LAPORAN KOMUNITAS asli untuk memberikan asuhan keperawatan

 0  0  59  2018-12-04 07:45:45 Report infringing document

HALAMAN PERSETUJUAN

  Sya’diyah (PO.71.20.4.15.046)Telah di setujui oleh : Telah diperiksa dan disetujui untuk seminar praktik klinik Keperawatan Komunitas pada wilayahPuskesmas padang Selasa dijalan Tanjung Rawo Rt.53 Rw.16 kelurahan Bukit Lama dan sebagai syarat menyelesaikan Praktik Klinik Keperawatan Komunitas Mahasiswa Semester VI PoltekkesKemenkes Palembang program studi D IV Keperawatan, oleh : 1. Pembimbing Institusi Pembimbing Lapangan Praktik Laporan ini telah disahkan untuk diseminarkan pada tanggal Juli 2018Palembang, Juli 2018 11.

LEMBAR KONSULTASI

  Diajukan oleh : Kelompok 1. Tanjung Rawo Rt.53 Rw.16 Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat 1 Kota PalembangProvinsi Sumatera Selatan Tahun 2018.

5 Palembang, Juli 2018 Pembimbing

KATA PENGANTAR

  Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabararrakatuh Puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia yang tiada putusnya kepada kami, sehingga akhirnya kami dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul “LaporanPaktik Klinik Keperawatan Komunitas di RT.53 RW.16 Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IlirBarat I”. Pihak-pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Komunitas adalah kelompok sosial yang tinggal dalam suatu tempat, saling berinteraksi

  Komunitas adalah kelompok dari masyarakat yang tinggal di suatu lokasi yang sama dengan dibawahpemerintahan yang sama, area atau lokasi yang sama dimana mereka tinggal, kelompok sosial yang mempunyai interest yang sama (Riyadi, 2007). Salah satu bentuk upaya kesehatan melalui puskesmas danrumah sakit sebagai rujukannya, yang merupakan sistem pelayanan kesehatan yang dianut dan dikembangkan dalam sistem kesehatan nasional dengan melibatkan peran serta masyarakat.

D. Manfaat Laporan

  1) Bagi PuskesmasDiharapkan dapat memberikan sumbangan/masukan berupa informasi tentang kondisi kesehatan masyarakat yang termasuk dalam wilayah kerja puskesmas guna membantuprogram kesehatan pada masyarakat. 3) Bagi PenelitiMenambah pengetahuan dan pengalaman yang nayata, serta dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah didapat dari pendidikan melalui asuhan keperawatan komunitas.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Konsep Keperawatan Komunitas

a. Definisi

  Keperawatan komunitas ditujukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan serta memberikan bantuan melalui intervensi keperawatan sebagai dasar keahliannya dalammembantu individu, keluarga, kelompok dan masyarakat dalam mengatasi barbagai masalah keperawatan yang dihadapinya dalam kehidupan sehari-hari (Efendi, 2009). Keluarga dalam fungsinya mempengaruhi dan lingkup kebutuhan dasar manusia dapat dilihat padaHirarki Kebutuhan Dasar Maslow yaitu kebutuhan fisiologis, rasa aman dan nyaman, dicintai dan mencintai, harga diri dan aktualisasi diri (Riyadi, 2007).

b. Strategi Pelaksanaan

  Pelayanan darisemua anggota tim kesehatan, karena klien menerima pelayanan dari banyak profesional (Mubarak, 2005).10) Pembawa perubahan atau pembaharu dan pemimpin (Change Agent and Leader) Pembawa perubahan adalah seseorang atau kelompok yang berinisiatif merubah atau yang membantu orang lain membuat perubahan pada dirinya atau pada sistem. 11) Pengidentifikasi dan pemberi pelayanan komunitas (Community Care Provider And Researcher) Peran ini termasuk dalam proses pelayanan asuhan keperawatan kepada masyarakat yang meliputi pengkajian, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi masalah kesehatan danpemecahan masalah yang diberikan.

B. Konsep Kasus (Hipertensi)

  Jadi seseorang disebut mengidap hipertensi jika tekanandarah sistolik ≥ 160 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 95 mmHg, dan tekanan darah perbatasan bila tekanan darah sistolik antara 140 mmHg- 160 mmHg dan tekanan darah diastolikantara 90 mmHg-95 mmHg (Poerwati, 2008). Kriteria Hipertensi Seperti yang telah diutarakan sebelumnya, tekanan darah umumnya diukur dengan manometer air raksa yang dinyatakan sebagai rasio sistolik dan diastolik, misalnya 120/70, yangberarti tekanan sistolik adalah 120 mmHg dan diastolik 70 mmHg (Soeharto, 2004).

