribusi Sarana yang dipergunakan untuk membagi air ke masing-masing pemakai yang terkait di dalam sistem.
  Dari unsur-unsur tersebut, semuanya harus disediakan dalam sistem penyediaan air bersih yang nantinya akan tercipta suatu sistem penyediaan yang baik dan berkualitas. Perancangan sistem penyediaan air di Perumahan Permata Residence Kecamatan Cileungsi harus sesuai dengan air yang dibutuhkan oleh masyarakat dengan perhitungan secermat mungkin.1.2 Maksud dan Tujuan
  Maksud dari perencanaan sistem penyediaan air minum adalah untuk memenuhi kebutuhan air secara kuantitas, kualitas, dan kontinuitas dengan didistribusikan dari satu kawasan ke kawasan lain agar dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan rumah tangga dan keperluan lainnya.
  Tujuan dari perencanaan sistem penyediaan air minum adalah :
  1. Adanya pengolahan kualitas air yang bertujuan untuk menjamin kualitas air yang diinginkan sesuai peruntukanya agar tetap dalam kondisi alamiah.
  2. Mencegah distribusi air bersih terhadap masyarakat tidak terputus.
  3. Memberikan aksesibilitas masyarakat dalam mendapatkan pelayanan air bersih.
  4. Meningkatkan kinerja penyelenggara dalam pengenbangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
  5. Mengembangkan sistem SPAM di Perumahan Permata Residence Kecamatan Cileungsi.1.3 Ruang Lingkup
  4. Presentase pelayanan dengan Hydrant Umum
  10. Koefisien kehilangan air 5) Menghitung kebutuhan pipa, reservoir, pompa, dan bangunan pelengkap 6) Membuat detail junction 7) BOQ (Bill of Quantity) 8) Rencana Anggaran Bangunan (RAB) 9) Gambar-gambar yang disajikan dalam perencanaan antara lain :
  9. Kebutuhan pemadam kebakaran
  8. Jumlah pelanggan non domestik
  7. Koefisien pelayanan non domestik terhadap domestik
  6. Tingkat pelayanan dengan Hydrant Umum (l/org/hari)
  5. Tingkat pelayanan dengan sambungan rumah (l/org/hari)
  Tugas perencanaan sistem penyediaan air minum Perumahan Permata Residence Kecamatan Cileungsi. Adapun ruang lingkup perencanaan tersebut meliputi : 1) Penentuan daerah pelayanan 2) Perencanaan jaringan distribusi air minum 3) Proyeksi penduduk dan fasilitas umum, proyeksi penduduk dengan metode :
  1. Geometrik
  2. Cakupan pelayanan (daerah-daerah yang akan dilayani)
  1. Jumlah penduduk di wilayah administrasi
  Kecamatan Cileungsi dari tiap kelurahan yang mencakup beberapa hal antara lain :
  4. Proyeksi penduduk berdasarkan PERMEN No. 18 Tahun 2007, antara lain Geometrik, Aritmatik, dan Least Square. 4) Menghitung kebutuhan air minum daerah Perumahan Permata Residence
  3. Aritmatik
  2. Eksponensial
  3. Presentase pelayanan dengan sambungan rumah
  1) Peta daerah pelayanan 2) Peta blok dan loop pelayanan 3) Profil hidrolis perpipaan 4) Detail junction dan bangunan pelengkap1.4 Landasan Hukum
  1. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 18 tahun 2008 tentang penyelenggaraan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum.
  2. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumhan Rakyat No. 27/ PRT/M/2026 tentang Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum.
  3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum.TINJAUAN PUSTAKA
  2.1 Definisi dan Persyaratan Air Bersih Air bersih adalah air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan akan
menjadi air minum setelah dimasak terlebih dahulu. Sebagai batasannya, air bersih adalah
air yang memenuhi persyaratan bagi sistem penyediaan air minum. Adapun persyaratan
yang dimaksud adalah persyaratan dari segi kualitas air yang meliputi kualitas fisik,
kimia, biologi dan radiologis, sehingga apabila dikonsumsi tidak menimbulkan efek
samping (Ketentuan Umum Permenkes No. 416/Menkes/PER/IX/1990 (Dalam Modul Gambaran Umum Penyediaan dan Pengolahan Air Minum Edisi Maret 2003.
  Dalam perencanaan suatu Sistem Penyediaan Air Minum diperlukan beberapa kriteria sebagai kriteria perencanaan. Tujuannya dalah untuk mendapatkan suatu hasil perencanaan yang tepat dan sesuai dengan kondisi daerah perencanaan. Perencanaan sistem penyediaan air minum, Perumahan Permata Residence Kecamatan Cileungsi didesain untuk periode 10 tahun ke depan (2027) dengan wilayah pelayanan 80%.
