Penggunaan media pembelajaran kartu domino untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar pada mata pelajaran IPS siswa kelas IV SD Kanisius Klepu - USD Repository

Gratis

0
1
265
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU DOMINO UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD KANISIUS KLEPU Skripsi Diajukan untuk Melengkapi Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun Oleh : Maria Wanti Darmaswari 101134171 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU DOMINO UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD KANISIUS KLEPU Skripsi Diajukan untuk Melengkapi Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun Oleh : Maria Wanti Darmaswari 101134171 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(4) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(5) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERSEMBAHAN Sebagai ungkapan kasihku kepada:  Tuhan Yesus Kristus, Bunda Maria, dan Bapa Yosef, atas semua perlindungan serta rencana yang indah bagi hidup saya dan kekuatan yang telah Engkau berikan sehingga saya dapat menyelesaikan kuliah ini.  Keluarga saya yang telah memberikan dorongan agar saya mampu menyelesaikan kuliah dengan baik dan tepat waktu.  Fransiscus Asisi Hanang yang selalu memberikan semangat untuk menyelesaikan kuliah.  Maria Erika, Aloisia Rani Meita, Febrieny Wulandari, Fransiska Amelia, Ida Dwi Kusumawati, Yovita Kristianingrum, Fiorentina, dan Bona yang telah memberikan bantuan dan semangat dalam menyelesaikan kuliah dan skripsi ini. iv

(6) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI MOTTO Tetap Percaya dan Yakini Bahwa Semua Kan Indah Pada Waktu-Nya Kesederhanaan Membawa Kejujuran dan Kerelaan Mendengarkan Hati Nurani v

(7) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya ilmiah. Yogyakarta, 19 Mei 2014 Penulis, Maria Wanti Darmaswari vi

(8) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswi Universitas Sanata Dharma : Nama : Maria Wanti Darmaswari NIM : 101134171 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya berjudul: PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU DOMINO UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD KANISIUS KLEPU Dengan demikian saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusi secara terbatas, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal 19 Mei 2014 Yang menyatakan, Maria Wanti Darmaswari vii

(9) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRAK PENGGUNAAN MEDIA KARTU DOMINO UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD KANISIUS KLEPU Oleh Maria Wanti Darmaswari 101134171 Penelitian ini dilatarbelakngi kurangnya kemandirian dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV di SDK Klepu. Penelitian bertujuan mengetahui: (1) Mengetahui upaya meningkatkan kemandirian dan hasil belajar menggunakan media pembelajaran Kartu Domino, (2) Mengetahui apakah penggunaan media pembelajaran kartu domino dapat meningkatkan kemandirian, (3) Mengetahui apakah penggunaan media pembelajaran kartu domino dapat meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini adalah PTK dengan model siklus Kemmis dan Taggart. Setiap siklus terdapat perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Kanisius Klepu yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan pengamatan, kuesioner, dan tes. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan:(1) upaya meningkatkan kemandirian dan hasil belajar mata pelajaran IPS siswa kelas IV SD Kanisius Klepu menggunakan media pembelajaran kartu domino dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut: (a) guru menjelaskan materi menggunakan media kartu domino, (b) siswa dan guru melakukan tanya jawab, (c) siswa mencoba untuk menyelesaikan susunan kartu domino secara bergantian, (d) guru mengoreksi hasil jawaban siswa, (e)guru menjelaskan cara bermain kartu domino secara berkelompok, (f) siswa masuk ke dalam kelompok untuk mengerjakan LKS sambil bermain kartu domino. (2) penggunaan media pembelajaran kartu domino dapat meningkatkan kemandirian belajar IPS siswa kelas IV SD Kanisius Klepu. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata kemandirian belajar siswa dikondisi awal diperoleh 25 (kurang), siklus I sebesar 65 (baik), dan siklus II sebesar 76 (baik). (3) penggunaan media pembelajaran kartu domino dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Kanisius Klepu. Kondisi awal nilai rata-rata ulangan siswa sebesar 64, siklus I sebesar 80 meningkat disiklus II yaitu 82. Persentase yang mencapai KKM kondisi awal sebanyak 63%, disiklus I sebanyak 92%, meningkat disiklus II yaitu 100%. Kata kunci: Kemandirian belajar, hasil belajar, media pembelajaran kartu domino. viii

(10) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRACT THE USING OD DOMINO CARD AS A MEDIA TO IMPROVE STUDENTS INDEPENDENT AND STUDY RESULT IN SOCIAL STUDIES FOR FOURTH GRADE OF KANISIUS KLEPU PRIMARY SCHOOL By: Maria Wanti Darmaswari 101134171 Background of this study is because of the lack of independent and study result of the students in social science study. The research is aimed to know (1) How to imptove an independent and study result of the students by using Domino Card as a media of learning (2) Does the using of Domino Card as a learning media can improve the independent of the students (3) Does the using of Domino Card as a learning media can improve the study result of the students. This research is using Action Class Research with a cycle model that refers to Kemmis and Taggart. There are 4 steps in each cycle, which are Planning, Action, Observation, and Reflection. The subjects for this research are 24 fourth grade students of Kanisius Klepu Yogyakarta Primary School spring semester of 2013/2014. Collecting data method is using observation, polling, and test. The researcher analyzes the data by qualitative and quantitative description. The result of the research shows: (1) The effort to improve an independent and study result in Social Studies toward the students of fourth grade in Kanisius Klepu Primary School can be done by doing a research action class by using a domino card as learning media by: (a) the teacher explains the material by using domino card, (b) the students and teacher are doing question and answer section, (c) the students, one by one, try to finish the structure of domino card, (d) the teacher checks the students’ answer, (e) the teacher explains the rule of playing domino card in a group, (f) the students are in the group and doing the task by using domino card. (2) the using of domino card as media learning can improve the independent of the students of fourth grade in the Social Studies class in Kanisius Klepu Primary School. It can be seen through the research that shows the average of students’ independent at the earlier condition was 25, in the first cycle was 65, and the second cycle was 76. (3) The using of domino card as a learning media can improve the study result of fourth grade students in Social Studies class in Kanisius Klepu Primary School. It can be seen through the earlier condition where the average of the examinations of the student was 64, the first cycle was 80 and there was an improvement at the second cycle wich is 82. The percentage in the earlier condition achieved the minimal standard at 63%, in the first cycle at 92%, and improve in the second cycle at 100%. Keywords: Independent study, study result, domino card learning media. ix

(11) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis haturkan kepada hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena penulis telah berhasil menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul “Penggunaan Media Pembelajaran Kartu Domino Untuk Meningkatkan Kemandirian dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas IV SD Kanisius Klepu”. Skripsi ini disusun sebagai syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma. Penyusunan skripsi ini selesai berkat dukungan, bimbingan, dan bantuan dari berbagai pihak. Maka kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. Bapak Rohandi, Ph.D., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma yang telah mengesahkan skripsi ini. 2. Romo Gregorius Ari Nugrahanta, SJ, S.S., BST., M.A., Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang telah mengesahkan skripsi ini. 3. Bapak Drs. Y. B. Adimassana, M.A., dosen pembimbing I yang telah membimbing dan memberikan dukungan sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi ini. 4. Ibu Maria Melani Ika Susanti, S.Pd., M.Pd., dosen pembimbing II yang telah memberikan bimbingan serta motivasi sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi ini. x

(12) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5. Bapak A. Yance Eko Sutopo, S. Pd., Kepala SD Kanisius Klepu Yogyakarta serta Bapak dan Ibu Guru SD Kanisius Klepu Yogyakarta yang telah memberikan semangat kepada penulis. 6. Ibu Nimas Palmasari, S. Pd., selaku Guru Kelas IV SD Kanisius Klepu Yogyakarta yang telah mendukung terlaksananya penelitian ini. 7. Orang tua yang senantiasa memberikan bantuan dan dorongan agar skripsi yang saya tulis dapat selesai. 8. Maria Erika, Aloisia Rani Meita, Febrieny Wulandari, Fransiska Amelia, Ida Dwi Kusumawati, Yovita Kristianingrum, Fiorentina, dan Bona yang telah memberikan motivasi dan bantuan penulis untuk menyelesaikan skripsi ini. 9. Teman dekat penulis Fransiscus Asisi Hanang yang telah memberikan dukungan untuk menyelesaikan skripsi ini. 10. Semua pihak yang telah mendukung dan tidak bisa penulis sebutkan satu persatu. Penulis menyadari penyusunan skripsi ini belum sempurna. Penulis memohon kritikan dan saran dari pembaca. Penulis berharap skripsi ini bermanfaat bagi para pembaca dan bagi Universitas Sanata Dharma. Yogyakarta, 19 Mei 2014 Maria Wanti Darmaswari xi

(13) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL………………………………………………………………i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING………………………………….ii HALAMAN PENGESAHAN……………………………………………………iii HALAMAN PERSEMBAHAN………………………………………………….iv MOTTO……………………………………………………………………….......v LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN KARYA………………………………vi LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI……………………vii ABSTRAK……………………………………………………….……………..viii ABSTRACT………………………………………………………………………..ix KATA PENGANTAR…………………………………………………………….x DAFTAR ISI……………………………………………………………………..xii DAFTAR TABEL ……..……………………………………………………….xv DAFTAR GAMBAR ………………………………………………………….xvii DAFTAR LAMPIRAN…………………………………………..……….........xviii BAB 1 : PENDAHULUAN .................................................................................... 1 A. Latar Belakang Masalah ............................................................................... 1 B. Pembatasan Masalah .................................................................................... 7 C. Perumusan Masalah ..................................................................................... 8 D. Pemecahan Masalah …………………………………………….…………8 E. Batasan Pengertian ………….………………………………………..……9 F. Tujuan Penelitian ....................................................................................... 10 xii

(14) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI G. Manfaat Penelitian...................................................................................... 10 BAB II : KAJIAN PUSTAKA .............................................................................. 12 A. Kajian Pustaka............................................................................................ 12 1. Pembelajaran dan Hasil Belajar ................................................................ 12 2. Media Pembelajaran Kartu Domino……………..………………………26 3. Kemandirian dalam Belajar....................................................................... 29 4. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SD ....................................................... 32 B. Penelitian yang Relevan ............................................................................. 35 C. Kerangka Berpikir ...................................................................................... 42 D. Hipotesis Tindakan……………………..……………………………..…44 BAB III: METODE PENELITIAN ...................................................................... 45 A. Jenis Penelitian ........................................................................................... 45 B. Setting Penelitian ....................................................................................... 48 C. Rencana Tindakan ...................................................................................... 50 D. Pengumpulan data dan Instrumen .............................................................. 57 E. Analisis Data .............................................................................................. 81 F. Kriteria Keberhasilan……………………………………………………..85 BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN………………………88 A. Hasil Penelitian……………………………………………………………88 1. Kondisi Awal Sebelum Penelitian……………………………………...88 2. Pelaksanaan Siklus I…………………………………………………….92 xiii

(15) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Pelaksanaan Siklus II…………………………………………………..102 B. Pembahasan………………………………………………………………111 1. Kemandirian Belajar…………………………………………………..112 2. Hasil Belajar…………………………………………………………..115 BAB V : PENUTUP……………………………………………………………122 A. Kesimpulan……………………………………………………………..122 B. Keterbatasan Penelitian…………………………………………………123 C. Saran…………………………………………………………………….124 Daftar Pustaka ..................................................................................................... 125 Lampiran ............................................................................................................. 129 xiv

(16) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 1.1 Data kondisi awal siswa kelas IV SD Kanisius Klepu dalam Mata Pelajaran IPS…..……...…..…………………………………………....5 Tabel 2.1 SK dan KD IPS Kelas IV SD Semester 2.…………………………….34 Tabel 3.1 Rincian Waktu Penelitian …………………………………………….49 Tabel 3.2 Pengumpulan Data dan Instrumennya……………..…………………57 Tabel 3.3 Kisi-kisi Lembar Observasi Kemandirian Siswa…………..……...….59 Tabel 3.4 Rambu-rambu Skoring…………………….…………………............ 61 Tabel 3.5 Pengukuran Skala Likert…..………………………………………….62 Tabel 3.6 Kisi-kisi Kuesioner Kemandirian……………………………………..63 Tabel 3.7 Kisi-Kisi Soal Tes……………………………………………….……64 Tabel 3.8 Kriteria Penskoran Tes…………………………………………..……65 Tabel 3.9 Kategori Validasi Perangkat Pembelajaran.…………………………...67 Tabel 3.10 Hasil Penghitungan Validasi Instrumen Kemandirian……………….68 Tabel 3.11 Validitas Soal Siklus I………………………………………………..72 Tabel 3.12 Validitas Soal Siklus II………………………………………………74 Tabel 3.13 Hasil Penghitungan Validasi Perangkat Pembelajaran………………77 Tabel 3.14 Hasil Penghitungan Validasi Media Pembelajaran…………………..79 Tabel 3.15 Kategori Kualifikasi Reliabilitas…………………………………….80 Tabel 3.16 Klasifikasi Rata-rata Kemandirian Siswa……………………………84 Tabel 3.17 Kriteria Keberhasilan Kemandirian dan Hasil Belajar Setiap Siklus……………….…………………………………………….....86 xv

(17) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Tabel 4.1 Persentase Data Nilai Kemandirian Siswa Berdasarkan Pengamatan……………………………..…………………………..89 Tabel 4.2 Hasil Ulangan IPS Siswa Kelas IV Tahun Pelajaran 2012/2013…….91 Tabel 4.3 Persentase Hasil Nilai Kemandirian Siswa Pada Siklus I……..……..97 Tabel 4.4 Hasil Belajar Siklus I………………………………………………...98 Tabel 4.5 Persentase Hasil Nilai Kemandirian Siswa Pada Siklus II…………107 Tabel 4.6 Hasil Belajar Siklus II………………………………………………108 Tabel 4.7 Rata-rata Kemandirian Belajar Siswa………………………………112 Tabel 4.8 Nilai Hasil Belajar Siswa Kelas IV…………………………………115 Tabel 4.9 Rekapitulasi Hasil Penelitian ………………………………………120 xvi

(18) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Kartu Domino Pada Umumnya…...…………..………………..…..27 Gambar 2.2 Kartu Domino IPS ………………………….………………………29 Gambar 2.3 Literatur Map Penelitian Yang Relevan……………………………42 Gambar 2.4 Bagan Kerangka Berpikir …………………………………………..43 Gambar 3.1 Bagan Siklus Penelitian…………………………………………….46 Gambar 4.1 Peningkatan Kemandirian Belajar Siswa………………………….115 Gambar 4.2 Peningkatan Hasil Belajar Siswa………………………………….118 Gambar 4.3 Persentase Pencapaian KKM……………………………………...118 xvii

(19) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Silabus ………….……………………………………...………….129 Lampiran 2 RPP Siklus I….…………………………….………………………142 Lampiran 3 RPP Siklus II……………………………….……………………...159 Lampiran 4 Lembar Kerja Siswa ……………………………………………....176 Lampiran 5 Soal-soal Evaluasi…………………………………………………178 Lampiran 6 Ringkasan Materi……………………………………..…………...186 Lampiran 7 Lembar Observasi Kemandirian……………….………………….189 Lampiran 8 Lembar Kuesioner Kemandirian…………………………………..191 Lampiran 9 Hasil Validitas Soal……….……………………………………….193 Lampiran 10 Reliabilitas Soal…………………………………………………..195 Lampiran 11 Indeks Kesukaran Soal…………………………………………...201 Lampiran 12 Instrumen Validasi Kemandirian………..……………………….209 Lampiran 13 Instrumen Validasi Perangkat Pembelajaran…………………….215 Lampiran 14 Instrumen Validasi Media Pembelajaran…………………………221 Lampiran 15 Kondisi Awal Hasil Observasi Kemandirian Siswa ……………..224 Lampiran 16 Daftar Nilai Kelas IV Tahun Ajaran 2012/2013…………………225 Lampiran 17 Hasil Observasi dan Kuesioner Kemandirian Siklus I………...…228 Lampiran 18 Lembar Evaluasi Siklus I…………………………………………229 Lampiran 19 Kunci Jawaban Siklus I…………………………………………..232 Lampiran 20 Hasil Nilai Evaluasi Siklus I………………………………...........233 Lampiran 21 Hasil Observasi dan Kuesioner Kemandirian Siklus II…….…….234 xviii

(20) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 22 Lembar Evaluasi Siklus II……………….………………………237 Lampiran 23 Kunci Jawaban Siklus II…………………………………………240 Lampiran 24 Hasil Evaluasi Siklus II…………………………………………..241 Lampiran 25 Surat Ijin Penelitian Universitas Sanata Dharma………………...242 Lampiran 26 Surat Ijin Penelitian Yayasan Kanisius…….…………………….243 Lampiran 27 Foto Kegiatan ……………………………………………………244 xix

(21) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini akan membahas latar belakang masalah, pembatasan masalah, perumusan masalah, pemecahan masalah, batasan pengertian, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian. A. Latar Belakang Masalah Sekolah Dasar merupakan tingkat awal pendidikan yang digunakan untuk membangun atau menanamkan bibit–bibit bangsa sehingga terlahir anak bangsa yang memiliki pengetahuan berkualitas. Jika seorang anak hanya terlahir tanpa pendidikan yang benar maka tidak akan tumbuh menjadi seorang anak yang dapat berguna bagi bangsa dan negaranya. Melalui cita– cita mereka, kita sebagai guru atau orangtua harus mewujudkan cita-cita tersebut dengan memberikan pembelajaran di dalam maupun di luar rumah. Anak-anak dapat menuntut ilmu di ruang lingkup sekolah dan mendapatkan pengajaran yang dapat mengasah kemampuan ataupun talenta yang anak miliki. Dalam sebuah pembelajaran peran seorang guru adalah sebagai seorang yang merencanakan pembelajaran, menyelenggarakan kegiatan mengajar dan melakukan evaluasi hasil belajar. Seorang guru juga perlu memperhatikan setiap kegiatan pembelajaran yang terjadi di kelas terutama perkembangan peserta didiknya. Berbagai keaktifan yang dilakukan siswa terkadang luput dari perhatian guru ketika ada siswa yang hanya aktif namun 1

(22) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2 kurang dalam pembelajarannya dapat dilihat dari hasil belajar yang kurang memuaskan pada laporan hasil belajar siswa. Seharusnya melalui proses kegiatan pembelajaran tersebut guru dapat melihat bagaimana proses siswa tersebut saat belajar di kelas serta bagaimana kemandirian anak untuk belajar mandiri. Namun pada kenyataannya pada saat pembelajaran siswa masih terlihat belajar dengan kemauan diri yang tidak dapat dikontrol guru, sehingga kemandirian pada siswa tidak tumbuh secara meningkat. Kemandirian menurut Desmita (2009:185) merupakan kemampuan untuk mengendalikan dan mengatur pikiran, perasaan, dan tindakan sendiri secara bebas serta berusaha sendiri untuk mengatasi perasaan-perasaan malu dan keragu-raguan. Dapat kita pahami dari pendapat di atas bahwa kemandirian itu adalah sebuah kemampuan untuk melepaskan diri saat siswa belajar untuk proses mengembangkan pengetahuan di dalam diri siswa dengan belajar tanpa disuruh, mulai sadar untuk mencari atau membutuhkan informasi yang dibutuhkan. Penyelenggaraan proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru diusahakan dapat meningkatkan kualitasnya. Dalam kegiatan pembelajaran tersebut guru tidak hanya berperan sebagai penyalur ilmu bagi siswa sehingga terkesan berpusat pada guru (teacher centered), dan juga siswa yang tidak hanya duduk diam di kelas mendengarkan guru pada saat menyampaikan materi. Banyak faktor yang menjadi penyebab dari hasil belajar menurun dan kemandirian siswa tidak tampak. Pendekatan dalam pembelajaran yang monoton atau kurang kreatif, tidak adanya media pembelajaran yang

(23) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3 digunakan, pada pendekatan mengajar yang kurang tepat dapat menjadi faktor–faktor tersebut. Jika terjadi suatu permasalahan seorang guru hendaknya dapat memiliki ide kreatif sebagaimana mestinya untuk menyampaikan materi pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran yang dapat menarik perhatian siswa, sehingga dapat meningkatkan kemandirian serta hasil belajar siswa. Jika guru hendak mengubah pendekatan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran di dalam kelas hendaknya harus dipahami dan dilakukan dengan baik, sehingga mendapatkan hasil yang baik pula. Salah satu mata pelajaran yang harus diajarkan di tingkat sekolah dasar adalah mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial atau (IPS). Menurut Sapriya (2009:7) Ilmu Pengetahuan Sosial atau (IPS) merupakan suatu mata pelajaran yang diberikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang merupakan pengintegrasian dari berbagai disiplin ilmu pendidikan yaitu sejarah, geografi, dan ekonomi. Melalui pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa mata pelajaran IPS bertujuan untuk menumbuhkan kemampuan dan sikap dalam kehidupan sosial siswa. Materi dari mata pelajaran IPS itu sendiri sangat beragam yang harus disampaikan guru kepada siswa. Materi yang sangat banyak mengharuskan guru untuk menggunakan pendekatan dengan menggunakan media pembelajaran yang kreatif. Tujuannya agar materi yang telah disampaikan memiliki arti yang luas dan lama bagi siswa. Dalam kenyataannya selama ini guru sangat sulit untuk menyampaikan materi IPS,

(24) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4 dapat dikarenakan dari materi pelajaran IPS yang sangat banyak dan kurang menarik untuk membangun kemandirian siswa untuk belajar IPS sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Dapat terlihat juga berdasarkan data yang diperoleh dari SD Kanisius Klepu kelas IV, yang terlihat pada saat melihat pembelajaran di kelas masih kurang optimal, selain itu juga dapat dilihat dari rendahnya hasil belajar IPS di SD. Penyebab-penyebab yang mungkin terjadi adalah karena siswa tidak menyukai mata pelajaran IPS, materi IPS hanya hafalan yang membosankan, siswa juga merasakan kejenuhan sehingga tidak bersemangat untuk belajar IPS, serta guru yang kurang kreatif dalam menggunakan media pembelajaran. Pada saat melakukan observasi kemandirian siswa masih belum tumbuh melalui kenginan siswa sendiri, siswa membaca pada saat guru menyuruh siswa untuk membaca serta pada saat mengerjakan tugas guru menuntun siswa hingga pada mengerjakannya sehingga kemandirian siswa menjadi lambat terbentuk. Hasil analisis observasi kemandirian yang dilakukan pada tanggal 13 November 2013 menunjukkan bahwa rata-rata skor kemandirian yang didapat pada siswa kelas IV SD Kanisius Klepu yaitu 25 dari skala 100 dengan kategori kurang. Dalam menilai ketuntasan belajar siswa pada setiap indikator yang dituliskan dalam satu kompetensi dasar kemudian guru menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) disetiap mata pelajaran yang akan dipelajari di sekolah. KKM yang dibuat juga berbeda-beda ditiap mata pelajarannya guru menentukan KKM sesuai dengan kemampuan siswa di masing-masing mata pelajaran. Pada nilai mid semester tahun pelajaran

(25) 5 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2012/2013 terlihat mata pelajaran IPS, IPA, dan matematika yang mempunyai ketuntasan paling rendah dari mata pelajaran lain, namun mata pelajaran IPS rata-rata nilainya lebih rendah dibanding dengan mata pelajaran IPA dan matematika. Hasil belajar dan kemandirian belajar siswa yang rendah kemungkinan disebabkan karena guru yang kurang menggunakan kreativitasnya dalam membuat media–media pembelajaran, guru memberikan materi pembelajaran yang kurang bervariasi dan monoton saja sehingga membuat siswa jenuh dan kecenderungan siswa hanya sibuk bermain, dan berlarian di sepanjang pembelajaran berlangsung. Berikut adalah data kondisi awal siswa kelas IV SD Kanisius Klepu dalam mata pelajaran IPS yang diambil dari data nilai ulangan harian dalam materi produksi, konsumsi, dan potensi Tahun Pelajaran 2012/2013. Tabel 1. 1 Data Kondisi Awal Siswa Kelas IV SD Kanisius Klepu dalam Mata Pelajaran IPS Ketuntasan Kriteria Tahun Ketuntasan Pelajaran Minimal (KKM) 2012/2013 60 Tuntas 63% (19 siswa) Tidak Jumlah Nilai rata- Siswa rata 30 64 Tuntas 37 % (11 siswa) Sumber : Buku Nilai Guru Kelas IV Terlihat nilai rata-rata ulangan siswa adalah 64 dan melalui hasil nilai ulangan harian pada mata pelajaran IPS materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi satu tahun terakhir pada tahun 2012/2013 dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa telah mencapai KKM (63%) sedangkan sisanya

(26) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6 sebanyak 11 siswa (37%) belum tuntas. Walaupun mayoritas siswa sudah mencapai KKM, untuk mata pelajaran IPS, nilai ini adalah nilai yang paling rendah jika dibandingkan dengan mata pelajaran yang lainnya. Berdasarkan dari latar belakang penulis mencoba untuk mengembangkan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran kartu domino. Media pembelajaran merupakan sarana untuk meningkatkan kegiatan proses belajar mengajar. Dengan banyaknya bentukbentuk media maka guru harus dapat memilihnya dengan cermat sehingga dapat digunakan dengan tepat (Kustandi & Sutjipto, 2011: 9). Kurangnya kemandirian dan hasil belajar siswa, hendak penulis kembangkan melalui media kartu domino ke dalam materi pembelajaran IPS dengan materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi. Peneliti membuat kartu domino dengan harapan akan menjadi media pembelajaran yang disukai oleh siswa. Kartu domino merupakan permainan kartu yang memiliki dua bagian dengan banyak isi titik berbeda dengan jumlah 1 sampai 6 titik. Kartu domino telah mengalami modifikasi yang disesuaikan dengan keperluan dalam pembelajaran. Media kartu domino akan dibuat menjadi lebih besar dari kartu domino yang sebenarnya dan pada masing-masing separuh sisi diberi gambar satu sisi lainnya akan ditulis kata-kata sesuai dengan materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi yang hendak diajarkan. Dengan menggunakan media kartu domino dalam pembelajaran, diharapkan agar kemandirian siswa dapat lebih meningkat, siswa dapat lebih mandiri mencari tahu jawaban-jawaban yang ada pada kartu domino. Kemandirian dalam

(27) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 7 belajar sangat membantu siswa selain untuk menambah ilmu siswa juga tidak tergantung pada guru atau pun orang lain untuk mencari jawaban dari soal yang ada. Dengan media kartu domin, siswa menjadi terbiasa untuk berusaha dulu baru pada saat ia tidak mendapatkan jawaban yang sesuai dapat menanyakan pada guru atau pada teman yang lain. Dengan begitu tujuan dari pembelajaran yang buat dapat tercapai dengan maksimal, dan akan berpengaruh pada penerimaan hasil belajar siswa khususnya pada aspek kognitif siswa. Berdasarkan penerapan di atas, maka untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan tepat dan akurat akan dilakukan Penelitian Tindakan Kelas sebagai upaya untuk memperbaiki pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran IPS materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi kelas IV SD Kanisius Klepu. Maka penulis memutuskan untuk mengambil judul “PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU DOMINO UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD KANISIUS KLEPU”. B. Pembatasan Masalah Penelitian yang akan dilakukan oleh penulis hanya dibatasi pada siswa SD kelas IV semester 2 Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan menggunakan media pembelajaran kartu domino, mata pelajaran IPS dengan kompetensi dasar 2.1 Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya khususnya pada materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi.

(28) 8 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI C. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana upaya meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran Kartu Domino pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Kanisius Klepu Tahun Pelajaran 2013/2014? 2. Apakah penggunaan media pembelajaran Kartu Domino dapat meningkatkan kemandirian siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Kanisiu Klepu Tahun Pelajaran 2013/2014? 3. Apakah penggunaan media pembelajaran Kartu Domino dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Kanisius Klepu Tahun Pelajaran 2013/2014? D. Pemecahan Masalah Pemecahan masalah dalam penelitian ini adalah menggunakan media pembelajaran kartu domino dalam melakukan proses belajar mengajar mata pelajaran IPS materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi. Peneliti menggunakan media pembelajaran kartu domino karena dengan penggunaan media kartu domino siswa dapat lebih mandiri dalam belajar dengan mencari jawaban dari setiap soal yang tertera pada kartu domino tersebut.

(29) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9 E. Batasan Pengertian Untuk menghindari kesalahan persepsi terhadap judul penelitian, maka penulis membatasi pada definisi sebagai berikut: 1. Media pembelajaran kartu domino adalah suatu media pembelajaran yang pada setengah bagiannya terdapat soal dan jawaban yang harus dicari jawabannya dengan menggabungkan kartu yang lain dan didesain mirip dengan kartu domino pada umumnya sehingga dapat digunakan untuk menumbuhkan kemandirian siswa dalam pembelajaran. 2. Kemandirian dalam belajar merupakan kemampuan untuk mengendalikan dan mengatur pikiran, perasaan, dan tindakan sendiri secara bebas serta berusaha sendiri untuk mengatasi perasaan-perasaan malu dan keragu-raguan. Dalam kemandirian terdapat 4 indikator yaitu hasrat siswa untuk bersaing dan dapat maju demi kebaikan dirinya sendiri, siswa mampu mengambil keputusan dan inisiatif untuk mengatasi masalah yang dihadapi, siswa memiliki kepercayaan diri dan melaksanakan tugas-tugasnya, dan siswa bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. 3. Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. 4. Ilmu Pengetahuan Sosial atau (IPS) merupakan suatu mata pelajaran yang diberikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang merupakan pengintegrasian dari berbagai disiplin ilmu pendidikan yaitu sejarah, geografi, dan ekonomi.

(30) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 10 F. Tujuan Penelitian Berdasarkan permasalahan di atas, tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui upaya meningkatkan kemandirian dan hasil belajar dengan menggunakan media pembelajaran Kartu Domino pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Kanisius Klepu Tahun Pelajaran 2013/2014. 2. Untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran kartu domino dalam meningkatkan kemandirian pada mata pelajaran IPS siswa kelas IV SD Kanisius Klepu Tahun Pelajaran 2013/2014. 3. Untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran kartu domino dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPS siswa kelas IV SD Kanisius Klepu Tahun Pelajaran 2013/2014. G. Manfaat Penelitian Dalam penelitian ini mencakup 2 manfaat yaitu manfaat teoritis dan praktis. Untuk manfaat teoritis sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui pengertian pembelajaran, hasil belajar, media pembelajaran, kartu domino, kemandirian, dan Ilmu Pengetahuan Sosial. 2. Untuk mengetahui fungsi dan peran media pembelajaran, upaya-upaya pengembangan kemandirian, dan tujuan pembelajaran IPS di SD. 3. Untuk mengetahui upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran kartu domino. 4. Untuk mengetahui upaya yang dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran kartu domino.

(31) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11 Untuk manfaat praktis sebagai berikut: 1. Bagi Sekolah a. Membantu sekolah untuk berkembang karena adanya peningkatan pada guru dan pendidikan di sekolah. b. Memberikan pengalaman pada sekolah dalam menumbuhkan kemandirian dalam pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah. 2. Bagi Penulis a. Menambah pengetahuan penulis dalam menumbuhkan kemandirian siswa dalam belajar yang kelak akan menjadi seorang guru SD. b. Mengembangkan kemampuan membuat karya ilmiah. 3. Bagi Guru a. Meningkatkan profesionalitas guru dalam pembelajaran. b. Meningkatkan rasa percaya diri pada guru. c. Memberi masukan mengenai berbagai media pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan hasil belajar siswa. 4. Bagi Siswa a. Meningkatkan kemandirian siswa dalam proses pembelajaran. b. Meningkatkan hasil belajar siswa yang masih di bawah KKM. c. Memperbaiki cara belajar siswa.

(32) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB II KAJIAN PUSTAKA Bab ini menjelaskan berbagai pengertian yang dikaji oleh peneliti dalam kajian pustaka, menyajikan penelitian relevan dengan penelitian ini yang terdahulu, menjelaskan kerangka berpikir dalam penelitian ini, dan selanjutnya dijelaskan hipotesis tindakan yang dicapai oleh peneliti. A. Kajian Pustaka 1. Pembelajaran dan Hasil Belajar a. Pembelajaran Pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang memiliki tujuan sehingga harus searah dengan tujuan belajar siswa dan kurikulum sedangkan tujuan belajar pada siswa guna untuk mencapai optimal, yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik (Kustandi & Sutjipto, 2011:6 ). Sedangkan menurut Supriadie (2012:9) pembelajaran adalah suatu upaya untuk mengembangkan sejumlah potensi yang dimiliki peserta didik, baik pikir (mental-intelektual), emosional, sosial, nilai moral, ekonomial, spiritual, dan kultural. Dari ke dua pendapat tokoh di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian pembelajaran yaitu suatu kegiatan yang bertujuan untuk mencapai hasil belajar dengan optimal serta searah dan untuk mengupayakan pengembangan 12 potensi dari peserta

(33) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13 didik. Dengan mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik dalam pola pikir, perilaku, dsb. Peserta didik dapat bersaing dengan baik dengan peserta didik yang lain. Mereka menjadi dapat lebih baik dalam mengatur diri saat proses belajar mengajar yang di dapat di sekolah. b. Hasil Belajar 1) Pengertian Menurut Sudjana (2010:22) hasil belajar merupakan kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. Hal ini dipertegas dengan pendapat Purwanto (2009:46) bahwa hasil belajar adalah perubahan perilaku siswa akibat belajar, yang disebabkan karena dia mencapai penguasaan atas sejumlah bahan yang diberikan dalam proses belajar mengajar, dan pencapaian tersebut didasarkan atas tujuan pengajaran yang telah ditetapkan, hasil berupa perubahan dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dari pendapat hasil belajar dari tokoh di atas dapat disimpulkan bahwa hasil belajar adalah kemampuan yang siswa miliki setelah menerima pengalaman belajar, dan perubahan perilaku siswa dari belajar karena siswa telah mencapai penguasaan mengenai bahan yang diberikan dalam pembelajaran.

