Kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi berdasarkan tingkat pendidikan dan pengalaman kerja - USD Repository

Gratis

0
2
148
10 months ago
Preview
Full text

  

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

KINERJA KARYAWAN PT. INDOTIRTA JAYA ABADI BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN KERJA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar sarjana ekonomi

  Program Studi Manajemen Oleh : Marginingsih Teguh Susilo

  NIM : 072214009

PROGRAM STUDI MANAJEMEN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA

  

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

KINERJA KARYAWAN PT. INDOTIRTA JAYA ABADI BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN KERJA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat Memperoleh gelar sarjana ekonomi

  Program Studi Manajemen Oleh : Marginingsih Teguh Susilo

  NIM : 072214009

PROGRAM STUDI MANAJEMEN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI MOTTO KARENA MASA DEPAN SUNGGUH ADA, DAN HARAPAN MU TIDAK HILANG (AMSAL 23 : 18)

  Kerelaan berbagi adalah tindakan nyata yang dapat

Menyentuh dan mengubah hidup siapa saja (Renungan Harian) La k uk a n ya ng t e rba ik , k e rja k a n de nga n se pe nuh ha t im u, k a m u a k a n m e ra sa k a n a pa ya ng k a m u k e rja k a n t ida k sia -sia (Pe nulis) Skripsi ini dipersembahkan kepada: * Tuhan Yesus Kristus sebagai sumber kehidupan dan kekuatanku * Kedua orang tua ku tercinta untuk segala perhatian, kasih sayang, doa dan Pengorbanan selama ini * Nenek aku yang selalu aku sayangi untuk segala pengajaran tentang Arti kehidupan bagiku * Untuk Almamater ku USD PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI UNIVERSITAS SANATA DHARMA FAKULTAS EKONOMI JURUSAN MANAJEMEN – PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS

  Yang bertanda tangan di bawah ini, saya menyatakan bahwa Skripsi dengan judul: KINERJA KARYAWAN PT. INDOTIRTA JAYA ABADI BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN KERJA dan diajukan untuk diuji pada tanggal 29 Juli 2011 adalah hasil karya saya.

  Dengan ini saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat keseluruhan atau sebagian tulisan orang lain yang saya ambil dengan cara menyalin, atau meniru dalam bentuk rangkaian kalimat atau simbol yang menunjukkan gagasan atau pendapat atau pemikiran dari penulis lain yang saya aku seolah-olah sebagai tulisan saya sendiri dan atau tidak terdapat bagian atau keseluruhan tulisan yang saya salin, tiru, atau yang saya ambil dari tulisan orang lain tanpa memberikan pengakuan (disebutkan dalam referensi) pada penulis aslinya.

  Bila dikemudian hari terbukti bahwa saya ternyata melakukan tindakan tersebut maka saya bersedia menerima sanksi yaitu skripsi ini digugurkan dan gelar akademik yang saya peroleh (S.E.) dibatalkan serta diproses sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku (UU No.20 Tahun 2003,pasal 25 dan pasal 70)

  

Yogyakarta, 8 Juli 2011

Yang membuat pernyataan,

Marginingsih Teguh Susilo NIM: 072214009 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN

PUBLIKASI ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma:

Nama : Marginingsih Teguh Susilo

  Nomor Induk Mahasiswa : 072214009

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan

Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul:   

  

KINERJA KARYAWAN PT. INDOTIRTA JAYA ABADI

BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN

KERJA

Beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya

memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk

menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk

pangkalan data, mendistribusikannya secara terbatas, dan mempublikasikannya di

internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin

dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal 22 Agustus 2011 Yang menyatakan Marginingsih Teguh Susilo PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

KATA PENGANTAR

Puji Syukur dan terima kasih kepada Allah atas karunia dan rahmatNya,

sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Kinerja Karyawan

  

PT. Indotirta Jaya Abadi berdasarkan Tingkat Pendidikan dan Pengalaman

Kerja”. Skripsi ini ditulis sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

Sarjana Ekonomi pada Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas

Sanata Dharma Yogyakarta.

  Penulisan Skripsi ini dapat selesai dengan baik berkat bantuan berbagai pihak. Untuk itu penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada:

  

1. Bapak Drs.Y.P. Supardiyono,M.Si., Akt. Selaku Dekan Fakultas Ekonomi

Universitas Sanata Dharma.

  

2. Bapak V.Mardi Widyadmono, S.E.,M.B.A., selaku Ketua Program Studi

Manajemen Universitas Sanata Dharma

  

3. Bapak A. Yudi Yuniarto, S.E., M.B.A, selaku dosen pembimbing I, yang telah

mengarahkan dan membimbing penulis dengan kesungguhan hati.

  

4. Bapak Drs. Hendra Poerwanto G, M.Si., selaku dosen pembimbing II, yang

telah mengarahkan dan membimbing penulis sehingga skripsi ini menjadi

lebih sempurna.

  

5. Ibu Dra. Diah Utari Bertha Rivieda M.Si, selaku anggota tim penguji yang

telah memberi masukan yang sangat berguna.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

6. Bapak Daniel dan Mbak Upik., selaku Bagian HRD PT. Indotrita Jaya Abadi

yang telah memberikan izin sehingga penulis dapat melakukan penelitian. 30 respoden yang telah meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner.

  

7. Papa dan Mama (Teguh Susilo dan Indriyani),yang selalu memberikan kasih

sayang, doa, dukungan, nasehat, kebahagiaan.

  

8. Buat nenek aku yang telah menasehati aku dan menjadi insipirasi buat aku,

terima kasih buat doanya. Tante – tante aku (Kimyati, Sianti, Ida, Ipien, Ina),

oum dan sepupu aku yang selalu mendukung ku, dan memberikan masukan.

  

9. Sahabat – sahabat ku (Rentri, Leta, Diah, Ayu, Galih, Windu, Hesti, Icha, Zai,

Prita) yang selalu memberi ku semangat, kebersamaan yang tak pernah aku lupakan. Temen – temen MPT kelas E, Manajemen 2007 kelas A, dan PMK Apostolos terimakasih buat bantuan serta semangat kalian.

  

10.Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini yang tidak

dapat disebutkan satu-persatu, sekali lagi terima kasih.

  Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih banyak kekurangan karena

keterbatasan dan pengalaman yang dimiliki penulis. Oleh karena itu, penulis

mengharapkan kritik saran yang membangun dari para pembaca guna

menyempurnakan skripsi ini. Semoga skripsi ini bermanfaat dan dapat menjadi

bahan masukan bagi rekan-rekan dalam menyusun skripsi.

  Yogyakarta, 8 Juli 2011

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR ISI

Halaman

  

HALAMAN JUDUL .......................................................................................... i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ................................................. ii

HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................ iii

HALAMANPERSEMBAHAN .......................................................................... iv

HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS ........................... v

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ............................. vi

HALAMAN KATA PENGANTAR .................................................................. vii

HALAMAN DAFTAR ISI ................................................................................. ix

HALAMAN DAFTAR TABEL ......................................................................... xiii

HALAMAN DAFTAR GAMBAR .................................................................... xiv

HALAMAN DAFTAR LAMPIRAN ................................................................. xv

ABSTRAK ........................................................................................................ xvi

ABSTRACT ....................................................................................................... xvii

  BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang Masalah ..................................................................... 1 B. Rumusan Masalah .............................................................................. 5 C. Batasan Masalah ................................................................................ 5 D.Tujuan Penelitian ................................................................................ 6 E. Manfaat Penelitian ............................................................................. 6

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Landasan Teori .............................................................................. 8

  1. Manajemen Sumber Daya Manusia ............................................... 8

  2. Tujuan-Tujuan dari Sumber Daya Manusia ................................... 9

  3. Aktivitas-Aktivitas Manajemen Sumber Daya Manusia ............... 10

  4. Kinerja ............................................................................................ 14

  5. Pengertian Evaluasi Kerja atau Penilaian Kinerja ......................... 14

  6. Pengertian Pendidikan ................................................................... 20

  7. Klasifikasi Bentuk Pendidikan ....................................................... 22

  8. Jenjang Pendidikan ........................................................................ 22

  9. Arti Penting Pendidikan ................................................................. 24

  10. Pengalaman Kerja ........................................................................ 24

  11. Arti Penting Pengalaman Kerja ................................................... 24

  B. Penelitian-Penelitian Sebelumnya .................................................... 26

  1. Ramos Napitupulu ........................................................................ 26

  2. Henny Priscilla Kotte .................................................................... 28

  C. Kerangka Konseptual ......................................................................... 30

  D. Hipotesis ............................................................................................ 32

  BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian ............................................................................ 33 B. Subjek dan Objek penelitian ........................................................ 34 C. Waktu dan Lokasi Peneliti ........................................................... 35

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  E. Definisi Operasional .................................................................... 41

  F. Populasi dan Sampel .................................................................... 42

  G. Teknik Pengambilan Sampel ....................................................... 43

  H. Sumber Data ................................................................................ 45

  I. Teknik Pengumpulan Data ............................................................ 45 J. Teknik Pengujian Instrumen ......................................................... 47 K. Teknik Analisis Data ................................................................... 49

  BAB IV GAMBARAN UMUM SUBYEK PENELITIAN ............................... 59 A. Sejarah PT. Indotirta Jaya Abadi .................................................. 59 B. VisiMisi dan Kebijakan Mutu PT. Indotirta Jaya Abadi .............. 61 C. Lokasi dan Tata Letak Perusahaan ................................................ 62 D. Struktur Oragnisasi ....................................................................... 63 E. Tugas dan Tanggung Jawab Jabatan ............................................. 63 F. Ketenagaankerjaan ........................................................................

  67 G. Jam Kerja Karyawan ..................................................................... 70 H. Fasilitas ........................................................................................

  72 I. Produksi ........................................................................................

  74 J. Pemasaran ......................................................................................

  82 BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

  A. Penjelasan Penelitian .................................................................... 83

  

B. Profil Resopden ............................................................................. 85

  

C. Pengujian Instrumen ..................................................................... 87

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  BAB VI KESIMPULAN, SARAN, DAN KETERBATASAN A. Kesimpulan ........................................................................................ 101 B. Saran .................................................................................................. 102 C. Keterbatasan ....................................................................................... 105

DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................... 106

LAMPIRAN ....................................................................................................... 108

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL

Tabel Judul Halaman

  

IV.I Jumlah Karyawan di setiap Divisi / Departemen ................................... 69

  

IV.2 Jumlah Karyawan berdasarkan Kualifikasi Tingkat Pendidikan ......... 70

  

V.1 Karakteristik Respoden berdasarkan Jenis Kelamin ............................ 85

  

V.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan .................. 86

  

V.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Pengalaman Kerja ................... 86

  

V.4 Hasil Uji Validitas ................................................................................. 87

  

V.5 Hasil Uji Reliabilitas ............................................................................. 89

  

V.6 Rata-Rata Kinerja Berdasarkan Tingkat Pendidikan ............................. 90

  

V.7 Rata-Rata Kinerja Berdasarkan Pengalaman Kerja ............................... 90

  

V.8 Uji Kolmogrov Smirnov ......................................................................... 94

  

V.10 Uji Homogenitas untuk Tingakt Pendidikan ........................................ 94

  

V.11 Uji Homogenitas untuk Pengalaman Kerja .......................................... 95

  

V.12 Uji Kruskal Wallis ................................................................................ 95

  

V.13 Uji One Way Anova ............................................................................. 96

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR GAMBAR Judul Halaman

  IV.1 Pengolahan Air bahan baku menjadi produk setengah jadi .................. 75

  

IV.2 Pengemasan AMDK kedalam Cup ..................................................... 76

  IV.3 Proses Pembuatan Botol Aguaria .......................................................... 77

  IV.4 Proses Pengemasan Air kedalam Botol ................................................ 78

  IV.5 Proses Pencucian Galon ....................................................................... 80

  IV.6 Proses Pengemasan Aguaria dalam Galon ........................................... 81

  IV.7 Saluran Distribusi Produk PT. Indotirta Jaya abadi ............................. 82

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Lampiran Judul HALAMAN

Lampiran 1 Kuesioner Penelitian ...................................................................... 108

Lampiran 2 Hasil Olah Data .............................................................................. 113

Lampiran 3 Tabel R dan tabel F ........................................................................ 123

Lampiran 4 Struktur Organisasi ......................................................................... 126

Lampiran 5 Surat Ijin Penelitian dari PT. Indotirta Jaya Abadi ......................... 128

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRAK

KINERJA KARYAWAN PT. INDOTIRTA JAYA ABADI

BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN

KERJA

Marginingsih Teguh Susilo

Universitas Sanata Dharma

  

Yogyakarta, 2011

Penelitian ini bertujuan untuk kinerja kerja karyawan dan juga untuk

mengetahui adakah perbedaan kinerja karyawan bagian produksi AMDK PT.

Indotirta Jaya Abadi berdasarkan tingkat pendidikan dan pengalaman kerja.

Penelitian ini dilakukan 9 Maret – 27 April 2011 di PT. Indotirta Jaya Abadi.

Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dokumentasi. Populasi yang

digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan bagian Produksi AMDK PT.

Indotirta Jaya Abadi Semarang, Jawa Tengah. Sampel yang diambil sebanyak 30

responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.

Teknik analisa data yang digunakan adalah uji kruskal Wallis untuk menguji

adakah perbedaan kinerja karyawan berdasarkan tingkat pendidikan tingkat

pendidikan dan Uji One- Way Anova untuk menguji adakah perbedaan kinerja

karyawan berdasarkan pengalaman kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan

bahwa tidak terdapat perbedaan kinerja karyawan ditinjau dari pendidikan. Hasil

penelitian juga menunjukkan tidak terdapat perbedaan kinerja karyawan

berdasarkan pengalaman kerja.

  • ) Kata Kunci: Kinerja, Tingkat Pendidikan, dan Pengalaman Kerja
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRACT

THE PERFORMANCE OF PT. INDOTIRTA JAYA ABADI EMPLOYEES

BASED ON EDUCATIONAL LEVEL AND WORK EXPERIENCE

Marginingsih Teguh Susilo

Universitas Sanata Dharma

  

Yogyakarta, 2011

The research attempts to identity the performance and performance

differences among of employess on PT. Indotirta Jaya Abadi based on

educational level and work experience. The research was conducted on March 9

  • – 27 april 2011 at PT. Indotirta Jaya Abadi. Data was collected by

    questionnaires and documentation. Population of the research was prodution

    employees of PT.Indotirta Jaya Abadi Semarang, Central Java. The research

    took 30 respondents for the sample. The sampling method was Purposive

    Sampling. Data analysis used Kruskal Wallis to identity the perfomance

    difference based on educational level and One-Way Anova the performance

    difference based on work. Experience the results of the research indicated that

    there wais no difference in terms of the employee performance based on

    education level. Results also indicated that there was no differences in the

    employees performance based on work with experience.
    • ) Keywords : Perfomance, Educational Level, and Work Experience

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Manusia merupakan salah satu aset penting dalam sebuah organisasi. Tanpa adanya manusia sebuah organisasi tidak akan terbentuk karena ide dan pikiran untuk membentuk sebuah organisasi pada awalnya berasal dari manusia. Sumber Daya Manusia adalah proses dimana sebuah organisasi itu melakukan

  perencanaan, peorganisasian, pengarahan, pengembangan, penilaian kinerja, kompensasi, pemeliharaan, dan pemutusan hubungan kerja didalam hubungan antar manusia dengan organisasi tersebut. Oleh sebab itu para pemimpin perusahaan harus menjamin bahwa suatu organisasi atau perusahaan memiliki tenaga kerja yang tepat, dan pada saat yang tepat, yang memiliki kemampuan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang akan menolong perusahaan tersebut mencapai sarana-sarana secara keseluruhan secara efektif dan efisien.

  Manajer harus mengetahui kebutuhan perusahaan dan dapat menempatkan tenaga kerja yang tepat sesuai dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki tenaga kerja. Jika manajer salah dalam menempatkan posisi bagi tenaga kerja, maka tujuan serta sasaran yang hendak dicapai oleh suatu organisasi atau perusahaan tersebut tidak dapat tercapai. Posisi yang tepat bagi tenaga kerja akan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  apa yang menjadi tujuan dan sasaran perusahaan dapat tercapai. Dari penempatan posisi yang tepat tersebut ini akan bepengaruh terhadap kinerja para tenaga kerja.

  Tiap manajemen perlu mengelola dan mengetahui kinerja karyawannya. Apakah sudah sesuai dengan standar kinerja perusahaan atau tidak. Dengan mengetahui kinerja karyawan, perusahaan akan lebih mengetahui seberapa jauh pengembangan mutu SDM karyawan telah berhasil dengan efektif. Kinerja dianggap penting karena merupakan hasil yang telah dicapai atau ditunjukkan oleh para tenaga kerja selama dia bekerja pada perusahaan tersebut. Dengan kinerja tersebut bisa jadi para tenaga kerja jadi termotivasi untuk bekerja, ataupun dapat mengoreksi apa yang belum tercapai sehingga dia dapat mencapai hal tersebut, sehingga tujuan dan sasaran perusahaan dapat tercapai. Oleh karena itu harus dipilih sistem serta alat untuk penilaian kinerja yang cocok bagi kondisi perusahaan. Perusahaan tidak perlu meniru sistem penilaian kinerja perusahaan lain, karena sistem tersebut belum tentu cocok bagi perusahaan, dan berdampak pada hasil kinerja karyawan yang tidak maksimal sehingga akan mengecewakan para tenaga kerja. Untuk itu diperlukan sistem kinerja yang baik dan cocok bagi kondisi perusahaan tersebut karena dengan demikian perusahaan dapat memberikan kepuasan bagi para tenaga kerja dan memungkinkan perusahaan memperoleh, mempekerjakan, dan mempertahankan tenaga kerja.

  Kinerja merupakan hasil kerja yang dicapai oleh seseorang dalam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  melakukan penilaian kinerja harus obyektif dan sesuai dengan kondisi yang ada pada tenaga kerja dan perusahaan. Sistem penilaian kinerja yang salah, dan sikap tidak obyektif dari para penilai, akan menghasilkan ketidakpuasan bagi para tenaga kerja dan ini akan berdampak pada semangat kerja karyawan. Karyawan jadi tidak termotivasi lagi, dan perusahaan tidak dapat mempertahankan karyawan.

  Penilaian kinerja itu merupakan bentuk perhatian perusahaan kepada para karyawan karena para karyawan merasa bahwa hasil kerja keras yang ia berikan dinilai dan dihargai oleh perusahaan. Tanpa adanya kinerja, karyawan merasa bahwa kerjanya itu monoton, sehingga tidak termotivasi dalam bekerjanya.

  Selain itu penilaian kinerja dapat menjadi bahan evaluasi bagi para karyawan untuk lebih baik lagi dalam bekerja, apa yang kurang dari hasil kinerja akan ia perbaiki pada masa yang akan datang. Sehingga dari situ karyawan dapat termotivasi untuk bekerja, dan akan berdampak pada pencapaian tujuan serta sasaran yang hendak dicapai perusahaan.