  2.2 Kebutuhan Air
  Target cakupan pelayanan perencanaan adalah 80% dengan asumsi jumlah konsumen untuk SR 5 jiwa dan HU melayani 30 jiwa. Berdasarkan jumlah penduduk tahun 2017 Perumahan Permata Residence Kecamatan Cileungsi termasuk daerah pedesaan (2.895 jiwa). Sedangkan kebutuhan air untuk domestic dan non domestic antara lain :
  1. Sambungan Rumah (SR) = 200 l/org/hari
  2. Hidran Umum (HU) = 30 l/org/hari
  3. Bangunan Pendidikan = 80 l/org/hari
  4. Gedung Peribadatan = 10 l/org/hari
  5. Puskesmas = 400 l/org/hari (Sofian M. Noerbambang, Pemeliharaan dan Perencanaan Sistem Plambing)
  2.3 Tata Guna Lahan (Aspek Penduduk dan Fasilitas Umum)
  Jumlah penduduk pada tahun 2017 adalah 2.895 jiwa. Pemanfaat wilayah untuk kepentingan umum antara lain : Aspek Fasilitas Umum :
  No Fasilitas Unit
  I Bangunan Pendidikan
  1 SD
  1 II
  Niaga
  1
  5 Pertokoan
  III Tempat Ibadah
  1
  1 Masjid
  2.4 Sistem Pengaliran
  Sistem pengaliran menggunakan kombinasi antara pompa dan elevated reservoir. Elevated reservoir dilakukan secara fill dan draw, diartikan bahwa air dipompa langsung dari ground reservoir keelevated reservoir dan air bersih mengalir secara gravitasi menuju area pelayanan. Elevated reservoir ini berfungsi untuk menampunng air pada saat kebutuhan air minum dan mendistribusikan pada saat dibutuhkan.
  2.5 Sistem Distribusi Air
  Sisitem distribusi dalam perencanaan ini adalah menggunakan sistem intermiten, yakni pemompaa dilakukan selama 20 jam dalam 1 hari, dengan mempertimbangkan keuntungan-keuntungan yang akan didapat, sedangkan kerugiaannya diprediksikan tidak terjadi, sebab dengan digunakannya elevated reservoir, maka air akan mengalir pada saat diperlukan kecuali reservoir kekurangan air.
  2.6 Ketentuan Lokasi
  Mengaju pada PERMEN PU No 18 Tahun 2007, lokasi pembangunan SPAM yang dipilih adalah lokasi yang bermasalah terhadap ketersediaan air bersih. Dimana dalam perencanaan ini mampu melayani kawasan perumahan atau lingkungan yang sulit ketersediaan air bersihnya.
  2.7 Sistem Jaringan SPAM
  Sistem jaringan induk yang digunakan adalah sistem melingkar atau loop dengan mempertimbangan bahwa sistem ini air didalam jaringan mengalir tidak hanya satu arah, keadaan berhenti (stagnant) tidak akan segera terhenti seperti yang terjadi pada sistem cabang. Selain itu, apabila terjadi kerusakana pada suatu ruas jaringan, dan selama waktu perbaikan, jaringan tetap dapat teraliri air, dari arah berlawanan. Hanya akan terjadi sedikit pengaruh terhadap suplai air apa bila terjadi fluktuasi pemakaian yang cukup besar. Dalam sistem yang direncanakan ini infestasinya relative besar karena mememrlukan pembangunan skala besar dan biasanya dibagun di daerah perkotaan.
  2.7.1 Jenis Pipa
  Jenis pipa yang digunakan dalam perencanaan ini adalah jenis pipa steel dan pipa PVC dengan diameter < 400 mm dengan koefisien kekasaran Hazen Williams 150 serta pipa steeluntuk diameter > 400 mm dengan koefisien Hazen Williams 120.
  2.7.2 Perlengkapan Pipa
  Beberapa perlengkapan pipa yang umumnya dipasang dalam sistem penyediaan air minum meliputi :
  1. Gate Valve (GV)
  2. Air release valve (katup pembuang angin)
  3. Blow off valve (katup pembuang lumpur)
  4. Check valve
  5. Fire Hydrant
  6. Syphoon
  7. Trust block
  8. Pressured meter (meter tekanan)
  9. Water meter (meter air)
  10. Menhole
  11. Clamp saddle (saddle tapping)/sambungan pipa dan perlengkapannya
  12. Tapping bed
  13. Bell dan spigot
  14. Flanged joint
  15. Bell joint
  16. Increaser dan reduser
  17. Bend
  18. Tee
  2.7.3 Aliran Air dalam Pipa
  Kecepatan air dalam pipa antara 0,3-3 m/det (tidak boleh lebih ataupun kurang). Hal tersebut ditentukan dengan tujuan agar tidak terjadi pengendapan pada saat aliran berkecepatan dibawah 0,3 m/det atau terjadi aliran yang sangat besar (mengakibatkan penggerusan) pada saat aliran air berkecepatan antara lebh dari 3 m/det.
  2.7.4 Sisa Tekanan
  Nilai sisa tekanan minimum pada setiap titik dalam jaringan sebuah pipa induk yang direncanakan sebesar 10 kolom meter air, agar air dapat sampai ke konsumen dengan tekanan yang cukup. Maka rumus yang digunakan adalah: Keterangan : Hf = Head loss Z
  1 = elevasi pipa 1 dari datum (m)
  Z = elevasi pipa 2 dari datum (m)2 P = tekanan di titik 1
  1 P 2 = tekanan di titik 2
  V = kecepatan aliran di titik 1 (m/det)1 V = kecepatan aliran di titik 2 (m/det)
  2
  3
  p = massa jenis air (1000 kg/m )
  2
  g = gravitasi (9,81 m/det )
2.

Dokumen baru