6. Faktor-Faktor Risiko Hipertensi

  Komplikasi Hipertensi1) Stroke dapat timbul akibat tekanan darah yang tinggi ke pembuluh darah otak baik itu dalam bentuk sumbatanatau pembuluh darah yang pecah sehingga terjadi perdarahan, atau akibat embolus yang terlepas dari pembuluh darah yang mengalamitekanan. Pengobatan Hipertensi Setelah diagnosa hipertensi ditegakkan dan diklasifikasikan menurut golongan atau derajatnya, maka dapat dilakukan dua strategi penatalaknaan dasar yaitu :Non farmakologik, yaitu tindakan untuk mengurangi faktor risiko yang telah diketahui akan menyebabkan atau menimbulkan komplikasi, misalnya menghilangkan obesitas,menghentikan kebiasaan merokok, alkohol, dan mengurangi asupan garam serta olahraga.

BAB II I PENGKAJIAN A. DATA UMUM PUSKESMAS

1. Profil Puskesmas Padang Selasa

  Untukitu puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat mempunyai wilayah kerja satu kecamatan yang artinya puskesmas sebagai satuan organisasi yang diberikan kewenangan olehDinas Kesehatan Kabupaten atau Kota untuk melaksanakan tugas-tugas operasional pembangunan kesehatan dengan tujuan :a. Pada awalnya puskesmas ini adalah puskesmas pembantu rumah sakit Siti Khadijah yang didirikan pada tahun 1984 dan baru pada bulan September tahun 1988 diresmikan menjadipuskesmas induk, yaitu puskesmas Padang Selasa Palembang dan mempunyai dua puskesmas pembantu di kelurahan Bukit Lama dan puskesmas pembantu di Kelurahan Bukit Baru.

9. Struktur Organisasi

  Sebagai pusat pemberdayaan kesehatan dan keluarga 3. Laboratorium Darah Rutin (Hb, Leukosit, Thrombosit) Urine Strip  Tes Kehamilan  Golongan Darah  Kimia Darah Strip  Sputum Selain itu Puskesmas Padang Selasa memiliki menu untuk pelayanan kesehatan di luar gedung, yaitu : 1.

B. PENGKAJIAN DATA MASYARAKAT

Berdasarkan data yang diperoleh dari mahasiswa D.IV keperawatan PoltekkesPalembang di wilayah Tanjung Rawo RT.53 diperoleh data sebagai berikut :

1. Data Umum

  Distribusi Penduduk Berdasarkan Usia Berdasarkan diagram 1, jumlah penduduk paling banyak adalah usia dewasa dengan persentase47,1% yaitu sebanyak 40 jiwa, usia anak-anak dengan persentase 20% yaitu sebanyak 17 jiwa, usia lansia dengan persentase 17,6% sebanyak 15 jiwa , usia remaja dengan persentase 9,4%yaitu sebanyak 8 jiwa dan paling sedikit adalah bayi dengan persentase 5,9% yaitu 5 jiwa. Distribusi Penduduk Berdasarkan Penghasilan Mata Pencaharian Berdasarkan diagram 4 diatas, dapat dilihat bahwa mayoritas jenis pekerjaan adalah buruh yaitu sebanyak 15 jiwa (50%), tidak bekerja sebanyak 5 jiwa (16,6%), swasta sebanyak 4 jiwa (13,3%), wiraswata sebanyak 2 jiwa (6,7%) sopir sebanyak 2 jiwa (6,7%) satpam sebanyak 1 jiwa (3,3%) dan pns yaitu sebanyak 1 jiwa (3,3%).

2. Nutrisi

  PerumahanJenis rumah di Rt.53 Rw.16 dari 30 KK yang dikaji adalah permanent yaitu sejumlah 29 KK (96,7%) dan 1 KK (3,3%) yaitu semi permanent. Sebanyak 23 KK (76,7%) dengan status rumah kepemilikan sendiri, 6 KK (20%) dengan status rumah kotrak dan 1 KK (3,3%) dengan status rumah sewa bulanan.