(34) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 14 2) Ranah Hasil Belajar Dalam obyek penilaian terdapat tiga ranah dalam hasil belajar yaitu ranah kognitif, ranah afektif, dan ranah psikomotor. Peneliti hanya mengambil ranah kognitif karena pada saat melakukan penelitian alokasi waktu yang ada masih kurang efektif untuk dilaksanakan ranah afektif dan psikomotorik. a) Hasil Belajar Ranah Kognitif Menurut Rahkhmant & Suherdi (2001:50) hasil belajar kognitif merupakan perilaku siswa untuk mengenal dan memahami bahan ajar yang dipelajari dan hasil kognitif diperjelas menurut Purwanto (2009:50) hasil belajar kognitif adalah perubahan perilaku yang melibatkan kognisi siswa untuk menyelesaikan suatu masalah. Penjabaran mengenai hasil belajar di atas keduanya menekankan pada perilaku siswa yang memahami dan menyelesaikan suatu permasalahan. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kognitif merupakan perilaku siswa untuk memahami suatu bahan ajar yang dipelajari dengan menyelesaikan suatu permasalahan. Menurut Taksonomi Bloom yang telah direvisi hasil belajar kognitif ada mengaplikasi, enam aspek menganalisis, (Anderson, 2010: 99). yaitu mengingat, mengevaluasi, dan memahami, mencipta

(35) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 15 (1) Mengingat Proses mengingat yaitu mengambil pengetahuan yang dibutuhkan dari memori jangka panjang. (2) Memahami Proses memahami apabila mereka dapat mengkonstruksi makna dari pesan-pesan pembelajaran, baik yang bersifat lisan, tulisan atau grafis, yang disampaikan melalui pengajaran, buku, atau layar komputer. (3) Mengaplikasi Mengaplikasikan itu melibatkan penggunaan prosedurprosedur tertentu untuk mengerjakan soal latihan atau menyelesaikan masalah. (4) Menganalisis Menganalisis melibatkan proses memecah-mecah materi jadi bagian-bagian kecil dan menentukan bagaimana hubungan antar bagian dan antara setiap bagian dan struktur keseluruhannya. (5) Mengevaluasi Mengevaluasi didefinisikan sebagai membuat keputusan berdasarkan kriteria dan standar. (6) Mencipta Tujuan-tujuan meminta yang siswa diklasifikasikan membuat produk dalam baru mencipta dengan

(36) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 16 mereorganisasi sejumlah elemen atau bagian jadi suatu pola atau struktur yang tidak pernah ada sebelumnya. b) Hasil Belajar Ranah Afektif Ranah afektif berkenaan dengan sikap dan nilai siswa dalam proses pembelajaran. Tipe hasil belajar ini nampak pada tingkah laku siswa seperti bagaimana perhatiannya terhadap pelajaran, bagaimana kedisiplinannya ketika mengikuti pembelajaran, bagaimana motivasi belajarnya, bagaimana menghargai guru dan temannya, dan bagaimana hubungan sosialnya (Muslich, 2011:46). Menurut Rahkhmant & Suherdi (2001:52), hasil belajar afektif merupakan perilaku siswa dalam menerima sesuatu yang dikomunikasikan kepadanya dan merupakan aspek penghayatan yang berupa nilai, moral, norma, aturan-aturan perilaku dan sejenisnya. Menurut Muslich (2011:46) guru perlu memahami beberapa jenis hasil belajar ranah afektif mulai dari tingkatan yang paling sederhana sampai ke tingkatan yang paling kompleks. Adapun tingkatan tersebut yaitu: (1) Receiving atau attending, yang merupakan kepekaan dalam menerima rangsangan dari luar yang datang dari peserta didik dalam bentuk masalah, situasi, atau gejala. Yang termasuk dalam hasil belajar afektif ini adalah kesadaran, kesadaran

(37) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 17 untuk menerima stimulus, kontrol, dan seleksi terhadap rangsangan dari luar. (2) Responding atau jawaban, yaitu seleksi yang diberikan oleh seseorang terhadap stimulasi yang datang dari luar. Yang termasuk dalam tipe ini mencakup ketepatan, reaksi, perasaan, kepuasan dalam menjawab stimulus dari luar yang datang kepadanya. (3) Valuing atau penilaian, yaitu nilai dan kepercayaan terhadap stimulasi yang datang kepadanya. Yang termasuk dalam tipe ini yaitu kesediaan menerima nilai, latar belakang, atau pengalaman untuk menerima nilai, dan kepekaan terhadap nilai tersebut. (4) Organization atau organisasi, yaitu pengembangan dari nilai termasuk hubungan nilai dengan nilai lain, pemantapan dan prioritas nilai yang telah dimilikinya. Yang termasuk dalam tipe ini adalah konsep tentang nilai, organisasi sistem nilai, skala prioritas nilai dan sebagainya. (5) Karakteristik nilai atau internalisasi nilai, yaitu keterpaduan semua nilai yang telah dimiliki seseorang yang mempengaruhi pola kepribadian dan tingkah lakunya. Sehingga dalam tipe ini mencakup keseluruhan nilai dan karakteristiknya.

(38) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 18 c) Hasil Belajar Ranah Psikomotor Hasil belajar ranah psikomotorik nampak dalam bentuk keterampilan (skill) dan kemampuan bertindak individu setelah ia menerima pengalaman belajarnya (Muslich, 2011:48). Menurut Rahkhmant & Suherdi (2001:54), hasil belajar psikomotorik lebih mengacu pada segi keterampilan atau kemahiran siswa untuk memperagakan suatu kegiatan atau tindakan. Dari penjabaran di atas dapat disimpulkan bahwa hasil belajar ranah psikomotor merupakan suatu penilaian yang mengarah pada keterampilan dan kemampuan perilaku siswa dalam menerima pengalaman belajarnya. 2. Media Pembelajaran Kartu Domino a. Pengertian Media Pembelajaran Menurut Sukiman (2012: 29) media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta kemauan peserta didik sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran secara efektif. Media pembelajaran merupakan sarana untuk meningkatkan kegiatan proses belajar mengajar. Banyaknya bentuk-bentuk media

(39) 19 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI maka guru harus dapat memilihnya dengan cermat sehingga dapat digunakan dengan tepat (Kustandi & Sutjipto, 2011: 9). Menurut Munadi (2010: 7) media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyampaikan dan menyalurkan pesan dari sumber secara terencana sehingga tercipta lingkungan belajar kondusif di mana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif. Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran merupakan sebuah sarana yang dapat meningkatkan kegiatan pembelajaran dengan media yang dipilih guru dengan tepat dan segala sesuatu yang digunakan untuk menyampaikan atau menyalurkan pesan sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif serta dapat merangsang pikiran, kemauan dan minat peserta didik untuk belajar sehingga tercapai tujuan dari pembelajaran yang disampaikan. b. Ciri-ciri Media Pembelajaran Ciri-ciri media pembelajaran adalah bahwa media tersebut dapat diraba, dilihat, didengar, dan diamati melalui panca indera (Kosasih, 2007: 11). Menurut Kustandi (2011:12) media pembelajaran memiliki 3 ciri-ciri yaitu: 1) Ciri Fiksasif menggambarkan (Fixative Property), kemampuan media merupakan merekam, ciri yang menyimpan, melestarikan, dan merekonstruksi suatu peristiwa atau objek. Suatu peristiwa atau objek dapat diurut dan disusun kembali dengan

(40) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 20 media, seperti fotografi, video tape, audio tape, disket komputer, compact disk, dan film. Melalui ciri fiksasif memungkinkan suatu rekaman kejadian atau objek yang terjadi pada suatu waktu tertentu ditampilkan kapan saja. 2) Ciri Manipulatif (Manipulative Property), memungkinkan kita melihat lebih rinci tentang waktu yang terjadi. Kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapat disajikan kepada siswa dalam waktu dua atau tiga menit. Misalnya, bagaimana proses larva menjadi kepompong, kemudian menjadi kupu-kupu dapat dipercepat. 3) Ciri Distributif (Distributive Property), memungkinkan suatu objek atau kejadian ditransportasikan melalui ruang, dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada sejumlah besar siswa dengan stimulus pengalaman yang relatif sama mengenai kejadian itu. Pada pembahasan di atas dijabarkan manipulatif termasuk ke dalam ciri-ciri dari media pembelajaran. Sedangkan menurut Munadi manipulatif masuk ke dalam fungsi dari media pembelajaran. Namun dalam penjelasannya keduanya memiliki makna yang sama yaitu untuk mempermudah peserta didik dalam mempelajari materi ajar yang membutuhkan waktu berhari-hari.

(41) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 21 c. Fungsi Media Pembelajaran Menurut Arsyad (2007:15), Fungsi media pembelajaran merupakan alat bantu mengajar yang membantu mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang telah ditata dan diciptakan guru. Sedangkan fungsi media pembelajaran yang lebih rinci diterangkan oleh Munadi (2010:36) yaitu memfokuskan pada dua hal fungsi yang didasarkan pada medianya dan pada penggunanya (peserta didik). Fungsi media yang didasarkan pada medianya mencakup: Fungsi semantik, fungsi manipulatif. Sedangkan fungsi berdasarkan pada penggunanya (peserta didik) mencakup: fungsi psikologi, fungsi kognitif, fungsi imajinatif, fungsi motivasi, dan fungsi sosio-kultural. 1) Fungsi media pembelajaran sebagai sumber media Fungsi media pembelajaran sebagai sumber media terdapat 2 fungsi yaitu fungsi semantik dan fungsi manipulatif. Media pembelajaran dapat dikatakan sebagai bahasa guru karena dengan media pembelajaran guru dapat menyampaikan materi ajar yang akan diberikan kepada siswa. Khususnya pada usia sekolah dasar dapat mencapai tingkat kesadaran sosial sebagai hasil pengalaman dengan keluarga, kawan, masyarakat, dan media sosialisasi seperti film, acara radio, buku, dan majalah. Dari semua bahan tersebut dapat menjadi sumber belajar karena dapat membantu peserta didik dalam belajar dan memahami sesuatu. Dapat dikatakan bahwa media pembelajaran tidak hanya

(42) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 22 berupa buku namun pada lingkungan sekitar juga dapat menjadi media pembelajaran yang sangat membantu peserta didik dalam belajar. a. Fungsi semantik Fungsi semantik adalah kemampuan media dalam menambah perbendaharaan kata (simbol verbal) yang makna atau maksudnya benar-benar dipahami anak didik (tidak verbalistik) (Munadi, 2010:37). Dengan demikian, fungsi semantik media adalah memberikan makna bahwa simbol, gambar, tabel, foto maupun grafik yang disajikan secara abstrak dapat menjadi konkret untuk pemahaman siswa. Materi yang semula hanya hanya disajikan dalam verbal ketika guru menghadirkan gambar atau media lainnya maka pembelajaran akan menjadi lebih bermakna. b. Fungsi manipulatif Media memiliki dua kemampuan, yakni mengatasi batasbatas ruang dan waktu serta mengatasi inderawi. Fungsi manipulatif berkenaan dengan objek yang tidak bisa dihadirkan karena waktu, ukuran, maupun jumlah objek yang tidak bisa dihadirkan ke dalam kelas. Media yang paling tepat untuk menjelaskan materi yang memiliki sifat-sifat tersebut adalah visual seperti gambar, foto, maupun media audiovisual. Misalnya saat mempelajari mengenai bencana alam. Peristiwa bencana alam tersebut tidak dialami secara langsung dalam pembelajaran dan tidak dapat menghadirkan

(43) 23 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI peristiwa bencana alam tersebut secara langsung sehingga materi tentang peristiwa bencana alam dapat diganti menggunakan video. Melalui penjabaran di atas bahwa menurut Munadi, (2010:37) manipulatif termasuk ke dalam fungsi dari media pembelajaran. menyebutkan Berbeda bahwa dengan pendapat manipulatif masuk sebelumnya dalam ciri yang media pembelajaran. 2) Fungsi media pembelajaran pada penggunanya (peserta didik) Sementara itu fungsi media didasarkan pada penggunanya (peserta didik) mencakup : a. Fungsi psikologis (fungsi atensi, afektif, kognitif, imajinatif, dan motivasi) Fungsi psikologis dimanfaatkan oleh seorang guru untuk menyampaikan materi pembelajaran sesuai dengan karakteristik materi. Dalam fungsi psikologi, terdapat 5 fungsi lain yaitu: (1) Fungsi atensi Yaitu media pembelajaran yang dapat menarik perhatian (attention) siswa. Dalam fungsi ini, guru harus menggunakan media pembelajaran yang tepat dan guna, yaitu media pembelajaran yang mampu menarik dan memfokuskan perhatian siswa.

(44) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 24 (2) Fungsi afektif Yaitu menggugah perasaan, emosi dan tingkat penerimaan atau penolakan siswa terhadap sesuatu. Dengan adanya media pembelajaran, siswa akan bersedia dalam menerima beban pelajaran dan akan tertuju pada pelajaran yang diikuti. Selain itu, akan munculnya tanggapan yaitu berupa partisipasi siswa. ini merupakan reaksi siswa terhadap rangsangan yang telah diterimanya. (3) Fungsi kognitif Yaitu siswa yang belajar melalui media pembelajaran akan memperoleh dan menggunakan bentuk-bentuk representasi yang mewakili objek-objek yang dihadapi, baik objek tersebut berupa orang, benda, dan kejadian/peristiwa. Objek-objek tersebut direpresentasikan atau dihadirkan dalam diri seseorang melalui tanggapan, gagasan atau lambang. Misalnya siswa akan belajar melalui peristiwa darmawisata, ia mampu menceritaan pengalaman selama melakukan kegiatan itu kepada temannya. Semua pengalaman tersebut tercatat dalam benaknya dalam bentuk gagasan dan tanggapan. Dengan demikian, media pembelajaran telah ikut andil dalam mengembangkan kemampaun kognitif.

(45) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 25 (4) Fungsi imajinatif Yaitu media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengembangkan imajinasi siswa. imajinasi ini mencakup penimbulan atau kreasi objek-objek baru sebagai rencana bagi masa mendatang atau dapat mengambil bentuk fantasi (khayalan). (5) Fungsi motivasi Guru dapat memotivasi siswa dengan cara membangkitkan minat belajarnya dengan memberikan dan menimbulkan harapan. Salah satu pemberian harapan dapat dengan cara memudahkan siswa, bahkan yang dianggap lemah sekalipun dalam menerima dan memahami isi pelajaran memalui pemanfaatan media pembelajaran yang tepat guna. b. Fungsi sosio-kultural Fungsi sosiokultural sebuah media pembelajaran memiliki makna bahwa media memiliki kemampuan untuk menyamakan persepesi dalam pembelajaran. Persepsi berbeda yang diterima oleh siswa antara lain disebabkan oleh hambatan sosiokultural seperti adat kebiasaan, kepercayaan, nilai yang berlaku, dan norma. Sedangkan dipihak lain, kurikulum dan materi ajar ditentukan dan diberlakukan secara sama untuk setiap siswa sehingga guru akan mengalami kesulitan. Masalah ini dapat diatasi dengan media pembelajaran karena media pembelajaran memiliki kemampuan dalam memberikan rangsangan yang sama,

(46) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 26 mempersamakan pengalaman, dan menimbulkan persepsi yang sama. d. Manfaat Media Pembelajaran Menurut Kustandi (2011:25-26) beberapa manfaat praktis dari penggunaan media pembelajaran di dalam proses belajar mengajar, yaitu bahwa media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi, sehingga dapat memperlancar serta meningkatkan proses dan hasil belajar, media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak, sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar, interaksi yang lebih langsung antara siswa dan lingkungannya, dan kemungkinan siswa untuk belajar sendiri–sendiri sesuai dengan kemampuan dan minatnya, media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang, dan waktu, media pembelajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwaperistiwa di lingkungan mereka, serta memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan guru, masyarakat, dan lingkungannya, misalnya karyawisata, kunjungan-kunjungan ke museum atau kebun binatang. e. Media Pembelajaran Kartu Domino Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI (1989:211) domino merupakan sebuah permainan dengan 28 kartu (kayu, tulang, dsb) yang bermata (bertitik besar).

(47) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 27 Berdasarkan hasil wawancara dari berbagai sumber dalam kartu domino pada umumnya terdapat cara-cara penggunaannya sebagai berikut: 1. Permainan ini dimainkan oleh 2, 3 atau 4 orang pemain. 2. Bagikan kartu domino yang khusus dibuat untuk permainan ini, sampai habis terbagi untuk masing-masing pemain. 3. Pemain pertama meletakkan sebuah kartu di meja (undilah terlebih dahulu siapa yang jadi pemain pertama). 4. Dengan urutan sesuai arah jarum jam para pemain menjatuhkan satu kartu pada setiap gilirannya. 5. Nilai kartu yang dipasangkan (dijatuhkan) disesuaikan dengan nilai kartu yang ada (yang dijatuhkan) sampai pemain tidak memiliki kartu lagi. 6. Jika pemain tidak dapat berjalan maka ia kehilangan satu giliran dan menaruh setiap kartu yang tidak bisa dijalankan. 7. Pemenangnya adalah pemain yang habis kartunya terlebih dahulu atau jika para pemain semuanya tidak dapat berjalan dan kartunya masih tersisa maka pemenangnya ditentukan oleh pemain yang kartu matinya paling sedikit. Gambar 2. 1 Kartu Domino Pada Umumnya

(48) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 28 Media kartu domino dalam penelitian ini telah mengalami modifikasi yang disesuaikan dengan konteks pembelajaran untuk materi pelajaran IPS mengenai produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi. Adapun aturan permainan media kartu domino IPS dalam penelitian ini sebagai berikut: 1. Dalam permainan kartu domino IPS ini dimainkan oleh 5 orang siswa. 2. Setiap kelompok diberikan 13 kartu, dengan 13 kartu yang dibagikan secara merata kepada setiap anggota kelompok dan 1 kartu sebagai kartu pembuka untuk memulai permainan. 3. Siswa menentukan orang pertama yang memainkan permainan terlebih dahulu dan giliran selanjutnya dimainkan oleh siswa yang berada di sampingnya sesuai dengan arah jarum jam. 4. Setelah kartu pertama dikeluarkan, pemain pertama harus mencari jawaban dengan menjodohkan konsep pada kartu yang sebelah kanan dengan konsep pada kartu yang sebelah kiri. 5. Pemain kedua harus melanjutkan untuk mencari jawaban dengan menjodohkan konsep pada kartu yang sebelah kanan dengan konsep pada kartu yang sebelah kiri jika pemain kedua tidak memiliki kartu jawaban ia harus membuang 1 kartu dan kartu itu tidak dapat digunakan. 6. Begitu seterusnya dimainkan oleh pemain selanjutnya hingga kartu habis.

(49) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 29 Gambar 2. 2 Kartu Domino IPS 3. Kemandirian dalam Belajar a. Pengertian Kemandirian Menurut Yamin (2009:115) belajar mandiri merupakan cara belajar aktif dan partisipatif untuk mengembangkan diri masing-masing individu yang tidak terikat dengan kehadiran guru, dosen, pertemuan tatap muka di kelas, dan kehadiran teman sekolah. Menurut Yamin (2009:116) mengatakan bahwa dalam belajar mandiri membutuhkan motivasi, keuletan, keseriusan, kedisiplinan, tanggung jawab, kemauan, dan keingintahuan untuk berkembang dan maju dalam pengetahuan. Belajar mandiri juga memiliki manfaat yang banyak terhadap kemampuan kognisi, afeksi, dan psikomotorik siswa, yaitu meliputi dapat memupuk tanggung jawab siswa, meningkatkan keterampilan, memecahkan masalah, mengambil keputusan, berpikir kreatif, berpikir kritis, percaya diri yang kuat, menjadi guru bagi dirinya sendiri. Melihat pembahasan mengenai belajar mandiri dapat terlihat bahwa dapat memupuk siswa agar bertanggung jawab, meningkatkan keterampilannya, siswa dapat memecahkan masalah, dapat mengambil keputusan, berpikir kreatif, memiliki rasa percaya diri yang kuat serta

(50) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 30 dapat menjadi guru untuk dirinya sendiri. Sehingga dapat dikatakan bahwa dengan belajar mandiri akan memunculkan dampak positif bagi siswa untuk kemandirian dalam belajar. Maka dari itu peneliti menuliskan pula mengenai pengertian dari kemandirian. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI (1989:555) kemandirian adalah hal atau keadaan dapat berdiri sendiri tanpa bergantung pada orang lain. Menurut Desmita (2009:185) kemandirian adalah suatu kondisi seseorang memiliki hasrat bersaing untuk maju demi kebaikan dirinya sendiri, mampu mengambil keputusan dan inisiatif untuk mengatasi masalah yang dihadapi, memiliki kepercayaan diri dan melaksanakan tugas-tugasnya, bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Melalui penjabaran dari pengertian kemandirian di atas dapat disimpulkan bahwa kemandirian merupakan kemampuan mengendalikan pikiran, perasaan, dan tindakan sendiri secara bebas. Namun dengan berusaha sendiri dalam mengatasi keraguan yang ada di dalam diri seseorang, serta memiliki hasrat untuk bersaing dengan tujuan untuk kebaikan dirinya, dapat mengambil keputusan, dan bertanggung jawab dengan yang telah dilakukan, serta kecakapan yang berkembang seiring berjalannya waktu dalam kehidupan seseorang hal tersebut dipengaruhi pengalaman dan pendidikan siswa tersebut.

(51) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 31 b. Upaya-Upaya Pengembangan Kemandirian dalam Belajar Menurut Desmita (2009: 190), dalam pendidikan di sekolah perlu dilakukan upaya-upaya untuk pengembangan kemandirian bagi peserta didik, di antaranya: 1) Mengembangkan proses belajar mengajar yang demokratis, yang memungkinkan anak merasa dihargai, 2) Mendorong anak untuk berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan dan dalam berbagai kegiatan sekolah, 3) Memberi kebebasan kepada anak untuk mengeksploitasi lingkungan, mendorong rasa ingin tahu mereka, 4) Penerimaan positif tanpa syarat kelebihan dan kekurangan anak, tidak membeda-bedakan anak yang satu dengan yang lain, 5) Menjalin hubungan yang harmonis dan akrab dengan anak. Upaya–upaya tersebut sangat penting untuk membangun kemandirian siswa dalam belajar. Karena melalui pengalaman siswa akan belajar dari yang sebelumnya ia lakukan adalah pengalaman yang salah, dan mendapat perbaikan dari guru sehingga siswa terus mencoba memperbaikinya hingga dia mendapatkan hasil atau jawaban yang benar. Perbaikan yang didapat siswa tidak hanya melalui pengalaman saja namun juga dari pendidikan yang siswa terima selama belajar di sekolah.

(52) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 32 4. Ilmu Pengetahuan Sosial atau IPS di SD a. Pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SD Ilmu Pengetahuan Sosial atau IPS merupakan sebuah nama mata pelajaran integrasi dari mata pelajaran Sejarah, Geografi, dan Ekonomi serta mata pelajaran ilmu sosial lainnya (Sapriyadi, 2009:7). Menurut Zubaedi (2012: 288) Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan mata pelajaran di sekolah yang didesain atas dasar fenomena, masalah, dan realitas sosial dengan pendekatan interdisipliner yang melibatkan berbagai cabang ilmu-ilmu sosial dan humaniora seperti kewarganegaraan, sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, antropologi, dan pendidikan. Ilmu Pengetahuan Sosial adalah ilmu yang mempelajari perilaku dan aktivitas manusia yang mencakup hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan lingkungannya (Supardi, 2011: 21). Melalui penjabaran di atas dapat disimpulkan bahwa Ilmu Pengetahuan Sosial atau IPS merupakan perpaduan mata pelajaran terdiri dari mata pelajaran sejarah, geografi, ekonomi dan juga mata pelajaran sosial yang lain, serta ilmu yang mempelajari perilaku atau aktivitas manusia mengenai hubungan manusia dengan manusia dan lingkungannya.

(53) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 33 b. Tujuan Pembelajaran IPS Menurut Sapriyadi (2009:194) tujuan pembelajaran mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar ditetapkan sebagai berikut: 1) Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya. 2) Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan sosial. 3) Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. 4) Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dan berkompetensi dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, dan global. Menurut Zubaedi (2012:289) tujuan pembelajaran IPS adalah mengantarkan, membimbing, dan mengembangkan potensi peserta didik agar: 1) Menjadi warga negara (dan juga warga dunia) yang baik; 2) Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dengan penuh kearifan untuk dapat memahami, menyikapi, dan ikut memecahkan masalah sosial; 3) Membangun komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan menghargai serta ikut mengembangkan nilai-nilai luhur dan budaya Indonesia. Pembelajaran IPS juga diharapkan dapat melatih peserta

(54) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 34 didik untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan seperti komunikasi, beradaptasi, bersinergi, bekerjasama, bahkan kompetisi sesuai dengan abad dan norma-norma yang ada. c. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar IPS di SD Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar IPS kelas IV SD semester 2 mencakup: Tabel 2.1 SK KD IPS Kelas IV SD Semester 2 Standar Kompetensi 2. Mengenal sumber daya alam, Kompetensi Dasar 2. 1 Mengenal aktivitas kegiatan ekonomi, dan ekonomi yang berkaitan dengan kemajuan teknologi di sumber daya alam dan potensi lingkungan kabupaten/kota lain di daerahnya dan provinsi 2. 2 Mengenal pentingnya koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat 2. 3 Mengenal perkembangan teknologi produksi, komunikasi, dan transportasi serta pengalaman menggunakannya 2. 4 Mengenal permasalahan sosial di daerahnya Sumber: (Sapriya, 2009:198) d. Penggunaan Media Kartu Domino Pada Mata Pelajaran IPS Materi IPS yang sangat banyak membuat peneliti menggunakan media pembelajaran dalam penerapan pembelajaran di penelitiannya. Peneliti menggunakan media kartu domino pada mata pelajaran IPS.

(55) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 35 Media kartu domino tersebut dilakukan dengan menggunakan langkahlangkah sebagai berikut: 1) Guru menjelaskan materi menggunakan media kartu domino. 2) Siswa dan guru melakukan tanya jawab. 3) Siswa mencoba untuk menyelesaikan susunan kartu domino secara bergantian. 4) Guru mengoreksi hasil jawaban siswa. 5) Guru menjelaskan cara bermain kartu domino secara berkelompok. 6) Siswa masuk ke dalam kelompok untuk mengerjakan LKS sambil bermain kartu domino. B. Penelitian yang Relevan Berikut akan disajikan beberapa penelitian relevan yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Judul penelitian pertama: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Berbantuan Kartu Domino Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Penelitian ini dilakukan oleh Luh Pt Diva (2012) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika setelah diterapkan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) berbantuan media kartu domino pada siswa kelas IV semester I di SD No 4 Kayuputih Melaka tahun pelajaran 2012/2013 Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Subjek penelitian ini adalah 20 orang siswa kelas IV semester I tahun pelajaran 2012/2013 di SD No 4 Kayuputih Melaka. Jenis penelitian ini adalah

(56) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 36 penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap-tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TGT berbantuan media kartu domino ternyata dapat meningkatkan hasil belajar sebesar 9,7%. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada siklus I hasil belajar siswa yaitu 70,5% yang berada pada kategori sedang, ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,20% yang berada pada kategori tinggi. Dari penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan terhadap hasil belajar siswa dengan menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif tipe TGT berbantuan kartu domino. Hasil penelitian ini sangat membantu peneliti dalam penelitian ini dimana terlihat bahwa kartu domino dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika, walaupun mata pelajaran yang digunakan tidak sama persis dengan mata pelajaran IPS yang akan peneliti gunakan. Judul penelitian kedua: Pengaruh Media Kartu Domino Terhadap Pemahaman Konsep Pecahan. Penelitian ini dilakukan oleh Yogi, (2011) bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika materi pecahan antara yang menggunakan media kartu domino dengan media gambar diam. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu (Quasi experimental research). Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Cluster Random Sampling.

(57) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 37 Sampel pada penelitian ini berjumlah 77 siswa, 22 siswa sebagai kelompok uji coba instrumen, 22 siswa sebagai kelompok eksperimen yang diajar dengan media kartu domino, 33 siswa sebagai kelompok kontrol yang diajar dengan media gambar diam. Berdasarkan analisis data hasil penelitian diperoleh skor 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡 𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 (4.535 > 1.675), sehingga 𝐻0 ditolak. Hal ini berarti ada perbedaan hasil belajar yang diajar dengan menggunakan media kartu domino dan media gambar diam. Simpulan penelitian ini adalah hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan media kartu domino lebih baik dibanding menggunakan media gambar diam. Dari penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran kartu domino dapat mempengaruhi pemahaman konsep pecahan. Hasil penelitian ini sangat membantu saya sebagai peneliti dalam penggunaan kartu domino pada mata pelajaran matematika hanya saja mata pelajaran yang digunakan peneliti yaitu mata pelajaran IPS. Judul penelitian ketiga: Hubungan Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar Dan Kemandirian Belajar Dengan Prestasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas XI SMA Negeri Kebakkramat Tahun Pelajaran 2013/2014 Penelitian ini dilakukan oleh Ajeng, (2013) yang bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dengan prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2013/2014; (2) hubungan kemandirian belajar dengan prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2013/2014; (3) pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dan Kemandirian

(58) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 38 belajar dengan prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian menggunakan desain studi korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 105. Sampel penelitian adalah siswa-siswi kelas XI IPS SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 44 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket atau kuesioner tertutup dengan jenis pilihan ganda. Analisis data menggunakan regresi linier bergenda. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan: Ada hubungan positif dan signifikan antara pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dengan prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2013/2014 dapat dilihat (p (0,000 ,< 0,05) serta r = 0,542. Ada hubungan positif dan signifikan kemandirian belajar dengan prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2013/2014 dapat dilihat (p (0,000 ,< 0,05) serta r = 0,610. Ada hubungan signifikan pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dan Kemandirian belajar dengan prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2013/2014dapat dilihat dari (16,888) > (3,21). Variabel bebas (pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dan kemandirian belajar) memberikan kontribusi sebesar 45,2% terhadap prestasi belajar sosiologi.

(59) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 39 Dari penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara sumber belajar dengan kemandirian belajar dengan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini sangat membantu saya sebagai peneliti dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa hanya saja lebih spesifik pada siswa kelas XI SMA sedangkan peneliti melakukan penelitian pada siswa kelas IV SD. Judul penelitian yang keempat: Hubungan Kemandirian Belajar Dan Interaksi Edukatif Dengan Hasil Belajar Ips Siswa Kelas IV SD Sekecamatan Purworejo Penelitian yang dilakukan oleh Astuti, (2011) diperoleh hasil hubungan kemandirian belajar dan interaksi edukatif dengan hasil belajar IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan positif dan signifikan antara kemandirian belajar dan interaksi edukatif secara bersama-sama dengan hasil belajar IPS. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif bersifat korelasional dengan metode expost facto. Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi ganda dan perhitungan koefisien korelasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) ada hubungan positif dan signifikan antara kemandirian belajar dengan hasil belajar IPS; (2) ada hubungan positif dan signifikan antara interaksi edukatif dengan hasil belajar IPS; (3) ada hubungan positif dan signifikan antara kemandirian belajar dan interaksi edukatif secara bersama-sama dengan hasil belajar IPS. Dari penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kemandirian belajar dan interaksi edukatif dengan hasil belajar siswa.

(60) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 40 Hasil penelitian ini sangat membantu saya sebagai peneliti hanya saja lebih spesifik pada hubungan antara kemandirian belajar dan interaksi edukatif siswa meskipun yang dilakukan peneliti yaitu untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa. Judul penelitian yang kelima: Penggunaan Media Domino Bilangan Untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Perkalian Dengan Teknik Permainan Pada Siswa Kelas III SDN Percobaan 2 Malang Penelitian ini dilakukan oleh Wijiastutik, (2010) yang bertujuan untuk mengetahui penelitian ini yang menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitiannya menggunakan PTK dengan model siklus yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas III SDN percobaan 2 Malang yang berjumlah 27 siswa. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan tes. Penelitian ini menggunakan standar ketuntasan belajar untuk individu yang ditetapkan 65 dan untuk ketuntasan klasikal 80%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Penggunaan media kartu bilangan perkalian dalam proses pembelajaran matematika di SDN Percobaan 2 Malang telah memberikan kesempatan pada siswa untuk menemukan sendiri sebuah konsep perkalian, bekerja kelompok sehingga melatih sikap saling bekerjasama dengan teman, melatih keberanian siswa untuk mengungkapkan pendapatnya; (2) Pembelajaran dengan menerapkan media kartu bilangan perkalian pada siswa SDN Percobaan 2 Malang dapat

(61) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 41 meningkatkan kemampuan siswa dalam berhitung perkalian. Saran yang dapat disampaikan antara lain: (1) guru hendaknya memberi pengarahan pada siswa agar dalam membuat kelompok tidak memilih-milih teman; (2) memberi penjelasan sampai siswa paham sebelum permainan dilaksanakan; (3) guru hendaknya selalu memberi motivasi (4) Guru hendaknya selalu mengingatkan siswa yang tidak mau bekerja dengan kelompok. Dari penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran kartu domino dapat meningkatkan kemampuan berhitung perkalian siswa. Hasil penelitian ini sangat membantu saya sebagai peneliti yang juga menggunakan media kartu domino pada penelitian di atas digunakan untuk mata pelajaran matematika walaupun mata pelajaran yang digunakan berbeda dengan mata pelajaran IPS yang akan digunakan oleh peneliti. Melalui penjelasan dari penelitian relevan di atas peneliti membuat bagan dari semua penelitian. Literatur map dapat dilihat sebagai berikut:

(62) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Berbantuan Kartu Domino Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Pengaruh Media Kartu Domino Terhadap Pemahaman Konsep Pecahan. Hubungan Kemandirian Belajar Dan Interaksi Edukatif Dengan Hasil Belajar Ips Siswa Kelas IV SD Sekecamatan Purworejo Penggunaan Media Pembelajaran Kartu Domino Untuk Meningkatkan Kemandirian dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas IV SD Kanisius Klepu Tahun Pelajaran 2013-2014 42 Penggunaan Media Domino Bilangan Untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Perkalian Dengan Teknik Permainan Pada Siswa Kelas III SDN Percobaan 2 Malang Hubungan Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar Dan Kemandirian Belajar Dengan Prestasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas XI SMA Negeri Kebakkramat Tahun Pelajaran 2013/2014 Gambar 2.3 Literatur Map Penelitian Yang Relevan C. Kerangka Berpikir Dalam melaksanakan proses kegiatan mengajar guru dapat berperan sebagai fasilitator serta penyampai pesan. Akan tetapi kenyataannya banyak guru yang hanya memberikan materi tanpa melihat bagaimana keadaan siswa. Kita tidak tahu apakah siswa masih mengikuti pembelajaran di kelas atau tidak. Media pembelajaran yang kurang kreatif membuat siswa menjadi jenuh dan kemandirian siswa dalam belajar juga kurang, sehingga dampak dari kurangnya kemandirian siswa dalam belajar adalah menurunnya hasil belajar siswa.

