Penerapan model pembelajaran Mind Map (peta pikiran) dalam pembelajaran matematika pada pokok bahasan materi bangun ruang sisi datar di kelas VIII B SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten - USD Repository

Gratis

0
0
320
9 months ago
Preview
Full text

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAP (PETA PIKIRAN)

DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN

MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DI KELAS VIII B

SMP PANGUDI LUHUR BAYAT KLATEN

  Skripsi : Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana

  Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika

  

Oleh :

Christina Rinanda Yulitasari Veraningtyas

NIM : 091414009

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA

  

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

2013

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAP (PETA PIKIRAN)

DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN

MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DI KELAS VIII B

SMP PANGUDI LUHUR BAYAT KLATEN

  Skripsi : Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana

  Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika

  

Oleh :

Christina Rinanda Yulitasari Veraningtyas

NIM : 091414009

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA

  

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

2013

  i

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  ii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  iii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

HALAMAN PERSEMBAHAN

  Dengan rasa syukur, Skripsi ini kupersembahkan pada :

  Tuhan Yesus dan Bunda Maria Bapak dan Ibuk tercinta

  Kak Revy tercinta Stefanus Wikaryawan

  Sahabat-sahabatku, Intan, Petra, Etus, Wibi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah.

  Yogyakarta, 31 Juli 2013 Penulis,

  Ch. Rinanda Yulitasari V

  

v

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA

  Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Christina Rinanda Yulitasari Veraningtyas Nomor Mahasiswa : 091414009

  Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul:

  

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAP (PETA PIKIRAN)

DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN

MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DI KELAS VIII B

SMP PANGUDI LUHUR BAYAT KLATEN

  Beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikan di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa meminta izin dari maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap memcantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya Dibuat di Yogyakrta Pada Tanggal: 31 Juli 2013 Yang menyatakan Christina Rinanda Yulitasari Veraningtyas vi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

ABSTRAK

Christina Rinanda Yulitasari Veraningtyas. 2013. Penerapan Model

Pembelajaran Mind Map (Peta Pikiran) Dalam Pembelajaran Matematika

Pada Pokok Bahasan Materi Bangun Ruang Sisi Datar Di Kelas VIII B SMP

Pangudi Luhur Bayat Klaten. Program Studi Pendidikan Matematika,

Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas

Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma.

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran Mind Map pada pokok bahasan Bangun ruang sisi datar.

  Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII B SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten Tahun ajaran 2012-2013 pada bulan Mei-Juni 2013. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif-kualitatif dan kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket keaktifan, observasi proses pembelajaran dan tes hasil belajar. Angket dan lembar observer berfungsi untuk mengetahui keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika khususnya pada materi Bangun ruang sisi datar dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map (Peta Pikiran), sedangkan tes hasil belajar berfungsi untuk mengetahui sejauhmana siswa memahami materi yang diberikan dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map (Peta Pikiran).

  Hasil dari penelitian yang dilakukan ini adalah siswa mempunyai keaktifan tinggi dalam mengikuti pembelajaran yang dilakukan dengan model pembelajaran Mind Map. Lembar observasi secara keseluruhan menunjukkan keaktifan siswa dalam kelompok maupun mengutarakan pendapat di kelas, meskipun masih terdapat sebagian kecil siswa yang tidak fokus. Selain dari lembar observer keaktifan siswa juga dilihat dari hasil penghitungan angket keaktifan yang mencapai prosentase 55,11%, 76,67%, dan 81,67 dan termasuk dalam kategori keaktifan yang tinggi. Sedangkan untuk hasil belajar siswa mencapai prosentase kelulusan pada ulangan fase 1 mencapai 51,61% dengan rata-rata kelas 64,03 dan ulangan fase 2 mencapai kelulusan 66,67% dengan rata- rata kelas 69,33. Pemberian latihan memerlukan waktu yang lebih lama, sehingga siswa kurang mampu mengaplikasikan jenis-jenis soal yang diberikan.

  

Kata kunci : Keaktifan dan Hasil Belajar, Bangun Ruang Sisi Datar, Mind Map

(Peta Pikiran).

  vii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

ABSTRACT

Veraningtyas, Christina Rinanda Yulitasari. 2013. The Implementation of

Mind Map Learning Model on Flat-sided Geometric Subject in Class VIIIB

of SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten. Mathematics Education Study

Program, Mathematics Education and Science Department, Faculty of

Teacher Training and Education, Sanata Dharma University.

  This study was aimed to find out the activeness and the students’ learning outcomes on the use of mind map on flat-sided geometric subject. The students of Class VIIIB of SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten batch 2012/2013 were the subject of this study. This study was done on May-June 2013. Descriptive-Qualitative and Quantitative method was the method used in this study. The instruments used in this study were activeness questionnaire, learning process observation and test. The questionnaire and observation was used to find out the students’ activeness on learning Mathematics especially on learning flat- sided geometric subject using mind map model, while the test was used to find out how far the students understood the materials given using mind map learning model.

  The result showed that the students have a high level of activeness in following the teaching and learning process using mind map learning model. The whole observation sheets showed the activeness of students both in groups and in expressing opinions in class, although there were still a few students who did not focus in class. Besides, the students’ activeness can also be seen from the results of activeness questionnaire which reached 55,11%, 76,67% and 81,67%, which is included in the category of high level of activeness; while the students’ learning outcomes from the first test which passed the passing grade reached 51,61% with the average mark 64,03 and from the second test which passed the passing grade reached 66,67% with the average mark 69,33. Exercises giving needed a longer time so that the students were not maximally able to implement the learning model on all types of the exercises given.

  

Keywords: Activeness and Learning Outcomes, Flat-sided Geometric, Mind

Map.

  viii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Puji dan syukur ke hadirat Tuhan yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan tugas akhir ini.

  Dalam proses penyusunan skripsi ini, penulis mendapat bantuan, dukungan, bimbingan, motivasi dan arahan dari berbagai pihak. Penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1.

  Bapak Dr. M. Andy Rudhito, S.Pd. selaku Kaprodi Pendidikan Matematika.

  2. S.Si, M.Si. sebagai dosen Bapak Dominikus Arif Budi Prasetyo,

  pembimbing akademik maupun sebagai dosen pembimbing dalam penyusunan skripsi yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran dari awal penyusunan skripsi sampai terselesaikannya skripsi ini.

  3. Dosen penguji yang telah memberikan masukan kepada penulis sehingga penulis mendapat banyak pengetahuan dan wawasan dalam mengambil dan mengolah data penelitian.

  4. Segenap dosen dan karyawan JPMIPA Univesitas Sanata Dharma yang telah membimbing, membantu serta memberikan ilmunya kepada penulis selama di Universitas Sanata Dharma.

5. Bapak FX. Heru Cahyono sebagai kepala SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten yang telah mengijinkan penulis melaksanakan penelitian.

  ix

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  6. Bapak A. Eko Purwanto sebagai guru pembimbing yang telah sabar membimbing penulis dalam melakukan penelitian di SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten.

  7. Siswa-siswi kelas VIII B SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten tahun ajaran 2012-2013 yang telah bersedia membantu penulis selama penulis melakukan penelitian di SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten .

  8. Bapak N. Riyanta, Ibu Fn. Murwati, dan kakak Vl. Fajari Revyanto Kurniawan atas motivasi, doa dan dukungan serta cinta kasih yang diberikan kepada penulis hingga dapat menyelesaikan skripsi ini.

  9. Kekasihku Stefanus Wikaryawan yang selalu memberikan semangat pada saat proses penelitian dan penyusunan skripsi ini.

  10. Sahabat-sahabat kost Tastiti, Erlin, Citra, Angel, Dian, Giska, Putri yang selalu memberikan semangat pada penulis dalam penyusunan skripsi.

  11. Etus dan Wibi sebagai sahabat yang tak pernah berhenti memberikan semangat kepada penulis, sehingga selesainya skripsi ini.

  12. Ridarta Intan, Petra Damiana, Gisza Priska, Budi Prasetyo dan Angga Jiwandana yang telah memberikan dukungan kepada penulis selama penelitian dan penyusunan skripsi ini.

  13. Aunty Nila, om Anggun, mbak Uut dan Aunty Uggy yang telah memberikan dukungan kepada penulis sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. x

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  14. Teman-teman Pendidikan Matematika angkatan 2009. Yang telah banyak membantu penulis dalam bertukar pikiran dan ketika penulis mengalami kekusutan.

  Penulis berharap semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi yang membaca dan dapat digunakan sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya.

  Yogyakarta, Penulis, Ch. Rinanda Yulitasari V. xi

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

DAFTAR ISI

  HALAMAN JUDUL ................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING .......................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ...................................................................... iii HALAMAN PERSEMBAHAN .................................................................. iv PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ...................................................... v LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI .................................................. vi ABSTRAK ................................................................................................... vii ABSTRACT ................................................................................................. viii KATA PENGANTAR ................................................................................. ix DAFTAR ISI ................................................................................................ xii DAFTAR TABEL ........................................................................................ xv DAFTAR GAMBAR ................................................................................... xvi DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................ xviii BAB I PENDAHULUAN ............................................................................

  1 A.

  1 Latar Belakang Masalah .............................................................

  B.

  4 Identifikasi Masalah ...................................................................

  C.

  5 Pembatasan Masalah ..................................................................

  D.

  5 Rumusan Masalah ......................................................................

  E.

  6 Tujuan Penelitian .......................................................................

  F.

  6 Batasan Istilah ............................................................................ xii

  xiii G. Arti Judul ....................................................................................

  47 A. Jenis Penelitian ...........................................................................

  63 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  54 H. Teknik Analisis Data ..................................................................

  50 G. Instrumen Penelitian ..................................................................

  49 F. Prosedur Pengumpulan Data ......................................................

  49 E. Perumusan Variabel ....................................................................

  48 D. Rancangan Penelitian .................................................................

  47 C. Subyek ........................................................................................

  47 B. Lokasi dan Waktu Penelitian ......................................................

  27 BAB III METODE PENELITIAN ...............................................................

  7 H. Manfaat Hasil Penelitian .............................................................

  20 G. Materi Pembelajaran ..................................................................

  19 F. Mind Map (Peta Pikiran) ...........................................................

  16 E. Hasil Belajar ................................................................................

  13 D. Keaktifan Siswa .........................................................................

  11 C. Model Pembelajaran ...................................................................

  10 B. Belajar .........................................................................................

  10 A. Matematika ...............................................................................

  8 BAB II LANDASAN TEORI ......................................................................

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  xiv

  BAB IV HASIL PENELITIAN, ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

  68 A. Pelaksanaan Penelitian ...............................................................

  68 B. Validasi Soal ...............................................................................

  88 C. Tabulasi Data ...........................................................................

  90 D. Pembahasan ................................................................................ 108 E. Keterbatasan Penelitian .............................................................. 116

  BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ....................................................... 117 A. Kesimpulan ................................................................................ 117 B. Saran .......................................................................................... 118 DAFTAR PUSTAKA .................................................................................. 120 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  69 Tabel 4.2 Validasi Soal Tes I

  99 Tabel 4.10 Daftar contoh jawaban angket keaktifan siswa 100

  99 Tabel 4.9 Prosentase keseluruhan angket keaktifan siswa

  98 Tabel 4.8 Daftar rekapitulasi keaktifan siswa

  94 Tabel 4.7 Hasil perhitungan angket keaktifan siswa

  92 Tabel 4.6 Nilai Tes II materi Luas permukaan dan Volume

  90 Tabel 4.5 Nilai Tes I materi sifat, unsur dan jaring-jaring

  89 Tabel 4.4 Daftar nilai LKS I dan LKS II

  88 Tabel 4.3 Validasi Soal tes II

  xv

  

DAFTAR TABEL

  66 Tabel 3.9 Kategori keaktifan siswa

  66 Tabel 3.8 Presentasi keaktifan

  65 Tabel 3.7 Penilaian Keaktifan siswa

  65 Tabel 3.6 Kriteria Patokan Nilai rata-rata

  61 Tabel 3.5 Perhitungan nilai tes keseluruhan

  57 Tabel 3.4 Indikator angket keaktifan siswa

  56 Tabel 3.3 Kisi-kisi pembuatan soal Tes

  55 Tabel 3.2 Kisi-kisi Lembar Kerja Siswa

Tabel 3.1 Rancangan Pembelajaran

  67 Tabel 4.1 Daftar kegiatan Penelitian xvi

  

DAFTAR GAMBAR

  37 Gambar 2.13 Prisma segitiga sama sisi ABC DEF

  44 Gambar 2.22 Contoh jaring-jaring limas segilima

  43 Gamar 2.21 Contoh jaring-jaring Limas segiempat

  42 Gambar 2.20 Limas dari prisma ABC DEF

  41 Gambar 2.19 Prisma ABC DEF

  41 Gambar 2.18 Limas segienam T.ABCDEF

  40 Gambar 2.17 Limas Segitiga T.ABC

  39 Gambar 2.16 Contoh jaring-jaring prisma

  38 Gambar 2.15 Prisma segitiga sembarang ABCDEF

  38 Gambar 2.14 Prisma Segienam beraturan ABCDEF GHIJKL

  36 Gambar 2.12 Prisma Tegak segilima ABCDE FGHIJ

Gambar 2.1 Contoh Mind Map

  35 Gambar 2.11 Bidang diagonal ACGE dan BCHE

  34 Gambar 2.10 Diagonal sisi dan diagonal ruang balok

  33 Gambar 2.9 Segilima ABCDE

  32 Gambar 2.8 Percobaan menemukan volume balok dengan kubus satuan

  31 Gambar 2.7 Permukaan Kubus

  30 Gambar 2.6 Permukaan Balok

  29 Gambar 2.5 Contoh jaring-jaring Balok

  29 Gambar 2.4 Contoh jaring-jaring Kubus

  28 Gambar 2.3 Balok ABCD EFGH

  24 Gambar 2.2 Kubus ABCD EFGH

  45 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI xvii

Gambar 4.1 Siswa mengerjakan soal di depan kelas dan presentasi

  70 Gambar 4.2 Peneliti memberikan stimulus materi pelajaran kepada siswa

  70 Gambar 4.3 Siswa bekerja di dalam kelompok membuat Mind Map

  73 Gambar 4.4 Siswa menuliskan hasil pengerjaan LKS

  75 Gambar 4.5 Peneliti membantu dan mengarahkan siswa menuliskan penyelesaian

  75 Gambar 4.6 Keadaan kelas ketika peneliti menjelaskan materi

  83 Gambar 4.7 Presentasi Mind Map kelompok

  85 Gambar 4.8 Presentasi Mind Map kelompok

  85 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR LAMPIRAN

  xviii

  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 123 Rancangan Media yang digunakan dalam Pembelajaran 144 Materi Pembelajaran 150 Soal Lembar Kerja Siswa I 151 Kunci Jawaban Lembar Kerja Siswa I 152 Soal Lembar Kerja Siswa II 155 Kunci Jawaban Lembar Kerja Siswa II 156 Soal Ulangan Fase 1 159 Kunci Jawaban Ulangan Fase 1 162 Soal Ulangan Fase 2 165 Kunci Jawaban Ulangan Fase 2 170 Angket Keaktifan Siswa I 174 Angket Keaktifan Siswa II dan III 176 Validasi Soal Ulangan Fase 1 179 Validasi Soal Ulangan Fase 2 182 Validasi Angket Keaktifan Siswa 191 Lembar Observasi Proses pembelajaran 196 Analisis Jawaban Siswa Ulangan Fase 1 244 Analisis Jawaban Siswa Ulangan Fase 2 249 Perhitungan Prestasi Belajar pada Ulangan Fase 1 255 Perhitungan Prestasi Belajar pada Ulangan Fase 2 256 Perhitungan Angket Keaktifan Siswa I 257 Perhitungan Angket Keaktifan Siswa II 258 Perhitungan Angket Keaktifan Siswa III 259

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  xix

  Pekerjaan Lembar Kerja Siswa I 260 Pekerjaan Lembar Kerja Siswa II 265 Pekerjaan Ulangan Fase 1 269 Pekerjaan Ulangan Fase 2 276 Surat Ijin Melakukan Penelitian 286 Surat Keterangan sudah Melaksanakan Penelitian 287 Foto proses pembelajaran dan Mind Map 288

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan memegang peranan penting dalam menciptakan sumber

  daya manusia yang berkualitas sehingga pendidikan harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin agar mencapai hasil yang maksimal. Pendidikan seharusnya dikelola dengan baik secara kualitas maupun kuantitasnya. Pendidikan yang dilaksanakan secara tepat adalah pendidikan yang tepat sasaran (sesuai dengan tujuan yang direncanakan), tepat waktu (pendidikan sesuai dengan rencana yang telah disusun) dan berguna bagi siswa. Proses belajar mengajar yang optimal adalah proses pembelajaran yang dapat mencapai tujuan pendidikan. Proses belajar mengajar merupakan aktivitas atau kegiatan yang didasarkan pada kurikulum di dalam sekolah yang dilaksanakan melalui kegiatan pengajaran.

  Sumber daya manusia Indonesia cukup memadai, namun dalam bidang matematika kemampuan anak Indonesia masih rendah. Banyak anak Indonesia yang menganggap matematika merupakan bidang studi yang sulit dipahami dan merupakan ilmu yang mematikan, sehingga berakibat buruknya nilai mata pelajaran. Pada proses pembelajaran, salah satu faktor yang berpengaruh terhadap pemahaman siswa adalah model pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran matematika. Cara belajar siswa juga dipengaruhi oleh model pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Pembelajaran matematika yang menarik dan

  

1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2

  berhubungan dengan kehidupan sehari

  • –hari dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar. Kreatifitas guru dalam meningkatkan minat belajar siswa juga penting, sehingga pembelajaran dapat berlangsung secara dua arah, tidak hanya fokus terhadap guru saja.

  Banyak model pembelajaran yang menarik yang dapat meningkatkan kreatifitas siswa dalam pembelajaran, di Indonesia banyak strategi pembelajaran dan metode pembelajaran yang menarik, namun pada kenyataannya guru belum dapat memahami bagaimana model pembelajaran itu diterapkan secara optimal, sehingga hasil yang didapat belum maksimal. Tak sedikit pula guru yang bingung bagaimana menerapkan model pembelajaran yang berkualitas kepada siswa. Pada saat ini banyak sekolah yang masih menggunakan buku sebagai sumber pembelajarannya, padahal apabila hanya perpusat pada satu buku maka kurangnya pemahaman siswa sering terjadi di dalam pembelajaran.

  Mind map ( peta pikiran) merupakan suatu model pembelajaran

  yang sangat baik diterapkan oleh guru dengan tujuan untuk meningkatkan daya hafal siswa dalam pemahaman konsep siswa yang kuat, siswa juga dapat berimajinasi dan dapat meningkatkan kekreatifannya (Iwan Sugiarto,2004:75). Mind Map juga merupakan teknik meringkas bahan pembelajaran yang akan dipelajari dengan memproyeksikan masalah yang dihadapi ke dalam bentuk peta atau teknik grafik sehingga lebih menarik dan lebih mudah dipahami. Pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map (peta pikiran) akan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3

  meningkatkan daya hafal dan motivasi belajar siswa yang kuat, serta siswa akan lebih kreatif dalam belajar ( Tony Buzan,2008:4). Mind Map sangat tepat diterapkan dalam pembelajaran, agar siswa mampu membangun pengetahuannya dengan memetakan konsep yang telah dipahami untuk mendapatkan pengetahuan yang selanjutnya.

  Sesuai dengan keadaan yang terjadi di SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten, pembelajaran dilakukan dengan model pembelajaran ceramah dan tanya jawab antara siswa dan guru. Dalam hal mencatat, siswa mencatat seperti apa yang telah ditulis oleh gurunya di papan tulis, dan cenderung terlihat bahwa siswa yang aktif dan siswa yang hanya mengikuti proses pembelajaran namun tidak dapat memahami konsep yang diberikan oleh gurunya. Cara mencatat yang tradisional adalah cara mencatat yang terdiri dari kata-kata saja, sehingga siswa kurang dapat menghubungkan materi yang satu dengan yang lain. Sehingga hal inilah yang menyebabkan siswa kurang dapat mengingat dan menghafal konsep yang telah didapat dengan baik. Pada saat guru memberikan perintah untuk mengerjakan materi, siswa hanya cenderung menunggu guru untuk memberikan penyelesaian dari persoalan yang diberikan.

  Penulis memberikan model pembelajaran baru dalam pembelajaran matematika yaitu Mind Map ( Peta Pikiran) untuk membantu siswa dalam memahami konsep awal dari belajar matematika. Untuk mengorganisasi pikiran siswa digunakan bantuan visual yang konkret bukan abstrak untuk memahami pelajaran yang akan dipelajari selanjutnya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4 Mind map adalah salah satu model pembelajaran yang dapat

  digunakan pula dalam meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar siswa. Maka penulis mencoba model pembelajaran ini dalam mata pelajaran matematika dengan melakukan penelitian yang berjudul

  “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAP(PETA PIKIRAN) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN BANGUN RUANG SISI DATAR DI KELAS

  VIII B SMP PANGUDI LUHUR BAYAT KLATEN ”.

B. Identifikasi Masalah

  Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat diidentifikasikan beberapa permasalahan berikut :

  1. Model pembelajaran yang diterapkan oleh guru adalah model pembelajaran ceramah, Siswa masih menganggap guru sebagai kunci utama pembelajaran, sehingga siswa hanya menunggu perintah- perintah dari guru untuk menyelesaikan masalah.

  2. Masih terdapat siswa yang kurang memperhatikan guru saat materi disampaikan, sehingga siswa kurang termotivasi dalam mengikuti pembelajaran.

  3. Masih terdapat siswa yang kurang aktif dalam pembelajaran.

  4. Siswa cenderung hanya mencatat apa yang ditulis guru di papan tulis, sehingga siswa kurang kreatif dalam menyelesaikan masalah.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  5

  5. Hasil belajar siswa masih rendah karena pemahaman materi siswa yang kurang

C. Pembatasan Masalah

  Berdasarkan latar belakang masalah diatas, penulis memberikan batasan masalah sebagai berikut :

  1. Keaktifan dapat terlihat secara jelas dan dapat diukur dengan indikator yang disusun oleh peneliti.

  2. Hasil belajar siswa berdasarkan tes ulangan siswa pada materi yang diberikan oleh peneliti.

  3. Siswa yang bersangkutan dalam penelitian adalah siswa-siswi kelas

  VIII B SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten tahun ajaran 2012-2013 D.

   Rumusan Masalah

  Masalah-masalah yang akan diteliti oleh penulis dapat dirumuskan sebagai berikut :

  1. Bagaimana keaktifan siswa-siswi kelas VIII B SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten tahun ajaran 2012-2013 dalam pembelajaran matematika pada materi bangun ruang dengan menggunakan model pembelajaran

  Mind Map ? 2.

  Bagaimanakah hasil belajar siswa-siswi kelas VIII B SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten dalam Pembelajaran Matematika pada materi Bangun ruang dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map?

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  6

E. Tujuan Penelitian

  Berdasarkan rumusan masalah di atas, tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :

  1. Mengetahui keaktifan siswa-siswi kelas VIII B SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten tahun ajaran 2012-2013 dalam pembelajaran matematika pada materi bangun ruang dengan menggunakan model pembelajaran

  Mind Map .

  2. Mengetahui hasil belajar siswa-siswi kelas VIII B SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten dalam Pembelajaran Matematika pada materi Bangun ruang dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map.

F. Batasan Istilah

  Istilah-istilah yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1.

  Model Pembelajaran Mind Map (Peta Pikiran)

  Mind map ( peta pikiran) merupakan suatu model pembelajaran

  yang sangat baik diterapkan oleh guru dengan tujuan untuk meningkatkan daya hafal siswa dalam pemahaman konsep siswa yang kuat, siswa juga dapat berimajinasi dan dapat meningkatkan kekreatifannya (Iwan Sugiarto,2004:75). Mind Map juga merupakan teknik meringkas bahan pembelajaran yang akan dipelajari dengan memproyeksikan masalah yang dihadapi ke dalam bentuk peta atau teknik grafik sehingga lebih menarik dan lebih mudah dipahami.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  7

  2. Keaktifan siswa Keaktifan siswa adalah sikap atau respon yang diberikan disaat siswa mengikuti proses pembelajaran, sebagai relasi atau interaksi dalam pembelajaran dan dapat menghidupkan suasana pembelajaran. Dengan adanya siswa yang aktif dalam pembelajaran, maka dapat terlihat bahwa siswa tersebut dapat memahami apa yang dijelaskan oleh guru.

  3. Hasil belajar siswa Hasil Belajar adalah suatu pencapaian dari proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Hasil belajar didapatkaan setelah diadakan suatu tes yang mengukur sejauh mana materi yang diajarkan dapat diterima oleh siswa.

G. Arti Judul

  Penerapan model pembelajaran Mind Map (peta pikiran) dalam pembelajaran matematika pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar berarti guru menggunakan alur pembelajaran dan menggunakan Mind

  Map . Penerapan model pembelajaran Mind Map yang dimaksud adalah

  penggunaan model pembelajan yang digunakan oleh guru untuk menciptakan kegiatan belajar mengajar yang aktif dan menarik siswa untuk mengorganisasi ingatannya dalam membuat catatan agar dapat digunakan siswa belajar dan membentuk penegetahuan baru selanjutnya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  8 Mind Map sangat menarik dan dapat membuat siswa lebih aktif lagi dalam

  kegiatan pembelajaran. Pada materi bangun ruang sisi datar siswa dapat membangun pengetahuannya dan ingatannya dalam mengingat materi dengan baik, siswa mengingat unsur, sifat, luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar. Model Pembelajaran Mind Map digunakan untuk melihat hasil belajar dan keaktifan siswa dalam belajar materi bangun ruang sisi datar.

H. Manfaat Hasil Penelitian

  Berdasarkan tujuan yang akan dicapai oleh peneliti, maka penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam dunia pendidikan baik secara langsung ataupun tidak langsung. Adapun manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut : a)

  Bagi Guru Memberikan masukan kepada guru mengenai model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan siswa dan menambah wawasan kepada guru mengenai model pembelajaran Mind Map.

  b) Bagi Siswa

  Memberikan kesempatan bagi para siswa agar lebih aktif dan kreatif dalam mengikuti proses pembelajaran.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  9

  c) Bagi Sekolah

  Model pembelajaran Mind Map dapat meningkatkan proses pembelajaran di sekolah dan dapat menarik kreatifitas siswa di sekolah.

  d) Bagi Peneliti

  Menambah pengalaman dalam proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran Mind Map, sebagai bekal dalam mengajar di lapangan.

  e) Bagi Pembaca

  Memberikan informasi yang cukup bagi pembaca mengenai pembelajaran menggunakan model pembelajaran Mind Map dan memberikan masukan kepada peneliti yang akan melakukan penelitian selanjutnya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB II LANDASAN TEORI A. Matematika Matematika berasal dari perkataan Latin mathematica yang

  mulanya diambil dari perkataan Yunani mathematike yang berarti. Kata itu mempunyai akar kata mathema yang berarti pengetahuan atau ilmu.

  Menurut James yang dikutip oleh Erman Suherman (2003: 19), mengatakan matematika adalah ilmu logika mengenai bentuk, susunan, besaran dan konsep-konsep yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan jumlah yang banyak yang terbagi ke dalam tiga bidang yaitu Aljabar, Analisis dan Geometri. Herman Hudojo (2005: 36) mengartikan matematika sebagai ilmu yang berkenaan dengan ide-ide atau gagasan- gagasan, struktur-struktur dan hubungannya yang diatur secara logis, bersifat abstrak, penalarannya deduktif dan dapat memasuki wilayah cabang ilmu lainnya.

  Soedjadi (2000: 11) menyatakan beberapa definisi matematika berdasarkan sudut pandang pembuatnya, sebagai berikut:

  1. Matematika adalah cabang ilmu pengetahuan eksak dan terorganisir secara sistematis.

  2. Matematika adalah pengetahuan tentang bilangan dan kalkulasi.

  3. Matematika adalah pengetahuan tentang penalaran logika yang berhubungan dengan bilangan

  

10

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  11

  4. Matematika adalah pengetahuan tentang fakta-fakta kuantitatif dan masalah ruang dan bentuk.

  5. Matematika adalah pengetahuan tentang struktur-struktur yang logik.

  6. Matematika adalah pengetahuan tentang aturan-aturan yang ketat

B. Belajar

  Belajar dalam matematika merupakan suatu bentuk pembelajaran menggunakan bahasa simbol dan membutuhkan penalaran serta pemikiran yang logik dalam pembuktiannya. Dalam belajar matematika pengalaman belajar yang lalu memegang peranan untuk memahami konsep-konsep baru. Herman Hudojo menyatakan bahwa

  “Mempelajari konsep B yang mendasar kepada konsep A, seseorang perlu memahami lebih dulu konsep A, tanpa memahami konsep A, tidak mungkin orang itu dapat memahami konsep B. Dengan kata lain belajar konsep-konsep matematika yang memiliki tingkat lebih tinggi tidak mungkin bila prasyarat yang mendahului konsep-konsep itu belum dipelajari. Lebih lanjut Herman Hudojo menyatakan bahwa “belajar matematika akan lebih berhasil bila proses belajar baik, yaitu melibatkan intelektual peserta didik secara optimal”

  Belajar pada manusia boleh dirumuskan sebagai suatu aktivitas mental/psikis, yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  12

  yang menghasilkan sejumlah perubahan dalam pengetahuan-pengetahuan, ketrampilan dan nilai-sikap, perubahan itu bersifat secara relatif konstan dan berbekas (W.S Winkel, 2005: 59). Belajar merupakan proses menggali pengetahuan. Menurut Cronbach (Syaiful Bahri ,2011:13) learning is

  shown by change in behavior as a result of experience. Belajar sebagai

  suatu aktivitas yang ditunjukkan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. Howard L. Kingskey mengatakan bahwa learning is the

  process by which behavior (in the briader sense) is originated or changed through practice or training. Belajar adalah proses di mana tingkah laku

  (dalam arti luas) ditimbulkan atau diubah melalui praktek atau latihan. Sedangkan Geoch merumuskan learning is change is performance as a result of practice.

  Siswa belajar di jenjang pendidikan formal untuk mengetahui hal baru dalam hidup mereka yang dijadikan pengetahuannya. Antara belajar dan mengetahui merupakan proses yang saling berkaitan. Belajar merupakan proses mendapatkan sesuatu hal untuk dimiliki melalui pengalaman, sedangkan pengalaman adalah mengerti secara langsung apa yang dipelajari melalui akal sehat yang nampak dengan jelas (Hudoyo,1981, dalam Haryani, 2008: 13).

  Jenis-jenis belajar menurut A. De Block sistematika bentuk belajar adalah sebagai berikut : a)

  Bentuk-bentuk belajar menurut fungsi psikis : 1.

  Belajar dinamik/konatif

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  13

2. Belajar afektif 3.

  Belajar kognitif : mengingat, berpikir 4. Belajar senso-motorik: mengamati, bergerak, berketrampilan

  b) Bentuk-bentuk belajar menurut materi yang dipelajari : 1.

  Belajar teoretis 2. Belajar teknis 3. Belajar sosial atau belajar bermasyarakat 4. Belajar estetis

  c) Bentuk-bentuk belajar yang tidak sebegitu disadari : 1.

  Belajar Insidental 2. Belajar dengan mencoba-coba 3. Belajar tersembunyi C.

   Model Pembelajaran

  Sebelum masuk kedalam pengnertian model pembelajaran, kita ingat dahulu apakah yang dimaksud dengan model. Secara kaffah model dimaknakan sebagai suatu objek atau konsep yang digunakan untuk mempresentasikan suatu hal (Trianto,2009:21), sesuatu yang nyata dan dikonversikan untuk sebuah bentuk yang lebih komprehensif. Dalam matematika kita juga mengenal istilah model matematika yaitu sebuah model yang bagian-bagiannya terdiri dari konsep matematik, seperti

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  14

  ketetapan (konstanta), variabel, fungsi, persamaan, pertidaksamaan, dan sebagainya menurut Mayer (Trianto, 2009:22).

  Model pembelajaran merupakan suatu perencanaa atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas atau pembelajaran tutorial dan untuk menentukan perangkat- perangkat pembelajaran termasuk di dalamnya buku-buku, film, computer, kurikulum, dan lain-lain menurut Joyce (Trianto, 2009:22). Joyce menyatakan bahwa setiap model pembelajaran mengarahkan kita ke dalam mendesain pembelajaran untuk membantu peserta didik sedemikian rupa sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.

  Arends 1997:7 (Trianto, 2009:22) menyatakan bahwa “ The term

  teaching model refers ti a particular approach to instruction that includes its goals, syntax, environment, and management system.” Istilah model

  pembelajaran mengarah pada suatu pendekatan pembelajaran tertentu termasuk tujuannya, sintaksnya, lingkungannya, dan sistem pengelolahannya.