3. Lingkungan

  Distribusi Penduduk Berdasarkan Jarak Antar Rumah Berdasarkan diagram 8 diatas, terdapat 16 rumah (53,3%) dengan rumah yang berdekatan, 9 rumah (30%) dengan rumah yang bersatu dan 5 rumah (16,7%) denganjarak antar rumah > 10 meter. Distribusi Penduduk Berdasarkan Kepemilikan Septic Tank Berdasarkan diagram 11 diatas, distribusi Penduduk berdasarkan kepemilikan septic tank yaitu 25 KK yang memiliki jamban (83,3 %) semunya mempunyai septic tankdan sebanyak 5 KK (16,7%) tidak memiliki setic tank karena tidak memiliki jamban.4) Saluran Pembuangan Air Limbah 93,3 % 6,67 % 2 KK Diagram 12.

4. Pelayanan Kesehatan dan Sosial

  Pelayanan Kesehatan terdekat di Rt.53 Rw.16 adalah posyandu balita dan posyandu lansia, Posyandu Balita dilaksanakan sebulan sekali yaitu rabu minggu kedua dan posyandulansia setiap tanggal 29. Selain menggunakan fasilitas kesehatan terdekat , sebagian besar warga biasa berobat ke Puskesmas Padang Selasa yang letaknya 4,2 km dari wilayah RT.

5. Pasangan Usia Subur

  53 Rw.16 dari 30 KK yang dikaji adalah 5 KK (16,7%) yang dalam keluarganya terdapat ibu hamil. Sebanyak 3(60%) dari 5 ibu menyusui tidak mengetahui cara menyusui yang benar dan hanya 1(20%) ibu yang mengetahuikebutuhan gizi seimbang untuk ibu menyusui.

8. Bayi Dan Balita

  Jumlah bayi di Rt.53 Rw.16 dari 30 KK yang dikaji adalah 5 KK (16,7%) yang memiliki bayi . Distribusi Penduduk Berdasarkan Jumlah Bayi Sedangkan balita di Rt.53 Rw.16 dari 30 KK yang dikaji adalah 4 KK (13,3%) yang memiliki balita dalam keluarganya.

9. Anak Dan Remaja

  Tindakan perawatan yang dilakukan oleh 15 orang(60%) adalah dengan minum obat yang didapatkan dari puskesmas, 3 orang (12%) olahraga, dan sisanya sebanyak 7 orang (28%) mengatasi hipertensi dengan konsumsi makanan seimbang. Data hasil pengkajian faktor risiko hipertensi adalah sebagai berikut: a) Sebanyak 30 KK mengatakan menggunakan garam dapur kurang lebih 1 sdt dalam sekali masakb) Sebanyak 13 KK (43,3%) dalam penggunaan minyak goreng lebih dari 3 kali penggorenganc) Sebanyak 10 KK (33,3%) mengatakan setiap hari memiliki kebiasaan konsumsi makanan berlemak dan 20 KK (66,7%) kadang-kadang mengkonsumsi makanan berlemak.

C. ANALISA DATA

  Sebanyak 30 KK mengatakan Tingginya kasus Kurangnya menggunakan garam dapur kurang lebih 1 Hipertensi di RT.53 pengetahuan dalamsdt dalam sekali masak RW.16 memelihara 2. Sebanyak (60%) menangani hipertensi dengan obat, penderita yang merawatdengan olahraga (12%) merawat dengan konsumsi makanan seimbang ( 28%) 2.

D. PERUMUSAN PRIORITAS MASALAH

  Risikopeningkatan kasus penyakit di RT.53RW.16 disebabkan oleh kurangnya perilaku hidup bersih dan sehat 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 3 3 42 4 Keterangan :Keterangan Nilai : a. Jumlah yang berisiko h.

E. DIAGNOSA KEPERAWATAN

  Tingginya kasus Hipertensi di RT.53 RW.16 berhubungan dengan kurangnya pengetahuan warga dalam memelihara kesehatan. Risiko peningkatan kasus penyakit di RT.53 RW.16 berhubungan dengan kurangnya perilaku hidup bersih dan sehat.

F. INTERVENSI KEPERAWATAN Diagnosa

  Berikan pendidikan Sabtu, 7 Tanjung Verbal Setelah dilakukan  Ketua RT  75% warga dapat kesehatan tentang apaasuhan keperawatan Hipertensi dikesehatan Juli Rawo dan kadermengetahui apa itu Hipertensiselama... Motivasi ketua RT & Hipertensikader untuk menjadi role model bagi warga 42 Sabtu, 7Juli  Setiap RT melakukankegiatan kebersihan  Ketua RT dan kadermenerapkanPHBS  65% warga mampumenyebutkan tentang 10indikator PHBS rumah tangga VerbalPsikomotor RawoRT.53 RW.16TanjungRawoRT.53 RW.16 8 Juli201 2018Sabtu, 7 d.

G. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPERAWATAN Diagnosa Keperawatan No

  Tingginya kasus Hipertensi di JuliEvaluasi struktur : Pendidikan kesehatan tentangRT.53 RW.16 berhubungan 2018 - Persiapan kegiatan dilakukan selama 2 minggu Hipertensi dengan kurangnya pengetahuanEvaluasi proses : 1. Risikopeningkatan kasus JuliEvaluasi struktur :  Pendidikan kesehatan tentang penyakit di RT.53 RW.16 2018 Evaluasi proses : 1.

BAB IV PEMBAHASAN Pada bab ini di akan di uraikan pembahasan tentang tahap-tahap yang telah dilakukan di Jalan Tanjung Rawo Rt.53 Rw.16, dimana masing tahapan tersebut akan di bahas bedasarkan analisa SWOT yang meliputi kekuatan, kelemahan dan ancaman masing-masing. A. Tahap Persiapan Praktik kerja lapangan merupakan kegiatan berorientasi pada kesehatan masyarakat pada tahap persiapan mahasiswa melakukan penyelesaian administrasi dan persiapan lokasi lapangan . Selain itu mahasiswa juga menuju kembali lokasi praktek yang akan digunakan. Setelah

B. Tahap Pengkajian

  Hal ini sesuai dengan teori yang akan didapatkan dimana sebelum melakukan suatu kegiatan kita harusmengetahui bagaimana keadaan lingkungan kemudian melibatkan orang-orang yang cocok serta membuat komitmen untuk bekerja sama. Menurut pendapat Noto Adinoto 2000, yang menyatakan penyebaran kusioner dapat dilakukan dengan total sampling yang hasilnya lebih resentatif.

1. Kekuatan

  a) Adanya Masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam menberikan informasi dalam pengumpulan data. b) Adanya dukungan dari masyarakat baik dari ketua RT, tokoh masyarakat, dan tokoh agama di Jalan Tanjung Rawo Rt.

2. Kelemahan

a) Masyarakat sangat heterogen b) Jenis pekerjeaan yang bervariasi sehingga sulit ditemui pada pagi dan sore hari

  Berdasarkan perencanaan dalam kekuatan pengkajian yang telah dibuat sebelumnya, maka pada saat melakukan pengkajian semua rencana telah dapat dilakukan dengan baiksehingga dapat data serta informasi tentang keadaan kesehatan Rt.53 Rw.16. Tahap Intervensi Setelah didapatkan data dan informasi tentang keadaan kesehatan di kota matsum, maka ditegakan diagnosa keperawatan, sehingga langkah selanjutnya dirumuskan perencanaan untukmengatasi masalah kesehatan yang ada tersebut dan dipaparkan secara mandiri.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Setelah kami melaksanakan praktek klinik keperawatan komunitas diwilayah puskesmas

  4) Rencana tindakan dan implementasi untuk semua diagnosa keperawatan komunitas yang telah dilakukan diantaranya melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas, 5) Masalah keperawatan komunitas yang muncul sebagian teratasi, namun dalam hal ini sebatas pada peningkatan pengetahuan warga mengenai kesehatan, penyakit yang adadi masyarakat khususnya Jl. 2) Cara yang paling baik dalam menghindari tekanan darah tinggi adalah dengan mengubah pola hidup sehat, pengaturan pola makan yang baik, aktivitas fisik yang cukup dan aktifberolahraga, Mengatur diet atau pola makan seperti rendah garam, rendah kolesterol dan lemak jenuh, meningkatkan konsumsi buah dan sayuran, tidak mengkonsumsi alkohol danrokok.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2018-12-04

Tags

Gerontik Keperawatan Untuk Memberikan Asuhan Keperawatan

Asuhan Keperawatan Komunitas

251665769 Asuhan Keperawatan Komunitas Uks

Asuhan Keperawatan Komunitas Dengan Diar Konsep Dasar Asuhan Keperawatan Komunitas

Asuhan Keperawatan Komunitas Pada Komuni

Asuhan Keperawatan Komunitas Unit Keseha

Asuhan Keperawatan Komunitas Pada Area K

Laporan Asuhan Keperawa Tan Komunitas

Laporan Pendahuluan Asuhan Keperawatan J

LAPORAN KOMUNITAS asli untuk memberikan asuha..

Gratis

Feedback