  Kinerja merupakan suatu konstruksi multidimensi yang mencakup banyak faktor yang mempengaruhinya. Faktor-faktor tersebut terdiri atas faktor instrinsik karyawan (personal / individual) dan faktor ekstrinsik. Faktor instrinsik karyawan mencakup aspek mutu karyawan yang berupa tingkat pendidikan, pengalaman, motivasi, kesehatan, usia, ketrampilan emosi, dan spiritual. Faktor

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kepemimpinan, komunikasi vertikal dan horizontal, kompensasi, kontrol berupa penyeliaan, fasilitas, pelatihan, beban kerja, prosedur kerja, sistem imbalan, hukuman (Mangkuprawira dan Hubeis, 2007: 145).

  Banyak sekali saat ini perusahaan besar maupun kecil menerima karyawan yang berbeda-beda untuk pekerjaan yang sama. Ada perusahaan yang menerima orang-orang yang sudah berpengalaman bekerja maupun belum berpengalaman, dan juga dari latar belakang pendidikan yang berbeda. Sebagai contoh ada lulusan dari akademi Industri Kimia yang telah bekerja selama 5 tahun di perusahaan lain, dan juga lulusan sarjana Teknik pangan belum mempunyai pengalaman kerja, belum tentu kinerja yang berpendidikan tinggi itu lebih baik daripada yang pendidikan rendah. Kinerja karyawan dalam suatu perusahaan tentu bervariasi. Ada karyawan yang mempunyai kinerja tinggi, kinerja sedang, atau bahkan kinerja yang rendah. Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan, maka penulis ingin mengetahui apakah perbedaan tingkat pendidikan dan pengalaman kerja dapat menyebabkan perbedaan kinerja karyawan. Untuk itu penulis mengambil judul penelitian KINERJA KARYAWAN PT. INDOTIRTA

  

JAYA ABADI BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN

PENGALAMAN KERJA”

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  B. Rumusan Masalah

  Berdasarkan latar belakang masalah yang dikemukan diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:

  1. Bagaimana kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi?

  2. Apakah terdapat perbedaan kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi berdasarkan tingkat pendidikan?

  3. Apakah terdapat perbedaan kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi berdasarkan pengalaman kerja?

  C. Batasan Masalah

  Mengingat adanya keterbatasan waktu, tenaga, biaya, dan mencegah agar permasalahan tidak meluas dan lebih terfokus, maka penulis memberikan batasan-batasan sebagai berikut:

  1. Penulis hanya mengadakan penelitian mengenai kinerja karyawan yang bekerja dibagian produksi AMDK (Air Minum Dalam Kemasan)

  2. Pengalaman kerja karyawan yang dimaksud adalah pengalaman kerja karyawan selama bekerja diperusahaan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  D. Tujuan Penelitian

  Tujuan dari penelitian ini adalah:

  1. Untuk mengetahui bagaimana kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi 2. Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kinerja karyawan PT.

  Indotirta Jaya Abadi berdasarkan tingkat pendidikan 3. Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kinerja karyawan PT.

  Indotirta Jaya Abadi berdasarkan pengalaman kerja

  E. Manfaat Penelitian

  Hasil penelitian ini diharapkan akan memberikan manfaat kepada:

  1. Perusahaan

  a. Perusahaan dapat megetahui bagaimana kinerja karyawan di perusahaan tersebut.

  b. Untuk para manajer perusahaan (khususnya manajer personalia) sebagai pedoman dalam merekrut karyawan, apakah tingkat pendidikan dan pengalaman kerja menjadi faktor yang penting dalam hasil kinerja karyawan. Selain itu sebagai pedoman dalam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  mengambil kebijakan untuk melakukan peningkatan kinerja karyawan c. Bagi para karyawan dapat mengetahui bagaimana kinerja dia selama dia bekerja di PT. Indotirta Jaya Abadi, dan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerjanya di masa yang akan datang.

  2. Universitas Sebagai bahan untuk pemenuhan informasi dan referensi dalam menambah ilmu pengetahuan dan juga menjadi bahan pembanding bagi mahasiswa yang akan melakukan penelitian sejenis.

  3. Penulis Sebagai sarana belajar dan penerapan teori yang telah diperoleh di bangku kuliah untuk meneliti masalah yang timbul dalam bidang sumber daya manusia. Memperoleh informasi mengenai bagaimana kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi sehingga dapat menambah wawasan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Landasan Teori

1. Manajemen Sumber Daya Manusia

   Setiap organisasi pasti membutuhkan sumber daya manusia. Tanpa

  adanya sumber daya manusia sebuah organisasi tersebut tidak akan terbentuk. Keberhasilan sebuah organisasi tidak lepas dari peranan sumber daya manusia. Sumber daya manusia adalah potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan peranannya sebagai mahkluk sosial yang adatif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung didalamnya menuju tercapainya kesejahteraan hidup dalam tantanan yang seimbang dan berkelanjutan. Sama seperti dengan bidang – bidang yang lainnya, yaitu keuangan, pemasaran, operasi, sumber daya manusia juga perlu yang manajemen, hal ini supaya sumber daya manusia dapat dikelola secara baik, dan tepat disaat dibutuhkan. Manajemen Sumber Daya Manusia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian atas pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemelirahaan, dan pelepasan sumber daya manusia, agar tercapai sasaran individu, organisasi,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  bahwa manajemen sumber daya manusia adalah rancangan sistem – sistem formal dalam sebuah organisasi untuk memastikan penggunaan bakat manusia secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan – tujuan organisasional. Menurut Sofyandi, Herman (2008:6) Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu strategi dalam menerapkan fungsi – fungsi manajemen yaitu planning, organizing, leading, dan controlling, dalam setiap aktivitas atau fungsi operasional SDM mulai dari proses penarikan, seleksi, pelatihan, dan pengembangan, penempatan yang meliputi promosi, demosi, dan transfer, penilaian kinerja, pemberian kompensasi, hubungan industrial, hingga pemutusan hubungan kerja, yang ditujukan bagi peningkatan kontribusi produktif dari SDM organisasi terhadap pencapaian tujuan oraginasasi secara lebih efektif dan efisien.

2. Tujuan – Tujuan dari Sumber Daya Manusia

  Setiap kegiatan atau program yang hendak dijalankan pasti memiliki apa yang namanya tujuan atau sasaran yang hendak dicapai. Begitu pula dalam manajemen sumber daya manusia terdapat tujuan yang hendak dicapai. Menurut Sofyan, Herman (2008:11-12) menguraikan 4 tujuan dari manajemen sumber daya manusia, yaitu:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  a. Tujuan Organisasional Ditujukan untuk dapat mengenali keberadaan manajemen sumber daya manusia dalam memberikan kontribusi pada pencapaian efektivitas organisasi.

  b. Tujuan Fungsional Ditujukan untuk mempertahankan kontribusi departemen pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

  c. Tujuan Sosial Ditujukan secara etis dan sosial merespon terhadap kebutuhan – kebutuhan dan tantangan – tantangan masyarakat melalui tindakan meminisasi dampak negatif terhadap organisasi.

  d. Tujuan Personal Ditujukan untuk membantu karyawan dalam pencapaian tujuannya, minimal tujuan-tujuan yang dapat mempertinggi kontribusi individual terhadap organisasi

3. Aktivitas – Aktivitas Manajemen Sumber Daya Manusia

  

Manajemen sumber daya manusia mempunyai berbagai aktivitas yang

  merupakan tindakan-tindakan yang diambil untuk menyediakan dan mempertahankan lingkungan kerja yang tepat dalam organisasi. Aktivitas – aktivitas manajemen SDM sering disebut juga fungsi – fungsi manajemen

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  SDM. Menurut Sofyan, Herman (2008:13-16) aktivitas – aktivitas manajemen sumber daya manusia meliputi: a. Perencanaan sumber daya manusia.

  Sebagai suatu organisasi yang berkembang menjadi besar, usaha- usaha harus dilakukan untuk memperkirakan kebutuhan-kebutuhan sumber daya manusia di masa depan. Perencanaan SDM menekankan perbandingan antara permintaan organisasi yang meliputi kuantitas dan kualitas karyawan dengan penawaran yang tersedia.

  b. Penarikan tenaga kerja (Recruiment) Dengan memandang ke masa depan untuk mengatisipasi kebutuhan sumber daya manusia bagi organisasi diperlukan aktivitas penarikan (recruitment) untuk mencari para pelamar kerja dalam rangka menjamin pemenuhan kebutuhan organisasi tersebut. Sebelum rekrutment dilakukan, analisis tugas atau pekerjaan (job analysis) dilakukan. Analisis ini merupakan suatu proses untuk meneliti pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang karyawan dan analisis ini merupakan hasil penyiapan dari deskripsi pekerjaan (job description) c. Proses Seleksi

  Sebagai kelanjutan dari proses recruitment tersebut, dilakukan proses peyaringan pelamar yang disebut dengan proses seleksi. Proses

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  seleksi ini memilih karyawan baru yang sesuai dengan kebutuhan organisasi yang telah direncanakan dalam Human Resource Planning.

  d. Orientasi dan Pelatihan Proses ini berkaitan dengan tipe pelatihan yang dibutuhkan dan siapa yang seharusnya menerimanya. Pelatihan mencakup mulai dari instruksi kerja sederhana sampai dengan pendidikan dan kursus yang ditawarkan. Orientasi dan pelatihan jelas menunjukkan bahwa organisasi merencanakan kemajuan bagi karyawannya.

  e. Penempatan Aktivitas penempatan dilakukan meliputi pemindahan, promosi, demosi, dan pemutusan hubungan kerja.

  f. Penilaian Kinerja Tidak hanya aktivitas yang menyangkut sebaik apa karyawan bekerja, namun juga penilaian sebaik apa aktivitas manajeman sumber daya manusia telah dilakukan. Kinerja dapat diukur berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Hasilnya merupakan indikasi perlunya pelatihan atau pemberian kompensasi.

  g. Pemberian Kompensasi Para karyawan harus menerima kompensasi dalam bentuk gaji, upah, atau insentif termasuk kesejahteraan-kesejahteraan seperti asuransi dan liburan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  h. Kebijakan Serikat Kerja Departemen sumber daya manusia juga memainkan peranan penting dalam hubungan antar karyawan, biasanya melalui kebijakan- kebijakan seperti serikat kerja. Ketika karyawan merasa tidak puas, mereka akan secara bersama-sama melakukan tindakan kolektif, dimana pihak manajemen akan berhadapan dengan suatu kondisi yaitu hubungan serikat kerja dengan manajemen. i. Penilaian Efektivitas

  Departemen sumber daya manusia akan mengadakan suatu penilaian terhadap tingkat efektivitas departemen atau organisasi untuk menjamin keberhasilan dan kesuksesan yang bekelanjutan. j. Pemutusan Hubungan kerja

  Merupakan proses dimana suatu organisasi mengambil tindakan untuk memutuskan hubungan dengan karyawan, atau karyawan memutuskan hubungan dengan karyawan. Dan Organisasi siap untuk mencari karyawan baru, untuk menempati posisi yang kosong.

4. Kinerja

   Mathis dan Jackson (2006 : 378) menyebutkan bahwa Kinerja pada dasarnya adalah apa yang dilakukan atau tidak dilakukan oleh karyawan.

  Kinerja biasa juga disebut performance. Kinerja karyawan yang umum untuk

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kebanyakan pekerjaan meliputi kuantitas dari hasil, kualitas dari hasil, ketepatan waktu dari penyelesaian pekerjaan, kehadiran, serta kemampuan bekerjasama. Kinerja adalah hasil-hasil pekerjaan yang diukur berdasarkan sasaran atau standar dan untuk mengetahui bagaimana suatu pekerjaan dilakukan baik atau buruk (Stoner,1986: 34) Dari kedua definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kinerja merupakan hasil-hasil pekerjaan yang diukur berdasarkan sasaran serta standar yang meliputi kuantitas serta kualitas hasil, ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan, serta kemampuan bekerjasama sehingga karyawan tahu pekerjaan yang dilakukannya baik atau buruk. Menurut Mathis, Robert L dan John Hackson (2006:377) menjelaskan sistem manajemen kinerja adalah proses untuk mengindentifikasi, mendorong, mengukur, mengevaluasi, meningkatkan, dan memberi penghargaan karyawan.

5. Pengertian Evaluasi Kinerja atau Penilaian Kinerja

  Penilaian kinerja atau prestasi kerja adalah proses melalui mana organisasi

  • – organisasi mengevaluasi atau menilai prestasi kerja karyawan (Handoko, 2000:135). Menurut Bittel, Letster R dan John W. Newstrom(2005: 34-38) faktor- faktor yang dinilai dalam kinerja adalah:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  a. Mutu Pekerjaan Mutu pekerjaan meliputi ketetapan, kelengkapan dan ketrampilan pekerjaan yang diselesaikan tanpa memperhatikan kuantitasnya.

  Karyawan yang mencapai prestasi yang sempurna yaitu karyawan yang jarang berbuat kesalahan dan mutu pekerjaannya selalu baik.

  Karyawan yang sangat baik adalah karyawan yang hanya kadang- kadang berbuat kesalahan dan mutu pekerjaannya sangat tinggi akan tetapi belum sempurna. Karyawan yang sangat diharapkan yaitu karyawan yang melakukan kesalahan hanya sekali mengganggu, dan mutu pekerjaannya sedang. Karyawan yang dibawah harapan adalah karyawan yang melakukan kesalahan dan sering mengganngu, dan mutu pekerjaaanya kurang. Sedangkan karyawan yang tidak memuaskan adalah karyawan yang melakukan kesalahan sering menganggu, dan mutu pekerjaannya mengecewakan.

  b. Kuantitas Pekerjaan Kuantitas pekerjaan meliputi jumlah pekerjaan yang dilakukan dan atau jumlah tugas yang diselesaikan tanpa memperhatikan mutunya.

  Karyawan yang sempurna secara berkala melebihi ukuran, volume kerja atau jumlah tugas yang ditetapkan sesuai standard dan secara

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Karyawan yang sangat baik secara berkala melebihi keluaran, volume kerja atau jumlah tugas yang ditetapkan dan secara konsisten menghasilkan pekerjaan yang baik. Karyawan yang sangat diharapkan yaitu biasanya memenuhi keluaran, volume kerja atau jumlah tugas yang ditetapkan selesai secara sedang. Karyawan dibawah harapan yaitu karyawan yang sering gagal memenuhi keluaran, volume kerja atau jumlah pekerjaan yang telah ditetapkan dan jumlah pekerjaan yang diselesaikan kurang dari rata-rata. Karyawan yang tidak memuaskan bila selalu gagal memenuhi keluaran, volume kerja atau jumlah tugas yang ditetapkan dan jumlah pekerjaan yang diselesaikan selalu dibawah rata-rata.

  c. Keandalan Keandalan meliputi kemampuan memenuhi komitmen-komitmen batas-batas waktu dan luasnya penyelesaian yang diperlukan.

  Karyawan yang sempurna secara konsisten memenuhi komitmen dan batas waktu, tidak memerlukan penyelia untuk tugas-tugas rutin.

  Karyawan yang sangat baik adalah karyawan yang memenuhi komitmen atau batas waktu yang lebih dan memerlukan sekali penyelia untuk tugas-tugas rutin. Karyawan yang sangat diharapkan memenuhi komitmen atau batas waktu yang sedang dan memerlukan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  memenuhi komitmen atau batas waktu dibawah rata-rata dan memerlukan pengecekan terus-menerus. Karyawan yang tidak memuaskan memenuhi komitmen atau batas waktu yang sangat kurang, pekerjaan dan kemajuannya harus selalu dicek.

  d. Inisiatif Inisiatif meliputi mengevaluasi kemampuan, mengenali masalah dan mengambil tindak korektif, memberikan saran-saran untuk peningkatan, dan menerima tanggung jawab untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.

  Karyawan yang sempurna secara berkala menganalisa masalah- masalah yang berkaitan dengan pekerjaan dan memprakarsai tindakan korektif dan telah membuat sedikitnya tiga saran yang matang guna peningkatan kinerja tahun lalu. Karyawan yang sangat baik biasanya mengenali masalah-masalah yang berkaitan dengan pekerjaan dan memprakarsai tindakan korektif dan telah mengajukan sedikitnya satu saran yang matang guna peningkatan kinerja tahun lalu. Karyawan yang sangat diharapkan yaitu karyawan yang kadang-kadang mengenali dan bertindak terhadap masalah-masalah yang berkaitan dengan pekerjaan, dan kadang-kadang mengajukan saran-saran yang matang guna peningkatan kinerja. Karyawan di bawah harapan yaitu karyawan yang gagal mengenali masalah-masalah yang berkaitan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  dengan pekerjaan atau tidak pernah memprakarsai tindakan korektif, dan biasanya menunggu perintah untuk melakukan sesuatu.

  Sedangkan karyawan yang tidak diharapkan yaitu karyawan yang gagal mengenali masalah-masalah yang berkaitan dengan pekerjaan atau tidak pernah memprakarsai tindakan-tindakan korektif, selalu menunggu perintah untuk melakukan sesuatu, dan tidak pernah mengajukan inisiatif dalam bentuk apapun.

  e. Kerumahtanggaan Kerumahtangganan meliputi mengevaluasi kebersihan, penataan tempat dan penyimpanan serta keadaan sesudah selesai kerja.

  Karyawan yang sempurna yaitu karyawan yang mempertahankan tempat kerja dan tempat penyimpanan dalam keadaan sangat rapi dan tertata, peralatan selalu tersusun rapi, dan diambil begitu selesai jam kerja. Karyawan yang sangat diharapkan yaitu karyawan yang mempertahankan tempat kerja dan tempat penyimpanan dalam keadaan cukup rapi dan tertata, permukaan tempat kerja cukup bebas dari debu atau sampah dan hanya sesekali peralatan yang tidak dibereskan. Karyawan dibawah harapan yaitu karyawan yang sering tidak dapat menjaga tempat kerja dan tempat penyimpanan dalam keadaan rapi dan tertata, permukaan tempat kerja sering tidak bersih dan peralatan sering tidak dibereskan sesudah jam kerja. Sedang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  karyawan yang tidak memuaskan yaitu karyawan yang selalu tidak dapat menjaga tempat kerja dan tempat penyimpanan dalam keadaan cukup rapi dan tertata, permukaan tempat kerja selalu tidak bersih dan peralatan kerja selalu tidak dibereskan sesudah jam kerja.

  f. Sikap Sikap meliputi mengevaluasi sikap umum terhadap pekerjaan, teman kerja, penyelia dan perusahaan.

  Karyawan yang sempurna menunjukan antusiasme terhadap pekerjaan dan perusahaan. Bekerja secara bebas dengan rekan kerja.