  Model Pembelajaran adalah salah satu cara atau jalan yang harus dilalui di dalam mengajar. Mengajar itu sendiri menurut Ulih dalam Slameto (2003:65) menyajikan bahan pelajaran oleh orang kepada orang lain itu menerima, menguasai, dan mengembangkannya. Model pembelajaran yang kurang baik akan mempengarui proses dan hasil belajar siswa.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  15

  Istilah model pembelajaran mempunyai makna yang lebih luas daripada strategi, metode atau prosedur (Trianto, 2009:23). Model pengajaran mempunyai empat cirri khusus yang tidak dimiliki oleh strategi, metode, atau prosedur. Ciri-ciri tersebut adalah :

  1. Rasional teoretis logis yang disusun oleh para pencipta atau pengembangnya;

  2. Landasan pemikiran tentang apa dan bagaimana siswa belajar (tujuan pembelajaran yang akan dicapai); 3. Tingkah laku mengajar yang diperlukan agar model tersebut dapat dilaksanakan dengan berhasil; dan

  4. Lingkungan belajar yang diperlukan agar tujuan pembelajaran itu dapat tercapai ( Kardi dan Nur, 2000: 9).

  Istilah model pembelajaran meliputi pendekatan suatu model pembelajaran yang luas dan menyeluruh. Model pembelajaran yang didasarkan pada masalah dilandasi oleh teori belajar kontruktivis. Guru menciptakan suasana kelas yang fleksibel dan berorientasi pada upaya penyelidikan oleh siswa. Model pembelajaran dapat diklasifikasikan berdasarkan tujuan pembelajaran, pola urutan, dan sifat lingkungan belajarnya. Pola urutan dari suatu model pembelajaran adalah pola yang menggambarkan urutan alur tahap keseluruhan yang pada umumnya disertai dengan serangkaian kegiatan pembelajaran. Tiap-tiap model pembelajaran membutuhkan sistem pengelolahan dan lingkungan yang berbeda (Trianto, 2009: 23-24).

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  16

  Untuk mengetahui aspek kepraktisan dan keefektifan suatu model pembelajaran diperlukan suatu perangkat pebelajaran dengan cara dikembangkan perangkat pembelajaran untuk suatu topik tertentu. Selain itu perlu dikembangkan pula instrumen penelitisn yang sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Dalam mengajarkan suatu pokok bahasan (materi) tertentu harus dipilih model pembelajaran yang paling sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Oleh karena itu dalam memilih suatu model pembelajaran harus memiliki beberapa pertimbangan. Misalnya materi pembelajaran, tingkat perkembangan kognitif siswa, dan sarana atau fasilitas yang tersedia, sehingga tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai. Teori belajar pada dasarnya merupakan penjelasan mengenai bagaimana terjadinya belajar atau bagaimana informasi diproses di dalam pikiran siswa itu. Berdasarkan teori belajar, diharapkan suatu pembelajaran dapat lebih meningkatkan perolehan siswa sebagai hasil belajar ( Trianto,2009:27).

D. Keaktifan Siswa

  Menurut (Sardiman,2008:95) aktivitas diperlukan dalam belajar karena pada prinsipnya belajar adalah berbuat, berbuat untuk mengubah tingkah laku jadi melakukan kegiatan. Belajar merupakan suatu prose aktif, dan siswa harus berpartisipasi aktif dalam belajar (Sardiman,2008:101) menyatakan kegiatan siswa digolongkan sebagai berikut :

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  17

  1. Visual activities, meliputi : membaca memperhatikan gambar demonstrasi, percobaan, pekerjaan orang lain.

  2. Oral activities, meliputi menyatakan, merumuskan bertanya, memberi saran, mengeluarkan pendapat, mengadakan wawancara, diskusi, interupsi terhadap suatu gagasan.

  3. Listening activities, sebagai contoh mendenngarkan uraian, percakapan, diskusi, music, pidato.

  4. Writing activities, meliputi menulis cerita, karangan, laporan, angket, menyalin.

  5. Drawing activities, misalnya menggambar, membuat grafik, peta, diagram.

  6. Motor activities, melakukan percobaan, membuat kontruksi, model mereparasi, bermain, berkebun, beternak.

  7. Mental activities, misalnya menanggapi, mengingat, memecahkan masalah, menganalisis, melihat hubungan, mengambil keputusan.

  8. Emitional activities, seperti misalnya menaruh minat, merasa bosan, gembira, semangat, bergairah, berani, tenang, gugup.

  Keaktifan belajar merupakan unsur dasar dan yang paling penting bagi keberhasilan suatu proses pembelajaran. Keaktifan siswa dalam pembelajaran dengan metode Mind Map meliputi keaktifan siswa dalam mengemukakan pendapat, menjelaskan, bertanya, merespon pendapat, mengerjakan latihan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  18

  Sriyono, dkk (dalam Syafaruddin, 2005: 213) menyatakan bahwa keaktifan siswa adalah pada waktu guru mengajar, guru harus mengusahakan agar murid-muridnya aktif, jasmani maupun rohani. Belajar aktif ditunjukkan dengan adanya ketertiban intelektual dan emosional yang tinggi dalam proses belajar. Siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengemukakan pendapat dan idenya, melakukan ekslorasi terhadap materi yang sedang dipelajari serta menafsirkan hasilnya secara bersama-sama di dalam kelompok. Kegiatan tersebut memungkinkan siswa berinteraksi aktif dengan lingkungan dan kelompoknya, sebagai media untuk mengembangkan kemampuannya (Syaiful Bahri Djamarah, 2010: 362).

  Dari beberapa pengertian dapat disimpulkan bahwa aktivitas atau keaktifan yaitu segala kegiatan perubahan tingkah laku individu dengan melakukan interaksi dengan lingkungannya untuk mencapai tujuan. Keaktifan siswa dalam belajar tidak akan muncul begitu saja. Akan tetapi tergantung dengan lingkungan dan kondisi dalam kegiatan belajar. Untuk menciptakan suasana pembelajaran yang didalamnya siswa dapat berperan aktif, maka dapat diperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan belajar siswa, yaitu: a.

  Memberikan dorongan atau menarik perhatian siswa, sehingga mereka dapat berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran, b.

  Menjelaskan tujuan intruksional (kemampuan dasar kepada siswa) c. Mengingatkan kompetensi belajar kepada siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  19

  d.

  Memberikan stimulus (masalah,topik dan konsep yang akan dipelajari) e.

  Memberi petunjuk kepada siswa cara mempelajarinya f. Memunculkan aktivitas, partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran g.

  Memberi umpan balik (feed back) h. Melakukan tagihan-tagihan kepada siswa berupa tes, sehingga kemampua siswa selalu terpantau dan terukur, i.

  Menyimpulkan setiap materi yang disampaikan di akhir pelajaran.

  Siswa dapat dikatakakan aktif dalam pembelajaran, meliputi aspek dibawah ini.

  1. Perhatian atau respon siswa terhadap penjelasan guru

  2. Bagaimana kerjasamanya dalam kelompok

  3. Memberi kesempatan berpendapat kepada teman dalam kelompok

  4. Kemampuan untuk mempelajari materi

  5. Konsentrasi siswa dalam pembelajaran 6. Mempersiapkan materi dengan baik.

E. Hasil Belajar

  Pada hakikatnya hasil belajar siswa adalah perubahan tingkah laku dalam pengertian yang luas mencakup bidang kognitif, afektif, dan psikomotorik (Nana Sudjana,1989:3). Hasil belajar adalah kemampuan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  20

  yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. Hasil belajar siswa harus meliputi tiga bidang yaitu bidang kognitif (penguasaan intelektual), bidang afektif (berhubungan dengan sikap dan nilai) dan bidang psikomotorik (kemampuan ketrampilan bertindak/berperilaku).

  Ketiganya tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan. Sebagai tujuan yang hendak dicapai, ketiganya harus nampak sebagai hasil beljar siswa di sekolah. Oleh karena itu, ketiga aspek tersebut harus dipandang sebagai hasil belajar siswa dari proses pengajaran (Nana Sudjana, 1989:49).

  Pengukuran hasil belajar berguna untuk mengetahui kemajuan atau keberhasilan program pendidikan untuk memberikan bukti pencapaian yang diperoleh siswa.

F. Mind Map (Peta Pikiran) Mind Map adalah alat pikir organisasional yang sangat hebat.

  Mind Map adalah cara termudah untuk menempatkan informasi ke dalam

  otak dan mengambil informasi ke luar dari otak, Mind Map adalah cara mencatat yang kreatif, efektif, dan secara harafiah akan memetakan pikiran-pikiran kita(Buzan,2010). Mind Map juga merupakan peta rute yang hebat bagi ingatan, memungkinkan kita menyusun fakta dan pikiran sedemikian rupa sehingga cara kerja alami otak dilibatkan sejak awal.

  Mind Map berbeda dengan concept map (peta konsep), Mind Map dalam

  bahasa Indonesia berarti peta pikiran (dari kata mind=pikiran, dan map

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  21

  =peta) Pengertian Mind Map menurut Tony Buzan adalah teknik mencatat yang menonjolkan sisi kreativitas sehingga efektif dalam memetakan pikiran (Tony Buzan dan Barry,2008). Peta pikiran bersifat subyektif, sehingga dosen dan guru tidak dapat menggunakannya untuk mengetahui miskonsepsi yang ada pada diri siswa. Peta konsep bermanfaat untuk mengetahui miskonsepsi siswa. jika peta konsepnya salah, berarti ada miskonsepsi dalam pikirannya dan karenanya konsep tersebut harus diperdalam oleh guru (http://www.faktailmiah.com/2011/03/24/peta-

  )

  pikiran.html . Pada intinya Mind Map dan peta konsep memiliki pengertian yang sama yaitu rangkuman materi yang disusun dalam bentuk visualisasi bangun. Mind Map lebih kepada visualisasi gambar, sedangkan peta konsep lebih kepada penjelasan mate

  

   . Lain kontras antara peta konsep dan peta pikiran adalah kecepatan spontanitas ketika sebuah peta pikiran dibuat. Sebuah peta pikiran mencerminkan apa yang anda pikirkan tentang satu topic yang dapatmenebarkan cabang-cabang yang lain. Peta konsep berupa pandangan sistem, sistrem real (abstrak) atau serangkaian konsep, peta konsep adalah bentuk bebas menunjukkan beberapa hubungan dan kelompok dapat diciptakan, tidak seperti peta pikiran yyang memperbaiki pada pusat konseptual tunggal (http://en.wikipedia.org/wiki/Concept_map). Mind Map menggunakan warna, semuanya memiliki unsur alami yang memancar dari pusat.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  22

  Semuanya menggunakan garis lengkung, symbol, kata, dan gambar yang sesuai dengan satu rangkaian aturan yang sederhana, mendasar, alami dan sesuai dengan cara kerja otak. Dengan Mind Map, daftar informasi yang panjang bisa dialihkan menjadi diagram warna-warni, sangat teratur, dan mudah diingat yang bekerja selaras dengan cara kerja alami otak dalam melakukan berbagai hal.

  Menurut Michael Michalko, dalam bukunya Cracking Creativity,

  Mind Map dapat : a.

  Mengaktifkan seluruh kerja otak b.

  Membereskan akal dari kekusutan mental c. Memungkinkan kita berfokus pada pokok bahasan d.

  Membantu menunjukkan hubungan antara bagian-bagian informasi yang saling terpisah e.

  Memberikan gambaran yang jelas pada keseluruhan dan perincian f.

  Memungkinkan kita mengelompokkan konsep, membantu kita membandingkannya g.

  Mensyaratkan kita untuk memusatkan perhatian pada pokok bahasan yang membantu mengalihkan informasi tentangnya dari ingatan jangka pendek ke ingatan jangka panjang.

  Mind Map menggunakan kemampuan otak akan pengenalan visual

  untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya. Dengan kombinasi warna, gambar, dan cabang-cabang melengkung, Mind Map lebih

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  23

  merangsang secara visual daripada metode pencatatan tradisional, yang cenderung linear dan satu warna. Langkah-langkah dalam penyusunan

  Mind Map (Buzan,2008:15)adalah sebagai berikut : 1.

  Mulailah dari bagian tengah kertas kosong yang sisi panjangnyaa diletakkan mendatar, karena memulai dari tengah memberikan kebebasan kepada otak untuk menyebar ke segala arah dan untuk mengungkapkan dirinya dengan bebas dan alami.

  2. Menggunakan gambar atau foto sentral, sebuah gambar sentral akan lebih menarik, membuat kita tetap fokus, konsentrasi, dan mengaktifkan otak.

  3. Menggunakan warna, karena bagi otak, warna sama menariknya dengan gambar, warna membuat Mind Map lebih hidup, menambah energi kepada pemikiran kreatif dan menyenangkan.

  4. Hubungkan cabang-cabang utama ke gambar pusat dan hubungkan cabang-cabang tingkat dua dan tiga ke satu dan dua dan seterusnya, otak bekerja menurut asosiasi. Tanpa hubungan dalam Mind Map segala sesuatunya akan berantakan terutama ingatan dan pengetahuan.

  5. Buat garis hubung yang melengkung bukan garis lurus, karena garis lurus akan membuat otak menjadi bosan, cabang-cabang yang melengkung dan organis seperti cabang pohon jauh lebih menarik bagi mata.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  24

  6. Gunakan satu kata kunci untuk setiap garis, karena kata kunci tunggal memberi lebih banyak daya dan fleksibilitas kepada Mind

  Map , setiap kata tunggal atau gambar adalah seperti pengganda, menghasilkan sederet asosiasi dan hubungannya sendiri.

  7. Gunakan gambar, karena seperti gambar sentral, setiap gambar bermakna seribu kata, jadi jika kita memiliki 10 gambar dalam

  Mind Map kita, maka kita sudah mempunyai 10.000 kata catatan.

  Buzan(2008,14), sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk membuat mind map adalah :

  • Kertas kosong tak bergaris
  • Pena dan pensil warna
  • Otak -

  Imajinasi

Gambar 2.1 Contoh Mind Map

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  25

  Gambar di atas menunjukkan contoh Mind Map mengenai Tabung. Dalam prinsipnya Mind Map sangat sederhana, cukup menuliskan dengan mengikuti kemana otak kita berfikir, apa yang terlintas, apa yang teringat dalam bentuk coretan yang berkaita-kaitan (radiant thinking), dimulai dari tengah sebagai pusat kemudian mengembangkan ke arah tepi. Menurut Pandley dalam Buzan (2008) model pembelajaran Mind Map bertujuan untuk membangun pengetahuan siswa dalam belajar secara sistematis, yaitu sebagai teknik untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam penguasaan konsep dari suatu materi pelajaran. Adapun tahap-tahap pembelajaran matematika dengan menggunakan model Mind Map sebagai berikut:

  1. Guru memberikan materi dan tujuan pembelajaran tentang materi yang akan dipelajari

  2. Siswa mempelajari dan memahami konsep materi dengan bimbingan guru

  3. Siswa dikelompokkan dalam suatu kelompok untuk melakukan diskusi kelompok untuk membuat Mind Map.

  4. Untuk melihat sejauh mana pemahaman siswa mengenai materi yang dipelajari, guru menunjuk beberapa kelompok mempresentasikan jawabannya di depan kelas.

  5. Dari presentasi yang telah dilaksanakan, guru bersama siswa menarik kesimpulan dari materi yang dipelajari.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  26

6. Guru memberikan soal latihan kepada siswa untuk berlatih mengerjakan soal yang berhubungan dengan materi tersebut.

  Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map merupakan pembelajaran yang dilakukan dan dirancang sendiri oleh para siswa, dan para siswa menjadi aktif dalam membentuk pengetahuannya melalui berfikir kreatif. Dan merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat membuat siswa menghubungkan konsep-konsep penting dalam mempelajari suatu materi pembelajaran.

  Model pembelajaran Mind Mapping adalah suatu model pembelajaran untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan mengambilnya kembali ke luar otak. Bentuk Mind Map seperti peta jalan di kota yang mempunyai banyak cabang. Model pembelajaran Mind

  Mapping sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk

  menemukan alternatif jawaban. Mind Mapping menggunakan teknik penyaluran gagasan dengan menggunakan kata kunci bebas, simbol, gambar, dan menggambarkan secara kesatuan dengan menggunakan teknik pohon

   .

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  27

G. Materi Pembelajaran

  Menurut Untung Trisna Suwaji dalam buku Permasalahan Pembelajaran Geometri ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya menjelaskan bahwa sebuah bangun ruang, dalam konteks geometri ruang, adalah himpunan semua titik, garis, dan bidang dalam ruang berdimensi tiga yang terletak dalam bagian tertutup beserta seluruh permukaan yang membatasinya. Sesuai dengan penjelasan tersebut, Lebih jauh, yang dimaksud dengan bangun ruang dengan sisi datar adalah bangun ruang yang dibatasi oleh bidang datar. Bangun ruang dengan sisi datar disebut juga sebagai bidang banyak atau polihedron yang berasal dari bahasa Yunani polys yang berarti banyak dan hedron yang berarti permukaan. Bidang-bidang datar pembatas bangun ruang dinamakan sebagai bidang sisi. Ruas garis yang terbentuk oleh perpotongan antara dua bidang sisi bangun ruang disebut rusuk. Ujung-ujung dari rusuk ini dinamakan sebagai titik sudut. Yang termasuk bangun ruang sisi datar adalah kubus, balok, prisma, dan limas. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai bangun- bangun tersebut beserta unsur-unsurnya.

1. Kubus

  Pengertian dari kubus menurut Untung (2008) adalah bangun ruang yang dibatasi oleh enam persegi yang kongruen. Namun menurut Slavin dan Chrisonino (2005), A cube is regtangular solid with equal

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  28 length, width, and height (kubus adalah bangun yang memiliki kesamaan pada panjang, lebar dan tingginya).

  H G E F C D A B

Gambar 2.2 Kubus

  Pada Gambar 2.2 dapat dilihat bahwa kubus memiliki 8 titik sudut dan 12 rusuk dengan panjang yang sama. Contoh dari sebuah kubus adalah dadu.

2. Balok

  Pengertian balok menurut Untung (2008) adalah bangun ruang yang dibatasi oleh tiga pasang persegipanjang yang kongruen dan masing-masing pasangannya yang kongruen terletak sejajar. Menurut Slavin dan Chrisonino (2005), A regtangular solid is a uniform solid

  whose base is a rectangle and whose height is perpendicular to its base (balok adalah bangun yang memiliki sisi yang seragam yaitu

  persegi panjang dan tingginya tegak lurus terhadap alas). Balok juga memiliki 8 titik sudut dan 12 rusuk. Contoh balok dalam kehidupan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  29

  sehari-hari di antaranya adalah ruang kelas, kotak kemasan karton, dan balok kayu.

  H G E F

D C

A B

Gambar 2.3 Balok ABCD EFGH a.

  Jaring-jaring Kubus dan Balok Jika sebuah polihedron dipotong pada beberapa rusuknya dan dapat dibuka untuk diletakkan pada suatu bidang datar sehingga membentuk susunan yang saling terhubung maka susunan yang terbentuk disebut sebagai jaring-jaring. Begitu pula sebaliknya, suatu jaring-jaring polihedron dapat dilipat dan disambung untuk membentuk suatu polihedron. Jaring-jaring balok dan kubus dapat diperagakan dengan menggunakan kertas karton, contohnya sebagai berikut :

Gambar 2.4 Contoh jaring-jaring kubus

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  30

Gambar 2.5 Contoh Jaring-jaring Balok b.

  Luas Permukaan Balok dan Kubus Menurut Slavin dan Chrisonino (2005) luas permukaan kubus adalah ukuran sisi luar kubus bukan termasuk dalam kubus. Untuk menemukan luas permukaan dari ruang dimensi, kita temukan terlebih dahulu ukuran dari semua sisinya. Kemudian kita temukan temukan luas salah satu sisinya dan menambah luas masing-masing sisi tersebut. begitu juga dengan luas permukaan balok dapat ditentukan dengan menggunakan cara yang sama. Seperti pada kubus, balok juga memiliki 6 sisi sisi atas bawah, depan belakang, dan samping kanan kiri. Sisi atas dan bawah merupakan permukaan yang sama sehingga memiliki luas yang sama. Begitu juga dengan sisi depan belakang dan dua sisi sampingnya masing- masing memiliki luas sisi yang sama.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  31 p t t p p

l l l

l l p p t

t

p

Gambar 2.6 Permukaan balok

  Pada Gambar 2.6 dapat dilihat jaring-jaring balok yang menggambarkan permukaan balok, dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa panjang rusuk balok adalah p, l dan t. maka dapat ditentukan rumus Luas permukaan balok adalah sebagai berikut :

  • Jumlah luas = 2 × (

  Sisi atas dan bawah

  • ) Sisi depan dan belakang
    • = 2 × (

  Jumlah luas

  • ) Sisi kanan dan kiri
    • Jumlah luas = 2 × (

  • ) Sehingga luas permukaan balok adallah total jumlah ketiga pasang luas sisi-sisinya,

  = 2 Luas Permukaan

  • 2 + 2 = 2(
  • )

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  32 s s s s s s s s s s s s s s s s s s s

Gambar 2.7 Permukaan kubus

  Untuk permukaan kubus pada Gambar 2.7 dapat dilihat bahwa panjang rusuknya sama yaitu p = l = t = s sehingga diperoleh rumus : . = 6

  2

  . = 6 c.

  Volume Kubus dan Balok Jika pada geometri datar, luas suatu bangun dinyatakan sebagai banyaknya satuan luas yang dapat menutupi bangun datar, maka dalam geometri ruang, volume atau isi bangun ruang dinyatakan sebagai banyaknya satuan isi yang dapat mengisi bangun ruang tersebut. Volume

  3

  dikukur dalam satuan kubik, seperti centimeter kubik (cm ), inchi kubik

  3

  3

  3

  (in ) atau meter kubik (m ). Satu cm menyatakan volume kubus dengan panjang rusuk 1 cm. selain ukuran baku untuk menyatakan volume dalam kehidupan sehari-hari sering dijumpai juga ukuran-ukuran tidak baku seperti :

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  33

  Tetes (takaran percobaan kimia)

  • Gelas ( dalam masak memasak)
  • Pada sebuah balok, percobaan paling mudah untuk menentukan volume adalah dengan menggunakan kubus satuan. Sebagai contoh balok dengan ukuran panjang 3 satuan, lebar 2 satuan dan tinggi 4 satuan dapat diisi kubus satuan sebanyak 3 × 2 × 4 buah, sehingga menyatakan balok tersebut mempunyai volume 24 satuan volume. Ilustrasinya sebagai berikut.

Gambar 2.8 Percobaan menentukan volume balok dengan kubus satuan

  Melalui proses percobaan mengisi kubus satuan ke balok dalam berbagai ukuran, secara umum volume balok dengan panjang p, lebar l, dan tinggi t dapat dinyatakan sebagai :

  = × ×

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  34

  Mengingat bahwa alas balok berbentuk persegipanjang dengan luas = × , maka volume balok dapat juga dinyatakan sebagai hasil kali luas alas dengan tinggi balok :

  = × Karena pada kubus panjang rusuk s berlaku

  = = = maka volume kubus dapat dinyatakan sebagai :

  3

  = d. Diagonal sisi, diagonal ruang dan bidang diagonal

  Untung (2008) dalam geometri datar, diagonal pada sebuah segi- banyak (polygon) merupakan garis yang menghubungkan dua titik sudut yang tidak berdekatan.

  D E C A B

Gambar 2.9 Segilima ABCDE

  Pada segilima ABCDE, garis AD merupakan diagonal. Demikian juga dengan AC. Sementara itu AE bukan diagonal dari segilima, karena titik A dan E terletak berdekatan (pada ruas garis yang sama). Diagonal ruang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  35

  suatu bangun ruang merupakan garis yang menghubungkan dua titik sudut yang tidak berdekatan (tidak terletak pada satu bidang sisi).

  H G E F D C A B

Gambar 2. 10 Diagonal sisi dan diagonal ruang balok

  Pada Gambar 2.10, HB merupakan diagonal ruang dari balok ABCD EFGH. Oleh karena itu dalam kubus dan balok terdapat tiga istilah diagonal yaitu diagonal sisi, diagonal ruang, dan bidang diagonal.

  Terdapat 12 diagonal sisi dan 6 diagonal ruang pada balok dan kubus. Keduabelas diagonal sisi pada balok dan kubus membentuk enam buah bidang diagonal. Pada gambar 2.10, ruas garis EB, EG, dan FC merupakan tiga dari duabelas diagonal sisi pada balok ABCD EFGH. Dengan menggunakan teorema Pythagoras, dapat ditentukan :

  2

  2

  • 2

  =

  2

  • 2

  =

  2

  =

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  36

  Pada gambar 2.10, HB merupakan satu di antara empat buah diagonal ruang balok ABCD EFGH. Perhatikan segitiga HDB siki-siku di D, akibatnya panjanng diagonal ruang suatu balok dapat ditentukan dengan menggunakan teorema Pythagoras.

  2

  

2

  2

  2

  2

  2

  2

  • Bidang diagonal suatu balok berbentuk persegipanjang.
  • 2
  • = + = + =

  

H G

E F D C A B

Gambar 2.11 bidang diagonal ACGE dan BCHE Pada Gambar 2.11 diberikan contoh bidang diagonal balok ABCD EFGH.

  Perhatikan bahwa setiap pasang bidang diagonal tersebut kongruen. Akibatnya :

  2

  2

  • 2

  = = × = ×

  2

  • 2

  = = × = ×

  2

  ฀ = = × = ×

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  37

  Begitu juga pada kubus untuk mencari diagonal sisi, diagonal ruang dan bidang diagonalnya menggunakan persamaan seperti pada balok, namun pada kubus rusuknya berukuran sama yaitu 㙣 = = = .

3. Prisma

  Bangun ruang yang mempunyai sepasang sisi kongruen dan sejajar serta rusuk-rusuk tegaknya saling sejajar (Untung,2008).

  

Gambar 2. 12 Prisma Tegak Segilima

  Dua segi-n yang kongruen dari hasil perpotongan di atas, bagian permukaan prismatik yang berada diantara keduanya, beserta seluruh ruang tertutup yang dibatasinya membentuk prisma segi-n (Gambar 2.12). dua segi ini disebut alas dan tutup, sedangkan permukaan prismatik di antara keduanya disebut sisi prisma. Tinggi prisma dinyatkan sebagai jarak bidang alas dengan bidang tutup. Rusuk tyang terletak pada sisi prisma dinamakan rusuk sisi dan rusuk yang terletak pada bagian alas dinamakan rusuk alas. Apabila rusuk sisi prisma tegak lurus terhadap alas, maka dinamakan sebagai prisma tegak, selain itu dinamakan sebagai prisma miring. Prisma diberi nama

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  38

  berdasarkan bentuk alasnya. Contoh: prisma segitiga samasisi, Prisma segienam beraturan, prisma segilima beraturan.

  F D E C A B Gambar 2. 13 Prisma segitiga sama sisi

Gambar 2.14 Prisma segienam beraturan a.

  Volume Prisma 1.

  Prisma segitiga siku-siku Volume prisma segitiga siku-siku dapat dicari dengan membuat dua buah prisma segitiga siku-siku yang kongruen sehingga dapat dibentuk menjadi sebuah balok. Misalkan V merupakan volume prisma segitiga siku-siku dengan luas alas A. jika dua buah prisma segitiga siku-siku digabungkan menurut sisi miring alas maka akan terbentuk sebuah balok dengan luas alas 2 × .

  2 × =

  = ×

  = × ×

  = 2 ×

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  39

  Sehingga diperoleh, = ×

  Atau − = × 2.

  Prisma segitiga sebarang

  F E D C B A

Gambar 2.15 prisma segitiga sembarang = ×

  Jadi secara umum Volume prisma segitiga adalah, = ৣ ×

  Secara umum untuk prisma segi-n, misalkan : − = ×

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  40

  b.

  Jaring-jaring dan luas permukaan Prisma

Gambar 2.16 contoh jaring-jaring prisma

  Melalui ilustrasi Gambar 2.16, maka luas permukaan prisma dapat ditentukan dengan menjumlahkan luas sisi prisma, luas tutup, dan luas alas. = + +

  = × + 2 × c.

  Unsur-unsur prisma 1.

  Bidang yang memotong bidang alas dinamakan sisi tegak.

2. Bidang alas, bidang atas dan sisi tegak dinamakan sisi-sisi prisma.

  3. Perpotongan antara dua sisi tegak dinamakan rusuk tegak,perpotongan antara sisi tegak dan bidang alas dinamakan rusuk alas.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  41

  4. Jarak antara bidang alas dan bidang atas dinamakan tinggi prisma.

  5. Pertemuan dua rusuk prisma dinamakan titik sudut.

  6. Setiap bidang alas dan bidang sisi tegak memilliki diagonal bidang.

  7. Ruas garis yang menghubungkan dua titik sudut yang berhadapan dinamakan diagonal ruang.

  8. Sebuah bidang yang memuat sepasang rusuk yang berhadapan dinamakan bidang diagonal.

  4. Limas

  Menurut Slavin dan Chrisonino (2005) dalam bukunya Geometry,

  “A pyramid is a geometric solid having any polygon as one face, where all the other face are triangle meeting at a common vertex. The pyramid is named after the polygon forming the face from which the triangles start”. Limas merupakan geometri ruang yang mempunyai

  segibanyak pada satu permukaan, dimana semua semua sisi tegaknya berupa segitiga yang bertemu pada satu titik puncak.

Gambar 2.17 Limas segitiga 1 Gambar 2.18 Limas segienam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  42

  a.

  Unsur- Unsur limas Daerah segi banyak dinamakan bidang alas atau disebut dengan

  • alas
  • tegak

  Daerah-daerah segitiga, kemudian dinamakan bidang-bidang sisi

  • dinamakan titik puncak

  Titik sudut persekutuan puncak-puncak segitiga kemudian

  Rusuk-rusuknya yang melalui titik puncak dinamakan rusuk tegak

  • Jarak dari puncak limas ke bidang alas dinamakan tinggi alas.
  • Limas segi-n beraturan adalah limas dengan alas berupa segi-n beraturan dan proyeksi titik puncak pada bidang alas berhimpit dengan pusat bidang alasnya.

  b.

  Volume Limas

  R P Q A C B

Gambar 2.19 Prisma ABC PQR

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  43 P R

  R Q Q Q A

  A C C A B Gambar 2. 20 limas dari prisma ABC PQR

  Volume Prisma yang terbentuk diatas adalah hasil kali luas segitiga ABC dengan tinggi limas.

  = × Untuk mendapatkan volume limas, perhatikan limas Q.APR, limas ini dapat dipandang sebagai limas dengan puncak A dan alas segitiga PQR. Karena segitiga PQR kongruen dengan segitiga ABC, dan tinggi limas Q.APR dengan Q.ABC sama. Dan alas limas Q.ACR setengah persegi panjang ACPR sehingga ACR sama dengan APR, maka diperoleh . = . 㘷 = .

  Sehingga dapat disimpulkan bahwa

  1 ×

  . =

  3

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  44

  1 ×

  . = ×

  3 Percobaan untuk menunjukkan kebenaran rumus limas dapat dilakukan melalui peragaan menakar menggunakan sebuah limas dan sebuah prisma pasangannya. Dalam hal ini dikatakan limas dan prisma berpasangan jika kedua alas bangun tersebut kongruen dan tinggi kedua bangun sama. Dari praktek tersebut didapatkan bahwa ternyata prisma dipenuhi oleh takaran limas ( Untung,2008).

  Akibatnya : = 3 ×

  1 ×

  =

  3

  1 ×

  = ×

  3 c.

   Jaring-jaring limas dan Luas Permukaan

Gambar 2.21 Contoh jaring-jaring limas segiempat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  45 Gambar 2. 22 Contoh Jaring-jaring limas segilima

  Melalui Gambar 2.21 dan Gambar 2.22, Luas permukaan limas dapat ditentukan dengan menjumlahkan luas sisi limas dan alasnya.

  = ℎ + (Untung Trisna Suwaji,2008) H.

   Kerangka Berpikir

  Matematika merupakan materi pembelajaran yang dianggam sulit oleh siswa, tak sedikit pula siswa yang mengganggap bahwa matematika merupakan materi yang mematikan dan menyebabkan nilai hasil belajar menurun. Semua ini bergantung pada model pembelajaran yang digunakan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  46

  oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung. Model pembelajaran yang digunakan biasanya adalah ceramah, untuk materi bangun ruang sisi datar, siswa masih kesulitan dalam memahami materi yang diberikan oleh guru, sehingga mereka hanya mengikuti proses pembelajaran, namun tak mengerti apa maksud dari pembelajaran yang berlangsung.

  Mind map ( peta pikiran) merupakan suatu model pembelajaran

  yang sangat baik diterapkan oleh guru dengan tujuan untuk meningkatkan daya hafal siswa dalam pemahaman konsep siswa yang kuat, siswa juga dapat berimajinasi dan dapat meningkatkan kekreatifannya. Pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map (peta pikiran) akan meningkatkan daya hafal dan motivasi belajar siswa yang kuat, serta siswa akan lebih kreatif dalam belajar ( Tony Buzan,2008:4).

  Diharapkan dengan adanya model pembelajaran Mind Map, siswa dapat tertarik dan menjadi lebih kreatif dalam menyusun informasi- informasi yang diterima untuk dituangkan dalam catatannya. Siswa dapat semakin aktif dalam proses pembelajaran, sehingga siswa dapat menggunakan Mind Map sebagai alat belajar yang menarik dan dapat meningkatkan semangat belajar siwa. Keaktifan siswa diharapkan dapat meningkat karena pembelajaran akan dilaksanakan dengan diskusi kelompok dan saling bertukar pendapat dengan temannya, sehingga siswa dapat lebih kreatif dan menjadi semangat dalam belajar sehingga mendapatkan hasil belajar yang baik.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan

  bantuan kuantitatif. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau status fenomena yang diteliti. Peneliti akan menggambarkan penerapan proses pembelajaran dengan model pembelajaran Mind Map untuk mengetahui sejauhmana antusiasme siswa dan bentuk-bentuk interaksi yang muncul antara guru dengan siswa. Data akan dikumpulkan dengan menggunakan instrumen-instrumen yang telah disusun oleh peneliti yaitu lembar observasi, angket penelitian dan wawancara.