(63) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 43 Dalam mengatasi masalah tersebut banyak cara yang dapat dilakukan oleh guru, salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran kartu domino. Media kartu domino memberikan kemudahan dalam menyampaikan materi yang diajarkan kepada siswa. Dengan bermain kartu domino yang berisi materi siswa dapat mempelajari materi secara langsung melihat gambar serta penjelasan materi siswa akan memperoleh makna yang lama dalam ingatannya. Harapan peneliti dengan menggunakan media pembelajaran kartu domino kemandirian belajar siswa dapat meningkat. Dengan meningkatnya kemandirian siswa dalam belajar diharapkan hasil belajar siswa meningkat. Khususnya pada mata pelajaran IPS siswa merasa masih belum muncul kemandirian siswa dalam belajar karena mata pelajaran IPS dianggap mata pelajaran yang harus dihafal. Dengan penggunaan media pembelajaran kartu domino pada mata pelajaran IPS dapat meningkatkan kemandirian siswa sehingga meningkatkan hasil belajarnya. Kerangka berpikir dalam penelitian ini dapat dilihat pada gambar 2.4 di bawah ini: Kondisi Awal - Guru menggunakan metode ceramah Kemandirian siswa sangat rendah dalam menerima pelajaran dan hasil belajar siswa rendah Pemberian Tindakan - Dengan menggunakan media pembelajaran kartu domino dalam proses belajar mengajar. Hasil yang diharapkan - Kemandirian siswa dalam belajar meningkat Hasil belajar siswa meningkat Gambar 2. 4 Bagan kerangka berpikir

(64) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 44 D. Hipotesis Tindakan Peneliti dapat menyusun hipotesis tindakan sebagai berikut: 1. Upaya peningkatan kemandirian dan hasil belajar IPS materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi pada siswa kelas IV SD Kanisius Klepu tahun pelajaran 2013/2014 dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut: a) guru menjelaskan materi menggunakan media kartu domino, b) siswa dan guru melakukan tanya jawab, c) siswa mencoba untuk menyelesaikan susunan kartu domino secara bergantian, d) guru mengoreksi hasil jawaban siswa, e) guru menjelaskan cara bermain kartu domino secara berkelompok, f) siswa masuk ke dalam kelompok untuk mengerjakan LKS sambil bermain kartu domino. 2. Penggunaan media pembelajaran kartu domino dapat meningkatkan kemandirian belajar IPS materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi pada siswa kelas IV SD Kanisius Klepu tahun pelajaran 2013/2014. 3. Penggunaan media pembelajaran kartu domino dapat meningkatkan hasil belajar IPS materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi pada siswa kelas IV SD Kanisius Klepu tahun pelajaran 2013/2014

(65) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN Pada bab III ini peneliti memberikan penjelasan tentang jenis penelitian, setting penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk melaksanakan penelitian tindakan kelas, gambaran singkat tentang rencana tindakan, pengumpulan data dan instrumen, serta analisis data. A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian tindakan kelas merupakan suatu penelitian tindakan yang dilakukan oleh guru yang sekaligus sebagai peneliti di kelasnya atau bersama-sama dengan orang lain dengan jalan merancang, melaksanakan, dan merefleksikan tindakan secara kolaboratif dan partisipatif yang bertujuan untuk memperbaiki atau meningkatkan mutu proses pembelajaran di kelasnya melalui suatu tindakan tertentu dalam suatu siklus (Kunandar, 2008: 44). Ciri dari penelitian ini yaitu menyelesaikan masalah secara nyata yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran dan bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Dalam penelitian ini peneliti melakukan kolaborasi dengan teman sejawat sebagai pengamat terhadap proses pembelajaran yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan 2 siklus dan setiap siklus memiliki 4 tahap penelitian yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Di dalam penelitian tindakan kelas keempat 45

(66) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 46 tahapan tersebutlah yang biasanya digunakan dalam berbagai model penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan model penelitian tindakan kelas peneliti menggunakan model penelitian kelas menurut Kemmis dan Mc. Taggart. Model penelitian ini juga menggunakan tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Model ini memiliki ciri khas yaitu menyatukan tahap tindakan dan pengamatan karena dalam kenyataan penerapan tindakan dan pengamatan harus dilakukan dalam satu kesatuan. Pada saat melakukan tindakan disaat itu juga melaksanakan observasi (Kusumah, 2009: 20). Berikut ini gambaran model penelitian model penelitian kelas menurut Kemmis dan Mc. Taggart serta penjelasan dari setiap tahapan. 1. Perencanaan 4. Refleksi 2. Pelaksanaan 3. Pengamatan 1. Perencanaan S I K L U S 2 4. Refleksi 3. Pengamatan 2. Pelaksanaan Gambar 3.1 Bagan Siklus Penelitian Sumber (Kusumah, 2009: 21) S I K L U S 1

(67) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 47 Melihat bagan tahapan penelitian menurut Kemmis dan Mc. Taggart di atas dapat dijelaskan tahapan-tahapan penelitian sebagai berikut: 1. Perencanaan Merupakan rencana atau persiapan tindakan yang akan dilakukan untuk memperbaiki, meningkatkan tingkah laku dan sikap sebagai solusi suatu masalah yang dihadapi. 2. Pelaksanaan Merupakan tindakan yang dilakukan oleh guru ataupun peneliti sebagai upaya perbaikan, peningkatan, dalam proses belajar mengajar baik hasil belajar yang diinginkan dalam suatu pembelajaran di kelas. 3. Pengamatan Merupakan kegiatan yang dilakukan peneliti untuk mengamati jalannya suatu proses belajar mengajar dalam kelas sehingga mengetahui masalah yang ada di lapangan, penyebab masalah serta hasil yang didapat siswa dan guru selama di lapangan. 4. Refleksi Merupakan pengkajian ulang dengan apa yang sudah diteliti di lapangan, melihat dan mempertimbangkan atas dampak dari berbagai kriteria sehingga peneliti dapat mengambil tindakan selanjutnya yang akan dilakukan di lapangan. Secara intensif pada penelitian ini peneliti ikut berpartisipasi di lapangan, dengan mencatat apa yang terjadi, melakukan analisis reflektif

(68) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 48 terhadap dokumen yang ditemukan di lapangan, dan membuat laporan secara mendetail. B. Setting Penelitian 1. Tempat Penelitian Di dalam penelitian ini dilakukan di SD Kanisius Klepu yang beralamat di Klepu, Minggir, Sleman, Yogyakarta. 2. Subyek Penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas IV SD Kanisius Klepu semester genap tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 24 siswa. 3. Obyek Penelitian Objek dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan media pembelajaran kartu domino dapat meningkatkan sikap kemandirian dan hasil belajar serta kemampuan kognitif di kelas IV SD Kanisius Klepu Minggir Sleman. 4. Waktu Penelitian Penelitian dilakukan dari bulan Oktober 2013 sampai dengan bulan April 2014. Adapun kegiatan secara detail dapat dilihat pada tabel 3. 1 sebagai berikut:

(69) 49 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Tabel 3. 1 Rincian Waktu Penelitian No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Kegiatan 10 11 12 1 Bulan 2 3 4 5 Identifikasi masalah melalui observasi Penyusunan Bab I Pembuatan Instrumen Penyusunan Bab II Penyusunan Bab III Uji coba Instrumen Pengolahan hasil uji coba Pelaksanaan Siklus 1 Pelaksanaan Siklus 2 Analisis data Penyusunan laporan Ujian Revisi Keterangan : Bulan 10 : Oktober Bulan 3 : Maret Bulan 11 : November Bulan 4 : April Bulan 12 : Desember Bulan 5 : Mei Bulan 1 : Januari Bulan 6 : Juni Bulan 2 : Febuari Bulan 7 : Juli 6 7

(70) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 50 C. Rencana Tindakan Rencana dalam penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Siklus pertama dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan dengan menggunakan media pembelajaran kartu domino dengan materi pengertian potensi daerah dan kegiatan ekonomi, jenis potensi daerah dan kegiatan ekonomi, beragam potensi dan kegiatan ekonomi di daerah Indonesia. Siklus kedua juga dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan masih dengan menggunakan media pembelajaran kartu domino dengan materi pemanfaatan sumber daya alam untuk kegiatan ekonomi, upaya pelestarian sumber daya alam. Setiap siklus dilakukan pengamatan dan di setiap akhir siklus dilakukan tes dengan menggunakan lembar ulangan dan kuesioner tentang sikap kemandirian. 1. Persiapan Persiapan yang dilakukan oleh peneliti untuk melakukan penelitian sebagai berikut: a. Pada tahap awal peneliti mengurus surat perijinan untuk melakukan penelitian. b. Peneliti mendapatkan data kondisi awal dengan melakukan wawancara dengan guru kelas tentang kondisi pembelajaran yang terjadi di dalam kelas, masalah yang seringkali muncul di dalam kelas, penyebab munculnya masalah, serta solusi yang pernah ditempuh oleh guru untuk mengatasi masalah tersebut. Selanjutnya

(71) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 51 peneliti melakukan observasi kondisi sesungguhnya yang terjadi di dalam kelas. c. Peneliti mengkaji kompetensi dasar dan materi pokok yang menjadi masalah yaitu pada KD 2.1 Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya dengan materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi. d. Peneliti menyusun perangkat pembelajaran seperti silabus, RPP, LKS, soal-soal evaluasi, ringkasan materi. (Dapat dilihat pada Lampiran 1, 2, 3, 4, 5 dan 6). e. Membuat kisi-kisi evaluasi f. Mempersiapkan lembar instrumen dan melakukan uji coba instrumen. 2. Rencana Tindakan a. Siklus I Tindakan yang direncanakan untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar IPS materi materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi dengan menggunakan media kartu domino. Berikut rencana tindakan yang akan peneliti susun untuk pelaksanaan tindakan. 1) Rencana tindakan Peneliti membuat silabus, membuat RPP, membuat LKS dan soal evaluasi, menyiapkan bahan ajar, menyiapkan media dan

(72) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 52 sumber belajar. Melakukan pengisian kuesioner sebelum pelajaran pada siklus I dimulai. 2) Pelaksanaan tindakan Pada pelaksanaan tindakan dalam siklus I dilakukan dalam 3 pertemuan. Pertemuan 1 dengan alokasi waktu 2x40 menit (2 JP), pertemuan 2 dengan alokasi waktu 2x40 menit (2 JP) dan pertemuan 3 dengan alokasi waktu 2x40 menit (2JP). Berikut ini uraian pelaksanaan tindakan secara umum: a) Pertemuan 1 (1) Guru menggali pengetahuan awal siswa dengan bermain kartu domino tentang macam-macam kegiatan ekonomi dan pengertian kegiatan ekonomi. (2) Siswa dibagi dalam 5 kelompok yang setiap kelompok terdapat 5 orang siswa dengan cara berhitung. (3) Siswa dibagikan LKS pada setiap kelompok. (4) Siswa mengerjakan LKS dalam kelompok. (5) Guru memantau perkembangan belajar siswa (6) Siswa diminta untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas. (7) Guru membenarkan jawaban siswa yang masih kurang tepat

(73) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 53 b) Pertemuan 2 (1) Siswa berkumpul di dalam kelompok yang telah dibentuk pada pertemuan sebelumnya. (2) Siswa dibagikan media kartu domino IPS untuk setiap kelompok (3) Siswa diberi pengarahan tentang aturan permainan kartu domino IPS (4) Siswa dibagi LKS dalam menjawab soal dalam permainan kartu domino. (5) Siswa di dalam kelompok memainkan media kartu domino IPS (6) Guru mengawasi kegiatan yang dilakukan oleh siswa (7) Beberapa kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di dalam kelompok di depan kelas (8) Guru membahas hasil pekerjaan siswa (9) Guru dan siswa melakukan tanya jawab mengenai materi yang belum dipahami (10) Guru memberikan umpan balik berupa pertanyaan singkat (11) Guru membenarkan jawaban siswa yang kurang tepat c) Pertemuan 3 (1) Siswa mengerjakan lembar evaluasi. (2) Guru dan siswa melakukan tanya jawab mengenai materi yang belum dipahami.

(74) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 54 3) Observasi Peneliti mengamati apakah pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan RPP dan apakah hasil atau dampak dan tindakan yang dilaksanakan terhadap siswa sesuai dengan harapan peneliti atau belum. 4) Refleksi a) Memaknai penemuan yang terjadi dalam observasi dan evaluasi. b) Mengevaluasi kegiatan yang dilakukan pada siklus I, keberhasilan yang telah dcapai serta hambatan yang dihadapi baik siswa ataupun guru. c) Melihat hasil tes dan merencanakan perbaikan berdasarkan hasil tes untuk dilakukan pada siklus II. b. Siklus II Pada siklus II ini peneliti melaksanakan penelitian sebagai berikut: 1) Rencana tindakan Mengkaji ulang RPP yang dibuat pada siklus I dengan memperhatikan refleksi yang ada pada siklus I. Memperbaiki RPP berdasarkan refleksi peneliti pada siklus 1 dan melaksanakan tindakan untuk siklus II. 2) Pelaksanaan tindakan Pada siklus ini pelaksanaan tindakan dilakukan dalam 3 kali pertemuan. Pertemuan 1 dengan alokasi waktu 2x40 menit (2 JP),

(75) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 55 pertemuan 2 dengan alokasi waktu 2x40 menit (2 JP), dan pertemuan 3 dengan alokasi waktu 2x40 menit (2 JP). Berikut ini uraian pelaksanaan tindakan pada siklus II: a) Pertemuan 1 (1) Guru menggali pengetahuan awal siswa dengan bermain kartu domino tentang mengenai pemanfaatan sumber daya alam. (2) Siswa dibagi dalam 5 kelompok yang setiap kelompok terdapat 5 orang siswa dengan cara berhitung. (3) Siswa dibagikan LKS pada setiap kelompok. (4) Siswa mengerjakan LKS dalam kelompok. (5) Guru memantau perkembangan belajar siswa (6) Siswa diminta untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas. (7) Guru membenarkan jawaban siswa yang masih kurang tepat b) Pertemuan 2 (1) Guru menggali pengetahuan awal siswa dengan bermain kartu domino tentang mengenai upaya – upaya pelestarian sumber daya alam. (2) Siswa dibagi dalam 5 kelompok yang setiap kelompok terdapat 5 orang siswa dengan cara berhitung. (3) Siswa dibagikan LKS pada setiap kelompok.

(76) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 56 (4) Siswa mengerjakan LKS dalam kelompok. (5) Guru memantau perkembangan belajar siswa (6) Siswa diminta untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas. (7) Guru membenarkan jawaban siswa yang masih kurang tepat. c) Pertemuan 3 (1) Siswa mengerjakan lembar evaluasi (2) Guru dan siswa melakukan tanya jawab mengenai materi yang belum dipahami (3) Siswa mengisi kuesioner kemandirian. 3) Observasi Peneliti mengamati kembali pembelajaran yang telah dilakukan sesuai dengan RPP atau belum dan apakah hasil atau dampak dari tindakan yang dilaksanakan terhadap siswa sesuai dengan harapan. 4) Refleksi Peneliti mengevaluasi hasil pelaksanaan penelitian siklus I dan II, menganalisis hasil evaluasi dan kuesioner pada setiap siklus apakah sudah mencapai target yang diharapkan oleh peneliti atau belum. Apabila target belum tercapai, peneliti dapat merancang siklus lanjutan.

(77) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 57 D. Pengumpulan Data dan Instrumen Dalam penelitian ini pengumpulan data dan instrumennya akan dilihat pada tabel 3.2 sebagai berikut : No Variabel 1 Kemandirian 2 Hasil Belajar Tabel 3.2 Pengumpulan Data dan Instrumennya Indikator Data Teknik Instrumen Pengumpulan Skor rata-rata Jumlah a. Pengamatan a. rubik kemandirian dari pengamatan siswa siswa b. kuesioner yang b. Kuesioner terlibat a. Nilai rata- Nilai Tes tertulis Soal rata siswa tes tes/ulangan b. Persentase siswa siswa jumlah siswa yang mencapai KKM Terlihat dari data tabel di atas dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Teknik pengumpulan data Pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan, kuesioner dan tes. a. Lembar Pengamatan/observasi Pengamatan merupakan salah satu cara mengumpulkan data di lapangan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan lembar observasi mengenai kemandirian belajar siswa kelas IV SD Kanisius Klepu. Peneliti melakukan pengamatan langsung khususnya kemandirian siswa. Dalam pencapaian tujuan pengamatan peneliti menyusun dan memakai lembar pengamatan untuk memperoleh data. Peneliti mendapatkan hasil kemandirian melalui rata-rata skor kemandirian

(78) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 58 yang terdapat 4 indikator yang diambil berdasarkan definisi kemandirian dari Desmita, (2009:185) yaitu 1) Hasrat siswa untuk bersaing untuk maju menjadi lebih baik, 2) Siswa mampu mengambil keputusan dan inisiatif untuk mengatasi masalah yang dihadapi, 3) Siswa memiliki kepercayaan diri dan melaksanakan tugas-tugasnya, 4) Bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. b. Lembar Kuesioner Kemandirian Kuesioner diberikan kepada para siswa untuk mengetahui berbagai hal yang berkaitan dengan aktivitas yang diteliti yaitu tentang kemandirian dihitung dari rata-rata skor kemandirian yang terdapat 4 indikator yang diambil berdasarkan definisi kemandirian menurut Desmita (2009:185), yaitu 1) Hasrat siswa untuk bersaing untuk maju menjadi lebih baik, 2) Siswa mampu mengambil keputusan dan inisiatif untuk mengatasi masalah yang dihadapi, 3) Siswa memiliki kepercayaan diri dan melaksanakan tugas-tugasnya, 4) Bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Pada penelitian ini pemberian kuesioner bertujuan untuk mengumpulkan data tentang kemandirian siswa kelas IV SD Kanisius Klepu. Kuesioner yang disusun oleh peneliti merupakan jenis kuesioner tertutup dengan menggunakan soal kuesioner yang objektif. Penyusunan kuesioner tertutup objektif bertujuan untuk mempermudah peneliti untuk menilai berdasarkan kisi-kisi yang telah disusun.

(79) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 59 c. Soal Tes Menurut Sudjana (2010:67) tes merupakan cara atau prosedur penilaian di bidang pendidikan yang berbentuk pemberian tugas berupa pertanyaan atau perintah sehingga menghasilkan nilai yang melambangkan tingkah laku atau prestasi siswa. Pada penelitian ini dilakukan tes berupa soal-soal evaluasi hasil dari pembelajaran yang diberikan disetiap akhir pertemuan siklus. Tes ini bertujuan untuk mempermudah peneliti mengenai pemahaman siswa terhadap materi ajar yang telah diberikan. 2. Instrumen penelitian a. Lembar Pengamatan/Observasi Dalam pengamatan peneliti menggunakan lembar observasi digunakan untuk mengamati kemandirian siswa di kelas. Berikut instrumen lembar observasi kemandirian siswa berdasarkan indikator dan kriteria penskorannya yang mengacu pada definisi kemandirian menurut Desmita (2009:185). Tabel 3. 3 Kisi-kisi Lembar Observasi Kemandirian Siswa No Indikator Diskriptor 1 Hasrat siswa untuk bersaing untuk maju demi kebaikan dirinya sendiri 2 Siswa mampu 1. Siswa selalu belajar sebelum materi diberikan 2. Siswa berusaha mencari sumber lain untuk dipelajari. 3. Siswa berusaha mengerjakan sendiri soal yang diberikan. 1. Siswa memberikan Keterlaksanaan Ya Tidak Skor

(80) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No Indikator mengambil keputusan dan inisiatif untuk mengatasi masalah yang dihadapi Diskriptor 2. 3. 4. 3 Siswa memiliki kepercayaan diri dan melaksanakan tugas-tugasnya 1. 2. 3. 4. 5. 4 Bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya 1. 2. 3. pendapat untuk menyelesaikan tugas kelompok Ketika mengerjakan tugas siswa menjawab sesuai pengetahuan Ketika menggunakan media pembelajaran siswa mampu mengajukan pendapat Siswa suka berpendapat ketika belajar dalam kelompok Siswa berani untuk maju ke depan untuk menyelesaikan soal Siswa berani mempresentasikan hasil diskusi kelompok Ketika berdiskusi siswa berani untuk berpendapat Ketika berdiskusi siswa mampu mengerjakan soal sesuai dengan tugas yang telah dibagi melalui media pembelajaran Siswa mengikuti aturan dalam menggunakan media pembelajaran Siswa mampu merapikan media pembelajaran yang telah digunakan. Siswa mengumpulkan tugas tepat waktu Siswa merawat atau merapikan buku setelah digunakan Keterlaksanaan Ya Tidak 60 Skor

(81) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 61 Dari data di atas peneliti dapat mengukur tingkat kemandirian belajar siswa melalu pembelajaran. Bentuk lembar observasi kemandirian dapat dilihat pada Lampiran 7. Untuk pemberian skor kemandirian pada tabel di atas menggunakan rambu-rambu skor sebagai berikut : Tabel 3. 4 Rambu-rambu Skoring Pernyataan Keterangan Skor Teramati  1 Tidak Teramati - 0 Menurut Supraktiknya, (2012:44) pemberian skor pada lembar pengamatan jika siswa teramati melakukan indikator kemandirian maka mendapat skor 1 (satu), sedangkan skor 0 (nol) jika tidak teramati melakukan indikator kemandirian. b. Lembar Kuesioner Kemandirian Kuesioner yang diberikan berupa kuesioner tertutup untuk mempermudah siswa dalam mengisi kuesioner. Kuesioner diberikan pada siswa dua kali, yaitu pada akhir siklus I dan setelah siklus II. Kuesioner diberikan untuk mengetahui kemandirian siswa dalam belajar menggunakan media kartu domino dalam mata pelajaran IPS. Penilaian setiap item nomor kuesioner menyesuaikan pada pengukuran skala likert. Menurut Sugiyono (2008:93) skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang

(82) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 62 terhadap fenomena sosial. Dengan skala likert maka variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Indikator dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan. Jawaban setiap item instrumen yang menggunakan skala likert mempunyai gradasi dari yang sangat positif sampai yang sangat negatif, peneliti melakukan modifikasi dengan menghilangkan atau tidak memakai alternatif jawaban raguragu. Karena alternatif jawaban ragu-ragu selalu menjadi jawaban yang netral sedangkan peneliti menginginkan jawaban yang pasti sehingga jawaban ragu-ragu peneliti hilangkan. Sehingga jawabannya dapat berupa kata-kata antara lain sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Tabel pengukuran skala likert dapat dilihat sebagai berikut: Tabel 3. 5 Pengukuran Skala Likert Skor Item Positif Item Negatif Sangat Setuju (SS) 4 1 Setuju (S) 3 2 Tidak Setuju (TS) 2 3 Sangat Tidak Setuju (STS) 1 4 Sumber: Sugiyono (2008:93) Keterangan Tabel kisi-kisi kuesioner kemandirian belajar siswa terhadap mata pelajaran IPS dapat dilihat sebagai berikut:

(83) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 63 Tabel 3.6 Kisi-kisi Kuesioner Kemandirian Jumlah soal No Indikator Item soal Item soal positif negatif 1. Hasrat bersaing untuk maju 1, 2, 3 2. Mengambil keputusan dan inisiatif 4, 5, 6 3. Memiliki kepercayaan diri dan 8, 9, 11 7 11 melaksanakan tugasnya 4. Bertanggung jawab atas apa yang 12, 13, 14, dilakukannya 15 Jumlah soal 13 soal 2 soal Dari data di atas peneliti mengambil data kuesioner pada akhir siklus I dan siklus II untuk melihat tingkat kemandirian belajar siswa. Bentuk lembar kuesioner kemandirian dapat dilihat pada Lampiran 8. c. Soal Tes Dalam penelitian ini menggunakan tes sebagai pengukur hasil belajar siswa. Tes tersebut menggunakan tes tertulis dengan tipe objektif (pilihan berganda), siswa memilih satu jawaban yang benar dari beberapa alternatif jawaban yang diberikan. Tes ini dilakukan guna untuk mengukur tingkat pengetahuan kognitif siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dengan Kompetensi Dasar 2.1 Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya. Jumlah soal seluruhnya yaitu 40 soal, 20 soal digunakan untuk siklus I, sedangakan 20 soal lagi untuk siklus

(84) 64 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI II. Kisi-kisi materi untuk SK ‘‘Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya“ dapat terlihat pada tabel berikut: Tabel 3.7 Kisi-kisi Soal Tes Standar Kompetensi 2. Mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi, dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi. Kompetensi Dasar 2.1 Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya. SIKLUS No. 1. SIKLUS 2. I 3. SIKLUS II 4. Indikator Nomor Soal Memahami potensi daerah dan kegiatan ekonomi Menentukan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10 Menyebutkan pemanfaatan sumber daya alam (sumber daya darat, dan perairan) untuk kegiatan ekonomi Menyimpulkan upaya pelestarian sumber daya alam 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 Jumlah Soal 10 10 10 10 Dari data kisi-kisi soal tes di atas peneliti membuat lembar evaluasi berupa pilihan ganda yang diberikan setiap akhir siklus sebagai ulangan. Kriteria penentuan skor pilihan ganda dapat dilihat pada tabel 3.8 adalah sebagai berikut:

(85) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 65 Tabel 3.8 Kriteria Penskoran Tes Jawaban Skor Benar 1 Salah 0 3. Validitas dan Reliabilitas Instrumen a. Validitas Instrumen Menurut Surapranata, (2009:50) validitas adalah suatu konsep yang berkaitan dengan sejauh mana tes telah mengukur apa yang seharusnya diukur. Validitas sebuah tes selalu dibedakan menjadi dua macam yaitu validitas logis dan validitas empiris. Menurut Surapranata, (2009:50) bentuk validitas ada 4 yaitu validitas isi (content validity), validitas konstruk (construct validity), validitas prediktif (predictive validity), dan validitas konkuren (concurent validity). Dalam penelitian ini peneliti memilih validitas isi dengan expert judgment dan validitas konkuren. Dalam penelitian ini peneliti memvalidasikan kisi-kisi dengan cara expert judgment. Menurut Sugiyono (2010:177) expert judgment adalah menguji instrumen kepada ahli. Peneliti memvalidasikan silabus, RPP, LKS, bahan ajar, dan media kepada guru, kepala sekolah, dan guru kelas. Peneliti menggunakan validitas isi (Content Validity) yang sering pula dinamakan validitas kurikulum yang mengandung arti bahwa alat ukur dipandang valid apabila sesuai dengan isi kurikulum yang hendak diukur (Surapranata, 2009:51). Untuk menentukan validitasnya dapat

(86) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 66 digunakan cara dengan mengkaji tes tersebut. Jika seluruh soal nampak mengukur apa yang seharusnya dites, dapat dikatakan bahwa validitas telah terpenuhi. Menurut Surapranata (2009:55) validitas konkuren atau validitas ada sekarang menunjuk pada hubungan antara tes skor dengan yang dicapai dengan keadaan sekarang. Validitas ini juga dikenal dengan validitas empiris. Sebuah tes dikatakan memiliki concuret validity apabila hasilnya sesuai dengan pengalaman. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan koefisien korelasi biserial untuk menghitung validitas. Koefisien korelasi biserial merupakan perkiraan bagi Pearson product moment correlation antara skor kriteria dan kontinum soal hipotesis yang didikotomisasikan menjadi benar salah (0-1). Perkiraan korelasi Pearson melalui korelasi biserial ini didasarkan atas asumsi bahwa hubungan antara dua variabel itu mengikuti distribusi bivariat normal. Hal ini menunjukkan bahwa skor kriteria pada kelompok total berdistribusi normal. Menurut Surapranata (2009:65) persamaan Pearson product moment yang digunakan untuk menentukan korelasi biserial dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: √ Dengan ( : ) ( )( ) ( ) = Koefisien korelasi antara variabel X dengan variabel Y = Jumlah skor variabel x

(87) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 67 = Jumlah skor variabel y = Jumlah perkalian x dengan y Jumlah kuadrat dari x Jumlah kuadrat dari y Apabila hasil hitungan r hitung > r tabel maka dapat dikatakan butir instrumen tersebut valid, sebaliknya apabila r hitung < r tabel maka dikatakan tidak valid (invalid), dan instrumen tidak dapat digunakan dalam penelitian. Pengukuran validitas item pada penelitian ini menggunakan program SPSS, hal ini bermaksud untuk mempercepat waktu. Data uji validitas soal evaluasi, uji reliabilitas, dan penghitungan indeks kesukaran dapat dilihat pada Lampiran 9, 10, 11. Peneliti melakukan penilaian instrumen menggunakan PAP. Menurut Masidjo (1995:151), Penilaian Acuan Patokan (PAP) mengacu pada suatu patokan keberhasilan atau batas lulus penguasaan bahan yang bersifat pasti. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pedoman dari PAP I dengan skor minimal 65. Tabel 3. 9 Kategori Validasi Perangkat Pembelajaran Rentang skor Nilai huruf Kategori 4,5-5 4-4,49 3,25-3,99 2,75-3,24 0-2,74 A B C D E Sangat Baik Baik Cukup Kurang Baik Sangat Kurang Baik

(88) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 68 1) Uji Validitas Instrumen Kemandirian Dalam penelitian ini peneliti menggunakan panduan dalam pengamatan yang ditempuh dengan cara berkonsultasi dengan dosen (expert judgment). Untuk panduan pengamatan ini dibuat untuk siswa. Penyusunan panduan pengamatan berdasarkan pada 4 indikator kemandirian, dan di setiap indikator memiliki deskriptor berjumlah 3 sampai 5. Sehingga jumlah skor deskriptor adalah 15. Apabila ada satu deskriptor yang nampak akan diberi skor 1, sedangkan yang tidak nampak diberi skor 0, sehingga skor keseluruhan deskriptor adalah 15. Peneliti juga melakukan validasi pedoman atau panduan kuesioner dengan konsultasi kepada orang yang lebih ahli (expert judgment) yaitu kepada dosen dan guru kelas hal tersebut bertujuan supaya panduan kuesioner dapat dikatakan memenuhi kriteria sebagai kuesioner yang baik untuk dikerjakan oleh siswa. Untuk penyusunan panduan kuesioner sama dengan pada penyusunan panduan pengamatan. Hasil rekapan nilai validasi kemandirian dapat dilihat pada tabel 3.10 sebagai berikut: Tabel 3.10 Hasil Penghitungan Validasi Instrumen Kemandirian No. Instrumen Kemandirian Validator 1 Lembar Pengamatan/ Observasi Dosen Guru kelas SD Kanisius Klepu Lembar Kuesioner Dosen Rata-rata 2 Hasil Penilaian Rata-rata 16:5 = 3,2 Keterangan 22:5 = 4,4 7,6:2 = 3,8 31:10 = 3,1 Cukup

(89) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Kemandirian Rata-rata Guru kelas SD Kanisius Klepu 69 43:10 = 4,3 7,4:2 = 3,7 Cukup Melalui data di atas dapat dilihat bahwa rata-rata nilai validasi instrumen kemandirian pada lembar pengamatan/observasi yaitu 3,8 masuk dalam kategori cukup. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa komponen penilaian yang harus direvisi. Pada validasi observasi yang dilakukan oleh dosen terdapat 1 komponen yaitu ketetapan pedoman penskoran yang mendapatkan nilai 4, untuk 4 komponen lainnya mendapatkan nilai 3 dengan kejelasan susunan lembar observasi yang dikomentari bahwa belum ada identitas observer dan waktu pelaksanaan sehingga peneliti melakukan revisi dengan memberikan identitas observer dan waktu pelaksanaan, komponen penilaian pada kesesuaian indikator dengan aspek yang akan dilihat tidak terdapat komentar, pada penggunaan bahasa dan kejelasan cara pengisian terdapat komentar yaitu ada kata yang membuat observer bingung dan belum ada petunjuk pengisian lembar observasi sehingga peneliti melakukan revisi dengan memperbaiki kata dan membuat petunjuk pengisian lembar observasi. Validasi instrumen observasi yang dilakukan oleh guru kelas terdapat 2 komponen penilaian yaitu kejelasan susunan lembar observasi dan kesesuaian indikator dengan aspek yang aka dilihat yang mendapatkan nilai 5 dan tidak terdapat komentar untuk 3 komponen penilaian yang lain mendapatkan nilai 4 juga tidak

(90) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 70 terdapat komentar. Sedangkan hasil rata-rata nilai validasi instrumen kemandirian pada lembar kuesioner yaitu 3,7 dapat dikategorikan cukup. Hal ini dapat terjadi karena banyak komponen penilaian yang mendapatkan komentar sehingga peneliti melakukan revisi untuk perbaikan. Validasi instrumen lembar kuesioner yang dilakukan dosen terdapat 5 komponen yang mendapatkan nilai 4 namun tidak terdapat komentar, terdapat 4 komponen yang mendapatkan nilai 3 dan terdapat komentar pada komponen penilaian ketetapan pilihan kata dalam kuesioner yaitu terdapat komentar ada kata yang membuat pernyataan menjadi ambigu sehingga peneliti melakukan perbaikan pada kata sehingga kata tidak ambigu lagi, pada komponen terdapat pernyataan unfavorabel dan favorabel yaitu komentar bahwa tidak semua aspek ada pernyataan unfavorabel sehingga peneliti merevisi dan membuat aspek pernyataan unfavorabel, pada komponen pertanyaan atau penyataan tidak bermakna ganda terdapat komentar beberapa kalimat ambigu sehingga peneliti memperbaiki kalimat sehingga tidak ambigu lagi untuk hasil validasi instrumen yang dilakukan guru kelas terdapat 3 komponen yang mendapatkan nilai 5 sedangkan ada 7 komponen yang mendapatkan nilai 4 semua komponen penilaian tidak terdapat komentar. Hasil validasi instrumen kemandirian yang telah dilakukan para ahli dapat dilihat pada Lampiran 12.