  Karyawan yang sangat baik tampak puas dengan pekerjaannya, bekerja sama secara bebas dengan rekan-rekan sekerja dan biasanya menerima saran-saran atau kritik-kritik secara konstruktif. Karyawan yang sangat diharapkan menerima sebagian besar tugas tanpa mengeluh, bekerja dengan rekan kerja bila diperlukan dan mengikuti instruksi-instruksi. Karyawan dibawah harapan kerap kali menanyakan kesesuaian dari tugas, selalu mengeluh tentang sifat pekerjaan, bekerja sama dengan rekan sekerja bila diperlukan dan sering menolak kritik dan saran. Sedangkan karyawan yang tidak diharapkan yaitu karyawan yang selalu mengeluh tentang pekerjaan dan perusahaan, selalu bernada menolak tugas-tugas, tidak mau

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  bekerja dengan rekan kerja dan selalu negatif terhadap kritik dan saran.

  g. Kehadiran Kehadiran meliputi mengevalusi kehadiran karyawan. Karyawan yang sempurna yaitu karyawan yang tidak ada hari kerja hilang dan tidak ada hari terlambat. Karyawan yang sangat baik yaitu karyawan yang satu sampai dua hari tidak bekerja karena sakit atau satu hari absen karena keperluan pribadi, atau satu kali terlambat datang. Karyawan yang sangat diharapkan adalah karyawan yang dua sampai tiga hari tidak kerja karena sakit, atau absen dua hari karena keperluan pribadi atau dua kali terlambat datang. Karyawan dibawah harapan yaitu karyawan yang tiga sampai lima hari tidak bekerja karena sakit atau tiga hari absen karena keperluan pribadi, atau tiga kali terlambat datang.

  Karyawan tidak memuaskan yaitu karyawan yang lebih dari lima hari tidak bekerja karena sakit atau lebih dari lima hari absen karena keperluan pribadi atau lebih dari lima kali terlambat datang.

6. Pengertian Pendidikan

  Pada hakekatnya pendidikan itu merupakan suatu usaha yang dilakukan secara sadar guna mengembangkan suatu pengetahuan dan ketrampilan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  melalui usaha belajar. Disamping itu dinamakan pula nilai – nilai moral, pandangan hidup yang nantinya membentuk kepribadian dan karakateristik seseorang. Pendidikan adalah keseluruhan proses teknik dan metode belajar mengajar dalam rangka mengalihkan suatu pengetahuan dari seseorang kepada orang lain sesuai dengan standar yang telah ditetapkan (Siagian, 1996:175) Dari pengertian diatas terlihat 3 hal pokok, yaitu:

  a. Bahwa pendidikan merupakan proses belajar-mengajar dengan mempergunakan teknik dan metoda tertentu b. Sebagai suatu proses, pendidikan merupakan serangkaian kegiatan yang berlangsung relatif lama dan diselenggarakan dengan pendekatan yang formal dan structured. Structured artinya pendidikan diselengarakan oleh satuan kerja yang melembaga dan kegiatannya diarahkan kepada seseorang atau sekelompok orang yang dipandang menguasai materi yang hendak dialihkan kepada orang lain yang mengikuti program pendidikan yang bersangkutan.

  c.

  Melalui serangkaian kegiatan, baik yang sifatnya kulikuler maupun extra kulikuler, yang telah disusun dan dipersiapkan sebelumnya, standar pengetahuan tertentu ingin dialihkan kepada yang diajar oleh yang mengajar.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Menurut Heidjrachman (1993:77) Pendidikan adalah suatu kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan umum seseorang termasuk didalamnya peningkatan penguasaan teori dan ketrampilan memutuskan terhadap persoalan yang menyangkut kegiatan mencapai tujuan.

  7. Klasifikasi Bentuk Pendidikan

  Menurut Zahara, Idris (1990: 58) pendidikan dibagi kedalam 3 jenis, yaitu:

  a. Pendidikan Informal Pendidikan formal adalah pendidikan yang diperoleh seseorang dari pengalaman sehari-hari dengan sadar sejak lahir sampai mati di dalam pekerjaan atau pergaulan sehari-hari.

  b. Pendidikan Formal Pendidikan formal adalah yang dikenal dengan pendidikan sekolah yang diatur, bertingkat, dan mengikuti syarat yang jelas dan ketat.

  c. Pendidikan Non Formal Pendidikan non formal adalah pendidikan yang teratur yang sadar dilakukan tetapi tidak terlalu mengikuti peraturan yang ketat.

  8. Jenjang Pendidikan

  Menurut Tirtarahardjo, Umar dan La Sula (1994: 273-274) menguraikan 3 Jenis Jenjang Pendidikan, Yaitu:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  a. Pendidikan Dasar Pendidikan dasar memberikan bekal dasar yang diperlukan untuk hidup dalam masyarakat berupa pengembangan sikap, pengetahuan dan ketrampilan dasar. Pendidikan dasar pada prinsipnya merupakan pendidikan yang memberikan bekal dasar bagaimana. kehidupan, baik untuk pribadi maupun untuk masyarakat.

  b. Pendidikan Menengah Pendidikan menengah yang lamanya 3 tahun sesudah pendidikan dasar diselenggarakan di SLTA atau satuan pendidikan yang sederajat.

  Pendidikan menengah dalam hubungan kebawah berfungsi sebagai lanjutan dan perluasan pendidikan dasar dan dalam hubungan keatas mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pendidikan tinggi maupun memasuki lapangan kerja. Pendidikan menengah terdiri atas pendidikan umum, pendidikan kejuruan, pendidikan luar biasa, pendidikan kedinasan, dan pendidikan keagamaan.

  c. Pendidikan Tinggi Pendidikan tinggi merupakan kelanjutan pendidikan menengah yang diselenggarakan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan serta dapat menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian. Satuan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  pendidikan yang melenggarakan pendidikan tinggi disebut perguruan tinggi yang berbentuk Akademik, Politeknik, Sekolah Tinggi, dan Universitas.

  9. Arti Penting Pendidikan

  Dengan semakin tingginya tingkat pendidikan yang dimiliki seseorang maka semakin tinggi pula keahlian dan ketrampilan sesorang atau setidaknya mempunyai pengetahuan teori yang cukup dari hasil pendidikan yang diperoleh sebelumnya. Pendidikan yang lebih tinggi membawa produktivitas kerja yang lebih tinggi dan oleh karenanya akan memugkinkan tingkat penghasilan yang tinggi pula (Simanjuntak, 1985:66)

  10. Pengalaman Kerja

  Dalam menempatkan tenaga kerja, manajer harus mempertimbangkan beberapa faktor yang dimiliki oleh seorang karyawan. Faktor-faktor tersebut mungkin sangat berpengaruh terhadap kontinuitas suatu perusahaan. Salah satu faktor tersebut adalah pengalaman kerja. Kenyataan menunjukkan bahwa adanya kecenderungan makin lama bekerja, maka makin banyak pengalaman yang dimiliki oleh karyawan yang bersangkutan. Sebaliknya semakin singkat masa kerja, maka semakin sedikit pengalaman yang dimiliki oleh karyawan yang bersangkutan. Pengalaman kerja banyak memberikan kecenderungan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  bahwa yang bersangkutan memiliki keahlian dan ketrampilan kerja yang relatif tinggi. Sebaliknya terbatasnya pengalaman kerja yang dimiliki akan semakin rendah tingkat keahlian dan ketrampilan karyawan bersangkutan. Pengalaman kerja adalah modal utama seseorang untuk terjun dalam suatu bidang garapan. Pengalaman kerja seseorang kadang lebih dihargai daripada pendidikan yang tinggi. Dengan pengalaman kerja yang dimiliki oleh seseorang, maka akan dapat bekerja dengan lebih efisien, sehingga akan menguntungkan bagi perusahaan (Simanjutak , 195:134) Karena melalui pengalaman kerja, pengetahuan teknis dan ketrampilan yang ditingkatkan, demikian juga kualitas dan kemampuan kerja seseorang dapat bertambah dan berkembang sehingga dengan demikian efisien dan efektivitas kerja pun akan meningkat.

  Didalam teori diatas disebutkan bahwa adanya kecenderungan makin lama berkerja, maka semakin banyak pengalaman yang dimiliki oleh karyawan yang bersangkutan. Pengalaman yang banyak ini dapat membantu seseorang untuk dapat menyelesaikan pekerjaannya yang mendekati sempurna, sehingga dapat menghasilkan hasil kinerja yang tinggi. Apalagi jika pekerjaan itu dilakukan secara berulang-ulang maka karyawan dapat melakukan pekerjaannya dengan lancar. Berbeda dengan seseorang yang belum mempunyai pengalaman dan tidak biasa melakukan pekerjaan secara berulang-ulang, akan menghasilkan kinerja yang rendah. Namun ada suatu

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  titik tertentu kinerja itu telah berada di sauatu titik puncak, yang artinya sekeras apapun dia berusaha meningkatkan kinerja, kinerjanya tidak akan meningkat karena kinerjanya untuk suatu pekerjaan ini memang telah berada suatu titik puncak.

11. Arti Penting Pengalaman Kerja

   Salah satu persyaratan kerja adalah pengalaman kerja. Suatu Perusahaan

  akan cenderung memilih pelamar yang sudah berpengalaman daripada pelamar yang tidak berpengalaman, karena mereka yang berpengalaman dipandang lebih mampu dalam melaksanakan tugas yang nantinya akan dikerjakan. Lalu Susilo Martoyo (1987 : 48) mengungkapkan bahwa melalui pengalaman kerja, pengalaman teknis dan ketrampilan dapat ditingkatkan. Demikian juga kualitas dan kemampuan kerja seseorang dapat tumbuh dan berkembang sehingga efisiensi dan efektivitas kerja dapat tercapai, maka prestasi kerja juga akan meningkat.

B. Penelitian Sebelumnya

1. Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan

  Penulis: Ramos Napitupulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui

  pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kerja Karyawan. Studi Kasus dilakukan pada CV. Dewata Furni Exporter Yogyakarta.

  Untuk mendapatkan data, peneliti mengunakan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, dokumentasi, dan observasi. Data tersebut kemudian diolah dengan menggunkan 2 teknik yaitu teknik analisis koefisien korelasi serial dan teknik korelasi product moment. Teknik analisis koefisien korelasi serial digunakan untuk meneliti pengaruh tingkat pendidikan terhadap produktivitas kerja. Teknik koefisien korelasi product moment digunakan untuk meneliti pengaruh pengalaman kerja terhadap produktivitas kerja karyawan.

  Dari hasil pengolahan data data tersebut terbukti bahwa : 1) tidak ada pengaruh tingkat pendidikan terhadap produktivitas kerja karyawan, karena hasil t hitung (1,42256) < t tabel ( 2,712). 2) ada pengaruh pengalaman kerja karyawan terhadap produktivitas kerja karyawan terhadap produktivitas kerja karyawan, karena hasil t hitung (7,64329) > t tabel (2,712)

  Berdasarkan hasil penelitian analisis data dan kesimpulan diatas maka penulis dapat memberikan saran sebagai beikut: a. Untuk menambah ketrampilan karyawan perlu diadakan program latihan intensif atau khusus yang berkaitan dengan pekerjaan, agar karyawan yang pengalaman kerjanya masih sedikit menjadi lebih produktif

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  b. Didalam merekrut karyawan baru, perusahaan hendaknya lebih memprioritaskan karyawan yang sudah pengalaman dan mempertahankan karyawan yang sudah lama bekerja tersebut dengan jalan memberikan gaji yang sesuai, memberikan tunjangan-tunjangan, memberikan fasilitas yang dibutuhkan karyawan serta memperhatikan kesejateraan karyawan.

2. Analisis Korelasi Antara Tingkat Pendidikan dan Lama Kerja Karyawan Dengan Kinerja Karyawan.

  Penulis: Henny Priscilla Kotte. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara tingkat pendidikan dan lama kerja karyawan dengan kinerja karyawan, studi kasus pada PT. Supratik Suryamas di jalan Turi, Yogyakarta Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dibagian sub produksi Indofood PT.

  Supratik Suryamas dengan responden 30 orang. Ada dua teknik analisis data yang digunakan. Teknik analisis data yang pertama menggunakan korelasi serial untuk mengetahui korelasi antara tingkat pendidikan dengan kinerja karyawan, dan analisis data yang kedua menggunakan korelasi product moment untuk mengetahui korelasi antara lama kerja karyawan dengan kinerja karyawan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Hasil dari analisis data menyatakan ada hubungan yang positif antara tingkat pendidikan dengan kinerja karyawan yang dinyatakan dengan korelasi r sebesar 0,912996061 dan t hitung sebesar 11,89195207 > t tabel sebesar 1,701. Kemudian antara lama kerja karyawan dengan kinerja karyawan, dari hasil analisis data menyatakan ada hubungan yang positif yang ditujukan dengan koefisien korelasi r 0,315593278 dan t hitung 1,756009895 > t tabel sebesar 1,701.

  Berdasarkan hasil analisis data dan kesimpulan diatas maka penulis dapat memberikan saran sebagai berikut: a. Berdasarkan analisis yang telah dibuat menunjukkan bahwa ada korelasi yang positif antara tingkat pendidikan dengan kinerja karyawan. Hal ini berarti bahwa tingkat pendidikan mempunyai hubungan dengan kinerja karyawan, maka hendaknya tingkat pendidikan karyawan perlu dipertimbangkan karena antara tingkat pendidikan dan kinerja karyawan mempunyai korelasi yang sangat kuat sehingga akan berpengaruh pada output yang dihasilkan oleh perusahaan.

  b. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan menunjukan bahwa ada korelasi yang positif antara lama kerja dengan kinerja karyawan. Hal ini berarti lama kerja mempunyai hubungan dengan kinerja karyawan,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  perusahaan tetap mempertimbangkan dan mepertahankan karyawan yang telah lama bekerja karena hasil yang diperoleh cenderung lebih baik jika dibandingkan karyawan yang baru. Berdasarkan kedua penelitian diatas, maka untuk penelitian selanjutnya penulis akan melakukan penelitian tentang “KINERJA KARYAWAN PT. INDOTIRTA JAYA ABADI BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN KERJA. Adanya korelasi (hubungan) yang positif antara tingkat pendidikan dan lama kerja dengan kinerja, maka penelitian yang selanjutnya ingin mengetahui apakah terdapat perbedaan kinerja karyawan berdasarkan tingkat pendidikan dan pengalaman kerja.

C. Kerangka Konseptual

  Dalam melakukan sebuah pekerjaan, karyawan pasti mengalami proses dalam bekerja. Mulai dari awal pekerjaan hingga pekerjaan itu sempurna. Dari proses bekerja dan hasil kerja itu maka karyawan bisa dinilai kinerjanya. Banyak sekali faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja seseorang, diantaranya jenis kelamin, pengalaman kerja, tingkat pendidikan, usia, dll. Pendidikan adalah suatu proses dimana masyarakat dapat mengembangkan potensi dirinya untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Dan ilmu yang ia peroleh selama menempuh masa pendidikan ini akan sangat berguna ketika ia masuk dunia kerja. Jadi pada intinya pendidikan adalah salah satu faktor yang penting bagi perusahaan dalam menerima karyawan. Dalam melakukan pekerjaan dalam sebuah organisasi, pasti karyawan dan manajer akan melakukan pekerjaan sesuai ilmu atau teori yang pernah didapatkan selama proses pendidikan. Misal seorang manajer lulusan S1 sarjana ekonomi pasti hasil kinerja lebih bagus, daripada manajer yang hanya lulusan SLTA yang tidak pernah dapat ilmu tentang kepemimpinan atau manajemen. Sehingga dapat diduga kinerja karyawan yang tingkat pendidikannya lebih rendah akan lebih rendah dibanding kinerja karyawan yang tingkat pendidikannya lebih tinggi.

  Lalu mengenai pengalaman kerja, pasti orang yang telah berpengalaman (telah lama bekerja) memiliki kinerja yang lebih baik daripada orang yang belum berpengalaman kerja. Pastilah orang yang telah berpengalaman bekerja, tahu pengalaman-pengalaman dia selama kerja. Dari pengalaman itulah dia akan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan di masa lampau, dan dari situ dia bisa memperbaiki kinerjanya, dan menghasilkan kinerja yang tinggi. Beda dengan orang yang belum mempunyai pengalaman, dia tidak tahu untuk menghindari kesalahan kerja, maka dari itu dia akan selalu melakukan kesalahan, dan kinerjanya pun tidak begitu bagus, sampai dia berpengalaman melakukan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  perkerjaan itu. Sehingga dapat diduga kinerja karyawan yang mempunyai pengalaman kerja lebih singkat akan lebih rendah dibanding kinerja karyawan yang mempunyai pengalaman kerja lebih lama.

D. Hipotesis

  Menurut Sugiyono (2009: 93) hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian. Hipotesis adalah suatu jawaban yang bersifat sementara terhadap permasalahan penelitian sampai terbukti melalui data yang terkumpul. Hipotesis yang dapat dirumuskan dalam penelitian ini adalah:

  1. Terdapat perbedaan kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi berdasarkan aspek tingkat pendidikan

  2. Terdapat perbedaan kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi berdasarkan aspek pengalaman kerja

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jika ditinjau dari metodenya, penelitian ini termasuk penelitian survey. Metode survey digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu yang

  alamiah (bukan buatan), tetapi peneliti melakukan perlakuan dalam pengumpulan data, misalnya dengan mengedarkan kuesioner, test, wawancara terstruktur dan sebagainya (Sugiyono, 2009: 11). Penelitian survey ini dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang diambil dari populasi tersebut, sehingga ditemukan kejadian-kejadian relatif, distribusi dan hubungan-hubungan antara variabel sosilogis maupun psikologis.

  Menurut tingkat eksplanasinya penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian deskriptif dan penelitian komparatif. Pengertian penelitian deskriptif adalah jenis penelitian ini dapat dilakukan oleh guru dalam kaitannya dengan pembelajaran dikelasnya. Walaupun penelitian yang dilakukan oleh guru merupakan penelitian deskriptif, namun tetap harus mendeskripsikan upaya yang telah dilakukan guru untuk memecahkan masalah pembelajaran (http://ab-fisip upnyk.com). Menurut Sugiyono (2009: 53) penelitian deskriptif berkenaan dengan pertanyaan terhadap keberadaan variabel mandiri (variabel yang berdiri sendiri, bukan variabel independent, karena kalau variabel independent selalu

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  dipasangkan dengan variabel dependen). Jadi dalam penelitian ini peneliti tidak membuat perbandingan variabel itu pada variabel lain, dan mencari hubungan variabel itu dengan variabel lain. Jadi dalam skripsi ini masalah pertama yaitu bagaimana kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi, ini merupakan penelitian yang berusaha untuk mendeskripsikan dan menginterpretasikan tentang bagaimana kinerja karyawan di PT Indotirta Jaya Abadi selama ini. Apakah karyawan mememiliki kinerja yang tinggi, sedang, atau rendah?

  Untuk masalah kedua dan ketiga termasuk kedalam jenis penelitian komparatif. Pengertian penelitian komparatif adalah suatu pertanyaan penelitian yang bersifat membandingkan keberadaan satu variabel atau lebih pada dua atau lebih sampel yang berbeda (Sugiyono, 2009: 54). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi berdasarkan tingkat pendidikan dan pengalaman kerja.

B. Subyek dan Obyek Penelitian

  1. Subyek Penelitian yaitu orang-orang yang terlibat dalam penelitian, dalam hal ini mereka bertindak sebagai pemberi informasi yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan. Subyek penelitian ini meliputi: karyawan bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi.

  2. Obyek Penelitian adalah sesuatu yang menjadi pokok pembicaraan dalam penelitian, dalam hal ini yang menjadi obyek penelitian adalah

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kinerja karyawan, tingkat pendidikan, dan pengalaman kerja karyawan bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi

C. Waktu dan Lokasi

  : PT. Indotirta Jaya Abadi Semarang

1. Lokasi

  2. Waktu Penelitian : 9 Maret 2011 – 27 April 2011

D. Variabel Penelitian 1. Identifikasi variable.

  Variabel adalah atribut, objek yang mempunyai variasi antara yang satu dengan yang lain. Contoh prestasi belajar siswa, tinggi badan, tingkat kinerja, berat, ukuran, dll (http://file.upi.edu/DirektoriPengertian Variabel Penelitian.pdf). Menurut Sugiyono(2009: 58) variabel juga dapat merupakan atribut dari bidang keilmuan atau kegiatan tertentu.