  Penelitian yang dilakukan ini akan memberikan gambaran yang nyata dalam proses pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map. Dalam penelitian ini, data-data ini merupakan data yang ditemukan selama proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map yang nantinya akan dijelaskan secara faktual dan sistematis oleh peneliti kemudian disimpulkan.

B. Lokasi dan Waktu Penelitian

  Penelitian ini dilaksanakan di SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten yang beralamat di jalan lemah miring Paseban, Bayat, Klaten.

  Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2013.

  

47

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  48

C. Subjek Penelitian

  Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 31 anak, dengan 19 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Dalam hal ini peneliti juga sebagai pengajar di kelas. SMP Pangudi Luhur Bayat merupakan sekolah naungan Yayasan Pangudi Luhur yang beralamat di Lemah Miring, Paseban, Bayat, Klaten dan mempunyai santo pelindung Aloysius. Kemampuan siswa di sekolah ini rata-rata, ada yang masuk dalam juara- juara mata pelajaran di luar sekolah dan banyak siswa yang memiliki kemampuan non akademik juga. Siswa-siswa di SMP Pangudi Luhur Bayat mengikuti beberapa kegiatan ekstra kulikuler yang beragam, sebagai contoh menari, band, dan ketrampilan menjahit. Tak kalah pula, siswa- siswi SMP Pangudi Luhur Bayat mampu membuat batik dan dapat dipamerkan di luar sekolah. sehingga kemampuan siswa-siswinya baik, dilihat dari penjelasan di atas. Keadaan sosial siswa di sekolah ini beragam, ada yang berasal dari keluarga yang mampu dan keluarga yang tidak mampu. Mayoritas pekerjaan orangtua siswa sebagai petani, buruh dagang dan buruh tukang. Terdapat pula orang tua siswa yang bekerja sebagai wirausaha membuka toko dan sebagai perangkat desa. Siswa-siswi ditanamkan untuk selalu bekerja sama tanpa pemandang status ekonomi dan sosial teman-temannya.

  Guru matematika di SMP Pangudi Luhur terdapat 3 guru, namun yang mendominasi hanyalah satu guru saja, karena merupakan satu-

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  49

  satunya guru matematika dari lulusan pendidikan matematika. Namun tak kalah juga 2 guru lainnya juga mahir dalam memberikan pembelajaran di dalam kelas. Semua guru di sekolah ini sangat ramah, sehingga tidak ada jarak yang menonjol antara guru dan siswa-siswinya. Guru dan siswa terlihat seperti saudara dan saling membantu satu sama lain.

  D. Rancangan Penelitian

  Peneliti akan menjadi guru di dalam kelas yang telah dipilih untuk pengambilan data. Selain peneliti juga terdapat teman peneliti dan kemungkinan akan ada guru pembimbing, yang tak lain adalah guru mata pelajaran matematika. Mereka akan membantu dalam pengamatan dan dalam mengumpulkan data yang dibutuhkan oleh peneliti.

  Peneliti melakukan pembelajaran dengan mengelompokkan siswanya dalam 5 kelompok kecil agar pembelajaran lebih efektif. Karena jumlah anak di dalam kelas ini adalah 31 siswa dan tergolong dalam kelas yang bervariasi tingkah laku siswanya, sehingga dengan cara seperti yang telah direncanakan, peneliti dapat mengolah kelas dengan baik pada saat melakukan pembelajaran dengan model pembelajaran Mind Map.

  E. Perumusan Variabel

  Variabel merupakan obyek penelitian, atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian. Variabel yang digunakan oleh peneliti di dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  50

  a. Variabel bebas/Penyebab (Independent Variable) Variabel bebas atau penyebab merupakan variabel yang mempengaruhi atau menjadi sebab perubahan/timbulnya variabel terikat. Pembelajaran matematika dengan model pembelajaran Mind Map merupakan variabel bebas di dalam penelitian ini.

  b. Variabel terikat (Dependent Variable) Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi suatu akibat dari variabel bebas. Yang menjadi variabel terikat dalam penelitian ini adalah keaktifan siswa dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan model pemmbelajaran Mind Map pada materi Bangun ruang sisi datar.

F. Prosedur Pengumpulan Data a. Tahap Persiapan Pengambilan Data

  • bertemu dengan kepala sekolah.

  Peneliti meminta ijin ke sekolah yang akan diteliti untuk

  • dari sekretariat jurusan untuk diberikan kepada kepala sekolah SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten sebagai bukti bahwa peneliti melakukan penelitian untuk penyusunan skripsi.

  Peneliti meminta surat pengantar untuk melakukan penelitian

  • kepala SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten.

  Peneliti memberikan surat pengantar dari kampus kepada

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Pengambilan data yang dilakukan melalui dua tahap untuk tahap pertama adalah peneliti melakukan tes matematika untuk mengambil data hasil belajar dari para siswa, untuk tahap kedua yaitu peneliti memberikan angket kepada para siswa pada akhir pembelajaran, pertengahan pembelajaran pada pemberian ulanngan yang pertama dan diakhir pembelajaran materi yaitu saat ulanngan kedua, peneliti melakukan wawancara dengan siswa yang telah mendapatkan nilai tinggi, sedang, dan rendah pada dua kali ulangan yang diberikan sebagai sampel untuk mengetahui sejauh

  51

  • Peneliti bertemu dengan guru kelas untuk membicarakan rencana penelitian yang telah disusun dan berkonsultasi materi, metode dan apa saja yang menjadi prasyarat melakukan penelitian di dalam kelas yang diampu oleh guru kelas tersebut. Kemudian peneliti mengajukan ijin melakukan uji coba instrumen penelitian di kelas yang diampu oleh guru kelas tersebut.
  • Peneliti mencari waktu yang tepat untuk mengambil data dengan pertimbangan dari peneliti dan guru kelas yang bersangkutan.
  • Peneliti merancang rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan intrumen-instrumen yang dibutuhkan dalam penelitian.

b. Tahap Pengambilan Data

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  52

  mana model pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran oleh peneliti bermanfaat bagi siswa dan mengetahui keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Mind Map. Terdapat juga observer yang mengamati kegiatan belajar mengajar, agar terlihat dan dapat terdefinisi bagaimana keadaan nyata dikelas pada saat pembelajaran berlangsung.

  1. Observasi Dengan mengamati dan melihat gejala-gejala apa saja yang muncul pada saat pembelajaran. Dengan melakukan pengamatan pada saat proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map agar terlihat bagaimana keaktifan siswa dan prestasi siswa di dalam pembelajaran yang dilakukan.

  2. Tes matematika Dalam proses ini dilakukan tes sebanyak dua kali, yaitu tes yang pertama terdiri dari 4 soal siswa melengkapi tabel, menjodohkan, menggambar jaring-jaring bangun datar, dan menghitung diagonal, bertujuan agar siswa benar-benar memahami apa yang telah dipelajari bersama dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map. Untuk tes yang kedua terdiri dari 5 soal uraian mengenai luas permukaan dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  53

  volume bangun ruang sisi datar, agar terlihat bahwa siswa mengerjakan soal dengan menggunakan suatu proses.

  3. Angket Keaktifan siswa Angket yang disusun oleh peneliti berdasarkan pada tujuan yang akan dicapai dalam penelitian, yaitu untuk mengetahui keaktifan siswa dalam pembelajaran, langkah- langkah untuk membuat angket keaktifan siswa : a.

  Membuat indikator-indikator keaktifan siswa bersama guru pembimbing b.

  Menyusun angket dengan beberapa pernyataan yang sesuai dengan indikator yang telah dibuat bersama guru pembimbing.

  4. Catatan Pembelajaran Catatan ini dibuat untuk mengetahui keadaan kelas yang berlangsung selama pembelajaran, untuk mengingat apa saja yang terjadi, apa saja yang menjadi masalah dalam pertemuan sebelumnya menjadi masukan bagi peneliti untuk memperbaiki pembelajaran yang selanjutnya. Instrumen pendukung dalam pembuatan laporan yang diberikan oleh observer, sehingga peneliti akan lebih mudah dalam menjelaskan apa yang terjadi dalam pembelajaran.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  54

5. Wawancara

  Wawancara dilakukan untuk mendengar dan mengetahui bagaimana siswa telah melakukan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map. Wawancara dilakukan pada akhir pembelajaran pada materi bangun ruang sisi datar. Diambil beberapa sampel saja untuk mengetahui sejauh mana keaktifan belajar siswa, diambil siswa yang mempunyai tingkat prestasi tinggi, sedang, dan rendah.

6. Dokumentasi

  Dokumentasi digunakan untuk menggambarkan keadaan atau kejadian yang sebenarnya terjadi ketika pembelajaran menggunakan model pembelajaran Mind Map berlangsung, dan digunakan untuk memperkuat data dan mengambil gambar dari Mind Map siswa yang telah dibuat dalam pembelajaran. Sebagai pendukung dan bukti penelitian.

G. Instrumen Penelitian

  Instrumen penelitian adalah alat yang digunakan oleh peneliti untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam suatu penelitian. Dalam penelitian ini yang digunakan untuk instrument adalah tes matematika

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  55

  untuk mengetahui hasil belajar siswa dan instrument keaktifan siswa dalam pembelajaran.

1. Pra Pembelajaran

  Sebelum melaksanakan pembelajaran, guru haruslah mempersiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Instrumen kegiatan pembelajaran yakni RPP yang terdiri dari 12 (duabelas) kali pertemuan dengan total waktunya adalah 19x40 menit. Di dalam RPP terkandung beberapa komponen untuk melancarkan kegiatan pembelajaran, antara lain nama sekolah, mata pelajaran, materi ajar, kelas, alokasi waktu, standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, metode pembelajaran yang digunakan, rincian langkah-langkah kegiatan pembelajaran, sumber belajar, media pembelajaran, dan penilaian.

Tabel 3.1 Rancangan Pembelajaran

  Pertemuan Waktu Kegiatan

  1 Sabtu, 6 April 2013 Mengenal bangun ruang sisi datar dan membuat Mind map mengenai sifat dan unsur dari bangun ruang sisi datar (angket keaktifan I)

  2 Senin,8 April 2013 Membahas mengenai sifat dan unsur dari bangun

ruang sisi datar

  3 Rabu,10 April 2013 Memecahkan masalah yang berhubungan dengan sifat-sifat dan unsur-unsur bangun ruang sisi datar

pemberian LKS I

4 Sabtu, 13 April 2013 Membuat jaring-jaring bangun ruang sisi datar.

  5 Senin, 15 April 2013 Membuat jaring-jaring bangun ruang sisi datar

  6 Rabu, 17 April 2013 Ulangan pertama mengenai sifat dan unsur bangun datar, penyebaran angket keaktifan II.

  Menentukan luas permukaan bangun ruang sisi datar

  7 Sabtu, 20 April 2013 Membahas mengenai luas permukaan bangun ruang sisi

  8 Sabtu, 27 April 2013 Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan luas permukaan bangun ruang (memberikan latihan soal)

11 Sabtu, 04 April 2013 Pemberian Lembar kerja siswa II

2. Lembar kerja Siswa

  I Mengidentifikasi sifat- sifat kubus,balok,prisma, dan limas

  2 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2

  2 II Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, Limas

  2

  1

  

LKS Sub Pokok Bahasan Indikator Jumlah soal

  56

Tabel 3.2 Kisi-kisi Lembar Kerja siswa

  Lembar Kerja siswa akan diberikan pada saat akhir pencapaian kompetensi dasar yang telah ditentukan.

  Lembar kerja siswa digunakan sebagai latihan untuk membantu siswa dalam mengerjakan tes yang akan diberikan oleh peneliti pada akhir pembelajaran. Lembar kerja ini digunakan oleh peneliti untuk mencapai indikator-indikator pencapaian materi mengenai bangun ruang sisi datar. Dengan menggunakan LKS dalam pengajaran akan membuka kesempatan kepada siswa untuk aktif dalam pembelajaran.

  12 Senin, 06 April 2013 Ulangan kedua mengenai Luas dan Volume bangun ruang sisi datar dan penyebaran angket keaktifan III

  10 Rabu, 01 April 2013 Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan bangun ruang sisi datar

  9 Senin, 29 April 2013 Menentukan Volume bangun ruang sisi datar dan membahas Volume bangun ruang sisi datar (latihan soal)

  • Memahami pengertian bangun ruang sisi datar
  • Menyebutkan unsur-unsur dan sifat-sifat bangun ruang sisi datar
  • Menentukan panjang diagonal sisi
  • Menentukan masalah yang berhubungan dengan luas permukaan bangun ruang sisi datar
  • Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan volume bangun ruang sisi datar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  57

3. Tes Matematika

  Tes matematika yang digunakan berupa tes mencocokkan sifat atau unsur dari bangun datar, dan uraian singkat dan semua jawaban dari soal uraian harus disertakan cara pengerjaannya. Soal dibuat oleh peneliti sendiri, namun tidak menutup kemungkinan mengadopsi dari berbagai sumber. Tes matematika ini dilakukan sebanyak dua kali, pada saat materi sampai jaring-jaring bangun ruang dan diakhir pembelajaran materi Bangun ruang, sehingga soal yang disusun merupakan soal campuran dari materi bangun ruang. Dalam penyusunan soal-soal tes, terlebih dahulu ditentukan kisi-kisi soal tes sesuai dengan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran, kemudian disusun soal tes yang sesuai dengan kisi-kisi :

Tabel 3.3 Kisi-Kisi Pembuatan soal Tes :

  Tes Sub Pokok Bahasan Indikator Jumlah 1 2 1. sifat-sifat pengertian Mengidentifikasi Memahami

  • kubus,balok,prisma, dan limas bangun ruang sisi datar dan 3 soal

    √ memahami pengertian mengenai Kubus, Balok, Prisma, dan limas dan menyebutkan unsur-unsur dari bangun ruang

  2. Menggambar jaring-jaring Membuat Jaring-jaring kubus,

balok, prisma, dan limas. kubus, balok, prisma, dan limas √ 1 soal

  3. Menyelesaikan masalah yang Menghitung luas permukaan dan

volume kubus, balok, prisma, berkaitan dengan Luas 5 soal

√ Limas permukaan dan Volume bangun ruang sisi datar

  TOTAL 9 soal

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  58

  Tes yang telah disusun oleh peneliti sebelum diujikan untuk pengambilan data akan dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya.

  a.

  Validitas Validitas digunakan untuk mengukur apakah soal yang disusun peneliti memenuhi kriteria valid. Untuk pengujiannya tes yang telah disusun oleh peneliti diberikan kepada guru pembimbing untuk kemudian diujikan di kelas VIII B SMP Pangudi Luhur Bayat, untuk mengetahui hasil yang akan dicapai anak untuk kemudian dihitung untuk mencari validitas soal tersebut.

  Peneliti menggunakan taraf signifikan (alpha) 0,05 atau 5%. Setiap item didalam uji validitas dikatakan valid jika r hitung lebih besar daripada r tabel. Pengujian validitas menggunakan rumus teknik korelasi product moment yaitu sebagai berikut :

  − ( ) =

  2

  2

  2

  2

  ( ) × ( )) − ( ) − (

  Keterangan : = koefisien korelasi antara variabel X dengan variabel Y

  Y = skor total X = skor pada tiap soal n = jumlah responden

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2

  = jumlah varian butir Nilai varian butir dapat dicari berdasarkan rumus sebagai berikut :

  2

  b

  = varian total σ

  2

  r 1i = reliabilitas instrumen k = banyak butir pertanyaan σ t

  2 Keterangan :

  59

  Dalam pengujian koefisien ini digunakan taraf signifikan 5%. Jika ≥ r

  = − 1

  1

  Reliabilitas Reliabilitas digunakan untuk menunjukkan pada suatu pengertian bahwa instrumen dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpulan data karena instrumen tersebut sudah baik. Untuk menghitung reliabilitas dalam penelitian ini menggunakan pengujian reliabilitas yang didasarkan pada perhitungan koefisien alpha dari Cronbach yang dirumuskan sebagai berikut :

  b.

  maka suatu butir instrumen adalah tidak valid.

  tabel

  , maka suatu butir dapat mengukur apa yang diinginkan (valid). Sebaliknya, jika < r

  tabel

  1 −

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  60

  2

  2

  2

  = Keterangan : n = jumlah responden X = nilai skor yang dipilih (total nilai dari nomor butir) Dengan nilai koefisien reliabilitas r

  11 sebagai berikut :

  0,800 - 1,000 = Sangat tinggi 0,600 - 0,799 = Tinggi 0,400 - 0,599 = Cukup 0,200 - 0,399 = Rendah 0,200 = Sangat rendah 4.

  Instrumen Keaktifan Instrumen keaktifan dalam penelitian ini adalah a.

  Angket keaktifan Angket adalah suatu pernyataan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden, informasi tentang dirinya dan mengenai apa yang telah didapat. Angket dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui keaktifan siswa dalam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  61

  pembelajaran yang dilakukan dengan model pembelajaran Mind Map .

Tabel 3.4 Angket keakifan siswa

  

No. Indikator Pernyataan Pernyataan

positif negatif

  1. Mempersiapkan materi dengan baik 1,2,3,4,5 6,7,8

  2. Mengerjakan Tugas dengan baik 9,11,12,13

  10

  3. Memperhatikan Penjelasan Materi 14,16,18,19 15,17

  4. Bekerja di dalam kelompok 20,21,23 22,24,25

  5. Merespon pendapat dan berpendapat 26,27,29,30

  28 b.

  Wawancara Wawancara dilakukan oleh peneliti kepada siswa yang telah disaring dan yang dilihat hasil pengerjaan soal tes. Peneliti mengambil beberapa sampel yang baik dan kurang baik dalam mengerjakan soal tes. Disini peneliti tidak akan meberikan wawancara kepada semua siswanya, namun peneliti hanya mengambil 6 sampel siswa, sesuai dengan hasil belajar yang telah dicapai yaitu yang hasil belajarnya tinggi, sedang dan rendah.

  Wawancara ini dilakukan untuk memberikan penekanan pada pengisian angket yang telah dilakukan siswa untuk mengetahui keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Adapun pertanyaan yang diberikan pada saat wawancara adalah sebagai berikut :

  1. Bagaimana pendapatmu mengenai pembelajaran yang dilaksanakan dengan model pembelajaran Mind Map?

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  62

  2. Apakah kamu merasa ada perbedaan antara pembelajaran sebelumnya dan pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran Mind Map? 3. Apakah kamu merasa aktif dalam pembelajaran menggunakan

  Mind Map dalam kerja kelompok dan presentasi di kelas baik

  aktif bertanya maupun memberikan pendapat? 4. Apakah model pembelajaran Mind Map dapat membantu kamu dalam memahami materi pembelajaran?

  5. Apakah kamu menemui kesulitan dalam pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran Mind Map?

  6. Apa manfaat yang dapat kamu rasakan setelah melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Mind

  Map ? 5.

  Bentuk Data Data yang diperoleh berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari pengumpulan jawaban siswa saat mengerjakan soal tes matematika yang diberikan oleh peneliti untuk mengetahui sejauhmana model pembelajaran yang digunakan bermanfaat bagi sistem belajar siswa. Peneliti juga memberikan angket mengenai keaktifan siswa terhadap model pembelajaran yang digunakan untuk diisi dan yang bertujuan mengetahui sejauhmana model pembelajaran

  Mind Map

  berhasil menarik perhatian siswa dalam proses

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  63

  pembelajaran. Data sekunder adalah data berupa hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti terhadap subyek penelitian yang dipilih berdasarkan hasil jawaban siswa dari tes metematika yang telah dilaksanakan sebelumnya. Data tersebut merupakan data kualitatif, sehingga untuk selanjutnya akan dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif.

H. Teknik Analisis Data

  Data merupakan hasil pencatatan peneliti baik berupa fakta yang didapat selama penelitian ataupun angka. Untuk dapat menganalisis data suatu penelitian diperlukan metode analisis data yang tepat agar laporan dapat dimengerti dan dapat dipahami dengan mudah. Teknik analisis data dalam penelitian akan dijelaskan dibawah ini : 1.

  Analisis hasil tes matematika

  • Pada Tes fase 1

  Soal melengkapi pada soal tes nomer 1 ulangan sifat-sifat segiempat memiliki skor maksimal 10. Pada soal ini terdapat 4 bangun ruang, maka masing-masing bangun ruang memliki skor 2,5. Soal menjodohkan pada soal tes nomer 2 memiliki skor maksimal 5. Pada soal ini terdapat 5 pertanyaan sehingga masing-masing memiliki skor 1. Soal menggambar jaring- jaring skor maksimal 8, pada soal ini terdapat 4 pertanyaan, jadi masing-masing soal mempunyai skor maksimal 2. Pada

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  64

  soal mencari panjang diagonal sisi dan diagonal ruang nomer 4 memiliki skor maksimal 7.

  • Terdapat 5 soal uraian dengan bobot masing-masing soal berbeda dan jumlah skor pada tes fase ini adalah 40. Untuk soal uraian nomor 1 mempunyai skor maksimal 5 yaitu soal mecari luas permukaan dan volume bangun ruang prisma segitiga. Pada soal nomor 2 mempunyai skor maksimal 10, menentukan luas bidang diagonal, luas permukaan dan volume dari kubus yang diketahui. Pada soal nomor 3 mempunyai nilai maksimal 10, menentukan kerangka, luas permukaan, dan volume balok yang diberikan. Pada soal nomor 4 mempunyai nilai maksimal 5, menentukan tinggi dan luas permukaan balok yang diketahui alasnya berbentuk persegi dan diketahui volumenya. Pada soal nomor 5 mempunyai nilai maksimal 10, menentukan luas alas limas, panjang rusuk alas, tinggi sisi tegak, luas sisi tegak dan luas permukaan limas.

  Pada tes fase 2

  Selain itu, hasil tes juga dianalisis secara keseluruhan. Nilai keseluruhan dihitung dan dibuat kriteria nilai. Sebagai patokan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) dari sekolah pada Materi bangun ruang adalah 68. Dengan menghitung ketuntasan belajar dan rata-rata kelas pada ulangan 1 dan ulangan 2, mendiskripsikannya dengan menggunakan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  65

  pedoman Penilaian Acuan Patokan yang telah dibuat oleh pihak sekolah sebagai berikut :

Tabel 3.5 Perhitungan Nilai Tes Keseluruhan

  Tes Nilai Keterangan

  1

  2 N < 68 Tidak LULUS × 10 × 10 N ≥68 LULUS

  3

  4 Keterangan: N adalah Nilai

Tabel 3.6 Kriteria patokan nilai rata-rata

  Rata-rata Kriteria penilaian Sangat kurang ≤ 56

  

57 Kurang

  • – 67

    68 – 78 Cukup

  

79 Tinggi

  • – 89

  

90 Sangat tinggi

  • – 100

  Dengan demikian dapat didiskripsikan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map.

2. Pengolahan Data Non Tes

  Berikut ini akan dijelaskan cara menganalisis hasil angket : a.

  Pemberian skor Data keaktifan siswa dalam mengikuti dan melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajran Mind Map dianalisis dari hasil pengukuran keaktifan siswa. Jika siswa setuju dengan pernyataan positif yang diberikan, maka diberi skor 1 (satu) jika tidak setuju maka skor yang diberikan 0 (nol). Begitu pula sebaliknya, jika pada pernyataan negatif siswa setuju

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  66

  dengan pernyataannya maka diberi nilai 0 (nol) jika siswa tidak setuju, maka diberi nilai 1 (satu).

Tabel 3.7 Penilaian Keaktifan siswa b.

  Menghitung presentase Untuk mengetahui presentase masing-masing individu dan keseluruhan presentase keaktifan kelas, maka dapat dihitung dengan rumus :

Tabel 3.8 Presentase keaktifan

  

Keaktifan

Per Siswa Keseluruhan

(

  • ) × 100% ( + ) × × 100%

  Keterangan : Y : Jumlah jawaban setuju T : Jumlah jawaban tidak setuju jP : Jumlah pertanyaan n : Jumlah responden Setelah mendapatkan hasil prsentase melalui perhitungan keaktifan siswa, maka dapat dilihat kriteria persentase responden untuk keaktifan siswa sebagai berikut.

  

Pernyataan Setuju Tidak Setuju

Positif

  

1

Negatif

  1 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  67

Tabel 3.9 Kategori Keaktifan siswa

  

Persentase Keterangan

P Rendah ≤ 50%

  P > 50% Tinggi

  P : Presentase keaktifan Dari hasil diatas kemudian peneliti menghitung rata- rata presentasenya untuk membuat kesimpulan agar dapat menjawab permasalahan yang diteliti menggunakan suaru argument dan deskripsi secara rasional.

  c.

  Analisis hasil wawancara Hasil wawancara dianalisis secara deskriptif.

  Wawancara merupakan salah satu alat pendukung untuk mengukur keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Mind Map.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB IV HASIL PENELITIAN, ANALISIS DATA , DAN PEMBAHASAN A. Pelaksanaan Penelitian Penelitian dilaksanakan di SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten di kelas VIII B pada materi bangun ruang sisi datar. Jumlah siswa dalam penelitian ini

  adalah 31 siswa yang terdiri dari 17 siswa laki – laki dan 14 siswi perempuan.

  Dalam penelitian ini, peneliti telah melakukan beberapa kali observasi kelas terlebih dahulu. Gunanya untuk melihat keadaan siswa dalam kelas dan apa saja kesulitan yang dialami siswa saat pembelajaran matematika. Peneliti menggunakan catatan lapangan dalam observasi kegiatan guru sebelum dilakukan penelitian. Setelah dianalisis, ditemukan permasalahan paling mendasar yaitu keaktifan siswa dalam proses pembelajaran matematika, cara pemahaman siswa yang salah dan kesalahan pada konsep awal. Maka dari itu, peneliti menawarkan model pembelajaran Mind Map kepada siswa sebagai metode untuk membuat pembelajaran matematika lebih menarik dan melibatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Pada awalnya siswa belum memahami apa yang dimaksud dengan model pembelajaran Mind Map, oleh karena itu sebelum peneliti melakukan penelitian diadakan dahulu sosialisasi menggunaan model pembalajaran Mind Map dengan materi pembelajaran yang berbeda dengan materi yang akan digunakan untuk penelitian.

  

68

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  69

Tabel 4.1 Daftar Kegiatan Penelitian

  No. Waktu pelaksanaan Kegiatan

  

1. Mencari contoh Bangun Ruang Sisi Datar yang

Rabu, 03 April 2013 nyata dan pengisian angket keaktifan I

  

2. Pembuatan Mind Map mengenai sifat dan unsure

Sabtu, 06 April 2013 Bangun Ruang Sisi Datar (kerja dalam kelompok)

  

3. Presentasi Mind Map Kelompok mengenai unsure

Senin, 08 April 2013 dan sifat Bangun Ruang Sisi Datar

  

4. Pemberian LKS I mengenai sifat dan unsur Bangun

Rabu, 10 April 2013 Ruang Sisi Datar dan pembahasan

  

5. Pembahasan LKS I dan pengantar jaring-jaring

Sabtu, 13 April 2013 Bangun Ruang Sisi Datar

  

6. Mencari dan menggambar jaring-jaring Bangun

Senin, 15 April 2013 Ruang Sisi Datar menggunakan alat peraga

  7. Ulangan I, pengisian angket keaktifan II dan Rabu, 17 April 2013 pengantar mengenai luas permukaan bangun ruang sisi datar

  8. Membuat Mind Map Luas Permukaan Bangun Sabtu, 20 April 2013 Ruang Sisi Datar (kerja kelompok)

  

9. Presentasi Mind Map mengenai Luas Permukaan

Senin, 29 April 2013 Bangun Ruang Sisi Datar

  10. Pengantar materi Volume Bangun Ruang Sisi Datar, Rabu, 01 Mei 2013 membuat Mind Map Volume

  

11. Presentasi Mind Map mengenai Volume Bangun

Sabtu, 04 Mei 2013 Ruang Sisi Datar

  

12. Pemberian LKS II mengenai Luas Permukaan dan

Senin, 06 Mei 2013 Volume Bangun Ruang Sisi Datar

  13. Ulangan II dan pengisian angket keaktifan III Rabu, 08 Mei 2013

  Pada tanggal 29 Maret 2013 peneliti memperkenalkan model pembelajaran

  

Mind Map kepada siswa kelas VIII B SMP Pangudi Luhur Bayat, dengan tujuan

  agar siswa paham bagaimana pembelajaran yang akan dilakukan oleh peneliti dan terbiasa menggunakan metode pembelajaran yang baru yaitu model pembelajaran .

  Mind Map

  Sebelumnya peneliti mempersiapkan instrumen-instrumen yang dibutuhkan dalam penelitian dan alat yang digunakan untuk memperagakan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  70

  bangun ruang sisi datar, dan alat bantu lainnya untuk mendokumentasikan setiap aktivitas di kelas (camdig). Kegiatan pembelajaran yang terjadi selama penelitian telah dirinci sebagai berikut : 1.

  Pertemuan 1

Gambar 4.1 Gambar 4.2

  Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Rabu, 03 April 2013 pada jam ke 3-4 yaitu pada pukul 08.25-09.45. Pada pertemuan ini siswa yang hadir adalah 31. Pengantar materi bangun ruang sisi datar, siswa diminta untuk mencari benda-benda nyata yang menggambarkan bangun ruang sisi datar dan mempresentasikan di depan kelas. Siswa sangat antusias untuk mencari benda-benda yang menyimbolkan bangun ruang sisi datar. Banyak siswa yang bertanya kepada peneliti dan teman peneliti, apakah benda yang disebutkan sesuai dengan bangun ruang yang dimaksudkan. Secara keseluruhan, peneliti melihat bahwa siswa mengalami kesulitan untuk mencari benda yang berbentuk prisma dan limas. Keadaan kelas menjadi gaduh karena

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  71

  siswa berebut untuk menuliskan jawabannya di depan kelas, oleh karena itu peneliti menunjuk beberapa perwakilan siswa untuk menuliskan jawabannya di papan tulis.

  Setelah siswa menuliskan jawabannya, siswa diperbolehkan untuk menjelaskan apakah jawabannya sesuai dengan bangun ruang yang dimaksud. Peneliti sesekali menegur siswa yang kurang memperhatikan temannya yang sedang mengerjakan di depan kelas, dikarenakan kelas ini merupakan kelas yang aktif. Setelah presentasi dan diskusi selesai, peneliti memberikan angket keaktifan untuk diisi oleh siswa sebagai acuan awal peneliti bagaimana keaktifan siswa dalam kelas sebelum diterapkan model pembelajaran Mind Map. Siswa diberikan waktu mengisi angket selama 5 menit dikarenakan waktu pelajaran akan segera habis dan siswa banyak yang sudah fokus terhadap waktu istirahat. Oleh karena itu, peneliti kemudian mengakhiri pembelajaran dengan menyampaikan beberapa pesan untuk pembelajaran selanjutnya dan memberikan salam penutup kepada siswa.

2. Pertemuan 2

  Pertemuan kedua dilaksanakan pada hari sabtu, 06 April 2013 pada jam ke 3 yaitu jam 08.25-09.05. Untuk pembelajaran hari sabtu hanya 1 jam pelajaran saja dan sebelumnya adalah jam untuk pelajaran olahraga, maka tidak heran jika kelas menjadi sangat gaduh dan siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  72

  kurang siap untuk mengikuti pembelajaran. Peneliti memberikan pengarahan dan perintah untuk mempersiapkan pembelajaran dengan baik sebelum peneliti memulai pembelajaran pada pertemuan yang kedua ini. Siswa yang hadir adalah 31 anak. Pada pertemuan ini peneliti sudah masuk ke kedalam pembuatan Mind Map mengenai sifat dan unsur bangun ruang sisi datar. Siswa bekerja kembali di dalam kelompok, namun sebelumnya guru menjelaskan terlebih dahulu materi yang akan dipelajari pada pertemuan kedua ini, dengan tujuan agar siswa sudah memiliki acuan untuk bekerja di dalam kelompok. Siswa dibagi menjadi 5 kelompok sehingga satu kelompok rata-rata terdiri dari 6 siswa.

  Peneliti melihat bahwa kerja kelompok sangat tidak kondusif karena banyaknya anggota kelompok, sehingga hanya ada beberapa siswa yang bekerja dan sisanya hanya melihat temannya mengerjakan

  Mind Map. Tak sedikit siswa yang kembali bertanya mengenai

  bagaimana Mind Map itu dibuat, ini dikarenakan siswa masih lambat berpikir karena lelah setelah mengikuti pelajaran olahraga. Mind Map diselesaikan dirumah karena waktunya tidak cukup untuk mengerjakan di dalam kelas, sebagian besar kelompok sudah dapat menyelesaikan

  Mind Map kelompoknya, hanya saja siswa meminta untuk diberikan

  waktu untuk memperbaikinya. Banyak siswa yang antusias untuk membuat Mind Map sifat-sifat dan unsur bangun ruang sisi datar yaitu kelompok 1 dan kelompok 2, namun kelompok 3,4, dan 5 masih belum

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  73

  dapat memberikan perhatian yang maksimal pada pembelajaran. Karena pada umumnya kelompok 3,4, dan 5 merupakan kelompok yang aktif dalam hal yang negarif dan anggota kelompoknya belum dapat bekerjasama seperti 2 kelompok yang lain. Setelah siswa memahami perintah peneliti untuk meneruskan Mind Map di rumah peneliti memberikan salam untuk menutup pertemuan ini dengan mengingatkan siswa untuk pertemuan berikutnya diisi dengan presentasi kelompok.