(91) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 71 2) Uji Validitas Instrumen Hasil Belajar Peneliti membuat kisi-kisi dan soal dengan kompetensi dasar 2.1 mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya khususnya pada materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi. Melalui KD yang telah dipilih, peneliti menentukan indikator yang akan diajarkan pada siklus I maupun siklus II. Setelah itu peneliti membuat soal-soal evaluasi dengan jumlah 50 soal dengan jumlah soal 20 untuk setiap siklusnya. Selanjutnya peneliti melakukan expert judgment soal kepada dosen dan guru kelas. Setelah itu peneliti melakukan revisi terhadap soal yang masih kurang baik ataupun ambigu pada kata-katanya. Peneliti melakukan uji coba pada siswa kelas V di SD Kanisius Klepu pada hari Rabu tanggal 8 Januari 2014 dengan bertujuan bahwa soal yang dibuat benar baik untuk siswa. Setelah peneliti menghitung untuk melihat kevalidan soal. Untuk soal pada siklus I terdapat valid 12 soal. Peneliti melakukan revisi terhadap soal yang tidak valid untuk siklus I mengambil 8 soal yang telah direvisi dan dikonsultasikan kepada guru kelas. Soal-soal yang valid digunakan untuk penelitian yang akan dilakukan peneliti pada siswa kelas IV SD Kanisius Klepu. Hasil validitas soal untuk siklus I dapat dilihat pada tabel 3.11 sebagai berikut.

(92) 72 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Tabel 3.11 Validitas Soal Siklus I No item r hitung r tabel (n=28, a=5%) Item no 1 0,186 0,374 Item no 2 0,011 0,374 Item no 3 0,142 0,374 Item no 4 0,259 0,374 Item no 5 0,308 0,374 Item no 6 0,222 0,374 Item no 7 0,622 0,374 Item no 8 0,581 0,374 Item no 9 0,582 0,374 0,446 0,374 0,080 0,374 0,194 0,374 0,094 0,374 0,267 0,374 Item no 10 Item no 11 Item no 12 Item no 13 Item no Keterangan R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R Kesimpulan No item soal siklus I (setelah validasi) Tidak valid = > revisi 1 Tidak valid - Tidak valid - Tidak valid = > revisi 2 Tidak valid = > revisi 3 Tidak valid = > revisi 4 Valid 5 Valid 6 Valid 7 Valid 8 Tidak valid - Tidak valid = > revisi 9 Tidak valid - Tidak valid = > revisi 10

(93) 73 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No item 14 Item no 15 Item no 16 Item no 17 Item no 18 Item no 19 Item no 20 Item no 21 Item no 22 Item no 23 Item no 24 Item no 25 r hitung 0,319 r tabel (n=28, a=5%) 0,374 0,394 0,374 0,461 0,374 Keterangan tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel Kesimpulan No item soal siklus I (setelah validasi) Tidak valid = > revisi 11 Valid 12 Valid 13 Tidak valid - 0,107 0,374 R positif R hitung > R tabel 0,522 0,374 R positif R hitung > R tabel Valid 14 0,399 0,374 R positif R hitung > R tabel Valid 15 0,581 0,374 R positif R hitung > R tabel Valid 16 0,297 0,374 R positif R hitung > R tabel Tidak valid = > revisi 17 0,386 0,374 Valid 18 0,583 0,374 Valid 19 0,467 0,374 Valid 20 R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel Dari data perolehan Korelasi Product Moment dengan (N=28), pada taraf signifikan 5% (0,374) peneliti memperoleh item valid sebanyak 12 item yaitu item no 7, 8, 9, 10, 16, 17, 19, 20, 21, 23,

(94) 74 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 24, 25. Terdapat item soal yang tidak valid yaitu: item 1, 2, 3, 4, 5, 6, 11, 12, 13, 14, 15, 18, dan 22. Soal-soal yang tidak valid tersebut dilakukan revisi karena masih terdapat kata-kata yang ambigu di dalam pertanyaan dan peneliti mengambil beberapa buah soal yang sesuai dengan indikator yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Setelah peneliti melakukan revisi dilakukan penilaian kembali kepada guru kelas agar soal tidak valid yang telah direvisi dapat digunakan sebagai soal tes. Sehingga didapatkan item soal revisian yang diperlukan peneliti berjumlah 8 item soal untuk kepentingan skripsi yaitu: item no 1, 4, 5, 6, 12, 14, 15, dan 22 yang diambil dari soal tidak valid. Pada siklus II terdapat 12 soal yang valid dan peneliti melakukan revisi pada soal tidak valid dan mengambil 8 soal. Setelah itu soal dapat digunakan untuk penelitian pada siklus II. Data validitas soal untuk siklus II dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 3.12 Validitas Soal Siklus II No item r hitung r tabel (n=28, a=5%) Item no 1 0,004 0,374 Item no 2 0,418 0,374 Item no 3 0,307 0,374 Item 0,080 0,374 Keterangan R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif Kesimpulan No item soal siklus II (setelah validasi) Tidak valid - Valid 1 Tidak valid = > revisi 2 Tidak valid -

(95) 75 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No item r hitung r tabel (n=28, a=5%) no 4 Item no 5 0,446 0,374 Item no 6 0,521 0,374 Item no 7 0,371 0,374 Item no 8 0,275 0,374 Item no 9 0,084 0,374 Item no 10 0,424 0,374 Item no 11 0,142 0,374 Item no 12 0,115 0,374 Item no 13 0,491 0,374 Item no 14 0,123 0,374 Item no 15 0,057 0,374 Item no 16 0,030 0,374 Item no 17 0,089 0,374 Item no 18 0,364 0,374 Item 0,603 0,374 Keterangan R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif Kesimpulan No item soal siklus II (setelah validasi) Valid 3 Valid 4 Tidak valid = > revisi 5 Tidak valid = > revisi 6 Tidak valid - Valid 8 Tidak valid = > revisi 9 Tidak valid = > revisi 10 Valid 11 Tidak valid = > revisi 7 Tidak valid - Tidak valid - Tidak valid = > revisi 12 Tidak valid = > revisi 13 Valid 14

(96) 76 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No item r hitung r tabel (n=28, a=5%) no 19 Item no 20 0,393 0,374 Item no 21 0,521 0,374 Item no 22 0,592 0,374 Item no 23 0,592 0,374 Item no 24 0,592 0,374 Item no 25 0,592 0,374 Keterangan R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel R positif R hitung > R tabel Kesimpulan No item soal siklus II (setelah validasi) Valid 15 Valid 16 Valid 17 Valid 18 Valid 19 Valid 20 Berdasarkan hasil Korelasi Product Moment dengan (N=28) dengan taraf signifikan 5% (0,374). Terdapat 12 item soal yang valid yaitu item no 2, 5, 6, 10, 13, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25. item soal yang tidak valid yaitu 1, 3, 4, 7, 8, 9, 11, 12, 14, 15, 16, 17, dan 18. Peneliti melakukan revisi dengan melakukan validasi kembali kepada guru kelas terhadap soal-soal yang tidak valid dan diambil beberapa item soalyang sesuai dengan indikator yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Sehingga peneliti mengambil 8 item soal untuk keperluan skripsi yaitu item no 3, 7, 8, 11, 12, 14, 17, dan 18. 3) Uji Validitas Perangkat Pembelajaran

(97) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 77 Pada perangkat pembelajaran peneliti membuat silabus, RPP, materi, LKS dan media pembelajaran. Setelah peneliti membuat perangkat pembelajaran peneliti konsultasi kepada dosen dan merevisi. Peneliti juga melakukan expert judgment perangkat pembelajaran kepada kepala sekolah, dan guru. Setelah itu perangkat pembelajaran digunakan untuk penelitian dalam pembelajaran oleh peneliti. Hasil dari expert judgment dapat dilihat pada Lampiran 13. Berikut Penghitungan hasil dari expert judgment perangkat pembelajaran dapat dilihat pada tabel 3.13 sebagai berikut. Tabel 3.13 Hasil Penghitungan Validasi Perangkat Pembelajaran No Perangkat Pembelajaran Validator Silabus Kepala SD Kanisius Klepu Guru Kelas SD Kanisius Klepu 1 Rata-rata 2 RPP Rata-rata 3 LKS Rata-rata 4 Materi Ajar Rata-rata 5 Rata-rata Soal Hasil Penilaian Rata-rata 24:5 = 4,8 Keterangan 23:5 = 4,6 9,4:2 = 4,7 Kepala SD Kanisius Klepu 108:22=4,9 Guru Kelas SD Kanisius 104:22=4,7 Klepu 9,6:2 = 4,8 Kepala SD Kanisius Klepu 35:8 = 4,4 Guru Kelas SD Kanisius 37:8 = 4,6 Klepu 9:2 = 4,5 Kepala SD Kanisius Klepu 38:8 = 4,8 Guru Kelas SD Kanisius 38:8 = 4,8 Klepu 9,6:2 = 4,8 Kepala SD Kanisius Klepu 48:10 = 4,8 Guru Kelas SD Kanisius 45:10 = 4,5 Klepu 9,3:2 = 4,7 Sangat baik Sangat baik Sangat baik Sangat baik Sangat baik

(98) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Berdasarkan rata-rata penghitungan validasi 78 perangkat pembelajaran pada silabus yaitu 4,7 masuk dalam kategori sangat baik, hasil rata-rata RPP diperoleh 4,8 masuk dalam kategori sangat baik, hasil rata-rata LKS diperoleh 4,5 masuk dalam kategori sangat baik, hasil rata-rata materi ajar diperoleh 4,8 masuk dalam kategori sangat baik, dan hasil rata-rata soal diperoleh 4,7 masuk dalam kategori sangat baik. Pada penilaian perangkat pembelajaran yang dilakukan oleh Kepala SD Kanisius Klepu dan guru kelas SD Kanisius Klepu tidak terdapat komentar. 4) Uji Validitas Media Pembelajaran Peneliti membuat media pembelajaran berupa kartu domino. Kartu domino dimainkan ditiap pertemuan 1 dan 2 disetiap siklus I dan siklus II dengan jumlah kartu 13-14 kartu domino IPS. Untuk lebih meyakinkan lagi bahwa media yang dibuat oleh peneliti baik digunakan untuk pembelajaran. Peneliti melakukan expert judgment terhadap media pembelajaran dengan dosen, kepala sekolah, dan guru kelas. Setelah itu peneliti melakukan revisi dan berkonsultasi kembali kepada guru kelas. Sehingga media pembelajaran kartu domino IPS ini dapat digunakan dalam pelaksanaan penelitian. Hasil validasi media pembelajaran dapat dilihat pada Lampiran 14 dan hasil Penghitungan validasi dapat dilihat pada tabel 3.14 sebagai berikut:

(99) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 79 Tabel 3.14 Hasil Penghitungan Validasi Media Pembelajaran Validator Dosen Pembimbing Kepala Sekolah SD Kanisius Klepu Guru Kelas SD Kanisius Klepu Rata-rata Hasil Penilaian Rata-rata 30:7 = 4,3 32:7 = 4,6 33:7 = 4,7 13,6:3 = 4,5 Keterangan Sangat baik Dari data di atas terlihat hasil validasi media pembelajaran yang dilakukan oleh dosen pembimbing yaitu 4,3, hasil validasi yang dilakukan oleh kepala sekolah SD Kanisius Klepu yaitu 4,6 sedangkan hasil validasi yang dilakukan guru kelas SD Kanisius Klepu yaitu 4,7. Dari semua hasil penilaian yang dilakukan oleh para ahli didapat rata-rata dari hasil validasi media pembelajaran adalah 4,5 masuk dalam kategori sangat tinggi. Pada penilaian media pembelajaran terdapat komentar dari dosen yaitu secara keseluruhan, media pembelajaran sudah baik dan layak untuk digunakan dalam penelitian dan guru kelas juga memberikan komentar bahwa media pembelajaran mampu menarik minat belajar anak. b. Reliabilitas Instrumen Menurut Arifin (2009:258) reliabilitas merupakan tingkat atau derajat konsistensi sebuah instrumen. Sebuah tes dikatakan reliabel apabila memberikan hasil tes yang sama bila diteskan pada kelompok yang sama pada waktu yang berbeda. Hasil dari belahan tersebut dihubungkan dengan menggunakan korelasi Product Moment dari person. Dapat dilihat pada tabel 3.15 sebagai berikut.

(100) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 80 Tabel 3.15 Kategori Kualifikasi Reliabilitas Koefisien Korelasi ±0,91-±1,00 ±0,71-±0,90 ±0,41-±0,70 ±0,21-±0,40 ±0,00-±0,20 Keterangan Sangat tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Suatu tes dikatakan mempunyai taraf kepercayaan yang tinggi jika tes tersebut dapat memberikan hasil yang tetap, sehingga pengertian reliabilitas tes berhubungan dengan masalah ketetapan tes (Arikunto, 2012:). Instrumen yang baik merupakan instrumen yang dapat dengan ajeg memberikan data yang sesuai dengan kenyataan. Banyak teknik yang dapat digunakan untuk mengukur reliabilitas soal salah satunya yaitu teknik belah dua dari SpearmanBrown (Sugiyono, 2011:131). Teknik ini dilakukan dengan dengan memisahkan terlebih dahulu antara soal bernomor ganjil dan soal bernomor genap. Rumus untuk menghitung reliabilitas yaitu sebagai berikut : Dengan : Reliabilitas internal seluruh instrumen Korelasi Produk momen antara belahan pertama dan kedua Setelah peneliti melakukan penghitungan validitas soal dan mendapatkan soal-soal yang valid selanjutnya peneliti menghitung

(101) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 81 reliabilitas soal yang valid dan termasuk ke dalam kategori reliabilitas apa soal tersebut. Pada siklus I hasil reliabilitas soal yang didapat yaitu 0,75 dapat dilihat pada tabel 3.15 bahwa hasil siklus I termasuk kategori tinggi. Sedangkan pada siklus II peneliti mendapatkan hasil reliabilitas soal yang sama yaitu 0,64 sehingga dapat dikatakan dalam kategori cukup. Pada reliabilitas siklus II peneliti mendapatkan kategori cukup sehingga menurut Masidjo (1995:208) bahwa suatu instrumen yang taraf kesukarannya normal memiliki arti sebagian besar taraf kesukarannya cukupan dan dapat digunakan. E. Analisis Data Teknik analisis data menurut Sugiyono (2011: 147) ada dua macam yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi (Sugiyono, 2011:147). Jadi statistik ini digunakan bila peneliti hanya ingin mendiskripsikan data sampel dan tidak membuat kesimpulan yang berlaku untuk populasi dimana sampel diambil. Sedangkan statistik inferensial adalah teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi (Sugiyono, 2011:147). Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif dilakukan dengan membandingkan data sebelum dan sesudah tindakan yang dilakukan oleh peneliti. Analisis data berdasarkan indikator kemandirian dan hasil belajar ditentukan dengan cara perhitungan sebagai berikut:

(102) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 82 1. Cara Menghitung Kemandirian dan Hasil Belajar Siswa a. Peningkatan Kemandirian Analisis data kemandirian dilakukan dengan membandingkan kondisi awal, kondisi akhir siklus I, dan kondisi akhir siklus II. Adapun cara penghitungan kemandirian siswa sebagai berikut : 1) Pengamatan/observasi a) Mendata hasil pengamatan kemandirian siswa ke dalam tabel b) Menjumlahkan skor pengamatan secara keseluruhan c) Menghitung skor maksimal dengan rumus Persentase kemandirian = Jumlah.item yang nampak dilakukan x Skor maksimal d) Menghitung skor kemandirian siswa secara keseluruhan Jumlah Skor kemandirian Skor kemandirian siswa = x 100 15 2) Kuesioner a) Membuat tabel skor kuesioner kemandirian siswa b) Menjumlahkan skor kuesioner secara keseluruhan c) Menghitung skor maksimal dengan rumus Skor maksimal = jumlah.item x skor jawaban tertinggi x jumlah siswa d) Menghitung skor kemandirian siswa secara keseluruhan dengan rumus.

(103) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI e) Skor kemandirian siswa = Jumlah Skor kemandirian 83 x 100 Skor maksimal 3) Menghitung rata-rata skor kemandirian siswa Dengan rumus: Rata-rata skor kemandirian = Skor pengamatan + skor kuesioner 2 Menurut Arikunto, (2004:18), kriteria penyusunan instrumen hanya dengan memperhatikan rentangan bilangan tanpa mempertimbangkan apa-apa yang dilakukan dengan membagi rentangan bilangan. Menganalisis data kemandirian siswa dalam belajar dapat ditunjukkan dengan pengamatan dan melalui kuesioner. Pengamatan kemandirian siswa dalam belajar menggunakan 15 item kriteria, jika kriteria nampak maka akan diberikan skor 1 sedang jika kriteria tidak nampak maka akan diberikan skor 0. Demikian juga pada kuesioner kemandirian siswa dalam belajar terdiri dari 15 soal, yang terdiri pilihan jawaban sangat sesuai, sesuai, tidak sesuai, sangat tidak sesuai. Siswa harus memilih salah satu jawaban dengan memberikan tanda centang (√). Dan agar peneliti mengetahui kondisi kemandirian siswa dalam belajar, maka diambil rata-rata kemandirian belajar dari pengamatan maupun dari kuesioner.

(104) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 84 Untuk mengetahui kategori rata-rata kemandirian siswa berdasarkan kriteria kuantitatif tanpa pertimbangan menurut Arikunto (2004:18) dapat melihat pada tabel di bawah ini : Table 3. 16 Klasifikasi rata-rata kemandirian siswa Rentang Persentase Skor Interval skor Kategori 81%-100% 81-100 Baik Sekali 61%-80% 61-80 Baik 41%-60% 41-60 Cukup 21%-40% 21-40 Kurang <21% < 21 Kurang sekali Mendapatkan kriteria keberhasilan itu dinyatakan jika hasil yang diperoleh mencapai klasifikasi rata-rata yaitu 100 dengan kategori baik sekali. Kemandirian siswa dalam belajar dapat diperoleh melalui pengamatan dan kuesioner. Dengan membandingkan kondisi awal dengan siklus I dan siklus II bermanfaat untuk peneliti dalam menyimpulkan apakah kemandirian siswa dalam belajar mengalami peningkatan setelah menggunakan media pembelajaran kartu domino. b. Peningkatan hasil belajar siswa Dalam penelitian ini peningkatan hasil belajar siswa diukur dengan menggunakan tes dengan bentuk soal objektif dalam pilihan ganda. Sesudah soal diujikan, hasil nilai setiap siswa dimasukkan ke dalam tabel dengan kriteria penilaian sebagai berikut:

(105) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 85 1) Pensekoran Jawaban benar = 1 Jawaban salah = 0 2) Menghitung nilai setiap siswa Dengan rumus : Nilai = Jumlah skor yang didapat siswa x 100 20 3) Menghitung nilai rata-rata Dengan rumus : Jumlah nilai Nilai rata-rata (N) = n Ket : Jumlah nilai = Jumlah nilai yang diperoleh seluruh siswa n = Jumlah seluruh siswa 4) Menghitung persentase siswa yang mencapai KKM Dengan rumus : Persentase = Jumlah siswa yang mencapai KKM x100 % Jumlah siswa 5) Membandingkan tingkat hasil belajar siswa pada setiap siklus dengan kondisi awal, untuk menyimpulkan apakah terjadi peningkatan hasil belajar atau tidak. F. Kriteria Keberhasilan Berdasarkan judul, penelitian ini memiliki dua variabel yaitu kemandirian dan hasil belajar. Pengamatan kemandirian siswa dilakukan saat proses belajar mengajar berlangsung yang bertujuan untuk mengetahui

(106) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 86 apakah terjadi peningkatan pada kemandirian siswa tiap siklus. Untuk mengukur hasil belajar siswa dilakukan di setiap siklus agar guru mengetahui apakah terjadi peningkatan hasil belajar terhadap perlakuan yang telah diberikan. Kriteria keberhasilan tes dalam penelitian ini ditentukan dengan KKM. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) hasil belajar siswa kelas IV SD Kanisius Klepu pada mata pelajaran IPS yaitu 60. Penentuan indikator keberhasilan ditentukan peneliti untuk setiap akhir siklusnya. Jika siswa dapat mencapai atau melebihi nilai KKM yang telah ditentukan pada setiap siklus maka dapat dikatakan siswa tersebut sudah mencapai keberhasilan ketuntasan. Tabel 3.17 berikut menampilkan kriteria keberhasilan kemandirian dan hasil belajar siswa dalam penelitian ini. Tabel 3.17 Kriteria Keberhasilan Kemandirian dan Hasil Belajar Setiap Siklus Target Akhir Siklus Kondisi Variabel Indikator awal I II Skor rata-rata Kemandirian 25 (kurang) 60 (cukup) 70 (baik) kemandirian siswa 75 80 Nilai rata-rata siswa 64 Persentase jumlah Hasil Belajar siswa yang mencapai 63% 75% 80% KKM Penelitian ini dilakukan untuk meneliti peningkatan kemandirian dari skor rata-rata kemandirian siswa pada kondisi awal 25 dengan kategori kurang, target pada siklus I 60 dengan kategori cukup, dan target siklus II 70 dengan kategori baik. Sedangkan untuk hasil belajar peneliti melihat nilai rata-rata siswa untuk kondisi awal 64, peneliti membuat

(107) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 87 target untuk siklus I yaitu 75, siklus II yaitu 80. Pada persentase jumlah siswa yang mencapai KKM pada kondisi awal mencapai 63%, peneliti membuat target pada siklus I yaitu 75% sedangkan siklus II yaitu 80%.

(108) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab IV akan dipaparkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Bab berisi tentang hasil penelitian dan pembahasan. A. Hasil Penelitian Pengambilan data penelitian mulai dilakukan tanggal 15 Januari 2014 sampai 29 Januari 2014. Penelitian ini dilaksanakan 6 kali pertemuan dalam 2 siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Kanisius Klepu dengan jumlah siswa 24 siswa, yaitu 14 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Hasil penelitian dengan judul “Penggunaan Media Pembelajaran Kartu Domino untuk Meningkatkan Kemandirian dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Kanisius Klepu Tahun Pelajaran 2013/2014”, dengan kegiatan sebagai berikut: 1. Kondisi Awal Sebelum Penelitian Penelitian yang dilakukan dalam siklus I dan siklus II sebelumnya peneliti melakukan pengamatan. Dengan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi awal kemandirian siswa dalam belajar terhadap mata pelajaran IPS sebelum peneliti menggunakan media kartu domino IPS. Pada saat pembelajaran peneliti melakukan pengamatan melalui lembar pengamatan hal ini guna untuk mendukung data kemandirian belajar siswa terhadap pembelajaran pada mata pelajaran IPS. 88

(109) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 89 a. Kemandirian Belajar Untuk melihat tingkat kemandirian siswa pada mata pelajaran IPS peneliti mengambil data dengan melakukan pengamatan. Setelah mengamati bagaimana kemandirian siswa dalam belajar peneliti menghitung hasil pengamatan dan mendapatkan hasil pengamatan yang dapat dikatakan kurang. Kondisi awal kemandirian belajar siswa dapat dilihat pada Lampiran 15. Di bawah ini adalah hasil pengamatan dari kemandirian siswa dalam belajar. Tabel 4. 1 Persentase Data Nilai Kemandirian Siswa Berdasarkan Pengamatan No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Nama H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9 H10 H11 H12 H13 H14 H15 H16 H17 H18 H19 H20 H21 H22 H23 H24 Persentase Kemandirian Kategori 20 27 13 13 7 7 20 27 20 27 13 20 60 20 20 27 60 13 20 13 60 20 13 67 Kurang sekali Cukup Kurang sekali Kurang sekali Kurang sekali Kurang sekali Kurang sekali Kurang Kurang sekali Kurang Kurang sekali Kurang sekali Cukup Kurang sekali Kurang sekali Kurang Cukup Kurang sekali Kurang sekali Kurang sekali Cukup Kurang sekali Kurang sekali Baik

(110) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Jumlah Rata-rata 607 25 90 Kurang Dari tabel di atas dapat dilihat rata-rata kemandirian siswa dalam belajar berdasarkan pengamatan sebesar 25 yang termasuk dalam kategori kemadirian kurang. Siswa yang mendapatkan kategori kemandirian kurang sekali berjumlah 16 siswa dari 24 siswa (67%). Sedangkan siswa yang mendapatkan kategori kemandirian kurang berjumlah 3 siswa dari 24 siswa (13%). Siswa yang mendapatkan kategori kemandirian cukup berjumlah 4 siswa dari 24 siswa (17%), sedangkan siswa yang mendapatkan kategori baik berjumlah 1 siswa dari 24 siswa (4%). b. Hasil Belajar Untuk kondisi awal peneliti mengambil data hasil belajar berdasarkan nilai ulangan siswa pada mata pelajaran IPS dengan nilai KKM 60 pada Kompetensi Dasar 2.1 Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya khususnya pada materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi. Daftar nilai kelas IV Tahun Pelajaran 2012/2013 dapat dilihat pada Lampiran 16.

(111) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Tabel 4.2 Hasil Ulangan IPS Siswa Kelas IV Tahun Pelajaran 2012/2013 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Nama W1 W2 W3 W4 W5 W6 W7 W8 W9 W10 W11 W12 W13 W14 W15 W16 W17 W18 W19 W20 W21 W22 W23 W24 W25 W26 W27 W28 W29 W30 Jumlah Rata-rata Nilai tertinggi Nilai terendah Persentase siswa tuntas Persentase siswa tidak tuntas Nilai 80 22 70 92 50 68 90 77 60 47 30 83 82 47 87 50 83 92 92 63 97 50 47 0 83 83 47 0 63 83 1918 64 97 0 63% (19 siswa) 37% (11 siswa) Ketuntasan Ya Tidak √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 19 11 91

(112) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 92 Melalui data di atas, dapat terlihat bahwa rata-rata hasil ulangan IPS siswa kelas IV pada tahun ajaran 2012/2013sebesar rata-rata 64 dari 30 siswa. nilai yang di atas KKM terdiri dari 19 siswa (63%) sedangkan sisanya 11 siswa (37%) mendapatkan nilai di bawah KKM. Dapat dilihat juga nilai tertinggi yang didapat adalah 97 sedangkan nilai terendah adalah 0. 2. Pelaksanaan Siklus I Di dalam siklus I penelitian dilakukan dalam empat bagian yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pada siklus I ini dilakukan selama tiga kali pertemuan dengan alokasi waktu 6x40 menit (6 jam pelajaran). Pertemuan 1 pada siklus I dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 15 Januari 2014. Kegiatan pada pertemuan 1 berlangsung dari pukul 07.00 sampai pukul 08.20 WIB dengan materi ajar memahami potensi daerah dan kegiatan ekonomi. Untuk pertemuan 2 di siklus 1 dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 16 Januari 2014. Kegiatan pada pertemuan 2 ini berlangsung dari pukul 07.00 sampai 08.20 WIB. Sedangkan pertemuan 3 di siklus I dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 21 Januari 2014 dan kegiatan pertemuan 3 berlangsung dari pukul 07.00 sampai pukul 08.20 WIB. Pada pertemuan 3 ini peneliti melakukan evaluasi besar untuk siklus I. a. Perencanaan Dalam bagian ini, peneliti mempersiapkan dan merancang silabus, RPP, soal evaluasi, dan lembar kerja siswa. Serta menyiapkan media

(113) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 93 pembelajaran yaitu kartu domino IPS yang dibutuhkan untuk kegiatan belajar mengajar dalam meningkatkan kemandirian siswa dalam belajar. Peneliti juga menyiapkan lembar kuesioner yang dilakukan sehari sebelum melaksanakan siklus I dan menyiapkan lembar pengamatan. b. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan dilaksanakan pada tanggal 15, 16, dan 21 Januari 2014. Di dalam penelitian ini semua subyek penelitian yaitu siswa kelas IV dan tidak ada yang tidak hadir. Dalam pelaksanaan tindakan berjalan sesuai dengan perencanaan yang sudah disusun oleh peneliti yaitu melakukan proses belajar mengajar IPS dengan menggunakan media pembelajaran kartu domino IPS. Penilaian autentik terdapat pada pertemuan ke- 3 yaitu evaluasi. Dengan melakukan evaluasi peneliti mengetahui hasil belajar selama proses belajar mengajar berlangsung. Berikut ini uraian dalam kegiatan yang dilakukan pada siklus I: 1) Pertemuan 1 Dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 15 Januari 2014 selama 2x40 menit (2 jam pelajaran). Untuk kegiatan awal pada pertemuan 1 seperti biasa dalam pembelajaran guru bersama siswa saling memberikan salam, dan melakukan doa bersama. Setelah itu guru melakukan presensi terhadap siswa yang hadir. Sebagai pemanasan guru memberikan motivasi dengan mengajak siswa bernyanyi “Menanam Jagung”. Selanjutnya guru melakukan tanya jawab terhadap siswa mengenai lagu yang dinyanyikan karena berkaitan dengan materi yang akan dipelajari

(114) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 94 yaitu mengenai kegiatan ekonomi. Setelah itu guru menyampaikan kepada siswa kompetensi pembelajaran yang akan dipelajari pada hari ini yaitu mengenai produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi (Menyebutkan kegiatan ekonomi, menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi). Dalam kegiatan inti pada pertemuan 1 guru menjelaskan materi dengan membawa kartu domino dengan menempelkannya di papan tulis. Sambil menjelaskan guru memberitahukan cara menggunakan media kartu domino. Siswa diminta untuk mencari jawaban dari pertanyaan yang ada di sisi bagian kartu dengan menggunakan kartu domino lainnya agar siswa mendapatkan pengalaman dalam bermain kartu domino. Setelah semua pertanyaan dalam kartu domino terjawab guru kembali menjelaskan mengenai materi yang terkait dalam media kartu domino tersebut. Selanjutnya siswa langsung dibagi dalam kelompok yaitu menjadi 5 kelompok dan setiap kelompok terdapat 4 sampai 5 siswa. Di dalam kelompok siswa akan mengerjakan LKS (Lembar Kerja Siswa) dengan memainkan kartu domino. Guru meminta siswa untuk membaca peraturan bermain kartu domino tersebut. Sambil mengerjakan dan bermain guru memantau siswa dalam belajar. Setelah siswa selesai mengerjakan tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas. Tidak lupa guru membenarkan apabila terdapat jawaban yang masih kurang tepat.