  Variabel penelitian pada dasarnya adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2009:58). Jadi dapat disimpulkan varibel penelitian adalah atribut/ sifat/ nilai dari orang/ obyek/ kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  a. Variabel Independen Variabel ini sering disebut sebagai variabel stimulus, predictor, antecendent . Dalam bahasa Indonesia sering disebut varibel bebas.

  Variabel bebas adalah merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen atau terikat (Sugiyono, 2009: 59). Dalam penelitian ini terdapat dua variabel independen yaitu Tingkat Pendidikan (X1) dan Pengalaman Kerja (X2).

  b. Variabel Dependen Variabel ini sering disebut seabgai variabel output. Dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai variabel terikat. Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Dalam penelitian ini variabel dependennya adalah Kinerja Karyawan.

  2. Definisi Variabel dan Indikator Variabel

  a. Definisi Varibel 1) Kinerja Karyawan adalah hasil-hasil pekerjaan yang diukur berdasarkan sasaran atau standar dan untuk mengetahui bagaimana suatu pekerjaan dilakukan baik atau buruk (Stoner,1986: 34)

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2) Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat (http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan) 3) Menurut Siagian (1992: 52) menyatakan pengalaman kerja menunjukkan berapa lama agar karyawan tersebut dapat bekerja secara baik. Disamping itu pengalaman kerja meliputi banyaknya jenis pekerjaan atau jabatan yang pernah diduduki oleh seseorang dan lamanya mereka bekerja pada masing-masing pekerjaan atau jabatan tersebut.

  b. Indikator Varibel 1) Kinerja Karyawan:

  a) Mutu Pekerjaan Mutu pekerjaan meliputi ketetapan, kelengkapan dan ketrampilan pekerjaan yang diselesaikan tanpa memperhatikan kuantitasnya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  b) Kuantitas Pekerjaan Kuantitas pekerjaan meliputi jumlah pekerjaan yang dilakukan dan atau jumlah tugas yang diselesaikan tanpa memperhatikan mutunya.

  c) Keandalan Keandalan meliputi kemampuan memenuhi komitmen- komitmen batas-batas waktu dan luasnya penyelesaian yang diperlukan.

  d) Inisiatif Inisiatif meliputi mengevaluasi kemampuan, mengenali masalah dan mengambil tindak korektif, memberikan saran- saran untuk peningkatan, dan menerima tanggung jawab untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.

  e) Kerumahtanggaan Kerumahtangganan meliputi mengevaluasi kebersihan, penataan tempat dan penyimpanan serta keadaan sesudah selesai kerja.

  f) Sikap Sikap meliputi mengevaluasi sikap umum terhadap pekerjaan (antusiasme), teman kerja (dapat bekerjasama),

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  g) Kehadiran Kehadiran meliputi mengevalusi kehadiran karyawan.

  Karyawan yang sempurna yaitu karyawan yang tidak ada hari kerja hilang dan tidak ada hari terlambat.

  2) Tingkat Pendidikan

  a) Sekolah Dasar (SD) Memberikan bekal dasar bagaimana kehidupan, baik untuk pribadi maupun untuk masyarakat.

  b) Sekolah Menengah (SMP dan SMA) Dalam hubungan kebawah berfungsi sebagai lanjutan dan perluasan pendidikan dasar dan dalam hubungan keatas mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pendidikan tinggi maupun memasuki lapangan kerja.

  c) Perguruan Tinggi Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan, atau menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3) Pengalaman Kerja

  a) 0 – 5 tahun Karyawan yang baru saja memasuki perusahaan dan telah bekerja selama 5 tahun.

  b) 5,1 – 10 tahun Karyawan yang sudah lebih dari 5 tahun bekerja perusahaan tersebut dan sudah memiliki cukup pengalaman bekerja di perusahaan tersebut.

  c) > 10 tahun Karyawan yang sudah lebih dari 10 tahun dan sudah memiliki banyak pengalaman kerja di perusahaan tersebut.

  c. Pengukuran Variabel Pada penelitian ini pengukuran variabel dependent, kinerja karyawan menggunakan skala likert yang dibagi ke dalam 5 golongan, yaitu:

  Sangat Sering : 5 Sering :

  4 Kadang-kadang :3

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Jarang Sekali : 2 Tidak pernah : 1

  Pengukuran variabel independen menggunakan skala nominal (kategorisasi):

  1) Tingkat pendidikan SD= 1 SMP= 2 SMA= 3 Perguruan Tinggi= 4

  2) Pengalaman Kerja 0 – 5 tahun = 1 5,1 tahun – 10 tahun = 2 > 10 tahun = 3

E. Definisi Operasional

  1. Kinerja Karyawan bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi, serta perilaku nyata yang ditampilkan sesuai dengan peranannya dalam perusahaan Indotirta Jaya Abadi.

  2. Tingkat Pendidikan karyawan bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi adalah suatu jenjang pendidikan yang telah ditempuh oleh karyawan bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi, sehingga dia memperoleh ilmu serta didikan yang bermanfaat di masa depannya. Ini digolongkan menjadi 4 tingkat yaitu SD, SMP, SMA, dan PT.

  3. Pengalaman Kerja karyawan bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi adalah berapa lama karyawan bagian produksi AMDK PT Indotirta Jaya Abadi tersebut bekerja di perusahaan dan banyaknya jenis pekerjaan atau jabatan yang pernah diduduki oleh karyawan dan lamanya mereka bekerja pada masing-masing pekerjaan atau jabatan tersebut. Ini dibagi dalam 3 kategori yaitu 0 – 5 tahun; 5,1 tahun – 10 tahun; dan lebih dari 10 tahun.

F. Populasi dan Sampel

  1. Populasi Populasi adalah sekumpulan obyek atau kumpulan obyek yang akan diteliti dengan ciri atau karakteristik yang sama. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi yang berjumlah 179 karyawan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Sampel Sampel adalah sebagian kecil dari populasi (Sutrisno Hadi, 1988:20).

  Jumlah sampel bisa sama dengan jumlah populasinya, apabila populasinya terlalu kecil.

  Pengambilan menggunakan rumus sebagai berikut : Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi e = persen kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang masih bisa ditolerir atau diinginkan. n = 179 : (1 + 0,05

  2

  ) = 126 Dalam penelitian ini sampel yang dipergunakan berjumlah 126 orang.

  Namun karena kesibukan karyawan bagian produksi serta keterbatasan waktu penelitian, maka sampel dalam penelitian ini sebesar 30 karyawan bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi

G. Teknik Pengambilan Sampling

  Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non probability

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  tidak memberi peluang atau kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel (Sugiyono, 2009: 120). Teknik

  

Nonprobability Sampling dalam penelitian ini menggunakan Purposive

Sampling . Menurut Sugiyono (2009: 122) Purposive Sampling teknik penentuan

  sampel dengan pertimbangan tertentu. Misal akan melakukan penelitian tentang kualitas makanan, maka sampel sumber datanya adalah seorang ahli makanan.

  Seseorang atau sesuatu diambil sebagai sampel karena peneliti menganggap bahwa seseorang atau sesuatu tersebut memiliki informasi yang diperlukan bagi penelitian. Dalam teknik ini sampel yang dipilih berdasarkan tujuan dan maksud penelitian. Sampel dipilih menurut pertimbangan-pertimbangan tertentu dari peneliti. Dimana pertimbangan di dalam memilih sampel berdasarkan pada:

  1. Memilih bagian produksi karena tingkat pendidikan yang digunakan sebagai variabel X1 lebih bervariasi (terdapat tingkat pendidikan yang berbeda pada bagian produksi AMDK) 2. Berdasarkan pertanyaan pada kuesioner item 1 yaitu saya menghasilkan barang yang bermutu bagus itu sesuai pertanyaan untuk mengukur karyawan bagian produksi.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

H. Sumber Data

  1. Data Primer Data primer adalah data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti

  (Usman, 2006: 20). Data ini dapat diperoleh melalui kuesioner, pengamatan langsung dilapangan (Observasi).

  2. Data Sekunder Menurut Usman (2006: 20) data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh peneliti melalui pihak kedua. Data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh studi-studi sebelumnya atau yang diterbitkan oleh berbagai instansi-instansi lain yang sudah dipublikasikan atau memanfaatkan data yang sudah ada (Suparmoko,1999 : 67). Dengan kata lain, data sekunder merupakan data yang sudah ada, diperoleh melalui wawancara langsung dengan nara sumber, studi pustaka, laporan keuangan atau dokumentasi.

I. Teknik Pengumpulan Data

  Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah:

  1. Metode Wawancara Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data, apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti, dan juga apabila ingin mengetahui hal-hal dari nara sumber yang lebih mendalam dan jumlah respodennya sedikit

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  (Usman, 2006: 194). Metode wawancara adalah teknik yang digunakan untuk mengetahui keadaan perusahaan. Pada umumnya para peneliti yang akan menggunakan metode wawancara ini memerlukan suatu daftar pertanyaan sebagai pedoman.

  Metode wawancara dilakukan dengan mengadakan Tanya jawab dengan pihak perusahaan untuk mendapatkan data yang diperlukan, antara lain tentang gambaran umum perusahaan, berapa jumlah karyawan, bagaimana cara penilaian kinerja karyawan selama ini (metode apa yang digunakan untuk penilaian kinerja karyawan)

  2. Metode Kuesioner Kuesioner meruapkan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada respoden untuk dijawabnya. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang efisien bila peneliti tahu dengan pasti variabel yang akan diukur dan tahu apa yang bisa diharapkan dari respoden (Usman, 2006: 199)

  Kuesioner disusun dengan pertanyaan tertutup, dimana kemungkinan jawaban sudah ditentukan terlebih dahulu dan respoden tidak diberi kesempatan untuk memberi jawaban lain. Kuesioner dimaksudkan untuk mendapat data tentang kinerja karyawan. Pada kuesioner penelitian ini disediakan beberapa pilihan jawaban diantaranya:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Sangat Sering :

  5 Sering : 4 Kadang – kadang : 3

  Jarang Sekali :

  2 Tidak Pernah :

  1

  3.Metode Dokumentasi Dokumen berupa catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berupa tulisan, gambar, atau karya-karya monumental dari seseorang.

  Dokumen yang berbentuk tulisan misalnya catatan harian, sejarah kehidupan, biografi, peraturan kebijakan. Dokumen yang berbentuk karya misalnya foto, gambar hidup, skestsa dan lain-lain (Sugiyono: 2009: 422).

  J. Teknik Pengujian Instrumen

  1. Validitas Validitas adalah dimaksudkan untuk menyatakan sejauh mana data yang ditampung pada suatu kuesioner akan mengukur apa yang ingin diukur

  (Sugiyono, 2009: 287). Jadi pada validitas ini dapat diketahui apakah pertanyaan pada kuesioner tersebut sudah dapat mewakili apa yang ingin kita ukur pada penelitian ini.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Rumus yang digunakan adalah rumus product moment yaitu:

  rxy =

  Keterangan: rxy = Koefisien korelasi antara x dan y X = Skor butir Y = Skor total ΣX2 = Jumlah kuadrat nilai x ΣY2 = Jumlah kuadrat y N = Jumlah responden (Suharsimi, 1998: 168)

  Kriteria pengujian berdasarkan alfa (5%). Jika Sig < 0,05 maka dinyatakan valid. Apabila r hitung (pearson corelation) > r tabel maka dinyatakan valid, maka kuesioner tersebut sudah dapat mewakili apa yang ingin kita ukur dalam penelitian ini (valid).

  2. Reliabilitas Reliabilitas adalah mengukur instrumen terhadap ketepatan atau konsisten (Sugiyono, 2009: 287). Pada penelitian ini untuk menguji Reliabilitas menggunakan rumus Cronbach alfa karena instrumen dalam penelitian ini berbentuk kuesioner yang skornya merupakan rentangan antara 1-5 dan termasuk kedalam skala rasio. Sesuai dengan pendapat Suharsimi (1998: 92) bahwa untuk mencari reliabilitas instrumen yang skornya bukan 1 dan 0

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  misalnya angket soal bentuk uraian maka menggunakan rumus alpha sebagai berikut: r11= Keterangan: r11 = reliabilitas instrumen k = banyaknya pertanyaan

  Σδb2 = jumlah varian butir s δt2 = varian total (Sugiyono, 2009: 291)

  Kriteria pengujian disini hasil Cronbach alfa lebih dari 0,60 baru bisa dikatakan bahwa itu reliabel.

  K. Teknik Analisis Data

  1. Teknik analisis untuk masalah pertama Masalah pertama adalah bagaimana kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi? Peneliti mengelempokkan kedalam 3 tingkatan, yaitu tinggi, sedang, rendah. Tingkatan ini ditentukan berdasarkan rumus sturges (Noegroho, 2007 : 42), sebagai berikut:

  K = 1 + 3,3 Log n Dimana:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  N= Banyaknya Frekuensi 3,3= Bilangan Konstan Langkah selanjtunya untuk membuat interval kelas masing-masing tingkatan, peneliti juga mengunakkan rumus Sturges (Noegroho, 2007: 43), sebagai berikut:

  Range ci = K

  Dimana: Ci = Interval Kelas Range = Selesih data terbesar dan terkecil K = Banyaknya kelas

  Langkah selanjutnya akan ditafsirkan apakah kinerja itu tinggi, sedang, atau rendah.

  2. Teknik analisis data untuk masalah kedua dan ketiga Masalah kedua dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi berdasarkan tingkat pendidikan.

  Sedangkan masalah ketiga dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi berdasarkan pengalaman kerja.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Pengujian hipotesis dalam penelitian ini, mengunakan statistik parametris karena data yang akan diuji berbentuk rasio. Karean akan mengunakan statistic parametris, maka setiap data pada setaip variabel harus terlebih dahulu diuji normalitasnya. Bila dapat setiap variabel tidak normal, maka pengujian hipotesis tidak bisa mengunakan statistik parametris (Sugiyono, 2009: 239)

  a. Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui normalitas data. Jika diperoleh data yang berdistibusi normal maka hipotesis akan diuji dengan menggunakan uji parametrik yaitu uji one way anova (uji F), sedangkan jika diperoleh data yang berdistribusi tidak normal maka hipotesis akan diuji dengan mengunakan non parametrik yaitu uji kruskal wallis. Untuk menguji kenormalan distribusi data maka digunakan uji non parametrik yaitu uji Klomogrov Smirnov (1 sampel K-S). Dalam hal ini yang dilakukan uji normalitas untuk variabel dependent yaitu kinerja karyawan (dengan mengunakan rata-rata kinerja karyawan). Langkah- langkah dalam pengujian ini adalah sebagai berikut:

  1) Hipotesis H0: Data rata- rata berdistribusi normal Ha: Data rata- rata tidak berdistribusi normal

  2) Statistik uji: uji Kolmogorov Smirnov

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3) α= 0.05 4) Daerah kritis: H0 ditolak jika Sig.

  ≤ α 5) Menarik kesimpulan. Hasil analisis untuk melihat kenormalan data pada nilai asymp. Sig. kurang dari 0.05 Ho ditolak artinya data tidak berdistribusi normal, sebaliknya jika lebih dari 0,05 Ho diterima artinya data berdistribusi normal.

  b. Uji Homogenitas Varians Uji kesamaan dua varians digunakan untuk menguji apakah kedua data tersebut homogen yaitu membandingkan kedua variansnya. Jika kedua varians sama besarnya, maka uji homogenitas tidak perlu dilakukan lagi karena datanya sudah dianggap homogen. Namun jika varians tidak sama besarnya, perlu diadakan pengujian homogenitas melalui uji kesamaan dua varians ini. Persyaratan agar pengujian homogenitas dapat dilakukan adalah apabila datanya telah tebukti berdistribusi normal (Usman, 2006: 133). lakukan langkah-langkah berikut:

  1)

  Buka file data yang akan dianalisis

  2)

  Pilih menu Analyze–>Compare Means–>One Way Anova 3) Pilih y sebagai dependent list dan x sebagai faktor list.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Catatan: Untuk homogenitas uji beda, x adalah masukan kedalam factor

  4)

  Lalu options, pilih homogeneity of varians test

  5)

  Klik Continue lalu klik OK Untuk keperluan penelitian, pada umumnya hanya perlu keluaran

  Test of Homogenity of Variance . Keluaran lain bisa dihapus

  dengan cara klik sekali pada objek yang dihapus, lalu tekan tombol Delete.

  Menafsirkan hasil uji homogenitas:

6) Tetapkan taraf signifikansi uji, misalnya

  α = 0,05

  7)

  Bandingkan α dengan taraf signifikansi yang diperoleh

  8)

  Jika signifikansi yang diperoleh > α, maka variansi setiap sampel sama (homogen).

  9)

  Jika signifikansi yang diperoleh < α, maka variansi setiap sampel tidak sama (tidak homogen).

  c. Uji Hipotesis dengan One Way Anova 1) Hipotesis

  a) Hipotesis masalah kedua: H0 : Tidak terjadi perbedaan kinerja karyawan berdasarkan tingkat pendidikan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Ha : Terjadi perbedaan kinerja karyawan berdasarkan tingkat pendidikan b) Hipotesis masalah ketiga:

  H0 : Tidak terjadi perbedaan kinerja karyawan berdasarkan pengalaman kerja Ha : Terjadi perbedaan kinerja karyawan berdasarkan pengalaman kerja

  2) Rumus One Way Anova

  Tabel III.1

  Analisis Ragam Kalsifikasi Satu Arah Sumber Derajad Jumlah Varians F hitung F tabel Keragama Bebas kuadrat (Ragam) n Antar V1 = k-1 JKK F(v1,v Kolom

  2) Sisaan V2 = N-k JKS Total N-1 JKT JKK = jumlah kuadrat antar kolom

  JKS = jumlah kuadrat sisa JKT = jumlah kuadrat total

  Sumber: Handout Statistika, Laurentius Bambang H (2007) K = jumlah populasi atau perlakuan N = banyaknya pengamatan = n1 + n2+ ….+nk

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  JKS = jumlah kuadrat sisaan = JKT – JKK JKT = Jumlah kuadrat total = S

  1 2 = JKK / v1

  S 2 = JKS / v2

  2

  3) Langkah – langkah perhitungan One Way Anova: Masalah kedua dalam penelitian ini adalah apakah ada perbedaan kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi berdasarkan tingkat pendidikan. Lakukan analisis ragam, dan ujilah hipotesis pada taraf nyata 0,05.

  Penyelesaian :

  a) H0=Kinerja karyawan berdasarkan tingkat pendidikan sama H1= Kinerja karyawan berdasarkan tingkat pendidikan tidak sama b) Statatik Uji = Uji F

  c) α = 0,05

  d) Wilayah kritis = H0 ditolak jika sig ≤ α

  e) Perhitungan: Subtitusi melalui rumus diatas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  H0 ditolak jika f hitung >F tabel , atau nilai sig ≤ α (0,05) artinya kinerja karyawan berdasarkan tingkat pendidikan tidak sama H0 diterima jika F

  hitung

  ≤ F

  tabel

  , atau nilai sig > α

  (0,05) artinya kinerja karyawan berdasarkan tingkat pendidikan adalah sama.