3. Pertemuan 3

  

Gambar 4.3

  Pertemuan ketiga dilaksanakan pada hari Senin, 08 April 2013 dimulai pada jam pertama yaitu jam 07.45-09.05. siswa yang hadir ada 31 anak. Pada pertemuan ini dilanjutkan dengan siswa kerja di dalam kelompok untuk melanjutkan atau menyelesaikan Mind Map yang telah dibuat oleh siswa sebelumnya. Meskipun pada pertemuan berikutnya sudah diingatkan untuk melanjutkan Mind Map kelompok

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  74

  dirumah, masih saja terdapat kelompok yang masih maslas untuk bekerja di luar lingkup sekolah. oleh karena itu diberikanlah waktu kepada siswa untuk menyelesaikan Mind Map kelompoknya. Peneliti berkeliling ke dalam kelompok dan melihat Mind Map kelompok sudah selesai, kemudian perwakilan kelompok maju di depan kelas untuk mempresentasikan hasil kerja kelompoknya untuk selanjutnya dibahas bersama-sama.

  Terdapat banyak siswa yang memperhatikan ketika temannya sedang mempresentasikan hasil Mind Map kelompok, terdapat tiga kelompok yang mempresentasikan Mind Map yang telah dibuat. Setelah presentasi kemudian peneliti dan siswa bersama-sama menyimpulkan materi yang masih rancu dimengerti oleh siswa. Masih terdapat kekurangan ketika siswa menyebutkan beberapa sifat dan unsur dari prisma dan limas, dikarenakan masih terdapat berbagai macam prisma dan limas, sehingga siswa bingung dalam menyimpulkan sifat dan unsur secara umum. Terdapat siswa yang menunjuk temannya untuk menggambarkan bagaimana cara menggambar limas segienam. Sehingga kelas semakin aktif karena terdapat relasi yang cukup baik ketika diadakan presentasi.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  75

4. Pertemuan 4

Gambar 4.4 Gambar 4.5

  Pertemuan keempat dilaksanakan pada hari Rabu, 10 April 2013 dan seharusnya dimulai pada jam pelajaran ke 3-4 yaitu pukul 08.25- 09.45 namun dikarenakan pada pagi harinya digunakan oleh siswa kelas 3 maka pembelajaran pada jam pertama dimulai pukul 10.00.

  Siswa yang hadir adalah 31 anak. Pada pertemuan ini waktunya sangat singkat, satu jam pelajarannya hanyalah 30 menit dan jam ke tiga dimulai pukul 11.00-12.00. Peneliti memberikan LKS kepada siswa untuk dikerjakan berpasangan satu meja 2 orang dapat bekerjasama untuk mengerjakan soal yang diberikan, terdapat 5 soal uraian. Pada jam pertama siswa diminta untuk mengerjakan 3 soal pertama dalam waktu 20 menit, setelah siswa mengerjakan kemudian satu per satu soal dibahas bersama dengan cara siswa yang menjelaskan di depan jawaban yang telah dia tulis di papan tulis, kemudian peneliti hanya memberikan penjelasan yang lebih jelas lagi agar siswa dapat lebih memahami apa yang telah dikerjakan oleh temannya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  76

  Untuk jam yang kedua siswa diminta mengerjakan 2 soal yang terakhir, dalam waktu 20 menit pula siswa mengerjakan dengan tenang, namun masih banyak siswa yang bertanya mengenai bagaimana mengerjakan soal tersebut, peneliti memberikan pengarahan kepada siswa untuk mengerjakan soal tersebut, agar siswa lebih mudah dalam menyelesaikannya. Setelah siswa selesai kemudian pekerjaan siswa dipresentasikan di depan kelas untuk kemudian dibahas bersama-sama seperti pada 30 menit pertama. Kemudian peneliti memberikan perintah kepada siswa untuk dikumpulkan dan diberi nilai kemudian dianalisis untuk menggerti bagaimana siswa mengerjakan soal yang telah diberikan dengan kata lain untuk mengetahui sejauh mana siswa memahami materi yang diberikan.

  Setelah dikkumpulkan kemudian peneliti memberikan salam penutup dan mengingatkan siswa untuk pembelajaran selanjutnya.

5. Pertemuan 5

  Pertemuan kelima dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 April 2013 dan siswa yang hadir adalah 30 anak. Pada pertemuan ini penelliti membahas mengenai jaring-jaring bangun ruang sisi datar. Peneliti memberikan penjelasan mengenai jaring-jaring bangun ruang sisi datar, kemudian peneliti memberikan pertanyaan kepada siswa mengenai materi yang sedang dibahas pada pertemuan tersebut.

  Terdapat beberapa siswa yang antusias membahas dan memberikan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  77

  jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh guru. Seperti pada pertemuan yang keempat waktu pada pertemuaan ini hanyalah 30 menit saja. Pembelajaran dimulai pada pukul 11.00 dan berakhir pada pukul 11.30 sehingga peneliti merasa siswa belum begitu paham mengenai penjelasan yang diberikan karena terhalang oleh waktu. Setelah waktu habis siswa diingatkan untuk menyiapkan peralatan yang dibutuhkan pada pertemuan selanjutnya yaitu akan diisi dengan membuat dan menggambar jaring-jaring bangun ruang sisi datar. Peneliti memberikan salam penutup dan meninggalkan kelas.

6. Pertemuan 6

  Pertemuan keenam dilaksanakan pada hari Senin, 15 April 2013 dan dimulai pukul 07.45-09.05 siswa yang hadir pada pertemuan ini adalah 30 anak. Walaupun merupakan jam pertama, namun sebelumnya digunakan untuk bimbingan oleh wali kelas masing- masing pada awal minggu seperti pada hari senin sebelum- sebelumnya. Karena pada kerja kelompok sebelumnya kurang efektif dengan anggota kelompok sebanyak 6 orang, maka pada pertemuan ini peneliti membagi kembali menjadi 8 kelompok dengan masing-masing anggota kelompoknya terdiri dari 4 anak, peneliti membagi berdasarkan tempat duduknya.

  Peneliti memberikan masing-masing kelompok 4 alat peraga bangun ruang sisi datar yang berbentuk kubus, balok, prisma segitiga,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  78

  dan limas segiempat alat peraga ini dibuat oleh peneliti sendiri dengan menggunakan kertas karton yang tebal agar tidak mudah rusak. Untuk mengawali kerja kelompok, peneliti memberikan contoh di depan kelas salah satu cara untuk menemukan jaring-jaring bangun kubus dan menggambarkannya di papan tulis. Kemudian peneliti meminta siswa untuk membuka masing-masing bangun dan menemukan jaring- jaringnya, sebelumnya siswa dan peneliti telah membahas mengenai pengertian jaring-jaring, sehingga siswa sudah paham apa yang dimaksud dengan menggambar jaring-jaring bangun ruang sisi datar.

  Peneliti mengelilingi kelompok untuk mengetahui bagaimana kerja masing-masing kelompok dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya apabila ada sesuatu yang ditanyakan mengenai materi yang dipelajari. Siswa sangat kreatif dalam kegiatan ini, ada kelompok yang membuka dan memotong bangun yang diberikan kemudian merangkainya lagi menjadi bangun awal dengan jaring-jaring yang berbeda. Dalam kerja kelompok ini peneliti membiarkan siswa bekerja menurut pengetahuannya masing-masing sehingga terdapat variasi teknik kerja kelompok yang kreatif. Setelah siswa bekerja di dalam kelompok selama 40 menit, kemudian guru meminta siswa untuk menggambarkan jaring-jaring yang sudah ditemukan di papan tulis.

  Siswa sangat antusias mengerjakan di depan kelas, sehingga berebutan untuk menjadi yang terdahulu, disini peneliti kemudian mengatur siswa agar dapat lebih teratur dalam mengerjakan di depan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  79

  kelas. Peneliti dan siswa bersama-sama membahas jaring-jaring yang telah digambarkan di papan tulis dengan tujuan agar siswa mempunyai alur pemikiran yang sama mengenai jaring-jaring bangun ruang sisi datar. Hampir semua jawaban siswa di papan tulis benar, namun ada pula gambar jaring-jaring yang salah, oleh karena itu peneliti menunjuk siswa lain untuk mengoreksi jawaban temannya sehingga jelas mana yang salah dan bagaimanakah yang benar. Setelah 40 menit kedua selesai kemudian peneliti mengakhiri pelajaran dengan mengingatkan bahwa siswa harus belajar untuk menghadapi ulangan yang pertama pada pertemuan berikutnya dan siswa diingatkan untuk membuat Mind Map individu untuk dikumpulkan pada akhir pembelajaran materi bangun ruang sisi datar. Peneliti memberikan beberapa kisi-kisi mengenai ulangan yang akan diberikan pada pertemuan berikutnya.

7. Pertemuan 7

  Pertemuan ketujuh dilaksanakan pada hari Rabu,17 April 2013 dan siswa yang hadir adalah 31 anak. Pada pertemuan ini diisi dengan ulangan pertama dengan materi ulangan adalah sifat-sifat, unsur-unsur, dan jaring-jaring bangun ruang sisi datar. Waktu yang digunakan untuk ulangan adalah 50 menit. Siswa mengerjakan ulangan dengan tertib dan mereka sangat menghargai waktu yang diberikan untuk mengerjakan soal. Setelah ulangan berakhir peneliti mengisi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  80

  pembelajaran dengan penjelasan mengenai materi selanjutnya yaitu luas permukaan bangun ruang sisi datar. Seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya siswa antusias untuk mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini.

  Peneliti memberikan pengarahan melalui jaring-jaring bangun ruang sisi datar yang sebelumnya sudah dipahami oleh siswa dan telah dibahas, sehingga siswa dapat mengerti apa sebenarnya luas permukaan itu. Setelah waktu hampir habis, siswa diminta peneliti untuk mengisi angket keaktifan yang kedua, dalam angket ini hampir sama dengan angket yang pertama, namun bedanya terletak pada pertanyaan yang ditambahkan oleh peneliti untuk mendapatkan jawaban yang bervariasi dari siswa mengenai keaktifan siswa. Setelah selesai, peneliti mengingatkan siswa bahwa pertemuan yang selanjutnya akan diisi dengan kerja kelompok dan membuat Mind Map mengenai Luas Permukaan Bangun ruang sisi datar.

8. Pertemuan 8

  Pertemuan kedelapan dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 April 2013 dan siswa yang hadir adalah 29 anak. Pada pertemuan ini peneliti memberikan sedikit materi mengenai Luas Permukaan Bangun Ruang Sisi Datar. Disini siswa memperhatikan peneliti dengan tenang dan penuh dengan respon, dapat dilihat bahwa siswa memberikan respon ketika peneliti bertanya mengenai materi yang sedang dibahas.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  81

  Kemudian siswa bekerja di dalam kelompoknya masing-masing untuk membuat Mind Map mengenai luas permukaa yang telah dikerjakan sebelumnya.

  Saat diskusi kelompok peneliti selalu berkeliling dan melihat bagaimana kerjasama kedelapan kelompok yang ada. Terdapat banyak siswa yang bertanya mengenai bagaimana menemukan rumus luas permukaan bangun ruang sisi datar, sehingga peneliti dibantu oleh teman peneliti memberikan pengarahan dan memberikan penjelasan kepada siswa yang bertanya. Dalam diskusi ini suasana kelas menjadi semakin aktif, namun masih terdapat suara siswa yang mengkoordinasi kelompok mereka masing-masing dengan suara yang keras, sehingga kelompok yang lain juga merasa terganggu. Peneliti sebisa mungkin mengkondisikan kelas sehingga kelas menjadi aktif dalam arti positif.

  Waktu yang telah diberikan untuk membuat Mind Map dalam kelompok kurang, dapat terlihat dari beberapa kelompok yang belum selesai membuat Mind Map. Pada seminggu yang akan datang siswa akan libur dalam rangka UAN untuk kelas IX, oleh karena itu untuk mengisi liburan, peneliti memberikan beberapa soal luas permukaan kepada siswa untuk dibahas pada saat pertemuan berikutnya. Selain itu peneliti juga mengingatkan siswa untuk menyelesaikan Mind Map individunya di rumah.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  82

9. Pertemuan 9

  Pertemuan kesembilan dilaksanakan pada hari Senin, 29 April 20113 dan siswa yang hadir adalah 31 anak. Pada pertemuan ini diisi dengan mempresentasikan Mind Map yang telah dibuat mengenai Luas permukaan bangun ruang sisi datar, namun terdapat satu kelompok yaitu kelompok 6 yang tidak membawa Mind Map kelompoknya, sebagai konsekuensinya guru memberikan tanggung jawab untuk mengerjakan latihan soal di depan kelas setelah presentasi Mind Map dilaksanakan. Kelompok yang telah mempresentasikan Mind Map kelompoknya adalah tiga kelompok yaitu kelompok 1, kelompok 5, dan kelompok 8.

  Masing-masing kelompok menjelaskan kembali bagaimana mereka menemukan rumus yang telah ditulis dalam Mind Map. Waktu yang digunakan dalam presentasi ini adalah sekitar 30 menit, kemudian peneliti dan siswa menyimpulkan kembali mengenai rumus yang telah ditemukan dalam presentasi. Banyak siswa yang aktif bertannya dalam presentasi kelompok, dari yang tidak mengetahui bagaimana ditemukan rumus itu sehingga suatu kelompok harus menggambarkan contoh dari jaring-jaringnya barulah dapat ditemukan rumus yang dimaksudkan. Setelah siswa paham dengan apa yang telah dirumuskan kemudian peneliti mengingatkan mengenai pekerjaan rumah yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya, maka dalam pertemuan ini siswa diberikan kesempatan untuk mengerjakan di depan kelas, dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  83

  menjelaskan bagaimana mereka mengerjakan soal tersebut, di sini peneliti hanya sebagai fasilitator saja. Setelah semua soal yang diberikan dapat terjawab dan waktu pembelajaran sudah habis, maka peneliti mengakhiri pembelajaran dan mengingatkan siswa untuk membuat Mind Map individu dan mempelajari materi selanjutnya yaitu mengenai volume bangun ruang sisi datar.

10. Pertemuan 10

  

Gambar 4.6

  Pertemuan kesepuluh dilaksanakan pada hari Rabu, 01 Mei 2013 dan siswa yang hadir adalah 30 anak. Pada pertemuan ini siswa kelas

  VIII B yang hadir diberi tugas dari sekolah untuk mengikuti latihan koor untuk tugas pada hari kamis yaitu memperingati hari pendidikan nasional. Di dalam kelas hanya tersisa sekitar 24 anak yang dapat mengikuti pembelajaran. Pada pertemuan ini peneliti memberikan penjelasan mengenai volume bangun ruang sisi datar. Dengan menggunakan alat peraga, peneliti mengisikan detergen ke dalam alat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  84

  peraga kubus sampai penuh, kemudian siswa menyimpulkan dahulu apa yang dimaksud dengan volume dengan melihat alat peraga yang digunakan oleh peneliti.

  Kemudian sebagai stimulus untuk siswa mencari volume bangun ruang sisi datar, peneliti memberikan penjelasan mengenai volume kubus dengan menggunakan pendekatan kubus-kubus kecil dengan ukuran 1 satuan ke dalam kubus besar yang digambarkan di papan tulis. Setelah siswa memahami penjelasan yang diberikan oleh peneliti, siswa kemudian masuk kedalam kelompoknya untuk membuat Mind

  Map mengenai volume bangun ruang sisi datar. Banyak pertanyaan

  yang diajukan siswa kepada peneliti, sehingga dengan sabar peneliti memberikan pengarahan kepada siswa yang bertanya mengenai materi yang dibahas pada pertemuan ini. Terdapat satu kelompok yang hanya tersisa 1 orang, karena 3 orang temannya mengikuti latihan koor maka siswa tersebut mengerjakan dengan bekerjasama dengan teman dari kelompok lain.

  Semua siswa aktif di dalam kelompoknya masing-masing, namun tak sedikit pula siswa yang membantu temannya yang masih belum paham. Selama siswa mengerjakan Mind Map, peneliti menuliskan soal di depan kelas untuk dikerjakan siswa sebagai latihan mencari volume dari bangun ruang. Siswa mencatat dan siswa juga mengerjakan soal yang diberikan dengan semangat dan mereka bertujuan menyelesaikan soal sebelum waktu pembelajaran habis.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  85

11. Pertemuan 11

Gambar 4.7 Gambar 4.8

  Pertemuan kesebelas dilaksanakan pada hari Sabtu, 04 Mei 2013 dan siswa yang hadir adalah 31 anak. Pada pertemuan ini digunakan untuk presentasi Mind Map menngenai volume bangun ruang sisi datar. Terdapat 4 kelompok yang maju di depan kelas untuk mempresentasikan hasil kerja kelompoknya, 3 kelompok maju tanpa ditunjuk oleh peneltiti, namun 1 kelompok masih harus ditunjuk untuk mempresentasikan hasil kerja Mind Map kelompoknya.

  Presentasi kelompok yang pertama muncul pertanyaan dari satu siswa yang bertanya mengenai volume kubus, karena siswa yang bertanya kurang memperhatikan presentasi dari kelompok pertama, kemudian pertanyaan kedua mengenai volume limas. Siswa bertanya bagaimana bisa ditemukan volume limas secara rincinya. Kemudian siswa bersama peneliti menjelaskan bagaimana dapat ditemukan rumus limas dengan menggunakan beberapa cerita pendekatan oleh peneliti. Setelah presentasi, peneliti memberikan beberapa soal untuk dikerjakan oleh siswa di rumah sebagai latihan sebelum menghadapi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  86

  ulangan yang kedua mengenai Luas Permukaan dan Volume bangun ruang sisi datar. Selain itu, peneliti juga tidak lupa untuk mengingatkan siswa mengumpulkan Mind Map individu pada pertemuan berikutnya.

12. Pertemuan 12

  Pertemuan keduabelas dilaksanakan pada hari Senin, 06 Mei 2013 dan diikuti oleh 30 siswa. Pertemuan ini dimulai pukul 07.45 sampai

  09.05. Peneliti memulai pembelajaran dengan memberikan salam dan memeriksa kesiapan siswa. setelah siswa siap mengikuti pembelajaran, kemudian peneliti mulai memberikan penjelasan mengenai apa yang akan dibahas pada pertemuan ini. Peneliti membuat Mind Map akhir di papan tulis, agar siswa dapat melengkapi Mind Map yang sebelumnya telah dibuat baik yang individu maupun yang kelompok. Setelah peneliti selesai membuat Mind Map di papan tulis, peneliti bertanya kepada siswa apakah sudah memahami dan apakah ada yang harus diperbaiki pada Mind Map yang dibuat oleh peneliti. Siswa menjawab dengan serentak bahwa tidak ada yang harus diperbaiki. Namun terdapat salah satu siswa yang bertanya mengenai limas, siswa kurang paham dalam menghitung volume limas secara umum.

  Setelah peneliti menjawab pertanyaan siswa, guru membagikan lembar kerja siswa II untuk dikerjakan secara berkelompok oleh siswa yaitu 1 kelompok terdiri dari 2 orang siswa yang duduk dalam satu meja. siswa sangat aktif dalam mengerjakan LKS II, ini dapat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  87

  disimpulkan dari munculnya beberapa pertanyaan dari siswa untuk guru mengenai soal-soal yang diberikan. Beberapa siswa kurang dapat memahami mengenai tinggi alas, tinggi bangun ruang, dan tinggi sisi tegak untuk prisma dan limas. Secara adil guru menjawab pertanyaan- pertanyaan siswa mengenai materi yang belum dipahami. Siswa mengerjakan LKS II dengan menggunakan Mind Map yang telah dibuat, sehingga siswa dipermudah dalam mengerjakan LKS.

  Sebelum waktu habis, peneliti memberikan perintah kepada siswa untuk mengumpulkan pekerjaan mereka untuk dikoreksi oleh peneliti.

  Setelah siswa mengumpulkan, peneliti memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengerjakan di depan kelas, banyak siswa yang antusias untuk mengerjakan di depan kelas. Karena tempat terbatas, maka hanya beberapa nomor saja yang sempat dibahas oleh peneliti dan siswa. Sebelum guru menutup pembelajaran, guru mengingatkan siswa untuk mempersiapkan ulangan pada pertemuan berikutnya mengenai luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar.

13. Pertemuan 13

  Pertemuan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 08 Mei 2013 dan diikuti oleh 30 anak. Ulangan dilakukan mulai jam ketiga sampai keempat, agar siswa mempunyai waktu lebih untuk mengerjakan tiap- tiap soal dengan teliti dan benar. Namun 10 menit terakhir, peneliti

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  88

  menggunakan waktu untuk membagikan angket keaktifan siswa yang terakhir dan siswa mengisi angket dengan tertib. Setelah waktu habis peneliti memberikan salam penutup dan meninggalkan kelas.

B. Validasi Soal 1. Soal Tes I

  Sampel yang digunakan untuk uji validitas adalah kelas VIII C dan berjumlah 29 anak, sehingga menggunakan R tabel = 0,367. Syarat soal valid jika R > R (Perhitungan Validasi pada Lampiran).

  hitung tabel.

Tabel 4.2 Validasi Soal Tes I

  No.Soal R tabel R hitung Keterangan S1.1 Soal Valid 0.558718

  S1.2 Soal Valid 0.438305

  0,367 S1.3 Soal Valid 0.575457

  S1.4 Soal Valid 0.78572475

  Dari tabel 4.2 dapat disimpulkan bahwa semua soal valid dan dapat digunakan untuk pengambilan data penelitian di kelas VIII B.

2. Soal Tes II

  Sampel yang digunakan untuk uji validitas adalah kelas IX A pertimangan guru pembimbing penelitian menganjurkan untuk di berikan dikelas IX karena guru melihat kemampuan siswanya sesuai

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  89

  dengan siswa yang nantinya akan diteliti. Siswanya berjumlah 40 anak, sehingga menggunakan R tabel = 0,317. Syarat soal valid jika R hitung > R tabel. (Perhitungan Validasi pada Lampiran).

Tabel 4.3 Validasi Soal Tes II

  No.Soal R tabel R hitung Keterangan S2.1 0,317 0.426281

  Soal Valid S2.2a 0.719018

  Soal Valid S2.2b 0.537022

  Soal Valid S2.3 0.683719

  Soal Valid S2.4 0.577227

  Soal Valid S2.5a 0.582746

  Soal Valid S2.5b 0.591371

  Soal Valid S2.5c 0.679497

  Soal Valid S2.5d 0.594435

  Soal Valid S2.5e 0.531122

  Soal Valid

  Dari Tabel 4.2 dapat disimpulkan bahwa semua soal pada tes II valid dengan demikian soal tes II dapat digunakan untuk pengambilan data penelitian di kelas VIII B.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  90

C. Tabulasi Data a. Lembar Kerja Siswa

  Lembar kerja siswa diberikan sebanyak 2 (dua) kali dengan LKS yang pertama tentang materi sifat-sifat dan unsur-unsur bangun ruang sisi datar dan LKS II mengenai Luas permukaan dan Volume bangun ruang sisi datar. LKS diberikan kepada siswa dan dikerjakan di kelas dengan peraturan dari peneliti dapat dikerjakan dengan diskusi oleh 2 anak dalam satu meja. Peneliti mempunyai tujuan agar siswa mau memberikan pengetahuan kepada temannya dan saling bertukar pendapat sesuai dengan Mind Map yang telah mereka buat secara individu. Dengan diberikannya LKS didapatkan nilai LKS siswa sebagai berikut :

Tabel 4.4 Daftar nilai LKS

  No.sampel LKS I LKS II

  1

  

57

  70.33

  2

  

51

  80

  3

  

18

  80.33

  4

  

83

  80

  

46

  • 5

  6

  

34

  30.67

  7

  

14

  70

  8

  

83

  80

  9

  

49

  60.67

  10

  

29

  80

  11

  

37

  36.67

  12

  

60

  70.67

  13

  

86

  70.33

  14

  

26

  50.67

  15

  

89

  80

  16

  

43

  80.67

  17

  

82

  80.33

  18

  

26

  80

  19

  

54

  60

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  30

  80

  28

  

14

  16.67

  29

  

54

  40

  

23

  20

  80

  31

  

60

  80 1.

  LKS I LKS I diberikan pada pertemuan kelima hari Sabtu, 13 April 2013 dengan materi sifat-sifat dan unsur-unsur bangun ruang sisi datar.

  Pada LKS I siswa yang lulus KKM terdapat 10 anak dan 20 anak tidak lulus KKM. Disini terlihat bahwa jawaban siswa masih belum semua memahami materinya, oleh karena itu peneliti mencoba untuk memahami kesulitan siswa dalam mempelajari materi. Peneliti kemudian bersama-sama dengan siswa menyelesaikan masalah yang dihadapi pada pemberian LKS I.

  LKS II diberikan pada pertemuan keduabelas hari Senin, 06 Mei 2013 dengan materi Luas Permukaan dan volume bangun ruang sisi datar. Dari tabulasi tabel diatas dapat disimpulkan bahwa dari 30 anak yang mengerjakan LKS II, terdapat 20 siswa tuntas dan 10 siswa yang tidak tuntas. Siswa yang tidak tuntas pada

  

74

  91

  80.67

  

89

  

94

  50.33

  21

  

83

  80

  22

  

74

  80 23 -

  13.33

  24

  

63

  80

  25

  

40

  60.63

  26

  27

2. LKS II

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  80.0 Tuntas

  12

  40.0 Tidak Tuntas

  8

  22.5

  75.0 Tuntas

  9

  24

  10

  68.3 Tuntas

  20.5

  68.3 Tuntas

  11

  20.5

  68.3 Tuntas

  12

  26.5

  88.3 Tuntas

  7

  92

  umumnya masih kesulitan dalam menempatkan yang diketahui dan yang ditanyakan. Peneliti kemudian memberikan pengarahan tambahan bagi siswa yang kurang mampu memahami soal yang diberikan agar pada saat ulangan dapat mengerjakan soal dengan baik.

b. Nilai Ulangan 1. Nilai Ulangan I

  21.5

  Ulangan pertama dilaksanakan pada pertemuan ketujuh dengan materi ulangan sifat-sifat, unsur-unsur, dan jaring-jaring bangun ruang sisi datar, ulangan dilaksanakan dengan melihat pemahaman siswa terhadap materi yang akan diujikan. Dan didapatkan daftar nilai siswa sebagai berikut

Tabel 4.5 Nilai tes I siswa materi sifat,unsur dan jaring-jaring No.

  Sampel Skor Nilai Keterangan 30 100

  1

  15.5

  51.7 Tidak Tuntas

  2

  71.7 Tuntas

  6

  3

  17

  56.7 Tidak Tuntas

  4

  17

  56.7 Tidak Tuntas

  5

  16

  53.3 Tidak Tuntas

  20.5

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  93

  13

  20.5

  68.3 Tuntas

  14

  17.5

  58.3 Tidak Tuntas

  15

  22.5

  75.0 Tuntas

  16

  25.5

  85.0 Tuntas

  17

  17.5

  58.3 Tidak Tuntas

  18

  18.5

  61.7 Tidak Tuntas

  19

  14.5

  48.3 Tidak Tuntas

  20

  21.5

  71.7 Tuntas

  21

  21

  70.0 Tuntas

  22

  22.5

  75.0 Tuntas

  23

  12

  40.0 Tidak Tuntas

  24

  17

  56.7 Tidak Tuntas

  25

  15.5

  51.7 Tidak Tuntas

  26

  17

  56.7 Tidak Tuntas

  27

  20.5

  68.3 Tuntas

  28

  24.5

  81.7 Tuntas

  29

  21.5

  71.7 Tuntas

  30

  15

  50.0 Tidak Tuntas

  31

  17.5

  58.3 Tidak Tuntas

  Dari data yang didapatkan pada tes yang pertama yang diikuti oleh 31 siswa didapatkan 16 siswa tuntas dan 15 siswa tidak tuntas pada materi sifat-sifat, unsur-unsur, dan jaring-jaring bangun ruang sisi datar diukur dengan KKM 68.

  Terlihat bahwa sebagian besar nilai yang diperoleh siswa yang tidak tuntas dengan KKM hanya berbeda sedikit. Maka, persentase dari data ketuntasan belajar kelas sebagai berikut:

  ℎ > 68 100%

  ℎ

  16 100% = 51, 6129 %

  31 Berdasarkan perhitungan, ketuntasan belajar pada Ulangan 1 adalah 51,61% (pembulatan ke atas). Peneliti melihat dari siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  94

  yang tuntas dalam Ulangan I materi sifat-sifat, unsur-unsur dan jaring-jaring bangun ruang sisi datar

2. Nilai Ulangan II

  Ulangan kedua dilaksanakan pada pertemuan ketigabelas dengan materi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar.

  Dan didapatkan daftar nilai siswa sebagai berikut :

Tabel 4.6 Nilai tes II siswa materi luas permukaan dan volume

  No. Skor Nilai Keterangan Sampel 40 100

  1

  29

  72.5 Tuntas

  2

  28

  70 Tuntas

  3

  22

  55 Tidak Tuntas

  4

  28

  70 Tuntas

  5

  28

  70 Tuntas

  6

  21

  52.5 Tidak Tuntas

  7

  28

  70 Tuntas

  8

  28

  70 Tuntas

  9

  31

  77.5 Tuntas

  10

  24

  60 Tidak Tuntas

  11

  23

  57.5 Tidak Tuntas

  12

  36

  90 Tuntas

  13

  28

  70 Tuntas

  14

  28

  70 Tuntas

  15

  38

  95 Tuntas

  16

  31

  77.5 Tuntas

  17

  29

  72.5 Tuntas

  18

  21

  52.5 Tidak Tuntas

  19

  21

  52.5 Tidak Tuntas

  20

  33

  82.5 Tuntas

  21

  34

  85 Tuntas

  22

  33

  82.5 Tuntas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  21

  30 100% = 66,666667 %

  20

  100%

  ℎ , > 68 ℎ

  Pada ulangan yang kedua ini peneliti melihat bahwa persiapannya lebih matang dari ulangan yang pertama. Sebelum ulangan yang kedua, peneliti memberikan beberapa soal tambahan untuk dikerjakan siswa di rumah untuk latihan selain dengan menggunakan LKS II. Maka, persentase dari data ketuntasan belajar kelas sebagai berikut:

  Dari data yang didapatkan pada tes yang kedua yang diikuti oleh 30 siswa, dan satu siswa ijin dikarenakan sedang ada kepentingan keluarga. Dari data diatas didapatkan 20 siswa tuntas dan 10 siswa tidak tuntas pada ulangan kedua materi Luas permukaan dan Volume bangun ruang sisi datar diukur dengan KKM yang sama dengan ulangan yang pertama yaitu 68.

  60 Tidak Tuntas

  24

  31

  75 Tuntas

  30

  30

  52.5 Tidak Tuntas

  95

  23

25 Tidak Mengikuti Ulangan

  26

  21

  52.5 Tidak Tuntas

  24

  30

  75 Tuntas

  31

  57.5 Tidak Tuntas

  77.5 Tuntas

  27

  30

  75 Tuntas

  28

  23

  29

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  96

  Berdasarkan perhitungan di atas, ketuntasan belajar pada Ulangan II adalah 66,67% (pembulatan ke atas). Peneliti melihat dari siswa yang tuntas dalam Ulangan II materi Luas Permukaan dan Volume bangun ruang sisi datar.

c. Keaktifan siswa

  Untuk mengukur keaktifan siswa digunakan angket tertutup yang terdiri dari 30 pertanyaan dan tersusun dari 20 pernyataan positif dan 10 pertanyaan positif. Untuk angket kedua dan ketiga, peneliti menambahkan beberapa pertanyaan terbuka untuk dijawab oleh siswa mengenai pembelajaran menggunakan model pembelajaran Mind Map.

1. Angket keaktifan I

  Angket keaktifan I diberikan pada awal proses pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti. Pada awal pertemuan diisi dengan kegiatan siswa mencari dan menyebutkan benda- benda yang menggambarkan bangun ruang sisi datar. Pada pemberian angket keaktifan I bertujuan agar peneliti mengetahui seberapa siswa dapat aktif dalam pembelajaran matematika, maupun dalam mempersiapkan pembelajaran. Angket ini terdiri dari 30 pernyataan, siswa mengisi dengan cara memberikan cek pada kolom ya atau tidak, dari 30 pernyataan yang ada, terdapat 20 pernyataan positif dan 10 pernyataan negatif tentang model pembelajaran Mind Map.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  97

  2. Angket Keaktifan II Angket keaktifan II diberikan oleh peneliti kepada siswa pada saat setelah siswa mengikuti ulangan harian yang pertama

  (Tes I). pada dasarnya angket ini sama seperti angket sebelumnya yang telah diberikan pada awal pembelajaran, namun peneliti memberikan sisipan pertanyaan yang bersangkutan dengan indikator keaktifan yang telah disusun oleh peneliti dan guru pembimbing. Siswa diminta untuk menjawab pertanyaan yang diberikan sesuai dengan keadaan yang dialami oleh siswa. Hal ini bertujuan untuk peneliti mengetahui beberapa alasan dan pendapat siswa mengenai pembelajaran menggunakan model pembelajaran

  Mind Map terhadap keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan maupun persiapan yang dilakukan oleh siswa.

