VALUASI ASET ANALISIS SAHAM MODEL PENILA

 0  0  58  2018-10-05 23:13:40 Report infringing document

VALUASI ASET ANALISIS SAHAM (MODEL PENILAIAN SAHAM)

  Dengan kata lain, saham-saham yang harga pasarnya lebih rendah dari nilai intrinsik(undervalued) maka saham ini layak untuk dibeli dan saham yang harga pasarnya lebih tinggi dari nilai intrinsik (overvalued) maka saham ini layak untuk dijual. Nilai sekarang suatu saham akan sama dengan nilai sekarang dari arus kas yang akandatang yang investor harapkan terima dari investasi pada saham tersebut.

1. PENDEKATAN NILAI SEKARANG (PRESENT VALUE)

  Dalam hal ini nilai intrinsik atau disebut juga dengan nilai teoritis suatu saham nantinya akan sama dengan nilai diskonto semua aliran kas yang akan diterimainvestor pada masa yang akan datang. D1 2 + 3 + ~ + + 2 3 ~(1 + k) (1 + k) (1 + k) (1 + k) Dimana, P = Nilai intrinsik saham dengan model diskonto dividen D 1, D 2, D 3, D ~ = Dividen yang akan diterima dimasa yang akan datangK = Tingkat return yang diisyaratkan a.) Model Pertumbuhan Nol Model ini digunakan saat dividen yang dibayarkan oleh perusahaan tidak akan mengalamai pertumbuhan.

c.) Model Pertumbuhan Tidak Konstan (ganda)

  Model ini sesuai untuk menilai saham perusahaan yang mempuyai karakteristik pertumbuhan yang ‘fantastis’ di tahun-tahun awal, sehingga bisamembayarkan dividen dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pada beberapa tahun awal selama masa pertumbuhan fantastis, perusahaan mungkin akan mampu membayar dividen dengan pertumbuhan diats normal, namunsetelah melewati masa tersebut pertumbuhan tingkat dividen yang dibayarkan perusahaan mungkin akan lebih rendah dari masa sebelumnya, dan akanbertumbuh secara tetap.

2. PRICE EARNING RATIO ( PER )

  Analisis fundamental menyatakan bahwa setiap instrumen investasi mempunyai landasan yang kuat yaitu nilai instrinsik yang dapat ditentukan melalui suatu analisi yang sangat hati-hati terhadap kondisi pada saat sekarang danprospeknya di masa yang akan datang. INFLENASI PASAR YANG EFISIEN Fama (1970) menyatakan bahwa pasar yang efisien adalah pasar yang harganya mencerminkan informasi yang relevan, yang berarti harga saham tersebutsulit untuk diprediksi.

VALUASI ASET ANALISIS OBLIGASI

  Penilaian Obligasi (Bond Valuation) Obligasi merupakan surat hutang jangka menengah atau panjang yang diterbitkan oleh penerbit (perusahaan atau pemerintah) dengan member imbalanberupa bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok hutang pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak pembeli obligasi tersebut (Rahardjo, 2003). Gejolak pergerakan harga saham yang menjadi aset dasar obligasi konversi untuk memperkiranan (opsi (keuangan)|nilai opsinya) dan ;2.

a. Jenis Obligasi

  Putable Bonds: obligasi yang memberikan hak kepada investor yang mengharuskan emiten untuk membeli kembali obligasi pada hargatertentu sepanjang umur obligasi tersebut. Collateral Trust Bonds: obligasi yang dijamin dengan efek yang dimiliki penerbit dalam portofolionya, misalnya saham-sahamanak perusahaan yang dimilikinya.

b. Jenis-Jenis Obligasi Konversi

  Obligasi yang akan jatuh tempo dalam waktu 1 tahunakan lebih mudah untuk di prediksi, sehingga memilki risiko yang lebih kecil dibandingkan dengan obligasi yang memiliki periode jatuh tempo dalam waktu5 tahun. Credit Risk, risiko apabila penerbit gagal memenuhi kewajiban keuangan meliputi pembayaran bunga dan pembayaran kembali jumlah uang yangdipinjam (pokok utang atau utang nominalInflation Risk atau purchasing power risk, yaitu risiko yang dapat meningkat karena variasi dalam nilai aruskas sekuritas yang dipengaruhi oleh inflasi.

a. Definisi Risiko (Risk)

  Definisi ReturnReturn adalah keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan, individu dan institusi dari hasil kebijakan investasi yang dilakukannnya. Dalam dunia investasi dikenal adanya hubungan kuat antara risk dan retu, yaitu jika risiko tinggi maka return (keuntungan) juga akan tinggi begitupula sebaliknya jika return rendah maka risiko juga akan rendah.