  Masalah ketiga dalam penelitian ini adalah apakah ada perbedaan kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi berdasarkan pengalaman kerja. Lakukan analisis ragam, dan ujilah hipotesis pada taraf nyata 0,05.

  Penyelesaian:

  a) H0 = Kinerja karyawan berdasarkan pengalaman kerja adalah sama H1 = Kinerja karyawan berdasarkan pengalaman kerja adalah berbeda b) Statistik Uji = Uji F

  c) α = 0,05

  d) Wilayah kritis = H0 ditolak jika sig

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  e) Perhitungan : Subtitusi melalui rumus diatas

  f) Keputusan: H0 ditolak jika f hitung > F tabel , atau nilai sig

  ≤ α (0,05) artinya kinerja karyawan berdasarkan pengalaman kerja tidak sama H0 diterima jika F hitung tabel , atau nilai sig >

  ≤ F α(0,05) artinya kinerja karyawan berdasarkan pengalaman kerja adalah sama.

  d. Uji Hipotesis dengan Kruskal Wallis

  Kruskal-wallis test adalah Anova one-way dengan

  menggunakan Rank. Hipotesis test ini adalah bahwa sampel berasal dari populasi yang sama. Pengujian ini dilakukan apabila diketahui data dari perhitungan one way ANOVA tidak normal. http://ariyoso.wordpress.com/2009/11/07/uji-kruskal-wallis

  1) Hipotesis Masalah kedua dalam penelitian ini adalah apakah ada peredaan kinerja berdasarkan tingkat pendidikan. Sedangkan masalah ketiga adalah apakah terdapat perbedaan kinerja karyawan berdasarkan pengalaman kerja.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2) Rumus Uji Kurskal Wallis H= Keterangan T j = Total peringkat populasi ke j N = Total pengamatan populasi ke j

  j

  N = Total pengamatan Daerah kritis, H ditolak jika T >

  α : K-1

  χ 3) Langkah-langkah perhitungan

  a) Menentukan Hipotesis H0 : Mean = Mean = Mean

  1

  2

  3 H1: Minimal ada satu mean yang tidak sama

  b) Tingkat signifikansi α = 0,05

  c) Daerah kritis

  d) Keputusan: H0 ditolak jika nilai sig <

  α = 0,05 Ha diterima jika nilai sig>

  α= 0,05

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

BAB IV

GAMBARAN UMUM PT. INDOTIRTA JAYA ABADI A. Sejarah PT. Indotirta Jaya Abadi PT Indotirta Jaya Abadi yang didirikan oleh Bapak Oenny Jauwhannes pada

  tanggal 25 April 1984 pada awalnya berlokasi di Jalan Sriwijaya No. 42, Semarang. Sejalan dengan semakin berkembangnya perusahaan dan dunia usaha, maka pabrik ini dipindah ke Jalan Majapahit No. 765 Km 11, Semarang pada tahun 1985 dengan Akte Notaris H. Panji Surya No 19. PT Indotirta Jaya Abadi merupakan salah satu perusahaan yang berada di bawah bendera Inti Indomulti Corpora (IMC). PT Indotirta Jaya Abadi ini bergerak sebagai produsen minuman ringan di Jawa Tengah.

  Pada awalnya, perusahaan ini hanya memproduksi teh dalam botol bermerek Indoteh Crown. Namun seiring dengan perkembangan perusahaan dan peluang pasar, maka perusahaan ini melakukan diversifikasi produk, yaitu dengan memproduksi teh wangi bermerek Echo dan air minum dalam kemasan (AMDK) bermerek Aguaria. Selain itu, dengan semakin pesatnya perkembangan perusahaan ini, maka jenis produk yang dihasilkan pun terus bertambah, seperti teh rasa buah dalam botol bermerek Indoteh Fruit dan air minum berasa dalam kemasan bermerek Sega Frut.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Mulanya, produk AMDK yang diproduksi oleh perusahaan ini hanya bermerek Aguaria. Pada tahun 1992, produk telah mampu menembus pasar ekspor sampai ke Singapura dan Vietnam. Lalu untuk memenuhi kebutuhan pasar, pada tahun 1996 PT Indotirta Jaya Abadi melakukan diferensiasi produk AMDK dengan merek dagang Hygen’s, Toyoo, Sega, dan Himalaya. Akan tetapi hingga saat ini, produk AMDK yang masih diproduksi adalah produk dengan merek Aguaria dan Sega.

  Pada tahun 1995, PT Indotirta Jaya Abadi menerapkan standar produk- produknya berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI). Pada tahun 1997, PT Indotirta Jaya Abadi juga telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9002:1994 tentang sistem manajemen mutu guna menjaga serta meningkatkan kualitas produk dan sistem manajemen untuk memenuhi kepuasan pelanggan.

  Sejak tahun 2003, PT Indotirta Jaya Abadi mulai menggunakan sistem manajemen mutu ISO 9001:2000.

  Pada tahun 1998, PT Indotirta Jaya Abadi menjadi anggota ATI (Asosiasi Teh Indonesia) dan tahun 1999, perusahaan ini menjadi anggota IBWA (International Bottled Water Association) sebagai produsen Aguaria. PT Indotirta Jaya Abadi juga secara resmi menjadi anggota ASPADIN (Asosiasi Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan Indonesia) pada tahun 2001. Sertifikat halal untuk produk-produk PT Indotirta Jaya Abadi pun telah diperoleh pada tahun 2002 dan pada tahun 2006 perusahaan ini memperoleh sertifikat ISO 14000 untuk ikut

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  melestarikan dan menjaga lingkungan hidup dan pada tahun 2008, PT Indotirta Jaya Abadi memperoleh piagam bintang dua tentang keamanan pangan.

B. VisiMisi dan Kebijakan Mutu PT. Indotirta Jaya Abadi

  1. Visi PT. Indotirta Jaya Abadi

  Visi PT Indotirta Jaya Abadi adalah menjadikan grup perusahaan yang bermanfaat bagi stake holder secara profesional dengan perbaikan yang berkelanjutan dan tanggap terhadap lingkungan.

  2. Misi PT. Indotirta Jaya Abadi a. Menjadi perusahaan yang unggul dan tangguh di bidang produk dan jasa.

  b. Menciptakan lapangan kerja dan pembentukan Sumber Daya Manusia yang kompoten.

  c. Mengutamakan mutu pelayanan demi kepuasan pelanggan serta menjadi mitra usaha yang handal dan terpercaya.

  d. Menjadi perusahaan yang efisien dan berdaya saing tinggi.

  e. Memberikan kontribusi terhadap kelestarian lingkungan hidup.

  3. Kebijakan Mutu PT. Indotirta Jaya Abadi

  PT Indotirta Jaya Abadi bertekad untuk menyelenggarakan kegiatan produksi minuman ringan yang berorientasi pada upaya pemenuhan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kebutuhan dan kepuasan pelanggan secara terus-menerus melalui pencapaian efektifitas, efisiensi, dan keterlibatan seluruh karyawan.

C. Lokasi dan Tata letak Perusahaan PT Indotirta Jaya Abadi terletak di Jalan Majapahit No 765 Km 11, Semarang.

  Lokasi ini ini dipilih karena dinilai dekat dengan Pantai Utara Jawa sebagai alur distribusi dan pemasaran sebagian besar produk PT Indotirta Jaya Abadi. Selain itu, PT Indotirta Jaya Abadi telah berkembang menjadi suatu industri besar yang tentunya membutuhkan area yang besar pula untuk melakukan aktivitas produksi.

  Lokasi dengan luas 8 hektar tersebut ditempati oleh seluruh perusahaan yang berada di bawah IMC, yaitu:

  1. PT Indotirta Jaya Abadi Bergerak di bidang industri minuman ringan

  2. PT Jauwhannes Trading Company (PT J. Traco) Bergerak di bidang distribusi produk PT Indotirta Jaya Abadi

  3. PT Indomulti Plasindo Bergerak di bidang produk plastic PT Indotirta Jaya Abadi sendiri menempati sekitar 2 hektar dari seluruh area IMC. Lokasi tersebut sudah meliputi bagian produksi AMDK, Indoteh

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Crown, Segafrut, dan Indoteh Frut serta bagian Quality Control, gudang penyimpanan, divisi teknik, dan kantor-kantor administrasi.

  D. Struktur Organisasi

  Struktur organisasi di PT Indotirta Jaya Abadi dibagi ke beberapa divisi dengan masing-masing kepala seperti dapat dilihat pada Lampiran 4. Masing- masing bagian memiliki tugas dan tanggung jawab sendiri.

  E. Tugas dan Tanggung Jawab Jabatan

  1. Presiden direktur Tugas dan tanggung jawab Presiden Direktur adalah sebagai berikut: a. Merumuskan kebijakan pengembangan bisnis.

  b. Meletakkan dasar-dasar visi dan misi perusahaan.

  c. Menyusun strategi pencapaian tujuan perusahaan.

  d. Bertanggung jawab kepada komisaris.

  2. Wakil Presiden Direktur Tugas dan tanggung jawab Wakil Presiden Direktur adalah sebagai berikut: a. Membantu Presiden Direktur dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

  b. Bertanggung jawab kepada Presiden Direktur.

  3. Manajer Pembelian Tugas dan tanggung jawab Manajer Pembelian adalah sebagai berikut:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  a. Merencanakan kebutuhan bahan baku, bahan bantu, dan spare part yang dibutuhkan untuk proses produksi dan mengatur pembelian bahan-bahan tersebut sesuai tingkat urgensinya.

  b. Memantau kondisi stok bahan supaya proses produksi lancar

  c. Ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan di lingkup kerjanya.

  d. Membina hubungan baik dan membuat perjanjian pembelian dengan para rekanan.

  e. Bertanggung jawab kepada Wakil Presiden Direktur.

  4. Manajer HRD (Human Resoueches Development) Tugas dan tanggung jawab Manajer HRD adalah sebagai berikut:

  a. Perencanaan, pelaksanaan, dan kontrol atas garis besar kebijakan pimpinan di bidang sumber daya manusia yang meliputi penarikan, seleksi, pemeliharaan, pengembangan tenaga kerja dan hubungan industrial sehingga sasaran perusahaan tercapai.

  b. Pelaksanaan tugas khusus bidang legal.

  c. Bertanggung jawab kepada Wakil Presiden Direktur.

  5. Manajer GA (General Affairs and Legal) Tugas dan tanggung jawab Manajer GA adalah sebagai berikut:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  a. Perencanaan, pelaksanaan, dan kontrol atas aspek-aspek pengamanan seluruh garis besar kebijakan yang dibuat pimpinan seperti tata tertib umum, legal security, public relation, dan penanganan lingkungan pabrik.

  b. Pelaksanaan tugas khusus bidang legal.

  c. Bertanggung jawab kepada Wakil Presiden Direktur.

  6. Manajer Umum Tugas dan tanggung jawab Manajer Umum adalah sebagai berikut:

  a. Bertanggung jawab terhadap kegiatan operasional dan administratif divisi umum.

  b. Mengatur dan mengatur personil maupun kinerja personil di divisi umum.

  c. Membuat program kerja divisi umum.

  d. Melakukan evaluasi personil, evaluasi kerja, dan evaluasi program kerja divisi umum.

  7. Manajer Pabrik Tugas dan tanggung jawab Manajer Pabrik adalah sebagai berikut:

  a. Memimpin seluruh operasionalisasi kegiatan proses produksi dari penyiapan bahan baku, kebersihan lingkungan, produksi, water treatment, adanya manpower yang cukup sampai kesiapan mesin dan dukungan maintenance .

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  b. Bertanggung jawab untuk tercapainya target produksi yang tercermin dalam CMO (Confirmation Monthly Order) dan CWO (Confirmation

  Weekly Order ).

  c. Memimpin kegiatan produksi AMDK, Indoteh, dan botol PET dan memastikan hasilnya sesuai dengan standar sistem manajemen mutu ISO 9001 dan ISO 14001.

  d. Bertanggung jawab pada Direktur Produksi.

  Manajer Pabrik juga membawahi divisi-divisi lain. Divisi-divisi yang ada di bawah penanganan Manajer Pabrik adalah divisi produksi AMDK, divisi logistik, divisi multi produk, divisi teh wangi, departemen QC (Quality Control), departemen PPIC (Production Planing), divisi teknik, divisi produksi galon, dan divisi R&D (Research and Development) yang dipimpin oleh manajer masing-masing.

  Manajer Pabrik juga membawahi Manajer Representatif (MR) yang bertugas menjamin pelaksanaan dan implementasi SMM ISO 9001 tentang sistem manajemen mutu dan ISO 14001 tentang sistem manajemen lingkungan, mewakili manajemen atau perusahaan pada kegiatan SMM ISO 9001 dan ISO 14001 dengan pihak eksternal, dan bertanggung jawab kepada Direktur.

  8. Manajer Pemasaran Tugas dan tanggung jawab Manajer Pemasaran adalah sebagai berikut: PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI a. Perencanaan implementasi, kontrol strategi, dan taktik pemasaran.

  b. Penelitian dan pengembangan pasar dan produk.

  c. Upaya-upaya costumer service dalam kaitan dengan market share.

  d. Bertanggung jawab pada Direktur Marketing.

F. Ketenagakerjaan

  Tenaga kerja yang bekerja di PT Indotirta Jaya Abadi pada awalnya melalui proses recruiment. Pelaksanaan recruiment didasarkan pada kebutuhan karyawan dimana departemen bagian yang membutuhkan mengajukan permintaan kebutuhan karyawan dengan mengisi Form Permintaan Tenaga Kerja yang diajukan kepada departemen HRD. Manajer HRD akan mengajukan permintaan tersebut kepada Direksi untuk meminta persetujuan. Manajer HRD akan menginformasikan keputusan Direksi baik disetujui maupun tidak kepada bagian yang terkait dengan menyerahkan fotokopi Form Permintaan Tenaga Kerja.

  Proses seleksi calon karyawan akan dilakukan jika permintaan tersebut disetujui oleh Direksi. Karyawan baru yang didapat dari proses seleksi akan menjalani masa percobaan selama tiga bulan yang kemudian akan diangkat menjadi karyawan tetap atau karyawan kontrak jika hasil kerjanya baik. Prosedur dari kontrak baru adalah:

  1. Karyawan kontrak adalah karyawan yang melakukan perjanjian kerja antara karyawan dengan perusahaan untuk jangka waktu tertentu.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Jangka waktu tersebut adalah waktu yang telah disepakati sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang ditulis dalam Surat Perjanjian Kerja.

  3. Satu bulan sebelum berakhirnya masa kontrak, Manajer HRD wajib mengirim surat konfirmasi kepada Manajer Departemen yang bersangkutan.

  4. Satu bulan sebelum berakhirnya masa kontrak, manajer bagian yang bersangkutan wajib membuat evaluasi kerja terhadap karyawan tersebut selama masa kontrak berlangsung untuk diambil keputusan bahwa karyawan tersebut akan diperpanjang kontraknya atau diangkat sebagai karyawan tetap.

  5. Manajer HRD melakukan cross check tentang hasil evaluasi kerja. Calon karyawan baru akan ditempatkan di bagian yang terkait. Prosedur penempatan karyawan baru adalah sebagai berikut:

  1. Menginstruksikan kepada calon karyawan untuk mengisi Form Registrasi Karyawan Baru.

  2. Membuat Personel Action Form yang berkenaan dengan hak-hak karyawan.

3. Menempatkan calon karyawan ke bagian yang membutuhkan.

  4. Karyawan dipantau oleh manajer yang bersangkutan yang dituangkan dalam Form Evaluasi Kerja selama masa percobaan/kontrak.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  16 Gudang Jadi

  16

  12 Husky Sidel

  30

  13 Galon

  36

  14 Indoteh 127

  15 Teh Wangi

  23

  10

  10 AMDK 179

  17 Multi Produk

  21

  18 Ekspidisi

  2

  19 PPIC

  2

  20 R&D

  3 Jumlah 519

  11 Quality Control

  5. Manajer yang bersangkutan dan bagian HRD melakukan cross check hasil pemantauan terhadap karyawan baru tersebut sebelum masa percobaan/kontrak berakhir.

  6. Karyawan akan diangkat menjadi karyawan tetap jika dinyatakan layak diterima dengan menerbitkan surat pengangkatan.

  4 Marketing

  Jumlah keseluruhan karyawan di PT Indotirta Jaya Abadi sampai sekarang mencapai 519 orang tanpa ada tenaga asing dengan jumlah yang berbeda di setiap divisi/departemen.

  Tabel IV.1 Jumlah Karyawan di Setiap divisi / departemen No Bagian Jumlah

  1 Manajemen

  3

  2 HRD

  3

  3 Umum

  26

  8

  9 Teknisi

  5 Pembelian

  3

  6 Pajak

  1

  7 Keuangan

  4

  8 IT

  2

  20

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Calon tenaga kerja yang akan bekerja di PT Indotirta Jaya Abadi juga harus memenuhi persyaratan pendidikan. Kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan untuk menempati posisi manajer dan supervisor yaitu minimal S1 dengan pengalaman kerja selama minimal 2 tahun atau D3 dengan pengalaman kerja minimal 3 tahun. Syarat yang dibutuhkan untuk menjadi staf administrasi yaitu SMA atau sederajat. Jumlah karyawan PT Indotirta Jaya Abadi berdasarkan kualifikasi pendidikan dapat dilihat pada Tabel IV .2.

   Tabel IV.2 Jumlah Karyawan berdasarkan Kualifikasi Tingkat Pendidikan No Pendidikan Jumlah

  1 S2

  1

  2 S1

  22

  3 D3

  17

  4 SMA/STM 157

  5 SMP 209

  6 SD 113

  Jumlah 519 Sumber: Data Dokumentasi PT. Indotirta Jaya Abadi

G. Jam Kerja Karyawan Karyawan di PT Indotirta Jaya Abadi harus mematuhi program disiplin kerja.

  Program disiplin kerja dirancang bersama dan harus dilaksanakan dan ditaati oleh karyawan PT Indotirta Jaya Abadi termasuk pimpinan atau direktur perusahaan sampai karyawan yang paling bawah kedudukannya. Disiplin kerja meliputi disiplin pakaian dan disiplin waktu.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Disiplin pakaian yaitu semua karyawan harus memakai pakaian seragam sesuai ketentuan perusahaan. Bagian produksi harus memakai penutup kepala.

  Bagian filling harus memakai pakaian kerja khusus, penutup kepala, penutup mulut, sarung tangan, dan sepatu boot. Bagian QC harus memakai jas lab, alas kaki khusus untuk bekerja di lab, dan penutup mulut untuk staf mikrobiologi.

  Disiplin waktu yang berlaku di PT Indotirta Jaya Abadi dibagi menjadi tiga kelompok yaitu:

  1. Staff QC, produksi, dan teknik masuk hari Senin sampai Jumat mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB dengan waktu istirahat selama 1 jam dari pukul 12.00 sampai 13.00 WIB. Hari Sabtu karyawan masuk setengah hari kerja mulai pukul 08.00 sampai 13.00 WIB tanpa waktu istirahat.