  3. Angket keaktifan III Angket keaktifan III diberikan pada pertemuan terakhir setelah siswa mengikuti ulangan harian II (Tes II). Seperti pada angket keaktifan II, pada angket ini diberikan tambahan 1 pertanyaan mengenai kesimpulan siswa mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Mind Map yang diberikan oleh peneliti. Peneliti memberikan pertanyaan tersebut mengetahui pendapat siswa mengenai keseluruhan pembelajaran yang telah dilakukan oleh siswa dan peneliti.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  47 Rendah

  16 53 % Tinggi 87 % Tinggi

  87 Tinggi

  17 Ijin 87 % Tinggi

  87 Tinggi

  18 60 % Tinggi 90 % Tinggi 100 Tinggi 19 37 % Rendah 67 % Tinggi

  60 Tinggi

  20 53 % Tinggi 80 % Tinggi

  87 Tinggi

  21 50 % Rendah 83 % Tinggi

  93 Tinggi

  22 53 % Tinggi 90 % Tinggi

  87 Tinggi

  23 63 % Tinggi 47 % Rendah

  24 53 % Tinggi 83 % Tinggi

  15 37 % Rendah 90 % Tinggi

  97 Tinggi

  25 50 % Rendah 80 % Tinggi Ijin 26 47 % Rendah 90 % Tinggi

  70 Tinggi

  27 53 % Tinggi 87 % Tinggi

  97 Tinggi

  28 50 % Rendah 70 % Tinggi

  80 Tinggi

  29 57 % Tinggi 73 % Tinggi

  43 Rendah

  30 47 % Rendah 43 % Rendah

  67 Tinggi

  31 60 % Tinggi 70 % Tinggi

  80 Tinggi

  93 Tinggi

  98

Tabel 4.7 Hasil Angket Keaktifan Siswa No.

  6 43 % Rendah 70 % Tinggi

  Sampel Angket I Angket II Angket III Prosentase Individu

  Keterangan Prosentase Individu Keterangan

  Prosentase Individu Keterangan

  1 47 % Rendah 47 % Rendah

  87 Tinggi

  2 73 % Tinggi 53 % Tinggi

  73 Tinggi

  3 47 % Rendah 67 % Tinggi

  87 Tinggi

  4 73 % Tinggi 73 % Tinggi

  77 Tinggi

  5 43 % Rendah 73 % Tinggi

  90 Tinggi

  97 Tinggi

  14 67 % Tinggi 90 % Tinggi

  7 70 % Tinggi 80 % Tinggi

  63 Tinggi

  8 57 % Tinggi 80 % Tinggi

  80 Tinggi

  9 67 % Tinggi 77 % Tinggi

  80 Tinggi

  10 70 % Tinggi 90 % Tinggi

  93 Tinggi

  11 47 % Rendah 90 % Tinggi

  93 Tinggi

  12 67 % Tinggi 83 % Tinggi

  77 Tinggi

  13 60 % Tinggi 87 % Tinggi

  90 Tinggi

  90 Tinggi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  99

  Demikian akan disimpulkan penghitungan keaktifan siswa dalam pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran Mind Map dari ketiga angket yang sudah diberikan adalah sebagai berikut :

Tabel 4.8 Daftar Rekapitulasi Keaktifan Siswa

  

Kategori Angket I Angket II Angket III

Keaktifan Rendah

  12

  3

  2 Tinggi

  18

  28

  28 Jumlah siswa

  30

  31

  30 Dari daftar keaktifan siswa dapat dilihat bahwa pada pemberian

  angket pertama yaitu pada saat awal pembelajaran menggunakan model pembelajaran Mind Map terdapat prosentase keaktifan siswa terendah 37% dan prosentase tertimggi siswa pada pemberian angket keaktifan yang pertama adalah 73%. Pada pemberian angket yang kedua diberikan setelah pemberian ulangan I didapatkan prosentase keaktifan terendah siswa adalah 43% dan untuk prosentase tertinggi pada angket II adalah 90%. Dan untuk pemberian angket keaktifan yang ketiga diberikan setelah ulangan II yaitu pada pertemuan terakhir didapatkan prosentase keaktifan terendah siswa adalah 43% dan untuk prosentase tertinggi siswa dari pemberian angket II adalah 100%.

Tabel 4.9 Keseluruhan Angket Keaktifan Siswa

  Persentase Keaktifan 1 Keaktifan 2 Keaktifan 3 keseluruhan 496 713 735 ( + ) × 100% = × 100% = × 100% =

  × 100% 30 ×30 31 ×30 30 ×30 × , % , % , %

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  100

  Keaktifan siswa dalam tabel di atas secara keseluruhan mengalami peningkatan, dalam pemberian angket yang pertama jumlah siswa yang tergolong rendah terdapat 12 siswa, pada pemberian angket keaktifan yang kedua menjadi 3 siswa, sedangkan yang terakhir terdapat 2 siswa yang tergolong mempunyai keaktifan yang rendah.

Tabel 4.10 Jawaban Angket Keaktifan Siswa

  Contoh Jawaban Siswa Keterangan Siswa menjawab pertanyaan dengan belajar di rumah, ini berarti siswa sudah mulai belajar untuk aktif di luar pembelajaran di kelas.

  Belajar dg baik/saya harus menyiapkan materi Siswa menjawab dengan merangkum materi yang diberikan, berarti siswa juga telah belajar untuk aktif di luar lingkungan sekolah.

  Saya akan merangkum materi yg akan saya pelajari Dari jawaban siswa dapat disimpulkan bahwa siswa sudah berusaha untuk mengerjakan soal yang diberikan, namun jika mengalami kesulitan dalam pengerjaan, maka dia tidak akan mengerjakannya.

  Tidak, yg tidak bisa ya tidak aku kerjakan Jawaban siswa menjelaskan bahwa dia harus mengerjakan semua latihan yang diberikan, karena menurutnya latihan merupakan kewajiban yang harus dikerjakan.

  Ya!tugas adl latihan,maka sebisa mungkin harus dicoba mengerjakan Siswa berpendapat bahwa model pembelejaran yang digunakan peneliti banyak membantunya dalam pembelajaran.

  Ya, metode ini memperjelas materi dan mudah

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  101 dipahami Siswa berpendapat bahwa model pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran dapat menarik perhatian siswa sehingga lebih mudah memahami materi yang dipelajari. Iya, bisa dimengerti krn lbh mudah Siswa berpendapat bahwa dengan Mind

  Map kerja kelompok semakin aktif dan dapat lebih maksimal.

  Insyaallah bisa maksimal Siswa berpendapat bahwa Mind Map yang dibuat di dalam kelompok tidak efektif, karena tidak semua anggota mengerjakan.

  Tidak!MIND MAP kelompok hanya beberapa saja yang mengerjakan Siswa merasa aktif dalam merespon pembelajaran yang dilaksanakan dengan model pembelajaran Mind Map.

  Ya,karena mudah dipahami Jawaban siswa menunjukkan bahwa responnyua terhadap model pembelajaran sangat bagus, karena dapat Mind Map menggali ide-ide dalam pikirannya.

  Ya, dgn Mind Map saya dpt menuliskan ide-ide dan dpt membagikannya dgn teman-teman Siswa merasa pembelajaran dengan model pembelajaran Mind Map lebih mudah diikuti.

  Karena pembelajaran pd umumnya kalau belum ada pembelajaran Mind Map pembelajaran sulit.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  102 Siswa berpendapat bahwa pembnelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map tidak membosankan dan dapat menarik kreatifitas siswa.

  Keaktifan bertambah, tdk membosankan d.

   Wawancara

  Wawancara dilakukan setelah proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map selesai dan siswa telah mengikuti ulangan yang kedua. Peneliti melakukan wawancara kepada 6 anak yang terdiri dari anak-anak yang berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Peneliti mengklasifikasikan siswa berdasarkan hasil ulangan yang telah didapat oleh siswa, sehingga dikelompokkan dari yang nilai tinggi, sedang, dan rendah. Wawancara dilaksanakan pada tangga 15 Mei 2013. Siswa yang dimaksud dalam wawancara tidak sesuai urutan sampel pada daftar nilai ulangan. Dan hasil dari wawancara tersebut adalah :

1. Siswa 1

  S1 menjawab semua pertanyaan dengan tepat sasaran, S1 merupakan siswa yang paling aktif dan berprestasi. Siswa ini berpendapat bahwa dalam pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map siswa yang aktif bertambah dibandingkan dengan proses pembelajaran yang sebelumnya. Namun S1 juga berpendapat bahwa siswa yang aktif hanya iti-

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  103

  itu saja. S1 merasa bahwa model pembelajaran Mind Map dapat menghemat waktu dalam memahami materi maupun dalam mempelajari materi yang telah diberikan sehingga S1 merasa lebih mudah dalam belajar di rumah dan dalam mempersiapkan diri untuk ulangan. Bahkan siswa ini telah mencoba mengaplikasikan Mind Map ke dalam pembelajaran lainnya, contohnya dalam pembelajaran biologi dan fisika. S1 sangat kreatif sehingga dapat mengalokasikan waktu dan pikirannya dalam mengaplikasikan Mind Map, sehingga S1 lebih mudah dalam belajar khususnya dalam menghafal.

2. Siswa 2

  Siswa ini termasuk siswa yang mempunyai kemampuan yang tinggi dilihat dari hasil ulangannya. S2 merasa lebih mudah dalam memahami materi yang diberikan selama mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Mind

  Map , siswa ini juga berpendapat berbeda dengan pembelajaran

  yang hanya ceramah pada umumnya siswa tidak mengikuti dengan sungguh-sungguh dan hanya bercanda di dalam kelas.

  Dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model Mind

  Map siswa menjadi semakin aktif dala bekerja kelompok

  maupun bekerja secara individu. Namun terkadang ada siswa yang tidak bekerjasana dalam kelompok. S2 merasa semakin

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  104

  aktif belajar dirumah maupun disekolah dan berani bertanya kepada peneliti maupun dengan teman yang lain dalam pembelajaran menggunakan model Mind Map. Namun ketika ada waktu luang siswa ini mencoba untuk belajar bersama temannya dirumah dan membahas mengenai pembelajaran di sekolah menggunakan model pembelajaran Mind Map.

  Menurut S2, Mind Map membantunya dalam menghafalkan rumus maupun materi yang biasanya kurang dapat dia mengerti dalan pembelajaran sebelumnya. Namun pada saat ulangan harian, siswa ini masih merasa ragu, jika soal sudah merupakan aplikasi rumus maka S2 kurang dapat memahami bagaimana soal tersebut diselesaikan.

3. Siswa 3

  Siswa ini merupakan siswa yang mempunyai kemampuan yang sedang, dilihat dari hasil ulangan yang didapatkannya.

  Siswa ini berpendapat bahwa Mind Map merupakan model pembelajaran yang mudah digunakan dalam belajar. Siswa ini merasa lebih mudah memahami materi yang diberikan oleh peneliti dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map dibanding pembelajaran yang sebelumnya. S3 merasa bahwa teman-temannya pada saat pembelajaran kurang aktif menjadi semakin aktif berpendapat maupun aktif dalam bertanya,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  105

  namun siswa ini malah merasa bahwa hanya saat tertentu saja aktif dalam pembelajaran. Setiap ada soal yang diberikan oleh peneliti, siswa ini selalu mengerjakan sendiri, namun tidak menutup kemungkinan untuk bertanya kepada teman yang lain.

  Siswa ini kurang belajar di rumah, sehingga Mind Map membantunya dalam belajar karena hanya membutuhkan waktu yang singkat dalam mempelajari materi yang didapatkan Pada dasarnya siswa ini berpendapat bahwa model pembelajaran

  Mind Map dapat membuatnya semakin aktif dan dapat menarik perhatiannya dalam belajar.

4. Siswa 4

  Siswa ini merupakan siswa yang juga mempunyai kemampuan yang sedang, dilihat juga dari hasil ulangan harian yang telah diberikan. Siswa ini berpendapat bahwa Mind Map membantunya dalam menghafal materi yang telah diberikan.

  S4 merasa senag dan tertarik jiga belajar menggunakan Mind Map yang telah dia buat secara individu maupun kelompok.

  Walaupun siswa ini aktif dalam bertanya kepada teman sekelompoknya mengenai materi yang belum dia pahami, di sisi lain siswa ini masih merasa sungkan untuk bertanya kepada peneliti. Kerja kelompok yang terjadi kadang malah membuat siswa mempunyai banyak kesempatan untuk ramai dengan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  106

  teman yang lain. Siswa ini telah belajar dengan siswa lain kelas dan menjelaskan bagaimana Mind Map tersebut digunakan.

  Siswa ini merasa sebelum menggunakan Mind Map setiap pembelajaran hanya mendengan dan hanya bercerita dengan teman yang lain, namun dengan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map ini siswa lebih merasa diarahkan dalam belajar kelompok. Siswa ini merasa bahwa Mind Map sangat berguna baginya.

5. Siswa 5

  Siswa ini merupakan siswa yang mempunyai kemampuan rendah, dilihat dari hasil ulangan harian yang ia dapatkan.

  Siswa ini merasa bahwa dengan model pembelajaran mind map membuat pembelajaran yang diikutinya menjadi lebih mudah dipahami dan menarik. Siswa ini merasa aktif dalam bertanya kepada teman maupun kepada peneliti jika dia kurang memahami materi yang dipelajari maupun penjelasan yang dia dapatkan. Siswa ini juga mengalokasikan waktu untuk belajar dirumah secara kelompok dengan teman-temannya yang mempunyai kemampuan diatasnya. Siswa ini tidak mengalami kesulitan dalam kerja kelompok, karena semua anggota kelompoknya bekerja sesuai dengan tugas yang diberikan oleh koordinator kelompoknya. Dengan model pembelajaran Mind

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  107 Map , siswa merasa lebih mudah dalam belajar dan lebih mudah

  memahami materi yang dipelajari. Selain dari Mind Map, sisswa juga mempelajari dari buku pegangan, sehingga tidak hanya bersumber pada satu sumber belajar.

6. Siswa 6

  Siswa ini merupakan siswa yang sering membolos sekolah, sehingga nilainya masih jauh dari KKM yang digunakan untuk mengukur kemampuan siswa. Namun siswa ini berpendapat bahwa Mind Map mudah dipahami, cara belajarnya sekarang hanya menggunakan Mind Map karena lebih ringkas dan cepat paham. Sisw ini merasa bahwa dia aktif di dalam kerja kelompok. Pembelajaran yang dilaksanakan juga dirasakan lebih nyaman karena dia dapat belajar dengan teman yang lebih berkemampuan dibandingkan dia. Semua anggota kelompoknya selalu bekerjasama satu sama lain, sehingga siswa dapat menyelesaikan tudag yang diberikan oleh peneliti. Siswa ini juga belajar diluar kelas ataupun sekolah dengan menggunakan Mind Map yang telah dia buat. Jika dia melakukan kesalahan dalam kerja kelompoknya, dia merasa selalu dibantu untuk memahami materi yang kurang dipahami, sehingga siswa ini tidak minder jika melakukan kesalahan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  108

D. Pembahasan

  Dari pemberian LKS I materi sifat-sifat dan unsur-unsur bangun ruang sisi datar terdapat siswa yang mencapai ketuntasan hanya ada 10 siswa dari 30 siswa yang mengerjakan LKS I. Nilai tertinggi siswa pada LKS I adalah 94 dan nilai terendah siswa pada LKS I adalah 14. Dapat terlihat jarak antara yang dapat memahami dan mengerjakan soal yang diberikan guru dengan yang tidak, karena hanya 0,33% yang dapat mencapai ketuntasan pada pemberian LKS I. Rata-rata nilai kelas pada pemberian LKS I adalah 54,5 dan rata-rata kelas masih di bawah KKM yang ditentukan oleh sekolah.

  Pada pemberian LKS II materi Luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar terdapat 20 siswa yang tuntas dari 30 siswa yang mengerjakan LKS II. Nilai siswa yang tertinggi pada LKS II ini adalah 80,33 dan nilai terendahnya adalah 13,33. Rata-rata nilai kelas pada pemberian LKS II adalah 66,1 dan nilai rata-rata belum dapat mencapai ketuntasan KKM yang telah disepakati sebelumnya. Selisih nilai dari nilai tertinggi dan terendah sangatlah jauh, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang diberikan kepada siswa dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map belum dapat dipahami oleh semua siswa.

  Sehingga masih terdapat siswa yang belum dapat memahami materi dengan baik.

  Pada lembar kerja pertama dan kedua, siswa mengerjakan soal dengan bekerjasama dengan teman-teman sekelas, sehingga siswa dapat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  109

  menyelesaikan soal dengan maksimal, namun tak sedikit pula siswa yang enggan untuk bergabung dengan siswa yang lainnya. Masih terdapat beberapa siswa yang menganggap pelajaran yang diberikan tidaklah penting. Pada saat pengerjaan LKS, selain bertanya kepada temannya, siswa juga bertanya kepada peneliti. Siswa meminta untuk diarahkan dalam mengerjakan LKS agar pada saat ulangan dapat mengerjakan dengan maksimal.

  Dari hasil ulangan I mengenai sifat-sifat, unsur-unsur, dan jaring- jaring bangun ruang sisi datar (fase 1), nilai tertinggi dari ulangan ini adalah 83,3 dan nilai terendah adalah 40,0 dan diperoleh ketuntasan belajar yaitu 51,61% dengan rata-rata nilai kelas 64,03. Berdasarkan batas KKM sekolah dengan hasil demikian, masuk dalam kategori tidak tuntas. Maka dapat disimpulkan bahwa kecenderungan untuk variabel hasil belajar pada ulangan I adalah berada pada kategori kurang sesuai Penilaian Acuan Patokan (PAP) yang telah disepakati.

  Sedangkan pada ulangan II materi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (fase 2), nilai tertinggi adalah 95 dan nilai terendah adalah 52,5 dan diperoleh ketuntasan belajar yaitu 66,67% dengan rata- rata nilai kelas 69,33. Berdasarkan batas KKM sekolah dengan hasil demikian, masuk dalam kategori tuntas. Maka dapat disimpulkan bahwa kecenderungan untuk variabel hasil belajar pada ulangan II adalah berada pada kategori cukup dan sesuai Penilaian Acuan Patokan (PAP) yang telah disepakati.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  110

  Pada analisis jawaban siswa dalam ulangan pertama yang terlampir

  L123 , masih terdapat beberapa siswa yang kurang mampu menghitung

  dan mencari diagonal-diagonal pada bangun ruang. Terdapat siswa yang kurang memahami unsur dari salah satu bangun ruang, terutama pada limas. Selain itu tak sedikit pula siswa yang mampu mengerjakan soal dengan benar dan tepat jawaban.terapat pula siswa yang belum memahami pengertian bangun ruang dan unsur-unsurnya.pada soal membuat jaring- jaring bangun ruang sisi datar, masih terdapat siswa yang banyak melakukan kesalahan pada jaring-jaring limas dan prisma. Pada soal menentukan besar diagonal-diagonal pada bangun ruang, siswa masih belum dapat mengerjakan dengan baik banyak siswa yang belum paham mengenai teorema phytagoras. Masih terdapat siswa yang hanya menggambarkan gambar yang diketahui saja.

  Pada analisis jawaban siswa dalam ulangan kedua yang telah terlampir L128 , hasil belajar siswa dapat meningkat nilainya dibanding ulangan yang pertama. Masih terdapat siswa yang hanya menuliskan yang diketahui dan yang ditanyakan di dalam soal tanpa menjawab pertanyaan yang diberikan. Terdapat beberapa siswa yang masih kurang tepat dalam mengerjakan soal, seperti kesalahan siswa dalam pengoprasian bilangan- bilangan sehingga tidak menghasilkan hasil yang maksimal. Masih terdapat beberapa siswa yang kurang memahami bagaimana mencari diagonal-diagonal dalam bangun ruang sisi datar, sehingga kemungkinan siswa mendapatkan nilai maksimal pada setiap nomor tidak tercapai.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  111

  Siswa masih belum dapat memahami makna dari kerangka suatu bangun ruang sisi datar, sehingga siswa kurang tepat dalam mencari kerangka suatu bangun ruang sisi datar. Terdapat pula siswa yang tidak sempat menjawab semua soal karena waktunya kurang untuk mengerjakan soal yang diberikan.

  Dari data yang diambil pada pemberian angket keaktifan I yang diukur pada awal pertemuan sebelum dimulainya kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map didapat persentase individu tertinggi 73% dan persentase individu terendah 37%.

  Berdasarkan perhitungan maka dapat disimpulkan bahwa kecenderungan untuk variabel keaktifan belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Mind Map masuk dalam kategori tinggi karena untuk rata-rata presentase keaktivan individu siswa adalah 55,11%.

  Pada pemberian angket keaktifan II yang diukur pada saat pemberian ulangan yang pertama materi sifat-sifat, unsur-unsur, dan jaring-jaring bangun ruang sisi datar didapatkan presentase keaktifan individu siswa yang tertinggi adalah 90% dan presentase individu terendah adalah 43%. Berdasarkan perhitungan diatas dapat disimpulkan bahwa kecenderungan untuk variabel keaktifan belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Mind Map masuk dalam kategori tinggi karena untuk rata-rata presentase keaktifan individu siswa adalah 76,67%.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  112

  Pada pemberian angket keaktifan III yang diukur pada saat pemberian ulangan yang kedua materi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar didapatkan presentase keaktifan individu siswa yang tertinggi adalah 100% dan presentase individu terendah adalah 43%.

  Berdasarkan perhitungan diatas dapat disimpulkan bahwa kecenderungan untuk variabel keaktifan belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Mind Map masuk dalam kategori tinggi karena untuk rata-rata presentase keaktivan individu siswa adalah 81,67%.

  Selain dari angket, keaktifan siswa juga dilihat oleh observer dan dituliskan pada lembar observer. Setiap pembelajaran terdapat 1 observer untuk mencatat kegiatan siswa. Menurut lembar obserever, siswa dapat mengikuti pelajaran dengan model pembelajaran Mind Map dengan baik.

  Siswa aktif dalam setiap kegiatan yang diberikan dan materi yang disampaikan. Pada saat siswa diskusi kelompok, sebagian besar siswa mengerjakan tugas yang diberikan oleh masing-masing koordinator kelompoknya, rak sedikit pula siswa yang mau bertanya apabila materi atau perintah belum dapat dimengerti.

  Dari data yang telah di dapatkan di atas dan pengamatan yang telah dilakukan di kelas VIII B SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten dapat disimpulkan bahwa kelas ini memiliki keaktifan yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran matematika yang dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map. Dapat dilihat pula saat proses pembelajaran berlangsung, sebagian besar siswa berani dan aktif untuk

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  113

  mempresentasikan hasil pekerjaan mereka baik secara kelompok maupun secara individu. Selain itu, keinginan siswa untuk berprestasi juga terlihat saat siswa diberikan soal oleh peneliti untuk dikerjakan sebagai latihan, siswa sangat antusias dan bahkan sampai berebutan dengan siswa lainnya untuk maju menuliskan hasil pekerjaannya. Siswa merasa nyaman dalam situasi kelas yang dipimpin oleh guru yang sekaligus sebagai peneliti.

  Siswa merasa bahwa hubungan penliti sangat dekat dengan siswa, sehingga siswa tidak malu untuk mengekpresikan apa yang mereka tahu mengenai materi yang diajarkan dan siswa juga tidak sungkan untuk bertanya kepada peneliti ketika mereka belum memahami materi yang diberikan. Pada saat kerja kelompok dapat dilihat pula keaktifan masing- masing anggota kelompok yang berusaha untuk mengerjakan tugas kelompoknya lebih baik dari kelompok lainnya. Masing-masing kelompok seolah-olah saling menunjukkan kemampuan mereka dalam memahami materi yang diberikan, agar mereka dapat mempresentasikan hasil kerja kelompok mereka di depan kelas.

  Dalam pembelajaran matematika yang berlangsung yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map, siswa cenderung akan lebih aktif. Bahkan siswa merasa dipermudah dalam memahami konsep dasar Bangun Ruang Sisi Datar dengan menggunakan model pembelajaran Mind

  Map , para siswa merasa lebih mempunyai keinginan untuk belajar. Para

  siswa juga terlihat lebih aktif dalam pembelajaran matematika dengan model pembelajaran Mind Map. Dibandingkan dengan pembelajaran yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  114

  sebelumnya sudah diamati oleh peneliti, yang pada awalnya siswa hanya duduk mendengarkan guru mengajar pada akhirnya mereka lebih termotivasi untuk aktif dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran Mind Map. Siswa merasa lebih bersemangat untuk dapat memahami materi dasar yang diberikan oleh peneliti yang sekaligus menjadi guru. Dengan menggunakan Mind Map, siswa lebih mudah dan lebih senang dalam belajar. Terdapat beberapa siswa pula menggunakan

  Mind Map sebagai catatan pada mata pelajaran lain selain matematika, sehingga siswa merasa lebih paham dengan materi yang telah diberikan.

  Tedapat beberapa kejanggalan saat melihat hasil ulangan siswa kelas VIII B SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten. Dengan keaktifan yang tinggi, tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh karena tidak semua siswa tuntas dalam hasil ulangannya. Saat ulangan harian I (fase 1) dapat dirasakan salah satu manfaat Mind Map karena materi pada fase 1 yakni ulangan pertama materi mengenai sifat-sifat, unsur-unsur, dan jaring- jaring bangun ruang sisi datar. Mind Map dapat membantu siswa dalam memahami matri yang diberikan karena sebagian besar menghafal. Pada saat ulangan harian kedua (fase 2) yaitu ulangan mengenai Luas permukaan dan Volume bangun ruang sisi datar, terjadi peningkatan rata- rata kelas. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari fase 1 ke fase 2 dengan nilai rata-rata kelas yang pada awalnya 64,03 menjadi 69,33 dengan ketuntasan belajar siswa pada ulangan 1 yaitu 51,61% sedangkan pada ulangan 2 ketuntasan belajar yaitu 66,67%.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  115

  Penggunaan model pembelajaran Mind Map pada hasil belajar siswa dapat dikatakan mengalami peningkatan walaupun belum maksimal, peneliti mendiskripsikan bahwa penyebab terjadinya peningkatan yang kurang maksimal ini adalah disebabkan karena kurangnya latihan soal yang diberikan oleh peneliti saat pembelajaran mempersiapkan ulangan kedua, sehingga tidak semua siswa siap dalam menghadapi soal-soal ulangan. Ada siswa yang berpendapat bahwa konsep awal memang penting namun jika tidak diimbangi latihan soal yang cukup, maka kegiatan belajar tidak akan menghasilkan hasil yang maksimal. Hasil ulangan I (fase 1) mengenai sifat-sifat, unsur-unsur, dan jaring-jaring bangun ruang sisi datar memiliki kategori cukup, sedangkan hasil tes fase 2 memiliki kategori cukup pula. Di sini siswa membutuhkan banyak latihan soal, ketika siswa diberikan soal-soal tes yang mengharuskan siswa menguraikan terlebih dahulu soal tersebut. Dan siswa seharusnya diberikan beberapa soal yang merupakan aplikasi dari materi yang telah diberikan khususnya materi Luas permukaan dan Volume bangun ruang sisi datar.

  Berdasarkan hasil yang didapatkan di atas, pembelajaran Matematika materi bangun ruang sisi datar dapat menunjukkan bahwa penggunaan Mind Map merupakan salah satu model yang tepat untuk pemahaman siswa terhadap konsep awal. Seperti mengetahui sifat-sifat, unsure-unsur, dan jaring-jaring bangun ruang sisi datar. Akan tetapi untuk perhitungan matematika yaitu materi Luas Permukaan dan Volume pada

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  116

  segiempat, masih diperlukan lebih banyak lagi latihan soal agar siwa dapat lebih memahami aplikasi-aplikasi soal yang akan didapatkan dalam ulangan. Dengan kata lain, pembelajaran yang dilakukan harus lebih banyak lagi latighan soal yang diberikan kepada siswa. Secara garis besar,

  Mind Map dapat membantu siswa dalam belajar materi yang bersifat

  pemahaman konsep awal, dengan cara meringkas menggunakan Mind

  Map siswa akan lebih mudah mempelajari materi-materi yang diberikan

  sehingga siswa lebih mudah dalam memahami dan mengingat. Dengan demikian hasil pembahasan menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Mind Map dapat digunakan untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran yang dilakukan akan tetapi belum dapat digunakan untuk menjadikan hasil belajar siswa kelas VIII B Pangudi Luhur bayat Klaten menjadi lebih baik, karena siswa yang tuntas dalam pembelajaran yang dilakukan belum dapat menunjukkan nilai yang maksimal.

E. Keterbatasan penelitian

  Penulis menyadari masih ada kekurangan dalam penyusunan skripsi, ini disebabkan karena keterbatasan dalam peneliti melakukan pengambilan data di SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten, keterbatasan tersebut meliputi :

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  117

  1. Terdapat siswa yang tidak hadir pada saat pengambilan data angket keaktifan sehingga mempengaruhi presentase keaktifan siswa.

  2. Terdapat siswa yang tidak hadir dalam ulangan yang diberikan sehingga men gurangi data peneliti untuk menganalisis hasil penelitian 3. Waktu yang digunakan untuk pemberian latihan kepada siswa masih kurang, sehingga siswa kurang berlatih dalam mengerjakan soal.

  4. Terdapat beberapa bagian pada pembelajaran yang terlewatkan, karena alat untuk mendokumentasikan kurang mendukung dalam mendeskripsikan pembelajaran yang telah berlangsung.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Dari hasil penelitian, Pembahasan dan analisis yang dilakukan oleh

  peneliti di SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

  1. Keaktifan siswa dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran Mind Map menjadi lebih baik. Keaktifan siswa dalaam presentase pengembilan angket keaktifan pertama mendapatkan hasil keaktifan siswa 55,11%, keaktifan siswa pada pemberian angket keaktifan kedua 76,67%, dan pemberian angket keaktifan ketiga 81,67%. Berdasarkan data- data yang diperoleh untuk mengukur keaktifan siswa ataupun dengan melihat secara langsung proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map, siswa sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti setiap proses pembelajaran yang dilaksanakan. Dengan demikian, Mind Map dapat dijadikan salah satu model pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa.

2. Pada Ulangan harian I (fase 1) didapatkan hasil ulangan dengan ketuntasan belajar sebesar 51,61% dengan rata-rata kelas 64,03.

  Pada ulangan harian II (fase 2) didapatkan peningkatan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  118

  ketuntasan hasil belajar siswa menjadi 66,67% dengan rata-rata kelas 69,33. Dari perhitungan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Mind Map dapat digunakan sebagai model pembelajaran yang berguna untuk meningkatkan hasil belajar siswa menjadi lebih baik lagi. Namun proses pembelajaran juga harus diimbangi dengan latihan soal-soal yang berhubungan dengan materi yang sedang dibahas.

B. Saran

  Dari hasil-hasil penelitian yang didapat oleh penelliti, dapat diberikan beberapa saran sebagai berikut :

  1. Model pembelajaran Mind Map baik diterapkan untuk memahami konsep materi pembelajaran.

  2. Pada penelitian berikutnya dapat ditambah instrumennya dengan kreatifitas siswa dan minat siswa.

  3. Kreatifitas siswa dapat diteliti untuk penelitian berikutnya dengan dihubungkan pada hasil belajar siswa. Usaha dalam diri guru sangatlah penting dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran, maka dari itu guru haruslah melibatkan siswa dalam pembentukan konsep awal dalam pemikiran masing-masing siswa.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  119

  4. Untuk penelitian berikutnya dapat dilihat atau difokuskan pada masing-masing siswa bukan hanya dilihat dari sebagian besar keadaan kelasnya. Dengan kata lain peneliti melihat bagaimana kemampuan masing-masing siswanya dalam pembelajaran, dilakukan untuk dapat mengidentifikasi masalah-masalah yang sungguh dihadapi oleh siswa secara individu.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Daftar Pustaka

  Agata Widhi B. Teopilia Tatik H. Rosalia Dwi S. dan Fitri Ana M.Modul

  Matematika SMP Kelas VIII . Semarang : Yayasan Pangudi Luhur-

  2012(cetakan ke-2) Buzan, Tony. 2008. Buku Pintar Mind Map untuk anak. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

  Buzan, Tony . 2008. Buku Pintar Mind Map. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama. Buzan, Tony dan Barry. 2008. Memahami Peta Pikiran. Bandung: Interaksara. Erman Suherman. 2003. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer.

  Bandung: JICA-UPI. Haryani, Bernadetta Retno. 2008. Analisis Kesalahan Siswa Kelas X 5 SMA

  Negeri 1 Bantul Pada Pokok Bahasan Operasi Hitung Bentuk Aljabar Dan Upaya Remidiasinya . Skripsi S1. Yogyakarta: PMAT, USD.

  Herman Hudojo. 2001. Pengembangan Kurikulum dan Pembelajara Matematika.

  Malang: JICA. Kardi, S. dan Nur, M. 2000. Pengajaran Langsung. Surabaya: University Press. Marpaung, Y. Pendekatan Realistik dan Sains Dalam Pembelajaran Matematika.

  Makalah Dalam Seminar Pendidikan Matematika Di Universitas Sanata Dharma tanggal 14-15 November 2001

  Marsigit. 2009. Matematika SMP Kelas VIII. Jakarta: PT Ghalia Indonesia Printing. Nana Sudjana. 1989. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya. Nuring Sartiti.2012. Keaktifan dan hasil belajar siswa pada pembelajaran

  matematika pokok bahasan statistika dengan metode kooperatif tipe numbered Heads Together SMA BOPKRI 2 Yogyakarta Tahun ajaran 2011/2012. Skripsi S1, Universitas Sanata Dharma, edisi Januari 2012.