1. Interest-Rate Risk

  Harga dari sebuah obligasi akan berubah pada arah yang berlawanan dari perubahan tingkat bunga: Jika tingkat suku bunga naik, maka harga obligasi akanturun. Akibat adanya risiko ini, obligasi yangmemiliki Default Risk dalam perdagangan di pasar obligasi mempunyai harga yang rendah dibandingkan dengan U.

MENGUKUR RETURN

  Untuk membandingkan kinerja dari waktu ke waktu atau antara sekuritas yang berbeda. Total Return (TR) adalah persentase yang berkaitan dengan semua aruskas yang diterima selama periode waktu tertentu, di notasikan dengan CF t +(P E - P B ).

MENGUKUR CUMULATIVE WEALTH INDEX (CWI)

  CWI adalah kumulatif kekayaan dari waktu ke waktu, berdasarkan pada kekayaan awal tertentu ditambah dengan serangkaian return dari beberapa aset. Model indeks tunggal didassarkan pada pengamatan bhwa harga dari suatu sekuritas berfluktusi searah dengan indeks harga pasarhal ini menyarankan bahwareturn-return dari sekuritas berkorelasi karena ada reaksi umum.

SINGLE INDEX MODEL

  Secara matematis, risiko dalam model indeks tunggal bisa digambarkan sebagai berikut:Dalam model indeks tunggal menunjukkan bahwa tingkat keuntungan yang diharapkan terdiri dari komponen alpha ( α ) yang mewakili karakteristik individuperusahaan dan komponen beta ( β ) yang mewakili risiko yang berhubungan dengan pasar. Menghitung Tingkat Keuntungan Yang Diharapkan Dari Portofolio (Expected Return Portofolio) Rumus: Dimana: E(Rp) = Tingkat keuntungan yang diharapkan dari portofolioXi = Proporsi dana yang diinvestasikan pada saham iE(R i)= Tingkat keuntungan yang diharapkan dari saham i 5.

6. Menghitung Koefisien Korelasi

Rumus: Dimana: ρij = Koefisien korelasi antara saham i dan jX = Tingkat keuntungan investasi pada saham 1Y = Tingkat keuntungan investasi pada saham 2 n = Jumlah periode investasi

ORGANASASI DAN STUKTUR PASAR MODAL

A. Pengertian Pasar Modal

   Definisi yang luasPasar modal adalah kebutuhan sistem keuangan yang terorganisai, termasuk bank-bank komersial dan semua perantara dibidang keuangan, serta surat-suratkertas berharga /klaim, jangka panjang dan jangka pendek, perimer dan yang tidak langsung.  Definisi dalam arti menengahPasar modal adalah semua pasar yang terorganisasi dan lembaga-lembaga yang memperdagangkan wrkat-warkat kredit (biasanya yang berjangka waktu lebihdari satu tahun)termasuk saham-saham obligasi-obligasi, pinjam berjangka hipotek tabungan serta deposito berjangka.

B.ORGANISASI PASAR MODAL

  Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (disingkat Bapepam-LK) adalah sebuah lembaga di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang bertugas membina, mengatur, dan mengawasi sehari-hari kegiatan pasarmodal serta merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang lembaga keuangan. Biro teknis Bapepam-LK terdiri atas:  Biro Perundang-Undangan dan Bantuan Hukum  Biro Riset dan Teknologi Informasi  Biro Pemeriksaan dan Penyidikan  Biro Pengelolaan Investasi  Biro Transaksi dan Lembaga Efek  Biro Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa  Biro Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Riil  Biro Standar Akuntansi dan Keterbukaan  Biro Perbankan, Pembiayaan, dan Penjaminan  Biro Perasuransian  Biro Dana Pensiun  Biro Kepatuhan Internal 3.