(115) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 95 Kegiatan akhir dipertemuan 1 guru merangkum dari hasil pembelajaran yang telah dilakukan pada hari ini. Siswa juga diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami. Setelah itu siswa mengerjakan soal evaluasi. Tidak lupa guru meminta siswa untuk merefleksikan tentang apa yang siswa rasakan selama mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini. Siswa juga diminta untuk menuliskan keinginan mereka agar lebih dapat memahami tentang produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi di rumah dan siswa juga diberikan PR guna untuk mengingat kembali materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi. Setelah itu siswa dan guru melakukan doa penutup serta pemberian salam. 2) Pertemuan 2 Dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 16 Januari 2014 selama 2x40 menit (2 jam pelajaran). Kegiatan awal yang ada pada pertemua 2 siklus I ini di awali dengan pemberian salam, doa bersama, dan presensi. Guru melakukan tanya jawab mengenai materi yang lalu. Guru menyampaikan kompetensi pembelajaran, serta memberikan motivasi dengan mengajarkan siswa untuk melakukan tepuk salam. Untuk kegiatan inti pada pertemuan 2 siklus I siswa langsung masuk ke dalam kelompok masing-masing. Dengan dibagikan media kartu domino IPS disetiap kelompok. Siswa diarahkan aturan penggunaan media kartu domino. Sambil siswa bermain juga mengerjakan LKS dan guru mengawasi kegiatan yang dilakukan siswa. Kelompok

(116) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 96 mempresentasikan dan membahas bersama dari hasil kerja mereka. Siswa dan guru melakukan tanya jawab. Kegiatan akhir di pertemuan 2 ini siswa dan guru merangkum bersama mengenai pelajaran yang telah dilakukan. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya apabila masih ada materi yang kurang jelas. Siswa mengerjakan evaluasi, membuat refleksi dan menuliskan aksi mengenai kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam yang ada di sekitar lingkungan siswa. Siswa juga diberi PR dan mempelajari materi yang telah dipelajari. Siswa dan guru berdoa bersama. 3) Pertemuan 3 Pada pertemuan 3 ini dilakukan pada hari Selasa tanggal 21 Januari 2014 selama 2x40 menit (2 jam pelajaran). Untuk kegiatan pada pertemuan 3 guru memberikan soal-soal evaluasi sebagai ulangan pada siklus I guna untuk melihat hasil belajar siswa dengan menggunakan media kartu domino. Tidak lupa guru juga meminta siswa untuk mempelajari materi selanjutnya mengenai produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi. c. Pengamatan Peneliti juga melakukan pengamatan disaat kegiatan belajar mengajar dengan dibantu oleh guru kelas dan teman sejawat. Peneliti juga membagikan lembar kuesioner kepada siswa pada akhir siklus I. Pengamatan dan lembar kuesioner yang bertujuan agar peneliti mengetahui bagaimana hasil tingkat kemandirian yang dialami siswa

(117) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 97 pada saat mengikuti pembelajaran IPS dengan menggunakan media kartu domino. 1) Kemandirian Belajar Hasil penghitungan observasi dan kuesioner kemandirian siswa siklus I dapat dilihat pada Lampiran 17 dan hasil kemandirian siswa dalam belajar dapat dilihat pada tabel 4.3 sebagai berikut: Tabel 4.3 Persentase Hasil Nilai Kemandirian Siswa Pada Siklus I No Nama 1 H1 2 H2 3 H3 4 H4 5 H5 6 H6 7 H7 8 H8 9 H9 10 H10 11 H11 12 H12 13 H13 14 H14 15 H15 16 H16 17 H17 18 H18 19 H19 20 H20 21 H21 22 H22 23 H23 24 H24 Jumlah Rata-rata Observasi Pertemuan Ratarata 1 2 47 53 50 60 67 64 47 53 50 60 53 57 60 53 57 53 53 53 53 60 57 60 67 64 53 60 57 60 67 64 47 53 50 40 53 47 67 73 70 40 60 50 60 73 67 60 67 64 73 73 73 40 60 57 40 47 44 33 40 37 60 67 64 60 73 67 40 47 44 73 80 77 Kuesioner 75 67 75 68 67 72 77 70 77 70 75 68 75 72 72 72 75 72 73 73 75 77 75 82 RataKeterangan rata 63 66 63 63 62 63 67 67 67 67 63 58 73 61 70 68 74 65 59 55 70 72 60 80 1569 65 Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Cukup Baik Baik Baik Baik Baik Baik Cukup Cukup Baik Baik Cukup Baik Baik

(118) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 98 Dari hasil data untuk lembar observasi dan lembar kuesioner pada siklus I terlihat rata-rata siswa untuk kemandirian dalam belajar IPS mencapai 65 dan termasuk dalam kategori baik. Dapat dilihat pada tabel 3.15 kategori rata-rata kemandirian siswa. Terlihat juga ada 20 siswa dari 24 siswa (83%) yang masuk ke dalam kategori baik. Sedangkan ada 4 siswa dari 24 siswa (17%) yang mendapatkan kategori cukup dalam pencapaian hasil kemandirian dalam belajar. Melihat dari hasil kemandirian siswa dalam belajar peneliti berhasil mencapai hasil sesuai dengan kriteria keberhasilan pada tabel 3.16. 2) Hasil Belajar Untuk hasil belajar peneliti mendapatkannya dengan mengambil nilai evaluasi pada saat pertemuan 3 di akhir siklus I. Dengan materi Menyebutkan pengertian dan macam-macam kegiatan ekonomi, Menjelaskan kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat. Sedangkan KKM yang harus dicapai untuk mata pelajaran IPS adalah 60. Dengan demikian peneliti menghitung hasil nilai evaluasi siswa dan bentuk soal evaluasi siklus I, kunci jawaban dan hasil evaluasi siklus I dapat dilihat pada Lampiran 18, 19 dan 20. Hasil belajar siswa dapat dilihat pada tabel 4.4 sebagai berikut. Tabel 4.4 Hasil Belajar Siklus I No 1 2 3 4 5 Nama H1 H2 H3 H4 H5 Nilai 85 90 85 70 75 Keterangan Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas

(119) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No Nama 6 H6 7 H7 8 H8 9 H9 10 H10 11 H11 12 H12 13 H13 14 H14 15 H15 16 H16 17 H17 18 H18 19 H19 20 H20 21 H21 22 H22 23 H23 24 H24 Jumlah Rata-rata Nilai tertinggi Nilai terendah Persentase siswa tuntas Persentase siswa idak tuntas Nilai 50 90 85 65 75 65 80 100 80 90 100 95 80 65 50 95 80 90 75 99 Keterangan Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas 1915 80 100 50 92% (22 Siswa) 8% (2 Siswa) Dari data hasil belajar siswa kelas IV dalam mata pelajaran IPS di akhir siklus I dapat dilihat bahwa jumlah nilai siswa untuk evaluasi di siklus I yaitu 1910. Untuk rata-rata nilai siswa yaitu 80. Dapat dilihat dalam tabel 3.16 untuk target pencapaian rata-rata hasil belajar yang diharapkan peneliti 75 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil belajar siswa dalam nilai evaluasi di siklus I melebihi target nilai yang diharapkan. Dengan jumlah siswa yang nilainya tuntas atau di atas

(120) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 100 KKM ada 22 siswa (92%) sedangkan siswa yang mendapatkan nilai tidak tuntas atau dibawah KKM berjumlah 2 siswa (8%). d. Refleksi Dari hasil pelaksanaan yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti melakukan refleksi untuk melihat bagaimana tingkat hasil kemandirian dan hasil belajar siswa dalam belajar IPS dengan menggunakan media kartu domino IPS. Peneliti melakukan refleksi untuk proses pembelajaran dan hasil siklus I: 1) Proses Pembelajaran Dalam proses pembelajaran pada siklus I dengan menggunakan media kartu domino IPS peneliti mendapatkan kelebihan, kekurangan atau hambatan selama kegiatan pembelajaran serta usaha yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang terjadi. Pada siklus I peneliti menemukan kelebihan seperti siswa terlihat antusias dalam belajar, siswa dalam kelompok terlihat kompak dan mandiri dalam menjawab soal, suasana kelas lebih tenang siswa berbicara untuk membahas materi yang didapat, siswa terlatih untuk belajar jujur dalam belajar. Kekurangan yang didapat pada siklus I yaitu pada saat guru menjelaskan dengan menggunakan kartu domino media yang digunakan terlalu kecil sehingga siswa masih kurang jelas untuk melihat tulisan yang ada pada kartu, waktu yang dibutuhkan untuk pembelajaran melebihi alokasi waktu yang tersedia.

(121) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 101 Melalui kekurangan tersebut peneliti melakukan usaha untuk mengatasinya yaitu dengan membuat media kartu domino yang lebih besar dalam menjelaskan materi di depan kelas sehingga siswa yang berada di belakang dapat melihat tulisan yang ada pada kartu, peneliti mengurangi jumlah kartu menjadi lebih sedikit yang pada pertemuan 1 jumlah kartu domino 26 kartu pada pertemuan 2 hanya 13 kartu. 2) Hasil Siklus I Pada siklus I peneliti sudah mendapatkan hasil dari kemandirian dan hasil belajar siswa kelas IV SD Kanisius Klepu keduanya menunjukkan bahwa apa yang telah dirancang pada siklus I mendapatkan hasil yang memuaskan karena hasil pengamatan dan kuesioner menunjukkan jumlah rata-rata 65 masuk dalam kategori baik sudah melebihi target yang ingin dicapai peneliti yaitu 60. Sedangkan pada hasil belajar melalui evaluasi dengan nilai rata-rata yaitu 80 dengan menunjukkan 22 siswa (92%) mendapatkan nilai di atas KKM. Hanya terdapat 2 siswa (8%) yang belum memenuhi nilai KKM dari hasil rata-rata evaluasi sudah melebihi target yang ingin dicapai peneliti yaitu 75% sedangkan nilai persentase evaluasi peneliti juga sudah melebihi target yang dibuat yaitu 75%. Namun untuk lebih memantapkan lagi peneliti melakukan pembelajaran dalam siklus II dengan materi IPS selanjutnya yaitu menyebutkan pemanfaatan sumber daya alam (sumber daya darat, dan perairan)

(122) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 102 untuk kegiatan ekonomi dan menyimpulkan upaya pelestarian sumber daya alam. 3. Pelaksanaan Siklus II Di dalam siklus II penelitian dilakukan sama pada siklus I. Siklus II dilakukan selama tiga kali pertemuan dengan alokasi waktu 6x40 menit (6 jam pelajaran). Pertemuan 1 dilakukan pada hari Rabu tanggal 22 Januari 2014. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada pukul 07.00 sampai 08.20 WIB. Peneliti melakukan pertemuan 2 pada hari Selasa tanggal 28 Januari 2014. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 07.00 sampai 08.20 WIB. Sedangkan pertemuan 3 dilakukan pada hari Rabu tanggal 29 Januari 2014. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 07.00 sampai 08.20 WIB. Untuk pertemuan 3 sama seperti siklus I pada siklus II peneliti melakukan evaluasi besar. a. Perencanaan Siklus II ini persiapan yang dilakukan peneliti tidak jauh beda pada saat peneliti melakukan perencanaan pada siklus I. Peneliti mempersiapkan silabus, RPP, soal evaluasi, dan lembar kerja siswa. Serta mempersiapkan media pembelajaran yaitu kartu domino IPS yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran guna untuk meningkatkan kemandirian siswa dalam belajar. Peneliti juga menyiapkan lembar kuesioner yang akan siswa isi pada akhir siklus II serta menyiapkan lembar pengamatan.

(123) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 103 b. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan dilaksanakan pada tanggal 22, 28, dan 29 Januari 2014. Subyek dalam penelitian ini masih sama pada saat dilaksanakannya penelitian pada siklus I. Pada siklus II semua siswa hadir dan pelaksanaan tindakan berjalan sesuai dengan perencanaan yang sudah disusun oleh peneliti dengan melakukan proses belajar mengajar IPS dengan menggunakan media kartu domino IPS. Penilaian autentik juga dilakukan pada pertemuan ke-3 yaitu dengan evaluasi. Peneliti bertujuan dengan melakukan evaluasi dapat mengetahui hasil belajar selama proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Uraian kegiatan yang dilakukan pada siklus II sebagai berikut. 1) Pertemuan 1 Dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 22 Januari 2014 selama 2x40 menit (2 jam pelajaran). Pada kegiatan awal guru dan siswa melakukan salam, berdoa bersama, dan presensi. Sebagai motivasi guru mengajak siswa untuk bernyanyi “Memandang Alam”. Dari lagu guru bertanya kepada siswa karena isi lagu berkaitan dengan materi yang akan dipelajari yaitu mengenai pemanfaatan sumber daya alam. Setelah itu guru meyampaikan kompetensi pembelajaran hari ini yaitu mengenai pemanfaatan sumber daya alam. Guru menjelaskan materi dengan bermain kartu domino guna untuk menggali pengetahuan awal siswa. Pada saat pembelajaran siswa diminta untuk menyelesaikan pertanyaan yang ada pada kartu

(124) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 104 domino dengan maju ke depan memilih jawaban pada kartu domino yang lainnya. Setelah semua pertanyaan pada kartu domino terjawab guru bersama siswa melakukan tanya jawab. Sambil menjelaskan kembali guru melakukan pembenaran pada jawaban yang kurang tepat. Siswa dibagi dalam kelompok dan dibagikan LKS. Siswa mengerjakan LKS sambil bermain kartu domino secara berkelompok. Guru memantau perkembangan belajar siswa. selanjutnya siswa mempresentasikan hasil kerja dan guru membenarkan jawaban yang kurang tepat. Dalam kegiatan akhir siklus II ini siswa dan guru merangkum bersama mengenai materi yang telah dipelajari. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Setelah itu siswa mengerjakan soal evaluasi, melakukan refleksi, dan siswa diminta untuk menuliskan keinginan mereka agar lebih memahami mengenai sumber daya darat dan sumber daya perairan. Siswa juga diberi PR dan diminta untuk mempelajari materi selanjutnya mengenai upayaupaya pelestarian sumber daya alam. Siswa dan guru menutup pembelajaran dengan berdoa. 2) Pertemuan 2 Pertemuan 2 dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 28 Januari 2014 dengan alokasi waktu 2x40 menit (2 jam pelajaran). Kegiatan awal dipertemuan 2 ini sama seperti pada kegiatan awal dipertemuan 1 guru dan siswa melakukan salam, doa, dan presensi. Guru juga

(125) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 105 memotivasi siswa dengan bernyanyi, bertanya jawab mengenai lagu yang dinyanyikan dan guru menyampaikan kompetensi pembelajaran yaitu upaya-apaya pelestarian sumber daya alam. Sama pada pertemuan 1 pada pertemuan 2 dikegiatan inti guru menjelaskan materi dengan mengajak siswa bermain kartu domino. Guru juga memberitahukan kembali peraturan permainan kartu domino kepada siswa. Setelah semua pertanyaan terjawab guru kembali menjelaskan kembali dari kartu domino yang telah disusun siswa, membenarkan bila terdapat jawaban yang kurang tepat. Seperti dikegiatan inti pada pertemuan sebelumnya siswa masuk ke dalam kelompok untuk mengerjakan LKS dengan bermain kartu domino secara berkelompok. Untuk kegiatan akhir di siklus II ini guru dan siswa merangkum bersama hasil pembelajaran yang telah dilakukan. Guru juga memberi kesempatan pada siswa untuk bertanya. Siswa mengerjakan soal evaluasi, melakukan refleksi, dan menuliskan keinginan mereka agar lebih dapat memahami materi upaya-upaya pelestarian sumber daya alam, serta pemberian PR dan mengingatkan siswa untuk belajar mengenai materi yang telah dipelajari. Setelah itu guru dan siswa doa bersama. 3) Pertemuan 3 Pertemuan 3 dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 29 Januari 2014 dengan alokasi waktu 2x40 menit (2 jam pelajaran). Di dalam

(126) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 106 pertemuan 3 ini pada kegiatan awal sama seperti kegiatan awal dipertemuan sebelumnya. Hanya saja pada kegiatan inti siswa mengerjakan soal evaluasi. Setelah itu siswa dan guru melakukan tanya jawab. Pada kegiatan akhir siswa melakukan refleksi dan aksi dengan menuliskan usaha-usaha mereka untuk lebih melestarikan sumber daya alam yang ada di lingkungan mereka. Siswa juga diberi PR dan diminta untuk mempelajari materi selanjutnya mengenai pundi-pundi koperasi. Selanjutnya guru dan siswa berdoa. c. Pengamatan Pengamatan yang dilakukan oleh peneliti juga dibantu oleh guru kelas dan teman sejawat. Siswa mengisi lembar kuesioner pada akhir siklus II saat proses pembelajaran telah berakhir. Sama dengan siklus I pengamatan dan lembar kuesioner yang bertujuan agar peneliti mengetahui bagaimana hasil tingkat kemandirian yang dialami siswa pada saat mengikuti pembelajaran IPS dengan menggunakan media kartu domino. 1) Kemandirian Belajar Hasil penghitungan observasi dan kuesioner kemandirian belajar siswa siklus II dapata dilihat pada Lampiran 21. Hasil kemandirian siswa dalam belajar dapat dilihat pada tabel 4.5 sebagai berikut:

(127) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 107 Tabel 4.5 Persentase Hasil Nilai Kemandirian Siswa Pada Siklus II No Nama 1 H1 2 H2 3 H3 4 H4 5 H5 6 H6 7 H7 8 H8 9 H9 10 H10 11 H11 12 H12 13 H13 14 H14 15 H15 16 H16 17 H17 18 H18 19 H19 20 H20 21 H21 22 H22 23 H23 24 H24 Jumlah Rata-rata Observasi Pertemuan Rata- Kuesioner rata 1 2 60 67 60 60 60 53 60 67 67 73 60 53 73 60 73 67 80 67 73 53 93 73 53 100 67 73 67 60 67 60 67 73 80 87 67 60 80 73 73 73 87 67 60 60 87 73 47 100 64 70 64 60 64 57 64 70 74 80 64 57 77 67 73 70 84 67 67 57 90 73 50 100 78 80 73 73 85 85 87 82 83 83 82 72 93 80 92 88 85 93 83 85 83 78 75 100 Ratarata 71 75 69 67 75 71 76 76 79 82 73 65 85 74 83 79 85 80 75 71 87 76 63 100 1831 76 Keterangan Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik sekali Baik Baik Baik sekali Baik Baik sekali Baik Baik sekali Baik Baik Baik Baik sekali Baik Baik Baik sekali Baik Dari data pada lembar observasi dan lembar kuesioner kemandirian siswa dalam belajar siklus II di atas dapat kita lihat bahwa rata-rata siswa yaitu 76 dan termasuk dalam katergori baik. Dapat dilihat pada tabel 3.15 kategori rata-rata kemandirian siswa. Terlihat ada 18 siswa dari 24 siswa (75%) yang termasuk ke dalam kategori baik, terdapat 6 siswa dari 24 siswa (25%) yang termasuk ke

(128) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 108 dalam kategori baik sekali. Melihat dari hasil kemandirian siswa dalam belajar peneliti berhasil mencapai hasil sesuai dengan kriteria keberhasilan pada tabel 3.16. 2) Hasil Belajar Peneliti mendapatkan hasil belajar siswa yaitu dengan mengambil nilai evaluasi pada saat pertemuan 3 di akhir siklus II. Dengan materi Menyebutkan pemanfaatan sumber daya alam (sumber daya darat, dan perairan) untuk kegiatan ekonomi, dan Menyimpulkan upaya pelestarian sumber daya alam. Sedangkan KKM yang harus dicapai untuk mata pelajaran IPS adalah 60. Dengan demikian peneliti menghitung hasil nilai evaluasi siswa dan dapat hasil belajar siswa dapat dilihat pada tabel 4.6 sebagai berikut. Bentuk soal evaluasi siklus II, kunci jawaban, dan hasil evaluasi siklus II dapat dilihat pada Lampiran 22, 23, dan 24. Tabel 4.6 Hasil Belajar Siklus II No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Nama H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9 H10 H11 H12 H13 H14 H15 Nilai 60 90 85 80 70 70 65 85 80 90 75 85 100 80 75 Keterangan Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas

(129) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No Nama 16 H16 17 H17 18 H18 19 H19 20 H20 21 H21 22 H22 23 H23 24 H24 Jumlah Rata-rata Nilai tertinggi Nilai terrendah Persentase siswa tuntas Persentase siswa tidak tuntas Nilai 85 100 90 75 75 95 85 80 100 109 Keterangan Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas 1975 82 100 60 100% (24 Siswa) 0% (0 Siswa) Dari data hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPS siklus II di atas dapat kita lihat bahwa jumlah nilai evaluasi yaitu 1975. Ratarata yang didapat 82 sedangkan target pencapaian yang menjadi target peneliti yaitu 80. Dapat dilihat pada tabel 3.16. Dapat dikatakan bahwa hasil rata-rata melebihi target yang telah dibuat peneliti. Nilai maksimal yang muncul yaitu 100. Sedangkan nilai minimal yang didapat siswa yaitu 60. Semua siswa dapat dikatakan tuntas untuk evaluasi pada siklus II ini. d. Refleksi Dari hasil pelaksanaan yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti melakukan refleksi untuk melihat bagaimana tingkat hasil kemandirian dan hasil belajar siswa dalam belajar IPS dengan menggunakan media kartu domino. Peneliti melakukan refleksi untuk proses pembelajaran dan hasil siklus II:

(130) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 110 1) Proses Pembelajaran Pada proses pembelajaran disiklus II dengan menggunakan media kartu domino IPS terdapat kelebihan, kekurangan dan usaha yang dilakukan untuk mengatasi kekurangan yang terjadi. Proses pembelajaran disiklus II juga mendapatkan kelebihan seperti siswa yang terlihat semakin antusias dan sangat bersemangat untuk cepat masuk ke dalam kelompok untuk belajar dan bermain menggunakan media kartu domino, terlihat rasa tanggung jawab pada siswa ditiap kelompoknya, alokasi waktu terlaksanakan sesuai dengan yang telah ditentukan, terlihat kerjasama yang baik dalam menuliskan hasil kerja ke lembar kerja yang diberikan. Terdapat juga kekurangan dalam siklus II yaitu pada saat menjawab soal ada siswa yang tidak mau bergantian menuliskan jawaban pada lembar kerja sehingga membuat anggota kelompok marah. Usaha yang dilakukan peneliti untuk mengatasi permasalahan yang terjadi yaitu dengan menasihati siswa tersebut bahwa di dalam kelompok kita bekerja tidak sendiri kita harus saling bekerjasama. Siswa yang tidak mau menulis akhirnya mau untuk menulis dan bekerjasama dengan teman satu kelompoknya. 2) Hasil Siklus II Untuk siklus II peneliti juga sudah mendapatkan hasil dari kemandirian dan hasil belajar siswa kelas IV SD Kanisius Klepu dan

(131) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 111 keduanya menunjukkan bahwa apa yang telah dirancang pada siklus II memberikan hasil yang sangat memuaskan karena hasil pengamatan dan kuesioner menunjukkan kategori baik dengan ratarata 76 dan sudah melebihi target pencapaian yang ingin dicapai peneliti yaitu 70. Sedangkan pada hasil belajar peneliti mengambil dengan melalui hasil nilai evaluasi pada akhir siklus dan dari hasil evaluasi menunjukkan 24 siswa dari 24 siswa (100%) mendapatkan nilai di atas KKM dengan nilai rata-rata yang didapat yaitu 82. Dari hasil rata-rata yang dicapai peneliti sudah melebihi target yang ditentukan yaitu 80. Dapat dikatakan bahwa penelitian ini hanya dilakukan sampai pada siklus II sehingga tidak menerus lagi ke siklus III. B. Pembahasan Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan pada siswa kelas IV SD Kanisius Klepu, Sendangmulyo, Minggir, Sleman, Yogyakarta. Proses belajar mengajar bertujuan agar meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran kartu domino pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas IV SD Kanisius Klepu. Proses pembelajaran yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar yaitu melakukan dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan dua variabel yaitu meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa. Penghitungan kemandirian siswa dalam belajar peneliti menggunakan lembar pengamatan dan

(132) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 112 lembar kuesioner sedangkan untuk menghitung hasil belajar siswa peneliti menggunakan soal evaluasi dari akhir disetiap siklus. 1. Kemandirian Belajar Kemandirian belajar mengambil definisi yang mengacu pada Desmita, (2009:185) yang terdapat indikator yaitu 1) Hasrat siswa untuk bersaing untuk maju menjadi lebih baik, 2) Siswa mampu mengambil keputusan dan inisiatif untuk mengatasi masalah yang dihadapi, 3) Siswa memiliki kepercayaan diri dan melaksanakan tugas-tugasnya, 4) Bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Indikator tersebut digunakan untuk pengamatan dan kuesioner pada kemandirian siswa. Melalui hasil pengamatan dan kuesioner yang dilakukan sebelum siklus, awal siklus I, dan akhir siklus II. Dapat terlihat hasil peningkatan kemandirian belajar. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 4.7 Rata-rata Kemandirian Belajar Siswa No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9 H10 H11 H12 H13 H14 Skor 20 27 13 13 7 7 20 27 20 27 13 20 60 20 Kondisi Awal Ket. Kurang sekali Cukup Kurang sekali Kurang sekali Kurang sekali Kurang sekali Kurang sekali Kurang Kurang sekali Kurang Kurang sekali Kurang sekali Cukup Kurang sekali Skor 63 66 63 63 62 63 67 67 67 67 63 58 73 61 Siklus I Ket. Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Cukup Baik Baik Skor 71 75 69 67 75 71 76 76 79 82 73 65 85 74 Siklus II Ket. Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik sekali Baik Baik Baik sekali Baik

(133) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No Nama 15 H15 16 H16 17 H17 18 H18 19 H19 20 H20 21 H21 22 H22 23 H23 24 H24 Jumlah Rata-rata Skor 20 27 60 13 20 13 60 20 13 67 607 25 Kondisi Awal Ket. Kurang sekali Kurang Cukup Kurang sekali Kurang sekali Kurang sekali Cukup Kurang sekali Kurang sekali Baik Kurang Skor 70 68 74 65 59 55 70 72 60 80 1569 65 Siklus I Ket. Baik Baik Baik Baik Cukup Cukup Baik Baik Cukup Baik Baik 113 Siklus II Ket. Baik sekali 83 Baik 79 Baik sekali 85 Baik 80 Baik 75 Baik 71 Baik sekali 87 Baik 76 Baik 63 Baik sekali 100 Skor 1831 76 Baik Melalui data di atas dapat terlihat bahwa hasil kemandirian siswa dalam belajar mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II. Untuk kondisi awal peneliti mengambil pengamatan sebelum melakukan penelitian dengan menggunakan media kartu domino rata-rata kemandirian belajar siswa kelas IV di kondisi awal yaitu 25 dengan kategori kurang dapat dilihat pada tabel 3.11 mengenai kategori rata-rata kemandirian siswa. Terdapat siswa yang memiliki tingkat kemandirian belajar yang kurang sekali berjumlah 16 dari 24 siswa (67%), siswa yang memiliki tingkat kemandirian belajar kurang berjumlah 3 dari 24 siswa (13%), siswa yang memiliki tingkat kategori cukup berjumlah 4 dari 24 siswa (17%), sedangkan ada 1 dari 24 siswa (4%) yang mendapati tingkat kategori kemandirian baik. Hal tersebut dikarenakan pada proses pembelajaran guru hanya menjelaskan dan siswa mencatat, guru melakukan tanya jawab kepada siswa, siswa menjawab soal-soal, sehingga kurang terlihat kemandirian siswa dalam belajar. Pada siklus I setelah peneliti

(134) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 114 menggunakan media pembelajaran berupa kartu domino rata-rata kemandirian siswa dalam belajar mengalami peningkatan yaitu 65 termasuk dalam kategori baik. Siswa yang tingkat kemandiriannya masuk dalam kategori baik terdapat 20 dari 24 siswa (83%), sedangkan 4 dari 24 siswa (17%) lainnya mendapatkan kategori cukup. Rata-rata kemandirian siswa 65 menunjukkan target 60 terlampaui. Hal tersebut dapat disebabkan karena penggunaan media kartu domino dapat memicu siswa untuk lebih mandiri dan bertanggung jawab dalam belajar. Maka dari itu peneliti melanjutkan pada siklus II untuk lebih meyakinkan lagi. Pada siklus II setelah peneliti melakukan pembelajaran dengan menggunakan media kartu domino juga terjadi peningkatan pada kemandirian belajar siswa kelas IV yaitu 76 yang termasuk kategori baik. Terdapat 18 dari 24 siswa (75%) yang mendapat kan kategori baik, sedangkan terdapat 6 dari 24 siswa (25%) yang mendapatkan kategori baik sekali. Terlihat pada siklus II mendapatkan rata-rata kemandirian siswa 76 menunjukkan bahwa target 70 terlampaui. Tingkat kemandirian yang baik didapat karena penggunaan media kartu domino yang dapat membantu proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan kemandirian siswa dalam belajar dapat terlihat pada hasrat siswa untuk maju dalam belajar terlihat meningkat, siswa juga memiliki kepercayaan diri pada saat mejawab soal, dan bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukan dalam kelompok. Melalui hasil tersebut dapat dikatakan bahwa penelitian tidak dilanjutkan.

(135) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 115 80 70 60 Kondisi Awal 50 Target Siklus I 40 Siklus I 30 Target Siklus II 20 Siklus II 10 0 Kondisi Awal Awal Siklus I Akhir Siklus II Gambar 4.1 Peningkatan Kemandirian Belajar Siswa 2. Hasil Belajar Melalui hasil evaluasi yang dilakukan ditiap akhir siklus I dan siklus II dari nilai kognitif maka peningkatan hasil belajar dikatakan signifikan. Hal tersebut dapat dilihat pada tabel 4.8 sebagai berikut. Tabel 4.8 Nilai Hasil Belajar Siswa Kelas IV No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Nama H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9 H10 Kondisi Awal Siklus I Nilai 85 90 85 70 75 50 90 85 65 75 Setelah Tindakan Siklus Ketuntasan Ketuntasan II Ya Tidak Nilai Ya Tidak 60 √ √ 90 √ √ 85 √ √ 80 √ √ 70 √ √ 70 √ √ 65 √ √ 85 √ √ 80 √ √ 90 √ √

(136) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No Nama 11 H11 12 H12 13 H13 14 H14 15 H15 16 H16 17 H17 18 H18 19 H19 20 H20 21 H21 22 H22 23 H23 24 H24 Jumlah Persentase jumlah siswa yang mencapai KKM Rata-rata nilai siswa Kondisi Awal Siklus I Nilai 65 80 100 80 90 100 95 80 65 50 95 80 90 75 1915 116 Setelah Tindakan Siklus Ketuntasan Ketuntasan II Ya Tidak Nilai Ya Tidak 75 √ √ 85 √ √ 100 √ √ 80 √ √ 75 √ √ 85 √ √ 100 √ √ 90 √ √ 75 √ √ 75 √ √ 95 √ √ 85 √ √ 80 √ √ 100 √ √ 22 2 24 0 1975 63% 92% 64 80 8% 100% 0% 82 Melalui data di atas hasil belajar didapat dari rata-rata hasil evaluasi yang dilakukan pada akhir siklus I dan akhir siklus II. Soal evaluasi diberikan kepada siswa kelas IV dengan jumlah 24 siswa. sebelum melakukan penelitian peneliti mendapatkan kondisi awal dengan rata-rata nilai yang didapat siswa yaitu 64. Dalam siklus I peneliti melakukan pembelajaran IPS dengan menggunakan media kartu domino dengan hasil ada dua siswa yang mendapatkan nilai 50, tiga siswa yang mendapatkan nilai 65, satu siswa yang mendapatkan nilai 70, tiga siswa mendapatkan nilai 75, empat siswa mendapatkan nilai 80, tiga siswa mendapatkan nilai 85, empat siswa mendapatkan nilai 90, dua siswa

(137) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 117 mendapatkan nilai 95, dua siswa mendapatkan nilai 100. Sedangkan jumlah siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM adalah 22 dari 24 siswa (92%) dan siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM ada 2 dari 24 siswa (8%). Berdasarkan rata-rata nilai evaluasi siklus I yaitu 80 maka dapat dikatakan berhasil karena sudah melampaui pencapaian ketuntasan yang telah ditentukan oleh peneliti yaitu 75 dengan persentase 80%. Hal ini dikarenakan melalui pembelajaran yang dirancang oleh peneliti dengan menggunakan media kartu domino siswa menjadi lebih santai belajar sambil bermain, hasrat siswa untuk maju dalam belajar semakin meningkat, dengan begitu hasil belajar yang didapat sudah mencapai KKM hanya dua orang siswa yang masih mendapatkan nilai di bawah KKM. Pada siklus II, setelah peneliti melakukan pembelajaran dengan menggunakan media kartu domino terdapat satu siswa yang mendapatkan nilai 60, satu siswa yang mendapatkan nilai 65, dua siswa mendapatkan nilai 70, empat siswa mendapatkan nilai 75, empat siswa yang mendapatkan nilai 80, lima siswa yang mendapatkan nilai 85, tiga siswa mendapatkan nilai 90, satu siswa mendapatkan nilai 95, ada tiga siswa yang mendapatkan nilai 100. Sedangkan siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM yaitu 24 dari 24 siswa (100%), rata-rata yang dihasilkan pada siklus II yaitu 82 dapat dikatakan berhasil karena telah melewati nilai yang menjadi target peneliti yaitu 80. Hasil belajar siswa pada siklus II juga mengalami peningkatan karena siswa mengerjakan soal dengan serius, siswa juga terlihat percaya diri dalam menjawab soal, dan pada saat

(138) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 118 proses pembelajaran siswa juga terlihat sangat tertarik terhadap media kartu domino IPS. 90 80 70 60 Kondisi Awal 50 Target Siklus I 40 Siklus I Target Siklus II 30 Siklus II 20 10 0 Kondisi Awal Siklus I Siklus II Gambar 4.2 Peningkatan Hasil Belajar Siswa 120% 100% 80% Kondisi Awal Target Siklus I 60% Siklus I Target Siklus II 40% Siklus II 20% 0% Kondisi Awal Siklus I Siklus II Gambar 4.3 Persentase Pencapaian KKM

(139) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 119 Berdasarkan hasil pengamatan dan kuesioner yang telah peneliti lakukan pada pra siklus, siklus I, dan siklus II beserta melalui hasil evaluasi yang dilaksanakan pada akhir siklus I dan siklus II telah mengalami peningkatan. Penjelasan tersebut dapat dilihat dari tingkat kemandirian dan hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II yang mengalami peningkatan. Melalui pernyataan tersebut dapat membuktikan bahwa hipotesis mengenai penggunaan media pembelajaran kartu domino mampu meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa. Hal-hal yang dapat membantu meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa kelas IV SD Kanisius Klepu yaitu peran dari seorang guru dan media pembelajaran kartu domino IPS. Guru sangat berperan dalam proses pembelajaran, guru mampu memberikan contoh yang baik untuk siswa, dan dapat menjadi fasilitator bagi siswanya. Dapat dilihat pada saat guru mengajar dengan penuh kesabaran dan memberikan kemudahan bagi siswa sehingga siswa merasa senang pada saat melakukan pembelajaran di kelas. Selain itu guru dapat menggunakan media pembelajaran berupa kartu domino IPS dengan baik, guru mampu menjelaskan bagaimana aturan cara permainannya. Tidak hanya melalui peran guru namun dengan media pembelajaran seperti kartu domino IPS dapat memberikan semangat pada siswa dalam proses pembelajaran. Siswa merasa tertarik untuk memainkan kartu domino IPS karena kartu domino telah dirancang semenarik mungkin sehingga siswa dapat lebih semangat dan melalui kartu domino ini dapat melatih kemandirian, kejujuran, bertanggung jawab

(140) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 120 siswa dalam belajar. Peran guru dan media pembelajaran berupa kartu domino mampu mendorong dan membantu siswa sehingga dapat meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa kelas IV SD Kanisius Klepu terutama pada mata pelajaran IPS. Adapun keseluruhan hasil dari penelitian yang dilakukan dapat dilihat dalam bentuk rekapitulasi hasil penelitian penelitian dapat dilihat pada tabel 4.9 sebagai berikut: Tabel 4.9 Rekapitulasi Hasil Penelitian Variabel Kemandirian Hasil Belajar Indikator Skor ratarata kemandirian siswa Nilai ratarata siswa Persentase jumlah siswa yang mencapai KKM Kondisi Siklus I Awal Target Capaian Siklus II Target Capaian 25 60 65 70 76 64 75 80 80 82 63% 75% 92% 80% 100% Dari data di atas terlihat pada variabel kemandirian yaitu skor ratarata kemandirian siswa pada kondisi awal mendapatkan skor 25, pada target siklus I yaitu 60 pencapaian skor siklus I 65, terlihat meningkat pula pada siklus II yang memiliki target 70 dengan pencapaian 76. Pada variabel hasil belajar dengan nilai rata-rata siswa pada kondisi awal yaitu 64 untuk siklus I terdapat target 75 dengan pencapaian 80, mengalami peningkatan pada siklus II dengan target 80 pencapaian nilai rata-rata siswa 82. Sedangkan untuk persentase jumlah siswa yang mencapai KKM

(141) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 121 pada kondisi awal yaitu 63% pada siklus I dengan target 75% dengan pencapaian 92%, terlihat meningkat pula pada siklus II dengan target 80% dan pencapaian 100%. Penelitian ini akan dihentikan apabila hasil yang diperoleh sudah mencapai target siklus II. Sedangkan untuk target siklus I merupakan target antara.