  Riduan. 2009. Skala pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung : Alfabeta. Rihananto, dkk. BKS Matematika kelas VIII. Semarang:YPL-2012 Sardiman.2008. Interaksi dan motivasi belajar matematika. Jakarta : Raja Grafindo Persada. Shinta Devy, Dwiana. 2012. Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Kelas Vii A Smp

  Pangudi Luhur Wedi Klaten Dalam Pembelajaran Matematika Dengan

120

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  121 Menggunakan Model Pembelajaran Mind Map (Peta Pikiran) Pada Materi Segiempat . Skripsi S1, Yogyakarta: PMAT, USD.

  Slameto.2003. Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta : PT Rineka Cipta. Slavin S. dan Chrisonino G. 2005. Geometry A Self-Teaching Guide. Amerika: WILEY. Soedjadi, R. 2000. Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia. Jakarta: Depdiknas. Sukino, Wilson Simangunsong. 2007. Matematika untuk SMP kelas VIII. Jakarta : Erlangga. Surya, Hendra.2011. Strategi Jitu Mencapai Kesuksesan Belajar. Jakarta: PT Gramedia. Syaiful Bahri Djamarah. 1999. Psikologi Belajar. Jakarta : Rineka Cipta Syaiful Bahri Djamarah. 2010. Guru dan Anak Didik Dalam Interaksi Edukatif.

  Jakarta: Rineka Cipta Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta:

  Kencana Prenada Media Group Untung Sutrisna Suwaji. 2008. Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang

  SMP dan Alternatif Pemecahannya. Yogyakarta : Pusat Pengembangan dan Pemberayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

  Winkel, W.S. 2005. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.

  

diakses pada hari

  Kamis 14 Maret 2013

  s pada Kamis 14 Maret 2013

diakses pada hari Jumat 02

  Agustus 2013

  

  diakses pada Jumat 02 Agustus 2013

  

diakses pada Jumat 12 Juli 2013

  diakses pada Jumat 02 Agustus 2013

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  122

diakses

  pada Kamis 14 Maret 2013

  

diakses pada Jumat 02

  Agustus 2013

  

LAMPIRAN

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  LAMPIRAN A : 1.

  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 2. Rancangan Media Pembelajaran 3.

  Mind Map Materi Pembelajaran

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

(RPP)

  Nama Sekolah : SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten Mata pelajaran : Matematika Kelas / semester :

  VIII B / 2 Alokasi waktu : 19 jam Pelajaran (12 pertemuan)

  I. : Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan Standar Kompetensi bagian-bagiannya, serta menentukan ukurannya.

  II. Kompetensi Dasar : - Mengidentifikasi sifat-sifat kubus, balok, prisma, dan limas, serta bagian-bagiannya Membuat Jaring-Jaring kubus, balok, prisma, dan

  • limas
  • balok, prisma, dan limas

  Menghitung Luas permukaan dan volume kubus,

  III. : Indikator

  • mengenai Kubus, Balok, Prisma, dan limas

  Memahami pengertian bangun ruang sisi datar dan memahami pengertian

  Menyebutkan unsur-unsur bangun ruang : Kubus, Balok, Prisma, dan

  • Limas Mengetahui sifat-sifat bangun ruang : Kubus, Balok, Prisma, dan Limas -

  Membuat jaring-jaring Kubus, Balok, Prisma, dan Limas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Menemukan rumus luas permukaan kubus, balok, limas dan prisma tegak

  • Menghitung luas permukaan kubus, balok, prisma dan limas
  • Menentukan rumus volum kubus, balok, prisma, limas
  • Menghitung volume kubus, balok, prisma, limas
  • A.

   Tujuan Pembelajaran a.

  Siswa dapat memahami pengertian bangun ruang sisi datar b.

  Siswa dapat menyebutkan unsur-unsur dari Kubus, Balok, Prisma, dan limas : titik sudut, rusuk-rusuk, bidang sisi, diagonal bidang, diagonal ruang, bidang diagonal, tinggi.

  c.

  Siswa dapat mengetahui sifat-sifat dari bangun datar : Kubus, Balok, Prisma, dan limas.

  d.

  Siswa dapat menggambarkan bangun ruang sisi datar dan siswa dapat membuat jaring-jaring bangun ruang sisi datar tersebut.

  e.

  Siswa dapat menggunakan rumus yang ditemukan untuk menghitung luas permukaan prisma, kubus, balok dan limas.

  f.

  Siswa dapat menggunakan rumus yang ditemukan untuk menghitung volume bangun ruang: prisma, kubus, balok dan limas.

  g.

  Siswa dapat mengerjakan soal-soal pada ulangan harian dengan baik berkaitan dengan materi mengenai prisma, kubus, balok, dan limas.

B. Karakter siswa yang diharapkan :

  Disiplin Tanggung jawab

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Rasa ingin tau Tekun Menghormati C.

   Materi Pembelajaran

  • Mengidentifikasi sifat-sifat dari kubus, balik, prisma, dan limas.

  Pengertian mengenai bangun ruang sisi datar, unsur-unsur dan

  • Balok, Prisma, dan Limas.

  Menggambar dan membuat jaring-jaring bangun ruang sisi datar : Kubus,

  • tegak.

  Menghitung Luas permukaan (sisi) kubus, balok, prisma tegak, dan limas

  • limas tegak D.

  Menentukan dan menghitung volume kubus, balok, prisma tegak, dan

   Model dan Metode pembelajaran 1.

  Model Pembelajaran Metode pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah metode Mind Map. Dimana siswa yang dituntut lebih aktif di dalam pembelajaran yang dilaksanakan dengan diskusi kelompok dan tanya jawab. Diadakan pula presentasi mengenai materi yang dipelajari oleh siswa.

2. Metode Pembelajaran

   Ceramah  Diskusi kelompok

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

E. Sumber Pembelajaran

  Alat : Papan tulis, Kertas Karton, Alat peraga, Alat tulis Sumber : - Modul Matematika SMP Kelas VIII. Semarang : Yayasan

  Pangudi Luhur-2012(cetakan ke-2) BKS Matematika kelas VIII. Semarang:YPL-2012

  • F.

   Langkah – langkah kegiatan

   Pertemuan Pertama (1 JP)

  Apersepsi (5menit)

  Kegiatan Keterangan

  • Guru memberikan salam kepada siswa dan Guru menyampaikan alat yang akan memeriksa kesiapan siswa dalam digunakan sebagai penunjang pembelajaran. pembelajaran.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Siswa mengetahui alur pembelajaran Guru memberikan penjelasan pentingnya Siswa diharapkan memiliki perhatian
  • mempelajari materi ini. dalam pembelajaran

  Kegiatan Inti (30 menit) Kegiatan Jenis kegiatan Keterangan

  • bangun ruang untuk mengingatkan siswa bangun yang nama-nama bangun ruang sisi datar tersebut. diperagakan
  • Eksplorasi pada fokus

  Guru memberikan stimulus berupa peragaan Siswa

  • mengarahkan siswa untuk tau terhadap materi yang

  Rasa perhatian dan ingin

  • mengidentifikasi hal-hal yang berhubungan disampaikan dengan sifat dan unsur dari bangun ruang

  Guru

  • sisi datar

  Siswa mencari informasi

  dari buku referensi Elaborasi - -

  Siswa bekerja di dalam kelompok untuk Guru berkeliling melihat membuat peta pikiran tentang sifat-sifat dan kerja kelompok unsur-unsur bangun ruang sisi datar mengutarakan

  Siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  pertanyaan jika belum paham Guru bersama siswa bekerjasama untuk

  • Konfirmasi - menyimpulkan

  Siswa meluruskan kesalah pemahaman siswa dari dan guru memfasilitasi presentasi sebelumnya dan memberikan penguatan dan kesimpulan.

  Kegiatan Akhir (5 menit)

Kegiatan Keterangan

  Guru memberikan tugas untuk Siswa diminta untuk membuat peta pikiran dari materi yang sudah dipresentasikan dikerjakan secara individu dengan kreasi sendiri di buku masing- masing. Siswa diingatkan oleh guru untuk

  • Menunjukkan karakter tanggung jawab dan
  • mempelajari materi yang telah mandiri dipelajari untuk pembelajaran
  • berikutnya. berikutnya.

  Presentasi kelompok pada pertemuan

   Pertemuan kedua (2JP)

  Apersepsi (5 menit) Kegiatan Keterangan

  • Guru memberikan salam dan memeriksa kesiapan Siswa memusatkan perhatian
  • siswa

  Siswa mengingat materi yang telah dipelajari Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

  Mengingatkan kembali materi yang telah dibahas Siswa memiliki rasa ingin tahu dan sebelumnya perhatian

  Kegiatan Inti (70 menit) Kegiatan Jenis Kegiatan Keterangan

  Elaborasi - - Perwakilan kelompok melanjutkan Guru sebagai fasilitator presentasi di depan kelas (±3 kelompok) dalam presentasi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • menyimpulkan apa yang telah dipelajari toleransi siswa dan didiskusikan

  dan siswa bersama-sama Konfirmasi perhatian dan Guru

  Sikap

  Kegiatan Akhir (5 menit)

Kegiatan Keterangan

  • peta pemikiran individu dirumah terhadap guru

  Guru memberikan tugas untuk membuat Perhatian siswa dan rasa hormat siswa

  • mengingatkan agar siswa latihan soal

  Siswa diberikan beberapa tugas individu Pertemuan selanjutnya akan diisi dengan

  • mempelajari apa yang telah dibahas

  Guru

   Pertemuan Ketiga (2JP)

  Apersepsi (5menit)

Kegiatan Keterangan

  • Guru memberikan salam kepada siswa dan Siswa mengetahui alur pembelajaran
  • memeriksa kesiapan siswa

  Siswa memiliki rasa ingin tahu dan perhatian pada pembelajaran. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

  • Kegiatan Inti (70 menit)

  Kegiatan Jenis Kegiatan Keterangan

  Eksplorasi memusatkan - - Guru memberikan stimulus dan Siswa membahas masalah yang berkaitan perhatian dan mengingat dengan sifat unsur bangun ruang sisi materi yang telah datar dipelajari

  • Elaborasi bekerja secara Guru memberikan Lembar kerja siswa Siswa - untuk dikerjakan secara individu individu dan bertanggung jawab

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • memberikan

  Siswa dan siswa bersama-sama Konfirmasi Guru

  • perhatian dan toleransi menyimpulkan apa yang telah dipelajari

  Kegiatan Akhir (5 menit)

Kegiatan Keterangan

  • Guru memberikan tugas untuk membuat Perhatian siswa dan rasa hormat siswa peta pemikiran individu dirumah terhadap guru
  • mengingatkan agar siswa
  • mempelajari apa yang telah dibahas latihan soal

  Guru Pertemuan selanjutnya akan diisi dengan

  • menyampaikan pesan untuk
  • pembelajaran berikutnya perlengkapan untuk membuat jaring-jaring bangun ruang sisi datar

  Guru Siswa harap membawa kertas karton dan

   Pertemuan Keempat (1JP)

  Apersepsi (5 menit)

Kegiatan Keterangan

  • Guru memberikan salam kepada siswa dan Siswa mengetahui alur pembelajaran
  • memeriksa kesiapan peralatan siswa

  Siswa memiliki rasa ingin tahu dan perhatian pada pembelajaran. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

  • Kegiatan Inti (30 menit)

  Kegiatan Jenis Kegiatan Keterangan

  Eksplorasi memusatkan - - Guru memberikan stimulus yang Siswa berkaitan jaring-jaring bangun ruang sisi perhatian dan mengingat datar materi yang telah dipelajari

  • membuat jaring-jaring bangun ruang sisi atas kelompoknya datar
  • Elaborasi Siswa bekerja di dalam kelompok untuk Siswa bertanggung jawab

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  memberikan Siswa

  • dan siswa bersama-sama Konfirmasi Guru -

  perhatian dan toleransi menyimpulkan apa yang telah dipelajari

  Kegiatan Akhir (5 menit)

Kegiatan Keterangan

  • Guru memberikan tugas untuk membuat Perhatian siswa dan rasa hormat siswa jaring-jaring di rumah terhadap guru
  • mengingatkan agar siswa Guru Siswa harap masih membawa kertas karton
  • mempelajari apa yang telah dibahas dan perlengkapan untuk membuat jaring-
  • untuk

  jaring bangun ruang sisi datar yang belum Guru menyampaikan pesan pembelajaran berikutnya selesai

   Pertemuan Kelima (2JP)

  Apersepsi (5 menit)

Kegiatan Keterangan

  • memeriksa kesiapan peralatan siswa

  Guru memberikan salam kepada siswa dan Siswa mengetahui alur pembelajaran

  Siswa memiliki rasa ingin tahu dan perhatian pada pembelajaran. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

  • Kegiatan Inti (70 menit)

  Kegiatan Jenis Kegiatan Keterangan

  Eksplorasi - memusatkan

  • berkaitan jaring-jaring bangun ruang sisi perhatian dan mengingat datar

  Guru memberikan stimulus yang Siswa

  materi yang telah dipelajari Elaborasi - -

  Siswa bekerja di dalam kelompok untuk Siswa bertanggung jawab membuat jaring-jaring bangun ruang sisi atas kelompoknya datar

  Guru sebagai fasilitator

  • Siswa mempresentasikan hasil kerja

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kelompoknya didepan kelas

  Konfirmasi dalam presentasi

  • Guru dan siswa bersama-sama menyimpulkan apa yang telah dipelajari
  • Siswa memberikan perhatian dan toleransi

  Kegiatan Akhir (5 menit)

Kegiatan Keterangan

  • Guru mengingatkan agar siswa mempelajari apa yang telah dibahas
  • Perhatian siswa dan rasa hormat siswa terhadap guru
  • Guru menyampaikan pesan untuk mempersiapkan pembelajaran berikutnya
  • Siswa harap menyiapkan diri untuk tes petama mengenai sifat,unsure,dan jaring- jaring bangun datar pada 1 jam pelajaran awal
  • Jam kedua akan dilanjutkan dengan materi

  Luas permukaan bangun ruang  Pertemuan Keenam (2JP)

  Apersepsi (5 Menit)

Kegiatan Keterangan

  • Guru memberikan salam kepada siswa dan memeriksa kesiapan siswa untuk tes I -
  • Siswa mengetahui aturan dalam tes
  • Siswa memiliki rasa ingin tahu dan perhatian pada pembelajaran

  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

  Kegiatan Inti (70 menit) Kegiatan Jenis Kegiatan Keterangan

  • Siswa diberikan soal Tes I untuk dikerjakan secara individu (40 menit)
  • Siswa mengerjakan secara individu dan bertanggung jawab
  • Guru mengumpulkan pekerjaan siswa untuk dikoreksi
  • Guru memberikan stimulus mengenaii
  • Siswa memusatkan perhatian pada guru dan memiliki rasa ingin tahu

  Luas Permukaan Bangun ruang sisi datar Elaborasi Eksplorasi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Siswa bertanggung jawab

  • Elaborasi Siswa bekerja di dalam kelompok untuk atas kelompoknya membuat Peta pikiran mengenai Luas Permukaan Bangun ruang sisi datar memberikan

  Siswa

  • dan siswa bersama-sama Konfirmasi Guru -

  perhatian dan toleransi menyimpulkan apa yang telah di dapat dalam pembelajaran

  Kegiatan Akhir (5 Menit)

Kegiatan Keterangan

  • mengingatkan agar siswa
  • mempelajari apa yang telah dibahas terhadap guru untuk
  • Guru menyampaikan pesan Presentasi Kelompok mengenai Luas mempersiapkan pembelajaran berikutnya Permukaan Bangun ruanng sisi datar

  Guru Perhatian siswa dan rasa hormat siswa

   Pertemuan Ketujuh (1 JP)

  Apersepsi (5 Menit)

Kegiatan Keterangan

  • memeriksa kesiapan siswa

  Guru memberikan salam kepada siswa dan Siswa mengetahui alur pembelajaran

  • pada pembelajaran

  Siswa memiliki rasa ingin tahu dan perhatian

  • disiplin dalam mengikuti

  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

  • pembelajaran

  Siswa

  Kegiatan Inti (30 Menit) Kegiatan Jenis Kegiatan Keterangan

  Eksplorasi memusatkan - - Guru memberikan stimulus mengenai Siswa materi yang telah dipelajari sebelumnya perhatian yaitu tentang Luas Permukaan Bangun ruang sisi datar

  Kelompok untuk -

  Guru sebagai fasilitator

  • Elaborasi Perwakilan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  mempresentasikan hasil kerja dalam presentasi kelompoknya (±2 kelompok)

  • memberikan

  Siswa dan siswa bersama-sama Konfirmasi Guru

  • perhatian dan toleransi menyimpulkan apa yang telah dibahas.

  Kegiatan Akhir (5 Menit)

Kegiatan Keterangan

  • mempelajari apa yang telah dibahas terhadap guru

  mengingatkan agar siswa Guru Perhatian siswa dan rasa hormat siswa

  • siswa untuk
  • Guru menyampaikan pesan Kegiatan belajar berikutnya akan diisi mempersiapkan pembelajaran berikutnya dengan latihan soal yang diambil dari buku referensi siswa

  Guru memberikan PR dari buku referensi

   Kegiatan Kedelapan (1 JP)

  Apersepsi (5 Menit)

Kegiatan Keterangan

  • Guru memberikan salam kepada siswa dan Siswa mengetahui alur pembelajaran memeriksa kesiapan siswa
  • pada pembelajaran

  Siswa memiliki rasa ingin tahu dan perhatian

  • disiplin dalam mengikuti

  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

  • pembelajaran

  Siswa

  Kegiatan Inti (30 Menit) Kegiatan Jenis Kegiatan Keterangan

  • Eksplorasi - memusatkan

  Guru memberikan stimulus mengenai Siswa materi yang telah dipelajari sebelumnya perhatian yaitu tentang Luas Permukaan Bangun ruang sisi datar memberikan

  Siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • diambil dari buku referensi untuk dikerjakan sebagai latihan soal bekerja - secara

  Elaborasi perhatian dan toleransi Guru memberikan beberapa soal yang

  Siswa teratur dan disiplin Guru berkeliling untuk

  • mengerjakan soal secara

  Siswa melihat pekerjaan siswa kelompok atau secara individu

  Guru memfasilitasi siswa

  • Siswa mengerjakan di depan kelas secara
  • yang mengerjakan di teratur

  depan kelas

  • menyimpulkan pembelajaran secara memberikan pendapat bersama-sama
  • Konfirmasi Guru dan siswa membahas dan Siswa memperhatikan dan

  mengenai materi yang dapat disimpulkan

  Kegiatan akhir (5 Menit)

Kegiatan Keterangan

  • peta pikiran individu yang telah dibuat terhadap guru sebelumnya

  Guru mengingatkan agar siswa melengkapi Perhatian siswa dan rasa hormat siswa

  • siswa
  • untuk Guru menyampaikan pesan

  Guru memberikan PR dari buku referensi

  • mempersiapkan pembelajaran berikutnya dengan membahas mengenai volume bangun ruang sisi datar

  Kegiatan belajar berikutnya akan diisi

   Pertemuan Kesembilan (2 JP)

  Apersepsi (5 Menit)

Kegiatan Keterangan

  • Guru memberikan salam kepada siswa dan Siswa mengetahui alur pembelajaran
  • memeriksa kesiapan siswa untuk mengikuti

  Siswa memiliki rasa ingin tahu dan perhatian pembelajaran pada pembelajaran

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • pembelajaran

  disiplin dalam mengikuti Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Siswa

  Kegiatan Inti (70 Menit) Kegiatan Jenis Kegiatan Keterangan

  Eksplorasi memusatkan - - Guru memberikan stimulus mengenai Siswa materi yangn berkaitan dengan volume perhatian dan hormat pada

  Bangun ruang sisi datar guru yang sedang menjelaskan Guru mengarahkan siswa untuk

  • mengidentifikasi hal-hal yang berkaitan

  Siswa menunjukkan rasa dengan volume bangun ruang sisi datar ingin tahu Siswa diberikan pancingan

  • untuk menjawab beberapa pertanyaan dari guru.
  • pendukung dari sumber referensi

  Siswa mencari informasi

  • membuat peta pikiran volume bangun melihat kerja siswa di ruang sisi datar

  Elaborasi Siswa bekerja di dalam kelompok untuk Guru berkeliling untuk

  dalam kelompok untuk mengetahui keaktifan siswa

  • disiplin kerjasama, tekun dan perhatian

  Karakter tanggung jawab,

  Elaborasi - - Perwakilan kelompok mempresentasikan Guru sebagai fasilitator pekerjaan kelompok di depan kelas saat siswa presentasi di

  (±3kelompok) depan kelas yang lain

  • melengkapi peta pikiran yang masih kurang lengkap

  Kelompok

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Konfirmasi - Siswa memperhatikan dan memberikan pendapat mengenai materi yang dapat disimpulkan

  • Guru dan siswa membahas dan menyimpulkan pembelajaran secara bersama-sama
  • Siswa menunjukkan rasa tanggung jawab, percaya diri dan toleransi.
  • Guru mengingatkan agar siswa melengkapi peta pikiran individu yang telah dibuat sebelumnya
  • Perhatian siswa dan rasa hormat siswa terhadap guru
  • Siswa berkreasi menurut kemampuannya masing-masing dalam melengkapi peta pikiran individunya
  • Guru memberikan PR dari buku referensi siswa
  • Siswa bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.
  • Guru menyampaikan pesan untuk mempersiapkan pembelajaran berikutnya
  • Kegiatan belajar berikutnya akan diisi dengan membahas mengenai volume bangun ruang sisi datar kelompok yang belum presentasi dapat dilanjutkan

  Kegiatan Akhir ( 5 Menit)

Kegiatan Keterangan

   Pertemua Kesepuluh (2 JP)

  Apersepsi (5 Menit)

Kegiatan Keterangan

  • Guru memberikan salam kepada siswa dan memeriksa kesiapan siswa untuk mengikuti pembelajaran
  • Siswa mengetahui alur pembelajaran
  • Siswa memiliki rasa ingin tahu dan perhatian pada pembelajaran
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
  • Guru mengingatkan materi yang akan
  • Siswa disiplin dalam mengikuti

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kegiatan Inti (70 Menit) Kegiatan Jenis Kegiatan Keterangan

  dipelajari pembelajaran

  Eksplorasi Elaborasi Elaborasi Konfirmasi

  • Guru memberikan stimulus mengenai materi sebelumnya yaitu mengenai Volume Bangun ruang sisi datar
  • Siswa memusatkan perhatian dan hormat pada guru yang sedang menjelaskan
  • Siswa diberikan pancingan untuk menjawab beberapa pertanyaan dari guru.
  • Siswa mencari informasi pendukung dari sumber referensi
  • Perwakilan kelompok mempresentasikan pekerjaan kelompok di depan kelas (±3kelompok)
  • Karakter tanggung jawab, disiplin kerjasama, tekun dan perhatian
  • Guru sebagai fasilitator saat siswa presentasi di depan kelas
  • Guru memberikan latihan soal yang diambil dari buku referensi siswa untuk dikerjakan secra kelompok atau individu
  • Guru berkeliling melihat pekerjaan siswa
  • Siswa mengerjakan latihan soal
  • Siswa mengerjakan di depan kelas dan menjelaskan jawabannya kepada temannya.
  • Guru dan siswa membahas dan menyimpulkan pembelajaran secara bersama-sama
  • Kelompok yang lain melengkapi peta pikiran yang masih kurang lengkap
  • Siswa memperhatikan dan memberikan pendapat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  mengenai materi yang dapat disimpulkan

  • Siswa menunjukkan rasa tanggung jawab, percaya diri dan toleransi.

  Kegiatan Akhir (5 Menit)

Kegiatan Keterangan

  • Guru mengingatkan agar siswa melengkapi peta pikiran individu yang telah dibuat sebelumnya
  • Siswa berkreasi menurut kemampuannya masing-masing dalam melengkapi peta pikiran individunya
  • Guru memberikan PR dari buku referensi siswa
  • Siswa bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.
  • Guru menyampaikan pesan untuk mempersiapkan pembelajaran berikutnya
  • Kegiatan belajar berikutnya akan diisi dengan mengerjakan Lembar Kerja siswa II

   Pertemuan Kesebelas (1 JP)

  Apersepsi (5 Menit)

Kegiatan Keterangan

  • Guru memberikan salam kepada siswa dan memeriksa kesiapan siswa
  • Siswa mengetahui alur pembelajaran
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
  • Guru mengingatkan materi yang akan dipelajari
  • Siswa disiplin dalam mengikuti pembelajaran

  Kegiatan inti (30 Menit) Kegiatan Jenis Kegiatan Keterangan

  Elaborasi - Siswa mengetahui cara pengerjaannya

  • Guru Memberikan LKS kepada siswa
  • Siswa mengerjakan LKS secara
  • Karakter tanggung jawab,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kelompok (max 2 orang) disiplin kerjasama, tekun dan perhatian Guru berkeliling melihat

  • pekerjaan siswa
  • menyimpulkan pekerjaan yang telah memberikan pendapat dibahas apa yang menjadi kesulitan mengenai materi yang siswa

  Konfirmasi Guru dan siswa membahas dan Siswa memperhatikan dan

  dapat disimpulkan Siswa menunjukkan rasa

  • tanggung jawab, percaya diri dan toleransi.

  Kegiatan Akhir (5 Menit)

Kegiatan Keterangan

  • peta pikiran individu yang telah dibuat masing-masing dalam melengkapi peta sebelumnya pikiran individunya

  Guru mengingatkan agar siswa melengkapi Siswa berkreasi menurut kemampuannya

  bertanggung jawab dalam Guru memberikan PR dari buku referensi Siswa siswa untuk latihan sebelum tes II mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. untuk - -

  Guru menyampaikan pesan Kegiatan belajar berikutnya akan diisi mempersiapkan pembelajaran berikutnya dengan ulangan kedua

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

   Pertemuan Keduabelas (2 JP)

  Apersepsi (5 Menit)

Kegiatan Keterangan

  • Guru memberikan salam kepada siswa dan memeriksa kesiapan siswa mengikuti ulangan kedua
  • Siswa mengetahui aturan dalam mengikuti ulangan kedua
  • Guru menjelaskan teknik mengerjakan soal ulangan
  • Siswa disiplin dan tanggung jawab

  Kegiatan Inti (70 Menit)

Kegiatan Jenis kegiatan Keterangan

  Elaborasi Konfirmasi Konfirmasi

  • Menunjukkan karakter mandiri dan rasa percaya diri.
  • Siswa mengerjakan soal tes luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar
  • Guru melihat proses pekerjaan siswa dan memberikan tanggapan atas pekerjaan siswa.
  • Setelah test selesai, guru membahas jawaban pekerjaan rumah (PR) dengan meminta siswa menuliskan hasil pekerjaan di depan kelas.
  • Menunjukkan karakter tanggung jawab, rasa percaya diri, toleransi dan perhatian.
  • Menunjukkan karakter toleransi dan perhatian.
  • Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan.

  Kegiatan Akhir (5 Menit)

Kegiatan Keterangan

  • Guru meminta siswa mengumpulkan peta - Siswa bertanggung jawab atas peta pikiran

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  pikiran individu maupun kelompok individu maupun kelompok

  • Siswa diminta untuk mengisi angket Karakter jujur dan bertanggungjawab keaktifan III untuk
  • Guru menyampaikan pesan Kegiatan belajar berikutnya akan diisi mempersiapkan pembelajaran berikutnya dengan ulangan kedua G.

   Penilaian Hasil Belajar Tes Penilaian I Indikator Pencapaian Penilaian Kompetensi Teknik Bentuk Instrumen / Soal Instrumen Tes Daftar - - Menyebutkan unsur-unsur Diberikan 4 bangun

kubus, balok, prisma, limas Tertulis pertanyaan ruang sisi datar yang

: rusuk, sisi, titik sudut, Uraian berbeda untuk diagonal sisi, diagonal menentukan rusuk, sisi,

ruang, bidang diagonal diagonal ruang, bidang

diagonal, dan titik sudut Memahami pengertian Mencocokkan

  • Bangun ruang

  pengertian dengan definisi yang diberikan

  • Menggambar jaring-jaring Gambarlah jaring-jaring

    bangun ruang sisi datar bangun ruang sisi datar dibawah ini!( 2 bentuk) a.

  Kubus b. Balok c. Prisma d. Limas

Menentukan panjang Jika diketahui sebuah

  • diagonal

  balok dengan panjang sisi 8 cm dan lebar 6 cm, tentukan panjang diagonal sisinya dan diagonal ruangnya!

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tes Penilaian II Indikator Pencapaian Penilaian Kompetensi Teknik Bentuk Instrumen / Soal Instrumen Daftar 1. - Tes Menentukan Luas

  B E Permukaan suatu bangun Tertulis pertanyaan ruang sisi datar Uraian

  • D A bangun ruang sisi datar F C Diketahui panjang sisi miring suatu alas yang berbentuk segitiga adalah panjang alas segitiga yaitu DE=3cm, dan sisi yang lain BC = 5 cm, tinggi alas segitiga tersebut adalah

  Menentukan Volume

  4 cm, dan diketahui tinggi suatu prisma adalah 7 cm. Tentukan Luas permukaan dan volume prisma tersebut ! 2. kubus

  Diketahui KLMN.OPQR dengan panjang rusuknya adalah 11 cm. tentukan : a) Luas bidang diagonal! b) Luas permukaan dan volume kubus! 3. Tentukan panjang kawat yang dibutuhkan untuk membuat kerangka balok dengan ukuran 14cm x 8cm x 6 cm (ukuran balok ditulis

  × × ), carilah luas permukaan dan volume balok tersebut! 4. Sebuah balok mempunyai alas berbentuk persegi dengan panjang sisinya adalah 8cm. Berapakah tinggi balok tersebut jika balok itu mampu 3 menampung 384 cm , tentukan pula luas permjukaan balok

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  tersebut! 5. Alas sebuah limas

  T.ABCD berbentuk persegi. Apabila volume limasnya 3200 cm 3 dan tinggi limas adalah 24 cm. hitunglah.

  a) Luas alas limas b) Panjang rusuk alas c) Panjang TP d) Luas segitiga TBC e) Luas seluruh permukaan limas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Rancangan Pembelajaran

Sabtu, 06 April 2013

  Mind Map sifat dan unsur bangun ruang Metode yang digunakan : Diskusi dalam kelompok untuk membuat Mind Map dan Tanya jawab Alat dan bahan :

  • Kertas karton
  • Spidol -

  Kertas HVS warna

  • Lem -

  Gunting (kelompok)

  • Buku referensi

  Senin, 08 April 2013

  Presentasi Mind Map mengenai sifat dan unsur bangun ruang sisi datar yang telah dibuat oleh siswa (perwakilan kelompok) Metode : Presentasi, Tanya jawab dan ceramah Alat dan bahan :

  • Mind Map (hasil kerja kelompok)
  • Plaster untuk menempelkan Mind Map di papan tulis
  • Boardmarker

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Latihan soal dan pemberian LKS (2 orang 1 pekerjaan) Metode : Diskusi dan Tanya jawab Alat dan bahan :

  Rabu, 10 April 2013

  • Soal LKS I -

  Buku referensi untuk latihan soal

  • Boardmarker -

  Papan tulis

  Sabtu, 13 April 2013

  Membuat jaring-jaring bangun ruang sisi datar (kerja kelompok) Metode : Diskusi dalam kelompok, Tanya jawab, dan presentasi Alat dan bahan :

  • Kertas Karton (kelompok yang menyediakan)
  • Gunting -

  Penggaris

  • Plaster -

  Boardmarker

  • Papan tulis

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Senin, 15 April 2013

  Membuat dan menggambar jaring-jaring bangun ruang sisi datar dan presentasi kelompok.

  Metode : diskusi kelompok, presentasi, Tanya jawab Alat dan bahan :

  • Kertas karton
  • Gunting -

  Plaster

  • Boardmarker

  Rabu, 17 April 2013

  Ulangan pertama mengenai sifat dan unsur bangun ruang sisi datar dan menentukan luas dengan Mind Map Metode : Diskusi kelompok untuk membuat Mind Map Alat dan bahan :

  • Soal tes fase 1
  • Karton Mind Map awal
  • Kertas HVS warna
  • Spidol (masing-masing kelompok)
  • Gunting -

  Lem

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Sabtu, 20 April 2013

  Membuat dan pembahasan mengenai Luas permukaan, presentasi kelompok Metode : Presentasi dan Tanya jawab Alat dan bahan :

  • Mind Map kelompok
  • Plaster -

  Boardmarker

  • Spidol -

  Kertas HVS warna

  • Lem

  Sabtu, 27 April 2013

  Menyelesaikan soal yang berhubungan dengan luas permukaan bangun ruang sisi datar.

  Metode : kerja kelompok dan presentasi Alat dan bahan :

  • Alat tulis
  • Soal-soal mengenai luas permukaan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Senin, 29 April 2013

  Membuat Mind Map dan pembahasan mengenai Volume bangun ruang, presentasi kelompok dan beberapa latihan soal untuk Volume bangun ruang sisi datar Metode : Kerja kelompok, Presentasi dan Tanya jawab Alat dan bahan :

  Mind Map kelompok

  • Plaster -

  Boardmarker

  • Spidol -

  Kertas HVS warna

  • Lem -

  Rabu, 01 Mei 2013

  Membahas soal yang berhubungan dengan volume bangun ruang sisi datar dan presentasi jawaban soal latihan.