  2. Manajer dan staff kantor masuk hari Senin sampai Jumat mulai pukul 08.00 sampai 17.00 WIB dengan waktu istirahat selama 1 jam dari pukul 12.00 sampai 13.00 WIB.

  3. Kelompok beregu adalah karyawan yang dibuat dengan sistem shift meliputi

  direct worker produksi, staff QC, dan staff teknik. Shift dibagi menjadi tiga

  bagian yaitu shift I yang bekerja pukul 07.00 sampai 15.00 WIB, shift II yang bekerja pukul 15.00 sampai 23.00 WIB, dan shift III yang bekerja pukul 23.00 sampai 07.00 WIB.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Absensi karyawan dilakukan menggunakan absensi sidik jari (finger print). Kedisplinan kerja karyawan dipantau melalui CCTV yang dapat dilihat oleh security dan manajer.

H. Fasilitas

  PT Indotirta Jaya Abadi memberikan beberapa fasilitas bagi karyawannya untuk menunjang kesejahteraan para karyawan berupa :

  1. Fasilitas Makan

  2. Pemberian Insentif Insentif diberikan apabila kehadiran terpenuhi, masa kerja penuh, dan atau melakukan lembur.

  3. Kesehatan Fasilitas kesehatan ini berupa asuransi yang diberikan kepada para pekerja. Ada dua macam jasa asuransi yang digunakan oleh PT Indotirta Jaya Abadi, yaitu Jamsostek dan Asuransi Swasta. Asuransi dari Jamsostek diberikan kepada semua karyawan, sedangkan bagi karyawan tingkat staff dapat memilih untuk mengambil Asuransi Swasta atau tidak.

  4. Seragam Kerja Seragam kerja yang diberikan kepada karyawan antara lain :

  a. Kaos bagi pekerja produksi untuk identitas masing-masing divisi, seperti divisi Multiproduk (Indoteh Fruit dan Sega Frut) memakai kaos bewarna

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  hitam, divisi Indoteh Crown memakai kaos bewarna oranye, dan divisi AMDK memakai kaos bewarna biru.

  b. Seragam berupa kemeja biru muda dan celana panjang biru tua untuk karyawan tingkat staff.

  c. Seragam promosi untuk karyawan yang akan melakukan promosi.

  5. Alat Kerja Alat kerja yang diberikan antara lain jas laboratorium, masker, penutup kepala, sepatu boot, dan sarung tangan karet untuk karyawan bagian produksi. Sedangkan untuk karyawan bagian Quality Control diberikan alat kerja berupa jas laboratorium, dan khusus bagi analis mikrobiologi diwajibkan memakai penutup kepala dan masker.

  Karyawan memiliki hak untuk mengambil cuti sebanyak 12 hari untuk cuti tahunan, 1 sampai 2 hari untuk cuti haid, 3 bulan untuk cuti melahirkan, dan 3 hari untuk cuti menikah. Semua karyawan di PT Indotirta Jaya Abadi juga mendapatkan jaminan sosial tenaga kerja.

  Karyawan dapat menerima Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dapat disebabkan oleh prestasi kerja karyawan yang buruk. PHK dilakukan atas usulan kepala bagian yang bersangkutan setelah karyawan tersebut mendapatkan Surat Peringatan karena melakukan pelanggaran-pelanggaran kedisiplinan yang menyebabkan penurunan produksi dan pesanan dari masyarakat.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

I. Produksi

  1. Produski PT. Indotirta Jaya Abadi Produk utama dari PT. Indotirta Jaya Abadi adalah Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Air minum dalam kemasan (AMDK) “Aguaria” yang diproduksi oleh PT Indotirta Jaya Abadi terdiri dari tiga macam kemasan yaitu cup, botol, dan galon. Air minum yang dikemas menggunakan botol terdiri dari tiga macam ukuran yaitu 330 ml, 600 ml, dan 1500 ml. Namun selain AMDK, PT. Indotirta Jaya Abadi memproduksi Indoteh Crown, dan juga galon.

  2. Bahan Baku Utama Bahan baku utama adalah air murni. Sumber air yang digunakan untuk memproduksi Aguaria diperoleh dari sumber mata air terpilih yang berada di daerah Keji, Ungaran, Jawa Tengah yang bebas bakteri dan pencemaran.

  3. Bahan Penolong Untuk membunuh mikroorganisme yang berasal dari sumber air maka digunakan klorin sebanyak 8 ppm.

4. Proses Produksi

  Mengambil air yang berasal dari sumber mata air pilihan. Lalu menampungnya kedalam tangki yang telah tersedia, setelah itu campurkan klorin sebanyak 8 ppm. Pengecekan terhadap kadar klorin selalu dilakukan untuk melihat kadar klorin di bak penampungan sesuai dengan standar atau

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  tidak. Sampel air di bak penampungan diambil kemudian dianalisis kadar klorinnya. Air di bak penampungan kemudian dipompa menuju ruang water

  treatment . Pada proses water treatment Air bahan baku yang sudah

  dipindahkan ke dalam bak penampungan akan melalui proses water treatment untuk diolah menjadi produk setengah jadi.

  

Armada tangki

Bak penampungan Sumber air

  Ozon Tangki mixer Tangki sand filter Tangki carbon filter

  Cartridge filter 3 tahap Produk setengah jadi

  Tangki gravity UV Aquavine Filler

  Produk setengah jadi siap kemas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Langkah selanjutnya adalah pengisian air kedalam kemasan. PT. Indotirta Jaya Abadi memproduski air minum kedalam 3 kemasan yaitu cup, botol, dan galon.

  4.1. Pengemasan kedalam Cup PT Indotirta Jaya Abadi membeli cup yang diproduksi oleh perusahaan lain. Cup yang digunakan berbahan polipropilen (PP).

  Pertama-tama, cup kosong akan dimasukkan ke dalam mesin kemudian diisi dengan air yang keluar dari filler. Cup yang sudah berisi air kemudian akan melewati proses sealing dan pressing yang bertujuan untuk menutup kemasan dengan plastik lid.

  Cup yang berisi air dan tertutup rapat kemudian akan disinari lampu UV untuk membunuh mikroba agar menjadi lebih steril dan mengurangi residu ozon karena residu ozon yang diizinkan maksimal 0,1 ppm pada produk jadi. Cup yang sudah melewati sinar UV akan melalui proses

  coding dan kemudian akan dikemas dengan kemasan sekunder yaitu kardus.

  Filler Cup kosong Produk setengah jadi

  Sealing Pressing Cutting

  UV Box Aguaria cup

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PT Indotirta memproduksi sendiri botol yang digunakan untuk mengemas air. Botol dibuat dari resin plastik polietilen treptalat (PET) yang dilebur dan dibentuk menjadi preform botol menggunakan mesin

  Husky dan Sidel. Preform botol ini kemudian diberi tekanan yang tinggi

  agar menggembung menjadi botol yang besar. Hasil produksi mesin

  Sidel (botol kosong) diinkubasi selama ± 1 hari sebelum diisi air produk

  untuk menghilangkan bau plastik akibat pemanasan/moulding. Botol yang sudah diinkubasi selama 1 hari kemudian akan masuk ke ruang penataan botol untuk disortasi.

  Mesin Husky Preform botol

  Mesin Sidel Botol Penataan botol Sortasi botol

  Botol siap pakai

  Gambar IV.3 Proses Pembuatan Botol Aquaria

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Botol yang sudah dibilas kemudian akan diisi dengan air yang dikeluarkan oleh mesin filler kemudian ditutup dengan tutup botol dimana semua proses dilakukan otomatis menggunakan mesin. Botol yang berisi air kemudian diberi label dan direkatkan menggunakan panas sehingga tidak mudah lepas. Proses pengemasan Aguaria dalam kemasan botol dapat dilihat pada Gambar IV.4.

  

Air dari tanki

gravity

  Aguaria botol

UV Aquavine

Pemasangan handle (khusus 1500 ml)

  

Filler

Shrinking Botol siap pakai

Produk setengah jadi

  Pemberian handle (khusus 1500 ml) Capper Labelling

  UV Box Inspector lamp Capsealing

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4.3. Pengemasan kedalam Galon Proses produksi air minum galon berbeda dengan produksi air minum dalam kemasan cup atau botol. Kemasan galon terbuat dari polikarbonat (PC) yang bersifat lebih kaku dan kuat dibandingkan cup yang terbuat dari polipropilen (PP) atau botol yang terbuat dari polietilen treptalat (PET).

  Kelebihan kemasan galon dibandingkan kedua kemasan lain adalah kemasan galon dapat digunakan dan diisi berkali-kali sehingga proses pencucian sebelum pengisian merupakan proses yang penting dan kritis. Galon kosong yang diterima dari pasar harus disortasi lebih dahulu. Galon yang memenuhi standar adalah galon yang tidak rusak, tidak pecah, tidak berbau, tidak berlumut, tidak berkerak atau bukan galon merek lain. Jika galon tersebut memenuhi standar maka galon tersebut akan langsung dicuci secara manual dan disikat. Jika galon tersebut tidak sesuai standar maka akan ada perlakuan/treatment khusus misalnya galon yang berlumut diberi HCl 3% untuk membunuh lumut dan dibilas dulu sebelum dicuci. Galon yang sudah dicuci dan disikat kemudian dibilas dengan tiga tahap. Tahap pertama galon dibilas dengan polycarbonate (PC) yaitu bahan kimia berbasis alkali/basa yang berguna untuk regenerasi lapisan dalam galon. Tahap kedua galon dibilas dengan bahan sanitizer yang mengandung peroxyacetic (oxy) yang berfungsi sebagai sterilan. Tahap ketiga galon dibilas menggunakan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  air pembilas yang mengandung ozon untuk menghilangkan residu-residu PC dan oxy. Proses pencucian galon dapat dilihat pada Gambar IV.5.

  Galon kosong retur Galon kosong Sortasi

  Treatment tidak standar Galon kosong standar Cuci dan sikat

  Bilas dengan PC Bilas dengan Oxy Bilas dengan air pembilas Galon kosong siap pakai

  Gambar IV.5 Proses Pencucian Galon

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Galon yang sudah dicuci kemudian diisi air dari filler. Galon yang sudah berisi air selanjutnya akan melalui proses capping (pemasangan tutup galon),

  sealing , coding, dan packing. Produksi air minum dalam kemasan galon masih

  bersifat manual dimana kebanyakan proses masih dilakukan oleh tenaga manusia kecuali untuk pencucian tiga tahap dan filling mengunakan mesin.

  Air dari tangki gravity Filler

  Galon kosong Produk siap pakai setengah jadi

  Capping Sealing Coding Packing

  Aguaria galon

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  J. Pemasaran

  Produk Air Minum Dalam Kemasan “Aguaria” dipasarkan sesuai permintaan pasar di Jawa Tengah meliputi daerah Semarang, Demak, Kudus, Jepara, Pati, Kendal, Grobogan, Solo, serta daerah di luar Jawa Tengah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Lampung, Makasar, Kendari, Bau-bau, Papua, Ketapang, dan Kalimantan. Produk Aguaria juga sudah menembus pasar ekspor di Singapura dan Vietnam sejak tahun 1992 namun hanya bertahan sampai tahun 2003 kemudian produk Aguaria hanya dipasarkan di dalam negeri saja. Mekanisme pemasaran produk PT Indotirta Jaya Abadi ditangani oleh distributor tunggal yaitu PT Jauwhannes Trading Company (PT J-Traco) yang berada di Semarang. Jalur distribusinya didukung oleh lebih dari 60 cabang tersebar di seluruh Indonesia. Jalur distribusinya dapat dilihat pada Gambar IV.7

  Distributor tunggal Perwakilan Agen

  Star outlet Grosir

  Retail

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Penjelasan Penelitian Sebelum melakukan penelitian, penulis membuat draft kuesioner sesuai dengan indikator-indikator yang telah ada pada bahasan landasan teori. Kuesioner berisi daftar pertanyaan ini terdiri dari 2 bagian yaitu bagian a daftar

  pertanyaan mengenai identitas respoden dan bagian b daftar pertanyaan mengenai kinerja karyawan, jadi berisi pertanyaan tentang kinerja karyawan berdasarkan indikator yang telah ada. Penulis akhirnya dapat menyusun 20 pertanyaan untuk mengukur kinerja yang disesuaikan dengan indikator.

  Setelah pembuatan kuesioner telah selesai, selanjutnya penulis melakukan ijin penelitian kepada pihak manajer HRD PT. Indotirta Jaya Abadi pada tanggal

  31 Januari 2011. Lalu seminggu kemudian penulis menghubungi manajer HRD Aquaria, dan mendapatkan balasan bisa melakukan ijin penelitian, namun sampel yang dikehendaki tidak mencapai target 124 orang, dengan alasan kesibukan karyawan bagian produksi. Pada akhirnya penulis hanya menyebarkan 30 kuesioner, karena keterbatasan waktu yang dimiliki oleh karyawan bagian produski, dan terbatasnya waktu penelitian di perusahaan.

  Pada tanggal 9 maret 2011 penulis pergi ke Semarang untuk mengantarkan kuesioner ke PT. Indotirta Jaya Abadi. Lalu kuesioner itu disebarkan oleh pihak

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  HRD PT. Indotirta Jaya Abadi kepada karyawan bagian produksi. Selama 3 minggu penulis menunggu kuesioner itu disebarkan hingga 31 maret 2011. Pada tanggal tersebut, penulis menghubungi pihak HRD, namun baru terkumpul 15 kuesioner dengan alasan kesibukan karyawan bagian produksi. Pada tanggal 7 april 2011 peneliti pergi ke semarang lagi untuk melakukan wawancara dengan mbak Upik selaku sekretaris manajer HRD PT. Indotirta Jaya Abadi, dan sekaligus mengambil 20 kuesioner yang telah terkumpul.

  Setelah itu peneliti menguji 20 kuesioner yang telah terkumpul. Langkah pertama pengujian dilakukan dengan uji validitas dan reliablitas. Dari 20 kuesioner yang diuji terdapat 2 item petanyaan yang tidak valid yaitu item 14 dan 15. Hasil untuk reliabilitas menunjukan angka 0,845 yang artinya realiabel.

  Seminggu kemudian peneliti pergi ke semarang lagi untuk mengambil 10 kuesioner yang tersisa, dan diuji kembali utuk validitas dan reliabilitas, dan didapatkan item ditemukan 2 item yang tidak valid yaitu item 14 dan item 15, ini sama dengan waktu menguji 20 kuesioner.

  Setelah dilakukan uji validitas dan reliabilitas, langkah selanjutnya adalah uji normalitas dan homogenitas. Untuk uji normalitas dinyatakan normal karena nilai asymp sig lebih dari 0,05. Untuk uji homogenitas pada tingkat pendidikan tidak homogen, sedangkan pada pengalaman kerja itu homogen, maka untuk menguji perbedaan kinerja berdasarkan tingkat pendidikan menggunakan uji

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kruskal wallis, sedangkan untuk menguji perbedaan kinerja berdasarkan pengalaman kerja menggunakan one way anova.

B. Profil Respoden

  Analisis deskriptif dalam penelitian ini ditujukan untuk mengambarkan atau mendeskripsikan krakteristik respoden, meliputi jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan pengalaman kerja.

  Pada awal penelitian ini melibatkan 124 respoden, namun karena kesibukan para karyawan bagian produksi dan terbatasnya waktu penelitian diperusahaan maka hanya 30 respoden yang dapat menjawab pertanyaan penelitian.

  1. Jenis Kelamin Tabel V.1 Karakteristik Respoden Berdasarkan Jenis Kelamin

No Jenis Kelamin Frequency Percent

  1 Laki-laki

  13

  43.3

  2 Perempuan

  17

  56.7 Total 30 100

   Sumber: Data Primer 2011

  Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa dari 30 respoden ada 13 karyawan yang berjenis kelamin laki-laki dan 17 karyawan berjenis kelamin perempuan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Tingkat Pendidikan Tabel V.2 Karakteristik Respoden Berdasarkan Tingkat Pendidikan

No Tingkat Frequency Percent

Pendidikan

  1 SD

  10

  33.3

  2 SLTP

  13

  43.3

  3 SMU

  4

  13.3

  4 Penguruan Tinggi

  3

  10 Total 30 100

   Sumber: Data Primer 2011

  Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa dari 30 respoden ada 10 respoden yang tingkat pendidikannya SD, ada 13 Respoden yang tingkat pendidikannya SMP, ada 4 respoden yang tingkat pendidikannya SMU, dan 3 respoden yang tingkat pendidikannya penguruan tinggi.

  3. Pengalaman Kerja Tabel V.3 Karakteristik Respoden Berdasarkan Pengalaman Kerja No Pengalaman Kerja Frequency Percent

  1 0 – 5 tahun

  11

  36.7 2 5,1 – 10 tahun

  13

  43.3 3 > 10 tahun

  6

  20 Total 30 100

   Sumber: Data Primer 2011

  Berdasarkan tabel V.3 dapat diketahui bahwa dari 30 respoden ada 11 respoden yang pengalaman kerja diperusahaan itu sebentar (0-5 tahun), ada 13 respoden yang pengalaman kerja diperusahaan itu cukup (5,1 – 10 tahun), dan 6 respoden yang pengalaman kerjanya lama ( lebih dari 10 tahun)

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

C. Pengujian Instrumen

  Berdasarkan kuesioner yang telah disebarkan kepada respoden, jawaban dari respoden itu direkapitulasi. Kemudian dari kuesioner tersebut dapat kita uji instrumennya. Pengujian instrumen dapat dilakukan dengan dua cara yaitu Uji Validitas dan Uji Reabilitas.

1. Hasil Uji Validitas

  Pengujian validitas dilakukan dengan pendekatan korelasi product

  moment antar masing – masing item pertanyaan yang mengukur suatu skala

  dengan skor total skala tesebut. Kriteria yang digunakan dalam pengujian validitas dalah bila nilai koefisien korelasi (r hitung ) suatu item lebih besar dari r tabel berarti item tesebut valid. Dengan N = 30 dan

  α = 0,05 (uji dua sisi) diperoleh nilai r tabel = 0,361.

  

Tabel V. 4

Hasil Uji Validitas

Butir Pertanyaan r hitung r tabel Keterangan

  Item 1 0,611 0,361 Valid Item 2 0,410 0,361 Valid Item 3 0,641 0,361 Valid Item 4 0,682 0,361 Valid Item 5 0,639 0,361 Valid Item 6 0,667 0,361 Valid Item 7 0,639 0,361 Valid Item 8 0,437 0,361 Valid Item 9 0,626 0,361 Valid

  Item 10 0,700 0,361 Valid Item 11 0,755 0,361 Valid

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Item 14 0,140 0,361 Tidak valid Item 15 0,057 0,361 Tidak valid Item 16 0,841 0,361 Valid Item 17 0,741 0,361 Valid Item 18 0,687 0,361 Valid Item 19 0,677 0,361 Valid Item 20 0,547 0,361 Valid

  Sumber: Data Primer 2011 Berdasarkan hasil uji validitas dapat diketahui bahwa dari 20 item pertanyaan, yang valid ada 18 item pertanyaan, yaitu item 1, item 2, item 3, item 4, item 5, item 6, item 7, item 8, item 9, item 10, item 11, item 12, item 13, item 16, item 17, item 18, item 19, dan terakhir item 20.

