IDENTIFIKASI KANDUNGAN LOGAM BERAT MERKU

 0  2  64  2018-06-13 17:33:32 Report infringing document
Informasi dokumen

BAB I PENDAHULUAN

  Logam-logam pencemar tersebutantara lain cadmium (Cd), arsenik (As), merkuri (Hg), timbal (Pb), kromium (Cr), dan nikel (Ni) merupakan logam-logam yang terakumulasidalam tubuh suatu organisme dan akan tetap tinggal dalam tubuh dalam jangkah waktu lama sebagai racun. Berdasarkan pengamatan lapangan, banyak proses pengolahan bijih emas dengan gelundung (tromol) dilakukan di lokasi pemukiman, di Logam termasuk kontaminan yang unik karena tidak dapat terdegradasi baik secara biologi maupun kimiawi yang dapat menurunkankadar racunnya sehingga dampaknya bisa berlangsung sangat lama.

1.1. Latar Belakang Penelitian

  Logam-logam pencemar tersebutantara lain cadmium (Cd), arsenik (As), merkuri (Hg), timbal (Pb), kromium (Cr), dan nikel (Ni) merupakan logam-logam yang terakumulasidalam tubuh suatu organisme dan akan tetap tinggal dalam tubuh dalam jangkah waktu lama sebagai racun. Saat ini masyarakat menanam tanamanpadi sawah di lahan yang diairi oleh air yang mengandung limbah PETI, yang masih tetapberlangsung seperti biasa tanpa mempertimbangkan resiko terhadap efek samping dari limbah yang di buang ke badan sungai.

1.2. Identifikasi Masalah

  Apakah tanaman padi yang ditanam di lahan yang diairi dengan air mengandung limbah PETI, telah mengandung logam berat yangmelampaui ambang batas diperbolehkan? Memberikan informasi pada masyarakat tentang kandungan logam berat pada tanaman padi di lahan sawah yang diairi denganair yang mengandung limbah PETI.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Tanaman Padi

  Meskipun terutama mengacu pada jenis tanamanbudidaya, padi juga digunakan untuk mengacu pada beberapa jenis dari marga (genus) yang sama, yang disebut padi liar. Sejumlah ciri suku (familia) ini juga menjadi ciri padi, misalnya : berakar serabut,daun berbentuk lanset (sempit memanjang), urat daun sejajar, memiliki pelepah daun, bunga tersusun sebagai bunga majemuk dengan satuan bungaberupa floret ,floret tersusun dalam spikelet ,khusus untuk padi satu spikelet hanya memiliki satu floret, buah dan biji sulit dibedakan karena merupakan bulir (Ing.

2.1.1. Klasifikasi Botani Tanaman Padi

  Padidibedakan dalam dua tipe yaitu padi kering (gogo) yang ditanam di dataran tinggi dan padi sawah di dataran rendah yangPelita I/1, Pelita I/2, Adil dan Makmur (dataran tinggi), Gemar, Gati, GH19, GH 34 dan GH 120 (dataran rendah). Varitasunggul introduksi dariInternational Rice Research Institute (IRRI) Filipina adalah jenis IR atauPB yaitu IR 22, IR 14, IR 46 dan IR 54 (dataran rendah); PB32, PB 34, PB 36 dan PB 48 dataran rendah ( http://www.ristek.go.id , 2000).

2.2. Logam Berat

  Logam-logam tersebut sering dihubungkan dengan adanya masalah pencemaran dan toksitas perairan (pesisir dan laut), karena keberadaannyayang membahayakan dan sering mencemari lingkungan baik berupa pencemaran udara maupun pencemaran air. Air raksa (Hg) dapat ditemukandalam berbagai bentuk senyawa kimia dan termasuk logam yang sangat beracun terutama dalam senyawaorganik yaitu metil dan etil merkuri.

2.3.1. Sumber Pencemar Merkuri

  Bakteri dapat merubah merkuri menjadi metil merkuri , dan membebaskan merkuri dari Senyawa merkuri anorganik (Hganorganik) seperti HgCl atau HgCl 2 (yang berbentuk bubuk putih) dan tidak teruapkan dalam suhu kamar, bila terhirup tidak diserap oleh tubuh semudah menghirup uap Hg metal. Bahaya MetilmerkuriSebagian dari pada logam berat bersifat essensial bagi organisme untuk pertumbuhan dan perkembangan hidupnya antara lain dalampembentukan hemosianin dalam sistem darah dan enzimatik pada biota(Darmono, 1995) bila jumlah logam berat masuk dalam tubuh maka akan berubah fungsi menjadi racun bagi tubuh contonya adalah Hg, Cd, dan Pb(Palar, 1994).