(142) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB V PENUTUP Pada bab ini akan membahas mengenai kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan, keterbatasan dalam penelitian, dan saran. A. Kesimpulan Setelah peneliti melakukan penelitian tindakan kelas, berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Upaya meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa kelas IV SD Kanisius Klepu pada mata pelajaran IPS dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut: a) guru menjelaskan materi menggunakan media kartu domino, b) siswa dan guru melakukan tanya jawab, c) siswa mencoba untuk menyelesaikan susunan kartu domino secara bergantian, d) guru mengoreksi hasil jawaban siswa, e) guru menjelaskan cara bermain kartu domino secara berkelompok, f) siswa masuk ke dalam kelompok untuk mengerjakan LKS sambil bermain kartu domino. 2. Penggunaan media pembelajaran kartu domino dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas IV SD Kanisius Klepu tahun pelajaran 2013/2014. Nilai rata-rata kemandirian siswa yang didapat oleh peneliti pada kondisi awal yaitu 25. Untuk nilai rata-rata kemandirian siswa dalam belajar pada awal siklus I yaitu 65. Sedangkan nilai rata-rata kemandirian siswa dalam belajar pada akhir siklus II yaitu 76. 3. Penggunaan media pembelajaran kartu domino dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Kanisius Klepu tahun pelajaran 2013/2014. 122

(143) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 123 Nilai rata-rata yang diperoleh untuk kondisi awal 64 dari 30 siswa. Sedangkan pada siklus I nilai rata-rata yang didapat yaitu 80 dan untuk nilai rata-rata pada siklus II diperoleh 82. Persentase jumlah siswa yang mencapai KKM yaitu 60 pada kondisi awal adalah 63% (19 siswa). Persentase yang mencapai KKM (60) pada siklus I yaitu 92% (22 siswa). Pada hasil persentase yang mencapai KKM (60 pada siklus II adalah 100% (24 siswa). B. Keterbatasan Penelitian Penelitian ini memiliki keterbatasan di dalam pelaksanaan. Peneliti mengalami beberapa keterbatasan sebagai berikut: 1. Pada sumber untuk media pembelajaran kartu domino sangat sulit didapatkan sehingga peneliti hanya melakukan wawancara kepada sumber-sumber untuk mengetahui cara aturan permainan kartu domino secara umum. 2. Peneliti mengalami keterbatasan waktu karena pada saat siswa mengerjakan dan belajar menggunakan kartu domino siswa dituntut untuk mencari jawaban atau materi sendiri dan pada saat mempresentasikan hasil kelompok di depan kelas tidak semua kelompok maju. 3. Validasi mendapatkan kategori cukup sebaiknya dilakukan uji validasi kembali. 4. Reliabilitas untuk siklus II mendapatkan kategori cukup sehingga sebaiknya dilakukan uji validitas atau validasi kembali.

(144) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 124 C. Saran Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan terdapat beberapa saran yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk kemajuan belajar di SD Kanisius Klepu, terutama untuk menggunakan media pembelajaran kertu domino dalam meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. 1. Bagi Sekolah Bagi pihak sekolah diharapkan agar selalu memberikan masukan agar dalam pembelajaran IPS ataupun mata pelajaran yang lainnya guru menggunakan media pembelajaran yang dapat menarik semangat dan rasa ingin tahu siswa yang mampu meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa melalui penggunaan media kartu domino. 2. Bagi Guru Peneliti berharap agar guru dapat menggunakan media pembelajaran dengan kreatif dan penuh inovatif. Salah satunya dapat menggunakan media kartu domino dengan demikian siswa dapat belajar mandiri, saling bekerja sama, belajar bertanggung jawab, dan saling berbagi pengetahuan. 3. Bagi Peneliti Lain Untuk peneliti yang akan melakukan penelitian mengenai media pembelajaran kartu domino diharapkan dapat menguasai tata aturan bermain kartu domino dan dapat menggunakan media kartu domino pada mata pelajaran IPS maupun pada mata pelajaran yang lainnya.

(145) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 125 DAFTAR PUSTAKA Anderson, L., & Krathwohl, D. (2010). Kerangka landasan untuk pembelajaran, pengajaran, dan asesmen revisi taksonomi pendidikan bloom (terjemahan dari a taxonomy for learning, teaching, and assesing: a revision of bloom’s taxonomy of educational objectives). Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Arifin, Z. (2009). Evaluasi pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya. Arikunto. (2012). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. Arikunto. (2004). Evaluasi program pendidikan pedoman teoretis praktis bagi praktisi pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara. Arsyad, A. 2007. Media pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Desmita.(2009). Psikologi perkembangan peserta didik. PT Remaja Rosdakarya: Bandung. Fika, A. (2013). Hubungan pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dan kemandirian belajar dengan prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2013/2014 http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/sosant/article/download/2908/1990 diunduh pada tanggal 3 Desember 2013. Hestuaji, Y. (2011). Pengaruh media kartu domino terhadap pemahaman konsep pecahan.

(146) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 126 http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/pgsdsolo/article/viewFile/602/292 diunduh pada tanggal 10 November 2013. IKAPI. (2001). Evaluasi pengajaran. Bandung: CV. Maulana Kosasih. (2007). Optimalisasi media pembelajaran. Jakarta: PT. Grasindo. Kunandar. (2008). Langkah mudah penelitian tindakan kelas sebagai pengembangan profesi guru. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Kustandi, C., & Stjipto, B. (2011). Media pembelajaran manual dan digital. Bogor: Ghalia Indonesia. Kusumah & Dedi, D. (2009). Mengenal penelitian tindakan kelas. Jakarta: PT Indeks. Masidjo. (1995). Penilaian pencapaian hasil belajar siswa di sekolah. Yogyakarta: Penerbit Kanisius. Munadi, Y. (2010). Media pembelajaran: sebuah pendekatan baru. Jakarta: Gaung Persada. Muslich, M. (2011). Authentic assessment penilaian berbasis kelas dan kompetensi. Bandung: Pt Refika Aditama. Prasetyaningsih, A. (2011). Hubungan kemandirian belajar dan interaksi edukatif dengan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Sekecamatan Purworejo. http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/pgsdkebumen/article/download/1630/1 196 diunduh pada tanggal 3 Desember 2013.

(147) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 127 Purwanto. (2009). Evaluasi hasil pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka pelajar. Rahkhmant, C. & Suherdi, D. (2001). Evaluasi pengajaran. Bandung: CV Maulana. Sapriyadi. (2009). Pendidikan IPS konsep dan pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Sudjana, N. (2010). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Sugiyono. (2008). Metode penelitian kuanitatif kualitatif dan r&d. Bandung: Alfabeta. Sukiman. (2012). Pengembangan media pembelajaran. Yogyakarta: PT. Pustaka Insan Madani. Supardi. (2011). Dasar-dasar ilmu sosial. Yogyakarta: Penerbit Ombak. Supratiknya. (2012). Penilaian hasil belajar dengan teknik non tes. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Supriadie, D. (2012). Komunikasi pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Surapranata. (2009). Anaisis, validitas, reliabilitas, dan intepretasi hasil tes implementasi kurikulum 2004. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Syaiful, B. (2010). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta

(148) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 128 Walgito, B. (2010). Pengantar psikologi umum. Yogyakarta: C.V. Andi Offset. Wijiastutik. (2010). Penggunaan media domino bilangan untuk meningkatkan kemampuan berhitung perkalian dengan teknik permainan pada siswa kelas III SDN Percobaan 2 Malang. http://library.um.ac.id/ptk/index.php?mod=detail&id=47007 diunduh pada tanggal 10 November 2013. Wulan, D. (2012). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe tgt berbantuan kartu domino untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV. http://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/jjpgsd/article/download/1445/1306 diunduh pada tanggal 1 Desember 2013. Yamin, M. (2009). Desain pembelajaran berbasis tingkat satuan pendidikan. Jakarta: Gaung Persada Press. Zubaedi. (2011). Desain pendidikan karakter: konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

(149) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran

(150) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 1 SILABUS Nama Sekolah : SD Kanisius Klepu Mata Pelajaran : IPS Kelas : IV (empat) Semester : 2 (dua) Alokasi waktu : 12 x 40 menit Standar Kompetensi : 2. Mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi, dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten / kota dan provinsi. Indikator Materi Kegiatan Pembelajaran Penilaian Bentuk Instrumen Jenis Tagihan Contoh Instrumen Alokasi waktu Sumber Kompetensi Dasar : 2.1 Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya SIKLUS I Pertemuan Pertama Competence 1. Menyebutkan macam – macam kegiatan ekonomi 2. Menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi 3. Memainkan kartu domino IPS secara berkelompok Consience 1. Bersikap mandiri dalam saat melakukan permainan kartu domino IPS 2. Aktif dalam melakukan permainan kartu domino IPS 3. Mandiri dalam menjawab soal mengenai kegiatan ekonomi 4. Teliti dalam mengerjakan soal mengenai kegiatan ekonomi Compassion Produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi 1. Guru memberi semangat kepada siswa dengan bernyanyi “Menanam Jagung” 2. Siswa dan guru melakukan tanya jawab mengenai lagu yang telah dinyanyikan siswa mengenai kegiatan ekonomi 3. Guru menyampaikan kompetensi pembelajaran yang akan dicapai yaitu mengenai produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi (Menyebutkan kegiatan ekonomi, 1. Tes Soal pilihan ganda 2. Non Tes Pengamatan 129 1. Kegiatan menghasilkan barang yang dilakukan di sebuah pabrik merupakan kegiatan …… a. Distribusi c. Produksi b. Konsumsi d. Ekonomi 2 x 40 menit Buku IPS kelas IV - Indrastuti. 2010. Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV Sekolah Dasar. Jakarta: Yudhistira. - Sarwiyanto. 2009. Ayo Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial IPS Kelas 4 SD. Yogyakarta: Kanisius. - Kartu Domino IPS

(151) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 1. Kerjasama dalam melakukan permainan kartu domino IPS mengenai macam-macam dan pengertian kegiatan ekonomi. 2. Memperhatikan guru saat menjelaskan. 3. Menghargai teman yang sedang maju mengerjakan soal. menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi, menjelaskan kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat). 4. Guru menggali pengetahuan awal siswa dengan bermain kartu domino tentang macam-macam kegiatan ekonomi 5. Siswa dibagi dalam 5 kelompok yang setiap kelompok terdapat 5 orang siswa dengan cara berhitung. 6. Siswa dibagikan LKS pada setiap kelompok. 7. Siswa bermain kartu domino sambil mengerjakan LKS dalam kelompok. 8. Guru memantau perkembangan belajar siswa 9. Siswa diminta untuk mempresentasikan hasil terbaik yang didapat dalam kelompok di depan kelas. 10. Guru membenarkan jawaban siswa yang masih kurang tepat 11. Siswa bersama dengan guru merangkum hasil pembelajaran yang telah dilakukan hari ini 12. Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya jika ada 130

(152) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13. 14. 15. 16. 17. Pertemuan Kedua Competence 1. Menjelaskan kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat 2. Menyebutkan SDA yang ada di sekitar. 3. Menyebutkan jenis kegiatan ekonomi yang ada di sekitar. 4. Memainkan kartu domino IPS secara berkelompok Produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi 1. 2. materi yang belum dipahami. Siswa mengerjakan soal evaluasi Siswa melakukan refleksi terhadap apa yang mereka rasakan selama mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini Setelah mempelajarai tentang produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi, siswa diminta untuk menuliskan keinginan mereka agar lebih dapat memahami tentang produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi. Siswa diberikan PR untuk mempelajari kembali materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi. Doa penutup Guru melakukan tanya jawab mengenai materi yang lalu. Guru menyampaikan kompetensi pembelajaran yang akan dicapai yaitu mengenai produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi (Menyebutkan kegiatan ekonomi, 1. Tes Soal pilihan ganda 2. Non tes Pengamatan 131 1. Hasil pertanian yang merupakan bahan makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia adalah …. a. Padi c. Sagu b. Jagung d. Kedelai 2 x 40 menit - Buku IPS kelas IV Indrastuti. 2010. Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV Sekolah Dasar. Jakarta: Yudhistira. - Sarwiyanto. 2009. Ayo Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial IPS Kelas 4 SD. Yogyakarta: Kanisius. - Kartu Domino IPS

(153) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 1. 2. 3. 4. 1. 2. 3. Consience Bersikap mandiri dalam bekerja kelompok saat melakukan permainan kartu domino IPS Aktif dalam melakukan permainan kartu domino IPS Jujur dalam menggunakan media kartu domino IPS Bertanggung jawab dalam melakukan permainan kartu domino IPS Compassion Kerjasama dalam melakukan permainan kartu domino IPS mengenai kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat. Memperhatikan guru saat menjelaskan Menghargai teman yang sedang mempresentasikan hasil kerja kelompok menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi, menjelaskan kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat). 3. Siswa diberi motivasi dengan melakukan tepuk salam agar siswa lebih semangat dalam mengikuti pembelajaran yang akan dilaksanakan 4. Siswa berkumpul di dalam kelompok yang telah dibentuk pada pertemuan sebelumnya. 5. Siswa dibagikan media kartu domino IPS untuk setiap kelompok 6. Siswa diberi pengarahan tentang aturan permainan kartu domino IPS 7. Siswa dibagi LKS dalam menjawab soal dalam permainan kartu domino. 8. Siswa di dalam kelompok memainkan media kartu domino IPS 9. Guru mengawasi kegiatan yang dilakukan oleh siswa 10. Beberapa kelompok mempresentasikan hasil terbaik yang didapat di dalam kelompok di depan kelas 132

(154) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11. Guru membahas hasil pekerjaan siswa 12. Guru dan siswa melakukan tanya jawab mengenai materi yang belum dipahami 13. Guru memberikan umpan balik berupa pertanyaan singkat 14. Guru membenarkan jawaban siswa yang kurang tepat 15. Siswa bersama dengan guru merangkum hasil pembelajaran hari ini 16. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya jika ada materi yang belum dimengerti 17. Siswa melakukan refleksi mengenai apa yang mereka rasakan selama mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini 18. Setelah mempelajarai tentang produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi, siswa diminta menuliskan usaha-usaha mereka untuk lebih melestarikan sumber daya alam di Indonesia 19. Siswa diberi PR untuk mempelajari beragam 133

(155) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI potensi dan kegiatan ekonomi di daerah Indonesia, pemanfaatan sumber daya alam untuk kegiatan ekonomi, dan upaya pelestarian sumber daya alam. 20. Doa penutup Pertemuan Ketiga Competence 1. Menyebutkan macam – macam kegiatan ekonomi 2. Menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi 3. Memainkan kartu domino IPS secara berkelompok 1. 2. 3. 1. 2. Consience Bersikap mandiri dalam mengerjakan soal mengenai kegiatan – kegiatan ekonomi Jujur dalam mengerjakan soal mengenai kegiatan – kegiatan ekonomi Bertanggung jawab dalam melakukan permainan kartu domino IPS Compassion Memperhatikan guru saat menjelaskan Menghargai teman yang sedang mempresentasikan hasil kerja kelompok Produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi 1. Guru melakukan tanya 1. jawab mengenai materi yang lalu. 2. Guru menyampaikan kompetensi pembelajaran yang akan dicapai yaitu mengenai produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi (Menyebutkan kegiatan ekonomi, menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi, menjelaskan kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat). 3. Siswa diberi motivasi dengan melakukan tepuk salam agar siswa lebih semangat dalam mengikuti pembelajaran yang akan dilaksanakan 4. Siswa mengerjakan lembar evaluasi 5. Guru dan siswa melakukan tanya jawab mengenai materi yang belum dipahami Tes Soal pilihan ganda 134 1. Kegiatan yang dilakukan oleh buruh pabrik merupakan kegiatan … a. Ekonomi c. Konsumsi b. Distribusi d. Produksi 2 x 40 menit - Buku IPS kelas IV Indrastuti. 2010. Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV Sekolah Dasar. Jakarta: Yudhistira. - Sarwiyanto. 2009. Ayo Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial IPS Kelas 4 SD. Yogyakarta: Kanisius.

(156) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6. Siswa melakukan refleksi mengenai apa yang mereka rasakan selama mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini 7. Setelah mempelajarai tentang produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi, siswa diminta menuliskan usaha-usaha mereka untuk lebih melestarikan sumber daya alam di Indonesia 8. Siswa diberi PR untuk mempelajari materi lanjut tentang pemanfaatan sumber daya alam (sumber daya darat, dan perairan) untuk kegiatan ekonomi dan upaya pelestarian sumber daya alam. SIKLUS II Pertemuan Pertama Competence 1. Menjelaskan jenis-jenis sumber daya alam darat dan perairan 2. Menyebutkan pemanfaatan sumber daya alam (sumber daya darat dan perairan) untuk kegiatan ekonomi 3. Memainkan kartu domino IPS secara berkelompok 1. Consience Bersikap mandiri dalam saat melakukan permainan kartu Sumber Daya Darat, dan Sumber Daya Perairan 1. Guru memberi semangat 1. Tes kepada siswa dengan bernyanyi “Memandang Alam” 2. Siswa dan guru melakukan tanya jawab mengenai lagu yang 2. Nontes telah dinyanyikan siswa mengenai pemanfaatan sumber daya alam. 3. Guru menggali pengetahuan awal Soal pilihan ganda Pengamatan 135 1. Sumber daya alam perairan dibedakan menjadi dua yaitu …. a. SDA alam laut dan SDA daya air b. SDA alam laut dan SDA daya tanah c. SDA alam darat dan SDA daya air d. SDA perairan dan SDA alam darat 2 x 40 menit - Buku IPS kelas IV Indrastuti. 2010. Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV Sekolah Dasar. Jakarta: Yudhistira. - Sarwiyanto. 2009. Ayo Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial IPS Kelas 4 SD. Yogyakarta: Kanisius. - Kartu Domino IPS

(157) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. 3. 4. domino IPS Aktif dalam melakukan permainan kartu domino IPS Mandiri dalam menjawab soal mengenai pemanfaatan sumber daya alam Teliti dalam mengerjakan soal mengenai pemanfaatan sumber daya alam Compassion Kerjasama dalam melakukan permainan kartu domino IPS mengenai pemanfaatan sumber daya alam darat dan sumber daya alam perairan 2. Memperhatikan guru saat menjelaskan 3. Menghargai teman yang sedang maju mengerjakan soal 1. dengan bermain kartu domino. 4. Siswa dibagi dalam 5 kelompok 5. Siswa mengerjakan LKS dalam kelompok sambil bermain kartu domino 6. Guru memantau perkembangan belajar siswa 7. Guru memberikan kunci jawaban LKS dan meminta siswa untuk mengoreksi 8. Siswa menilai hasil LKS siswa lain. 9. Siswa mempresentasikan hasil terbaik yang didapat dalam kelompok 10. Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya jika ada materi yang belum dipahami. 11. Siswa mengerjakan soal evaluasi Refleksi 12. Siswa melakukan refleksi terhadap apa yang mereka rasakan selama mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini 136

(158) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Pertemuan Kedua Competence 1. Menjelaskan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam 2. Memainkan kartu domino IPS secara berkelompok Consience 1. Bersikap mandiri dalam saat melakukan permainan kartu domino IPS 2. Aktif dalam melakukan permainan kartu domino IPS 3. Jujur dalam menggunakan media kartu domino IPS 4. Mandiri dalam menjawab soal mengenai jenis-jenis sumber daya alam darat dan perairan dan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam. 5. Melalui permainan, siswa Sumber Daya Darat, dan Sumber Daya Perairan Aksi 13. Setelah mempelajarai tentang produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi, siswa diminta untuk menuliskan keinginan mereka agar lebih dapat memahami tentang produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi. 14. Siswa diberikan PR untuk mempelajari kembali materi Upayaupaya pelestarian sumber daya alam. 1. Guru menggali 1. Tes pengetahuan awal siswa dengan bermain kartu domino tentang mengenai jenis-jenis sumber daya alam darat 2. Nontes dan perairan dan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam. 2. Siswa dibagi dalam 5 kelompok yang setiap kelompok terdapat 5 orang siswa dengan cara berhitung. 3. Siswa dibagikan LKS pada setiap kelompok. 4. Siswa mengerjakan LKS dalam kelompok. 5. Guru memantau Soal pilihan ganda Pengamatan 137 2 x 40 menit - Buku IPS kelas IV Indrastuti. 2010. Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV Sekolah Dasar. Jakarta: Yudhistira. - Sarwiyanto. 2009. Ayo Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial IPS Kelas 4 SD. Yogyakarta: Kanisius. - Kartu Domino IPS

(159) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI mampu jujur dalam menggunakan media kartu domino IPS. Compassion 1. Kerjasama dalam melakukan permainan kartu domino IPS mengenai jenis-jenis sumber daya alam darat dan perairan dan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam 2. Memperhatikan guru saat menjelaskan 3. Menghargai teman yang sedang maju mengerjakan soal perkembangan belajar siswa 6. Siswa diminta untuk mempresentasikan hasil terbaik di dalam kelompok di depan kelas. 7. Guru membenarkan jawaban siswa yang masih kurang tepat 8. Siswa bersama dengan guru merangkum hasil pembelajaran yang telah dilakukan hari ini 9. Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya jika ada materi yang belum dipahami. 10. Siswa mengerjakan soal evaluasi Refleksi 11. Siswa melakukan refleksi terhadap apa yang mereka rasakan selama mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini Aksi 12. Setelah mempelajarai tentang pemanfaatan sumber daya alam siswa diminta untuk menuliskan 138

(160) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Pertemuan Ketiga Competence 1. Menyebutkan pemanfaatan sumber daya alam (sumber daya darat dan perairan) untuk kegiatan ekonomi 2. Menjelaskan jenis-jenis sumber daya alam darat dan perairan 3. Menjelaskan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam Consience 1. Bersikap mandiri dalam mengerjakan soal mengenai kegiatan – kegiatan ekonomi 2. Jujur dalam mengerjakan soal mengenai kegiatan – kegiatan ekonomi 3. Bertanggung jawab dalam melakukan permainan kartu domino IPS Compassion 1. Memperhatikan guru saat Sumber Daya Darat, dan Sumber Daya Perairan keinginan mereka agar lebih dapat memahami tentang jenis-jenis sumber daya alam darat dan perairan dan upaya –upaya pelestarian sumber daya alam. 13. Siswa diberikan PR untuk mempelajari kembali materi Pemanfaatan sumber daya alam dan upayaupaya pelestarian sumber daya alam. 1. Guru melakukan tanya jawab mengenai materi yang lalu. 2. Guru menyampaikan kompetensi pembelajaran yang akan dicapai yaitu Menyebutkan pemanfaatan sumber daya alam (sumber daya darat, dan perairan) untuk kegiatan ekonomi dan menyimpulkan upaya pelestarian sumber daya alam. 3. Siswa mengerjakan lembar evaluasi 4. Guru dan siswa melakukan tanya jawab mengenai materi yang belum dipahami 9. Tes Soal pilihan ganda 139 1. Hutan wisata berfungsi sebagai …. a. Tempat bermain b. Tempat belajar c. Tempat rekreasi d. Tempat menanam 2 x 40 menit - Buku IPS kelas IV Indrastuti. 2010. Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV Sekolah Dasar. Jakarta: Yudhistira. - Sarwiyanto. 2009. Ayo Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial IPS Kelas 4 SD. Yogyakarta: Kanisius.

(161) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. menjelaskan Menghargai teman lain yang belum selesai mengerjakan soal evaluasi 5. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya jika ada materi yang belum dimengerti Refleksi 6. Siswa melakukan refleksi mengenai apa yang mereka selama rasakan mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini Aksi 7. Setelah tentang darat, mempelajarai sumber sumber daya daya perairan dan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam siswa diminta usaha-usaha menuliskan mereka untuk lebih melestarikan sumber daya alam di Indonesia. 8. Siswa diberi PR untuk mempelajari materi lanjut tentang pundipundi koperasi. 140

(162) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 141

(163) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 142 LAMPIRAN 2 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS 1 / Pertemuan 1 Satuan Pendidikan : SD Kanisius Klepu Mata Pelajaran : IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) Kelas/Semester : IV / 2 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit A. Standar Kompetensi 2. Mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi, dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten / kota dan provinsi. B. Kompetensi dasar 2.1 Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya C. Indikator Pembelajaran Competence 1. Menyebutkan macam – macam kegiatan ekonomi 2. Menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi 3. Memainkan kartu domino IPS secara berkelompok Consience 1. Bersikap mandiri dalam saat melakukan permainan kartu domino IPS 2. Aktif dalam melakukan permainan kartu domino IPS 3. Mandiri dalam menjawab soal mengenai kegiatan ekonomi 4. Teliti dalam mengerjakan soal mengenai kegiatan ekonomi

(164) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 143 Compassion 1. Kerjasama dalam melakukan permainan kartu domino IPS mengenai macam-macam dan pengertian kegiatan ekonomi. 2. Memperhatikan guru saat menjelaskan. 3. Menghargai teman yang sedang maju mengerjakan soal. D. Tujuan Pembelajaran Competence 1. Siswa mampu menyebutkan minimal 2 macam kegiatan ekonomi melalui diskusi 2. Siswa minimal mampu menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi melalui diskusi 3. Siswa mampu memainkan media kartu domino IPS secara berkelompok Conscience 1. Melalui diskusi, siswa mandiri dalam saat melakukan permainan kartu domino IPS 2. Melalui diskusi, siswa aktif dalam melakukan permainan kartu domino IPS 3. Melalui diskusi, siswa mandiri dalam menjawab soal mengenai kegiatan ekonomi 4. Melalui diskusi, siswa teliti dalam menjawab soal mengenai kegiatan ekonomi Compassion 1. Siswa mampu bekerjasama dalam melakukan permainan kartu domino IPS mengenai macam-macam dan pengertian kegiatan ekonomi. 2. Memperhatikan guru saat menjelaskan 3. Menghargai teman yang sedang mempresentasikan hasil kerja kelompok

(165) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 144 E. Materi ajar/pokok dan uraian materi (terlampir) Produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi F. Pendekatan Pembelajaran PPR (Paradigma Pedagogi Reflektif) G. Model dan Metode Pembelajaran 1. Model Pembelajaran Cooperatif Learning 2. Metode Pembelajaran Diskusi, Tanya jawab, permainan H. Nilai Kemanusiaan Kejujuran, bertanggungjawab I. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Kegiatan Waktu 1. Kegiatan Awal a. Salam b. Doa c. Presensi d. Pretest e. Motivasi Guru memberi semangat kepada siswa dengan bernyanyi 10 “Menanam Jagung” f. Konteks (Apersepsi) Siswa dan guru melakukan tanya jawab mengenai lagu yang telah dinyanyikan siswa mengenai kegiatan menit

(166) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 145 ekonomi g. Orientasi Guru menyampaikan kompetensi pembelajaran yang akan dicapai yaitu mengenai produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi (Menyebutkan kegiatan ekonomi, menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi. 55 2. Kegiatan Inti menit Pengalaman 1) Guru menggali pengetahuan awal siswa dengan bermain kartu domino tentang macam-macam kegiatan ekonomi dan pengertian kegiatan ekonomi. 2) Siswa dibagi dalam 5 kelompok yang setiap kelompok terdapat 5 orang siswa dengan cara berhitung. 3) Siswa dibagikan LKS pada setiap kelompok. 4) Siswa mengerjakan LKS dalam kelompok. 5) Guru memantau perkembangan belajar siswa 6) Guru memberikan kunci jawaban LKS dan meminta siswa untuk mengoreksi sesuai kunci. 7) Siswa menilai hasil LKS siswa lainnya. 8) Siswa diminta untuk mempresentasikan hasil terbaik yang didapat dalam kelompok di depan kelas. 9) Guru membenarkan jawaban siswa yang masih kurang tepat 3. Kegiatan Penutup 1) Siswa bersama dengan guru merangkum hasil pembelajaran yang telah dilakukan hari ini 2) Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya 15 jika ada materi yang belum dipahami. 3) Siswa mengerjakan soal evaluasi menit

(167) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4) Refleksi Siswa melakukan refleksi terhadap apa yang mereka rasakan selama mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini 5) Aksi Setelah mempelajarai tentang produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi, siswa diminta untuk menuliskan keinginan mereka agar lebih dapat memahami tentang produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi. 6) Siswa diberikan PR untuk mempelajari kembali materi produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi. 7) Doa penutup J. Penilaian 1. Competence Jenis : tes Teknik : tertulis Instrumen : soal dan kunci jawaban (terlampir) 2. Conscience Jenis : non tes Teknik : observasi Instrumen : skala sikap dan rubrik penilaian (terlampir) 3. Compassion Jenis : non tes Teknik : kinerja dan observasi 146

(168) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 147

(169) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 148 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS 1 / Pertemuan 2 Satuan Pendidikan : SD Kanisius Klepu Mata Pelajaran : IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) Kelas/Semester : IV / 2 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit A. Standar Kompetensi 2. Mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi, dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten / kota dan provinsi. B. Kompetensi dasar 1.1 Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya C. Indikator Pembelajaran Competence 1. Menjelaskan kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat 2. Menyebutkan SDA yang ada di sekitar 3. Menyebutkan jenis kegiatan ekonomi yang ada di sekitar 4. Memainkan kartu domino IPS secara berkelompok Consience 1. Bersikap mandiri dalam bekerja kelompok saat melakukan permainan kartu domino IPS 2. Aktif dalam melakukan permainan kartu domino IPS 3. Jujur dalam menggunakan media kartu domino IPS 4. Bertanggung jawab dalam melakukan permainan kartu domino IPS

(170) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 149 Compassion 1. Kerjasama dalam melakukan permainan kartu domino IPS mengenai kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat. 2. Memperhatikan guru saat menjelaskan 3. Menghargai teman yang sedang mempresentasikan hasil kerja kelompok D. Tujuan Pembelajaran Competence 1. Siswa mampu menjelaskan minimal 2 kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat melalui diskusi kelompok. 2. Siswa mampu menyebutkan minimal 2 SDA yang ada di sekitar. 3. Siswa mampu menyebutkan minimal 2 jenis kegiatan ekonomi yang ada di sekitar 4. Siswa mampu memainkan media kartu domino IPS secara berkelompok Conscience 1. Melalui kerja kelompok, siswa mandiri dalam melakukan permainan kartu domino 2. Melalui kerja kelompok, siswa aktif dalam melakukan permainan kartu domino 3. Melalui permainan, siswa mampu jujur dalam menggunakan media kartu domino IPS 4. Melalui kerja kelompok, siswa mampu bertanggung jawab dalam melakukan permainan kartu domino Compassion 1. Siswa mampu bekerjasama dalam melakukan permainan kartu domino IPS mengenai kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat. 2. Memperhatikan guru saat menjelaskan 3. Menghargai teman yang sedang mempresentasikan hasil kerja kelompok

(171) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 150 E. Materi ajar/pokok dan uraian materi (terlampir) produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi F. Pendekatan Pembelajaran PPR (Paradigma Pedagogi Reflektif) G. Model dan Metode Pembelajaran a. Model Pembelajaran Kooperatif Learning b. Metode Pembelajaran Diskusi, Tanya jawab, Permainan H. Nilai Kemanusiaan Kejujuran, bertanggungjawab I. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke Dua Kegiatan Waktu 1. Kegiatan Awal a. Salam b. Doa c. Presensi d. Apersepsi Guru melakukan tanya jawab mengenai materi yang lalu. e. Orientasi Guru menyampaikan kompetensi pembelajaran yang akan dicapai yaitu mengenai produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi (Menjelaskan kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat). 10 menit

(172) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 151 f. Motivasi Siswa diberi motivasi dengan melakukan tepuk salam agar siswa lebih semangat dalam mengikuti pembelajaran yang akan dilaksanakan 2. Kegiatan Inti 55 Pengalaman menit 1) Siswa berkumpul di dalam kelompok yang telah dibentuk pada pertemuan sebelumnya. 2) Siswa dibagikan media kartu domino IPS untuk setiap kelompok 3) Siswa diberi pengarahan tentang aturan permainan kartu domino IPS 4) Siswa dibagi LKS dalam menjawab soal dalam permainan kartu domino. 5) Siswa di dalam kelompok memainkan media kartu domino IPS 6) Guru mengawasi kegiatan yang dilakukan oleh siswa 7) Beberapa kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di dalam kelompok di depan kelas 8) Guru membahas hasil pekerjaan siswa 9) Guru dan siswa melakukan tanya jawab mengenai materi yang belum dipahami 10) Guru memberikan umpan balik berupa pertanyaan singkat 11) Guru membenarkan jawaban siswa yang kurang tepat 3. Kegiatan Penutup 1) Siswa bersama dengan pembelajaran hari ini guru merangkum hasil 15