C.INVESTASI DAN PELAKU PASAR MODAL

  Dalam melakukan emisi, para emiten memilikiberbagai tujuan dan hal ini biasanya sudah tertuang dalam rapat umum pemegang saham (RUPS), antara lain :  Perluasan usaha, modal yang diperoleh dari para investor akan digunakan untuk meluaskan bidang usaha, perluasan pasar atau kapasitas produksi. Memperbaiki struktur modal, menyeimbangkan antara modal sendiri dengan modal asing. Mengadakan pengalihan pemegang saham. Bursa paralel Bursa paralel atau over the counter adalah suatu sistem perdagangan efek yang terorganisir di luar bursa efek resmi, dengan bentuk pasar sekunder yang diatur dandiselenggarakan oleh Perserikatan Perdagangan Uang dan Efek-efek (PPUE), diawasi dan dibina oleh Bapepam.

5. INSTRUMEN PASAR MODAL

1. MENGENAL SAHAM

  Aset berisiko dan aset bebas risiko Menentukan Portofolio Efisien Portofolio yang efisien (efficient portfolio) didefinisikan sebagai portofolio yang memberikan return ekspektasi terbesar dengan resiko yang sudah tertentu atau memberikan resiko yang terkecil dengan return ekspektasi yang sudah tertentu. Aktiva bebas risiko misalnya Sertifikat Bank Indonesia (SBI), karena variannya (deviasi standar ) = 0kovarian antara bebas aktiva bebas risiko dengan aktiva berisiko yang lainnya akan menjadi sama dengan nol sebagai berikut; (jogiyanto, 2000: 195) s r s sDari pernyataan di atas, maka aset bebas risiko merupaka aset yang tingkat returnnya di masa depan sudah dapat dipastikan pada saat ini karena ditunjukkanoleh varians yang sama dengan nol.

d. Portofolio Optimal Berdasarkan Model Indeks Tunggal

  R + e a R = return sekuritas ke-i i = nilai ekspektasi dari return sekuritas yang independen terhadap a ireturn pasar i = Beta yang merupakan koefisien yang mengukur perubahan R i b akibat dari perubahan R M R M = tingkat return dari indeks pasar, juga merupakan suatu variabelAcak ei = kesalahan residual yang merupakan variabel acak dengan nilaiekspektasinya sama dengan nol atau E(ei) = 0 Model indeks tunggal membagi return dari suatu sekuritas ke dalam dua komponen yaitu;a. Komponen return yang unik diwakili oleh alpha ( i ) yang independen terhadap a return pasar.

i M

b persamaan; = E ( I) + E( i ) . E(R M ) + E( e I ) a b

e. Portofolio Optimal Berdasarkan Model Indeks Ganda

  Investor yang dihadapkan pada dua pilihan yaitu investasi yang menawarkan keuntungan (return)yang sama dengan risiko yang berbeda, akan memilih investasi yang memiliki risiko yang lebih rendah.  Investor Bisa Menginvestasikan dan Meminjam Dana Bebas Risiko 1) Menginvestasikan Dana Bebas Risiko Dengan memasukkan return yang diharapkan dalam model Markowitz, maka permukaan efisien akan berubah membentuk garis lurus yang menghubungkanreturn yang diharapkan dan titik portofolio optimal yang dipilih investor.

TEORI CAMP

  CapitalAsset Pricing Model juga mengasumsikan bahwa pasar saham yang ideal adalah pasar saham yang besar, dan para investor adalah para price-takers, tidak adapajak maupun biaya transaksi, semua aset dapat diperdagangkan secara umum, dan para investor dapat meminjam maupun meminjamkan pada jumlah yang tidakterbatas pada tingkat suku bunga tetap yang tidak berisiko (fixed risk free rate). Sedangkan CML, seperti telah dijelaskan sebelumnya, bisa dipakai untuk meniali tingkat return K = tingkat risiko asset bebas risiko + premi risikoi = R F + β i [E(R M ) – R f ]Dalam hal ini :K i = tingkat return yang diserahkan investor pada sekuritas iE(R ) = return portofolio pasar yang diharapkan M β = koefisien beta sekuritas i i R = tingkat return bebas risiko F Dari rumus di atas kita dapat mengetahui besarnya premi risiko untuk sekuritas i(risk premium).

i M f

g. Aplikasi CAPM

  Rs = Rf + βs (Rm – Rf)Model yang dikembangkan CAPM menjelaskan bahwa tingkat return yang diharapkan adalah penjumlahan dari return aset bebas risiko dan premium risiko. Dari definisi CAPM bahwa Rm adalah tingkat returnpasar yang diharapkan, bukan tingkat return pasar yang periode yang lalu.