2.5. Kadmium (Cd)

  Kadmium (Cd) sebagai unsur alami dalam tanah merupakan logam lunak yang berwarna keperakan dan bersifat tidak pecah atau teruraimenjadi bagian-bagian yang kurang beracun. Wittman (1979) dalam Supriharyono (2002), Kadmium masuk keHampir semua organ tubuh dapat mengabsorbsi kadmium, dan konsentrasi yang paling tinggi biasanya terjadi di dalam hati dan ginjal.

2.6. Timbal (Pb)

  Timbal (Pb) adalah logam lunak kebiruan atau kelabu keperakan yang lazim terdapat dalam kandungan endapan sulfit yang tercampurmineral-mineral lain, terutama sengdan tembaga. Timbal merupakan logam yang amat beracun yang pada dasarnya tidak dapat dimusnahkanserta tidak terurai menjadi zat lain dan bila berakumulasi dalam tanah akan tersimpan relatif lama.

2.2. Fitoremediasi

  Jadi fitoremediasi (phytoremediation) merupakan suatu sistimdimana tanaman tertentu yang bekerjasama dengan micro-organisme dalam media (tanah, koral dan air) dapat mengubah zat kontaminan(pencemar/polutan) menjadi kurang atau tidak berbahaya bahkan menjadi bahan yang berguna secara ekonomi. Zat-zat Phytodegradation (phyto transformation) yaitu proses yang dilakukan tumbuhan untuk menguraikan zat kontaminan yang mempunyairantai molekul yang kompleks menjadi bahan yang tidak berbahaya dengan susunan molekul yang lebih sederhana yang dapat berguna bagipertumbuhan tumbuhan itu sendiri.

2.2.1. Jenis Tanaman Yang Digunakan Untuk Fitoremediasi

  Untuk membebaskan merkuri yang terikat dalam bullion yang sudah didapat, ditempatkan pada sebuah cawan yang terbuat dari tanah liat,dengan menambahkan imbuh/fluks (boraks dan soda abu), lalu dilebur dengan menggunakan emposan pada suhu sekitar 400 C merkuri akanmenguap, emasnya terpisah dari logam-logam pengotornya, logam berat lainnya terserap dalam imbuh/fluks di dalam cawan. Tempat dan Waktu Pelaksanaan Penelitian Pada dasarnya penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang dilakukan pada tanaman padi di lahan sawah yang diairi oleh limbah PETIdi Desa Mopuya Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow, dilanjutkan dengan analisis Laboratorium.

3.3. Prosedur Penelitian

  Sampel (3) dengan kode LCdiambil dengan jarak 20 meter dari sampel 2, sedangkan sampel (4) dengan kode LD diambil dengan jarak 30 meter dari sampel 3. Setelah titik sampelditentukan, selanjutnya sampel (padi) diambil langsung dari keempat lokasi penelitian dengan dijaga agar tanaman padi yang diambil dengan buahnyatidak layu sampai ditempat dilakukannya analisis.

3.3.1. Alat dan bahan 1. Pengujian Kandungan As, Cd, dan Pb pada tanaman padi dan biji padi

  Peralatan dan bahan penunjang ujiPeralatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1. dan bahan lain yang digunakan dalam pengujian ini terdiri atas: 1.

3.3.2. Cara Kerja preparasi sampel tanaman padi dan biji padi sebagai dasarpenetapan logam berat (As, Cd dan Pb)

  Sampel tanaman padi yang berasal dari lapangan sebelum dianalisis terlebih dahulu dicuci dengan air bebas ion untuk menghilangkandebu-debu dan kotoran lainnya yang dapat memberikan kesalahan pada hasil analisis. Standar campuran 2 (ppm): ( 20 ppm Mo, 20 ppm As, 10 ppm Se) pipet 20 ml standar pokok Mo, 20, 20 ml standar pokok As dan 10 ml standarpokok Se ke dalam labu ukur 1.000 ml, kemudian diencerkan dengan larutan standar 0 hingga 1.000 ml lalu dikocok.

1. Peralatan dan bahan penunjang uji

  Peralatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1. Pipet 1 – 10 ml.

2. Bahan penunjang uji

  Bahan kimia yang berkualitas p.a. dan bahan lain yang digunakan dalam pengujian ini terdiri atas: 1.

2 SO 4 (95 – 97%) p.a

3. Prosedur Kerja analisis Hg dengan SSA

  Merkuri dalam analit direduksi dengan SnCl dalam suasana asam 2 yang langsung membentuk uap atom Hg, sehingga tidak perlu menggunakan tehknik nyala tapi dengan tehknik uap dingin. Sinar dari lampu katode Hg yang melewati sel diabsorpsi olehuap atom Hg dan diukur dengan SSA.