(173) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 152 2) Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya menit jika ada materi yang belum dimengerti 3) Refleksi Siswa melakukan refleksi mengenai apa yang mereka rasakan selama mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini 4) Aksi Setelah mempelajarai tentang produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi, siswa diminta menuliskan usahausaha mereka untuk lebih melestarikan sumber daya alam di Indonesia 5) Siswa diberi PR untuk mempelajari pemanfaatan sumber daya alam untuk kegiatan ekonomi, dan upaya pelestarian sumber daya alam. 6) Doa penutup J. Penilaian 1. Competence Jenis : tes Teknik : tertulis Instrumen : soal dan kunci jawaban (terlampir) 2. Conscience Jenis : non tes Teknik : observasi Instrumen : skala sikap dan rubrik penilaian (terlampir) 3. Compassion Jenis : non tes Teknik : kinerja dan observasi Instrumen : tugas dan rubrik penilaian (terlampir)

(174) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 153

(175) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 154 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS 1 / Pertemuan 3 Satuan Pendidikan : SD Kanisius Klepu Mata Pelajaran : IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) Kelas/Semester : IV / 2 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit A. Standar Kompetensi 2. Mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi, dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten / kota dan provinsi. B. Kompetensi dasar 1.1 Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya C. Indikator Pembelajaran Competence 1. Menyebutkan macam – macam kegiatan ekonomi 2. Menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi 3. Menjelaskan kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat Consience 1. Bersikap mandiri dalam mengerjakan soal mengenai kegiatan – kegiatan ekonomi 2. Jujur dalam mengerjakan soal mengenai kegiatan – kegiatan ekonomi Compassion 1. Memperhatikan guru saat menjelaskan 2. Menghargai teman lain yang belum selesai mengerjakan soal evaluasi

(176) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 155 D. Tujuan Pembelajaran Competence 1. Siswa mampu menyebutkan minimal 2 macam kegiatan ekonomi melalui diskusi 2. Siswa minimal mampu menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi melalui diskusi 3. Siswa mampu menjelaskan minimal 2 kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat melalui diskusi kelompok 4. Siswa mampu memainkan media kartu domino IPS secara berkelompok Conscience 1. Melalui kerja individu, siswa mandiri dalam mengerjakan soal mengenai macam-macam kegiatan ekonomi dan pengertian kegiatan ekonomi. 2. Melalui kerja individu, siswa mampu jujur dalam mengerjakan soal. 3. Melalui kerja individu, siswa mampu bertanggung jawab dalam mengerjakan soal mengenai macam-macam kegiatan ekonomi dan pengertian kegiatan ekonomi. Compassion 1. Memperhatikan guru saat menjelaskan 2. Menghargai teman lain yang belum selesai mengerjakan soal evaluasi E. Materi ajar/pokok dan uraian materi (terlampir) produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi F. Pendekatan Pembelajaran PPR (Paradigma Pedagogi Reflektif) G. Model dan Metode Pembelajaran a. Model Pembelajaran

(177) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 156 Kooperatif Learning b. Metode Pembelajaran Diskusi, Tanya jawab H. Nilai Kemanusiaan Kejujuran, bertanggungjawab I. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke Tiga Kegiatan Waktu 1. Kegiatan Awal a. Salam b. Doa c. Presensi d. Apersepsi Guru melakukan tanya jawab mengenai materi yang lalu. e. Orientasi Guru menyampaikan kompetensi pembelajaran yang akan dicapai yaitu mengenai produksi, distribusi, konsumsi, dan potensi (Menyebutkan kegiatan ekonomi, menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi, menjelaskan kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat). f. Motivasi Siswa diberi motivasi dengan melakukan tepuk salam agar siswa lebih semangat dalam mengikuti pembelajaran yang akan dilaksanakan 10 menit

(178) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 157 2. Kegiatan Inti Pengalaman 1) Siswa mengerjakan lembar evaluasi 55 2) Guru dan siswa melakukan tanya jawab mengenai menit materi yang belum dipahami 3. Kegiatan Penutup 1) Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya jika ada materi yang belum dimengerti 2) Refleksi Siswa melakukan refleksi mengenai apa yang mereka rasakan selama mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini 3) Aksi Setelah mempelajarai tentang produksi, distribusi, 15 konsumsi, dan potensi, siswa diminta menuliskan menit usaha-usaha mereka untuk lebih melestarikan sumber daya alam di Indonesia 4) Siswa diberi PR untuk mempelajari materi lanjut tentang pemanfaatan sumber daya alam (sumber daya darat, dan perairan) untuk kegiatan ekonomi dan upaya pelestarian sumber daya alam. 5) Doa penutup J. Penilaian 1. Competence Jenis : tes

(179) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 158

(180) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 159 LAMPIRAN 3 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS 2 / Pertemuan 1 Satuan Pendidikan : SD Kanisius Klepu Mata Pelajaran : IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) Kelas/Semester : IV / 2 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit A. Standar Kompetensi 2. Mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi, dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten / kota dan provinsi. B. Kompetensi dasar 2.1 Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya C. Indikator Pembelajaran Competence 1. Menjelaskan jenis-jenis sumber daya alam darat dan perairan 2. Menyebutkan pemanfaatan sumber daya alam (sumber daya darat dan perairan) untuk kegiatan ekonomi 3. Memainkan kartu domino IPS secara berkelompok Consience 1. Bersikap mandiri dalam saat melakukan permainan kartu domino IPS 2. Aktif dalam melakukan permainan kartu domino IPS 3. Mandiri dalam menjawab soal mengenai pemanfaatan sumber daya alam 4. Teliti dalam mengerjakan soal mengenai pemanfaatan sumber daya alam

(181) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 160 Compassion 1. Kerjasama dalam melakukan permainan kartu domino IPS mengenai pemanfaatan sumber daya alam darat dan sumber daya alam perairan 2. Memperhatikan guru saat menjelaskan 3. Menghargai teman yang sedang maju mengerjakan soal D. Tujuan Pembelajaran Competence 1. Siswa mampu menjelaskan minimal 2 jenis sumber daya alam darat dan perairan melalui diskusi 2. Siswa mampu menyebutkan minimal 2 pemanfaatan sumber daya alam untuk kegiatan ekonomi melalui diskusi 3. Siswa mampu memainkan media kartu domino IPS secara berkelompok Conscience 1. Melalui diskusi, siswa mandiri dalam saat melakukan permainan kartu domino IPS 2. Melalui diskusi, siswa aktif dalam melakukan permainan kartu domino IPS 3. Melalui diskusi, siswa mandiri dalam menjawab soal mengenai pemanfaatan sumber daya alam. 4. Melalui diskusi, siswa teliti dalam menjawab soal mengenai pemanfaatan sumber daya alam. Compassion 1. Siswa mampu bekerjasama dalam melakukan permainan kartu domino IPS mengenai pemanfaatan sumber daya alam darat dan sumber daya alam perairan 2. Memperhatikan guru saat menjelaskan 3. Menghargai teman yang sedang mempresentasikan hasil kerja kelompok

(182) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 161 E. Materi ajar/pokok dan uraian materi (terlampir) Sumber Daya Darat, dan Sumber Daya Perairan F. Pendekatan Pembelajaran PPR (Paradigma Pedagogi Reflektif) G. Model dan Metode Pembelajaran 1. Model Pembelajaran Cooperatif Learning 2. Metode Pembelajaran Diskusi, Tanya jawab, permainan H. Nilai Kemanusiaan Kejujuran, bertanggungjawab I. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Kegiatan Waktu 1. Kegiatan Awal a. Salam b. Doa c. Presensi d. Pretest e. Motivasi Guru memberi semangat kepada siswa dengan bernyanyi “Memandang Alam” f. Konteks (Apersepsi) Siswa dan guru melakukan tanya jawab mengenai lagu yang telah dinyanyikan siswa mengenai pemanfaatan 10 menit

(183) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 162 sumber daya alam. g. Orientasi Guru menyampaikan kompetensi pembelajaran yang akan dicapai yaitu mengenai mengenai pemanfaatan sumber daya alam. 1) Kegiatan Inti 55 Pengalaman menit 2) Guru menggali pengetahuan awal siswa dengan bermain kartu domino tentang mengenai pemanfaatan sumber daya alam. 3) Siswa dibagi dalam 5 kelompok yang setiap kelompok terdapat 5 orang siswa dengan cara berhitung. 4) Siswa dibagikan LKS dan kart domino pada setiap kelompok. 5) Siswa mengerjakan LKS dalam kelompok sambil bermain kartu domino. 6) Guru memantau perkembangan belajar siswa 7) Guru memberikan kunci jawaban LKS dan meminta siswa untuk mengoreksi sesuai kunci. 8) Siswa menilai hasil LKS siswa lainnya. 9) Siswa diminta untuk mempresentasikan hasil terbaik yang didapat dalam kelompok di depan kelas. 10) Guru membenarkan jawaban siswa yang masih kurang tepat 2. Kegiatan Penutup 1) Siswa bersama dengan guru merangkum pembelajaran yang telah dilakukan hari ini hasil 15 2) Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya menit

(184) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI jika ada materi yang belum dipahami. 3) Siswa mengerjakan soal evaluasi Refleksi 4) Siswa melakukan refleksi terhadap apa yang mereka rasakan selama mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini Aksi 5) Setelah mempelajarai tentang sumber daya darat dan sumber daya perairan, siswa diminta untuk menuliskan keinginan mereka agar lebih dapat memahami tentang sumber daya darat dan sumber daya perairan. 6) Siswa diberikan PR untuk mempelajari kembali materi Upaya-upaya pelestarian sumber daya alam. 7) Doa penutup J. Penilaian 1. Competence Jenis : tes Teknik : tertulis Instrumen : soal dan kunci jawaban (terlampir) 2. Conscience Jenis : non tes Teknik : observasi Instrumen : skala sikap dan rubrik penilaian (terlampir) 3. Compassion Jenis : non tes Teknik : kinerja dan observasi Instrumen : tugas dan rubrik penilaian (terlampir) 163

(185) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 164

(186) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 165 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS 2 / Pertemuan 2 Satuan Pendidikan : SD Kanisius Klepu Mata Pelajaran : IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) Kelas/Semester : IV / 2 (dua) Alokasi Waktu : 2 x 40 menit A. Standar Kompetensi 2. Mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi, dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten / kota dan provinsi. B. Kompetensi dasar 1.1 Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya C. Indikator Pembelajaran Competence 1. Menjelaskan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam 2. Memainkan kartu domino IPS secara berkelompok Consience 1. Bersikap mandiri dalam saat melakukan permainan kartu domino IPS 2. Aktif dalam melakukan permainan kartu domino IPS 3. Jujur dalam menggunakan media kartu domino IPS 4. Mandiri dalam menjawab soal mengenai jenis-jenis sumber daya alam darat dan perairan dan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam. 5. Melalui permainan, siswa mampu jujur dalam menggunakan media kartu domino IPS.

(187) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 166 Compassion 1. Kerjasama dalam melakukan permainan kartu domino IPS mengenai jenis-jenis sumber daya alam darat dan perairan dan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam 2. Memperhatikan guru saat menjelaskan 3. Menghargai teman yang sedang maju mengerjakan soal D. Tujuan Pembelajaran Competence 1. Siswa mampu menjelaskan minimal 2 upaya – upaya pelestarian sumber daya alam melalui diskusi 2. Siswa mampu memainkan media kartu domino IPS secara berkelompok Conscience 1. Melalui diskusi, siswa mandiri dalam saat melakukan permainan kartu domino IPS 2. Melalui diskusi, siswa aktif dalam melakukan permainan kartu domino IPS 3. Melalui diskusi, siswa mandiri dalam menjawab soal mengenai upaya – upaya pelestarian sumber daya alam. Compassion 1. Siswa mampu bekerjasama dalam melakukan permainan kartu domino IPS mengenai upaya – upaya pelestarian sumber daya alam. 2. Memperhatikan guru saat menjelaskan 3. Menghargai teman yang sedang mempresentasikan hasil kerja kelompok E. Materi ajar/pokok dan uraian materi (terlampir) Upaya – upaya pelestarian sumber daya alam.

(188) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 167 F. Pendekatan Pembelajaran PPR (Paradigma Pedagogi Reflektif) G. Model dan Metode Pembelajaran 1. Model Pembelajaran Cooperatif Learning 2. Metode Pembelajaran Diskusi, Tanya jawab, permainan H. Nilai Kemanusiaan Kejujuran, bertanggungjawab I. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Kedua Kegiatan Waktu 1. Kegiatan Awal a. Salam b. Doa c. Presensi d. Pretest e. Motivasi Guru memberi semangat kepada siswa dengan bernyanyi “Memandang Alam” f. Konteks (Apersepsi) Siswa dan guru melakukan tanya jawab mengenai lagu yang telah dinyanyikan siswa mengenai pemanfaatan sumber daya alam. g. Orientasi Guru menyampaikan kompetensi pembelajaran yang akan dicapai yaitu mengenai mengenai jenis-jenis sumber daya 10 menit

(189) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 168 alam darat dan perairan dan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam. 55 2. Kegiatan Inti menit Pengalaman 1) Guru menggali pengetahuan awal siswa dengan bermain kartu domino tentang mengenai upaya – upaya pelestarian sumber daya alam. 2) Siswa dibagi dalam 5 kelompok yang setiap kelompok terdapat 5 orang siswa dengan cara berhitung. 3) Siswa dibagikan LKS pada setiap kelompok. 4) Siswa mengerjakan LKS dalam kelompok. 5) Guru memantau perkembangan belajar siswa 6) Guru memberikan kunci jawaban LKS dan meminta siswa untuk mengoreksi sesuai kunci. 7) Siswa menilai hasil LKS siswa lainnya. 8) Siswa diminta untuk mempresentasikan hasil terbaik yang didapat dalam kelompok di depan kelas. 9) Guru membenarkan jawaban siswa yang masih kurang tepat 3. Kegiatan Penutup 1) Siswa bersama dengan guru merangkum hasil pembelajaran yang telah dilakukan hari ini 2) Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya jika ada materi yang belum dipahami. 3) Siswa mengerjakan soal evaluasi Refleksi 4) Siswa melakukan refleksi terhadap apa yang mereka rasakan selama mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini 15 menit

(190) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Aksi 5) Setelah mempelajarai tentang pemanfaatan sumber daya alam siswa diminta untuk menuliskan keinginan mereka agar lebih dapat memahami tentang jenis-jenis sumber daya alam darat dan perairan dan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam. 6) Siswa diberikan PR untuk mempelajari kembali materi Pemanfaatan sumber daya alam dan upaya-upaya pelestarian sumber daya alam. 7) Doa penutup J. Penilaian 1. Competence Jenis : tes Teknik : tertulis Instrumen : soal dan kunci jawaban (terlampir) 2. Conscience Jenis : non tes Teknik : observasi Instrumen : skala sikap dan rubrik penilaian (terlampir) 3. Compassion 169

(191) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 170

(192) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 171 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS 2 / Pertemuan 3 Satuan Pendidikan : SD Kanisius Klepu Mata Pelajaran : IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) Kelas/Semester : IV / 2 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit A. Standar Kompetensi 2. Mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi, dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten / kota dan provinsi. B. Kompetensi dasar 2.1 Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya C. Indikator Pembelajaran Competence 1. Menyebutkan pemanfaatan sumber daya alam (sumber daya darat dan perairan) untuk kegiatan ekonomi 2. Menjelaskan jenis-jenis sumber daya alam darat dan perairan 3. Menjelaskan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam Consience 1. Bersikap mandiri dalam mengerjakan soal mengenai kegiatan – kegiatan ekonomi 2. Jujur dalam mengerjakan soal mengenai kegiatan – kegiatan ekonomi 3. Bertanggung jawab dalam melakukan permainan kartu domino IPS Compassion 1. Memperhatikan guru saat menjelaskan 2. Menghargai teman lain yang belum selesai mengerjakan soal evaluasi

(193) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 172 D. Tujuan Pembelajaran Competence 1. Siswa mampu menyebutkan minimal 2 pemanfaatan sumber daya alam untuk kegiatan ekonomi melalui diskusi 2. Siswa minimal mampu menjelaskan pemanfaatan sumber daya alam untuk kegiatan ekonomi melalui diskusi 3. Siswa minimal mampu menyebutkan jenis-jenis sumber daya alam darat dan perairan 4. Siswa minimal mampu menjelaskan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam melalui diskusi Conscience 1. Melalui kerja individu, siswa mandiri dalam mengerjakan soal. 2. Melalui kerja individu, siswa mampu jujur dalam mengerjakan soal. 3. Melalui kerja individu, siswa mampu bertanggung jawab dalam mengerjakan soal. Compassion 1. Memperhatikan guru saat menjelaskan 2. Menghargai teman lain yang belum selesai mengerjakan soal evaluasi E. Materi ajar/pokok dan uraian materi (terlampir) Sumber Daya Darat, Sumber Daya Perairan dan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam F. Pendekatan Pembelajaran PPR (Paradigma Pedagogi Reflektif) G. Model dan Metode Pembelajaran a. Model Pembelajaran Kooperatif Learning

(194) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 173 b. Metode Pembelajaran Diskusi, Tanya jawab H. Nilai Kemanusiaan Kejujuran, bertanggungjawab I. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke Tiga Kegiatan Waktu 1. Kegiatan Awal a. Salam b. Doa c. Presensi d. Apersepsi Guru melakukan tanya jawab mengenai materi yang lalu. e. Orientasi Guru menyampaikan kompetensi pembelajaran yang akan dicapai yaitu Menyebutkan pemanfaatan sumber 10 daya alam (sumber daya darat, dan perairan) untuk menit kegiatan ekonomi dan menyimpulkan upaya pelestarian sumber daya alam. f. Motivasi Siswa diberi motivasi dengan melakukan tepuk salam agar siswa lebih semangat dalam mengikuti pembelajaran yang akan dilaksanakan

(195) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 174 2. Kegiatan Inti Pengalaman 1) Siswa mengerjakan lembar evaluasi 55 2) Guru dan siswa melakukan tanya jawab mengenai menit materi yang belum dipahami 3. Kegiatan Penutup 1) Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya jika ada materi yang belum dimengerti 2) Refleksi Siswa melakukan refleksi mengenai apa yang mereka rasakan selama mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini 3) Aksi Setelah mempelajarai tentang sumber daya darat, sumber daya perairan dan upaya – upaya pelestarian 15 sumber daya alam siswa diminta menuliskan usaha- menit usaha mereka untuk lebih melestarikan sumber daya alam di Indonesia. 4) Siswa diberi PR untuk mempelajari materi lanjut tentang pundi-pundi koperasi. 5) Doa penutup J. Penilaian 1. Competence Jenis : tes

(196) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 175

(197) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 176 LAMPIRAN 4 LEMBAR KERJA SISWA SIKLUS I PERTEMUAN 1 dan 2 Lembar Kerja Siswa Nama: I. Indikator Hasil Belajar 1. Menyebutkan macam – macam kegiatan ekonomi 2. Menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi 3. Menjelaskan kaitan kegiatan ekonomi dengan sumber daya alam setempat II. Petunjuk 1. Siswa menuliskan nama pada kolom pojok kanan atas. 2. Siswa membaca soal pada media kartu dan menyusun jawaban pada lembar kosong yang telah diberikan 3. Siswa secara mandiri menyusun kartu selama 20menit secara bergantian. 4. Jika sudah selesai menyusun kartu domino tulislah pertanyaan dan jawaban dilembar jawab. III. Tuliskan soal dan jawaban pada kolom di bawah ini dengan benar! Pertanyaan Jawaban

(198) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 177 LEMBAR KERJA SISWA SIKLUS II PERTEMUAN 1 dan 2 Lembar Kerja Siswa Nama: I. Indikator Hasil Belajar 1. Menyebutkan pemanfaatan sumber daya alam (sumber daya darat dan perairan) untuk kegiatan ekonomi 2. Menyebutkan jenis-jenis sumber daya alam darat dan perairan 3. Menjelaskan upaya – upaya pelestarian sumber daya alam II. Petunjuk 1. Siswa menuliskan nama pada kolom pojok kanan atas. 2. Siswa membaca soal pada media kartu dan menyusun jawaban pada lembar kosong yang telah diberikan 3. Siswa secara mandiri menyusun kartu selama 10menit secara bergantian. 4. Jika sudah selesai menyusun kartu domino tulislah pertanyaan dan jawaban dilembar jawab. III. Tuliskan soal dan jawaban pada kolom di bawah ini dengan benar! Pertanyaan Jawaban

(199) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 178 LAMPIRAN 5 SOAL EVALUASI SIKLUS I PERTEMUAN 1 Nama: Soal Evaluasi! No. absen: Petunjuk Pengerjaan: a. Tuliskan nama dan nomor absen pada kolom kanan atas. b. Bacalah dengan teliti soal-soal dibawah. c. Berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban a, b, c, dan d. Pertanyaan: 1. Kegiatan menghasilkan barang yang dilakukan di sebuah pabrik merupakan kegiatan …… a. Distribusi c. Produksi b. Konsumsi d. Ekonomi 2. Orang atau perusahaan yang menyalurkan suatu barang disebut …… a. Konsumen c. Produsen b. Distributor d. Distribusi 3. Tempat – tempat yang bukan termasuk penyalur suatu barang…… a. Warung c. Pasar b. Warnet d. Toko 4. Petani menanam padi untuk memenuhi kebutuhan pangan merupakan contoh kegiatan…. a. Produksi c. Distributor b. Konsumen d. Produsen 5. Kegiatan memakai suatu barang, disebut …… a. Agen c. Konsumsi b. Distribusi d. Produksi 6. Kegiatan menyalurkan suatu barang, disebut … a. Distribusi c. Produksi b. Konsumsi d. Distributor 7. Orang yang menghabiskan suatu barang produksi yaitu … a. Konsumsi c. Konsumen

(200) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI b. Produsen d. Distributor 8. Andi membeli satu paket bantal kursi dan dijualnya kembali secara ecer disebut kegiatan… a. Konsumsi c. Distribusi b. Produksi d. Distributor 9. Kiki membeli pasta gigi dan menggunakannya disebut dengan kegiatan … a. Produksi c. Produsen b. Konsumsi d. Distribusi 10. Kegiatan buruh di pabrik merupakan contoh dari kegiatan … a. Produksi c. Konsumsi b. Produsen d. Distribusi 179

(201) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 180 SOAL EVALUASI SIKLUS I PERTEMUAN 2 Nama: No. absen: Soal Evaluasi! Petunjuk Pengerjaan: a. Tuliskan nama dan nomor absen pada kolom kanan atas. b. Bacalah dengan teliti soal-soal dibawah. c. Berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban a, b, c, dan d. Pertanyaan: 1. Sumber daya alam dibedakan menjadi 2 macam yaitu …. a. SDA langsung dan SDA perairan b. SDA darat dan SDA tidak langsung c. SDA langsung dan SDA tidak langsung d. SDA perairan dan SDA darat 2. Di perkotaan sebagian besar masyarakatnya melakukan kegiatan ekonomi sebagai…. a. Petani c. Pengusaha b. Nelayan d. Peternak 3. Sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup disebut …. a. SDA tidak langsung b. SDA langsung c. SDA perairan d. SDA darat 4. Yang termasuk mineral bijih yaitu…. a. Batu gamping c. Air b. Angin d. Perak 5. Hasil pertanian yang merupakan bahan makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia adalah …. a. Padi c. Sagu b. Jagung d. Kedelai

(202) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 181 6. Hutan yang menghasilkan kayu dan bahan-bahan lainnya disebut fungsi hutan … a. Hutan heterogen b. Hutan homogen c. Hutan lindung d. Hutan produksi 7. Di pedesaan sebagian besar masyarakatnya melakukan kegiatan ekonomi sebagai…. a. Petani c. Pengusaha b. Nelayan d. Peternak 8. Hutan yang di dalamnya terdapat berbagai macam jenis tumbuhan disebut fungsi hutan… a. Hutan heterogen b. Hutan homogen c. Hutan lindung d. Hutan produksi 9. Di padang rumput sebagian besar masyarakatnya melakukan kegiatan ekonomi sebagai … a. Petani c. Pengusaha b. Nelayan d. Peternak 10. Manfaat sumber daya alam ada 2 … a. SDA langsung dan SDA tidak langsung b. SDA air dan SDA langsung c. SDA hutan dan SDA tidak langsung d. SDA tidak langsung dan SDA air

(203) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI SOAL EVALUASI SIKLUS II PERTEMUAN 1 Nama: No. absen: Soal Evaluasi! Petunjuk Pengerjaan: a. Tuliskan nama dan nomor absen pada kolom kanan atas. b. Bacalah dengan teliti soal-soal dibawah. c. Berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban a, b, c, dan d. Pertanyaan: 1. Yang termasuk mineral bijih yaitu…. a. Batu gamping c. Air b. Angin d. Perak 2. Yang merupakan sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup adalah …. a. Hutan c. Air b. Tanah d. Kebun 3. Sumber daya alam perairan dibedakan menjadi dua yaitu …. a. SDA alam laut dan SDA daya air b. SDA alam laut dan SDA daya tanah c. SDA alam darat dan SDA daya air d. SDA perairan dan SDA alam darat 4. Air dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu…. a. Air manis, air tawar, air payau b. Air tawar, air laut, air merah c. Air tawar, air payau, air gambut d. Air tawar, air payau, air laut 5. Yang termasuk hasil SDA hutan yaitu…. a. Kayu c. Ikan b. Sawi d. Timah 6. Aktivitas yang dilakukan oleh petani yaitu, kecuali…. a. Mengairi sawah 182

(204) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI b. Menanam padi c. Menyediakan bibit mangga d. Mengelola tanah 7. Hutan yang berfungsi untuk menghasilkan kayu, rotan disebut…. a. Hutan heterogen b. Hutan lindung c. Hutan suaka alam d. Hutan produksi 8. Contoh dari sumber daya ruang, kecuali…. a. Pantai c. Bukit b. Embung d. Gunung 9. Yang termasuk contoh sumber energi, kecuali…. a. Minyak bumi c. Bijih emas b. Panas bumi d. Angin 10. Rumput laut digunakan untuk…. a. Kosmetik c. Perhiasan b. Bahan bakar d. Industri pupuk 183

(205) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI SOAL EVALUASI SIKLUS II PERTEMUAN 2 Nama: Soal Evaluasi! No. absen: Petunjuk Pengerjaan: a. Tuliskan nama dan nomor absen pada kolom kanan atas. b. Bacalah dengan teliti soal-soal dibawah. c. Berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban a, b, c, dan d. Pertanyaan: 1. Air yang terdapat di sumur, sungai, dan danau adalah…. a. Air laut c. Air payau b. Air tawar d. Air gambut 2. Contoh sikap peduli warga masyarakat terhadap lingkungan misalnya…. a. Melakukan daur ulang barang bekas b. Menangkap ikan dengan bom c. Membersihkan lahan dengan membakar d. Banyak menggunakan listrik 3. Contoh energi pengganti adalah sebagai berikut, kecuali…. a. Cahaya matahari c. Energi surya b. Angin d. Energi listrik 4. Pencurian ikan di laut Indonesia biasanya dilakukan oleh…. a. Kapal asing c. Kapal penduduk b. Kapal nelayan d. Kapal klotok 5. Menangkap ikan yang tidak dilarang adalah dengan menggunakan…. a. Jaring c. Listrik b. Bahan peledak d. Pukat 6. Yang termasuk energi pengganti atau alternatif, adalah…. a. Bahan bakar minyak c. Batubara b. Cahaya matahari d. Gas alam 7. Apabila ada orang hendak membakar hutan, kita sebaiknya…. a. Diam saja c. Ikut-ikutan b. Membiarkannya d. Melarangnya 184

(206) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8. Upaya rehabilitasi hutan dan lingkungan alam yang telah rusak dapat dilakukan dengan mengadakan…. a. Penghijauan dan reboisasi b. Penghijauan dan membakar hutan c. Reboisasi dan menebang sembarangan d. Reboisasi dan membakar lahan 9. Penebangan hutan sebaiknya dilakukan dengan cara…. a. Sembarangan c. Tebang pilih b. Babat habis d. Dibakar 10. Penanaman kembali hutan yang gundul disebut…. a. Konservasi c. Reboisasi b. Komunikasi d. Transportasi 185

(207) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 6 RANGKUMAN MATERI SIKLUS I RINGKASAN MATERI Kegiatan Ekonomi dan Sumber Daya Alam A. Pengertian Kegiatan Ekonomi Dari manakah keluargamu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari? Misalnya, dari manakah ibu mendapatkan barang kebutuhan sayusayuran setiap hari? Kegiatan yang dilakukan disebuah warung atau pasar merupakan salah satu contoh kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi meliputi menghasilkan, menyalurkan, dan memakai suatu barang. 1. Kegiatan menghasilkan suatu barang Kegiatan menghasilkan suatu barang disebut kegiatan produksi, sedangkan orang yang menghasilkan barang disebut produsen. 2. Kegiatan menyalurkan suatu barang Kegiatan menyalurkan suatu barang disebut kegiatan distribusi, sedangkan orang atau perusahaan yang menyalurkan barang disebut penyalur atau distributor. 3. Kegiatan memakai suatu barang Kegiatan memakai suatu barang disebut konsumsi, sedangkan orang yang memakai suatu barang disebut konsumen. B. Kaitan Kegiatan Ekonomi dengan Sumber Daya Alam Setempat Setiap daerah memiliki sumber daya alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Manfaat sumber daya alam ada 2 yaitu langsung dan tidak langsung. Sumber daya alam langsung merupakan sumber daya yang dapat langsung digunakan. Contohnya: ikan, kangkung. Sedangkan sumber daya alam yang tidak langsung merupakan sumber daya yang sebelum digunakan harus melalui beberapa proses sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan seharihari. Contonya: tambang. 186

(208) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 187 RANGKUMAN MATERI SIKLUS II Ringkasan Materi A. Pemanfaatan Sumber Daya Alam (Sumber Daya Darat dan Perairan) untuk Kegiatan Ekonomi Kegiatan yang dilakukan oleh manusia sangat beragam. Setiap kegiatan tentu saling berkaitan. Dengan kemajuan zaman, manusia selalu berupaya meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam. Keragaman kegiatan manusia untuk memanfaatkan sumber daya alam dapat dikelompokkan menjadi dua, sebagai berikut: 1. Pemanfaatan sumber daya alam darat Sumber daya alam darat dibedakan menjadi 4 jenis yaitu sumber daya tanah (manfaat tanah bagi kehidupan manusia tempat hidup tumbuhan, hewan dan manusia, lahan pertanian, sumber mineral, lahan pemukiman, sumber bahan kerajinan), sumber daya hutan (dilihat dari fungsi ada hutan lindung, produksi, suaka alam, wisata), sumber daya mineral (dibedakan menjadi 3 yaitu mineral bijih, mineral industri, mineral energi), sumber daya ruang (sumber daya yang memanfaatkan keindahan alam, misalnya pantai, danau, bukit, dan waduk). 2. Pemanfaatan sumber daya lam perairan Sumber daya alam perairan dibedakan menjadi 2 yaitu sumber daya laut (hasil laut ikan, kerang, rumput laut) dan sumber daya air(ada 3 jenis air yaitu air tawar, air payau, air laut). B. Upaya Pelestarian Sumber Daya Alam Upaya kita untuk melestarikan sumber daya alam yaitu dengan: 1. Melakukan upaya rehabilitasi hutan dan lingkungan alam yang telah rusak dengan mengadakan penghijauan dan reboisasi.

(209) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 188 2. Menolak dan menentang segala bentuk tindakan perusakan lingkungan. 3. Menghemat penggunaan energi bahan bakar dan listrik. 4. Tidak menebang hutan secara sembarangan, menebang dengan cara tebang pilih. 5. Tidak menangkap ikan dengan bahan peledak, racun, dan listrik. 6. Mencegah pencurian ikan di laut Indonesia oleh kapal asing. 7. Tidak membuang limbah berbahaya ke sungai dll. 8. Mencari dan menggunakan energi alternatif atau energi pengganti yaitu energi surya, angin, air. 9. Melakukan penghematan bahan bakar. 10. Melakukan daur ulang bahan bekas. Sumber belajar Indrastuti. 2010. Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV Sekolah Dasar. Jakarta: Yudhistira. Sarwiyanto. 2009. Ayo Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial IPS Kelas 4 SD. Yogyakarta: Kanisius.