h. Aplikasi Menghitung Rs

Suatu sekuritas x yang mempunyai Expected Return 0.27 (27% per tahun) dan nilai betanya 1.2, apakah sekuritas x ini layak di beli atau tidak?Rs = Rf + βs (Rm – Rf)Rf = misal SBI 1 bulan saat ini adalah 0.06 (6% per tahun)Rm = misal return IHSG yang diharapkan saat ini adalah 0.26 (26% per tahun, didapatkan dengan cara memprediksi return) βs = 1.2 SehinggaRs = 0.06 + 1.2 (0.26 – 0.06)Rs = 0.06 + 1.2 (0.2)Rs = 0.06 + 0.24Rs = 0.3 (30%)

i. Aplikasi Garis Pasar Modal (Capital Market Line)

  Resiko sistematis dan tidak sistimatis Bagian keuntungan yang tidak terantisipasi yang berasal dari surprise, merupakan resiko yang dihadapi oleh para pemodal. Meskipun demikian sumberresiko tersebut dapat berasal dari faktor yang mempengaruhi semua atau banyak perusahaan, tetapi ada pula yang spesifik perusahaan tertentu.

REKSA DANA TERBUKA DAN TERTUTUP

  Pengertian Reksa Dana Reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat yang berminat melakukan investasi di pasar modal. Menurut Undang-undang Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1, ayat (27):“Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek olehManajer Investasi.”Dari definisi di atas, terdapat tiga unsur penting dalam pengertian Reksadana yaitu: 1.

1. Pengelolaan Reksa Dana Terdapat dua pihak yang terlibat langsung dalam pengelolaan reksa dana

  Manajer Investasi harus memiiliki ijin dari Bapepam dengan memenuhi syarat syarat yang diajukan. Salah satunya adalah paling tidak ada seorang direksi danseorang staf perusahaan yang telah mendapat ijin perorangan sebagai WakilManajer Investasi yang baru diperoleh setelah calon Wakil Manajer Investai tersebut mengikuti ujian yang diadakan oleh Asosiasi Standar Profesi Pasar Modal.

2. Karakteristik Reksa Dana

  Reksa dana terbuka T selalu siap menjual saham-saham baru kepada 1 masyarakat dan siap setiap waktu membeli kembali sahamnya yang beredar pada harga yang sesuai dengan proporsi nilai dari portofolionya, yang dihitung padasetiap penutupan pasar setiap hari. Reksa dana terbuka T 1 (open-end fund) yang telah lama dikenal di Indonesia adalah sertifikat PT Danareksa baik sertifikat sistem back to back (diterbitkan setara dengan satu jenis saham asli yang mendukungnya) atau unit sertifikat dana.

C. Bentuk dan Jenis Reksa Dana

1. Bentuk Reksa Dana

Berdasarkan Undang-undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995 pasal 18, ayat (1), bentuk hukum Reksadana di Indonesia ada dua, yakni Reksadanaberbentuk PerseroanTerbatas (PT. Reksa Dana) dan Reksadana berbentuk KontrakInvestasi Kolektif (KIK

a. Reksa Dana berbentuk Perseroan (Investemet companies)

  Suatu perusahaan (perseroan terbatas), yang dari sisi bentuk hukum tidak berbeda dengan perusahaan lainnya. Pengelolaan kekayaan Reksa Dana didasarkan pada kontrak antara direksi perusahaan dengan manajer investasi yang ditunjuk.

b. Kontrak Investasi Kolektif (Unit Investement Trust)

  Kontrak yang dibuat antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian yang juga mengikat pemegang Unit Penyertaan sebagai Investor. Investor dapat menjual kembali unit penyertaan yang dimilikinya kepada manajer investasi (MI) yang mengelola.

PENILAIAN KINERJA PORTOFOLIO

  Tandelilin(2001:198) menyebutkan bahwa ada tiga ukuran yang dapat digunakan dalam mengevaluasi kinerja portofolio dengan menggunakan risk adjusted return, yaitu Duacara yang bisa dilakukan dalam penilaian kinerja portofolio adalah : 1. Konsep dasar yang dinyatakan dalam portofolio adalahbagaimana investor mengalokasikan sejumlah dana tertentu pada berbagai jenis investasi yang akan menghasilkan keuntungan yang optimal.