4. Pereaksi 1. HNO pekat (65%)p.a

  4 Di pipet 10 ml HClO 4 pekat (60%) ke dalam labu ukur 1.000 ml yang telah berisi air bebas ion kira-kira setengahnya, goyangkan dan tambahkan lagi air bebas ion hingga tepat 1.000 ml. Larutan H 2 SO 4 encer Sebanyak 5 ml H 2 SO 4 (p) dimasukkan perlahan ke dalam labu ukur 1 liter yang berisi sekitar 500 ml H O, dijadikan 1 liter dengan H O dan 2 2 kocok hingga homogen.

6. Perhitungan

Kadar Hg (ppb)= ppb kurva x ml ekstrak/1000 ml x 1.000/g contoh x fp x fk= ppb kurva x 25 ml (1.000 ml)-1 x 1.000/2,5 g contoh x fp x fk Keterangan : ppb kurva= kadar contoh yang didapat dari kurva regresihubungan antara kadar deret standar dengan pembacaannya setelah dikurangi blanko.fp = faktor pengenceran (bila ada) fk = faktor koreksi kadar air = 100/(100 - % kadar air)

3.4. Analisis Laboratorium

  Sampel 2dengan kode LB : Diambil pada jarak 30 meter dari sampel 1Sampel 3 dengan kode LC : Diambil pada jarak 20 meter dari sampel 2 Sampel 4 dengan kode LD : Diambil pada jarak 30 meter dari sampel 3. Pemilihan lokasi pengambilan sampel berdasarkan pada lahan sawah menggunakan air irigasi yang mengandung limbah PETI dan mengambiltanaman padi sebagai sampel karena padi merupakan tanaman yang dapat menyerap logam berat.

0.09 Cadmium (Cd)

  Grafik kadar Arsen pada tanaman padiUji Laboratorium menunjukkan konsentrasi Merkuri (Hg) dalam tanaman padi di lahan sawah di desa Mopuya adalah pada lokasi LA danlokasi LC adalah 0,1 ppm sedangkan pada lokasi LB dan Lokasi LD tidak terdeteksi dengan limit deteksi 0,0027 ppm. Data Hasil analisis logam berat pada biji padi di Desa Mopuya Hasil Analisis No Parameter Satuan Metode AnalisisUmur 2,5 Bulan Umur 3 Bulan 1 Raksa (Hg) 0.01 0.01 ppm SSA 2 Timbal (Pb) 0.02 0.13 ppm SSA 3 Cadmium (Cd) 0.1 0.21 ppm SSA Sumber : Hasil Analisis Laboratorium Balai Riset Dan Standardisasi IndustriTahun 2011.

4.2. Pembahasan 1. Hasil Pengukuran Logam Berat pada tanaman padi

  Nilai Hg yang diperoleh dari hasil pengukuran tanaman padi dengan analisis SSA system uap dingin, terdeteksi di dua lokasi yaitu: lokasi LA = 0,1LB dan LD = 0,0 ppm dengan asumsi konsentrasi di dua lokasi LB dan LD di bawah limit deteksi dari Hg yaitu : 0,0027 ppm. Cadmium (Cd)Kadar Cd yang yang ditemukanpada biji padi berumur 2,5 bulan yaitu Cd =0,10 ppm sama dengan ambang batas yang diperbolehkan yaitu 0,1 ppm sedangkan konsentrasi Cd yang ditemukan pada biji padi yeng berumur 3 ˗ 0,0001-0,2 1 2˗ Se 0,1-5 Keputusan Badan Pengawasan Obat dan Makanan: No.3725/B/SK/VII/89Dalam ikan segar Dalam sayuranDalam biji-bijian 0,5 mg/kg PeraturanKadar Hg diperbolehkan 1.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

  Tanaman padi yang di tanam dilokasi penelitian di Desa Mopuya Kecamatan Dumoga Utara perlu ditangani secara serius karena hasil analisis logam berattelah menunjukkan kadar logam berat yang cukup siknifikan. Hasil analisis yang dilakukan pada biji padi yang diambil di lahan sawah menggunakan air irigasi mengandung limbah Peti pada biji padi berumur 2,5bulan dan berumur 3 bulan telah mengandung konsentrasi logam berat yang melampaui ambang batas.

3. Tanaman padi yang sudah mengandung konsentrasi logam berat yang ditemukan dilakukan di daerah aliran air irigasi

5.2. Saran

  Dari kesimpulan penelitian yang telah disampaikan maka beberapa saran yang dapat disarankan sebagai berikut: 1. Peneliti pada Puslitbang Ekologi dan Status Kesehatan.

IDENTIFIKASI KANDUNGAN LOGAM BERAT MERKU
Dokumen baru

Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait

IDENTIFIKASI KANDUNGAN LOGAM BERAT MERKU

Gratis

Feedback