  Metode : Kerja kelompok, presentasi, dan Tanya jawab Alat dan bahan :

  Soal latihan volume bangun ruang sisi datar

  • Alat tulis

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Sabtu, 04 Mei 2013

  Memberikan lembar kerja siswa mengenai luas dan volume bangun ruang sisi datar Metode : diskusi kelompok, presentasi, dan tanya jawab Alat dan bahan :

  Alat tulis

  • Lembar kerja siswa II
  • Senin, 06 Mei 2013

  Ulangan ke 2 mengenai luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar dan pengisian angket keaktifan III Metode : kerja individu Alat dan bahan :

  Soal ulangan II

  • Angket keaktifan III

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran B 1.

  Soal dan Kunci Jawaban Lembar Kerja Siswa I 2. Soal dan Kunci Jawaban Lembar Kerja Siswa II 3. Soal Ulangan Fase 1 4. Kunci Jawaban Ulangan Serta Penskoran Fase 1 5. Soal Ulangan Fase 2 6. Kunci Jawaban Ulangan Serta Penskoran Fase 2 7. Angket /Kuesioner Keaktifan Siswa 8. Validasi Soal Tes Fase 1 9. Validasi Soal Tes Fase 2 10.

  Validasi Angket Keaktifan Siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Lembar Kerja Siswa I

  Nama : No/Kelas : Kerjakan soal di bawah ini dengan tepat! 1.

  Jelaskan pengertian dari masing-masing bangun ruang di bawah ini! a.

  Kubus b.

  Balok c. Prisma d.

  Limas 2. Tunjukkan yang dimaksud dengan titik sudut, rusuk, sisi, diagonal sisi, bidang diagonal dan diagonal ruang pada bangun (gambarlah bangun tersebut) : a.

  Kubus b.

  Balok 3. Gambarlah dan sebutkan sifat-sifat sisi, rusuk, titik sudut, diagonal sisi dari : a.

  Prisma segitiga b.

  Limas segiempat 4. Jika diketahui sebuah kubus dengan panjang sisinya adalah 6cm.

  Tentukan : a.

  Panjang diagonal sisi b.

  Panjang diagonal ruang c. Luas bidang diagonal ABGH 5. Diketahui sebuah balok ABCD.EFGH dengan panjang 8cm, lebar 5cm, dan tinggi 4 cm, tentukan panjang diagonal sisi AC!

  

151

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kunci Jawaban : Jawaban

  Poin 1.

  Pengertian bangun dibawah ini a.

  

Kubus merupakan bangun ruang beraturan yang dibentuk oleh

enam sisi berbentuk persegi yang bentuk dan ukuran yang

sama.

  b.

  

Balok merupakan bangun ruang beraturan yang dibentuk oleh

tiga pasang persegi panjang yang masing-masingnya memiliki

bentuk dan ukuran yang sama.

  c.

  

Prisma merupakan bangun ruang yang memiliki sepasang sisi

yang kongruen dan sejajar serta rusuk-rusuk tegaknya saling

sejajar.

  d.

  

Limas merupakan bangun ruang sisi datar yang selimutnya

terdiri dari bangun datar segitiga dengan satu titik

persekutuan(puncak limas).

  4 2. Titik sudut, rusuk, sisi, diagonal sisi, bidang diagonal dan diagonal ruang.

  a.

  H G E F C D A B Titik sudut : A,B,C,D,E,F,G,H

  • Rusuk : AB,DC,AD,BC,AF,HG,EH,FG,AE,BF,CG,DH
  • Sisi : ABCD,ABEF,EFGH,DCHG,BCFG,ADEH
  • Diagonal sisi : AC,BD,AF,BE,BG,CF,AH,ED,DG,HC,EG,FH
  • Bidang diagonal : ABHG,EFDC,DBFH,ACEG,BCEH,ADFG
  • 7 Diagonal ruang : AG,BH,FD,EC
  • H G b.

  E F D C A B Titik sudut : A,B,C,D,E,F,G,H

  • Rusuk : AB,DC,AD,BC,AF,HG,EH,FG,AE,BF,CG,DH
  • Sisi : ABCD,ABEF,EFGH,DCHG,BCFG,ADEH
  • Diagonal sisi : AC,BD,AF,BE,BG,CF,AH,ED,DG,HC,EG,FH
  • Bidang diagonal : ABHG,EFDC,DBFH,ACEG,BCEH,ADFG
  • 7 Diagonal ruang : AG,BH,FD,EC
  • 3.

  Sifat-sifat dari bangun ruang sisi datar a.

  Prisma segitiga Gambar

  Sisi alas dan atasnya berbentuk segitiga

  • Sisi tegaknya terdiri dari 3 sisi persegi
  • 152

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Jumlah rusuknya 9 buah

  • Titik sudutnya berjumlah 6 buah
  • Diagonal sisinya ada 8
  • b.

  3 Limas segiempat Gambar

  Terdapat satu sisi datar yaitu sisi alasnya berbentuk persegi

  • Selimutnya terdiri dari 4 sisi yangn berbentuk segitiga
  • Rusuknya berjumlah 8 buah
  • 3 Jumlah titik sudutnya adalah 5 buah
  • 4.

  Diketahui : Kubus ABCD.EFGH s=6cm Ditanya : a.

  Panjang diagonal sisi? b. Panjang diagonal ruang? c. Luas bidang diagonal ABGH.

  Jawab : H G E F C D A B

  2

  2 a.

  • 2

  =

  2 = + 6

  6 = 36 + 36 = 6 2

  2

  2 b.

  • 2

  =

  2 = + 6 6 2

  = 6 3 c. H G E F C D A B

  ABGH berbentuk persegi dengan panjang

  6 2 dan lebar 6 jadi . = × = 6

  2 × 6

  2 = 36

  2 7 5.

  Diketahui : Balok ABCD.EFGH p= 8cm l=5cm

  153

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  t=4 cm ditanya : panjang diagonal sisi AC? Jawab :

  H G E F D C A B Panjang diagonal AC :

  2

  2 =

  • 2

  2 =

  • 2

  2 = + 5

  8 = 64 + 25

  4 =

89 Total Skor

  35 154

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Lembar kerja Siswa II

  Nama/No : Kelas : Kerjakan soal-soal dibawah ini dengan langkah yang tepat dan benar! 1.

  Hitunglah masing-masing luas permukaan bangun dibawah ini! a.

  Kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk 12cm.

  b.

  Balok OPQR.STUV dengan panjang 7cm,lebar 5cm, dan tinggi 9cm.

  2. Hitunglah Luas permukaan jika diketahui : a.

  Prisma segitiga dengan panjang alas 3cm,tinggi alas 5 cm, dan tinggi prisma adalah 9 cm.

  b.

  Limas O.KLMN dengan alas persegi dengan panjang sisi 10cm dan tinggi sisi tegaknya 4cm.

  3. Tentukan volume bangun ruang jika diketahui : a.

  Kubus dengan panjang rusuknya 7cm.

  b.

  Balok dengan ukuran panjang 12cm, lebar 5cm, dan tinggi 7cm.

  4. Jika diketahui : a.

  Prisma dengan alas segitiga dengan panjang alas 3cm, panjang sisi yang lain 4 cm dan dikethui tinggi prisma tersebut adalah 12cm. Tentukan Volume bangun tersebut! b. Limas segi empat dengan panjang sisi alas 5 cm dan tinggi sisi limas adalah 8 cm. tentukan volume bangun tersebut jika diketahui tinggi limas adalah 9 cm!

  

155

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kunci Jawaban Lembar kerja siswa II Jawaban Poin 1.

  Luas Permukaan Bangun ruang a.

  Diketahui : Kubus dengan = 12 Ditanya :

  Lp ? Jawab :

  2 = 6

  2 = 6

  12 = 6(144)

  2 = 864 b.

  Diketahui : Balok dengan = 7 , = 5 , = 9 Ditanya :

  Lp? Jawab : = 2 + + = 2

  7.5 + 7.9 + 5.9 = 2 35 + 63 + 45 = 2 143

  2 6 = 286

2. Luas Permukaan Bangun Ruang a.

  Diketahui : Prisma segitiga dengan = 3 , . = 4 , 9 Ditanya : Lp? Jawab : = 2 + ( . ) ∶

  2

  2

  • 3 = 4 = 16 + 9 =

  25 = 5 1 = 2. . + ( + + . )

  2

  1 = 2.

  3.4 + 3 + 5 + 4 . 9

  2 = 12 + (12.9) = 12 + 108

  2 = 120 b.

  Diketahui : Limas persegi dengan = 10 4 Ditanya : Lp? Jawab : = + ℎ .

  156

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  = + 4.

  1 =

  2

  1 =

  10.4

  2

  1 = (40)

  2

  2 = 20 = .

  = 10.10

  2 = 100 = + 4

  = 100 + 4.20 = 100 + 80

  2 10 = 180

  3. Volume Kubus dan balok a.

  Diketahui : Kubus dengan s=7cm Ditanya : Volume Kubus? Jawab :

  3 =

  3 = 7

  3 = 343 b.

  Diketahui : Balok p=12cm, l=5cm,t=7cm Ditanya : Volume Balok? Jawab : = . . = 12.5.7

  3 6 = 420

  4. Volume prisma dan limas a.

  Diketahui : Prisma segitiga a=3cm,b=4cm tinggi prisma = 12 cm Ditanya : Volume prisma? Jawab : t alas dicari dengan menggunakan teorema pytagoras

  2

  2 =

  • 2

  2 = + 4

  3 = 9 + 16 = 25 = 5

  Volume Prisma : = .

  157

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3

  30 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  8 Total skor

  2

  2 . 9 = 75

  5

  3

  1

  =

  2 .

  158 = (

  1

  3 . =

  1

  Diketahui Limas segi empat s=5cm, ts=8cm,tl=9cm Ditanya : Volume Limas? Jawab : =

  3 b.

  2 × 12 × 12 = 72

  1

  2 . 3.4) × 12 =

  1

  2 ) × = (

  1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Nama :

  Nilai :

  No. Absen : Kelas : 1.

  Isilah kolom dibawah ini dengan tepat

  Bangun Nama Banyak Banyak Banyak Banyak Jumlah POIN Bangun bidang rusuk diagonal bidang titik ruang sisi ruang diagonal sudut balok kubus limas Prisma 2.

  Jawablah dengan kata yang telah diberikan dengan melengkapi di kolom kanan! a)

  Bidang Diagonal

  

159

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  b) Diagonal ruang

  c) Tinggi limas

  d) Balok

  e) Limas

  Pertanyaan Jawaban POIN 1. Bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah daerah segi banyak dan daerah segitiga, dan memililki titik puncak 2. Bangun ruang yang memiliki alas sebuah persegi panjang dan jaring-jaringnya terdiri dari 3 pasang persegi panjang yang masing- masing mempunyai bentuk dan ukuran yang sama.

  3. Bidang di dalam kubus yang dibuat melalui dua rusuk yang saling sejajar tetapi tidak terletak pada satu sisi.

  4. Disebut apa jarak antara titik puncak limas dengan bidang alas

  5. Ruas garis yang menghubungkan dua titik sudut yang tidak sebidang dan saling behadapan 3.

  Gambarlah jaring-jaring bangun ruang sisi datar dibawah ini!(masing- masing 2) a.

  Kubus (2)

  

160

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  b.

  Balok(2) c. Prisma(2) d.

  Limas(2) 4. Jika diketahui sebuah balok ABCD.EFGH dengan panjang sisi AB 8 cm, lebar BC 6 cm dan tinggi CG 5 cm, tentukan panjang diagonal sisi AC dan diagonal ruangn AG !(7)

  

161

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  12

  9 12 2,5

  6

  18

  6 10 - - 6 2,5 prisma 8

  6 8 2,5 limas

  4

  162 Kunci Jawaban Ulangan Fase 1

  Bangun Nama Bangun ruang Banyak bidang sisi

  6 8 2,5 kubus

  4

  12

  6

  Jumlah titik sudut POIN balok

  

Banyak

rusuk Banyak diagonal ruang Banyak bidang diagonal

  6

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Jawablah dengan kata yang telah diberikan dengan melengkapak di kolom kanan! a)

  Bidang Diagonal

  b) Diagonal ruang

  c) Tinggi limas

  d) Balok

  e) Limas

  Pertanyaan Jawaban POIN 1.

  Limas

  1 Bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah daerah segi banyak dan daerah segitiga, dan memililki titik puncak 2.

  Balok

  1 Bangun ruang yang memiliki alas sebuah persegi panjang dan jaring-jaringnya terdiri dari 3 pasang persegi panjang yang masing- masing mempunyai bentuk dan ukuran yang sama.

  3. Bidang

  1 Bidang di dalam kubus yang dibuat melalui dua rusuk yang saling sejajar tetapi tidak diagonal terletak pada satu sisi.

  4. Tinggi

  1 Disebut apa jarak antara titik puncak limas dengan bidang alas

  5. Diagonal

  1 Ruas garis yang menghubungkan dua titik

  

163

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  sudut yang tidak sebidang dan saling Ruang behadapan

  3. Gambarlah jaring-jaring bangun ruang sisi datar dibawah ini!(masing-masing 2 gambar) a.

  Kubus (2) b.

  Balok(2) c. Prisma(2) d.

  Limas(2) 4. Jika diketahui sebuah balok ABCD.EFGH dengan panjang sisi AB 8 cm, lebar

  BC 6 cm dan tinggi CG 5 cm, tentukan panjang diagonal sisi AC dan diagonal ruangn AG !

  Diketahui : Balok : p = 8cm l = 6cm Ditanya :

  Panjang diagonal sisi? Diagonal ruang ? Jawab :

  a) Panjang diagonal sisi

  2

  2

  2 = +

  2

  2 =

  • 2

  2 = + 6

  8 = 64 + 36 =

  100 = 10

  b) Diagonal ruang

  2

  2

  2

  • =

  2

  2 =

  • 2

  2 = + 5

  10 = 100 + 25 =

  7 125 = 5

  5

164

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Nama :

  Nilai :

  No. Absen : Kelas :

  Soal Jawaban Poin 1.

  B E D A F C

  Diketahu panjang sisi miring suatu alas yang berbentuk segitiga adalah panjang alas segitiga yaitu DE=3cm, dan sisi yang lain BC = 5 cm, tinggi alas segitiga tersebut adalah 4 cm, dan diketahui tinggi suatu prisma adalah 7 cm. Tentukan Luas

  permukaan dan volume prisma tersebut !

  165

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. kubus Diketahui

  KLMN.OPQR dengan panjang rusuknya adalah 11 cm. tentukan :

  a) Luas bidang diagonal!

  b) Luas permukaan dan volume kubus!

  3. Tentukan panjang kawat yang dibutuhkan untuk membuat krangka balok dengan ukuran 14cm x 8cm x 6 cm (ukuran balok ditulis × × ), carilah luas

  permukaan dan volume balok tersebut!

  166

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4. Sebuah balok mempunyai alas berbentuk persegi dengan panjang sisinya adalah 8cm. Berapakah

  tinggi balok tersebut jika

  balok itu mampu

  3

  menampung 384 cm , tentukan pula luas

  permukaan balok tersebut! 167

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  168 5.

  Alas sebuah limas T.ABCD berbentuk persegi. Apabila volume limasnya 3200 cm

  3

  dan tinggi limas(TQ) adalah 24 cm. hitunglah.

  a) Luas alas limas

  b) Panjang rusuk alas

  c) Panjang TP(

  tinggi segitiga ,P titik antara titik B dan C )

  d) Luas segitiga TBC

  e) Luas seluruh permukaan limas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  169

  Skor Total

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kunci Jawaban Ulangan Fase 2 Jawaban POIN 1. Diketahui : Prisma alas Segitiga

  Ditanya : Luas Permukaan dan Volume Jawab:

1 Luas alas prisma = × × .

  2

  1

  2 = × 3 × 4 = 6

  2 = 2 + ( × ) = 2 6 + ( 3 + 4 + 5 × 7)

  = 12 + (12 × 7) = 12 + 84

  

2

= 96 = . ×

  = 6 × 7

  

3

= 42

  5 2. Diketahui : Kubus KLMN.OPQR

  Panjang rusuk 11cm Ditanya : a) Luas bidang diagonal? b) Luas permukaan dan volume kubus? Jawab : K

  R R Q O P L Q M N K L KR adalah diagonal sisi

  2

  2

  2 = +

  2

  2 = 11 + 11

  2

  2

  • + 11

    = 11 = 11

  2

  a) Luas bidang didang diagonal yang berbentuk persegi panjang = ×

  = × 170

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  = 11

2 × 11

  2

  5 = 121

  

2

  b) Luas Permukaan kubus

  2 = 6

  2 = 6(11) = 6

  121

  2 = 726 Volume kubus

  3 =

  3 = 11

  3

  5 = 1331

  3. Diketahui : Balok dengan ukuran × × = 14 × 8 ×

  6 Ditanya : Panjang kawat untuk membuat kerangka balok tersebut? Jawab : Balok terdiri dari : 4 panjang 4 lebar 4 tinggi Untuk membuat kerangka balok : Panjang kawat seluruhnya = 4

  • = 4 14 + 8 + 6 = 4

  28 = 112 Luas Permukaan Balok = 2( + + )

  = 2(14.8 + 14.6 + 8.6) = 2

112 + 84 + 48

= 2

  

244

  2 = 488 Volume Balok

  = × × = 14 × 8 × 6

  

3

  10 = 672

  4. Diketahui : Balok dengan alas persegi dgn p=s=l=8cm 3 V= 384 cm Ditanya : Luas permukaan ? Jawab : Luas alas berbentuk persegi

  = × = 8 × 8

  

2

= 64 Tinggi balok

  171

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  = 384 =

  64 = 6 Luas permukaan balok = 2 + +

  = 2(

  • ) = 2 8.8 + 8.6 + 8.6 = 2(64 + 48 + 48) = 2 160

  

2

  5 = 320

5. Diketahui :

  2 = 3200 = 24

  Ditanya :

  a) La limas ? b) Panjang rusuk alas ? c) Panjang TP ? d) Luas segitiga TBC ? e) Luas permukaan ?

  Jawab :

  1

  a) × . = ×

  3

  1 3200 = × × 24

  3 3200 = 8 ×

3200

=

  

8

  2 = 400 2

  2

  b) Luas alas = 400 cm

= ×

  2 400 = = 400

  = 20

  2

  c) segitiga siku-siku TQP T Q P

  172

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1

  1 = = � = 10

  2

  2 TQ adalah tinggi limas = 24 cm Dengan teorema pytagoras

  2

  2

  2

  • =

  2

  2 = 10 + 24

  2

  2

  • 24 = 10 = 100 + 574

  2 = 674 = 26

  d) Perhatikan segitiga TBC T C B P

  Alas segitiga adalah BC = s = 20 cm Tingginya = TP = 26 cm

  1 = × L segitiga TBC

  ×

  2

  1 = × 20 × 26

  2

  2

  2 = 260

  e) Karena alas limas merupakan persegi, maka luas permukaan limas adalah = + .

  = 400 + 4 × . = 400 + 4 260 = 400 + 1040

  2

  2 = 1440 Total Skor

  40 173

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Angket Keaktifan I Nama : No : Petunjuk pengisian angket : a.

  Bacalah masing-masing item pernyataan dengan baik b.

  Jawablah dengan () pada kolom ya jika sesuai dengan keadaan sebenarnya, dan () pada kolom tidak jika tidak sesuai dengan keadaan anda!

  No. Pernyataan Ya Tidak 1.

  Saya suka mengisi waktu luang saya untuk mempelajari materi selanjutnya

  2. Saya belajar walaupun tidak ada ulangan berdasarkan keinginan sendiri

  3. Saya belajar walaupun tidak ada PR yang diberikan 4.

  Saya akan belajar walaupun tidak diminta oleh guru 5. Saya menyiapkan buku pelajaran di dalam kelas tanpa diminta oleh guru

  6. Saya tidak mau mempersiapkan materi pelajaran sebelum pelajaran dimulai

  7. Saya malas untuk belajar bila tidak diminta oleh orang tua 8.

  Saya lebih memilih belajar di sekolah daripada di rumah 9. Saya akan mengerjakan tugas dengan teman saya apabila belum memahami materinya

  10. Saya tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru dengan kemampuan sendiri

  11. Saya mengerjakan tugas di kelas dengan baik tanpa harus diminta oleh guru

  12. Saya mengerjakan tugas sesuai dengan kemauan saya tanpa diminta oleh teman

  13. Saya bertanya mengenai tugas yang diberikan bila belum paham mengerjakannya

  14. Saya memperhatikan penjelasan dari guru pada saat proses

174

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  175 pembelajaran untuk memberikan pendapat

  15. Saya malas untuk mengikuti pembelajaran yang menghafal 16.

  Saya bersemangat dalam mengikuti pembelajaran untuk memahami materi dengan baik

  17. Saya berbicara sendiri dengan teman saya ketika guru atau teman sedang menerangkan

  18. Saya akan bertanya kepada guru apabila belum memahami materi yang diberikan

  19. Saya mencatat hal yang penting dari penjelasan materi yang diberikan oleh guru

  20. Saya mengkoordinasi kerja kelompok saya 21.

  Saya selalu memberikan ide di dalam kerja kelompok 22. Saya malas memberikan pendapat di dalam kelompok saya 23. Saya memberikan masukan atau gagasan pada saat kerja kelompok

  24. Saya tidak mau belajar di dalam kelompok saya 25.

  Saya malas dalam memberikan gagasan saya dalam kerja kelompok

  26. Saya akan bertanya mengenai penjelasan materi yang belum dapat dipahami

  27. Saya akan memberikan gagasan saya pada saat teman saya presentasi

  28. Saya malas memberikan tanggapan bagi kelompok yang sedang presentasi

  29. Saya mencatat hal yang penting yang disampaikan oleh teman saya pada saat presentasi

  30. Saya akan mendengarkan teman saya saat presentasi di depan kelas untuk bertanya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  36. Saya tidak mau mempersiapkan materi pelajaran sebelum pelajaran dimulai

  41. Saya mengerjakan tugas di kelas dengan baik tanpa harus

  40. Saya tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru dengan kemampuan sendiri

  Saya akan mengerjakan tugas dengan teman saya apabila belum memahami materinya

  Bagaimana saya menyiapkan materi : 39.

  Saya lebih memilih belajar di sekolah daripada di rumah

  37. Saya malas untuk belajar bila tidak diminta oleh orang tua 38.

  

176

  Angket Keaktifan II dan III No : Petunjuk pengisian angket : c.

  33. Saya belajar walaupun tidak ada PR yang diberikan 34.

  32. Saya belajar walaupun tidak ada ulangan berdasarkan keinginan sendiri

  Saya suka mengisi waktu luang saya untuk mempelajari materi selanjutnya

  No. Pernyataan Ya Tidak 31.

  Jawablah dengan () pada kolom ya jika sesuai dengan keadaan sebenarnya, dan () pada kolom tidak jika tidak sesuai dengan keadaan anda!

  Bacalah masing-masing item pernyataan dengan baik d.

  Saya akan belajar walaupun tidak diminta oleh guru 35. Saya menyiapkan buku pelajaran di dalam kelas tanpa diminta oleh guru

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  177 diminta oleh guru

  42. Saya mengerjakan tugas sesuai dengan kemauan saya tanpa diminta oleh teman

  43. Saya bertanya mengenai tugas yang diberikan bila belum paham mengerjakannya

  Apakah tugas yang diberikan selalu dikerjakan? 44.

  Saya memperhatikan penjelasan dari guru pada saat proses pembelajaran untuk memberikan pendapat

  45. Saya malas untuk mengikuti pembelajaran yang menghafal 46.

  Saya bersemangat dalam mengikuti pembelajaran untuk memahami materi dengan baik

  47. Saya berbicara sendiri dengan teman saya ketika guru atau teman sedang menerangkan

  48. Saya akan bertanya kepada guru apabila belum memahami materi yang diberikan

  49. Saya mencatat hal yang penting dari penjelasan materi yang diberikan oleh guru

  Apakah dengan metode Mind Map materi yang diberikan dapat dimengerti? 50.

  Saya mengkoordinasi kerja kelompok saya 51. Saya selalu memberikan ide di dalam kerja kelompok 52. Saya malas memberikan pendapat di dalam kelompok saya 53. Saya memberikan masukan atau gagasan pada saat kerja kelompok

  54. Saya tidak mau belajar di dalam kelompok saya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

178

55. Saya malas dalam memberikan gagasan saya dalam kerja kelompok

  Apakah dalam kelompok Mind Map dapat dikerjakan secara maksimal ? 56.

  Saya akan bertanya mengenai penjelasan materi yang belum dapat dipahami

  57. Saya akan memberikan gagasan saya pada saat teman saya presentasi

  58. Saya malas memberikan tanggapan bagi kelompok yang sedang presentasi

  59. Saya mencatat hal yang penting yang disampaikan oleh teman saya pada saat presentasi

  60. Saya akan mendengarkan teman saya saat presentasi di depan kelas untuk bertanya

  Apakah dengan model pembelajaran Mind Map saya semakin aktif dalam memberikan respon? Apa yang dapat kalian dapatkan dari pembelajaran dengan model pembelajaran

  Mind Map jika dibandingkan dengan model pembelajaran pada umumnya?

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2

  25

  4

  42.25

  78

  6

  5

  6.5

  21

  20

  25

  25

  25

  20.25

  78

  36

  5

  5

  22

  42.25

  86

  6

  6

  3

  6.5

  25

  5

  25

  25

  25

  80

  5

  5

  5

  5

  36

  72

  5

  17

  16

  25

  25

  16

  4

  5

  5

  5

  4

  16

  36

  16

  3

  7

  4.5

  5

  19

  25

  16

  9

  30.25

  70

  4

  80

  3

  5.5

  18

  49

  25

  9

  25

  9

  36

  16

  25

  1

  5

  6.5

  28

  25

  4

  25

  70

  68

  5

  2

  5

  5

  27

  5

  42.25

  4

  20.25

  22952.25 14161 14641 18769 4468996 718680.1 281961 319225 537289

  ( ∑x) 2

  151.5 119 121 137 2114 847.75 531 565 733

  36 ∑x

  16

  25

  78

  25

  6

  4

  5

  4.5

  29

  25

  1

  25

  25

  23

  25

  22

  1

  3

  1.5

  24

  1

  25

  9

  9

  56

  1

  5

  5

  3

  2.25

  1

  49

  16

  76

  5

  2

  5

  7

  26

  25

  25

  4

  20.25

  62

  4

  5

  2

  4.5

  16

  

179

  Validasi Soal Ulangan Fase 1 NO.

  5

  36

  25

  25

  30.25

  86

  6

  5

  6.5

  5.5

  5

  36

  25

  25

  20.25

  6

  5

  6

  7

  25

  9

  49

  60

  5

  3

  7

  6

  36

  36

  25

  42.25

  94

  6

  82

  5

  6.5

  56.25

  2

  4.5

  2

  25

  25

  25

  90

  5

  5

  5

  5

  7.5

  1

  siswa Skor butir soal y x.x x1 x2 x3 x4 x1.x1 x2.x2 x3.x3 x4.x4

  5

  66

  5

  80

  4.5

  4

  25

  25

  25

  25

  5

  20.25

  5

  5

  5

  3

  25

  25

  4

  8

  5

  6

  9

  5

  5

  5

  4

  13

  1

  4

  16

  25

  44

  1

  3

  2

  5

  76

  25

  36

  4

  4

  4

  4

  15

  36

  16

  42.25

  25

  74

  6

  4

  2

  6.5

  14

  25

  12

  25

  4

  6

  25

  36

  80

  5

  4

  5

  9

  25

  25

  16

  25

  42.25

  82

  5

  16

  10

  25

  11

  9

  76

  6

  5

  5

  3

  25

  7

  4

  25

  49

  76

  5

  2

  5

  72

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  ) (

  = 0,558718

  ))

  2

  −(

  2

  ) ×(

  2

  )

  2

  −(

  2

  1

  180 No.

  Siswa y.y x.y x1.y x2.y x3.y x4.y

  −(

  1

  1 =

  1.

  ∑ 25521979536 129026881 79032100 83832336 110965156

  22 25 3844 279 124 310 248 26 5776 532 380 152 380 27 4624 340 340 136 340 28 4900 455 350 70 350 29 6084 351 390 312 468

  66

  33

  56 24 484

  44 13 5776 304 380 380 380 14 5476 481 148 296 444 15 5184 288 288 288 432 16 5184 288 360 360 288 17 6400 400 240 400 560 18 4900 385 210 280 350 19 6084 351 390 390 390 20 6084 507 156 390 468 21 6400 400 400 400 400 22 7396 559 258 516 516 23 3136 168 280 280

  11 5776 228 380 380 456 12 1936 220 88 132

  1 8100 675 450 450 450 2 4356 297 132 330 330 3 6400 400 400 400 400 4 6724 369 410 410 492 5 7396 473 430 430 516 6 8836 611 470 564 564 7 3600 420 180 300 8 6724 533 410 328 410 9 6400 480 400 320 400 10 5776 532 380 152 380

  

1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1

  0.575457

  3

  Soal Valid

  0.438305

  2

  Soal Valid

  0.558718

  r tabel untuk soal ini adalah 0,367, soal valid jika r hitung > r tabel No. soal r hitung kesimpulan

  4

  = 0,78572475

  ))

  2

  −(

  2

  ) ×(

  2

  Soal Valid

  0.78572475

  4

  2 (t)

19.3 Reliabilitas =

  19.3 = 0,74

  8,5

  1 −

  ×

  3

  4

  σ

  Soal Valid

  8.5

  2.96 ∑σ2 (i)

  2.07

  1.47

  2

  2 (i)

  σ

  )

  181 2.

  2 =

  )

  = 0,438305 3.

  ))

  2

  −(

  2

  ) ×(

  2

  2

  3

  −(

  2

  2

  ) (

  2

  −(

  2

  3 =

  −(

  2

  −(

  4

  (

  4 −( 4 )

  4 =

  = 0,575457 4.