1. Indeks Treynor

  Pengukuran kinerja portofolio ini dikembangkan oleh Jack L Treynor, yang juga merupakan orang pertama yang menyediakan pengukur komposit kinerjaportofolio yang memperhitungkan tingkat risiko. Ia juga menyarankan bahwa ada komponen risiko, yaitu risiko yang dihasilkan dari fluktuasi di pasar dan risikoyang muncul dari fluktuasi sekuritas individual.

2. Indeks Sharpe

  Indeks Sharpe diukur dengan cara membandingkan antara premi risiko portofolio dengan risiko portofolio yang dinyatakan dengan standar deviasi. Rumusyang dipakai untuk menghitung Indeks Sharpe adalah : Ŝp = Rp – Rfσ TR Indeks Sharpe mengevaluasi portofolio manajer berdasarkan tingkat imbal hasil (rate of return) dan diversifikasi (seperti mempertimbangkan risiko portofoliototal sebagaimana diukur dengan standar devisiasi pada denominatornya).

3. Indeks Jensen

  Jensen, pengukuran Jensen memperhitungkan kelebihan hasil (excess return) yang diperoleh sebuah portofoliomelebihi hasil yang diharapkan. Indeks Jensen menunjukkan perbedaan antara tingkat return aktual yang diperoleh portofolio dengan tingkat return yang diharapkan jika portofolio tersebut berada padagaris pasar modal.

SEJARAH PASAR MODAL DI INDONESIA DAN PORTOFOLIO

  Sedangkan Efek yang diperjual-belikan adalah saham dan obligasi perusahaan/perkebunan Belanda yang beroperasi di Indonesia, obligasi yangditerbitkan Pemerintah (propinsi dan kotapraja), sertifikat saham perusahaan- perusahaan Amerika yang diterbitkan oleh kantor administrasi di negeri Belandaserta efek perusahaan Belanda lainnya. Paket kebijaksanaan Desember 1987 atau yang lebih dengan Pakdes 1987 merupakan penyederhanaan persyaratan proses emisi saham dan obligasi,dihapuskannya biaya yang sebelumnya dipungut oleh Bapepam, seperti biaya pendaftaran emisi efek.

SEJARAH LAHIRNYA TEORI PORTOFOLIO

  Dasar pemikiran dibentuknya portofolio seperti yang dikatakan Markowitz yaitu: “do not put all eggs in one basket” (janganlah menaruh semua telur ke dalamsatu keranjang), karena jika keranjang tersebut jatuh, maka semua telur yang ada dalam keranjang tersebut akan pecah. Begitu pula dengan investasi yang dilakukan,jangan menanamkan seluruh dana dalam satu bentuk investasi, karena ketika investasi tersebut gagal, maka seluruh dana yang tertanam kemungkinan tidak akankembali.

C. TEORI PORTOFOLIO MODERN

  Portfolio Markowitz dalam keberadaannya mempunyai kelemahan yang mencakup: keperluan input data yang banyak, menggunakan data lampau, tidakmenyatakan jangka waktu berlaku perhitungan dibuat, dan perhatian seksama tidak begitu saintifik dari karena masih mempergunakan pengalaman seorang manajerportfolio. Lebih teknis yang terlihat pada gambar 1, teori portofolio modern, model aset kita kembali sebagai terdistribusi secara normal (atau lebih umum sebagai eliptikdidistribusikan variabel acak ), mendefinisikan risiko sebagai standar deviasi return, dan model portofolio sebagai kombinasi tertimbang aktiva, supaya pengembalianportofolio adalah kombinasi tertimbang mengembalikan aset.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2018-08-08

Dokumen yang terkait
Tags
Valuasi Saham

Analisis Laporan Arus Kas Sebagai Penila

Analisis Valuasi Ekonomi Investasi Perke Valuasi Valuasi Harga Wajar Saham Pt Telekomunikasi Indonesia Tbk

Analisis Pertumbuhan Aset Risiko Bisnis

Analisis 9 Sektor Saham Tahun

Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap

Penggunaan Model Markowitz Untuk Pemilihan Portofolio Saham Optimasi Portofolio Saham Dengan Menggunakan Model Markowitz

VALUASI ASET ANALISIS SAHAM MODEL PENILA

Gratis

Feedback