(210) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 7 LEMBAR OBSERVASI KEMANDIRIAN No. Absen Siswa Deskriptor 1 2 3 4 5 6 7 8 a. Saya selalu belajar sebelum materi diajarkan b. Saya berusaha mencari sumber lain untuk dipelajari c. Siswa berusaha mengerjakan sendiri soal yang diberikan d. Siswa selalu memberikan pendapat pada teman di kelompok e. Ketika menggunakan media pembelajaran siswa mampu mengajukan pendapat f. Ketika mengerjakan tugas siswa dapat berinisiatif untuk menyelesaikan lebih dahulu g. Siswa tidak suka berpendapat ketika belajar dalam kelompok h. Siswa berani untuk maju ke depan untuk menyelesaikan soal i. Siswa mampu mengikuti aturan dalam menggunakan media pembelajaran j. Ketika berdiskusi siswa mampu 189 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

(211) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI mengerjakan soal sesuai dengan tugas yang telah dibagi melalui media pembelajaran k. Ketika berdiskusi siswa tidak berani untuk menjawab soal l. Siswa berani mempresentasikan hasil diskusi kelompok m. Siswa mampu memberikan jawaban dari soal pada media pembelajaran yang dimainkan n. Ketika berdiskusi siswa mampu menggunakan media pembelajaran dengan benar o. Ketika berdiskusi siswa mampu memberikan jawaban yang benar Jumlah indikator yang teramati 190

(212) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 191 LAMPIRAN 8 LEMBAR KUESIONER KEMANDIRIAN Petunjuk 1. Isilah terlebih dahulu kolom identitas di bawah ini! 2. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan memberi tanda ( √ ) pada kolom yang telah disediakan. a. Identitas Nama :………………....... Jenis Kelamin : ………………….. Kelas : ………………….. No urut : …………………... b. Pertanyaan kuesioner Keterangan alternatif jawaban SS = Sangat Setuju S = Setuju TS = Tidak Setuju STS = Sangat Tidak Setuju No Pernyataan 1 Saya selalu belajar sebelum materi diberikan 2 Saya berusaha mencari sumber lain untuk dipelajari. 3 Saya berusaha mengerjakan sendiri soal yang diberikan. 4 Saya memberikan pendapat untuk menyelesaikan tugas kelompok. 5 Ketika mengerjakan tugas siswa menjawab sesuai pengetahuan. 6 Ketika menggunakan media pembelajaran saya mampu mengajukan pendapat 7 Saya suka berpendapat ketika belajar dalam STS TS S SS

(213) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No Pernyataan kelompok 8 Saya berani untuk maju ke depan untuk menyelesaikan soal 9 Saya mempresentasikan hasil diskusi kelompok 10 Ketika berdiskusi saya berani untuk berpendapat 11 Ketika berdiskusi saya mampu mengerjakan soal sesuai dengan tugas yang telah dibagi melalui media pembelajaran 12 Saya mengikuti aturan dalam menggunakan media pembelajaran. 13 Saya mampu merapikan media pembelajaran yang telah digunakan. 14 Saya mengumpulkan tugas tepat waktu 15 Saya merawat atau merapikan buku setelah digunakan STS TS S 192 SS

(214) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 9 Nama 1 2 3 4 5 6 7 W1 1 1 0 1 0 1 1 W2 0 1 1 1 1 1 1 W3 0 0 0 1 1 1 1 W4 1 0 1 0 1 1 0 W5 1 1 1 1 0 0 1 W6 1 0 0 0 1 1 1 W7 1 1 0 0 1 1 1 W8 1 1 1 1 1 1 1 W9 1 0 0 1 1 1 1 W10 1 1 1 1 0 0 0 W11 1 1 0 1 1 1 1 W12 1 0 1 1 1 1 1 W13 1 1 0 0 1 1 1 W14 1 0 0 0 1 1 1 W15 1 0 1 1 1 1 1 W16 1 0 0 1 1 1 1 W17 1 1 0 1 1 0 1 W18 1 1 1 1 1 0 1 W19 1 1 1 1 0 1 1 W20 1 1 0 1 1 1 1 W21 1 0 1 1 1 1 1 W22 1 1 1 1 1 1 1 W23 0 1 0 1 1 1 0 W24 1 1 0 1 1 1 1 W25 1 1 1 1 1 1 0 W26 1 1 0 1 1 1 1 W27 1 0 1 0 1 1 1 W28 1 1 1 0 0 0 0 Jumlah 25 18 14 21 23 23 23 HASIL VALIDITAS SOAL SIKLUS I 8 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 1 19 9 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 20 10 1 0 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 18 11 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 10 Skor peritem soal 12 13 14 15 16 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 20 24 8 26 23 193 17 1 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 20 18 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 23 19 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 17 20 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 25 21 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 19 22 0 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 17 23 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 21 24 1 0 0 0 0 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 18 25 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 22 Total 17 16 17 10 15 17 15 22 18 9 19 21 19 17 16 22 18 21 19 23 21 21 15 21 15 17 18 18 497

(215) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HASIL VALIDITAS SOAL SIKLUS II Nama 1 2 3 4 5 6 7 W1 0 0 1 0 0 1 1 W2 1 1 1 0 1 0 0 W3 0 0 1 1 1 1 1 W4 1 1 1 1 0 1 0 W5 1 1 1 0 1 1 1 W6 1 0 1 1 1 1 1 W7 0 1 1 1 1 1 0 W8 1 0 0 0 0 1 1 W9 0 1 0 1 1 0 1 W10 0 1 1 1 0 1 0 W11 1 1 1 1 1 0 1 W12 1 1 1 1 1 1 1 W13 1 1 1 0 1 1 1 W14 1 1 0 1 1 1 1 W15 1 1 1 1 0 1 0 W16 1 1 1 1 0 1 1 W17 1 0 1 1 1 1 1 W18 1 0 1 1 0 1 1 W19 0 0 1 0 1 1 0 W20 1 1 1 1 1 0 1 W21 1 1 1 0 0 1 1 W22 0 1 1 0 0 1 1 W23 0 0 1 0 0 1 1 W24 1 0 1 1 1 1 1 W25 0 1 1 0 1 1 0 W26 1 1 1 1 1 1 0 W27 0 0 1 1 0 1 0 W28 1 1 0 1 1 0 1 Jumlah 18 18 24 18 17 23 19 8 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 17 9 1 1 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 16 10 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 23 11 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 12 Skor peritem soal 12 13 14 15 16 1 0 0 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 19 15 24 19 25 194 17 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 23 18 0 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 12 19 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 25 20 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 0 1 20 21 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 19 22 0 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 17 23 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 17 24 1 0 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 18 25 1 0 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 18 Total 14 14 17 13 13 20 17 16 16 12 22 21 18 21 19 19 22 22 17 21 19 17 11 19 11 19 11 15 476

(216) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 10 Item Urutan 7 1 No Responden 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 RELIABILITAS SOAL SIKLUS I 8 2 9 3 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 3 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 10 4 Item Ganjil 5 7 1 0 1 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 16 5 9 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 11 1 0 0 0 0 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 17 6 Total 4 3 1 1 3 5 3 6 4 2 5 6 5 4 4 6 5 6 6 6 5 6 3 5 2 5 5 6 19 7 No Responden 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 195 20 8 2 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 1 21 9 4 1 0 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 Item Genap 6 8 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 23 10 10 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 12 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 24 11 Total 6 2 6 2 4 5 4 6 4 1 5 5 6 5 3 6 4 5 4 6 6 6 3 6 2 5 4 4 25 12

(217) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No Responden 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Jumlah Rata-rata X (Ganjil) Y(Genap) (X-Xrata-rata) (Y-Yrata-rata) X2 Y2 (XY) 4 3 1 1 3 5 3 6 4 2 5 6 5 4 4 6 5 6 6 6 5 6 3 5 2 5 5 6 122 4 6 2 6 2 4 5 4 6 4 1 5 5 6 5 3 6 4 5 4 6 6 6 3 6 2 5 4 4 125 4 0 3 1 1 3 5 3 6 4 2 5 6 5 4 4 6 5 6 6 6 5 6 3 5 2 5 5 6 2 2 6 2 4 5 4 6 4 1 5 5 6 5 3 6 4 5 4 6 6 6 3 6 2 5 4 4 16 9 1 1 9 25 9 36 16 4 25 36 25 16 16 36 25 36 36 36 25 36 9 25 4 25 25 36 598 36 4 36 4 16 25 16 36 16 1 25 25 36 25 9 36 16 25 16 36 36 36 9 36 4 25 16 16 617 24 6 6 2 12 25 12 36 16 2 25 30 30 20 12 36 20 30 24 36 30 36 9 30 4 25 20 24 582 196

(218) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HITUNGAN RELIABILITAS SOAL SIKLUS I RUMUS: √ √ ( ) 2 rb 1  rb 2 x 0.60  1  0.60 1 .2  1.60  0.75 ri  ri √ ri ri KATEGORI KUALIFIKASI: Koefisien Korelasi 0,91-1,00 0,71-0,90 0,41-0,70 0,21-0,40 0,00-0,20 Keterangan Sangat tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Jadi, reliabilitas dua belas soal adalah 0,75, sehingga reliabilitas soal siklus masuk dalam kategori TINGGI. 197

(219) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI RELIABILITAS SOAL SIKLUS II Item Urutan 2 1 No Responden 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 5 2 6 3 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 3 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 10 4 Item Ganjil 5 7 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 13 5 9 0 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 11 1 0 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 19 6 Total 3 2 5 5 2 3 5 3 5 3 4 5 4 6 5 5 4 5 4 4 6 5 3 3 3 4 1 4 20 7 No Responden 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 198 21 8 2 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 0 1 1 1 0 1 22 9 4 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 Item Genap 6 8 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 23 10 10 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 12 1 0 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 24 11 Total 4 3 5 2 3 5 4 4 4 2 6 5 5 6 5 5 6 5 4 5 5 4 2 5 3 6 3 3 25 12

(220) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No Responden X (Ganjil) Y(Genap) (X-Xrata-rata) (Y-Yrata-rata) X2 Y2 (XY) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Jumlah Rata-rata 3 2 5 5 2 3 5 3 5 3 4 5 4 6 5 5 4 5 4 4 6 5 3 3 3 4 1 4 111 4 4 3 5 2 3 5 4 4 4 2 6 5 5 6 5 5 6 5 4 5 5 4 2 5 3 6 3 3 119 4 -1 2 5 5 2 3 5 3 5 3 4 5 4 6 5 5 4 5 4 4 6 5 3 3 3 4 1 4 0 3 5 2 3 5 4 4 4 2 6 5 5 6 5 5 6 5 4 5 5 4 2 5 3 6 3 3 9 4 25 25 4 9 25 9 25 9 16 25 16 36 25 25 16 25 16 16 36 25 9 9 9 16 1 16 481 16 9 25 4 9 25 16 16 16 4 36 25 25 36 25 25 36 25 16 25 25 16 4 25 9 36 9 9 547 12 6 25 10 6 15 20 12 20 6 24 25 20 36 25 25 24 25 16 20 30 20 6 15 9 24 3 12 491 199

(221) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HITUNGAN RELIABILITAS SOAL SIKLUS II RUMUS: √ √ 2 rb 1  rb 2 x 0.47 ri  1  0.47 0.94 ri  1, 47 ri  0.64 ri  ( ) √ KATEGORI KUALIFIKASI: Koefisien Korelasi 0,91-1,00 0,71-0,90 0,41-0,70 0,21-0,40 0,00-0,20 Keterangan Sangat tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Jadi, reliabilitas dua belas soal adalah 0,98, sehingga reliabilitas soal siklus i masuk dalam kategori CUKUP. 200

(222) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 11 Nama W1 W2 W3 W4 W5 W6 W7 W8 W9 W10 W11 W12 W13 W14 W15 W16 W17 W18 W19 W20 W21 W22 W23 W24 W25 W26 W27 W28 Total skor real (B) Total skor seharusnya IK Kualifikasi INDEKS KESUKARAN SOAL SIKLUS I 8 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 1 19 9 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 20 10 1 0 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 18 11 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 10 12 0 1 1 0 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 20 Skor peritem soal 13 14 15 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 24 8 26 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 25 2 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 18 3 0 1 0 1 1 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 1 14 4 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 21 5 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 23 6 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 23 7 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 23 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 0,8 9 MS 0,6 4 M 0,5 SS 0,7 5 M 0,8 2 MS 0,8 2 MS 0,8 2 MS 0,68 M 0,71 M 0,6 4 M 0,3 6 S 0,7 1 M 0,8 6 MS 0,29 S 0,93 MS 0,82 MS 0,7 1 M 0,82 MS 0,61 M 0,8 9 MS 0,68 M 0,61 M 0,75 M 0,64 M 0,79 M 201 16 1 1 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 23 17 1 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 20 18 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 23 19 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 17 20 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 25 21 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 19 22 0 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 17 23 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 21 24 1 0 0 0 0 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 18 25 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 22 Total 17 16 17 10 15 17 15 22 18 9 19 21 19 17 16 22 18 21 19 23 21 21 15 21 15 17 18 18 497

(223) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 202 HITUNGAN (IK) SOAL SIKLUS I RUMUS: IK = KUALIFIKASI IK: IK KUALIFIKASI 0,81 – 1,00 Mudah Sekali (MS) 0,61 – 0,80 Mudah (M) 0,41 – 0,60 Cukup (C) 0,21 – 0,40 Sukar (S) 0,00 – 0,20 Sukar Sekali (SS) INDEKS KESUKARAN PERITEM Nomor Soal 1 Indeks Kesukaran (IK) Kualifikasi Mudah Sekali (MS) 2 Mudah (M) 3 Sukar Sekali (SS) 4 Mudah (M) 5 Mudah Sekali (MS)

(224) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Nomor Soal Indeks Kesukaran (IK) 203 Kualifikasi 6 Mudah Sekali (MS) 7 Mudah Sekali (MS) 8 Mudah (M) 9 Mudah (M) 10 Mudah (M) 11 Sukar (S) 12 Mudah (M) 13 Mudah Sekali (MS) 14 Sukar (S) 15 Mudah Sekali (MS) 16 Mudah Sekali (MS)

(225) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Nomor Soal 17 Indeks Kesukaran (IK) 204 Kualifikasi Mudah (M) 18 Mudah Sekali (MS) 19 Mudah (M) 20 Mudah Sekali (MS) 21 Mudah (M) 22 Mudah (M) 23 Mudah (M) 24 Mudah (M) 25 Mudah (M)

(226) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI INDEKS KESUKARAN SOAL SIKLUS II Nama W1 W2 W3 W4 W5 W6 W7 W8 W9 W10 W11 W12 W13 W14 W15 W16 W17 W18 W19 W20 W21 W22 W23 W24 W25 W26 W27 W28 Total skor real (B) Total skor seharusnya IK Kualifikasi 8 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 17 9 1 1 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 16 10 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 23 11 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 12 12 1 0 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 19 Skor peritem soal 13 14 15 0 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 0 1 0 0 1 0 1 0 1 15 24 19 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 0 1 18 2 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 18 3 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 24 4 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 1 18 5 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 0 1 1 1 0 1 17 6 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 23 7 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 1 19 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 0,6 4 M 0,6 4 M 0,8 6 MS 0,6 4 M 0,6 1 M 0,8 2 MS 0,6 8 M 0,61 M 0,57 C 0,8 2 MS 0,4 3 C 0,6 8 M 0,5 4 C 0,86 MS 0,68 M 0,89 MS 0,8 2 MS 0,43 C 0,89 MS 0,7 1 M 0,68 M 0,61 M 0,61 M 0,68 M 0,68 M 205 16 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 25 17 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 23 18 0 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 12 19 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 25 20 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 0 1 20 21 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 19 22 0 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 17 23 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 17 24 1 0 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 18 25 1 0 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 18 Total 14 14 17 13 13 20 17 16 16 12 22 21 18 21 19 19 22 22 17 21 19 17 11 19 11 19 11 15 476

(227) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 206 HITUNGAN (IK) SOAL SIKLUS II RUMUS: IK = KUALIFIKASI IK: IK KUALIFIKASI 0,81 – 1,00 Mudah Sekali (MS) 0,61 – 0,80 Mudah (M) 0,41 – 0,60 Cukup (C) 0,21 – 0,40 Sukar (S) 0,00 – 0,20 Sukar Sekali (SS) INDEKS KESUKARAN PERITEM Nomor Soal 1 Indeks Kesukaran (IK) Kualifikasi Mudah (M) 2 Mudah (M) 3 Mudah Sekali (MS) 4 Mudah (M) 5 Mudah (M)

(228) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Nomor Soal Indeks Kesukaran (IK) 207 Kualifikasi 6 Mudah Sekali (MS) 7 Mudah (M) 8 Mudah (M) 9 Cukup (C) 10 Mudah Sekali (MS) 11 Cukup (C) 12 Mudah (M) 13 Cukup (C) 14 Mudah Sekali (MS) 15 Mudah (M) 16 Mudah Sekali (MS)

(229) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Nomor Soal 17 Indeks Kesukaran (IK) 208 Kualifikasi Mudah Sekali (MS) 18 Cukup (C) 19 Mudah Sekali (MS) 20 Mudah (M) 21 Mudah (M) 22 Mudah (M) 23 Mudah (M) 24 Mudah (M) 25 Mudah (M)

(230) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 12 209

(231) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 210

(232) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 211

(233) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 212

(234) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 213

(235) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 214

(236) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 13 215

(237) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 216

(238) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 217

(239) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 218

(240) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 219

(241) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 220

(242) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 14 221

(243) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 222

(244) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 223

(245) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 15 KONDISI AWAL HASIL OBSERVASI KEMANDIRIAN SISWA Nama H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9 H10 H11 H12 H13 H14 H15 H16 H17 H18 H19 H20 H21 H22 H23 H24 1 2 3 4 5 6 0 1 1 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 Skor peritem indikator 7 8 9 10 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 224 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 11 12 13 14 15 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 0 Jumlah Rata -rata 3 4 2 2 1 1 3 4 3 4 2 3 9 3 3 4 9 2 3 2 9 3 2 10 20 27 13 13 7 7 20 27 20 27 13 20 60 20 20 27 60 13 20 13 60 20 13 67

(246) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 16 (HASIL ULANGAN KELAS IV TAHUN PELAJARAN 2012/2013) 225

(247) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI SIKLUS I LAMPIRAN 17 HASIL OBSERVASI KEMANDIRIAN PERTEMUAN 1 Nama H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9 H10 H11 H12 H13 H14 H15 H16 H17 H18 H19 H20 H21 H22 H23 H24 1 2 3 4 5 6 0 1 1 0 0 0 0 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 0 Skor peritem indikator 7 8 9 10 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 226 0 1 0 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 11 12 13 14 15 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 Jumlah Rata -rata 7 9 7 9 9 8 8 9 8 9 7 6 10 6 9 9 11 8 6 5 9 9 6 11 47 60 47 60 60 53 53 60 53 60 47 40 67 40 60 60 73 53 40 33 60 60 40 73

(248) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HASIL OBSERVASI KEMANDIRIAN PERTEMUAN 2 Nama H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9 H10 H11 H12 H13 H14 H15 H16 H17 H18 H19 H20 H21 H22 H23 H24 1 2 3 4 5 6 0 1 1 0 0 0 0 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 1 Skor peritem indikator 7 8 9 10 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 227 0 1 1 0 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 11 12 13 14 15 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 Jumlah Rata -rata 8 10 8 8 8 8 9 10 9 10 8 8 11 9 11 10 11 9 7 6 10 11 7 12 53 67 53 53 53 53 60 67 60 67 53 53 73 60 73 67 73 60 47 40 67 73 47 80

(249) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HASIL LEMBAR KUESIONER KEMANDIRIAN SIKLUS I Nama H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9 H10 H11 H12 H13 H14 H15 H16 H17 H18 H19 H20 H21 H22 H23 H24 1 2 4 4 4 4 1 4 4 4 2 4 3 3 4 3 3 1 4 1 4 1 4 3 4 3 3 4 3 3 2 2 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 2 3 3 2 4 3 3 4 4 2 2 4 3 4 2 1 3 1 3 3 1 3 2 1 2 1 2 2 2 4 2 1 3 5 4 3 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 2 Skor peritem indikator 7 8 9 10 6 3 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 4 3 4 4 3 4 3 4 3 4 3 3 1 3 3 2 2 2 2 2 4 2 3 3 3 2 4 1 2 3 2 3 2 4 2 3 3 2 3 3 2 2 3 3 2 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 4 3 4 2 3 2 3 3 2 3 3 4 4 2 3 4 3 3 4 3 228 11 4 3 2 3 3 3 4 3 4 3 3 3 2 4 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 12 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 13 3 3 3 2 2 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 4 2 3 3 2 3 3 3 14 3 2 2 2 2 2 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 4 15 3 3 3 3 2 3 4 3 4 2 3 2 3 3 3 3 3 4 3 4 2 3 3 3 3 1 2 3 4 3 3 3 4 3 2 3 2 3 2 3 3 3 4 2 2 3 3 4 Jumlah Rata -rata 45 40 45 41 40 43 46 42 46 42 45 41 45 43 43 43 45 43 44 44 45 46 45 49 75 67 75 68 67 72 77 70 77 70 75 68 75 72 72 72 75 72 73 73 75 77 75 82

(250) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 229 LAMPIRAN 18 LEMBAR EVALUASI SIKLUS I Nama Petunjuk Pengerjaan: : No. Absen : a. Tuliskan nama dan nomor absen pada kolom kanan atas. b. Bacalah dengan teliti soal-soal dibawah. c. Berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban a, b, c, dan d. Pertanyaan: 1. Kegiatan yang dilakukan oleh buruh pabrik merupakan kegiatan … a. Ekonomi c. Konsumsi b. Distribusi d. Produksi 2. Kegiatan menyalurkan suatu barang, disebut…… a. Agen c. Konsumsi b. Distribusi d. Produksi 3. Tempat – tempat yang bukan termasuk penyalur suatu barang…… a. Warung c. Pasar b. Toko d. Warnet 4. Orang yang memakai, atau menghabiskan suatu barang disebut …… a. Distributor c. Konsumsi b. Konsumen d. Produksi 5. Tina membeli sabun cuci dan menggunakannya untuk mencuci baju. Ini merupakan contoh kegiatan…. a. Distribusi c. Konsumsi b. Konsumen d. Produksi 6. Orang atau perusahaan yang menyalurkan suatu barang disebut …… a. Konsumen c. Produsen b. Distributor d. Distribusi 7. Petani menanam padi untuk memenuhi kebutuhan pangan merupakan contoh kegiatan…. a. Produksi c. Distributor b. Konsumen d. Produsen

(251) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8. Kegiatan ekonomi dapat meliputi 3 kegiatan, kecuali …… a. Menghasilkan suatu barang b. Menyalurkan suatu barang c. Mengumpulkan suatu barang d. Memakai suatu barang 9. Sandri memetik buah jeruk di kebunnya sendiri. Ini merupakan contoh kegiatan…. a. Konsumen c. Produsen b. Produksi d. Distributor 10. Kegiatan memakai suatu barang, disebut …… a. Agen c. Konsumsi b. Distribusi d. Produksi 11. Makanan dan minuman yang dibutuhkan manusia untuk kelangsungan hidupnya disebut…. a. Sumber daya b. Sumber daya yang dapat diperbaharui c. Sumber daya alam d. Sumber daya alam non hayati 12. Sumber daya yang tidak dihasilkan dari usaha peternakan adalah…. a. Susu c. Daging b. Minyak d. Telur 13. Yang termasuk sumber daya alam langsung adalah …. a. Tambang c. Tumbuhan b. Minyak bumi d. Gas 14. Sumber daya alam dibedakan menjadi 2 macam yaitu …. a. SDA langsung dan SDA perairan b. SDA darat dan SDA tidak langsung c. SDA langsung dan SDA tidak langsung d. SDA perairan dan SDA darat 15. Di pedesaan sebagian besar masyarakatnya melakukan kegiatan ekonomi sebagai…. a. Petani c. Pengusaha b. Nelayan d. Peternak 230

(252) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 231 16. Salah satu contoh Sumber Daya Alam yang tidak langsung yaitu …. a. Bayam c. Kangkung b. Sapi d. Batu bara 17. Di daerah padang rumput sebagian besar masyarakatnya melakukan kegiatan ekonomi sebagai …. a. Petani c. Pengusaha b. Nelayan d. Peternak 18. Manfaat tanah bagi kehidupan manusia adalah sebagai berikut, kecuali …. a. Lahan pertanian b. tempat membangun rumah c. Sumber mineral d. tempat untuk tidur 19. Di perkotaan sebagian besar masyarakatnya melakukan kegiatan ekonomi sebagai…. a. Petani c. Pengusaha b. Nelayan d. Peternak 20. Sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup disebut …. a. SDA tidak langsung c. SDA perairan b. SDA langsung d. SDA darat

(253) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 19 KUNCI JAWABAN SIKLUS I 1. D. Produksi 2. B. Distribusi 3. D. Warnet 4. B. Konsumen 5. C. Konsumsi 6. B. Distributor 7. A. Produksi 8. C. Mengumpulkan suatu barang 9. B. Produksi 10. C. Konsumsi 11. C. Sumber daya alam 12. B. Minyak 13. C. Tumbuhan 14. C. SDA langsung dan SDA tidak langsung 15. A. Petani 16. D. Batu bara 17. D. Peternak 18. D. Tempat untuk tidur 19. C. Pengusaha 20. B. SDA langsung 232

(254) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 20 HASIL NILAI EVALUASI SIKLUS I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Nama H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9 H10 H11 H12 H13 H14 H15 H16 H17 H18 H19 H20 H21 H22 H23 H24 Nilai 85 90 85 70 75 50 90 85 65 75 65 80 100 80 90 100 95 80 65 50 95 80 90 75 233

(255) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 21 SIKLUS II HASIL OBSERVASI KEMANDIRIAN PERTEMUAN 1 Nama H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9 H10 H11 H12 H13 H14 H15 H16 H17 H18 H19 H20 H21 H22 H23 H24 1 2 3 4 5 6 0 1 1 0 0 0 0 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 1 Skor peritem indikator 7 8 9 10 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 234 0 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 11 12 13 14 15 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 Jumlah Rata -rata 9 10 9 9 9 8 9 10 10 11 9 8 11 9 11 10 12 10 11 8 14 11 8 15 60 67 60 60 60 53 60 67 67 73 60 53 73 60 73 67 80 67 73 53 93 73 53 100

(256) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HASIL OBSERVASI KEMANDIRIAN PERTEMUAN 2 Nama H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9 H10 H11 H12 H13 H14 H15 H16 H17 H18 H19 H20 H21 H22 H23 H24 1 2 3 4 5 6 0 1 1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 1 Skor peritem indikator 7 8 9 10 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 235 0 1 1 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 11 12 13 14 15 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 Jumlah Rata -rata 10 11 10 9 10 9 10 11 12 13 10 9 12 11 11 11 13 10 9 9 13 11 7 15 67 73 67 60 67 60 67 73 80 87 67 60 80 73 73 73 87 67 60 60 87 73 47 100

(257) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HASIL LEMBAR KUESIONER KEMANDIRIAN SIKLUS II Nama H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9 H10 H11 H12 H13 H14 H15 H16 H17 H18 H19 H20 H21 H22 H23 H24 1 2 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4 3 4 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 4 4 2 1 3 3 4 2 3 3 2 1 3 1 4 1 3 3 4 1 1 3 3 4 2 4 5 4 4 3 3 4 4 4 4 3 4 3 4 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 Skor peritem indikator 7 8 9 10 6 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 4 4 3 4 3 3 2 3 3 4 3 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 3 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 2 2 3 4 3 3 2 3 3 4 3 3 2 3 4 4 4 3 3 1 4 3 4 2 3 4 4 4 3 3 4 3 3 3 2 4 4 4 4 2 3 3 3 3 4 236 4 3 3 3 4 4 3 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 3 4 3 3 4 11 4 3 3 3 4 3 4 3 4 3 4 3 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3 4 4 12 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 4 4 3 3 3 4 4 13 4 4 3 3 3 2 3 4 3 4 2 3 3 3 4 4 3 4 3 3 4 3 4 4 14 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 4 4 3 4 4 4 3 3 3 3 4 15 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 3 4 4 3 3 3 3 4 2 3 3 3 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 4 4 4 3 3 3 4 Jumlah Rata -rata 47 48 44 44 51 51 52 49 50 50 49 43 56 48 55 53 51 56 50 51 50 47 45 60 78 80 73 73 85 85 87 82 83 83 82 72 93 80 92 88 85 93 83 85 83 78 75 100

(258) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 237 LAMPIRAN 22 LEMBAR EVALUASI SIKLUS II Nama: No. absen: Petunjuk Pengerjaan: a. Tuliskan nama dan nomor absen pada kolom kanan atas. b. Bacalah dengan teliti soal-soal dibawah. c. Berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban a, b, c, dan d. Pertanyaan: 1. Hutan wisata berfungsi sebagai …. a. Tempat bermain b. Tempat rekreasi c. Tempat belajar d. Tempat menanam 2. Sumber daya alam perairan dibedakan menjadi dua yaitu …. a. SDA alam laut dan SDA daya air c. SDA alam laut dan SDA daya tanah b. SDA alam darat dan SDA daya air d. SDA perairan dan SDA alam darat 3. Jenis-jenis hutan berdasarkan fungsinya adalah sebagai berikut, kecuali…. a. Hutan produksi c. Hutan wisata b. Hutan suaka alam d. Hutan rimba 4. Yang termasuk mineral bijih yaitu…. a. Batu gamping c. Air b. Angin d. Perak 5. Air dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu…. a. Air manis, air tawar, air payau merah b. Air tawar, air payau, air gambut laut c. Air tawar, air laut, air d. Air tawar, air payau, air 6. Air yang terdapat di sumur, sungai, dan danau adalah…. a. Air laut c. Air payau b. Air tawar d. Air gambut 7. Hutan yang ditumbuhi satu jenis tumbuh-tumbuhan disebut…. a. Hutan heterogen c. Hutan homogen b. Hutan lindung d. Hutan produksi

(259) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 238 8. Yang termasuk hasil SDA hutan yaitu…. a. Kayu c. Ikan b. Sawi d. Timah 9. Mutiara digunakan untuk…. a. Makanan c. Menangkap ikan b. Perhiasan d. Minuman 10. Manfaat tanah bagi kehidupan manusia adalah sebagai berikut, kecuali …. a. Lahan pertanian c. Tempat membangun rumah b. Sumber mineral d. Tempat untuk tidur 11. Pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan dengan…. a. Sombong dan ulet c. Baik dan merusak b. Hati-hati dan bijaksana d. Disiplin dan bijaksana 12. Penanaman kembali hutan yang gundul disebut…. a. Konservasi c. Reboisasi b. Komunikasi d. Transportasi 13. Yang termasuk energi pengganti atau alternatif, adalah…. a. Bahan bakar minyak c. Batubara b. Cahaya matahari d. Gas alam 14. Contoh sikap peduli warga masyarakat terhadap lingkungan misalnya…. a. Melakukan daur ulang barang bekas c. Menangkap ikan dengan bom b. Membersihkan lahan dengan membakar d. Banyak menggunakan listrik 15. Apabila ada orang hendak membakar hutan, kita sebaiknya…. a. Diam saja c. Ikut-ikutan b. Membiarkannya d. Melarangnya 16. Pencurian ikan di laut Indonesia biasanya dilakukan oleh…. a. Kapal asing c. Kapal nelayan b. Kapal klotok d. Kapal penduduk

(260) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 239 17. Contoh energi pengganti adalah sebagai berikut, kecuali…. a. Cahaya matahari c. Energi surya b. Angin d. Energi listrik 18. Sekarang kepedulian masyarakat terhadap pelestarian sumber daya alam semakin…. a. Bertambah c. Meningkat b. Berkurang d. Seadanya 19. Salah satu cara untuk melakukan penghematan pemakaian bahan bakar adalah dengan…. a. Menggunakan tungku untuk memasak c. Menggunakan kompor minyak b. Menggunakan gas d. Menyalakan listrik berlebihan 20. Menangkap ikan yang tidak dilarang adalah dengan menggunakan…. a. Jaring c. Listrik b. Bahan peledak d. Pukat

(261) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 23 KUNCI JAWABAN SIKLUS II 1. C. Tempat rekreasi 2. A. SDA alam laut dan SDA daya air 3. D. Hutan rimba 4. D. Perak 5. D. Air tawar, air payau, air laut 6. B. Air tawar 7. B. Hutan homogen 8. A. Kayu 9. B. Perhiasan 10. D. Tempat untuk tidur 11. C. Hati-hati dan bijaksana 12. C. Reboisasi 13. B. Cahaya matahari 14. A. Melakukan daur ulang barang bekas 15. D. Melarangnya 16. A. Kapal asing 17. D. Energi listrik 18. B. Berkurang 19. A. Menggunakan tungku untuk memasak 20. A. Jaring 240

(262) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 24 HASIL NILAI EVALUASI SIKLUS II No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Nama H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9 H10 H11 H12 H13 H14 H15 H16 H17 H18 H19 H20 H21 H22 H23 H24 Nilai 60 85 80 80 70 70 65 75 70 90 75 85 95 75 75 85 100 90 75 75 95 80 80 100 241

(263) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 25 242

(264) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 26 243

(265) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 27 FOTO KEGIATAN Siswa mengerjakan LKS secara bergiliran Guru memantau pembelajaran di dalam kelompok Siswa melakukan penilaian terhadap hasil siswa lainnya Siswa belajar sambil bermain kartu domino 244

(266)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Penggunaan media pembelajaran zooming presentation untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas x pada konsep suhu dan kalor
0
8
6
Penggunaan media pembelajaran flipchart dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di MA Nurul Falah Pagedangan
0
17
165
Pengembangan media kartu domino modifikasi pada pembelajaran IPA materi indra pendengar dan peraba untuk siswa kelas IV SD Kanisius Kenteng.
0
5
288
Pengembangan media pembelajaran kartu domino modifikasi pada mata pelajaran IPA materi struktur akar dan batang tumbuhan untuk siswa kelas IVA SDN Caturtunggal 4.
0
6
264
Pengembangan media kartu domino modifikasi pada mata pelajaran IPA materi Pencernaan Manusia untuk siswa kelas V SD Kanisius Kenteng.
1
4
255
Pengembangan media kartu domino modifikasi mata pelajaran IPA materi organ pernapasan pada manusia untuk siswa kelas V SD Kanisius Ganjuran.
0
1
319
Pengembangan media kartu domino modifikasi pada pembelajaran IPA materi indra pendengar dan peraba untuk siswa kelas IV SD Kanisius Kenteng
0
1
286
Penggunaan model pembelajaran quantum untuk meningkatkan minat dan hasil belajar mata pelajaran IPS siswa kelas IV SD Kanisius Pugeran.
0
0
196
Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation untuk meningkatkan minat dan hasil belajar IPS pada siswa kelas IV SD Jetis Bantul tahun pelajaran 2014/2015.
0
0
283
Penggunaan model pembelajaran kooperatif metode Team Assisted Individualization untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar mata pelajaran IPS siswa kelas V SD.
0
2
231
Efektifitas penggunaan media permainan kartu remi untuk meningkatkan motivasi belajar dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi studi eksperimen pada siswa kelas X IPS SMA Negeri 1 Se
0
2
161
Pengembangan media kartu domino modifikasi pada mata pelajaran IPA materi Pencernaan Manusia untuk siswa kelas V SD Kanisius Kenteng
0
3
253
Pengembangan media kartu domino modifikasi mata pelajaran IPA materi organ pernapasan pada manusia untuk siswa kelas V SD Kanisius Ganjuran
7
32
317
Penggunaan penilaian portofolio pada mata pelajaran ekonomi untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas X SMAK Sang Timur Yogyakarta 2008 - USD Repository
0
0
132
Penggunaan media pembelajaran monopoli untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Kanisius Klepu - USD Repository
0
0
300
Show more