2. Hasil Uji Reliabilitas

  Pengujian reliabilitas dilakukan dengan teknik chonbarch’ s alpha pada taraf signifikan sebesar 0,05. Kriteria yang digunakan adalah konfisien

  chonbarch’s alpha harus diatas 0,60.

  Setelah menguji validitas telah selesai, kita lanjutkan dengan uji reliabilitas. Pada uji validitas terdapat 2 item petanyaan yang tidak valid yaitu item 14 dan item 15, maka kita hilangkan item 14 dan item 15. Setelah itu kita uji reliabilitas. Berdasarkan pengujian reliabilitas instrumen variabel diperoleh hasil sebagai berikut:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Tabel V.5

Hasil Uji Reliabilitas

Cronbanch’S N of Item Alpha 0,917 18

  Sumber: Data Primer 2011 Dari hasil analisis reliabilitas pada tabel V.5 diketahui bahwa hasil cronbarch’s alpha sebesar 0,910, dan itu hasilnya lebih besar dari 0,60 itu artinya reliabel

  Dengan demikian ada 18 item pertanyaan yang layak sebagai pertanyaan dalam kuesioner untuk mengukur kinerja karyawan, karena telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas yang direkomendasikan selanjutnya data yang diperoleh dari kuesioner dikompositkan dengan mencari nilai rata-ratanya untuk mewakili variabel penelitian.

D. Hasil Uji Statistik dan Pembahasan

1. Hasil Uji Statatistik

  Pengujian statistik dilakukan setelah melakukan analisis pengujian validitas, reliabilitas.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  a. Masalah pertama bagaimana Kinerja Karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi

  Tabel V.6 Rata-Rata Kinerja berdasarkan Tingkat Pendidikan Tingkat Pendidikan Rata-rata Keterangan SD 4.23 Kinerja Tinggi SLTP 4,33 Kinerja Tinggi SMA 4.29 Kinerja Tinggi Penguruan Tinggi 4,44 Kinerja Tinggi Total 4,30 Kinerja Tinggi Sumber: Data Primer 2011

  Berdasarkan tabel V.6 dapat disimpulkan bahwa tingkat kinerja karyawan terbesar ada pada tingkat pendidikan Penguruan tinggi yaitu 4,44, lalu kedua pada tingkat pendidikan SLTP yaitu sebesar 4.33, ketiga pada tingkat pendidikan SMA yaitu sebesar 4,29 , dan yang paling kecil adalah rata-rata kinerja SD yaitu sebesar 4,23. Dari hal ini dapat ditunjukkan bahwa kinerja untuk masing-masing tingkat pendidikan itu tinggi. Selain dari tingkat pendidikan, kita juga mencari rata-rata tingkat kinerja karyawan berdasarkan pengalaman kerja, dan hasilnya adalah sebagai berikut:

  Tabel V.7 Tabel Rata-Rata Kinerja Berdasarkan Pengalaman Kerja Pengalaman Kerja Rata-rata Keterangan 0 – 5 tahun 4,19 Kinerja Tinggi 5,1 – 10 tahun 4,27 Kinerja Tinggi > 10 tahun 4,60 Kinerja Tinggi Total 4,30 Kinerja Tinggi

  Sumber: Data Primer 2011

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Berdasarkan tabel V.7 tingkat kinerja karyawan terbesar adalah karyawan yang memiliki pengalaman kerja > 10 tahun yaitu sebesar 4,60.

  Kedua adalah karyawan dengan penglaman kerja 5,1 – 10 tahun yaitu sebesar 4,27. Yang paling rendah adalah karyawan dengan tingkat pengalaman 0 – 5 tahun sebesar 4,19. Dari data diatas dapat diketahui bahwa rata-rata kinerja karyawan untuk masing-masing pengalaman kerja adalah tinggi.

  Untuk mengukur secara keseluruhan tingkat kinerja karyawan bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi, maka peneliti mengelompokkan kedalam tiga tingkatan, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Tingkatan ini ditentukan berdasarkan rumus Sturges (Noegroho, 2007:42), sebagai berikut:

  K = 1 + 3,3 Log n

  Dimana: K= Jumlah Kelas N= Banyaknya Frekuensi 3,3= Bilangan Konstan Jumlah frekuensi pada penelitian ini atau nilai N= 5, maka dengan menggunakan rumus diatas diperoleh hasil perhitungan jumlah kelas sebagai

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  K= 1+ 3,3 Log 5 = 1+ 3,3 (0,6989) = 1+ 2,306 = 3,306= 3 kelas

  Oleh karena itu, peneliti menuliskan terdapat 3 tingkatan seperti yang peneliti tuliskan di atas. Untuk membuat interval kelas masing- masing tingkatan, peneliti juga menggunakan rumus Sturges (Noegroho, 2007: 43), sebagai berikut: Dimana:

  Range ci =

  K

  Ci =Interval Kelas

  Range =Selisih Data Terbesar dan Terkecil

  K =Banyaknya Kelas Penelitian ini nilai data terbesarnya adalah 5 sedangkan nilai data terkecil adalah 1, banyaknya kelas yaitu 3 kelas, maka berdasarkan rumus di atas diperoleh hasil perhitungan besarnya interval kelas sebagai berikut:

  Ci= 5-1/ 3 = 4/ 3 = 1,33

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Berdasarkan hasil perhitungan di atas, maka ditetapkan batas kelas masing- masing kelas sebagai berikut: Kinerja Rendah =1- 2,33 Kinerja Sedang =2,34- 3,67 Kinerja Tinggi =3,68- 5,00

  Berdasarkan tabel lampiran 2, diketahui nilai rata-rata tingkat kinerja karyawan sebesar 4,33. Angka ini menunjukkan bahwa tingkat kinerja karyawan menunjukkan kinerja yang tinggi.

b. Hasil Uji Normalitas

  Pada uji normalitas ini akan diketahui apakah data tersebut itu berdistribusi normal atau tidak. Ini dilakukan dengan cara mencari rata- rata kinerja untuk tiap respoden. Hal ini bisa dicari dengan cara total kinerja karyawan dibagi dengan jumlah item pertanyaan.

  Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan SPSS 12.00 for windows dengan mengunakan hasil analisis 1 samples K-S (Uji

  Kolmogorov Smirnov

  ). Kriteria data itu berdistribusi normal, bila nilai asymp sig > dari alpha (0,05). Berikut hasil uji normalitas untuk rata-rata kinerja karyawan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Tabel V.8

Uji Kolmogrov Smirnov

Rata-rata Kinerja

  N 30 Kolmogrov Smirnov 0,890

  Asymp. Sig (2-tailed) 0,406

   Sumber: Data Primer 2011

  Hasil tabel diatas menunjukkan asymp sig sebesar 0,406 dan itu lebih besar dari 0,05, dan artinya data itu berdistribusi normal.

  c. Uji Homogenitas Pengujian homogenitas dilukakan setelah pengujian normalitas.

  Pengujian homogenitas ini dimaksudkan untuk mempelihatkan bahwa tiga atau lebih data sampel dari populasi varians yang sama. Kriteria data itu bisa dikatakan homogen jika sig lebih besar dari 0,05. Pada kasus ini dilakukan untuk homogenitas rata-rata kinerja terhadap tingkat pendidikan yang terdiri dari 4 kelompok yaitu SD, SMP, SMA, Penguruan tinggi. Dan homogenitas rata-rata kinerja terhadap pengalaman kerja yang terdiri dari 3 kelompok yaitu (0 – 5 tahun ; 5,1 – 10 tahun; > 10 tahun)

  1) Uji Homogenitas Tingkat pendidikan

  Tabel V.9 Uji Homogenitas untuk Tingkat Pendidikan

  Levene Statistic 3.133 Sig 0,043

  Sumber: Data Primer 2011

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa nilai sig 0,043, dan ini nilai sig ini lebih kecil dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data ini tidak homogen. 2) Uji Homogenitas Pengalaman kerja

  Tabel V.10 Tabel Uji Homogenitas untuk Pengalaman Kerja

  Levene Statistic 0,987 Sig 0,389

  Sumber: Data Primer 2011 Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa nilai sig 0,389, dan nilai sig ini lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data ini homogen.

  d. Hasil Uji Kruskal Wallis Pada uji normalitas data dikatakan normal, dan pada uji homogenitas data dikatakan tidak homogen, maka pada kasus ini dipakai uji non para metric yaitu dengan memakai uji Kruskal Wallis. Kriterianya adalah jika asym sig > 0,05 maka H0 diterima.

  Tabel V.11 Uji Kruskal Wallis

  Rata – rata Chi Square 3,994

  Df 3 Asymp Sig 0,262

  Sumber: Data Primer 2011 1) H0 :Semua K Populasi adalah Identik

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2) Kriteria : H0 diterima jika nilai sig > alfa H0 ditolak jika nilia sig

  ≤ alfa

  Tingkat signifikansi α = 0,05

  3) Hasil: asymp sig 0,262 > α (0,05), sehingga H0 diterima atau menolak Ha. Hal ini berarti semua K Populasi adalah indentik

  (Sama). Jadi dapat disimpulkan rata-rata kinerja karyawan dengan tingkat pendidikan SD, SMP, SMA, Dan Peguruan Tinggi tidak ada perbedaan.

  e. hasil uji One Way Anova Pada uji normalitas data dikatakan normal, dan pada uji homogenitas data dikatakan homogen, maka pada kasus ini dipakai uji parametric yaitu dengan memakai uji Anova. Dipilih anova karena jumlah sampel lebih dari 2 yaitu tingkat pengalaman 0 – 5 tahun, 5,1 – 10 tahun, >10 tahun.

  

Tabel V.12

Tabel Anova untuk Kinerja Karyawan berdasarkan Pengalaman Kerja

  Sum of Square

  Df Mean Square

  F Sig Between

  Group .666 2 .333

  2,205 .130 Whitin Group 4.079 27 .151

  Total 4.745 29 Sumber: Data Primer 2011

  1) H0: Tidak terjadi perbedaan kinerja karyawan berdasarkan pengalaman

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Ha: Terjadi perbedaan kinerja karyawan berdasarkan pengalaman kerja 2) Kriteria: H0 diterima jika hasil f hitung

  ≤ f tabel atau nilai sig > α H0 di tolak jika hasil f hitung > f tabel atau nilai sig

  ≤ α 3) Hasil F hitung sebesar 2,205 sedangkan f tabel 3,3541 ini menunjukkan Kalau f hitung < f tabel maka H0 diterima. Sedangkan jika dilihat dari nilai sig sebesar 0,164 > 0,05 maka H0 diterima. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata kinerja karyawan berdasarkan pengalaman kerja. Ini berarti karyawan yang pengalaman kerjanya 0 – 5 tahun; 5,1 – 10 tahun; > 10 tahun adalah tidak berbeda.

2. Pembahasan

  Hasil penelitian pada permasalahan yang pertama yang menyangkut bagaimana kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi menunjukkan bahwa kinerja karyawan tinggi, hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata kinerja karyawan secara umum sebesar 4,33. Nilai ini menunjukkan bahwa karyawan bagian produksi telah menghasilkan barang yang bermutu bagus, lalu menghasilkan barang yang sesuai dengan standar perusahaan. Selain itu dalam penyeleseian pekerjaan, karyawan telah dapat menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya, serta hadir diperusahaan sebelum jam operasional dimulai.

  Masalah kedua adalah berdasarkan tingkat pendidikan karyawan bagian produksi PT. Indotirta Jaya Abadi tidak terjadi perbedaan kinerja. Hal ini dapat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  dilihat dari hasil perhitungan sebelumnya. Dari hasil uji kruskal wallis pada V.12, diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan kinerja karyawan yang tingkat pendidikan SD, SLTP, SMA, Penguruan tinggi. Tidak adanya perbedaan ini mungkin disebabkan tingkat pendidikan tidak terlalu memberi pengaruh terhadap kinerja karyawan bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi. Ini artinya dalam menjalankan pekerjaan proses produksi AMDK tidak dibutuhkan tingkat pendidikan yang tinggi. Orang yang tingkat pendidikan rendah (SD) akan memiliki hasil kinerja yang hampir sama dengan orang yang tingkat pendidikan tinggi (penguruan tinggi), asalkan dia memenuhi prosedur kerja yang telah ditetapkan oleh perusahaan, lalu bekerja secara tekun dan terampil. Dengan kata lain, pendidikan yang tinggi tidak menjamin akan menghasilkan kinerja yang tinggi daripada orang yang tingkat pendidikannya rendah, karena kualifikasi pekerjaan dalam proses produksi AMDK tidak membutuhkan tingkat pendidikan yang tinggi. Masalah ketiga adalah berdasarkan pengalaman kerja karyawan bagian produksi PT. Indotirta Jaya abadi tidak terjadi perbedaan kinerja karyawan. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan sebelumnya. Dari hasil perhitungan pada tabel V.13, diketahui bahwa tidak terjadi perbedaan kinerja karyawan yang pengalaman kerjanya 0 – 5 tahun, 5,1 – 10 tahun, > 10 tahun. Tidak adanya perbedaan mungkin disebabkan dalam melakukan kegiatan produksi tidak dibutuhkan pengalaman kerja yang > 10 tahun. Orang yang baru bekerja bisa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  dapat menghasilkan kinerja yang tinggi asalkan dia telah mengerti dan mempelajari tentang bagaimana proses produksi AMDK. Peengalaman dalam proses produksi AMDK telah berada dalam puncak, dan tidak dapat menambah

  

skill , yang disini artinya kinerja karyawan telah berada di puncak. Jadi sekeras

  apapun usaha karyawan untuk meningkatkan kinerjanya, tetap kinerjanya tidak dapat meningkat karena telah berada di puncak. Dengan kata lain pengalaman kerja yang lebih dari > 10 tahun tidak menjamin bahwa dia akan memiliki kinerja yang tinggi, daripada yang pengalaman kerjanya 0 – 5 tahun dan 5,1 – 10 tahun.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB VI KESIMPULAN, SARAN, DAN KETERBATASAN PENELITIAN A. Kesimpulan Berdasarkan analisis dan pembahasan hasil analisis data penelitian tentang Kinerja karyawan PT. Indotirta Jaya Abadi berdasarkan Tingkat Pendidikan dan Pengalaman kerja dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

  1. Kinerja Karyawan bagian produksi bagian AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi secara umum tinggi ini dapat dilihat dari rata-rata kinerja sebesar 4,33. Itu artinya karyawan telah menghasilkan barang yang bermutu bagus dan sesuai dengan standar perusahaan. Lalu karyawan dapat menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya, dan hadir ditempat kerja sebelum jam operasional dimulai.

  2. Berdasarkan tingkat pendidikan tidak terjadi perbedaan kinerja karyawan bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji kruskal wallis dimana hasil asymp sig sebesar 0,262 dimana itu lebih besar dari 0,05 maka H0 diterima yang artinya semua K populasi itu indentik.

  Jadi dalam proses produksi AMDK tidak diperlukan tingkat pendidikan, jadi dapat dipastikan karyawan yang tingkat pendidikannya tinggi maupun rendah dapat memiliki kinerja yang tinggi, asalkan karyawan tahu bagaimana

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  prosedur kerja dalam proses produksi AMDK, lalu bekerja secara tekun dan terampil maka dapat dipastikan karyawan memiliki kinerja yang tinggi.

  3. Berdasarkan pengalaman kerja tidak ada perbedaan kinerja karyawan bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi. Hal ini dapat ditunjukkan melalui perhitungan uji one way anova dimana hasil f hitung sebesar 2,205 < f tabel 3, 35 maka HO diterima yang artinya tidak terjadi perbedaan kinerja karyawan bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi. Jadi dalam proses produksi AMDK tidak diperlukan pengalaman kerja diperusahaan yang > 10 tahun. Karyawan yang bekerja 0 – 5 tahun di bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi bisa memiliki kinerja yang tinggi asalkan dia mau belajar dengan tekun tentang proses produksi AMDK dan dia mengerti bagaimana proses produksi AMDK.

B. Saran

  Berdasarkan kesimpulan diatas, maka ada beberapa hal yang perlu disarankan 1. pihak PT. Indotirta Jaya Abadi a.

  Dari hasil kinerja karyawan bagian produksi PT. Indotirta Jaya Abadi secara umum, didapatkan bahwa kinerja karyawan itu tinggi. Sebaiknya perusahaan tetap menjaga kesejahteraan dan kesehatan para karyawan agar kinerja karyawan tetap tinggi. Terus secara berkala memberikan asuransi kesehatan bagi para karyawan, lalu terus mengupayakan jam istirahat yang cukup bagi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  karyawan meski pada saat kejar target, sehingga kinerja karyawan tetap terjaga. Jangan sampai karena kejar target produksi jam istirahat karyawan dikurangi, karena hal ini dapat menurunkan kinerja karyawan. Begitupun pihak karyawan harus tetap mempertahankan kinerja karyawan yang tinggi ini, dengan cara karyawan tetap mengunakan jam istirahat dengan sebaik- baiknya. Jangan sampai jam istirahat digunakan untuk hal yang tidak berguna.

  b. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi perbedaan kinerja berdasarkan tingkat pendidikan. Dari hasil ini dapat disarankan sebaiknya perusahaan dalam merekrut calon karyawan bagian produksi AMDK cukup mensyaratkan tingkat pendidikan SD karena dalam proses produksi AMDK tidak diperlukan tingkat pendidikan yang tinggi. Namun jika calon karyawan yang tingkat pendidikan lebih tinggi dari SD (misal SMA atau Penguruan tinggi) perusahaan dapat menariknya, asalkan calon karyawan mau dibayar rata dengan yang tingkat pendidikan SD. Langkah ini diambil dengan maksud ketika terjadi kekosongan jabatan karyawan, karyawan yang yang tingkat pendidikannya tinggi ini bisa dialihkan ke pekerjaan yang mengalami kekosongan jabatan, sehingga hal ini dapat mengantisipasi kevakuman dan menghemat biaya rekrument.

  c. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi perbedaan kinerja karyawan berdasarkan pengalaman kerja. Dari hasil ini dapat disarankan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  dalam mempertahankan karyawan bagian produksi AMDK tidak terpaku pada pengalaman kerja yang > 10 tahun, karena dalam proses produksi AMDK tidak diperlukan pengalaman kerja yang > 10 tahun. Ada waktu kinerja berada dititik puncak, jadi sekeras apapun seseorang meningkatkan kinerjanya, kinerjanya tidak akan meningkat karena telah berada dititik puncak. Namun tetap diutamakan mempertahankan karyawan yang telah bekerja lebih dari > 10 tahun, dan memiliki kinerja yang tinggi. Ada juga orang yang telah bekerja selama > 10 tahun, namun kinerja malah menurun karena dia merasa bosan. Langkah ini diambil dengan maksud ketika terjadi penumpukan pekerjaan, karyawan yang telah berpengalaman > 10 tahun, dan masih memiliki kinerja yang tinggi dapat membantu penyelesaian pekerjaan, daripada karyawan yang > 10 tahun bekerja, namun kinerjanya menurun karena bosan. Selain itu karyawan yang telah bekerja > 10 tahun pastilah dia telah belajar banyak mengenai prosedur kerja dibagian lain(misal bagian produksi Indoteh, Galon), sehingga dia bisa mengisi kekosongan atau kekurangan tenaga kerja bagian lain, sehingga dapat menghemat biaya rekrument karyawan.

  b. Bagi Peneliti Selanjutnya Sebaiknya dalam mengambil indikator untuk pengalaman kerja rentangan waktunya jangan panjang. Hal ini dikarenakan pengalaman kerja yang dibutuhkan untuk bagian produksi AMDK PT. Indotirta Jaya Abadi tidak butuh

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  waktu yang lama. Jadi sebaiknya bagi peneliti selanjutnya, mengambil indikator pengalaman kerja dalam waktu singkat.