  ))

  2

  2

  3 )

  ) ×(

  2

  )

  3

  −(

  2

  3

  (

  −(

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  68

  3

  5

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  16

  1

  1

  1

  5

  2

  2

  2

  2

  2

  43

  5

  15

  1

  1

  2

  2

  35

  13

  3

  5

  5

  10

  4

  70

  45

  14

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  17

  5

  3

  2

  40

  20

  3

  5

  5

  8

  4

  2

  2

  2

  4

  2

  88

  21

  1

  1

  1

  2

  1

  15 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1

  5

  5

  4

  5

  2

  2

  2

  2

  60

  18

  1

  1

  5

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  55

  19

  3

  1

  2

  

182

Validasi Soal Ulangan fase 2

  No urut

Nomor soal

  5

  1

  1

  1

  8

  5

  1

  5

  3

  6

  2

  58

  2

  2

  2

  2

  75

  6

  2

  3

  4

  4

  2

  4

  3

  Nilai x1 x2a x2b x3 x4 x5a x5b x5c x5d x5e y

  1

  3

  6

  5

  35

  2

  1

  2

  1

  1

  18

  3

  1

  2

  9

  2

  2

  2

  2

  9

  2

  1

  5

  2

  2

  4

  4

  35

  10

  2

  1

  5

  4

  9

  43

  11

  1

  2

  4

  3

  25

  12

  1

  2

  93

  2

  38

  2

  2

  2

  80

  7

  1

  1

  4

  9

  8

  2

  3

  5

  5

  10

  4

  2

  2

  2

  2

  3

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1

  34

  2

  1

  1

  2

  2

  20

  35

  1

  1

  2

  2

  15

  36

  2

  1

  5

  7

  53

  1

  2

  1

  31

  2

  1

  5

  2

  1

  28

  32

  2

  10

  5

  5

  2

  38

  33

  2

  2

  5

  4

  2

  2

  5

  2

  2

  2

  65

  39

  3

  1

  5

  4

  2

  2

  50

  ∑x

  64 78 133 216 101

  48

  39

  37

  39 34 1972.5

  2

  5

  2

  3

  2

  2

  73

  37

  3

  1

  5

  5

  2

  5

  2

  2

  2

  2

  68

  38

  1

  5

  63

  

183

  22

  2

  88

  24

  1

  5

  3

  7

  4

  2

  2

  2

  2

  2

  75

  25

  1

  6

  3

  4

  2

  2

  2

  2

  1

  1

  3

  5

  1

  2

  2

  2

  2

  2

  53

  23

  3

  5

  3

  10

  4

  2

  1

  2

  2

  4

  9

  4

  48

  29

  3

  2

  3

  9

  53

  1

  30

  2

  1

  5

  4

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  1

  2

  58

  26

  3

  1

  3

  9

  4

  53

  28

  27

  2

  1

  5

  9

  4

  1

  55

  2

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  x.x No urut x1.x1 x2a.x2a x2b.x2b x3.x3 x4.x4 x5a.x5a x5b.x5b x5c.x5c x5d.x5d x5e.x5e

  1

  9

  36

  25

  2

  1

  4

  9

  1

  3

  1

  4

  81

  4

  4

  4

  4

  1

  4

  4

  1

  1

  1

  5

  1

  25

  9

  36

  25

  4

  4

  4

  4

  4

  6

  4

  9

  16

  81

  16

  4

  4

  4

  4

  4

  7

  1

  1

  16

  81

  8

  9

  25 25 100

  16

  4

  4

  4

  4

  4

  9

  4

  4

  4

  16

  16

  10

  4

  1

  25

  25

  16

  11

  1

  4

  16

  9

  12

  1

  1

  9

  9

  4

  4

  4

  13

  9

  25 25 100

  16

  1

  14

  9

  9

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  15

  1

  25

  9

  25

  9

  4

  4

  4

  4

  4

  16

  1

  1

  25

  4

  4

  4

  4

  4

  17

  1

  25

  25

  25

  4

  4

  4

  4

  18

  1

  1

  16

  25

  9

  4

  4

  4

  4

  19

  9

  1

  4

  25

  16

  1

  20

  9

  25

  25

  64

  16

  4

  4

  4

  4

  4

  21

  1

  1

  1

  4

  1

  22

  1

  1

  9

  25

  1

  4

  4

  4

  4

  4

  23

  9

  25 9 100

  16

  4

  4

  4

  4

  4

  

184

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4

  4

  16

  49

  25

  1

  4

  36

  4

  4

  1

  1

  35

  4

  1

  4

  1

  4

  34

  1

  1

  4 25 100

  4

  33

  4

  25

  25

  4

  1

  4

  4

  1

  25

  4 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  16

  25

  25

  1

  9

  39

  4

  4

  4

  4

  4

  25

  25

  4

  1

  38

  4

  4

  4

  4

  4

  9

  25

  25

  1

  9

  37

  32

  185

  24

  16

  27

  1

  16

  81

  9

  1

  9

  26

  4

  4

  4

  4

  1

  9

  1

  36

  1

  25

  4

  4

  4

  4

  4

  16

  49

  9

  25

  1

  4

  25

  25

  30

  1

  4

  31

  4

  4

  4

  4

  4

  9

  16

  25

  1

  4

  16

  81

  81

  9

  4

  9

  29

  16

  81

  9

  1

  4

  28

  1

  16

  4

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  85 85 1806

  90

  90

  90

  90 90 2025

  15 67.5 338 203 338 203 135 135 135 135 135 4556

  16

  42.5 43 213

  85

  85

  85

  17 60 300 300 300 120 120 120 120 3600

  70 4900 14 135 135

  18

  55 55 220 275 165 110 110 110 110 3025 19 120 40 80 200 160

  40 1600 20 262.5 438 438 700 350 175 175 175 175 175 7656

  21

  15

  15

  15

  30

  15 225

  22

  52.5 53 158 263 53 105 105 105 105 105 2756 23 262.5 438 263 875 350 175 175 175 175 175 7656

  90

  

186

No urut x.y y.y x1.y x2a.y x2b.y x3.y x4.y x5a.y x5b.y x5c.y x5d.y x5e.y

  1 105 210 175 1225

  5 75 375 225 450 375 150 150 150 150 150 5625 6 160 240 320 720 320 160 160 160 160 160 6400

  2

  17.5

  35

  53

  18 306

  3 57.5 115 518 115 115 115 115 58 115 3306

  4

  7.5

  8

  8

  56

  7

  70

  37.5 38 150 338 1406 8 277.5 463 463 925 370 185 185 185 185 185 8556

  9

  70

  70 70 140 140 1225

  10

  85 43 213 213 170 1806

  11

  25 50 100

  75 625

  12

  35 35 105 105

  70 70 1225 13 210 350 350 700 280

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  53

  2500 ∑ 3580 4987.5 7510 12592.5 5907.5 2842.5 2455 2425 2457.5 2155 117281.3

  38 65 325 325 325 130 130 130 130 130 4225 39 150 50 250 250 200 100

  30 30 225 36 145 73 363 508 290 145 145 145 145 145 5256 37 202.5 68 338 338 203 135 135 135 135 135 4556

  15

  15

  35

  40 40 400

  20

  20

  40

  34

  53 2756

  

187

  24 75 375 225 525 300 150 150 150 150 150 5625

  37.5 75 188 188

  32

  28 756

  55

  55 28 138

  31

  63 313 250 188 125 125 125 125 125 3906

  95 48 143 428 190 2256 29 157.5 105 158 473 210 2756 30 125

  28

  55 3025

  55 275 495 220

  53 2756 27 110

  25 58 345 173 230 58 115 115 115 115 3306 26 157.5 53 158 473 210

  75 1406 33 105 105 263 525

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4

  −(

  5

  5 =

  = 0.577227 6.

  ))

  2

  −(

  2

  ) ×(

  2

  )

  −(

  (

  2

  4

  (

  4 −( 4 )

  4 =

  = 0,683719 5.

  ))

  2

  −(

  2

  ) ×(

  5 )

  5

  )

  5

  = 0,591371

  ))

  

2

  −(

  2

  ) ×(

  2

  )

  5

  −(

  2

  (

  2

  5 −( 5 )

  5 =

  = 0,582746 7.

  ))

  

2

  −(

  2

  ) ×(

  2

  )

  5

  −(

  2

  188 1.

  1 =

  ))

  )

  2

  −(

  2

  2

  (

  2 )

  −(

  2

  2 =

  = 0,426281 2.

  2

  ) ×(

  −(

  2

  ) ×(

  2

  )

  1

  −(

  2

  1

  (

  1 −( 1 )

  2

  2

  −(

  2

  2

  3

  (

  3 )

  −(

  3

  3 =

  = 0,537022 4.

  ))

  

2

  −(

  ) ×(

  −(

  2

  )

  2

  −(

  2

  2

  (

  2 −( 2 )

  2 =

  = 0,719018 3.

  ))

  

2

  3

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  −(

  2

  −(

  2

  ))

  = 0,594435 10.

  5 =

  5 −( 5 )

  (

  5

  2

  5

  2

  )

  2

  ) ×(

  2

  −(

  2

  ))

  = 0,531122

  r tabel untuk soal ini adalah 0,316, soal valid jika r hitung > r tabel No. soal r hitung kesimpulan

  1 0.426281 Soal Valid 2a 0.719018 Soal Valid 2b 0.537022 Soal Valid 3 0.683719 Soal Valid

  ) ×(

  189 8.

  5 =

  −(

  5 −( 5 )

  (

  5

  2

  −(

  5

  )

  2

  ) ×(

  2

  2

  5

  ))

  = 0,679497 9.

  5 =

  5

  −(

  5 )

  (

  5

  2

  −(

  )

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  0.98 ∑σ2 (i)

  = .

  23.30 108,16

  × 1 −

  9

  10

  :

  Reliabilitas

  2 (t) 108.16

  23.30 σ

  190

  4 0.577227 Soal Valid 5a 0.582746 Soal Valid 5b 0.591371 Soal Valid 5c 0.679497 Soal Valid 5d 0.594435 Soal Valid 5e 0.531122 Soal Valid

  0.97

  0.97

  0.74

  2.81

  8.71

  3.11

  3.08

  0.95

  2 (i)

  σ

  0.97

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  191 Validasi Angket keaktifan siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  192

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  193

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  194

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  195

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran C 1.

  Lembar Observasi Proses Pembelajaran 2. Analisis Jawaban Siswa pada Ulangan Fase 1 3. Analisis Jawaban Siswa pada Ulangan Fase

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lembar Observasi Proses Pembelajaran

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Analisis Jawaban siswa Ulangan Fase 1

No. soal Jawaban Keterangan

  Soal 1

  S1 kurang memahami bagaimana untuk menghitung dan mencari diagonal pada bangun ruang sisi datar. Dan siswa hampir menjawab soal nomor 1 dengan salah. Jawaban siswa yang berkemampuan sama adalah S2, S3, S4, S7, S8, S9, S10, S18, S22, S26, S27, S30, S31.

  S5 menjawab 2 dari 4 pertanyaan dengan tepat, untuk unsur limas masih terdapat 1 kesalahan, namun pada prisma siswa sama sekali tidak menjawab dengan benar. Siswa yang menjawab dengan kemampuan sama adalah S14, S15, S17, S19, S20, S21, S23, S24.

  S6 menjawab 3 dari 4 pertanyaan dengan baik, dan hanya terdapat 1 kesalahan dalam menjawab unsur prisma. Siswa yang mempunyai kemampuan sama dengan S6 adalah S11, S12, S13, S16, S28, S29.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Soal 2

  Pada soal ini jawaban S1 terbalik untuk yang soal nomor 2.3 dan 2.5 yaitu antara pengertian bidang diagonal dan diagonal ruang. Siswa lain yang melakukan kesalahan seperti S1 adalah S3, S5, S6, S10, S11, S13, S14, S15, S17, S19, S21, S22, S23, S24, S25.

  S2 menjawab pertanyaan nomor 2 dengan benar. Dari jawabannya S2 sudah dapat mengetahui pengertian- pengertian materi yang dibahas. Siswa yang mempunyai kemampuan yang sama adalah S4, S8, S9, S12, S16, S18, S20, S26, S27, S29, S28, S31.

  Jawaban S7 di soal nomor 2.1 dan 2.2 terbalik. Dapat dikatakan bahwa S7 belum memahami pengertian bangun-bangun ruang. Siswa yang mempunyai kemampuan menjawab sama dengan S7 adalah S30.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Soal 3

  S1 sudah memahami untuk jaring- jaring bangun ruang, namun untuk yang jaring-jaring limas dan prisma siswa masih kurang paham, seperti pada jawaban siswa disamping, siswa masih kurang tepat untuk menggambarkan sisi tegak limas segi empat. Siswa yang melakukan kesalahan sama dengan S1 adalah S3, S10, S11, S25.

  S7 masih belum memahami jaring- jaring balok, seharusnya sisinya hanya ada 6 namun S7 menggambarkan 7 sisi pada balok.

  S30 menjawab pertanyaan nomor 3 dengan tepat, dapat disimpulkan bahwa siswa memahami materi mengenai jaring-jaring bangun ruang sisi datar siswa yang menjawab dengan kemampuan yang sama adalah S2, S20, S8, S12, S14, S15, S16, S22, S23, S24, S27, S28, S29.

  S18 belum dapat menempatkan mana alas dan mana sisi dan berapa jumlah sisi tegaknya. Siswa yang melakukan kesalahan yang sama adalah S4, S5, S9, S17, S19, S21, S26, S31.

  S13 hanya menjawab jaring-jaring kubus dan balok, dapat disimpulkan bahwa S13 belum dapat memahami jaring-jaring dengan baik. Siswa yang berkemampuan sama adalah S6.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Soal 4

  Pada soal ini S5 belum memahami teorema pytagoras dengan baik, sehingga mengakibatkan kesalahan seperti disamping.

  S3 menjawab soal nomor 4 hanya dengan diketahui saja gambarnya, siswa memerlukan waktu lebih untuk menjawab soal nomor 4 ini. Siswa yang menjawab sama seperti S3 adalah S1, S4, S7, S11, S14, S18, S19, S25, S26, S30, S31.

  Jawaban S12 untuk soal yang diagonal sisi sudah tepat, namun untuk diagonal ruangnya siswa juga masih belum tepat, karena pemahaman siswa mengenai rumus pytagoras. Siswa yang mempunyai kemampuan yang sama adalah S2, S6, S10, S13, S15, S16, S21, S27, S28.

  S8 menjawab soal nomor 4 dengan benar, S8 sudah dapat memahami bagaimana mencari diagonal- diagonal dalam bangun ruang sis datar. Siswa yang berkemampuan sama adalah S9 dan S22.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  S20 menjawab semua pertanyaan nomor 4 dengan tidak tepat, ini disebabkan siswa belum memahami bagaimana teorema pytagoras digunakan dalam mencari panjang diagonal pada bangun ruang. Siswa yang memiliki kemampuan yang sama adalah S17.

  • *) siswa yang tidak tercantum dalam masing-masing soal disebabkan siswa tidak

    memberikan jawaban apapun.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Analisis Jawaban Siswa Ulangan Fase 2

No. Contoh Jawaban Siswa Keterangan Soal

  Soal 1 S2 menjawab soal nomor 1 dengan benar dan mendapatkan nilai maksimal untuk nomor 1. S2 telah memahami rumus untuk mencari Luas Permukaan dan Volume dari Prisma yang diketahui.

  Siswa yang mendapatkan hasil yang sama dengan S2 adalah S1, S4, S7, S9, S12, S15, S18, S21, S22, S24, S26, S28, S30, S31.

  S6 menjawab Luas Permukaan dan Volume Prisma yang diberikan, namun S6 menjawab soal dengan tidak tepat, S6 hanya benar dalam menuliskan rumusnya. S6 kurang dapat menempatkan apa yang diketahui dalam mengerjakan soal.

  S11 menjawab soal nomor satu dengan lengkap, namun untuk mencari Volume bangun yang diketahui, S11 kurang tepat dalam menggunakan rumus yang sudah dituliskan. Siswa yang jawabannya sama dengan S11 adalah S14.

  S3 menjawab soal nomor 1 dengan menjawab soal Luas permukaan saja, sehingga siswa belum mendapatkan poin yang maksimal. Ini disebabkan karena siswa lupa rumus mengenai Volume prisma.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  S19 menjawab soal nomor satu dengan tidak maksimal, dilihat dari pekerjaannya S19 hampir menjawab soal Luas permukaan dengan benar, namun masih kurang tepat dalam mencari Luas alas prisma yang diketahui. Jawaban untuk volume juga tidak tepat, hanya benar pada penulisan rumus saja. Siswa yang mempunyai kemampuan sama dengan S19 adalah S5, S8, S10, S16, S17, S20, S23, S27, S29.

  Soal 2 S1 menjawab soal nomor 2 dengan diketahui dan menjawab luas permukaan dan Volume bangun yang diketahui. S1 tidak menjawab pertanyaan luas bidang diagonal kubus, disebabkan siswa tidak mengingat sama sekali bagaimana mencari diagonal sisi kubus dengan teorema phytagoras. Siswa yang menjawab hamper sama dengan S1 adalah S2, S5, S11, S13, S14, S16, S17, S20.

  S18 menjawab soal nomor 2 dengan hamper sempurna, namun masih belum menjawab pertanyaan mengenai Luas bidang diagonal kubus yang diberikan. Siswa lupa bagaimana mencari Luas bidang diagonal kubus jika sudah didapatkan diagonal sisinya. Siswa yang mempunyai kemampuan yang hampir sama dengan S18 adalah S3, S21, S26, S28, S31.

  S10 menjawab soal nomor 2 hanya pada soal Luas permukaan, sehingga nilainya sangat kurang. S10 hanya dapat mengingat rumus Luas permukaan kubus saja, dan kurang mempelajari materi dengan baik. Siswa yang menjawab hampir sama dengan S10 adalah S23.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  S29 menjawab soal nomor 2 dengan tidak maksimal. S29 mencari Luas permukaan dengan memasukan rusuk yang salah, namun pada volume S29 dapat menjawab dengan benar. Ini disebabkan S29 hanya menghafal dan tidak memahami bagaimana mencari diagonal sisi, luas bidang diagonal, dan luas permukaan. Siswa yang mempunyai kemampuan hampir sama dengan S29 adalah S6dan S19. S12 menjawab soal nomor 2 dengan tepat, dan mendapatkan poin maksimal. S12 menjawab dengan rinci dan teratur, sehingga dapat disimpulkan bahwa S12 dapat memahami materi dengan baik. Siswa yang berkemampuan sama dengan S12 adalah S4, S7, S8, S9, S15, S22, S24, S27, S30.

  Soal 3 S1 menjawab soal nomor 3 dengan tepat sehingga S1 mendapatkan poin maksimum dari soal nomor 3. S1 dapat memahami bagaimana mencari kerangka balok, Luas permukaan dan Volume.

  Siswa yang berkemampuan sama dengan S1 adalah S8, S10, S11, S12, S14, S16, S17, S20, S21, S27, S28.

  S3 menjawab soal nomor 3 dengan kurang maksimal karena pada soal volume, S3 hanya menuliskan rumusnya saja. S3 kurang teliti dalam mengerjakan soal nomor 3.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  S4 menjawab soal nomor tiga dengan tidak maksimal, S4 tidak menjawab pertanyaan kerangka balok. S4 tidak menjawab karena memang belum paham bagaimana mencari kerangka balok yang diketahui. Siswa yang mempunyai kemampuan yang hampir sama adalah S2, S9, S13, S15, S23, S24, S26, S27, S30, S31.

  S5 menjawab soal nomor 3 hampir dengan maksimum, namun S5 menjawab pertanyaan Luas permukaan dengan tidak tepat. Ini dikarenakan siswa kurang te;iti dalam menghitung.

  S18 menjawab benar soal nomor 3 pada pertanyaan Luas permukaan. S18 tidak mengerti bagaimana mencari kerangka balok, kesahalahan S18 pada jawaban Volume adalah pada panjang baloknya. Siswa yang melakukan kesalahan seperti S18 adalah S7, S6 kurang tepat menjawab soal nomor 3, S6 tidak memberikan satuan pada setiap jawabannya, dan S6 tidak menjawab soal kerangka balok dengan benar. Siswa yang mempunyai kemampusan hampir sama dengan S6 adalah S19 dan S29.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Soal 4 S1 menjawab soal nomor 4 dengan kurang teliti. S1 sudah dapat mencari tinggi balok yang ditanyakan, namun S1 kurang teliti dalam mengerjakan Luas permukaannya. Siswa yang berkemampuan hampir sama dengan S1 adalah S2, S3, S4, S7, S8, S14, S18, S22, S23, S26, S31.

  S24 menjawab soal nomor 4 dengan tepat dan dengan terstruktur. S24 dapat dikatakan memahami materi yang diberikan. Siswa yang mempunyai kemampuan yang hampir sama dengan S24 adalah S5, S9, S10, S11, S12, S15,S16, S17, S20, S21, S24, S27.

  S30 hanya menjawab soal nomor 4 denngan mencari tingginya saja, ini disebabkan S30 tidak mengerti bagaimana mencari Luas permukaan yang ditanyakan, karena S30 tidak menuliskan apapun pada petanyaan Luas permukaan, Siswa yang mempunyai kemampuan yang hampir sama dengan S30 adalah S6, S13, S19, S29. S28 tidak menjawan soal nomor 4 sama sekali karena tidak dapat memahami soal yang diberikan. Soal 5

  S1 menjawab soal nomor 5 dengan tidak maksimal. S1 hanya menjawab 2 pertsnyaan dari 5 pertanyaan yang diberikan, karena waktu mengerjakan S1 membutuhkan waktu tambahan. Siswa yang mejawab hampir sama dengan S1 adalah S2, S4, S5, S8, S10, S11, S14, S17, S23, S27, S31.

  S28 tidak memahami bagaimana menyelesaikan semua pertanyaan nomor 5, dan waktu pengerjaan untuk S28 masih kurang.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  S7 menjawab soal nomor 5 pada pertanyaan pertama saja, karena waktu pengerjaan soal ulangan kurang maksimal.

  S12 menjawab soal nomor 5 dengan kurang tepat karena pada pertanyaan d dan e S12 masih salah. Siswa yang menjawab hampir seperti S12 adalah S9.

  S13 menjawab soal nomor 5 dengan hampir maksimal, namun pada pertanyaan yang e S13 salah dalam menuliskan rumus, sehingga berakibat jawabannya salah untuk pertanyaan e. Siswa yang memiliki kemampuan yang hampir sama denngan S13 adalah S6, S15, S16, S19, S20, S21, S22, S24, S26, S29, S30.

  S3 dan S18 tidak menjawab soal nomor 5 sama sekali. Karena waktu pengerjaan ulangan kurang .

  • S25 tidak mengikuti ulangan II.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran D 1.

  Perhitungan Prestasi Belajar Siswa Fase 1 2. Perhitungan Prestasi Belajar Siswa Fase 2 3. Perhitungan Angket Keaktifan Siswa I 4. Perhitungan Angket Keaktifan Siswa II 5. Perhitungan Angket Keaktifan Siswa III

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  71.7 Tuntas

  40.0 Tidak Tuntas

  12

  23 Sampel 23

  75.0 Tuntas

  22.5

  22 Sampel 22

  70.0 Tuntas

  21

  21 Sampel 21

  21.5

  17

  20 Sampel 20

  48.3 Tidak Tuntas

  14.5

  19 Sampel 19

  61.7 Tidak Tuntas

  18.5

  18 Sampel 18

  58.3 Tidak Tuntas

  17.5

  24 Sampel 24

  56.7 Tidak Tuntas

  85.0 Tuntas

  81.7 Tuntas

  58.3 Tidak Tuntas

  17.5

  31 Sampel 31

  50.0 Tidak Tuntas

  15

  30 Sampel 30

  71.7 Tuntas

  21.5

  29 Sampel 29

  24.5

  25 Sampel 25

  28 Sampel 28

  68.3 Tuntas

  20.5

  27 Sampel 27

  56.7 Tidak Tuntas

  17

  26 Sampel 26

  51.7 Tidak Tuntas

  15.5

  17 Sampel 17

  255

  Perhitungan Prestasi Belajar Fase 1 No. Nomor Sampel Skor Nilai Keterangan

  17

  12

  7 Sampel 7

  68.3 Tuntas

  20.5

  6 Sampel 6

  53.3 Tidak Tuntas

  16

  5 Sampel 5

  56.7 Tidak Tuntas

  4 Sampel 4

  8 Sampel 8

  56.7 Tidak Tuntas

  17

  3 Sampel 3

  71.7 Tuntas

  21.5

  2 Sampel 2

  51.7 Tidak Tuntas

  15.5

  1 Sampel 1

  40.0 Tidak Tuntas

  22.5

  16 Sampel 16

  88.3 Tuntas

  75.0 Tuntas

  22.5

  15 Sampel 15

  58.3 Tidak Tuntas

  17.5

  14 Sampel 14

  68.3 Tuntas

  20.5

  13 Sampel 13

  26.5

  75.0 Tuntas

  12 Sampel 12

  68.3 Tuntas

  20.5

  11 Sampel 11

  68.3 Tuntas

  20.5

  10 Sampel 10

  80.0 Tuntas

  24

  9 Sampel 9

  25.5

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  33

  23 Sampel 23

  82.5 Tuntas

  33

  22 Sampel 22

  85 Tuntas

  34

  21 Sampel 21

  82.5 Tuntas

  20 Sampel 20

  52.5 Tidak Tuntas

  52.5 Tidak Tuntas

  21

  19 Sampel 19

  52.5 Tidak Tuntas

  21

  18 Sampel 18

  72.5 Tuntas

  29

  17 Sampel 17

  21

  24 Sampel 24

  31

  57.5 Tidak Tuntas

  60 Tidak Tuntas

  24

  31 Sampel 31

  75 Tuntas

  30

  30 Sampel 30

  52.5 Tidak Tuntas

  21

  29 Sampel 29

  23

  30

  28 Sampel 28

  75 Tuntas

  30

  27 Sampel 27

  77.5 Tuntas

  31

  26 Sampel 26

  25 Sampel 25 - - -

  75 Tuntas

  77.5 Tuntas

  256

  Perhitungan Prestasi Belajar Fase 2 No Nomor Sampel Skor Nilai Keterangan

  28

  28

  7 Sampel 7

  52.5 Tidak Tuntas

  21

  6 Sampel 6

  70 Tuntas

  28

  5 Sampel 5

  70 Tuntas

  4 Sampel 4

  8 Sampel 8

  55 Tidak Tuntas

  22

  3 Sampel 3

  70 Tuntas

  28

  2 Sampel 2

  72.5 Tuntas

  29

  1 Sampel 1

  70 Tuntas

  28

  95 Tuntas

  36

  38

  15 Sampel 15

  70 Tuntas

  28

  14 Sampel 14

  70 Tuntas

  28

  13 Sampel 13

  90 Tuntas

  12 Sampel 12

  70 Tuntas

  57.5 Tidak Tuntas

  23

  11 Sampel 11

  60 Tidak Tuntas

  24

  10 Sampel 10

  77.5 Tuntas

  31

  9 Sampel 9

  16 Sampel 16

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3

  21

  10

  10

  5

  5

  15

  50 Rendah

  22

  13

  7

  7

  16

  16

  53 Tinggi

  23

  11

  9

  8

  2

  19

  63 Tinggi

  24

  11

  53 Tinggi

  7

  5

  6

  7

  3

  7

  16

  53 Tinggi

  17 Ijin

  18

  14

  6

  4

  18

  3

  60 Tinggi

  19

  8

  12

  3

  7

  11

  37 Rendah

  20

  13

  7

  9

  5

  16

  10

  15

  50 Rendah

  29

  13

  7

  4

  6

  17

  57 Tinggi

  30

  10

  3

  4

  6

  14

  47 Rendah

  31

  14

  6

  4

  6

  18

  60 Tinggi

  7

  8

  16

  10

  53 Tinggi

  25

  9

  11

  6

  4

  15

  50 Rendah

  26

  10

  4

  12

  6

  14

  47 Rendah

  27

  12

  8

  4

  6

  16

  53 Tinggi

  28

  13

  

257

  Perhitungan Angket Keaktifan Siswa I No.

  6

  7

  22

  73 Tinggi

  5

  10

  10

  3

  7

  13

  43 Rendah

  8

  1

  12

  5

  5

  13

  43 Rendah

  7

  14

  6

  7

  3

  21

  3

  19

  8

  16

  Pernyataan Positif Pernyataan Negatif Total Prosentase Keterangan

  Ya Tidak Ya Tidak

  1

  13

  7

  1

  9

  14

  47 Rendah

  2

  4

  4

  6

  4

  22

  73 Tinggi

  3

  11

  9

  3

  6

  14

  47 Rendah

  70 Tinggi

  12

  11

  60 Tinggi

  5

  5

  20

  67 Tinggi

  13

  15

  5

  3

  7

  18

  14

  15

  14

  6

  6

  4

  20

  67 Tinggi

  15

  8

  12

  3

  7

  5

  12

  8

  10

  5

  5

  17

  57 Tinggi

  9

  15

  5

  5

  5

  20

  67 Tinggi

  13

  47 Rendah

  7

  8

  2

  21

  70 Tinggi

  11

  9

  11

  5

  5

  14

  37 Rendah

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  19

  24

  80 Tinggi

  21

  17

  3

  8

  2

  25

  83 Tinggi

  22

  1

  9

  8

  2

  27

  90 Tinggi

  23

  10

  10

  4

  6

  14

  47 Rendah

  1

  5

  15

  17

  1

  26

  87 Tinggi

  17

  17

  3

  9

  26

  87 Tinggi

  18

  3

  15

  10

  27

  90 Tinggi

  19

  11

  9

  9

  1

  20

  67 Tinggi

  20

  24

  5

  3

  7

  21

  70 Tinggi

  29

  14

  6

  8

  2

  22

  73 Tinggi

  30

  13

  8

  6

  4

  13

  43 Rendah

  31

  15

  5

  6

  4

  21

  70 Tinggi

  2

  7

  10

  1

  25

  83 Tinggi

  25

  16

  4

  8

  2

  24

  80 Tinggi

  26

  19

  8

  13

  2

  27

  90 Tinggi

  27

  18

  2

  8

  2

  26

  87 Tinggi

  28

  9

  

258

  Perhitungan Angket Keaktifan Siswa II No.

  12

  22

  73 Tinggi

  5

  14

  6

  8

  2

  22

  73 Tinggi

  6

  8

  7

  9

  1

  21

  70 Tinggi

  7

  17

  3

  7

  3

  24

  80 Tinggi

  3

  5

  16

  7

  Pernyataan Positif Pernyataan Negatif Total Prosentase Keterangan

  Ya Tidak Ya Tidak

  1

  9

  11

  5

  5

  14

  47 Rendah

  2

  13

  3

  15

  7

  16

  53 Tinggi

  3

  14

  6

  6

  4

  20

  67 Tinggi

  4

  8

  4

  16

  14

  2

  25

  83 Tinggi

  13

  17

  3

  9

  1

  26

  87 Tinggi

  19

  3

  1

  8

  2

  27

  90 Tinggi

  15

  17

  3

  10

  27

  90 Tinggi

  8

  17

  8

  18

  2

  24

  80 Tinggi

  9

  16

  4

  7

  3

  23

  77 Tinggi

  10

  2

  12

  9

  1

  27

  90 Tinggi

  11

  18

  2

  9

  1

  27

  90 Tinggi

  17

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1

  18

  2

  8

  2

  26

  87 Tinggi

  21

  19

  1

  9

  28

  60 Tinggi

  93 Tinggi

  22

  18

  2

  8

  2

  26

  87 Tinggi

  23

  9

  20

  18

  5

  2

  93 Tinggi

  16

  18

  2

  8

  2

  26

  87 Tinggi

  17

  18

  8

  3

  2

  26

  87 Tinggi

  18

  20

  10 30 100 Tinggi

  19

  11

  9

  7

  11

  5

  1

  5

  80 Tinggi

  29

  7

  13

  6

  4

  13

  43 Rendah

  30

  15

  5

  1

  5

  20

  67 Tinggi

  31

  16

  4

  8

  2

  24

  80 Tinggi

  24

  9

  14

  7

  47 Rendah

  24

  19

  1

  10

  29

  97 Tinggi

  25 Ijin

  26

  13

  8

  5

  2

  21

  70 Tinggi

  27

  20

  9

  1

  29

  97 Tinggi

  28

  15

  28

  

259

  Perhitungan Angket Keaktifan Siswa II No.

  90 Tinggi

  7

  3

  23

  77 Tinggi

  5

  19

  1

  8

  2

  27

  6

  16

  19

  1

  10

  1

  29

  97 Tinggi

  7

  12

  8

  7

  4

  4

  19

  17

  Pernyataan Positif Pernyataan Negatif Total Prosentase Keterangan

  Ya Tidak Ya Tidak

  1

  18

  2

  8

  2

  26

  87 Tinggi

  2

  3

  87 Tinggi

  5

  5

  22

  73 Tinggi

  3

  18

  2

  8

  2

  26

  3

  63 Tinggi

  1

  1

  15

  5

  8

  2

  23

  77 Tinggi

  13

  18

  2

  9

  27

  93 Tinggi

  90 Tinggi

  14

  19

  1

  8

  2

  27

  90 Tinggi

  15

  19

  12

  28

  8

  2

  16

  4

  8

  2

  24

  80 Tinggi

  9

  16

  4

  8

  24

  1

  80 Tinggi

  10

  20

  8

  2

  28

  93 Tinggi

  11

  19

  1

  9

  9

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran E 1.

  Lembar Jawaban Siswa LKS 1 2. Lembar Jawaban Siswa LKS 2 3. Lembar Jawaban Siswa Ulangan Fase 1 4. Lembar Jawaban Siswa Ulangan Fase 2

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Ulangan Harian 1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Ulangan Harian 2

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran F 1.

  Surat Ijin Penelitian 2. Surat Keterangan sudah melaksanakan Penelitian

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Surat Ijin Penelitian

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Surat Keterangan sudah melaksanakan Penelitian

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pemanfaatan metode pembelajaran Blended Learning yang dilengkapi dengan aplikasi edmodo pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar di kelas VIII C SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017.
1
13
351
Kemampuan komunikasi Matematika dan hasil belajar siswa pada proses pembelajaran dengan model pembelajaran advance organizer yang mengakomodasi pemanfaatan macromedia flash pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII SMP Pangudi Luhur Moyudan tahun aja
0
7
310
Pengembangan perangkat pembelajaran mengakomodasi teori van hiele materi bangun ruang sisi datar dengan pendekatan saintifik pada siswa kelas VIII B SMP Pangudi Luhur 1 Kalibawang.
0
9
258
Pemanfaatan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran matematika pada materi faktorisasi suku Aljabar di kelas VIII B semester gasal SMP Pangudi Luhur 1 Klaten tahun ajaran 2013/2014.
2
11
185
Minat belajar dan hasil belajar siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) pokok bahasan volume bangun ruang sisi datar pada kelas VIII B semester genap tahun ajaran 2012/2013 SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta.
0
1
315
Pemanfaatan metode pembelajaran Blended Learning yang dilengkapi dengan aplikasi edmodo pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar di kelas VIII C SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta tahun ajaran 2016
2
31
349
Penerapan model pembelajaran Mind Map (peta pikiran) dalam pembelajaran matematika pada pokok bahasan materi bangun ruang sisi datar di kelas VIII B SMP Pangudi Luhur Bayat Klaten.
0
4
322
Motivasi dan hasil belajar siswa kelas VI A SMP Pangudi Luhur Wedi Klaten dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Mind Map (peta pikiran) pada materi segiempat.
0
0
159
Penerapan metode Mind Map (peta pikiran) dalam pembelajaran matematika pada materi segiempat di kelas VIIA SMP Pangudi Luhur Wedi Klaten.
0
1
178
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada pembelajaran matematika topik luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar ditinjau dari sikap dan hasil belajar siswa kelas VIII B SMP Pangudi Luhur Gantiwarno.
4
30
178
Penggunaan media powerpoint dalam pembelajaran remedial pada materi bangun ruang sisi datar siswa kelas VIII D SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta.
0
37
237
Minat belajar dan hasil belajar siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) pokok bahasan volume bangun ruang sisi datar pada kelas VIII B
0
8
313
Keefektifan model pembelajaran tutor sebaya pada pembelajaran matematika dengan pokok bahasan operasi hitung bentuk aljabar untuk siswa kelas VII SMP Pangudi Luhur Wedi, Klaten - USD Repository
0
2
316
Penerapan metode Mind Map (peta pikiran) dalam pembelajaran matematika pada materi segiempat di kelas VIIA SMP Pangudi Luhur Wedi Klaten - USD Repository
0
6
176
Pengaruh pembelajaran matematika di luar kelas (out door study) terhadap minat dan prestasi belajar siswa pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar kelas VIII SMP Kanisius Pakem tahun ajaran 2012/2013 - USD Repository
0
25
301
Show more