C. Keterbatasan

  Penulis sudah berusaha sebaik dan semaksimal mungkin, namun penulis menyadari akan keterbatasan penulis dalam hal penelitian yaitu:

  1. Hasil dari penelitian belum sempurna, karena keterbatasan penelitian dalam hal waktu dan pengetahuan. Disamping itu penulis belum mempunyai pengalaman dalam hal menulis karya ilmiah.

  2. Dalam penelitian tidak dapat memastikan kebenaran data yang diisi oleh respoden

  3. Terbatasnya waktu penelitian, sehingga jumlah sampel tidak memenuhi target yang ingin diambil. PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR PUSTAKA

  Filipo, Edwin B. 1996. Manajemen Personalia. Jakarta : Erlangga Handoko, Hani.1998. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta : BPFE UGM Harnoto, Bambang. 2007. Handout Statistika Bisnis Pengambilan Keputusan.

  Yogyakarta: FE USD Heidjrachman , R.1983. Manajemen Personalia, Edisi Revisi. Yogyakarta: BPFE UGM Letster, L Bittel dan Newstrom John W. 1994. Pedoman Bagi Penyelia, seri

   Manajemen . Jakarta: PT. Bina Pustaka Presindo

  Mathis, Robert L dan John Hackson. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia Jakarta: Penerbit Salemba

  Mangkuprawira, Sjafri dan Aida Vitalaya Hubbies. 2007. Manajemen Mutu Sumber

  Daya Manusia . Bogor: Ghalia Indonesia

  Siagian, SP. 1984. Pengembangan Sumber Daya Insani. Jakarta: Gunung Agung Simanjutak, Payaman (1998), Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia edisi 2.

  Jakarta: PT BP LF Sofyandi, Herman. 2008. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakata : Graha Ilmu Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta Stoner, James F. 1996. Manajemen Jilid I. Jakarta: Erlangga.

  Swasta, Basu. 1997. Pengantar Ekonomi Modern Edisi 3. Yogyakarta: Liberty Umar Tirtarahardja dan La Sulo.(1994).Pengantar Pendidikan.Jakarta :Depdikbud Usman, Husaini dan Purnomo Setiady Akbar. 2006. Jakarta: Bumi Aksara ……… http://www.zonependidikan.co.cc diakses pada tanggal 9 November 2010

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  …… http://ariyoso.wordpress.com/2009/11/07/uji-kruskal-wallis diakses pada tanggal 14 November 2010 ……… http://file.upi.edu/DirektoriPengertian Variabel Penelitian.pdf diakses pada tanggal 15 November 2010

  ……… http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan diakses pada tanggal 15 November 2010

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Lampiran 1

Kuesioner

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  (KUESIONER PENELITIAN) Berilah tanda silang (X) pada pernyataan berikut sesuai dengan keadaan yang sebenarnya Keterangan: SS : Sangat Sering S : Sering K : Kadang JS : Jarang Sekali TP : Tidak Pernah

A. Idenstitas Respoden

  1. Nama

  2. Umur

  3. Jenis Kelamin

  4. Daerah Asal

  5. Tingkat Pendidikan

  a. Lulus SD

  c. Lulus SMU b.

  d. Lulus Penguruan Tinggi Lulus SLTP

  7. Lama berkerja diperusahaan ini :

  a. 0- 5 tahun

  b. 5,1 – 10 tahun c.lebih dari 10tahun

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

B. Kinerja Karyawan

  

NO URAIAN SS S K JS TP

  1 Saya menghasilkan barang yang bermutu bagus

  2 Saya menghasilkan barang yang sesuai dengan standar perusahaan

  3 Saya menghasilkan barang yang berkualitas tinggi daripada teman saya

  4 Saya menghasilkan barang yang lebih banyak daripada teman saya

  5 Saya menyelesaikan pekerjaan saya dengan tepat waktu

  6 Saya mengenali masalah-masalah yang dapat menghambat pekerjaan saya

  7 Saya mengevaluasi diri saya terhadap pekerjaan

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

NO URAIAN SS S K JS TP

  8 Saya aktif memberikan saran untuk kemajuan perusahaan

  9 Saya mengambil tindakan korektif atas kesalahan saya dalam pekerjaan

  10 Saya bekerja dengan tekun meskipun tidak diawasi

  11 Saya bekerja secara profesional terhadap semua jenis pekerjaan

  12 Saya dapat bekerjasama dengan baik dengan rekan sekerja saya

  13 Saya bersikap baik terhadap teman sekerja saya

  14 Saya selalu menaati peraturan perusahaan

  15 Saya bersikap acuh tak acuh dengan lingkungan dimana saya bekerja

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

NO URAIAN SS S K JS TP

  16 Saya menjaga kebersihan tempat kerja saya

  17 Saya menjaga baik fasilitas ditempat kerja saya

  18 Saya hadir ditempat kerja sebelum jam operasional bekerja

  19 Saya menggunakan jam kerja saya dengan sebaik-baiknya

  20 Saya menggunakan waktu Istirahat dengan sebaik-baiknya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Lampiran 2

Hasil Olah Data PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • rata

  5

  4

  4

  4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 2

  78 4,33 Tinggi Rusmini SLTP 5,1 – 10 thn 5

  4

  5

  4

  4

  4

  5 4 5 4 4 4 5 5 4 4 5 4

  79 4,39 Tinggi Willy SLTP > 10 thn

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5

  90 5 Tinggi Rahayu SLTP > 10 thn

  5

  4

  5

  4

  4

  5

  4 5 4 4 5 4 4 5 4 4 4 4

  78 4,33 Tinggi Sutiyati SLTP > 10 thn

  5

  5

  5

  5 5 4 4 4 5 5 5 4 4 4 5

  3

  3

  3

  3

  3

  3 3 3 4 3 4 4 3 3 3 3 3

  57 3,17 Sedang Andi SLTP 5,1 – 10 thn 5

  4

  4

  5

  4

  5

  81 4,5 Tinggi Yuliani SLTP 5,1 – 10 thn 5

  84 4,67 Tinggi Ngatini SLTP 5,1 – 10 thn 5

  5

  5

  5

  4

  4

  4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4

  86 4,78 Tinggi Indah SLTP 5,1 – 10 thn 5

  5

  4

  4

  5

  4

  5 5 4 5 5 5 4 5 5 4 5 5

  5

  5

  3 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4

  4

  5

  4 4 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5

  86 4,78 Tinggi Luki PT 0 – 5 thn

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5

  90 5 Tinggi Widya PT 5,1 – 10 thn 5

  5

  4

  4

  4

  5

  5 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3

  67 3,72 Tinggi Rini PT > 10 thn

  5

  5

  4

  5

  4

  5

  4 4 4 5 5 5 4 5 4 5 5 5

  83 4,61 Tinggi

  Total 130 Tinggi Rata-rata

  5

  5

  5

  4

  5

  4

  4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4

  78 4,33 Tinggi Andre SMU 0 – 5 thn

  4

  5

  4

  4

  5

  5

  4 4 3 5 5 4 5 5 4 5 5 5

  81 4,5 Tinggi Sulis SMU 5,1 – 10 thn 4

  4

  5

  4

  4

  4

  4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

  72 4 Tinggi Anton SMU 5,1 – 10 thn 5

  5

  4

  4

  4

  3

  3 3 3 4 4 3 4 4 3 5 5 4

  70 3,89 Tinggi Nugroho SMU > 10 thn

  5

  72 4 Tinggi Dwi SLTP 5,1 – 10 thn 3

  3

  Tabel Rata-Rata Kinerja Untuk Seluruh Respoden

  4

  4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 2

  72 4 Tinggi Sekar SD 0 – 5 thn

  5

  5

  4

  4

  4

  3

  4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 5 4

  73 4,06 Tinggi Irvan SD 0 – 5 thn

  5

  5

  4

  5

  4

  3

  3 5 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4

  70 3,89 Tinggi Priliana SD 0 – 5 thn

  5

  5

  3

  4

  4

  4

  4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

  73 4,06 Tinggi Joko SD 5,1 – 10 thn 5

  4

  4

  5

  5

  16

  Nama Pendidik an Pengalaman Butir Pertanyaan Total Rata

  Ketera ngan 1 2 3

  4

  5

  6

  7

  8

  9

  10

  11

  12

  13

  17

  5

  18

  19

  20 Novita SD 0 – 5 thn

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  3 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4

  68 3,78 Tinggi Sri SD 0 – 5 thn

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  4

  4

  4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 2

  78 4,33 Tinggi Vega SLTP 0 – 5 thn

  5

  5

  5

  5

  4

  4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 5 5

  81 4,5 Tinggi Ratna SLTP 0 – 5 thn

  80 4,44 Tinggi Janto SLTP 0 – 5 thn

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

  72 4 Tinggi Darmo SLTP 0 – 5 thn

  4

  4

  4

  4

  5

  5 4 5 5 5 4 4 5 4 4 4 5

  5

  4

  5 4 4 5 4 4 5 5 4 4 4 5

  80 4,44 Tinggi Wiwit SD 5,1 – 10 thn 5

  5

  4

  5

  5

  4

  5 5 4 4 4 5 5 5 5 4 5 5

  84 4,67 Tinggi Moro SD 5,1 – 10 thn 5

  4

  4

  5

  5

  4 5 4 4 5 5 4 5 4 4 5 4

  5

  80 4,44 Tinggi Andi SD 5,1 – 10 thn 5

  4

  5

  5

  5

  4

  4 3 5 5 4 4 5 4 5 4 5 5

  81 4,5 Tinggi Suparto SD > 10 thn

  5

  4

  5

  4

  4

  4,33 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Hasil Uji Reliabilitas Case Processing Summary N % Cases Valid

  30 100.0 Excluded .0 (a)

  Total 30 100.0 a Listwise deletion based on all variables in the procedure.

   Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

  .917

  18

  3. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Rata2 N

  30 Mean 4.3037 Normal Parameters(a,b) Std. Deviation

  .40451 Most Extreme Absolute .163 Differences

  Positive .097 Negative

  • .163 Kolmogorov-Smirnov Z .890 Asymp. Sig. (2-tailed) .406 a Test distribution is Normal. b Calculated from data.

  4. Hasil Uji Homogenitas

a. Tingkat Pendidikan Test of Homogeneity of Variances

  Rata-rata Kinerja Levene Statistic df1 df2 Sig.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

b. Pengalaman Kerja Test of Homogeneity of Variances

  Rata2 Levene Statistic df1 df2 Sig.

  .977

  2 27 .389

5. Hasil Uji Kruskal Wallis Test Statistics(a,b)

  Rata-rata Kinerja Chi-Square 3.994 df

3 Asymp. Sig.

  .262 a Kruskal Wallis Test b Grouping Variable: Tingkat Pendidikan

6. Hasil One Way Anova ANOVA

  Rata2 Sum of Squares df Mean Square F Sig. Between Groups .666

  2 .333 2.205 .130 Within Groups 4.079 27 .151 Total 4.745

  29

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Lampiran 3

Tabel R, Tabel F

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tabel r Product Moment Pada Sig.0,05 (Two Tail) N r N r N r N r N r N r 1 0.997 41 0.301 81 0.216 121 0.177 161 0.154 201 0.138

  2 0.95 42 0.297 82 0.215 122 0.176 162 0.153 202 0.137 3 0.878 43 0.294 83 0.213 123 0.176 163 0.153 203 0.137 4 0.811 44 0.291 84 0.212 124 0.175 164 0.152 204 0.137 5 0.754 45 0.288 85 0.211 125 0.174 165 0.152 205 0.136 6 0.707 46 0.285 86 0.21 126 0.174 166 0.151 206 0.136 7 0.666 47 0.282 87 0.208 127 0.173 167 0.151 207 0.136 8 0.632 48 0.279 88 0.207 128 0.172 168 0.151 208 0.135 9 0.602 49 0.276 89 0.206 129 0.172 169 0.15 209 0.135

  10 0.576 50 0.273 90 0.205 130 0.171 170 0.15 210 0.135 11 0.553 51 0.271 91 0.204 131 0.17 171 0.149 211 0.134 12 0.532 52 0.268 92 0.203 132 0.17 172 0.149 212 0.134 13 0.514 53 0.266 93 0.202 133 0.169 173 0.148 213 0.134

  14 0.497 54 0.263 94 0.201 134 0.168 174 0.148 214 0.134 15 0.482 55 0.261 95 0.2 135 0.168 175 0.148 215 0.133 16 0.468 56 0.259 96 0.199 136 0.167 176 0.147 216 0.133

  17 0.456 57 0.256 97 0.198 137 0.167 177 0.147 217 0.133 18 0.444 58 0.254 98 0.197 138 0.166 178 0.146 218 0.132 19 0.433 59 0.252 99 0.196 139 0.165 179 0.146 219 0.132 20 0.423 60 0.25 100 0.195 140 0.165 180 0.146 220 0.132 21 0.413 61 0.248 101 0.194 141 0.164 181 0.145 221 0.131 22 0.404 62 0.246 102 0.193 142 0.164 182 0.145 222 0.131 23 0.396 63 0.244 103 0.192 143 0.163 183 0.144 223 0.131 24 0.388 64 0.242 104 0.191 144 0.163 184 0.144 224 0.131 25 0.381 65 0.24 105 0.19 145 0.162 185 0.144 225 0.13 26 0.374 66 0.239 106 0.189 146 0.161 186 0.143 226 0.13 27 0.367 67 0.237 107 0.188 147 0.161 187 0.143 227 0.13 28 0.361 68 0.235 108 0.187 148

  0.16 188 0.142 228 0.129 29 0.355 69 0.234 109 0.187 149 0.16 189 0.142 229 0.129 30 0.349 70 0.232 110 0.186 150 0.159 190 0.142 230 0.129

  31 0.344 71 0.23 111 0.185 151 0.159 191 0.141 231 0.129 32 0.339 72 0.229 112 0.184 152 0.158 192 0.141 232 0.128 33 0.334 73 0.227 113 0.183 153 0.158 193 0.141 233 0.128 34 0.329 74 0.226 114 0.182 154 0.157 194 0.14 234 0.128 35 0.325 75 0.224 115 0.182 155 0.157 195 0.14 235 0.127 36 0.32 76 0.223 116 0.181 156 0.156 196 0.139 236 0.127 37 0.316 77 0.221 117 0.18 157 0.156 197 0.139 237 0.127 38 0.312 78 0.22 118 0.179 158 0.155 198 0.139 238 0.127

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Lampiran 4

Struktur Organisasi PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Lampiran 5

Surat Keterangan Penelitian

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Curricullum Vitae

  1. Nama Marginingsih Teguh Susilo

  2. Tempat dan tanggal Kendal, 10 Maret 1988 lahir

  3. Jenis Kelamin Perempuan

  4. Agama Kristen

  5. Pekerjaan orang tua Wiraswasta

  6. Alamat Asal Jalan Utama Timur No. 55 Rt.02/ Rw.04 Weleri – Kendal Jawa Tengah

  7. Alamat Terakhir Di Perumahan Madukismo Kav Kedokteran Gigi No. 2A Yogyakarta Seturan Utara Depok, Sleman.

  8. Riwayat Pendidikan

  a. SD SD Kanisius Brana Weleri tahun lulus 2000

  b. SMP SMP Kanisius Budi Murni Weleri tahun lulus 2003

  c. SLTA SLTA Theresiana Weleri tahun lulus 2006

  9. Piagam, sertifikat, * Peserta Olimpiade Fisika tingkat kabupaten tahun 2005 atau bentuk lain yang * Juara 3 lomba debat Dies Natalis Fakultas Ekonomi tahun pernah diterima 2009 sebagai penghargaan * Instruktur pelatihan tentang permodalan tahun 2011

  10. Kursus, pelatihan, * Kursus Komputer tahun 2002 kegiatan sejenis yang * Kursus Toturial Akuntasi tahun 2008 pernah diikuti

  11. Prestasi yang * Menjadi Asisten Dosen Fakultas Ekonomi dianggap menonjol

  12. Hobby Membaca, memasak, Adventure

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Tingkat pendidikan dan pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan pada Imah Seniman Lembang Bandung
7
51
104
Analisis produktivitas kerja karyawan ditinjau dari tingkat pendidikan karyawan, motivasi kerja karyawan dan pengalaman kerja karyawan : studi kasus PT. Samitex Sewon Bantuk Krapyak Panggungharjo Sewon Bantul Yogyakarta.
4
11
150
Pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi kerja karyawan ditinjau dari usia, tingkat pendidikan, dan pengalaman kerja karyawan : studi kasus PT. Industri Sandang Nusantara [Persero] unit Cilacap.
0
1
168
Hubungan antara kepuasan kerja dan disiplin kerja karyawan : penelitian karyawan PT. Keong Nusantara Abadi Lampung.
0
1
167
Hubungan motivasi, usia, pengalaman kerja dan tingkat pendidikan karyawan dengan produktivitas kerja karyawan : studi kasus pada PT Djitoe Indonesian Tobacco Coy Surakarta.
0
0
221
Hubungan antara tingkat pendidikan latihan dan pengalaman kerja dengan kehati-hatian kerja karyawan : Studi kasus pada bagian Spray Booth PT. Mekar Armada Jaya Magelang.
0
0
120
Analisis produktivitas kerja karyawan ditinjau dari tingkat pendidikan karyawan, motivasi kerja karyawan dan pengalaman kerja karyawan studi kasus PT. Samitex Sewon Bantuk Krapyak Panggungharjo S
12
66
148
Pengaruh rekrutmen, tingkat pendidikan dan pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Surya Hasil Laut Pangkalpinang - Repository Universitas Bangka Belitung
0
0
21
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Pengaruh rekrutmen, tingkat pendidikan dan pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Surya Hasil Laut Pangkalpinang - Repository Universitas Bangka Belitung
0
1
14
Perbedaan tingkat stres kerja karyawan wiraniaga dan non wiraniaga PT. Gramedia Widiasarana Indonesia [Grasindo] Jakarta - USD Repository
0
2
107
Pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi kerja karyawan ditinjau dari usia, tingkat pendidikan, dan pengalaman kerja karyawan : studi kasus PT. Industri Sandang Nusantara [Persero] unit Cilacap - USD Repository
0
0
166
Perbedaan tingkat stres kerja antara karyawan administrasi dan buruh kasar di PT. Pantjatunggal Knitting Mill Semarang - USD Repository
1
4
53
HALAMAN JUDUL - Perbedaan tingkat kepuasan kerja antara karyawan tetap dan karyawan kontrak - USD Repository
0
1
106
Pengaruh tingkat pendidikan dan masa kerja pada hubungan antara prestasi kerja dan kompensasi : studi kasus pada karyawan bagian tata usaha kantor PG. Gondang Baru Klaten - USD Repository
0
1
130
Hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan : studi kasus pada karyawan bagian produksi PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta - USD Repository
0
1
162
Show more